Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2016

Ini kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang memiliki keterbatasan ekonomi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2016 kembali dibuka. Pelamar bisa mengajukan Beasiswa Bidikmisi 2016 tersebut untuk kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di dalam negeri. 

Bidikmisi adalah bantuan dana pendidikan. Prioritasnya adalah pelamar dari keluarga kurang mampu tapi memiliki prestasi sebagai pertimbangannya. Beasiswa ini disediakan pemerintah melalui Kemenristekdikti setiap tahunnya. Tahun lalu ada 60 ribu kuota Beasiswa Bidikmisi disediakan. Di 2016, kuota Beasiswa Bidikmisi diberitakan naik jadi 75 ribu. Jumlah ini tentu semakin memberi peluang bagi Anda yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi tapi memiliki keterbatasan ekonomi. 

Beasiswa Bidikmisi diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi. Untuk S1 atau Diploma IV beasiswa diberikan hingga 8 semester, D3 maksimal 6 semester, D2 maksimal 4 semester, dan D1 maksimal 2 semester. Sementara, khusus program sarjana yang memerlukan keprofesian dan merupakan satu kesatuan, akan diberikan penambahan Bidikmisi hingga lulus. Misalnya pendidikan dokter maksimal penambahan 4 semester, dokter gigi maksimal 4 semester, Ners maksimal 2 semester, dan profesi lainnya. 

Bantuan Bidikmisi untuk program profesi tersebut diberikan kepada mahasiswa yang langsung melanjutkan studi keprofesiannya pada perguruan tinggi yang sama. 

Pelamar yang mendaftar Bidikmisi 2016 akan dibebaskan dari biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri pada salah satu perguruan tinggi. Jika diterima Bidikmisi nantinya, pelamar dibebaskan dari biaya pendidikan, bantuan biaya hidup sekurangnya Rp 600.000 per bulan. Selain itu disediakan biaya kedatangan “at cost”, serta biaya hidup awal bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar kota yang besarnya setara dengan bantuan biaya hidup satu bulan.  

Persyaratan: 
1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2016
2. Lulusan tahun 2015 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing perguruan tinggi
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
   a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar atau sejenis; atau
   b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
   a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
      2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
      3) Seleksi Mandiri PTN
   b. Politeknik, UT, dan ISI
   c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk

Kuota Bidikmisi diperuntukkan bagi mahasiswa yang lulus SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri PTN, Seleksi di Politeknik, UT, ISI, serta seleksi di PTS. 

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Bidikmisi 2016 bisa dilakukan secara online dengan mendaftar di laman Bidikmisi: http://belmawa.ristekdikti.go.id/bidikmisi

Tahapan pendaftaran meliputi:
a. Sekolah mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi ke laman bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran II bagian persetujuan dan tanda tangan) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah.
b. Ditjen Belmawa memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
c. Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang telah diverifikasi
d. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing masing siswa yang sudah direkomendasikan
e. Siswa mendaftar melalui laman bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta di dalam sistem pendaftaran.

Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran bidikmisi kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri untuk masuk perguruan tinggi, misalnya SNMPTN, SBMPTN, PMDK Politeknik, maupun seleksi mandiri di masing-masing PTN atau PTS. 

Siswa yang mendaftar dan ditetapkan lolos seleksi masuk perguruan tinggi, kemudian melengkapi berkas berikut dan dibawa pada saat pendaftaran ulang:
a. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi
b. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah
c. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
d. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
e. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
f. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (bila ada)
g. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Siswa Miskin (BSM), bila ada
h. Bagi yang belum mememnuhi syarat poin (g) diatas, maka harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat
i. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga
j. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.

Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2016 dibuka mulai 4 Februari – 1 September 2016. Informasi pertanyaan bisa disampaikan melalui email: bidikmisi@dikti.go.id atau kunjungi alamat website Bidikmisi yang tertera. 
2/29/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 2016 – 2017

Sudah memiliki rencana melanjutkan studi S1 di 2016? Atau saat ini tengah duduk di bangku kuliah dan berniat mengambil beasiswa S1. Nah, sampil mengasah kemampuan diri, Anda mungkin perlu tahu beasiswa S1 yang sudah menunggu dan siap menerima aplikasi Anda. Siapa tahu satu di antara beasiswa tersebut berhasil diraih. Dan bukan saja menjadi kebanggaan bagi diri sendiri tentunya, tapi juga membantu meringankan atau bahkan membebaskan Anda dari ‘belenggu’ biaya kuliah. 

Seperti tahun lalu, beasiswapascasarjana.com akan mengulas peluang-peluang beasiswa S1 yang dapat Anda ikuti di 2016 atau tepatnya beasiswa S1 2016 – 2017. Beasiswa ini beragam jenis. Ada beasiswa S1 dalam negeri, sebagian lagi beasiswa S1 luar negeri. Jumlah beasiswa S1 sendiri sebenarnya cukup banyak. Tapi, memang perlu sedikit usaha untuk mencarinya. Nah, berikut ini adalah beberapa di antaranya dan umumnya dibuka setiap tahun dengan jumlah kuota dan nilai beasiswa yang berbeda-beda.

Beasiswa S1 Dalam Negeri 2016 – 2017 

Beasiswa S1 Bidikmisi 
Program beasiswa Bidik misi merupakan salah satu beasiswa S1 yang rutin ditawarkan pemerintah. Beasiswa ini menyasar lulusan SLTA dari keluarga kurang mampu yang berminat melanjutkan studi S1. Setiap tahun penerima beasiswa Bidikmisi cukup besar. Sekitar 60 ribu mahasiswa dan kemungkinan bertambah. Jika Anda memenuhi kriteria dan berniat meraih beasiswa S1 ini di 2016 – 2017, ada baiknya sudah mempertimbangkannya dari sekarang. Beasiswa Bidikmis umumnya mencakup biaya kuliah, biaya hidup, hingga kebutuhan studi lainnya. Bidikmisi biasanya ditawarkan ketika akan masuk tahun akademik perkuliahan baru. 

Beasiswa S1 BCA Finance 
Beasiswa BCA Finance salah satu program beasiswa S1 yang disediakan BCA Finance Peduli buat mahasiswa di Indonesia. Kelebihannya, beasiswa terbuka untuk seluruh mahasiswa PTN/PTS di tanah air. Jika Anda sudah menginjak semester II ke atas , beasiswa ini patut dicoba. Beasiswa diberikan dalam bentuk bantuan biaya kuliah. Pendaftaran biasanya dibuka awal September dan cukup rutin. Peluang beasiswa BCA Finance ini juga dapat menjadi incaran beasiswa S1 Anda berikutnya. 

Beasiswa S1 Tanoto Foundation
Peluang beasiswa S1 2016 – 2017 lainnya berasal dari Tanoto Foundation. Program beasiswa ini cukup rutin ditawarkan. Pelamar memang harus mahasiswa dari universitas mitra Tanoto Foundation. Ada beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu disediakan pula beasiswa khusus S1 ikatan dinas. Beasiswa disediakan berupa biaya kuliah semester dan biaya hidup. Pengumuman biasanya awal November.

Beasiswa S1 Djarum 
Djarum Beasiswa Plus merupakan salah satu skema Beasiswa Djarum yang rutin ditawarkan sejauh ini. Sasarannya adalah mahasiswa S1 di tanah air. Yang membedakkan, beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menjalani kuliah S1 pada semester IV. Djarum Beasiswa Plus menggandeng sejumlah universitas di Indonesia sebagai mitranya. Jadi, harus dilihat apakah perguruan tinggi pelamar termasuk di dalamnya. Biasanya beasiswa ini dibuka awal April (relatif). Di 2015, Beasiswa Djarum menyediakan bantuan sebesar Rp 750 ribu per bulan selama 1 tahun bagi kandidat terpilih. Selain dana beasiswa, penerima Djarum Beasiswa Plus juga mendapatkan pembekalan.

Beasiswa S1 Etos
Beastudi Etos ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat dan akan masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan UM jalur reguler. Peluang ini juga tepat untuk Anda yang mengincar beasiswa S1 2016 – 2017. Selain menyediakan bantuan biaya pendidikan selama delapan semester (4 tahun), beasiswa yang dikelola Dompet Dhuafa ini juga memberikan uang saku, asrama mahasiswa selama tiga tahun, pembinaan selama empat tahun (program persiapan pasca kampus di tahun ke empat), serta bantuan biaya penelitian skripsi. Fasilitas yang didapat juga mencakup support prestasi dalam dan luar negeri, serta pembuatan paspor. Biasanya pendaftaran mulai buka Januari. 

Beasiswa PPA – BPP PPA 
Beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA) dan bantuan biaya pendidikan peningkatan prestasi akademik (BPP-PPA) disediakan pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Beasiswa PPA dan BPP PPA ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menjalani kuliah diploma maupun sarjana di perguruan tinggi negeri dan swasta di tanah air. Penerima beasiswa PPA – BPP PPA akan mendapatkan Rp 350 ribu per bulan yang diberikan kepada mahasiswa aktif berdasarkan periode tahun anggaran berjalan dan diberikan untuk pertama kalinya sekurang-kurangnya selama 6 bulan. Pendaftaran biasanya dibuka di masing-masing kampus. 

Beasiswa S1 GE Foundation 
Kesempatan beasiswa ini juga tersedia rutin. GE Foundation Scholar-Leaders Program. Yaitu beasiswa S1 yang disediakan GE Foundation untuk mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi mitra di tanah air untuk mengikuti beasiswa tersebut. Beasiswa biasanya disediakan awal November dan terbuka bagi mahasiswa yang sudah duduk di tahun kedua kuliah (semester 3). Skema ini salah satu yang patut dipertimbangkan untuk mengikuti beasiswa 2016 – 2017. 

Tahun lalu, beasiswa diberikan dalam bentuk dana sebesar $ 1.200 untuk tahun kedua, ketiga, dan keempat selama mengambil gelar S1. Tidak hanya itu, kandidat terpilih juga berkesempatan mendapat bimbingan langsung dari pemimpin bisnis GE (General Electric), berpartisipasi dalam kegiatan GE Foundation Scholar – Leaders, seminar pengembangan kepemimpinan yang dirancang khusus, juga ikut serta dalam proyek-proyek pengembangan masyarakat.
beasiswa, beasiswa s1, beasiswa s1 dalam negeri, beasiswa s1 luar negeri, beasiswa s1 2016, beasiswa s1 2017, beasiswa s1 terbaru

Beasiswa S1 Mizan 
Tawaran beasiswa S1 yang juga rutin diberikan adalah Beasiswa Mizan. Lebih spesifiknya beasiswa ini ditujukan batu mereka yang tengah mempersiapkan penyelesaian skripsi, tesis, atau disertasi kuliah. Beasiswa tugas akhir tersebut disediakan dalam bentuk bantuan dana penelitian. Yang menarik, karya tulis yang dihasilkan juga berpeluang untuk diterbitkan. Beasiswa Mizan biasanya dibuka Mei atau Juni. 

Beasiswa BUTIK CIMB Niaga 
Beasiswa BUTIK CIMB Niaga merupakan beasiswa kuliah yang ditujukan bagi mahasiswa S1 dan DIII di tanah air yang memiliki usaha aktif setidaknya enam bulan. Beasiswa BUTIK CIMB Niaga merupakan hasil kerjasama CIMB Niaga dan Kemdikbud. Periode sebelumnya Beasiswa BUTIK CIMB Niaga diberikan kepada 20 kandidat yang berhasil lolos seleksi. Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan, biaya hidup, serta subsidi modal usaha. Beasiswa tersebut diberikan selama jangka waktu maksimal empat semester atau 2 tahun. Pendaftaran biasanya dibuka awal September. 

Beasiswa S1 PBSB 
Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) disediakan oleh Kementerian Agama bagi lulusan Madrasah Aliyah binaan pondok pesantren jurusan IPA, IPS, Bahasa,dan Agama. Serta lulusan pondok pesantren muadalah dan ponpes salafiyah. Beasiswa santri tersebut dapat dipergunakan untuk melanjutkan kuliah S1 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri di tanah air, seperti UIN Jakarta, UIN Malang, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Pendidikan Indonesia, serta sejumlah perguruan tinggi Islam lainnya. Pendaftaran biasanya dibuka awal April. 

Beasiswa S1 Luar Negeri 2016 – 2017 

Beasiswa S1 Monbukagakusho 
Peminat beasiswa S1 Pemerintah Jepang ini cukup tinggi. Monbukagakusho. Dalam beberapa tahun ini beasiswa tersebut rutin ditawarkan, dan tampaknya akan kembali tersedia di 2016 – 2017. Beasiswa Monbukagakusho ditujukan bagi lulusan SLTA yang ingin melanjutkan pendidikan diploma (D2, D3) dan S1 di universitas-universitas Jepang. Beasiswa tersebut menyediakan pendanaan penuh untuk studi di Jepang, seperti biaya hidup, biaya kuliah, biaya perjalanan, dll. Biasanya beasiswa ini ditawarkan awal Mei. 

Beasiswa S1 OTS 
Orange Tulip Scholarship atau Beasiswa OTS adalah salah satu beasiswa kuliah Belanda yang rutin ditawarkan. Beasiswa ini selain menyediakan beasiswa pascasarjana, juga tersedia beasiswa S1 bagi lulusan SLTA di tanah air. Beasiswa OTS untuk S1 salah satu yang berpeluang besar dibuka kembali untuk tahun akademik 2016 – 2017.

Beasiswa S1 di Rusia 
Pemerintah Federasi Rusia menyediakan beasiswa S1 bagi mereka yang ingin kuliah di universitas-universitas Rusia. Beasiswa ini membebaskan biaya pendidikan di perguruan tinggi Rusia dan menerima ratusan kandidat asal Indonesia tiap tahunnya. Meski demikian, kebutuhan lain seperti biaya hidup, biaya perjalanan, dll masih harus didanai sendiri atau melalui sponsor. Pendaftaran melalui website Pemerintah Rusia (idn.rs.gov.ru) biasanya sudah bisa dilakukan awal tahun atau Januari. Penjelasan lebih lanjut bisa ditemukan di daftar beasiswa yang dimuat www.beasiswapascasarjana.com sebelumnya.

Beasiswa S1 Pemerintah Brunei 
Salah satu beasiswa luar negeri yang menawarkan studi S1 diberikan Pemerintah Brunei Darussalam. Pengamatan beasiswapascasarjana.com beasiswa tersebut tersedia tiap tahun dan berpeluang kembali tersedia di 2016 – 2017. Beasiswa S1 dapat diambil di beberapa universitas ternama di Brunei, seperti  Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), dan Institut Teknologi Brunei (ITB). Biasanya pendaftaran awal November. 

Beasiswa S1 Ancora – Khazanah 
Jika selama ini rutin tersedia, Beasiswa S1 Ancora – Khazanah kemungkinan bakal kembali hadir untuk 2016 – 2017. Skemanya Ancora-Khazanah Asia Scholarship Program. Beasiswa S1 ini kemungkinan akan buka lagi sekitar Oktober atau November. Sasarannya adalah bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan S1 di universitas-universitas terbaik di Malaysia. Beasiswa diberikan penuh dan menanggung sebagian besar kebutuhan studi, seperti biaya kuliah, biaya hidup, tiket, dll. 

Beasiswa S1 di Utrecht University 
Utrecht University menawarkan beasiswa kuliah yang ditujukan bagi siswa internasional. Bagi Anda yang berminat melanjutkan kuliah di Belanda, peluang beasiswa S1 dari kampus ini mungkin bisa dipertimbangkan. Beasiswa di Utrecht University tersebut ditawarkan melalui Utrecht Excellence Scholarships. Penerimanya selain memperoleh tanggungan biaya kuliah, juga diberikan tunjangan hidup per tahun sebesar 11.000 Euro. Pelamar tidak perlu mengajukan beasiswa secara terpisah. Saat mendaftar di salah satu program di Utrecht University (www.uu.nl) dan mengisi aplikasi, pelamar diminta untuk menandai beasiswa mana yang diminati. Pendaftaran program sarjana diajukan sebelum 1 April untuk dipertimbangkan dalam beasiswa. 

Beasiswa S1 di Korea National University of Arts 
Jika Anda ingin mendalami dunia seni, beasiswa kuliah yang disediakan Korea National University of Arts ((K’ARTS) bisa menjadi pilihan menarik. K’ARTS memberikan beasiswa bagi peminat internasional yang ingin studi di kampus mereka. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi tiket pesawat pp Korea, tunjangan bulanan sebesar 700.000 won, tanggungan penuh kursus bahasa Korea, tanggungan biaya kuliah, asuransi kesehatan, serta perumahan. Pendaftaran biasanya sudah tersedia pada pertengahan tahun melalui laman K’ARTS (http://eng.karts.ac.kr). Cara mendaftar lihat tulisan sebelumnya. 

Beasiswa S1 di Qatar University 
Qatar University tiap tahun menyediakan beasiswa kuliah S1 yang dapat diikuti oleh pelamar internasional. Bagi Anda yang berminat kuliah di negeri minyak ini, Qatar University menyediakan 400 kuota setiap tahun yang dapat diperebutkan. Beasiswa berupa tanggungan biaya kuliah, selain itu disediakan juga asrama mahasiswa, biaya transportasi ke universitas, serta tiket pesawat tahunan jika ingin pulang ke negara asal. Pendaftaran biasanya sekitar April atau Mei melalui laman Qatar University (www.qu.edu.qa).  

Beasiswa S1 di Boston University 
Boston University, AS bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengajukan aplikasi beasiswa S1. Ada beberapa pilihan beasiswa kuliah yang tersedia bagi pelamar internasional, seperti Indonesia. Salah satunya Trustee Scholarship. Beasiswa ini full tanggungan biaya kuliah serta biaya wajib lainnya yang harus dikeluarkan saat menjalani studi di Boston University. Pengajuan aplikasi paling lambat 1 Desember setiap tahunnya melalui laman Boston University (www.bu.edu). 

Beasiswa S1 di Australian National University 
Salah satu universitas yang menyediakan beasiswa kuliah di Australia adalah Australian National University (ANU). Bagi para lulusan SLTA yang berminat mengambil S1 di ANU (www.anu.edu.au) bisa mencoba tawaran ini. Peluang tersedia melalui ANU International University Scholarship. Beasiswa disediakan dalam bentuk tanggungan biaya kuliah (tuition fee) selama durasi program untuk semua bidang studi, serta asuransi kesehatan khusus bagi mahasiswa internasional (OSHC). Umumnya pendaftaran dibuka dua kali setahun dan sudah mulai tersedia pada awal tahun melalui laman universitas.

Demikianlah beberapa pilihan beasiswa S1 di 2016 – 2017. Tentunya masih banyak pilihan yang lain. Anda bisa menemukannya di menu “Beasiswa S1” dari laman beasiswapascasarjana.com. 
10/09/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dikti 2016 – 2017

Setiap tahun Dikti menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah yang bisa diikuti. Mulai dari beasiswa S1, beasiswa S2, hingga beasiswa S3. Program beasiswa ini cukup menarik karena menanggung biaya pendidikan, bahkan sebagian besarnya adalah beasiswa penuh, yakni selain menyediakan biaya pendidikan, tersedia pula biaya hidup, hingga biaya perjalanan. Beasiswa Dikti tersebut menyasar beberapa kategori pelamar, seperti dosen, mahasiswa, atau tenaga kependidikan. Buat Anda yang mengincar Beasiswa Dikti 2016 – 2017, peluang beasiswa Dikti di bawah ini mungkin bisa menjadi pertimbangan. 

Beasiswa BPP-DN (BUDI-DN)
BPP-DN adalah Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri yang disediakan Dikti bagi dosen atau tenaga kependidikan di bawah lingkup Kementerian Ristek dan Dikti. Beasiswa Dikti ini terbuka bagi dosen perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Beasiswa BPP-DN merupakan salah satu beasiswa penuh yang dapat dipergunakan untuk melanjutkan studi pascasarjana, meliputi jenjang S2 dan S3 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri. 

Pelamar beasiswa BPP-DN bisa melakukan pendaftaran secara online melalui laman Dikti. Umumnya pendaftaran dilakukan dalam beberapa gelombang dalam setahunnya. Pendaftaran periode pertama biasanya dimulai awal April dan seterusnya. Namun, untuk detil tanggalnya pelamar bisa mengecek melalui pedoman yang disediakan Dikti, termasuk universitas tujuan berlangsungnya beasiswa. 

Selain menyediakan biaya pendidikan, beasiswa BPP-DN juga meliputi biaya hidup, biaya domisili, biaya penelitian, biaya buku, hingga biaya perjalanan. Siapa tahun Anda salah satu yang tertarik dengan beasiswa Dikti 2016 ini.

Info Pendaftaran: Beasiswa BUDI-DN 2016 - 2017

Beasiswa BPP-LN (BUDI-LN)
Serupa dengan beasiswa BPP-DN, Dikti juga menawarkan beasiswa BPP-LN atau Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri. Dari namanya, sudah bisa ditebak tujuan studi beasiswa pascasarjana satu ini. BPP-LN merupakan beasiswa kuliah yang ditujukan bagi dosen, tenaga kependidikan, maupun calon dosen politeknik/vokasi yang ingin mengambil gelar S2 atau S3 di universitas-universitas luar negeri. 

Pendaftaran beasiswa BPP-LN juga dilakukan secara online melalui laman Dikti (beasiswa.dikti.go.id/bppln). Periode pendaftaran biasanya dimulai Februari hingga Juni. Anda bisa melihat di pedoman yang disediakan Dikti untuk melihat detil jadwalnya. Yang juga menarik dari beasiswa BPP-LN ini adalah kandidat terpilih akan diberikan beasiswa penuh, meliputi uang kuliah, biaya hidup, tunjangan biaya hidup untuk keluarga yang menyertai, tiket pesawat, asuransi kesehatan, dan biaya buku. 

Selain itu disediakan pula biaya penyesuaian saat kedatangan, biaya program khusus, biaya penulisan tugas akhir/tesis/disertasi, serta biaya biaya pendaftaran ke universitas. Jika Anda mengincar beasiswa Dikti 2016 – 2017 ini, bisa melihat pendaftarannya yang dibuka sekitar Februari.

Info Pendaftaran: Beasiswa BUDI-LN 2016 - 2017

Beasiswa PKPI (Sandwich-Like)
Namanya Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI). Beasiswa Dikti ini ditujukan bagi mahasiswa S3 pada pascasarjana penyelenggaran BPP-DN yang ingin membuat publikasi internasional pada jurnal internasional yang bereputasi, seperti melakukan penulisan makalah/artikel dengan mitra di luar negeri, melakukan penyempurnaan maupun penguatan karya seni atau kriya, atau melakukan penelitian lanjutan (analisis laboratorium) yang tidak memungkinkan dilakukan di Indonesia. Beasiswa PKPI merupakan program non gelar yang berlangsung minimum selama empat bulan. Beasiswa ini di antaranya meliputi bench fee, biaya hidup, asuransi kesehatan, biaya buku, serta tiket pesawat pp. 

Beasiswa Bidikmisi 
Jika Anda lulusan SMA/sederajat yang mengalami keterbatasan ekonomi, namun tetap ingin melanjutkan kuliah, Beasiswa Bidikmisi bisa menjadi solusinya. Beasiswa ini terbuka untuk pelamar yang ingin melanjutkan pendidikan D IV/S1, atau mereka yang ingin melanjutkan pendidikan D III. Durasi beasiswa berlangsung selama periode kuliah, yakni delapan semester untuk D IV/S1 dan enam semester untuk D III. 

Beasiswa Bidikmisi disediakan Dikti setiap tahun. Bahkan, kuotanya cenderung meningkat. Misalnya di 2015 setidaknya 60 ribu beasiswa Bidikmisi disediakan yang disebar ke sejumlah PTN maupun PTS di dalam negeri. Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi dilakukan secara online melalui laman Dikti (bidikmisi.dikti.go.id). Jika berminat mendaftar beasiswa S1 dan D3 ini, pelamar terlebih dahulu harus mendapat rekomendasi dari pihak sekolah. Setelah menerima nomor pendaftaran dan kode akses dari sekolah, siswa kemudian baru bisa mendaftar secara online. Pendaftaran biasanya sudah mulai buka Januari. 

Beasiswa yang diperoleh di antaranya pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT, jaminan biaya hidup sementara dan transportasi dari daerah asal (khusus untuk yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa), bebas biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi, dan subsidi biaya hidup sedikitnya Rp 600 ribu/bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing-masing wilayah.

Info Pendaftaran: Beasiswa Bidikmisi S1 2016 - 2017 

Beasiswa Bidikmisi S2
Program beasiswa Bidikmisi S2 merupakan lanjutan dari beasiswa Bidikmisi S1. Skema beasiswa ini terbilang baru ditawarkan Dikti. Pelamar Beasiswa Bidikmisi S2 adalah mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidikmisi S1. Skema beasiswa Bidikmisi S2 ini ditawarkan bersamaan dengan beasiswa S2 Keluarga Tidak Mampu, yakni bagi mereka yang ingin melanjutkan S2 dengan latar belakang tidak mampu, namun tidak memperoleh beasiswa Bidikmisi ketika S1. Kedua beasiswa tersebut bisa diajukan melalui laman LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id) yang pendaftarannya dibuka sekitar awal tahun skema Beasiswa Afirmasi. 

Beasiswa Bidikmisi S2 ini ditawarkan penuh meliputi tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan kedatangan, dll. Penjelasan lebih lanjut sudah dimuat di www.beasiswapascasarjana.com sebelumnya.

Info Pendaftaran: Beasiswa Bidikmisi S2 2016 - 2017

Beasiswa PPA – BPP PPA
Beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA) dan bantuan biaya pendidikan peningkatan prestasi akademik (BPP-PPA) ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menjalani kuliah diploma maupun S1 di perguruan tinggi negeri dan swasta di tanah air. Beasiswa ini dimaksudkan bisa membantu biaya pendidikan mahasiswa demi kelancaran studi. Penerima beasiswa PPA – BPP PPA akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 350 ribu per bulan yang diberikan kepada mahasiswa aktif berdasarkan periode tahun anggaran berjalan dan diberikan untuk pertama kalinya sekurang-kurangnya selama 6 bulan. Kuota beasiswa ini bisa dilihat di masing-masing kampus.

Pengajuan beasiswa PPA dan BPP PPA dilakukan di masing-masing perguruan tinggi. Informasi pendaftaran dan kuota dapat ditanyakan langsung ke kampus. Deadline masing-masing perguruan tinggi bisa saja berbeda.

Info Pendaftaran: Beasiswa PPA - BPP PPA 2016 - 2017

Beasiswa PMDSU 
Program Beasiswa Pendididikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) ditujukan bagi lulusan sarjana (S1) terbaik (fresh graduate) di tanah air yang ingin menjadi dosen dengan menempuh pendidikan hingga doktor (S3) selama empat tahun. Beasiswa PMDSU ditawarkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) yang merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat laju pertambahan jumlah doktor yang saat ini persentasenya masih terbilang rendah. 

Berbeda dengan beberapa program beasiswa Dikti lainnya, seperti BPP-LN atau BPP-DN yang khusus ditujukan bagi pelamar yang sudah berstatus dosen atau calon dosen, Beasiswa PMDSU terbuka bagi fresh graduate yang ingin menjadi dosen. Pendidikan S3 yang ditempuh bisa dilalui tanpa harus menjalani pendidikan magister terlebih dahulu dengan bimbingan promotor yang nantinya diusulkan pelamar saat pendaftaran. 

Beasiswa PMDSU di antaranya meliputi biaya riset di kelompok peneliti/, outsourcing fasilitas riset di dalam dan luar negeri, biaya seminar, biaya pendidikan (SPP/UKT), biaya hidup dan tunjangan mahasiswa, dan biaya administrasi. Beasiswa PMDSU merupakan skema baru yang ditawarkan Dikti. Anda yang lulus S1 dan berniat menjadi dosen, mungkin tidak ada salahnya mencoba beasiswa Dikti ini pada 2017. Pendaftaran beasiswa bisa dicek sekitar April atau Mei melalui laman beasiswa PMDSU Dikti (beasiswa.dikti.go.id/pmdsu).

Info Pendaftaran: Beasiswa PMDSU Dikti 

Nah, dari beberapa pilihan beasiswa Dikti 2016 – 2017 ini Anda mungkin sudah bisa menentukan beasiswa yang sesuai dan akan diikuti. 
9/28/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Bidik Misi 2016, Ini Pendaftarannya!

Tahun 2016, Beasiswa Bidik Misi kembali disediakan pemerintah melalui Kementerian Ristek Dikti. Jumlah kota yang disediakan sekitar 60.000 bagi penerima Beasiswa Bidik Misi 2016. Beasiswa tersebut disebar di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) dan seluruh perguruan tinggi swasta (PTS) berakreditasi A di Pulau Jawa, B di luar Pulau Jawa, dan C di daerah tertinggal.

Bidik Misi adalah bantuan pendidikan yang diperuntukkan kepada mereka yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi dalam melanjutkan ke perguruan tinggi. Meski demikian, pelamar tetap disyaratkan untuk punya prestasi demi menjamin penerima Beasiswa Bidik Misi memiliki potensi dan kemauan menyelesaikan studi.

Beasiswa yang diperoleh, di antaranya pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT, jaminan biaya hidup sementara dan transportasi dari daerah asal (khusus untuk yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa), bebas biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi, dan subsidi biaya hidup sedikitnya Rp 600 ribu/bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing-masing wilayah.

Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan di perguruan tinggi selama delapan (8) semester untuk program Diploma IV dan S1, maksimum enam (6) semester untuk program Diploma III, empat (4) semester untuk program Diploma II, dan dua (2) semester untuk program Diploma I.

Persyaratan:
1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2016
2. Lulusan tahun 2015 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing perguruan tinggi
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
   a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar atau sejenis; atau
   b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
   a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
      2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
      3) Seleksi Mandiri PTN
   b. Politeknik, UT, dan ISI
   c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi 2016 dilakukan secara online melalui laman http://belmawa.ristekdikti.go.id/bidikmisi

Ada beberapa alur yang ditempuh lulusan SLTA/sederajat sebelum mendaftar. Sekolah harus terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi di laman Bidik Misi. Biasanya butuh waktu 1 x 24 jam untuk diverifikasi terlebih dahulu oleh Ditjen Dikti. Jika sekolah sebelumnya telah terdaftar sebagai pemohon Bidik Misi, maka tinggal login dengan memasukkan NPSN serta Kode Akses yang telah diperoleh.

Berikutnya, sekolah merekomendasikan masing-masing siswa untuk memperoleh Bidik Misi di laman tersebut. Jika mereka telah merekomendasikan, sekolah akan memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan. Tahapan tersebut semuanya dilakukan pihak sekolah.

Nomor pendaftaran dan kode akses yang diberikan pihak sekolah nantinya akan Anda gunakan saat mendaftar beasiswa Bidik Misi secara online. Silakan buka laman Bidik Misi yang tertera di atas untuk mendaftar. Pilih fitur ‘Siswa/Alumni’ yang telah direkomendasikan. Silakan selesaikan semua tahapan di sistem pendaftaran tersebut.

Siswa yang sudah mendaftar beasiswa Bidik Misi, kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri sesuai ketentuan pola masing-masing seleksi melalui:
a. SNMPTN melalui http://snmptn.ac.id
b. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id
c. Seleksi Mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Siswa yang mendaftar dan ditetapkan lolos seleksi masuk perguruan tinggi, kemudian melengkapi berkas berikut dan dibawa pada saat pendaftaran ulang:
a. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi
b. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah
c. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
d. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
e. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
f. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (bila ada)
g. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Siswa Miskin (BSM), bila ada
h. Bagi yang belum mememnuhi syarat poin (g) diatas, maka harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat
i. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga
j. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.

Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2016 dibuka mulai 4 Februari – 1 September 2016. Informasi pertanyaan bisa disampaikan melalui email: bidikmisi@dikti.go.id atau kunjungi alamat website Bidikmisi yang tertera.

Seleksi:
Seleksi untuk PTN
Proses seleksi Bidik Misi 2016 dilakukan oleh perguruan tinggi baik yang masuk melalui jalur seleksi nasional maupun mandiri. Jika mengikuti seleksi nasional, PTN akan menyeleksi penerima rekomendasi Bidik Misi yang merupakan lulusan seleksi nasional (SNMPTN). Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Hasil seleksi nasional calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi nasional dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Jika mengikut seleksi mandiri, PTN melakukan seleksi terhadap pendaftar menggunakan jalur, persyaratan, dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh masing-masing PTN. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh Rektor/Direktur /Ketua atau yang diberi wewenang melalui media yang dapat diakses oleh setiap pendaftar dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Seleksi untuk PTS
Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTS dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, PTS bisa saja melakukan kunjungan ke alamat pendaftar. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi PTS dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
3/15/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 2016 – 2017, Ini Info dan Peluangnya!

Semakin hari peluang beasiswa S1 bertambah banyak. Ini peluang bagus karena semakin banyak pula kesempatan memperoleh beasiswa tersebut. Selain beasiswa pemerintah, banyak di antaranya juga berasal dari swasta atau yayasan. Bukan soal darimananya, tapi manfaat yang didapatkan. Sebuah beasiswa penuh misalnya. Bisa menanggung biaya pendidikan penerimanya hingga ratusan juta. Sangat lumayan kan untuk menghemat biaya studi. Belum lagi kalau kuliahnya di luar negeri. Hmm.. bisa dihitung sendiri berapa besar biaya yang dibutuhkan.

Lebih kurang lima tahun berjalan, beasiswapascasarjana.com mencatat ada beberapa beasiswa S1 yang rutin ditawarkan. Bagi yang merencanakan studi S1 di dalam atau di luar negeri, ini kesempatan untuk memperolehnya. Tidak melulu buat mereka yang baru memulai kuliah ternyata, sejumlah beasiswa justru ditawarkan kepada kandidat yang sudah terdaftar di perguruan tinggi tertentu dan berada di jenjang semester tertentu pula.

Nah, daripada penasaran. Silakan simak uraian beasiswa S1 ini satu per satu. Rincian sudah dimuat di beasiswapascasarjana.com sebelumnya. Lihat menu Beasiswa Sarjana.

Beasiswa S1 Unggulan
Nama Beasiswa Unggulan sudah tidak asing. Beasiswa yang dikelola Kementerian Pendidikan ini menyediakan beasiswa dalam beberapa jenjang sekaligus, salah satunya beasiswa S1 bagi lulusan SLTA di tanah air. Beasiswa Unggulan mulai ditawarkan awal tahun. Bagi Anda yang ingin merebut Beasiswa S1 2016-2017 sudah bisa menyimak informasinya. Beasiswa ini bisa dipergunakan untuk kuliah di dalam maupun luar negeri. Semoga beasiswa ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Info pendaftaran: Beasiswa Unggulan S1 2016 - 2017

Beasiswa S1 Bidik Misi
Mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu, Beasiswa Bidik Misi bisa menjadi solusinya. Beasiswa ini memang secara khusus didesain pemerintah melalui Kementerian Pendidikan untuk membantu siswa lulusan SLTA dari keluarga tidak mampu namun memiliki prestasi. Melalui Beasiswa Bidik Misi, pelamar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 dari berbagai perguruan tinggi di tanah air. Beasiswa tersebut sudah mencakup biaya kuliah, biaya hidup, hingga kebutuhan studi lainnya. Pelamar yang memenuhi kriteria ini bisa mengikuti Beasiswa Bidik Misi 2016 yang biasanya ditawarkan ketika akan masuk tahun akademik perkuliahan baru.

Info pendaftaran: Beasiswa Bidik Misi S1 2016 - 2017

Beasiswa Etos
Beasiswa Etos menyediakan bantuan studi bagi mereka yang lolos diterima mahasiswa di sejumlah PTN, terutama dari keluarga kurang mampu. Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh Capacity building/Development Program selama 4 tahun yang meliputi : Career coaching, team building, Spiritual awareness, character building, persiapan pasca kampus, dll. Selain itu disediakan asrama mahasiswa selama 2 tahun, uang saku selama 8 semester (quota terbatas), biaya pendidikan selama 8 semester (quota terbatas), serta dukungan prestasi dalam dan luar negeri.

Info pendaftaran: Beasiswa Etos 2016 - 2017

Beasiswa S1 BII-Maybank
Beasiswa S1 ini ditawarkan oleh BII-Maybank Foundation. Tepatnya BII-Maybank Foundation Scholarship. Beasiswa ditujukan bagi lulusan SLTA di tanah air yang ingin mengambil S1 dari salah satu universitas di tiga negara, yakni Indonesia, Singapura, atau Malaysia. Beasiswa BII-Maybank ini  full untuk biaya studi, seperti biaya kuliah, biaya hidup, tiket, tunjangan buku, asuransi, biaya riset, dll. Sebelumnya beasiswa ini rutin. Bisa menjadi pilihan bagi Anda yang mengincar beasiswa S1 2016-2017. Program terbaru ditawarkan BII-Maybank Foundation adalah Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC).

Info pendaftaran: Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC) 2016

Beasiswa PPA /BPP PPA
Peluang beasiswa satu ini ditujukan bagi Anda yang sudah berstatus mahasiswa, baik yang tengah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) atau pun perguruan tinggi swasta (PTS). Namanya sudah tidak asing. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (Beasiswa-PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BPP-PPA). Penerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp 350 ribu/bulan.

Info pendaftaran: Beasiswa PPA / BPP PPA 2016

Beasiswa S1 Monbukagakusho
Banyak negara menawarkan beasiswa bagi mahasiswa asing untuk kuliah di negaranya. Salah satunya Jepang. Negeri Sakura ini tiap tahun membuka beasiswa Monbukagakusho. Ada beberapa jenis. Salah satu yang cukup dikenal adalah beasiswa Monbukagakusho khusus SLTA yang ingin melanjutkan pendidikan diploma (D2, D3) dan S1 di universitas-universitas Jepang. Beasiswa tersebut menyediakan pendanaan penuh untuk studi di Jepang. Biasanya beasiswa ini ditawarkan awal Mei tiap tahunnya.

Beasiswa Astra 1st
Beasiswa Astra 1st (dibaca: first) yang ditawarkan Astra International bagi mahasiswa S1. Beasiswa Astra 1st  tidak saja memberikan dukungan dana pendidikan, tapi juga pengembangan berupa pelatihan sekaligus bimbingan langsung ke mahasiswa bersangkutan untuk menghadapi dunia kerja. Saat ini, Beasiswa Astra 1st hanya ditujukan bagi mahasiswa dari Fakultas Teknik, Ekonomi, dan Bisnis pada perguruan tinggi yang ada di Pulau Jawa. Bagi Anda yang memenuhi kriteria tersebut, Beasiswa Astra 1st siap menampung aplikasi Anda sebagai kandidat calon penerima beasiswa S1 ini.

Info penaftaran: Beasiswa Astra 1st untuk Mahasiswa S1

Beasiswa S1 Djarum
Beasiswa Djarum rutin ditawarkan bagi mahasiswa S1 di tanah air. Berbeda dari beasiswa di atasnya, beasiswa ini khusus ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menjalani kuliah S1 pada semester IV. Beasiswa Djarum menggandeng sejumlah universitas di Indonesia sebagai mitranya. Jadi, harus dilihat apakah perguruan tinggi Anda termasuk di dalamnya. Nah, biasanya beasiswa ini dibuka awal April (tentatif).

Info pendaftaran: Beasiswa Djarum 2016 - 2017 untuk S1

Beasiswa S1 OTS
Jika punya rencana kuliah di Belanda, pertimbangkanlah Orange Tulip Scholarship atau Beasiswa OTS. Beasiswa ini selain menawarkan beasiswa jenjang pascasarjana, juga tersedia beasiswa S1 bagi lulusan SLTA di tanah air. Pendaftaran beasiswa S1 2016 dari OTS justru saat ini masih sedang dibuka hingga 1 April 2016. Beasiswa OTS bisa dipergunakan untuk melanjutkan studi S1 di berbagai universitas di Belanda.

Info pendaftaran: Beasiswa OTS 2016 - 2017

Beasiswa S1 Kemenag
Beasiswa S1 ini ditawarkan kembali Kementerian Agama (Kemenag) untuk 2016-2017. Yakni beasiswa S1 bagi lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) untuk melanjutkan pendidikan mereka di universitas-universitas luar negeri terbaik. Beasiswa ini didukung Kemenag dalam bentuk biaya hidup di luar negeri serta biaya transportasi pp, visa, dan asuransi kesehatan. Pelamar hanya perlu mencari universitas di luar negeri yang siap menanggung biaya kuliah.

Info pendaftaran: Beasiswa S1 Kemenag untuk Lulusan MAN/MAS

Beasiswa S1 Tanoto Foundation
Belum lama ini, Tanoto Foundation mengumumkan beasiswanya. Beasiswa ditawarkan untuk jenjang S1 dan S2. Untuk mendaftar, pelamar memang harus mahasiswa dari universitas mitra Tanoto Foundation. Ada beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu disediakan pula beasiswa khusus S1 ikatan dinas. Universitasnya juga ditetapkan Tanoto Foundation. Beasiswa disediakan berupa biaya kuliah semester dan biaya hidup.

Info pendaftaran: Beasiswa S1 Tanoto Foundation 2016 - 2017

Beasiswa S1 BCA Finance
Beasiswa BCA Finance salah satu program beasiswa S1 yang rutin ditawarkan bagi mahasiswa di Indonesia. Kelebihannya, beasiswa terbuka untuk seluruh mahasiswa PTN/PTS di tanah air. Jika Anda sudah menginjak semester II ke atas , beasiswa ini patut dicoba. Beasiswa diberikan dalam bentuk bantuan biaya kuliah. Tahun 2015 nilainya Rp 3 juta per semester. Pendaftaran dibuka awal Agustus. Jika punya rencana mengambil beasiswa S1 di 2016, silakan dipantau pengumumannya. Bisa saja lebih awal.

Beasiswa ORBIT HAH
Beasiswa ORBIT HAH merupakan program bantuan biaya studi pelajar/mahasiswa berprestasi yang mengalami kendala dalam membiayai pendidikannya. Beasiswa ini ditawarkan Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT Hasri Ainun Habibie (YAAB-ORBIT HAH). Beasiswa terbuka bagi mahasiswa S1 di tanah air atau yang baru akan memasuki bangku perkuliahan. Pendaftaran terbaru juga sudah dibuka.

Info pendaftaran: Beasiswa Orbit HAH 2016 - 2017

Beasiswa S1 ISRA
Anda yang ingin mendalami bidang keuangan syariah, tawaran ini mungkin tepat untuk Anda. ISRA (International Shari’ah Research Academy for Islamic Finance) yang berada di Malaysia menawarkan beasiswa tersebut bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia untuk mengambil jenjang S1 dan pascasarjana di bidang syariah. Beasiswa ini didanai Bank Negara Malaysia dan dibuka tiap tahun. Beasiswa ini biasanya diumumkan awal tahun.

Beasiswa Karya Salemba Empat
Beasiswa Karya Salemba Empat ditujukan bagi Anda yang tengah kuliah S1 minimal semester dua di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dalam negeri. Tunjangan beasiswa yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan untuk selama setahun. Yang menarik dari Beasiswa Karya Salemba Empat ini, pelamar beasiswa dapat memperpanjang beasiswa tersebut di periode berikutnya. Atau bila saat ini sedang menerima beasiswa tersebut, bisa melakukan pengusulan kembali untuk memperoleh Beasiswa Karya Salemba Empat

Info pendaftaran: Beasiswa Karya Salemba Empat

Beasiswa S1 GE Foundation
Peluang beasiswa ini juga menarik untuk diikuti. GE Foundation Scholar-Leaders Program. Yaitu beasiswa S1 yang disediakan GE Foundation untuk mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi mitra di tanah air untuk mengikuti beasiswa tersebut. Beasiswa biasanya disediakan awal November dan terbuka bagi mahasiswa yang sudah duduk di tahun kedua kuliah (semester 3). Beasiswa yang diberikan senilai $1.200 (USD) untuk tahun kedua, ketiga, dan keempat kuliah S1.

Info pendaftaran: Beasiswa S1 GE Foundation

Beasiswa S1 Pemerintah Brunei
Tiap tahun Pemerintah Brunei Darussalam menawarkan beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional. Dalam skema tersebut juga tersedia beasiswa S1 yang dapat diambil di beberapa universitas ternama di Brunei, seperti  Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), dan Institut Teknologi Brunei (ITB). Pendaftaran dibuka awal November dan berakhir 9 Januari 2016. Bagi Anda yang mengincar untuk periode berikutnya, bisa disimak info beasiswanya di bulan tersebut.

Info pendaftaran: Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam

Beasiswa S1 Sobat Bumi
Beasiswa Sobat Bumi ditawarkan oleh Pertamina Foundation dan tersedia bagi mahasiswa S1 untuk sejumlah perguruan tinggi mitra di tanah air. Tahun lalu pelamar beasiswa ini adalah mereka yang sedang/telah menyelesaikan semester IV di program S1. Beasiswa diberikan dalam bentuk penggantian biaya pendidikan setiap semester serta biaya hidup bulanan.

Beasiswa S1 Ancora – Khazanah
Ancora-Khazanah Asia Scholarship Program. Skema beasiswa S1 ini baru saja tutup 26 November lalu. Kemungkinan akan buka lagi tahun ini sekitar Oktober atau November. Beasiswa Ancora – Khazanah ditujukan bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan S1 di universitas-universitas terbaik di Malaysia. Beasiswa diberikan penuh dan menanggung sebagian besar kebutuhan studi, seperti biaya kuliah, biaya hidup, tiket, dll.

Beasiswa S1 VDMS
Bagi Anda yang berstatus mahasiswa D3 atau pun S1, ini salah satu beasiswa dalam negeri yang tersedia. Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Scholarship. Beasiswa cukup rutin ditawarkan, terutama bagi universitas dan perguruan tinggi mitra VDMS. Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp. 500.000 setiap bulan yang dibayarkan ke rekening pribadi, diberikan satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 dan Bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 650.000,- dan D3 sebesar Rp. 550.000), serta mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building).

Info pendaftaran: Beasiswa VDMS untuk Mahasiswa D3/S1

Beasiswa KPMG ASEAN
Anda yang tengah kuliah S1 jurusan bisnis dan akuntansi, bisa mengikuti program beasiswa KPMG ASEAN atau KPMG ASEAN Scholarship. Tawaran beasiswa yang disediakan KPMG cukup menarik. Salah satunya adalah bantuan dana kuliah sebesar Rp 45 juta per tahun yang diberikan selama tiga tahun berturut-turut. Tidak itu saja, ketika mahasiswa bersangkutan berada di tahun ketiga dan keempat jenjang S1, KPMG akan memberikan kegiatan magang.

Info pendaftaran: Beasiswa KPMG ASEAN untuk S1

Beasiswa S1 Butik CIMB
Peluang beasiswa S1 ini ditujukan buat entrepreneur muda di Indonesia. Beasiswa Unggulan Teknologi Industri Kreatif (BUTIK) CIMB Niaga. Beasiswa dibuka bagi mahasiswa yang berjiwa entrepreneur sekaligus berprestasi secara akademis. Pelamarnya merupakan mahasiswa dari universitas negri atau swasta di seluruh Indonesia mulai semester 5 pada pendidikan jenjang S1 dan/atau mulai semester 3 pada pendidikan DIII/Vokasi. Pendaftaran biasanya sudah tersedia September atau Oktober.

Beasiswa Mizan
Yang perlu juga diintip tawaran beasiswa S1 2016 adalah Beasiswa Mizan. Lebih spesifiknya beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah mempersiapkan menyelesaikan skripsi, tesis, atau disertasi kuliah. Beasiswa tugas akhir tersebut disediakan dalam bentuk bantuan dana penelitian. Yang menarik, karya tulis yang dihasilkan juga berpeluang untuk diterbitkan. Beasiswa Mizan biasanya dibuka Mei atau Juni.

Itulah sebagian info beasiswa S1 2016 - 2017 yang berpeluang dibuka kembali tahun ini. Persiapkan diri Anda saat ini, berikutnya tinggal memetik hasilnya. Semoga..
12/01/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi

Kendala finansial tampaknya bukan lagi alasan untuk menghambat studi ke jenjang lebih tinggi. Tahun ini, ada 60 ribu kursi beasiswa Bidik Misi yang disediakan pemerintah melalui Kemdikbud. Alokasi tersebut disebar ke sejumlah PTN/PTS yang ada di Tanah Air. Bagi Anda lulusan SLTA/sederajat tahun lalu atau yang akan lulus tahun ini, pendaftaran beasiswa Bidik Misi sudah dibuka.

Beasiswa ini ditujukan bagi siswa berprestasi, namun terkendala faktor ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sejak digulirkan 2010 lalu, ada ratusan ribu mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa Bidik Misi. Tahun ini ditambah, bahkan informasinya diperluas untuk program profesi, seperti lulusan sarjana kedokteran (S.Ked) yang akan melanjutkan pendidikan profesi dokter bisa menggunakan beasiswa Bidik Misi, begitu pun dengan lulusan calon pendidik yang harus menempuh program sertifikasi dan profesi sebelum bisa mengajar sebagai guru.

Persyaratan:
1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun ini;
2. Lulusan tahun lalu yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut:
    a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir.
    b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu di antara PTN atau PTS dengan ketentuan:
    a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
        1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
        2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
        3) Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN.
    b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Bidik Misi dilakukan secara online. Ada beberapa alur yang ditempuh lulusan SLTA/sederajat sebelum mendaftar. Mengacu pada pedoman yang ada, sekolah harus terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi di laman: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah. Biasanya butuh waktu 1 x 24 jam untuk diverifikasi terlebih dahulu oleh Ditjen Dikti. Jika sekolah Anda sebelumnya telah terdaftar sebagai pemohon Bidik Misi, maka tinggal login dengan memasukkan NPSN serta Kode Akses yang telah diperoleh.

Berikutnya, sekolah merekomendasikan masing-masing siswa di laman tersebut. Soal layak tidaknya direkomendasikan, silakan dikonsultasikan ke pihak sekolah. Jika mereka telah merekomendasikan, sekolah akan memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan. Tahapan tersebut semuanya dilakukan pihak sekolah.

Nomor pendaftaran dan kode akses yang diberikan pihak sekolah nantinya akan Anda gunakan saat mendaftar beasiswa Bidik Misi secara online. Silakan buka laman: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id untuk mendaftar. Pilih fitur ‘Siswa/Alumni’ yang telah direkomendasikan. Silakan selesaikan semua tahapan di sistem pendaftaran tersebut.

Siswa yang sudah mendaftar beasiswa Bidik Misi, kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri sesuai ketentuan pola masing-masing seleksi melalui:
a. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
b. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id
c. Seleksi Mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Siswa yang mendaftar melengkapi berkas sebagai berikut yang akan dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk:
1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
6. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
8. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.

Seleksi:
Seleksi untuk PTN
 

Proses seleksi Bidik Misi dilakukan oleh perguruan tinggi baik yang masuk melalui jalur seleksi nasional maupun mandiri. Jika mengikuti seleksi nasional, PTN akan menyeleksi penerima rekomendasi Bidik Misi yang merupakan lulusan seleksi nasional (SNMPTN). Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Hasil seleksi nasional calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi nasional dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Jika mengikut seleksi mandiri, PTN melakukan seleksi terhadap pendaftar menggunakan jalur, persyaratan, dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh masing-masing PTN. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh Rektor/Direktur /Ketua atau yang diberi wewenang melalui media yang dapat diakses oleh setiap pendaftar dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Seleksi untuk PTS
Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTS dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, PTS bisa saja melakukan kunjungan ke alamat pendaftar. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi PTS dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
 
Pendanaan:  
Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan di perguruan tinggi selama delapan (8) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama enam (6) semester untuk program Diploma III.

Untuk program studi yang memerlukan pendidikan keprofesian atau sejenis, perpanjangan pendanaan sampai lulus jenjang keprofesian difasilitasi oleh PT penyelenggara Bidik Misi.

Beasiswa yang diperoleh, di antaranya pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT. Kemudian bantuan biaya penyelenggaraan yang dikelola perguruan tinggi. Tahun lalu maksimal Rp 2,4 juta per semester yang dapat digunakan untuk biaya masuk perguruan tinggi, SPP, biaya pendidikan lainnya, tutorial, kegiatan ko dan ekstrakurikuler, dan asuransi kesehatan atau kecelakaan. 

Kemudian diberikan bantuan biaya hidup sekurang-kurangnya Rp 600 ribu per bulan sesuai besaran yang ditentukan oleh perguruan tinggi serta biaya kedatangan saat pertamakali tiba dari tempat asal menuju perguruan tinggi. 
1/08/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dalam Negeri, Ini Dia Pilihannya!

Peluang beasiswa di dalam negeri memang tidak seramai di luar. Pilihannya terbatas. Mulai dari sponsor, jenis beasiswa, program yang diakomodir, jumlah dana, hingga sasaran. Cara terbaik meraih beasiswa yang terbatas adalah menyiapkan diri sekompetitif mungkin. Melihat kekuatan yang dimiliki dan menghitung kemungkinannya.

Di tahun 2013-2014, tawaran beasiswa dalam negeri tampaknya tidak banyak berubah. Sponsor beasiswa yang sudah eksis masih lebih dominan, sembari menunggu ada pendonor baru yang mau menyumbang beasiswa.

Berikut tawaran beasiswa di 2013-2014 yang berpeluang besar dibuka kembali:
1. Beasiswa Unggulan
Beasiswa Unggulan merupakan program beasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang bertujuan menggaet para calon dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan perguruan tinggi (PTN/PTS) untuk melanjutkan pendidikannya. Beasiswa Unggulan atau biasa disingkat BU, menyediakan beasiswa studi S2 dan S3 di dalam negeri dan luar negeri. Biasanya, BU mulai ditawarkan awal Maret hingga April.

2. Beasiswa Dikti
Beasiswa satu ini memiliki kemiripan dengan BU. Bedanya pada sasaran dari beasiswa. Beasiswa Dikti ditujukan bagi dosen tetap PTN, dosen DPk, dan dosen tetap PTS. Pada Gelombang 1 lalu, Beasiswa Dikti hanya menyediakan pilihan studi di luar negeri. Pendaftaran secara online dibuka antara Juli hingga Oktober.

3. Beasiswa Bidik Misi
Ini salah satu beasiswa Kemdikbud yang ditujukan bagi siswa kurang mampu agar bisa melanjutkan pendidikan tinggi. Pada 2012, beasiswa ini menyediakan sekitar 30.000 alokasi beasiswa dan tersebar di seluruh PTN di Indonesia. Beasiswa Bidik Misi dibuka awal Maret untuk jalur undangan, berikutnya awal Mei untuk jalur SNMPTN. Selain itu, perguruan tinggi juga menyediakan seleksi secara mandiri. 

4. Beasiswa Sampoerna
Tawaran beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa asal Papua. Ada sekitar 10 beasiswa disediakan pada 2012. Beasiswa Sampoerna mengkhususkan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi dan berjiwa kepemimpinan. Beasiswa dibuka sekitar awal Juni.

5. Beasiswa Djarum
Melalui programnya Djarum Beasiswa Plus, beasiswa satu ini rutin digulirkan. Sasarannya adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1. Beasiswa Djarum menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk memberikan beasiswanya. Tahun 2012, beasiswa ini ditawarkan awal April. 

6. Beasiswa BCA
Beasiswa satu ini ditawarkan BCA Finance. Sasarannya juga adalah mahasiswa S1 dan minimal telah menyelesaikan semester 2. Beasiswa BCA memberi alokasi 50 kursi pada 2012 dan ditawarkan setiap tahun. Pendaftaran dibuka sekitar awal September.

7. Beasiswa CIMB
Melalui programnya beasiswa BUTIK-CIMB, beasiswa ini menjaring mahasiswa yang berprofesi sebagai wirausaha muda di masa kuliah. Beasiswa CIMB ditawarkan bagi mahasiswa S1 dan D3. Selain itu, melalui CIMB Group juga disediakan beasiswa S2 dan S3 di luar negeri. Beasiswa CIMB biasanya ditawarkan awal Juni.

8. Beasiswa On Going
Tawaran beasiswa on going disediakan oleh Dikti untuk para dosen tetap PTN maupun PTS yang sedang menempuh pendidikannya di luar negeri. Biasanya, beasiswa ini ditawarkan sekitar awal Juli.

9. Beasiswa Kemenag
Kementerian Agama juga memiliki penawaran beasiswa sendiri yang ditujukan bagi para dosen dan tenaga kependidikan PTAIN/PTAIS. Beasiswa ini hanya bisa diambil untuk studi di luar negeri mulai jenjang S2 hingga S3. Jika tidak berubah, pengumuman beasiswa Kemenag akan disampaikan Mei.

10. Beasiswa Bidik Misi Kemenag
Selain Bidik Misi Kemdikbud, ada Bidik Misi Kemenag. Keduanya memiliki kesamaan karena sama-sama ditujukan bagi siswa kurang mampu. Bidik Misi Kemenag akan menanggung biaya kuliah di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). Beasiswa baru bisa diajukan bila mahasiswa lulus di SPMB PTAIN. Silakan periksa tawaran ini pada bulan Mei.

11. Beasiswa BlackBerry
Program beasiswa ini bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). BlackBerry menyediakan sekitar 18 beasiswa master dan doktor untuk kuliah berbasis riset di ITB. Beasiswa BlackBerry juga ditawarkan sekitar Mei.

12. Beasiswa Kaltim
Beasiswa Kaltim hanya ditujukan bagi mahasiswa asal Kalimantan Timur (Kaltim), baik yang kuliah di Kaltim maupun di luar Kaltim. Beasiswa ini menyediakan alokasi mulai dari jenjang D3, S1, S2, hingga S3. Pendaftaran dimulai sekitar April hingga Juni. 

13. Beasiswa Kukar
Serupa dengan Beasiswa Kaltim, beasiswa Kukar merupakan beasiswa lokal yang hanya ditujukan bagi mahasiswa asal Kutai Kartanegara. Sekup beasiswa ini lebih luas, mulai dari D1, D2, dan D3 hingga S1, S2, dan S3. Pendaftaran beasiswa disediakan mulai Oktober hingga November.

14. Beasiswa P3SWOT
Beasiswa ini disediakan Kemdikbud bagi sejumlah penggiat profesi, di antaranya peneliti, penulis, pencipta, seniman, wartawan, olahragawan, dan tokoh. Beasiswa P3SWOT dibuka di awal tahun dan berakhir 31 Desember. Jika tertarik, Anda bisa melihatnya di sini.

15. Beasiswa Fast Track
Salah satu beasiswa program fast track disediakan Kemdikbud. Beasiswa ini dibuka Januari hingga 31 Desember. Salah satu penawarannya di sini

16. Beasiswa Guru dan Kepsek
Guru, kepala sekolah, dan pengawas kini juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi. Direktorat P2TK Kemdikbud mengalokasikan beasiswa untuk mereka setiap tahunnya. Beasiswa diberikan secara penuh untuk program S2 yang akan diambil. Pendaftaran dibuka sekitar Maret hingga Mei.

17. Beasiswa CIO
Beasiswa Chief Information Officer (CIO) disediakan oleh Kementerian Kominfo bekerjasaman dengan UGM. Beasiswa ini ditawarkan bagi PNS/CPNS di lingkungan kementerian maupun non kementerian baik pusat maupun daerah. Beasiswa ditawarkan untuk program S2. Pendaftaran dibuka sekitar awal Februari. 

18. Beasiswa Universitas
Universitas umumnya memiliki penawaran beasiswa secara mandiri. Beasiswa kampus ini ada yang dibuka untuk perkuliahan baru, tapi juga banyak yang ditawarkan kepada mahasiswa yang sedang studi. Variasi beasiswa, seperti program yang ditawarkan, jenjang kuliah, hingga jumlah beasiswa merupakan kebijakan tersendiri setiap universitas. Penawaran ini bisa dilihat di masing-masing situs mereka. 

19. Beasiswa Lokal
Beasiswa lokal dapat didefinisikan sebagai beasiswa dengan sekup tertentu, baik dari segi sasaran, tempat, maupun jumlahnya. Beasiswa lokal umumnya disediakan pemerintah daerah atau lembaga donor kepada kelompok yang diinginkan. Contoh beasiswa lokal adalah beasiswa Kaltim atau beasiswa Kukar.

20. Beasiswa Yayasan
Peluang beasiswa ini bisa Anda dapatkan dengan menghubungi pihak yayasan yang biasa memberi donor. Umumnya yayasan perusahaan besar sudah bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi. Jadi, cukup tanyakan atau cari tahu yayasan mana yang biasa memberikan beasiswa di kampus Anda.

Beragam info beasiswa dalam negeri ini bisa dilihat di sini
11/25/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Dibuka, Beasiswa Bidik Misi Kemenag/PTAIN

Tawaran beasiswa bidik misi 2012 tidak hanya diberikan Kemdikbud, tahun ini Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam secara resmi mengumumkan beasiswa bidik misi yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). Fokus beasiswa ditujukan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Berikut persyaratan beasiswa Bidik Misi PTAI 2012:

1. Persyaratan Umum
    a. Lulusan SMA/SMK/MA/Pesantren atau yang sederajat, tahun 2011 atau tahun 2012.
    b. Sehat jasmani dan rohani.
   c. Lulus dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPMB PTAIN).
2. Persyaratan Khusus
    a. Berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi, yang ditunjukkan dengan surat
keterangan dari pihak yang berwenang (Kepala Desa/Lurah).
    b. Memiliki prestasi akademik/kurikuler, ko-kurikuler, maupun ekstra kurikuler yang ditunjukkan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh kepala sekolah/madrasah/pimpinan pondok pesantren.

Kuota beasiswa
1. Jumlah penerima Beasiswa Bidik Misi PTAI Tahun 2012 adalah 2.100 orang.
2. Jumlah tersebut di atas didistribusikan pada 32 Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri
(PTAIN) seluruh Indonesia yang telah ditentukan.
3. Masing-masing PTAIN mendapatkan kuota sebagaimana terlampir.

Mekanisme pendaftaran
Mekanisme pelaksanaan program Beasiswa Bidik Misi PTAI 2012 sebagai berikut :
1. Pada saat pendaftaran SPMB_PTAIN, calon mahasiswa harus mengisi formulir pendaftaran untuk pilihan “BIDIK MISI”
2. Calon mahasiswa harus mengikuti seluruh proses seleksi yang telah ditentukan.
3. Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SPMB_PTAIN, segera melaksanakan registrasi atau daftar ulang ke PTAIN dan menyerahkan seluruh berkas yang telah ditentukan.
4. PTAIN Penyelenggara (PTP) Program Bidik Misi melaksanakan seleksi khusus bagi calon mahasiswa program Bidik Misi Tahun 2012.
5. Pimpinan PTP menyampaikan pertimbangan atas hasil seleksi khusus, kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
6. Direktur Jenderal Pendidikan Islam menetapkan penerima beasiswa Bidik Misi Tahun 2012.
7. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam melakukan proses pencairan dana kepada masing-masing mahasiswa.

Anggaran beasiswa
Sumber dana program Bidik Misi PTAI Tahun 2012 ini berasal dari Daftar Isian Pengguna Anggaran (DIPA) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Tahun 2012. Bagi masing-masing mahasiswa peserta program Bidik Misi PTAI 2012 diberikan dana sebesar Rp. 6.000.000,- (enam juta rupiah) setiap semester, selama 8 (delapan) semester, yang digunakan untuk biaya hidup dan biaya penyelenggaraan pendidikan.

Deadline beasiswa
Pendaftaran mahasiswa Bidik Misi mulai tanggal 1 Mei - 15 Juni 2012 (bertepatan dengan jadwal pendaftaran SPMB-PTAIN). Info SPMB bisa dilihat di: http://spmb-ptain.ac.id

Kontak Person
Informasi pendaftaran SPMB_PTAIN 2012 dapat diakses melalui website resmi Kementerian Agama www.kemenag.go.id atau pada masing-masing perguruan tinggi. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Rahmawati 085693176500 atau Lilik 081316640004.
5/27/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pengumuman Beasiswa Bidik Misi, Ayo Daftar!

Harapan untuk melanjutkan pendidikan tinggi bagi siswa kurang mampu mendapat kesempatan luas. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan tahun ini kembali meluncurkan beasiswa bidikmisi 2012. Program itu akan menampung sekitar 30.000 siswa tidak mampu untuk dibiayai melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi negeri. Asyiknya, beasiswa bidikmisi ini tidak hanya menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan, tapi juga biaya hidup, akomodasi, dan sejumlah kebutuhan lainnya.

Silakan daftar sekarang bagi Anda yang menginginkan beasiswa ini. Caranya Anda terlebih dahulu harus diusulkan oleh kepala sekolah kemudian melakukan registrasi online di laman website: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/. Ikuti petunjuk untuk memudahkan pendaftaran.

Saat ini yang dibuka beasiswa bidikmisi untuk SNMPTN jalur ujian tulis mulai 1 Mei – 29 Mei 2012. Sebelumnya, bidikmisi untuk jalur undangan sudah lebih dulu ditutup Maret lalu. Selain itu juga tersedia pendaftaran bidikmisi untuk seleksi mandiri yang digelar masing-masing PTN.

Berikut beberapa persyaratan beasiswa bidikmisi 2012:
1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2012;
2. Lulusan tahun 2011 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing PTN;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Kurang mampu secara ekonomi sebagai berikut:
a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali sebesar-besarnya Rp3.000.000,- setiap bulan;
b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp600.000,- setiap bulannya; dan
c. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata1) atau Diploma 4.
5. Untuk peserta seleksi SNMPTN Ujian Tulis dan Seleksi Mandiri harus memiliki potensi akademik memadai, yaitu masuk dalam 30% terbaik di sekolah (semester 4 dan 5 bagi yang akan lulus 2012 atau semester 5 dan 6 bagi lulusan 2011) untuk semua jenis seleksi Bidikmisi.
6. Khusus SNMPTN jalur undangan hanya diperuntukkan bagi yang akan lulus 2012 dan masuk dalam urutan terbaik
1) Akreditasi A: 50% terbaik dan konsisten di semester 3, 4,dan 5
2) Akreditasi B : 30% terbaik dan konsisten di semester 3, 4,dan 5
3) Akreditasi C : 15% terbaik dan konsisten di semester 3, 4,dan 5
4) Lainnya: 5% terbaik dan konsisten di semester 3, 4,dan 5
Pemeringkatan dilakukan sesuai dengan jurusan IPA, IPS, atau Bahasa berdasarkan nilai
mata pelajaran yang diujikan dalam UN tahun 2012. Persentase terbaik tersebut di atas
dihitung berdasarkan jumlah siswa kelas XII di masing-masing sekolah
7. Pertimbangan khusus diberikan kepada pendaftar yang memenuhi persyaratan 1 s.d. 6, serta mempunyai prestasi ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler paling rendah peringkat ke-3 di tingkat kabupaten/kota atau prestasi non kompetitif lain yang tidak ada pemeringkatan (contoh ketua organisasi siswa sekolah/OSIS);
8. Potensi akademik dan prestasi yang dimaksud pada butir 5 dan 6 dinyatakan dengan surat rekomendasi Kepala Sekolah/Madrasah atau Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan Lampiran 2;

Oke, bagi Anda yang tertarik beasiswa bidikmisi 2012, saatnya mendaftar. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di http://bidikmisi.dikti.go.id/portal/?p=1
5/15/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya