Tes TOEFL: Persiapan dan Tips Lulus

Punya prestasi akademik saja tampaknya tak cukup untuk menghantarkan kuliah di luar negeri. Sebagai salah satu syarat, bisa dibilang iya, tapi ada hal lain yang tak kalah penting. Kemampuan berbahasa Inggris. Betapa repotnya menjalani kuliah bila tak menguasai bahasa pengantarnya. Karena itu, setiap universitas di luar sana memberlakukan standar khusus kemahiran berbahasa Inggris sebelum diterima di perkuliahan kampus mereka.

Skor TOEFL dan IELTS paling sering digunakan untuk mengetahui tingkat kemahiran berbahasa Inggris seseorang. Sebagian besar universitas memberlakukan kedua-duanya atau salah satu. TOEFL atau Test of English as a Foreign Language secara umum lebih berorientasi pada American English, sementara  IELTS (International English Language Testing System) orientasinya lebih kepada British English. Namun, jangan khawatir karena kedua-duanya berlaku secara internasional. Tergantung berapa nilai skor yang bisa diraih, lembaga pelaksana, dan tentunya memenuhi syarat yang ditetapkan universitas.

Selain TOEFL dan IELTS, ada pula TOEIC (Test of English for International Communication). TOEIC biasa digunakan untuk mereka yang mencari pekerjaan. Tes satu ini sengaja dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris sehari-hari di lingkungan kerja yang bersifat global. Anda yang ingin bekerja di luar negeri membutuhkan skor tes satu ini. 

TOEFL, IELTS dan TOEIC memiliki parameter tes berbeda. Bagi Anda yang sedang mengejar kuliah di luar atau lagi memburu beasiswa luar negeri, pilihannya adalah TOEFL atau IELTS. Pastikan skor TOEFL atau IELTS yang Anda raih memenuhi syarat masuk universitas, atau jika Anda melamar beasiswa skor tersebut mencapai batas minimal yang ditetapkan penyelenggara. Berapa skor yang diperlukan?

Masing-masing universitas memiliki standar yang berbeda. Di Amerika Serikat misalnya. Skor TOEFL tidak seragam. Semakin bonafit kampusnya, skor TOEFL yang diminta cenderung lebih tinggi. Mungkin ingin menunjukkan kelasnya ya? Sebut saja MIT dan Columbia University. Dua kampus ternama ini mensyaratkan skor TOEFL tak jauh beda. MIT menetapkan syarat skor PBT TOEFL bagi mahasiswa internasional minimal 557. Direkomendasikan di atas 600+. IBT TOEFL minimal 90 atau dianjurkan di atas 100+. Sementara, di Columbia University mahasiswa internasional harus memenuhi skor PBT TOEFL 600 ke atas atau IBT TOEFL minimal 100.

Beasiswa Fulbright yang cukup termasyhur di Amerika Serikat dan rutin ditawarkan di Tanah Air juga memberlakukan skor TOEFL cukup tinggi. Minimal skor PBT TOEFL yang diminta 550 atau IELTS 6.0. Beasiswa Endeavour Awards yang ditawarkan Pemerintah Australia mengharuskan pelamarnya memperoleh skor PBT TOEFL 580 atau IBT TOEFL minimal 90. Jika menggunakan skor IELT minimal meraih 6.5.

Kuliah di Eropa, skor TOEFL atau IELTS diminta juga setara di Amerika Serikat. Di Jerman, skor PBT TOEFL minimal 550 atau IBT TOEFL minimal 80. IELTS minimal 6.0. Syarat ini salah satunya ditetapkan beasiswa DAAD yang banyak diburu mahasiswa mancanegara di Jerman.

Di Asia, sejumlah negara juga memberlakukan syarat TOEFL atau IELTS yang kompetitif. Beasiswa Monbukagakusho yang rutin ditawarkan pemerintah Jepang mensyaratkan PTB TOEFL minimal 550 atau IBT TOEFL minimal 79. Di Indonesia, syarat TOEFL untuk mengambil gelar S2 atau S3 di universitas, rata-rata diminta skor 450-550. Kadangkala bisa bikin pusing karena skor TOEFL yang dipersyaratkan belum juga terpenuhi. Ya, mau tidak mau ikut tes ulang TOEFL. Ada yang sampai beberapa kali ulang!

Jangan sampai skor TOEFL atau IELTS tersebut mengganjal rencana studi Anda. Memang tidak ada jalan pintas selain berusaha maksimal agar kemahiran berbahasa Inggris yang dimiliki kian teruji dan skor TOEFL yang diraih bisa sesuai harapan.

Persiapan dan tips lulus TOEFL
Secara umum, persiapan paling dianjurkan agar bisa lulus tes TOEFL adalah latihan rutin. Tentu latihan yang berhubungan dengan komponen tes TOEFL, seperti reading, listening, speaking, dan writing. Kesalahan yang biasa ditemui adalah melakukan latihan sepadat mungkin jelang hari H. Padahal, persiapan yang baik dilakukan jauh-jauh hari, terencana, dan memiliki progress yang jelas. Sebagai saran, buatlah jadwal latihan beberapa bulan sebelum tes TOEFL diikuti. Misal, dua jam per hari dengan durasi tiga kali latihan dalam sepekan atau jika ingin hasil lebih baik, tambah jam latihan dan harinya.

Materi latihan kini banyak tersedia. Masing-masing komponen tes TOEFL bisa dilatih secara terpisah. Misalnya, melatih kemampuan listening saja dulu, berikutnya reading atau writing. Sumber materi bisa bebas, dan internet merupakan sarana yang baik untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris Anda.

Materi latihan TOEFL
Sarana yang biasa dimanfaatkan sehari-hari justru bisa menjadi media yang baik untuk mengembangkan kemahiran berbahasa Inggris. Sebut saja televisi, surat kabar, majalah, radio, musik, buku referensi, dll. Sumber materi latihan ini masih konvensional, sehingga dibutuhkan kecerdikan Anda untuk memilah dan menyerap informasi yang diberikan. Apalagi, itu dimaksudkan untuk mengejar skor TOEFL yang lebih tinggi.

Jika Anda sedang melatih kemampuan listening atau writing, televisi dan radio bisa sangat membantu. Setel salah satu siaran berbahasa Inggris, lalu pelan-pelan Anda simak dan pahami apa yang dikatakan. Cobalah untuk menirunya atau lebih baik lagi perkataan tersebut dituliskan ke secarik kertas. Perhatikan struktur kalimat dan maksud pesannya. Selain dapat hiburan, tanpa disadari kemampuan berbahasa Inggris Anda akan semakin terasah. Cara ini bisa Anda ulangi setiap hari dengan tema dan topik berbeda.

Surat kabar atau majalah berbahasa Inggris juga memiliki dampak positif dalam melatih kecakapan berbahasa Inggris. Di surat kabar atau majalah, kita bisa dengan mudah mendapati artikel dengan pembahasan beragam. Tidak hanya itu, banyaknya kalimat dan penggunaan kata yang disugukan akan sangat menunjang kepiawaian dalam reading, writing, dan speaking. Mulailah untuk memahami setiap tulisan dan pesan yang disampaikan. Belajar bahasa Inggris dengan surat kabar atau majalah akan terasa lebih mudah bila ditemani kamus terjemah jika terkendala perbendaharaan kata.  

Sarana lain yang bisa dimanfaatkan untuk sumber latihan adalah musik. Ya, begitu banyak lagu-lagu berbahasa Inggris yang bisa menyenangkan Anda sekaligus ‘menggurui’ untuk bisa melafalkan kata demi kata atau bait per bait dari setiap lagu. Selain sebagai materi untuk melatih listening juga baik untuk speaking yang secara tidak langsung melatih kemahiran berbahasa Inggris secara otodidak.

Belajar TOEFL online
Internet menjanjikan sumber luas untuk belajar bahasa Inggris, termasuk bekal menghadapi ujian TOEFL. Materi-materi belajar tersebut bisa Anda dapatkan di mesin pencari Google, misalnya dengan mengetikkan kata kunci “TOEFL exam”, “TOEFL practice”, “TOEFL prep”, “english course”, “IELTS exercise”, dan lain-lain.

Bila Anda sering membuka video di Youtube, sumber-sumber belajar bahasa Inggris untuk persiapan tes TOEFL atau IELTS juga banyak tersedia. Salah satunya yang dimuat berkala oleh Steve Ford. Cukup ketikkan "learn english with Steve Ford". Materi lain bisa dicari sesuai kebutuhan. Jika tak mau repot belajar atau kursus persiapan tes TOEFL di luar rumah, cukup akses secara online. Mudah bukan?

Kursus persiapan Tes TOEFL
Gara-gara skor tes TOEFL rendah, rencana kuliah jadi berantakan. Jangan sampai. Anda bisa mensiasatinya melalui persiapan sebaik mungkin, salah satunya mengikuti kursus persiapan tes TOEFL. Cara ini cukup efektif untuk mendongkrak skor TOEFL yang mau diraih. Asalkan tempat kursus tersebut memiliki track record dan dibuktikan keberhasilan para alumni yang pernah kursus di sana.

Testden adalah salah satu kursus persiapan tes TOEFL dan TOEIC yang dilaksanakan secara online. Jika Anda ingin mengirit biaya, misalnya cukup belajar dari rumah atau Anda sendiri yang menentukan tempatnya, Testden merupakan jawaban. Kursus persiapan tes TOEFL ini mengenakan biaya $129. Sementara, kursus persiapan tes TOEIC $150. Lebih rendah bila dibandingkan dengan kursus persiapan tes TOEFL serupa. Testden bermarkas di Kanada dengan reputasi sangat baik. Punya alumni puluhan ribu mahasiswa di lebih 60 negara.



Kelebihan Testden adalah pembelajaran dilakukan secara intensif oleh tutor profesional. Materi disediakan lengkap, mulai reading, listening, writing, dan speaking. Semua diberikan berdasarkan pendekatan tes TOEFL sebenarnya. Itu yang tidak didapatkan di luar sana. Yang Anda perlukan hanya sambungan internet untuk mengakses kursus tersebut secara online.


Saat bergabung, Testden akan memberikan ujian praktek TOEFL hingga empat kali. Kemahiran bahasa Inggris yang dimiliki benar-benar diuji. Tiap tes memiliki soal tentang reading, listening, writing, dan speaking. Setelah menjawab semua soal, Anda bisa langsung melihat prediksi skor yang diperoleh dan mengetahui jawaban yang benar beserta penjelasannya. Soal yang Anda jawab untuk bidang speaking dan writing akan dinilai langsung oleh pengajar Testden.

Selain itu, Testden membekali laman soalnya dengan pengatur waktu, sehingga pengguna akan terbiasa menjawab soal dalam tekanan seperti tes TOEFL sebenarnya. Yang menarik, pengguna bisa saja menunda memberi jawaban saat itu dan melanjutkannya di lain waktu. 

Bagian listening mencakup semua jenis pertanyaan rumit yang mirip dengan tes TOEFL. Begitu pun dengan speaking, Anda hanya perlu headset atau microphone untuk merekam pembicaraan Anda. 

Yang banyak disukai dari Testden adalah paket TOEFL Trainer untuk speaking dan listening. Di dalamnya terdapat 60 latihan speaking dan 20 latihan writing yang sudah dilengkapi model-model jawaban, sehingga Anda bisa mengetahui langsung hasilnya dan mengasah kemahiran dalam berbahasa Inggris. Paket lain adalah TOEFL Skill Trainer berisi 24 set dan 2.400 pertanyaan untuk reading dan listening. Semua paket itu sudah disediakan gratis, bila Anda bergabung di Testden. 


Pertanyaannya, sudahkah Anda mempersiapkan diri memperoleh skor TOEFL yang diharapkan? Yakin bisa lolos? Coba pikirkan lagi!

Silakan daftar di sini untuk bergabung di Testden.
FOLLOW US: Terima kasih sudah berkunjung di beasiswapascasarjana.com. Silakan dilanjutkan berburu beasiswanya. Jika bermanfaat, bisa klik tombol bagikan. Atau gabung bersama pembaca lainnya di Facebook, Twitter, Google +, dan di Email. Salam..