Beasiswa Emile-Boutmy di Sciences Po, Perancis

Selain beasiswa Eiffel, Anda yang berminat melanjutkan studi di Perancis juga bisa memanfaatkan beasiswa-beasiswa dari universitas. Sciences Po misalnya. Universitas yang berlokasi di jantung kota Paris ini menyediakan beasiswa S1 dan S2 bagi pelajar di luar Uni Eropa yang dibuka setiap tahunnya. Beasiswa ini disediakan melalui skema Emile-Boutmy Scholarship. Targetnya adalah mahasiswa-mahasiswa internasional berprestasi yang berminat melanjutkan pendidikan mereka di Sciences Po. 

Di kampus itu sendiri memiliki beragam jurusan yang bisa dilamar dengan menggunakan beasiswa Emile-Boutmy. Jurusan tersebut tergabung dalam beberapa departement, di antaranya Department of Economics, Department of History, Department of Political Science, Department of Sociology, dan Law School. Untuk mengetahui detil jurusan yang tersedia, pelamar bisa memeriksanya langsung melalui laman universitas pada departemennya masing-masing. 

Beasiswa yang disediakan dikelompokkan dalam beberapa klasifikasi berdasarkan nominal beasiswa yang diterima. 

Beasiswa S1 di Sciences Po berupa:
› Biaya kuliah € 7.300 per tahun selama tiga tahun serta bantuan sebagian biaya hidup sebesar € 5.000 per tahun 
› Biaya kuliah € 7.300 per tahun selama tiga tahun
› Biaya kuliah € 5.000 per tahun selama tiga tahun
› Biaya kuliah € 3.000 per tahun selama tiga tahun

• Jika pelamar dianggap sangat istimewa, beasiswa sebesar € 19.000 per tahun bisa saja diberikan untuk biaya pendidikan selama tiga tahun 

Beasiswa S2 di Sciences Po berupa: 
› Biaya kuliah € 10.000 per tahun selama dua tahun 
› Biaya kuliah € 5.000 per tahun selama dua tahun

Persyaratan: 
1. Pelamar pertama kali mengajukan beasiswa Emile-Boutmy
2. Bukan warganegara dari Uni Eropa
3. Tidak mengajukan pajak ke Uni Eropa bagi yang berumah tangga
4. Telah diterima untuk program sarjana atau master

Simak juga » Daftar Beasiswa S2, S3 di Perancis untuk Indonesia

Pendaftaran: 
Saat mendaftar ke universitas (www.sciencespo.fr) dan mengisi formulir aplikasi mahasiswa, pada bagian “Financial information” sebutkan di formulir tersebut bahwa Anda mengajukan Emile-Boutmy Scholarship.  Sertakan juga bukti pendapatan dan dokumen yang menjelaskan situasi keuangan keluarga (misalnya, pajak pendapatan kedua orang tua, slip gaji, dokumen yang berkaitan dengan tunjangan, tunjangan pensiun, akte kematian, dll). Selain itu, pelamar juga diminta melampirkan bukti kemampuan bahasa.

Deadline pendaftaran mahasiswa sekaligus beasiswa di Science Po 2019 – 2020 adalah 8 April 2019 untuk jenjang sarjana (S1) dan 3 Januari 2019 untuk program master (S2). Anda juga dapat melakukan sambungan internasional melalui call center Tel : + 33 (0)1 45 49 50 82 untuk informasi pertanyaan atau kunjungi laman Sciences Po.
11/17/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Program Pertukaran Mahasiswa 2019 - 2020

Jika Anda salah seorang mahasiswa S1 di salah satu perguruan tinggi di Indonesia dan setidaknya telah menyelesaikan semester 1, beasiswa program pertukaran mahasiswa 2019 - 2020  dari AMINEF layak Anda coba. GLobal Undergraduate Exchange Program (Global UGRADE). Program pertukaran mahasiswa atau sering juga disebut program pertukaran pelajar ini memberi kesempatan untuk menjalani kuliah singkat selama satu semester di universitas-universitas Amerika Serikat. 

Selain bisa merasakan dan menjalani perkuliahan sebagai mahasiswa di universitas AS, penerima beasiswa juga akan mendapatkan banyak pengalaman. Berinteraksi dengan rekan-rekan mahasiswa AS dan dosen dan merasakan lingkungan akademik yang baru. Peserta juga akan diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan masyarakat selama 20 jam.  Serta orientasi saat kedatangan dan workshop ketika program berakhir. Selama di AS, kandiat terpilih akan tinggal di fasilitas perumahan kampus bersama mahasiswa lainnya.

Persyaratan: 
1. Warganegara Indonesia
2. Usia lebih dari 18 tahun
3. Terdaftar di program sarjana penuh waktu (S1/D4) di Indonesia, minimum telah selesai satu semester dan memiliki setidaknya satu semester lagi untuk selesai di perguruan tinggi asal saat kembali. Diutamakan mereka yang berada di semester tiga atau lima.
4. Memperlihatkan potensi kepemimpinan melalui karya akademik, keterlibatan di masyarakat, dan kegiatan ekstrakurikuler
5. Terampil berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor ITP TOEFL atau TOEFL Prediction minimal 500 yang diperoleh dalam dua tahun terakhir.
6. Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program 

* Diutamakan bagi mereka yang memiliki sedikit atau tidak ada pengalaman di AS atau di luar negeri. Hanya kandidat yang masuk pemeringkatan yang akan diberitahu untuk mengikuti wawancara

Dokumen aplikasi: 
1. Dua surat rekomendasi. Satu rekomendasi dari dosen bidang studi utama pelamar. Rekomendasi kedua bisa dari dosen lain atau dari atasan, pelatih, atau pengawas kegiatan di masyarakat. (Unduh)
2. Fotokopi KTP
3. Transkrip nilai terakhir dalam bahasa Indonesia dan Inggris 

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa program pertukaran mahasiswa 2019 di AS dilakukan secara online melalui laman Global UGRADE. Pendaftaran online tersedia mulai 1 November s/d 31 Desember 2018. Untuk mendaftar, buat akun terlebih dahulu dan unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas.

Harap dicatat bahwa ada persyaratan khusus untuk program Indonesia, yang mungkin berbeda dari rincian di situs Global UGRADE. Silakan diperhatikan secara seksama ketika melakukan pendaftaran online.

Setelah menyelesaikan aplikasi online, pelamar perlu memberitahu staf AMINEF dengan mengirimkan hasil scan nilai TOEFL ITP atau TOEFL Prediction ke email: info.scholarship@aminef.or.id dengan format subjek email:

“[Your Full Name] – Completed Global UGRAD Online Form.”

Pertanyaan terkait beasiswa dapat disampaikan melalui email: info.scholarship@aminef.or.id atau bisa juga dicek melalui laman AMINEF (www.aminef.or.id). Semoga berhasil!
11/14/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Fulbright 2019 – 2020

Ingin mengenyam studi S2 atau S3 di Amerika Serikat? Ini dia peluang bagus Beasiswa Pemerintah Amerika Serikat. Fulbright. Tahun ini, beasiswa Fulbright 2019 – 2020 kembali tersedia bagi peminat Indonesia. Beasiswa Fulbright merupakan salah satu beasiswa bergengsi yang ditawarkan Pemerintah AS. Beasiswa ini ditawarkan dalam beberapa jenis. Dua di antaranya adalah Fulbright Master’s Degree Program dan Fulbright PhD Degree Program. Beasiswa Fulbright Master merupakan beasiswa untuk jenjang master, dan beasiswa Fulbright PhD adalah beasiswa S3 bagi mereka yang ingin mengambil gelar doktor. 

Beasiswa Fulbright merupakan beasiswa penuh yang didanai Pemerintah AS melalui lembaga AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation). Fulbright Master’s Degree Program dibuka umum. Siapa saja boleh mendaftar. Begitu pun dengan beasiswa Fulbright PhD.

Tanggungan beasiswa Fulbright di antaranya mencakup dukungan visa J-1, tiket pesawat pp Indonesia-AS, biaya kuliah penuh, biaya hidup di AS, serta biaya terkait lainnya. Selain itu, penerima beasiwa Fulbright juga memperoleh asuransi kesehatan dan kecelakaan. 

Pelamar bisa mendaftar untuk semua bidang studi/keahlian yang ditawarkan di universitas-universitas AS. Pengecualian pada bidang yang terkait ilmu kedokteran.


Persyaratan:
Program master (S2):
▪ Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini menetap di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Punya persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
6. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright
7. Bersedia bekerja di institusi tempat asal setidaknya lima tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa

▪ Khusus:
1. Bergelar sarjana (S1)
2. Memiliki IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 550 atau IELTS yang setara

Program doktor (S3): 
▪ Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini menetap di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Punya persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Memiliki catatan akademik yang luar biasa
5. Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
6. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright

▪ Khusus:
1. Memiliki gelar master (S2)
2. Memiliki IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 575 atau IELTS yang setara
4. Berniat untuk mengambil atau kembali ke posisi akademis setelah menyelesaikan gelar

Dokumen aplikasi (S2/S3):
1. Formulir aplikasi lengkap. Termasuk di dalamnya satu halaman study objective. (Unduh: S2; S3)
2. Salinan skor ITP TOEFL atau IELTS (terbaru, kurang dari dua tahun terakhir)
3. Dua surat referensi, baik dari dosen/profesor atau atasan tempat kerja yang mengenal Anda dengan baik
4. Salinan ijazah dan transkrip akademik (Dalam bahasa aslinya beserta terjemahannya ke dalam bahasa Inggris) 
5. Salinan dokumen identitas (KTP atau paspor)
6. Curriculum vitae

Pendaftaran: 
Lengkapi dokumen aplikasi di atas bersama formulir aplikasi dari AMINEF. Lalu kirimkan via pos atau antar langsung ke alamat berikut: 

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) -57939085 ~ 9086

Pendaftaran serta pengajuan beasiswa Fulbright 2019/2020 paling lambat 15 Februari 2019. Aplikasi sudah harus diterima pada tanggal tersebut. Hasil seleksi pemeringkatan sekaligus untuk mengikuti tahap wawancara akan diberitahukan pada Juni 2019. Bagi yang ingin bertanya bisa melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau melalui laman Aminef (www.aminef.or.id). Semoga berhasil!
11/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Thailand - Full 2019 - 2020

Peluang-peluang beasiswa 2019 kini semakin banyak yang buka. Salah satunya jika Anda berminat mengambil S2 di Asian Instittute of Technology (AIT) Thailand. Pemerintah Kerajaan Thailand menyediakan kesempatan beasiswa S2 di kampus tersebut bagi mahasiswa di kawasan Asia. His Majesty the King’s Scholarships dan Her Majesty the Queen’s Scholarships. Dua beasiswa master sedang dibuka untuk perkuliahan tahun akademik 2019 - 2020. Beasiswa tersebut sebagai bentuk penghargaan raja maupun ratu Thailand.

Keduanya merupakan beasiswa penuh. His Majesty the King’s Scholarships adalah beasiswa bagi lulusan sarjana berprestasi dari kawasan Asia untuk mengambil gelar master mereka di School of Engineering and Technology (SET) dan School of Management (SOM), AIT.

Sementara,  Her Majesty the Queen’s Scholarships merupakan beasiswa S2 penuh bagi lulusan sarjana berprestasi untuk meraih gelar master di bidang yang terkait lingkungan di School of Environment, Resources and Development (SERD), AIT.
Setiap beasiswa yang diberikan sudah mencakup biaya kuliah, akomodasi, serta biaya hidup di asrama kampus AIT. Beasiswa tersebut akan diberikan selama 22 bulan selama program master.

Persyaratan: 
1. Warganegara Thailand atau dari kawasan Asia 
2. Lulus dalam bidang terkait dari perguruan tinggi terakreditasi
3. Mahir berbahasa Inggris (skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0, atau yang setara)
4. Memiliki prestasi yang baik di jenjang sarjana
    - IPK minimum 3.0 atau setara untuk universitas yang masuk peringkat 1.000 terbaik berdasarkan Q.S Ranking
    - IPK minimum 3.5 atau setara untuk universitas selain dari itu

Simak juga » Daftar Beasiswa di Thailand untuk Indonesia

Pendafaftaran: 
Calon harus dinominasikan oleh ketua jurusan / departemen atau dosen pembimbing dengan mengisi formulir nominasi yang dikirim via email ke: rtg@ait.asia

Setelah mendapat nominasi, pelamar diminta untuk mendaftar ke AIT dengan mengisi aplikasi online di laman Asian Institute of Technology.

Batas terakhir pendaftaran dan pengajuan nominasi adalah 31 Maret 2019. Dokumen aplikasi yang diminta untuk pendaftaran ke AIT, di antaranya: 

› Salinan ijazah dan transkrip S1
› Dua surat rekomendasi 
› Sertifikat TOEFL (550) atau IELTS (6.0)

Kontak:
Ms. Wilailak at 02-524-5023 /
Ms. Kanchana at 02-524-6119
e: rtg@ait.ac.th
w: www.ait.ac.th
11/08/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa CCIP Aminef di AS untuk Lulusan SMA/SMK dan Diploma/S1

Peluang beasiswa Aminef yang ditawarkan satu ini terbilang menarik. Community College Initiative Program, biasa disingkat CCIP. Beasiswa CCIP adalah program beasiswa non gelar yang berlangsung selama satu tahun akademik di perguruan tinggi Amerika Serikat dan alumninya bisa diberikan sertifikat. Sasaran utama dari beasiswa ini adalah para lulusan SMA/SMK/sederajat yang saat ini bekerja dan berniat memperdalam keterampilan teknis, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, dan memperkuat kemampuan bahasa Inggris. Selain itu, penerima beasiswa juga diberi kesempatan untuk mengikuti magang profesional, layanan pembelajaran, serta kegiatan keterlibatan masyarakat.

Yang menarik, beasiswa CCIP juga bisa dilamar bagi Anda lulusan D1, D2, maupun D3. Sementara, bagi lulusan S1 Anda boleh mendaftar selama jurusan atau bidang studi yang dilamar berbeda dengan gelar yang diambil ketika S1. Selain itu, jurusan yang akan dilamar tersebut relevan dengan pekerjaan yang saat ini dijalani.

Beasiswa CCIP Aminef ini meliputi biaya visa J-1, biaya perjalanan pp dari kota tempat tinggal ke perguruan tinggi Amerika Serikat, biaya kuliah, tempat tinggal dan makan, tunjangan buku dan kebutuhan mendadak, asuransi kesehatan dan kecelakaan, serta beragam kegiatan pengembangan diri dan profesional. Menarik bukan?

Bidang studi:
1. Agriculture (Unduh)
2. Applied Engineering (Unduh)
3. Business Management and Administration (Unduh)
4. Early Childhood Education (Unduh)
5. Information Technology (Unduh)
6. Media (Unduh)
7. Public Safety (Unduh)
8. Tourism and Hospitality Management (Unduh)

Persyaratan:
Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap atau warganegara Amerika Serikat, atau saat ini tinggal di Amerika Serikat
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Memiliki persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mampu berbahasa Inggris
5. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
6. Bukan karyawan atau anggota keluarga dekat atau tanggungan karyawan Aminef, atau Kedutaan Besar AS, atau Departemen Luar Negeri AS
7. Tidak sedang menerima beasiswa lain pada saat mendaftar beasiswa ini

Khusus:
1. Sekurangnya memiliki ijazah SMA
2. Memiliki pengetahuan dasar bahasa Inggris, seperti yang ditunjukkan oleh nilai TOEFL ITP minimal 450 atau IELTS yang setara, dan dedikasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris
3. Saat ini sedang bekerja di bidang yang mereka daftar atau sedang menjalankan usaha kecil dengan pengalaman kerja maksimal di bawah 5 tahun.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
2. Copy terbaru (kurang dari dua tahun) skor ITP TOEFL atau IELTS
3. Copy ijazah SMA/sederajat dan transkrip (terjemahan bahasa Inggris)
4. Copy ijazah dan transkrip D1/D2/D3 atau gelar S1 (terjemahan bahasa Inggris). *Jika ada
5. Copy dokumen identitas (KTP atau paspor)
6. Surat Keterangan Bekerja dari Majikan/Supervisor atau pejabat SDM dalam bahasa Indonesia

Pendaftaran:
Lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta di atas kemudian kirimkan via pos atau antar langsung ke alamat Aminef berikut:

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 – 9086

Batas akhir pengajuan aplikasi beasiswa CCIP 2019-2020 adalah 31 Desember 2018. Hasil seleksi final akan diberitahukan pada akhir April 2019. Info pertanyaan bisa disampaikan langsung ke email Aminef: infofulbright_ind@aminef.or.id atau cek melalui website www.aminef.or.id. Semoga berhasil!
11/07/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Harvard University 2019

Ini salah satu kesempatan beasiswa di Harvard University yang bisa diikuti kandidat internasional. The Environmental Fellows Program. Beasiswa ini disediakan oleh Harvard University Center for the Environment. Tujuannya adalah memberi kesempatan bagi peraih gelar doktor baru untuk menggunakan serta mengembangkan sumber daya yang luar biasa di Harvard dalam mengatasi masalah lingkungan yang kompleks. Penerima beasiswa akan bekerja selama dua tahun dengan anggota fakultas Harvard di setiap sekolah atau departemen untuk menghasilkan pengetahuan baru sekaligus memperkuat koneksi di seluruh disiplin ilmu akademik universitas.

Kandidat penerima beasiswa Harvard akan mendapatkan gaji sebesar $ 68.000 per tahun, asuransi kesehatan karyawan, serta tunjangan perjalanan serta biaya profesional lainnya sebesar $ 2.500. Harvard University merencanakan akan menganugerahi enam penerima beasiswa lingkungan tersebut di 2019. Mereka nantinya akan mengikuti program ko-kurikuler untuk mengenal satu sama lain serta pekerjaan masing-masing. Tidak hanya itu para fellows juga akan menghadiri makan malam bersama setiap dua minggu bersama rekan-rekan mereka, anggota fakultas, serta para tamu.

Persyaratan:
1. Kandidat beasiswa 2019 sudah harus memperoleh gelar (doktor) antara bulan Mei 2015 hingga Agustus 2019. (Fellows harus sudah mengajukan disertasi mereka sebelum September 2019).
2. Kandidat dengan gelar doktor atau setara dalam bidang apapun memenuhi syarat, dan mereka dapat mengusulkan proyek-proyek penelitian dalam setiap disiplin. Pelamar tanpa gelar PhD bisa saja mendaftar jika mereka telah belajar pada bidang di mana PhD bukan jenis gelar terbatas. Semua kandidat yang berhasil harus mampu menunjukkan pengalaman melakukan riset ilmiah.
3. Kandidat yang menerima gelar terminal dari Harvard, dan post-docs yang saat ini bekerja di Harvard memenuhi syarat untuk fellowship asalkan penelitian mereka dan pengaturan tuan rumah membawa mereka ke arah baru yang secara signifikan berbeda dari penelitian gelar Ph.D. serta membangun koneksi baru di dalam Universitas. Kandidat Harvard tidak boleh mengusulkan untuk terus bekerja dengan profesor atau kelompok lab yang sama di mana mereka saat ini terkait. Tidak ada kandidat boleh mengusulkan untuk bekerja secara ekstensif dengan pembimbing tesisnya.
3. Setiap kandidat harus menjaga komitmen kepada satu atau lebih anggota fakultas Harvard, melayani sebagai mentor serta menyediakan kantor atau ruang lab selama dua tahun beasiswa.
4. Harvard adalah aksi kesetaraan, kesempatan kerja yang sama.
5. Kandidat boleh memperoleh gelar mereka dari setiap universitas di dunia. Warganegara asing memenuhi syarat untuk beasiswa, meskipun studi di Harvard umumnya mengharuskan mahir dalam berbahasa Inggris.
6. Kandidat yang berhasil siap berkomitmen bekerja di Harvard selama dua tahun penuh. Beasiswa ini memerlukan izin tinggal di wilayah Cambridge dan setiap perjalanan lapangan harus dijadwalkan untuk musim panas atau reses Januari.

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di University of Cambridge, UK

Dokumen aplikasi:
1. Curriculum vitae termasuk di dalamnya daftar publikasi
2. Proposal riset, maksimum lima halaman, referensi dihitung secara terpisah. Dalam proposal pelamar harus menjelaskan alasan mereka mengajukan fellowship di Harvard
3. Tiga contoh publikasi/karya tulis
4. Tiga surat referensi, salah satunya dari pembimbing disertasi pemohon
5. Satu letter of support dari host pemohon yang berkomitmen menjadi mentor dan menjelaskan komitmennya pada penelitian yang diusulkan, termasuk penyediaan kantor atau ruang lab dan komitmen keuangan

Pendaftaran:
Referee dan host:
Pelamar dianjurkan untuk meminta kepada referee dan host mereka untuk mengirimkan surat referensi dan dukungan yang dilampirkan melalui email dalam format Pdf atau Word yang ditujukan langsung kepada James Clem melalui email: environmental_fellows@harvard.edu

Center akan memberitahu kepada pelamar untuk mengkonfirmasi aplikasi yang dikirim telah lengkap.

Pelamar:
Pendaftaran dilakukan secara online. Lengkapi dokumen aplikasi yang tertera di atas (poin 1 – 3) dalam format Pdf, lalu lampirkan bersama formulir aplikasi online yang disediakan di laman Harvard University. Pendaftaran beasiswa Harvard University 2019 ini dibuka hingga 16 Januari 2019. Pengumuman hasil akan diberitahukan sekitar Maret 2019 kepada pelamar.

Kontak:
James Clem, Managing Director
Harvard University Center for the Environment
26 Oxford Street, 4th Floor
Cambridge MA 02138
617-495-0368
environmental_fellows@harvard.edu
11/05/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Eiffel 2019 – 2020 ke Perancis

Bisa melanjutkan studi ke Perancis dengan beasiswa tentunya jadi kebanggaan tersendiri. Ada banyak beasiswa tersedia. Beasiswa Eiffel salah satunya. Tepatnya Eiffel Excellence Scholarship Programme. Beasiswa ini disediakan Pemerintah Perancis bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi pascasarjana mereka di lembaga perguruan tinggi Perancis. Beasiswa Eiffel terbuka untuk jenjang master dan PhD dan kini tersedia untuk tahun akademik 2019 – 2020. Bagi Anda yang berminat, beberapa informasi berikut bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan mengikuti Beasiswa Eiffel 2019 tersebut.

Beasiswa Eiffel untuk program master berdurasi 12 bulan (M2 level) – 36 bulan (M1 level) atau 1 – 3 tahun, tergantung jenis program kuliah yang diambil. Beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan sebesar 1.181 Euro yang meliputi tunjangan pemeliharaan 1.031 Euro dan uang saku 150 Euro. Kemudian disediakan tiket pesawat pulang-pergi, transportasi lokal, jaminan sosial, asuransi kesehatan, kegiatan budaya, serta memungkinkan memperoleh tunjangan perumahan. 

Sementara, beasiswa Eiffel untuk program S3 diberikan maksimum 12 bulan. Lebih tepatnya beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa PhD tingkat lanjut yang ingin melakukan co-tutelle disertasi di Perancis. Beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan sebesar € 1.400, tiket pesawat pp, dan fasilitas lain yang sama dengan beasiswa master. 

Yang perlu dipahami beasiswa Eiffel tidak mencakup biaya pendaftaran ke universitas serta biaya kuliah. Hanya saja di Perancis, terutama di institusi pendidikan negeri, negara mendanai biaya studi sekitar 10.000 euro per tahun untuk tiap mahasiswa tanpa terkecuali, baik itu siswa Prancis maupun siswa asing. Subsidi ini membuat biaya kuliah menjadi murah. 

Area Studi: 
› Ilmu teknik untuk tingkat Master, ilmu sains untuk tingkat Doktorat (ilmu teknik, ilmu sains seperti: matematika, fisika, kimia dan ilmu kehidupan, nano dan bioteknologi, ilmu bumi,  ilmu alam semesta,  ilmu lingkungan, ilmu dan teknologi informasi dan komunikasi) 
› Ekonomi dan Manajemen
› Hukum dan Ilmu Politik

Persyaratan: 
1. Kandidat bukan warganegara Perancis atau berkewarganegaraan ganda dengan Perancis 
2. Usia calon tidak lebih 30 tahun untuk kuliah master hingga tanggal pertemuan Komite Seleksi (lahir setelah Maret 1988), untuk jenjang PhD usia calon tidak lebih dari 35 tahun hingga tanggal pertemuan Komite Seleksi (lahir setelah Maret 1983)
3. Hanya aplikasi yang diajukan oleh lembaga pendidikan Perancis yang diterima
4. Beasiswa ditujukan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar di perkuliahan master, termasuk sekolah teknik, dan untuk mahasiswa PhD
5. Tidak memenuhi syarat bagi kandidat yang telah menerima beasiswa Pemerintah Perancis di bawah program lain
6. Institusi dapat mengajukan calon yang sebelumnya memperoleh beasiswa Eiffel pada tingkat master untuk beasiswa di jenjang PhD
7. Aplikasi tidak akan diterima untuk calon yang telah mengajukan sebelumnya tapi ditolak, bahkan jika permohonan diajukan oleh institusi yang berbeda atau dalam bidang studi lain. Siswa yang telah diberikan beasiswa Eiffel pada tingkat master tidak memenuhi syarat untuk mendaftar ulang di jenjang master.
8. Memenuhi syarat kemampuan bahasa untuk bahasa pengantar perkuliahan yang diambil 
Pendaftaran: 
Pengajuan aplikasi Beasiswa Eiffel 2019 tidak diajukan sendiri oleh peserta, tapi oleh universitas atau perguruan tinggi di Perancis yang dilamar. Anda harus mendaftar terlebih dahulu ke salah satu universitas yang diminati di Perancis sesuai dengan Area Studi yang tertera di atas, kemudian setelah diterima (memperoleh offer) mintalah agar Anda bisa diusulkan sebagai penerima Beasiswa Eiffel. 

Pendaftaran dibuka mulai 15 Oktober 2018. Aplikasi beasiswa sudah harus diterima oleh Campus France dari pihak universitas paling lambat 11 Januari 2019. Itu artinya peserta sudah harus mendaftar dan diterima di universitas sebelum itu dan meminta diikutsertakan dalam program beasiswa.

Pengumuman hasil akan disampaikan mulai 25 Maret 2019 melalui website Campus France (www.campusfrance.org/en/eiffel). Anda bisa melihat pedomannya lebih lanjut melalui laman tersebut atau bisa menanyakan langsung mengenai teknis beasiswa Eiffel di email candidatures.eiffel@campusfrance.org . Semoga berhasil!
11/01/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Utrecht University, Belanda

Beasiswa satu ini mungkin bisa mewujudkan impian Anda untuk melanjutkan studi S2 di Belanda. Utrecht Excellence Scholarships. Beasiswa ini disediakan khusus Utrecht University bagi mahasiswa internasional yang berasal dari luar Uni Eropa (EU) atau Kawasan Ekonomi Eropa (EEA). Nah, bagi Anda yang ingin mencoba beasiswa di Utrecht University ini, berikut beberapa gambaran dari beasiswa tersebut. 

Utrecht Excellence Scholarships merupakan beasiswa prestasi yang salah satu pertimbangan utamanya adalah capaian akademik yang diraih sebelumnya. Beasiswa ditawarkan dalam bentuk tanggungan biaya kuliah saja atau biaya kuliah plus tunjangan hidup per tahun sebesar 11.000 Euro. Jika terpilih, pelamar bisa menggunakan beasiswa tersebut untuk studi gelar master berdurasi 1 atau 2 tahun sesuai pilihan program. Untuk tahun akademik 2019 – 2020, sekitar 20 - 25 kuota beasiswa disediakan yang dibagi di enam sekolah pascasarjana di Utrecht University. 

Meski tidak menanggung semuanya, beasiswa tersebut sudah bisa menekan biaya studi di Belanda secara signifikan, terutama biaya kuliah dan biaya hidup.

Program pascasarjana di Utrecht University:
1. Graduate School of Geosciences
2. Graduate School of Humanities
3. Graduate School of Law, Economics and Governance
4. Graduate School of Life Sciences
5. Graduate School of Natural Sciences
6. Graduate School of Social and Behavioural Sciences

Tidak semua program studi berpartisipasi untuk Utrecht Excellence Scholarships. Karena itu, pelamar dapat mengeceknya di www.uu.nl/masters > master’s programme > Tuition fees and financial support. Lihat apakah Utrecht Excellence Scholarships ditawarkan di program tersebut.

Persyaratan: 
1. Merupakan lulusan 10 persen terbaik di kelas 
2. Memegang paspor non Uni Eropa/EEA dan tidak memenuhi syarat untuk dukungan sistem pinjaman dan hibah studi Belanda 
3. Menyelesaikan sarjana di luar Belanda 
4. Mendaftar untuk program master internasional yang dimulai 1 September 2019

Dokumen aplikasi: 
1. Bukti lulusan 10 persen terbaik di kelas (keterangan resmi dari universitas yang menyatakan Anda memang merupakan lulusan 10 persen terbaik di kelas), seperti surat keterangan yang ditandatangani dan dicap oleh universitas, surat referensi, sertifikat peringkat kelas, dll.

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru di Belanda

Pendaftaran: 
Setelah mengajukan aplikasi untuk program master di Utrecht University, pelamar non Uni Eropa/EEA akan memiliki opsi untuk mengajukan aplikasi beasiswa Utrecht Excellence Scholarship. Opsi aplikasi beasiswa ini tersedia mulai pertengahan November 2017 untuk studi tahun akademik 2018 - 2019.

Unggah dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas pada opsi aplikasi beasiswa tersebut. Perlu dipahami, beasiswa berlaku untuk program master yang dimulai 1 September 2019. Sementara, program yang mulai berjalan pada Februari tidak memenuhi syarat untuk beasiswa S2. Pengajuan beasiswa di Utrecht University sudah harus dilakukan sebelum 1 Februari 2019. Beberapa program mungkin menetapkan deadline sebelum 1 Desember 2018. Sehingga harus dilihat di program yang ingin dilamar.

Aplikasi untuk beasiswa hanya akan diproses jika Anda telah mengajukan aplikasi ke program master. Pelamar akan diinformasikan mengenai hasil dari seleksi beasiswa setelah mendapatkan keputusan kelulusan di program master.

Beberapa kriteria seleksi di antaranya keunggulan akademik dan hasil kualifikasi sebelumnya, kualitas dan relevansi dari surat motivasi untuk program master, serta kualitas aplikasi untuk program master itu sendiri. Semoga berhasil!
10/31/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Swedia 2019 - 2020 dari Chalmers

Cukup banyak pilihan beasiswa S2 yang tersedia di Swedia. Termasuk misalnya jika Anda ingin melanjutkan kuliah master di tahun akademik 2019 – 2020. Tawaran dari Chalmers University of Technology misalnya. Melalui IPOET Scholarships (International Programme Office for Education and Training), pelamar diberi kesempatan untuk memperoleh pengurangan biaya kuliah secara signifikan. 

Beasiswa IPOET merupakan beasiswa master yang didanai Pemerintah Swedia bagi mahasiswa internasional yang melanjutkan studinya di Chalmers. Beasiswa berupa pengurangan biaya kuliah sebesar 75 persen selama durasi program master (2 tahun). Bahkan, jika mahasiswa bersangkutan berprestasi pada tahun pertama studi, pengurangan biaya kuliah dapat meningkat jadi 85 persen dari biaya kuliah pada tahun kedua studi. 

Untuk tahun akademik 2019 – 2020, ada 50 beasiswa disediakan Chalmers. Yang menarik lagi, Beasiswa IPOET dibuka untuk semua jurusan atau program master yang ada di Chalmers. Pelamar hanya perlu melihat apakah jurusan mereka tersedia di Chalmers kemudian selanjutnya mendaftar beasiswa. 

Persyaratan:
1. Pelamar merupakan warganegara non Uni Eropa/Kawasan Ekonomi Eropa, yang wajib membayar biaya kuliah untuk pendidikan di universitas Swedia
2. Merupakan pelamar program master di tahun pertama 
Pendaftaran: 
Sebelum dapat mengajukan beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke program master Chalmers melalui University Admissions. Setelah terdaftar dan memperoleh nomor aplikasi, pelamar kemudian dapat mengajukan beasiswa dengan mengisi formulir aplikasi beasiswa secara online (step 1). Setelah mengisi formulir tersebut nantinya peserta akan menerima kiriman link personal yang mengarah ke formulir beasiswa (step 2). Link personal tersebut dikirim secara manual. Mungkin butuh beberapa hari, sehingga pelamar perlu memeriksanya secara rutin di kotak pesan email. 

Pengajuan aplikasi beasiswa paling lambat 15 Januari 2019. Pengumuman hasil seleksi beasiswa akan disampaikan Chalmers pada Maret hingga pertengahan April 2019. 

Beberapa pertimbangan seleksi beasiswa di antaranya keunggulan akademik pelamar, rangking perguruan tinggi asal, serta urutan prioritas program master yang dipilih di Chalmers. Selamat mencoba!
10/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SMA Australian Independent School (AIS Indonesia) 2019

Sedang mencari beasiswa SMA 2019 yang bisa Anda lamar? Peluang beasiswa SMA satu ini menawarkan kesempatannya. Australian Independent School (AIS) secara khusus membuka beasiswa SMA yang ditujukan bagi para pelajar di Indonesia untuk tahun ajaran 2019.  Melalui 2019 AIS Annual IB Diploma Scholarship Program, Anda akan mendapatkan beasiswa penuh untuk biaya pendidikan selama tiga tahun di kampus AIS Indonesia yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan.

Tahun ini ada empat pelajar Indonesia yang akan dipilih untuk menerima beasiswa dari AIS Indonesia. Mereka akan mulia belajar pada April 2019 hingga tiga tahun ke depan, atau selesai pada Desember 2021.

Para siswa yang tamat nantinya akan memperoleh predikat International Baccalaureate (IB) Diploma yang setara ijazah SMA dan bisa dipergunakan untuk melanjutkan kuliah baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Rincian beasiswa yang diberikan meliputi tanggungan 100 persen biaya sekolah, 100 persen biaya ujian IB Diploma, serta 100 persen biaya modal pengembangan sekolah selama durasi beasiswa.

Meski sudah menanggung sebagian besar kebutuhan sekolah, ada beberapa biaya yang harus didanai sendiri, seperti biaya seragam sekolah dan biaya kegiatan kampus dan kegiatan ekstrakurikuler.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia dan menetap di Indonesia
2. Mahir dalam berbahasa Inggris
3. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
4. Memperlihatkan kualitas pribadi dan sifat yang tercakup dalam profil pelajar IB
5. Tidak terdaftar di kampus AIS Indonesia manapun
6. Saat ini sedang duduk bangku kelas 1 SMA (Tahun 10)

Simak juga » Beasiswa Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Dokumen aplikasi:
1. Hasil rapor sekolah dua tahun terakhir
2. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
3. Copy paspor atau bukti kewarganegaraan
4. Dua lembar pasfoto pelajar ukuran paspor
5. Essay 500 kata dalam bahasa Inggris

*Essay menjelaskan mengapa Anda tertarik dengan peluang beasiswa ini, apa manfaat yang Anda rasa dapat peroleh dengan peluang tersebut, dan jelaskan bagaimana cara ikut program ini bisa menguntungkan pihak sekolah dan masyarakat secara luas.

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan beasiswa SMA dari AIS Indonesia tahun 2019 dengan cara melengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas dan ditujukan ke Admission Office.

Ada dua pilihan pendaftaran. Anda bisa memilih salah satunya.

Pendaftaran via email:
Scan dokumen aplikasi yang diminta di atas, kemudian kirim melalui email: scholarship@ais-Indonesia.com

Pendaftaran via pos:
Kirimkan dokumen aplikasi yang diminta di atas via pos ke alamat:

Admissions Office
Australian Independent School
Jl. Kemang Timur No 81, Kemang
Jakarta 12730

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 29 November 2018. Kandidat yang telah mengirimkan dokumen aplikasi akan diseleksi untuk mengikuti tes online (matematika dan bahasa Inggris) yang dilaksanakan 7 - 8 Desember 2018 di kampus AIS Jakarta.

Selanjutnya kandidat yang lolos tes online akan diundang untuk mengikuti seleksi wawancara dalam bahasa Inggris antara 11 - 12 Desember 2018. Undangan ini akan diberitahukan melalui email. Pengumuman hasil seleksi sendiri akan diberitahukan pada 14 Desember 2018. Semoga berhasil!

Kontak:
Email: scholarship@ais-Indonesia.com
Website: www.ais-indonesia.com
10/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Fulbright Kunjungan ke AS buat Dosen, Pegawai, dan NGO

AMINEF menawarkan beragam jenis beasiswa Fulbright yang bisa diikuti. Selain beasiswa riset khusus peneliti, salah satu beasiswa Fulbright ini juga masih dibuka untuk 2018. Fulbright US-ASEAN Visiting Scholar Initiative Program. Kedua beasiswa tersebut memiliki durasi yang singkat. Fulbright US-ASEAN Visiting merupakan kegiatan kunjungan ke Amerika Serikat baik untuk penelitian atau kegiatan profesional lainnya. Program ini berlangsung antara 3 – 4 bulan terkait isu-isu yang relevan dan bermanfaat bagi negara anggota ASEAN. 

Sesuai namanya, program beasiswa Fulbright kunjungan ke AS ini ditujukan bagi pelamar dari 10 negara-negara anggota ASEAN, salah satunya Indonesia. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi uang saku bulanan antara  US $2.710 hingga $3.145 per bulan, tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi, biaya penyisihan $1.250, serta biaya penelitian maupun kualifikasi laboratorium universitas yang diperlukan hingga $3.000.

Kandidat terpilih dapat melakukan penelitian pada bidang-bidang, seperti Pendidikan, Ilmu Lingkungan, Integrasi Pasar Keuangan, Teknologi Pangan, Ilmu Informasi, Jurnalisme, Hukum, Ilmu Politik, Administrasi Publik, Kesehatan Global/Masyarakat, Pekerjaan Sosial, Sosiologi, Statistik, Perdagangan dan Investasi, Fasilitasi Perdagangan, dan TEFL & Linguistik Terapan, dll.

Persyaratan: 
1. Warganegara dan penduduk Indonesia selama proses nominasi dan seleksi
2. Bersedia kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program di Amerika Serikat
3. Dosen universitas, pegawai pemerintah dan kementerian luar negeri, atau staf profesional dari lembaga pemikir atau NGO dari negara-negara ASEAN yang fokus pada isu-isu Amerika – ASEAN.
4. Memiliki catatan prestasi akademis atau profesional yang signifikan
5. Mahir berbahasa Inggris
6. Kondisi kesehatan yang baik, disahkan melalui penyerahan riwayat medis dan pemeriksaan medis sebelum keberangkatan.

Ctt: Tidak memenuhi syarat bagi pelamar yang saat ini sedang mengajar, studi, atau melakukan penelitian di AS, atau telah menerima beasiswa Fulbright dalam lima tahun terakhir. Serta tidak memenuhi syarat jika telah menerima visa J-1 dalam kategori Professor / Research Scholar dalam dua tahun terakhir.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi online
2. Project statement (tiga hingga lima halaman) 
3. Bibliografi (hingga tiga halaman)
4. Curriculum viate (hingga enam halaman)
5. Surat undangan (jika ada)
6. Tiga (3) Surat rekomendasi

Pendaftaran: 
Pertama lengkapi terlebih dahulu formulir aplikasi online di laman: https://iie.embark.com

Selanjutnya pilih “US-ASEAN Fulbright Initiative” pada menu aplikasi online tersebut dan lengkapi informasi yang dibutuhkan.

Setelah melengkapi formulir aplikasi online, jangan lupa print out dan lampirkan bersama dokumen aplikasi lainnya seperti tertera di atas.

Semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan dikirim atau diajukan langsung ke: 

American Indonesian Exchange Program (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel: (021) 579 39 085 ~ 9086

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 1 November 2018. Project yang diusulkan pelamar harus dimulai September 2019 dan berakhir Desember 2019. Pertanyaan terkait aplikasi bisa disampaikan melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau kunjungi laman AMINEF (www.aminef.or.id). 
10/24/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MSc di Delf University of Technology

Universitas Belanda satu ini- Delf University of Technology- menawarkan 3 beasiswa program MSc di tiap fakultas bagi mahasiswa asing yang diterima di kampus mereka. Beasiswa tersebut berupa beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan €950, serta satu kali biaya perjalanan. Selain itu, kandidat penerima beasiswa juga akan mengikuti kegiatan pengembangan diri, workshop dan seminar.

Skema beasiswa ini disediakan Justus & Louise Van Effen Scholarships. Program beasiswa master yang didanai oleh yayasan Justus & Van Effen. Setiap tahun ditawarkan bagi mahasiswa internasional berprestasi yang mengambil program master di Delf University of Technology.

Pelamar yang diterima di program MSc Delf University of Technology akan langsung dipertimbangkan untuk memperoleh beasiswa. Setiap fakultas akan memilih dua orang kandidat terbaik untuk dianugerahi beasiswa tersebut. Jadi, pelamar hanya perlu mendaftarkan diri ke program MSc universitas, tanpa perlu mengajukan aplikasi beasiswa secara terpisah.

Persyaratan:
1. Bergelar sarjana atau bukti yang menunjukkan sedang dalam proses menyelesaikan gelar
2. IPK 3.0/4 atau lebih
3. Mahir berbahasa Inggris. Minimum iBT TOEFL 90 atau IELTS 6.5
4. Membayar biaya pendaftaran kuliah €1205.
5. Memiliki hasil tes GRE untuk mengambil program berikut:
   - Aerospace Engineering
   - Computer Science
   - Embedded Systems
   - Computer Engineering

Simak juga » Beasiswa Endeavour Pemerintah Australia S2, S3, Training

Dokumen yang diperlukan:
1. Fotokopi ijazah sarjana yang telah dilegalisir. Lampirkan juga terjemahan resmi jika tidak menggunakan bahasa Inggris, Prancis, Jerman, atau Belanda.
2. Fotokopi transkrip sarjana yang telah dilegalisir. Lampirkan juga terjemahan resmi jika tidak menggnakan bahasa Inggris, Prancis, Jerman, atau Belanda.
3. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL atau IELTS)
4. Essai dalam bahasa Inggris sekitar 1.000-1.500 kata. Lihat cara menulis essai beasiswa
5. Dua surat rekomendasi dalam bahasa Inggris
6. Curriculum Vitae
7. Fotokopi paspor
8. Bukti pembayaran biaya aplikasi (€120)
9. Bagi pelamar Architecture Urbanism & Building Sciences, Design for Interaction, Integrated Product Design, dan Strategic Product Design diminta untuk mengunggah portofolio digital.
10. Formulir aplikasi beasiswa (unduh)

Pendaftaran:
Pelamar diminta mendaftar secara online ke salah satu program MSc Delf University of Technology dengan menyertakan dokumen aplikasi yang diminta di atas. Bersamaan dengan itu unggah juga formulir aplikasi beasiswa.

Aplikasi Anda sudah harus diterima paling lambat 1 Desember 2018 untuk perkuliahan yang dimulai 2019. Hanya kandidat terpilih yang akan mendapatkan informasi hasil seleksi beasiswa pada Maret 2019. Beasiswa master di Delf University of Tehnology ini dibuka setiap tahun sesuai jadwal penerimaan mahasiswa. Anda juga dapat mengikut untuk periode berikutnya. Pertanyaan bisa disampaikan via email: contactcentre-esa@tudelft.nl
10/18/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi Program D3, S1, S2, Dokter Spesialis

Pendaftaran beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi 2018 kembali dibuka bagi mahasiswa Jambi yang mengambil program gelar D3, S1, S2, dan dokter spesialis. Beasiswa ini disediakan Pemprov Jambi bagi mahasiswa aktif yang saat ini duduk minimal semester II dan memiliki KTP Provinsi Jambi. Sebanyak 100 beasiswa ditujukan bagi mahasiswa D3, 350 beasiswa untuk jenjang S1, 125 beasiswa untuk S2, dan 10 beasiswa bagi mahasiswa dokter spesialis.

Total kuota beasiswa Pemprov Jambi 2018 untuk D3, S1, S2, dan dokter spesialis sebanyak 585 kursi. Penerima beasiswa Jambi ini akan menerima manfaat berupa bantuan dana pendidikan yang akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing peraih beasiswa. Untuk penerima beasiswa jenjang D3 dan S1, masing-masing memperoleh Rp 5 juta, jenjang S2 memperoleh Rp 15 juta, dan dokter spesialis memperoleh Rp 100 juta. Menarik bukan?

Nah, bagi Anda yang berstatus sebagai mahasiswa Jambi dan berniat mengikuti program beasiswa Pemprov Jambi tahun ini, pendaftaran beasiswa sedang dibuka. Selain ketentuan harus memiliki KTP Provinsi Jambi, mahasiswa tentunya juga harus memenuhi persyaratan lain seperti diulas di bawah.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1 2019 Dalam dan Luar Negeri

Persyaratan:
1) Penduduk ber-KTP Provinsi Jambi
2) Mahasiswa aktif (bukan calon mahasiswa) duduk di minimal semester II
3) Meraih Indeks Prestasi paling rendah ; D3 = 3,25, S1 = 3,25, S2 = 3,30, dan Dokter Spesialis = 3,00
4) Akreditasi Program Studi minimal akreditasi B
5) Tidak sedang menerima bantuan pihak lain
6) Belum pernah mendapatkan bantuan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jambi

Dokumen aplikasi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Keluarga (KK)
3. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
4. Transkrip Nilai/Kartu Hasil Studi (Legalisir)
5. Surat Aktif Kuliah
6. Akreditasi Program Studi
7. Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN)
8. Sertifikat Prestasi (Jika memiliki, Jika tidak ada tidak perlu)
9. Fakta Integritas
10. Surat Pernyataan Tidak Sedang Menerima Beasiswa
11. Rencana Penggunaan Dana Beasiswa

Ctt: Untuk dokumen Fakta integritas, Surat Pernyataan Tidak Sedang Menerima beasiswa, dan Rencana Penggunaan Dana Beasiswa, sudah disediakan templatenya. Anda bisa mendownload-nya di akun masing-masing setelah melakukan registrasi online.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S2 2019 - 2020 Terbaru

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Pemprov Jambi dilakukan secara online di laman beasiswa.disdik.jambiprov.go.id

Pendaftaran online dibuka mulai 5 Oktober s/d 5 November 2018. Buat akun terlebih dahulu, kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta. Gunakan email aktif untuk mendaftar. Karena pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan melalui email.

Pengumuman hasil verifikasi Tahap 1 (Berkas) akan disampaikan 14 November 2018 sekaligus penyampaian undangan untuk verifikasi tahap 2 (faktual), di mana pendaftar yang dinyatakan lulus bahan Tahap 1 (berkas) dipanggil oleh Panitia untuk menunjukkan Dokumen ASLI dan membawa tanda bukti Lolos Verifikasi yang telah dikirim melalui Email. Verifikasi Tahap 2 diikuti oleh mahasiswa mulai 19 – 23 November 2018.

Pengumuman penerima beasiswa prestasi dari Pemprov Jambi 2018 yang dinyatakan lolos akan disampaikan pada 26 November 2018.

Simak juga » Beasiswa S3 2019 Dalam dan Luar Negeri

Kontak:
Layanan Informasi Beasiswa
Jl. Jendral Ahmad Yani No. 06
Telanaipura Jambi - 36124
e: admin@beasiswaprovjambi.com
w: beasiswa.disdik.jambiprov.go.id
10/16/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 di Boston University, USA

Ada salah satu beasiswa S1 di Boston University yang terbuka bagi peminat internasional. Trustee Scholarship. Beasiswa ini full tanggungan biaya kuliah serta biaya wajib lainnya yang harus dikeluarkan saat menjalani studi di Boston University, USA. Trustee Scholarship adalah beasiswa berprestasi yang menyasar kandidat-kandidat internasional yang memiliki capaian akademik luar biasa serta memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus.

Penerima Trustee Scholarship dapat memperpanjang beasiswa hingga empat tahun serta terbuka untuk semua jurusan pada program S1 di Boston University. Setiap tahun 20 kuota beasiswa disediakan bagi kandidat internasional yang memenuhi kriteria. Banyak di antara penerima beasiswa merupakan lulusan SLTA dengan nilai sempurna dan biasanya masuk ke dalam 5 – 10 persen siswa terbaik di kelas.

Persyaratan:
1. Memiliki hasil capaian akademik luar biasa
2. Memiliki sudut pandang, keberanian secara intelektual dan kreatif, serta pengalaman dan prestasi luar biasa
3. Memiliki keunikan bagi komunitas kampus yang menawarkan berbagai kesempatan intelektual, budaya, dan sosial

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Dokumen aplikasi:
1. Essay (maksimum 600 kata)
2. Hasil SAT atau ACT Plus Writing
3. Hasil TOEFL atau IELTS (iBT TOEFL minimum 90, IELTS minimum 7.0)

Pendaftaran:
Buatlah essay sebanyak 600 kata atau kurang dengan menjawab pertanyaan yang disediakan berikut (pilih salah satu). Pertanyaan essai dikutip dari laman Boston University (www.bu.edu):

1) The list of works banned throughout history is long and sometimes surprising. Examples include the Bible, King Lear, The Origin of Species, Mein Kampf, Lolita, The Diary of Anne Frank, and The Adventures of Huckleberry Finn. Isaac Asimov wrote: “Any book worth banning is a book worth reading.” Do you agree? Is such censorship ever justified? If so, who or what should determine which books are read and which are forbidden?
2) Economists describe a “moral hazard” as individuals’ tendency to take greater risks when they believe that they will not bear the full cost of their actions. Some may be less careful driving, for instance, if they know that their insurance provider will cover potential accidents, while the uninsured will drive with more caution. A recent study similarly suggests a correlation between greater access to Narcan, the drug used to reverse potentially fatal opioid overdoses, and a rise in the use of opioids. In your opinion, should the concept of moral hazard affect public policy? If so, what are the relevant factors policymakers should consider in assessing questions of public safety and individual responsibility?
3) “The perfect search engine,” Google’s co-founder Sergey Brin has said, “would be like the mind of God.” In your opinion, will science and technology eventually allow us to know all things knowable? Are there limits to what the perfect search engine will reveal, or might it indeed become like the mind of God? 

Selain itu, kirimkan esai singkat tidak lebih dari 300 kata, mengenai pernyataan berikut:

“Something that’s not on the resume.” Give us a glimpse of a passion, dream, or mental pursuit that absorbs and delights you.

Essai tersebut dimuat pada laman aplikasi online sebagai bagian dari pendaftaran di Boston University

Pendaftaran beasiswa tidak membutuhkan aplikasi terpisah. Sehingga pelamar cukup mendaftar ke Boston University dan memilih salah satu program S1 yang diminati. Hanya saja pelamar harus mencermati dokumen pendaftaran yang diminta oleh masing-masing program. Hasil SAT dan TOEFL/IELTS di atas turut dilampirkan bersama dokumen pendaftaran yang diminta lainnya, seperti salinan ijazah dan transkrip, rekomendasi sekolah, salinan paspor, dll.

Pengajuan aplikasi sudah harus dilakukan paling lambat 1 Desember. Mengenai pertanyaan, bisa menghubungi telp. 617-353-2320 atau lihat di laman Boston University (www.bu.edu).
10/15/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya