Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
4. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
5. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
6. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan lalu menyerahkannya ke alamat berikut: 

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor’s Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

Email: mu.documents@monash.edu

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
4/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ELTA : Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris

English Language Training Assitance (ELTA) merupakan program bantuan yang dirancang bagi pelamar beasiswa Australia Awards yang belum mampu memenuhi syarat minimal bahasa Inggris yang ditetapkan. Syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards adalah memiliki skor IELTS di atas 5.0 atau TOEFL ITP di atas 500. ELTA sejenis beasiswa dari Pemerintah Australia untuk membantu pelamar beasiswa Australia Awards meraih skor IELTS di atas 5.0 atau ITP TOEFL di atas 500. Beasiswa ELTA ini terbuka bagi mereka dengan skor IELTS 4.5 – 5.0 atau setara.

Saat ini tawaran bantuan pelatihan bahasa Inggris ELTA masih terbatas. Yakni ditujukan bagi warga dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maulu, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Selain itu, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia juga bisa melamar pelatihan bahasa Inggris ELTA ini.

Bagi peserta dari luar kota tempat program ELTA dilaksanakan, Australia Awards menyediakan akomodasi dan transportasi darat, laut atau udara untuk tiket kelas ekonomi dengan sistem penggantian biaya (reimburse).

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau 12 minggu secara penuh waktu (Senin – Jumat) di keenam provinsi tersebut. Para pengajar berasal dari IALF Bali dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia. Yang menarik, setelah mengikuti program, peserta akan langsung diikutsertakan untuk mengambil tes IELTS. Nantinya hasil skor yang diperoleh tersebut bisa dipergunakan untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards pada periode berikutnya (2018 – 2019).

Nah, bagi Anda yang berasal dari keenam provinsi tersebut dan telah menyelesaikan S1 dan berminat melanjutkan S2 ke Australia dengan beasiswa Australia Awards, masih ada waktu melakukan pendaftaran sebelum deadline berakhir.

Persyaratan:
1. Memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2.75 pada skala maksimum 4.0
2. Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris (bila ada)

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Dibuka

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Curriculum vitae
3. Salinan transkrip akademik
4. Bukti hasil tes TOEFL/IELTS (bila ada)
5. Surat ijin atasan Anda yang mendukung keikutsertaan dalam program ini
6. Copy KTP
7. Formulir keterangan disabilitas, bagi pelamar dengan disabilitas
8. Surat keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas (bila ada)

Pendaftaran:
Setelah melengkapi dokumen aplikasi yang diminta, Anda kemudian bisa mengirimkannya. Pengiriman aplikasi ada tiga cara, yaitu secara online, via email, atau melalui pos. Anda bisa memilih salah satu.

Via online:
Pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui link berikut: https://goo.gl/QZL9X3

Via Email:
Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

Via Pos:
Tim Seleksi ELTA
IALF Bali
Jl. Raya Sesetan 190
Denpasar 80223

Cantumkan ELTA NTT atau ELTA NTB atau ELTA Maluku & Maluku Utara, atau ELTA Papua & Papua Barat di pojok kiri amplop. Pilih sesuai asal daerah masing-masing. Bagi pelamar disabilitas cukup cantumkan ELTA pada pojok kiri amplopnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa ELTA paling lambat 21 April 2017 pukul 17.00 WITA. Para pendaftar yang lolos seleksi awal akan dihubungi di minggu 31 Mei - 3 Juni 2017. Tes penempatan akan dilaksanakan mulai 11 - 18 Juni 2017 untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, 10 - 14 Juli 2017 untuk wilayah NTB dan NTT, dan 17 - 18 Juli 2017 untuk tes penempatan bagi penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi akan dihubungi selambat-lambatnya 25 – 29 Juli 2017. Pertanyaan tentang ELTA dapat ditujukan ke ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org). Semoga berhasil!
3/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2016 untuk perkuliahan yang dimulai Juni 2017, deadline periode kedua 31 Januari 2017 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2017, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2017 untuk perkuliahan November 2017. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
3/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2017 – 2018 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2017 – 2018 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa,  dukungan penunjang akademik, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.

Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas) 
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi para pendaftar untuk jenjang Masters, memiliki nilai kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL, atau 46 Pearson PTE). Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2016 atau 2017). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2016 atau 2017) 
5. Bagi pelamar yang berasal dari fokus daerah prioritas dan kandidat pengecualian lainnnya memiliki IPK setara 2.75 atau lebih, nilai IELTS 5.0 atau TOEFL yang setara
6. Menyediakan informasi kontak test centre untuk verifikasi hasil tes TOEFL
7. Melampirkan sekurang-kurangnya satu copy asli hasil tes Institutional TOEFL  
8. Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master, atau 
9. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor 
10. Menjawab semua pertanyaan relevan yang disediakan di formulir aplikasi
11. Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan English for Academic Purposes (EAP) secara full-time (Senin - Jumat 08.00 - 16.00) di Indonesia sebelum studi di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
12. Jika mendaftar untuk jenjang doktor, para pelamar yang dipertimbangkan merupakan staf di universitas, lembaga perguruan tinggi, serta staf lembaga penelitian, pembuat kebijakan, serta para kandidat yang ditargetkan di badan-badan yang terkait dengan kegiatan-kegiatan Pemerintah Australia 
13. Sangat dianjurkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan oleh pendaftar tersebut 
14. Sangat dianjurkan bagi para pelamar doktor yang menyelesaikan jenjang Master dengan komponen penelitian sekurang-kurangnya 25%.
Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (hasil tes yang diambil di tahun 2016 atau 2017). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor, serta 
10. Para pelamar jenjang doktor dan master yang studinya akan mencakup sekurang-kurangnya 50 persen penelitian wajib melengkapi detil proposal penelitian di formulir pendaftaran 
11. Pelamar yang mendaftar secara online (melalui OASIS) wajib juga melengkapi formulir aplikasi online tambahan

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2017. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pengumuman hasil seleksi akan diberitahukan ke pelamar paling lambat Juli 2017. Sekaligus pemberitahuan untuk mengikuti seleksi wawancara dan IELTS. Hasil akhir pengumuman penerima beasiswa disampaikan awal September 2017.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
2/16/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bappenas Dalam Negeri dan S2 Linkage Australia

Tawaran beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 lingkage Australi kembali dibuka Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melalui Beasiswa Pusbindiklatren Bappenas Gelombang II tahun 2017. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi staf Perencana yang bekerja di Kementerian PPN/Bappenas, Unit Perencana di kementerian/lembaga, Bappeda atau nama lain, dan Unit Perencana di Dinas Teknis pada Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk melanjutkan S2 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri dan Australia.

Penerima beasiswa S2 dalam negeri nantinya akan memperoleh tanggungan uang kuliah (per paket program) sesuai pengeluaran, tunjangan biaya hidup selama 15 bulan masing-masing Rp 1,8 juta per bulan, serta tunjangan tesis Rp 6,5 juta. Biaya tersebut akan dikeluarkan oleh Pusbindiklatren. Selain itu, penerima beasiswa juga akan memperoleh transportasi kedatangan awal program (1 kali) dan kepulangan di akhir program (1 kali), penempatan awal bagi karyasiswa yang berdomisili di luar kota tempat studi, berlangganan internet, serta tambahan uang saku. Biaya tersebut nantinya akan ditanggung oleh instansi asal karyasiswa.

Program beasiswa S2 dalam negeri berlangsung di 11 perguruan tinggi dalam negeri dengan 20 (dua puluh) program studi pilihan. Pelamar dapat memilih salah satu perguruan tinggi dan program studi pilihan tersebut sesuai rekomendasi Pusbindiklatren.

Pilihan program studi:
Program S2 dalam negeri:
1. Magister Ilmu Ekonomi, Universitas Syiah Kuala.
2. Magister Perencanaan Pembangunan, Universitas Andalas.
3. Magister Administrasi Publik, Universitas Sriwijaya.
4. Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik, Universitas Indonesia.
5. Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, Universitas Indonesia.
6. Magister Studi Ilmu Perencanaan Wilayah, Institut Pertanian Bogor.
7. Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Bandung.
8. Magister Studi Pembangunan, Institut Teknologi Bandung;
9. Magister Ekonomi Terapan, Universitas Padjadjaran.
10. Magister Ilmu Lingkungan Bidang Perencanaan Pengelolaan Sumber Daya Alam, Universitas Padjadjaran.
11. Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro.
12. Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Diponegoro.
13. Magister Perencanaan Kota dan Daerah, Universitas Gadjah Mada.
14. Magister Ekonomi Pembangunan, Universitas Gadjah Mada.
15. Magister Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada.
16. Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya.
17. Program Perencanaan Pengembangan Wilayah, Konsentrasi Studi Manajemen Perencanaan, Universitas Hasanuddin.
18. Magister Transportasi, Universitas Gadjah Mada
19. Magister Transportasi, Institut Teknologi Bandung
20. Magister Ilmu Ekonomi, Universitas Brawijaya

Program S2 Linkage Australia:
1. Program studi Perencanaan Pengembangan Wilayah (Regional Planning) Pascasarjana Universitas Hasanuddin dan program studi Environmental Coastal Management di Griffith University, Australia. Pada tahun pertama, karyasiswa yang terpilih mengikuti kuliah di Universitas Hasanuddin dengan menggunakan sumber dana beasiswa Pusbindiklatren Bappenas dan selanjutnya akan mengikuti kursus persiapan Bahasa Inggris IALF. Pada tahun kedua, karyasiswa akan mengikuti kuliah di Griffith Univesity dengan menggunakan sumber dana Australia Awards Scholarship (AAS).

Persyaratan:
1. Pengusulan dari instansi minimal UKE II
2. Unit Kerja di perencanaan
3. PNS 100% Golongan III A minimal 1 tahun
4. Strata pendidikan minimal S1
5. Minimal tahun lulus S1 adalah 2 tahun
6. Umur maksimal 37 tahun
7. IPK minimal 2.75

* Khusus untuk calon pelamar dari pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat batas minimal latar belakang pendidikan untuk program S2 adalah DIV.
* Untuk daerah-daerah terpencil, tertinggal dan terluar, usia maksimal dapat ditetapkan menjadi 42 tahun.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
a) Surat usulan dari atasan langsung (minimal eselon II)
b) Formulir Wawancara Tertulis yang telah diisi dan ditandatangani (Unduh)
c) Ijazah dan transkrip S1 yang telah dilegalisir
d) Foto copy SK Pengangkatan PNS 100% pada golongan III/a, atau SK pengangkatan terakhir, yang telah dilegalisir
e) Khusus bagi para Pejabat Fungsional Perencana harus melampirkan SK jabatan terakhir yang dilegalisir
f) Pernyataan Rencana Studi (dalam bentuk esai), sebagaimana format terlampir (Lampiran 2)

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 Linkage Australia dilakukan dengan cara mengisi terlebih dahulu formulir pendaftaran online di pusbindiklatren.bappenas.go.id

Jika belum pernah mendaftar sebelumnya, silakan buat akun terlebih dahulu, kemudian lakukan aktivasi melalui email yang didaftarkan.

Selanjutnya isi lengkap formulir pendaftaran tersebut, lalu cetak kemudian ditandatangani (bermaterai 6.000) oleh si pelamar dan juga atasan langsung (minimal eselon II) sebagai pengusul.

Berikutnya lampirkan formulir pendaftaran tersebut bersama dokumen aplikasi yang diminta di atas kemudian antar langsung atau kirim via pos/titipan kilat ke alamat:

Pusbindiklatren Bappenas (Beasiswa Diklat Gelar)
Jalan Proklamasi No. 70, Jakarta Pusat 10320

Pendaftaran beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 linkage Australia Pusbindiklatren Bappenas paling lambat 10 Februari 2017 (cap pos).

Peserta yang lolos seleksi administratif akan mengikuti seleksi nasional TPA (minggu I Maret 2017), kemudian seleksi ITP TOEFL (minggu I April 2017), seleksi wawancara dan IELTS Linkage Australia (Minggu III April 2017), kemudian pemanggilan peserta S2 dalam negeri dan linkage Australia (Mei 2017).

Kontak:
Kantor Pusbindiklatren, Kementerian PPN/Bappenas
Telp: (6221) 319 28280; 319 28285; 319 28279,
Email: pusbindiklatren@bappenas.go.id
www.pusbindiklatren.bappenas.go.id
1/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Roberto Rocca – S3 di Luar Negeri

Ada banyak tawaran beasiswa S3 di luar negeri yang terbuka bagi pelamar Indonesia. Mungkin Anda sudah mendengar atau bahkan pernah mencoba beasiswa S3 satu ini. Roberto Rocca Fellowships. Beasiswa ini disediakan Roberto Rocca Education Program untuk beberapa negara tertentu. Hanya tujuh negara pelamar yang bisa mendaftar. Yakni Indonesia, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Venezuela. 

Setiap tahun Beasiswa Roberto Rocca menyediakan 12 – 15 kursi untuk pemenangnya. Beasiswa diberikan untuk jangka waktu selama dua tahun yang bisa dipergunakan untuk biaya kuliah dan biaya hidup jenjang S3. Namun, Roberto Rocca Education Program memungkinkan bagi kandidat terpilih mendapatkan perpanjangan lagi untuk dua tahun berikutnya. 

Jumlah beasiswa yang diterima tergantung pada kebutuhan keuangan dari calon. Hanya saja beasiswa tidak mencakup semua biaya. Sehingga pelamar disarankan dapat mencari sumber pendanaan tambahan lain untuk menunjang semua keperluan biaya. 

Beasiswa Roberto Rocca terbuka bagi pelamar yang baru akan memulai studi gelar PhD di luar negeri atau saat ini sedang menjalani studi gelar PhD di negara lain. Pelamar yang bisa mendaftar adalah mereka yang mengambil keahlian yang berhubungan dengan Metalurgi, Ilmu Material, Teknik Mesin, dan Teknik Perminyakan seperti diuraikan di bawah: 

Metallurgy
› Steel: production processes and innovative products
› Physical Metallurgy of Steels and High Alloy Materials
› Innovative Heat treatment and Processing
› Rolling Technology of Flat Products/Hot and Cold Deformation
› Physical Metallurgy of Welding
› Extractive Metallurgy

Materials Science Engineering
› Technology of Surface Modification
› Composites
› Coatings for steel products
› Nano-structured materials
› Ceramic materials
› Refractory materials

Mechanical Engineering
› Computational mechanics
› Fracture mechanics and Structural reliability
› Machinability and Advanced Manufacturing Technology
› Tribology
› Control systems
› Metalforming
› Alternative energies
› Robotics

Petroleum Engineering
› Fluid flows analysis
› Pipeline technology
› Well completion and control
› Reservoir simulation
› Enhanced oil recovery processes
› Well logging
› Non-conventional oil production
› Secondary recovery
› String design
› Extreme service conditions (HT/HP)
Persyaratan: 
▪ Pelamar merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (Indonesia, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Venezuela). 
▪ Baru akan memulai program PhD di luar negara asal atau saat ini telah memulai program PhD tersebut di luar negeri
▪ Karyawan dari perusahaan sponsor (beasiswa) tidak memenuhi syarat
▪ Kandidat bebas menetapkan universitas di luar negeri, namun komite ilmiah program akan mempertimbangkan pilihan universitas dan program studi kandidat tersebut dalam evaluasi dan memilih penerima beasiswa. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa Roberto Rocca 2017 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Pelamar bisa mendaftar terlebih dahulu dengan membuat akun. Periode pendaftaran berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 24 Oktober 2016. 
12/09/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Studi Singkat Bidang Pertanian di Australia

Australia Awards tidak saja menawarkan beasiswa studi jenjang S2 dan S3 bagi Indonesia, salah satu program beasiswa menarik lainnya adalah beasiswa studi singkat di bidang pertanian. Beasiswa ini berdurasi 4 minggu di Australia. Dimulai 6 Februari – 3 Maret 2017. Sebelum keberangkatan peserta akan mengikuti workshop selama 3 hari.

Nantinya para peserta akan mengikuti studi singkat bidang pertanian yang menyangkut produktivitas, jejaring (network), serta globalisasi untuk pertanian lahan kering di Australia.

Ada 25 peserta yang akan diterima melalui beasiswa singat Australia Awards kali ini. Kriteria peserta adalah berasal dari empat area fokus geografis Australia Awards, yakni Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Maluku, dan Maluku Utara.

Studi ini bertujuan untuk meningkatkan penciptaan lingkungan yang mendukung dan manajemen bagi pertanian lahan kering yang berkelanjutan di ketujuh provinsi sasaran tersebut.

Beasiswa studi singkat dari Australia Awards menggunakan serangkaian pembelajaran, di antaranya sesi kelas, studi kasus, kunjungan lapangan ke departemen-departemen pemerintah Australia, organisasi pertanian, pusat penelitian, lahan pertanian, dan sektor swasta. Selain itu diberikan diskusi dan sesi perencanaan, simulasi dan bermain peran, acara-acara networking, dan model proyek studi singkat yang digunakan untuk semua studi singkat Australia Awards.

Persyaratan:
1. Peserta dari institusi pemerintah merupakan perwakilan senior (minimal eselon III) dari institusi-institusi pertanian pemerintah lokal (misalnya Bappeda, Dinas Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, dan Balai Benih Hortikultura.
2. Peserta dari institusi swasta atau LSM merupakan manajer yang mempunyai minimal 3 tahun pengalaman profesional pada tingkat manajemen dalam sebuah BUMN atau perusahaan swasta yang bergera di bidang pertanian lahan kering
3. Mnimimal ijazah D3 atau S1 di bidang yang relevan
4. Pelamar mendapatkan izin dan rekomendasi dari supervisor
5. Komitmen untuk menyiapkan dan mengimplementasikan sebuah proyek pengembangan sebagai bagian dari studi
6. Komitmen untuk terlibat aktif dan menjalin jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan
7. Komitmen untuk menyebarkan pembelajaran dari studi ini kepada rekan kerja, sejawat, dan pengaku kepentingan di provinsi (misalnya petani, perusahaan, pemerintahan)
8. Mempunyai KTP dari salah satu dari tujuh provinsi yang disasar
9. Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dasar (bukti belajar/kursus bahasa Inggris, dan/atau partisipasi dalam forum/seminar/pelatihan di luar negeri sebaiknya dilampirkan bila ada.
10. Wanita dan penyandang disabilitas sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi

Simak juga » Peluang Beasiswa Terbaru S1, S2, dan S3 di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Fotokopy KTP atau paspor halaman biodata
2. Daftar riwayat hidup (CV)
3. Ijazah terakhir
4. Surat persetujuan/izin dari atasan
5. Sertifikat TOEFL atau IELTS atau pelatihan bahasa Inggris (jika ada)

Pendaftaran:
Permohonan diajukan secara online melalui laman Australia Awards. Buat akun terlebih dahulu dan scan dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas sebelum mengirimkan aplikasi.

Aplikasi dari pelamar sudah harus diterima paling lambat 30 Oktober 2016 oleh Australia Awards Indonesia.

Kontak:
Telepon: (021) 527 7648
Email: shorttermawards@australiaawardsindonesia.org
10/22/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Edith Cowan University, S2/S3 Full

Skema beasiswa Australia ini tersedia bagi kandidat internasional yang ingin mengambil gelar S2 / S3 riset di Edith Cowan University. Namanya ECU International Postgraduate Research Scholarship (ECUPRS Int). Beasiswa ini disediakan tiap tahun dan terbilang prestisius di Edith Cowan University. ECUPRS Int merupakan beasiswa full dengan nilai total per tahun $ 27.000. Beasiswa yang diberikan mencakup biaya hidup, biaya kuliah, dan asuransi kesehatan. 

Sesuai namanya, beasiswa ECUPRS Int ditujukan bagi pelamar internasional yang ingin mengambil gelar master by research atau PhD di ECU. Beasiswa terbuka untuk semua jurusan berbasis riset di ECU. Durasi beasiswa S2 adalah 1 – 2 tahun, tergantung lamanya program. Sementara, beasiswa S3 gelar PhD maksimum 3,5 tahun dan gelar PhD terpadu maksimum 3 tahun. 

Persyaratan: 
1. Bergelar sarjana atau setara dengan predikat First Class Honours / Cumlaude 
2. Pelamar harus mendaftar terlebih dahulu ke program master by research atau PhD di ECU sebelum dipertimbangkan untuk tawaran beasiswa
3. Berniat mengambil studi pada perkuliahan dan topik riset dari salah satu area kegiatan riset universitas
4. Tidak sedang menyandang gelar doktor riset bagi pelamar doktor atau master riset bagi pelamar master
5. Belum pernah memperoleh atau sedang mendapatkan beasiswa dari ECU 
6. Mampu memenuhi persyaratan visa siswa internasional sebagaimana diatur Departemen Imigrasi Australia termasuk persyaratan Overseas Student Health Cover (asuransi kesehatan) yang disetujui oleh Departemen Kesehatan Australia
7. Memenuhi persyaratan masuk di universitas, termasuk kemampuan bahasa Inggris dan memperoleh tawaran tempat (unconditional offer) pada salah satu gelar riset
8. Tidak sedang menerima beasiswa dari AusAID atau telah merampungkannya dalam dua tahun terakhir

Simak juga » Beasiswa di Monash University Jenjang S1 dan S2

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh)
2. Daftar publikasi riset (Unduh)
3. Dua Referensi akademik (Unduh)
4. Transkrip akademik 
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris
6. Terjemahan dokumen (jika tidak dimuat dalam bahasa Inggris)
7. CV atau resume 

Pendaftaran: 
Sebelum dapat mengajukan beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke program pascasarjana riset di Edith Cowan University. Hanya pelamar yang memperoleh tawaran masuk yang akan dipertimbangkan menerima beasiswa.

Untuk pengajuan beasiswa, Anda diminta mengirimkan dokumen aplikasi, seperti tertera di atas ke email: scholarships@ecu.edu.au 

Dokumen aplikasi tersebut diterima paling lambat 28 Oktober 2016. Pemberitahuan hasil seleksi akan diberitahukan secepatnya melalui email maksimum enam minggu. 

Penjelasan lebih lanjut bisa Anda simak melalui laman ECUPRS. Seleksi beasiswa didasarkan pada prestasi akademik serta kapabilitas dalam melakukan penelitian. Semoga berhasil!
10/12/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SMA Australian Independent School (AIS Indonesia) 2017

Sedang mencari beasiswa SMA 2017 yang bisa Anda lamar? Peluang beasiswa SMA satu ini menawarkan kesempatannya. Australian Independent School (AIS) secara khusus membuka beasiswa SMA yang ditujukan bagi para pelajar di Indonesia untuk tahun ajaran 2017.  Melalui Three-year IB Scholarship Program, Anda akan mendapatkan beasiswa penuh untuk biaya pendidikan selama tiga tahun di kampus AIS Indonesia yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan.

Tahun ini ada empat pelajar Indonesia yang akan dipilih untuk menerima beasiswa dari AIS Indonesia. Mereka akan mulia belajar pada April 2017 hingga tiga tahun ke depan, atau selesai pada Desember 2019.

Para siswa yang tamat nantinya akan memperoleh predikat International Baccalaureate (IB) Diploma yang setara SMA dan bisa dipergunakan untuk melanjutkan kuliah baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Rincian beasiswa yang diberikan meliputi tanggungan 100 persen biaya sekolah, 100 persen biaya ujian IB Diploma, serta 100 persen biaya modal pengembangan sekolah selama durasi beasiswa. Total nilai beasiswa yang diberikan tersebut sekitar Rp 1.120.000.000,-

Meski sudah menanggung sebagian besar kebutuhan sekolah, ada beberapa biaya yang harus didanai sendiri, seperti biaya seragam sekolah dan biaya kegiatan kampus dan kegiatan ekstrakurikuler.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia dan menetap di Indonesia
2. Mahir dalam berbahasa Inggris
3. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
4. Memperlihatkan kualitas pribadi dan sifat yang tercakup dalam profil pelajar IB
5. Tidak terdaftar di kampus AIS Indonesia manapun
6. Saat ini sedang duduk bangku kelas 1 SMA (Tahun 10)

Simak juga » Beasiswa Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Dokumen aplikasi:
1. Hasil rapor sekolah dua tahun terakhir
2. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
3. Copy paspor atau bukti kewarganegaraan
4. Dua lembar foto pelajar ukuran paspor
5. Essay 500 kata dalam bahasa Inggris

*Essay menjelaskan mengapa Anda tertarik dengan peluang beasiswa ini, apa manfaat yang Anda rasa dapat peroleh dengan peluang tersebut, dan jelaskan bagaimana cara ikut program ini bisa menguntungkan pihak sekolah dan masyarakat secara luas.

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan beasiswa SMA dari AIS Indonesia tahun 2017 dengan cara melengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas dan ditujukan ke Admission Office.

Ada dua pilihan pendaftaran. Anda bisa memilih salah satunya.

Pendaftaran via email:
Scan dokumen aplikasi yang diminta di atas, kemudian kirim melalui email: scholarship@ais-Indonesia.com

Pendaftaran via pos:
Kirimkan dokumen aplikasi yang diminta di atas via pos ke alamat:

Admissions Office
AIS Indonesia, Kemang Campus
Jl Kemang Timur No. 81, Kemang
Jakarta Selatan 12730

Dokumen aplikasi diteirma paling lambat 4 November 2016. Kandidat yang telah mengirimkan dokumen aplikasi akan diseleksi untuk mengikuti tes online (matematika dan bahasa Inggris) yang diselenggarakan 17 – 21 November 2016 yang diselenggarakan di kampus AIS Pejaten.

Selanjutnya kandidat yang lolos tes online akan diundang untuk mengikuti seleksi wawancara dalam bahasa Inggris pada akhir November atau awal Desember 2016. Undangan ini akan diberitahukan melalui email. Para pemenang beasiswa akan diumumkan pada Desember 2016.

Kontak:
Email: scholarship@ais-Indonesia.com
9/16/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Kuliah di UWA, Raih Beasiswa S2 dan S3

International Postgraduate Research Scholarships (IPRS) yang ditawarkan Pemerintah Australia disebar di sejumlah universitas. Salah satunya beasiswa IPRS untuk kuliah S2 atau S3 di University of Western Australia. Kampus yang biasa disingkat UWA ini menawarkan program master dan PhD riset bagi mahasiswa internasional. Yang berminat, peluang ini bisa diikuti untuk studi tahun akademik 2017.

Melalui program tersebut, UWA akan menyeleksi kandidat-kandidat mancanegara yang memiliki ketertarikan kuat di bidang penelitian. Mereka nantinya akan memperoleh gelar master by research atau doctorate by research sesuai area studi yang diambil di UWA. Selain itu kandidat terpilih juga bisa menjadi anggota dari tim peneliti yang bekerja di bawah arahan peneliti senior.

Beasiswa disediakan secara penuh. Selain menanggung biaya studi hingga empat tahun, diberikan pula tunjangan biaya hidup selama menetap di Australia. Nilainya sekitar $29.000 per tahun. Kemudian, penerima beasiswa juga disediakan asuransi kesehatan untuk mengantisipasi jika jatuh sakit. 

Persyaratan dan kriteria:
1. Memiliki prestasi akademik
2. Mahir dalam berbahasa Inggris
3. Memiliki capaian dalam pelatihan penelitian
4. Lingkungan penelitian yang diusulkan

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:

Permohonan dapat diajukan secara online di laman UWA hingga 31 Agustus 2016 untuk periode 1. Untuk periode 2, pendaftaran online dibuka mulai 9 Januari 2017 sampai 31 Maret 2017. Buat akun terlebih dahulu jika belum terdaftar sebelumnya. Atau sebelum membuat akun, silakan lihat "international applicants" untuk melihat penjelasan lebih lanjut, termasuk dokumen yang perlu dipersiapkan.

Pengajuan aplikasi beasiswa sudah termasuk aplikasi pendaftaran ke universitas. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Kandidat dipilih berdasarkan hasil proses ranking dan seleksi yang kompetitif mulai di tingkat jurusan, fakultas, hingga komite beasiswa universitas. Penilaian didasarkan pada kriteria umum serta dokumen aplikasi yang dilampirkan nantinya.
9/01/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 University of Adelaide, Australia

Bagi siswa internasional (non Australia dan New Zealand), University of Adelaide memiliki sejumlah penawaran beasiswa yang bisa diikuti. Satu di antaranya adalah beasiswa S1 yang menyediakan potongan biaya kuliah (tuition fee). Sebanyak 40 kuota beasiswa disediakan universitas yang terletak di Selatan Australia itu. Potongan biaya kuliah yang diberikan sebesar 25 persen setiap tahunnya dengan durasi selama empat tahun.

Program beasiswa tersebut ditawarkan melalui Adelaide International Undergraduate Scholarships (AIUS). Sesuai bagi Anda yang berminat kuliah di luar negeri dengan pengurangan beban biaya kuliah. Pelamar yang bisa mengajukan permohonan di antaranya lulusan studi foundation, atau lulusan SLTA bagi siswa yang belajar di luar Australia, atau mereka yang ingin transfer ke program gelar di University of Adelaide.

Pelamar beasiswa AIUS dapat mendaftarkan beasiswa untuk semua disiplin ilmu di University of Adelaide dengan beberapa pengecualian, yakni Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBBS), Bachelor of Dental Surgery (BDS), Bachelor of Oral Health, dan Bachelor of Science (Veterinary Bioscience).

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Terbaru

Persyaratan:
Pelamar merupakan siswa internasional serta memiliki prestasi akademik. University of Adelaide akan mempertimbangkan calon yang memiliki nilai akademis setara dengan IPK 6/7 atau nilai 85%.

Pelamar dapat mengajukan semua disiplin ilmu yang tersedia di University of Adelaide dengan pengecualian gelar yang telah disebutkan.

Selain itu pelamar juga dipertimbangkan berdasarkan status kewarganegaraan dan juga pilihan program studi di University of Adelaide.

Pendaftaran:
Sebelum mengajukan beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar di University of Adelaide (international.adelaide.edu.au/apply) dan mengajukan program studi yang diminati dengan pengecualian gelar di atas. Setelah memperoleh letter of offer atau surat penawaran baik conditional atau unconditional, pelamar kemudian bisa mendaftar beasiswa.

Isi formulir beasiswa yang disediakan. Lengkapi semua isian yang diminta, termasuk mengunggah letter of offer yang diperoleh sebelumnya.

Pendaftaran beasiswa untuk perkuliahan semester 1 (Februari) 2017 akan ditutup 20 Januari 2017. Sementara, untuk perkuliahan yang dimulai semester 2 (Juli) 2017 deadlinenya berakhir 23 Juni 2017.

Kandidat terpilih akan diberitahu dalam waktu 4 sampai 6 minggu setelah mengajukan aplikasi. Sementara, bagi mereka yang belum berhasil tidak akan dihubungi. Terkait teknis pendaftaran beasiswa lebih lanjut, pelamar bisa menghubungi email: jane.olsson@adelaide.edu.au
8/30/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa La Trobe University (S1 dan S2), Australia

La Trobe University, Australia memiliki sejumlah tawaran beasiswa yang bisa diikuti oleh mahasiswa internasional. Salah satunya Academic Excellence Scholarships (AES). Beasiswa ini menanggung biaya kuliah (coursework) untuk studi S1 maupun S2 selama 2 semester (12 bulan) di La Trobe University. Nilainya $10.000 - $20.000. Jika bermaksud untuk membiayai sendiri kuliah Anda di Australia, beasiswa parsial ini dapat membantu meringankan pengeluaran yang diperlukan.

Pemberian beasiswa La Trobe University dilakukan per semester. Pelamar harus memiliki nilai rata-rata C untuk dapat mempertahankan beasiswa di semester kedua. Melihat durasi beasiswa yang hanya 12 bulan, rasanya lebih tepat buat Anda yang ingin mengambil program S2 yang berdurasi setahun.

Persyaratan:
1. Berkewarganegaraan selain Australia atau New Zealand
2. Mendaftar untuk program coursework undergraduate atau postgraduate
3. Memperoleh nilai skor 85 persen atau setara pada gelar sebelumnya
4. Memenuhi persyaratan bahasa Inggris dan akademik untuk masuk di La Trobe University

Simak juga » Beasiswa Australia untuk Pelamar Indonesia

Pendaftaran:
Pelamar harus mendaftar terlebih dahulu di La Trobe University (www.latrobe.edu.au). Anda bisa mendaftar online untuk mendapatkan tawaran tempat sebagai mahasiswa di kampus tersebut. Setelah memperoleh tawaran (letter of offer), pengajuan beasiswa bisa dilakukan dengan melengkapi formulir aplikasi beasiswa. Lengkapi formulir tersebut dan ajukan ke email: intapplication@latrobe.edu.au

Deadline pendaftaran untuk perkuliahan semester 1 2017 dilakukan tiga kali. Deadline putaran 1: 9 September 2016, putaran 2: 11 November 2016, dan putaran 3: 6 Januari 2017.
8/24/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Hubungan International di Australia Full

Bagi Anda yang menginginkan beasiswa S2 hubungan internasional di luar negeri, peluang beasiswa di Australia ini patut dipertimbangkan. Hedley Bull Scholarhsip. Beasiswa S2 studi hubungan internasional yang berlangsung di Australian National University (ANU). Beasiswa ditujukan bagi pelamar yang akan mengambil gelar Master of International Relations (Advanced) di kampus tersebut.

Beasiswa S2 yang disediakan Hedley Bull Scholarship berupa tanggung full biaya kuliah (tuition fee) selama empat semester atau dua tahun. Beasiswa ini cocok buat Anda yang memiliki keterbatasan dana melanjutkan studi di luar negeri, semisal Australia. Nantinya, jika terpilih pelamar hanya perlu membiayai kebutuhan lain, seperti biaya hidup, biaya perjalanan, dll.

Persyaratan
√ Pelamar harus memenuhi syarat masuk di Master of International Relations (Advanced). MIR (Adv).
√ Pelamar harus memiliki gelar sarjana atau setara dengan nilai rata-rata 70% (sekitar IPK 3.00).
√ Selain itu pelamar harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ditetapkan universitas (TOEFL PBT 570, TOEFL IBT 80, atau IELTS 6.5).

Simak juga » Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Pendaftaran
Ketika mendaftar ke program Master of International Relations (Advanced) di ANU, pelamar yang memenuhi syarat beasiswa harus menyertakan surat pengantar (covering letter) yang menjelaskan ketertarikan Anda agar dipertimbangkan di beasiswa Hedley Bull Scholarship. Lampiran surat pengantar tersebut bersama aplikasi pendaftaran program master lainnya sudah dianggap merupakan pendaftaran ke program beasiswa.

Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 31 Oktober 2016. Informasi lebih lanjut bisa hubungi nomor kontak +61 2 6125 3793 atau email ir@anu.edu.au
8/01/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN)

Selain menawarkan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Dalam Negeri (BUDI-DN), Kementerian Ristek Dikti bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), juga menyediakan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN). Beasiswa ini ditujukan bagi para dosen tetap perguruan tinggi di bawah Kementerian Ristek Dikti. Pendaftaran BUDI-LN saat ini dibuka untuk gelombang ke-2 2016 setelah sebelumnya dibuka pendaftaran gelombang pertama 2016.

Bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen tetap pada perguruan tinggi Kemristek Dikti, dan berniat melanjutkan studi S3 di luar negeri, BUDI-LN bisa menjadi solusinya. Beasiswa ini didanai penuh yang mencakup semua kebutuhan studi di luar negeri. Pendanaan dilakukan oleh LPDP.

Komponen beasiswa yang ditanggung dan besarannya sama dengan standar Beasiswa LPDP. Meliputi biaya kuliah, biaya hidup, biaya keberangkatan dan kepulangan, tunjangan keluarga, tunjangan buku, tunjangan tesis/disertasi, seminar, visa, hingga asuransi kesehatan juga akan disediakan. Ada juga fasilitas lain semisal biaya pendaftaran ke universitas, tunjangan kedatangan, serta insentif jika masuk di perguruan tinggi unggulan berdasarkan peringkat.

Persyaratan:
1. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kemristekdikti yang memiliki NIDN atau NIDK
2. Telah memiliki gelar S2 atau yang setara sesuai dengan ketentuan Kemristekdikti
3. Tidak sedangn melaksanakan studi lanjut atau berstatus mahasiswa aktif jenjang S3 pada perguruan tinggi yang dituju di luar negeri (on-going)
4. Tidak untuk mendapatkan gelar kedua pada strata yang sama
5. Telah memiliki LoA (Letter of Acceptance) tanpa syarat (unconditional) dari perguruan tinggi yang dituju
6. Telah memiliki usulan penelitian yang telah disetujui oleh calon promotor di perguruan tinggi luar negeri
7. Usia pelamar tidak melebihi 47 tahun ketika mendaftar beasiswa
8. Pelamar yang berstatus suami atau istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan dibimbing oleh promotor yang sama
9. Mendapatkan izin untuk melanjutkan studi dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS
10. Setelah menyelesaikan studi di luar negeri karyasiswa wajib dan segera kembali ke perguruan tinggi asal serta melakukan ikata dinas sekuran-kurang 2n+1, dan mengisi surat pernyataan sesuai format terlampir (Lampiran 5)

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Pendaftaran:
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (online), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya IPTEK dan DIKTI di http://budi.ristekdikti.go.id. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem
b. Melampirkan LoA (Letter of Acceptance) tanpa syarat (unconditional) dari perguruan tinggi yang dituju
c. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasi
d. Bagi pelamar yang akan studi di negara dnegan bahasa pengantar bahasa Inggris, melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550, atau TOEFL-iBT minimal 80, atau IELTS minimal 6.0, atau TOEIC minimal 650 yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan)
e. Bagi pelamar yang akan studi di negara dengan bahasa pengantar bukan bahasa Inggris, melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL instituisional (ITP) minimal 500, atau TOEFL-iBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5 atau TOEIC minimal 600 yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan)
f. Untuk butir (d) dan (e), apabila perguruan tinggi luar negeri yang dituju memiliki standar atau syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC yang lebih tinggi, maka syarat nilai TOEFL/IELTS/TOEIC dari PT luar negeri yang berlaku
g. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan
h. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) dalam bahasa Inggris. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 3 yang telah didiskusikan dengan calon promotor
i. Melampirkan Letter of Motivation dalam bahasa Inggris maksimal 3 (tiga) halaman
j. Melampirkan surat izin melamar beasiswa dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS
k. Melampirkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain (lampiran 4)
l. Melampirkan surat pernyataan kesanggupan pulang ke Perguruan Tinggi asal di Indonesia setelah menyelesaikan studi di luar negeri dan menjalankan ikatan dinas sekurang-kurangnya 2n+1 (Lampiran 5)
m. Melampirkan surat keterangan berbadan sehat dan bebas Narkoba maupun TBC yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Pemerintah
n. Seluruh dokumen tersebut di atas (asli) wajib dibawa saat seleksi wawancara setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi

Pendaftaran online Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Luar Negeri (BUDI-LN) gelombang ke-2 2016 dibuka mulai 25 Juli – 5 Agustus 2016 di laman website BUDI. Peserta yang lolos seleksi administratif, akan mengikuti seleksi berikutnya yaitu wawancara dalam bahasa Inggris. Penetapan hasil seleksi bisa dilihat melalui akun masing-masing.

Dokumen lampiran yang dibutuhkan seperti tertera di persyaratan bisa diperoleh melalui pedoman beasiswa yang bisa diunduh di laman BUDI-LN. Anda juga bisa melihat daftar universitas tujuan studi.

Kontak:
Direktorat Jenderal Sumberdaya Iptek dan Dikti
Gedung D Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu,
Senayan, Jakarta Pusat 10270
Email: bpps@dikti.go.id | blndikti@dikti.go.id
7/29/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya