PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP

Ini salah satu beasiswa S2 yang rutin ditawarkan Bank Dunia bagi pelamar di negara-negara berkembang. Joint Japan World Bank Graduate Scholarship Program (JJ/WBGSP). Beasiswa master ini ditawarkan penuh untuk studi di sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika, Eropa, dan kawasan Asia. Ada cukup banyak pilihan universitas terkemuka yang menjadi mitra JJ/WBGSP yang nantinya menjadi tujuan studi bagi pelamar terpilih. 

Beasiswa JJ/WBGSP sendiri didanai oleh Pemerintah Jepang bersama Bank Dunia yang mencakup kebutuhan studi selama mengambil master. Di antara yang ditanggung adalah biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan termasuk tunjangan buku, tiket pp ke negara tujuan, asuransi kesehatan, serta tunjangan perjalanan sebesar $ 500. 

Pilihan universitas: 
AgroParisTech-ENGREF,  Asian Institute of Technology, Australian National University, Brandeis University, CATIE Centro Agronómico Tropical de Investigación y Enseñanza, CERDI-FERDI Universite d'Auvergne, Columbia University, Cornell University, Duke University, Harvard University, Hiroshima University, IHS-Institute for Housing and Urban Development Studies, Institute of Social Studies, International University of Japan, Intstitute of Tropical Medicine, ITC-University of Twente, Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation, Johns Hopkins University, Keio University, Kobe University, Meiji University, Ritsumeikan University, Sciences Po, UNESCO-IHE, Universidad de Chile, Université de Montreal, University of Bradford, University of Chicago, University of London, University of Sussex, dan sejumlah universitas terkemuka lainnya. 

Pilihan universitas dan program yang ditawarkan secara lengkap bisa diunduh di sini.

Persyaratan: 
1. Merupakan warganegara dari anggota Bank Dunia (salah satunya Indonesia)
2. Tidak memiliki kewarganegaraan ganda dengan salah satu negara berkembang 
3. Memiliki kesehatan yang baik
4. Memegang gelar sarjana (atau setara) yang diperoleh setidaknya dalam tiga (3) tahun terakhir sebelum tanggal deadline aplikasi
5. Memiliki pengalaman kerja 3 tahun atau lebih yang terkait dengan pembangunan setelah meraih gelar sarjana (atau setara)
6. Bekerja pada pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan dalam posisi penuh waktu yang digaji pada saat mengajukan permohonan beasiswa
7. Pada saat atau sebelum tanggal deadline pendaftaran beasiswa, (pelamar) dapat diterima tanpa syarat (unconditional) untuk tahun akademik berikutnya sekurangnya satu program master di universitas pilihan JJ/WBGSP dan berada di luar negara pelamar dan negara tempat tinggal ketika pendaftaran beasiswa dibuka. Surat penerimaan harus diunggah sebelum mengirimkan aplikasi anda. 
8. Bukan Direktur Eksekutif, anggota staf, atau kerabat dari anggota staf Grup Bank Dunia

Dokumen aplikasi: 
1. Dua surat rekomendasi
2. Formulir aplikasi online lengkap
3. Dokumen yang membuktikan bahwa pelamar memenuhi kelayakan persyaratan berdasarkan jumlah tahun dari pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan
4. Ijazah terakhir (tidak perlu menyertakan transkrip)
5. Curriculum vitae dalam bahasa Inggris atau bahasa program gelar master yang pelamar lamar
6. Unconditional Letter of Admission (kecuali untuk Keuangan) di tahun akademik yang baru dari program master universitas pilihan JJ/WBGSP

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP dibuka mulai 7 Maret - 11 April 2019. Ada dua cara pengajuan beasiswa S2 Bank Dunia 2019 - 2020 dari JJ/WBGSP ini. 

Pertama, pelamar mendaftar melalui program master universitas partner. Unduh daftar universitas partner. Sekurangnya memilih satu program master. Kemudian pihak universitas yang nantinya akan merekomendasikan nama calon ke Sekretariat JJ/WBGSP setelah melalui tahap pemeringkatan. Hanya pelamar yang direkomendasikan tersebut yang akan diundang JJ/WBGSP untuk mengajukan beasiswa. 

Kedua, pelamar mendaftar ke program master pilihan, termasuk memenuhi persyaratan untuk diterima di universitas bersangkutan (Unduh daftarnya pada paragraph awal di atas). Kemudian secara bersamaan juga mengajukan aplikasi beasiswa JJ/WBGSP secara online paling lambat 12 April 2019. Pada pilihan pertama, universitas yang ditawarkan lebih terbatas, sementara cara kedua pelamar memiliki lebih banyak pilihan universitas serta program studi yang disediakan. 

Untuk cara kedua, berikut langkahnya: Lengkapi semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Sertakan juga terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris jika dokumen yang dimiliki menggunakan bahasa Indonesia atau yang lain. Lalu unggah ke laman website Bank Dunia. Untuk surat rekomendasi harus diajukan sendiri oleh pemberi rekomendasi. Lihat penjelasannya di panduan beasiswa.

Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu untuk memulai pendaftaran (hanya tersedia saat pendaftaran dibuka).

Kandidat yang terpilih akan mendapat pemberitahuan sekitar pertengahan Juli 2019 yang diumumkan Sekretariat JJ/WBGSP melalui laman www.worldbank.org/scholarship

Kontak:
E: Scholarshipapplicants@worldbank.org
3/14/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Menerima tawaran kuliah penuh Monash University
4. Bukan penerima beasiswa lain, hibah atau insentif keuangan yang didanai oleh Monash University atau disponsori oleh badan / lembaga lain.
5. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
6. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
7. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
8. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan secara online. Lengkapi informasi yang diminta sebelum batas deadline.

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
2/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2019 – 2020 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2019 – 2020 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2019 – 2020 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.
Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi para pendaftar untuk jenjang Masters, memiliki skor kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL). Bagi penyandang disabilitas, memiliki IPK sama dengan atau lebih tinggi dari 2.75 atau IELTS 5.0, PBT TOEFL 500 atau iBT TOEFL 59, atau PTE Academic 38. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6.0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019)
5.Memberikan detil kontak pusat tes untuk verifikasi hasil tes TOEFL.
6. Menyertakan minimal satu (1) salinan hasil tes TOEFL Institusional asli.
7. Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master
8. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor
9. Menjawab semua pertanyaan yang relevan di formulir aplikasi
10. Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan penuh waktu (Senin-Jumat dari jam 8 pagi sampai 4 sore) pelatihan Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik (EAP) di Indonesia sebelum belajar di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
11. Jika mendaftar Doktor, pelamar diprioritaskan untuk staf universitas, lembaga pendidikan tinggi, lembaga penelitian, pembuat kebijakan utama dan kandidat yang ditargetkan di lembaga lain yang terkait dengan kegiatan DFAT.
12. Sangat diharapkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan.

Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor
10. Pelamar master dan doktor yang studinya akan memasukkan setidaknya lima puluh persen penelitian harus mengisi rincian proposal penelitian pada formulir aplikasi.
11. Pelamar dari Indonesia yang mendaftar secara online juga harus mengisi Informasi Tambahan untuk Aplikasi Online

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2019 – 2020 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2019. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pelamar akan diseleksi berdasarkan aplikasi yang diajukan dan hanya mereka yang masuk pemeringkatan yang akan dihubungi untuk mengikuti tahap seleksi wawancara dan tes IELTS.  Pemberitahuan hasil seleksi tersebut disampaikan pada Juli 2019. Calon yang berhasil terpilih beasiswa nantinya akan diberitahukan hasil final paling lambat Agustus 2019.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
2/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 dan S2 University of Adelaide, Australia

Bagi siswa internasional (non Australia dan New Zealand), University of Adelaide memiliki sejumlah penawaran beasiswa yang bisa diikuti. Satu di antaranya adalah beasiswa S1 dan S2 yang menyediakan potongan biaya kuliah (tuition fee). Pelamar dari Indonesia juga berkesempatan meraih beasiswa yang disediakan universitas yang terletak di Selatan Australia itu. Potongan biaya kuliah yang diberikan sebesar 50 persen dari biaya kuliah yang harus dibayar, baik untuk jenjang S1 mapun S2.

Program beasiswa tersebut ditawarkan melalui University of Adelaide Global Academic Excellence Scholarships (International). Bagi Anda yang berminat kuliah di luar negeri dengan pengurangan beban biaya kuliah, beasiswa S1 dan S2 di University of Adelaide ini patut dipertimbangkan. Pelamar yang bisa mengajukan permohonan di antaranya lulusan SLTA untuk program S1 dan lulusan sarjana untuk program S2.

Dengan beasiswa tersebut, pelamar bisa mendaftar kuliah ke berbagai jurusan yang tersedia di University of Adelaide, baik jenjang S1 maupun S2. Dengan catatan, pelamar mendaftar ke program kuliah biasa, bukan kuliah riset. Pengecualian program tertera di bawah. Selain itu, karena beasiswa ini berbasis akademik, penilaian sangat ditentukan oleh capaian prestasi akademik pelamar sebelumnya, baik ketika masih berada di SLTA atau ketika lulus S1.

Pengecualian program studi: 
Professions:
▪ Master of Business Administration (MBA)

Engineering, Computer and Mathematical Sciences:
▪ Master of Marine Engineering
▪ Graduate Diploma of Marine Engineering
▪ Graduate Certificate of Marine Engineering

Arts:
▪ n/a

Sciences:
▪ Master of Viticulture and Oenology
▪ Graduate Diploma of Viticulture and Oenology
▪ Doctor of Veterinary Medicine (Students who receive a scholarship for the Bachelor of Science (Vet Science) only receive the scholarship for the duration of the UG Program)

Faculty of Health and Medical Sciences:
Beasiswa hanya dapat diajukan untuk program studi berikut:
▪ Bachelor of Health & Medical Science
▪ Bachelor of Health & Medical Science (Advanced)
▪ Bachelor of Psychological Science
▪ Bachelor of Psychology (Advanced) (Honours)
▪ Master of Public Health (suite GC and GD)
▪ Master of Health Economics & Policy (suite GC and GD)
▪ Master of Nursing Science (General)

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Terbaru

Persyaratan:
Pelamar merupakan siswa internasional serta memiliki prestasi akademik. University of Adelaide akan mempertimbangkan calon yang memiliki nilai ATAR 98 atau yang setara hasil UN pelamar S1.

Bagi pelamar S2, memiliki nilai rata-rata (GPA) 6.8 dari 7 atau IPK yang setara.

Pendaftaran:
Pelamar yang memenuhi kriteria persyaratan akademik, secara otomatis akan ditawarkan beasiswa ketika pendaftaran kuliah mereka sudah diproses. Tidak diperlukan pengajuan aplikasi beasiswa secara terpisah. Seleksi beasiswa didasarkan pada capaian akademik. Pendaftaran kuliah S1 maupun S2 dilakukan secara online di laman University of Adelaide.

Pendaftaran kuliah sekaligus permohonan beasiswa dibuka hingga 30 April 2019 untuk perkuliahan yang dimulai semester kedua 2019. Hasil seleksi akan diberitahu 1 - 2 pekan sejak tanggal penutupan beasiswa. Hanya pelamar yang lolos yang akan dihubungi. 

Terkait teknis pendaftaran beasiswa lebih lanjut, pelamar bisa melihat di laman University of Adelaide atau telpon ke bagian International Students +61 8 8313 7335. Semoga berhasil!
1/07/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Roberto Rocca – S3 di Luar Negeri 2019

Ada banyak tawaran beasiswa S3 di luar negeri yang terbuka bagi pelamar Indonesia. Mungkin Anda sudah mendengar atau bahkan pernah mencoba beasiswa S3 satu ini. Roberto Rocca Fellowships. Beasiswa ini disediakan Roberto Rocca Education Program untuk beberapa negara tertentu. Hanya tujuh negara pelamar yang bisa mendaftar. Yakni Indonesia, Argentina, Arab Saudi, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai.

Setiap tahun Beasiswa Roberto Rocca menyediakan 12 – 15 kursi untuk pemenangnya. Beasiswa diberikan untuk jangka waktu selama dua tahun yang bisa dipergunakan untuk biaya kuliah dan biaya hidup jenjang S3. Namun, Roberto Rocca Education Program memungkinkan bagi kandidat terpilih mendapatkan perpanjangan lagi untuk dua tahun berikutnya. 

Jumlah beasiswa yang diterima tergantung pada kebutuhan keuangan dari calon. Hanya saja beasiswa tidak mencakup semua biaya. Sehingga pelamar disarankan dapat mencari sumber pendanaan tambahan lain untuk menunjang semua keperluan biaya. 

Beasiswa Roberto Rocca terbuka bagi pelamar yang baru akan memulai studi gelar PhD di luar negeri atau saat ini sedang menjalani studi gelar PhD di negara yang bukan asal pelamar. Kandidat yang bisa mendaftar adalah mereka yang mengambil keahlian yang berhubungan dengan Metalurgi, Ilmu Material, Teknik Mesin, dan Teknik Perminyakan seperti diuraikan di bawah:
Metallurgy Engineering
› Carbon and stainless steels

Materials Engineering
› Paint coating for O&G and applications for flat steel
› Nanotechnology Mems applied to sensors for O&G
› Heat transfer
› Plastic deformation processes
› Composite materials
› Non-destructive tests Mechanical Engineering

Mechanical Engineering
› Industrial and electronic automation
› Mechanical design (for example, threads), including machining
› Automotive design
› Modeling

Petroleum Engineering, limited to the aspects of drilling, completion and non-conventional oil and gas production (excluding: geology and geophysics issues)

› Fluid flows analysis
› Pipeline technology
› Well completion and control
› Reservoir simulation
› Enhanced oil recovery processes
› Well logging
› Non-conventional oil production
› Secondary recovery
› String design
› Extreme service conditions (HT/HP)

Data Science
› Automation sensors. Internet of things. Big data and business analytics.
› Laser optics
› High level IT

Persyaratan: 
▪ Pelamar merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (Indonesia, Arab Saudi, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai). 
▪ Baru akan memulai program Master atau PhD di luar negara asal atau saat ini telah memulai program PhD tersebut di luar negeri
▪ Karyawan dari perusahaan sponsor (beasiswa) tidak memenuhi syarat
▪ Kandidat bebas menetapkan universitas di luar negeri, namun komite ilmiah program akan mempertimbangkan pilihan universitas dan program studi kandidat tersebut dalam evaluasi dan memilih penerima beasiswa. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa Roberto Rocca 2019 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Lengkapi formulir tersebut dan lampirkan juga CV pelamar maksimal 3 halaman beserta surat rekomendasi (diisi online oleh pemberi rekomendasi).

Kontak:
Roberto Rocca Education Program
Leandro N. Alem 1067 Ave, – 23rd Floor
(C1001ADA) Buenos Aires
Argentina
e: info@robertorocca.org
w: www.robertorocca.org
12/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag 2019

Program Beasiswa 5000 Doktor yang dicanangkan Kementerian Agama RI kembali dibuka untuk studi luar negeri 2019. Sebelumnya, Kemenag juga membuka beasiswa S3 dalam negeri di sejumlah perguruan tinggi tanah air. Sasaran beasiswa S3 Kemenag ini adalah para dosen maupun tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) lingkup Kemenag.

Dengan program beasiswa S3 luar negeri Kemenag tersebut, kandidat dapat melanjutkan studi doktoral ke universitas-universitas terbaik yang ada di luar negeri.

Beasiswa studi S3 luar negeri Kemenag terdiri dari dua skema, yaitu program reguler dan program kerjasama. Program Reguler Bantuan Studi S3 Luar negeri merupakan program bantuan yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada calon penerima bantuan untuk melanjutkan studi S3 di universitas-universitas luar negeri yang berkualitas. Pelamar diberi kesempatan untuk memilih universitasnya sendiri.

Sementara, Bantuan Studi S3 Luar negeri Program Kerjasama merupakan salah satu bentuk upaya akselerasi pengiriman tenaga pendidik dan kependidikan untuk studi S3 di perguruan tinggi luar negeri yang telah memiliki kerjasama dengan Kementerian Agama.

Perguruan Tinggi Partners dan Skema Kerjasama:

Program Kerjasama untuk Bantuan Studi S3 Luar negeri memiliki beberapa skema, yaitu:
1. Special Pathways Leading to PhD (SPL-PhD)
   University of Canberra
   University of Western Sydney
   Central Queensland University
2. MoRA-ATN Research and Innovation Scholarship (MoARIS)
3. MoRA-McGill Scholarship on Religion and Society
4. MoRA-Coventry Peace and Social Relations Studies
5. MoRA-France Scholarship on Applied Science and Technology (SAST)
6. MoRA-Leiden Scholarship on Religion and Society

Beasiswa yang diberikan Kemenag untuk program S3 luar negeri mencakup:
1. Biaya Program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia
2. Biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik
3. Biaya ujian IELTS® atau TOEFL® serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia (satu kali)
4. Biaya pendaftaran (admission fee)
5. Biaya kuliah (tuition fee)
6. Biaya hidup (living cost) selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun)
7. Biaya settlement (settlement allowance)
8. Asuransi kesehatan
9. Biaya buku (book allowance) tahun 1-3
10. Biaya tiket pulang pergi (return airfare)
11. Biaya visa
12. Biaya tunjangan keluarga (diberikan mulai tahun kedua selama maksimal 2 tahun)
13. Bantuan riset (satu kali)
14. Biaya mengikuti international conference sebagai pembicara.

Ketentuan Umum:
Program ini diperuntukkan bagi:
1. Dosen Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan Dosen pada Fakultas Agama Islam pada PTU
2. Tenaga Kependidikan Pegawai Negeri Sipil di PTKI
3. Pegawai Negeri Sipil pada Unit Eselon I Kementerian Agama pusat
4. Dosen Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan pada Fakultas Agama Islam pada PTU;
5. Tenaga Kependidikan Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI;
6. Alumni S2 Universitas Luar Negeri pada Kajian Islam

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020 (S1, S2, S3)

Persyaratan Khusus:
Pendaftar Bantuan Studi S3 Luar Negeri, baik Program Reguler maupun Program Kerjasama, WAJIB melampirkan:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) dalam bahasa Inggris;
d. SK pertama dan SK terakhir asli yang teregalisir(dalam 1 file);
e. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 dalam bahasa Indonesia (atau bahasa asli dokumen) dan bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (sworn translator). Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya. Dokumen dilampirkan dalam 1 file;
g. Sertifikat tes bahasa asing dengan masa berlaku maksimal 2 tahun sejak diterbitkan oleh lembaga resmi dengan ketentuan:
   1) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Inggris, termasuk perguruan tinggi di Perancis yang tergabung dalam INSA (lihat program kerjasama SAST), diwajibkan melampirkan sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 500, atau TOEFL IBT® 61, atau TOEFL CBT® 173, atau TOEIC® 700, atau PTE® (Pearson Test of English) 38, atau IELTS™ 5.0.
   2) untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Arab, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Arab TOAFL dengan skor sekurang-kurangnya 450 atau yang setara DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   3) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Perancis, diwajibkan melampirkan Sertifikat DELF B1 DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   4) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa asing lainnya, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   5) Sertifikat bahasa Inggris yang dilampirkan adalah yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOEIC (https://www.ets.org/toeic) atau PTE (https://pearsonpte.com/). Panitia hanya menerima sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh penyelenggara tes tersebut di atas.
h. Pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
i. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
j. Pernyataan kebenaran dan keaslian dokumen, download surat pernyatan;
k. Rencana Penelitian (proposal) disertasi (maksimal 5 halaman) dalam Bahasa Inggris atau bahasa lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
l. Bukti korespondensi dengan calon pembimbing (supervisor) di tempat tujuan studi, download contoh format korespondensi;
m. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan (bila ada)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag untuk Studi 2019 dilakukan secara online di laman scholarship.kemenag.go.id

Anda dapat mengunduh terlebih dahulu template maupun format dari dokumen aplikasi yang diminta. Selanjutnya silakan buka laman Registrasi untuk membuat akun. Sebelum nantinya dapat mengunggah dokumen aplikasi yang diminta di persyaratan khusus.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 10 Juli s/d 30 Desember 2018.

Seleksi:
Ada dua tahapan seleksi, yaitu seleksi Tahap I dan seleksi Tahap II. Seleksi tahap I merupakan seleksi administrasi di mana kelengkapan dokumen dari pendaftar akan direview kesesuaian serta keasliannya. Bagi pendaftar yang telah memenuhi syarat administrasi, akan masuk ke dalam seleksi tahap II. Pada tahap ini, calon penerima beasiswa akan melalui tes yang terdiri dari penulisan esai, wawancara, tes bahasa, TPA dan psikotes. Bagi mereka yang lulus pada seleksi tahap II (sebagai awardee), akan diikutsertakan ke dalam program Persiapan Bahasa Asing dan Akademik – Language and Academic Preparation (LAP) Program.

Kontak:
T: +62 812 8781 3031
W: scholarship.kemenag.go.id
E: morascholarship@gmail.com
11/29/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SMA Australian Independent School (AIS Indonesia) 2019

Sedang mencari beasiswa SMA 2019 yang bisa Anda lamar? Peluang beasiswa SMA satu ini menawarkan kesempatannya. Australian Independent School (AIS) secara khusus membuka beasiswa SMA yang ditujukan bagi para pelajar di Indonesia untuk tahun ajaran 2019.  Melalui 2019 AIS Annual IB Diploma Scholarship Program, Anda akan mendapatkan beasiswa penuh untuk biaya pendidikan selama tiga tahun di kampus AIS Indonesia yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan.

Tahun ini ada empat pelajar Indonesia yang akan dipilih untuk menerima beasiswa dari AIS Indonesia. Mereka akan mulia belajar pada April 2019 hingga tiga tahun ke depan, atau selesai pada Desember 2021.

Para siswa yang tamat nantinya akan memperoleh predikat International Baccalaureate (IB) Diploma yang setara ijazah SMA dan bisa dipergunakan untuk melanjutkan kuliah baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Rincian beasiswa yang diberikan meliputi tanggungan 100 persen biaya sekolah, 100 persen biaya ujian IB Diploma, serta 100 persen biaya modal pengembangan sekolah selama durasi beasiswa.

Meski sudah menanggung sebagian besar kebutuhan sekolah, ada beberapa biaya yang harus didanai sendiri, seperti biaya seragam sekolah dan biaya kegiatan kampus dan kegiatan ekstrakurikuler.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia dan menetap di Indonesia
2. Mahir dalam berbahasa Inggris
3. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
4. Memperlihatkan kualitas pribadi dan sifat yang tercakup dalam profil pelajar IB
5. Tidak terdaftar di kampus AIS Indonesia manapun
6. Saat ini sedang duduk bangku kelas 1 SMA (Tahun 10)

Simak juga » Beasiswa Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Dokumen aplikasi:
1. Hasil rapor sekolah dua tahun terakhir
2. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
3. Copy paspor atau bukti kewarganegaraan
4. Dua lembar pasfoto pelajar ukuran paspor
5. Essay 500 kata dalam bahasa Inggris

*Essay menjelaskan mengapa Anda tertarik dengan peluang beasiswa ini, apa manfaat yang Anda rasa dapat peroleh dengan peluang tersebut, dan jelaskan bagaimana cara ikut program ini bisa menguntungkan pihak sekolah dan masyarakat secara luas.

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan beasiswa SMA dari AIS Indonesia tahun 2019 dengan cara melengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas dan ditujukan ke Admission Office.

Ada dua pilihan pendaftaran. Anda bisa memilih salah satunya.

Pendaftaran via email:
Scan dokumen aplikasi yang diminta di atas, kemudian kirim melalui email: scholarship@ais-Indonesia.com

Pendaftaran via pos:
Kirimkan dokumen aplikasi yang diminta di atas via pos ke alamat:

Admissions Office
Australian Independent School
Jl. Kemang Timur No 81, Kemang
Jakarta 12730

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 29 November 2018. Kandidat yang telah mengirimkan dokumen aplikasi akan diseleksi untuk mengikuti tes online (matematika dan bahasa Inggris) yang dilaksanakan 7 - 8 Desember 2018 di kampus AIS Jakarta.

Selanjutnya kandidat yang lolos tes online akan diundang untuk mengikuti seleksi wawancara dalam bahasa Inggris antara 11 - 12 Desember 2018. Undangan ini akan diberitahukan melalui email. Pengumuman hasil seleksi sendiri akan diberitahukan pada 14 Desember 2018. Semoga berhasil!

Kontak:
Email: scholarship@ais-Indonesia.com
Website: www.ais-indonesia.com
10/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Endeavour S2, S3, Riset, Vokasi, Training

Jika belum lama ini ditawarkan Beasiswa Australia Awards, beasiswa negeri kanguru satu ini tak kalah prestisiusnya. Endeavour Leadership Program (ELP). Bisa dibilang Beasiswa Endeavour lebih sengit, karena terbuka buat kandidat di seluruh dunia. Memang sebanding dengan nilai beasiswa yang disediakan. Sebab jika terpilih calon akan diganjar dengan beasiswa full yang nilainya mencapai miliaran rupiah. 

Saat ini Pemerintah Australia resmi membuka Beasiswa Endeavour 2019 yang meliputi berbagai jenjang. Bagi kandidat internasional seperti Indonesia, Anda bisa memanfaatkan Beasiswa Endeavour ini untuk mengambil program S2, S3, kegiatan riset, pendidikan vokasi dan training, serta pelatihan pengembangan profesionalisme di universitas-universitas terbaik Australia. Beasiswa Endeavour terbuka untuk semua program yang tersedia di australia.

Kandidat yang berhasil meraih Beasiswa Endeavour 2019 di antaranya akan memperoleh tunjangan kemandirian sebesar $2.000 hingga $4.000 tergantung kategori dan durasi beasiswa, biaya perjalanan $3.000 (dalam keadaan tertentu dapat dibayarkan hingga $4.500, tanggungan biaya pendidikan hingga $30.000 atau $13.000 per tahun,  uang saku bulanan sebesar $3.000, asuransi kesehatan, dan asuransi perjalanan.

Kategori Beasiswa:
Endeavour Postgraduate Leadership Award
Beasiswa ditawarkan untuk kandidat internasional yang ingin mengambil gelar master atau PhD (kuliah biasa atau riset) di Australia. Durasi maksimum adalah 2 tahun untuk beasiswa S2 dan 4 tahun untuk beasiswa S3. Biaya pendidikan (tuition fee) yang ditanggung hingga $30.000 per tahun. Beasiswa PhD bernilai total $272.500 (± Rp 2,75 miliar) dan beasiswa master bernilai total $140.500 (± Rp 1,41 miliar).

Endeavour Research Leadership Award
Beasiswa Endeavour satu ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil riset singkat untuk master, PhD, maupun riset postdoktoral di Australia. Durasi beasiswa  4 – 6 bulan dengan nilai total $24.500 (± Rp 247 juta).

Endeavour Vocational Education and Training (VET) Leadership Award
Beasiswa ini ditawarkan bagi kandidat internasional yang ingin mengambil pendidikan vokasi maupun training di Australia. Jenjang yang ditawarkan meliputi Australian Diploma, Advanced Diploma atau Associate Degree. Beasiswa berdurasi 1 – 2,5 tahun. Tuition fee yang ditanggung hingga $13.000 per tahun. Beasiswa Endeavour VET bernilai total $131.000 (± Rp 1,32 miliar).

Endeavour Executive Leadership Award
Jika Anda seorang pekerja profesional dan ingin mengembangkan profesionalisme Anda, Endeavour Executive Leadership Award bisa menjadi solusinya. Beasiswa berdurasi 1- 4 bulan berupa pelatihan pengembangan profesional di Australia. Nilai beasiswa ditawarkan hingga $18.500 (± Rp 186 juta).

*Ctt: Nilai beasiswa dalam mata uang dolar Australia.

Persyaratan:
1. Mendaftar sebagai individu atau melalui institusi pelamar
2. Mengajukan aplikasi hingga paling lambat tanggal penutupan, menjawab semua pertanyaan dan melampirkan semua dokumen yang disebutkan di formulir aplikasi
3. Bagi pelamar individu:
   a) Tidak sedang menerima beasiswa International Individual Endeavour Leaders
   b) Berusia 18 tahun atau lebih pada saat dimulainya beasiswa
   c) Tidak menerima beasiswa lainnya dari Pemerintah Australia
   d) Untuk beasiswa postgraduate atau VET, perkuliahan yang diambil di bawah Australian Qualifications Framework di salah satu organisasi Australia. Organisasi tersebut haruslah lembaga perguruan tinggi (HEP) yang disetujui atau organisasi pelatihan terdaftar (RTO)
4. Bagi pelamar melalui institusi:
   a) Merupakan lembaga perguruan tinggi (HEP) yang disetujui atau organisasi pelatihan terdaftar (RTO)
   b) Mahasiswa yang berpartisipasi berusia 18 tahun atau lebih saat mereka memulai beasiswa

Simak juga » Pilihan Beasiswa Luar Negeri Terbaru S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
Rincian dokumen aplikasi yang diminta untuk pengajuan beasiswa Endeavour 2019 bisa dilihat pada gambar berikut:

beasiswa endeavour, endeavour scholarship, ELP, beasiswa endeavour 2019, endeavour 2019, beasiswa endeavour s2, beasiswa endeavour s3
img: internationaleducation.gov.au

Ket: Dokumen yang diconteng menandakan diminta dalam pengajuan aplikasi. Jika disilang berarti tidak diminta. Sorot dokumen yang diminta pada bidang “International Applicants” berdasarkan urutan pilihan beasiswa. Penjelasan masing-masing dokumen tertera di panduan beasiswa pada laman Endeavour.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Endeavour 2019 dilakukan secara online di laman Endeavour. Harap lengkapi semua dokumen yang diminta dan perhatikan pula penjelasan tiap dokumen yang diperlukan. Scan fotokopi dokumen yang telah dilegalisir sebelum diunggah. Selain itu sertakan juga terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris jika dokumen aslinya berbahasa Indonesia. Pelamar dapat mengajuan beasiswa lebih dari satu, namun aplikasi harus dibuat terpisah berdasarkan kategori beasiswa yang dipilih.

Satu hal lagi, gunakan email yang berbeda jika Anda mendaftar beasiswa Endeavour lebih dari satu untuk kategori yang sama. Jika Anda sudah pernah mendaftar periode sebelumnya, silakan buat akun baru dan mendaftar ulang lagi.

Aplikasi beasiswa diterima paling lambat 15 November 2018. Kandidat yang terpilih maupun tidak terpilih akan diberitahu pada Februari 2019 melalui email. Jangan lupa cek email di bulan tersebut. Informasi pertanyaan dapat diajukan via email: ELP.enquiries@scopeglobal.com atau dapat disimak melalui laman Endeavour di atas. Semoga berhasil!
10/09/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Hubungan International di Australia Full

Bagi Anda yang menginginkan beasiswa S2 hubungan internasional di luar negeri, peluang beasiswa di Australia ini patut dipertimbangkan. Hedley Bull Scholarhsip. Beasiswa S2 studi hubungan internasional yang berlangsung di Australian National University (ANU). Beasiswa ditujukan bagi pelamar yang akan mengambil gelar Master of International Relations (Advanced) di kampus tersebut.

Beasiswa S2 yang disediakan Hedley Bull Scholarship berupa tanggung full biaya kuliah (tuition fee) selama empat semester atau dua tahun. Beasiswa ini cocok buat Anda yang memiliki keterbatasan dana melanjutkan studi di luar negeri, semisal Australia. Nantinya, jika terpilih pelamar hanya perlu membiayai kebutuhan lain, seperti biaya hidup, biaya perjalanan, dll.

Persyaratan
√ Pelamar harus memenuhi syarat masuk di Master of International Relations (Advanced). MIR (Adv).
√ Pelamar harus memiliki gelar sarjana atau setara dengan nilai rata-rata 70% (sekitar IPK 3.00).
√ Selain itu pelamar harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ditetapkan universitas (TOEFL PBT 570, TOEFL IBT 80, atau IELTS 6.5).

Simak juga » Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Pendaftaran
Ketika mendaftar ke program Master of International Relations (Advanced) di ANU, pelamar yang memenuhi syarat beasiswa harus menyertakan surat pengantar (covering letter) yang menjelaskan ketertarikan Anda agar dipertimbangkan di beasiswa Hedley Bull Scholarship. Lampiran surat pengantar tersebut bersama aplikasi pendaftaran program master lainnya sudah dianggap merupakan pendaftaran ke program beasiswa.

Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 31 Oktober 2018. Hasil seleksi akan diberitahukan kepada pelamar pada minggu pertama Januari 2019. Informasi lebih lanjut bisa hubungi nomor kontak +61 2 6125 3793 atau email ir@anu.edu.au
8/09/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa untuk periode pertama berakhir 31 Agustus 2018 untuk perkuliahan semester 1 2019, deadline periode kedua 31 Januari 2019 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2019, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2019 untuk perkuliahan di November 2019. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
8/01/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Ini salah satu pilihan beasiswa full untuk jenjang S2 dan S3 di Australia. Beasiswanya ditawarkan Flinders University melalui skema Australian Government Research Training Program (AGRTP) Scholarships. Beasiswa AGRTP ini menawarkan kesempatan bagi kandidat internasional, seperti Indonesia yang ingin melanjutkan S2 maupun S3 riset pada program-program studi di Flinders University.

Seperti tahun lalu, ada 10 beasiswa disediakan tahun ini yang bisa diraih. Sasarannya adalah kandidat-kandidat yang memiliki bakat istimewa dalam melakukan penelitian independen.

Pemberian beasiswa berlangsung selama dua tahun untuk program S2 riset dan tiga tahun untuk program S3 riset. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan dan tunjangan hidup. Biaya kuliah di Flinders University sepenuhnya akan ditanggung oleh AGRTP. Kemudian juga disediakan tunjangan hidup sebesar  $27.082 (± Rp 283 juta) per tahun bebas pajak dan juga asuransi kesehatan.

Penerima beasiswa nantinya juga akan diberikan tunjangan pembentukan hingga $1.485 saat pertama kali tiba di Flinders untuk membantu biaya relokasi dan tiket pesawat.

Persyaratan:
1. Pelamar harus memenuhi persyaratan masuk akademik univeristas untuk gelar Masters by research atau Doctorate by research
2. Pelamar wajib telah menyelesaikan gelar yang setara dengan First Class Hons Australia (Gelar S1)
3. Pelamar harus memenuhi level kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan Flinders University bagi mahasiswa internasional saat mendaftar.
4. Pelamar belum memiliki kualifikasi gelar penelitian yang setara. Pendaftaran hanya terbuka bagi mahasiswa yang mengambil gelar riset di Australia untuk pertamakalinya.
5. Pelamar bukan warganegara Australia, status penduduk tetap Australia atau warganegara New Zealand. 

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Bukti email kesepakatan dari calon pembimbing yang bersedia membimbing Anda jika berhasil
2. Maksimal lima publikasi disertai sampul
3. Transkrip akademik untuk semua jenjang universitas, diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris.
4. Proposal riset sekitar 500 kata yang menjabarkan masalah, hipotesis atau pertanyaan, serta metodologi atau pendekatan
5. Referee akademik yang dikirim ke email:  rhdscholarships@flinders.edu.au paling lambat 13 Agustus 2018
6. Curriculum vitae

Pendaftaran:
Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan dalam bahasa Inggris. Buat dalam bentuk PDF dan namai masing-masing dokumen dengan format: nama anda_nama dokumen. Contoh: Hamid_Transcript

Sebelum mendaftar ke program beasiswa, pelamar terlebih dahulu mendaftar ke program studi riset yang diminati di Flinders University serta mendapatkan akun aktif di Flinders atau Flinders Authentication Name (FAN). Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman portal aplikasi Flinders University. Kemudian setelah memiliki akun aktif, pelamar dapat langsung mengajukan beasiswa di laman yang sama, tepatnya di tab "My Scholarship" dengan melampirkan dokumen aplikasi seperti di minta di atas. Batas akhir pengajuan beasiswa di Flinders University adalah 13 Agustus 2018.

Penjelasan lebih lanjutnya bisa Anda simak di panduan aplikasinya. Semoga berhasil!
6/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa FINCAD buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia

Ada banyak pilihan beasiswa S2 dan beasiswa S3 yang tersedia di luar sana yang bisa Anda raih tahun ini. Misalnya FINCAD Women in Finance Scholarhip. Ini adalah program beasiswa postgraduate yang ditawarkan lembaga penyedia portofolio perusahaan dan analisis resiko ini bagi mahasiswa seluruh dunia yang melanjutkan studi mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa FINCAD  terbuka bagi para perempuan dari segala usia dan kewarganegaraan yang mengambil studi di bidang Keuangan, di sekolah pascasarjana terakreditasi.

Beasiswa yang ditawarkan sebesar US$10.000 untuk menunjang biaya studi pascasarjana yang tengah diambil. Yang menarik, beasiswa ini tidak membatasi lokasi tempat studi selama perguruan tinggi tersebut terakreditasi. 

Persyaratan:
Pelamar merupakan perempuan yang terdaftar di sebuah program pascasarjana pada universitas yang terakreditasi oleh lembaga nasional atau internasional. Selain itu pelamar harus terdaftar dan mengikuti program secara penuh waktu selama tahun akademik 2018 - 2019.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 untuk PNS, TNI, dan Polri

Dokumen aplikasi:
1. Resume atau CV
2. Dua surat referensi beasiswa dari orang yang sesuai (misalnya, profesor atau dosen universitas yang relevan, supervisor atau rekan kerja)
3. Ijazah dan transkrip sarjana
4. Confirmasi penerimaan atau pendaftaran ke program pascasarjana untuk tahun akademik 2018 - 2019
5. Karya tulis (opsional)

Pendaftaran:
Siapkan dokumen yang dibutuhkan berdasarkan daftar di atas. Buat nama file dokumen dengan susunan: {family name}{given name}{document name}.{file extension}

Contoh: smithsarahCV.pdf, smithsarahLetter1.pdf,

Dokumen dibuat dalam format jpg, pdf, atau gif.

Selanjutnya unggah dokumen tersebut di laman FINCAD paling lambat 30 Juni 2018. Semua pelamar nantinya akan diberitahu hasil seleksi dan pemenang beasiswa melalui email yang diperkirakan waktunya pada musim gugur 2018. Informasi lebih lanjut juga bisa disimak di laman FINCAD (www.fincad.com). Semoga berhasil!
5/19/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, Polri Program S2 dan S3 LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa Afirmasi LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri. Dengan BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri ditawarkan LPDP bersamaan dengan program beasiswa Reguler dan beasiswa dokter spesialis. Untuk mengajukan beasiswa ini, Anda harus diusulkan dari institusi asal dan area disiplin ilmu yang diambil sangat dibutuhkan oleh institusi tempat asal bekerja.

Persyaratan:
Program Magister
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI.
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh:
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia dan instansi masing-masing setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri; dan
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) program magister baik di Perguruan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 dari skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar Magister Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650.
    b. TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar Program BPI Magister Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 75/IELTS™ 6,5/TOEIC®750.
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi sarjana/sarjana terapan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Magister Dalam Negeri;
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara;
18. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 - 2019

Program Doktor:
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/Khusus TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh :
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 42 (empat puluh dua) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan atau telah menyelesaikan sarjana/sarjana terapan yang memenuhi kualifikasi untuk langsung program doktoral.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar BPI Program Doktoral Dalam Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya :
    a. TOEFL ITP® 530/iBT® 70/IELTS™ 6,0/TOEIC® 700;
    b. TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar BPI Program Doktoral Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 94/ IELTS™ 7,0/TOEIC® 850;
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Doktoral yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Doktoral dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Masa studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan yang tertuang dalam LoA Unconditional. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Doktoral hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih 1 negara;
18. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.
LoA Unconditional:
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka hak sebagai Calon Penerima Beasiswa akan gugur dan status beasiswanya akan diputus.
6. LPDP dapat membantu dan/atau menerima konsultasi tentang LoA Unconditional bagi calon penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional.
7. LPDP dapat melakukan penempatan perguruan tinggi tujuan bagi Calon Penerima Beasiswa tujuan luar negeri melalui kerjasama perguruan tinggi luar negeri.
8. Jika terdapat satu hal yang mengharuskan LPDP menetapkan kebijakan lain tentang LoA Unconditional, maka LPDP dapat menentukan kebijakan tersebut pada tahun berjalan.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri dari LPDP 2018 dilakukan secara online. Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di halaman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di sistem pendaftaran online beasiswa LPDP tersebut. Sebelum mendaftar, ada baiknya untuk melihat terlebih dahulu Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri LPDP untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Selanjutnya untuk pendaftaran BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.

Proses Seleksi:
A. Seleksi Administrasi
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya telah memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti proses Seleksi Berbasis Komputer.
      d. Pendaftar yang lulus Seleksi Administrasi akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama LPDP.
   3. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
   4. Pendaftar yang belum memenuhi syarat administrasi pada pendaftaran online diperbolehkan mendaftar kembali.
   5. Pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi ditetapkan peserta Seleksi Berbasis Komputer.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi berbasis komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik;
      b. Soft Kompetensi; dan
      c. On the spot essay writing;
   2. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   3. Peserta seleksi berbasis komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali seleksi BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI di periode berikutnya.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi berbasis komputer berhak mengikuti Seleksi Substansi.

C. Seleksi Substansi
   1. Seleksi Substansi terdiri atas:
      a. Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
      b. Leaderless Grup Discussion (LGD);
      c. Wawancara
   2. Peserta wajib melakukan presensi terlebih dahulu di tempat seleksi substansi.
   3. Peserta wajib menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh oleh tim verifikator.
   4. Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen sebelum mengikuti wawancara.
   5. Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LPDP.
   6. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP;
      b. tidak lengkap dengan persyaratan LPDP; dan/atau
      c. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   7. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen akan dimasukan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.
   8. Seleksi substansi dilakukan melalui tatap muka di lokasi seleksi substansi yang ditentukan berdasarkan pilihan pendaftar saat pendaftaran online.
   9. Seleksi substansi dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang telah ditetapkan oleh LPDP.
   10. Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno Tim Penyeleksi Beasiswa.
   11. Hasil rapat pleno berupa daftar peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan digunakan sebagai bahan pertimbangan pada rapat Direksi LPDP.

D. Penetapan Kelulusan
   1. Penetapan kelulusan bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
   2. Peserta yang ditetapkan kelulusannya ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.
   3. Hasil penetapan kelulusan seleksi disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email dan/atau media elektronik lainnya.
   4. Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi BPI pada periode selanjutnya.
   5. Ketentuan lebih lanjut mengenai calon penerima beasiswa diatur melalui Peraturan Direktur Utama mengenai pedoman pelaksanaan studi.

Pertanyaan terkait Beasiswa Afirmasi LPDP bisa disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat melalui call center LPDP di 1500652. Semoga berhasil!
5/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya