PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) 2019 – 2020

Satu lagi pilihan beasiswa S1 yang terbuka buat mahasiswa di tanah air. Beasiswa Karya Salemba Empat. Beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah kuliah S1 minimal semester dua di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dalam negeri. Beasiswa Karya Salemba Empat 2019 – 2020 menyediakan tunjangan pendidikan untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa. 

Tunjangan beasiswa yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan untuk biaya hidup. Yang menarik dari Beasiswa Karya Salemba Empat ini, pelamar beasiswa dapat memperpanjang beasiswa tersebut di periode berikutnya. Atau bila saat ini sedang menerima beasiswa tersebut, bisa melakukan pengusulan kembali untuk memperoleh Beasiswa Karya Salemba Empat tahun akademik 2019 – 2020. 

Tidak semata bantuan dana pendidikan, Beasiswa Karya Salemba Empat juga mencakup program pembinaan dari Karya Salemba Empat, seperti tatap muka, leadership program, seminar, workshop, dan coaching. 
Sementara, bagi mahasiswa yang telah menerima beasiswa KSE minimal selama 1 tahun dengan prestasi yang sangat baik dan aktif di berbagai kegiatan sosial, selain tunjangan beasiswa sebesar Rp 600 ribu per bulan, juga mendapatkan tunjangan SPP/BOP sebesar Rp 1.500.000 per semester selama satu tahun akademik. Manfaat lainnya adalah disediakan bantuan biaya skripsi/tugas akhir yang besarannya disesuaikan kebutuhan. 

Persyaratan:
1. Program Beasiswa diutamakan diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu
2. Mahasiswa yang bersangkutan belum menikah
3. Mahasiswa yang bersangkutan tidak sedang menerima beasiswa dari fakultas, universitas, lembaga atau pihak ketiga lain.
4. Beasiswa diberikan dalam bentuk tunjangan biaya hidup sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per bulan nya.
5. Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan kedinasan atau apapun terhadap mahasiswa penerima maupun pihak Kampus.

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Karya Salemba Empat 2019 – 2020 dilakukan secara online mulai 1 April 2019 di www.beasiswa.or.id

Universitas dan Jadwal Pendaftaran Beasiswa:

Pendaftaran: 1  – 5 April 2019
1. UNIVERSITAS GADJAH MADA (UGM)
2. UNIVERSITAS PATTIMURA (UNPATTI)
3. UNIVERSITAS CENDERAWASIH (UNCEN)
4. UNIVERSITAS MULAWARMAN (UNMUL)
5. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)
6. UNIVERSITAS SAM RATULANGI (UNSRAT)
7. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)
8. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)

Pendaftaran: 6  – 10 April 2019
9. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ)
10. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (UNLAM)
11. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
12. INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
13. UNIVERSITAS NUSA CENDANA (UNDANA)
14. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)
15. UNIVERSITAS HASANUDDIN (UNHAS)

Pendaftaran: 11 - 15 April 2019
16. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA (USU)
17. UNIVERSITAS PALANGKA RAYA (UPR)
18. UNIVERSITAS UDAYANA (UNUD)
19. UNIVERSITAS PADJADJARAN (UNPAD)
20. UNIVERSITAS RIAU (UR)
21. UNIVERSITAS TADULAKO (UNTAD)
22. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI JAKARTA (UIN JKT)

Pendaftaran: 16 – 20 April 2019
23. UNIVERSITAS ANDALAS (UNAND)
24. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)
25. UNIVERSITAS SYIAH KUALA (UNSYIAH)
26. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)
27. UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA (UNTIRTA)
28. UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI)
29. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

Bagi pelamar yang berminat dapat mengajukan diri secara online di laman beasiswa KSE yang tertera di atas mulai April 2019. Buat akun terlebih dahulu bagi yang belum pernah mendaftar, atau gunakan akun yang sudah dimiliki jika Anda adalah penerima beasiswa KSE. Lengkapi formulirnya, kemudian unggah dokumen yang diminta di aplikasi online. Jadwal pendaftaran beasiswa KSE 2019 - 2020 sesuai dengan tanggal yang tertera di atas berdasarkan nama universitasnya.

Jadwal seleksi beasiswa KSE:
Registrasi Online: 1 - 20 April 2019
Seleksi Dokumen Online: 20 - 30 April 2019
Pengumuman seleksi dokumen online: 30 April 2019
Pengumpulan dokumen (hard) Mei 2019
Interview & Seleksi: Mei - Juni 2019
Verifikasi Penerimaan dari Kampus: Juni - Juli 2019
Pengumuman Penerimaan Beasiswa: Agustus 2019

Kontak:
e: help@kse.or.id
t: 021 7182191 / 021 7182192
w: https://kse.or.id
2/15/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa GSEP Program S2 Energi di Dalam dan Luar Negeri

Ini salah satu program beasiswa S2 yang bisa dilamar untuk Anda yang ingin melanjutkan studi pascasarjana di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa disediakan oleh Global Sustainable Electricity Partnership (GSEP), sebuah organisasi non-profit yang peduli terhadap pengembangan energi berkelanjutan di seluruh dunia.

Sasaran dari beasiswa GSEP adalah mahasiswa dari negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia, yang mengambil studi di bidang pengembangan energi berkelanjutan. Ada 10 kursi beasiswa disediakan di 2019 dengan nilai masing-masing beasiswa sebesar $23.000 per tahun yang diberikan hingga maksimal dua tahun.

Yang menarik dari beasiswa S2 GSEP ini, selain studi yang bisa ditempuh di dalam atau luar negeri, kandidat yang melamar boleh mereka yang baru akan memulai studi S2, atau mereka yang saat ini sudah menjalani perkuliahan dan duduk di tahun kedua program S2.

Persyaratan:
1. Mengambil studi jenjang master di bidang pengembangan energi berkelanjutan. Pelamar yang memenuhi syarat harus mengikuti studi penuh waktu setidaknya satu tahun sekolah penuh (dua atau tiga semester), dimulai pada musim gugur 2019. Mahasiswa yang berada di tahun kedua pada program dua tahun memenuhi syarat untuk mendaftar, asalkan mereka memenuhi persyaratan.
2. Warganegara dari negara berkembang yang masuk daftar penerima bantuan DAC - OECD (salah satunya Indonesia)
3. Berkomitmen untuk kembali ke negara/daerah asal setelah studi untuk berkontribusi pada pembangunan
4. Mahasiswa berprestasi:
   - Lulus dengan nilai bagus di 20% teratas di kelas
   - Berkomitmen untuk pengembangan energi berkelanjutan
   - Punya sejarah keterlibatan di masyarakat
   - Bertekad untuk memajukan pengetahuan dan pemahaman

Simak juga » Beasiswa Australia Awards 2019 Program S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Paspor atau Akte Kelahiran
2. Curriculum vitae yang menjelaskan pendidikan Anda, pengalaman pekerjaan (jika ada), penghargaan, serta partisipasi di dalam kegiatan sukarelawan/atau ekstrakurikuler
3. Surat penerimaan dari program universitas pilihan Anda
   - Jika belum ada, Anda dapat mengunggah pengakuan tanda terima dari universitas yang menunjukkan bahwa Anda telah mendaftar
4. Garis besar program
   - Unggah garis besar kurikulum atau mata kuliah yang akan Anda ambil untuk program master
5. Transkrip universitas
6. Formulir referensi akademik (Unduh)
7. Surat referensi akademik atau personal

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa GSEP 2019 – 2020 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman globalelectricity.org lalu lengkapi formulir aplikasi yang tersedia dan unggah dokumen yang diminta. Untuk dokumen yang menggunakan bahasa Indonesia, seperti transkrip akademik, sediakan juga terjemahan resminya ke dalam bahasa Inggris.

Pendaftaran online beasiswa S2 energi dari GSEP ini dibuka hingga 8 Maret 2019. Semua pelamar akan menerima email konfirmasi setelah aplikasi mereka terkirim sepenuhnya. Setelah periode pendaftaran ditutup, Anda dapat memverifikasi status aplikasi melalui akun Anda.

Panel Akademik independen yang terdiri dari perwakilan dari lembaga akademis terkemuka akan meninjau aplikasi dan memilih pemenang. Pelamar yang lolos akan dihubungi secara langsung pada bulan Mei dan nama mereka akan diposting di situs web GSEP. Selamat mencoba!
2/14/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Sinar Mas Program D3, S1 buat Lulusan SMA/SMK/MA

Buat Anda lulusan SMA, SMK maupun MA, program beasiswa D3 dan S1 yang ditawarkan Sinar Mas Agribusiness and Food ini layak dipertimbangkan. Dinamai juga dengan beasiswa Smart yang disediakan melalui Program Beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food 2019. Dengan beasiswa Smart Sinar Mas ini, kandidat yang berhasil bisa melanjutkan studi diploma maupun sarjana dalam bidang pertanian, khususnya yang berhubungan dengan perkebunan kelapa sawit.

Nantinya kandidat terpilih akan mendapatkan beasiswa yang mencakup biaya pendidikan penuh, bantuan biaya hidup untuk 10 orang terbaik di setiap semester, praktik kerja lapangan dan magang di perkebunan perusahaan, serta lulusan berkesempatan berkarir di perkebunan perusahaan.

Ada tiga pilihan program beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food yang bisa Anda lamar, yakni:

1) Beasiswa D3 Smart ITSB
Bekerja sama dengan Kampus ITSB (Institut Teknologi dan Sains Bandung)Cikarang. Dalam masa 3 tahun, lulusannya akan mendapatkan gelar Ahli Madya (D3) Teknologi Pengolahan Sawit.

2) Beasiswa S1 Smart Planters
Bekerja sama dengan Kampus INSTIPER (Institut Pertanian STIPER) Yogyakarta dalam masa 4 tahun, lulusannya akan mendapatkangelar Sarjana (S1) Perkebunan Kelapa Sawit.

3) Beasiswa Jalur Prestasi
Jalur khusus tanpa psikotes dan tes tulis, melainkan melalui penilaian prestasi Akademik maupun Non Akademik. Bekerja sama dengan Kampus ITSB (Institut Teknologi dan Sains Bandung) Cikarang dalam program Ahli Madya (D3) Teknologi Pengolahan Sawit serta Kampus INSTIPER ( Institut Pertanian STIPER) Yogyakarta dalam program Sarjana (S1) Perkebunan Kelapa Sawit.

Simak juga » Beasiswa Bidikmisi untuk Warga Kurang Mampu

Persyaratan:
a. Beasiswa D3 Smart ITSB:
   1. Lulusan SMA / MAN IPA, SMK Mesin / Listrik
   2. Tinggi badan minimal 165 cm, berat badan proporsional
   3. Tidak buta warna (total maupun parsial)
   4. Lulus proses seleksi yang diadakan perusahaan dan ITSB

b. Beasiswa S1 Smart Planters:
   1. Lulusan SMA / MAN IPA, SMK PERTANIAN / SPP / SPMA
   2. Tinggi badan minimal 165 cm, berat badan proporsional
   3. Tidak buta warna (total maupun parsial)
   4. Lulus proses seleksi yang diadakan perusahaan dan INSTIPER

c. Beasiswa Jalur Prestasi:
   1. Lulusan SMA / MAN yang menerima undangan jalur prestasi
   2. Nilai rapor kelas 1 sampai kelas 3 rata-rata 85
   3. Ranking 10 besar
   4. Aktif berorganisasi
   5. Lulus Ujian Nasional (saat wawancara)
   6. Memiliki prestasi akademik / non akademik (membawa sertifikat asli pada saat wawancara)
   7. Tinggi badan minimal 165 cm, berat badan proporsional
   8. Tidak buta warna (total maupun parsial)
   9. Memilih satu jenis beasiswa (SMART PLANTERS atau SMART ITSB)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food 2019 dilakukan secara online. Silakan lengkapi formulir pendaftaran yang disediakan.

Pilih salah satu beasiswa dari tiga jenis yang ditawarkan di kolom formulir serta lengkapi data-data yang diminta.

Pendaftaran online dibuka mulai 1 Februari s/d 12 April 2019. Informasi jadwal bisa dilihat di bawah.

Jadwal seleksi:
Beasiswa D3 Smart ITSB dan Beasiswa S1 Smart Planters:
Pendaftaran online (melalui www.smart-tbk.com/beasiswa) : 1 Februari – 12 April 2019
Tes tahap I: Psikotes dan tes potensi akademik : 23-25 April 2019
Pengumuman hasil tes tahap I : 10 Mei 2019
Tes tahap II: Wawancara : 15 – 16 Mei 2019
                                           22 – 23 Mei 2019
Pengumuman hasil tes tahap II : 10 Juni 2019
Tes tahap III: Tes kesehatan : 11-15 Juni 2019
Pengumuman hasil tes tahap III : 24 Juni 2019
Registrasi : 3-10 Juli 2019

Beasiswa Jalur Prestasi:
Pendaftaran online (melalui www.smart-tbk.com/beasiswa ) : 1 Februari – 12 April 2019
Tes langsung di tahap II: Wawancara : 15 – 16 Mei 2019
                                                              22 – 23 Mei 2019
Pengumuman hasil tes tahap II : 10 Juni 2019
Tes tahap III: Tes kesehatan : 11-15 Juni 2019
Pengumuman hasil tes tahap III : 24 Juni 2019
Registrasi : 3-10 Juli 2019

Kontak:
t: +62 8811 6762 78 / +62 8811 2381 65
w: www.smart-tbk.com
2/12/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa YVDMI 2019 – 2020 untuk Mahasiswa D3 dan S1

Jika sebelumnya Anda mengenal beasiswa VDMS (Van Deventer-Maas Stichting) yang ditujukan bagi mahasiswa D3 dan S1 dalam negeri, kini program beasiswa tersebut kembali dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020. Program itu kini dinamai Beasiswa YVDMI setelah kantor perwakilan VDMS di Indonesia resmi menjadi Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia (YVDMI).

Bagi Anda yang statusnya sebagai mahasiswa D3 atau S1 di salah satu perguruan tinggi mitra YVDMI, beasiswa YVDMI 2019 sayang untuk dilewatkan. Sasaran dari beasiswa ini adalah mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan IPK terakhir minimal 3.0.

Perguruan tinggi mitra dari beasiswa YVDMI 2019 – 2020 sebanyak 36 perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah UGM, UNIMED, IPB, USU, UNPAD, UNNES, UNP, UNAND, ITB, ITS, UNSRAT, UNAIR, UNDANA, UNHAS, dll. Daftar lengkap perguruan tinggi mitra tertera di website YVDMI. Link tertera di bawah.

Apa saja yang ditanggung dari beasiswa YVDMI? Bila terpilih, mahasiswa bersangkutan akan mendapatkan sejumlah fasilitas, di antaranya adalah dana pendidikan sebesar Rp 650 ribu yang dibayarkan langsung ke rekening penerima setiap bulan. Kemudian memperoleh satu kali bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp 381 ribu dan bonus lulus tepat wakut (S1 sebesar Rp 650 ribu dan D3 sebesar Rp 550 ribu).

Tidak itu saja, para kandidat terpilih juga akan endapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi – yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia. Menarik bukan?

Pemberian beasiswa  dimulai sejak  tahun  kedua  sampai  akhir  masa  studi  sesuai  standar pendidikan  (misal  S1= tahun  ke  2-4),  kecuali  yang  bersangkutan  tidak  dapat mempertahankan  prestasi  (IPK  <  3.00),  cuti,  tidak  mengkonfirmasi  penerimaan  dana dan tidak memberikan laporan sama sekali dalam periode tertentu.

Persyaratan:
1. Mahasiswa S1 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2 
2. Usia maksimal 27 tahun
3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)
4. IPK ≥ 3.00
5. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
6. Aktif berorganisasi atau di komunitas
7. Fasih berbahasa Inggris diutamakan
8. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Simak juga » Beasiswa S1 2019 - 2020 untuk Mahasiswa dan Lulusan SMA/SMK

Dokumen aplikasi:
1. List of required document (Unduh
2. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)/ Surat Keterangan Kondisi Ekonomi yang dikeluarkan oleh Kelurahan atau Surat rekomendasi/referensi yang menerangkan kondisi ekonomi Anda dari Universitas (Rektor/ Dekan/Ketua Program Studi)
3. Slip gaji resmi orangtua/wali dari institusi pemerintah atau swasta  (apabila kedua orangtua/wali bekerja, HARAP melampirkan slip gaji keduanya, maksimum 2 bulan terakhir) atau Surat Keterangan Pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali, yang ditandatangani oleh orangtua/wali mahasiswa yang bersangkutan (di atas meterai)  dan disahkan oleh pihak Kelurahan.
4. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00)
5. Fotokopi KTP
6. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
7. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
8. Fotokopi halaman depan buku bank atas nama mahasiswa sendiri *
9. Fotocopi Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir)
10. Essai dalam bahasa Inggrisyang menerangkan:
      - mengenai Anda sendiri, keluarga, studi, kegiatan keorganisasian dan prestasi Anda (jika ada).
      - mengapa VDMI harus memilih Anda untuk mendapatkan beasiswa?
      - apa yang Anda harapkan apabila Anda terpilih menjadi penerima beasiswa VDMI?
      - apa yang Anda dapat berikan kepada lingkungan dan masyarakat setelah Anda selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah?
(Minimum 1,5 halaman A4, Font: Palatino Linotype, Ukuran 11, Spasi 1).

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar beasiswa, pastikan bahwa perguruan tinggi Anda masuk dalam daftar mitra beasiswa YVDMI 2019. Jika tertera, selanjutnya lakukan beberapa tahapan berikut untuk mengajukan beasiswa.

Pertama, pelamar mendaftar terlebih dahulu secara online di website YVDMI

Masukkan email aktif yang digunakan, selanjutnya lengkapi formulir yang harus diisi secara online tersebut. Setelah rampung, periksa email, apakah Anda mendapatkan pesan undangan untuk melanjutkan ke tahap ke 2. Jika mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap kedua, maka akan diberikan link untuk melengkapi formulir kedua.

Perlu diingat, hanya mereka yang mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2 yang selanjutnya bisa mengirimkan dokumen aplikasi seperti tertera di atas. Siapkan semua dokumen aplikasi tersebut kemudian serahkan ke penanggung jawab (Person in Charge) beasiswa YVDMI di kampus Anda. Nama penanggung jawab tertera di daftar mitra perguruan tinggi beasiswa YVDMI.

Nantinya pihak kampus yang akan menyerahkan dokumen aplikasi tersebut ke Kantor Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia di Yogyakarta untuk diseleksi sesuai kriteria.

Pendaftaran online Beasiswa YVDMI 2019 – 2020 dibuka mulai 10 Februari – 10 Maret 2019.  Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan melalui email paling lambat akhir Juni 2019.

Kontak:
Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia
Jl. Purwanggan No.9 
Kecamatan Pakualaman
Yogyakarta 55112
Telp : 0274-510406
Fax  : 0274-556549
2/11/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2019 untuk S1, D3, D2, D1, Profesi

Ini kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang memiliki keterbatasan ekonomi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2019 kembali dibuka. Pelamar bisa mengajukan Beasiswa Bidikmisi 2019 tersebut untuk kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di dalam negeri. 

Bidikmisi adalah bantuan dana pendidikan berupa pembebasan biaya pendidikan, yang meliputi pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk SNMPTN dan SBMPTN serta seleksi lain yang ditetapkan oleh masing-masing panitia dan perguruan tinggi, kemudian penggantian biaya kedatangan pertamakali bagi penerima Bidikmisi, serta pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi.

Selain itu Bidikmisi juga memberikan subsidi biaya hidup bagi penerima terpilih. Besaran subsidi biaya hidup yang diberikan sebesar Rp 650 ribu per bulan. Sedangkan pembebasan biaya pendidikan mencakup semua biaya yang dibayarkan ke Perguruan Tinggi untuk kepentingan pendidikan.

Sasarannya adalah pelamar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi tapi memiliki potensi akademik yang baik. Beasiswa ini disediakan pemerintah melalui Kemenristekdikti setiap tahunnya. Tahun sebelumnya ada 90 ribu kuota Beasiswa Bidikmisi disediakan. Di 2019, kuota Beasiswa Bidikmisi naik jadi 130 ribu. Jumlah ini tentu semakin memberi peluang bagi Anda yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi tapi memiliki keterbatasan ekonomi. 

Beasiswa Bidikmisi diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi. Untuk S1 atau Diploma IV beasiswa diberikan hingga 8 semester, D3 maksimal 6 semester, D2 maksimal 4 semester, dan D1 maksimal 2 semester. Selain itu diberikan juga beasiswa untuk program profesi, di antaranya dokter maksimal 4 semester, dokter gigi maksimal 4 semester, dokter hewan maksimal 4 semester, serta Ners dan Apoteker maksimal 4 semester.

Persyaratan: 
1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2019, memiliki identitas berupa NISN dan NPSN yang valid di PDSPK.
2. Lulusan tahun 2018 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
   a. Siswa  Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP)  atau
   b. Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami istri) maksimal sebesar Rp4.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang Tua/Wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4;
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah;
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
   a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
      2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
      3) Seleksi mandiri PTN.
      4) Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
      5) PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.

Kuota Bidikmisi diperuntukkan bagi mahasiswa yang lulus SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri PTN, Seleksi di Politeknik, UT, ISI, serta seleksi di PTS. 

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Bidikmisi 2019 dilakukan secara online dengan mendaftar di laman Bidikmisi: https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

Tahapan pendaftaran Bidikmisi:
1. Bagi siswa:
   a. Penerima KIP dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri pada laman LTMPT atau Bidikmisi.
   b. Bukan penerima KIP mendaftar ke sekolah untuk direkomendasikan
2. Bagi sekolah:
   a. Sudah memiliki Kode Akses Sekolah langsung merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman Bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan NISN
   b. Belum memiliki Kode Akses Sekolah mendaftarkan diri sebagai institusi pemberi rekomendasi ke laman Bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran 1 bagian persetujuan dan tanda tangan). Ditjen Belmawa Kemenristekdikti memverifikasi pendaftaran sekolah dan mengeluarkan Kode Akses Sekolah (1 x 24 jam pada hari dan jam kerja)
3. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada siswa yang sudah direkomendasikan.
4. Siswa mendaftar melalui laman Bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan dalam sistem pendaftaran.
5. Bagi calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, akan dilakukan verifikasi lebih lanjut dan penetapan kelayakan mahasiswa penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dengan mempertimbangkan dokumen pendukung.

Penetapan:
Bagi calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, akan dilakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Verifikasi kelayakan penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dan Kopertis
2. Penetapan mahasiswa penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dan Kopertis.

Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2019 dibuka mulai 31 Januari s/d 30 September 2019. Informasi pertanyaan bisa disampaikan melalui email: bidikmisi@ristekdikti.go.id atau kunjungi alamat website Bidikmisi seperti tertera.  Selamat mencoba!
2/04/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Studi Korea (AKS) untuk Mahasiswa S1 Tanah Air

Ada beragam beasiswa S1 tersedia di luar negeri bagi mahasiswa di Tanah Air. Misalnya yang ditawarkan Academy of Korean Studies (AKS) untuk Studi Korea. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa S1 yang sedang mengambil Jurusan Korea atau matakuliah yang berhubungan tentang Korea. Nama programnya The 27th & The 28th AKS Summer Program for International Students. Mahasiswa terpilih nantinya akan menjalani kuliah singkat pada musim panas di Korea, berdurasi 3 pekan. Berbeda dari tahun sebelumnya hanya satu periode, kali ini digelar dua periode, yakni periode ke-27 berlangsung mulai 8 Juli - 26 Juli 2019 dan periode ke-28 mulai 3 Agustus - 23 Agustus 2019.

Program yang diikuti nantinya terdiri dari perkuliahan khusus mengenai Korea, kursus intensif bahasa Korea, karyawisata, serta kegiatan budaya tradisional. Kegiatan perkuliahan nantinya berlangsung dalam bahasa Inggris dan Korea. Karena itu, para pelamar disarankan memiliki keterampilan dasar berbahasa Korea.

Biaya yang ditanggung oleh beasiswa studi Korea dari AKS meliputi biaya pendaftaran, akomodasi, makan, serta biaya kunjungan lapangan dan wisata.

Biaya yang ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa, di antaranya adalah tiket pesawat pulang pergi, biaya transportasi antara bandara dan AKS, serta asuransi kesehatan.

Persyaratan:
▪ Mahasiswa S1 yang duduk di tahun kedua atau lebih yang berasal dari universitas (selain Korea) yang mengambil jurusan atau mata kuliah Studi Korea. Dan/atau mereka yang mengambil mata kuliah yang berkaitan tentang Korea.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Korea untuk S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi program AKS ke-27 (Unduh), program AKS ke-28 (Unduh)
2. Transkrip resmi dari universitas
3. Lembar keterampilan berbahasa Korea (tertera di formulir aplikasi No.7)
4. Satu (1) surat rekomendasi: tertandatangan pemberi rekomendasi
5. (Opsional) Laporan skor tes keterampilan bahasa Korea (TOPIK)

*Semua dokumen aplikasi harus ditulis dalam bahasa Korea atau Inggris. Jika tidak, terjemahan dokumen dalam bahasa Korea atau Inggris harus disertakan.

Pendaftaran:
Pertama, tentukan dahulu program AKS mana yang mau diikuti, apakah AKS yang ke-27 atau 28. Setelah itu lengkapi formulir beserta semua dokumen aplikasi yang diminta lainnya. Buat jadi satu (1) file PDF (digabung). Kemudian kirim ke email: ryu@aks.ac.kr

Buat judul email seperti format ini:
1) Application Documents for the 27th AKS Summer Program for Internasional Students_Name of the Applicant
2) Application Documents for the 28th AKS Summer Program for Internasional Students_Name of the Applicant

Pada bagian “Name of the Applicant” ganti dengan nama Anda.

Pendaftaran dibuka mulai 21 Januari s/d 22 Februari 2019 pukul 24.00 waktu Korea. Hasil seleksi akan diberitahukan secara individual melalui e-mail masing-masing pada tanggal 29 Maret 2019. Semoga berhasil!

Kontak:
Ms. Jihee Ryu (Program Coordinator)
Phone: +82-31-739-9715
E-mail: ryu@aks.ac.kr
Web: http://intl.aks.ac.kr
1/29/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Bazma Pertamina S1 di 14 PTN/PTS 2019

Buat Anda yang sedang kuliah S1 di salah satu dari 10 perguruan tinggi negeri maupun swasta (PTN/PTS) di bawah ini, peluang mendaftar Beasiswa Baituzzakah Pertamina (Bazma) 2019 kini dibuka untuk Anda. Kesempatan ditawarkan bagi mahasiswa yang memiliki semangat untuk tumbuh dan berkembang, namun memiliki keterbatasan dalam hal ekonomi. Manfaat yang diberikan cukup banyak. Selain dukungan biaya pendidikan juga diberikan pendampingan terhadap mahasiswa bersangkutan, berupa peningkatan softskill serta mengikuti kegiatan paguyuban scholars lintas kampus.

Target beasiswa Bazma Pertamina selain mahasiswa tersebut aktif di berbagai organisasi dan sukses di bidang akademik, penerima beasiswa Bazma Pertamina harus pula mengikuti program Tahfiz Quran dan program pengembangan diri lainnya.

Rincian manfaat yang diperoleh dari beasiswa Bazma Pertamina di antaranya penggantian biaya pendidikan 3 tahun terakhir, bantuan biaya hidup Rp 650 ribu per bulan, program pengembangan diri, dukungan untuk tugas akhir yang terseleksi, serta berkesempatan menjadi sukarelawan di Yayasan Bazma Pertamina. Selain itu nantinya para penerima beasiswa juga akan mengikuti pertemuan tahunan scholars Bazma Pertamina se-Indonesia.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1 2019 - 2020 Terbaru

Daftar Universitas:
1. Universitas Indonesia (UI)
2. Institut Pertanian Bogor (IPB)
3. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
4. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
5. Universitas Padjajaran (UNPAD)
6. Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
7. Universitas Gadjah Mada (UGM)
8. Universitas Diponegoro (UNDIP)
9. Universitas Islam Asy-Syafi’iyah (UIA)
10. Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA)
11. Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ) Jakarta
12. Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI (STEI SEBI)
13. Institut Ilmu Alquran Jakarta (IIQ)
14. Universitas Ibn Khaldun Bogor (UIKA)

Persyaratan:
a. Warga Negara Indonesia (Lampirkan KTP dan KK)
b. Mahasiswa Aktif Program S1 Reguler Angkatan 2017
   *Khusus PNJ, beasiswa diperuntukkan unuk Mahasiswa Program D3 Reguler (Semester 3) dan D4 Reguler
c. Tidak sedang menerima beasiswa dari Institusi/Lembaga lainnya (Lampirkan Surat Keterangan dari Kampus)
d. Aktif dalam Organisasi Kampus/Luar Kampus (Lampirkan Surat Keterangan dari Organisasi yang menaunginya)
e. Berasal dari keluarga yang membutuhkan (Lampirkan SKTM/Slip Gaji Orang Tua /Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua)
f. Bukan Perokok Aktif (Lampirkan Surat Pernyataan Bermaterai 6000)
g. Lampirkan CV Kreatif
h. Menulis Esai.
   1. Tema esai
      Inilah saya bagi keluarga dan kontribusi yang telah, sedang, dan akan saya berikan untuk Indonesia;
   2. Tulis esai ke dalam blog pribadi (500 sampai 750 kata) dengan keyword “Beasiswa Bazma Pertamina” (Tampilan blog tidak termasuk dalam penilaian);
   3. Masukkan link blog ke dalam formulir pendaftaran online.

Simak juga » Beasiswa Terbaru Program S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. KTP
2. KK
3. KTM
4. Surat Keterangan Mahasiswa Aktif
5. Transkrip Nilai Terbaru
6. Surat Keterangan Tidak Sedang Menerima Beasiswa dari Institusi Lain
7. Surat Keterangan Aktif Organisasi
8. SKTM/Slip Gaji Orang Tua/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua (Pilih salah satu)
9. Surat Pernyataan Bukan Perokok Aktif
10. Curriculum Vitae

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Bazma Pertamina dilakukan secara online melalui laman: scholarsbazma.id/2018/daftar

Silakan lengkapi formulir aplikasi yang tertera kemudian unggah juga dokumen aplikasi yang diminta (format PDF) seperti tertera di atas. Jika seluruh proses pengisian dan unggah data telah selesai, klik Submit untuk mengakhiri proses registrasi. Pendaftar yang telah menyelesaikan proses registrasi online akan mendapatkan feedback berupa tanda bukti pendaftaran. Cetak  lembar tanda bukti pendaftaran tersebut.

Pendaftaran online Beasiswa Baituzzakah Pertamina 2019 dibuka mulai 15 Januari s/d 15 Februari 2019.

Nantinya semua data pendaftar yang masuk ke dalam sistem database, akan diseleksi oleh tim panel yang ditunjuk oleh Yayasan Baituzzakah Pertamina. Panitia akan mengumumkan pendaftar yang lolos seleksi administrasi online melalui email pendaftar. Bagi pelamar yang lolos seleksi administrasi online wajib mengumpulkan berkas pendaftaran dengan ketentuan:

a. Masukkan berkas pendaftaran (hardcopy) asli yang telah diunggah dan formulir lengkap dari proses regristasi online ke dalam amplop cokelat dengan menempelkan hasil cetak tanda bukti pendaftaran di halaman muka amplop
b. Masukkan berkas pendaftaran (hardcopy) ke dalam dropbox pendaftaran yang tersedia di masiing masing Kampus
c. Lokasi dropbox di masing-masing kampus dapat dilihat di akun resmi Beasiswa Bazma Pertamina atau menghubungi contact person masing-masing kampus.

Panitia akan mengumumkan calon penerima Beasiswa Bazma Pertamina yang lolos tahap seleksi administrasi untuk mengikuti seleksi wawancara yang akan diberitahukan kemudian. 

Seleksi Administrasi:
Seluruh data pendaftar yang masuk ke dalam sistem database, selanjutnya akan diseleksi oleh tim panel yang ditunjuk oleh Yayasan Baituzzakah Pertamina. Panitia akan mengumumkan pendaftar yang lolos seleksi administrasi online melalui email pendaftar dan melalui website. Pendaftar yang lolos seleksi administrasi online wajib mengumpulkan berkas pendaftaran (hardcopy) dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Masukkan berkas pendaftaran (hardcopy) asli yang telah diunggah dan formulir lengkap dari proses regristrasi online ke dalam amplop cokelat dengan menempelkan hasil cetak tanda bukti pendaftaran di halaman muka amplop;

b. Masukkan berkas pendaftaran (hardcopy) ke dalam dropbox pendaftaran yang tersedia di masing masing Kampus;

c. Lokasi dropbox di masing-masing kampus dapat dilihat di akun resmi Beasiswa Bazma Pertamina atau menghubungi contact person masing-masing kampus.

Seleksi Wawancara:

Panitia akan mengumumkan calon penerima Beasiswa Bazma Pertamina yang lolos tahap seleksi administrasi untuk mengikuti seleksi wawancara dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Seleksi wawancara akan dilaksanakan pada tempat dan waktu yang sudah ditentukan oleh panitia;

b. Calon penerima Beasiswa Bazma Pertamina wajib membawa berkas-berkas yang akan ditentukan kemudian;

c. Tim Seleksi Wawancara adalah tim yang ditunjuk oleh Yayasan Baituzzakah Pertamina.

Kontak:
1. UI    Hangestya Dyah Utami    0812 9217 2899
2. IPB    Arzaq Tahara Fitwantyo    0821 2471 5228
3. UNJ    Diaz Miftakhul Jannah    0821 1437 7011
4. UPI    Risna Rahmawati            0821 2087 2638
5. UNPAD Rizki Syahalam            0821 2844 0404
6. PNJ    Wiwit Puspita Utami    0812 9963 5490
7. UGM    Sofiatul Hardiah    0812 8015 1477
8. UNDIP  Ihda Kamila            0812 1121 8124
9. UIA    Nadia Aryani Putri    0812 8581 4584
10. UNINDRA   Dear Liana    0812 9560 8539
11. Institut PTIQ & IIQ    Nur Ilham Arifuddin 0812 1127 8196
12. STEI SEBI   Nur Rahayu    0852 1985 3235
13. UIKA   Irfan Nursandi       0822 4936 7180

Yayasan Baituzzakah Pertamina
Panitia Seleksi Beasiswa Batch V
Jl. Medan Merdeka Timur No. 1A
Jakarta Pusat 10110
Email : bazma@pertamina.com
1/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Cargill Global Scholars Program 2019 – 2020

Satu lagi beasiswa S1 yang terbuka bagi mahasiswa di Tanah Air di 2019 – 2020. Cargill Global Scholars Program. Beasiswa ini sangat menarik karena menawarkan penerimanya dukungan biaya kuliah hingga dua tahun di jenjang S1. Tidak hanya itu, kandidat terpilih juga akan memperoleh kesempatan mengembangkan potensi kepemimpinannya melalui kegiatan seminar, sesi pengembangan jaringan profesi, serta kegiatan pendampingan dari Pemimpin Cargill selama masa pemberian beasiswa.

Beasiswa Cargill bertujuan untuk membangun jaringan global pemimpin masa depan yang suatu saat akan memberikan kontribusi penting untuk memajukan bisnis, pertanian dan ketahanan pangan.

Dana beasiswa yang diberikan sebesar $2.500 per tahun (± Rp 35 juta) dan diberikan hingga 2 tahun, untuk membantu pendanaan biaya studi pada 2 tahun terakhir masa kuliah S1. Kegiatan seminar yang diikuti nantinya berlangsung selama 3 hari dan didanai sepenuhnya melalui Cargill Global Scholars Program.

Selain itu, penerima beasiswa S1 Cargill juga akan mengikuti seminar kepemimpinan global selama seminggu yang dilaksanakan di salah satu perusahaan Cargill. Kegiatan ini akan mempertemukan semua penerima beasiswa Cargill Global Scholars dari seluruh negara peserta.

Manfaat lainnya adalah penerima beasiswa akan menjadi anggota komunitas alumni Cargill Global Scholars. Untuk periode 2019 - 2020, beasiswa Cargill akan diberikan kepada 10 (sepuluh) orang mahasiswa di Indonesia yang terpilih.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia
2. Terdaftar di salah satu universitas berikut:
   ▪ Institut Pertanian Bogor (IPB)
   ▪ Institut Teknologi Bandung (ITB)
   ▪ Universitas Brawijaya (UB)
   ▪ Universitas Diponegoro (UNDIP)
   ▪ Universitas Gadjah Mada (UGM)
   ▪ Universitas Hasanuddin (UNHAS)
   ▪ Universitas Lampung (UNILA)
   ▪ Universitas Sebelas Maret (UNS)
   ▪ Universitas Sriwijaya (UNSRI)
3. Pada saat periode pendaftaran, mahasiswa berada di tahun kedua di salah satu jurusan berikut:
   ▪ Akuntansi (khusus bagi mahasiswa UNHAS )
   ▪ Pertanian dan yang relevan
   ▪ Peternakan dan yang berhubungan
   ▪ Biologi
   ▪ Teknik lingkungan
   ▪ Perikanan dan yang berhubungan
   ▪ Kedokteran hewan
4. Memiliki prestasi akademik yang baik dengan IPK minimal 3.0 (skala 4.0) pada pada semester 1 – 35. Aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemahasiswaan dan menunjukan potensi kepemimpinan
6. Memperlihatkan kebutuhan keuangan
7. Terdaftar sebagai mahasiswa penuh waktu
7. Perempuan dan pelamar difable sangat disarankan untuk mendaftar

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 Terbaru 2019 - 2020

Dokumen aplikasi:
1. 2 (dua) Pernyataan Pribadi (menjawab pertanyaan yang disampaikan dalam formulir)
2. Transkrip nilai S1, semester 1 sampai 3
3. Daftar nilai SLTA (yang tertera di belakang ijazah)
4. 2 (dua) Surat Referensi
5. Resume (CV)
6. Sertifikat penghargaan

Pendaftaran:
Permohonan Beasiswa Cargill Global Scholars 2019 – 2020 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman Cargill Global Scholars. Jangan lupa mengkonfirmasinya melalui email yang didaftarkan. Selanjutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas di dalam akun yang sudah dibuat.

Dokumen aplikasi bisa dibuat dalam format doc/docx/pdf/jpeg. Dokumen aplikasi tersebut sudah harus diajukan paling lambat 19 April 2019 pukul 23.59 WIB.

Peserta yang lolos akan mengikuti tahap seleksi wawancara yang akan diberitahukan kemudian dan bakal digelar akhir Juni 2019. Selanjutnya pengumuman pemenang beasiswa akan disampaikan pada awal Juli 2019. Jika terpilih, Anda akan berpartisipasi dalam seminar kepemimpinan yang akan diadakan pada 20 - 23 Agustus 2019 di Jakarta.

Kontak:
IIEF
Email: scholarship@iief.or.id
Telp: +6221 – 8317330 ext. 115/304 (jam kerja)
W: www.cargillglobalscholars.com
1/19/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Aktivis Nusantara 2019 untuk 22 Kampus Indonesia

Beberapa waktu lalu Beasiswa Cargill Global Scholars dibuka bagi mahasiswa S1 di Tanah Air. Ada satu lagi beasiswa S1 dalam negeri yang kini tersedia. Beasiswa Aktivis Nusantara. Beasiswa S1 ini disediakan Dompet Dhuafa di 18 kampus PTN Indonesia bagi para aktivis mahasiswa. Di antaranya UNAND, UNP, UNSRI, UNJ, UI, IPB, ITB, UNPAD, UPI, UGM, UPN Veteran Yogyakarta, UNY, UNS, ITS, UNAIR, UNESA, UPN Veteran Jawa Timur, UNDIP, UNNES, UB, UM, dan UNTAN. Anda yang bergelut di dunia aktivis tampaknya harus memanfaatkan beasiswa Dompet Dhuafa ini dengan baik. 

Melalui Seleksi Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) 2019, Dompet Dhuafa menyediakan 75 kursi beasiswa. Kandidat terpilih akan memperoleh beasiswa senilai Rp 800 ribu/bulan selama satu tahun. Dana tersebut dapat dipergunakan untuk dukungan aktivitas mahasiswa. Selain dana beasiswa, juga tersedia fasilitas pengembangan diri berupa pelatihan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL) sebulan, magang kemanusiaan di daerah 3T, executive mentoring dengan tokoh nasional dan daerah, pelatihan kepemimpinan dengan tokoh-tokoh inspiratif, bimbingan dari aktivis senior di masing-masing wilayah, serta jaringan nasional dan internasional.

Selain itu diberikan pembinaan rutin setiap bulan dan wadah kontribusi di masing-masing wilayah.

Beasiswa S1 Aktivis Dompet Dhuafa 2019 dimaksudkan untuk membentuk pemimpin berkarakter, kompeten, serta berkontribusi aktif di masyarakat demi terwujudnya Indonesia berdaya.

Persyaratan: 
1. Aktivis mahasiswa beragama Islam semester 7
2. Tidak pernah menerima beasiswa sejenis
3. Memiliki aktivitas sosial di masyarakat
4. Pernah menulis di media cetak dan atau elektronik
5. Pernah menjadi narasumber minimal dalam skala kampus
6. Memiliki rencana untuk studi lanjut S2
7. Mampu berbahasa Inggris dan atau bahasa asing
8. Memiliki IPK minimal 3.00
9. Memiliki dan aktif dalam akun media sosial
10. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program hingga selesai masa pembinaan (1 tahun)

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1 Terbaru yang Sedang Buka

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Aktivis Nusantara 2019 cukup mudah. Lengkapi formulir pendaftaran online yang disediakan di laman baktinusa.id. Isi kolom yang diminta dan lengkapi berkas yang dipersyaratkan di formulir tersebut. Batas pendaftaran online adalah 26 Januari 2019.

Jadwal seleksi:
1. Pendaftaran Online: Deadline Sabtu, 26 Januari 2019
2. Verifikasi Berkas : 29-31 Januari 2019
3. Wawancara & FGD : 8 Februari – 3 Maret 2019
4. Uji Publik : 8 Februari – 3 Maret 2019
5. Pengumuman Akhir : 6 Maret 2019
Kontak:
Telp: 0881 2374 484

Web : www.baktinusa.id
IG/Twitter : @baktinusaid
FB : Bakti Nusa
1/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa IsDB Program S1, S2, S3, dan Postdoc, FULL 2019 – 2020

Salah satu program beasiswa bergengsi yang saat ini tengah dibuka adalah IsDB Scholarship yang ditawarkan langsung oleh Islamic Development Bank atau Bank Pembangunan Islam bagi negara-negara anggota IsDB serta komunitas muslim yang berada di negara non anggota IsDB. Beasiswa IsDB memiliki beragam tawaran mulai dari beasiswa S1, beasiswa S2, beasiswa S3, hingga beasiswa postdoctoral dan riset.

Yang menarik, pada beasiswa IsDB 2019 – 2020 pelamar dapat mendaftar beasiswa untuk tujuan studi di dalam negeri maupun luar negeri. Anda bebas memilih universitas atau perguruan tinggi yang dilamar dengan syarat universitas tersebut masuk dalam peringkat 10 universitas terbaik di negara tujuan. Misalnya di dalam negeri ada ITB, UGM, IPB, UI, Undip, dan seterusnya.

Beasiswa yang diberikan oleh IsDB mencakup biaya kuliah penuh yang dibayarkan langsung ke universitas, tunjangan hidup bulanan yang sepadan dengan biaya hidup di negara tempat studi, dan biaya berobat di rumah sakit umum atau rumah sakit universitas. Selain itu, bagi yang memilih kuliah di luar negeri juga memperoleh tiket pesawat pp di awal dan akhir studi, tunjuangan instalasi, serta kelengkapan pendidikan lainnya.

Bagi pelamar program master (S2), doktor (S3), dan postdoc, selain tanggungan biaya di atas, IsDB juga memberikan tunjangan komputer, serta tunjangan persiapan tesis dan konferensi.

Simak juga » Jadwal Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020

Persyaratan:
Program S1:
1. Warga negara dari salah satu negara anggota IsDB atau komunitas Muslim di negara-negara non-anggota
2. Menyelesaikan pendidikan menengah atas (atau setara dengan pendidikan 12 tahun) dengan nilai bagus di mata pelajaran utama.
3. Tidak menerima beasiswa lain pada saat melamar dan selama studi di bawah program beasiswa IsDB.
4. Bugar secara medis dan bersedia menjalani tes medis setelah seleksi.

Program S2:
1. Warga negara dari salah satu negara anggota IsDB atau komunitas Muslim di negara-negara non-anggota
2. Lulusan dengan predikat di atas "Baik" di jenjang sarjana
3. Bidang studi yang diusulkannya berada dalam bidang yang disetujui oleh program
4. Direkomendasikan oleh tiga referee (profesional atau akademis)
5. Tidak mencari atau menerima beasiswa atau pekerjaan bergaji lainnya selama masa studi di bawah Program yang dapat mengganggu studi atau mempersulit pemenuhan kewajiban, kecuali jika disetujui secara tertulis oleh IsDB
6. Bugar secara medis dan bersedia menjalani tes medis setelah seleksi

Program S3:
1. Memiliki minimum gelar Master (untuk studi Ph.D) di salah satu bidang program yang disetujui
2. Memiliki nilai akademik di atas rata-rata ("Sangat Baik")
3. Lebih disukai memiliki pengalaman kerja dan / atau penelitian
4. Punya bidang studi dan/atau penelitian yang diusulkan yang terdaftar di bawah bidang studi program yang disetujui dengan relevansi ilmiah dan pengembangannya dengan negara yang ditunjukkan dalam proposal penelitian.
5. Tidak mencari atau menerima beasiswa atau pekerjaan bergaji lainnya selama masa studi di bawah Program yang dapat mengganggu studi atau mempersulit pemenuhan kewajiban, kecuali jika disetujui secara tertulis oleh IsDB
6. Bugar secara medis dan bersedia menjalani tes medis setelah seleksi.

Program Postdoc:
1. Memiliki gelar PhD di salah satu bidang program yang disetujui
2. Memiliki nilai akademik di atas rata-rata ("Sangat Baik")
3. Harus memiliki tidak kurang dari 2 (dua) tahun pengalaman penelitian di bidangnya
4. Harus memiliki rekam publikasi / penelitian di bidang yang sama
5. Punya bidang studi dan / atau penelitian yang diusulkan di salah satu bidang yang terdaftar di bawah bidang studi program yang disetujui dengan relevansi ilmiah dan pengembangannya dengan negara yang ditunjukkan dalam proposal penelitian
6. Tidak mencari atau menerima beasiswa atau pekerjaan bergaji lainnya selama masa studi di bawah Program yang dapat mengganggu studi atau mempersulit pemenuhan kewajiban, kecuali jika disetujui secara tertulis oleh IsDB
7. Bugar secara medis dan bersedia menjalani tes medis setelah seleksi

Simak juga » Program Beasiswa S2 Terbaru 2019 - 2020

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa IsDB 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman IsDB. Sebelum mendaftar Anda mungkin perlu membaca panduannya terlebih dahulu di laman tersebut. Termasuk mengetahui daftar program studi yang bisa dilamar untuk beasiswa IsDB.

Selanjutnya buat akun terlebih dahulu, kemudian lengkapi aplikasi yang diminta pihak IsDB setelah Anda login.

Pendaftaran beasiswa IsDB 2019 – 2020 dibuka mulai 16 Desember 2018 s/d 28 Februari 2019.

Seleksi kandidat diawasi oleh Komite Seleksi, terdiri dari akademisi di semua bidang terkait pengembangan dan diketuai oleh Penasihat Senior untuk Sains, Teknologi dan Inovasi (STI). Komite menyaring dan menyusun peringkat pelamar, berdasarkan kriteria seleksi sendiri, dengan tetap memperhatikan persyaratan kelayakan dan kriteria seleksi Program. Tujuannya untuk mengidentifikasi kandidat dengan potensi tertinggi, dan setelah menyelesaikan studi, mereka siap mengabdikan diri.

Kontak:
e: scholar@isdb.org
w: www.isdb.org
12/22/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa WMI Program S1 untuk Lulusan SMA/SMK/Sederajat

Kesempatan beasiswa S1 ini ditawarkan Wells Mountain Initiative (WMI), sebuah organisasi non profit yang berbasis di Bristol, Amerika Serikat. Melalui WMI Scholars Program 2019, beasiswa WMI menyasar para lulusan SMA/SMK/sederajat dari negara berkembang yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S1, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ada puluhan kuota beasiswa WMI yang disediakan setiap tahun. Misalnya tahun lalu sebanyak 58 kandidat terpilih sebagai penerima beasiswa WMI.

Yang menarik dari beasiswa WMI adalah pelamar bisa memanfaatkan beasiswa tersebut untuk kuliah di dalam negeri dan juga negara-negara berkembang lainnya di luar negeri. Beasiswa berupa bantuan dana antara $300 hingga $3.000 setiap tahunnya. Rata-rata kandidat memperoleh $1.500 per tahun. Anda dapat menggunakannya untuk biaya kuliah, biaya buku dan material, serta sewa kamar.

Pelamar tidak bisa mendaftar ke program beasiswa WMI 2019 – 2020 jika tujuan studi yang dipilih adalah perguruan tinggi atau universitas di Amerika Serikat, Inggris, Australia, atau negara-negara Eropa lainnya. Selain itu beasiswa WMI juga tidak mendanai studi jenjang master maupun doktor.

Persyaratan:
1. Berhasil menyelesaikan pendidikan menengah (SMA/sederajat), dengan nilai bagus hingga sangat baik
2. Akan studi di negara sendiri atau di negara berkembang lainnya
3. Berencana untuk hidup dan bekerja di negara sendiri setelah lulus
4. Telah menjadi sukarelawan sebelum mengajukan permohonan beasiswa dan / atau bersedia menjadi sukarelawan saat menerima beasiswa WMI
5. Punya sejumlah dana lain yang tersedia untuk pendidikan, tetapi tidak dapat melanjutkan kuliah jika tanpa beasiswa
Dokumen aplikasi:
1. Foto pribadi
2. Dua esai (topik tertera pada formulir aplikasi)
3. Formulir aplikasi 2019
4. Pernyataan esai pribadi
5. Dua surat rekomendasi (Unduh)
6. Transkrip resmi nilai dari sekolah menengah
7. Kunci penilaian resmi untuk menafsirkan nilai sekolah menengah**
8. Transkrip resmi nilai dari studi tersier (jika ada)
9. Kunci penilaian resmi untuk menafsirkan nilai tersier**
10. Hasil resmi dari ujian nasional Anda
11. Kunci penilaian resmi untuk menafsirkan skor pada ujian nasional Anda**

** Kunci penilaian resmi harus disediakan oleh sekolah yang mengeluarkan nilai atau pemerintah yang mengeluarkan ujian nasional. Kunci penilaian yang tidak resmi akan menyebabkan aplikasi Anda didiskualifikasi. Hubungi sekolah menengah, universitas, atau instansi pemerintah untuk dokumen ini.

Pendaftaran:
Siapkan dokumen aplikasi yang diminta seperti tertera di atas. Buat dalam format JPG, PNG, GIF, DOC, DOCX, atau PDF. Selanjutnya mendaftar secara online di laman Wells Mountain Initiative. Buat akun dan unggah dokumen aplikasi yang diminta. Pendaftaran online dibuka mulai 1 Desember 2018 hingga 1 April 2019. Hasil seleksi akan diberitahukan ke email pelamar dan juga diumumkan di website WMI pada 1 Agustus 2019.

Kontak:
Wells Mountain Initiative
25D Main Street
Bristol, VT 05443, USA
e: info@wellsmountaininitiative.org
w: www.wellsmountaininitiative.org
12/21/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) Kemenag buat Lulusan S1

Tidak hanya beasiswa yang ditujukan bagi para kalangan dosen, Kementerian Agama (Kemenag) RI juga membuka program beasiswa yang menyasar bagi para lulusan sarjana (S1) fresh graduate untuk lanjut ke jenjang pascasarjana. Beasiswa ini dinamai Program Magister Lanjut Doktor (PMLD). Melalui beasiswa PMLD, penerima beasiswa nantinya akan melanjutkan studi S2 hingga S3 sekaligus, tanpa jeda. Lamanya studi master hingga doktor ini berlangsung selama 4,5 tahun. Yakni, 1,5 tahun untuk program S2 kemudian 3 tahun untuk lanjut ke S3.

Yang menarik, setelah lulus mahasiswa yang mengikuti PMLD akan memperoleh dua ijazah sekaligus, meliputi gelar magister (S2) dan doktor (S3).

Beasiswa PMLD merupakan inovasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul berkualifikasi doktor untuk diproyeksikan sebagai dosen, peneliti, dan keahlian lain yang dibutuhkan oleh Kementerian Agama di bidang Islamic Studies. Sasarannya adalah para sarjana lulusan S1 berprestasi dan belum menjadi dosen.

Untuk tahun akademik 2018 – 2019, Kemenag menyediakan 40 kursi beasiswa PMLD untuk studi yang dimulai 2019. Ada dua perguruan tinggi Islam yang menjadi lokasi tempat studi. Sebanyak 20 kursi beasiswa ditujukan untuk studi S2 hingga S3 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, dan 20 beasiswa PMLD lainnya di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogjakarta.

Apa saja yang ditanggung beasiswa PMLD Kemenag 2018 ini? Biaya yang disediakan mencakup biaya pendaftaran, perkuliahan, pengembangan akademik, ujian-ujian, serta biaya hidup yang meliputi kebutuhan harian, bantuan tempat tinggal, bantuan sumber belajar, bantuan penelitian, dan bantuan biaya publikasi ilmiah. Menarik bukan?

Kriteria:
1. Memiliki kemampuan akademik istimewa;
2. Belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun;
3. Memiliki kesanggupan fisik dan mental dalam mengikuti pendidikan sampai selesai (selama 4,5 tahun plus persiapan sekitar dua bulan),
4. Tidak menikah paling kurang sampai menyelesaikan magister.

Simak juga » Beasiswa 2019 - 2020 Program S1, S2, S3

Persyaratan:
1. Lulusan sarjana dari PTKI (dalam atau luar negeri);
2. Belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun pada tanggal 1 Desember 2018;
3. Tidak sedang dalam status menikah;
4. Mendapatkan izin dari atasan bagi yang bekerja atau izin dari orang tua bagi perempuan;
5. Sehat jasmani, rohani, dan sanggup menyelesaikan studi sampai tuntas dan tepat waktu;
6. Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) jenjang sarjana paling rendah 3.5 pada skala 4;
7. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan /atau Arab yang baik;
8. Menyerahkan proposal penelitian tesis;
9. Mengikuti seleksi;

Dokumen aplikasi:
1. Surat Permohonan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, u.p. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Unduh)
2. Salinan ijazah sarjana (S-1) dari program studi terakreditasi minimal B yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan diakui oleh perguruan tinggi penyelenggara PMLD;
3. Salinan transkip nilai dengan IPK minimal 3.5 pada skala 4 atau dengan kualifikasi Jayyid Jiddan bagi lulusan PT luar negeri;
4. Pas foto berwarna ukuran 3x4 dan 2x3 masing-masing 2 lembar;
5. Salinan KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku (kelahiran tidak boleh lebih tua dari tanggal 30 November 1993);
6. Daftar riwayat hidup termasuk daftar publikasi karya ilmiah (Unduh)
7. Surat Pernyataan kesanggupan mengikuti program sampai selesai (4,5 tahun plus 2 bulan persiapan) di atas meterai (Unduh);
8. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL skor minimal 450 atau IELTS dengan skor minimal 5.0). dan /atau sertifikat kemampuan bahasa Arab (TOAFL dengan skor minimal 430 ) yang masih berlaku dari lembaga terakreditasi atau berbasis universitas;
9. Proposal Tesis minimal 10 halaman, font Times New Roman, ukuran 12, spasi 1,5 dan kertas A4.

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S2 Terbaru 2019 - 2020

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa PMLD Kemenag dilakukan secara online melalui laman perguruan tinggi penyelenggara, yaitu Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah atau Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga mulai tanggal 3 sampai dengan 15 Desember 2018. Siapkan dokumen berbentuk file dalam format pdf dengan kapasitas 600 kb untuk setiap dokumen.

Peserta yang mendaftar di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah berarti pilihan kuliahnya di kampus tersebut, begitu juga sebaliknya, peserta yang mendaftar di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga berarti pilihan studinya di kampus tersebut.

Hasil seleksi administrasi diumumkan pada tanggal 19 Desember 2018 melalui laman Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selanjutnya peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya, yakni ujian masuk.

Ujian Masuk:
1. Materi dan Bentuk Ujian Masuk; Materi ujian meliputi:
   a) Bahasa Arab dan Inggris
   b) Wawasan kebangsaan dan bidang ilmu yang diminati sebagaimana yang ditulis dalam proposal tesis dan disertasi
   c) Tes Potensi Akademik
   d) Psikotest
   Bentuk ujian meliputi:
   a) Ujian Tulis (Bahasa Arab, Bahasa Inggris, TPA, dan Psikotest)
   b) Wawancara (Bahasa, Wawasan Kebangsaan, Proposal, dan Psikotest)

2. Waktu
Ujian masuk diadakan selama 3 (tiga) hari, tanggal 26-28 Desember 2018.

Hasil ujian masuk akan diumumkan pada awal tahun 2019 melalui laman Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Calon peserta yang dinyatakan lulus (diterima) harus mendaftar ulang di kampus tujuan pada tanggal yang ditentukan.

Kontak:
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Jl. Lapangan Banteng Barat 3 - 4
Jakarta Pusat 10710
Telp. 021-3812344 Fax. 021-34833981
W: http://pendis.kemenag.go.id
12/07/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 2019 – 2020 : Info Pendaftaran dan Peluangnya!

Semakin hari peluang beasiswa S1 bertambah banyak. Ini peluang bagus karena semakin banyak pula kesempatan memperoleh beasiswa tersebut. Khususnya bagi Anda yang berniat kuliah di tahun akademik 2019 - 2020. Selain beasiswa pemerintah, banyak di antaranya juga berasal dari swasta atau yayasan. Bukan soal darimananya, tapi manfaat yang didapatkan. Sebuah beasiswa penuh misalnya. Bisa menanggung biaya pendidikan penerimanya hingga ratusan juta. Sangat lumayan kan untuk menghemat biaya studi. Belum lagi kalau kuliahnya di luar negeri. Hmm.. bisa dihitung sendiri berapa besar biaya yang dibutuhkan.

Lebih kurang delapan tahun berjalan, beasiswapascasarjana.com mencatat ada beberapa beasiswa S1 yang rutin ditawarkan. Bagi yang merencanakan studi S1 di dalam atau di luar negeri, ini kesempatan untuk memperolehnya. Tidak melulu buat mereka yang baru memulai kuliah ternyata, sejumlah beasiswa justru ditawarkan kepada kandidat yang sudah terdaftar di perguruan tinggi tertentu dan berada di jenjang semester tertentu pula.

Nah, daripada penasaran. Silakan simak uraian beasiswa S1 ini satu per satu.

Beasiswa S1 Unggulan
Nama Beasiswa Unggulan sudah tidak asing. Beasiswa yang dikelola Kementerian Pendidikan ini menyediakan beasiswa dalam beberapa jenjang sekaligus, salah satunya beasiswa S1 bagi lulusan SLTA di tanah air. Beasiswa Unggulan mulai ditawarkan awal tahun. Bagi Anda yang ingin merebut Beasiswa S1 2019-2020 kesempatan ini sangat terbuka lebar. Beasiswa ini biasanya dipergunakan untuk kuliah di dalam maupun luar negeri. Semoga beasiswa ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Info pendaftaran » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Beasiswa S1 Bidik Misi
Mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu, Beasiswa Bidik Misi bisa menjadi solusinya. Beasiswa ini memang secara khusus didesain pemerintah melalui Kementerian Ristek Dikti untuk membantu siswa lulusan SLTA dari keluarga tidak mampu namun memiliki prestasi. Melalui Beasiswa Bidik Misi, pelamar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 dari berbagai perguruan tinggi di tanah air. Beasiswa tersebut sudah mencakup biaya kuliah, biaya hidup, hingga kebutuhan studi lainnya. Pelamar yang memenuhi kriteria ini bisa mengikuti Beasiswa Bidik Misi 2019 yang biasanya ditawarkan ketika akan masuk tahun akademik perkuliahan baru.

Info pendaftaran » Beasiswa Bidik Misi S1 Kemristekdikti

Beasiswa Etos
Beasiswa Etos menyediakan bantuan studi bagi mereka yang lolos diterima mahasiswa di sejumlah PTN, terutama dari keluarga kurang mampu. Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh Capacity building/Development Program selama 4 tahun yang meliputi : Career coaching, team building, Spiritual awareness, character building, persiapan pasca kampus, dll. Selain itu disediakan asrama mahasiswa selama 2 tahun, uang saku selama 8 semester (quota terbatas), biaya pendidikan selama 8 semester (quota terbatas), serta dukungan prestasi dalam dan luar negeri.

Info pendaftaran » Beasiswa Etos S1 untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Beasiswa S1 BII-Maybank
Beasiswa S1 ini ditawarkan oleh BII-Maybank Foundation. Tepatnya BII-Maybank Foundation Scholarship. Beasiswa ditujukan bagi lulusan SLTA di tanah air yang ingin mengambil S1 dari salah satu universitas di tiga negara, yakni Indonesia, Singapura, atau Malaysia. Beasiswa BII-Maybank ini  full untuk biaya studi, seperti biaya kuliah, biaya hidup, tiket, tunjangan buku, asuransi, biaya riset, dll. Sebelumnya beasiswa ini cukup rutin. Bisa menjadi pilihan bagi Anda yang mengincar beasiswa kuliah S1 tahun 2019 - 2020. Program terbaru ditawarkan BII-Maybank Foundation adalah Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC).

Info pendaftaran » Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC)

Beasiswa PPA /BPP PPA
Peluang beasiswa satu ini ditujukan bagi Anda yang sudah berstatus mahasiswa, baik yang tengah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) atau pun perguruan tinggi swasta (PTS). Namanya sudah tidak asing. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (Beasiswa-PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BPP-PPA). Penerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp 350 ribu/bulan.

Info pendaftaran » Beasiswa PPA / BPP PPA Kemenristek Dikti

Beasiswa S1 Monbukagakusho
Banyak negara menawarkan beasiswa bagi mahasiswa asing untuk kuliah di negaranya. Salah satunya Jepang. Negeri Sakura ini tiap tahun membuka beasiswa Monbukagakusho. Ada beberapa jenis. Salah satu yang cukup dikenal adalah beasiswa Monbukagakusho khusus SLTA yang ingin melanjutkan pendidikan diploma (D2, D3) dan S1 di universitas-universitas Jepang. Beasiswa tersebut menyediakan pendanaan penuh untuk studi di Jepang. Biasanya beasiswa ini ditawarkan awal Mei tiap tahunnya.

Info pendaftaran » Beasiswa S1 Monbukagakusho Jepang

Beasiswa Astra 1st
Beasiswa Astra 1st (dibaca: first) yang ditawarkan Astra International bagi mahasiswa S1. Beasiswa Astra 1st  tidak saja memberikan dukungan dana pendidikan, tapi juga pengembangan berupa pelatihan sekaligus bimbingan langsung ke mahasiswa bersangkutan untuk menghadapi dunia kerja. Saat ini, Beasiswa Astra 1st hanya ditujukan bagi mahasiswa dari Fakultas Teknik, Ekonomi, dan Bisnis pada perguruan tinggi yang ada di Pulau Jawa. Bagi Anda yang memenuhi kriteria tersebut, Beasiswa Astra 1st siap menampung aplikasi Anda sebagai kandidat calon penerima beasiswa S1 ini.

Info penaftaran » Beasiswa Astra 1st untuk Mahasiswa S1

Beasiswa S1 Djarum
Beasiswa Djarum rutin ditawarkan bagi mahasiswa S1 di tanah air. Berbeda dari beasiswa di atasnya, beasiswa ini khusus ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menjalani kuliah S1 pada semester IV. Beasiswa Djarum menggandeng sejumlah universitas di Indonesia sebagai mitranya. Jadi, harus dilihat apakah perguruan tinggi Anda termasuk di dalamnya. Nah, biasanya beasiswa ini dibuka awal April (tentatif).

Info pendaftaran » Beasiswa Djarum untuk Mahasiswa S1

Beasiswa S1 OTS
Jika punya rencana kuliah di Belanda, pertimbangkanlah Orange Tulip Scholarship atau Beasiswa OTS. Beasiswa ini selain menawarkan beasiswa jenjang pascasarjana, juga tersedia beasiswa S1 bagi lulusan SLTA di tanah air. Pendaftaran beasiswa S1 2019 - 2020 dari OTS justru saat ini masih sedang dibuka hingga 1 April 2016. Beasiswa OTS bisa dipergunakan untuk melanjutkan studi S1 di berbagai universitas di Belanda.

Info pendaftaran » Beasiswa S1 OTS di Belanda untuk Indonesia

Beasiswa S1 Kemenag
Beasiswa S1 ini mulai rutin ditawarkan Kementerian Agama (Kemenag). Yakni beasiswa S1 bagi lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) untuk melanjutkan pendidikan mereka di universitas-universitas luar negeri terbaik. Beasiswa ini didukung Kemenag dalam bentuk biaya hidup di luar negeri serta biaya transportasi pp, visa, dan asuransi kesehatan. Pelamar hanya perlu mencari universitas di luar negeri yang siap menanggung biaya kuliah.

Info pendaftaran » Beasiswa S1 Kemenag untuk Lulusan MAN/MAS

Beasiswa S1 Tanoto Foundation
Belum lama ini, Tanoto Foundation mengumumkan beasiswanya. Beasiswa ditawarkan untuk jenjang S1 dan S2. Untuk mendaftar, pelamar memang harus mahasiswa dari universitas mitra Tanoto Foundation. Ada beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu disediakan pula beasiswa khusus S1 ikatan dinas. Universitasnya juga ditetapkan Tanoto Foundation. Beasiswa disediakan berupa biaya kuliah semester dan biaya hidup.

Info pendaftaran » Beasiswa S1 Tanoto Foundation

Beasiswa S1 BCA Finance
Beasiswa BCA Finance salah satu program beasiswa S1 yang rutin ditawarkan bagi mahasiswa di Indonesia. Kelebihannya, beasiswa terbuka untuk seluruh mahasiswa PTN/PTS di tanah air. Jika Anda sudah menginjak semester II ke atas , beasiswa ini patut dicoba. Beasiswa diberikan dalam bentuk bantuan biaya kuliah. Tahun 2017 nilainya Rp 3 juta per semester. Pendaftaran biasanya buka awal Juni. Jika punya rencana mengikuti beasiswa S1 di 2019, beasiswa ini layak dipertimbangkan.

Info pendaftaran » Beasiswa S1 BCA Finance

Beasiswa ORBIT HAH
Beasiswa ORBIT HAH merupakan program bantuan biaya studi pelajar/mahasiswa berprestasi yang mengalami kendala dalam membiayai pendidikannya. Beasiswa ini ditawarkan Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT Hasri Ainun Habibie (YAAB-ORBIT HAH). Beasiswa terbuka bagi mahasiswa S1 di tanah air atau yang baru akan memasuki bangku perkuliahan. Pendaftaran terbaru juga sudah dibuka.

Info pendaftaran » Beasiswa ORBIT HAH untuk Mahasiswa S1

Beasiswa S1 ISRA
Anda yang ingin mendalami bidang keuangan syariah, tawaran ini mungkin tepat untuk Anda. ISRA (International Shari’ah Research Academy for Islamic Finance) yang berada di Malaysia menawarkan beasiswa tersebut bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia untuk mengambil jenjang S1 dan pascasarjana di bidang syariah. Beasiswa ini didanai Bank Negara Malaysia dan dibuka tiap tahun. Beasiswa ini biasanya diumumkan awal tahun.

Info pendaftaran » Beasiswa S1 ISRA di Malaysia

Beasiswa Karya Salemba Empat
Beasiswa Karya Salemba Empat ditujukan bagi Anda yang tengah kuliah S1 minimal semester dua di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dalam negeri. Tunjangan beasiswa yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan untuk selama setahun. Yang menarik dari Beasiswa Karya Salemba Empat ini, pelamar beasiswa dapat memperpanjang beasiswa tersebut di periode berikutnya. Atau bila saat ini sedang menerima beasiswa tersebut, bisa melakukan pengusulan kembali untuk memperoleh Beasiswa Karya Salemba Empat

Info pendaftaran » Beasiswa Karya Salemba Empat

Beasiswa S1 GE Foundation
Peluang beasiswa ini juga menarik untuk diikuti. GE Foundation Scholar-Leaders Program. Yaitu beasiswa S1 yang disediakan GE Foundation untuk mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi mitra di tanah air untuk mengikuti beasiswa tersebut. Beasiswa biasanya disediakan awal November dan terbuka bagi mahasiswa yang sudah duduk di tahun kedua kuliah (semester 3). Beasiswa yang diberikan senilai $1.200 (USD) untuk tahun kedua, ketiga, dan keempat kuliah S1.

Info pendaftaran » Beasiswa S1 GE Foundation untuk Mahasiswa S1

Beasiswa S1 Pemerintah Brunei
Tiap tahun Pemerintah Brunei Darussalam menawarkan beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional. Dalam skema tersebut juga tersedia beasiswa S1 yang dapat diambil di beberapa universitas ternama di Brunei, seperti  Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), dan Institut Teknologi Brunei (ITB). Pendaftaran biasanya mulai buka November atau Desember.

Info pendaftaran » Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam

Beasiswa S1 Sobat Bumi
Beasiswa Sobat Bumi ditawarkan oleh Pertamina Foundation dan tersedia bagi mahasiswa S1 untuk sejumlah perguruan tinggi mitra di tanah air. Pelamar beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sedang/telah menyelesaikan semester IV di program S1. Kandidat terpilih akan memperoleh beasiswa UKT maksimal Rp 10.000.000 untuk jangka waktu selama setahun. Serta diberikan pula biaya hidup masing-masing sebesar Rp 500.000 per bulan

Info pendaftaran » Beasiswa S1 Sobat Bumi Pertamina

Beasiswa S1 Ancora – Khazanah
Ancora-Khazanah Asia Scholarship Program. Skema beasiswa S1 ini dibuka tiap tahun. Beasiswa Ancora – Khazanah ditujukan bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan S1 di universitas-universitas terbaik di Malaysia. Beasiswa diberikan penuh dan menanggung sebagian besar kebutuhan studi, seperti biaya kuliah, biaya hidup, tiket, dll.

Info pendaftaran » Beasiswa S1 Ancora - Khazanah di Malaysia

Beasiswa S1 VDMS
Bagi Anda yang berstatus mahasiswa D3 atau pun S1, ini salah satu beasiswa dalam negeri yang tersedia. Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Scholarship. Beasiswa cukup rutin ditawarkan, terutama bagi universitas dan perguruan tinggi mitra VDMS. Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan setiap bulan yang dibayarkan ke rekening pribadi, diberikan satu kali Bonus TOEFL (jika ada) dan Bonus Lulus Tepat Waktu, serta mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building).

Info pendaftaran » Beasiswa VDMS untuk Mahasiswa D3/S1

Beasiswa KPMG ASEAN
Anda yang tengah kuliah S1 jurusan bisnis dan akuntansi, bisa mengikuti program beasiswa KPMG ASEAN atau KPMG ASEAN Scholarship. Tawaran beasiswa yang disediakan KPMG cukup menarik. Salah satunya adalah bantuan dana kuliah sebesar Rp 45 juta per tahun yang diberikan selama tiga tahun berturut-turut. Tidak itu saja, ketika mahasiswa bersangkutan berada di tahun ketiga dan keempat jenjang S1, KPMG akan memberikan kegiatan magang.

Info pendaftaran
» Beasiswa KPMG ASEAN untuk S1

Beasiswa Pertukaran Mahasiswa S1 Aminef
Kesempatan beasiswa ini ditujukan bagi Anda mahasiswa S1 pada perguruan tinggi Indonesia yang ingin mengikuti program pertukaran mahasiswa di Amerika. Namanya Global Undergraduate Exchange Program yang disediakan oleh Aminef. Nantinya Anda akan menjalani kuliah singkat selama satu semester di universitas AS. Yang menarik, biaya di sana ditanggung oleh Aminef.  


Beasiswa Mizan
Yang perlu juga diintip tawaran Beasiswa Mizan. Lebih spesifiknya beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah mempersiapkan menyelesaikan skripsi, tesis, atau disertasi kuliah. Beasiswa tugas akhir tersebut disediakan dalam bentuk bantuan dana penelitian. Yang menarik, karya tulis yang dihasilkan juga berpeluang untuk diterbitkan.

Info pendaftaran » Beasiswa Mizan untuk Skripsi S1

Itulah sebagian info beasiswa S1 2019 - 2020, baik yang sedang dibuka maupun akan tersedia di hari-hari mendatang. Silakan kunjungi menu » Beasiswa Sarjana untuk mengetahui lebih banyak pilihan beasiswa S1 yang sedang buka saat ini. Selamat mencoba!
11/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya