Beasiswa Santri BAZNAS 2026 kembali dibuka untuk santri berprestasi dari keluarga dhuafa yang sedang menempuh pendidikan kelas 12 Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat. Program ini menjadi salah satu kesempatan bagi santri yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya melalui jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Melalui program ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan dukungan kepada santri agar lebih siap menghadapi proses seleksi masuk perguruan tinggi. Jadi, program ini tidak hanya memberikan bantuan pendanaan, tetapi juga dilengkapi dengan kegiatan pembinaan untuk mendukung persiapan santri menuju kampus impian.
Pada tahun 2026, Beasiswa Santri BAZNAS menyediakan kuota untuk 2.500 santri dari seluruh Indonesia. Setiap santri yang terpilih mendapatkan pendanaan program sebesar Rp4.000.000. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan persiapan masuk perguruan tinggi dan disalurkan melalui pesantren penerima manfaat untuk dikelola sesuai kebutuhan program.
Hal yang perlu diperhatikan, pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS tidak dilakukan secara mandiri oleh santri. Pihak pesantren mengajukan santri secara kolektif dengan menyiapkan proposal dan sejumlah dokumen pendukung. Karena itu, santri yang berminat perlu berkoordinasi dengan pihak pesantren masing-masing sejak awal.
Simak juga » Jadwal Beasiswa S1, S2, dan S3 2027/2028 Dalam dan Luar Negeri
Pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS 2026 dibuka pada 1–14 September 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti seleksi administrasi dan seleksi substansi. Peserta yang dinyatakan lolos kemudian ditetapkan sebagai penerima dan mengikuti proses daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan BAZNAS.
Persyaratan:
▪ Persyaratan Umum:
1. Santri Warga Negara Indonesia
2.Santri berasal dari Pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama, dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP/NSPP)
3.Santri adalah siswa aktif kelas 12 MA sederajat di sekolah formal, dibuktikan dengan Surat Keterangan Aktif Sekolah dan kepemilikan NISN
4.Santri memiliki akhlak terpuji dan layak mengikuti seleksi program Beasiswa Santri BAZNAS dan direkomendasikan oleh Pimpinan Pesantren
5.Santri memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman
6.Santri memiliki prestasi akademik dan/atau non akademik dengan melampirkan rata- rata nilai raport, sertifikat, atau piagam penghargaan
▪ Persyaratan khusus:
1. Santri yang diajukan merupakan santri berprestasi dari keluarga dhuafa
2.Santri telah mendapatkan izin dan persetujuan dari orang tua/wali untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
3.Santri tidak terikat kewajiban pengabdian di pesantren setelah lulus dari tingkat MA sederajat
4.Santri bersedia mengikuti seluruh rangkaian program Beasiswa Santri BAZNAS
5.Jika lulus sebagai peserta beasiswa, santri tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa
Simak juga » Beasiswa Open Doors Program S1, S2, S3, Pemerintah Rusia
Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (online form)
2. Proposal (pdf)
Proposal atau surat permohonan dari pesantren dilengkapi dengan:
a. Izin Operasional Pesantren (NSP)
b. Struktur Organisasi Pesantren
c. SK Pengangkatan Pimpinan Aktif
d. Foto KTP Pimpinan Aktif
e. Foto Buku Rekening Pesantren
f. Sertifikat NPSN
g. Sertifikat Akreditasi Sekolah
h. Surat Keterangan Aktif Sekolah
i. Surat Keterangan Tidak Ada Kewajiban Mengabdi
j. Dokumentasi Bangunan Pesantren
3. Data Terpadu Santri (excel)
4. Motivation Letter Santri (pdf) Dokumen diurutkan sesuai urutan nama di DTS
5. Strategi Pelaksanaan Program (pdf)
- Rencana pelaksanaan program
- Data lulusan 3 (tiga) tahun terakhir
- Rencana anggaran biaya (RAB)
- Mekanisme/strategi pendampingan kelas 12
Simak juga » Beasiswa University of Sydney 2027/2028 Gelar S2, S3 di Australia
Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS 2026 dilakukan secara kolektif melalui pesantren, bukan oleh santri secara mandiri. Pihak pesantren terlebih dahulu perlu mempelajari buku panduan dan petunjuk teknis pendaftaran yang telah disediakan oleh BAZNAS melalui link bazn.as/FormatBSB2026.
Unduh format dokumen persyaratan melalui laman yang disediakan BAZNAS tersebut. Seluruh dokumen perlu disiapkan dan diisi sesuai format yang telah ditentukan, termasuk dokumen administrasi pesantren dan dokumen calon santri yang diajukan.
Setelah dokumen lengkap, pesantren melakukan pendaftaran secara online melalui laman pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS 2026 yang ada di bazn.as/DaftarBSB2026. Unggah seluruh dokumen yang diminta di laman tersebut.
Pendaftaran dibuka mulai 1–14 September 2026. Santri yang berminat sebaiknya segera berkoordinasi dengan pihak pesantren agar dapat dipertimbangkan untuk diajukan sebagai calon penerima.
Simak juga » Beasiswa Amgala GenNext untuk Siswa SMA/Sederajat
Proses Seleksi:
Proses seleksi Beasiswa Santri BAZNAS 2026 terdiri dari dua tahap, yaitu seleksi tahap 1 (administrasi) dan seleksi tahap 2 (substansi). Seleksi administrasi berlangsung pada 15–30 September 2026, setelah periode pendaftaran berakhir.
Selanjutnya, calon penerima yang mengikuti tahapan berikutnya akan menjalani seleksi substansi pada 1–10 Oktober 2026. Setelah seleksi selesai, proses dilanjutkan dengan pengajuan SK kelulusan pada 11–16 Oktober 2026.
Hasil seleksi kemudian diumumkan melalui SK kelulusan pada 17 Oktober 2026. Peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya mengikuti daftar ulang dan penandatanganan akad SPTJM pada 17–21 Oktober 2026.
Tahap berikutnya adalah Temu Perdana pada 22 Oktober 2026, kemudian pencairan beasiswa dijadwalkan pada 23–30 Oktober 2026.
Kontak official:
Gedung BAZNAS
Jl. Matraman Raya
No. 134 Jakarta 13150
[t] +62 1 228 97983
[e] baznas@baznas.go.id
[ig] @baznasindonesia
[w] https://baznas.go.id/