Beasiswa di Jerman Full dan Parsial (S2/S3)

Di Jerman ada beragam beasiswa yang ditujukan bagi pelamar asing, semisal Indonesia. Beasiswa Epos salah satunya. Sebutan Epos disingkat dari Development-Related Postgraduate Courses. Beasiswa ini bagian dari program DAAD yang dananya berasal dari Kementerian Federal Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) Jerman.

Nah, tahun ini beasiswa Epos DAAD dibuka kembali. Selain beasiswa full biaya kuliah, beasiswa ini juga menyediakan beasiswa parsial atau parohan. Itu berdasarkan program dan universitas yang dipilih nantinya. Ada puluhan program studi yang tersedia, baik jenjang S2 maupun S3 di universitas Jerman.

Jika berminat mendaftar Beasiswa Epos 2019 – 2020, pastikan Anda sudah memiliki pengalaman kerja profesional setidaknya dua tahun. Pelamar bisa berasal dari lembaga pemerintah, perguruan tinggi, BUMN, atau pun perusahaan swasta.

Bagi pelamar gelar master, durasi program berlangsung antara 12 – 24 bulan. Untuk program S3, durasinya 36 bulan. Lama durasi tergantung pilihan program. Kandidat terpilih akan mendapatkan beasiswa sebesar 850 Euro per bulan untuk program master, dan 1.200 Euro per bulan untuk program PhD. Beasiswa juga mencakup asuransi kesehatan dan kecelakaan. Namun, untuk biaya perjalanan harus ditanggung sendiri, negara asal, atau pendanaan dari sumber lain. Selain itu untuk studi yang menggunakan bahasa Jerman, juga akan disediakan beasiswa kursus bahasa Jerman selama 6 bulan.

Area studi yang ditawarkan:
• Economic Sciences / Business Administration / Political Economics
• Development Cooperation
• Engineering and Related Sciences
• Mathematics
• Regional and Urban Planning
• Agriculture and Forest Sciences
• Natural and and Environmental Sciences
• Medicine and Public Health
• Social Sciences, Education and Law
• Media Studies

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2018 - 2019 untuk S1, S2, S3

Persyaratan:
1. Bekerja pada otoritas publik (pemerintahan), perusahaan negara, atau perusahaan swasta di negara berkembang.
2. Memegang gelar sarjana di bidang terkait
3. Menyelesaikan gelar akademik dengan nilai di atas rata-rata serta memiliki pengalaman kerja profesional setidaknya dua tahun pada bidang terkait.
4. Gelar akademik yang sudah diraih normalnya tidak lebih dari enam tahun.
5. Untuk perkuliahan yang menggunakan bahasa Jerman: mengikuti DSH 2 atau TestDaF 4 dengan level minimum A2.
6. Untuk perkuliahan yang menggunakan bahasa Inggris: skor IELTS (Band 6) atau TOEFL PBT 550, CBT 213, dan IBT 80.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi DAAD (unduh)
2. CV yang telah ditandatangani (menggunakan formulir Europass)
3. Surat motivasi yang ditandatangani (merujuk pada pekerjaan saat ini)
4. Surat rekomendasi dari universitas, ditandatangani dan dicap resmi (tidak dimasukkan dalam amplop tertutup)
5. Surat rekomendasi dari tempat kerja/atasan, ditandatangani dan dicap resmi (tidak dimasukkan dalam amplop terutup)
6. Surat pengalaman kerja kerja dari atasan dan jika memungkinkan jaminan mempekerjakan lagi jika telah kembali
7. Bukti keterampilan bahasa: IELTS atau TOEFL untuk perkuliahan dengan bahasa Inggris atau DSH atau TestDaF untuk perkuliahan berbahasa Jerman.
8. Salinan ijazah gelar akademik
9. Salinan transkrip nilai
10. Salinan ijazah SLTA

* Beberapa program perkuliahan mungkin meminta dokumen tambahan. Silakan merujuk pada Panduan Beasiswa DAAD untuk detilnya.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi Beasiswa Epos DAAD 2019 – 2020 disampaikan langsung ke masing-masing program yang ingin dilamar. Alamat website dan petunjuk tertera di panduan. Deadline juga ditetapkan masing-masing. Antara Juli hingga Desember 2018. Pihak universitas akan mempertimbangkan diterima/tidaknya pelamar berdasarkan dokumen aplikasi yang dikirim.
5/30/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa FINCAD buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia

Ada banyak pilihan beasiswa S2 dan beasiswa S3 yang tersedia di luar sana yang bisa Anda raih tahun ini. Misalnya FINCAD Women in Finance Scholarhip. Ini adalah program beasiswa postgraduate yang ditawarkan lembaga penyedia portofolio perusahaan dan analisis resiko ini bagi mahasiswa seluruh dunia yang melanjutkan studi mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa FINCAD  terbuka bagi para perempuan dari segala usia dan kewarganegaraan yang mengambil studi di bidang Keuangan, di sekolah pascasarjana terakreditasi.

Beasiswa yang ditawarkan sebesar US$10.000 untuk menunjang biaya studi pascasarjana yang tengah diambil. Yang menarik, beasiswa ini tidak membatasi lokasi tempat studi selama perguruan tinggi tersebut terakreditasi. 

Persyaratan:
Pelamar merupakan perempuan yang terdaftar di sebuah program pascasarjana pada universitas yang terakreditasi oleh lembaga nasional atau internasional. Selain itu pelamar harus terdaftar dan mengikuti program secara penuh waktu selama tahun akademik 2018 - 2019.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 untuk PNS, TNI, dan Polri

Dokumen aplikasi:
1. Resume atau CV
2. Dua surat referensi beasiswa dari orang yang sesuai (misalnya, profesor atau dosen universitas yang relevan, supervisor atau rekan kerja)
3. Ijazah dan transkrip sarjana
4. Confirmasi penerimaan atau pendaftaran ke program pascasarjana untuk tahun akademik 2018 - 2019
5. Karya tulis (opsional)

Pendaftaran:
Siapkan dokumen yang dibutuhkan berdasarkan daftar di atas. Buat nama file dokumen dengan susunan: {family name}{given name}{document name}.{file extension}

Contoh: smithsarahCV.pdf, smithsarahLetter1.pdf,

Dokumen dibuat dalam format jpg, pdf, atau gif.

Selanjutnya unggah dokumen tersebut di laman FINCAD paling lambat 30 Juni 2018. Semua pelamar nantinya akan diberitahu hasil seleksi dan pemenang beasiswa melalui email yang diperkirakan waktunya pada musim gugur 2018. Informasi lebih lanjut juga bisa disimak di laman FINCAD (www.fincad.com). Semoga berhasil!
5/19/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, Polri Program S2 dan S3 LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa Afirmasi LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri. Dengan BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri ditawarkan LPDP bersamaan dengan program beasiswa Reguler dan beasiswa dokter spesialis. Untuk mengajukan beasiswa ini, Anda harus diusulkan dari institusi asal dan area disiplin ilmu yang diambil sangat dibutuhkan oleh institusi tempat asal bekerja.

Persyaratan:
Program Magister
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI.
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh:
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia dan instansi masing-masing setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri; dan
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) program magister baik di Perguruan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 dari skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar Magister Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650.
    b. TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar Program BPI Magister Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 75/IELTS™ 6,5/TOEIC®750.
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi sarjana/sarjana terapan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Magister Dalam Negeri;
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara;
18. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 - 2019

Program Doktor:
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/Khusus TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh :
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 42 (empat puluh dua) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan atau telah menyelesaikan sarjana/sarjana terapan yang memenuhi kualifikasi untuk langsung program doktoral.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar BPI Program Doktoral Dalam Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya :
    a. TOEFL ITP® 530/iBT® 70/IELTS™ 6,0/TOEIC® 700;
    b. TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar BPI Program Doktoral Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 94/ IELTS™ 7,0/TOEIC® 850;
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Doktoral yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Doktoral dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Masa studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan yang tertuang dalam LoA Unconditional. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Doktoral hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih 1 negara;
18. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.
LoA Unconditional:
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka hak sebagai Calon Penerima Beasiswa akan gugur dan status beasiswanya akan diputus.
6. LPDP dapat membantu dan/atau menerima konsultasi tentang LoA Unconditional bagi calon penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional.
7. LPDP dapat melakukan penempatan perguruan tinggi tujuan bagi Calon Penerima Beasiswa tujuan luar negeri melalui kerjasama perguruan tinggi luar negeri.
8. Jika terdapat satu hal yang mengharuskan LPDP menetapkan kebijakan lain tentang LoA Unconditional, maka LPDP dapat menentukan kebijakan tersebut pada tahun berjalan.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri dari LPDP 2018 dilakukan secara online. Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di halaman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di sistem pendaftaran online beasiswa LPDP tersebut. Sebelum mendaftar, ada baiknya untuk melihat terlebih dahulu Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri LPDP untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Selanjutnya untuk pendaftaran BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.

Proses Seleksi:
A. Seleksi Administrasi
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya telah memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti proses Seleksi Berbasis Komputer.
      d. Pendaftar yang lulus Seleksi Administrasi akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama LPDP.
   3. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
   4. Pendaftar yang belum memenuhi syarat administrasi pada pendaftaran online diperbolehkan mendaftar kembali.
   5. Pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi ditetapkan peserta Seleksi Berbasis Komputer.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi berbasis komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik;
      b. Soft Kompetensi; dan
      c. On the spot essay writing;
   2. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   3. Peserta seleksi berbasis komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali seleksi BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI di periode berikutnya.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi berbasis komputer berhak mengikuti Seleksi Substansi.

C. Seleksi Substansi
   1. Seleksi Substansi terdiri atas:
      a. Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
      b. Leaderless Grup Discussion (LGD);
      c. Wawancara
   2. Peserta wajib melakukan presensi terlebih dahulu di tempat seleksi substansi.
   3. Peserta wajib menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh oleh tim verifikator.
   4. Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen sebelum mengikuti wawancara.
   5. Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LPDP.
   6. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP;
      b. tidak lengkap dengan persyaratan LPDP; dan/atau
      c. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   7. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen akan dimasukan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.
   8. Seleksi substansi dilakukan melalui tatap muka di lokasi seleksi substansi yang ditentukan berdasarkan pilihan pendaftar saat pendaftaran online.
   9. Seleksi substansi dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang telah ditetapkan oleh LPDP.
   10. Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno Tim Penyeleksi Beasiswa.
   11. Hasil rapat pleno berupa daftar peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan digunakan sebagai bahan pertimbangan pada rapat Direksi LPDP.

D. Penetapan Kelulusan
   1. Penetapan kelulusan bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
   2. Peserta yang ditetapkan kelulusannya ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.
   3. Hasil penetapan kelulusan seleksi disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email dan/atau media elektronik lainnya.
   4. Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi BPI pada periode selanjutnya.
   5. Ketentuan lebih lanjut mengenai calon penerima beasiswa diatur melalui Peraturan Direktur Utama mengenai pedoman pelaksanaan studi.

Pertanyaan terkait Beasiswa Afirmasi LPDP bisa disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat melalui call center LPDP di 1500652. Semoga berhasil!
5/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2018 – 2019

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2018, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2018

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri  2018 (Unduh)
Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2018 (Unduh)
5/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Jerman Full untuk Indonesia

Bila Anda salah satu yang mengincar beasiswa S2 di Jerman yang ditanggung full, program beasiswa ini mungkin cocok untuk Anda. Namanya Master’s Scholarships for Public Policy and Good Governance atau sering disingkat dengan beasiswa PPGG. Dikenal juga dengan Helmut-Schmidt-Programme. Beasiswa ini salah satu program rutin yang ditawarkan Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD) dan Indonesia menjadi bagian dari sasaran pemberian beasiswa.

Beasiswa PPGG 2019 memberikan kesempatan untuk mengambil gelar S2 di bidang kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Beasiswa ini bisa dilamar bagi mereka yang belum memiliki pengalaman kerja profesional ataupun yang sudah bekerja dan berada di jenjang karir profesional menengah. Pelamar yang bisa mendaftar adalah para lulusan S1/sederajat di bidang ilmu sosial, ilmu politik, hukum, ekonomi, dan administrasi publik.

Kandidat yang dicari adalah para lulusan sarjana dengan hasil prestasi memuaskan serta bersedia berkontribusi secara aktif pada pembangunan sosial dan ekonomi di negara asalnya. Perkuliahan akan dimulai pada September atau Oktober 2019.

Apa saja yang disediakan Beasiswa PPGG DAAD 2019 ini? Penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan bulanan sebesar 850 Euro (± Rp 14,3 juta), asuransi kesehatan di Jerman, Kemudian juga diberikan tunjangan perjalanan, subsidi riset, termasuk tunjangan keluarga jika memenuhi syarat. Yang menarik juga, penerima beasiswa S2 Jerman ini akan dibebaskan dari biaya pendidikan dari delapan pilihan universitas yang ditetapkan Helmut-Schmidt-Programme.

Sebelum menjalani program master, penerima beasiswa terlebih dahulu akan menjalani kursus bahasa Jerman selama enam bulan yang dimulai April – September 2019. Kursus bahasa Jerman tersebut berlangsung di salah satu institusi di Jerman (bukan di universitas) dan berlaku bagi semua penerima beasiswa, baik mereka yang mengambil kuliah dengan bahasa pengantar Inggris atau Jerman. Selain itu, kandidat juga ditawarkan bimbingan khusus di institusi yang dipilih dan dibiayai oleh DAAD.

Persyaratan:
1. Capaian hasil studi sejauh ini
2. Memiliki pengetahuan bahasa Inggris (dan Jerman)
3. Keterlibatan di bidang sosial dan politik
4. Penjelasan yang meyakinkan terkait subjek serta motivasi pribadi untuk studi di Jerman dan manfaat yang diharapkan setelah kembali di negara asal
5. Gelar terakhir yang diperoleh selambatnya enam tahun sebelum permohonan beasiswa
6. Tidak berlaku bagi pelamar yang telah tinggal di Jerman lebih dari 15 bulan  pada saat pendaftaran

Ctt: Semua perkuliahan master memiliki persyaratan tambahan lebih lanjut yang harus dipenuhi pelamar

Simak juga » Beasiswa S2 Luar Negeri untuk Indonesia

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi DAAD (unduh)
2. Motivation letter yang ditandatangani berisi deskripsi singkat tentang akademik atau profesi pelamar dan alasan pribadi memilih program beasiswa ini serta universitasnya. Maksimum dua halaman
3. Curriculum Vitae (CV) lengkap ditandatangani
4. Salinan ijazah terakhir (penjelasan tentang sistem penilaian harus disertakan)
5. Salinan transkrip nilai terakhir
6. Salinan ijazah SLTA
7. Sertifikat kemampuan bahasa (Jerman dan Inggris)
8. Dua surat rekomendasi dari profesor universitas atau pimpinan tempat kerja dilengkapi dengan tandatangan, kop surat resmi, dan cap

Pendaftaran:
Aplikasi beasiswa DAAD dikirimkan langsung ke program master dari universitas yang diminati. Bisa menggunakan bahasa Jerman atau Inggris. Jika dokumen aplikasi tidak ditulis dalam bahasa tersebut silakan lampirkan terjemahan resminya menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau dari kampus.

Pelamar diperbolehkan mengirimkan aplikasi beasiswa hingga dua universitas sekaligus (tertera di bawah) dengan program studi berbeda. Ada delapan universitas Jerman yang berpartisipasi. Di formulir aplikasi nanti sebutkan prioritas studi pertama dan kedua. Kemudian kirimkan formulir aplikasi beserta dokumen lainnya tersebut ke masing-masing universitas yang dilamar.

Deadline ditetapkan masing-masing program master yang dilamar, antara 1 Juni - 31 Juli 2018. Bisa dilihat di website tertera.

Setelah proses seleksi dilakukan, hasilnya akan diberitahu ke semua pelamar paling lambat akhir Desember 2018. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.daad.de.

Program master serta alamat website aplikasi:
1. Hertie School of Governance, Berlin: Master of Public Policy (MPP)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
http://www.hertie-school.org/mpp/
Pendaftaran online:
https://www.hertie-school.org/graduate-programmes/admissions/
Email: grad-admissions@hertie-school.org
Kontak: Mr. Sigo Riemer

2. Universität Duisburg-Essen: Master of Development and Governance
Pengantar: Bahasa Inggris, durasi program: 2 semester
Pendaftaran online:
http://www.ma-dev-gov.de
Email: ma-devgov@uni-due.de
Kontak: Mr. Georg Lammich

3. Willy Brandt School of Public Policy at the University of Erfurt: Master of Public Policy (MPP)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
www.brandtschool.de/master-program/helmut-schmidt-
programme
Email: admissions-mpp@uni-erfurt.de
Kontak: Mr. Florian Heintze

4. Leuphana Universität Lüneburg: Public Economics, Law and Politics (PELP)
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
http://www.leuphana.de/ppgg-en
Email: ppgg@leuphana.de
Kontact: Ms. Sarah Bich

5. Hochschule Osnabrück: Management in Non-Profit-Organisationen
Pengantar: Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
http://www.hs-osnabrueck.de/management-in-nonprofit-organisationen
Email: ppgg@hs-osnabrueck.de
Kontak: Mr. Heiko Reinert

6. Universität Osnabrück: Master of Democratic Governance and Civil Society
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
http://www.sozialwissenschaften.uni-osnabrueck.de/ppgg.html
Email: hsp@uni-osnabrueck.de
Kontak: Prof. Ulrich Schneckener

7. Universität Passau: Master of Governance and Public Policy
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
www.uni-passau.de/ppgg
Email: information.ppgg@uni-passau.de
Kontak: Mr. Thomas Eibl

8. Universität Potsdam: Master of Public Management (MPM)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 2 semester
Pendaftaran online:
http://www.ppgg.mpm-potsdam.de/
Email: info@ppgg.mpm-potsdam.de  
Kontak: Ms. Sophia Bellmann
4/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Luar Negeri 2018 – Global Study Awards

Sedang mendaftar kuliah di luar negeri, tapi belum mengajukan beasiswa? The Global Study Awards mungkin bisa menjadi salah satu pilihan. Skema ini menawarkan beasiswa luar negeri 2018 yang ditujukan bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi sarjana atau master di luar negeri. Selama tujuan studi berada di luar negeri, Anda diperkenankan mendaftar beasiswa S1 / S2 Global Study Awards. 

Global Study Awards merupakan beasiswa kuliah bentukan bersama antara British Council IELTS, ISIC Association, dan StudyPortal. Beasiswa ini menyediakan bantuan biaya kuliah dengan nilai maksimum 10.000 Poundsterling bagi setiap penerima. Beasiswa tersebut akan dibayarkan untuk biaya kuliah pada tingkat pertama, langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa bersangkutan diterima. 

Jika biaya kuliah yang dikenakan pada tahun tersebut di bawah 10.000 Poundsterling, kelebihan dana bisa dipergunakan untuk biaya hidup selama maksimum 52 minggu, sejak mahasiswa terdaftar di universitas tujuan. 

Persyaratan: 
1. Berusia 18 tahun atau lebih
2. Sudah mengambil tes IELTS di pusat British Council dan menerima salinan resmi Test Report Form (TRF) yang dikeluarkan British Council (setelah 1 Juni 2017)
3. Memiliki International Student Identity Card (ISIC) dan/atau International Youth Travel Card (IYTC) yang valid ketika pendaftaran
4. Berencana mendaftar ke program sarjana atau pascasarjana penuh waktu di luar negeri 
5. Menyerahkan acceptance letter dari institusi terkait
6. Menuliskan ulasan singkat pengalaman studi di www.studyportals.com/review
Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa Global Study Awards saat ini sedang dibuka untuk perkuliahan yang dimulai antara 1 Agustus sampai dengan 31 Oktober 2018. Batas akhir pendaftaran adalah 20 Juli 2018. Bagi Anda yang mengincar beasiswa luar negeri 2018, peluang ini tentunya bisa dimanfaatkan. 

Permohonan beasiswa dapat dilakukan secara online melalu laman Global Study Awards. Di putaran ini ada 2 kuota beasiswa yang tersedia dan bisa diikuti pelamar dari Indonesia. 

Beasiswa diberikan dengan beberapa pertimbangan kriteria seleksi, di antaranya memiliki motivasi yang tinggi serta individu berbakat yang dibuktikan dengan potensi untuk berkontribusi bagi masyarakat melalui studi yang diambil, komitmen yang kuat untuk mengembangkan karir, serta minat yang tulus dalam meningkatkan pemahaman dan pertukaran antar budaya. 

Tim seleksi yang terdiri dari perwakilan dari mitra akan mengkaji dan menilai aplikasi yang masuk. Kandidat kuat yang masuk daftar akan diundang untuk wawancara secara pribadi sebelum penetapan final pemenang. Para pemenang akan diumumkan dalam waktu 3 bulan setelah batas waktu pendaftaran berakhir. 
4/13/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Online Diploma di Wült Jerman Program Bisnis dan Teknologi

Kuliah online semakin populer akhir-akhir ini. Jarak dan tempat bukan lagi masalah. Cukup dari rumah, Anda sudah bisa mendapatkan materi kuliah dan berstatus sebagai mahasiswa. Nah, bagi Anda yang berminat. Program kuliah online yang ditawarkan Wült Institute of Business and Technology, Jerman ini bisa dicoba. Yang menarik, bagi pelamar asal negara berkembang seperti Indonesia, pelamar diberi kesempatan untuk mendaftar beasiswa yang ditawarkan kampus online tersebut. Sehingga tidak lagi perlu membayar biaya kuliah reguler yang biayanya ribuan Euro.

Beasiswa online yang ditawarkan Wult Jerman tersedia melalui skema Wült scholarship Program. Beasiswa ini merupakan jenjang diploma atau Advanced Diploma yang berdurasi satu tahun. Seusai kuliah, mahasiswa diberikan sertifikat berupa Associated Academic Reward. Anda bisa memilih program keahlian yang tersedia di Wult yang umumnya adalah bidang-bidang yang terkait dengan bisnis dan teknologi.

Selain dibebaskan dari biaya kuliah online, penerima beasiswa Wult juga akan mendapatkan materi-materi kuliah, seperti textbooks yang disediakan cuma-cuma bagi penerima beasiswa.

Persyaratan:
1. Penduduk tetap dari sebuah negara ekonomi berkembang (salah satunya Indonesia)
2. Bukan karyawan perusahaan sponsor dari mitra strategis Wült
3. Memiliki koneksi dan akses internet ke komputer
4. Mampu menjalankan studi setidaknya 4 jam per minggu
5. Semua diploma disediakan dalam bahasa Inggris. Anda perlu menguasai dengan baik
6. Anda perlu alamat yang dapat menerima pengiriman internasional dari Eropa melalui DHL, UPS atau yang serupa.

Simak juga » Beasiswa Pemerintah Malaysia Program S2, S3

Pendaftaran:
Bagi Anda yang berminat, pendaftaran beasiswa dilakukan secara online di laman Wült Institute of Business and Technology. Silakan buat akun dan lengkapi formulir online yang tersedia. Sebelum mendaftar ada baiknya Anda memeriksa terlebih dahulu program-program kuliah yang ditawarkan dan sesuai minat. Sebab, pelamar hanya diperkenankan untuk memilih satu jurusan saja.

Pendaftaran beasiswa di Wult dibuka sepanjang tahun. Jadi, pelamar bisa mendaftar kapan saja. Kemudian pelamar akan mendapat pemberitahuan melalui email jika proses seleksi sedang dilakukan. Hasil seleksi nanti akan diberitahu kepada pelamar dua minggu setelah mendaftar. Selamat mencoba!
3/31/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2018 – BEASISWA 2019 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.

Bagi pelamar beasiswa S1, baik Anda yang baru lulus SMA/SMK/sederajat maupun yang sudah berstatus sebagai mahasiswa, pilihan beasiswa dapat Anda lihat pada kategori BEASISWA S1. Bagi pelamar beasiswa S2, beasiswa yang bisa Anda daftar tertera pada kategori BEASISWA S2. Begitu pun bagi yang berminat beasiswa S3, silakan temukan beasiswa yang sesuai pada sub BEASISWA S3. Tidak semua beasiswa ditampilkan. Hanya sebagian saja. Khususnya yang sedang buka pendaftaran. Silakan klik link beasiswa untuk penjelasan lebih lanjut.

BEASISWA S1
Berikut Beasiswa S1 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019:

▪ Beasiswa S1 OTS di Universitas Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 April 2018

▪ Beasiswa S1 di University of Adelaide, Australia 2018 - 2019
Deadline : 19 Januari 2018

▪ Beasiswa S1 di University of Iowa, AS 2018 - 2019
Deadlien : 1 Mei 2018

▪ Beasiswa Skripsi S1 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 Full di KAIST Korea 2018 - 2019
Deadline : 29 Juni 2018

▪ Beasiswa S1 di Humber College, Kanada
Deadline : 19 Mei 2018

Deadline : 15 Januari 2018

▪ Beasiswa Full AFDF di Asia dan Amerika 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Beasiswa Non Gelar di Amerika untuk Lulusan SMA/SMK
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S1 di University of Alberta, Kanada 2018 - 2019
Deadline : 18 Desember 2017

▪ Beasiswa Program Pertukaran Mahasiswa S1 2018
Deadline : 31 Desember 2017

▪ Beasiswa Studi Singkat di Australia untuk Lulusan SMA/SMK
Deadline : 29 Oktober 2017

▪ Beasiswa S1 di UBC, Kanada 2018
Deadline : 15 November 2017

▪ Beasiswa S1 di Boston University, AS 2018
Deadline : 1 Desember setiap tahunnya

▪ Beasiswa PPA BCA dan PPTI BCA 2017 - 2018
Deadline : Desember 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Jepang untuk D2, D3, dan S1 2018 – 2019
Deadline : 5 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S1
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2017 – 2018 untuk S1, D3, D2, D1
Deadline : 1 September 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

▪ Pendaftaran Beasiswa Etos S1 di 16 PTN 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PPA 2017 untuk Mahasiswa S1/DIV dan D3
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa BCA 2017 untuk S1 Semua Jurusan
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Zalora 2017
Deadline : 30 September 2017

▪ Beasiswa S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang 2018
Deadline : 7 September 2017

BEASISWA S2
Berikut adalah pilihan beasiswa S2 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019:

Beasiswa S2 Fulbright Pemerintah AS 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di Belgia 2018 - 2019
Deadline : 1 Februari atau 1 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 Eiffel di Perancis 2018 - 2019
Deadline : 12 Januari 2018

▪ Beasiswa Tesis S2 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 Full di Swedia 2018 - 2019
Deadline : 9 Februari 2018

Beasiswa S2 Pemerintah Thaliand 2018 - 2019
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 OTS di Universitas Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 April 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

▪ Beasiswa S2 2018 - 2019 di Radboud University, Belanda 
Deadline : 1 Maret 2018

▪ Beasiswa MBA INSEAD, Prancis 2018 - 2019
Deadline : 19 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 di Utrecht University, Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 Februari 2018

▪ Beasiswa S2 di Swedia dari Chalmers 2018 - 2019
Deadline : 15 Januari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di University of Oxford, UK 2018 - 2019
Deadline : Januari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di University of Cambridge, UK 2018 - 2019
Deadline : 6 Desember 2017 atau 4 Januari 2018

▪  Beasiswa MBA di Said Business School University of Oxford
Deadline : 25 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 dari AAUW di Universitas AS Khusus Wanita
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 MBA Full di Amerika dari Erlangga 2018 - 2019
Deadline : 30 Desember 2017

▪ Beasiswa MSc di Delft University of Technology, Belanda 2018
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017 

▪ Beasiswa S2 di University of Groninge 2018 - 2019
Deadline : 1 Desember

Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda
Deadline : 15 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 di UWE Bristol, UK 2018
Deadline : 17 November 2017

▪ Beasiswa AFDF Asia Foundation di Amerika dan Asia 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemrisktedikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di China 2018 – 2019
Deadline : 28 September 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Endeavour Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2017 – 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 UGM 2017
Deadline : Menyesuaikan Jadwal Kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

▪ Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S2
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Korea 2017
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Bidikmisi untuk Keluarga Kurang Mampu
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Tesis S2 Dalam dan Luar Negeri 2017
Deadline : 15 Oktober 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Afirmasi LPDP Luar Negeri 2017
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Full LPDP 2017- 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Fashion di IFA Paris
Deadline : 31 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di Universitas-Universitas Belgia
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S2 Full di Jerman 2018 di 8 Universitas
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Beasiswa S2 Penuh di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

▪ Beasiswa S2 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S2 di UCSI University, Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

BEASISWA S3
Berikut sebagian di antara pilihan beasiswa S3 yang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019. Anda bisa melamar beasiswa yang dipandang sesuai.

Beasiswa S3 Fulbright Pemerintah AS 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

Beasiswa S3 Dosen di AS dari Fulbright 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

Beasiswa Disertasi S3 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

Beasiswa S3 Eiffel Pemerintah Prancis 2018 - 2019
Deadline : 12 Januari 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

▪ Beasiswa S3 di Singapura 2018 - NUS, NTU, SUTD
Deadline : 1 Januari 2018

▪ Beasiswa di Harvard University, AS 2018
Deadline : 17 Januari 2018

Beasiswa S3 Clarendon di University of Oxford 2018 - 2019
Deadline : Januari 2018

Beasiswa S3 di University of Cambridge, UK 2018 - 2019
Deadline : 4 Januari 2018

Beasiswa S3 di University of Warwick, UK 2018 - 2019
Deadline : 19 Januari 2018

Beasiswa S3 International di University of Cambridge, UK
Deadline : 4 Januari 2018

Beasiswa S3 Pemerintah Swiss 2018 - 2019
Deadline : 11 Desember 2017

Beasiswa S3 AAUW di Universitas AS 2018 - 2019
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda
Deadline : 15 Desember 2017

Beasiswa S3 Full di NTU Singapura 2018 - 2019
Deadline : 30 November 2017

▪ Beasiswa S3 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017

▪ Beasiswa AFDF Asia Foundation di AS dan Asia 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Endeavour di Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Monbukagakusho Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

▪ Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Full NZIDRS di New Zealand 2017 – 2018
Deadline : 30 Agustus 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Kemenag 2017 – 2018
Deadline : 31 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 KGSP di Korea 2017 – 2018
Deadline : Bervariatif

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Unggulan Kemdikbud 2017
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Disertasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 15 Oktober 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Afirmasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Full dari LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemristekdikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Beasiswa S3 Full di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

▪ Beasiswa S3 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S3 di UCSI University Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

Itulah beberapa pendaftaran beasiswa tahun akademik 2017 - 2018 maupun 2018 – 2019 yang bisa dicoba. Jika ingin mengetahui pilihan beasiswa lainnya silakan bukan laman utama beasiswapascasarjana.com. Semoga berhasil!
11/20/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Aceh – DAAD Jerman Jenjang S2, S3

Sejumlah pemerintah daerah kini getol menawarkan program beasiswa bagi warganya. Misalnya saja Pemerintah Aceh. Belum lama ini Pemerintah Aceh bersama DAAD Jerman membuka peluang beasiswa S2 dan beasiswa S3 bagi warga Aceh yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas Jerman. Dengan beasiswa Pemerintah Aceh – DAAD Jerman ini, pelamar dapat memilih sejumlah program studi yang akan dibiayai melalui beasiswa. Rinciannya tertera di bawah.
Menariknya, program beasiswa Pemerintah Aceh – DAAD ini bisa dilamar bagi warga Aceh yang berstatus sebagai PNS maupun non PNS dalam wilayah Aceh. Kandidat terpilih nantinya akan memperoleh beasiswa selama menjalankan studi di Jerman sesuai durasi program yang dipilih.

Bidang studi:
▪ Architecture - S3
▪ Information Technology ( IT ) - S3
▪ Civil Engineering - S3
▪ Agriculture - S3
▪ Environmental Engineering - S3
▪ Aero Space Engineering - S2 & S3
▪ Economics - S2 & S3
▪ Electrical Engineering - S2 & S3
▪ Renewable Energy - S2 & S3
▪ Mechanical Engineering - S2 & S3
▪ International Relation - S2
▪ Community Development - S2

Persyaratan:
1. Orang Aceh;
2. Penduduk dan berdomisili di wilayah Aceh yang telah berdomisili di wilayah Aceh paling kurang 2 (dua) tahun dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan/atau Kartu Keluarga (KK);
3. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah;;
4. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepolisian setempat;
5. Bersedia mengikuti seluruh tahapan proses seleksi;
6. Bersedia menandatangani surat pernyataan (terlampir):
   ▪ Bersedia kembali ke Aceh setelah selesai studi;
   ▪ Tidak sedang menerima beasiswa penuh (full scholarship) dari sumber lain;
   ▪ Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   ▪ Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   ▪ Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan oleh Pemerintah Aceh;
   ▪ Tidak mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi dan/atau program studi; dan
   ▪ Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya.
7. Berusia maksimal:
   ▪ 35 (tiga puluh lima) tahun untuk strata dua (S2); dan
   ▪ 40 (empat puluh) tahun untuk strata tiga (S3) umum/non aparatur dan 45 (empat puluh lima) tahun bagi Aparatur Sipil Negara.
8. Memiliki indeks prestasi kumulatif minimal:
   ▪ 3,2 (tiga koma dua) pada skala 4 (empat) bagi program strata dua (S2
   ▪ 3,3 (tiga koma tiga) pada skala 4 bagi program strata tiga (S3).
9. Berasal dari jurusan atau program studi dengan akreditasi minimal A atau B;
10. Berasal dari program studi yang sesuai dengan jurusan yang dipilih;
11. Masa ijazah pendidikan terakhir berjarak maksimal 5 (lima) tahun ke jenjang berikutnya.
12. Memiliki kemampuan bahasa dengan score minimal TOEFL ITP 500 (lima ratus) atau IBT 61 (enam puluh satu) atau IELTS 5,5 (lima koma lima) bagi strata dua dan strata tiga;
13. Perguruan tinggi dan/atau program studi dalam negeri yang dituju harus berakreditasi A;
14. Perguruan tinggi dan/atau program studi luar negeri yang dituju harus masuk dalam ranking 300 (tiga ratus) besar terbaik di dunia.
15. Program studi yang ditempuh harus sesuai dengan prioritas pembangunan Aceh.
16. Diutamakan memiliki pengalaman kerja di bidangnya.
17. Untuk program S3 (doktoral) diutamakan untuk Dosen dan PNS Pemerintah Aceh.
18. Bersedia mengikuti pelatihan Bahasa Jerman di Jakarta selama 6 (enam) bulan.   

Simak juga » Program Beasiswa S2 Terbaru 2018 - 2019

Dokumen aplikasi:
1. Print out bukti pendaftaran online;
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga;
3. Fotokopi ijazah dan transkrip yang dilegalisir;
4. Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit pemerintah;
5. Surat Bebas Narkoba;
6. Surat Keterangan Berkelakuan Baik;
7. Sertifikat TOEFL ITP/IBT/IELTS asli dengan skor TOEFL ITP≥ 500, IBT 61 atau IELTS≥ 5,5;
8. Fotocopy Sertifikat Akreditasi program studi dari BAN-PT;
9. Surat Pernyataan (terlampir);
10. Pas foto warna 4x6 (2 Lembar); dan
11. Surat izin dari atasan (bagi yang bekerja/PNS).

Pendaftaran:
Silakan mendaftar terlebih dahulu secara online di laman LPSDM Aceh. Buat akun terlebih dahulu, kemudian lengkapi formulir yang disediakan. Terakhir cetak bukti pendaftaran online tersebut dan lampirkan bersama dokumen aplikasi lainnya seperti tertera di atas untuk diserahkan ke alamat kantor LPSDM Aceh. Pendaftaran online dan pengajuan dokumen dibuka hingga 25 Oktober 2017.

Serahkan langsung dokumen aplikasi ke:
Kantor LPSDM Aceh
Kompleks Kantor Gubernur Aceh,
Gedung Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra)
Lantai III, Jalan T. Nyak Arief No. 219 – Banda Aceh

Pengumuman hasil seleksi dokumen beasiswa Pemerintah Aceh – DAAD Jerman akan diumumkan pada 31 Oktober 2017.

Berikutnya siapkan dokumen di bawah ini untuk pengisian portal DAAD:
1. Online application form;
2. Daftar riwayat hidup (dalam Bahasa Inggris);
3. Motivation letter khusus program S2 (dalam Bahasa Inggris);
4. Rekomendasi dari 2 (dua) dosen pembimbing akademik khusus program S3 (dalam Bahasa Inggris);
5. Proposal Penelitian khusus program S3 (dalam Bahasa Inggris);
6. Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir (dalam Bahasa Inggris);
7. Study plan (dalam Bahasa Inggris);
8. IELTS 6.5 atau TOEFL ITP 550.

Seleksi dengan DAAD-Jerman: tanggal dan waktu akan diatur kemudian.Begitu pun pengumuman kelulusan tanggal dan waktu diatur kemudian pula.

Kontak:
Kantor LPSDM Aceh
Kompleks Kantor Gubernur Aceh,
Gedung Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Lantai III
Jln. T. Nyak Arief No. 219 Banda Aceh
Telepon: (0651) 7551696
Email:  lpsdm@acehprov.go.id
10/24/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Post Doctoral Kemristekdikti di Luar Negeri untuk Dosen

Bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen tetap di lingkungan Kemristekdikti dan telah meraih gelar doktor, ini salah satu program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Ristek Dikti jika ingin mengambil post doctoral di luar negeri. Melalui program post doctoral Kemristekdikti tersebut, Anda nantinya bisa melakukan riset di bawah supervisi seorang mentor yang lebih senior dan atau pelatihan akademik untuk menguasai keterampilan profesional yang diperlukan. Termasuk di dalamnya bekerja dalam tim serta menguasai keterampilan baru dan metode riset.
Durasi kegiatan post doctoral berlangsung 2  sampai 3 bulan. Periode kegiatan berlangsung pada bulan September – November tahun 2017. Pendanaannya melalui kontrak kerja antara Ditjen Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi dengan masing-masing peserta. Cakupan biaya yang ditanggung meliputi biaya hidup sesuai standar untuk 2 – 3 bulan di LN, asuransi kesehatan, tiket pesawat kelas ekonomi pp, serta pembayaran biaya visa.

Persyaratan:
A. Persyaratan Perguruan Tinggi:
Perguruan tinggi yang berada pada peringkat 100 besar dari Kemristekdikti tahun 2016

B. Persyaratan Peserta:
1. Dosen tetap perguruan tinggi di lingkungan Kemristekdikti;
2. Memiliki NIDN;
3. Bergelar doktor yang diperoleh pada tahun 2014 dan setelahnya, dengan melampirkan foto copy ijazah doktor dan SK penyetaraan ijazah dari Kemristekdikti bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri;
4. Memperoleh ijin dari pimpinan perguruan tinggi;
5. Mempunyai undangan (invitation letter atau letter of acceptance) dari perguruan tinggi atau institusi penelitian luar negeri yang dituju. Jika belum mempunyai undangan ketika mengirimkan dokumen maka diberikan kesempatan sampai dengan jadwal wawancara dilaksanakan dan undangan tersebut harus ditunjukkan ketika wawancara;
6. Maksimal umur 45 tahun saat keberangkatan;
7. Mempunyai proposal kegiatan yang ditulis dalam Bahasa Inggris sesuai dengan Format Proposed Post Doctoral Program 2017 (Unduh);
8. Mempunyai surat keterangan sehat dari rumah sakit;
9. Mampu berkomunikasi lisan maupun tulisan dalam bahasa Inggris, dan akan lebih baik lagi jika menguasai bahasa yang sesuai dengan bahasa yang digunakan di negara tujuan;
10. Calon peserta tidak sedang menduduki jabatan struktural hingga tingkat departemen/Jurusan/Prodi.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru

Kegiatan Post Doctoral:
1. Melakukan riset bersama untuk menghasilkan karya ilmiah dalam Jurnal Internasional Bereputasi dengan mitra luar negeri (joint publication);
2. Sit in dalam kuliah dan/atau seminar/lokakarya/laboratorium untuk menyerap perkembangan terkini dalam keilmuan yang ditekuni.

Luaran Program:
Luaran yang harus dihasilkan oleh dosen sebagai peserta Post Doctoral yaitu:
1. Manuskrip international joint publication yang sudah di-submit paling lambat bulan Desember 2017;
2. Laporan penelitian bersama mitra luar negeri;
3. Laporan hasil kegiatan sit-in dan/atau makalah yang telah dipresentasikan dalam seminar/lokakarya.

Pendaftaran:
a. Mengisi formulir pendaftaran (Unduh); dan mendaftar pada Link: http://bit.ly/registrasi-postdoc
b. Melampirkan dokumen pendukung seperti yang terdapat pada persyaratan;

Berkas dan kelengkapan disertai surat pengantar dari Pimpinan Perguruan Tinggi dikirim ke alamat:

Direktur Karier dan Kompetensi SDM
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Gedung D Lt. 5 Jl. Raya Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan
Jakarta 10270

Atau dapat dikirim dalam bentuk soft file ke alamat Email : same@dikti.go.id; dengan subject: postdoctoral

Berkas pendaftaran dikirim paling lambat 21 Juli 2017. Presentasi dan wawancara (dalam bahasa Inggris) dilakukan 31 Juli 2017. Pengumuman calon yang diterima pada 1 Agustus 2017 melalui laman sumberdaya.ristekdikti.go.id atau diberitahukan ke email pelamar bersangkutan.
6/29/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Erasmus Mundus LEADERS ke Eropa Program S2

Siapa tak kenal program beasiswa satu ini. Beasiswa Erasmus Mundus. Beasiswa yang digagas oleh sejumlah negara Uni Eropa untuk ditawarkan ke sejumlah negara, seperti Asia, termasuk Indonesia. Beasiswa Erasmus Mundus memiliki banyak pilihan yang dikelola konsorsium-konsorsium. Umumnya satu konsorsium melibatkan beberapa universitas/institusi dari beberapa negara untuk selanjutnya ditawarkan kepada pelamar yang berminat.

Salah satu beasiswa Erasmus Mundus yang sedang dibuka adalah Erasmus Mundus LEADERS (EM LEADERS). Beasiswa EM LEADERS adalah program mobility yang bertujuan memberi kesempatan bagi pelamar yang memenuhi syarat untuk mengikuti studi singkat di sejumlah universitas mitra di Eropa. Khusus Indonesia, beasiswa terbuka untuk program S2 dengan durasi selama enam (6) bulan. Lebih tepatnya beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang berstatus sebagai mahasiswa S2.

Penerima beasiswa EM LEADERS program master akan memperoleh tunjangan bulanan sebesar € 1000 untuk durasi 6 bulan, kemudian biaya perjalanan, biaya asuransi, serta biaya partisipasi kegiatan. Prioritas beasiswa akan diberikan bagi pelamar perempuan. Total ada lima kursi beasiswa yang bisa diperebutkan tahun ini.

Pilihan universitas:
▪ City, University of London (United Kingdom)
▪ Politecnico Di Milano (Italia)
▪ Technische Universtaet Dortmund (Jerman)
▪ Universidade do Porto (Portugal)
▪ University of Limerick (Irlandia)
▪ University of Oradea (Romania)

Persyaratan:    
1. Tidak menetap atau melakukan kegiatan utama (studi, bekerja, dll) selama lebih dari 12 bulan sepanjang lima tahun terakhir di salah satu negara Eropa pada saat mengajukan permohonan. Aturan ini tidak berlaku bagi kandidat TG3 (Target Group 3).
2. Belum menerima beasiswa untuk jenis mobility dalam proyek Erasmus Mundus External Cooperation Window atau Erasmus Mundus Action 2-STRAND1 lainnya.
3. Tidak menerima manfaat dari lebih dari satu kegiatan mobilitas dalam proyek yang sama
4. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bahasa pengantar perkuliahan dari salah satu bahasa yang digunakan di negara tuan rumah
5. Merupakan warganegara dari negara yang memenuhi syarat (Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, India, Indonesia, Malaysia, Maldives, Philippins, Thailand, China, North Korea)
6. Pelamar adalah kategori Target Group 1 (TG1) atau Target Group 3 (TG3)
   ▪ Target Group 1 (TG1) adalah mahasiswa yang terdaftar di salah satu universitas mitra (Di Indonesia: Universitas Pelita Harapan) dengan minimal studi sebelumnya 1 tahun atau merupakan staf yang saat ini bekerja/terdaftar di universitas mitra. Pelamar haruslah warganegara dari salah satu negara Asia yang menjadi target proyek (Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, India, Indonesia, Malaysia, Maladewa, Filipina, Thailand, Cina dan Korea Utara).
   ▪ Target Group 3 (TG3) adalah warganegara dari negara ketiga target proyek yang berada dalam situasi rentan karena alasan sosial atau politik:
     √ Calon berstatus pengungsi atau penerima suaka (internasional atau sesuai dengan undang-undang nasional salah satu negara penerima di Eropa)
     √ Calon merupakan penduduk pribumi yang menjadi sasaran kebijakan khusus nasional atau orang-orang terlantar
     Contoh lain dari kelompok rentan adalah:
     √ Orang yang termasuk minoritas nasional
     √ Orang yang tinggal di daerah terpencil/pedesaan dengan akses yang sulit terhadap pelayanan publik khususnya pendidikan
     √ Korban bencana alam - gempa/longsor
     √ Anak yatim

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Bukti identitas (scan copy paspor atau KTP)
2. Bukti pendaftaran di universitas asal (mitra) untuk TG1 dan dari universitas bukan mitra untuk TG3
   1) Bukti yang dapat diterima termasuk copy kartu mahasiswa atau surat keterangan penerimaan dari bagian administrasi universitas. Surat resmi universitas harus ditandatangani dan dicap
3. Transkrip nilai terakhir
4. Persetujuan belajar (yang disahkan oleh universitas asal) (Unduh)
5. Curriculum Vitae (Format Europass)
6. Reference letter
7. Motivation letter
8. Sertifikat kemampuan bahasa (Tergantung institusi tujuan bisa opsional atau wajib)

Pendaftaran:
Pelamar yang memenuhi syarat dan berminat mengajukan beasiswa Erasmus Mundus LEADERS tahun akademik 2017 - 2018 bisa mendaftar secara online di laman EM LEADERS.

Buat akun terlebih dahulu di laman tersebut, kemudian periksa email untuk mengkonfirmasi dan memperoleh informasi log in. Selanjutnya Anda tinggal mengajukan aplikasi online. Dokumen aplikasi dapat discan kemudian dibuat dalam format PDF.

Pendaftaran online diterima paling lambat 13 Maret 2017 pukul 2.00 siang waktu London. Kandidat yang lolos seleksi akan diberitahu via email. Kemudian memilih perkuliahan yang dimulai paling lambat 31 Desember 2017. Selamat mencoba!

Kontak:
Erasmus Mundus LEADERS
City, University of London
Northampton Square
London, EC1V 0HB
United Kigdom
Email: emleaders@city.ac.uk
Web: www.emleaders.eu
3/06/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Roberto Rocca – S3 di Luar Negeri

Ada banyak tawaran beasiswa S3 di luar negeri yang terbuka bagi pelamar Indonesia. Mungkin Anda sudah mendengar atau bahkan pernah mencoba beasiswa S3 satu ini. Roberto Rocca Fellowships. Beasiswa ini disediakan Roberto Rocca Education Program untuk beberapa negara tertentu. Hanya tujuh negara pelamar yang bisa mendaftar. Yakni Indonesia, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Venezuela. 

Setiap tahun Beasiswa Roberto Rocca menyediakan 12 – 15 kursi untuk pemenangnya. Beasiswa diberikan untuk jangka waktu selama dua tahun yang bisa dipergunakan untuk biaya kuliah dan biaya hidup jenjang S3. Namun, Roberto Rocca Education Program memungkinkan bagi kandidat terpilih mendapatkan perpanjangan lagi untuk dua tahun berikutnya. 

Jumlah beasiswa yang diterima tergantung pada kebutuhan keuangan dari calon. Hanya saja beasiswa tidak mencakup semua biaya. Sehingga pelamar disarankan dapat mencari sumber pendanaan tambahan lain untuk menunjang semua keperluan biaya. 

Beasiswa Roberto Rocca terbuka bagi pelamar yang baru akan memulai studi gelar PhD di luar negeri atau saat ini sedang menjalani studi gelar PhD di negara lain. Pelamar yang bisa mendaftar adalah mereka yang mengambil keahlian yang berhubungan dengan Metalurgi, Ilmu Material, Teknik Mesin, dan Teknik Perminyakan seperti diuraikan di bawah: 

Metallurgy
› Steel: production processes and innovative products
› Physical Metallurgy of Steels and High Alloy Materials
› Innovative Heat treatment and Processing
› Rolling Technology of Flat Products/Hot and Cold Deformation
› Physical Metallurgy of Welding
› Extractive Metallurgy

Materials Science Engineering
› Technology of Surface Modification
› Composites
› Coatings for steel products
› Nano-structured materials
› Ceramic materials
› Refractory materials

Mechanical Engineering
› Computational mechanics
› Fracture mechanics and Structural reliability
› Machinability and Advanced Manufacturing Technology
› Tribology
› Control systems
› Metalforming
› Alternative energies
› Robotics

Petroleum Engineering
› Fluid flows analysis
› Pipeline technology
› Well completion and control
› Reservoir simulation
› Enhanced oil recovery processes
› Well logging
› Non-conventional oil production
› Secondary recovery
› String design
› Extreme service conditions (HT/HP)
Persyaratan: 
▪ Pelamar merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (Indonesia, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Venezuela). 
▪ Baru akan memulai program PhD di luar negara asal atau saat ini telah memulai program PhD tersebut di luar negeri
▪ Karyawan dari perusahaan sponsor (beasiswa) tidak memenuhi syarat
▪ Kandidat bebas menetapkan universitas di luar negeri, namun komite ilmiah program akan mempertimbangkan pilihan universitas dan program studi kandidat tersebut dalam evaluasi dan memilih penerima beasiswa. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa Roberto Rocca 2017 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Pelamar bisa mendaftar terlebih dahulu dengan membuat akun. Periode pendaftaran berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 24 Oktober 2016. 
12/09/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN)

Selain menawarkan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Dalam Negeri (BUDI-DN), Kementerian Ristek Dikti bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), juga menyediakan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN). Beasiswa ini ditujukan bagi para dosen tetap perguruan tinggi di bawah Kementerian Ristek Dikti. Pendaftaran BUDI-LN saat ini dibuka untuk gelombang ke-2 2016 setelah sebelumnya dibuka pendaftaran gelombang pertama 2016.

Bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen tetap pada perguruan tinggi Kemristek Dikti, dan berniat melanjutkan studi S3 di luar negeri, BUDI-LN bisa menjadi solusinya. Beasiswa ini didanai penuh yang mencakup semua kebutuhan studi di luar negeri. Pendanaan dilakukan oleh LPDP.

Komponen beasiswa yang ditanggung dan besarannya sama dengan standar Beasiswa LPDP. Meliputi biaya kuliah, biaya hidup, biaya keberangkatan dan kepulangan, tunjangan keluarga, tunjangan buku, tunjangan tesis/disertasi, seminar, visa, hingga asuransi kesehatan juga akan disediakan. Ada juga fasilitas lain semisal biaya pendaftaran ke universitas, tunjangan kedatangan, serta insentif jika masuk di perguruan tinggi unggulan berdasarkan peringkat.

Persyaratan:
1. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kemristekdikti yang memiliki NIDN atau NIDK
2. Telah memiliki gelar S2 atau yang setara sesuai dengan ketentuan Kemristekdikti
3. Tidak sedangn melaksanakan studi lanjut atau berstatus mahasiswa aktif jenjang S3 pada perguruan tinggi yang dituju di luar negeri (on-going)
4. Tidak untuk mendapatkan gelar kedua pada strata yang sama
5. Telah memiliki LoA (Letter of Acceptance) tanpa syarat (unconditional) dari perguruan tinggi yang dituju
6. Telah memiliki usulan penelitian yang telah disetujui oleh calon promotor di perguruan tinggi luar negeri
7. Usia pelamar tidak melebihi 47 tahun ketika mendaftar beasiswa
8. Pelamar yang berstatus suami atau istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan dibimbing oleh promotor yang sama
9. Mendapatkan izin untuk melanjutkan studi dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS
10. Setelah menyelesaikan studi di luar negeri karyasiswa wajib dan segera kembali ke perguruan tinggi asal serta melakukan ikata dinas sekuran-kurang 2n+1, dan mengisi surat pernyataan sesuai format terlampir (Lampiran 5)

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Pendaftaran:
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (online), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya IPTEK dan DIKTI di http://budi.ristekdikti.go.id. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem
b. Melampirkan LoA (Letter of Acceptance) tanpa syarat (unconditional) dari perguruan tinggi yang dituju
c. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasi
d. Bagi pelamar yang akan studi di negara dnegan bahasa pengantar bahasa Inggris, melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550, atau TOEFL-iBT minimal 80, atau IELTS minimal 6.0, atau TOEIC minimal 650 yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan)
e. Bagi pelamar yang akan studi di negara dengan bahasa pengantar bukan bahasa Inggris, melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL instituisional (ITP) minimal 500, atau TOEFL-iBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5 atau TOEIC minimal 600 yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan)
f. Untuk butir (d) dan (e), apabila perguruan tinggi luar negeri yang dituju memiliki standar atau syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC yang lebih tinggi, maka syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC dari PT luar negeri yang berlaku
g. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan
h. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) dalam bahasa Inggris. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 3 yang telah didiskusikan dengan calon promotor
i. Melampirkan Letter of Motivation dalam bahasa Inggris maksimal 3 (tiga) halaman
j. Melampirkan surat izin melamar beasiswa dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS
k. Melampirkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain (lampiran 4)
l. Melampirkan surat pernyataan kesanggupan pulang ke Perguruan Tinggi asal di Indonesia setelah menyelesaikan studi di luar negeri dan menjalankan ikatan dinas sekurang-kurangnya 2n+1 (Lampiran 5)
m. Melampirkan surat keterangan berbadan sehat dan bebas Narkoba maupun TBC yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Pemerintah
n. Seluruh dokumen tersebut di atas (asli) wajib dibawa saat seleksi wawancara setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi

Pendaftaran online Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN) gelombang ke-2 2016 dibuka mulai 25 Juli – 5 Agustus 2016 di laman website BUDI. Peserta yang lolos seleksi administratif, akan mengikuti seleksi berikutnya yaitu wawancara dalam bahasa Inggris. Penetapan hasil seleksi bisa dilihat melalui akun masing-masing.

Dokumen lampiran yang dibutuhkan seperti tertera di persyaratan bisa diperoleh melalui pedoman beasiswa yang bisa diunduh di laman BUDI-LN. Anda juga bisa melihat daftar universitas tujuan studi.

Kontak:
Direktorat Jenderal Sumberdaya Iptek dan Dikti
Gedung D Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu,
Senayan, Jakarta Pusat 10270
Email: bpps@dikti.go.id | blndikti@dikti.go.id
7/29/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya