Beasiswa SHARE untuk Pertukaran Mahasiswa S1 di ASEAN

Pernah mendengar nama beasiswa ini, SHARE Scholarship? Jika belum, mungkin Anda salah satu kandidat yang memenuhi syarat. Beasiswa SHARE merupakan beasiswa penuh untuk kegiatan pertukaran mahasiswa S1 antar negara ASEAN. Beasiswa ini didanai Uni Eropa. Setelah sebelumnya dibuka pendaftaran Batch 1, 2, dan 3, kali ini dibuka pendaftaran Batch 4. Ada ratusan kandidat dari negara ASEAN yang akan diterima untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa tersebut.

Kegiatan pertukaran mahasiswa Batch 4 yang didanai Beasiswa SHARE berlangsung selama satu semester yang dimulai Januari 2018 – Juni 2018. Saat ini universitas yang berpartisipasi tersebar di delapan negara ASEAN, salah satunya Indonesia. Di periode ini sebanyak 125 beasiswa akan dibagikan bagi mahasiswa ASEAN terpilih.

Adapun yang ditanggung oleh Beasiswa SHARE untuk pertukaran mahasiswa ASEAN ini meliputi biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat pp, asuransi kesehatan, tunjangan penyisihan, bahan studi, serta biaya visa.

Universitas yang berpartisipasi:
▪ Cambodia: Royal University of Phnom Penh, University of Cambodia, Phnom Penh International University, National University of Management Cambodia
▪ Indonesia: Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Bogor Agricultural University, Bina Nusantara University
▪ Laos PDR: National University of Laos
▪ Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia, Taylor’s University Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Malaysia Sabah
▪ Myanmar: University of Yangon, Mandalay University, Myanmar Maritime University, Yangon University of Economics
▪ Philippines: University of the Philippines, University of Santo Tomas, De La Salle University, Ateneo de Manila University
▪ Thailand: Chulalongkorn University, Payap University, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thammasat University
▪ Vietnam: Viet Nam National University, Hanoi University of Science and Technology, Ho Chi Minh University of Technology and Education, Hue University

Persyaratan:
1. Calon harus sudah menyelesaikan setidaknya dua (2) semester di universitas asal
2. Calon harus merupakan warganegara anggota ASEAN
3. Calon harus merupakan mahasiswa dari universitas yang berpartisipasi

Simak juga » Beasiswa S1 untuk Mahasiswa dan Calon Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan (LoA) dari universitas tuan rumah (Calon hanya boleh mendaftar beasiswa untuk perkuliahan dalam bahasa pengantar Inggris).
2. Surat pengesahan dari universitas asal
3. Transkrip akademik terakhir (dalam bahasa Inggris)
4. Copy paspor
5. Pasfoto terbaru (ukuran paspor)

Pendaftaran:
Langkah pertama, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang berpartisipasi di Beasiswa SHARE seperti tertera di atas. Mengenai program studi apa saja yang dibuka bisa dilihat di laman SHARE Scholarship. Masing-masing universitas memiliki deadline berbeda. Ada baiknya pendaftaran tersebut dilakukan lebih dini untuk mendapatkan LoA seperti tertera di dokumen aplikasi. Beasiswa SHARE sendiri menetapkan batas untuk memperoleh LoA adalah akhir Oktober 2017.

Selanjutnya untuk pendaftaran beasiswa, calon dapat mendaftar secara online yang dibuka mulai 1 September 2017 – 11 November 2017 di laman SHARE Scholarship.

Pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan pada minggu pertama Desember.

Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Kemudian unggah di laman formulir yang disediakan. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa SHARE dari Uni Eropa ini bisa ditanyakan via email: scholarship@share-asean.eu Semoga berhasil!
9/05/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Training Kepemimpinan iLEAP di Seattle, AS

iLEAP kembali membuka traning kepemimpinan intensif bagi pemimpin-pemimpin sosial di Asia Tenggara. Pelatihan ini berlangsung sekitar delapan minggu, mulai 20 Oktober – 12 Desember 2014. Kegiatan iLEAP berlangsung di Seattle, Washington, AS melalui programnya 2014 iLEAP International Fellowship.

Training iLEAP ini cocok buat Anda yang berkecimpung di lembaga swadaya masyarakat (NGO) atau organisasi berbasis komunitas (CBO). Bisa juga bagi mereka yang menjalankan bisnis yang memiliki dampak sosial.

Pemenang fellowship selain mendapatkan pelatihan di AS, juga memperoleh semua tanggungan biaya yang disediakan oleh iLEAP. Bantuan tersebut di antaranya, tiket pesawat pp, visa, transportasi, biaya hidup, kamar, dan semua biaya yang terkait dengan program.

Persyaratan:
1. Tinggal dan bekerja di salah satu negara berikut: Thailand, Kamboja, Myanmar, Laos, Vietnam, Indonesia, Timor Leste, Malaysia, Singapura, Brunei, Papua New Guini, dan Philipina
2. Bekerja selama lima tahun atau lebih dengan posisi kepemimpinan di NGO/CBO atau kegiatan bisnis yang berwawasan sosial
3. Memiliki pemahaman jelas tentang  iLEAP International Fellowship serta Southeast Asia Leadership Initiative dan bagaimana keduanya akan menguntungkan perkembangan pribadi pemohon dan kepemimpinan sosial
4. Menunjukkan komitmen jangka panjang untuk kawasan Asia Tenggara
5. Berminat dalam membangun jaringan pemimpin sosial yang selaras di kawasan Asia Tenggara
6. Berusia 25-42 tahun
7. Memiliki keterampilan menggunakan bahasa Inggris pada tingkat sedang atau lebih
8. Tersedia untuk musim gugur 2014 untuk perjalanan ke Seattle, WA, Amerika Serikat.

Pendaftaran:
Bagi yang berminat, pendaftaran dilakukan secara online di sini. Aplikasi sudah harus diterima paling lambat 30 Juni 2014. Pertanyaan terkait bisa Anda ajukan melalui email fellowship@iLEAP.org
6/01/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program Hibah 2017/2018 Toyota Foundation

Toyota Foundation untuk kesekian kalinya meluncurkan skema bantuan hibah (International Grant Program). Skema ini dikhususkan bagi negara di Asia Tenggara dan Asia Timur, seperti Indonesia, Jepang, Thailand, Vietnam, Filipina, dll. Negara tersebut nantinya juga menjadi pilihan kegiatan proyek bantuan hibah yang diusulkan.

Hibah Toyota Foundation dimaksudkan untuk menghasilkan sebuah rekomendasi kebijakan atas isu-isu yang dihadapi bersama, terutama di negara yang menjadi pilihan kegiatan proyek. Program hibah ini berlangung selama setahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Harapannya, setelah kegiatan proyek berakhir dapat menghasilkan uraian masalah di negara yang menjadi sasaran pilihan serta menghasilkan sebuah rekomendasi kebijakan.

Pelamar bisa berasal dari tim atau kelompok dengan latarbelakang berbeda, misalnya pembuat kebijakan, peneliti, praktisi, masyarakat lokal, dll. Ada tiga tema utama proyek, yaitu:
 
1. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
2. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
3. Open Field

Negara Sasaran:Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Jumlah dana hibah yang diperoleh untuk tiap-tiap proyek sebesar 5 juta yen (sekitar $44.500) untuk kegiatan satu tahun dan 10 juta Yen (sekitar $89.000) untuk kegiatan proyek dua tahun. Di 2017 ini Toyota Foundation menyiapkan total 100 juta yen untuk program dana hibah ini. Hibah tersebut nantinya bisa digunakan untuk pembiayaan personil termasuk honorarium, transportasi, travel, komunikasi, pertemuan, dan produksi hasil kegiatan (cetak atau video).

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi disampaikan secara online dengan mengajukan proposal sesuai dengan contoh formulir aplikasi. Silakan unduh formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation. Petunjuk rincinya berupa panduan juga bisa Anda peroleh melalui laman tersebut. Batas akhir pendaftaran paling lambat 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:

Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/17/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kuliah di Eropa dari Lotus III Project

Masih mencari beasiswa kuliah di Eropa? Jika ia, beasiswa Lotus melalui programnya Lotus III Project memberi kesempatan bagi Anda. Tahun akademik 2013/2014, beasiswa Lotus secara khusus dibuka untuk enam negara di Asia, masing-masing Indonesia, China, Kamboja, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.

Beasiswa Lotus III adalah bagian dari konsorsium Beasiswa Erasmus Mundus yang ditawarkan bagi mahasiswa di luar Eropa. Tahun ini, Lotus III Project menyediakan 154 kursi beasiswa dengan level studi yang bisa ditempuh, yakni sarjana, master, doktor, postdoktoral (peneliti), dan staf akademik.

Selain menanggung biaya kuliah, penerima beasiswa Lotus III juga akan mendapatkan tunjangan bulanan, uang saku, tiket perjalanan, asuransi, maupun dana partisipasi. Pendaftaran beasiswa disediakan secara online, dibuka 26 September – 31 Desember 2012. Jadi, bagi Anda yang berminat segera daftar sebelum terlambat.

Kriteria pelamar:
1. Warga negara dari salah satu negara berikut: Kamboja, Cina, Indonesia, Myanmar, Thailand atau Vietnam.
2. Tidak menetap atau melakukan kegiatan utama (kuliah, bekerja, dll) selama lebih dari 12 bulan dalam 5 tahun terakhir di salah satu negara anggota Uni Eropa.
3. Menyelesaikan setidaknya 1 tahun studi di perguruan tinggi lokal untuk mahasiswa sarjana.

*Kriteria lebih rinci bagi pelamar bisa dilihat di www.lotus.ugent.be

Dokumen yang diperlukan:
1. Fotokopi paspor atau bukti identitas resmi lainnya
2. Pasfoto
3. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (yang diakui secara internasional)
4. Sertifikat kemampuan bahasa lainnya jika berlaku
5. Scan transkrip akademik termasuk IPK.
6. Sertifikat gelar (ijazah)
7. Rencana studi
8. Sekurangnya satu surat rekomendasi
9. Rencana riset (postdoktoral) atau rencana kegiatan (staf)
10. Motivasi
           
Pengajuan aplikasi:
Ada dua jenis pengajuan aplikasi beasiswa kuliah dari Lotus III. Pertama, aplikasi yang ditujukan bagi mahasiswa/peneliti/staf yang berasal dari universitas/institusi partner Lotus III. Kedua, aplikasi bagi mereka yang bukan berasal dari universitas/institusi partner Lotus III, atau sudah bekerja dan berasal dari negara sasaran beasiswa.

Formulir aplikasi yang disediakan juga dua macam. Pilihan pertama bisa diunduh dengan format word (docx), kemudian diisi secara offline. Setelah semua bidang terisi, secara otomatis akan tersedia tombol untuk pengiriman aplikasi. Pada tahap ini tetap dibutuhkan sambungan internet karena pengiriman harus online. Selain itu untuk mengapload berkas yang dibutuhkan, sudah disediakan template sesuai jenjang studi.

Jika tidak mau repot, Anda bisa mengajukan aplikasi sepenuhnya online. Tinggal mendaftar, mengisi kolom yang disediakan, termasuk mengapload berkas yang dibutuhkan.

Silakan pilih dua cara pengajuan aplikasi beasiswa Lotus III (econsort.ugent.be/eramun.asp) dan universitas partner project. 
10/06/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Bangkok dari SCG Foundation

Ingin mengenyam pendidikan S2 di Bangkok? Ada baiknya Anda mencoba untuk meraih beasiswa ini. Yayasan SCG (Siam Cement The Foundation) bekerjasama dengan ASEAN Foundation dan Master of Arts in International Development Studies (MAIDS) menyediakan beasiswa S2 bagi individu yang ingin meraih gelar Master of Arts pada program studi pembangunan internasional di Universitas Chulalongkorn, Bangkok, Thailand.

Total ada 4 beasiswa yang disediakan. Sebanyak 3 beasiswa terbuka untuk karyawan di sektor pemerintah atau non profit yang meliputi Indonesia, Kamboja, dan Vietnam. Dan, 1 beasiswa lagi terbuka untuk karyawan pemerintah atau non profit di Thailand.

Persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain:

1. Sarjana dalam Ilmu Sosial atau di bidang terkait. IPK minimal 3,0.
2. Punya pengalaman bekerja 2 tahun di bidang pembangunan.
3. Kemampuan berbahasa Inggris: TOEFL skor minimal 550, IELTS 6 atau CU-TEP skor 550 (Hasil tes bahasa Inggris harus kurang dari dua tahun pada saat aplikasi).
4. Punya komitmen yang kuat untuk kembali ke tempat asal setelah menyelesaikan program.

Beasiswa di atas untuk tahun akademik 2012-2013. Batas akhir pengiriman aplikasi beasiswa 15 Maret 2012. Anda bisa mengunduh aplikasinya dengan melampirkan persyaratan di atas.

Aplikasi Anda dikirimkan ke www.ids.polsci.chula.ac.th atau hubungi email: maids@chula.ac.th
11/09/2011 | 0 komentar | Baca selengkapnya