Pendaftaran Beasiswa Djarum 2017/2018 untuk S1 dan D4

Djarum Beasiswa Plus atau sering juga disebut Beasiswa Djarum kini hadir untuk tahun akademik 2017/2018. Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2017/2018 terbuka bagi mahasiswa S1 maupun diploma 4 pada semester 4 dari semua disiplin ilmu pada perguruan tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus. Seperti tahun sebelumnya, Djarum Beasiswa Plus tidak saja menyediakan bantuan dana beasiswa, tapi juga membekali penerima beasiswanya (Beswan) dengan berbagai kegiatan soft skills.

Penerima beasiswa Djarum 2017/2018 akan mendapatkan dana beasiswa sebesar Rp 750 ribu per bulan yang diberikan selama 1 tahun. sementara, kegiatan soft skill yang diberikan di antaranya meliputi Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, International Exposure, serta Community Empowerment.

Persyaratan:
1. Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1 Universitas) / Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
2. IPK minimum 3.00 pada semester III.
3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
4. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
6. Mengisi Form Pendaftaran online di website djarumbeasiswaplus.org

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 untuk Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. PDF dari form pendaftaran online
2. Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.
3. Fotocopy Kartu Mahasiswa.
4. Transkrip Nilai sampai semester III yang telah dilegalisir.
5. Surat keterangan aktif organisasi / Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi yang pernah diikuti / Fotocopy Sertifikat Prestasi yang dimiliki.
6. Surat keterangan dari kampus (Rektorat atau Fakultas ) tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

Pendaftaran:
Silakan daftarkan diri Anda secara online terlebih dahulu di laman Djarum Beasiswa Plus. Setelah tuntas, periksa email untuk mendapatkan PDF dari form pendaftaran online tersebut.

Kemudian lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta dan kirimkan ke alamat Djarum Beasiswa Plus seperti tertera di PDF form pendaftaran online yang sudah diperoleh.

Sebelum melakukan pendaftaran online, harap periksa terlebih dahulu Daftar Perguruan Tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus. Jika ada, Anda bisa mendaftar.

Pendaftaran online Djarum Beasiswa Plus 2017/2018 dibuka mulai 8 April - 24 Mei 2017. Seleksi administrasi dilakukan 26 Mei – 30 Mei 2017. Selanjutnya mereka yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes tertulis (tes potensi akademik) dan wawancara yang digelar pada 1 Juni – 10 September 2017.

Pengumuman hasil seleksi beasiswa akan disampaikan 14 September 2017 yang bisa dicek melalui website Djarum Beasiswa Plus atau di Bagian Kemahasiswaan Kampus masing-masing. Selamat mencoba!
4/24/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2017 – 2018

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali membuka pendaftaran beasiswa S2 bagi pemuda berprestasi di seluruh Indonesia tahun akademik 2017 – 2018. Utamanya para pemuda berprestasi yang aktif dalam organisasi kepemudaan. Beasiswa S2 Kemenpora ini bekerjasama dengan dengan sembilan perguruan tinggi negeri (PTN) di dalam negeri yang menjadi pilihan tujuan studi beasiswa S2 pemuda berprestasi dari Kemenpora.

Para penerima beasiswa Kemenpora nantinya akan memperoleh tanggungan biaya SPP selama empat (4) semester pada PTN yang dipilih. Tahun ini Kemenpora menyediakan total 250 kursi beasiswa di 9 PTN tujuan studi.

Pilihan PTN Tujuan Studi:
1. Universitas Indonesia, program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Kajian Strategik Pengembangan Kepemimpinan
2. Universitas Gadjah Mada, program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Konsentrasi Pengembangan Kepemimpinan
3. Universitas Hasanuddin, program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dan Pedesaan dengan peminatan Kajian Manajemen Kepemimpinan Pemuda
4. Universitas Sumatera Utara, program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dengan peminatan Manajemen Kepemimpinan Pemuda
5. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, program studi Dirasah Islamiyah dengan konsentrasi Studi Islam dan Kepemudaan
6. Universitas Mulawarman, program studi Kebijakan Publik
7. Universitas Padjajaran, program studi Magister Ilmu Politik
8. Universitas Negeri Jakarta, program studi Pendidikan Olahraga
9. Universitas Diponegoro, program studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, konsentrasi Kewirausahaan Pemuda

Dari total 250 kuota beasiswa yang tersedia, 150 kuota beasiswa ditujukan untuk lima (5) PTN mitra yang masing-masing mendapatkan 30 kuota beasiswa, yakni UI, UGM, UNHAS, USU, dan UINSA. Kemudian empat (4) PTN rintisan, yakni UNMUL, UNPAD, UNJ, dan UNDIP masing-masing 25 kuota beasiswa dari 100 kuota.

Persyaratan Akademik:
1. Lulus Sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu dengan akreditasi Program Studi minimal B
2. Lulus ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri yang dilamar meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL

Persyaratan Non Akademik:
1. Pemuda Indonesia berusia 20-28 tahun pada tanggal 1 Juli 2017 dibuktikan dengan akte kelahiran
2. Bagi aktivis pemuda, merupakan anggota atau pengurus Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda dibuktikan dengan surat keterangan/rekomendasi dari Ketua Umum DPP/DPD tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota
3. Bagi aktivis pemuda, memiliki prestasi di bidang seni, olahraga, sosial budaya, iptek dan imtaq dan olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat minimal tingkat Kab/Kota
4. Bagi olahragawan berprestasi, memiliki prestasi olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat medali emas minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta
5. Pelatih berprestasi adalah pelatih yang memiliki jejak/track record prestasi olahragawan binaan peraih medali emas setingkatn Pekan Olahraga Nasional (PON) atau memiliki sertifikat kepelatihan tingkat nasional, dibuktikan dengan piagam/sertifikat/medali emas atlit binaan minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta
6. Diutamakan bagi yang belum pernah memperoleh bantuan atau fasilitasi dari Kemenpora
7. Berbada sehat, dibuktikan dengan surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah
8. Berkelakuan baik, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian
9. Bebas narkoba, dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah
10. Tidak sedang terikat dalam program beasiswa lain, dibuktikan dengan surat pernyataan
11. Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara/PNS, dibuktikan dengan surat pernyataan

Simak juga » Beasiswa Unggulan S1, S2, S3 Kemdikbud

Prosedur Pendaftaran:
1. Mendaftarkan diri secara online pada situs penerimaan mahasiswa pada Universitas/PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di PTN tersebut
2. Setelah melaksanakan pendaftaran, maka pendaftar harus mengirimkan dokumen/bukti persyaratan akademik dan non akademik kepada PTN dan pihak Kemenpora, berupa:
   a. Fotocopy Akte Kelahiran
   b. Piagam/sertifikat penghargaan atas prestasi di bidang seni, olahraga, sosial, iptek, dan imtaq
   c. Surat keterangan/rekomendasi dari ketua umum DPP/DPD Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda tingkat pusat atau tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota
   d. Piagam/sertifikat/medali atau berupa penghargaan lainnya pada olahragawan/pelatih berprestasi
   e. Surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah/Daerah
   f. Surat Keterangan Catatan Kepolisian
   g. Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah Daerah
   h. Surat pernyataan tidak sedang terikat dalam program beasiswa dari instansi lain di atas matera Rp 6.000
   i. Surat pernyataan bukan Aparatur Sipil Negara di atas materai Rp 6.000
   j. Dokumen tersebut dikirim melalui alamat Kemenpora kepada:
      Asdep Tenaga dan Sumber Daya Pemuda
      Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda
      Kementerian Pemuda dan Olahraga
      Jl. Gerbang Pemuda No. 3 Senayan Jakarta Pusat 10270
3. Daftar peserta lulus seleksi ujian masuk akan diumumkan sesuai tanggal yang ditetapkan pada kalender akademik PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga 

Jadwal Pendaftaran:
1. Universitas Indonesia
» Pendaftaran online Gel.II: 10 April - 8 Mei 2017
2. Universitas Gadjah Mada
» Pendaftaran online: April 2017
3. Universitas Hasanuddin
» Pendaftaran online: 17 Januari - 31 Maret 2017
4. Universitas Sumatera Utara
» Pendaftaran: April - Juli 2017
5. UIN Sunan Ampel
» Pendaftaran: 18 Mei 2017
6. Universitas Mulawarman
» Pendaftaran: April - Mei 2017
7. Universitas Padjajaran
» Pendaftaran: 22 Februari - 23 Mei 2017
8. Universitas Diponegoro
» Pendaftaran: 1 April - 30 Juni 2017
9. Universitas Negeri Jakarta
» Pendaftaran: April 2017

Simak juga »  Daftar Pilihan Beasiswa S2 Dalam Negeri

Info lebih lanjut:
1. Portal Kemenpora: www.kemenpora.go.id
2. Universitas Indonesia: http://penerimaan.ui.ac.id
3. Universitas Gadjah Mada: http://um.ugm.ac.id
4. Universitas Hasanuddin: http://pasca.unhas.ac.id
5. Universitas Sumatera Utara: http://sps.usu.ac.id
6. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel: http://pasca.uinsby.ac.id
7. Universitas Mulawarman: www.unmul.ac.id
8. Universitas Padjajaran: www.unpad.ac.id
9. Universitas Negeri Jakarta: www.pps.unj.ac.id
10. Universitas Diponegoro: www.undip.ac.id
4/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pendidikan S2 UGM Beragam Jurusan

Tahun ini Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM kembali memberikan beasiswa pendidikan S2 untuk studi di SPs UGM. Beasiswa diberikan dalam bentuk uang kuliah tunggal (UKT) selama 4 semester. Nilai beasiswanya sesuai dengan besaran UKT di program studi/minat studi yang dituju pada jalur reguler. Beasiswa UGM ini terbuka bagi lulusan sarjana S1 di tanah air yang berminat mengambil studi S2 di UGM tahun akademik 2017 - 2018 pada beberapa program studi yang ditawarkan.

Prodi yang menyediakan beasiswa, yaitu:
1. Agama dan Lintas Budaya
    Minat Kajian Timur Tengah
    Minat Ekonomi Islam

2. Bioteknologi
    Minat Rekayasa Biomedis
3. Ilmu Lingkungan
    Minat Geo Informasi untuk Manajemen Bencana
    Minat Magister Pengelolaan Lingkungan

    Minat Magister Teknologi untuk Pengembangan Berkelanjutan
    Minat Magister Pengelolaan Infrastruktur dan Pembangunan Masyarakat
4. Kajian Budaya dan Media
    Minat Manajemen Informasi dan Perpustakaan
5. Kajian Pariwisata
6. Kependudukan
7. Ketahanan Nasional
    Minat Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik
8. Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
9. Penyuluh dan Komunikasi Pembangunan
10. Magister Manajemen Bencana 11. Magister Manajemen Pendidikan Tinggi

Persyaratan:
1. Lulus S1 tahun 2015 - 2017 dari perguruan tinggi negeri/swasta yang terakreditasi dengan nilai A
2. IPK S1 minimal 3,25
3. Melampirkan sertifikat TOEFL ITP/AcEPT UGM dengan skor minimal 500
4. Melampirkan sertifikat TPA Bappenas/PAPS UGM dengan skor minimal 550
5. Usia sampai dengan 1 September 2017 maksimal 25 tahun
6. Melampirkan surat keterangan sehat dari dokter (dokter puskesmas atau rumah sakit)
7. Melampirkan bukti pendaftaran bahwa calon telah terdaftar pada salah satu program studi/minat studi di Sekolah Pascasarjana UGM
8. Bersedia menerima beban tugas akademik dari Sekolah Pascasarjana UGM selama menerima beasiswa

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 di Dalam Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi
2. Fotocopy bukti pendaftaran on line dari DPP UGM
3. Fotocopy Ijazah S1 yang dilegalisir
4. Fotocopy Transkrip nilai S1 yang dilegalisir
5. Fotocopy Sertifikat Akreditasi PTN/PTS Asal S1dengan peringkat Nilai A
6. Fotocopy Sertifikat TPA/PAPS minimal Skor 550
7. Fotocopy Sertifikat TOEFL/AcEPT/ITP minimal Skor 500
8. Surat keterangan sehat dari dokter puskemas/dokter rumah sakit

* Formulir aplikasi beasiswa dapat diperoleh di sub Bagian Akademik, Lantai 1, Gedung SPs UGM atau dapat diunduh di website SPs UGM.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi beasiswa S2 UGM tahun akademik 2017 - 2018 menyesuaikan dengan jadwal pendaftaran mahasiswa baru UGM yang tertera di http://um.ugm.ac.id

Aplikasi lengkap beasiswa dapat diserahkan langsung ke: 

SEKRETARIAT
Gedung Sekolah Pascasarjana UGM
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55281

Kontak:
Email: sps@ugm.ac.id
Telpon: (0274) 544975
Website: http://pasca.ugm.ac.id
4/19/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 – S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019

Ini salah satu peluang beasiswa kuliah di Korea yang tersedia bagi pelamar Indonesia. 2018 Art Major Asian (AMA) Scholarship. Ditujukan bagi Anda yang memiliki talenta seni dan berminat melanjutkan studi S1 maupun S2 tahun akademik 2018 – 2019 di Korean National University of Arts (K’ARTS). K’ARTS merupakan universitas seni terkemuka di Korea. Beasiswa AMA merupakan beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah selama menjalani studi.

Rincian beasiswa S1 dan S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019 di antaranya tiket pesawat pp ke Korea, uang saku 800 ribu Won per bulan, gratis pelatihan bahasa Korea, tanggungan penuh biaya kuliah semester, dan asuransi kesehatan.

Program yang ditawarkan cukup banyak, di antaranya Vocal Music, Instrumental Music, Composition, Conduction,  Acting, Directing, Stage Design, Theatre Studies, Film Making, Broadcasting, Multimedia, Animation, Cinea Studies,  Dance Performance, Choreography, Dance Theory,  Fine Arts, Design, Art Theory, Architecture, dan banyak lagi.

Persyaratan:
1. Merupakan warganegara yang memenuhi syarat (20 negara, salah satunya Indonesia)
2. Telah lulus atau dijadwalkan lulus SLTA/universitas paling lambat 28 Februari 2018
   ▪ Pelamar yang mendaftar ke program master harus memiliki gelar sarjana atau diploma yang setara
   ▪ Pelamar yang bakal lulus paling lambat 28 Februari 2018 harus mengirimkan surat/ijazah lulus sementara dan menyerahkan salinan ijazah resminya paling lambat 1 Maret 2018 ke K’ARTS
3. Memiliki kesehatan yang memadai, baik fisik maupun mental
4. Tidak memiliki keterbatasan dalam bepergian ke luar negeri
5. Memiliki bakat seni yang luar biasa, bakat bawaan, dan catatan akademik yang sangat baik
6. Pelamar direkomendasikan oleh pemerintah, kementerian, dan Kedutaan Besar Korea di masing-masing negara
7. Pelamar direkomendasikan oleh rektor universitas atau kepala pemerintahan yang disetujui organisasi, perusahaan, atau institusi seni yang terkait, dll

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 di Korea

Dokumen aplikasi:
1) Aplikasi [Form 1]
2) Pengenalan diri [Form 2]
3) Rencana Studi [Form 3]
4) Penilaian kesehatan [Form 4]
5) 3 Surat rekomendasi [Form 5]
6) Salinan ijazah/surat lulus sementara menyertakan Apostille
7) Salinan transkrip resmi terbaru
8) Salinan paspor
9) Salinan sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris (TOPIK/TOEFL/IELTS)
10) Sertifikat pengalaman kerja yang relevan, penghargaan dan / atau prestasi lainnya (jika ada)
11) Portfolio (cantumkan nama di setiap halaman)

Penting: Setiap dokumen yang ditulis dalam bahasa Indonesia harus diterjemahkan ke bahasa Korea atau Inggris yang disahkan oleh notaris. Salinan ijazah/surat lulus sementara dan transkrip akademik juga harus  melampirkan sertifikat Apostille yang dikeluarkan Konsulat/Kedutaan Besar Korea.

Pendaftaran:
Siapkan semua dokumen aplikasi menggunakan kertas ukuran A4. Urutkan dokumen berdasarkan isian data Form 1. Anda bisa mendapatkan semua formulir aplikasi (Unduh) terlebih dahulu dan melengkapinya bersama dokumen lain.

Kirimkan dokumen aplikasi via pos atau diantar langsung ke alamat:

AMA Manager
M505, Office of External Affairs 146-37, 32gil, Hwarang-ro, Seongbuk-gu,
Seoul,  Postal Code : 136-716,  Republic of Korea

Dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 30 Juni 2017. Pengumuman hasil seleksi disampaikan 18 September 2017 melalui website universitas (http://eng.karts.ac.kr) dan pemberitahuan pribadi. Keberangkatan ke Korea serta kursus bahasa Korea akan dilakukan pada 20 Oktober 2017.

Informasi lebih lanjut terkait teknis pendaftaran Beasiswa S1 dan S2 2018 – 2019 di K’ARTS Korea bisa disampaikan melalui email: global@karts.ac.kr atau telp: 82-2-746-9073. Informasil lebih jauh juga tertera di formulir aplikasi dan website universitas. Selamat mencoba!
4/17/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Astra 1st 2017 - 2018 untuk Mahasiswa S1 dari Astra

Ini dia beasiswa Astra 1st (dibaca: first) yang ditawarkan Astra International bagi mahasiswa S1 tahun 2017. Beasiswa Astra 1st tidak saja memberikan dukungan dana pendidikan, tapi juga pengembangan berupa pelatihan sekaligus bimbingan langsung ke mahasiswa bersangkutan untuk menghadapi dunia kerja. Mereka dibekali langsung bagaimana menghadapi kondisi bisnis sebenarnya. Selain itu, mahasiswa penerima beasiswa Astra 1st berkesempatan memperluas jaringan mereka dengan para profesional Astra dan mahasiswa berprestasi dari universitas terkemuka lainnya.

Saat ini, Beasiswa Astra 1st bisa dilamar oleh mahasiswa semua jurusan pada perguruan tinggi yang ada di Pulau Jawa, terutama dari Fakultas Teknik, Ekonomi, Psikologi, IT, dan Statistik. Bagi Anda yang memenuhi kriteria tersebut, Beasiswa Astra 1st siap menampung aplikasi Anda sebagai kandidat calon penerima beasiswa S1 ini.

Beasiswa Astra 1st berdurasi selama satu tahun (periode Agustus 2017 - Mei 2018). Di periode sebelumnya, dukungan dana beasiswa yang diberikan sebesar Rp 5 juta. Kandidat terpilih akan diberi kesempatan untuk mengeksplorasi lini bisnis Astra Group sebagai konsultan melalui kegiatan berbasis proyek, bimbingan dan pembinaan, serta tantangan latihan langsung di kelas maupun workshop di luar ruangan.

Keuntungan menjadi Astra 1st:
1. Mengeksplor bisnis Grup Astra sebagai konsultan bisnis melalui proyek nyata
2. Pengembangan diri melalui Individual Development Plan yang dibimbing langsung oleh HR PT Astra International Tbk
3. Mengikuti Astra Workshop Program sebagai pembekalan program Astra 1st
4. Bantuan dana untuk pengembangan diri

Persyaratan:
1. Mahasiswa S1 aktif (semester 2, 4, atau 6) di universitas di Pulau Jawa
2. Berasal dari semua jurusan (diutamakan dari Fakultas Teknik, Ekonomi, Psikologi, IT, dan Statistik)
3. Minimum IPK 3.00 dari skala 4.00
4. Aktif berorganisasi
5. Sedang tidak menerima beasiswa dari perusahaan lain (beasiswa dari pemerintah diperbolehkan) pada periode Agustus 2017 – Mei 2018
6. Dapat mengikuti keseluruhan program dari Agustus 2017 – Mei 2018

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 yang Sedang Buka

Pendaftaran:
Bagi mahasiswa S1 yang memenuhi syarat dapat mendaftar Beasiswa Astra 1st 2017 dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan Astra International. Formulir tersebut tersedia secara online dan bisa segera dilengkapi. Batas akhir pendaftaran adalah 30 April 2017.

Aplikasi yang telah dikirim tersebut kemudian akan diseleksi untuk kemudian mengikuti tahap seleksi berikutnya. Proses seleksi di antaranya meliputi screening awal, tes online, tes psikologi, focus group discussion, kemudian wawancara.

Proses seleksi akan diselenggarakan di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang pada Mei sampai Juni 2017.

Hanya kandidat yang masuk kualifikasi yang akan dihubungi lebih lanjut untuk mengikuti proses seleksi.

Kontak:
Twitter: @Astra_Career
Facebook: Astra Career
Instagram: @astra_career
Website: www.astra.co.id
4/15/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 di KAUST, Arab Saudi 2017

KAUST Fellowship dapat menjadi pilihan beasiswa kuliah menarik yang bisa Anda ikuti. Beasiswa ini disediakan khusus King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi. Setiap tahun KAUST membuka kesempatan bagi pelajar internasional yang berminat untuk meraih gelar S2 dan S3 di bidang sains maupun teknologi.

KAUST Fellowship diberikan full, menanggung keseluruhan biaya kuliah serta biaya hidup selama menjalani studi di KAUST. Selain itu tersedia dukungan relokasi, perumahan, serta pemeliharaan kesehatan dan gigi. Tunjangan hidup yang diberikan sekitar $ 20.000 - $ 30.000 per tahun atau sekitar Rp 262 juta - Rp 393 juta per tahun.

Persyaratan:
1. Mampu berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor tes TOEFL atau IELTS (minimum iBT TOEFL 79, IELTS minimum 6.0)
2. Sangat disarankan memiliki skor tes GRE, meski KAUST tidak mengharuskan tes GRE untuk pendaftaran. Hasil tes resmi tersebut dikirim langsung oleh ETS ke bagian penerimaan KAUST dengan kode 4139. Rata-rata nilai GRE mahasiswa yang diterima adalah 774 dari 800.
3. Lulus S1 atau S2

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Statement of purpose
2. Curriculum viate (CV)
3. Salinan ijazah dan transkrip resmi dari semua jenjang universitas. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris juga harus disertakan jika dokumen aslinya tidak menggunakan bahasa Inggris. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh universitas atau kedutaan. Jika nanti memperoleh tawaran masuk, salinan ijazah dan transkrip tersebut harus dikirim ke Kantor Penerimaan sebelum kedatangan dengan amplop tertutup ke:

Office of Admissions
Graduate Affairs
Building 9, Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal, Jeddah 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia

4. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau pembimbing
5. Salinan skor TOEFL atau IELTS
6. Salinan skor GRE (sangat disarankan, tapi tidak wajib)

*Ctt: Pelamar tidak perlu melampirkan skor tes TOEFL atau IELTS jika pelamar sebelumnya meraih gelar dari salah satu universitas terakreditasi yang ada di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, atau New Zealand. Rata-rata IPK yang diterima di KAUST adalah 3.7 dari skala 4.0. Namun, sebagian juga lebih rendah, tergantung penilaian komite seleksi terhadap aplikasi keseluruhan.

Pendaftaran:
Pelamar dapat mendaftar dengan mengisi formulir aplikasi yang disediakan secara online oleh KAUST. Lengkapi semua informasi yang diminta, termasuk username dan password yang akan digunakan untuk masuk ke laman KAUST nantinya. Setelah mendaftar unggah dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Jangan lupa siapkan dokumen tersebut dalam bahasa Inggris. Kemudian discan. Untuk surat rekomendasi harus diajukan langsung oleh pemberi rekomendasi melalui aplikasi yang disediakan.

Kontak:
Graduate Affairs
Engineering Building (Building 9), Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia
Web: www.kaust.edu.sa
Email: admissions@kaust.edu.sa

Pendaftaran Beasiswa KAUST 2017 untuk perkuliahan musim gugur 2017 saat ini sedang dibuka. Deadline berakhir awal 14 April 2017.
4/12/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
4. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
5. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
6. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan lalu menyerahkannya ke alamat berikut: 

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor’s Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

Email: mu.documents@monash.edu

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
4/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa NZIDRS New Zealand Program S3

Program beasiswa Pemerintah New Zealand selain beasiswa NZAS yang bisa dilamar adalah Beasiswa NZIDRS atau New Zealand International Doctoral Research Scholarships. Perbedaan keduanya terlihat dari sasaran beasiswa diberikan serta gelar program yang bisa diambil untuk beasiswa tersebut. Beasiswa NZAS bisa diambil untuk program gelar profesi, S2, maupun S3. Sementara, beasiswa NZIDRS hanya ditujukan bagi pelamar jenjang S3 program riset. Beasiswa NZIDRS ditawarkan lebih luas karena menerima aplikasi dari semua negara termasuk Indonesia. 

Nah, bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan S3 berbasis riset, Beasiswa NZIDRS sangat patut dicoba. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh bagi penerimanya. Selama 3 tahun (36 bulan), penerima beasiswa ditanggung penuh biaya kuliah serta iuran lainnya, disediakan tunjangan hidup per tahun sebesar NZ$ 25.000 (± Rp 221 juta) bebas pajak, serta asuransi kesehatan NZ$ 600 per tahun. 

Penerima beasiswa NZIDRS 2017 - 2018 bisa mengambil program S3 riset di semua disiplin ilmu. Ada delapan universitas pilihan tujuan studi yang merupakan universitas terbaik di New Zealand, di antaranya: AUT University, Lincoln University, Massey University, University of Auckland, University of Canterbury, University of Otago, University of Waikato, dan Victoria University of Wellington.

Persyaratan: 
1. Memperoleh IPK minimum 3.7 pada skala 4.0 atau rata-rata nilai A atau A+ pada jenjang pendidikan terakhir 
2. Memperoleh konfirmasi tawaran tempat tanpa syarat pada program PhD di salah satu universitas New Zealand
3. Jika sudah memulai studi PhD di New Zealand, tanggal mulai harus setelah 1 Juli 2016
4. Harus menjalankan studi PhD di New Zealand (bukan jarak jauh)
5. Bukan warganegara atau penduduk tetap New Zealand atau Australia
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi online
2. Bukti kewarganegaraan (KTP atau paspor)
3. Bukti tawaran tempat tanpa syarat pada program PhD di universitas New Zealand
4. Ijazah dan transkrip akademik
5. Curriculum vitae

* Selain dokumen aplikasi tersebut, nantinya pelamar juga perlu mencantumkan di formulir aplikasi online dua nama dan alamat email dari referensi akademik.

Pendaftaran: 
Berbeda dari periode sebelumnya di mana pendaftaran via pos atau kurir, untuk pendaftaran Beasiswa NZIDRS 2017 - 2018 dilakukan secara online. Silakan lengkapi formulir aplikasi online yang disediakan. Buat akun terlebih dahulu. Kemudian unggah dokumen aplikasi lainnya (poin 2 s/d 5) seperti tertera. 

Pendaftaran dan pengajuan aplikasi Beasiswa NZIDRS paling lambat 30 Agustus 2017 waktu New Zealand. Pertanyaan terkait beasiswa bisa disampaikan melalui email: scholarship@enz.govt.nz
4/06/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Sempat Gagal Lolos 13 kali, Pria Ini Akhirnya Berhasil Meraih Beasiswa S2 ke Eropa. Ini Rahasianya

Pelamar beasiswa kuliah ke luar negeri umumnya gagal dalam persyaratan seleksi dokumen. Entah itu di penulisan essay, skor TOEFL, bentuk CV, atau yang paling sering bikin gagal adalah penulisan Motivation Letter.
Ada cerita menarik dari Angga Dwi Putra, pemburu beasiswa yang sudah 13 kali gagaI lolos beasiswa. Saat masih S1 di Universitas Indonesia, Angga bercita-cita untuk kuliah S2 di Perancis. Selesai kuliah S1, Angga mencoba berbagai cara untuk bisa lolos S2 ke kampus impiannya di luar negeri.

Berbagai cara dilakukannya, tapi hasilnya nihil, gak ada yg lolos. Hingga pada kesempatan ke 14, ia berhasil diterima S2 di University of Sorbonne, Perancis dengan Beasiswa Eiffel. Angga belajar banyak dari 13 kali dia gagal beasiswa, dan akhirnya berhasil.

Nah, kamu ingin belajar bagaimana Mas Angga akhirnya bisa meraih beasiswa S2 ke luar negeri?

Penerbit buku "Jurus Kuliah ke Luar Negeri  dan Mas Angga sedang mengadakan bimbingan 1 tahun kuliah ke luar negeri. Bimbingan ini membantu kamu untuk memahami cara-cara meraih beasiswa kuliah ke luar negeri.

Jadwal bimbingan terdekat : Semarang (8 April), Surabaya (15 Apr), Bogor (22 Apr), Bandung (29 Apr), Makassar (6 Mei), Medan (6 Mei), Jakarta (13 Mei), Jogjakarta (20 Mei), Solo (15 Juli), Semarang (22 Juli), Palembang (12 Agus), Purwokerto (9 Sept), Padang (28 Okt), Samarinda (11 Nov), Lampung (18 Nov), Pontianak (2 Des), Denpasar (9 Des), dan Jayapura (16 Des'17).

Informasi lengkap mengenai jadwal dan sistem bimbingan bisa kamu akses di » Bimbingan 1 Tahun kuliah ke Luar Negeri

Berdasarkan testimoni dari para peserta di kota-kota sebelumnya, bimbingan ini sangat membantu mereka dalam memahami jalur pendaftaran yang selama ini tidak mereka tahu, celah-celah khusus supaya bisa lolos beasiswa, dan yang paling penting adalah dengan mengikuti bimbingan ini mereka terbantu koreksi dokumen seperti motlet dan essay untuk beasiswa.

Sayangnya, setiap kota hanya membuka kesempatan untuk 50 peserta saja. Berminat mendaftar, silahkan langsung menghubungi nomor telp/whatsapp 0857-0900-5600 dengan mengetik : "Daftar bimbingan # nama # kotamu".

Dua tahun dari sekarang, saat kamu sudah kuliah di luar negeri, kamu akan melihat ke belakang dan berpikir bahwa keputusan untuk fokus pada impianmu meraih beasiswa dan mengikuti bimbingan ini adalah keputusan terbaik yang kamu ambil. Share informasi ini ke teman-teman kamu yang punya mimpi meraih beasiswa kuliah ke luar negeri.
4/04/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Kemenag 2017 – 2018

Kesempatan memperoleh beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali tersedia. Kemenag secara resmi mengumumkan pendaftaran beasiswa 2017 – 2018 melalui program 5000 Doktor atau yang dikenal juga dengan Mora Scholarship. Program beasiswa ini ditawarkan Kemenag setiap tahun untuk memberikan kesempatan bagi para dosen tetap maupun tenaga kependidikan pada perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk melanjutkan studi S3 di dalam negeri atau luar negeri.

Beasiswa Program 5000 Doktor yang disediakan Kemenag merupakan beasiswa penuh. Durasi beasiswa diberikan hingga 6 semester, dengan masa perpanjangan 2 semester. Cakupan beasiswa S3 untuk studi di dalam negeri, di antaranya biaya pendidikan yang terdiri dari biaya SPP, biaya ujian-ujian, serta biaya lain sesuai dengan SK Rektor di tempat studi. Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa juga memperoleh biaya mahasiswa yang meliputi biaya pendaftaran, biaya hidup/biaya operasional, uang buku/referensi, serta biaya riset.

Sementara, untuk beasiswa S3 dengan tujuan studi di luar negeri, cakupan beasiswa yang disediakan meliputi biaya program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia, biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik, biaya ujian IELTS atau TOEFL serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia, biaya pendaftaran (admission fee), dan biaya kuliah (tuition fee).

Selain itu, penerima beasiswa S3 luar negeri juga memperoleh biaya hidup selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun), biaya settlement, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya tiket pulang pergi, biaya keluarga (diiberikan mulai tahun kedua), bantuan riset (satu kali untuk tahun terakhir), serta biaya mengikuti international conference.

Ketentuan Umum:
1. Dosen tetap PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri/Swasta
   b. DPK pada PTKI Swasta
2. Dosen tetap Non-PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri dengan syarat masa kerja minimal 2 tahun
   b. Fakultas Agama Islam pada PTU
3. Dosen tetap PNS/Non-PNS Pendidikan Agama Islam pada PTU
4. Dosen tetap dengan perjanjian kerja
5. Tenaga kependidikan pada PTKI dan PNS Eselon I pada Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Persyaratan Umum:
1) Memiliki gelar Magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau yang telah disetarakan statusnya (untuk perguruan tinggi dalam negeri)
2) Bidang studi yang akan diambil diperlukan untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan
3) Bersedia menandatangani kontrak beasiswa
4) Berusia maksimum 47 tahun, terhitung dari tanggal pengajuan berkas
5) Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id

Simak juga » Pilihan Beasiswa S3 Terbaru yang Sedang Buka

Persyaratan Khusus:
▪ Studi S3 Dalam Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS;
i. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
j. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
k. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
l. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
m. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman), download format proposal.

▪ Studi S3 Luar Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Sertifikat tes bahasa asing (Bahasa Inggris dan bahasa asing lain) yang dikeluarkan oleh lembaga resmi:
   1) TOEFL ITP 500 atau IELTS™ 5.0, DAN
   2) TOAFL sekurang-kurangnya 450 atau yang setara, atau
   3) Sertifikat DELF B1 untuk bahasa Prancis, atau
   4) Sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen;
i. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS.
j. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
k. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
l. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
m. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
n. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman) dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa asing lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
o. Rekomendasi dari profesor di bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil (bila ada);
p. Letter of Acceptance (LoA) dari PT-LN tujuan (bila ada, akan mendapatkan prioritas)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Kemenag 2017 – 2018 Program 5000 Doktor dilakukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu di laman “sign up”. Setelah terdaftar kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta sesuai yang tertera di persyaratan khusus. Anda juga bisa mengunduh terlebih dahulu berbagai format dan contoh formulir yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran beasiswa S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri Kemenag periode 2017 – 2018, dibuka mulai 13 Maret – 31 Mei 2017.
3/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
3/27/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ELTA : Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris

English Language Training Assitance (ELTA) merupakan program bantuan yang dirancang bagi pelamar beasiswa Australia Awards yang belum mampu memenuhi syarat minimal bahasa Inggris yang ditetapkan. Syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards adalah memiliki skor IELTS di atas 5.0 atau TOEFL ITP di atas 500. ELTA sejenis beasiswa dari Pemerintah Australia untuk membantu pelamar beasiswa Australia Awards meraih skor IELTS di atas 5.0 atau ITP TOEFL di atas 500. Beasiswa ELTA ini terbuka bagi mereka dengan skor IELTS 4.5 – 5.0 atau setara.

Saat ini tawaran bantuan pelatihan bahasa Inggris ELTA masih terbatas. Yakni ditujukan bagi warga dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maulu, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Selain itu, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia juga bisa melamar pelatihan bahasa Inggris ELTA ini.

Bagi peserta dari luar kota tempat program ELTA dilaksanakan, Australia Awards menyediakan akomodasi dan transportasi darat, laut atau udara untuk tiket kelas ekonomi dengan sistem penggantian biaya (reimburse).

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau 12 minggu secara penuh waktu (Senin – Jumat) di keenam provinsi tersebut. Para pengajar berasal dari IALF Bali dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia. Yang menarik, setelah mengikuti program, peserta akan langsung diikutsertakan untuk mengambil tes IELTS. Nantinya hasil skor yang diperoleh tersebut bisa dipergunakan untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards pada periode berikutnya (2018 – 2019).

Nah, bagi Anda yang berasal dari keenam provinsi tersebut dan telah menyelesaikan S1 dan berminat melanjutkan S2 ke Australia dengan beasiswa Australia Awards, masih ada waktu melakukan pendaftaran sebelum deadline berakhir.

Persyaratan:
1. Memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2.75 pada skala maksimum 4.0
2. Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris (bila ada)

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Dibuka

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Curriculum vitae
3. Salinan transkrip akademik
4. Bukti hasil tes TOEFL/IELTS (bila ada)
5. Surat ijin atasan Anda yang mendukung keikutsertaan dalam program ini
6. Copy KTP
7. Formulir keterangan disabilitas, bagi pelamar dengan disabilitas
8. Surat keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas (bila ada)

Pendaftaran:
Setelah melengkapi dokumen aplikasi yang diminta, Anda kemudian bisa mengirimkannya. Pengiriman aplikasi ada tiga cara, yaitu secara online, via email, atau melalui pos. Anda bisa memilih salah satu.

Via online:
Pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui link berikut: https://goo.gl/QZL9X3

Via Email:
Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

Via Pos:
Tim Seleksi ELTA
IALF Bali
Jl. Raya Sesetan 190
Denpasar 80223

Cantumkan ELTA NTT atau ELTA NTB atau ELTA Maluku & Maluku Utara, atau ELTA Papua & Papua Barat di pojok kiri amplop. Pilih sesuai asal daerah masing-masing. Bagi pelamar disabilitas cukup cantumkan ELTA pada pojok kiri amplopnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa ELTA paling lambat 21 April 2017 pukul 17.00 WITA. Para pendaftar yang lolos seleksi awal akan dihubungi di minggu 31 Mei - 3 Juni 2017. Tes penempatan akan dilaksanakan mulai 11 - 18 Juni 2017 untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, 10 - 14 Juli 2017 untuk wilayah NTB dan NTT, dan 17 - 18 Juli 2017 untuk tes penempatan bagi penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi akan dihubungi selambat-lambatnya 25 – 29 Juli 2017. Pertanyaan tentang ELTA dapat ditujukan ke ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org). Semoga berhasil!
3/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2016 untuk perkuliahan yang dimulai Juni 2017, deadline periode kedua 31 Januari 2017 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2017, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2017 untuk perkuliahan November 2017. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
3/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya