Beasiswa Brunei 2016 – 2017 (D3, S1, S2, S3)

Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2016 – 2017. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di universitas-universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Institut Teknologi Brunei (ITB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan ITB. Sementara, beasiswa S3 diberikan hingga tiga tahun untuk program doktor di UNNISA. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan bila berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2016 – 2017 ini. Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam, tunjangan bulanan sebesar BND 500, tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, tunjangan makanan setiap bulan BND 150, setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. 

Selain itu disediakan pula akomodasi tempat tinggal serta perawatan kesehatan atau gigi di rumah sakit pemerintah. 

Apa saja program yang tersedia? Banyak sekali pilihan. Secara umum misalnya seni, sains, bisnis, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, ilmu biomedis, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan banyak lagi. 

Persyaratan: 
1. Warganegara ASEAN, OIC, dan negara anggota Commonwealth serta yang lainnya yang memenuhi syarat
2. Berusia antara 18 – 25 tahun untuk program sarjana dan tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana pada 31 Juli 2016 
3. Beasiswa tidak berlaku bagi penduduk tetap Brunei Darussalam atau warganegara asing yang menetap di Brunei Darussalam 

* Persyaratan lebih teknis terutama menyangkut dengan program yang akan diambil bisa dilihat pada “Entry Qualification”. Penjelasan lebih lanjut ada di bawah. 

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (dibuat 3 rangkap) 
2. Tiga (3) lembar pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Copy ijazah dan transkrip akademik dilegalisir (3 rangkap) 
4. Statement of Purpose (3 rangkap) – lihat di formulir
5. Salinan akte kelahiran dan paspor dilegalisir (3 rangkap)
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) (3 rangkap)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang berbahasa Indonesia 

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir aplikasi (unduh) bersama dokumen aplikasi lainnya. Buat masing-masing tiga rangkap seperti yang sudah disebutkan di atas. Formulir aplikasi dapat diketik atau ditulis tangan (asalkan rapi) menggunakan tinta hitam atau biru dengan memakai kertas ukuran A4 dalam bahasa Inggris. Di laman unduh, Anda juga bisa melihat “Entry Qualification”.

Selanjutnya formulir aplikasi dan dokumen yang telah lengkap tersebut dikirimkan ke alamat Kedutaan Besar Brunei Darussalam di Jakarta atau bisa juga langsung ke Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam melalui Technical Assistance Division.

Pengajuan Aplikasi:

Kedutaan Besar Brunei Darussalam
Jalan Teuku Umar No.51, Menteng, 
Jakarta 10210
Telp: (021) 31906080 

Atau:
Technical Assistance Division, 
Ministry of Foreign Affairs and Trade, 
Jalan Subok, Bandar Seri Begawan, BD2710, 
Brunei Darussalam. 
Fax No: (673) 2230903. 
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn

*Bagi pelamar yang ingin studi di UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online melalui: https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/

TIPS: Ada baiknya dokumen aplikasi beasiswa diantar langsung ke alamat Kedutaan Besar Brunei Darussalam di Jakarta. Setelah itu siapkan soft copy-nya dan kirimkan melalui email Technical Assistance Division di atas. Ini juga untuk memastikan bahwa semua dokumen yang diajukan sudah lengkap. Selain itu, formulir aplikasi yang telah diisi juga harus mendapatkan pengesahan (endorsement), biasanya melalui bagian yang mengurusi beasiswa di Kementerian Pendidikan atau Kementerian Luar Negeri. 

Aplikasi beasiswa sudah harus diterima paling lambat 9 Januari 2016. Pemberitahuan pemenang biasanya melalui email atau dihubungi oleh pihak kedutaan. Bagaimana sudah siap mencoba Beasiswa Brunei Darussalam 2016 ini?
12/02/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 2017 – 2018, Ini Info dan Peluangnya!

Anda masih mencari beasiswa S2 yang tepat untuk pembiayaan studi? Cukup banyak peluang saat ini tersedia. Mulai dari yang memberikan biaya penuh, menanggung dana kuliah saja, atau pun dana parsial untuk kebutuhan studi tertentu. Pemilihan beasiswa tersebut sangat tergantung pada keperluan Anda. Jika menginginkan semua kebutuhan studi ditanggung pihak sponsor atau donatur, pilihan beasiswa penuh jadi prioritas. Sebaliknya, jika memiliki dana cukup/pas-pasan dan ingin mengurangi biaya yang dikeluarkan, beasiswa parsial dapat dipertimbangkan.

Uraian kali ini tidak membahas mana info beasiswa yang paling tepat yang bisa Anda pilih. Sebab, tepat tidaknya tergantung pilihan masing-masing. Di bawah ini adalah ulasan peluang-peluang beasiswa yang bisa diikuti serta kelebihan dan kekurangannya, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum mendaftar.

Khusus beasiswa S2 2017-2018, sebagian telah buka pendaftaran, dan banyak lagi menyusul kemudian. Beasiswa S2 tersebut terdiri dari beasiswa S2 luar negeri yang umumnya disediakan oleh donatur luar, sebagian lagi adalah beasiswa S2 dalam negeri yang diselenggarakan oleh lembaga di tanah air.

Berikut ini adalah 15 beasiswa S2 2017-2018 yang rutin ditawarkan:

Beasiswa Pendidikan Indonesia – LPDP
Skema beasiswa pemerintah ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Programnya dinamai Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Cukup beragam beasiswa BPI yang ditawarkan oleh LPDP tersebut. Misalnya BPI Program Magister dan Doktor, BPI Program Afirmasi, Beasiswa Presiden, BPI Program Tesis/Disertasi, dan beasiswa dokter spesialis. BPI – LPDP ini bisa dibilang paling favorit di tanah air saat ini. Itu karena selain menawarkan beasiswa penuh bagi penerimanya, juga luasnya cakupan bidang studi serta universitas yang ditawarkan. Anda dapat melamar beasiswa BPI untuk studi S2 di dalam maupun luar negeri. 

Info Pendaftaran » Beasiswa LPDP

Beasiswa Unggulan
Hadir lebih dulu, Beasiswa Unggulan saat ini sudah dikenal luas. Program beasiswa ini ditawarkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan. Jika Anda memiliki prestasi dan berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, Beasiswa Unggulan bisa menjadi salah satu pilihannya. Yang menarik, Beasiswa Unggulan juga dapat dipergunakan untuk studi di dalam maupun luar negeri. Khusus beasiswa S2, kandidat terpilih dapat memperoleh manfaat beasiswa 18 – 24 bulan. Selain biaya pendidikan, juga tersedia biaya buku, biaya penelitian, biaya hidup, biaya transportasi ke universitas tujuan, dll.

Info Pendaftaran » Beasiswa Unggulan

Beasiswa Dikti
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) juga punya skema beasiswa sendiri yang ditawarkan rutin setiap tahun. Menyasar dosen dan tenaga kependidikan, beasiswa Dikti ini cukup dikenal kalangan kampus. Apalagi, dosen dan tenaga kependidikan di tanah air jumlahnya tidak sedikit. Bagi Anda yang memiliki profesi di bidang tersebut dan sedang mencari beasiswa S2 2017-2018, beasiswa Dikti patut dipertimbangkan. Beasiswa ini juga menyediakan pembiayaan pendidikan penuh dan menawarkan beberapa pilihan bagi pelamarnya. Beasiswa tersebut di antaranya Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) yang ditujukan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri, Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPP-LN) untuk studi di luar negeri, juga ada beasiswa peningkatan kualitas publikasi internasional (PKPI) bagi mahasiswa S3 pada pascasarjana penyelenggara BPP-DN untuk menambah wawasan serta pengalaman internasional. 

Info Pendaftaran » Beasiswa Dikti

Beasiswa Tanoto Foundation
Beasiswa lokal satu ini cukup rutin ditawarkan. National Champion Scholarship yang disediakan Tanoto Foundation. Setiap tahun, ada beasiswa S2 yang juga bisa diikuti melalui program tersebut. Calonnya dipertimbangkan dari universitas yang telah menjadi mitra Tanoto Foundation. Khusus beasiswa S2 2017-2018, ada enam perguruan tinggi mitra di tanah air. Beasiswa Tanoto Foundation ini lazimnya menyediakan biaya kuliah serta biaya hidup bagi penerimanya. Bagi Anda yang mengincar beasiswa S2 dalam negeri, peluang ini bisa Anda pertimbangkan. Info beasiswa Tanoto biasanya dibuka awal tahun.

Info Pendaftaran » Beasiswa Tanoto Foundation

Beasiswa Fulbright
Tak disangkal, beasiswa Fulbright banyak menyedot minat bagi pemburu beasiswa ke Amerika Serikat. Beasiswa ini terbilang cukup tua, bahkan ditawarkan di ratusan negara, termasuk Indonesia. Nah, untuk Anda yang berencana melanjutkan S2 di universitas-universitas AS, beasiswa Fulbright layak dipertimbangkan. Fulbright merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beberapa jenis dengan sasaran berbeda. Misalkan Fulbright Master’s Degree Program, Fulbright-Freeport Master’s Degree Program, Fulbright Master of Science & Technology Initiative Degree Program, dan banyak lagi.

Info Pendaftaran » Beasiswa Fulbright

Beasiswa Erasmus Plus
Beasiswa Erasmus Plus (Erasmus +) merupakan wujud baru dari beasiswa Erasmus Mundus. Periode Beasiswa Erasmus Mundus telah berakhir 2013 lalu, kini namanya menjadi Erasmus + yang menggabungkan 7 program beasiswa yang didanai Uni Eropa lainnya. Tidak jauh beda dari program sebelumnya, Beasiswa Erasmus Plus juga memberikan beragam jenis beasiswa S2 yang ditawarkan oleh ratusan konsorsium yang tergabung. Beasiswa ditujukan untuk studi di perguruan tinggi Eropa untuk beberapa negara sekaligus. Tiap konsorsium menawarkan skema berbeda yang disesuaikan dengan program yang ditawarkan. Pendanaan yang disediakan misalnya biaya kuliah, biaya hidup, tempat tinggal, asuransi, serta biaya perjalanan.

Info Pendaftaran » Beasiswa Erasmus Plus

Beasiswa Monbukagakusho
Beasiswa Pemerintah Jepang ini rutin ditawarkan kepada mahasiswa Indonesia. Beasiswa Monbukagakusho. Anda yang mengincar beasiswa S2 ke Jepang, Monbukagakusho juga menyediakannya.  Program Research Students salah satunya. Beasiswa ini dapat dipergunakan untuk mengambi S2 di universitas-universitas Jepang dan diberikan tanpa ikatan dinas. Selain biaya kuliah juga disediakan biaya hidup. Biasanya beasiswa ditawarkan awal April tiap tahunnya. Namun, untuk jenis yang lain sudah ada yang diumumkan sebelumnya.

Info Pendaftaran » Beasiswa Monbukagakusho

Beasiswa Chevening
Seperti negara lain, Pemerintah Inggris juga memiliki program beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa asing. Sebut saja Beasiswa Chevening yang di Indonesia selalu jadi incaran tiap tahunnya. Beasiswa Chevening merupakan program beasiswa penuh untuk studi S2 di universitas-universitas Inggris. Melalui beasiswa tersebut, kandidat terpilih dapat kuliah di universitas-universitas terbaik UK.

Selain tanggungan biaya kuliah, penerima beasiswa juga memperoleh tiket perjalanan, biaya penyusunan tesis, tunjangan hidup, dan uang saku bulanan.

Info Pendaftaran » Beasiswa Chevening

Beasiswa DAAD
Kualitas pendidikan di negara satu ini juga tak perlu diragukan. Jerman. Tiap tahun pelajar Indonesia yang memilih melanjutkan pendidikan di sana cukup signifikan. Meski begitu, ada cara lain bila Anda ingin kuliah tanpa mengeluarkan biaya. Manfaatkan Beasiswa DAAD yang rutin ditawarkan setiap tahun. Bagi yang mengincar Beasiswa S2 2017-2018 di Jerman, Beasiswa DAAD patut jadi pertimbangan. Beasiswa ini juga memiliki beragam jenis yang menyasar para profesional, dosen, peneliti, maupun masyarakat umum. Biasanya kandidat terpilih diberikan biaya kuliah, biaya perjalanan, asuransi, serta tunjangan lain.

Info Pendaftaran » Beasiswa DAAD

Beasiswa Eiffel
Prancis tidak saja tersohor karena Menara Eiffel, tapi menjanjikan kualitas pendidikan yang baik yang dapat diikuti. Jika Anda berminat kuliah S2 di Prancis, Beasiswa Eiffel mungkin bisa menghantarkan impian itu. Setiap tahun Beasiswa Eiffel ditawarkan dan pelamar dari Indonesia salah satu diberi kesempatan mengikutinya. Pelamar yang berminat biasanya diminta untuk mendaftar terlebih dahulu ke universitas yang dituju, kemudian meminta pihak universitas mendaftarkan nama pelamar ke penyelenggara Beasiswa Eiffel. Pelamar yang berhasil biasanya mendapatkan tunjangan hidup bulanan, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, serta tunjangan akomodasi. Biaya dikeluarkan sendiri ketika melakukan pendaftaran ke universitas. Sementara biaya kuliah, Pemerintah Perancis memberikan bantuan sekitar 10.000 euro, baik warga Prancis maupun asing.

Info Pendaftaran » Beasiswa Eiffel

Beasiswa Australia Awards
Februari lalu, beasiswa Australia Awards kembali dibuka. Beasiswa ini didanai Pemerintah Australia untuk studi pascasarjana di universitas-universitas Australia. Beasiswa tersebut didanai penuh dan dapat dipergunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 di Australia.

Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dana penunjang awal di masa perkuliahan, asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri di Australia, bantuan tutorial tambahan jika diperlukan, biaya-biaya pemeriksaan medis dan rontgen, biaya tiket perjalanan kelas ekonomi saat keberangkatan ke Australia dan pulang ke tanah air, serta penelitian lapangan di Indonesia atau Australia.

Info Pendaftaran » Beasiswa Australia Awards

Beasiswa Nuffic Neso
Sebagai perwakilan resmi Belanda, Nuffic Neso Indonesia juga menyediakan beragam jenis beasiswa untuk studi di universitas-universitas Belanda. Beasiswa itu di antaranya StuNed, Orange Tulip Scholarship, Netherlands Fellowship Programme, dan yang terbaru Holland Scholarship. Beasiswa ini ada yang ditawarkan penuh, seperti StuNed yang merupakan hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda. Namun, ada juga yang sifatnya parsial, seperti OTS dan Holland Scholarship. Untuk Anda yang berburu beasiswa S2 2017-2018, tidak ada salahnya mungkin mencobanya.

Info Pendaftaran » Beasiswa StuNed

Beasiswa Sultan Brunei
Meski tidak sepopuler beasiswa luar lainnya. Beasiswa Sultan Brunei ternyata banyak menarik minat mahasiswa Indonesia. Beasiswa tersebut memang sifatnya terbuka, sehingga bisa diikuti oleh mahasiswa negara lain di waktu yang bersamaan, namun tingginya peminat asal Indonesia ikut jadi tanda tanya.

Sepintas, Beasiswa Pemerintah Brunei tersebut menawarkan beasiswa mulai dari D3 hingga S3. Tidak terkecuali beasiswa S2.  Cakupan studi yang dibuka juga luas, tersebar di tiga universitas terbaik di Brunei. Kemudian, yang tak kalah menarik adalah lengkapnya fasilitas beasiswa yang diberikan. Sebut saja tanggungan biaya kuliah, tunjangan bulanan (uang saku, uang buku, uang makan), tiket pesawat, tunjangan bagasi saat pulang, akomodasi, dan bebas biaya rawat jalan di rumah sakit pemerintah. Beasiswa Sultan Brunei tersebut ditawarkan melalui skema Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students.

Info Pendaftaran » Beasiswa Brunei Darussalam

Beasiswa MIS
Malaysian International Scholarship (MIS). Jika belum mencobanya, bisa melihat penawaran beasiswa MIS yang diumumkan sebelumnya. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Malaysia. Selain menanggung biaya kuliah di universitas Malaysia, juga tersedia tunjangan hidup bulanan, tunjangan buku dan perjalanan lokal, asuransi kesehatan, biaya instalasi, tunjangan penelitian, visa hingga tiket pesawat ke Malaysia. Beasiswa MIS dapat dipergunakan untuk studi S2 di negeri Jiran.

Beasiswa NZ-AS
Program beasiswa ini rutin ditawarkan Pemerintah New Zealand bagi mahasiswa di ASEAN. New Zealand-ASEAN Scholars Awards (NZ-AS). Beasiswa dibuka bagi masyarakat umum, dosen, PNS, maupun swasta yang ingin melanjutkan S2 di universitas-universitas New Zealand. Namun, ada prioritas bagi pelamar yang berasal dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Jika berhasil mendapatkan beasiswa New Zealand-ASEAN, Anda memperoleh tanggungan biaya kuliah penuh di universitas New Zealand, tunjangan kedatangan, tunjangan hidup, asuransi kesehatan dan perjalanan, serta tiket penerbangan kembali ke tanah air. Beasiswa ini juga bisa Anda ikuti untuk studi S2 2017-2018.

Info Pendaftaran » Beasiswa NZ-AS

Itulah sebagian beasiswa S2 2017 - 2018 yang berpeluang untuk Anda ikuti. Silakan simak » Daftar Beasiswa S2 Lengkap untuk mengetahui beasiswa s2 terbaru yang pendaftarannya sedang dibuka.
3/06/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Brunei Darussalam 2015-2016

Jika tahun lalu Anda belum mengikuti tawaran beasiswa di Brunei Darussalam, inilah kesempatan untuk mencobanya. Pemerintah Brunei Darussalam kembali membuka peluang beasiswa Brunei Darussalam 2015-2016 bagi mahasiswa internasional. Kesempatan ini salah satunya terbuka bagi mahasiswa Indonesia yang ingin mengenyam studi di negara minyak itu.

Seperti tahun lalu, Beasiswa Brunei Darussalam 2015-2016 memberikan beasiswa penuh untuk jenjang diploma (D3), sarjana (S1), master (S2), hingga doktor (S3). Peluang ini ditawarkan Kesultanan Brunei melalui Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students.

Tiga perguruan tinggi Brunei yang berpartisipasi dalam beasiswa ini, yaitu Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), dan Institut Teknologi Brunei (ITB). Anda bisa memilih lokasi studi di salah satu kampus ternama Brunei tersebut. 

Menariknya, sebagian besar pilihan studi bisa diikuti melalui beasiswa Pemerintah Brunei ini, seperti keperawatan, kebidanan, kesenian, sains, bisnis, ilmu kesehatan, teknik, pendidikan, filsafat, matematika, komputer, kimia, biologi, biomedis, linguistik, sejarah, antropologi, ekonomi, manajemen, keuangan, konseling, administrasi bisnis, hukum, bahasa Arab, bahasa Inggris, dan banyak lagi.

Selain dibebaskan dari biaya kuliah di tiga kampus tersebut, kandidat terpilih juga akan memperoleh tunjangan bulanan (uang saku, uang buku, uang makan), tiket pesawat, tunjangan bagasi saat pulang, akomodasi, dan bebas biaya rawat jalan di rumah sakit pemerintah.

Durasi beasiswa diberikan selama empat tahun untuk jenjang S1, satu atau dua tahun untuk gelar S2, tiga tahun untuk gelar S3, dan tiga tahun untuk D3 kesehatan di UBD. Beasiswa dievaluasi setiap akhir semester untuk melihat kemajuan studi mahasiswa bersangkutan.

Persyaratan:
1. Warganegara ASEAN, OIC, atau negara anggota Commonwealth
2. Pelamar berusia 18 - 25 tahun untuk program sarjana dan tidak lebih dari 35 tahun untuk pacasarjana pada 31 Juli 2015.
3. Beasiswa tidak berlaku untuk penduduk tetap Brunei atau warganegara asing yang menetap di Brunei Darussalam.

Dokumen aplikasi:
1. Tiga lembar pasfoto ukuran paspor terbaru
2. Tiga lembar salinan ijazah beserta transkrip
3. Tiga lembar salinan Statement of Purpose (tersedia di formulir)
4. Tiga lembar salinan akte kelahiran dan paspor
5. Tiga lembar salinan SKCK (security vetting)
6. Terjemahan resmi masing-masing dokumen yang tidak menggunakan bahasa Inggris.

Pendaftaran:
Dokumen di atas dilampirkan bersama formulir aplikasi (3 buah) yang telah diisi. Dan dikirimkan ke alamat berikut:

Technical Assistance Division
Ministry of Foreign Affairs and Trade
Jalan Subok, Bandar Seri Begawan, BD2710,
Brunei Darussalam
Fax No: (673) 2230903


Formulir aplikasi beserta dokumen pendukung menggunakan kertas ukuran A4 dan diprint hanya pada satu sisi saja. Semua dokumen pendaftaran tersebut sudah harus diterima paling lambat 15 Desember 2014. Formulir aplikasi bisa diunduh di website Kementerian Luar Negeri Brunei (www.mofat.gov.bn/Pages/BDScholarship_2014_2015.aspx). Anda juga bisa mempelajari entry qualification yang tersedia untuk masing-masing jurusan di universitas Brunei.

Pertanyaan seputar beasiswa Pemerintah Brunei ini bisa ditanyakan via telepon: 00-673-2261177 atau email: scholarship@mfa.gov.bn

UPDATE: Beasiswa Brunei Darussalam 2016 - 2017
11/17/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Brunei Darussalam

Ini dia tawaran menarik buat Anda yang ingin studi di Brunei Darussalam. Negara minyak ini membuka kesempatan beasiswa 2014-2015 bagi mahasiswa luar negeri yang berencana menempuh pendidikan diploma, sarjana, hingga pascasarjana di Brunei. Beasiswa ini disediakan langsung oleh Kesultanan Brunei melalui skema Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students.

Ada tiga perguruan tinggi Brunei yang berpartisipasi dalam beasiswa ini, yaitu Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), dan Institut Teknologi Brunei (ITB). Beasiswa ini dibuka untuk tahun akademik 2014-2015 yang dimulai Juli 2014.

Beragam pilihan studi bisa diambil untuk beasiswa ini, seperti keperawatan, kebidanan, kesenian, sains, bisnis, ilmu kesehatan, teknik, pendidikan, filsafat, matematika, komputer, kimia, biologi, biomedis, linguistik, sejarah, antropologi, ekonomi, manajemen, keuangan, konseling, administrasi bisnis, hukum, bahasa Arab, bahasa Inggris, dan banyak lagi.

Beasiswa Pemerintah Brunei ini dapat dikategorikan sebagai beasiswa penuh (full scholarships) karena menanggung hampir semua kebutuhan studi selama di Brunei. Keuntungan yang diperoleh di antaranya, dibebaskan dari biaya kuliah, tunjangan bulanan (uang saku, uang buku, uang makan), tiket pesawat, tunjangan bagasi saat pulang, akomodasi, dan bebas biaya rawat jalan di rumah sakit pemerintah.

Durasi beasiswa diberikan selama empat tahun untuk jenjang sarjana (S1), dua tahun untuk gelar master (S2), tiga tahun untuk gelar doktor (S3), dan tiga tahun untuk diploma (D3) ilmu kesehatan di UBD. Namun, beasiswa akan dievaluasi setiap akhir semester untuk melihat kemajuan studi mahasiswa bersangkutan.

Persyaratan:
1. Warganegara ASEAN, OIC, atau negara anggota Commonwealth
2. Pelamar berusia 18 - 25 tahun untuk program sarjana dan tidak lebih dari 35 tahun untuk pacasarjana pada 31 Juli 2014.
3. Beasiswa tidak berlaku untuk penduduk tetap Brunei atau warganegara asing yang tinggal di Brunei Darussalam.

Dokumen aplikasi:
1. Tiga lembar pasfoto ukuran paspor terbaru
2. Tiga lembar salinan ijazah beserta transkrip
3. Tiga lembar salinan Statement of Purpose
4. Tiga lembar salinan akte kelahiran dan paspor
5. Tiga lembar salinan SKKB (security vetting)
6. Terjemahan resmi masing-masing dokumen yang tidak menggunakan bahasa Inggris.

Pendaftaran:
Dokumen di atas dilampirkan bersama formulir aplikasi (3 rangkap) yang telah diisi. Unduh di sini (kiri atas). Dan dikirimkan ke alamat berikut:

Technical Assistance Division
Ministry of Foreign Affairs and Trade
Jalan Subok, Bandar Seri Begawan, BD2710,
Brunei Darussalam
Fax No: (673) 2230903


Formulir aplikasi beserta dokumen pendukung menggunakan kertas ukuran A4 dan diprint hanya pada satu sisi saja. Semua dokumen pendaftaran tersebut sudah harus diterima panitia paling lambat 17 Januari 2014. Sebelum mengirimkan aplikasi, harap pelajari terlebih dahulu entry qualification yang bisa diunduh di sini.

Pertanyaan seputar beasiswa Pemerintah Brunei bisa ditanyakan via telepon: 00-673-2261177 atau email: scholarship@mfa.gov.bn
12/21/2013 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Raih! Beasiswa Brunei, Ada Tunjangan Bulanan

Selain Malaysia, Brunei Darussalam salah satu negara tetangga yang rajin menawarkan beasiswa luar negeri. Sasarannya juga mahasiswa internasional dengan sekup program studi yang lebih luas. Beasiswa meliputi jenjang pendidikan diploma, sarjana, master, hingga doktor.

Beasiswa Brunei ini terbilang spesial karena menyediakan beragam fasilitas, seperti uang saku bulanan, tunjangan buku, tunjangan makan per bulan, tempat tinggal, biaya bagasi, tiket pesawat, dan yang terpenting dibebaskan dari biaya perkuliahan.

Studi bisa diambil di tiga kampus ternama Brunei Darussalam, masing-masing Universitas Brunei Darussalam (UBD), Universitas Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), dan Institut Teknologi Brunei (ITB).

Di level diploma, ada tawaran beasiswa keperawatan, kebidanan, sementara di jenjang S1, pilihannya beragam sesuai gelar sarjana yang akan diambil, seperti kedokteran, keperawatan, kebidanan, sosiologi, geografi, sejarah, bahasa Inggris, seni, biologi, kimia, matematika, ilmu komputer, geologi, ekonomi, akuntansi, adminstrasi bisnis, termasuk program studi keislaman, seperti Fiqh, bahasa Arab, tafsir, hadits, dan sejarah peradaban Islam.

Di program master dan PhD, pilihan keahlian yang bisa diambil juga tidak kalah banyak. Daripada pegal, unduh langsung program kuliahnya mulai D3 – doktor di sini.

Perkuliahan di UBD, UNISSA, dan ITB akan dimulai Juli/Agustus 2013 di tahun akademik 2013/2014. 

Persyaratan Beasiswa:
1. Pelamar merupakan warga negara ASEAN, OKI, atau negara anggota persemakmuran. Usia pelamar 18 – 25 untuk program sarjana dan tidak lebih 35 tahun bagi pelamar pascasarjana (master dan doktor).
2. Penghargaan tidak berlaku bagi warganegara Burnei atau orang asing yang berada di Brunei Darussalam lebih dari tiga bulan.

Unduh formulir aplikasi di sini. Formulir dan dokumen lainnya dibuat rangkap tiga (3) dengan ukuran kertas A4 dan harus disahkan terlebih dahulu oleh Kementerian Luar Negeri atau instansi terkait yang bertanggung jawab menawarkan Beasiswa Brunei Darussalam. Paling lambat berkas diterima 14 Februari 2013. Dokumen apa saja yang harus dikirim tertera di formulir aplikasi.

Berkas dikirim ke alamat:
Technical Assistance Division,
Ministry of Foreign Affairs and Trade,
Jalan Subok, Bandar Seri Begawan, BD2710,
Brunei Darussalam.
Fax No: (673) 2230903. 
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn

Untuk mengetahui pendaftaran mahasiswa di masing-masing kampus di atas bisa mengunjungi laman situs berikut:
www.ubd.edu.bn
www.unissa.edu.bn
www.itb.edu.bn
1/26/2013 | 0 komentar | Baca selengkapnya