Beasiswa Doktor 2019 - 2020 University of Warwick, UK

Tiap tahun University of Warwick menawarkan beasiswa doktor satu ini. Chancellor's International Scholarship. Sasarannya adalah kandidat-kandidat internasional, seperti Indonesia yang berminat mengambil doktor riset (PhD) dari semua disiplin ilmu yang tersedia di University of Warwick. Pendaftaran dibuka untuk beasiswa doktor 2019 - 2020. Pelamar sudah dapat mengajukan aplikasi mulai 1 Agustus 2018. Bagi Anda yang ingin mengenyam studi S3 di UK, peluang beasiswa satu ini mungkin dapat menjadi pertimbangan.

University of Warwick menyediakan beasiswa S3 dalam bentuk tanggungan full biaya kuliah. Pada tahun lalu diberikan hingga £22,860. Jumlah tersebut kemungkinan meningkat untuk tahun akademik 2019/2020 seiring inflasi. Selain tanggungan biaya kuliah, beasiswa doktor 2019 University of Warwick ini juga memberikan tunjangan pemeliharaan sebesar £15,044 bagi kandidat terpilih. Beasiswa dapat diberikan hingga 3,5 tahun bagi mahasiswa baru atau maksimum 2,5 tahun bagi mereka yang sudah menjalani tahun pertama kuliah di University of Warwick. Perpanjangan beasiswa tersebut dilakukan setiap tahun berdasarkan penilaian progress yang dicapai. 

Persyaratan:
1. Pelamar beasiswa juga harus mendaftar ke program PhD di University of Warwick untuk perkuliahan Oktober 2019
2. Mahasiswa yang saat ini sudah terdaftar pada program PhD atau MPhil/PhD di University of Warwick hanya bisa mengajukan pada tahun pertama pendaftaran mereka
3. Pelamar merupakan mahasiswa ‘luar negeri’ yang memerlukan biaya, tapi tidak ada kriteria kewarganegaraan
4. Pelamar bisa berasal dari semua disiplin di Warwick

Pendaftaran:
Bagi pelamar yang baru akan mendaftar ke University of Warwick, pengajuan beasiswa dapat dilakukan dengan melengkapi formulir aplikasi online Joint Postgraduate Admissions and Scholarship Application form. Jika memenuhi syarat untuk beasiswa, pelamar akan ditanya apakah mereka ingin dipertimbangkan untuk pendanaan sebagai bagian dari aplikasi ke universitas. Silakan pilih YES, dan Anda akan diajak untuk melengkapi informasi lebih lanjut yang menjadi dasar dari pendaftaran beasiswa Anda.

Sementara, jika Anda sudah berada di tahun pertama PhD dan mendaftar ke universitas sebelum 1 Agustus 2018, namun ingin dipertimbangkan untuk beasiswa pada sisa studi, bisa mengisi formulir aplikasi tunggal untuk beasiswa (Single Scholarship Application form).

Setelah formulir aplikasi dikirim, pihak universitas akan mengirim email berupa link untuk mengunggah dokumen pendukung. Setelah mengunggah dokumen tersebut, pihak universitas akan kembali mengirimkan email berupa link yang ditujukan kepada referee untuk mengunggah referensi. Silakan minta referee Anda untuk menggunakan link tersebut mengunggah referensi mereka atau mereka juga bisa mengirimkannya dalam bentuk hard copy.

Simak juga » Beasiswa S3 Internasional di University of Cambridge

Dokumen aplikasi yang diminta untuk pengajuan beasiswa di antaranya salinan transkrip akademik dari studi sebelumnya dan dua surat referensi. Mengenai dokumen pendaftaran ke universitas, bisa  disimak di laman University of Warwick (www2.warwick.ac.uk). Pertanyaan terkait beasiswa bisa disampaikan melalui email: graduateschool@warwick.ac.uk atau telepon. +44 (024) 7657 5533.

Pendaftaran sudah harus dilakukan paling lambat 18 Januari 2019 dan semua dokumen aplikasi yang diminta sudah harus diunggah paling lambat 25 Februari 2019 untuk perkuliahan yang dimulai Oktober 2019. Pengumuman hasil akan diberitahukan melalui email paling lambat 15 Maret 2019. Selamat mencoba!
8/13/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AAUW di Universitas AS untuk Wanita (S2, S3, Postdoc)

Beasiswa menarik ini ditawarkan American Association of University Women (AAUW), organisasi non profit yang aktif menyuarakan kesetaraan dan pendidikan bagi kaum wanita dan anak-anak perempuan. AAUW memberi kesempatan bagi wanita untuk melanjutkan studi pascasarjana, meliputi jenjang master dan doktor di universitas-universitas AS, selain itu dibuka pula kesempatan jika ingin mengambil program postdoctoral di AS. 

Beasiswa AAUW ini disediakan melalui skema AAUW's International Fellowships. Peluang terbuka bagi wanita internasional yang bukan berkewarganegaraan Amerika Serikat dan belum pernah menerima fellowship dari AAUW. Jika pelamar merupakan anggota  Graduate Women International (GWI), mereka bisa mengajukan studi di luar AS (selain negara asal), meskipun kuotanya tersedia dalam jumlah terbatas. 

Diutamakan pelamar yang telah memperlihatkan komitmen dalam memajukan kaum wanita dan gadis remaja, baik di masyarakat, komunitas, maupun lingkungan kerja profesional. 

Peraih beasiswa AAUW untuk jenjang master/gelar profesional sebesar USD 18.000, jenjang doktoral USD 20.000, dan postdoctoral USD 30.000. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk biaya pendidikan, biaya hidup, perawatan anak, serta biaya meeting profesional, konferensi, atau seminar selama tidak melebihi 10 persen dari fellowship. Beasiswa ini diberikan untuk durasi satu tahun (1 Juli 2019 – 30 Juni 2020). Tersedia hingga lima kuota untuk perpanjangan di tahun kedua bagi penerima beasiswa S2/gelar profesional. 

Persyaratan: 
1. Bukan warganegara/penduduk tetap, atau wanita yang berkewarganegaraan ganda Amerika Serikat
2. Memegang gelar sarjana atau akan selesai paling lambat 15 November 2018
3. Berniat mengabdikan diri secara penuh melalui rencana akademik yang diusulkan selama tahun beasiswa 
4. Berniat kembali ke negara asal untuk mengejar karir profesional 
5. Mahir dalam bahasa Inggris (Minimum skor TOEFL iBT 79 atau TOEFL PBT 550) 
6. Pelamar master dan doktor sudah harus mendaftar ke perguruan tinggi terakreditasi paling lambat 15 November 2018 untuk periode tahun beasiswa dan harus menyebutkan nama institusi di aplikasi International Fellowship
7. Beasiswa gelar master/profesional ditujukan untuk program gelar jenjang master atau profesional, seperti J.D., M.F.A., L.L.M., M.Arch, atau gelar medis seperti M.D., D.D.S., dll. 
8. Beasiswa doktor dimaksudkan untuk gelar doktor, seperti Ph.D. atau Ed.D.
9. Pelamar postdoctoral harus menunjukkan bukti gelar doktor mereka; memegang gelar doktor yang diklasifikasikan sebagai gelar riset, seperti Ph.D., Ed.D., D.B.A., M.D. atau M.F.A paling lambat 15 November 2018; dan menyebutkan di mana mereka akan melakukan penelitian
10. Pelamar gelar master dan doktor harus diterima di institusi terakreditas AS yang berlokasi di Amerika Serikat selama tahun beasiswa 
11. Sejumlah penghargaan terbatas  tersedia bagi anggota GWI untuk kegiatan studi atau penelitian di negara lain selain negara sendiri
12. Pelamar harus melakukan studi atau penelitian tahun penuh. International Fellowships tidak menyediakan dana untuk studi atau penelitian tahun parsial . Program yang berakhir sebelum April di tahun beasiswa tidak memenuhi syarat.
13. Beasiswa master dan doktor mendukung kuliah berbasis kelas tradisional dari studi di perguruan tinggi atau universitas. Program beasiswa ini tidak menyediakan pendanaan untuk pembelajaran jarak jauh atau program online atau gelar yang sangat bergantung pada komponen pembelajaran jarak jauh. 
Dokumen aplikasi: 
1. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau profesional 
2. Salinan ijazah dan transkrip akademik 
3. Ijazah dan transkrip doktor untuk pelamar postdoctoral 
4. Laporan skor tes TOEFL 
5. Letter of admission 
6. CV/resume 
7. Narasi
8. Anggaran belanja

*Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris turut dilampirkan jika dokumen dimuat dalam bahasa selain Inggris, seperti ijazah dan transkrip. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa AAUW dilakukan secara online dengan melampirkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Isi formulir pendaftaran dan lampirkan bersama dokumen aplikasi sesuai petunjuk yang disediakan. Silakan buat akun terlebih dahulu jika belum pernah mendaftar. 

Deadline pendaftaran dan pengiriman aplikasi beasiswa paling lambat 15 November 2018. Pengumuman hasil akan diberitahu kepada semua pelamar melalui email pada 15 April 2019. Sementara program beasiswa mulai berjalan terhitung 1 Juli 2019 - 30 Juni 2020. Pertanyaan bisa diajukan melalui email: aauw@applyists.com. Semoga berhasil!
8/08/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Swiss 2019 – 2020

Pemerintah Swiss kembali membuka Swiss Government Excellence Scholarships. Beasiswa internasional yang ditujukan bagi mahasiswa asing di luar Swiss. Khusus Indonesia, Beasiswa Pemerintah Swiss 2019 – 2020 dapat diikuti untuk studi S3, postdoktoral, dan riset.

Kandidat yang terpilih akan memperoleh beasiswa S3 maksimum tiga tahun, beasiswa postdoktoral 12 bulan, dan beasiswa riset 12 bulan. Komponen beasiswa, di antaranya tunjangan bulanan 1.920 Swiss Franch, bebas biaya kuliah, asuransi kesehatan, lump sum untuk penerbangan di akhir beasiswa, tunjangan khusus perumahan 300 Swiss Franch di awal beasiswa, kartu transportasi umum untuk tarif satu setengah tahun, bimbingan dan kegiatan perjalanan, makan malam dan sejumlah tur wisata.

Pemerintah Swiss melalui Federal Comission for Scholarships for Foreign Students (FCS) memberi kebebasan bagi kandidat untuk memilih studi di 10 universitas Swiss, 2 institut teknologi, pusat penelitian, maupun universitas-universitas ilmu terapan yang ada di negara tersebut.

Universitas umum:
University of Basel, University of Bern, University of Fribourg, University of Geneva, University of Lausanne, University of Lucerne, University of Neuchâtel, University of St.Gallen, University of Zurich, dan Universita dellà Svizzera italiana.

Institut teknologi:
Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL)
Swiss Federal Institute of Technology Zurich (ETHZ)

Lembaga penelitian:
Graduate Institute of International and Development Studies (IHEID)

Universitas ilmu terapan (hanya untuk pelamar postdoktoral dan riset):
University of Applied Sciences Western Switzerland, Bern University of Applied Sciences, University of Applied Sciences Northwest Switzerland, University of applied Sciences Eastern Switzerland, Lucerne University of Applied Sciences and Arts, University of Applied Sciences and Arts of Southern Switzerland, The Zürcher Fachhochschule. 

Kriteria dan Persyaratan (S3):
1. Bergelar master atau setara yang diakui universitas Swiss.
2. Pelamar lahir setelah 31 Desember 1983
3.Pelamar harus menyertakan surat dari profesor akademik tuan rumah (termasuk CV singkatnya) pada universitas Swiss yang dipilih yang mengkonfirmasi mengapa dia mau mensupervisi dan mendukung tesis PhD (pelamar). Tanpa dukungan tersebut, aplikasi akan ditolak.
4. Bagi pelamar sekolah doktor: selain semua dokumen aplikasi (termasuk surat dukungan dari supervisor), surat penerimaan dari sekolah doktor diperlukan bersama dokumen aplikasi
5. Karena ini membutuhkan waktu, pelamar harus merencanakannya sesuai dan mengajukan pendaftaran masuk ke sekolah doktoral sebelum tenggat waktu program beasiswa.
6. Harap dicatat: Jika sekolah doktor yang dipilih tidak mengizinkan Anda menghubungi supervisor sebelum diterima di sekolah, aplikasi untuk Beasiswa Pemerintah Swiss tidak memungkinkan.
7. *) Pada dasarnya ada dua cara berbeda untuk mencapai gelar doktor (PhD). Cara pertama dan paling terkenal adalah melakukan studi doktor di bawah pengawasan seorang mentor akademik (supervisor). Cara kedua adalah masuk ke program doktoral (sekolah doktoral) yang menyediakan kerangka kerja untuk studi doktoral.
8. Pelamar harus memiliki proposal penelitian termasuk jangka waktunya. Ini adalah inti dari aplikasi. Pemohon harus mencurahkan semua perhatian yang diperlukan untuk itu.
9. Pelamar memiliki keterampilan bahasa yang diperlukan untuk studi PhD
10. Pelamar yang telah berada di Swiss selama lebih dari satu tahun di awal beasiswa pada bulan September tidak memenuhi syarat. 
11. Pelamar yang telah menerima beasiswa Pemerintah Swiss sebelumnya tidak berhak lagi mengajukan permohonan beasiswa kedua kalinya.
12. Harap dicatat: Aplikasi FCS untuk beasiswa PhD dan aplikasi untuk diterima oleh Universitas Swiss untuk studi PhD merupakan dua prosedur terpisah.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi (S1, S2, S3)

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi FCS 2018/2019 (diketik dan dicetak)
2. Curriculum vitae beserta daftar publikasi akademik, penghargaan, dll
3. Motivation letter (maksimal 2 halaman)
4. Proposal penelitian lengkap (maksimal 5 halaman). (Menggunakan formulir FCS)
5. Salinan konfirmasi surat atau email dari seorang profesor dari perguruan tinggi di Swiss yang menjelaskan mengapa mereka ingin memberikan supervisi dan dukungan tesis PhD. Termasuk CV singkat dari supervisor akademik tersebut.
6. Dua (2) surat rekomendansi dari profesor di bidang pemohon. (Menggunakan formulir FCS)
7. Copy ijazah beserta nilai (S1 dan S2) yang telah dilegalisir (Harus diterjemahkan jika aslinya tidak dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, atau Italia)
8. Surat keterangan sehat (menggunakan formulir FCS)9. Dua copy paspor (halaman data pribadi)

*Ctt: Persyaratan dan dokumen aplikasi di atas ditujukan untuk pelamar jenjang doktor (S3). Penjelasan lebih lanjut mengenai persyaratan dan dokumen aplikasi tersebut, termasuk persyaratan untuk pendaftaran beasiswa postdoktoral dan riset bisa mengunduhnya di laman Pemerintah Swiss.

Pendaftaran:
Formulir aplikasi lengkap beasiswa Pemerintah Swiss 2019/2020 bisa diminta ke Kedubes Swiss melalui email: jak.vertretung@eda.admin.ch

Aplikasi dibuat rangkap 2 (dua). 1 asli dan 1 fotocopy. Kemudian diajukan ke:

Swiss Embassy in Jakarta
Jl.H.R. Rasuna Said Kav X3/2-Kuningan
12950 Jakarta

Harap dipahami bahwa pendaftaran beasiswa terpisah dari pendaftaran ke universitas. Pelamar perlu mengajukan aplikasi tersendiri untuk mendaftar ke universitas.

Informasi tambahan bisa menghubungi telp. +62215256061. Web www.eda.admin.ch/jakarta. Pendaftaran dibuka mulai 3 Agustus 2018 s/d 11 Desember 2018. Kandidat yang lulus berkas akan mengikuti seleksi wawancara yang digelar Kedutaan Besar Swiss. Beasiswa akan dimulai 1 September 2019.
8/04/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa untuk periode pertama berakhir 31 Agustus 2018 untuk perkuliahan semester 1 2019, deadline periode kedua 31 Januari 2019 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2019, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2019 untuk perkuliahan di November 2019. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
8/01/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi masyarakat berprestasi di segala bidang, terutama calon mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester 2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi pelamar umum dan tidak diprioritaskan bagi dosen.

Beasiswa yang ditawarkan ditujukan untuk program gelar S1, S2, dan S3. Bila Anda saat ini telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi perguruan tinggi minimal B, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ini sayang untuk dilewatkan. Begitupun dengan Anda yang sudah berstatus mahasiswa aktif dan maksimal semester 2, Anda juga bisa mendaftar. Jadi, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Pada 2018, Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan prioritas pada sejumlah bidang keilmuan, yakni:

1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2018 - 2019 untuk S1, S2, S3

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
4. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
4. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
5. Peraih juara peringkat 5 besar

Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online pada Batch 2.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2018 Batch 2 untuk program gelar ini dibuka mulai 1 Juli s/d 31 Juli 2018. Pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/30/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di University of Groningen, Belanda

Buat Anda yang mengimpikan melanjutkan studi S2 di negeri kincir angin, Belanda, beasiswa pascasarjana yang disediakan Eric Bleumink Fund bisa menjadi pilihannya. Kandidat dari negara berkembang, seperti Indonesia, diberi kesempatan untuk mendaftar beasiswa melalui skema University of Groningen Talent Grant: Eric Bleumink Fund. Beasiswa ini terbuka untuk semua program gelar master (MSC/MA/LLM) di University of Groningen. Pelamar bisa memilih jurusan yang diinginkan sesuai jenjang studi tersebut.

Eric Bleumink Fund akan mendanai beasiswa di University of Groningen dengan durasi satu hingga dua tahun untuk program master. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya kuliah, biaya perjalanan internasional, biaya hidup, tunjangan buku, dan asuransi kesehatan.

Persyaratan:
1. Telah diterima secara kondisional ke program yang dipilih (www.rug.nl/masters/alphabetical)
2. Memiliki capaian akademik yang sangat baik, sebaiknya dikonfirmasi dengan surat rekomendasi
3. Memiliki nilai bagus selama studi sarjana
4. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, sesuai dengan persyaratan penerimaan program pilihan
5. Bersedia untuk seluruh periode program dan dapat mengambil bagian dalam keseluruhan program
6. Memiliki kesehatan yang baik
7. Tidak memiliki cara lain untuk membiayai studi yang dimaksud 

Beasiswa diberikan dalam jumlah terbatas. Pelamar akan diseleksi oleh pihak universitas berdasarkan pertimbangan kriteria persyaratan di atas.
Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Eric Bleumink Fund (EBF) tidak dilakukan secara langsung oleh pelamar. Melainkan melalui proses nominasi yang dilakukan bagian penerimaan universitas serta fakultas. Agar bisa dipertimbangkan sebagai nominee beasiswa, pelamar harus mendaftar terlebih dahulu ke University of Groningen dan diterima secara bersyarat (kondisional) pada salah satu program studi sebelum Februari. 

Pendaftaran ke universitas dilakukan melalui laman University of Groningen sebelum 1 Desember. 

Nantinya pelamar akan diseleksi dan dipilih sebagai nominee. Hanya mereka yang terpilih sebagai nominee saja yang akan memperoleh pemberitahuan. Kemudian para nominee diminta untuk mengirimkan surat motivasi EBF ke kantor penerimaan universitas dalam tenggat waktu satu minggu.

File nominasi tersebut yang nantinya dikirimkan langsung oleh pihak universitas ke Komite EBF sebelum 1 Februari. 

Terakhir Komite EBF akan menyeleksi para penerima beasiswa dan memberitahukan hasilnya kepada semua nominee sebelum 1 Maret.
7/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Kanada (Vanier CGS) Program S3 di Kanada

Selain beasiswa mandiri yang ditawarkan oleh masing-masing universitas, Pemerintah Kanada juga membuka kesempatan beasiswa luar negeri bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan S3 atau program doktor di universitas-universitas Kanada.

Beasiswa Pemerintah Kanada ini dikenal juga dengan Vanier Canada Graduate Scholarships  (Vanier CGS). Didirikan sejak 2008 dan membuka kesempatan tidak saja bagi warganegara setempat, tapi juga mahasiswa asing semisal dari Indonesia yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut.  Beasiswa S3 Vanier CGS merupakan beasiswa S3 riset yang berdurasi selama 3 tahun. Area riset yang menjadi fokus beasiswa ini adalah riset kesehatan, riset ilmu-ilmu alam dan/atau teknik, serta penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora.

Nominal beasiswa yang disediakan cukup besar, yakni $50.000 per tahun dan diberikan selama 3 tahun. Tahun 2018 ini, kuota beasiswa yang tersedia 166 beasiswa yang disebar ke sejumlah perguruan tinggi atau universitas di Kanada untuk tahun akademik yang dimulai 2019.

Persyaratan:
1. Warga Kanada, penduduk tetap Kanada dan warga negara asing memenuhi syarat untuk dinominasikan untuk Vanier CGS.
2. Dicalonkan oleh satu perguruan tinggi Kanada, yang memperoleh kuota Vanier CGS (lihat daftar kuota)
3. Sedang mengejar gelar doktor pertamakali (termasuk joint program sarjana/pascasarjana seperti: MD/PhD, DVM/PhD, JD/PhD - jika memiliki komponen penenelitian yang signifikan dan diperlihatkan). Perhatian bahwa hanya bagian PhD dari gelar gabungan yang memenuhi syarat untuk pendanaan
4. Berniat untuk mengejar, di semester musim panas atau tahun akademik setelah pengumuman hasil, studi dan penelitian doktor penuh waktu (atau program pascasarjana bersama seperti: MD/PhD, dVM/PhD, JD/PhD) di lembaga nominasi; Perhatian bahwa hanya bagian PhD dari gelar gabungan yang memenuhi syarat untuk pendanaan
5. Belum menyelesaikan studi doktoral lebih dari 20 bulan per 1 Mei 2019
6. Meraih predikat first-class (setara cumlaude), sebagaimana yang ditentukan oleh perguruan tinggi Anda
7. Tidak meraih, atau sudah memperoleh beasiswa jenjang doktor atau fellowship dari CIHR, NSERC, atau SSHRC untuk mengambil atau menyelesaikan gelar doktor

Simak juga » Beasiswa S3 Full di SUTD Singapura


Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Pemerintah Kanada tidak diajukan langsung oleh pelamar ke penyelenggara Vanier CGS. Tapi melalui usulan oleh pihak fakultas atau program pascasarjana dari universitas yang dilamar. Jadi, ketika mendaftar ke salah satu universitas, mintalah juga mereka untuk mengusulkan Anda sebagai penerima beasiswa Vanier CGS. Usulan yang diterima dari pihak kampus tersebut nantinya yang akan diteruskan ke Vanier CGS untuk diseleksi.

Meski begitu, untuk mendapatkan nominasi dari pihak kampus, pelamar tetap harus mengikuti prosedur dan ketentuan dari masing-masing kampus. Salah satunya adalah mengisi formulir researchnet, kemudian di-print dan diserahkan ke fakultas atau unit pascasarjana dengan menyertakan dokumen-dokumen lain yang diminta.

Deadline pengajuan nominasi ini berbeda-beda tiap kampus. Misalnya McGill University batas pengajuan nominasi adalah 20 September 2018.

Selanjutnya batas akhir pengusulan nominasi ke Vanier CGS dari pihak kampus adalah 31 Oktober 2018. Penilaian dan evaluasi nominasi akan dilakukan mulai November 2018 – Maret 2019. Pengumuman hasil seleksi pada awal April 2019 yang akan diberitahukan melalui email. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran beasiswa bisa dilihat di laman Vanier CGS (www.vanier.gc.ca) Semoga berhasil!
7/17/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Doktor di University of Canterbury, NZ

Beragam pilihan beasiswa S3 di New Zealand bisa Anda coba untuk melanjutkan studi di sana. Misalkan beasiswa doktor di University of Canterbury ini. UC Doctoral Scholarship. Lebih menyenangkan tentunya bila biaya studi tidak dibebankan lagi karena bisa ditanggung melalui beasiswa. Pelamar internasional yang ingin studi di UC bisa memanfaatkan beasiswa tersebut untuk mengambil gelar doktor riset yang berlangsung selama tiga tahun.

Beasiswa diberikan sebesar $ 21.000 per tahun mencakup biaya pendidikan dan juga tunjangan bulanan. Yang menarik, bila Anda mendaftar UC Doctoral Scholarship, secara otomatis pelamar juga akan dipertimbangkan untuk beberapa beasiswa lainnya, di antaranya:

√ Brownlie Scholarship berlaku untuk semua pelamar ($ 26.000 per tahun plus biaya pendidikan)
√ Canterbury Scholarship berlaku untuk semua pelamar ($ 21.000 per tahun plus tesis)
√ William and Ina Cartwright Scholarship khusus pelamar pendidikan ($ 26.000 per EFTS plus biaya pendidikan)
√ Roper Scholarship khusus pelamar sains ($ 26.000 per tahun plus biaya pendidikan)

Persyaratan:
Beasiswa S3 di University of Canterbury dapat dilamar oleh mahasiswa yang mengambil studi penuh waktu atau paruh waktu untuk gelar doktor di UC. Aplikasi harus diajukan sebelum, atau dalam enam bulan pertama setelah pendaftaran gelar doktor di UC.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S3 Terbaru yang Dibuka

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa doktor di University of Canterbury dilakukan hingga 15 Oktober 2018. Pelamar sudah bisa mendaftar mulai pertengahan Agustus atau 8 minggu sebelum deadline berakhir.

Pendaftaran dilakukan di laman University of Canterbury. Pelamar akan diminta untuk membuat akun di myUC terlebih dahulu, setelah itu baru bisa mendaftarkan diri untuk program beasiswa.

Informasi lebih lanjut juga bisa disimak melalui website University of Canterbury (www.canterbury.ac.nz/scholarships) atau ditanyakan ke email: scholarships@canterbury.ac.nz dan telp.  +64 3 369 4900

Semoga berhasil!
7/16/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Full di Singapore University of Technology and Design (SUTD)

Selain NUS dan NTU, kampus terbaik di Singapura satu ini juga rutin menawarkan beasiswa full bagi siswa asing. Ya, Singapore University of Technology and Design. Biasa disingkat SUTD. Tahun ini SUTD kembali menawarkan beberapa beasiswa yang bisa dilamar bagi kandidat internasional, termasuk dari Indonesia.

Dua program beasiswa yang saat ini sedang dibuka adalah SUTD President’s Graduate Fellowship (PhD) dan SUTD PhD Fellowship. Keduanya dapat dilamar oleh mahasiswa internasional. Yang berbeda adalah cakupan dari beasiswa.

SUTD President’s Graduate Fellowship (PhD) mencakup tanggungan penuh biaya kuliah selama program S3 di SUTD, uang saku bulanan S$ 3.000, dukungan dana seminar tahunan, serta peluang memperoleh sponsor penelitian dan magang.

Sementara, SUTD PhD Fellowship selain menyediakan tanggungan penuh biaya kuliah, juga diberikan uang saku bulanan sebesar S$ 2.000 serta meningkat menjadi S$ 2.500 per bulan setelah lulus ujian kepatutan.

Persyaratan:
1. Bergelar setidaknya sarjana dengan prestasi akademik istimewa
2. Mahir dalam bahasa Inggris (IELTS atau TOEFL wajib jika bahasa Inggris bukan bahasa pengantar kuliah)

Simak juga » Beasiswa Full di University of Canterbury, New Zealand

Dokumen aplikasi:
1. Salinan asli ijazah dan transkrip sarjana dan/atau master
2. Sertifikat TOEFL atau IELTS
3. Sertifikat GRE. Tidak wajib tapi sangat dianjurkan
4. Nama, gelar, dan alamat email dari 3 orang pemberi rekomendasi
5. Dokumen penunjang yang relevan
6. Salinan KTP atau Paspor
7. Statement of Objective (3.000 kata)

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa S3 di SUTD dilakukan secara online di laman aplikasi SUTD. Pengajuan beasiswa ini sudah mencakup pendaftaran ke program PhD di SUTD. Untuk perkuliahan yang dimulai Januari 2019, batas pendaftaran online dibuka hingga 15 September 2018.

Kontak:
Email: phd@sutd.edu.sg
Web: https://sutd.edu.sg
7/09/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di UCSI University, Malaysia (S2 dan S3)

Ini salah satu peluang beasiswa pascasarjana di universitas Malaysia. UCSI University Trust Graduate Scholarship. Beasiswa ini disediakan UCSI University bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3 di UCSI University.

Beasiswa ditawarkan dalam bentuk pembebasan biaya kuliah penuh atau paruhan. Bagi Anda yang mengambil program berbasis riset juga bisa mendapatkan tunjangan bulanan yang disediakan pihak universitas.

Beasiswa S2 dan S3 di UCSI University terbuka untuk sejumlah program studi yang bisa dilamar. Yakni:

Program berbasis kuliah:
MBA
MBA (BOS)
MBA Oil & Gas Management
Master of Architecture
Master of Child Psychology
Master of Nursing
Master of Philosophy In Engineering
Master of Science (Health Science)

MSc Actuarial Management
MSc Logistics Management
MSc in Technopreneurship
MSc Biotechnology
MSc Biotechnology with Business Management
MSc Food Science
MSc Food Science with Business Management

MSc (Healthy-Aging, Medical Aesthetic, and Regenerative Medicine)
MSc Pharmaceutical Chemistry
MSc Pharmaceutical Technology
MMus in Performance Studies

Program berbasis riset:
Doctor of Philosophy in Engineering
Doctor of Philosophy (Pharmaceutical Sciences)
Doctorate of Philosophy (Science)
Doctorate of Philosophy (Business and Management)
DBA
M.Sc. - Applied Sciences, by Research

Persyaratan:
1. Pelamar bergelar sarjana - dengan predikat setidaknya 2nd upper class with honours atau setara (IPK 3.5/4.0), atau bergelar master dari universitas yang diakui
2. Aplikasi terbuka bagi warga Malaysia dan mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi pascasarajana penuh waktu di UCSI University
3. Aplikasi harus didukung dan direkomendasikan oleh fakultas serta pimpinan program yang bertanggungjawab untuk supervisi dan penilaian studi pascasarjana kandidat 

Simak juga » Beasiswa S2 Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan permohonan dengan melengkapi formulir aplikasi beasiswa UCSI University kemudian mengirimkan via email ke: scholarship@ucsiuniversitytrust.com

Selain cara di atas, formulir yang telah dilengkapi juga bisa dikirim melalui pos ke alamat:

UCSI University Trust
UCSI University Kuala Lumpur Campus
No.1 Jalan Menara Gading, UCSI Heights (Taman Connaught),
Cheras 56000 Kuala Lumpur, Malaysia

Kandidat yang masuk daftar peringkat akan dihubungi via email/SMS untuk mengikuti seleksi wawancara sebelum keputusan pemberian beasiswa.

Pengajuan aplikasi paling lambat 20 Juli 2018 untuk perkuliahan yang dimulai September 2018.

Kontak:
UCSI University Trust
UCSI University, Kuala Lumpur Campus (North Wing),
Jalan Choo Lip Kung, Taman Taynton View, 56000 Cheras,
Kuala Lumpur
Tel: +603 9101 8880
Email: scholarship@ucsiuniversitytrust.com
www.ucsiuniversity.edu.my
7/03/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa BUDI-DN dan BUDI-LN Ristekdikti

Masih ingat dengan BPP-DN atau BPP-LN yang ditawarkan Dikti sebelumnya? Ya, beasiswa itu kini sudah berganti menjadi Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI). Keduanya memang sama-sama ditujukan bagi dosen, tapi BUDI berbeda. Beasiswa ungulan dosen ini merupakan sinergi antara Kemristedikti dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sehingga diharapkan beasiswa yang disalurkan kepada para dosen di tanah air ini bisa berlangsung lancar.

BUDI ditawarkan dalam dua jenis. Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia – Dalam Negeri (BUDI-DN) dan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia – Luar Negeri (BUDI-LN). Kedua beasiswa ini ditujukan bagi dosen tetap perguruan tinggi yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) di bawah naungan Kemristekdikti. Bagi pelamar beasiswa BUDI-DN atau BUDI-LN, Anda bisa mendaftar ke jenjang S3 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri. Daftar perguruan tinggi tujuan tersebut mengikuti daftar perguruan tinggi tujuan beasiswa afirmasi LPDP.

BUDI-DN dan BUDI-LN merupakan beasiswa penuh. Komponen biaya yang ditanggung dan besarannya sama dengan standar Beasiswa LPDP. Meliputi biaya kuliah, biaya hidup, biaya keberangkatan dan kepulangan, tunjangan keluarga, tunjangan buku, tunjangan tesis/disertasi, seminar, visa, hingga asuransi kesehatan juga akan disediakan. Ada juga fasilitas lain semisal biaya pendaftaran ke universitas, tunjangan kedatangan, serta insentif jika masuk di perguruan tinggi unggulan berdasarkan peringkat.

Persyaratan BUDI-DN dan BUDI-LN:
1. Mempunyai IPK sekurang-kurangnyan 3,25 dalam skala 4, yang dibuktikan dengan transkrip nilai (IPK) S2 yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi asal.
2. Telah memiliki gelar S2 atau yang setara sesuai dengan ketentuan Kemenristekdikti yang dibuktikan dengan melampirkan salinan ijazah yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi asal.
3. Melampirkan surat izin mendaftar beasiswa dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen Perguruan Tinggi Swasta.
4. Mendapatkan izin tertulis untuk melanjutkan studi doktoral dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen Perguruan Tinggi.
5. Mendapat rekomendasi tertulis dari pimpinan Perguruan Tinggi pendaftar yang menjelaskan kebermanfaatan studi untuk institusi maupun masyarakat luas.
6. Usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran setinggi-tingginya 47 (empat puluh tujuh) tahun;
7. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan, program studi, dan perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan LPDP.
8. Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
9. Melampirkan surat pernyataan kesanggupan kembali mengabdi ke Perguruan Tinggi asal di Indonesia setelah menyelesaikan studi dan menjalankan ikatan dinas selama 1 (satu) kali masa studi ditambah 1 tahun (1n+1);
10. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree atau non degree (on going) program magister ataupun doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
11. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah; Puskesmas; atau Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
    a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BUDI; dan
    b. Surat keterangan bebas TBC khusus untuk pendaftar BUDI tujuan luar negeri.
12. Pendaftar Doktoral Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL ITP® 530; TOEFL iBT® 70; IELTS™ 6,0; TOEIC® 700; atau TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar Doktoral Luar Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL iBT® 80; IELTS™ 6,5 band score tiap komponen 6,5; TOEIC® 800; atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
14. Pendaftar BUDI yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 12 dan angka 13, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
15. Ketentuan pada angka 14, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut.
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut.
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis.
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia.
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol.
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
16. Pendaftar BUDI dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 14 dan angka 15 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
17. Sanggup menyelesaikan studi program doktor sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang selama dua semester berdasarkan evaluasi
18. Pendaftar BUDI hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara.
19. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan dan melampirkan proposal penelitian.
20. Menulis Statement of Purpose paling banyak 1.000 kata yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas.

LoA Unconditional
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan sebagaimana tercantum dalam nomor (4) belum mendapatkan LoA Unconditional maka diberhentikan sebagai Calon Penerima Beasiswa.
6. Calon Penerima Beasiswa yang diputus sebagaimana tercantum dalam nomor (5) memiliki kesempatan mendaftar ulang sebanyak 1 (satu) kali dengan syarat wajib memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi yang terdaftar di dalam daftar LPDP.

Pendaftaran 
Pendaftaran Beasiswa BUDI 2018 - 2019 dilakukan secara online di laman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu jika belum punya dan mengunggah dokumen aplikasi yang diminta seperti yang tertera di persyaratan. Yang menarik, para dosen tetap selain dapat mendaftar melalui BUDI juga dapat mendaftar pada program BPI Reguler, BPI Afirmasi, atau BPI Afirmasi PNS/TNI/ dan POLRI. Informasi lebih lanjut bisa disimak di link tertera. Semoga berhasil!

Jadwal pendaftaran Beasiswa BUDI:
Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri:
1. Pembukaan pendaftaran: 4 Juni 2018
2. Submit dokumen    : 4 – 17 Juni 2018
3. Penutupan pendaftaran: 17 Juni 2018
4. Penetapan hasil seleksi administrasi: 29 Juni 2018
5. Seleksi Berbasis Komputer: 9-25 Juli 2018**
6. Penetapan hasil Seleksi Berbasis Komputer: 31 Juli 2018
7. Seleksi substansi: 13 Agustus – 7 September 2018
8. Pengumuman hasil seleksi substansi: 14 September 2018

Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri:
1. Pembukaan pendaftaran: 2 Juli 2018
2. Submit dokumen: 2 Juli – 21 September 2018
3. Penutupan pendaftaran: 21 September 2018
4. Penetapan hasil seleksi administrasi: 12 Oktober 2018
5. Seleksi Berbasis Komputer: 22 Oktober – 12 November 2018**
6. Penetapan hasil Seleksi Berbasis Komputer: 17 November 2018
7. Seleksi substansi: 26 November – 22 Desember 2018
8. Pengumuman hasil seleksi substansi: 28 Desember 2018
6/30/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Ini salah satu pilihan beasiswa full untuk jenjang S2 dan S3 di Australia. Beasiswanya ditawarkan Flinders University melalui skema Australian Government Research Training Program (AGRTP) Scholarships. Beasiswa AGRTP ini menawarkan kesempatan bagi kandidat internasional, seperti Indonesia yang ingin melanjutkan S2 maupun S3 riset pada program-program studi di Flinders University.

Seperti tahun lalu, ada 10 beasiswa disediakan tahun ini yang bisa diraih. Sasarannya adalah kandidat-kandidat yang memiliki bakat istimewa dalam melakukan penelitian independen.

Pemberian beasiswa berlangsung selama dua tahun untuk program S2 riset dan tiga tahun untuk program S3 riset. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan dan tunjangan hidup. Biaya kuliah di Flinders University sepenuhnya akan ditanggung oleh AGRTP. Kemudian juga disediakan tunjangan hidup sebesar  $27.082 (± Rp 283 juta) per tahun bebas pajak dan juga asuransi kesehatan.

Penerima beasiswa nantinya juga akan diberikan tunjangan pembentukan hingga $1.485 saat pertama kali tiba di Flinders untuk membantu biaya relokasi dan tiket pesawat.

Persyaratan:
1. Pelamar harus memenuhi persyaratan masuk akademik univeristas untuk gelar Masters by research atau Doctorate by research
2. Pelamar wajib telah menyelesaikan gelar yang setara dengan First Class Hons Australia (Gelar S1)
3. Pelamar harus memenuhi level kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan Flinders University bagi mahasiswa internasional saat mendaftar.
4. Pelamar belum memiliki kualifikasi gelar penelitian yang setara. Pendaftaran hanya terbuka bagi mahasiswa yang mengambil gelar riset di Australia untuk pertamakalinya.
5. Pelamar bukan warganegara Australia, status penduduk tetap Australia atau warganegara New Zealand. 

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Bukti email kesepakatan dari calon pembimbing yang bersedia membimbing Anda jika berhasil
2. Maksimal lima publikasi disertai sampul
3. Transkrip akademik untuk semua jenjang universitas, diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris.
4. Proposal riset sekitar 500 kata yang menjabarkan masalah, hipotesis atau pertanyaan, serta metodologi atau pendekatan
5. Referee akademik yang dikirim ke email:  rhdscholarships@flinders.edu.au paling lambat 13 Agustus 2018
6. Curriculum vitae

Pendaftaran:
Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan dalam bahasa Inggris. Buat dalam bentuk PDF dan namai masing-masing dokumen dengan format: nama anda_nama dokumen. Contoh: Hamid_Transcript

Sebelum mendaftar ke program beasiswa, pelamar terlebih dahulu mendaftar ke program studi riset yang diminati di Flinders University serta mendapatkan akun aktif di Flinders atau Flinders Authentication Name (FAN). Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman portal aplikasi Flinders University. Kemudian setelah memiliki akun aktif, pelamar dapat langsung mengajukan beasiswa di laman yang sama, tepatnya di tab "My Scholarship" dengan melampirkan dokumen aplikasi seperti di minta di atas. Batas akhir pengajuan beasiswa di Flinders University adalah 13 Agustus 2018.

Penjelasan lebih lanjutnya bisa Anda simak di panduan aplikasinya. Semoga berhasil!
6/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa PMDSU Batch IV 2018 Kemristekdikti

Bagi Anda yang sudah menunggu-nunggu pendaftaran beasiswa PMDSU tahun 2018, kini kesempatan baik itu resmi dibuka. Kementerian Ristekdikti mengumumkan dibukanya penerimaan beasiswa PMDSU Batch IV 2018 bagi mahasiswa lulusan S1 fresh graduate untuk semua PTN maupun PTS naungan Kemristekdikti.

Beasiswa PMDSU tahun ini merupakan yang ketiga kalinya ditawarkan sejak digulirkan. Anda mungkin sudah mengenalnya. Tapi sebagai gambaran, beasiswa PMDSU adalah program beasiswa yang ditujukan bagi lulusan S1 untuk menempuh pendidikan magister (S2) hingga doktor (S3) dalam satu kali waktu. Durasi untuk menyelesaikan studi hingga doktor ini hanya 48 bulan atau 4 tahun. Tujuan dari beasiswa PMDSU salah satunya adalah meningkatkan jumlah dosen di Indonesia dengan jenjang pendidikan doktor. Untuk beasiswa PMDSU Batch IV 2018, ada 14 perguruan tinggi penyelenggara yang nantinya menjadi pilihan atau tujuan studi. Selain itu, ada 146 calon promotor yang dapat dipilih pelamar untuk mendaftar beasiswa PMDSU Batch IV.

Beasiswa PMDSU merupakan salah satu beasiswa penuh yang ditawarkan Kemristekdikti. Beasiswa yang diberikan mencakup dana hibah penelitian PMDSU maksimal Rp 60 juta/tahun/mahasiswa yang nantinya digunakan untuk kegiatan riset di kelompok peneliti/promotor, kemudian biaya kegiatan outsourcing fasilitas riset di luar negeri sesuai rencana studi paripurna yang diusulkan, serta biaya pendidikan yang meliputi SPP/UKT di masing-masing PT. Selain biaya tersebut, juga diberikan biaya hidup dan tunjangan mahasiswa sesuai standar beasiswa dalam negeri.

Perguruan Tinggi Tujuan:
1. Institut Pertanian Bogor
2. Institut Teknologi Bandung
3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
4. Universitas Airlangga
5. Universitas Brawijaya
6. Universitas Diponegoro
7. Universitas Gadjah Mada
8. Universitas Hasanuddin
9. Universitas Indonesia
10. Universitas Sriwijaya
11. Universitas Sumatera Utara
12. Universitas Syah Kuala

*Pelamar hanya boleh mengajukan usulan pada satu perguruan tinggi

Simak juga » Program Beasiswa di Luar Negeri Terbaru

Persyaratan:
a) Sarjana unggul (fresh graduate)
b) Telah memiliki gelar S1 (sarjana strata 1)
c) Persyaratan IPK pelamar sebagai berikut :
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,25
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,5
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,5
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,75
   ▪ Akreditasi PT dan Prodi Asal Pelamar dibawah B, maka IPK ≥ 3,8
d) Usia pada saat mendaftar tidak lebih dari 24 tahun untuk lulusan non profesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi
e) Memperoleh rekomendasi dari dosen pembimbing
f) Warga negara Indonesia
g) Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
h) Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba
i) Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama jangka waktu 4 (empat) tahun

Simak juga » Beasiswa 2018 - 2019 Program S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Salinan ijazah dan transkrip (IPK) S1 yang telah dilegalisasi
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh Dokter/Rumah Sakit Pemerintah
4. Surat Pernyataan sedang tidak menerima beasiswa dari sumber lainnya
5. Surat Rekomendasi dari dosen pembimbing

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa PMDSU Batch IV 2018 dilakukan secara online melalui laman resmi PMDSU:

http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pmdsu

Isi formulir pendaftaran yang disediakan untuk mendapatkan username dan password yang nantinya dapat digunakan untuk login di sistem serta mengajukan dokumen aplikasi yang diperlukan secara online.

Pendaftaran online beasiswa PMDSU 2018 dibuka mulai 5 Juni s/d 31 Juni 2018. Namun yang perlu dipahami, sebelum melakukan pendaftaran online pelamar sebaiknya terlebih dahulu mencari tahu informasi mendalam tentang promotor dan bidang studi promotor yang akan dijadikan sebagai tempat belajar. Anda juga bisa melakukan komunikasi dengan calon promotor tersebut.

Daftar calon promotor tertera di laman PMDSU. Anda bisa mengontaknya melalui alamat korespondensi yang mereka sediakan di bagian profil.

Selain mendaftar ke website beasiswa PMDSU, di waktu yang sama pelamar juga harus mendaftarkan diri ke salah satu perguruan tinggi penyelenggara beasiswa PMDSU seperti tertera di atas.

Penetapan mahasiswa penerima beasiswa PMDSU batch IV oleh Ditjen Sumber Daya Iptek & Dikti yang sudah diterima di PPs Penyelenggara pada Juli - Agustus 2018. Anda bisa melihat pengumumannya pada perguruan tinggi yang dilamar.
6/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di University of Waikato Program S3 Full Semua Jurusan

Jika Anda memiliki keinginan melanjutkan studi doktor (S3) ke New Zealand, program beasiswa luar negeri satu ini layak untuk dicoba. University of Waikato membuka kesempatan itu dan memberi peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia untuk mendaftar. Beasiswa S3 ini dikemas melalui skema University of Waikato Doctoral Scholarship. Pelamar dapat mendaftarkan diri untuk jenjang S3 berbasis riset di semua jurusan yang ada di University of Waikato.

Selain untuk gelar Doctor of Philosophy (PhD), pelamar juga bisa memanfaatkan beasiswa tersebut dalam mengambil gelar Doctor of Musical Arts (DMA), Doctor of Education (EdD), atau Doctor of Juridical Science (SJD).

Beasiswa yang diberikan di antaranya tunjangan hidup hingga $22.000 per tahun yang dibayarkan per bulan, kemudian biaya kuliah selama mengambil program S3, serta bantuan dana persiapan tesis hingga $400 untuk biaya cetak.

Persyaratan:
1. Beasiswa terbuka bagi warganegara dan penduduk tetap New Zealand, serta mahasiswa internasional
2. Beasiswa doktor terbuka bagi mahasiswa yang mendaftar ke Doctor of Philosophy (PhD), Doctor of Musical Arts (DMA), Doctor of Education (EdD), atau Doctor of Juridical Science (SJD).
3. Normalnya kandidat sedang mencari untuk meraih kualifikasi doktor pertama mereka
4. Bermaksud untuk studi penuh waktu di University of Waikato
5. Kandidat yang bekerja di University of Waikato tidak memenuhi syarat mendapatkan beasiswa

Simak juga » Daftar Beasiswa S3 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa S3 di University of Waikato, New Zealand dibuka secara online di laman University of Waikato. Ketika mendaftar untuk program PhD, DMA, EdD, atau SJD di universitas tersebut, pelamar akan diminta untuk menandai apakah ingin dipertimbangkan dalam program beasiswa doktor University of Waikato atau tidak. Keterangan tersebut tertera pada saat pengisian formulir penerimaan universitas.

Aplikasi yang diajukan pelamar akan dipertimbangkan tiga kali dalam setahun (1 Maret, 1 Juli, dan 1 November). Untuk periode saat ini batas akhir pendaftaran adalah 1 Juli 2018. Kandidat yang terpilih beasiswa nantinya akan diberitahukan hasil seleksi mereka bersamaan dengan hasil penerimaan ke universitas.

Prioritas seleksi didasarkan pada capaian akademik dari para pelamar dengan IPK rata-rata minimum A-

Faktor lainnya yang turut dipertimbangkan adalah referensi, riset utama dan pengalaman kerja, serta publikasi. Aplikasi nantinya akan dilakukan pemeringkatan oleh Komite Riset Pascasarjana Fakultas yang sekaligus mempertimbangkan untuk memberikan Offer of Place.
6/04/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya