Beasiswa Penuh S2 dan S3 di 10 Negara

Jika umumnya beasiswa ditawarkan untuk negara tertentu saja. Beasiswa satu ini justru memberi kesempatan bagi pelamarnya untuk mendaftar di 10 negara tujuan. Ada Jepang, Australia, Hong Kong (China), India, New Zealand, Amerika Serikat, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thaliand. Program beasiswa S2 dan S3 tersebut disediakan oleh Asian Development Bank yang dinamai dengan Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP). Beasiswa pascasarjana ini tersedia untuk pelamar-pelamar negara Asia, salah satunya Indonesia. Sebanyak 300 kuota disediakan untuk durasi beasiswa selama 1 hingga 2 tahun.

Beasiswa akan menanggung biaya kuliah penuh, tunjangan perumahan, uang saku bulanan, tunjangan buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, dan biaya perjalanan. Dengan durasi beasiswa maksimal 2 tahun, pelamar bisa mengambil program master di perguruan tinggi yang tersedia. Namun, beasiswa ini juga terbuka untuk pelamar doktor. Beasiswa akan diperpanjang setiap tahun berdasarkan penilaian capaian akademik saat menjalani studi.

Bidang Studi:
Anda bisa mendaftar beasiswa ADB-JSP untuk studi yang berkaitan dengan ekonomi, manajemen, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan, manajemen sumberdaya alam, sains dan teknologi, dan bidang-bidang yang terkait dengan pembangunan. Rincian pilihan studi dan perguruan tinggi bisa dilihat daftar universitas Beasiswa ADB-JSP.

Persyaratan:
1. Warga negara dari anggota ADB (termasuk Indonesia)
2. Diterima masuk untuk studi master dan PhD di perguruan tinggi yang dituju
3. Memiliki gelar sarjana atau setara dengan catatan akademis yang unggul
4. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua (2) tahun setelah lulus kuliah pada saat aplikasi
5. Mahir berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
6. Usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat aplikasi. Pengecualian bagi para pejabat senior dan manajer, batas usia adalah 45 tahun.
7. Memiliki kesehatan yang baik
8. Bersedia kembali ke negara asal setelah selesai studi.
9. Tidak berlaku bagi pejabat, manajamen, dan staf ADB. Begitupun dengan konsultan dan kerabat.
10. Tidak berlaku bagi pelamar yang tinggal atau bekerja di negara lain selain negara asal
11. ADB-JSP tidak menerima pelamar yang sudah menjadi mahasiswa dalam program gelar pascasarjana.
12. ADB-JSP tidak mensponsori studi sarjana, program kuliah jarak jauh, pelatihan jangka pendek, konferensi, seminar, penulisan skripsi, dan proyek-proyek penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 di Jepang dari INPEX

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa langsung ditujukan ke masing-masing universitas. Lihat daftarnya melalui link di atas. Saat mendaftar di kampus tersebut, pelamar perlu menjelaskan bahwa Anda ingin dipertimbangkan dalam progam beasiswa ADB-JSP. Selain mengisi formulir pendaftaran universitas dan melampirkan dokumen yang diminta, sertakan juga formulir beasiswa ADB-JSP (Word atau PDF) yang telah diisi. Kemudian, pelamar juga diminta untuk melampirkan bukti pajak penghasilan terbaru atau bukti selip gaji bulanan/tahunan. Terakhir, Anda juga diminta menyertakan bukti penghasilan keluarga (orang tua).

Setelah proses pendaftaran selesai, tahap berikutnya pihak universitas akan melakukan pemeringkatan berdasarkan kriteria seleksi yang mereka miliki dan mengacu pada kriteria dan persyaratan beasiswa ADB-JSP. Dalam proses evaluasi, lembaga akademik bisa saja menghubungi calon untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Berikutnya hasil pemeringkatan akan diserahkan pihak universitas ke Direktur Eksekutif yang mengelola beasiswa ADB-JSP di Jepang. Hasil pemeringkatan tersebut akan dinilai kembali dan Direktur Eksekutif Jepang akan merekomendasikan para pemenang beasiswa ke universitas. Setelah nama-nama ditetapkan, barulah pihak universitas memberitahu kepada kandidat terpilih. Cukup menantang!

Harap diingat, setiap universitas memiliki deadline berbeda (lihat link di atas). Dan, sudah harus diajukan setidaknya enam bulan sebelum masa perkuliahan dimulai. Kelebihan dari beasiswa ADB-JSP, Anda bisa mengajukan permohonan beasiswa lebih dari satu perguruan tinggi di waktu bersamaan dengan syarat menyebutkannya dalam formulir aplikasi.

Kontak:
ADB-Japan Scholarship Program Office of Cofinancing Operations,
Asian Development Bank
Email: adbjsp@adb.org
Telp. +632 636 2444 / +632 636 2456
web: www.adb.org  
7/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AUN/SEED-Net – S2 / S3 di ASEAN dan Jepang

Program beasiswa pascasarjana satu ini cukup rutin ditawarkan. AUN/SEED-Net Graduate Degree Program Scholarship. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi staf maupun lulusan dari perguruan tinggi anggota AUN/SEED-Net untuk melanjutkan studi jenjang S2 atau S3. AUN/SEED-Net merupakan kepanjangan dari ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network. Anggotanya merupakan sejumlah universitas terbaik di ASEAN, seperti UGM, ITB, ITS, dan beberapa universitas di kawasan ASEAN lainnya. SEED-Net adalah salah satu sub jaringan yang berkaitan dengan pendidikan teknik dari AUN. Pelamar beasiswa AUN/SEED-Net nantinya harus mengambil studi yang terkait dengan teknik di universitas tuan rumah yang dilamar.

Selain jenjang master, Beasiswa AUN/SEED-Net juga memberi kesempatan beasiswa S3 Sandwich, serta beasiswa gelar pascasarjana terpadu. Ada 16 jenis program yang ditawarkan dengan institusi tujuan berbeda. Umumnya beasiswa bisa diambil di universitas-universitas anggota AUN/SEED-Net, namun tersedia juga beasiswa untuk studi di Jepang. Universitas-universitas di Jepang tersebut menjadi institusi pendukung dari program beasiswa AUN/SEED-Net ini.

Di tahun 2017, AUN/SEED-Net menawarkan sekitar 50 beasiswa untuk jenjang master, sekitar 20 beasiswa untuk program doktor Sandwich, serta 10 beasiswa untuk program gelar pascasarjana terpadu. 

Beasiswa AUN/SEED-Net 2017 mencakup biaya hidup dan biaya kuliah jika studi berlangsung di dalam negeri. Jika studi di luar negeri, selain biaya hidup dan biaya kuliah beasiswa juga mencakup asuransi kesehatan, tunjangan relokasi, serta tiket pesawat PP. Pembiayaan ini akan mulai berjalan seiring dengan dimulainya studi. Khusus S2, beasiswa diberikan selama dua tahun. 
Persyaratan jenjang S2:
1. Pelamar merupakan staf fakultas dari perguruan tinggi pengirim atau lulusan yang memiliki motivati kuat untuk mengejar karir profesional sebagai staf fakultas di perguruan pengirim 
2. Pelamar mendapat persetujuan untuk mendaftar dari perguruan tinggi pengirim di negara asal mereka, di mana diharapkan mereka menjadi staf fakultas setelah selesai program pascasarjana
3. Pelamar memegang gelar sarjana pada bidang teknik yang relevan, atau menyelesaikan gelar sarjana sebelum program gelar berjalan
4. Pelamar harus memenuhi setidaknya satu standar performa akademik berikut: 
   ▪ Masuk dalam peringkat 15 % terbaik di kelas tahun terakhir atau terbaru pada gelar sarjana
   ▪ IPK minimum 3.0 untuk skala 4 atau 7,5 untuk skala penilaian 10
   ▪ Memiliki prestasi akademik luar biasa dengan dukungan bukti 
5. Pelamar memiliki kemampuan dalam bahasa Inggris untuk belajar dan melakukan penelitian dalam bahasa Inggris. Harap kirimkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris, jika ada
6. Pelamar berusia di bawah 30 tahun saat mendaftar
7. Pelamar dapat mendaftar pada institusi tuan rumah di negara asal mereka, jika institusi pengirim dan institusi tuan rumah merupakan universitas yang sama, serta memiliki performa akademik yang istimewa (masuk peringkat kelas 5 % terbaik pada kelas tahun terakhir gelar sarjana) 
8. Pelamar memiliki kesehatan yang baik
9. Beasiswa ditujukan untuk mahasiswa tahun fiskal Jepang (JFY) 2017 dimulai 1 April 2017 - 31 Maret 2018 (tidak memenuhi syarat bagi mereka yang telah memulai studi atau memperoleh beasiswa)

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi, dilengkapi dengan foto dan ditandatangani (Unduh)
2. Salinan ijazah dilegalisir
3. Salinan transkrip akademik dilegalisir
4. Surat keterangan prestasi akademik ketika studi sarjana yang menunjukkan peringkat kelas dan IPK kumulatif dari dekan atau kantor registrar (Formulir di lampiran 3)
5. Surat pengesahan dari rektor atau dekan dari institusi anggota dengan status dan posisi Anda saat ini 
6. Surat rekomendasi dari pembimbing Anda (Formulir di lampiran 4)
7. Dua surat rekomendasi dari Dekan atau atau pimpinan departemen (Formulir di lampiran 4)
Dokumen penunjang:
8. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris 
9. Abstrak tesis
10. Proposal tesis/rencana studi riset 
11. Dokumen tambahan (silakan sebutkan)

Pendaftaran: 
Pelamar beasiswa AUN/SEED-Net  terlebih dahulu harus mendapat persetujuan dan pengesahan dari institusi pengirim di negara asal. Setelah memperoleh surat pengesahan, pelamar kemudian diminta mengajuan dua jenis aplikasi. 
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah

Kedua formulir tersebut dapat diunduh melalui laman AUN/SEED-NET.

Untuk mendapatkan persetujuan dari institusi pengirim, disediakan daftar kontak person yang bisa dihubungi. Bisa diunduh melalui link tertera, tepatnya dalam panduan. 

Pendaftaran Tahap 1: 
Siapkan 3 set dokumen hard copy berikut yang dimuat dalam amplop terpisah yang ditujukan ke kontak person institusi pengirim yang mengesahkan.

1 set dokumen untuk AUN/SEED-Net: 
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net (asli)
2. Dokumen pendukung lainnya 

1 set dokumen untuk institusi tuan rumah/bidang studi prioritas pertama:
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net (copy)
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah prioritas pertama 
3. Dokumen pendukung lainnya

1 set dokumen untuk institusi tuan rumah/bidang studi prioritas kedua:
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net (copy)
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah prioritas kedua 
3. Dokumen pendukung lainnya 

*Dokumen pendukung lainnya bisa dilihat di dokumen aplikasi di atas (poin 2 – 11). Jika pelamar tidak memiliki pilihan institusi tuan rumah/bidang studi prioritas kedua, maka set dokumen itu tidak perlu disertakan. Lebih teknis bisa dilihat di panduannya. 

Setelah menyerahkan dokumen tersebut, institusi pengirim yang nantinya akan melakukan pengesahan sekaligus mengirimkan aplikasi lengkap tersebut ke AUN/SEED-Net dan juga institusi tuan rumah. 

Pendaftaran Tahap 2: 
Setelah menyerahkan dokumen aplikasi di atas, pelamar diminta mengirimkan dokumen berikut yang ditujukan langsung ke AUN/SEED-Net melalui email: master@aun-seed.net dengan subjek “Application: Master’s JFY 2017”.
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net dalam format Microsoft Excel
2. Scan copy surat pengesahan 

Pengumuman beasiswa akan disampaikan melalui institusi pengirim pelamar. Hasil final akan disampaikan secara online melalui www.seed-net.org.

Batas terakhir pendaftaran 31 Oktober 2016 untuk tahun akademik 2017.

Kontak:
Master’s Program: master@aun-seed.net
Doctoral Degree Sandwich Program: phdsw@aun-seed.net
Integrated Graduate Degree Program: intgr.grad@aun-seed.net
10/03/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SHARE untuk Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Pernah mendengar nama beasiswa ini, SHARE Scholarship? Jika belum, mungkin Anda salah satu kandidat yang memenuhi syarat. Beasiswa SHARE merupakan beasiswa penuh untuk kegiatan pertukaran mahasiswa S1 antar negara ASEAN. Beasiswa ini didanai Uni Eropa. Setelah sebelumnya dibuka pendaftaran Batch 1, kali ini akan dibuka pendaftaran Batch 2. Ada ratusan kandidat dari negara ASEAN yang akan diterima untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa tersebut.

Kegiatan pertukaran mahasiswa yang didanai Beasiswa SHARE berlangsung selama satu semester yang dimulai Januari – Juni 2017. Saat ini universitas yang berpartisipasi tersebar di delapan negara ASEAN, salah satunya Indonesia.

Adapun yang ditanggung oleh Beasiswa SHARE untuk pertukaran mahasiswa ASEAN ini meliputi biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat pp, asuransi kesehatan, tunjangan penyisihan, bahan studi, serta biaya visa.

Universitas yang berpartisipasi:
▪ Cambodia: Royal University of Phnom Penh, University of Cambodia, Phnom Penh International University, National University of Management Cambodia
▪ Indonesia: Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Bogor Agricultural University, Bina Nusantara University
▪ Laos PDR: National University of Laos
▪ Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia, Taylor’s University Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Malaysia Sabah
▪ Myanmar: University of Yangon, Mandalay University, Myanmar Maritime University, Yangon University of Economics
▪ Philippines: University of the Philippines, University of Santo Tomas, De La Salle University, Ateneo de Manila University
▪ Thailand: Chulalongkorn University, Payap University, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thammasat University
▪ Vietnam: Viet Nam National University, Hanoi University of Science and Technology, Ho Chi Minh University of Technology and Education, Hue University

Persyaratan:
1. Calon harus sudah menyelesaikan setidaknya dua (2) semester di universitas asal
2. Calon harus merupakan warganegara anggota ASEAN
3. Calon harus merupakan mahasiswa dari universitas yang berpartisipasi

Simak juga » Beasiswa S1 untuk Mahasiswa dan Calon Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan (LoA) dari universitas tuan rumah (Calon hanya boleh mendaftar beasiswa untuk perkuliahan dalam bahasa pengantar Inggris).
2. Surat pengesahan dari universitas asal
3. Transkrip akademik terakhir (dalam bahasa Inggris)
4. Copy paspor
5. Pasfoto terbaru (ukuran paspor)

Pendaftaran:
Langkah pertama, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang berpartisipasi di Beasiswa SHARE seperti tertera di atas. Masing-masing universitas memiliki deadline berbeda. Ada baiknya pendaftaran tersebut dilakukan lebih dini untuk mendapatkan LoA seperti tertera di dokumen aplikasi.

Selanjutnya untuk pendaftaran beasiswa, calon dapat mendaftar secara online yang dibuka mulai 1 September – 11 November 2016 di laman SHARE Scholarship.

Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Kemudian unggah di laman formulir yang disediakan. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa SHARE dari Uni Eropa ini bisa ditanyakan via email: scholarship@share-asean.eu Semoga berhasil!
8/15/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dual Degree di Costa Rica dan Filipina

Program beasiswa dual degree ini ditawarkan University for Peace (UPEACE), Costa Rica dan Ateneo de Manila University (AdMU), Filipina dengan dukungan Nippon Foundation. Beasiswa menawarkan gelar ganda untuk program master yang disediakan di kedua universitas tersebut. Jika tertarik mengikuti beasiswa dual degree ini, Anda bisa mendaftar melalui skema beasiswa Asian Peacebuilders Scholarship (APS) untuk perkuliahan yang dimulai tahun akademik 2017 – 2018. 

Beasiswa APS menyediakan dua gelar MA (Master of Arts) dari UPEACE dan AdMU. Gelar MA yang disediakan UPEACE terkait dengan bidang studi Pembangunan Perdamaian, sedangkan AdMU memberikan gelar MA di bidang Ilmu Politik, khususnya Politik Global. Meski pelamar nantinya menjalani studi di dua kampus tersebut, pendaftaran cukup melalui UPEACE. 

Penerima beasiswa S2 dual degree APS akan memperoleh tanggungan penuh biaya kuliah, tiket penerbangan, biaya transit dan sebagian visa, serta uang saku bulanan sebesar USD 700/800. Uang saku tersebut dapat diperuntukkan untuk biaya hidup, biaya buku dan biaya cetak. Selain itu, sebelum perkuliahan dimulai penerima beasiswa juga akan mendapatkan pelatihan bahasa Inggris intensif yang berlangsung di Manila. 

Tahun ini beasiswa gelar ganda yang disediakan APS sebanyak 30 kursi. Program berlangsung 18,5 bulan – 21,5 bulan. Beasiswa hanya ditujukan bagi pelamar negara Asia, termasuk Indonesia. Tujuan diberikannya beasiswa adalah untuk melatih para profesional muda di Asia untuk menjadi praktisi pembangunan perdamaian yang siap memimpin posisi-posisi organisasi lintas global. 

Pilihan Program MA di UPEACE:
1. International Peace Studies
2. Media, Peace and Conflict Studies
3. Gender and Peacebuilding
4. Peace Education
5. International Law and Human Rights
6. International Law and the Settlement of Disputes
7. Environment, Development and Peace
   ◊ Specialisation in Sustainable Food Systems
   ◊ Specialisation in Climate Change Policy
   ◊ Specialisation in Environmental Security and Governance
   ◊ Specialisation in Natural Resource Management
8. Responsible Management and Sustainable Economic Development 

Pilihan Program MA di AdMU: 
1. Political Science, major in Global Politics (non-thesis track)

Persyaratan: 
Semua aplikasi dari mahasiswa Asia diterima dengan Prioritas pelamar berikut: 
1. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 dua tahun di bidang yang relevan. Calon yang bagus dengan pengalaman kerja kurang dipertimbangkan ikutserta berdasarkan kasus per kasus. Pekerja sukarela, magang, dan kegiatan mahasiswa dapat dianggap sebagai pengalaman kerja, jika relevan untuk program tersebut.
2. Memperoleh gelar sarjana dari institusi yang bereputasi 
3. Menunjukkan keinginan yang kuat untuk bekerja pada isu-isu yang berkaitan dengan perdamaian dan konflik
4. Menunjukkan komitmen untuk belajar dalam lingkungan internasional dan lintas-budaya.
5. Berasal dari negara di mana bahasa Inggris tidak banyak digunakan, khususnya, Jepang, Laos, Thailand, Vietnam, Myanmar, Indonesia, Kamboja, Sri Lanka, dan Filipina.

Dokumen aplikasi: 
1. Laporan skor tes kemampuan bahasa Inggris (PBT TOEFL minimum 523, CBT TOEFL 193, atau IBT TOEFL minimum 71. 
2. Statement of Purpose (minimum 1.000 kata)
3. Surat rekomendasi (3 buah)
4. Salinan ijazah dan transkrip sarjana 
5. Curriculum vitae atau resume
6. Copy paspor
7. Surat nikah 
8. Foto ukuran paspor 

* Usia skor tes bahasa Inggris tidak lebih dari dua tahun. Skor tes IELTS bisa diajukan untuk pendaftaran dengan nilai minimal 5,5. Namun bersifat sementara. Nilai tes TOEFL tetap diminta dan harus dikirim selambat-lambatnya 30 September 2016. 

Pendaftaran: 
Pelamar yang berminat mengajukan beasiswa S2 dual degree yang ditawarkan UPEACE dan AdMU dapat mendaftar secara online melalui laman UPEACE. Isi formulir aplikasi online yang disediakan dan unggah dokumen aplikasi yang diminta. 

Pendaftaran online paling lambat 15 Agustus 2016 untuk tahun akademik 2017 – 2018. Aplikasi yang dikirim akan dinilai oleh UPEACE dan AdMU. Bisa saja mereka meminta untuk melakukan wawancara via telepon atau Skype. Keputusan akhir seleksi akan diumumkan pada awal Desember 2016. Untuk informasi lebih lanjut bisa ditanyakan melalui email: specialprogrammes@upeace.org atau cek laman UPEACE (www.upeace.org). Semoga berhasil!
3/06/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program Hibah 2017/2018 Toyota Foundation

Toyota Foundation untuk kesekian kalinya meluncurkan skema bantuan hibah (International Grant Program). Skema ini dikhususkan bagi negara di Asia Tenggara dan Asia Timur, seperti Indonesia, Jepang, Thailand, Vietnam, Filipina, dll. Negara tersebut nantinya juga menjadi pilihan kegiatan proyek bantuan hibah yang diusulkan.

Hibah Toyota Foundation dimaksudkan untuk menghasilkan sebuah rekomendasi kebijakan atas isu-isu yang dihadapi bersama, terutama di negara yang menjadi pilihan kegiatan proyek. Program hibah ini berlangung selama setahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Harapannya, setelah kegiatan proyek berakhir dapat menghasilkan uraian masalah di negara yang menjadi sasaran pilihan serta menghasilkan sebuah rekomendasi kebijakan.

Pelamar bisa berasal dari tim atau kelompok dengan latarbelakang berbeda, misalnya pembuat kebijakan, peneliti, praktisi, masyarakat lokal, dll. Ada tiga tema utama proyek, yaitu:
 
1. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
2. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
3. Open Field

Negara Sasaran:Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Jumlah dana hibah yang diperoleh untuk tiap-tiap proyek sebesar 5 juta yen (sekitar $44.500) untuk kegiatan satu tahun dan 10 juta Yen (sekitar $89.000) untuk kegiatan proyek dua tahun. Di 2017 ini Toyota Foundation menyiapkan total 100 juta yen untuk program dana hibah ini. Hibah tersebut nantinya bisa digunakan untuk pembiayaan personil termasuk honorarium, transportasi, travel, komunikasi, pertemuan, dan produksi hasil kegiatan (cetak atau video).

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi disampaikan secara online dengan mengajukan proposal sesuai dengan contoh formulir aplikasi. Silakan unduh formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation. Petunjuk rincinya berupa panduan juga bisa Anda peroleh melalui laman tersebut. Batas akhir pendaftaran paling lambat 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:

Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/17/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Dibuka, Beasiswa Expert dari Erasmus Mundus

Beasiswa Erasmus Mundus 2013 yang ditawarkan melalui konsorsium memberi banyak pilihan. Salah satu yang menarik adalah Beasiswa Expert. Beasiswa ini ditujukan bagi sekitar 10 negara di Asia, seperti Indonesia, China, India, Thailand, Pakistan, Filiphina, dan empat negara lainnya.

Beasiswa Expert akan membuka pengajuan aplikasi dalam waktu dekat melalui proyek Expert III. Kuota yang tersedia sebanyak 11 untuk mahasiswa asal Indonesia. Anda yang berminat bisa mendaftar sembari mempersiapkan diri.

Apa saja jenis beasiswa yang ditawarkan? Di antaranya, beasiswa sarjana, master, doktor, post-doktor, dan staf akademik.

Untuk mengikuti beasiswa Expert, Anda harus memenuhi syarat seperti yang ditetapkan melalui konsorsium Erasmus Mundus, di antaranya bukan warga negara atau tidak menetap lebih dari 12 bulan dalam lima tahun terakhir di salah satu negara Uni Eropa, tidak sedang mendapatkan beasiswa Expert, dan beberapa kriteria lainnya. Bisa dilihat di laman ini.

Berikut beberapa dokumen yang dibutuhkan:

1. Salinan paspor atau bukti identitas resmi lainnya
2. Bukti kemahiran dalam berbahasa (TOEFL, IELTS, dan sejenisnya)
3. Salinan transkrip akademik terbaru
4. Salinan sertifikat (ijazah) pendidikan tinggi
5. Contoh publikasi (jika relevan)
5. Memiliki setidaknya 2 surat rekomendasi
6.  Motivation letter untuk setiap universitas tujuan
7. Proposal penelitian (hanya untuk calon doktor dan post-doktor)
8. CV (Format Europass). Lihat di sini

Nah, untuk Anda yang tidak ingin tertinggal info, pantau terus website beasiswa Expert di: http://www.expertsasia.eu. Sebab, pemberitahuan terbaru pendaftaran beasiswa Expert III akan dirilis secepatnya.
9/06/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Dibuka, Beasiswa S2-S3 Asian Development Bank (ADB)-JSP

Asian Development Bank (ADB) bekerjasama Japan Scholarship Program (JSP) mengumumkan penawaran beasiswa baru untuk S2 dan S3 tahun ini. Sasarannya, adalah mahasiswa dari negara anggota ADB, salah satunya Indonesia.

Beasiswa ADB-JSP merupakan pendanaan biaya pendidikan penuh dari Pemerintah Jepang dengan jangka satu hingga dua tahun, baik untuk gelar master maupun doktor.

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh adalah pilihan perguruan tinggi yang berpartisipasi sebanyak 27 PT. Lokasinya tersebar di sepuluh negara, seperti Jepang, China, India, Hawaii (USA), Australia, Singapura, Filiphina, dan beberapa negara kawasan. 

Selain itu, penerima beasiswa juga mendapatkan biaya kuliah, uang saku bulanan, tunjangan perumahan, buku dan materi pengajaran, asuransi kesehatan dan biaya perjalanan.

Tahun ini disediakan sekitar 300 kursi yang bisa diperebutkan. Anda bisa mendapatkan formulir aplikasi dari perguruan tinggi yang dituju. Atau silakan lihat perguruan tinggi yang berpartisipasi.

Nantinya, lembaga akademis akan menyaring dan mengurutkan pelamar, berdasarkan kriteria seleksi sendiri, dengan tetap melihat persyaratan dan kriteria seleksi dari ADB.

Kemudian ADB akan meninjau kiriman dari lembaga-lembaga akademik dan merekomendasikan penerima beasiswa berdasarkan kriteria pemilihan ADB kepada Direktur Eksekutif di Jepang untuk persetujuan formal.

Download formulir beasiswa ADB-JSP di laman www.adb.org.

Aplikasi beasiswa harus dikirim setidaknya enam bulan sebelum masa perkuliahan. Masing-masing perguruan tinggi memiliki deadline yang berbeda. Lihat kembali link di atas.

Berikut persyaratan beasiswa:

1. Warga negara dari anggota peminjam ADB
2. Diterima masuk untuk studi S2 dan S3 di perguruan tinggi yang dituju
3. Memiliki gelar sarjana atau setara dengan catatan akademis yang unggul
4. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua (2) tahun pada saat aplikasi
5. Mahir berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
6. Usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat aplikasi. Pengecualian bagi para pejabat senior dan manajer, batas usia adalah 45 tahun.
7. Memiliki kesehatan yang baik
8. Bersedia kembali ke negara asal setelah selesai studi.
9. Tidak berlaku bagi pejabat, manajamen, dan staf ADB. Begitupun dengan konsultan dan kerabat.
10. Tidak berlaku bagi pelamar yang tinggal atau bekerja di negara lain selain negara asal
11. ADB-JSP tidak menerima pelamar yang sudah menjadi mahasiswa dalam program gelar pascasarjana.
12. ADB-JSP tidak mensponsori studi sarjana, program pembelajaran jarak jauh, pelatihan jangka pendek, konferensi, seminar, penulisan skripsi, dan proyek-proyek penelitian.



Simak juga
» Peluang Beasiswa Terbaru S1, S2, dan S3 

Program pascasarjana yang bisa diikuti melalui beasiswa ADB-JSP:
Ekonomi, manajemen, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan, pengelolaan sumberdaya alam, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan bidang yang terkait pembangunan.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
ADB-Japan Scholarship Program
Office of Cofinancing Operations
Asian Development Bank
E-mail: adbjsp@adb.org
Fax: + 63 2 636 2444; + 63 2 636 2456
8/31/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Tawaran Beasiswa Penelitian dari API

Sebagai peneliti, dukungan dana sudah pasti akan sangat membantu. Banyak kasus karena keterbatasan dana, kegiatan penelitian akhirnya tidak mulus. Kini, Anda bisa melakukan penelitian tanpa harus pusing memikirkan biaya melalui beasiswa dari The Nippon Foundation. Tahun ini lembaga nirlaba itu, menyediakan beasiswa API (Asian Public Intellectuals) yang ditujukan bagi para peneliti di lima negara, yakni Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Pendaftaran beasiswa diajukan mulai 1 Juli 2012 – 31 Agustus 2012. Kegiatan penelitian nantinya dimulai untuk tahun 2013-2014 dengan periode beasiswa selama satu bulan hingga satu tahun, tergantung lamanya penelitian.

Beasiswa API diberikan dalam dua kategori, yaitu beasiswa senior API (The API senior fellowships) dan beasiswa API (The API fellowships). Beasiswa Senior API diperuntukkan bagi mereka yang berusia 40 tahun ke atas, Beasiswa API diperuntukkan bagi mereka yang berusia di bawah 40 tahun. Yang perlu diingat, kegiatan penelitian tidak dilakukan di negara asal, melainkan di empat negara lainnya.

Siapa saja yang boleh melamar:
Setiap orang yang berpartisipasi dalam memproduksi pertukaran pengetahuan atau gagasan-gagasan sesuai dengan tujuan-tujuan Program Beasiswa API dapat melamar. Dalam hal ini termasuk para akademisi, peneliti, profesional, artis, penggiat LSM, pekerja sosial, pegawai negeri, dan berbagai pihak yang bekerja untuk kemajuan masyarakat.

Tema penelitian yang bisa diambil:
• Perubahan Identitas dan Konteks Sosial, Sejarah, dan Kebudayaan.
• Refleksi mengenai Kondisi Kemanusiaan dan upaya Mewujudkan Keadilan Sosial.
• Globalisasi: Struktur, Proses, dan Alternatifnya.

Fasilitas yang diperoleh:
• Gaji dan tunjangan perumahan selama periode beasiswa. Jumlahnya berbeda antar negara sesuai dengan lamanya beasiswa.
• Transportasi internasional untuk sekali jalan.
• Tunjangan transportasi dalam negeri.
• Tunjangan penelitian untuk membeli komputer, biaya perjalanan, buku, penerjemahan, dsb.
• Asuransi perjalanan selama periode beasiswa.

Jadwal Proses Seleksi:
• Periode lamaran dari tanggal 1 Juli 2012 hingga 31 Agustus 2012.
• Wawancara akan diadakan bulan September/Oktober 2012*.
• Hasil akan diumumkan pada bulan Februari 2013.
* Tidak akan ada wawancara susulan jika pelamar tidak dapat menghadiri wawancara pada waktu yang ditentukan. Karena itu, mereka yang tidak dapat hadir pada saat wawancara dengan sendirinya gagal dari proses seleksi.

Persyaratan Umum Beasiswa Senior API dan Beasiswa API:
• Para pelamar haruslah seorang warga negara/atau benar adalah warga negara dari salah satu negara peserta dan tinggal di negara (Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Thailand) pada saat melamar;
• Para pelamar harus menghadiri wawancara di tempat dan waktu yang ditentukan;
• Para pelamar harus mengajukan proyek penelitian dan/atau aktivitas profesional yang dimulai tanggal 1 Juli 2013 dan harus selesai sebelum atau akhir Juli 2014;
• Para pelamar harus memiliki pengetahuan dasar bahasa Inggris. Kemampuan berbicara
menggunakan bahasa/bahasa-bahasa di mana proyek penelitian diusulkan dan atau aktivitas profesional dilakukan menjadi suatu aset; dan
• Para pelamar harus dan akan terus berada di kawasan/negara di waktu yang akan datang;
• Ketika terseleksi, mereka harus menghadiri Orientasi dan Country Workshop pada bulan Februari/Maret 2013. Ketidakhadiran saat Orientasi dapat berdampak pada pembatalan seleksi.

Tambahan Syarat Beasiswa Senior API:
• Berusia di atas 40 tahun atau lebih pada tanggal 31 Agustus 2012 (kekecualian diberlakukan);
• Memiliki kemampuan dan pengalaman untuk melakukan proyek penelitian dan/atau aktivitas profesional di negara-negara peserta (Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Thailand), selain dari negara asal atau negara tempat tinggal;
• Melaksanakan usulan proyek penelitian dan/atau aktivitas profesional di empat negara peserta (Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Thailand), tetapi di satu negara atau di negara-negara selain negara asal atau negara tempat tinggal pelamar;
• Melaksanakan usulan proyek penelitian dan/atau aktivitas penelitian secara berkesinambungan untuk periode antara 1 (satu) hingga 12 (duabelas) bulan; dan
• Memiliki kemampuan, pengaruh, dan alat untuk menyebarluaskan hasil-hasil proyek penelitian dan/atau aktivitas profesional.

Tambahan Syarat Beasiswa API:
• Berusia kurang dari 40 tahun pada tanggal 31 Agustus 2012 (kekecualian diberlakukan);
• Memiliki kemampuan dan keinginan untuk merelevansikan proyek penelitian dan/atau
aktivitas-aktivitas profesional di negara-negara peserta (Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, dan Thailand) selain dari negara asal atau negara tempat tinggalnya;
• Mempunyai potensi yang kuat untuk memberikan kontribusi kepakarannya pada masa mendatang;
• Melaksanakan proyek penelitian yang diusulkan dan/atau aktivitas-aktivitas profesional untuk satu periode waktu secara berkesinambungan antara 4 (empat) dan 12 (duabelas) bulan; dan
• Melaksanakan proyek penelitian dan/atau aktivitas profesional di satu sampai dua negara peserta (Indonesia, Malaysia, Jepang, Filipina, dan Thailand), tetapi di satu negara atau negara-negara selain dari negara asal atau negara tempat tinggal pelamar.

Materi lamaran harus terdiri dari:
• Lembar Lamaran dan Lembar Data (unduh di: www.api-indonesia.info/)
• Surat Bersampul dengan pendahuluan singkat tentang diri Anda dengan rinci dan mengapa Anda melamar Program Beasiswa API.
• Daftar Riwayat Hidup lengkap dalam bahasa Inggris. Daftar riwayat hidup panjangnya tidak boleh lebih dari tiga halaman dan harus rinci berisi tentang pendidikan, karier profesional, publikasi, dan prestasi.
• Usulan Proyek menjelaskan pertanyaan-pertanyaan berikut (seluruhnya ditulis lima halaman atau kurang):
(1) Mengapa Anda melamar Program Beasiswa API?
(2) Siapakah “intelektual publik” menurut defenisi Anda?
(3) Apakah proyek Anda? Silahkan menjawabnya dengan rinci.
(4) Mengapa Anda ingin melakukan proyek ini?
(5) Mengapa Anda adalah orang yang tepat untuk melakukan proyek ini? (Sebutkan pengalaman
sebelumnya yang relevan).
(6) Bagaimana Anda mengerjakan proyek itu? (Metodologi).
(7) Apakah hasil dari proyek Anda (Makalah penelitian, video, pertunjukan, dan lain-lain) dan bagaimana
anda akan mendistribusikannya?
(8) Bagaimana proyek Anda berkontribusi sesuai dengan tujuan-tujuan API?
(9) Apakah keberhasilan Anda sebelumnya dan rencana masa depan sebagai intelektual public (organisasi, advokasi, publikasi, dsb)? Bagaimana beasiswa ini akan membantu Anda?
10. Dua Surat Rekomendasi dengan tanda tangan asli pemberi rekomendasi. Jika rekomendasi itu ditulis tidak dalam bahasa Inggris, Anda harus mempersiapkan terjemahan dalam bahasa Inggris.
Kedua surat rekomendasi ini ditujukan kepada Program Beasiswa API, dan harus ditulis dalam waktu tiga bulan sebelum batas terakhir penyerahan lamaran.
 
Para pelamar agar mengirimkan proposal penelitian kepada:
Prof. Dr. John Haba dan Dr. Yekti Maunati,
PSDR – LIPI, Gedung Widya Graha, lantai 9
Jln. Jend. Gatot Subroto No. 10 – Jakarta 12710, Indonesia
Telp. 021-5251542, pes.680 dan 686
Email: darahkubiru@yahoo.com dan yektim@yahoo.com
6/25/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya