Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP Program S2, S3 untuk Daerah Afirmasi

Salah satu pilihan beasiswa afirmasi yang ditawarkan LPDP 2021 adalah Beasiswa Daerah Afirmasi. Sasaran dari beasiswa ini adalah para pelamar yang berasal dari wilayah afirmasi yang ditetapkan LPDP. Berbeda dengan Beasiswa Indonesia Timur, Beasiswa Daerah Afirmasi umumnya ditujukan bagi wilayah tertinggal, terdepan, maupun terluar Indonesia. Mulai dari Sumatera hingga Papua. Daftar daerahnya sudah ditetapkan oleh LPDP. Anda bisa mengunduhnya di Daftar Daerah Afirmasi 2021 yang tertera pada panduan di bawah.

Jika Anda termasuk salah satu pelamar yang berasal dari daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP, mungkin program beasiswa ini bisa Anda prioritaskan untuk mendaftar. Selain lebih spesifik, program Beasiswa Daerah Afirmasi juga hanya menyasar pelamar dari wilayah tertentu saja. Misalnya kalau di Provinsi Lampung, daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP 2021 adalah Kabupaten Pesisir Barat. Atau kalau di Sumatera Barat ada Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Begitupun di wilayah provinsi lain, jumlah daerah afirmasi yang ditetapkan LPDP sangat terbatas. Sebagian besar daerah afirmasi ini berasal dari wilayah Indonesia Timur, seperti Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Program Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP menyediakan beasiswa jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Durasi beasiswa berlangsung maksimal 24 bulan untuk beasiswa S2, dan 48 bulan untuk beasiswa S3. Beasiswa yang diberikan termasuk beasiswa penuh yang mencakup biaya pendidikan, serta biaya pendukung.

Beasiswa yang diberikan meliputi biaya pendidikan yang mencakup biaya pendaftaran, biaya SPP, tunjangan buku, biaya penelitian tesis/disertasi, biaya seminar internasional, serta biaya publikasi jurnal internasional.

Selain itu disediakan juga biaya pendukung yang meliputi biaya transportasi, biaya aplikasi visa, biaya asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, biaya kedatangan, tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta biaya keadaan darurat (jika diperlukan.
 
 
Skema Beasiswa Daerah Afirmasi:
1. Beasiswa Daerah Afirmasi disediakan untuk jenjang pendidikan:
   ▪ Magister satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan; dan
   ▪ Doktor satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan.
2. Pendaftar BPI Daerah Afirmasi yang  telah mempunyai    dan    mengunggah    LoA Unconditional (Letter of Acceptance) atau surat diterima di perguruan tinggi tujuan dengan tanpa syarat wajib memilih 1 (satu) Perguruan Tinggi Tujuan Dalam ataupun Luar Negeri sesuai dengan daftar Perguruan Tinggi LPDP.
3. Pendaftar BPI Daerah Afirmasi yang belum memiliki LoA Unconditional wajib memilih 3 (tiga) Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri atau Luar Negeri yang ada dalam daftar Perguruan Tinggi LPDP dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun.
4. Pendaftar BPI Daerah Afirmasi yang ditetapkan lulus seleksi sebagai Calon Penerima Beasiswa dapat mengikuti Program Pengayaan.

Simak juga » Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia LPDP

Persyaratan:
Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor; atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor dengan ketentuan sebagai berikut:
   ✓ Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   ✓ Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   ✓ Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister ataupun doktor baik di Perguruan Tinggi dalam negeri maupun Perguruan Tinggi di luar negeri;
4. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
5. Melampirkan Surat Rekomendasi dari akademisi bagi yang belum bekerja atau dari atasan bagi yang sudah bekerja.
6. Memilih   Perguruan   Tinggi   tujuan   dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP; Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
   ✓ Kelas Eksekutif;
   ✓ Kelas Khusus;
   ✓ Kelas Karyawan;
   ✓ Kelas Jarak Jauh;
   ✓ Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
   ✓ Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri;
   ✓ Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau
   ✓ Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP
7. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online;
8. Menulis Personal Statement;
9. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi;
10. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2021 - 2022

Persyaratan khusus:
1. Menamatkan  pendidikan  dasar  dan/atau menengah yang dibuktikan dengan ijazah dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari daerah afirmasi.
2. Pendaftar bertempat tinggal di asal daerah afirmasi pendaftar.
3. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir).
4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran sebagai berikut:
   ▪ pendaftar jenjang magister paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   ▪ pendaftar jenjang doktor paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
5. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
   ▪ Pendaftar jenjang magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,5 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir.
   ▪ Pendaftar jenjang doktor memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir.
   ▪ Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
6. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id) dengan ketentuan sebagai berikut:
   ▪ Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, PTE Academic 30, IELTS™ 4.5, Duolingo English Test 65, TOEP 36.
   ▪ Khusus Pendaftar program magister dalam negeri asal dari Papua dan Papua Barat skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 375, TOEFL iBT® 30, PTE Academic 27, IELTS™ 4,0, Duolingo English Test 55, TOEP 26.
   ▪ Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66.
   ▪ Khusus Pendaftar program magister luar negeri asal dari Papua dan Papua Barat skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, PTE Academic 36, IELTS™ 5.0, Duolingo English Test 75, TOEP 46.
   ▪ Pendaftar program doktor dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, PTE Academic 36, IELTS™ 5.0, Duolingo English Test 75, TOEP 46.
   ▪ Khusus Pendaftar program doktor dalam negeri asal dari Papua dan Papua Barat skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, PTE Academic 30, IELTS™ 4.5, Duolingo English Test 65, TOEP 36.
   ▪ Pendaftar program doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66.
   ▪ Khusus Pendaftar program doktor luar negeri asal dari Papua dan Papua Barat skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, PTE Academic 36, IELTS™ 5.0, Duolingo English Test 75, TOEP 46.
   ▪ Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
7. Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi Tujuan bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP.
 
Catatan:
1. LoA Unconditional adalah surat resmi dari perguruan tinggi (official admission) yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima di perguruan tinggi dengan tanpa persyaratan lagi yang memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta intake studi
2. Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional, maka harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
   ▪ Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran
   ▪ Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait perkuliahan paling cepat yang diizinkan
   ▪ Jika intake studi yang tercantum pada LoA Unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan Surat Defer dari Perguruan Tinggi yang menerbitkan LoA
 
 
Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri (diisi online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Ijazah SD, SMP, dan SMA
4. Ijazah S1/ S2 atau SKL (Surat Keterangan Lulus) (Asli atau Legalisir)
5. Transkrip Nila S1/S2 (Asli atau Legalisir)
6. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli)
7. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan serta Program studi yang dipilih (lihat: Daftar Universitas Beasiswa LPDP untuk beasiswa afirmasi)
8. Surat Pernyataan sesuai format LPDP (bermaterai)
9. Surat Rekomendasi dari Atasan atau Akademisi
10. Surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi daya manusia bagi yang sedang bekerja
11. Profil Diri (diisi online)
12. Personal Statement (diisi online)
13. Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi (diisi online)
14. Proposal Penelitian (khusus Doktor) (diisi online)
 
Ket:
Format Surat Pernyataan, Surat Rekomendasi, Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi, Proposal Penelitian, serta Daftar Daerah Afirmasi 2021 bisa dilihat di panduan Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP (Unduh)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Daerah Afirmasi LPDP 2021 dilakukan secara online dilaman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id selanjutnya pilih "Beasiswa S2/S3 LPDP" pada pilihan beasiswa. Kemudian klik untuk daftar. Sebelum bisa login, Anda harus memiliki akun terlebih dahulu.Silakan buat akun untuk bisa login, kemudian lengkapi formulir pendaftaran serta unggah dokumen aplikasi yang diminta seperti yang dijelaskan di persyaratan khusus di atas.

Pendaftaran online Beasiswa Daerah Afirmasi dibuka dua tahap.  Yakni Tahap 1 dibuka mulai 4 Mei 2021 s/d 4 Juni 2021. Kemudian pendaftaran Tahap II dibuka mulai 1 Agustus 2021 s/d 8 September 2021. Detil bisa dilihat jadwal di bawah.
 
Ketentuan Perkuliahan:
Seleksi Beasiswa tahap 1
1. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dapat memulai perkuliahan paling cepat Agustus 2021 untuk tujuan Dalam Negeri dan September 2021 untuk tujuan Luar Negeri;
2. Pendaftar yang tidak melampirkan LoA Unconditional memulai perkuliahan paling cepat Januari 2022.

Seleksi Beasiswa tahap 2

1. Memulai perkuliahan paling cepat Januari 2022 untuk tujuan Dalam Negeri dan Februari 2022 untuk tujuan Luar Negeri.

Jadwal Seleksi Beasiswa PTUD LPDP:
Jadwal seleksi beasiswa LPDP Tahap I:
Pembukaan Pendaftaran Beasiswa: 4 Mei 2021
Penutupan Pendaftaran Beasiswa: 4 Juni 2021
Pelaksanaan Seleksi Administrasi: 2 – 10 Juni 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 11 Juni 2021
Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 16  – 19 Juni 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 24 Juni 2021
Seleksi Wawancara: 5 - 16 Juli 2021 (Bagi yang sudah memiliki LoA unconditional)    
                              : 23 Juli - 25 Agustus 2021 (Bagi yang belum memiliki LoA unconditional)
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 22 Juli 2021 (Bagi yang sudah memiliki LoA unconditional)       
                                                    : 30 Agustus 2021 (Bagi yang belum memiliki LoA unconditional)

Jadwal seleksi beasiswa LPDP Tahap II:
Pembukaan Pendaftaran: 1 Agustus 2021
Penutupan Pendaftaran: 8 September 2021
Pelaksanaan Seleksi Administrasi: 9 - 23 September 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 24 September 2021
Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 4 - 8 Oktober 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 13 Oktober 2021
Seleksi Wawancara: 25 Oktober - 26 November 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 3 Desember 2021

Kontak:
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
[e] cso.lpdp@kemenkeu.go.id / bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id
[t] 1500652
[w] https://www.lpdp.kemenkeu.go.id
Facebook Twitter