Beasiswa Ikatan Dinas Tanoto Foundation

Selain National Champion Scholarship, Tanoto Foundation juga membuka beasiswa ikatan dinas untuk pelamar S1 dan D3. Beasiswa ini diselenggarakan Tanoto Foundation bersama mitra bisnis mereka, meliputi Beasiswa S1 Regional Champion Scholarship yang dikelola Tanoto Foundation, Beasiswa D3 RAPP Akademi Teknologi Pulp dan Kertas dan  Beasiswa S-1 RAPP Institut Pertanian Stiper. Kedua beasiswa ini dikelola PT Riau Andalan Pulp and Paper.

Beasiswa S-1 Regional Champion Scholarship
Persyaratan Umum:
1. Warga negara Indonesia.
2. Sedang menempuh pendidikan di SMA/SMK/MA kelas 3 (tiga) atau XII yang sekolahnya berlokasi di Sumatera Utara, Riau dan Jambi.
3. Nilai rata-rata rapor kelas X dan XI minimum 8,0 (skala 10,00).
4. Membutuhkan dukungan finansial.
5. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia.
Tanoto Foundation bermitra dengan 28 (dua puluh delapan) perguruan tinggi di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi dalam menyediakan Regional Champion Scholarship, yaitu:

1. Institut Pertanian Bogor – Bogor
2. Institut Teknologi Bandung – Bandung
3. Institut Teknologi Medan – Medan
4. Universitas Andalas – Padang
5. Universitas Batanghari – Jambi
6. Universitas Bengkulu – Bengkulu
7. Universitas Brawijaya – Malang
8. Universitas Darmawangsa – Medan
9. Universitas Gadjah Mada – Yogyakarta
10. Universitas Hasanuddin – Makassar
11. Universitas HKBP Nommensen – Medan
12. Universitas Indonesia – Jakarta
13. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim – Riau
14. Universitas Islam Riau – Pekanbaru    15. Universitas Islam Sumatera Utara – Medan
16. Universitas Jambi – Jambi
17. Universitas Katolik Parahyangan – Bandung
18. Universitas Katolik Santo Thomas – Medan
19. Universitas Lampung – Bandar Lampung
20. Universitas Lancang Kuning – Pekanbaru
21. Universitas Methodist Indonesia – Medan
22. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara – Medan
23. Universitas Mulawarman – Samarinda
24. Universitas Padjadjaran – Bandung
25. Universitas Riau – Pekanbaru
26. Universitas Sriwijaya – Palembang
27. Universitas Sumatera Utara – Medan
28. Universitas Syiah Kuala – Banda Aceh

Beasiswa D-3 RAPP Akademi Teknologi Pulp dan Kertas dan  S-1 RAPP Institut Pertanian Stiper


Dokumen Persyaratan Aplikasi:
a. Foto berwarna terakhir ukuran 3x4
b. Kartu Tanda Pelajar
c. Kartu Tanda Penduduk
d. Kartu Keluarga
e. Rapor SMA/SMK/MA kelas I (X) dan kelas II (XI) untuk calon pendaftar Regional Champion Scholarship
f. Rapor SMA jurusan IPA kelas I (X) dan kelas II (XI) untuk calon pendaftar Beasiswa Akademi Teknologi Pulp dan Kertas
g. Rapor SMA jurusan IPA/IPS atau SMK untuk kelas I (X) dan kelas II (XI) untuk calon pendaftar Beasiswa Institut Pertanian Stiper
h. Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan orang tua (ayah dan ibu)
i. Surat keterangan/rekomendasi dari Kepala Sekolah yang menyatakan siswa layak mengikuti proses seleksi beasiswa, siswa mempunyai prestasi akademik baik dan membutuhkan bantuan finansial untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Pendaftaran: 
Permohonan beasiswa dapat dilakukan secara online dengan mengisi formulir pendaftaran beasiswa. Setelah mengisi formulir pendaftaran dan mengirimkannya secara online, calon pendaftar akan menerima email berisi pemberitahuan pengisian formulir aplikasi yang harus dilengkapi, termasuk mengunggah (upload) dokumen-dokumen pendukung sesuai dengan persyaratan jenis beasiswa.

Calon pendaftar akan diminta untuk membawa hard copy dokumen yang dipersyaratkan, jika terpilih untuk mengikuti tes psikologi.

Selain pendaftaran secara online, pelamar juga bisa mengajukan secara offline atau manual. Namun, ini tersedia bagi calon pendaftar yang tinggal di lokasi/daerah yang jaringan internetnya terbatas. Atau, calon pendaftar mengambil formulir aplikasi dan kemudian menyerahkannya kembali dengan melampirkan syarat-syarat dokumen pendukung di kantor Tanoto Foundation atau PT Asian Agri atau kantor PT Riau Andalan Pulp and Paper.

Bagi calon pendaftar yang menempuh cara aplikasi manual, fotocopy dokumen-dokumen yang dipersyaratkan sesuai jenis beasiswa harus dilampirkan pada saat menyerahkan formulir aplikasi yang telah diisi dan ditandatangani di kantor-kantor yang telah ditetapkan. Foto, slip gaji dan surat keterangan harus dalam bentuk asli.

Pendaftaran dibuka mulai 1 November 2014 – 18 Januari 2015. Pengiriman aplikasi mulai 1 November 2014 – 24 Januari 2015. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 29 Mei 2015 melalui www.tanotofoundation.org atau kantor pendaftaran aplikasi beasiswa. Proses seleksi melalui verifikasi data aplikasi, tes psikologi, dan wawancara. Informasi lebih jauh bisa dilihat di website Tanoto Foundation.
11/15/2014 | 0 komentar | Read More

Raih! Beasiswa Dokter Spesialis dari Pemerintah

Berbahagialah bagi Anda yang mengimpikan melanjutkan pendidikan ke jenjang dokter spesialis. Pemerintah Indonesia melalui LPDP saat ini telah menyediakan beasiswa khusus dokter spesialis tersebut. Saat ini ada lima bidang spesialis yang ditawarkan, yakni spesialis obstetri & ginekologi, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis gizi klinik, dan spesialis anastesiologi. Kelima jenis keahlian tersebut dapat diambil di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditunjuk oleh LPDP.

Kampus tujuan yakni:
1. Universitas Padjadjaran
2. Universitas Indonesia
3. Universitas Diponegoro
4. Universitas Gadjah Mada
5. Universitas Airlangga
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Andalas
8. Universitas Brawijaya
9. Universitas Negeri Surakarta

Spesialis obstetri & ginekologi (9 semester), spesialis anak (8 semester), dan spesialis penyakit dalam (9 semester). Ketiga spesialis tersebut dapat diambil di kampus poin 1 s/d 9. Sementara spesialis anestesiologi (4 semester) hanya tersedia untuk kampus poin 1 s/d 6 dan poin 9. Sedangkan spesialis gizi klinik (7 semester) hanya dapat diambil di Universitas Indonesia (poin 2).

Beasiswa pendidikan dokter spesialis dari pemerintah ini menanggung penuh biaya studi bagi para penerimanya. Biaya yang ditanggung itu, di antaranya biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran (at cost), SPP, termasuk matrikulasi non bahasa, bantuan operasional pendidikan, penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, pelatihan kursus wajib, karya ilmiah, ujian keterampilan, praktikum klinik, dan ujian nasional (at cost). Kemudian biaya non SPP yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

Selain itu tersedia pula biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost), asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, serta tunjangan ekadaan darurat.

Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia
2. Mempunyai jiwa kepemimpinan, integritas, idealisme dan nasionalisme;
3. Aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan;
4. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
    - Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
    - Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum;
    - Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
    - Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia;
    - Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
    - Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
    - Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja;
    - Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi  yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
    - Memilih program spesialisasi dokter dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
    - Menulis esai dengan tema “Peranku Bagi Indonesia” dan “Sukses Terbesar Dalam Hidupku”.

Persyaratan khusus:
1. Usia maksimum pada saat wawancara maksimal 35 tahun;
2. Skor TOEFL  ITP 500 / IELTS  6,0 / TOEIC 600 atau lainnya yang setara;
3. Dokter yang memiliki Surat Tanda Regristasi (STR) yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI);
4. Minimal rata-rata IPK 3,0 untuk gabungan IPK sarjana dan profesi;
5. Sanggup menyelesaikan studi program pendidikan dokter spesialis sesuai masa studi yang berlaku;
6. Memiliki Surat Tanda Diterima (Letter of Acceptance di perguruan tinggi tujuan dengan status tanpa persyaratan (Unconditional) (jika ada).

Pendaftaran:
Jika berminat, Anda bisa mengajukan permohonan sepanjang tahun. Pendaftaran dibuka setiap saat dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 4 (empat) kali yaitu Maret, Juni, September, dan Desember. Misalnya untuk periode September tahun ini, pendaftaran paling lambat 22 Agustus 2014 atau periode Desember paling lambat pendaftaran 21 November 2014.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui website LPDP. Bisa diakses di http://beasiswa.lpdp.depkeu.go.id/
8/12/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dokter Spesialis/Dokter Gigi Spesialis

Bukan asing lagi untuk bisa melanjutkan pendidikan satu ini, mahasiswanya harus merogoh kantong cukup dalam. Ya, pendidikan dokter spesialis. Faktor mahalnya biaya seringkali jadi penghambat. Belum lagi pemerataan dokter spesialis yang dinilai masih timpang. Inilah salah satu alasan Kementerian Kesehatan mulai memberikan beasiswa berupa bantuan biaya pendidikan dokter spesialis dan dokter gigi spesialis (PDS/PDGS). Pendidikan tersebut dilangsungkan di universitas tanah air di sejumlah fakultas kedokteran.

Program pendidikan dokter spesialis diprioritaskan pada empat spesialis dasar, yakni Obgyn, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Bedah, dan Ilmu Penyakit Dalam. Empat spesialis penunjang, yakni  Anestesiologi, Radiologi, Patologi Klinik, dan Rehabilitasi Medik. Spesialis lainnya adalah Patologi Anatomi, Mata, Telinga Hidung Tenggorokan, Syaraf, Jantung dan Pembuluh Darah, Kulit dan Kelamin, Kedokteran Jiwa, dan Paru. Sedangkan untuk program dokter gigi spesialis meliputi Bedah Mulut, Konservasi, dan Penyakit Mulut.

Usulan disampaikan ke Dinas Kesehatan Provinsi melalui Dinas Kesehatan kabupaten/kota atau Rumah Sakit provinsi/kabupaten/kota dengan melengkapi dokumen persyaratan berikut:

Berstatus PNS masa dinas lebih dari ≥ 2 tahun
1. Data Keadaan/Kebutuhan Spesialis di rumah sakit pengusul (Lampiran 1)
2. Surat Pernyataan dari peserta (asli 1, copy 2)  (Lampiran 2)
3. Rekomendasi dari Direktur RSU Kab/Kota dan Kepala Dinas Kesehatan Kab/Kota setempat (Lampiran 3)
4. Surat Izin mengikuti pendidikan dokter spesialis/dokter gigi spesialis dari atasan langsung (asli 1, copy 2)
5. Foto Copy ijazah dokter yang telah dilegalisir Dekan / Pejabat yang berwenang
6. Foto copy transkrip akademik yang telah di legalisir dekan / pejabat yang berwenang
7. Surat rekomendasi IDI (asli 1, copy 2)
8. Foto copy Surat Tanda Registrasi (STR)
9. Surat Keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah (asli 1, copy 2)
10. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (khusus peminatan ke FK USU) (asli 1, copy 2 lbr)
11. Foto copy surat keputusan PTT / pasca PTT
12. Daftar Riwayat Hidup (asli 1, copy 2)
13. Foto copy SK Pengangkatan CPNS / PNS*)
14. Foto copy Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) tahun terakhir*)
15. Meterai tempel Rp. 6.000,- ( 3 ditempel pada print-out pendaftaran online dan 1 ditempel pada Surat Pernyataan Peserta)

Ctt: Poin 1-14 dibuat 3 rangkap sesuai keterangan, poin 15 dibuat 4 rangkap.

Berstatus PNS masa dinas kurang dari 2 tahun dan CPNS
15 persyaratan di atas ditambah dengan persyaratan berikut:
1. Melampirkan sertifikat pelatihan pra jabatan yang dilegalisir oleh Kepala BKD
2. Surat persetujuan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah sesuai format pada surat edaran (asli 1 , copy 2) (Lampiran 4)

Ctt: Dokumen dibuat 3 rangkap sesuai keterangan

Berstatus Non PNS/Non CPNS
17 persyaratan di atas ditambah dengan persyaratan berikut:
1. Rekomendasi dari Bupati/Walikota/Gubernur sesuai yang ditetapkan pada surat edaran (asli 1, copy 2) (Lampiran 5) (3 rangkap)
2. Batas usia maksimal adalah 31 tahun sejak Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Peserta Penerima Program Bantuan PDS/PDGS Keputusan Menteri Angkatan XIV diterbitkan.

Lampiran yang dibutuhkan bisa diperoleh melalui Dinas Kesehatan setempat atau melalui pedoman di sini.

Pendaftaran:
Sebelum dokumen di atas diajukan, pemohon terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran online di sini. Setelah diterima, pelamar akan diberikan ‘username’ dan ‘password’ yang digunakan untuk ‘log in’ mengisi data pelamar. Data pendaftaran online tersebut nantinya di-print out dan dilampirkan bersama dokumen persyaratan di atas (poin 15). Lihat langkahnya di laman tersebut.

Pendaftaran online akan ditutup 2 Juni 2014. 
5/16/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dosen 2014 – BPPDN Dikti

Buat Anda yang berprofesi sebagai dosen dan ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di dalam negeri, ini dia kesempatan beasiswa dosen 2014 yang bisa diraih. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) membuka kembali beasiswa pendidikan pascasarjana dalam negeri (BPPDN) untuk studi di universitas-universitas dalam negeri. Beasiswa terbuka untuk program magister (S2) dan doktor (S3). Selain tenaga dosen tetap, BPPDN juga terbuka bagi tenaga kependidikan, PNS kantor Kopertis, serta PNS kantor pusat Dikti. Ada 49 perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditetapkan sebagai penyelenggara dan 13 perguruan tinggi swasta (PTS).

Berbeda dari tahun sebelumnya, BPPDN 2014 tidak tersedia bagi calon dosen dan hanya diperuntukkan bagi dosen tetap baik PTN maupun PTS yang telah memiliki NIDN di lingkup Kemdikbud. Para pelamar diharuskan mendaftar secara online melalui website Dikti dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Sejumlah komponen biaya disediakan Dikti bagi para dosen yang berhasil memperoleh beasiswa. Bantuan diberikan per semester, di antaranya biaya hidup Rp 12 juta, tunjangan domisili Rp 3 juta, biaya penelitian Rp 4,5 juta untuk master dan Rp 6 juta untuk doktor, biaya buku Rp 3 juta, biaya pendidikan, serta biaya perjalanan sesuai kebutuhan.

Pelamar BPPDN untuk dosen harus mendapatkan persetujuan pemimpin perguruan tinggi/lembaga asal, dan diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju. Bagi pelamar BPPDN yang berasal dari perguruan tinggi swasta, harus juga memperoleh surat penugasan/izin dari Kopertis Wilayahnya.

Ketentuan khusus:
1. Pelamar BPP-DN hanya diperbolehkan mengajukan usulan kepada satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara BPP-DN.
2. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang pernah menerima BPPS, BU, atau Beasiswa Luar Negeri Dikti pada jenjang pendidikan pascasarjana yang sama.
3. Beasiswa tidak diberikan kepada mereka yang sedang menerima beasiswa (yang meliputi: biaya hidup, biaya pembelian buku, biaya penelitian,dan/atau biaya penyelenggaraan pendidikan) yang bersumber dari dana Pemerintah Republik Indonesia. 4. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang memulai perkuliahan pada semester gasal (perkuliahan dimulai pada bulan september).
5. Batas usia penerima BPP-DN Dosen adalah 45 tahun untuk S2 dan 50 tahun untuk S3 terhitung pada tanggal 1 September tahun berjalan.
6. Persyaratan IPK tidak diberlakukan untuk BPPDN dosen. Meskipun demikian PPs Penyelenggara pada umumnya memiliki persyaratan IPK pada saat proses penerimaan mahasiswa baru.
7. Jangka waktu pemberian BPP-DN adalah maksimum 24 bulan untuk program magister (S2) dan 36 bulan untuk program doktor (S3).
8. Setelah menyelesaikan studi, penerima BPP-DN diwajibkan untuk kembali mengabdi ke perguruan tinggi tempat bekerja selama 1n+1 tahun (n adalah lama masa menerima BPP-DN dalam satuan tahun) sesuai Permendiknas Nomor 48 Tahun 2009.
9. Penerima BPP-DN diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan akademik yang berlaku di PPs Penyelenggara BPP-DN dan/atau Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009 tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi PNS di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.
10. Penerima BPP-DN yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dikenakan sanksi berupa pengembalian dana BPP-DN sebesar dua kali jumlah yang dikeluarkan oleh Pemerintah ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui mekanisme pengembalian yang berlaku.

Mekanisme pendaftaran: 
 a. Mendaftarkan diri sebagai pelamar BPP-DN melalui laman beasiswa.dikti.go.id/bppdn dengan memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan.
b. Memastikan daftar riwayat pendidikan pada database PDPT (pdpt.dikti.go.id) telah diisi dengan lengkap dan sesuai dengan jenjang pendidikan yang telah ditempuh. Jika belum lengkap, disarankan untuk menghubungi instansi asal.
c. Mendaftar ke PPs Penyelenggara yang dituju dengan memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai pelamar PPs tersebut.
d. Mengikuti dan memenuhi seluruh persyaratan Proses Seleksi yang diselenggarakan oleh PPs Penyelenggara tujuan.
e. Melihat hasil Penetapan Penerima BPP-DN yang diumumkan oleh PPs tempat studi.

Pendaftaran BPPDN secara online melalui laman Dikti dibuka hingga 30 Mei 2014 pukul 23:59 WIB.  Penetapan daftar calon penerima BPPDN akan disampaikan Dikti Juli 2014. Silakan unduh panduan BPPDN 2014 di sini. Pertanyaan bisa disampaikan melalui email bppdn.dikti@gmail.com

Selamat mencoba!
4/08/2014 | 0 komentar | Read More

Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi 2014

Kendala finansial tampaknya bukan lagi alasan untuk menghambat studi ke jenjang lebih tinggi. Tahun ini, ada 60 ribu kursi beasiswa Bidik Misi 2014 yang disediakan pemerintah melalui Kemdikbud. Alokasi tersebut disebar ke sejumlah PTN/PTS yang ada di Tanah Air. Bagi Anda lulusan SLTA/sederajat tahun 2013 atau yang akan lulus 2014, pendaftaran beasiswa Bidik Misi 2014 sudah dibuka.

Beasiswa ini ditujukan bagi siswa berprestasi, namun terkendala faktor ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sejak digulirkan 2010 lalu, ada ratusan ribu mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa Bidik Misi. Tahun ini ditambah, bahkan informasinya diperluas untuk program profesi, seperti lulusan sarjana kedokteran (S.Ked) yang akan melanjutkan pendidikan profesi dokter bisa menggunakan beasiswa Bidik Misi, begitu pun dengan lulusan calon pendidik yang harus menempuh program sertifikasi dan profesi sebelum bisa mengajar sebagai guru.

Persyaratan:
1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2014;
2. Lulusan tahun 2013 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut:
    a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir.
    b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu di antara PTN atau PTS dengan ketentuan:
    a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
        1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
        2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
        3) Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN.
    b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Bidik Misi 2014 dilakukan secara online. Ada beberapa alur yang ditempuh lulusan SLTA/sederajat sebelum mendaftar. Mengacu pada pedoman yang ada, sekolah harus terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi di laman: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah. Biasanya butuh waktu 1 x 24 jam untuk diverifikasi terlebih dahulu oleh Ditjen Dikti. Jika sekolah Anda sebelumnya telah terdaftar sebagai pemohon Bidik Misi, maka tinggal login dengan memasukkan NPSN serta Kode Akses yang telah diperoleh.

Berikutnya, sekolah merekomendasikan masing-masing siswa di laman tersebut. Soal layak tidaknya direkomendasikan, silakan dikonsultasikan ke pihak sekolah. Jika mereka telah merekomendasikan, sekolah akan memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan. Tahapan tersebut semuanya dilakukan pihak sekolah.

Nomor pendaftaran dan kode akses yang diberikan pihak sekolah nantinya akan Anda gunakan saat mendaftar beasiswa Bidik Misi secara online. Silakan buka laman: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id untuk mendaftar. Pilih fitur ‘Siswa/Alumni’ yang telah direkomendasikan. Silakan selesaikan semua tahapan di sistem pendaftaran tersebut.

Siswa yang sudah mendaftar beasiswa Bidik Misi 2014, kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri sesuai ketentuan pola masing-masing seleksi melalui:
a. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
b. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id
c. Seleksi Mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Siswa yang mendaftar melengkapi berkas sebagai berikut yang akan dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk:
1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
6. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
8. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.

Seleksi:
Seleksi untuk PTN
 

Proses seleksi Bidik Misi dilakukan oleh perguruan tinggi baik yang masuk melalui jalur seleksi nasional maupun mandiri. Jika mengikuti seleksi nasional, PTN akan menyeleksi penerima rekomendasi Bidik Misi yang merupakan lulusan seleksi nasional (SNMPTN). Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Hasil seleksi nasional calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi nasional dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Jika mengikut seleksi mandiri, PTN melakukan seleksi terhadap pendaftar menggunakan jalur, persyaratan, dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh masing-masing PTN. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh Rektor/Direktur /Ketua atau yang diberi wewenang melalui media yang dapat diakses oleh setiap pendaftar dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Seleksi untuk PTS
Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTS dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, PTS bisa saja melakukan kunjungan ke alamat pendaftar. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi PTS dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
 
Pendanaan:  
Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan di perguruan tinggi selama delapan (8) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama enam (6) semester untuk program Diploma III.

Untuk program studi yang memerlukan pendidikan keprofesian atau sejenis, perpanjangan pendanaan sampai lulus jenjang keprofesian difasilitasi oleh PT penyelenggara Bidik Misi.

Beasiswa yang diperoleh, di antaranya pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT. Kemudian bantuan biaya penyelenggaraan yang dikelola perguruan tinggi. Tahun lalu maksimal Rp 2,4 juta per semester yang dapat digunakan untuk biaya masuk perguruan tinggi, SPP, biaya pendidikan lainnya, tutorial, kegiatan ko dan ekstrakurikuler, dan asuransi kesehatan atau kecelakaan. 

Kemudian diberikan bantuan biaya hidup sekurang-kurangnya Rp 600 ribu per bulan sesuai besaran yang ditentukan oleh perguruan tinggi serta biaya kedatangan saat pertamakali tiba dari tempat asal menuju perguruan tinggi. 


Unduh Panduan Beasiswa Bidik Misi 2014 di sini
1/08/2014 | 0 komentar | Read More

Pendaftaran Beasiswa Etos Buat Pelamar S1

Beragam jenis beasiswa bisa diikuti untuk menempuh pendidikan S1. Salah satunya beasiswa Etos yang menawarkan tanggungan biaya SPP selama dua semester dan uang saku bulanan. Beasiswa ini mengakomodir 15 PTN yang tersebar di tanah air, di antaranya Universitas Syahkuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, dan Universitas Gadjah Mada.

Selain itu, beasiswa Etos juga bisa diikuti oleh mahasiswa Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Brawijaya, Universitas Mulawarman, Universitas Hasanudin, dan Universitas Pattimura.

Beasiswa Etos lebih tepat buat pelamar yang baru lulus SMA/sederajat dan baru saja diterima di salah satu PTN di atas.

Fasilitas yang diberikan:
1. SPP semester I dan II
2. Uang saku Rp. 500.000 per bulan selama empat tahun
3. Akomodasi asrama selama tiga tahun.
4. Pelatihan, pembinaan dan pendampingan  selama 4 tahun.

Persyaratan Umum:
1. Lulus SMA/sederajat dan akan masuk Perguruan Tinggi melalui jalur SNMPTN atau SBMPTN atau UM Jalur reguler
2. Diterima pada PTN dan jurusan yang direkomendasikan Beastudi Etos

Persyaratan Khusus :
1. Berasal dari keluarga tidak mampu
2. Melampirkan surat keterangan tidak mampu dan slip gaji/surat keterangan penghasilan orang tua dari ketua RT/DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) setempat.
3. Mengisi Biodata Pendaftar (unduh)
4. Mengisi dan menandatangani akad Beastudi Etos (unduh)
5. Fotokopi raport SMA semester 1-5, Kartu Keluarga, KTP atau kartu pelajar dan STTB bagi yang telah lulus SMA/sederajat
6. Foto terbaru 4 x 6, 2 lembar
7. Foto rumah (tampak keseluruhan, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur)
8. Membuat tulisan tentang kisah perjalanan hidup sepanjang minimal 2 halaman folio (tulis tangan)

Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, seleksi tulis  dan wawancara, home visit, dan lolos di PTN dan jurusan rekomendasi Beastudi Etos melalui jalur regular. Pendaftaran dibuka hingga 31 Maret 2013. Bagi Anda yang tertarik, kesempatan beasiswa S1 ini perlu dicoba. Kirimkan seluruh berkas pendaftaran Anda ke Asrama Beastudi Etos daerah terdekat. Rincian jurusan rekomendasi dan alamat asrama bisa dilihat di sini.
2/26/2013 | 0 komentar | Read More

Dibuka Penerimaan Beasiswa S2 Unand

Peluang beasiswa magister atau S2 kembali tersedia di Universitas Andalas (Unand). Tahun ini (2011), kampus yang berada di Sumatera Barat itu memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa dari Bakrie

Bagi yang berminat bisa mengajukan beasiswa Bakrie Graduate Fellowship (BGF) dari Bakrie Center Foundation untuk tahun 2011/2012. Beasiswa meliputi SPP, bimbingan tesis, buku, penelitian dan biaya hidup per bulan selama satu tahun dengan syarat sebagai berikut:

1.    Pemohon adalah mahasiswa aktif dari Strata 2 (S-2), semester I dan II
2.    Memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) S-1 minimal 3,40 dan IPK untuk S-2 yang sedang jalan ≥ 3,50 dengan bukti fotocopy
3.    Tidak berstatus penerima beasiswa atau sedang mengajukan beasiswa lain
4.    Mengisi formulir yang sudah disediakan di Bagian Akademik PPs Unand sdr Rika
5.    Mampu menyelesaikan studi selama 12 bulan sejak terhitung menerima beasiswa ini

Tanggal-tanggal penting:
Pengembalian formulir                         : 16 Maret – 9 April 2011
Pengembalian formulir/syarat lainnya    : 10-20 April
Desk evaluasi                                      : 25-29 April
Pengumuman lolos utk tes wawancara : 29 April
Tes wawancara                                   : awal bulan Mei (dari Bakrie)
Pengumuman diterima                          : akhir Mei (dari Bakrie)
Mulai menerima Beasiswa                    : September 2011

Jika Anda merasa memenuhi persyaratan yang diberikan tersebut bisa mengajukan permohonan secepatnya.

Resource: http://goo.gl/KhiLx


Temukan beasiswa sesuai minat!
8/03/2011 | 1 komentar | Read More