Beasiswa Indonesia Timur LPDP Program S2, S3 (Maluku, Papua, NTT)

Program beasiswa LPDP yang ditawarkan kini semakin banyak pilihan. Selain Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia dan Beasiswa Reguler, khusus Anda yang berada di wilayah tertentu di Indonesia Timur, kini disediakan Beasiswa Indonesia Timur. Program beasiswa S2 dan S3 baik untuk tujuan studi dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa Indonesia Timur merupakan salah satu pilihan Beasiswa Afirmasi yang ditawarkan LPDP. Sasarannya terbatas. Yakni hanya ditujukan bagi penduduk asli yang berasal dari Provinsi Maluku, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, serta Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Nah, jika Anda termasuk salah satu penduduk asli dari daerah tersebut dan berniat melanjutkan studi melalui program beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Timur yang ditawarkan LPDP 2019 ini sayang untuk dilewatkan. Tentunya kompetisi yang dihadapi tidaklah seketat beasiswa reguler yang menyasar semua kalangan dan wilayah di seluruh Indonesia.

Durasi beasiswa yang diberikan berlangsung maksimal 24 bulan untuk studi magister (S2) dan 48 bulan untuk studi doktoral (S3). Pilihan universitas yang bisa Anda lamar bisa dilihat di Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2019.

Apa saja yang ditanggung oleh Beasiswa Indonesia Timur? Serupa dengan program beasiswa LPDP lainnya, Beasiswa Indonesia Timur juga merupakan beasiswa penuh yang siap menanggung kebutuhan studi Anda. Di antara cakupan beasiswa adalah biaya program pengayaan, dana pendidikan, serta biaya pendukung.

Khusus dana pendidikan, pembiayaan beasiswa meliputi dana pendaftaran, dana SPP, dana tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional, serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Sementara, untuk biaya pendukung meliputi dana transportasi, dana aplikasi visa/residence permit, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta dana keadaan darurat. Menarik sekali bukan?

Ketentuan umum:
1. Beasiswa Indonesia Timur adalah program beasiswa afirmasi program magister dan doktoral yang khusus diberikan untuk Penduduk Asli dari Provinsi Sasaran;
2. Provinsi Sasaran adalah Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, atau Nusa Tenggara Timur;
3. Penduduk Asli adalah penduduk yang merupakan suku asli dari Provinsi Sasaran khusus Papua atau Papua Barat dan masih menetap/tinggal; yang telah menetap sekurang-kurangnya selama 20 tahun dan masih menetap/tinggal di Provinsi Sasaran.

Simak juga » Beasiswa S2 Bidikmisi dan Keluarga Tidak Mampu

Persyaratan:
Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Simak juga » Beasiswa Reguler LPDP Program S2, S3 Studi 2020

Persyaratan khusus:
1. Penduduk Asli, yang dibuktikan dengan:
   a. Surat Keterangan dari Kepala Suku/Lembaga Adat/Lembaga sejenis lainnya khusus bagi Pendaftar dari Papua atau Papua Barat sebagai berikut:
      1) Menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan suku asli Papua atau Papua Barat;
      2) Menyatakan bahwa yang bersangkutan saat ini menetap/tinggal secara permanen dan akan kembali ke daerah setelah selesai studi;
      3) Merekomendasikan bahwa yang bersangkutan layak dan dapat mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Timur; atau
   b. Surat Keterangan dari pemerintah kabupaten atau Kota bagi pendaftar yang bukan suku asli dari Papua atau Papua Barat sebagai berikut:
      1) Menyatakan bahwa yang bersangkutan penduduk asli yang telah menetap sekurang-kurangnya selama 20 tahun terakhir
      2) Menyatakan bahwa yang bersangkutan saat ini menetap/tinggal secara permanen dan akan kembali ke daerah setelah selesai studi;
      3) Merekomendasikan bahwa yang bersangkutan layak dan dapat mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Timur; atau
   c. Surat Keterangan dari pemerintah kabupaten atau Kota bagi pendaftar yang berasal dari provinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku atau Maluku Utara sebagai berikut:
      1) Menyatakan bahwa yang bersangkutan penduduk asli yang telah menetap sekurang-kurangnya selama 20 tahun terakhir;
      2) Menyatakan bahwa yang bersangkutan saat ini menetap/tinggal secara permanen dan akan kembali ke daerah setelah selesai studi;
      3) Merekomendasikan bahwa yang bersangkutan layak dan dapat mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Timur.
2. Menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen).
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan Doktoral memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   c. Khusus untuk Pendaftar jenjang Doktoral lulusan program magister yang hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK (Master by research), wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (jika ada) kemudian pada aplikasi pendaftaran mengisi nilai IPK minimal 3.00.
   d. Untuk Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   c. Pendaftar program doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   d. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500; dan
   e. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
6. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
7. Pendaftar yang telah ditetapkan menjadi penerima Beasiswa Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
8. Apabila penerima beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.
9. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan, yang memenuhi kuliafikasi program doktoral dan dibuktikan dengan LoA Unconditional untuk program doktoral, kemudian mendaftar diaplikasi pendaftaran LPDP untuk program doktoral.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Indonesia Timur dilakukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Anda bisa membuat akun terlebih dahulu sebelum bisa login dan melengkapi formulir dan mengunggah dokumen aplikasi yang diperlukan seperti yang dijelaskan di persyaratan khusus di atas. Yang perlu dipahami bahwa pendaftaran Beasiswa Indonesia Timur 2019 - 2020 hanya dibuka pada tahap II. Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019.

Selanjutnya pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Kemudian diikuti pengumuman hasil seleksi berbasis komputer yang ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi;
   a. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   b. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1) Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2) Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3) Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4) Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      5) Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6) Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
2. Seleksi Berbasis Komputer
   a. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   b. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
      1) Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
      2) Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
      3) On the spot essay writting.
   c. BPI Afirmasi Indonesia Timur pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan kehadiran peserta pada Seleksi Berbasis Komputer.
   d. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   e. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
3. Wawancara
   a. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   b. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1) tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2) terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   c. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   d. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   e. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   f. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Program Magister dan Doktoral Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Program Magister Rencana Studi meliputi:
1. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
2. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
3. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
4. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP]

Format Proposal Penelitian (Program Doktoral):
Proposal penelitian meliputi:
1. Judul Penelitian
   Tuliskan judul penelitian
2. Latar Belakang
   Uraikan secara singkat topik isu yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.
3. Perumusan Permasalahan (Statement of Problem)
   Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap isu yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga Anda ingin melakuan penelitian.
4. Pertanyaan/Tujuan Penelitian
   Rumuskan tujuan pertanyaan penelitian
5. Kelogisan (Rationale)
   Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, jelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian.  Jelaskan pula kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.
6. Metode dan Desain
   Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini adalah terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.
7. Signifikansi/Manfaat
   Diskusikan, secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
8. Kesimpulan dan Saran
   Diskusikan, secara umum, bagaimana program penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
9. Daftar Pustaka

Informasi terkait Beasiswa Indonesia Timur LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman resmi beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
6/16/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa hari lalu program beasiswa Bidik Misi S2 atau Beasiswa Alumni Bidikmisi sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1 dan lulus sarjana dalam dua tahun terakhir. Sekaligus memberi kesempatan bagi mereka dari keluarga tidak mampu (miskin) untuk memberoleh beasiswa S2, meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi. Keduanya ditawarkan pada program yang berbeda, yaitu Beasiswa Alumni Bidikmisi dan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi. Kedua program beasiswa ini tertera dalam Beasiswa Afirmasi LPDP.

Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa S2 Bidik Misi dan beasiswa S2 bagi keluarga tak mampu, di bawah ini dijelaskan prosesnya. Namun, ada yang perlu dicatat jika Anda mengajukan beasiswa S2 Bidik Misi dan keluarga miskin. Yakni, IPK yang diraih minimum 3.5.

Beasiswa tersebut diberikan penuh. Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan kedatangan, dana keadaan darurat, dll.

Program Beasiswa Alumni Bidikmisi dan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi diberikan untuk jenjang pendidikan magister satu gelar (single degree) dengan lama studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan baik dalam negeri atau luar negeri. Pelamar dapat memilih 3 (tiga) perguruan tinggi tujuan yang berbeda sesuai dengan tujuan Dalam Negeri atau Luar Negeri dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun.

Kemudian pendaftar yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa wajib menyerahkan 1 (satu) LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan dan tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi tujuan.

Simak juga » Beasiswa 2019 - 2020 Program S1, S2, S3

Beasiswa Alumni Bidikmisi
Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister baik di perguruan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zatnarkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
11. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
12. Menulis proposal studi.

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2019 - 2020

Persyaratan Khusus:
1. Alumni Bidikmisi yang telah lulus jenjang pendidikan sarjana dengan jangka waktu kelulusan paling lama 2 (dua) tahun dari tahun kelulusan strata satu;
2. Melampirkan surat keterangan atau surat keputusan penerima beasiswa Bidikmisi yang dikeluarkan oleh kementerian atau perguruan tinggi terkait.
3. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun;
5. Ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 3.50 pada skala 4.0 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir;
6. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOAFL dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6.0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500.
   c. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
7. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
8. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan;
9. Apabila Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.

Simak juga » Beasiswa Kuliah S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Beasiswa Prasejahtera Berprestasi:
Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi.

Persyaratan khusus:
1. Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan:
   a. Kartu Keluarga yang terbaru;
   b. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
   c. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
   d. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata-rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000
2. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun;
4. Ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 3.50 pada skala 4.0 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir;
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500.
   c. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
6. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam.
7. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan;
8. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister, wajib melapor kepada LPDP dan menerima keputusan LPDP.

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa Alumni Bidikmisi dan beasiswa Prasejahtera Berprestasi LPDP diajukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Anda dapat membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut jika belum pernah mendaftar sebelumnya.

Jika ingin mengajukan beasiswa Bidikmisi S2 atau Keluarga Tidak Mampu, pelamar dapat memilih Beasiswa Afirmasi pada saat mengisi formulir LPDP. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunggah dokumen persyaratan yang ditetapkan.

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2019 untuk Beasiswa Alumni Bidikmisi dan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi tahap I dibuka mulai 10 Mei s/d 31 Mei 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 14 Juni 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 24 Juni - 5 Juli 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 12 Juli 2019. Sedangkan seleksi wawancara 1 akan diselenggarakan 17 Juli - 1 Agustus 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara 1 yakni 7 Agustus 2019. Selanjutnya seleksi wawancara II digelar 12 Agustus - 6 September 2019. Pengumuman hasil seleksi wawancara II pada 16 September 2019.

Selanjutnya untuk pendaftaran Beasiswa Beasiswa Alumni Bidikmisi dan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi LPDP tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Rencana Studi meliputi:
1. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
2. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
3. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
4. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP
 
Proses seleksi:
A. Seleksi Administrasi;
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      d. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      e. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      f. Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   2. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi :
      a. Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum; dan
      b. Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian;
   3. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   5. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
C. Wawancara
   1. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   2. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      b. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   3. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   4. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   5. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   6. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Mengenai pertanyaan terkait BPI Program Afirmasi tersebut dapat menghubungi email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui call center LPDP di 1500652. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP. Semoga berhasil!
5/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2019 – 2020

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2019, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2019

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2019 – 2020 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri 2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Dokter Spesialis 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Peringkat Utama Dunia 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)
5/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP | Beasiswa S3 LPDP | 2019

Akhirnya kabar yang ditunggu ini muncul juga. Beasiswa LPDP 2019 kini resmi dibuka. LPDP menyediakan beasiswa S2, beasiswa S3 dan sejumlah program beasiswa menarik lainnya. Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati adalah Beasiswa Reguler untuk umum.
5/05/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ADik Ristekdikti Lulusan SMA/SMK/MA Daerah 3T, Papua, TKI

Program beasiswa afirmasi pendidikan tinggi (ADik) Kementerian Ristekdikti kembali dibuka tahun 2019. Beasiswa ADik menyasar siswa lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di tanah air, baik PTN maupun PTS.  Beasiswa ADik sendiri merupakan program beasiswa khusus yang menyasar lulusan-lulusan SLTA yang berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), kemudian Papua dan Papua Barat, serta anak-anak TKI dari wilayah perbatasan.

Penerima beasiswa ADik akan memperoleh sejumlah fasilitas yang disediakan oleh Ristekdikti, di antaranya biaya pendidikan, biaya hidup, serta pembinaan atau pembimbingan belajar secara khusus agar mahasiswa peserta program beasiswa ADik bisa menyelesaikan pendidikan tinggi dengan tuntas dengan hasil yang baik di perguruan tinggi pilihan.

Beasiswa ADik 2019 sendiri dibagi dalam dua kuota, untuk mereka yang berasal dari wilayah 3T dan anak TKI, kuota beasiswa yang disediakan sebanyak 800 beasiswa. Mereka yang berhak memperoleh beasiswa ini adalah siswa yang berasal dari kabupaten/kota 3T, penerima ADEM 3T, serta anak TKI yang berlokasi di daerah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya untuk kuota kedua, beasiswa ADik diperuntukkan bagi pelamar yang berasal dari daerah Papua dan Papua Barat sebanyak 1000 beasiswa. Mereka yang berhak memperoleh beasiswa ini adalah siswa yang berasal dari Papua, Papua Barat, wilayah 3T Papua dan Papua Barat, serta penerima program ADEM.

Persyaratan:
1. Berasal dari daerah Papua dan Papua Barat, daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T), serta anak TKI dari wilayah perbatasan.
2. Memilih Perguruan Tinggi di luar provinsi asal atau domisili.
3. Siswa yang telah lulus pada tahun 2018 dan siswa yang akan lulus pada tahun 2019.

Jalur Penerimaan Peserta Program ADik:
1. Jalur SNMPTN : Peserta lulus SNMPTN
2. Jalur SBMPTN : Peserta SBMPTN
3. Jalur POLTEK : Peserta lulus PMDK-PN dan Peserta UMPN
4. Jalur TES ADik : Peserta Tes ADik

Daftar perguruan tinggi:
1. Daftar PTS Penyelenggara ADik Tahun 2019 (Unduh)
2. Daftar PTN Penyelenggara ADik Tahun 2019 (Unduh)

Pendaftaran:
1. Bagi Peserta LULUS SNMPTN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)
2. Bagi Peserta SBMPTN dan UMPN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id). Untuk peserta SBMPTN wajib menyertakan nilai UTBK. Bagi yang lulus SBMPTN dan UMPN akan diikutsertakan sebagai calon peserta program ADik sesuai dengan program studi yang dipilih pada SBMPTN dan UMPN.
3. Bagi Peserta LULUS PMDK-PN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)
4. Peserta Tes ADik didaftarkan oleh pemerintah daerah (kabupaten/kota) ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Jadwal pendaftaran dan Tes UTBC (ujian tulis berbasis cetak):
1. Pendaftaran melalui sistem ADik : 29 April – 30 Mei 2019
2. Tes UTBC ADik : 18 Juni 2019
Hanya peserta jalur Tes ADik yang didaftarkan oleh pemerintah daerah (kabupaten/kota) ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id) yang mengikuti UTBC.
• Untuk wilayah 3T, masing-masing kabupaten/kota menyiapkan maksimum 40 peserta UTBC yang telah didaftarkan secara online di sistem ADik.
• Untuk wilayah Papua dan Papua Barat sesuai dengan jumlah peserta UTBC yang telah didaftarkan oleh pemerintah daerah.
• Untuk Program ADEM, sesuai dengan jumlah peserta UTBC yang telah didaftarkan oleh koordinator sekolah.
• Untuk Program ADik TKI, sesuai dengan jumlah peserta UTBC yang telah didaftarkan oleh Atase Pendidikan KBRI KL.

Seleksi:
Untuk menentukan penerima beasiswa ADik, hasil UTBC ADik dan pendaftar jalur SNMPTN, SBMPTN serta PMDK-PN akan diseleksi oleh Panitia Seleksi dari unsur Ditjen Belmawa dan Perguruan Tinggi.

Kontak:
1. Guruh Pratama Kurniawan (HP: 081283355411)
2. Andi Ilham Makhmud (HP: 081337251968)
3. Email: kk.ditmawa@ristekdikti.go.id
w: https://belmawa.ristekdikti.go.id
5/04/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa KPMG 4SEAS untuk Mahasiswa S1 2019 - 2020

Anda yang tengah kuliah S1 jurusan bisnis atau akuntansi, bersiaplah untuk mengikuti program beasiswa KPMG 4SEAS 2019 - 2020 atau KPMG 4SEAS Scholarship. Beasiswa ini terbilang belum lama untuk kawasan ASEAN. Diluncurkan sekitar 2015 dan menyasar para mahasiswa ASEAN yang memiliki potensi untuk mengembangkan karir usai studi. Tawaran beasiswa yang disediakan KPMG cukup menarik. Salah satunya adalah bantuan dana kuliah yang diberikan selama tiga tahun berturut-turut.

Tidak itu saja, ketika mahasiswa bersangkutan berada di tahun ketiga dan keempat jenjang S1, KPMG akan memberikan kegiatan magang. Satu kegiatan magang berlangsung di perusahaan dalam negeri dan satu lagi dilaksanakan di perusahaan di kawasan ASEAN. Biaya selama magang tersebut juga akan ditanggung KPMG. Menarik bukan?

Satu hal yang menarik lagi, para penerima beasiswa KPMG 4SEAS juga berkesempatan mengikuti kegiatan pertukaran magang di luar negeri jika dinilai layak, dan akan diberikan tunjangan untuk program tersebut. Selain itu Anda juga berkesempatan langsung bekerja pada KPMG setelah kuliah.

Persyaratan:
1. Penggapai motivasi diri dengan track record keunggulan akademik yang konsisten dan kuat di universitas dengan IPK minimal 3,50 (dari 4,00)
2. Memulai studi di kampus lokal untuk mendapatkan gelar di bidang Akuntansi atau Bisnis
3. Terlibat aktif dalam kegiatan ko-kurikuler baik di kampus maupun di masyarakat. Seorang pemimpin yang kuat yang memiliki pola pikir global
4. Seorang komunikator yang sangat baik yang menunjukkan inisiatif, kematangan, dan antusiasme tingkat tinggi
5. Percaya diri dan memiliki tekad untuk berhasil.


Simak juga » Beasiswa Unggulan S1 dari Kemendikbud

Pendaftaran:
Pelamar Beasiswa KPMG 4SEAS 2019 cukup melengkapi formulir aplikasi (Unduh) beserta video motivasi Anda yang menjelaskan diri Anda dan makna beasiswa ini bagi Anda. Upload video tersebut di chanel Youtube Anda. Terakhir kirim formulir aplikasi yang telah diisi beserta link video Youtube yang sudah diunggah tersebut via email: careers@kpmg.co.id dengan subjek email: KPMG 4SEAS Scholarship – Indonesia

Aplikasi pelamar diterima mulai 1 April s/d 30 April 2019. Seleksi wawancara dan pengumuman penerimaan akan dilaksanakan Mei hingga Juni 2019. Hanya kandidat yang masuk short-list yang akan diberitahu dan diundang untuk mengikuti wawancara. Kemudian akan digelar ceremony bagi penerima beasiswa terpilih pada Juli 2019.

Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui laman KPMG (www.kpmg.com) atau dapat ditanyakan langsung melalui email tertera di pendaftaran di atas. Selamat mencoba!
4/24/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui International Grant Program 2019. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2019 – Okt 2020) atau dua tahun (Nov 2019 – Okt 2021). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 70 juta Yen (sekitar USD 670.000) yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, Korea Selatan, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multicultural Inclusion in Communities
B. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas menjangkau ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa negara sasaran.
4. Juga, perwakilan proyek harus memiliki alamat kontak di Jepang.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 15 April s/d 8 Juni 2019 waktu Jepang. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2019 dan diberitahukan melalui email pelamar.

Kontak:
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/22/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Djarum 2019/2020 untuk S1 dan D4

Djarum Beasiswa Plus atau sering juga disebut Beasiswa Djarum kini hadir untuk tahun akademik 2019/2020. Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2019/2020 terbuka bagi mahasiswa S1 maupun diploma 4 (D4) pada semester 4 dari semua disiplin ilmu pada perguruan tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus. Seperti tahun sebelumnya, Djarum Beasiswa Plus tidak saja menyediakan bantuan dana beasiswa, tapi juga membekali penerima beasiswanya (Beswan) dengan berbagai kegiatan soft skills.

Penerima beasiswa Djarum 2019/2020 akan mendapatkan dana beasiswa sebesar Rp 750 ribu per bulan yang diberikan selama 1 tahun. Sementara, kegiatan soft skill yang diberikan di antaranya meliputi Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, International Exposure, serta Community Empowerment.
Persyaratan:
1. Sedang menempuh pendidikan Strata 1/Diploma 4 di semester IV, dari semua disiplin ilmu,
2. IPK minimum 3.00 pada semester III, serta dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV,
3. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar kampus,
4. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.


Syarat Tes Tulis dan Wawancara membawa:
1. Kartu Tanda Mahasiswa,
2. Bukti undangan tes dari Djarum Beasiswa Plus (SMS/email),
3. Bawa alat tulis,
4. Berpakaian rapi: jaket almamater, rok/celana panjang, bersepatu tertutup.

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 untuk Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Bukti print/cetak PDF dari form pendaftaran online,
2. Satu lembar pas foto ukuran 4 x 6 cm berwarna, memakai jas almamater,
3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa,
4. Transkrip Nilai sampai dengan semester III, yang telah dilegalisir otoritas kampus,
5. Salinan Surat Keterangan/sertifikat aktif berorganisasi dan atau sertifikat prestasi yang diikuti/dimiliki,
6. Surat keterangan dari kampus (Rektorat) bahwa tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain (contoh untuk pendaftar 2019 adalah terhitung periode 1 September 2019 - 31 Agustus 2020).

Pendaftaran:
Silakan daftarkan diri Anda secara online terlebih dahulu di laman Djarum Beasiswa Plus. Setelah tuntas, periksa email untuk mendapatkan PDF dari form pendaftaran online tersebut.

Kemudian lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta dan kirimkan ke alamat Djarum Beasiswa Plus sesuai tertera di PDF form pendaftaran online yang sudah diperoleh. Paling lambat diajukan 20 Mei 2019.

Sebelum melakukan pendaftaran online, harap periksa terlebih dahulu Daftar Perguruan Tinggi Mitra Djarum Beasiswa Plus 2019 - 2020. Jika ada, Anda bisa mendaftar.

Pendaftaran online Djarum Beasiswa Plus 2019/2020 dibuka mulai 11 Maret - 20 Mei 2019. Seleksi administrasi dilakukan 21 - 31 Mei 2019. Selanjutnya mereka yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes tertulis (tes potensi akademik) dan wawancara yang digelar pada 17 Juni – 24 Agustus 2019.

Pengumuman hasil seleksi beasiswa akan disampaikan 9 September 2019 yang bisa dicek melalui website Djarum Beasiswa Plus atau di Bagian Kemahasiswaan Kampus masing-masing. Selamat mencoba!

Kontak:
Twitter: @BeswanDjarum
Instagram: @djarumbeasiswaplus
Website: www.djarumbeasiswaplus.org
4/12/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PasTi Kemenristekdikti Program S2 untuk Tenaga Kependidikan

Selain beasiswa unggulan dosen Indonesia (BUDI), Kementerian Ristekdikti juga membuka peluang beasiswa S2 yang ditujukan bagi tenaga kependidikan di perguruan tinggi, yang meliputi tenaga kependidikan berstatus PNS atau pegawai tetap nonPNS dari PTN di lingkungan Kemenristekdikti, PNS di unit Pusat Kemenrisktedikti, maupun PNS di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti). Beasiswa S2 dalam negeri Kemenristekdikti ini juga dikenal dengan Beasiswa Pascasarjana Tenaga Kependidikan Berprestasi (PasTi). 2019 ini beasiswa PasTi kembali dibuka dan dapat dilamar secara online di laman Ristekdikti.

Jumlah kuota yang disediakan untuk beasiswa PasTi 2019 sebanyak 75 orang. Pelamar terpilih nantinya dapat melanjutkan studi S2 di dalam negeri pada sejumlah perguruan tinggi penyelenggara beasiswa PasTi. Perguruan tinggi penyelenggara beasiswa PasTi 2019 di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Universitas Brawijaya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, dan ISI Surakarta.

Beasiswa PasTi meliputi tunjangan biaya hidup rata-rata Rp 15 juta per semester, biaya penelitian yang diberikan mulai semester II sebesar Rp 4,5 juta, kemudian biaya buku Rp 3 juta. Selain biaya tersebut, beasiswa PasTi juga menanggung biaya pendidikan sesuai dengan masing-masing perguruan tinggi, biaya perjalanan yang diberikan di awal keberangkatan dan di akhir studi, serta biaya pendaftaran jurnal maksimal Rp 10 juta.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru 2019 - 2020

Persyaratan:
1. Hanya mendaftar ke satu perguruan tinggi penyelenggara (Lampiran 2).
2. Menyertakan Surat Rekomendasi Melanjutkan Studi (Lampiran 3) dengan pilihan program studi yang sesuai dengan bidang kerjanya. Surat ini ditandatangani oleh atasan langsung (minimal Eselon 3).
3. Menyertakan Surat Penugasan (Lampiran 4) yang ditandatangani oleh Pejabat Bagian Kepegawaian dan Pimpinan Instansi. Ketentuan pejabat penanda tangan Surat Penugasan tercantum pada Tabel 2.2.

Sumber: Panduan beasiswa PasTi Ristekdikti

4. Berijazah S1 atau D4, dibuktikan dengan melampirkan salinan ijazah yang dilegalisir. Bagi pelamar yang memiliki ijazah S1 atau D4 namun ijazahnya belum disesuaikan di bagian kepegawaian maka harus mengikuti penyesuaian ijazah terlebih dulu.
5. Menyertakan salinan SK Kenaikan Pangkat atau SK Pegawai terakhir.
6. Batas usia maksimal pada saat mendaftar 42 tahun.
7. Minimal IPK 2,75 pada jenjang pendidikan sebelumnya, dibuktikan dengan melampirkan salinan transkrip nilai yang sudah dilegalisir.
8. Memiliki sertifikat kemampuan berbahasa Inggris (minimal TOEFL 400 atau minimal IELTS 4), atau sesuai dengan ketentuan Perguruan Tinggi tujuan.
9. Dalam kondisi sehat dibuktikan dengan melampirkan Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah.
10. Mendaftar  ke  perguruan  tinggi  tujuan  pada  Tahun  Akademik  2019,  serta  wajib mendaftar secara on line ke laman aplikasi pendaftaran http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pasti/
11. Pegawai yang sudah bergelar S2 tidak diperkenankan mendaftar program beasiswa ini.
12. Tidak diperkenankan menerima beasiswa ganda.

Simak juga » Beasiswa S2, S3, dan Riset Pemerintah Jepang

Dokumen aplikasi:
1. Surat Rekomendasi dari atasan langsung (Lampiran 3);
2. Surat Pernyataan Penugasan (Lampiran 4);
3. Salinan SK Pegawai paling akhir;
4. Salinan ijazah S1 atau D4;
5. Salinan transkrip nilai S1 atau D4;
6. Salinan sertifikat bukti kemampuan bahasa asing (sesuai dengan persyaratan di PT tujuan);
7. Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah;
8. Scan Pas Foto warna terbaru ukuran 3x4 (format JPG atau PNG);
9. Salinan KTP;

Pendaftaran:
Siapkan dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Untuk dokumen lampiran tertera di panduan beasiswa PasTi melalui link pendaftaran di bawah. Selanjutnya serahkan dokumen persyaratan ke bagian kepegawaian pada instansi pelamar untuk diseleksi dan diverifikasi secara internal. Bagian kepegawaian akan membuatkan Surat Penugasan (Lampiran 4) yang di dalamnya memuat daftar nama pelamar secara kolektif (atau sendiri).

Surat Penugasan yang sudah lengkap ditandatangani oleh pejabat beserta dokumen persyaratan yang lain diambil kembali oleh pelamar untuk keperluan mendaftar Program Beasiswa PasTi dan ke PT tujuan. Pelamar selanjutnya mendaftar Beasiswa PasTi 2019 secara online di laman http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pasti/

Pendaftaran online dibuka mulai 18 Maret s/d 15 Juli 2019. Unggah dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Untuk Surat Rekomendasi dan Surat Pernyataan Penugasan tertera di Panduan Beasiswa PasTi yang bisa Anda unduh di laman Ristekdikti di atas.

Selain mendaftar beasiswa PasTi, Anda juga diharuskan mendaftarkan diri ke Perguruan Tinggi Penyelenggara dengan memenuhi persyaratan dan proses seleksi di perguruan tinggi bersangkutan. Jadwal ditetapkan masing-masing perguruan tinggi. Daftar program studi yang dapat dilamar tertera di Panduan Beasiswa PasTi.

Penetapan daftar calon penerima Beasiswa menjadi Penerima Beasiswa akan dilakukan Direktorat Kualifikasi SDM, Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, pada Minggu pertama bulan Agustus 2019. Selanjutnya PT Penyelenggara menyampaikan hasil penetapan tersebut kepada Pelamar Beasiswa dan pimpinan PT/lembaga pada minggu kedua Agustus 2019.

Kontak:
e: kualifikasitendik@ristekdikti.go.id
w: http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pasti/
4/11/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BPPDN Kementerian Ristek Dikti 2019 – 2020 Studi S3 Dalam Negeri

Kementerian Ristek Dikti melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi kembali menawarkan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPPDN) tahun 2019 – 2020. Beasiswa studi S3 dalam negeri  ini ditujukan bagi para dosen tetap yang telah memiliki NIDN/NIDK baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di bawah naungan Kementerian Ristek Dikti.

Batas usia pelamar beasiswa BPPDN 2019 adalah 50 tahun terhitung pada tanggal 30 September di tahun pemberian beasiswa. Pelamar nantinya dapat memilih perguruan tinggi penyelenggaran BPPDN yang telah ditetapkan Kemenristekdikti tahun akademik 2019 – 2020. Ada puluhan perguruan tinggi yang bisa menjadi pilihan, terdiri dari PTN dan PTS. Yang menarik juga, tahun ini Kementerian Risktek Dikti menyediakan kuota beasiswa cukup banyak, yakni 1.000 kursi beasiswa BPPDN.

Seperti halnya sejumlah beasiswa penuh yang ditawarkan pemerintah, beasiswa BPPDN juga termasuk beasiswa full yang disediakan Kementerian Ristek Dikti bagi para dosen. Beasiswa yang diberikan di antaranya mencakup biaya hidup rata-rata per semester sebesar Rp 15 juta, kemudian biaya penelitian Rp 6 juta per semester, biaya buku Rp 3 juta per semester, serta biaya pendidikan dan biaya perjalanan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing kandidat.

Persyaratan:
1. Dosen tetap pada perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah maupun swasta di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang telah mempunyai NIDN/ NIDK;
2. Tidak sedang mendapatkan tugas tambahan sebagai Sekretaris Program Studi, Ketua Program Studi, Wakil/Pembantu Dekan, Dekan, Wakil/Pembantu Rektor, Rektor;
3. Memenuhi persyaratan Tugas Belajar yang ditetapkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009. Surat Keputusan Tugas Belajar (sebagaimana tercantum pada peraturan tersebut) harus diperolehnya maksimal satu tahun sejak diterima sebagai mahasiswa. Segala konsekuensi yang diakibatkan oleh tidak diurusnya SK Tugas Belajar tersebut menjadi tanggung jawab dosen yang bersangkutan dan perguruan tinggi/LL DIKTI yang mengirimnya.

Ketentuan bagi Calon Penerima BPP-DN:
1. Pelamar BPP-DN yang berasal dari perguruan tinggi negeri (PTN) harus mendapatkan persetujuan pimpinan perguruan tinggi/lembaga tempat bekerja, dan diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju.
2. Pelamar BPP-DN yang berasal dari perguruan tinggi swasta (PTS) harus memperoleh surat penugasan/ijin dari LL DIKTI (Contoh Surat Penugasan/Ijin dapat di lihat pada Lampiran 2).

Ketentuan khusus:
1. Pelamar BPP-DN hanya diperbolehkan melamar di satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara BPP-DN.
2. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang sudah bergelar doktor di bidang lain dengan pembiayaan melalui sumber pendanaan dari Kemenristekdikti.
3. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang sedang mendapatkan beasiswa yang bersumber dari dana Pemerintah Republik Indonesia.
4. Batas usia pelamar BPP-DN adalah 50 tahun terhitung pada tanggal 30 September di tahun pemberian beasiswa.
5. Persyaratan akademik mengikuti aturan dan ketentuan PPs Penyelenggara.
6. Jangka waktu pemberian BPP-DN adalah maksimum 36 bulan.
7. Setelah menyelesaikan studi, penerima BPP-DN diwajibkan untuk kembali mengabdi ke perguruan tinggi tempat bekerja selama 1n+1 tahun (n adalah lama masa menerima BPP-DN dalam satuan tahun) sesuai Permendiknas Nomor 48 Tahun 2009.
8. Penerima BPP-DN diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan akademik yang berlaku di PPs Penyelenggara dan/atau Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009 tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional.
9. Penerima BPP-DN yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dikenakan sanksi berupa pengembalian dana BPP-DN sebesar dua kali jumlah yang dikeluarkan oleh Pemerintah ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui mekanisme pengembalian yang berlaku (sesuaikan dengan pernyataan yang tertera di permendiknas).

Simak juga » Beasiswa Penelitian Dosen Ristekdikti ke AS dari Fulbright

Dokumen aplikasi:
1. Surat pernyataan penugasan mengikuti seleksi program pascasarjana untuk memperoleh dana beasiswa
2. Salinan (scan) ijasah S2
3. Salinan (scan) transkrip nilai S2
4. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain
5. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa BPPDN 2019 – 2020 Kementerian Ristek Dikti dilakukan secara online di laman: beasiswa.ristekdikti.go.id/bppdn

Silakan lengkapi formulir yang tersedia dan unggah juga dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Pendaftaran online saat ini sedang dibuka hingga 29 Mei 2019.

Sebelum mendaftar, silakan pelajari terlebih dahulu panduan beasiswa BPPDN yang tertera di laman tersebut, termasuk melihat daftar perguruan tinggi penyelenggaran BPPDN 2019 serta program doktor yang bisa dilamar. Di dalam panduan juga tertera juga contoh format surat pernyataan penugasan.

Selain mendaftar online di laman beasiswa BPPDN, pelamar juga harus mendaftarkan diri ke PPs penyelenggaran BPPDN dan memenuhi persyaratan masuk di perguruan tinggi tersebut. Selain itu, pelamar juga harus mengikuti proses seleksi masuk yang ditetapkan PPs bersangkutan.

PPs penyelenggara BPPDN akan menyampaikan hasil penetapan penerima beasiswa BPPDN 2019 kepada pelamar terpilih pada Agustus.
4/08/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa CIMB ASEAN 2019 Program S1 Dalam Negeri & Luar Negeri

Ingin kuliah di dalam negeri atau di luar negeri dibiayai full? Beasiswa CIMB ASEAN menawarkan solusi. Baru-baru ini, bank yang memiliki cabang di sejumlah negara ASEAN itu menawar CIMB ASEAN Scholarship. Program beasiswa S1 yang ditujukan di 7 negara ASEAN, salah satunya Indonesia.

Yang menarik dari Beasiswa CIMB ASEAN 2019 adalah kriteria calon yang bisa mendaftar. Beasiswa ini selain bisa dilamar bagi yang baru akan mendaftar kuliah, juga bisa diikuti oleh mahasiswa aktif yang telah menjalani studi dua tahun lebih di bangku kuliah. Pilihan tempat kuliah juga bebas, bisa di dalam negeri atau luar negeri dengan syarat universitas tersebut memiliki reputasi.

Kandidat yang diterima program CIMB ASEAN Scholarship akan memperoleh beasiswa penuh yang meliputi semua biaya akademik termasuk pendaftaran, biaya kuliah, biaya ujian, tunjangan buku, serta biaya lainnya seperti akomodasi, tiket pesawat, dokumen perjalanan, dan biaya terkait lainnya. Yang perlu dipahami, setelah selesai studi para penerima beasiswa akan terikat kontrak dengan CIMB Group selama satu tahun untuk tiap satu tahun studi yang berlangsung di dalam negeri, dan dua tahun untuk tiap satu tahun studi yang berlangsung di luar negeri.

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 yang Sedang Buka

Persyaratan:
1. Berusia 23 tahun atau kurang
2. Warganegara Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, Camboja, Vietnam, atau Philipina
3. Pendapatan rumah tangga bulanan tidak lebih dari RM15,000 per bulan (untuk pelamar dari Malaysia)
4. Sudah diterima atau berharap penerimaan untuk lanjut studi sarjana mulai tahun 2019 dalam semua disiplin akademik di universitas terkemuka. Mahasiswa universitas dengan minimal 2 tahun studi juga dianjurkan mendaftar
5. Memiliki track record akademik yang sangat baik dan aktif dalam kegiatan kurikuler
6. Bukan penerima beasiswa atau hibah dari pihak lain, dengan kewajiban kontrak dari pelamar

Simak juga » Beasiswa Dikti untuk S1, S2, dan S3

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan Beasiswa CIMB ASEAN secara online dengan melengkapi formulir aplikasi CIMB. Anda harus mendaftar menggunakan alamat email yang valid sebelum melengkapi isian formulir.

Pendaftaran online Beasiswa CIMB ASEAN 2019 ini dibuka hingga 10 April 2019. Masih tersedia waktu sebelum deadline berakhir. Kandidat yang masuk pemeringkatan akan diberitahu via email.

Kandidat akan melewati lima proses seleksi sebelum ditetapkan sebagai penerima beasiswa CIMB ASEAN. Tahap pertama adalah seleksi semua kandidat yang memenuhi kriteria persyaratan. Tahap kedua, kandidat yang masuk pemeringkatan akan diundang untuk ikut serta dalam penilaian CIMB online. Selanjutnya di tahan ketiga pelamar akan bertemu dengan panel pewawancara untuk wawancara. Tahap keempat, pelamar akan berpartisipasi dalam boot camp Beasiswa CIMB ASEAN selama 2 hari 1 malam. Tahap terakhir, pelamar yang terpilih akan menjalani wawancara akhir dengan tim manajemen senior CIMB Group.

Informasi lebih lanjut bisa ditanyakan via email: cimbaseanscholarship@cimb.com atau cek melalui laman CIMB (www.cimb.com).
3/30/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran PBSB 2019 – 2020 untuk Santri Berprestasi

Ini salah satu program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Agama RI bagi para lulusan santri pondok pesantren tahun akademik 2019 – 2020. Program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB. Pendaftarannya dibuka mulai 1 April s/d 30 April 2019. Beasiswa santri ini memberikan kesempatan bagi lulusan santri tingkat akhir (aliyah/ulya) dan lulus tahun 2017, 2018 dan 2019 pada Madrasah Aliyah Swasta (MAS) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang berada dan/atau menjadi bagian dari Pondok Pesantren, Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), Satuan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Penyelenggara Pendidikan Kesetaraan.

Santri terpilih nantinya dapat melanjutkan studi sarjana (S1) pada bidang studi yang berhubungan dengan MIPA, IPS, dan Keagamaan di sejumlah perguruan tinggi negeri di tanah air yang menjadi mitra Kementerian Agama. Untuk pendaftaran PBSB 2019, pilihan universitas tujuan studi di antaranya UIN Alauddin Makassar, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Walisongo Semarang, Ma'had Aly As'adiyah Sengkang, Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Jombang, Ma'had Aly Kebon Jambu Cirebon, Ma'had Aly Salafiyah Syafi'iyah Situbondo, Institut Pertanian Bogor (IPB), Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Cenderawasih, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Diponegoro.

Beasiswa PBSB 2019 mencakup biaya pendidikan, seperti BKT dan/atau UKT, biaya pengembangan akademik awal program, biaya pendidikan profesi bagi program studi yang memerlukan pendidikan profesi, biaya peningkatan kualitas, biaya hidup, serta tunjangan lain seperti untuk kegiatan penelitian/kerja praktek atau penyelesaian tugas akhir. Pada tahun 2019, kuota beasiswa PBSB sebanyak 170 kursi, di mana 51% untuk jurusan keagamaan, dan 49% untuk jurusan umum.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1 2019 - 2020

Persyaratan dan Tahapan:
1. Pendaftar adalah santri pondok pesantren yang telah memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dan telah terdata di kemenag.go.id dengan data yang telah diisi lengkap.
2. Calon Peserta PBSB adalah:
   a. Santri yang belajar pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2017, 2018 dan 2019 di Madrasah Aliyah (MA) yang berada di naungan pondok pesantren; atau
   b. Santri lulusan Pendidikan Diniyah Formal Ulya, atau pesantren muadalah atau pesantren Salafiyah pada tahun 2017, 2018 dan 2019.
3. Kriteria Umum Peserta
   a. Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut;
   b. Berusia maksimal (per 1 Juli 2019):
      - 20 tahun untuk santri tingkat akhir pada MAS (lahir pada tanggal 1 Juli 1999, 2 Juli 1999, dan seterusnya);
      - 23 tahun untuk santri lulusan Satuan Pendidikan Muadalah/Pendidikan Diniyah Formal/ Pesantren Salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren (lahir pada tanggal 1 Juli 1996, 2 Juli 1996, dan seterusnya).
   c. Memiliki akhlaq terpuji dan direkomendasikan oleh Pengurus Pondok Pesantren dibuktikan dengan surat dari Pimpinan Pesantren Asal Santri.
   d. Memiliki prestasi akademik dan non akademik dengan melampirkan piagam atau sertifikat.
   e. Diutamakan santri berprestasi berasal dari keluarga kurang mampu.
4. Kriteria Khusus:
   a. Ketentuan untuk pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang:
      - Santri lulusan Madrasah Aliyah (MA), Pesantren Muadalah, Pesantren Salafiyah dengan Ijazah Paket C, hafal (Hifdzu) minimal 10 Juz.
      -  Hifdzu Al-Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
   b. Bagi Santri yang berminat untuk studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta:
      - Wajib mengupayakan serta mempertahankan Hifdzu Al-Qur’an 3 Juz dan Hafal 100 Hadist pada saat menyelesaikan studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
   c. Bagi Santri yang berminat pada UIN Sunan Gunung Djati Bandung wajib Hifdzu Al-Qur’an 3 Juz.
5. Santri mendaftar secara online melalui aplikasi pendaftaran PBSB.
6. Setelah santri lolos seleksi administrasi maka peserta dapat mengunduh kartu peserta Test CBT dan Surat Pernyataan yang tersedia diaplikasi Pendaftaran Online.
7. Pada saat pelaksanaan Ujian santri membawa Surat Pernyataan, Formulir Printout, dan Tanda Peserta Ujian Test CBT yang ditandatangani oleh peserta, orang tua, dan pimpinan pondok pesantren disertai:
   a. Salinan KTP/Akte Kelahiran/Kartu Keluarga/Surat Keterangan Lahir (minimal dikeluarkan oleh Desa/Kelurahan), dan
   b. Salinan Surat Keterangan telah mengikuti dan/atau lulus Ujian Nasional dari MA/PPM/PPS/PDF Ulya terkait.
8. Jumlah peserta seleksi dibatasi dengan kuota ditentukan masing-masing Kanwil Kemenag Propinsi berdasarkan pertimbangan dan kebijakan yang berlaku.
9. Tahapan Pendaftaran:
   a. Pastikan calon pendaftar adalah santri yang telah memperoleh rekomendasi dari pondok pesantren.
   b. Calon pendaftar harus mengetahui dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan syarat dalam proses pengisian data online (nilai raport, riwayat orang tua, profil asal pondok pesantren, profil asal MA/PPM/PPS/PDF Ulya, pas foto, Sertifikat Prestasi, Portofolio(Khusus Pilihan UPI Bandung fakultas pendidikan seni dan desain), dll).
   c. Pendaftar mengikuti petunjuk pengisian data online yang telah disediakan melalui pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.
   d. Bagi yang telah melengkapi data-data online dapat mencetak bukti pendaftaran online(Formulir Registrasi).
   e. Peserta yang telah terdaftar online akan di verifikasi oleh sistem.
   f. Peserta yang lulus verifikasi dapat diketahui dengan cara login pengumuman lokasi tes dan terdapat notifikasi “SELAMAT…”.
   g. Peserta mengunduh Kartu Ujian dan Surat Pernyataan dari aplikasi pendaftaran Online.
   h. Peserta seleksi membawa Formulir Registrasi, Kartu Ujian, Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- , dan dokumen pendukung pada hari pelaksanaan seleksi CBT PBSB.
   i. Peserta seleksi pilihan UIN Maulana Malik Ibrahim setelah selesai melaksanakan CBT diwajibkan mengikuti seleksi khusus hafalan Al-Qur’an.
   j. Peserta seleksi yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan legalisasi ke Kantor Wilyah Kementerian Agama Tingkat Provinsi dengan membawa Formulir Registrasi, Kartu Ujian, Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- , dokumen akademik, dan rekomendasi dari pesantren asal sebagai bukti otentik.
   k. Peserta yang telah melakukan legalisasi dibuktikan dengan surat keterangan dari Kanwil Kemenag Provinsi terkait.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1 yang Sedang Buka

Pendaftaran:
Pendaftaran PBSB 2019 - 2020 dilakukan secara online melalui laman PBSB Kemenag: pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id

Pihak pesantren mengajukan pendaftaran terlebih dahulu, kemudian menginput data santrinya. Nantinya pesantren akan memperoleh nomor pendaftaran beserta password untuk login. Santri nanti bisa login menggunakan informasi login yang sudah diperoleh pesantren tersebut. Kemudian santri bersangkutan mengisi seluruh informasi yang diminta dan menekan tombol finalisasi. Alur pendaftaran bisa disimak pada panduan pendaftaran PBSB 2019 yang telah disiapkan Kementerian Agama melalui laman PBSB.

Jadwal Seleksi:
Periode Pendaftaran: 1 April  – 30 April 2019
Pengumuman kelayakan mengikuti CBT: 15 Mei 2019
Pelaksanaan ujian/tahfidz: 18 Juni 2019
Pelaksaan tes membaca kitab kuning bagi Pendaftar ma’had aly: 19 Juni 2019
Pengumuman Hasil Seleksi: Juli 2019


Materi seleksi:
1. Tes Bahasa dan Kepesantrenan (60 menit; Bahasa Inggris 20 soal pilihan ganda, Bahasa Arab 20 soal pilihan ganda, Khazanah Islam Indonesia dan Substansi Ilmu Kepesanternan 20 soal pilihan ganda)
2. Tes Potensi Akademik (70 menit; 60 soal pilihan ganda) Ujian ini untuk mengukur kemampuan verbal, kuantitatif dan penalaran, sehingga kemampuan santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi dapat dievaluasi. Diperuntukkan untuk seluruh Bidang Pilihan Studi
3. Seleksi Khusus Tahfidz (10 Juz)Test lisan/wawancara hanya dilakukan terhadap calon peserta PBSB yang berminat untuk studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilakukan untuk memastikan hafalan Al Qur’an adalah minimal 10 juz sebagai syarat masuk
4. Seleksi Khusus Qiraatul Kutub (Membaca Kitab Kuning)
Tes membaca kitab kuning hanya dilakukan terhadap calon peserta PBSB yang berminat untuk studi pada Ma'had Aly
3/26/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC) 2019 Dibuka!

Kompetisi Maybank GO Ahead. Challenge 2019 kembali dibuka bagi peserta negara-negara ASEAN, plus China, Hong Kong, Inggris, dan Amerika Serikat. Total 20 negara yang warganya berkesempatan mengikuti MGAC 2019, termasuk Indonesia.

Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC) merupakan kompetisi internasional yang menantang kecerdasan Anda, kreativitas, serta daya tahan dari beberapa tantangan yang diberikan. Selama kompetisi, kandidat akan menghadapi sejumlah kendala untuk menguji ketajaman bisnis, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan matematika, dan kapasitas untuk berpikir dan bekerja cepat pada lingkungan bertekanan tinggi.

Kegiatan kompetisi MGAC sendiri akan diselenggarakan mulai tingkat kampus dan nasional yang berlangsung selama sehari, kemudian para finalis akan mengikuti kompetisi tingkat global yang melibatkan peserta mancanegara yang berlangsung sekitar 7 s/d 10 hari.

Pelamar Maybank GO Ahead. Challenge bisa mendaftar secara tim (maks 5 orang) atau secara perorangan. Hadiah yang disediakan bagi peserta lolos final cukup fantastis. Untuk tim, juara satu sebesar USD 40.000 (± Rp 525 juta), juara dua USD 20.000 (± Rp 262,5 juta), dan juara tiga USD 10.000 (± Rp 131 juta). Sementara, untuk juara individu akan mendapatkan USD 1.000 (± Rp 13 juta) plus magang selama dua pekan di kantor Maybank dari seluruh dunia.

Tidak saja hadiah, para finalis juga berkesempatan untuk menjadi bagian dari Global Maybank Apprentice Programme (GMAP). Yakni program ekslusif selama dua tahun di mana peserta magang diberikan pengalaman belajar holistik sesuai dengan rotasi kerja dan bahkan tugas internasional untuk membiasakan mereka dengan kegiatan jaringan global Maybank. Program ini bertujuan mempercepat peserta memegang peran manajemen setelah lulus dari program ini.

Persyaratan:
Kompetisi Maybank GO Ahead. Challenge 2019 terbuka bagi mahasiswa aktif baik jenjang S1 maupun pascasarjana. Serta pelamar fresh graduate yang baru lulus maupun yang sudah bekerja dengan pengalaman kerja kurang dari 2 tahun. Pelamar dari semua latarbelakang program studi bisa mendaftar. Peserta bisa dari jenjang foundation, diploma, sarjana, master, hingga PhD.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1, S2, S3 2019 - 2020

Pendaftaran:
Pelamar harus melengkapi formulir aplikasi online yang disediakan oleh Maybank GO Ahead. Challenge di laman https://goaheadchallenge.com.my/

Peserta bisa mendaftar untuk perorangan atau tim secara online paling lambat 16 April 2019. Setelah mendaftar, silakan cek email. Peserta akan diberikan link untuk mengikuti proses penilaian online. Jika lolos seleksi online, peserta akan dihubungi kembali untuk mengikuti tahap selanjutnya, yakni kompetisi tingkat kampus (campus level).

Selanjutnya peserta yang lolos kompetisi MGAC tingkat kampus akan mengikuti kompetisi tingkat nasional (national level). Peserta akan bersaing dengan tim/individu terbaik dari seluruh peserta di negara masing-masing.

Terakhir, peserta yang lolos tingkat nasional akan beradu kembali di tingkat regional dari peserta negara lainnya. Grand final MGAC ini akan diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka yang lolos tahap ini akan mendapatkan hadiah seperti yang sudah disebutkan di atas. Bagaimana, Anda tertarik mencoba tantangannya?

Silakan mendaftar secepatnya sebelum deadline berakhir. Semoga berhasil!

Kontak:
MENARA Maybank
100, Jalan Tun Perak
Bukit Bintang, 50050
Kuala Lumpur
Phone: 03 – 20748696
Email: goahead.challenge@maybank.com.my
3/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya