Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia LPDP Jenjang S2, S3

Program beasiswa LPDP yang ditawarkan satu ini terbilang baru. Ya, Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia. Berbeda dengan Beasiswa Reguler LPDP, beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia hanya menyasar beberapa perguruan tinggi top dunia saja. Jumlahnya sekitar 12 perguruan tinggi saja untuk tahun 2019. Jadi, untuk mendapatkan beasiswa ini, pelamar harus diterima di salah satu universitas terbaik yang telah ditetapkan oleh LPDP tersebut.

Tentu saja Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia dari LPDP ini lebih prestisius, sebab tidak semua pelamar bisa diterima pada perguruan tinggi yang ditetapkan tersebut. Bahkan, untuk mendaftar ke program beasiswa ini, pelamar sudah harus memperoleh Letter of Admission/Acceptance Unconditional pada perguruan tinggi yang dituju dan mengunggahnya ketika mendaftar ke program beasiswa LPDP.

Pelamar Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia terbuka bagi semua warganegara Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang master (S2) maupun doktoral (S3). Beasiswa yang disediakan merupakan beasiswa penuh yang menyediakan berbagai kebutuhan mahasiswa selama studi. Di antara yang dicakup beasiswa adalah dana pendidikan yang terdiri dari dana pendaftaran, dana SPP, dana tunjangan buku, dana bantuan penelitian tesis/disertasi, dana bantuan seminar internasional serta dana bantuan publikasi jurnal internasional.

Kemudian diberikan bantuan biaya pendukung yang meliputi dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi kesehatan, dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana tunjangan keluarga (khusus doktoral), serta dana keadaan darurat.

Daftar Perguruan Tinggi Tujuan:
1. California Institute of Technology (Caltech)
2. Columbia University
3. Cornell University
4. ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology
5. Harvard University
6. Johns Hopkins University
7. Massachusetts Institute of Technology (MIT)
8. Princeton University
9. Stanford University
10. University of Cambridge
11. University of Oxford
12. Yale University

Simak juga » Beasiswa Reguler LPDP Program S2 dan S3

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister (untuk pendaftar program magister) ataupun doktoral (untuk pendaftar program doktoral) baik di perguruaan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
   b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba;
   c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
10. Ketentuan pada angka 9 dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari perguruan tinggi luar negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol; atau
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
11. Pendaftar yang memenuhi ketentuan sebagaimana ketentuan pada angka 10, wajib melampirkan salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 5 (lima) tahun sejak ijazah diterbitkan.
12. Pendaftar program magister dan doktoral luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara perguruan tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
13. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus Tujuan Dalam Negeri; atau
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
14. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
15. Menulis proposal studi baik pendaftar jenjang pendidikan magister maupun doktoral.
16. Melampirkan Proposal Penelitian bagi pendaftar program doktoral.

Persyarat khusus:
1. Memiliki dan menyampaikan LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia.
2. Tidak ada syarat minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), namun tetap harus mengunggah dokumen transklrip nilai pada aplikasi pendaftaran.
3. Menyampaikan silabus perkuliahan sesuai dengan program studi dan LoA Unconditional.
4. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
5. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran, sebagai berikut:
   a. pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 35 (tiga puluh lima) tahun.
   b. pendaftar jenjang pendidikan doktoral paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun.
6. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; IELTS™ 6,5; TOEIC® 800;
   b. Pendaftar program doktoral luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; IELTS™ 7,0; TOEIC® 850;
7. Pendaftar yang telah ditetapkan menjadi Penerima Beasiswa wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Untuk jenjang magister paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
   b. Untuk jenjang doktoral, paling lama 60 (enam puluh) bulan.
8. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau lebih dari 60 (enam puluh) bulan untuk program doktoral, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.

Simak juga » Beasiswa S2 Bidikmisi dan Keluarga Tidak Mampu

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Silakan buat akun terlebih dahulu, kemudian isi formulir beasiswa dan lengkapi dokumen aplikasi seperti yang diminta di persyaratan di atas.

Pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia 2019 – 2020 untuk tahap I dibuka mulai 10 Mei s/d 31 Mei 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 14 Juni 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 24 Juni - 5 Juli 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 12 Juli 2019. Sedangkan seleksi wawancara 1 akan diselenggarakan 17 Juli - 1 Agustus 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara 1 yakni 7 Agustus 2019. Selanjutnya seleksi wawancara II digelar 12 Agustus - 6 September 2019. Pengumuman hasil seleksi wawancara II pada 16 September 2019.

Kemudian untuk pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia tahap II dibuka mulai 1 Juli hingga 10 September 2019. Pengumuman hasil seleksi administratif pada 24 September 2019, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 2 - 18 Oktober 2019. Pengumuman hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 25 Oktober 2019. Sedangkan seleksi wawancara diselenggarakan 4 November - 6 Desember 2019 dan pengumuman hasil seleksi wawancara yakni 18 Desember 2019.

Proses seleksi:
1. Seleksi Administrasi;
   a. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   b. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      1) Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      2) Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      3) Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
      4) Khusus untuk BPI Peringkat Utama Dunia yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta wawancara.
      5) Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
      6) Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

2. Wawancara
   a. Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
   b. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      1) tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
      2) terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   c. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
   d. Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
   e. Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
   f. Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.   

Informasi terkait beasiswa LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id, call center: 1500652, atau langsung kunjungi laman beasiswa LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Semoga berhasil!
5/26/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2019 – 2020

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2019, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2019

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2019 – 2020 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri 2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Dokter Spesialis 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2019
1. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Reguler 2019 (Unduh)
2. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Afirmasi 2019 (Unduh)
3. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Indonesia Timur 2019 (Unduh)
4. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Targeted Group 2019 (Unduh)
5. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Peringkat Utama Dunia 2019 (Unduh)
6. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) 2019 (Unduh)
7. Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri Beasiswa Santri 2019 (Unduh)
5/18/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP | Beasiswa S3 LPDP | 2019

Akhirnya kabar yang ditunggu ini muncul juga. Beasiswa LPDP 2019 kini resmi dibuka. LPDP menyediakan beasiswa S2, beasiswa S3 dan sejumlah program beasiswa menarik lainnya. Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati adalah Beasiswa Reguler untuk umum.
5/05/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Italia 2019 – 2020 Jenjang S2, S3 dan Riset

Penawaran Beasiswa Pemerintah Italia mungkin tak seramai beasiswa Pemerintah Inggris atau beasiswa Pemerintah Jerman yang memiliki peminat banyak setiap tahunnya. Tapi, negeri Pisa ini juga tak mau kalah menawarkan program beasiswa bagi mahasiswa luar negeri yang ingin lanjut studi di Italia. Pelamar dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan untuk mendapatkan beasiswa Pemerintah Italia 2019 – 2020 ini.

Melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Italia (MAECI), beasiswa diberikan dalam bentuk hibah yang nantinya dapat dipergunakan untuk membiayai studi master (S2), PhD (S3), kuliah di sekolah tinggi kesenian, musik, dan dance (AFAM), serta riset singkat yang berlangsung di universitas-universitas Italia atau lembaga-lembaga riset. Selain itu tersedia juga program pelatihan bahasa dan kebudayaan Italia untuk beberapa bulan.

Penerima beasiswa Pemerintah Italia ini akan mendapatkan tunjangan sebesar 900 Euro setiap bulan yang dibayarkan langsung ke rekening bank Italia mereka. Selain tunjangan bulanan, juga disediakan asuransi kesehatan dan kecelakaan dari MAECI selama durasi program beasiswa. Tidak itu saja penerima beasiswa dapat dibebaskan dari biaya pendaftaran dan biaya kuliah. Tergantung kebijakan dari universitas.

Beasiswa S2, S3, kuliah seni, dan riset diberikan selama 6 bulan atau 9 bulan. Beasiswa dapat diperpanjang kembali dan diusulkan di tahun berikutnya dengan melihat kinerja akademik atau capaian prestasi yang diraih. Untuk beasiswa kursus bahasa dan kebudayaan Italia durasi beasiswa berlangsung selama 3 bulan.

Persyaratan:
1.Aplikasi hanya bisa diajukan oleh mahasiswa asing yang tidak menetap di Italia dan oleh warganegara Italia yang tinggal di luar negeri (IRE) serta memenuhi syarat akademik yang diperlukan untuk mendaftar ke universitas/institut Italia
2. - Pelamar jenjang master, perguruan tinggi program Seni, Musik, dan Dance (AFAM), atau kursus bahasa dan kebudayaan Italia, usia tidak boleh lebih dari 28 tahun hingga deadline pendaftaran, kecuali perpanjangan (beasiswa).
   - Pelamar program PhD usia tidak boleh lebih dari 30 tahun hingga batas deadline, kecuali perpanjangan
   - Pelamar proyek riset di bawah asuhan akademik tidak boleh lebih dari 40 tahun hingga batas deadline.
3. Pelamar harus menyertakan sertifikat kemahiran dalam bahasa Italia. Syarat level minimum adalah B2 dalam Kerangka Acuan Umum Eropa untuk Bahasa (CEFR)

Bukti keterampilan bahasa Italia tidak diperlukan untuk perkuliahan yang menggunakan bahasa Inggris.

Baca juga » Beasiswa S1dan S2 di K'ARTS Korea

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Pemerintah Italia 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman Study in Italy. Anda bisa melengkapi formulir pendaftaran dan mengajukan aplikasi secara online. Teknisnya tertera di panduan. Batas pendaftaran adalah 30 Mei 2019

Aplikasi akan dinilai oleh komite yang ditunjuk oleh Kedutaan Italia di negara asal pelamar. Pihak kedutaan nantinya akan mengumumkan hasil seleksi serta para pemenang beasiswa.
5/03/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2019 – 2020 maupun 2020 – 2021. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program Talent Scouting Kemenristek Dikti untuk Dosen PTN/PTS

Kementerian Ristek Dikti kembali membuka Program Talent Scouting untuk para dosen perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) yang ingin melanjutkan studi S3 di luar negeri. Program Talent Scouting 2019 ini akan diselenggarakan selama tiga hari. Para peserta nantinya akan mendapatkan berbagai pembekalan, terutama terkait studi S3 yang berlangsung di luar negeri. Bimbingan yang diperoleh nanti di antaranya cara mencari dan mendapatkan perguruan tinggi di luar negeri, menyusun proposal penelitian, serta menambah wawasan mengenai teknik dan strategi mendapatkan beasiswa serta kiat sukses menempuh studi di luar negeri.

Peserta yang diterima di Program Talent Scouting Kemenristek Dikti akan mendapatkan tanggungan biaya penginapan serta konsumsi selama berlangsungnya kegiatan. Sementara, biaya lain seperti transportasi ditanggung sendiri oleh peserta.

Persyaratan:
1. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) bagi pendidik tetap PTN/PTS
2. Usia tidak lebih dari 47 tahun pada saat mendaftar program Talent Scouting
3. Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dengan nilai TOEFL minimal 550 atau IELTS minimal 5,5
4. Belum memiliki gelar atau tidak sedang melanjutkan studi jenjang doktor (S3)
5. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi di luar negeri (jika ada)
6. Memiliki draf proposal penelitian yang akan dibahas dan dievaluasi
7. Mendapatkan ijin tertulis untuk mengikuti program Talent Scouting dari pimpinan perguruan tinggi asal selama 3 (tiga) hari sesuai dengan jadwal yang akan ditentukan
8. Bersedia mengikuti pelatihan Talent Scouting selama 3 (tiga) hari

Simak juga » Program Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Permohonan pengajuan Program Talent Scouting 2019 dilakukan secara online di laman http://beasiswa.ristekdikti.go.id/talentscouting/ mulai 1 April s/d 30 April 2019.

Calon peserta yang memenuhi syarat akan diundang untuk mengikuti kegiatan Talent Scouting. Peserta dapat memantau pengumuman undangan Talent Scouting di laman http://sumberdaya.ristekdikti.go.id.

Peserta yang diundang dimohon dapat hadir tepat pada waktunya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dengan membawa:
1. Laptop
2. Surat tugas dari Pimpinan Perguruan Tinggi asal
3. Sertifikat bahasa Inggris (TOEFL ITP atau IELTS) yang memenuhi syarat dan masih berlaku
4. LoA dari Perguruan Tinggi di luar negeri (jika ada)
5. Draf proposal penelitian

Kontak:
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Jl. Raya Jenderal Sudirman, Pintu Satu, Senayan, Jakarta 10270
Telp. (021) 57946100 / fax (021) 57946052
4/27/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui International Grant Program 2019. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2019 – Okt 2020) atau dua tahun (Nov 2019 – Okt 2021). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 70 juta Yen (sekitar USD 670.000) yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, Korea Selatan, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multicultural Inclusion in Communities
B. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas menjangkau ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa negara sasaran.
4. Juga, perwakilan proyek harus memiliki alamat kontak di Jepang.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 15 April s/d 8 Juni 2019 waktu Jepang. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2019 dan diberitahukan melalui email pelamar.

Kontak:
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/22/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ke Jepang 2020 untuk Riset, S2, S3

Beasiswa Pemerintah Jepang satu ini resmi dibuka kembali. Program Research Student 2020. Memberikan kesempatan mengikuti riset di perguruan tinggi Jepang sekaligus membolehkan melamar ke program gelar (S2, S3) sewaktu menjalani research student.

Pilihan lainnya, pelamar juga dapat langsung masuk ke program gelar tanpa mengikuti tahapan research student, apabila telah mendapatkan izin dari profesor pembimbing di universitas bersangkutan. Nah, bila Anda telah menyelesaikan studi S1/S2 dan berencana melanjutkan pendidikan ke Negeri Sakura, Beasiswa ke Jepang 2020 untuk riset, S2, dan S3 ini layak Anda coba. Tertarik mengikuti? Silakan simak informasi lebih lanjut di bawah.

Beasiswa Pemerintah Jepang 2020 ini ditawarkan melalui Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Monbukagakusho/MEXT) dan dapat dilamar melalui Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Program Research Student menawarkan beasiswa penuh ke Jepang. Beasiswa mencakup 100 persen biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan 143.000 Yen per bulan (research students), ¥144.000/bulan (mahasiswa S2), dan ¥145.000/bulan (mahasiswa S3). Selain itu disediakan tiket pesawat PP Indonesia – Jepang, bebas biaya pengurusan visa, serta di beberapa universitas menyediakan asrama. Bagi universitas yang tidak menyediakan asrama, universitas dapat membantu mencarikan tempat tinggal jika dibutuhkan. Biaya dibayarkan dari tunjangan hidup yang diberikan.

Yang menarik juga, Beasiswa Pemerintah Jepang 2020 ini diberikan tanpa ikatan dinas. Ini akan memberikan keleluasaan bagi Anda setelah menyelesaikan program.

Persyaratan:
1. Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2020 (lahir pada atau setelah 2 April 1985).
2. Lulusan D4/ S1/ S2.
3. Memilih bidang studi yang berada pada rumpun ilmu yang sama dengan bidang studi di jenjang pendidikan sebelumnya.
4. Diutamakan IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
5. Melampirkan salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang, dengan skor diutamakan sbb:
   ● TOEFL-PBT/ITP minimal 570
   ● TOEFL-iBT minimal 80
   ● IELTS minimal 6.5
   ● TOEIC minimal 820
   ● Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level 2/ N2
   (TOEFL Like dan TOEFL Prediction tidak dapat digunakan. NAT-TEST tidak dapat digunakan. Sertifikat TOEFL/ TOEIC yang dapat digunakan untuk mendaftar adalah terbitan dari ETS.)
6. Sehat jasmani dan rohani. Pelamar tidak diperbolehkan dalam keadaan hamil selama proses seleksi berlangsung hingga keberangkatan ke Jepang bagi yang lolos seleksi.
7. Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum menguasai bahasa Jepang.
8. Memenuhi salah satu dari persyaratan akademik berikut (klik di sini –PDF)
9. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/ situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Terbaru Siap Daftar

Dokumen aplikasi:
1. Lembar print-out e-mail konfirmasi registrasi online, yang berisi nomor ujian pelamar
   (pelajari bagian PROSEDUR PENDAFTARAN poin 1-2).
2. Application Form 2020 (Unduh)
   Isi dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jepang
   ● Pasfoto berwarna
     Ukuran 3,5 x 4,5 cm. Formal. Latar polos, warna latar bebas. Jumlah 4 lembar
     Diambil 6 bulan terakhir.
     Tempel pasfoto pada kotak yang tersedia pada setiap application form, bukan di-print atau fotokopi.
3. Placement Preference Application Form 2020 (Unduh)
   Formulir diisi dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang.
4. Field of Study and Research Program Plan 2020 (Unduh)
   Formulir diisi dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Apabila kotak isian pada formulir tidak cukup, silakan gunakan lembar terpisah sebagai tambahannya.
5. Fotokopi Transkrip Nilai jenjang pendidikan terakhir yang dilegalisasi.
   Transkrip nilai harus dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang dan dilegalisasi/dicap basah asli oleh perguruan tinggi pelamar.
6. Fotokopi Ijazah jenjang pendidikan terakhir yang dilegalisasi atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
   Ijazah atau SKL harus dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang dan dilegalisasi/dicap basah asli oleh perguruan tinggi pelamar.
7. Surat rekomendasi dari rektor/dekan/ketua jurusan/dosen universitas jenjang pendidikan terakhir (salah satunya saja).
   Surat rekomendasi berisi mengenai pribadi pelamar dan ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Wajib dilampirkan bagi pelamar yang belum maupun sudah bekerja. Format bebas atau gunakan form yang telah tersedia (Unduh).
8. Surat rekomendasi dari atasan atau supervisor bagi yang sedang bekerja.
   Surat rekomendasi berisi mengenai pribadi pelamar dan ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Format bebas atau gunakan form yang telah tersedia (Unduh).
9. Abstrak penelitian/skripsi/tesis jenjang pendidikan terakhir.
   Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang.
10. Portofolio hasil karya atau rekaman bagi yang memilih bidang seni atau desain.
11. Fotokopi sertifikat/hasil nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/JLPT (lampirkan minimal satu jenis sertifikat).

Pendaftaran:
1. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan saja yang boleh mendaftar. Pelamar melakukan registrasi online terlebih dahulu melalui website berikut: register.beasiswamext.or.id
2. Setelah melakukan registrasi online, Anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silakan cetak e-mail tersebut dan harap menyimpan/mengingat “Nomor Ujian” yang Anda terima. Apabila dalam 5 menit Anda tidak menerima e-mail konfirmasi, silakan cek kotak spam pada e-mail Anda.
3. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan sebelumnya.
4.  Seluruh dokumen yang sudah dilengkapi dan disusun sesuai urutan dimasukkan ke dalam 1 amplop besar (ukuran bebas). Silakan tulis kode “Research Students 2020" beserta nomor ujian Anda pada kanan atas amplop.
5. Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:

    Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
    Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350

6. Tidak menerima berkas yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.
7. Berkas sudah harus tiba di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta paling lambat 6 Mei 2019 pukul 23.59 WIB
8. Hanya pelamar dengan dokumen lengkap dan diterima tidak melewati batas waktu yang akan diproses. Dokumen yang telah dikirim ke Kedutaan Besar Jepang tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.
9. Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami informasi pendaftaran ini, sepenuhnya menjadi tanggung jawab peserta.

Catatan:
1. Dokumen dibuat dalam kertas ukuran A4. Apabila tidak memungkinkan, silakan lipat dokumen tersebut menjadi seukuran A4.
2. Dokumen jangan di-steples, jangan dijilid, jangan dilubangi, cukup di-klip agar tidak tercecer, kecuali portofolio.
3. Dokumen dibuat sebanyak 4 bundel (1 bundel asli dan 3 bundel fotokopi) yang disusun sesuai urutan (poin 1 sampai 11).
4. Mohon untuk tidak melampirkan ijazah dan transkrip nilai yang asli. Khusus untuk kedua dokumen ini, yang dimaksud dengan asli yaitu fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi/dicap basah asli oleh perguruan tinggi.
5. Pelamar yang pendidikan terakhirnya adalah pendidikan profesi, mohon untuk melampirkan juga ijazah dan transkrip nilai pendidikan sarjananya.
6. Lengkapi seluruh dokumen yang diperlukan sesuai instruksi. Dokumen yang tidak sesuai instruksi tidak akan diproses.

Tahap seleksi:
I. Tahap Primary Screening
   1. Seleksi Dokumen.
      Pengumuman hasil seleksi dokumen akan ditampilkan di situs Kedutaan Besar Jepang dengan menampilkan “Nomor Ujian” pelamar pada tanggal 31 Mei 2019 (paling lambat pukul 23.59 WIB). Bagi yang lulus seleksi dokumen akan dipanggil untuk mengikuti seleksi ujian tulis.
   2. Ujian Tulis
      Pada tahap ini peserta akan menghadapi ujian bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar. Seluruh peserta yang dinyatakan lolos pada seleksi dokumen, wajib mengikuti ujian ini.
   3. Ujian Wawancara
      Bagi yang lulus seleksi ujian tulis akan dipanggil untuk mengikuti ujian wawancara di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Biaya transportasi dan akomodasi tidak ditanggung oleh Kedutaan Besar Jepang.

II. Tahap Secondary Screening
    1. Bagi yang lulus primary screening akan Kedutaan Besar Jepang rekomendasikan ke Monbukagakusho/MEXT. Berkas peserta akan bersaing dengan berkas peserta dari negara lain pada tahap ini.
    2. Peserta yang telah lulus sampai tahap ini akan diberikan surat keterangan lulus primary screening dan berkas yang telah dicap oleh Kedutaan Besar Jepang, sebagai persyaratan untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LOA) dari universitas di Jepang.
    3. Peserta yang lulus seleksi akhir (secondary screening) di Monbukagakusho/MEXT akan menjadi penerima beasiswa. Pengumuman final akan diumumkan pada Januari 2020.

Jadwal Seleksi:
▪ Masa Pendaftaran : 16 April - 6 Mei 2019
▪ Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 31 Mei 2019
▪ Ujian Tulis : 17 Juni 2019*
▪ Pengumuman Hasil Ujian Tulis : 12 Juli 2019*
▪ Ujian Wawancara : 22 - 26 Juli 2019*
▪ Pengumuman Hasil Ujian Wawancara : 31 Juli 2019*
▪ Pengumpulan 'Letter of Acceptance': Awal Agustus sampai akhir September 2019*
▪ Pengumuman Final dari MEXT : Januari 2020*
▪ Berangkat ke Jepang : Awal April/ akhir September/ Awal Oktober 2020
*Jadwal dapat berubah

Link pencarian universitas:
http://www.jpss.jp/en
http://www.jasso.go.jp/ryugaku/study_j/search/daigakukensaku.html
http://researchmap.jp/search

Kontak:
Kedutaan Besar Jepang
Jl. MH Thamrin no.24 Jakarta 10350
Email : beasiswa@dj.mofa.go.jp
Web: www.id.emb-japan.go.jp
Telp. (021) 3192-4308
4/21/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

How to Win Scholarship?

Beasiswa merupakan pemberian bantuan keuangan pada seseorang dalam menempuh pendidikan. Pada dasarnya, beasiswa tidak hanya untuk keperluan melanjutkan pendidikan tetapi dapat juga untuk keperluan riset/penelitian atau kursus singkat (short course). Beasiswa bisa diberikan mulai dari tingkatan sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Selain itu, beasiswa juga bisa diberikan untuk melanjutkan studi di dalam negeri maupun studi di luar negeri.

Sumber pendanaan beasiswa bisa berasal dari berbagai macam kalangan,  misalnya dari pemerintah, perusahaan swasta, perorangan, sekolah, universitas dan lain-lain.  Khusus untuk tingkat pendidikan tinggi, pemerintah telah membentuk lembaga yang mengurus beasiswa, yakni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Lembaga ini berada di bawah Kementerian Keuangan yang bertugas menyalurkan dana beasiswa bagi warga Indonesia yang berprestasi. Mereka yang mendapatkan beasiswa dari LPDP ini bisa melanjutkan studinya baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Begitu juga dengan beasiswa yang bersumber dari institusi luar negeri. Pemerintah negara sahabat biasanya memberikan beasiswa untuk warga Indonesia yang berminat  melanjutkan studi di negaranya. Begitu juga dengan universitas-universitas luar negeri  yang juga menyediakan beasiswa untuk calon mahasiswa  internasional. Tentunya, para pencari beasiswa dari Indonesia dapat pula mengajukan aplikasi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Perlu diperhatikan pula dengan persyaratan ketika kita mengajukan proposal beasiswa. Ada beasiswa yang diberikan secara cuma-cuma, ada juga beasiswa yang mensyaratkan ketentuan khusus misalnya ikatan dinas bagi pemenang beasiswa.

Masa Persiapan
Luruskan niat dan mantapkan impian besar Anda sehingga Anda mempunyai energi, motivasi, dan spirit dalam mendapatkan beasiswa. Tentunya, perhatikan juga nilai akademis dengan studi yang bersungguh-sungguh. Usahakan Anda untuk aktif di berbagai kegiatan sosial karena pemberi beasiswa akan lebih senang kepada kandidat yang telah berkontribusi secara sosial di masyarakat. Penguasaan bahasa asing perlu ditingkatkan sehingga mencapai skor yang dipersyaratkan. Tidak lupa untuk terus menerus menggali informasi mengenai beasiswa supaya Anda tidak ketinggalan informasi.

Masa Pendaftaran Beasiswa
Lengkapi dan sempurnakan persyaratan yang diperluakan, seperti  Curriculum Vitae (CV) terbaru, surat rekomendasi, motivation letter, proposal riset, formulir aplikasi dan lainnya. Saat ini, rata-rata pengajuan aplikasi beasiswa dilakukan secara online. Untuk itu, bacalah petunjuk pendaftaran dengan teliti.  Berdoalah  dan perbanyak  ibadah serta meminta doa restu dari orangtua agar cita-cita Anda terkabul.

Masa Pengumuman Beasiswa
Masa ini merupakan masa yang paling penting, apakah aplikasi beasiswa Anda diterima atau tidak. Jika diterima maka Anda dapat mengungkapkan rasa syukur karena perjuangan Anda telah dilalui dan baru memulai langah perjungan selanjutnya. Jika aplikasi Anda tidak diterima, jangan berkecil hati. Perbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki dan berusaha kembali di kesempatan yang lain.

Persaingan untuk mendapatkan beasiswa tentu tidaklah mudah. Namun demikian, bukan berarti kita tidak berpeluang untuk mendapatkannya. Dengan bekal dan persiapan yang matang serta mengetahui tips and tricks maka kita dapat memenangkan beasiswa. Kami siap membantu Anda untuk mewujudkan cita-cita mendapatkan beasiswa. Anda dapat membuka tautan ini https://bit.ly/2v6Tb5M  untuk menentukan jadwal konsultasinya.
4/16/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2/S3 di SIIT Thailand Full 2019 - 2020

Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT), Thammasat University, Thailand membuka kesempatan beasiswa S2 dan beasiswa S3 bagi mahasiswa internasional berprestasi. Total disediakan 40 beasiswa penuh melalui skema Graduate Scholarship Program for Excellent Foreign Students (EFS). Beasiswa ini selain menyediakan tanggungan biaya kuliah penuh, termasuk penelitian, juga tersedia biaya lain, di antaranya tunjangan hidup bulanan 10.500 Baht untuk program master dan 11.500 Baht untuk program doktor, kemudian tiket pesawat PP ke Thailand, asrama, biaya lain-lain seperti visa, pajak bandara, yang nilainya maksimal 10.000 Baht. Serta asuransi kesehatan dan kecelakaan selama periode beasiswa di Thailand.

Beasiswa S2 dan S3 di SIIT terbuka untuk bidang studi berikut:
• Biochemical Engineering/Biochemistry
• Chemical Engineering/Chemistri
• Civil Engineering
• Computer Engineering/Chemistri
• Civil Engineering
• Computer Engineering/Science
• Electrical Engineering
• Energy Technology/Management
• Engineering Management
• Environmental Engineering/Science/Technology/Management
• Industrial Engineering and Logistics Systems
• Informatin Technology
• Logistics and Supply Chain Systems Engineering
• Management Technology
• Materials Engineering/Science/Technology
• Mechanical Engineering

Persyaratan:
1. Bukan warganegara Thailand
2. Memiliki catatan akademik yang cemerlang (Masuk dalam ranking 20 persen terbaik di kelas)
3. Memenuhi persyaratan masuk di program pascasarjana SIIT 
(www.siit.tu.ac.th/grad_app)
4. Dua surat rekomendasi (Satu surat rekomendasi harus berasal dari pembimbing akademik)
5. Sehat dan memiliki perilaku yang baik
6. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Simak juga » Beasiswa Pemerintah Jepang Program S2 dan S3

Persyaratan Perpanjangan Beasiswa:
1. Mempertahankan IPK komulatif tidak kurang dari 3.25 tanpa ada nilai "F", "U", "NP", atau "W"
2. Membuat kemajuan disertasi master/doktor yang baik serta melaporkan perkembangannya setiap semester
3. Membantu dalam pekerjaan lembaga selama 30 jam per semester, fokus terutama pada penyiapan ujian selama 24 jam, pengawasan laboratorium atau bimbingan belajar selama 6 jam

Dokumen aplikasi:
1. Statement of purpose (sekurangnya satu halaman)
2. Curriculum vitae (CV) atau resume
3. Salinan transkrip akademik (Untuk master minimal IPK S1 2.75, untuk doktor minimal IPK S2 3.50)
4. Salinan sertifikat kemampuan bahasa Inggris
   - TOEFL (PBT 400+, atau CBT 97+, atau IBT 32+) atau
   - IELTS 4.5+ atau
   - TU-GET 400+ atau
   - TOEIC 500+
5. Dua (2) surat rekomendasi
6. Pasfoto terbaru (1 lembar ukuran 1x1.5 inch dalam bentuk jpeg.)
7. Salinan KTP/paspor
8. Makalah penelitian, publikasi, atau sertifikat (jika ada)

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan di atas. Bisa dalam format jpeg, jpg, atau PDF. Kemudian ajukan secara online di laman SIIT Admissions. Paling lambat 30 April 2019.

Pengumuman pemenang akan diberitahukan 20 Juni 2019 untuk studi yang dimulai Semester 1 2019 (Agustus 2019. Pertanyaan dapat disampaikan melalui email: admissions@siit.tu.ac.th dan website: www.siit.tu.ac.th. 
4/15/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BPPLN Kemenristek Dikti 2019 – 2020 Jenjang S3 di Luar Negeri

Program beasiswa pendidikan pascasarjana luar negeri (BPP-LN) kembali dibuka Kementerian Ristek Dikti tahun akademik 2019 – 2020. Seperti halnya beasiswa BPPDN, beasiswa BPPLN juga ditujukan bagi para dosen tetap baik PTN maupun PTS dalam naungan Kementerian Ristek Dikti. Bedanya beasiswa BPPLN khusus ditujukan untuk studi jenjang doktoral (S3) di luar negeri. Beasiswa BPPLN sendiri ditawarkan melalui Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti pada Kementerian Ristek Dikti.

Beasiswa BPPLN berlangsung selama 36 bulan dan dapat diperpanjang maksimum selama 2 semester. Adapun komponen beasiswa yang ditanggung BPPLN mencakup uang kuliah (tuition fee), biaya hidup, tunjangan biaya hidup untuk keluarga inti yang menyertai yang diberikan dari semester ketiga hingga keenam, tiket pp, biaya visa, dan asuransi kesehatan.

Selain itu disediakan juga biaya buku per semester, biaya kedatangan, biaya program khusus satu kali mengikuti seminar/konferensi di negara tujuan, bantuan biaya penulisan tugas akhir/tesis/disertasi, serta biaya pendaftaran ke universitas untuk negara-negara tertentu, seperti yang dalam letter of acceptance (LoA) atau letter of offer (LoO).

Simak juga » Daftar Beasiswa S3 Terbaru 2019 - 2020

Persyaratan:
a. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, adalah dosen yang:
   • Memiliki NIDN, atau
   • Memiliki NIDK
b. Dosen tetap PTN yang sudah mendapat ijin dari pemimpin perguruan tinggi yang bersangkutan, atau dosen tetap PTS yang sudah mendapat ijin dari Lembaga layanan Pendidikan Tinggi Wilayah masing-­‐masing;
c. Bagi dosen tetap yang melamar program pendidikan S3 harus telah memiliki gelar S2 atau yang setara;
d. Tidak bisa menggunakan BPPLN untuk mendapatkan gelar kedua dalam strata yang sama;
e. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi syarat pada butir “k”;
f. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
g. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
h. Mempunyai usulan penelitian (research proposal);
i. Untuk dosen tetap, umur pelamar tidak lebih dari 47 tahun ketika mendaftar BPPP-LN;
j. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/ atau dibimbing oleh promotor yang sama.
k. Memiliki Unconditional Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO).

Simak juga » Beasiswa BPPDN Kemenristek Dikti Dalam Negeri

Pendaftaran:
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (on-line), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti di http://beasiswa.ristekdikti.go.id/bppln. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata-sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem;
b. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasir;
c. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 73, atau IELTS minimal 6.0), atau TOEIC minimal 650, atau PTE (Pearson Test of English) minimal 50, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) atau memenuhi ketentuan pada butir “j”;
d. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana Bahasa pengantarnya bukan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5, atau TOEIC minimal 605, atau PTE minimal 42, yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
e. Untuk butir (c) dan (d), apabila perguruan tinggi luar negeri tujuan studi memiliki stadar dan syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE yang lebih tinggi, maka syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/PTE dari perguruan tinggi yang dituju yang berlaku;
f. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
g. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) bagi pelamar program S3. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 5;
h. Melampirkan bukti sah sebagai dosen tetap di lingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, berupa NIDN;
i. Melampirkan surat ijin melamar BPPLN dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah bagi dosen PTS;
j. Melampirkan Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) tak bersyarat dari perguruan tinggi tujuan studi;

Pendaftaran online Beasiswa BPPLN 2019 – 2020 dibuka hingga 30 April 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi, wawancara dan pelaksanaan lokakarya pra‐ keberangkatan dilakukan melalui laman resmi Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti (http://sumberdaya.ristekdikti.go.id). Sebelum melakukan pendaftaran, sebaiknya pelajari juga panduan beasiswa BPPLN yang tersedia di laman pendaftaran online beasiswa BPPLN di atas. Tertera juga daftar universitas beasiswa BPPLN 2019 serta format usulan penelitian yang diperlukan. Semoga berhasil!

Kontak:
Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti
Gedung D Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu,Senayan, Jakarta Pusat 10270
e: bpps@ristekdikti.go.id | blndikti@dikti.go.id
4/10/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BPPDN Kementerian Ristek Dikti 2019 – 2020 Studi S3 Dalam Negeri

Kementerian Ristek Dikti melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi kembali menawarkan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPPDN) tahun 2019 – 2020. Beasiswa studi S3 dalam negeri  ini ditujukan bagi para dosen tetap yang telah memiliki NIDN/NIDK baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di bawah naungan Kementerian Ristek Dikti.

Batas usia pelamar beasiswa BPPDN 2019 adalah 50 tahun terhitung pada tanggal 30 September di tahun pemberian beasiswa. Pelamar nantinya dapat memilih perguruan tinggi penyelenggaran BPPDN yang telah ditetapkan Kemenristekdikti tahun akademik 2019 – 2020. Ada puluhan perguruan tinggi yang bisa menjadi pilihan, terdiri dari PTN dan PTS. Yang menarik juga, tahun ini Kementerian Risktek Dikti menyediakan kuota beasiswa cukup banyak, yakni 1.000 kursi beasiswa BPPDN.

Seperti halnya sejumlah beasiswa penuh yang ditawarkan pemerintah, beasiswa BPPDN juga termasuk beasiswa full yang disediakan Kementerian Ristek Dikti bagi para dosen. Beasiswa yang diberikan di antaranya mencakup biaya hidup rata-rata per semester sebesar Rp 15 juta, kemudian biaya penelitian Rp 6 juta per semester, biaya buku Rp 3 juta per semester, serta biaya pendidikan dan biaya perjalanan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing kandidat.

Persyaratan:
1. Dosen tetap pada perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah maupun swasta di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang telah mempunyai NIDN/ NIDK;
2. Tidak sedang mendapatkan tugas tambahan sebagai Sekretaris Program Studi, Ketua Program Studi, Wakil/Pembantu Dekan, Dekan, Wakil/Pembantu Rektor, Rektor;
3. Memenuhi persyaratan Tugas Belajar yang ditetapkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009. Surat Keputusan Tugas Belajar (sebagaimana tercantum pada peraturan tersebut) harus diperolehnya maksimal satu tahun sejak diterima sebagai mahasiswa. Segala konsekuensi yang diakibatkan oleh tidak diurusnya SK Tugas Belajar tersebut menjadi tanggung jawab dosen yang bersangkutan dan perguruan tinggi/LL DIKTI yang mengirimnya.

Ketentuan bagi Calon Penerima BPP-DN:
1. Pelamar BPP-DN yang berasal dari perguruan tinggi negeri (PTN) harus mendapatkan persetujuan pimpinan perguruan tinggi/lembaga tempat bekerja, dan diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju.
2. Pelamar BPP-DN yang berasal dari perguruan tinggi swasta (PTS) harus memperoleh surat penugasan/ijin dari LL DIKTI (Contoh Surat Penugasan/Ijin dapat di lihat pada Lampiran 2).

Ketentuan khusus:
1. Pelamar BPP-DN hanya diperbolehkan melamar di satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara BPP-DN.
2. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang sudah bergelar doktor di bidang lain dengan pembiayaan melalui sumber pendanaan dari Kemenristekdikti.
3. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang sedang mendapatkan beasiswa yang bersumber dari dana Pemerintah Republik Indonesia.
4. Batas usia pelamar BPP-DN adalah 50 tahun terhitung pada tanggal 30 September di tahun pemberian beasiswa.
5. Persyaratan akademik mengikuti aturan dan ketentuan PPs Penyelenggara.
6. Jangka waktu pemberian BPP-DN adalah maksimum 36 bulan.
7. Setelah menyelesaikan studi, penerima BPP-DN diwajibkan untuk kembali mengabdi ke perguruan tinggi tempat bekerja selama 1n+1 tahun (n adalah lama masa menerima BPP-DN dalam satuan tahun) sesuai Permendiknas Nomor 48 Tahun 2009.
8. Penerima BPP-DN diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan akademik yang berlaku di PPs Penyelenggara dan/atau Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009 tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional.
9. Penerima BPP-DN yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dikenakan sanksi berupa pengembalian dana BPP-DN sebesar dua kali jumlah yang dikeluarkan oleh Pemerintah ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui mekanisme pengembalian yang berlaku (sesuaikan dengan pernyataan yang tertera di permendiknas).

Simak juga » Beasiswa Penelitian Dosen Ristekdikti ke AS dari Fulbright

Dokumen aplikasi:
1. Surat pernyataan penugasan mengikuti seleksi program pascasarjana untuk memperoleh dana beasiswa
2. Salinan (scan) ijasah S2
3. Salinan (scan) transkrip nilai S2
4. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain
5. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa BPPDN 2019 – 2020 Kementerian Ristek Dikti dilakukan secara online di laman: beasiswa.ristekdikti.go.id/bppdn

Silakan lengkapi formulir yang tersedia dan unggah juga dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Pendaftaran online saat ini sedang dibuka hingga 29 Mei 2019.

Sebelum mendaftar, silakan pelajari terlebih dahulu panduan beasiswa BPPDN yang tertera di laman tersebut, termasuk melihat daftar perguruan tinggi penyelenggaran BPPDN 2019 serta program doktor yang bisa dilamar. Di dalam panduan juga tertera juga contoh format surat pernyataan penugasan.

Selain mendaftar online di laman beasiswa BPPDN, pelamar juga harus mendaftarkan diri ke PPs penyelenggaran BPPDN dan memenuhi persyaratan masuk di perguruan tinggi tersebut. Selain itu, pelamar juga harus mengikuti proses seleksi masuk yang ditetapkan PPs bersangkutan.

PPs penyelenggara BPPDN akan menyampaikan hasil penetapan penerima beasiswa BPPDN 2019 kepada pelamar terpilih pada Agustus.
4/08/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di UCSI University, Malaysia (S2 dan S3)

Ini salah satu peluang beasiswa pascasarjana di universitas Malaysia. UCSI University Trust Graduate Scholarship. Beasiswa ini disediakan UCSI University bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3 di UCSI University.

Beasiswa ditawarkan dalam bentuk pembebasan biaya kuliah penuh atau paruhan. Bagi Anda yang mengambil program berbasis riset juga bisa mendapatkan tunjangan bulanan yang disediakan pihak universitas.

Beasiswa S2 dan S3 di UCSI University terbuka untuk sejumlah program studi yang bisa dilamar. Yakni:

Program berbasis kuliah:
• DBA (Doctor of Business Administration)
• MBA
• MBA (Blue Ocean Strategy)
• MBA Oil & Gas Management
• Master of Architecture
• Master of Arts and Design
• Master of Child Psychology
• Master of Clinical Pharmacy Practice
• Master of Science (Health Sciences)
• MSc in Actuarial Management Structure B & C
• MSc Logistics Management
• MSc inTechnopreneurship
• MSc Biotechnology
• MSc Biotechnology with Business Management
• MSc Food Science with Business Management
• MSc Nutrition with Management
• MSc (Healthy Aging, Medical Aesthetic and Regenerative Medicine)
• MSc Pharmaceutical Chemistry
• MScPharmaceutical Technology
• MMus in Performance Studies

Program berbasis riset:
• Industrial PhD in Engineering
• Doctor of Philosophy in Engineering
• Master of Philosophy in Engineering
• Doctor of Philosophy (Pharmaceutical Sciences)
• Doctorate of Philosophy (Science)
• Doctor of Philosophy (Business and Management)
• Doctor of Philosophy in Architecture
• MSc Applied Sciences, by Research

Persyaratan:
1. Pelamar bergelar sarjana - dengan predikat setidaknya 2nd upper class with honours atau setara (IPK 3.5/4.0), atau bergelar master dari universitas yang diakui
2. Aplikasi terbuka bagi warga Malaysia dan mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi pascasarajana penuh waktu di UCSI University
3. Aplikasi harus didukung dan direkomendasikan oleh fakultas serta pimpinan program yang bertanggungjawab untuk supervisi dan penilaian studi pascasarjana kandidat 

Simak juga » Beasiswa S2 Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan permohonan dengan melengkapi formulir aplikasi beasiswa UCSI University kemudian mengirimkan via email ke: scholarship@ucsiuniversitytrust.com

Selain cara di atas, formulir yang telah dilengkapi juga bisa dikirim melalui pos ke alamat:

UCSI University Trust
UCSI University Kuala Lumpur Campus
11th Floor, Block G, No.1, Jalan Menara Gading
UCSI Heights (Taman Connaught), 56000 Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia

Kandidat yang masuk daftar peringkat akan dihubungi via email/SMS untuk mengikuti seleksi wawancara sebelum keputusan pemberian beasiswa.

Pengajuan aplikasi paling lambat 19 Juli 2019 untuk perkuliahan yang dimulai September 2019.

Kontak:
UCSI University Trust
UCSI University Kuala Lumpur Campus
11th Floor, Block G, No.1, Jalan Menara Gading
UCSI Heights (Taman Connaught), 56000 Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia
Tel: +603 9101 8880 Email: scholarship@ucsiuniversitytrust.com
www.ucsiuniversity.edu.my
3/29/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC) 2019 Dibuka!

Kompetisi Maybank GO Ahead. Challenge 2019 kembali dibuka bagi peserta negara-negara ASEAN, plus China, Hong Kong, Inggris, dan Amerika Serikat. Total 20 negara yang warganya berkesempatan mengikuti MGAC 2019, termasuk Indonesia.

Maybank GO Ahead. Challenge (MGAC) merupakan kompetisi internasional yang menantang kecerdasan Anda, kreativitas, serta daya tahan dari beberapa tantangan yang diberikan. Selama kompetisi, kandidat akan menghadapi sejumlah kendala untuk menguji ketajaman bisnis, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan matematika, dan kapasitas untuk berpikir dan bekerja cepat pada lingkungan bertekanan tinggi.

Kegiatan kompetisi MGAC sendiri akan diselenggarakan mulai tingkat kampus dan nasional yang berlangsung selama sehari, kemudian para finalis akan mengikuti kompetisi tingkat global yang melibatkan peserta mancanegara yang berlangsung sekitar 7 s/d 10 hari.

Pelamar Maybank GO Ahead. Challenge bisa mendaftar secara tim (maks 5 orang) atau secara perorangan. Hadiah yang disediakan bagi peserta lolos final cukup fantastis. Untuk tim, juara satu sebesar USD 40.000 (± Rp 525 juta), juara dua USD 20.000 (± Rp 262,5 juta), dan juara tiga USD 10.000 (± Rp 131 juta). Sementara, untuk juara individu akan mendapatkan USD 1.000 (± Rp 13 juta) plus magang selama dua pekan di kantor Maybank dari seluruh dunia.

Tidak saja hadiah, para finalis juga berkesempatan untuk menjadi bagian dari Global Maybank Apprentice Programme (GMAP). Yakni program ekslusif selama dua tahun di mana peserta magang diberikan pengalaman belajar holistik sesuai dengan rotasi kerja dan bahkan tugas internasional untuk membiasakan mereka dengan kegiatan jaringan global Maybank. Program ini bertujuan mempercepat peserta memegang peran manajemen setelah lulus dari program ini.

Persyaratan:
Kompetisi Maybank GO Ahead. Challenge 2019 terbuka bagi mahasiswa aktif baik jenjang S1 maupun pascasarjana. Serta pelamar fresh graduate yang baru lulus maupun yang sudah bekerja dengan pengalaman kerja kurang dari 2 tahun. Pelamar dari semua latarbelakang program studi bisa mendaftar. Peserta bisa dari jenjang foundation, diploma, sarjana, master, hingga PhD.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1, S2, S3 2019 - 2020

Pendaftaran:
Pelamar harus melengkapi formulir aplikasi online yang disediakan oleh Maybank GO Ahead. Challenge di laman https://goaheadchallenge.com.my/

Peserta bisa mendaftar untuk perorangan atau tim secara online paling lambat 16 April 2019. Setelah mendaftar, silakan cek email. Peserta akan diberikan link untuk mengikuti proses penilaian online. Jika lolos seleksi online, peserta akan dihubungi kembali untuk mengikuti tahap selanjutnya, yakni kompetisi tingkat kampus (campus level).

Selanjutnya peserta yang lolos kompetisi MGAC tingkat kampus akan mengikuti kompetisi tingkat nasional (national level). Peserta akan bersaing dengan tim/individu terbaik dari seluruh peserta di negara masing-masing.

Terakhir, peserta yang lolos tingkat nasional akan beradu kembali di tingkat regional dari peserta negara lainnya. Grand final MGAC ini akan diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka yang lolos tahap ini akan mendapatkan hadiah seperti yang sudah disebutkan di atas. Bagaimana, Anda tertarik mencoba tantangannya?

Silakan mendaftar secepatnya sebelum deadline berakhir. Semoga berhasil!

Kontak:
MENARA Maybank
100, Jalan Tun Perak
Bukit Bintang, 50050
Kuala Lumpur
Phone: 03 – 20748696
Email: goahead.challenge@maybank.com.my
3/17/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya