Beasiswa S3 Internasional di University of Cambridge Semua Jurusan

Program beasiswa S3 dari Cambridge Trust kembali ditawarkan bagi siswa internasional. Namanya Cambridge International Sholarships. Program beasiswa ini rutin dibuka tiap tahun. Para pelamar bisa mengambil gelar PhD riset di semua jurusan maupun disiplin ilmu di University of Cambridge. Yang menarik dari beasiswa ini karena kandidat terpilih akan memperoleh tanggungan penuh biaya pendidikan selama studi di University of Cambridge. Selain itu akan diberikan tunjangan pemeliharaan selama durasi beasiswa.

Total beasiswa yang disediakan sebanyak 250 kursi. Beasiswa ini nantinya diperebutkan oleh kandidat internasional yang melamar Cambridge International Scholarships serta pelamar Inggris dan Uni Eropa melalui Vice-Chancellor's Awards. Tentunya kandidat dari Indonesia juga sangat berpeluang memperoleh beasiswa S3 Cambridge ini.

Nantinya, komite universitas akan mengurutkan kandidat terbaik dari semua disiplin untuk mendapatkan beasiswa. Pertimbangan utamanya adalah kualifikasi akademik, referensi, serta potensi riset. Kondisi keuangan pelamar tidak menjadi pertimbangan dari pemberian beasiswa.

Persyaratan:
1. Pelamar internasional
2. Mengambil PhD yang dimulai 2020-2021 di University of Cambridge

Simak juga » Beasiswa Chevening Pemerintah Inggris 2020 - 2021

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi pascasarjana
2. Dua (2) referensi akademik
3. Ijazah dan transkrip akademik
4. Bukti kemampuan bahasa Inggris
5. Proposal riset

*Ctt: dokumen aplikasi dapat berbeda menyesuaikan disiplin ilmu yang dipilih

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa S3 Cambridge Trust dilakukan secara online bersamaan ketika mendaftar ke program PhD di University of Cambridge (kategori overseas for fees purposes). Pengajuan beasiswa ini sudah termasuk pendaftaran mahasiswa.

Ketika mengisi formulir aplikasi pascasarjana di University of Cambridge, pelamar perlu melengkapi kolom bagian 'funding' di formulir Applicant Portal tersebut yang menjelaskan keinginan agar dipertimbangkan di program pendanaan beasiswa.

Pelamar yang berminat mengikuti serta mengambil program PhD tahun akademik 2020 – 2021 sudah harus mendaftar paling lambat 3 Desember 2019 dan 7 Januari 2020. Menyesuaikan dengan pilihan jurusan yang diambil.

Pelamar yang terpilih Cambridge International Scholarships 2020-21 akan diinformasikan dan diumumkan pada awal Maret 2020.

Kontak:
Cambridge Commonwealth, European & International Trust
Student Services Centre
Bene't Street
Cambridge
CB2 3PT
Tel: +44 1223 338498 (University internal 38498)
Fax: +44 1223 760618
Email: cambridge.trust@admin.cam.ac.ukWeb: www.cambridgetrust.org
8/21/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AAUW di Universitas AS untuk Wanita (S2, S3, Postdoc)

Beasiswa menarik ini ditawarkan American Association of University Women (AAUW), organisasi non profit yang aktif menyuarakan kesetaraan dan pendidikan bagi kaum wanita dan remaja perempuan. AAUW memberi kesempatan bagi wanita untuk melanjutkan studi pascasarjana, meliputi jenjang master dan doktor di universitas-universitas AS, selain itu dibuka pula kesempatan jika ingin mengambil program postdoctoral di AS. 

Beasiswa AAUW ini disediakan melalui skema AAUW's International Fellowships. Peluang terbuka bagi wanita internasional yang bukan berkewarganegaraan Amerika Serikat dan belum pernah menerima fellowship dari AAUW. Jika pelamar merupakan anggota  Graduate Women International (GWI), mereka bisa mengajukan studi di luar AS (selain negara asal), meskipun kuotanya tersedia dalam jumlah terbatas. 

Diutamakan pelamar yang telah memperlihatkan komitmen dalam memajukan kaum perempuan dan gadis remaja, baik di masyarakat, komunitas, maupun lingkungan kerja profesional. 

Peraih beasiswa AAUW untuk jenjang master/gelar profesional sebesar USD 18.000, jenjang doktoral USD 20.000, dan postdoctoral USD 30.000. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk biaya pendidikan, biaya hidup, perawatan anak, serta biaya meeting profesional, konferensi, atau seminar selama tidak melebihi 10 persen dari fellowship. Beasiswa ini diberikan untuk durasi satu tahun (1 Juli 2020 – 30 Juni 2021). Tersedia hingga lima kuota untuk perpanjangan di tahun kedua bagi penerima beasiswa S2/gelar profesional. 
Persyaratan: 
1. Bukan warganegara/penduduk tetap, atau wanita yang berkewarganegaraan ganda Amerika Serikat
2. Memegang gelar sarjana atau akan selesai paling lambat 15 November 2019
3. Berniat mengabdikan diri secara penuh melalui rencana akademik yang diusulkan selama tahun beasiswa 
4. Berniat kembali ke negara asal untuk mengejar karir profesional 
5. Mahir dalam bahasa Inggris (Minimum skor TOEFL iBT 79 atau TOEFL PBT 550) 
6. Pelamar master dan doktor sudah harus mendaftar ke perguruan tinggi terakreditasi paling lambat 15 November 2019 untuk periode tahun beasiswa dan harus menyebutkan nama institusi di aplikasi International Fellowship
7. Beasiswa gelar master/profesional ditujukan untuk program gelar jenjang master atau profesional, seperti J.D., M.F.A., L.L.M., M.Arch, atau gelar medis seperti M.D., D.D.S., dll. 
8. Beasiswa doktor dimaksudkan untuk gelar doktor, seperti Ph.D. atau Ed.D.
9. Pelamar postdoctoral harus menunjukkan bukti gelar doktor mereka; memegang gelar doktor yang diklasifikasikan sebagai gelar riset, seperti Ph.D., Ed.D., D.B.A., M.D. atau M.F.A paling lambat 15 November 2019; dan menyebutkan di mana mereka akan melakukan penelitian
10. Pelamar gelar master dan doktor harus diterima di institusi terakreditas AS yang berlokasi di Amerika Serikat selama tahun beasiswa 
11. Sejumlah penghargaan terbatas  tersedia bagi anggota GWI untuk kegiatan studi atau penelitian di negara lain selain negara sendiri
12. Pelamar harus melakukan studi atau penelitian tahun penuh. International Fellowships tidak menyediakan dana untuk studi atau penelitian tahun parsial . Program yang berakhir sebelum April di tahun beasiswa tidak memenuhi syarat.
13. Beasiswa master dan doktor mendukung kuliah berbasis kelas tradisional dari studi di perguruan tinggi atau universitas. Program beasiswa ini tidak menyediakan pendanaan untuk pembelajaran jarak jauh atau program online atau gelar yang sangat bergantung pada komponen pembelajaran jarak jauh. 
Dokumen aplikasi: 
1. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau profesional 
2. Salinan ijazah dan transkrip akademik 
3. Ijazah dan transkrip doktor untuk pelamar postdoctoral 
4. Laporan skor tes TOEFL 
5. Letter of admission 
6. CV/resume 
7. Narasi
8. Anggaran belanja

*Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris turut dilampirkan jika dokumen dimuat dalam bahasa selain Inggris, seperti ijazah dan transkrip. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa AAUW dilakukan secara online di laman aauw.org dengan melampirkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Isi formulir pendaftaran dan lampirkan bersama dokumen aplikasi sesuai petunjuk yang disediakan. Silakan buat akun terlebih dahulu jika belum pernah mendaftar. 

Deadline pendaftaran dan pengiriman aplikasi beasiswa paling lambat 15 November 2019. Pengumuman hasil akan diberitahu kepada semua pelamar melalui email pada 15 April 2020. Sementara program beasiswa mulai berjalan terhitung 1 Juli 2020 - 30 Juni 2021. Pertanyaan bisa diajukan melalui email: aauw@applyists.com. Semoga berhasil!
8/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Swiss 2020 – 2021

Pemerintah Swiss kembali membuka Swiss Government Excellence Scholarships. Beasiswa internasional yang ditujukan bagi mahasiswa asing di luar Swiss. Khusus Indonesia, Beasiswa Pemerintah Swiss 2020 – 2021 dapat diikuti untuk studi S3, postdoktoral, dan riset.

Kandidat yang terpilih akan memperoleh beasiswa S3 maksimum tiga tahun, beasiswa postdoktoral 12 bulan, dan beasiswa riset 12 bulan. Komponen beasiswa, di antaranya tunjangan bulanan 1.920 Swiss Franch, bebas biaya kuliah, asuransi kesehatan, lump sum untuk penerbangan di akhir beasiswa, tunjangan khusus perumahan 300 Swiss Franch di awal beasiswa, kartu transportasi umum untuk tarif satu setengah tahun, bimbingan dan kegiatan perjalanan, makan malam dan sejumlah tur wisata.

Pemerintah Swiss melalui Federal Comission for Scholarships for Foreign Students (FCS) memberi kebebasan bagi kandidat untuk memilih studi di 10 universitas Swiss, 2 institut teknologi, pusat penelitian, maupun universitas-universitas ilmu terapan yang ada di negara tersebut.

Universitas umum:
University of Basel, University of Bern, University of Fribourg, University of Geneva, University of Lausanne, University of Lucerne, University of Neuchâtel, University of St.Gallen, University of Zurich, dan Universita dellà Svizzera italiana.

Institut teknologi:
Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL)
Swiss Federal Institute of Technology Zurich (ETHZ)

Lembaga penelitian:
Graduate Institute of International and Development Studies (IHEID)

Universitas ilmu terapan (hanya untuk pelamar postdoktoral dan riset):
University of Applied Sciences Western Switzerland, Bern University of Applied Sciences, University of Applied Sciences Northwest Switzerland, University of applied Sciences Eastern Switzerland, Lucerne University of Applied Sciences and Arts, University of Applied Sciences and Arts of Southern Switzerland, The Zürcher Fachhochschule. 

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S2 2020 - 2021

Kriteria dan Persyaratan (S3):
1. Bergelar master atau setara yang diperoleh sebelum 31 Juli 2020 (sertifikat gelar) yang diakui universitas Swiss. Sebagai bukti, ijazah sudah diajukan ke Federal Commission for Scholarships sebelum mulainya beasiswa.
2. Pelamar lahir setelah 31 Desember 1984.
3.Pelamar harus menyertakan surat dari profesor akademik tuan rumah (termasuk CV singkatnya) pada universitas Swiss yang dipilih yang mengkonfirmasi mengapa dia mau mensupervisi dan mendukung tesis PhD (pelamar). Tanpa dukungan tersebut, aplikasi akan ditolak.
4. Bagi pelamar sekolah doktor: selain semua dokumen aplikasi (termasuk surat dukungan dari supervisor), surat penerimaan dari sekolah doktor diperlukan bersama dokumen aplikasi
5. Karena ini membutuhkan waktu, pelamar harus merencanakannya sesuai dan mengajukan pendaftaran masuk ke sekolah doktoral sebelum tenggat waktu program beasiswa.
6. Harap dicatat: Jika sekolah doktor yang dipilih tidak mengizinkan Anda menghubungi supervisor sebelum diterima di sekolah, aplikasi untuk Beasiswa Pemerintah Swiss tidak memungkinkan.
7. *) Pada dasarnya ada dua cara berbeda untuk mencapai gelar doktor (PhD). Cara pertama dan paling terkenal adalah melakukan studi doktor di bawah pengawasan seorang mentor akademik (supervisor). Cara kedua adalah masuk ke program doktoral (sekolah doktoral) yang menyediakan kerangka kerja untuk studi doktoral.
8. Pelamar harus memiliki proposal penelitian termasuk jangka waktunya. Ini adalah inti dari aplikasi. Pemohon harus mencurahkan semua perhatian yang diperlukan untuk itu.
9. Pelamar memiliki keterampilan bahasa yang diperlukan untuk studi PhD
10. Pelamar yang telah berada di Swiss selama lebih dari satu tahun di awal beasiswa pada bulan September tidak memenuhi syarat. 
11. Pelamar yang telah menerima beasiswa Pemerintah Swiss sebelumnya tidak berhak lagi mengajukan permohonan beasiswa kedua kalinya.
12. Harap dicatat: Aplikasi FCS untuk beasiswa PhD dan aplikasi untuk diterima oleh Universitas Swiss untuk studi PhD merupakan dua prosedur terpisah.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi (S1, S2, S3)

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi FCS 2020/2021 (diketik dan dicetak)
2. Curriculum vitae beserta daftar publikasi akademik, penghargaan, dll
3. Motivation letter (maksimal 2 halaman)
4. Proposal penelitian lengkap (maksimal 5 halaman). (Menggunakan formulir FCS)
5. Salinan konfirmasi surat atau email dari seorang profesor dari perguruan tinggi di Swiss yang menjelaskan mengapa mereka ingin memberikan supervisi dan dukungan tesis PhD. Termasuk CV singkat dari supervisor akademik tersebut.
- Pelamar untuk sekolah doktoral (program doktor):
Selain semua dokumen aplikasi lainnya (termasuk surat dukungan dari supervisor), surat penerimaan dari sekolah doktoral juga diwajibkan bersama berkas aplikasi.
6. Dua (2) surat rekomendansi dari profesor di bidang pemohon (Menggunakan formulir FCS - dokumen asli dalam amplop tertutup)
7. Copy ijazah beserta nilai (S1 dan S2) yang telah dilegalisir (Harus diterjemahkan jika aslinya tidak dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, atau Italia)
8. Surat keterangan sehat (menggunakan formulir FCS)
9. Dua copy paspor (halaman utama data pribadi)

*Ctt: Persyaratan dan dokumen aplikasi di atas ditujukan untuk pelamar jenjang doktor (S3). Penjelasan lebih lanjut mengenai persyaratan dan dokumen aplikasi tersebut, termasuk persyaratan untuk pendaftaran beasiswa postdoktoral dan riset bisa mengunduhnya di laman Pemerintah Swiss.

Pendaftaran:
Formulir aplikasi lengkap beasiswa Pemerintah Swiss 2020/2021 bisa diminta ke Kedubes Swiss melalui email: jakarta@eda.admin.ch

Aplikasi dibuat rangkap 2 (dua). 1 asli dan 1 fotocopy. Kemudian diajukan ke:

Swiss Embassy in Jakarta
Jl.H.R. Rasuna Said Kav X3/2-Kuningan
12950 Jakarta

Harap dipahami bahwa pendaftaran beasiswa terpisah dari pendaftaran ke universitas. Pelamar perlu mengajukan aplikasi tersendiri untuk mendaftar ke universitas.

Informasi tambahan bisa menghubungi telp. +62215256061. Web www.eda.admin.ch/jakarta. Pendaftaran dibuka mulai 3 Agustus 2019 s/d 11 Desember 2019. Kandidat yang lulus berkas akan mengikuti seleksi wawancara yang digelar Kedutaan Besar Swiss. Beasiswa akan dimulai 1 September 2020.
8/07/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 satu ini disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor untuk selama enam bulan.

Selain dibebaskan dari biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup AUD$ 27.596 (± Rp 267 juta) per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Pelamar merupakan mahasiswa internasional yang dapat diterima untuk memulai gelar Master atau Doctorate by research di University of Adelaide
2. Tidak memenuhi syarat bagi warganegara atau penduduk tetap Australia dan warganegara New Zealand
3. Pelamar yang telah mengajukan status penduduk tetap Australia, tapi belum dikabulkan, dapat mendaftar
4. Pelamar terpilih wajib untuk mendaftar dan diterima pada program studi yang diminati di University of Adelaide sebagai 'mahasiswa internasional' untuk mempertahankan beasiswa
5. Pelamar wajib untuk memberikan bukti memenuhi syarat kemampuan bahasa Inggris University of Adelaide untuk entri langsung hingga batas waktu pendaftaran
6. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (setara cumlaude)
7. Pelamar internasional tidak boleh memiliki kualifikasi penelitian yang dianggap oleh University of Adelaide setara dengan gelar Doktor Riset Australia atau, jika menempuh gelar Master Research, tidak memiliki kualifikasi penelitian yang dianggap oleh University of Adelaide setara atau lebih tinggi dari gelar Master Riset Australia.
8. Penerima yang berhasil harus memulai studi di University of Adelaide pada semester beasiswa ditawarkan. Tidak memungkinkan untuk menunda beasiswa.
9. Pelamar internasional tidak memenuhi syarat jika mereka telah memulai gelar, padahal mereka sedang mencari beasiswa.
10.Tidak sedang ditawarkan beasiswa lain oleh Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri.
11. CTT: Jika pelamar sebelumnya telah memperoleh beasiswa internasional gelar riset oleh University of Adelaiade, dan gagal menyelesaikan program akademik tersebut, pelamar tidak akan dipertimbangkan kembali untuk beasiswa riset selanjutnya

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program gelar dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa ASI di University of Adelaide 2020 untuk periode pertama dibuka hingga 31 Agustus 2019 untuk perkuliahan yang dimulai semester pertama 2020. Pemberitahuan hasil seleksi beasiswa akan disampaikan pada awal November 2019.

Kontak:
e: hdr_intl_schols@adelaide.edu.au
t: (08) 8313 5882 (Adelaide Graduate Centre) 
w: www.adelaide.edu.au
8/03/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di University of Groningen, Belanda

Buat Anda yang mengimpikan melanjutkan studi S2 di negeri kincir angin, Belanda, beasiswa pascasarjana yang disediakan Eric Bleumink Fund bisa menjadi pilihannya. Kandidat dari negara berkembang, seperti Indonesia, diberi kesempatan untuk mendaftar beasiswa melalui skema University of Groningen Talent Grant: Eric Bleumink Fund. Beasiswa ini terbuka untuk semua program gelar master (MSC/MA/LLM) di University of Groningen. Pelamar bisa memilih jurusan yang diinginkan sesuai jenjang studi tersebut.

Eric Bleumink Fund akan mendanai beasiswa di University of Groningen dengan durasi satu hingga dua tahun untuk program master. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya kuliah, biaya perjalanan internasional, biaya hidup, tunjangan buku, dan asuransi kesehatan.

Persyaratan:
1. Telah diterima secara kondisional ke program yang dipilih (www.rug.nl/masters/alphabetical)
2. Memiliki capaian akademik yang sangat baik, sebaiknya dikonfirmasi dengan surat rekomendasi
3. Memiliki nilai bagus selama studi sarjana
4. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, sesuai dengan persyaratan penerimaan program pilihan
5. Bersedia untuk seluruh periode program dan dapat mengambil bagian dalam keseluruhan program
6. Memiliki kesehatan yang baik
7. Tidak memiliki cara lain untuk membiayai studi yang dimaksud 

Beasiswa diberikan dalam jumlah terbatas. Pelamar akan diseleksi oleh pihak universitas berdasarkan pertimbangan kriteria persyaratan di atas.
Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Eric Bleumink Fund (EBF) tidak dilakukan secara langsung oleh pelamar. Melainkan melalui proses nominasi yang dilakukan bagian penerimaan universitas serta fakultas. Agar bisa dipertimbangkan sebagai nominee beasiswa, pelamar harus mendaftar terlebih dahulu ke University of Groningen dan diterima secara bersyarat (kondisional) pada salah satu program studi sebelum Februari. 

Pendaftaran ke universitas dilakukan melalui laman University of Groningen sebelum 1 Desember. 

Nantinya pelamar akan diseleksi dan dipilih sebagai nominee. Hanya mereka yang terpilih sebagai nominee saja yang akan memperoleh pemberitahuan. Kemudian para nominee diminta untuk mengirimkan surat motivasi EBF ke kantor penerimaan universitas dalam tenggat waktu satu minggu.

File nominasi tersebut yang nantinya dikirimkan langsung oleh pihak universitas ke Komite EBF sebelum 1 Februari. 

Terakhir Komite EBF akan menyeleksi para penerima beasiswa dan memberitahukan hasilnya kepada semua nominee sebelum 1 Maret.
7/31/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa DAAD-SEARCA Program S2, S3 Full di Empat Negara

Program beasiswa pascasarjana yang ditawarkan kali ini merupakan hasil kerjasama DAAD  (German  Academic  Exchange  Service) bersama SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture). Sebuah program beasiswa S2 dan S3 yang menyasar pelamar-pelamar dari Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Beasiswa DAAD-SEARCA ini sendiri ditawarkan melalui skema In-Country/In-Region Scholarship Programme dan didanai oleh Kementerian Federal untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) Jerman.

Di tahun akademik 2020 – 2021, beasiswa DAAD-SEARCA akan memberikan hingga 21 kursi beasiswa full untuk studi master dan doktoral di lima perguruan tinggi terbaik ASEAN dari empat negara. Beasiswa berdurasi satu tahun yang bisa diperpanjang di tahun berikutnya dengan melihat progress studi penerima beasiswa.

Beasiswa yang diberikan mencakup tanggungan biaya kuliah (tuition fee) di universitas, tunjangan studi dan penelitian 460 Euro untuk master dan 920 Euro untuk PhD, kemudian tunjangan percetakan 400 Euro untuk master dan 800 Euor untuk PhD, serta tunjangan bulanan untuk biaya makan, akomodasi, dll sebesar 500 Euro untuk master dan 650 Euro untuk PhD. Kemudian disediakan juga tunjangan perjalanan di awal dan akhir beasiswa, serta asuransi.

Pilihan universitas:
1. Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor, Indonesia
2. Kasetsart University (KU) Bangkok, Thailand
3. Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Indonesia
4. Universiti Putra Malaysia (UPM) Serdang, Selangor, Malaysia
5. University of the Philippines Los Baños (UPLB) Los Baños, Laguna, Philippines

Simak juga » Program Beasiswa S2 Terbaru yang Sedang Buka

Pilihan Bidang studi:
▪ Agriculture (M.Sc. and PhD)
▪ Agricultural Technology (M.Sc. and PhD)
▪ Statistics (M.Sc. and PhD)
▪ Food Science and Technology (M.Sc. and PhD)
▪ Forest Products and Paper Science (M.Sc. and PhD)
▪ Biological Science (M.Sc. and PhD)
▪ Veterinary Medicine (M.Sc. and PhD)
▪ Animal Science (M.Sc. and PhD)
▪ Economics and Management (M.Sc. and PhD)
▪ Fisheries and Marine Science (M.Sc. and PhD)
▪ Forestry (M.Sc. and PhD)
▪ Management of Natural Resources and Environment (M.Sc. and PhD)
▪ Human Ecology (M.Sc. and PhD)
▪ Mathematics and Science (M.Sc. and PhD)
▪ Biology (M.Sc. and PhD)
▪ Engineering (M.Sc. and PhD)
▪ Geography (M.Sc. and PhD)
▪ Social and Political Sciences (M.Sc. and PhD)
▪ Development Communication
▪ Agricultural Economics (M.Sc. and PhD)
▪ Agro-industry (M.Sc. and PhD)

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Jenjang S1, S2, S3

Persyaratan:
1. Terbuka bagi warganegara dari negara anggota SEAMEO (salah satunya Indonesai) yang bekerja di institusi akademik atau penelitian atau lembaga pemerintahan (prioritas diberikan bagi pegawai tetap)
2. Berusia tidak lebih dari 35 tahun (Master's Degree) atau 40 tahun (PhD) ketika mendaftar
3.   Usulan penelitian tesis harus fokus pada tema SEARCA tentang pembangunan pertanian dan pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan
4. Lulus sarjana (bagi kandidat master) dan magister (bagi kandidat doktoral) dengan hasil di atas rata-rata
5. Memperlihatkan motivasi dan komitmen yang kuat
6. Memiliki pemahaman mendalam dalam bahasa Inggris
7. Telah menyelesaikan gelar universitas terakhir tidak lebih dari 6 tahun yang lalu pada saat mendaftar

*Pelamar perempuan dan kandidat yang berasal dari daerah atau kelompok yang kurang beruntung secara khusus didorong untuk berpartisipasi dalam program ini.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi DAAD-SEARCA (Apply)
2. Bukti pendaftaran ke universitas
3. Surat rekomendasi dari dosen universitas (satu surat untuk MS; dua surat untuk PhD)
4. Ijazah dan transkrip akademik dari gelar yang telah diselesaikan (transkrip sarjana untuk pelamar MS dan transkrip sarjana dan magister untuk pelamar PhD)
5. Surat motivasi (sebutkan penelitian yang direncanakan di Jerman, jika ada)
6. SK pekerjaan
7. Deskripsi singkat tentang penelitian yang akan dilakukan pelamar untuk tesis / disertasi. Topik penelitian harus sejalan dengan tujuan rencana lima tahun SEARCA
8. Copy halaman bio dari paspor
9. Curriculum vitae tertandatangan (menggunakan formulir spesimen Eropa di http://europass.cedefop.europa.eu)
10. Surat keterangan sehat dari dokter yang menyatakan pelamar dalam kondisi sehat fisik dan mental serta layak melakukan studi pascasarjana
11. Dukungan resmi dari pimpinan kerja
12. Rencana studi
13. Hasil TOEFL iBT (80) atau hasil IELTS (6.0)
14. Bagi kandidat PhD, ajukan juga dokumen tambahan berikut:
    ▪ Deklarasi penerimaan dari supervisor akademik
    ▪ Proposal PhD yang terperinci dan tepat, termasuk rincian pekerjaan dan jadwal waktu (sebutkan penelitian yang direncanakan di Jerman, jika ada)
    ▪ Satu halaman abstrak proposal (harap sertakan nama dan judul proposal)

Simak juga » Beasiswa S3 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa DAAD-SEARCA 2020 – 2021 terdiri dari dua langkah. Pertama pelamar mendaftarkan diri ke SEARCA dalam hal ini melalui universitas yang masuk dalam konsorsium beasiswa DAAD-SEARCA. Daftar universitas seperti tertera di atas. Anda bisa memilih salah satu perguruan tinggi yang diminati untuk tempat tujuan studi nantinya. 

Prosedur mendaftar beasiswa DAAD-SEARCA pada perguruan tinggi memiliki mekanisme masing-masing. Misalnya di UGM, pelamar mendaftar di um.ugm.ac.id melalui “jalur kerjasama”. Setelah mendaftar, Anda diminta untuk mengirimkan bukti pendaftaran kuliah tersebut melalui email admission@ugm.ac.id dan juga via pos dengan menyertakan sejumlah dokumen untuk program beasiswa DAAD-SEARCA.

Detil pendaftaran beasiswa DAAD-SEARCA di masing-masing universitas ini bisa Anda simak melalui laman searca.org di bagian institutions. Anda juga bisa mengunduh formulir yang dibutuhkan. Batas akhir pendaftaran beasiswa ke SEARCA adalah 15 Oktober 2019.

Selanjutnya, pendaftaran beasiswa DAAD-SEARCA tahap kedua adalah mendaftar langsung secara online di laman DAAD.de

Jadi, Anda mendaftar secara beriringan atau serempak. Baik ke pihak SEARCA melalui perguruan tinggi yang dipilih serta ke pihak DAAD.

Pendaftaran beasiswa DAAD-SEARCA di laman DAAD dilakukan secara online dengan melengkapi dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Silakan buat akun terlebih dahulu jika belum punya. Kemudian lengkapi formulir serta dokumen yang diminta di laman aplikasi.

Batas akhir pendaftaran beasiswa di laman DAAD adalah 1 Desember 2019. Hasil akhir seleksi nanti akan diumumkan oleh pihak DAAD. Silakan cek email atau pemberitahuan seleksi nantinya. Semoga berhasil!

Kontak:
Administrative officer
Dr. Maria Cristeta Cuaresma
Laguna 4031
Philppines
Tel.+63 49 536 2290/554 9330 to 9337
Email: mcnc@searca.org

Mrs. Heike Schädlich
Team Leader South East Asia
Section Asia, Pacific – ST 34
German Academic Exchange Service (DAAD)
Email: schaedlich@daad.de
Tel: 0228/882-8637
7/28/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Eastern Mediterranean University, Turki (S2, S3)

Jika beberapa waktu lalu Anda terlewatkan Beasiswa Pemerintah Turki, penawaran beasiswa universitas barang kali bisa Anda coba. Misalnya yang disediakan Eastern Mediterranean University (EMU), Universitas yang terletak di Cyprus Utara, Turki. Beasiswa yang disediakan berupa tanggungan biaya kuliah. Khusus pelamar internasional, Anda bisa mendaftar beasiswa untuk tanggungan 50 persen biaya kuliah di jenjang master. Sementar, pelamar PhD bisa mendaftar beasiswa dengan tanggungan 50 atau 100 persen biaya kuliah.

Beasiswa S2 dan S3 di Eastern Mediterranean University tersebut tidak membatasi program studi yang dilamar. Anda bisa mendaftar beasiswa untuk semua program yang disediakan di kampus tersebut. Beberapa pilihan program studi S2 dan S3 yang tersedia, di antaranya:

Program Studi S2:
▪ Applied Mathematics & Computer Science
▪ Architecture
▪ Business Administration
▪ Chemistry
▪ Civil Engineering
▪ Communication and Media Studies
▪ Computer Engineering
▪ Developmental Psychology
▪ Economics
▪ Educational Sciences
▪ Electrical and Electronic Engineering
▪ English Language Teaching
▪ Gender Studies
▪ General Psychology
▪ Industrial Engineering
▪ Interior Architecture
▪ International Relations
▪ Marketing Management
▪ Mathematics
▪ Mechanical Engineering
▪ Physics
▪ dll

Simak juga  Pilihan Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Program Studi S3:
▪ Applied Mathematics and Computer Science
▪ Architecture
▪ Business Administration
▪ Chemistry
▪ Civil Engineering
▪ Communication and Media Studies
▪ Computer Engineering
▪ Economics
▪ Educational Sciences *
▪ Electrical and Electronic Engineering
▪ English Language Teaching
▪ Finance
▪ Industrial Engineering
▪ International Relations
▪ Mathematics
▪ Mechanical Engineering
▪ Nutrition and Dietetics (Turkish)
Physics
Physiotherapy and Rehabilitation (Turkish)
Tourism Management  

Persyaratan:
1. Minimum IPK 3.00 (skala 4.0)
2. Beasiswa untuk mahasiswa baru dari Turki atau internasional

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Terbaru

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mendaftar melalui aplikasi online yang disediakan di laman EMU. Silakan registrasi dahulu untuk memperoleh akun. Pelamar yang memenuhi kriteria akan diranking oleh tiap-tiap department, apakah kandidat dapat memperoleh beasiswa kuliah 100 persen atau 50 persen. Pelamar yang masuk pemeringkatan nantinya akan diminta untuk melengkapi pendaftaran mereka. Informasi seleksi beasiswa ini akan muncul pada letter of acceptance yang dikeluarkan oleh program.

Untuk tahun akademik 2019 – 2020, pendaftaran beasiswa paling lambat 14 Agustus 2019. Kemudian pengumuman hasil seleksi setelah melalui pemeringkatan disampaikan kantor Rektorat (diumumkan di web universitas) pada 6 September 2019. Untuk musim gugur, seleksi penerimaan beasiswa dilakukan dua kali. Pengumuman penerima beasiswa tahap kedua disampaikan 30 September 2019.
7/25/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Kanada (Vanier CGS) Program S3 di Kanada

Selain beasiswa mandiri yang ditawarkan oleh masing-masing universitas, Pemerintah Kanada juga membuka kesempatan beasiswa luar negeri bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan S3 atau program doktor di universitas-universitas Kanada.

Beasiswa Pemerintah Kanada ini dikenal juga dengan Vanier Canada Graduate Scholarships  (Vanier CGS). Didirikan sejak 2008 dan membuka kesempatan tidak saja bagi warganegara setempat, tapi juga mahasiswa asing semisal dari Indonesia yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut.  Beasiswa S3 Vanier CGS merupakan beasiswa S3 riset yang berdurasi selama 3 tahun. Area riset yang menjadi fokus beasiswa ini adalah riset kesehatan, riset ilmu-ilmu alam dan/atau teknik, serta penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora.

Nominal beasiswa yang disediakan cukup besar, yakni $50.000 per tahun dan diberikan selama 3 tahun. Tahun 2019 ini, kuota beasiswa yang tersedia 166 beasiswa yang disebar ke sejumlah perguruan tinggi atau universitas di Kanada untuk tahun akademik yang dimulai 2020.

Persyaratan:
1. Warga Kanada, penduduk tetap Kanada dan warga negara asing memenuhi syarat untuk dinominasikan untuk Vanier CGS.
2. Dicalonkan oleh satu perguruan tinggi Kanada, yang memperoleh kuota Vanier CGS (lihat daftar kuota)
3. Sedang mengejar gelar doktor pertamakali (termasuk joint program sarjana/pascasarjana seperti: MD/PhD, DVM/PhD, JD/PhD - jika memiliki komponen penenelitian yang signifikan dan diperlihatkan). Perhatian bahwa hanya bagian PhD dari gelar gabungan yang memenuhi syarat untuk pendanaan
4. Berniat untuk mengejar, di semester musim panas atau tahun akademik setelah pengumuman hasil, studi dan penelitian doktor penuh waktu (atau program pascasarjana bersama seperti: MD/PhD, dVM/PhD, JD/PhD) di lembaga nominasi; Perhatian bahwa hanya bagian PhD dari gelar gabungan yang memenuhi syarat untuk pendanaan
5. Belum menyelesaikan studi doktoral lebih dari 20 bulan per 1 Mei 2020
6. Meraih predikat first-class (setara cumlaude), sebagaimana yang ditentukan oleh perguruan tinggi Anda
7. Tidak meraih, atau sudah memperoleh beasiswa jenjang doktor atau fellowship dari CIHR, NSERC, atau SSHRC untuk mengambil atau menyelesaikan gelar doktor

Simak juga » Beasiswa S3 Full di SUTD Singapura

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Pemerintah Kanada tidak diajukan langsung oleh pelamar ke penyelenggara Vanier CGS. Tapi melalui usulan oleh pihak fakultas atau program pascasarjana dari universitas yang dilamar. Jadi, ketika mendaftar ke salah satu universitas, mintalah juga mereka untuk mengusulkan Anda sebagai penerima beasiswa Vanier CGS. Usulan yang diterima dari pihak kampus tersebut nantinya yang akan diteruskan ke Vanier CGS untuk diseleksi.

Meski begitu, untuk mendapatkan nominasi dari pihak kampus, pelamar tetap harus mengikuti prosedur dan ketentuan dari masing-masing kampus. Salah satunya adalah mengisi formulir researchnet, kemudian di-print dan diserahkan ke fakultas atau unit pascasarjana dengan menyertakan dokumen-dokumen lain yang diminta.

Deadline pengajuan nominasi ini berbeda-beda tiap kampus. Misalnya McGill University batas pengajuan nominasi adalah 19 September 2019.

Selanjutnya batas akhir pengusulan nominasi ke Vanier CGS oleh pihak kampus adalah 6 November 2019. Penilaian dan evaluasi nominasi akan dilakukan mulai November 2019 – Maret 2020. Pengumuman hasil seleksi pada awal April 2020 yang akan diberitahukan melalui email. Pembayaran beasiswa sendiri dimulai 1 Mei 2020 yang dibayarkan setiap tahun. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran beasiswa bisa dilihat di laman Vanier CGS (www.vanier.gc.ca) Semoga berhasil!
7/24/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud Jenjang S2, S3

Salah satu program Beasiswa Unggulan Kemdikbud lainnya yang juga tengah dibuka adalah Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh jenjang S2 dan S3 bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui mekanisme tugas belajar. Baik studi yang berlangsung di dalam negeri maupun di luar negeri.

Biasanya komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud di dalam negeri meliputi biaya pendidikan (at cost), biaya hidup, penelitian, biaya buku, biaya transportasi tujuan studi, serta tunjangan kedatangan. Jika mengajukan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud untuk studi di luar negeri, selain ditanggung komponen biaya tersebut, juga disediakan biaya visa serta asuransi.

Program Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dapat dilaksanakan secara individu yang diusulkan oleh unit utama atau bersifat kolektif berdasarkan kebutuhan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Persyaratan:
Jenjang S2:
1. Maksimal 37 Tahun
2. IPK S1 minimal 3.00
3. TOEFL ITP 450/IBT 45, IELTS 5.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5

Jenjang S3:
1. Maksimal 40 Tahun
2. IPK S2 minimal 3.25
3. TOEFL ITP 450/IBT 45, IELTS 5.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5

Ketentuan:
1. Mempunyai Sasaran Kerja Pegawai (SKP) minimal 1 tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik;
2. Tidak sedang:
   a. Menjalani cuti di luar tanggungan negara;
   b. Melaksanakan tugas secara penuh di luar instansi induknya;
   c. Menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana kejahatan;
   d. Mengajukan keberatan ke Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) atau upaya
   e. hukum (gugatan) ke pengadilan terkait dengan penjatuhan hukuman disiplin;
   f. Dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang atau berat;
   g. Menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat;
   h. Dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan maupun pelanggaran;
   i. Melaksanakan kewajiban ikatan dinas setelah tugas belajar;
   j. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan;
3. Tidak pernah:
   a. Gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya;
   b. Dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahannya.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi: 
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. LoA Unconditional.
3. ljazah dan transkrip nilai terkahir.
4. Sertifikat TOEFL/IELTS.
5. Proposal rencana studi.
6. Surat rekomendasi dari pejabat unit utama  atau setingkat eselon II.
7. Surat pernyataan pegawai Kemendikbud (Unduh).
8. Surat keterangan sehat.
9. SKP. 

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas dibuka mulai 17 Juli s/d 9 Agustus 2019.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
t: 021-5711144 (ext. 2616)
e: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/21/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan 3T Program S1, S2, S3 untuk Daerah Tertinggal

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga memiliki beasiswa yang khusus ditujukan bagi yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Namanya Beasiswa Unggulan 3T. Seperti halnya Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi, Beasiswa Unggulan 3T juga menawarkan program beasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Juga dibuka umum, hanya saja ditujukan bagi mereka yang berdomisili di daerah yang masuk kategori 3T.

Bila Anda termasuk yang berdomisili di daerah 3T (daftarnya tertera di bawah), Beasiswa Unggulan 3T ini lebih cocok Anda lamar. Pelamar bisa siapa saja,  namun tidak ditujukan untuk dosen. Bila Anda saat ini baru diterima di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, bisa mendaftar. Atau yang sudah berstatus sebagai mahasiswa dan maksimum duduk di semester 2, juga diberi kesempatan mengajukan Beasiswa Unggulan 3T.

Program Prioritas Beasiswa Unggulan 3T:
1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi

Simak juga » Beasiswa S2 Terbaru 2019 - 2020

Persyaratan:
A. Beasiswa Jenjang S1:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 25 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. Memiliki prestasi yang ditunjukan dalam bentuk sertifikat, plakat atau hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 25 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK minimal 3.00 pada skala 4.0
   4. Memiliki prestasi yang ditunjukan dalam bentuk sertifikat, plakat atau hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

B. Beasiswa Jenjang S2:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 32 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. IPK S1 minimal 3.00 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 32 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK S1 minimal 3.00 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

C. Beasiswa Jenjang S3:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 37 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. IPK S2 minimal 3.00 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 37 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK S2 minimal 3.00 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

Simak juga » Beasiswa S2, S3 Pemerintah Austalia 2019 - 2020

Dokumen aplikasi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines.

* Daftar Daerah 3T Beasiswa Unggulan (Unduh)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan 3T Kemdikbud 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu, dan unggah dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan dibuka mulai 17 Juli s/d 9 Agustus 2019. Pengumuman hasil seleksi final akan diberitahukan kepada pelamar melalui email dan akun yang dimiliki.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 6 Jl Jenderal Sudirman
Senayan - Jakarta, 10270
T: (021) 57-111-44 ext.2616
E: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/20/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2019 ditujukan bagi masyarakat berprestasi di segala bidang, terutama calon mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester 2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi pelamar umum dan tidak diprioritaskan bagi dosen.

Beasiswa yang ditawarkan ditujukan untuk program gelar S1, S2, dan S3. Bila Anda saat ini telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi perguruan tinggi minimal B, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ini sayang untuk dilewatkan. Begitupun dengan Anda yang sudah berstatus mahasiswa aktif dan maksimal semester 2, Anda juga bisa mendaftar. Jadi, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan prioritas pada sejumlah bidang keilmuan, yakni:

1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020 untuk S1, S2, S3

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
4. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
4. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
5. Peraih juara peringkat 5 besar

Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online. Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2019 untuk program gelar ini dibuka mulai 17 Juli s/d 9 Agustus 2019. Pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Gedung C Lantai 6 Jl Jenderal Sudirman Senayan - Jakarta, 10270
e: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
w: https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
t: (021) 57-111-44 ext.2616
7/19/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Singapura 2020 (SINGA) Full di NTU, NUS, dan SUTD

Anda yang mengincar beasiswa 2020 di Singapura mungkin perlu mempertimbangkan peluang beasiswa satu ini. Singapore International Graduate Award (SINGA). Pendaftarannya kini dibuka bagi kandidat internasional yang ingin menempuh pendidikan S3 di Singapura. Beasiswa SINGA sendiri merupakan hasil kolaborasi sejumlah lembaga dan universitas di Singapura. Yakni Agency for Science, Technology & Research (A*STAR), Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS), dan Singapore University of Technology and Design (STUD).

Beasiswa Singapura 2020 tersebut diberikan penuh bagi pelamar internasional terpilih. Nantinya, mereka akan mengambil gelar doktor riset (PhD) dengan kegiatan penelitian di salah satu lembaga/universitas yang dipilih. Sementara, gelar PhD akan diberikan NTU, NUS, atau SUTD.

Beasiswa SINGA fokus bagi kandidat yang mengambil bidang penelitian, seperti sains, teknik, komputer, kedokteran, dll. Per tahunnya disediakan alokasi 240 beasiswa dengan durasi selama empat tahun. Yang menarik, pelamar beasiswa ini tidak dibatasi umur.

Selain biaya pendidikan yang ditanggung penuh, diberikan pula biaya hidup sebesar S$2.000 per bulan (S$24.000 per tahun) dan meningkat menjadi S$2.500 per bulan (S$30.000 per tahun) setelah melewati ujian kualifikasi. Kemudian beasiswa SINGA juga memberikan tunjangan penyisihan saat pertama kali tiba sebesar S$1.000 serta biaya tiket pesawat sebesar S$1.500.

Persyaratan:
1. Terbuka bagi mahasiswa internasional yang memiliki gairah untuk penelitian serta memiliki prestasi akademik memuaskan
3. Terampil menulis dan berbicara dalam bahasa Inggris
4. Laporan yang bagus dari referee akademik

Simak juga » Beasiswa Penuh S2 dan S3 di 10 Negara

Dokumen aplikasi:
1. Kartu identitas (KTP) atau paspor
2. Foto ukuran paspor terbaru dalam format JPEG atau PNG
3. Transkrip akademik sarjana
4. Ijazah sarjana atau surat keterangan lulus
5. Transkrip akademik master
6. Ijazah master atau surat keterangan lulus
7. Dua (2) surat rekomendasi (dilengkapi dan dikirim secara online oleh pemberi rekomendasi)
8. Tidak wajib, tapi jika ada lampirkan juga hasil GRE/IELTS/TOEFL/SAT I & II/GATE

*Ctt: Ijazah dan transkrip harus dilampirkan terjemahan bahasa Inggrisnya jika menggunakan bahasa Indonesia atau yang lain.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi beasiswa SINGA dilakukan secara online di laman www.a-star.edu.sg. Silakan buat akun terlebih dahulu jika belum pernah mendaftar sebelumnya. Serta tentukan juga proyek penelitian PhD yang akan dipilih. Siapkan dokumen dalam bentuk soft copy (PDF). Kemudian kirimkan secara online paling lambat 1 Desember 2019 pukul 23.59 waktu Singapura untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2020.

Jika lolos seleksi awal, kandidat akan diberitahu dalam waktu 12 minggu (3 bulan) setelah tanggal penutupan aplikasi dan akan diundang untuk mengikuti wawancara.

Kontak:
e: singa_enquiries@hq.a-star.edu.sg
w: www.a-star.edu.sg
7/14/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ADB-JSP Dibuka – Tersedia 300 Kuota Beasiswa Full

Ini dia tawaran beasiswa Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP) yang baru. Beasiswa yang banyak diincar mahasiswa Asia ini membuka kesempatan setiap tahun. Sebanyak 300 kuota beasiswa full disediakan untuk program beasiswa pascasarjana berdurasi 1 – 2 tahun untuk program master dan maksimum 3 tahun untuk program doktoral.
7/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Disertasi S3 LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri

Program beasiswa ini salah satu Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang ditawarkan LPDP yang bisa dimanfaatkan bagi Anda yang mengalami kendala pembiayaan penyusunan disertasi. BPI program Disertasi. Sasaran beasiswa disertasi 2019 adalah mahasiswa doktoral atau pelamar yang ingin merampungkan studi S3-nya, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
7/07/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya