PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penelitian Dosen Ristekdikti ke AS dari Fulbright

Program beasiswa penelitian dosen ini ditawarkan setahun sekali dari Fulbright yang didanai Pemerintah Indonesia melalui Kemenristek Dikti. Target utamanya adalah para dosen tetap di bawah naungan Kementerian Ristek Dikti. Khususnya yang telah memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) dan bergelar doktor (S3). Skema beasiswa tersebut disediakan melalui DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers – Visiting Scholar Program. Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para peneliti muda maupun senior dari kalangan dosen untuk melakukan penelitian 3 hingga 6 bulan di universitas-universitas terakreditasi Amerika Serikat (AS).

Para peneliti yang terpilih nantinya akan memperoleh bantuan dana hibah untuk membiayai kegiatan penelitian mereka selama di AS yang didukung oleh Kementerian Ristek Dikti dan Fulbright.

Persyaratan:
Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini tinggal di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman di bidang pelayanan masyarakat
3. Memiliki persiapan, dan komitmen yang ditunjukan pada bidang studi pilihan mereka
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Memiliki catatan akademis yang luar biasa
6. Memperlihatkan bahwa mereka dapat secara realistis melakukan penelitian di AS

Khusus:
1. Bergelar doktor (PhD) atau sederajat
2. Menunjukkan kemahiran berbahasa Inggris yang cukup untuk melakukan penelitian di AS (tidak perlu mengirimkan skor TOEFL)
3. Telah menghubungi atau mengenal calon mitra penelitian atau institusi di AS (tidak perlu memegang surat undangan)
4. Memiliki rencana untuk menyelesaikan dan mempublikasikan penelitian mereka setelah selesainya program

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi lengkap, termasuk 3 - 5 halaman proposal penelitian (Unduh)
2. Dua surat referensi
3. Copy ijazah dan transkrip akademik (dalam bahasa aslinya beserta terjemahan ke dalam bahasa Inggris)
4. Copy dokumen identitas yang sah (KTP atau paspor)
5. Curriculum vitae

Simak juga » Peluang Beasiswa S3 Terbaru 2019 - 2020

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi beasiswa seperti tertera di atas, kemudian kirimkan ke alamat Ristekdikti berikut:

DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers
Direktorat Karir dan Kompetensi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK & DIKTI
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Jalan Pintu 1 Senayan, Lantai 5
Jakarta 10270
Kemudian siapkan juga salinan berupa copy dari dokumen aplikasi lengkap tersebut dan kirimkan ke alamat Fulbright berikut:

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 ~ 9086

Selain pendaftaran via pos, pelamar juga dapat mendaftar langsung beasiswa penelitian Ristekdikti Fulbright ini secara online di laman: http://kompetensi.sumberdaya.ristekdikti.go.id/

Pengajuan aplikasi beasiswa Fulbright tersebut paling lambat 1 November 2019. Semoga berhasil!

Kontak:
Email: infofulbright_ind@aminef.or.id
Web: www.aminef.or.id
2/21/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Menerima tawaran kuliah penuh Monash University
4. Bukan penerima beasiswa lain, hibah atau insentif keuangan yang didanai oleh Monash University atau disponsori oleh badan / lembaga lain.
5. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
6. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
7. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
8. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan secara online. Lengkapi informasi yang diminta sebelum batas deadline.

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
2/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S3 IASP di Austria untuk Dosen Kemenristekdikti

Selain skema Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI), ada beberapa pilihan beasiswa lainnya yang ditujukan bagi para dosen perguruan tinggi lingkup Kemenristekdikti yang ditawarkan rutin. Salah satunya Indonesia – Austria Scholarship Programme (IASP). Beasiswa IASP adalah beasiswa S3 hasil kerjasama pemerintah Indonesia melalui Kemenristekdikti dan Austria melalui OeAD-GmbH. Beasiswa ini ditujukan bagi dosen yang ingin melanjutkan studi doktornya di universitas-universitas terbaik yang ada di Austria.

Durasi beasiswa berlangsung selama 3 tahun (36 bulan), menanggung sejumlah biaya yang dibutuhkan oleh penerima beasiswa, di antaranya uang pembinaan 1.000 euro per bulan, akomodasi, asuransi kesehatan dan kecelakaan, uang kuliah, tiket keberangkatan dan kepulangan, dll.

Persyaratan:
1. Dosen tetap Perguruan Tinggi (memiliki NIDN) di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
2. Mendapat izin dari pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan dan/atau dari Koordinator Kopertis Wilayah masing-masing (bagi dosen tetap PTS)
3. Memiliki gelar S2 atau setara dengan tahun kelulusan selambat-lambatnya tahun 2013
4. Tidak untuk mendapat gelar kedua dalam strata yang sama
5. Menguasai bahasa Inggris, dibuktikan dengan sertifikat nilai TOEFL minimal 550, IBT minimal 80, atau IELTS minimal 6.0 (atau sesuai dengan syarat yang berlaku di perguruan tinggi tujuan), yang masih berlaku
6. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa Jerman (apabila ada)
7. Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 2 - 4 halaman, yang sudah dikomunikasikan dengan calon pembimbing/calon supervisor di universitas tujuan
8. Usia maksimal 35 tahun (saat mendaftar)
9. Memiliki Daftar Riwayat Hidup yang lengkap (dalam bahasa Inggris)
10. Memiliki 2 buah surat rekomendasi dari universitas asal (dalam bahasa Inggris)
11. Memiliki paspor yang masih berlaku
12. Memiliki letter of acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan (asli) atau letter of admittance dari professor/calon supervisor dari perguruan tinggi tujuan
13. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama
14. Memiliki ijazah (asli) dan transkrip nilai pendidikan terakhir (dalam bahasa Inggris) yang sudah dilegalisasi

Simak juga » Daftar Beasiswa S2, S3 Terbaru di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir beasiswa Ristekdikti
2. Letter of acknowledgement dari supervisor universitas Austria
3. Deskripsi singkat study project (2 - 4 halaman, judul, isi, metodologi, jadwal waktu) yang telah disetujui supervisor Austria
4. Dua surat rekomendasi dari dosen universitas asal
5. Scan paspor (memuat halaman nama dan foto)
6. Scan ijazah dan tranksrip dari studi sebelumnya
7. CV lengkap
8. Sertifikat IELTS 6.0 atau TOEFL 550

Pendaftaran:
Buat dosen yang berminat, pendaftaran beasiswa IASP 2019 dilakukan secara online di laman beasiswa.dikti.go.id/bppln. Pilih Indonesia – Austria Scholarship Programmes (IASP) – S3 pada pilihan beasiswa yang tersedia. Berikutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta pada sistem online tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan aplikasi diterima paling lambat 31 Maret 2019.

Kontak:
▪ RISTEKDIKTI:
Ms. Fine Resyalia
Head of Overseas Education for Faculty Members
fresyalia@ristekdikti.go.id

Mrs Juniarti D. Lestari
Sub-Cordinate
jdlestari@ristekdikti.go.id

▪ OeAD-GmbH:
Svetlana Kim
Programme Officer
svetlana.kim@oead.at
2/19/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dosen Ristekdikti dari Fulbright Program S3 di Amerika

Bila Anda berprofesi sebagai dosen tetap perguruan tinggi di bawah Kementerian Ristek Dikti, beasiswa dosen dari Fulbright ini bisa Anda ikuti untuk melanjutkan studi. Namanya DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers - PhD. Beasiswa memberi kesempatan bagi pelamar lanjut ke PhD Program untuk jenjang gelar doktor (S3). Beasiswa yang didanai Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Fulbright ini diperuntukkan bagi dosen yang ingin melanjutkan pendidikan doktor mereka di universitas-universitas di Amerika Serikat. 

Beasiswa Fulbright untuk dosen Ristekdikti bisa dilamar untuk semua program studi dengan pengecualian bidang kedokteran terutama yang terkait dengan perawatan pasien atau yang berhubungan dengan pasien klinis. Sangat terbuka, bila pelamar ingin mengajukan proposal yang berkaitan dengan humaniora, seni, dan ilmu sosial atau sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), dan juga kesehatan. Jika aplikasi dalam bidang STEM disarankan fokusnya adalah pelestarian lingkungan, eksplorasi energi alternatif, atau mitigasi perubahan iklim.   

Persyaratan: 
Umum:
1. Merupakan warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat atau saat ini tinggal di AS
2. Merupakan dosen di universitas negeri atau swasta di Indonesia yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional atau NIDN
3. Memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan RISTEK-DIKTI dan diatur setiap tahun dalam panduan beasiswa online
4. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman di dalam pelayanan masyarakat
5. Punya persiapan serta memperlihatkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
6. Mahir berbahasa Inggris
7. Memiliki catatan akademik yang luar biasa
8. Menunjukkan bahwa dapat secara realistis menyelesaikan studi pascasarjana penuh atau melakukan penelitian di AS
9. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiwa Fulbright
10. Bersedia menandatangani kesepakatan dengan RISTEK-DIKTI yang berjanji untuk kembali melayani institusi tempat asalnya beberapa tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa, sesuai dengan persyaratan RISTEK-DIKTI yang berlaku.

Khusus:
1. Bergelar master (S2)
2. IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Berusia di bawah 50 tahun
4. Skor ITP TOEFL minimum 575 atau skor iBT 90/91 atau IELTS yang setara

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh). Ini termasuk satu halaman study objective serta 3 – 5 halaman proposal riset.
2. Copy terbaru skor TOEFL ITP/IBT TOEFL atau IELTS, kurang dari dua tahun 
3. Dua surat referensi dari dosen/profesor dan dari atasan tempat kerja yang mengenal Anda dengan baik (Form tertera di formulir aplikasi di atas)
4. Copy ijazah dan transkrip akademik beserta terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris 
5. Copy dokumen identitas (KTP atau paspor)
6. Curriculum vitae

Pendaftaran: 
Pelamar terlebih dahulu mendaftar secara online di laman Ristekdikti. Pilih Dikti Funded Fulbright - S3 dan lengkapi aplikasi online di laman tersebut.

Selanjutnya siapkan berkas dokumen aplikasi yang diminta di atas. Buat dua rangkap. Satu rangkap buat Ristekdikti dan satu buat Aminef. Kemudian ajukan via pos atau antar langsung ke alamat:

DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers
Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK & DIKTI
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Jalan Pintu 1 Senayan, Lantai 5
Jakarta 10270

Kemudian kirim juga copy berkas serupa ke alamat:  

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 ~ 9086

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 1 Maret 2019. 

Kontak: 
t: (021) 5793-9085/86
e: infofulbright_ind@aminef.or.id
w: www.aminef.or.id
2/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) 2019 – 2020

Satu lagi pilihan beasiswa S1 yang terbuka buat mahasiswa di tanah air. Beasiswa Karya Salemba Empat. Beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah kuliah S1 minimal semester dua di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dalam negeri. Beasiswa Karya Salemba Empat 2019 – 2020 menyediakan tunjangan pendidikan untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa. 

Tunjangan beasiswa yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan untuk biaya hidup. Yang menarik dari Beasiswa Karya Salemba Empat ini, pelamar beasiswa dapat memperpanjang beasiswa tersebut di periode berikutnya. Atau bila saat ini sedang menerima beasiswa tersebut, bisa melakukan pengusulan kembali untuk memperoleh Beasiswa Karya Salemba Empat tahun akademik 2019 – 2020. 

Tidak semata bantuan dana pendidikan, Beasiswa Karya Salemba Empat juga mencakup program pembinaan dari Karya Salemba Empat, seperti tatap muka, leadership program, seminar, workshop, dan coaching. 
Sementara, bagi mahasiswa yang telah menerima beasiswa KSE minimal selama 1 tahun dengan prestasi yang sangat baik dan aktif di berbagai kegiatan sosial, selain tunjangan beasiswa sebesar Rp 600 ribu per bulan, juga mendapatkan tunjangan SPP/BOP sebesar Rp 1.500.000 per semester selama satu tahun akademik. Manfaat lainnya adalah disediakan bantuan biaya skripsi/tugas akhir yang besarannya disesuaikan kebutuhan. 

Persyaratan:
1. Program Beasiswa diutamakan diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu
2. Mahasiswa yang bersangkutan belum menikah
3. Mahasiswa yang bersangkutan tidak sedang menerima beasiswa dari fakultas, universitas, lembaga atau pihak ketiga lain.
4. Beasiswa diberikan dalam bentuk tunjangan biaya hidup sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per bulan nya.
5. Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan kedinasan atau apapun terhadap mahasiswa penerima maupun pihak Kampus.

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Karya Salemba Empat 2019 – 2020 dilakukan secara online mulai 1 April 2019 di www.beasiswa.or.id

Universitas dan Jadwal Pendaftaran Beasiswa:

Pendaftaran: 1  – 5 April 2019
1. UNIVERSITAS GADJAH MADA (UGM)
2. UNIVERSITAS PATTIMURA (UNPATTI)
3. UNIVERSITAS CENDERAWASIH (UNCEN)
4. UNIVERSITAS MULAWARMAN (UNMUL)
5. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)
6. UNIVERSITAS SAM RATULANGI (UNSRAT)
7. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)
8. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)

Pendaftaran: 6  – 10 April 2019
9. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ)
10. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (UNLAM)
11. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
12. INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
13. UNIVERSITAS NUSA CENDANA (UNDANA)
14. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)
15. UNIVERSITAS HASANUDDIN (UNHAS)

Pendaftaran: 11 - 15 April 2019
16. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA (USU)
17. UNIVERSITAS PALANGKA RAYA (UPR)
18. UNIVERSITAS UDAYANA (UNUD)
19. UNIVERSITAS PADJADJARAN (UNPAD)
20. UNIVERSITAS RIAU (UR)
21. UNIVERSITAS TADULAKO (UNTAD)
22. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI JAKARTA (UIN JKT)

Pendaftaran: 16 – 20 April 2019
23. UNIVERSITAS ANDALAS (UNAND)
24. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)
25. UNIVERSITAS SYIAH KUALA (UNSYIAH)
26. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)
27. UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA (UNTIRTA)
28. UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI)
29. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

Bagi pelamar yang berminat dapat mengajukan diri secara online di laman beasiswa KSE yang tertera di atas mulai April 2019. Buat akun terlebih dahulu bagi yang belum pernah mendaftar, atau gunakan akun yang sudah dimiliki jika Anda adalah penerima beasiswa KSE. Lengkapi formulirnya, kemudian unggah dokumen yang diminta di aplikasi online. Jadwal pendaftaran beasiswa KSE 2019 - 2020 sesuai dengan tanggal yang tertera di atas berdasarkan nama universitasnya.

Jadwal seleksi beasiswa KSE:
Registrasi Online: 1 - 20 April 2019
Seleksi Dokumen Online: 20 - 30 April 2019
Pengumuman seleksi dokumen online: 30 April 2019
Pengumpulan dokumen (hard) Mei 2019
Interview & Seleksi: Mei - Juni 2019
Verifikasi Penerimaan dari Kampus: Juni - Juli 2019
Pengumuman Penerimaan Beasiswa: Agustus 2019

Kontak:
e: help@kse.or.id
t: 021 7182191 / 021 7182192
w: https://kse.or.id
2/15/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa GSEP Program S2 Energi di Dalam dan Luar Negeri

Ini salah satu program beasiswa S2 yang bisa dilamar untuk Anda yang ingin melanjutkan studi pascasarjana di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa disediakan oleh Global Sustainable Electricity Partnership (GSEP), sebuah organisasi non-profit yang peduli terhadap pengembangan energi berkelanjutan di seluruh dunia.

Sasaran dari beasiswa GSEP adalah mahasiswa dari negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia, yang mengambil studi di bidang pengembangan energi berkelanjutan. Ada 10 kursi beasiswa disediakan di 2019 dengan nilai masing-masing beasiswa sebesar $23.000 per tahun yang diberikan hingga maksimal dua tahun.

Yang menarik dari beasiswa S2 GSEP ini, selain studi yang bisa ditempuh di dalam atau luar negeri, kandidat yang melamar boleh mereka yang baru akan memulai studi S2, atau mereka yang saat ini sudah menjalani perkuliahan dan duduk di tahun kedua program S2.

Persyaratan:
1. Mengambil studi jenjang master di bidang pengembangan energi berkelanjutan. Pelamar yang memenuhi syarat harus mengikuti studi penuh waktu setidaknya satu tahun sekolah penuh (dua atau tiga semester), dimulai pada musim gugur 2019. Mahasiswa yang berada di tahun kedua pada program dua tahun memenuhi syarat untuk mendaftar, asalkan mereka memenuhi persyaratan.
2. Warganegara dari negara berkembang yang masuk daftar penerima bantuan DAC - OECD (salah satunya Indonesia)
3. Berkomitmen untuk kembali ke negara/daerah asal setelah studi untuk berkontribusi pada pembangunan
4. Mahasiswa berprestasi:
   - Lulus dengan nilai bagus di 20% teratas di kelas
   - Berkomitmen untuk pengembangan energi berkelanjutan
   - Punya sejarah keterlibatan di masyarakat
   - Bertekad untuk memajukan pengetahuan dan pemahaman

Simak juga » Beasiswa Australia Awards 2019 Program S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Paspor atau Akte Kelahiran
2. Curriculum vitae yang menjelaskan pendidikan Anda, pengalaman pekerjaan (jika ada), penghargaan, serta partisipasi di dalam kegiatan sukarelawan/atau ekstrakurikuler
3. Surat penerimaan dari program universitas pilihan Anda
   - Jika belum ada, Anda dapat mengunggah pengakuan tanda terima dari universitas yang menunjukkan bahwa Anda telah mendaftar
4. Garis besar program
   - Unggah garis besar kurikulum atau mata kuliah yang akan Anda ambil untuk program master
5. Transkrip universitas
6. Formulir referensi akademik (Unduh)
7. Surat referensi akademik atau personal

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa GSEP 2019 – 2020 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman globalelectricity.org lalu lengkapi formulir aplikasi yang tersedia dan unggah dokumen yang diminta. Untuk dokumen yang menggunakan bahasa Indonesia, seperti transkrip akademik, sediakan juga terjemahan resminya ke dalam bahasa Inggris.

Pendaftaran online beasiswa S2 energi dari GSEP ini dibuka hingga 8 Maret 2019. Semua pelamar akan menerima email konfirmasi setelah aplikasi mereka terkirim sepenuhnya. Setelah periode pendaftaran ditutup, Anda dapat memverifikasi status aplikasi melalui akun Anda.

Panel Akademik independen yang terdiri dari perwakilan dari lembaga akademis terkemuka akan meninjau aplikasi dan memilih pemenang. Pelamar yang lolos akan dihubungi secara langsung pada bulan Mei dan nama mereka akan diposting di situs web GSEP. Selamat mencoba!
2/14/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Sinar Mas Program D3, S1 buat Lulusan SMA/SMK/MA

Buat Anda lulusan SMA, SMK maupun MA, program beasiswa D3 dan S1 yang ditawarkan Sinar Mas Agribusiness and Food ini layak dipertimbangkan. Dinamai juga dengan beasiswa Smart yang disediakan melalui Program Beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food 2019. Dengan beasiswa Smart Sinar Mas ini, kandidat yang berhasil bisa melanjutkan studi diploma maupun sarjana dalam bidang pertanian, khususnya yang berhubungan dengan perkebunan kelapa sawit.

Nantinya kandidat terpilih akan mendapatkan beasiswa yang mencakup biaya pendidikan penuh, bantuan biaya hidup untuk 10 orang terbaik di setiap semester, praktik kerja lapangan dan magang di perkebunan perusahaan, serta lulusan berkesempatan berkarir di perkebunan perusahaan.

Ada tiga pilihan program beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food yang bisa Anda lamar, yakni:

1) Beasiswa D3 Smart ITSB
Bekerja sama dengan Kampus ITSB (Institut Teknologi dan Sains Bandung)Cikarang. Dalam masa 3 tahun, lulusannya akan mendapatkan gelar Ahli Madya (D3) Teknologi Pengolahan Sawit.

2) Beasiswa S1 Smart Planters
Bekerja sama dengan Kampus INSTIPER (Institut Pertanian STIPER) Yogyakarta dalam masa 4 tahun, lulusannya akan mendapatkangelar Sarjana (S1) Perkebunan Kelapa Sawit.

3) Beasiswa Jalur Prestasi
Jalur khusus tanpa psikotes dan tes tulis, melainkan melalui penilaian prestasi Akademik maupun Non Akademik. Bekerja sama dengan Kampus ITSB (Institut Teknologi dan Sains Bandung) Cikarang dalam program Ahli Madya (D3) Teknologi Pengolahan Sawit serta Kampus INSTIPER ( Institut Pertanian STIPER) Yogyakarta dalam program Sarjana (S1) Perkebunan Kelapa Sawit.

Simak juga » Beasiswa Bidikmisi untuk Warga Kurang Mampu

Persyaratan:
a. Beasiswa D3 Smart ITSB:
   1. Lulusan SMA / MAN IPA, SMK Mesin / Listrik
   2. Tinggi badan minimal 165 cm, berat badan proporsional
   3. Tidak buta warna (total maupun parsial)
   4. Lulus proses seleksi yang diadakan perusahaan dan ITSB

b. Beasiswa S1 Smart Planters:
   1. Lulusan SMA / MAN IPA, SMK PERTANIAN / SPP / SPMA
   2. Tinggi badan minimal 165 cm, berat badan proporsional
   3. Tidak buta warna (total maupun parsial)
   4. Lulus proses seleksi yang diadakan perusahaan dan INSTIPER

c. Beasiswa Jalur Prestasi:
   1. Lulusan SMA / MAN yang menerima undangan jalur prestasi
   2. Nilai rapor kelas 1 sampai kelas 3 rata-rata 85
   3. Ranking 10 besar
   4. Aktif berorganisasi
   5. Lulus Ujian Nasional (saat wawancara)
   6. Memiliki prestasi akademik / non akademik (membawa sertifikat asli pada saat wawancara)
   7. Tinggi badan minimal 165 cm, berat badan proporsional
   8. Tidak buta warna (total maupun parsial)
   9. Memilih satu jenis beasiswa (SMART PLANTERS atau SMART ITSB)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food 2019 dilakukan secara online. Silakan lengkapi formulir pendaftaran yang disediakan.

Pilih salah satu beasiswa dari tiga jenis yang ditawarkan di kolom formulir serta lengkapi data-data yang diminta.

Pendaftaran online dibuka mulai 1 Februari s/d 12 April 2019. Informasi jadwal bisa dilihat di bawah.

Jadwal seleksi:
Beasiswa D3 Smart ITSB dan Beasiswa S1 Smart Planters:
Pendaftaran online (melalui www.smart-tbk.com/beasiswa) : 1 Februari – 12 April 2019
Tes tahap I: Psikotes dan tes potensi akademik : 23-25 April 2019
Pengumuman hasil tes tahap I : 10 Mei 2019
Tes tahap II: Wawancara : 15 – 16 Mei 2019
                                           22 – 23 Mei 2019
Pengumuman hasil tes tahap II : 10 Juni 2019
Tes tahap III: Tes kesehatan : 11-15 Juni 2019
Pengumuman hasil tes tahap III : 24 Juni 2019
Registrasi : 3-10 Juli 2019

Beasiswa Jalur Prestasi:
Pendaftaran online (melalui www.smart-tbk.com/beasiswa ) : 1 Februari – 12 April 2019
Tes langsung di tahap II: Wawancara : 15 – 16 Mei 2019
                                                              22 – 23 Mei 2019
Pengumuman hasil tes tahap II : 10 Juni 2019
Tes tahap III: Tes kesehatan : 11-15 Juni 2019
Pengumuman hasil tes tahap III : 24 Juni 2019
Registrasi : 3-10 Juli 2019

Kontak:
t: +62 8811 6762 78 / +62 8811 2381 65
w: www.smart-tbk.com
2/12/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa YVDMI 2019 – 2020 untuk Mahasiswa D3 dan S1

Jika sebelumnya Anda mengenal beasiswa VDMS (Van Deventer-Maas Stichting) yang ditujukan bagi mahasiswa D3 dan S1 dalam negeri, kini program beasiswa tersebut kembali dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020. Program itu kini dinamai Beasiswa YVDMI setelah kantor perwakilan VDMS di Indonesia resmi menjadi Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia (YVDMI).

Bagi Anda yang statusnya sebagai mahasiswa D3 atau S1 di salah satu perguruan tinggi mitra YVDMI, beasiswa YVDMI 2019 sayang untuk dilewatkan. Sasaran dari beasiswa ini adalah mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan IPK terakhir minimal 3.0.

Perguruan tinggi mitra dari beasiswa YVDMI 2019 – 2020 sebanyak 36 perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah UGM, UNIMED, IPB, USU, UNPAD, UNNES, UNP, UNAND, ITB, ITS, UNSRAT, UNAIR, UNDANA, UNHAS, dll. Daftar lengkap perguruan tinggi mitra tertera di website YVDMI. Link tertera di bawah.

Apa saja yang ditanggung dari beasiswa YVDMI? Bila terpilih, mahasiswa bersangkutan akan mendapatkan sejumlah fasilitas, di antaranya adalah dana pendidikan sebesar Rp 650 ribu yang dibayarkan langsung ke rekening penerima setiap bulan. Kemudian memperoleh satu kali bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp 381 ribu dan bonus lulus tepat wakut (S1 sebesar Rp 650 ribu dan D3 sebesar Rp 550 ribu).

Tidak itu saja, para kandidat terpilih juga akan endapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi – yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia. Menarik bukan?

Pemberian beasiswa  dimulai sejak  tahun  kedua  sampai  akhir  masa  studi  sesuai  standar pendidikan  (misal  S1= tahun  ke  2-4),  kecuali  yang  bersangkutan  tidak  dapat mempertahankan  prestasi  (IPK  <  3.00),  cuti,  tidak  mengkonfirmasi  penerimaan  dana dan tidak memberikan laporan sama sekali dalam periode tertentu.

Persyaratan:
1. Mahasiswa S1 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2 
2. Usia maksimal 27 tahun
3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)
4. IPK ≥ 3.00
5. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
6. Aktif berorganisasi atau di komunitas
7. Fasih berbahasa Inggris diutamakan
8. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Simak juga » Beasiswa S1 2019 - 2020 untuk Mahasiswa dan Lulusan SMA/SMK

Dokumen aplikasi:
1. List of required document (Unduh
2. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)/ Surat Keterangan Kondisi Ekonomi yang dikeluarkan oleh Kelurahan atau Surat rekomendasi/referensi yang menerangkan kondisi ekonomi Anda dari Universitas (Rektor/ Dekan/Ketua Program Studi)
3. Slip gaji resmi orangtua/wali dari institusi pemerintah atau swasta  (apabila kedua orangtua/wali bekerja, HARAP melampirkan slip gaji keduanya, maksimum 2 bulan terakhir) atau Surat Keterangan Pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali, yang ditandatangani oleh orangtua/wali mahasiswa yang bersangkutan (di atas meterai)  dan disahkan oleh pihak Kelurahan.
4. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00)
5. Fotokopi KTP
6. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
7. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
8. Fotokopi halaman depan buku bank atas nama mahasiswa sendiri *
9. Fotocopi Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir)
10. Essai dalam bahasa Inggrisyang menerangkan:
      - mengenai Anda sendiri, keluarga, studi, kegiatan keorganisasian dan prestasi Anda (jika ada).
      - mengapa VDMI harus memilih Anda untuk mendapatkan beasiswa?
      - apa yang Anda harapkan apabila Anda terpilih menjadi penerima beasiswa VDMI?
      - apa yang Anda dapat berikan kepada lingkungan dan masyarakat setelah Anda selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah?
(Minimum 1,5 halaman A4, Font: Palatino Linotype, Ukuran 11, Spasi 1).

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar beasiswa, pastikan bahwa perguruan tinggi Anda masuk dalam daftar mitra beasiswa YVDMI 2019. Jika tertera, selanjutnya lakukan beberapa tahapan berikut untuk mengajukan beasiswa.

Pertama, pelamar mendaftar terlebih dahulu secara online di website YVDMI

Masukkan email aktif yang digunakan, selanjutnya lengkapi formulir yang harus diisi secara online tersebut. Setelah rampung, periksa email, apakah Anda mendapatkan pesan undangan untuk melanjutkan ke tahap ke 2. Jika mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap kedua, maka akan diberikan link untuk melengkapi formulir kedua.

Perlu diingat, hanya mereka yang mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2 yang selanjutnya bisa mengirimkan dokumen aplikasi seperti tertera di atas. Siapkan semua dokumen aplikasi tersebut kemudian serahkan ke penanggung jawab (Person in Charge) beasiswa YVDMI di kampus Anda. Nama penanggung jawab tertera di daftar mitra perguruan tinggi beasiswa YVDMI.

Nantinya pihak kampus yang akan menyerahkan dokumen aplikasi tersebut ke Kantor Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia di Yogyakarta untuk diseleksi sesuai kriteria.

Pendaftaran online Beasiswa YVDMI 2019 – 2020 dibuka mulai 10 Februari – 10 Maret 2019.  Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan melalui email paling lambat akhir Juni 2019.

Kontak:
Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia
Jl. Purwanggan No.9 
Kecamatan Pakualaman
Yogyakarta 55112
Telp : 0274-510406
Fax  : 0274-556549
2/11/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2019 – 2020 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2019 – 2020 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2019 – 2020 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.
Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi para pendaftar untuk jenjang Masters, memiliki skor kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL). Bagi penyandang disabilitas, memiliki IPK sama dengan atau lebih tinggi dari 2.75 atau IELTS 5.0, PBT TOEFL 500 atau iBT TOEFL 59, atau PTE Academic 38. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6.0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019)
5.Memberikan detil kontak pusat tes untuk verifikasi hasil tes TOEFL.
6. Menyertakan minimal satu (1) salinan hasil tes TOEFL Institusional asli.
7. Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master
8. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor
9. Menjawab semua pertanyaan yang relevan di formulir aplikasi
10. Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan penuh waktu (Senin-Jumat dari jam 8 pagi sampai 4 sore) pelatihan Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik (EAP) di Indonesia sebelum belajar di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
11. Jika mendaftar Doktor, pelamar diprioritaskan untuk staf universitas, lembaga pendidikan tinggi, lembaga penelitian, pembuat kebijakan utama dan kandidat yang ditargetkan di lembaga lain yang terkait dengan kegiatan DFAT.
12. Sangat diharapkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan.

Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor
10. Pelamar master dan doktor yang studinya akan memasukkan setidaknya lima puluh persen penelitian harus mengisi rincian proposal penelitian pada formulir aplikasi.
11. Pelamar dari Indonesia yang mendaftar secara online juga harus mengisi Informasi Tambahan untuk Aplikasi Online

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2019 – 2020 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2019. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pelamar akan diseleksi berdasarkan aplikasi yang diajukan dan hanya mereka yang masuk pemeringkatan yang akan dihubungi untuk mengikuti tahap seleksi wawancara dan tes IELTS.  Pemberitahuan hasil seleksi tersebut disampaikan pada Juli 2019. Calon yang berhasil terpilih beasiswa nantinya akan diberitahukan hasil final paling lambat Agustus 2019.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
2/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Korea 2019 untuk S2 dan S3 dari KGSP

Setelah menawarkan beasiswa S1, Pemerintah Korea kembali menyediakan beasiswa S2 dan S3 2019 di Korea. Melalui Korean Government Scholarship Program (KGSP), pelamar internasional termasuk Indonesia diberi kesempatan untuk melanjutkan studi di Korea dengan biaya penuh Pemerintah Korea. Beasiswa ini memiliki kuota total 830 kursi untuk 146 negara. Indonesia kebagian sekitar 26 kursi beasiswa pada 2019 - 2020. Sebanyak dua belas (12) beasiswa di antaranya bisa dilamar langsung melalui Kedubes Korea di Jakarta, sementara empat belas (14) beasiswa Korea sisanya dapat dilamar melalui universitas di Korea.

Apa yang menarik dari beasiswa KGSP? Selain tentunya beasiswa penuh. Beasiswa S2 dan S3 di Korea ini menawarkan banyak pilihan universitas dan juga program yang bisa diikuti. Ada sekitar 67 universitas Korea yang menjadi pilihan. Sebut saja misalnya Academy of Korean Studies, Ajou University, Chung-Ang University, Dankook University, Doungguk University (seoul Campus), Ewha Womans University, Hanyang University, Incheon National University, Inha University, Konkuk University, Kookmin University, Korea University, Korea Polythecnic University, Korea Development Institute (KDI School), dan banyak lagi. 

Seperti tahun lalu, Beasiswa Pemerintah Korea 2019 menyediakan durasi selama dua tahun untuk program master plus satu tahun kursus bahasa Korea (Total  3 tahun). Sementara, beasiswa doktor diberikan selama tiga tahun dan ditambah satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 4 tahun). Biaya studi dan kursus tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Korea. Pemberian beasiswa program master di Korea dimulai 1 September 2019 – 31 Agustus 2022, sementara beasiswa S3 dimulai 1 September 2019 – 31 Agustus 2023. 

Beasiswa yang diberikan mencakup tiket pesawat pp kelas ekonomi Indonesia-Korea, tunjangan bulanan 900.000 won (± Rp 10 juta), tunjangan penyisihan satu kali 200.000 won, tunjangan riset 210.000 won per semester untuk bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya, serta 240.000 won per semester untuk bidang sains, teknologi, dan teknik. 

Selain itu, disediakan pula biaya kursus bahasa Korea satu tahun dan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya cetak tesis/disertasi sekitar 500.000 - 800.000 won, asuransi kesehatan 20.000 won per bulan, serta pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6. Dana khusus ini diberikan 100.000 won per bulan. Bukan itu saja, bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 100.000 won.  Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Pelamar dan orang tua bukan warganegara Korea
2. Sehat jasmani dan rohani
3. Berusia di bawah 40 tahun pada 1 September 2019 (lahir setelah 1 September 1979)
4. Pelamar memegang gelar sarjana atau master selambatnya 31 Agustus 2019
5. Pelamar yang memenuhi SEMUA syarat berikut dapat mendaftar sepanjang berusia di bawah 45 tahun:
    a) Sedang bekerja sebagai profesor ketika mendaftar
    b) Merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (salah satunya Indonesia)
6. IPK paling rendah 2.64 pada skala 4.0, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.
7. Pelamar yang memiliki sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris bisa diberikan prioritas
8. Pelamar yang mendaftar pada bidang sains dan teknik bisa memperoleh prioritas
9. Pelamar yang merupakan profesor dari perguruan tinggi negara berkembang bisa mendapat prioritas
10. Mereka yang telah mengundurkan dari beasiswa setelah terpilih sebagai penerima KGSP tahun-tahun sebelumnya TIDAK berhak mengajukan permohonan.

Ctt: Beasiswa tidak berlaku bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan studi atau kuliah di universitas Korea.

Simak juga » Daftar Beasiswa Kuliah S2 di Dalam Negeri 

Dokumen aplikasi:

Image: www.studyinkorea.go.kr

Pendaftaran:
Ada dua cara mendaftar beasiswa KGSP 2019 Pemerintah Korea. Silakan pilih salah satu. Pertama, pelamar dapat mendaftar melalui Kedubes Korea di Jakarta atau mendaftar langsung ke salah satu universitas Korea yang diminati.

Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan di atas. Untuk formulir pendaftaran, panduan, dan informasi universitas tujuan, Anda dapat mengunduhnya melalui laman Kedubes Korea. Selain dokumen aplikasi di atas, Anda juga harus menyertakan terjemahan resmi dokumen ke dalam Bahasa Inggris atau Korea jika bahasa aslinya dalam bahasa Indonesia. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh perguruan tinggi atau notaris. 

1) Pendaftaran melalui Kedubes Korea: 
Siapkan 1 rangkap dokumen asli/legalisir beserta terjemahannya. Kecuali Recommendation letter butuh 8 (2*4) lembar original. Harap disusun sesuai checklist dan tidak boleh memakai clear file. Lalu kirim via pos ke: 

Kedutaan Besar Korea, 
Jl. Gatot Subroto Kav. 57 
Jakarta 12950

*Tuliskan pada amplop: KGSP

Pelamar dapat memilih 3 universitas dan 3 jurusan jika melamar melalui Kedubes Korea ini. Batas akhir pendaftaran adalah 26 Februari 2019. Kontak: 021-2967-2555 (08.30 – 17.00).

2) Pendaftaran melalui Universitas: 
Siapkan 1 rangkap dokumen aplikasi asli/legalisir beserta terjemahannya, kemudian kirimkan ke salah satu universitas Korea yang ingin dilamar. Daftar universitas Korea tertera di pedoman aplikasi. Anda bisa menghubungi langsung universitas bersangkutan atau mengecek ke website universitas untuk pengajuan beasiswa KGSP 2019 (tertera di panduan). Deadline tiap universitas mungkin berbeda, di sekitar Februari atau Maret.
2/09/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Pemerintah Rumania Gelar S1, S2, dan S3

Jika sebelumnya ditawarkan beasiswa Pemerintah Hongaria untuk jenjang S2 dan S3, beasiswa satu ini menawarkan kuliah gratis mulai program S1, S2, hingga S3. Pemerintah Rumania untuk tahun akademik 2019 – 2020 secara khusus membuka kembali beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional di luar Uni Eropa, terutama Indonesia untuk melanjutkan studi ke Rumania. Ada 85 kursi beasiswa yang disediakan tahun ini untuk berbagai tingkatan.

Bila terpilih, penerima beasiswa nantinya akan dibebaskan dari biaya kuliah, biaya akomodasi untuk asrama mahasiswa, serta diberikan tunjangan hidup bulanan masing-masing 65 euro untuk jenjang S1, 75 euro untuk S2, dan 85 euro untuk S3. Meski dibebaskan dari biaya pendidikan dan disediakan tunjangan hidup bulanan, beasiswa Pemerintah Rumania ini tidak mencakup biaya makan, transportasi internasional dan lokal, serta biaya lain yang mungkin muncul. Biaya tersebut masih harus diediakan sendiri oleh penerima beasiswa. Tapi, tentunya Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya kuliah.

Penerima beasiswa akan belajar dan mengambil program studi yang menggunakan bahasa pengantar Rumania. Bagi mereka yang tidak bisa berbahasa Rumania akan ditawarkan kursus persiapan selama satu tahun untuk belajar bahasa Rumania.

Jenjang studi:
1. First cycle (licenta): Skema ini ditujukan bagi lulusan sekolah menengah atas (SLTA) atau setara untuk melanjutkan S1. Program berlangsung 3 - 6 tahun, tergantung pilihan jurusan
2. Second cycle (master): Skema ini ditujukan bagi lulusan S1 atau setara untuk mengambil S2. Program berlangsung 1,5 tahun - 2 tahun dan diakhiri dengan disertasi
3. Third cycle (doctorate): Skema ini ditujukan bagi lulusan S2 untuk mengambil program S3. Program berlangsung 3 - 4 tahun dan diakhiri dengan tesis doktor.

Bidang studi prioritas:
Arsitektur, seni visual, budaya dan peradaban Rumania, jurnalisme, ilmu politik dan administrasi, ilmu pendidikan, ilmu sosial dan humaniora, studi-studi teknik, minyak dan gas, ilmu pertanian, kedokteran hewan. Beasiswa TIDAK diberikan di bidang kedokteran dan farmasi.

Pilihan universitas: (Unduh)

Persyaratan:
1. Warga negara asing dari semua negara di dunia, kecuali negara-negara anggota UE.
2. Pemohon beasiswa tidak boleh memegang kewarganegaraan Rumania, tidak meminta atau tidak mendapatkan bentuk perlindungan di Rumania, bukan orang tanpa kewarganegaraan yang kediamannya di wilayah Rumania secara resmi diakui menurut hukum, bukan anggota diplomatik korps yang terakreditasi untuk Bukares atau anggota keluarga korps diplomatik yang terakreditasi di Rumania. Belum mendapatkan manfaat dari beasiswa dari negara Rumania pada program studi yang sama.
3. Pelamar beasiswa harus mempresentasikan makalah studi yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan yang terakreditasi / diakui, memiliki hasil yang baik dalam pendidikan, masing-masing rata-rata nilai studi minimal 7 (tujuh) sesuai dengan sistem penilaian di Rumania atau skor "Bagus".
4. Pelamar beasiswa per 31 Desember, tahun di mana ia dinominasikan, berusia tidak lebih dari 35 tahun untuk studi sarjana dan magister dan 45 tahun untuk studi doktoral.

Dokumen aplikasi:
1. Surat pengantar yang diterbitkan oleh Kedutaan Besar Rumania di Indonesia
2. Formulir aplikasi beasiswa dari Kemlu Rumania (Unduh)
3. Formulir aplikasi untuk penerbitan surat penerimaan (Acceptance letter) dari Kemdikbud Rumania (Unduh). Acceptance letter diperlukan untuk pendaftaran di universitas dan pengajuan aplikasi visa tinggal
4. Salinan ijazah kelulusan yang dilegalisasi (ijazah sekolah menengah atas, ijazah S1, atau ijazah S2) dan terjemahannya secara resmi dalam bahasa Rumania, Inggris, atau Perancis

5. Salinan transkrip nilai atau dokumen kelengkapan ijazah yang lain
6. Salinan akte kelahiran yang telah dilegalisasi dan diterjemahkan secara remsi ke dalam bahasa Rumania, Inggris, atau Perancis
7. Salinan dari 3 (tiga) halaman pertama pada paspor
8. Surat keterangan sehat yang menyatakan bahwa kandidat tidak mengidap penyakit menular atau penyakit lain yang kiranya dapat menghambat studi yang bersangkutan
9. Curriculum vitae dalam bahasa Inggris
10. Pasfoto terbaru sebanyak 2 (dua) lembar

Ctt: Semua dokumen yang dilegalisasi harus dilakukan oleh notaris atau oleh perwakilan diplomatik (kedutaan) yang mengirimkan berkas

Simak juga » Beasiswa Pemerintah New Zealand untuk S2, S3

Pendaftaran:
Pelamar harus datang terlebih dahulu ke Kedutaan Besar Rumania di Jakarta untuk mendapatkan surat pengantar. Kemudian siapkan juga dokumen aplikasi lainnya yang diperlukan di atas dan serahkan langsung ke kantor Kedubes Rumania di Jakarta pada alamat berikut:

Jl. Teuku Cik Ditiro No.42-A,
Menteng, Jakarta Pusat 10310

Dokumen aplikasi diserahkan paling lambat 10 Maret 2019 pada jam kerja setiap Senin hingga Kamis pukul 9.00-16.00.

Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan tanggal 17 Juni 2019 melalui Kedubes Rumania.

Kontak:
Embassy of Romania
Address: Jl. Teuku Cik Di Tiro 42 A, Menteng, Jakarta Pusat 10310
Phone:  (0062-21) 390.04.89
Fax: (0062-21) 310.62.41
E-mail: jakarta@mae.ro
Web: http://jakarta.mae.ro
2/08/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Brunei 2019 – 2020 (D3, S1, S2) Full Scholarship

Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2019 – 2020. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di beberapa universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan, yakni keperawatan dan paramedis yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan UTB. Sementara, beasiswa S3 untuk tahun tidak tersedia. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan bila berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2019 – 2020 ini. Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam, tunjangan bulanan sebesar BND 500, tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, tunjangan makan setiap bulan BND 150, setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. Kemudian diberikan juga jaminan asuransi selama durasi beasiswa. Serta akomodasi tempat tinggal di universitas atau politeknik yang dituju.

Apa saja program yang tersedia? Banyak sekali pilihan. Secara umum misalnya seni, sains, bisnis, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan banyak lagi.

▪ Lihat daftar lengkap program studi yang ditawarkan universitas di link formulir aplikasi di bawah.

Persyaratan: 
1. Pendaftaran terbuka bagi semua warganegara, tidak terbatas hanya ASEAN, negara-negara anggota OIC maupun Commonwealth.
2. Pelamar harus dinominasikan oleh pemerintah negara setempat (Kemdikbud atau Kemlu)
3. Pelamar harus dinyatakan sehat untuk memperoleh beasiswa serta belajar di Brunei Darussalam oleh dokter yang diakui sebelum tiba di Brunei Darussalam. Biaya mendapatkan surat keterangan sehat ini ditanggung sendiri oleh pelamar.
4. Pelamar harus berusia antara 18 - 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana terhitung 31 Juli 2019
5. Beasiswa ini tidak berlaku bagi penduduk tetap Brunei Darussalam 

* Persyaratan lebih teknis terutama menyangkut dengan program yang akan diambil bisa dilihat pada program offered yang ditawarkan masing-masing universitas (link di formulir aplikasi).
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh
2. Pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik dilegalisir 
4. Statement of Purpose (tertera di formulir)
5. Salinan akte kelahiran dan paspor dilegalisir
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang tidak berbahasa Inggris

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir aplikasi bersama dokumen aplikasi lainnya. Beberapa dokumen mungkin perlu di-scan, seperti ijazah dan transkrip, dll. Lalu buat dalam format pdf. Maksimum ukuran file 10 MB.

Selanjutnya kirim semua aplikasi tersebut ke email: applyBDGS2019@mfa.gov.bn

Bagi pelamar yang ingin studi di kampus UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online di laman https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/

Permohonan dan pengajuan aplikasi beasiswa diterima paling lambat 28 Februari 2019. Pemberitahuan pemenang biasanya disampaikan melalui email. Pelamar bisa saja diminta mengikuti wawancara oleh perguruan tinggi yang menawarkan program atau mengikuti ujian tertulis untuk menilai kemampuan bahasa Inggris/Melayu/Arab (jika ada).

Baca juga » Daftar Beasiswa S1, S2, S3 2019 - 2020

Kontak:
Technical Assistance Unit
Division of Scholarship, Training and Technical Assistance
Department of Administration
Ministry of Foreign Affairs and Trade
Bandar Seri Begawan BD2710
Brunei Darussalam

Tel: +673 2261177 ext. 155
Fax: + 673 2261250
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn
2/06/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2019 untuk S1, D3, D2, D1, Profesi

Ini kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang memiliki keterbatasan ekonomi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2019 kembali dibuka. Pelamar bisa mengajukan Beasiswa Bidikmisi 2019 tersebut untuk kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di dalam negeri. 

Bidikmisi adalah bantuan dana pendidikan berupa pembebasan biaya pendidikan, yang meliputi pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk SNMPTN dan SBMPTN serta seleksi lain yang ditetapkan oleh masing-masing panitia dan perguruan tinggi, kemudian penggantian biaya kedatangan pertamakali bagi penerima Bidikmisi, serta pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi.

Selain itu Bidikmisi juga memberikan subsidi biaya hidup bagi penerima terpilih. Besaran subsidi biaya hidup yang diberikan sebesar Rp 650 ribu per bulan. Sedangkan pembebasan biaya pendidikan mencakup semua biaya yang dibayarkan ke Perguruan Tinggi untuk kepentingan pendidikan.

Sasarannya adalah pelamar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi tapi memiliki potensi akademik yang baik. Beasiswa ini disediakan pemerintah melalui Kemenristekdikti setiap tahunnya. Tahun sebelumnya ada 90 ribu kuota Beasiswa Bidikmisi disediakan. Di 2019, kuota Beasiswa Bidikmisi naik jadi 130 ribu. Jumlah ini tentu semakin memberi peluang bagi Anda yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi tapi memiliki keterbatasan ekonomi. 

Beasiswa Bidikmisi diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi. Untuk S1 atau Diploma IV beasiswa diberikan hingga 8 semester, D3 maksimal 6 semester, D2 maksimal 4 semester, dan D1 maksimal 2 semester. Selain itu diberikan juga beasiswa untuk program profesi, di antaranya dokter maksimal 4 semester, dokter gigi maksimal 4 semester, dokter hewan maksimal 4 semester, serta Ners dan Apoteker maksimal 4 semester.

Persyaratan: 
1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2019, memiliki identitas berupa NISN dan NPSN yang valid di PDSPK.
2. Lulusan tahun 2018 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
   a. Siswa  Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP)  atau
   b. Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami istri) maksimal sebesar Rp4.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang Tua/Wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4;
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah;
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
   a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
      2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
      3) Seleksi mandiri PTN.
      4) Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
      5) PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.

Kuota Bidikmisi diperuntukkan bagi mahasiswa yang lulus SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri PTN, Seleksi di Politeknik, UT, ISI, serta seleksi di PTS. 

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Bidikmisi 2019 dilakukan secara online dengan mendaftar di laman Bidikmisi: https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

Tahapan pendaftaran Bidikmisi:
1. Bagi siswa:
   a. Penerima KIP dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri pada laman LTMPT atau Bidikmisi.
   b. Bukan penerima KIP mendaftar ke sekolah untuk direkomendasikan
2. Bagi sekolah:
   a. Sudah memiliki Kode Akses Sekolah langsung merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman Bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan NISN
   b. Belum memiliki Kode Akses Sekolah mendaftarkan diri sebagai institusi pemberi rekomendasi ke laman Bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran 1 bagian persetujuan dan tanda tangan). Ditjen Belmawa Kemenristekdikti memverifikasi pendaftaran sekolah dan mengeluarkan Kode Akses Sekolah (1 x 24 jam pada hari dan jam kerja)
3. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada siswa yang sudah direkomendasikan.
4. Siswa mendaftar melalui laman Bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan dalam sistem pendaftaran.
5. Bagi calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, akan dilakukan verifikasi lebih lanjut dan penetapan kelayakan mahasiswa penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dengan mempertimbangkan dokumen pendukung.

Penetapan:
Bagi calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, akan dilakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Verifikasi kelayakan penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dan Kopertis
2. Penetapan mahasiswa penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dan Kopertis.

Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2019 dibuka mulai 31 Januari s/d 30 September 2019. Informasi pertanyaan bisa disampaikan melalui email: bidikmisi@ristekdikti.go.id atau kunjungi alamat website Bidikmisi seperti tertera.  Selamat mencoba!
2/04/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya