Link disalin!

Beasiswa Pendidikan Kedokteran IUHW Jepang: Full Funded hingga Rp3 Miliar

Buat kamu mahasiswa kedokteran di Indonesia yang punya mimpi melanjutkan pendidikan kedokteran di Jepang, ada peluang yang menarik untuk dipertimbangkan. Program Beasiswa Pendidikan Kedokteran International University of Health and Welfare (IUHW) Jepang membuka kesempatan bagi kandidat dari Indonesia untuk menempuh pendidikan sarjana sekaligus profesi kedokteran di Jepang dengan pendanaan penuh.

Program ini merupakan beasiswa kerja sama internasional yang diselenggarakan dan didanai langsung oleh International University of Health and Welfare (IUHW) Jepang. Program dirancang untuk mempersiapkan calon tenaga medis yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan di bidang kesehatan ketika kembali berkontribusi di negara asal.

Menariknya, pendidikan tidak langsung dimulai dengan perkuliahan kedokteran. Mahasiswa terlebih dahulu mengikuti program persiapan Bahasa Jepang selama 6 bulan setelah tiba di Jepang. Tahap ini penting karena mulai tahun kedua hingga tahun keenam, sebagian besar proses pembelajaran kedokteran akan menggunakan Bahasa Jepang. Penerimaan resmi ke Fakultas Kedokteran juga bergantung pada kemampuan dan hasil evaluasi selama program persiapan.

Simak juga » Beasiswa AAUW di AS untuk Perempuan Kuliah S2 dan S3

Total masa pendidikan kedokteran berlangsung selama 6 tahun. Pada tahun pertama, pembelajaran menggunakan Bahasa Inggris dan berfokus pada ilmu biomedis dasar serta ilmu pengetahuan umum. Memasuki tahun kedua hingga tahun keenam, mahasiswa akan mempelajari patofisiologi berbasis organ, penalaran klinis, kepaniteraan klinik atau koas, hingga pelatihan internasional dan antarprofesi. Pada tahun keenam, mahasiswa wajib mengikuti dan lulus Ujian Sertifikasi Dokter Nasional Jepang yang diselenggarakan dalam Bahasa Jepang.

Beasiswa ini termasuk full funded dengan total pendanaan hingga ¥30.000.000 atau sekitar Rp3 miliar selama masa pendidikan. Beasiswa mencakup biaya pendaftaran, biaya kuliah, laboratorium, serta materi pembelajaran hingga ¥300.000 per tahun. Penerima juga mendapatkan program Japanese Language Proficiency (JLP) sekitar 6 bulan, kamar hunian tunggal di Narita International House, serta makan dua kali sehari berupa sarapan dan makan malam di kafetaria. Selain itu, tersedia uang saku bulanan sekitar ¥40.000–¥80.000, menyesuaikan tingkat pendidikan mahasiswa.

Kriteria Kandidat:
1. Warga Negara Indonesia
2. Mahasiswa/mahasiswi Kedokteran aktif pada semester gasal 2026/2027 di Fakultas Kedokteran (diutamakan mahasiswa baru dan mahasiswa tahun kedua)
3. Memiliki prestasi akademik yang bagus serta mendapatkan rekomendasi dari Universitas asal.
4. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai untuk mengikuti perkuliahan kedokteran yang diajarkan dalam bahasa Inggris.

Simak juga » Beasiswa University of Tokyo 2027 untuk S2 & S3 Full

Dokumen aplikasi:
▪ Dokumen yang perlu disiapkan kandidat:
1. Application Form
Formulir pendaftaran IUHW berisikan data pribadi, riwayat pendidikan, kemampuan bahasa asing dan riwayat kesehatan
2. Raport atau Transkrip Pendidikan SMA*
Nilai Raport selama 6 semester atau transkrip pendidikan yang dikeluarkan Sekolah / SMA
3. Ijazah SMA*
Scan Ijazah asli SMA
4. Passport
Scan Passport Indonesia

*) Wajib melampirkan scan dokumen dan scan dokumen yang telah diterjemahkan oleh penerjemah tersertifikasi/tersumpah

▪ Dokumen yang perlu disiapkan Universitas asal:
1. Hasil Seleksi Mahasiswa Baru
Dokumen hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru bagi kandidat yang direkomendasikan, disertai dengan hasil penilaian atau dokumen pendukung yang menjadi dasar penetapan kelulusan
2. Pemeringkatan Akademik
Dokumen pemeringkatan akademik kandidat yang direkomendasikan dalam satu angkatan. Apabila kandidat tidak termasuk dalam 20 (dua puluh) besar pada angkatannya, perguruan tinggi wajib melampirkan surat justifikasi yang menjelaskan alasan rekomendasi kandidat tersebut
3. Capaian akademik kandidat
Transkrip Akademik Kandidat. Bagi mahasiswa baru yang belum memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), dapat melampirkan hasil penilaian blok (block assessment) atau bentuk penilaian akademik lain yang berlaku di perguruan tinggi
4. Mekanisme seleksi internal
penjelasan mengenai mekanisme seleksi internal yang digunakan oleh perguruan tinggi dalam menetapkan dan merekomendasikan kandidat

Simak juga » Beasiswa Paragon untuk Mahasiswa Semester 1 S1/D4/D3 Se-Indonesia

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa kedokteran di IUHW Jepang diawali dengan pra-registrasi. Kamu perlu mengisi formulir pra-registrasi yang disediakan melalui link s.kemkes.go.id/IUHWScholarship.

Selanjutnya, pelamar melakukan pendaftaran secara online melalui portal SIBK Kementerian Kesehatan RI (sibk.kemkes.go.id) dan melengkapi dokumen aplikasi yang diminta. Pastikan dokumen ditulis/diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jepang. Pada tahap ini, kandidat juga perlu berkoordinasi dengan universitas asal karena terdapat sejumlah dokumen yang harus disiapkan dan direkomendasikan oleh perguruan tinggi.

Pendaftaran beasiswa kedokteran Jepang dibuka mulai 10 Agustus hingga 25 Agustus 2026. Setelah pendaftaran ditutup, kandidat akan mengikuti seleksi administrasi. Peserta yang lolos kemudian mengikuti tes tertulis dan dilanjutkan dengan tes wawancara yang diselenggarakan oleh delegasi IUHW di Jakarta. Hasil akhir seleksi akan disampaikan melalui email masing-masing kandidat.

Jadwal seleksi:
Pendaftaran Online: 10–25 Agustus 2026
Seleksi Administrasi: 26–31 Agustus 2026
Tes Tertulis: Minggu ke-2 s.d. ke-3 September 2026*
Tes Wawancara: Minggu ke-2 s.d. ke-3 September 2026*
Pengumuman Hasil Seleksi: 30 September 2026*

Kontak official:
Kementerian Kesehatan RI
[e] helpdesk.ditjennakes@kemkes.go.id
[w] https://sibk.kemkes.go.id/

International University of Health and Welfare (IUHW)
[e] narita-kokusai@ihwg.jp

BeasiswaPascasarjana.com
Portal informasi beasiswa dalam & luar negeri terpercaya.
Disclaimer

Syarat, kuota, dan jadwal beasiswa dapat berubah sewaktu-waktu. Harap periksa kembali informasi beasiswa di situs penyelenggara sebelum melakukan pendaftaran.