Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 resmi dibuka untuk tenaga kependidikan PNS di lingkungan Kemdiktisaintek, LLDIKTI, dan PTN.
Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 Dibuka, Kuliah S2 & S3 Gratis untuk Tendik PNS
Beasiswa PNS, TNI, Polri Program S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri LPDP
Beasiswa LPDP - France Program Doktor Dibuka! Kuliah S3 Gratis di Prancis untuk WNI
Satu lagi kesempatan beasiswa S3 tujuan studi Prancis yang bisa kamu lamar. Beasiswa LPDP - France Program Doktor Tahun 2025 telah dibuka. Beasiswa doktor ini merupakan beasiswa penuh hasil kerja sama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Pemerintah Prancis.
Beasiswa S2 – S3 LPDP - University of Dundee UK untuk Umum, PNS/TNI/Polri
Buat kamu yang mencari beasiswa S2 atau S3 di United Kingdom (UK) dibiayai penuh, beasiswa LPDP – University of Dundee menarik untuk dicermati.
Beasiswa Doktor LPDP 2025 di UC Davis: Kuliah S3 Gratis!
Bayangkan kuliah S3 di salah satu universitas top dunia, University of California, Davis (UC Davis), tanpa perlu pusing memikirkan biaya. Dengan Beasiswa Doktor LPDP 2025, itu bukan lagi mimpi! Program ini memberikan pendanaan penuh hingga maksimal 5 tahun untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin mendalami bidang Pertanian, Lingkungan, Teknik, atau Pendidikan. Beasiswa ini adalah hasil kerja sama antara LPDP dan UC Davis, Amerika Serikat.
Beasiswa LPDP – UC Davis terbuka untuk semua WNI, termasuk PNS, TNI, dan POLRI. Kamu hanya perlu memastikan memenuhi syarat, memilih program studi yang sesuai, dan melakukan pendaftaran di dua tempat: LPDP dan UC Davis. Kedengarannya banyak. Tenang, yang penting kamu teliti mengikuti jadwal dan melengkapi dokumen yang diperlukan, seperti proposal riset yang solid, keterampilan bahasa Inggris, ijazah dan transkrip, dll.
Simak juga » Beasiswa Pemerintah China Full S1, S2, S3
Selain biaya kuliah gratis, kamu juga bakal mendapatkan pengalaman belajar di kampus yang terkenal dengan riset dan inovasinya. Plus, ini kesempatan besar buat memperluas jaringan internasional dan membawa ilmu baru untuk Indonesia. Jadi, kalau kamu punya mimpi besar untuk studi doktoral di luar negeri, jangan sampai lewatkan program ini. Segera persiapkan dokumen, cari tahu lebih dalam, dan jadilah bagian dari Beasiswa Doktor LPDP 2025 di UC Davis.
Cakupan Beasiswa Doktor LPDP – UC Davis
▪ Dana Pendidikan
▪ Tuition Fee
▪ Dana Pendaftaran
▪ Dana Tunjangan Buku
▪ Dana Penelitian Tesis
▪ Dana Seminar Internasional
▪ Dana Publikasi Jurnal Internasional
▪ Dana Pendukung
▪ Dana Transportasi
▪ Dana Aplikasi Visa
▪ Dana Asuransi Kesehatan
▪ Dana Kedatangan
▪ Dana Hidup Bulanan
▪ Dana Lomba Internasional
▪ Dana Tunjangan keluarga (khusus Doktor)
▪ Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Peserta wajib mendaftar pada UC Davis University, dibuktikan dengan dokumen bukti pendafftaran.
3. Telah menyelesaikan studi program magister (S2).
4. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) untuk beasiswa langsung doktor, wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Memiliki LoA dari Perguruan Tinggi tujuan; dan
b. Memenuhi seluruh kriteria persyaratan sebagai pendaftar doktor (S3) Beasiswa LPDP.
5. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
6. Khusus Pendaftar jenjang Doktor dari program magister tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal, yang diunggah bersama transkrip nilai.
7. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan
8. Hasil penyetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
9. hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
10. Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPKnya belum terbit. Tangkapan layar harus menampilkan identitas pendaftar.
11. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
a. Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh;
b. Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat 2 (dua) pekan setelah diumumkan lulus seleksi substansi.
c. Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
d. Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
e. Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
12. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program doktor dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan melampirkan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
13. Melampirkan surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Surat rekomendasi dapat disampaikan dengan Online Form, yaitu dengan cara menginput data pemberi rekomendasi melalui aplikasi pendaftaran yang terdiri dari nama perekomendasi, instansi, jabatan, email aktif dan nomor handphone. Selanjutnya, LPDP akan mengirimkan email kepada perekomendasi untuk mengisikan rekomendasi yang kemudian dikirimkan (submit) kepada LPDP.
14. Bagi pendaftar berstatus PNS dan CPNS di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi pada saat pendaftaran beasiswa LPDP sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan;
15. Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program Beasiswa LPDP; dan
16. Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar.
17. Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk mengikuti program beasiswa LPDP kepada LPDP pada saat pendaftaran beasiswa LPDP.
18. Bagi pendaftar berstatus anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk mengikuti program beasiswa LPDP kepada LPDP pada saat pendaftaran beasiswa LPDP.
19. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP. Beasiswa hanya untuk Program Doktor di University of California Davis Amerika sesuai daftar progam studi terlampir.
20. Pendaftar diharuskan melakukan pendaftaran pada University of California Davis Amerika sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku di Perguruan Tinggi
21. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran sebagai berikut:
22. Pendaftar dari masyarakat umum berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
23. Pendaftar dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
24. Pendaftar dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jabatan fungsional (Peneliti/Perekayasa/ Medis/Paramedis/ Pendidik) berusia paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
25. Pendaftar Prajurit TNI atau anggota POLRI berusia paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
26. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (Magister/S2) sekurang – kurangnya 3,25 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
27. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (3 Februari 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (ets.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris
a. TOEFL iBT® 80
b. IELTS™ 7,0, atau
c. Duolingo English Test 115
28. Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler atau kelas lain yang ditetapkan oleh LPDP, dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
a. Kelas eksekutif;
b. Kelas khusus;
c. Kelas karyawan;
d. Kelas jarak jauh;
e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
f. Kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
h. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
29. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).
30. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran.
31. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
32. Menulis Proposal Penelitian.
33. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.
Simak juga » Beasiswa Pemerintah Turki Jenjang S1, S2, S3 Full
Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri - Diisi online
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) - Unggah
3. Scan Ijazah S2 atau SKL (Surat Keterangan Lulus) - Unggah
4. Surat Pemberhentian Sebagai Mahasiswa (bagi yang tidak menyelesaikan studi) - Unggah
5. Scan Transkrip Nilai S2 - Unggah
6. Dokumen Penyetaraan Ijazah dari Kemendikbudristek atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah - Unggah
7. Dokumen Konversi IPK dari Kemendikbudristek atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK - Unggah
8. Sertifikat Bahasa Asing yang Dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) - Unggah
9. Surat Rekomendasi dari Akademisi atau Tokoh Masyarakat *) - Unggah
10. Surat Usulan dari Pejabat yang Membidangi SDM (khusus pendaftar PNS/TNI/POLRI) - Unggah
11. Surat Pernyataan (diisi pada aplikasi pendaftaran sebelum submit) - Diisi online
12. Profil Diri (diisi pada formulir pendaftaran online) - Diisi online
13. Komitmen Kembali ke Indonesia, Rencana Pasca Studi, dan Rencana Kontribusi di Indonesia - Diisi online
14. Proposal Penelitian - Diisi online
15. Publikasi Ilmiah, Prestasi Kejuaraan/Non-Kejuaraan, dan Pengalaman Organisasi (jika ada) - Diisi online
16. Surat Keputusan (SK) Jabatan Terakhir bagi PNS dengan Jabatan Fungsional (Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik) - Unggah
17. Bukti Pendaftaran pada UC Davis University – Unggah
*) Surat harus diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa
Simak juga » Daftar Beasiswa S3 Dalam Negeri & Luar Negeri
Pendaftaran:
Untuk mengikuti Beasiswa Doktor LPDP – UC Davis 2025, ada dua langkah utama yang harus kamu lakukan. Pertama, kamu perlu mendaftar di University of California Davis (UC Davis) sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak kampus di laman grad.ucdavis.edu/apply. Pilih program studi yang tertera dalam daftar panduan LPDP (Unduh), lengkapi dokumen yang diminta, dan pastikan untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LOA) jika memenuhi syarat. LoA diminta LPDP di kemudian hari.
Kedua, kamu harus mendaftar di laman beasiswa LPDP beasiswalpdp.kemenkeu.go.id, buat akun terlebih dahulu jika belum punya. Kemudian mengisi formulir pendaftaran secara online, mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan di atas, dan melampirkan bukti pendaftaran di UC Davis. Setelah itu, jangan lupa untuk melakukan submit aplikasi dan mendapatkan kode registrasi yang akan menjadi bukti pendaftaranmu. Pastikan mengikuti setiap tahapan dengan teliti agar aplikasi beasiswamu sukses!
Pendaftaran beasiswa LPDP – UC Davis dibuka mulai 6 – 17 Januari 2025 untuk periode perkuliahan yang dimulai September 2025.
Jadwal seleksi:
Pendaftaran Seleksi: 6 – 17 Januari 2025
Seleksi Administrasi: 20 – 23 Januari 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 24 Januari 2025
Pengajuan Sanggah: 25 – 28 Januari 2025
Pengumuman Hasil Sanggah: 3 Februari 2025
Seleksi Substansi: 4 – 26 Februari 2025
Penyampaian LoA kepada LPDP: 8 April 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 16 April 2025
Periode Perkuliahan: September 2025
Kontak:
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Gedung Danadyaksa Cikini, Jalan Cikini Raya No.91A-D,
Menteng, Jakarta Pusat 10330
[t] 134 (Dalam Negeri)
[t] +62-21-23507011 (Luar Negeri)
[w] https://lpdp.kemenkeu.go.id
Bantuan Tugas Belajar (Tubel) S1, S2, S3 Kemenkes 2025
Beasiswa diproritaskan bagi tenaga kesehatan yang akan meningkatkan kualifikasinya melalui jalur alih jenjang dari Diploma Ill ke Diploma IV/Strata I + Profesi yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dan bagi tenaga kesehatan yang berasal dari daerah tertinggal, kepulauan, dan terpencil / sangat terpencil yang memenuhi kriteria dan persyaratan dapat diprioritaskan dalam proses seleksi. Pelamar yang disasar dari bantuan tubel Kemenkes ini adalah tenaga kesehatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemenkes, PNS Pemerintah Daerah, dan Non ASN.
Jika berhasil, para penerima beasiswa tugas belajar Kemenkes akan mendapatkan pembiayaan pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Kementerian Kesehatan. Di periode ini, bantuan yang diberikan mencakup biaya yang dibayarkan ke institusi pendidikan berupa BOP/DP/SPI/IPI satu kali di semester pertama serta SPP/UKT setiap semester, dan biaya yang dibayarkan ke peserta berupa biaya hidup, buku per semester, serta biaya penelitian satu kali selama masa studi.
Simak juga » Jadwal Beasiswa S1, S2, S3 2026 - 2027
A. Pendaftar Berstatus PNS Kementerian Kesehatan atau PNS Daerah:
1. Masa Kerja
a. Memiliki masa kerja paling singkat 1 (satu) tahun sejak diangkat sebagai PNS; atau
b. Memiliki sisa masa kerja pegawai yang dihitung berdasarkan tanggal batas usia pensiun dan tanggal mengikuti pendidikan, dengan ketentuan paling kurang:
1) 3 (tiga) kali waktu normatif program studi ditambah 3 tahun, untuk tugas belajar yang mendapatkan pendanaan/pembiayaan dan diberhentikan dari jabatan;
2) 2 (dua) kali waktu normatif program studi ditambah 2 tahun, untuk tugas belajar yang mendapatkan pendanaan/pembiayaan dan tidak diberhentikan dari jabatan;
2. Memiliki penilaian kinerja dalam 2 (dua) tahun terakhir paling rendah dengan predikat baik;
3. Berbadan sehat jasmani dan rohani serta bebas dari Narkoba;
4. Memiliki BPJS Kesehatan aktif pada saat proses seleksi administrasi;
5. Mendapatkan persetujuan dari pimpinan satuan/unit kerja;
6. Memiliki dokumen yang menyatakan telah diterima atau sedang menjalani pendidikan pada Institusi Pendidikan.
7. Khusus bagi PNS Pemerintah Daerah, harus mendapatkan rekomendasi dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah untuk pelaksanaan masa pengabdian setelah selesai pendidikan di Provinsi/Kabupaten/Kota;
8. Bersedia melaksanakan masa pengabdian sesuai dengan ketentuan perundang undangan.
9. Bersedia memberikan pernyataan bahwa tidak sedang:
a. dalam pemeriksaan pelanggaran disiplin dan/atau tindak pidana;
b. menjalani pidana penjara atau kurungan dan/atau hukuman disiplin sedang atau hukuman disiplin berat;
c. menjalani Cuti di Luar Tanggungan Negara dan/atau menjalani pemberhentian sementara sebagai PNS;
d. dalam proses pindah ke instansi lain; dan
e. menerima beasiswa dari sumber lain dengan komponen pembiayaan yang sama;
10. Bersedia memberikan pernyataan bahwa tidak pernah:
a. dijatuhi hukuman disiplin paling kurang tingkat sedang dalam 1 (satu) tahun terakhir;
b. dijatuhi pidana penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dalam 1 (satu) tahun terakhir; atau
c. dibatalkan atau dihentikan tugas belajarnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dalam waktu 2 (dua) tahun terakhir;
d. mengundurkan diri setelah ditetapkan dalam Surat Keputusan Penerima Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan; dan
e. gagal dalam tugas belajar sebelumnya (Drop Out, mengundurkan diri, dan pindah universitas).
11. Mencantumkan gelar terakhir pada SK Kepangkatan;
12. Memilih jenjang pendidikan dengan ketentuan:
a. Belum memiliki gelar sesuai dengan jenjang pendidikan yang akan ditempuh (tidak diberikan untuk mendapatkan gelar kedua pada strata yang sama dengan tugas belajar);
b. Khusus bagi Dosen Poltekkes Kemenkes yang telah memiliki gelar dari jenjang pendidikan S2 atau S3, sepanjang diperlukan dapat menempuh pendidikan profesi;
c. Peminatan yang diambil harus linier dengan pendidikan sebelumnya dan atau jabatan fungsional saat ini;
13. Bagi pendaftar yang telah memiliki SK Tubel Mandiri/ Surat Izin Belajar sesuai pendidikan yang sedang ditempuh dapat melampirkan sebagai dokumen persyaratan..
B. Pendaftar Berstatus Non PNS:
1. Memiliki ijazah pendidikan terakhir di bidang kesehatan;
2. Berusia maksimal 45 tahun untuk jenjang D4/S1/Profesi;
3. Merupakan Tenaga Kesehatan yang telah selesai melaksanakan program penugasan khusus Kementerian Kesehatan, dibuktikan dengan:
a) Memiliki Surat Keputusan Pengangkatan Peserta Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan dari Kementerian Kesehatan; dan
b) Memiliki surat keterangan selesai masa penugasan dari Dinas Kesehatan daerah kabupaten/kota tempat bertugas, paling lama 3 (tiga) tahun sesudah berakhirnya masa penugasan.
4. Mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, untuk pelaksanaan masa pengabdian setelah selesai pendidikan di Provinsi/Kabupaten/Kota dimaksud;
5. Bersedia melaksanakan pengabdian setelah selesai pendidikan sesuai jangka waktu dan wilayah penempatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan;
6. Berbadan sehat jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba;
7. Memiliki BPJS Kesehatan aktif pada saat proses seleksi administrasi.
8. Memiliki dokumen yang menyatakan telah diterima atau sedang menjalani pendidikan pada Institusi Pendidikan.
9. Bersedia memberikan pernyataan bahwa Tidak sedang:
a. dalam pemeriksaan tindak pidana;
b. menjalani pidana penjara atau kurungan; dan
c. menerima beasiswa dari sumber lain dengan komponen pembiayaan yang sama;
10. Bersedia memberikan pernyataan bahwa Tidak pernah:
a. dijatuhi pidana penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dalam 1 (satu) tahun terakhir; atau
b. dibatalkan atau dihentikan tugas belajarnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dalam waktu 2 (dua) tahun terakhir.
c. mengundurkan diri setelah ditetapkan dalam Surat Keputusan Penerima Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan; dan
d. gagal dalam tugas belajar sebelumnya (Drop Out, mengundurkan diri, dan pindah Universitas).
11. Bagi pendaftar yang memiliki prestasi/penghargaan di bidang pelayanan kesehatan minimal di tingkat Kabupaten/Kota dapat melampirkan dokumen bukti prestasi/penghargaan.
Dokumen aplikasi:
1. SK pengangkatan PNS
2. SK kenaikan pangkat terakhir
3. SK pencantuman gelar pendidikan terakhir (bagi yang belum tercantum di SK pangkat terakhirnya)
4. Penilaian Hasil Akhir Prestasi Kerja Pegawai 2 (dua) tahun terakhir dengan setiap unsur sekurang-kurangnya bernilai baik
(ditandatangani oleh pejabat yang berwenang)
5. SK Tugas Belajar Mandiri / Izin Belajar bagi pendaftar yang telah memiliki dokumen tersebut.
6. Surat pernyataan di atas materai Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah) dan diketahui pimpinan unit kerja (formulir I.a/b/c)
7. Surat rekomendasi/ izin tertulis dari pimpinan unit kerja untuk mengikuti seleksi administrasi dan seleksi akademik (formulir II)
8. Surat ijin orangtua/wali/suami/istri bermaterai (Formulir VI)
9. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba dari dokter pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah
10. Bukti akreditasi Program Studi yang dipilih paling kurang B atau Baik Sekali dari lembaga yang berwenang
11. Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir
12. Bukti kepesertaan BPJS Kesehatan dengan status Aktif (screenshot dari aplikasi mobile JKN)
13. Dokumen dari Institusi Pendidikan asal pendaftar:
a. Surat Keterangan telah diterima sebagai mahasiswa; dan/atau
b. Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS) bagi pendaftar on going
▪ PNS Daerah:
1. SK pengangkatan PNS
2. SK kenaikan pangkat terakhir
3. SK pencantuman gelar pendidikan terakhir (bagi yang belum tercantum di SK pangkat terakhirnya)
4. Penilaian Hasil Akhir Prestasi Kerja Pegawai 2 (dua) tahun terakhir dengan setiap unsur sekurang-kurangnya bernilai baik
(ditandatangani oleh pejabat yang berwenang)
5. SK Tugas Belajar Mandiri / Izin Belajar bagi pendaftar yang telah memiliki dokumen tersebut.
6. Surat pernyataan di atas materai Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah) dan diketahui pimpinan unit kerja (formulir I.a/b/c)
7. Surat rekomendasi/ izin tertulis dari pimpinan unit kerja untuk mengikuti seleksi administrasi dan seleksi akademik (formulir II)
8. Surat rekomendasi mengikuti seleksi administrasi dan akademik dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (formulir III)
9. Surat pernyataan menerima kembali dari pimpinan fasilitas kesehatan diketahui kepala Dinas Kesehatan (formulir V)
10. Surat ijin orangtua/wali/suami/istri bermaterai (Formulir VI)
11. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba dari dokter pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah
12. Bukti akreditasi Program Studi yang dipilih paling kurang B atau Baik Sekali dari lembaga yang berwenang
13. Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir
14. Bukti kepesertaan BPJS Kesehatan dengan status Aktif (screenshot dari aplikasi mobile JKN)
15. Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku
16. Dokumen dari Institusi Pendidikan asal pendaftar:
a. Surat Keterangan telah diterima sebagai mahasiswa; dan/atau
b. Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS) bagi pendaftar on going
▪ Non ASN:
1. Surat pernyataan di atas materai Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah) dan diketahui pimpinan unit kerja (formulir I.a/b/c)
2. Surat rekomendasi/ izin tertulis dari pimpinan unit kerja untuk mengikuti seleksi administrasi dan seleksi akademik (formulir II)
3. Surat rekomendasi dari Pemerintah Daerah untuk mengikuti seleksi administrasi dan seleksi akademik (formulir IV)
4. Surat pernyataan menerima kembali dari pimpinan fasilitas kesehatan diketahui kepala Dinas Kesehatan (formulir V)
5. Surat ijin orangtua/wali/suami/istri bermaterai (Formulir VI)
6. Bukti memiliki prestasi/penghargaan di bidang pelayanan kesehatan minimal Tingkat kab/kota
7. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba dari dokter pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah
8. Bukti akreditasi Program Studi yang dipilih paling kurang B atau Baik Sekali dari lembaga yang berwenang
9. Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir
10. Bukti kepesertaan BPJS Kesehatan dengan status Aktif (screenshot dari aplikasi mobile JKN)
11. Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku
12. Dokumen dari Institusi Pendidikan asal pendaftar:
a. Surat Keterangan telah diterima sebagai mahasiswa; dan/atau
b. Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS) bagi pendaftar on going
13. Surat Keputusan Pengangkatan Peserta Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan dari Kementerian Kesehatan
14. Surat keterangan selesai masa penugasan dari dinas kesehatan daerah kabupaten/kota tempat bertugas.
2. Pendaftaran Online (https://sibk.kemkes.go.id/) : 22 September – 10 Oktober 2025
3. Seleksi Administrasi Tahap 1 : 06 – 13 Oktober 2025
4. Seleksi Administrasi Tahap 2 : 14 – 17 Oktober 2025
5. Seleksi Administrasi Tahap 3 : 20 – 21 Oktober 2025
6. Penetapan Lulus Administrasi : 23 Oktober 2025
7. Seleksi Wawancara : 27 Oktober – 07 November 2025
8. Penetapan Peserta Penerima Bantuan Biaya : 12 November 2025
Petunjuk lengkap permohonan bantuan tugas belajar (Tubel) Kemenkes 2025 bisa dilihat di link SIBK Kemenkes di atas. Pendaftaran dibuka mulai 22 September - 10 Oktober 2025.
Direktorat Penyediaan SDM Kesehatan
Direktorat Jenderal SDM Kesehatan
Kementerian Kesehatan RI
[w] https://sibk.kemkes.go.id/
Beasiswa S2 Kominfo Dalam Negeri untuk Umum, PNS, TNI, POLRI
Beasiswa yang dberikan umumnya mencakup tanggungan biaya kuliah penuh, biaya hidup, asuransi kesehatan, tiket pp, serta uang saku penempatan awal. Beasiswa S2 Kementerian Kominfo ini bekerjasama dengan sejumlah universitas terkemuka dalam negeri, sehingga pelamar hanya perlu memilih universitas serta program yang dituju.
Universitas dan program studi:
1. Magister Teknologi Informasi (MTI) - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI) dengan fokus area Tata kelola TIK bagi PNS dan Start-up Digital bagi Masyarakat Umum;
2. Magister Manajemen Keamanan Jaringan Informasi (MKJI) - Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI)dengan fokus area Pengembangan Cyber Security bagi PNS;
3. Magister Teknik Elektro Opsi Layanan Teknologi Informasi (LTI) dengan fokus area Transformasi Layanan Digital bagi PNS dan Masyarakat Umum dan Rekayasa dan Manajemen Keamanan Informasi (RMKI) - Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI – ITB) dengan fokus area Pengembangan Enterprise Architecture bagi PNS;
4. Magister Teknologi Informasi (MTI) - Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan fokus area Pengembangan Sistem untuk Smart City dan Smart Government bagi PNS dan Masyarakat Umum; dan
5. Magister Teknik Elektro Konsentrasi Telematika (Pengelola TIK Pemerintahan) - Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan fokus area Implementasi Big Data dan
Artificial Intelligence (AI) bagi PNS dan Masyarakat Umum.
6. Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MKIK), minat studi Transformasi Digital Sektor Publik, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan fokus area Pengembangan Kebijakan Publik untuk Teknologi Digital bagi PNS dan Masyarakat Umum;
7. Master of Arts in Digital Transformation and Competitiveness (MA in DTC), Departemen llmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan fokus area pengembangan strategi dan kebijakan peningkatan daya saing nasional dalam sektor ekonomi digital bagi PNS dan profesional;
8. Magister Ilmu Komunikasi - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI);
9. Magister Ilmu Komunikasi - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM);
10. Magister Ilmu Komunikasi - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (UNS);
11. Magister Media dan Komunikasi - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair);
12. Magister Ilmu Komunikasi - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand);
13. Magister Ilmu Komunikasi - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU); dan
14. Magister Ilmu Komunikasi - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas).
1. Masa kerja minimum 2 tahun;
2. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain;
3. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih;
4. Pendaftar beasiswa hanya diperkenankan untuk mendaftar pada kelas reguler;
5. Outline rencana tugas akhir maksimal 1 halaman (judul, latar belakang, tujuan dan manfaat yang sesuai dengan program Transformasi Digitalisasi Nasional).
Persyaratan khusus untuk ASN/TNI/POLRI:
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada instansi pemerintah Pusat dan Daerah, TNI/POLRI berstatus aktif;
2. Masa kerja minimum 2 tahun (terhitung sejak menjadi CPNS atau setara);
3. Berusia maksimum 45 tahun pada saat mendaftarkan diri;
4. Mendapatkan izin dari pejabat berwenang untuk menjalani pendidikan sesuai dengan ketentuan masing-masing instansi;
5. Persyaratan standar IPK minimal 3,00;
6. Tidak ditujukan bagi PNS dengan jabatan fungsional pengajar pada instansi sektor pendidikan;
7. Ketentuan lain yang harus dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa S2 Dalam Negeri sebagai berikut:
Tugas dan fungsinya dalam pekerjaan berkaitan dengan salah satu program studi yang akan ditempuh yakni pelayanan informasi dan kehumasan pemerintah, tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)/Keamanan Informasi, penyusunan strategi dan kebijakan bidang digital serta peningkatan daya saing nasional dalam sektor ekonomi digital.
8. Pendaftar beasiswa hanya diperkenankan untuk mendaftar pada kelas regular.
9. Tidak sedang menjalani hukuman disiplin sedang atau berat dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin paling kurang tingkat sedang dalam satu tahun terakhir;
10. Memenuhi persyaratan penetapan tugas belajar sebagaimana dimaksud SE MENPAN RB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Melalui Jalur Pendidikan.
Persyaratan khusus untuk Masyarakat Umum:
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berusia maksimum 45 tahun pada saat mendaftarkan diri;
3. Latar belakang pekerjaan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dan/atau pelaku startup;
4. Masa kerja minimum 2 tahun;
5. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan, dosen atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik;
6. Persyaratan standar IPK minimal 3,00;
7. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih.
Dokumen aplikasi:
2. SK PNS;
3. SK Terbaru;
4. Ijazah & Transkrip Nilai S1;
5. Surat Izin Atasan dari pimpinan untuk melanjutkan pendidikan tingkat pascasarjana dengan status Tugas Belajar (ditandatangani dengan meterai/e-meterai 10.000 sesuai dengan format Lampiran I) (Unduh);
6. Pemenuhan persyaratan relevansi tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih, bagi PNS dibuktikan dengan Surat Pernyataan Melaksanakan Jabatan (SPMJ) /Surat Keputusan /Surat Tugas yang menyatakan yang bersangkutan tugas dan fungsinya pada Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi/ Pengelolaan TIK /Keamanan Informasi, dan Surat Keputusan Jabatan Struktural bagi yang sudah menjabat atau Surat Penempatan dari unit yang menangani kepegawaian dari masing-masing instansi kepada yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas di bidang terkait di atas meterai/e-meterai 10.000;
7. Dokumen lainnya yang mendukung tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih (apabila dokumen yang dilampirkan lebih dari 1, mohon untuk dapat digabung dalam 1 dokumen PDF);
8. Surat keterangan lulus penerimaan dari Perguruan Tinggi pilihan (dapat diupload setelah lulus ujian penerimaan di Perguruan Tinggi).
2. Surat Keterangan Kerja;
3. Ijazah & Transkrip Nilai S1;
4. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik (sesuai dengan format Lampiran II) (Unduh);
5. Pemenuhan persyaratan relevansi tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih, dibuktikan dengan dokumen lainnya yang mendukung tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih (apabila dokumen yang dilampirkan lebih dari 1, mohon untuk dapat digabung dalam 1 dokumen PDF); dan
6. Surat keterangan lulus penerimaan dari Perguruan Tinggi pilihan (dapat diupload setelah lulus ujian penerimaan di Perguruan Tinggi).
Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa S2 Kominfo Dalam Negeri 2023 dilakukan secara online di laman: https://beasiswa.kominfo.go.id Silakan buat akun terlebih dahulu. Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta. Batas akhir pendaftaran beasiswa Kominfo Dalam Negeri mengikuti jadwal akademik perguruan tinggi yang dituju. Kementerian Kominfo akan melakukan verifikasi dan seleksi tahap akhir dan selanjutnya mengumumkan enerima Beasiswa Kementerian Kominfo TA 2023 secara resmi melalui akun masing-masing pada portal website Beasiswa Kominfo.
Kontak:
Beasiswa Kominfo
Jl. Medan Merdeka Barat no. 9, Jakarta 10110
[t] (021) 3810678
[wa] 6285760008994 (Chat Only)
[e] beasiswadn@mail.kominfo.go.id
[e] beasiswaln@mail.kominfo.go.id
[w] https://beasiswa.kominfo.go.id/
Email/web:
tpsdm@kominfo.go.id
timpengembangansdmdua@gmail.com
tpsdm.kominfo.go.id
Beasiswa BRIN Program S2, S3 Riset untuk PNS dan Non PNS
Satu lagi program beasiswa S2 dan S3 berbasis riset di dalam negeri yang bisa dinikmati kalangan pegawai negeri sipil (PNS) maupun non PNS untuk meningkatkan kompetensi mereka. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru saja membuka program belajar berbasis riset (degree by research) yang bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri.
Program belajar berbasis riset berupa penugasan yang diberikan oleh pejabat pembina kepegawaian kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Non PNS untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal berbasis penelitian, pengembangan, dan pengkajian ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan tugas kedinasan.
Sehingga, melalui program belajar tersebut, target peningkatan hasil riset akan sekaligus diimbangi dengan peningkatan kualifikasi pendidikan dan kolaborasi risetnya dengan perguruan tinggi. Keutamaan peserta program yang tetap dapat berkinerja sebagai pelaksana penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian pada instansi asalnya, dengan penyelarasan atas penguatan kompetensi akademis dari perguruan tinggi, menjadi salah satu keunggulan program belajar berbasis riset (Degree by Research) ini.
Simak juga » Peluang Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri
Bagi Anda yang berminat mengikuti beasiswa BRIN ini, terutama bagi Anda yang bekerja sebagai PNS dan Non PNS, peluang program belajar berbasis riset BRIN sayang untuk dilewatkan.
Beasiswa BRIN mencakup biaya kuliah di kampus tujuan, yaitu biaya pendaftaran dan biaya kuliah tunggal, kemudian biaya monitoring dan evaluasi. Kemudian yang tak kalah penting adalah biaya penelitian.
Masa studi program belajar berbasis riset (Degree by Research) jenjang S2 paling lama 4 (empat) semester. Sedangkan program belajar berbasis riset jenjang S3 paling lama 6 (enam) semester.
Yang menarik dari beasiswa BRIN ini, kuota beasiswa tidak dibatasi. Artinya peluang yang diberikan cukup besar. Selain itu tersedia berbagai pilihan jurusan dari sejumlah universitas mitra untuk melanjutkan studi jenjang S2 maupun S3 di dalam negeri.
Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa BRIN:
1. Universitas Indonesia
2. Institut Teknologi Bandung
3. Universitas Gadjah Mada
4. Universitas Padjadjaran
5. Insitut Pertanian Bogor
6. Institut Teknologi Sepuluh November
7. Universitas Sains Malaysia
8. Universitas Diponegoro
Simak juga » Jadwal Pendaftaran Beasiswa S1, S2, dan S3
Daftar Jurusan Beasiswa BRIN:
1. Program S2:
▪ Ilmu Biomedik
▪ Ilmu Hukum
▪ Ilmu Teknik Sipil
▪ Farmasi
▪ Ilmu Psikologi
▪ Ilmu Komputer
▪ Kedokteran Gigi Komunitas
▪ MAKSI Pendidikan Profesi Akuntansi
▪ Epidemiologi
▪ Ilmu Komunikasi
▪ Ilmu Sejarah
▪ Ilmu Keperawatan
▪ Biologi
▪ Kajian Ketahanan Nasional
▪ Program Magister Kajian Ilmu Lingkungan
▪ Aktuaria (AKT)
▪ Teknik Geofisika
▪ Sains Kebumian
▪ Seni Rupa
▪ Teknik Kimia
▪ Teknik Mesin
▪ Arsitektur
▪ Teknik Kelautan
▪ Sains Akuntansi
▪ Ilmu Filsafat
▪ Geografi
▪ Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis
▪ Ilmu Fisika
▪ Ilmu dan Teknologi Pangan
▪ Antropologi
▪ Manajemen dan Kebijakan Publik (AN)
▪ Agronomi
▪ Ilmu Tanah
▪ Ilmu-Ilmu Faal dan Khasiat Obat
▪ Ilmu Akuakultur
2. Program S3:
▪ Ilmu Biomedik
▪ Doktoral Ilmu Hukum
▪ Teknik Sipil
▪ Ilmu Kefarmasian
▪ Psikologi
▪ Ilmu Komputer
▪ Ilmu Bisnis
▪ Ilmu Ekonomi
▪ Ilmu Kesehatan Masyarakat
▪ Ilmu Komunikasi
▪ Ilmu Sastra
▪ Ilmu Keperawatan
▪ Biologi
▪ Ilmu Lingkungan
▪ Astronomi
▪ Ilmu Manajemen
▪ Ilmu Filsafat
▪ Geografi
▪ Ilmu Fisika
▪ Teknik Pertanian
▪ Ilmu Peternakan
▪ Ilmu Politik
▪ Teknik Elektro
▪ Ilmu dan Teknologi Pangan
▪ Ilmu Humaniora
▪ Ilmu Tanah
▪ Ilmu-Ilmu Faal dan Khasiat Obat
▪ Statistika
▪ Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
▪ Ilmu Akuakultur
▪ Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan
▪ Ilmu Keteknikan Pertanian
▪ Ilmu Pengelolaan Hutan
▪ Ilmu Gizi
Simak juga » Daftar Beasiswa S3 Terbaru Dalam dan Luar Negeri
Persyaratan:
▪ Calon Peserta PNS:
1. PNS dengan pangkat minimal III/a;
2. Lulus dalam seleksi masuk perguruan tinggi jenjang S2 atau S3;
3. Usia maksimal 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun bagi ASN peserta jenjang S3, dan maksimal 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun bagi ASN peserta jenjang S2;
4. Direkomendasikan oleh kepala satuan kerja dan ketua kelompok penelitian di BRIN atas rencana studi dan proposal penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian yang akan dilakukan, beserta kepastian pembiayaannya;
5. Direkomendasikan oleh co-promotor (pembimbing pendamping) yang berasal dari kelompok penelitian pada satuan kerja, atau instansi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN);
6. Tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat, dan/atau pemberhentian sementara sebagai PNS;
7. Tidak sedang menerima beasiswa tugas belajar dari lembaga/instansi lain dalam periode yang sama; dan
8. Bersedia menjalankan studi sesuai dengan jenjang dan menyelesaikannya dengan tepat waktu.
Simak juga » Beasiswa OTS 2022 – 2023 ke Belanda
▪ Calon Peserta Non PNS:
1. Memiliki kolaborasi penelitian dengan kelompok satuan kerja di BRIN;
2. Lulus dalam seleksi masuk perguruan tinggi jenjang S2 atau S3 yang dituju;
3. Direkomendasikan oleh kepala satuan kerja dan ketua kelompok penelitian di BRIN dimana pembantu peneliti bertugas atas rencana studi dan proposal penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian yang akan dilakukan, beserta kepastian pembiayaannya;
4. Direkomendasikan oleh co-promotor (pembimbing pendamping) yang berasal dari kelompok penelitian pada satuan kerja/instansi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN);
5. Tidak sedang menerima beasiswa tugas belajar dari lembaga/instansi lain dalam periode yang sama; dan
6. Bersedia menjalankan studi sesuai dengan jenjang dan menyelesaikannya dengan tepat waktu.
Dokumen persyaratan:
1. Dokumen bukti kelulusan (Letter of Acceptance (LoA)) dalam seleksi masuk perguruan tinggi penyelenggara program belajar berbasis riset, pada program studi jalur riset yang ditawarkan oleh masing- masing perguruan tinggi;
2. Surat rekomendasi dan dukungan dari kepala satuan kerja (sesuai format dalam Lampiran);
3. Surat pernyataan persetujuan dari instansi Non BRIN untuk mengikuti program belajar berbasis riset
4. Surat pernyataan kesediaan menjadi pembimbing pendamping (co-promotor) (sesuai format dalam Lampiran);
5. Surat pernyataan kesediaan menjadi pembimbing utama (promotor) (sesuai format dalam Lampiran);
6. Surat pernyataan kesediaan menyelesaikan studi tepat waktu (sesuai format dalam Lampiran);
7. Proposal penelitian, pengembangan, dan/atau pengkajian yang disetujui dan ditandatangani oleh kepala satuan kerja, pembimbing utama (promotor), pembimbing pendamping (co-promotor), dan/atau ketua kelompok penelitian yang terkait dengan topik penelitian yang diusulkan.
8. Form isian biodata pengusul.
9. Form isian biodata Pembimbing Pendamping (co-promotor) dan Promotor
10. Ijazah dan Transkrip pendidikan terakhir pengusul.
Simak juga » Berapa Persen Peluang Kamu Diterima Beasiswa?
Pendaftaran:
Pelamar beasiswa BRIN sebagai calon peserta program belajar berbasis riset dapat mendaftar secara online dengan membuat akun di laman https://byresearch.brin.go.id dan mengunggah surat pengantar pendaftaran program belajar berbasis riset dari kepala satuan kerja calon peserta.
Setelah akun calon peserta diverifikasi, calon peserta dipersilahkan untuk melengkapi dan mengunggah dokumen persyaratan asli pendaftaran peserta program belajar berbasis riset yang dipindai dengan format PDF dalam aplikasi.
Pendaftaran online beasiswa BRIN untuk program S2 dan S3 ini dibuka mulai 1 Januari s.d 31 Januari 2022. Anda sudah bisa mempersiapkan dari sekarang dokumen yang diperlukan sebelum diajukan secara online.
Seleksi calon peserta program belajar berbasis riset akan dilaksanakan oleh Tim Pengelola berdasarkan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan serta kesesuaiannya dengan skema program belajar berbasis riset.
Hasil seleksi akan disampaikan secara formal kepada kepala satuan kerja pengusul, dengan periode penetapan peserta program sesuai jadwal pelaksanaan;
Bagi peserta yang telah ditetapkan sebagai peserta program, wajib mengirimkan seluruh dokumen Surat Pernyataan (asli) kepada Direktur Manajemen Talenta, melalui Koordinator Degree by Research (DBR).
Kontak:
[t] +62 857 9999 9999
[e] admin-byresearch@brin.go.id
[w] https://byresearch.brin.go.id
Beasiswa AFDF Asia Foundation di Asia dan Amerika Serikat 2020
Pelamar terbuka bagi Anda lulusan S1, S2, maupun S3 yang berusia di bawah 40 tahun. Dengan catatan Anda memiliki pengalaman profesional pada bidang-bidang keahlian yang menjadi perhatian Asia Foundation, seperti pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional. Pelamar bisa saja dari LSM, pegawai pemerintah, pembuat kebijakan, pengusaha sosial, wartawan, pemerhati lingkungan, akademisi, serta kandidat berbakat dan berdedikasi lainnya pada bidang lain untuk mendaftar.
Beasiswa AFDF Asia Foundation 2020 akan berlangsung di Laos, Singapura, dan Amerika Serikat (San Francisco dan Washington DC). Di Laos, peserta akan mengikuti dialog kepemimpinan dan kegiatan pertukaran yang berlangsung pada 21 Maret – 2 April 2020. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan forum kepemimpinan untuk masa depan Asia yang berlangsung di Singapura pada 3 - 5 April 2020. Selanjutnya peserta kembali akan mengikuti dialog kepemimpinan serta kegiatan pertukaran yang berlangsung di Amerika Serikat pada 12 - 26 September 2020.
Yang menarik dari kegiatan tersebut adalah semua biaya ditanggung oleh Asia Foundation. Meliputi biaya pelatihan, transportasi lokal dan tiket pesawat pp, penginapan dan makan, biaya visa, serta asuransi kesehatan dan kecelakaan. Selain itu, masing-masing peserta juga akan mendapatkan bantuan dana hingga $5.000 untuk pengembangan profesionalisme mereka. Menarik bukan?
Persyaratan:
1. Memiliki rekam pengalaman dan prestasi terkait dengan bidang keahlian Asia Foundation, yakni pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional
2. Pemimpin yang bijaksana, berkomitmen, terhormat dan inspirasional dalam bidang profesional mereka serta di dalam komunitas yang lebih luas
3. Berusia di bawah 40 tahun per 1 Januari 2020
5. Fasih dalam bahasa Inggris (hasil ujian TOEFL tidak diperlukan)
6. Bersedia dan dapat berpartisipasi dalam semua komponen program pada tanggal program yang ditentukan
7. Penduduk tetap atau warganegara dari negara berikut di mana Asia Foundation memiliki program: Afghanistan; Bangladesh; Cambodia; China; India; Indonesia; Japan; Korea; Laos; Malaysia; Mongolia; Myanmar; Nepal; Pakistan; Philippines; Singapore; Sri Lanka; Thailand; Timor-Leste; and, Vietnam.
Simak juga » Beasiswa CCIP untuk Lulusan SMA/SMK, D2, D3, S1
Dokumen aplikasi:
1. Informasi pribadi
2. Essay
3. CV/resume (maksimal 3 halaman)
4. Copy transkrip akademik
5. Video singkat pengenalan diri (3-4 menit)
6. (2) surat rekomendasi
Informasi pribadi, essay, dan surat rekomendasi dapat dilengkapi langsung secara online di aplikasi online setelah membuat akun. Untuk CV, copy transkrip akademik, dan video pengenalan diri disiapkan sendiri kemudian diunggah ke aplikasi online. Penjelasan lebih teknis tertera di panduan yang bisa diunduh di link pendaftaran di bawah.
Pendaftaran:
Pelamar terlebih dahulu membuat akun di laman pendaftaran Asia Foundation. Lihat “Apply Now” pada bagian bawah laman tersebut. Kemudian log in untuk melengkapi aplikasi online yang mereka sediakan. Jika belum memiliki akun silakan buat akun terlebih dahulu.
Pengajuan aplikasi beasiswa Asia Foundation 2020 paling lambat 7 Oktober 2019. Hasil seleksi akan diumumkan pada Januari 2020.
Kontak:
Asia Foundation Development Fellows Staff:
▪ Julian Rhoads
Senior Program Officer
Tel (direct): 415-655-4812
e: development.fellows@asiafoundation.org
▪ Amanda Bensel
Program Officer
Tel (direct): 415-743-3342
e: development.fellows@asiafoundation.orgw: www.asiafoundation.org
Beasiswa Pelatihan Kominfo bagi Lulusan SMK, D3, S1, PNS/TNI/Polri
Ada sejumlah tema pelatihan digital yang telah disediakan Kementerian Kominfo. Tema pelatihan tersebut diselenggarakan bersama lima universitas di tanah air, yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Padjajaran. Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerjasama dengan Microsoft Indonesia yang nantinya akan memberikan sertifikat keahlian untuk semua peserta setelah mengikuti kegiatan pelatihan dari Kominfo.
Beasiswa pelatihan intensif dari Kominfo ini pada tahun 2018 berlangsung sekitar 2 bulan di universitas mitra Kominfo dengan jumlah peserta yang akan diterima sekitar 1.000 orang. Banyak bukan?
Sejumlah fasilitas disediakan bagi peserta terpilih nantinya, di antaranya uang transportasi sebesar Rp 1.500.000 selama pendidikan berlangsung, bebas biaya pendidikan dengan 36 pertemuan kelas tatap muka dan 14 pertemuan kelas daring, mendapatkan perlengkapan pelatihan seperti modul pelatihan dan paket 'goody bag', kemudian berkesempatan magang pada perusahaan mitra Digital Talent Scholarship bagi peserta dengan nilai memuaskan.
Selain itu, peserta yang telah mengikuti pelatihan juga akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari Badan Litbang SDM Kominfo RI dan Microsoft Indonesia dan beasiswa lanjutan dengan sertifikasi kompetensi Microsoft bagi peserta dengan nilai 'sangat memuaskan'.
Tema pelatihan:
▪ Artificial Intelligence
AI atau Kecerdasan Buatan didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah, diantaranya: sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan saraf tiruan dan robotika.
▪ Cybersecurity
Cybersecurity atau Keamanan Komputer adalah perlindungan terhadap sistem komputer dari tindakan atau gangguan yang dapat merusak hardware, software, dan data.
▪ Big Data
Big Data atau Mahadata adalah himpunan data dalam jumlah sangat besar yang bertumbuh secara eksponensial dalam kecepatan tinggi dengan variasi tak terbatas.
▪ Cloud Computing
Cloud Computing atau Komputasi Awan adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan teknologi berbasis Internet (awan).
▪ Digital Business
Digital Business atau Bisnis Digital merupakan proses perancangan, peluncuran, dan pengelolaan sebuah bisnis dalam bentuk digital.
Simak juga » Beasiswa Jardine di University of Oxford dan Cambridge
Persyaratan:
▪ LULUSAN D3 DAN S1
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 29 tahun
3. Scan KTP dan Pasfoto
4. Lulus pendidikan D3/S1 (IPK minimal 2,75 dan memiliki Surat Keterangan Lulus atau Ijazah dari institusi terkait)
5. Direkomendasikan oleh dosen (atau atasan apabila telah bekerja)
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lolos seleksi administrasi dan tes pengetahuan dasar (yang dilakukan saat pendaftaran)
▪ LULUSAN SMK BIDANG TIK
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 29 tahun
3. Scan KTP dan Pasfoto
4. Lulus pendidikan SMK (memiliki Surat Keterangan Lulus atau Ijazah dari SMK terkait teknologi informasi dan komunikasi)
5. Direkomendasikan oleh guru (atau atasan apabila telah bekerja)
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lolos seleksi administrasi dan tes pengetahuan dasar (yang dilakukan saat pendaftaran)
▪ ASN/PNS/TNI/POLRI
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 33 tahun (kecuali ada penugasan khusus)
3. Scan KTP dan Pasfoto
4. Masa kerja minimal 2 tahun (memiliki Surat Keterangan Bertugas terkait pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi)
5. Direkomendasikan oleh atasan (min. eselon II untuk ASN/PNS atau atasan langsung untuk TNI/Polri)
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lolos seleksi administrasi dan tes pengetahuan dasar (yang dilakukan saat pendaftaran)
▪ PELAKU INDUSTRI
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 33 tahun
3. Scan KTP dan Pasfoto
4. Masa kerja minimal 2 tahun (Jenjang pendidikan tidak disyaratkan, cukup memiliki Surat Keterangan Kerja dari perusahaan)
5. Direkomendasikan oleh atasan
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lolos seleksi administrasi dan tes pengetahuan dasar (yang dilakukan saat pendaftaran)
Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Digital Talent Kementerian Kominfo 2018 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman digitalent.kominfo.go.id dengan melengkapi formulir yang tersedia. Kemudian konfirmasi via email lalu masuk lagi ke akun untuk melengkapi data-data yang diperlukan dan menunggah berkas yang diminta di laman tersebut.
Pendaftaran online dibuka mulai 17 September – 5 Oktober 2018. Pengumuman hasil seleksi pada 9 Oktober 2018. Kegiatan pelatihan sendiri berlangsung mulai 15 Oktober – 7 Desember 2018.
Kontak:
Badan Penelitian dan Pengembangan SDM
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9, Gd. B, Lt. 5
Jakarta Pusat - 10110
Telp: 021 3810678 (Jam kerja 08:00 s.d. 16:00 WIB)
Email: digitalent@kominfo.go.id
Beasiswa Pelatihan PNS Pemda di Belanda 2018
▪ Citizen Participation and Inclusive Governance – Program dimulai 5 Maret – 22 Maret 2018
2. Bekerja untuk pemerintah daerah (bukan LSM atau perusahaan swasta)
Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Sedang Buka
Dokumen aplikasi:
1. Surat pernyataan dari atasan (Unduh)
2. Copy paspor
Mr. Koen Rozemeijer
Office number: 070 373 8695
Mobile Phone: 06 82 65 37 83
Koen.Rozemeijer@thehagueacademy.com or info@talentforgovernance.com
Beasiswa Unggulan: Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan, Pagelaran
Selain ditujukan bagi peneliti, penulis, pencipta, seniman/budayawan, wartawan, olahragawan, serta tokoh. Beasiswa juga bisa dilamar oleh PNS di lingkungan Kemdikbud serta masyarakat lain berdasarkan aktivitas dan kreativitasnya yang dianggap layak berdasarkan persetujuan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri.
Sesuai namanya, pelamar yang memenuhi kriteria bisa mengusulkan bantuan melalui beasiswa tersebut, misalnya untuk kegiatan riset, workshop, pelatihan, pagelaran, maupun tunjangan kreavitias. Baik yang berlangsung di dalam negeri maupun luar negeri. Nantinya kegiatan tersebut akan didanai melalui program Beasiswa Unggulan Kemdikbud.
Persyaratan:
a. Peneliti
b. Penulis
c. Pencipta
d. Seniman/budayawan
e. Wartawan
f. Olahragawan
g. PNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
h. Tokoh dan atau
i. Masyarakat lain berdasarkan aktivitas dan kreativitasnya dianggap layak berdasarkan persetujuan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi
Dokumen aplikasi:
a. Surat permohonan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
b. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga
c. File Daftar riwayat hidup (curriculum vitae)
d. Proposal rencana kegiatan dan rincian kebutuhan biaya
Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Unggulan untuk Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan, dan Pagelaran ini cukup mudah. Silakan mendaftar terlebih dahulu secara online di laman:
buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Setelah mendaftar online, unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas di laman Beasiswa Unggulan tersebut. Usulan yang telah diajukan nantinya akan dilakukan seleksi oleh Tim BPKLN. Kemudian dilakukan validasi dokumen pendaftaran.
Berkas pendaftar yang direkomendasikan oleh tim BPKLN, diusulkan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri untuk ditetapkan melalui Surat Kelulusan penerima Beasiswa Unggulan. Selanjutnya peserta menandatangani dan melaksanakan kontrak pemberian beasiswa.
Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
Beasiswa Kominfo 2016 – 2017 (S2 Luar Negeri)
Rincian biaya yang diperoleh di antaranya, tanggungan biaya kuliah sesuai masing-masing perguruan tinggi, biaya hidup, tiket pesawat pp, biaya kemandirian, asuransi kesehatan, serta visa pelajar.
Perguruan tinggi dan program studi beasiswa:
› Radboud University Nijmegen (Belanda)
Program Studi :
▪ Computing Science
▪ Information Science
▪ International Business Communication
› Tilburg University (Belanda)
Program Studi :
▪ Communication and Information Science
▪ Information Management
▪ LLM In Law and Technology
› University of Twente (Belanda)
Program Studi :
▪ Business Information Technology
▪ Communication Studies
▪ Computer Science
▪ Human Media Interaction
▪ Telematics
› University of Electro-Communication Tokyo (Jepang)
Program Studi :
▪ Computer Science Program
▪ Electronic Information Systems Program
▪ Informatics, Media and Communications Program
▪ Informatics, Media and Communications System Program
▪ Information Security Engineering Program
▪ Mathematical Information Science Program
▪ Media Science and Engineering Program
› Technische Universitat Ilmenau (Jerman)
Program Studi :
▪ Media and Communication Science
› Technische Universitat Kaiserslautern (Jerman)
Program Studi :
▪ Computer Engineering
▪ Computer Science
Persyaratan:
1. Lulusan Sarjana (S1)
2. Memiliki IPK minimal 2.90 (dari skala 4.0)
3. Memiliki nillai institutional TOEFL (ITP) minimal 570 atau IELTS 6.5)
4. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (OTO-BAPPENAS) minimal 550
5. Mendapat izin dan rekomendasi dari pejabat yang berwenang
6. Diutamakan:
▪ Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun
▪ Berusia maksimal 35 tahun
▪ Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain
▪ Berusia maksimal 35 tahun
▪ Memiliki Unconditional Offer dari bidang studi sesuai daftar yang ditetapkan
Dokumen aplikasi hard copy:
1. Fotokopi kartu identitas diri:
a. Akte Kelahiran
b. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
c. Paspor (jika sudah ada)
2. Fotokopi ijazah pendidikan sarjana (S1) yang telah dilegalisasi
3. Fotokopi transkrip nilai pendidikan sarjana (S1) yang telah dilegalisasi
4. Fotokopi sertifikat ITP TOEFL/IELTS
5. Surat Keterangan Sehat-Dokter
6. Fotokopi sertifikat TPA dari UPP TPA Bappenas
7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian
8. Surat Penerimaan (Letter of Acceptance) dan Course Detail dari perguruan tinggi luar negeri sesuai ketetapan Kementerian Kominfo (bila sudah ada)
9. Pengalaman Akademik dan Motivasi Studi (Lampiran 1)
10. Surat Pernyataan Pelamar-bermaterai (Lampiran 2)
11. Surat Rekomendasi Atasan (Lampiran 3):
a. Pejabat pimpinan instansi serendah-rendahnya (setara dengan) Eselon II (bagi PNS, TNI, POLRI, atau karyawan lembaga pendidikan)
b. Direksi atau pejabat yang berwenang di perusahaan (bagi karyawan/karyawati perusahaan swasta)
12. Fotokopi ijazah pendidikan sarjana (S1) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris
13. Fotokopi transkrip nilai pendidikan sarjana (S1) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris
14. Pasfoto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar
*Silakan unduh: Lampiran 1, 2, 3
Dokumen aplikasi softcopy:
1. Pas foto
2. Ijazah (.pdf)
3. Transkrip nilai (.pdf)
4. TOEFL/IELTS (.pdf)
5. TPA (.pdf)
6. Motivation Letter (.pdf)
7. Recommendation Letter (.pdf)
8. LOA (Optional (.pdf)
Pendaftaran:
Daftarkan diri Anda terlebih dahulu secara online dengan mengunggah dokumen aplikasi softcopy yang diminta di atas. Pendaftaran online dilakukan di laman TPSDM Kominfo
Setelah pendaftaran online berhasil, download dan cetak bukti pendaftaran tersebut kemudian lampirkan bersama dokumen aplikasi hardcopy yang diminta di atas. Lalu kirim seluruh berkas ke:
TPSDM Kemenkominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI
Gd. B (Belakang) Lt.5
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9
Jakarta Pusat, 10110
Berkas pelamar kategori PNS, TNI/POLRI menggunakan map warna Biru
Berkas pelamar kategori karyawan swasta menggunakan map warna Kuning
Kontak:
TPSDM Kemenkominfo
Gd. Belakang Lt.5,
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9,
Jakarta Pusat, 10110
Email/web:
tpsdm@kominfo.go.id
timpengembangansdmdua@gmail.com
tpsdm.kominfo.go.id
Beasiswa S2 TNI, Polri, dan PNS 2016 – 2017
Pelamar yang memenuhi syarat bisa mendaftar ke sepuluh program studi bidang pertahanan yang ditawarkan Unhan dengan gelar Magister Sains Bidang Pertahanan (M.Si). Selama pendidikan, mahasiswa disediakan mess (free wifi), makan 3 x sehari dari Senin – Jumat, jas almamater, kuliah kerja dalam negeri (KKDN) dan kuliah kerja luar negeri (KKLN), ruang kelas besar (free wifi), serta uang saku dan biaya penelitian tesis. Selain tentunya dibebaskan dari biaya kuliah.
Beasiswa S2 di Unhan sebenarnya tidak saja ditujukan bagi TNI, Polri, maupun PNS, masyarakat umum juga bisa mendaftar jika memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Nah, jika Anda berminat bisa melihat rincian persyaratan sebelum mengajukan beasiswa S2 di Unhan 2016 – 2017.
Persyaratan:
1. Persyaratan Umum bagi TNI/POLRI/PNS:
▪ Berpangkat minimal Kapten/AKP yang telah mengikuti Diklapa II/Diklapa/Sekkau/PTIK dan atau memiliki Ijazah S-1.
▪ Untuk PNS minimal golongan III/B
▪ Memiliki kondite dan prestasi kerja baik dari Pimpinan Instansi terkait
▪ Berbadan sehat(dinyatakan dengan Surat Keterangan Dokter dari dinas)
▪ Mahir menggunakan Komputer (aplikasi Office & Internet)
▪ Lulus Ujian seleksi : TPA >= 550, TOEFL >= 500, dan Wawancara
2. Persyaratan khusus
√ Prodi Strategi Perang Semesta (SPS):
▪ Anggota TNI berpangkat Kolonel dan telah mengikuti Sekolah Staff dan Komando Angkatan atau setingkat
▪ Anggota Polri berpangkat Komisaris Besar dan telah mengikuti Suspim Polri
▪ PNS minimal golongan III/C dan telah mengikuti Diklatpim Tk IV atau telah menduduki Jabatan Eselon III.
▪ Umum: Status bekerja dan menduduki jabatan minimal Manajer
√ Prodi Peperangan Asimetris (PA); Prodi Diplomasi Pertahanan (DP); Prodi Manajemen Pertahanan (MP); Prodi Manajemen Bencana untuk Keamanan Nasional (MB); Prodi Ekonomi Pertahanan (EP); Prodi Industri Pertahanan (IP); Prodi Damai dan Resolusi Konflik (DRK); Prodi Ketahanan Energi (KE); Prodi Keamanan Maritim (KM):
▪ TNI dengan Pangkat minimal Kapten dan sudah lulus S-1
▪ TNI dengan Pangkat Kapten dan belum Diklapa II/Sekkau/Suslapa dan Sesko Angkatan wajib memiliki ijasah S-1
▪ Pegawai Negeri Sipil (PNS) minimal golongan III/B
▪ Polri minimal dengan Pangkat AKP dan telah lulus Diklapa II
3. Kualifikasi S1 dengan IPK minimal 3.00
4. Mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran
5. Legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai (4 lembar masing-masing)
6. Pas Foto Resmi berwarna berlatar belakang berwarna putih (Laki-laki memakai jas dan berdasi, Perempuan memakai hem berkerah dan blaser hitam) ukuran 4X6 sebanyak 4 lembar
7. Menyerahkan softcopy file pas foto sesuai point 1-6. untuk keperluan administrasi kemahasiswaan
8. Surat Keterangan yang menyatakan prestasi dan perilaku atau rekomendasi dari Dosen Pembimbing S1 bagi mahasiswa yang baru lulus (untuk umum)
9. Surat Keterangan Rekomendasi dari Pejabat Atasan Langsung (untuk umum yang sudah bekerja jika belum bekerja dari Dekan Fakultas)
10. Foto Copy Akta Kelahiran 4 lembar
11. Foto Copy Kartu Keluarga 4 lembar
12. Memiliki kondite baik dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) (wajib untuk umum)
13. Berbadan sehat (dengan surat keterangan dokter dari dinas)
14. Surat Bebas Narkoba dari Rumah Sakit Pemerintah
15. Mahir menggunakan komputer (aplikasi office dan internet)
16. Lulus Ujian seleksi : TPA, TOEFL, dan Wawancara
17. Paper tentang persepsi program studi yang dipilih. Paper diketik spasi 1,5 dalam bahasa Inggris maksimal 2 halaman, kertas A4 dan diserahkan rangkap 4 (empat)
18. Melakukan verikasi ke Panitia Pendafataran dengan menyerahkan Print out formulir Pendaftaran dan semua persyaratan administrasi dicopy rangkap 4 (empat)
19. Membawa Dokumen Asli (bukan fotocopy) ijasah dan Transkrip nilai S1 pada saat verifikasi
Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa S2 sekaligus calon mahasiswa di Unhan 2016 – 2017 tersedia dalam dua gelombang. Pendaftaran gelombang I sudah berakhir dan akan dibuka pendaftaran gelombang II mulai 4 April – 27 April 2016.
1) Pendaftaran online
Pelamar harus melakukan pendaftaran secara online kemudian diikuti pendaftaran offline. Untuk pendaftaran online, pelamar mendaftarkan diri dengan mengakses portal Unhan (www.idu.ac.id) melalui menu Registrasi Online dan diwajibkan mengunggah pas foto terbaru berlatar belakang putih (Laki-laki memakai jas warna hitam dan berdasi, Perempuan memakai hem berkerah dan blaser warna hitam) format JPG maks file 100kb.
Setelah pendaftaran online berhasil, pelamar akan memperoleh Bukti Pendaftaran di email yang didaftarkan. Pendaftar kemudian diwajibkan mencetak Formulir Registrasi Pendaftaran tersebut sebagai bukti pendaftaran dan diserahkan pada saat verifikasi administrasi.
2) Verifikasi Administrasi
Setelah melakukan pendaftaran online, selanjutnya pelamar mendaftar secara offline dengan datang langsung ke Sekretariat Pendaftaran Unhan Kampus Unhan, Kawasan IPSC Sentul Bogor atau perwakilan Unhan Jl. Salemba Raya No. 14 Jakarta Pusat pada jam kerja paling lambat 27 April 2016. Pelamar harus menyerahkan dokumen persyaratan rangkap 4 (empat) meliputi:
a. Hasil cetak Formulir Registrasi Online/pendaftaran
b. Legalisir ijazah Strata-1 dan transkrip nilai (4 lembar masing-masing)
c. Surat Rekomendasi dari Pejabat Atasan Langsung (bagi yang bekerja)
d. Surat Perintah/Ijin dari Satuan/Perusahaan (bagi yang bekerja)
e. Pas Foto Resmi berwarna berlatar belakang berwarna putih (Laki-laki memakai jas dan berdasi, Perempuan memakai hem berkerah dan blaser hitam) ukuran 4X6 sebanyak 4 lembar
f. Menyerahkan softcopy file pas foto sesuai point e. untuk keperluan administrasi kemahasiswaan
g. Paper tentang persepsi program studi yang dipilih. Paper diketik spasi 1,5 dalam bahasa Inggris dengan huruf Arial 12 maksimal 2 halaman, kertas A4 dan diserahkan rangkap 4 (empat)
h. Surat Keterangan Kelulusan (jika belum mendapatkan ijazah)
i. Surat Keterangan yang menyatakan prestasi dan perilaku atau rekomendasi dari Dosen Pembimbing S1 bagi mahasiswa yang baru lulus (untuk umum)
j. Surat Keterangan Rekomendasi dari Pejabat Atasan Langsung (bagi pendaftar yang sudah bekerja dari kelompok Umum. Untuk belum bekerja rekomendasi dari Rektor atau Dekan Fakultas dari Perguruan Tinggi asal)
k. Foto copy Akta Kelahiran
l. Foto copy KTP
m. Foto copy Kartu Keluarga
n. Surat Keterangan Sehat dari Dokter
o. Memiliki kondite baik dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) (wajib untuk umum)
p. Surat Bebas Narkoba dari Rumah Sakit Pemerintah
q. Membawa Dokumen Asli pada saat verifikasi untuk berkas yang foto copy (a.l: ijasah dan Transkrip nilai S1)
Pendaftar yang telah melakukan verifikasi administarsi akan mendapatkan Kartu Tanda Peserta Seleksi Mahasiswa Baru UNHAN. Bagi Peserta yang dinyatakan lulus syarat administrasi akan dilanjutkan dengan mengikuti test TPA/TOEFL pada 9 dan 11 Mei 2016. Peserta yang lolos tes TPA/TOEFL akan mengikuti seleksi wawancara pada 30 Mei – 2 Juni 2016. Pengumuman kelulusan akan disampaikan pada 27 Juni 2016.
Informasi lebih lanjut mengenai seleksi masuk Unhan Tahun Akademik 2016 - 2017 dapat diperoleh di Sekretariat Pendaftaran Unhan Jl. Salemba Raya No. 14, Jakarta Kode Pos 10430, Tlp. (021) 3927459 atau di website Unhan www.idu.ac.id atau kirim ke alamat email: pmb.unhan@idu.ac.id
Beasiswa S2 Pengawas/Calon Pengawas Sekolah 2015
Beasiswa diberikan dalam bentuk biaya pendidikan, biaya buku, biaya hidup, dan biaya penelitian (tesis).
Persyaratan:
1. Pengawas atau calon pengawas sekolah (kepala sekolah atau guru yang akan dipersiapkan menjadi pengawas sekolah) Pendidikan Menengah berstatus PNS (diutamakan pengawas sekolah);
2. Berusia maksimal 50 tahun pada bulan Juni 2015 untuk pengawas sekolah, sedangkan bagi calon pengawas sekolah (kepala sekolah/guru) berusia maksimal 48 tahun;
3. Memiliki golongan/pangkat minimal IIIc/penata atau masa kerja PNS minimal 6 Tahun;
4. Sehat Jasmani dan Rohani.
Dokumen aplikasi:
• Surat permohonan menjadi peserta seleksi Program Beasiswa S2 Kepengawasan.
• Formulir Pendaftaran
• Fotokopi Ijazah S1/D4 yang sudah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kab/kota setempat.
• Fotokopi Transkrip Nilai/Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 yang sudah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kab/kota setempat.
• Fotokopi SK Pengangkatan terakhir.
• Fotokopi Kartu Identitas.
• Surat Keterangan Sehat dari Dokter.
• Pasfoto Berwarna 1 Lembar.
• Surat izin mengikuti seleksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat (ditembuskan ke BKD).
* Formulir pendaftaran dan formulir surat lainnya tertera di pedoman. Bisa diunduh di laman p2tkdikmen.kemdikbud.go.id
Pendaftaran:
Dokumen aplikasi dikirim via pos/jasa pengiriman ke:
Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah,
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Gedung D Lantai 12, Jl. Jend. Sudirman Pintu 1 Senayan Jakarta 10270
Bisa juga discan dan dikirim ke alamat email: program.pptkdikmen@kemdikbud.go.id atau beasiswas2.ptk@gmail.com
Dokumen pendaftaran calon peserta sudah harus diterima panitia paling lambat 1 Juli 2015.
Ketentuan wilayah Program Beasiswa S2:
› Sulawesi, Maluku dan Papua di Universitas Negeri Makassar (UNM)
› Kalimantan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung dan Bengkulu di Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
› Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT di Universitas Negeri Semarang (UNNES)
› Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatera Selatan, Jambi dan Sumatera Barat di Universitas Negeri Medan (UNIMED).
Seleksi:
Pelaksanaan tes tertulis dan wawancara akan dilaksanakan di Universitas sesuai dengan wilayah yang sudah ditentukan (bagi peserta yang lulus seleksi administrasi akan dikirimkan undangan untuk mengikuti tes tertulis dan wawancara).
Bagi peserta yang lulus tes tertulis dan wawancara harus menyerahkan persyaratan yang diminta pihak Universitas dan surat izin belajar dari Badan Kepegawaian Daerah setempat.
Apabila peserta yang sudah dinyatakan lulus dan diterima sebagai Peserta Program Beasiswa S2 mengundurkan diri, maka peserta yang bersangkutan wajib mengembalikan semua dana yang sudah dikeluarkan untuk dikembalikan ke kas Negara.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Subdit Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan PTK Dikmen, Telp. 021-57974108. Penjelasan lebih rinci juga bisa dilihat di laman P2TK Dikmen, Kemdikbud atau pedoman yang diberikan.
Beasiswa Internasional Weinstein JAMS di AS
Beasiswa internasional Weinstein JAMS berdurasi 1 sampai 4 bulan berdasarkan usulan yang diajukan pelamar. JAMS Foundation akan mendanai hingga $ 20.000 sesuai proposal yang diusulkan tersebut.
Program ini ditujukan bagi individu yang telah menunjukkan pengalaman dan komitmen di bidang penyelesaian sengketa alternatif (ADR) dan yang berusaha meningkatkan ketersediaan pendidikan penyelesaian sengketa, pelatihan, dan layanan di negara mereka.
Fellows dapat berpartisipasi dalam program berbasis universitas atau berafiliasi dengan organisasi lain atau lembaga yang dapat membantu untuk memajukan kepentingan dan tujuan mereka. Afiliasi tersebut bisa bentuk, mulai pendaftaran formal di program pascasarjana hingga informal yang menyediakan berbagai berbagai tingkat akses dan dukungan. Tergantung sifat proposal yang diajukan.
Persyaratan:
1. Pelamar bukan warganegara AS
2. Pelamar harus fasih berbahasa Inggris
3. Usulan fellowship berdurasi 1 hingga 4 bulan
4. Lebih disukai proposal yang akan membantu membangun sistem penyelesaian sengketa yang layak atau mengubah cara penyelesaian sengketa
5. Lebih disukai pelamar dengan pengalaman sebagai hakim, pengacara, profesor hukum, administrator pengadilan, pegawai pemerintah, atau praktisi ADR
6. Lebih disukai bagi pelamar yang dapat memulai fellowship mereka dengan mengikuti pertemuan tahunan fellows di wilayah San Fransisco Bay pada awal September 2016
Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi fellowship (unduh: word atau Pdf)
2. Curriculum vitae
3. Dua surat rekomendasi ditandatangani
Pendaftaran:
Lengkapi dokumen yang dibutuhkan dan ajukan kepada Ellen Bass, Director, Weinstein JAMS Fellowship Program melalui email: ebass@jamsfoundation.org
Selain itu, Anda juga bisa mengirimkan dokumen dalam bentuk fisik (hard copy) ke:
JAMS Foundation
Two Embarcadero Center, Suite 1500
San Francisco, CA 94111
www.jamsfoundation.org
Dokumen diterima paling lambat 20 November 2015. Aplikasi akan dinilai dewan direktur JAMS Foundation pada pertemuan kuartal pertama 2016. Seleksi akhir akan diumumkan Maret 2016.
Informasi lebih lanjut bisa menghubungi alamat email tertera atau telp. 415-774-2660.
Beasiswa S2 PNS di Universitas Luar Negeri
Rincian beasiswa yang diperoleh di antaranya, tanggungan biaya kuliah sesuai masing-masing perguruan tinggi, biaya hidup, tiket pesawat pp, biaya kemandirian, asuransi kesehatan, serta visa pelajar.
Perguruan tinggi dan program studi beasiswa:
› Radboud University Nijmegen (Belanda)
Program Studi :
▪ Computing Science
▪ Information Science
▪ International Business Communication
› Tilburg University (Belanda)
Program Studi :
▪ Communication and Information Science
▪ Information Management
▪ LLM In Law and Technology
› University of Twente (Belanda)
Program Studi :
▪ Business Information Technology
▪ Communication Studies
▪ Computer Science
▪ Human Media Interaction
▪ Telematics
› University of Electro-Communication Tokyo (Jepang)
Program Studi :
▪ Computer Science Program
▪ Electronic Information Systems Program
▪ Informatics, Media and Communications Program
▪ Informatics, Media and Communications System Program
▪ Information Security Engineering Program
▪ Mathematical Information Science Program
▪ Media Science and Engineering Program
› Technische Universitat Ilmenau (Jerman)
Program Studi :
▪ Media and Communication Science
› Technische Universitat Kaiserslautern (Jerman)
Program Studi :
▪ Computer Engineering
▪ Computer Science
1. Lulusan Sarjana (S1)
2. Memiliki IPK minimal 2.90 (dari skala 4.0)
3. Memiliki nillai institutional TOEFL (ITP) minimal 570 atau IELTS 6.5)
4. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (OTO-BAPPENAS) minimal 550
5. Mendapat izin dan rekomendasi dari pejabat yang berwenang
6. Diutamakan:
▪ Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun
▪ Berusia maksimal 35 tahun
▪ Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain
▪ Berusia maksimal 35 tahun
▪ Memiliki Unconditional Offer dari bidang studi sesuai daftar yang ditetapkan
Dokumen aplikasi hard copy:
1. Fotokopi kartu identitas diri:
a. Akte Kelahiran
b. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
c. Paspor (jika sudah ada)
2. Fotokopi ijazah pendidikan sarjana (S1) yang telah dilegalisasi
3. Fotokopi transkrip nilai pendidikan sarjana (S1) yang telah dilegalisasi
4. Fotokopi sertifikat ITP TOEFL/IELTS
5. Surat Keterangan Sehat-Dokter
6. Fotokopi sertifikat TPA dari UPP TPA Bappenas
7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian
8. Surat Penerimaan (Letter of Acceptance) dan Course Detail dari perguruan tinggi luar negeri sesuai ketetapan Kementerian Kominfo (bila sudah ada)
9. Pengalaman Akademik dan Motivasi Studi (Lampiran 1)
10. Surat Pernyataan Pelamar-bermaterai (Lampiran 2)
11. Surat Rekomendasi Atasan (Lampiran 3):
a. Pejabat pimpinan instansi serendah-rendahnya (setara dengan) Eselon II (bagi PNS, TNI, POLRI, atau karyawan lembaga pendidikan)
b. Direksi atau pejabat yang berwenang di perusahaan (bagi karyawan/karyawati perusahaan swasta)
12. Fotokopi ijazah pendidikan sarjana (S1) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris
13. Fotokopi transkrip nilai pendidikan sarjana (S1) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris
14. Pasfoto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar
*Silakan unduh: Lampiran 1, 2, 3
Dokumen aplikasi softcopy:
1. Pas foto
2. Ijazah (.pdf)
3. Transkrip nilai (.pdf)
4. TOEFL/IELTS (.pdf)
5. TPA (.pdf)
6. Motivation Letter (.pdf)
7. Recommendation Letter (.pdf)
8. LOA (Optional (.pdf)
Pendaftaran:
Daftarkan diri Anda terlebih dahulu secara online dengan mengunggah dokumen aplikasi softcopy yang diminta di atas. Pendaftaran online dilakukan di laman TPSDM Kominfo
Setelah pendaftaran online berhasil, download dan cetak bukti pendaftaran tersebut kemudian lampirkan bersama dokumen aplikasi hardcopy yang diminta di atas. Lalu kirim seluruh berkas ke:
TPSDM Kemenkominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI
Gd. B (Belakang) Lt.5
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9
Jakarta Pusat, 10110
Berkas pelamar kategori PNS, TNI/POLRI menggunakan map warna Biru
Berkas pelamar kategori karyawan swasta menggunakan map warna Kuning
Kontak:
TPSDM Kemenkominfo
Gd. Belakang Lt.5,
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9,
Jakarta Pusat, 10110
Email/web:
tpsdm@kominfo.go.id
timpengembangansdmdua@gmail.com
tpsdm.kominfo.go.id
Bantuan Studi Guru SMA ke S1/D-IV
Bantuan studi guru SMA ini tidak hanya diperuntukkan bagi guru PNS, tapi juga non PNS di bawah binaan Kemdikbud. Tujuannya untuk menuntaskan guru-guru SMA yang belum memperoleh kualifikasi S1/D-IV. Sasarannya meliputi guru yang sedang mengambil S1/D-IV baik program reguler, program pengakuan pengalaman kerja dan hasil belajar (PPKHB), maupun program sarjana kependidikan bagi guru dalam jabatan (SKGJ).
Bantuan diberikan secara langsung kepada guru melalui transfer rekening bank atas nama guru bersangkutan.
Kriteria penerima bantuan studi:
1. Guru SMA, yaitu:
a. Guru PNS yang masih aktif mengajar pada SMA, baik di sekolah negeri maupun swasta, yang dibuktikan dengan SK kenaikan pangkat terakhir dan pembagian tugas mengajar dari Kepala Sekolah;
b. Guru bukan PNS yang masih aktif mengajar pada SMA swasta, yang dibuktikan dengan SK terakhir dari Ketua Yayasan dan pembagian tugas mengajar dari Kepala Sekolah;
c. Guru bukan PNS yang masih aktif mengajar pada SMA di sekolah negeri, yang dibuktikan dengan surat keterangan mengajar dan pembagian tugas mengajar dari Kepala Sekolah;
d. Guru bantu yang masih aktif mengajar pada SMA dan memiliki Nomor Induk Guru Bantu (NIGB) sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 034/U/2003 tanggal 26 Maret 2003 tentang Pengangkatan Guru Bantu.
2. Memiliki pengalaman mengajar minimal 4 tahun berturut-turut pada sekolah (SMA) yang sama.
3. Mempunyai Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) sebagai guru SMA.
4. Memiliki surat izin belajar:
a. Guru PNS harus melampirkan surat izin belajar dari pejabat yang berwenang di kabupaten/kota;
b. Guru bukan PNS di sekolah swasta harus melampirkan surat izin dari Ketua Yayasan;
c. Guru bukan PNS di sekolah negeri dan guru bantu harus melampirkan surat izin dari Kepala Sekolah.
5. Tidak sedang memperoleh beasiswa pendidikan untuk peningkatan kualifikasi akademik dari instansi Pemerintah dan/ atau Pemerintah Daerah.
6. Tercatat sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi yang terakreditasi.
7. Program Studi yang ditempuh sesuai/relevan dengan mata pelajaran yang diampu.
8. Memiliki NPWP dan rekening bank atas nama pribadi dan masih aktif.
9. Usia maksimum 55 tahun.
10. Tidak sedang menjalani hukuman, baik disiplin maupun hukuman pidana atau perdata.
Dokumen aplikasi:
a. Fotokopi ijasah pendidikan terakhir
d. SK tugas mengajar terakhir yang diterbitkan oleh kepala sekolah
e. NUPTK disyahkan oleh kepala sekolah
f. Fotokopi surat ijin belajar melanjutkan studi dari pihak yang berwenang
g. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan studi
h. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
i. Fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) bagi mahasiswa yang sudah menempuh lebih dari satu semester
j. Fotokopi Kartu Rencana Studi (KRS) semester berjalan atau surat keterangan masih aktif kuliah
k. Biodata dengan format yang telah ditetapkan (Format terlampir)
l. Surat Perjanjian (MoU) yang sudah dilengkapi dan ditandatangani di atas materai Rp 6000 (Format terlampir)
m. Surat pernyataan (Format terlampir)
n. Surat keterangan sehat dari dokter
o. Fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
*Selain menyiapkan dokumen aplikasi di atas, Anda juga diminta mengisi biodata online di sini.
Pendaftaran:
Pendaftaran bantuan studi guru SMA dapat diajukan dengan dua cara, yakni melalui dinas pendidikan kabupaten/kota atau langsung dilakukan oleh guru.
Pendaftaran melalui dinas pendidikan
Dinas pendidikan mengidentifikasi data guru SMA yang sedang mengikuti studi peningkatan kualifikasi akademik S1/D-IV. Kemudian meminta guru untuk mengumpulkan berkas persyaratan bantuan studi dan menyeleksi administrasi sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan. Berikutnya, mereka mengusulkan daftar nama guru calon penerima bantuan studi guru SMA ke jenjang pendidikan S1/D-IV disertai dengan dokumen di atas ke Direktorat P2TK Dikmen Kemdikbud.
Pendaftaran oleh guru secara mandiri
Pelamar mengirim langsung dokumen aplikasi yang tertera di atas melalui pos ke alamat:
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.
Kompleks Kemdikbud Gedung D Lt. 12.
Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat 10270.
Telp/Fax. (021) 57974107. E-mail : sma.pptkdikmen@kemdikbud.go.id
Pendaftaran mulai saat ini dan selambat-lambatnya 31 Oktober 2014. Usulan dimasukkan ke dalam amplop ukuran A4 dengan mencantumkan calon penerima (nama calon, alamat sekolah, alamat rumah). Unduh pedoman teknis serta format dokumen yang dibutuhkan di sini.
