Kabar baik buat SDM kesehatan yang ingin mendapatkan pendanaan studi lanjut S1/D4/Profesi, S2, maupun S3. Kementerian Kesehatan RI resmi mebuka beasiswa Kemenkes 2026/2027 berupa bantuan pendanaan pendidikan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan. Beasiswa ini memberi kamu kesempatan mendapatkan bantuan biaya tugas belajar (tubel) di perguruan kesehatan maupun universitas tanah air.
Sasaran beasiswa tubel Kemenkes 2026 ini adalah tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang di bidang kesehatan yang memenuhi kriteria dan persyaratan sebagai pendaftar Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan. Mereka yang berasal dari daerah tertinggal, kepulauan, dan terpencil / sangat terpencil dapat diprioritaskan dalam proses seleksi.
Simak juga » Beasiswa Irlandia Jenjang S2 – S3 Riset 2026 – 2027, Rp 668 Juta/Tahun
Kriteria Pendaftar:
1. Kewarganegaraan: Warga Negara Indonesia
2. Status kepegawaian:
a. PNS Kemenkes:
1) Tenaga Kesehatan yang bekerja pada bidang pelayanan kesehatan di UPT Kemenkes
2) Tenaga Pendukung Penunjang Kesehatan, SDMK yang bekerja di Kantor Pusat dan UPT Kemenkes
3. Status Akademik:
a. Calon Mahasiswa/Mahasiswa Baru Terdaftar sebagai calon mahasiswa/ mahasiswa baru di Institusi Pendidikan yang bekerjasama dengan Kemenkes
b. Mahasiswa On Going/Lanjutan Merupakan Peserta Didik atau sedang mengikuti pendidikan pada Semester Gasal 26/27 (on
going/parsial)
c. Kelas Akademik Program kelas reguler atau kelas lain yang disetujui Kemenkes
Ketentuan Lainnya:
1. Masa Kerja Min 1 tahun setelah diangkat PNS
2. Batas Usia:
a. Batas usia tubel diberhentikan jabatan:
- Batas usia pensiun - (3n* + 3 tahun)
b. Batas usia Tubel tidak diberhentikan jabatan:
- Batas usia pensiun - (2n* + 2 tahun)
3. Ketentuan Tubel
a. Tidak sedang:
1) Dalam pemeriksaan Hukdis/pidana
2) Menjalani Hukdis/pidana
3) CLTN atau pemberhentian PNS sementara
4) Proses Mutasi
5) Penerima Beasiswa bersumber lain
b. Tidak Pernah:
1) dijatuhi Hukdis/pidana dalam 1 tahun terakhir
2) dibatalkan Tubelnya dalam 2 tahun terakhir
3) pernah mengundurkan diri dari Beasiswa Tubel
4) Gagal Tubel (DO, mengundurkan diri)
4. Alih jenjang ke D4/S1 minimal kualifikasi D3
5. Kecurangan Akan dikenakan diskualifikasi dan Blacklist
Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Luar Negeri 2026 – 2027 Bagi Lulusan S1 / D4
Daftar Perguruan Tinggi Tubel Kemenkes 2026:
1. Poltekkes Kemenkes Aceh
2. Poltekkes Kemenkes Medan
3. Poltekkes Kemenkes Riau
4. Poltekkes Kemenkes Padang
5. Poltekkes Kemenkes Palembang
6. Poltekkes Kemenkes Jambi
7. Poltekkes Kemenkes Bengkulu
8. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang
9. Poltekkes Kemenkes Banten
10. Poltekkes Kemenkes Jakarta I
11. Poltekkes Kemenkes Jakarta II
12. Poltekkes Kemenkes Jakarta III
13. Poltekkes Kemenkes Bandung
14. Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
15. Poltekkes Kemenkes Semarang
16. Poltekkes Kemenkes Surabaya
17. Poltekkes Kemenkes Surakarta
18. Poltekkes Kemenkes Malang
19. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
20. Poltekkes Kemenkes Denpasar
21. Poltekkes Kemenkes Mataram
22. Poltekkes Kemenkes Kupang
23. Poltekkes Kemenkes Pontianak
24. Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur
25. Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
26. Poltekkes Kemenkes Palangkaraya
27. Poltekkes Kemenkes Gorontalo
28.Poltekkes Kemenkes Palu
29. Poltekkes Kemenkes Kendari
30. Poltekkes Kemenkes Makassar
31. Poltekkes Kemenkes Manado
32. Poltekkes Kemenkes Ternate
33. Poltekkes Kemenkes Jayapura
34. Poltekkes Kemenkes Sorong
35. Institut Pertanian Bogor
36. Institut Teknologi Bandung
37. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
38. Politeknik Negeri Jember
39. Politeknik STIA LAN Jakarta
40. Universitas Gadjah Mada
41. Universitas Hasanuddin
42. Universitas Indonesia
43. Universitas Airlangga
44. Universitas Andalas
45. Universitas Jember
46. Universitas Brawijaya
47. Universitas Lambung Mangkurat
48. Universitas Lampung
49. Universitas Mulawarman
50. Universitas Cenderawasih
51. Universitas Negeri Jakarta
52. Universitas Padjadjaran
53. Universitas Pancasila
54. Universitas Diponegoro
55. Universitas Riau
56. Universitas Sam Ratulangi
57. Universitas Sebelas Maret
58. Universitas Sriwijaya
59. Universitas Syiah Kuala
60. Universitas Udayana
Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri 2026 – 2027 yang Dibuka!
Opsi Tubel SDMK PNS Kemenkes:
1. Tubel SDMK dengan Melepas Jabatan
a. Benefit Pembiayaan:
1) Bantuan Biaya Pendidikan (UKT/SPP/BOP/IPI)
2) Bantuan Biaya Hidup dan Operasional
3) Uang Buku dan Referensi
4) Bantuan Biaya Penunjang / Penelitian
b. Ketentuan:
1) Bersedia menandatangani pernyataan melepas Jabatan Fungsional / Struktural
2) Dapat dibebastugaskan dalam penugasan jabatan dan fokus pada pelaksanaan Pendidikan
3) Proses Revisi SK Tugas Belajar Mandiri dan SK Pelepasan Jabatan sementara akan diproses setelah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa
2. Tubel SDMK tanpa Melepas Jabatan
a. Benefit Pembiayaan:
1) Bantuan Biaya Pendidikan (UKT/SPP/BOP/IPI)
2) Bantuan Biaya Penunjang / Penelitian
b. Ketentuan:
1) Tetap menjalankan tugas pokok PNS dan memenuhi jam kerja sebanyak 37 jam 30 menit dalam 1 (satu) minggu tidak termasuk jam istirahat;
2) lokasi perkuliahan berada pada Kabupaten/Kota yang sama dengan tempat kerja (radius 100km) dan/atau sekitarnya dan/atau berada pada satu kawasan aglomerasi (Jabodetabek, Bandung Raya, Solo Raya, Yogyakarta Raya).
Persyaratan:
1. Berstatus sebagai PNS
2. Memiliki penilaian kinerja dengan predikat baik dalam 2 tahun terakhir
3. Khusus bagi Tenaga Kesehatan, wajib memiliki registrasi sebagai Tenaga Kesehatan
4. Berbadan sehat dan bebas narkoba
5. Memiliki BPJS Kesehatan aktif
6. Memiliki izin Tugas Belajar dari Instansi tempat bekerja bagi pendaftar berstatus sebagai mahasiswa on going
7. Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir
8. Bersedia melaksanakan masa pengabdian dan memberikan pernyataan bahwa tidak sedang dan/atau tidak pernah melanggar ketentuan Tugas Belaja
9. Mendapatkan izin dari pimpinan untuk mengikuti seleksi
10. Mendapatkan izin dari orangtua/wali/suami/istri
11. Memiliki dokumen yang menyatakan telah diterima atau sedang menjalani pendidikan pada institusi pendidikan
Simak juga » Daftar Beasiswa 2026 Fully Funded S1 S2 S3 dan Deadline Terbaru
Dokumen aplikasi:
1. SK pengangkatan PNS
2. SK kenaikan pangkat terakhir
3. Penilaian SKP 2 tahun terakhir
4. Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku (Bagi Tenaga Kesehatan)
5. Surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari dokter pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah
6. Bukti kepesertaan BPJS Kesehatan dengan status Aktif (screenshot dari aplikasi mobile JKN)
7. SK Tugas Belajar Mandiri/Izin Belajar (Bagi pendaftar on going)
8. Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir
9. Surat pernyataan bermeterai Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah) dan diketahui pimpinan unit kerja (Form 1)
10. Surat izin tertulis dari pimpinan unit kerja untuk mengikuti seleksi administrasi dan wawancara (Form 2)
11. Surat izin orangtua/wali/suami/istri bermaterai (Form 3)
12. Dokumen dari Institusi Pendidikan asal pendaftar:
a. Surat Keterangan telah diterima sebagai mahasiswa / Letter of Accepttance (LOA) (dapat disusulkan); dan/atau
b. Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS) bagi pendaftar on going.
Simak juga » Beasiswa S1/D4 Guru dan Calon Guru BPI GTK Kemendikdasmen
Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Kemenkes 2026/2027 untuk memperoleh bantuan pendanaan pendidikan SDMK dilakukan secara online melalui portal https://sibk.kemkes.go.id. Siapkan dokumen aplikasi yang dimintai di atas kemudian unggah melalui sistem tersebut. Format surat yang diperlukan bisa dilihat pada panduan beasiswa yang tertera di portal. Buat kamu tenaga kesehatan, pastikan sudah terdaftar di platform SATUSEHAT SDMK lewat https://satusehat.kemkes.go.id/sdmk, agar data tercatat resmi sebelum melanjutkan proses pendaftaran beasiswa.
Pendaftaran beasiswa tubel Kemenkes dibuka mulai 15 31 Juli 2026. Silakan daftar sebelum deadline berakhir.
Jadwal Beasiswa Tubel Kemenkes 2026:
Pendaftaran online: 15 – 31 Juli 2026
Seleksi administrasi tahap 1: 20 Juli - 4 Agustus 2026
Seleksi administrasi tahap 2: 5 – 7 Agustus 2026
Seleksi administrasi tahap 3: 7 – 12 Agustus 2026
Penetapan lulus administrasi: 14 Agustus 2026
Seleksi wawancara: 18 – 26 Agustus 2026
Penetapan Peserta Penerima Bantuan Pendanaan tahun 2026: 31 Agustus 2026
Kontak Official:
Kementerian Kesehatan
Direktorat Jenderal
Sumber Daya Manusia Kesehatan
Jl. Hang Jebat III Blok F3, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120, Kotak Pos No. 6015/JKS/GN
[e] helpdesk.ditjennakes@kemkes.go.id
[t] 1500567 Ext 3
[w] https://sibk.kemkes.go.id/