Beasiswa Stanford University Full Program S2 – S3 di Amerika

Kesempatan menarik bagi Anda yang ingin melanjutkan kuliah di Amerika Serikat. Knight-Hennessy Scholars merupakan salah satu program beasiswa full program S2 – S3 di AS yang bisa mewujudkan impian Anda. Beasiswa ini ditujukan bagi warganegara mana saja yang ingin menempuh studi di salah satu kampus ternama AS, Stanford University.

Ada 90 kuota kursi beasiswa disediakan rutinnya per tahun. Pelamar dari Indonesia salah satu yang berkesempatan mengikuti beasiswa tersebut untuk perkuliahan yang dimulai musim gugur 2022. Anda bisa memanfaatkan beasiswa tersebut untuk melanjutkan studi master maupun doktor penuh waktu berbagai gelar di Stanford University, misalnya program gelar DMA, JD, MA, MBA, MD, MFA, MPP, MS atau PhD. Selain itu, pelamar juga bisa mengambil gelar joint-degree atau dual-graduate degree semisal MD+PhD, JD+MA, MBA+MS, dll.

Selain tidak dibatasi warganeagara yang bisa mendaftar, hal menarik lainnya adalah pelamar tidak dibatasi usia, program studi, aspirasi karir, maupun harus mendapatkan dukungan dari institusi bagi mereka yang bekerja. Hal yang harus Anda pastikan adalah usia kelulusan sarjana/magister paling lambat 2015.

Pendanaan beasiswa berlangsung hingga tiga tahun untuk semua program studi. Dalam hal bila program gelar yang diambil berdurasi lebih dari tiga tahun, misal program MD atau PhD, atau program gelar ganda dan bersama di Stanford, maka jurusan Anda akan mendanai sisanya misalnya tambahan satu tahun lagi.

Simak juga » Daftar Program Beasiswa S2 Terbaru 2022

Beasiswa yang diberikan di antaranya mencakup biaya kuliah serta biaya lain yang berkaitan, uang saku untuk biaya hidup dan akademik (seperti tempat tinggal, buku, perlengkapan akademik, bahan kuliah, transportasi lokal, dan pengeluaran pribadi yang wajar). Kemudian disediakan tiket pesawat pp tahunan dari dan menuju Stanford. Selain itu Knight-Hennessy Scholars dapat memberikan dana tambahan untuk mendukung pengayaan akademik, seperti perjalanan seminan, dll.

Selain itu, penerima beasiswa memungkinkan memperoleh pendanaan tambahan untuk situasi khusus jika Anda terlibat dalam proyek penelitian opsional selama musim panas. Program beasiswa Knight-Hennessy dapat menyediakan dana musim panas, melalui aplikasi terpisah.

Persyaratan:
1. Pertama, selain mendaftar ke Knight-Hennessy Scholars, Anda harus mendaftar dan diterima di program gelar pascasarjana Stanford penuh waktu. Setiap Sarjana Knight-Hennessy yang diterima harus merupakan mahasiswa baru yang mendaftar di program pascasarjana Stanford termasuk, tidak terbatas pada, program DMA, JD, MA, MBA, MD, MFA, MPP, MS, atau PhD. Tidak ada kuota berdasarkan disiplin atau program. Pertimbangan prioritas diberikan kepada mereka yang akan menghabiskan setidaknya dua tahun belajar di Stanford.
2. Kedua, Anda harus telah memperoleh, pada bulan Januari 2015 atau lebih baru, gelar sarjana AS atau yang setara dari perguruan tinggi atau universitas dengan reputasi yang diakui.

Simak juga » Program Beasiswa 2022 - 2023 Jenjang S1, S2, S3

Kriteria:
Dalam memilih kandidat, Knight-Hennessy Scholars memperhatikan tiga area utama dalam menetapkan, yakni:
1. Kemerdekaan berfikir
   - Menunjukkan ketajaman mentah
   - Mencari pengetahuan dan pengalaman baru
   - Penuh dengan ide orisinal
   - Masuk akal ambiguitas
   - Dapat memegang sudut pandang pelawan atau berbeda pendapat
2. Kepemimpinan yang penuh tujuan
   - Ambisius, dalam arti baik
   - Didorong untuk meningkatkan diri
   - Mampu membawa orang lain
   - Sadar diri
   - Gigih dan ulet
3. Civic mindset
   - Pribadi yang rendah hati dan baik
   - Sportif dan bertanggung jawab
   - Merangkul perbedaan
   - Peduli dan membantu orang lain

Dokumen aplikasi:
1. Ijazah dan transkrip sarjana/magister
2. Resume 1 halaman
3. Dua (2) surat rekomendasi (diajukan langsung oleh pemberi rekomendasi)

Simak juga » Daftar Beasiswa S3 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar ke program beasiswa Knight-Hennessy Scholars, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke program master atau doktor yang tersedia di Stanford University. Anda bebas memilih jurusan yang tersedia, kecuali untuk program paroh waktu Honors Cooperative Program (HCP) bagi kalangan profesional, Master of Liberal Arts, dan Doctor of Science of Law (JSD). Silakan daftar program yang diminati melalui link tersebut.

Berikutnya mendaftar ke program beasiswa Knight-Hennessy Scholars. Pendaftaran beasiswa tersedia secara online mulai 1 Agustus s/d 6 Oktober 2021 di laman Knight-Hennessy Scholars. Kemudian klik ‘Start Your Application’. Selanjutnya buat akun terlebih dahulu agar bisa login dan memulai mengirim aplikasi.

Saat login, Anda akan mengisi formulir aplikasi online yang meminta data diri pelamar, seperti latarbelakang personal, pendidikan, essay, dll. Dokumen aplikasi yang diminta di atas juga harus diunggah dalam format PDF. Sementara, untuk surat rekomendasi diajukan sendiri oleh pemberi rekomendasi setelah nama mereka didaftarkan.

Batas akhir pendaftaran beasiswa Stanford University jenjang S2 dan S3 ini adalah 6 Oktober 2021 pukul 1.00 siang waktu Pasifik. Setelah aplikasi beasiswa terkirim, selanjutnya Anda akan diminta untuk mengirimkan video statement. Tautan video tersebut dapat diakses melalui halaman status aplikasi Anda.

Pemberitahun finalis beasiswa akan disampaikan pada Januari 2022, kemudian pemberitahuan keputusan akhir pada 15 Maret 2022.

Kontak:
Denning House
580 Lomita Drive
Stanford, CA  94305-8207  USA
[t] +1.650.721.0771
[e] khscholars@stanford.edu
[w] https://knight-hennessy.stanford.edu
7/21/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penyandang Disabilitas Kemdikbudristek Program S2, S3

Program beasiswa penyandang disabilitas satu ini ditawarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Serupa dengan beasiswa penyandang disabilitas LPDP. Hanya saja beasiswa penyandang disabilitas Kemdikbudristek mencakup beasiswa program S2 dan juga S3 untuk studi di dalam negeri. Beasiswa disabilitas Kemdikbudristek juga memberikan kesempatan tidak saja kepada mahasiswa baru, tapi juga mahasiswa on going yang sudah melangsungkan perkuliahan maksimal semester 2.

Beasiswa penyandang disabilitas Kemdikbudristek ditujukan bagi pelamar yang berstatus penyandang disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, serta penyandang disabilitas sensorik. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas diberikan kepada masyarakat yang: 

1. Berprestasi di bidang akademik dan/atau non akademik;
2. Berkontribusi kepada daya saing bangsa disegala bidang

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik;
2. Memiliki surat keterangan dari dokter/ ahli/ dan atau lembaga relevan yang menyatakan atau menerangkan sebagai Penyandang Disabilitas sesuai dengan Ragam Penyandang Disabilitas;
3. Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait;
4. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain;
5. Diterima pada Perguruan Tinggi dalam negeri yang telah terakreditas; dan
6. Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar termasuk ke dalam mahasiswa berkebutuhan khusus.

Simak juga » Beasiswa LPDP Program S2, S3 Dalam dan Luar Negeri Full

Persyaratan Khusus Jenjang S2:
1. Memiliki usia paling tinggi 36 tahun;
2. Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada Perguruan Tinggi atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada Perguruan Tinggi di dalam negeri;
3. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia dengan tema essay/karagan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa, dengan ketentuan:
4. Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

Persyaratan Khusus Jenjang S3:
1. Memiliki usia paling tinggi 43 tahun;
2. Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada Perguruan Tinggi atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada Perguruan Tinggi di dalam negeri;
3. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia dengan tema essay/karagan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa, dengan ketentuan:
4. Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

Simak juga » Info Beasiswa S2 dari Berbagai Negara, Lihat Peluangnya

Dokumen aplikasi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going).
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah).
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going).
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir.
6. surat keterangan dari dokter/ ahli/ dan atau lembaga relevan yang menyatakan atau menerangkan sebagai Penyandang Disabilitas sesuai dengan Ragam Penyandang Disabilitas.
7. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh).
8. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh).
9. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar termasuk ke dalam mahasiswa berkebutuhan khusus (Unduh).
10. Sertifikat prestasi di bidang akademik dan/atau non akademik.
11. Essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa. Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Penyandang Disabilitas Kemdikbudristek program S2, S3 dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Buat akun terlebih dahulu. Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas dibuka mulai 1 Juli s/d 15 Agustus 2021.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:

Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI
Gedung C Lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman
Senayan, Jakarta Pusat 10270
[e] pengaduan@kemdikbud.go.id
[t] 177
[w] https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

7/10/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek Jenjang S2, S3

Salah satu program Beasiswa Unggulan Kemdikbudristek lainnya yang juga tengah dibuka adalah Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh jenjang S2 dan S3 bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui mekanisme tugas belajar. Baik studi yang berlangsung di dalam negeri maupun di luar negeri.

Biasanya komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek di dalam negeri meliputi biaya pendidikan (at cost), biaya hidup, penelitian, biaya buku, biaya transportasi tujuan studi, serta tunjangan kedatangan. Jika mengajukan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek untuk studi di luar negeri, selain ditanggung komponen biaya tersebut, juga disediakan biaya visa serta asuransi.

Program Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek dapat dilaksanakan secara individu yang diusulkan oleh unit utama atau bersifat kolektif berdasarkan kebutuhan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jika Anda berprofesi sebagai guru, Anda bisa mendaftar ke Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi.

Persyaratan:
Persyaratan Umum
:
1. Berstatus sebagai Aparatur Sipil Negera di Kemdikbudristek;
2. Diusulkan oleh pejabat pimpinan pratama atau eselon II unit kerja;
3. Mendapatkan persetujuan penugasan untuk belajar sesuai peraturan perundang-undangan;
4. Rekomendasi pimpinan terkait bidang studi yang diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi; dan
5. Diutamakan yang memiliki kinerja baik.
 
Persyaratan Khusus:
Jenjang S2:
1. Berusia paling tinggi 37 Tahun;
2. Diterima di Perguruan Tinggi di Indonesia dengan akreditasi institusi dan program studi paling rendah B/Sangat Baik atau Perguruan Tinggi di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Indonesia;
3. IPK S1 minimal 3.00 pada skala 4.00; dan
4. Diutamakan TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 6.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5.

Jenjang S3:
1. Berusia paling tinggi 40 Tahun;
2. Diterima di Perguruan Tinggi di Indonesia dengan akreditasi institusi dan program studi paling rendah B/Sangat Baik atau Perguruan Tinggi di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Indonesia;
3. IPK S2 minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
4. Diutamakan TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 6.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi: 
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. LoA Unconditional.
3. ljazah dan transkrip nilai terkahir.
4. Sertifikat TOEFL/IELTS.
5. Proposal rencana studi.
6. Surat rekomendasi dari pejabat unit utama  atau setingkat eselon II.
7. Surat pernyataan pegawai Kemendikbud (Unduh).
8. Surat keterangan sehat.
9. SKP.
 
Simak juga » Info Beasiswa S1, S2, S3 2021 - 2022 Terbaru 

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Buat akun terlebih dahulu. Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas dibuka mulai 1 Juli s/d 15 Agustus 2021.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI
Gedung C Lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman
Senayan, Jakarta Pusat 10270
[e] pengaduan@kemdikbud.go.id
[t] 177
[w] https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
7/06/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi masyarakat berprestasi di segala bidang, terutama calon mahasiswa yang baru diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester 2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi pelamar umum.

Beasiswa yang ditawarkan ditujukan untuk program gelar S1, S2, dan S3. Bila Anda saat ini telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi perguruan tinggi minimal B, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ini sayang untuk dilewatkan. Begitupun dengan Anda yang sudah berstatus mahasiswa aktif dan maksimal semester 2, Anda juga bisa mendaftar. Jadi, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.
 
Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek memberikan prioritas pada sejumlah bidang keilmuan, yakni:

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi diberikan kepada masyarakat yang:
1. Berprestasi tingkat internasioanl dan/atau nasional
2. Berkontribusi kepada daya saing bangsa disegala bidang

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2021 - 2022 untuk S1, S2, S3

Persyaratan Beasiswa Unggulan:
Persyaratan Umum:
1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi tingkat internasional dan/atau nasional
2. Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait
3. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain dan
4. Diterima pada perguruan tinggi terakreditasi

Persyaratan Khusus:
▪ Jenjang S1: 
1. Memiliki usia paling tinggi 22 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 23 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
2. Mengisi nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bagi siswa lulusan dalam negeri;
3. Bagi mahasiswa pada jenjang pendidikan S1 yang sedang menempuh perkuliahan memiliki nilai IPK minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
4. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
   - Judul/tema: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia”;
   - Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1.500 kata.

 
▪ Jenjang S2: 
1. Memiliki usia paling tinggi 32 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
2. Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi di dalam negeri;
3. Memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
4. Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 550/IBT 61 atau IELTS 6.0; dan
5. Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (tesis).
6. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
   - Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
   - Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

beasiswa unggulan, beasiswa unggulan kemdikbud, beasiswa unggulan terbaru, beasiswa unggulan S1, beasiswa unggulan S2, beasiswa unggulan S3, beasiswa kemendikbud, beasiswa unggulan masyarakat berprestasi, beasiswa unggulan 2021

▪ Jenjang S3:
1. Berusia paling tinggi 40 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 41 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
2. Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B;
3. Memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
4. Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 550/IBT 61 atau IELTS 6.0; dan
5. Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (disertasi).
6. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
   - Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
   - Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, Dalam dan Luar Negeri (Full)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul:
- Bagi S1: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia",
- Bagi S2: Hal yang sudah diperbuat untuk bangsa,
Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.
 
Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online mulai 1 Juli s/d 15 Agustus 2021. Lakukan pendaftaran di laman: beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2021 untuk program gelar ini dibuka mulai 1 Juli. Pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan melalui email dan akun masing-masing pelamar. Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar Beasiswa Unggulan 2021 ini, kesempatan untuk segera mendaftar.
 
Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan 
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI
Gedung C Lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman
Senayan, Jakarta Pusat 10270 
[e] pengaduan@kemdikbud.go.id
[t] 177
[w] https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
7/05/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Kanada (Vanier CGS) Program S3 di Kanada

Selain beasiswa mandiri yang ditawarkan oleh masing-masing universitas, Pemerintah Kanada juga membuka kesempatan beasiswa luar negeri bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan S3 atau program doktor di universitas-universitas Kanada.

Beasiswa Pemerintah Kanada ini dikenal juga dengan Vanier Canada Graduate Scholarships  (Vanier CGS). Didirikan sejak 2008 dan membuka kesempatan tidak saja bagi warganegara setempat, tapi juga mahasiswa asing semisal dari Indonesia yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut.  Beasiswa S3 Vanier CGS merupakan beasiswa S3 riset yang berdurasi selama 3 tahun. Area riset yang menjadi fokus beasiswa ini adalah riset kesehatan, riset ilmu-ilmu alam dan/atau teknik, serta penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora.

Nominal beasiswa yang disediakan cukup besar, yakni $50.000 (± Rp 586 juta) per tahun dan diberikan selama 3 tahun. Tahun 2021 ini, kuota beasiswa yang tersedia 166 beasiswa yang disebar ke sejumlah perguruan tinggi atau universitas di Kanada untuk tahun akademik yang dimulai 2022.

Simak juga » Jadwal Beasiswa 2022 - 2023 Jenjang S1, S2, S3

Persyaratan:
1. Warga Kanada, penduduk tetap Kanada dan warga negara asing memenuhi syarat untuk dinominasikan untuk Vanier CGS.
2. Dicalonkan oleh sebuah perguruan tinggi Kanada, yang memperoleh kuota Vanier CGS (Lihat daftar kuota)
3. Sedang mengejar gelar doktor pertamakali (termasuk joint program sarjana/pascasarjana seperti: MD/PhD, DVM/PhD, JD/PhD - jika memiliki komponen penenelitian yang signifikan dan diperlihatkan). Perhatian bahwa hanya bagian PhD dari gelar gabungan yang memenuhi syarat untuk pendanaan
4. Berniat untuk mengejar, di semester musim panas atau tahun akademik setelah pengumuman hasil, studi dan penelitian doktor penuh waktu (atau program pascasarjana bersama seperti: MD/PhD, dVM/PhD, JD/PhD) di lembaga nominasi; Perhatian bahwa hanya bagian PhD dari gelar gabungan yang memenuhi syarat untuk pendanaan
5. Telah selesai tidak lebih dari 20 bulan studi penuh waktu dalam program doktoral pada 1 Mei 2021
6. Telah selesai tidak lebih dari 32 bulan studi penuh waktu dalam program doktoral pada 1 Mei 2021, jika terdaftar dalam program penelitian pascasarjana bersama, misal MD/PhD, MA/PhD, DVM/PhD. Pelamar yang termasuk dalam kategori ini memiliki akses ke jendela 32 bulan apakah mereka terdaftar atau tidak dalam program Master sebelumnya; atau
7. Telah selesai tidak lebih dari 32 bulan studi penuh waktu dalam program doktoral pada 1 Mei 2022 jika dipercepat langsung dari Sarjana ke PhD (tidak ada waktu yang dihabiskan dalam program Master); atau
8. Telah selesai tidak lebih dari 32 bulan studi penuh waktu dalam program doktoral pada 1 Mei 2022 jika dipercepat dari gelar Master ke program Doktor tanpa memperoleh gelar Master 
9. Meraih predikat first-class (setara cumlaude), sebagaimana yang ditentukan oleh perguruan tinggi Anda
10. Tidak meraih, atau sudah memperoleh beasiswa jenjang doktor atau fellowship dari CIHR, NSERC, atau SSHRC untuk mengambil atau menyelesaikan gelar doktor

Simak juga » Beasiswa S3 Full di SUTD Singapura

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Pemerintah Kanada tidak diajukan langsung oleh pelamar ke penyelenggara Vanier CGS. Tapi melalui usulan oleh pihak fakultas atau program pascasarjana dari universitas yang dilamar. Jadi, ketika mendaftar ke salah satu universitas, mintalah juga mereka untuk mengusulkan Anda sebagai calon penerima beasiswa Vanier CGS. Usulan yang diterima dari pihak kampus tersebut nantinya yang akan diteruskan ke Vanier CGS untuk diseleksi.

Meski begitu, untuk mendapatkan nominasi dari pihak kampus, pelamar tetap harus mengikuti prosedur dan ketentuan dari masing-masing kampus. Salah satunya adalah mengisi formulir researchnet, kemudian di-print dan diserahkan ke fakultas atau unit pascasarjana dengan menyertakan dokumen-dokumen lain yang diminta. Prosedur pengajuan nominasi ini bisa dilihat di laman vanier.gc.ca untuk detilnya.

Deadline pengajuan nominasi ini berbeda-beda tiap kampus. Misalnya McGill University batas pengajuan nominasi biasanya September.

Selanjutnya batas akhir pengusulan nominasi dari universitas ke Vanier CGS adalah 2 November 2021. Penilaian dan evaluasi nominasi akan dilakukan mulai November 2021 – Maret 2022. Pengumuman hasil seleksi pada awal April 2022 yang akan diberitahukan melalui email. Pembayaran beasiswa sendiri dimulai 1 Mei 2022, 1 September 2022, atau 1 Januari 2023. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran beasiswa bisa dilihat di laman Vanier CGS (https://vanier.gc.ca) Semoga berhasil!
6/28/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dosen Kemendikbud S2, S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri

Program beasiswa dosen kembali dibuka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini memberi kesempatan bagi tenaga dosen di lingkungan Kemendikbud untuk melanjutkan studi mereka, baik jenjang magister (S2) maupun doktor. Program beasiswa dosen Kemendikbud ini tersedia melalui skema Beasiswa Pendidikan Dosen Perguruan Tinggi Akademik atau Beasiswa Pendidikan Dosen PTA.

Menariknya beasiswa ini, kesempatan tidak saja tersedia bagi dosen tetap PTA, tapi juga warganegara Indonesia secara umum yang merupakan lulusan sarjana atau diploma empat yang memiliki komitmen tinggi untuk menjadi dosen pada perguruan tinggi akademik di bawah Kemendikbud.

Komponen beasiswa dosen Kemendikbud:
1. Biaya Pendidikan:
   - Dana pendaftaran;
   - Dana SPP;
   - Dana tunjangan buku (per tahun);
   - Dana bantuan tesis/disertasi;
   - Dana bantuan sem inar internasional; dan
   - Dana bantuan publikasi jurnal internasional;

2. Biaya Pendukung:   
   - Dana transportasi;
   - Residence permit   
   - Dana aplikasi visa/ (untuk program doktoral dan magister luar negeri dan joint degree/double degree);
   - Dana asuransi kesehatan (B PJS kelas 1 untuk program doktoral dan m agister dalam negeri);
   - Dana hidup bulanan;
   - Dana kedatangan;
   - Dana tunjangan keluarga yang m ulai diberikan pada sem ester ke-3 (untuk program doktoral dalam dan luar negeri); dan
   - Dana keadaan darurat

3. Biaya Khusus Penyandang Disabilitas:
   - Dana aplikasi visa pendamping (untuk luar negeri);
   - Dana transportasi pendamping;
   - Dana asuransi kesehatan pendamping;
   - Dana tunjangan pendamping; dan
   - Dana pendukung lainnya yang disetujui oleh    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Simak juga » Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP Program S2, S3

Sasaran    Beasiswa Pendidikan Dosen PTA meliputi:   
1. Beasiswa doktoral diperuntukkan bagi dosen tetap pada Perguruan Tinggi Akademik di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Beasiswa magister diperuntukkan bagi:
   ▪ Dosen yang memiliki Nomor Urut Pengajar Nasional (NUPN); dan/atau
   ▪ Warga Negara Indonesia lulusan sarjana atau diploma empat yang berkomitmen tinggi menjadi dosen.

Skema Beasiswa Pendidikan Dosen PTA:
▪ Beasiswa Pendidikan Dosen PTA diberikan untuk jenjang pendidikan:
 1. Doktoral satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan;
 2. Doktoral joint degree/dual degree dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan;
 3. Magister satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan; dan
 4. Magister joint degree/dual degree dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
▪ Pendaftar Beasiswa Pendidikan Dosen PTA wajib memilih 1 (satu) Perguruan Tinggi Tujuan dalam negeri atau luar negeri yang ada dalam daftar Perguruan Tinggi Tujuan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
▪ Pendaftar Beasiswa Pendidikan Dosen PTA tidak dapat mengajukan perpindahan program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan tanpa persetujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
▪ Pendidikan program magister joint degree/dual degree dan program doktoral joint  degree/dual degree dilaksanakan di 2 (dua) perguruan tinggi, yaitu perguruan tinggi dalam dan luar negeri yang bekerjasama untuk menyelenggarakan program tersebut, dengan ketentuan sebagai berikut:
 1. Untuk program doktoral Joint degree/dual dapat dilakukan dengan pola 2+2 (tahun ke-1 dan ke-2 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, sedangkan tahun ke-3 dan ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri) atau pola 1+2+1 (tahun ke-1 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-2 dan ke-3 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri, tahun ke-4 ditempuh di perguruan tinggi dalam  negeri);
 2. Untuk program magister joint degree/dual degree, tahun ke-1 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, sedangkan tahun ke-2 ditempuh di perguruan  tinggi luar negeri (pola 1+1);       
 3. Apabila penerima beasiswa program magister joint degree/dual degree atau program doktoral joint degree/dual degree tidak dapat memenuhi persyaratan masuk ke perguruan tinggi luar negeri yang bekerjasama dalam penyelenggaraan program tersebut maka pendidikan akan sepenuhnya ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri    sesuai durasi maksimal beasiswa; dan       
 4. Selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri, komponen pendanaan yang diberikan kepada penerima beasiswa disesuaikan dengan komponen pendanaan yang ditetapkan bagi program yang sama di dalam negeri, sedangkan komponen pendanaan yang diberikan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi luar negeri disesuaikan dengan komponen pendanaan yang ditetapkan bagi program yang sama di luar negeri.

Simak juga » Beasiswa Guru S2 Kemendikbud Dalam Negeri dan Luar Negeri

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah lulus dari perguruan tinggi dengan ketentuan sebagai berikut:
   ▪ Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan    Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT);
   ▪ Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri; atau
   ▪ Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.                   
   ▪ Memiliki dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK ) dengan ketentuan:       
    1) pendaftar program doktoral wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya minimal 3,25 pada skala 4 atau yang setara, yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir;
    2) pendaftar program doktoral dari program magister    penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal;       
    3) pendaftar program magister wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya minimal 3,00 pada skala 4 atau yang setara, yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir; dan
    4) pendaftar on going dalam  negeri memiliki dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan:           
       i. pendaftar program doktoral wajib mem iliki IPK pada jenjang studi yang sedang ditempuh minimal 3,50 pada skala 4 atau yang setara, yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir;       
      ii. pendaftar program magister wajib memiliki IPK pada jenjang studi yang sedang ditempuh minimal 3,25 pada skala 4 atau yang setara, yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir;       
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran, yaitu:
   ▪ Pendaftar program pendidikan doktoral berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun; dan
   ▪ Pendaftar program pendidikan magister berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun.
4. Tidak sedang    menempuh (on-going) atau telah menempuh studi pada jenjang yang dilamar untuk pendaftar beasiswa Pendidikan Dosen PTA luar negeri;       
5. Diizinkan bagi mahasiswa yang sedang menempuh studi (on-going) dengan ketentuan sudah menjalani perkuliahan selama maksimal tiga semester untuk program Doktoral dan satu semester untuk program magister bagi pelamar Beasiswa Pendidikan Dosen PTA dalam negeri;   
6. Mem iliki surat rekomendasi dari akademisi;
7. Akan mengikuti studi pada kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
   ▪ Kelas eksekutif;
   ▪ Kelas khusus;
   ▪ Kelas karyawan;
   ▪ Kelas jarak jauh;
   ▪ Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
   ▪ Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi (kecuali untuk program joint degree/dual degree); atau       
   ▪ Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
8. Mengisi formulir pendaftaran daring;
9. Memiliki personal statement;
10. Untuk program doktoral, memiliki proposal penelitian (untuk tujuan luar negeri, proposal penelitian dibuat dalam bahasa Inggris);
11. Untuk program magister, mem iliki rencana studi;
12. Bersedia menandatangani surat pernyataan sesuai format yang ditentukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan
13. Pendaftar yang telah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan perguruan tinggi tujuan dan program studi tujuan kecuali atas persetujuan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) berdasarkan rekomendasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Persyaratan Khusus:
1. Beasiswa doktoral diperuntukkan bagi dosen tetap pada Perguruan Tinggi Akademik di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), dan telah menyelesaikan studi program magister (S2);
2. Beasiswa magister diperuntukkan bagi:
   ▪ Dosen yang memiliki Nomor Urut Pengajar Nasional (NUPN) pada Perguruan Tinggi Akademik di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan/atau
   ▪ Warga Negara Indonesia lulusan sarjana atau diploma empat yang berkomitmen tinggi menjadi dosen yang dibuktikan dengan surat pernyataan komitmen bermeterai sesuai format yang ditentukan.
3. Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen perguruan tinggi negeri) dan/atau Kepala LLDikti Wilayah terkait (untuk dosen perguruan tinggi swasta);
4. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan yang ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, dan waktu mulai (intake) studi;
5. Pendaftar Beasiswa Pendidikan Dosen PTA Dalam Negeri wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional/surat diterima seleksi masuk akademik tanpa syarat matrikulasi (diutamakan studi pada Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022) dari Perguruan Tinggi Tujuan dalam negeri yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
6. Untuk Pendaftar program doktoral maupun magister luar negeri, memiliki dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan dterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT@ 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6.5; dan
7. Untuk pendaftar program doktoral dan magister dalam negeri, skor kemampuan bahasa Inggris ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi tujuan.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Luar Negeri Terbaru S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri (Diisi online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Surat izin mendaftar beasiswa dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen perguruan tinggi negeri) dan/atau Kepala LLDikti Wilayah terkait (untuk dosen perguruan tinggi swasta)
4. Ijazah S1/S2 atau SKL (Surat Keterangan Lulus) (Asli atau Legalisir)
5. Transkrip nilai S1/S2 (Asli atau Legalisir)
6. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program Studi yang dipilih
7. Dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku
8. Surat Pernyataan sesuai format (bermaterai)
9. Surat Rekomendasi dari Akademisi
10. Surat Pernyataan Berkomitmen Tinggi sebagai Calon Dosen
11. Personal Statement (Diisi online)
12. Rencana studi/proposal riset

Keterangan:
Format surat pernyataan, surat rekomendasi, surat izin pimpinan perguruan tinggi, serta surat pernyataan berkomitmen tinggi sebagai calon dosen bisa diperoleh pada Lampiran Format Dosen PTA Akademik (Unduh). Lihat juga Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa Pendidikan Dosen PTA 2021 (Unduh: PT Dalam Negeri; PT Luar Negeri).

Simak juga » Beasiswa S2 LPDP, Beasiswa S3 LPDP, 2021 FULL

Pendaftaran:

Pengajuan beasiswa dosen Kemendikbud 2021 – 2022 dilakukan secara online. Silakan buat akun terlebih dahulu di laman beasiswadosen.kemdikbud.go.id kemudian login kembali untuk melengkapi formulir dan dokumen aplikasi yang diminta untuk beasiswa pendidikan dosen PTA.

Pendaftaran beasiswa S2/S3 Dalam Negeri Dosen Perguruan TInggi Akademik dan Beasiswa Joint/Double Degree dibuka mulai 02 Mei s/d 30 Juni 2021. Kemudian seleksi administrasi dan substansi pada 1 s/d 30 Juli 2021. Pengumuman hasil seleksi pada 31 Juli 2021.

Sementara, pendaftaran beasiswa S2/S3 Luar negeri dosen perguruan tinggi akademik dibuka mulai 02 Mei s/d 2 Juni 2021. Seleksi administrasi dan substansi pada 3 s/d 30 Juni 2021. Kemudian pengumuman hasil seleksi pada 5 Juli 2021.

Proses seleksi berbasis kelengkapan dokumen dan keabsahan dokumen/portofolio (administrasi) dan substansi. Seleksi dan penetapan penerima beasiswa dilakukan oleh Puslapdik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kontak:

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan
Gedung C Lantai 13
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270
[e] helpdesk-beasiswa@kemdikbud.go.id
[t] 177
[w] https://beasiswa.kemdikbud.go.id

6/09/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penyandang Disabilitas LPDP S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri

Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan berbagai peluang beasiswa disediakan bagi mereka yang mengalami keterbatasan fisik ini. Sebut saja LPDP yang pada 2021 kembali membuka Beasiswa Penyandang Disabilitas

6/02/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S3 Guru Kemendikbud di Dalam Negeri Full

Program beasiswa guru satu ini khusus ditujukan bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang ingin mengambil jenjang pendidikan doktor (S3) di dalam negeri. Programnya disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Sepertinya halnya beasiswa S2 guru Kemendikbud, beasiswa S3 guru kali ini juga disedakan full yang menanggung keperluan biaya studi doktor yang ditempuh. Beasiswa yang diberikan mencakup biaya pendidikan yang terdiri dari dana pendaftaran, dana SPP, tunjangan buku per tahun, dana bantuan tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional, serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Selain itu, beasiswa S3 guru Kemendikbud ini juga menyediakan dana transportasi, asuransi kesehatan (BPJS kelas 1), biaya hidup bulanan, dana kedatangan, tunjangan keluarga (dimulai semester ke-3), serta dana keadaan darurat.

Sasaran program beasiswa guru Kemendikbud satu ini adalah guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah dengan status sebagai pegawai tetap pada satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, dan SMA di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pelamar dapat memilih perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditetapkan yang memiliki akreditasi. Daftar universitas bisa dilihat melalui link di bawah.

Simak juga » Beasiswa Prasejahtera S2 untuk Warga Kurang Mampu

Kebijakan beasiswa:
1. Program beasiswa doktoral (S3) dilaksanakan pada perguruan tinggi di dalam negeri dengan akreditasi dan program studi A.
2. Sudah memiliki LoA Unconditional atau sedang menempuh studi pada semester satu (1) tahun akademik 2021/2022 dan tidak sedang berstatus tugas belajar.

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia
2. Terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)/SIM PKB
3. Sudah mengajar paling sedikit 2 (dua) tahun berturut-turut
4. Telah menyelesaikan studi program magister (S2) untuk beasiswa program doktoral (S3) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   5. Melampirkan surat rekomendasi (format terlampir) sebagai berikut:
   a. Surat rekomendasi dari atasan;
   b. Surat rekomendasi dari perguruan tinggi asal;
6. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
   a. Kelas eksekutif
   b. Kelas khusus
   c. Kelas karyawan
   d. Kelas jauh
   e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
   f. Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
   g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi
7. Menyampaikan surat keterangan sehat/bebas narkoba
8. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran daring
9. Menulis komitmen kontribusi ke instansi asal pasca studi (template terlampir)

Simak juga » Jadwal Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Persyaratan khusus:
1. Mengunggah dokumen Letter of Admission/ Acceptance (LoA) Unconditional yang sesuai program studi dan Perguruan Tinggi tujuan pada aplikasi pendaftaran (Lihat: Daftar Perguruan Tinggi)
2. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari dinas pendidikan bagi guru PNS, dan dari yayasan bagi guru tetap yayasan
3. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir)
4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember tahun pendaftaran yaitu 40 (empat puluh) tahun
5. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir
6. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar tujuan doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP 530, TOEIC 700, iBT 70, IELTS 6.0, TOAFL 530
   b. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia
7. Pendaftar yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan perguruan tinggi tujuan dan program studi tujuan
8. Pendaftar dimaksud harus sudah menempuh studi pada semester 1 (semester ganjil tahun akademik 2021/2022) sesuai perguruan tinggi dan program studi tujuan dalam daftar program dan tidak sedang berstatus tugas belajar

Ket:
Format surat rekomendasi, format komitmen kontribusi ke instansi asal pasca studi, serta surat pernyataan bisa dilihat pada format beasiswa GTK Kemendikbud (Unduh).

Simak juga » Beasiswa S2 LPDP, Beasiswa S3 LPDP Full

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa Guru S3 dari Kemendikbud 2021 – 2022 dilakukan secara online. Lengkapi dokumen aplikasi yang diminta pada persyaratan, kemudian ajukan secara daring di laman: beasiswa.kemdikbud.go.id silakan lengkapi formulir untuk pembuatan akun untuk bisa login. Selanjutnya ajukan dokumen yang diminta.

Pendaftaran online beasiswa S3 guru untuk studi di dalam negeri dibuka mulai 2 Mei 2021 s/d 30 Juni 2021.

Ditjen GTK melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program beasiswa magister (S3) pada perguruan tinggi yang telah ditetapkan antara Oktober sampai dengan Desember.

Kontak:

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
Gedung C Lantai 13 Jl. Jenderal Sudirman
Senayan Jakarta Pusat 10270
[t] 177
[w] https://beasiswa.kemdikbud.go.id

5/30/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Guru S2 Kemendikbud Dalam Negeri dan Luar Negeri

Kabar baik bagi para tenaga guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tahun ini Kemendikbud melalui pendanaan LPDP kembali mengumumkan penerimaan beasiswa guru program S2 di berbagai
5/25/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kewirausahaan LPDP Program S2 untuk Pengusaha

Beragamnya pilihan beasiswa yang disediakan LPDP membuka peluang semakin besar bagi kandidat yang berminat mengajukan beasiswa. Salah satunya adalah program beasiswa targeted yang menyasar para wirausahawan atau pengusaha muda di tanah air.
5/24/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP Program S2, S3 untuk Daerah Afirmasi

Salah satu pilihan beasiswa afirmasi yang ditawarkan LPDP 2021 adalah Beasiswa Daerah Afirmasi. Sasaran dari beasiswa ini adalah para pelamar yang berasal dari wilayah afirmasi yang ditetapkan LPDP. Berbeda dengan Beasiswa Indonesia Timur,
5/21/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PNS, TNI, Polri Program S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri LPDP

Skema beasiswa satu ini juga rutin ditawarkan beasiswa targeted LPDP bagi yang memenuhi kriteria, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri di satuan masing-masing. Dengan Beasiswa PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri di berbagai universitas.
5/20/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PTUD LPDP Program S2, S3 Luar Negeri Full

LPDP akhirnya resmi membuka pendaftaran beasiswa 2021 bagi warganegara Indonesia yang ingin melanjutkan studi program S2 dan S3 di tahun 2021 maupun 2022. Salah satu yang dibuka adalah Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD). Sesuai namanya, beasiswa PTUD dikhususkan bagi warganegara Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di salah satu universitas terbaik dunia saja. Tahun ini LPDP menetapkan 15 perguruan tinggi yang menjadi tujuan studi beasiswa PTUD. 12 universitas berlokasi di Amerika Serikat, 2 universitas di Inggris, dan 1 universitas asal Swiss (detil di bawah).

beasiswa PTUD, beasiswa LPDP, beasiswa PTUD LPDP, beasiswa LPDP S2, beasiswa LPDP S3, beasiswa LPDP luar negeri, LPDP, beasiswa S2 LPDP
Bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa PTUD LPDP tersebut, pastikan Anda telah memperoleh letter of acceptance (LoA) unconditional dari salah satu perguruan tinggi tujuan studi beasiswa PTUD untuk studi yang dimulai paling cepat September 2021. Atau terlebih dahulu mendaftar dan bisa memperoleh LoA unconditional tersebut sebelum batas akhir pendaftaran beasiswa PTUD LPDP 2021. Beasiswa PTUD terbuka untuk semua jurusan, selama Anda diterima di perguruan tinggi yang ditetapkan.

Seperti umumnya jenis beasiswa LPDP yang lain, beasiswa PTUD juga merupakan beasiswa penuh yang menanggung full biaya studi dan kebutuhan mahasiswa saat pendidikan. Cakupan beasiswa tersebut bisa dilihat dari rincian di bawah.

Komponen beasiswa PTUD:
▪ Biaya Pendidikan
  √ Biaya Pendaftaran
  √ Biaya SPP/Tuition Fee
  √ Tunjangan Buku
  √ Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
  √ Biaya Seminar Internasional
  √ Biaya Publikasi Jurnal Internasional

▪ Biaya Pendukung
  √ Transportasi
  √ Aplikasi Visa/Residence Permit
  √ Asuransi Kesehatan
  √ Biaya Hidup Bulanan
  √ Biaya Kedatangan
  √ Biaya keadaaan darurat
  √ Tunjangan keluarga (khusus Doktor)
 
FOLLOW INSTAGRAM » @beasiswapasca

Daftar Universitas Beasiswa PTUD:
- California Institute of Technology (Caltech)
- Columbia University
- Cornell University
- Harvard University
- Johns Hopkins University
- Massachusetts Institute of Technology
- Princeton University
- Stanford University
- Yale University
- University of Cambridge
- University of Oxford
- ETH Zurich - Swiss Federal Institute of Technology
- University of Pennsylvania
- University of Chicago
- University of California, Berkeley (UCB)
 
Simak juga » Beasiswa S2 Terbaru 2022 - 2023 yang Sedang Buka

Kriteria Pendaftar Beasiswa PTUD:
1. Pendaftar BPI PTUD wajib sudah memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan dalam daftar LPDP;
2. Pendaftar Beasiswa PTUD hanya dapat memilih satu perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan LoA Unconditional yang diunggah pada aplikasi pendaftaran;
3. Pendaftar Beasiswa PTUD dapat memulai studi paling cepat September 2021;
4. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
 
Skema Beasiswa PTUD:
1. Magister Program satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, dan
2. Doktor Program satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 60 (enam puluh) bulan.

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1)  untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa Doktor; atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung Doktor dengan ketentuan sebagai berikut:
   ✓ Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   ✓ Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   ✓ Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menyelesaikan studi  doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor;
4. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
5. Melampirkan Surat Rekomendasi dari akademisi bagi yang belum bekerja atau dari atasan bagi yang sudah bekerja;
6. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan Program Studi sesuai dengan ketentuan LPDP
7. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
   ✓ Kelas Eksekutif;
   ✓ Kelas Khusus;
   ✓ Kelas Karyawan;
   ✓ Kelas Jarak Jauh;
   ✓ Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
   ✓ Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri;
   ✓ Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau
   ✓ Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP
8. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online;
9. Menulis Personal Statement;
10. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi;
11. Menulis Proposal Penelitian untuk Doktor.

Persyaratan khusus:
1. Wajib mengunggah dokumen LoA Unconditional Perguruan Tinggi tujuan pada aplikasi pendaftaran sesuai dengan daftar Perguruan Tinggi Utama Dunia yang ditentukan LPDP;
2. Bersedia menandatangani surat pernyataan;
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 35 (tiga puluh lima) tahun;
   b. pendaftar jenjang pendidikan Doktor paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun.
4. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5;
   b. Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0;
5. Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi Utama Dunia bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP.
 
Catatan:
• LoA Unconditional adalah surat resmi dari perguruan tinggi (official admission) yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima di perguruan tinggi dengan tanpa persyaratan lagi yang memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta intake studi.
• Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional, maka harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
  1. Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran
  2. Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait perkuliahan paling cepat yang diizinkan
  3. Jika intake perkuliahan yang tercantum pada LoA Unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan Surat Defer dari Perguruan Tinggi yang menerbitkan LoA
 
Simak juga » Beasiswa Eiffel Pemerintah Prancis Program S2

Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri (diisi online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus)
4. Transkrip Nilai S1/S2 (Asli atau Legalisir)
5. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
6. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih
7. Surat Pernyataan sesuai format LPDP (bermaterai)
8. Surat Rekomendasi dari akademisi bagi yang belum bekerja atau dari atasan bagi yang sudah bekerja
9. Surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia yang sedang bekerja
10. Profil Diri (diisi online)
11. Personal Statement (diisi online)
12. Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasa studi (diisi online)
13. Proposal Penelitian (khusus doktor) (diisi online)

Ket:
Format Surat Pernyataan, Surat Rekomendasi, Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi, beserta Proposal Penelitian bisa dilihat di panduan beasiswa PTUD LPDP (Unduh)
 
Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3 Terbaru

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas untuk pendaftaran beasiswa PTUD LPDP. Siapkan dalam format PDF untuk diunggah nantinya. Khusus poin 1, 10, 11, 12, dan 13 itu diisi secara online di laman LPDP. Jadi terlebih dahulu buat akun di laman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id kemudian pilih "Beasiswa S2 / S3 LPDP" pada program beasiswa yang tersedia.

Setelah memiliki akun, silakan login di laman LPDP tersebut untuk mengunggah dokumen aplikasi yang dipersyaratkan. Pengajuan Beasiswa PTUD LPDP 2021 - 2022 dibuka dua tahap. Pendaftaran online beasiswa Tahap 1 dibuka mulai 4 Mei 2021 s/d 1 Juni 2021. Kemudian pendaftaran Tahap II dibuka mulai 1 Agustus 2021 s/d 8 September 2021. Detil bisa dilihat jadwal di bawah.
 
Ketentuan Perkuliahan:
Seleksi Beasiswa tahap 1

1. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dapat memulai perkuliahan paling cepat September 2021 untuk tujuan Luar Negeri
2. Pendaftar yang tidak melampirkan LoA Unconditional memulai perkuliahan paling cepat Januari 2022.

Seleksi Beasiswa tahap 2

Memulai perkuliahan paling cepat Februari 2022 untuk tujuan Luar Negeri.

Jadwal Seleksi Beasiswa PTUD LPDP:
Jadwal seleksi beasiswa LPDP Tahap I:
Pembukaan Pendaftaran Beasiswa: 4 Mei 2021
Penutupan Pendaftaran Beasiswa: 1 Juni 2021
Pelaksanaan Seleksi Administrasi: 2 – 10 Juni 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 11 Juni 2021
Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 16  – 19 Juni 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 24 Juni 2021
Seleksi Wawancara: 5 - 16 Juli 2021 (Bagi yang sudah memiliki LoA unconditional)    
                              : 23 Juli - 25 Agustus 2021 (Bagi yang belum memiliki LoA unconditional)
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 22 Juli 2021 (Bagi yang sudah memiliki LoA unconditional)       
                                                    : 30 Agustus 2021 (Bagi yang belum memiliki LoA unconditional)

Jadwal seleksi beasiswa LPDP Tahap II:

Pembukaan Pendaftaran: 1 Agustus 2021
Penutupan Pendaftaran: 8 September 2021
Pelaksanaan Seleksi Administrasi: 9 - 23 September 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 24 September 2021
Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 4 - 8 Oktober 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 13 Oktober 2021
Seleksi Wawancara: 25 Oktober - 26 November 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 3 Desember 2021

Kontak:
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
[e] cso.lpdp@kemenkeu.go.id / bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id
[t] 1500652
[w] https://www.lpdp.kemenkeu.go.id
5/08/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP, Beasiswa S3 LPDP, 2021 FULL

Akhirnya kabar yang ditunggu ini hadir lagi. Beasiswa LPDP 2021 - 2022 kini resmi dibuka. LPDP menyediakan beasiswa S2, beasiswa S3 dan sejumlah program beasiswa menarik lainnya. Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati adalah Beasiswa Reguler untuk pelamar umum.
5/06/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya