Beasiswa S2 Hubungan International di Australia Full

Bagi Anda yang menginginkan beasiswa S2 hubungan internasional di luar negeri, peluang beasiswa di Australia ini patut dipertimbangkan. Hedley Bull Scholarhsip. Beasiswa S2 studi hubungan internasional yang berlangsung di Australian National University (ANU). Beasiswa ditujukan bagi pelamar yang akan mengambil gelar Master of International Relations (Advanced) di kampus tersebut.

Beasiswa S2 yang disediakan Hedley Bull Scholarship berupa tanggung full biaya kuliah (tuition fee) selama empat semester atau dua tahun. Beasiswa ini cocok buat Anda yang memiliki keterbatasan dana melanjutkan studi di luar negeri, semisal Australia. Nantinya, jika terpilih pelamar hanya perlu membiayai kebutuhan lain, seperti biaya hidup, biaya perjalanan, dll.

Persyaratan
√ Pelamar harus memenuhi syarat masuk di Master of International Relations (Advanced). MIR (Adv).
√ Pelamar harus memiliki gelar sarjana atau setara dengan nilai rata-rata 70% (sekitar IPK 3.00).
√ Selain itu pelamar harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang ditetapkan universitas (TOEFL PBT 570, TOEFL IBT 80, atau IELTS 6.5).

Simak juga » Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Pendaftaran
Ketika mendaftar ke program Master of International Relations (Advanced) di ANU, pelamar yang memenuhi syarat beasiswa harus menyertakan surat pengantar (covering letter) yang menjelaskan ketertarikan Anda agar dipertimbangkan di beasiswa Hedley Bull Scholarship. Lampiran surat pengantar tersebut bersama aplikasi pendaftaran program master lainnya sudah dianggap merupakan pendaftaran ke program beasiswa.

Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 31 Oktober 2017. Hasil seleksi akan diberitahukan kepada pelamar pada minggu pertama Januari 2018. Informasi lebih lanjut bisa hubungi nomor kontak +61 2 6125 3793 atau email ir@anu.edu.au
7/24/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Penuh S2 dan S3 di 10 Negara

Jika umumnya beasiswa ditawarkan untuk negara tertentu saja. Beasiswa satu ini justru memberi kesempatan bagi pelamarnya untuk mendaftar di 10 negara tujuan. Ada Jepang, Australia, Hong Kong (China), India, New Zealand, Amerika Serikat, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thaliand. Program beasiswa S2 dan S3 tersebut disediakan oleh Asian Development Bank yang dinamai dengan Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP). Beasiswa pascasarjana ini tersedia untuk pelamar-pelamar negara Asia, salah satunya Indonesia. Sebanyak 300 kuota disediakan untuk durasi beasiswa selama 1 hingga 2 tahun.

Beasiswa akan menanggung biaya kuliah penuh, tunjangan perumahan, uang saku bulanan, tunjangan buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, dan biaya perjalanan. Dengan durasi beasiswa maksimal 2 tahun, pelamar bisa mengambil program master di perguruan tinggi yang tersedia. Namun, beasiswa ini juga terbuka untuk pelamar doktor. Beasiswa akan diperpanjang setiap tahun berdasarkan penilaian capaian akademik saat menjalani studi.

Bidang Studi:
Anda bisa mendaftar beasiswa ADB-JSP untuk studi yang berkaitan dengan ekonomi, manajemen, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan, manajemen sumberdaya alam, sains dan teknologi, dan bidang-bidang yang terkait dengan pembangunan. Rincian pilihan studi dan perguruan tinggi bisa dilihat daftar universitas Beasiswa ADB-JSP.

Persyaratan:
1. Warga negara dari anggota ADB (termasuk Indonesia)
2. Diterima masuk untuk studi master dan PhD di perguruan tinggi yang dituju
3. Memiliki gelar sarjana atau setara dengan catatan akademis yang unggul
4. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua (2) tahun setelah lulus kuliah pada saat aplikasi
5. Mahir berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
6. Usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat aplikasi. Pengecualian bagi para pejabat senior dan manajer, batas usia adalah 45 tahun.
7. Memiliki kesehatan yang baik
8. Bersedia kembali ke negara asal setelah selesai studi.
9. Tidak berlaku bagi pejabat, manajamen, dan staf ADB. Begitupun dengan konsultan dan kerabat.
10. Tidak berlaku bagi pelamar yang tinggal atau bekerja di negara lain selain negara asal
11. ADB-JSP tidak menerima pelamar yang sudah menjadi mahasiswa dalam program gelar pascasarjana.
12. ADB-JSP tidak mensponsori studi sarjana, program kuliah jarak jauh, pelatihan jangka pendek, konferensi, seminar, penulisan skripsi, dan proyek-proyek penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 di Jepang dari INPEX

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa langsung ditujukan ke masing-masing universitas. Lihat daftarnya melalui link di atas. Saat mendaftar di kampus tersebut, pelamar perlu menjelaskan bahwa Anda ingin dipertimbangkan dalam progam beasiswa ADB-JSP. Selain mengisi formulir pendaftaran universitas dan melampirkan dokumen yang diminta, sertakan juga formulir beasiswa ADB-JSP (Word atau PDF) yang telah diisi. Kemudian, pelamar juga diminta untuk melampirkan bukti pajak penghasilan terbaru atau bukti selip gaji bulanan/tahunan. Terakhir, Anda juga diminta menyertakan bukti penghasilan keluarga (orang tua).

Setelah proses pendaftaran selesai, tahap berikutnya pihak universitas akan melakukan pemeringkatan berdasarkan kriteria seleksi yang mereka miliki dan mengacu pada kriteria dan persyaratan beasiswa ADB-JSP. Dalam proses evaluasi, lembaga akademik bisa saja menghubungi calon untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Berikutnya hasil pemeringkatan akan diserahkan pihak universitas ke Direktur Eksekutif yang mengelola beasiswa ADB-JSP di Jepang. Hasil pemeringkatan tersebut akan dinilai kembali dan Direktur Eksekutif Jepang akan merekomendasikan para pemenang beasiswa ke universitas. Setelah nama-nama ditetapkan, barulah pihak universitas memberitahu kepada kandidat terpilih. Cukup menantang!

Harap diingat, setiap universitas memiliki deadline berbeda (lihat link di atas). Dan, sudah harus diajukan setidaknya enam bulan sebelum masa perkuliahan dimulai. Kelebihan dari beasiswa ADB-JSP, Anda bisa mengajukan permohonan beasiswa lebih dari satu perguruan tinggi di waktu bersamaan dengan syarat menyebutkannya dalam formulir aplikasi.

Kontak:
ADB-Japan Scholarship Program Office of Cofinancing Operations,
Asian Development Bank
Email: adbjsp@adb.org
Telp. +632 636 2444 / +632 636 2456
web: www.adb.org  
7/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Full S2 dan S3 di Flinders University

Ini salah satu pilihan beasiswa full untuk jenjang S2 dan S3 di Australia. Beasiswanya ditawarkan Flinders University melalui skema Australian Government Research Training Program (AGRTP) Scholarships. Beasiswa AGRTP ini menawarkan kesempatan bagi kandidat internasional, seperti Indonesia yang ingin melanjutkan S2 maupun S3 riset pada program-program studi di Flinders University.

Seperti tahun lalu, ada 10 beasiswa disediakan tahun ini yang bisa diraih. Sasarannya adalah kandidat-kandidat yang memiliki bakat istimewa dalam melakukan penelitian independen.

Pemberian beasiswa berlangsung selama dua tahun untuk program S2 riset dan tiga tahun untuk program S3 riset. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan dan tunjangan hidup. Biaya kuliah di Flinders University sepenuhnya akan ditanggung oleh FIPRS. Kemudian Flinders University juga menyediakan tunjangan hidup sebesar  $26.682 (± Rp 260 juta) per tahun bebas pajak.

Penerima beasiswa nantinya juga akan diberikan tunjangan pembentukan hingga $1.485 saat pertama kali tiba di Flinders untuk membantu biaya relokasi dan tiket pesawat.

Persyaratan:
1. Pelamar harus memenuhi persyaratan masuk akademik univeristas untuk gelar Masters by research atau Doctorate by research
2. Pelamar wajib telah menyelesaikan gelar yang setara dengan First Class Hons Australia (Gelar S1)
3. Pelamar harus memenuhi level kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan Flinders University bagi mahasiswa internasional saat mendaftar.
4. Pelamar belum memiliki kualifikasi gelar penelitian yang setara. Pendaftaran hanya terbuka bagi mahasiswa yang mengambil gelar riset di Australia untuk pertamakalinya.
5. Pelamar bukan warganegara Australia, status penduduk tetap Australia atau warganegara New Zealand. 

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Bukti email kesepakatan dari calon pembimbing yang bersedia membimbing Anda jika berhasil
2. Maksimal lima publikasi disertai sampul
3. Transkrip akademik untuk semua jenjang universitas, diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris.
4. Proposal riset sekitar 500 kata yang menjabarkan masalah, hipotesis atau pertanyaan, serta metodologi atau pendekatan
5. Referee akademik dikirim via email:  rhdscholarships@flinders.edu.au
6. Curriculum vitae

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar ke program beasiswa, pelamar terlebih dahulu mendaftar ke program studi riset yang diminati di Flinders University serta mendapatkan akun aktif di Flinders atau Flinders Authentication Name (FAN). Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman portal aplikasi Flinders University. Kemudian setelah memiliki akun aktif, pelamar dapat langsung mengajukan beasiswa di laman yang sama, tepatnya di tab "My Scholarship" dengan melampirkan dokumen aplikasi seperti di minta di atas. Batas akhir pengajuan beasiswa adalah 11 Agustus 2017.

Penjelasan lebih lanjutnya bisa Anda simak di panduan aplikasinya. Semoga berhasil!
7/10/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Post Doctoral Kemristekdikti di Luar Negeri untuk Dosen

Bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen tetap di lingkungan Kemristekdikti dan telah meraih gelar doktor, ini salah satu program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Ristek Dikti jika ingin mengambil post doctoral di luar negeri. Melalui program post doctoral Kemristekdikti tersebut, Anda nantinya bisa melakukan riset di bawah supervisi seorang mentor yang lebih senior dan atau pelatihan akademik untuk menguasai keterampilan profesional yang diperlukan. Termasuk di dalamnya bekerja dalam tim serta menguasai keterampilan baru dan metode riset.
Durasi kegiatan post doctoral berlangsung 2  sampai 3 bulan. Periode kegiatan berlangsung pada bulan September – November tahun 2017. Pendanaannya melalui kontrak kerja antara Ditjen Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi dengan masing-masing peserta. Cakupan biaya yang ditanggung meliputi biaya hidup sesuai standar untuk 2 – 3 bulan di LN, asuransi kesehatan, tiket pesawat kelas ekonomi pp, serta pembayaran biaya visa.

Persyaratan:
A. Persyaratan Perguruan Tinggi:
Perguruan tinggi yang berada pada peringkat 100 besar dari Kemristekdikti tahun 2016

B. Persyaratan Peserta:
1. Dosen tetap perguruan tinggi di lingkungan Kemristekdikti;
2. Memiliki NIDN;
3. Bergelar doktor yang diperoleh pada tahun 2014 dan setelahnya, dengan melampirkan foto copy ijazah doktor dan SK penyetaraan ijazah dari Kemristekdikti bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri;
4. Memperoleh ijin dari pimpinan perguruan tinggi;
5. Mempunyai undangan (invitation letter atau letter of acceptance) dari perguruan tinggi atau institusi penelitian luar negeri yang dituju. Jika belum mempunyai undangan ketika mengirimkan dokumen maka diberikan kesempatan sampai dengan jadwal wawancara dilaksanakan dan undangan tersebut harus ditunjukkan ketika wawancara;
6. Maksimal umur 45 tahun saat keberangkatan;
7. Mempunyai proposal kegiatan yang ditulis dalam Bahasa Inggris sesuai dengan Format Proposed Post Doctoral Program 2017 (Unduh);
8. Mempunyai surat keterangan sehat dari rumah sakit;
9. Mampu berkomunikasi lisan maupun tulisan dalam bahasa Inggris, dan akan lebih baik lagi jika menguasai bahasa yang sesuai dengan bahasa yang digunakan di negara tujuan;
10. Calon peserta tidak sedang menduduki jabatan struktural hingga tingkat departemen/Jurusan/Prodi.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 Terbaru

Kegiatan Post Doctoral:
1. Melakukan riset bersama untuk menghasilkan karya ilmiah dalam Jurnal Internasional Bereputasi dengan mitra luar negeri (joint publication);
2. Sit in dalam kuliah dan/atau seminar/lokakarya/laboratorium untuk menyerap perkembangan terkini dalam keilmuan yang ditekuni.

Luaran Program:
Luaran yang harus dihasilkan oleh dosen sebagai peserta Post Doctoral yaitu:
1. Manuskrip international joint publication yang sudah di-submit paling lambat bulan Desember 2017;
2. Laporan penelitian bersama mitra luar negeri;
3. Laporan hasil kegiatan sit-in dan/atau makalah yang telah dipresentasikan dalam seminar/lokakarya.

Pendaftaran:
a. Mengisi formulir pendaftaran (Unduh); dan mendaftar pada Link: http://bit.ly/registrasi-postdoc
b. Melampirkan dokumen pendukung seperti yang terdapat pada persyaratan;

Berkas dan kelengkapan disertai surat pengantar dari Pimpinan Perguruan Tinggi dikirim ke alamat:

Direktur Karier dan Kompetensi SDM
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Gedung D Lt. 5 Jl. Raya Jenderal Sudirman Pintu Satu Senayan
Jakarta 10270

Atau dapat dikirim dalam bentuk soft file ke alamat Email : same@dikti.go.id; dengan subject: postdoctoral

Berkas pendaftaran dikirim paling lambat 21 Juli 2017. Presentasi dan wawancara (dalam bahasa Inggris) dilakukan 31 Juli 2017. Pengumuman calon yang diterima pada 1 Agustus 2017 melalui laman sumberdaya.ristekdikti.go.id atau diberitahukan ke email pelamar bersangkutan.
6/29/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

PENDAFTARAN BEASISWA 2018 – BEASISWA 2019 | S1, S2, S3

Beragam pilihan beasiswa masih tersedia untuk bisa Anda ikuti. Berikut ini adalah peluang beasiswa S1, S2, dan S3 yang pendaftarannya sedang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019. Mungkin saja ada di antara beasiswa ini yang Anda nantikan pendaftarannya namun terlewatkan. Sebelum deadline pendaftaran beasiswa berakhir, silakan ajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing beasiswa.

Bagi pelamar beasiswa S1, baik Anda yang baru lulus SMA/SMK/sederajat maupun yang sudah berstatus sebagai mahasiswa, pilihan beasiswa dapat Anda lihat pada kategori BEASISWA S1. Bagi pelamar beasiswa S2, beasiswa yang bisa Anda daftar tertera pada kategori BEASISWA S2. Begitu pun bagi yang berminat beasiswa S3, silakan temukan beasiswa yang sesuai pada sub BEASISWA S3. Tidak semua beasiswa ditampilkan. Hanya sebagian saja. Khususnya yang sedang buka pendaftaran. Silakan klik link beasiswa untuk penjelasan lebih lanjut.

BEASISWA S1
Berikut Beasiswa S1 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 maupun 2018 – 2019:

1. Pendaftaran Beasiswa Jepang untuk D2, D3, dan S1 2018 – 2019
Deadline : 5 Juni 2017

2. Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S1
Deadline : 31 Juli 2017

3. Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2017 – 2018 untuk S1, D3, D2, D1
Deadline : 1 September 2017

4. Pendaftaran Beasiswa S1 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

5. Pendaftaran Beasiswa S1 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

6. Pendaftaran Beasiswa Etos S1 di 16 PTN 2017
Deadline : 30 Juni 2017

7. Pendaftaran Beasiswa PPA 2017 untuk Mahasiswa S1/DIV dan D3
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

8. Pendaftaran Beasiswa S1 di Boston University, USA
Deadline : 1 Desember

9. Pendaftaran Beasiswa BCA 2017 untuk S1 Semua Jurusan
Deadline : 31 Juli 2017

10. Pendaftaran Beasiswa S1 Full di KAIST Korea 2018 - 2019
Deadline : 29 Juni 2018

11. Pendaftaran Beasiswa Zalora 2017
Deadline : 30 September 2017

12. Beasiswa PPA BCA dan PPTI BCA 2017 - 2018
Deadline : Desember 2017

13. Beasiswa S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang 2018
Deadline : 7 September 2017

BEASISWA S2
Berikut adalah pilihan beasiswa S2 yang bisa Anda lamar untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019:

1. Beasiswa S2 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017 

2. Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemrisktedikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

3. Pendaftaran Beasiswa S2 di China 2018 – 2019
Deadline : 28 September 2017

4. Pendaftaran Beasiswa S2 Endeavour Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

5. Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

6. Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2017 – 2018
Deadline : 30 Juni 2017

7. Pendaftaran Beasiswa S2 UGM 2017
Deadline : Menyesuaikan Jadwal Kampus

8. Pendaftaran Beasiswa S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019
Deadline : 30 Juni 2017

9. Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

10. Pendaftaran Beasiswa S2 di Monash University, Australia
Deadline : 15 Oktober

11. Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2017 – 2018 untuk S2
Deadline : 31 Juli 2017

12. Pendaftaran Beasiswa S2 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

13. Pendaftaran Beasiswa S2 Pemerintah Korea 2017
Deadline : Ditetapkan masing-masing kampus

14. Pendaftaran Beasiswa S2 Bidikmisi untuk Keluarga Kurang Mampu
Deadline : 7 Juli 2017

15. Pendaftaran Beasiswa Tesis S2 Dalam dan Luar Negeri 2017
Deadline : 15 Oktober 2017

16. Pendaftaran Beasiswa S2 Afirmasi LPDP Luar Negeri 2017
Deadline : 7 Juli 2017

17. Pendaftaran Beasiswa S2 Full LPDP 2017- 2018
Deadline : 7 Juli 2017

18. Pendaftaran Beasiswa S2 Fashion di IFA Paris
Deadline : 31 Mei 2017

19. Pendaftaran Beasiswa S2 di Universitas-Universitas Belgia
Deadline : Bervariatif

20. Beasiswa S2 Full di Jerman 2018 di 8 Universitas
Deadline : 31 Juli 2017

21. Beasiswa S2 Penuh di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

22. Beasiswa S2 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

23. Beasiswa S2 di UCSI University, Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

BEASISWA S3
Berikut sebagian di antara pilihan beasiswa S3 yang dibuka untuk tahun akademik 2017 – 2018 atau 2018 – 2019. Anda bisa melamar beasiswa yang dipandang sesuai.

1. Pendaftaran Beasiswa S3 di University of Adelaide 2018 – 2019
Deadline : 30 April 2018

2. Beasiswa S3 di Jerman Tahun Akademik 2018 - 2019
Deadline : 31 Agustus s/d Desember 2017

3. Pendaftaran Beasiswa S3 Endeavour di Australia 2018
Deadline : 30 Juni 2017

4. Pendaftaran Beasiswa S3 Monbukagakusho Jepang 2018
Deadline : 16 Mei 2017

5. Bantuan Hibah Toyota Foundation 2017
Deadline : 20 Juni 2017

6. Pendaftaran Beasiswa S3 Full NZIDRS di New Zealand 2017 – 2018
Deadline : 30 Agustus 2017

7. Pendaftaran Beasiswa S3 Kemenag 2017 – 2018
Deadline : 31 Mei 2017

8. Pendaftaran Beasiswa S3 KGSP di Korea 2017 – 2018
Deadline : Bervariatif

9. Pendaftaran Beasiswa S3 Unggulan Kemdikbud 2017
Deadline : 31 Juli 2017

10. Pendaftaran Beasiswa S3 Disertasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 15 Oktober 2017

11. Pendaftaran Beasiswa S3 Afirmasi LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

12. Pendaftaran Beasiswa S3 Full dari LPDP 2017 – 2018
Deadline : 7 Juli 2017

13. Pendaftaran Beasiswa PMDSU Kemristekdikti 2017
Deadline : 30 Juni 2017

14. Beasiswa S3 Full di Flinders University, Australia
Deadline : 11 Agustus 2017

15. Beasiswa S3 Penuh di 10 Negara Asia, Australia, Amerika
Deadline : Bervariatif

16. Beasiswa S3 di UCSI University Malaysia
Deadline : 22 Juli 2017

17. Beasiswa S3 di Singapura 2018 - NUS, NTU, SUTD
Deadline : 1 Januari 2018

Itulah beberapa pendaftaran beasiswa tahun akademik 2017 - 2018 maupun 2018 – 2019 yang bisa dicoba. Jika ingin mengetahui pilihan beasiswa lainnya silakan bukan laman utama beasiswapascasarjana.com. Semoga berhasil!
6/05/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2017 untuk perkuliahan semester 1 2018, deadline periode kedua 31 Januari 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2018, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2018 untuk perkuliahan November 2018. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
5/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Endeavour S2, S3, Riset, Vokasi, Training

Jika belum lama ini ditawarkan Beasiswa Australia Awards, beasiswa negeri kanguru satu ini tak kalah prestisiusnya. Endeavour Scholarships and Fellowships. Bisa dibilang Beasiswa Endeavour lebih sengit, karena terbuka buat kandidat di seluruh dunia. Memang sebanding dengan nilai beasiswa yang disediakan. Sebab jika terpilih calon akan diganjar dengan beasiswa full yang nilainya mencapai miliaran rupiah. 

Saat ini Pemerintah Australia resmi membuka Beasiswa Endeavour 2018 yang meliputi scholarship dan fellowship. Bagi kandidat internasional seperti Indonesia, Anda bisa memanfaatkan Beasiswa Endeavour ini untuk mengambil program S2, S3, kegiatan riset, pendidikan vokasi dan training, serta pelatihan pengembangan profesionalisme di universitas-universitas terbaik Australia. Beasiswa Endeavour terbuka untuk semua program yang tersedia di australia.

Kandidat yang berhasil meraih Beasiswa Endeavour 2018 di antaranya akan memperoleh tunjangan kemandirian sebesar $2.000 untuk fellowship dan $4.000 untuk scholarships, biaya perjalanan $3.000, tanggungan biaya pendidikan, uang saku bulanan sebesar $3.000, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, serta dukungan bersifat pribadi seperti pengarahan sebelum keberangkatan, serta diberi kesempatan menghadiri lokakarya pengembangan profesional. Manfaat lain adalah masuk keanggotaan jaringan alumni beasiswa Endeavour.

Kategori Beasiswa:
Endeavour Postgraduate Scholarship
Beasiswa ditawarkan untuk kandidat internasional yang ingin mengambil gelar master atau PhD (kuliah biasa atau riset) di Australia. Durasi maksimum adalah 2 tahun untuk beasiswa S2 dan 4 tahun untuk beasiswa S3. Biaya pendidikan (tuition fee) yang ditanggung hingga $30.000 per tahun. Beasiswa PhD bernilai total $272.500 (± Rp 2,75 miliar) dan beasiswa master bernilai total $140.500 (± Rp 1,41 miliar).

Endeavour Research Fellowship
Beasiswa Endeavour satu ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil riset singkat untuk master, PhD, maupun riset postdoktoral di Australia. Durasi beasiswa  4 – 6 bulan dengan nilai total $24.500 (± Rp 247 juta).

Endeavour Vocational Education and Training (VET) Scholarship
Beasiswa ini ditawarkan bagi kandidat internasional yang ingin mengambil pendidikan vokasi maupun training di Australia. Jenjang yang ditawarkan meliputi Australian Diploma, Advanced Diploma atau Associate Degree. Beasiswa berdurasi 1 – 2,5 tahun. Tuition fee yang ditanggung hingga $13.000 per semester. Beasiswa Endeavour VET bernilai total $131.000 (± Rp 1,32 miliar).

Endeavour Executive Fellowship
Jika Anda seorang pekerja profesional dan ingin mengembangkan profesionalisme Anda, Endeavour Executive Fellowship bisa menjadi solusinya. Beasiswa berdurasi 1- 4 bulan berupa pelatihan pengembangan profesional di Australia. Nilai beasiswa ditawarkan hingga $18.500 (± Rp 186 juta).

*Ctt: Nilai beasiswa dalam mata uang dolar Australia.

Persyaratan:
1. Berusia 18 tahun atau lebih pada saat dimulainya program
2. Merupakan warganegara/penduduk tetap dari negara peserta (salah satunya Indonesia)
3. Memulai program yang diusulkan setelah tanggal 1 Januari 2018 dan paling lambat 30 November 2018. Program yang dimulai sebelum dan sesudah 2018 tidak memenuhi syarat
4. Melengkapi semua dokumen pendukung yang relevan
5. Tidak sedang memperoleh atau sudah menyelesaikan beasiswa atau fellowship yang disponsori Pemerintah Australia setelah 1 Januari 2016
6. Tidak berlaku bagi mereka yang sudah memperoleh beasiswa Endeavour

Simak juga » Pilihan Beasiswa Luar Negeri di Berbagai Negara

Dokumen aplikasi:
Rincian dokumen aplikasi yang diminta untuk pengajuan beasiswa Endeavour 2018 bisa dilihat pada gambar berikut:
beasiswa endeavour, beasiswa endeavour 2018, beasiswa endeavour australia, endeavour

Ket: Dokumen yang diconteng menandakan diminta dalam pengajuan aplikasi. Jika disilang berarti tidak diminta. Sorot dokumen yang diminta pada bidang “International Applicants” berdasarkan urutan pilihan beasiswa. Penjelasan masing-masing dokumen tertera di panduan beasiswa pada laman Endeavour.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Endeavour 2018 dilakukan secara online di laman Endeavour. Harap lengkapi semua dokumen yang diminta dan perhatikan pula penjelasan tiap dokumen yang diperlukan. Pelamar dapat mengajuan beasiswa lebih dari satu, namun aplikasi harus dibuat terpisah berdasarkan kategori beasiswa yang dipilih.

Satu hal lagi, gunakan email yang berbeda jika Anda mendaftar beasiswa Endeavour lebih dari satu untuk kategori yang sama. Jika Anda sudah pernah mendaftar periode sebelumnya, silakan buat akun baru dan mendaftar ulang lagi.

Aplikasi beasiswa diterima paling lambat 30 Juni 2017. Kandidat yang terpilih maupun tidak terpilih akan diberitahu pada Desember 2017 melalui email. Jangan lupa cek email di bulan tersebut. Informasi pertanyaan dapat diajukan via email: endeavour@education.gov.au atau dapat disimak melalui laman Endeavour. Semoga berhasil!
5/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
4. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
5. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
6. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan lalu menyerahkannya ke alamat berikut: 

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor’s Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

Email: mu.documents@monash.edu

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
4/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ELTA : Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris

English Language Training Assitance (ELTA) merupakan program bantuan yang dirancang bagi pelamar beasiswa Australia Awards yang belum mampu memenuhi syarat minimal bahasa Inggris yang ditetapkan. Syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards adalah memiliki skor IELTS di atas 5.0 atau TOEFL ITP di atas 500. ELTA sejenis beasiswa dari Pemerintah Australia untuk membantu pelamar beasiswa Australia Awards meraih skor IELTS di atas 5.0 atau ITP TOEFL di atas 500. Beasiswa ELTA ini terbuka bagi mereka dengan skor IELTS 4.5 – 5.0 atau setara.

Saat ini tawaran bantuan pelatihan bahasa Inggris ELTA masih terbatas. Yakni ditujukan bagi warga dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maulu, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Selain itu, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia juga bisa melamar pelatihan bahasa Inggris ELTA ini.

Bagi peserta dari luar kota tempat program ELTA dilaksanakan, Australia Awards menyediakan akomodasi dan transportasi darat, laut atau udara untuk tiket kelas ekonomi dengan sistem penggantian biaya (reimburse).

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau 12 minggu secara penuh waktu (Senin – Jumat) di keenam provinsi tersebut. Para pengajar berasal dari IALF Bali dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia. Yang menarik, setelah mengikuti program, peserta akan langsung diikutsertakan untuk mengambil tes IELTS. Nantinya hasil skor yang diperoleh tersebut bisa dipergunakan untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards pada periode berikutnya (2018 – 2019).

Nah, bagi Anda yang berasal dari keenam provinsi tersebut dan telah menyelesaikan S1 dan berminat melanjutkan S2 ke Australia dengan beasiswa Australia Awards, masih ada waktu melakukan pendaftaran sebelum deadline berakhir.

Persyaratan:
1. Memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2.75 pada skala maksimum 4.0
2. Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris (bila ada)

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Dibuka

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Curriculum vitae
3. Salinan transkrip akademik
4. Bukti hasil tes TOEFL/IELTS (bila ada)
5. Surat ijin atasan Anda yang mendukung keikutsertaan dalam program ini
6. Copy KTP
7. Formulir keterangan disabilitas, bagi pelamar dengan disabilitas
8. Surat keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas (bila ada)

Pendaftaran:
Setelah melengkapi dokumen aplikasi yang diminta, Anda kemudian bisa mengirimkannya. Pengiriman aplikasi ada tiga cara, yaitu secara online, via email, atau melalui pos. Anda bisa memilih salah satu.

Via online:
Pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui link berikut: https://goo.gl/QZL9X3

Via Email:
Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

Via Pos:
Tim Seleksi ELTA
IALF Bali
Jl. Raya Sesetan 190
Denpasar 80223

Cantumkan ELTA NTT atau ELTA NTB atau ELTA Maluku & Maluku Utara, atau ELTA Papua & Papua Barat di pojok kiri amplop. Pilih sesuai asal daerah masing-masing. Bagi pelamar disabilitas cukup cantumkan ELTA pada pojok kiri amplopnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa ELTA paling lambat 21 April 2017 pukul 17.00 WITA. Para pendaftar yang lolos seleksi awal akan dihubungi di minggu 31 Mei - 3 Juni 2017. Tes penempatan akan dilaksanakan mulai 11 - 18 Juni 2017 untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, 10 - 14 Juli 2017 untuk wilayah NTB dan NTT, dan 17 - 18 Juli 2017 untuk tes penempatan bagi penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi akan dihubungi selambat-lambatnya 25 – 29 Juli 2017. Pertanyaan tentang ELTA dapat ditujukan ke ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org). Semoga berhasil!
3/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2017 – 2018 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2017 – 2018 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa,  dukungan penunjang akademik, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.

Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas) 
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi para pendaftar untuk jenjang Masters, memiliki nilai kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL, atau 46 Pearson PTE). Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2016 atau 2017). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2016 atau 2017) 
5. Bagi pelamar yang berasal dari fokus daerah prioritas dan kandidat pengecualian lainnnya memiliki IPK setara 2.75 atau lebih, nilai IELTS 5.0 atau TOEFL yang setara
6. Menyediakan informasi kontak test centre untuk verifikasi hasil tes TOEFL
7. Melampirkan sekurang-kurangnya satu copy asli hasil tes Institutional TOEFL  
8. Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master, atau 
9. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor 
10. Menjawab semua pertanyaan relevan yang disediakan di formulir aplikasi
11. Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan English for Academic Purposes (EAP) secara full-time (Senin - Jumat 08.00 - 16.00) di Indonesia sebelum studi di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
12. Jika mendaftar untuk jenjang doktor, para pelamar yang dipertimbangkan merupakan staf di universitas, lembaga perguruan tinggi, serta staf lembaga penelitian, pembuat kebijakan, serta para kandidat yang ditargetkan di badan-badan yang terkait dengan kegiatan-kegiatan Pemerintah Australia 
13. Sangat dianjurkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan oleh pendaftar tersebut 
14. Sangat dianjurkan bagi para pelamar doktor yang menyelesaikan jenjang Master dengan komponen penelitian sekurang-kurangnya 25%.
Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (hasil tes yang diambil di tahun 2016 atau 2017). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor, serta 
10. Para pelamar jenjang doktor dan master yang studinya akan mencakup sekurang-kurangnya 50 persen penelitian wajib melengkapi detil proposal penelitian di formulir pendaftaran 
11. Pelamar yang mendaftar secara online (melalui OASIS) wajib juga melengkapi formulir aplikasi online tambahan

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2017. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pengumuman hasil seleksi akan diberitahukan ke pelamar paling lambat Juli 2017. Sekaligus pemberitahuan untuk mengikuti seleksi wawancara dan IELTS. Hasil akhir pengumuman penerima beasiswa disampaikan awal September 2017.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
2/16/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bappenas Dalam Negeri dan S2 Linkage Australia

Tawaran beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 lingkage Australi kembali dibuka Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melalui Beasiswa Pusbindiklatren Bappenas Gelombang II tahun 2017. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi staf Perencana yang bekerja di Kementerian PPN/Bappenas, Unit Perencana di kementerian/lembaga, Bappeda atau nama lain, dan Unit Perencana di Dinas Teknis pada Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk melanjutkan S2 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri dan Australia.

Penerima beasiswa S2 dalam negeri nantinya akan memperoleh tanggungan uang kuliah (per paket program) sesuai pengeluaran, tunjangan biaya hidup selama 15 bulan masing-masing Rp 1,8 juta per bulan, serta tunjangan tesis Rp 6,5 juta. Biaya tersebut akan dikeluarkan oleh Pusbindiklatren. Selain itu, penerima beasiswa juga akan memperoleh transportasi kedatangan awal program (1 kali) dan kepulangan di akhir program (1 kali), penempatan awal bagi karyasiswa yang berdomisili di luar kota tempat studi, berlangganan internet, serta tambahan uang saku. Biaya tersebut nantinya akan ditanggung oleh instansi asal karyasiswa.

Program beasiswa S2 dalam negeri berlangsung di 11 perguruan tinggi dalam negeri dengan 20 (dua puluh) program studi pilihan. Pelamar dapat memilih salah satu perguruan tinggi dan program studi pilihan tersebut sesuai rekomendasi Pusbindiklatren.

Pilihan program studi:
Program S2 dalam negeri:
1. Magister Ilmu Ekonomi, Universitas Syiah Kuala.
2. Magister Perencanaan Pembangunan, Universitas Andalas.
3. Magister Administrasi Publik, Universitas Sriwijaya.
4. Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik, Universitas Indonesia.
5. Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, Universitas Indonesia.
6. Magister Studi Ilmu Perencanaan Wilayah, Institut Pertanian Bogor.
7. Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Bandung.
8. Magister Studi Pembangunan, Institut Teknologi Bandung;
9. Magister Ekonomi Terapan, Universitas Padjadjaran.
10. Magister Ilmu Lingkungan Bidang Perencanaan Pengelolaan Sumber Daya Alam, Universitas Padjadjaran.
11. Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro.
12. Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Diponegoro.
13. Magister Perencanaan Kota dan Daerah, Universitas Gadjah Mada.
14. Magister Ekonomi Pembangunan, Universitas Gadjah Mada.
15. Magister Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada.
16. Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya.
17. Program Perencanaan Pengembangan Wilayah, Konsentrasi Studi Manajemen Perencanaan, Universitas Hasanuddin.
18. Magister Transportasi, Universitas Gadjah Mada
19. Magister Transportasi, Institut Teknologi Bandung
20. Magister Ilmu Ekonomi, Universitas Brawijaya

Program S2 Linkage Australia:
1. Program studi Perencanaan Pengembangan Wilayah (Regional Planning) Pascasarjana Universitas Hasanuddin dan program studi Environmental Coastal Management di Griffith University, Australia. Pada tahun pertama, karyasiswa yang terpilih mengikuti kuliah di Universitas Hasanuddin dengan menggunakan sumber dana beasiswa Pusbindiklatren Bappenas dan selanjutnya akan mengikuti kursus persiapan Bahasa Inggris IALF. Pada tahun kedua, karyasiswa akan mengikuti kuliah di Griffith Univesity dengan menggunakan sumber dana Australia Awards Scholarship (AAS).

Persyaratan:
1. Pengusulan dari instansi minimal UKE II
2. Unit Kerja di perencanaan
3. PNS 100% Golongan III A minimal 1 tahun
4. Strata pendidikan minimal S1
5. Minimal tahun lulus S1 adalah 2 tahun
6. Umur maksimal 37 tahun
7. IPK minimal 2.75

* Khusus untuk calon pelamar dari pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat batas minimal latar belakang pendidikan untuk program S2 adalah DIV.
* Untuk daerah-daerah terpencil, tertinggal dan terluar, usia maksimal dapat ditetapkan menjadi 42 tahun.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
a) Surat usulan dari atasan langsung (minimal eselon II)
b) Formulir Wawancara Tertulis yang telah diisi dan ditandatangani (Unduh)
c) Ijazah dan transkrip S1 yang telah dilegalisir
d) Foto copy SK Pengangkatan PNS 100% pada golongan III/a, atau SK pengangkatan terakhir, yang telah dilegalisir
e) Khusus bagi para Pejabat Fungsional Perencana harus melampirkan SK jabatan terakhir yang dilegalisir
f) Pernyataan Rencana Studi (dalam bentuk esai), sebagaimana format terlampir (Lampiran 2)

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 Linkage Australia dilakukan dengan cara mengisi terlebih dahulu formulir pendaftaran online di pusbindiklatren.bappenas.go.id

Jika belum pernah mendaftar sebelumnya, silakan buat akun terlebih dahulu, kemudian lakukan aktivasi melalui email yang didaftarkan.

Selanjutnya isi lengkap formulir pendaftaran tersebut, lalu cetak kemudian ditandatangani (bermaterai 6.000) oleh si pelamar dan juga atasan langsung (minimal eselon II) sebagai pengusul.

Berikutnya lampirkan formulir pendaftaran tersebut bersama dokumen aplikasi yang diminta di atas kemudian antar langsung atau kirim via pos/titipan kilat ke alamat:

Pusbindiklatren Bappenas (Beasiswa Diklat Gelar)
Jalan Proklamasi No. 70, Jakarta Pusat 10320

Pendaftaran beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 linkage Australia Pusbindiklatren Bappenas paling lambat 10 Februari 2017 (cap pos).

Peserta yang lolos seleksi administratif akan mengikuti seleksi nasional TPA (minggu I Maret 2017), kemudian seleksi ITP TOEFL (minggu I April 2017), seleksi wawancara dan IELTS Linkage Australia (Minggu III April 2017), kemudian pemanggilan peserta S2 dalam negeri dan linkage Australia (Mei 2017).

Kontak:
Kantor Pusbindiklatren, Kementerian PPN/Bappenas
Telp: (6221) 319 28280; 319 28285; 319 28279,
Email: pusbindiklatren@bappenas.go.id
www.pusbindiklatren.bappenas.go.id
1/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Roberto Rocca – S3 di Luar Negeri

Ada banyak tawaran beasiswa S3 di luar negeri yang terbuka bagi pelamar Indonesia. Mungkin Anda sudah mendengar atau bahkan pernah mencoba beasiswa S3 satu ini. Roberto Rocca Fellowships. Beasiswa ini disediakan Roberto Rocca Education Program untuk beberapa negara tertentu. Hanya tujuh negara pelamar yang bisa mendaftar. Yakni Indonesia, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Venezuela. 

Setiap tahun Beasiswa Roberto Rocca menyediakan 12 – 15 kursi untuk pemenangnya. Beasiswa diberikan untuk jangka waktu selama dua tahun yang bisa dipergunakan untuk biaya kuliah dan biaya hidup jenjang S3. Namun, Roberto Rocca Education Program memungkinkan bagi kandidat terpilih mendapatkan perpanjangan lagi untuk dua tahun berikutnya. 

Jumlah beasiswa yang diterima tergantung pada kebutuhan keuangan dari calon. Hanya saja beasiswa tidak mencakup semua biaya. Sehingga pelamar disarankan dapat mencari sumber pendanaan tambahan lain untuk menunjang semua keperluan biaya. 

Beasiswa Roberto Rocca terbuka bagi pelamar yang baru akan memulai studi gelar PhD di luar negeri atau saat ini sedang menjalani studi gelar PhD di negara lain. Pelamar yang bisa mendaftar adalah mereka yang mengambil keahlian yang berhubungan dengan Metalurgi, Ilmu Material, Teknik Mesin, dan Teknik Perminyakan seperti diuraikan di bawah: 

Metallurgy
› Steel: production processes and innovative products
› Physical Metallurgy of Steels and High Alloy Materials
› Innovative Heat treatment and Processing
› Rolling Technology of Flat Products/Hot and Cold Deformation
› Physical Metallurgy of Welding
› Extractive Metallurgy

Materials Science Engineering
› Technology of Surface Modification
› Composites
› Coatings for steel products
› Nano-structured materials
› Ceramic materials
› Refractory materials

Mechanical Engineering
› Computational mechanics
› Fracture mechanics and Structural reliability
› Machinability and Advanced Manufacturing Technology
› Tribology
› Control systems
› Metalforming
› Alternative energies
› Robotics

Petroleum Engineering
› Fluid flows analysis
› Pipeline technology
› Well completion and control
› Reservoir simulation
› Enhanced oil recovery processes
› Well logging
› Non-conventional oil production
› Secondary recovery
› String design
› Extreme service conditions (HT/HP)
Persyaratan: 
▪ Pelamar merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (Indonesia, Argentina, Brazil, Colombia, Mexico, Romania, dan Venezuela). 
▪ Baru akan memulai program PhD di luar negara asal atau saat ini telah memulai program PhD tersebut di luar negeri
▪ Karyawan dari perusahaan sponsor (beasiswa) tidak memenuhi syarat
▪ Kandidat bebas menetapkan universitas di luar negeri, namun komite ilmiah program akan mempertimbangkan pilihan universitas dan program studi kandidat tersebut dalam evaluasi dan memilih penerima beasiswa. 

Pendaftaran: 
Pengajuan beasiswa Roberto Rocca 2017 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan. Pelamar bisa mendaftar terlebih dahulu dengan membuat akun. Periode pendaftaran berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai 24 Oktober 2016. 
12/09/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Studi Singkat Bidang Pertanian di Australia

Australia Awards tidak saja menawarkan beasiswa studi jenjang S2 dan S3 bagi Indonesia, salah satu program beasiswa menarik lainnya adalah beasiswa studi singkat di bidang pertanian. Beasiswa ini berdurasi 4 minggu di Australia. Dimulai 6 Februari – 3 Maret 2017. Sebelum keberangkatan peserta akan mengikuti workshop selama 3 hari.

Nantinya para peserta akan mengikuti studi singkat bidang pertanian yang menyangkut produktivitas, jejaring (network), serta globalisasi untuk pertanian lahan kering di Australia.

Ada 25 peserta yang akan diterima melalui beasiswa singat Australia Awards kali ini. Kriteria peserta adalah berasal dari empat area fokus geografis Australia Awards, yakni Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Maluku, dan Maluku Utara.

Studi ini bertujuan untuk meningkatkan penciptaan lingkungan yang mendukung dan manajemen bagi pertanian lahan kering yang berkelanjutan di ketujuh provinsi sasaran tersebut.

Beasiswa studi singkat dari Australia Awards menggunakan serangkaian pembelajaran, di antaranya sesi kelas, studi kasus, kunjungan lapangan ke departemen-departemen pemerintah Australia, organisasi pertanian, pusat penelitian, lahan pertanian, dan sektor swasta. Selain itu diberikan diskusi dan sesi perencanaan, simulasi dan bermain peran, acara-acara networking, dan model proyek studi singkat yang digunakan untuk semua studi singkat Australia Awards.

Persyaratan:
1. Peserta dari institusi pemerintah merupakan perwakilan senior (minimal eselon III) dari institusi-institusi pertanian pemerintah lokal (misalnya Bappeda, Dinas Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, dan Balai Benih Hortikultura.
2. Peserta dari institusi swasta atau LSM merupakan manajer yang mempunyai minimal 3 tahun pengalaman profesional pada tingkat manajemen dalam sebuah BUMN atau perusahaan swasta yang bergera di bidang pertanian lahan kering
3. Mnimimal ijazah D3 atau S1 di bidang yang relevan
4. Pelamar mendapatkan izin dan rekomendasi dari supervisor
5. Komitmen untuk menyiapkan dan mengimplementasikan sebuah proyek pengembangan sebagai bagian dari studi
6. Komitmen untuk terlibat aktif dan menjalin jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan
7. Komitmen untuk menyebarkan pembelajaran dari studi ini kepada rekan kerja, sejawat, dan pengaku kepentingan di provinsi (misalnya petani, perusahaan, pemerintahan)
8. Mempunyai KTP dari salah satu dari tujuh provinsi yang disasar
9. Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dasar (bukti belajar/kursus bahasa Inggris, dan/atau partisipasi dalam forum/seminar/pelatihan di luar negeri sebaiknya dilampirkan bila ada.
10. Wanita dan penyandang disabilitas sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi

Simak juga » Peluang Beasiswa Terbaru S1, S2, dan S3 di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Fotokopy KTP atau paspor halaman biodata
2. Daftar riwayat hidup (CV)
3. Ijazah terakhir
4. Surat persetujuan/izin dari atasan
5. Sertifikat TOEFL atau IELTS atau pelatihan bahasa Inggris (jika ada)

Pendaftaran:
Permohonan diajukan secara online melalui laman Australia Awards. Buat akun terlebih dahulu dan scan dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas sebelum mengirimkan aplikasi.

Aplikasi dari pelamar sudah harus diterima paling lambat 30 Oktober 2016 oleh Australia Awards Indonesia.

Kontak:
Telepon: (021) 527 7648
Email: shorttermawards@australiaawardsindonesia.org
10/22/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Edith Cowan University, S2/S3 Full

Skema beasiswa Australia ini tersedia bagi kandidat internasional yang ingin mengambil gelar S2 / S3 riset di Edith Cowan University. Namanya ECU International Postgraduate Research Scholarship (ECUPRS Int). Beasiswa ini disediakan tiap tahun dan terbilang prestisius di Edith Cowan University. ECUPRS Int merupakan beasiswa full dengan nilai total per tahun $ 27.000. Beasiswa yang diberikan mencakup biaya hidup, biaya kuliah, dan asuransi kesehatan. 

Sesuai namanya, beasiswa ECUPRS Int ditujukan bagi pelamar internasional yang ingin mengambil gelar master by research atau PhD di ECU. Beasiswa terbuka untuk semua jurusan berbasis riset di ECU. Durasi beasiswa S2 adalah 1 – 2 tahun, tergantung lamanya program. Sementara, beasiswa S3 gelar PhD maksimum 3,5 tahun dan gelar PhD terpadu maksimum 3 tahun. 

Persyaratan: 
1. Bergelar sarjana atau setara dengan predikat First Class Honours / Cumlaude 
2. Pelamar harus mendaftar terlebih dahulu ke program master by research atau PhD di ECU sebelum dipertimbangkan untuk tawaran beasiswa
3. Berniat mengambil studi pada perkuliahan dan topik riset dari salah satu area kegiatan riset universitas
4. Tidak sedang menyandang gelar doktor riset bagi pelamar doktor atau master riset bagi pelamar master
5. Belum pernah memperoleh atau sedang mendapatkan beasiswa dari ECU 
6. Mampu memenuhi persyaratan visa siswa internasional sebagaimana diatur Departemen Imigrasi Australia termasuk persyaratan Overseas Student Health Cover (asuransi kesehatan) yang disetujui oleh Departemen Kesehatan Australia
7. Memenuhi persyaratan masuk di universitas, termasuk kemampuan bahasa Inggris dan memperoleh tawaran tempat (unconditional offer) pada salah satu gelar riset
8. Tidak sedang menerima beasiswa dari AusAID atau telah merampungkannya dalam dua tahun terakhir

Simak juga » Beasiswa di Monash University Jenjang S1 dan S2

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh)
2. Daftar publikasi riset (Unduh)
3. Dua Referensi akademik (Unduh)
4. Transkrip akademik 
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris
6. Terjemahan dokumen (jika tidak dimuat dalam bahasa Inggris)
7. CV atau resume 

Pendaftaran: 
Sebelum dapat mengajukan beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke program pascasarjana riset di Edith Cowan University. Hanya pelamar yang memperoleh tawaran masuk yang akan dipertimbangkan menerima beasiswa.

Untuk pengajuan beasiswa, Anda diminta mengirimkan dokumen aplikasi, seperti tertera di atas ke email: scholarships@ecu.edu.au 

Dokumen aplikasi tersebut diterima paling lambat 28 Oktober 2016. Pemberitahuan hasil seleksi akan diberitahukan secepatnya melalui email maksimum enam minggu. 

Penjelasan lebih lanjut bisa Anda simak melalui laman ECUPRS. Seleksi beasiswa didasarkan pada prestasi akademik serta kapabilitas dalam melakukan penelitian. Semoga berhasil!
10/12/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya