Beasiswa Fulbright Kunjungan ke AS buat Dosen, Pegawai, dan NGO

AMINEF menawarkan beragam jenis beasiswa Fulbright yang bisa diikuti. Selain beasiswa riset khusus peneliti, salah satu beasiswa Fulbright ini juga masih dibuka untuk 2019. Fulbright US-ASEAN Visiting Scholar Initiative Program. Kedua beasiswa tersebut memiliki durasi yang singkat. Fulbright US-ASEAN Visiting merupakan kegiatan kunjungan ke Amerika Serikat baik untuk penelitian atau kegiatan profesional lainnya pada musim semi 2021. Program ini berlangsung antara 3 – 4 bulan terkait isu-isu yang relevan dan bermanfaat bagi negara anggota ASEAN. 

Sesuai namanya, program beasiswa Fulbright kunjungan ke AS ini ditujukan bagi pelamar dari 10 negara-negara anggota ASEAN, salah satunya Indonesia. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi uang saku bulanan antara  US $2.710 hingga $3.145 per bulan, tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi, biaya penyisihan $1.250, serta biaya penelitian maupun kualifikasi laboratorium universitas yang diperlukan hingga $3.000.

Kandidat terpilih dapat melakukan penelitian pada bidang-bidang, seperti Pendidikan, Integrasi Pasar Keuangan, Teknologi Pangan, Ilmu Informasi, Jurnalisme, Hukum, Administrasi Publik, Kesehatan Masyarakat / Global, Statistik, Perdagangan dan Investasi, Fasilitasi Perdagangan, dll.

Persyaratan: 
1. Warganegara dan penduduk Indonesia selama proses nominasi dan seleksi
2. Bersedia kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program di Amerika Serikat
3. Dosen universitas, pegawai pemerintah dan kementerian luar negeri, atau staf profesional dari lembaga pemikir atau NGO dari negara-negara ASEAN yang fokus pada isu-isu Amerika – ASEAN.
4. Memiliki catatan prestasi akademis atau profesional yang signifikan
5. Mahir berbahasa Inggris
6. Kondisi kesehatan yang baik, disahkan melalui penyerahan riwayat medis dan pemeriksaan medis sebelum keberangkatan.

Ctt: Tidak memenuhi syarat bagi pelamar yang saat ini sedang mengajar, studi, atau melakukan penelitian di AS, atau telah menerima beasiswa Fulbright dalam lima tahun terakhir. Serta tidak memenuhi syarat jika telah menerima visa J-1 dalam kategori Professor / Research Scholar dalam dua tahun terakhir. Diutamakan bagi pelamar yang belum memiliki pengalaman di Amerika Serikat.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi online
2. Project statement (tiga hingga lima halaman) 
3. Bibliografi (hingga tiga halaman)
4. Curriculum viate (hingga enam halaman)
5. Surat undangan (diutamakan, jika ada)
6. Tiga (3) Surat rekomendasi
Pendaftaran: 
Pertama lengkapi terlebih dahulu formulir aplikasi online di laman: apply.iie.org/fvsp2020
buat akun terlebih dahulu.

Selanjutnya login dan  pilih “US-ASEAN Fulbright Initiative” pada menu aplikasi online tersebut dan lengkapi informasi yang dibutuhkan.

Setelah melengkapi formulir aplikasi online, jangan lupa print out dan lampirkan bersama dokumen aplikasi lainnya seperti tertera di atas.

Semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan dikirim atau diajukan langsung ke: 

American Indonesian Exchange Program (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel: (021) 579 39 085 ~ 9086

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 1 November 2019. Project yang diusulkan pelamar harus dimulai pada musim 2021 antara Januari hingga Mei. Pertanyaan terkait aplikasi bisa disampaikan melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau kunjungi laman AMINEF (www.aminef.or.id). 
10/16/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 di Boston University, USA

Ada salah satu beasiswa S1 di Boston University yang terbuka bagi peminat internasional. Trustee Scholarship. Beasiswa ini full tanggungan biaya kuliah serta biaya wajib lainnya yang harus dikeluarkan saat menjalani studi di Boston University, USA. Trustee Scholarship adalah beasiswa berprestasi yang menyasar kandidat-kandidat internasional yang memiliki capaian akademik luar biasa serta memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus.

Penerima Trustee Scholarship dapat memperpanjang beasiswa hingga empat tahun serta terbuka untuk semua jurusan pada program S1 di Boston University. Setiap tahun sekitar 20 kuota beasiswa disediakan bagi kandidat internasional yang memenuhi kriteria. Banyak di antara penerima beasiswa merupakan lulusan SLTA dengan nilai sempurna dan biasanya masuk ke dalam 5 – 10 persen siswa terbaik di kelas.

Persyaratan:
1. Memiliki hasil capaian akademik luar biasa
2. Memiliki sudut pandang, keberanian secara intelektual dan kreatif, serta pengalaman dan prestasi luar biasa
3. Memiliki keunikan bagi komunitas kampus yang menawarkan berbagai kesempatan intelektual, budaya, dan sosial

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Dokumen aplikasi:
1. Essay (maksimum 600 kata)
2. Hasil SAT atau ACT Plus Writing
3. Hasil TOEFL atau IELTS (iBT TOEFL minimum 90, IELTS minimum 7.0)

Pendaftaran:
Buatlah essay sebanyak 600 kata atau kurang dengan menjawab pertanyaan yang disediakan berikut (pilih salah satu). Pertanyaan essai dikutip dari laman Boston University (www.bu.edu):

1) School can often seem like work: a set of responsibilities, obligations, and tasks to be completed. But Trustee Scholars are creative and curious, rather than merely dutiful. Give us a glimpse of an intellectual pursuit or challenge that absorbs you, gives you joy, or provokes your curiosity, and tell us why.

2) One of BU’s most distinguished alumni, Dr. Martin Luther King, Jr., wrote that “The time is always right to do what’s right.” Is there a time when you sought equity and fairness by challenging a social norm? Or, can you share an example of how you can imagine yourself helping to create a more inclusive and fair community?

Essai tersebut dimuat pada laman aplikasi online Common yang juga sekaligus pendaftaran di Boston University.

Pendaftaran beasiswa tidak membutuhkan aplikasi terpisah. Sehingga pelamar cukup mendaftar ke Boston University dan memilih salah satu program S1 yang diminati. Hanya saja pelamar harus mencermati dokumen pendaftaran yang diminta oleh masing-masing program. Hasil SAT dan TOEFL/IELTS di atas turut dilampirkan bersama dokumen pendaftaran yang diminta lainnya, seperti salinan ijazah dan transkrip, rekomendasi sekolah, salinan paspor, dll.

Pengajuan aplikasi sudah harus dilakukan paling lambat 1 Desember setiap tahunnya. Mengenai pertanyaan, bisa menghubungi telp. 617-353-2320 atau lihat di laman Boston University (www.bu.edu).
10/15/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa CCIP Aminef di AS untuk Lulusan SMA/SMK dan Diploma/S1

Peluang beasiswa Aminef yang ditawarkan satu ini terbilang menarik. Community College Initiative Program, biasa disingkat CCIP. Beasiswa CCIP adalah program beasiswa non gelar yang berlangsung selama satu tahun akademik di perguruan tinggi Amerika Serikat dan alumninya bisa diberikan sertifikat. Sasaran utama dari beasiswa ini adalah para lulusan SMA/SMK/sederajat yang saat ini bekerja dan berniat memperdalam keterampilan teknis, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, dan memperkuat kemampuan bahasa Inggris. Selain itu, penerima beasiswa juga diberi kesempatan untuk mengikuti magang profesional, layanan pembelajaran, serta kegiatan keterlibatan masyarakat.

Yang menarik, beasiswa CCIP juga bisa dilamar bagi Anda lulusan D1, D2, maupun D3. Sementara, bagi lulusan S1 Anda boleh mendaftar selama jurusan atau bidang studi yang dilamar berbeda dengan gelar yang diambil ketika S1. Selain itu, jurusan yang akan dilamar tersebut relevan dengan pekerjaan yang saat ini dijalani.

Beasiswa CCIP Aminef ini meliputi biaya visa J-1, biaya perjalanan pp dari kota tempat tinggal ke perguruan tinggi Amerika Serikat, biaya kuliah, tempat tinggal dan makan, tunjangan buku dan kebutuhan mendadak, asuransi kesehatan dan kecelakaan, serta beragam kegiatan pengembangan diri dan profesional. Menarik bukan?

Bidang studi:
1. Agriculture (Unduh)
2. Applied Engineering (Unduh)
3. Business Management and Administration (Unduh)
4. Early Childhood Education (Unduh)
5. Information Technology (Unduh)
6. Media (Unduh)
7. Public Safety (Unduh)
8. Tourism and Hospitality Management (Unduh)

Persyaratan:
Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap atau warganegara Amerika Serikat, atau saat ini tinggal di Amerika Serikat
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Memiliki persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mampu berbahasa Inggris
5. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
6. Bukan karyawan atau anggota keluarga dekat atau tanggungan karyawan Aminef, atau Kedutaan Besar AS, atau Departemen Luar Negeri AS
7. Tidak sedang menerima beasiswa lain pada saat mendaftar beasiswa ini

Khusus:
1. Sekurangnya memiliki ijazah SMA/sederajat
2. Memiliki pengetahuan dasar bahasa Inggris, seperti yang ditunjukkan oleh nilai TOEFL ITP minimal 450 atau IELTS yang setara, dan dedikasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris
3. Saat ini sedang bekerja di bidang yang mereka daftar atau sedang menjalankan usaha kecil dengan pengalaman kerja maksimal di bawah 5 tahun.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
2. Copy terbaru (kurang dari dua tahun) skor ITP TOEFL atau IELTS
3. Copy ijazah SMA/sederajat dan transkrip (terjemahan bahasa Inggris)
4. Copy ijazah dan transkrip D1/D2/D3 atau gelar S1 (terjemahan bahasa Inggris). *Jika ada
5. Copy dokumen identitas (KTP atau paspor)
6. Surat Keterangan Bekerja dari Majikan/Supervisor atau pejabat SDM dalam bahasa Indonesia

Pendaftaran:
Lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta di atas kemudian kirimkan via pos atau antar langsung ke alamat Aminef berikut:

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 – 9086

Batas akhir pengajuan aplikasi beasiswa CCIP 2020-2021 adalah 1 Desember 2019. Hasil seleksi final akan diberitahukan pada awal Mei 2020 sekaligus penempatan kampus di AS. Selain seleksi berkas, tahapan berikutnya pelamar juga akan mengikuti seleksi wawancara. Detil jadwal tertera di formulir aplikasi. Info pertanyaan bisa disampaikan langsung ke email Aminef: infofulbright_ind@aminef.or.id atau cek melalui website www.aminef.or.id. Semoga berhasil!
10/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AFDF Asia Foundation di Asia dan Amerika Serikat 2020

Tahun ini Asia Foundation kembali membuka penawaran beasiswa dalam bentuk fellowship di beberapa negara Asia. Pelamar Indonesia salah satu yang mendapat kesempatan mengikuti program Asia Foundation Development Fellows (AFDF) ini. Bentuk beasiswa yang ditawarkan berupa kegiatan pengembangan skill kepemimpinan, jaringan kerja profesional, serta pembekalan pengetahuan mendalam tentang Asia serta tantangan pembangunannya. Para kandidat terpilih akan menjalani pembelajaran intensif, kursus singkat, konferensi, serta studi tur di negara Asia (Laos dan Singapura) serta Amerika Serikat (San Fransisco dan Washington DC).

Pelamar terbuka bagi Anda lulusan S1, S2, maupun S3 yang berusia di bawah 40 tahun. Dengan catatan Anda memiliki pengalaman profesional pada bidang-bidang keahlian yang menjadi perhatian Asia Foundation, seperti pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional. Pelamar bisa saja dari LSM, pegawai pemerintah, pembuat kebijakan, pengusaha sosial, wartawan, pemerhati lingkungan, akademisi, serta kandidat berbakat dan berdedikasi lainnya pada bidang lain untuk mendaftar.

Beasiswa AFDF Asia Foundation 2020 akan berlangsung di Laos, Singapura, dan Amerika Serikat (San Francisco dan Washington DC). Di Laos, peserta akan mengikuti dialog kepemimpinan dan kegiatan pertukaran yang berlangsung pada 21 Maret – 2 April 2020. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan forum kepemimpinan untuk masa depan Asia yang berlangsung di Singapura pada 3 - 5 April 2020. Selanjutnya peserta kembali akan mengikuti dialog kepemimpinan serta kegiatan pertukaran yang berlangsung di Amerika Serikat pada 12 - 26 September 2020.

Yang menarik dari kegiatan tersebut adalah semua biaya ditanggung oleh Asia Foundation. Meliputi biaya pelatihan, transportasi lokal dan tiket pesawat pp, penginapan dan makan, biaya visa, serta asuransi kesehatan dan kecelakaan. Selain itu, masing-masing peserta juga akan mendapatkan bantuan dana hingga $5.000 untuk pengembangan profesionalisme mereka. Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Memiliki rekam pengalaman dan prestasi terkait dengan bidang keahlian Asia Foundation, yakni pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional
2. Pemimpin yang bijaksana, berkomitmen, terhormat dan inspirasional dalam bidang profesional mereka serta di dalam komunitas yang lebih luas
3. Berusia di bawah 40 tahun per 1 Januari 2020
5. Fasih dalam bahasa Inggris (hasil ujian TOEFL tidak diperlukan)
6. Bersedia dan dapat berpartisipasi dalam semua komponen program pada tanggal program yang ditentukan
7. Penduduk tetap atau warganegara dari negara berikut di mana Asia Foundation memiliki program: Afghanistan; Bangladesh; Cambodia; China; India; Indonesia; Japan; Korea; Laos; Malaysia; Mongolia; Myanmar; Nepal; Pakistan; Philippines; Singapore; Sri Lanka; Thailand; Timor-Leste; and, Vietnam.

Simak juga » Beasiswa CCIP untuk Lulusan SMA/SMK, D2, D3, S1

Dokumen aplikasi:
1. Informasi pribadi
2. Essay
3. CV/resume (maksimal 3 halaman)
4. Copy transkrip akademik
5. Video singkat pengenalan diri (3-4 menit)
6. (2) surat rekomendasi

Informasi pribadi, essay, dan surat rekomendasi dapat dilengkapi langsung secara online di aplikasi online setelah membuat akun. Untuk CV, copy transkrip akademik, dan video pengenalan diri disiapkan sendiri kemudian diunggah ke aplikasi online. Penjelasan lebih teknis tertera di panduan yang bisa diunduh di link pendaftaran di bawah.

Pendaftaran:
Pelamar terlebih dahulu membuat akun di laman pendaftaran Asia Foundation. Lihat “Apply Now” pada bagian bawah laman tersebut. Kemudian log in untuk melengkapi aplikasi online yang mereka sediakan. Jika belum memiliki akun silakan buat akun terlebih dahulu.

Pengajuan aplikasi beasiswa Asia Foundation 2020 paling lambat 7 Oktober 2019. Hasil seleksi akan diumumkan pada Januari 2020.

Kontak:
Asia Foundation Development Fellows Staff:
▪ Julian Rhoads
Senior Program Officer
Tel (direct): 415-655-4812
e: development.fellows@asiafoundation.org

▪ Amanda Bensel
Program Officer
Tel (direct): 415-743-3342
e: development.fellows@asiafoundation.orgw: www.asiafoundation.org 
10/04/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di American University AS Jenjang S1 2020 - 2021

Peluang beasiswa ini disediakan American University bagi siswa internasional yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S1 di Amerika Serikat. AU Emerging Global Leader Scholarship. Sasaran beasiswa adalah calon-calon berbakat yang tidak saja memiliki prestasi akademik, tapi juga potensi kepemimpinan, serta peran serta untuk terlibat secara global. Setelah lulus, penerima beasiswa S1 di American University juga diharapkan bisa kembali ke negara asal mereka dan memperbaiki kekurangan sumber daya serta melayani masyarakat.

American University (AU) kini membuka beasiswa 2020 – 2021. Beasiswa tersebut mencakup semua tagihan biaya di AU, seperti biaya kuliah penuh, kamar, dan makan. Meski begitu beasiswa AU EGL tidak termasuk biaya non-tagihan, seperti asuransi kesehatan wajib, buku, tiket pesawat, serta biaya lain-lain yang jumlah keseluruhannya sekitar US $ 4.000 per tahun.

Penerima beasiswa S1 American University dapat memperbarui beasiswa yang diperoleh setiap tahun hingga maksimum empat tahun. Pertimbangannya berdasarkan capaian akademik yang memuaskan.

Jika kandidat yang melamar beasiswa AU EGL di American University tidak diterima untuk 2020, masih tersedia peluang beasiswa parsial di kampus tersebut. Tentunya beasiswa parohan ini akan membutuhkan biaya lebih besar karena hanya menanggung sebagian dari biaya kuliah.

Persyaratan:
1. Bukan warganegara Amerika Serikat, penduduk tetap AS, atau berkewarganegaraan ganda AS dengan negara lain
2. Tidak memenuhi syarat jika telah terdaftar atau sudah memulai kuliah di universitas lain di negara asal atau Amerika Serikat
3. Tidak memenuhi syarat jika lulus sekolah menengah di bawah tahun 2018

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 Terbaru 2020 - 2021

Diutamakan bagi:
1. Siswa internasional yang berhasil mengatasi berbagai kendala dan tantangan serta mereka yang berasal dari beragam latarbelakang sosial ekonomi global dan kurang terwakili
2. Memiliki IPK minim setara 3.8 (atau ada di peringkat 10 persen lulusan terbaik) di kelas 9 – 12
3. Menunjukkan komitmen kepemimpinan, sukarelawan, pengabdian masyarakat, serta untuk memajukan kebutuhan orang-orang di negara asalnya
4. Memiliki skor TOEFL iBT 95, IELTS 7.0, atau TOEFL PBT 600 (atau lebih)
5. Siswa yang masih terdaftar di SMA dan lulus pada bulan Juni 2020.
6. Penting: Siswa dalam sistem IB harus merencanakan untuk lulus dengan ijazah IB penuh dengan sekurangnya matapelajaran 3 HL. Siswa yang belajar di sistem British A-Level harus merampungkan setidaknya 3 level A dan menyelesaikan 13 tahun studi sebelum Agustus 2020.

Pendaftaran:
1. Lengkapi formulir aplikasi online AU EGL serta pertanyaan 1 – 4
2. Mengajukan bank letter dan formulir AU Certification of Finances (AU CFIS) – masing-masing menunjukkan minimal US $ 4.000. Itu dapat dikirim melalui fax ke: +1-202-885-1025 (Kunjungi www.american.edu/ocl/isss/Financial-Proof.cfm untuk contoh bank letter dan format AU CFIS.)
3. Ajukan hasil skor resmi TOEFL atau IELTS (diutamakan TOEFL iBT 95, IELTS 7.0 atau TOEFL pBT 600 atau lebih) jika tersedia. Scan lalu kirim melalui email: admissionsdocuments@american.edu
4. Lengkapi dan kirim aplikasi umum, bersama dengan semua dokumen pendukung per ceklis yang tertera di www.american.edu/admissions/international/instructions.cfm sebelum 15 Desember 2019 atau paling lambat 15 Januari 2020.
5. Jika Anda mendaftar melalui program yang didukung oleh EducationUSA (www.educationusa.state.gov) seperti USAP, CCC, Diana Kamal Scholarship, atau sejenisnya, mohon sediakan surat dari pembimbing pusat EducationUSA yang mengkonfirmasi pencalonan Anda
6. Jika Anda tidak terpilih sebagai salah satu finalis, Anda masih bisa dipertimbangkan untuk penerimaan di American University, Washington, DC dan memenuhi syarat untuk beasiswa parsial. Meskipun demikian, untuk melanjutkan proses aplikasi, Anda perlu mengajukan bukti pendanaan total US $ 66.717 (estimasi tahun pertama studi).

Pendaftaran beasiswa S1 di American University dibuka hingga 15 Desember 2019 atau paling lambat 15 Januari 2020. Para semi finalis maupun finalis beasiswa AU EGL akan menjalani wawancara melalui Skype. Informasi lebih lanjut dapat ditanyakan melalui email: intadm@american.edu atau web universitas (www.american.edu). Selamat mencoba!
9/25/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AAUW di Universitas AS untuk Wanita (S2, S3, Postdoc)

Beasiswa menarik ini ditawarkan American Association of University Women (AAUW), organisasi non profit yang aktif menyuarakan kesetaraan dan pendidikan bagi kaum wanita dan remaja perempuan. AAUW memberi kesempatan bagi wanita untuk melanjutkan studi pascasarjana, meliputi jenjang master dan doktor di universitas-universitas AS, selain itu dibuka pula kesempatan jika ingin mengambil program postdoctoral di AS. 

Beasiswa AAUW ini disediakan melalui skema AAUW's International Fellowships. Peluang terbuka bagi wanita internasional yang bukan berkewarganegaraan Amerika Serikat dan belum pernah menerima fellowship dari AAUW. Jika pelamar merupakan anggota  Graduate Women International (GWI), mereka bisa mengajukan studi di luar AS (selain negara asal), meskipun kuotanya tersedia dalam jumlah terbatas. 

Diutamakan pelamar yang telah memperlihatkan komitmen dalam memajukan kaum perempuan dan gadis remaja, baik di masyarakat, komunitas, maupun lingkungan kerja profesional. 

Peraih beasiswa AAUW untuk jenjang master/gelar profesional sebesar USD 18.000, jenjang doktoral USD 20.000, dan postdoctoral USD 30.000. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk biaya pendidikan, biaya hidup, perawatan anak, serta biaya meeting profesional, konferensi, atau seminar selama tidak melebihi 10 persen dari fellowship. Beasiswa ini diberikan untuk durasi satu tahun (1 Juli 2020 – 30 Juni 2021). Tersedia hingga lima kuota untuk perpanjangan di tahun kedua bagi penerima beasiswa S2/gelar profesional. 
Persyaratan: 
1. Bukan warganegara/penduduk tetap, atau wanita yang berkewarganegaraan ganda Amerika Serikat
2. Memegang gelar sarjana atau akan selesai paling lambat 15 November 2019
3. Berniat mengabdikan diri secara penuh melalui rencana akademik yang diusulkan selama tahun beasiswa 
4. Berniat kembali ke negara asal untuk mengejar karir profesional 
5. Mahir dalam bahasa Inggris (Minimum skor TOEFL iBT 79 atau TOEFL PBT 550) 
6. Pelamar master dan doktor sudah harus mendaftar ke perguruan tinggi terakreditasi paling lambat 15 November 2019 untuk periode tahun beasiswa dan harus menyebutkan nama institusi di aplikasi International Fellowship
7. Beasiswa gelar master/profesional ditujukan untuk program gelar jenjang master atau profesional, seperti J.D., M.F.A., L.L.M., M.Arch, atau gelar medis seperti M.D., D.D.S., dll. 
8. Beasiswa doktor dimaksudkan untuk gelar doktor, seperti Ph.D. atau Ed.D.
9. Pelamar postdoctoral harus menunjukkan bukti gelar doktor mereka; memegang gelar doktor yang diklasifikasikan sebagai gelar riset, seperti Ph.D., Ed.D., D.B.A., M.D. atau M.F.A paling lambat 15 November 2019; dan menyebutkan di mana mereka akan melakukan penelitian
10. Pelamar gelar master dan doktor harus diterima di institusi terakreditas AS yang berlokasi di Amerika Serikat selama tahun beasiswa 
11. Sejumlah penghargaan terbatas  tersedia bagi anggota GWI untuk kegiatan studi atau penelitian di negara lain selain negara sendiri
12. Pelamar harus melakukan studi atau penelitian tahun penuh. International Fellowships tidak menyediakan dana untuk studi atau penelitian tahun parsial . Program yang berakhir sebelum April di tahun beasiswa tidak memenuhi syarat.
13. Beasiswa master dan doktor mendukung kuliah berbasis kelas tradisional dari studi di perguruan tinggi atau universitas. Program beasiswa ini tidak menyediakan pendanaan untuk pembelajaran jarak jauh atau program online atau gelar yang sangat bergantung pada komponen pembelajaran jarak jauh. 
Dokumen aplikasi: 
1. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau profesional 
2. Salinan ijazah dan transkrip akademik 
3. Ijazah dan transkrip doktor untuk pelamar postdoctoral 
4. Laporan skor tes TOEFL 
5. Letter of admission 
6. CV/resume 
7. Narasi
8. Anggaran belanja

*Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris turut dilampirkan jika dokumen dimuat dalam bahasa selain Inggris, seperti ijazah dan transkrip. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa AAUW dilakukan secara online di laman aauw.org dengan melampirkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Isi formulir pendaftaran dan lampirkan bersama dokumen aplikasi sesuai petunjuk yang disediakan. Silakan buat akun terlebih dahulu jika belum pernah mendaftar. 

Deadline pendaftaran dan pengiriman aplikasi beasiswa paling lambat 15 November 2019. Pengumuman hasil akan diberitahu kepada semua pelamar melalui email pada 15 April 2020. Sementara program beasiswa mulai berjalan terhitung 1 Juli 2020 - 30 Juni 2021. Pertanyaan bisa diajukan melalui email: aauw@applyists.com. Semoga berhasil!
8/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ADB-JSP Dibuka – Tersedia 300 Kuota Beasiswa Full

Ini dia tawaran beasiswa Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP) yang baru. Beasiswa yang banyak diincar mahasiswa Asia ini membuka kesempatan setiap tahun. Sebanyak 300 kuota beasiswa full disediakan untuk program beasiswa pascasarjana berdurasi 1 – 2 tahun untuk program master dan maksimum 3 tahun untuk program doktoral.
7/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PNS, TNI, Polri Program S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa targeted group LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri di satuan masing-masing. Dengan Beasiswa PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri di berbagai universitas.
6/25/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa FINCAD buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia

Ada banyak pilihan beasiswa S2 dan beasiswa S3 yang tersedia di luar sana yang bisa Anda raih tahun ini. Misalnya FINCAD 2019 Women in Finance Scholarhip. Ini adalah program beasiswa postgraduate yang ditawarkan FINCAD, sebuah lembaga penyedia portofolio perusahaan dan analisis resiko bagi mahasiswa seluruh dunia yang melanjutkan studi mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa FINCAD terbuka bagi para perempuan dari segala usia dan kewarganegaraan yang mengambil studi di bidang Keuangan, di sekolah pascasarjana terakreditasi.

Beasiswa yang ditawarkan sebesar US$20.000 untuk menunjang biaya studi pascasarjana yang tengah diambil. Yang menarik, beasiswa ini tidak membatasi lokasi tempat studi selama perguruan tinggi tersebut terakreditasi dan jurusan yang diambil berhubungan dengan keuangan. 

Persyaratan:
Pelamar merupakan perempuan yang terdaftar di sebuah program pascasarjana pada universitas yang terakreditasi oleh lembaga nasional atau internasional. Selain itu pelamar harus terdaftar dan mengikuti program secara penuh waktu selama tahun akademik 2019 - 2020.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 untuk PNS, TNI, dan Polri

Dokumen aplikasi:
1. Resume atau CV
2. Dua surat referensi beasiswa dari orang yang sesuai (misalnya, profesor atau dosen universitas yang relevan, supervisor atau rekan kerja)
3. Ijazah dan transkrip sarjana
4. Confirmasi penerimaan atau pendaftaran ke program pascasarjana untuk tahun akademik 2019 - 2020
5. Karya tulis (opsional)

Pendaftaran:
Siapkan dokumen yang dibutuhkan berdasarkan daftar di atas. Buat nama file dokumen dengan susunan: {family name}{given name}{document name}.{file extension}

Contoh: smithsarahCV.pdf, smithsarahLetter1.pdf,

Dokumen dibuat dalam format jpg, pdf, atau gif.

Selanjutnya unggah dokumen tersebut di laman FINCAD paling lambat 30 Juni 2019. Silakan buat akun dahulu sebelum mengirim aplikasi online. Semua pelamar nantinya akan diberitahu hasil seleksi dan pemenang beasiswa melalui email yang diperkirakan waktunya pada musim gugur 2019. Informasi lebih lanjut juga bisa disimak di laman FINCAD (www.fincad.com). Semoga berhasil!
6/23/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penyandang Disabilitas LPDP S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri

Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan berbagai peluang beasiswa disediakan bagi mereka yang mengalami keterbatasan fisik ini. Sebut saja LPDP yang pada 2019 kembali membuka Beasiswa Penyandang Disabilitas.

6/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP Program S2, S3 untuk Daerah Afirmasi

Salah satu pilihan beasiswa afirmasi yang ditawarkan LPDP 2019 adalah Beasiswa Daerah Afirmasi. Sasaran dari beasiswa ini adalah para pelamar yang berasal dari wilayah afirmasi yang ditetapkan LPDP. Berbeda dengan Beasiswa Indonesia Timur, Beasiswa Daerah Afirmasi umumnya ditujukan bagi wilayah tertinggal, terdepan, maupun terluar Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Daftar daerahnya sudah ditetapkan oleh LPDP. Anda bisa mengunduhnya di Daftar Daerah Afirmasi 2019 yang tertera di bawah.

Jika Anda termasuk salah satu pelamar yang berasal dari daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP, mungkin program beasiswa ini bisa Anda prioritaskan untuk mendaftar. Selain lebih spesifik, program Beasiswa Daerah Afirmasi juga hanya menyasar pelamar dari wilayah tertentu saja. Misalnya kalau di Provinsi Aceh, daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP 2019 adalah Kabupaten Aceh Singkil. Atau kalau di Sumatera Utara ada Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.

Begitupun di wilayah provinsi lain, jumlah daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP sangat terbatas. Sebagian besar daerah afirmasi ini berasal dari wilayah Indonesia Timur, seperti Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Untuk lebih jelasnya bisa Anda lihat Daftar Daerah Afirmasi 2019 LPDP (Unduh).

Program Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP 2019 menyediakan beasiswa jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Durasi beasiswa berlangsung maksimal 24 bulan untuk beasiswa S2, dan 48 bulan untuk beasiswa S3. Beasiswa yang diberikan termasuk beasiswa penuh yang mencakup biaya program pengayaan, dana pendidikan, serta biaya pendukung.

Dana pendidikan yang diberikan meliputi dana pendaftaran, dana SPP, dana tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional, serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Selain itu disediakan juga dana pendukung yang meliputi dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta dana keadaan darurat.

Simak juga » Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia LPDP

Persyaratan:
Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2019 - 2020

Persyaratan khusus:
1. Menamatkan pendidikan dasar dan/atau menengah yang dibuktikan dengan ijazah dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari daerah Afirmasi.
2. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan Doktoral memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   c. Khusus untuk Pendaftar jenjang Doktoral lulusan program magister yang hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK (Master by Research), wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (jika ada) kemudian pada aplikasi pendaftaran mengisi nilai IPK minimal 3.00.
   d. Untuk Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   c. Pendaftar program doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   d. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500; dan
   e. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
6. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
7. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
8. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP 2019 dilakukan secara online dilaman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu untuk bisa login, kemudian lengkapi formulir pendaftaran serta unggah dokumen aplikasi yang diminta seperti yang dijelaskan di persyaratan khusus di atas.

Pendaftaran online Beasiswa Daerah Afirmasi dibuka dua kali di tahun 2019. Pendaftaran untuk tahap I dibuka mulai 10 Mei – 31 Mei 2019. Sementara, untuk tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019.

Khusus untuk pendaftaran tahap II, pengumuman hasil seleksi administratif Beasiswa Daerah Afirmasi dilakukan pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Selanjutnya diikuti pengumuman hasil seleksi berbasis komputer yang ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi
   a. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   b. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1) Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2) Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3) Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4) Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      5) Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6) Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
2. Seleksi Berbasis Komputer
   a. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   b. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
      1) Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
      2) Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
      3) On the spot essay writing
   c. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   d. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   e. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
3. Wawancara
   a. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   b. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1) tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2) terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   c. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   d. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   e. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   f. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Program Magister dan Doktoral Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Program Magister Rencana Studi meliputi:
1. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
2. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
3. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
4. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP]

Format Proposal Penelitian (Program Doktoral):
Proposal penelitian meliputi:
1. Judul Penelitian
   Tuliskan judul penelitian
2. Latar Belakang
   Uraikan secara singkat topik isu yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.
3. Perumusan Permasalahan (Statement of Problem)
   Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap isu yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga Anda ingin melakuan penelitian.
4. Pertanyaan/Tujuan Penelitian
   Rumuskan tujuan pertanyaan penelitian
5. Kelogisan (Rationale)
   Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, jelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian.  Jelaskan pula kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.
6. Metode dan Desain
   Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini adalah terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.
7. Signifikansi/Manfaat
   Diskusikan, secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
8. Kesimpulan dan Saran
   Diskusikan, secara umum, bagaimana program penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
9. Daftar Pustaka

Informasi terkait Beasiswa Indonesia Timur LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman resmi beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
6/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia LPDP Jenjang S2, S3

Program beasiswa LPDP yang ditawarkan satu ini terbilang baru. Ya, Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia. Berbeda dengan Beasiswa Reguler LPDP, beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia hanya menyasar beberapa perguruan tinggi top dunia saja. Jumlahnya sekitar 12 perguruan tinggi saja untuk tahun 2019. Jadi, untuk mendapatkan beasiswa ini, pelamar harus diterima di salah satu universitas terbaik yang telah ditetapkan oleh LPDP tersebut.

Tentu saja Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia dari LPDP ini lebih prestisius, sebab tidak semua pelamar bisa diterima pada perguruan tinggi yang ditetapkan tersebut. Bahkan, untuk mendaftar ke program beasiswa ini, pelamar sudah harus memperoleh Letter of Admission/Acceptance Unconditional pada perguruan tinggi yang dituju dan mengunggahnya ketika mendaftar ke program beasiswa LPDP.

Pelamar Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia terbuka bagi semua warganegara Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang master (S2) maupun doktoral (S3). Beasiswa yang disediakan merupakan beasiswa penuh yang menyediakan berbagai kebutuhan mahasiswa selama studi. Di antara yang dicakup beasiswa adalah dana pendidikan yang terdiri dari dana pendaftaran, dana SPP, dana tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Kemudian diberikan bantuan biaya pendukung yang meliputi dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta dana keadaan darurat.

Daftar Perguruan Tinggi Tujuan:
1. California Institute of Technology (Caltech)
2. Columbia University
3. Cornell University
4. ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology
5. Harvard University
6. Johns Hopkins University
7. Massachusetts Institute of Technology (MIT)
8. Princeton University
9. Stanford University
10. University of Cambridge
11. University of Oxford
12. Yale University

Simak juga » Beasiswa Reguler LPDP Program S2 dan S3

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 5 (lima) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Persyarat khusus:
1. Memiliki dan menyampaikan LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia.
2. Tidak ada syarat minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), namun tetap harus mengunggah dokumen transklrip nilai pada aplikasi pendaftaran.
3. Menyampaikan silabus perkuliahan sesuai dengan program studi dan LoA Unconditional.
4. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
5. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran, sebagai berikut:
   a. pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 35 (tiga puluh lima) tahun.
   b. pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun.
6. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; IELTS™ 6,5; TOEIC® 800;
   b. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; IELTS™ 7,0; TOEIC® 850;
7. Pendaftar yang telah ditetapkan menjadi Penerima Beasiswa wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Untuk jenjang magister paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
   b. Untuk jenjang doktoral, paling lama 60 (enam puluh) bulan.
8. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 60 (enam puluh) bulan untuk program doktoral, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.

Simak juga » Beasiswa S2 Bidikmisi dan Keluarga Tidak Mampu

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Silakan buat akun terlebih dahulu, kemudian isi formulir beasiswa dan lengkapi dokumen aplikasi seperti yang diminta di persyaratan di atas.

Pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia 2019 – 2020 untuk tahap I dibuka mulai 10 Mei s/d 31 Mei 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 14 Juni 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 24 Juni - 5 Juli 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 12 Juli 2019. Sedangkan seleksi wawancara 1 akan diselenggarakan 17 Juli - 1 Agustus 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara 1 yakni 7 Agustus 2019. Selanjutnya seleksi wawancara II digelar 12 Agustus - 6 September 2019. Pengumuman hasil seleksi wawancara II pada 16 September 2019.

Kemudian untuk pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi;
   a. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   b. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1) Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2) Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3) Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4) Khusus untuk BPI Peringkat Utama Dunia yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta wawancara.
      5) Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6) Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

2. Wawancara
   a. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   b. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1) tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2) terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   c. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   d. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   e. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   f. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.   

Informasi terkait beasiswa LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
5/26/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2019 – 2020

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2019, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2019

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2019 – 2020 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri 2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Dokter Spesialis 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Peringkat Utama Dunia 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)
5/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya