Beasiswa FINCAD buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia

Ada banyak pilihan beasiswa S2 dan beasiswa S3 yang tersedia di luar sana yang bisa Anda raih tahun ini. Misalnya FINCAD Women in Finance Scholarhip. Ini adalah program beasiswa postgraduate yang ditawarkan lembaga penyedia portofolio perusahaan dan analisis resiko ini bagi mahasiswa seluruh dunia yang melanjutkan studi mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa FINCAD  terbuka bagi para perempuan dari segala usia dan kewarganegaraan yang mengambil studi di bidang Keuangan, di sekolah pascasarjana terakreditasi.

Beasiswa yang ditawarkan sebesar US$10.000 untuk menunjang biaya studi pascasarjana yang tengah diambil. Yang menarik, beasiswa ini tidak membatasi lokasi tempat studi selama perguruan tinggi tersebut terakreditasi. 

Persyaratan:
Pelamar merupakan perempuan yang terdaftar di sebuah program pascasarjana pada universitas yang terakreditasi oleh lembaga nasional atau internasional. Selain itu pelamar harus terdaftar dan mengikuti program secara penuh waktu selama tahun akademik 2018 - 2019.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 untuk PNS, TNI, dan Polri

Dokumen aplikasi:
1. Resume atau CV
2. Dua surat referensi beasiswa dari orang yang sesuai (misalnya, profesor atau dosen universitas yang relevan, supervisor atau rekan kerja)
3. Ijazah dan transkrip sarjana
4. Confirmasi penerimaan atau pendaftaran ke program pascasarjana untuk tahun akademik 2018 - 2019
5. Karya tulis (opsional)

Pendaftaran:
Siapkan dokumen yang dibutuhkan berdasarkan daftar di atas. Buat nama file dokumen dengan susunan: {family name}{given name}{document name}.{file extension}

Contoh: smithsarahCV.pdf, smithsarahLetter1.pdf,

Dokumen dibuat dalam format jpg, pdf, atau gif.

Selanjutnya unggah dokumen tersebut di laman FINCAD paling lambat 30 Juni 2018. Semua pelamar nantinya akan diberitahu hasil seleksi dan pemenang beasiswa melalui email yang diperkirakan waktunya pada musim gugur 2018. Informasi lebih lanjut juga bisa disimak di laman FINCAD (www.fincad.com). Semoga berhasil!
5/19/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, Polri Program S2 dan S3 LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa Afirmasi LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri. Dengan BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri ditawarkan LPDP bersamaan dengan program beasiswa Reguler dan beasiswa dokter spesialis. Untuk mengajukan beasiswa ini, Anda harus diusulkan dari institusi asal dan area disiplin ilmu yang diambil sangat dibutuhkan oleh institusi tempat asal bekerja.

Persyaratan:
Program Magister
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI.
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh:
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia dan instansi masing-masing setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri; dan
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) program magister baik di Perguruan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 dari skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar Magister Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650.
    b. TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar Program BPI Magister Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 75/IELTS™ 6,5/TOEIC®750.
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi sarjana/sarjana terapan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Magister Dalam Negeri;
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara;
18. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 - 2019

Program Doktor:
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/Khusus TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh :
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 42 (empat puluh dua) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan atau telah menyelesaikan sarjana/sarjana terapan yang memenuhi kualifikasi untuk langsung program doktoral.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar BPI Program Doktoral Dalam Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya :
    a. TOEFL ITP® 530/iBT® 70/IELTS™ 6,0/TOEIC® 700;
    b. TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar BPI Program Doktoral Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 94/ IELTS™ 7,0/TOEIC® 850;
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Doktoral yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Doktoral dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Masa studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan yang tertuang dalam LoA Unconditional. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Doktoral hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih 1 negara;
18. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.
LoA Unconditional:
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka hak sebagai Calon Penerima Beasiswa akan gugur dan status beasiswanya akan diputus.
6. LPDP dapat membantu dan/atau menerima konsultasi tentang LoA Unconditional bagi calon penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional.
7. LPDP dapat melakukan penempatan perguruan tinggi tujuan bagi Calon Penerima Beasiswa tujuan luar negeri melalui kerjasama perguruan tinggi luar negeri.
8. Jika terdapat satu hal yang mengharuskan LPDP menetapkan kebijakan lain tentang LoA Unconditional, maka LPDP dapat menentukan kebijakan tersebut pada tahun berjalan.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri dari LPDP 2018 dilakukan secara online. Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di halaman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di sistem pendaftaran online beasiswa LPDP tersebut. Sebelum mendaftar, ada baiknya untuk melihat terlebih dahulu Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri LPDP untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Selanjutnya untuk pendaftaran BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.

Proses Seleksi:
A. Seleksi Administrasi
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya telah memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti proses Seleksi Berbasis Komputer.
      d. Pendaftar yang lulus Seleksi Administrasi akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama LPDP.
   3. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
   4. Pendaftar yang belum memenuhi syarat administrasi pada pendaftaran online diperbolehkan mendaftar kembali.
   5. Pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi ditetapkan peserta Seleksi Berbasis Komputer.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi berbasis komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik;
      b. Soft Kompetensi; dan
      c. On the spot essay writing;
   2. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   3. Peserta seleksi berbasis komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali seleksi BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI di periode berikutnya.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi berbasis komputer berhak mengikuti Seleksi Substansi.

C. Seleksi Substansi
   1. Seleksi Substansi terdiri atas:
      a. Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
      b. Leaderless Grup Discussion (LGD);
      c. Wawancara
   2. Peserta wajib melakukan presensi terlebih dahulu di tempat seleksi substansi.
   3. Peserta wajib menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh oleh tim verifikator.
   4. Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen sebelum mengikuti wawancara.
   5. Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LPDP.
   6. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP;
      b. tidak lengkap dengan persyaratan LPDP; dan/atau
      c. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   7. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen akan dimasukan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.
   8. Seleksi substansi dilakukan melalui tatap muka di lokasi seleksi substansi yang ditentukan berdasarkan pilihan pendaftar saat pendaftaran online.
   9. Seleksi substansi dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang telah ditetapkan oleh LPDP.
   10. Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno Tim Penyeleksi Beasiswa.
   11. Hasil rapat pleno berupa daftar peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan digunakan sebagai bahan pertimbangan pada rapat Direksi LPDP.

D. Penetapan Kelulusan
   1. Penetapan kelulusan bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
   2. Peserta yang ditetapkan kelulusannya ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.
   3. Hasil penetapan kelulusan seleksi disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email dan/atau media elektronik lainnya.
   4. Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi BPI pada periode selanjutnya.
   5. Ketentuan lebih lanjut mengenai calon penerima beasiswa diatur melalui Peraturan Direktur Utama mengenai pedoman pelaksanaan studi.

Pertanyaan terkait Beasiswa Afirmasi LPDP bisa disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat melalui call center LPDP di 1500652. Semoga berhasil!
5/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2018 – 2019

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2018, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2018

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri  2018 (Unduh)
Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2018 (Unduh)
5/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 International Water Center (IWC) Ditanggung Full

Tiap tahun program beasiswa S2 yang diberi nama IWC Maters Scholarships ini dibuka bagi pelajar internasional. Penyedianya adalah International Water Center (IWC), sebuah organisasi di Australia yang bekerja pada penelitian, pendidikan, serta jasa ahli di bidang manajemen air terpadu. Tahun 2018, IWC menyediakan dua jenis beasiswa yang bisa dilamar. Pertama adalah beasiswa Tipe A dan kedua beasiswa Tipe B. Keduanya berbeda. Selain dari jumlah beasiswa yang diterima, calon kandidat juga ditentukan asal negaranya.

Beasiswa Tipe A nilainya AU$92,645 (± Rp 897 juta), sedangkan beasiswa Tipe B (± Rp 508 juta). Dari dua jenis beasiswa yang disediakan IWC, pelamar Indonesia bisa melamar ke beasiswa Tipe A. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh. Mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket pp, layanan mahasiswa dan biaya amensti, biaya visa, serta asuransi kesehatan untuk mahasiswa asing.

Beasiswa S2 IWC ditujukan bagi pelamar yang ingin mengambil program Master of Integrated Water Management (MIWM) di Griffith University, Australia yang dimulai pada semester 1 (Februari), 2019.

Persyaratan:
1. Telah menyelesaikan program gelar S1 pada bidang studi yang berhubungan pada perguruan tinggi yang diakui secara internasional
2. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua tahun (digaji maupun sukarela) yang berhubungan dengan program
3. Mahir dalam bahasa Inggris (IELTS minimum 6.5, pBT TOEFL  575 atau iBT TOEFL 79, atau Pearson PTE 58)

Dokumen aplikasi:
1. Resume/CV terbaru
2. Dua surat referensi yang berkaitan dengan akademik dan/atau pekerjaan Anda. Surat harus diberi tanggal di dalam tiga tahun terakhir.
3. Nama dan detil kontak dari dua pemberi referensi yang menyetujui untuk dihubungi sehubungan dengan akademik dan/atau pekerjaan Anda. Ini bisa pemberi referensi yang sama dari surat referensi Anda.
4. Sertifikat bukti kemampuan bahasa Inggris

Simak juga » Beasiswa di Australia Terbaru

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa IWC Masters Scholarships dilakukan secara online. Anda bisa melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Pendaftarannya dibuka hingga 1 Agustus 2018.

Selanjutnya bagi kandidat yang masuk daftar pemeringkatan akan dihubungi (via email) sebelum atau pada 22 Agustus 2018. 

Pada akhir Agustus, kandidat yang masuk pemeringkatan akan diundang untuk mengajukan aplikasi pendaftaran ke MIWM Program, di Griffith University, Australia.

Kemudian pada pertengahan Oktober panel seleksi beasiswa akan menetapkan penerima beasiswa terpilih (setelah melalui pemeringkatan dan menerima unconditional offer pada MIWM Program, di Griffith University). Kandidat yang sukses terpilih beasiswa ini akan diberitahukan pada 2 November 2018 melalui email. Semoga berhasil!

Kontak:
Sir Samuel Griffith Centre (N78_3.28)
Griffith University, 170 Kessels Road, Nathan QLD 4111
Email: admin@watercentre.org
Phone: +61 7 3028 7600
Web: www.watercentre.org
5/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Luar Negeri 2018 – Global Study Awards

Sedang mendaftar kuliah di luar negeri, tapi belum mengajukan beasiswa? The Global Study Awards mungkin bisa menjadi salah satu pilihan. Skema ini menawarkan beasiswa luar negeri 2018 yang ditujukan bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi sarjana atau master di luar negeri. Selama tujuan studi berada di luar negeri, Anda diperkenankan mendaftar beasiswa S1 / S2 Global Study Awards. 

Global Study Awards merupakan beasiswa kuliah bentukan bersama antara British Council IELTS, ISIC Association, dan StudyPortal. Beasiswa ini menyediakan bantuan biaya kuliah dengan nilai maksimum 10.000 Poundsterling bagi setiap penerima. Beasiswa tersebut akan dibayarkan untuk biaya kuliah pada tingkat pertama, langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa bersangkutan diterima. 

Jika biaya kuliah yang dikenakan pada tahun tersebut di bawah 10.000 Poundsterling, kelebihan dana bisa dipergunakan untuk biaya hidup selama maksimum 52 minggu, sejak mahasiswa terdaftar di universitas tujuan. 

Persyaratan: 
1. Berusia 18 tahun atau lebih
2. Sudah mengambil tes IELTS di pusat British Council dan menerima salinan resmi Test Report Form (TRF) yang dikeluarkan British Council (setelah 1 Juni 2017)
3. Memiliki International Student Identity Card (ISIC) dan/atau International Youth Travel Card (IYTC) yang valid ketika pendaftaran
4. Berencana mendaftar ke program sarjana atau pascasarjana penuh waktu di luar negeri 
5. Menyerahkan acceptance letter dari institusi terkait
6. Menuliskan ulasan singkat pengalaman studi di www.studyportals.com/review
Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa Global Study Awards saat ini sedang dibuka untuk perkuliahan yang dimulai antara 1 Agustus sampai dengan 31 Oktober 2018. Batas akhir pendaftaran adalah 20 Juli 2018. Bagi Anda yang mengincar beasiswa luar negeri 2018, peluang ini tentunya bisa dimanfaatkan. 

Permohonan beasiswa dapat dilakukan secara online melalu laman Global Study Awards. Di putaran ini ada 2 kuota beasiswa yang tersedia dan bisa diikuti pelamar dari Indonesia. 

Beasiswa diberikan dengan beberapa pertimbangan kriteria seleksi, di antaranya memiliki motivasi yang tinggi serta individu berbakat yang dibuktikan dengan potensi untuk berkontribusi bagi masyarakat melalui studi yang diambil, komitmen yang kuat untuk mengembangkan karir, serta minat yang tulus dalam meningkatkan pemahaman dan pertukaran antar budaya. 

Tim seleksi yang terdiri dari perwakilan dari mitra akan mengkaji dan menilai aplikasi yang masuk. Kandidat kuat yang masuk daftar akan diundang untuk wawancara secara pribadi sebelum penetapan final pemenang. Para pemenang akan diumumkan dalam waktu 3 bulan setelah batas waktu pendaftaran berakhir. 
4/13/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2017 untuk perkuliahan semester 1 2018, deadline periode kedua 31 Januari 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2018, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2018 untuk perkuliahan November 2018. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
4/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP

Ini salah satu beasiswa S2 yang rutin ditawarkan Bank Dunia bagi pelamar di negara-negara berkembang. Joint Japan World Bank Graduate Scholarship Program (JJ/WBGSP). Beasiswa master ini ditawarkan penuh untuk studi di sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika, Eropa, dan kawasan Asia. Ada cukup banyak pilihan universitas terkemuka yang menjadi mitra JJ/WBGSP yang nantinya menjadi tujuan studi bagi pelamar terpilih. 

Beasiswa JJ/WBGSP sendiri didanai oleh Pemerintah Jepang bersama Bank Dunia yang mencakup kebutuhan studi selama mengambil master. Di antara yang ditanggung adalah biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan termasuk tunjangan buku, tiket pp ke negara tujuan, asuransi kesehatan, serta tunjangan perjalanan sebesar $ 500. 

Pilihan universitas: 
AgroParisTech-ENGREF,  Asian Institute of Technology, Australian National University, Brandeis University, CATIE Centro Agronómico Tropical de Investigación y Enseñanza, CERDI-FERDI Universite d'Auvergne, Columbia University, Cornell University, Duke University, Harvard University, Hiroshima University, IHS-Institute for Housing and Urban Development Studies, Institute of Social Studies, International University of Japan, Intstitute of Tropical Medicine, ITC-University of Twente, Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation, Johns Hopkins University, Keio University, Kobe University, Meiji University, Ritsumeikan University, Sciences Po, UNESCO-IHE, Universidad de Chile, Université de Montreal, University of Bradford, University of Chicago, University of London, University of Sussex, dan sejumlah universitas terkemuka lainnya. 

Pilihan universitas dan program yang ditawarkan secara lengkap bisa diunduh di sini.

Persyaratan: 
1. Merupakan warganegara dari anggota Bank Dunia (salah satunya Indonesia)
2. Tidak memiliki kewarganegaraan ganda dengan salah satu negara berkembang 
3. Memiliki kesehatan yang baik
4. Memegang gelar sarjana (atau setara) yang diperoleh setidaknya dalam tiga (3) tahun terakhir sebelum tanggal deadline aplikasi
5. Memiliki pengalaman kerja 3 tahun atau lebih yang terkait dengan pembangunan setelah meraih gelar sarjana (atau setara)
6. Bekerja pada pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan dalam posisi penuh waktu yang dibayar pada saat mengajukan permohonan beasiswa
7. Pada saat atau sebelum tanggal deadline pendaftaran beasiswa, (pelamar) dapat diterima tanpa syarat (unconditional) untuk tahun akademik berikutnya sekurangnya satu program master di universitas pilihan JJ/WBGSP dan berada di luar negara pelamar dan negara tempat tinggal ketika pendaftaran beasiswa dibuka. Surat penerimaan harus diunggah sebelum mengirimkan aplikasi anda. 
8. Bukan Direktur Eksekutif, anggota staf, atau kerabat dari anggota staf Grup Bank Dunia

Dokumen aplikasi: 
1. Dua surat rekomendasi
2. Formulir aplikasi online lengkap
3. Dokumen yang membuktikan bahwa pelamar memenuhi kelayakan persyaratan berdasarkan jumlah tahun dari pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan
4. Ijazah terakhir (tidak perlu menyertakan transkrip)
5. Curriculum vitae dalam bahasa Inggris atau bahasa program gelar master yang pelamar lamar
6. Unconditional Letter of Admission (kecuali untuk Keuangan) di tahun akademik yang baru dari program master universitas pilihan JJ/WBGSP

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP dibuka mulai 22 Februari - 12 April 2018. Ada dua cara pengajuan beasiswa S2 Bank Dunia 2018 - 2019 dari JJ/WBGSP ini. 

Pertama, pelamar mendaftar ke program master universitas partner. Unduh daftar universitas partner. Sekurangnya memilih satu program master. Kemudian pihak universitas yang nantinya akan merekomendasikan nama calon ke Sekretariat JJ/WBGSP setelah melalui tahap pemeringkatan. Hanya pelamar yang direkomendasikan tersebut yang akan diundang JJ/WBGSP untuk mengajukan beasiswa. 

Kedua, pelamar mendaftar ke program master pilihan, termasuk memenuhi persyaratan untuk diterima di universitas bersangkutan (Unduh daftarnya pada paragraph awal di atas). Kemudian secara bersamaan juga mengajukan aplikasi beasiswa JJ/WBGSP secara online paling lambat 12 April 2018. Pada pilihan pertama, universitas yang ditawarkan lebih terbatas, sementara cara kedua pelamar memiliki lebih banyak pilihan universitas serta program studi yang disediakan. 

Untuk cara kedua, berikut langkahnya: Lengkapi semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Sertakan juga terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris jika dokumen yang dimiliki menggunakan bahasa Indonesia atau yang lain. Lalu unggah ke laman website Bank Dunia. Untuk surat rekomendasi harus diajukan sendiri oleh pemberi rekomendasi. Lihat penjelasannya di panduan beasiswa.

Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu untuk memulai pendaftaran (hanya tersedia saat pendaftaran dibuka).
3/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2018 – 2019 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2018 – 2019 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2018 – 2019 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.

Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas) 
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi pendaftar jenjang Masters, memiliki nilai kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL, atau 46 Pearson PTE). Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2 tahun terakhir). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2 tahun terakhir) 
5. Bagi pelamar yang berasal dari fokus daerah prioritas dan kandidat pengecualian lainnnya memiliki IPK setara 2.75 atau lebih, nilai IELTS 5.0, TOEFL pBT 500, atau TOEFL iBT 59, atau PTE Pearson 38.
6. Telah meraih gelar Sarjana jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master, atau
7. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor 
8. Jika mendaftar untuk jenjang doktor, para pelamar yang dipertimbangkan merupakan staf di universitas, lembaga perguruan tinggi, serta staf lembaga penelitian, pembuat kebijakan, serta para kandidat yang ditargetkan di badan-badan yang terkait dengan kegiatan-kegiatan Pemerintah Australia
9. Sangat dianjurkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan oleh pendaftar tersebut 

Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (2 tahun terakhir). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2018 – 2019 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2018. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pelamar akan diseleksi berdasarkan aplikasi yang diajukan dan hanya mereka yang masuk pemeringkatan yang akan dihubungi untuk mengikuti tahap seleksi wawancara.

Kandidat yang berhasil terpilih beasiswa nantinya akan diberitahukan paling lambat Juni 2018.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
3/05/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
4. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
5. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
6. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan lalu menyerahkannya ke alamat berikut: 

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor’s Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

Email: mu.documents@monash.edu

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
2/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2018 – BEASISWA 2019 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.

Bagi pelamar beasiswa S1, baik Anda yang baru lulus SMA/SMK/sederajat maupun yang sudah berstatus sebagai mahasiswa, pilihan beasiswa dapat Anda lihat pada kategori BEASISWA S1. Bagi pelamar beasiswa S2, beasiswa yang bisa Anda daftar tertera pada kategori BEASISWA S2. Begitu pun bagi yang berminat beasiswa S3, silakan temukan beasiswa yang sesuai pada sub BEASISWA S3. Tidak semua beasiswa ditampilkan. Hanya sebagian saja. Khususnya yang sedang buka pendaftaran. Silakan klik link beasiswa untuk penjelasan lebih lanjut.

BEASISWA S1
Berikut Beasiswa S1 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019:

▪ Beasiswa S1 OTS di Universitas Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 April 2018

▪ Beasiswa S1 di University of Adelaide, Australia 2018 - 2019
Deadline : 19 Januari 2018

▪ Beasiswa S1 di University of Iowa, AS 2018 - 2019
Deadlien : 1 Mei 2018

▪ Beasiswa Skripsi S1 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 Full di KAIST Korea 2018 - 2019
Deadline : 29 Juni 2018

▪ Beasiswa S1 di Humber College, Kanada
Deadline : 19 Mei 2018

Deadline : 15 Januari 2018

▪ Beasiswa Full AFDF di Asia dan Amerika 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Beasiswa Non Gelar di Amerika untuk Lulusan SMA/SMK
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S1 di University of Alberta, Kanada 2018 - 2019
Deadline : 18 Desember 2017

▪ Beasiswa Program Pertukaran Mahasiswa S1 2018
Deadline : 31 Desember 2017

▪ Beasiswa Studi Singkat di Australia untuk Lulusan SMA/SMK
Deadline : 29 Oktober 2017

▪ Beasiswa S1 di UBC, Kanada 2018
Deadline : 15 November 2017

▪ Beasiswa S1 di Boston University, AS 2018
Deadline : 1 Desember setiap tahunnya

▪ Beasiswa PPA BCA dan PPTI BCA 2017 - 2018
Deadline : Desember 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Jepang untuk D2, D3, dan S1 2018 – 2019
Deadline : 5 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S1
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2017 – 2018 untuk S1, D3, D2, D1
Deadline : 1 September 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

▪ Pendaftaran Beasiswa Etos S1 di 16 PTN 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PPA 2017 untuk Mahasiswa S1/DIV dan D3
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa BCA 2017 untuk S1 Semua Jurusan
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Zalora 2017
Deadline : 30 September 2017

▪ Beasiswa S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang 2018
Deadline : 7 September 2017

BEASISWA S2
Berikut adalah pilihan beasiswa S2 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019:

Beasiswa S2 Fulbright Pemerintah AS 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di Belgia 2018 - 2019
Deadline : 1 Februari atau 1 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 Eiffel di Perancis 2018 - 2019
Deadline : 12 Januari 2018

▪ Beasiswa Tesis S2 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 Full di Swedia 2018 - 2019
Deadline : 9 Februari 2018

Beasiswa S2 Pemerintah Thaliand 2018 - 2019
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 OTS di Universitas Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 April 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

▪ Beasiswa S2 2018 - 2019 di Radboud University, Belanda 
Deadline : 1 Maret 2018

▪ Beasiswa MBA INSEAD, Prancis 2018 - 2019
Deadline : 19 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 di Utrecht University, Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 Februari 2018

▪ Beasiswa S2 di Swedia dari Chalmers 2018 - 2019
Deadline : 15 Januari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di University of Oxford, UK 2018 - 2019
Deadline : Januari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di University of Cambridge, UK 2018 - 2019
Deadline : 6 Desember 2017 atau 4 Januari 2018

▪  Beasiswa MBA di Said Business School University of Oxford
Deadline : 25 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 dari AAUW di Universitas AS Khusus Wanita
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 MBA Full di Amerika dari Erlangga 2018 - 2019
Deadline : 30 Desember 2017

▪ Beasiswa MSc di Delft University of Technology, Belanda 2018
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017 

▪ Beasiswa S2 di University of Groninge 2018 - 2019
Deadline : 1 Desember

Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda
Deadline : 15 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 di UWE Bristol, UK 2018
Deadline : 17 November 2017

▪ Beasiswa AFDF Asia Foundation di Amerika dan Asia 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemrisktedikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di China 2018 – 2019
Deadline : 28 September 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Endeavour Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2017 – 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 UGM 2017
Deadline : Menyesuaikan Jadwal Kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

▪ Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S2
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Korea 2017
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Bidikmisi untuk Keluarga Kurang Mampu
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Tesis S2 Dalam dan Luar Negeri 2017
Deadline : 15 Oktober 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Afirmasi LPDP Luar Negeri 2017
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Full LPDP 2017- 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Fashion di IFA Paris
Deadline : 31 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di Universitas-Universitas Belgia
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S2 Full di Jerman 2018 di 8 Universitas
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Beasiswa S2 Penuh di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

▪ Beasiswa S2 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S2 di UCSI University, Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

BEASISWA S3
Berikut sebagian di antara pilihan beasiswa S3 yang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019. Anda bisa melamar beasiswa yang dipandang sesuai.

Beasiswa S3 Fulbright Pemerintah AS 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

Beasiswa S3 Dosen di AS dari Fulbright 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

Beasiswa Disertasi S3 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

Beasiswa S3 Eiffel Pemerintah Prancis 2018 - 2019
Deadline : 12 Januari 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

▪ Beasiswa S3 di Singapura 2018 - NUS, NTU, SUTD
Deadline : 1 Januari 2018

▪ Beasiswa di Harvard University, AS 2018
Deadline : 17 Januari 2018

Beasiswa S3 Clarendon di University of Oxford 2018 - 2019
Deadline : Januari 2018

Beasiswa S3 di University of Cambridge, UK 2018 - 2019
Deadline : 4 Januari 2018

Beasiswa S3 di University of Warwick, UK 2018 - 2019
Deadline : 19 Januari 2018

Beasiswa S3 International di University of Cambridge, UK
Deadline : 4 Januari 2018

Beasiswa S3 Pemerintah Swiss 2018 - 2019
Deadline : 11 Desember 2017

Beasiswa S3 AAUW di Universitas AS 2018 - 2019
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda
Deadline : 15 Desember 2017

Beasiswa S3 Full di NTU Singapura 2018 - 2019
Deadline : 30 November 2017

▪ Beasiswa S3 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017

▪ Beasiswa AFDF Asia Foundation di AS dan Asia 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Endeavour di Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Monbukagakusho Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

▪ Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Full NZIDRS di New Zealand 2017 – 2018
Deadline : 30 Agustus 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Kemenag 2017 – 2018
Deadline : 31 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 KGSP di Korea 2017 – 2018
Deadline : Bervariatif

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Unggulan Kemdikbud 2017
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Disertasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 15 Oktober 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Afirmasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Full dari LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemristekdikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Beasiswa S3 Full di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

▪ Beasiswa S3 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S3 di UCSI University Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

Itulah beberapa pendaftaran beasiswa tahun akademik 2017 - 2018 maupun 2018 – 2019 yang bisa dicoba. Jika ingin mengetahui pilihan beasiswa lainnya silakan bukan laman utama beasiswapascasarjana.com. Semoga berhasil!
11/20/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 University of Adelaide, Australia

Bagi siswa internasional (non Australia dan New Zealand), University of Adelaide memiliki sejumlah penawaran beasiswa yang bisa diikuti. Satu di antaranya adalah beasiswa S1 yang menyediakan potongan biaya kuliah (tuition fee). Sebanyak 40 kuota beasiswa disediakan universitas yang terletak di Selatan Australia itu. Potongan biaya kuliah yang diberikan sebesar 25 persen setiap tahunnya dengan durasi selama empat tahun.

Program beasiswa tersebut ditawarkan melalui Adelaide International Undergraduate Scholarships (AIUS). Sesuai bagi Anda yang berminat kuliah di luar negeri dengan pengurangan beban biaya kuliah. Pelamar yang bisa mengajukan permohonan di antaranya lulusan studi foundation, atau lulusan SLTA bagi siswa yang belajar di luar Australia, atau mereka yang ingin transfer ke program gelar di University of Adelaide.

Pelamar beasiswa AIUS dapat mendaftarkan beasiswa untuk semua disiplin ilmu di University of Adelaide dengan beberapa pengecualian, yakni Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBBS), Bachelor of Dental Surgery (BDS), Bachelor of Oral Health, dan Bachelor of Science (Veterinary Bioscience).

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Terbaru

Persyaratan:
Pelamar merupakan siswa internasional serta memiliki prestasi akademik. University of Adelaide akan mempertimbangkan calon yang memiliki nilai akademis setara dengan IPK 6/7 atau nilai 85%.

Pelamar dapat mengajukan semua disiplin ilmu yang tersedia di University of Adelaide dengan pengecualian gelar yang telah disebutkan.

Selain itu pelamar juga dipertimbangkan berdasarkan status kewarganegaraan dan juga pilihan program studi di University of Adelaide.

Pendaftaran:
Sebelum mengajukan beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar di University of Adelaide (international.adelaide.edu.au/apply) dan mengajukan program studi yang diminati dengan pengecualian gelar di atas. Setelah memperoleh letter of offer atau surat penawaran baik conditional atau unconditional, pelamar kemudian bisa mendaftar beasiswa.

Isi formulir beasiswa yang disediakan. Lengkapi semua isian yang diminta, termasuk mengunggah letter of offer yang diperoleh sebelumnya.

Pendaftaran beasiswa untuk perkuliahan semester 1 (Februari) 2018 akan ditutup 19 Januari 2018.

Kandidat terpilih akan diberitahu dalam waktu 4 sampai 6 minggu setelah mengajukan aplikasi. Sementara, bagi mereka yang belum berhasil tidak akan dihubungi. Terkait teknis pendaftaran beasiswa lebih lanjut, pelamar bisa menghubungi email: ioscholarships@adelaide.edu.au
11/09/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Studi Singkat Australia Awards Bidang Kesehatan 2018

Selain menawarkan beasiswa kuliah jenjang S2 dan S3, Australia Awards juga membuka program beasiswa studi singkat (short term award) untuk durasi dua (2) minggu di Australia. Beasiswa studi singkat ini fokus pada bidang kesehatan tropis, dan tahun 2018 para kandidat terpilih akan mengikuti studi singkat tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tuberculosis.

Sebanyak 25 peserta akan dipilih untuk mengikuti studi singkat di Asutralia ini. Dan, yang menarik biaya kegiatan studi singkat tersebut akan ditanggung Australia Awards. Meliputi biaya perjalanan pulang-pergi peserta ke pelatihan pra-studi singkat, biaya perjalanan pulang-pergi peserta dari domisili ke lokasi studi singkat, biaya perjalanan pulang-pergi peserta ke pelatihan pasca-studi singkat, uang saku untuk biaya sehari-hari selama menghadiri studi singkat, dan asuransi perjalanan selama durasi studi singkat di Australia.

Selain tanggungan tersebut, peserta juga akan diberikan akomodasi selama lokakarya pra dan pasca studi singkat di Australia, transportasi ke dan dari bandara, ke dan dari pertemuan kunjungan lapangan (termasuk ke dan dari lokakarya pra dan pasca studi singkat), serta visa ke Australia.

Persyaratan:
1. Warga negara Indonesia
2. Minimal berusia 18 tahun pada saat memulai beasiswa Studi Singkat atau Short Term Award (STA)
3. Berasal dari institusi Kementerian Kesehatan atau,
4. Berasal dari Provinsi sasaran (Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat) atau,
5. LSM dan sektor swasta atau,
6. Asosiasi yang relevan atau,
7. Universitas (Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat)
8. Minimal ijasah D3 atau S1 di bidang yang relevan
9. Pelamar mendapatkan rekomendasi dari supervisor
10. Tidak memegang status permanent residence Australia atau tengah mengajukan permohonan untuk menjadi permanent resident.
11. Bukan anggota aktif angkatan bersenjata/militer;
12. Tidak menikah atau bertunangan, atau merupakan pasangan de facto dari seseorang yang merupakan atau memenuhi syarat untuk memiliki status warga negara atau permanent residency Australia atau New Zealand;
13. Telah bekerja di Indonesia dan dalam bidang yang relevan dengan STA sebelum tanggal STA direncanakan akan dimulai;
14. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk memperoleh visa;
15. Dapat berpartisipasi dalam kegiatan STA yang dinominasikan pada saatnya dan selama durasi yang direncakanan oleh Australia Awards;
16. Dapat melakukan perjalanan tanpa anggota keluarga karena DFAT hanya akan menanggung biaya dan menyediakan surat pendukung visa untuk perorangan peserta saja bukan anggota keluarganya
17. Komitmen untuk menyiapkan dan mengimplementasikan sebuah proyek pengembangan sebagai bagian dari studi; terlibat aktif dan menjalin jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan; dan menyebarkan pembelajaran dari studi ini kepada rekan kerja, sejawat dan pemangku kepentingan
18. Wanita dan penyandang disabilitas sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi

Simak juga » Pilihan Beasiswa di Australia Terbaru

Dokumen aplikasi:
1. Fotokopi KTP
2. Daftar riwayat hidup (CV)
3. Ijazah D3 atau S1
4. Surat rekomendasi dari atasan
5. Sertifikat IELTS/TOEFL/pelatihan bahasa Inggris (jika ada)

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa studi singkat Australia Awards dilakukan secara online di laman Australia Awards. Lengkapi formulir aplikasi online yang disediakan, serta unggah dokumen aplikasi yang diminta seperti tertera. Anda bisa menscan terlebih dahulu dokumen tersebut sebelum mengunggahnya.

Batas akhir pendaftaran online beasiswa studi singkat Australia Awards 2018 adalah 29 Oktober 2017.

Kontak:
Telp: 021-5277648
Email: shorttermawards@australiaawardsindonesia.org
Web: australiaawardsindonesia.org
10/15/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SMA Australian Independent School (AIS Indonesia) 2018

Sedang mencari beasiswa SMA 2018 yang bisa Anda lamar? Peluang beasiswa SMA satu ini menawarkan kesempatannya. Australian Independent School (AIS) secara khusus membuka beasiswa SMA yang ditujukan bagi para pelajar di Indonesia untuk tahun ajaran 2018.  Melalui Three-year IB Scholarship Program, Anda akan mendapatkan beasiswa penuh untuk biaya pendidikan selama tiga tahun di kampus AIS Indonesia yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan.

Tahun ini ada empat pelajar Indonesia yang akan dipilih untuk menerima beasiswa dari AIS Indonesia. Mereka akan mulia belajar pada April 2018 hingga tiga tahun ke depan, atau selesai pada Desember 2020.

Para siswa yang tamat nantinya akan memperoleh predikat International Baccalaureate (IB) Diploma yang setara ijazah SMA dan bisa dipergunakan untuk melanjutkan kuliah baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Rincian beasiswa yang diberikan meliputi tanggungan 100 persen biaya sekolah, 100 persen biaya ujian IB Diploma, serta 100 persen biaya modal pengembangan sekolah selama durasi beasiswa.

Meski sudah menanggung sebagian besar kebutuhan sekolah, ada beberapa biaya yang harus didanai sendiri, seperti biaya seragam sekolah dan biaya kegiatan kampus dan kegiatan ekstrakurikuler.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia dan menetap di Indonesia
2. Mahir dalam berbahasa Inggris
3. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
4. Memperlihatkan kualitas pribadi dan sifat yang tercakup dalam profil pelajar IB
5. Tidak terdaftar di kampus AIS Indonesia manapun
6. Saat ini sedang duduk bangku kelas 1 SMA (Tahun 10)

Simak juga » Beasiswa Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Dokumen aplikasi:
1. Hasil rapor sekolah dua tahun terakhir
2. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
3. Copy paspor atau bukti kewarganegaraan
4. Dua lembar pasfoto pelajar ukuran paspor
5. Essay 500 kata dalam bahasa Inggris

*Essay menjelaskan mengapa Anda tertarik dengan peluang beasiswa ini, apa manfaat yang Anda rasa dapat peroleh dengan peluang tersebut, dan jelaskan bagaimana cara ikut program ini bisa menguntungkan pihak sekolah dan masyarakat secara luas.

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan beasiswa SMA dari AIS Indonesia tahun 2018 dengan cara melengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas dan ditujukan ke Admission Office.

Ada dua pilihan pendaftaran. Anda bisa memilih salah satunya.

Pendaftaran via email:
Scan dokumen aplikasi yang diminta di atas, kemudian kirim melalui email: scholarship@ais-Indonesia.com

Pendaftaran via pos:
Kirimkan dokumen aplikasi yang diminta di atas via pos ke alamat:

Admissions Office
AIS Indonesia, Kemang Campus
Jl Kemang Timur No. 81,
Kemang, Jakarta Selatan 12730

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 30 November 2017. Kandidat yang telah mengirimkan dokumen aplikasi akan diseleksi untuk mengikuti tes online (matematika dan bahasa Inggris) yang dilaksanakan 9 Desember 2017 di kampus AIS Jakarta.

Selanjutnya kandidat yang lolos tes online akan diundang untuk mengikuti seleksi wawancara dalam bahasa Inggris antara 12 - 13 Desember 2017. Undangan ini akan diberitahukan melalui email. Para pemenang beasiswa akan diumumkan pada 15 Desember 2017. Semoga berhasil!

Kontak:
Email: scholarship@ais-Indonesia.com
Website: www.ais-indonesia.com
10/03/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Hubungan International di Australia Full

Bagi Anda yang menginginkan beasiswa S2 hubungan internasional di luar negeri, peluang beasiswa di Australia ini patut dipertimbangkan. Hedley Bull Scholarhsip. Beasiswa S2 studi hubungan internasional yang berlangsung di Australian National University (ANU). Beasiswa ditujukan bagi pelamar yang akan mengambil gelar Master of International Relations (Advanced) di kampus tersebut.

Beasiswa S2 yang disediakan Hedley Bull Scholarship berupa tanggung full biaya kuliah (tuition fee) selama empat semester atau dua tahun. Beasiswa ini cocok buat Anda yang memiliki keterbatasan dana melanjutkan studi di luar negeri, semisal Australia. Nantinya, jika terpilih pelamar hanya perlu membiayai kebutuhan lain, seperti biaya hidup, biaya perjalanan, dll.

Persyaratan
√ Pelamar harus memenuhi syarat masuk di Master of International Relations (Advanced). MIR (Adv).
√ Pelamar harus memiliki gelar sarjana atau setara dengan nilai rata-rata 70% (sekitar IPK 3.00).
√ Selain itu pelamar harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ditetapkan universitas (TOEFL PBT 570, TOEFL IBT 80, atau IELTS 6.5).

Simak juga » Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Pendaftaran
Ketika mendaftar ke program Master of International Relations (Advanced) di ANU, pelamar yang memenuhi syarat beasiswa harus menyertakan surat pengantar (covering letter) yang menjelaskan ketertarikan Anda agar dipertimbangkan di beasiswa Hedley Bull Scholarship. Lampiran surat pengantar tersebut bersama aplikasi pendaftaran program master lainnya sudah dianggap merupakan pendaftaran ke program beasiswa.

Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 31 Oktober 2017. Hasil seleksi akan diberitahukan kepada pelamar pada minggu pertama Januari 2018. Informasi lebih lanjut bisa hubungi nomor kontak +61 2 6125 3793 atau email ir@anu.edu.au
7/24/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya