Beasiswa Roberto Rocca – S3 di Luar Negeri 2019

Ada banyak tawaran beasiswa S3 di luar negeri yang terbuka bagi pelamar Indonesia. Mungkin Anda sudah mendengar atau bahkan pernah mencoba beasiswa S3 satu ini. Roberto Rocca Fellowships. Beasiswa ini disediakan Roberto Rocca Education Program untuk beberapa negara tertentu. Hanya tujuh negara pelamar yang bisa mendaftar. Yakni Indonesia, Argentina, Arab Saudi, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai.

Setiap tahun Beasiswa Roberto Rocca menyediakan 12 – 15 kursi untuk pemenangnya. Beasiswa diberikan untuk jangka waktu selama dua tahun yang bisa dipergunakan untuk biaya kuliah dan biaya hidup jenjang S3. Namun, Roberto Rocca Education Program memungkinkan bagi kandidat terpilih mendapatkan perpanjangan lagi untuk dua tahun berikutnya. 

Jumlah beasiswa yang diterima tergantung pada kebutuhan keuangan dari calon. Hanya saja beasiswa tidak mencakup semua biaya. Sehingga pelamar disarankan dapat mencari sumber pendanaan tambahan lain untuk menunjang semua keperluan biaya. 

Beasiswa Roberto Rocca terbuka bagi pelamar yang baru akan memulai studi gelar PhD di luar negeri atau saat ini sedang menjalani studi gelar PhD di negara yang bukan asal pelamar. Kandidat yang bisa mendaftar adalah mereka yang mengambil keahlian yang berhubungan dengan Metalurgi, Ilmu Material, Teknik Mesin, dan Teknik Perminyakan seperti diuraikan di bawah:
Metallurgy Engineering
› Carbon and stainless steels

Materials Engineering
› Paint coating for O&G and applications for flat steel
› Nanotechnology Mems applied to sensors for O&G
› Heat transfer
› Plastic deformation processes
› Composite materials
› Non-destructive tests Mechanical Engineering

Mechanical Engineering
› Industrial and electronic automation
› Mechanical design (for example, threads), including machining
› Automotive design
› Modeling

Petroleum Engineering, limited to the aspects of drilling, completion and non-conventional oil and gas production (excluding: geology and geophysics issues)

› Fluid flows analysis
› Pipeline technology
› Well completion and control
› Reservoir simulation
› Enhanced oil recovery processes
› Well logging
› Non-conventional oil production
› Secondary recovery
› String design
› Extreme service conditions (HT/HP)

Data Science
› Automation sensors. Internet of things. Big data and business analytics.
› Laser optics
› High level IT

Persyaratan: 
▪ Pelamar merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (Indonesia, Arab Saudi, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai). 
▪ Baru akan memulai program Master atau PhD di luar negara asal atau saat ini telah memulai program PhD tersebut di luar negeri
▪ Karyawan dari perusahaan sponsor (beasiswa) tidak memenuhi syarat
▪ Kandidat bebas menetapkan universitas di luar negeri, namun komite ilmiah program akan mempertimbangkan pilihan universitas dan program studi kandidat tersebut dalam evaluasi dan memilih penerima beasiswa. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa Roberto Rocca 2019 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Lengkapi formulir tersebut dan lampirkan juga CV pelamar maksimal 3 halaman beserta surat rekomendasi (diisi online oleh pemberi rekomendasi).

Kontak:
Roberto Rocca Education Program
Leandro N. Alem 1067 Ave, – 23rd Floor
(C1001ADA) Buenos Aires
Argentina
e: info@robertorocca.org
w: www.robertorocca.org
12/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa University of Oregon – USA Jenjang S1

Buat Anda yang berburu beasiswa 2019-2020, tawaran kini banyak terbuka. International Cultural Service Program (ICSP) Scholarships merupakan salah satu beasiswa yang bisa diikuti tersebut. ICSP Scholarship merupakan skema beasiswa University of Oregon, USA bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil gelar sarjana (S1) di UO.

Beasiswa ICSP lebih spesifik ditujukan bagi mereka yang membutuhkan keuangan untuk studi yang dibuktikannya ke pihak universitas. Selain kebutuhan keuangan, prestasi yang cemerlang juga menjadi pertimbangan utama.

Jika minat, Anda bisa segera mengajukan beasiswa University of Oregon ini. Beasiswa yang disediakan berupa pembebasan biaya kuliah mulai dari 0 - 15 kredit akademik per semester. Jumlah beasiswa akan tetap konsisten setiap semester. Setelah terpilih, ICSP akan melibatkan para penerima beasiswa dalam layanan atau kegiatan budaya di Amerika Serikat. Kegiatan itu 80 jam per tahun. Kegiatan budaya itu di antaranya penyampaian atau memberikan demonstrasi ke sekolah atau kelompok masyarakat tentang warisan dan budaya negara, atau berpartisipasi dalam event internasional di kampus.

Kriteria:
1. Menunjukkan kebutuhan keuangan
2. Berpartisipasi dalam kegiatan budaya
3. Menunjukkan kinerja dan keterampilan presentasi
4. Catatan akademis yang kuat
5. Keterampilan komunikasi yang kuat

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru

Persyaratan:
1. Pelamar harus diterima atau diterima secara penuh di University of Oregon. Mahasiswa baru harus mengajukan pendaftaran masuk ke UO untuk 2019-2020 paling lambat 15 Januari 2019. Pendaftaran dilakukan di http://admissions.uoregon.edu/international/index.html
2. Pelamar bukan warganegara AS, penduduk tetap AS, atau berhak menerima bantuan keuangan federal AS
3. Pelamar harus membuktikan kebutuhan keuangan dan memenuhi persyaratan IPK minimal 3.0

Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa, pelamar diminta mendaftar terlebih dahulu ke University of Oregon seperti langkah di atas. Setelah terdaftar dan memperoleh nomor student ID, berikutnya tinggal mengajukan beasiswa tersebut. Isi formulir aplikasi beasiswa secara online. Ada sejumlah dokumen yang perlu dilampirkan, di antaranya presentasi dan autobiografi. Dokumen lainnya yang diperlukan adalah surat rekomendasi yang dimuat dalam bahasa Inggris.

Batas terakhir pengajuan beasiswa ICSP di University of Oregon adalah 1 Februari 2019. Usahakan sebelum deadline. Pertanyaan dapat disampaikan melalui email: issa@uoregon.edu atau telepon 541.346.3206.
12/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2018 – 2019 maupun 2019 – 2020. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
11/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa UoPeople (S1, S2) Bisnis, Komputer, Kesehatan

Pusing memikirkan biaya kuliah yang semakin mahal? Ini solusi yang ditawarkan University of The People (UoPeople). Universitas online yang terakreditasi di Amerika ini menyediakan kuliah gratis untuk sejumlah program studi berbasis online. Di antaranya administrasi bisnis, ilmu komputer, dan studi kesehatan. UoPeople membuka kesempatan itu bagi pelamar dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Jenjang yang tersedia untuk ketiga jurusan tersebut, yakni gelar S1 dan gelar associate (setara D2). Sementara, untuk S2 hanya tersedia program MBA. Layaknya perkuliahan pada umumnya, UoPeople juga menyediakan materi-materi kuliah oleh para dosen dan ujian setelah mengikuti perkuliahan. Bedanya, karena UoPeople berbasis online, maka perkuliahan bisa diikuti dimanapun hanya dengan akses internet.

Durasi pendidikan sama dengan pendidikan biasa. Gelar yang dikeluarkan UoPeople juga diakui. Bahkan, bisa dibilang cukup bagus. Karena UoPeople ditangani bersama oleh universitas-universitas terkemuka dunia, seperti Yale University, University of Oxford, UC Berkeley, New York University, dan Columbia University. UoPeople sendiri merupakan organisasi non profit yang tujuan awalnya untuk menjangkau orang-orang dari seluruh dunia untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Mereka tidak mengenakan biaya kuliah serta materi-materi perkuliahan.

Biaya yang perlu dikeluarkan pelamar hanyalah biaya proses pendaftaran sebesar $60, serta biaya setiapkali mengikuti ujian sebesar $100 untuk program S1 per mata kuliah. Khusus program S2, biaya ujian dikenakan sebesar $200 per mata kuliah. Tapi, jika pelamar mengalami kendala biaya, Anda bisa mendaftar ke sejumlah program beasiswa yang ditawarkan UoPeople untuk mendanai biaya tersebut.

Program beasiswa yang ditawarkan UoPeople di antaranya:

Foundation Hoffmann Scholarship, beasiswa ini didanai oleh Hoffmann Foundation untuk semua pelamar yang mengambil gelar associate dan hanya mampu membayar sebagian biaya ujian. Penerima beasiswa ini akan mendapatkan beasiswa untuk 10 kali biaya ujian.

Hewlett Packard Scholarships & Mentoring, beasiswa ini disediakan oleh Hewlett Packard (HP) bagi semua pelamar peremuan di UoPeople yang mengambil gelar associate. Beasiswa diberikan selama dua tahun dan disediakan untuk 100 kandidat terpilih. Bagi pelamar terpilih juga akan mendapatkan mentoring langsung dari karyawan HP.

Rabinovich & Roye Scholarship, beasiswa ini ditujukan bagi pelamar yang mengambil gelar S1 di UoPeople. Beasiswa diberikan untuk mendanai 10 kali biaya ujian di UoPeople.

Hagit & Oren Zeev Scholarship, beasiswa ini didanai oleh Hagit and Oren Zeev Scholarship Fund. Beasiswa ini menyediakan biaya untuk 10 kali ujian dan terbuka semua pelamar yang mengambil gelar associate.

University Scholarships, beasiswa ini disediakan langsung oleh UoPeople dan ditujukan bagi semua pelamar yang membutuhkan dukungan dana. Beasiswa ini berasal dari dana donasi yang diterima UoPeople.

Persyaratan:
1. Berusia 16 tahun atau lebih
2. Telah menyelesaikan pendidikan SLTA
3. Sebelum diterima ke program gelar, pelamar sudah menyelesaikan kuliah foundation UoPeople
4. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris (PBT TOEFL 500, iBT TOEFL 61, IELTS 6.0, PTE 44). Untuk program MBA PBT TOEFL 530, iBT TOEFL 71, IELTS 6.5, atau PTE 50)
5. Untuk program MBA, pelamar merupakan lulusan sarjana dari perguruan tinggi terakreditasi dengan IPK minimum 2.5, memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, serta menyertakan surat rekomendasi.

Simak juga » Info Beasiswa S2 Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Pelamar bisa langsung mendaftar melalui laman UoPeople secara online. Nantinya jika diterima di UoPeople, Anda akan diberi pilihan atau opsi untuk mengajukan beasiswa. Pendaftaran dibuka sepanjang tahun dengan lima periode pendaftaran. Deadline periode IV berakhir 28 Februari 2019 untuk perkuliahan yang dimulai 11 April 2019. Kemudian deadline periode V berakhir 9 Mei 2019 untuk perkuliahan mulai 20 Juni 2019. Pemberitahuan seleksi diberitahukan ke masing-masing pelamar setelah deadline periode berakhir. Pada bulan yang sama atau bulan berikutnya.
11/22/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Program Pertukaran Mahasiswa 2019 - 2020

Jika Anda salah seorang mahasiswa S1 di salah satu perguruan tinggi di Indonesia dan setidaknya telah menyelesaikan semester 1, beasiswa program pertukaran mahasiswa 2019 - 2020  dari AMINEF layak Anda coba. GLobal Undergraduate Exchange Program (Global UGRADE). Program pertukaran mahasiswa atau sering juga disebut program pertukaran pelajar ini memberi kesempatan untuk menjalani kuliah singkat selama satu semester di universitas-universitas Amerika Serikat. 

Selain bisa merasakan dan menjalani perkuliahan sebagai mahasiswa di universitas AS, penerima beasiswa juga akan mendapatkan banyak pengalaman. Berinteraksi dengan rekan-rekan mahasiswa AS dan dosen dan merasakan lingkungan akademik yang baru. Peserta juga akan diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan masyarakat selama 20 jam.  Serta orientasi saat kedatangan dan workshop ketika program berakhir. Selama di AS, kandiat terpilih akan tinggal di fasilitas perumahan kampus bersama mahasiswa lainnya.

Persyaratan: 
1. Warganegara Indonesia
2. Usia lebih dari 18 tahun
3. Terdaftar di program sarjana penuh waktu (S1/D4) di Indonesia, minimum telah selesai satu semester dan memiliki setidaknya satu semester lagi untuk selesai di perguruan tinggi asal saat kembali. Diutamakan mereka yang berada di semester tiga atau lima.
4. Memperlihatkan potensi kepemimpinan melalui karya akademik, keterlibatan di masyarakat, dan kegiatan ekstrakurikuler
5. Terampil berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor ITP TOEFL atau TOEFL Prediction minimal 500 yang diperoleh dalam dua tahun terakhir.
6. Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program 

* Diutamakan bagi mereka yang memiliki sedikit atau tidak ada pengalaman di AS atau di luar negeri. Hanya kandidat yang masuk pemeringkatan yang akan diberitahu untuk mengikuti wawancara

Dokumen aplikasi: 
1. Dua surat rekomendasi. Satu rekomendasi dari dosen bidang studi utama pelamar. Rekomendasi kedua bisa dari dosen lain atau dari atasan, pelatih, atau pengawas kegiatan di masyarakat. (Unduh)
2. Fotokopi KTP
3. Transkrip nilai terakhir dalam bahasa Indonesia dan Inggris 

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa program pertukaran mahasiswa 2019 di AS dilakukan secara online melalui laman Global UGRADE. Pendaftaran online tersedia mulai 1 November s/d 31 Desember 2018. Untuk mendaftar, buat akun terlebih dahulu dan unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas.

Harap dicatat bahwa ada persyaratan khusus untuk program Indonesia, yang mungkin berbeda dari rincian di situs Global UGRADE. Silakan diperhatikan secara seksama ketika melakukan pendaftaran online.

Setelah menyelesaikan aplikasi online, pelamar perlu memberitahu staf AMINEF dengan mengirimkan hasil scan nilai TOEFL ITP atau TOEFL Prediction ke email: info.scholarship@aminef.or.id dengan format subjek email:

“[Your Full Name] – Completed Global UGRAD Online Form.”

Pertanyaan terkait beasiswa dapat disampaikan melalui email: info.scholarship@aminef.or.id atau bisa juga dicek melalui laman AMINEF (www.aminef.or.id). Semoga berhasil!
11/14/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Fulbright 2019 – 2020

Ingin mengenyam studi S2 atau S3 di Amerika Serikat? Ini dia peluang bagus Beasiswa Pemerintah Amerika Serikat. Fulbright. Tahun ini, beasiswa Fulbright 2019 – 2020 kembali tersedia bagi peminat Indonesia. Beasiswa Fulbright merupakan salah satu beasiswa bergengsi yang ditawarkan Pemerintah AS. Beasiswa ini ditawarkan dalam beberapa jenis. Dua di antaranya adalah Fulbright Master’s Degree Program dan Fulbright PhD Degree Program. Beasiswa Fulbright Master merupakan beasiswa untuk jenjang master, dan beasiswa Fulbright PhD adalah beasiswa S3 bagi mereka yang ingin mengambil gelar doktor. 

Beasiswa Fulbright merupakan beasiswa penuh yang didanai Pemerintah AS melalui lembaga AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation). Fulbright Master’s Degree Program dibuka umum. Siapa saja boleh mendaftar. Begitu pun dengan beasiswa Fulbright PhD.

Tanggungan beasiswa Fulbright di antaranya mencakup dukungan visa J-1, tiket pesawat pp Indonesia-AS, biaya kuliah penuh, biaya hidup di AS, serta biaya terkait lainnya. Selain itu, penerima beasiwa Fulbright juga memperoleh asuransi kesehatan dan kecelakaan. 

Pelamar bisa mendaftar untuk semua bidang studi/keahlian yang ditawarkan di universitas-universitas AS. Pengecualian pada bidang yang terkait ilmu kedokteran.


Persyaratan:
Program master (S2):
▪ Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini menetap di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Punya persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
6. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright
7. Bersedia bekerja di institusi tempat asal setidaknya lima tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa

▪ Khusus:
1. Bergelar sarjana (S1)
2. Memiliki IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 550 atau IELTS yang setara

Program doktor (S3): 
▪ Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini menetap di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Punya persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Memiliki catatan akademik yang luar biasa
5. Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
6. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright

▪ Khusus:
1. Memiliki gelar master (S2)
2. Memiliki IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 575 atau IELTS yang setara
4. Berniat untuk mengambil atau kembali ke posisi akademis setelah menyelesaikan gelar

Dokumen aplikasi (S2/S3):
1. Formulir aplikasi lengkap. Termasuk di dalamnya satu halaman study objective. (Unduh: S2; S3)
2. Salinan skor ITP TOEFL atau IELTS (terbaru, kurang dari dua tahun terakhir)
3. Dua surat referensi, baik dari dosen/profesor atau atasan tempat kerja yang mengenal Anda dengan baik
4. Salinan ijazah dan transkrip akademik (Dalam bahasa aslinya beserta terjemahannya ke dalam bahasa Inggris) 
5. Salinan dokumen identitas (KTP atau paspor)
6. Curriculum vitae

Pendaftaran: 
Lengkapi dokumen aplikasi di atas bersama formulir aplikasi dari AMINEF. Lalu kirimkan via pos atau antar langsung ke alamat berikut: 

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) -57939085 ~ 9086

Pendaftaran serta pengajuan beasiswa Fulbright 2019/2020 paling lambat 15 Februari 2019. Aplikasi sudah harus diterima pada tanggal tersebut. Hasil seleksi pemeringkatan sekaligus untuk mengikuti tahap wawancara akan diberitahukan pada Juni 2019. Bagi yang ingin bertanya bisa melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau melalui laman Aminef (www.aminef.or.id). Semoga berhasil!
11/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa CCIP Aminef di AS untuk Lulusan SMA/SMK dan Diploma/S1

Peluang beasiswa Aminef yang ditawarkan satu ini terbilang menarik. Community College Initiative Program, biasa disingkat CCIP. Beasiswa CCIP adalah program beasiswa non gelar yang berlangsung selama satu tahun akademik di perguruan tinggi Amerika Serikat dan alumninya bisa diberikan sertifikat. Sasaran utama dari beasiswa ini adalah para lulusan SMA/SMK/sederajat yang saat ini bekerja dan berniat memperdalam keterampilan teknis, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, dan memperkuat kemampuan bahasa Inggris. Selain itu, penerima beasiswa juga diberi kesempatan untuk mengikuti magang profesional, layanan pembelajaran, serta kegiatan keterlibatan masyarakat.

Yang menarik, beasiswa CCIP juga bisa dilamar bagi Anda lulusan D1, D2, maupun D3. Sementara, bagi lulusan S1 Anda boleh mendaftar selama jurusan atau bidang studi yang dilamar berbeda dengan gelar yang diambil ketika S1. Selain itu, jurusan yang akan dilamar tersebut relevan dengan pekerjaan yang saat ini dijalani.

Beasiswa CCIP Aminef ini meliputi biaya visa J-1, biaya perjalanan pp dari kota tempat tinggal ke perguruan tinggi Amerika Serikat, biaya kuliah, tempat tinggal dan makan, tunjangan buku dan kebutuhan mendadak, asuransi kesehatan dan kecelakaan, serta beragam kegiatan pengembangan diri dan profesional. Menarik bukan?

Bidang studi:
1. Agriculture (Unduh)
2. Applied Engineering (Unduh)
3. Business Management and Administration (Unduh)
4. Early Childhood Education (Unduh)
5. Information Technology (Unduh)
6. Media (Unduh)
7. Public Safety (Unduh)
8. Tourism and Hospitality Management (Unduh)

Persyaratan:
Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap atau warganegara Amerika Serikat, atau saat ini tinggal di Amerika Serikat
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Memiliki persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mampu berbahasa Inggris
5. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
6. Bukan karyawan atau anggota keluarga dekat atau tanggungan karyawan Aminef, atau Kedutaan Besar AS, atau Departemen Luar Negeri AS
7. Tidak sedang menerima beasiswa lain pada saat mendaftar beasiswa ini

Khusus:
1. Sekurangnya memiliki ijazah SMA
2. Memiliki pengetahuan dasar bahasa Inggris, seperti yang ditunjukkan oleh nilai TOEFL ITP minimal 450 atau IELTS yang setara, dan dedikasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris
3. Saat ini sedang bekerja di bidang yang mereka daftar atau sedang menjalankan usaha kecil dengan pengalaman kerja maksimal di bawah 5 tahun.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
2. Copy terbaru (kurang dari dua tahun) skor ITP TOEFL atau IELTS
3. Copy ijazah SMA/sederajat dan transkrip (terjemahan bahasa Inggris)
4. Copy ijazah dan transkrip D1/D2/D3 atau gelar S1 (terjemahan bahasa Inggris). *Jika ada
5. Copy dokumen identitas (KTP atau paspor)
6. Surat Keterangan Bekerja dari Majikan/Supervisor atau pejabat SDM dalam bahasa Indonesia

Pendaftaran:
Lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta di atas kemudian kirimkan via pos atau antar langsung ke alamat Aminef berikut:

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 – 9086

Batas akhir pengajuan aplikasi beasiswa CCIP 2019-2020 adalah 31 Desember 2018. Hasil seleksi final akan diberitahukan pada akhir April 2019. Info pertanyaan bisa disampaikan langsung ke email Aminef: infofulbright_ind@aminef.or.id atau cek melalui website www.aminef.or.id. Semoga berhasil!
11/07/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Harvard University 2019

Ini salah satu kesempatan beasiswa di Harvard University yang bisa diikuti kandidat internasional. The Environmental Fellows Program. Beasiswa ini disediakan oleh Harvard University Center for the Environment. Tujuannya adalah memberi kesempatan bagi peraih gelar doktor baru untuk menggunakan serta mengembangkan sumber daya yang luar biasa di Harvard dalam mengatasi masalah lingkungan yang kompleks. Penerima beasiswa akan bekerja selama dua tahun dengan anggota fakultas Harvard di setiap sekolah atau departemen untuk menghasilkan pengetahuan baru sekaligus memperkuat koneksi di seluruh disiplin ilmu akademik universitas.

Kandidat penerima beasiswa Harvard akan mendapatkan gaji sebesar $ 68.000 per tahun, asuransi kesehatan karyawan, serta tunjangan perjalanan serta biaya profesional lainnya sebesar $ 2.500. Harvard University merencanakan akan menganugerahi enam penerima beasiswa lingkungan tersebut di 2019. Mereka nantinya akan mengikuti program ko-kurikuler untuk mengenal satu sama lain serta pekerjaan masing-masing. Tidak hanya itu para fellows juga akan menghadiri makan malam bersama setiap dua minggu bersama rekan-rekan mereka, anggota fakultas, serta para tamu.

Persyaratan:
1. Kandidat beasiswa 2019 sudah harus memperoleh gelar (doktor) antara bulan Mei 2015 hingga Agustus 2019. (Fellows harus sudah mengajukan disertasi mereka sebelum September 2019).
2. Kandidat dengan gelar doktor atau setara dalam bidang apapun memenuhi syarat, dan mereka dapat mengusulkan proyek-proyek penelitian dalam setiap disiplin. Pelamar tanpa gelar PhD bisa saja mendaftar jika mereka telah belajar pada bidang di mana PhD bukan jenis gelar terbatas. Semua kandidat yang berhasil harus mampu menunjukkan pengalaman melakukan riset ilmiah.
3. Kandidat yang menerima gelar terminal dari Harvard, dan post-docs yang saat ini bekerja di Harvard memenuhi syarat untuk fellowship asalkan penelitian mereka dan pengaturan tuan rumah membawa mereka ke arah baru yang secara signifikan berbeda dari penelitian gelar Ph.D. serta membangun koneksi baru di dalam Universitas. Kandidat Harvard tidak boleh mengusulkan untuk terus bekerja dengan profesor atau kelompok lab yang sama di mana mereka saat ini terkait. Tidak ada kandidat boleh mengusulkan untuk bekerja secara ekstensif dengan pembimbing tesisnya.
3. Setiap kandidat harus menjaga komitmen kepada satu atau lebih anggota fakultas Harvard, melayani sebagai mentor serta menyediakan kantor atau ruang lab selama dua tahun beasiswa.
4. Harvard adalah aksi kesetaraan, kesempatan kerja yang sama.
5. Kandidat boleh memperoleh gelar mereka dari setiap universitas di dunia. Warganegara asing memenuhi syarat untuk beasiswa, meskipun studi di Harvard umumnya mengharuskan mahir dalam berbahasa Inggris.
6. Kandidat yang berhasil siap berkomitmen bekerja di Harvard selama dua tahun penuh. Beasiswa ini memerlukan izin tinggal di wilayah Cambridge dan setiap perjalanan lapangan harus dijadwalkan untuk musim panas atau reses Januari.

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di University of Cambridge, UK

Dokumen aplikasi:
1. Curriculum vitae termasuk di dalamnya daftar publikasi
2. Proposal riset, maksimum lima halaman, referensi dihitung secara terpisah. Dalam proposal pelamar harus menjelaskan alasan mereka mengajukan fellowship di Harvard
3. Tiga contoh publikasi/karya tulis
4. Tiga surat referensi, salah satunya dari pembimbing disertasi pemohon
5. Satu letter of support dari host pemohon yang berkomitmen menjadi mentor dan menjelaskan komitmennya pada penelitian yang diusulkan, termasuk penyediaan kantor atau ruang lab dan komitmen keuangan

Pendaftaran:
Referee dan host:
Pelamar dianjurkan untuk meminta kepada referee dan host mereka untuk mengirimkan surat referensi dan dukungan yang dilampirkan melalui email dalam format Pdf atau Word yang ditujukan langsung kepada James Clem melalui email: environmental_fellows@harvard.edu

Center akan memberitahu kepada pelamar untuk mengkonfirmasi aplikasi yang dikirim telah lengkap.

Pelamar:
Pendaftaran dilakukan secara online. Lengkapi dokumen aplikasi yang tertera di atas (poin 1 – 3) dalam format Pdf, lalu lampirkan bersama formulir aplikasi online yang disediakan di laman Harvard University. Pendaftaran beasiswa Harvard University 2019 ini dibuka hingga 16 Januari 2019. Pengumuman hasil akan diberitahukan sekitar Maret 2019 kepada pelamar.

Kontak:
James Clem, Managing Director
Harvard University Center for the Environment
26 Oxford Street, 4th Floor
Cambridge MA 02138
617-495-0368
environmental_fellows@harvard.edu
11/05/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Fulbright Kunjungan ke AS buat Dosen, Pegawai, dan NGO

AMINEF menawarkan beragam jenis beasiswa Fulbright yang bisa diikuti. Selain beasiswa riset khusus peneliti, salah satu beasiswa Fulbright ini juga masih dibuka untuk 2018. Fulbright US-ASEAN Visiting Scholar Initiative Program. Kedua beasiswa tersebut memiliki durasi yang singkat. Fulbright US-ASEAN Visiting merupakan kegiatan kunjungan ke Amerika Serikat baik untuk penelitian atau kegiatan profesional lainnya. Program ini berlangsung antara 3 – 4 bulan terkait isu-isu yang relevan dan bermanfaat bagi negara anggota ASEAN. 

Sesuai namanya, program beasiswa Fulbright kunjungan ke AS ini ditujukan bagi pelamar dari 10 negara-negara anggota ASEAN, salah satunya Indonesia. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi uang saku bulanan antara  US $2.710 hingga $3.145 per bulan, tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi, biaya penyisihan $1.250, serta biaya penelitian maupun kualifikasi laboratorium universitas yang diperlukan hingga $3.000.

Kandidat terpilih dapat melakukan penelitian pada bidang-bidang, seperti Pendidikan, Ilmu Lingkungan, Integrasi Pasar Keuangan, Teknologi Pangan, Ilmu Informasi, Jurnalisme, Hukum, Ilmu Politik, Administrasi Publik, Kesehatan Global/Masyarakat, Pekerjaan Sosial, Sosiologi, Statistik, Perdagangan dan Investasi, Fasilitasi Perdagangan, dan TEFL & Linguistik Terapan, dll.

Persyaratan: 
1. Warganegara dan penduduk Indonesia selama proses nominasi dan seleksi
2. Bersedia kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program di Amerika Serikat
3. Dosen universitas, pegawai pemerintah dan kementerian luar negeri, atau staf profesional dari lembaga pemikir atau NGO dari negara-negara ASEAN yang fokus pada isu-isu Amerika – ASEAN.
4. Memiliki catatan prestasi akademis atau profesional yang signifikan
5. Mahir berbahasa Inggris
6. Kondisi kesehatan yang baik, disahkan melalui penyerahan riwayat medis dan pemeriksaan medis sebelum keberangkatan.

Ctt: Tidak memenuhi syarat bagi pelamar yang saat ini sedang mengajar, studi, atau melakukan penelitian di AS, atau telah menerima beasiswa Fulbright dalam lima tahun terakhir. Serta tidak memenuhi syarat jika telah menerima visa J-1 dalam kategori Professor / Research Scholar dalam dua tahun terakhir.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi online
2. Project statement (tiga hingga lima halaman) 
3. Bibliografi (hingga tiga halaman)
4. Curriculum viate (hingga enam halaman)
5. Surat undangan (jika ada)
6. Tiga (3) Surat rekomendasi

Pendaftaran: 
Pertama lengkapi terlebih dahulu formulir aplikasi online di laman: https://iie.embark.com

Selanjutnya pilih “US-ASEAN Fulbright Initiative” pada menu aplikasi online tersebut dan lengkapi informasi yang dibutuhkan.

Setelah melengkapi formulir aplikasi online, jangan lupa print out dan lampirkan bersama dokumen aplikasi lainnya seperti tertera di atas.

Semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan dikirim atau diajukan langsung ke: 

American Indonesian Exchange Program (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel: (021) 579 39 085 ~ 9086

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 1 November 2018. Project yang diusulkan pelamar harus dimulai September 2019 dan berakhir Desember 2019. Pertanyaan terkait aplikasi bisa disampaikan melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau kunjungi laman AMINEF (www.aminef.or.id). 
10/24/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 di Boston University, USA

Ada salah satu beasiswa S1 di Boston University yang terbuka bagi peminat internasional. Trustee Scholarship. Beasiswa ini full tanggungan biaya kuliah serta biaya wajib lainnya yang harus dikeluarkan saat menjalani studi di Boston University, USA. Trustee Scholarship adalah beasiswa berprestasi yang menyasar kandidat-kandidat internasional yang memiliki capaian akademik luar biasa serta memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus.

Penerima Trustee Scholarship dapat memperpanjang beasiswa hingga empat tahun serta terbuka untuk semua jurusan pada program S1 di Boston University. Setiap tahun 20 kuota beasiswa disediakan bagi kandidat internasional yang memenuhi kriteria. Banyak di antara penerima beasiswa merupakan lulusan SLTA dengan nilai sempurna dan biasanya masuk ke dalam 5 – 10 persen siswa terbaik di kelas.

Persyaratan:
1. Memiliki hasil capaian akademik luar biasa
2. Memiliki sudut pandang, keberanian secara intelektual dan kreatif, serta pengalaman dan prestasi luar biasa
3. Memiliki keunikan bagi komunitas kampus yang menawarkan berbagai kesempatan intelektual, budaya, dan sosial

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Dokumen aplikasi:
1. Essay (maksimum 600 kata)
2. Hasil SAT atau ACT Plus Writing
3. Hasil TOEFL atau IELTS (iBT TOEFL minimum 90, IELTS minimum 7.0)

Pendaftaran:
Buatlah essay sebanyak 600 kata atau kurang dengan menjawab pertanyaan yang disediakan berikut (pilih salah satu). Pertanyaan essai dikutip dari laman Boston University (www.bu.edu):

1) The list of works banned throughout history is long and sometimes surprising. Examples include the Bible, King Lear, The Origin of Species, Mein Kampf, Lolita, The Diary of Anne Frank, and The Adventures of Huckleberry Finn. Isaac Asimov wrote: “Any book worth banning is a book worth reading.” Do you agree? Is such censorship ever justified? If so, who or what should determine which books are read and which are forbidden?
2) Economists describe a “moral hazard” as individuals’ tendency to take greater risks when they believe that they will not bear the full cost of their actions. Some may be less careful driving, for instance, if they know that their insurance provider will cover potential accidents, while the uninsured will drive with more caution. A recent study similarly suggests a correlation between greater access to Narcan, the drug used to reverse potentially fatal opioid overdoses, and a rise in the use of opioids. In your opinion, should the concept of moral hazard affect public policy? If so, what are the relevant factors policymakers should consider in assessing questions of public safety and individual responsibility?
3) “The perfect search engine,” Google’s co-founder Sergey Brin has said, “would be like the mind of God.” In your opinion, will science and technology eventually allow us to know all things knowable? Are there limits to what the perfect search engine will reveal, or might it indeed become like the mind of God? 

Selain itu, kirimkan esai singkat tidak lebih dari 300 kata, mengenai pernyataan berikut:

“Something that’s not on the resume.” Give us a glimpse of a passion, dream, or mental pursuit that absorbs and delights you.

Essai tersebut dimuat pada laman aplikasi online sebagai bagian dari pendaftaran di Boston University

Pendaftaran beasiswa tidak membutuhkan aplikasi terpisah. Sehingga pelamar cukup mendaftar ke Boston University dan memilih salah satu program S1 yang diminati. Hanya saja pelamar harus mencermati dokumen pendaftaran yang diminta oleh masing-masing program. Hasil SAT dan TOEFL/IELTS di atas turut dilampirkan bersama dokumen pendaftaran yang diminta lainnya, seperti salinan ijazah dan transkrip, rekomendasi sekolah, salinan paspor, dll.

Pengajuan aplikasi sudah harus dilakukan paling lambat 1 Desember. Mengenai pertanyaan, bisa menghubungi telp. 617-353-2320 atau lihat di laman Boston University (www.bu.edu).
10/15/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AFDF Asia Foundation di Asia dan Amerika Serikat 2019

Tahun ini Asia Foundation kembali membuka penawaran beasiswa dalam bentuk fellowship di beberapa negara Asia. Pelamar Indonesia salah satu yang mendapat kesempatan mengikuti program Asia Foundation Development Fellows (AFDF) ini. Bentuk beasiswa yang ditawarkan berupa kegiatan pengembangan skill kepemimpinan serta pembekalan pengetahuan mendalam tentang Asia serta tantangan pembangunannya. Para kandidat terpilih akan menjalani pembelajaran intensif, kursus singkat, konferensi, serta studi tur di negara Asia (Korea Selatan dan Indonesia) serta Amerika Serikat.

Pelamar terbuka bagi Anda lulusan S1, S2, maupun S3. Dengan catatan Anda memiliki pengalaman profesional pada bidang-bidang keahlian yang menjadi perhatian Asia Foundation, seperti pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional. Pelamar bisa saja dari LSM, pegawai pemerintah, pembuat kebijakan, pengusaha sosial, wartawan, pemerhati lingkungan, akademisi, serta kandidat berbakat dan berdedikasi lainnya pada bidang lain untuk mendaftar.

Beasiswa AFDF Asia Foundation 2019 akan berlangsung di Korea Selatan, Indonesia, dan Amerika Serikat (San Francisco dan Washington DC). Di Korea, peserta akan mengikuti program pelatihan kepemimpinan yang berlangsung pada 13 – 20 April 2019. Kemudian dilanjutkan dengan workshop yang berlangsung di Indonesia pada 20 - 27 April 2019. Selanjutnya peserta akan mengikuti dialog kepemimpinan serta kegiatan pertukaran yang berlangsung di Amerika Serikat pada 8 - 24 September 2019.

Yang menarik dari kegiatan tersebut adalah semua biaya ditanggung oleh Asia Foundation. Meliputi biaya pelatihan, transportasi lokal dan tiket pesawat pp, penginapan dan makan, biaya visa, serta asuransi kesehatan dan kecelakaan. Selain itu, masing-masing peserta juga akan mendapatkan bantuan dana hingga $5.000 untuk pengembangan profesionalisme mereka. Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Memiliki rekam pengalaman dan prestasi terkait dengan bidang keahlian Asia Foundation, yakni pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional
2. Pemimpin yang bijaksana, berkomitmen, terhormat dan inspirasional dalam bidang profesional mereka serta di dalam komunitas yang lebih luas
3. Berusia di bawah 40 tahun per 1 Januari 2019
5. Fasih dalam bahasa Inggris (hasil ujian TOEFL tidak diperlukan)
6. Bersedia dan dapat berpartisipasi dalam semua komponen program pada tanggal program yang ditentukan
7. Penduduk tetap atau warganegara dari negara berikut di mana Asia Foundation memiliki program: Afghanistan; Bangladesh; Cambodia; China; India; Indonesia; Japan; Korea; Laos; Malaysia; Mongolia; Myanmar; Nepal; Pakistan; Philippines; Singapore; Sri Lanka; Thailand; Timor-Leste; and, Vietnam.

Simak juga » Beasiswa CCIP untuk Lulusan SMA/SMK, D2, D3, S1

Dokumen aplikasi:
1. Informasi pribadi
2. Essay
3. CV/resume (maksimal 3 halaman)
4. Copy transkrip akademik
5. Video singkat pengenalan diri (3-4 menit)
6. (2) surat rekomendasi

Informasi pribadi, essay, dan surat rekomendasi dapat dilengkapi langsung secara online di aplikasi online setelah membuat akun. Untuk CV, copy transkrip akademik, dan video pengenalan diri disiapkan sendiri kemudian diunggah ke aplikasi online. Penjelasan lebih teknis tertera di panduan yang bisa diunduh di link pendaftaran di bawah.

Pendaftaran:
Pelamar terlebih dahulu membuat akun di laman pendaftaran Asia Foundation. Lihat “Apply Now” pada bagian bawah laman tersebut. Kemudian log in untuk melengkapi aplikasi online yang mereka sediakan.

Pengajuan aplikasi beasiswa Asia Foundation 2019 paling lambat 22 Oktober 2018. Hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan Januari 2019.

Kontak:
Asia Foundation Development Fellows Staff:
Davey M. Kim
Senior Program Officer
Tel (direct): 415-743-3389
e: development.fellows@asiafoundation.org
w: www.asiafoundation.org 
10/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di American University AS Jenjang S1 2019 - 2020

Peluang beasiswa ini disediakan American University bagi siswa internasional yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S1 di Amerika Serikat. AU Emerging Global Leader Scholarship. Sasaran beasiswa adalah calon-calon berbakat yang tidak saja memiliki prestasi akademik, tapi juga potensi kepemimpinan, serta peran serta untuk terlibat secara global. Setelah lulus, penerima beasiswa S1 di American University juga diharapkan bisa kembali ke negara asal mereka dan memperbaiki kekurangan sumber daya serta melayani masyarakat.

American University (AU) kini membuka beasiswa 2019 – 2020. Beasiswa tersebut mencakup semua tagihan biaya di AU, seperti biaya kuliah penuh, kamar, dan makan. Meski begitu beasiswa AU EGL tidak termasuk biaya non-tagihan, seperti asuransi kesehatan wajib, buku, tiket pesawat, serta biaya lain-lain yang jumlah keseluruhannya sekitar US $ 4.000 per tahun.

Penerima beasiswa S1 American University dapat memperbarui beasiswa yang diperoleh setiap tahun hingga maksimum empat tahun. Pertimbangannya berdasarkan capaian akademik yang memuaskan.

Jika kandidat yang melamar beasiswa AU EGL di American University tidak diterima untuk 2019, masih tersedia peluang beasiswa parsial di kampus tersebut. Tentunya beasiswa parohan ini akan membutuhkan biaya lebih besar karena hanya menanggung sebagian dari biaya kuliah.

Persyaratan:
1. Bukan warganegara Amerika Serikat, penduduk tetap AS, atau berkewarganegaraan ganda AS dengan negara lain
2. Tidak memenuhi syarat jika telah terdaftar atau sudah memulai kuliah di universitas lain di negara asal atau Amerika Serikat
3. Tidak memenuhi syarat jika lulus sekolah menengah di bawah tahun 2017

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 Terbaru 2019 - 2020

Diutamakan bagi:
1. Siswa internasional yang berhasil mengatasi berbagai kendala dan tantangan serta mereka yang berasal dari beragam latarbelakang sosial ekonomi global dan kurang terwakili
2. Memiliki IPK minim setara 3.8 (atau ada di peringkat 10 persen lulusan terbaik) di kelas 9 – 12
3. Menunjukkan komitmen kepemimpinan, sukarelawan, pengabdian masyarakat, serta untuk memajukan kebutuhan orang-orang di negara asalnya
4. Memiliki skor TOEFL iBT 95, IELTS 70, atau TOEFL PBT 600 (atau lebih)
5. Siswa yang masih terdaftar di SMA dan lulus pada bulan Juni 2019.
6. Penting: Siswa dalam sistem IB harus merencanakan untuk lulus dengan ijazah IB penuh dengan sekurangnya matapelajaran 3 HL. Siswa yang belajar di sistem British A-Level harus merampungkan setidaknya 3 level A dan menyelesaikan 13 tahun studi sebelum Agustus 2019.

Pendaftaran:
1. Lengkapi formulir aplikasi online AU EGL serta pertanyaan 1 – 4
2. Mengajukan bank letter dan formulir AU Certification of Finances (AU CFIS) – masing-masing menunjukkan minimal US $ 4.000. Itu dapat dikirim melalui fax ke: +1-202-885-1025 (Kunjungi www.american.edu/ocl/isss/Financial-Proof.cfm untuk contoh bank letter dan format AU CFIS.)
3. Ajukan hasil skor resmi TOEFL atau IELTS (diutamakan TOEFL iBT 95, IELTS 7.0 atau TOEFL pBT 600 atau lebih) jika tersedia. Scan lalu kirim melalui email: admissionsdocuments@american.edu
4. Lengkapi dan kirim aplikasi umum, bersama dengan semua dokumen pendukung per ceklis yang tertera di https://www.american.edu/admissions/international/instructions.cfm sebelum 15 Desember 2018 atau paling lambat 15 Januari 2019.
5. Jika Anda mendaftar melalui program yang didukung oleh EducationUSA (www.educationusa.state.gov) seperti USAP, CCC, Diana Kamal Scholarship, atau sejenisnya, mohon sediakan surat dari pembimbing pusat EducationUSA yang mengkonfirmasi pencalonan Anda
6. Jika Anda tidak terpilih sebagai salah satu finalis, Anda masih bisa dipertimbangkan untuk penerimaan di American University, Washington, DC dan memenuhi syarat untuk beasiswa parsial. Meskipun demikian, untuk melanjutkan proses aplikasi, Anda perlu mengajukan bukti pendanaan total US $ 66.717 (estimasi tahun pertama studi).

Pendaftaran beasiswa S1 di American University dibuka hingga 15 Desember 2018 atau paling lambat 15 Januari 2019. Para semi finalis maupun finalis beasiswa AU EGL akan menjalani wawancara melalui Skype. Informasi lebih lanjut dapat ditanyakan melalui email: intadm@american.edu atau web universitas (www.american.edu). Selamat mencoba!
9/07/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AAUW di Universitas AS untuk Wanita (S2, S3, Postdoc)

Beasiswa menarik ini ditawarkan American Association of University Women (AAUW), organisasi non profit yang aktif menyuarakan kesetaraan dan pendidikan bagi kaum wanita dan anak-anak perempuan. AAUW memberi kesempatan bagi wanita untuk melanjutkan studi pascasarjana, meliputi jenjang master dan doktor di universitas-universitas AS, selain itu dibuka pula kesempatan jika ingin mengambil program postdoctoral di AS. 

Beasiswa AAUW ini disediakan melalui skema AAUW's International Fellowships. Peluang terbuka bagi wanita internasional yang bukan berkewarganegaraan Amerika Serikat dan belum pernah menerima fellowship dari AAUW. Jika pelamar merupakan anggota  Graduate Women International (GWI), mereka bisa mengajukan studi di luar AS (selain negara asal), meskipun kuotanya tersedia dalam jumlah terbatas. 

Diutamakan pelamar yang telah memperlihatkan komitmen dalam memajukan kaum wanita dan gadis remaja, baik di masyarakat, komunitas, maupun lingkungan kerja profesional. 

Peraih beasiswa AAUW untuk jenjang master/gelar profesional sebesar USD 18.000, jenjang doktoral USD 20.000, dan postdoctoral USD 30.000. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk biaya pendidikan, biaya hidup, perawatan anak, serta biaya meeting profesional, konferensi, atau seminar selama tidak melebihi 10 persen dari fellowship. Beasiswa ini diberikan untuk durasi satu tahun (1 Juli 2019 – 30 Juni 2020). Tersedia hingga lima kuota untuk perpanjangan di tahun kedua bagi penerima beasiswa S2/gelar profesional. 

Persyaratan: 
1. Bukan warganegara/penduduk tetap, atau wanita yang berkewarganegaraan ganda Amerika Serikat
2. Memegang gelar sarjana atau akan selesai paling lambat 15 November 2018
3. Berniat mengabdikan diri secara penuh melalui rencana akademik yang diusulkan selama tahun beasiswa 
4. Berniat kembali ke negara asal untuk mengejar karir profesional 
5. Mahir dalam bahasa Inggris (Minimum skor TOEFL iBT 79 atau TOEFL PBT 550) 
6. Pelamar master dan doktor sudah harus mendaftar ke perguruan tinggi terakreditasi paling lambat 15 November 2018 untuk periode tahun beasiswa dan harus menyebutkan nama institusi di aplikasi International Fellowship
7. Beasiswa gelar master/profesional ditujukan untuk program gelar jenjang master atau profesional, seperti J.D., M.F.A., L.L.M., M.Arch, atau gelar medis seperti M.D., D.D.S., dll. 
8. Beasiswa doktor dimaksudkan untuk gelar doktor, seperti Ph.D. atau Ed.D.
9. Pelamar postdoctoral harus menunjukkan bukti gelar doktor mereka; memegang gelar doktor yang diklasifikasikan sebagai gelar riset, seperti Ph.D., Ed.D., D.B.A., M.D. atau M.F.A paling lambat 15 November 2018; dan menyebutkan di mana mereka akan melakukan penelitian
10. Pelamar gelar master dan doktor harus diterima di institusi terakreditas AS yang berlokasi di Amerika Serikat selama tahun beasiswa 
11. Sejumlah penghargaan terbatas  tersedia bagi anggota GWI untuk kegiatan studi atau penelitian di negara lain selain negara sendiri
12. Pelamar harus melakukan studi atau penelitian tahun penuh. International Fellowships tidak menyediakan dana untuk studi atau penelitian tahun parsial . Program yang berakhir sebelum April di tahun beasiswa tidak memenuhi syarat.
13. Beasiswa master dan doktor mendukung kuliah berbasis kelas tradisional dari studi di perguruan tinggi atau universitas. Program beasiswa ini tidak menyediakan pendanaan untuk pembelajaran jarak jauh atau program online atau gelar yang sangat bergantung pada komponen pembelajaran jarak jauh. 
Dokumen aplikasi: 
1. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau profesional 
2. Salinan ijazah dan transkrip akademik 
3. Ijazah dan transkrip doktor untuk pelamar postdoctoral 
4. Laporan skor tes TOEFL 
5. Letter of admission 
6. CV/resume 
7. Narasi
8. Anggaran belanja

*Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris turut dilampirkan jika dokumen dimuat dalam bahasa selain Inggris, seperti ijazah dan transkrip. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa AAUW dilakukan secara online dengan melampirkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Isi formulir pendaftaran dan lampirkan bersama dokumen aplikasi sesuai petunjuk yang disediakan. Silakan buat akun terlebih dahulu jika belum pernah mendaftar. 

Deadline pendaftaran dan pengiriman aplikasi beasiswa paling lambat 15 November 2018. Pengumuman hasil akan diberitahu kepada semua pelamar melalui email pada 15 April 2019. Sementara program beasiswa mulai berjalan terhitung 1 Juli 2019 - 30 Juni 2020. Pertanyaan bisa diajukan melalui email: aauw@applyists.com. Semoga berhasil!
8/08/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pertukaran Pelajar ke USA (YSEALI)

Ini dia salah satu beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat (USA). Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI). Diluncurkan sejak 2013 lalu oleh Presiden Barack Obama untuk menjaring pemimpin-pemimpin muda dari negara ASEAN, salah satunya Indonesia. Program ini memberi kesempatan bagi kandidat terpilih untuk mengikuti kuliah singkat intensif di salah satu universitas atau perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Ada beberapa program YSEALI. Khusus untuk pertukaran pelajar, Anda bisa mengikuti YSEALI Academic Fellows. Perkuliahan yang bisa dipilih, di antaranya Civic engagement, Environmental Issues, dan Social Entrepreneurship and Economic Development.

Selain memperdalam pemahaman tentang Amerika Serikat, program YSEALI juga dimaksudkan untuk meningkatkan skill kepemimpinan bagi penerima beasiswa. Sejumlah kegiatan yang diikuti di antaranya pengembangan kepemimpinan, studi tur pendidikan, kegiatan pelayanan masyarakat, serta kesempatan untuk terlibat langsung dengan rekan-rekan di Amerika.

Program akan berakhir di Washington, DC dan memungkinkan terlibat dalam pertemuan bersama para pembuat kebijakan, perwakilan pemerintah, pebisnis, serta para cendikiawan.

Persyaratan:
1. Berusia 18 sampai 25 tahun saat mengajukan aplikasi
2. Warganegara dari salah satu negara berikut: Indonesia, Brunei, Burma, Cambodia, Laos, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, dan Vietnam.
3. Penduduk tetap dari salah satu negara berikut: Indonesia, Brunei, Burma, Cambodia, Laos, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, dan Vietnam. 
4. Merupakan mahasiswa S1 (full-time) atau telah lulus (S1) dalam empat tahun terakhir
5. Mahir dalam membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Inggris
6. Memenuhi syarat untuk memperoleh visa J-1 Amerika Serikat

Simak juga » Beasiswa DAAD Program S2, S3 di Jerman

Pendaftaran:
Pelamar hanya dapat memilih salah satu kegiatan pertukaran berikut:
▪ YSEALI Academic Fellowship on Civic Engagement
▪ YSEALI Academic Fellowship on Environmental Issues
▪ YSEALI Academic Fellowship on Social Entrepreneurship and Economic Development

Lengkapi formulir aplikasi online beasiswa pertukaran pelajar YSEALI untuk musim gugur 2018. Dan paling lambat diajukan 1 Juni 2018. Hanya bagi kandidat yang masuk pemeringkatan yang akan diundang untuk mengikuti wawancara. Informasi pertanyaan bisa disampaikan melalui email:  YSEALIjkt@state.gov

Kriteria seleksi:
▪ Memiliki kualitas kepemimpinan yang kuat serta potensi di universitas, tempat kerja, dan/atau komunitas
▪ Menunjukkan minat, pengetahuan, atau pengalaman profesional pada salah satu tema YSEALI
▪ Memperlihatkan komitmen atau minat pada pelayanan masyarakat, sukarelawan, atau bimbingan
▪ Menunjukkan minat yang serius mempelajari tentang Amerika Serikat dan ASEAN sebagai kawasan
▪ Bersedia untuk berpartisipasi aktif dalam program akademik intensif, pelayanan masyarakat, dan studi tur
▪ Berkomitmen untuk kembali ke negara asal untuk menerapkan keterampilan dan pelatihan kepemimpinan untuk memberi manfaat bagi masyarakat, negara, atau kawasan ASEAN
▪ Diutamakan (mereka) yang belum pernah studi atau memiliki pengalaman perjalanan ke Amerika Serikat sebelumnya.
6/02/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya