Beasiswa Sarjana Sea Full Jenjang S1 di Universitas Dalam Negeri

Kabar gembira bagi Anda yang saat ini baru saja diterima di sejumlah perguruan tinggi di dalam negeri. Pendaftaran Beasiswa Sarjana Sea baru saja dibuka dan memberi kesempatan bagi kandidat-kandidat terbaik untuk memperoleh beasiswa full jenjang S1 mulai dari semester 1 hingga 8.

Bagi Anda yang baru kenal, Beasiswa Sarjana Sea merupakan wujud komitmen yang diberikan oleh Sea sebagai sebuah konglomerat digital. Sea memiliki tiga unit bisnis inti, yaitu Garena (hiburan digital), Shopee (e-commerce), dan Airpay (jasa keuangan). Misinya adalah meningkatkan kehidupan konsumen dan bisnis kecil di Asia Tenggara dan sekitarnya melalui teknologi. Didirikan pada tahun 2009,  Sea telah hadir di Indonesia, Thailand, Taiwan, Vietnam, Filipina, Malaysia and Singapura.

Sebagai informasi, Beasiswa Sarjana Sea merupakan wujud komitmen Sea untuk memberikan timbal balik kepada komunitas dengan memberdayakan generasi muda melalui edukasi. Dengan memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengejar gelar sarjana, Sea membantu untuk mengembangkan komunitas karena Sea percaya bahwa pendidikan adalah cara untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang. Melalui beasiswa ini, diharapkan juga bisa mengatasi tantangan kesenjangan bakat dalam industri teknologi di Indonesia.

Apa keuntungan dari Beasiswa Sea?  Selain penerima beasiswa mendapatkan biaya pendidikan mulai dari semester 1 hingga 8 (4 tahun), manfaat lain yang diperoleh adalah diberikan biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, aktivitas ekstrakurikuler, hingga laptop. Menarik bukan?

Nah, sebelum mendaftar pastikan terlebih dahulu Anda merupakan mahasiswa dari universitas mitra Sea dan mengambil jurusan teknik, ilmu komputer, hukum, keuangan, bisnis, akuntansi, dan/atau kewirausahaan.

Daftar Universitas Mitra dan Jurusan yang Diterima:
1. Universitas Indonesia
   ▪ Matematika
   ▪ Teknik Sipil
   ▪ Teknik Mesin
   ▪ Teknik Elektro
   ▪ Teknik Industri
   ▪ Teknik Komputer
   ▪ Ilmu Komputer
   ▪ Sistem Informasi
   ▪ Ilmu Hukum
   ▪ Ilmu Ekonomi
   ▪ Manajemen
   ▪ Akuntansi
   ▪ Ilmu Komunikasi
   ▪ Hubungan Internasional

2. Institut Teknologi Bandung
   ▪ Matematika
   ▪ Fisika
   ▪ Kimia
   ▪ Desain Komunikasi Visual
   ▪ Teknik Fisika
   ▪ Teknik Kimia
   ▪ Teknik Industri
   ▪ Teknik Pangan
   ▪ Teknik Bioenergi
   ▪ Manajemen
   ▪ Kewirausahaan
   ▪ Teknik Elektro
   ▪ Teknik Tenaga Listrik
   ▪ Teknik Telekomunikasi
   ▪ Teknik Biomedis
   ▪ Sistem Infomasi dan Teknologi

3. Universitas Gadjah Mada
   ▪ Akuntansi
   ▪ Ilmu Ekonomi
   ▪ Manajemen
   ▪ Ilmu Hukum
   ▪ Hubungan Internasional
   ▪ Ilmu Komputer
   ▪ Matematika
   ▪ Statistika
   ▪ Teknik Elektro
   ▪ Teknik Industri
   ▪ Teknik Mesin
   ▪ Teknik Sipil
   ▪ Teknologi Informasi

4. Institut Teknologi Sepuluh November
   ▪ Teknik Mesin
   ▪ Teknik Industri
   ▪ Informatika
   ▪ Sistem Informasi
   ▪ Teknologi Informasi
   ▪ Teknik Elektro
   ▪ Teknik Komputer
   ▪ Manajemen Bisnis
   ▪ Matematika
   ▪ Statistika
   ▪ Desain Produk

5. Universitas Bina Nusantara
   ▪ Informatika
   ▪ Aplikasi Seluler dan Teknologi
   ▪ Aplikasi Game dan Teknologi
   ▪ Keamanan Siber
   ▪ Sistem Informasi
   ▪ Audit Sistem Informasi
   ▪ Akuntansi Terkomputerisasi

Persyaratan:
1. Mahasiswa tahun pertama
2. WNI
3. Telah diterima dan terdaftar di universitas mitra Sea yang tertulis diatas
4. Terdaftar di jurusan yang telah ditentukan
5. Tidak bekerja atau terikat kerja dengan badan/institusi/yayasan lain
6. Tidak sedang menerima beasiswa dari badan/institusi/yayasan lain

Dokumen aplikasi:
1. CV
2. KTP
3. Kartu Tanda Mahasiswa atau dokumen yang menyatakan anda merupakan mahasiswa di universitas mitra Sea dan terdaftar di jurusan yang diterima

Pendaftaran:
Bagi Anda yang ingin mengajukan diri,  pendaftaran Beasiswa Sea 2018 dilakukan secara online.

Buka link pendaftaran berikut: bit.ly/BeasiswaSarjanaSea

Kemudian isi formulir dan jawab semua pertanyaan yang diberikan.  Kemudian unggah CV,  KTP, dan Kartu Tanda Mahasiswa atau dokumen yang menyatakan anda merupakan mahasiswa di universitas mitra Sea dan terdaftar di jurusan yang diterima. Batas akhir pendaftaran adalah 31 Agustus 2018.

Proses Seleksi:
1. Seleksi Dokumen
Pada tahap ini, Sea akan menilai kandidat berdasarkan esai dan CV yang diserahkan oleh kandidat. Sea juga akan memeriksa kelengkapan dokumen pendukung yang diminta pada saat pendaftaran.

2. Interview dalam Kampus
Sea akan mengumumkan kandidat yang lolos seleksi dokumen dan mengundang kandidat tersebut untuk bertemu perwakilan Sea dalam wawancara panel yang diadakan di masing-masing kampus mitra.

Jadwal seleksi:
• Seleksi esai dan CV 1-5 September 2018
• Wawancara dalam kampus 6 - 11 September 2018
• Pengumuman 14 September 2018

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi email id-scholarships@seagroup.com atau kunjungi link pendaftaran beasiswa: bit.ly/BeasiswaSarjanaSea

Perhatian:
• Pendaftaran beasiswa ini hanya melalui kanal online melalui tautan berikut bit.ly/BeasiswaSarjanaSea
• Semua proses pendaftaran tidak dipungut biaya
8/14/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi masyarakat berprestasi di segala bidang, terutama calon mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester 2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi pelamar umum dan tidak diprioritaskan bagi dosen.

Beasiswa yang ditawarkan ditujukan untuk program gelar S1, S2, dan S3. Bila Anda saat ini telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi perguruan tinggi minimal B, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ini sayang untuk dilewatkan. Begitupun dengan Anda yang sudah berstatus mahasiswa aktif dan maksimal semester 2, Anda juga bisa mendaftar. Jadi, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Pada 2018, Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan prioritas pada sejumlah bidang keilmuan, yakni:

1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2018 - 2019 untuk S1, S2, S3

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
4. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
4. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
5. Peraih juara peringkat 5 besar

Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online pada Batch 2.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2018 Batch 2 untuk program gelar ini dibuka mulai 1 Juli s/d 31 Juli 2018. Pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/30/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa CSR Pembangunan Jaya untuk Mahasiswa PTN/PTS Dalam Negeri

Bagi Anda yang sedang berburu beasiswa di dalam negeri, program beasiswa satu ini bisa menjadi solusi. Yayasan Marga Pembangunan Jaya melalui Beasiswa CSR Pembangunan Jaya membuka kesempatan beasiswa bagi mahasiswa baik dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Beasiswa CSR Pembangunan Jaya dapat dilamar oleh mahasiswa dari 15 PTN/PTS yang menjadi mitra dari Yayasan Marga Pembangunan Jaya maupun mahasiswa dari PTN/PTS lainnya yang terakreditasi minimal B.

Beasiswa diberikan bagi mahasiswa yang saat ini duduk pada semester 5 dan 7. Dengan nominal beasiswa Rp 6 juta/tahun. Beasiswa dapat diperpanjang jika memenuhi kriteria berprestasi atau sesuai rekomendasi perguruan tinggi bersangkutan. Total ada sekitar 200 kursi beasiswa yang tersedia. Sekitar 50 beasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa KTP domisili DKI/Bintaro, dan 150 beasiswa bagi mahasiswa yang berdomisili di daerah lainnya. 

Perguruan Tinggi Terpilih:
1. Universitas Indonesia
2. Institut Teknologi Bandung
3. Universitas Padjadjaran
4. Universitas Airlangga
5. Universitas Gadjah Mada
6. Institut Pertanian Bogor
7. Institut Teknologi Sepuluh November
8. Universitas Diponegoro
9. Universitas Sebelas Maret
10. Universitas Brawijaya
11. Universitas Parahyangan
12. Universitas Tarumanagara
13. Universitas Ciputra
14. Universitas Atmajaya
15. Universitas Pembangunan Jaya

Persyaratan Umum:
1. Diberikan kepada mahasiswa berprestasi dari 15 Universitas terpilih (PTN/PTS) yang menandatangani MoU dengan Yayasan Marga Pembangunan Jaya
2. Pendaftaran mahasiswa PTN/PTS lain melalui emai ke: beasiswa@pembangunanjaya.com selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2018 dan agar dikonfirmasi melalui telepon ke: 082110274897
3. Surat keterangan dari rektor perguruan tinggi:
   a. masih aktif kuliah di semester 5 dan 7, tidak sedang menjalani cuti kuliah
   b. tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain
   c. IPK minimal 3.3 (dengan melampirkan transkrip nilai)
   d. foto copy KTP/KTM dan Kartu Keluarga
   Pendaftaran beasiswa selambat-lambatnya dikirimkan oleh pihak universitas tanggal 31 Juli (pendaftaran harus secara kolektif khusus ketentuan No.1 di atas)
4. Pengumuman penerima beasiswa akan disampaikan kepada yang bersangkutan dan kepada Rektor Perguruan Tingginya.

Pendaftaran:
Bagi Anda yang berminat, pengajuan beasiswa CSR Pembangunan Jaya 2018 ini bisa segera Anda lamar. Jika Anda yang merupakan mahasiswa dari 15 perguruan tinggi mitra di atas, permohonan beasiswa diajukan ke masing-masing kampus. Detil pendaftarannya silakan menghubungi langsung universitasnya dengan melengkapi dokumen persyaratan yang diminta.

Nantinya pihak perguruan tinggi yang akan mengirimkan berkas pengajuan beasiswa dari mahasiswa ke Yayasan Marga Pembangunan Jaya dengan alamat:

Yayasan Marga Pembangunan Jaya
Sekretariat: Gedung Universitas Pembangunan Jaya Lt.8
Jl. Cenderawasih, Bintaro Jaya, Kel. Sawah Baru, Kec. Ciputat,
Tangerang Selatan, Banten 15413
Sdr Ida  : 0857-1632-7776
Sdr Rahma: 0821-1027-4897
Email: beasiswa@pembangunanjaya.com

Sementara bagi mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi negeri/perguruan tinggi swasta lainnya yang terakreditasi minimal B daftar melalui email: beasiswa@pembangunanjaya.com dan dikonfirmasi melalui telepon: 082110274897. Pengajuan beasiswa paling lambat 31 Juli 2018.

Kontak:
Gedung Universitas Pembangunan Jaya, Lt. 8
Jl. Cendrawasih, Bintaro Jaya
Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat
Tangerang Selatan, Banten 15413
Telp: (+6221) 745-5555 / 745-0521
Fax: (+6221) 2986-1545 / 745-0521
Web: http://beasiswa.margajaya.org
7/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa UoPeople (S1, S2) Bisnis, Komputer, Kesehatan

Pusing memikirkan biaya kuliah yang semakin mahal? Ini solusi yang ditawarkan University of The People (UoPeople). Universitas online yang terakreditasi di Amerika ini menyediakan kuliah gratis untuk sejumlah program studi berbasis online. Di antaranya administrasi bisnis, ilmu komputer, dan studi kesehatan. UoPeople membuka kesempatan itu bagi pelamar dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Jenjang yang tersedia untuk ketiga jurusan tersebut, yakni gelar S1 dan gelar associate (setara D2). Sementara, untuk S2 hanya tersedia program MBA. Layaknya perkuliahan pada umumnya, UoPeople juga menyediakan materi-materi kuliah oleh para dosen dan ujian setelah mengikuti perkuliahan. Bedanya, karena UoPeople berbasis online, maka perkuliahan bisa diikuti dimanapun hanya dengan akses internet.

Durasi pendidikan sama dengan pendidikan biasa. Gelar yang dikeluarkan UoPeople juga diakui. Bahkan, bisa dibilang cukup bagus. Karena UoPeople ditangani bersama oleh universitas-universitas terkemuka dunia, seperti Yale University, University of Oxford, UC Berkeley, New York University, dan Columbia University. UoPeople sendiri merupakan organisasi non profit yang tujuan awalnya untuk menjangkau orang-orang dari seluruh dunia untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Mereka tidak mengenakan biaya kuliah serta materi-materi perkuliahan.

Biaya yang perlu dikeluarkan pelamar hanyalah biaya proses pendaftaran sebesar $60, serta biaya setiapkali mengikuti ujian sebesar $100. Khusus program MBA, biaya ujian dikenakan sebesar $200. Tapi, jika pelamar mengalami kendala biaya, Anda bisa mendaftar ke sejumlah program beasiswa yang ditawarkan UoPeople untuk mendanai biaya tersebut.

Program beasiswa yang ditawarkan UoPeople di antaranya:

Foundation Hoffmann Scholarship, beasiswa ini didanai oleh Hoffmann Foundation untuk semua pelamar yang mengambil gelar associate dan hanya mampu membayar sebagian biaya ujian. Penerima beasiswa ini akan mendapatkan beasiswa untuk 10 kali biaya ujian.

Hewlett Packard Scholarships & Mentoring, beasiswa ini disediakan oleh Hewlett Packard (HP) bagi semua pelamar peremuan di UoPeople yang mengambil gelar associate. Beasiswa diberikan selama dua tahun dan disediakan untuk 100 kandidat terpilih. Bagi pelamar terpilih juga akan mendapatkan mentoring langsung dari karyawan HP.

Rabinovich & Roye Scholarship, beasiswa ini ditujukan bagi pelamar yang mengambil gelar S1 di UoPeople. Beasiswa diberikan untuk mendanai 10 kali biaya ujian di UoPeople.

Hagit & Oren Zeev Scholarship, beasiswa ini didanai oleh Hagit and Oren Zeev Scholarship Fund. Beasiswa ini menyediakan biaya untuk 10 kali ujian dan terbuka semua pelamar yang mengambil gelar associate.

University Scholarships, beasiswa ini disediakan langsung oleh UoPeople dan ditujukan bagi semua pelamar yang membutuhkan dukungan dana. Beasiswa ini berasal dari dana donasi yang diterima UoPeople.

Persyaratan:
1. Berusia 16 tahun atau lebih
2. Telah menyelesaikan pendidikan SLTA
3. Sebelum diterima ke program gelar, pelamar sudah menyelesaikan kuliah foundation UoPeople
4. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris (PBT TOEFL 500, iBT TOEFL 61, IELTS 6.0, PTE 44). Untuk program MBA PBT TOEFL 530, iBT TOEFL 71, IELTS 6.5, atau PTE 50)
5. Untuk program MBA, pelamar merupakan lulusan sarjana dari perguruan tinggi terakreditasi dengan IPK minimum 2.5, memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, serta menyertakan surat rekomendasi.

Simak juga » Info Beasiswa S2 Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Pelamar bisa langsung mendaftar melalui laman UoPeople secara online. Nantinya jika diterima di UoPeople, Anda akan diberi pilihan atau opsi untuk mengajukan beasiswa. Pendaftaran dibuka sepanjang tahun dengan lima periode pendaftaran. Deadline berikutnya berakhir 26 Juli 2018 untuk perkuliahan yang dimulai 6 September 2018. Pemberitahuan seleksi diberitahukan ke masing-masing pelamar setelah deadline periode berakhir. Pada bulan yang sama atau bulan berikutnya.
7/19/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program PPA BCA dan PPTI BCA Langsung Kerja 2018 - 2019

Selain Beasiswa BCA yang menyasar para mahasiswa di Tanah Air, ada dua program lainnya yang kini juga sedang ditawarkan BCA. Program Pendidikan Akuntansi (PPA) Non Gelar dan Program Pendidikan Teknik Informasi (PPTI) Non Gelar. PPA dan PPTI dari BCA ini ditujukan bagi para lulusan SMA/SMK yang berminat mengikuti program tersebut.

Tidak hanya bagi yang sudah lulus, jika Anda masih menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK juga bisa mendaftar program PPA BCA dan PPTI BCA 2018 - 2019 ini. Syaratnya minimal sedang berada di semester 4, kemudian mengisi data di form pendaftaran dengan mengunduh form SMA / SMK Belum Lulus dan mengisinya dengan nilai rapor semester 1 - 3.

Apa itu PPA BCA? Ini merupakan program non gelar yang ditujukan bagi lulusan SMA atau sederajat untuk mendalami pendidikan akuntansi yang diselenggarakan oleh BCA. Program PPA Non Gelar ini berlangsung selama 30 bulan dan menggunakan sistem gugur dengan standar kelulusan yang ketat. Selain kegiatan di kelas, siswa juga mengikuti on the job training di lingkungan BCA. Untuk mendaftar, pelamar dituntut memiliki prestasi akademik, namun memiliki kendala finansial.

Para siswa yang mengikuti PPA Non Gelar nantinya akan mendapatkan pembekalan soft skill, seperti leadership, team work, pembentukan karakter, grooming, dan financial planning. Selain itu, selama pendidikan, peserta tidak dipungut biaya. Bahkan para siswa mendapatkan uang saku dan fasilitas berupa buku-buku pelajaran serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebijakan perusahaan.

Program yang diluncurkan sejak 1996 ini didukung oleh staf pengajar berkualitas dari para profesional dan dosen dari universitas terkemuka di Indonesia.

Yang menarik, selepas mengikuti program tersebut, peserta diberi kesempatan untuk bekerja di BCA tanpa ikatan dinas. Misalnya, pada akhir 2015, peserta program PPA sebanyak 387 orang. Sebanyak 126 orang berhasil menyelesaikan program, dan 125 di antaranya memilih bergabung dengan BCA sebagai karyawan tetap.

Sementara, PPTI BCA juga merupakan program non gelar yang ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang memiliki prestasi akademik namun mengalami kendala finansial. BCA membuka program PPTI untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan SDM dan perkembangan Teknologi Informatika (TI) di industri perbankan.

Seperti halnya PPA Non Gelar, Program PPTI Non Gelar juga berlangsung selama 30 bulan dan menggunakan sistem gugur dengan standar kelulusan yang ketat. Para peserta program ini tidak dipungut biaya, bahkan mereka mendapatkan uang saku dan fasilitas berupa buku-buku pelajaran serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebijakan perusahaan.

Selain kegiatan di kelas, siswa juga berkesempatan magang di unit kerja Kantor Pusat BCA. Selanjutnya, setelah peserta menyelesaikan program ini, BCA akan memberikan penawaran kepada mereka untuk bekerja sebagai karyawan BCA, apabila perusahaan membutuhkan.

Persyaratan PPA/PPTI:
1. Warga negara Indonesia;
2. Lulusan SMA/SMK atau siswa/siswi SMA/SMK kelas III;
3. Usia maksimum 19 tahun ;
4. Rata-rata nilai rapor kelas I s/d III minimal 7,50;
5. Rata-rata nilai Matematika (SMA IPA,IPS) atau Nilai Produktif (khusus SMK) minimal 7,50 untuk PPA
6. Rata-rata nilai Matematika (SMA IPA dan SMK Teknik yang berkaitan dengan teknologi informasi) atau Nilai Produktif (SMK Teknik yang berkaitan dengan teknologi informasi) minimal 7,50 untuk PPTI
7. Tidak pernah tinggal kelas dari SD-SMA/SMK;
8. Tidak pernah terlibat narkoba dan pelanggaran hukum lainnya;
9. Lulus dalam proses seleksi.

Simak juga » Beasiswa S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang

Pendaftaran:
Bagi Anda lulusan SMA/SMK atau yang masih berstatus siswa SMA/SMK yang berminat mengikuti program PPA dan PPTI BCA periode 2018/2019 bisa melakukan pendaftaran secara online melalui formulir berikut:

Formulir PPA Non Gelar
Formulir PPTI Non Gelar

Pendaftaran online dibuka hingga 31 Agustus 2018. Peserta yang lulus seleksi administrasi akan diundang untuk mengikuti Tes Online. Undangan mengikuti tes online akan dikirimkan via email: invitation@asi-asiapacific.com

Berikutnya, peserta PPA/PPTI yang lulus Tes Online, akan diundang untuk mengikuti Psikotes Tertulis. Psikotes tertulis akan dilaksanakan di kota-kota seleksi yang telah dipilih pada saat pendaftaran.

- Untuk peserta JABODETABEK, Psikotes Tertulis akan dilaksanakan dalam durasi 2-4 minggu setelah Tes Online.

- Untuk peserta NON JABODETABEK, Psikotes Tertulis akan dilaksanakan berdasarkan jadwal berikut:

Sumber: karir.bca.co.id

Tahapan Seleksi PPA PPTI 2019 sebagai berikut:
1. Seleksi Administrasi
2. Tes Online
3. Psikotes Tertulis
4. Interview 1
5. Interview 2
6. Tes Kesehatan

Kontak:
Email: recruitment@bca.co.id
Web: karir.bca.co.id
7/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiwa S2 Kesehatan Full dari Wellcome di Dalam dan Luar Negeri

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia kesehatan dan ingin melanjutkan S2 di bidang kesehatan baik di dalam negeri maupun luar negeri, namun minim pengalaman penelitian, program beasiswa S2 kesehatan yang ditawarkan Wellcome ini bisa dijadikan pertimbangan. Wellcome adalah sebuah yayasan amal global independen yang berbasis di Inggris dengan salah satu tujuannya meningkatkan kesehatan bagi semua orang. Tahun ini mereka kembali membuka beasiswa melalui program International Master’s Fellowships dalam dua periode.

Pelamar yang berkesempatan mengikuti program beasiswa S2 tersebut adalah warganegara dengan penghasilan rendah dan juga menengah, salah satunya Indonesia. Pelamar dapat memilih program S2 di bidang kesehatan pada perguruan tinggi unggulan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa Wellcome ini diberikan selama 30 bulan, di mana 12 bulan pertama ditujukan untuk menjalani perkuliahan master dan 18 bulan berikutnya adalah kegiatan penelitian berdasarkan usulan penelitian yang diajukan. 

Beasiswa S2 kesehatan dari Wellcome meliputi uang saku yang nilainya disesuaikan. Jika perkuliahan dan penelitian dilakukan di Inggris (selain London), uang saku yang diberikan sebesar £15,000 per tahun, jika program S2 kesehatan tersebut berlangsung di London uang saku diberikan sebesar £17,000 per tahun. Namun jika perkuliahan dan penelitian tersebut berlangsung di luar Inggris, misalnya di tanah air, maka uang saku yang diberikan menyesuaikan kebutuhan hidup di dalam negeri atau dapat ditanyakan pada organisasi yang menaungi kegiatan penelitian bersangkutan.

Selain tunjangan hidup, beasiswa yang diberikan juga mencakup biaya perjalanan, misalnya tiket pesawat untuk keberangkatan dan kepulangan, dan biaya kuliah dan penelitian sesuai dengan tarif masing-masing. 

Nilai total tiap beasiswa yang diberikan Wellcome bagi kandidat terpilih sebesar £120,000.

Persyaratan:
1. Warganegara dari sebuah negara ekonomi berpenghasilan rendah atau menengah (salah satunya Indonesia)
2. Penelitian yang diajukan berfokus pada prioritas kesehatan di negara berpenghasilan rendah atau menengah
3. Anda memiliki sponsor dari organisasi tuan rumah yang memenuhi syarat di negara berpenghasilan rendah atau menengah.
4. Memegang gelar sarjana klinis atau non-klinis dalam mata kuliah yang relevan
5. Berada di tahap awal dalam karir dengan pengalaman penelitian yang terbatas (tetapi Anda harus menunjukkan minat, atau bakat untuk penelitian).

Simak juga » Beasiswa S2 Full Dalam dan Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa S2 kesehatan dari Wellcome untuk periode kedua 2018 dibuka hingga 31 Agustus 2018 pukul 17.00 waktu Inggris. Pelamar dapat mendaftarkan diri secara online terlebih dahulu di laman Wellcome Trust Grant Tracker dengan melengkapi formulir aplikasi online yang disediakan. Kemudian mengirimkan aplikasi tersebut ke pemberi persetujuan dari organisasi resmi yang ingin dituju.

Berikutnya organisasi yang menjadi host tersebut nantinya akan memerikan aplikasi Anda serta mengajukannya langsung ke Wellcome sesuai batas deadline yang ditetapkan.

Selanjut aplikasi yang telah dikirim tersebut akan direview oleh International Interview Committee dari Wellcome dan menetapkan keputusan akhir pada November 2018. Tidak ada wawancara. Jika berhasil, pelamar akan diberitahu serta diminta untuk memulai program beasiswa tersebut dalam waktu satu tahun sejak penetapan.

Kontak:
Wellcome Trust
Gibbs Building
215 Euston Road
London NW1 2BE, UK
Telp. +44 (0)20 7611 5757
https://wellcome.ac.uk
7/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa BUDI-DN dan BUDI-LN Ristekdikti

Masih ingat dengan BPP-DN atau BPP-LN yang ditawarkan Dikti sebelumnya? Ya, beasiswa itu kini sudah berganti menjadi Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI). Keduanya memang sama-sama ditujukan bagi dosen, tapi BUDI berbeda. Beasiswa ungulan dosen ini merupakan sinergi antara Kemristedikti dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sehingga diharapkan beasiswa yang disalurkan kepada para dosen di tanah air ini bisa berlangsung lancar.

BUDI ditawarkan dalam dua jenis. Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia – Dalam Negeri (BUDI-DN) dan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia – Luar Negeri (BUDI-LN). Kedua beasiswa ini ditujukan bagi dosen tetap perguruan tinggi yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) di bawah naungan Kemristekdikti. Bagi pelamar beasiswa BUDI-DN atau BUDI-LN, Anda bisa mendaftar ke jenjang S3 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri. Daftar perguruan tinggi tujuan tersebut mengikuti daftar perguruan tinggi tujuan beasiswa afirmasi LPDP.

BUDI-DN dan BUDI-LN merupakan beasiswa penuh. Komponen biaya yang ditanggung dan besarannya sama dengan standar Beasiswa LPDP. Meliputi biaya kuliah, biaya hidup, biaya keberangkatan dan kepulangan, tunjangan keluarga, tunjangan buku, tunjangan tesis/disertasi, seminar, visa, hingga asuransi kesehatan juga akan disediakan. Ada juga fasilitas lain semisal biaya pendaftaran ke universitas, tunjangan kedatangan, serta insentif jika masuk di perguruan tinggi unggulan berdasarkan peringkat.

Persyaratan BUDI-DN dan BUDI-LN:
1. Mempunyai IPK sekurang-kurangnyan 3,25 dalam skala 4, yang dibuktikan dengan transkrip nilai (IPK) S2 yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi asal.
2. Telah memiliki gelar S2 atau yang setara sesuai dengan ketentuan Kemenristekdikti yang dibuktikan dengan melampirkan salinan ijazah yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi asal.
3. Melampirkan surat izin mendaftar beasiswa dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen Perguruan Tinggi Swasta.
4. Mendapatkan izin tertulis untuk melanjutkan studi doktoral dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen Perguruan Tinggi.
5. Mendapat rekomendasi tertulis dari pimpinan Perguruan Tinggi pendaftar yang menjelaskan kebermanfaatan studi untuk institusi maupun masyarakat luas.
6. Usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran setinggi-tingginya 47 (empat puluh tujuh) tahun;
7. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan, program studi, dan perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan LPDP.
8. Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
9. Melampirkan surat pernyataan kesanggupan kembali mengabdi ke Perguruan Tinggi asal di Indonesia setelah menyelesaikan studi dan menjalankan ikatan dinas selama 1 (satu) kali masa studi ditambah 1 tahun (1n+1);
10. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree atau non degree (on going) program magister ataupun doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
11. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah; Puskesmas; atau Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
    a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BUDI; dan
    b. Surat keterangan bebas TBC khusus untuk pendaftar BUDI tujuan luar negeri.
12. Pendaftar Doktoral Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL ITP® 530; TOEFL iBT® 70; IELTS™ 6,0; TOEIC® 700; atau TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar Doktoral Luar Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL iBT® 80; IELTS™ 6,5 band score tiap komponen 6,5; TOEIC® 800; atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
14. Pendaftar BUDI yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 12 dan angka 13, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
15. Ketentuan pada angka 14, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut.
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut.
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis.
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia.
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol.
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
16. Pendaftar BUDI dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 14 dan angka 15 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
17. Sanggup menyelesaikan studi program doktor sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang selama dua semester berdasarkan evaluasi
18. Pendaftar BUDI hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara.
19. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan dan melampirkan proposal penelitian.
20. Menulis Statement of Purpose paling banyak 1.000 kata yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas.

LoA Unconditional
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan sebagaimana tercantum dalam nomor (4) belum mendapatkan LoA Unconditional maka diberhentikan sebagai Calon Penerima Beasiswa.
6. Calon Penerima Beasiswa yang diputus sebagaimana tercantum dalam nomor (5) memiliki kesempatan mendaftar ulang sebanyak 1 (satu) kali dengan syarat wajib memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi yang terdaftar di dalam daftar LPDP.

Pendaftaran 
Pendaftaran Beasiswa BUDI 2018 - 2019 dilakukan secara online di laman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu jika belum punya dan mengunggah dokumen aplikasi yang diminta seperti yang tertera di persyaratan. Yang menarik, para dosen tetap selain dapat mendaftar melalui BUDI juga dapat mendaftar pada program BPI Reguler, BPI Afirmasi, atau BPI Afirmasi PNS/TNI/ dan POLRI. Informasi lebih lanjut bisa disimak di link tertera. Semoga berhasil!

Jadwal pendaftaran Beasiswa BUDI:
Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri:
1. Pembukaan pendaftaran: 4 Juni 2018
2. Submit dokumen    : 4 – 17 Juni 2018
3. Penutupan pendaftaran: 17 Juni 2018
4. Penetapan hasil seleksi administrasi: 29 Juni 2018
5. Seleksi Berbasis Komputer: 9-25 Juli 2018**
6. Penetapan hasil Seleksi Berbasis Komputer: 31 Juli 2018
7. Seleksi substansi: 13 Agustus – 7 September 2018
8. Pengumuman hasil seleksi substansi: 14 September 2018

Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri:
1. Pembukaan pendaftaran: 2 Juli 2018
2. Submit dokumen: 2 Juli – 21 September 2018
3. Penutupan pendaftaran: 21 September 2018
4. Penetapan hasil seleksi administrasi: 12 Oktober 2018
5. Seleksi Berbasis Komputer: 22 Oktober – 12 November 2018**
6. Penetapan hasil Seleksi Berbasis Komputer: 17 November 2018
7. Seleksi substansi: 26 November – 22 Desember 2018
8. Pengumuman hasil seleksi substansi: 28 Desember 2018
6/30/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Etos 2018, Ini Pendaftarannya!

Kabar baik bagi yang tengah mempersiapkan melanjutkan kuliah S1 di dalam negeri tahun ini. Beasiswa Etos 2018 dari Dhompet Dhuafa kembali dibuka. Beasiswa Etos menyediakan bantuan studi bagi mereka yang diterima mahasiswa di sejumlah PTN tahun 2018, terutama dari keluarga kurang mampu.

Beasiswa Etos 2018 dibuka untuk mereka yang akan diterima di PTN rekomendasi Dompet Dhuafa di 2018. Total ada 20 PTN yang tersebar di 18 wilayah Indonesia. Karena itu pendaftaran Beasiswa Etos 2018 baru akan dimulai Juli 2018. Namun, beasiswa ini juga memberi kesempatan bila pelamar juga mendaftar ke beasiswa lain, semisal Bidikmisi. 

Apa saja fasilitas yang disediakan Beasiswa Etos 2018? Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh Capacity building berupa program pengembangan diri selama 4 tahun yang meliputi tahsin, tahfiz, career coaching, spiritual awareness, character building, persiapan pasca kampus, dll. Selain itu disediakan asrama mahasiswa selama 2 tahun pada tahun pertama dan tahun kedua kuliah, uang saku bulanan selama 8 semester (kuota terbatas), biaya pendidikan selama 8 semester (kuota terbatas), serta support prestasi dalam dan luar negeri.  Yaitu bantuan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau delegasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu tersedia magang sosial di desa produktif.

PTN Rekomendasi Beasiswa Etos 2018:
1. Universitas Syiah Kuala, Nanggroe Aceh Darussalam
2. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara
3. Universitas Andalas, Sumatera Barat
4. Universitas Lampung, Lampung
5. Universitas Indonesia, DKI Jakarta
6. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Banten
7. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
8. Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat
9. Universitas Padjajaran, Jawa Barat
10. Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat
11. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah
12. Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta
13. Universitas Brawijaya, Jawa Timur
14. Universitas Airlangga, Jawa Timur
15. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
16. Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur
17. Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara
18. Universitas Hassanudin, Sulawesi Selatan
19. Universitas Pattimura, Maluku
20. Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat

Persyaratan Umum:
1. Beragama Islam
2. Sehat jasmani dan rohani
3. Berkewarganegaraan Indonesia
4. Mahasiswa/i Baru jalur SNMPTN/SBMPTN dari 20 PTN yang ditunjuk oleh Beastudi Etos (Untuk seleksi tahun 2018 khusus UPI & UNRAM hanya untuk perempuan. Dan khusus UNILA & UHO hanya untuk laki-laki)

Persyaratan khusus:
1. Mengisi formulir pendaftaran daring (online) di beastudiindonesia.net/DaftarEtos
2. Melengkapi berkas yang harus dilampirkan saat mengisi form pendaftaran online, antara lain:
– Scan tanda bukti diterima PTN (bukti lolos SNMPTN/SBMPTN dan atau semacamnya)
– Scan Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa/kelurahan
– Scan slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua
– Foto rumah (tampak depan, ruang kamar, ruang tengah, dapur, dan kamar mandi)
– Pas foto 4 x 6
– Scan Kartu Keluarga
– Scan tanda pengenal (KTP/SIM/Kartu Pelajar)
– Surat pernyataan kebenaran data (unduh di bit.ly/SuratPernyataanEtos)
– Scan lampiran prestasi/penghargaan (jika ada)
3. Mengikuti seluruh rangkaian seleksi berdasarkan jadwal yang telah ditentukan

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 2018 - 2019

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Etos 2018 dilakukan secara online mulai 3 s/d 21 Juli 2018. Anda perlu melengkapi formulir pendaftaran online seperti tertera di atas, kemudian mengunggah dokumen persyaratan khusus sesuai yang diminta di laman pendaftaran online tersebut. Anda sudah bisa menyiapkan dokumen yang dibutuhkan dan mengajukannya pada masa pendaftaran.

Jadwal pendaftaran dan seleksi: 
Pendaftaran: 3-21 Juli 2018
Seleksi Administrasi: 22-30 Juli 2018
Seleksi Wawancara: 4-18 Agustus 2018
Penentuan Akhir: 27-31 Agustus 2018
Pengumuman Akhir: 3 September 2018

Kontak:
Whatsapp: 085282647650
Call: 081299015648

BEASTUDI INDONESIA
Jalan Raya Parung-Bogor Km 42 Jampang, Kemang,
Bogor, Jawa Barat, Indonesia 16310
Telp: +62 251 8610817, 861818, 8612044
Email: markompendidikandd@gmail.com
www.beastudiindonesia.net
6/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa PMDSU Batch IV 2018 Kemristekdikti

Bagi Anda yang sudah menunggu-nunggu pendaftaran beasiswa PMDSU tahun 2018, kini kesempatan baik itu resmi dibuka. Kementerian Ristekdikti mengumumkan dibukanya penerimaan beasiswa PMDSU Batch IV 2018 bagi mahasiswa lulusan S1 fresh graduate untuk semua PTN maupun PTS naungan Kemristekdikti.

Beasiswa PMDSU tahun ini merupakan yang ketiga kalinya ditawarkan sejak digulirkan. Anda mungkin sudah mengenalnya. Tapi sebagai gambaran, beasiswa PMDSU adalah program beasiswa yang ditujukan bagi lulusan S1 untuk menempuh pendidikan magister (S2) hingga doktor (S3) dalam satu kali waktu. Durasi untuk menyelesaikan studi hingga doktor ini hanya 48 bulan atau 4 tahun. Tujuan dari beasiswa PMDSU salah satunya adalah meningkatkan jumlah dosen di Indonesia dengan jenjang pendidikan doktor. Untuk beasiswa PMDSU Batch IV 2018, ada 14 perguruan tinggi penyelenggara yang nantinya menjadi pilihan atau tujuan studi. Selain itu, ada 146 calon promotor yang dapat dipilih pelamar untuk mendaftar beasiswa PMDSU Batch IV.

Beasiswa PMDSU merupakan salah satu beasiswa penuh yang ditawarkan Kemristekdikti. Beasiswa yang diberikan mencakup dana hibah penelitian PMDSU maksimal Rp 60 juta/tahun/mahasiswa yang nantinya digunakan untuk kegiatan riset di kelompok peneliti/promotor, kemudian biaya kegiatan outsourcing fasilitas riset di luar negeri sesuai rencana studi paripurna yang diusulkan, serta biaya pendidikan yang meliputi SPP/UKT di masing-masing PT. Selain biaya tersebut, juga diberikan biaya hidup dan tunjangan mahasiswa sesuai standar beasiswa dalam negeri.

Perguruan Tinggi Tujuan:
1. Institut Pertanian Bogor
2. Institut Teknologi Bandung
3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
4. Universitas Airlangga
5. Universitas Brawijaya
6. Universitas Diponegoro
7. Universitas Gadjah Mada
8. Universitas Hasanuddin
9. Universitas Indonesia
10. Universitas Sriwijaya
11. Universitas Sumatera Utara
12. Universitas Syah Kuala

*Pelamar hanya boleh mengajukan usulan pada satu perguruan tinggi

Simak juga » Program Beasiswa di Luar Negeri Terbaru

Persyaratan:
a) Sarjana unggul (fresh graduate)
b) Telah memiliki gelar S1 (sarjana strata 1)
c) Persyaratan IPK pelamar sebagai berikut :
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,25
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,5
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,5
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,75
   ▪ Akreditasi PT dan Prodi Asal Pelamar dibawah B, maka IPK ≥ 3,8
d) Usia pada saat mendaftar tidak lebih dari 24 tahun untuk lulusan non profesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi
e) Memperoleh rekomendasi dari dosen pembimbing
f) Warga negara Indonesia
g) Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
h) Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba
i) Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama jangka waktu 4 (empat) tahun

Simak juga » Beasiswa 2018 - 2019 Program S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Salinan ijazah dan transkrip (IPK) S1 yang telah dilegalisasi
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh Dokter/Rumah Sakit Pemerintah
4. Surat Pernyataan sedang tidak menerima beasiswa dari sumber lainnya
5. Surat Rekomendasi dari dosen pembimbing

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa PMDSU Batch IV 2018 dilakukan secara online melalui laman resmi PMDSU:

http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pmdsu

Isi formulir pendaftaran yang disediakan untuk mendapatkan username dan password yang nantinya dapat digunakan untuk login di sistem serta mengajukan dokumen aplikasi yang diperlukan secara online.

Pendaftaran online beasiswa PMDSU 2018 dibuka mulai 5 Juni s/d 31 Juni 2018. Namun yang perlu dipahami, sebelum melakukan pendaftaran online pelamar sebaiknya terlebih dahulu mencari tahu informasi mendalam tentang promotor dan bidang studi promotor yang akan dijadikan sebagai tempat belajar. Anda juga bisa melakukan komunikasi dengan calon promotor tersebut.

Daftar calon promotor tertera di laman PMDSU. Anda bisa mengontaknya melalui alamat korespondensi yang mereka sediakan di bagian profil.

Selain mendaftar ke website beasiswa PMDSU, di waktu yang sama pelamar juga harus mendaftarkan diri ke salah satu perguruan tinggi penyelenggara beasiswa PMDSU seperti tertera di atas.

Penetapan mahasiswa penerima beasiswa PMDSU batch IV oleh Ditjen Sumber Daya Iptek & Dikti yang sudah diterima di PPs Penyelenggara pada Juli - Agustus 2018. Anda bisa melihat pengumumannya pada perguruan tinggi yang dilamar.
6/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa KPU RI Jenjang Magister (S2) untuk PNS di PTN Dalam Negeri

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kembali membuka kesempatan pendaftaran beasiswa S2 program magister bagi para PNS di lingkungan KPU. Beasiswa S2 ini bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi (PTN) dalam negeri yang menjadi mitra KPU. Nantinya, peserta yang terpilih akan mengambil Program Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilihan Umum di universitas yang mereka minati.

Ada 11 perguruan tinggi pilihan Beasiswa KPU RI tahun 2018, di antaranya Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Lampung, Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Nusa Cendana, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Cenderawasih.

Beasiswa yang diberikan meliputi biaya SPP 4 semester, biaya hidup dan biaya operasional, uang buku dan referensi, transportasi 1 kali menuju universitas dan 1 kali kembali ke satuan kerja, dan bantuan biaya riset. Kemudian diberikan juga bantuan biaya studi literatur atau visiting studi dalam menempuh matakuliah wajib benchmarking, serta biaya wisudan dan/atau yudisium dan/atau toga. 

Persyaratan:
1. PNS pada Sektretariat Jenderal KPU RI, Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh dan Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota
2. Berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun dan paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun bagi calon peserta yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (perbatasan) pada bulan September di tahun penerimaan beasiswa (daftar terlampir)
3. Memiliki pangkat/golongan paling rendah Penata Muda (III/a), dengan ketentuan masa kerja paling sedikit 2 (dua) tahun sejak diangkat menjadi PNS (melampirkan Surat Keputusan pengangkatan sebagai PNS)
4. Melampirka surat rekomendasi dari atasan langsung *
5. Berpendidikan sarjana (S-1), bagi yang telah menyelesaikan pendidikan Magister (S-2), tidak diperkenankan untuk melamar **
6. Memahami dan menguasai tugas/fungsi unit kerja/lembaga dan memiliki kemampuan pengembangan kompetensi lebih lanjut
7. Bersedia mengundurkan diri dari jabatan struktural/fungsional tertentu bagi yang memiliki jabatan struktural/fungsional tertentu, dengan ketentuan:
   a) Pada jabatan struktural dibebaskan dari jabatannya; dan
   b) Pada jabatan fungsional tertentu dibebaskan sementara dari jabatannya
8. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila

*) Rekomendasi atasan langsung dilakukan secara berjenjang, yaitu: Sekretariat Jenderal KPU RI oleh Kepala Biro atau Inspektur, Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh oleh Sekretaris KPU Provinsi/KIP Aceh, dan Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota oleh Sekretaris KPU/KIP Kabupaten/Kota
**) Termasuk bagi yang sedang melaksanakan pendidikan magister (S-2), tidak diperkenankan untuk melamar

Simak juga » Beasiswa LPDP Program S2, S3, dan Riset

Dokumen aplikasi:
A. Dokumen dengan format yang tersedia dan dapat diunduh di laman Beasiswa KPU:
   1. Surat lamaran permohonan Program Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilihan Umum
   2. Surat rekomendasi dari atasan langsung
   3. Surat pernyataan bersedia mengundurkan diri dari jabatan struktural/fungsional
   4. Daftar riwayat hidup
   5. Surat pernyataan bersedia menyelesaikan Program Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilihan Umum selama 2 (dua) tahun sesuai masa Tugas Belajar yang berlaku
   6. Surat pernyataan bersedia ditempatkan di universitas mitra kerjasama di luar pilihan
   7. Tanda bukti pendaftaran beasiswa Program Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilihan Umum

B. Dokumen yang diunggah/upload, berupa:
   1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Paspor
   2. Surat Keputusan (SK) pangkat terakhir
   3. Ijazah sarjana (S-1)
   4. Transkrip nilai sarjana (S-1)
   5. Hasil/sertifikat Test of English as a Foreign language (TOEFL)/Internasional English Language Testing System (IELTS) dan Tes Potensi Akademik (TPA) (dapat disusulkan jika belum memiliki)
   6. Propos rencana tesis yang akan diambli terkait dengan kepemiluan dan bisa dijadikan solusi terhadap permasalahan yang ada pada KPU atau berupa inovasi terhadap pelaksanaan tugas KPU; dan
   7. Essay mengenai tujuan mengikuti Program Beasiswa Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilihan Umum, dengan jumlah paling banyak 500 (lima ratus) kata untuk masing-masing poin berikut:
      a) Motivasi pribadi untuk ikut serta dalam Beasiswa Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilihan Umum
      b) Pencapaian terbesar dalam bekerja
      c) Kontribusi yang akan diberikan setelah mengikuti beasiswa Magister Konsentrasi Tata Kelola Pemilihan Umum

Pendaftaran:
Permohonan Beasiswa KPU RI 2018 dilakukan secara online di laman beasiswa.kpu.go.id Anda dapat membuat akun terlebih dahulu dan mengunggah dokumen aplikasi yang diminta seperti tertera.

Pendaftaran online di website KPU dibuka hingga 8 Juni 2018. Hasil penelitian administrasi akan diumumkan pada 25 Juni 2018 dan peserta yang lolos tahapan tersebut berhak mengikuti seleksi wawancara di KPU yang digelar Juli 2018. Pengumuman penerima beasiswa akan disampaikan pada Juli s/d Agustus 2018.

Selain mendaftar di KPU, pelamar beasiswa juga wajib mendaftarkan diri ke Universitas mitra kerjasama yang telah membuka pendaftaran (maksimal 3 pilihan universitas). Serta mengikuti ketentuan tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru pada masing-masing universitas.

Kontak:
Bagian Pendidikan dan Pelatihan Biro Sumber Daya Manusia
Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia
Perkantoran Hayam Wuruk Paza Tower, Lantai 2
Jl. Hayam Wuruk No. 108 - Jakarta Pusat
Telp. (021) 22680610
Email: diklat.birosdm.kpu@gmail.com
CP: Sdr. Wilis (0813-8431-3615), Sdri. Wita (0812-8862-4300), dan Sdr. Putra (0896-3762-1455)
5/31/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Dexa Award di Universitas Dalam Negeri 2018 – 2019

Ini salah satu program beasiswa S2 di dalam negeri yang bisa Anda ikuti untuk tahun akademik 2018 – 2019 atau 2019 – 2020. Nama programnya adalah Dexa Awards Science Scholarship. Beasiswa S2 penuh yang ditawarkan Dexa Group bagi para mahasiswa di tanah air yang ingin melanjutkan S2 di universitas-universitas tanah air di bidang sains, khususnya untuk berkontribusi pada bidang kesehatan.

Yang menarik dari beasiswa Dexa Award ini adalah peluang tidak saja diberikan bagi mereka yang telah menyelesaikan gelar S1 mereka, tapi juga bagi mahasiswa yang masih dalam pendidikan S1. Hingga paling lambat 2020, yang bersangkutan sudah mengambil program S2 mereka.

Selain mendapatkan beasiswa penuh, penerima beasiswa Dexa Award 2018 juga berkesempatan berkarir di Dexa Group.

Pilihan program keilmuan:
Rumpun 1
Farmasi, kimia, biokimia, biologi, biologi molekular, mikrobiologi, bioteknologi, nanoteknologi, biomedis, ilmu pangan dan teknik pangan.

Rumpun 2
Psikologi, sosiologi, ekonomi, hukum, humaniora, keuangan, teknologi informasi, dan antropologi.

Rumpun 3
Teknik kimia, teknik sipil, teknik fisika, matematika, statistika, fisika.

Pelamar dapat memilih salah satu dari tiga rumpun keilmuan yang ditawarkan di atas pada universitas atau perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang terakreditasi A.

Syarat Pendaftaran:
1. Warga Negara Indonesia
2. Memiliki gelar S1 atau dalam pendidikan S1
3. Mendaftarkan diri ke sini
4. Menyerahkan proposal ORISINAL sesuai petunjuk pengisian proposal
5. Nama proposal yang diunggah harus mengikut
   Format: DASS2018_RUMPUN_NAMA LENGKAP
6. Makalah, ide, metodologi yang diikutsertakan akan menjadi  milik Dexa group

Simak juga » Beasiswa Bidikmisi S2 dan Keluarga Kurang Mampu

Syarat Penerimaan:
1. Menyerahkan surat keterangan diterima pada program S2 universitas di Indonesia (institusi dengan akreditasi A), program studi 2018 atau 2019.
2. Beasiswa dapat ditunda sampai program studi S2 tahun 2020 (apabila pemenang masih dalam program studi S1)
3. Tidak menerima beasiswa dari pihak lain
4. Menjadi mahasiswa penuh selama program S2
5. Melakukan riset saintifik selama di S2

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Dexa Award:
Tenggat waktu pengumpulan proposal: 29 Juni 2018
Pengumuman Finalis: 9 Juli 2018
Presentasi Finalis di Jakarta: 30 Juli 2018
Pengumuman pemenang: 31 Juli 2018
Pemberian penghargaan: 31 Juli 2018

Lokasi Presentasi dan Pemberian Penghargaan

Titan Center
Jalan Boulevard Bintaro, Blok B7/B1 No.5
Bintaro Jaya Sektor 7, Tangerang Selatan 15224
Indonesia

Kontak:
scholarship@dexagroup.com
Atau
Panitia DASS
+62 877 3797 0855 (WhatsApp)
www.dexascholarship.com
5/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BCA untuk Mahasiswa S1 seluruh Indonesia

Asyik nih, Beasiswa BCA Finance Peduli 2018 kini dibuka lagi. Bagi yang sudah pernah mengikuti, dan berminat mencoba lagi, kesempatan di 2018 bisa Anda ikuti. Ada 100 kursi beasiswa disediakan dan terbuka bagi semua mahasiswa S1 di seluruh Indonesia untuk semua jurusan. Anda hanya perlu memiliki IPK minimal 3.20 untuk PTN dan 3.40 untuk PTS. Selain itu terdaftar sebagai mahasiswa yang minimal berada di semester 2 dan maksimal semester 8.

Mahasiswa terpilih akan diberikan beasiswa selama kuliah. Yakni maksimum hingga semester 8. Setiap semester peraih beasiswa akan diberikan dana beasiswa sebesar Rp 3.000.000,- Cukup besar bukan?

BCA Finance sendiri telah menggulirkan Beasiswa BCA Finance Peduli sejak 2009 dan nominalnya meningkat setiap tahunnya. Nah, bagi Anda yang tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Bisa segera siapkan aplikasi yang diperlukan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Beasiswa BCA Finance Peduli.

Persyaratan:
1. Mahasiswa Strata 1 (S1) segala jurusan
2. Minimal telah/sedang menyelesaikan semester 2 dan tidak lebih dari semester 8
3. IPK Minimal : 3,20 (PTN) dan 3,40 (PTS
4. IPS Terakhir Minimal : 3,00 (PTN) dan 3,20 (PTS)
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pemberi beasiswa manapun
6. Aktif Berorganisasi (Kemahasiswaan / Karang Taruna / Organisasi Non Politik Lainnya)
7. Tidak pernah terlibat dalam  tindak kasus pidana / perdata, serta penyalahgunaan NAPZA (narkotika, psikotropika dan zat adiktif)

Simak juga » Beasiswa Unggulan untuk S1, S2, dan S3

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa BCA Finance Peduli 2018 dibuka secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan di laman BCA Finance atau bisa juga dicek melalui www.bcafinance.co.id. Harap simpan nomor pendaftarannya setelah mengisi formulir.

Pendaftaran online dibuka mulai 14 Mei – 30 Juli 2018.

Tahapan Seleksi:
Tahap I : Penentuan Awal
200 Calon pemenang yang terpilih pada tahap awal wajib mengirimkan dokumen yang dipersyaratkan kemudian. Diumumkan 6 Juli 2018. Kemudian dilakukan Seleksi Tahap I pada 7 Juli – 31 Juli 2018.

Tahap II : Penentuan Akhir
Penentuan 100 pemenang beasiswa yang berhak menerima Rp 3.000.000 / semester. Diumumkan 16 Agustus 2018.
5/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa hari lalu program beasiswa Bidik Misi S2 sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1. Sekaligus memberi kesempatan bagi mereka dari keluarga tidak mampu (miskin) untuk memberoleh beasiswa S2, meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi. Keduanya ditawarkan pada program yang sama, yaitu Beasiswa Afirmasi LPDP.

Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa S2 Bidik Misi dan beasiswa S2 bagi keluarga tak mampu, di bawah ini dijelaskan prosesnya. Namun, ada yang perlu dicatat jika Anda mengajukan beasiswa S2 Bidik Misi dan keluarga miskin. Yakni, IPK yang diraih minimum 3.5.

Beasiswa tersebut diberikan penuh. Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, dll.

Menariknya pula Beasiswa Afirmsi ini menyediakan biaya program pengayaan bahasa, yaitu berupa kursus dan ujian kemampuan bahasa asing dengan durasi 3 bulan sampai maksimum 6 bulan. Kemudian biaya pelaksanaan tes potensi akademik bagi peserta tujuan dalam negeri. Peserta sendiri boleh memilih untuk kuliah di dalam negeri atau luar negeri.

Simak juga » Beasiswa 2018 - 2019 Program S1, S2, S3

Persyaratan:
Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dari:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
3. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree atau non degree (on going) program magister ataupun doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
4. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana format terlampir:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Bersedia kembali ke daerah tertinggal bagi pendaftar dari daerah 3T;
   d. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   e. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   f. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   g. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   h. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   i. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister/doktoral di dalam negeri;
   j. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
5. Telah mendapatkan izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja;
6. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas/Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi tujuan luar negeri.
7. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
8. Memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
9. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
10. Menulis Statement of Purpose paling banyak 1.000 kata yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas.
11. Peserta memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa asing berupa sertifikat TOEFL ITP®, TOEFL iBT®, TOEIC®, TOAFL, atau IELTS™ yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP;
12. Sertifikat TOAFL pada angka 11, diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
13. Ketentuan pada angka 11, dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
14. Pendaftar yang memenuhi sebagaimana ketentuan pada angka 13, wajib melampirkan duplikat/salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
15. Pendaftar program magister luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sekurang-kurangnya 11 (sebelas) bulan atau paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
17. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara.
18. Menyusun rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan; dan menyusun proposal penelitian bagi pendaftar doktoral.
19. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan, dengan dibuktikan dengan LoA Unconditional untuk program doktoral, kemudian mendaftar diaplikasi pendaftaran LPDP untuk program doktoral.

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 - 2019

Persyaratan Khusus:
1. Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp.750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan;
2. Kartu Keluarga yang terbaru;
3. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
4. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
5. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata – rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000.
6. Usia maksimum pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun.
7. Pendaftaran BPI Afirmasi untuk individu alumni penerima beasiswa bidikmisi dan/atau masyarakat berprestasi dari keluarga miskin hanya untuk program magister dan tidak untuk program doktoral.
8. Memiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,50 pada skala 4.00.
9. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT 33, IELTS 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 450.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 550.
10. Pendaftar BPI Afirmasi individu alumni penerima bidikmisi dan/atau individu berprestasi dari keluarga miskin hanya dapat mendaftar maksimal 2 (dua) tahun sejak dinyatakan lulus dari Perguruan Tinggi.
11. Pendaftar BPI Afirmasi merupakan alumni penerima beasiswa bidikmisi kementerian yang membidangi pendidikan tinggi; dan
12. Pendaftar BPI Afirmasi wajib melampirkan surat keterangan atau surat keputusan penerima bidikmisi yang dikeluarkan oleh kementerian atau perguruan tinggi terkait.

Ketentuan LoA Unconditional
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada poin 2 (dua) wajib melampirkan surat penundaan perkuliahan dari Perguruan Tinggi Tujuan.
4. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki Loa Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa. atau selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah selesainya pengayaan bahasa bagi pendaftar di jalur afirmasi.
5. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
6. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka diberhentikan sebagai Calon Penerima Beasiswa.
7. Calon Penerima Beasiswa yang diputus sebagaimana dimaksud memiliki kesempatan mendaftar ulang sebanyak 1 (satu) kali dengan syarat wajib memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi yang terdaftar di dalam daftar LPDP.
8. Calon Penerima Beasiswa sebagaimana dimaksud, apabila lulus seleksi substansi tidak diwajibkan mengikuti Persiapan Keberangkatan (PK) bagi yang sudah mengikuti PK.

Simak juga » Beasiswa Kuliah S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Permohonan diajukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Anda dapat membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut jika belum pernah mendaftar sebelumnya.

Jika ingin mengajukan beasiswa Bidikmisi S2 atau Keluarga Tidak Mampu, pelamar dapat memilih Beasiswa Afirmasi pada saat mengisi formulir LPDP. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunggah dokumen persyaratan yang ditetapkan.

Para pelamar yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online akan mengikuti seleksi berbasis komputer yang meliputi Tes Potensi Akademik, Soft Kompetensi, dan On the Spot Writing. Kemudian bila lolos di kedua tahapan tersebut, pelamar berhak mengikuti seleksi substansi, yang meliputi Verifikasi dokumen asli pendaftaran, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan wawancara.

Hasil penetapan kelulusan seleksi substansi Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu yang telah ditentukan oleh LPDP.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Kemudian untuk pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.  

Mengenai pertanyaan terkait BPI Program Afirmasi tersebut dapat menghubungi email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui call center LPDP di 1500652. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP. Semoga berhasil!
5/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Magister Manajemen PPM School of Management (Full)

Sebuah kesempatan beasiswa S2 dibuka PPM School of Management bagi para lulusan S1 di tanah air yang ingin melanjutkan program S2 Magister Manajemen.  Programnya dinamai The Future Leader (TFL). Rutin diadakan tiap tahun untuk menjaring kandidat-kandidat yang ingin mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka di bidang manajemen.  Beasiswa TFL diadakan sebagai wujud pengembangan sumber daya manusia dan pemimpin masa depan di bidang ilmu manajemen.

Bagi Anda yang berminat melanjutkan S2 manajemen, beasiswa yang ditawarkan PPM School of Management ini dapat dicoba. Beasiswa yang ditawarkan bisa dibilang beasiswa full. Total adalah 10 beasiswa yang disediakan untuk tahun akademik 2018 – 2019 dengan nilai masing-masing beasiswa sebesar Rp 113.500.000. Beasiswa terdiri dari pembebasan biaya kuliah, pembebasan biaya administrasi wisuda, serta uang saku selama 20 bulan.

Menariknya lagi, peserta terpilih juga berkesempatan untuk ikut serta dalam berbagai macam kompetisi bisnis dan penulisan kasus, kesempatan mengikuti konferensi ilmiah, kesempatan mengikuti program pertukaran pelajar dengan Kedge Business School di Perancis, kesempatan mengaplikasikan ilmu yang didapat di dalam kelas dan mengasah kemampuan untuk bekerja sama serta berorganisasi melalui berbagai macam event mahasiswa, serta kesempatan mengembangkan 4 (empat) core soft-competencies secara terpadu, yang terdiri dari leadership, self-confidence, relationship building, dan passion for growt.

Program Studi S2:
• Kelas Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen
• Kelas Magister Manajemen Eksekutif Muda
• Kelas Magister Manajemen Eksekutif

Persyaratan:
1. Pelamar telah menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) paling lambat 1 September 2018. Para calon peserta yang saat ini sedang menyusun skripsi diperbolehkan mendaftar dengan melampirkan surat jaminan ‘segera lulus’ dari pihak dosen pembimbing serta persetujuan dari pihak Ketua Departemen/Fakultas.
2. Berusia maksimal 26 tahun pada tanggal Pembukaan Kelas Magister Manajemen – Wijawiyata Manajemen.
3. Fresh graduate (pengalaman kerja maksimal 2 tahun)
4. TOEFL 500/ IELTS 6
5. Berjiwa kepemimpinan dan aktif dalam berorganisasi
6. Belum menikah

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 LPDP Kementerian Keuangan

Berkas persyaratan:
1. Scan atau foto ijazah dan transkrip yang sudah dilegalisir
   - Untuk pelamar dari perguruan tinggi negeri/swasta dalam negeri: legalisir dari perguruan tinggi terkait
   - Untuk pelamar dari perguruan tinggi di luar negeri: legalisir dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI)
   - Surat Keterangan Lulus dan transkrip nilai terakhir yang dilegalisir dari universitas terkait bagi pelamar yang belum wisuda
2. Scan atau foto KTP
3. Scan atau foto Kartu Keluarga
4. Scan atau foto skor hasil tes TOEFL min 500 atau IELTS min 6 (versi prediction diperbolehkan)
5. Scan atau foto dokumen-dokumen bukti partisipasi dalam kepanitiaan atau organisasi
6. Scan atau foto dokumen atau sertifikat penghargaan atas prestasi
7. Foto seluruh badan terbaru ukuran postcard (maks. 5 MB dengan format .jpeg/.png/.pdf)
8. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6 (maks. 5 MB dengan format .jpeg/.png/.pdf)
9. Formulir rekomendasi dari pihak pimpinan perguruan tinggi atau dosen pembimbing atau atasan kerja (formulir dikirim pada tahap registrasi melalui email PPM School of Management)

Pendaftaran:
1. Melakukan pendaftaran online pada website resmi PPM School of Management: https://ppmschool.ac.id/id/form-pendaftaran-the-future-leader/ – 1 Mei s.d. 30 Juni 2018
2. Setelah melakukan pendaftaran online, peserta akan menerima email dari PPM School of Management yang berisikan informasi terkait berkas kelengkapan yang dibutuhkan. Peserta kemudian diwajibkan untuk mengirimkan berkas kelengkapan (maksimal ukuran file 15MB) ke email tfl@ppm-manajemen.ac.id
3. Hasil seleksi berkas/administrasi akan diumumkan melalui website resmi PPM School of Management. – 9 Juli 2018
4. Para peserta yang telah berhasil lolos seleksi berkas/administrasi dapat langsung mengikuti tahapan seleksi selanjutnya dengan mengunduh dan mengerjakan soal kasus yang telah dikirimkan oleh pihak panitia kepada masing-masing peserta melalui email. – 10 s/d 15 Juli 2018
5. Para peserta mengumpulkan jawaban soal kasus berserta dengan surat konfirmasi yang telah dilengkapi ke alamat email tfl@ppm-manajemen.ac.id  – sebelum 15 Juli 2018
6. Para finalis TFL akan diumumkan di website PPM School of Management. Selanjutnya panitia akan mengirimkan surat panggilan untuk mengikuti tahapan program TFL berikutnya kepada para finalis. – 25 Juli 2018
7. Seleksi akhir dari TFL akan dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan meliputi: psikotes, outbound, presentasi kasus bisnis, wawancara dan dilanjutkan dengan graduation night. – 10 s.d. 13 Agustus 2018

Kontak:
PPM School of Management
Jl. Menteng Raya 9-19
Jakarta Pusat, 10340
(021) 230 0313 ext. 1104
(021) 230 2025
www.ppmschool.ac.id/id/tfl
5/22/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya