Beasiswa S2 di China untuk Pelamar Indonesia

Mungkin Anda sudah pernah mendengar beasiswa S2 di China ini. Schwarzman Scholars. Programnya memang terbilang baru. Didirikan oleh Stephen A. Schwarzman, pemimpin, CEO sekaligus CO-Founder Blackstone. Beasiswa Schwarzman Scholars dirancang untuk menyiapkan generasi pemimpin-pemimpin masa depan abad 21. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam fasilitas bagi kandidat terpilih.

Ada tiga disiplin ilmu yang ditawarkan jika Anda berencana melanjutkan studi S2 menggunakan Schwarzman Scholars. Yakni Public Policy, Economics and Business, dan International Studies. Ketiga program kuliah tersebut menggunakan bahasa pengantar Inggris yang berlangsung di Schwarzman College, Tsinghua University, Beijing, China. Program berlangsung selama satu tahun.

Setiap tahun beasiswa Schwarzman Scholars menyediakan kuota hingga 200 orang penerima. 35 persen dari jumlah tersebut diperuntukkan bagi pelamar internasional, termasuk Indonesia. Selebihnya (75 persen) akan diisi oleh kandidat negara lain, yakni Amerika Serikat dan China.

Beasiswa Schwarzman Scholars mencakup kebutuhan studi, di antaranya biaya kuliah, asrama, biaya keberangan dan kepulangan dari Beijing, studi tour, buku dan perlengkapan yang dibutuhkan, laptop Lenovo dan smartphone, asuransi kesehatan, serta uang saku sebesar $ 3.500.

Persyaratan:
1. Lulus S1 dari universitas atau perguruan tinggi terakreditasi (semua jurusan) atau selesai paling lambat 1 Agustus 2018 sebelum oritentasi dimulai.
2. Berusia paling rendah 18 tahun dan belum mencapai 29 tahun per 1 Agustus 2018
3. Mampu berbahasa Inggris dibuktikan dengan:
   › TOEFL PBT minimum 600
   › TOEFL iBT minimum 100
   › IELTS minimum 7

* Pelamar bisa diikuti oleh kandidat yang telah memperoleh gelar master jika masih memenuhi persyaratan atau bagi mereka yang telah menikah. Namun, biaya asrama untuk pasangan/keluarga tidak disediakan. Syarat IPK tidak dibatasi. Tapi, sangat disarankan memiliki jiwa kepemimpinan dan berprestasi.

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi yang dilengkapi secara online
2. Salinan ijazah dan transkrip (Sertakan juga terjemahan resminya ke dalam bahasa Inggris jika berbahasa Indonesia)
3. Empat surat rekomendasi
4. Video pengenalan diri maksimal 1 menit (ukuran file kurang dari 20 MB)
5. Personal Statement (maksimal 750 kata)
6. Leadership Essay (maksimal 750 kata)
7. Current Affairs Essay (maksimal 500 kata)
8. Resume/CV
9. Sertifikat TOEFL/IELTS

Pendaftaran:
Daftarkan diri Anda dengan melengkapi formulir aplikasi secara online di laman Schwarzman Scholars. Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu. Kemudian lampirkan dokumen aplikasi yang diminta. Penjelasan lebih lanjut mengenai dokumen bisa dilihat di laman beasiswa Schwarzman Scholars atau ditanyakan melalui email: SchwarzmanScholars.AsiaPacific@iie.org

Pendaftaran dan pengajuan aplikasi online dibuka 17 April 2017 - 28 September 2017. Peserta yang lolos untuk mengikuti wawancara akan diberitahu pada pertengahan Oktober. Wawancara para semi-finalist akan digelar di salah satu lokasi dari tiga tempat berbeda di seluruh dunia. Pelamar nantinya akan diundang untuk mengikuti wawancara di lokasi terdekat. Biaya menghadiri wawancara akan ditanggung Schwarzman Scholars. Pengumuman kandidat terpilih akan disampaikan pada pertengahan November 2017.

Pendaftaran beasiswa ini sudah termasuk pendaftaran ke Tsinghua University. Tidak diperlukan pengajuan aplikasi terpisah.
5/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Endeavour S2, S3, Riset, Vokasi, Training

Jika belum lama ini ditawarkan Beasiswa Australia Awards, beasiswa negeri kanguru satu ini tak kalah prestisiusnya. Endeavour Scholarships and Fellowships. Bisa dibilang Beasiswa Endeavour lebih sengit, karena terbuka buat kandidat di seluruh dunia. Memang sebanding dengan nilai beasiswa yang disediakan. Sebab jika terpilih calon akan diganjar dengan beasiswa full yang nilainya mencapai miliaran rupiah. 

Saat ini Pemerintah Australia resmi membuka Beasiswa Endeavour 2018 yang meliputi scholarship dan fellowship. Bagi kandidat internasional seperti Indonesia, Anda bisa memanfaatkan Beasiswa Endeavour ini untuk mengambil program S2, S3, kegiatan riset, pendidikan vokasi dan training, serta pelatihan pengembangan profesionalisme di universitas-universitas terbaik Australia. Beasiswa Endeavour terbuka untuk semua program yang tersedia di australia.

Kandidat yang berhasil meraih Beasiswa Endeavour 2018 di antaranya akan memperoleh tunjangan kemandirian sebesar $2.000 untuk fellowship dan $4.000 untuk scholarships, biaya perjalanan $3.000, tanggungan biaya pendidikan, uang saku bulanan sebesar $3.000, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, serta dukungan bersifat pribadi seperti pengarahan sebelum keberangkatan, serta diberi kesempatan menghadiri lokakarya pengembangan profesional. Manfaat lain adalah masuk keanggotaan jaringan alumni beasiswa Endeavour.

Kategori Beasiswa:
Endeavour Postgraduate Scholarship
Beasiswa ditawarkan untuk kandidat internasional yang ingin mengambil gelar master atau PhD (kuliah biasa atau riset) di Australia. Durasi maksimum adalah 2 tahun untuk beasiswa S2 dan 4 tahun untuk beasiswa S3. Biaya pendidikan (tuition fee) yang ditanggung hingga $30.000 per tahun. Beasiswa PhD bernilai total $272.500 (± Rp 2,75 miliar) dan beasiswa master bernilai total $140.500 (± Rp 1,41 miliar).

Endeavour Research Fellowship
Beasiswa Endeavour satu ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil riset singkat untuk master, PhD, maupun riset postdoktoral di Australia. Durasi beasiswa  4 – 6 bulan dengan nilai total $24.500 (± Rp 247 juta).

Endeavour Vocational Education and Training (VET) Scholarship
Beasiswa ini ditawarkan bagi kandidat internasional yang ingin mengambil pendidikan vokasi maupun training di Australia. Jenjang yang ditawarkan meliputi Australian Diploma, Advanced Diploma atau Associate Degree. Beasiswa berdurasi 1 – 2,5 tahun. Tuition fee yang ditanggung hingga $13.000 per semester. Beasiswa Endeavour VET bernilai total $131.000 (± Rp 1,32 miliar).

Endeavour Executive Fellowship
Jika Anda seorang pekerja profesional dan ingin mengembangkan profesionalisme Anda, Endeavour Executive Fellowship bisa menjadi solusinya. Beasiswa berdurasi 1- 4 bulan berupa pelatihan pengembangan profesional di Australia. Nilai beasiswa ditawarkan hingga $18.500 (± Rp 186 juta).

*Ctt: Nilai beasiswa dalam mata uang dolar Australia.

Persyaratan:
1. Berusia 18 tahun atau lebih pada saat dimulainya program
2. Merupakan warganegara/penduduk tetap dari negara peserta (salah satunya Indonesia)
3. Memulai program yang diusulkan setelah tanggal 1 Januari 2018 dan paling lambat 30 November 2018. Program yang dimulai sebelum dan sesudah 2018 tidak memenuhi syarat
4. Melengkapi semua dokumen pendukung yang relevan
5. Tidak sedang memperoleh atau sudah menyelesaikan beasiswa atau fellowship yang disponsori Pemerintah Australia setelah 1 Januari 2016
6. Tidak berlaku bagi mereka yang sudah memperoleh beasiswa Endeavour

Simak juga » Pilihan Beasiswa Luar Negeri di Berbagai Negara

Dokumen aplikasi:
Rincian dokumen aplikasi yang diminta untuk pengajuan beasiswa Endeavour 2018 bisa dilihat pada gambar berikut:
beasiswa endeavour, beasiswa endeavour 2018, beasiswa endeavour australia, endeavour

Ket: Dokumen yang diconteng menandakan diminta dalam pengajuan aplikasi. Jika disilang berarti tidak diminta. Sorot dokumen yang diminta pada bidang “International Applicants” berdasarkan urutan pilihan beasiswa. Penjelasan masing-masing dokumen tertera di panduan beasiswa pada laman Endeavour.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Endeavour 2018 dilakukan secara online di laman Endeavour. Harap lengkapi semua dokumen yang diminta dan perhatikan pula penjelasan tiap dokumen yang diperlukan. Pelamar dapat mengajuan beasiswa lebih dari satu, namun aplikasi harus dibuat terpisah berdasarkan kategori beasiswa yang dipilih.

Satu hal lagi, gunakan email yang berbeda jika Anda mendaftar beasiswa Endeavour lebih dari satu untuk kategori yang sama. Jika Anda sudah pernah mendaftar periode sebelumnya, silakan buat akun baru dan mendaftar ulang lagi.

Aplikasi beasiswa diterima paling lambat 30 Juni 2017. Kandidat yang terpilih maupun tidak terpilih akan diberitahu pada Desember 2017 melalui email. Jangan lupa cek email di bulan tersebut. Informasi pertanyaan dapat diajukan via email: endeavour@education.gov.au atau dapat disimak melalui laman Endeavour. Semoga berhasil!
5/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Ini Beasiswa D2, D3, S1 ke Jepang 2018 (Full)

Monbukagakusho belakangan ini semakin populer. Ya, beasiswa Pemerintah Jepang tersebut menyediakan berbagai jenis beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa di Tanah Air. Tidak hanya level pascasarjana, tapi juga beasiswa diploma, sarjana, hingga training. Salah satunya beasiswa yang ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat ini.

Melalui kedutaan besarnya di Indonesia, Jepang menyediakan beasiswa D2, D3, hingga S1 bagi lulusan SMA/SMK/sederajat. Beasiswa keberangkatan 2018 ini ditawarkan untuk berbagai program studi di universitas atau perguruan tinggi di Jepang. Sejumlah fasilitas disediakan jika pelamar berhasil terpilih.

Bantuan beasiswa di antaranya terdiri dari biaya kuliah yang ditanggung 100 persen, tiket pesawat pp Indonesia-Jepang, bebas biaya pengurusan visa pelajar, serta tunjangan bulanan ¥117.000 (sekitar Rp 14,4 juta). Menariknya, pelamar yang terpilih juga tidak perlu menjalani ikatan dinas setelah menyelesaikan studi dengan beasiswa ini.

Jika mengambil gelar S1, Anda akan menjalani studi di universitas undergraduate/GAKUBU, D3 di college of technology/KOSEN, dan D2 di specialized training college/SENSHU. Rinciannya:

Undergraduate/GAKUBU (S-1)
Masa studi 5 tahun termasuk 1 tahun belajar di preparatory school (kecuali jurusan kedokteran umum, gigi, hewan, dan sebagian farmasi lama masa studi adalah 7 tahun).

Persyaratan:    
1. Lulusan SMA, SMK dan sederajat
2. Lahir antara tanggal 2 April 1996 sampai dengan tanggal 1 April 2001
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,4
   Bagi pelamar yang memilih bidang studi dalam kategori IPS, dan nilai rata-rata Ujian Nasional kurang dari 8,4, tetap bisa mendaftar dengan melampirkan sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level N3
4. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/ situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)

Catatan:
1. Pelamar lulusan SMA jurusan IPS/ Bahasa tidak bisa memilih bidang studi pada kategori IPA.
2. Pelamar SMA jurusan IPA bisa memilih bidang studi pada kategori IPS maupun IPA.
3. Pelamar lulusan SMK memilih bidang studi yang linear dengan jurusannya di SMK (contoh: jurusan teknik otomotif bisa memilih bidang studi pada kategori IPA, jurusan administrasi perkantoran bisa memilih bidang studi pada kategori IPS).

Pilihan bidang studi: 
1. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
   ▪ IPS-A  : 1. Law, 2. Politics, 3. Pedagogy, 4. Sociology, 5. Literature, 6. History, 7. Japanese language, 8. others.
   ▪ IPS-B  : 1. Economics, 2. Business Administration
2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
   ▪ IPA-A : Science (1. Mathematics, 2. Physics, 3. Chemistry), Electric and Electronic Studies (4. Electronics, 5. Electrical Engineering, 6. Information Engineering), Mechanical Studies (7. Mechanical Engineering, 8. Naval Architecture), Civil Engineering and Architecture (9. Civil Engineering, 10. Architecture, 11. Environmental Engineering), Chemical Studies (12. Applied Chemistry, 13. Chemical Engineering, 14. Industrial Chemistry, 15. Textile Engineering), other fields (16. Metallurgical Engineering, 17. Mining Engineering, 18. Maritime Engineering, 19. Biotechnology)
   ▪ IPA-B : Agricultural studies (1. Agriculture, 2. Agricultural Chemistry, 3. Agricultural Engineering, 4. Animal Science, 5. Veterinary Medicine, 6. Forestry, 7. Food Science, 8. Fisheries), Hygienic studies (9. Pharmacy, 10. Hygienics, 11. Nursing), and Science (12. Biology).
   ▪ IPA-C : 1. Medicine, and 2. Dentistry

Materi ujian tertulis:
IPS-A, B : Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Jepang
IPA-A     : Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Fisika dan Bahasa Jepang
IPA-B, C : Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Biologi dan Bahasa Jepang

College of Technology / KOSEN (D-3)
Masa studi 4 tahun, termasuk 1 tahun belajar di preparatory school. College of Technology memiliki program 5 tahun yang dirancang bagi lulusan SMP. Siswa penerima Beasiswa Monbukagakusho (lulusan SLTA) akan masuk College of Technology sebagai mahasiswa tahun ketiga. Studi teknik sebagian besar terdiri dari eksperimen / percobaan dan latihan-latihan praktek. Lulusan dari sekolah ini diharapkan menjadi ahli teknik (engineer).
     
Persyaratan:    
1. Lulusan SMA, SMK dan sederajat Jurusan IPA saja
2. Lahir antara tgl. 2 April 1996 sampai dengan tgl. 1 April 2001
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,0
4. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)           

Pilihan bidang studi:
Pelamar dapat memilih maksimal 3 bidang studi yang sesuai dengan kategorinya (Kimia/Fisika).
Kimia    : Materials Engineering.
Fisika  : Mechanical Engineering; Electrical and Electronic Engineering; Information, Communication and Network Engineering; Architecture; Civil Engineering; Maritime Engineering; Other Fields.

Catatan:
1. Untuk informasi detail mengenai bidang studi, silakan pelajari ANNEX D3 yang dapat diunduh di laman ini.
2. Pelamar yang memilih “Other Fields” (International Communication, Management Information Engineering, dsb) ada kemungkinan kesulitan menemukan universitas yang dapat menerima pelamar.

Materi ujian tertulis:
Matematika, Bahasa Inggris, Kimia/ Fisika (sesuai dengan pilihan bidang studi), dan Bahasa Jepang

Specialized Training College / SENSHU (D-2)
Masa studi 3 tahun, termasuk 1 tahun belajar preparatory school. Specialized Training College terpisah dari sistem pendidikan Jepang yang biasa. Sekolah ini menawarkan pelatihan praktis kejuruan.
Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional dibawah 8,0, dapat melamar program D-2 dengan melampirkan Japanese Language Proviciency Test (JLPT) level N4 atau lebih (bagi yang memiliki JLPT). - See more at: http://www.beasiswapascasarjana.com/2016/05/beasiswa-jepang-lulusan-sma.html#sthash.bb8c1hsG.dpuf
     
Persyaratan:  
1. Lulusan SMA, SMK dan sederajat
2. Lahir antara tanggal 2 April 1996 sampai dengan tanggal 1 April 2001
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,0
4. Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional dibawah 8,0, tetap bisa mendaftar dengan melampirkan sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level N4
5. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)
     
Pilihan bidang studi:
Pelamar dapat memilih maksimal 2 jurusan dalam 1 Field of Study yang sama, yaitu:
  - Technology
  - Personal Care and Nutrition
  - Education and Welfare
  - Business
  - Fashion and Home Economics
  - Culture and General Education
  - Other Fields

Catatan:
1. Untuk informasi pilihan jurusan, silakan pelajari ANNEX D2 yang dapat di-download di laman ini.
2. Pelamar yang memilih “Other Fields”, wajib menuliskan dengan jelas jurusan apa yang ingin mereka pelajari di formulir aplikasi.

Materi ujian tertulis:
Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Jepang 

Dokumen Aplikasi:
1. Lembar print-out konfirmasi registrasi online yang berisi “Nomor Ujian” pelamar.
2. Formulir Aplikasi 2018 (bisa di-download) * Pasfoto 4,5 x 3,5 cm (ditempel, bukan di print, pada application form, foto 6 bulan terakhir, formal)
3. Fotokopi Ijazah (lulusan tahun 2016 dan tahun sebelumnya) / Ijazah sementara (lulusan 2017) yang dilegalisir/cap basah oleh sekolah *wajib*
4. Fotokopi SHUN (lulusan tahun 2016 dan tahun sebelumnya) / SHUN sementara (lulusan 2017) yang dilegalisir/cap basah oleh sekolah *wajib*
5. Fotokopi sertifikat kemampuan Bahasa Jepang (JLPT) * bagi yang sudah memiliki saja *

※ Dokumen jangan dijilid.
※ Tidak perlu melampirkan dokumen yang tidak diminta.

Download:
Formulir Aplikasi GAKUBU (S-1) (excel)
Formulir Aplikasi KOSEN (D-3) (excel)
Formulir Aplikasi SENSHU (D-2) (excel)

Untuk pengisian Field of Study / Majors Elements / Subjects di Formulir Aplikasi, silakan download dan pelajari file berikut:

Field of Studies GAKUBU (S1) (untuk pengisian kolom no.16)
Annex KOSEN (D3) (PDF) (untuk pengisian kolom no.13)
Annex SENSHU (D2) (PDF) (untuk pengisian kolom no.13)

Pendaftaran: 
1. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan di atas saja yang boleh mendaftar.
2. Lakukan registrasi secara online melalui website berikut: http://register.beasiswamext.or.id
3. Setelah melakukan registrasi online, anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silakan print out email tersebut dan harap mengingat "Nomor Ujian" yang diterima.
4. Isi formulir aplikasi yang dapat di-download melalui halaman ini.
5. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan di atas.
6. Cantumkan salah satu kode berikut pada kanan atas amplop : “GAKUBU 2018” atau “KOSEN 2018” atau “SENSHU 2018” (cantumkan kode sesuai program yang anda lamar).
   Kirimkan formulir aplikasi dan dokumen-dokumen yang diperlukan (sebanyak 1 rangkap) atau dapat diserahkan langsung ke:
      Bagian Informasi dan Kebudayaan
      Kedutaan Besar Jepang
      Jl. M.H. Thamrin No. 24 Jakarta 10350
7. Dokumen harus sudah tiba (*bukan cap pos) di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta paling lambat:
   ▪ Tanggal 11 Mei 2017 untuk pelamar Tahap I.
   ▪ Tanggal 5 Juni 2017 untuk pelamar Tahap II.
   ----- ※ Tidak menerima dokumen yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.-----
8. Hanya pelamar dengan dokumen lengkap dan kami terima sebelum deadline yang akan kami proses. Dokumen yang dikirimkan/telah masuk di Kedutaan Besar Jepang tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.

Jadwal Pendaftaran:
Tahap I: 2 Mei 2017 - 11 Mei 2017
Bagi pelamar lulusan tahun 2016 dan tahun sebelumnya (tidak untuk lulusan tahun 2017).

Tahap II: 22 Mei 2017 - 5 Juni 2017
Bagi pelamar lulusan tahun 2017 saja (tidak untuk lulusan tahun 2016 dan tahun sebelumnya).
1. Bagi pelamar yang sekolahnya tidak menggunakan standar nasional/sistem Ujian Nasional (misalnya sekolah dengan standar IB/Internasional), mohon menyertakan fotokopi rapor dari semester awal hingga akhir yang telah dilegalisir. Bagi pelamar yang sekolahnya menggunakan sistem UN, maka rapor tidak diperlukan.
2. Semua soal ujian dalam Bahasa Inggris.
3. Lulusan Undergraduate/ GAKUBU (S-1) dapat melanjutkan ke S-2, sedangkan lulusan College of Technology/ KOSEN (D-3) dan Specialized Training College/ SENSHU (D-2) dapat melanjutkan ke Undergraduate/ GAKUBU (S-1) sebagai mahasiswa tahun ketiga. Namun, untuk melanjutkan beasiswa, akan tergantung pada prestasi pada jenjang pendidikan sebelumnya dan hasil seleksi. Para siswa tentunya juga harus mengikuti ujian masuk universitas.

Tahap Seleksi:
1. Pengumuman seleksi dokumen akan ditampilkan di website Kedutaan Besar Jepang pada tanggal 3 Juli 2017, dengan menampilkan “Nomor Ujian” pelamar.
2. Bagi yang lolos seleksi dokumen akan mengikuti Ujian Tulis di Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar atau Denpasar pada pertengahan Juli 2017.
3. Bagi yang lolos seleksi Ujian Tulis akan lanjut ke tahap berikutnya, yaitu seleksi wawancara. Wawancara akan diadakan di Jakarta pada pertengahan Agustus 2017. Detail jadwal wawancara akan diberitahukan kemudian. (Biaya transportasi dan akomodasi tidak disediakan oleh Kedutaan Besar Jepang).
4. Kedutaan Besar Jepang akan merekomendasikan peserta yang lolos seleksi wawancara ke Monbukagakusho/MEXT (pemberi beasiswa) sebagai kandidat dari Indonesia. Berkas peserta akan bersaing dengan berkas peserta dari negara lain dalam penyeleksian tahap akhir ini.
5. Bagi yang lolos seleksi tahap akhir, akan menjadi penerima beasiswa. Pengumuman final akan diumumkan sekitar Januari 2018. Penerima beasiswa akan berangkat ke Jepang pada awal April 2018.

Kontak:
Bagian Informasi dan Kebudayaan
Kedutaan Besar Jepang.
Email : beasiswa@dj.mofa.go.jp
Website: www.id.emb-japan.go.jp/home.html
5/09/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ke Jepang 2018 untuk Riset, S2, S3

Beasiswa Pemerintah Jepang satu ini resmi dibuka kembali. Program Research Student 2018. Memberikan kesempatan mengikuti riset di perguruan tinggi Jepang sekaligus membolehkan melamar ke program gelar (S2, S3, atau professional graduate course) sewaktu menjalani research student. Anda juga bisa meneruskan ke program S3 setelah menyelesaikan program S2/professional graduate course, apabila lulus seleksi ujian yang diberikan oleh universitas yang bersangkutan.

Pilihan lainnya, pelamar juga dapat langsung masuk ke program gelar tanpa mengikuti tahapan research student, apabila telah mendapatkan izin dari universitas bersangkutan. Nah, bila Anda telah menyelesaikan studi S1/S2 dan berencana melanjutkan pendidikan ke Negeri Sakura, Beasiswa ke Jepang 2018 untuk riset, S2, dan S3 ini layak Anda coba. Tertarik mengikuti? Silakan simak informasi lebih lanjut di bawah.

Program Research Student menawarkan beasiswa penuh ke Jepang. Beasiswa mencakup 100 persen biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan 143.000 Yen per bulan (± Rp 16,9 juta), serta tiket pesawat PP Indonesia – Jepang. Yang menarik juga, Beasiswa Pemerintah Jepang 2018 ini diberikan tanpa ikatan dinas. Ini akan memberikan keleluasaan bagi Anda setelah menyelesaikan program.

Persyaratan:
1. Lahir pada dan setelah tanggal 2 April 1983.
2. Diutamakan memiliki IPK akhir minimal 3.0 dari tingkat perguruan tinggi terakhir
3. Diutamakan memiliki nilai TOEFL-PBT minimal 570 atau TOEFL-IBT minimal 80 atau IELTS Minimal 6.5, atau nilai Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level 2/N2. (TOEIC, TOEFL like & TOEFL prediction tidak dapat digunakan. Sertifikat TOEFL yang dapat digunakan untuk mendaftar adalah terbitan dari ETS.)
4. Memilih bidang studi yang sama dengan disiplin ilmu sebelumnya.
5. Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang tidak menguasai bahasa Jepang.
6. Sehat jasmani dan rohani. (Pelamar tidak diperbolehkan dalam keadaan hamil pada saat pendaftaran dan selama proses seleksi berlangsung, hingga keberangkatan ke Jepang bagi yang lolos seleksi).
7. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik di sini -pdf).

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Terbaru Siap Daftar

Dokumen aplikasi:
1. Lembar print-out konfirmasi registrasi online yang berisi“Nomor Ujian” pelamar.
2. Application Form 2018 (bisa di-download)
    * Pasfoto 3,5 x 4,5 cm (ditempel *bukan di print* pada application form, foto 6 bulan terakhir, formal)
3. Placement Preference Application Form 2018 (bisa di-download).
4. Field of Study and Study Program 2018 (bisa di-download)
5. Fotokopi Transkrip nilai yang dilegalisir (*dalam bahasa Inggris/ Jepang).
6. Fotokopi Ijazah yang dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus (*dalam bahasa Inggris/Jepang).
7. Surat rekomendasi dari Universitas jenjang pendidikan terakhir (form bisa di-download) *Tidak perlu dimasukkan ke dalam amplop terpisah!*
8. Surat rekomendasi dari tempat bekerja bagi yang sedang bekerja (form bisa di-download) *Tidak perlu dimasukkan ke dalam amplop terpisah!*
9. Abstrak penelitian/ skripsi saat jenjang pendidikan terakhir/ sebelumnya (dalam bahasa Inggris)
10. Foto hasil karya/ rekaman bagi yang memilih bidang seni atau musik
11. Copy sertifikat dan hasil nilai TOEFL/ IELTS atau JLPT

Unduh formulir:
▪ Application Form (.xlsx)
▪ Placement Preference Application Form (.xlsx)
▪ Field of Study and Study Program (.docx)
▪ Recommendation Form (universitas dan/atau tempat bekerja) (.docx)

Pendaftaran:
1. Pendaftaran dibuka pada 26 April 2017 sampai dengan 16 Mei 2017.
2. Lakukan registrasi secara online melalui website berikut: http://register.beasiswamext.or.id/
3. Setelah melakukan registrasi online, anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silahkan printout email tersebut dan harap mengingat "Nomor Ujian" yang diterima.
4. Isi formulir pendaftaran yang dapat di-download melalui halaman ini.
5. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan selanjutnya.
6. Kirimkan formulir dan dokumen-dokumen yang diperlukan (1 rangkap original dan 4 rangkap foto kopi dari original tersebut) atau dapat diserahkan langsung ke :
     Bagian Informasi dan Kebudayaan
     Kedutaan Besar Jepang
     Jl. M.H. Thamrin No. 24 Jakarta 10350
        * Cantumkan kode "Research Student 2018" pada kanan atas amplop

    ※ Paling lambat tanggal 16 Mei 2017, berkas sudah harus tiba di Kedutaan Besar Jepang (bukan cap pos).
    ※ Tidak menerima dokumen yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.

Catatan:
▪ Semua dokumen harus dalam bahasa inggris/jepang
▪ Semua dokumen harus dibuat dalam ukuran kertas A4
▪ Semua dokumen harus dibuat sebanyak 5 rangkap (1 rangkap original dan 4 rangkap fotocopy dari original). Ke-5 rangkap dokumen tersebut masing-masing harus disusun sesuai urutan di atas, dan cukup di-klip saja agar tidak tercecer. Jangan disteples, jangan dijilid, jangan dilubangi.
▪ Semua dokumen yang diberikan tidak dapat diminta kembali dengan alasan apapun

Tahap seleksi:
1. Kedutaan Besar Jepang akan melakukan seleksi dokumen dan akan mengumumkan hasilnya pada tanggal 8 Juni 2017 melalui website Kedutaan Besar Jepang, dengan menampilkan “Nomor Ujian” pelamar.
2. Ujian tertulis Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar atau Denpasar pada pertengahan bulan Juni 2017. Detail jadwal ujian tulis akan diberitahukan kemudian. (Nilai ujian tulis bahasa yang lebih tinggi akan dipakai untuk pertimbangan seleksi).
3. Bagi yang lolos seleksi ujian tulis akan lanjut ke tahap berikutnya, yaitu seleksi wawancara. Wawancara akan diadakan di Jakarta pada pertengahan bulan Juli 2017. Detail jadwal wawancara akan diberitahukan kemudian. (Biaya transportasi dan akomodasi tidak disediakan Kedutaan Besar Jepang).
4. Hasil seleksi wawancara akan diumumkan pada akhir bulan Juli 2017.
5. Bagi yang lolos seleksi wawancara di Kedubes Jepang akan diberikan surat keterangan sebagai berikut, untuk mencari dan meminta Letter of Acceptance (LOA) dari perguruan tinggi di Jepang:
   1. Formulir beserta dokumen yang telah diberi stamp Kedutaan Besar Jepang
   2. Surat pengantar untuk perguruan tinggi di Jepang
      * Pelamar boleh memilih maksimal 3 perguruan tinggi untuk mendapatkan izin penerimaan sebagai mahasiswa program degree atau research student, atau “Letter of Acceptance”(izin penerimaan tidak resmi) sebagai research student.
6. Harap mengirimkan surat izin atau Letter of Acceptance dari perguruan tinggi di Jepang dalam waktu 1 bulan, ke Kedutaan Besar Jepang.
7. Kedutaan Besar Jepang akan merekomendasikan peserta ke pihak MEXT (Pemberi beasiswa).
8. Peserta akan menjadi penerima beasiswa jika lolos seleksi di MEXT.
9. Pengumuman final akan diumumkan sekitar bulan November – Desember 2017

Link pencarian universitas:
http://www.jpss.jp/en
http://www.jasso.go.jp/ryugaku/study_j/search/daigakukensaku.html
http://researchmap.jp/

Kontak:
Kedutaan Besar Jepang
Jl. MH Thamrin no.24 Jakarta 10350
Email : beasiswa@dj.mofa.go.jp
Web: www.id.emb-japan.go.jp
Telp. (021) 3192-4308
5/03/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 – S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019

Ini salah satu peluang beasiswa kuliah di Korea yang tersedia bagi pelamar Indonesia. 2018 Art Major Asian (AMA) Scholarship. Ditujukan bagi Anda yang memiliki talenta seni dan berminat melanjutkan studi S1 maupun S2 tahun akademik 2018 – 2019 di Korean National University of Arts (K’ARTS). K’ARTS merupakan universitas seni terkemuka di Korea. Beasiswa AMA merupakan beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah selama menjalani studi.

Rincian beasiswa S1 dan S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019 di antaranya tiket pesawat pp ke Korea, uang saku 800 ribu Won per bulan, gratis pelatihan bahasa Korea, tanggungan penuh biaya kuliah semester, dan asuransi kesehatan.

Program yang ditawarkan cukup banyak, di antaranya Vocal Music, Instrumental Music, Composition, Conduction,  Acting, Directing, Stage Design, Theatre Studies, Film Making, Broadcasting, Multimedia, Animation, Cinea Studies,  Dance Performance, Choreography, Dance Theory,  Fine Arts, Design, Art Theory, Architecture, dan banyak lagi.

Persyaratan:
1. Merupakan warganegara yang memenuhi syarat (20 negara, salah satunya Indonesia)
2. Telah lulus atau dijadwalkan lulus SLTA/universitas paling lambat 28 Februari 2018
   ▪ Pelamar yang mendaftar ke program master harus memiliki gelar sarjana atau diploma yang setara
   ▪ Pelamar yang bakal lulus paling lambat 28 Februari 2018 harus mengirimkan surat/ijazah lulus sementara dan menyerahkan salinan ijazah resminya paling lambat 1 Maret 2018 ke K’ARTS
3. Memiliki kesehatan yang memadai, baik fisik maupun mental
4. Tidak memiliki keterbatasan dalam bepergian ke luar negeri
5. Memiliki bakat seni yang luar biasa, bakat bawaan, dan catatan akademik yang sangat baik
6. Pelamar direkomendasikan oleh pemerintah, kementerian, dan Kedutaan Besar Korea di masing-masing negara
7. Pelamar direkomendasikan oleh rektor universitas atau kepala pemerintahan yang disetujui organisasi, perusahaan, atau institusi seni yang terkait, dll

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 di Korea

Dokumen aplikasi:
1) Aplikasi [Form 1]
2) Pengenalan diri [Form 2]
3) Rencana Studi [Form 3]
4) Penilaian kesehatan [Form 4]
5) 3 Surat rekomendasi [Form 5]
6) Salinan ijazah/surat lulus sementara menyertakan Apostille
7) Salinan transkrip resmi terbaru
8) Salinan paspor
9) Salinan sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris (TOPIK/TOEFL/IELTS)
10) Sertifikat pengalaman kerja yang relevan, penghargaan dan / atau prestasi lainnya (jika ada)
11) Portfolio (cantumkan nama di setiap halaman)

Penting: Setiap dokumen yang ditulis dalam bahasa Indonesia harus diterjemahkan ke bahasa Korea atau Inggris yang disahkan oleh notaris. Salinan ijazah/surat lulus sementara dan transkrip akademik juga harus  melampirkan sertifikat Apostille yang dikeluarkan Konsulat/Kedutaan Besar Korea.

Pendaftaran:
Siapkan semua dokumen aplikasi menggunakan kertas ukuran A4. Urutkan dokumen berdasarkan isian data Form 1. Anda bisa mendapatkan semua formulir aplikasi (Unduh) terlebih dahulu dan melengkapinya bersama dokumen lain.

Kirimkan dokumen aplikasi via pos atau diantar langsung ke alamat:

AMA Manager
M505, Office of External Affairs 146-37, 32gil, Hwarang-ro, Seongbuk-gu,
Seoul,  Postal Code : 136-716,  Republic of Korea

Dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 30 Juni 2017. Pengumuman hasil seleksi disampaikan 18 September 2017 melalui website universitas (http://eng.karts.ac.kr) dan pemberitahuan pribadi. Keberangkatan ke Korea serta kursus bahasa Korea akan dilakukan pada 20 Oktober 2017.

Informasi lebih lanjut terkait teknis pendaftaran Beasiswa S1 dan S2 2018 – 2019 di K’ARTS Korea bisa disampaikan melalui email: global@karts.ac.kr atau telp: 82-2-746-9073. Informasil lebih jauh juga tertera di formulir aplikasi dan website universitas. Selamat mencoba!
4/17/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 di KAUST, Arab Saudi 2017

KAUST Fellowship dapat menjadi pilihan beasiswa kuliah menarik yang bisa Anda ikuti. Beasiswa ini disediakan khusus King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi. Setiap tahun KAUST membuka kesempatan bagi pelajar internasional yang berminat untuk meraih gelar S2 dan S3 di bidang sains maupun teknologi.

KAUST Fellowship diberikan full, menanggung keseluruhan biaya kuliah serta biaya hidup selama menjalani studi di KAUST. Selain itu tersedia dukungan relokasi, perumahan, serta pemeliharaan kesehatan dan gigi. Tunjangan hidup yang diberikan sekitar $ 20.000 - $ 30.000 per tahun atau sekitar Rp 262 juta - Rp 393 juta per tahun.

Persyaratan:
1. Mampu berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor tes TOEFL atau IELTS (minimum iBT TOEFL 79, IELTS minimum 6.0)
2. Sangat disarankan memiliki skor tes GRE, meski KAUST tidak mengharuskan tes GRE untuk pendaftaran. Hasil tes resmi tersebut dikirim langsung oleh ETS ke bagian penerimaan KAUST dengan kode 4139. Rata-rata nilai GRE mahasiswa yang diterima adalah 774 dari 800.
3. Lulus S1 atau S2

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Statement of purpose
2. Curriculum viate (CV)
3. Salinan ijazah dan transkrip resmi dari semua jenjang universitas. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris juga harus disertakan jika dokumen aslinya tidak menggunakan bahasa Inggris. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh universitas atau kedutaan. Jika nanti memperoleh tawaran masuk, salinan ijazah dan transkrip tersebut harus dikirim ke Kantor Penerimaan sebelum kedatangan dengan amplop tertutup ke:

Office of Admissions
Graduate Affairs
Building 9, Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal, Jeddah 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia

4. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau pembimbing
5. Salinan skor TOEFL atau IELTS
6. Salinan skor GRE (sangat disarankan, tapi tidak wajib)

*Ctt: Pelamar tidak perlu melampirkan skor tes TOEFL atau IELTS jika pelamar sebelumnya meraih gelar dari salah satu universitas terakreditasi yang ada di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, atau New Zealand. Rata-rata IPK yang diterima di KAUST adalah 3.7 dari skala 4.0. Namun, sebagian juga lebih rendah, tergantung penilaian komite seleksi terhadap aplikasi keseluruhan.

Pendaftaran:
Pelamar dapat mendaftar dengan mengisi formulir aplikasi yang disediakan secara online oleh KAUST. Lengkapi semua informasi yang diminta, termasuk username dan password yang akan digunakan untuk masuk ke laman KAUST nantinya. Setelah mendaftar unggah dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Jangan lupa siapkan dokumen tersebut dalam bahasa Inggris. Kemudian discan. Untuk surat rekomendasi harus diajukan langsung oleh pemberi rekomendasi melalui aplikasi yang disediakan.

Kontak:
Graduate Affairs
Engineering Building (Building 9), Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia
Web: www.kaust.edu.sa
Email: admissions@kaust.edu.sa

Pendaftaran Beasiswa KAUST 2017 untuk perkuliahan musim gugur 2017 saat ini sedang dibuka. Deadline berakhir awal 14 April 2017.
4/12/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
4. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
5. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
6. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan lalu menyerahkannya ke alamat berikut: 

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor’s Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

Email: mu.documents@monash.edu

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
4/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa NZIDRS New Zealand Program S3

Program beasiswa Pemerintah New Zealand selain beasiswa NZAS yang bisa dilamar adalah Beasiswa NZIDRS atau New Zealand International Doctoral Research Scholarships. Perbedaan keduanya terlihat dari sasaran beasiswa diberikan serta gelar program yang bisa diambil untuk beasiswa tersebut. Beasiswa NZAS bisa diambil untuk program gelar profesi, S2, maupun S3. Sementara, beasiswa NZIDRS hanya ditujukan bagi pelamar jenjang S3 program riset. Beasiswa NZIDRS ditawarkan lebih luas karena menerima aplikasi dari semua negara termasuk Indonesia. 

Nah, bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan S3 berbasis riset, Beasiswa NZIDRS sangat patut dicoba. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh bagi penerimanya. Selama 3 tahun (36 bulan), penerima beasiswa ditanggung penuh biaya kuliah serta iuran lainnya, disediakan tunjangan hidup per tahun sebesar NZ$ 25.000 (± Rp 221 juta) bebas pajak, serta asuransi kesehatan NZ$ 600 per tahun. 

Penerima beasiswa NZIDRS 2017 - 2018 bisa mengambil program S3 riset di semua disiplin ilmu. Ada delapan universitas pilihan tujuan studi yang merupakan universitas terbaik di New Zealand, di antaranya: AUT University, Lincoln University, Massey University, University of Auckland, University of Canterbury, University of Otago, University of Waikato, dan Victoria University of Wellington.

Persyaratan: 
1. Memperoleh IPK minimum 3.7 pada skala 4.0 atau rata-rata nilai A atau A+ pada jenjang pendidikan terakhir 
2. Memperoleh konfirmasi tawaran tempat tanpa syarat pada program PhD di salah satu universitas New Zealand
3. Jika sudah memulai studi PhD di New Zealand, tanggal mulai harus setelah 1 Juli 2016
4. Harus menjalankan studi PhD di New Zealand (bukan jarak jauh)
5. Bukan warganegara atau penduduk tetap New Zealand atau Australia
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi online
2. Bukti kewarganegaraan (KTP atau paspor)
3. Bukti tawaran tempat tanpa syarat pada program PhD di universitas New Zealand
4. Ijazah dan transkrip akademik
5. Curriculum vitae

* Selain dokumen aplikasi tersebut, nantinya pelamar juga perlu mencantumkan di formulir aplikasi online dua nama dan alamat email dari referensi akademik.

Pendaftaran: 
Berbeda dari periode sebelumnya di mana pendaftaran via pos atau kurir, untuk pendaftaran Beasiswa NZIDRS 2017 - 2018 dilakukan secara online. Silakan lengkapi formulir aplikasi online yang disediakan. Buat akun terlebih dahulu. Kemudian unggah dokumen aplikasi lainnya (poin 2 s/d 5) seperti tertera. 

Pendaftaran dan pengajuan aplikasi Beasiswa NZIDRS paling lambat 30 Agustus 2017 waktu New Zealand. Pertanyaan terkait beasiswa bisa disampaikan melalui email: scholarship@enz.govt.nz
4/06/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Kemenag 2017 – 2018

Kesempatan memperoleh beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali tersedia. Kemenag secara resmi mengumumkan pendaftaran beasiswa 2017 – 2018 melalui program 5000 Doktor atau yang dikenal juga dengan Mora Scholarship. Program beasiswa ini ditawarkan Kemenag setiap tahun untuk memberikan kesempatan bagi para dosen tetap maupun tenaga kependidikan pada perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk melanjutkan studi S3 di dalam negeri atau luar negeri.

Beasiswa Program 5000 Doktor yang disediakan Kemenag merupakan beasiswa penuh. Durasi beasiswa diberikan hingga 6 semester, dengan masa perpanjangan 2 semester. Cakupan beasiswa S3 untuk studi di dalam negeri, di antaranya biaya pendidikan yang terdiri dari biaya SPP, biaya ujian-ujian, serta biaya lain sesuai dengan SK Rektor di tempat studi. Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa juga memperoleh biaya mahasiswa yang meliputi biaya pendaftaran, biaya hidup/biaya operasional, uang buku/referensi, serta biaya riset.

Sementara, untuk beasiswa S3 dengan tujuan studi di luar negeri, cakupan beasiswa yang disediakan meliputi biaya program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia, biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik, biaya ujian IELTS atau TOEFL serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia, biaya pendaftaran (admission fee), dan biaya kuliah (tuition fee).

Selain itu, penerima beasiswa S3 luar negeri juga memperoleh biaya hidup selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun), biaya settlement, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya tiket pulang pergi, biaya keluarga (diiberikan mulai tahun kedua), bantuan riset (satu kali untuk tahun terakhir), serta biaya mengikuti international conference.

Ketentuan Umum:
1. Dosen tetap PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri/Swasta
   b. DPK pada PTKI Swasta
2. Dosen tetap Non-PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri dengan syarat masa kerja minimal 2 tahun
   b. Fakultas Agama Islam pada PTU
3. Dosen tetap PNS/Non-PNS Pendidikan Agama Islam pada PTU
4. Dosen tetap dengan perjanjian kerja
5. Tenaga kependidikan pada PTKI dan PNS Eselon I pada Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Persyaratan Umum:
1) Memiliki gelar Magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau yang telah disetarakan statusnya (untuk perguruan tinggi dalam negeri)
2) Bidang studi yang akan diambil diperlukan untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan
3) Bersedia menandatangani kontrak beasiswa
4) Berusia maksimum 47 tahun, terhitung dari tanggal pengajuan berkas
5) Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id

Simak juga » Pilihan Beasiswa S3 Terbaru yang Sedang Buka

Persyaratan Khusus:
▪ Studi S3 Dalam Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS;
i. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
j. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
k. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
l. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
m. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman), download format proposal.

▪ Studi S3 Luar Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Sertifikat tes bahasa asing (Bahasa Inggris dan bahasa asing lain) yang dikeluarkan oleh lembaga resmi:
   1) TOEFL ITP 500 atau IELTS™ 5.0, DAN
   2) TOAFL sekurang-kurangnya 450 atau yang setara, atau
   3) Sertifikat DELF B1 untuk bahasa Prancis, atau
   4) Sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen;
i. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS.
j. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
k. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
l. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
m. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
n. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman) dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa asing lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
o. Rekomendasi dari profesor di bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil (bila ada);
p. Letter of Acceptance (LoA) dari PT-LN tujuan (bila ada, akan mendapatkan prioritas)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Kemenag 2017 – 2018 Program 5000 Doktor dilakukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu di laman “sign up”. Setelah terdaftar kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta sesuai yang tertera di persyaratan khusus. Anda juga bisa mengunduh terlebih dahulu berbagai format dan contoh formulir yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran beasiswa S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri Kemenag periode 2017 – 2018, dibuka mulai 13 Maret – 31 Mei 2017.
3/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
3/27/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ELTA : Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris

English Language Training Assitance (ELTA) merupakan program bantuan yang dirancang bagi pelamar beasiswa Australia Awards yang belum mampu memenuhi syarat minimal bahasa Inggris yang ditetapkan. Syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards adalah memiliki skor IELTS di atas 5.0 atau TOEFL ITP di atas 500. ELTA sejenis beasiswa dari Pemerintah Australia untuk membantu pelamar beasiswa Australia Awards meraih skor IELTS di atas 5.0 atau ITP TOEFL di atas 500. Beasiswa ELTA ini terbuka bagi mereka dengan skor IELTS 4.5 – 5.0 atau setara.

Saat ini tawaran bantuan pelatihan bahasa Inggris ELTA masih terbatas. Yakni ditujukan bagi warga dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maulu, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Selain itu, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia juga bisa melamar pelatihan bahasa Inggris ELTA ini.

Bagi peserta dari luar kota tempat program ELTA dilaksanakan, Australia Awards menyediakan akomodasi dan transportasi darat, laut atau udara untuk tiket kelas ekonomi dengan sistem penggantian biaya (reimburse).

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau 12 minggu secara penuh waktu (Senin – Jumat) di keenam provinsi tersebut. Para pengajar berasal dari IALF Bali dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia. Yang menarik, setelah mengikuti program, peserta akan langsung diikutsertakan untuk mengambil tes IELTS. Nantinya hasil skor yang diperoleh tersebut bisa dipergunakan untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards pada periode berikutnya (2018 – 2019).

Nah, bagi Anda yang berasal dari keenam provinsi tersebut dan telah menyelesaikan S1 dan berminat melanjutkan S2 ke Australia dengan beasiswa Australia Awards, masih ada waktu melakukan pendaftaran sebelum deadline berakhir.

Persyaratan:
1. Memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2.75 pada skala maksimum 4.0
2. Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris (bila ada)

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Dibuka

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Curriculum vitae
3. Salinan transkrip akademik
4. Bukti hasil tes TOEFL/IELTS (bila ada)
5. Surat ijin atasan Anda yang mendukung keikutsertaan dalam program ini
6. Copy KTP
7. Formulir keterangan disabilitas, bagi pelamar dengan disabilitas
8. Surat keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas (bila ada)

Pendaftaran:
Setelah melengkapi dokumen aplikasi yang diminta, Anda kemudian bisa mengirimkannya. Pengiriman aplikasi ada tiga cara, yaitu secara online, via email, atau melalui pos. Anda bisa memilih salah satu.

Via online:
Pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui link berikut: https://goo.gl/QZL9X3

Via Email:
Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

Via Pos:
Tim Seleksi ELTA
IALF Bali
Jl. Raya Sesetan 190
Denpasar 80223

Cantumkan ELTA NTT atau ELTA NTB atau ELTA Maluku & Maluku Utara, atau ELTA Papua & Papua Barat di pojok kiri amplop. Pilih sesuai asal daerah masing-masing. Bagi pelamar disabilitas cukup cantumkan ELTA pada pojok kiri amplopnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa ELTA paling lambat 21 April 2017 pukul 17.00 WITA. Para pendaftar yang lolos seleksi awal akan dihubungi di minggu 31 Mei - 3 Juni 2017. Tes penempatan akan dilaksanakan mulai 11 - 18 Juni 2017 untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, 10 - 14 Juli 2017 untuk wilayah NTB dan NTT, dan 17 - 18 Juli 2017 untuk tes penempatan bagi penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi akan dihubungi selambat-lambatnya 25 – 29 Juli 2017. Pertanyaan tentang ELTA dapat ditujukan ke ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org). Semoga berhasil!
3/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2016 untuk perkuliahan yang dimulai Juni 2017, deadline periode kedua 31 Januari 2017 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2017, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2017 untuk perkuliahan November 2017. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
3/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MOST Taiwan Program Gelar S2 dan S3

Beragam pilihan beasiswa di Taiwan sedang dibuka saat ini. Misalnya beasiswa Taiwan ICDF, beasiswa Kementerian Pendidikan Taiwan, dan belum lama ini juga dibuka beasiswa Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MOST) Taiwan. Beasiswa MOST Taiwan ini menawarkan dukungan biaya studi untuk program gelar S2 dan S3 di universitas-universitas Taiwan. Per bulannya penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan dari MOST sebesar NTD 30.000 atau sekitar Rp 12 juta lebih.

Beasiswa MOST adalah beasiswa parsial. Penerima beasiswa masih harus membiayai kebutuhan studi lainnya, seperti biaya kuliah, biaya keberangkatan, tempat tinggal, dll. Meski begitu, tunjangan bulanan yang diberikan akan turut membantu meringankan biaya studi di Taiwan.

Beasiswa MOST program S2 diberikan untuk maksimal 2 tahun. Sementara, beasiswa S3 dari MOST diberikan selama maksimal 3 tahun.

Persyaratan:
1. Lulus perguruan tinggi atau universitas dengan hasil akademik yang baik, karakter moral yang baik, serta tidak memiliki catatan kriminal
2. Bukan berkewarganegaraan Republik Cina (Taiwan)
3. Bukan mahasiswa senegara yang ada di luar negeri
4. Tidak pernah belajar di institusi pendidikan Taiwan pada jenjang gelar yang sama di mana ia mendaftar, sudah terdaftar atau mengikutinya di Taiwan
5. Bukan mahasiswa pertukaran pelajar atau mahasiswa double (joint) degree melalui perjanjian kerjasama antara universitas/perguruan tinggi luar negeri dan institusi pendidikan di Taiwan ketika menerima beasiswa
6. Sebelumnya belum pernah memperoleh beasiswa yang dibatalkan oleh lembaga pemerintah China atau institusi relevan lainnya

Dokumen aplikasi:
1. Formulir Aplikasi Beasiswa (Unduh)
2. Fotokopi Pasport dan Kartu Keluarga
3. Fotokopi ijasah terakhir dan transkip nilai. Jika kedua dokumen tersebut tidak dalam Bahasa mandarin atau inggris maka harus ditranslet dalam bahasa mandarin atau inggris. Jika kedua dokumen tersebut dikeluarkan oleh negara lain selain Taiwan atau instansi pendidikan Internasional lainnya, maka kedua dokumen tersebut harus dilegalisir terlebih dahulu oleh Kantor Perwakilan Taiwan setempat sebelum diserahkan.
4. Fotokopi surat Aplikasi Pendaftaraan Universitas (seperti : Fotokopi bukti transfer uang pendaftaran, formulir pendaftaran universitas, fotokopi bukti tanda terima aplikasi pendaftaran, email ).
5. Fotokopi Sertifikat Kemampuan Bahasa:
   ▪ Untuk pendaftar yang TIDAK menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
Fotokopi sertifikat level Advanced (Band B) atau level 2 diatasnya “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL). Sertifikat lain selain sertifikat TOCFL tidak memenuhi syarat untuk mengajukan beasiswa ini. http://www.sc-top.org.tw/english/eng_index.php
   ▪ Untuk Pendaftar yang menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
Fotokopi sertifikat TOEFL test atau sertifikat test kemampuan bahasa dari Instansi yang sudah diakui Internasional.
6. Dua lembar surat rekomendasi yang sudah di tanda tangani dan tertutup rapat dalam amplop ( contoh dari Kepala Sekolah, Rektor, Dekan, Profesor atau supervisor ). Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku.
7. Biografi dan rencana studi

▪ Unduh: panduan aplikasi

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat dapat mengajukan beasiswa MOST Taiwan dengan mengirimkan dokumen aplikasi di atas ke alamat:

Kantor Taipei Economic and Trade Office
Gedung Artha Graha lt.17,
Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD,
Jakarta 12190

Tuliskan pada amplop “Beasiswa MOST Taiwan”

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 31 Maret 2017. Untuk pertanyaan dapat disampaikan langsung melalui email: beasiswa@teto.or.id atau unduh panduan aplikasi yang disediakan TETO. Semoga beasiswa!
3/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya