Beasiswa S3 Program 5.000 Doktor Kemenag

Jika Anda seorang dosen, tenaga kependidikan, atau PNS di lingkungan Kementerian Agama, ini peluang beasiswa S3 Kemenag yang tengah dibuka. Beasiswa S3 Program 5.000 Doktor. Lebih dikenal juga dengan Mora Scholarship. Pendaftaran yang sedang dibuka adalah Beasiswa Studi Dalam Negeri dan Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri.

Beasiswa S3 dalam negeri Kemenag ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan pegawai negeri sipil (PNS) pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Beasiswa S3 tersebut diberikan selama 6 semester (3 tahun) untuk studi yang diambil di perguruan tinggi dalam negeri. Beasiswa terbuka bagi mahasiswa baru program doktor semester ganjil tahun akademik 2016 – 2017.

Beasiswa Studi Dalam Negeri Kemenag menanggung biaya pendaftaran dan ujian seleksi (diberikan bila lulus), biaya SPP, biaya hidup, biaya buku dan referensi, biaya riset, dan tunjangan domisili.

Sementara, Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan yang sedang menempuh pendidikan S2 atau S3 dengan biaya sendiri atau telah habis masa kontrak beasiswa yang terdahulu dan tidak sedang mendapatkan beasiswa atau bantuan serupa dari pihak lain. Bantuan ini diberikan hanya satu kali yang meliputi biaya SPP/tuition fee dan biaya lainnya yang terkait dengan penyelesaian studi.

Beasiswa Studi Dalam Negeri
Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berstatus sebagai:
   a. Dosen Tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
   b. Dosen Tetap Yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
   c. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
   d. Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU; atau
   e. Dosen Tetap Non PNS berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
   f. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
3. Ijazah dan transkip nilai asli  (S1 dan/atau S2) discan dalam 1 (satu) file;
4. SK Pertama;
5. SK Terakhir;
6. Surat pengantar/rekomendasi dari pimpinan (Rektor/Ketua) instansi atau Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) (format surat Unduh);
7. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku (discan);
8. Umur maksimal 47 tahun;
9. NPWP (discan);
10. Nomor Induk Nasional Dosen (NIDN);
11. Sertifikat Pendidik (Dosen);
12. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai (format surat Unduh);
13. Bersedia menandatangani kontrak perjanjian;
14. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam (format surat Unduh);
15. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id, selanjutnya melakukan pendaftaran di perguruan tinggi tujuan.

Pilihan program studi:
Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI)
1. UIN Alauddin Makassar (Kajian Hadist)
2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Pemikiran Islam)
3. UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Religious Studies)
4. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Kajian Islam Internasional)
5. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Bahasa Arab)
6. UIN Sultan Syarif Kasim Riau (Hukum Keluarga)
7. UIN Sunan Ampel Surabaya (Kajian Islam Kontemporer)
8. UIN Ar Raniry Banda Aceh (Hukum Islam)
9. UIN Sumatera Utara Medan (Ekonomi Islam)
10. UIN Walisongo Semarang (Ilmu Falaq)
11. IAIN Imam Bonjol Padang (Pendidikan Islam)
12. IAIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi (Manajemen Pendidikan Islam)
13. UIN Raden Fatah Palembang (Peradaban Islam Melayu)
14. IAIN Raden Intan Lampung (Pengembangan Masyarakat Islam)
15. IAIN Antasari Banjarmasin (Pendidikan Agama Islam)
16. IAIN Jember (Manajemen Pendidikan Pesantren)
17. Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur'an (Ilmu Al Qur'an Dan Tafsir)

Perguruan Tinggi Umum (PTU)
1. Universitas Negeri Jakarta (Pendidikan Dasar dan PAUD)
2. Universitas Negeri Yogyakarta (Penelitian dan Evaluasi Pendidikan)
3. Universitas Negeri Malang (Teknologi Pendidikan)
4. Universitas Pendidikan Indonesia (Bimbingan Konseling)
5. Universitas Gajah Mada (Sosial Humaniora)
6. Institut Teknologi Bandung (Bidang Sains dan Teknologi)
7. Institut Pertanian Bogor (Statistik dan Matematika)
8. Universitas Hasanuddin Makasssar (Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Farmasi)
9. Universitas Padjajaran (Psikologi dan Komunikasi)
10. Universitas Negeri Makassar (Ilmu Pendidikan)
11. Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (Psikologi Pendidikan Islam)
12. Universitas Islam Malang (Pendidikan Islam Multi Kultural)
13. Universitas Islam Indonesia (Ilmu Hukum)

Pendaftaran:
Pelamar Beasiswa Studi Dalam Negeri harus melakukan pendaftaran secara online di Beasiswa Kemenag (http://scholarship.kemenag.go.id) terlebih dahulu dengan melampirkan dengan dokumen persyaratan yang diminta di atas. Setelah mendaftar secara online, pelamar kemudian mendaftar ke perguruan tinggi tujuan.

Pendaftaran online Beasiswa 5.000 Doktor bagi calon mahasiswa baru ini dibuka hingga 22 April 2016. Pengumuman kelulusan administrasi pada 2 Mei 2016. Selanjutnya peserta melakukan pendaftaran ke perguruan tinggi mitra, PTKIN maupun PTU. Pendaftaran di PTKIN dibuka 3 Mei – 13 Mei 2016. Untuk PTU sesuai jadwal di masing-masing perguruan tinggi.

Pengumuman penetapan penerima beasiswa disampaikan 13 Juni 2016.

Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berstatus sebagai:
   a. Dosen Tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
   b. Dosen Tetap Yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
   c. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
   d. Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU; atau
   e. Dosen Tetap Non PNS berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
   f. Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI); atau
   g. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
3. Ijazah dan transkip nilai asli  (S1 dan/atau S2) discan dalam 1 (satu) file;
4. SK Pertama;
5. SK Terakhir;
6. Surat pengantar/rekomendasi dari pimpinan (Rektor/Ketua) instansi atau Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) (format surat Unduh);
7. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku (discan);
8. NPWP (discan);
9. Nomor Induk Nasional Dosen (NIDN) bagi dosen;
10. Sertifikat Pendidik (Dosen);
11. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai (format surat Unduh);
12. Surat Tugas Belajar atau Surat Ijin Belajar dari Sekretariat Negara atau Sekretariat Jenderal Kementerian Agama atau Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
13. Surat Keterangan dari Universitas tempat belajar dan dari pembimbing (promotor) disertasi (format surat Unduh);.
14. Estimasi kebutuhan biaya penyelesaian studi yang disetujui pimpinan perguruan tinggi tempat belajar;
15. Scan buku rekening tabungan (BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri) *non-gaji
16. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam (format surat Unduh);.
17. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id

Pendaftaran:
Pengajuan bantuan penyelesaian pendidikan dalam negeri dilakukan secara online melalui website Kemenag yang tertera. Pendaftaran dibuka hingga 22 April 2016. Seleksi administrasi BPP dilakukan 2 Mei – 12 Juni 2016. Pengumuman penerima yang lolos seleksi ditetapkan pada 13 Juni 2016.

Informasi lebih lanjut juga bisa disimak melalui laman beasiswa Kementerian Agama. Semoga berhasil!
4/07/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Karya Salemba Empat 2016 – 2017

Satu lagi pilihan beasiswa S1 yang terbuka buat mahasiswa di tanah air. Beasiswa Karya Salemba Empat. Beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah kuliah S1 minimal semester dua di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dalam negeri. Beasiswa Karya Salemba Empat 2016 – 2017 menyediakan tunjangan pendidikan untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa. 

Tunjangan beasiswa yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan untuk selama setahun. Yang menarik dari Beasiswa Karya Salemba Empat ini, pelamar beasiswa dapat memperpanjang beasiswa tersebut di periode berikutnya. Atau bila saat ini sedang menerima beasiswa tersebut, bisa melakukan pengusulan kembali untuk memperoleh Beasiswa Karya Salemba Empat tahun akademik 2016 – 2017. 

Tidak semata bantuan dana pendidikan, Beasiswa Karya Salemba Empat juga mencakup program pembinaan dari Karya Salemba Empat, seperti tatap muka, leadership program, seminar, workshop, dan coaching. 

Sementara, bagi mahasiswa yang telah menerima beasiswa KSE minimal selama 1 tahun dengan prestasi yang sangat baik dan aktif di berbagai kegiatan sosial, selain tunjangan beasiswa sebesar Rp 600 ribu per bulan, juga mendapatkan tunjangan SPP/BOP sebesar Rp 1.500.000 per semester selama satu tahun akademik. Manfaat lainnya adalah disediakan bantuan biaya skripsi/tugas akhir yang besarannya disesuaikan kebutuhan. 

Dokumen aplikasi: 
1. Foto Seluruh Badan ukuran 3R (2 lembar)
2. Pas foto 4x6 berwarna (2 lembar)
3. Foto Copy KTP & Kartu Mahasiswa
4. Form KSE
5. Registrasi Online (Print out data Registrasi Online masing-masing) --> print out dalam posisi PORTRAIT
6. Surat Lamaran
7. Curiculum Vitae
8. Essay
   Essay pendek 1 maksimal 2 halaman A4 mengenai : 
   - Alasan memilih jurusan
   - Alasan mengapa perlu mendapatkan beasiswa
   - Rencana jangka panjang setelah lulus kuliah
9. Transkip Nilai
10. Rekomendasi Fakultas
11. Rekomendasi Paguyuban
12. Foto Copy Kartu Keluarga
13. Rek. Listrik (Jika ada)
14. Rek. Telepon (Jika ada)
15. Rek. Air (Jika ada)

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Karya Salemba Empat 2016 – 2017 dilakukan dua tahap. Pertama pelamar mendaftar secara online terlebih dahulu di www.beasiswa.or.id

Berikutnya, ajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas ke Paguyuban KSE di PTN masing-masing. Alamat Paguyuban KSE tiap PTN tertera di www.karyasalemba4.org

Universitas dan Jadwal Pendaftaran:

15 – 20 Maret 2016 
1. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA (USU)
2. UNIVERSITAS MULAWARMAN (UNMUL)
3. UNIVERSITAS SAM RATULANGI (UNSRAT)
4. UNIVERSITAS PALANGKA RAYA (UNPAR)
5. INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
6. UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA (UNTIRTA)
7. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
8. UNIVERSITAS HASANUDDIN (UNHAS)
9. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA (UIN JKT)
10. UNIVERSITAS PATTIMURA (UNPATTI)

21 – 25 Maret 2016
11. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)
12. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)
13. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ)
14. UNIVERSITAS UDAYANA (UNUD)
15. UNIVERSITAS RIAU (UNRI)
16. UNIVERSITAS CENDERAWASIH (UNCEN)
17. UNIVERSITAS NUSA CENDANA (UNDANA)
18. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)
19. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)

26 – 30 Maret 2016
20. UNIVERSITAS TADULAKO (UNTAD)
21. UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI)
22. UNIVERSITAS ANDALAS (UNAND)
23. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UNBRAW)
24. UNIVERSITAS GADJAH MADA (UGM)
25. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)
26. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)
27. UNIVERSITAS PADJADJARAN (UNPAD)
28. UNIVERSITAS SYIAH KUALA (UNSYIAH)
3/14/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Aktivis Nusantara 2016

Belum lama ini Beasiswa Tanoto Foundation dibuka bagi mahasiswa S1 dan S2 di Tanah Air. Ada satu lagi beasiswa S1 dalam negeri yang kini tersedia. Beasiswa Aktivis Nusantara. Beasiswa S1 ini disediakan Dompet Dhuafa di 9 PTN bagi para aktivis mahasiswa. Anda yang bergelut di dunia aktivis tampaknya harus memanfaatkan beasiswa Dompet Dhuafa ini dengan baik. 

Melalui Seleksi Beasiswa Aktivis Nusantara 2016, Dompet Dhuafa menyediakan beasiswa senilai Rp 800 ribu per bulan. Dana tersebut dapat dipergunakan untuk dukungan aktivitas mahasiswa. Selain dana beasiswa, juga tersedia fasilitas pengembangan diri berupa Training (SPIRIT Value, Character Building, Humanity Journalism, Socio-Economic Movement, dan Strategic Leadership), Coaching (Aktivis dan Tokoh), Support Prestasi Luar Negeri, Marching for Boundary, Activist Preparatory School, Sociopreuner Challenges, Future Leader Camp,  Penerbitan Buku Personal dan lainnya.

Beasiswa S1 Aktivis Dompet Dhuafa dimaksudkan untuk membentuk pemimpin yang bertanggung jawab, berkarakter, kontributif dan berprestasi. Jadi, sebelum Anda mendaftar perhatikan juga capaian prestasi akademiknya karena akan turut jadi pertimbangan. 

Persyaratan Umum: 
1. Mahasiswa muslim aktif program sarjana (S-1) minimal semester 5 di UI, UNJ, IPB, UNSRI, UNS, ITB, UNPAD, UGM, dan UNY.
2. IPK > 3.00
3. Aktif sebagai relawan atau penggiat di organisasi/ lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, kemahasiswaan atau sosial kemasyarakatan sekurang–kurangnya 1 (satu) tahun
4. Mengisi formulir pendaftaran beasiswa aktivis (dapat diunduh melalui www.beastudiindonesia.net)
5. Pernah terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan

Persyaratan Khusus: 
1. Formulir Pendaftararan (Unduh)
2. Curriculum Vitae terbaru yang memuat daftar aktivitas organisasi
3. Pas Foto berwarna ukuran  4x6 sebanyak 2 lembar
4. Foto Copy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)/Kartu Tanda Penduduk (KTP)
5. Foto Copy Transkrip nilai semester 1 sampai  dengan semester terakhir 
6. Surat keterangan aktif sebagai pengurus organisasi (ASLI)
7. Proposal Hidup yang berisi rencana studi, aktivitas, dan pekerjaan sekurang-kurangnya lima tahun ke depan (Unduh
8. Esai bertema : “Karyaku Untuk Indonesia.” (Format penulisan: Font Calibri 12, spasi 1.5, Margin A-B-Ki-Ka 3-3-4-3, kertas A4 minimal 3 halaman, maksimal 8  halaman)
9. Surat Rekomendasi dari dua orang tokoh kampus/dosen/organisasi/masyarakat (ASLI), (Unduh)

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir pendaftaran berserta persyaratan khusus lainnya lalu kirim ke: 

Panitia Seleksi Beasiswa Aktivis Nusantara
Beastudi Indonesia – Dompet Dhuafa
Jl. Raya Parung – Bogor, Km. 42, Desa Jampang, Kec. Kemang
Kab. Bogor, Jawa Barat 16310
Telp. (0251) 861-0817/ 861-0818
Fax: (0251) 861-5016

Aplikasi beasiswa diterima paling lambat 28 Februari 2016 (cap pos). Keputusan akhir penerima beasiswa akan disampaikan melalui www.beastudiindonesia.net dan email pendaftar pada 4 April 2016. 

Selain via pos, pendaftaran juga bisa dilakukan secara online dengan mengisi formulir aplikasi online melalui http://bit.ly/seleksiaktivis2016 lalu mengirimkan dokumen persyaratan yang diminta ke email: beasiswaaktivisdd@gmail.com dengan subjek email: NAMA_KAMPUS.

Jika lolos seleksi Tahap 1 (diumumkan melalui website 9 Maret 2016), peserta akan mengikuti Seleksi Tahap 2 (FGD, wawancara, dan psikotes) yang digelar di masing-masing kampus. Informasi lanjut bisa disimak melalui website Dompet Dhuafa atau alamat kontak tertera. 
1/19/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Pengawas/Calon Pengawas Sekolah 2015

Program beasiswa S2 penuh ini ditawarkan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sasarannya adalah para pengawas sekolah atau calon pengawas sekolah (kepala sekolah/guru) jenjang pendidikan menengah. Dengan beasiswa tersebut pengawas atau calon pengawas sekolah dapat mengambil gelar S2 dengan tanggungan biaya penuh.

Beasiswa diberikan dalam bentuk biaya pendidikan, biaya buku, biaya hidup, dan biaya penelitian (tesis).

Persyaratan:
1. Pengawas atau calon pengawas sekolah (kepala sekolah atau guru yang akan dipersiapkan menjadi pengawas sekolah) Pendidikan Menengah berstatus PNS (diutamakan pengawas sekolah);
2. Berusia maksimal 50 tahun pada bulan Juni 2015 untuk pengawas sekolah, sedangkan bagi calon pengawas sekolah (kepala sekolah/guru) berusia maksimal 48 tahun;
3. Memiliki golongan/pangkat minimal IIIc/penata atau masa kerja PNS minimal 6 Tahun;
4. Sehat Jasmani dan Rohani.

Dokumen aplikasi:
• Surat permohonan menjadi peserta seleksi Program Beasiswa S2 Kepengawasan.
• Formulir Pendaftaran
• Fotokopi Ijazah S1/D4 yang sudah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kab/kota setempat.
• Fotokopi Transkrip Nilai/Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 yang sudah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kab/kota setempat.
• Fotokopi SK Pengangkatan terakhir.
• Fotokopi Kartu Identitas.
• Surat Keterangan Sehat dari Dokter.
• Pasfoto Berwarna 1 Lembar.
• Surat izin mengikuti seleksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat (ditembuskan ke BKD).

* Formulir pendaftaran dan formulir surat lainnya tertera di pedoman. Bisa diunduh di laman p2tkdikmen.kemdikbud.go.id

Pendaftaran:
Dokumen aplikasi dikirim via pos/jasa pengiriman ke:

Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah,
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Gedung D Lantai 12, Jl. Jend. Sudirman Pintu 1 Senayan Jakarta 10270

Bisa juga discan dan dikirim ke alamat email: program.pptkdikmen@kemdikbud.go.id atau beasiswas2.ptk@gmail.com

Dokumen pendaftaran calon peserta sudah harus diterima panitia paling lambat 1 Juli 2015.

Ketentuan wilayah Program Beasiswa S2:
› Sulawesi, Maluku dan Papua di Universitas Negeri Makassar (UNM)
› Kalimantan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung dan Bengkulu di Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
› Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT di Universitas Negeri Semarang (UNNES)
› Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatera Selatan, Jambi dan Sumatera Barat di Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Seleksi:
Pelaksanaan tes tertulis dan wawancara akan dilaksanakan di Universitas sesuai dengan wilayah yang sudah ditentukan (bagi peserta yang lulus seleksi administrasi akan dikirimkan undangan untuk mengikuti tes tertulis dan wawancara).

Bagi peserta yang lulus tes tertulis dan wawancara harus menyerahkan persyaratan yang diminta pihak Universitas dan surat izin belajar dari Badan Kepegawaian Daerah setempat.

Apabila peserta yang sudah dinyatakan lulus dan diterima sebagai Peserta Program Beasiswa S2 mengundurkan diri, maka peserta yang bersangkutan wajib mengembalikan semua dana yang sudah dikeluarkan untuk dikembalikan ke kas Negara.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Subdit Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan PTK Dikmen, Telp. 021-57974108. Penjelasan lebih rinci juga bisa dilihat di laman P2TK Dikmen, Kemdikbud atau pedoman yang diberikan.
4/29/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiwa S2 Pengawas/Calon Pengawas Sekolah

Peluang beasiswa S2 satu ini tersedia buat pengawas/calon pengawas sekolah pendidikan menengah. Direktorat PPTK Dikmen, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2014 ini memberikan kesempatan bagi pengawas sekolah dan calon pengawas sekolah (kepala sekolah/guru) jenjang pendidikan menengah untuk mengikuti Program Strata 2 (S2) melalui beasiswa penuh.

Kriteria calon:
1. Pengawas atau calon pengawas (kepala sekolah atau guru yang akan diproyeksikan menjadi pengawas sekolah) Pendidikan Menengah berstatus PNS, dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan terakhir
2. Berusia maksimal 50 tahun untuk pengawas sekolah pada bulan Juni 2014, sedangkan bagi calon pengawas sekolah (kepala sekolah/guru) berusia maksimal 48 tahun, dibuktikan dengan fotokopi KTP/SIM
3. Sehat Jasmani dan Rohani, dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter.

Dokumen persyaratan:
1. Formulir pendaftaran (unduh)
2. Fotokopi Ijazah S1 yang sudah dilegalisir
3. Fotokopi Transkrip Nilai/Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 yang sudah dilegalisir.
4. Fotokopi SK Pengangkatan terakhir
5. Fotokopi Kartu Identitas
6. Surat Keterangan Sehat dari Dokter
7. Pasfoto Berwarna 1 Lembar
8. Surat izin mengikuti seleksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat (ditembuskan ke BKD).

Pendaftaran:
Kirim dokumen persyaratan yang telah dilengkapi di atas ke alamat:

Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah, 
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Gedung D Lantai 12, Jl. Jend. Sudirman Pintu 1 Senayan Jakarta 10270


Pendaftaran bisa juga dengan cara menscan semua dokumen lalu dikirim ke alamat email: program.pptkdikmen@kemdikbud.go.id atau beasiswas2.ptk@gmail.com.

Aplikasi pelamar sudah harus diterima panitia paling lambat 1 Mei 2014.

Pelaksanaan tes tertulis dan wawancara akan dilaksanakan di universitas sesuai dengan wilayah yang sudah ditentukan (bagi peserta yang lulus seleksi administrasi akan dikirimkan undangan untuk mengikuti tes tertulis dan wawancara).

Bagi peserta yang lulus tes tertulis dan wawancara harus menyerahkan persyaratan yang diminta pihak universitas dan surat izin belajar dari Badan Kepegawaian Daerah setempat.

Ketentuan wilayah Program Beasiswa S2:

› Sulawesi, Maluku dan Papua di Universitas Negeri Makassar (UNM)
› Kalimantan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung dan Bengkulu di Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
› Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT di Universitas Negeri Semarang (UNNES)
› Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatera Selatan, Jambi dan Sumatera Barat di Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Informasi lebih lanjut hubungi:
Subdit Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan PTK Dikmen,
Telp. 021-57974108, Website: p2tkdikmen.kemdikbud.go.id
4/24/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Guru, Kepsek, dan Pengawas

Kesempatan mendapatkan beasiswa semakin terbuka lebar bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas. Tahun ini Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah (Dit. P2TK Dikmen), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan penawaran beasiswa untuk 2012/2013. Beasiswa ditujukan untuk program S2 yang diberikan secara penuh.

Ketentuan mendapatkan beasiswa ini sebagai berikut:
1. Pendaftaran dan pengiriman berkas peserta dikirim paling lambat 11 Mei 2012.
2. Persyaratan pendaftaran peserta:
    a. Mengisi formulir pendaftaran (Unduh di: http://p2tkdikmen.kemdiknas.go.id)
    b. Fotocopy Ijazah S1 (dilegalisir)
    c. Transkrip nilai S1 dengan IPK minimal 2,75
    d. Pasfoto berwarna ukuran (4 x 6) sebanyak 3 lembar
    e. Surat keterangan sehat dari dokter
    f. Fotocopy KTP
    g. Bukti Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL minimal score 450)
    h. Surat ijin mengikuti seleksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.
   i. Surat keterangan dari BKD yang menyatakan bahwa apabila yang bersangkutan lulus seleksi administrasi dan seleksi tertulis maka yang bersangkutan diizinkan untuk mengikuti perkuliahan.
    j. Pengawas atau calon pengawas (guru atau kepala sekolah yang akan diproyeksikan menjadi pengawas sekolah) sekolah/madrasah pendidikan menengah berstatus PNS, dibuktikan dengan fotocopy SK pengangkatan terakhir.
3. Syarat-syarat pendaftaran pada nomor 2a s.d. 2j discan dan dikirim ke alamat email:  beasiswa_s2_pengawas@yahoo.co.id atau dikmenptk@gmail.com
4. Ketentuan wilayah pendaftaran peserta:
    a. Sulawesi, Maluku dan Papua untuk Universitas Negeri Makassar (UNM)
   b. Kalimantan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung dan Bengkulu untuk Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
   c. Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT untuk Universitas Negeri Semarang (UNNES)
    d. Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatera Selatan, Jambi dan Sumatera Barat untuk Universitas Negeri Medan (UNIMED).
5. Pelaksanaan seleksi tertulis dan wawancara akan dilaksanakan antara tanggal 1 s.d. 15 Juni 2012, bertempat di Universitas sesuai dengan wilayah yang sudah ditentukan (surat undangan menyusul bagi peserta yang lulus seleksi administrasi).
6. Bagi peserta yang lulus seleksi tertulis dan wawancara harus menyerahkan persyaratan yang diminta pihak universitas dan surat ijin belajar dari Badan Kepegawaian Daerah setempat.
7. Apabila peserta yang sudah diterima universitas mengundurkan diri maka yang bersangkutan wajib mengembalikan semua dana yang sudah dikeluarkan oleh negara untuk dikembalikan ke kas negara.

Informasi lebih lanjut hubungi:
Subdit Program dan Evaluasi Direktorat P2TK Dikmen,
Telp. 021-57974108, Sri Roswati (085280114773), Octaviana Kemalasari (081386852411), Anyes Sedayu (08122608559), Rubi (081380127097), Yuni (081288143391)
(Pada saat hari dan jam kerja).
Web: http://p2tkdikmen.kemdiknas.go.id/
3/30/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya