Beasiswa Roberto Rocca – S3 di Luar Negeri 2019

Ada banyak tawaran beasiswa S3 di luar negeri yang terbuka bagi pelamar Indonesia. Mungkin Anda sudah mendengar atau bahkan pernah mencoba beasiswa S3 satu ini. Roberto Rocca Fellowships. Beasiswa ini disediakan Roberto Rocca Education Program untuk beberapa negara tertentu. Hanya tujuh negara pelamar yang bisa mendaftar. Yakni Indonesia, Argentina, Arab Saudi, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai.

Setiap tahun Beasiswa Roberto Rocca menyediakan 12 – 15 kursi untuk pemenangnya. Beasiswa diberikan untuk jangka waktu selama dua tahun yang bisa dipergunakan untuk biaya kuliah dan biaya hidup jenjang S3. Namun, Roberto Rocca Education Program memungkinkan bagi kandidat terpilih mendapatkan perpanjangan lagi untuk dua tahun berikutnya. 

Jumlah beasiswa yang diterima tergantung pada kebutuhan keuangan dari calon. Hanya saja beasiswa tidak mencakup semua biaya. Sehingga pelamar disarankan dapat mencari sumber pendanaan tambahan lain untuk menunjang semua keperluan biaya. 

Beasiswa Roberto Rocca terbuka bagi pelamar yang baru akan memulai studi gelar PhD di luar negeri atau saat ini sedang menjalani studi gelar PhD di negara yang bukan asal pelamar. Kandidat yang bisa mendaftar adalah mereka yang mengambil keahlian yang berhubungan dengan Metalurgi, Ilmu Material, Teknik Mesin, dan Teknik Perminyakan seperti diuraikan di bawah:
Metallurgy Engineering
› Carbon and stainless steels

Materials Engineering
› Paint coating for O&G and applications for flat steel
› Nanotechnology Mems applied to sensors for O&G
› Heat transfer
› Plastic deformation processes
› Composite materials
› Non-destructive tests Mechanical Engineering

Mechanical Engineering
› Industrial and electronic automation
› Mechanical design (for example, threads), including machining
› Automotive design
› Modeling

Petroleum Engineering, limited to the aspects of drilling, completion and non-conventional oil and gas production (excluding: geology and geophysics issues)

› Fluid flows analysis
› Pipeline technology
› Well completion and control
› Reservoir simulation
› Enhanced oil recovery processes
› Well logging
› Non-conventional oil production
› Secondary recovery
› String design
› Extreme service conditions (HT/HP)

Data Science
› Automation sensors. Internet of things. Big data and business analytics.
› Laser optics
› High level IT

Persyaratan: 
▪ Pelamar merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (Indonesia, Arab Saudi, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai). 
▪ Baru akan memulai program Master atau PhD di luar negara asal atau saat ini telah memulai program PhD tersebut di luar negeri
▪ Karyawan dari perusahaan sponsor (beasiswa) tidak memenuhi syarat
▪ Kandidat bebas menetapkan universitas di luar negeri, namun komite ilmiah program akan mempertimbangkan pilihan universitas dan program studi kandidat tersebut dalam evaluasi dan memilih penerima beasiswa. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa Roberto Rocca 2019 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Lengkapi formulir tersebut dan lampirkan juga CV pelamar maksimal 3 halaman beserta surat rekomendasi (diisi online oleh pemberi rekomendasi).

Kontak:
Roberto Rocca Education Program
Leandro N. Alem 1067 Ave, – 23rd Floor
(C1001ADA) Buenos Aires
Argentina
e: info@robertorocca.org
w: www.robertorocca.org
12/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag 2019

Program Beasiswa 5000 Doktor yang dicanangkan Kementerian Agama RI kembali dibuka untuk studi luar negeri 2019. Sebelumnya, Kemenag juga membuka beasiswa S3 dalam negeri di sejumlah perguruan tinggi tanah air. Sasaran beasiswa S3 Kemenag ini adalah para dosen maupun tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) lingkup Kemenag.

Dengan program beasiswa S3 luar negeri Kemenag tersebut, kandidat dapat melanjutkan studi doktoral ke universitas-universitas terbaik yang ada di luar negeri.

Beasiswa studi S3 luar negeri Kemenag terdiri dari dua skema, yaitu program reguler dan program kerjasama. Program Reguler Bantuan Studi S3 Luar negeri merupakan program bantuan yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada calon penerima bantuan untuk melanjutkan studi S3 di universitas-universitas luar negeri yang berkualitas. Pelamar diberi kesempatan untuk memilih universitasnya sendiri.

Sementara, Bantuan Studi S3 Luar negeri Program Kerjasama merupakan salah satu bentuk upaya akselerasi pengiriman tenaga pendidik dan kependidikan untuk studi S3 di perguruan tinggi luar negeri yang telah memiliki kerjasama dengan Kementerian Agama.

Perguruan Tinggi Partners dan Skema Kerjasama:

Program Kerjasama untuk Bantuan Studi S3 Luar negeri memiliki beberapa skema, yaitu:
1. Special Pathways Leading to PhD (SPL-PhD)
   University of Canberra
   University of Western Sydney
   Central Queensland University
2. MoRA-ATN Research and Innovation Scholarship (MoARIS)
3. MoRA-McGill Scholarship on Religion and Society
4. MoRA-Coventry Peace and Social Relations Studies
5. MoRA-France Scholarship on Applied Science and Technology (SAST)
6. MoRA-Leiden Scholarship on Religion and Society

Beasiswa yang diberikan Kemenag untuk program S3 luar negeri mencakup:
1. Biaya Program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia
2. Biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik
3. Biaya ujian IELTS® atau TOEFL® serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia (satu kali)
4. Biaya pendaftaran (admission fee)
5. Biaya kuliah (tuition fee)
6. Biaya hidup (living cost) selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun)
7. Biaya settlement (settlement allowance)
8. Asuransi kesehatan
9. Biaya buku (book allowance) tahun 1-3
10. Biaya tiket pulang pergi (return airfare)
11. Biaya visa
12. Biaya tunjangan keluarga (diberikan mulai tahun kedua selama maksimal 2 tahun)
13. Bantuan riset (satu kali)
14. Biaya mengikuti international conference sebagai pembicara.

Ketentuan Umum:
Program ini diperuntukkan bagi:
1. Dosen Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan Dosen pada Fakultas Agama Islam pada PTU
2. Tenaga Kependidikan Pegawai Negeri Sipil di PTKI
3. Pegawai Negeri Sipil pada Unit Eselon I Kementerian Agama pusat
4. Dosen Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan pada Fakultas Agama Islam pada PTU;
5. Tenaga Kependidikan Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI;
6. Alumni S2 Universitas Luar Negeri pada Kajian Islam

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020 (S1, S2, S3)

Persyaratan Khusus:
Pendaftar Bantuan Studi S3 Luar Negeri, baik Program Reguler maupun Program Kerjasama, WAJIB melampirkan:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) dalam bahasa Inggris;
d. SK pertama dan SK terakhir asli yang teregalisir(dalam 1 file);
e. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 dalam bahasa Indonesia (atau bahasa asli dokumen) dan bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (sworn translator). Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya. Dokumen dilampirkan dalam 1 file;
g. Sertifikat tes bahasa asing dengan masa berlaku maksimal 2 tahun sejak diterbitkan oleh lembaga resmi dengan ketentuan:
   1) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Inggris, termasuk perguruan tinggi di Perancis yang tergabung dalam INSA (lihat program kerjasama SAST), diwajibkan melampirkan sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 500, atau TOEFL IBT® 61, atau TOEFL CBT® 173, atau TOEIC® 700, atau PTE® (Pearson Test of English) 38, atau IELTS™ 5.0.
   2) untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Arab, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Arab TOAFL dengan skor sekurang-kurangnya 450 atau yang setara DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   3) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Perancis, diwajibkan melampirkan Sertifikat DELF B1 DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   4) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa asing lainnya, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   5) Sertifikat bahasa Inggris yang dilampirkan adalah yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOEIC (https://www.ets.org/toeic) atau PTE (https://pearsonpte.com/). Panitia hanya menerima sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh penyelenggara tes tersebut di atas.
h. Pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
i. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
j. Pernyataan kebenaran dan keaslian dokumen, download surat pernyatan;
k. Rencana Penelitian (proposal) disertasi (maksimal 5 halaman) dalam Bahasa Inggris atau bahasa lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
l. Bukti korespondensi dengan calon pembimbing (supervisor) di tempat tujuan studi, download contoh format korespondensi;
m. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan (bila ada)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag untuk Studi 2019 dilakukan secara online di laman scholarship.kemenag.go.id

Anda dapat mengunduh terlebih dahulu template maupun format dari dokumen aplikasi yang diminta. Selanjutnya silakan buka laman Registrasi untuk membuat akun. Sebelum nantinya dapat mengunggah dokumen aplikasi yang diminta di persyaratan khusus.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 10 Juli s/d 30 Desember 2018.

Seleksi:
Ada dua tahapan seleksi, yaitu seleksi Tahap I dan seleksi Tahap II. Seleksi tahap I merupakan seleksi administrasi di mana kelengkapan dokumen dari pendaftar akan direview kesesuaian serta keasliannya. Bagi pendaftar yang telah memenuhi syarat administrasi, akan masuk ke dalam seleksi tahap II. Pada tahap ini, calon penerima beasiswa akan melalui tes yang terdiri dari penulisan esai, wawancara, tes bahasa, TPA dan psikotes. Bagi mereka yang lulus pada seleksi tahap II (sebagai awardee), akan diikutsertakan ke dalam program Persiapan Bahasa Asing dan Akademik – Language and Academic Preparation (LAP) Program.

Kontak:
T: +62 812 8781 3031
W: scholarship.kemenag.go.id
E: morascholarship@gmail.com
11/29/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2018 – 2019 maupun 2019 – 2020. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
11/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 dan S2 Fashion Design di IFA Paris

Peluang beasiswa fashion design ini tidak saja dibuka bagi warga Prancis, tapi juga pelajar internasional bisa mendaftar. Salah satu sekolah desain dan bisnis fashion di Paris, International Fashion Academy (IFA) Paris menyediakan beasiswa pascasarjana bagi mereka yang ingin mendalami desain fashion kontemporer. Beasiswa berupa bantuan biaya kuliah (tuition fee) yang bisa dipergunakan untuk studi master.

Tahun ini, ada tiga jenis beasiswa yang disediakan IFA Paris. Yakni Full Scholarship (menanggung 100% biaya kuliah), Excellence Scholarship (menanggung 40% biaya kuliah), dan Distinction Scholarship (menanggung 20% biaya kuliah). Pelamar dapat melamar salah satu beasiswa tersebut untuk semua program bachelor (S1) dan master (S2) / MBA di IFA Paris. 

Meski tidak menyediakan biaya hidup, asuransi, maupun akomodasi, pelamar bisa memanfaatkan beasiswa IFA Paris tersebut untuk menunjang biaya studi selama di Paris. Khususnya bagi Anda yang memiliki dana terbatas untuk studi. 

Persyaratan:
1. Sangat termotivasi terhadap program yang dipilih
2. Sangat kreatif untuk program desain (business-savvy untuk program manajemen)
3. Aktivitas ekstrakurikuler mengesankan dan/atau pengalaman profesional
4. Tertarik dengan industri fashion dan kemewahan

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 Terbaru di Luar Negeri

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh)

2. Motivation letter (Mengapa Anda mendaftar besiswa? Mengapa IFA Paris seharusnya memberikan Anda beasiswa? Mengapa Anda memilih program ini dan bagaimana itu akan membantu Anda meraih impian Anda?) Ini menggantikan motivation letter yang diperlukan dalam proses aplikasi normal
3. Untuk program kreatif Bachelor in Fashion Design & Technology dan Master of Arts in Contemporary Fashion Design, pelamar beasiswa harus menyediakan portofolio
4. Untuk program MBA, harap sediakan 3 surat referensi  

Pendaftaran:
Pelamar beasiswa terlebih dahulu membuat akun di laman IFA Paris secara online. Selanjutnya melengkapi semua informasi yang dibutuhkan dan memilih program yang diminati di IFA Paris. Sebelum bisa mengajukan aplikasi, pelamar akan dikenakan biaya pendaftaran kuliah sebesar € 150. Kemudian baru dapat mengunggah dokumen.

Pada bagian upload dokumen, Anda perlu mengunggah formulir aplikasi beasiswa serta dokumen aplikasi lainnya seperti tertera. Pengajuan aplikasi tersebut paling lambat 15 Maret 2019 untuk Full Scholarship, sementara untuk Excellence Scholarship dan Distinction Scholarship tidak ada batas deadline. Hasil seleksi untuk beasiswa full akan dirilis pada 15 April 2019.

Untuk beasiswa penuh, panitia akan memilih pelamar terbaik untuk mengikuti wawancara yang akan diberitahukan melalui email. Wawancara ini akan berlangsung antara 15 - 31 Maret 2019 tergantung pada jumlah kandidat. Yang perlu dipahami, pelamar hanya diperolehkan melamar satu beasiswa dari tiga beasiswa yang tersedia. Semoga berhasil!
11/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Emile-Boutmy di Sciences Po, Perancis

Selain beasiswa Eiffel, Anda yang berminat melanjutkan studi di Perancis juga bisa memanfaatkan beasiswa-beasiswa dari universitas. Sciences Po misalnya. Universitas yang berlokasi di jantung kota Paris ini menyediakan beasiswa S1 dan S2 bagi pelajar di luar Uni Eropa yang dibuka setiap tahunnya. Beasiswa ini disediakan melalui skema Emile-Boutmy Scholarship. Targetnya adalah mahasiswa-mahasiswa internasional berprestasi yang berminat melanjutkan pendidikan mereka di Sciences Po. 

Di kampus itu sendiri memiliki beragam jurusan yang bisa dilamar dengan menggunakan beasiswa Emile-Boutmy. Jurusan tersebut tergabung dalam beberapa departement, di antaranya Department of Economics, Department of History, Department of Political Science, Department of Sociology, dan Law School. Untuk mengetahui detil jurusan yang tersedia, pelamar bisa memeriksanya langsung melalui laman universitas pada departemennya masing-masing. 

Beasiswa yang disediakan dikelompokkan dalam beberapa klasifikasi berdasarkan nominal beasiswa yang diterima. 

Beasiswa S1 di Sciences Po berupa:
› Biaya kuliah € 7.300 per tahun selama tiga tahun serta bantuan sebagian biaya hidup sebesar € 5.000 per tahun 
› Biaya kuliah € 7.300 per tahun selama tiga tahun
› Biaya kuliah € 5.000 per tahun selama tiga tahun
› Biaya kuliah € 3.000 per tahun selama tiga tahun

• Jika pelamar dianggap sangat istimewa, beasiswa sebesar € 19.000 per tahun bisa saja diberikan untuk biaya pendidikan selama tiga tahun 

Beasiswa S2 di Sciences Po berupa: 
› Biaya kuliah € 10.000 per tahun selama dua tahun 
› Biaya kuliah € 5.000 per tahun selama dua tahun

Persyaratan: 
1. Pelamar pertama kali mengajukan beasiswa Emile-Boutmy
2. Bukan warganegara dari Uni Eropa
3. Tidak mengajukan pajak ke Uni Eropa bagi yang berumah tangga
4. Telah diterima untuk program sarjana atau master

Simak juga » Daftar Beasiswa S2, S3 di Perancis untuk Indonesia

Pendaftaran: 
Saat mendaftar ke universitas (www.sciencespo.fr) dan mengisi formulir aplikasi mahasiswa, pada bagian “Financial information” sebutkan di formulir tersebut bahwa Anda mengajukan Emile-Boutmy Scholarship.  Sertakan juga bukti pendapatan dan dokumen yang menjelaskan situasi keuangan keluarga (misalnya, pajak pendapatan kedua orang tua, slip gaji, dokumen yang berkaitan dengan tunjangan, tunjangan pensiun, akte kematian, dll). Selain itu, pelamar juga diminta melampirkan bukti kemampuan bahasa.

Deadline pendaftaran mahasiswa sekaligus beasiswa di Science Po 2019 – 2020 adalah 8 April 2019 untuk jenjang sarjana (S1) dan 3 Januari 2019 untuk program master (S2). Anda juga dapat melakukan sambungan internasional melalui call center Tel : + 33 (0)1 45 49 50 82 untuk informasi pertanyaan atau kunjungi laman Sciences Po.
11/17/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Eiffel 2019 – 2020 ke Perancis

Bisa melanjutkan studi ke Perancis dengan beasiswa tentunya jadi kebanggaan tersendiri. Ada banyak beasiswa tersedia. Beasiswa Eiffel salah satunya. Tepatnya Eiffel Excellence Scholarship Programme. Beasiswa ini disediakan Pemerintah Perancis bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi pascasarjana mereka di lembaga perguruan tinggi Perancis. Beasiswa Eiffel terbuka untuk jenjang master dan PhD dan kini tersedia untuk tahun akademik 2019 – 2020. Bagi Anda yang berminat, beberapa informasi berikut bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan mengikuti Beasiswa Eiffel 2019 tersebut.

Beasiswa Eiffel untuk program master berdurasi 12 bulan (M2 level) – 36 bulan (M1 level) atau 1 – 3 tahun, tergantung jenis program kuliah yang diambil. Beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan sebesar 1.181 Euro yang meliputi tunjangan pemeliharaan 1.031 Euro dan uang saku 150 Euro. Kemudian disediakan tiket pesawat pulang-pergi, transportasi lokal, jaminan sosial, asuransi kesehatan, kegiatan budaya, serta memungkinkan memperoleh tunjangan perumahan. 

Sementara, beasiswa Eiffel untuk program S3 diberikan maksimum 12 bulan. Lebih tepatnya beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa PhD tingkat lanjut yang ingin melakukan co-tutelle disertasi di Perancis. Beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan sebesar € 1.400, tiket pesawat pp, dan fasilitas lain yang sama dengan beasiswa master. 

Yang perlu dipahami beasiswa Eiffel tidak mencakup biaya pendaftaran ke universitas serta biaya kuliah. Hanya saja di Perancis, terutama di institusi pendidikan negeri, negara mendanai biaya studi sekitar 10.000 euro per tahun untuk tiap mahasiswa tanpa terkecuali, baik itu siswa Prancis maupun siswa asing. Subsidi ini membuat biaya kuliah menjadi murah. 

Area Studi: 
› Ilmu teknik untuk tingkat Master, ilmu sains untuk tingkat Doktorat (ilmu teknik, ilmu sains seperti: matematika, fisika, kimia dan ilmu kehidupan, nano dan bioteknologi, ilmu bumi,  ilmu alam semesta,  ilmu lingkungan, ilmu dan teknologi informasi dan komunikasi) 
› Ekonomi dan Manajemen
› Hukum dan Ilmu Politik

Persyaratan: 
1. Kandidat bukan warganegara Perancis atau berkewarganegaraan ganda dengan Perancis 
2. Usia calon tidak lebih 30 tahun untuk kuliah master hingga tanggal pertemuan Komite Seleksi (lahir setelah Maret 1988), untuk jenjang PhD usia calon tidak lebih dari 35 tahun hingga tanggal pertemuan Komite Seleksi (lahir setelah Maret 1983)
3. Hanya aplikasi yang diajukan oleh lembaga pendidikan Perancis yang diterima
4. Beasiswa ditujukan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar di perkuliahan master, termasuk sekolah teknik, dan untuk mahasiswa PhD
5. Tidak memenuhi syarat bagi kandidat yang telah menerima beasiswa Pemerintah Perancis di bawah program lain
6. Institusi dapat mengajukan calon yang sebelumnya memperoleh beasiswa Eiffel pada tingkat master untuk beasiswa di jenjang PhD
7. Aplikasi tidak akan diterima untuk calon yang telah mengajukan sebelumnya tapi ditolak, bahkan jika permohonan diajukan oleh institusi yang berbeda atau dalam bidang studi lain. Siswa yang telah diberikan beasiswa Eiffel pada tingkat master tidak memenuhi syarat untuk mendaftar ulang di jenjang master.
8. Memenuhi syarat kemampuan bahasa untuk bahasa pengantar perkuliahan yang diambil 
Pendaftaran: 
Pengajuan aplikasi Beasiswa Eiffel 2019 tidak diajukan sendiri oleh peserta, tapi oleh universitas atau perguruan tinggi di Perancis yang dilamar. Anda harus mendaftar terlebih dahulu ke salah satu universitas yang diminati di Perancis sesuai dengan Area Studi yang tertera di atas, kemudian setelah diterima (memperoleh offer) mintalah agar Anda bisa diusulkan sebagai penerima Beasiswa Eiffel. 

Pendaftaran dibuka mulai 15 Oktober 2018. Aplikasi beasiswa sudah harus diterima oleh Campus France dari pihak universitas paling lambat 11 Januari 2019. Itu artinya peserta sudah harus mendaftar dan diterima di universitas sebelum itu dan meminta diikutsertakan dalam program beasiswa.

Pengumuman hasil akan disampaikan mulai 25 Maret 2019 melalui website Campus France (www.campusfrance.org/en/eiffel). Anda bisa melihat pedomannya lebih lanjut melalui laman tersebut atau bisa menanyakan langsung mengenai teknis beasiswa Eiffel di email candidatures.eiffel@campusfrance.org . Semoga berhasil!
11/01/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MBA INSEAD 2019 - 2020

Ada berbagai lembaga yang menyediakan beasiswa MBA untuk bisa diikuti. Salah satunya INSEAD, sekolah bisnis internasional yang berbasis di Perancis. INSEAD dengan tagline-nya "The Business School for the World" menawarkan sejumlah beasiswa MBA berdasarkan beberapa kategori pelamar. Satu di antaranya adalah INSEAD MBA ’91 June Endowed Scholarship. Beasiswa ini menyasar kandidat-kandidat dari negara berkembang, terutama mereka yang membutuhkan dukungan keuangan untuk mengambil program MBA. Bagi Anda yang memenuhi kriteria tersebut dan berniat kembali ke tanah air setelah menyelesaikan program, beasiswa MBA INSEAD 2019 - 2020 ini bisa dipertimbangkan.

Kandidat terpilih akan memperoleh beasiswa senilai € 10.000 yang akan dipergunakan untuk membantu biaya kuliah. Sifatnya adalah beasiswa paruhan berupa dukungan keuangan. Tentunya Anda memerlukan persiapan dana sendiri untuk membiayai kebutuhan studi lainnya.

Persyaratan:
Pelamar berasal dari negara berkembang yang menunjukkan kebutuhan keuangan serta berniat kembali ke negara asalnya setelah menyelesaikan program MBA. Selain itu pelamar harus diterima pada program MBA INSEAD.

Simak juga » Beasiswa S2 Chevening Pemerintah Inggris

Dokumen aplikasi:
1. Essai
a) Sekitar 300 kata untuk semua pertanyaan: (a) perkenalkan diri Anda dan tentang tahun-tahun awal Anda, yaitu di mana Anda tumbuh serta sekolah dasar dan menengah yang Anda ikuti. Bagaimana Anda membiayai pendidikan menengah Anda? (B) jelaskan secara singkat bagaimana Anda membayangkan berkontribusi terhadap perkembangan masa depan negara / wilayah Anda setelah lulus dan (c) Berikan alasan utama mengapa INSEAD MBA relevan dengan pengembangan karir masa depan Anda.

b) Deskripsi singkat dan jelas (sekitar 300 kata) keadaan keuangan Anda serta arus kas selama setahun. Misalnya rincian pendapatan (seperti pendapatan Anda, pendapatan investasi, tabungan, penyewaan properti, dll) diatur terhadap detil pengeluaran (seperti pengeluaran lokal, biaya INSEAD, biaya hidup). Jelaskan bagaimana Anda berharap untuk membiayai studi Anda jika tidak mendapatkan beasiswa atau bantuan keuangan dari INSEAD? Mengapa INSEAD harus mempertimbangkan Anda untuk beasiswa berdasarkan kebutuhan? Berapa jumlah yang Anda anggap tepat? Jangan lupa untuk mengirimkan nomor dokumen pendukung yang diperlukan.

2. Bukti gaji (slip gaji terakhir atau keterangan dari atasan)
3. Laporan bank selama tiga bulan terakhir yang mencerminkan rekening tabungan. Ikhtisar secara online bisa diterima
4. Jika Anda memiliki kesulitan/keadaan luar biasa dalam setahun terakhir (mendukung pendidikan bagi tanggungan, perawatan medis, keberangkutan, dll), sediakan dokumen yang relevan. Salinan dapat dikirimkan melalui email: finance-mba.fb@insead.edu

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar beasiswa MBA INSEAD secara online, pelamar sebaiknya mendaftar ke Program MBA INSEAD terlebih dahulu (http://mba.insead.edu/admissions/). Hal ini karena pengajuan aplikasi beasiswa dan pendaftaran mahasiswa dilakukan terpisah. Setelah terdaftar, berikutnya lakukan pendaftaran ke beasiswa dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan INSEAD. Buat akun terlebih dahulu. Silakan lengkapi kolom essay. Unggah juga dokumen aplikasi beasiswa yang mereka minta. Pelamar akan menerima personal login ID serta password untuk masuk ke laman beasiswa.

Pendaftaran untuk kelas Desember 2019 putaran 1 mulai 23 April – 7 Mei 2018. Selanjutnya untuk putaran 2 pendaftaran mulai 11 Juni - 25 Juni 2018.

Berikutnya untuk pendaftaran putaran 3 kelas Desember 2019 dimulai 30 Juli - 13 Agustus 2018. Informasi lebih lanjut bisa disimak di halaman INSEAD (https://sites.insead.edu) Semoga berhasil!
9/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Internasional 2019 - 2020 ENS de Lyon

Kampus di Perancis ini terbilang rutin menyediakan beasiswa kuliah yang bisa dilamar mahasiswa asing. Ya, Ecole Normale Supérieure de Lyon (ENS de Lyon). Salah satu beasiswa S2 internasional 2019 – 2020 adalah Ampère Scholarships of Excellence. Beasiswa ini ditujukan untuk mengambil program master spesifik maupun program diploma yang ada di ENS de Lyon. Meliputi program di bidang ilmu pasti, seni, humaniora, dan ilmu-ilmu sosial.

Penerima beasiswa ENS de Lyon akan memperoleh dukungan keuangan untuk studi di Prancis sebesar 1.000 Euro per bulan (± Rp 14 juta) selama 3 tahun serta asrama di kampus ENS. Namun, perlu dipahami beasiswa S2 ini bukanlah beasiswa penuh, sehingga kebutuhan studi lainnya, seperti akomodasi, biaya kuliah, dll, masih perlu dibiaya sendiri oleh penerima beasiswa atau mencari sumber pendanaan lain. 

Persyaratan: 
1. Kandidat harus berusia di bawah 26 tahun ketika mereka mendaftar
2. Kandidat hanya mendaftar sekali ke Seleksi Internasional sebelumnya
3. Kandidat tinggal di Prancis kurang dari 10 bulan selama tahun akademik seleksi (1 September - 31 Agustus) maupun tahun sebelumnya
4. Kandidat harus membenarkan setidaknya satu tahun studi sarjana diberikan oleh universitas asing (di luar Prancis) selama tahun kalender sebelum dimulainya aplikasi
5. Kandidat membenarkan setidaknya dua tahun studi sarjana di universitas asing (di luar Prancis), pada tanggal 1 September setelah masuk
Dokumen aplikasi:
Bidang Seni & Humaniora:
1. Paspor-halaman pertama
2. Ijazah
3. Transkrip universitas
4. Motivation letter (1 sampai 3 halaman: fon Times New Roman, 12, spasi 1.5, 2.000 sampai 5.000 karakter termasuk spasi) - ditulis dalam bahasa Prancis
5. Proyek studi dalam hal pendidikan dan, jika ada, penelitian (maksimal 10.000 karakter termasuk spasi). Ini bukan surat lamaran tapi sebuah proyek penelitian: ini harus membahas topik yang terdefinisi dengan baik dan menghadapi masalah inti, kemudian kembangkan satu set argumen dan berikan beberapa hipotesis. Materi yang diteliti bergantung pada penelitian (misalnya kerja lapangan, korpus, database, arsip, dll.) Harus dijelaskan secara tepat. Proyek penelitian ini mengacu pada literatur ilmiah yang ada saat memilih sejumlah kecil referensi yang relevan dan informasi. Proyek ini mencakup daftar pustaka (daftar 10 buku, termasuk artikel atau karya sastra yang telah Anda baca dan yang ternyata penting dalam karir intelektual Anda. , tiga di antaranya harus berbahasa Prancis.) - ditulis dalam bahasa Prancis
6. CV - ditulis dalam bahasa Prancis
7. 2 hingga 4 alamat email dari pengajar yang merekomendasikan Anda (beserta nomor telepon mereka)

Bidang Sains:
1. Paspor-halaman pertama
2. Ijazah
3. Transkrip universitas
4. Motivation letter (1 sampai 3 halaman: fon Times New Roman, 12, spasi 1.5, 2.000 sampai 5.000 karakter termasuk spasi)
5. 2 hingga alamat email dari pengajar yang merekomendasikan Anda (beserta nomor telepon mereka)

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir aplikasi online yang disediakan ENS de Lyon. Buat akun terlebih dahulu. Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di dalam formulir. Pendaftaran online untuk bidang seni dan humaniora dibuka mulai 18 September - 31 Oktober 2018. Untuk bidang sains, pendaftaran online dibuka mulai 18 September - 19 Oktober 2018.

Jika aplikasi Anda diterima, Anda akan memperoleh pemberitahuan untuk mengikuti seleksi berikutnya.

Informasi lebih lanjut terkait pengajuan beasiswa di ENS de Lyon bisa menghubungi Tel: 33 (0) 1 44 32 28 01 atau dilihat di laman ENS de Lyon. Semoga berhasil!
8/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, Polri Program S2 dan S3 LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa Afirmasi LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri. Dengan BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri ditawarkan LPDP bersamaan dengan program beasiswa Reguler dan beasiswa dokter spesialis. Untuk mengajukan beasiswa ini, Anda harus diusulkan dari institusi asal dan area disiplin ilmu yang diambil sangat dibutuhkan oleh institusi tempat asal bekerja.

Persyaratan:
Program Magister
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI.
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh:
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia dan instansi masing-masing setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri; dan
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) program magister baik di Perguruan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 dari skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar Magister Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650.
    b. TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar Program BPI Magister Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 75/IELTS™ 6,5/TOEIC®750.
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi sarjana/sarjana terapan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Magister Dalam Negeri;
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara;
18. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 - 2019

Program Doktor:
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/Khusus TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh :
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 42 (empat puluh dua) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan atau telah menyelesaikan sarjana/sarjana terapan yang memenuhi kualifikasi untuk langsung program doktoral.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar BPI Program Doktoral Dalam Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya :
    a. TOEFL ITP® 530/iBT® 70/IELTS™ 6,0/TOEIC® 700;
    b. TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar BPI Program Doktoral Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 94/ IELTS™ 7,0/TOEIC® 850;
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Doktoral yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Doktoral dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Masa studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan yang tertuang dalam LoA Unconditional. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Doktoral hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih 1 negara;
18. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.
LoA Unconditional:
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka hak sebagai Calon Penerima Beasiswa akan gugur dan status beasiswanya akan diputus.
6. LPDP dapat membantu dan/atau menerima konsultasi tentang LoA Unconditional bagi calon penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional.
7. LPDP dapat melakukan penempatan perguruan tinggi tujuan bagi Calon Penerima Beasiswa tujuan luar negeri melalui kerjasama perguruan tinggi luar negeri.
8. Jika terdapat satu hal yang mengharuskan LPDP menetapkan kebijakan lain tentang LoA Unconditional, maka LPDP dapat menentukan kebijakan tersebut pada tahun berjalan.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri dari LPDP 2018 dilakukan secara online. Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di halaman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di sistem pendaftaran online beasiswa LPDP tersebut. Sebelum mendaftar, ada baiknya untuk melihat terlebih dahulu Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri LPDP untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Selanjutnya untuk pendaftaran BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.

Proses Seleksi:
A. Seleksi Administrasi
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya telah memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti proses Seleksi Berbasis Komputer.
      d. Pendaftar yang lulus Seleksi Administrasi akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama LPDP.
   3. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
   4. Pendaftar yang belum memenuhi syarat administrasi pada pendaftaran online diperbolehkan mendaftar kembali.
   5. Pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi ditetapkan peserta Seleksi Berbasis Komputer.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi berbasis komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik;
      b. Soft Kompetensi; dan
      c. On the spot essay writing;
   2. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   3. Peserta seleksi berbasis komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali seleksi BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI di periode berikutnya.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi berbasis komputer berhak mengikuti Seleksi Substansi.

C. Seleksi Substansi
   1. Seleksi Substansi terdiri atas:
      a. Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
      b. Leaderless Grup Discussion (LGD);
      c. Wawancara
   2. Peserta wajib melakukan presensi terlebih dahulu di tempat seleksi substansi.
   3. Peserta wajib menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh oleh tim verifikator.
   4. Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen sebelum mengikuti wawancara.
   5. Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LPDP.
   6. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP;
      b. tidak lengkap dengan persyaratan LPDP; dan/atau
      c. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   7. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen akan dimasukan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.
   8. Seleksi substansi dilakukan melalui tatap muka di lokasi seleksi substansi yang ditentukan berdasarkan pilihan pendaftar saat pendaftaran online.
   9. Seleksi substansi dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang telah ditetapkan oleh LPDP.
   10. Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno Tim Penyeleksi Beasiswa.
   11. Hasil rapat pleno berupa daftar peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan digunakan sebagai bahan pertimbangan pada rapat Direksi LPDP.

D. Penetapan Kelulusan
   1. Penetapan kelulusan bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
   2. Peserta yang ditetapkan kelulusannya ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.
   3. Hasil penetapan kelulusan seleksi disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email dan/atau media elektronik lainnya.
   4. Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi BPI pada periode selanjutnya.
   5. Ketentuan lebih lanjut mengenai calon penerima beasiswa diatur melalui Peraturan Direktur Utama mengenai pedoman pelaksanaan studi.

Pertanyaan terkait Beasiswa Afirmasi LPDP bisa disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat melalui call center LPDP di 1500652. Semoga berhasil!
5/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Luar Negeri 2018 – Global Study Awards

Sedang mendaftar kuliah di luar negeri, tapi belum mengajukan beasiswa? The Global Study Awards mungkin bisa menjadi salah satu pilihan. Skema ini menawarkan beasiswa luar negeri 2018 yang ditujukan bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi sarjana atau master di luar negeri. Selama tujuan studi berada di luar negeri, Anda diperkenankan mendaftar beasiswa S1 / S2 Global Study Awards. 

Global Study Awards merupakan beasiswa kuliah bentukan bersama antara British Council IELTS, ISIC Association, dan StudyPortal. Beasiswa ini menyediakan bantuan biaya kuliah dengan nilai maksimum 10.000 Poundsterling bagi setiap penerima. Beasiswa tersebut akan dibayarkan untuk biaya kuliah pada tingkat pertama, langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa bersangkutan diterima. 

Jika biaya kuliah yang dikenakan pada tahun tersebut di bawah 10.000 Poundsterling, kelebihan dana bisa dipergunakan untuk biaya hidup selama maksimum 52 minggu, sejak mahasiswa terdaftar di universitas tujuan. 

Persyaratan: 
1. Berusia 18 tahun atau lebih
2. Sudah mengambil tes IELTS di pusat British Council dan menerima salinan resmi Test Report Form (TRF) yang dikeluarkan British Council (setelah 1 Juni 2017)
3. Memiliki International Student Identity Card (ISIC) dan/atau International Youth Travel Card (IYTC) yang valid ketika pendaftaran
4. Berencana mendaftar ke program sarjana atau pascasarjana penuh waktu di luar negeri 
5. Menyerahkan acceptance letter dari institusi terkait
6. Menuliskan ulasan singkat pengalaman studi di www.studyportals.com/review
Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa Global Study Awards saat ini sedang dibuka untuk perkuliahan yang dimulai antara 1 Agustus sampai dengan 31 Oktober 2018. Batas akhir pendaftaran adalah 20 Juli 2018. Bagi Anda yang mengincar beasiswa luar negeri 2018, peluang ini tentunya bisa dimanfaatkan. 

Permohonan beasiswa dapat dilakukan secara online melalu laman Global Study Awards. Di putaran ini ada 2 kuota beasiswa yang tersedia dan bisa diikuti pelamar dari Indonesia. 

Beasiswa diberikan dengan beberapa pertimbangan kriteria seleksi, di antaranya memiliki motivasi yang tinggi serta individu berbakat yang dibuktikan dengan potensi untuk berkontribusi bagi masyarakat melalui studi yang diambil, komitmen yang kuat untuk mengembangkan karir, serta minat yang tulus dalam meningkatkan pemahaman dan pertukaran antar budaya. 

Tim seleksi yang terdiri dari perwakilan dari mitra akan mengkaji dan menilai aplikasi yang masuk. Kandidat kuat yang masuk daftar akan diundang untuk wawancara secara pribadi sebelum penetapan final pemenang. Para pemenang akan diumumkan dalam waktu 3 bulan setelah batas waktu pendaftaran berakhir. 
4/13/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Université Paris-Saclay, Prancis

Kursi beasiswa internasional tersedia di Université Paris-Saclay, Prancis tahun ini. Beasiswa dapat diambil untuk studi master semua jurusan baik satu tahun atau dua tahun (M1/M2) di universitas tersebut. Beasiswa disediakan melalui skema Université Paris-Saclay International Master’s Scholarship Programme 2018-2019.

Kandidat terpilih akan menerima beasiswa dari Université Paris-Saclay sebesar 10.000 Euro per tahun serta maksimum 1.000 Euro untuk biaya perjalanan dan visa berdasarkan negara asal. Beasiswa tersebut diberikan berdasarkan lamanya durasi program master yang diambil.

Beasiswa terbuka untuk semua jurusan pada program master di Université Paris-Saclay kecuali program vocational training. Jadi, bila Anda berminat melanjutkan studi di Paris, Prancis, beasiswa S2 dari Université Paris-Saclay mungkin bisa dicoba.

Persyaratan:
Beasiswa terbuka bagi siswa internasional yang datang (studi) pertama kali di Prancis dengan usia 30 tahun atau lebih rendah pada saat penerimaan dibuka. Beasiswa juga dapat dilamar bagi siswa internasional yang sudah tinggal di Prancis namun kurang dari satu tahun, dan mengikuti program yang tidak mengarah ke kualifikasi. Atau siswa internasional yang tinggal di Prancis kurang dari satu tahun serta mengikuti kelas bahasa (tipe FFL atau sejenisnya).

Simak juga » Beasiswa S2 Kemenpora 2018 - 2019

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa S2 Université Paris-Saclay 2018 - 2019 tidak diajukan secara langsung oleh pelamar. Tapi, dipilih oleh tim juri atau bagian penerimaan. Pelamar hanya perlu mendaftar ke program master di Université Paris-Saclay.

Aplikasi yang masuk akan dinilai. Bagi mereka yang dianggap layak memperoleh beasiswa, tim juri akan mengirimkan formulir aplikasi beasiswa online ke email pelamar untuk melengkapi formulir beasiswa tersebut. 

Di formulir beasiswa tersebut juga pelamar diminta untuk mengisi dua nama yang bersedia memberikan rekomendasi atau referensi.  Nanti dua pemberi rekomendasi tersebut akan dikirimkan link formulir rekomendasi online untuk dapat diisi. 

Deadline beasiswa mengacu pada batas akhir pendaftaran masing-masing program master di Université Paris-Saclay. Yakni dibuka antara April hingga Juni 2018 untuk periode kedua tahun akademik 2018 - 2019. Detilnya bisa dilihat di website Université Paris-Saclay

Hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan Juni 2018 dan akan diberitahukan kepada pelamar via email.
3/14/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP

Ini salah satu beasiswa S2 yang rutin ditawarkan Bank Dunia bagi pelamar di negara-negara berkembang. Joint Japan World Bank Graduate Scholarship Program (JJ/WBGSP). Beasiswa master ini ditawarkan penuh untuk studi di sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika, Eropa, dan kawasan Asia. Ada cukup banyak pilihan universitas terkemuka yang menjadi mitra JJ/WBGSP yang nantinya menjadi tujuan studi bagi pelamar terpilih. 

Beasiswa JJ/WBGSP sendiri didanai oleh Pemerintah Jepang bersama Bank Dunia yang mencakup kebutuhan studi selama mengambil master. Di antara yang ditanggung adalah biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan termasuk tunjangan buku, tiket pp ke negara tujuan, asuransi kesehatan, serta tunjangan perjalanan sebesar $ 500. 

Pilihan universitas: 
AgroParisTech-ENGREF,  Asian Institute of Technology, Australian National University, Brandeis University, CATIE Centro Agronómico Tropical de Investigación y Enseñanza, CERDI-FERDI Universite d'Auvergne, Columbia University, Cornell University, Duke University, Harvard University, Hiroshima University, IHS-Institute for Housing and Urban Development Studies, Institute of Social Studies, International University of Japan, Intstitute of Tropical Medicine, ITC-University of Twente, Faculty of Geo-Information Science and Earth Observation, Johns Hopkins University, Keio University, Kobe University, Meiji University, Ritsumeikan University, Sciences Po, UNESCO-IHE, Universidad de Chile, Université de Montreal, University of Bradford, University of Chicago, University of London, University of Sussex, dan sejumlah universitas terkemuka lainnya. 

Pilihan universitas dan program yang ditawarkan secara lengkap bisa diunduh di sini.

Persyaratan: 
1. Merupakan warganegara dari anggota Bank Dunia (salah satunya Indonesia)
2. Tidak memiliki kewarganegaraan ganda dengan salah satu negara berkembang 
3. Memiliki kesehatan yang baik
4. Memegang gelar sarjana (atau setara) yang diperoleh setidaknya dalam tiga (3) tahun terakhir sebelum tanggal deadline aplikasi
5. Memiliki pengalaman kerja 3 tahun atau lebih yang terkait dengan pembangunan setelah meraih gelar sarjana (atau setara)
6. Bekerja pada pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan dalam posisi penuh waktu yang dibayar pada saat mengajukan permohonan beasiswa
7. Pada saat atau sebelum tanggal deadline pendaftaran beasiswa, (pelamar) dapat diterima tanpa syarat (unconditional) untuk tahun akademik berikutnya sekurangnya satu program master di universitas pilihan JJ/WBGSP dan berada di luar negara pelamar dan negara tempat tinggal ketika pendaftaran beasiswa dibuka. Surat penerimaan harus diunggah sebelum mengirimkan aplikasi anda. 
8. Bukan Direktur Eksekutif, anggota staf, atau kerabat dari anggota staf Grup Bank Dunia

Dokumen aplikasi: 
1. Dua surat rekomendasi
2. Formulir aplikasi online lengkap
3. Dokumen yang membuktikan bahwa pelamar memenuhi kelayakan persyaratan berdasarkan jumlah tahun dari pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan
4. Ijazah terakhir (tidak perlu menyertakan transkrip)
5. Curriculum vitae dalam bahasa Inggris atau bahasa program gelar master yang pelamar lamar
6. Unconditional Letter of Admission (kecuali untuk Keuangan) di tahun akademik yang baru dari program master universitas pilihan JJ/WBGSP

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa S2 Bank Dunia JJ/WBGSP dibuka mulai 22 Februari - 12 April 2018. Ada dua cara pengajuan beasiswa S2 Bank Dunia 2018 - 2019 dari JJ/WBGSP ini. 

Pertama, pelamar mendaftar ke program master universitas partner. Unduh daftar universitas partner. Sekurangnya memilih satu program master. Kemudian pihak universitas yang nantinya akan merekomendasikan nama calon ke Sekretariat JJ/WBGSP setelah melalui tahap pemeringkatan. Hanya pelamar yang direkomendasikan tersebut yang akan diundang JJ/WBGSP untuk mengajukan beasiswa. 

Kedua, pelamar mendaftar ke program master pilihan, termasuk memenuhi persyaratan untuk diterima di universitas bersangkutan (Unduh daftarnya pada paragraph awal di atas). Kemudian secara bersamaan juga mengajukan aplikasi beasiswa JJ/WBGSP secara online paling lambat 12 April 2018. Pada pilihan pertama, universitas yang ditawarkan lebih terbatas, sementara cara kedua pelamar memiliki lebih banyak pilihan universitas serta program studi yang disediakan. 

Untuk cara kedua, berikut langkahnya: Lengkapi semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Sertakan juga terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris jika dokumen yang dimiliki menggunakan bahasa Indonesia atau yang lain. Lalu unggah ke laman website Bank Dunia. Untuk surat rekomendasi harus diajukan sendiri oleh pemberi rekomendasi. Lihat penjelasannya di panduan beasiswa.

Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu untuk memulai pendaftaran (hanya tersedia saat pendaftaran dibuka).
3/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Post Doctoral Kemristekdikti di Luar Negeri untuk Dosen

Bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen tetap di lingkungan Kemristekdikti dan telah meraih gelar doktor, ini salah satu program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Ristek Dikti jika ingin mengambil post doctoral di luar negeri. Melalui program post doctoral Kemristekdikti tersebut, Anda nantinya bisa melakukan riset di bawah supervisi seorang mentor yang lebih senior dan atau pelatihan akademik untuk menguasai keterampilan profesional yang diperlukan. Termasuk di dalamnya bekerja dalam tim serta menguasai keterampilan baru dan metode riset.
Durasi kegiatan post doctoral berlangsung 2  sampai 3 bulan. Periode kegiatan berlangsung pada bulan September – November tahun 2017. Pendanaannya melalui kontrak kerja antara Ditjen Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi dengan masing-masing peserta. Cakupan biaya yang ditanggung meliputi biaya hidup sesuai standar untuk 2 – 3 bulan di LN, asuransi kesehatan, tiket pesawat kelas ekonomi pp, serta pembayaran biaya visa.

Persyaratan:
A. Persyaratan Perguruan Tinggi:
Perguruan tinggi yang berada pada peringkat 100 besar dari Kemristekdikti tahun 2016

B. Persyaratan Peserta:
1. Dosen tetap perguruan tinggi di lingkungan Kemristekdikti;
2. Memiliki NIDN;
3. Bergelar doktor yang diperoleh pada tahun 2014 dan setelahnya, dengan melampirkan foto copy ijazah doktor dan SK penyetaraan ijazah dari Kemristekdikti bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri;
4. Memperoleh ijin dari pimpinan perguruan tinggi;
5. Mempunyai undangan (invitation letter atau letter of acceptance) dari perguruan tinggi atau institusi penelitian luar negeri yang dituju. Jika belum mempunyai undangan ketika mengirimkan dokumen maka diberikan kesempatan sampai dengan jadwal wawancara dilaksanakan dan undangan tersebut harus ditunjukkan ketika wawancara;
6. Maksimal umur 45 tahun saat keberangkatan;
7. Mempunyai proposal kegiatan yang ditulis dalam Bahasa Inggris sesuai dengan Format Proposed Post Doctoral Program 2017 (Unduh);
8. Mempunyai surat keterangan sehat dari rumah sakit;
9. Mampu berkomunikasi lisan maupun tulisan dalam bahasa Inggris, dan akan lebih baik lagi jika menguasai bahasa yang sesuai dengan bahasa yang digunakan di negara tujuan;
10. Calon peserta tidak sedang menduduki jabatan struktural hingga tingkat departemen/Jurusan/Prodi.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru

Kegiatan Post Doctoral:
1. Melakukan riset bersama untuk menghasilkan karya ilmiah dalam Jurnal Internasional Bereputasi dengan mitra luar negeri (joint publication);
2. Sit in dalam kuliah dan/atau seminar/lokakarya/laboratorium untuk menyerap perkembangan terkini dalam keilmuan yang ditekuni.

Luaran Program:
Luaran yang harus dihasilkan oleh dosen sebagai peserta Post Doctoral yaitu:
1. Manuskrip international joint publication yang sudah di-submit paling lambat bulan Desember 2017;
2. Laporan penelitian bersama mitra luar negeri;
3. Laporan hasil kegiatan sit-in dan/atau makalah yang telah dipresentasikan dalam seminar/lokakarya.

Pendaftaran:
a. Mengisi formulir pendaftaran (Unduh); dan mendaftar pada Link: http://bit.ly/registrasi-postdoc
b. Melampirkan dokumen pendukung seperti yang terdapat pada persyaratan;

Berkas dan kelengkapan disertai surat pengantar dari Pimpinan Perguruan Tinggi dikirim ke alamat:

Direktur Karier dan Kompetensi SDM
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Gedung D Lt. 5 Jl. Raya Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan
Jakarta 10270

Atau dapat dikirim dalam bentuk soft file ke alamat Email : same@dikti.go.id; dengan subject: postdoctoral

Berkas pendaftaran dikirim paling lambat 21 Juli 2017. Presentasi dan wawancara (dalam bahasa Inggris) dilakukan 31 Juli 2017. Pengumuman calon yang diterima pada 1 Agustus 2017 melalui laman sumberdaya.ristekdikti.go.id atau diberitahukan ke email pelamar bersangkutan.
6/29/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN)

Selain menawarkan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Dalam Negeri (BUDI-DN), Kementerian Ristek Dikti bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), juga menyediakan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN). Beasiswa ini ditujukan bagi para dosen tetap perguruan tinggi di bawah Kementerian Ristek Dikti. Pendaftaran BUDI-LN saat ini dibuka untuk gelombang ke-2 2016 setelah sebelumnya dibuka pendaftaran gelombang pertama 2016.

Bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen tetap pada perguruan tinggi Kemristek Dikti, dan berniat melanjutkan studi S3 di luar negeri, BUDI-LN bisa menjadi solusinya. Beasiswa ini didanai penuh yang mencakup semua kebutuhan studi di luar negeri. Pendanaan dilakukan oleh LPDP.

Komponen beasiswa yang ditanggung dan besarannya sama dengan standar Beasiswa LPDP. Meliputi biaya kuliah, biaya hidup, biaya keberangkatan dan kepulangan, tunjangan keluarga, tunjangan buku, tunjangan tesis/disertasi, seminar, visa, hingga asuransi kesehatan juga akan disediakan. Ada juga fasilitas lain semisal biaya pendaftaran ke universitas, tunjangan kedatangan, serta insentif jika masuk di perguruan tinggi unggulan berdasarkan peringkat.

Persyaratan:
1. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kemristekdikti yang memiliki NIDN atau NIDK
2. Telah memiliki gelar S2 atau yang setara sesuai dengan ketentuan Kemristekdikti
3. Tidak sedangn melaksanakan studi lanjut atau berstatus mahasiswa aktif jenjang S3 pada perguruan tinggi yang dituju di luar negeri (on-going)
4. Tidak untuk mendapatkan gelar kedua pada strata yang sama
5. Telah memiliki LoA (Letter of Acceptance) tanpa syarat (unconditional) dari perguruan tinggi yang dituju
6. Telah memiliki usulan penelitian yang telah disetujui oleh calon promotor di perguruan tinggi luar negeri
7. Usia pelamar tidak melebihi 47 tahun ketika mendaftar beasiswa
8. Pelamar yang berstatus suami atau istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan dibimbing oleh promotor yang sama
9. Mendapatkan izin untuk melanjutkan studi dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS
10. Setelah menyelesaikan studi di luar negeri karyasiswa wajib dan segera kembali ke perguruan tinggi asal serta melakukan ikata dinas sekuran-kurang 2n+1, dan mengisi surat pernyataan sesuai format terlampir (Lampiran 5)

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Pendaftaran:
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (online), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya IPTEK dan DIKTI di http://budi.ristekdikti.go.id. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem
b. Melampirkan LoA (Letter of Acceptance) tanpa syarat (unconditional) dari perguruan tinggi yang dituju
c. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasi
d. Bagi pelamar yang akan studi di negara dnegan bahasa pengantar bahasa Inggris, melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550, atau TOEFL-iBT minimal 80, atau IELTS minimal 6.0, atau TOEIC minimal 650 yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan)
e. Bagi pelamar yang akan studi di negara dengan bahasa pengantar bukan bahasa Inggris, melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL instituisional (ITP) minimal 500, atau TOEFL-iBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5 atau TOEIC minimal 600 yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan)
f. Untuk butir (d) dan (e), apabila perguruan tinggi luar negeri yang dituju memiliki standar atau syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC yang lebih tinggi, maka syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC dari PT luar negeri yang berlaku
g. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan
h. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) dalam bahasa Inggris. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 3 yang telah didiskusikan dengan calon promotor
i. Melampirkan Letter of Motivation dalam bahasa Inggris maksimal 3 (tiga) halaman
j. Melampirkan surat izin melamar beasiswa dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS
k. Melampirkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain (lampiran 4)
l. Melampirkan surat pernyataan kesanggupan pulang ke Perguruan Tinggi asal di Indonesia setelah menyelesaikan studi di luar negeri dan menjalankan ikatan dinas sekurang-kurangnya 2n+1 (Lampiran 5)
m. Melampirkan surat keterangan berbadan sehat dan bebas Narkoba maupun TBC yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Pemerintah
n. Seluruh dokumen tersebut di atas (asli) wajib dibawa saat seleksi wawancara setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi

Pendaftaran online Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN) gelombang ke-2 2016 dibuka mulai 25 Juli – 5 Agustus 2016 di laman website BUDI. Peserta yang lolos seleksi administratif, akan mengikuti seleksi berikutnya yaitu wawancara dalam bahasa Inggris. Penetapan hasil seleksi bisa dilihat melalui akun masing-masing.

Dokumen lampiran yang dibutuhkan seperti tertera di persyaratan bisa diperoleh melalui pedoman beasiswa yang bisa diunduh di laman BUDI-LN. Anda juga bisa melihat daftar universitas tujuan studi.

Kontak:
Direktorat Jenderal Sumberdaya Iptek dan Dikti
Gedung D Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu,
Senayan, Jakarta Pusat 10270
Email: bpps@dikti.go.id | blndikti@dikti.go.id
7/29/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya