PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa GSEP Program S2 Energi di Dalam dan Luar Negeri

Ini salah satu program beasiswa S2 yang bisa dilamar untuk Anda yang ingin melanjutkan studi pascasarjana di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa disediakan oleh Global Sustainable Electricity Partnership (GSEP), sebuah organisasi non-profit yang peduli terhadap pengembangan energi berkelanjutan di seluruh dunia.

Sasaran dari beasiswa GSEP adalah mahasiswa dari negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia, yang mengambil studi di bidang pengembangan energi berkelanjutan. Ada 10 kursi beasiswa disediakan di 2019 dengan nilai masing-masing beasiswa sebesar $23.000 per tahun yang diberikan hingga maksimal dua tahun.

Yang menarik dari beasiswa S2 GSEP ini, selain studi yang bisa ditempuh di dalam atau luar negeri, kandidat yang melamar boleh mereka yang baru akan memulai studi S2, atau mereka yang saat ini sudah menjalani perkuliahan dan duduk di tahun kedua program S2.

Persyaratan:
1. Mengambil studi jenjang master di bidang pengembangan energi berkelanjutan. Pelamar yang memenuhi syarat harus mengikuti studi penuh waktu setidaknya satu tahun sekolah penuh (dua atau tiga semester), dimulai pada musim gugur 2019. Mahasiswa yang berada di tahun kedua pada program dua tahun memenuhi syarat untuk mendaftar, asalkan mereka memenuhi persyaratan.
2. Warganegara dari negara berkembang yang masuk daftar penerima bantuan DAC - OECD (salah satunya Indonesia)
3. Berkomitmen untuk kembali ke negara/daerah asal setelah studi untuk berkontribusi pada pembangunan
4. Mahasiswa berprestasi:
   - Lulus dengan nilai bagus di 20% teratas di kelas
   - Berkomitmen untuk pengembangan energi berkelanjutan
   - Punya sejarah keterlibatan di masyarakat
   - Bertekad untuk memajukan pengetahuan dan pemahaman

Simak juga » Beasiswa Australia Awards 2019 Program S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Paspor atau Akte Kelahiran
2. Curriculum vitae yang menjelaskan pendidikan Anda, pengalaman pekerjaan (jika ada), penghargaan, serta partisipasi di dalam kegiatan sukarelawan/atau ekstrakurikuler
3. Surat penerimaan dari program universitas pilihan Anda
   - Jika belum ada, Anda dapat mengunggah pengakuan tanda terima dari universitas yang menunjukkan bahwa Anda telah mendaftar
4. Garis besar program
   - Unggah garis besar kurikulum atau mata kuliah yang akan Anda ambil untuk program master
5. Transkrip universitas
6. Formulir referensi akademik (Unduh)
7. Surat referensi akademik atau personal

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa GSEP 2019 – 2020 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman globalelectricity.org lalu lengkapi formulir aplikasi yang tersedia dan unggah dokumen yang diminta. Untuk dokumen yang menggunakan bahasa Indonesia, seperti transkrip akademik, sediakan juga terjemahan resminya ke dalam bahasa Inggris.

Pendaftaran online beasiswa S2 energi dari GSEP ini dibuka hingga 8 Maret 2019. Semua pelamar akan menerima email konfirmasi setelah aplikasi mereka terkirim sepenuhnya. Setelah periode pendaftaran ditutup, Anda dapat memverifikasi status aplikasi melalui akun Anda.

Panel Akademik independen yang terdiri dari perwakilan dari lembaga akademis terkemuka akan meninjau aplikasi dan memilih pemenang. Pelamar yang lolos akan dihubungi secara langsung pada bulan Mei dan nama mereka akan diposting di situs web GSEP. Selamat mencoba!
2/14/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2019 – 2020 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2019 – 2020 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2019 – 2020 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.
Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi para pendaftar untuk jenjang Masters, memiliki skor kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL). Bagi penyandang disabilitas, memiliki IPK sama dengan atau lebih tinggi dari 2.75 atau IELTS 5.0, PBT TOEFL 500 atau iBT TOEFL 59, atau PTE Academic 38. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6.0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019)
5.Memberikan detil kontak pusat tes untuk verifikasi hasil tes TOEFL.
6. Menyertakan minimal satu (1) salinan hasil tes TOEFL Institusional asli.
7. Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master
8. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor
9. Menjawab semua pertanyaan yang relevan di formulir aplikasi
10. Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan penuh waktu (Senin-Jumat dari jam 8 pagi sampai 4 sore) pelatihan Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik (EAP) di Indonesia sebelum belajar di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
11. Jika mendaftar Doktor, pelamar diprioritaskan untuk staf universitas, lembaga pendidikan tinggi, lembaga penelitian, pembuat kebijakan utama dan kandidat yang ditargetkan di lembaga lain yang terkait dengan kegiatan DFAT.
12. Sangat diharapkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan.

Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor
10. Pelamar master dan doktor yang studinya akan memasukkan setidaknya lima puluh persen penelitian harus mengisi rincian proposal penelitian pada formulir aplikasi.
11. Pelamar dari Indonesia yang mendaftar secara online juga harus mengisi Informasi Tambahan untuk Aplikasi Online

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2019 – 2020 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2019. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pelamar akan diseleksi berdasarkan aplikasi yang diajukan dan hanya mereka yang masuk pemeringkatan yang akan dihubungi untuk mengikuti tahap seleksi wawancara dan tes IELTS.  Pemberitahuan hasil seleksi tersebut disampaikan pada Juli 2019. Calon yang berhasil terpilih beasiswa nantinya akan diberitahukan hasil final paling lambat Agustus 2019.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
2/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Korea 2019 untuk S2 dan S3 dari KGSP

Setelah menawarkan beasiswa S1, Pemerintah Korea kembali menyediakan beasiswa S2 dan S3 2019 di Korea. Melalui Korean Government Scholarship Program (KGSP), pelamar internasional termasuk Indonesia diberi kesempatan untuk melanjutkan studi di Korea dengan biaya penuh Pemerintah Korea. Beasiswa ini memiliki kuota total 830 kursi untuk 146 negara. Indonesia kebagian sekitar 26 kursi beasiswa pada 2019 - 2020. Sebanyak dua belas (12) beasiswa di antaranya bisa dilamar langsung melalui Kedubes Korea di Jakarta, sementara empat belas (14) beasiswa Korea sisanya dapat dilamar melalui universitas di Korea.

Apa yang menarik dari beasiswa KGSP? Selain tentunya beasiswa penuh. Beasiswa S2 dan S3 di Korea ini menawarkan banyak pilihan universitas dan juga program yang bisa diikuti. Ada sekitar 67 universitas Korea yang menjadi pilihan. Sebut saja misalnya Academy of Korean Studies, Ajou University, Chung-Ang University, Dankook University, Doungguk University (seoul Campus), Ewha Womans University, Hanyang University, Incheon National University, Inha University, Konkuk University, Kookmin University, Korea University, Korea Polythecnic University, Korea Development Institute (KDI School), dan banyak lagi. 

Seperti tahun lalu, Beasiswa Pemerintah Korea 2019 menyediakan durasi selama dua tahun untuk program master plus satu tahun kursus bahasa Korea (Total  3 tahun). Sementara, beasiswa doktor diberikan selama tiga tahun dan ditambah satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 4 tahun). Biaya studi dan kursus tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Korea. Pemberian beasiswa program master di Korea dimulai 1 September 2019 – 31 Agustus 2022, sementara beasiswa S3 dimulai 1 September 2019 – 31 Agustus 2023. 

Beasiswa yang diberikan mencakup tiket pesawat pp kelas ekonomi Indonesia-Korea, tunjangan bulanan 900.000 won (± Rp 10 juta), tunjangan penyisihan satu kali 200.000 won, tunjangan riset 210.000 won per semester untuk bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya, serta 240.000 won per semester untuk bidang sains, teknologi, dan teknik. 

Selain itu, disediakan pula biaya kursus bahasa Korea satu tahun dan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya cetak tesis/disertasi sekitar 500.000 - 800.000 won, asuransi kesehatan 20.000 won per bulan, serta pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6. Dana khusus ini diberikan 100.000 won per bulan. Bukan itu saja, bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 100.000 won.  Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Pelamar dan orang tua bukan warganegara Korea
2. Sehat jasmani dan rohani
3. Berusia di bawah 40 tahun pada 1 September 2019 (lahir setelah 1 September 1979)
4. Pelamar memegang gelar sarjana atau master selambatnya 31 Agustus 2019
5. Pelamar yang memenuhi SEMUA syarat berikut dapat mendaftar sepanjang berusia di bawah 45 tahun:
    a) Sedang bekerja sebagai profesor ketika mendaftar
    b) Merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (salah satunya Indonesia)
6. IPK paling rendah 2.64 pada skala 4.0, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.
7. Pelamar yang memiliki sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris bisa diberikan prioritas
8. Pelamar yang mendaftar pada bidang sains dan teknik bisa memperoleh prioritas
9. Pelamar yang merupakan profesor dari perguruan tinggi negara berkembang bisa mendapat prioritas
10. Mereka yang telah mengundurkan dari beasiswa setelah terpilih sebagai penerima KGSP tahun-tahun sebelumnya TIDAK berhak mengajukan permohonan.

Ctt: Beasiswa tidak berlaku bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan studi atau kuliah di universitas Korea.

Simak juga » Daftar Beasiswa Kuliah S2 di Dalam Negeri 

Dokumen aplikasi:

Image: www.studyinkorea.go.kr

Pendaftaran:
Ada dua cara mendaftar beasiswa KGSP 2019 Pemerintah Korea. Silakan pilih salah satu. Pertama, pelamar dapat mendaftar melalui Kedubes Korea di Jakarta atau mendaftar langsung ke salah satu universitas Korea yang diminati.

Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan di atas. Untuk formulir pendaftaran, panduan, dan informasi universitas tujuan, Anda dapat mengunduhnya melalui laman Kedubes Korea. Selain dokumen aplikasi di atas, Anda juga harus menyertakan terjemahan resmi dokumen ke dalam Bahasa Inggris atau Korea jika bahasa aslinya dalam bahasa Indonesia. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh perguruan tinggi atau notaris. 

1) Pendaftaran melalui Kedubes Korea: 
Siapkan 1 rangkap dokumen asli/legalisir beserta terjemahannya. Kecuali Recommendation letter butuh 8 (2*4) lembar original. Harap disusun sesuai checklist dan tidak boleh memakai clear file. Lalu kirim via pos ke: 

Kedutaan Besar Korea, 
Jl. Gatot Subroto Kav. 57 
Jakarta 12950

*Tuliskan pada amplop: KGSP

Pelamar dapat memilih 3 universitas dan 3 jurusan jika melamar melalui Kedubes Korea ini. Batas akhir pendaftaran adalah 26 Februari 2019. Kontak: 021-2967-2555 (08.30 – 17.00).

2) Pendaftaran melalui Universitas: 
Siapkan 1 rangkap dokumen aplikasi asli/legalisir beserta terjemahannya, kemudian kirimkan ke salah satu universitas Korea yang ingin dilamar. Daftar universitas Korea tertera di pedoman aplikasi. Anda bisa menghubungi langsung universitas bersangkutan atau mengecek ke website universitas untuk pengajuan beasiswa KGSP 2019 (tertera di panduan). Deadline tiap universitas mungkin berbeda, di sekitar Februari atau Maret.
2/09/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Pemerintah Rumania Gelar S1, S2, dan S3

Jika sebelumnya ditawarkan beasiswa Pemerintah Hongaria untuk jenjang S2 dan S3, beasiswa satu ini menawarkan kuliah gratis mulai program S1, S2, hingga S3. Pemerintah Rumania untuk tahun akademik 2019 – 2020 secara khusus membuka kembali beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional di luar Uni Eropa, terutama Indonesia untuk melanjutkan studi ke Rumania. Ada 85 kursi beasiswa yang disediakan tahun ini untuk berbagai tingkatan.

Bila terpilih, penerima beasiswa nantinya akan dibebaskan dari biaya kuliah, biaya akomodasi untuk asrama mahasiswa, serta diberikan tunjangan hidup bulanan masing-masing 65 euro untuk jenjang S1, 75 euro untuk S2, dan 85 euro untuk S3. Meski dibebaskan dari biaya pendidikan dan disediakan tunjangan hidup bulanan, beasiswa Pemerintah Rumania ini tidak mencakup biaya makan, transportasi internasional dan lokal, serta biaya lain yang mungkin muncul. Biaya tersebut masih harus diediakan sendiri oleh penerima beasiswa. Tapi, tentunya Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya kuliah.

Penerima beasiswa akan belajar dan mengambil program studi yang menggunakan bahasa pengantar Rumania. Bagi mereka yang tidak bisa berbahasa Rumania akan ditawarkan kursus persiapan selama satu tahun untuk belajar bahasa Rumania.

Jenjang studi:
1. First cycle (licenta): Skema ini ditujukan bagi lulusan sekolah menengah atas (SLTA) atau setara untuk melanjutkan S1. Program berlangsung 3 - 6 tahun, tergantung pilihan jurusan
2. Second cycle (master): Skema ini ditujukan bagi lulusan S1 atau setara untuk mengambil S2. Program berlangsung 1,5 tahun - 2 tahun dan diakhiri dengan disertasi
3. Third cycle (doctorate): Skema ini ditujukan bagi lulusan S2 untuk mengambil program S3. Program berlangsung 3 - 4 tahun dan diakhiri dengan tesis doktor.

Bidang studi prioritas:
Arsitektur, seni visual, budaya dan peradaban Rumania, jurnalisme, ilmu politik dan administrasi, ilmu pendidikan, ilmu sosial dan humaniora, studi-studi teknik, minyak dan gas, ilmu pertanian, kedokteran hewan. Beasiswa TIDAK diberikan di bidang kedokteran dan farmasi.

Pilihan universitas: (Unduh)

Persyaratan:
1. Warga negara asing dari semua negara di dunia, kecuali negara-negara anggota UE.
2. Pemohon beasiswa tidak boleh memegang kewarganegaraan Rumania, tidak meminta atau tidak mendapatkan bentuk perlindungan di Rumania, bukan orang tanpa kewarganegaraan yang kediamannya di wilayah Rumania secara resmi diakui menurut hukum, bukan anggota diplomatik korps yang terakreditasi untuk Bukares atau anggota keluarga korps diplomatik yang terakreditasi di Rumania. Belum mendapatkan manfaat dari beasiswa dari negara Rumania pada program studi yang sama.
3. Pelamar beasiswa harus mempresentasikan makalah studi yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan yang terakreditasi / diakui, memiliki hasil yang baik dalam pendidikan, masing-masing rata-rata nilai studi minimal 7 (tujuh) sesuai dengan sistem penilaian di Rumania atau skor "Bagus".
4. Pelamar beasiswa per 31 Desember, tahun di mana ia dinominasikan, berusia tidak lebih dari 35 tahun untuk studi sarjana dan magister dan 45 tahun untuk studi doktoral.

Dokumen aplikasi:
1. Surat pengantar yang diterbitkan oleh Kedutaan Besar Rumania di Indonesia
2. Formulir aplikasi beasiswa dari Kemlu Rumania (Unduh)
3. Formulir aplikasi untuk penerbitan surat penerimaan (Acceptance letter) dari Kemdikbud Rumania (Unduh). Acceptance letter diperlukan untuk pendaftaran di universitas dan pengajuan aplikasi visa tinggal
4. Salinan ijazah kelulusan yang dilegalisasi (ijazah sekolah menengah atas, ijazah S1, atau ijazah S2) dan terjemahannya secara resmi dalam bahasa Rumania, Inggris, atau Perancis

5. Salinan transkrip nilai atau dokumen kelengkapan ijazah yang lain
6. Salinan akte kelahiran yang telah dilegalisasi dan diterjemahkan secara remsi ke dalam bahasa Rumania, Inggris, atau Perancis
7. Salinan dari 3 (tiga) halaman pertama pada paspor
8. Surat keterangan sehat yang menyatakan bahwa kandidat tidak mengidap penyakit menular atau penyakit lain yang kiranya dapat menghambat studi yang bersangkutan
9. Curriculum vitae dalam bahasa Inggris
10. Pasfoto terbaru sebanyak 2 (dua) lembar

Ctt: Semua dokumen yang dilegalisasi harus dilakukan oleh notaris atau oleh perwakilan diplomatik (kedutaan) yang mengirimkan berkas

Simak juga » Beasiswa Pemerintah New Zealand untuk S2, S3

Pendaftaran:
Pelamar harus datang terlebih dahulu ke Kedutaan Besar Rumania di Jakarta untuk mendapatkan surat pengantar. Kemudian siapkan juga dokumen aplikasi lainnya yang diperlukan di atas dan serahkan langsung ke kantor Kedubes Rumania di Jakarta pada alamat berikut:

Jl. Teuku Cik Ditiro No.42-A,
Menteng, Jakarta Pusat 10310

Dokumen aplikasi diserahkan paling lambat 10 Maret 2019 pada jam kerja setiap Senin hingga Kamis pukul 9.00-16.00.

Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan tanggal 17 Juni 2019 melalui Kedubes Rumania.

Kontak:
Embassy of Romania
Address: Jl. Teuku Cik Di Tiro 42 A, Menteng, Jakarta Pusat 10310
Phone:  (0062-21) 390.04.89
Fax: (0062-21) 310.62.41
E-mail: jakarta@mae.ro
Web: http://jakarta.mae.ro
2/08/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Brunei 2019 – 2020 (D3, S1, S2) Full Scholarship

Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2019 – 2020. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di beberapa universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan, yakni keperawatan dan paramedis yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan UTB. Sementara, beasiswa S3 untuk tahun tidak tersedia. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan bila berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2019 – 2020 ini. Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam, tunjangan bulanan sebesar BND 500, tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, tunjangan makan setiap bulan BND 150, setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. Kemudian diberikan juga jaminan asuransi selama durasi beasiswa. Serta akomodasi tempat tinggal di universitas atau politeknik yang dituju.

Apa saja program yang tersedia? Banyak sekali pilihan. Secara umum misalnya seni, sains, bisnis, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan banyak lagi.

▪ Lihat daftar lengkap program studi yang ditawarkan universitas di link formulir aplikasi di bawah.

Persyaratan: 
1. Pendaftaran terbuka bagi semua warganegara, tidak terbatas hanya ASEAN, negara-negara anggota OIC maupun Commonwealth.
2. Pelamar harus dinominasikan oleh pemerintah negara setempat (Kemdikbud atau Kemlu)
3. Pelamar harus dinyatakan sehat untuk memperoleh beasiswa serta belajar di Brunei Darussalam oleh dokter yang diakui sebelum tiba di Brunei Darussalam. Biaya mendapatkan surat keterangan sehat ini ditanggung sendiri oleh pelamar.
4. Pelamar harus berusia antara 18 - 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana terhitung 31 Juli 2019
5. Beasiswa ini tidak berlaku bagi penduduk tetap Brunei Darussalam 

* Persyaratan lebih teknis terutama menyangkut dengan program yang akan diambil bisa dilihat pada program offered yang ditawarkan masing-masing universitas (link di formulir aplikasi).
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh
2. Pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik dilegalisir 
4. Statement of Purpose (tertera di formulir)
5. Salinan akte kelahiran dan paspor dilegalisir
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang tidak berbahasa Inggris

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir aplikasi bersama dokumen aplikasi lainnya. Beberapa dokumen mungkin perlu di-scan, seperti ijazah dan transkrip, dll. Lalu buat dalam format pdf. Maksimum ukuran file 10 MB.

Selanjutnya kirim semua aplikasi tersebut ke email: applyBDGS2019@mfa.gov.bn

Bagi pelamar yang ingin studi di kampus UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online di laman https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/

Permohonan dan pengajuan aplikasi beasiswa diterima paling lambat 28 Februari 2019. Pemberitahuan pemenang biasanya disampaikan melalui email. Pelamar bisa saja diminta mengikuti wawancara oleh perguruan tinggi yang menawarkan program atau mengikuti ujian tertulis untuk menilai kemampuan bahasa Inggris/Melayu/Arab (jika ada).

Baca juga » Daftar Beasiswa S1, S2, S3 2019 - 2020

Kontak:
Technical Assistance Unit
Division of Scholarship, Training and Technical Assistance
Department of Administration
Ministry of Foreign Affairs and Trade
Bandar Seri Begawan BD2710
Brunei Darussalam

Tel: +673 2261177 ext. 155
Fax: + 673 2261250
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn
2/06/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa New Zealand 2019 – 2020 (S2, S3, dan Certificate)

Ada yang menunggu Beasiswa Pemerintah New Zealand ini? Peluangnya sudah dibuka untuk 2019 – 2020. New Zealand Scholarship (NZS). Beasiswa pascasarjana ini dibuka bagi mereka yang telah menyelesaikan gelar sarjana untuk mengambil postgraduate certificate (6 bulan), postgraduate diploma (1 tahun), master (1 - 2 tahun), dan PhD (hingga 3,5 tahun). Beasiswa NZAS merupakan beasiswa penuh. 

Penerima Beasiswa NZS 2019 – 2020 akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah penuh di universitas New Zealand, tunjangan hidup yang diberikan setiap dua minggu, tunjangan kemandirian, asuransi kesehatan dan perjalanan, serta biaya perjalanan saat keberangkatan dan kepulangan dari Indonesia ke New Zealand. Serta bagi penerima beasiswa yang memenuhi syarat bisa diberikan tunjangan cuti atau reunian dan diberikan dukungan akademik dari institusi tempat studi. 

Selain itu, bagi pelamar yang mendaftar ke program pascasarjana riset akan diberikan tunjangan penelitian untuk tesis ataupun disertasi.

Hal yang menarik adalah Anda tidak perlu memiliki tawaran tempat (LoA) di universitas yang diminati untuk mendaftar beasiswa. Jika nanti masuk dalam daftar peringkat, pihak penyedia beasiswa yang akan mencarikan tempat untuk Anda di perguruan tinggi yang diminati sesuai yang tertera di formulir aplikasi. Tapi untuk pelamar PhD, ketika masuk pemeringkatan serta mengikuti wawancara, pelamar sudah harus memperoleh Letter of Support atau email dari pembimbing yang mengkonfirmasi kesediaan mereka menjadi supervisor PhD Anda.

Selain itu, Anda masih boleh mendaftar jika belum memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS. Namun, pelamar tidak akan diterima kecuali kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki cukup baik untuk dapat belajar di institusi berbahasa Inggris. Jika nanti masuk dalam daftar beasiswa, Anda akan diminta untuk mengikuti tes bahasa Inggris yang sesuai. Karena itu, lebih baik menyiapkan sertifikat TOELF/IELTS dari awal.

Simak juga » Beasiswa Ajinomoto Program S2 di Jepang

Bagi pelamar Indonesia, Beasiswa NZS 2019 memberikan beberapa prioritas untuk kategori pelamar tertentu. Pertama, pelamar menunjukkan kemampuan akademik, memiliki kualitas kepemimpinan, serta berkomitmen untuk membangun negaranya. Selain itu prioritas juga diberikan bagi pelamar yang berasal dari kawasan Indonesia Timur, yakni Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,  Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. 

Serta prioritas bagi pelamar yang mendaftar pada program yang berkaitan dengan disiplin berikut: 

Agriculture development
▪ Agri-business management: agricultural economics, agricultural systems and management, rural development, logistics, supply chain and distribution management, value chain development, agriculture marketing, international agribusiness
▪ Agriculture production: animal science, veterinary nursing, plant science, horticultural science, soil science 
▪ Agriculture trade and technology: phytosanitary, bio-security, biotechnology, agricultural trade
▪ Post-harvest: food production, food sciences/technology, post-harvest processing, food storage and packaging, food safety

Renewable energy
▪ Solar, hydro-electric and wind energy, energy engineering and renewable energy distribution systems,
▪ Market reform and sector management, including energy economics and energy efficiency
▪ Public policy, administration, finance, or governance in the above areas

Disaster risk management
▪ Reducing risk: hazard and vulnerability assessment, risk management, natural resource management, geology, geotechnical engineering, water resource management
▪ Readiness: disaster preparedness at national level or community level including public education
▪ Response: disaster response and emergency management
▪ Recovery: economic and social recovery from disasters
▪ Climate change adaptation: including planning for infrastructure, land use and water use

Public sector management
▪ Economic policy: public financial management, government budgeting, tax reform, public sector auditing, statistics, demography
▪ Education: policy, sector management and reform
▪ Public sector leadership: public administration, public policy and management, public sector leadership and governance, human resource capacity development, information management
▪ International trade and business, trade facilitation, trade policy

Private sector development
▪ Business/private sector management and leadership, small and medium sized enterprises (SMEs) development, entrepreneurship, marketing, accountancy
▪ Business finance, commerce

Persyaratan: 
1. Usia minimal 18 tahun 
2. Merupakan warganegara dari negara yang memenuhi syarat (salah satu Indonesia) dan menetap dan mendaftar beasiswa dari negara asal
3. Bukan warganegara atau penduduk tetap dari negara berikut: New Zealand, Israel, Korea Selatan, Australia, Jepang, Amerika Serikat, Uni Eropa, Qatar, Inggris, Kanada, Saudi Arabia, United Arab Emirates
4. Sudah menetap di negara bersangkutan setidaknya dua tahun atau lebih hingga 31 Desember 2019
5. Bukan anggota militer
6. Bakal memenuhi persyaratan imigrasi untuk visa pelajar ke New Zealand
7. Bakal memenuhi persyaratan masuk akademik (termasuk kemampuan bahasa Inggris) di program studi yang diinginkan 
8. Belum pernah dihentikan dari Beasiswa Pemerintah New Zealand sebelumnya (dalam 5 tahun terakhir) karena hasil akademis yang buruk atau pelanggaran kontrak beasiswa
9. Berkomitmen kembali ke negara asal sekurangnya dua tahun setelah berakhir beasiswa untuk berkontribusi bagi pembangunan negara
10. Memiliki pengalaman kerja penuh waktu sekurangnya satu tahun (dua tahun untuk kerja parohan) yang relevan dengan karir/atau kualifikasi yang disukai.
Dokumen aplikasi:
1. Copy ijazah dan transkrip nilai akademik yang disahkan oleh notaris, hakim atau pengacara
2. Skala penilaian yang digunakan perguruan tinggi
3. Terjemahan bahasa Inggris dari dokumen yang diminta

Pendaftaran: 
Pelamar dari Indonesia bisa mengajukan beasiswa New Zealand 2019 – 2020 secara online di website MFAT. Buat akun terlebih dahulu, konfirmasi, kemudian isi formulir online dan unggah dokumen sesuai yang tertera di apliksi online tersebut. Pengajuan aplikasi online dibuka mulai 1 Februari s/d 14 Maret 2019.

Kontak:
Ministry of Foreign Affairs and Trade
195 Lambton Quay
Private Bag 18 901
Wellington 6160
New Zealand
Phone | +64 4 439 8000
w: www.mfat.govt.nz
e: scholarship.force.com/CommunityFAEnquiry
2/02/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Studi Korea (AKS) untuk Mahasiswa S1 Tanah Air

Ada beragam beasiswa S1 tersedia di luar negeri bagi mahasiswa di Tanah Air. Misalnya yang ditawarkan Academy of Korean Studies (AKS) untuk Studi Korea. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa S1 yang sedang mengambil Jurusan Korea atau matakuliah yang berhubungan tentang Korea. Nama programnya The 27th & The 28th AKS Summer Program for International Students. Mahasiswa terpilih nantinya akan menjalani kuliah singkat pada musim panas di Korea, berdurasi 3 pekan. Berbeda dari tahun sebelumnya hanya satu periode, kali ini digelar dua periode, yakni periode ke-27 berlangsung mulai 8 Juli - 26 Juli 2019 dan periode ke-28 mulai 3 Agustus - 23 Agustus 2019.

Program yang diikuti nantinya terdiri dari perkuliahan khusus mengenai Korea, kursus intensif bahasa Korea, karyawisata, serta kegiatan budaya tradisional. Kegiatan perkuliahan nantinya berlangsung dalam bahasa Inggris dan Korea. Karena itu, para pelamar disarankan memiliki keterampilan dasar berbahasa Korea.

Biaya yang ditanggung oleh beasiswa studi Korea dari AKS meliputi biaya pendaftaran, akomodasi, makan, serta biaya kunjungan lapangan dan wisata.

Biaya yang ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa, di antaranya adalah tiket pesawat pulang pergi, biaya transportasi antara bandara dan AKS, serta asuransi kesehatan.

Persyaratan:
▪ Mahasiswa S1 yang duduk di tahun kedua atau lebih yang berasal dari universitas (selain Korea) yang mengambil jurusan atau mata kuliah Studi Korea. Dan/atau mereka yang mengambil mata kuliah yang berkaitan tentang Korea.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Korea untuk S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi program AKS ke-27 (Unduh), program AKS ke-28 (Unduh)
2. Transkrip resmi dari universitas
3. Lembar keterampilan berbahasa Korea (tertera di formulir aplikasi No.7)
4. Satu (1) surat rekomendasi: tertandatangan pemberi rekomendasi
5. (Opsional) Laporan skor tes keterampilan bahasa Korea (TOPIK)

*Semua dokumen aplikasi harus ditulis dalam bahasa Korea atau Inggris. Jika tidak, terjemahan dokumen dalam bahasa Korea atau Inggris harus disertakan.

Pendaftaran:
Pertama, tentukan dahulu program AKS mana yang mau diikuti, apakah AKS yang ke-27 atau 28. Setelah itu lengkapi formulir beserta semua dokumen aplikasi yang diminta lainnya. Buat jadi satu (1) file PDF (digabung). Kemudian kirim ke email: ryu@aks.ac.kr

Buat judul email seperti format ini:
1) Application Documents for the 27th AKS Summer Program for Internasional Students_Name of the Applicant
2) Application Documents for the 28th AKS Summer Program for Internasional Students_Name of the Applicant

Pada bagian “Name of the Applicant” ganti dengan nama Anda.

Pendaftaran dibuka mulai 21 Januari s/d 22 Februari 2019 pukul 24.00 waktu Korea. Hasil seleksi akan diberitahukan secara individual melalui e-mail masing-masing pada tanggal 29 Maret 2019. Semoga berhasil!

Kontak:
Ms. Jihee Ryu (Program Coordinator)
Phone: +82-31-739-9715
E-mail: ryu@aks.ac.kr
Web: http://intl.aks.ac.kr
1/29/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Shanghai University untuk S1, S2, dan S3

Pemerintah Shanghai, China tahun ini kembali membuka penawaran beasiswa studi bagi mahasiswa internasional melalui Shanghai Government Scholarship (SGS). Beasiswa ini dapat dimanfaatkan untuk studi mulai dari jenjang S1, S2, maupun S3 di berbagai universitas di Shanghai. Salah satunya jika Anda berminat belajar di Shanghai University. Ada dua jenis beasiswa yang bisa dilamar melalui progam SGS ini. Yakni beasiswa penuh (Tipe A) dan beasiswa parsial (Tipe B).

Penerima beasiswa penuh (Tipe A) akan dibebaskan dari biaya kuliah di Shanghai, gratis akomodasi asrama kampus, serta mendapatkan tunjangan hidup bulanan sebesar RMB 2500/bulan untuk S1, RMB 3000/bulan untuk S2, dan RMB 3500/bulan untuk S3. Selain itu, disediakan pula asuransi kesehatan komprehensif bagi mahasiswa internasional di China.

Sementara, bagi penerima beasiswa parsial atau parohan (Tipe B), mereka akan dibebaskan dari biaya kuliah di Shanghai serta memperoleh asuransi kesehatan komprehensif untuk mahasiswa internasional di China. Bedanya, penerima beasiswa parsial ini tidak mendapatkan tunjangan bulanan dan akomodasi asrama kampus sebagaimana beasiswa penuh.

Durasi beasiswa berlangsung selama 4 – 5 tahun untuk program sarjana, 2 – 3 tahun untuk program master, dan 3 – 4 tahun untuk program doktor.

Yang menarik dari beasiswa Pemerintah Shanghai ini, pelamar bisa mendaftar untuk semua jurusan di program S1, S2, maupun S3.

Persyaratan:
1. Bukan warganegara China dengan paspor biasa yang valid serta memiliki kesehatan yang baik
2. Lulus SLTA dengan usia di bawah 25 tahun ketika mendaftar program sarjana
3. Pemegang gelar sarjana dengan usia di bawah 35 tahun ketika mendaftar program master
4. Pemegang gelar master dengan usia di bawah 40 tahun ketika mendaftar program doktor
5. - Persyaratan bahasa untuk program berbahasa China (sertifikat HSK):
   1. HSK 5 baru di atas 180 untuk Seni
   2. HSK 5 baru di atas 180 untuk Sains atau Teknik
   3. HSK 5 baru di atas 180 untuk Ekonomi dan Manajemen
   4. HSK 5 baru di atas 240 untuk Humaniora
   - Persyaratan bahasa untuk program berbahasa Inggris:
   1. Bahasa Inggris adalah bahasa native atau bahasa resmi
   2. IELTS (A) 6.5 atau lebih; TOEFL IBT 90 atau lebih; atau tes kemampuan bahasa Inggris lainnya yang diakui internasional dengan skor setara dan menyertakan bukti sertifikat
6. Tidak sedang menerima beasiswa lain saat mendaftar

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Salinan paspor
2. Pasfoto ukuran paspor
3. Nomor aplikasi beasiswa SGS: nomor akan dihasilkan setelah pendaftaran online sukses di sistem aplikasi online SGS
4. Ijazah dan transkrip akademik
5. Sertifikat keterampilan bahasa (menampilkan nilai)
6. Dua surat rekomendasi: ditulis dalam bahasa Inggris atau China oleh dua orang profesor atau associate profesor berbeda disertai tandatangan dan kontak
7. Supervisor Acceptance Letter (Unduh). Supervisor accepatance letter tidak diperlukan untuk Master of School of Economics, School of Management, MBA dan SILC Business School, serta Doctoral of School of Economics. Kampus akan menugaskan tutor untuk kandidat yang memenuhi syarat segera setelah mereka terdaftar
8. Rencana studi atau proposal riset di China: ditulis dalam bahasa Inggris atau China, tidak kurang dari 800 kata termasuk capaian riset sejauh ini, alasan memilih SHU, rencana studi dan penelitian, rencana karir ke depan, dll.
9. Lain-lain (mengacu standar departemen)
   a. Publikasi makalah akademik: Pelamar yang mendaftar PhD di School of Management harus memiliki latarbelakang manajemen atau sains dan teknik serta sudah mempublikasikan sekurangnya satu makalah akademik di jurnal SCI atau SSCI saat mendaftar
   b. Pelamar jurusan seni harus menyertakan sekurangnya dua contoh karya seni
   c. Pelamar jurusan musik harus menyertakan video dan audio yang berhubungan dengan jurusan

*Ctt: Dokumen yang tidak dalam bahasa China atau Inggris harus disertai terjemahan dari notaris atau departemen. Semua dokumen aplikasi discan ketika mendaftar.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa di Shanghai University melalui program SGS dilakukan secara online. Pelamar terlebih dahulu melengkapi aplikasi online untuk beasiswa yang tersedia di laman cn.study.shmec.gov.cn

Selanjutnya lengkapi juga aplikasi online untuk pendaftaran kuliah ke Shanghai University (SHU) di laman www.apply.shu.edu.cn

Pendaftaran online dibuka mulai 1 Januari 2019 s/d 15 April 2019. Hasil seleksi beasiswa akan diberitahukan melalui laman Shanghai University pada pertengahan atau akhir Juni 2019. Sebelum mengajukan aplikasi, pelamar perlu membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut. Selain itu dikenakan biaya aplikasi online untuk daftar kuliah sebesar RMB 500 yang sifatnya tidak bisa diminta kembali.

Kontak:
International Students Enrollment Office
College of International Education, Shanghai University
Add: No. 99 Shangda Road, BaoShan District, Shanghai 200444, China.
Tel: 0086-21-66136615
Contact: Ms. Xie Wenbo, Ms. Ouyang
Email: apply8@oa.shu.edu.cn
Website: www.apply.shu.edu.cn
1/28/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Uppsala University, Swedia

Jika Anda mengincar salah satu beasiswa S2 di Swedia, peluang beasiswa yang disediakan Uppsala University mungkin bisa menjadi salah satu pilihannya. Uppsala University menyediakan beasiswa S2 bagi pelamar internasional, khususnya bagi warganegara yang berasal di luar Uni Eropa/Kawasan Ekonomi Eropa. Beasiswa diberikan dalam bentuk tanggungan biaya kuliah. Namun, tidak menyediakan biaya hidup. Skema ini disediakan melalui Uppsala University IPK Scholarship

Persyaratan: 
1. Warganegara di luar Uni Eropa/Kawasan Ekonomi Eropa dan Swiss
2. Pelamar harus menunjukkan bakat akademis dan memperlihatkan minat di sebuah lingkungan pendidikan
3. Mahasiswa hanya dapat diberikan beasiswa IPK untuk program prioritas pertama mereka di Uppsala University
4. Anda harus memenuhi persyaratan masuk ke program yang dilamar serta biaya pendaftaran dan dokumen penunjang harus sudah diterima sebelum deadline University Admissions
5. Program harus dikirim di kampus.
Pendaftaran: 
Untuk mendaftar beasiswa S2 di Uppsala University, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke salah satu program master di Uppsala University dan menemukan program yang diminati.

Setelah itu pelamar kemudian mengajukan aplikasi beasiswa secara online dengan melengkapi formulir aplikasi beasiswa. Pengajuan aplikasi beasiswa terpisah dengan aplikasi program master. Namun, penilaian beasiswa ditentukan berdasarkan aplikasi yang diajukan ke program master, misalnya prestasi akademik, dan dokumen lainnya. Pendaftaran ke universitas dibuka mulai 16 Oktober 2018 s/d 15 Januari 2019. Sementara, pendaftaran beasiswa dibuka setelah pendaftaran ke universitas, yakni mulai 16 Januari s/d 1 Februari 2019.

Seleksi beasiswa berdasarkan capaian prestasi dan bakat akademik. Capaian prestasi akademik dilihat dari dokumen aplikasi yang diajukan untuk pendaftaran program master. Proses seleksi beasiswa akan dilakukan bersamaan dengan seleksi program master.

Kontak:
e: tuitiongrants@uadm.uu.se
w: www.uu.se
1/27/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 StuNed di Universitas Belanda

Tiap tahun ada beragam jenis beasiswa ke Belanda ditawarkan Nuffic Neso Indonesia. Salah satu yang rutin tersedia adalah StuNed (Studeren in Nederland) dengan beberapa pilihannya. StuNed – Master satu di antara beasiswa StuNed tersebut. Jika Anda baru mengenalnya, Beasiswa StuNed – Master merupakan beasiswa S2 untuk durasi kuliah 12 – 24 bulan dengan banyak pilihan program studi. Selain menawarkan tanggungan biaya kuliah ( 20.000 Euro maksimum per tahun), diberikan pula biaya hidup bulanan, biaya perjalanan internasional dan lokal, serta biaya lain yang diperlukan untuk kebutuhan studi. Jadi, beasiswa StuNed Master merupakan satu di antara beasiswa full ke Belanda. 

Program Beasiswa StuNed sendiri merupakan bagian dari kerja sama bilateral pemerintah Belanda dengan Indonesia. Pelamar bisa memanfaatkan beasiswa ini untuk mengambil kuliah S2 berbahasa pengantar Inggris di universitas-universitas Belanda. 

Beasiswa StuNed terbuka untuk semua program studi internasional yang diselenggarakan oleh institusi pendidikan tinggi Belanda. Kecuali untuk perkuliahan jarak jauh dan joint-program antar universitas. Prioritas diberikan pada bidang studi yang berhubungan dengan area kerjasama bilateral Indonesia-Belanda.

Bidang prioritas: 
Transport, (Agro)logistic and Infrastructure:
Maritime Economics and Logistics; Transport, Infrastructure and Logistics; Maritime Economics and
Logistics; Logistics Management; Operations Management and Logistics; International Logistics, SCM and Procurement; Supply Chain Management; Environmental and Infrastructure Planning; Civil Engineering; Urban Management and Development; Coastal Engineering and Port Development; Coastal and Marine Engineering and Management; Urban and Regional Planning.

Security and Rule of Law:
International Law; International and European Law, Commercial Law; International Business Law; International Trade and Investment Law; International Business Tax Law; International Human Rights Law, Arbitration and Business Law; Global Criminal Law; Law and Digital Technologies; Intellectual Property Law and Knowledge Management; International Human Rights and Criminal Justice; Gender and Conflict Studies, International Relations; International Economics.

Agri-food and Horticulture:
Organic Agriculture; Agricultural Water Management for Enhanced Land and Water Productivity; Food and Environmental Studies; Plant Sciences; Geo-information Science; Development and Rural Innovation; Land and Water Development for Food Security; Integrated River, Lowland and Coastal Development and Management Planning - Land and Water Development

International Trade, Finance, and Economics:
Finance - Financial Markets and Regulation; Finance & Investments; Finance - Risk Management; International Economics & Business; Fiscal Economics; Business Administration: Specialization in Financial Management; Small Business and Entrepreneurship

Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan fotokopi KTP atau paspor
2. Pendidikan minimal S1/D4 dan dapat menunjukkan bukti prestasi akademik (IPK min. 3.00) dibuktikan dengan transkrip dan ijazah yang dilegalisir dengan tanggal dan tahun kelulusan tercantum didalamnya.
3. Telah diterima di salah satu program master yang diselenggarakan di Belanda oleh institusi pendidikan tinggi Belanda dibuktikan dengan Surat Penerimaan (letter of acceptance / admission letter) dari universitas di Belanda yang mencantumkan dengan jelas nama program studi, tanggal awal dan akhir program studi yang dipilih serta total biaya perkuliahan.
4. Bagi karwayan/pegawai harus mendapatkan persetujuan dari institusi dibuktikan dengan pernyataan resmi pimpinan institusi di atas materai yang menyatakan bahwa stafnya diizinkan untuk studi di Belanda. Pernyataan ini dituliskan di formulir StuNed.
5. Beasiswa StuNed juga terbuka untuk fresh graduate.
6. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik dibuktikan dengan hasil Internet Based Test (IBT) TOEFL dengan skor minimal 80, atau IELTS minimal 6.0. Masa berlaku hasil tes TOEFL/IELTS maksimal 2 tahun terhitung sejak tanggal tes.Pelamar yang menyelesaikan studi di negara yang berbahasa Inggris atau lulus dari program internasional dibebaskan dari nilai TOEFL atau IELTS, selama lulus maksimum 2 tahun sebelum batas akhir pendaftaran beasiswa StuNed.
7. Pernyataan bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa yang dituliskan di formulir StuNed.
8. Tidak ada batasan umur
Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi online
2. Surat penerimaan (unconditional admission letter) dari institusi perguruan tinggi Belanda pada perkuliahan yang dilamar 
3. Sertifikat TOEFL IBT minimum skor 80 atau IELTS minimum skor 6.0
4. SK untuk pegawai pemerintah atau Kontrak Kerja untuk yang lain (jika ada)
5. Ijazah dan transkrip S1 dan S2 (jika ada)
6. KTP atau paspor
7. Pasfoto warna terbaru (3x4)

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa StuNed 2019 kini dibuka secara online. Buat akun di laman Neso Indonesia, kemudian lengkapi formulir aplikasi online dan unggah dokumen aplikasi yang diminta di laman tersebut. Aplikasi diajukan paling lambat 10 Maret 2019 untuk perkuliahan yang dimulai September 2019.

Kontak:
e: stunedcontact@nesoindonesia.or.id
t: +62 21 5248 267.
w: www.nesoindonesia.or.id
1/25/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Ajinomoto Jenjang S2 Full di 6 Universitas Jepang

Program beasiswa Ajinomoto 2019 – 2020 hadir lagi untuk memberi kesempatan bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi  S2 di universitas Jepang.  Melalui AJINOMOTO Post-Graduate Scholarship 2020,  sebanyak 6 universitas terbaik  di Jepang disiapkan sebagai pilihan tempat studi bagi kandidat terpilih. Yakni  Tokyo University, Kyoto University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Nagoya University, dan Waseda University.

Selain pilihan universitas yang beragam, beasiswa Ajinomoto melalui Ajinomoto Foundation juga memberikan beasiswa ini secara full atau beasiswa penuh. Sehingga kebutuhan biaya pendidikan tidak lagi dibebankan kepada kandidat terpilih. Cakupan beasiswa di antaranya tunjangan bulanan sebesar 150.000 Yen (± Rp 19,4 juta) per bulan bagi mahasiswa yang mengambil program riset maksimum 1 tahun, dan 180.000 Yen (± Rp 23,2 juta) per bulan untuk mahasiswa yang mengambil kuliah master maksimum 2 tahun. Selain itu disediakan tanggungan biaya kuliah penuh termasuk untuk biaya pendaftaran dan ujian, serta tiket PP ke Jepang.

Persyaratan:
1. Sangat berminat untuk mengambil gelar master di luar negeri pada bidang nutrisi, teknologi makanan, kesehatan masyarakat, kimia, biologi dengan IPK minimum 3.5
2. Telah lulus atau akan lulus dari perguruan tinggi/universitas paling lambat Maret 2019
3. Warganegara Indonesia dengan usia tidak lebih dari 35 tahun hingga 1 April 2019 dan tidak sedang menerima beasiswa lain
4. Pelamar memiliki keinginan yang kuat untuk belajar bahasa dan kebudayaan Jepang
5. Sehat jasmani dan rohani serta memiliki motivasi kuat untuk belajar

Simak juga » Beasiswa S2, S3 Pemerintah Australia 2019 - 2020

Dokumen aplikasi:
1. Surat pernyataan Post Graduate Scholarship (Unduh)
2. Formulir Aplikasi (Unduh)
3. Formulir Bidang Studi dan Program Studi (Unduh)
4. Formulir Rekomendasi (Unduh)
5. Ijazah dan transkrip akademik universitas/perguruan tinggi
6. Sertifikat keahlian bahasa Jepang dan Inggris
7. Serta dokumen lain yang menunjang aplikasi

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas kemudian kirim ke alamat:
PR Dept. (UP Mr.Jihad Dwidyasa)
PT. AJINOMOTO INDONESIA
Jln. Laksda Yos Sudarso 77-78, Sunter Jakarta 14350

Batas akhir pendaftaran adalah 15 Maret 2019. Kandidat yang berhasil untuk mengikuti tahap wawancara akan diberitahu melalui email.

Kontak:
Telp. 021-65304455 ext. 217 (Mrs. Yayah H)/ ext. 221 (Mr.Jihad D)
Email: ajinomotoscholarship@ajinomoto.co.id
Web: www.ajinomoto.co.id
1/24/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kuliah S1 di Universitas Jepang 2019

Tiap tahun ada beragam pilihan beasiswa kuliah S1 di Jepang yang terbuka bagi pelajar Indonesia. Mulai dari beasiswa Pemerintah Jepang, beasiswa universitas, hingga beasiswa dari perusahaan maupun yayasan non profit. Baru-baru ini Mitsui-Bussan Scholarship Program for Indonesia kembali dibuka. Beasiswa yang memberi kesempatan bagi lulusan SMA/MA jurusan IPA/IPS di Tanah Air untuk mengambil gelar sarjana di universitas-universitas Jepang. Beasiswa yang didanai Mitsui & Co. Ltd ini menyediakan beasiswa penuh bagi pelamar terpilih. 

Beasiswa kuliah S1 untuk studi di universitas Jepang berlangsung selama lima tahun enam bulan (5 ½ tahun) terhitung mulai Oktober 2019 hingga Maret 2025. Rinciannya 1,5 tahun (18 bulan) dipergunakan untuk kursus bahasa Jepang, dan 4 tahun (48 bulan) untuk kuliah S1 di universitas Jepang. 

Penerima beasiswa Mitsui-Bussan ini nantinya akan memperoleh tanggungan penuh biaya studi, di antaranya tunjangan hidup bulanan sebesar 145.000 Yen, biaya transportasi untuk tiket pesawat Jakarta-Jepang pp, tunjangan kedatangan sebesar 50.000 Yen, biaya kuliah dan kursus bahasa di Jepang, tempat tinggal, makan, transportasi lokal, serta biaya lain yang diperlukan. Tak kalah menarik juga disediakan berbagai jenis asuransi, seperti asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, serta asuransi penerbangan.

Bidang studi: 
1. Studi tentang sains dan teknik (4 tahun kuliah), seperti: 
▪ Mathematics, Physics, Chemistry, Information & Computer Science, Biology, Biophysics & Biochemistry, Geology, etc. 
▪ Civil Engineering, Architecture, Urban Engineering, Environmental Engineering, etc. Mechanical Engineering, Precision Engineering, etc. 
▪ Ship Building & Ocean Engineering, Aeronautics, etc. 
▪ Electrical Engineering, Electronics, Information & Communication Engineering, etc.
▪ Metallurgy, Materials Science, etc. 
▪ Applied Chemistry, Chemical Engineering, etc. 
▪ Industrial Engineering, Factory & Production Management, Plant Management, etc.
▪ Agricultural Engineering, Forest & Fishery Science, Agricultural Chemistry, Agro biology, Food Engineering, etc.

*Pengecualian untuk ilmu kedokteran, farmasi, dan kedokteran hewan 

2. Studi tentang ilmu sosial, bisnis, dan niaga (4 tahun kuliah), seperti:
▪ Civil Law, Public Law, Political Science, etc. 
▪ Economic Theory, Economic History, Economic Policy, etc. 
▪ Enterprise Management, Accounting, Commerce & Marketing, Finance, Insurance, Industrial Relations, Econometrics, International Economics, etc. 

Persyaratan: 
1. Pelamar merupakan warganegara Indonesia 
2. Pelamar berusia kurang dari 20 tahun pada 1 April 2019 dan belum menikah. Kandidat terpilih harus mempertahankan status lajang tersebut selama periode beasiswa. 
3. Pelamar telah lulus SMA jurusan IPA atau IPS dengan nilai paling rendah 80 atau lebih dari dua semester berturut-turut, yaitu nilai semester 2 pada tahun ke-2 dan nilai semester 1 pada tahun ke-3. Tapi, jika tidak ada nilai semester 1 tahun ke-2 dan semester 2 pada tahun ke-2. Pada bidang studi berikut: 
   › Jurusan IPA: Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris 
   › Jurusan IPS: Matematika, Ekonomi, Geografi, dan Bahasa Inggris. 
4. Pelamar berkeinginan belajar bahasa Jepang dan menerima pendidikan di universitas Jepang dalam bahasa Jepang 
5. Sehat jasmani dan rohani, serta tidak terjangkit penyakit
Pendaftaran: 
Ada dua tahapan pengajuan beasiswa S1 Jepang Mitsui-Bussan 2019. Pertama, pelamar diminta terlebih dahulu mendaftar secara online di www.mbkscholarship-id.com. Isi kolom yang diminta untuk memulai pendaftaran online tersebut. Selanjutnya cek email Anda untuk konfirmasinya. Setelah aktif log in lagi ke website tersebut untuk melengkapi formulir aplikasi online yang disediakan. Kemudian cetak formulir yang telah dilengkapi tersebut.

Setelah menyelesaikan aplikasi online, siapkan dokumen berikut untuk dikirim via pos: 
1. Copy formulir aplikasi setelah diisi data yang diperlukan pada website yang memperlihatkan nomor registrasi pelamar (1 lembar) 
2. Pas foto ukuran 4x3 cm yang dibuat dalam 6 bulan terakhir (2 lembar) 
3. Nilai semester (dilegalisir) mulai dari tahun pertama, kedua, dan ketiga di SMA (1 lembar)
    ▪ Jika nilai semester 2 pada tahun ketiga masih belum keluar, ajukan hingga nilai semester 1 tahun ketiga SMA 
4. Fotokopi hasil nilai ujian akhir nasional (UAN) dilegalisir, jika sudah keluar (1 lembar) 
5. Surat rekomendasi dari kepala sekolah di SMA (dalam bahasa Inggris) (1 lembar)

*Ctt: Nomor registrasi harus dicantumkan (ditulis/diketik) pada amplop berkas yang akan dikirim

Selanjutnya kirimkan semua dokumen aplikasi di atas ke alamat:

MITSUI-BUSSAN SCHOLARSHIP PROGRAM FOR INDONESIA
PERSADA : c/o Kampus Universitas Darma Persada (UNSADA)
Jl. Radin Inten II (Terusan Casablanca), Pondok Kelapa,
Jakarta Timur 13450 , Indonesia
Telephone: (021) 8647373
Facsimile: (021) 86900241
http://www.sadanet.or.id/

Pengajuan aplikasi dibuka mulai 21 Januari 2019 hingga paling lambat 22 Februari 2019. Pelamar yang lolos seleksi berkas nantinya akan diberitahu melalui email untuk mengikuti beberapa tahap seleksi berikutnya. Seleksi pertama adalah ujian tertulis (Matematika dan Bahasa Inggris) yang digelar di Universitas Darma Persada pada 14 April 2019.

Pelamar yang nantinya lolos seleksi pertama harus mengirimkan dokumen tambahan berikut, di mana alamat dan batas akhir pengirimannya akan diberitahukan kemudian oleh pihak program. Dokumen tersebut di antaranya:

▪ 1 lembar copy ijazah SMA beserta copy Nilai Ujian Akhir Nasional
▪ 1 lembar copy KTP atau Kartu Pelajar (jika belum memiliki KTP)
▪ 1 lembar surat persetujuan dari orangtua atau wali (dalam bahasa Inggris)
▪ 1 lembar copy sertifikat TOEFL, TOEIC, IELTS, JLPT atau certifikat lainnya yang dikeluarkan oleh institusi bahasa yang diakui internasional (jika ada)
▪ 1 lembar copy sertifikat penghargaan atau pujian yang dikeluarkan oleh organisasi internasional (jika ada)

Selanjutnya seleksi tahap kedua yang meliputi tes bakat yang digelar di Universitas Indonesia pada 2 Mei 2019 dan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Jakarta pada 3 Mei 2019. 

Peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti seleksi tahap ketiga yaitu wawancara bersama pimpinan komite program pada 18 Juni 2019 di PT Mitsui Indonesia Office. Mereka yang lolos pada tahap ini nantinya akan dinyatakan sebagai penerima beasiswa. 

Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui website Mitsui-Bussan yang tertera atau dapat juga menghubungi nomor kontak panitia di atas. Selamat mencoba!
1/23/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Turki 2019 – 2020 (S1, S2 dan S3) Full

Turki bisa menjadi tujuan studi menarik yang bisa Anda coba. Ada beberapa beasiswa kuliah yang tersedia. Salah satu yang patut dicoba adalah Türkiye Scholarships. Beasiswa ini disediakan Pemerintah Turki setiap tahun. Apa saja peluangnya? Melalui skema terbaru Türkiye Scholarships 2019 Applications. Pelamar internasional (selain Turki) bisa melanjutkan studi jenjang S1, S2 maupun S3 melalui beasiswa Turki 2019 – 2020 tersebut. Beasiswa penuh melalui Türkiye Scholarships ditujukan untuk kuliah di universitas-universitas terbaik yang ada di Turki. Pelamar dari Indonesia salah satu yang mendapatkan kesempatan meraih beasiswa ini.

Beasiswa Pemerintah Turki 2019 mencakup tunjangan bulanan sebesar 700 TL (± Rp 1,8 juta) per bulan untuk beasiswa S1, 950 TL (± Rp 2,5 juta) per bulan untuk beasiswa S2 Turki dan 1.400 TL (± Rp 3,7 juta) per bulan buat penerima beasiswa S3 Turki. Selain tunjangan bulanan, Beasiswa Turki juga menanggung semua biaya perkuliahan, akomodasi, tiket pesawat PP ke Turki, asuransi kesehatan, serta kursus bahasa Turki selama satu tahun sebelum perkuliahan dimulai.

Yang menarik dari Beasiswa Turki 2019 ini adalah pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi terpisah untuk mendaftar ke universitas. Mereka menggunakan sistem tunggal. Jadi, program beasiswa sekaligus juga menyediakan penempatan ke universitas. Ketika mendaftar beasiswa secara online, Anda juga sudah bisa mendaftar langsung ke universitas yang diminati menggunakan formulir aplikasi yang sama. Ketika nantinya diterima di program beasiswa, secara otomatis akan diterima juga ke universitasnya. Pelamar bisa memilih maksimum 12 universitas dan departemen.

Kebanyakan program studi yang ditawarkan menggunakan bahasa Turki. Tapi, jangan khawatir ada juga program yang menggunakan bahasa pengantar Inggris, Arab, atau Perancis. Pelamar hanya perlu memastikan memiliki sertifikat kemampuan bahasa yang diakui internasional untuk memilih program tersebut, seperti TOEFL dan IELTS. Nantinya pelamar juga akan dimintai nilai tes seperti GRE, GMAT, atau SAT jika terpilih mengikuti wawancara. 

Simak juga » Jadwal Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020

Sebelum mengirim aplikasi, sebaiknya Anda sudah mengetahui bahasa pengantar yang digunakan tersebut ketika memilih program. Tentunya, dengan bekal kursus bahasa Turki selama setahun itu juga akan membantu.

Persyaratan:
1. Merupakan warganegara selain Turki (mereka yang berkewarganegaraan Turki sebelumnya tidak dapat mendaftar)
2. Tidak terdaftar sebagai mahasiswa di universitas Turki pada jenjang studi yang dilamar
3. Lulus (SLTA, sarjana, atau master) sebelum September 2019
4. Berusia di bawah 21 tahun untuk program sarjana
4. Berusia di bawah 30 tahun untuk program master
5. Berusia di bawah 35 tahun untuk program doktor
6. Minimum prestasi akademik untuk pelamar sarjana: 70%, pelamar master dan doktor: 75%, dan pelamar kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi: 90%

Simak juga » Daftar Beasiswa S2, S3 Terbaru di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. KTP atau Paspor
2. Pasfoto terbaru
3. Nilai ujian nasional (diperlukan untuk kandidat yang tidak memiliki kualifikasi atau sertifikasi internasional)
4. Ijazah atau surat keterangan lulus sementara
5. Transkrip akademik
6. Nilai ujian internasional (GRE, GMAT, DELF, YDS, YÖS, dll. Jika diminta oleh universitas & program yang dipilih)
7. Nilai tes bahasa (jika diminta oleh universitas dan program yang dipilih)
8. Proposal penelitian dan contoh karya tertulis Anda (hanya untuk pelamar PhD)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Pemerintah Turki 2019 - 2020 dilakukan secara online melalui laman Türkiye Scholarships.

Buatlah akun terlebih dahulu melalui laman tersebut pada bagian “Register”. Isi formulir registrasi, kemudian periksa email untuk aktivasi. Selanjutnya Anda sudah bisa log in kemudian mengajukan aplikasi online berdasarkan dokumen aplikasi yang diminta. Scan dokumen asli, lalu unggah di akun yang sudah dimiliki. Perhatikan juga apakah pihak universitas atau jurusan meminta dokumen seperti sertifikat TOEFL/IELTS, GRE/GMAT, DELF, dll. Silakan dicek dahulu dokumen yang diminta universitas bersangkutan.

Karena itu, sebaiknya sebelum mendaftar Anda terlebih dahulu menemukan jurusan dan perguruan tinggi yang tepat untuk studi. Silakan dilihat di Daftar Program Turkiye Scholarship yang tersedia.

Pendaftaran online dibuka mulai 15 Januari s/d 20 Februari 2019. Silakan daftar lebih awal sebelum deadline berakhir. Bagi kandidat yang lolos seleksi administratif, akan mengikuti tahap wawancara yang akan diberitahukan melalui email yang didaftarkan. Wawancara tersebut dapat dilakukan melalui telepon atau internet. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan Juli 2019. Masalah teknis pendaftaran lainnya bisa menghubungi Türkiye Burslari Call Center : 0850 455 0 982 atau email:  info@turkiyeburslari.gov.tr. Semoga berhasil!
1/22/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya