Beasiswa Stanford University Full Program S2 – S3 di Amerika

Kesempatan menarik bagi Anda yang ingin melanjutkan kuliah di Amerika Serikat. Knight-Hennessy Scholars merupakan salah satu program beasiswa full program S2 – S3 di AS yang bisa mewujudkan impian Anda. Beasiswa ini ditujukan bagi warganegara mana saja yang ingin menempuh studi di salah satu kampus ternama AS, Stanford University.

Ada 90 kuota kursi beasiswa disediakan rutinnya per tahun. Pelamar dari Indonesia salah satu yang berkesempatan mengikuti beasiswa tersebut untuk perkuliahan yang dimulai musim gugur 2022. Anda bisa memanfaatkan beasiswa tersebut untuk melanjutkan studi master maupun doktor penuh waktu berbagai gelar di Stanford University, misalnya program gelar DMA, JD, MA, MBA, MD, MFA, MPP, MS atau PhD. Selain itu, pelamar juga bisa mengambil gelar joint-degree atau dual-graduate degree semisal MD+PhD, JD+MA, MBA+MS, dll.

Selain tidak dibatasi warganeagara yang bisa mendaftar, hal menarik lainnya adalah pelamar tidak dibatasi usia, program studi, aspirasi karir, maupun harus mendapatkan dukungan dari institusi bagi mereka yang bekerja. Hal yang harus Anda pastikan adalah usia kelulusan sarjana/magister paling lambat 2015.

Pendanaan beasiswa berlangsung hingga tiga tahun untuk semua program studi. Dalam hal bila program gelar yang diambil berdurasi lebih dari tiga tahun, misal program MD atau PhD, atau program gelar ganda dan bersama di Stanford, maka jurusan Anda akan mendanai sisanya misalnya tambahan satu tahun lagi.

Simak juga » Daftar Program Beasiswa S2 Terbaru 2022

Beasiswa yang diberikan di antaranya mencakup biaya kuliah serta biaya lain yang berkaitan, uang saku untuk biaya hidup dan akademik (seperti tempat tinggal, buku, perlengkapan akademik, bahan kuliah, transportasi lokal, dan pengeluaran pribadi yang wajar). Kemudian disediakan tiket pesawat pp tahunan dari dan menuju Stanford. Selain itu Knight-Hennessy Scholars dapat memberikan dana tambahan untuk mendukung pengayaan akademik, seperti perjalanan seminan, dll.

Selain itu, penerima beasiswa memungkinkan memperoleh pendanaan tambahan untuk situasi khusus jika Anda terlibat dalam proyek penelitian opsional selama musim panas. Program beasiswa Knight-Hennessy dapat menyediakan dana musim panas, melalui aplikasi terpisah.

Persyaratan:
1. Pertama, selain mendaftar ke Knight-Hennessy Scholars, Anda harus mendaftar dan diterima di program gelar pascasarjana Stanford penuh waktu. Setiap Sarjana Knight-Hennessy yang diterima harus merupakan mahasiswa baru yang mendaftar di program pascasarjana Stanford termasuk, tidak terbatas pada, program DMA, JD, MA, MBA, MD, MFA, MPP, MS, atau PhD. Tidak ada kuota berdasarkan disiplin atau program. Pertimbangan prioritas diberikan kepada mereka yang akan menghabiskan setidaknya dua tahun belajar di Stanford.
2. Kedua, Anda harus telah memperoleh, pada bulan Januari 2015 atau lebih baru, gelar sarjana AS atau yang setara dari perguruan tinggi atau universitas dengan reputasi yang diakui.

Simak juga » Program Beasiswa 2022 - 2023 Jenjang S1, S2, S3

Kriteria:
Dalam memilih kandidat, Knight-Hennessy Scholars memperhatikan tiga area utama dalam menetapkan, yakni:
1. Kemerdekaan berfikir
   - Menunjukkan ketajaman mentah
   - Mencari pengetahuan dan pengalaman baru
   - Penuh dengan ide orisinal
   - Masuk akal ambiguitas
   - Dapat memegang sudut pandang pelawan atau berbeda pendapat
2. Kepemimpinan yang penuh tujuan
   - Ambisius, dalam arti baik
   - Didorong untuk meningkatkan diri
   - Mampu membawa orang lain
   - Sadar diri
   - Gigih dan ulet
3. Civic mindset
   - Pribadi yang rendah hati dan baik
   - Sportif dan bertanggung jawab
   - Merangkul perbedaan
   - Peduli dan membantu orang lain

Dokumen aplikasi:
1. Ijazah dan transkrip sarjana/magister
2. Resume 1 halaman
3. Dua (2) surat rekomendasi (diajukan langsung oleh pemberi rekomendasi)

Simak juga » Daftar Beasiswa S3 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar ke program beasiswa Knight-Hennessy Scholars, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke program master atau doktor yang tersedia di Stanford University. Anda bebas memilih jurusan yang tersedia, kecuali untuk program paroh waktu Honors Cooperative Program (HCP) bagi kalangan profesional, Master of Liberal Arts, dan Doctor of Science of Law (JSD). Silakan daftar program yang diminati melalui link tersebut.

Berikutnya mendaftar ke program beasiswa Knight-Hennessy Scholars. Pendaftaran beasiswa tersedia secara online mulai 1 Agustus s/d 6 Oktober 2021 di laman Knight-Hennessy Scholars. Kemudian klik ‘Start Your Application’. Selanjutnya buat akun terlebih dahulu agar bisa login dan memulai mengirim aplikasi.

Saat login, Anda akan mengisi formulir aplikasi online yang meminta data diri pelamar, seperti latarbelakang personal, pendidikan, essay, dll. Dokumen aplikasi yang diminta di atas juga harus diunggah dalam format PDF. Sementara, untuk surat rekomendasi diajukan sendiri oleh pemberi rekomendasi setelah nama mereka didaftarkan.

Batas akhir pendaftaran beasiswa Stanford University jenjang S2 dan S3 ini adalah 6 Oktober 2021 pukul 1.00 siang waktu Pasifik. Setelah aplikasi beasiswa terkirim, selanjutnya Anda akan diminta untuk mengirimkan video statement. Tautan video tersebut dapat diakses melalui halaman status aplikasi Anda.

Pemberitahun finalis beasiswa akan disampaikan pada Januari 2022, kemudian pemberitahuan keputusan akhir pada 15 Maret 2022.

Kontak:
Denning House
580 Lomita Drive
Stanford, CA  94305-8207  USA
[t] +1.650.721.0771
[e] khscholars@stanford.edu
[w] https://knight-hennessy.stanford.edu
7/21/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penyandang Disabilitas Kemdikbudristek Program S2, S3

Program beasiswa penyandang disabilitas satu ini ditawarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Serupa dengan beasiswa penyandang disabilitas LPDP. Hanya saja beasiswa penyandang disabilitas Kemdikbudristek mencakup beasiswa program S2 dan juga S3 untuk studi di dalam negeri. Beasiswa disabilitas Kemdikbudristek juga memberikan kesempatan tidak saja kepada mahasiswa baru, tapi juga mahasiswa on going yang sudah melangsungkan perkuliahan maksimal semester 2.

Beasiswa penyandang disabilitas Kemdikbudristek ditujukan bagi pelamar yang berstatus penyandang disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, serta penyandang disabilitas sensorik. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas diberikan kepada masyarakat yang: 

1. Berprestasi di bidang akademik dan/atau non akademik;
2. Berkontribusi kepada daya saing bangsa disegala bidang

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik;
2. Memiliki surat keterangan dari dokter/ ahli/ dan atau lembaga relevan yang menyatakan atau menerangkan sebagai Penyandang Disabilitas sesuai dengan Ragam Penyandang Disabilitas;
3. Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait;
4. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain;
5. Diterima pada Perguruan Tinggi dalam negeri yang telah terakreditas; dan
6. Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar termasuk ke dalam mahasiswa berkebutuhan khusus.

Simak juga » Beasiswa LPDP Program S2, S3 Dalam dan Luar Negeri Full

Persyaratan Khusus Jenjang S2:
1. Memiliki usia paling tinggi 36 tahun;
2. Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada Perguruan Tinggi atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada Perguruan Tinggi di dalam negeri;
3. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia dengan tema essay/karagan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa, dengan ketentuan:
4. Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

Persyaratan Khusus Jenjang S3:
1. Memiliki usia paling tinggi 43 tahun;
2. Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada Perguruan Tinggi atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada Perguruan Tinggi di dalam negeri;
3. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia dengan tema essay/karagan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa, dengan ketentuan:
4. Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

Simak juga » Info Beasiswa S2 dari Berbagai Negara, Lihat Peluangnya

Dokumen aplikasi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going).
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah).
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going).
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir.
6. surat keterangan dari dokter/ ahli/ dan atau lembaga relevan yang menyatakan atau menerangkan sebagai Penyandang Disabilitas sesuai dengan Ragam Penyandang Disabilitas.
7. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh).
8. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh).
9. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar termasuk ke dalam mahasiswa berkebutuhan khusus (Unduh).
10. Sertifikat prestasi di bidang akademik dan/atau non akademik.
11. Essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa. Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Penyandang Disabilitas Kemdikbudristek program S2, S3 dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Buat akun terlebih dahulu. Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas dibuka mulai 1 Juli s/d 15 Agustus 2021.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:

Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI
Gedung C Lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman
Senayan, Jakarta Pusat 10270
[e] pengaduan@kemdikbud.go.id
[t] 177
[w] https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

7/10/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek Jenjang S2, S3

Salah satu program Beasiswa Unggulan Kemdikbudristek lainnya yang juga tengah dibuka adalah Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh jenjang S2 dan S3 bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui mekanisme tugas belajar. Baik studi yang berlangsung di dalam negeri maupun di luar negeri.

Biasanya komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek di dalam negeri meliputi biaya pendidikan (at cost), biaya hidup, penelitian, biaya buku, biaya transportasi tujuan studi, serta tunjangan kedatangan. Jika mengajukan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek untuk studi di luar negeri, selain ditanggung komponen biaya tersebut, juga disediakan biaya visa serta asuransi.

Program Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek dapat dilaksanakan secara individu yang diusulkan oleh unit utama atau bersifat kolektif berdasarkan kebutuhan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jika Anda berprofesi sebagai guru, Anda bisa mendaftar ke Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi.

Persyaratan:
Persyaratan Umum
:
1. Berstatus sebagai Aparatur Sipil Negera di Kemdikbudristek;
2. Diusulkan oleh pejabat pimpinan pratama atau eselon II unit kerja;
3. Mendapatkan persetujuan penugasan untuk belajar sesuai peraturan perundang-undangan;
4. Rekomendasi pimpinan terkait bidang studi yang diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi; dan
5. Diutamakan yang memiliki kinerja baik.
 
Persyaratan Khusus:
Jenjang S2:
1. Berusia paling tinggi 37 Tahun;
2. Diterima di Perguruan Tinggi di Indonesia dengan akreditasi institusi dan program studi paling rendah B/Sangat Baik atau Perguruan Tinggi di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Indonesia;
3. IPK S1 minimal 3.00 pada skala 4.00; dan
4. Diutamakan TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 6.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5.

Jenjang S3:
1. Berusia paling tinggi 40 Tahun;
2. Diterima di Perguruan Tinggi di Indonesia dengan akreditasi institusi dan program studi paling rendah B/Sangat Baik atau Perguruan Tinggi di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Indonesia;
3. IPK S2 minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
4. Diutamakan TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 6.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi: 
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. LoA Unconditional.
3. ljazah dan transkrip nilai terkahir.
4. Sertifikat TOEFL/IELTS.
5. Proposal rencana studi.
6. Surat rekomendasi dari pejabat unit utama  atau setingkat eselon II.
7. Surat pernyataan pegawai Kemendikbud (Unduh).
8. Surat keterangan sehat.
9. SKP.
 
Simak juga » Info Beasiswa S1, S2, S3 2021 - 2022 Terbaru 

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Buat akun terlebih dahulu. Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas dibuka mulai 1 Juli s/d 15 Agustus 2021.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI
Gedung C Lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman
Senayan, Jakarta Pusat 10270
[e] pengaduan@kemdikbud.go.id
[t] 177
[w] https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
7/06/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbudristek. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi masyarakat berprestasi di segala bidang, terutama calon mahasiswa yang baru diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester 2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi pelamar umum.

Beasiswa yang ditawarkan ditujukan untuk program gelar S1, S2, dan S3. Bila Anda saat ini telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi perguruan tinggi minimal B, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ini sayang untuk dilewatkan. Begitupun dengan Anda yang sudah berstatus mahasiswa aktif dan maksimal semester 2, Anda juga bisa mendaftar. Jadi, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.
 
Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek memberikan prioritas pada sejumlah bidang keilmuan, yakni:

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi diberikan kepada masyarakat yang:
1. Berprestasi tingkat internasioanl dan/atau nasional
2. Berkontribusi kepada daya saing bangsa disegala bidang

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2021 - 2022 untuk S1, S2, S3

Persyaratan Beasiswa Unggulan:
Persyaratan Umum:
1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi tingkat internasional dan/atau nasional
2. Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait
3. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain dan
4. Diterima pada perguruan tinggi terakreditasi

Persyaratan Khusus:
▪ Jenjang S1: 
1. Memiliki usia paling tinggi 22 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 23 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
2. Mengisi nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bagi siswa lulusan dalam negeri;
3. Bagi mahasiswa pada jenjang pendidikan S1 yang sedang menempuh perkuliahan memiliki nilai IPK minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
4. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
   - Judul/tema: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia”;
   - Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1.500 kata.

 
▪ Jenjang S2: 
1. Memiliki usia paling tinggi 32 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
2. Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi di dalam negeri;
3. Memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
4. Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 550/IBT 61 atau IELTS 6.0; dan
5. Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (tesis).
6. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
   - Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
   - Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

beasiswa unggulan, beasiswa unggulan kemdikbud, beasiswa unggulan terbaru, beasiswa unggulan S1, beasiswa unggulan S2, beasiswa unggulan S3, beasiswa kemendikbud, beasiswa unggulan masyarakat berprestasi, beasiswa unggulan 2021

▪ Jenjang S3:
1. Berusia paling tinggi 40 tahun bagi mahasiswa baru atau paling tinggi 41 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
2. Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B;
3. Memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
4. Diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 550/IBT 61 atau IELTS 6.0; dan
5. Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (disertasi).
6. Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
   - Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
   - Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, Dalam dan Luar Negeri (Full)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul:
- Bagi S1: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia",
- Bagi S2: Hal yang sudah diperbuat untuk bangsa,
Essay/karangan ditulis pada form Berkas Persyaratan minimal 1500 kata.
 
Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online mulai 1 Juli s/d 15 Agustus 2021. Lakukan pendaftaran di laman: beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2021 untuk program gelar ini dibuka mulai 1 Juli. Pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan melalui email dan akun masing-masing pelamar. Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar Beasiswa Unggulan 2021 ini, kesempatan untuk segera mendaftar.
 
Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan 
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI
Gedung C Lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman
Senayan, Jakarta Pusat 10270 
[e] pengaduan@kemdikbud.go.id
[t] 177
[w] https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
7/05/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa LPDP 2021 – 2022 untuk S2, S3, Dalam dan Luar Negeri

Sebagian dari Anda mungkin sudah merencanakan studi di 2021 atau 2022. Segala sesuatunya pastilah harus dipersiapkan, termasuk mengenai sumber biaya untuk mendanai pendidikan tersebut. Bagi Anda yang memiliki dana cukup tentu itu bukan sebuah kendala, namun bila Anda menggantungkan pembiayaan dari sumber lain, keberadaan beasiswa akan sangat membantu.
7/01/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Denmark Program S2 Full dari Pemerintah Denmark

Bagi Anda yang ingin melanjutkan studi di Denmark, program beasiswa S2 yang ditawarkan Pemerintah Denmark ini mungkin bisa dipertimbangkan. Nama programnya Danish Government Scholarship. Beasiswa ini menyasar pelajar internasional di luar negara-negara Uni Eropa atau Kawasan Ekonomi Eropa, seperti Indonesia. Dengan beasiswa tersebut, Anda bisa melanjutkan kuliah master terutama di University of Southern Denmark (SDU).

Beasiswa ditawarkan dalam bentuk pembebasan semua biaya kuliah di SDU serta bantuan hibah untuk biaya hidup bulanan sebesar DKK 3000 (± Rp 6.9 juta) belum termasuk pajak. Ya, beasiswa ini tidak mencakup visa, tiket pp, dan akomodasi. Namun, bagi Anda yang tidak ingin terbebani biaya pendidikan dan biaya hidup, beasiswa Pemerintah Denmark ini layak dipertimbangkan.

Program Studi yang ditawarkan:
▪ MSc in Engineering – Mechatronics
▪ MSc in Engineering – Electronics

Persyaratan:
1. Kandidat berasal dari negara di luar Uni Eropa/Kawasan Ekonomi Eropa (salah satunya Indonesia)
2. Mendaftar ke salah satu program master di atas untuk program yang dimulai pada musim gugur
3. Memenuhi syarat untuk membayar biaya kuliah

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2022 - 2023 Jenjang S1, S2, S3

Pendaftaran:
Pelamar hanya perlu mendaftar ke program master yang ditawarkan SDU di atas. Pengajuan beasiswa tidak memerlukan aplikasi terpisah. Silakan mendaftar online di laman University of Southern Denmark. Simak persyaratan kuliah mereka pada program studi yang ditawarkan, dan lengkapi dokumen yang diminta.

Setelah terdaftar kuliah, Anda akan secara otomatis dipertimbangkan ke program beasiswa Pemerintah Denmark. Kriteria seleksi berdasarkan poin kualifikasi terbaik dari pelamar yang mengacu pada persyaratan masuk di SDU. Semakin baik kualifikasi Anda, peluang diterima juga semakin besar.

Batas akhir pendaftaran kuliah di SDU bagi kandidat di luar Uni Eropa/Kawasan Ekonomi Eropa adalah 1 September 2021 untuk perkuliahan yang dimulai Februari 2022. Semua dokumen yang diminta sudah harus diajukan sebelum deadline berakhir. Detilnya bisa dilihat di laman universitas.

Kontak:
[e] scholarship@sdu.dk
[w] https://www.sdu.dk
6/30/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Co-Funding LPDP Program S2 Luar Negeri

Program beasiswa Co-Funding yang ditawarkan LPDP satu ini berbeda dengan jenis beasiswa reguler lainnya maupun program beasiswa afirmasi dan targeted. Beasiswa Co-Funding merupakan beasiswa parohan atau parsial. Sebagian pendanaan beasiswa dibiayai oleh LPDP. Sementara, sebagian lagi didanai sendiri. Beasiswa ini bukan merupakan beasiswa penuh. Pelamar nantinya diberi pilihan apakah ingin mendanai biaya pendidikannya saja atau biaya penunjangnya.

Beasiswa Co-Funding LPDP bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat berperan serta dalam pendanaan beasiswa LPDP. Bila Anda berencana melanjutkan pendidikan dengan biaya sendiri, program beasiswa Co-Funding patut dicoba. Tentunya akan sangat membantu meringankan beban biaya kuliah bila harus pendanaan sendiri.

Beasiswa Co-Funding ditujukan untuk pendaftar beasiswa jenjang S2 Luar Negeri, baik melalui program Beasiswa Reguler maupun Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia. Beasiswa ini tersedia melalui skema Besiswa Semi Mandiri. Jadi, pelamar bisa memanfaatkan beasiswa Co-Funding untuk studi program S2 luar negeri dengan melamar beasiswa reguler LPDP atau beasiswa perguruan tinggi utama dunia.
 
Simak juga » Jadwal Beasiswa S1, S2, S3 2022 - 2023

Skema Beasiswa Kerjasama Pendanaan (Co-Funding):
a. Sumber dana bagi pendaftar Beasiswa Semi-Mandiri dapat berasal dari pribadi atau keluarga.
b. Sumber dana Beasiswa Semi-Mandiri tidak boleh berasal dari lembaga pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, atau lembaga lainnya baik di dalam negeri maupun luar negeri.
c. Penerima Beasiswa Semi-Mandiri setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa LPDP wajib mengikuti ketentuan Beasiwa Reguler dan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia yang ditetapkan oleh LPDP.
d. Setelah Calon Penerima Beasiswa Co-Funding ditetapkan sebagai penerima beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan skema pendanaan Co-Funding.
e. Calon Penerima dan Penerima Beasiswa Co-Funding tidak dapat mengajukan perpindahan skema pendanaan Co-Funding menjadi pendanaan beasiswa penuh (full scholarship).
f. Skema pendanaan untuk Beasiswa Semi-Mandiri diatur dengan ketentuan sebagai berikut:
   ▪ Dana Pendidikan ditanggung oleh LPDP, sedangkan Dana Pendukung ditanggung oleh Individu
   ▪ Dana Pendukung ditanggung oleh LPDP, sedangkan Dana Pendidikan ditanggung oleh Individu
 
Simak juga » Daftar Beasiswa S2 2022 - 2023 yang Sedang Buka

Jenis Dana:
1. Dana Pendidikan:
    ▪ Biaya Pendaftaran
    ▪ Biaya SPP/Tuition Fee
    ▪ Tunjangan Buku
    ▪ Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
    ▪ Biaya Seminar Internasional
    ▪ Biaya Publikasi Jurnal Internasional
2. DanaPendukung
    ▪ Dana Transportasi
    ▪ Aplikasi Visa/Residence Permit
    ▪ Asuransi Kesehatan
    ▪ Biaya Hidup Bulanan
    ▪ Biaya Kedatangan
    ▪ Biaya keadaaan darurat (jika diperlukan)
    ▪ Tunjangan keluarga (khusus doktoral)

Persyaratan dan Dokumen Aplikasi:
Persyaratan dan dokumen aplikasi untuk beasiswa Co-Funding LPDP ini mengikuti persyaratan dan dokumen aplikasi pada program Beasiswa Reguler LPDP atau Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia. Silakan cek link untuk detil. Mengenai perguruan tinggi yang bisa dilamar untuk tujuan luar negeri, Anda juga bisa mengecek Daftar Universitas Beasiswa LPDP.
 
Simak juga » Beasiswa di Jerman Full dan Parsial Program S2 dan S3

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mendaftar beasiswa Co-Funding LPDP program S2 luar negeri pada tahap 2 sesuai jadwal di bawah. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman beasiswa LPDP https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. Pilih ‘Beasiswa S2/S3 LPDP’ pada pilihan beasiswa yang tersedia. Buat akun terlebih dahulu untuk bisa login. Selanjutnya lengkapi dokumen aplikasi yang diminta. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

Jadwal seleksi beasiswa LPDP Tahap II:
Pembukaan Pendaftaran: 1 Agustus 2021
Penutupan Pendaftaran: 8 September 2021
Pelaksanaan Seleksi Administrasi: 9 - 23 September 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 24 September 2021
Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 4 - 8 Oktober 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 13 Oktober 2021
Seleksi Wawancara: 25 Oktober - 26 November 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 3 Desember 2021

Kontak:
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
[e] cso.lpdp@kemenkeu.go.id / bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id
[t] 1500652
[w] https://www.lpdp.kemenkeu.go.id

6/26/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Jerman Full untuk Indonesia

Bila Anda salah satu yang mengincar beasiswa S2 di Jerman yang ditanggung full, program beasiswa ini mungkin cocok untuk Anda. Namanya Master’s Scholarships for Public Policy and Good Governance atau sering disingkat dengan beasiswa PPGG. Dikenal juga dengan Helmut-Schmidt-Programme. Beasiswa ini salah satu program rutin yang ditawarkan Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD) dan Indonesia menjadi bagian dari sasaran pemberian beasiswa.

Beasiswa PPGG 2022 memberikan kesempatan untuk mengambil gelar S2 di bidang kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan, studi pembangunan, manajemen publik, dll. Beasiswa ini bisa dilamar bagi mereka yang belum memiliki pengalaman kerja profesional ataupun yang sudah bekerja dan berada di jenjang karir profesional menengah. Pelamar yang bisa mendaftar adalah para lulusan S1/sederajat di bidang ilmu sosial, ilmu politik, hukum, ekonomi, dan administrasi publik.

Kandidat yang dicari adalah para lulusan sarjana dengan hasil prestasi memuaskan serta bersedia berkontribusi secara aktif pada pembangunan sosial dan ekonomi di negara asalnya. Perkuliahan akan dimulai pada September atau Oktober 2022 menggunakan bahasa Jerman atau Inggris (sesuai tawaran program).

Apa saja yang disediakan Beasiswa PPGG DAAD 2022 ini? Penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan bulanan sebesar 861 Euro (± Rp 14,8 juta), asuransi kesehatan di Jerman, Kemudian juga diberikan tunjangan perjalanan, subsidi studi dan riset, subsidi sewa bulanan, termasuk tunjangan keluarga jika memenuhi syarat. Yang menarik juga, penerima beasiswa S2 Jerman ini akan dibebaskan dari biaya pendidikan dari delapan pilihan universitas yang ditetapkan Helmut-Schmidt-Programme. Hanya biaya pendaftaran sekitar € 250 yang harus dibayar setiap semesternya.

Simak juga » Beasiswa DAAD EPOS Jerman Full S2, S3

Sebelum menjalani program master, penerima beasiswa terlebih dahulu akan menjalani kursus bahasa Jerman selama enam bulan. Kursus bahasa Jerman tersebut berlangsung di salah satu institusi di Jerman (bukan di universitas) dan berlaku bagi semua penerima beasiswa, baik mereka yang mengambil kuliah dengan bahasa pengantar Inggris atau Jerman. Selain itu, kandidat juga ditawarkan bimbingan khusus di institusi yang dipilih dan dibiayai oleh DAAD.

Persyaratan:
1. Memiliki gelar akademik dengan hasil di atas rata-rata (sepertiga atas)
2. Memiliki pengetahuan bahasa Inggris atau Jerman
3. Keterlibatan di bidang sosial dan politik
4. Penjelasan yang meyakinkan terkait bidang studi serta motivasi pribadi untuk studi di Jerman
5. Manfaat yang diharapkan setelah kembali di negara asal
6. Gelar terakhir yang diperoleh selambatnya enam tahun sebelum permohonan beasiswa
7. Tidak berlaku bagi pelamar yang telah tinggal di Jerman lebih dari 15 bulan  pada saat pendaftaran

Ctt: Semua perkuliahan master memiliki persyaratan tambahan lebih lanjut yang harus dipenuhi pelamar

Simak juga » Beasiswa S2 Luar Negeri untuk Indonesia

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi DAAD (unduh)
2. Motivation letter yang ditandatangani berisi deskripsi singkat tentang akademik atau profesi pelamar dan alasan pribadi memilih program beasiswa ini serta universitasnya (Maksimum 2 halaman)
3. Curriculum Vitae (CV) lengkap ditandatangani (bisa menggunakan template Europass)
4. Salinan ijazah terakhir (termasuk penjelasan tentang sistem penilaian harus disertakan)
5. Salinan transkrip nilai terakhir (termasuk penjelasan tentang sistem permarkahan disertakan)
6. Surat keterangan masa kerja harus disertakan untuk yang magang terdaftar, pekerja sukarela, dan punya pengalaman kerja (ditandatangani, diberi tanggal, kop surat, dan distempel)
7. Sertifikat kemampuan bahasa terbaru (Jerman dan/atau Inggris)
8. surat rekomendasi yang baru saja ditulis, lebih diutamakan dari atasan atau dari dosen universitas, dengan tanda tangan, kop surat dan stempel (tidak dalam amplop tertutup).

Pendaftaran:
Aplikasi beasiswa DAAD dikirimkan langsung oleh pelamar ke program master dari universitas yang diminati. Bisa menggunakan bahasa Jerman atau Inggris. Jika dokumen aplikasi tidak ditulis dalam bahasa tersebut silakan lampirkan terjemahan resminya menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau dari kampus.

Pelamar diperbolehkan mengirimkan aplikasi beasiswa hingga dua universitas sekaligus (tertera di bawah) dengan program studi berbeda. Ada delapan universitas Jerman yang berpartisipasi. Di formulir aplikasi dan motivation letter nanti sebutkan prioritas studi pertama dan kedua. Kemudian kirimkan formulir aplikasi beserta dokumen lainnya tersebut ke masing-masing universitas yang dilamar.

Deadline beasiswa ditetapkan masing-masing program master yang dilamar. Pengajuan beasiswa PPGG DAAD paling lambat antara 1 Juni - 31 Juli 2021. Bisa dilihat di website tertera.

Nantinya usulan pihak unveristas yang masuk ke pihak DAAD akan diseleksi kembali dan kandidat akan dihubungi langsung oleh pihak DAAD untuk mengunggah kembali aplikasi lengkap beasiswa PPGG ke Portal DAAD. Pastikan Anda tetap memiliki salinan dari tiap dokumen dalam format PDF untuk diunggah nantinya.

Simak juga » Info Beasiswa S1, S2, S3 Dalam dan Luar Negeri

Setelah proses seleksi dilakukan, hasilnya akan diberitahu ke semua pelamar paling lambat akhir Desember 2021. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.daad.de.

Program master serta alamat website aplikasi:
1.  Hochschule Bonn-Rhein-Sieg: Analysis and Design of Social Protection Systems
Konsep belajar campuran:
Semester 1 di universitas
Semester 2 online biasanya di Jerman
Semester 3 praktek di Jerman atau di negara asal Anda atau di negara ketiga
Semester 4 online untuk mempersiapkan tesis master Anda di negara asal atau negara berkembang lainnya.

Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.h-brs.de/en/sv/study/master/analysis-and-design-social-protection-systems
Email: info@ma-socialprotection.de
Kontak: Mr Brian Mathebula / Ms Kerstin Schickendanz

2. Universität Duisburg-Essen: Master of Development and Governance
Pengantar: Bahasa Inggris, durasi program: 2 semester
Pendaftaran online:
http://www.ma-dev-gov.de
Email: ma-devgov@uni-due.de
Kontak: Mr. Georg Lammich

3. Willy Brandt School of Public Policy at the University of Erfurt: Master of Public Policy (MPP)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.uni-erfurt.de/en/brandtschool/studies/admissions/scholarships
Email: admissions-mpp@uni-erfurt.de
Kontak: Mr. Florian Heintze

4. Universität Magdeburg: Peace and Conflict Studies
Pengantar: Bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.pacs.ovgu.de/Admission/Helmut_Schmidt_Programme-p-898.html
Email: pacs@ovgu.de
Kontact: Ms. Lena Merkle

5. Hochschule Osnabrück: Management in Non-Profit-Organisationen
Pengantar: Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.hs-osnabrueck.de/de/studium/studienangebot/master/management-in-nonprofit-organisationen-ma/helmut-schmidt-programm-daad-stipendium/
Email: ppgg@hs-osnabrueck.de
Kontak: Ms. Marlene Eimterbäumer

6. Universität Passau: Development Studies
Pengantar: Bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.uni-passau.de/en/ma-devstudies/daad-scholarship/
Email: information.ppgg@uni-passau.de
Kontak: Mr. Thomas Eibl

7. Universität Passau: Master of Governance and Public Policy
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.uni-passau.de/en/ma-govern/daad-scholarship
Email: information.ppgg@uni-passau.de
Kontak: Mr. Thomas Eibl

8. Universität Potsdam: Master of Public Management (MPM)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 2 semester
Pendaftaran online:
https://www.up-transfer.de/en/executive-education/master-of-public-management-daad-ppgg-scholarship/
Email: info@ppgg.mpm-potsdam.de  
Kontak: Ms. Lucile Tronel / Ms. Mira Weihmann
6/24/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pendidikan S2 UGM Beragam Jurusan

Tahun ini Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM kembali memberikan beasiswa pendidikan S2 untuk studi di SPs UGM. Beasiswa diberikan dalam bentuk uang kuliah tunggal (UKT) selama 4 semester. Nilai beasiswa sebesar 25%, 50%, 75%, dan 100% dari besaran UKT di program studi/minat studi yang dituju pada jalur reguler. Beasiswa UGM ini terbuka bagi lulusan sarjana S1 di tanah air yang berminat mengambil studi S2 di UGM tahun akademik 2021 - 2022 pada beberapa program studi yang ditawarkan.

Prodi yang menyediakan beasiswa, yaitu:
1. Agama dan Lintas Budaya
    Minat Ekonomi Islam
2. Bioteknologi
3. Ilmu Lingkungan
    Minat Geo Informasi untuk Manajemen Bencana
    Minat Magister Pengelolaan Lingkungan

    Minat Magister Teknologi untuk Pengembangan Berkelanjutan
4. Kajian Budaya dan Media
    Minat Manajemen Informasi dan Perpustakaan
5. Kajian Pariwisata
6. Kependudukan
7. Ketahanan Nasional
    Minat Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik
8. Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
9. Penyuluh dan Komunikasi Pembangunan
10. Magister Manajemen Bencana 
11. Magister Manajemen Pendidikan Tinggi
12. Bioetika
13. Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan
14. Teknik Biomedis
 
Simak juga » Info Beasiswa S2 dari Berbagai Negara, Lihat Peluangnya

Persyaratan:
1. Lulus S1 tahun 2016 sampai dengan 2021 dari perguruan tinggi negeri/swasta yang terakreditasi dengan nilai A atau B
2. IPK S1 minimal 3,25 untuk PTN/PTS dengan akreditasi A, IPK S1 minimal 3,4 untuk PTN/PTS dengan akreditasi B
3. Melampirkan sertifikat TOEFL ITP/AcEPT UGM dengan skor minimal 400
4. Melampirkan sertifikat TPA Bappenas/PAPS UGM dengan skor minimal 450
5. Usia sampai dengan 1 September 2021 maksimal 25 tahun
6. Melampirkan surat keterangan sehat dari dokter (dokter puskesmas atau rumah sakit)
7. Melampirkan bukti pendaftaran bahwa calon telah terdaftar pada salah satu program studi/minat studi di Sekolah Pascasarjana UGM
8. Bersedia menerima beban tugas akademik dari Sekolah Pascasarjana UGM selama menerima beasiswa
9. Menyerahkan surat berisi alasan pengajuan permohonan beasiswa, pertimbangan lebih kuat jika Surat Keterangan/Dokumen Pendukung kondisi mahasiswa

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 di Dalam Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi (diisi online)
2. Bukti pendaftaran online dari DPP UGM
3. Salinan ijazah S1 yang dilegalisir
4. Salinan transkrip nilai S1 yang dilegalisir
5. Sertifikat Akreditasi PTN/PTS Asal S1dengan peringkat Nilai A atau B
6. Sertifikat TPA/PAPS minimal Skor 450
7. Sertifikat TOEFL/AcEPT/ITP minimal Skor 400
8. Surat keterangan sehat dari dokter puskemas/dokter rumah sakit
9. Surat berisi alasan pengajuan permohonan beasiswa

Pendaftaran:
Pendaftaran dilakukan secara online. Silakan lengkapi formulir aplikasi yang tertera di atas. Kemudian lengkapi juga dokumen aplikasi yang tertera di laman formulir tersebut. Pengajuan aplikasi beasiswa S2 UGM tahun akademik 2021 - 2012 dibuka hingga 31 Juli 2021.

Kontak:
SEKRETARIAT
Gedung Sekolah Pascasarjana UGM
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55281
[e] sps@ugm.ac.id
[t] (0274) 544975
[wa] +62 851 5614 8173
[w] http://pasca.ugm.ac.id
6/23/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Pemprov Jabar 2021 – 2022 (D3, S1, S2, dan S3)

Program Beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar 2021 – 2022 kembali dibuka untuk warga Jawa Barat melalui Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS). Beasiswa ini memberi kesempatan bagi Anda yang akan maupun tengah menjalani kuliah di salah satu perguruan tinggi di Provinsi Jawa Barat.
6/22/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa FINCAD buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia

Ada banyak pilihan beasiswa S2 dan beasiswa S3 yang tersedia di luar sana yang bisa Anda raih tahun ini. Misalnya FINCAD 2021 Women in Finance Scholarhip. Ini adalah program beasiswa postgraduate yang ditawarkan FINCAD, sebuah lembaga penyedia portofolio perusahaan dan analisis resiko bagi mahasiswa seluruh dunia yang melanjutkan studi mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa FINCAD terbuka bagi para perempuan dari segala usia dan kewarganegaraan yang mengambil studi di bidang Keuangan di sekolah pascasarjana terakreditasi.

Beasiswa yang ditawarkan sebesar US$20.000 untuk menunjang biaya studi pascasarjana yang tengah diambil. Sebanyak 50% dari beasiswa akan ditransfer langsung ke pemenang beasiswa, sementara 50% lagi dibayarkan langsung ke perguruan tinggi untuk membantu biaya kuliah. Yang menarik, beasiswa ini tidak membatasi lokasi tempat studi selama perguruan tinggi tersebut terakreditasi dan jurusan yang diambil berhubungan dengan keuangan. 

Persyaratan:
Pelamar merupakan perempuan yang terdaftar di sebuah program pascasarjana pada universitas yang terakreditasi oleh lembaga nasional atau internasional. Kemudian memiliki pengalaman kerja kurang dari 10 tahun atau tidak lebih dari 5 tahun bagi yang bekerja di sektor keuangan. Selain itu pelamar harus terdaftar dan mengikuti program secara penuh waktu selama tahun akademik 2021 - 2022.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 untuk PNS, TNI, dan Polri

Dokumen aplikasi:
1. Resume atau CV
2. Dua surat rekomendasi beasiswa dari orang yang sesuai (misalnya, profesor atau dosen universitas yang relevan, supervisor atau rekan kerja)
3. Ijazah dan transkrip sarjana
4. Karya tulis (opsional)

Simak juga » Program Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Siapkan dokumen yang dibutuhkan berdasarkan daftar di atas. Buat nama file dokumen dengan susunan: {family name}{given name}{document name}.{file extension}

Contoh: smithsarahCV.pdf, smithsarahLetter1.pdf,

Dokumen dibuat dalam format jpg, pdf, atau gif. Maksimum ukuran file 20 MB.

Selanjutnya unggah dokumen tersebut di laman FINCAD paling lambat 30 Juni 2021. Silakan buat akun dahulu sebelum mengirim aplikasi online. Semua pelamar nantinya akan diberitahu hasil seleksi dan pemenang beasiswa melalui email yang disampaikan awal Agustus 2021. 

Kontak:
[t] 00-800-4400-5060
[w] https://fincad.com
6/21/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dosen Kemendikbud S2, S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri

Program beasiswa dosen kembali dibuka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini memberi kesempatan bagi tenaga dosen di lingkungan Kemendikbud untuk melanjutkan studi mereka, baik jenjang magister (S2) maupun doktor. Program beasiswa dosen Kemendikbud ini tersedia melalui skema Beasiswa Pendidikan Dosen Perguruan Tinggi Akademik atau Beasiswa Pendidikan Dosen PTA.

Menariknya beasiswa ini, kesempatan tidak saja tersedia bagi dosen tetap PTA, tapi juga warganegara Indonesia secara umum yang merupakan lulusan sarjana atau diploma empat yang memiliki komitmen tinggi untuk menjadi dosen pada perguruan tinggi akademik di bawah Kemendikbud.

Komponen beasiswa dosen Kemendikbud:
1. Biaya Pendidikan:
   - Dana pendaftaran;
   - Dana SPP;
   - Dana tunjangan buku (per tahun);
   - Dana bantuan tesis/disertasi;
   - Dana bantuan sem inar internasional; dan
   - Dana bantuan publikasi jurnal internasional;

2. Biaya Pendukung:   
   - Dana transportasi;
   - Residence permit   
   - Dana aplikasi visa/ (untuk program doktoral dan magister luar negeri dan joint degree/double degree);
   - Dana asuransi kesehatan (B PJS kelas 1 untuk program doktoral dan m agister dalam negeri);
   - Dana hidup bulanan;
   - Dana kedatangan;
   - Dana tunjangan keluarga yang m ulai diberikan pada sem ester ke-3 (untuk program doktoral dalam dan luar negeri); dan
   - Dana keadaan darurat

3. Biaya Khusus Penyandang Disabilitas:
   - Dana aplikasi visa pendamping (untuk luar negeri);
   - Dana transportasi pendamping;
   - Dana asuransi kesehatan pendamping;
   - Dana tunjangan pendamping; dan
   - Dana pendukung lainnya yang disetujui oleh    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Simak juga » Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP Program S2, S3

Sasaran    Beasiswa Pendidikan Dosen PTA meliputi:   
1. Beasiswa doktoral diperuntukkan bagi dosen tetap pada Perguruan Tinggi Akademik di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Beasiswa magister diperuntukkan bagi:
   ▪ Dosen yang memiliki Nomor Urut Pengajar Nasional (NUPN); dan/atau
   ▪ Warga Negara Indonesia lulusan sarjana atau diploma empat yang berkomitmen tinggi menjadi dosen.

Skema Beasiswa Pendidikan Dosen PTA:
▪ Beasiswa Pendidikan Dosen PTA diberikan untuk jenjang pendidikan:
 1. Doktoral satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan;
 2. Doktoral joint degree/dual degree dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan;
 3. Magister satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan; dan
 4. Magister joint degree/dual degree dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
▪ Pendaftar Beasiswa Pendidikan Dosen PTA wajib memilih 1 (satu) Perguruan Tinggi Tujuan dalam negeri atau luar negeri yang ada dalam daftar Perguruan Tinggi Tujuan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
▪ Pendaftar Beasiswa Pendidikan Dosen PTA tidak dapat mengajukan perpindahan program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan tanpa persetujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
▪ Pendidikan program magister joint degree/dual degree dan program doktoral joint  degree/dual degree dilaksanakan di 2 (dua) perguruan tinggi, yaitu perguruan tinggi dalam dan luar negeri yang bekerjasama untuk menyelenggarakan program tersebut, dengan ketentuan sebagai berikut:
 1. Untuk program doktoral Joint degree/dual dapat dilakukan dengan pola 2+2 (tahun ke-1 dan ke-2 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, sedangkan tahun ke-3 dan ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri) atau pola 1+2+1 (tahun ke-1 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-2 dan ke-3 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri, tahun ke-4 ditempuh di perguruan tinggi dalam  negeri);
 2. Untuk program magister joint degree/dual degree, tahun ke-1 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, sedangkan tahun ke-2 ditempuh di perguruan  tinggi luar negeri (pola 1+1);       
 3. Apabila penerima beasiswa program magister joint degree/dual degree atau program doktoral joint degree/dual degree tidak dapat memenuhi persyaratan masuk ke perguruan tinggi luar negeri yang bekerjasama dalam penyelenggaraan program tersebut maka pendidikan akan sepenuhnya ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri    sesuai durasi maksimal beasiswa; dan       
 4. Selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri, komponen pendanaan yang diberikan kepada penerima beasiswa disesuaikan dengan komponen pendanaan yang ditetapkan bagi program yang sama di dalam negeri, sedangkan komponen pendanaan yang diberikan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi luar negeri disesuaikan dengan komponen pendanaan yang ditetapkan bagi program yang sama di luar negeri.

Simak juga » Beasiswa Guru S2 Kemendikbud Dalam Negeri dan Luar Negeri

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah lulus dari perguruan tinggi dengan ketentuan sebagai berikut:
   ▪ Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan    Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT);
   ▪ Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri; atau
   ▪ Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.                   
   ▪ Memiliki dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK ) dengan ketentuan:       
    1) pendaftar program doktoral wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya minimal 3,25 pada skala 4 atau yang setara, yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir;
    2) pendaftar program doktoral dari program magister    penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal;       
    3) pendaftar program magister wajib memiliki IPK pada jenjang studi sebelumnya minimal 3,00 pada skala 4 atau yang setara, yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir; dan
    4) pendaftar on going dalam  negeri memiliki dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan:           
       i. pendaftar program doktoral wajib mem iliki IPK pada jenjang studi yang sedang ditempuh minimal 3,50 pada skala 4 atau yang setara, yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir;       
      ii. pendaftar program magister wajib memiliki IPK pada jenjang studi yang sedang ditempuh minimal 3,25 pada skala 4 atau yang setara, yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir;       
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran, yaitu:
   ▪ Pendaftar program pendidikan doktoral berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun; dan
   ▪ Pendaftar program pendidikan magister berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun.
4. Tidak sedang    menempuh (on-going) atau telah menempuh studi pada jenjang yang dilamar untuk pendaftar beasiswa Pendidikan Dosen PTA luar negeri;       
5. Diizinkan bagi mahasiswa yang sedang menempuh studi (on-going) dengan ketentuan sudah menjalani perkuliahan selama maksimal tiga semester untuk program Doktoral dan satu semester untuk program magister bagi pelamar Beasiswa Pendidikan Dosen PTA dalam negeri;   
6. Mem iliki surat rekomendasi dari akademisi;
7. Akan mengikuti studi pada kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
   ▪ Kelas eksekutif;
   ▪ Kelas khusus;
   ▪ Kelas karyawan;
   ▪ Kelas jarak jauh;
   ▪ Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
   ▪ Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi (kecuali untuk program joint degree/dual degree); atau       
   ▪ Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
8. Mengisi formulir pendaftaran daring;
9. Memiliki personal statement;
10. Untuk program doktoral, memiliki proposal penelitian (untuk tujuan luar negeri, proposal penelitian dibuat dalam bahasa Inggris);
11. Untuk program magister, mem iliki rencana studi;
12. Bersedia menandatangani surat pernyataan sesuai format yang ditentukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan
13. Pendaftar yang telah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan perguruan tinggi tujuan dan program studi tujuan kecuali atas persetujuan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) berdasarkan rekomendasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Persyaratan Khusus:
1. Beasiswa doktoral diperuntukkan bagi dosen tetap pada Perguruan Tinggi Akademik di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), dan telah menyelesaikan studi program magister (S2);
2. Beasiswa magister diperuntukkan bagi:
   ▪ Dosen yang memiliki Nomor Urut Pengajar Nasional (NUPN) pada Perguruan Tinggi Akademik di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan/atau
   ▪ Warga Negara Indonesia lulusan sarjana atau diploma empat yang berkomitmen tinggi menjadi dosen yang dibuktikan dengan surat pernyataan komitmen bermeterai sesuai format yang ditentukan.
3. Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen perguruan tinggi negeri) dan/atau Kepala LLDikti Wilayah terkait (untuk dosen perguruan tinggi swasta);
4. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan yang ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, dan waktu mulai (intake) studi;
5. Pendaftar Beasiswa Pendidikan Dosen PTA Dalam Negeri wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional/surat diterima seleksi masuk akademik tanpa syarat matrikulasi (diutamakan studi pada Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022) dari Perguruan Tinggi Tujuan dalam negeri yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
6. Untuk Pendaftar program doktoral maupun magister luar negeri, memiliki dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan dterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT@ 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6.5; dan
7. Untuk pendaftar program doktoral dan magister dalam negeri, skor kemampuan bahasa Inggris ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi tujuan.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Luar Negeri Terbaru S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri (Diisi online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Surat izin mendaftar beasiswa dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen perguruan tinggi negeri) dan/atau Kepala LLDikti Wilayah terkait (untuk dosen perguruan tinggi swasta)
4. Ijazah S1/S2 atau SKL (Surat Keterangan Lulus) (Asli atau Legalisir)
5. Transkrip nilai S1/S2 (Asli atau Legalisir)
6. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program Studi yang dipilih
7. Dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku
8. Surat Pernyataan sesuai format (bermaterai)
9. Surat Rekomendasi dari Akademisi
10. Surat Pernyataan Berkomitmen Tinggi sebagai Calon Dosen
11. Personal Statement (Diisi online)
12. Rencana studi/proposal riset

Keterangan:
Format surat pernyataan, surat rekomendasi, surat izin pimpinan perguruan tinggi, serta surat pernyataan berkomitmen tinggi sebagai calon dosen bisa diperoleh pada Lampiran Format Dosen PTA Akademik (Unduh). Lihat juga Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa Pendidikan Dosen PTA 2021 (Unduh: PT Dalam Negeri; PT Luar Negeri).

Simak juga » Beasiswa S2 LPDP, Beasiswa S3 LPDP, 2021 FULL

Pendaftaran:

Pengajuan beasiswa dosen Kemendikbud 2021 – 2022 dilakukan secara online. Silakan buat akun terlebih dahulu di laman beasiswadosen.kemdikbud.go.id kemudian login kembali untuk melengkapi formulir dan dokumen aplikasi yang diminta untuk beasiswa pendidikan dosen PTA.

Pendaftaran beasiswa S2/S3 Dalam Negeri Dosen Perguruan TInggi Akademik dan Beasiswa Joint/Double Degree dibuka mulai 02 Mei s/d 30 Juni 2021. Kemudian seleksi administrasi dan substansi pada 1 s/d 30 Juli 2021. Pengumuman hasil seleksi pada 31 Juli 2021.

Sementara, pendaftaran beasiswa S2/S3 Luar negeri dosen perguruan tinggi akademik dibuka mulai 02 Mei s/d 2 Juni 2021. Seleksi administrasi dan substansi pada 3 s/d 30 Juni 2021. Kemudian pengumuman hasil seleksi pada 5 Juli 2021.

Proses seleksi berbasis kelengkapan dokumen dan keabsahan dokumen/portofolio (administrasi) dan substansi. Seleksi dan penetapan penerima beasiswa dilakukan oleh Puslapdik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kontak:

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan
Gedung C Lantai 13
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270
[e] helpdesk-beasiswa@kemdikbud.go.id
[t] 177
[w] https://beasiswa.kemdikbud.go.id

6/09/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penyandang Disabilitas LPDP S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri

Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan berbagai peluang beasiswa disediakan bagi mereka yang mengalami keterbatasan fisik ini. Sebut saja LPDP yang pada 2021 kembali membuka Beasiswa Penyandang Disabilitas

6/02/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Guru S2 Kemendikbud Dalam Negeri dan Luar Negeri

Kabar baik bagi para tenaga guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tahun ini Kemendikbud melalui pendanaan LPDP kembali mengumumkan penerimaan beasiswa guru program S2 di berbagai
5/25/2021 | 0 komentar | Baca selengkapnya