PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui International Grant Program 2019. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2019 – Okt 2020) atau dua tahun (Nov 2019 – Okt 2021). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 70 juta Yen (sekitar USD 670.000) yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, Korea Selatan, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multicultural Inclusion in Communities
B. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas menjangkau ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa negara sasaran.
4. Juga, perwakilan proyek harus memiliki alamat kontak di Jepang.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 15 April s/d 8 Juni 2019 waktu Jepang. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2019 dan diberitahukan melalui email pelamar.

Kontak:
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/22/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ke Jepang 2020 untuk Riset, S2, S3

Beasiswa Pemerintah Jepang satu ini resmi dibuka kembali. Program Research Student 2020. Memberikan kesempatan mengikuti riset di perguruan tinggi Jepang sekaligus membolehkan melamar ke program gelar (S2, S3) sewaktu menjalani research student.

Pilihan lainnya, pelamar juga dapat langsung masuk ke program gelar tanpa mengikuti tahapan research student, apabila telah mendapatkan izin dari profesor pembimbing di universitas bersangkutan. Nah, bila Anda telah menyelesaikan studi S1/S2 dan berencana melanjutkan pendidikan ke Negeri Sakura, Beasiswa ke Jepang 2020 untuk riset, S2, dan S3 ini layak Anda coba. Tertarik mengikuti? Silakan simak informasi lebih lanjut di bawah.

Beasiswa Pemerintah Jepang 2020 ini ditawarkan melalui Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Monbukagakusho/MEXT) dan dapat dilamar melalui Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Program Research Student menawarkan beasiswa penuh ke Jepang. Beasiswa mencakup 100 persen biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan 143.000 Yen per bulan (research students), ¥144.000/bulan (mahasiswa S2), dan ¥145.000/bulan (mahasiswa S3). Selain itu disediakan tiket pesawat PP Indonesia – Jepang, bebas biaya pengurusan visa, serta di beberapa universitas menyediakan asrama. Bagi universitas yang tidak menyediakan asrama, universitas dapat membantu mencarikan tempat tinggal jika dibutuhkan. Biaya dibayarkan dari tunjangan hidup yang diberikan.

Yang menarik juga, Beasiswa Pemerintah Jepang 2020 ini diberikan tanpa ikatan dinas. Ini akan memberikan keleluasaan bagi Anda setelah menyelesaikan program.

Persyaratan:
1. Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2020 (lahir pada atau setelah 2 April 1985).
2. Lulusan D4/ S1/ S2.
3. Memilih bidang studi yang berada pada rumpun ilmu yang sama dengan bidang studi di jenjang pendidikan sebelumnya.
4. Diutamakan IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
5. Melampirkan salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang, dengan skor diutamakan sbb:
   ● TOEFL-PBT/ITP minimal 570
   ● TOEFL-iBT minimal 80
   ● IELTS minimal 6.5
   ● TOEIC minimal 820
   ● Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level 2/ N2
   (TOEFL Like dan TOEFL Prediction tidak dapat digunakan. NAT-TEST tidak dapat digunakan. Sertifikat TOEFL/ TOEIC yang dapat digunakan untuk mendaftar adalah terbitan dari ETS.)
6. Sehat jasmani dan rohani. Pelamar tidak diperbolehkan dalam keadaan hamil selama proses seleksi berlangsung hingga keberangkatan ke Jepang bagi yang lolos seleksi.
7. Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum menguasai bahasa Jepang.
8. Memenuhi salah satu dari persyaratan akademik berikut (klik di sini –PDF)
9. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/ situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Terbaru Siap Daftar

Dokumen aplikasi:
1. Lembar print-out e-mail konfirmasi registrasi online, yang berisi nomor ujian pelamar
   (pelajari bagian PROSEDUR PENDAFTARAN poin 1-2).
2. Application Form 2020 (Unduh)
   Isi dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jepang
   ● Pasfoto berwarna
     Ukuran 3,5 x 4,5 cm. Formal. Latar polos, warna latar bebas. Jumlah 4 lembar
     Diambil 6 bulan terakhir.
     Tempel pasfoto pada kotak yang tersedia pada setiap application form, bukan di-print atau fotokopi.
3. Placement Preference Application Form 2020 (Unduh)
   Formulir diisi dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang.
4. Field of Study and Research Program Plan 2020 (Unduh)
   Formulir diisi dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Apabila kotak isian pada formulir tidak cukup, silakan gunakan lembar terpisah sebagai tambahannya.
5. Fotokopi Transkrip Nilai jenjang pendidikan terakhir yang dilegalisasi.
   Transkrip nilai harus dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang dan dilegalisasi/dicap basah asli oleh perguruan tinggi pelamar.
6. Fotokopi Ijazah jenjang pendidikan terakhir yang dilegalisasi atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
   Ijazah atau SKL harus dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang dan dilegalisasi/dicap basah asli oleh perguruan tinggi pelamar.
7. Surat rekomendasi dari rektor/dekan/ketua jurusan/dosen universitas jenjang pendidikan terakhir (salah satunya saja).
   Surat rekomendasi berisi mengenai pribadi pelamar dan ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Wajib dilampirkan bagi pelamar yang belum maupun sudah bekerja. Format bebas atau gunakan form yang telah tersedia (Unduh).
8. Surat rekomendasi dari atasan atau supervisor bagi yang sedang bekerja.
   Surat rekomendasi berisi mengenai pribadi pelamar dan ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Format bebas atau gunakan form yang telah tersedia (Unduh).
9. Abstrak penelitian/skripsi/tesis jenjang pendidikan terakhir.
   Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang.
10. Portofolio hasil karya atau rekaman bagi yang memilih bidang seni atau desain.
11. Fotokopi sertifikat/hasil nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/JLPT (lampirkan minimal satu jenis sertifikat).

Pendaftaran:
1. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan saja yang boleh mendaftar. Pelamar melakukan registrasi online terlebih dahulu melalui website berikut: register.beasiswamext.or.id
2. Setelah melakukan registrasi online, Anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silakan cetak e-mail tersebut dan harap menyimpan/mengingat “Nomor Ujian” yang Anda terima. Apabila dalam 5 menit Anda tidak menerima e-mail konfirmasi, silakan cek kotak spam pada e-mail Anda.
3. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan sebelumnya.
4.  Seluruh dokumen yang sudah dilengkapi dan disusun sesuai urutan dimasukkan ke dalam 1 amplop besar (ukuran bebas). Silakan tulis kode “Research Students 2020" beserta nomor ujian Anda pada kanan atas amplop.
5. Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:

    Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
    Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350

6. Tidak menerima berkas yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.
7. Berkas sudah harus tiba di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta paling lambat 6 Mei 2019 pukul 23.59 WIB
8. Hanya pelamar dengan dokumen lengkap dan diterima tidak melewati batas waktu yang akan diproses. Dokumen yang telah dikirim ke Kedutaan Besar Jepang tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.
9. Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami informasi pendaftaran ini, sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta.

Catatan:
1. Dokumen dibuat dalam kertas ukuran A4. Apabila tidak memungkinkan, silakan lipat dokumen tersebut menjadi seukuran A4.
2. Dokumen jangan di-steples, jangan dijilid, jangan dilubangi, cukup di-klip agar tidak tercecer, kecuali portofolio.
3. Dokumen dibuat sebanyak 4 bundel (1 bundel asli dan 3 bundel fotokopi) yang disusun sesuai urutan (poin 1 sampai 11).
4. Mohon untuk tidak melampirkan ijazah dan transkrip nilai yang asli. Khusus untuk kedua dokumen ini, yang dimaksud dengan asli yaitu fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi/dicap basah asli oleh perguruan tinggi.
5. Pelamar yang pendidikan terakhirnya adalah pendidikan profesi, mohon untuk melampirkan juga ijazah dan transkrip nilai pendidikan sarjananya.
6. Lengkapi seluruh dokumen yang diperlukan sesuai instruksi. Dokumen yang tidak sesuai instruksi tidak akan diproses.

Tahap seleksi:
I. Tahap Primary Screening
   1. Seleksi Dokumen.
      Pengumuman hasil seleksi dokumen akan ditampilkan di situs Kedutaan Besar Jepang dengan menampilkan “Nomor Ujian” pelamar pada tanggal 31 Mei 2019 (paling lambat pukul 23.59 WIB). Bagi yang lulus seleksi dokumen akan dipanggil untuk mengikuti seleksi ujian tulis.
   2. Ujian Tulis
      Pada tahap ini peserta akan menghadapi ujian bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar. Seluruh peserta yang dinyatakan lolos pada seleksi dokumen, wajib mengikuti ujian ini.
   3. Ujian Wawancara
      Bagi yang lulus seleksi ujian tulis akan dipanggil untuk mengikuti ujian wawancara di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Biaya transportasi dan akomodasi tidak ditanggung oleh Kedutaan Besar Jepang.

II. Tahap Secondary Screening
    1. Bagi yang lulus primary screening akan Kedutaan Besar Jepang rekomendasikan ke Monbukagakusho/MEXT. Berkas peserta akan bersaing dengan berkas peserta dari negara lain pada tahap ini.
    2. Peserta yang telah lulus sampai tahap ini akan diberikan surat keterangan lulus primary screening dan berkas yang telah dicap oleh Kedutaan Besar Jepang, sebagai persyaratan untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LOA) dari universitas di Jepang.
    3. Peserta yang lulus seleksi akhir (secondary screening) di Monbukagakusho/MEXT akan menjadi penerima beasiswa. Pengumuman final akan diumumkan pada Januari 2020.

Jadwal Seleksi:
▪ Masa Pendaftaran : 16 April - 6 Mei 2019
▪ Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 31 Mei 2019
▪ Ujian Tulis : 17 Juni 2019*
▪ Pengumuman Hasil Ujian Tulis : 12 Juli 2019*
▪ Ujian Wawancara : 22 - 26 Juli 2019*
▪ Pengumuman Hasil Ujian Wawancara : 31 Juli 2019*
▪ Pengumpulan 'Letter of Acceptance': Awal Agustus sampai akhir September 2019*
▪ Pengumuman Final dari MEXT : Januari 2020*
▪ Berangkat ke Jepang : Awal April/ akhir September/ Awal Oktober 2020
*Jadwal dapat berubah

Link pencarian universitas:
http://www.jpss.jp/en
http://www.jasso.go.jp/ryugaku/study_j/search/daigakukensaku.html
http://researchmap.jp/search

Kontak:
Kedutaan Besar Jepang
Jl. MH Thamrin no.24 Jakarta 10350
Email : beasiswa@dj.mofa.go.jp
Web: www.id.emb-japan.go.jp
Telp. (021) 3192-4308
4/21/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

How to Win Scholarship?

Beasiswa merupakan pemberian bantuan keuangan pada seseorang dalam menempuh pendidikan. Pada dasarnya, beasiswa tidak hanya untuk keperluan melanjutkan pendidikan tetapi dapat juga untuk keperluan riset/penelitian atau kursus singkat (short course). Beasiswa bisa diberikan mulai dari tingkatan sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Selain itu, beasiswa juga bisa diberikan untuk melanjutkan studi di dalam negeri maupun studi di luar negeri.

Sumber pendanaan beasiswa bisa berasal dari berbagai macam kalangan,  misalnya dari pemerintah, perusahaan swasta, perorangan, sekolah, universitas dan lain-lain.  Khusus untuk tingkat pendidikan tinggi, pemerintah telah membentuk lembaga yang mengurus beasiswa, yakni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Lembaga ini berada di bawah Kementerian Keuangan yang bertugas menyalurkan dana beasiswa bagi warga Indonesia yang berprestasi. Mereka yang mendapatkan beasiswa dari LPDP ini bisa melanjutkan studinya baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Begitu juga dengan beasiswa yang bersumber dari institusi luar negeri. Pemerintah negara sahabat biasanya memberikan beasiswa untuk warga Indonesia yang berminat  melanjutkan studi di negaranya. Begitu juga dengan universitas-universitas luar negeri  yang juga menyediakan beasiswa untuk calon mahasiswa  internasional. Tentunya, para pencari beasiswa dari Indonesia dapat pula mengajukan aplikasi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Perlu diperhatikan pula dengan persyaratan ketika kita mengajukan proposal beasiswa. Ada beasiswa yang diberikan secara cuma-cuma, ada juga beasiswa yang mensyaratkan ketentuan khusus misalnya ikatan dinas bagi pemenang beasiswa.

Masa Persiapan
Luruskan niat dan mantapkan impian besar Anda sehingga Anda mempunyai energi, motivasi, dan spirit dalam mendapatkan beasiswa. Tentunya, perhatikan juga nilai akademis dengan studi yang bersungguh-sungguh. Usahakan Anda untuk aktif di berbagai kegiatan sosial karena pemberi beasiswa akan lebih senang kepada kandidat yang telah berkontribusi secara sosial di masyarakat. Penguasaan bahasa asing perlu ditingkatkan sehingga mencapai skor yang dipersyaratkan. Tidak lupa untuk terus menerus menggali informasi mengenai beasiswa supaya Anda tidak ketinggalan informasi.

Masa Pendaftaran Beasiswa
Lengkapi dan sempurnakan persyaratan yang diperluakan, seperti  Curriculum Vitae (CV) terbaru, surat rekomendasi, motivation letter, proposal riset, formulir aplikasi dan lainnya. Saat ini, rata-rata pengajuan aplikasi beasiswa dilakukan secara online. Untuk itu, bacalah petunjuk pendaftaran dengan teliti.  Berdoalah  dan perbanyak  ibadah serta meminta doa restu dari orangtua agar cita-cita Anda terkabul.

Masa Pengumuman Beasiswa
Masa ini merupakan masa yang paling penting, apakah aplikasi beasiswa Anda diterima atau tidak. Jika diterima maka Anda dapat mengungkapkan rasa syukur karena perjuangan Anda telah dilalui dan baru memulai langah perjungan selanjutnya. Jika aplikasi Anda tidak diterima, jangan berkecil hati. Perbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki dan berusaha kembali di kesempatan yang lain.

Persaingan untuk mendapatkan beasiswa tentu tidaklah mudah. Namun demikian, bukan berarti kita tidak berpeluang untuk mendapatkannya. Dengan bekal dan persiapan yang matang serta mengetahui tips and tricks maka kita dapat memenangkan beasiswa. Kami siap membantu Anda untuk mewujudkan cita-cita mendapatkan beasiswa. Anda dapat membuka tautan ini https://bit.ly/2v6Tb5M  untuk menentukan jadwal konsultasinya.
4/16/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2/S3 di SIIT Thailand Full 2019 - 2020

Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT), Thammasat University, Thailand membuka kesempatan beasiswa S2 dan beasiswa S3 bagi mahasiswa internasional berprestasi. Total disediakan 40 beasiswa penuh melalui skema Graduate Scholarship Program for Excellent Foreign Students (EFS). Beasiswa ini selain menyediakan tanggungan biaya kuliah penuh, termasuk penelitian, juga tersedia biaya lain, di antaranya tunjangan hidup bulanan 10.500 Baht untuk program master dan 11.500 Baht untuk program doktor, kemudian tiket pesawat PP ke Thailand, asrama, biaya lain-lain seperti visa, pajak bandara, yang nilainya maksimal 10.000 Baht. Serta asuransi kesehatan dan kecelakaan selama periode beasiswa di Thailand.

Beasiswa S2 dan S3 di SIIT terbuka untuk bidang studi berikut:
• Biochemical Engineering/Biochemistry
• Chemical Engineering/Chemistri
• Civil Engineering
• Computer Engineering/Chemistri
• Civil Engineering
• Computer Engineering/Science
• Electrical Engineering
• Energy Technology/Management
• Engineering Management
• Environmental Engineering/Science/Technology/Management
• Industrial Engineering and Logistics Systems
• Informatin Technology
• Logistics and Supply Chain Systems Engineering
• Management Technology
• Materials Engineering/Science/Technology
• Mechanical Engineering

Persyaratan:
1. Bukan warganegara Thailand
2. Memiliki catatan akademik yang cemerlang (Masuk dalam ranking 20 persen terbaik di kelas)
3. Memenuhi persyaratan masuk di program pascasarjana SIIT 
(www.siit.tu.ac.th/grad_app)
4. Dua surat rekomendasi (Satu surat rekomendasi harus berasal dari pembimbing akademik)
5. Sehat dan memiliki perilaku yang baik
6. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Simak juga » Beasiswa Pemerintah Jepang Program S2 dan S3

Persyaratan Perpanjangan Beasiswa:
1. Mempertahankan IPK komulatif tidak kurang dari 3.25 tanpa ada nilai "F", "U", "NP", atau "W"
2. Membuat kemajuan disertasi master/doktor yang baik serta melaporkan perkembangannya setiap semester
3. Membantu dalam pekerjaan lembaga selama 30 jam per semester, fokus terutama pada penyiapan ujian selama 24 jam, pengawasan laboratorium atau bimbingan belajar selama 6 jam

Dokumen aplikasi:
1. Statement of purpose (sekurangnya satu halaman)
2. Curriculum vitae (CV) atau resume
3. Salinan transkrip akademik (Untuk master minimal IPK S1 2.75, untuk doktor minimal IPK S2 3.50)
4. Salinan sertifikat kemampuan bahasa Inggris
   - TOEFL (PBT 400+, atau CBT 97+, atau IBT 32+) atau
   - IELTS 4.5+ atau
   - TU-GET 400+ atau
   - TOEIC 500+
5. Dua (2) surat rekomendasi
6. Pasfoto terbaru (1 lembar ukuran 1x1.5 inch dalam bentuk jpeg.)
7. Salinan KTP/paspor
8. Makalah penelitian, publikasi, atau sertifikat (jika ada)

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan di atas. Bisa dalam format jpeg, jpg, atau PDF. Kemudian ajukan secara online di laman SIIT Admissions. Paling lambat 30 April 2019.

Pengumuman pemenang akan diberitahukan 20 Juni 2019 untuk studi yang dimulai Semester 1 2019 (Agustus 2019. Pertanyaan dapat disampaikan melalui email: admissions@siit.tu.ac.th dan website: www.siit.tu.ac.th. 
4/15/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BPPLN Kemenristek Dikti 2019 – 2020 Jenjang S3 di Luar Negeri

Program beasiswa pendidikan pascasarjana luar negeri (BPP-LN) kembali dibuka Kementerian Ristek Dikti tahun akademik 2019 – 2020. Seperti halnya beasiswa BPPDN, beasiswa BPPLN juga ditujukan bagi para dosen tetap baik PTN maupun PTS dalam naungan Kementerian Ristek Dikti. Bedanya beasiswa BPPLN khusus ditujukan untuk studi jenjang doktoral (S3) di luar negeri. Beasiswa BPPLN sendiri ditawarkan melalui Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti pada Kementerian Ristek Dikti.

Beasiswa BPPLN berlangsung selama 36 bulan dan dapat diperpanjang maksimum selama 2 semester. Adapun komponen beasiswa yang ditanggung BPPLN mencakup uang kuliah (tuition fee), biaya hidup, tunjangan biaya hidup untuk keluarga inti yang menyertai yang diberikan dari semester ketiga hingga keenam, tiket pp, biaya visa, dan asuransi kesehatan.

Selain itu disediakan juga biaya buku per semester, biaya kedatangan, biaya program khusus satu kali mengikuti seminar/konferensi di negara tujuan, bantuan biaya penulisan tugas akhir/tesis/disertasi, serta biaya pendaftaran ke universitas untuk negara-negara tertentu, seperti yang dalam letter of acceptance (LoA) atau letter of offer (LoO).

Simak juga » Daftar Beasiswa S3 Terbaru 2019 - 2020

Persyaratan:
a. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, adalah dosen yang:
   • Memiliki NIDN, atau
   • Memiliki NIDK
b. Dosen tetap PTN yang sudah mendapat ijin dari pemimpin perguruan tinggi yang bersangkutan, atau dosen tetap PTS yang sudah mendapat ijin dari Lembaga layanan Pendidikan Tinggi Wilayah masing-­‐masing;
c. Bagi dosen tetap yang melamar program pendidikan S3 harus telah memiliki gelar S2 atau yang setara;
d. Tidak bisa menggunakan BPPLN untuk mendapatkan gelar kedua dalam strata yang sama;
e. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi syarat pada butir “k”;
f. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
g. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
h. Mempunyai usulan penelitian (research proposal);
i. Untuk dosen tetap, umur pelamar tidak lebih dari 47 tahun ketika mendaftar BPPP-LN;
j. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/ atau dibimbing oleh promotor yang sama.
k. Memiliki Unconditional Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO).

Simak juga » Beasiswa BPPDN Kemenristek Dikti Dalam Negeri

Pendaftaran:
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (on-line), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti di http://beasiswa.ristekdikti.go.id/bppln. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata-sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem;
b. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasir;
c. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi ketentuan pada butir “j”;
d. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
e. Untuk butir (c) dan (d), apabila perguruan tinggi luar negeri tujuan studi memiliki stadar dan syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE yang lebih tinggi, maka syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE dari perguruan tinggi yang dituju yang berlaku;
f. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
g. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) bagi pelamar program S3. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 5;
h. Melampirkan bukti sah sebagai dosen tetap di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, berupa NIDN;
i. Melampirkan surat ijin melamar BPPLN dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah bagi dosen PTS;
j. Melampirkan Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) tak bersyarat dari perguruan tinggi tujuan studi;

Pendaftaran online Beasiswa BPPLN 2019 – 2020 dibuka hingga 30 April 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi, wawancara dan pelaksanaan lokakarya pra‐ keberangkatan dilakukan melalui laman resmi Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti (http://sumberdaya.ristekdikti.go.id). Sebelum melakukan pendaftaran, sebaiknya pelajari juga panduan beasiswa BPPLN yang tersedia di laman pendaftaran online beasiswa BPPLN di atas. Tertera juga daftar universitas beasiswa BPPLN 2019 serta format usulan penelitian yang diperlukan. Semoga berhasil!

Kontak:
Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti
Gedung D Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu,Senayan, Jakarta Pusat 10270
e: bpps@ristekdikti.go.id | blndikti@dikti.go.id
4/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BPPDN Kementerian Ristek Dikti 2019 – 2020 Studi S3 Dalam Negeri

Kementerian Ristek Dikti melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi kembali menawarkan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPPDN) tahun 2019 – 2020. Beasiswa studi S3 dalam negeri  ini ditujukan bagi para dosen tetap yang telah memiliki NIDN/NIDK baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di bawah naungan Kementerian Ristek Dikti.

Batas usia pelamar beasiswa BPPDN 2019 adalah 50 tahun terhitung pada tanggal 30 September di tahun pemberian beasiswa. Pelamar nantinya dapat memilih perguruan tinggi penyelenggaran BPPDN yang telah ditetapkan Kemenristekdikti tahun akademik 2019 – 2020. Ada puluhan perguruan tinggi yang bisa menjadi pilihan, terdiri dari PTN dan PTS. Yang menarik juga, tahun ini Kementerian Risktek Dikti menyediakan kuota beasiswa cukup banyak, yakni 1.000 kursi beasiswa BPPDN.

Seperti halnya sejumlah beasiswa penuh yang ditawarkan pemerintah, beasiswa BPPDN juga termasuk beasiswa full yang disediakan Kementerian Ristek Dikti bagi para dosen. Beasiswa yang diberikan di antaranya mencakup biaya hidup rata-rata per semester sebesar Rp 15 juta, kemudian biaya penelitian Rp 6 juta per semester, biaya buku Rp 3 juta per semester, serta biaya pendidikan dan biaya perjalanan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing kandidat.

Persyaratan:
1. Dosen tetap pada perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah maupun swasta di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang telah mempunyai NIDN/ NIDK;
2. Tidak sedang mendapatkan tugas tambahan sebagai Sekretaris Program Studi, Ketua Program Studi, Wakil/Pembantu Dekan, Dekan, Wakil/Pembantu Rektor, Rektor;
3. Memenuhi persyaratan Tugas Belajar yang ditetapkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009. Surat Keputusan Tugas Belajar (sebagaimana tercantum pada peraturan tersebut) harus diperolehnya maksimal satu tahun sejak diterima sebagai mahasiswa. Segala konsekuensi yang diakibatkan oleh tidak diurusnya SK Tugas Belajar tersebut menjadi tanggung jawab dosen yang bersangkutan dan perguruan tinggi/LL DIKTI yang mengirimnya.

Ketentuan bagi Calon Penerima BPP-DN:
1. Pelamar BPP-DN yang berasal dari perguruan tinggi negeri (PTN) harus mendapatkan persetujuan pimpinan perguruan tinggi/lembaga tempat bekerja, dan diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju.
2. Pelamar BPP-DN yang berasal dari perguruan tinggi swasta (PTS) harus memperoleh surat penugasan/ijin dari LL DIKTI (Contoh Surat Penugasan/Ijin dapat di lihat pada Lampiran 2).

Ketentuan khusus:
1. Pelamar BPP-DN hanya diperbolehkan melamar di satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara BPP-DN.
2. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang sudah bergelar doktor di bidang lain dengan pembiayaan melalui sumber pendanaan dari Kemenristekdikti.
3. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang sedang mendapatkan beasiswa yang bersumber dari dana Pemerintah Republik Indonesia.
4. Batas usia pelamar BPP-DN adalah 50 tahun terhitung pada tanggal 30 September di tahun pemberian beasiswa.
5. Persyaratan akademik mengikuti aturan dan ketentuan PPs Penyelenggara.
6. Jangka waktu pemberian BPP-DN adalah maksimum 36 bulan.
7. Setelah menyelesaikan studi, penerima BPP-DN diwajibkan untuk kembali mengabdi ke perguruan tinggi tempat bekerja selama 1n+1 tahun (n adalah lama masa menerima BPP-DN dalam satuan tahun) sesuai Permendiknas Nomor 48 Tahun 2009.
8. Penerima BPP-DN diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan akademik yang berlaku di PPs Penyelenggara dan/atau Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009 tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional.
9. Penerima BPP-DN yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dikenakan sanksi berupa pengembalian dana BPP-DN sebesar dua kali jumlah yang dikeluarkan oleh Pemerintah ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui mekanisme pengembalian yang berlaku (sesuaikan dengan pernyataan yang tertera di permendiknas).

Simak juga » Beasiswa Penelitian Dosen Ristekdikti ke AS dari Fulbright

Dokumen aplikasi:
1. Surat pernyataan penugasan mengikuti seleksi program pascasarjana untuk memperoleh dana beasiswa
2. Salinan (scan) ijasah S2
3. Salinan (scan) transkrip nilai S2
4. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain
5. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa BPPDN 2019 – 2020 Kementerian Ristek Dikti dilakukan secara online di laman: beasiswa.ristekdikti.go.id/bppdn

Silakan lengkapi formulir yang tersedia dan unggah juga dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Pendaftaran online saat ini sedang dibuka hingga 29 Mei 2019.

Sebelum mendaftar, silakan pelajari terlebih dahulu panduan beasiswa BPPDN yang tertera di laman tersebut, termasuk melihat daftar perguruan tinggi penyelenggaran BPPDN 2019 serta program doktor yang bisa dilamar. Di dalam panduan juga tertera juga contoh format surat pernyataan penugasan.

Selain mendaftar online di laman beasiswa BPPDN, pelamar juga harus mendaftarkan diri ke PPs penyelenggaran BPPDN dan memenuhi persyaratan masuk di perguruan tinggi tersebut. Selain itu, pelamar juga harus mengikuti proses seleksi masuk yang ditetapkan PPs bersangkutan.

PPs penyelenggara BPPDN akan menyampaikan hasil penetapan penerima beasiswa BPPDN 2019 kepada pelamar terpilih pada Agustus.
4/08/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di UCSI University, Malaysia (S2 dan S3)

Ini salah satu peluang beasiswa pascasarjana di universitas Malaysia. UCSI University Trust Graduate Scholarship. Beasiswa ini disediakan UCSI University bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3 di UCSI University.

Beasiswa ditawarkan dalam bentuk pembebasan biaya kuliah penuh atau paruhan. Bagi Anda yang mengambil program berbasis riset juga bisa mendapatkan tunjangan bulanan yang disediakan pihak universitas.

Beasiswa S2 dan S3 di UCSI University terbuka untuk sejumlah program studi yang bisa dilamar. Yakni:

Program berbasis kuliah:
• DBA (Doctor of Business Administration)
• MBA
• MBA (Blue Ocean Strategy)
• MBA Oil & Gas Management
• Master of Architecture
• Master of Arts and Design
• Master of Child Psychology
• Master of Clinical Pharmacy Practice
• Master of Science (Health Sciences)
• MSc in Actuarial Management Structure B & C
• MSc Logistics Management
• MSc inTechnopreneurship
• MSc Biotechnology
• MSc Biotechnology with Business Management
• MSc Food Science with Business Management
• MSc Nutrition with Management
• MSc (Healthy Aging, Medical Aesthetic and Regenerative Medicine)
• MSc Pharmaceutical Chemistry
• MScPharmaceutical Technology
• MMus in Performance Studies

Program berbasis riset:
• Industrial PhD in Engineering
• Doctor of Philosophy in Engineering
• Master of Philosophy in Engineering
• Doctor of Philosophy (Pharmaceutical Sciences)
• Doctorate of Philosophy (Science)
• Doctor of Philosophy (Business and Management)
• Doctor of Philosophy in Architecture
• MSc Applied Sciences, by Research

Persyaratan:
1. Pelamar bergelar sarjana - dengan predikat setidaknya 2nd upper class with honours atau setara (IPK 3.5/4.0), atau bergelar master dari universitas yang diakui
2. Aplikasi terbuka bagi warga Malaysia dan mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi pascasarajana penuh waktu di UCSI University
3. Aplikasi harus didukung dan direkomendasikan oleh fakultas serta pimpinan program yang bertanggungjawab untuk supervisi dan penilaian studi pascasarjana kandidat 

Simak juga » Beasiswa S2 Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan permohonan dengan melengkapi formulir aplikasi beasiswa UCSI University kemudian mengirimkan via email ke: scholarship@ucsiuniversitytrust.com

Selain cara di atas, formulir yang telah dilengkapi juga bisa dikirim melalui pos ke alamat:

UCSI University Trust
UCSI University Kuala Lumpur Campus
11th Floor, Block G, No.1, Jalan Menara Gading
UCSI Heights (Taman Connaught), 56000 Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia

Kandidat yang masuk daftar peringkat akan dihubungi via email/SMS untuk mengikuti seleksi wawancara sebelum keputusan pemberian beasiswa.

Pengajuan aplikasi paling lambat 19 Juli 2019 untuk perkuliahan yang dimulai September 2019.

Kontak:
UCSI University Trust
UCSI University Kuala Lumpur Campus
11th Floor, Block G, No.1, Jalan Menara Gading
UCSI Heights (Taman Connaught), 56000 Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia
Tel: +603 9101 8880 Email: scholarship@ucsiuniversitytrust.com
www.ucsiuniversity.edu.my
3/29/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC) 2019 Dibuka!

Kompetisi Maybank GO Ahead. Challenge 2019 kembali dibuka bagi peserta negara-negara ASEAN, plus China, Hong Kong, Inggris, dan Amerika Serikat. Total 20 negara yang warganya berkesempatan mengikuti MGAC 2019, termasuk Indonesia.

Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC) merupakan kompetisi internasional yang menantang kecerdasan Anda, kreativitas, serta daya tahan dari beberapa tantangan yang diberikan. Selama kompetisi, kandidat akan menghadapi sejumlah kendala untuk menguji ketajaman bisnis, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan matematika, dan kapasitas untuk berpikir dan bekerja cepat pada lingkungan bertekanan tinggi.

Kegiatan kompetisi MGAC sendiri akan diselenggarakan mulai tingkat kampus dan nasional yang berlangsung selama sehari, kemudian para finalis akan mengikuti kompetisi tingkat global yang melibatkan peserta mancanegara yang berlangsung sekitar 7 s/d 10 hari.

Pelamar Maybank GO Ahead. Challenge bisa mendaftar secara tim (maks 5 orang) atau secara perorangan. Hadiah yang disediakan bagi peserta lolos final cukup fantastis. Untuk tim, juara satu sebesar USD 40.000 (± Rp 525 juta), juara dua USD 20.000 (± Rp 262,5 juta), dan juara tiga USD 10.000 (± Rp 131 juta). Sementara, untuk juara individu akan mendapatkan USD 1.000 (± Rp 13 juta) plus magang selama dua pekan di kantor Maybank dari seluruh dunia.

Tidak saja hadiah, para finalis juga berkesempatan untuk menjadi bagian dari Global Maybank Apprentice Programme (GMAP). Yakni program ekslusif selama dua tahun di mana peserta magang diberikan pengalaman belajar holistik sesuai dengan rotasi kerja dan bahkan tugas internasional untuk membiasakan mereka dengan kegiatan jaringan global Maybank. Program ini bertujuan mempercepat peserta memegang peran manajemen setelah lulus dari program ini.

Persyaratan:
Kompetisi Maybank GO Ahead. Challenge 2019 terbuka bagi mahasiswa aktif baik jenjang S1 maupun pascasarjana. Serta pelamar fresh graduate yang baru lulus maupun yang sudah bekerja dengan pengalaman kerja kurang dari 2 tahun. Pelamar dari semua latarbelakang program studi bisa mendaftar. Peserta bisa dari jenjang foundation, diploma, sarjana, master, hingga PhD.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1, S2, S3 2019 - 2020

Pendaftaran:
Pelamar harus melengkapi formulir aplikasi online yang disediakan oleh Maybank GO Ahead. Challenge di laman https://goaheadchallenge.com.my/

Peserta bisa mendaftar untuk perorangan atau tim secara online paling lambat 16 April 2019. Setelah mendaftar, silakan cek email. Peserta akan diberikan link untuk mengikuti proses penilaian online. Jika lolos seleksi online, peserta akan dihubungi kembali untuk mengikuti tahap selanjutnya, yakni kompetisi tingkat kampus (campus level).

Selanjutnya peserta yang lolos kompetisi MGAC tingkat kampus akan mengikuti kompetisi tingkat nasional (national level). Peserta akan bersaing dengan tim/individu terbaik dari seluruh peserta di negara masing-masing.

Terakhir, peserta yang lolos tingkat nasional akan beradu kembali di tingkat regional dari peserta negara lainnya. Grand final MGAC ini akan diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka yang lolos tahap ini akan mendapatkan hadiah seperti yang sudah disebutkan di atas. Bagaimana, Anda tertarik mencoba tantangannya?

Silakan mendaftar secepatnya sebelum deadline berakhir. Semoga berhasil!

Kontak:
MENARA Maybank
100, Jalan Tun Perak
Bukit Bintang, 50050
Kuala Lumpur
Phone: 03 – 20748696
Email: goahead.challenge@maybank.com.my
3/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penelitian Dosen Ristekdikti ke AS dari Fulbright

Program beasiswa penelitian dosen ini ditawarkan setahun sekali dari Fulbright yang didanai Pemerintah Indonesia melalui Kemenristek Dikti. Target utamanya adalah para dosen tetap di bawah naungan Kementerian Ristek Dikti. Khususnya yang telah memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) dan bergelar doktor (S3). Skema beasiswa tersebut disediakan melalui DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers – Visiting Scholar Program. Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para peneliti muda maupun senior dari kalangan dosen untuk melakukan penelitian 3 hingga 6 bulan di universitas-universitas terakreditasi Amerika Serikat (AS).

Para peneliti yang terpilih nantinya akan memperoleh bantuan dana hibah untuk membiayai kegiatan penelitian mereka selama di AS yang didukung oleh Kementerian Ristek Dikti dan Fulbright.

Persyaratan:
Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini tinggal di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman di bidang pelayanan masyarakat
3. Memiliki persiapan, dan komitmen yang ditunjukan pada bidang studi pilihan mereka
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Memiliki catatan akademis yang luar biasa
6. Memperlihatkan bahwa mereka dapat secara realistis melakukan penelitian di AS

Khusus:
1. Bergelar doktor (PhD) atau sederajat
2. Menunjukkan kemahiran berbahasa Inggris yang cukup untuk melakukan penelitian di AS (tidak perlu mengirimkan skor TOEFL)
3. Telah menghubungi atau mengenal calon mitra penelitian atau institusi di AS (tidak perlu memegang surat undangan)
4. Memiliki rencana untuk menyelesaikan dan mempublikasikan penelitian mereka setelah selesainya program

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi lengkap, termasuk 3 - 5 halaman proposal penelitian (Unduh)
2. Dua surat referensi
3. Copy ijazah dan transkrip akademik (dalam bahasa aslinya beserta terjemahan ke dalam bahasa Inggris)
4. Copy dokumen identitas yang sah (KTP atau paspor)
5. Curriculum vitae

Simak juga » Peluang Beasiswa S3 Terbaru 2019 - 2020

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi beasiswa seperti tertera di atas, kemudian kirimkan ke alamat Ristekdikti berikut:

DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers
Direktorat Karir dan Kompetensi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK & DIKTI
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Jalan Pintu 1 Senayan, Lantai 5
Jakarta 10270
Kemudian siapkan juga salinan berupa copy dari dokumen aplikasi lengkap tersebut dan kirimkan ke alamat Fulbright berikut:

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 ~ 9086

Selain pendaftaran via pos, pelamar juga dapat mendaftar langsung beasiswa penelitian Ristekdikti Fulbright ini secara online di laman: http://kompetensi.sumberdaya.ristekdikti.go.id/

Pengajuan aplikasi beasiswa Fulbright tersebut paling lambat 1 November 2019. Semoga berhasil!

Kontak:
Email: infofulbright_ind@aminef.or.id
Web: www.aminef.or.id
2/21/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S3 IASP di Austria untuk Dosen Kemenristekdikti

Selain skema Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI), ada beberapa pilihan beasiswa lainnya yang ditujukan bagi para dosen perguruan tinggi lingkup Kemenristekdikti yang ditawarkan rutin. Salah satunya Indonesia – Austria Scholarship Programme (IASP). Beasiswa IASP adalah beasiswa S3 hasil kerjasama pemerintah Indonesia melalui Kemenristekdikti dan Austria melalui OeAD-GmbH. Beasiswa ini ditujukan bagi dosen yang ingin melanjutkan studi doktornya di universitas-universitas terbaik yang ada di Austria.

Durasi beasiswa berlangsung selama 3 tahun (36 bulan), menanggung sejumlah biaya yang dibutuhkan oleh penerima beasiswa, di antaranya uang pembinaan 1.000 euro per bulan, akomodasi, asuransi kesehatan dan kecelakaan, uang kuliah, tiket keberangkatan dan kepulangan, dll.

Persyaratan:
1. Dosen tetap Perguruan Tinggi (memiliki NIDN) di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
2. Mendapat izin dari pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan dan/atau dari Koordinator Kopertis Wilayah masing-masing (bagi dosen tetap PTS)
3. Memiliki gelar S2 atau setara dengan tahun kelulusan selambat-lambatnya tahun 2013
4. Tidak untuk mendapat gelar kedua dalam strata yang sama
5. Menguasai bahasa Inggris, dibuktikan dengan sertifikat nilai TOEFL minimal 550, IBT minimal 80, atau IELTS minimal 6.0 (atau sesuai dengan syarat yang berlaku di perguruan tinggi tujuan), yang masih berlaku
6. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa Jerman (apabila ada)
7. Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 2 - 4 halaman, yang sudah dikomunikasikan dengan calon pembimbing/calon supervisor di universitas tujuan
8. Usia maksimal 35 tahun (saat mendaftar)
9. Memiliki Daftar Riwayat Hidup yang lengkap (dalam bahasa Inggris)
10. Memiliki 2 buah surat rekomendasi dari universitas asal (dalam bahasa Inggris)
11. Memiliki paspor yang masih berlaku
12. Memiliki letter of acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan (asli) atau letter of admittance dari professor/calon supervisor dari perguruan tinggi tujuan
13. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama
14. Memiliki ijazah (asli) dan transkrip nilai pendidikan terakhir (dalam bahasa Inggris) yang sudah dilegalisasi

Simak juga » Daftar Beasiswa S2, S3 Terbaru di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir beasiswa Ristekdikti
2. Letter of acknowledgement dari supervisor universitas Austria
3. Deskripsi singkat study project (2 - 4 halaman, judul, isi, metodologi, jadwal waktu) yang telah disetujui supervisor Austria
4. Dua surat rekomendasi dari dosen universitas asal
5. Scan paspor (memuat halaman nama dan foto)
6. Scan ijazah dan tranksrip dari studi sebelumnya
7. CV lengkap
8. Sertifikat IELTS 6.0 atau TOEFL 550

Pendaftaran:
Buat dosen yang berminat, pendaftaran beasiswa IASP 2019 dilakukan secara online di laman beasiswa.dikti.go.id/bppln. Pilih Indonesia – Austria Scholarship Programmes (IASP) – S3 pada pilihan beasiswa yang tersedia. Berikutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta pada sistem online tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan aplikasi diterima paling lambat 31 Maret 2019.

Kontak:
▪ RISTEKDIKTI:
Ms. Fine Resyalia
Head of Overseas Education for Faculty Members
fresyalia@ristekdikti.go.id

Mrs Juniarti D. Lestari
Sub-Cordinate
jdlestari@ristekdikti.go.id

▪ OeAD-GmbH:
Svetlana Kim
Programme Officer
svetlana.kim@oead.at
2/19/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dosen Ristekdikti dari Fulbright Program S3 di Amerika

Bila Anda berprofesi sebagai dosen tetap perguruan tinggi di bawah Kementerian Ristek Dikti, beasiswa dosen dari Fulbright ini bisa Anda ikuti untuk melanjutkan studi. Namanya DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers - PhD. Beasiswa memberi kesempatan bagi pelamar lanjut ke PhD Program untuk jenjang gelar doktor (S3). Beasiswa yang didanai Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Fulbright ini diperuntukkan bagi dosen yang ingin melanjutkan pendidikan doktor mereka di universitas-universitas di Amerika Serikat. 

Beasiswa Fulbright untuk dosen Ristekdikti bisa dilamar untuk semua program studi dengan pengecualian bidang kedokteran terutama yang terkait dengan perawatan pasien atau yang berhubungan dengan pasien klinis. Sangat terbuka, bila pelamar ingin mengajukan proposal yang berkaitan dengan humaniora, seni, dan ilmu sosial atau sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), dan juga kesehatan. Jika aplikasi dalam bidang STEM disarankan fokusnya adalah pelestarian lingkungan, eksplorasi energi alternatif, atau mitigasi perubahan iklim.   

Persyaratan: 
Umum:
1. Merupakan warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat atau saat ini tinggal di AS
2. Merupakan dosen di universitas negeri atau swasta di Indonesia yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional atau NIDN
3. Memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan RISTEK-DIKTI dan diatur setiap tahun dalam panduan beasiswa online
4. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman di dalam pelayanan masyarakat
5. Punya persiapan serta memperlihatkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
6. Mahir berbahasa Inggris
7. Memiliki catatan akademik yang luar biasa
8. Menunjukkan bahwa dapat secara realistis menyelesaikan studi pascasarjana penuh atau melakukan penelitian di AS
9. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiwa Fulbright
10. Bersedia menandatangani kesepakatan dengan RISTEK-DIKTI yang berjanji untuk kembali melayani institusi tempat asalnya beberapa tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa, sesuai dengan persyaratan RISTEK-DIKTI yang berlaku.

Khusus:
1. Bergelar master (S2)
2. IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Berusia di bawah 50 tahun
4. Skor ITP TOEFL minimum 575 atau skor iBT 90/91 atau IELTS yang setara

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh). Ini termasuk satu halaman study objective serta 3 – 5 halaman proposal riset.
2. Copy terbaru skor TOEFL ITP/IBT TOEFL atau IELTS, kurang dari dua tahun 
3. Dua surat referensi dari dosen/profesor dan dari atasan tempat kerja yang mengenal Anda dengan baik (Form tertera di formulir aplikasi di atas)
4. Copy ijazah dan transkrip akademik beserta terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris 
5. Copy dokumen identitas (KTP atau paspor)
6. Curriculum vitae

Pendaftaran: 
Pelamar terlebih dahulu mendaftar secara online di laman Ristekdikti. Pilih Dikti Funded Fulbright - S3 dan lengkapi aplikasi online di laman tersebut.

Selanjutnya siapkan berkas dokumen aplikasi yang diminta di atas. Buat dua rangkap. Satu rangkap buat Ristekdikti dan satu buat Aminef. Kemudian ajukan via pos atau antar langsung ke alamat:

DIKTI-funded Fulbright Grants for Indonesian Lecturers
Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK & DIKTI
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Jalan Pintu 1 Senayan, Lantai 5
Jakarta 10270

Kemudian kirim juga copy berkas serupa ke alamat:  

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 ~ 9086

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 1 Maret 2019. 

Kontak: 
t: (021) 5793-9085/86
e: infofulbright_ind@aminef.or.id
w: www.aminef.or.id
2/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2019 – 2020 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2019 – 2020 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2019 – 2020 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.
Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi para pendaftar untuk jenjang Masters, memiliki skor kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL). Bagi penyandang disabilitas, memiliki IPK sama dengan atau lebih tinggi dari 2.75 atau IELTS 5.0, PBT TOEFL 500 atau iBT TOEFL 59, atau PTE Academic 38. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6.0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019)
5.Memberikan detil kontak pusat tes untuk verifikasi hasil tes TOEFL.
6. Menyertakan minimal satu (1) salinan hasil tes TOEFL Institusional asli.
7. Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master
8. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor
9. Menjawab semua pertanyaan yang relevan di formulir aplikasi
10. Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan penuh waktu (Senin-Jumat dari jam 8 pagi sampai 4 sore) pelatihan Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik (EAP) di Indonesia sebelum belajar di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
11. Jika mendaftar Doktor, pelamar diprioritaskan untuk staf universitas, lembaga pendidikan tinggi, lembaga penelitian, pembuat kebijakan utama dan kandidat yang ditargetkan di lembaga lain yang terkait dengan kegiatan DFAT.
12. Sangat diharapkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan.

Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2017 hingga 30 April 2019). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor
10. Pelamar master dan doktor yang studinya akan memasukkan setidaknya lima puluh persen penelitian harus mengisi rincian proposal penelitian pada formulir aplikasi.
11. Pelamar dari Indonesia yang mendaftar secara online juga harus mengisi Informasi Tambahan untuk Aplikasi Online

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2019 – 2020 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2019. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pelamar akan diseleksi berdasarkan aplikasi yang diajukan dan hanya mereka yang masuk pemeringkatan yang akan dihubungi untuk mengikuti tahap seleksi wawancara dan tes IELTS.  Pemberitahuan hasil seleksi tersebut disampaikan pada Juli 2019. Calon yang berhasil terpilih beasiswa nantinya akan diberitahukan hasil final paling lambat Agustus 2019.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
2/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Korea 2019 untuk S2 dan S3 dari KGSP

Setelah menawarkan beasiswa S1, Pemerintah Korea kembali menyediakan beasiswa S2 dan S3 2019 di Korea. Melalui Korean Government Scholarship Program (KGSP), pelamar internasional termasuk Indonesia diberi kesempatan untuk melanjutkan studi di Korea dengan biaya penuh Pemerintah Korea. Beasiswa ini memiliki kuota total 830 kursi untuk 146 negara. Indonesia kebagian sekitar 26 kursi beasiswa pada 2019 - 2020. Sebanyak dua belas (12) beasiswa di antaranya bisa dilamar langsung melalui Kedubes Korea di Jakarta, sementara empat belas (14) beasiswa Korea sisanya dapat dilamar melalui universitas di Korea.

Apa yang menarik dari beasiswa KGSP? Selain tentunya beasiswa penuh. Beasiswa S2 dan S3 di Korea ini menawarkan banyak pilihan universitas dan juga program yang bisa diikuti. Ada sekitar 67 universitas Korea yang menjadi pilihan. Sebut saja misalnya Academy of Korean Studies, Ajou University, Chung-Ang University, Dankook University, Doungguk University (seoul Campus), Ewha Womans University, Hanyang University, Incheon National University, Inha University, Konkuk University, Kookmin University, Korea University, Korea Polythecnic University, Korea Development Institute (KDI School), dan banyak lagi. 

Seperti tahun lalu, Beasiswa Pemerintah Korea 2019 menyediakan durasi selama dua tahun untuk program master plus satu tahun kursus bahasa Korea (Total  3 tahun). Sementara, beasiswa doktor diberikan selama tiga tahun dan ditambah satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 4 tahun). Biaya studi dan kursus tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Korea. Pemberian beasiswa program master di Korea dimulai 1 September 2019 – 31 Agustus 2022, sementara beasiswa S3 dimulai 1 September 2019 – 31 Agustus 2023. 

Beasiswa yang diberikan mencakup tiket pesawat pp kelas ekonomi Indonesia-Korea, tunjangan bulanan 900.000 won (± Rp 10 juta), tunjangan penyisihan satu kali 200.000 won, tunjangan riset 210.000 won per semester untuk bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya, serta 240.000 won per semester untuk bidang sains, teknologi, dan teknik. 

Selain itu, disediakan pula biaya kursus bahasa Korea satu tahun dan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya cetak tesis/disertasi sekitar 500.000 - 800.000 won, asuransi kesehatan 20.000 won per bulan, serta pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6. Dana khusus ini diberikan 100.000 won per bulan. Bukan itu saja, bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 100.000 won.  Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Pelamar dan orang tua bukan warganegara Korea
2. Sehat jasmani dan rohani
3. Berusia di bawah 40 tahun pada 1 September 2019 (lahir setelah 1 September 1979)
4. Pelamar memegang gelar sarjana atau master selambatnya 31 Agustus 2019
5. Pelamar yang memenuhi SEMUA syarat berikut dapat mendaftar sepanjang berusia di bawah 45 tahun:
    a) Sedang bekerja sebagai profesor ketika mendaftar
    b) Merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (salah satunya Indonesia)
6. IPK paling rendah 2.64 pada skala 4.0, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.
7. Pelamar yang memiliki sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris bisa diberikan prioritas
8. Pelamar yang mendaftar pada bidang sains dan teknik bisa memperoleh prioritas
9. Pelamar yang merupakan profesor dari perguruan tinggi negara berkembang bisa mendapat prioritas
10. Mereka yang telah mengundurkan dari beasiswa setelah terpilih sebagai penerima KGSP tahun-tahun sebelumnya TIDAK berhak mengajukan permohonan.

Ctt: Beasiswa tidak berlaku bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan studi atau kuliah di universitas Korea.

Simak juga » Daftar Beasiswa Kuliah S2 di Dalam Negeri 

Dokumen aplikasi:

Image: www.studyinkorea.go.kr

Pendaftaran:
Ada dua cara mendaftar beasiswa KGSP 2019 Pemerintah Korea. Silakan pilih salah satu. Pertama, pelamar dapat mendaftar melalui Kedubes Korea di Jakarta atau mendaftar langsung ke salah satu universitas Korea yang diminati.

Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan di atas. Untuk formulir pendaftaran, panduan, dan informasi universitas tujuan, Anda dapat mengunduhnya melalui laman Kedubes Korea. Selain dokumen aplikasi di atas, Anda juga harus menyertakan terjemahan resmi dokumen ke dalam Bahasa Inggris atau Korea jika bahasa aslinya dalam bahasa Indonesia. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh perguruan tinggi atau notaris. 

1) Pendaftaran melalui Kedubes Korea: 
Siapkan 1 rangkap dokumen asli/legalisir beserta terjemahannya. Kecuali Recommendation letter butuh 8 (2*4) lembar original. Harap disusun sesuai checklist dan tidak boleh memakai clear file. Lalu kirim via pos ke: 

Kedutaan Besar Korea, 
Jl. Gatot Subroto Kav. 57 
Jakarta 12950

*Tuliskan pada amplop: KGSP

Pelamar dapat memilih 3 universitas dan 3 jurusan jika melamar melalui Kedubes Korea ini. Batas akhir pendaftaran adalah 26 Februari 2019. Kontak: 021-2967-2555 (08.30 – 17.00).

2) Pendaftaran melalui Universitas: 
Siapkan 1 rangkap dokumen aplikasi asli/legalisir beserta terjemahannya, kemudian kirimkan ke salah satu universitas Korea yang ingin dilamar. Daftar universitas Korea tertera di pedoman aplikasi. Anda bisa menghubungi langsung universitas bersangkutan atau mengecek ke website universitas untuk pengajuan beasiswa KGSP 2019 (tertera di panduan). Deadline tiap universitas mungkin berbeda, di sekitar Februari atau Maret.
2/09/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya