PENDAFTARAN BEASISWA 2019 – BEASISWA 2020 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2018 – 2019 maupun 2019 – 2020. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.
5/01/2019 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kursus Singkat di Belanda 2019 - 2020

Beasiswa kursus singkat rutin ditawarkan Pemerintah Belanda bagi warganegara Indonesia yang ingin mengikuti kursus-kursus spesialis bertaraf internasional di Belanda. StuNed – Short Coures salah satunya. Beasiswa StuNed berdurasi 2 – 12 minggu ini diselenggarakan di perguruan tinggi di Belanda maupun pusat keahlian lainnya. Anda yang berminat bisa mengajukan beasiswa tersebut untuk kursus singkat yang bisa diambil di Belanda. Setelah lulus peserta akan memperoleh sertifikat atau diploma.

Salah satu yang menarik dari beasiswa StuNed adalah beasiswa diberikan penuh. Beasiswa meliputi uang kuliah, biaya hidup (uang bulanan), biaya perjalanan internasional dan lokal, serta biaya lain yang diperlukan untuk mendukung studi.

Berikut sebagian pilihan kursus singkat di Belanda berdasarkan area prioritas StuNed.

Transport, (Agro) logistic and Infrastructure
Water  Transport  and  Distribution;  Lost  Harvest  &  Wasted  Food - managing  the  crop  supply  chain  for increased  food  security;  Rural  entrepreneurship: Driving  innovation  in  Agri-food  value  chains;  Port Planning  and  Infrastructure  Design;  Urban  Drainage  and  Sewerage;  Management  of  Irrigation  Systems; International Port Seminar.

Security and Rule of Law

International Development Law; International Tax Law; Governance, Democratization and Public Policy; Sustainable Local Economic Development: Policies for Small and Medium Enterprise Development; Strengthening research capacity in post-conflict areas: Increase your impact through action-oriented research; Summer School on International Criminal Law

Agri-food and Horticulture
Organised  farmers  as  partners  in  agribusiness:  Optimising  the  performance  of  producers’  organisations; integrated pest management and food safety: The challenge of combining pesticideuse and ensuring safe food; Practical Management Course for horticulturists

International Trade, Finance, and Economics
The Law and Policy of the World Trade Organisation; Sustainable Local Economic Development: Policies for  Small  and  Medium  Enterprise  Development  (LED);  Effective  Partnership  Management;  Sustainable Tourism Management (SM); Financing Social Protection.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020 Jenjang S1, S2, S3

Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan fotokopi KTP atau paspor.
2. Diterima di salah satu program short course yang diselenggarakan di Belanda oleh institusi pendidikan tinggi Belanda
   dibuktikan dengan: Surat Penerimaan (letter of acceptance / admission letter) dari universitas di Belanda yang mencantumkan dengan jelas nama program studi, tanggal awal dan akhir program studi yang dipilih serta total biaya perkuliahan.
3. Pendidikan minimal S1/D4 dan dapat menunjukkan bukti prestasi akademik (IPK min. 2,75)
   dibuktikan dengan: transkrip dan ijazah yang dilegalisir dengan tanggal dan tahun kelulusan tercantum didalamnya.
4. Pengalaman kerja setelah lulus S1, minimal 2 tahun di institusi terakhir,
   dibuktikan dengan: fotokopi Surat Keputusan pengangkatan pegawai (SK) atau kontrak kerja.
5. Persetujuan dari institusi
   dibuktikan dengan: pernyataan resmi dari pimpinan institusi di atas materai yang menyatakan bahwa stafnya diizinkan untuk studi di Belanda. Pernyataan ini dituliskan di formulir StuNed.
6. Pernyataan bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa yang dituliskan di formulir StuNed
7. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik
   dibuktikan dengan hasil Internet Based Test (IBT) TOEFL dengan skor minimal 68, atau IELTS minimal 5.5. Masa berlaku hasil tes TOEFL/IELTS maksimal 2 tahun sejak tanggal tes.
8. Pelamar yang menyelesaikan studi di negara yang berbahasa Inggris atau lulus dari program internasional dibebaskan dari nilai TOEFL atau IELTS, selama lulus maksimum 2 tahun sebelum batas akhir pendaftaran beasiswa StuNed.
9. Sesuai dengan bidang prioritas Kerjasama Belanda-Indonesia
10. Menuliskan motivasi dan tujuan yang jelas untuk mengikuti short course, serta menjelaskan manfaat/dampak langsung dari program ini  bagi institusi  tempat pelamat bekerja maupun masyarakat luas
    dituangkan dalam motivation statement
11. Durasi program short course: 2 minggu – 12 minggu

Simak juga » Daftar Beasiswa Kuliah 2019 - 2020

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi
2. Salinan unconditional admission letter dari institusi pendidikan Belanda untuk kursus yang dilamar
3. Salinan skor tes TOEFL IBT minimum 68 atau IELTS minimum skor 5.5
4. Salinan SK untuk pegawai pemerintah atau ‘kontrak kerja’ untuk selainnya
5. Salinan ijazah dan transkrip Sarjana (S1/DIV) dilegalisir
6. Salinan sertifikat penghargaan atau prestasi, jika ada
7. Salinan abstrak publikasi, jika ada
8. Salinan KTP atau paspor
9. Motivation statement
10. Pasfoto warna terbaru (ukuran 3 x4)

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa kursus singkat StuNed 2019 - 2020 dilakukan secara online. Pelamar mendaftar melalui laman Neso Indonesia. Buat akun terlebih dahulu, kemudian isi formulir aplikasi dan unggah dokumen aplikasi yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran serta pengajuan aplikasi paling lambat 27 Januari 2019 untuk program studi yang dimulai antara April - Desember 2019.

Informasi pertanyaan bisa menghubungi email: stunedcontact@nesoindonesia.or.id atau telp. +62 21 5248 267 dan dapat dilihat di www.nesoindonesia.or.id. Semoga berhasil!
12/14/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Roberto Rocca – S3 di Luar Negeri 2019

Ada banyak tawaran beasiswa S3 di luar negeri yang terbuka bagi pelamar Indonesia. Mungkin Anda sudah mendengar atau bahkan pernah mencoba beasiswa S3 satu ini. Roberto Rocca Fellowships. Beasiswa ini disediakan Roberto Rocca Education Program untuk beberapa negara tertentu. Hanya tujuh negara pelamar yang bisa mendaftar. Yakni Indonesia, Argentina, Arab Saudi, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai.

Setiap tahun Beasiswa Roberto Rocca menyediakan 12 – 15 kursi untuk pemenangnya. Beasiswa diberikan untuk jangka waktu selama dua tahun yang bisa dipergunakan untuk biaya kuliah dan biaya hidup jenjang S3. Namun, Roberto Rocca Education Program memungkinkan bagi kandidat terpilih mendapatkan perpanjangan lagi untuk dua tahun berikutnya. 

Jumlah beasiswa yang diterima tergantung pada kebutuhan keuangan dari calon. Hanya saja beasiswa tidak mencakup semua biaya. Sehingga pelamar disarankan dapat mencari sumber pendanaan tambahan lain untuk menunjang semua keperluan biaya. 

Beasiswa Roberto Rocca terbuka bagi pelamar yang baru akan memulai studi gelar PhD di luar negeri atau saat ini sedang menjalani studi gelar PhD di negara yang bukan asal pelamar. Kandidat yang bisa mendaftar adalah mereka yang mengambil keahlian yang berhubungan dengan Metalurgi, Ilmu Material, Teknik Mesin, dan Teknik Perminyakan seperti diuraikan di bawah:
Metallurgy Engineering
› Carbon and stainless steels

Materials Engineering
› Paint coating for O&G and applications for flat steel
› Nanotechnology Mems applied to sensors for O&G
› Heat transfer
› Plastic deformation processes
› Composite materials
› Non-destructive tests Mechanical Engineering

Mechanical Engineering
› Industrial and electronic automation
› Mechanical design (for example, threads), including machining
› Automotive design
› Modeling

Petroleum Engineering, limited to the aspects of drilling, completion and non-conventional oil and gas production (excluding: geology and geophysics issues)

› Fluid flows analysis
› Pipeline technology
› Well completion and control
› Reservoir simulation
› Enhanced oil recovery processes
› Well logging
› Non-conventional oil production
› Secondary recovery
› String design
› Extreme service conditions (HT/HP)

Data Science
› Automation sensors. Internet of things. Big data and business analytics.
› Laser optics
› High level IT

Persyaratan: 
▪ Pelamar merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (Indonesia, Arab Saudi, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Uruguai). 
▪ Baru akan memulai program Master atau PhD di luar negara asal atau saat ini telah memulai program PhD tersebut di luar negeri
▪ Karyawan dari perusahaan sponsor (beasiswa) tidak memenuhi syarat
▪ Kandidat bebas menetapkan universitas di luar negeri, namun komite ilmiah program akan mempertimbangkan pilihan universitas dan program studi kandidat tersebut dalam evaluasi dan memilih penerima beasiswa. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa Roberto Rocca 2019 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Lengkapi formulir tersebut dan lampirkan juga CV pelamar maksimal 3 halaman beserta surat rekomendasi (diisi online oleh pemberi rekomendasi).

Kontak:
Roberto Rocca Education Program
Leandro N. Alem 1067 Ave, – 23rd Floor
(C1001ADA) Buenos Aires
Argentina
e: info@robertorocca.org
w: www.robertorocca.org
12/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag 2019

Program Beasiswa 5000 Doktor yang dicanangkan Kementerian Agama RI kembali dibuka untuk studi luar negeri 2019. Sebelumnya, Kemenag juga membuka beasiswa S3 dalam negeri di sejumlah perguruan tinggi tanah air. Sasaran beasiswa S3 Kemenag ini adalah para dosen maupun tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) lingkup Kemenag.

Dengan program beasiswa S3 luar negeri Kemenag tersebut, kandidat dapat melanjutkan studi doktoral ke universitas-universitas terbaik yang ada di luar negeri.

Beasiswa studi S3 luar negeri Kemenag terdiri dari dua skema, yaitu program reguler dan program kerjasama. Program Reguler Bantuan Studi S3 Luar negeri merupakan program bantuan yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada calon penerima bantuan untuk melanjutkan studi S3 di universitas-universitas luar negeri yang berkualitas. Pelamar diberi kesempatan untuk memilih universitasnya sendiri.

Sementara, Bantuan Studi S3 Luar negeri Program Kerjasama merupakan salah satu bentuk upaya akselerasi pengiriman tenaga pendidik dan kependidikan untuk studi S3 di perguruan tinggi luar negeri yang telah memiliki kerjasama dengan Kementerian Agama.

Perguruan Tinggi Partners dan Skema Kerjasama:

Program Kerjasama untuk Bantuan Studi S3 Luar negeri memiliki beberapa skema, yaitu:
1. Special Pathways Leading to PhD (SPL-PhD)
   University of Canberra
   University of Western Sydney
   Central Queensland University
2. MoRA-ATN Research and Innovation Scholarship (MoARIS)
3. MoRA-McGill Scholarship on Religion and Society
4. MoRA-Coventry Peace and Social Relations Studies
5. MoRA-France Scholarship on Applied Science and Technology (SAST)
6. MoRA-Leiden Scholarship on Religion and Society

Beasiswa yang diberikan Kemenag untuk program S3 luar negeri mencakup:
1. Biaya Program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia
2. Biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik
3. Biaya ujian IELTS® atau TOEFL® serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia (satu kali)
4. Biaya pendaftaran (admission fee)
5. Biaya kuliah (tuition fee)
6. Biaya hidup (living cost) selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun)
7. Biaya settlement (settlement allowance)
8. Asuransi kesehatan
9. Biaya buku (book allowance) tahun 1-3
10. Biaya tiket pulang pergi (return airfare)
11. Biaya visa
12. Biaya tunjangan keluarga (diberikan mulai tahun kedua selama maksimal 2 tahun)
13. Bantuan riset (satu kali)
14. Biaya mengikuti international conference sebagai pembicara.

Ketentuan Umum:
Program ini diperuntukkan bagi:
1. Dosen Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan Dosen pada Fakultas Agama Islam pada PTU
2. Tenaga Kependidikan Pegawai Negeri Sipil di PTKI
3. Pegawai Negeri Sipil pada Unit Eselon I Kementerian Agama pusat
4. Dosen Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI dan pada Fakultas Agama Islam pada PTU;
5. Tenaga Kependidikan Bukan Pegawai Negeri Sipil di PTKI;
6. Alumni S2 Universitas Luar Negeri pada Kajian Islam

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020 (S1, S2, S3)

Persyaratan Khusus:
Pendaftar Bantuan Studi S3 Luar Negeri, baik Program Reguler maupun Program Kerjasama, WAJIB melampirkan:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) dalam bahasa Inggris;
d. SK pertama dan SK terakhir asli yang teregalisir(dalam 1 file);
e. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 dalam bahasa Indonesia (atau bahasa asli dokumen) dan bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (sworn translator). Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya. Dokumen dilampirkan dalam 1 file;
g. Sertifikat tes bahasa asing dengan masa berlaku maksimal 2 tahun sejak diterbitkan oleh lembaga resmi dengan ketentuan:
   1) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Inggris, termasuk perguruan tinggi di Perancis yang tergabung dalam INSA (lihat program kerjasama SAST), diwajibkan melampirkan sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 500, atau TOEFL IBT® 61, atau TOEFL CBT® 173, atau TOEIC® 700, atau PTE® (Pearson Test of English) 38, atau IELTS™ 5.0.
   2) untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Arab, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Arab TOAFL dengan skor sekurang-kurangnya 450 atau yang setara DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   3) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa Perancis, diwajibkan melampirkan Sertifikat DELF B1 DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   4) Untuk pendaftar ke perguruan tinggi berbahasa asing lainnya, diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen DAN sertifikat Bahasa Inggris yaitu TOEFL ITP® 450, atau TOEFL IBT® 52, atau TOEFL CBT® 155, atau TOEIC® 625, atau PTE® (Pearson Test of English) 34, atau IELTS™ 4.5.
   5) Sertifikat bahasa Inggris yang dilampirkan adalah yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOEIC (https://www.ets.org/toeic) atau PTE (https://pearsonpte.com/). Panitia hanya menerima sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh penyelenggara tes tersebut di atas.
h. Pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
i. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
j. Pernyataan kebenaran dan keaslian dokumen, download surat pernyatan;
k. Rencana Penelitian (proposal) disertasi (maksimal 5 halaman) dalam Bahasa Inggris atau bahasa lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
l. Bukti korespondensi dengan calon pembimbing (supervisor) di tempat tujuan studi, download contoh format korespondensi;
m. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan (bila ada)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa S3 Luar Negeri Kemenag untuk Studi 2019 dilakukan secara online di laman scholarship.kemenag.go.id

Anda dapat mengunduh terlebih dahulu template maupun format dari dokumen aplikasi yang diminta. Selanjutnya silakan buka laman Registrasi untuk membuat akun. Sebelum nantinya dapat mengunggah dokumen aplikasi yang diminta di persyaratan khusus.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 10 Juli s/d 30 Desember 2018.

Seleksi:
Ada dua tahapan seleksi, yaitu seleksi Tahap I dan seleksi Tahap II. Seleksi tahap I merupakan seleksi administrasi di mana kelengkapan dokumen dari pendaftar akan direview kesesuaian serta keasliannya. Bagi pendaftar yang telah memenuhi syarat administrasi, akan masuk ke dalam seleksi tahap II. Pada tahap ini, calon penerima beasiswa akan melalui tes yang terdiri dari penulisan esai, wawancara, tes bahasa, TPA dan psikotes. Bagi mereka yang lulus pada seleksi tahap II (sebagai awardee), akan diikutsertakan ke dalam program Persiapan Bahasa Asing dan Akademik – Language and Academic Preparation (LAP) Program.

Kontak:
T: +62 812 8781 3031
W: scholarship.kemenag.go.id
E: morascholarship@gmail.com
11/29/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa OTS 2019 – 2020 ke Belanda

Peluang baik ini kembali dibuka bagi Anda yang bercita-cita melanjutkan studi ke Belanda. Orange Tulip Scholarship (OTS) 2019 – 2020. Beasiswa OTS dikhususkan bagi warganegara Indonesia yang berminat melanjutkan kuliah, baik jenjang foundation, bachelor, atau master di universitas-universitas Belanda. Beasiswa OTS didukung oleh institusi pendidikan tinggi Belanda, perusahaan Belanda, dan Pemerintah Indonesia yang tergabung sebagai sponsor. 

Cukup banyak perguruan tinggi maupun universitas Belanda yang berpartisipasi dalam skema beasiswa ini. Misalnya Radboud University, Tilburg University, Rotterdam School of Management, Erasmus University, Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS), Erasmus University Rotterdam, Maastricht School of Management, Tio University of Applied Sciences, University of Amsterdam, dll.

Khusus Beasiswa OTS 2019 – 2020, universitas yang ikut serta akan terus bertambah. Peluang itu tentunya sangat menguntungkan pelamar karena membuka kesempatan lebih besar untuk memperoleh beasiswa ke Belanda. 

Beasiswa OTS disediakan dalam bentuk pengurangan dari biaya studi (parsial) hingga potongan biaya kuliah keseluruhan (full). Selain biaya studi, ada juga yang menyediakan hingga biaya visa dan biaya asuransi. Nominal beasiswa ini berbeda-beda tergantung universitas / sponsor yang menawarkan.

Misalnya pada program master di Radboud University, beasiswa berupa potongan biaya studi antara € 10,130 - € 11,305. Setelah potongan beasiswa, mahasiswa hanya perlu membayarkan biaya studi € 2,078. Selain itu, biaya visa dan biaya asuransi ditanggung universitas, actual cost.Selain itu mereka juga menyediakan biaya visa dan biaya asuransi sebesar biaya sebenarnya (actual cost). 

Atau misalnya beasiswa program master di Maastricht School of Management untuk program Master of Business Administration (MBA). Beasiswa berupa potongan 60% biaya studi dan 80% biaya studi yang nilainya € 18.600 dan € 24.800. Begitu pun dengan beasiswa lain yang bisa dicek sendiri di masing-masing universitas yang berpartisipasi. 

Persyaratan umum: 
› Warga Negara Indonesia
› Tidak sedang menempuh studi pendidikan di Belanda atau bekerja di Belanda
› Saat ini sedang menjalani proses pendaftaran atau sudah diterima di salah satu universitas di Belanda peserta OTS
 › Memenuhi syarat-syarat khusus yang dibutuhkan oleh skema Orange Tulip Scholarship yang didaftarkan. 
Dokumen aplikasi: 
Masing-masing universitas memiliki persyaratan khusus dan juga dokumen aplikasi yang berbeda untuk beasiswa. Pelamar bisa memeriksanya melalui laman Neso Indonesia. Dua di antara dokumen aplikasi yang diminta adalah:

› Formulir OTS (Unduh)
› Bukti telah memulai pendaftaran / telah diterima di institusi atau universitas tujuan

Selain itu ada yang meminta CV (dalam bahasa Inggris) dan Surat Rekomendasi. Silakan dilengkapi sesuai permintaan masing-masing universitas tujuan. 

Pendaftaran: 
Pendaftaran dan pengajuan Beasiswa OTS 2019 - 2020 dimulai November 2018 sampai 1 April 2019.
Namun, beberapa skema menerapkan deadline berbeda. Pelamar bisa mengeceknya melalui laman Neso Indonesia.

Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan dalam bentuk soft copy (Word atau PDF). 

Dokumen yang telah disiapkan dalam bentuk soft copy dikirim via email ke: ots@nesoindonesia.or.id (maksimum 20 MB). 

Perlu diingat, pendaftaran beasiswa dan ke universitas adalah terpisah. Sebelum mengajukan beasiswa OTS, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang dituju berdasarkan skema yang ditawarkan. Setelah adanya bukti telah memulai pendaftaran (konfirmasi email/online) atau telah memiliki LoA, baru pelamar diperkenankan mendaftar beasiswa.

Kontak:
Nuffic Neso Indonesia
Jalan H. R. Rasuna Said Kav. S-3
Jakarta 12950
Indonesia
t. +62 (21) 5248 267
e. ots@nesoindonesia.or.id
w. www.nesoindonesia.or.id
11/24/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Utrecht University, Belanda

Beasiswa satu ini mungkin bisa mewujudkan impian Anda untuk melanjutkan studi S2 di Belanda. Utrecht Excellence Scholarships. Beasiswa ini disediakan khusus Utrecht University bagi mahasiswa internasional yang berasal dari luar Uni Eropa (EU) atau Kawasan Ekonomi Eropa (EEA). Nah, bagi Anda yang ingin mencoba beasiswa di Utrecht University ini, berikut beberapa gambaran dari beasiswa tersebut. 

Utrecht Excellence Scholarships merupakan beasiswa prestasi yang salah satu pertimbangan utamanya adalah capaian akademik yang diraih sebelumnya. Beasiswa ditawarkan dalam bentuk tanggungan biaya kuliah saja atau biaya kuliah plus tunjangan hidup per tahun sebesar 11.000 Euro. Jika terpilih, pelamar bisa menggunakan beasiswa tersebut untuk studi gelar master berdurasi 1 atau 2 tahun sesuai pilihan program. Untuk tahun akademik 2019 – 2020, sekitar 20 - 25 kuota beasiswa disediakan yang dibagi di enam sekolah pascasarjana di Utrecht University. 

Meski tidak menanggung semuanya, beasiswa tersebut sudah bisa menekan biaya studi di Belanda secara signifikan, terutama biaya kuliah dan biaya hidup.

Program pascasarjana di Utrecht University:
1. Graduate School of Geosciences
2. Graduate School of Humanities
3. Graduate School of Law, Economics and Governance
4. Graduate School of Life Sciences
5. Graduate School of Natural Sciences
6. Graduate School of Social and Behavioural Sciences

Tidak semua program studi berpartisipasi untuk Utrecht Excellence Scholarships. Karena itu, pelamar dapat mengeceknya di www.uu.nl/masters > master’s programme > Tuition fees and financial support. Lihat apakah Utrecht Excellence Scholarships ditawarkan di program tersebut.

Persyaratan: 
1. Merupakan lulusan 10 persen terbaik di kelas 
2. Memegang paspor non Uni Eropa/EEA dan tidak memenuhi syarat untuk dukungan sistem pinjaman dan hibah studi Belanda 
3. Menyelesaikan sarjana di luar Belanda 
4. Mendaftar untuk program master internasional yang dimulai 1 September 2019

Dokumen aplikasi: 
1. Bukti lulusan 10 persen terbaik di kelas (keterangan resmi dari universitas yang menyatakan Anda memang merupakan lulusan 10 persen terbaik di kelas), seperti surat keterangan yang ditandatangani dan dicap oleh universitas, surat referensi, sertifikat peringkat kelas, dll.

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru di Belanda

Pendaftaran: 
Setelah mengajukan aplikasi untuk program master di Utrecht University, pelamar non Uni Eropa/EEA akan memiliki opsi untuk mengajukan aplikasi beasiswa Utrecht Excellence Scholarship. Opsi aplikasi beasiswa ini tersedia mulai pertengahan November 2017 untuk studi tahun akademik 2018 - 2019.

Unggah dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas pada opsi aplikasi beasiswa tersebut. Perlu dipahami, beasiswa berlaku untuk program master yang dimulai 1 September 2019. Sementara, program yang mulai berjalan pada Februari tidak memenuhi syarat untuk beasiswa S2. Pengajuan beasiswa di Utrecht University sudah harus dilakukan sebelum 1 Februari 2019. Beberapa program mungkin menetapkan deadline sebelum 1 Desember 2018. Sehingga harus dilihat di program yang ingin dilamar.

Aplikasi untuk beasiswa hanya akan diproses jika Anda telah mengajukan aplikasi ke program master. Pelamar akan diinformasikan mengenai hasil dari seleksi beasiswa setelah mendapatkan keputusan kelulusan di program master.

Beberapa kriteria seleksi di antaranya keunggulan akademik dan hasil kualifikasi sebelumnya, kualitas dan relevansi dari surat motivasi untuk program master, serta kualitas aplikasi untuk program master itu sendiri. Semoga berhasil!
10/31/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MSc di Delf University of Technology

Universitas Belanda satu ini- Delf University of Technology- menawarkan 3 beasiswa program MSc di tiap fakultas bagi mahasiswa asing yang diterima di kampus mereka. Beasiswa tersebut berupa beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan €950, serta satu kali biaya perjalanan. Selain itu, kandidat penerima beasiswa juga akan mengikuti kegiatan pengembangan diri, workshop dan seminar.

Skema beasiswa ini disediakan Justus & Louise Van Effen Scholarships. Program beasiswa master yang didanai oleh yayasan Justus & Van Effen. Setiap tahun ditawarkan bagi mahasiswa internasional berprestasi yang mengambil program master di Delf University of Technology.

Pelamar yang diterima di program MSc Delf University of Technology akan langsung dipertimbangkan untuk memperoleh beasiswa. Setiap fakultas akan memilih dua orang kandidat terbaik untuk dianugerahi beasiswa tersebut. Jadi, pelamar hanya perlu mendaftarkan diri ke program MSc universitas, tanpa perlu mengajukan aplikasi beasiswa secara terpisah.

Persyaratan:
1. Bergelar sarjana atau bukti yang menunjukkan sedang dalam proses menyelesaikan gelar
2. IPK 3.0/4 atau lebih
3. Mahir berbahasa Inggris. Minimum iBT TOEFL 90 atau IELTS 6.5
4. Membayar biaya pendaftaran kuliah €1205.
5. Memiliki hasil tes GRE untuk mengambil program berikut:
   - Aerospace Engineering
   - Computer Science
   - Embedded Systems
   - Computer Engineering

Simak juga » Beasiswa Endeavour Pemerintah Australia S2, S3, Training

Dokumen yang diperlukan:
1. Fotokopi ijazah sarjana yang telah dilegalisir. Lampirkan juga terjemahan resmi jika tidak menggunakan bahasa Inggris, Prancis, Jerman, atau Belanda.
2. Fotokopi transkrip sarjana yang telah dilegalisir. Lampirkan juga terjemahan resmi jika tidak menggnakan bahasa Inggris, Prancis, Jerman, atau Belanda.
3. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL atau IELTS)
4. Essai dalam bahasa Inggris sekitar 1.000-1.500 kata. Lihat cara menulis essai beasiswa
5. Dua surat rekomendasi dalam bahasa Inggris
6. Curriculum Vitae
7. Fotokopi paspor
8. Bukti pembayaran biaya aplikasi (€120)
9. Bagi pelamar Architecture Urbanism & Building Sciences, Design for Interaction, Integrated Product Design, dan Strategic Product Design diminta untuk mengunggah portofolio digital.
10. Formulir aplikasi beasiswa (unduh)

Pendaftaran:
Pelamar diminta mendaftar secara online ke salah satu program MSc Delf University of Technology dengan menyertakan dokumen aplikasi yang diminta di atas. Bersamaan dengan itu unggah juga formulir aplikasi beasiswa.

Aplikasi Anda sudah harus diterima paling lambat 1 Desember 2018 untuk perkuliahan yang dimulai 2019. Hanya kandidat terpilih yang akan mendapatkan informasi hasil seleksi beasiswa pada Maret 2019. Beasiswa master di Delf University of Tehnology ini dibuka setiap tahun sesuai jadwal penerimaan mahasiswa. Anda juga dapat mengikut untuk periode berikutnya. Pertanyaan bisa disampaikan via email: contactcentre-esa@tudelft.nl
10/18/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa University of Twente Program MSc

University of Twente Scholarship (UTS). Beasiswa tersebut ditujukan bagi pelamar internasional yang ingin mengambil studi S2 program gelar MSc berbagai jurusan di University of Twente. Universitas di Belanda ini menyediakan sekitar 50 beasiswa S2 selama setahun dengan nilai € 3.000 -  € 25.000. Beasiswa tersebut bisa digunakan untuk mengambil program MSc dengan durasi setahun atau dua tahun.

Manfaat lainnya, menghadiri pembukaan tahun akademik bersama-sama dengan tamu VIP universitas, menjadi salah satu mahasiswa universitas paling menjanjikan, serta kesempatan eksklusif untuk ambil bagian dari tiga program penghargaan, yaitu Research honours, Design honours, atau Change leaders.

Khusus untuk studi selama dua tahun, ada kriteria tambahan untuk memperpanjang beasiswa UTS di tahun kedua.

Kriteria tersebut di antaranya memperoleh nilai rata-rata 7 (dari 10) pada akhir kwartil ketiga di tahun pertama, mengambil setidaknya 50 persen European Credits di akhir kwartil ketiga tahun pertama, serta telah mengambil 90 persen European Credits sebelum dimulainya program tahun kedua.

Program master:
• Applied Mathematics
• Applied Physics
• Biomedical Engineering
• Business Administration
• Business Information Technology
• Chemical Engineering
• Civil Engineering and Management
• Communication Studies
• Computer Science
• Construction Management and Engineering
• Educational Science and Technology
• Electrical Engineering
• Embedded Systems
• European Studies
• Health Sciences
• Human Media Interaction
• Industrial Design Engineering
• Industrial Engineering and Management
• Internet Science & Technology
• Environmental and Energy Management
• Mechanical Engineering
• Nanotechnology
• Philosophy of Science, Technology and Society
• Public Administration
• Science Education and Communication
• Sustainable Energy Technology
• Systems and Control

Simak juga » Beasiswa S2, S3, Riset, dan Training di Australia

Persyaratan:
1. Pendaftaran untuk beasiswa UT prosedurnya terpisah dari aplikasi masuk kuliah di University of Twente. Terlepas dari pendanaan, Anda harus mendapatkan admission letter terlebih dahulu.
2. Anda telah diterima (sementara) di salah satu program Master UT yang memenuhi syarat mulai tahun akademik 2019/2020 (September). Harap dicatat: Setelah menyelesaikan aplikasi Anda, mungkin diperlukan waktu hingga 8 minggu sebelum Anda menerima hasilnya.
3. Anda harus memiliki studentnumber
4. Anda belum lulus dari program pascasarjana UT
4. Memenuhi syarat untuk memperoleh visa masuk ke Belanda (jika ada)
5. Mematuhi persyaratan umum kemampuan bahasa Inggris, IELTS 6.5 atau iBT TOEFL 90.
6. Anda tidak memenuhi syarat untuk pinjaman studi Belanda
7. Beasiswa Universitas Twente adalah beasiswa untuk mahasiswa terbaik. Biasanya ini berarti Anda termasuk yang terbaik 5 hingga 10 persen di kelas

Pendaftaran:
Sebelum mengajukan beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke salah satu program master di University of Twente (tertera di atas). Batas akhir pendaftaran ke universitas adalah 1 Mei 2019 untuk perkuliahan yang dimulai September 2019. Dan deadline berikutnya 1 Oktober 2019 untuk perkuliahan yang dimulai Februari 2020. Setelah diterima sementara dengan memperoleh conditional admission letter, Anda selanjutnya dapat mendaftar ke program beasiswa dengan menggunakan student number yang telah diperoleh.

Pendaftaran beasiswa UTS 2019 dibuka secara online di laman UTS. Pendaftaran beasiswa untuk periode pertama dibuka mulai 15 Oktober 2018 - 1 Februari 2019 untuk perkuliahan September 2019.

Selanjutnya pendaftaran beasiswa University of Twente periode kedua dibuka mulai 1 Februari 2019 - 1 Mei 2019 untuk perkuliahan yang dimulai September 2019.

Kontak:
Study Information Centre
Telephone: +31 (0)53 4895489

University of Twente
Drienerlolaan 5
7522 NB Enschede
t: +31 (0)53 489 9111
e: study@utwente.nl
10/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 2019 - 2020 di Radboud University

Skema beasiswa S2 ini ditawarkan tiap tahun Radboud University, Nijmegen, Belanda. Radboud Scholarship Programme. Beasiswa master tersebut terbuka bagi pelajar internasional, kecuali warganegara Kawasan Ekonomi Eropa (EEA). Setiap tahun sekitar 30 beasiswa akan diberikan bagi kandidat terpilih.

Beasiswa yang diperoleh nantinya dalam bentuk bantuan biaya kuliah parsial. Maksudnya, Anda hanya dikenakan biaya kuliah dalam jumlah kecil dari semestinya yang harus dibayarkan. Sebagai contoh, penerima beasiswa 2019/2020 hanya membayar € 2.078, dari semestinya yang dibayar € 11.466 atau € 12.640. Yang menarik, selain bantuan biaya kuliah, penerima beasiswa juga akan memperoleh biaya visa, izin tinggal, asuransi kesehatan, dan asuransi liabilitas. Sementara, biaya hidup ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa.

Buat Anda yang mengejar beasiswa S2 2019-2020, tawaran Radboud University ini mungkin patut dipertimbangkan. Penilaian utamanya adalah prestasi akademik dan motivasi yang tinggi untuk meraih gelar master di Radboud University.

Program studi yang ditawarkan:
▪ Historical, Literary and Cultural Studies > Faculty of Arts
▪ Language and Communication > Faculty of Arts
▪ International and European Law > Faculty of Law
▪ Biomedical Sciences > Faculty of Medical Sciences
▪ Molecular Mechanisms of Disease > Faculty of Medical Sciences
▪ Philosophy > Faculty of Philosophy, Theology & Religious Studies
▪ Biology > Faculty of Science
▪ Chemistry > Faculty of Science
▪ Computing Science > Faculty of Science

▪ Mathematics > Faculty of Science
▪ Medical Biology > Faculty of Science
▪ Molecular Life Sciences > Faculty of Science
▪ Physics & Astronomy > Faculty of Science
▪ Science > Faculty of Science

▪ Artificial Intelligence > Faculty of Social Sciences
▪ Behavioural Science > Faculty of Social Sciences
▪ Cognitive Neuroscience > Faculty of Social Sciences

▪ Social and Cultural Science > Faculty of Social Sciences

Simak juga » Beasiswa OTS Jenjang Foundation, S1, dan S2 di Belanda

Persyaratan:
1. Memegang paspor non EU/EEA (Uni Eropa/Kawasan Ekonomi Eropa)  
2. Meraih gelar sarjana di luar Belanda dan belum pernah meraih gelar di Belanda, serta tidak memperoleh pendidikan di Belanda sebelumnya
3. Memiliki kemampuan berbahasa yang tinggi
4. Diterima sepenuhnya pada program kuliah master (berbahasa pengantar Inggris) yang dimulai 1 September 2019 sebagaimana tercantum dalam surat resmi penerimaan (LoA).
5. Mampu memenuhi persyaratan untuk mendapatkan visa di Belanda
6. Terdaftar di Radboud University sebagai mahasiswa penuh waktu untuk tahun akademik dan program master yang disediakan beasiswa.

Kriteria seleksi:
1. Bakat: Pelamar harus memiliki hasil studi luar biasa pada bidang saat ini
2. Diharapkan dapat menjadi mahasiswa menjanjikan di bidang studi yang dilamar
3. Terbukti memiliki kualitas akademik dan hasil pendidikan yang baik dari pendidikan sebelumnya, misalnya melalui nilai, hasil skor, dan publikasi.
4. Kualitas rekomendasi dari dua surat rekomendasi
5. Motivasi: Berdasarkan surat motivasi Anda.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa terintegrasi dengan pendaftaran ke universitas. Tidak ada prosedur terpisah. Saat mendaftar secara online, pelamar hanya perlu menjelaskan di aplikasi pendaftaran online bahwa Anda ingin mengajukan permohonan Radboud Scholarship Programme. Anda kemudian akan diminta untuk mengunggah tiga dokumen tambahan, yakni dua surat rekomendasi dan satu curriculum vitae.

Pelamar sudah harus mendaftar secara online sebelum 1 Maret 2019. Pihak fakultas akan menyeleksi penerima beasiswa dan memberi tahu pemenangnya melalui International Office sebelum pertengahan Mei 2019. Informasi lanjut mengenai beasiswa S2 2019 - 2020 di Radboud University bisa ditanyakan melalui email: rsp@io.ru.nl. Semoga berhasil!
10/02/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MSc di Delft University of Technology, Belanda

Ada banyak pilihan beasiswa di Belanda. Salah satunya ditawarkan Delft University of Technology. TU Delf Excellence Scholarships. Beasiswa ini bertujuan untuk mendanai mahasiswa-mahasiswa internasional berprestasi yang ingin mengambil program MSc di TU Delft.

Beasiswa MSc di Delft University of Technology disediakan penuh maupun parohan selama dua tahun. Nilai beasiswa sebesar €25.000 per tahun yang meliputi tanggungan biaya kuliah serta biaya hidup bulanan. Bagi Anda yang ingin melanjutkan studi S2 di Belanda, beasiswa ini sepertinya patut dipertimbangkan.

Sekitar 9 kursi beasiswa ditujukan bagi mahasiswa internasional untuk studi di sejumlah fakultas Delft University of Technology, di antaranya Aerospace Engineering, Applied Sciences, Civil Engineering & Geosciences, Electrical Engineering, Mathematics and Computer Science, Mechanical, Maritime and Materials Engineering, dan Technology, Policy and Management.


Persyaratan:
▪ Pelamar merupakan mahasiswa internasional berprestasi yang diterima (kondisional) di salah satu program MSc di Deflt University of Technology.
▪ Memiliki IPK dengan nilai 80 persen atau lebih tinggi dari skala maksimum (setara 3.0/4.0) 
▪ Memperoleh gelar sarjana dari salah satu universitas yang diakui secara internasional

Simak juga » Beasiswa OTS Belanda 2019 - 2020 Studi S1, S2

Dokumen aplikasi: 
Formulir aplikasi (tersedia mulai 1 Oktober 2018)
▪ Ijazah dan transkrip akademik asli atau salinan yang telah dilegalisir. Jika dokumen ditulis selain dengan bahasa Inggris, Prancis, Jerman, atau Belanda, maka sertakan juga terjemahan resminya ke salah satu bahasa tersebut.
▪ Sertifikat keahlian bahasa Inggris
   › TOEFL iBT minimum 90 atau
   › IELTS minimum 6.5
▪ Essay relevan dan jelas yang ditulis dalam bahasa Inggris (1.000 – 1.500 kata)
▪ Dua surat referensi dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, atau Belanda
   › Satu dari profesor atau asisten profesor
   › Satu dari atasan/pimpinan, jika telah memiliki pengalaman kerja
▪ Curriculum vitae (dalam bahasa Inggris)
▪ Fotokopi halaman paspor yang memuat nama, tempat dan tanggal lahir, serta tanggal masa berlaku paspor
▪ Dokumen bukti pembayaran biaya aplikasi (€ 120) berupa formulir pembayaran kartu kredit atau salinan transfer bank
▪ Bagi pelamar Architecture Urbanism & Building Sciences, Design for Interaction, Integrated Product Design, dan Strategic Product Design diminta mengunggah portofolio digital berdasarkan ketentuan yang ditetapkan
▪ Hasil tes GRE untuk program MSc berikut:
  - Aerospace Engineering
  - Computer Science
  - Embedded Systems
  - Computer Engineering

Pendaftaran:
Pelamar hanya perlu mendaftar ke program MSc di Delft University of Technology serta menggunggah formulir aplikasi beserta dokumen aplikasi yang diminta. Pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi terpisah untuk beasiswa. Jika pelamar diterima di program tersebut (conditionally), maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk memperoleh beasiswa. Yang perlu diperhatikan, pelamar sudah harus mengajukan aplikasi sebelum 1 Desember 2018 untuk periode studi 2018 - 2020.

Kandidat yang berhasil memperoleh beasiswa akan diberitahu oleh pihak TU Delft melalui email pada awal Maret 2019. Semoga berhasil!
9/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Holland Scholarship, Beasiswa S1 - S2 ke Belanda

Baru-baru ini ada skema beasiswa lain yang ditawarkan Pemerintah Belanda yang tidak saja ditujukan bagi warganegara lokal, tapi juga mancanegara (di luar Kawasan Ekonomi Eropa). Holland Scholarship. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk studi S1 atau S2 di universitas-universitas Belanda.

Beasiswa Holland dibiayai oleh Kementerian Pendidikan, Budaya dan Ilmu Pengetahuan Belanda bekerja sama dengan universitas riset dan universitas ilmu terapan Belanda. Pemenangnya akan memperoleh beasiswa senilai 5.000 Euro pada tahun pertama studi. Meski bukan beasiswa penuh dan berbeda dengan beasiswa StuNed, OTS, atau NFP, beasiswa Holland cukup membantu meringankan biaya studi yang harus dikeluarkan.

Setidaknya ada sekitar 2.100 lebih program studi berbahasa Inggris yang ditawarkan di universitas Belanda. Universitas yang bisa dilamar misalnya Amsterdamse University of the Arts, Amsterdam University of Applied Sciences, Gerrit Rietveld Academie, Erasmus University Rotterdam, Leiden University, Maastricht University, Tilburg University, University of Groningen, dan banyak lagi.

Beberapa universitas menawarkan beasiswa Holland untuk semua program studi berpengantar bahasa Inggris, sementara sebagian lain menetapkan langsung jurusannya.

Kriteria calon:
1. Bukan warganegara Kawasan Ekonomi Eropa (EEA)
2. Mendaftar untuk program full-time bachelor atau full-time master di salah satu institusi pendidikan tinggi Belanda yang berpartisipasi
3. Memenuhi persyaratan yang diminta oleh institusi tujuan
4. Belum pernah menempuh pendidikan di Belanda.

Simak juga » Beasiswa S2 Obama Foundation di University of Chicago

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mendaftar beasiswa Holland dapat mengajukan langsung ke perguruan tinggi Belanda yang dipilih. Selanjutnya setelah mendaftar beasiswa ke universitas, mereka akan menyeleksi kandidat yang berhak menerima beasiswa dan mengkomunikasikannya secara langsung kepada mereka yang terpilih.

Pendaftaran beasiswa Holland 2018 - 2019 dibuka hingga 1 Februari 2019 atau 1 Mei 2019. Silakan mengajukan sebelum deadline. Persyaratan teknis dapat mengunjungi langsung website universitas Belanda yang berpartisipasi. Semoga berhasil!
9/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Leiden University 2019, Belanda

Leiden University Excellence Scholarship programme (LExS) kini dibuka lagi untuk perkuliahan yang dimulai 2019. Beasiswa ini menawarkan sejumlah program S2 bergelar MA, MSc, dan LLM di Leiden University (Universiteit Leiden). Pelamar internasional termasuk Indonesia dipersilakan mendaftar. Salah satu keistimewaan beasiswa ini, peserta tidak terbuka bagi warganegara Uni Eropa atau Kawasan Ekonomi Eropa. Bila Anda salah satu yang mengincar beasiswa S2 di Belanda 2019, coba pertimbangkan untuk mengikuti penawaran beasiswa LExS ini.

LExS merupakan beasiswa kuliah berupa biaya pendidikan, mulai parohan hingga full. Nilai beasiswa yang diperoleh tersebut bergantung pada penilaian seleksi, serta ketersediaan dana di masing-masing fakultas. Nilai setiap beasiswa yang diberikan mulai dari € 10.000, € 15.000, serta biaya kuliah penuh. Kandidat terpilih memang hanya mendapatkan bantuan biaya kuliah (tuition fee), sementara biaya lain seperti biaya hidup menjadi tanggung jawab scholars.

Pendaftaran beasiswa S2 Leiden University kini dibuka untuk perkuliahan yang dimulai Februari 2019 atau September 2019.

Beberapa program yang ditawarkan:
▪ Master of Laws: Advanced Studies in Air & Space Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in European & International Business Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in International Tax Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in Public International Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in International Civil & Commercial Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in Law & Digital Technologies
▪ Master of Laws: Advanced Studies in European Tax Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in European & International Human Rights Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in International Children's Rights
▪ Master of Laws: Advanced Studies in Law and Finance 
▪ MSc in International Relations & Diplomacy
▪ MSc in Cyber Security

Persyaratan:
1. Memiliki prestasi akademik memuaskan dan relevan dengan program master yang akan dilamar
2. Memegang paspor non Uni Eropa/Kawasan Ekonomi Eropa (EU/EEA) dan tidak menerima pinjaman atau hibah studi di Belanda
3. Beasiswa tidak berlaku bagi pelamar yang telah meraih gelar master di Leiden University
4. Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa LExS harus mematuhi dan mengkonfirmasi secara tertulis perjanjian mereka sesuai syarat dan ketentuan yang melekat sebelum beasiswa diberikan

Simak juga » Daftar Beasiswa 2018 - 2019 Terbaru

Dokumen aplikasi:
1. Salinan paspor resmi
2. Motivation letter
3. Salinan ijazah dan transkrip
4. Salinan sertifikat TOEFL, IELTS, atau CPE
5. CV (resume) terbaru
6. Dua surat rekomendasi
7. Dokumen penunjang lainnya (Cek laman program)

Ctt: Dokumen aplikasi yang diminta bisa saja ada penambahan/perbedaan untuk tiap program. Bisa dicek di www.leiden.edu

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa sekaligus merupakan pendaftaran ke Leiden University. Pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi terpisah. Daftarkan diri terlebih di laman Leiden University secara online. Lengkapi formulir pendaftarannya. Setelah itu lampirkan dokumen aplikasi yang tertera di atas.

Ketika mengisi formulir aplikasi, tepatnya di kolom beasiswa, pelamar perlu menyebutkan bahwa Anda ingin mengajukan LExS Scholarship. Lakukan hal serupa jika Anda mendaftar lebih dari satu program master. Masih di formulir aplikasi tersebut, lampirkan pula letter of motivation (maksimum 500 kata) yang berisikan kenapa Anda perlu dipertimbangkan dalam beasiswa LExS.

Pelamar nantinya akan diminta untuk membayar biaya aplikasi pendaftaran online senilai € 100. Itu merupakan biaya pendaftaran universitas. Deadline pendaftaran 1 Oktober 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Februari 2019. Serta paling lambat 1 Februari 2019 untuk perkuliahan yang dimulai September 2019.

Komite seleksi dari fakultas akan menilai aplikasi yang diajukan masing-masing pelamar. Penilaian akan didasarkan pada capaian prestasi akademik. Semua pelamar beasiswa S2 Leiden University akan memperoleh pemberitahuan hasil seleksi pada akhir November 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Februari 2019 atau akhir April 2019 untuk perkuliahan pada September 2019. Teknis pendaftaran lebih lanjut dapat disimak di laman Leiden University.
8/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di University of Groningen, Belanda

Buat Anda yang mengimpikan melanjutkan studi S2 di negeri kincir angin, Belanda, beasiswa pascasarjana yang disediakan Eric Bleumink Fund bisa menjadi pilihannya. Kandidat dari negara berkembang, seperti Indonesia, diberi kesempatan untuk mendaftar beasiswa melalui skema University of Groningen Talent Grant: Eric Bleumink Fund. Beasiswa ini terbuka untuk semua program gelar master (MSC/MA/LLM) di University of Groningen. Pelamar bisa memilih jurusan yang diinginkan sesuai jenjang studi tersebut.

Eric Bleumink Fund akan mendanai beasiswa di University of Groningen dengan durasi satu hingga dua tahun untuk program master. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya kuliah, biaya perjalanan internasional, biaya hidup, tunjangan buku, dan asuransi kesehatan.

Persyaratan:
1. Telah diterima secara kondisional ke program yang dipilih (www.rug.nl/masters/alphabetical)
2. Memiliki capaian akademik yang sangat baik, sebaiknya dikonfirmasi dengan surat rekomendasi
3. Memiliki nilai bagus selama studi sarjana
4. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, sesuai dengan persyaratan penerimaan program pilihan
5. Bersedia untuk seluruh periode program dan dapat mengambil bagian dalam keseluruhan program
6. Memiliki kesehatan yang baik
7. Tidak memiliki cara lain untuk membiayai studi yang dimaksud 

Beasiswa diberikan dalam jumlah terbatas. Pelamar akan diseleksi oleh pihak universitas berdasarkan pertimbangan kriteria persyaratan di atas.
Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Eric Bleumink Fund (EBF) tidak dilakukan secara langsung oleh pelamar. Melainkan melalui proses nominasi yang dilakukan bagian penerimaan universitas serta fakultas. Agar bisa dipertimbangkan sebagai nominee beasiswa, pelamar harus mendaftar terlebih dahulu ke University of Groningen dan diterima secara bersyarat (kondisional) pada salah satu program studi sebelum Februari. 

Pendaftaran ke universitas dilakukan melalui laman University of Groningen sebelum 1 Desember. 

Nantinya pelamar akan diseleksi dan dipilih sebagai nominee. Hanya mereka yang terpilih sebagai nominee saja yang akan memperoleh pemberitahuan. Kemudian para nominee diminta untuk mengirimkan surat motivasi EBF ke kantor penerimaan universitas dalam tenggat waktu satu minggu.

File nominasi tersebut yang nantinya dikirimkan langsung oleh pihak universitas ke Komite EBF sebelum 1 Februari. 

Terakhir Komite EBF akan menyeleksi para penerima beasiswa dan memberitahukan hasilnya kepada semua nominee sebelum 1 Maret.
7/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, Polri Program S2 dan S3 LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa Afirmasi LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri. Dengan BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri ditawarkan LPDP bersamaan dengan program beasiswa Reguler dan beasiswa dokter spesialis. Untuk mengajukan beasiswa ini, Anda harus diusulkan dari institusi asal dan area disiplin ilmu yang diambil sangat dibutuhkan oleh institusi tempat asal bekerja.

Persyaratan:
Program Magister
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI.
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh:
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia dan instansi masing-masing setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri; dan
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) program magister baik di Perguruan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 dari skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar Magister Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650.
    b. TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar Program BPI Magister Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 75/IELTS™ 6,5/TOEIC®750.
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi sarjana/sarjana terapan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Magister Dalam Negeri;
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara;
18. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 - 2019

Program Doktor:
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/Khusus TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh :
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 42 (empat puluh dua) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan atau telah menyelesaikan sarjana/sarjana terapan yang memenuhi kualifikasi untuk langsung program doktoral.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar BPI Program Doktoral Dalam Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya :
    a. TOEFL ITP® 530/iBT® 70/IELTS™ 6,0/TOEIC® 700;
    b. TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar BPI Program Doktoral Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 94/ IELTS™ 7,0/TOEIC® 850;
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Doktoral yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Doktoral dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Masa studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan yang tertuang dalam LoA Unconditional. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Doktoral hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih 1 negara;
18. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.
LoA Unconditional:
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka hak sebagai Calon Penerima Beasiswa akan gugur dan status beasiswanya akan diputus.
6. LPDP dapat membantu dan/atau menerima konsultasi tentang LoA Unconditional bagi calon penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional.
7. LPDP dapat melakukan penempatan perguruan tinggi tujuan bagi Calon Penerima Beasiswa tujuan luar negeri melalui kerjasama perguruan tinggi luar negeri.
8. Jika terdapat satu hal yang mengharuskan LPDP menetapkan kebijakan lain tentang LoA Unconditional, maka LPDP dapat menentukan kebijakan tersebut pada tahun berjalan.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri dari LPDP 2018 dilakukan secara online. Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di halaman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di sistem pendaftaran online beasiswa LPDP tersebut. Sebelum mendaftar, ada baiknya untuk melihat terlebih dahulu Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri LPDP untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Selanjutnya untuk pendaftaran BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.

Proses Seleksi:
A. Seleksi Administrasi
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya telah memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti proses Seleksi Berbasis Komputer.
      d. Pendaftar yang lulus Seleksi Administrasi akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama LPDP.
   3. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
   4. Pendaftar yang belum memenuhi syarat administrasi pada pendaftaran online diperbolehkan mendaftar kembali.
   5. Pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi ditetapkan peserta Seleksi Berbasis Komputer.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi berbasis komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik;
      b. Soft Kompetensi; dan
      c. On the spot essay writing;
   2. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   3. Peserta seleksi berbasis komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali seleksi BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI di periode berikutnya.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi berbasis komputer berhak mengikuti Seleksi Substansi.

C. Seleksi Substansi
   1. Seleksi Substansi terdiri atas:
      a. Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
      b. Leaderless Grup Discussion (LGD);
      c. Wawancara
   2. Peserta wajib melakukan presensi terlebih dahulu di tempat seleksi substansi.
   3. Peserta wajib menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh oleh tim verifikator.
   4. Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen sebelum mengikuti wawancara.
   5. Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LPDP.
   6. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP;
      b. tidak lengkap dengan persyaratan LPDP; dan/atau
      c. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   7. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen akan dimasukan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.
   8. Seleksi substansi dilakukan melalui tatap muka di lokasi seleksi substansi yang ditentukan berdasarkan pilihan pendaftar saat pendaftaran online.
   9. Seleksi substansi dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang telah ditetapkan oleh LPDP.
   10. Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno Tim Penyeleksi Beasiswa.
   11. Hasil rapat pleno berupa daftar peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan digunakan sebagai bahan pertimbangan pada rapat Direksi LPDP.

D. Penetapan Kelulusan
   1. Penetapan kelulusan bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
   2. Peserta yang ditetapkan kelulusannya ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.
   3. Hasil penetapan kelulusan seleksi disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email dan/atau media elektronik lainnya.
   4. Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi BPI pada periode selanjutnya.
   5. Ketentuan lebih lanjut mengenai calon penerima beasiswa diatur melalui Peraturan Direktur Utama mengenai pedoman pelaksanaan studi.

Pertanyaan terkait Beasiswa Afirmasi LPDP bisa disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat melalui call center LPDP di 1500652. Semoga berhasil!
5/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya