Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa hari lalu program beasiswa Bidik Misi S2 sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1. Sekaligus memberi kesempatan bagi mereka dari keluarga tidak mampu (miskin) untuk memberoleh beasiswa S2, meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi. Keduanya ditawarkan pada program yang sama, yaitu Beasiswa Afirmasi LPDP.

Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa S2 Bidik Misi dan beasiswa S2 bagi keluarga tak mampu, di bawah ini dijelaskan prosesnya. Namun, ada yang perlu dicatat jika Anda mengajukan beasiswa S2 Bidik Misi dan keluarga miskin. Yakni, IPK yang diraih minimum 3.5.

Beasiswa tersebut diberikan penuh. Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, dll.

Menariknya pula Beasiswa Afirmsi ini menyediakan biaya program pengayaan bahasa, yaitu berupa kursus dan ujian kemampuan bahasa asing dengan durasi 3 bulan sampai maksimum 6 bulan. Kemudian biaya pelaksanaan tes potensi akademik bagi peserta tujuan dalam negeri. Peserta sendiri boleh memilih untuk kuliah di dalam negeri atau luar negeri.

Simak juga » Beasiswa 2018 - 2019 Program S1, S2, S3

Persyaratan:
Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dari:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
3. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree atau non degree (on going) program magister ataupun doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
4. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana format terlampir:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Bersedia kembali ke daerah tertinggal bagi pendaftar dari daerah 3T;
   d. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   e. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   f. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   g. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   h. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   i. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister/doktoral di dalam negeri;
   j. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
5. Telah mendapatkan izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja;
6. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas/Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi tujuan luar negeri.
7. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
8. Memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
9. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
10. Menulis Statement of Purpose paling banyak 1.000 kata yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas.
11. Peserta memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa asing berupa sertifikat TOEFL ITP®, TOEFL iBT®, TOEIC®, TOAFL, atau IELTS™ yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP;
12. Sertifikat TOAFL pada angka 11, diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
13. Ketentuan pada angka 11, dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
14. Pendaftar yang memenuhi sebagaimana ketentuan pada angka 13, wajib melampirkan duplikat/salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
15. Pendaftar program magister luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sekurang-kurangnya 11 (sebelas) bulan atau paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
17. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara.
18. Menyusun rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan; dan menyusun proposal penelitian bagi pendaftar doktoral.
19. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan, dengan dibuktikan dengan LoA Unconditional untuk program doktoral, kemudian mendaftar diaplikasi pendaftaran LPDP untuk program doktoral.

Simak juga » Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 - 2019

Persyaratan Khusus:
1. Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp.750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan;
2. Kartu Keluarga yang terbaru;
3. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
4. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
5. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata – rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000.
6. Usia maksimum pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun.
7. Pendaftaran BPI Afirmasi untuk individu alumni penerima beasiswa bidikmisi dan/atau masyarakat berprestasi dari keluarga miskin hanya untuk program magister dan tidak untuk program doktoral.
8. Memiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,50 pada skala 4.00.
9. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT 33, IELTS 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 450.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630, atau TOAFL 550.
10. Pendaftar BPI Afirmasi individu alumni penerima bidikmisi dan/atau individu berprestasi dari keluarga miskin hanya dapat mendaftar maksimal 2 (dua) tahun sejak dinyatakan lulus dari Perguruan Tinggi.
11. Pendaftar BPI Afirmasi merupakan alumni penerima beasiswa bidikmisi kementerian yang membidangi pendidikan tinggi; dan
12. Pendaftar BPI Afirmasi wajib melampirkan surat keterangan atau surat keputusan penerima bidikmisi yang dikeluarkan oleh kementerian atau perguruan tinggi terkait.

Ketentuan LoA Unconditional
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada poin 2 (dua) wajib melampirkan surat penundaan perkuliahan dari Perguruan Tinggi Tujuan.
4. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki Loa Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa. atau selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah selesainya pengayaan bahasa bagi pendaftar di jalur afirmasi.
5. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
6. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka diberhentikan sebagai Calon Penerima Beasiswa.
7. Calon Penerima Beasiswa yang diputus sebagaimana dimaksud memiliki kesempatan mendaftar ulang sebanyak 1 (satu) kali dengan syarat wajib memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi yang terdaftar di dalam daftar LPDP.
8. Calon Penerima Beasiswa sebagaimana dimaksud, apabila lulus seleksi substansi tidak diwajibkan mengikuti Persiapan Keberangkatan (PK) bagi yang sudah mengikuti PK.

Simak juga » Beasiswa Kuliah S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Permohonan diajukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Anda dapat membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut jika belum pernah mendaftar sebelumnya.

Jika ingin mengajukan beasiswa Bidikmisi S2 atau Keluarga Tidak Mampu, pelamar dapat memilih Beasiswa Afirmasi pada saat mengisi formulir LPDP. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunggah dokumen persyaratan yang ditetapkan.

Para pelamar yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online akan mengikuti seleksi berbasis komputer yang meliputi Tes Potensi Akademik, Soft Kompetensi, dan On the Spot Writing. Kemudian bila lolos di kedua tahapan tersebut, pelamar berhak mengikuti seleksi substansi, yang meliputi Verifikasi dokumen asli pendaftaran, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan wawancara.

Hasil penetapan kelulusan seleksi substansi Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu yang telah ditentukan oleh LPDP.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Kemudian untuk pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.  

Mengenai pertanyaan terkait BPI Program Afirmasi tersebut dapat menghubungi email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui call center LPDP di 1500652. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP. Semoga berhasil!
5/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Magister Manajemen PPM School of Management (Full)

Sebuah kesempatan beasiswa S2 dibuka PPM School of Management bagi para lulusan S1 di tanah air yang ingin melanjutkan program S2 Magister Manajemen.  Programnya dinamai The Future Leader (TFL). Rutin diadakan tiap tahun untuk menjaring kandidat-kandidat yang ingin mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka di bidang manajemen.  Beasiswa TFL diadakan sebagai wujud pengembangan sumber daya manusia dan pemimpin masa depan di bidang ilmu manajemen.

Bagi Anda yang berminat melanjutkan S2 manajemen, beasiswa yang ditawarkan PPM School of Management ini dapat dicoba. Beasiswa yang ditawarkan bisa dibilang beasiswa full. Total adalah 10 beasiswa yang disediakan untuk tahun akademik 2018 – 2019 dengan nilai masing-masing beasiswa sebesar Rp 113.500.000. Beasiswa terdiri dari pembebasan biaya kuliah, pembebasan biaya administrasi wisuda, serta uang saku selama 20 bulan.

Menariknya lagi, peserta terpilih juga berkesempatan untuk ikut serta dalam berbagai macam kompetisi bisnis dan penulisan kasus, kesempatan mengikuti konferensi ilmiah, kesempatan mengikuti program pertukaran pelajar dengan Kedge Business School di Perancis, kesempatan mengaplikasikan ilmu yang didapat di dalam kelas dan mengasah kemampuan untuk bekerja sama serta berorganisasi melalui berbagai macam event mahasiswa, serta kesempatan mengembangkan 4 (empat) core soft-competencies secara terpadu, yang terdiri dari leadership, self-confidence, relationship building, dan passion for growt.

Program Studi S2:
• Kelas Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen
• Kelas Magister Manajemen Eksekutif Muda
• Kelas Magister Manajemen Eksekutif

Persyaratan:
1. Pelamar telah menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) paling lambat 1 September 2018. Para calon peserta yang saat ini sedang menyusun skripsi diperbolehkan mendaftar dengan melampirkan surat jaminan ‘segera lulus’ dari pihak dosen pembimbing serta persetujuan dari pihak Ketua Departemen/Fakultas.
2. Berusia maksimal 26 tahun pada tanggal Pembukaan Kelas Magister Manajemen – Wijawiyata Manajemen.
3. Fresh graduate (pengalaman kerja maksimal 2 tahun)
4. TOEFL 500/ IELTS 6
5. Berjiwa kepemimpinan dan aktif dalam berorganisasi
6. Belum menikah

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 LPDP Kementerian Keuangan

Berkas persyaratan:
1. Scan atau foto ijazah dan transkrip yang sudah dilegalisir
   - Untuk pelamar dari perguruan tinggi negeri/swasta dalam negeri: legalisir dari perguruan tinggi terkait
   - Untuk pelamar dari perguruan tinggi di luar negeri: legalisir dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI)
   - Surat Keterangan Lulus dan transkrip nilai terakhir yang dilegalisir dari universitas terkait bagi pelamar yang belum wisuda
2. Scan atau foto KTP
3. Scan atau foto Kartu Keluarga
4. Scan atau foto skor hasil tes TOEFL min 500 atau IELTS min 6 (versi prediction diperbolehkan)
5. Scan atau foto dokumen-dokumen bukti partisipasi dalam kepanitiaan atau organisasi
6. Scan atau foto dokumen atau sertifikat penghargaan atas prestasi
7. Foto seluruh badan terbaru ukuran postcard (maks. 5 MB dengan format .jpeg/.png/.pdf)
8. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6 (maks. 5 MB dengan format .jpeg/.png/.pdf)
9. Formulir rekomendasi dari pihak pimpinan perguruan tinggi atau dosen pembimbing atau atasan kerja (formulir dikirim pada tahap registrasi melalui email PPM School of Management)

Pendaftaran:
1. Melakukan pendaftaran online pada website resmi PPM School of Management: https://ppmschool.ac.id/id/form-pendaftaran-the-future-leader/ – 1 Mei s.d. 30 Juni 2018
2. Setelah melakukan pendaftaran online, peserta akan menerima email dari PPM School of Management yang berisikan informasi terkait berkas kelengkapan yang dibutuhkan. Peserta kemudian diwajibkan untuk mengirimkan berkas kelengkapan (maksimal ukuran file 15MB) ke email tfl@ppm-manajemen.ac.id
3. Hasil seleksi berkas/administrasi akan diumumkan melalui website resmi PPM School of Management. – 9 Juli 2018
4. Para peserta yang telah berhasil lolos seleksi berkas/administrasi dapat langsung mengikuti tahapan seleksi selanjutnya dengan mengunduh dan mengerjakan soal kasus yang telah dikirimkan oleh pihak panitia kepada masing-masing peserta melalui email. – 10 s/d 15 Juli 2018
5. Para peserta mengumpulkan jawaban soal kasus berserta dengan surat konfirmasi yang telah dilengkapi ke alamat email tfl@ppm-manajemen.ac.id  – sebelum 15 Juli 2018
6. Para finalis TFL akan diumumkan di website PPM School of Management. Selanjutnya panitia akan mengirimkan surat panggilan untuk mengikuti tahapan program TFL berikutnya kepada para finalis. – 25 Juli 2018
7. Seleksi akhir dari TFL akan dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan meliputi: psikotes, outbound, presentasi kasus bisnis, wawancara dan dilanjutkan dengan graduation night. – 10 s.d. 13 Agustus 2018

Kontak:
PPM School of Management
Jl. Menteng Raya 9-19
Jakarta Pusat, 10340
(021) 230 0313 ext. 1104
(021) 230 2025
www.ppmschool.ac.id/id/tfl
5/22/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa FINCAD buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia

Ada banyak pilihan beasiswa S2 dan beasiswa S3 yang tersedia di luar sana yang bisa Anda raih tahun ini. Misalnya FINCAD Women in Finance Scholarhip. Ini adalah program beasiswa postgraduate yang ditawarkan lembaga penyedia portofolio perusahaan dan analisis resiko ini bagi mahasiswa seluruh dunia yang melanjutkan studi mereka, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa FINCAD  terbuka bagi para perempuan dari segala usia dan kewarganegaraan yang mengambil studi di bidang Keuangan, di sekolah pascasarjana terakreditasi.

Beasiswa yang ditawarkan sebesar US$10.000 untuk menunjang biaya studi pascasarjana yang tengah diambil. Yang menarik, beasiswa ini tidak membatasi lokasi tempat studi selama perguruan tinggi tersebut terakreditasi. 

Persyaratan:
Pelamar merupakan perempuan yang terdaftar di sebuah program pascasarjana pada universitas yang terakreditasi oleh lembaga nasional atau internasional. Selain itu pelamar harus terdaftar dan mengikuti program secara penuh waktu selama tahun akademik 2018 - 2019.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 untuk PNS, TNI, dan Polri

Dokumen aplikasi:
1. Resume atau CV
2. Dua surat referensi beasiswa dari orang yang sesuai (misalnya, profesor atau dosen universitas yang relevan, supervisor atau rekan kerja)
3. Ijazah dan transkrip sarjana
4. Confirmasi penerimaan atau pendaftaran ke program pascasarjana untuk tahun akademik 2018 - 2019
5. Karya tulis (opsional)

Pendaftaran:
Siapkan dokumen yang dibutuhkan berdasarkan daftar di atas. Buat nama file dokumen dengan susunan: {family name}{given name}{document name}.{file extension}

Contoh: smithsarahCV.pdf, smithsarahLetter1.pdf,

Dokumen dibuat dalam format jpg, pdf, atau gif.

Selanjutnya unggah dokumen tersebut di laman FINCAD paling lambat 30 Juni 2018. Semua pelamar nantinya akan diberitahu hasil seleksi dan pemenang beasiswa melalui email yang diperkirakan waktunya pada musim gugur 2018. Informasi lebih lanjut juga bisa disimak di laman FINCAD (www.fincad.com). Semoga berhasil!
5/19/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MBA di UWE Bristol, Inggris

Bristol MBA Scholarship. Inilah salah satu beasiswa S2 yang disediakan University of the West of England (UWE) Inggris. Kampus yang berada di dekat Kota Bristol tersebut menyediakan kursi beasiswa untuk gelar Master of Business Administration  (MBA). Semua negara di luar UK bisa mendaftar. Satu di antaranya adalah Indonesia. Nah, karena ada kesempatan tidak ada salahnya ikut mencoba beasiswa MBA di Inggris ini.

Beasiswa MBA di UWE Bristol menanggung 50 persen biaya kuliah dari total biaya kuliah sebesar £15,750. Separo dari biaya tersebut ditanggung pelamar jika mereka diterima. Melalui program beasiswa ini, kandidat terpilih bisa mengambil program MBA secara penuh waktu di UWE Bristol.

Persyaratan:
1. Meraih gelar sarjana dengan predikat British 1st atau 2:1 (setara IPK Cumlaude)
2. Memperoleh unconditional offer atau conditional offer
3. Merupakan mahasiswa baru di UWE Bristol yang belum pernah studi di UK sebelumnya
4. Dikategorikan sebagai mahasiswa luar negeri yang membutuhkan biaya
5. Buka mahasiswa bersponsor atau menerima beasiswa/penghargaan lain
6. Melengkapi transkrip resmi saat mendaftar
7. Catatan bagi kandidat yang berhasil: Anda perlu membuktikan bahwa ketika menerima beasiswa Anda mampu memenuhi persyaratan visa UK dan imigrasi (UKVI) serta dapat menutupi biaya hidup dan sisa biaya kuliah.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2 dan S3

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa MBA di UWE Bristol dilakukan secara online di laman MBA UWE Bristol dengan memilih "Apply Now".

Agar dapat dipertimbangkan untuk menerima beasiswa, pelamar perlu menulis dan mengunggah personal statement yang menjelaskan tiga perihal ini:

1. Mengapa Anda mempertimbangkan MBA, dan bukan program lainnya, akankan membantu pengembangkan profesional Anda di masa mendatang?
2. Bagaimana Bristol MBA bisa berkontribusi untuk sektor bisnis/industri keahlian Anda atau wirausaha yang Anda terlibat atau akan terlibat
3. Dengan cara apa Anda membayangkan diri Anda berkontribusi pada komunitas MBA Bristol selama dan setelah lulus?

Buat nama file dokumen statement dengan "Personal Statement for MBA (Full-time) Scholarship". Pendaftaran beasiswa ini sudah termasuk pendaftaran MBA di UWE Bristol. Anda mungkin perlu melengkapi dokumen lain yang dibutuhkan untuk pendaftaran kuliah di kampus tersebut.

Pendaftaran beasiswa MBA di UWE Bristol tahun akademik 2018 - 2019 dibuka hingga 31 Oktober 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Januari 2019. 
5/17/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Pemprov Jabar 2018 – 2019 (D3, S1, S2, dan S3)

Program Beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar 2018 – 2019 kembali dibuka untuk warga Jawa Barat. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi Anda yang tengah menjalani kuliah di salah satu perguruan tinggi di Provinsi Jawa Barat. Di antara pelamar yang bisa mendaftar adalah mahasiswa D3, DIV, S1, S2, dan S3. Total ada 93 perguruan tinggi penerima beasiswa Pemprov Jabar 2018 yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Tahun 2018, Pemprov Jabar menyediakan anggaran beasiswa  sebesar Rp 13 miliar. Bagi mahasiswa sarjana, beasiswa yang diberikan sebesar Rp 6 juta, mahasiswa magister sebesar Rp 14 juta, dan mahasiswa doktor sebesar Rp 16 juta. Untuk mendapatkan beasiswa, pelamar haruslah warga Jawa Barat yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga. Selain itu, yang bersangkutan sudah aktif kuliah di perguruan tinggi Jawa Barat.

Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa Pemprov Jabar:
1. Universitas Indonesia
2. Universitas Padjadjaran
3. Universitas Pendidikan Indonesia
4. Universitas Siliwangi
5. Universitas Singaperbangsa Karawang
6. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
7. Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon
8. Institut Pertanian Bogor
9. Institut Teknologi Bandung
10. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
11. Politeknik Manufaktur Negeri Bandung
12. Politeknik Negeri Bandung
13. Politeknik Negeri Jakarta
14. UPBJJ UT Bogor
15. UPBJJ UT Bandung
16. Institut Manajemen Koperasi Indonesia
17. Akademi Pariwisata NHI Bandung
18. Institut Teknologi Nasional Bandung
19. Politeknik TEDC Bandung
20. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cipasung
21. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ekuitas
22. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Miftahul Huda Subang
23. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan
24. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi PGRI Sukabumi
25. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Bhakti
26. Sekolah Tinggi Teknologi Garut
27. Institut Pendidikan Indonesia
28. STKIP Pasundan
29. IKIP Siliwangi
30. STKIP Subang
31. STMIK Subang
32. Universitas Bale Bandung
33. Universitas Bina Sarana Informatika Bandung
34. Universitas Djuanda Bogor
35. Universitas Galuh Ciamis
36. Universitas Garut
37. Universitas Ibn Khaldun Bogor
38. Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi
39. Universitas Islam Bandung
40. Universitas Islam Nusantara
41. Universitas Jenderal Achmad Yani
42. Universitas Komputer Indonesia
43. Universitas Kuningan
44. Universitas Langlangbuana
45. Universitas Majalengka
46. Universitas Muhammadiyah Sukabumi
47. Universitas Nurtanio
48. Universitas Pakuan
49. Universitas Pasundan Bandung
50. Universitas Sangga Buana YPKP
51. Universitas Subang
52. Universitas Surya
53. Universitas Suryakancana
54. Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon
55. Universitas Telkom
56. Universitas Widyatama
57. Universitas Winaya Mukti
58. Universitas Wiralodra Indramayu
59. Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) Tasikmalaya
60. Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis
61. Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya Tasikmalaya
62. STAI Al-Masthuriyah Sukabumi
63. IAI Bunga Bangsa Cirebon
64. STAI Kharisma Cicurug Sukabumi
65. Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
66. STAI Miftahul Huda Al-Azhar Banjar
67. STAI Miftahul Huda Pamanukan Subang
68. STAI PUI Majalengka
69. STAI Sayid Sabiq Indramayu
70. STAI Sebelas April Sumedang
71. STAI Sukabumi
72. STEI Al-Ishlah Cirebon
73. STIT Al-Amin Indramayu
74. Universitas Nusa Bangsa Bogor
75. STBA Sebelas April Sumedang
76. STIKES Bakti Tunas Husada Tasikmalaya
77. Universitas Al-Ghifari Bandung
78. STAI Al Musaddadiyah Garut
79. STAI Persatuan Islam Garut
80. Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih Bandung
81. Universitas 17 Agustus 1945
82. STIE Pariwisata Yapari Aktripa
83. STIKes Muhammadiyah Ciamis
84. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Binaniaga
85. STKIP Muhammadiyah Kuningan
86. Akademi Kebidanan Suka Wangi Bekasi
87. STIA Bandung
88. STMIK Tasikmalaya
89. STISIP Syamsul Ulum Sukabumi
90. STMIK Mardira Indonesia
91. Politeknik Agroindustri Subang
92. Universitas Nusa Putra
93. STAI Mahad Ali (STAIMA) Cirebon

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 - 2019

Persyaratan:
1. Surat Permohonan Mahasiswa kepada Pimpinan Perguruan Tinggi
2. Fotokopi Kartu Keluarga dan KTP Jawa Barat.
3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif.
4. Pas photo warna terbaru ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar
5. Surat pernyataan tidak menerima bantuan biaya pendidikan dari sumber lain.
6. Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari pimpinan Fakultas/Jurusan.
7. Foto copy sertifikat, piagam penghargaan atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah yang kompeten dan atau organisasi formal dan kompeten lain pada tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, Nasional, Regional, maupun Internasional.
8. Transkrip nilai bagi mahasiswa semester 2 ke atas.
9. SKHUN bagi mahasiswa semester 1 jenjang D3, D4 dan S1 atau transkrip nilai jenjang sebelumnya bagi mahasiswa semester 1 jenjang S2 dan S3.

A. Alternatif Prestasi Akademik:
a) Untuk mahasiswa semester 1-2:
1. Jenjang D3, D4 dan S1 : Nilai rata-rata hasil Ujian Nasional SMA/MA/SMK minimal 7,00
2. Jenjang S2 : IPK pada jenjang S1 minimal 3,25
3. Jenjang S3 : IPK pada jenjang S2 minimal 3,25

b) Untuk mahasiswa semester 3 ke atas:
1. Jenjang D3, D4 dan S1 : IPK minimal 3,00
2. Jenjang S2 dan S3 : IPK minimal 3,25
   - Sedang melaksanakan penelitian atau penyelesaian tugas akhir yang mendapat rekomendasi dan dikategorikan layak mendapat bantuan menurut pertimbangan dosen pembimbing/dosen wali di perguruan tinggi yang bersangkutan.
   - Mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu secara ekonomi atau dikategorikan layak mendapat bantuan menurut pertimbangan dosen pembimbing/dosen wali di perguruan tinggi yang bersangkutan.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2018 - 2019

B. Alternatif Prestasi Non Akademik:
   - Berprestasi di bidang olahraga (atlet/keluarga atlet),
   - Berprestasi di bidang kesehatan,
   - Berprestasi di bidang pendidikan,
   - Berprestasi di bidang seni,
   - Berprestasi di bidang budaya,
   - Berprestasi di bidang sains,
   - Berprestasi di bidang teknologi dan komunikasi,
   - Berprestasi di bidang keagamaan,
   - Berprestasi di bidang hafal Al Qur’an minimal 5 Juz,
   - Berprestasi di bidang lain (akademik/non akademik) berdasarkan pertimbangan atau rekomendasi dari pemerintah Provinsi Jawa Barat. Prestasi non akademik yang dimiliki dibuktikan dengan adanya sertifikat, medali atau surat keterangan resmi dari pihak berwenang.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Pemprov Jabar 2018 – 2019 dapat diajukan langsung oleh mahasiswa bersangkutan ke kampus masing-masing dengan melengkapi dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Pendaftaran dibuka mulai Mei 2018. Informasi lanjut mengenai pendaftaran tersebut silakan ditanyakan langsung ke pihak kampus atau dapat dicek juga di laman Disdik Pemprov Jabar (disdik.jabarprov.go.id). Semoga berhasil! 
5/16/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ASEAN untuk Indonesia di Singapura

Singapura memiliki beragam pilihan beasiswa yang tersedia bagi pelajar Indonesia. Tidak saja jenjang perguruan tinggi, bahkan untuk tingkat SMP – SMA, negeri Singa ini juga royal memberikan beasiswa. Salah satu yang cukup rutin ditawarkan adalah ASEAN Scholarships for Indonesia. Beasiswa ASEAN yang ditawarkan langsung Kementerian Pendidikan Singapura.

Seperti periode sebelumnya, beasiswa ASEAN untuk Indonesia disediakan bagi para pelajar yang saat ini duduk di bangku SMP (Secondary School) dan akan melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMA (Pre University) di Singapura. Pendidikan jenjang SMP – SMA ini akan dimulai pada tahun akademik 2019.

Penerima Beasiswa ASEAN 2019 akan diberikan beasiswa penuh yang mencakup tunjangan tahunan. Di periode sebelumnya sebesar S$ 2.200 (± Rp 21 juta) untuk Secondary dan S$ 2.400 (± Rp 23 juta) untuk Pre University.  Kemudian disediakan fasilitas asrama, tunjangan penyesuaian sebesar S$ 400 (± Rp 3,9 juta) yang diberikan saat pertama kali tiba, tiket penerbangan kelas ekonomi ke Singapura, tanggungan biaya sekolah, tanggungan biaya ujian GCE O-level dan A-level, serta subsidi fasilitas kesehatan dan asuransi kecelakaan. Tentunya, pendidikan juga akan berlangsung di sekolah-sekolah berkualitas di Singapura.

Beasiswa akan diberikan selama empat tahun. Dua tahun pertama untuk mengambil/penyetaraan secondary school dan dua tahun berikutnya untuk pre university di junior college Singapura. Sistem pendidikan Singapura memang sedikit berbeda. Secondary school berlangsung 4-5 tahun, sementara pre university hanya dua tahun.

Para penerima beasiswa SMP – SMA 2019 di Singapura akan memulai sekolah di tingkat secondary 3 atau kelas 3 SMP. Setelah menyelesaikan tingkat empat diikuti dengan ujian GCE O-level. Selanjutnya masuk ke pre university. Setelah dua tahun menjalani pre university diikuti ujian GCE A-level.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia
2. Lahir antara 2002 sampai 2004
3. Duduk di kelas 3 SMP 2018 dan telah mengikuti ujian akhir nasional (UAN)
4. Memiliki prestasi cemerlang di sekolah
5. Mahir berbahasa Inggris dan berperan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Informasi yang diperlukan:
1. Latar belakang pendidikan
2. Hasil ujian dua tahun terakhir
3. Latar belakang keluarga
4. Prestasi luar biasa yang diperoleh dua tahun terakhir
5. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dua tahun terakhir

Pendaftaran:
Pelamar yang ingin mendaftar Beasiswa ASEAN 2019 di Singapura bisa mengajukan permohonan secara online mulai 25 Mei s/d 29 Juni 2018. Buat akun di laman ASEAN Scholarships sebelum mengajukan aplikasi. Siapkan informasi yang dibutuhkan di atas saat melengkapi aplikasi online.

Bagi kandidat yang masuk pemeringkatan akan berkesempatan untuk mengikuti tes dan wawancara. Pemberitahuan tersebut akan disampaikan paling lambat satu minggu sebelum tes berlangsung. Kegiatan tes dan wawancara untuk menjaring kandidat dilakukan di beberapa kota, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Singapura.

Jadwal Beasiswa ASEAN 2019:
Periode aplikasi                 : 25 Mei – 29 Juni 2018
Seleksi tes                         : Akhir Juli 2018
Seleksi wawancara            : pertengahan September 2018
Pengumuman pemenang     : Akhir September 2018
Kedatangan ke Singapura  : Akhir Oktober 2018

Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan beasiswa ASEAN di Singapura bisa disampaikan melalui pusat layanan customer +65 6872 2220 atau kunjungi laman ASEAN Scholarships (www.moe.gov.sg). Semoga berhasil!
5/14/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, Polri Program S2 dan S3 LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa Afirmasi LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri. Dengan BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri ditawarkan LPDP bersamaan dengan program beasiswa Reguler dan beasiswa dokter spesialis. Untuk mengajukan beasiswa ini, Anda harus diusulkan dari institusi asal dan area disiplin ilmu yang diambil sangat dibutuhkan oleh institusi tempat asal bekerja.

Persyaratan:
Program Magister
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI.
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh:
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia dan instansi masing-masing setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri; dan
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) program magister baik di Perguruan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 dari skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar Magister Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650.
    b. TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar Program BPI Magister Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 75/IELTS™ 6,5/TOEIC®750.
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi sarjana/sarjana terapan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Magister Dalam Negeri;
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara;
18. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 - 2019

Program Doktor:
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/Khusus TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh :
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 42 (empat puluh dua) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan atau telah menyelesaikan sarjana/sarjana terapan yang memenuhi kualifikasi untuk langsung program doktoral.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar BPI Program Doktoral Dalam Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya :
    a. TOEFL ITP® 530/iBT® 70/IELTS™ 6,0/TOEIC® 700;
    b. TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar BPI Program Doktoral Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 94/ IELTS™ 7,0/TOEIC® 850;
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Doktoral yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Doktoral dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Masa studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan yang tertuang dalam LoA Unconditional. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Doktoral hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih 1 negara;
18. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.
LoA Unconditional:
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka hak sebagai Calon Penerima Beasiswa akan gugur dan status beasiswanya akan diputus.
6. LPDP dapat membantu dan/atau menerima konsultasi tentang LoA Unconditional bagi calon penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional.
7. LPDP dapat melakukan penempatan perguruan tinggi tujuan bagi Calon Penerima Beasiswa tujuan luar negeri melalui kerjasama perguruan tinggi luar negeri.
8. Jika terdapat satu hal yang mengharuskan LPDP menetapkan kebijakan lain tentang LoA Unconditional, maka LPDP dapat menentukan kebijakan tersebut pada tahun berjalan.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri dari LPDP 2018 dilakukan secara online. Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di halaman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di sistem pendaftaran online beasiswa LPDP tersebut. Sebelum mendaftar, ada baiknya untuk melihat terlebih dahulu Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri LPDP untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Selanjutnya untuk pendaftaran BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.

Proses Seleksi:
A. Seleksi Administrasi
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya telah memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti proses Seleksi Berbasis Komputer.
      d. Pendaftar yang lulus Seleksi Administrasi akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama LPDP.
   3. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
   4. Pendaftar yang belum memenuhi syarat administrasi pada pendaftaran online diperbolehkan mendaftar kembali.
   5. Pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi ditetapkan peserta Seleksi Berbasis Komputer.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi berbasis komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik;
      b. Soft Kompetensi; dan
      c. On the spot essay writing;
   2. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   3. Peserta seleksi berbasis komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali seleksi BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI di periode berikutnya.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi berbasis komputer berhak mengikuti Seleksi Substansi.

C. Seleksi Substansi
   1. Seleksi Substansi terdiri atas:
      a. Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
      b. Leaderless Grup Discussion (LGD);
      c. Wawancara
   2. Peserta wajib melakukan presensi terlebih dahulu di tempat seleksi substansi.
   3. Peserta wajib menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh oleh tim verifikator.
   4. Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen sebelum mengikuti wawancara.
   5. Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LPDP.
   6. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP;
      b. tidak lengkap dengan persyaratan LPDP; dan/atau
      c. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   7. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen akan dimasukan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.
   8. Seleksi substansi dilakukan melalui tatap muka di lokasi seleksi substansi yang ditentukan berdasarkan pilihan pendaftar saat pendaftaran online.
   9. Seleksi substansi dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang telah ditetapkan oleh LPDP.
   10. Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno Tim Penyeleksi Beasiswa.
   11. Hasil rapat pleno berupa daftar peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan digunakan sebagai bahan pertimbangan pada rapat Direksi LPDP.

D. Penetapan Kelulusan
   1. Penetapan kelulusan bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
   2. Peserta yang ditetapkan kelulusannya ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.
   3. Hasil penetapan kelulusan seleksi disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email dan/atau media elektronik lainnya.
   4. Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi BPI pada periode selanjutnya.
   5. Ketentuan lebih lanjut mengenai calon penerima beasiswa diatur melalui Peraturan Direktur Utama mengenai pedoman pelaksanaan studi.

Pertanyaan terkait Beasiswa Afirmasi LPDP bisa disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat melalui call center LPDP di 1500652. Semoga berhasil!
5/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Disertasi S3 LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri

Program beasiswa ini salah satu Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang ditawarkan LPDP yang bisa dimanfaatkan bagi Anda yang mengalami kendala pembiayaan penyusunan disertasi. BPI program Disertasi di periode sebelumnya juga menyediakan beasiswa tesis. Namun, sepertinya ditiadakan di tahun ini. Beasiswa disertasi 2018 tersedia buat pelamar yang ingin merampungkan studi S3, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
5/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2018 – 2019

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2018, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2018

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri  2018 (Unduh)
Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2018 (Unduh)
5/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dokter Spesialis 2018 dari Pemerintah

Peeaftaran beasiswa pendidikan dokter spesialis kini memasuki periode tahun 2018 yang ditawarkan pemerintah melalui LPDP. Jika Anda atau keluarga seorang dokter dan berminat mengambil pendidikan spesialis, saat ini kembai dibuka kesempatan Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis 2018. 

Ada sejumlah bidang spesialis prioritas yang ditawarkan, yakni Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obstetri & Ginekologi), Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anastesiologi, Spesialis Bedah, Spesialis Radiologi, Patologi Klinik, serta Rehabilitasi Medik. Jenis keahlian tersebut dapat diambil di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Kampus tujuan yakni:
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Andalas
3. Universitas Brawijaya
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Gadjah Mada
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Indonesia
8. Universitas Padjadjaran
9. Universitas Sebelas Maret
10. Universitas Sumatera Utara
11. Universitas Udayana

Beasiswa pendidikan dokter spesialis dari pemerintah ini menanggung penuh biaya studi bagi para penerimanya. Biaya yang ditanggung itu, di antaranya biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran (at cost), SPP, termasuk matrikulasi non bahasa, bantuan operasional pendidikan, penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, pelatihan kursus wajib, karya ilmiah, ujian keterampilan, praktikum klinik, dan ujian nasional (at cost). Kemudian biaya non SPP yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

Selain itu tersedia pula biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost), asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga (maks 2 orang), tunjangan kedatangan, serta tunjangan keadaan darurat.

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai dokter;
2. Telah menyelesaikan studi program sarjana kedokteran pada:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terdaftar di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
   b. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia;
3. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI);
4. Menyerahkan surat rekomendasi dari rumah sakit milik pemerintah atau pemerintah daerah yang diprioritaskan di wilayah Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan, yang menyatakan bahwa setelah lulus pendidikan dokter spesialis akan didayagunakan di rumah sakit pemberi rekomendasi;
5. Bersedia mengikuti program Wajib Kerja Dokter Spesialis sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
6. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba;
7. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
8. Memiliki dan memilih bidang keilmuan bidang dokter spesialis yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP;
9. Memilih program studi bidang dokter spesialis dan Perguruan Tinggi Tujuan BPIDS;
10 Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia mengikuti program Wajib Kerja Dokter Spesialis setelah selesai studi yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila dokumen tersebut tidak sah; dan
   h. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
11. Apabila terdapat pemalsuan data atau dokumen maka pendaftar diberhentikan sebagai pendaftar, tidak berhak mendaftar lagi di LPDP, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku, dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP;
12. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang 1.000 kata;
13. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri;
14. Usia maksimum pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun;
15. Pendaftar wajib memiliki rata-rata IPK 3,0 pada skala 4 untuk gabungan IPK sarjana dan profesi dokter;
16. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa inggris yang diterbitkan oleh ETS (ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku dengan skor minmal: TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, atau TOEIC® 600.
17. Ketentuan tersebut dikecualikan bagi Pendaftar yang menyelesaikan pendidikan tinggi dari luar negeri yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris dengan syarat melampirkan ijazah yang masih berlaku 2 (dua) tahun sejak diterbitkan;
18. Menulis rencana studi dan proposal bidang dokter spesialis yang akan diambil; dan
19. Tidak sedang menempuh program dokter spesialis atau magister (on going).

Simak juga » Beasiswa LPDP untuk S2, S3, dan Riset

LoA Unconditional:
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai Calon Penerima Beasiswa, namun belum memiliki Loa Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi Calon Penerima Beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka diberhentikan sebagai Calon Penerima Beasiswa.
6. Calon Penerima Beasiswa yang diputus sebagaimana tercantum dalam poin 5 (lima) memiliki kesempatan mendaftar ulang sebanyak 1 (satu) kali dengan syarat wajib memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi yang terdaftar di dalam daftar LPDP.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa kedokteran spesialis LPDP 2018 dilakukan secara online melalui laman resmi LPDP: http://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut, kemudian melengkapi formulir pendaftaran yang disediakan. Berikutnya unggah dokumen yang diperlukan berdasarkan keterangan persyaratan di atas. Anda bisa menscan dokumen terlebih dahulu.

Setelah melakukan pendaftaran online, siapkan juga dokumen fisiknya (hard copy) dan juga dokumen asli yang nantinya wajib dibawa ketika mengikuti seleksi wawancara bila dinyatakan lulus seleksi administrasi dan seleksi berbasis komputer.

Peserta yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online akan mengikuti seleksi berbasis komputer, meliputi Tes Potensi Akademik; Soft Kompetensi; dan On the spot essay writing. Selanjutnya bila lolos di kedua tahapan tersebut, peserta berhak mengikuti seleksi substansi yang terdiri dari verifikasi dokumen asli, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan wawancara.

Hasil penetapan kelulusan seleksi wawancara, verifikasi dokumen asli, dan Leaderless Grup Discussion (LGD) BPI Dokter Spesialis disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu telah ditentukan oleh LPDP.

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 untuk dalam negeri dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Informasi terkait beasiswa LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, Call Center 1500652, atau langsung kunjungi laman beasiswa LPDP. Lihat juga Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018
5/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi 2018 LPDP, Ini Pendaftarannya

Selain beasiswa reguler LPDP, yakni BPI Program Magister dan Doktoral, saat ini juga dibuka Beasiswa Afirmasi 2018 LPDP untuk perkuliahan yang dimulai 2019. Bedanya Beasiswa Afirmasi menyasar kelompok masyarakat tertentu yang membutuhkan perlakuan khusus.
5/09/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP | Beasiswa S3 LPDP | 2018

Akhirnya kabar yang ditunggu ini muncul juga. Beasiswa LPDP 2018 kini resmi dibuka. LPDP menyediakan beasiswa S2, beasiswa S3 dan sejumlah program beasiswa menarik lainnya. Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Program Reguler.
5/08/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 sudah mulai dibuka. Jadwalnya dibagi dalam dua tahap. Yakni jadwal beasiswa dalam negeri dan beasiswa luar negeri. Tidak jauh berbeda dari jadwal pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 sebelumnya. Tapi, bagi Anda yang berminat mendaftar atau sudah menunggu pengumuman beasiswa LPDP ini, di bawah ini bisa Anda simak jadwal pendaftaran 2018.

Seperti dimuat di laman LPDP, jadwal pendaftaran dan seleksi beasiswa LPDP 2018 ada dua tahap. Untuk pendaftaran beasiswa di dalam negeri pendaftaran dibuka mulai 7 Mei - 8 Juni 2018, untuk pendaftaran beasiswa di luar negeri dibuka mulai 2 Juli - 21 September 2018.

1. Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Beasiswa LPDP 2018:
Tahap 1: Dalam Negeri
Program Beasiswa Reguler, Beasiswa Dokter Spesialis, dan Beasiswa Afirmasi (kecuali Beasiswa Santri, dan BUDI)

▪ Pembukaan pendaftaran: 7 Mei 2018
▪ Submit dokumen: 7 Mei - 8 Juni 2018
▪ Penutupan pendaftaran: 8 Juni 2018
▪ Penetapan hasil seleksi administrasi: 29 Juni 2018
▪ Seleksi berbasis komputer: 9 - 25 Juli 2018
▪ Penetapan hasil seleksi Berbasis Komputer: 31 Juli 2018
▪ Seleksi substansi: 13 Agustus - 7 September 2018
▪ Pengumuman hasil seleksi substansi: 14 September 2018

Tahap 2: Luar Negeri 
Program Beasiswa Reguler, dan semua Beasiswa Afirmasi (untuk Beasiswa Afirmasi Santri, perguruan tinggi tujuan dalam negeri dan luar negeri)

▪ Pembukaan pendaftaran: 2 Juli 2018
▪ Submit dokumen: 2 Juli - 21 September 2018
▪ Penutupan pendaftaran: 21 September 2018
▪ Penetapan hasil seleksi administrasi: 12 Oktober 2018
▪ Seleksi berbasis komputer: 22 Oktober - 12 November 2018
▪ Penetapan hasil seleksi Berbasis Komputer: 17 November 2018
▪ Seleksi substansi: 26 November - 22 Desember 2018
▪ Pengumuman hasil seleksi substansi: 28 Desember 2018

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 Program S2, S3, dan Riset

2. Jadwal Pendaftaran Beasiswa Disertasi:
Beasiswa Disertasi Periode I
1. Pembukaan pendaftaran: 7 Mei 2018
2. Submit dokumen: 7 Mei – 8 Juni 2018
3. Penutupan pendaftaran: 8 Juni 2018
4. Seleksi desk evaluation: 13 Agustus – 7 September 2018
5. Pengumuman hasil seleksi desk evaluation: 14 September 2018

Beasiswa Disertasi Periode II

1. Pembukaan pendaftaran: 9 Juni 2018
2. Submit dokumen: 9 Juni – 21 September 2018
3. Penutupan pendaftaran: 21 September 2018
4. Seleksi desk evaluation: 26 November – 22 Desember 2018
5. Pengumuman hasil seleksi desk evaluation: 28 Desember 2018

3. Kategori tahapan seleksi beasiswa LPDP 2018:

1. Kategori beasiswa reguler, Afirmasi Daerah 3T, Alumni Bidikmisi Berprestasi, Individu Berprestasi dari Keluarga Miskin/Prasejahtera, serta Prestasi Olahraga, Seni, Kebudayaan, dan Keagamaan:
   a. Pendaftaran pada website LPDP;
   b. Seleksi Administrasi;
   c. Seleksi Berbasis Komputer; dan
   d. Seleksi Substansi

2. Kategori Beasiswa PNS/TNI/POLRI, Beasiswa Santri, dan Beasiswa Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan / Talent Scouting:
   a. Pendaftaran
   b. Seleksi atau pengusulan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
   c. Pendaftaran pada website LPDP
   d. Seleksi Administrasi
   e. Seleksi Berbasis Komputer
   f. Seleksi Substansi

4. Tempat pelaksanaan Seleksi Berbasis Komputer dan Seleksi Substansi LPDP 2018
1. Sumatera Utara - Medan
2. Aceh - Banda Aceh
3. Riau - Pekanbaru
4. Sumatera Barat - Padang
5. DKI Jakarta - Jakarta
6. Jawa Barat - Bandung
7. DI Yogyakarta - Yogyakarta
8. Jawa Timur - Surabaya
9. Bali - Denpasar
10. Kalimantan Barat - Pontianak
11. Kalimantan Selatan - Banjarmasin
12. Sulawesi Selatan - Makassar
13. Sulawesi Utara - Manado
14. Maluku - Ambon
15. Maluku Utara - Ternate
16. Nusa Tenggara Timur (NTT) - Kupang
17. Papua - Jayapura
18. Papua Barat  - Sorong 

Persyaratan dan cara pendaftaran BPI Program Magister dan Doktoral serta Beasiswa Afirmasi bisa dilihat pada uraian sebelumnya. 
5/07/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 International Water Center (IWC) Ditanggung Full

Tiap tahun program beasiswa S2 yang diberi nama IWC Maters Scholarships ini dibuka bagi pelajar internasional. Penyedianya adalah International Water Center (IWC), sebuah organisasi di Australia yang bekerja pada penelitian, pendidikan, serta jasa ahli di bidang manajemen air terpadu. Tahun 2018, IWC menyediakan dua jenis beasiswa yang bisa dilamar. Pertama adalah beasiswa Tipe A dan kedua beasiswa Tipe B. Keduanya berbeda. Selain dari jumlah beasiswa yang diterima, calon kandidat juga ditentukan asal negaranya.

Beasiswa Tipe A nilainya AU$92,645 (± Rp 897 juta), sedangkan beasiswa Tipe B (± Rp 508 juta). Dari dua jenis beasiswa yang disediakan IWC, pelamar Indonesia bisa melamar ke beasiswa Tipe A. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh. Mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket pp, layanan mahasiswa dan biaya amensti, biaya visa, serta asuransi kesehatan untuk mahasiswa asing.

Beasiswa S2 IWC ditujukan bagi pelamar yang ingin mengambil program Master of Integrated Water Management (MIWM) di Griffith University, Australia yang dimulai pada semester 1 (Februari), 2019.

Persyaratan:
1. Telah menyelesaikan program gelar S1 pada bidang studi yang berhubungan pada perguruan tinggi yang diakui secara internasional
2. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua tahun (digaji maupun sukarela) yang berhubungan dengan program
3. Mahir dalam bahasa Inggris (IELTS minimum 6.5, pBT TOEFL  575 atau iBT TOEFL 79, atau Pearson PTE 58)

Dokumen aplikasi:
1. Resume/CV terbaru
2. Dua surat referensi yang berkaitan dengan akademik dan/atau pekerjaan Anda. Surat harus diberi tanggal di dalam tiga tahun terakhir.
3. Nama dan detil kontak dari dua pemberi referensi yang menyetujui untuk dihubungi sehubungan dengan akademik dan/atau pekerjaan Anda. Ini bisa pemberi referensi yang sama dari surat referensi Anda.
4. Sertifikat bukti kemampuan bahasa Inggris

Simak juga » Beasiswa di Australia Terbaru

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa IWC Masters Scholarships dilakukan secara online. Anda bisa melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Pendaftarannya dibuka hingga 1 Agustus 2018.

Selanjutnya bagi kandidat yang masuk daftar pemeringkatan akan dihubungi (via email) sebelum atau pada 22 Agustus 2018. 

Pada akhir Agustus, kandidat yang masuk pemeringkatan akan diundang untuk mengajukan aplikasi pendaftaran ke MIWM Program, di Griffith University, Australia.

Kemudian pada pertengahan Oktober panel seleksi beasiswa akan menetapkan penerima beasiswa terpilih (setelah melalui pemeringkatan dan menerima unconditional offer pada MIWM Program, di Griffith University). Kandidat yang sukses terpilih beasiswa ini akan diberitahukan pada 2 November 2018 melalui email. Semoga berhasil!

Kontak:
Sir Samuel Griffith Centre (N78_3.28)
Griffith University, 170 Kessels Road, Nathan QLD 4111
Email: admin@watercentre.org
Phone: +61 7 3028 7600
Web: www.watercentre.org
5/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya