Beasiswa Luar Negeri 2018 – Global Study Awards

Sedang mendaftar kuliah di luar negeri, tapi belum mengajukan beasiswa? The Global Study Awards mungkin bisa menjadi salah satu pilihan. Skema ini menawarkan beasiswa luar negeri 2018 yang ditujukan bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi sarjana atau master di luar negeri. Selama tujuan studi berada di luar negeri, Anda diperkenankan mendaftar beasiswa S1 / S2 Global Study Awards. 

Global Study Awards merupakan beasiswa kuliah bentukan bersama antara British Council IELTS, ISIC Association, dan StudyPortal. Beasiswa ini menyediakan bantuan biaya kuliah dengan nilai maksimum 10.000 Poundsterling bagi setiap penerima. Beasiswa tersebut akan dibayarkan untuk biaya kuliah pada tingkat pertama, langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa bersangkutan diterima. 

Jika biaya kuliah yang dikenakan pada tahun tersebut di bawah 10.000 Poundsterling, kelebihan dana bisa dipergunakan untuk biaya hidup selama maksimum 52 minggu, sejak mahasiswa terdaftar di universitas tujuan. 

Persyaratan: 
1. Berusia 18 tahun atau lebih
2. Sudah mengambil tes IELTS di pusat British Council dan menerima salinan resmi Test Report Form (TRF) yang dikeluarkan British Council (setelah 1 Juni 2017)
3. Memiliki International Student Identity Card (ISIC) dan/atau International Youth Travel Card (IYTC) yang valid ketika pendaftaran
4. Berencana mendaftar ke program sarjana atau pascasarjana penuh waktu di luar negeri 
5. Menyerahkan acceptance letter dari institusi terkait
6. Menuliskan ulasan singkat pengalaman studi di www.studyportals.com/review
Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa Global Study Awards saat ini sedang dibuka untuk perkuliahan yang dimulai antara 1 Agustus sampai dengan 31 Oktober 2018. Batas akhir pendaftaran adalah 20 Juli 2018. Bagi Anda yang mengincar beasiswa luar negeri 2018, peluang ini tentunya bisa dimanfaatkan. 

Permohonan beasiswa dapat dilakukan secara online melalu laman Global Study Awards. Di putaran ini ada 2 kuota beasiswa yang tersedia dan bisa diikuti pelamar dari Indonesia. 

Beasiswa diberikan dengan beberapa pertimbangan kriteria seleksi, di antaranya memiliki motivasi yang tinggi serta individu berbakat yang dibuktikan dengan potensi untuk berkontribusi bagi masyarakat melalui studi yang diambil, komitmen yang kuat untuk mengembangkan karir, serta minat yang tulus dalam meningkatkan pemahaman dan pertukaran antar budaya. 

Tim seleksi yang terdiri dari perwakilan dari mitra akan mengkaji dan menilai aplikasi yang masuk. Kandidat kuat yang masuk daftar akan diundang untuk wawancara secara pribadi sebelum penetapan final pemenang. Para pemenang akan diumumkan dalam waktu 3 bulan setelah batas waktu pendaftaran berakhir. 
4/13/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2017 untuk perkuliahan semester 1 2018, deadline periode kedua 31 Januari 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2018, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2018 untuk perkuliahan November 2018. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
4/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP

Ini salah satu beasiswa S2 yang rutin ditawarkan Bank Dunia bagi pelamar di negara-negara berkembang. Joint Japan World Bank Graduate Scholarship Program (JJ/WBGSP). Beasiswa master ini ditawarkan penuh untuk studi di sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika, Eropa, dan kawasan Asia. Ada cukup banyak pilihan universitas terkemuka yang menjadi mitra JJ/WBGSP yang nantinya menjadi tujuan studi bagi pelamar terpilih. 

Beasiswa JJ/WBGSP sendiri didanai oleh Pemerintah Jepang bersama Bank Dunia yang mencakup kebutuhan studi selama mengambil master. Di antara yang ditanggung adalah biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan termasuk tunjangan buku, tiket pp ke negara tujuan, asuransi kesehatan, serta tunjangan perjalanan sebesar $ 500. 

Pilihan universitas: 
AgroParisTech-ENGREF,  Asian Institute of Technology, Australian National University, Brandeis University, CATIE Centro Agronómico Tropical de Investigación y Enseñanza, CERDI-FERDI Universite d'Auvergne, Columbia University, Cornell University, Duke University, Harvard University, Hiroshima University, IHS-Institute for Housing and Urban Development Studies, Institute of Social Studies, International University of Japan, Intstitute of Tropical Medicine, ITC-University of Twente, Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation, Johns Hopkins University, Keio University, Kobe University, Meiji University, Ritsumeikan University, Sciences Po, UNESCO-IHE, Universidad de Chile, Université de Montreal, University of Bradford, University of Chicago, University of London, University of Sussex, dan sejumlah universitas terkemuka lainnya. 

Pilihan universitas dan program yang ditawarkan secara lengkap bisa diunduh di sini.

Persyaratan: 
1. Merupakan warganegara dari anggota Bank Dunia (salah satunya Indonesia)
2. Tidak memiliki kewarganegaraan ganda dengan salah satu negara berkembang 
3. Memiliki kesehatan yang baik
4. Memegang gelar sarjana (atau setara) yang diperoleh setidaknya dalam tiga (3) tahun terakhir sebelum tanggal deadline aplikasi
5. Memiliki pengalaman kerja 3 tahun atau lebih yang terkait dengan pembangunan setelah meraih gelar sarjana (atau setara)
6. Bekerja pada pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan dalam posisi penuh waktu yang dibayar pada saat mengajukan permohonan beasiswa
7. Pada saat atau sebelum tanggal deadline pendaftaran beasiswa, (pelamar) dapat diterima tanpa syarat (unconditional) untuk tahun akademik berikutnya sekurangnya satu program master di universitas pilihan JJ/WBGSP dan berada di luar negara pelamar dan negara tempat tinggal ketika pendaftaran beasiswa dibuka. Surat penerimaan harus diunggah sebelum mengirimkan aplikasi anda. 
8. Bukan Direktur Eksekutif, anggota staf, atau kerabat dari anggota staf Grup Bank Dunia

Dokumen aplikasi: 
1. Dua surat rekomendasi
2. Formulir aplikasi online lengkap
3. Dokumen yang membuktikan bahwa pelamar memenuhi kelayakan persyaratan berdasarkan jumlah tahun dari pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan
4. Ijazah terakhir (tidak perlu menyertakan transkrip)
5. Curriculum vitae dalam bahasa Inggris atau bahasa program gelar master yang pelamar lamar
6. Unconditional Letter of Admission (kecuali untuk Keuangan) di tahun akademik yang baru dari program master universitas pilihan JJ/WBGSP

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP dibuka mulai 22 Februari - 12 April 2018. Ada dua cara pengajuan beasiswa S2 Bank Dunia 2018 - 2019 dari JJ/WBGSP ini. 

Pertama, pelamar mendaftar ke program master universitas partner. Unduh daftar universitas partner. Sekurangnya memilih satu program master. Kemudian pihak universitas yang nantinya akan merekomendasikan nama calon ke Sekretariat JJ/WBGSP setelah melalui tahap pemeringkatan. Hanya pelamar yang direkomendasikan tersebut yang akan diundang JJ/WBGSP untuk mengajukan beasiswa. 

Kedua, pelamar mendaftar ke program master pilihan, termasuk memenuhi persyaratan untuk diterima di universitas bersangkutan (Unduh daftarnya pada paragraph awal di atas). Kemudian secara bersamaan juga mengajukan aplikasi beasiswa JJ/WBGSP secara online paling lambat 12 April 2018. Pada pilihan pertama, universitas yang ditawarkan lebih terbatas, sementara cara kedua pelamar memiliki lebih banyak pilihan universitas serta program studi yang disediakan. 

Untuk cara kedua, berikut langkahnya: Lengkapi semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Sertakan juga terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris jika dokumen yang dimiliki menggunakan bahasa Indonesia atau yang lain. Lalu unggah ke laman website Bank Dunia. Untuk surat rekomendasi harus diajukan sendiri oleh pemberi rekomendasi. Lihat penjelasannya di panduan beasiswa.

Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu untuk memulai pendaftaran (hanya tersedia saat pendaftaran dibuka).
3/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2018 – 2019 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2018 – 2019 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2018 – 2019 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.

Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas) 
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi pendaftar jenjang Masters, memiliki nilai kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL, atau 46 Pearson PTE). Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2 tahun terakhir). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2 tahun terakhir) 
5. Bagi pelamar yang berasal dari fokus daerah prioritas dan kandidat pengecualian lainnnya memiliki IPK setara 2.75 atau lebih, nilai IELTS 5.0, TOEFL pBT 500, atau TOEFL iBT 59, atau PTE Pearson 38.
6. Telah meraih gelar Sarjana jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master, atau
7. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor 
8. Jika mendaftar untuk jenjang doktor, para pelamar yang dipertimbangkan merupakan staf di universitas, lembaga perguruan tinggi, serta staf lembaga penelitian, pembuat kebijakan, serta para kandidat yang ditargetkan di badan-badan yang terkait dengan kegiatan-kegiatan Pemerintah Australia
9. Sangat dianjurkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan oleh pendaftar tersebut 

Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (2 tahun terakhir). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2018 – 2019 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2018. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pelamar akan diseleksi berdasarkan aplikasi yang diajukan dan hanya mereka yang masuk pemeringkatan yang akan dihubungi untuk mengikuti tahap seleksi wawancara.

Kandidat yang berhasil terpilih beasiswa nantinya akan diberitahukan paling lambat Juni 2018.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
3/05/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
4. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
5. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
6. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan lalu menyerahkannya ke alamat berikut: 

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor’s Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

Email: mu.documents@monash.edu

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
2/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2018 – BEASISWA 2019 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.

Bagi pelamar beasiswa S1, baik Anda yang baru lulus SMA/SMK/sederajat maupun yang sudah berstatus sebagai mahasiswa, pilihan beasiswa dapat Anda lihat pada kategori BEASISWA S1. Bagi pelamar beasiswa S2, beasiswa yang bisa Anda daftar tertera pada kategori BEASISWA S2. Begitu pun bagi yang berminat beasiswa S3, silakan temukan beasiswa yang sesuai pada sub BEASISWA S3. Tidak semua beasiswa ditampilkan. Hanya sebagian saja. Khususnya yang sedang buka pendaftaran. Silakan klik link beasiswa untuk penjelasan lebih lanjut.

BEASISWA S1
Berikut Beasiswa S1 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019:

▪ Beasiswa S1 OTS di Universitas Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 April 2018

▪ Beasiswa S1 di University of Adelaide, Australia 2018 - 2019
Deadline : 19 Januari 2018

▪ Beasiswa S1 di University of Iowa, AS 2018 - 2019
Deadlien : 1 Mei 2018

▪ Beasiswa Skripsi S1 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 Full di KAIST Korea 2018 - 2019
Deadline : 29 Juni 2018

▪ Beasiswa S1 di Humber College, Kanada
Deadline : 19 Mei 2018

Deadline : 15 Januari 2018

▪ Beasiswa Full AFDF di Asia dan Amerika 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Beasiswa Non Gelar di Amerika untuk Lulusan SMA/SMK
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S1 di University of Alberta, Kanada 2018 - 2019
Deadline : 18 Desember 2017

▪ Beasiswa Program Pertukaran Mahasiswa S1 2018
Deadline : 31 Desember 2017

▪ Beasiswa Studi Singkat di Australia untuk Lulusan SMA/SMK
Deadline : 29 Oktober 2017

▪ Beasiswa S1 di UBC, Kanada 2018
Deadline : 15 November 2017

▪ Beasiswa S1 di Boston University, AS 2018
Deadline : 1 Desember setiap tahunnya

▪ Beasiswa PPA BCA dan PPTI BCA 2017 - 2018
Deadline : Desember 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Jepang untuk D2, D3, dan S1 2018 – 2019
Deadline : 5 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S1
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2017 – 2018 untuk S1, D3, D2, D1
Deadline : 1 September 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

▪ Pendaftaran Beasiswa Etos S1 di 16 PTN 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PPA 2017 untuk Mahasiswa S1/DIV dan D3
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa BCA 2017 untuk S1 Semua Jurusan
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Zalora 2017
Deadline : 30 September 2017

▪ Beasiswa S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang 2018
Deadline : 7 September 2017

BEASISWA S2
Berikut adalah pilihan beasiswa S2 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019:

Beasiswa S2 Fulbright Pemerintah AS 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di Belgia 2018 - 2019
Deadline : 1 Februari atau 1 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 Eiffel di Perancis 2018 - 2019
Deadline : 12 Januari 2018

▪ Beasiswa Tesis S2 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 Full di Swedia 2018 - 2019
Deadline : 9 Februari 2018

Beasiswa S2 Pemerintah Thaliand 2018 - 2019
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 OTS di Universitas Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 April 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

▪ Beasiswa S2 2018 - 2019 di Radboud University, Belanda 
Deadline : 1 Maret 2018

▪ Beasiswa MBA INSEAD, Prancis 2018 - 2019
Deadline : 19 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 di Utrecht University, Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 Februari 2018

▪ Beasiswa S2 di Swedia dari Chalmers 2018 - 2019
Deadline : 15 Januari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di University of Oxford, UK 2018 - 2019
Deadline : Januari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di University of Cambridge, UK 2018 - 2019
Deadline : 6 Desember 2017 atau 4 Januari 2018

▪  Beasiswa MBA di Said Business School University of Oxford
Deadline : 25 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 dari AAUW di Universitas AS Khusus Wanita
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 MBA Full di Amerika dari Erlangga 2018 - 2019
Deadline : 30 Desember 2017

▪ Beasiswa MSc di Delft University of Technology, Belanda 2018
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017 

▪ Beasiswa S2 di University of Groninge 2018 - 2019
Deadline : 1 Desember

Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda
Deadline : 15 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 di UWE Bristol, UK 2018
Deadline : 17 November 2017

▪ Beasiswa AFDF Asia Foundation di Amerika dan Asia 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemrisktedikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di China 2018 – 2019
Deadline : 28 September 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Endeavour Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2017 – 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 UGM 2017
Deadline : Menyesuaikan Jadwal Kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

▪ Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S2
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Korea 2017
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Bidikmisi untuk Keluarga Kurang Mampu
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Tesis S2 Dalam dan Luar Negeri 2017
Deadline : 15 Oktober 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Afirmasi LPDP Luar Negeri 2017
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Full LPDP 2017- 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Fashion di IFA Paris
Deadline : 31 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di Universitas-Universitas Belgia
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S2 Full di Jerman 2018 di 8 Universitas
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Beasiswa S2 Penuh di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

▪ Beasiswa S2 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S2 di UCSI University, Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

BEASISWA S3
Berikut sebagian di antara pilihan beasiswa S3 yang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019. Anda bisa melamar beasiswa yang dipandang sesuai.

Beasiswa S3 Fulbright Pemerintah AS 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

Beasiswa S3 Dosen di AS dari Fulbright 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

Beasiswa Disertasi S3 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

Beasiswa S3 Eiffel Pemerintah Prancis 2018 - 2019
Deadline : 12 Januari 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

▪ Beasiswa S3 di Singapura 2018 - NUS, NTU, SUTD
Deadline : 1 Januari 2018

▪ Beasiswa di Harvard University, AS 2018
Deadline : 17 Januari 2018

Beasiswa S3 Clarendon di University of Oxford 2018 - 2019
Deadline : Januari 2018

Beasiswa S3 di University of Cambridge, UK 2018 - 2019
Deadline : 4 Januari 2018

Beasiswa S3 di University of Warwick, UK 2018 - 2019
Deadline : 19 Januari 2018

Beasiswa S3 International di University of Cambridge, UK
Deadline : 4 Januari 2018

Beasiswa S3 Pemerintah Swiss 2018 - 2019
Deadline : 11 Desember 2017

Beasiswa S3 AAUW di Universitas AS 2018 - 2019
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda
Deadline : 15 Desember 2017

Beasiswa S3 Full di NTU Singapura 2018 - 2019
Deadline : 30 November 2017

▪ Beasiswa S3 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017

▪ Beasiswa AFDF Asia Foundation di AS dan Asia 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Endeavour di Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Monbukagakusho Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

▪ Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Full NZIDRS di New Zealand 2017 – 2018
Deadline : 30 Agustus 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Kemenag 2017 – 2018
Deadline : 31 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 KGSP di Korea 2017 – 2018
Deadline : Bervariatif

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Unggulan Kemdikbud 2017
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Disertasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 15 Oktober 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Afirmasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Full dari LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemristekdikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Beasiswa S3 Full di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

▪ Beasiswa S3 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S3 di UCSI University Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

Itulah beberapa pendaftaran beasiswa tahun akademik 2017 - 2018 maupun 2018 – 2019 yang bisa dicoba. Jika ingin mengetahui pilihan beasiswa lainnya silakan bukan laman utama beasiswapascasarjana.com. Semoga berhasil!
11/20/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 University of Adelaide, Australia

Bagi siswa internasional (non Australia dan New Zealand), University of Adelaide memiliki sejumlah penawaran beasiswa yang bisa diikuti. Satu di antaranya adalah beasiswa S1 yang menyediakan potongan biaya kuliah (tuition fee). Sebanyak 40 kuota beasiswa disediakan universitas yang terletak di Selatan Australia itu. Potongan biaya kuliah yang diberikan sebesar 25 persen setiap tahunnya dengan durasi selama empat tahun.

Program beasiswa tersebut ditawarkan melalui Adelaide International Undergraduate Scholarships (AIUS). Sesuai bagi Anda yang berminat kuliah di luar negeri dengan pengurangan beban biaya kuliah. Pelamar yang bisa mengajukan permohonan di antaranya lulusan studi foundation, atau lulusan SLTA bagi siswa yang belajar di luar Australia, atau mereka yang ingin transfer ke program gelar di University of Adelaide.

Pelamar beasiswa AIUS dapat mendaftarkan beasiswa untuk semua disiplin ilmu di University of Adelaide dengan beberapa pengecualian, yakni Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBBS), Bachelor of Dental Surgery (BDS), Bachelor of Oral Health, dan Bachelor of Science (Veterinary Bioscience).

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Terbaru

Persyaratan:
Pelamar merupakan siswa internasional serta memiliki prestasi akademik. University of Adelaide akan mempertimbangkan calon yang memiliki nilai akademis setara dengan IPK 6/7 atau nilai 85%.

Pelamar dapat mengajukan semua disiplin ilmu yang tersedia di University of Adelaide dengan pengecualian gelar yang telah disebutkan.

Selain itu pelamar juga dipertimbangkan berdasarkan status kewarganegaraan dan juga pilihan program studi di University of Adelaide.

Pendaftaran:
Sebelum mengajukan beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar di University of Adelaide (international.adelaide.edu.au/apply) dan mengajukan program studi yang diminati dengan pengecualian gelar di atas. Setelah memperoleh letter of offer atau surat penawaran baik conditional atau unconditional, pelamar kemudian bisa mendaftar beasiswa.

Isi formulir beasiswa yang disediakan. Lengkapi semua isian yang diminta, termasuk mengunggah letter of offer yang diperoleh sebelumnya.

Pendaftaran beasiswa untuk perkuliahan semester 1 (Februari) 2018 akan ditutup 19 Januari 2018.

Kandidat terpilih akan diberitahu dalam waktu 4 sampai 6 minggu setelah mengajukan aplikasi. Sementara, bagi mereka yang belum berhasil tidak akan dihubungi. Terkait teknis pendaftaran beasiswa lebih lanjut, pelamar bisa menghubungi email: ioscholarships@adelaide.edu.au
11/09/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Studi Singkat Australia Awards Bidang Kesehatan 2018

Selain menawarkan beasiswa kuliah jenjang S2 dan S3, Australia Awards juga membuka program beasiswa studi singkat (short term award) untuk durasi dua (2) minggu di Australia. Beasiswa studi singkat ini fokus pada bidang kesehatan tropis, dan tahun 2018 para kandidat terpilih akan mengikuti studi singkat tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tuberculosis.

Sebanyak 25 peserta akan dipilih untuk mengikuti studi singkat di Asutralia ini. Dan, yang menarik biaya kegiatan studi singkat tersebut akan ditanggung Australia Awards. Meliputi biaya perjalanan pulang-pergi peserta ke pelatihan pra-studi singkat, biaya perjalanan pulang-pergi peserta dari domisili ke lokasi studi singkat, biaya perjalanan pulang-pergi peserta ke pelatihan pasca-studi singkat, uang saku untuk biaya sehari-hari selama menghadiri studi singkat, dan asuransi perjalanan selama durasi studi singkat di Australia.

Selain tanggungan tersebut, peserta juga akan diberikan akomodasi selama lokakarya pra dan pasca studi singkat di Australia, transportasi ke dan dari bandara, ke dan dari pertemuan kunjungan lapangan (termasuk ke dan dari lokakarya pra dan pasca studi singkat), serta visa ke Australia.

Persyaratan:
1. Warga negara Indonesia
2. Minimal berusia 18 tahun pada saat memulai beasiswa Studi Singkat atau Short Term Award (STA)
3. Berasal dari institusi Kementerian Kesehatan atau,
4. Berasal dari Provinsi sasaran (Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat) atau,
5. LSM dan sektor swasta atau,
6. Asosiasi yang relevan atau,
7. Universitas (Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat)
8. Minimal ijasah D3 atau S1 di bidang yang relevan
9. Pelamar mendapatkan rekomendasi dari supervisor
10. Tidak memegang status permanent residence Australia atau tengah mengajukan permohonan untuk menjadi permanent resident.
11. Bukan anggota aktif angkatan bersenjata/militer;
12. Tidak menikah atau bertunangan, atau merupakan pasangan de facto dari seseorang yang merupakan atau memenuhi syarat untuk memiliki status warga negara atau permanent residency Australia atau New Zealand;
13. Telah bekerja di Indonesia dan dalam bidang yang relevan dengan STA sebelum tanggal STA direncanakan akan dimulai;
14. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk memperoleh visa;
15. Dapat berpartisipasi dalam kegiatan STA yang dinominasikan pada saatnya dan selama durasi yang direncakanan oleh Australia Awards;
16. Dapat melakukan perjalanan tanpa anggota keluarga karena DFAT hanya akan menanggung biaya dan menyediakan surat pendukung visa untuk perorangan peserta saja bukan anggota keluarganya
17. Komitmen untuk menyiapkan dan mengimplementasikan sebuah proyek pengembangan sebagai bagian dari studi; terlibat aktif dan menjalin jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan; dan menyebarkan pembelajaran dari studi ini kepada rekan kerja, sejawat dan pemangku kepentingan
18. Wanita dan penyandang disabilitas sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi

Simak juga » Pilihan Beasiswa di Australia Terbaru

Dokumen aplikasi:
1. Fotokopi KTP
2. Daftar riwayat hidup (CV)
3. Ijazah D3 atau S1
4. Surat rekomendasi dari atasan
5. Sertifikat IELTS/TOEFL/pelatihan bahasa Inggris (jika ada)

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa studi singkat Australia Awards dilakukan secara online di laman Australia Awards. Lengkapi formulir aplikasi online yang disediakan, serta unggah dokumen aplikasi yang diminta seperti tertera. Anda bisa menscan terlebih dahulu dokumen tersebut sebelum mengunggahnya.

Batas akhir pendaftaran online beasiswa studi singkat Australia Awards 2018 adalah 29 Oktober 2017.

Kontak:
Telp: 021-5277648
Email: shorttermawards@australiaawardsindonesia.org
Web: australiaawardsindonesia.org
10/15/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SMA Australian Independent School (AIS Indonesia) 2018

Sedang mencari beasiswa SMA 2018 yang bisa Anda lamar? Peluang beasiswa SMA satu ini menawarkan kesempatannya. Australian Independent School (AIS) secara khusus membuka beasiswa SMA yang ditujukan bagi para pelajar di Indonesia untuk tahun ajaran 2018.  Melalui Three-year IB Scholarship Program, Anda akan mendapatkan beasiswa penuh untuk biaya pendidikan selama tiga tahun di kampus AIS Indonesia yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan.

Tahun ini ada empat pelajar Indonesia yang akan dipilih untuk menerima beasiswa dari AIS Indonesia. Mereka akan mulia belajar pada April 2018 hingga tiga tahun ke depan, atau selesai pada Desember 2020.

Para siswa yang tamat nantinya akan memperoleh predikat International Baccalaureate (IB) Diploma yang setara ijazah SMA dan bisa dipergunakan untuk melanjutkan kuliah baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Rincian beasiswa yang diberikan meliputi tanggungan 100 persen biaya sekolah, 100 persen biaya ujian IB Diploma, serta 100 persen biaya modal pengembangan sekolah selama durasi beasiswa.

Meski sudah menanggung sebagian besar kebutuhan sekolah, ada beberapa biaya yang harus didanai sendiri, seperti biaya seragam sekolah dan biaya kegiatan kampus dan kegiatan ekstrakurikuler.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia dan menetap di Indonesia
2. Mahir dalam berbahasa Inggris
3. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
4. Memperlihatkan kualitas pribadi dan sifat yang tercakup dalam profil pelajar IB
5. Tidak terdaftar di kampus AIS Indonesia manapun
6. Saat ini sedang duduk bangku kelas 1 SMA (Tahun 10)

Simak juga » Beasiswa Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Dokumen aplikasi:
1. Hasil rapor sekolah dua tahun terakhir
2. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
3. Copy paspor atau bukti kewarganegaraan
4. Dua lembar pasfoto pelajar ukuran paspor
5. Essay 500 kata dalam bahasa Inggris

*Essay menjelaskan mengapa Anda tertarik dengan peluang beasiswa ini, apa manfaat yang Anda rasa dapat peroleh dengan peluang tersebut, dan jelaskan bagaimana cara ikut program ini bisa menguntungkan pihak sekolah dan masyarakat secara luas.

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan beasiswa SMA dari AIS Indonesia tahun 2018 dengan cara melengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas dan ditujukan ke Admission Office.

Ada dua pilihan pendaftaran. Anda bisa memilih salah satunya.

Pendaftaran via email:
Scan dokumen aplikasi yang diminta di atas, kemudian kirim melalui email: scholarship@ais-Indonesia.com

Pendaftaran via pos:
Kirimkan dokumen aplikasi yang diminta di atas via pos ke alamat:

Admissions Office
AIS Indonesia, Kemang Campus
Jl Kemang Timur No. 81,
Kemang, Jakarta Selatan 12730

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 30 November 2017. Kandidat yang telah mengirimkan dokumen aplikasi akan diseleksi untuk mengikuti tes online (matematika dan bahasa Inggris) yang dilaksanakan 9 Desember 2017 di kampus AIS Jakarta.

Selanjutnya kandidat yang lolos tes online akan diundang untuk mengikuti seleksi wawancara dalam bahasa Inggris antara 12 - 13 Desember 2017. Undangan ini akan diberitahukan melalui email. Para pemenang beasiswa akan diumumkan pada 15 Desember 2017. Semoga berhasil!

Kontak:
Email: scholarship@ais-Indonesia.com
Website: www.ais-indonesia.com
10/03/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Hubungan International di Australia Full

Bagi Anda yang menginginkan beasiswa S2 hubungan internasional di luar negeri, peluang beasiswa di Australia ini patut dipertimbangkan. Hedley Bull Scholarhsip. Beasiswa S2 studi hubungan internasional yang berlangsung di Australian National University (ANU). Beasiswa ditujukan bagi pelamar yang akan mengambil gelar Master of International Relations (Advanced) di kampus tersebut.

Beasiswa S2 yang disediakan Hedley Bull Scholarship berupa tanggung full biaya kuliah (tuition fee) selama empat semester atau dua tahun. Beasiswa ini cocok buat Anda yang memiliki keterbatasan dana melanjutkan studi di luar negeri, semisal Australia. Nantinya, jika terpilih pelamar hanya perlu membiayai kebutuhan lain, seperti biaya hidup, biaya perjalanan, dll.

Persyaratan
√ Pelamar harus memenuhi syarat masuk di Master of International Relations (Advanced). MIR (Adv).
√ Pelamar harus memiliki gelar sarjana atau setara dengan nilai rata-rata 70% (sekitar IPK 3.00).
√ Selain itu pelamar harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ditetapkan universitas (TOEFL PBT 570, TOEFL IBT 80, atau IELTS 6.5).

Simak juga » Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Pendaftaran
Ketika mendaftar ke program Master of International Relations (Advanced) di ANU, pelamar yang memenuhi syarat beasiswa harus menyertakan surat pengantar (covering letter) yang menjelaskan ketertarikan Anda agar dipertimbangkan di beasiswa Hedley Bull Scholarship. Lampiran surat pengantar tersebut bersama aplikasi pendaftaran program master lainnya sudah dianggap merupakan pendaftaran ke program beasiswa.

Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 31 Oktober 2017. Hasil seleksi akan diberitahukan kepada pelamar pada minggu pertama Januari 2018. Informasi lebih lanjut bisa hubungi nomor kontak +61 2 6125 3793 atau email ir@anu.edu.au
7/24/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penuh S2 dan S3 di 10 Negara

Jika umumnya beasiswa ditawarkan untuk negara tertentu saja. Beasiswa satu ini justru memberi kesempatan bagi pelamarnya untuk mendaftar di 10 negara tujuan. Ada Jepang, Australia, Hong Kong (China), India, New Zealand, Amerika Serikat, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thaliand. Program beasiswa S2 dan S3 tersebut disediakan oleh Asian Development Bank yang dinamai dengan Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP). Beasiswa pascasarjana ini tersedia untuk pelamar-pelamar negara Asia, salah satunya Indonesia. Sebanyak 300 kuota disediakan untuk durasi beasiswa selama 1 hingga 2 tahun.

Beasiswa akan menanggung biaya kuliah penuh, tunjangan perumahan, uang saku bulanan, tunjangan buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, dan biaya perjalanan. Dengan durasi beasiswa maksimal 2 tahun, pelamar bisa mengambil program master di perguruan tinggi yang tersedia. Namun, beasiswa ini juga terbuka untuk pelamar doktor. Beasiswa akan diperpanjang setiap tahun berdasarkan penilaian capaian akademik saat menjalani studi.

Bidang Studi:
Anda bisa mendaftar beasiswa ADB-JSP untuk studi yang berkaitan dengan ekonomi, manajemen, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan, manajemen sumberdaya alam, sains dan teknologi, dan bidang-bidang yang terkait dengan pembangunan. Rincian pilihan studi dan perguruan tinggi bisa dilihat daftar universitas Beasiswa ADB-JSP.

Persyaratan:
1. Warga negara dari anggota ADB (termasuk Indonesia)
2. Diterima masuk untuk studi master dan PhD di perguruan tinggi yang dituju
3. Memiliki gelar sarjana atau setara dengan catatan akademis yang unggul
4. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua (2) tahun setelah lulus kuliah pada saat aplikasi
5. Mahir berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
6. Usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat aplikasi. Pengecualian bagi para pejabat senior dan manajer, batas usia adalah 45 tahun.
7. Memiliki kesehatan yang baik
8. Bersedia kembali ke negara asal setelah selesai studi.
9. Tidak berlaku bagi pejabat, manajamen, dan staf ADB. Begitupun dengan konsultan dan kerabat.
10. Tidak berlaku bagi pelamar yang tinggal atau bekerja di negara lain selain negara asal
11. ADB-JSP tidak menerima pelamar yang sudah menjadi mahasiswa dalam program gelar pascasarjana.
12. ADB-JSP tidak mensponsori studi sarjana, program kuliah jarak jauh, pelatihan jangka pendek, konferensi, seminar, penulisan skripsi, dan proyek-proyek penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 di Jepang dari INPEX

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa langsung ditujukan ke masing-masing universitas. Lihat daftarnya melalui link di atas. Saat mendaftar di kampus tersebut, pelamar perlu menjelaskan bahwa Anda ingin dipertimbangkan dalam progam beasiswa ADB-JSP. Selain mengisi formulir pendaftaran universitas dan melampirkan dokumen yang diminta, sertakan juga formulir beasiswa ADB-JSP (Word atau PDF) yang telah diisi. Kemudian, pelamar juga diminta untuk melampirkan bukti pajak penghasilan terbaru atau bukti selip gaji bulanan/tahunan. Terakhir, Anda juga diminta menyertakan bukti penghasilan keluarga (orang tua).

Setelah proses pendaftaran selesai, tahap berikutnya pihak universitas akan melakukan pemeringkatan berdasarkan kriteria seleksi yang mereka miliki dan mengacu pada kriteria dan persyaratan beasiswa ADB-JSP. Dalam proses evaluasi, lembaga akademik bisa saja menghubungi calon untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Berikutnya hasil pemeringkatan akan diserahkan pihak universitas ke Direktur Eksekutif yang mengelola beasiswa ADB-JSP di Jepang. Hasil pemeringkatan tersebut akan dinilai kembali dan Direktur Eksekutif Jepang akan merekomendasikan para pemenang beasiswa ke universitas. Setelah nama-nama ditetapkan, barulah pihak universitas memberitahu kepada kandidat terpilih. Cukup menantang!

Harap diingat, setiap universitas memiliki deadline berbeda (lihat link di atas). Dan, sudah harus diajukan setidaknya enam bulan sebelum masa perkuliahan dimulai. Kelebihan dari beasiswa ADB-JSP, Anda bisa mengajukan permohonan beasiswa lebih dari satu perguruan tinggi di waktu bersamaan dengan syarat menyebutkannya dalam formulir aplikasi.

Kontak:
ADB-Japan Scholarship Program Office of Cofinancing Operations,
Asian Development Bank
Email: adbjsp@adb.org
Telp. +632 636 2444 / +632 636 2456
web: www.adb.org  
7/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Ini salah satu pilihan beasiswa full untuk jenjang S2 dan S3 di Australia. Beasiswanya ditawarkan Flinders University melalui skema Australian Government Research Training Program (AGRTP) Scholarships. Beasiswa AGRTP ini menawarkan kesempatan bagi kandidat internasional, seperti Indonesia yang ingin melanjutkan S2 maupun S3 riset pada program-program studi di Flinders University.

Seperti tahun lalu, ada 10 beasiswa disediakan tahun ini yang bisa diraih. Sasarannya adalah kandidat-kandidat yang memiliki bakat istimewa dalam melakukan penelitian independen.

Pemberian beasiswa berlangsung selama dua tahun untuk program S2 riset dan tiga tahun untuk program S3 riset. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan dan tunjangan hidup. Biaya kuliah di Flinders University sepenuhnya akan ditanggung oleh FIPRS. Kemudian Flinders University juga menyediakan tunjangan hidup sebesar  $26.682 (± Rp 260 juta) per tahun bebas pajak.

Penerima beasiswa nantinya juga akan diberikan tunjangan pembentukan hingga $1.485 saat pertama kali tiba di Flinders untuk membantu biaya relokasi dan tiket pesawat.

Persyaratan:
1. Pelamar harus memenuhi persyaratan masuk akademik univeristas untuk gelar Masters by research atau Doctorate by research
2. Pelamar wajib telah menyelesaikan gelar yang setara dengan First Class Hons Australia (Gelar S1)
3. Pelamar harus memenuhi level kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan Flinders University bagi mahasiswa internasional saat mendaftar.
4. Pelamar belum memiliki kualifikasi gelar penelitian yang setara. Pendaftaran hanya terbuka bagi mahasiswa yang mengambil gelar riset di Australia untuk pertamakalinya.
5. Pelamar bukan warganegara Australia, status penduduk tetap Australia atau warganegara New Zealand. 

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Bukti email kesepakatan dari calon pembimbing yang bersedia membimbing Anda jika berhasil
2. Maksimal lima publikasi disertai sampul
3. Transkrip akademik untuk semua jenjang universitas, diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris.
4. Proposal riset sekitar 500 kata yang menjabarkan masalah, hipotesis atau pertanyaan, serta metodologi atau pendekatan
5. Referee akademik dikirim via email:  rhdscholarships@flinders.edu.au
6. Curriculum vitae

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar ke program beasiswa, pelamar terlebih dahulu mendaftar ke program studi riset yang diminati di Flinders University serta mendapatkan akun aktif di Flinders atau Flinders Authentication Name (FAN). Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman portal aplikasi Flinders University. Kemudian setelah memiliki akun aktif, pelamar dapat langsung mengajukan beasiswa di laman yang sama, tepatnya di tab "My Scholarship" dengan melampirkan dokumen aplikasi seperti di minta di atas. Batas akhir pengajuan beasiswa adalah 11 Agustus 2017.

Penjelasan lebih lanjutnya bisa Anda simak di panduan aplikasinya. Semoga berhasil!
7/10/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Post Doctoral Kemristekdikti di Luar Negeri untuk Dosen

Bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen tetap di lingkungan Kemristekdikti dan telah meraih gelar doktor, ini salah satu program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Ristek Dikti jika ingin mengambil post doctoral di luar negeri. Melalui program post doctoral Kemristekdikti tersebut, Anda nantinya bisa melakukan riset di bawah supervisi seorang mentor yang lebih senior dan atau pelatihan akademik untuk menguasai keterampilan profesional yang diperlukan. Termasuk di dalamnya bekerja dalam tim serta menguasai keterampilan baru dan metode riset.
Durasi kegiatan post doctoral berlangsung 2  sampai 3 bulan. Periode kegiatan berlangsung pada bulan September – November tahun 2017. Pendanaannya melalui kontrak kerja antara Ditjen Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi dengan masing-masing peserta. Cakupan biaya yang ditanggung meliputi biaya hidup sesuai standar untuk 2 – 3 bulan di LN, asuransi kesehatan, tiket pesawat kelas ekonomi pp, serta pembayaran biaya visa.

Persyaratan:
A. Persyaratan Perguruan Tinggi:
Perguruan tinggi yang berada pada peringkat 100 besar dari Kemristekdikti tahun 2016

B. Persyaratan Peserta:
1. Dosen tetap perguruan tinggi di lingkungan Kemristekdikti;
2. Memiliki NIDN;
3. Bergelar doktor yang diperoleh pada tahun 2014 dan setelahnya, dengan melampirkan foto copy ijazah doktor dan SK penyetaraan ijazah dari Kemristekdikti bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri;
4. Memperoleh ijin dari pimpinan perguruan tinggi;
5. Mempunyai undangan (invitation letter atau letter of acceptance) dari perguruan tinggi atau institusi penelitian luar negeri yang dituju. Jika belum mempunyai undangan ketika mengirimkan dokumen maka diberikan kesempatan sampai dengan jadwal wawancara dilaksanakan dan undangan tersebut harus ditunjukkan ketika wawancara;
6. Maksimal umur 45 tahun saat keberangkatan;
7. Mempunyai proposal kegiatan yang ditulis dalam Bahasa Inggris sesuai dengan Format Proposed Post Doctoral Program 2017 (Unduh);
8. Mempunyai surat keterangan sehat dari rumah sakit;
9. Mampu berkomunikasi lisan maupun tulisan dalam bahasa Inggris, dan akan lebih baik lagi jika menguasai bahasa yang sesuai dengan bahasa yang digunakan di negara tujuan;
10. Calon peserta tidak sedang menduduki jabatan struktural hingga tingkat departemen/Jurusan/Prodi.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru

Kegiatan Post Doctoral:
1. Melakukan riset bersama untuk menghasilkan karya ilmiah dalam Jurnal Internasional Bereputasi dengan mitra luar negeri (joint publication);
2. Sit in dalam kuliah dan/atau seminar/lokakarya/laboratorium untuk menyerap perkembangan terkini dalam keilmuan yang ditekuni.

Luaran Program:
Luaran yang harus dihasilkan oleh dosen sebagai peserta Post Doctoral yaitu:
1. Manuskrip international joint publication yang sudah di-submit paling lambat bulan Desember 2017;
2. Laporan penelitian bersama mitra luar negeri;
3. Laporan hasil kegiatan sit-in dan/atau makalah yang telah dipresentasikan dalam seminar/lokakarya.

Pendaftaran:
a. Mengisi formulir pendaftaran (Unduh); dan mendaftar pada Link: http://bit.ly/registrasi-postdoc
b. Melampirkan dokumen pendukung seperti yang terdapat pada persyaratan;

Berkas dan kelengkapan disertai surat pengantar dari Pimpinan Perguruan Tinggi dikirim ke alamat:

Direktur Karier dan Kompetensi SDM
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Gedung D Lt. 5 Jl. Raya Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan
Jakarta 10270

Atau dapat dikirim dalam bentuk soft file ke alamat Email : same@dikti.go.id; dengan subject: postdoctoral

Berkas pendaftaran dikirim paling lambat 21 Juli 2017. Presentasi dan wawancara (dalam bahasa Inggris) dilakukan 31 Juli 2017. Pengumuman calon yang diterima pada 1 Agustus 2017 melalui laman sumberdaya.ristekdikti.go.id atau diberitahukan ke email pelamar bersangkutan.
6/29/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Endeavour S2, S3, Riset, Vokasi, Training

Jika belum lama ini ditawarkan Beasiswa Australia Awards, beasiswa negeri kanguru satu ini tak kalah prestisiusnya. Endeavour Scholarships and Fellowships. Bisa dibilang Beasiswa Endeavour lebih sengit, karena terbuka buat kandidat di seluruh dunia. Memang sebanding dengan nilai beasiswa yang disediakan. Sebab jika terpilih calon akan diganjar dengan beasiswa full yang nilainya mencapai miliaran rupiah. 

Saat ini Pemerintah Australia resmi membuka Beasiswa Endeavour 2018 yang meliputi scholarship dan fellowship. Bagi kandidat internasional seperti Indonesia, Anda bisa memanfaatkan Beasiswa Endeavour ini untuk mengambil program S2, S3, kegiatan riset, pendidikan vokasi dan training, serta pelatihan pengembangan profesionalisme di universitas-universitas terbaik Australia. Beasiswa Endeavour terbuka untuk semua program yang tersedia di australia.

Kandidat yang berhasil meraih Beasiswa Endeavour 2018 di antaranya akan memperoleh tunjangan kemandirian sebesar $2.000 untuk fellowship dan $4.000 untuk scholarships, biaya perjalanan $3.000, tanggungan biaya pendidikan, uang saku bulanan sebesar $3.000, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, serta dukungan bersifat pribadi seperti pengarahan sebelum keberangkatan, serta diberi kesempatan menghadiri lokakarya pengembangan profesional. Manfaat lain adalah masuk keanggotaan jaringan alumni beasiswa Endeavour.

Kategori Beasiswa:
Endeavour Postgraduate Scholarship
Beasiswa ditawarkan untuk kandidat internasional yang ingin mengambil gelar master atau PhD (kuliah biasa atau riset) di Australia. Durasi maksimum adalah 2 tahun untuk beasiswa S2 dan 4 tahun untuk beasiswa S3. Biaya pendidikan (tuition fee) yang ditanggung hingga $30.000 per tahun. Beasiswa PhD bernilai total $272.500 (± Rp 2,75 miliar) dan beasiswa master bernilai total $140.500 (± Rp 1,41 miliar).

Endeavour Research Fellowship
Beasiswa Endeavour satu ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil riset singkat untuk master, PhD, maupun riset postdoktoral di Australia. Durasi beasiswa  4 – 6 bulan dengan nilai total $24.500 (± Rp 247 juta).

Endeavour Vocational Education and Training (VET) Scholarship
Beasiswa ini ditawarkan bagi kandidat internasional yang ingin mengambil pendidikan vokasi maupun training di Australia. Jenjang yang ditawarkan meliputi Australian Diploma, Advanced Diploma atau Associate Degree. Beasiswa berdurasi 1 – 2,5 tahun. Tuition fee yang ditanggung hingga $13.000 per semester. Beasiswa Endeavour VET bernilai total $131.000 (± Rp 1,32 miliar).

Endeavour Executive Fellowship
Jika Anda seorang pekerja profesional dan ingin mengembangkan profesionalisme Anda, Endeavour Executive Fellowship bisa menjadi solusinya. Beasiswa berdurasi 1- 4 bulan berupa pelatihan pengembangan profesional di Australia. Nilai beasiswa ditawarkan hingga $18.500 (± Rp 186 juta).

*Ctt: Nilai beasiswa dalam mata uang dolar Australia.

Persyaratan:
1. Berusia 18 tahun atau lebih pada saat dimulainya program
2. Merupakan warganegara/penduduk tetap dari negara peserta (salah satunya Indonesia)
3. Memulai program yang diusulkan setelah tanggal 1 Januari 2018 dan paling lambat 30 November 2018. Program yang dimulai sebelum dan sesudah 2018 tidak memenuhi syarat
4. Melengkapi semua dokumen pendukung yang relevan
5. Tidak sedang memperoleh atau sudah menyelesaikan beasiswa atau fellowship yang disponsori Pemerintah Australia setelah 1 Januari 2016
6. Tidak berlaku bagi mereka yang sudah memperoleh beasiswa Endeavour

Simak juga » Pilihan Beasiswa Luar Negeri di Berbagai Negara

Dokumen aplikasi:
Rincian dokumen aplikasi yang diminta untuk pengajuan beasiswa Endeavour 2018 bisa dilihat pada gambar berikut:
beasiswa endeavour, beasiswa endeavour 2018, beasiswa endeavour australia, endeavour

Ket: Dokumen yang diconteng menandakan diminta dalam pengajuan aplikasi. Jika disilang berarti tidak diminta. Sorot dokumen yang diminta pada bidang “International Applicants” berdasarkan urutan pilihan beasiswa. Penjelasan masing-masing dokumen tertera di panduan beasiswa pada laman Endeavour.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Endeavour 2018 dilakukan secara online di laman Endeavour. Harap lengkapi semua dokumen yang diminta dan perhatikan pula penjelasan tiap dokumen yang diperlukan. Pelamar dapat mengajuan beasiswa lebih dari satu, namun aplikasi harus dibuat terpisah berdasarkan kategori beasiswa yang dipilih.

Satu hal lagi, gunakan email yang berbeda jika Anda mendaftar beasiswa Endeavour lebih dari satu untuk kategori yang sama. Jika Anda sudah pernah mendaftar periode sebelumnya, silakan buat akun baru dan mendaftar ulang lagi.

Aplikasi beasiswa diterima paling lambat 30 Juni 2017. Kandidat yang terpilih maupun tidak terpilih akan diberitahu pada Desember 2017 melalui email. Jangan lupa cek email di bulan tersebut. Informasi pertanyaan dapat diajukan via email: endeavour@education.gov.au atau dapat disimak melalui laman Endeavour. Semoga berhasil!
5/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya