Beasiswa Unggulan Keagamaan S1 dari Kementerian Agama kembali hadir untuk tahun akademik 2026/2027, menyediakan peluang bagi kamu yang ingin melanjutkan studi di bidang keagamaan, baik di dalam maupun luar negeri. Program ini dirancang khusus untuk mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen kuat dalam pengabdian kepada masyarakat. Dengan dukungan penuh, kamu bisa fokus belajar di perguruan tinggi terbaik tanpa terbebani biaya.
Melalui program ini, Kemenag berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan. Penerima beasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam memperkuat moderasi beragama, mengembangkan ilmu keagamaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Jadi, ini bukan sekadar beasiswa, tapi juga investasi masa depan untuk Indonesia yang lebih harmonis dan berdaya.
Simak juga » Beasiswa DJITU 2026 Jenjang D3/D4/S1 Sampai Lulus
Sasaran utama beasiswa ini adalah siswa atau lulusan dari satuan pendidikan di bawah binaan Kemenag, seperti Madrasah Tsanawiyah/Aliyah, sekolah keagamaan Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu. Artinya, peluang ini terbuka luas bagi berbagai latar belakang pendidikan keagamaan di Indonesia. Selama kamu memiliki prestasi dan semangat belajar tinggi, kesempatan untuk lolos tetap terbuka lebar.
Dari sisi persyaratan, pelamar harus merupakan Warga Negara Indonesia dengan usia maksimal 24 tahun, serta telah lulus dari jenjang pendidikan menengah (MA/SMA/SMK atau sederajat). Beasiswa ini tidak diperuntukkan bagi mahasiswa yang sedang atau sudah menempuh studi S1. Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan berbagai dokumen penting seperti surat rekomendasi, surat kesehatan, esai personal, serta bukti kemampuan bahasa asing—baik Bahasa Inggris maupun Bahasa Arab, tergantung tujuan studi yang dipilih.
Komponen Beasiswa:
1. Dana Pendidikan
- Dana Pendaftaran
- Dana SPP/Tuition Fee/UKT
- Dana Tunjangan Buku
- Dana Penelitian Skripsi
2. Dana Pendukung
- Dana Transportasi
- Dana Asuransi Kesehatan
- Dana Hidup Bulanan
- Dana Aplikasi Visa (Luar Negeri)
Simak juga » Daftar Beasiswa 2026 - 2027 Fully Funded S1 S2 S3 dan Deadline Terbaru
Ketentuan LoA Unconditional:
Letter of Acceptance (LoA) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh perguruan tinggi sebagai bukti bahwa seseorang telah diterima sebagai mahasiswa pada perguruan tinggi.
1. LoA yang dapat diterima adalah LoA Unconditional (tanpa persyaratan).
2. Perguruan tinggi dan program studi yang sesuai dengan daftar yang ditetapkan.
3. LOA mencantumkan nama lengkap, jenjang studi, program studi, dan memuat informasi waktu memulai dan akhir atau durasi studi, dengan durasi studi tidak melebihi batas pendanaan studi, yaitu 48 (empat puluh delapan) bulan maksimal bagi Program Sarjana.
4. Pendaftar Program Beasiswa Luar Negeri yang melampirkan LoA dengan waktu mulai studi (intake) yang tidak sesuai dengan ketentuan diwajibkan untuk menyertakan surat keterangan penundaan (defer) dari perguruan tinggi/program studi, yang diunggah bersamaan dengan LoA.
5. LOA Unconditional yang tidak sesuai dengan ketentuan, dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.
Sasaran Program Beasiswa:
Beasiswa Unggulan Keagamaan ditujukan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dengan kriteria pendaftar sebagai berikut:
1. Pendaftar kriteria Umum;
2. Pendaftar kriteria Afirmasi, terdiri atas:
a) Daerah Afirmasi; dan
b) Penyandang Disabilitas.
Setiap kriteria pendaftar memiliki persyaratan khusus pendaftaran yang berbeda-beda. Pendaftar wajib memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus.
Pendaftar pada Program Beasiswa diwajibkan mengisikan status Profesi/Pekerjaan pada Profil, dengan detail:
1. Santri, dan
2. Siswa/Pelajar, Lulusan Satuan Pendidikan Dasar dan/atau Menengah di bawah binaan Kemenag, dibuktikan dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
a) Madrasah Tsanawiyah/Aliyah;
b) Widyalaya Madyama/Utama;
c) Dhammasekha Muda/Utama;
d) Sekolah Teologi Kristen Menengah Pertama/Menengah Atas;
e) Sekolah Agama Katolik Menengah Pertama/Menengah Atas;
f) Sekolah Agama Konghucu Menengah Pertama/Menengah Atas
3. Diprioritaskan bagi pendaftar yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik, prestasi dapat berupa:
a) Penghafal Al-Quran (Tahfidz) minimal 10 Juz; atau
b) Juara 1, 2, 3 Kompetisi tingkat Internasional atau Nasional, seperti:
- Kompetisi Robotik Internasional
- Olimpiade Sains Nasional (OSN)
- Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI)
- Kompetisi Sains Madrasah (KSM); atau
c) Juara 1, 2, 3 Kompetisi Keagamaan tingkat Internasional atau Nasional, seperti:
- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
- Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK)
- Musabaqah Syarhil Qur'an (MSQ)
- Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ)
d) Pesparani Nasional (Pesta Paduan Suara Gerejani); atau
e) Pesparawi Nasional (Pesta Paduan Suara Gerejawi); atau
f) Jutra, 1,2,3 Utsawa Dharma Gita dan Jambore Pasraman tingkat Nasional; atau
g) Juara 1,2,3 Sippa Dhamma Samajja Tingkat Nasional; atau
h) Aktif dalam organisasi berlingkat Badan Pengurus Harian (BPH), seperti: Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), Pramuka.
Simak juga » Beasiswa Astra1st 2026 untuk Mahasiswa S1 Semester 4 & 6 dari Astra
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Memenuhi ketentuan batas usia per 31 Desember di tahun pendaftaran, dengan ketentuan usia maksimal 24 (dua puluh empat) tahun bagi pendaftar program.
3. Telah menyelesaikan jenjang pendidikan menengah (MA/SMA/SMK) lulusan 3 (tiga) tahun terakhir (2026, 2025, dan 2024).
4. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) atau telah menyelesaikan studi sarjana (S1) tidak diperkenankan mendaftar pada program beasiswa.
5. Pendaftar lulusan satuan pendidikan menengah (SMA/SMK/sederajat) luar negeri, wajib melampirkan:
a) hasil penyetaraan ijazah dan konversi Transkrip Nilai dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama.
b) Pendaftar dapat melampirkan tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi nilai pada laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama bagi pendaftar yang hasil penyetaraan ijazah/konversi nilai belum diterbitkan.
6. Pendaftar melampirkan Dokumen Surat Rekomendasi dari Kepala Satuan Pendidikan (format terlampir).
7. Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan, yang diterbitkan paling lama 3 (tiga) bulan terakhir, dari masa pendaftaran beasiswa.
8. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
9. Menulis Personal Statement atau Essay yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.
10. Menulis Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian sesuai dengan program studi yang dipilih.
11. Pendaftar yang memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat mengisi riwayat pada aplikasi pendaftaran.
12. Menyetujui Pernyataan Komitmen dan Integritas yang telah disediakan pada platform pendaftaran (poin-poin terlampir).
13. Beasiswa hanya untuk Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi yang ditetapkan Kementerian Agama.
14. Kelas yang diperbolehkan pada program beasiswa adalah:
a) Kelas reguler penuh waktu (full time);
b) Kelas yang merupakan kelas kerjasama antara Kementerian Agama dengan instansi mitra.
15. Beasiswa tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
a) Kelas eksekutif;
b) Kelas khusus;
c) Kelas karyawan;
d) Kelas jarak jauh;
e) Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
f) Kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
g) Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
h) Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan.
Simak juga » Beasiswa S3 Universitas Pertahanan RI 2026/2027 Dibuka! Full
Persyaratan Khusus:
▪ Pendaftar Kriteria Umum:
1. Mengunggah Ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jika belum diterbitkan, dapat melampirkan:
a) Surat Keterangan Lulus (SKL); atau
b) Surat Keterangan Kelas XII, yang diterbitkan Kepala Satuan Pendidikan.
2. Mengunggah dokumen sertifikat Bahasa Asing yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan.
a) Sertifikat Bahasa Inggris diterbitkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes ETS (www.ets.org), IELTS (www.ielts.org), dan Duolingo (englishtest.duolingo.com) dengan ketentuan sebagai berikut:
- Program Sarjana Dalam Negeri, TOEFL® ITP 435 atau Sertifikat Bahasa Inggris PTKIN 450.
- Program Sarjana Luar Negeri, TOEFL® ITP 520; TOEFL® IBT 61; Duolingo 110 atau IELTS™ 6.0.
b) Pendaftar dapat melampirkan Sertifikat Kemampuan Bahasa Arab yang diterbitkan oleh PTKIN sebagai pengganti sertifikat kemampuan Bahasa Inggris, dengan ketentuan program studi tujuan di dalam negeri merupakan Program Studi Keagamaan Islam, atau perguruan tinggi tujuan di luar negeri berlokasi di Timur Tengah dengan bahasa pengantar studi Bahasa Arab, dengan ketentuan skor:
- Program Sarjana Dalam Negeri, 450
- Program Sarjana Luar Negeri, 550
▪ Pendaftar Daerah Afirmasi:
1. Mengunggah Ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jika belum diterbitkan, dapat melampirkan:
a) Surat Keterangan Lulus (SKL); atau
b) Surat Keterangan Kelas XII, yang diterbitkan Kepala Satuan Pendidikan.
2. Mengunggah dokumen sertifikat Bahasa Asing yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan.
a) Sertifikat Bahasa Inggris diterbitkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes ETS (www.ets.org), IELTS (www.ielts.org), dan Duolingo (englishtest.duolingo.com) dengan ketentuan sebagai berikut:
- Program Sarjana Dalam Negeri, tidak dipersyaratkan sertifikat Bahasa.
- Program Sarjana Luar Negeri, TOEFL® ITP 500; TOEFL® IBT 61; Duolingo 90 atau IELTS™ 5.5.
b) Pendaftar dapat melampirkan Sertifikat Kemampuan Bahasa Arab yang diterbitkan oleh PTKIN sebagai pengganti sertifikat kemampuan Bahasa Inggris, dengan ketentuan program studi tujuan di dalam negeri merupakan Program Studi Keagamaan Islam, atau perguruan tinggi tujuan di luar negeri berlokasi di Timur Tengah dengan bahasa pengantar studi Bahasa Arab, dengan ketentuan skor:
- Program Sarjana Dalam Negeri, -
- Program Sarjana Luar Negeri, 550
3. Pendaftar dengan kriteria Afirmasi melampirkan Surat Keterangan dari Lurah/Kepala Desa diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa, yang menerangkan:
a) Pendaftar telah menamatkan pendidikan dasar dan/atau menengah dari daerah afirmasi, yang dibuktikan dengan ijazah;
b) Telah tinggal sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun di daerah afirmasi.
▪ Pendaftar Penyandang Disabilitas:
1. Mengunggah Ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jika belum diterbitkan, dapat melampirkan:
a) Surat Keterangan Lulus (SKL); atau
b) Surat Keterangan Kelas XII, yang diterbitkan Kepala Satuan Pendidikan.
2. Mengunggah dokumen sertifikat Bahasa Asing yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan.
a) Sertifikat Bahasa Inggris diterbitkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes ETS (www.ets.org), IELTS (www.ielts.org), dan Duolingo (englishtest.duolingo.com) dengan ketentuan sebagai berikut:
- Program Sarjana Dalam Negeri, Pendaftar Kriteria Afirmasi, tidak dipersyaratkan sertifikat Bahasa
- Program Sarjana Luar Negeri, TOEFL® ITP 500; TOEFL® IBT 61; Duolingo 90 atau IELTS™ 5.5.
b) Pendaftar dapat melampirkan Sertifikat Kemampuan Bahasa Arab yang diterbitkan oleh PTKIN sebagai pengganti sertifikat kemampuan Bahasa Inggris, dengan ketentuan program studi tujuan di dalam negeri merupakan Program Studi Keagamaan Islam, atau perguruan tinggi tujuan di luar negeri berlokasi di Timur Tengah dengan bahasa pengantar studi Bahasa Arab, dengan ketentuan skor:
- Program Sarjana Dalam Negeri, -
- Program Sarjana Luar Negeri, 550
3. Pendaftar dengan kriteria Penyandang Disabilitas melampirkan Surat Keterangan dari rumah sakit pemerintah atau Puskesmas (format terlampir), dengan ketentuan:
a) Menerangkan Pendaftar merupakan penyandang disabilitas berkategori:
- Penyandang Disabilitas Fisik,
- Penyandang Disabilitas Intelektual
- Penyandang Disabilitas Mental
- Penyandang Disabilitas Sensorik
- Penyandang Disabilitas Ganda atau Multi
b) Menerangkan Pendaftar dengan kondisi disabilitasnya mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif. Ditandatangani oleh:
- Dokter (untuk disabilitas fisik)
- Psikolog/Psikiater (untuk disabilitas mental)
- Audiologist (untuk disabilitas rungu) dari rumah sakit pemerintah atau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
c) Surat Rekomendasi sebagaimana pada point (3.b) menjelaskan bahwa yang bersangkutan mampu menempuh dan menyelesaikan studi.
Simak juga » Beasiswa S2 di Bocconi University, Italia: 100% Bebas Biaya Kuliah
Dokumen aplikasi:
1. Profil Diri (Online form)
2. Personal Statement (Online form)
3. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online form)
4. Pernyataan Komitmen dan Integritas pada platform pendaftaran (poin-poin terlambir) (Online form)
5. Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)
6. Kartu Keluarga (KK) (Unggah)
7. Dokumen Surat Rekomendasi Kepala Satuan Pendidikan Asal (Unggah)
8. Scan Ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah (Unggah)
9. Sertifikati Bahasa Asing (Unggah)
10. Surat Keterangan Kesehatan (Unggah)
11. (Optional) Dokumen Keterangan Prestasi (Unggah)
Dokumen Tambahan Pendaftar Kriteria Afirmasi - Daerah Afirmasi:
1. Surat Keterangan yang menerangkan Pendaftar berasal dari Daerah Afirmasi oleh Lurah/Kepala Desa yang menyatakan pendaftar bertempat tinggal di daerah afirmasi (Unggah)
Dokumen Tambahan Pendaftar Kriteria Afirmasi - Penyandang Disabilitas:
1. Surat Keterangan yang menerangkan Pendaftar Penyandang Disabilitas (Unggah)
Pendaftaran:
Mekanisme pendaftaran Beasiswa Unggulan Keagamaan dilakukan secara mandiri dan daring oleh pelamar melalui laman beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id. Kamu bisa membuat akun terlebih dahulu untuk bisa login di bagian “Buat Akun Disini”.
Pendaftar wajib mengisi status Profesi/Pekerjaan pada profil dengan memilih kategori Santri/Siswa/Pelajar sesuai sasaran program, serta melengkapi dan mengunggah seluruh dokumen aplikasi yang dipersyaratkan mengikuti ketentuan dalam Pedoman Program. Format dokumen bisa diunduh di laman beasiswa.kemenag.go.id.
Setelah semua data dan dokumen diunggah dengan benar, kamu harus menyelesaikan seluruh proses pendaftaran hingga tahap akhir. Pastikan untuk melakukan submit aplikasi agar mendapatkan nomor registrasi sebagai bukti resmi bahwa pendaftaran beasiswa telah berhasil dilakukan.
Simak juga » Beasiswa ADik Kemdiktisaintek Lulusan SMA/SMK Daerah 3T, Papua, TKI
Tahapan dan Jadwal Seleksi Beasiswa Unggulan Keagamaan:
1) Seleksi Administrasi
2) Seleksi Assessment Kapasitas Akademik dan Psikologis (Seleksi Bakat Skolastik)
3) Seleksi Wawancara (Substansi)
Tahapan:
Pendaftaran Beasiswa: 01 April - 31 Mei 2026
Seleksi Administrasi: 01-15 Juni 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 16 Juni 2026
Masa Sanggah *): 17-18 Juni 2026
Pengumuman Hasil Masa Sanggah: 22 Juni 2026
Seleksi Assessment Kapasitas Akademik dan Psikologis **): 25-29 Juni 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Assessment Kapasitas Akademik dan Psikologis: 01 Juli 2026
Seleksi Wawancara: 03-20 Juli 2026
Pengumuman Kelulusan: 27 Juli 2026
Periode Perkuliahan: Agustus
*) Sanggah merupakan bentuk klarifikasi Pendaftar atas hasil Seleksi Administrasi
dan tidak dapat menggantikan informasi pada dokumen persyaratan yang telah disampaikan saat pendaftaran kepada kemenag.
**) Peserta SBS wajib mengikuti Simulasi SBS sesuai jadwal yang ditentukan.
Kontak Official:
Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)
Gedung Kementerian Agama RI Lantai 3
Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta
[e] info@beasiswa.kemenag.go.id
[ig] @bib_kemenag.official
[w] https://beasiswa.kemenag.go.id/







