Beasiswa Indonesia Timur LPDP Program S2, S3 (Maluku, Papua, NTT)

Program beasiswa LPDP yang ditawarkan kini semakin banyak pilihan. Selain Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia dan Beasiswa Reguler, khusus Anda yang berada di wilayah tertentu di Indonesia Timur, kini disediakan Beasiswa Indonesia Timur. Program beasiswa S2 dan S3 baik untuk tujuan studi dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa Indonesia Timur merupakan salah satu pilihan Beasiswa Afirmasi yang ditawarkan LPDP. Sasarannya terbatas. Yakni hanya ditujukan bagi penduduk asli yang berasal dari Provinsi Maluku, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, serta Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Nah, jika Anda termasuk salah satu penduduk asli dari daerah tersebut dan berniat melanjutkan studi melalui program beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Timur yang ditawarkan LPDP 2019 ini sayang untuk dilewatkan. Tentunya kompetisi yang dihadapi tidaklah seketat beasiswa reguler yang menyasar semua kalangan dan wilayah di seluruh Indonesia.

Durasi beasiswa yang diberikan berlangsung maksimal 24 bulan untuk studi magister (S2) dan 48 bulan untuk studi doktoral (S3). Pilihan universitas yang bisa Anda lamar bisa dilihat di Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2019.

Apa saja yang ditanggung oleh Beasiswa Indonesia Timur? Serupa dengan program beasiswa LPDP lainnya, Beasiswa Indonesia Timur juga merupakan beasiswa penuh yang siap menanggung kebutuhan studi Anda. Di antara cakupan beasiswa adalah biaya program pengayaan, dana pendidikan, serta biaya pendukung.

Khusus dana pendidikan, pembiayaan beasiswa meliputi dana pendaftaran, dana SPP, dana tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional, serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Sementara, untuk biaya pendukung meliputi dana transportasi, dana aplikasi visa/residence permit, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta dana keadaan darurat. Menarik sekali bukan?

Ketentuan umum:
1. Beasiswa Indonesia Timur adalah program beasiswa afirmasi program magister dan doktoral yang khusus diberikan untuk Penduduk Asli dari Provinsi Sasaran;
2. Provinsi Sasaran adalah Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, atau Nusa Tenggara Timur;
3. Penduduk Asli adalah penduduk yang merupakan suku asli dari Provinsi Sasaran khusus Papua atau Papua Barat dan masih menetap/tinggal; yang telah menetap sekurang-kurangnya selama 20 tahun dan masih menetap/tinggal di Provinsi Sasaran.

Simak juga » Beasiswa S2 Bidikmisi dan Keluarga Tidak Mampu

Persyaratan:
Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Simak juga » Beasiswa Reguler LPDP Program S2, S3 Studi 2020

Persyaratan khusus:
1. Penduduk Asli, yang dibuktikan dengan:
   a. Surat Keterangan dari Kepala Suku/Lembaga Adat/Lembaga sejenis lainnya khusus bagi Pendaftar dari Papua atau Papua Barat sebagai berikut:
      1) Menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan suku asli Papua atau Papua Barat;
      2) Menyatakan bahwa yang bersangkutan saat ini menetap/tinggal secara permanen dan akan kembali ke daerah setelah selesai studi;
      3) Merekomendasikan bahwa yang bersangkutan layak dan dapat mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Timur; atau
   b. Surat Keterangan dari pemerintah kabupaten atau Kota bagi pendaftar yang bukan suku asli dari Papua atau Papua Barat sebagai berikut:
      1) Menyatakan bahwa yang bersangkutan penduduk asli yang telah menetap sekurang-kurangnya selama 20 tahun terakhir
      2) Menyatakan bahwa yang bersangkutan saat ini menetap/tinggal secara permanen dan akan kembali ke daerah setelah selesai studi;
      3) Merekomendasikan bahwa yang bersangkutan layak dan dapat mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Timur; atau
   c. Surat Keterangan dari pemerintah kabupaten atau Kota bagi pendaftar yang berasal dari provinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku atau Maluku Utara sebagai berikut:
      1) Menyatakan bahwa yang bersangkutan penduduk asli yang telah menetap sekurang-kurangnya selama 20 tahun terakhir;
      2) Menyatakan bahwa yang bersangkutan saat ini menetap/tinggal secara permanen dan akan kembali ke daerah setelah selesai studi;
      3) Merekomendasikan bahwa yang bersangkutan layak dan dapat mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Timur.
2. Menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen).
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar jenjang pendidikan magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   b. Pendaftar jenjang pendidikan Doktoral memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara dan dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   c. Khusus untuk Pendaftar jenjang Doktoral lulusan program magister yang hanya melakukan penelitian dan tidak memiliki IPK (Master by research), wajib melampirkan ijazah, hasil sidang penelitian, dan transkrip nilai (jika ada) kemudian pada aplikasi pendaftaran mengisi nilai IPK minimal 3.00.
   d. Untuk Lulusan Luar Negeri, nilai IPK dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi diunggah/dilampirkan bersamaan dengan transkrip nilai.
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   c. Pendaftar program doktoral dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, IELTS™ 5,0 , TOEIC® 500, atau TOAFL 450.
   d. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500; dan
   e. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
6. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
7. Pendaftar yang telah ditetapkan menjadi penerima Beasiswa Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
8. Apabila penerima beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.
9. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan, yang memenuhi kuliafikasi program doktoral dan dibuktikan dengan LoA Unconditional untuk program doktoral, kemudian mendaftar diaplikasi pendaftaran LPDP untuk program doktoral.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Indonesia Timur dilakukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Anda bisa membuat akun terlebih dahulu sebelum bisa login dan melengkapi formulir dan mengunggah dokumen aplikasi yang diperlukan seperti yang dijelaskan di persyaratan khusus di atas. Yang perlu dipahami bahwa pendaftaran Beasiswa Indonesia Timur 2019 - 2020 hanya dibuka pada tahap II. Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019.

Selanjutnya pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Kemudian diikuti pengumuman hasil seleksi berbasis komputer yang ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi;
   a. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   b. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1) Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2) Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3) Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4) Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      5) Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6) Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
2. Seleksi Berbasis Komputer
   a. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   b. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi:
      1) Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
      2) Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
      3) On the spot essay writting.
   c. BPI Afirmasi Indonesia Timur pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan kehadiran peserta pada Seleksi Berbasis Komputer.
   d. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   e. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
3. Wawancara
   a. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   b. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1) tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2) terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   c. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   d. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   e. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   f. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Program Magister dan Doktoral Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Program Magister Rencana Studi meliputi:
1. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
2. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
3. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
4. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP]

Format Proposal Penelitian (Program Doktoral):
Proposal penelitian meliputi:
1. Judul Penelitian
   Tuliskan judul penelitian
2. Latar Belakang
   Uraikan secara singkat topik isu yang ingin Anda meneliti dan mengapa signifikan untuk Anda teliti.
3. Perumusan Permasalahan (Statement of Problem)
   Uraikan secara singkat apa yang telah Anda ketahui tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlunya Anda meneliti. Tunjukkan bahwa solusi terhadap isu yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga Anda ingin melakuan penelitian.
4. Pertanyaan/Tujuan Penelitian
   Rumuskan tujuan pertanyaan penelitian
5. Kelogisan (Rationale)
   Jelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus penelitian, jelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian.  Jelaskan pula kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.
6. Metode dan Desain
   Jelaskan bagaimana Anda akan mengumpulkan data dan mengapa? Jelaskan mengapa metode ini adalah terbaik untuk mencapai tujuan Anda. Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Cantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.
7. Signifikansi/Manfaat
   Diskusikan, secara umum, bagaimana penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
8. Kesimpulan dan Saran
   Diskusikan, secara umum, bagaimana program penelitian yang Anda usulkan berguna baik secara teoritis maupun praktis.
9. Daftar Pustaka

Informasi terkait Beasiswa Indonesia Timur LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman resmi beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
6/16/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia LPDP Jenjang S2, S3

Program beasiswa LPDP yang ditawarkan satu ini terbilang baru. Ya, Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia. Berbeda dengan Beasiswa Reguler LPDP, beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia hanya menyasar beberapa perguruan tinggi top dunia saja. Jumlahnya sekitar 12 perguruan tinggi saja untuk tahun 2019. Jadi, untuk mendapatkan beasiswa ini, pelamar harus diterima di salah satu universitas terbaik yang telah ditetapkan oleh LPDP tersebut.

Tentu saja Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia dari LPDP ini lebih prestisius, sebab tidak semua pelamar bisa diterima pada perguruan tinggi yang ditetapkan tersebut. Bahkan, untuk mendaftar ke program beasiswa ini, pelamar sudah harus memperoleh Letter of Admission/Acceptance Unconditional pada perguruan tinggi yang dituju dan mengunggahnya ketika mendaftar ke program beasiswa LPDP.

Pelamar Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia terbuka bagi semua warganegara Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang master (S2) maupun doktoral (S3). Beasiswa yang disediakan merupakan beasiswa penuh yang menyediakan berbagai kebutuhan mahasiswa selama studi. Di antara yang dicakup beasiswa adalah dana pendidikan yang terdiri dari dana pendaftaran, dana SPP, dana tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Kemudian diberikan bantuan biaya pendukung yang meliputi dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta dana keadaan darurat.

Daftar Perguruan Tinggi Tujuan:
1. California Institute of Technology (Caltech)
2. Columbia University
3. Cornell University
4. ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology
5. Harvard University
6. Johns Hopkins University
7. Massachusetts Institute of Technology (MIT)
8. Princeton University
9. Stanford University
10. University of Cambridge
11. University of Oxford
12. Yale University

Simak juga » Beasiswa Reguler LPDP Program S2 dan S3

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 5 (lima) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Persyarat khusus:
1. Memiliki dan menyampaikan LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia.
2. Tidak ada syarat minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), namun tetap harus mengunggah dokumen transklrip nilai pada aplikasi pendaftaran.
3. Menyampaikan silabus perkuliahan sesuai dengan program studi dan LoA Unconditional.
4. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
5. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran, sebagai berikut:
   a. pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 35 (tiga puluh lima) tahun.
   b. pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun.
6. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; IELTS™ 6,5; TOEIC® 800;
   b. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; IELTS™ 7,0; TOEIC® 850;
7. Pendaftar yang telah ditetapkan menjadi Penerima Beasiswa wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Untuk jenjang magister paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
   b. Untuk jenjang doktoral, paling lama 60 (enam puluh) bulan.
8. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 60 (enam puluh) bulan untuk program doktoral, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.

Simak juga » Beasiswa S2 Bidikmisi dan Keluarga Tidak Mampu

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Silakan buat akun terlebih dahulu, kemudian isi formulir beasiswa dan lengkapi dokumen aplikasi seperti yang diminta di persyaratan di atas.

Pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia 2019 – 2020 untuk tahap I dibuka mulai 10 Mei s/d 31 Mei 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 14 Juni 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 24 Juni - 5 Juli 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 12 Juli 2019. Sedangkan seleksi wawancara 1 akan diselenggarakan 17 Juli - 1 Agustus 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara 1 yakni 7 Agustus 2019. Selanjutnya seleksi wawancara II digelar 12 Agustus - 6 September 2019. Pengumuman hasil seleksi wawancara II pada 16 September 2019.

Kemudian untuk pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi;
   a. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   b. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1) Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2) Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3) Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4) Khusus untuk BPI Peringkat Utama Dunia yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta wawancara.
      5) Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6) Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

2. Wawancara
   a. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   b. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1) tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2) terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   c. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   d. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   e. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   f. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.   

Informasi terkait beasiswa LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
5/26/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa hari lalu program beasiswa Bidik Misi S2 atau Beasiswa Alumni Bidikmisi sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1 dan lulus sarjana dalam dua tahun terakhir. Sekaligus memberi kesempatan bagi mereka dari keluarga tidak mampu (miskin) untuk memberoleh beasiswa S2, meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi. Keduanya ditawarkan pada program yang berbeda, yaitu Beasiswa Alumni Bidikmisi dan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi. Kedua program beasiswa ini tertera dalam Beasiswa Afirmasi LPDP.

Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa S2 Bidik Misi dan beasiswa S2 bagi keluarga tak mampu, di bawah ini dijelaskan prosesnya. Namun, ada yang perlu dicatat jika Anda mengajukan beasiswa S2 Bidik Misi dan keluarga miskin. Yakni, IPK yang diraih minimum 3.5.

Beasiswa tersebut diberikan penuh. Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan kedatangan, dana keadaan darurat, dll.

Program Beasiswa Alumni Bidikmisi dan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi diberikan untuk jenjang pendidikan magister satu gelar (single degree) dengan lama studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan baik dalam negeri atau luar negeri. Pelamar dapat memilih 3 (tiga) perguruan tinggi tujuan yang berbeda sesuai dengan tujuan Dalam Negeri atau Luar Negeri dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun.

Kemudian pendaftar yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa wajib menyerahkan 1 (satu) LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan dan tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi tujuan.

Simak juga » Beasiswa 2019 - 2020 Program S1, S2, S3

Beasiswa Alumni Bidikmisi
Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister baik di perguruan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zatnarkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
11. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
12. Menulis proposal studi.

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2019 - 2020

Persyaratan Khusus:
1. Alumni Bidikmisi yang telah lulus jenjang pendidikan sarjana dengan jangka waktu kelulusan paling lama 2 (dua) tahun dari tahun kelulusan strata satu;
2. Melampirkan surat keterangan atau surat keputusan penerima beasiswa Bidikmisi yang dikeluarkan oleh kementerian atau perguruan tinggi terkait.
3. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun;
5. Ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 3.50 pada skala 4.0 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir;
6. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOAFL dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6.0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500.
   c. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
7. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
8. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan;
9. Apabila Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.

Simak juga » Beasiswa Kuliah S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Beasiswa Prasejahtera Berprestasi:
Persyaratan umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi.

Persyaratan khusus:
1. Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan:
   a. Kartu Keluarga yang terbaru;
   b. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
   c. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
   d. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata-rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000
2. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun;
4. Ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 3.50 pada skala 4.0 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir;
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau lembaga bahasa arab (khusus TOAFL) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500.
   c. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
6. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam.
7. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan;
8. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister, wajib melapor kepada LPDP dan menerima keputusan LPDP.

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa Alumni Bidikmisi dan beasiswa Prasejahtera Berprestasi LPDP diajukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Anda dapat membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut jika belum pernah mendaftar sebelumnya.

Jika ingin mengajukan beasiswa Bidikmisi S2 atau Keluarga Tidak Mampu, pelamar dapat memilih Beasiswa Afirmasi pada saat mengisi formulir LPDP. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunggah dokumen persyaratan yang ditetapkan.

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2019 untuk Beasiswa Alumni Bidikmisi dan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi tahap I dibuka mulai 10 Mei s/d 31 Mei 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 14 Juni 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 24 Juni - 5 Juli 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 12 Juli 2019. Sedangkan seleksi wawancara 1 akan diselenggarakan 17 Juli - 1 Agustus 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara 1 yakni 7 Agustus 2019. Selanjutnya seleksi wawancara II digelar 12 Agustus - 6 September 2019. Pengumuman hasil seleksi wawancara II pada 16 September 2019.

Selanjutnya untuk pendaftaran Beasiswa Beasiswa Alumni Bidikmisi dan Beasiswa Prasejahtera Berprestasi LPDP tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi:
Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

Rencana Studi meliputi:
1. Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
2. Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
3. Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
4. Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP
 
Proses seleksi:
A. Seleksi Administrasi;
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      d. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
      e. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      f. Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
   2. Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi :
      a. Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum; dan
      b. Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian;
   3. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
   5. Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.
C. Wawancara
   1. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   2. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      b. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   3. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   4. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   5. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   6. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Mengenai pertanyaan terkait BPI Program Afirmasi tersebut dapat menghubungi email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui call center LPDP di 1500652. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP. Semoga berhasil!
5/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2019 – 2020

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2019, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2019

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2019 – 2020 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri 2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Dokter Spesialis 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Peringkat Utama Dunia 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)
5/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP | Beasiswa S3 LPDP | 2019

Akhirnya kabar yang ditunggu ini muncul juga. Beasiswa LPDP 2019 kini resmi dibuka. LPDP menyediakan beasiswa S2, beasiswa S3 dan sejumlah program beasiswa menarik lainnya. Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati adalah Beasiswa Reguler untuk umum.
5/05/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ADik Ristekdikti Lulusan SMA/SMK/MA Daerah 3T, Papua, TKI

Program beasiswa afirmasi pendidikan tinggi (ADik) Kementerian Ristekdikti kembali dibuka tahun 2019. Beasiswa ADik menyasar siswa lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di tanah air, baik PTN maupun PTS.  Beasiswa ADik sendiri merupakan program beasiswa khusus yang menyasar lulusan-lulusan SLTA yang berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), kemudian Papua dan Papua Barat, serta anak-anak TKI dari wilayah perbatasan.

Penerima beasiswa ADik akan memperoleh sejumlah fasilitas yang disediakan oleh Ristekdikti, di antaranya biaya pendidikan, biaya hidup, serta pembinaan atau pembimbingan belajar secara khusus agar mahasiswa peserta program beasiswa ADik bisa menyelesaikan pendidikan tinggi dengan tuntas dengan hasil yang baik di perguruan tinggi pilihan.

Beasiswa ADik 2019 sendiri dibagi dalam dua kuota, untuk mereka yang berasal dari wilayah 3T dan anak TKI, kuota beasiswa yang disediakan sebanyak 800 beasiswa. Mereka yang berhak memperoleh beasiswa ini adalah siswa yang berasal dari kabupaten/kota 3T, penerima ADEM 3T, serta anak TKI yang berlokasi di daerah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya untuk kuota kedua, beasiswa ADik diperuntukkan bagi pelamar yang berasal dari daerah Papua dan Papua Barat sebanyak 1000 beasiswa. Mereka yang berhak memperoleh beasiswa ini adalah siswa yang berasal dari Papua, Papua Barat, wilayah 3T Papua dan Papua Barat, serta penerima program ADEM.

Persyaratan:
1. Berasal dari daerah Papua dan Papua Barat, daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T), serta anak TKI dari wilayah perbatasan.
2. Memilih Perguruan Tinggi di luar provinsi asal atau domisili.
3. Siswa yang telah lulus pada tahun 2018 dan siswa yang akan lulus pada tahun 2019.

Jalur Penerimaan Peserta Program ADik:
1. Jalur SNMPTN : Peserta lulus SNMPTN
2. Jalur SBMPTN : Peserta SBMPTN
3. Jalur POLTEK : Peserta lulus PMDK-PN dan Peserta UMPN
4. Jalur TES ADik : Peserta Tes ADik

Daftar perguruan tinggi:
1. Daftar PTS Penyelenggara ADik Tahun 2019 (Unduh)
2. Daftar PTN Penyelenggara ADik Tahun 2019 (Unduh)

Pendaftaran:
1. Bagi Peserta LULUS SNMPTN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)
2. Bagi Peserta SBMPTN dan UMPN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id). Untuk peserta SBMPTN wajib menyertakan nilai UTBK. Bagi yang lulus SBMPTN dan UMPN akan diikutsertakan sebagai calon peserta program ADik sesuai dengan program studi yang dipilih pada SBMPTN dan UMPN.
3. Bagi Peserta LULUS PMDK-PN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)
4. Peserta Tes ADik didaftarkan oleh pemerintah daerah (kabupaten/kota) ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Jadwal pendaftaran dan Tes UTBC (ujian tulis berbasis cetak):
1. Pendaftaran melalui sistem ADik : 29 April – 30 Mei 2019
2. Tes UTBC ADik : 18 Juni 2019
Hanya peserta jalur Tes ADik yang didaftarkan oleh pemerintah daerah (kabupaten/kota) ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id) yang mengikuti UTBC.
• Untuk wilayah 3T, masing-masing kabupaten/kota menyiapkan maksimum 40 peserta UTBC yang telah didaftarkan secara online di sistem ADik.
• Untuk wilayah Papua dan Papua Barat sesuai dengan jumlah peserta UTBC yang telah didaftarkan oleh pemerintah daerah.
• Untuk Program ADEM, sesuai dengan jumlah peserta UTBC yang telah didaftarkan oleh koordinator sekolah.
• Untuk Program ADik TKI, sesuai dengan jumlah peserta UTBC yang telah didaftarkan oleh Atase Pendidikan KBRI KL.

Seleksi:
Untuk menentukan penerima beasiswa ADik, hasil UTBC ADik dan pendaftar jalur SNMPTN, SBMPTN serta PMDK-PN akan diseleksi oleh Panitia Seleksi dari unsur Ditjen Belmawa dan Perguruan Tinggi.

Kontak:
1. Guruh Pratama Kurniawan (HP: 081283355411)
2. Andi Ilham Makhmud (HP: 081337251968)
3. Email: kk.ditmawa@ristekdikti.go.id
w: https://belmawa.ristekdikti.go.id
5/04/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Italia 2019 – 2020 Jenjang S2, S3 dan Riset

Penawaran Beasiswa Pemerintah Italia mungkin tak seramai beasiswa Pemerintah Inggris atau beasiswa Pemerintah Jerman yang memiliki peminat banyak setiap tahunnya. Tapi, negeri Pisa ini juga tak mau kalah menawarkan program beasiswa bagi mahasiswa luar negeri yang ingin lanjut studi di Italia. Pelamar dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan untuk mendapatkan beasiswa Pemerintah Italia 2019 – 2020 ini.

Melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Italia (MAECI), beasiswa diberikan dalam bentuk hibah yang nantinya dapat dipergunakan untuk membiayai studi master (S2), PhD (S3), kuliah di sekolah tinggi kesenian, musik, dan dance (AFAM), serta riset singkat yang berlangsung di universitas-universitas Italia atau lembaga-lembaga riset. Selain itu tersedia juga program pelatihan bahasa dan kebudayaan Italia untuk beberapa bulan.

Penerima beasiswa Pemerintah Italia ini akan mendapatkan tunjangan sebesar 900 Euro setiap bulan yang dibayarkan langsung ke rekening bank Italia mereka. Selain tunjangan bulanan, juga disediakan asuransi kesehatan dan kecelakaan dari MAECI selama durasi program beasiswa. Tidak itu saja penerima beasiswa dapat dibebaskan dari biaya pendaftaran dan biaya kuliah. Tergantung kebijakan dari universitas.

Beasiswa S2, S3, kuliah seni, dan riset diberikan selama 6 bulan atau 9 bulan. Beasiswa dapat diperpanjang kembali dan diusulkan di tahun berikutnya dengan melihat kinerja akademik atau capaian prestasi yang diraih. Untuk beasiswa kursus bahasa dan kebudayaan Italia durasi beasiswa berlangsung selama 3 bulan.

Persyaratan:
1.Aplikasi hanya bisa diajukan oleh mahasiswa asing yang tidak menetap di Italia dan oleh warganegara Italia yang tinggal di luar negeri (IRE) serta memenuhi syarat akademik yang diperlukan untuk mendaftar ke universitas/institut Italia
2. - Pelamar jenjang master, perguruan tinggi program Seni, Musik, dan Dance (AFAM), atau kursus bahasa dan kebudayaan Italia, usia tidak boleh lebih dari 28 tahun hingga deadline pendaftaran, kecuali perpanjangan (beasiswa).
   - Pelamar program PhD usia tidak boleh lebih dari 30 tahun hingga batas deadline, kecuali perpanjangan
   - Pelamar proyek riset di bawah asuhan akademik tidak boleh lebih dari 40 tahun hingga batas deadline.
3. Pelamar harus menyertakan sertifikat kemahiran dalam bahasa Italia. Syarat level minimum adalah B2 dalam Kerangka Acuan Umum Eropa untuk Bahasa (CEFR)

Bukti keterampilan bahasa Italia tidak diperlukan untuk perkuliahan yang menggunakan bahasa Inggris.

Baca juga » Beasiswa S1dan S2 di K'ARTS Korea

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Pemerintah Italia 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman Study in Italy. Anda bisa melengkapi formulir pendaftaran dan mengajukan aplikasi secara online. Teknisnya tertera di panduan. Batas pendaftaran adalah 30 Mei 2019

Aplikasi akan dinilai oleh komite yang ditunjuk oleh Kedutaan Italia di negara asal pelamar. Pihak kedutaan nantinya akan mengumumkan hasil seleksi serta para pemenang beasiswa.
5/03/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 International Water Center (IWC) Ditanggung Full

Tiap tahun program beasiswa S2 yang diberi nama IWC Maters Scholarships ini dibuka bagi pelajar internasional. Penyedianya adalah International Water Center (IWC), sebuah organisasi di Australia yang bekerja pada penelitian, pendidikan, serta jasa ahli di bidang manajemen air terpadu. Tahun 2019, IWC menyediakan dua jenis beasiswa yang bisa dilamar. Pertama adalah beasiswa Tipe A dan kedua beasiswa Tipe B. Keduanya berbeda. Selain dari jumlah beasiswa yang diterima, calon kandidat juga ditentukan asal negaranya.

Beasiswa Tipe A nilainya AU$95,564 (± Rp 956 juta), sedangkan beasiswa Tipe B sebesar AU$58,989 (± Rp 590 juta). Dari dua jenis beasiswa yang disediakan IWC, pelamar Indonesia bisa melamar ke beasiswa Tipe A. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh. Mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket pp, layanan mahasiswa dan biaya amensti, biaya visa, serta asuransi kesehatan untuk mahasiswa asing.

Beasiswa S2 IWC ditujukan bagi pelamar yang ingin mengambil program Master of Integrated Water Management (MIWM) di Griffith University, Australia yang dimulai pada trimester 1 (Februari) 2020 dan berakhir pada trimester 1 (Juli) 2021.

Persyaratan:
1. Telah menyelesaikan program gelar S1 di bidang studi yang berkaitan pada perguruan tinggi yang diakui secara internasional
2. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua tahun (digaji maupun sukarela) yang berhubungan dengan program
3. Mahir dalam bahasa Inggris (IELTS minimum 6.5, pBT TOEFL  575 atau iBT TOEFL 79, atau Pearson PTE 58)
4. Pelamar beasiswa harus memperoleh tawaran penerimaan (offer of admission) full pada program MIWM dari Griffith University untuk dipertimbangkan pada seleksi beasiswa.

Dokumen aplikasi:
1. Resume/CV terbaru
2. Dua surat referensi dari profesional atau akademik. Surat referensi harus terbaru dalam dua tahun terakhir.

Simak juga » Beasiswa di Australia Terbaru

Pendaftaran: 
Sebelum mendaftar ke program beasiswa IWC 2020, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke Griffith University untuk memperoleh tawaran penerimaan. Biaya pendaftaran ke kampus tersebut sebesar $50.

Setelah mendaftar ke kampus tersebut, selanjutnya Anda bisa mendaftar beasiswa IWC Masters Scholarships secara online dengan melengkapi formulir aplikasi beasiswa yang disediakan. Pendaftarannya dibuka mulai 1 Mei s/d 1 Agustus 2019. Unggah juga dokumen aplikasi yang diminta di atas di laman tersebut.

Selanjutnya para kandidat nantinya akan dilakukan pemeringkatan sambil memastikan mereka sudah memperoleh full offer of admission dari Griffith University paling lambat 16 September 2019. Hanya mereka yang sudah diterima kuliah yang nantinya akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa IWC.

Kandidat yang sukses terpilih beasiswa ini akan diberitahukan pada 2 Oktober 2019 melalui email. Email pemberitahuan disampaikan melalui education@watercentre.org

Semoga berhasil!

Kontak:
Sir Samuel Griffith Centre (N78_3.28)
Griffith University, 170 Kessels Road, Nathan QLD 4111
Email: admin@watercentre.org
Phone: +61 7 3735 9137
Web: www.watercentre.org
5/02/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ASEAN untuk Indonesia di Singapura

Singapura memiliki beragam pilihan beasiswa yang tersedia bagi pelajar Indonesia. Tidak saja jenjang perguruan tinggi, bahkan untuk tingkat SMP – SMA, negeri Singa ini juga royal memberikan beasiswa. Salah satu yang cukup rutin ditawarkan adalah ASEAN Scholarships for Indonesia. Beasiswa ASEAN yang ditawarkan langsung Kementerian Pendidikan Singapura.

Seperti periode sebelumnya, beasiswa ASEAN untuk Indonesia disediakan bagi para pelajar yang saat ini duduk di bangku SMP (Secondary School) dan akan melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMA (Pre University) di Singapura. Pendidikan jenjang SMP – SMA ini akan dimulai pada tahun akademik 2020.

Penerima Beasiswa ASEAN 2020 akan diberikan beasiswa penuh yang mencakup tunjangan tahunan. Di periode sebelumnya sebesar S$ 2.200 (± Rp 21 juta) untuk Secondary dan S$ 2.400 (± Rp 23 juta) untuk Pre University.  Kemudian disediakan fasilitas asrama, tunjangan penyesuaian sebesar S$ 400 (± Rp 3,9 juta) yang diberikan saat pertama kali tiba, tiket penerbangan kelas ekonomi ke Singapura, tanggungan biaya sekolah, tanggungan biaya ujian GCE O-level dan A-level, serta subsidi fasilitas kesehatan dan asuransi kecelakaan. Tentunya, pendidikan juga akan berlangsung di sekolah-sekolah berkualitas di Singapura.

Beasiswa akan diberikan selama empat tahun. Dua tahun pertama untuk mengambil/penyetaraan secondary school dan dua tahun berikutnya untuk pre university di junior college Singapura. Sistem pendidikan Singapura memang sedikit berbeda. Secondary school berlangsung 4-5 tahun, sementara pre university hanya dua tahun.

Para penerima beasiswa SMP – SMA 2020 di Singapura akan memulai sekolah di tingkat secondary 3 atau kelas 3 SMP. Setelah menyelesaikan tingkat empat diikuti dengan ujian GCE O-level. Selanjutnya masuk ke pre university. Setelah dua tahun menjalani pre university diikuti ujian GCE A-level.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia
2. Lahir antara 2003 sampai 2005
3. Duduk di kelas 3 SMP 2019 dan telah mengikuti ujian akhir nasional (UAN)
4. Memiliki prestasi cemerlang di sekolah
5. Mahir berbahasa Inggris dan berperan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Informasi yang diperlukan:
1. Latar belakang pendidikan
2. Hasil ujian dua tahun terakhir
3. Latar belakang keluarga
4. Prestasi luar biasa yang diperoleh dua tahun terakhir
5. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dua tahun terakhir

Pendaftaran:
Pelamar yang ingin mendaftar Beasiswa ASEAN 2020 di Singapura bisa mengajukan permohonan secara online mulai 24 Mei s/d 28 Juni 2019. Buat akun di laman ASEAN Scholarships sebelum mengajukan aplikasi. Siapkan informasi yang dibutuhkan di atas saat melengkapi aplikasi online.

Bagi kandidat yang masuk pemeringkatan akan berkesempatan untuk mengikuti tes dan wawancara. Pemberitahuan tersebut akan disampaikan paling lambat satu minggu sebelum tes berlangsung. Kegiatan tes dan wawancara untuk menjaring kandidat dilakukan di beberapa kota, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Singapura.

Jadwal Beasiswa ASEAN 2020:
Periode aplikasi                 : 24 Mei – 28 Juni 2019
Seleksi tes                         : Awal Agustus 2019
Seleksi wawancara            : pertengahan September 2019
Pengumuman pemenang     : Akhir September 2019
Kedatangan ke Singapura  : Akhir Oktober 2019

Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan beasiswa ASEAN di Singapura bisa disampaikan melalui pusat layanan customer +65 6872 2220 atau kunjungi laman ASEAN Scholarships (www.moe.gov.sg). Semoga berhasil!
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Jerman Full untuk Indonesia

Bila Anda salah satu yang mengincar beasiswa S2 di Jerman yang ditanggung full, program beasiswa ini mungkin cocok untuk Anda. Namanya Master’s Scholarships for Public Policy and Good Governance atau sering disingkat dengan beasiswa PPGG. Dikenal juga dengan Helmut-Schmidt-Programme. Beasiswa ini salah satu program rutin yang ditawarkan Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD) dan Indonesia menjadi bagian dari sasaran pemberian beasiswa.

Beasiswa PPGG 2020 memberikan kesempatan untuk mengambil gelar S2 di bidang kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Beasiswa ini bisa dilamar bagi mereka yang belum memiliki pengalaman kerja profesional ataupun yang sudah bekerja dan berada di jenjang karir profesional menengah. Pelamar yang bisa mendaftar adalah para lulusan S1/sederajat di bidang ilmu sosial, ilmu politik, hukum, ekonomi, dan administrasi publik.

Kandidat yang dicari adalah para lulusan sarjana dengan hasil prestasi memuaskan serta bersedia berkontribusi secara aktif pada pembangunan sosial dan ekonomi di negara asalnya. Perkuliahan akan dimulai pada September atau Oktober 2020.

Apa saja yang disediakan Beasiswa PPGG DAAD 2020 ini? Penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan bulanan sebesar 850 Euro (± Rp 14,3 juta), asuransi kesehatan di Jerman, Kemudian juga diberikan tunjangan perjalanan, subsidi studi dan riset, subsidi sewa bulanan, termasuk tunjangan keluarga jika memenuhi syarat. Yang menarik juga, penerima beasiswa S2 Jerman ini akan dibebaskan dari biaya pendidikan dari delapan pilihan universitas yang ditetapkan Helmut-Schmidt-Programme.

Sebelum menjalani program master, penerima beasiswa terlebih dahulu akan menjalani kursus bahasa Jerman selama enam bulan yang dimulai April – September 2020. Kursus bahasa Jerman tersebut berlangsung di salah satu institusi di Jerman (bukan di universitas) dan berlaku bagi semua penerima beasiswa, baik mereka yang mengambil kuliah dengan bahasa pengantar Inggris atau Jerman. Selain itu, kandidat juga ditawarkan bimbingan khusus di institusi yang dipilih dan dibiayai oleh DAAD.

Persyaratan:
1. Capaian hasil studi sejauh ini
2. Memiliki pengetahuan bahasa Inggris atau Jerman
3. Keterlibatan di bidang sosial dan politik
4. Penjelasan yang meyakinkan terkait subjek serta motivasi pribadi untuk studi di Jerman dan manfaat yang diharapkan setelah kembali di negara asal
5. Gelar terakhir yang diperoleh selambatnya enam tahun sebelum permohonan beasiswa
6. Tidak berlaku bagi pelamar yang telah tinggal di Jerman lebih dari 15 bulan  pada saat pendaftaran

Ctt: Semua perkuliahan master memiliki persyaratan tambahan lebih lanjut yang harus dipenuhi pelamar

Simak juga » Beasiswa S2 Luar Negeri untuk Indonesia

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi DAAD (unduh)
2. Motivation letter yang ditandatangani berisi deskripsi singkat tentang akademik atau profesi pelamar dan alasan pribadi memilih program beasiswa ini serta universitasnya. Maksimum dua halaman
3. Curriculum Vitae (CV) lengkap ditandatangani
4. Salinan ijazah terakhir (penjelasan tentang sistem penilaian harus disertakan)
5. Salinan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat kemampuan bahasa (Jerman dan/atau Inggris)
7. Satu surat rekomendasi dari profesor universitas atau pimpinan tempat kerja dilengkapi dengan tandatangan, kop surat resmi, dan cap

Pendaftaran:
Aplikasi beasiswa DAAD dikirimkan langsung oleh pelamar ke program master dari universitas yang diminati. Bisa menggunakan bahasa Jerman atau Inggris. Jika dokumen aplikasi tidak ditulis dalam bahasa tersebut silakan lampirkan terjemahan resminya menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau dari kampus.

Pelamar diperbolehkan mengirimkan aplikasi beasiswa hingga dua universitas sekaligus (tertera di bawah) dengan program studi berbeda. Ada delapan universitas Jerman yang berpartisipasi. Di formulir aplikasi nanti sebutkan prioritas studi pertama dan kedua. Kemudian kirimkan formulir aplikasi beserta dokumen lainnya tersebut ke masing-masing universitas yang dilamar.

Deadline ditetapkan masing-masing program master yang dilamar, antara 1 Juni - 31 Juli 2019. Bisa dilihat di website tertera.

Nantinya usulan pihak unveristas yang masuk ke pihak DAAD akan diseleksi kembali dan kandidat akan dihubungi langsung oleh pihak DAAD untuk mengunggah kembali aplikasi lengkap beasiswa PPGG ke Portal DAAD. Pastikan Anda tetap memiliki salinan dari tiap dokumen dalam format PDF untuk diunggah nantinya.

Setelah proses seleksi dilakukan, hasilnya akan diberitahu ke semua pelamar paling lambat akhir Desember 2019. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.daad.de.

Program master serta alamat website aplikasi:
1. Hertie School of Governance, Berlin: Master of Public Policy (MPP)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
http://www.hertie-school.org/mpp/
Pendaftaran online:
https://www.hertie-school.org/admissions/
Email: grad-admissions@hertie-school.org
Kontak: Mr. Patrick Sullivan

2. Universität Duisburg-Essen: Master of Development and Governance
Pengantar: Bahasa Inggris, durasi program: 2 semester
Pendaftaran online:
http://www.ma-dev-gov.de
Email: ma-devgov@uni-due.de
Kontak: Mr. Georg Lammich

3. Willy Brandt School of Public Policy at the University of Erfurt: Master of Public Policy (MPP)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
www.brandtschool.de/master-program/helmut-schmidt-programme
Email: admissions-mpp@uni-erfurt.de
Kontak: Mr. Florian Heintze

4. Leuphana Universität Lüneburg: Public Economics, Law and Politics (PELP)
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.leuphana.de/en/graduate-school/master/course-offerings/public-economics-law-politics/ppgg.html
Email: ppgg@leuphana.de
Kontact: Ms. Sarah Bich

5. Hochschule Osnabrück: Management in Non-Profit-Organisationen
Pengantar: Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.hs-osnabrueck.de/de/studium/studienangebot/master/management-in-nonprofit-organisationen-ma/helmut-schmidt-programm-daad-stipendium/
Email: ppgg@hs-osnabrueck.de
Kontak: Mr. Heiko Reinert

6. Universität Osnabrück: Master of Democratic Governance and Civil Society
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
https://www.sozialwissenschaften.uni-osnabrueck.de/international_students/helmut_schmidt_programme_hsp.html
Email: hsp@uni-osnabrueck.de
Kontak: Prof. Ulrich Schneckener

7. Universität Passau: Master of Governance and Public Policy
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
http://www.uni-passau.de/en/study/study-options/degrees/masters/ma-mediacomm/ma-govern/daad-scholarship-ppgg
Email: information.ppgg@uni-passau.de
Kontak: Mr. Thomas Eibl

8. Universität Potsdam: Master of Public Management (MPM)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 2 semester
Pendaftaran online:
https://www.up-transfer.de/en/executive-education/master-of-public-management-daad-ppgg-scholarship/
Email: info@ppgg.mpm-potsdam.de  
Kontak: Ms. Stefanie Uhde
4/29/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program Talent Scouting Kemenristek Dikti untuk Dosen PTN/PTS

Kementerian Ristek Dikti kembali membuka Program Talent Scouting untuk para dosen perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) yang ingin melanjutkan studi S3 di luar negeri. Program Talent Scouting 2019 ini akan diselenggarakan selama tiga hari. Para peserta nantinya akan mendapatkan berbagai pembekalan, terutama terkait studi S3 yang berlangsung di luar negeri. Bimbingan yang diperoleh nanti di antaranya cara mencari dan mendapatkan perguruan tinggi di luar negeri, menyusun proposal penelitian, serta menambah wawasan mengenai teknik dan strategi mendapatkan beasiswa serta kiat sukses menempuh studi di luar negeri.

Peserta yang diterima di Program Talent Scouting Kemenristek Dikti akan mendapatkan tanggungan biaya penginapan serta konsumsi selama berlangsungnya kegiatan. Sementara, biaya lain seperti transportasi ditanggung sendiri oleh peserta.

Persyaratan:
1. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) bagi pendidik tetap PTN/PTS
2. Usia tidak lebih dari 47 tahun pada saat mendaftar program Talent Scouting
3. Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dengan nilai TOEFL minimal 550 atau IELTS minimal 5,5
4. Belum memiliki gelar atau tidak sedang melanjutkan studi jenjang doktor (S3)
5. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi di luar negeri (jika ada)
6. Memiliki draf proposal penelitian yang akan dibahas dan dievaluasi
7. Mendapatkan ijin tertulis untuk mengikuti program Talent Scouting dari pimpinan perguruan tinggi asal selama 3 (tiga) hari sesuai dengan jadwal yang akan ditentukan
8. Bersedia mengikuti pelatihan Talent Scouting selama 3 (tiga) hari

Simak juga » Program Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Permohonan pengajuan Program Talent Scouting 2019 dilakukan secara online di laman http://beasiswa.ristekdikti.go.id/talentscouting/ mulai 1 April s/d 30 April 2019.

Calon peserta yang memenuhi syarat akan diundang untuk mengikuti kegiatan Talent Scouting. Peserta dapat memantau pengumuman undangan Talent Scouting di laman http://sumberdaya.ristekdikti.go.id.

Peserta yang diundang dimohon dapat hadir tepat pada waktunya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dengan membawa:
1. Laptop
2. Surat tugas dari Pimpinan Perguruan Tinggi asal
3. Sertifikat bahasa Inggris (TOEFL ITP atau IELTS) yang memenuhi syarat dan masih berlaku
4. LoA dari Perguruan Tinggi di luar negeri (jika ada)
5. Draf proposal penelitian

Kontak:
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Jl. Raya Jenderal Sudirman, Pintu Satu, Senayan, Jakarta 10270
Telp. (021) 57946100 / fax (021) 57946052
4/27/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di University of West London, UK Program S1 dan S2

Seperti umumnya kebanyakan universitas di Inggris, mereka seringkali menawarkan beasiswa mandiri yang ditujukan bagi pelamar-pelamar internasional yang ingin mengenyam studi di kampus mereka. Salah satunya University of West London (UWL) yang berada di pusat Kota London, Inggris ini. University of West London membuka beasiswa S1 dan beasiswa S2 melalui program International Ambassador Scholarships.

Beasiswa ini bisa dilamar bagi kandidat internasional semisal dari Indonesia. Beasiswa Ambassador merupakan beasiswa parsial atau parohan. Nilainya sebesar £5.000 dalam bentuk diskon biaya kuliah pada tahun pertama studi di University of West London. Selain mendapatkan beasiswa, kandidat terpilih juga akan menjadi duta kampus yang nantinya ikut membantu mempromosikan University of West London.

Ada 50 kuota beasiswa tersedia untuk tahun akademik 2019 – 2020 yang dimulai pada September 2019. Jika berminat, Anda bisa menyimak beberapa persyaratan yang ditetapkan pihak universitas seperti tertera di bawah.

Persyaratan:
1. Menunjukkan antusias serta kemampuan untuk menjadi duta mahasiswa internasional yang istimewa
2. Memperoleh tawaran tempat (offer) untuk kuliah S1 atau S2 penuh waktu di UWL yang studi mulai September 2019.
3. Mahasiswa luar negeri yang membiayai diri sendiri sepenuhnya untuk biaya kuliah

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Sebelum mengajukan beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke salah satu program di University of West Lonon untuk jenjang S1 atau S2. Dapat dilihat di: www.uwl.ac.uk/international/welcome-to-london

Beasiswa terbuka untuk semua jurusan penuh waktu di UWL. Setelah memperoleh tawaran tempat secara resmi dari pihak kampus, selanjutnya bisa mendaftar beasiswa.

Caranya cukup lengkapi formulir aplikasi dari UWL (Unduh). Kemudian kirim ke email: int.app@uwl.ac.uk

Formulir aplikasi lengkap tersebut diterima paling lambat 30 Juni 2019. Hasil seleksi akan diumumkan 14 hari setelah deadline berakhir dan diberitahukan kepada penerima beasiswa melalui email. Semoga berhasil!
4/26/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Ini Beasiswa D2, D3, S1 ke Jepang 2020 (Full)

Monbukagakusho belakangan ini semakin populer. Ya, beasiswa Pemerintah Jepang tersebut menyediakan berbagai jenis beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa di Tanah Air. Tidak hanya level pascasarjana, tapi juga beasiswa diploma, sarjana, hingga training. Salah satunya beasiswa yang ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat ini.

Melalui kedutaan besarnya di Indonesia, Jepang menyediakan beasiswa D2, D3, hingga S1 bagi lulusan SMA/SMK/sederajat. Beasiswa keberangkatan 2020 ini ditawarkan untuk berbagai program studi di universitas atau perguruan tinggi di Jepang. Sejumlah fasilitas disediakan jika pelamar berhasil terpilih.

Bantuan beasiswa di antaranya terdiri dari biaya kuliah yang ditanggung 100 persen termasuk biaya sekolah persiapan, tiket pesawat pp Indonesia-Jepang, bebas biaya pengurusan visa pelajar, serta tunjangan bulanan ¥117.000 (sekitar Rp 14,4 juta). Menariknya, pelamar yang terpilih juga tidak perlu menjalani ikatan dinas setelah menyelesaikan studi dengan beasiswa ini.

Jika mengambil gelar S1, Anda akan menjalani studi di universitas undergraduate/GAKUBU, D3 di college of technology/KOSEN, dan D2 di specialized training college/SENSHU. Rinciannya:

Undergraduate/GAKUBU (S-1)
Masa studi 5 tahun termasuk 1 tahun belajar di preparatory school (kecuali jurusan kedokteran umum, gigi, hewan, dan sebagian farmasi lama masa studi adalah 7 tahun). Sebelum menjalani kuliah di universitas, penerima beasiswa akan belajar bahasa Jepang, matematika, bahasa Inggris, dan ilmu sosial (bagi yang memilih bidang studi IPS), dan fisika, kimia, biologi (bagi yang memilih bidang studi IPA) di sekolah persiapan selama 1 tahun di Jepang.

Persyaratan:    
1. Lulusan sekolah formal tingkat SMA dan sederajat
2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun pada tanggal 1 April 2020 (Pelamar yang lahir antara 2 April 1995 - 1 April 2003)
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional murni tanpa Bahasa Indonesia minimal 84
   - Bagi pelamar yang memilih bidang studi dalam kategori IPS, dan nilai rata-rata Ujian Nasional kurang dari 84, tetap bisa mendaftar bila memiliki sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level N3
    - Bagi pelamar yang memilih bidang studi kategori IPA tidak bisa mendaftar apabila nilai Ujian Nasional-nya kurang dari 84, meskipun  memiliki sertifikat JLPT.
4. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/ situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)

Catatan:
1. Pelamar lulusan SMA/MA jurusan IPA bisa memilih bidang studi pada kategori IPA maupun IPS.
2. Pelamar lulusan SMA/MA jurusan IPS/ Bahasa hanya bisa memilih bidang studi pada kategori IPS
3. Pelamar lulusan SMK/MAK yang jurusannya berada pada ranah IPA bisa memilih bidang studi pada kategori IPA maupun IPS.
4. Pelamar lulusan SMK/MAK yang jurusannya berada pada ranah IPS hanya bisa memilih bidang studi pada kategori IPS.
5. Semua bidang studi yang berhubungan dengan “Economics” dan “Business Administration” tergolong dalam “IPS-B”, bukan “others”.
6. Pelamar yang memilih “others”, ada kemungkinan kesulitan menemukan universitas yang dapat menerima pelamar.
7. Pelamar dapat memilih minimal 1 dan maksimal 3 bidang studi.
8. Apabila pilihan pertama IPA-A, maka pilihan kedua dan ketiga harus IPA-A.
9. Apabila pilihan pertama IPA-B, maka pilihan kedua dan ketiga harus IPA-B.
10. Apabila pilihan pertama IPA-C, pilihan kedua dan ketiga boleh IPA-B maupun IPA-C.
11. Apabila pilihan pertama IPS-A atau IPS-B, pilihan kedua dan ketiga boleh IPS-A maupun IPS-B. (Pada saat registrasi online, silakan pilih jurusan yang menjadi pilihan pertama Anda).

Pilihan bidang studi: 
1. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
   ▪ IPS-A  : 1. Law, 2. Politics, 3. Pedagogy, 4. Sociology, 5. Literature, 6. History, 7. Japanese language, 8. others.
   ▪ IPS-B  : 1. Economics, 2. Business Administration
2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
   ▪ IPA-A : Science (1. Mathematics, 2. Physics, 3. Chemistry), Electric and Electronic Studies (4. Electronics, 5. Electrical Engineering, 6. Information Engineering), Mechanical Studies (7. Mechanical Engineering, 8. Naval Architecture), Civil Engineering and Architecture (9. Civil Engineering, 10. Architecture, 11. Environmental Engineering), Chemical Studies (12. Applied Chemistry, 13. Chemical Engineering, 14. Industrial Chemistry, 15. Textile Engineering), other fields (16. Metallurgical Engineering, 17. Mining Engineering, 18. Maritime Engineering, 19. Biotechnology)
   ▪ IPA-B : Agricultural studies (1. Agriculture, 2. Agricultural Chemistry, 3. Agricultural Engineering, 4. Animal Science, 5. Veterinary Medicine, 6. Forestry, 7. Food Science, 8. Fisheries), Hygienic studies (9. Pharmacy, 10. Hygienics, 11. Nursing), and Science (12. Biology).
   ▪ IPA-C : 1. Medicine, and 2. Dentistry

Materi ujian tertulis:
IPA-A : Bahasa Inggris, Matematika (B), Kimia, Fisika, Bahasa Jepang
IPA-B, C : Bahasa Inggris, Matematika (B), Kimia, Biologi, Bahasa Jepang
IPS-A, B : Bahasa Inggris, Matematika (A), Bahasa Jepang

Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar. 

College of Technology / KOSEN (D-3)
Masa studi 4 tahun (bagi yang memilih bidang studi maritime engineering, total masa belajar yaitu 4,5 tahun), termasuk 1 tahun belajar di preparatory school. College of Technology memiliki program 5 tahun yang dirancang bagi lulusan SMP di Jepang. Siswa penerima Beasiswa Monbukagakusho (lulusan SLTA) akan masuk College of Technology sebagai mahasiswa tahun ketiga. Studi teknik sebagian besar terdiri dari eksperimen / percobaan dan latihan-latihan praktek. Lulusan dari sekolah ini diharapkan menjadi ahli teknik (engineer). Setelah lulus dari college, siswa dapat melanjutkan ke jenjang Undergraduate (S-1) sebagai mahasiswa tahun ketiga. Periode penerimaan beasiswa juga dapat diperpanjang tergantung dari prestasi selama di college dan hasil seleksi.

Persyaratan:    
1. Lulusan sekolah formal tingkat SMA dan sederajat jurusan IPA.
2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun pada tanggal 1 April 2020 (Pelamar yang lahir antara 2 April 1995 – 1 April 2003).
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional murni tanpa nilai bahasa Indonesia minimal 80.
4. Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional murni kurang dari 80, tidak dapat mendaftar beasiswa program Kosen ini, meskipun memiliki sertifikat JLPT.
5. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/ situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)    

Pilihan bidang studi:
Pelamar dapat memilih maksimal 3 bidang studi yang sesuai dengan kategorinya (Kimia/Fisika).
Fisika : (A) Mechanical Engineering; (B) Electrical and Electronic Engineering; (C) Information, Communication and Network Engineering; (E) Architecture; (F) Civil Engineering; (G) Maritime Engineering; (H) Other Fields.
Kimia :  (D) Materials Engineering; (H) Other Fields.

Catatan:
1. Untuk informasi detail mengenai bidang studi, silakan pelajari ANNEX KOSEN

Materi ujian tertulis:
Pilihan Bidang Studi            Materi Ujian Tulis
(D)                                        Matematika, Kimia, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang
(A), (B), (C), (E), (F), (G)    Matematika, Fisika, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang
(H)                                        Matematika, Kimia/Fisika, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang

Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar.

Specialized Training College / SENSHU (D-2)
Masa studi 3 tahun, termasuk 1 tahun belajar preparatory school. Specialized Training College terpisah dari sistem pendidikan Jepang yang biasa. Sekolah ini menawarkan pelatihan praktis kejuruan. Setelah lulus dari college, siswa dapat melanjutkan ke jenjang Undergraduate (S-1) sebagai mahasiswa tahun ketiga. Periode penerimaan beasiswa juga dapat diperpanjang tergantung dari prestasi selama di college dan hasil seleksi.
Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional dibawah 8,0, dapat melamar program D-2 dengan melampirkan Japanese Language Proviciency Test (JLPT) level N4 atau lebih (bagi yang memiliki JLPT). - See more at: http://www.beasiswapascasarjana.com/2016/05/beasiswa-jepang-lulusan-sma.html#sthash.bb8c1hsG.dpuf
     
Persyaratan:  
1. Lulusan sekolah formal tingkat SMA dan sederajat (semua jurusan).
2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun pada tanggal 1 April 2020 (Pelamar yang lahir antara 2 April 1995 – 1 April 2003).
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional murni tanpa nilai bahasa Indonesia minimal 80.
4. Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional murni kurang dari 80, tetap bisa mendaftar dengan melampirkan sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level N4.
5. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/ situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)
     
Pilihan bidang studi:
- Pelamar dapat memilih maksimal 2 Subjects dalam 1 Field of Study yang sama (Unduh)
- Pelamar yang memilih “Other Fields/Subjects” wajib menuliskan dengan jelas apa yang ingin mereka pelajari di formulir aplikasi. Pelamar yang memilih pilihan ini ada kemungkinan kesulitan menemukan college yang dapat menerima pelamar.

Materi ujian tertulis:
Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Jepang. Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar. 

Dokumen Aplikasi:
1. Lembar print-out e-mail konfirmasi registrasi online, yang berisi nomor ujian pelamar (pelajari bagian PROSEDUR PENDAFTARAN poin 2-3).
2. Application Form 2020
   Isi dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jepang
   ▪ Pasfoto berwarna
     Ukuran 3,5 x 4,5 cm. Formal. Latar polos, warna latar bebas.
     Diambil 6 bulan terakhir.     Tempel pasfoto pada kotak foto yang tersedia pada application form.
3. Fotokopi SHUN (bagi lulusan tahun 2018 dan tahun sebelumnya) / fotokopi SHUN sementara (bagi lulusan 2019).
   Fotokopi SHUN/SHUN sementara harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
   (lihat ** catatan di bawah)
4. Fotokopi Ijazah (bagi lulusan tahun 2018 dan tahun sebelumnya) / fotokopi Ijazah sementara (bagi lulusan 2019).
   Fotokopi Ijazah/Ijazah Sementara harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
   (lihat ** catatan di bawah)

   **catatan
   Bagi lulusan 2019, apabila sekolah Anda hanya mengeluarkan 1 buah surat saja (misal: Surat Keterangan Lulus saja), namun dalam surat tersebut sudah terdapat informasi yang menyebutkan bahwa siswa yang bersangkutan telah LULUS dan tercantum hasil nilai UN, maka cukup melampirkan fotokopi surat tersebut saja (tidak perlu dokumen poin 3 & 4).
   Surat tersebut harus dilegalisasi/ cap basah asli oleh sekolah.

5. Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah atau guru (salah satu saja) dari sekolah asal Anda.
   Surat rekomendasi berisi mengenai pribadi pelamar dan ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Format bebas atau gunakan form yang telah tersedia (download di sini -word).
   Surat rekomendasi harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
6. Fotokopi sertifikat/ hasil nilai JLPT/TOEFL/TOEIC/IELTS *bagi yang sudah memiliki saja*

Download:
Application Form GAKUBU (S-1)
Application Form KOSEN (D-3)
Application Form SENSHU (D-2)

Prosedur Pendaftaran: 
1. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan saja yang boleh mendaftar.
2. Pelamar melakukan registrasi online terlebih dahulu melalui website berikut: http://register.beasiswamext.or.id/
3. Setelah melakukan registrasi online, Anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silakan cetak e-mail tersebut dan harap menyimpan/mengingat “Nomor Ujian” yang Anda terima. Apabila dalam 5 menit Anda tidak menerima e-mail konfirmasi, silakan cek kotak spam pada e-mail Anda. Apabila tidak ada pada inbox maupun kotak spam, silakan lakukan registrasi ulang menggunakan e-mail yang berbeda.
4. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan sebelumnya.
5. Seluruh dokumen yang sudah dilengkapi dan disusun sesuai urutan dimasukkan ke dalam 1 amplop besar (ukuran bebas). Silakan tulis kode “Gakubu 2020” atau “Kosen 2020” atau “Senshu 2020” pada kanan atas amplop. (Sesuai pilihan beasiswa).
6. Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:

    Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
    Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350

7. Tidak menerima berkas yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.
8. Berkas sudah harus tiba di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta paling lambat:
    ▪ 30 April 2019 bagi pelamar Tahap I
    ▪ 27 Mei 2019 bagi pelamar Tahap II
9. Hanya pelamar dengan dokumen lengkap dan diterima tidak melewati batas waktu yang akan diproses. Dokumen yang telah dikirim ke Kedutaan Besar Jepang tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.

Jadwal Pendaftaran:
▪ Masa Pendaftaran
  Tahap I: 16 April – 30 April 2019
  Bagi pelamar lulusan tahun 2018 dan tahun sebelumnya (tidak untuk lulusan tahun 2019).

  Tahap II: 13 – 27 Mei 2019
  Bagi pelamar lulusan tahun 2019 saja (tidak untuk lulusan tahun 2018 dan tahun sebelumnya).
▪ Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 1 Juli 2019
▪ Ujian Tulis : 9 – 11 Juli 2019*
▪ Pengumuman Hasil Ujian Tulis : 2 Agustus 2019*
▪ Ujian Wawancara : 12 – 14 Agustus 2019*
▪ Pengumuman Hasil Ujian Wawancara : 19 Agustus 2019*
▪ Pengumuman Final dari MEXT : Januari 2020
▪ Berangkat ke Jepang : Awal April 2020

* Jadwal ujian dapat berubah
1. Dokumen dibuat dalam kertas ukuran A4. Apabila tidak memungkinkan, silakan lipat dokumen tersebut menjadi seukuran A4.
2. Dokumen dibuat sebanyak 4 rangkap/bundel (1 rangkap/bundel asli dan 3 rangkap/bundel fotokopi) yang disusun sesuai urutan (poin 1 sampai 6).
3. Dokumen jangan di-steples, jangan dijilid, jangan dilubangi, cukup di-klip agar tidak tercecer.
4. Khusus untuk Ijazah dan SHUN, yang dimaksud dengan asli yaitu fotokopi ijazah dan SHUN yang telah dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah. Pada tahap ini, Ijazah dan SHUN belum perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
5. Lengkapi seluruh dokumen yang diperlukan sesuai instruksi. Dokumen yang tidak sesuai instruksi tidak akan diproses.

Kontak:
Bagian Informasi dan Kebudayaan
Kedutaan Besar Jepang.
Telp. (021) 3192-4308 
Email : beasiswa@dj.mofa.go.jp
Web: www.id.emb-japan.go.jp/home.html
4/25/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya