Beasiswa S1 – S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019

Ini salah satu peluang beasiswa kuliah di Korea yang tersedia bagi pelamar Indonesia. 2018 Art Major Asian (AMA) Scholarship. Ditujukan bagi Anda yang memiliki talenta seni dan berminat melanjutkan studi S1 maupun S2 tahun akademik 2018 – 2019 di Korean National University of Arts (K’ARTS). K’ARTS merupakan universitas seni terkemuka di Korea. Beasiswa AMA merupakan beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah selama menjalani studi.

Rincian beasiswa S1 dan S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019 di antaranya tiket pesawat pp ke Korea, uang saku 800 ribu Won per bulan, gratis pelatihan bahasa Korea, tanggungan penuh biaya kuliah semester, dan asuransi kesehatan.

Program yang ditawarkan cukup banyak, di antaranya Vocal Music, Instrumental Music, Composition, Conduction,  Acting, Directing, Stage Design, Theatre Studies, Film Making, Broadcasting, Multimedia, Animation, Cinea Studies,  Dance Performance, Choreography, Dance Theory,  Fine Arts, Design, Art Theory, Architecture, dan banyak lagi.

Persyaratan:
1. Merupakan warganegara yang memenuhi syarat (20 negara, salah satunya Indonesia)
2. Telah lulus atau dijadwalkan lulus SLTA/universitas paling lambat 28 Februari 2018
   ▪ Pelamar yang mendaftar ke program master harus memiliki gelar sarjana atau diploma yang setara
   ▪ Pelamar yang bakal lulus paling lambat 28 Februari 2018 harus mengirimkan surat/ijazah lulus sementara dan menyerahkan salinan ijazah resminya paling lambat 1 Maret 2018 ke K’ARTS
3. Memiliki kesehatan yang memadai, baik fisik maupun mental
4. Tidak memiliki keterbatasan dalam bepergian ke luar negeri
5. Memiliki bakat seni yang luar biasa, bakat bawaan, dan catatan akademik yang sangat baik
6. Pelamar direkomendasikan oleh pemerintah, kementerian, dan Kedutaan Besar Korea di masing-masing negara
7. Pelamar direkomendasikan oleh rektor universitas atau kepala pemerintahan yang disetujui organisasi, perusahaan, atau institusi seni yang terkait, dll

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 di Korea

Dokumen aplikasi:
1) Aplikasi [Form 1]
2) Pengenalan diri [Form 2]
3) Rencana Studi [Form 3]
4) Penilaian kesehatan [Form 4]
5) 3 Surat rekomendasi [Form 5]
6) Salinan ijazah/surat lulus sementara menyertakan Apostille
7) Salinan transkrip resmi terbaru
8) Salinan paspor
9) Salinan sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris (TOPIK/TOEFL/IELTS)
10) Sertifikat pengalaman kerja yang relevan, penghargaan dan / atau prestasi lainnya (jika ada)
11) Portfolio (cantumkan nama di setiap halaman)

Penting: Setiap dokumen yang ditulis dalam bahasa Indonesia harus diterjemahkan ke bahasa Korea atau Inggris yang disahkan oleh notaris. Salinan ijazah/surat lulus sementara dan transkrip akademik juga harus  melampirkan sertifikat Apostille yang dikeluarkan Konsulat/Kedutaan Besar Korea.

Pendaftaran:
Siapkan semua dokumen aplikasi menggunakan kertas ukuran A4. Urutkan dokumen berdasarkan isian data Form 1. Anda bisa mendapatkan semua formulir aplikasi (Unduh) terlebih dahulu dan melengkapinya bersama dokumen lain.

Kirimkan dokumen aplikasi via pos atau diantar langsung ke alamat:

AMA Manager
M505, Office of External Affairs 146-37, 32gil, Hwarang-ro, Seongbuk-gu,
Seoul,  Postal Code : 136-716,  Republic of Korea

Dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 30 Juni 2017. Pengumuman hasil seleksi disampaikan 18 September 2017 melalui website universitas (http://eng.karts.ac.kr) dan pemberitahuan pribadi. Keberangkatan ke Korea serta kursus bahasa Korea akan dilakukan pada 20 Oktober 2017.

Informasi lebih lanjut terkait teknis pendaftaran Beasiswa S1 dan S2 2018 – 2019 di K’ARTS Korea bisa disampaikan melalui email: global@karts.ac.kr atau telp: 82-2-746-9073. Informasil lebih jauh juga tertera di formulir aplikasi dan website universitas. Selamat mencoba!
4/17/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 di KAUST, Arab Saudi 2017

KAUST Fellowship dapat menjadi pilihan beasiswa kuliah menarik yang bisa Anda ikuti. Beasiswa ini disediakan khusus King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi. Setiap tahun KAUST membuka kesempatan bagi pelajar internasional yang berminat untuk meraih gelar S2 dan S3 di bidang sains maupun teknologi.

KAUST Fellowship diberikan full, menanggung keseluruhan biaya kuliah serta biaya hidup selama menjalani studi di KAUST. Selain itu tersedia dukungan relokasi, perumahan, serta pemeliharaan kesehatan dan gigi. Tunjangan hidup yang diberikan sekitar $ 20.000 - $ 30.000 per tahun atau sekitar Rp 262 juta - Rp 393 juta per tahun.

Persyaratan:
1. Mampu berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor tes TOEFL atau IELTS (minimum iBT TOEFL 79, IELTS minimum 6.0)
2. Sangat disarankan memiliki skor tes GRE, meski KAUST tidak mengharuskan tes GRE untuk pendaftaran. Hasil tes resmi tersebut dikirim langsung oleh ETS ke bagian penerimaan KAUST dengan kode 4139. Rata-rata nilai GRE mahasiswa yang diterima adalah 774 dari 800.
3. Lulus S1 atau S2

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Statement of purpose
2. Curriculum viate (CV)
3. Salinan ijazah dan transkrip resmi dari semua jenjang universitas. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris juga harus disertakan jika dokumen aslinya tidak menggunakan bahasa Inggris. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh universitas atau kedutaan. Jika nanti memperoleh tawaran masuk, salinan ijazah dan transkrip tersebut harus dikirim ke Kantor Penerimaan sebelum kedatangan dengan amplop tertutup ke:

Office of Admissions
Graduate Affairs
Building 9, Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal, Jeddah 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia

4. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau pembimbing
5. Salinan skor TOEFL atau IELTS
6. Salinan skor GRE (sangat disarankan, tapi tidak wajib)

*Ctt: Pelamar tidak perlu melampirkan skor tes TOEFL atau IELTS jika pelamar sebelumnya meraih gelar dari salah satu universitas terakreditasi yang ada di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, atau New Zealand. Rata-rata IPK yang diterima di KAUST adalah 3.7 dari skala 4.0. Namun, sebagian juga lebih rendah, tergantung penilaian komite seleksi terhadap aplikasi keseluruhan.

Pendaftaran:
Pelamar dapat mendaftar dengan mengisi formulir aplikasi yang disediakan secara online oleh KAUST. Lengkapi semua informasi yang diminta, termasuk username dan password yang akan digunakan untuk masuk ke laman KAUST nantinya. Setelah mendaftar unggah dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Jangan lupa siapkan dokumen tersebut dalam bahasa Inggris. Kemudian discan. Untuk surat rekomendasi harus diajukan langsung oleh pemberi rekomendasi melalui aplikasi yang disediakan.

Kontak:
Graduate Affairs
Engineering Building (Building 9), Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia
Web: www.kaust.edu.sa
Email: admissions@kaust.edu.sa

Pendaftaran Beasiswa KAUST 2017 untuk perkuliahan musim gugur 2017 saat ini sedang dibuka. Deadline berakhir awal 14 April 2017.
4/12/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
4. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
5. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
6. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan lalu menyerahkannya ke alamat berikut: 

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor’s Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

Email: mu.documents@monash.edu

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
4/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa NZIDRS New Zealand Program S3

Program beasiswa Pemerintah New Zealand selain beasiswa NZAS yang bisa dilamar adalah Beasiswa NZIDRS atau New Zealand International Doctoral Research Scholarships. Perbedaan keduanya terlihat dari sasaran beasiswa diberikan serta gelar program yang bisa diambil untuk beasiswa tersebut. Beasiswa NZAS bisa diambil untuk program gelar profesi, S2, maupun S3. Sementara, beasiswa NZIDRS hanya ditujukan bagi pelamar jenjang S3 program riset. Beasiswa NZIDRS ditawarkan lebih luas karena menerima aplikasi dari semua negara termasuk Indonesia. 

Nah, bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan S3 berbasis riset, Beasiswa NZIDRS sangat patut dicoba. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh bagi penerimanya. Selama 3 tahun (36 bulan), penerima beasiswa ditanggung penuh biaya kuliah serta iuran lainnya, disediakan tunjangan hidup per tahun sebesar NZ$ 25.000 (± Rp 221 juta) bebas pajak, serta asuransi kesehatan NZ$ 600 per tahun. 

Penerima beasiswa NZIDRS 2017 - 2018 bisa mengambil program S3 riset di semua disiplin ilmu. Ada delapan universitas pilihan tujuan studi yang merupakan universitas terbaik di New Zealand, di antaranya: AUT University, Lincoln University, Massey University, University of Auckland, University of Canterbury, University of Otago, University of Waikato, dan Victoria University of Wellington.

Persyaratan: 
1. Memperoleh IPK minimum 3.7 pada skala 4.0 atau rata-rata nilai A atau A+ pada jenjang pendidikan terakhir 
2. Memperoleh konfirmasi tawaran tempat tanpa syarat pada program PhD di salah satu universitas New Zealand
3. Jika sudah memulai studi PhD di New Zealand, tanggal mulai harus setelah 1 Juli 2016
4. Harus menjalankan studi PhD di New Zealand (bukan jarak jauh)
5. Bukan warganegara atau penduduk tetap New Zealand atau Australia
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi online
2. Bukti kewarganegaraan (KTP atau paspor)
3. Bukti tawaran tempat tanpa syarat pada program PhD di universitas New Zealand
4. Ijazah dan transkrip akademik
5. Curriculum vitae

* Selain dokumen aplikasi tersebut, nantinya pelamar juga perlu mencantumkan di formulir aplikasi online dua nama dan alamat email dari referensi akademik.

Pendaftaran: 
Berbeda dari periode sebelumnya di mana pendaftaran via pos atau kurir, untuk pendaftaran Beasiswa NZIDRS 2017 - 2018 dilakukan secara online. Silakan lengkapi formulir aplikasi online yang disediakan. Buat akun terlebih dahulu. Kemudian unggah dokumen aplikasi lainnya (poin 2 s/d 5) seperti tertera. 

Pendaftaran dan pengajuan aplikasi Beasiswa NZIDRS paling lambat 30 Agustus 2017 waktu New Zealand. Pertanyaan terkait beasiswa bisa disampaikan melalui email: scholarship@enz.govt.nz
4/06/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Kemenag 2017 – 2018

Kesempatan memperoleh beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali tersedia. Kemenag secara resmi mengumumkan pendaftaran beasiswa 2017 – 2018 melalui program 5000 Doktor atau yang dikenal juga dengan Mora Scholarship. Program beasiswa ini ditawarkan Kemenag setiap tahun untuk memberikan kesempatan bagi para dosen tetap maupun tenaga kependidikan pada perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk melanjutkan studi S3 di dalam negeri atau luar negeri.

Beasiswa Program 5000 Doktor yang disediakan Kemenag merupakan beasiswa penuh. Durasi beasiswa diberikan hingga 6 semester, dengan masa perpanjangan 2 semester. Cakupan beasiswa S3 untuk studi di dalam negeri, di antaranya biaya pendidikan yang terdiri dari biaya SPP, biaya ujian-ujian, serta biaya lain sesuai dengan SK Rektor di tempat studi. Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa juga memperoleh biaya mahasiswa yang meliputi biaya pendaftaran, biaya hidup/biaya operasional, uang buku/referensi, serta biaya riset.

Sementara, untuk beasiswa S3 dengan tujuan studi di luar negeri, cakupan beasiswa yang disediakan meliputi biaya program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia, biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik, biaya ujian IELTS atau TOEFL serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia, biaya pendaftaran (admission fee), dan biaya kuliah (tuition fee).

Selain itu, penerima beasiswa S3 luar negeri juga memperoleh biaya hidup selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun), biaya settlement, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya tiket pulang pergi, biaya keluarga (diiberikan mulai tahun kedua), bantuan riset (satu kali untuk tahun terakhir), serta biaya mengikuti international conference.

Ketentuan Umum:
1. Dosen tetap PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri/Swasta
   b. DPK pada PTKI Swasta
2. Dosen tetap Non-PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri dengan syarat masa kerja minimal 2 tahun
   b. Fakultas Agama Islam pada PTU
3. Dosen tetap PNS/Non-PNS Pendidikan Agama Islam pada PTU
4. Dosen tetap dengan perjanjian kerja
5. Tenaga kependidikan pada PTKI dan PNS Eselon I pada Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Persyaratan Umum:
1) Memiliki gelar Magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau yang telah disetarakan statusnya (untuk perguruan tinggi dalam negeri)
2) Bidang studi yang akan diambil diperlukan untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan
3) Bersedia menandatangani kontrak beasiswa
4) Berusia maksimum 47 tahun, terhitung dari tanggal pengajuan berkas
5) Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id

Simak juga » Pilihan Beasiswa S3 Terbaru yang Sedang Buka

Persyaratan Khusus:
▪ Studi S3 Dalam Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS;
i. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
j. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
k. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
l. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
m. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman), download format proposal.

▪ Studi S3 Luar Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Sertifikat tes bahasa asing (Bahasa Inggris dan bahasa asing lain) yang dikeluarkan oleh lembaga resmi:
   1) TOEFL ITP 500 atau IELTS™ 5.0, DAN
   2) TOAFL sekurang-kurangnya 450 atau yang setara, atau
   3) Sertifikat DELF B1 untuk bahasa Prancis, atau
   4) Sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen;
i. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS.
j. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
k. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
l. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
m. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
n. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman) dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa asing lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
o. Rekomendasi dari profesor di bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil (bila ada);
p. Letter of Acceptance (LoA) dari PT-LN tujuan (bila ada, akan mendapatkan prioritas)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Kemenag 2017 – 2018 Program 5000 Doktor dilakukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu di laman “sign up”. Setelah terdaftar kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta sesuai yang tertera di persyaratan khusus. Anda juga bisa mengunduh terlebih dahulu berbagai format dan contoh formulir yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran beasiswa S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri Kemenag periode 2017 – 2018, dibuka mulai 13 Maret – 31 Mei 2017.
3/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
3/27/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ELTA : Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris

English Language Training Assitance (ELTA) merupakan program bantuan yang dirancang bagi pelamar beasiswa Australia Awards yang belum mampu memenuhi syarat minimal bahasa Inggris yang ditetapkan. Syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards adalah memiliki skor IELTS di atas 5.0 atau TOEFL ITP di atas 500. ELTA sejenis beasiswa dari Pemerintah Australia untuk membantu pelamar beasiswa Australia Awards meraih skor IELTS di atas 5.0 atau ITP TOEFL di atas 500. Beasiswa ELTA ini terbuka bagi mereka dengan skor IELTS 4.5 – 5.0 atau setara.

Saat ini tawaran bantuan pelatihan bahasa Inggris ELTA masih terbatas. Yakni ditujukan bagi warga dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maulu, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Selain itu, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia juga bisa melamar pelatihan bahasa Inggris ELTA ini.

Bagi peserta dari luar kota tempat program ELTA dilaksanakan, Australia Awards menyediakan akomodasi dan transportasi darat, laut atau udara untuk tiket kelas ekonomi dengan sistem penggantian biaya (reimburse).

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau 12 minggu secara penuh waktu (Senin – Jumat) di keenam provinsi tersebut. Para pengajar berasal dari IALF Bali dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia. Yang menarik, setelah mengikuti program, peserta akan langsung diikutsertakan untuk mengambil tes IELTS. Nantinya hasil skor yang diperoleh tersebut bisa dipergunakan untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards pada periode berikutnya (2018 – 2019).

Nah, bagi Anda yang berasal dari keenam provinsi tersebut dan telah menyelesaikan S1 dan berminat melanjutkan S2 ke Australia dengan beasiswa Australia Awards, masih ada waktu melakukan pendaftaran sebelum deadline berakhir.

Persyaratan:
1. Memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2.75 pada skala maksimum 4.0
2. Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris (bila ada)

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Dibuka

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Curriculum vitae
3. Salinan transkrip akademik
4. Bukti hasil tes TOEFL/IELTS (bila ada)
5. Surat ijin atasan Anda yang mendukung keikutsertaan dalam program ini
6. Copy KTP
7. Formulir keterangan disabilitas, bagi pelamar dengan disabilitas
8. Surat keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas (bila ada)

Pendaftaran:
Setelah melengkapi dokumen aplikasi yang diminta, Anda kemudian bisa mengirimkannya. Pengiriman aplikasi ada tiga cara, yaitu secara online, via email, atau melalui pos. Anda bisa memilih salah satu.

Via online:
Pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui link berikut: https://goo.gl/QZL9X3

Via Email:
Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

Via Pos:
Tim Seleksi ELTA
IALF Bali
Jl. Raya Sesetan 190
Denpasar 80223

Cantumkan ELTA NTT atau ELTA NTB atau ELTA Maluku & Maluku Utara, atau ELTA Papua & Papua Barat di pojok kiri amplop. Pilih sesuai asal daerah masing-masing. Bagi pelamar disabilitas cukup cantumkan ELTA pada pojok kiri amplopnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa ELTA paling lambat 21 April 2017 pukul 17.00 WITA. Para pendaftar yang lolos seleksi awal akan dihubungi di minggu 31 Mei - 3 Juni 2017. Tes penempatan akan dilaksanakan mulai 11 - 18 Juni 2017 untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, 10 - 14 Juli 2017 untuk wilayah NTB dan NTT, dan 17 - 18 Juli 2017 untuk tes penempatan bagi penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi akan dihubungi selambat-lambatnya 25 – 29 Juli 2017. Pertanyaan tentang ELTA dapat ditujukan ke ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org). Semoga berhasil!
3/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2016 untuk perkuliahan yang dimulai Juni 2017, deadline periode kedua 31 Januari 2017 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2017, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2017 untuk perkuliahan November 2017. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
3/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MOST Taiwan Program Gelar S2 dan S3

Beragam pilihan beasiswa di Taiwan sedang dibuka saat ini. Misalnya beasiswa Taiwan ICDF, beasiswa Kementerian Pendidikan Taiwan, dan belum lama ini juga dibuka beasiswa Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MOST) Taiwan. Beasiswa MOST Taiwan ini menawarkan dukungan biaya studi untuk program gelar S2 dan S3 di universitas-universitas Taiwan. Per bulannya penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan dari MOST sebesar NTD 30.000 atau sekitar Rp 12 juta lebih.

Beasiswa MOST adalah beasiswa parsial. Penerima beasiswa masih harus membiayai kebutuhan studi lainnya, seperti biaya kuliah, biaya keberangkatan, tempat tinggal, dll. Meski begitu, tunjangan bulanan yang diberikan akan turut membantu meringankan biaya studi di Taiwan.

Beasiswa MOST program S2 diberikan untuk maksimal 2 tahun. Sementara, beasiswa S3 dari MOST diberikan selama maksimal 3 tahun.

Persyaratan:
1. Lulus perguruan tinggi atau universitas dengan hasil akademik yang baik, karakter moral yang baik, serta tidak memiliki catatan kriminal
2. Bukan berkewarganegaraan Republik Cina (Taiwan)
3. Bukan mahasiswa senegara yang ada di luar negeri
4. Tidak pernah belajar di institusi pendidikan Taiwan pada jenjang gelar yang sama di mana ia mendaftar, sudah terdaftar atau mengikutinya di Taiwan
5. Bukan mahasiswa pertukaran pelajar atau mahasiswa double (joint) degree melalui perjanjian kerjasama antara universitas/perguruan tinggi luar negeri dan institusi pendidikan di Taiwan ketika menerima beasiswa
6. Sebelumnya belum pernah memperoleh beasiswa yang dibatalkan oleh lembaga pemerintah China atau institusi relevan lainnya

Dokumen aplikasi:
1. Formulir Aplikasi Beasiswa (Unduh)
2. Fotokopi Pasport dan Kartu Keluarga
3. Fotokopi ijasah terakhir dan transkip nilai. Jika kedua dokumen tersebut tidak dalam Bahasa mandarin atau inggris maka harus ditranslet dalam bahasa mandarin atau inggris. Jika kedua dokumen tersebut dikeluarkan oleh negara lain selain Taiwan atau instansi pendidikan Internasional lainnya, maka kedua dokumen tersebut harus dilegalisir terlebih dahulu oleh Kantor Perwakilan Taiwan setempat sebelum diserahkan.
4. Fotokopi surat Aplikasi Pendaftaraan Universitas (seperti : Fotokopi bukti transfer uang pendaftaran, formulir pendaftaran universitas, fotokopi bukti tanda terima aplikasi pendaftaran, email ).
5. Fotokopi Sertifikat Kemampuan Bahasa:
   ▪ Untuk pendaftar yang TIDAK menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
Fotokopi sertifikat level Advanced (Band B) atau level 2 diatasnya “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL). Sertifikat lain selain sertifikat TOCFL tidak memenuhi syarat untuk mengajukan beasiswa ini. http://www.sc-top.org.tw/english/eng_index.php
   ▪ Untuk Pendaftar yang menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
Fotokopi sertifikat TOEFL test atau sertifikat test kemampuan bahasa dari Instansi yang sudah diakui Internasional.
6. Dua lembar surat rekomendasi yang sudah di tanda tangani dan tertutup rapat dalam amplop ( contoh dari Kepala Sekolah, Rektor, Dekan, Profesor atau supervisor ). Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku.
7. Biografi dan rencana studi

▪ Unduh: panduan aplikasi

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat dapat mengajukan beasiswa MOST Taiwan dengan mengirimkan dokumen aplikasi di atas ke alamat:

Kantor Taipei Economic and Trade Office
Gedung Artha Graha lt.17,
Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD,
Jakarta 12190

Tuliskan pada amplop “Beasiswa MOST Taiwan”

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 31 Maret 2017. Untuk pertanyaan dapat disampaikan langsung melalui email: beasiswa@teto.or.id atau unduh panduan aplikasi yang disediakan TETO. Semoga beasiswa!
3/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Erasmus Mundus LEADERS ke Eropa Program S2

Siapa tak kenal program beasiswa satu ini. Beasiswa Erasmus Mundus. Beasiswa yang digagas oleh sejumlah negara Uni Eropa untuk ditawarkan ke sejumlah negara, seperti Asia, termasuk Indonesia. Beasiswa Erasmus Mundus memiliki banyak pilihan yang dikelola konsorsium-konsorsium. Umumnya satu konsorsium melibatkan beberapa universitas/institusi dari beberapa negara untuk selanjutnya ditawarkan kepada pelamar yang berminat.

Salah satu beasiswa Erasmus Mundus yang sedang dibuka adalah Erasmus Mundus LEADERS (EM LEADERS). Beasiswa EM LEADERS adalah program mobility yang bertujuan memberi kesempatan bagi pelamar yang memenuhi syarat untuk mengikuti studi singkat di sejumlah universitas mitra di Eropa. Khusus Indonesia, beasiswa terbuka untuk program S2 dengan durasi selama enam (6) bulan. Lebih tepatnya beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang berstatus sebagai mahasiswa S2.

Penerima beasiswa EM LEADERS program master akan memperoleh tunjangan bulanan sebesar € 1000 untuk durasi 6 bulan, kemudian biaya perjalanan, biaya asuransi, serta biaya partisipasi kegiatan. Prioritas beasiswa akan diberikan bagi pelamar perempuan. Total ada lima kursi beasiswa yang bisa diperebutkan tahun ini.

Pilihan universitas:
▪ City, University of London (United Kingdom)
▪ Politecnico Di Milano (Italia)
▪ Technische Universtaet Dortmund (Jerman)
▪ Universidade do Porto (Portugal)
▪ University of Limerick (Irlandia)
▪ University of Oradea (Romania)

Persyaratan:    
1. Tidak menetap atau melakukan kegiatan utama (studi, bekerja, dll) selama lebih dari 12 bulan sepanjang lima tahun terakhir di salah satu negara Eropa pada saat mengajukan permohonan. Aturan ini tidak berlaku bagi kandidat TG3 (Target Group 3).
2. Belum menerima beasiswa untuk jenis mobility dalam proyek Erasmus Mundus External Cooperation Window atau Erasmus Mundus Action 2-STRAND1 lainnya.
3. Tidak menerima manfaat dari lebih dari satu kegiatan mobilitas dalam proyek yang sama
4. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bahasa pengantar perkuliahan dari salah satu bahasa yang digunakan di negara tuan rumah
5. Merupakan warganegara dari negara yang memenuhi syarat (Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, India, Indonesia, Malaysia, Maldives, Philippins, Thailand, China, North Korea)
6. Pelamar adalah kategori Target Group 1 (TG1) atau Target Group 3 (TG3)
   ▪ Target Group 1 (TG1) adalah mahasiswa yang terdaftar di salah satu universitas mitra (Di Indonesia: Universitas Pelita Harapan) dengan minimal studi sebelumnya 1 tahun atau merupakan staf yang saat ini bekerja/terdaftar di universitas mitra. Pelamar haruslah warganegara dari salah satu negara Asia yang menjadi target proyek (Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, India, Indonesia, Malaysia, Maladewa, Filipina, Thailand, Cina dan Korea Utara).
   ▪ Target Group 3 (TG3) adalah warganegara dari negara ketiga target proyek yang berada dalam situasi rentan karena alasan sosial atau politik:
     √ Calon berstatus pengungsi atau penerima suaka (internasional atau sesuai dengan undang-undang nasional salah satu negara penerima di Eropa)
     √ Calon merupakan penduduk pribumi yang menjadi sasaran kebijakan khusus nasional atau orang-orang terlantar
     Contoh lain dari kelompok rentan adalah:
     √ Orang yang termasuk minoritas nasional
     √ Orang yang tinggal di daerah terpencil/pedesaan dengan akses yang sulit terhadap pelayanan publik khususnya pendidikan
     √ Korban bencana alam - gempa/longsor
     √ Anak yatim

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Bukti identitas (scan copy paspor atau KTP)
2. Bukti pendaftaran di universitas asal (mitra) untuk TG1 dan dari universitas bukan mitra untuk TG3
   1) Bukti yang dapat diterima termasuk copy kartu mahasiswa atau surat keterangan penerimaan dari bagian administrasi universitas. Surat resmi universitas harus ditandatangani dan dicap
3. Transkrip nilai terakhir
4. Persetujuan belajar (yang disahkan oleh universitas asal) (Unduh)
5. Curriculum Vitae (Format Europass)
6. Reference letter
7. Motivation letter
8. Sertifikat kemampuan bahasa (Tergantung institusi tujuan bisa opsional atau wajib)

Pendaftaran:
Pelamar yang memenuhi syarat dan berminat mengajukan beasiswa Erasmus Mundus LEADERS tahun akademik 2017 - 2018 bisa mendaftar secara online di laman EM LEADERS.

Buat akun terlebih dahulu di laman tersebut, kemudian periksa email untuk mengkonfirmasi dan memperoleh informasi log in. Selanjutnya Anda tinggal mengajukan aplikasi online. Dokumen aplikasi dapat discan kemudian dibuat dalam format PDF.

Pendaftaran online diterima paling lambat 13 Maret 2017 pukul 2.00 siang waktu London. Kandidat yang lolos seleksi akan diberitahu via email. Kemudian memilih perkuliahan yang dimulai paling lambat 31 Desember 2017. Selamat mencoba!

Kontak:
Erasmus Mundus LEADERS
City, University of London
Northampton Square
London, EC1V 0HB
United Kigdom
Email: emleaders@city.ac.uk
Web: www.emleaders.eu
3/06/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Korea 2017 untuk S2 dan S3 dari KGSP

Setelah menawarkan beasiswa S1, Pemerintah Korea kembali menyediakan beasiswa S2 dan S3 2017 di Korea. Melalui Korean Government Scholarship Program (KGSP), pelamar internasional termasuk Indonesia diberi kesempatan untuk melanjutkan studi di Korea dengan biaya penuh Pemerintah Korea. Beasiswa ini memiliki kuota total 670 kursi untuk 145 negara. Indonesia kebagian sekitar 19 kursi beasiswa pada 2017. Delapan (8) beasiswa di antaranya bisa dilamar langsung melalui Kedubes Korea di Jakarta, sementara sebelas (11) beasiswa Korea sisanya dilamar melalui universitas di Korea.

Apa yang menarik dari beasiswa KGSP? Selain tentunya beasiswa penuh. Beasiswa S2 dan S3 di Korea ini menawarkan banyak pilihan universitas dan juga program yang bisa diikuti. Ada sekitar 65 universitas Korea yang menjadi pilihan. Sebut saja misalnya Ajou University, Chung-Ang University, Dongguk University, Ewha Womans University, Korea University, Gwangju Institute of Science and Technology, Hankuk University of Foreign Studies, Hanyang University, Hongik University, Inha University, dan banyak lagi. 

Seperti tahun lalu, Beasiswa Pemerintah Korea 2017 menyediakan durasi selama dua tahun untuk program master plus satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 3 tahun). Sementara, beasiswa doktor diberikan selama tiga tahun dan ditambah satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 4 tahun). Biaya studi dan kursus tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Korea. Pemberian beasiswa program master di Korea dimulai 1 September 2017 – 31 Agustus 2020, sementara beasiswa S3 dimulai 1 September 2017 – 31 Agustus 2021. 

Beasiswa yang diberikan mencakup tiket pesawat pp kelas ekonomi Indonesia-Korea, tunjangan bulanan 900.000 won (± Rp 10 juta), tunjangan penyisihan 200.000 won, tunjangan riset 210.000 won per semester untuk bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya, serta 240.000 won per semester untuk bidang sains, teknologi, dan teknik. 

Selain itu, disediakan pula biaya kursus dan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya cetak tesis/disertasi sekitar 500.000 - 800.000 won, asuransi kesehatan 20.000 won per bulan, serta pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6. Dana khusus ini diberikan 100.000 won per bulan. Bukan itu saja, bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 200.000 won. 

Persyaratan:
1. Pelamar dan orang tua bukan warganegara Korea
2. Sehat jasmani dan rohani
3. Berusia di bawah 40 tahun pada 1 September 2017 (lahir setelah 1 September 1977)
4. Pelamar memegang gelar sarjana atau master selambatnya 31 Agustus 2017
5. Pelamar yang memenuhi SEMUA syarat berikut dapat mendaftar sepanjang berusia di bawah 45 tahun:
    a) Sedang bekerja sebagai profesor ketika mendaftar
    b) Merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (salah satunya Indonesia)
5. IPK paling rendah 2.64 pada skala 4.0, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.
6. Pelamar yang memiliki kemampuan bahasa Korea atau Inggris bisa diberikan prioritas
7. Pelamar yang mendaftar pada bidang sains, teknologi, dan teknik bisa memperoleh prioritas
8. Pelamar yang merupakan staf fakultas dari negara berkembang bisa mendapat prioritas
9. Mereka yang telah mengundurkan dari beasiswa setelah terpilih sebagai penerima KGSP tahun-tahun sebelumnya TIDAK berhak mengajukan permohonan.

Ctt: Beasiswa tidak berlaku bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan studi atau kuliah di universitas Korea.

Simak juga » Daftar Beasiswa Kuliah S2 di Dalam Negeri 

Dokumen aplikasi:

beasiswa s2 korea, beasiswa kgsp, beasiwa s3 korea, beasiswa di korea
Image: www.studyinkorea.go.kr

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan. Untuk formulir, panduan, dan informasi universitas tujuan, Anda dapat mengunduhnya melalui laman Kedubes Korea. Selain dokumen aplikasi di atas, Anda juga harus menyertakan terjemahan resmi dokumen ke dalam Bahasa Inggris atau Korea jika bahasa aslinya dalam bahasa Indonesia. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh perguruan tinggi atau notaris. 

Pendaftaran melalui Kedubes Korea: 
Siapkan 1 rangkap dokumen asli/legalisir beserta terjemahannya dan delapan (8) surat rekomendasi (tertera di formulir). Lalu kirim via pos ke: 

Kedutaan Besar Korea, 
Jl. Gatot Subroto Kav. 57 
Jakarta 12950

*Tuliskan pada amplop: KGSP

Pelamar dapat memilih 3 universitas jika melamar melalui Kedubes Korea ini. Batas akhir pendaftaran 10  Maret 2017. Kontak: 021-2967-2555 (08.30 – 16.30).

Pendaftaran melalui Universitas: 
Siapkan 1 rangkap dokumen aplikasi asli/legalisir beserta terjemahannya, kemudian kirimkan ke satu universitas Korea yang dilamar. Daftar universitas Korea tertera di pedoman aplikasi. Anda bisa menghubungi langsung universitas bersangkutan atau mengecek ke website universitas untuk pengajuan beasiswa KGSP 2017 program S2 dan S3. Namun deadline pendaftaran masih di bulan Maret.
3/02/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Brunei 2017 – 2018 (D3, S1, S2, S3)

Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2017 – 2018. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di beberapa universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan, seperti kebidanan, keperawatan, dan kesehatan yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan UTB. Sementara, beasiswa S3 diberikan hingga tiga tahun untuk program doktor di UTB. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan bila berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2017 – 2018 ini. Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam, tunjangan bulanan sebesar BND 500, tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, tunjangan makanan setiap bulan BND 150, setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. 

Selain itu disediakan pula akomodasi tempat tinggal di universitas atau politeknik yang dituju.

Apa saja program yang tersedia? Banyak sekali pilihan. Secara umum misalnya seni, sains, bisnis, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan banyak lagi.

▪ Lihat daftar lengkap program studi (Unduh)

Persyaratan: 
1. Pendaftaran terbuka bagi semua warganegara, tidak terbatas hanya ASEAN, negara-negara anggota OIC maupun Commonwealth.
2. Pelamar harus dinominasikan oleh pemerintah negara setempat (Kemdikbud atau Kemlu)
3. Pelamar harus dinyatakan sehat untuk memperoleh beasiswa serta belajar di Brunei Darussalam oleh dokter yang diakui sebelum tiba di Brunei Darussalam. Biaya mendapatkan surat keterangan sehat ini ditanggung sendiri oleh pelamar.
4. Pelamar harus berusia antara 18 - 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana terhitung 31 Juli 2017
5. Beasiswa ini tidak berlaku bagi warga tetap Brunei Darussalam 

* Persyaratan lebih teknis terutama menyangkut dengan program yang akan diambil bisa dilihat pada “Entry Qualification”. Silakan diunduh pada daftar program studi yang tertera di atas.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh
2. Pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik dilegalisir 
4. Statement of Purpose (tertera di formulir)
5. Salinan akte kelahiran dan paspor dilegalisir
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang tidak berbahasa Inggris

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir aplikasi bersama dokumen aplikasi lainnya. Beberapa dokumen mungkin perlu di-scan, seperti ijazah dan transkrip, dll. Lalu buat dalam format pdf. 

Selanjutnya kirim semua aplikasi tersebut ke email: applyBDGS2017@mfa.gov.bn

Bagi pelamar yang ingin studi di UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online di laman https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/

Permohonan dan pengajuan aplikasi beasiswa diterima paling lambat 13 Maret 2017. Pemberitahuan pemenang biasanya disampaikan melalui email.

Kontak:
Technical Assistance Unit
Division of Scholarship, Training and Technical Assistance
Department of Administration
Ministry of Foreign Affairs and Trade
Bandar Seri Begawan BD2710
Brunei Darussalam

Tel: +673 2261177 ext. 387/ 386/ 380/ 383
Fax: + 673 2230903
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn
2/23/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3, dan Non Degree

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi siswa/mahasiswa berprestasi, guru berprestasi, peraih medali olimpiade internasional, juara tingkat nasional atau internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olahraga, pegawai/karyawan berprestasi yang mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasan, seniman, serta pegiat sosial.

Selain beasiswa degree untuk program gelar S1, S2, dan S3. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi juga menyediakan beasiswa non-degree. Beasiswa non gelar ini diperuntukkan bagi guru, tenaga kependidikan pada tingkat PAUD sampai dengan SMA/SMK, pegiat budaya, seniman dan pegiat sosial kecuali dosen untuk mengikuti program residensi, menjadi pembicara dalam workshop atau konferensi, utamanya bidang pendidikan dan kebudayaan.

Pelamar yang berminat dapat memanfaatkan Beasiswa Unggulan Berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) di dalam negeri atau mengikuti program non degree yang diminati. Yang menarik dari beasiswa ini, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK, PTN 3.00 PTS 3.25
 
Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 


▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi Nasional atau lnternasional
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Dokumen aplikasi Non-Degree
1. Surat permohonan kepada Kepala Biro PKLN Kemendikbud
2. Daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae)
3. Surat undangan dari penyelenggara (undangan residensi/pembicara)
4. Materi/bahan/proposal yang relevan dengan penyelenggaraan kegiatan
5. Esai minimal 500 kata tentang manfaat dari kegiatan
6. Usulan rincian biaya

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2017 untuk program gelar ini dibagi dalam dua batch. Untuk batch 1 pendaftaran dibuka mulai 15 Februari - 15 April 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 16 April - 10 Mei 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan di akun masing-masing pada 12 Mei 2017.

Kemudian untuk batch 2, pendaftaran dibuka mulai 1 Juni - 31 Juli 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 1 Agustus - 31 Agustus 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan pada 1 September 2017 melalui akun masing-masing.

Sementara, bagi Anda yang berminat mendaftar Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi program Non-Degree dapat mengajukannnya secara offline dengan mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diminta ke alamat:

Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 7
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 10270

Jadwal pendaftaran beasiswa non-degree ini tidak terikat dengan jadwal batch 1 dan batch 2 sebagaimana pendaftaran beasiswa program degree.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
2/21/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya