Holland Scholarship, Beasiswa S1 - S2 ke Belanda

Baru-baru ini ada skema beasiswa lain yang ditawarkan Pemerintah Belanda yang tidak saja ditujukan bagi warganegara lokal, tapi juga mancanegara (di luar Kawasan Ekonomi Eropa). Holland Scholarship. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk studi S1 atau S2 di universitas-universitas Belanda.

Beasiswa Holland dibiayai oleh Kementerian Pendidikan, Budaya dan Ilmu Pengetahuan Belanda bekerja sama dengan universitas riset dan universitas ilmu terapan Belanda. Pemenangnya akan memperoleh beasiswa senilai 5.000 Euro pada tahun pertama studi. Meski bukan beasiswa penuh dan berbeda dengan beasiswa StuNed, OTS, atau NFP, beasiswa Holland cukup membantu meringankan biaya studi yang harus dikeluarkan.

Setidaknya ada sekitar 2.100 lebih program studi berbahasa Inggris yang ditawarkan di universitas Belanda. Universitas yang bisa dilamar misalnya Amsterdamse University of the Arts, Amsterdam University of Applied Sciences, Gerrit Rietveld Academie, Erasmus University Rotterdam, Leiden University, Maastricht University, Tilburg University, University of Groningen, dan banyak lagi.

Beberapa universitas menawarkan beasiswa Holland untuk semua program studi berpengantar bahasa Inggris, sementara sebagian lain menetapkan langsung jurusannya.

Kriteria calon:
1. Bukan warganegara Kawasan Ekonomi Eropa (EEA)
2. Mendaftar untuk program full-time bachelor atau full-time master di salah satu institusi pendidikan tinggi Belanda yang berpartisipasi
3. Memenuhi persyaratan yang diminta oleh institusi tujuan
4. Belum pernah menempuh pendidikan di Belanda.

Simak juga » Beasiswa S2 Obama Foundation di University of Chicago

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mendaftar beasiswa Holland dapat mengajukan langsung ke perguruan tinggi Belanda yang dipilih. Selanjutnya setelah mendaftar beasiswa ke universitas, mereka akan menyeleksi kandidat yang berhak menerima beasiswa dan mengkomunikasikannya secara langsung kepada mereka yang terpilih.

Pendaftaran beasiswa Holland 2018 - 2019 dibuka hingga 1 Februari 2019 atau 1 Mei 2019. Silakan mengajukan sebelum deadline. Persyaratan teknis dapat mengunjungi langsung website universitas Belanda yang berpartisipasi. Semoga berhasil!
9/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Leiden University 2019, Belanda

Leiden University Excellence Scholarship programme (LExS) kini dibuka lagi untuk perkuliahan yang dimulai 2019. Beasiswa ini menawarkan sejumlah program S2 bergelar MA, MSc, dan LLM di Leiden University (Universiteit Leiden). Pelamar internasional termasuk Indonesia dipersilakan mendaftar. Salah satu keistimewaan beasiswa ini, peserta tidak terbuka bagi warganegara Uni Eropa atau Kawasan Ekonomi Eropa. Bila Anda salah satu yang mengincar beasiswa S2 di Belanda 2019, coba pertimbangkan untuk mengikuti penawaran beasiswa LExS ini.

LExS merupakan beasiswa kuliah berupa biaya pendidikan, mulai parohan hingga full. Nilai beasiswa yang diperoleh tersebut bergantung pada penilaian seleksi, serta ketersediaan dana di masing-masing fakultas. Nilai setiap beasiswa yang diberikan mulai dari € 10.000, € 15.000, serta biaya kuliah penuh. Kandidat terpilih memang hanya mendapatkan bantuan biaya kuliah (tuition fee), sementara biaya lain seperti biaya hidup menjadi tanggung jawab scholars.

Pendaftaran beasiswa S2 Leiden University kini dibuka untuk perkuliahan yang dimulai Februari 2019 atau September 2019.

Beberapa program yang ditawarkan:
▪ Master of Laws: Advanced Studies in Air & Space Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in European & International Business Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in International Tax Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in Public International Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in International Civil & Commercial Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in Law & Digital Technologies
▪ Master of Laws: Advanced Studies in European Tax Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in European & International Human Rights Law
▪ Master of Laws: Advanced Studies in International Children's Rights
▪ Master of Laws: Advanced Studies in Law and Finance 
▪ MSc in International Relations & Diplomacy
▪ MSc in Cyber Security

Persyaratan:
1. Memiliki prestasi akademik memuaskan dan relevan dengan program master yang akan dilamar
2. Memegang paspor non Uni Eropa/Kawasan Ekonomi Eropa (EU/EEA) dan tidak menerima pinjaman atau hibah studi di Belanda
3. Beasiswa tidak berlaku bagi pelamar yang telah meraih gelar master di Leiden University
4. Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa LExS harus mematuhi dan mengkonfirmasi secara tertulis perjanjian mereka sesuai syarat dan ketentuan yang melekat sebelum beasiswa diberikan

Simak juga » Daftar Beasiswa 2018 - 2019 Terbaru

Dokumen aplikasi:
1. Salinan paspor resmi
2. Motivation letter
3. Salinan ijazah dan transkrip
4. Salinan sertifikat TOEFL, IELTS, atau CPE
5. CV (resume) terbaru
6. Dua surat rekomendasi
7. Dokumen penunjang lainnya (Cek laman program)

Ctt: Dokumen aplikasi yang diminta bisa saja ada penambahan/perbedaan untuk tiap program. Bisa dicek di www.leiden.edu

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa sekaligus merupakan pendaftaran ke Leiden University. Pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi terpisah. Daftarkan diri terlebih di laman Leiden University secara online. Lengkapi formulir pendaftarannya. Setelah itu lampirkan dokumen aplikasi yang tertera di atas.

Ketika mengisi formulir aplikasi, tepatnya di kolom beasiswa, pelamar perlu menyebutkan bahwa Anda ingin mengajukan LExS Scholarship. Lakukan hal serupa jika Anda mendaftar lebih dari satu program master. Masih di formulir aplikasi tersebut, lampirkan pula letter of motivation (maksimum 500 kata) yang berisikan kenapa Anda perlu dipertimbangkan dalam beasiswa LExS.

Pelamar nantinya akan diminta untuk membayar biaya aplikasi pendaftaran online senilai € 100. Itu merupakan biaya pendaftaran universitas. Deadline pendaftaran 1 Oktober 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Februari 2019. Serta paling lambat 1 Februari 2019 untuk perkuliahan yang dimulai September 2019.

Komite seleksi dari fakultas akan menilai aplikasi yang diajukan masing-masing pelamar. Penilaian akan didasarkan pada capaian prestasi akademik. Semua pelamar beasiswa S2 Leiden University akan memperoleh pemberitahuan hasil seleksi pada akhir November 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Februari 2019 atau akhir April 2019 untuk perkuliahan pada September 2019. Teknis pendaftaran lebih lanjut dapat disimak di laman Leiden University.
8/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di University of Groningen, Belanda

Buat Anda yang mengimpikan melanjutkan studi S2 di negeri kincir angin, Belanda, beasiswa pascasarjana yang disediakan Eric Bleumink Fund bisa menjadi pilihannya. Kandidat dari negara berkembang, seperti Indonesia, diberi kesempatan untuk mendaftar beasiswa melalui skema University of Groningen Talent Grant: Eric Bleumink Fund. Beasiswa ini terbuka untuk semua program gelar master (MSC/MA/LLM) di University of Groningen. Pelamar bisa memilih jurusan yang diinginkan sesuai jenjang studi tersebut.

Eric Bleumink Fund akan mendanai beasiswa di University of Groningen dengan durasi satu hingga dua tahun untuk program master. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya kuliah, biaya perjalanan internasional, biaya hidup, tunjangan buku, dan asuransi kesehatan.

Persyaratan:
1. Telah diterima secara kondisional ke program yang dipilih (www.rug.nl/masters/alphabetical)
2. Memiliki capaian akademik yang sangat baik, sebaiknya dikonfirmasi dengan surat rekomendasi
3. Memiliki nilai bagus selama studi sarjana
4. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, sesuai dengan persyaratan penerimaan program pilihan
5. Bersedia untuk seluruh periode program dan dapat mengambil bagian dalam keseluruhan program
6. Memiliki kesehatan yang baik
7. Tidak memiliki cara lain untuk membiayai studi yang dimaksud 

Beasiswa diberikan dalam jumlah terbatas. Pelamar akan diseleksi oleh pihak universitas berdasarkan pertimbangan kriteria persyaratan di atas.
Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Eric Bleumink Fund (EBF) tidak dilakukan secara langsung oleh pelamar. Melainkan melalui proses nominasi yang dilakukan bagian penerimaan universitas serta fakultas. Agar bisa dipertimbangkan sebagai nominee beasiswa, pelamar harus mendaftar terlebih dahulu ke University of Groningen dan diterima secara bersyarat (kondisional) pada salah satu program studi sebelum Februari. 

Pendaftaran ke universitas dilakukan melalui laman University of Groningen sebelum 1 Desember. 

Nantinya pelamar akan diseleksi dan dipilih sebagai nominee. Hanya mereka yang terpilih sebagai nominee saja yang akan memperoleh pemberitahuan. Kemudian para nominee diminta untuk mengirimkan surat motivasi EBF ke kantor penerimaan universitas dalam tenggat waktu satu minggu.

File nominasi tersebut yang nantinya dikirimkan langsung oleh pihak universitas ke Komite EBF sebelum 1 Februari. 

Terakhir Komite EBF akan menyeleksi para penerima beasiswa dan memberitahukan hasilnya kepada semua nominee sebelum 1 Maret.
7/28/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, Polri Program S2 dan S3 LPDP

Ada yang baru ditawarkan beasiswa Afirmasi LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi PNS, TNI, dan Polri. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri. Dengan BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri ditawarkan LPDP bersamaan dengan program beasiswa Reguler dan beasiswa dokter spesialis. Untuk mengajukan beasiswa ini, Anda harus diusulkan dari institusi asal dan area disiplin ilmu yang diambil sangat dibutuhkan oleh institusi tempat asal bekerja.

Persyaratan:
Program Magister
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI.
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh:
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia dan instansi masing-masing setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri; dan
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) program magister baik di Perguruan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 dari skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar Magister Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650.
    b. TOAFL 500 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar Program BPI Magister Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 75/IELTS™ 6,5/TOEIC®750.
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Magister yang menyelesaikan studi sarjana/sarjana terapan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Magister dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Magister hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Magister Dalam Negeri;
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara;
18. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2018 - 2019

Program Doktor:
1. Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah/Khusus TNI/POLRI dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
   a. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI;
   b. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI tujuan luar negeri.
2. Diusulkan dari institusi pendaftar oleh :
   a. sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS,
   b. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk pendaftar TNI, atau
   c. sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar POLRI;
3. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
4. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
5. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir yang menyatakan bahwa pendaftar:
   a. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   b. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   c. Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   d. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   e. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   f. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   g. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   h. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister atau doktoral di dalam negeri;
   i. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 42 (empat puluh dua) tahun.
   b. Pegawai Sipil Negara (PNS dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa, Medis/Paramedis, dan Guru/Dosen paling tinggi 47 (empat puluh tujuh) tahun.
   c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 45 (empat puluh lima) tahun.
7. Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan atau telah menyelesaikan sarjana/sarjana terapan yang memenuhi kualifikasi untuk langsung program doktoral.
8. Tidak sedang atau telah menempuh studi degree/non degree (on going) doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
9. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4.
10. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
11. Pendaftar BPI Program Doktoral Dalam Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 dengan skor sekurang-kurangnya :
    a. TOEFL ITP® 530/iBT® 70/IELTS™ 6,0/TOEIC® 700;
    b. TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
12. Pendaftar BPI Program Doktoral Luar Negeri harus memilki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka 10 memiliki skor sekurang-kurangnya:
    a. TOEFL iBT® 94/ IELTS™ 7,0/TOEIC® 850;
    b. TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
13. Pendaftar BPI Program Doktoral yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 11 dan angka 12, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
14. Ketentuan pada angka 13, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
15. Pendaftar BPI Doktoral dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 13 dan angka 14 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
16. Masa studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan yang tertuang dalam LoA Unconditional. Apabila Penerima Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 48 bulan maka pendanaan beasiswa ditanggung oleh Penerima Beasiswa.
17. Pendaftar BPI Program Doktoral hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Karyawan;
    c. Kelas Jarak Jauh;
    d. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    e. Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih 1 negara;
18. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan.
19. Menulis Statement of Purpose yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas dengan panjang paling banyak 1.000 kata.
LoA Unconditional:
1. Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
2. Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
3. Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
4. Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
5. Jika sampai pada batas waktu perpanjangan belum mendapatkan LoA Unconditional maka hak sebagai Calon Penerima Beasiswa akan gugur dan status beasiswanya akan diputus.
6. LPDP dapat membantu dan/atau menerima konsultasi tentang LoA Unconditional bagi calon penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional.
7. LPDP dapat melakukan penempatan perguruan tinggi tujuan bagi Calon Penerima Beasiswa tujuan luar negeri melalui kerjasama perguruan tinggi luar negeri.
8. Jika terdapat satu hal yang mengharuskan LPDP menetapkan kebijakan lain tentang LoA Unconditional, maka LPDP dapat menentukan kebijakan tersebut pada tahun berjalan.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri dari LPDP 2018 dilakukan secara online. Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di halaman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di sistem pendaftaran online beasiswa LPDP tersebut. Sebelum mendaftar, ada baiknya untuk melihat terlebih dahulu Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi PNS, TNI, dan Polri LPDP untuk dalam negeri tahun akademik 2019 dibuka mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 29 Juni 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 9 - 25 Juli 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 31 Juli 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 13 Agustus - 7 September 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 14 September 2018.

Selanjutnya untuk pendaftaran BPI Afirmasi PNS, TNI, dan Polri untuk luar negeri dibuka mulai 2 Juli hingga 21 September 2018. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 12 Oktober 2018, kemudian seleksi berbasis komputer diselenggarakan pada 22 Oktober – 12 November 2018. Penetapan hasil seleksi berbasis komputer tersebut ditetapkan 17 November 2018. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 26 November – 22 Desember 2018 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 28 Desember 2018.

Proses Seleksi:
A. Seleksi Administrasi
   1. Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
   2. Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
      a. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
      b. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
      c. Pendaftar yang dokumennya telah memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti proses Seleksi Berbasis Komputer.
      d. Pendaftar yang lulus Seleksi Administrasi akan ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama LPDP.
   3. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
   4. Pendaftar yang belum memenuhi syarat administrasi pada pendaftaran online diperbolehkan mendaftar kembali.
   5. Pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi ditetapkan peserta Seleksi Berbasis Komputer.

B. Seleksi Berbasis Komputer
   1. Seleksi berbasis komputer meliputi:
      a. Tes Potensi Akademik;
      b. Soft Kompetensi; dan
      c. On the spot essay writing;
   2. Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
   3. Peserta seleksi berbasis komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali seleksi BPI Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI di periode berikutnya.
   4. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi berbasis komputer berhak mengikuti Seleksi Substansi.

C. Seleksi Substansi
   1. Seleksi Substansi terdiri atas:
      a. Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
      b. Leaderless Grup Discussion (LGD);
      c. Wawancara
   2. Peserta wajib melakukan presensi terlebih dahulu di tempat seleksi substansi.
   3. Peserta wajib menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh oleh tim verifikator.
   4. Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen sebelum mengikuti wawancara.
   5. Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LPDP.
   6. Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
      a. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP;
      b. tidak lengkap dengan persyaratan LPDP; dan/atau
      c. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
   7. Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen akan dimasukan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.
   8. Seleksi substansi dilakukan melalui tatap muka di lokasi seleksi substansi yang ditentukan berdasarkan pilihan pendaftar saat pendaftaran online.
   9. Seleksi substansi dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang telah ditetapkan oleh LPDP.
   10. Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno Tim Penyeleksi Beasiswa.
   11. Hasil rapat pleno berupa daftar peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan digunakan sebagai bahan pertimbangan pada rapat Direksi LPDP.

D. Penetapan Kelulusan
   1. Penetapan kelulusan bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
   2. Peserta yang ditetapkan kelulusannya ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.
   3. Hasil penetapan kelulusan seleksi disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email dan/atau media elektronik lainnya.
   4. Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi BPI pada periode selanjutnya.
   5. Ketentuan lebih lanjut mengenai calon penerima beasiswa diatur melalui Peraturan Direktur Utama mengenai pedoman pelaksanaan studi.

Pertanyaan terkait Beasiswa Afirmasi LPDP bisa disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat melalui call center LPDP di 1500652. Semoga berhasil!
5/12/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa LPDP di Dalam Negeri dan Luar Negeri 2018 – 2019

Sebelum mendaftarkan diri untuk program Beasiswa LPDP 2018, ada baiknya melihat terlebih dahulu universitas apa yang bisa dilamar untuk studi di dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia untuk Beasiswa LPDP cukup banyak. Terutama beasiswa luar negeri yang menyebar di sejumlah negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Australia, Jepang, dll.

Di dalam negeri sendiri, pilihan perguruan tinggi Beasiswa LPDP juga beragam, misalnya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sebelas Maret, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dll.

Sementara, untuk beasiswa luar negeri, LPDP menawarkan lebih banyak universitas yang bisa dilamar. Misalnya di Amerika Serikat Anda bisa mendaftar California Institute of Technology (Caltech), Columbia University, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dll.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2, S3 2018

Di Inggris beberapa universitas yang bisa dilamar seperti University College London (UCL), University of Cambridge, University of Oxford, Durham University, Imperial College London, Kings College London, The University of Manchester, dll.

Ada beragam universitas juga yang bisa dilamar di Australia seperti  The University of Melbourne, The University of New South Wales (UNSW Australia), The University of Queensland, The University of Sydney, Macquarie University, dll.

Di negara tetangga ada juga universitas yang bisa dilamar misalnya di Singapura seperti National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), atau di Malaysia Anda juga bisa mendaftar ke Universit Malaya (UM) dan Universiti Sains Malaysia (USM).

Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa mengunduh daftar lengkap universitas Beasiswa LPDP 2018 – 2019 beserta program studi yang bisa dilamar di bawah ini:

Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Dalam Negeri  2018 (Unduh)
Daftar Universitas/Perguruan Tinggi Beasiswa LPDP Tujuan Luar Negeri  2018 (Unduh)
5/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Luar Negeri 2018 – Global Study Awards

Sedang mendaftar kuliah di luar negeri, tapi belum mengajukan beasiswa? The Global Study Awards mungkin bisa menjadi salah satu pilihan. Skema ini menawarkan beasiswa luar negeri 2018 yang ditujukan bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi sarjana atau master di luar negeri. Selama tujuan studi berada di luar negeri, Anda diperkenankan mendaftar beasiswa S1 / S2 Global Study Awards. 

Global Study Awards merupakan beasiswa kuliah bentukan bersama antara British Council IELTS, ISIC Association, dan StudyPortal. Beasiswa ini menyediakan bantuan biaya kuliah dengan nilai maksimum 10.000 Poundsterling bagi setiap penerima. Beasiswa tersebut akan dibayarkan untuk biaya kuliah pada tingkat pertama, langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa bersangkutan diterima. 

Jika biaya kuliah yang dikenakan pada tahun tersebut di bawah 10.000 Poundsterling, kelebihan dana bisa dipergunakan untuk biaya hidup selama maksimum 52 minggu, sejak mahasiswa terdaftar di universitas tujuan. 

Persyaratan: 
1. Berusia 18 tahun atau lebih
2. Sudah mengambil tes IELTS di pusat British Council dan menerima salinan resmi Test Report Form (TRF) yang dikeluarkan British Council (setelah 1 Juni 2017)
3. Memiliki International Student Identity Card (ISIC) dan/atau International Youth Travel Card (IYTC) yang valid ketika pendaftaran
4. Berencana mendaftar ke program sarjana atau pascasarjana penuh waktu di luar negeri 
5. Menyerahkan acceptance letter dari institusi terkait
6. Menuliskan ulasan singkat pengalaman studi di www.studyportals.com/review
Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa Global Study Awards saat ini sedang dibuka untuk perkuliahan yang dimulai antara 1 Agustus sampai dengan 31 Oktober 2018. Batas akhir pendaftaran adalah 20 Juli 2018. Bagi Anda yang mengincar beasiswa luar negeri 2018, peluang ini tentunya bisa dimanfaatkan. 

Permohonan beasiswa dapat dilakukan secara online melalu laman Global Study Awards. Di putaran ini ada 2 kuota beasiswa yang tersedia dan bisa diikuti pelamar dari Indonesia. 

Beasiswa diberikan dengan beberapa pertimbangan kriteria seleksi, di antaranya memiliki motivasi yang tinggi serta individu berbakat yang dibuktikan dengan potensi untuk berkontribusi bagi masyarakat melalui studi yang diambil, komitmen yang kuat untuk mengembangkan karir, serta minat yang tulus dalam meningkatkan pemahaman dan pertukaran antar budaya. 

Tim seleksi yang terdiri dari perwakilan dari mitra akan mengkaji dan menilai aplikasi yang masuk. Kandidat kuat yang masuk daftar akan diundang untuk wawancara secara pribadi sebelum penetapan final pemenang. Para pemenang akan diumumkan dalam waktu 3 bulan setelah batas waktu pendaftaran berakhir. 
4/13/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kominfo – StuNed Studi S2 di Universitas Belanda

Selain beasiswa StuNed untuk studi S2 di perguruan tinggi Belanda, Kementerian Kominfo bersama Neso Indonesia juga menawarkan peluang beasiswa baru, yakni Beasiswa Luar Negeri Kominfo – StuNed. Beasiswa S2 ini khusus memberi kesempatan untuk melanjutkan studi di universitas-universitas Belanda pada program teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pelamar bisa melanjutkan studi S2 bidang TIK di perguruan tinggi terakreditasi Belanda.

Bidang studi yang dicakup beasiswa Kominfo – StuNed:
▪ Bidang Komunikasi (dan bidang studi terkait):
Communications, Media and Public Relations, Mass Communications, Media and Communications Research, Media and Public Relations, New Media and Society, New Media, Governance and Democracy, Informatics, Media and Communications, dan sebagainya;

▪ Bidang Informatika (dan bidang studi terkait):
Law and Technology, Information Law, Cyber Law, Telecommunications Law, E-commerce, E-business, Digital Economy, Management of Information Technology, Computer Science, Computer Engineering, Information System, Software Engineering, Software Engineering Techniques, Cloud Computing, Computing with Management, Web Applications and Services, Communications and Electronic Engineering, Electrical and Electronic Engineering, Embedded Systems and Control, Information and Communications Engineering, Cyber Security, Web Science, Web Technology, Communications Design (Animation), Design Management, Information and Communication Systems, Electronic Information Systems, Mathematical Information Science, Computer and Radio Communications Engineering, Satellite Engineering, dan sebagainya.

Beasiswa S2 TIK yang ditawarkan Kominfo – StuNed bisa dikategorikan sebagai beasiswa penuh, yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi selama studi master di Belanda. Di antaranya mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan, tunjangan penempatan awal, biaya transportasi saat keberangkatan dan kepulangan setelah studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan, serta biaya visa.

Selain itu, pelamar terpilih juga akan ditanggung biaya asuransi kesehatan, tunjangan buku, serta pelatihan bahasa dan budaya Belanda selama 10 hari di Jakarta  (termasuk akomodasi, transportasi dan uang saku). Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berusia maksimal 37 tahun pada tanggal 31 Desember 2018;
3. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain;
4. Melampirkan surat izin pejabat yang berwenang minimal setingkat pejabat eselon II (bagi Aparatur Sipil Negara);
5. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan perusahaan/dosen/tokoh masyarakat (bagi Aparatur Sipil Negara dan non Aparatur Sipil Negara);
6. Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Kerja atau Surat Rekomendasi Perusahaan;
7. Pelamar harus menunjukkan potensi menjadi pemimpin, pembuat keputusan, memiliki atribut personal, integritas, intelektual dan interpersonal yang mencerminkan potensi ini;
8. Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan;
9. Diutamakan telah mendapatkan Unconditional Letter of Acceptance (LoA) dari salah satu perguruan tinggi yang termasuk dalam 300 universitas terbaik dunia berdasarkan QS World University Ranking dan/atau Times Higher Education (THE) tahun 2018;
10. Lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3 (dari skala 4,0);
11. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550;
12. Memiliki nilai TOEFL iBT minimal 90 atau IELTS 6.5;
13. Masa studi maksimal 2 (dua) tahun dengan bidang studi terkait TIK, meliputi:
    a. Ekonomi terkait e-commerce, e-business, digital economy;
    b. Hukum terkait TIK (hukum siber, hukum IT, hukum telekomunikasi, dll);
    c. Media dan Komunikasi, Komunikasi Bisnis Internasional, Animasi;
    d. Kebijakan publik bidang TIK;
    e. Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Manajemen Informasi, Sistem Informasi, Telematika, Keamanan Informasi; dan f. Bidang studi lain yang menunjang TIK selain Master of Business Administration (MBA) dan Kedokteran. 13. Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menanggung tuition fee dan living expenses;
14. Beasiswa ini terbuka bagi penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan di atas;
15. Pendaftaran dilakukan secara online melalui beasiswa.kominfo.go.id dari tanggal 24 Desember 2017 sampai dengan 24 Februari 2018.

Baca juga » Daftar Beasiswa 2018 - 2019 untuk S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Pasfoto Berwarna terbaru (maksimal 500kb)
2. Identitas Diri (KTP/Paspor/SIM)
3. Ijazah terakhir
4. Transkrip Nilai
5. Hasil TPA
6. Hasil Tes Bahasa TOEFL ITP®/TOEFL iBT®/ IELTS™
7. Letter of Acceptance (apabila ada)
8. Surat Izin Atasan
9. Surat Rekomendasi
10. Motivational Statement

Pendaftaran:
Pelamar dapat mendaftar beasiswa Kominfo – StuNed 2018 secara online di laman beasiswa.kominfo.go.id

Buat akun di laman tersebut, kemudian isi formulir aplikasinya dan unggah dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Batas akhir pendaftaran online adalah 24 Februari 2018.

Hasil seleksi online akan diumumkan pada 12 Maret 2018 melalui website Kominfo di atas. Dan, mereka yang lolos berhak mengikuti seleksi psikotes yang dilaksanakan pada Maret 2018. Tahap terakhir peserta yang lolos psikotes akan direkomendasikan mengikuti seleksi wawancara yang digelar April 2018. Hasil akhir akan diberitahukan kepada pelamar melalui surat tertulis, email, dan juga diumumkan melalui website Kominfo. Selamat mencoba!
1/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 StuNed di Universitas Belanda

Tiap tahun ada beragam jenis beasiswa ke Belanda ditawarkan Nuffic Neso Indonesia. Salah satu yang rutin tersedia adalah StuNed (Studeren in Nederland) dengan beberapa pilihannya. StuNed – Master satu di antara beasiswa StuNed tersebut. Jika Anda baru mengenalnya, Beasiswa StuNed – Master merupakan beasiswa S2 untuk durasi kuliah 12 – 24 bulan dengan banyak pilihan program studi. Selain menawarkan tanggungan biaya kuliah ( 20.000 Euro maksimum per tahun), diberikan pula biaya hidup bulanan, biaya perjalanan internasional dan lokal, serta biaya lain yang diperlukan untuk kebutuhan studi. Jadi, beasiswa StuNed Master merupakan satu di antara beasiswa full ke Belanda. 

Program Beasiswa StuNed sendiri merupakan bagian dari kerja sama bilateral pemerintah Belanda dengan Indonesia. Pelamar bisa memanfaatkan beasiswa ini untuk mengambil kuliah S2 berbahasa pengantar Inggris di universitas-universitas Belanda. 

Beasiswa StuNed terbuka untuk semua program studi internasional yang diselenggarakan oleh institusi pendidikan tinggi Belanda. Kecuali untuk perkuliahan jarak jauh dan joint-program antar universitas. Prioritas diberikan pada bidang studi yang berhubungan dengan area kerjasama bilateral Indonesia-Belanda.

Bidang prioritas: 
Transport, (Agro)logistic and Infrastructure:
Maritime Economics and Logistics; Transport, Infrastructure and Logistics; Maritime Economics and
Logistics; Logistics Management; Operations Management and Logistics; International Logistics, SCM and Procurement; Supply Chain Management; Environmental and Infrastructure Planning; Civil Engineering; Urban Management and Development; Coastal Engineering and Port Development; Coastal and Marine Engineering and Management; Urban and Regional Planning.

Security and Rule of Law:
International Law; International and European Law, Commercial Law; International Business Law; International Trade and Investment Law; International Business Tax Law; International Human Rights Law, Arbitration and Business Law; Global Criminal Law; Law and Digital Technologies; Intellectual Property Law and Knowledge Management; International Human Rights and Criminal Justice; Gender and Conflict Studies, International Relations; International Economics.

Agri-food and Horticulture:
Organic Agriculture; Agricultural Water Management for Enhanced Land and Water Productivity; Food and Environmental Studies; Plant Sciences; Geo-information Science; Development and Rural Innovation; Land and Water Development for Food Security; Integrated River, Lowland and Coastal Development and Management Planning - Land and Water Development

International Trade, Finance, and Economics:
Finance - Financial Markets and Regulation; Finance & Investments; Finance - Risk Management; International Economics & Business; Fiscal Economics; Business Administration: Specialization in Financial Management; Small Business and Entrepreneurship

Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan: fotokopi KTP atau paspor.
2. Diterima di salah satu program master yang diselenggarakan di Belanda oleh institusi pendidikan tinggi Belanda, dibuktikan dengan: Surat Penerimaan (letter of acceptance / admission letter) dari universitas di Belanda yang mencantumkan dengan jelas nama program studi, tanggal awal dan akhir program studi yang dipilih serta total biaya perkuliahan.
3. Pendidikan minimal S1/D4 dan dapat menunjukkan bukti prestasi akademik (IPK min. 3.00); dibuktikan dengan: transkrip dan ijazah yang dilegalisir dengan tanggal dan tahun kelulusan tercantum didalamnya.
4. Mendapatkan persetujuan dari institusi; dibuktikan dengan: pernyataan resmi dari pimpinan institusi di atas materai yang menyatakan bahwa stafnya diizinkan untuk studi di Belanda. Pernyataan ini dituliskan di formulir StuNed.
5. Pernyataan bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa yang dituliskan di formulir StuNed;
6. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik; dibuktikan dengan: hasil Internet Based Test (IBT) TOEFL dengan skor minimal 80, atau IELTS minimal 6.0. Masa berlaku hasil tes TOEFL/IELTS maksimal 2 tahun terhitung sejak tanggal tes. (Pengecualian diberikan kepada pelamar yang menyelesaikan studi di negara yang berbahasa Inggris/program internasional maksimum 2 tahun sebelum batas akhir pendaftaran).
7. Tidak ada batas umur.
Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi online
2. Surat penerimaan (unconditional admission letter) dari institusi perguruan tinggi Belanda pada perkuliahan yang dilamar 
3. Sertifikat TOEFL IBT minimum skor 80 atau IELTS minimum skor 6. 
4. SK untuk pegawai pemerintah atau Kontrak Kerja untuk yang lain (jika ada)
5. Ijazah dan transkrip S1 dan S2 (jika ada)
6. KTP atau paspor
7. Pasfoto warna terbaru (3x4)

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa StuNed 2018 kini dibuka secara online. Buat akun di laman Neso Indonesia, kemudian lengkapi formulir aplikasi online dan unggah dokumen aplikasi yang diminta di laman tersebut. Aplikasi diajukan paling lambat 15 Maret 2018 untuk perkuliahan yang dimulai September 2018.

Kontak:
e: stunedcontact@nesoindonesia.or.id
t: +62 21 5290 2172.
w: www.nesoindonesia.or.id
1/08/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Belanda – Hukum, Ekonomi, Sains, Ilmu Sosial

Ada banyak beasiswa S2 di Belanda yang bisa dilamar pelamar dari Indonesia. Jika sebelumnya dibuka Beasiswa OTS atau pun StuNed, Anda juga bisa memanfaatkan beasiswa yang dikelola sendiri oleh universitas di Belanda. University of Amsterdam (UvA) salah satunya. Perguruan tinggi di Belanda ini rutin menyediakan beasiswa S2 bagi mahasiswa internasional, semisal Indonesia. 

Satu di antara beasiswa yang ditawarkan University of Amsterdam adalah Amsterdam Excellence Scholarship (AES). Sasaran beasiswa ini adalah pelamar yang berasal dari kawasan di luar Uni Eropa. Tiap tahunnya University of Amsterdam mengalokasikan sekitar 15 kursi untuk skema beasiswa ini. Nilainya adalah € 25.000 per tahun yang bisa dipergunakan untuk kuliah master berdurasi satu tahun serta dapat diperpanjang bila program gelar yang diambil berlangsung selama dua tahun. Beasiswa yang diperoleh tersebut mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup selama studi di Belanda. 

Beasiswa AES terbuka untuk semua disiplin ilmu dengan catatan pelamar masuk ke dalam 10 persen lulusan terbaik di kelas. Pertimbangan utama adalah capaian akademik, ambisi serta relevansi ke karir masa depan mahasiswa. Beasiswa S2 University of Amsterdam dibuka untuk sejumlah fakultas dan sekolah pascasarjana, di antaranya:

1. Amsterdam Law School
2. Faculty of Economics and Business
3. Graduate Schools of Sciences
4. Graduate School of Humanities
5. Graduate School of Social Sciences
6. Graduate School of Psychology
7. Graduate School of Child Development and Education
8. Graduate School of Communication

Pelamar bisa memilih jurusan yang lebih spesifik di fakultas tersebut untuk beasiswa AES yang dimulai tahun akademik 2018-2019.

Persyaratan: 
1. Memiliki paspor non Uni Eropa (EU)/Kawasan Ekonomi Eropa (EEA)
2. Diterima (sementara) di program master dengan pengantar Bahasa Inggris di University of Amsterdam yang terdaftar di Central Register of Higher Education Programmes (CROHO). Anda dapat mengajukan permohonan program Master dan beasiswa AES secara bersamaan. Aplikasi master akan dinilai sebelum deadline AES. Dalam aplikasi, tandai secara jelas bahwa Anda melamar beasiswa AES.
3. Diterima (sementara) di program master di UvA untuk pertama kali. AES tidak akan diberikan kepada kandidat yang sudah dua kali terdaftar di program master UvA. 
4. Dapat mematuhi peraturan visa di Belanda sesuai petunjuk Dinas Imigrasi Belanda (IND)
5. Terdaftar di UvA sebagai mahasiswa penuh waktu untuk tahun akademik dan program yang memberikan beasiswa
6. Peserta tidak menerima beasiswa lain untuk periode studi yang sama.
Dokumen aplikasi: 
1. Catatan akademik kandidat. Pelamar merupakan bagian 10 persen lulusan terbaik di kelas
2. Kualitas akademik lembaga pendidikan di mana gelar sarjana diperoleh 
3. Surat rekomendasi dari dekan, pengajar, atau pembimbing akademik 
4. Kualitas surat motivasi (maksimal 500 kata) di mana kandidat menjelaskan alasan memilih program master yang spesifik (konteks lebih luas, relevansi untuk karir masa depan)
5. Deskripsi kegiatan ekstrakurikuler, seperti partisipasi dalam komite mahasiswa, pengalaman internasional, olahraga atau musik pada tingkat tinggi, atau pekerjaan relawan 
6. Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEF). IBT TOEFL skor keseluruhan 100 (dengan skor minimal 22 di masing-masing komponen), atau IELTS skor keseluruhan 7.0 (dengan skor minimal 7.0 di masing-masing empat komponen).

Ctt: Dokumen yang diminta bisa saja ada penambahan atau perbedaan dari masing-masing fakultas/sekolah pascasarjana di UvA. Pertimbangan aplikasi berdasarkan kualitas aplikasi secara keseluruhan (kelengkapan, akurasi, konsistensi). 

Pendaftaran: 
Aplikasi beasiswa AES 2018-2019 dilakukan melalui masing-masing kantor pendaftaran fakultas atau sekolah pascasarjana University of Amsterdam. Pelamar bisa mendaftar beasiswa AES dengan waktu yang bersamaan dengan pendaftaran program master. Deadline pengajuan beasiswa adalah 15 Januari 2018 atau 1 Februari 2018. Silakan dicek langsung ke fakultasnya. Sebaiknya pelamar sudah mengajukan aplikasi sebelum tanggal itu, termasuk mendaftar ke universitas. 
11/30/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pelatihan PNS Pemda di Belanda 2018

Program beasiswa ini ditujukan bagi PNS di daerah yang ingin mengikuti pelatihan beberapa pekan yang digelar The Hague Academy for Local Governance, Belanda. Beasiswa tersebut disediakan dalam bentuk Talent Programme berupa pelatihan singkat serta kesempatan bertukar pengetahuan antarpeserta. Selain itu disediakan pula kegiatan internship singkat yang berlangsung di pemerintah lokal Belanda, aktivitas jejaring, serta kegiatan lainnya. Tujuannya adalah untuk mengembangkan skill dan pemahaman pegawai pemerintah di daerah, sehingga dapat meningkatkan pelayanannya bagi masyarakat. 

Beasiswa pelatihan PNS yang disediakan The Hague Academy for Local Governance ditujukan bagi peserta di negara berkembang, salah satunya Indonesia dan juga negara-negara di Eropa Timur. Peserta harus memiliki motivasi yang kuat dan proyek atau ide yang konkret untuk meningkatkan kinerja organisasi dan menciptakan layanan yang lebih baik bagi masyarakat. 

Pelamar dapat mendaftar untuk beasiswa training PNS ini dengan memilih beberapa tema program yang didasarkan pada topik pelatihan yang nantinya akan diikuti di The Hague Academy. Yaitu: 

▪ Citizen Participation and Inclusive Governance – Program dimulai 5 Maret – 22 Maret 2018
▪ Local Service Delivery – Program dimulai 18 Juni – 5 Juli 2018
▪ Local Economic Development - Program dimulai 1 Oktober – 18 Oktober 2018

Beasiswa yang disediakan hampir mencakup semua kebutuhan yang diperlukan selama pelatihan. Meliputi biaya pendidikan, biaya perjalanan, akomodasi, asuransi premium, serta biaya hidup di Belanda. Kandidat hanya akan diminta untuk berkontribusi dalam jumlah relatif kecil senilai 150 Euro jika terpilih dalam program pelatihan tersebut. 

Persyaratan: 
1. Bekerja pada salah satu negara yang tertera di daftar DAC (salah satunya Indonesia)
2. Bekerja untuk pemerintah daerah (bukan LSM atau perusahaan swasta)
3. Berusia 37 tahun atau lebih muda ketika mendaftar
4. Memiliki pengalaman kerja sekurangnya dua tahun di pemerintahan daerah serta membuktikan komitmen
5. Mampu berbicara dan memahami bahasa Inggris dengan baik (semua program dalam bahasa Inggris)
6. Mampu menuliskan dan secara lisan mempertahankan motivasi serta relevansi program tertentu
7. Mampu mengidentifikasi masalah / proyek sebagai kasus kehidupan nyata dalam tema program yang akan ditulis sebagai Rencana Aksi selama program Talent
8. Memiliki dukungan tertulis dari atasan untuk berpartisipasi dalam program ini dan melaksanakan Rencana Aksi ketika Anda pulang kembali

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Sedang Buka

Dokumen aplikasi: 
1. Surat pernyataan dari atasan (Unduh)
2. Copy paspor

Pendaftaran: 
Pelamar yang berminat beasiswa pelatihan PNS 2018 di Denhaag, Belanda ini dapat melakukan pendaftaran online dengan melengkapi formulir aplikasi untuk Talent Programme 2018. Selanjutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas. Aplikasi tersebut sudah harus diajukan sebelum 1 Desember 2017. Satu bulan setelah deadline program berakhir, kandidat yang terpilih akan dihubungi oleh pihak Talent for Governance. Selanjutnya akan mengikuti seleksi tahap kedua di antaranya wawancara telepon untuk menilai lebih jauh kandidat.

Kontak: 
Programme coordinator Talent for Governance:
Mr. Koen Rozemeijer
Office number: 070 373 8695
Mobile Phone: 06 82 65 37 83
Koen.Rozemeijer@thehagueacademy.com or info@talentforgovernance.com

Informasi lainnya bisa disimak melalui laman The Hague Academy (thehagueacademy.com). Selamat mencoba!
11/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2018 – BEASISWA 2019 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.

Bagi pelamar beasiswa S1, baik Anda yang baru lulus SMA/SMK/sederajat maupun yang sudah berstatus sebagai mahasiswa, pilihan beasiswa dapat Anda lihat pada kategori BEASISWA S1. Bagi pelamar beasiswa S2, beasiswa yang bisa Anda daftar tertera pada kategori BEASISWA S2. Begitu pun bagi yang berminat beasiswa S3, silakan temukan beasiswa yang sesuai pada sub BEASISWA S3. Tidak semua beasiswa ditampilkan. Hanya sebagian saja. Khususnya yang sedang buka pendaftaran. Silakan klik link beasiswa untuk penjelasan lebih lanjut.

BEASISWA S1
Berikut Beasiswa S1 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019:

▪ Beasiswa S1 OTS di Universitas Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 April 2018

▪ Beasiswa S1 di University of Adelaide, Australia 2018 - 2019
Deadline : 19 Januari 2018

▪ Beasiswa S1 di University of Iowa, AS 2018 - 2019
Deadlien : 1 Mei 2018

▪ Beasiswa Skripsi S1 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 Full di KAIST Korea 2018 - 2019
Deadline : 29 Juni 2018

▪ Beasiswa S1 di Humber College, Kanada
Deadline : 19 Mei 2018

Deadline : 15 Januari 2018

▪ Beasiswa Full AFDF di Asia dan Amerika 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Beasiswa Non Gelar di Amerika untuk Lulusan SMA/SMK
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S1 di University of Alberta, Kanada 2018 - 2019
Deadline : 18 Desember 2017

▪ Beasiswa Program Pertukaran Mahasiswa S1 2018
Deadline : 31 Desember 2017

▪ Beasiswa Studi Singkat di Australia untuk Lulusan SMA/SMK
Deadline : 29 Oktober 2017

▪ Beasiswa S1 di UBC, Kanada 2018
Deadline : 15 November 2017

▪ Beasiswa S1 di Boston University, AS 2018
Deadline : 1 Desember setiap tahunnya

▪ Beasiswa PPA BCA dan PPTI BCA 2017 - 2018
Deadline : Desember 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Jepang untuk D2, D3, dan S1 2018 – 2019
Deadline : 5 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S1
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2017 – 2018 untuk S1, D3, D2, D1
Deadline : 1 September 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S1 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

▪ Pendaftaran Beasiswa Etos S1 di 16 PTN 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PPA 2017 untuk Mahasiswa S1/DIV dan D3
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa BCA 2017 untuk S1 Semua Jurusan
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Zalora 2017
Deadline : 30 September 2017

▪ Beasiswa S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang 2018
Deadline : 7 September 2017

BEASISWA S2
Berikut adalah pilihan beasiswa S2 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019:

Beasiswa S2 Fulbright Pemerintah AS 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di Belgia 2018 - 2019
Deadline : 1 Februari atau 1 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 Eiffel di Perancis 2018 - 2019
Deadline : 12 Januari 2018

▪ Beasiswa Tesis S2 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 Full di Swedia 2018 - 2019
Deadline : 9 Februari 2018

Beasiswa S2 Pemerintah Thaliand 2018 - 2019
Deadline : 31 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 OTS di Universitas Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 April 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

▪ Beasiswa S2 2018 - 2019 di Radboud University, Belanda 
Deadline : 1 Maret 2018

▪ Beasiswa MBA INSEAD, Prancis 2018 - 2019
Deadline : 19 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 di Utrecht University, Belanda 2018 - 2019
Deadline : 1 Februari 2018

▪ Beasiswa S2 di Swedia dari Chalmers 2018 - 2019
Deadline : 15 Januari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di University of Oxford, UK 2018 - 2019
Deadline : Januari 2018

▪ Beasiswa S2 Full di University of Cambridge, UK 2018 - 2019
Deadline : 6 Desember 2017 atau 4 Januari 2018

▪  Beasiswa MBA di Said Business School University of Oxford
Deadline : 25 Maret 2018

▪ Beasiswa S2 dari AAUW di Universitas AS Khusus Wanita
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 MBA Full di Amerika dari Erlangga 2018 - 2019
Deadline : 30 Desember 2017

▪ Beasiswa MSc di Delft University of Technology, Belanda 2018
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017 

▪ Beasiswa S2 di University of Groninge 2018 - 2019
Deadline : 1 Desember

Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda
Deadline : 15 Desember 2017

▪ Beasiswa S2 di UWE Bristol, UK 2018
Deadline : 17 November 2017

▪ Beasiswa AFDF Asia Foundation di Amerika dan Asia 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemrisktedikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di China 2018 – 2019
Deadline : 28 September 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Endeavour Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2017 – 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 UGM 2017
Deadline : Menyesuaikan Jadwal Kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

▪ Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S2
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Korea 2017
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Bidikmisi untuk Keluarga Kurang Mampu
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa Tesis S2 Dalam dan Luar Negeri 2017
Deadline : 15 Oktober 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Afirmasi LPDP Luar Negeri 2017
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Full LPDP 2017- 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 Fashion di IFA Paris
Deadline : 31 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S2 di Universitas-Universitas Belgia
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S2 Full di Jerman 2018 di 8 Universitas
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Beasiswa S2 Penuh di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

▪ Beasiswa S2 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S2 di UCSI University, Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

BEASISWA S3
Berikut sebagian di antara pilihan beasiswa S3 yang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019. Anda bisa melamar beasiswa yang dipandang sesuai.

Beasiswa S3 Fulbright Pemerintah AS 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

Beasiswa S3 Dosen di AS dari Fulbright 2018 - 2019
Deadline : 15 Februari 2018

Beasiswa Disertasi S3 dari Mizan 2018
Deadline : 31 Maret 2018

Beasiswa S3 Eiffel Pemerintah Prancis 2018 - 2019
Deadline : 12 Januari 2018

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

▪ Beasiswa S3 di Singapura 2018 - NUS, NTU, SUTD
Deadline : 1 Januari 2018

▪ Beasiswa di Harvard University, AS 2018
Deadline : 17 Januari 2018

Beasiswa S3 Clarendon di University of Oxford 2018 - 2019
Deadline : Januari 2018

Beasiswa S3 di University of Cambridge, UK 2018 - 2019
Deadline : 4 Januari 2018

Beasiswa S3 di University of Warwick, UK 2018 - 2019
Deadline : 19 Januari 2018

Beasiswa S3 International di University of Cambridge, UK
Deadline : 4 Januari 2018

Beasiswa S3 Pemerintah Swiss 2018 - 2019
Deadline : 11 Desember 2017

Beasiswa S3 AAUW di Universitas AS 2018 - 2019
Deadline : 1 Desember 2017

▪ Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda
Deadline : 15 Desember 2017

Beasiswa S3 Full di NTU Singapura 2018 - 2019
Deadline : 30 November 2017

▪ Beasiswa S3 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017

▪ Beasiswa AFDF Asia Foundation di AS dan Asia 2018
Deadline : 20 November 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Endeavour di Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Monbukagakusho Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

▪ Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Full NZIDRS di New Zealand 2017 – 2018
Deadline : 30 Agustus 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Kemenag 2017 – 2018
Deadline : 31 Mei 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 KGSP di Korea 2017 – 2018
Deadline : Bervariatif

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Unggulan Kemdikbud 2017
Deadline : 31 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Disertasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 15 Oktober 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Afirmasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa S3 Full dari LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

▪ Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemristekdikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

▪ Beasiswa S3 Full di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

▪ Beasiswa S3 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

▪ Beasiswa S3 di UCSI University Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

Itulah beberapa pendaftaran beasiswa tahun akademik 2017 - 2018 maupun 2018 – 2019 yang bisa dicoba. Jika ingin mengetahui pilihan beasiswa lainnya silakan bukan laman utama beasiswapascasarjana.com. Semoga berhasil!
11/20/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa OTS 2018 – 2019 ke Belanda

Peluang baik ini kembali dibuka bagi Anda yang bercita-cita melanjutkan studi ke Belanda. Orange Tulip Scholarship (OTS) 2018 – 2019. Beasiswa OTS dikhususkan bagi warganegara Indonesia yang berminat melanjutkan kuliah, baik jenjang foundation, bachelor, atau master di universitas-universitas Belanda. Beasiswa OTS didukung oleh institusi pendidikan tinggi Belanda, perusahaan Belanda, dan Pemerintah Indonesia yang tergabung sebagai sponsor. 

Cukup banyak perguruan tinggi maupun universitas Belanda yang berpartisipasi dalam skema beasiswa ini. Misalnya Rotterdam School of Management, Erasmus University, Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS), Erasmus University Rotterdam, Maastricht School of Management, Tio University of Applied Sciences, dan University of Amsterdam.

Khusus Beasiswa OTS 2018 – 2019, universitas yang ikut serta akan terus bertambah. Peluang itu tentunya sangat menguntungkan pelamar karena membuka kesempatan lebih besar untuk memperoleh beasiswa ke Belanda. 

Beasiswa OTS disediakan dalam bentuk pengurangan dari biaya studi (parsial) hingga potongan biaya kuliah keseluruhan (full). Selain biaya studi, ada juga yang menyediakan hingga biaya visa dan biaya asuransi. Nominal beasiswa ini berbeda-beda tergantung universitas / sponsor yang menawarkan. Misalnya di periode sebelumnya, Beasiswa program Master Biomedical Sciences (BMS) dan Master Molecular Mechanisms of Disease (MMD) di Radboud University Medical Center. Beasiswa diberikan dalam bentuk potongan biaya kuliah antara € 7.950 dan € 8.855. Selain itu mereka juga menyediakan biaya visa dan biaya asuransi sebesar biaya sebenarnya (actual cost). 

Atau misalnya beasiswa program master di Maastricht School of Management untuk program Master of Business Administration (MBA). Beasiswa berupa potongan 65% biaya studi dan 85% biaya studi yang nilainya € 20.150 dan € 26.350. Begitu pun dengan beasiswa lain yang bisa dicek sendiri di masing-masing universitas yang berpartisipasi. 

Persyaratan umum: 
› Warga Negara Indonesia
› Tidak sedang menempuh studi pendidikan di Belanda atau bekerja di Belanda
› Saat ini sedang menjalani proses pendaftaran atau sudah diterima di salah satu universitas di Belanda peserta OTS
 › Memenuhi syarat-syarat khusus yang dibutuhkan oleh skema Orange Tulip Scholarship yang didaftarkan. 
Dokumen aplikasi: 
Masing-masing universitas memiliki persyaratan khusus dan juga dokumen aplikasi yang berbeda untuk beasiswa. Pelamar bisa memeriksanya melalui laman Neso Indonesia. Dua di antara dokumen aplikasi yang diminta adalah:

› Formulir OTS (Unduh)
› Bukti telah memulai pendaftaran / telah diterima di institusi atau universitas tujuan

Selain itu ada yang meminta CV (dalam bahasa Inggris) dan Surat Rekomendasi. Silakan dilengkapi sesuai permintaan masing-masing universitas tujuan. 

Pendaftaran: 
Pendaftaran dan pengajuan Beasiswa OTS 2018 - 2019 dimulai Oktober 2017 sampai 1 April 2018.
Namun, beberapa skema menerapkan deadline berbeda. Pelamar bisa mengeceknya melalui laman Neso Indonesia.

Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan dalam bentuk soft copy (Word atau PDF). 

Dokumen yang telah disiapkan dalam bentuk soft copy dikirim via email ke: ots@nesoindonesia.or.id (maksimum 20 MB). 

Perlu diingat, pendaftaran beasiswa dan ke universitas adalah terpisah. Sebelum mengajukan beasiswa OTS, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang dituju berdasarkan skema yang ditawarkan. Setelah adanya bukti telah memulai pendaftaran (konfirmasi email/online) atau telah memiliki LoA, baru pelamar diperkenankan mendaftar beasiswa.

Kontak:
Nuffic Neso Indonesia
Jalan H. R. Rasuna Said Kav. S-3
Jakarta 12950
Indonesia
t. +62 (21) 5248 267
e. ots@nesoindonesia.or.id
w. www.nesoindonesia.or.id
11/14/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Utrecht University, Belanda

Beasiswa satu ini mungkin bisa mewujudkan impian Anda untuk melanjutkan studi S2 di Belanda. Utrecht Excellence Scholarships. Beasiswa ini disediakan khusus Utrecht University bagi mahasiswa internasional yang berasal dari luar Uni Eropa (EU) atau Kawasan Ekonomi Eropa (EEA). Nah, bagi Anda yang ingin mencoba beasiswa di Utrecht University ini, berikut beberapa gambaran dari beasiswa tersebut. 

Utrecht Excellence Scholarships merupakan beasiswa prestasi yang salah satu pertimbangan utamanya adalah capaian akademik yang diraih sebelumnya. Beasiswa ditawarkan dalam bentuk tanggungan biaya kuliah saja atau biaya kuliah plus tunjangan hidup per tahun sebesar 11.000 Euro. Jika terpilih, pelamar bisa menggunakan beasiswa tersebut untuk studi gelar master berdurasi 1 atau 2 tahun sesuai pilihan program. Untuk tahun akademik 2018 – 2019, sekitar 20 - 25 kuota beasiswa disediakan yang dibagi di enam sekolah pascasarjana di Utrecht University. 

Meski tidak menanggung semuanya, beasiswa tersebut sudah bisa menekan biaya studi di Belanda secara signifikan, terutama biaya kuliah dan biaya hidup.

Program pascasarjana di Utrecht University:
1. Graduate School of Geosciences
2. Graduate School of Humanities
3. Graduate School of Law, Economics and Governance
4. Graduate School of Life Sciences
5. Graduate School of Natural Sciences
6. Graduate School of Social and Behavioural Sciences

Tidak semua program studi berpartisipasi untuk Utrecht Excellence Scholarships. Karena itu, pelamar dapat mengeceknya di www.uu.nl/masters > master’s programme > Tuition fees and financial support. Lihat apakah Utrecht Excellence Scholarships ditawarkan di program tersebut.

Persyaratan: 
1. Merupakan lulusan 10 persen terbaik di kelas 
2. Memegang paspor non Uni Eropa/EEA dan tidak memenuhi syarat untuk dukungan sistem pinjaman dan hibah studi Belanda 
3. Menyelesaikan sarjana di luar Belanda 
4. Mendaftar untuk program master internasional yang dimulai 1 September 2018

Dokumen aplikasi: 
1. Bukti lulusan 10 persen terbaik di kelas (keterangan resmi dari universitas yang menyatakan Anda memang merupakan lulusan 10 persen terbaik di kelas), seperti surat keterangan yang ditandatangani dan dicap oleh universitas, surat referensi, sertifikat peringkat kelas, dll.

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru di Belanda

Pendaftaran: 
Setelah mengajukan aplikasi untuk program master di Utrecht University, pelamar non Uni Eropa/EEA akan memiliki opsi untuk mengajukan aplikasi beasiswa Utrecht Excellence Scholarship. Opsi aplikasi beasiswa ini tersedia mulai pertengahan November 2017 untuk studi tahun akademik 2018 - 2019.

Unggah dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas pada opsi aplikasi beasiswa tersebut. Perlu dipahami, beasiswa berlaku untuk program master yang dimulai 1 September 2018. Sementara, program yang mulai berjalan pada Februari tidak memenuhi syarat untuk beasiswa S2. Pengajuan beasiswa di Utrecht University sudah harus dilakukan sebelum 1 Februari 2018. Beberapa program mungkin menetapkan deadline sebelum 1 Desember 2017. Sehingga harus dilihat di program yang ingin dilamar.

Aplikasi untuk beasiswa hanya akan diproses jika Anda telah mengajukan aplikasi ke program master. Pelamar akan diinformasikan mengenai hasil dari seleksi beasiswa setelah mendapatkan keputusan kelulusan di program master.

Beberapa kriteria seleksi di antaranya keunggulan akademik dan hasil kualifikasi sebelumnya, kualitas dan relevansi dari surat motivasi untuk program master, serta kualitas aplikasi untuk program master itu sendiri. Semoga berhasil!
11/03/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya