Beasiswa Brunei 2017 – 2018 (D3, S1, S2, S3)

Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2017 – 2018. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di beberapa universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan, seperti kebidanan, keperawatan, dan kesehatan yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan UTB. Sementara, beasiswa S3 diberikan hingga tiga tahun untuk program doktor di UTB. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan bila berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2017 – 2018 ini. Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam, tunjangan bulanan sebesar BND 500, tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, tunjangan makanan setiap bulan BND 150, setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. 

Selain itu disediakan pula akomodasi tempat tinggal di universitas atau politeknik yang dituju.

Apa saja program yang tersedia? Banyak sekali pilihan. Secara umum misalnya seni, sains, bisnis, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan banyak lagi.

▪ Lihat daftar lengkap program studi (Unduh)

Persyaratan: 
1. Pendaftaran terbuka bagi semua warganegara, tidak terbatas hanya ASEAN, negara-negara anggota OIC maupun Commonwealth.
2. Pelamar harus dinominasikan oleh pemerintah negara setempat (Kemdikbud atau Kemlu)
3. Pelamar harus dinyatakan sehat untuk memperoleh beasiswa serta belajar di Brunei Darussalam oleh dokter yang diakui sebelum tiba di Brunei Darussalam. Biaya mendapatkan surat keterangan sehat ini ditanggung sendiri oleh pelamar.
4. Pelamar harus berusia antara 18 - 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana terhitung 31 Juli 2017
5. Beasiswa ini tidak berlaku bagi warga tetap Brunei Darussalam 

* Persyaratan lebih teknis terutama menyangkut dengan program yang akan diambil bisa dilihat pada “Entry Qualification”. Silakan diunduh pada daftar program studi yang tertera di atas.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh
2. Pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik dilegalisir 
4. Statement of Purpose (tertera di formulir)
5. Salinan akte kelahiran dan paspor dilegalisir
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang tidak berbahasa Inggris

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir aplikasi bersama dokumen aplikasi lainnya. Beberapa dokumen mungkin perlu di-scan, seperti ijazah dan transkrip, dll. Lalu buat dalam format pdf. 

Selanjutnya kirim semua aplikasi tersebut ke email: applyBDGS2017@mfa.gov.bn

Bagi pelamar yang ingin studi di UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online di laman https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/

Permohonan dan pengajuan aplikasi beasiswa diterima paling lambat 13 Maret 2017. Pemberitahuan pemenang biasanya disampaikan melalui email.

Kontak:
Technical Assistance Unit
Division of Scholarship, Training and Technical Assistance
Department of Administration
Ministry of Foreign Affairs and Trade
Bandar Seri Begawan BD2710
Brunei Darussalam

Tel: +673 2261177 ext. 387/ 386/ 380/ 383
Fax: + 673 2230903
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn
2/23/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3, dan Non Degree

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi siswa/mahasiswa berprestasi, guru berprestasi, peraih medali olimpiade internasional, juara tingkat nasional atau internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olahraga, pegawai/karyawan berprestasi yang mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasan, seniman, serta pegiat sosial.

Selain beasiswa degree untuk program gelar S1, S2, dan S3. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi juga menyediakan beasiswa non-degree. Beasiswa non gelar ini diperuntukkan bagi guru, tenaga kependidikan pada tingkat PAUD sampai dengan SMA/SMK, pegiat budaya, seniman dan pegiat sosial kecuali dosen untuk mengikuti program residensi, menjadi pembicara dalam workshop atau konferensi, utamanya bidang pendidikan dan kebudayaan.

Pelamar yang berminat dapat memanfaatkan Beasiswa Unggulan Berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) di dalam negeri atau mengikuti program non degree yang diminati. Yang menarik dari beasiswa ini, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK, PTN 3.00 PTS 3.25
 
Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 


▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi Nasional atau lnternasional
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Dokumen aplikasi Non-Degree
1. Surat permohonan kepada Kepala Biro PKLN Kemendikbud
2. Daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae)
3. Surat undangan dari penyelenggara (undangan residensi/pembicara)
4. Materi/bahan/proposal yang relevan dengan penyelenggaraan kegiatan
5. Esai minimal 500 kata tentang manfaat dari kegiatan
6. Usulan rincian biaya

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2017 untuk program gelar ini dibagi dalam dua batch. Untuk batch 1 pendaftaran dibuka mulai 15 Februari - 15 April 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 16 April - 10 Mei 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan di akun masing-masing pada 12 Mei 2017.

Kemudian untuk batch 2, pendaftaran dibuka mulai 1 Juni - 31 Juli 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 1 Agustus - 31 Agustus 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan pada 1 September 2017 melalui akun masing-masing.

Sementara, bagi Anda yang berminat mendaftar Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi program Non-Degree dapat mengajukannnya secara offline dengan mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diminta ke alamat:

Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 7
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 10270

Jadwal pendaftaran beasiswa non-degree ini tidak terikat dengan jadwal batch 1 dan batch 2 sebagaimana pendaftaran beasiswa program degree.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
2/21/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa hari lalu program beasiswa Bidik Misi S2 sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1. Sekaligus memberi kesempatan bagi mereka dari keluarga tidak mampu (miskin) untuk memberoleh beasiswa S2, meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi. Keduanya ditawarkan pada tempat yang sama, yaitu Beasiswa Afirmasi di laman LPDP.

Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa S2 Bidik Misi dan beasiswa S2 bagi keluarga tak mampu, di bawah ini dijelaskan prosesnya. Namun, ada yang perlu dicatat jika Anda mengajukan beasiswa S2 untuk keluarga miskin. Yakni, IPK yang diraih minimum 3.5.

Beasiswa tersebut diberikan penuh. Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, dll.

Menariknya pula Beasiswa Afirmsi ini menyediakan biaya program pengayaan bahasa, yaitu berupa kursus dan ujian kemampuan bahasa asing dengan durasi 3 bulan sampai maksimum 6 bulan. Kemudian biaya pelaksanaan tes potensi akademik bagi peserta tujuan dalam negeri. Peserta sendiri boleh memilih untuk kuliah di dalam negeri atau luar negeri.

Persyaratan:
Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dari:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
3. Tidak sedang menempuh studi program magister atau doktoral.
4. Bukan lulusan program magister untuk pendaftar program magister dan bukan lulusan program doktoral untuk pendaftar program doktoral.
5. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas, kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian.
6. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan/ keilmuan /inovasi/kreasi/budaya;
7. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana format terlampir;
   a. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia
   b. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia
   c. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   d. Bersedia kembali ke daerah perbatasan dan/atau tertinggal bagi pendaftar dari daerah 3T dan pengabdian daerah 3T;
   e. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   f. Tidak pernah, sedang, dan/atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   g. Tidak pernah, sedang, dan/atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   h. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   i. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   j. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   k. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister/doktoral di dalam negeri;
   l. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
8. Telah mendapatkan izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi Sumber Daya Manusia bagi yang sedang bekerja;
9. Memiliki surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba dan untuk pendaftar tujuan ke luar negeri ditambah dengan keterangan bebas TBC yang dinyatakan oleh Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas/Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran;
10. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
11. Memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
12. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
13. Menulis 2 (dua) essay (masing-masing 500 sampai 700 kata) dengan tema:
    a. “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/lembaga/ instansi/profesi komunitas saya”; dan
    b. “Sukses Terbesar dalam Hidupku”;
14. Peserta memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa asing berupa sertifikat TOEFL ITP®, TOEFL iBT®, TOEIC®, TOAFL, atau IELTS™ yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP;
15. Sertifikat TOAFL pada angka 14, diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi islam.
16. Ketentuan pada angka 14, dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
17. Pendaftar yang memenuhi ketentuan pada huruf 16, wajib melampirkan duplikat/salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
18. Pendaftar program magister luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
19. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sekurang-kurangnya 11 (sebelas)
bulan atau paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
20. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Malam;
    b. Kelas Eksekutif;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas Akhir pekan (weekend);
    f. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara kecuali program joint dan double degree sesuai ketentuan LPDP;
21. Menyusun rencana studi berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan.
22. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan. Dibuktikan dengan surat tanda terima tanpa syarat pada Perguruan Tinggi (Letter of Acceptance (LoA) Unconditional) untuk program doktoral. Kemudian mendaftar diaplikasi pendaftaran LPDP untuk program doktoral.

Persyaratan Khusus:
1. Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp.750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan;
   a. Kartu Keluarga yang terbaru;
   b. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
   c. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
   d. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata – rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000.
2. Usia maksimum pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun.
3. Pendaftaran Beasiswa Afirmasi hanya untuk program magister dan tidak dibuka untuk program doktoral.
4. Memiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,50 pada skala 4.00.
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa asing dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT 33, IELTS 4,5, TOEIC® 400, TOAFL 450.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630, TOAFL 550.
6. Pendaftar Beasiswa Afirmasi alumni penerima bidikmisi dan miskin prestasi hanya dapat mendaftar maksimal 2 (dua) tahun sejak dinyatakan lulus dari Perguruan Tinggi.
7. Khusus pendaftar Beasiswa Afirmasi alumni penerima beasiswa bidikmisi harus melampirkan surat keterangan atau surat keputusan penerima bidikmisi yang dikeluarkan oleh kementerian atau perguruan tinggi terkait.

Simak juga » Beasiswa Kuliah S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Permohonan diajukan secara online di laman resmi LPDP: www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id

Anda dapat membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut jika belum pernah mendaftar sebelumnya.

Jika ingin mengajukan beasiswa Bidikmisi S2 atau Keluarga Tidak Mampu, pelamar dapat memilih Beasiswa Afirmasi pada saat mengisi formulir LPDP. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunggah dokumen persyaratan yang ditetapkan.

Para pelamar yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online akan mengikuti seleksi assessment yang juga digelar secara online. Kemudian bila lolos di kedua tahapan tersebut, pelamar berhak mengikuti seleksi wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing.

Hasil penetapan kelulusan seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu yang telah ditentukan oleh LPDP.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2017 untuk dalam negeri tahun akademik 2018 dibuka hingga 3 April 2017. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 17 April 2017, kemudian seleksi assessment secara online diselenggarakan pada 19 - 20 April 2017. Penetapan hasil seleksi assessment tersebut ditetapkan 5 Mei 2017. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 15 Mei - 9 Juni 2017 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 19 Juni 2017.

Kemudian untuk pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2017 untuk luar negeri dibuka hingga 7 Juli 2017. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 26 Juli 2017, kemudian seleksi assessment secara online diselenggarakan pada 28 - 29 Juli 2017. Penetapan hasil seleksi assessment tersebut ditetapkan 16 Agustus 2017. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 28 Agustus - 30 September 2017 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 12 Oktober 2017. 

Mengenai pertanyaan terkait BPI Program Afirmasi tersebut dapat menghubungi email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui call center LPDP di 1500652. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP. Semoga berhasil!
2/20/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa VDMS 2017 – 2018 (Mahasiswa D3, S1)

Bagi Anda yang berstatus mahasiswa D3 atau pun S1, ini salah satu beasiswa dalam negeri yang sedang dibuka. Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Scholarship. Beasiswa untuk mahasiswa D3 dan S1 ini cukup rutin ditawarkan, terutama bagi universitas dan perguruan tinggi mitra VDMS. Ada sekitar 35 universitas mitra beasiswa VDMS. Misalnya saja UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, Unair, dll.   

Beasiswa VDMS memang cukup rutin ditawarkan. Yang menarik dari beasiswa ini adalah beasiswa diberikan hingga akhir masa studi sesuai standar pendidikan. Kecuali memang jika tidak mampu mempertahankan prestasi (IPK kurang dari 3.00), beasiswa bisa dihentikan. 

Apa saja yang didapatkan dari beasiswa VDMS 2017 – 2018? Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp. 500.000 setiap bulan yang dibayarkan ke rekening pribadi, diberikan satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 dan Bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 650.000,- dan D3 sebesar Rp. 550.000), serta mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi – yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Van Deventer-Maas Stichting. 

Persyaratan: 
1. Mahasiswa S1 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2
2. Usia maksimal 27 tahun
3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)
4. IPK ≥ 3.00
5. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
6. Aktif berorganisasi atau di komunitas
7. Fasih berbahasa Inggris diutamakan
Dokumen aplikasi: 
1. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat rekomendasi dari pihak sekolah atau kampus (yang ditanda-tangani oleh Rektor/Dekan/Kaprodi) yang menyatakan kondisi ekonomi keluarga.
2. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00)
3. Slip gaji resmi Orang tua atau wali, baik dari institusi pemerintah atau swasta.
Apabila kedua orang tua bekerja, maka wajib melampirkan slip gaji keduanya, maksimal 2 (dua) bulan terakhir.
4. Surat keterangan pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali (bila wiraswasta), yang disahkan oleh Kelurahan atau Surat pernyataan pekerjaan dan penghasilan yang dibuat dan ditanda-tangani di atas meterai Rp. 6.000,-.
5. Fotokopi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK)
6. Fotokopi halaman depan buku tabungan
7. Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir)
8. Essay mengenai diri Anda (keluarga, studi dan kegiatan sosial dan prestasi), mengapa VDMS harus memilih Anda untuk menjadi penerima beasiswa, apa yang Anda harapkan jika terpilih sebagai penerima beasiswa, dan apa yang akan Anda lakukan bagi masyarakat setelah selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah. (Minimal 1.5 halaman A4, Huruf: Times New Roman, ukuran 11, dan spasi 1).

Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa, pastikan bahwa universitas Anda masuk Daftar Mitra beasiswa VDMS. Jika tertera, selanjutnya lakukan beberapa tahapan berikut untuk mengajukan beasiswa. 

Pertama, pelamar mendaftar terlebih dahulu secara online di website VDMS: vas.vdms-scholarship.org

Masukkan email aktif yang digunakan, selanjutnya lengkapi formulir yang harus diisi secara online tersebut. Setelah rampung, periksa email, apakah Anda mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2. Jika mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap kedua, maka akan diberikan link untuk melengkapi formulir kedua. Di formulir kedua tersebut, Anda juga perlu mengunggah softcopy foto terbaru (foto close up dengan jas almamater bukan selfie atau seluruh badan). Perlu diingat, hanya mereka yang mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2 yang selanjutnya bisa mengirimkan dokumen aplikasi. 

Kedua, siapkan dokumen aplikasi di atas bersama formulir daftar dokumen (unduh di laman pendaftaran online). Selanjutnya serahkan ke Penanggung Jawab beasiswa VDMS di kampus Anda. Nama penanggung jawab tertera di daftar mitra beasiswa VDMS.

Pendaftaran online Beasiswa VDMS 2017 – 2018 dibuka mulai 10 Februari – 10 Maret 2017. Penyerahan dokumen aplikasi juga bisa ditanyakan langsung ke masing-masing kampus. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan akhir Juni 2017.

Kontak:
Representative Office in Indonesia
Jl. Purwanggan No.9
Kelurahan Purwokinanti,
Kecamatan Pakualaman
Yogyakarta 55112
Telp : 0274-510406
Fax : 0274-556549
Email: deventer@cbn.net.id
2/18/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2017 – 2018 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2017 – 2018 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa,  dukungan penunjang akademik, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.

Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas) 
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi para pendaftar untuk jenjang Masters, memiliki nilai kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL, atau 46 Pearson PTE). Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2016 atau 2017). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2016 atau 2017) 
5. Bagi pelamar yang berasal dari fokus daerah prioritas dan kandidat pengecualian lainnnya memiliki IPK setara 2.75 atau lebih, nilai IELTS 5.0 atau TOEFL yang setara
6. Menyediakan informasi kontak test centre untuk verifikasi hasil tes TOEFL
7. Melampirkan sekurang-kurangnya satu copy asli hasil tes Institutional TOEFL  
8. Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master, atau 
9. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor 
10. Menjawab semua pertanyaan relevan yang disediakan di formulir aplikasi
11. Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan English for Academic Purposes (EAP) secara full-time (Senin - Jumat 08.00 - 16.00) di Indonesia sebelum studi di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
12. Jika mendaftar untuk jenjang doktor, para pelamar yang dipertimbangkan merupakan staf di universitas, lembaga perguruan tinggi, serta staf lembaga penelitian, pembuat kebijakan, serta para kandidat yang ditargetkan di badan-badan yang terkait dengan kegiatan-kegiatan Pemerintah Australia 
13. Sangat dianjurkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan oleh pendaftar tersebut 
14. Sangat dianjurkan bagi para pelamar doktor yang menyelesaikan jenjang Master dengan komponen penelitian sekurang-kurangnya 25%.
Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (hasil tes yang diambil di tahun 2016 atau 2017). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor, serta 
10. Para pelamar jenjang doktor dan master yang studinya akan mencakup sekurang-kurangnya 50 persen penelitian wajib melengkapi detil proposal penelitian di formulir pendaftaran 
11. Pelamar yang mendaftar secara online (melalui OASIS) wajib juga melengkapi formulir aplikasi online tambahan

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2017. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pengumuman hasil seleksi akan diberitahukan ke pelamar paling lambat Juli 2017. Sekaligus pemberitahuan untuk mengikuti seleksi wawancara dan IELTS. Hasil akhir pengumuman penerima beasiswa disampaikan awal September 2017.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
2/16/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Tesis S2 dan Beasiswa Disertasi S3 LPDP

Program beasiswa ini salah satu Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang ditawarkan LPDP yang bisa dimanfaatkan bagi Anda yang mengalami kendala pembiayaan penyusunan tesis dan disertasi. BPI program Tesis/Disertasi. Beasiswa tesis tersedia bagi pelamar yang ingin menyelesaikan studi S2-nya, di dalam maupun luar negeri. Beasiswa disertasi tersedia buat pelamar yang ingin merampungkan studi S3, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Besaran dana beasiswa tesis S2 atau beasiswa disertasi S3 berdasarkan rencana anggaran belanja sesuai dengan satuan biaya yang berlaku, yang dilampirkan dalam formulir pendaftaran. Nilai maksimum beasiswa yang diperoleh untuk masing-masing program, yakni:

1) Beasiswa tesis dalam negeri:
▪ Bidang Keilmuan agama, pendidikan, akuntansi dan keuangan, hukum, ekonomi, sosial, budaya/seni/bahasa dan bidang lain = Rp 15.000.000,-
▪ Bidang keilmuan teknik, sains, pertanian, kedokteran dan kesehatan = Rp 20.000.000,-
2) Beasiswa disertasi dalam negeri:
▪ Bidang Keilmuan agama, pendidikan, akuntansi dan keuangan, hukum, ekonomi, sosial, budaya/seni/bahasa dan bidang lain = Rp 50.000.000,-
▪ Bidang keilmuan teknik, sains, pertanian, kedokteran dan kesehatan = Rp 60.000.000,-
3) Beasiswa tesis luar negeri:
▪ Bidang Keilmuan agama, pendidikan, akuntansi dan keuangan, hukum, ekonomi, sosial, budaya/seni/bahasa dan bidang lain = Rp 20.000.000,-
▪ Bidang keilmuan teknik, sains, pertanian, kedokteran dan kesehatan = Rp 25.000.000,-
4) Beasiswa disertasi luar negeri:
▪ Bidang Keilmuan agama, pendidikan, akuntansi dan keuangan, hukum, ekonomi, sosial, budaya/seni/bahasa dan bidang lain = Rp 60.000.000,-
▪ Bidang keilmuan teknik, sains, pertanian, kedokteran dan kesehatan = Rp 70.000.000,-

Komponen dana beasiswa hanya digunakan untuk penyelesaian tesis dan/atau disertasi yang meliputi:
a. Biaya material/bahan habis pakai;
b. Biaya material untuk sewa alat, bukan pembelian alat;
c. Biaya perjalanan penelitian (pengambilan data), yaitu 1 kali tiket pesawat PP kelas Ekonomi ke tempat pengambilan, tidak diperkenankan anggaran untuk transport lokal, akomodasi dan sejenisnya;
d. Biaya analisis, terkait kegiatan uji material yang tidak bisa dilakukan di dalam perguruan tinggi studi, dan harus dilakukan di luar perguruan tinggi (jika ada analisis khusus yang harus mengeluarkan biaya);
e. Biaya publikasi (apabila harus membayar); dan
f. Penggandaan tesis/disertasi.

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia yang sedang menyelesaikan tesis atau disertasi.
2. Batas usia pendaftar pada 31 Desember tahun pendaftaran sebesar-besarnya :
   a. 45 tahun bagi Pendaftar program Beasiswa Tesis, dan
   b. 50 tahun bagi Pendaftar program Beasiswa Disertasi.
3. Berasal dari Perguruan Tinggi dan Program Studi yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
   a. Perguruan Tinggi di dalam negeri terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau lulusan Perguruan Tinggi Kedinasan yang diakui oleh Pemerintah Indonesia,
   b. Perguruan tinggi di luar negeri yang berkategori baik sesuai daftar pada Direktorat Jenderal Kelembagaan IPTEK dan Dikti, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. atau sudah mempunyai kerjasama dengan LPDP.
4. Telah menyelesaikan seluruh mata kuliah yang dinyatakan dalam bentuk transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), atau bagi Pendaftar dari perguruan tinggi luar negeri telah dilakukan konversi nilai sehingga sekurang-kurangnya:
   a. 3,25, pada skala 4, bagi yang sedang studi Magister.
   b. 3,5, pada skala 4, bagi yang sedang studi Doktoral.
5. Dinyatakan lulus ujian atau seminar proposal oleh pimpinan program pascasarjana atau keterangan lain yang sejenis;
6. Mendapat rekomendasi dari unsur pimpinan Pascasarjana atau Fakultas;
7. Judul penelitian dan bidang kajian bersifat unggulan dan/atau prioritas tematik pemerintah sesuai dengan visi dan misi LPDP dan bidang ilmu yang menjadi fokus LPDP sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Utama LPDP tentang Beasiswa LPDP.
8. Tidak sedang dan tidak akan menerima Beasiswa Tesis dan Disertasi atau beasiswa pendidikan yang terdapat komponen bantuan riset dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri.
9. Tidak sedang menerima jenis Beasiswa LPDP lainnya atau penerima beasiswa dari sumber lainnya yang memberikan komponen pendanaan penelitian untuk tesis atau disertasi.

Simak juga » Beasiswa Afirmasi LPDP Program S2 dan S3

Mekanisme pendaftaran:
1. Pendaftar mengisi formulir pendaftaran secara online di laman resmi LPDP dengan melampirkan:
   a. Proposal tesis dan/atau disertasi yang sudah lulus ujian/seminar proposal dan disetujui oleh pembimbing atau promotor;
   b. Rencana penelitian dalam bentuk capaian (milestone) per semester (sesuai format terlampir);
   c. Surat Keterangan Lulus Seminar Proposal atau surat keterangan yang sejenis ditandatangani oleh bagian akademik atau pembimbing akademik (sesuai format terlampir);
   d. Transkrip asli nilai akhir seluruh mata kuliah;
   e. Menulis sesai dengan tema peranan penerima beasiswa bantuan tesis atau disertasi dalam upayanya:
      1. meningkatkan daya saing/nilai tambah produk dan/atau jasa nasional;
      2. menyelesaikan permasalahan masyarakat dan bangsa; dan/atau;
      3. memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, sosial, dan budaya.
   f. Rencana Anggaran Belanja (RAB) sesuai dengan satuan biaya berlaku yang telah diketahui oleh pembimbing atau promotor (sesuai format terlampir);
   g. Surat Pernyataan tidak sedang dan tidak akan menerima bantuan Beasiswa Pendidikan Untuk Penyelesaian Tesis dan Disertasi dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri (sesuai format terlampir);
   h. Surat rekomendasi dari unsur pimpinan Pascasarjana atau Fakultas (sesuai format terlampir).
   i. Pendaftar mengirimkan formulir pendaftaran dan dokumen lampiran dengan mengunggahnya di laman resmi LPDP.

Pendaftaran dan seleksi:
Pendaftaran BPI untuk Program Tesis dan Disertasi dilakukan paling banyak empat (4) kali dalam setahun dengan mempertimbangkan jumlah pendaftar dan kuota yang ditentukan oleh LPDP. Jika belum memenuhi kuota yang ditentukan oleh LPDP, maka batas pendaftaran terakhir tanggal 15 Oktober 2017.

Pendaftaran BPI dilaksanakan secara online dengan cara mengisi formulir pendaftaran, dan mengunggah semua dokumen kelengkapannya pada laman resmi LPDP di www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id

Mekanisme seleksi:
1. Waktu pelaksanaan seleksi dilakukan paling banyak 4 (empat) kali setahun, dengan ketentuan pada kondisi tertentu dengan mempertimbangkan jumlah pendaftar.
2. Mekanisme seleksi dilakukan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut:
   a. Seleksi Administrasi, dan
   b. Seleksi Substansi.
3. Pelaksanaan Seleksi Administrasi dilakukan dengan pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen dengan persyaratan pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia Untuk Penyelesaian Tesis dan Disertasi.
4. Dokumen persyaratan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada angka (3) meliputi:
   a. Formulir Pendaftaran yang telah diisi;
   b. Proposal Tesis dan/atau Disertasi yang telah ditandatangani oleh pembimbing;
   c. Ringkasan hasil penelitian yang diharapkan dalam bentuk capaian (milestone) per semester (sesuai format terlampir).
   d. Transkrip Nilai Akhir Seluruh Mata Kuliah pada jenjang studi yang sedang dijalani;
   e. Surat Keterangan Lulus Seminar Proposal atau surat keterangan yang sejenis ditandatangani oleh bagian akademik atau pembimbing akademik;
   f. Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang telah diketahui pembimbing/promotor (sesuai format terlampir);
   g. Surat Pernyataan tidak sedang dan tidak akan menerima bantuan Beasiswa Pendidikan Indonesia Untuk Penyelesaian Tesis dan Disertasi dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri (sesuai format terlampir);
   h. Surat rekomendasi dari Pimpinan Pascasarjana/Fakultas untuk mendapatkan beasiswa Tesis dan Disertasi (sesuai format terlampir).
5. Pelaksanaan Seleksi Substansi dilakukan dengan menilai dokumen persyaratan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada angka (3) oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang ditetapkan oleh LPDP.
6. Kriteria penilaian Seleksi Substansi sebagaimana dimaksud pada angka (5) meliputi :
   a. Urgensi penelitian terkait riset unggulan;
   b. Studi literatur;
   c. State of the art;
   d. Metodologi penelitian;
   e. Output yang diharapkan;
   f. Kontribusi teoritis terhadap keilmuan dan praktis terhadap pembangunan nasional; dan
   g. Kelayakan aspek biaya yang diajukan.
7. Bagi peserta yang tidak lulus pada seleksi substansi Beasiswa Pendidikan Indonesia dapat mendaftar kembali dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Jika telah 1 (satu) kali tidak lulus pada seleksi substansi, maka peserta masih memiliki 2 (dua) kali kesempatan sampai mengikuti seleksi substansi,
   b. Jika telah 2 (dua) kali tidak lulus pada seleksi substansi, maka peserta masih memiliki 1 (satu) kali kesempatan sampai mengikuti seleksi substansi,
   c. Jika telah 3 (tiga) kali tidak lulus pada seleksi substansi, maka peserta tidak dapat mendaftar kembali Beasiswa Pendidikan Indonesia.

Pertanyaan terkait pengajuan beasiswa tesis dan beasiswa disertasi LPDP dapat disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat dilihat melalui laman LPDP di atas.
2/15/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi 2017 LPDP, Ini Pendaftarannya

Selain beasiswa reguler LPDP, yakni BPI Program Magister dan Doktoral, saat ini juga dibuka Beasiswa Afirmasi 2017 LPDP untuk perkuliahan yang dimulai 2018. Bedanya Beasiswa Afirmasi menyasar kelompok masyarakat tertentu yang membutuhkan perlakuan khusus.
2/14/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP | Beasiswa S3 LPDP | 2017

Akhirnya kabar yang ditunggu ini muncul juga. Beasiswa LPDP 2017 kini resmi dibuka. LPDP menyediakan beasiswa S2, beasiswa S3 dan sejumlah program beasiswa menarik lainnya. Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia(BPI) Program Magister dan Doktoral.
2/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kuliah di Taiwan Full (S1, S2, dan S3)

Beasiswa kuliah di Taiwan satu ini juga paling rutin ditawarkan selain Beasiswa Pemerintah Taiwan. Namanya Taiwan ICDF Higher Education Scholarship Program. Beasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Perbedaannya terletak dari fasilitas yang didapatkan oleh penerima beasiswa. Sebab, beasiswa Taiwan ICDF menawarkan beasiswa kuliah full di Taiwan. Tidak saja tanggungan biaya kuliah dan biaya hidup yang disediakan, tapi juga tiket pesawat pp Indonesia – Taiwan, tempat tinggal di asrama mahasiswa, biaya kredit kuliah, asuransi kesehatan dan kecelakaan, serta tunjangan buku. 

Penerima beasiswa Taiwan ICDF masing-masing akan memperoleh tunjangan hidup bulanan sebesar NT$ 12.000 untuk S1, NT$ 15.000 untuk S2, dan NT$ 17.000 untuk S3. Beasiswa tersebut akan diberikan berdasarkan durasi standar program yang diambil. Yakni maksimum 4 tahun untuk program sarjana, 2 tahun untuk program master, dan 4 tahun untuk program PhD. 

Ada sejumlah universitas pilihan yang menjadi mitra Taiwan ICDF, di antaranya National Pingtung University of Science and Technologi, National Cengchi University, National Tsing Hua University, National Taiwan Normal University, National Taiwan Ocean University, Yuan Ze University, National Central University, National Taiwan University, National Taipei University of Nursing and Health Sciences, Taipei Medical University, dan sederet universitas terkemuka lainnya. 

Program yang ditawarkan: 
1. Ph.D. Program in Tropical Agriculture
2. Master Program in Tropical Agiculture
3. Undergraduate Program in Tropical Agriculture
4. International Undergraduate Program in Business Administration (IUP in BA)
5. International Master of Business Administration (IMBA)
6. International Master's Program in International Studies in College of International Affairs
7. International Master of Business Administration in Technology Management
8. International Master Program in Information Systems and Applicatio(IHRD)
9. Ph.D. Program in International Health
10. Master's in International Health
11. International Master Program in Aquaculutre Technology and Management
12. International Master Program for Environment Susctainable Development
13. International Master Program in Mechanicaal Engineering
14. International Bachelor Program in Mechanical Engineering
15. International Master's Program ini Electric Power Engineering (IMEPE)
16. International Master's Program in Industrial Engineering and Management
17. International Nursing Master of Science Program
18. International Master's Program ini Agricultural Economics
19. International Master Program in Civil Engineering and Management (ICEM)
20. MBA Program of International Business and Trade
21. Undergraduate Program in International Business and Trade
22. Undergraduate Program in Journalism and Mass Communication
23. M.Sc. Program in Tropical Medicine
24. Bachelor Program ini Medical Laboratory Science and Biotechnology
25. International Master's Program in Health Care Administration
26. International Master of the Arts Program in Cultural and Creative Industries (IMCCI)
27. International Master Program of Agriculture (IMPA)
28. International Bachelor of Agribusiness (IBPA)
29. Mater in Educational Leadership and Management Development (ELMD)
30. School of Medicine for International Students

* Program beserta daftar universitas secara lengkap tersedia di laman Taiwan ICDF (Unduh)
Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi online yang telah diisi, dicetak kemudian ditandatangani 
2. Fotokopi paspor, kartu keluarga, dan akte kelahiran 
3. Fotokopi ijazah dan transkrip. Jika dokumen tersebut tidak menggunakan bahasa Inggris atau Mandarin, harus disediakan terjemahan resminya ke dalam bahasa tersebut.
4. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) 
5. Keterangan hasil pemeriksaan kesehatan TaiwanICDF: (termasuk tes HIV) tertanggal tiga bulan terakhir
6. Dua surat rekomendasi (dimasukkan dalam amplop tertutup dan ditandatangan). Bisa dari profesor, pimpinan, atau pembimbing 
7. Fotokopi bahan aplikasi pendaftaran ke universitas yang bekerjasama dengan beasiswa Taiwan ICDF (misalnya: salinan pengiriman biaya pendaftaran, formulir pendaftaran, penerimaan aplikasi dari universitas, email).

Pendaftaran: 
Pertama, daftarkan diri Anda terlebih dahulu ke salah satu universitas Taiwan yang diminati. Hanya boleh daftar di satu program. Setelah memperoleh dokumen aplikasi seperti tertera di poin 7 di atas, Anda selanjutnya bisa mengajukan beasiswa Taiwan ICDF 2017. 

Selanjutnya untuk mendaftar beasiswa Taiwan ICDF 2017, pelamar harus mengisi formulir aplikasi online Taiwan ICDF (link tertera di poin 1 di atas). Jangan lupa cetak formulir yang telah diisi tersebut dan lampirkan bersama dokumen aplikasi yang diminat lainnya. 

Selanjutnya kirimkan semua dokumen aplikasi beasiswa Taiwan ICDF ke alamat berikut: 

Kantor Taipei Economic and Trade Office
Gedung Artha Graha, Lt. 17 
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, SCBD 
Jakarta 12190

Tuliskan untuk aplikasi "Beasiswa ICDF” pada salah satu sudut amplop. 

Dokumen tersebut diterima paling lambat 17 Maret 2017. Pengumuman hasil akan disampaikan sebelum 30 Juni 2017. Informasi pertanyaan bisa diajukan melalui email beasiswa@teto.or.id atau cek di website ICDF (www.icdf.org.tw). Semoga berhasil!
2/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kursus Bahasa Mandarin 2017

Bisa mengikuti kursus bahasa tanpa biaya sendiri tentunya sebuah hal menyenangkan. Seperti kursus bahasa Mandarin satu ini. Pelamar ditawari beasiswa untuk mengikuti kursus bahasa Mandarin langsung dari Taiwan. Ya, beasiswa kursus bahasa Mandarin akan berlangsung di pusat-pusat bahasa Mandarin yang ada di Taiwan. Di 2017, ada sekitar 37 pusat pelatihan bahasa Mandarin di Taiwan yang bisa menjadi pilihan untuk kursus. Jika Anda berminat, pendaftaran beasiswa kursus bahasa Mandarin 2017 untuk Indonesia sudah tersedia. 

Serupa dengan beasiswa kuliah di Taiwan, beasiswa kursus bahasa Mandarin kali ini juga disediakan melalui Kementerian Pendidikan Taiwan. Programnya disebut dengan Huayu Enrichment Scholarship (HES). Selain mengikuti kegiatan kursus, penerima beasiswa juga diberi kesempatan untuk meningkatkan pehamanan mereka tentang budaya dan kehidupan masyarakat Taiwan. 

Umumnya durasi beasiswa diberikan hingga satu tahun, namun Kantor Perwakilan Taiwan juga dapat memberikan dengan periode 9 bulan, 6 bulan, atau 3 bulan. Periode pemberian tahunan berlangsung dari 1 September sampai 31 Agustus tahun selanjutnya.

Penerima beasiswa bahasa Mandarin 2017 akan mendapatkan tunjangan bulanan sebesar NT$ 25.000 atau setara USD$ 735.  

Persyaratan: 
1. Berumur 18 tahun atau lebih, lulusan SMA atau diatasnya, memiliki prestasi akademik yang baik dalam pendidikan belajar terbaru yang resmi dan memiliki karakter moral yang baik.
2. Bukan merupakan warga Negara Taiwan.
3. Tidak memiliki status sebagai pelajar asing
4. Pada saat ini tidak terdaftar sebagai pelajar di pusat pembelajaran Bahasa Mandarin, dan tidak pernah menjadi pelajar di universitas maupun perguruan tinggi di Taiwan.
5. Bukan merupakan pertukaran pelajar sesuai perjanjian kerjasama antara universitas / perguruan tinggi internasional dan lembaga pendidikan di Taiwan, saat menerima beasiswa HES.
6. Tidak pernah menerima penghargaan baik berdasarkan program beasiswa ini maupun program beasiswa Taiwan.
7. Bukan merupakan penerima beasiswa lainnya atau subsidi yang diberikan oleh Pemerintah Taiwan atau institusi pendidikan lainnya di Taiwan.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir Aplikasi (Unduh
2. Fotokopi Akta Lahir, Pasport dan Kartu Keluarga.
3. Fotokopi Ijasah Terakhir dan Transkip Nilai.
(Setelah pengumuman, penerima beasiswa wajib memberikan dokumen dalam bahasa Mandarin atau Inggris yang telah dilegalisir dalam kurun waktu yang ditentukan. Jika kedua dokumen tersebut dikeluarkan oleh negara lain selain Taiwan atau instansi pendidikan Internasional lainnya, maka kedua dokumen tersebut harus dilegalisir terlebih dahulu oleh Kantor Perwakilan Taiwan setempat sebelum diserahkan).
4. Fotokopi formulir pendaftaran dari salah satu Pusat Pelatihan Huayu Enrichment.
(formulir yang digunakan saat mendaftar ke language center)
5. Dua lembar surat rekomendasi yang sudah di tanda tangani dan tertutup rapat dalam amplop. 
(Bisa dari siapa saja misalkan dosen atau atasan. Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku).

Pendaftaran: 
Lengkapi dokumen aplikasi yang dibutuhkan, lalu kirimkan ke alamat berikut: 

Kantor Taipei Economic and Trade Office (TETO)
Gedung Artha Graha lt.17, Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD, Jakarta 12190

*Harap tuliskan nama beasiswa pada amplop 

Pengajuan aplikasi beasiswa kursus bahasa Mandarin ini paling lambat 31 Maret 2017. TETO akan mengumumkan daftar penerima beasiswa melalui website TETO ( www.roc-taiwan.org/ID ) sebelum 31 Mei 2017. Untuk informasi lebih lanjut bisa disampaikan melalui email: beasiswa@teto.or.id atau cek melalui website TETO. Selamat mencoba!
2/10/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Pemerintah Rumania Gelar S1, S2, dan S3

Jika sebelumnya ditawarkan beasiswa Pemerintah Hongaria untuk jenjang S2 dan S3, beasiswa satu ini menawarkan kuliah gratis mulai program S1, S2, hingga S3. Pemerintah Rumania untuk tahun akademik 2017 – 2018 secara khusus membuka kembali beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional di luar Uni Eropa, terutama Indonesia untuk melanjutkan studi ke Rumania. Ada 85 kursi beasiswa yang disediakan tahun ini untuk berbagai tingkatan.

Bila terpilih, penerima beasiswa nantinya akan dibebaskan dari biaya kuliah, biaya akomodasi untuk asrama mahasiswa, serta diberikan tunjangan hidup bulanan masing-masing 65 euro untuk jenjang S1, 75 euro untuk S2, dan 85 euro untuk S3. Meski dibebaskan dari biaya pendidikan dan disediakan tunjangan hidup bulanan, beasiswa Pemerintah Rumania ini tidak mencakup biaya makan, transportasi internasional dan lokal, serta biaya lain yang mungkin muncul. Biaya tersebut masih harus diediakan sendiri oleh penerima beasiswa. Tapi, tentunya Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya kuliah.

Jenjang studi:
1. First cycle (licenta): Skema ini ditujukan bagi lulusan sekolah menengah atas atau yang setara. Program berlangsung 3 - 6 tahun, tergantung pilihan jurusan
2. Second cycle (master): Skema ini ditujukan bagi lulusan S1 atau setara untuk mengambil S2. Program berlangsung 1,5 tahun - 2 tahun dan diakhiri dengan disertasi
3. Third cycle (doctorate): Skema ini ditujukan bagi lulusan S2. Program berlangsung 3 - 4 tahun dan diakhiri dengan tesis doktor.

Bidang studi prioritas:
Ilmu politik, administrasi, pendidikan, kebudayaan dan peradaban Rumania, jurnalisme, teknik, minyak dan gas, pertanian, kedokteran hewan, arsitektur, seni

Pilihan universitas: (Unduh)

Dokumen aplikasi:
1. Surat pengantar yang diterbitkan oleh perwakilan diplomatik Rumania atau KBRI Bucharest
2. Formulir aplikasi beasiswa dari Kemlu Rumania (Unduh)
3. Formulir aplikasi untuk penerbitan surat penerimaan (Acceptance letter) dari Kemdikbud Rumania (Unduh). Acceptance letter diperlukan untuk pendaftaran di universitas dan pengajuan aplikasi visa tinggal
4. Salinan ijazah kelulusan yang dilegalisasi (ijazah sekolah menengah atas, ijazah S1, atau ijazah S2) dan terjemahannya secara resmi dalam bahasa Rumania, Inggris, atau Perancis
   ▪ Apabilan kandidat masih dalam tahap akhir penyelesaian studi, pendaftaran harus dilengkapi dengan dokumen yang menyatakan yang bersangkutan akan menyelesaikan studinya pada tahun 2016 - 2017, dengan menyebutkan tanggal ijazah akan diterbitkan. Jika ijazah telah diterbitkan, KBRI atau Kedutaan Rumania di Jakarta harus menerima ijazah tersebut sebelum tanggal 18 Agustus 2017
5. Salinan transkrip nilai atau dokumen kelengkapan ijazah yang lain
6. Salinan akte kelahiran yang telah dilegalisasi dan diterjemahkan secara remsi ke dalam bahasa Rumania, Inggris, atau Perancis
7. Salinan dari 3 (tiga) pertama pada paspor
8. Surat keterangan sehat yang menyatakan bahwa kandidat tidak mengidap penyakit menular atau penyakit lain yang kiranya dapat menghambat studi yang bersangkutan
9. Curriculum vitae dalam bahasa Inggris
10. Pasfoto terbaru sebanyak 2 (dua) lembar

Ctt: Semua dokumen yang dilegalisasi harus dilakukan oleh notaris atau oleh perwakilan diplomati yang mengirimkan berkas

Simak juga » Beasiswa Pemerintah New Zealand untuk S2, S3

Pendaftaran:
Siapkan semua dokumen aplikasi yang diperlukan kemudian serahkan langsung ke kantor diplomatik Rumania pada alamat berikut:

Jl. Teuku Cik Ditiro No.42-A,
RT.10/RW.5, Menteng, Jakarta Pusat,
DKI Jakarta 10310

Atau kirim langsung dokumen ke alamat:

Embassy of the Republic of Indonesia
Strada Gina Patrichi nr. 10 sector, Bucharest, Rumania

Dokumen aplikasi yang diajukan langsung ke KBRI Bucharest diterima paling lambat 13 Maret 2017.

Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan setelah tanggal 3 Juli 2017 melalui perwakilan diplomatik Rumania yang mengirimkan atau KBRI Bucharest.

Kontak email:
infos1@indonezia.ro
info2@indonezia.ro

Tahapan setelah pengumuman:
1. Kemdikbud Rumania akan menerbitkan Acceptance Letter to Study in Romania. Surat ini juga akan menyebutkan program persiapan bahasa Rumania (jika diperlukan) dan institusinya
2. Apabila ternyatan universitas yang dipilih tidak memiliki slot, maka Kemdikbud Rumania akan menawarkan slot di universitas lain yang kurang lebih memiliki profil yang sama, disesuaikan dengan ktersediaan slot. Calon penerima beasiswa juga memiliki hak untuk menolak tawaran tersebut, yang kemudian akan dianggap menolak beasiswa.
3. Setelah menerima acceptance letter, calon penerima beasiswa harus menghubungi Kedubes Rumania untuk mengajukan aplikasi long-stay visa. Aplikasi visa harus diserahkan sebelum 11 Juli 2017
4. Calon penerima beasiswa harus mengkonfirmasi keputusannya untuk menerima atau menolak basiswa paling lambat 11 Juli 2017
5. Semua kelengkapan dokumen harus siap sebelum tanggal 18 Agustus 2017
6. Pada periode tanggal 1 - 15 Oktober 2017, calon penerima beasiswa harus datang secara pribadi untuk mendaftar ke Kemdikbud Rumania, Departemen Hubungan Internasional (General Berthelot Street[1] nr. 28-30, sector 1 Bucharest, tel. 0040 (0)21 405 62 12, fax 0040 (0)21 312 66 14), dengan membawa:
   - Semua dokumen pendaftaran yang asli
   - Acceptance letter
   - Paspor (asli dan salinan) yang telah mendapatkan visa "SD"

Penerima beasiswa akan menerima Minsiter's Marticulation Order untuk ditunjukkan pada saat pendaftaran di universitas yang menerima bersangkutan, dilengkapi dokumen-dokumen yang diminta.
2/09/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Taiwan 2017 - 2018 (S1, S2, S3)

Kesempatan Beasiswa Taiwan 2017 kembali tersedia buat pelajar Indonesia. Pemerintah Taiwan melalui Kementerian Pendidikan (MOE) mengumumkan peluang beasiswa S1, S2, dan S3 di Taiwan tahun 2017. Beasiswa yang dikenal dengan Taiwan Scholarship Program ini menawarkan studi di universitas-universitas Taiwan, baik berbahasa pengantar Inggris, maupun yang menggunakan bahasa Mandarin. 

Penerima beasiswa S1 Taiwan nantinya akan mendapatkan tunjangan hidup dari Pemerintah Taiwan sebesar NT$ 15.000 atau setara USD$ 500 per bulan. Sedangkan penerima beasiswa S2 dan S3 akan memperoleh tunjangan hidup sebesar  NT$ 20.000 atau setara USD$ 666 per bulan. Selain biaya hidup, beasiswa Pemerintah Taiwan 2017 juga mencakup biaya kuliah dan biaya akademis lainnya. Kementerian Pendidikan Taiwan memberikan NT$ 40.000 per semester untuk subsidi biaya kuliah setiap mahasiswa. Namun, jika biaya yang dibutuhkan melebihi dari nominal yang ditetapkan, maka kelebihan biaya akan menjadi tanggungan penerima beasiswa atau universitas tujuan. 

Ada biaya lain yang harus disediakan sendiri oleh penerima beasiswa, di antaranya biaya administrasi universitas, penasehat tesis, premi asuransi, biaya akomodasi, dan biaya internet. Jumlah yang dikeluarkan ini biasanya jauh lebih rendah dari nominal beasiswa yang diberikan. 

Durasi beasiswa di Taiwan 2017 diberikan maksimum 4 tahun untuk program S1, 2 tahun untuk S2, dan 4 tahun untuk program S3. Sementara, jika mengambil program kombinasi diberikan beasiswa hingga 5 tahun. 

Persyaratan: 
1. Pelamar merupakan warganegara asing berijazah SLTA atau memiliki gelar di jenjang setelah SLTA (S1/S2) dengan prestasi akademik memuaskan dan karakter moral yang baik 
2. Tidak memenuhi syarat bagi pelamar berikut:
   ▪ Berkewarganegaraan China atau mahasiswa China yang ada di luar negeri 
   ▪ Sudah terdaftar atau berstatus mahasiswa di salah satu universitas/perguruan tinggi Taiwan 
   ▪ Sudah pernah studi di Taiwan pada jenjang gelar yang sama di mana saat ini berniat mendaftarkan diri 
   ▪ Merupakan mahasiswa pertukaran atau joint degree yang diterima berdasarkan perjanjian kerjasama akademik antara universitas/perguruan tinggi lokal dengan universitas/perguruan tinggi internasional 
   ▪ Sudah pernah menerima Taiwan Scholarship selama lebih dari total lima tahun 
   ▪ Pernah dicabut dari penerima Taiwan Scholarship atau Huayu
Enrichment Scholarship oleh MOE di masa lalu 
   ▪ Merupakan penerima beasiswa lain atau subsidi yang ditawarkan Pemerintah Taiwan atau institusi pendidikan Taiwan. Di luar subsidi yang ditawarkan oleh universitas/perguruan tinggi untuk menutupi biaya kuliah dan biaya lainnya yang melebihi batas beasiswa 
3. Pelamar harus mendaftar secara langsung ke universitas/perguruan tinggi berdasarkan deadline yang ditetapkan masing-masing 
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi Aplikasi Beasiswa Taiwan 2017 (Unduh
2. Fotokopi paspor dan kartu keluarga
3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai  pendidikan terakhir
4. Fotokopi formulir yang digunakan saat mendaftar ke universitas (Contoh Fotokopi bukti transfer uang pendaftaran, formulir pendaftaran universitas, fotokopi bukti tanda terima aplikasi pendaftaran, email).
5. Fotokopi Sertifikat Kemampuan Bahasa:
   › Program studi yang TIDAK menggunakan bahasa Inggris:
Fotokopi sertifikat “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL) dengan minimal tingkat menengah (L3). Tidak menerima sertifikat lain selain TOCFL
   › Program studi bahasa Inggris:
Fotokopi sertifikat TOEFL/TOEIC/IELTS atau sertifikat test kemampuan bahasa dari instansi yang sudah diakui Internasional.
6. Dua buah surat rekomendasi yang sudah ditandatangani dan tertutup rapat dalam amplop. (Contoh dari Kepala Sekolah, Rektor, Dekan, Profesor atau supervisor ). Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku.

Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa Taiwan 2017 - 2018, silakan daftarkan diri Anda terlebihi dahulu ke universitas dan program yang diminati di Taiwan berdasarkan program yang sudah ditentukan di www.esit.org.tw/programs

Berikutnya lengkapi dokumen aplikasi beasiswa yang diminta di atas, lalu kirim ke: 

Kantor Taipei Economic and Trade Office
Gedung Artha Graha lt.17, Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD, Jakarta 12190

*Tuliskan pada amplop untuk aplikasi beasiswa yang tertera di atas

Pendaftaran beasiswa tersebut diajukan paling lambat 31 Maret 2017. TETO akan mengumumkan daftar penerima Beasiswa ini di website TETO ( www.roc-taiwan.org/id ) sebelum 31 Mei 2017. Untuk pertanyaan lebih lanjut bisa disampaikan melalui email: beasiswa@teto.or.id
2/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S3 IASP di Austria untuk Dosen Kemenristekdikti

Selain skema Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI), ada beberapa pilihan beasiswa lainnya yang ditujukan bagi para dosen perguruan tinggi lingkup Kemenristekdikti yang ditawarkan rutin. Salah satunya Indonesia – Austria Scholarship Programme (IASP). Beasiswa IASP adalah beasiswa S3 hasil kerjasama pemerintah Indonesia melalui Kemenristekdikti dan Austria melalui OeAD-GmbH. Beasiswa ini ditujukan bagi dosen yang ingin melanjutkan studi doktornya di universitas-universitas terbaik yang ada di Austria.

Durasi beasiswa berlangsung selama 3 tahun, menanggung sejumlah biaya yang dibutuhkan oleh penerima beasiswa, di antaranya uang pembinaan 1.000 euro per bulan, akomodasi, asuransi kesehatan dan kecelakaan, uang kuliah, tiket keberangkatan dan kepulangan, buku, dan tunjangan keluarga maksimal satu orang anak.

Persyaratan:
1. Dosen tetap Perguruan Tinggi (memiliki NIDN) di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
2. Mendapat izin dari pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan dan/atau dari Koordinator Kopertis Wilayah masing-masing (bagi dosen tetap PTS)
3. Memiliki gelar S2 atau setara dengan tahun kelulusan selambat-lambatnya tahun 2012
4. Tidak untuk mendapat gelar kedua dalam strata yang sama
5. Menguasai bahasa Inggris, dibuktikan dengan sertifikat nilai TOEFL minimal 550, IBT minimal 80, atau IELTS minimal 6.0 (atau sesuai dengan syarat yang berlaku di perguruan tinggi tujuan), yang masih berlaku
6. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa Jerman (apabila ada)
7. Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 2 - 4 halaman, yang sudah dikomunikasikan dengan calon pembimbing/calon supervisor di universitas tujuan
8. Usia maksimal 35 tahun
9. Memiliki Daftar Riwayat Hidup yang lengkap (dalam bahasa Inggris)
10. Memiliki 2 buah surat rekomendasi dari universitas asal (dalam bahasa Inggris)
11. Memiliki paspor yang masih berlaku
12. Memiliki letter of acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan (asli) atau letter of admittance dari professor/calon supervisor dari perguruan tinggi tujuan
13. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama
14. Memiliki ijazah (asli) dan transkrip nilai pendidikan terakhir (dalam bahasa Inggris) yang sudah dilegalisasi

Simak juga » Daftar Beasiswa S2, S3 Terbaru di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir beasiswa Ristekdikti
2. Letter of acknowledgement dari supervisor universitas Austria
3. Deskripsi singkat study project (2 - 4 halaman, judul, isi, metodologi, jadwal waktu) yang telah disetujui supervisor Austria
4. Dua surat rekomendasi dari universitas asal
5. Scan paspor (memuat halaman nama dan foto)
6. Scan ijazah dan tranksrip nilai terakhir
7. CV lengkap
8. Sertifikat IELTS atau TOEFL 

Pendaftaran:
Buat dosen yang berminat, pendaftaran beasiswa IASP 2017 dilakukan secara online di laman beasiswa.dikti.go.id/bppln. Pilih Indonesia – Austria Scholarship Programmes (IASP) – S3 pada pilihan beasiswa yang tersedia. Berikutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta pada sistem online tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan aplikasi diterima paling lambat 26 Maret 2017. Selamat mencoba!
2/07/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Hongaria FULL Jenjang S2 dan S3

Beragam tawaran beasiswa luar negeri terpampang untuk Anda lamar. Mulai dari beasiswa universitas, beasiswa perusahaan, beasiswa pemerintah, beasiswa yayasan, beasiswa lembaga non profit, dll. Jika Anda berminat melanjutkan studi di jantung Eropa, ini salah satu kesempatan yang bisa Anda coba. Pemerintah Hongaria menawarkan beasiswa full untuk jenjang S2 dan S3 bagi Indonesia. Beasiswa ini dibuka bagi pelamar yang ingin melanjutkan kuliah penuh waktu di universitas-universitas terkemuka yang ada di Hungaria.

Pendaftaran beasiswa Hongaria ini dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 melalui skema Stipendium Hungaricum Scholarship Programme yang dikelola oleh Tempus Public Foundation. Pelamar yang berminat sudah bisa mengajukan permohonannya dari sekarang. Nantinya, bagi kandidat terpilih ada sejumlah dukungan beasiswa yang diterima, sesuai dengan jenjang studi yang dipilih.

Manfaat yang diperoleh di antaranya adalah penerima beasiswa Pemerintah Hongaria dibebaskan dari semua biaya kuliah, memperoleh tunjangan hidup bulanan hingga selesai studi sebesar HUF 40 460 (setara 130 Euro) untuk S2. Sementara, untuk jenjang S3 tunjangan bulanan diberikan sebesar HUF 140 000 (setara 450 Euro) di fase pertama pendidikan (empat semester) dan HUF 180 000 (setara 580 Euro) di fase kedua (empat semester). Tunjangan hidup tersebut diberikan hingga selesai studi sesuai durasi program.

Selain itu diberikan pula tunjangan akomodasi asrama sebesar HUF 40 000 untuk selama durasi beasiswa. Kemudian asuransi kesehatan sebesar HUF 65 000 (setara 205 Euro) per tahun untuk setiap orang.

Persyaratan:
1. Pelamar harus dinominasikan oleh otoritas yang bertanggung jawab sebagai Sending Partner, dalam hal ini Kementerian Ristek Dikti
2. Bukan warganegara Hongaria
3. Mendaftar ke perguruan tinggi dan program studi yang ditawarkan
4. Memenuhi syarat kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan masing-masing perguruan tinggi. Untuk perkuliahan dalam bahasa Hongaria wajib mengikuti kursus persiapan bahasa Hongaria 1 tahun sebelum perkuliahan dimulai.

Simak juga » Pilihan Beasiswa Luar Negeri Terbaru (S1, S2, S3)

Dokumen  aplikasi:
1. Formulir aplikasi online
2. Motivation letter
3. Bukti kemampuan bahasa Inggris/Hongaria atau bahasa sesuai program studi yang dipilih
4. Ijazah terakhir
5. Transkrip nilai terakhir
6. Surat keterangan sehat yang menyatakan pelamar bebas dari penyakit AIDS, Hepatitis A, B, C atau kondisi epidemi lainnya
7. Salinan paspor
8. Statement for application

Dokumen aplikasi tambahan untuk S3:
1. Rencana penelitian
2. Surat rekomendasi

Dokumen aplikasi tambahan untuk Seni dan Musik:
1. Portfolio
2. Audio portfolio

Ctt: Penjelasan detil mengenai dokumen aplikasi, pilihan perguruan tinggi dan program, syarat kemampuan bahasa, statement for application, dll, tertera di panduan beasiswa Hongaria. Silakan unduh di www.tka.hu

Pendaftaran:
Ada dua tahapan yang harus dilakukan pelamar yang ingin mendaftar Beasiswa Pemerintah Hongaria 2017 – 2018.

Pertama, melakukan pendaftaran secara online di laman Tempus Public Foundation. Seperti biasa, buat akun terlebih dahulu. Kemudian setelah terdaftar, siapkan dokumen aplikasi yang diminta. Scan terlebih dahulu, selanjutnya unggah ke akun yang sudah dimiliki. Harap diperhatikan, untuk dokumen aplikasi yang bahasa aslinya tidak menggunakan bahasa Inggris atau Hongaria, maka lampirkan juga terjemahannya.

Pendaftaran online tersebut dibuka hingga 5 Maret 2017. Sebaiknya ajukan sebelum deadline berakhir.

Kedua, mengirimkan aplikasi ke Sending Partner, dalam hal ini Kementerian Ristek Dikti. Tujuannya adalah untuk pra seleksi dan mendapatkan nominasi. Sebab, pelamar yang tidak memperoleh nominasi, maka tidak akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa Hongaria tersebut. Daftar pelamar yang dinominasikan nantinya akan diajukan langsung pihak Sending partner ke Tempus Public Foundation.

Untuk mengetahui dokumen aplikasi apa saja yang harus diajukan ke Sending Partner, pelamar bisa menghubungi langsung panitia yang telah ditetapkan.

▪ Fine Resyalia (Kepala Seksi Pendidikan Luar Negeri Tenaga Pendidik)
Email: fresyalia@ristekdikti.go.id
▪ Mr. Bagus Setiawan (staf program)
Email: bsetiawan@ristekdikti.go.id

Atau datang langsung ke:

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti
Direktur Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Gedung D, Lantai 5, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta

Pemberitahuan hasil akhir seleksi beasiswa akan disampaikan pada akhir Juni 2017. Semoga berhasil!
2/06/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya