Beasiswa Jardine 2019 – 2020 Program S1 di University of Oxford dan Cambridge

Bila belum lama ini ditawarkan beasiswa Clarendon dan Beasiswa Gates Cambridge di University of Oxford dan University of Cambridge, tentu yang Anda lulusan SLTA belum bisa mendaftar ke program beasiswa ini untuk kuliah jenjang S1 tahun 2019 – 2020. Sebab, kedua beasiswa bergengsi dari dua universitas top dunia itu hanya tersedia untuk jenjang pascasarjana. Alias hanya ditujukan bagi pelamar program S2 dan S3.

Tapi kabar baiknya, masih ada beasiswa full lain yang disediakan buat Anda yang ingin tetap melanjutkan ke University of Oxford maupun University of Cambridge. Salah satunya Beasiswa Jardine melalui Jardine Foundation Scholarship Awards 2019. Program beasiswa ini ditawarkan Jardine Foundation (Jardine Matheson Group) untuk calon-calon pemimpin masa depan di negara-negara Asia.

Salah satu sasaran dari program beasiswa Jardine adalah Indonesia. Tidak semua negara Asia berkesempatan mengikuti beasiswa ini. Hanya dibuka untuk beberapa negara, yakni Camboja, China, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapore, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Sejak didirikan, Jardine Foundation telah menganugerahi 290 penerima beasiswa Jariden. Mungkin Anda kandidat selanjutkan yang memperoleh beasiswa ini?

Apa saja yang diperoleh dari beasiswa Jardine 2019 - 2020? Selain biaya kuliah penuh program S1, penerima beasiswa juga berhak mendapatkan tunjangan tahunan untuk menutupi biaya makan, penginapan, serta semua biaya insindentil lainnya. Uang saku dibayarkan empat kali dalam setahun. Selain itu, diberikan juga dana untuk biaya tambahan kesehatan imigrasi Inggris (UK Immigration Health Surcharge).

Serta tiket pesawat kelas ekonomi pp dari negara tujuan ke Inggris dan sebaliknya saat program beasiswa dimulai dan berakhir.

Prioritas akan diberikan kepada pelamar yang mendaftar ke college di bawah ini:

(a) University of Oxford:
    ▪ Exeter College
    ▪ Oriel College
    ▪ The Queen's College
    ▪  Trinity College
(b) University of Cambridge:
    ▪ Downing College
    ▪ Magdalene College
    ▪ Peterhouse
    ▪ Trinity College

Persyaratan:
1. Sudah meraih standar akademik untuk memenuhi syarat masuk ke salah satu college (lulus SMA/sederajat)
2. Penduduk tetap di salah negara di mana Jardine Matheson Group memiliki kepentingan bisnis signifikan, yang meliputi  Kamboja, Cina daratan, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
3. Berada dalam kondisi kesehatan yang memuaskan

Simak juga » Beasiswa Pemerintah Meksiko Program S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Personal statement yang menjelaskan tujuan, aspirasi, rencana pelamar setelah lulus dan khususnya kegiatan ekstra kurikuler, termasuk olahraga, dan tingkat keterlibatan mereka di masyarakat
2. Foto ukuran paspor terbaru
3. Salinan formulir aplikasi UCAS yang telah dilengkapi
4. Salinan resmi dari transkrip GCSE, A / AS Level dan IB, atau kualifikasi setara yang tunduk pada sistem ujian di negara atau teritori yang bersangkutan ketika tersedia. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, sertifikat HKDSE, sertifikat SPM atau STPM, dan sertifikat SKHU.
5. Testimoni yang ditandatangani oleh kepala sekolah yang menetapkan:
   a. Hasil akademis yang dicapai dan / atau sementara
   b. Keterangan yang akan membantu Komite Beasiswa dalam penilaiannya; dan
   c. Informasi relevan lainnya untuk aplikasi.

Jika testimoni disampaikan langsung dari sekolah, email akan dikirim ke kepala sekolah / referee dan memintanya untuk menulis surat referensi dan, jika pelamar memiliki penilaian yang tertunda, untuk juga memberikan nilai sementara. Pelamar diminta untuk mengisi nama dan rincian kontak kepala sekolah / referee mereka pada formulir online.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Jardine 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman: jardinesrecruit.com

Lengkapi semua kolom formulir online tersebut dan unggah juga dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Batas akhir pendaftaran beasiswa adalah 22 Oktober 2018. Bagi kandidat yang masuk pemeringkatan akan diminta untuk mengikuti wawancara melalui video pada November 2018. Kemudian nanti jika lolos wawancara tahap pertama, pelamar akan mengikuti seleksi akhir yakni diundang untuk menghadiri wawancara pribadi secara langsung di Hong Kong pada Januari 2019.

Selain capaian akademik pelamar, penilaian seleksi juga didasari pada kualitas dan karakter pribadi, prestasi di kegiatan non kurikuler termasuk olahraga, keterlibatan di masyarakat, serta indikator lain yang menurut Komite Beasiswa kandidat dianggap memiliki komitmen tinggi terhadap kinerja tugas publik dan/atau keterlibatan di masyarakat.

Nah, tertarik untuk mengikuti beasiswa Jardine? Jangan lupa mendaftar sebelum deadline berakhir. Informasi lebih lanjut juga bisa Anda simak di lama beasiswa Jardine (www.jardine-foundation.org). Selamat mencoba!
Facebook Twitter Google