Beasiswa S2 Hubungan International di ANU Australia Full

Bagi Anda yang menginginkan beasiswa S2 hubungan internasional di luar negeri, peluang beasiswa di Australia ini patut dipertimbangkan. Hedley Bull Scholarhsip. Beasiswa S2 studi hubungan internasional yang berlangsung di Australian National University (ANU). Beasiswa ditujukan bagi pelamar yang akan mengambil gelar Master of International Relations (Advanced) di kampus tersebut.

Beasiswa S2 yang disediakan Hedley Bull Scholarship berupa tanggung full biaya kuliah (tuition fee) selama empat semester atau dua tahun. Beasiswa ini cocok buat Anda yang memiliki keterbatasan dana melanjutkan studi di luar negeri, semisal Australia. Nantinya, jika terpilih pelamar hanya perlu membiayai kebutuhan lain, seperti biaya hidup, biaya perjalanan, dll.

Persyaratan
√ Pelamar harus memenuhi syarat masuk di Master of International Relations (Advanced). MIR (Adv).
√ Pelamar harus memiliki gelar sarjana atau setara dengan nilai rata-rata 70% (sekitar IPK 3.00).
√ Selain itu pelamar harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ditetapkan universitas (TOEFL PBT 570, TOEFL IBT 80, atau IELTS 6.5).

Simak juga » Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Pendaftaran
Ketika mendaftar ke program Master of International Relations (Advanced) di ANU, pelamar yang memenuhi syarat beasiswa harus menyertakan surat pengantar (covering letter) yang menjelaskan ketertarikan Anda agar dipertimbangkan di beasiswa Hedley Bull Scholarship. Lampiran surat pengantar tersebut bersama aplikasi pendaftaran program master lainnya sudah dianggap merupakan pendaftaran ke program beasiswa.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 31 Juli hingga 31 Oktober 2019. Hasil seleksi akan diberitahukan kepada pelamar pada minggu pertama Januari 2020.

Kontak:
Senior Student Engagement Officer
Graduate Studies in International Affairs
Department of International Relations
The Australian National University
CANBERRA  Acton  2601
Phone: +6126125 3793
Email: ir@anu.edu.au
Web: www.anu.edu.au
8/22/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 satu ini disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor untuk selama enam bulan.

Selain dibebaskan dari biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup AUD$ 27.596 (± Rp 267 juta) per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Pelamar merupakan mahasiswa internasional yang dapat diterima untuk memulai gelar Master atau Doctorate by research di University of Adelaide
2. Tidak memenuhi syarat bagi warganegara atau penduduk tetap Australia dan warganegara New Zealand
3. Pelamar yang telah mengajukan status penduduk tetap Australia, tapi belum dikabulkan, dapat mendaftar
4. Pelamar terpilih wajib untuk mendaftar dan diterima pada program studi yang diminati di University of Adelaide sebagai 'mahasiswa internasional' untuk mempertahankan beasiswa
5. Pelamar wajib untuk memberikan bukti memenuhi syarat kemampuan bahasa Inggris University of Adelaide untuk entri langsung hingga batas waktu pendaftaran
6. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (setara cumlaude)
7. Pelamar internasional tidak boleh memiliki kualifikasi penelitian yang dianggap oleh University of Adelaide setara dengan gelar Doktor Riset Australia atau, jika menempuh gelar Master Research, tidak memiliki kualifikasi penelitian yang dianggap oleh University of Adelaide setara atau lebih tinggi dari gelar Master Riset Australia.
8. Penerima yang berhasil harus memulai studi di University of Adelaide pada semester beasiswa ditawarkan. Tidak memungkinkan untuk menunda beasiswa.
9. Pelamar internasional tidak memenuhi syarat jika mereka telah memulai gelar, padahal mereka sedang mencari beasiswa.
10.Tidak sedang ditawarkan beasiswa lain oleh Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri.
11. CTT: Jika pelamar sebelumnya telah memperoleh beasiswa internasional gelar riset oleh University of Adelaiade, dan gagal menyelesaikan program akademik tersebut, pelamar tidak akan dipertimbangkan kembali untuk beasiswa riset selanjutnya

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program gelar dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa ASI di University of Adelaide 2020 untuk periode pertama dibuka hingga 31 Agustus 2019 untuk perkuliahan yang dimulai semester pertama 2020. Pemberitahuan hasil seleksi beasiswa akan disampaikan pada awal November 2019.

Kontak:
e: hdr_intl_schols@adelaide.edu.au
t: (08) 8313 5882 (Adelaide Graduate Centre) 
w: www.adelaide.edu.au
8/03/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ADB-JSP Dibuka – Tersedia 300 Kuota Beasiswa Full

Ini dia tawaran beasiswa Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP) yang baru. Beasiswa yang banyak diincar mahasiswa Asia ini membuka kesempatan setiap tahun. Sebanyak 300 kuota beasiswa full disediakan untuk program beasiswa pascasarjana berdurasi 1 – 2 tahun untuk program master dan maksimum 3 tahun untuk program doktoral.
7/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Ini salah satu pilihan beasiswa full untuk jenjang S2 dan S3 di Australia. Beasiswanya ditawarkan Flinders University melalui skema Australian Government Research Training Program (AGRTP) Scholarships. Beasiswa AGRTP ini menawarkan kesempatan bagi kandidat internasional, seperti Indonesia yang ingin melanjutkan S2 maupun S3 riset pada program-program studi di Flinders University.

Seperti tahun lalu, ada 10 beasiswa disediakan tahun ini yang bisa diraih. Sasarannya adalah kandidat-kandidat yang memiliki bakat istimewa dalam melakukan penelitian independen.

Pemberian beasiswa berlangsung selama dua tahun untuk program S2 riset dan tiga tahun untuk program S3 riset. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan dan tunjangan hidup. Biaya kuliah di Flinders University sepenuhnya akan ditanggung oleh AGRTP. Kemudian juga disediakan tunjangan hidup sebesar  $27.596 (± Rp 273 juta) per tahun bebas pajak dan juga asuransi kesehatan.

Penerima beasiswa nantinya juga akan diberikan tunjangan pembentukan hingga $1.485 saat pertama kali tiba di Flinders untuk membantu biaya relokasi dan tiket pesawat.

Persyaratan:
1. Pelamar harus memenuhi persyaratan masuk akademik univeristas untuk gelar Masters by research atau Doctorate by research
2. Pelamar wajib telah menyelesaikan gelar yang setara dengan First Class Hons Australia (Gelar S1)
3. Pelamar harus memenuhi level kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan Flinders University bagi mahasiswa internasional saat mendaftar.
4. Pelamar belum memiliki kualifikasi gelar penelitian yang setara. Pendaftaran hanya terbuka bagi mahasiswa yang mengambil gelar riset di Australia untuk pertamakalinya.
5. Pelamar bukan warganegara Australia, status penduduk tetap Australia atau warganegara New Zealand. 

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Transkrip akademik untuk semua jenjang universitas yang diikuti dan diselesaikan
2. Hasil tes bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
3. Terjemahan dalam bahasa Inggris (jika perlu) 
4. Publikasi (hingga lima dapat disediakan) masing-masing dengan lembar penutup yang lengkap
5. Garis Besar Proyek Penelitian, panjangnya sekitar 500 kata, yang merinci masalah, hipotesis atau pertanyaan yang akan Anda periksa, dan metodologi atau pendekatan yang akan Anda gunakan, dan antisipasi sumber daya yang diperlukan untuk proyek penelitian agar menjadi layak
6. Keterangan singkat pengalaman penelitian Anda
7. Bukti email persetujuan supervisor Anda untuk mengawasi

Pendaftaran:
Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan dalam bahasa Inggris. Buat dalam bentuk PDF dan namai masing-masing dokumen dengan format: nama anda_nama dokumen. Contoh: Hamid_Transcript

Sebelum mendaftar ke program beasiswa, pelamar terlebih dahulu mendaftar ke program studi riset yang diminati di Flinders University serta mendapatkan akun aktif di Flinders atau Flinders Authentication Name (FAN). Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman portal aplikasi Flinders University. Kemudian setelah memiliki akun aktif, pelamar dapat langsung mengajukan beasiswa di laman yang sama, tepatnya di tab "My Scholarship" dengan melampirkan dokumen aplikasi seperti di minta di atas. Batas akhir pengajuan beasiswa di Flinders University adalah 9 Agustus 2019.
Penjelasan lebih lanjutnya bisa Anda simak di panduan aplikasinya. Semoga berhasil!

Kontak:
e: agrtps.international@flinders.edu.au
w: www.flinders.edu.au
t: +61 8 8201 5511
7/04/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PNS, TNI, Polri Program S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa targeted group LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri di satuan masing-masing. Dengan Beasiswa PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri di berbagai universitas.
6/25/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa FINCAD buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia

Ada banyak pilihan beasiswa S2 dan beasiswa S3 yang tersedia di luar sana yang bisa Anda raih tahun ini. Misalnya FINCAD 2019 Women in Finance Scholarhip. Ini adalah program beasiswa postgraduate yang ditawarkan FINCAD, sebuah lembaga penyedia portofolio perusahaan dan analisis resiko bagi mahasiswa seluruh dunia yang melanjutkan studi mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa FINCAD terbuka bagi para perempuan dari segala usia dan kewarganegaraan yang mengambil studi di bidang Keuangan, di sekolah pascasarjana terakreditasi.

Beasiswa yang ditawarkan sebesar US$20.000 untuk menunjang biaya studi pascasarjana yang tengah diambil. Yang menarik, beasiswa ini tidak membatasi lokasi tempat studi selama perguruan tinggi tersebut terakreditasi dan jurusan yang diambil berhubungan dengan keuangan. 

Persyaratan:
Pelamar merupakan perempuan yang terdaftar di sebuah program pascasarjana pada universitas yang terakreditasi oleh lembaga nasional atau internasional. Selain itu pelamar harus terdaftar dan mengikuti program secara penuh waktu selama tahun akademik 2019 - 2020.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 untuk PNS, TNI, dan Polri

Dokumen aplikasi:
1. Resume atau CV
2. Dua surat referensi beasiswa dari orang yang sesuai (misalnya, profesor atau dosen universitas yang relevan, supervisor atau rekan kerja)
3. Ijazah dan transkrip sarjana
4. Confirmasi penerimaan atau pendaftaran ke program pascasarjana untuk tahun akademik 2019 - 2020
5. Karya tulis (opsional)

Pendaftaran:
Siapkan dokumen yang dibutuhkan berdasarkan daftar di atas. Buat nama file dokumen dengan susunan: {family name}{given name}{document name}.{file extension}

Contoh: smithsarahCV.pdf, smithsarahLetter1.pdf,

Dokumen dibuat dalam format jpg, pdf, atau gif.

Selanjutnya unggah dokumen tersebut di laman FINCAD paling lambat 30 Juni 2019. Silakan buat akun dahulu sebelum mengirim aplikasi online. Semua pelamar nantinya akan diberitahu hasil seleksi dan pemenang beasiswa melalui email yang diperkirakan waktunya pada musim gugur 2019. Informasi lebih lanjut juga bisa disimak di laman FINCAD (www.fincad.com). Semoga berhasil!
6/23/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penyandang Disabilitas LPDP S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri

Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan berbagai peluang beasiswa disediakan bagi mereka yang mengalami keterbatasan fisik ini. Sebut saja LPDP yang pada 2019 kembali membuka Beasiswa Penyandang Disabilitas.

6/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP Program S2, S3 untuk Daerah Afirmasi

Salah satu pilihan beasiswa afirmasi yang ditawarkan LPDP 2019 adalah Beasiswa Daerah Afirmasi. Sasaran dari beasiswa ini adalah para pelamar yang berasal dari wilayah afirmasi yang ditetapkan LPDP. Berbeda dengan Beasiswa Indonesia Timur, Beasiswa Daerah Afirmasi umumnya ditujukan bagi wilayah tertinggal, terdepan, maupun terluar Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Daftar daerahnya sudah ditetapkan oleh LPDP. Anda bisa mengunduhnya di Daftar Daerah Afirmasi 2019 yang tertera di bawah.

Jika Anda termasuk salah satu pelamar yang berasal dari daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP, mungkin program beasiswa ini bisa Anda prioritaskan untuk mendaftar. Selain lebih spesifik, program Beasiswa Daerah Afirmasi juga hanya menyasar pelamar dari wilayah tertentu saja. Misalnya kalau di Provinsi Aceh, daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP 2019 adalah Kabupaten Aceh Singkil. Atau kalau di Sumatera Utara ada Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.

Begitupun di wilayah provinsi lain, jumlah daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP sangat terbatas. Sebagian besar daerah afirmasi ini berasal dari wilayah Indonesia Timur, seperti Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Untuk lebih jelasnya bisa Anda lihat Daftar Daerah Afirmasi 2019 LPDP (Unduh).

Program Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP 2019 menyediakan beasiswa jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Durasi beasiswa berlangsung maksimal 24 bulan untuk beasiswa S2, dan 48 bulan untuk beasiswa S3. Beasiswa yang diberikan termasuk beasiswa penuh yang mencakup biaya program pengayaan, dana pendidikan, serta biaya pendukung.

Dana pendidikan yang diberikan meliputi dana pendaftaran, dana SPP, dana tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional, serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Selain itu disediakan juga dana pendukung yang meliputi dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta dana keadaan darurat.

Simak juga » Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia LPDP

Persyaratan:
Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2019 - 2020

Persyaratan khusus:
1. Menamatkan pendidikan dasar dan/atau menengah yang dibuktikan dengan ijazah dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari daerah Afirmasi.
2. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan Doktoral memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   c. Khusus untuk Pendaftar jenjang Doktoral lulusan program magister yang hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK (Master by Research), wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (jika ada) kemudian pada aplikasi pendaftaran mengisi nilai IPK minimal 3.00.
   d. Untuk Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   c. Pendaftar program doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   d. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500; dan
   e. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
6. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
7. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
8. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP 2019 dilakukan secara online dilaman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu untuk bisa login, kemudian lengkapi formulir pendaftaran serta unggah dokumen aplikasi yang diminta seperti yang dijelaskan di persyaratan khusus di atas.

Pendaftaran online Beasiswa Daerah Afirmasi dibuka dua kali di tahun 2019. Pendaftaran untuk tahap I dibuka mulai 10 Mei – 31 Mei 2019. Sementara, untuk tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019.

Khusus untuk pendaftaran tahap II, pengumuman hasil seleksi administratif Beasiswa Daerah Afirmasi dilakukan pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Selanjutnya diikuti pengumuman hasil seleksi berbasis komputer yang ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi
   a. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   b. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1) Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2) Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3) Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4) Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      5) Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6) Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
2. Seleksi Berbasis Komputer
   a. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   b. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
      1) Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
      2) Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
      3) On the spot essay writing
   c. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   d. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   e. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
3. Wawancara
   a. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   b. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1) tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2) terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   c. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   d. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   e. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   f. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Program Magister dan Doktoral Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Program Magister Rencana Studi meliputi:
1. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
2. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
3. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
4. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP]

Format Proposal Penelitian (Program Doktoral):
Proposal penelitian meliputi:
1. Judul Penelitian
   Tuliskan judul penelitian
2. Latar Belakang
   Uraikan secara singkat topik isu yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.
3. Perumusan Permasalahan (Statement of Problem)
   Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap isu yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga Anda ingin melakuan penelitian.
4. Pertanyaan/Tujuan Penelitian
   Rumuskan tujuan pertanyaan penelitian
5. Kelogisan (Rationale)
   Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, jelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian.  Jelaskan pula kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.
6. Metode dan Desain
   Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini adalah terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.
7. Signifikansi/Manfaat
   Diskusikan, secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
8. Kesimpulan dan Saran
   Diskusikan, secara umum, bagaimana program penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
9. Daftar Pustaka

Informasi terkait Beasiswa Indonesia Timur LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman resmi beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
6/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2019 – 2020

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2019, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2019

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2019 – 2020 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri 2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Dokter Spesialis 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Peringkat Utama Dunia 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)
5/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 International Water Center (IWC) Ditanggung Full

Tiap tahun program beasiswa S2 yang diberi nama IWC Maters Scholarships ini dibuka bagi pelajar internasional. Penyedianya adalah International Water Center (IWC), sebuah organisasi di Australia yang bekerja pada penelitian, pendidikan, serta jasa ahli di bidang manajemen air terpadu. Tahun 2019, IWC menyediakan dua jenis beasiswa yang bisa dilamar. Pertama adalah beasiswa Tipe A dan kedua beasiswa Tipe B. Keduanya berbeda. Selain dari jumlah beasiswa yang diterima, calon kandidat juga ditentukan asal negaranya.

Beasiswa Tipe A nilainya AU$95,564 (± Rp 956 juta), sedangkan beasiswa Tipe B sebesar AU$58,989 (± Rp 590 juta). Dari dua jenis beasiswa yang disediakan IWC, pelamar Indonesia bisa melamar ke beasiswa Tipe A. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh. Mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket pp, layanan mahasiswa dan biaya amensti, biaya visa, serta asuransi kesehatan untuk mahasiswa asing.

Beasiswa S2 IWC ditujukan bagi pelamar yang ingin mengambil program Master of Integrated Water Management (MIWM) di Griffith University, Australia yang dimulai pada trimester 1 (Februari) 2020 dan berakhir pada trimester 1 (Juli) 2021.

Persyaratan:
1. Telah menyelesaikan program gelar S1 di bidang studi yang berkaitan pada perguruan tinggi yang diakui secara internasional
2. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua tahun (digaji maupun sukarela) yang berhubungan dengan program
3. Mahir dalam bahasa Inggris (IELTS minimum 6.5, pBT TOEFL  575 atau iBT TOEFL 79, atau Pearson PTE 58)
4. Pelamar beasiswa harus memperoleh tawaran penerimaan (offer of admission) full pada program MIWM dari Griffith University untuk dipertimbangkan pada seleksi beasiswa.

Dokumen aplikasi:
1. Resume/CV terbaru
2. Dua surat referensi dari profesional atau akademik. Surat referensi harus terbaru dalam dua tahun terakhir.

Simak juga » Beasiswa di Australia Terbaru

Pendaftaran: 
Sebelum mendaftar ke program beasiswa IWC 2020, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke Griffith University untuk memperoleh tawaran penerimaan. Biaya pendaftaran ke kampus tersebut sebesar $50.

Setelah mendaftar ke kampus tersebut, selanjutnya Anda bisa mendaftar beasiswa IWC Masters Scholarships secara online dengan melengkapi formulir aplikasi beasiswa yang disediakan. Pendaftarannya dibuka mulai 1 Mei s/d 1 Agustus 2019. Unggah juga dokumen aplikasi yang diminta di atas di laman tersebut.

Selanjutnya para kandidat nantinya akan dilakukan pemeringkatan sambil memastikan mereka sudah memperoleh full offer of admission dari Griffith University paling lambat 16 September 2019. Hanya mereka yang sudah diterima kuliah yang nantinya akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa IWC.

Kandidat yang sukses terpilih beasiswa ini akan diberitahukan pada 2 Oktober 2019 melalui email. Email pemberitahuan disampaikan melalui education@watercentre.org

Semoga berhasil!

Kontak:
Sir Samuel Griffith Centre (N78_3.28)
Griffith University, 170 Kessels Road, Nathan QLD 4111
Email: admin@watercentre.org
Phone: +61 7 3735 9137
Web: www.watercentre.org
5/02/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BPPLN Kemenristek Dikti 2019 – 2020 Jenjang S3 di Luar Negeri

Program beasiswa pendidikan pascasarjana luar negeri (BPP-LN) kembali dibuka Kementerian Ristek Dikti tahun akademik 2019 – 2020. Seperti halnya beasiswa BPPDN, beasiswa BPPLN juga ditujukan bagi para dosen tetap baik PTN maupun PTS dalam naungan Kementerian Ristek Dikti. Bedanya beasiswa BPPLN khusus ditujukan untuk studi jenjang doktoral (S3) di luar negeri. Beasiswa BPPLN sendiri ditawarkan melalui Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti pada Kementerian Ristek Dikti.

Beasiswa BPPLN berlangsung selama 36 bulan dan dapat diperpanjang maksimum selama 2 semester. Adapun komponen beasiswa yang ditanggung BPPLN mencakup uang kuliah (tuition fee), biaya hidup, tunjangan biaya hidup untuk keluarga inti yang menyertai yang diberikan dari semester ketiga hingga keenam, tiket pp, biaya visa, dan asuransi kesehatan.

Selain itu disediakan juga biaya buku per semester, biaya kedatangan, biaya program khusus satu kali mengikuti seminar/konferensi di negara tujuan, bantuan biaya penulisan tugas akhir/tesis/disertasi, serta biaya pendaftaran ke universitas untuk negara-negara tertentu, seperti yang dalam letter of acceptance (LoA) atau letter of offer (LoO).

Simak juga » Daftar Beasiswa S3 Terbaru 2019 - 2020

Persyaratan:
a. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, adalah dosen yang:
   • Memiliki NIDN, atau
   • Memiliki NIDK
b. Dosen tetap PTN yang sudah mendapat ijin dari pemimpin perguruan tinggi yang bersangkutan, atau dosen tetap PTS yang sudah mendapat ijin dari Lembaga layanan Pendidikan Tinggi Wilayah masing-­‐masing;
c. Bagi dosen tetap yang melamar program pendidikan S3 harus telah memiliki gelar S2 atau yang setara;
d. Tidak bisa menggunakan BPPLN untuk mendapatkan gelar kedua dalam strata yang sama;
e. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi syarat pada butir “k”;
f. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
g. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
h. Mempunyai usulan penelitian (research proposal);
i. Untuk dosen tetap, umur pelamar tidak lebih dari 47 tahun ketika mendaftar BPPP-LN;
j. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/ atau dibimbing oleh promotor yang sama.
k. Memiliki Unconditional Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO).

Simak juga » Beasiswa BPPDN Kemenristek Dikti Dalam Negeri

Pendaftaran:
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (on-line), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti di http://beasiswa.ristekdikti.go.id/bppln. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata-sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem;
b. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasir;
c. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi ketentuan pada butir “j”;
d. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
e. Untuk butir (c) dan (d), apabila perguruan tinggi luar negeri tujuan studi memiliki stadar dan syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE yang lebih tinggi, maka syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE dari perguruan tinggi yang dituju yang berlaku;
f. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
g. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) bagi pelamar program S3. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 5;
h. Melampirkan bukti sah sebagai dosen tetap di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, berupa NIDN;
i. Melampirkan surat ijin melamar BPPLN dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah bagi dosen PTS;
j. Melampirkan Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) tak bersyarat dari perguruan tinggi tujuan studi;

Pendaftaran online Beasiswa BPPLN 2019 – 2020 dibuka hingga 30 April 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi, wawancara dan pelaksanaan lokakarya pra‐ keberangkatan dilakukan melalui laman resmi Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti (http://sumberdaya.ristekdikti.go.id). Sebelum melakukan pendaftaran, sebaiknya pelajari juga panduan beasiswa BPPLN yang tersedia di laman pendaftaran online beasiswa BPPLN di atas. Tertera juga daftar universitas beasiswa BPPLN 2019 serta format usulan penelitian yang diperlukan. Semoga berhasil!

Kontak:
Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti
Gedung D Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu,Senayan, Jakarta Pusat 10270
e: bpps@ristekdikti.go.id | blndikti@dikti.go.id
4/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP

Ini salah satu beasiswa S2 yang rutin ditawarkan Bank Dunia bagi pelamar di negara-negara berkembang. Joint Japan World Bank Graduate Scholarship Program (JJ/WBGSP). Beasiswa master ini ditawarkan penuh untuk studi di sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika, Eropa, dan kawasan Asia. Ada cukup banyak pilihan universitas terkemuka yang menjadi mitra JJ/WBGSP yang nantinya menjadi tujuan studi bagi pelamar terpilih. 

Beasiswa JJ/WBGSP sendiri didanai oleh Pemerintah Jepang bersama Bank Dunia yang mencakup kebutuhan studi selama mengambil master. Di antara yang ditanggung adalah biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan termasuk tunjangan buku, tiket pp ke negara tujuan, asuransi kesehatan, serta tunjangan perjalanan sebesar $ 500. 

Pilihan universitas: 
AgroParisTech-ENGREF,  Asian Institute of Technology, Australian National University, Brandeis University, CATIE Centro Agronómico Tropical de Investigación y Enseñanza, CERDI-FERDI Universite d'Auvergne, Columbia University, Cornell University, Duke University, Harvard University, Hiroshima University, IHS-Institute for Housing and Urban Development Studies, Institute of Social Studies, International University of Japan, Intstitute of Tropical Medicine, ITC-University of Twente, Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation, Johns Hopkins University, Keio University, Kobe University, Meiji University, Ritsumeikan University, Sciences Po, UNESCO-IHE, Universidad de Chile, Université de Montreal, University of Bradford, University of Chicago, University of London, University of Sussex, dan sejumlah universitas terkemuka lainnya. 

Pilihan universitas dan program yang ditawarkan secara lengkap bisa diunduh di sini.

Persyaratan: 
1. Merupakan warganegara dari anggota Bank Dunia (salah satunya Indonesia)
2. Tidak memiliki kewarganegaraan ganda dengan salah satu negara berkembang 
3. Memiliki kesehatan yang baik
4. Memegang gelar sarjana (atau setara) yang diperoleh setidaknya dalam tiga (3) tahun terakhir sebelum tanggal deadline aplikasi
5. Memiliki pengalaman kerja 3 tahun atau lebih yang terkait dengan pembangunan setelah meraih gelar sarjana (atau setara)
6. Bekerja pada pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan dalam posisi penuh waktu yang digaji pada saat mengajukan permohonan beasiswa
7. Pada saat atau sebelum tanggal deadline pendaftaran beasiswa, (pelamar) dapat diterima tanpa syarat (unconditional) untuk tahun akademik berikutnya sekurangnya satu program master di universitas pilihan JJ/WBGSP dan berada di luar negara pelamar dan negara tempat tinggal ketika pendaftaran beasiswa dibuka. Surat penerimaan harus diunggah sebelum mengirimkan aplikasi anda. 
8. Bukan Direktur Eksekutif, anggota staf, atau kerabat dari anggota staf Grup Bank Dunia

Dokumen aplikasi: 
1. Dua surat rekomendasi
2. Formulir aplikasi online lengkap
3. Dokumen yang membuktikan bahwa pelamar memenuhi kelayakan persyaratan berdasarkan jumlah tahun dari pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan
4. Ijazah terakhir (tidak perlu menyertakan transkrip)
5. Curriculum vitae dalam bahasa Inggris atau bahasa program gelar master yang pelamar lamar
6. Unconditional Letter of Admission (kecuali untuk Keuangan) di tahun akademik yang baru dari program master universitas pilihan JJ/WBGSP

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP dibuka mulai 7 Maret - 11 April 2019. Ada dua cara pengajuan beasiswa S2 Bank Dunia 2019 - 2020 dari JJ/WBGSP ini. 

Pertama, pelamar mendaftar melalui program master universitas partner. Unduh daftar universitas partner. Sekurangnya memilih satu program master. Kemudian pihak universitas yang nantinya akan merekomendasikan nama calon ke Sekretariat JJ/WBGSP setelah melalui tahap pemeringkatan. Hanya pelamar yang direkomendasikan tersebut yang akan diundang JJ/WBGSP untuk mengajukan beasiswa. 

Kedua, pelamar mendaftar ke program master pilihan, termasuk memenuhi persyaratan untuk diterima di universitas bersangkutan (Unduh daftarnya pada paragraph awal di atas). Kemudian secara bersamaan juga mengajukan aplikasi beasiswa JJ/WBGSP secara online paling lambat 12 April 2019. Pada pilihan pertama, universitas yang ditawarkan lebih terbatas, sementara cara kedua pelamar memiliki lebih banyak pilihan universitas serta program studi yang disediakan. 

Untuk cara kedua, berikut langkahnya: Lengkapi semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Sertakan juga terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris jika dokumen yang dimiliki menggunakan bahasa Indonesia atau yang lain. Lalu unggah ke laman website Bank Dunia. Untuk surat rekomendasi harus diajukan sendiri oleh pemberi rekomendasi. Lihat penjelasannya di panduan beasiswa.

Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu untuk memulai pendaftaran (hanya tersedia saat pendaftaran dibuka).

Kandidat yang terpilih akan mendapat pemberitahuan sekitar pertengahan Juli 2019 yang diumumkan Sekretariat JJ/WBGSP melalui laman www.worldbank.org/scholarship

Kontak:
E: Scholarshipapplicants@worldbank.org
3/14/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Menerima tawaran kuliah penuh Monash University
4. Bukan penerima beasiswa lain, hibah atau insentif keuangan yang didanai oleh Monash University atau disponsori oleh badan / lembaga lain.
5. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
6. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
7. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
8. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan secara online. Lengkapi informasi yang diminta sebelum batas deadline.

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
2/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya