Showing posts with label dosen. Show all posts
Showing posts with label dosen. Show all posts

Beasiswa Sumitro, $10.000 untuk Riset ke AS

Sumitro Fellows Program. Bagi yang pernah mengikuti, skema beasiswa ini mungkin tidak asing. Beasiswa Sumitro merupakan program beasiswa riset senilai $10.000 yang didedikasikan kepada Profesor Sumitro Djojohadikusumo, ekonom Indonesia yang juga mantan Menteri Perdagangan dan Menristek.

Seperti halnya USINDO Travel Grants, beasiswa Sumitro juga dibuka bagi warga Indonesia maupun Amerika Serikat (AS). Warga AS bisa menggunakan beasiswa ini untuk penelitian yang terkait ekonomi politik di Indonesia, sebaliknya warga Indonesia yang ingin melakukan penelitian di negeri Paman Sam itu bisa mengambil proyek terkait hubungan Indonesia-AS.

Mereka yang bisa mengikuti program beasiswa Sumitro di antaranya lulusan post-doktoral, calon doktor (PhD), akademisi, serta para profesional yang memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan penelitian lapangan.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia atau AS
2. Penelitian terkait dengan hubungan bilateral Indonesia-AS
3. Mahir berbahasa Inggris dibuktikan dengan skor TOEFL. Pengecualian bagi mereka lulusan universitas di AS atau negara yang menggunakan bahasa Inggris.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi yang diisi lengkap dan ditandatangani
2. Abstrak penelitian lapangan: satu hingga lima halaman terkait penelitian yang akan diambil
3. Curriculum vitae atau resume (CV tidak lebih dari 10 halaman atau resume yang menyediakan kutipan lengkap dari semua publikasi dengan item publikasi terbaru pada urutan pertama.
4. Dua (2) surat rekomendasi. Satu surat rekomendasi dari pembimbing disertasi atau dosen senior. Minta mereka untuk mengirim langsung surat rekomendasi tersebut ke email: sumitro@usindo.org pada atau sebelum 31 Januari 2015.
5. Surat pernyataan tanggung jawab: ditandatangani
6. Informasi tambahan. Selain informasi di atas, panitia juga akan mempertimbangkan informasi tambahan seperti sampel tulisan, silabus (tidak lebih lima halaman), dll.

*Ctt: Poin 1 dan 5 bisa diunduh di sini

Pendaftaran:
Masa pendaftaran dimulai 15 November 2014 hingga 31 Januari 2015. Kirimkan formulir beserta dokumen aplikasi yang telah dipersiapkan ke email: sumitro@usindo.org. Harap dikirim tepat waktu atau tidak melewati deadline, termasuk surat rekomendasi. Informasi lanjut bisa ditanyakan via telp: 202.232.1400.
7/01/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dosen 2014 – BPPDN Dikti

Buat Anda yang berprofesi sebagai dosen dan ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di dalam negeri, ini dia kesempatan beasiswa dosen 2014 yang bisa diraih. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) membuka kembali beasiswa pendidikan pascasarjana dalam negeri (BPPDN) untuk studi di universitas-universitas dalam negeri. Beasiswa terbuka untuk program magister (S2) dan doktor (S3). Selain tenaga dosen tetap, BPPDN juga terbuka bagi tenaga kependidikan, PNS kantor Kopertis, serta PNS kantor pusat Dikti. Ada 49 perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditetapkan sebagai penyelenggara dan 13 perguruan tinggi swasta (PTS).

Berbeda dari tahun sebelumnya, BPPDN 2014 tidak tersedia bagi calon dosen dan hanya diperuntukkan bagi dosen tetap baik PTN maupun PTS yang telah memiliki NIDN di lingkup Kemdikbud. Para pelamar diharuskan mendaftar secara online melalui website Dikti dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Sejumlah komponen biaya disediakan Dikti bagi para dosen yang berhasil memperoleh beasiswa. Bantuan diberikan per semester, di antaranya biaya hidup Rp 12 juta, tunjangan domisili Rp 3 juta, biaya penelitian Rp 4,5 juta untuk master dan Rp 6 juta untuk doktor, biaya buku Rp 3 juta, biaya pendidikan, serta biaya perjalanan sesuai kebutuhan.

Pelamar BPPDN untuk dosen harus mendapatkan persetujuan pemimpin perguruan tinggi/lembaga asal, dan diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju. Bagi pelamar BPPDN yang berasal dari perguruan tinggi swasta, harus juga memperoleh surat penugasan/izin dari Kopertis Wilayahnya.

Ketentuan khusus:
1. Pelamar BPP-DN hanya diperbolehkan mengajukan usulan kepada satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara BPP-DN.
2. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang pernah menerima BPPS, BU, atau Beasiswa Luar Negeri Dikti pada jenjang pendidikan pascasarjana yang sama.
3. Beasiswa tidak diberikan kepada mereka yang sedang menerima beasiswa (yang meliputi: biaya hidup, biaya pembelian buku, biaya penelitian,dan/atau biaya penyelenggaraan pendidikan) yang bersumber dari dana Pemerintah Republik Indonesia. 4. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang memulai perkuliahan pada semester gasal (perkuliahan dimulai pada bulan september).
5. Batas usia penerima BPP-DN Dosen adalah 45 tahun untuk S2 dan 50 tahun untuk S3 terhitung pada tanggal 1 September tahun berjalan.
6. Persyaratan IPK tidak diberlakukan untuk BPPDN dosen. Meskipun demikian PPs Penyelenggara pada umumnya memiliki persyaratan IPK pada saat proses penerimaan mahasiswa baru.
7. Jangka waktu pemberian BPP-DN adalah maksimum 24 bulan untuk program magister (S2) dan 36 bulan untuk program doktor (S3).
8. Setelah menyelesaikan studi, penerima BPP-DN diwajibkan untuk kembali mengabdi ke perguruan tinggi tempat bekerja selama 1n+1 tahun (n adalah lama masa menerima BPP-DN dalam satuan tahun) sesuai Permendiknas Nomor 48 Tahun 2009.
9. Penerima BPP-DN diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan akademik yang berlaku di PPs Penyelenggara BPP-DN dan/atau Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009 tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi PNS di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.
10. Penerima BPP-DN yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dikenakan sanksi berupa pengembalian dana BPP-DN sebesar dua kali jumlah yang dikeluarkan oleh Pemerintah ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui mekanisme pengembalian yang berlaku.

Mekanisme pendaftaran: 
 a. Mendaftarkan diri sebagai pelamar BPP-DN melalui laman beasiswa.dikti.go.id/bppdn dengan memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan.
b. Memastikan daftar riwayat pendidikan pada database PDPT (pdpt.dikti.go.id) telah diisi dengan lengkap dan sesuai dengan jenjang pendidikan yang telah ditempuh. Jika belum lengkap, disarankan untuk menghubungi instansi asal.
c. Mendaftar ke PPs Penyelenggara yang dituju dengan memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai pelamar PPs tersebut.
d. Mengikuti dan memenuhi seluruh persyaratan Proses Seleksi yang diselenggarakan oleh PPs Penyelenggara tujuan.
e. Melihat hasil Penetapan Penerima BPP-DN yang diumumkan oleh PPs tempat studi.

Pendaftaran BPPDN secara online melalui laman Dikti dibuka hingga 30 Mei 2014 pukul 23:59 WIB.  Penetapan daftar calon penerima BPPDN akan disampaikan Dikti Juli 2014. Silakan unduh panduan BPPDN 2014 di sini. Pertanyaan bisa disampaikan melalui email bppdn.dikti@gmail.com

Selamat mencoba!
4/08/2014 | 0 komentar | Read More

Anugerah Riset Sobat Bumi 2014 dari Pertamina

Pertamina Foundation untuk kedua kalinya kembali menghadirkan Anugerah Riset Sobat Bumi. Penghargaan riset 2014 ini terbuka bagi mahasiswa pascasarjana, dosen, pakar, praktisi, maupun peneliti yang melakukan riset untuk disertasi, penelitian mandiri, dan pengabdian masyarakat. Topik riset terkait dengan pilar pembangunan berkelanjutan, meliputi Ekologi/Alam (Nature), Sosial Budaya (Society), Ekonomi (Economy), dan Kesejahteraan (Well-being).

Tahun ini, Anugerah Riset Sobat Bumi 2014 akan diberikan kepada para periset dengan total dana sebesar Rp 1,3 miliar. Kandidat yang diterima akan mendapat pendanaan hingga Rp 100 juta untuk kegiatan riset yang dilakukan.

Anugerah Riset Sobat Bumi terdiri atas 2 (dua) program pemberian penghargaan, yakni Anugerah Riset dan Anugerah Pengabdian Masyarakat. Anugerah Riset diberikan kepada pemenang proposal kategori Disertasi, dan Penelitian Mandiri, sedangkan Anugerah Riset kategori Pengabdian Masyarakat diberikan kepada pemenang proposal Pengabdian Masyarakat. Proposal kategori Pengabdian Masyarakat juga dapat diusulkan oleh masyarakat umum yang bermaksud melaksanakan program pengabdian masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan terkait energi terbarukan, seperti pengelolaan sampah, limbah, serta permasalahan-permasalahan lainnya. Dalam pelaksanaannya, Anugerah Pengabdian Masyarakat tetap harus melibatkan unsur riset (research based).
Tema Anugerah Riset Sobat Bumi 2014 adalah “Mewujudkan Riset dan Pengabdian Masyarakat Sebagai Gerakan Sosial Sobat Bumi”.

Persyaratan:
1. Persyaratan Administratif
    
    a. Setiap peserta hanya diperkenankan mengirim satu buah proposal riset (disertasi), penelitian mandiri, atau pengabdian masyarakat. Satu periset hanya berhak mengajukan satu proposal.
    b. Panjang proposal antara 7-10 halaman, Font Times New Roman, size 12, ukuran kertas A4 dengan rata kanan 4 cm, rata kiri 3 cm, rata atas 4 cm rata bawah 3 cm dengan spasi 1,5.
    c. Peserta menyertakan Curicullum Vitae disertai dengan scanned KTP/Kartu Mahasiswa dan scanned KTP.
    d. Melampirkan surat pernyataan keaslian proposal riset bermaterai Rp 6.000,- dibubuhi tanda tangan peneliti dan kesediaan diberi sanksi hukum apabila proposal riset terbukti hasil plagiasi.
    e. Peserta harus terdaftar dalam akun www.sobatbumi.com dan ringkasan eksekutif harus dipublikasikan dalam aksi di www.sobatbumi.com
    f. Melampirkan lembar pengesahan, untuk riset ditandatangani oleh periset dan Dekan Fakultas ybs, sedangkan untuk pengmas ditandatangani oleh kepala desa/camat setempat.

2. Persyaratan Akademik 
     a. Proposal yang dikirim harus relevan dengan tema sesuai butir B.
    b. Judul proposal singkat, jelas dan menarik, problematik, aktual dan berupa riset terapan, terdapat intervensi sosial atau melibatkan masyarakat dalam proses riset.
    c. Sistematika Sistematika proposal riset terdiri dari: judul, ringkasan eksekutif, latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan, ruang lingkup, arti penting, riset terdahulu, konsep operasional, kerangka teori, metodologi (teknik pengumpulan data, sasaran riset, data yang dihimpun, teknik analisis data), jadwal riset, daftar pustaka serta sistematika penulisan. Sedangkan proposal pengabdian masyarakat terdiri dari: analisis masalah yang terjadi pada komunitas, solusi yang ditawarkan, program pengabdian masyarakat yang ditargetkan dapat mengatasi masalah, target program, dan strategi pencapaian target program dalam mengatasi masalah yang dihadapi komunitas tertentu.
    d. Proposal riset yang diajukan kepada panitia bersifat orisinal (bukan berupa skripsi, tesis, disertasi, dan riset yang pernah dilakukan) dan belum pernah diajukan kepada pihak manapun serta riset yang sedang dilakukan saat ini.
    e. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
    f. Bagi peserta yang proposalnya terpilih pada tahap I diharuskan mempresentasikan proposal untuk seleksi tahap II.
    g. Bagi peserta yang terpilih pada seleksi tahap II diharuskan mengikuti seminar proposal dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan proposal sebelum dilakukan pengumpulan data lapangan.
    h. Dalam tahapan pengumpulan data lapangan akan dilakukan pemantauan (monitoring) langsung oleh tim monitoring dan penilai proposal dari Pertamina Foundation.

Kelengkapan Dokumen:
1. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengajukan satu proposal riset.
2. Peserta harus terdaftar dalam website www.sobatbumi.com dan harus mempublikasikan abstrak/ringkasan eksekutif risetnya dalam website tersebut.
3. Peserta menyusun proposal risetnya sesuai dengan sistematika pada Panduan Penulisan Proposal Riset.
4. Peserta melampirkan CV (Curriculum Vitae) seperti pada contoh (terlampir).
5. Peserta melampirkan scanned KTP dan scanned Kartu Mahasiswa (jika ada).
6. Peserta melampirkan surat pernyataan mengenai keaslian proposal riset serta kesediaan menerima sanksi hukum jika proposal riset terbukti hasil plagiasi bermaterai Rp. 6000,- yang dibubuhi tanda tangan peneliti.
7. Peserta melampirkan pengesahan riset; untuk riset kategori penelitian disahkan oleh Dekan Fakultas yang bersangkutan, sedangkan untuk riset kategori pengabdian masyarakat disahkan oleh Kepala Desa atau Camat Daerah Objek Riset.

Semua dokumen dijadikan dalam bentuk file berformat .pdf, dikumpulkan dalam satu folder dengan dengan format Nama Periset_Kategori Riset (contoh: Widi Eko Yanuar Iskhak_Pengabdian Masyarakat), dijadikan dalam bentuk file berformat .rar, dan dikirimkan ke email anugrah.risetsobatbumi@gmail.com. Panitia seleksi hanya menerima dokumen yang dikirim via email dan tidak menerima dokumen print-out yang dikirim via pos.

Pendaftaran:
Aplikasi paling lambat diterima 15 April 2014. Silakan unduh panduan teknis dan penulisan proposal riset di sini. Pertanyaan bisa disampaikan melalui email di atas.

Seleksi:
Kegiatan Seleksi Anugerah Riset Sobat Bumi dilaksanakan oleh tim independen yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Pertamina Foundation. Seleksi dibagi ke dalam tiga tahap, yakni seleksi administasi, seleksi substansi, dan seleksi seminar proposal.
3/24/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dikti 2014 – BPP-LN

Beasiswa pendidikan pascasarjana luar negeri (BPP-LN) 2014 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) kini hadir lagi. Beasiswa ini ditawarkan untuk jenjang pendidikan S2 dan S3 di luar negeri. BPP-LN dapat diikuti bagi dosen tetap PTN maupun PTS serta tenaga kependidikan pada PTN, Kantor Pusat Ditjen Dikti, atau kantor Kopertis.

Kuota BPP-LN Dikti 2014 disebar ke berbagai negara tempat studi. Wilayahnya meliputi Amerika Utara dengan kuota 10 persen, Asia 30 persen, Uni Eropa 40 persen, dan Oseania 20 persen.

BPP-LN merupakan beasiswa penuh yang meliputi uang kuliah, biaya hidup, tunjangan biaya hidup untuk keluarga inti, tiket pesawat, asuransi kesehatan, dan biaya buku per semester. Selain itu disediakan pula biaya kedatangan, biaya program khusus, bantuan biaya penulisan tugas akhir/tesis/disertasi, serta biaya pendaftaran ke universitas. Beasiswa luar negeri Dikti ini disediakan cukup lengkap, sehingga kandidat terpilih bisa sepenuhnya menjalani studi mereka.

Persyaratan:
a. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kemdikbud adalah:
    1. Memiliki NIDN
   2. Mendapat ijin dari pemimpin perguruan tinggi yang bersangkutan, dan/atau mendapat ijin dari Koordinator Kopertis Wilayah masing-masing (bagi dosen PTS);
b. Tenaga kependidikan tetap (memiliki NIP) pada PTN, atau Kantor Pusat Ditjen Dikti, atau kantor Kopertis, yang sudah mendapat ijin dari pemimpin yang bersangkutan;
c. Telah mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) yang masih berlaku dan bebas syarat (unconditional) untuk bahasa dan matrikulasi dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju, atau sesuai dengan ketentuan 4.2.1.b di atas;
d. Bagi dosen tetap dan tenaga kependidikan yang melamar program pendidikan S3 harus telah memiliki gelar S2 atau yang setara, sedangkan untuk tenaga kependidikan yang melamar program pendidikan S2 harus telah memiliki gelar S1 atau yang setara;
e. Tidak bisa menggunakan BPP-LN untuk mendapatkan gelar kedua dalam strata yang sama;
f. Penguasaan bahasa Inggris dengan nilai TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, untuk mendaftar BPP-LN. Apabila ada dua syarat atau lebih nilai TOEFL/IELTS yang berlaku di PT luar negeri yang dituju, maka syarat nilai TOEFL/IELTS dari PT luar negeri yang berlaku;
g. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
h. Untuk program S3, pelamar harus telah mempunyai usulan penelitian dan rencana publikasi di jurnal internasional bereputasi yang disetujui oleh, atau sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan secara tertulis dengan calon pembimbing di perguruan tinggi luar negeri yang dituju;
i. Untuk dosen tetap, umur pelamar tidak lebih dari 50 tahun ketika mendaftar BPP-LN. Untuk tenaga kependidikan, umur pelamar tidak lebih dari 40 tahun untuk studi lanjut gelar S2 dan tidak lebih dari 44 tahun untuk gelar S3;
j. Pelamar yang berstatus suami dan istri dari bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh promotor yang sama.

Pendaftaran:
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara on-line, yaitu melalui laman Ditjen Dikti di http://beasiswa.dikti.go.id. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan password yang dapat digunakan untuk login kembali di sistem;
b. Melampirkan Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) yang masih berlaku dan bebas syarat (unconditional) dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju, atau LoA/LoO yang bersyarat (conditional) untuk kemampuan bahasa dari perguruan tinggi Kelompok Pertama;
c. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasi untuk yang akan menempuh program S3, atau salinan ijazah dan transkrip S1 untuk yang akan menempuh program S2;
d. Melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5) yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
e. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
f. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) dan rencana publikasi di jurnal internasional yang bereputasi bagi pelamar program S3 yang telah disetujui (sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan secara tertulis) oleh calon pembimbing di perguruan tinggi luar negeri yang dituju. Kerangka usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 3;
g. Melampirkan bukti sah sebagai dosen tetap di lingkungan Kemendikbud berupa Kartu Pegawai/SK Kepegawaian/NIDN, serta sebagai tenaga kependidikan tetap di Perguruan Tinggi Negeri dan/atau Kantor Pusat di lingkungan Ditjen Pendidikan Tinggi berupa Kartu Pegawai/SK PNS;
h. Melampirkan surat ijin melamar BPP-LN dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS;
i. Melampirkan surat ijin melamar BPP-LN dari pemimpin PTN bagi tenaga kependidikan tetap di PTN, atau sekurang-kurangnya pejabat Eselon-2 Ditjen Dikti bagi tenaga kependidikan tetap di kantor pusat Ditjen Dikti, atau koordinator Kopertis bagi tenaga kependidikan tetap di kantor Kopertis.

Pendaftaran beasiswa BPP-LN Dikti 2014 dibagi ke dalam tiga gelombang:
› Gelombang 1: Seleksi administrasi untuk studi mulai bulan April 2014 unggah on-line terakhir 14 Feb 2014.
› Gelombang 2: Seleksi administrasi untuk studi mulai bulan Juli 2014 unggah on-line terakhir 14 Maret 2014.
› Gelombang 3: Seleksi administrasi untuk studi mulai bulan September-Desember 2014, unggah on-line terakhir 16 Mei 2014.

Lihat panduan lengkap yang bisa diunduh di sini.

Proses seleksi:
Seleksi akan dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan dengan wawancara terhadap mereka yang memenuhi persyaratan administrasi. Wawancara dilaksanakan dalam Bahasa Inggris.

Proses seleksi dilaksanakan oleh Tim Seleksi Beasiswa Luar Negeri yang dibentuk oleh Ditjen Dikti. Seleksi akan didasarkan kepada beberapa aspek, yaitu aspek akademik, aspek bahasa, aspek pendanaa, dan aspek sosial dan keluarga.

Pengumuman hasil seleksi administrasi, wawancara dan pelaksanaan lokakarya pra-keberangkatan dilakukan melalui laman resmi Ditjen Dikti http://beasiswa.dikti.go.id.
2/04/2014 | 0 komentar | Read More

Program Beasiswa Indonesia Austria

Anda berminat kuliah S3 di Austria? Jangan lewatkan tawaran ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerjasama dengan Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Riset Austria menyediakan beasiswa PhD untuk studi S3 di universitas-universitas Austria. Beasiswa ini tertuang melalui perjanjian ASEA-UNINET antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) dan Badan Kerjasama Internasional Austria bidang Pendidikan dan Riset (OeAD-GmbH).

Beasiswa doktor di Austria ini tersedia untuk tahun akademik 2014-2015. Sasaran utamanya adalah para calon dosen atau dosen tetap universitas di Indonesia. Beasiswa dibuka untuk semua bidang ilmu yang ada di Austria. Setiap tahunnya disediakan 20 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia yang ingin mengenyam pendidikan di sana.

Kandidat terpilih akan mendapatkan tunjangan bulanan sebesar €1.000, asuransi kesehatan dan kecelakaan, akomodasi, serta subsidi biaya perjalanan untuk kedatangan dan keberangkatan yang dibayarkan oleh otoritas Indonesia.

Beasiswa akan diberikan selama 36 bulan atau 3 tahun sejak dimulainya program. Bagi Anda yang berusia maksimal 35 tahun atau 5 tahun setelah menyelesaikan kuliah master, tawaran beasiswa Indonesia Austria ini bisa diikuti.

Dokumen persyaratan:
1. Formulir aplikasi (unduh)
2. Letter of acknowledgement dari supervisor universitas di Austria
3. Deskripsi projek studi/tesis (2-4 halaman, judul, isi, metodologi, tabel waktu) yang telah disetujui oleh supervisor di Austria
4. Satu lembar surat rekomendasi dari supervisor (harus ada kop surat, tandatangan yang memberi rekomendasi, dan cap universitas/departemen. Tidak boleh lebih dari enam bulan saat aplikasi)
5. Scan paspor pada halaman nama dan foto
6. Scan ijazah dan transkrip dari studi sebelumnya (diploma, sarjana, master, atau PhD)
7. Memiliki kemampuan bahasa Inggris atau Jerman yang baik (skor tes TOEFL 500 atau IELTS 5.5)

Pendaftaran:
Dokumen yang tertera di atas dikirim via email: tuantrieu.ha@oead.at yang ditujukan kepada:

OeAD – Programme Manager
Mag. Tuan Trieu HA, Bakk


Batas pendaftaran adalah 1 Februari 2014.

Setelah mengirimkan dokumen ke OeAD-GmbH, calon kandidat terpilih akan diundang untuk mengikuti sesi wawancara yang digelar di Indonesia. Kemudian para nominee mendaftar ke universitas di Austria dengan dukungan dari OeAD-GmbH. Pada waktu yang sama peserta juga diminta untuk mengajukan aplikasi kedua ke Dikti melalui laman http://beasiswa.dikti.go.id (dosen tetap) atau http://beasiswa.dikti.go.id/ln (calon dosen).

Keputusan final akan diambil setelah kandidat diterima di universitas Austria. Informasi lebih jauh bisa ditanyakan kepada Mr. Tuan Trieu Ha (tuantrieu.ha@oead.at).
11/30/2013 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Hitachi Jepang Buat Dosen dan Peneliti

Buat Anda yang berkecimpung sebagai dosen dan peneliti, ada tawaran beasiswa S2/S3 dari Hitachi Scholarship Foundation. Beasiswa ini ditujukan untuk studi di Jepang dengan durasi maksimal 2,5 tahun untuk master dan 3,5 tahun untuk PhD. Beasiswa dibuka untuk empat universitas di tanah air, yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, ITB, dan ITS.

Beasiswa Hitachi menyediakan dukungan keuangan dan bantuan konsultasi dan pribadi. Bantuan beasiswa meliputi tiket penerbangan kelas ekonomi, uang saku bulanan ¥ 180,000, kursus bahasa Jepang selama 6 bulan, biaya kunjungan lapangan ¥ 50,000, biaya konferensi internasional, tunjangan kedatangan dan kembali masing-masing ¥ 50,000, biaya kuliah, hingga tunjangan rumah.

Persyaratan:
Jenjang master

1. Pemegang gelar sarjana yang ingin meraih gelar master di bidang sains dan teknologi, kecuali ilmu hewan, di sekolah pascasarjana Jepang.
2. Berusia di bawah 30 tahun (lahir pada atau setelah 1 November 1983).
3. Memiliki posisi atau profesi di universitas
Jenjang doktor  
1. Pemegang gelar master yang ingin meraih gelar PhD di bidang sains dan teknologi, kecuali ilmu hewan, di sekolah pascasarjana Jepang.
2. Berusia di bawah 35 tahun (lahir pada atau setelah 1 November 1978).
3. Memiliki posisi atau profesi di universitas

Prosedur aplikasi:
Semua kelengkapan dokumen dan formulir aplikasi dikirimkan ke masing-masing universitas. Deadline bisa berbeda. Misalnya UI disampaikan melalui International Office UI paling lambat 10 Oktober 2013 atau ITB yang diajukan melalui Dekan/Sekolah dan sudah harus diterima di Kantor Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Organisasi paling lambat 31 Oktober 2013. Informasi deadline bisa ditanyakan di perguruan tinggi bersangkutan. 

Dokumen yang diperlukan:
1. Formulir aplikasi yang telah diketik bersama pasfoto ukuran 3 x 4 cm yang diambil tidak lebih dari 6 bulan terakhir.
2. Salinan ijazah dan transcript nilai (S1 dan S2)
3. Surat rekomendasi dari pimpinan atau dekan fakultas. Rekomendasi tersebut disahkan oleh rektorat.
4. Letter of acceptance (LoA) dari ilmuan universitas di Jepang
5. Bukti pemeriksaan fisik

Kandidat terpilih didasarkan pada seleksi awal, wawancara, dan seleksi akhir. Seleksi awal dilakukan pada November-Desember, interview pada Desember-Maret, dan putusan final pada April-Mei. Hasil seleksi tersebut akan disampaikan pihak rektorat pada Juni 2014. Unduh formulir aplikasi dan panduan di sini.
9/25/2013 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri Dikti

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) kembali membuka pendaftaran beasiswa pendidikan pascasarjana dalam negeri (BPP-DN) alokasi tahun 2013. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen tetap, calon dosen pada perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta tenaga kependidikan tetap pada perguruan tinggi negeri dan kantor pusat Ditjen Pendidikan Tinggi.

BPP-DN 2013 merupakan penggabungan dua skema beasiswa yang ada sebelumnya, yaitu beasiswa pendidikan pascasarjana (BPPS) dan beasiswa unggulan (BU). Proses seleksi BPP-DN 2013 khusus untuk dosen tidak diperlukan lagi penetapan status oleh perguruan tinggi negeri/Kopertis pemilik dosen. Namun, demikian dosen bersangkutan tetap harus mendapat izin tugas belajar dari perguruan tinggi negeri/Kopertis asal.

Ketentuan Calon Penerima BPP-DN:
Pelamar BPP-DN untuk dosen dan tenaga kependidikan harus mendapatkan persetujuan pemimpin perguruan tinggi/lembaga asal, dan diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju. Bagi pelamar BPPDN untuk dosen yang berasal dari perguruan tinggi swasta, harus juga memperoleh surat penugasan/ijin dari Kopertis Wilayahnya (dapat di lihat di panduan).

Pelamar BPP-DN untuk calon dosen harus menandatangani Perjanjian antara yang bersangkutan dengan Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Lampiran 1), yang harus diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju.

Ketentuan khusus lainnya:
1. Pelamar BPP-DN hanya diperbolehkan mengajukan usulan kepada satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara BPP-DN.
2. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang pernah menerima BPPS, BU, atau Beasiswa Luar Negeri Dikti pada jenjang pendidikan pascasarjana yang sama.
3. Beasiswa tidak diberikan kepada mereka yang sedang menerima beasiswa (yang meliputi: biaya hidup, biaya pembelian buku, biaya penelitian, dan/atau biaya penyelenggaraan pendidikan) yang bersumber dari dana Pemerintah Republik Indonesia.
4. Batas usia penerima BPP-DN
a) Dosen adalah 45 tahun untuk S2 dan 50 tahun untuk S3 terhitung pada tanggal 1 September tahun berjalan;
b) Calon dosen adalah 26 tahun untuk S2, dan 28 tahun untuk S3 terhitung pada tanggal 1 September tahun berjalan;
c) Tenaga kependidikan adalah 40 tahun untuk S2, dan 42 tahun untuk S3 terhitung pada tanggal 1 September tahun berjalan;
5. Persyaratan IPK:
a) Dosen tidak disyaratkan IPK;
b) IPK S1 untuk calon dosen yang meneruskan program magister adalah 3.00 dan IPK S2 untuk calon dosen yang melanjutkan ke program doktor adalah 3.25;
c) IPK S1 untuk tenaga kependidikan yang meneruskan ke program magister adalah 2.75 dan IPK S2 untuk tenaga kependidikan yang melanjutkan ke program doktor adalah 3.25;
6. Jangka waktu pemberian BPP-DN adalah maksimum 24 bulan untuk program magister (S2) dan 36 bulan untuk program doktor (S3).
7. Setelah menyelesaikan studi, penerima BPP-DN diwajibkan untuk kembali mengabdi ke perguruan tinggi tempat bekerja atau penempatan oleh Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti selama 1n+1 tahun (n adalah lama masa menerima BPP-DN dalam satuan tahun) sesuai Permendiknas Nomor 48 Tahun 2009.
8. Penerima BPP-DN diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan akademik yang berlaku di PPs Penyelenggara BPP-DN dan/atau Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009 tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi PNS di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.
9. Penerima BPP-DN yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dikenakan sanksi berupa pengembalian dana BPP-DN sebesar dua kali jumlah yang dikeluarkan oleh Pemerintah ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui mekanisme pengembalian yang berlaku.

Unduh pedoman BPP-DN 2013 di sini untuk mendapatkan petunjuk teknis pengajuan beasiswa sertar formulir yang dibutuhkan.
4/05/2013 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dosen dan Calon Dosen Skema IGSP Dikti

Skema beasiswa Indonesia-German Scholarship Programme (IGSP) kembali digulirkan bagi para dosen dan calon dosen. Dikti melalui Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menawarkan beasiswa tersebut untuk alokasi 2014. Pelamar yang diterima akan mendapat kesempatan mengenyam pendidikan S3 (PhD) di perguruan tinggi terkemuka di Jerman.

Bagi yang berminat, Anda dapat melakukan pendaftaran beasiswa PhD ini secara online di http://beasiswa.dikti.go.id (untuk dosen) dan http://beasiswa.dikti.go.id/ln (untuk calon dosen). Nantinya, setiap pendaftar akan memperoleh nomor registrasi online. Berbeda dari sebelumnya, sistem seleksi berkas juga dilakukan secara online. Pelamar diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen yang diperlukan dan akan menjadi pertimbangan oleh panitia seleksi. Pedoman pengajuan beasiswa dapat diunduh di sini.

Syarat untuk Pelamar:
1. Dosen tetap perguruan tinggi di lingkungan Kemdikbud dan telah memiliki NIDN.
2. Calon dosen di lingkungan Kemdikbud, dan melampirkan bukti kontrak kesediaan untuk ditempatkan sesuai penempatan dari Ditjen Dikti (Lihat Lampiran 5).
3. Telah mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dari institusi dan/atau dari calon pembimbing dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju.
4. Bagi dosen tetap yang melamar program pendidikan S3 mempunyai gelar S2 atau yang setara.
5. Bagi calon dosen yang melamar program pendidikan S3 harus mempunyai gelar S2 atau yang setara dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) minimal 3,25 (skala 4).
6. Tidak akan menggunakan BPP-LN (beasiswa pendidikan pascasarjana-luar negeri) untuk mendapatkan gelar kedua dalam strata yang sama.
7. Penguasaan bahasa Inggris yang memadai (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 75, atau IELTS minimal 5.5), dan/atau bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing di luar negeri.
8. Untuk program S3, pelamar harus telah mempunyai usulan penelitian yang disetujui oleh atau sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan secara tertulis dengan calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju.
9. Untuk pelamar yang dosen tetap, umur tidak lebih dari 45 tahun ketika mendaftar. Untuk pelamar yang calon dosen, umur tidak lebih dari 28 tahun.
10. Pelamar yang berstatus suami dan istri dari bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh promotor yang sama.

Pendaftaran beasiswa IGSP paling lambat 15 Oktober 2013. Seleksi wawancara akan dilakukan pada November 2013. Masih tersedia waktu untuk melakukan persiapan. Lampiran yang dibutuhkan dan petunjuk lebih lanjut tertera dalam pedoman yang bisa diunduh di atas. 

Selamat mencoba!
2/21/2013 | 0 komentar | Read More

Beasiswa PhD Jalur Khusus DIKTI-NESO

Program beasiswa PhD ini merupakan kerjasama dari DIKTI dan Nuffic Neso Indonesia dan bertujuan untuk menyediakan bantuan finansial bagi staf pengajar perguruan tinggi negeri dan swasta Indonesia untuk mengikuti program doktoral di Belanda. Beasiswa ini diberikan oleh DIKTI untuk masa studi maksimum tiga tahun (36 bulan), sementara biaya tahun keempat akan ditanggung oleh perguruan tinggi Belanda.

Untuk dapat mengikuti jalur khusus ini, kandidat dari Indonesia harus mendapatkan nominasi dari seorang profesor Belanda dan institusi pendidikan tinggi Belanda yang bersangkutan harus memberikan jaminan akan membiayai tahun terakhir (keempat) dari masa beasiswa.

Penerima beasiswa DIKTI akan menerima dana-dana berikut ini dari Kementrian Pendidikan Nasional RI untuk periode maksimal tiga tahun:

• Biaya hidup: EUR 1000 per bulan;
• Asuransi: EUR 500 per tahun;
• Biaya kepindahan: EUR 1000 (satu kali saja);
• Biaya perjalanan internasional : 1 tiket pp penerbangan internasional;
• Biaya buku: EUR 800 per tahun;
• Biaya penulisan disertasi: EUR 500 (satu kali saja);
• Biaya program spesial: EUR 500 (satu kali saja);
• Biaya pendidikan seperti yang ditetapkan perguruan tinggi Belanda (dengan batas maksimal EUR 10,000).

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pendaftar adalah:
1. Saat ini merupakan (kandidat) dosen di sebuah perguruan tinggi negeri atau swasta di Indonesia dan memiliki surat dukungan dari institusi tersebut;
2. Memiliki Surat Penerimaan Tak Bersyarat (unconditional Letter of Acceptance) dari perguruan tinggi Belanda;
3. Memiliki proposal riset dan penasehat/sponsor di perguruan tinggi Belanda;
4. Memiliki gelar Master (atau yang sederajat);
5. Memiliki skor IELTS minimal 6.0 atau IBT TOEFL 80;
6. Berusia tidak lebih dari 50 tahun saat mendaftar;
7. Pasangan suami istri yang bekerja di bidang ilmu yang sama tidak diperbolehkan mendaftar ke universitas yang sama dan/atau menerima pengawasan dari promotor yang sama.
8. Semua area riset diperbolehkan.

Pendaftaran:
~ Berkas-berkas yang dibutuhkan untuk dikirim ke DIKTI:
1. Formulir A Khusus (beasiswa Dikti-Neso) yang sudah diisi (download);
2. Surat izin/persetujuan dari Rektor/Pimpinan universitas tempat pelamar bekerja;
3. Surat rekomendasi dari professor lokal (Indonesia);
4. Surat persetujuan dari Kopertis, hanya bagi mereka yang bekerja di PTS;
5. Surat keterangan/bukti bahwa pelamar adalah dosen tetap;
6. Salinan ijazah dan transkrip (IPK) S1 dan S2 yang telah dilegalisir

~ Berkas-berkas yang dibutuhkan untuk dikirim ke Neso:

1. Surat rekomendasi dari profesor Belanda;
2. Unconditional acceptance letter dari universitas Belanda;
3. Surat jaminan keuangan yang dikeluarkan secara resmi oleh pihak manajemen universitas Belanda atas biaya yang harus dikeluarkan di tahun keempat program doktor yang akan dijalani kandidat;
4. Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS min. 6.0 atau iBT TOEFL min. 80);
5. Proposal penelitian, termasuk rencana penelitian (max. 5 hlm);
6. CV

Batas akhir pendaftaran adalah 01 April 2013. Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Shita Wulandari via email di shita.wulandari@nesoindonesia.or.id atau telepon ke +62 (0) 21 5290 2172. Anda juga bisa mengunjungi laman situs Neso untuk informasi ini di www.nesoindonesia.or.id.
12/26/2012 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Fulbright 2013 Bidang Sains dan Teknologi

Fulbright masih menawarkan sejumlah beasiswa yang patut dicoba. Salah satunya beasiswa S2 bidang sains dan teknologi. Oleh Aminef, beasiswa ini dinamai Fulbright Master of Science & Technology Initiative Degree Program. Pada 2013, pendaftaran beasiswa dibuka hingga 15 April 2013. Deadline ini mengikuti tawaran beasiswa Fulbright lainnya.

Kesempatan dibuka lebar bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen di perguruan tinggi negeri atau swasta (PTN/PTS). Namun, tidak menutup peluang bagi Anda yang bukan dosen. Jadi, silakan saja mengajukan permohonan sesuai persyaratan dan ketentuan beasiswa Fulbright.

Persyaratan/kualifikasi pelamar:
1. Sarjana (S1) dengan IPK minimal 3,0 (skala 4,00)
2. Memiliki kualitas kepemimpinan
3. Pemahaman yang baik tentang kebudayaan Indonesia dan internasional
4. Menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
5. Bersedia kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program Fulbright
6. Skor TOEFL ITP minimal 550, skor TOEFL IBT 79/80 atau IELTS 6.0

Disiplin dan bidang studi pelamar berhubungan dengan sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Cara mendaftar:
Lengkapi formulir aplikasi yang bisa didownload di sini, lalu kirimkan bersama berkas-berkas yang dibutuhkan ke alamat Aminef sesuai batas waktu pendaftaran. Berkas yang dibutuhkan di antaranya:
1. Formulir aplikasi yang sudah diisi. Lengkapi juga dengan study objective satu halaman secara ringkas.
2. Salinan terbaru skor TOEFL ITP/IBT atau IELTS kurang dari dua tahun  
3. Sebuah surat referensi dari tempat kerja/atasan atau dosen sebelumnya
4. Salinan transkrip akademik (diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris)
5. Salinan dokumen indentitas (KTP atau paspor)

Kirimkan aplikasi ke alamat berikut:

AMINEF OFFICE
CIMB NIAGA Plaza, 3rd Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
Jakarta 12920

Pertanyaan lebih lanjut mengenai proses aplikasi dapat disampaikan melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id. Silakan juga lihat penawaran beasiswa ini di sini, atau di sini untuk beasiswa Fulbright yang sudah ditawarkan sebelumnya. 
12/02/2012 | 0 komentar | Read More

Penerimaan Beasiswa S2/S3 Luar Negeri Dikti 2013

Para dosen kini semakin mudah untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Tawaran beasiswa S2/S3 luar negeri kembali disediakan. Gelombang I alokasi 2013 baru saja dibuka oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) melalui Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Beasiswa ini ditujukan bagi dosen tetap PTN, dosen DPk dan dosen tetap yayasan (PTS) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diutamakan untuk program S3 (PhD).

Bagi yang berminat melamar beasiswa Dikti tersebut, silakan mendaftar secara online melalui website: http://beasiswa.dikti.go.id, paling lambat tanggal 31 Oktober 2012. Melalui pendaftaran tersebut, setiap pendaftar akan memperoleh nomor registrasi online. Namun, apabila ada pendaftar yang berkas lamarannya disampaikan lengkap sampai dengan tanggal 31 Juli 2012, ada kemungkinan peserta diberangkatkan 2012.

Selanjutnya, untuk mengklarifikasi informasi yang telah disampaikan secara online, pelamar diminta mengirimkan berkas-berkas lamaran berupa:

1. Nomor registrasi online;
2. Bukti memiliki NIP/NIK dan NIDN;
3. Surat izin rektor/pimpinan perguruan tinggi;
4. Surat izin Kopertis (khusus bagi pelamar dari PTS);
5. Form-A Dikti;
6. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri yang terakreditasi;
7. Salinan ijazah S1 bagi pelamar jenjang S2 dan ijazah S2 bagi pelamar jenjang S3;
8. Bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL/IELTS), Jerman, Perancis, Jepang atau bahasa lain berstandar internasional, sesuai dengan negara tempat perguruan tinggi yang dituju (tidak lebih dari 2 tahun terakhir);
9. Surat rekomendasi (3 buah); dan
10. Proposal penelitian dalam bahasa Inggris khusus untuk S3.

Seluruh berkas tersebut di atas dimasukkan dalam MAP HIJAU dengan menuliskan nama, alamat, serta nomor registrasi online pengirim, dan paling lambat diterima penyelenggaran 14 Nopember 2012 pukul 15.00 WIB. Berkas lamaran dikirimkan ke:

Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Ditjen Pendidikan Tinggi
Kompleks Kemdiknas Gedung D Lantai 5
Jln. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta 10270


Segala pertanyaan ataupun permasalahan berkaitan dengan pendaftaran secara online dapat disampaikan melalui email: blndikti@dikti.go.id atau kunjungi situsnya di http://dikti.go.id/.

7/05/2012 | 0 komentar | Read More

Dibuka, Beasiswa On Going Dosen S2/S3 Luar Negeri

Bagi dosen yang sedang mengambil pendidikan S2/S3 di luar negeri, jangan lewatkan tawaran beasiswa On Going dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) melalui Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan alokasi 2012. Program beasiswa ini baru saja diumumkan dan diperuntukkan bagi dosen tetap PTN, dosen DPk dan dosen tetap yayasan (PTS) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bagi yang berminat melamar beasiswa, segera mendaftar secara online melalui website: http://beasiswa.dikti.go.id, paling lambat tanggal 09 Juli 2012. Melalui pendaftaran secara online, setiap pendaftar akan memperoleh nomor registrasi online.

Selanjutnya, untuk mengklarifikasi informasi yang telah disampaikan secara online, mohon pelamar mengirimkan berkas-berkas lamaran berupa:

1. Nomor registrasi on-line;
2. Bukti kepemilikan NIP/NIK dan NIDN;
3. Surat izin rektor/pimpinan perguruan tinggi;
4. Surat izin Kopertis (khusus bagi pelamar dari PTS);
5. Form-A Dikti;
6. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri ketika memasuki perguruan tinggi luar negeri;
7. Progress Report/Academic Transcript Study yang diketahui dosen pembimbing;
8. Salinan ijazah S1 bagi pelamar jenjang S2 dan ijazah S2 bagi pelamar jenjang S3;
9. Surat rekomendasi dari dosen pembimbing luar negeri khusus untuk S3;
10. Publikasi ilmiah di lur negeri khusus untuk S3 (jika ada).

Seluruh berkas tersebut dimasukkan dalam MAP HIJAU dengan menuliskan nama, alamat, serta nomor registrasi online pengirim, dan paling lambat diterima 13 Juli 2012 pukul 15.00 WIB. Berkas lamaran dikirimkan ke:

Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Ditjen Pendidikan Tinggi
Kompleks Kemdiknas Gedung D Lantai 5
Jln. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta 10270   


Apabila terdapat pertanyaan ataupun permasalahan berkaitan dengan pendaftaran secara online, mohon disampaikan melalui email: blndikti@dikti.go.id. Download surat resminya di sini.
7/04/2012 | 0 komentar | Read More

Tawaran Beasiswa S2/S3 Luar Negeri Kemenag RI

Tahun ini Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengeluarkan pengumuman beasiswa S2/S3 yang ditujukan bagi para dosen dan tenaga kependidikan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) dan  Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS) di Indonesia. Beasiswa luar negeri tersebut juga berlaku bagi staf PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag.

Adapun beasiswa yang ditawarkan Kemenag 2012 meliputi beasiswa S2/S3 penuh dan beasiswa penyelesaian studi. Penawaran dilakukan terbuka. Bagi Anda yang memenuhi kategori di atas bisa segera mengajukan pendaftaran. Keuntungan yang didapatkan jika memperoleh beasiswa penuh, di antaranya uang kuliah, biaya hidup, tiket pesawat, asuransi kesehatan, tunjangan buku, biaya kedatangan, seminar, dll. Besaran beasiswa disesuaikan dengan kondisi dan ketentuan masing-masing perguruan tinggi negara tujuan.

Ketentuan peserta:
a. Peserta Beasiswa S2/S3 Penuh adalah:
    1) Pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan tetap pada PTAIN atau PTAIS atau staff  PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam;
    2) Telah mendapatkan Letter of Acceptance (Letter of Offer) yang masih berlaku dari institusi dan/atau dari calon pembimbing dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju;
    3) Telah mempunyai gelar S2 atau yang setara untuk pelamar program S3. Telah mempunyai gelar S1 atau yang setara untuk pelamar program S2;
    4) Memiliki penguasaan bahasa inggris yang memadai (TOEFL institusional minimal 550, atau IELTS minimal 6,0), dan atau bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing;
    5) Untuk program S3 telah mempunyai usulan penelitian yang disetujui oleh (sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan dengan) calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
   6) Batas usia maksimal, 10 tahun sebelum usia pensiun (Pasal 4, KMA Nomor 175 tahun 2010).
b. Peserta Beasiswa Penyelesaian Studi Luar Negeri adalah:
   1) Pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan tetap pada PTAIN/PTAIS atau staff PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam;
   2) Sedang menyelesaikan studi di luar negeri;
   3) Tidak sedang mendapatkan beasiswa dari funding atau sponsor, atau beasiswanya dihentikan karena telah melewati batas waktu penyelesaian yang ditentukan;
   4) Memiliki progress report perkembangan studi yang baik, dibuktikan dengan keterangan dari supervisor;
   5) Masih tercatat sebagai mahasiswa aktif di luar negeri, dibuktikan dengan surat keterangan dari perguruan tinggi tempat belajar.

Persyaratan Pendaftaran:
a. Beasiswa S2/S3 Penuh:
   1) Mengisi Form-A dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam; (download)
   2) Surat permohonan bantuan beasiswa;
   3) Surat pengantar Pimpinan PTAI/ Lembaga yang menyatakan bahwa pemohon adalah dosen atau tenaga kependidikan tetap dan bahwa program studi yang akan diambil sangat strategis untuk pengembangan lembaga tempat bertugas;
   4) Fotocopy ijazah dan transkrip S1 bagi pelamar jenjang S2 dan ijazah/transkrip S2 bagi pelamar jenjang S3.
   5) Bukti kemampuan berbahasa Asing, seperti TOEFL/IELTS/ TOAFL, sesuai dengan persyaratan perguruan tinggi yang dituju;
   6) Surat rekomendasi dari 2 (dua) Guru Besar/Doktor/ Pembimbing skripsi/tesis. (Untuk pelamar beasiswa S3, salah satu rekomendasi sedapat mungkin diupayakan dari calon supervisor. Rekomendasi dikirim langsung oleh pemberi rekomendasi ke alamat email yang sudah disediakan)
   7) Proposal penelitian yang telah disetujui oleh (sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan dengan) calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
   8) Bukti komunikasi dengan calon pembimbing (berupa email atau surat langsung);
   9) Surat pernyataan di atas meterai bahwa yang bersangkutan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari lembaga lain.
b. Beasiswa Penyelesaian Studi:
   1) Mengisi Form B dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam; (download)
   2) Surat permohonan bantuan beasiswa;
   3) Surat pengantar Pimpinan/Lembaga yang menyatakan bahwa pemohon adalah dosen atau tenaga kependidikan tetap yang sedang menyelesaikan studi di perguruan tinggi luar negeri;
   4) Surat Keterangan dari perguruan tinggi luar negeri yang menyatakan bahwa pemohon adalah mahasiswa pada perguruan tinggi tersebut;
   5) Laporan perkembangan studi 2 - 5 halaman (kertas A4, spasi satu, font Times New Roman, size 12);
   6) Prakiraan anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaian studi sesuai dengan standar yang berlaku dan diketahui oleh ketua departemen/supervisor;
   7) Surat pernyataan di atas meterai bahwa yang bersangkutan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari lembaga lain.
c. Berkas kelengkapan persyaratan dikirim ke alamat email berikut:
kelembagaandiktis@gmail.com

Bagi pelamar beasiswa penuh yang sudah diterima diwajibkan menyertakan Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri yang dituju.

Mekanisme seleksi:
Seleksi dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan dengan wawancara terhadap mereka yang memenuhi persyaratan administrasi. Wawancara akan dilaksanakan dalam Bahasa Inggris atau bahasa Arab sesuai dengan bahasa pengantar perguruan tinggi tujuan. Sebelum mengirimkan berkas pendaftaran ke email di atas, terlebih dahulu harus mendaftar secara online di sini

Jadwal pendaftaran dan seleksi:
1. Batas akhir pendaftaran online 5 Juli 2012
2. Batas akhir pengiriman berkas lengkap 10 Juli 2012
3. Proses pendataan dan seleksi berkas 11 Juli 2012
4. Proses wawancara pertengahan Juli 2012
5. Pengumuman calon yang diterima Akhir Juli 2012
6. Persiapan keberangkatan Juli-Agustus 2012

Resource: http://pendis.kemenag.go.id/beasiswaln/
5/30/2012 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Google untuk Peneliti, Dosen, dan Mahasiswa

Kehadiran Google di Indonesia mulai merambah ke dunia pendidikan. Bekerjasama ICT Watch, Google melalui Google Policy Fellowship menawarkan beasiswa yang ditujukan bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa di tanah air. Fokus beasiswa ini adalah penelitian terhadap kebijakan internet di Indonesia saat ini.

Bagi Anda yang tertantang, disediakan beasiswa masing-masing USD 7.500 atau setara Rp 68 juta plus menjadi relawan ICT Wacth selama 10 minggu.

Ada enam topik penelitian yang bisa diambil, meski tidak dibatasi oleh penyelenggara.
1. Freedom of Expression: Melindungi kebebasan berekspresi dari sensor, dan memperjuangkan hak individu untuk berkomunikasi, mempublikasikan dan memperoleh informasi berdasarkan netralitas, partisipasi masyarakat secara online, maupun civil jurnalisme.
2. Human Rights: Bekerja untuk mempromosikan nilai-nilai demokrasi, pluralisme, aksesibilitas dan hak asasi manusia di media online nasional.
3. Internet Safety: Mendukung dalam semua kegiatan yang berkaitan dengan program Internet Sehat seperti privasi online dan keamanan, intimidasi cyber, kejahatan cyber, dll.
4. Open Government: Mempromosikan hak publik untuk mengetahui tentang informasi yang dikumpulkan, disebarkan dan dipelihara oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kesadaran publik.
5. ICT for Women & SME: Mengembangkan, mempromosikan dan mendukung program dan konten untuk meningkatkan keterampilan ICT bagi usaha kecil-menengah kaum perempuan, sehingga dapat memberdayakan diri mereka sendiri.
6. Drafting, creating, and updating: website/online FAQ, dan setiap konten yang relevan melalui media, saluran, maupun sumber daya untuk isu-isu tersebut di atas.

Syarat-syarat yang diperlukan:
• Proposal penelitian (maksimal 2 halaman format PDF)
• Curikulum vitae (maksimal 2 halaman format PDF)
• Scan ijazah mulai sarjana hingga pendidikan terakhir (maksimal 250 KB)
• Bukti pengalaman seperti:
  ~ Deskripsi pendek tentang pengalaman akademik, profesional, penelitian dan/ekstrakurikuler (format PDF, maksimal 2 halaman)
  ~ Surat referensi dari 2-3 orang yang berkompeten (format PDF, maksimal 1 halaman untuk setiap referensi)
  ~ Surat pernyataan bersedia mengikuti kegiatan selama 10 minggu di ICT Watch (PDF saja, max 1 halaman).
  ~ Scan hingga 3 artikel terbaru yang diterbitkan di jurnal akademik dan/atau di media cetak nasional (koran atau majalah), jika ada (maksimal 250 KB)

Aplikasi dikirim sebelum 15 Mei 2012 yang ditulis menggunakan bahasa Inggris ke email: google.fellowship@ictwatch.com.

Semua subjek email harus menggunakan format: “pendidikan terakhir Anda (S1/S2/S3) - nama kota tempat tinggal - topik penelitian”. Contoh: “S2 - Jakarta - Freedom of Expression

Setelah batas akhir pengajuan aplikasi, para panelis yang dibentuk ICT Watch akan memilih dan mengundang kandidat terbaik untuk diwawancara. Kepastian para pemenang akan diumumkan 15 Juni 2012 melalui laman: http://ictwatch.com/id/

Resource: http://ictwatch.com/id/google-policy-fellowship/
4/23/2012 | 0 komentar | Read More

Beasiswa S2 dan S3 di Jerman 2013/2014

Berminat kuliah S2 dan S3 di Jerman? Jangan sia-siakan kesempatan beasiswa terbaru dari DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst), dinas yang menangani pertukaran akademis Jerman ini kembali menawarkan beasiswa bagi warga Indonesia yang ingin mengenyam pendidikan S2 dan S3 dengan berbagai pilihan program studi pascasarjana di universitas-universitas ternama di Jerman.

Mereka yang bisa mendapatkan beasiswa ini adalah staf pengajar (dosen), peneliti, dan para pemegang gelar akademik, yang setidaknya punya pengalaman kerja dua tahun di lembaga pemerintah atau swasta dalam bidang ilmu ekonomi, administrasi bisnis, ekonomi politik, kerjasama pembangunan, teknik dan ilmu terkait, matematika, perencanaan regional, pertanian dan ilmu kehutanan, ilmu lingkungan hidup, kedokteran, kesehatan masyarakat, dan kedokteran hewan, ilmu sosial, pendidikan dan hukum, dan studi media.

Klik di sini untuk daftar program studi yang bisa dipilih di Jerman. Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Jerman dan Inggris, tergantung pada program gelar yang ingin dicapai.

Kriteria Pelamar 1. Batas usia 36 tahun pada saat aplikasi (beberapa program studi membatasi usia 32 tahun)
2. Untuk beberapa program S2, gelar sarjana harus telah selesai tidak lebih dari 6 tahun pada saat aplikasi. Mengenai hal ini, silakan langsung menghubungi koordinator program studi masing-masing
3. IPK: min 2,75 bagi calon master (beberapa program studi mensyaratkan IPK lebih dari 2,75. Silakan lihat detail di website masing-masing program studi. Dan untuk kandidat doktor IPK: 3,00
4. Pengalaman kerja minimal dua tahun setelah menyelesaikan gelar sarjana.
5. Kemampuan TOEFL dengan skor minimal: 550 berbasis kertas, 213 berbasis komputer, 80 berbasis internet, atau IELTS (band 6). Beberapa program bisa meminta angka yang berbeda. Untuk informasi terperinci lihat website dari program yang relevan.

Informasi dan formulir DAAD tersedia di:DAAD Jakarta Office
Summitmas II, Lt 14
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62
Jakarta 12190

Konsultasi: Senin - Kamis, 13:30-4:00
Contact person: Ibu Dwi Nurlianti/Ibu. Muji Rahayu
Telepon: (021) 520 0870/525 2807
Fax: (021) 525 2822
E-mail: info@daadjkt.org

Anda disarankan untuk melamar secara online. Namun Anda harus mengirimkan formulir bersama dengan dokumen aplikasi lain (rangkap tiga) melalui pos ke Kantor DAAD Jakarta sebelum batas waktu. Panduan bagaimana mendaftar secara online tersedia di sini. Anda dapat memperoleh formulir DAAD di sini.

Aplikasi dokumen yang dibuat dalam rangkap tiga:  
1. Formulir DAAD (lihat informasi di atas)
2. Riwayat hidup. Silahkan gunakan formulir spesimen Europass di sini
3. Pernyataan motivasi untuk berpartisipasi dalam program pascasarjana dengan penekanan pada relevansi pekerjaan
4. Dua surat rekomendasi masing-masing dari supervisor pada perusahaan/institusi, dan dari supervisor akademis Anda
5. Konfirmasi kerja dari perusahaan/institusi di negara asal dan jaminan kembali kerja ke tempat semula setelah selesai
6. Transkrip ijazah yang telah disahkan dan terjemahannya dalam bahasa Inggris atau Jerman
7. Transkrip akademik, meliputi durasi lengkap dari studi akademis (salinan resmi dari asli) dan terjemahannya dalam bahasa Inggris atau Jerman
8. Transkrip ijazah SMA termasuk hasil nilai UAN beserta terjemahannya dalam bahasa Inggris atau Jerman
9. Sertifikat kemampuan bahasa berupa skor TOEFL atau IELTS untuk program yang menggunakan bahasa Inggris, dan untuk bahasa Jerman silakan lihat situs web dari program yang relevan.

Catatan PentingAnda hanya bisa mengajukan dua program studi yang ditawarkan oleh program beasiswa ini. Sebelum memasukkan aplikasi, Anda sangat dianjurkan untuk mengunjungi website program studi pilihan. Jika Anda menemukan informasi tentang IPK, TOEFL, batas waktu pendaftaran, dll yang tidak sesuai dengan prasyarat DAAD, Anda harus memenuhi prasyarat dari program studi. Pemilihan universitas akan diadakan pada bulan September 2012 sampai Februari 2013. Selama masa itu, mungkin beberapa pelamar akan dihubungi oleh universitas untuk melakukan wawancara telepon.
DAAD sangat ketat tentang batas waktu. Jika Anda tidak dapat mengirimkan aplikasi (hard copy) ke DAAD Jakarta, silakan mengirimkannya langsung ke program studi yang dipilih. Mereka yang berhasil mendapatkan beasiswa akan diberitahu melalui e-mail dari kantor pusat DAAD. Anda kemudian akan mendapatkan dokumen asli dari beasiswa DAAD Jakarta.
Pengajuan aplikasi dimulai April 2012 dan berakhir 31 Juli 2012.
Resource: http://www.daadjkt.org
Temukan Beasiswa sesuai Minat!
3/21/2012 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Studi S2/S3 dari SEARCA 2013/2014

Tawaran beasiswa untuk studi S2 (master) dan S3 (doktor) tampaknya terus bermunculan. Jika sebelumnya Beasiswa Unggulan dari pemerintah, baru-baru ini sebuah lembaga regional Asia Tenggara yang konsen pada pengembangan pertanian, The Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA) mengundang partisipasi Anda. Beasiswa diberikan untuk tahun akademik 2013/2014. Syaratnya Anda adalalah dosen/pegawai dari sebuah perguruan tinggi, peneliti, atau pegawai institusi pemerintah. Bagi pelamar, usia tidak boleh lebih dari 35 tahun.

Berikut persyaratan yang harus dipenuhi:
1. Formulir aplikasi dibuat rangkap dua
2. Sepatutnya dilakukan formulir aplikasi untuk masuk ke Sekolah Pascasarjana setiap tiga (3) perguruan tinggi yang terdaftar dalam formulir aplikasi Beasiswa SEARCA mana pemohon dapat melanjutkan studi pascasarjana;
3. Salinan ijazah terakhir beserta nilai dari perguruan tinggi asal yang telah
4. Bukti pengalaman kerja
5. Daftar riwayat hidup
6. Penjelasan singkat tentang rencana tesis/disertasi yang akan diambil. Topik penelitian harus sejalan dengan prioritas SEARCA, yaitu manajemen sumber daya alam dan daya saing pertanian.
7. Buatlah dua halaman tulisan tentang daya saing pertanian atau pengelolaan sumber daya alam
8. Dua buah salinan paspor
9. Surat keterangan sehat jasmani dan mental dari dokter yang menerangkan layak untuk mengikuti pendidikan pascasarjana
10. Dukungan resmi dari lembaga asal pelamar
11. Lulus TOEFL dengan skor 550 atau IELTS 6 0.

Aplikasi diserahkan langsung ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akan melakukan penyaringan awal. Oleh karena itu, Kemdikbud akan mengatur batas waktu pengajuan aplikasi. Para pelamar yang memenuhi syarat, maka akan dimasukkan dalam daftar Kemdikbud sebagai calon yang diusulkan untuk mengikuti program beasiswa SEARCA.  Paling lambat aplikasi diterima SEARCA 30 Juli 2012. Bagi Anda yang berminat, aplikasi sudah harus diajukan ke Kemdikbud paling lambat pertengahan Juli 2012. Bagi nominasi, jadwal interview akan diumumkan kemudian.

Perguruan tinggi pilihan untuk Beasiswa SEARCA:
• Institut Pertanian Bogor, Indonesia
• Universitas Gadjah Mada, Indonesia
• Universiti Putra Malaysia, Malaysia
• Universitas Kasetsart, Thailand
• Universitas Filipina (UP) Los BaƱos, Filipina

Manfaat yang didapatkan

Dukungan keuangan meliputi uang saku, biaya kuliah, tunjangan perjalanan internasional dan domestik, dukungan tesis/disertasi, tunjangan buku dan asuransi kesehatan.

Download form aplikasi beasiswa SEARCA di sini
Informasi lebih lanjut, kunjungi www.searca.org atau melalui email gsd@agri.searca.org dan ecc@agri.searca.org. Telefax: (63-49) 5367164.

Temukan Beasiswa sesuai Minat!
3/17/2012 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Unggulan 2012/2013 Dikti

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud baru saja mengumumkan lagi penawaran beasiswa unggulan (BU) 2012/2013. Beasiswa ini ditujukan bagi calon dosen dan tenaga kependidikan perguruan tinggi di bawah naungan Kemdikbud. Jika Anda masuk kriteria, beasiswa ini sayang untuk dilewatkan. Di dalam negeri, Anda bisa mengenyam kuliah seperti di UI, ITB, UGM, IPB, Unpad, ITS, Undip, Unhas, dan sederet perguruan tinggi ternama lainnya.

Komponen biaya yang ditanggung meliputi, biaya penyelenggaraan pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, biaya perjalanan keberangkatan dan kepulangan, dan biaya lain yang disetujui oleh Dikti. Besarnya komponen biaya disesuaikan lokasi pelaksanaan beasiswa (di dalam atau di luar negeri).

Persyaratan dan Ketentuan

*Persyaratan Umum Calon Penerima Beasiswa Unggulan
1. Calon dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.
2. Tenaga Kependidikan di lingkungan Kemdikbud baik dari PTN maupun PTS
3. Calon penerima Beasiswa Unggulan diusulkan oleh pimpinan lembaga minimal eselon II di lingkungan Kemdikbud atau pimpinan perguruan tinggi.
4. Indek Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan S1 3,0 untuk calon yang akan melanjutkan ke program S2, dan IPK 3,25 untuk lulusan S2 yang akan melanjutkan ke program S3.
5. Usia maksimal 26 tahun untuk calon yang akan melanjutkan S2 dan maksimal 30 tahun untuk calon yang akan melanjutkan S3 (untuk calon dosen).
6. Usia maksimal 38 tahun untuk calon yang akan melanjutkan S2 dan maksimal 40 tahun untuk calon yang akan melanjutkan S3 (untuk tenaga kependidikan).
7. Sudah diterima di program studi pascasarjana, yang dibuktikan dengan surat penerimaan dari perguruan tinggi penyelenggara.

*Persyaratan Khusus Calon Penerima Beasiswa Unggulan Luar Negeri
1. Lulus seleksi yang diadakan oleh tim seleksi yang dibentuk Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
2. Memiliki surat penerimaan tanpa syarat (unconditional Letter of Acceptance) dari PT luar negeri yang memiliki ranking dunia.
3. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris (minimal IELTS 6.0 ataupun TOEFL IBT 87), ataupun sertifikat bahasa lainnya sesuai dengan bahasa pada perguruan tinggi luar negeri tujuan.

Mekanisme pendaftaran
1. Pendaftaran dilakukan secara on-line melalui laman: http://beasiswa.dikti.go.id/bu
2. Mendaftar ke PPs Penyelenggara yang dituju dengan memenuhi persyaratan pendaftaran (untuk beasiswa dalam negeri). Daftar PPs Penyelenggara (PTN/PTS) dapat dilihat di panduan.
3. Calon tidak diperkenankan mendaftar Beasiswa Unggulan ke lebih dari satu PPs Penyelenggara.

Prosedur Pendaftaran Beasiswa Unggulan Luar Negeri

1. Mendaftarkan diri sebagai calon penerima Beasiswa Unggulan ke DIKTI secara on-line melalui laman http://beasiswa.dikti.go.id/bu
2. Mengisi Form-A dari DIKTI
3. Melampirkan Letter of Acceptance yang masih berlaku dari institusi dan/atau dari calon pembimbing di perguruan tinggi luar negeri yang dituju. Pelamar yang mendapatkan Uncoditional Letter of Acceptance bebas syarat dari PT yang dituju akan lebih diutamakan
4. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S1 dan S2 yang telah dilegalisasi untuk yang akan menempuh program S3, atau salinan ijazah dan transkrip S1 untuk yang akan menempuh program S2
5. Melampirkan salinan sertifikat yang masih berlaku- bukti kemampuan berbahasa Inggris (ITP TOEFL minimal 525, atau IELTS minimal 5.5) atau salinan sertifikat penguasaan bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing.
6. Pelamar program Doktor (S3) wajib melampirkan usulan penelitian (research proposal) yang telah disetujui oleh, atau sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan dengan, calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju.

Deadline aplikasi
1. Beasiswa dalam negeri
Pendaftaran calon mahasiswa pada PPs penyelenggara dan pendaftaran online ke Diktendik DIKTI (http://beasiswa.dikti.go.id/bu) dilakukan April-11 Mei 2012. Penetapan penerima beasiswa dilakukan pertengahan Juli.
2. Beasiswa luar negeri
Akhir Maret batas akhir pendaftaran on-line. Pertengahan April batas akhir pengiriman berkas lengkap. Pertengahan Juni pengumuman calon yang diterima. Agustus-Oktober keberangkatan.

Pelamar BU dalam negeri selain mendaftar online pada laman tersebut, juga harus menyerahkan semua dokumen persyaratan pengajuan BU kepada program pascasarjana yang dituju. Sementara, pelamar BU luar negeri selain mendaftar online pada laman di atas, juga mengirimkan semua dokumen persyaratan pengajuan Beasiswa Unggulan disampaikan secara resmi ke alamat:

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Gedung D, Lantai 5,
Jl. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan. Jakarta 10270.


Unduh panduan lengkap di sini

Resource: http://beasiswa.dikti.go.id
Temukan Beasiswa sesuai Minat!
3/16/2012 | 0 komentar | Read More

Dibuka, Beasiswa S2/S3 Luar Negeri Dikti Gelombang II 2012

Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi dosen, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan kembali membuka pendaftaran beasiswa S2/S3 luar negeri Gelombang II untuk alokasi tahun 2012. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen tetap PTN, dosen DPK, dan dosen tetap yayasan (PTS) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diutamakan untuk program S3 (PhD).

Bagi Anda yang berminat melamar beasiswa tersebut, silakan mendaftar secara online melalui website: http://beasiswa.dikti.go.id, paling lambat tanggal 29 Februari 2012. melalui pendaftaran secara online ini, setiap pendaftar akan memperoleh nomor registrasi online.

Selanjutnya, untuk mengklarifikasi informasi yang telah disampaikan secara online, dimohon pelamar mengirim berkas-berkas lamaran berupa:

1.    Nomor registrasi online
2.    Surat izin rektor/ pimpinan perguruan tinggi
3.    Surat izin Kopertis (khusus bagi pelamar dari PTS)
4.    Form-A Dikti
5.    Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri yang terakreditasi
6.    Salinan ijazah S1 bagi pelamar jenjang S2 dan ijazah S2 bagi pelamar jenjang S3
7.  Bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL/IELTS), Jerman, Perancis, Jepang, atau bahasa lain berstandar internasional, sesuai dengan negara tempat perguruan tinggi yang dituju (tidak lebih dari 2 tahun terakhir)
8.    Surat rekomendasi (3 buah), dan
9.    Proposal penelitian dalam bahasa Inggris.

Seluruh berkas tersebut di atas dimasukkan dalam map hijau dengan menuliskan nama, alamat, serta nomor registrasi online pengirim, dan paling lambat diterima tanggal 16 Maret 2012 pukul 15.00 WIB. Berkas lamaran dikirim ke:

Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Ditjen Pendidikan Tinggi
Kompleks Kemdiknas Gedung D Lantai 5
Jln. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta 10270


Apabila terdapat pertanyaan atau masalah terkait pendaftaran secara online, Anda bisa menyampaikannya melalui email: blndikti@dikti.go.id
Resource: http://dikti.kemdiknas.go.id

Temukan Beasiswa sesuai Minat!
2/02/2012 | 0 komentar | Read More

Program Beasiswa Penelitian untuk Dosen di USA

Upaya mewujudkan Research University bagi perguruan tinggi di Indonesia terus digencarkan pemerintah. Kualitas dosen di perguruan tinggi jadi prioritas. Nah, baru-baru ini melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan lembaga AMINEF Jakarta, bagi dosen yang berminat melakukan penelitian di USA, Program Fullbright – Dikti Senior Research Program Tahun 2012 mulai ditawarkan.

Senior Reseach Program merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi dosen tetap PTN/PTS yang sudah bergelar doktor atau guru besar di bidang sains dan teknologi. Program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada dosen untuk melakukan penyegaran keilmuan, penulisan buku, penulisan artikel dalam jurnal internasional, serta melakukan kerjasama penelitian dengan mitra di 11 perguruan tinggi di Amerika Serikat. Jangka waktu kegiatan ini adalah empat (4) bulan. Dimulai September s/d Desember 2012.

Anda berminat? Kalau memenuhi kriteria di atas. Syarat berikutnya yang harus dipenuhi, di antaranya:

a.    Jabatan akademik minimal Lektor
b.    Surat izin dari pimpinan perguruan tinggi
c.    Surat rekomendasi dari atasan langsung
d.    Tidak sedang menjabat dalam jabatan struktural di perguruan tinggi
e.    Mengisi formulir aplikasi yang sudah diisi lengkap. Formulir ini dapat diunduh di website AMINEF (http://www.aminef.or.id)
f.    Deskripsi tentang tujuan kegiatan, akitivitas yang akan dilakukan dan/atau proposal penelitian (research proposal), ditulis dalam bahasa Inggris
g.    Melampirkan biodata lengkap
h.    Copy kartu identitas (KTP dan paspor)
i.    Memiliki kemampuan bahasa Inggris minimal setara dengan TOEFL 550 atau IELTS 6.0 bagi mereka yang bukan lulusan perguruan tinggi.

Seluruh dokumen persyaratan paling lambat diserahkan 30 Juni 2012 pukul 16.00, dikirimkan dengan menuliskan yang dipilih pada sudut kiri atas amplop, ditujukan kepada:

Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Direktorat Jenderal  Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gd. D Lantai 5
Jl. Raya Jenderal Sudirman Pintu 1 Senayan
Jakarta, 10270

Pengumuman dan formulir pendaftaran juga bisa diunduh di sini
Resource: http://dikti.kemdiknas.go.id

Temukan Beasiswa sesuai Minat!
1/27/2012 | 0 komentar | Read More

Beasiswa IGDS untuk Kuliah Doktor ke Jerman

Beasiswa doktor ke Jerman tahun ini bisa Anda peroleh dengan mengikuti Program Debt Swap yang disediakan pemerintah. Ini adalah program pengurangan jumlah hutang luar negeri Indonesia ke pemerintah Jerman yang terkait dengan pendidikan. Pemberian beasiswa doktor ke Jerman berdasarkan usulan Kemendiknas untuk Debt Swap VII (program beasiswa IGDS: Indonesian-German Doctoral Scholarship). Tujuannya untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia.

Berikut adalah beberapa informasi penting terkait dengan rencana tahap implementasi program beasiswa IGDS Batch 1:
1.    Nama program beasiswa yang sebelumnya IGPSP (Indonesian-German Postgraduate Scholarship Program) diubah menjadi IGDS (Indonesian-German Doctoral Scholarship). Hal tersebut hanya sebatas perubahannama saja. Sistem program beasiswa masih sama dengan IGPSP.
2.    Bagi pelamar IGDS yang belum melengkapi berkas, mohon untuk melengkapi berkas Anda selambat-lambatnya sampai tanggal 31 Agustus2011.
3.    Bagi pelamar IGDS yang belum menyertakan Form A Dikti dalam berkas pendaftarannya, mohon untuk mengisi dan menyertakan Form A Dikti dalam berkas pendaftaran Anda  selambat-lambatnya sampai tanggal 31 Agustus 2011. Karena telah diputuskan bahwa Form A Dikti adalah juga form pendaftaran resmi program beasiswa IGDS.
4.    Kami mengubah standar TOEFL/IELTS Score sebagai persyaratan seleksi program beasiswa IGDS menjadi > 550 untuk TOEFL score dan > 6.5 untuk IELTS score.
5.    Bagi pelamar yang belum memenuhi standar TOEFL/IELTS score, mohon untuk segera memperbarui score Anda selambat-lambatnya sampai tanggal 31 Agustus 2011.
6.    Bagi pelamar IGDS yang belum mendapatkan LoA dari Universitas ataupun Professor sebagai supervisor di Jerman, kami menyediakan layanan pusat informasi untuk mendapatkan LoA di www.daad.de/idp atau Tips Mencari Supervisor di Jerman (dalam bahasa Inggris)
7.    Bagi pelamar IGDS yang belum mendapatkan LoA dari Universitas ataupun Professor sebagai supervisor di Jerman, kami tunggu selambat- lambatnya sampai 31 Oktober 2011.
8.    Bagi Anda yang telah Join ke dalam milis di web ds5k.kemdiknas.go.id mohon untuk segera join ke milis sekretariat kami di beasiswa_ds5k_igpsp@googlegroups.com untuk informasi lengkap terkait dengan beasiswa ini.

Program IGDS memberikan kesempatan kepada tenaga dosen/asisten dosen untuk mendapatkan gelar Doktor dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun, di mulai pada tahun 2012.

Persyaratan untuk mengikuti program ini adalah:
1.    Dosen/calon dosen dengan gelar Magister (PNS/Non-PNS), di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
2.    Calon dosen dari program “Fast track”.
3.    Magister lulusan dari dalam negeri maupun luar negeri yang direkomendasikan oleh PTN/PTS untuk menjadi dosen di lingkungannya.
4.    Non-dosen yang merupakan staf dari Kementerian lainnya dengan sumber dana dari Kementerian yang berkepentingan.
5.    Peserta calon Doktor:
       1.    Memenuhi persyaratan akademik:
            1.   Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan S2 > 3.20 untuk calon yang akan mengambil pola  pembelajaran Graduate School, Research Program, Sandwich Program dan Double Degree Program.
            2.   IPK lulusan S1 min. 3.0 dan lulusan S2 min. 3.25 untuk calon yang akan mengambil pola pembelajaran Fast Track.
      2.    Memenuhi persyaratan non-akademik:
            1.    Memiliki kemampuan berbahasa Inggris setara TOEFL 550/IELTS 6.5
            2.    Memiliki track record yang baik dalam jumlah publikasi ataupun hasil karya penelitian.
            3.   Memiliki sikap/etika kerja dan sikap/etika penelitian yang baik untuk menunjang selama masa pembelajaran ataupun penelitian.

Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan bagi pemohon adalah:
1.    Form-A dari DIKTI
2.    Curriculum Vitae (CV)
3.    Proposal rencana usulan Disertasi/proposal penelitian dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jerman
4.    Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Jerman
5.    Surat rekomendasi sekurang-kurangnya dari Dekan Fakultas dari perguruan tinggi di Indonesia
6.    Surat Keterangan pengajar tetap yang dikeluarkan oleh Rektor perguruan tinggi di Indonesia
7.    Memiliki track record yang baik dalam jumlah publikasi ataupun hasil karya penelitian (jika ada)
8.    Fotokopi sertifikat pelatihan/penghargaan (jika ada)
9.    Fotokopi ijazah pendidikan (S1 dan S2) yang telah dilegalisir
10.    Fotokopi transkrip nilai pendidikan (S1 dan S2) yang telah dilegalisir
11.    Pasfoto (3×4)
12.    Fotokopi sertifikat kursus bahasa Jerman (jika ada)
13.    Fotokopi sertifikat TOEFL/IELTS yang masih berlaku (Prediction TOEFL tidak diterima)
14.    Peserta wajib menjalani ikatan kerja untuk menjadi dosen/staff di perguruan tinggi di Indonesia
15.    Kelengkapan berkas dikirimkan ke alamat dibawah ini dan softcopy-nya dikirimkan juga ke email sekretariat: sekretariat.igpsp@gmail.com

Form-A bisa dengan membuka link ini :http://ds5k.kemdiknas.go.id/index.php?show=unduh kemudian masukkan email milis anda. Setelah itu akan muncul file yang bisa anda unduh. Pengumuman lengkap ini juga bisa didownload di sini.
Resouce: http://ds5k.kemdiknas.go.id/

Temukan beasiswa sesuai minat!
8/11/2011 | 0 komentar | Read More