Beasiswa SD, SMP, SMA untuk Biaya Pendidikan Sekolah dari Extramarks

Kesempatan beasiswa yang ditawarkan satu ini khusus bagi Anda yang masih duduk di bangku sekolah, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA). Extramarks Education Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan digital menawarkan peluang beasiswa tersebut bagi siswa-siswi berprestasi di tanah air untuk mendaftar Beasiswa Kelas Pintar tahun 2019.

Beasiswa yang disediakan berupa dukungan dana biaya pendidikan sekolah sebesar Rp 5 juta selama satu tahun. Nantinya setiap semester penerima beasiswa akan memperoleh beasiswa pendidikan sebesar Rp 2,5 juta yang diberikan selama dua semester (1 tahun). Yang menarik, selain beasiswa dana pendidikan penerima beasiswa juga akan memperoleh solusi Kelas Pintar dari Extramarks berupa bimbingan belajar secara online yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja melalui perangkat laptop, tablet, maupun smartphone.

Tahun ini beasiswa SD, SMP, SMA yang disediakan Extramarks sebanyak 50 beasiswa dengan total dana beasiswa sebesar Rp 500 juta. Nah, bila Anda tertarik untuk mengikuti program beasiswa Kelas Pintar yang disediakan Extramarks ini ada beberapa persyaratan dan dokumen yang perlu dipersiapkan. Simak penjelasan di bawah ini.

Simak juga » Beasiswa Belajar Bahasa Arab di Kuwait University

Persyaratan:
1. Program ini terbuka untuk seluruh pelajar aktif SD/SMP/SMA di seluruh Indonesia.
2. Peserta harus melampirkan nilai rapor & nilai UN terakhir (untuk kelas 7 dan 10).
3. Minimal nilai tiap mata pelajaran : SD = 80, SMP = 82 dan SMA = 85.
4. Minimal nilai UN : SD = 26 dan SMP = 34

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa kelas pintar dari Extramarks dilakukan secara online di laman beasiswa.kelaspintar.id dengan cara memasukan data-data yang dibutuhkan dan mengunggah scan dokumen. Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan meliputi Nilai Rapor Terakhir dan Nilai UN terakhir.

Anda bisa mendaftar di laman tersebut dengan menggunakan akun media sosial yang dimiliki, seperti Facebook, Gmail, Instagram, maupun Twitter. Pendaftaran online beasiswa SD, SMP, dan SMA yang disediakan Extramarks dibuka mulai 13 Juli s/d 31 Juli 2019. Silakan mendaftar sebelum deadline berakhir.

Bagi siswa yang terpilih akan dihubungi langsung oleh pihak Extramarks pada tanggal 12 Agustus 2019.

Selama program berlangsung, pihak Extramarks secara regular akan melihat perkembangan nilai siswa dan siswi penerima beasiswa. Terutama dari hasil rapor yang diperolehnya. Semoga berhasil!
7/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dokter Spesialis 2019 dari Pemerintah

Pendaftaran beasiswa pendidikan dokter spesialis kini memasuki periode tahun 2019 yang ditawarkan pemerintah melalui LPDP. Jika Anda atau keluarga seorang dokter dan berminat mengambil pendidikan spesialis, saat ini kembali dibuka kesempatan Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis (BPIDS) 2019 khusus untuk mengambil program pendidikan dokter spesialis (PPDS).

Pelamar program Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis (BPIDS) dapat memilih 3 (tiga) perguruan tinggi tujuan yang berbeda dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun. Dengan begitu kesempatan lolos pada perguruan tinggi yang diminati juga semakin terbuka.

Ada sejumlah bidang spesialis  yang ditawarkan, yakni Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obstetri & Ginekologi), Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Bedah, Spesialis Anastesiologi (Ilmu Anestesi) / Anestesiologi dan Reanimasi / Anestesiologi dan Terapi Intensif, Spesialis Radiologi, Patologi Klinik, serta Rehabilitasi Medik / Ilmu Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi Medik. Jenis keahlian tersebut dapat diambil di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Kampus tujuan yakni:
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Andalas
3. Universitas Brawijaya
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Gadjah Mada
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Indonesia
8. Universitas Padjadjaran
9. Universitas Sam Ratulangi
10. Universitas Sebelas Maret
11. Universitas Sriwijaya
12. Universitas Sumatera Utara
13. Universitas Syah Kuala
14. Universitas Udayana

Daftar program studi spesialis yang ditawarkan masing-masing universitas bisa diunduh di Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2019.

Beasiswa pendidikan dokter spesialis dari pemerintah ini menanggung penuh biaya studi bagi para penerimanya. Biaya yang ditanggung itu, di antaranya biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran (at cost), SPP, tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis, dana bantuan seminar internasional, serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Kemudian disediakan biaya pendukung yang meliputi dana transportasi, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga, serta dana keadaan darurat. Selain itu disediakan juga dana tambahan yang meliputi dana pelatihan kursus wajib, dana ujian keterampilan, dana penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, dana uji kompetisi, dana transportasi selama pelatihan kursus wajib, serta dana transportasi uji kompetensi.

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai dokter dan sudah menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dibuktikan dengan memiliki Surat Tanda Selesai Internsip (STSI);
2. Telah menyelesaikan studi program Sarjana Kedokteran atau Profesi Kedokteran pada:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terdaftar di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
   b. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia;
3. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku;
4. Menyerahkan surat rekomendasi dari rumah sakit milik pemerintah atau pemerintah daerah yang diprioritaskan di wilayah Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan, yang menyatakan bahwa setelah lulus pendidikan dokter spesialis akan didayagunakan di rumah sakit pemberi rekomendasi;
5. Bersedia mengikuti program pendayagunaan lulusan program dokter spesialis oleh Kementerian Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku;
6. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/ Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
7. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
8. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
9. Memiliki dan memilih bidang keilmuan bidang dokter spesialis yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP;
10. Memilih program studi bidang dokter spesialis dan Perguruan Tinggi Tujuan BPIDS;
11. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pendaftar:
    a. Bersedia mengikuti program pendayagunaan lulusan program dokter spesialis setelah selesai studi yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku;
    b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
    c. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum;
    d. Tidak mendukung atau terlibat dalam organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 45, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
    f. Taat terhadap kode etik Akademik;
    g. Kesanggupan melaksanakan ketentuan beasiswa LPDP
    h. Menyampaikan dokumen dan data yang benar dan sesuai aslinya. Apabila dokumen dan data tidak benar dan tidak sesuai aslinya, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan selanjutnya tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP.
12. Telah menyelesaikan studi pada program Sarjana Kedokteran dan Profesi Kedokteran serta tidak berlaku bagi mereka yang sedang studi atau telah menyelesaikan program Magister dan Doktoral baik dalam maupun luar negeri;
13. Usia maksimum pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun;
14. Pendaftar wajib memiliki rata-rata IPK 3,25 pada skala 4 untuk gabungan IPK sarjana dan profesi dokter yang dibuktikan dengan transkrip nilai;
15. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa inggris yang diterbitkan oleh ETS (ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku dengan skor minimal:
    a. TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, atau TOEIC® 63
    b. Ketentuan huruf a dikecualikan bagi Pendaftar yang menyelesaikan pendidikan tinggi dari luar negeri yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris dengan syarat melampirkan ijazah yang masih berlaku 2 (dua) tahun sejak diterbitkan;
    c. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku adalah yang dikeluarkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
16. Menulis rencana studi dan proposal bidang dokter spesialis yang akan diambil; dan
17. Tidak sedang menempuh program dokter spesialis/ magister/doktoral (on going).

Simak juga » Beasiswa LPDP untuk S2, S3, dan Riset

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa kedokteran spesialis LPDP 2019 dilakukan secara online melalui laman resmi LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut, kemudian melengkapi formulir pendaftaran yang disediakan. Berikutnya unggah dokumen yang diperlukan berdasarkan keterangan persyaratan di atas. Anda bisa menscan dokumen terlebih dahulu.

Setelah melakukan pendaftaran online, siapkan juga dokumen fisiknya (hard copy) dan juga dokumen asli yang nantinya wajib dibawa ketika mengikuti seleksi wawancara bila dinyatakan lulus seleksi administrasi dan seleksi berbasis komputer.

Pendaftaran beasiswa kedokteran spesialis LPDP 2019 dibuka pada tahap II yakni mulai 1 Juli hingga 10 September 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019. Hasil penetapan kelulusan seleksi disampaikan kepada calon penerima Beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing.

Proses Seleksi
A. Seleksi Administrasi;
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      d. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      e. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      f. Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   2. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
      b. Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
      c. On the spot essay writting.
   3. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   5. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

C. Wawancara
   1. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   2. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      b. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   3. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   4. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   5. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   6. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Rencana Studi meliputi:
a. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
b. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
c. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
d. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP]

Informasi terkait beasiswa LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, Call Center 1500652, atau langsung kunjungi laman beasiswa LPDP. Lihat juga Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2019
7/15/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Disertasi S3 LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri

Program beasiswa ini salah satu Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang ditawarkan LPDP yang bisa dimanfaatkan bagi Anda yang mengalami kendala pembiayaan penyusunan disertasi. BPI program Disertasi. Sasaran beasiswa disertasi 2019 adalah mahasiswa doktoral atau pelamar yang ingin merampungkan studi S3-nya, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
7/07/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiwa S2 Kesehatan Full dari Wellcome di Dalam dan Luar Negeri

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia kesehatan dan ingin melanjutkan S2 di bidang kesehatan baik di dalam negeri maupun luar negeri, namun minim pengalaman penelitian, program beasiswa S2 kesehatan yang ditawarkan Wellcome ini bisa dijadikan pertimbangan. Wellcome adalah sebuah yayasan amal global independen yang berbasis di Inggris dengan salah satu tujuannya meningkatkan kesehatan bagi semua orang. Tahun ini mereka kembali membuka beasiswa melalui program International Master’s Fellowships dalam dua periode.

Pelamar yang berkesempatan mengikuti program beasiswa S2 tersebut adalah warganegara dengan penghasilan rendah dan juga menengah, salah satunya Indonesia. Pelamar dapat memilih program S2 di bidang kesehatan pada perguruan tinggi unggulan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa Wellcome ini diberikan selama 30 bulan, di mana 12 bulan pertama ditujukan untuk menjalani perkuliahan master dan 18 bulan berikutnya adalah kegiatan penelitian berdasarkan usulan penelitian yang diajukan. 

Beasiswa S2 kesehatan dari Wellcome meliputi uang saku yang nilainya disesuaikan. Jika perkuliahan dan penelitian dilakukan di Inggris (selain London), uang saku yang diberikan sebesar £15,000 per tahun, jika program S2 kesehatan tersebut berlangsung di London uang saku diberikan sebesar £17,000 per tahun. Namun jika perkuliahan dan penelitian tersebut berlangsung di luar Inggris, misalnya di tanah air, maka uang saku yang diberikan menyesuaikan kebutuhan hidup di dalam negeri atau dapat ditanyakan pada organisasi yang menaungi kegiatan penelitian bersangkutan.

Selain tunjangan hidup, beasiswa yang diberikan juga mencakup biaya perjalanan, misalnya tiket pesawat untuk keberangkatan dan kepulangan, dan biaya kuliah dan penelitian sesuai dengan tarif masing-masing. 

Nilai total tiap beasiswa yang diberikan Wellcome bagi kandidat terpilih sebesar £120,000 (± Rp 2,1 Miliar).

Persyaratan:
1. Warganegara dari sebuah negara ekonomi berpenghasilan rendah atau menengah (salah satunya Indonesia)
2. Penelitian yang diajukan berfokus pada prioritas kesehatan di negara berpenghasilan rendah atau menengah
3. Anda memiliki sponsor dari organisasi tuan rumah yang memenuhi syarat di negara berpenghasilan rendah atau menengah.
4. Memegang gelar sarjana klinis atau non-klinis dalam mata kuliah yang relevan
5. Berada di tahap awal karir dengan pengalaman penelitian yang terbatas (tetapi Anda harus menunjukkan minat, atau bakat untuk penelitian).

Simak juga » Beasiswa S2 Full Dalam dan Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa S2 kesehatan dari Wellcome untuk periode kedua 2019 dibuka hingga 30 Agustus 2019 pukul 17.00 waktu Inggris. Pelamar dapat mendaftarkan diri secara online terlebih dahulu di laman Wellcome Trust Grant Tracker dengan melengkapi formulir aplikasi online yang disediakan. Kemudian mengirimkan aplikasi tersebut ke pemberi persetujuan dari organisasi resmi yang ingin dituju.

Berikutnya organisasi yang menjadi host tersebut nantinya akan memberikan aplikasi Anda serta mengajukannya langsung ke Wellcome sesuai batas deadline yang ditetapkan.

Selanjut aplikasi yang telah dikirim tersebut akan direview oleh International Interview Committee dari Wellcome dan menetapkan keputusan akhir pada November 2019. Tidak ada wawancara. Jika berhasil, pelamar akan diberitahu serta diminta untuk memulai program beasiswa tersebut dalam waktu satu tahun sejak penetapan.

Kontak:
Wellcome Trust
Gibbs Building
215 Euston Road
London NW1 2BE, UK
Telp. +44 (0)20 7611 5757
https://wellcome.ac.uk
7/05/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Jadwal dan Lokasi Seleksi Berbasis Komputer (SBK) Beasiswa LPDP Tahap 1 2019

Pendaftaran beasiswa LPDP tahap 1 2019 sudah ditutup 31 Mei 2019. Bagi Anda yang lolos seleksi administratif, tentunya akan bersiap mengikuti tahapan selanjutnya yaitu seleksi berbasis komputer (SBK). Ada sejumlah lokasi yang sudah ditetapkan LPDP untuk mengikuti SBK ini dan tersebar di sejumlah wilayah tanah air.

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan LPDP, kegiatan seleksi berbasis komputer ini diselenggarakan antara 24 Juni – 5 Juli 2019. Ada 11 pilihan beasiswa LPDP yang dibuka pendaftarannya pada tahap 1 2019, di antaranya:

1. Beasiswa Reguler
2. Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia
3. Beasiswa Daerah Afirmasi
4. Beasiswa Alumni Bidikmisi
5. Beasiswa Prasejahtera Berprestasi
6. Beasiswa Santri
7. Beasiswa Penyandang Disabilitas
8. Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) tujuan Dalam Negeri dan Luar Negeri
9. Beasiswa PNS/TNI/POLRI
10. Beasiswa Prestasi Olahraga Internasional
11. Beasiswa Prestasi Seni Internasional

Simak juga » Beasiswa S2 Bidikmisi dan Keluarga Tidak Mampu

Nah, bila Anda salah seorang peserta beasiswa LPDP yang mengikuti seleksi tahap 1 dari pilihan beasiswa yang tersedia di atas, silakan simak jadwal dan lokasi berikut.

Jadwal dan lokasi seleksi berbasis komputer (SBK) beasiswa LPDP tahap 1 2019:
▪ 29 Juni 2019:
- Kanreg IX BKN Jayapura (Jl. Baru No.100/B Kota Raja, Jayapura 99225)

▪ 1 Juli 2019:
- Kanreg VI BKN Medan (Jl. TB Simatupang No. 124, Pinang Baris, Medan 20128)
- Kanreg X BKN Denpasar (Jl. By Pass I Gusti Ngurah Rai No. 646 Suwung, Denpasar, Bali)
- Kanreg XII BKN Pekanbaru (Jl. Hang Tuang Ujung No.148, Sail, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau)
- Kanreg XIII BKN Aceh (Jl. Iskandar Muda Gp. Gani Kec. Ingin Jaya Kab. Aceh Besar)
- UPT BKN Padang (Jl. Rimbo Kaluang No.52a gedung rohana kudus)
- Politeknik Negeri Kupang (Jl. Adisucipto Penfui PO BOX 139 Kupang)
- SMKN 2 Ternate (Jalan Batu Angus No.1, Dufa Dufa, Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara)

▪ 1-2 Juli 2019:
- Kanreg 1 BKN Yogyakarta (Jl. Magelang Km. 7,5, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia)
- Kanreg IV BKN Makassar (Jl. Pacerakang No.3 Daya Kec. Bringkanaya Makassar)

▪ 4 Juli 2019:
- Kanreg XI BKN Manado (Kanreg XI BKN Manado Jl. AA Maramis Km. 8 Paniki Bawah, Mapangat, Manado 95258)
- UPT BKN Pontianak (Jl. Veteran No.29, Benua Melayu Darat, Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat)
- UPT BKN Ambon (Jln. A.I.S Nasution No. 8 Karang Panjang Ambon)
- SMAN 2 Manokwari (Jl. Pertanian, Wosi, Monokwari Bari., Kabupaten Manokwari, Papua Barat 98312)
- Kanreg VIII BKN Banjarmasin (Jl. Bhayangkara No.1 Sungai Besar, Banjar Baru, Kalimantan Selatan 55285)

▪ 4 - 5 Juli 2019:
- Kanreg II BKN Surabaya (Jl. Letjen S. Parman 6, Surabaya, Jawa Timur)
- Kanreg III BKN Bandung (Jl. Surapati No.10A Cihaurgeulis, Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat)
- BKN Pusat Jakarta (Jl. Mayjend Sutoyo No.12, Cililitan, Jakarta Timur)

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP Program S2, S3

Bagi Anda yang akan mengikuti SBK beasiswa LPDP untuk tahap 1 2019, lokasi dan jadwalnya seperti tertera di atas. Jadwal dan lokasi tersebut dikutip dari laman LPDP yang diumumkan belum lama ini. Sementara, bagi Anda yang ingin mengikuti seleksi penerimaan beasiswa LPDP tahap II 2019, juga bisa bersiap-siap karena pendaftaran online beasiswa LPDP tahap II 2019 akan dibuka mulai 1 Juli s/d 10 September 2019. Penjelasan bisa disimak lebih jauh melalui laman LPDP atau buka link info beasiswa LPDP yang tertera di atas.

Kontak:
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Gedung Danadyaksa
Jalan Cikini Raya No 91
Menteng, Jakarta Pusat
Kode Pos 10330
t: 1500652
w: www.lpdp.kemenkeu.go.id
6/29/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa BUDI-DN dan BUDI-LN LPDP - Ristekdikti

Masih ingat dengan BPP-DN atau BPP-LN yang ditawarkan RistekDikti sebelumnya? Ya, selain beasiswa itu kini juga tersedia Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI). Keduanya memang sama-sama ditujukan bagi dosen, tapi BUDI sedikit berbeda.
6/27/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PNS, TNI, Polri Program S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa targeted group LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri di satuan masing-masing. Dengan Beasiswa PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri di berbagai universitas.
6/25/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa FINCAD buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia

Ada banyak pilihan beasiswa S2 dan beasiswa S3 yang tersedia di luar sana yang bisa Anda raih tahun ini. Misalnya FINCAD 2019 Women in Finance Scholarhip. Ini adalah program beasiswa postgraduate yang ditawarkan FINCAD, sebuah lembaga penyedia portofolio perusahaan dan analisis resiko bagi mahasiswa seluruh dunia yang melanjutkan studi mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa FINCAD terbuka bagi para perempuan dari segala usia dan kewarganegaraan yang mengambil studi di bidang Keuangan, di sekolah pascasarjana terakreditasi.

Beasiswa yang ditawarkan sebesar US$20.000 untuk menunjang biaya studi pascasarjana yang tengah diambil. Yang menarik, beasiswa ini tidak membatasi lokasi tempat studi selama perguruan tinggi tersebut terakreditasi dan jurusan yang diambil berhubungan dengan keuangan. 

Persyaratan:
Pelamar merupakan perempuan yang terdaftar di sebuah program pascasarjana pada universitas yang terakreditasi oleh lembaga nasional atau internasional. Selain itu pelamar harus terdaftar dan mengikuti program secara penuh waktu selama tahun akademik 2019 - 2020.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 untuk PNS, TNI, dan Polri

Dokumen aplikasi:
1. Resume atau CV
2. Dua surat referensi beasiswa dari orang yang sesuai (misalnya, profesor atau dosen universitas yang relevan, supervisor atau rekan kerja)
3. Ijazah dan transkrip sarjana
4. Confirmasi penerimaan atau pendaftaran ke program pascasarjana untuk tahun akademik 2019 - 2020
5. Karya tulis (opsional)

Pendaftaran:
Siapkan dokumen yang dibutuhkan berdasarkan daftar di atas. Buat nama file dokumen dengan susunan: {family name}{given name}{document name}.{file extension}

Contoh: smithsarahCV.pdf, smithsarahLetter1.pdf,

Dokumen dibuat dalam format jpg, pdf, atau gif.

Selanjutnya unggah dokumen tersebut di laman FINCAD paling lambat 30 Juni 2019. Silakan buat akun dahulu sebelum mengirim aplikasi online. Semua pelamar nantinya akan diberitahu hasil seleksi dan pemenang beasiswa melalui email yang diperkirakan waktunya pada musim gugur 2019. Informasi lebih lanjut juga bisa disimak di laman FINCAD (www.fincad.com). Semoga berhasil!
6/23/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Santri LPDP Jenjang S2, S3 Buat Santri Pondok Pesantren

Keberadaan santri pondok pesantren kini mendapatkan perhatian khusus dari LPDP. Selain beasiswa reguler, LPDP juga menyediakan beasiswa pascasarjana yang menyasar kalangan terdidik di pondok pesantren. Beasiswa santri LPDP ini menawarkan beasiswa jenjang S2 dan juga S3, baik untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, beasiswa menyediakan dukungan pembiayaan penuh untuk kebutuhan studi bagi kandidat terpilih.

Beasiswa santri LPDP diberikan maksimal 24 bulan bagi program master (S2) dan maksimal 48 bulan untuk program doktor (S3). Komponen beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi:

1). Biaya program persiapan studi meliputi biaya hidup bulanan dan transportasi keberangkatan dan kepulangan ke daerah asal
2). Biaya pendidikan meliputi biaya pendaftaran, SPP, dan non-SPP, yang dapat digunakan untuk buku, tesis atau disertasi, seminar, publikasi, dan jurnal internasional.
3). Biaya pendukung meliputi transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari domisili asal ke Perguruan Tinggi Tujuan, visa, termasuk paspor, tunjangan kedatangan, dana hidup bulanan, tunjangan keluarga untuk program doktoral, asuransi kesehatan, dan dana keadaan darurat.

Sasaran Penerima Beasiswa:
Sasaran Penerima Beasiswa Santri adalah santri yang diusulkan oleh pondok pesantren berdasarkan rekomendasi pimpinan pesantren dan Kementerian Agama dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Aktif sebagai pendidik, dan/atau tenaga kependidikan atau satuan-satuan pendidikan keagamaan yang diselenggarakan oleh pesantren sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun terakhir
b. Alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan/atau Ma’had Aly lulusan 2 (dua) tahun terakhir

Pelamar beasiswa santri LPDP dapat memilih perguruan tinggi sesuai dengan Daftar Perguruan Tinggi LPDP atau Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Santri.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Fulbright 2019 - 2020

Persyaratan:
A. Persyaratan Umum:
   1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Simak juga » Beasiswa Indonesia Timur LPDP Program S2, S3

B. Persyaratan Khusus:
   1. Surat Keterangan mengabdi sebagai pendidik dan/atau tenaga kependidikan di Pondok Pesantren atau satuan-satuan Pendidikan keagamaan yang diselenggarakan oleh pesantren sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun terakhir, yang ditandatangani oleh pimpinan Pondok Pesantren.
2. Bagi alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan/atau Ma’had Aly lulusan 2 (dua) tahun terakhir, melampirkan dokumen berikut:
   a. Surat Persetujuan untuk mengikuti beasiswa santri dari pimpinan pondok pesantren asal; dan
   b. Surat keterangan penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama c.q Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, khusus untuk alumni penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).
3. Memiliki pengalaman pengabdian dan/atau kontribusi terhadap Pondok Pesantren;
4. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan Pondok Pesantren.
5. Pendaftar yang mencantumkan rekomendasi dari Pondok Pesantren di luar daftar pesantren yang ditetapkan Kementerian Agama, maka dinyatakan tidak lulus.
6. Melampirkan riwayat pendidikan selain pesantren jika ada, yang sekurangnya meliputi nama institusi pendidikan, jenjang pendidikan, durasi waktu, lokasi, dan sertifikat atau ijazah;
7. Menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen):
8. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran sebagai berikut:
   a. pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   b. pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan doktoral memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau yang telah dilegalisir.
   c. Khusus untuk Pendaftar Doktoral dengan lulusan program magister yang hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK (Master by Research), wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (jika ada), kemudian pada aplikasi pendaftaran mengisi nilai IPK minimal 3,00.
   d. Untuk Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai
10. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500;
   c. Pendaftar program doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   d. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500; dan
   f. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
11. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
12. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
13. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doctoral, wajib melapor kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.
14. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan, yang memenuhi kuliafikasi program doktoral dan dibuktikan dengan LoA Unconditional untuk program doktoral.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Eiffel 2019 - 2020 ke Prancis

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat dapat mendaftarkan diri untuk program Beasiswa Santri LPDP 2019 – 2020 secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Buat akun terlebih dahulu, kemudian lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan seperti yang diminta di persyaratan di atas. 

Pendaftaran online beasiswa santri LPDP 2019 – 2020 tahap I dibuka mulai 10 Mei s/d 31 Mei 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 14 Juni 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 24 Juni - 5 Juli 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 12 Juli 2019. Sedangkan seleksi wawancara 1 akan diselenggarakan 17 Juli - 1 Agustus 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara 1 yakni 7 Agustus 2019. Selanjutnya seleksi wawancara II digelar 12 Agustus - 6 September 2019. Pengumuman hasil seleksi wawancara II pada 16 September 2019.

Selanjutnya untuk pendaftaran Beasiswa Santri LPDP tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.Hasil penetapan kelulusan seleksi Beasiswa Santri disampaikan kepada calon penerima Beasiswa Santri melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing.

Proses Seleksi:
A. Seleksi Administrasi
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      d. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      e. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      f. Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   2. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
      b. Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
      c. On the spot essay writting.
   3. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   5. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

C. Wawancara
   1. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   2. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      b. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   3. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   4. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   5. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   6. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Program Magister dan Doktoral Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Program Magister Rencana Studi meliputi:
1. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
2. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
3. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
4. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP]

Format Proposal Penelitian (Program Doktoral):
Proposal penelitian meliputi:
1. Judul Penelitian
   Tuliskan judul penelitian
2. Latar Belakang
   Uraikan secara singkat topik isu yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.
3. Perumusan Permasalahan (Statement of Problem)
   Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap isu yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga Anda ingin melakuan penelitian.
4. Pertanyaan/Tujuan Penelitian
   Rumuskan tujuan pertanyaan penelitian
5. Kelogisan (Rationale)
   Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, jelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian.  Jelaskan pula kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.
6. Metode dan Desain
   Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini adalah terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.
7. Signifikansi/Manfaat
   Diskusikan, secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
8. Kesimpulan dan Saran
   Diskusikan, secara umum, bagaimana program penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
9. Daftar Pustaka

Informasi terkait Beasiswa Indonesia Timur LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman resmi beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
6/22/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa PMDSU 2019 Kemristekdikti

Bagi Anda yang sudah menanti pendaftaran beasiswa PMDSU tahun 2019, kini kesempatan PMDSU 2019 sudah dibuka. Kementerian Ristekdikti resmi mengumumkan dibukanya penerimaan beasiswa PMDSU untuk Batch V 2019 bagi mahasiswa lulusan S1 fresh graduate (3 tahun terakhir) untuk semua PTN maupun PTS naungan Kemristekdikti.

Beasiswa PMDSU merupakan yang keempat kalinya ditawarkan sejak digulirkan 2013. Anda mungkin sudah mengenalnya. Tapi sebagai gambaran, beasiswa PMDSU adalah program beasiswa yang ditujukan bagi lulusan S1 untuk menempuh pendidikan magister (S2) hingga doktor (S3) dalam satu kali waktu. Durasi untuk menyelesaikan studi magister hingga doktor ini hanya 48 bulan atau 4 tahun. Tujuan dari beasiswa PMDSU salah satunya adalah meningkatkan jumlah dosen di Indonesia yang memiliki pendidikan kualifikasi doktor. Untuk beasiswa PMDSU Batch V 2019, ada 16 perguruan tinggi penyelenggara yang nantinya menjadi pilihan atau tujuan studi. Selain itu, ada 151 promotor yang dapat dipilih pelamar untuk mendaftar beasiswa PMDSU Batch V.

Beasiswa PMDSU merupakan salah satu beasiswa penuh yang ditawarkan Kemristekdikti. Beasiswa yang diberikan mencakup dana hibah penelitian PMDSU maksimal Rp 60 juta/tahun/mahasiswa yang nantinya digunakan untuk kegiatan riset di kelompok peneliti/promotor, kemudian biaya kegiatan outsourcing fasilitas riset di luar negeri sesuai rencana studi paripurna yang diusulkan, serta biaya pendidikan yang meliputi SPP/UKT di masing-masing PT. Selain biaya tersebut, juga diberikan biaya hidup dan tunjangan mahasiswa sesuai standar beasiswa dalam negeri BPPDN.

Perguruan Tinggi Tujuan:
1. Institut Pertanian Bogor
2. Institut Teknologi Bandung
3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
4. Universitas Airlangga
5. Universitas Brawijaya
6. Universitas Diponegoro
7. Universitas Gadjah Mada
8. Universitas Hasanuddin
9. Universitas Indonesia
10. Universitas Sriwijaya
11. Universitas Sumatera Utara
12. Universitas Syah Kuala
13. Universitas Padjajaran
14. Universitas Negeri Padang
15. Universitas Udayana

*Pelamar hanya boleh mengajukan usulan pada satu perguruan tinggi

Simak juga » Program Beasiswa di Luar Negeri Terbaru

Persyaratan:
a) Sarjana unggul (fresh graduate) lulusan 3 tahun terakhir
b) Telah memiliki gelar S1 (sarjana strata 1)
c) Persyaratan IPK pelamar sebagai berikut :
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,25
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,5
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,5
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,75
   ▪ Akreditasi PT dan Prodi Asal Pelamar dibawah B, maka IPK ≥ 3,8
d) Usia pada saat mendaftar tidak lebih dari 24 tahun untuk lulusan non profesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi
e) Memperoleh rekomendasi dari dosen pembimbing
f) Warga negara Indonesia
g) Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
h) Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba
i) Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama jangka waktu 4 (empat) tahun

Simak juga » Beasiswa 2019 - 2020 Program S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Salinan ijazah dan transkrip (IPK) S1 yang telah dilegalisasi
2. Salinan ijazah dan transkrip program spesialis (jika sudah menempuh program profesi atau interenship)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
4. Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh Dokter/Rumah Sakit Pemerintah yang masih berlaku
5. Surat Pernyataan sedang tidak menerima beasiswa dari sumber lainnya
6. Surat Rekomendasi dari dosen pembimbing S1
7. Surat pernyataan bermaterai, jika tidak dapat menyelesiakan studi sampai dengan lulus doktor karena kelalaian, maka bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa PMDSU Batch V 2019 dilakukan secara online melalui laman resmi PMDSU:

beasiswa.ristekdikti.go.id/pmdsu

Isi formulir pendaftaran yang disediakan untuk mendapatkan username dan password yang nantinya dapat digunakan untuk login di sistem serta mengajukan dokumen aplikasi yang diperlukan secara online.

Pendaftaran online beasiswa PMDSU 2019 dibuka mulai 17 Juni s/d 26 Juni 2019. Namun yang perlu dipahami, sebelum melakukan pendaftaran online pelamar sebaiknya terlebih dahulu mencari tahu informasi mendalam tentang promotor dan bidang studi promotor yang akan dijadikan sebagai tempat belajar. Anda juga bisa melakukan komunikasi dengan calon promotor tersebut.

Daftar calon promotor tertera di laman PMDSU. Anda bisa mengontaknya melalui alamat korespondensi yang mereka sediakan di bagian profil.

Selain mendaftar ke website beasiswa PMDSU, di waktu yang sama (beriringan) pelamar juga harus mendaftarkan diri ke salah satu perguruan tinggi penyelenggara beasiswa PMDSU seperti tertera di atas untuk perkuliahan semester gasal (dimulai September 2019).

Penetapan mahasiswa penerima beasiswa PMDSU batch V oleh Ditjen Sumber Daya Iptek & Dikti yang sudah diterima di PPs Penyelenggara pada Juli - Agustus 2019. Anda bisa melihat pengumumannya pada perguruan tinggi yang dilamar serta di laman website http://sumberdaya.ristekdikti.go.id. Semoga berhasil!
6/19/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penyandang Disabilitas LPDP S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri

Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan berbagai peluang beasiswa disediakan bagi mereka yang mengalami keterbatasan fisik ini. Sebut saja LPDP yang pada 2019 kembali membuka Beasiswa Penyandang Disabilitas.

6/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP Program S2, S3 untuk Daerah Afirmasi

Salah satu pilihan beasiswa afirmasi yang ditawarkan LPDP 2019 adalah Beasiswa Daerah Afirmasi. Sasaran dari beasiswa ini adalah para pelamar yang berasal dari wilayah afirmasi yang ditetapkan LPDP. Berbeda dengan Beasiswa Indonesia Timur, Beasiswa Daerah Afirmasi umumnya ditujukan bagi wilayah tertinggal, terdepan, maupun terluar Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Daftar daerahnya sudah ditetapkan oleh LPDP. Anda bisa mengunduhnya di Daftar Daerah Afirmasi 2019 yang tertera di bawah.

Jika Anda termasuk salah satu pelamar yang berasal dari daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP, mungkin program beasiswa ini bisa Anda prioritaskan untuk mendaftar. Selain lebih spesifik, program Beasiswa Daerah Afirmasi juga hanya menyasar pelamar dari wilayah tertentu saja. Misalnya kalau di Provinsi Aceh, daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP 2019 adalah Kabupaten Aceh Singkil. Atau kalau di Sumatera Utara ada Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.

Begitupun di wilayah provinsi lain, jumlah daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP sangat terbatas. Sebagian besar daerah afirmasi ini berasal dari wilayah Indonesia Timur, seperti Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Untuk lebih jelasnya bisa Anda lihat Daftar Daerah Afirmasi 2019 LPDP (Unduh).

Program Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP 2019 menyediakan beasiswa jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Durasi beasiswa berlangsung maksimal 24 bulan untuk beasiswa S2, dan 48 bulan untuk beasiswa S3. Beasiswa yang diberikan termasuk beasiswa penuh yang mencakup biaya program pengayaan, dana pendidikan, serta biaya pendukung.

Dana pendidikan yang diberikan meliputi dana pendaftaran, dana SPP, dana tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional, serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Selain itu disediakan juga dana pendukung yang meliputi dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta dana keadaan darurat.

Simak juga » Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia LPDP

Persyaratan:
Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2019 - 2020

Persyaratan khusus:
1. Menamatkan pendidikan dasar dan/atau menengah yang dibuktikan dengan ijazah dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari daerah Afirmasi.
2. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan Doktoral memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   c. Khusus untuk Pendaftar jenjang Doktoral lulusan program magister yang hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK (Master by Research), wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (jika ada) kemudian pada aplikasi pendaftaran mengisi nilai IPK minimal 3.00.
   d. Untuk Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   c. Pendaftar program doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   d. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500; dan
   e. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
6. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
7. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
8. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP 2019 dilakukan secara online dilaman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu untuk bisa login, kemudian lengkapi formulir pendaftaran serta unggah dokumen aplikasi yang diminta seperti yang dijelaskan di persyaratan khusus di atas.

Pendaftaran online Beasiswa Daerah Afirmasi dibuka dua kali di tahun 2019. Pendaftaran untuk tahap I dibuka mulai 10 Mei – 31 Mei 2019. Sementara, untuk tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019.

Khusus untuk pendaftaran tahap II, pengumuman hasil seleksi administratif Beasiswa Daerah Afirmasi dilakukan pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Selanjutnya diikuti pengumuman hasil seleksi berbasis komputer yang ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi
   a. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   b. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1) Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2) Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3) Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4) Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      5) Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6) Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
2. Seleksi Berbasis Komputer
   a. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   b. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
      1) Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
      2) Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
      3) On the spot essay writing
   c. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   d. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   e. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
3. Wawancara
   a. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   b. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1) tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2) terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   c. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   d. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   e. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   f. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Program Magister dan Doktoral Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Program Magister Rencana Studi meliputi:
1. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
2. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
3. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
4. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP]

Format Proposal Penelitian (Program Doktoral):
Proposal penelitian meliputi:
1. Judul Penelitian
   Tuliskan judul penelitian
2. Latar Belakang
   Uraikan secara singkat topik isu yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.
3. Perumusan Permasalahan (Statement of Problem)
   Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap isu yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga Anda ingin melakuan penelitian.
4. Pertanyaan/Tujuan Penelitian
   Rumuskan tujuan pertanyaan penelitian
5. Kelogisan (Rationale)
   Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, jelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian.  Jelaskan pula kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.
6. Metode dan Desain
   Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini adalah terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.
7. Signifikansi/Manfaat
   Diskusikan, secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
8. Kesimpulan dan Saran
   Diskusikan, secara umum, bagaimana program penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
9. Daftar Pustaka

Informasi terkait Beasiswa Indonesia Timur LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman resmi beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
6/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Indonesia Timur LPDP Program S2, S3 (Maluku, Papua, NTT)

Program beasiswa LPDP yang ditawarkan kini semakin banyak pilihan. Selain Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia dan Beasiswa Reguler, khusus Anda yang berada di wilayah tertentu di Indonesia Timur, kini disediakan Beasiswa Indonesia Timur. Program beasiswa S2 dan S3 baik untuk tujuan studi dalam negeri maupun luar negeri.

6/16/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa hari lalu program beasiswa Bidik Misi S2 atau Beasiswa Alumni Bidikmisi sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1 dan lulus sarjana dalam dua tahun terakhir. Sekaligus memberi kesempatan bagi mereka dari keluarga tidak mampu (miskin) untuk memberoleh beasiswa S2, meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi.

5/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya