Beasiswa Penuh S2 dan S3 di 10 Negara

Jika umumnya beasiswa ditawarkan untuk negara tertentu saja. Beasiswa satu ini justru memberi kesempatan bagi pelamarnya untuk mendaftar di 10 negara tujuan. Ada Jepang, Australia, Hong Kong (China), India, New Zealand, Amerika Serikat, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thaliand. Program beasiswa S2 dan S3 tersebut disediakan oleh Asian Development Bank yang dinamai dengan Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP). Beasiswa pascasarjana ini tersedia untuk pelamar-pelamar negara Asia, salah satunya Indonesia. Sebanyak 300 kuota disediakan untuk durasi beasiswa selama 1 hingga 2 tahun.

Beasiswa akan menanggung biaya kuliah penuh, tunjangan perumahan, uang saku bulanan, tunjangan buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, dan biaya perjalanan. Dengan durasi beasiswa maksimal 2 tahun, pelamar bisa mengambil program master di perguruan tinggi yang tersedia. Namun, beasiswa ini juga terbuka untuk pelamar doktor. Beasiswa akan diperpanjang setiap tahun berdasarkan penilaian capaian akademik saat menjalani studi.

Bidang Studi:
Anda bisa mendaftar beasiswa ADB-JSP untuk studi yang berkaitan dengan ekonomi, manajemen, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan, manajemen sumberdaya alam, sains dan teknologi, dan bidang-bidang yang terkait dengan pembangunan. Rincian pilihan studi dan perguruan tinggi bisa dilihat daftar universitas Beasiswa ADB-JSP.

Persyaratan:
1. Warga negara dari anggota ADB (termasuk Indonesia)
2. Diterima masuk untuk studi master dan PhD di perguruan tinggi yang dituju
3. Memiliki gelar sarjana atau setara dengan catatan akademis yang unggul
4. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua (2) tahun setelah lulus kuliah pada saat aplikasi
5. Mahir berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
6. Usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat aplikasi. Pengecualian bagi para pejabat senior dan manajer, batas usia adalah 45 tahun.
7. Memiliki kesehatan yang baik
8. Bersedia kembali ke negara asal setelah selesai studi.
9. Tidak berlaku bagi pejabat, manajamen, dan staf ADB. Begitupun dengan konsultan dan kerabat.
10. Tidak berlaku bagi pelamar yang tinggal atau bekerja di negara lain selain negara asal
11. ADB-JSP tidak menerima pelamar yang sudah menjadi mahasiswa dalam program gelar pascasarjana.
12. ADB-JSP tidak mensponsori studi sarjana, program kuliah jarak jauh, pelatihan jangka pendek, konferensi, seminar, penulisan skripsi, dan proyek-proyek penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 di Jepang dari INPEX

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa langsung ditujukan ke masing-masing universitas. Lihat daftarnya melalui link di atas. Saat mendaftar di kampus tersebut, pelamar perlu menjelaskan bahwa Anda ingin dipertimbangkan dalam progam beasiswa ADB-JSP. Selain mengisi formulir pendaftaran universitas dan melampirkan dokumen yang diminta, sertakan juga formulir beasiswa ADB-JSP (Word atau PDF) yang telah diisi. Kemudian, pelamar juga diminta untuk melampirkan bukti pajak penghasilan terbaru atau bukti selip gaji bulanan/tahunan. Terakhir, Anda juga diminta menyertakan bukti penghasilan keluarga (orang tua).

Setelah proses pendaftaran selesai, tahap berikutnya pihak universitas akan melakukan pemeringkatan berdasarkan kriteria seleksi yang mereka miliki dan mengacu pada kriteria dan persyaratan beasiswa ADB-JSP. Dalam proses evaluasi, lembaga akademik bisa saja menghubungi calon untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Berikutnya hasil pemeringkatan akan diserahkan pihak universitas ke Direktur Eksekutif yang mengelola beasiswa ADB-JSP di Jepang. Hasil pemeringkatan tersebut akan dinilai kembali dan Direktur Eksekutif Jepang akan merekomendasikan para pemenang beasiswa ke universitas. Setelah nama-nama ditetapkan, barulah pihak universitas memberitahu kepada kandidat terpilih. Cukup menantang!

Harap diingat, setiap universitas memiliki deadline berbeda (lihat link di atas). Dan, sudah harus diajukan setidaknya enam bulan sebelum masa perkuliahan dimulai. Kelebihan dari beasiswa ADB-JSP, Anda bisa mengajukan permohonan beasiswa lebih dari satu perguruan tinggi di waktu bersamaan dengan syarat menyebutkannya dalam formulir aplikasi.

Kontak:
ADB-Japan Scholarship Program Office of Cofinancing Operations,
Asian Development Bank
Email: adbjsp@adb.org
Telp. +632 636 2444 / +632 636 2456
web: www.adb.org  
7/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Riset di India – INSA-JRD Tata Fellowship

Program beasiswa riset ini lebih tepatnya ditujukan bagi para ilmuan, dosen, atau peneliti. INSA-JRD Tata Fellowship. Beasiswa riset di India yang ditawarkan Indian National Science Academy, sebuah organisasi ilmiah di India yang mewakili semua cabang sains dan teknologi.  Skema ini dikoordinasi oleh Centre for International Co-operation in Science (CICS) dengan tujuan memberikan pelatihan penelitian lanjutan bagi para ilmuan di negara-negara berkembang.

Beasiswa riset di India yang ditawarkan INSA-JRD Tata Fellowship berlangsung maksimum tiga bulan serta mencakup bidang ilmu utama, seperti sains, teknologi, teknik, atau pun kedokteran di lembaga-lembaga penelitian di India. 

Setiap tahun 10 beasiswa disediakan. Kandidat yang terpilih akan disediakan tiket penerbangan dari negara asal ke tempat kerja di India, asrama dan penginapan yang terafiliasi oleh institusi, dan tunjangan yang memadai dalam mata uang India untuk menutupi biaya insidental.

Para penerima beasiswa diperbolehkan untuk memilih periode beasiswa yang nyaman untuk mereka dan institusi tuan rumah.

Persyaratan: 
1. Pemohon (selain dari India) memiliki gelar master atau doktor pada bidang sains, atau gelar yang setara pada bidang teknik / kedokteran serta disiplin ilmu yang serumpun. 
2. Berusia di bawah 45 tahun (per 31 Desember dari tahun seleksi sebelumnya)
3. Terafiliasi dengan lembaga ilmiah atau akademik dari negara berkembang (selain dari India)
4. Memiliki paspor yang masih berlaku
5. Memperoleh surat penerimaan dari institusi tuan rumah India untuk pelatihan di India di bawah INSA-JRD Tata Fellowship (sesuai format)
Dokumen aplikasi
1. Curriculum vitae lengkap yang memuat tanggal lahir dan usia, minat riset dan pengalaman pemohon, publikasi, posisi saat ini, afiliasi ilmiah, penghargaan dan beasiswa, dll
2. Laporan singkat yang menjelaskan kegiatan penelitian yang diusulkan 
3. Cetak ulang dari 5 publikasi terbaik (5 tahun terakhir)
4. Dua pasfoto ukuran paspor '
5. Salinan ijazah terakhir
6. Surat persetujuan dari institusi induk 
7. Copy halaman pertama paspor yang memperlihatkan tanggal lahir, tanggal penerbitan, dan tanggal berakhir
8. Surat penerimaan dari institusi tuan rumah di India (sesuai format di halaman 6 formulir)

Pendaftaran: 
Lampirkan dokumen aplikasi yang diminta bersama formulir aplikasi dalam bentuk softcopy kemudian kirim ke email: dircics@gmail.com 

Selanjutnya kirimkan juga berkas fisiknya via pos ke: 

Director, CICS, No. 2, 
Gandhi Mandapam Road, 
Chennai-600 025, India.

Aplikasi harus diteruskan/dikirim oleh otoritas yang berwenang.

Aplikasi diterima dua kali dalam setahun yakni paling lambat 31 Oktober dan 30 April setiap tahunnya. Aplikasi yang masuk akan diteliti oleh komite seleksi dua kali dalam setahun yakni pada Mei dan dan November. Informasi lebih lanjut dan formulir aplikasi bisa diunduh melalui laman CICS (www.cics.tn.nic.in/interfellowships.htm). 
10/31/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Hibah DBS Foundation (Grant Programme)


Program hibah DBS Foundation ini ditawarkan di enam negara. Indonesia, China, Hong Kong, India, Singapura, dan Taiwan. Sudah dari 2012 lalu melalui dukungan DBS Bank. Bantuan hibah yang dikucurkan juga tidak sedikit. 2,4 juta dolar Singapura bagi 80 usaha sosial di Asia.

Jika Anda memiliki sebuah prototipe jenis usaha sosial (social enterprises) baru, inovatif, terukur, serta dinilai relevan mengatasi permasalahan sosial. Tapi butuh dana untuk memulai atau mengujicobakannya, Grant Programme dari DBS Foundation ini layak dicoba.

Ada tiga jenis program hibah DBS Foundation yang ditawarkan.
Pilot/Prototype Grants
Hibah ini diberikan bagi mereka yang memiliki prototipe jenis usaha sosial yang siap diujicoba, namun butuh dana untuk memulai. Bantuan yang diberikan hingga SGD 50.000 (± Rp 487 juta).

Organisational Grants
Hibah diberikan bagi usaha sosial yang sudah berjalan setidaknya dua tahun dan memerlukan dana untuk pengembangan organisasi tersebut, misalnya memperoleh aktiva tetap, membangun tim, penelitian dan pengembangan produk, pemasaran, dll. Total bantuan yang diberikan hingga SGD 100.000 (± Rp 976 juta). Hibah diharapkan akan langsung digunakan untuk menumbuhkan bisnis, serta memberi dampak sosial lebih lanjut dan/atau menjamin keberanjutan.

Scale-up Grants
Hibah DBS ini khusus bagi usaha sosial yang telah beroperasi lebih dari 3 tahun dan membutuhkan dana untuk peningkatan. Pelamar Scale-up Grants bisa mengajukan langsung permohonan melalui email dbsfoundation@dbs.com Pelamar harus siap dengan bisnis penuh beserta laporan keuangan untuk mendukung aplikasi mereka.

Kriteria penilaian:
Geografi
▪ Beroperasi atau memberi dampak sosial di salah satu atau lebih dari negara-negara berikut: Singapura, Hong Kong, Taiwan, China, India, dan Indonesia
▪ Relevansi serta komitmen kepada masyarakat
▪ Berpotensi untuk ekspansi geografis

Model usaha sosial
▪ Ketahanan model usaha sosial dan teori perubahan
▪ Kekuatan model bisnis dan rencana keberlanjutan
▪ Kesadaran dan pemahaman yang jelas terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman

Dampak sosial
▪ Pemahaman dan artikulasi yang jelas dari penerima bantuan, hasil yang diinginkan dan/atau dampak, bukti yang ada
▪ Kemampuan untuk menyelaraskan dampak sosial serta dampak bisnis
▪ Kemampuan untuk menunjukkan bagaimana dampak sosial dapat ditingkatkan di masa depan

Inovasi
▪ Sejauh mana solusinya adalah berbeda dari satus quo
▪ Sejauh mana usaha sosial mempertahankan peningkatan inovasi serta kesinambungan

Kekuatan tim
▪ Kemampuan dan kredibilitas anggota tim untuk mencapai tujuan usaha sosial dan target pertumbuhan

Rencana operasi
▪ Presentasi dan proyeksi yang jelas dari penggunaan sumber daya, target utama, jadwal, tonggak dan indikator keberhasilan.

Rencana keuangan
▪ Presentasi dan proyeksi yang jelas terhadap indikator keuangan seperti laba/rugi, arus kas, dan bagaimana dana yang diperoleh akan digunakan.
▪ Komitmen untuk mencapai kesinambungan keuangan

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi hibah DBS Foundation (unduh). Setelah dilengkapi print lalu bubuhi tandatangan. Lalu scan kembali. Jangan lupa untuk menyertakan dokumen relevan yang terkait.

Kirimkan aplikasi ke email: dbsfoundation@dbs.com

Pada subjek email tulis seperti petunjuk berikut:
DBSF Grant Application_Grant Type_Name of your Business/Venture

Ket: Ganti Grant Type dengan jenis hibah yang dipilih, serta Name of your Business dengan nama usaha Anda.

Aplikasi sudah harus diterima paling lambat 31 Mei 2015. Pengumuman hasil akan disampaikan Juli melalui email. Pendanaan hibah akan dimulai Agustus. Pertanyaan bisa disampaikan melalui email DBS Foundation atau kunjungi www.dbs.com/dbsfoundation/. Selamat mencoba!
5/08/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa India 2015-2016 (S1, S2, S3)

Peluang beasiswa Pemerintah India 2015-2016 kembali terbuka. Kesempatan ini disediakan khusus melalui Indian Council of Cultural Relation (ICCR) untuk warganegara Indonesia. Ada 20 kursi disediakan. Pelamar bisa menggunakan beasiswa tersebut untuk studi di India, mulai dari jenjang sarjana (S1), master (S2), dan doktor (S3).

Beasiswa tersebut dinamai General Scholarships Scheme (GSS). Saat ini pendaftaran masih dibuka hingga 30 Januari 2015 melalui Kedutaan Besar India di Jakarta.

ICCR menyediakan beberapa fokus studi yang bisa dipilih jika mengikuti program beasiswa Pemerintah India, di antaranya seni, seni pertunjukan, arsitektur, sastra, tata niaga, sains, teknik, pertanian, dan program doktor di berbagai disiplin ilmu. Pengecualian pada program kedokteran (MBBS), kedokteran gigi (BDS), keperawatan, serta jurusan lain yang berhubungan dengan medis.

Manfaat dari beasiswa cukup banyak. Selain menanggung biaya kuliah penuh di India, juga disediakan tunjangan hidup, biaya akomodasi, hibah kontijensi, termasuk biaya perawatan medis, dan studi tur. Yang harus dibiayai sendiri adalah tiket penerbangan ke India serta kepulangan ke tanah air. Serta biaya bahan kimia laboratorium pada beberapa jurusan sains harus ditanggung sendiri atau sponsor.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia
2. Menetap di Indonesia
3. Tidak memiliki status kependudukan tetap negara lain
4. Usia minimal 18 tahun
5. Tidak sedang memperoleh beasiswa dari ICCR
6. Prioritas diberikan kepada calon yang tidak memiliki beasiswa dan belum pernah diberikan beasiswa untuk belajar di India
7. Mengajukan studi lebih tinggi dari kualifikasi saat ini
8. Mampu mengambil beasiswa yang ditawarkan 2015
9. Bagi pegawai negeri sipil, harus disetujui oleh organisasi sponsor, misalnya kementerian, departemen, pihak berwenang, atau lembaga.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi (unduh)
2. Ijazah dan transkrip akademik terakhir (IPK minimal 2,75)
3. Salinan resmi bahasa Inggris semua dokumen
4. Lulus tes kemampuan bahasa Inggris yang akan dilaksanakan kedutaan
5. Bagi mahasiswa yang mengambil doktor, post doktoral atau arsitektur, harus melampirkan sinopsis usulan area penelitian
6. Surat keterangan sehat sebagaimana diatur dalam lampiran 2 formulir aplikasi
7. Salinan paspor dilegalisir
8. Curriculum Vitae dalam bahasa Inggris (mencantumkan nomor HP dan email)
9. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris, minimum skor TOEFL 500
10. Surat rekomendasi dari sekolah/universitas/kantor

Pendaftaran:
Silakan kirim aplikasi Anda ke alamat:

Education Wing, Embassy of India,
Jalan H.R. Rasuna Said, Kav. S.1, Kuningan,
Jakarta Selatan 12950
Tel: (62-21) 520 4150/52/57/526 4931 & 521 3775
Fax: (62-21) 520 4160 & 526 5622
 

Berkas sudah harus diterima paling lambat 30 Januari 2015. Kriteria seleksi didasarkan pada prestasi akademik, kemampuan bahasa Inggris, dan peluang sukses belajar di luar negeri. Kandidat yang diseleksi awal akan mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris pada 10 Februari 2015, sekaligus akan mengikuti tahap wawancara. Pemberitahuan pemenang akan disampaikan pada Mei-Juni-Juli 2015, sekaligus persiapan sebelum keberangkatan.

Petunjuk lebih lanjut bisa dilihat di formulir aplikasi serta brosur yang disediakan. Jika ada yang kurang dipahami silakan ditanyakan langsung via telp: (62-21) 520 4150/52/57, email: hoc.jakarta@mea.gov.in atau education.jkt@gmail.com. Selamat mencoba!
1/17/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah India, Ini Tawarannya

Pemerintah India melalui Indian Council of Cultural Relations (ICCR) menyediakan 20 kuota beasiswa khusus warga Indonesia. Beasiswa terbuka untuk studi sarjana, master, PhD, hingga post doktoral di universitas dan lembaga pendidikan India. Beasiswa ini ditawarkan melalui skema General Cultural Scholarships Scheme (GCSS). Bidang studi yang bisa diambil, di antaranya seni, seni pertunjukan, arsitektur, sastra, perdagangan, sains, teknik, pertanian, dan berbagai disiplin ilmu untuk jenjang doktor dan post doktoral.

Beasiswa yang diperoleh meliputi tunjangan hidup, biaya kuliah, biaya akomodasi, biaya perawatan medis, studi tur, hingga hibah kontinjensi. Kandidat terpilih hanya perlu menanggung biaya perjalanan saat berangkat ke India dan kembali ke tanah air. Beasiswa ICCR juga tidak berlaku untuk studi di bidang kedokteran, kedokteran gigi, keperawatan, dan jurusan yang berhubungan dengan medis.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia
2. Menetap di Indonesia
3. Tidak memiliki status penduduk tetap negara lain
4. Usia minimal 18 tahun
5. Tidak sedang memperoleh beasiswa dari ICCR
6. Prioritas diberikan kepada calon yang tidak memiliki beasiswa dan belum pernah diberikan beasiswa untuk belajar di India
7. Mengajukan studi lebih tinggi dari kualifikasi saat ini
8. Mampu mengambil beasiswa yang ditawarkan 2014
9. Bagi pegawai negeri sipil, harus didukung oleh organisasi sponsor, misalnya kementerian, departemen, pihak berwenang, atau lembaga.

Dokumen aplikasi:
1. Ijazah dan transkrip akademik terakhir (IPK minimal 2,75)
2. Salinan resmi bahasa Inggris semua dokumen
3. Lulus tes kemampuan bahasa Inggris yang akan dilaksanakan kedutaan
4. Bagi mahasiswa yang mengambil doktor, post doktoral atau arsitektur, harus melampirkan sinopsis usulan penelitian
5. Surat keterangan sehat sebagaimana diatur dalam lampiran 2 formulir aplikasi
6. Surat keterangan dokter yang menyatakan peserta bebas dari AIDS
7. Curriculum Vitae dalam bahasa Inggris (mencantumkan nomor HP dan email)
8. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris, minimum skor TOEFL 500
9. Surat rekomendasi dari bekas sekolah/universitas/kantor

Pendaftaran:
Deadline pengajuan aplikasi 7 Februari 2014. Silakan kirim permohonan Anda ke alamat:

Education Wing, Embassy of India,
Jalan H.R. Rasuna Said, Kav. S.1, Kuningan,
Jakarta Selatan 12950


Kriteria seleksi didasarkan pada prestasi akademik, kemampuan bahasa Inggris, dan peluang sukses belajar di luar negeri. Semua kandidat yang dipanggil untuk mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris pada 17 Februari 2014, sekaligus akan mengikuti tahap wawancara yang dilaksanakan oleh tim interview. Pemberitahuan pemenang akan disampaikan pada Mei-Juni-Juli 2014, sekaligus persiapan sebelum keberangkatan.

Informasi formulir serta petunjuk lebih lanjut bisa Anda dapatkan di sini. Pertanyaan silakan diajukan via phone: (62-21) 520 4150/52/57 atau email edu.jkt@net-zap.com dan ssedu@net-zap.com. 
2/05/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ADB-JSP Dibuka – Tersedia 300 Kuota

Ini dia tawaran beasiswa Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP) yang baru. Beasiswa yang banyak diincar mahasiswa Asia ini membuka kesempatan setiap tahun. Sebanyak 300 kuota disediakan untuk program beasiswa berdurasi 1 – 2 tahun.

Ada 10 negara yang nantinya menjadi pilihan tujuan studi. Selain di Jepang, kandidat terpilih juga bisa mengambil studi di Australia, Hong Kong (China), India, New Zealand, Amerika Serikat, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thailand. Total ada 26 perguruan tinggi yang berpartisipasi di program beasiswa ADB-JSP.

Beasiswa akan menanggung biaya kuliah penuh, tunjangan perumahan, uang saku bulanan, tunjangan buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, dan biaya perjalanan. Dengan durasi beasiswa maksimal 2 tahun, pelamar bisa mengambil program master di perguruan tinggi yang tersedia. Namun, beasiswa ini juga terbuka untuk pelamar doktor.

Bidang Studi:
Anda bisa mendaftar beasiswa ADB-JSP untuk studi yang berkaitan dengan ekonomi, manajemen, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan, manajemen sumberdaya alam, sains dan teknologi, dan bidang-bidang yang terkait dengan pembangunan. Rincian pilihan studi dan perguruan tinggi bisa dilihat di sini.

Persyaratan:
1. Warga negara dari anggota ADB (termasuk Indonesia)
2. Diterima masuk untuk studi master dan PhD di perguruan tinggi yang dituju
3. Memiliki gelar sarjana atau setara dengan catatan akademis yang unggul
4. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua (2) tahun setelah lulus kuliah pada saat aplikasi
5. Mahir berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
6. Usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat aplikasi. Pengecualian bagi para pejabat senior dan manajer, batas usia adalah 45 tahun.
7. Memiliki kesehatan yang baik
8. Bersedia kembali ke negara asal setelah selesai studi.
9. Tidak berlaku bagi pejabat, manajamen, dan staf ADB. Begitupun dengan konsultan dan kerabat.
10. Tidak berlaku bagi pelamar yang tinggal atau bekerja di negara lain selain negara asal
11. ADB-JSP tidak menerima pelamar yang sudah menjadi mahasiswa dalam program gelar pascasarjana.
12. ADB-JSP tidak mensponsori studi sarjana, program kuliah jarak jauh, pelatihan jangka pendek, konferensi, seminar, penulisan skripsi, dan proyek-proyek penelitian.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Terbaru S1, S2, dan S3

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa langsung ditujukan ke masing-masing universitas. Saat mendaftar di kampus tersebut, pelamar perlu menjelaskan bahwa Anda ingin dipertimbangkan dalam progam beasiswa ADB-JSP. Selain mengisi formulir pendaftaran universitas dan melampirkan dokumen yang diminta, sertakan juga formulir beasiswa ADB-JSP yang telah diisi. Kemudian, pelamar juga diminta untuk melampirkan bukti pajak penghasilan terbaru atau bukti selip gaji bulanan/tahunan. Terakhir, Anda juga diminta menyertakan bukti penghasilan keluarga (orang tua).

Setelah proses pendaftaran selesai, tahap berikutnya pihak universitas akan melakukan pemeringkatan berdasarkan kriteria seleksi yang mereka miliki dan mengacu pada kriteria dan persyaratan beasiswa ADB-JSP. Dalam proses evaluasi, lembaga akademis bisa saja menghubungi calon untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Berikutnya hasil pemeringkatan akan diserahkan pihak universitas ke Direktur Eksekutif yang mengelola beasiswa ADB-JSP di Jepang. Hasil pemeringkatan tersebut akan dinilai kembali dan Direktur Eksekutif Jepang akan merekomendasikan para pemenang beasiswa ke universitas. Setelah nama-nama ditetapkan, barulah pihak universitas memberitahu kepada kandidat terpilih. Cukup menantang!

Harap diingat, setiap universitas memiliki deadline berbeda (lihat link di atas). Dan, sudah harus diajukan setidaknya enam bulan sebelum masa perkuliahan dimulai. Kelebihan dari beasiswa ADB-JSP, Anda bisa mengajukan permohonan beasiswa lebih dari satu perguruan tinggi di waktu bersamaan dengan syarat menyebutkannya dalam formulir aplikasi.

Formulir aplikasi beasiswa bisa diunduh di sini. Tersedia dalam format Word dan Pdf. Pertanyaan terkait bisa disampaikan melalui email: adbjsp@adb.org. Selamat mencoba!  
11/06/2013 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Dibuka, Beasiswa Expert dari Erasmus Mundus

Beasiswa Erasmus Mundus 2013 yang ditawarkan melalui konsorsium memberi banyak pilihan. Salah satu yang menarik adalah Beasiswa Expert. Beasiswa ini ditujukan bagi sekitar 10 negara di Asia, seperti Indonesia, China, India, Thailand, Pakistan, Filiphina, dan empat negara lainnya.

Beasiswa Expert akan membuka pengajuan aplikasi dalam waktu dekat melalui proyek Expert III. Kuota yang tersedia sebanyak 11 untuk mahasiswa asal Indonesia. Anda yang berminat bisa mendaftar sembari mempersiapkan diri.

Apa saja jenis beasiswa yang ditawarkan? Di antaranya, beasiswa sarjana, master, doktor, post-doktor, dan staf akademik.

Untuk mengikuti beasiswa Expert, Anda harus memenuhi syarat seperti yang ditetapkan melalui konsorsium Erasmus Mundus, di antaranya bukan warga negara atau tidak menetap lebih dari 12 bulan dalam lima tahun terakhir di salah satu negara Uni Eropa, tidak sedang mendapatkan beasiswa Expert, dan beberapa kriteria lainnya. Bisa dilihat di laman ini.

Berikut beberapa dokumen yang dibutuhkan:

1. Salinan paspor atau bukti identitas resmi lainnya
2. Bukti kemahiran dalam berbahasa (TOEFL, IELTS, dan sejenisnya)
3. Salinan transkrip akademik terbaru
4. Salinan sertifikat (ijazah) pendidikan tinggi
5. Contoh publikasi (jika relevan)
5. Memiliki setidaknya 2 surat rekomendasi
6.  Motivation letter untuk setiap universitas tujuan
7. Proposal penelitian (hanya untuk calon doktor dan post-doktor)
8. CV (Format Europass). Lihat di sini

Nah, untuk Anda yang tidak ingin tertinggal info, pantau terus website beasiswa Expert di: http://www.expertsasia.eu. Sebab, pemberitahuan terbaru pendaftaran beasiswa Expert III akan dirilis secepatnya.
9/06/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Dibuka, Beasiswa S2-S3 Asian Development Bank (ADB)-JSP

Asian Development Bank (ADB) bekerjasama Japan Scholarship Program (JSP) mengumumkan penawaran beasiswa baru untuk S2 dan S3 tahun ini. Sasarannya, adalah mahasiswa dari negara anggota ADB, salah satunya Indonesia.

Beasiswa ADB-JSP merupakan pendanaan biaya pendidikan penuh dari Pemerintah Jepang dengan jangka satu hingga dua tahun, baik untuk gelar master maupun doktor.

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh adalah pilihan perguruan tinggi yang berpartisipasi sebanyak 27 PT. Lokasinya tersebar di sepuluh negara, seperti Jepang, China, India, Hawaii (USA), Australia, Singapura, Filiphina, dan beberapa negara kawasan. 

Selain itu, penerima beasiswa juga mendapatkan biaya kuliah, uang saku bulanan, tunjangan perumahan, buku dan materi pengajaran, asuransi kesehatan dan biaya perjalanan.

Tahun ini disediakan sekitar 300 kursi yang bisa diperebutkan. Anda bisa mendapatkan formulir aplikasi dari perguruan tinggi yang dituju. Atau silakan lihat perguruan tinggi yang berpartisipasi.

Nantinya, lembaga akademis akan menyaring dan mengurutkan pelamar, berdasarkan kriteria seleksi sendiri, dengan tetap melihat persyaratan dan kriteria seleksi dari ADB.

Kemudian ADB akan meninjau kiriman dari lembaga-lembaga akademik dan merekomendasikan penerima beasiswa berdasarkan kriteria pemilihan ADB kepada Direktur Eksekutif di Jepang untuk persetujuan formal.

Download formulir beasiswa ADB-JSP di laman www.adb.org.

Aplikasi beasiswa harus dikirim setidaknya enam bulan sebelum masa perkuliahan. Masing-masing perguruan tinggi memiliki deadline yang berbeda. Lihat kembali link di atas.

Berikut persyaratan beasiswa:

1. Warga negara dari anggota peminjam ADB
2. Diterima masuk untuk studi S2 dan S3 di perguruan tinggi yang dituju
3. Memiliki gelar sarjana atau setara dengan catatan akademis yang unggul
4. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua (2) tahun pada saat aplikasi
5. Mahir berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
6. Usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat aplikasi. Pengecualian bagi para pejabat senior dan manajer, batas usia adalah 45 tahun.
7. Memiliki kesehatan yang baik
8. Bersedia kembali ke negara asal setelah selesai studi.
9. Tidak berlaku bagi pejabat, manajamen, dan staf ADB. Begitupun dengan konsultan dan kerabat.
10. Tidak berlaku bagi pelamar yang tinggal atau bekerja di negara lain selain negara asal
11. ADB-JSP tidak menerima pelamar yang sudah menjadi mahasiswa dalam program gelar pascasarjana.
12. ADB-JSP tidak mensponsori studi sarjana, program pembelajaran jarak jauh, pelatihan jangka pendek, konferensi, seminar, penulisan skripsi, dan proyek-proyek penelitian.



Simak juga
» Peluang Beasiswa Terbaru S1, S2, dan S3 

Program pascasarjana yang bisa diikuti melalui beasiswa ADB-JSP:
Ekonomi, manajemen, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan, pengelolaan sumberdaya alam, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan bidang yang terkait pembangunan.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
ADB-Japan Scholarship Program
Office of Cofinancing Operations
Asian Development Bank
E-mail: adbjsp@adb.org
Fax: + 63 2 636 2444; + 63 2 636 2456
8/31/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya