Beasiswa Pemerintah Hongaria FULL Jenjang S2, S3 2019 - 2020

Beragam tawaran beasiswa luar negeri terpampang untuk Anda lamar. Mulai dari beasiswa universitas, beasiswa perusahaan, beasiswa pemerintah, beasiswa yayasan, beasiswa lembaga non profit, dll. Jika Anda berminat melanjutkan studi di jantung Eropa, ini salah satu kesempatan yang bisa Anda coba. Pemerintah Hongaria menawarkan beasiswa full untuk jenjang S2 dan S3 bagi Indonesia. Beasiswa ini dibuka bagi pelamar yang ingin melanjutkan kuliah penuh waktu di universitas-universitas terkemuka yang ada di Hungaria.

Pendaftaran beasiswa Hongaria ini dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 melalui skema Stipendium Hungaricum Scholarship Programme yang dikelola oleh Tempus Public Foundation. Selain itu, beasiswa Pemerintah Hongaria ini juga telah bekerjasama dengan Kementerian Ristek Dikti untuk melakukan seleksi pelamar.

Nah, bagi Anda yang berminat bisa mengajukan permohonannya dari sekarang. Nantinya, bagi kandidat terpilih ada sejumlah dukungan beasiswa yang diterima, sesuai dengan jenjang studi yang dipilih.

Manfaat yang diperoleh di antaranya adalah penerima beasiswa Pemerintah Hongaria dibebaskan dari semua biaya kuliah, memperoleh tunjangan hidup bulanan hingga selesai studi sebesar HUF 40 460 (setara 130 Euro) untuk S2. Sementara, untuk jenjang S3 tunjangan bulanan diberikan sebesar HUF 140 000 (setara 450 Euro) di fase pertama pendidikan (empat semester) dan HUF 180 000 (setara 580 Euro) di fase kedua (empat semester). Tunjangan hidup tersebut diberikan hingga selesai studi sesuai durasi program.

Selain itu diberikan pula tunjangan akomodasi asrama sebesar HUF 40 000 untuk selama durasi beasiswa. Kemudian asuransi kesehatan sebesar HUF 65 000 (setara 205 Euro) per tahun untuk setiap orang.

Persyaratan:
1. Bukan warganegara Hongaria
2. Mendaftar ke perguruan tinggi dan program studi yang ditawarkan
3. Memenuhi syarat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Hongaria yang ditetapkan masing-masing perguruan tinggi.

Simak juga » Pilihan Beasiswa Luar Negeri Terbaru (S1, S2, S3)

Dokumen  aplikasi:
1. Formulir aplikasi online
2. Motivation letter
3. Bukti kemampuan bahasa Inggris/Hongaria atau bahasa sesuai program studi yang dipilih
4. Ijazah terakhir beserta terjemahannya dalam bahasa program studi yang dipilih atau bahasa Hongaria
5. Transkrip nilai terakhir beserta terjemahannya dalam bahasa program studi yang dipilih atau bahasa Hongaria
6. Surat keterangan sehat yang menyatakan pelamar bebas dari penyakit AIDS, Hepatitis A, B, C atau kondisi epidemi lainnya
7. Salinan paspor atau KTP
8. Statement for Application (Tersedia di sistem aplikasi online. Pelamar hanya butuh mengklik)

Dokumen aplikasi tambahan untuk S3:
1. Rencana penelitian (minimum 2 halaman ditulis dalam Times New Roman dengan ukuran font 12 dengan menggunakan bahasa sesuai dengan program studi yang dipilih
2. Dua (2) surat rekomendasi dari pembimbing akademik atau supervisor yang ditulis menggunakan bahasa sesuai program studi yang dipilih

Dokumen aplikasi tambahan untuk jurusan Seni dan Musik:
1. Portfolio
2. Audio portfolio

Ctt: Ukuran masing-masing dokumen maksimal 4 MB. Penjelasan detil mengenai dokumen aplikasi, pilihan perguruan tinggi dan program, syarat kemampuan bahasa, statement for application, dll, tertera di panduan beasiswa Hongaria. Silakan unduh di studyinhungary.hu

Pendaftaran:
Pelamar yang ingin mendaftar Beasiswa Pemerintah Hongaria 2019 – 2020 dapat mengajukan diri secara online dengan melengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan.

Pertama, lakukan pendaftaran secara online di laman Tempus Public Foundation. Seperti biasa, buat akun terlebih dahulu. Kemudian setelah terdaftar, siapkan dokumen aplikasi yang diminta. Scan terlebih dahulu, selanjutnya unggah ke akun yang sudah dimiliki. Harap diperhatikan, untuk dokumen aplikasi yang bahasa aslinya tidak menggunakan bahasa Inggris atau Hongaria, maka lampirkan juga terjemahan ke bahasa tersebut.

Pendaftaran online tersebut dibuka hingga 15 Januari 2019 pukul 23:59 Waktu Eropa Tengah. Sebaiknya ajukan sebelum deadline berakhir.

Kemenristekdikti sebagai Sending Partner akan melakukan seleksi terhadap dokumen calon pelamar yang telah lolos tecnical check yang dilakukan oleh pihak Tempus Public Foundation.

Pemberitahuan hasil akhir seleksi beasiswa akan disampaikan pada pertengahan atau akhir Juni 2019. Semoga berhasil!
12/17/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Roberto Rocca – S3 di Luar Negeri 2019

Ada banyak tawaran beasiswa S3 di luar negeri yang terbuka bagi pelamar Indonesia. Mungkin Anda sudah mendengar atau bahkan pernah mencoba beasiswa S3 satu ini. Roberto Rocca Fellowships. Beasiswa ini disediakan Roberto Rocca Education Program untuk beberapa negara tertentu. Hanya tujuh negara pelamar yang bisa mendaftar. Yakni Indonesia, Argentina, Arab Saudi, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai.

Setiap tahun Beasiswa Roberto Rocca menyediakan 12 – 15 kursi untuk pemenangnya. Beasiswa diberikan untuk jangka waktu selama dua tahun yang bisa dipergunakan untuk biaya kuliah dan biaya hidup jenjang S3. Namun, Roberto Rocca Education Program memungkinkan bagi kandidat terpilih mendapatkan perpanjangan lagi untuk dua tahun berikutnya. 

Jumlah beasiswa yang diterima tergantung pada kebutuhan keuangan dari calon. Hanya saja beasiswa tidak mencakup semua biaya. Sehingga pelamar disarankan dapat mencari sumber pendanaan tambahan lain untuk menunjang semua keperluan biaya. 

Beasiswa Roberto Rocca terbuka bagi pelamar yang baru akan memulai studi gelar PhD di luar negeri atau saat ini sedang menjalani studi gelar PhD di negara yang bukan asal pelamar. Kandidat yang bisa mendaftar adalah mereka yang mengambil keahlian yang berhubungan dengan Metalurgi, Ilmu Material, Teknik Mesin, dan Teknik Perminyakan seperti diuraikan di bawah:
Metallurgy Engineering
› Carbon and stainless steels

Materials Engineering
› Paint coating for O&G and applications for flat steel
› Nanotechnology Mems applied to sensors for O&G
› Heat transfer
› Plastic deformation processes
› Composite materials
› Non-destructive tests Mechanical Engineering

Mechanical Engineering
› Industrial and electronic automation
› Mechanical design (for example, threads), including machining
› Automotive design
› Modeling

Petroleum Engineering, limited to the aspects of drilling, completion and non-conventional oil and gas production (excluding: geology and geophysics issues)

› Fluid flows analysis
› Pipeline technology
› Well completion and control
› Reservoir simulation
› Enhanced oil recovery processes
› Well logging
› Non-conventional oil production
› Secondary recovery
› String design
› Extreme service conditions (HT/HP)

Data Science
› Automation sensors. Internet of things. Big data and business analytics.
› Laser optics
› High level IT

Persyaratan: 
▪ Pelamar merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (Indonesia, Arab Saudi, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai). 
▪ Baru akan memulai program Master atau PhD di luar negara asal atau saat ini telah memulai program PhD tersebut di luar negeri
▪ Karyawan dari perusahaan sponsor (beasiswa) tidak memenuhi syarat
▪ Kandidat bebas menetapkan universitas di luar negeri, namun komite ilmiah program akan mempertimbangkan pilihan universitas dan program studi kandidat tersebut dalam evaluasi dan memilih penerima beasiswa. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa Roberto Rocca 2019 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Lengkapi formulir tersebut dan lampirkan juga CV pelamar maksimal 3 halaman beserta surat rekomendasi (diisi online oleh pemberi rekomendasi).

Kontak:
Roberto Rocca Education Program
Leandro N. Alem 1067 Ave, – 23rd Floor
(C1001ADA) Buenos Aires
Argentina
e: info@robertorocca.org
w: www.robertorocca.org
12/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa University of Oregon – USA Jenjang S1

Buat Anda yang berburu beasiswa 2019-2020, tawaran kini banyak terbuka. International Cultural Service Program (ICSP) Scholarships merupakan salah satu beasiswa yang bisa diikuti tersebut. ICSP Scholarship merupakan skema beasiswa University of Oregon, USA bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil gelar sarjana (S1) di UO.

Beasiswa ICSP lebih spesifik ditujukan bagi mereka yang membutuhkan keuangan untuk studi yang dibuktikannya ke pihak universitas. Selain kebutuhan keuangan, prestasi yang cemerlang juga menjadi pertimbangan utama.

Jika minat, Anda bisa segera mengajukan beasiswa University of Oregon ini. Beasiswa yang disediakan berupa pembebasan biaya kuliah mulai dari 0 - 15 kredit akademik per semester. Jumlah beasiswa akan tetap konsisten setiap semester. Setelah terpilih, ICSP akan melibatkan para penerima beasiswa dalam layanan atau kegiatan budaya di Amerika Serikat. Kegiatan itu 80 jam per tahun. Kegiatan budaya itu di antaranya penyampaian atau memberikan demonstrasi ke sekolah atau kelompok masyarakat tentang warisan dan budaya negara, atau berpartisipasi dalam event internasional di kampus.

Kriteria:
1. Menunjukkan kebutuhan keuangan
2. Berpartisipasi dalam kegiatan budaya
3. Menunjukkan kinerja dan keterampilan presentasi
4. Catatan akademis yang kuat
5. Keterampilan komunikasi yang kuat

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru

Persyaratan:
1. Pelamar harus diterima atau diterima secara penuh di University of Oregon. Mahasiswa baru harus mengajukan pendaftaran masuk ke UO untuk 2019-2020 paling lambat 15 Januari 2019. Pendaftaran dilakukan di http://admissions.uoregon.edu/international/index.html
2. Pelamar bukan warganegara AS, penduduk tetap AS, atau berhak menerima bantuan keuangan federal AS
3. Pelamar harus membuktikan kebutuhan keuangan dan memenuhi persyaratan IPK minimal 3.0

Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa, pelamar diminta mendaftar terlebih dahulu ke University of Oregon seperti langkah di atas. Setelah terdaftar dan memperoleh nomor student ID, berikutnya tinggal mengajukan beasiswa tersebut. Isi formulir aplikasi beasiswa secara online. Ada sejumlah dokumen yang perlu dilampirkan, di antaranya presentasi dan autobiografi. Dokumen lainnya yang diperlukan adalah surat rekomendasi yang dimuat dalam bahasa Inggris.

Batas terakhir pengajuan beasiswa ICSP di University of Oregon adalah 1 Februari 2019. Usahakan sebelum deadline. Pertanyaan dapat disampaikan melalui email: issa@uoregon.edu atau telepon 541.346.3206.
12/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) Kemenag buat Lulusan S1

Tidak hanya beasiswa yang ditujukan bagi para kalangan dosen, Kementerian Agama (Kemenag) RI juga membuka program beasiswa yang menyasar bagi para lulusan sarjana (S1) fresh graduate untuk lanjut ke jenjang pascasarjana. Beasiswa ini dinamai Program Magister Lanjut Doktor (PMLD). Melalui beasiswa PMLD, penerima beasiswa nantinya akan melanjutkan studi S2 hingga S3 sekaligus, tanpa jeda. Lamanya studi master hingga doktor ini berlangsung selama 4,5 tahun. Yakni, 1,5 tahun untuk program S2 kemudian 3 tahun untuk lanjut ke S3.

Yang menarik, setelah lulus mahasiswa yang mengikuti PMLD akan memperoleh dua ijazah sekaligus, meliputi gelar magister (S2) dan doktor (S3).

Beasiswa PMLD merupakan inovasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul berkualifikasi doktor untuk diproyeksikan sebagai dosen, peneliti, dan keahlian lain yang dibutuhkan oleh Kementerian Agama di bidang Islamic Studies. Sasarannya adalah para sarjana lulusan S1 berprestasi dan belum menjadi dosen.

Untuk tahun akademik 2018 – 2019, Kemenag menyediakan 40 kursi beasiswa PMLD untuk studi yang dimulai 2019. Ada dua perguruan tinggi Islam yang menjadi lokasi tempat studi. Sebanyak 20 kursi beasiswa ditujukan untuk studi S2 hingga S3 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, dan 20 beasiswa PMLD lainnya di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogjakarta.

Apa saja yang ditanggung beasiswa PMLD Kemenag 2018 ini? Biaya yang disediakan mencakup biaya pendaftaran, perkuliahan, pengembangan akademik, ujian-ujian, serta biaya hidup yang meliputi kebutuhan harian, bantuan tempat tinggal, bantuan sumber belajar, bantuan penelitian, dan bantuan biaya publikasi ilmiah. Menarik bukan?

Kriteria:
1. Memiliki kemampuan akademik istimewa;
2. Belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun;
3. Memiliki kesanggupan fisik dan mental dalam mengikuti pendidikan sampai selesai (selama 4,5 tahun plus persiapan sekitar dua bulan),
4. Tidak menikah paling kurang sampai menyelesaikan magister.

Simak juga » Beasiswa 2019 - 2020 Program S1, S2, S3

Persyaratan:
1. Lulusan sarjana dari PTKI (dalam atau luar negeri);
2. Belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun pada tanggal 1 Desember 2018;
3. Tidak sedang dalam status menikah;
4. Mendapatkan izin dari atasan bagi yang bekerja atau izin dari orang tua bagi perempuan;
5. Sehat jasmani, rohani, dan sanggup menyelesaikan studi sampai tuntas dan tepat waktu;
6. Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) jenjang sarjana paling rendah 3.5 pada skala 4;
7. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan /atau Arab yang baik;
8. Menyerahkan proposal penelitian tesis;
9. Mengikuti seleksi;

Dokumen aplikasi:
1. Surat Permohonan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, u.p. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Unduh)
2. Salinan ijazah sarjana (S-1) dari program studi terakreditasi minimal B yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan diakui oleh perguruan tinggi penyelenggara PMLD;
3. Salinan transkip nilai dengan IPK minimal 3.5 pada skala 4 atau dengan kualifikasi Jayyid Jiddan bagi lulusan PT luar negeri;
4. Pas foto berwarna ukuran 3x4 dan 2x3 masing-masing 2 lembar;
5. Salinan KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku (kelahiran tidak boleh lebih tua dari tanggal 30 November 1993);
6. Daftar riwayat hidup termasuk daftar publikasi karya ilmiah (Unduh)
7. Surat Pernyataan kesanggupan mengikuti program sampai selesai (4,5 tahun plus 2 bulan persiapan) di atas meterai (Unduh);
8. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL skor minimal 450 atau IELTS dengan skor minimal 5.0). dan /atau sertifikat kemampuan bahasa Arab (TOAFL dengan skor minimal 430 ) yang masih berlaku dari lembaga terakreditasi atau berbasis universitas;
9. Proposal Tesis minimal 10 halaman, font Times New Roman, ukuran 12, spasi 1,5 dan kertas A4.

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S2 Terbaru 2019 - 2020

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa PMLD Kemenag dilakukan secara online melalui laman perguruan tinggi penyelenggara, yaitu Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah atau Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga mulai tanggal 3 sampai dengan 15 Desember 2018. Siapkan dokumen berbentuk file dalam format pdf dengan kapasitas 600 kb untuk setiap dokumen.

Peserta yang mendaftar di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah berarti pilihan kuliahnya di kampus tersebut, begitu juga sebaliknya, peserta yang mendaftar di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga berarti pilihan studinya di kampus tersebut.

Hasil seleksi administrasi diumumkan pada tanggal 19 Desember 2018 melalui laman Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selanjutnya peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya, yakni ujian masuk.

Ujian Masuk:
1. Materi dan Bentuk Ujian Masuk; Materi ujian meliputi:
   a) Bahasa Arab dan Inggris
   b) Wawasan kebangsaan dan bidang ilmu yang diminati sebagaimana yang ditulis dalam proposal tesis dan disertasi
   c) Tes Potensi Akademik
   d) Psikotest
   Bentuk ujian meliputi:
   a) Ujian Tulis (Bahasa Arab, Bahasa Inggris, TPA, dan Psikotest)
   b) Wawancara (Bahasa, Wawasan Kebangsaan, Proposal, dan Psikotest)

2. Waktu
Ujian masuk diadakan selama 3 (tiga) hari, tanggal 26-28 Desember 2018.

Hasil ujian masuk akan diumumkan pada awal tahun 2019 melalui laman Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Calon peserta yang dinyatakan lulus (diterima) harus mendaftar ulang di kampus tujuan pada tanggal yang ditentukan.

Kontak:
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Jl. Lapangan Banteng Barat 3 - 4
Jakarta Pusat 10710
Telp. 021-3812344 Fax. 021-34833981
W: http://pendis.kemenag.go.id
12/07/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Republik Ceko Jenjang S2 dan S3 2019 - 2020

Jika pilihan beasiswa di Eropa biasanya bertumpu pada negara-negara tertentu saja, seperti Inggris, Perancis, Jerman, atau Belanda, mungkin Anda perlu mempertimbangkan beasiswa dari salah satu negara di Eropa Tengah ini. Republik Ceko. Pelajar internasional, semisal dari Indonesia, bisa memanfaatkan beasiswa yang disediakan South Moravian Centre for International Mobility (JCMM). Sebuah organisasi non profit di Daerah Moravia Selatan, Republik Ceko yang menyediakan dukungan serta bantuan bagi mahasiswa maupun peneliti berbakat.

Beasiswa ditawarkan melalui Scholarship for Foreign University Students. Khusus beasiswa luar negeri yang disediakan JCMM bagi pelajar di luar kawasan Uni Eropa. Beasiswa ini terdiri dari beasiswa S2 dan beasiswa S3. Pelamar bisa memanfaatkan beasiswa untuk mengambil program-program studi yang berkaitan dengan teknik dan ilmu-ilmu alam di sejumlah universitas mitra JCMM. 

Universitas mitra meliputi: 
▪ Masaryk University (www.muni.cz/?lang=en)
▪ Brno University of Technology (http://www.vutbr.cz)
▪ Mendel University of Agriculture and Forestry in Brno (www.mendelu.cz/en/?lang=en)
▪ University of Veterinary and Pharmaceutical Sciences Brno (www.vfu.cz)

Beasiswa di Republik Ceko yang disediakan JCMM nilainya 700 Czech crown per bulan atau sekitar 250 Euro per bulan. Beasiswa ini dapat dimanfaatkan untuk biaya hidup selama tahun pertama studi. Jika mahasiswa bersangkutan memperoleh hasil prestasi yang bagus di tahun pertama, mereka dapat memperoleh beasiswa di tahun berikutnya dari universitas. Selain itu, kandidat terpilih akan dibebaskan dari biaya kuliah. 

Manfaat beasiswa lainnya adalah bantuan gratis untuk konsulitasi serta dukungan mengenai prosedur ujian masuk universitas di Daerah Moravia Selatan. 

Persyaratan: 
1. Mahasiswa asing dari negara di luar Uni Eropa yang mengejar program studi master atau PhD dalam bahasa Ceko pada universitas mitra di Brno, Republik Ceko 
2. Pelamar belum pernah belajar di salah satu universitas Ceko, kecuali untuk kursus persiapan dan bahasa, atau program pertukaran studi jangka pendek. Mereka yang sudah pernah studi di Republik Ceko dan telah tinggal minimal selama 6 bulan (terhitung Juni 2019), tidak memenuhi syarat untuk mendaftar
3. Diutamakan program-program studi teknik dan ilmu-ilmu alam 
4. Mampu berbahasa Ceko dengan baik (lanjutan ke studi master membutuhkan pengetahuan bahasa Ceko yang sangat baik, untuk studi PhD masing-masing fakultas memiliki ketentuan yang berbeda)
Dokumen aplikasi: 
1. Dua surat rekomendasi (dari universitas, sekolah, atau atasan)
2. Curriculum vitae (CV) (maks 2 halaman)
3. Motivation letter (maks 2 halaman)
4. Ijazah dan transkrip beserta terjemahan resminya ke dalam bahasa Ceko/Inggris

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa JCMM untuk S2 dan S3 2019 - 2020 dilakukan secara online. Lengkapi formulir aplikasi yang disediakan online dan lampirkan bersama dokumen aplikasi yang diminta. Ajukan aplikasi mulai 1 Desember 2018 hingga 31 Januari 2019.

Sementara, pengiriman aplikasi mahasiswa ke universitas dibuka mulai Februari – Juni 2019, ujian masuk/wawancara universitas pada Mei – Juli 2019, dan hasil akhir seleksi beasiswa akan diberitahukan akhir Juni 2019. 

Kontak:
Iveta Kumstátová
E-mail: iveta.kumstatova@jcmm.cz
Tel: +420 725 745 596
www.jcmm.cz
12/01/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag 2019

Program Beasiswa 5000 Doktor yang dicanangkan Kementerian Agama RI kembali dibuka untuk studi luar negeri 2019. Sebelumnya, Kemenag juga membuka beasiswa S3 dalam negeri di sejumlah perguruan tinggi tanah air. Sasaran beasiswa S3 Kemenag ini adalah para dosen maupun tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) lingkup Kemenag.

Dengan program beasiswa S3 luar negeri Kemenag tersebut, kandidat dapat melanjutkan studi doktoral ke universitas-universitas terbaik yang ada di luar negeri.

Beasiswa studi S3 luar negeri Kemenag terdiri dari dua skema, yaitu program reguler dan program kerjasama. Program Reguler Bantuan Studi S3 Luar negeri merupakan program bantuan yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada calon penerima bantuan untuk melanjutkan studi S3 di universitas-universitas luar negeri yang berkualitas. Pelamar diberi kesempatan untuk memilih universitasnya sendiri.

Sementara, Bantuan Studi S3 Luar negeri Program Kerjasama merupakan salah satu bentuk upaya akselerasi pengiriman tenaga pendidik dan kependidikan untuk studi S3 di perguruan tinggi luar negeri yang telah memiliki kerjasama dengan Kementerian Agama.

Perguruan Tinggi Partners dan Skema Kerjasama:

Program Kerjasama untuk Bantuan Studi S3 Luar negeri memiliki beberapa skema, yaitu:
1. Special Pathways Leading to PhD (SPL-PhD)
   University of Canberra
   University of Western Sydney
   Central Queensland University
2. MoRA-ATN Research and Innovation Scholarship (MoARIS)
3. MoRA-McGill Scholarship on Religion and Society
4. MoRA-Coventry Peace and Social Relations Studies
5. MoRA-France Scholarship on Applied Science and Technology (SAST)
6. MoRA-Leiden Scholarship on Religion and Society

Beasiswa yang diberikan Kemenag untuk program S3 luar negeri mencakup:
1. Biaya Program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia
2. Biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik
3. Biaya ujian IELTS® atau TOEFL® serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia (satu kali)
4. Biaya pendaftaran (admission fee)
5. Biaya kuliah (tuition fee)
6. Biaya hidup (living cost) selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun)
7. Biaya settlement (settlement allowance)
8. Asuransi kesehatan
9. Biaya buku (book allowance) tahun 1-3
10. Biaya tiket pulang pergi (return airfare)
11. Biaya visa
12. Biaya tunjangan keluarga (diberikan mulai tahun kedua selama maksimal 2 tahun)
13. Bantuan riset (satu kali)
14. Biaya mengikuti international conference sebagai pembicara.

Ketentuan Umum:
Program ini diperuntukkan bagi:
1. Dosen Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan Dosen pada Fakultas Agama Islam pada PTU
2. Tenaga Kependidikan Pegawai Negeri Sipil di PTKI
3. Pegawai Negeri Sipil pada Unit Eselon I Kementerian Agama pusat
4. Dosen Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan pada Fakultas Agama Islam pada PTU;
5. Tenaga Kependidikan Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI;
6. Alumni S2 Universitas Luar Negeri pada Kajian Islam

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020 (S1, S2, S3)

Persyaratan Khusus:
Pendaftar Bantuan Studi S3 Luar Negeri, baik Program Reguler maupun Program Kerjasama, WAJIB melampirkan:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) dalam bahasa Inggris;
d. SK pertama dan SK terakhir asli yang teregalisir(dalam 1 file);
e. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 dalam bahasa Indonesia (atau bahasa asli dokumen) dan bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (sworn translator). Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya. Dokumen dilampirkan dalam 1 file;
g. Sertifikat tes bahasa asing dengan masa berlaku maksimal 2 tahun sejak diterbitkan oleh lembaga resmi dengan ketentuan:
   1) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Inggris, termasuk perguruan tinggi di Perancis yang tergabung dalam INSA (lihat program kerjasama SAST), diwajibkan melampirkan sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 500, atau TOEFL IBT® 61, atau TOEFL CBT® 173, atau TOEIC® 700, atau PTE® (Pearson Test of English) 38, atau IELTS™ 5.0.
   2) untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Arab, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Arab TOAFL dengan skor sekurang-kurangnya 450 atau yang setara DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   3) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Perancis, diwajibkan melampirkan Sertifikat DELF B1 DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   4) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa asing lainnya, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   5) Sertifikat bahasa Inggris yang dilampirkan adalah yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOEIC (https://www.ets.org/toeic) atau PTE (https://pearsonpte.com/). Panitia hanya menerima sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh penyelenggara tes tersebut di atas.
h. Pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
i. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
j. Pernyataan kebenaran dan keaslian dokumen, download surat pernyatan;
k. Rencana Penelitian (proposal) disertasi (maksimal 5 halaman) dalam Bahasa Inggris atau bahasa lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
l. Bukti korespondensi dengan calon pembimbing (supervisor) di tempat tujuan studi, download contoh format korespondensi;
m. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan (bila ada)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag untuk Studi 2019 dilakukan secara online di laman scholarship.kemenag.go.id

Anda dapat mengunduh terlebih dahulu template maupun format dari dokumen aplikasi yang diminta. Selanjutnya silakan buka laman Registrasi untuk membuat akun. Sebelum nantinya dapat mengunggah dokumen aplikasi yang diminta di persyaratan khusus.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 10 Juli s/d 30 Desember 2018.

Seleksi:
Ada dua tahapan seleksi, yaitu seleksi Tahap I dan seleksi Tahap II. Seleksi tahap I merupakan seleksi administrasi di mana kelengkapan dokumen dari pendaftar akan direview kesesuaian serta keasliannya. Bagi pendaftar yang telah memenuhi syarat administrasi, akan masuk ke dalam seleksi tahap II. Pada tahap ini, calon penerima beasiswa akan melalui tes yang terdiri dari penulisan esai, wawancara, tes bahasa, TPA dan psikotes. Bagi mereka yang lulus pada seleksi tahap II (sebagai awardee), akan diikutsertakan ke dalam program Persiapan Bahasa Asing dan Akademik – Language and Academic Preparation (LAP) Program.

Kontak:
T: +62 812 8781 3031
W: scholarship.kemenag.go.id
E: morascholarship@gmail.com
11/29/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2018 – 2019 maupun 2019 – 2020. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
11/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Santri LPDP Jenjang S2, S3 Buat Santri Pondok Pesantren

Keberadaan santri pondok pesantren kini mendapatkan perhatian khusus dari LPDP. Selain beasiswa reguler, LPDP juga menyediakan beasiswa pascasarjana yang menyasar kalangan terdidik di pondok pesantren. Beasiswa santri LPDP ini menawarkan beasiswa jenjang S2 dan juga S3, baik untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, beasiswa menyediakan dukungan pembiayaan penuh untuk kebutuhan studi bagi kandidat terpilih.

Beasiswa santri LPDP diberikan maksimal 24 bulan bagi program master (S2) dan maksimal 48 bulan untuk program doktor (S3). Komponen beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi:

1). Biaya program persiapan studi meliputi biaya hidup bulanan dan transportasi keberangkatan dan kepulangan ke daerah asal
2). Biaya pendidikan meliputi biaya pendaftaran, SPP, dan non-SPP, yang dapat digunakan untuk buku, tesis atau disertasi, seminar, publikasi, dan jurnal internasional.
3). Biaya pendukung meliputi transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari domisili asal ke Perguruan Tinggi Tujuan, visa, termasuk paspor, settlement allowance, living allowance, tunjangan keluarga untuk program doktoral, asuransi kesehatan dasar, dan keadaan darurat yang disetujui LPDP.

Sasaran Penerima Beasiswa:
Sasaran Penerima Beasiswa Santri adalah santri diusulkan oleh pondok pesantren untuk mengambil program beasiswa LPDP berdasarkan rekomendasi pimpinan pesantren dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Aktif sebagai peserta didik, pendidik, dan/atau tenaga kependidikan di Pondok Pesantren minimal 3 (tiga) tahun terakhir
b. Alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang pada saat mendaftar aktif dalam pengembangan Pondok Pesantren minimal 3 (tiga) tahun terakhir.

Pelamar beasiswa santri LPDP dapat memilih perguruan tinggi sesuai dengan Daftar Perguruan Tinggi LPDP atau Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Santri.

Program Studi Prioritas:
A. Bidang-bidang studi yang menjadi prioritas LPDP;
B. Bidang-bidang pengembangan kapasitas kelembagaan pesantren, yaitu:
   1. Manajemen,
   2. Kesehatan Lingkungan,
   3. Ekonomi Syariah,
   4. Pertanian,
   5. Ilmu Sosial dan Politik,
   6. Seni dan Budaya,
   7. Astronomi,
   8. Hukum; dan/atau
C. Bidang-bidang Keilmuan Pesantren, yaitu:
   1. Ilmu Falak,
   2. Ilmu Syariah,
   3. Perbandingan Mahzab,
   4. Ilmu Maqulaat (diplomasi & dialektika),
   5. Ilmu Arudh (sastra syair),
   6. Ilmu Tahqiq (filologi Islam),
   7. Ilmu faraid (waris), dan
   8. ulumul qur’an, ulumul hadits, serta sirah/tarikh.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Fulbright 2019 - 2020

Persyaratan:
A. Persyaratan Umum:
   1. Warga negara Indonesia;
   2. Santri, yang dibuktikan dengan:
      a. Surat Keterangan Santri Mukim atau Aktif dalam pengembangan Pondok Pesantren minimal 3 (tiga) tahun terakhir, yang ditandatangani oleh dari pimpinan Pondok Pesantren; dan
      b. Daftar riwayat santri yang sekurangnya memuat pesantren yang pernah ditempati dan durasi waktu menempuh pendidikan pada masing-masing pesantren, dan aftar pengasuh, ustadz, atau guru yang pernah mengajar dan durasi waktunya secara rinci;
   3. Memiliki pengalaman pengabdian dan/atau kontribusi terhadap Pondok Pesantren;
   4. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan Pondok Pesantren.
   5. Pendaftar yang mencantumkan rekomendasi dari Pondok Pesantren di luar daftar pesantren yang ditetapkan Kementerian Agama, maka dinyatakan tidak lulus.
   6. Menulis esai sesuai dengan ketentuan LPDP;
   7. Melampirkan ijazah dan transkrip nilai atau dokumen sejenis;
   8. Melampirkan surat keterangan dan dokumen resmi penguasaan bahasa Inggris, bahasa arab, atau bahasa asing lainnya yang masih berlaku;
   9. Melampirkan riwayat pendidikan selain pesantren jika ada, yang sekurangnya meliputi nama institusi pendidikan, jenjang pendidikan, durasi waktu, lokasi, dan sertifikat atau ijazah;
   10. Melampirkan salinan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.
   11. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari unit pelayanan kesehatan yang menyatakan Pendaftar bebas dari TBC dan narkoba;
   12. Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa Pendaftar:
       a. setia kepada Negara Republik Indonesia;
       b. menjaga kesatuan Negara Republik Indonesia;
       c. tidak meminum minuman keras, bermain judi, dan memakai narkoba selama menjadi Calon Penerima Beasiswa dan Penerima Beasiswa;
       d. wajib mengabdi di pondok pesantren setelah menyelesaikan studi selama 2n+1. (bagi yang aktif sebagai peserta didik, pendidik, dan/atau tenaga kependidikan di Pondok Pesantren);
       e. tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum;
       f. tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik akademik;
       g. tidak pernah/akan terlibat dalam organisasi yang dilarang berdasarkan undang-undang;
       h. menjalin komunikasi dengan LPDP selama studi maupun pasca studi;
       i. menjaga nama baik bangsa Indonesia;
       j. berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap permasalahan nasional dan internasional;
       k. menyampaikan data dan dokumen yang benar dan sesuai dokumen asli;
       l. tidak memiliki gangguan baik jasmani maupun rohani yang dapat menghambat penyelesaian studi;
       m. sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
       n. tidak sedang menerima/akan menerima pembiayaan/ beasiswa dari sumber lain; dan
       i. bersedia menerima sanksi jika tidak dapat memenuhi kriteria minimal hasil studi atau melakukan pelanggaran kode etik akademik sesuai ketentuan.

B. Persyaratan Khusus:
   1. Telah menyelesaikan studi dengan ketentuan sebagai berikut:
      a. untuk jenjang magister telah lulus pada program sarjana atau sarjana terapan;
      b. untuk jenjang doktoral telah lulus pada program magister atau magister
   2. Memenuhi persyaratan usia saat pendaftaran dengan ketentuan sebagai berikut
      a. untuk pendaftar jenjang magister berusia maksimal 42 (empat puluh dua) tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran;
      b. untuk pendaftar jenjang doktoral 47 (empat puluh tujuh) tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran;
   3. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) atau konversinya dari jenjang studi sebelumnya dengan ketentuan sebagai berikut:
      a. Untuk pendaftar jenjang magister:
         ~ Sekurang – kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara bagi yang belum memiliki LoA Unconditional.
         ~ Sekurang – kurangnya 2,75 pada skala 4 atau yang setara bagi yang sudah memiliki LoA Unconditional.
      b. Untuk pendaftar jenjang doktoral:
         ~ Sekurang – kurangnya 3,25 pada skala 4 atau yang setara bagi yang belum memiliki LoA Unconditional.
         ~ Sekurang – kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara bagi yang sudah memiliki LoA Unconditional
   4. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa asing dengan ketentuan sebagai berikut:
         ~ Pendaftar program magister dalam negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT 33, IELTS 4,5, TOEIC® 400.
         ~ Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630.
         ~ Pendaftar program doktoral dalam negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT 45, IELTS 5,0 , TOEIC® 500.
         ~ Pendaftar program doktoral luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630;
   5. Ketentuan dokumen penguasaan bahasa tersebut dikecualikan bagi Pendaftar Beasiswa Santri jenjang magister/doktoral yang telah menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar sebelumnya dengan menggunakan bahasa pengantar pada negara tujuan perguruan tinggi yang sama, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
   6. Pendaftar program magister atau program doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
   7. Pendaftar yang telah ditetapkan menjadi Penerima Beasiswa Santri wajib menyelesaikan masa studi dengan ketentuan sebagai berikut:
      ~ Untuk jenjang magister paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, atau
      ~ Untuk jenjang doktoral, paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan.
   8. Apabila Penerima Beasiswa Santri tidak dapat menyelesaikan studi dalam waktu sesuai ketentuan, pendanaan studi ditanggung oleh yang bersangkutan.
   9. Menulis rencana studi sesuai dengan program studi magister pada Perguruan Tinggi
   10. Pendaftar Beasiswa Santri hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas eksekutif, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk, dan kelas yang diselenggarakan lebih dari 1 negara.
   11. Menyerahkan rencana studi atau ringkasan proposal penelitian dengan ketentuan sebagai berikut:
       ~ Untuk tujuan jenjang magister, rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
       ~ Untuk tujuan jenjang doktoral, ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan dan melampirkan proposal penelitian.
       ~ Menulis Statement of Purpose paling banyak 1.000 kata yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Eiffel 2019 - 2020 ke Prancis

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat dapat mendaftarkan diri untuk program beasiswa santri LPDP 2018 – 2019 secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Buat akun terlebih dahulu, kemudian lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan seperti yang diminta di persyaratan. 

Pendaftaran online beasiswa santri LPDP 2018 – 2019 dibuka mulai 15 November – 31 Desember 2018. Hasil penetapan kelulusan seleksi Beasiswa Santri disampaikan kepada calon penerima Beasiswa Santri melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing.

Seleksi:
Proses seleksi Beasiswa Santri terdiri dari:
1. Seleksi Administrasi;
2. Seleksi Berbasis Komputer;
3. Seleksi Substansi; dan
4. Penetapan Kelulusan.

LoA Unconditional:
1. Calon Penerima Beasiswa Santri wajib mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya saat tanggal berakhirnya Program Persiapan Studi yang diikuti oleh Calon Penerima Beasiswa Santri.
2. Jika dalam jangka waktu tersebut tidak terpenuhi, maka Calon Penerima Beasiswa Santri diberi perpanjangan waktu selambat-lambatnya 1 (satu) tahun untuk mendapatkan LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan.

Kontak:
Gedung Ali Wardhana
Lt.2 Kementerian Keuangan
Jl. Lapangan Banteng Timur No.1
Jakarta 10710
Fax (021) 3808392
Call Center: 1500652
www.lpdp.kemenkeu.go.id
11/21/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Fulbright 2019 – 2020

Ingin mengenyam studi S2 atau S3 di Amerika Serikat? Ini dia peluang bagus Beasiswa Pemerintah Amerika Serikat. Fulbright. Tahun ini, beasiswa Fulbright 2019 – 2020 kembali tersedia bagi peminat Indonesia. Beasiswa Fulbright merupakan salah satu beasiswa bergengsi yang ditawarkan Pemerintah AS. Beasiswa ini ditawarkan dalam beberapa jenis. Dua di antaranya adalah Fulbright Master’s Degree Program dan Fulbright PhD Degree Program. Beasiswa Fulbright Master merupakan beasiswa untuk jenjang master, dan beasiswa Fulbright PhD adalah beasiswa S3 bagi mereka yang ingin mengambil gelar doktor. 

Beasiswa Fulbright merupakan beasiswa penuh yang didanai Pemerintah AS melalui lembaga AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation). Fulbright Master’s Degree Program dibuka umum. Siapa saja boleh mendaftar. Begitu pun dengan beasiswa Fulbright PhD.

Tanggungan beasiswa Fulbright di antaranya mencakup dukungan visa J-1, tiket pesawat pp Indonesia-AS, biaya kuliah penuh, biaya hidup di AS, serta biaya terkait lainnya. Selain itu, penerima beasiwa Fulbright juga memperoleh asuransi kesehatan dan kecelakaan. 

Pelamar bisa mendaftar untuk semua bidang studi/keahlian yang ditawarkan di universitas-universitas AS. Pengecualian pada bidang yang terkait ilmu kedokteran.


Persyaratan:
Program master (S2):
▪ Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini menetap di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Punya persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
6. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright
7. Bersedia bekerja di institusi tempat asal setidaknya lima tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa

▪ Khusus:
1. Bergelar sarjana (S1)
2. Memiliki IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 550 atau IELTS yang setara

Program doktor (S3): 
▪ Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini menetap di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Punya persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Memiliki catatan akademik yang luar biasa
5. Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
6. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright

▪ Khusus:
1. Memiliki gelar master (S2)
2. Memiliki IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 575 atau IELTS yang setara
4. Berniat untuk mengambil atau kembali ke posisi akademis setelah menyelesaikan gelar

Dokumen aplikasi (S2/S3):
1. Formulir aplikasi lengkap. Termasuk di dalamnya satu halaman study objective. (Unduh: S2; S3)
2. Salinan skor ITP TOEFL atau IELTS (terbaru, kurang dari dua tahun terakhir)
3. Dua surat referensi, baik dari dosen/profesor atau atasan tempat kerja yang mengenal Anda dengan baik
4. Salinan ijazah dan transkrip akademik (Dalam bahasa aslinya beserta terjemahannya ke dalam bahasa Inggris) 
5. Salinan dokumen identitas (KTP atau paspor)
6. Curriculum vitae

Pendaftaran: 
Lengkapi dokumen aplikasi di atas bersama formulir aplikasi dari AMINEF. Lalu kirimkan via pos atau antar langsung ke alamat berikut: 

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) -57939085 ~ 9086

Pendaftaran serta pengajuan beasiswa Fulbright 2019/2020 paling lambat 15 Februari 2019. Aplikasi sudah harus diterima pada tanggal tersebut. Hasil seleksi pemeringkatan sekaligus untuk mengikuti tahap wawancara akan diberitahukan pada Juni 2019. Bagi yang ingin bertanya bisa melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau melalui laman Aminef (www.aminef.or.id). Semoga berhasil!
11/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Harvard University 2019

Ini salah satu kesempatan beasiswa di Harvard University yang bisa diikuti kandidat internasional. The Environmental Fellows Program. Beasiswa ini disediakan oleh Harvard University Center for the Environment. Tujuannya adalah memberi kesempatan bagi peraih gelar doktor baru untuk menggunakan serta mengembangkan sumber daya yang luar biasa di Harvard dalam mengatasi masalah lingkungan yang kompleks. Penerima beasiswa akan bekerja selama dua tahun dengan anggota fakultas Harvard di setiap sekolah atau departemen untuk menghasilkan pengetahuan baru sekaligus memperkuat koneksi di seluruh disiplin ilmu akademik universitas.

Kandidat penerima beasiswa Harvard akan mendapatkan gaji sebesar $ 68.000 per tahun, asuransi kesehatan karyawan, serta tunjangan perjalanan serta biaya profesional lainnya sebesar $ 2.500. Harvard University merencanakan akan menganugerahi enam penerima beasiswa lingkungan tersebut di 2019. Mereka nantinya akan mengikuti program ko-kurikuler untuk mengenal satu sama lain serta pekerjaan masing-masing. Tidak hanya itu para fellows juga akan menghadiri makan malam bersama setiap dua minggu bersama rekan-rekan mereka, anggota fakultas, serta para tamu.

Persyaratan:
1. Kandidat beasiswa 2019 sudah harus memperoleh gelar (doktor) antara bulan Mei 2015 hingga Agustus 2019. (Fellows harus sudah mengajukan disertasi mereka sebelum September 2019).
2. Kandidat dengan gelar doktor atau setara dalam bidang apapun memenuhi syarat, dan mereka dapat mengusulkan proyek-proyek penelitian dalam setiap disiplin. Pelamar tanpa gelar PhD bisa saja mendaftar jika mereka telah belajar pada bidang di mana PhD bukan jenis gelar terbatas. Semua kandidat yang berhasil harus mampu menunjukkan pengalaman melakukan riset ilmiah.
3. Kandidat yang menerima gelar terminal dari Harvard, dan post-docs yang saat ini bekerja di Harvard memenuhi syarat untuk fellowship asalkan penelitian mereka dan pengaturan tuan rumah membawa mereka ke arah baru yang secara signifikan berbeda dari penelitian gelar Ph.D. serta membangun koneksi baru di dalam Universitas. Kandidat Harvard tidak boleh mengusulkan untuk terus bekerja dengan profesor atau kelompok lab yang sama di mana mereka saat ini terkait. Tidak ada kandidat boleh mengusulkan untuk bekerja secara ekstensif dengan pembimbing tesisnya.
3. Setiap kandidat harus menjaga komitmen kepada satu atau lebih anggota fakultas Harvard, melayani sebagai mentor serta menyediakan kantor atau ruang lab selama dua tahun beasiswa.
4. Harvard adalah aksi kesetaraan, kesempatan kerja yang sama.
5. Kandidat boleh memperoleh gelar mereka dari setiap universitas di dunia. Warganegara asing memenuhi syarat untuk beasiswa, meskipun studi di Harvard umumnya mengharuskan mahir dalam berbahasa Inggris.
6. Kandidat yang berhasil siap berkomitmen bekerja di Harvard selama dua tahun penuh. Beasiswa ini memerlukan izin tinggal di wilayah Cambridge dan setiap perjalanan lapangan harus dijadwalkan untuk musim panas atau reses Januari.

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di University of Cambridge, UK

Dokumen aplikasi:
1. Curriculum vitae termasuk di dalamnya daftar publikasi
2. Proposal riset, maksimum lima halaman, referensi dihitung secara terpisah. Dalam proposal pelamar harus menjelaskan alasan mereka mengajukan fellowship di Harvard
3. Tiga contoh publikasi/karya tulis
4. Tiga surat referensi, salah satunya dari pembimbing disertasi pemohon
5. Satu letter of support dari host pemohon yang berkomitmen menjadi mentor dan menjelaskan komitmennya pada penelitian yang diusulkan, termasuk penyediaan kantor atau ruang lab dan komitmen keuangan

Pendaftaran:
Referee dan host:
Pelamar dianjurkan untuk meminta kepada referee dan host mereka untuk mengirimkan surat referensi dan dukungan yang dilampirkan melalui email dalam format Pdf atau Word yang ditujukan langsung kepada James Clem melalui email: environmental_fellows@harvard.edu

Center akan memberitahu kepada pelamar untuk mengkonfirmasi aplikasi yang dikirim telah lengkap.

Pelamar:
Pendaftaran dilakukan secara online. Lengkapi dokumen aplikasi yang tertera di atas (poin 1 – 3) dalam format Pdf, lalu lampirkan bersama formulir aplikasi online yang disediakan di laman Harvard University. Pendaftaran beasiswa Harvard University 2019 ini dibuka hingga 16 Januari 2019. Pengumuman hasil akan diberitahukan sekitar Maret 2019 kepada pelamar.

Kontak:
James Clem, Managing Director
Harvard University Center for the Environment
26 Oxford Street, 4th Floor
Cambridge MA 02138
617-495-0368
environmental_fellows@harvard.edu
11/05/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Eiffel 2019 – 2020 ke Perancis

Bisa melanjutkan studi ke Perancis dengan beasiswa tentunya jadi kebanggaan tersendiri. Ada banyak beasiswa tersedia. Beasiswa Eiffel salah satunya. Tepatnya Eiffel Excellence Scholarship Programme. Beasiswa ini disediakan Pemerintah Perancis bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi pascasarjana mereka di lembaga perguruan tinggi Perancis. Beasiswa Eiffel terbuka untuk jenjang master dan PhD dan kini tersedia untuk tahun akademik 2019 – 2020. Bagi Anda yang berminat, beberapa informasi berikut bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan mengikuti Beasiswa Eiffel 2019 tersebut.

Beasiswa Eiffel untuk program master berdurasi 12 bulan (M2 level) – 36 bulan (M1 level) atau 1 – 3 tahun, tergantung jenis program kuliah yang diambil. Beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan sebesar 1.181 Euro yang meliputi tunjangan pemeliharaan 1.031 Euro dan uang saku 150 Euro. Kemudian disediakan tiket pesawat pulang-pergi, transportasi lokal, jaminan sosial, asuransi kesehatan, kegiatan budaya, serta memungkinkan memperoleh tunjangan perumahan. 

Sementara, beasiswa Eiffel untuk program S3 diberikan maksimum 12 bulan. Lebih tepatnya beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa PhD tingkat lanjut yang ingin melakukan co-tutelle disertasi di Perancis. Beasiswa ini meliputi tunjangan bulanan sebesar € 1.400, tiket pesawat pp, dan fasilitas lain yang sama dengan beasiswa master. 

Yang perlu dipahami beasiswa Eiffel tidak mencakup biaya pendaftaran ke universitas serta biaya kuliah. Hanya saja di Perancis, terutama di institusi pendidikan negeri, negara mendanai biaya studi sekitar 10.000 euro per tahun untuk tiap mahasiswa tanpa terkecuali, baik itu siswa Prancis maupun siswa asing. Subsidi ini membuat biaya kuliah menjadi murah. 

Area Studi: 
› Ilmu teknik untuk tingkat Master, ilmu sains untuk tingkat Doktorat (ilmu teknik, ilmu sains seperti: matematika, fisika, kimia dan ilmu kehidupan, nano dan bioteknologi, ilmu bumi,  ilmu alam semesta,  ilmu lingkungan, ilmu dan teknologi informasi dan komunikasi) 
› Ekonomi dan Manajemen
› Hukum dan Ilmu Politik

Persyaratan: 
1. Kandidat bukan warganegara Perancis atau berkewarganegaraan ganda dengan Perancis 
2. Usia calon tidak lebih 30 tahun untuk kuliah master hingga tanggal pertemuan Komite Seleksi (lahir setelah Maret 1988), untuk jenjang PhD usia calon tidak lebih dari 35 tahun hingga tanggal pertemuan Komite Seleksi (lahir setelah Maret 1983)
3. Hanya aplikasi yang diajukan oleh lembaga pendidikan Perancis yang diterima
4. Beasiswa ditujukan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar di perkuliahan master, termasuk sekolah teknik, dan untuk mahasiswa PhD
5. Tidak memenuhi syarat bagi kandidat yang telah menerima beasiswa Pemerintah Perancis di bawah program lain
6. Institusi dapat mengajukan calon yang sebelumnya memperoleh beasiswa Eiffel pada tingkat master untuk beasiswa di jenjang PhD
7. Aplikasi tidak akan diterima untuk calon yang telah mengajukan sebelumnya tapi ditolak, bahkan jika permohonan diajukan oleh institusi yang berbeda atau dalam bidang studi lain. Siswa yang telah diberikan beasiswa Eiffel pada tingkat master tidak memenuhi syarat untuk mendaftar ulang di jenjang master.
8. Memenuhi syarat kemampuan bahasa untuk bahasa pengantar perkuliahan yang diambil 
Pendaftaran: 
Pengajuan aplikasi Beasiswa Eiffel 2019 tidak diajukan sendiri oleh peserta, tapi oleh universitas atau perguruan tinggi di Perancis yang dilamar. Anda harus mendaftar terlebih dahulu ke salah satu universitas yang diminati di Perancis sesuai dengan Area Studi yang tertera di atas, kemudian setelah diterima (memperoleh offer) mintalah agar Anda bisa diusulkan sebagai penerima Beasiswa Eiffel. 

Pendaftaran dibuka mulai 15 Oktober 2018. Aplikasi beasiswa sudah harus diterima oleh Campus France dari pihak universitas paling lambat 11 Januari 2019. Itu artinya peserta sudah harus mendaftar dan diterima di universitas sebelum itu dan meminta diikutsertakan dalam program beasiswa.

Pengumuman hasil akan disampaikan mulai 25 Maret 2019 melalui website Campus France (www.campusfrance.org/en/eiffel). Anda bisa melihat pedomannya lebih lanjut melalui laman tersebut atau bisa menanyakan langsung mengenai teknis beasiswa Eiffel di email candidatures.eiffel@campusfrance.org . Semoga berhasil!
11/01/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Fulbright Kunjungan ke AS buat Dosen, Pegawai, dan NGO

AMINEF menawarkan beragam jenis beasiswa Fulbright yang bisa diikuti. Selain beasiswa riset khusus peneliti, salah satu beasiswa Fulbright ini juga masih dibuka untuk 2018. Fulbright US-ASEAN Visiting Scholar Initiative Program. Kedua beasiswa tersebut memiliki durasi yang singkat. Fulbright US-ASEAN Visiting merupakan kegiatan kunjungan ke Amerika Serikat baik untuk penelitian atau kegiatan profesional lainnya. Program ini berlangsung antara 3 – 4 bulan terkait isu-isu yang relevan dan bermanfaat bagi negara anggota ASEAN. 

Sesuai namanya, program beasiswa Fulbright kunjungan ke AS ini ditujukan bagi pelamar dari 10 negara-negara anggota ASEAN, salah satunya Indonesia. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi uang saku bulanan antara  US $2.710 hingga $3.145 per bulan, tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi, biaya penyisihan $1.250, serta biaya penelitian maupun kualifikasi laboratorium universitas yang diperlukan hingga $3.000.

Kandidat terpilih dapat melakukan penelitian pada bidang-bidang, seperti Pendidikan, Ilmu Lingkungan, Integrasi Pasar Keuangan, Teknologi Pangan, Ilmu Informasi, Jurnalisme, Hukum, Ilmu Politik, Administrasi Publik, Kesehatan Global/Masyarakat, Pekerjaan Sosial, Sosiologi, Statistik, Perdagangan dan Investasi, Fasilitasi Perdagangan, dan TEFL & Linguistik Terapan, dll.

Persyaratan: 
1. Warganegara dan penduduk Indonesia selama proses nominasi dan seleksi
2. Bersedia kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program di Amerika Serikat
3. Dosen universitas, pegawai pemerintah dan kementerian luar negeri, atau staf profesional dari lembaga pemikir atau NGO dari negara-negara ASEAN yang fokus pada isu-isu Amerika – ASEAN.
4. Memiliki catatan prestasi akademis atau profesional yang signifikan
5. Mahir berbahasa Inggris
6. Kondisi kesehatan yang baik, disahkan melalui penyerahan riwayat medis dan pemeriksaan medis sebelum keberangkatan.

Ctt: Tidak memenuhi syarat bagi pelamar yang saat ini sedang mengajar, studi, atau melakukan penelitian di AS, atau telah menerima beasiswa Fulbright dalam lima tahun terakhir. Serta tidak memenuhi syarat jika telah menerima visa J-1 dalam kategori Professor / Research Scholar dalam dua tahun terakhir.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi online
2. Project statement (tiga hingga lima halaman) 
3. Bibliografi (hingga tiga halaman)
4. Curriculum viate (hingga enam halaman)
5. Surat undangan (jika ada)
6. Tiga (3) Surat rekomendasi

Pendaftaran: 
Pertama lengkapi terlebih dahulu formulir aplikasi online di laman: https://iie.embark.com

Selanjutnya pilih “US-ASEAN Fulbright Initiative” pada menu aplikasi online tersebut dan lengkapi informasi yang dibutuhkan.

Setelah melengkapi formulir aplikasi online, jangan lupa print out dan lampirkan bersama dokumen aplikasi lainnya seperti tertera di atas.

Semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan dikirim atau diajukan langsung ke: 

American Indonesian Exchange Program (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel: (021) 579 39 085 ~ 9086

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 1 November 2018. Project yang diusulkan pelamar harus dimulai September 2019 dan berakhir Desember 2019. Pertanyaan terkait aplikasi bisa disampaikan melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau kunjungi laman AMINEF (www.aminef.or.id). 
10/24/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Endeavour S2, S3, Riset, Vokasi, Training

Jika belum lama ini ditawarkan Beasiswa Australia Awards, beasiswa negeri kanguru satu ini tak kalah prestisiusnya. Endeavour Leadership Program (ELP). Bisa dibilang Beasiswa Endeavour lebih sengit, karena terbuka buat kandidat di seluruh dunia. Memang sebanding dengan nilai beasiswa yang disediakan. Sebab jika terpilih calon akan diganjar dengan beasiswa full yang nilainya mencapai miliaran rupiah. 

Saat ini Pemerintah Australia resmi membuka Beasiswa Endeavour 2019 yang meliputi berbagai jenjang. Bagi kandidat internasional seperti Indonesia, Anda bisa memanfaatkan Beasiswa Endeavour ini untuk mengambil program S2, S3, kegiatan riset, pendidikan vokasi dan training, serta pelatihan pengembangan profesionalisme di universitas-universitas terbaik Australia. Beasiswa Endeavour terbuka untuk semua program yang tersedia di australia.

Kandidat yang berhasil meraih Beasiswa Endeavour 2019 di antaranya akan memperoleh tunjangan kemandirian sebesar $2.000 hingga $4.000 tergantung kategori dan durasi beasiswa, biaya perjalanan $3.000 (dalam keadaan tertentu dapat dibayarkan hingga $4.500, tanggungan biaya pendidikan hingga $30.000 atau $13.000 per tahun,  uang saku bulanan sebesar $3.000, asuransi kesehatan, dan asuransi perjalanan.

Kategori Beasiswa:
Endeavour Postgraduate Leadership Award
Beasiswa ditawarkan untuk kandidat internasional yang ingin mengambil gelar master atau PhD (kuliah biasa atau riset) di Australia. Durasi maksimum adalah 2 tahun untuk beasiswa S2 dan 4 tahun untuk beasiswa S3. Biaya pendidikan (tuition fee) yang ditanggung hingga $30.000 per tahun. Beasiswa PhD bernilai total $272.500 (± Rp 2,75 miliar) dan beasiswa master bernilai total $140.500 (± Rp 1,41 miliar).

Endeavour Research Leadership Award
Beasiswa Endeavour satu ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil riset singkat untuk master, PhD, maupun riset postdoktoral di Australia. Durasi beasiswa  4 – 6 bulan dengan nilai total $24.500 (± Rp 247 juta).

Endeavour Vocational Education and Training (VET) Leadership Award
Beasiswa ini ditawarkan bagi kandidat internasional yang ingin mengambil pendidikan vokasi maupun training di Australia. Jenjang yang ditawarkan meliputi Australian Diploma, Advanced Diploma atau Associate Degree. Beasiswa berdurasi 1 – 2,5 tahun. Tuition fee yang ditanggung hingga $13.000 per tahun. Beasiswa Endeavour VET bernilai total $131.000 (± Rp 1,32 miliar).

Endeavour Executive Leadership Award
Jika Anda seorang pekerja profesional dan ingin mengembangkan profesionalisme Anda, Endeavour Executive Leadership Award bisa menjadi solusinya. Beasiswa berdurasi 1- 4 bulan berupa pelatihan pengembangan profesional di Australia. Nilai beasiswa ditawarkan hingga $18.500 (± Rp 186 juta).

*Ctt: Nilai beasiswa dalam mata uang dolar Australia.

Persyaratan:
1. Mendaftar sebagai individu atau melalui institusi pelamar
2. Mengajukan aplikasi hingga paling lambat tanggal penutupan, menjawab semua pertanyaan dan melampirkan semua dokumen yang disebutkan di formulir aplikasi
3. Bagi pelamar individu:
   a) Tidak sedang menerima beasiswa International Individual Endeavour Leaders
   b) Berusia 18 tahun atau lebih pada saat dimulainya beasiswa
   c) Tidak menerima beasiswa lainnya dari Pemerintah Australia
   d) Untuk beasiswa postgraduate atau VET, perkuliahan yang diambil di bawah Australian Qualifications Framework di salah satu organisasi Australia. Organisasi tersebut haruslah lembaga perguruan tinggi (HEP) yang disetujui atau organisasi pelatihan terdaftar (RTO)
4. Bagi pelamar melalui institusi:
   a) Merupakan lembaga perguruan tinggi (HEP) yang disetujui atau organisasi pelatihan terdaftar (RTO)
   b) Mahasiswa yang berpartisipasi berusia 18 tahun atau lebih saat mereka memulai beasiswa

Simak juga » Pilihan Beasiswa Luar Negeri Terbaru S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
Rincian dokumen aplikasi yang diminta untuk pengajuan beasiswa Endeavour 2019 bisa dilihat pada gambar berikut:

beasiswa endeavour, endeavour scholarship, ELP, beasiswa endeavour 2019, endeavour 2019, beasiswa endeavour s2, beasiswa endeavour s3
img: internationaleducation.gov.au

Ket: Dokumen yang diconteng menandakan diminta dalam pengajuan aplikasi. Jika disilang berarti tidak diminta. Sorot dokumen yang diminta pada bidang “International Applicants” berdasarkan urutan pilihan beasiswa. Penjelasan masing-masing dokumen tertera di panduan beasiswa pada laman Endeavour.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Endeavour 2019 dilakukan secara online di laman Endeavour. Harap lengkapi semua dokumen yang diminta dan perhatikan pula penjelasan tiap dokumen yang diperlukan. Scan fotokopi dokumen yang telah dilegalisir sebelum diunggah. Selain itu sertakan juga terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris jika dokumen aslinya berbahasa Indonesia. Pelamar dapat mengajuan beasiswa lebih dari satu, namun aplikasi harus dibuat terpisah berdasarkan kategori beasiswa yang dipilih.

Satu hal lagi, gunakan email yang berbeda jika Anda mendaftar beasiswa Endeavour lebih dari satu untuk kategori yang sama. Jika Anda sudah pernah mendaftar periode sebelumnya, silakan buat akun baru dan mendaftar ulang lagi.

Aplikasi beasiswa diterima paling lambat 15 November 2018. Kandidat yang terpilih maupun tidak terpilih akan diberitahu pada Februari 2019 melalui email. Jangan lupa cek email di bulan tersebut. Informasi pertanyaan dapat diajukan via email: ELP.enquiries@scopeglobal.com atau dapat disimak melalui laman Endeavour di atas. Semoga berhasil!
10/09/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AFDF Asia Foundation di Asia dan Amerika Serikat 2019

Tahun ini Asia Foundation kembali membuka penawaran beasiswa dalam bentuk fellowship di beberapa negara Asia. Pelamar Indonesia salah satu yang mendapat kesempatan mengikuti program Asia Foundation Development Fellows (AFDF) ini. Bentuk beasiswa yang ditawarkan berupa kegiatan pengembangan skill kepemimpinan serta pembekalan pengetahuan mendalam tentang Asia serta tantangan pembangunannya. Para kandidat terpilih akan menjalani pembelajaran intensif, kursus singkat, konferensi, serta studi tur di negara Asia (Korea Selatan dan Indonesia) serta Amerika Serikat.

Pelamar terbuka bagi Anda lulusan S1, S2, maupun S3. Dengan catatan Anda memiliki pengalaman profesional pada bidang-bidang keahlian yang menjadi perhatian Asia Foundation, seperti pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional. Pelamar bisa saja dari LSM, pegawai pemerintah, pembuat kebijakan, pengusaha sosial, wartawan, pemerhati lingkungan, akademisi, serta kandidat berbakat dan berdedikasi lainnya pada bidang lain untuk mendaftar.

Beasiswa AFDF Asia Foundation 2019 akan berlangsung di Korea Selatan, Indonesia, dan Amerika Serikat (San Francisco dan Washington DC). Di Korea, peserta akan mengikuti program pelatihan kepemimpinan yang berlangsung pada 13 – 20 April 2019. Kemudian dilanjutkan dengan workshop yang berlangsung di Indonesia pada 20 - 27 April 2019. Selanjutnya peserta akan mengikuti dialog kepemimpinan serta kegiatan pertukaran yang berlangsung di Amerika Serikat pada 8 - 24 September 2019.

Yang menarik dari kegiatan tersebut adalah semua biaya ditanggung oleh Asia Foundation. Meliputi biaya pelatihan, transportasi lokal dan tiket pesawat pp, penginapan dan makan, biaya visa, serta asuransi kesehatan dan kecelakaan. Selain itu, masing-masing peserta juga akan mendapatkan bantuan dana hingga $5.000 untuk pengembangan profesionalisme mereka. Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Memiliki rekam pengalaman dan prestasi terkait dengan bidang keahlian Asia Foundation, yakni pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional
2. Pemimpin yang bijaksana, berkomitmen, terhormat dan inspirasional dalam bidang profesional mereka serta di dalam komunitas yang lebih luas
3. Berusia di bawah 40 tahun per 1 Januari 2019
5. Fasih dalam bahasa Inggris (hasil ujian TOEFL tidak diperlukan)
6. Bersedia dan dapat berpartisipasi dalam semua komponen program pada tanggal program yang ditentukan
7. Penduduk tetap atau warganegara dari negara berikut di mana Asia Foundation memiliki program: Afghanistan; Bangladesh; Cambodia; China; India; Indonesia; Japan; Korea; Laos; Malaysia; Mongolia; Myanmar; Nepal; Pakistan; Philippines; Singapore; Sri Lanka; Thailand; Timor-Leste; and, Vietnam.

Simak juga » Beasiswa CCIP untuk Lulusan SMA/SMK, D2, D3, S1

Dokumen aplikasi:
1. Informasi pribadi
2. Essay
3. CV/resume (maksimal 3 halaman)
4. Copy transkrip akademik
5. Video singkat pengenalan diri (3-4 menit)
6. (2) surat rekomendasi

Informasi pribadi, essay, dan surat rekomendasi dapat dilengkapi langsung secara online di aplikasi online setelah membuat akun. Untuk CV, copy transkrip akademik, dan video pengenalan diri disiapkan sendiri kemudian diunggah ke aplikasi online. Penjelasan lebih teknis tertera di panduan yang bisa diunduh di link pendaftaran di bawah.

Pendaftaran:
Pelamar terlebih dahulu membuat akun di laman pendaftaran Asia Foundation. Lihat “Apply Now” pada bagian bawah laman tersebut. Kemudian log in untuk melengkapi aplikasi online yang mereka sediakan.

Pengajuan aplikasi beasiswa Asia Foundation 2019 paling lambat 22 Oktober 2018. Hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan Januari 2019.

Kontak:
Asia Foundation Development Fellows Staff:
Davey M. Kim
Senior Program Officer
Tel (direct): 415-743-3389
e: development.fellows@asiafoundation.org
w: www.asiafoundation.org 
10/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya