Pendaftaran Beasiswa Pemprov Jabar 2018 – 2019 (D3, S1, S2, dan S3)

Program Beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar 2018 – 2019 kembali dibuka untuk warga Jawa Barat. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi Anda yang tengah menjalani kuliah di salah satu perguruan tinggi di Provinsi Jawa Barat. Di antara pelamar yang bisa mendaftar adalah mahasiswa D3, DIV, S1, S2, dan S3. Total ada 93 perguruan tinggi penerima beasiswa Pemprov Jabar 2018 yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Tahun 2018, Pemprov Jabar menyediakan anggaran beasiswa  sebesar Rp 13 miliar. Bagi mahasiswa sarjana, beasiswa yang diberikan sebesar Rp 6 juta, mahasiswa magister sebesar Rp 14 juta, dan mahasiswa doktor sebesar Rp 16 juta. Untuk mendapatkan beasiswa, pelamar haruslah warga Jawa Barat yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga. Selain itu, yang bersangkutan sudah aktif kuliah di perguruan tinggi Jawa Barat.

Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa Pemprov Jabar:
1. Universitas Indonesia
2. Universitas Padjadjaran
3. Universitas Pendidikan Indonesia
4. Universitas Siliwangi
5. Universitas Singaperbangsa Karawang
6. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
7. Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon
8. Institut Pertanian Bogor
9. Institut Teknologi Bandung
10. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
11. Politeknik Manufaktur Negeri Bandung
12. Politeknik Negeri Bandung
13. Politeknik Negeri Jakarta
14. UPBJJ UT Bogor
15. UPBJJ UT Bandung
16. Institut Manajemen Koperasi Indonesia
17. Akademi Pariwisata NHI Bandung
18. Institut Teknologi Nasional Bandung
19. Politeknik TEDC Bandung
20. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cipasung
21. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ekuitas
22. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Miftahul Huda Subang
23. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan
24. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi PGRI Sukabumi
25. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Bhakti
26. Sekolah Tinggi Teknologi Garut
27. Institut Pendidikan Indonesia
28. STKIP Pasundan
29. IKIP Siliwangi
30. STKIP Subang
31. STMIK Subang
32. Universitas Bale Bandung
33. Universitas Bina Sarana Informatika Bandung
34. Universitas Djuanda Bogor
35. Universitas Galuh Ciamis
36. Universitas Garut
37. Universitas Ibn Khaldun Bogor
38. Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi
39. Universitas Islam Bandung
40. Universitas Islam Nusantara
41. Universitas Jenderal Achmad Yani
42. Universitas Komputer Indonesia
43. Universitas Kuningan
44. Universitas Langlangbuana
45. Universitas Majalengka
46. Universitas Muhammadiyah Sukabumi
47. Universitas Nurtanio
48. Universitas Pakuan
49. Universitas Pasundan Bandung
50. Universitas Sangga Buana YPKP
51. Universitas Subang
52. Universitas Surya
53. Universitas Suryakancana
54. Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon
55. Universitas Telkom
56. Universitas Widyatama
57. Universitas Winaya Mukti
58. Universitas Wiralodra Indramayu
59. Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) Tasikmalaya
60. Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis
61. Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya Tasikmalaya
62. STAI Al-Masthuriyah Sukabumi
63. IAI Bunga Bangsa Cirebon
64. STAI Kharisma Cicurug Sukabumi
65. Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
66. STAI Miftahul Huda Al-Azhar Banjar
67. STAI Miftahul Huda Pamanukan Subang
68. STAI PUI Majalengka
69. STAI Sayid Sabiq Indramayu
70. STAI Sebelas April Sumedang
71. STAI Sukabumi
72. STEI Al-Ishlah Cirebon
73. STIT Al-Amin Indramayu
74. Universitas Nusa Bangsa Bogor
75. STBA Sebelas April Sumedang
76. STIKES Bakti Tunas Husada Tasikmalaya
77. Universitas Al-Ghifari Bandung
78. STAI Al Musaddadiyah Garut
79. STAI Persatuan Islam Garut
80. Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih Bandung
81. Universitas 17 Agustus 1945
82. STIE Pariwisata Yapari Aktripa
83. STIKes Muhammadiyah Ciamis
84. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Binaniaga
85. STKIP Muhammadiyah Kuningan
86. Akademi Kebidanan Suka Wangi Bekasi
87. STIA Bandung
88. STMIK Tasikmalaya
89. STISIP Syamsul Ulum Sukabumi
90. STMIK Mardira Indonesia
91. Politeknik Agroindustri Subang
92. Universitas Nusa Putra
93. STAI Mahad Ali (STAIMA) Cirebon

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 - 2019

Persyaratan:
1. Surat Permohonan Mahasiswa kepada Pimpinan Perguruan Tinggi
2. Fotokopi Kartu Keluarga dan KTP Jawa Barat.
3. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif.
4. Pas photo warna terbaru ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar
5. Surat pernyataan tidak menerima bantuan biaya pendidikan dari sumber lain.
6. Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari pimpinan Fakultas/Jurusan.
7. Foto copy sertifikat, piagam penghargaan atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah yang kompeten dan atau organisasi formal dan kompeten lain pada tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, Nasional, Regional, maupun Internasional.
8. Transkrip nilai bagi mahasiswa semester 2 ke atas.
9. SKHUN bagi mahasiswa semester 1 jenjang D3, D4 dan S1 atau transkrip nilai jenjang sebelumnya bagi mahasiswa semester 1 jenjang S2 dan S3.

A. Alternatif Prestasi Akademik:
a) Untuk mahasiswa semester 1-2:
1. Jenjang D3, D4 dan S1 : Nilai rata-rata hasil Ujian Nasional SMA/MA/SMK minimal 7,00
2. Jenjang S2 : IPK pada jenjang S1 minimal 3,25
3. Jenjang S3 : IPK pada jenjang S2 minimal 3,25

b) Untuk mahasiswa semester 3 ke atas:
1. Jenjang D3, D4 dan S1 : IPK minimal 3,00
2. Jenjang S2 dan S3 : IPK minimal 3,25
   - Sedang melaksanakan penelitian atau penyelesaian tugas akhir yang mendapat rekomendasi dan dikategorikan layak mendapat bantuan menurut pertimbangan dosen pembimbing/dosen wali di perguruan tinggi yang bersangkutan.
   - Mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu secara ekonomi atau dikategorikan layak mendapat bantuan menurut pertimbangan dosen pembimbing/dosen wali di perguruan tinggi yang bersangkutan.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2018 - 2019

B. Alternatif Prestasi Non Akademik:
   - Berprestasi di bidang olahraga (atlet/keluarga atlet),
   - Berprestasi di bidang kesehatan,
   - Berprestasi di bidang pendidikan,
   - Berprestasi di bidang seni,
   - Berprestasi di bidang budaya,
   - Berprestasi di bidang sains,
   - Berprestasi di bidang teknologi dan komunikasi,
   - Berprestasi di bidang keagamaan,
   - Berprestasi di bidang hafal Al Qur’an minimal 5 Juz,
   - Berprestasi di bidang lain (akademik/non akademik) berdasarkan pertimbangan atau rekomendasi dari pemerintah Provinsi Jawa Barat. Prestasi non akademik yang dimiliki dibuktikan dengan adanya sertifikat, medali atau surat keterangan resmi dari pihak berwenang.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Pemprov Jabar 2018 – 2019 dapat diajukan langsung oleh mahasiswa bersangkutan ke kampus masing-masing dengan melengkapi dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Pendaftaran dibuka mulai Mei 2018. Informasi lanjut mengenai pendaftaran tersebut silakan ditanyakan langsung ke pihak kampus atau dapat dicek juga di laman Disdik Pemprov Jabar (disdik.jabarprov.go.id). Semoga berhasil! 
5/16/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Kota Surabaya Jenjang D3, D4, S1, dan S2

Bagi Anda warga Kota Surabaya, tahun ini Pemerintah Kota Surabaya kembali membuka kesempatan beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa D3, D4, S1, dan S2 yang tengah melanjutkan studi di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Surabaya. Beasiswa yang ditawarkan melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini sekaligus juga memberi kesempatan bagi mereka yang lulus SMA/SMK/sederajat tahun 2018 dan mulai melanjutkan kuliah di salah satu PTN Surabaya tahun akademik 2018 – 2019.

Pendaftaran beasiswa Pemkot Surabaya ini sudah mulai dibuka dan dapat diajukan bagi yang sudah berstatus mahasiswa maupun sebagai mahasiswa baru yang akan memulai perkuliahan tahun ini. Sasaran utama dari beasiswa ini adalah mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu atau miskin.

Perguruan tinggi yang menjadi mitra dari Beasiswa Pemkot Surabaya 2018 ini di antaranya Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, UPN "Veteran" Jatim, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, dan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Surabaya

Persyaratan:
1. Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Surabaya
2. Wanita/Pria warga Kota Surabaya
3. Lulusan SMA Sederajat
4. Sehat Jasmani Rohani
5. Belum menikah
6. Dari keluarga miskin/kurang mampu

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1, S2 Dalam Negeri Terbaru

Dokumen aplikasi:
▪ Mahasiswa Baru 2018/2019:
1. Formulir aplikasi (Unduh)
2. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Dokter Pemerintah
3. Fotokopi KTP Pribadi
4. Fotokopi KTP Orang tua
5. Fotokopi Akta Kelahiran
6. Fotokopi KK
7. Fotokopi Ijazah/Surat Keterangan Lulus
8. Fotokopi SKTM dari Kelurahan
9. Pasfoto Ukuran 3x4 (2 lembar)
10. Fotokopi Bukti Penerimaan di Perguruan Tinggi
11. Surat Pernyataan Belum Pernah Menikah

▪ Mahasiswa Lama (2015/2016, 2016/2017, 2017/2018):
1. Formulir aplikasi (Unduh)
2. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Dokter Pemerintah
3. Fotokopi KTP Pribadi
4. Fotokopi KTP Orang tua
5. Fotokopi Akta kelahiran
6. Fotokopi KK
7. Fotokopi SKTM dari Kelurahan
8. Pasfoto Ukuran 3x4 (2 lembar)
9. Fotokopi Kartu Mahasiswa
10. Fotokopi Bukti Penerimaan di Perguruan Tinggi
11. Fotokopi Kartu Hasil Studi Semester 1 s/d Akhir
12. Surat Pernyataan Belum Pernah Menikah

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi yang diminta, kemudian serahkan ke:

Kantor Dinas Pendidikan (Ruang Pelayanan Satu Pintu)
Jl. Jagir Wonokromo 354 - 356 Surabaya

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 6 Juli 2018 Pukul 15.00 WIB.

Kontak:
Telp. 082 131 707 654
Web. dispendik.surabaya.go.id
5/02/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Ini Beasiswa D2, D3, S1 ke Jepang 2019 (Full)

Monbukagakusho belakangan ini semakin populer. Ya, beasiswa Pemerintah Jepang tersebut menyediakan berbagai jenis beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa di Tanah Air. Tidak hanya level pascasarjana, tapi juga beasiswa diploma, sarjana, hingga training. Salah satunya beasiswa yang ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat ini.

Melalui kedutaan besarnya di Indonesia, Jepang menyediakan beasiswa D2, D3, hingga S1 bagi lulusan SMA/SMK/sederajat. Beasiswa keberangkatan 2019 ini ditawarkan untuk berbagai program studi di universitas atau perguruan tinggi di Jepang. Sejumlah fasilitas disediakan jika pelamar berhasil terpilih.

Bantuan beasiswa di antaranya terdiri dari biaya kuliah yang ditanggung 100 persen termasuk biaya sekolah persiapan, tiket pesawat pp Indonesia-Jepang, bebas biaya pengurusan visa pelajar, serta tunjangan bulanan ¥117.000 (sekitar Rp 14,4 juta). Menariknya, pelamar yang terpilih juga tidak perlu menjalani ikatan dinas setelah menyelesaikan studi dengan beasiswa ini.

Jika mengambil gelar S1, Anda akan menjalani studi di universitas undergraduate/GAKUBU, D3 di college of technology/KOSEN, dan D2 di specialized training college/SENSHU. Rinciannya:

Undergraduate/GAKUBU (S-1)
Masa studi 5 tahun termasuk 1 tahun belajar di preparatory school (kecuali jurusan kedokteran umum, gigi, hewan, dan sebagian farmasi lama masa studi adalah 7 tahun).

Persyaratan:    
1. Lulusan SMA atau SMK dan sederajat
2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun pada tanggal 1 April 2019 (Pelamar lahir antara 2 April 1994 sampai dengan tanggal 1 April 2002
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional murni minimal 84
   - Bagi pelamar yang memilih bidang studi dalam kategori IPS, dan nilai rata-rata Ujian Nasional kurang dari 84, tetap bisa mendaftar bila memiliki sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level N3
    - Bagi pelamar yang memilih bidang studi kategori IPA tidak bisa mendaftar apabila nilai Ujian Nasional-nya kurang dari 84, meskipun memiliki sertifikat JLPT.
4. Bagi pelamar yang memilih bidang studi kategori IPS-A dan IPS-B diutamakan bisa berbahasa Jepang minimal kemampuan dasar.
5. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/ situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)

Catatan:
1. Pelamar lulusan SMA jurusan IPA bisa memilih bidang studi pada kategori IPA maupun IPS.
2. Pelamar lulusan SMA jurusan IPS/ Bahasa hanya bisa memilih bidang studi pada kategori IPS
3. Pelamar lulusan SMK yang jurusannya berada pada ranah IPA bisa memilih bidang studi pada kategori IPA maupun IPS.
4. Pelamar lulusan SMK yang jurusannya berada pada ranah IPS hanya bisa memilih bidang studi pada kategori IPS.
5. Semua bidang studi yang berhubungan dengan “Economics” dan “Business Administration” tergolong dalam “IPS-B”, bukan “others”.
6. Pelamar yang memilih “others”, ada kemungkinan kesulitan menemukan universitas yang dapat menerima pelamar.
7. Pelamar dapat memilih minimal 1 dan maksimal 3 bidang studi.
8. Apabila pilihan pertama IPA-A, maka pilihan kedua dan ketiga harus IPA-A.
9. Apabila pilihan pertama IPA-B, maka pilihan kedua dan ketiga harus IPA-B.
10. Apabila pilihan pertama IPA-C, pilihan kedua dan ketiga boleh IPA-B maupun IPA-C.
11. Apabila pilihan pertama IPS-A atau IPS-B, pilihan kedua dan ketiga boleh IPS-A maupun IPS-B.

Pilihan bidang studi: 
1. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
   ▪ IPS-A  : 1. Law, 2. Politics, 3. Pedagogy, 4. Sociology, 5. Literature, 6. History, 7. Japanese language, 8. others.
   ▪ IPS-B  : 1. Economics, 2. Business Administration
2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
   ▪ IPA-A : Science (1. Mathematics, 2. Physics, 3. Chemistry), Electric and Electronic Studies (4. Electronics, 5. Electrical Engineering, 6. Information Engineering), Mechanical Studies (7. Mechanical Engineering, 8. Naval Architecture), Civil Engineering and Architecture (9. Civil Engineering, 10. Architecture, 11. Environmental Engineering), Chemical Studies (12. Applied Chemistry, 13. Chemical Engineering, 14. Industrial Chemistry, 15. Textile Engineering), other fields (16. Metallurgical Engineering, 17. Mining Engineering, 18. Maritime Engineering, 19. Biotechnology)
   ▪ IPA-B : Agricultural studies (1. Agriculture, 2. Agricultural Chemistry, 3. Agricultural Engineering, 4. Animal Science, 5. Veterinary Medicine, 6. Forestry, 7. Food Science, 8. Fisheries), Hygienic studies (9. Pharmacy, 10. Hygienics, 11. Nursing), and Science (12. Biology).
   ▪ IPA-C : 1. Medicine, and 2. Dentistry

Materi ujian tertulis:
IPA-A      : Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Fisika
IPA-B, C : Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, Biologi
IPS-A, B : Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Jepang

Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar. 

College of Technology / KOSEN (D-3)
Masa studi 4 tahun, termasuk 1 tahun belajar di preparatory school. College of Technology memiliki program 5 tahun yang dirancang bagi lulusan SMP di Jepang. Siswa penerima Beasiswa Monbukagakusho (lulusan SLTA) akan masuk College of Technology sebagai mahasiswa tahun ketiga. Studi teknik sebagian besar terdiri dari eksperimen / percobaan dan latihan-latihan praktek. Lulusan dari sekolah ini diharapkan menjadi ahli teknik (engineer). Setelah lulus dari college, siswa dapat melanjutkan ke jenjang Undergraduate (S-1) sebagai mahasiswa tahun ketiga. Periode penerimaan beasiswa juga dapat diperpanjang tergantung dari prestasi selama di college dan hasil seleksi.

Persyaratan:    
1. Lulusan SMA, SMK dan sederajat Jurusan IPA
2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun pada tanggal 1 April 2019 (Pelamar yang lahir antara 2 April 1994 – 1 April 2002).
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 80
   Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional murni kurang dari 80, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini.
4. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)           

Pilihan bidang studi:
Pelamar dapat memilih maksimal 3 bidang studi yang sesuai dengan kategorinya (Kimia/Fisika).
Kimia    : Materials Engineering.
Fisika  : Mechanical Engineering; Electrical and Electronic Engineering; Information, Communication and Network Engineering; Architecture; Civil Engineering; Maritime Engineering; Other Fields.

Catatan:
1. Untuk informasi detail mengenai bidang studi, silakan pelajari ANNEX KOSEN
2. Pelamar yang memilih “Other Fields” (International Communication, Management Information Engineering, dsb) ada kemungkinan kesulitan menemukan universitas yang dapat menerima pelamar.

Materi ujian tertulis:
Matematika, Kimia/Fisika (tergantung pilihan kategori) dan bahasa Inggris. (untuk mata ujian Matematika dan Fisika/Kimia, soal ujian dalam bahasa Inggris). Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar.

Specialized Training College / SENSHU (D-2)
Masa studi 3 tahun, termasuk 1 tahun belajar preparatory school. Specialized Training College terpisah dari sistem pendidikan Jepang yang biasa. Sekolah ini menawarkan pelatihan praktis kejuruan. Setelah lulus dari college, siswa dapat melanjutkan ke jenjang Undergraduate (S-1) sebagai mahasiswa tahun ketiga. Periode penerimaan beasiswa juga dapat diperpanjang tergantung dari prestasi selama di college dan hasil seleksi.
Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional dibawah 8,0, dapat melamar program D-2 dengan melampirkan Japanese Language Proviciency Test (JLPT) level N4 atau lebih (bagi yang memiliki JLPT). - See more at: http://www.beasiswapascasarjana.com/2016/05/beasiswa-jepang-lulusan-sma.html#sthash.bb8c1hsG.dpuf
     
Persyaratan:  
1. Lulusan SMA atau SMK dan sederajat
2. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun pada tanggal 1 April 2019 (Pelamar yang lahir antara 2 April 1994 – 1 April 2002).
3. Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 80
    - Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional murni kurang dari 80, tetap dapat mendaftar beasiswa program ini jika memiliki sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level 4/ N4.
4. Diutamakan bisa berbahasa Jepang minimal kemampuan dasar
5. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik disini -PDF)
     
Pilihan bidang studi:
- Pelamar dapat memilih maksimal 2 Subjects dalam 1 Field of Study yang sama (Unduh)
- Pelamar yang memilih “Other Fields/Subjects” wajib menuliskan dengan jelas apa yang ingin mereka pelajari di formulir aplikasi.

Materi ujian tertulis:
Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Jepang. Ujian diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar. 

Dokumen Aplikasi:
1. Lembar print-out e-mail konfirmasi registrasi online, yang berisi nomor ujian pelamar (pelajari bagian PROSEDUR PENDAFTARAN poin 1-3).
2. Application Form 2019
   Isi dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Jepang
   ▪ Pasfoto berwarna
     Ukuran 3,5 x 4,5 cm. Formal. Latar polos, warna latar bebas.
     Diambil 6 bulan terakhir.     Tempel pasfoto pada kotak foto yang tersedia pada setiap application form, bukan di-print atau fotokopi.
3. Fotokopi SHUN (bagi lulusan tahun 2017 dan tahun sebelumnya) / fotokopi SHUN sementara (bagi lulusan 2018).
   Fotokopi SHUN/SHUN sementara harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
   (lihat ** catatan di bawah)*wajib*
4. Fotokopi Ijazah (bagi lulusan tahun 2017 dan tahun sebelumnya) / fotokopi Ijazah sementara (bagi lulusan 2018).
   Fotokopi Ijazah/Ijazah Sementara harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
   (lihat ** catatan di bawah) *wajib*

   **catatan
   Bagi lulusan 2018, apabila sekolah Anda hanya mengeluarkan 1 buah surat saja (misal: Surat Keterangan Lulus saja), namun dalam surat tersebut sudah terdapat informasi yang menyebutkan bahwa siswa yang bersangkutan telah LULUS dan tercantum hasil nilai UN, maka cukup melampirkan fotokopi surat tersebut saja (tidak perlu dokumen poin 3 & 4).
   Surat tersebut harus dilegalisasi/ cap basah asli oleh sekolah.

5. Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah atau guru (salah satu saja) di SMA/ SMK dan sederajat.
   Surat rekomendasi berisi mengenai pribadi pelamar dan ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Jepang. Format bebas atau gunakan form yang telah tersedia (download di sini -word).
   Surat rekomendasi harus dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah.
6. Fotokopi sertifikat/ hasil nilai JLPT* bagi yang sudah memiliki saja *

Download:
Application Form GAKUBU (S-1)
Application Form KOSEN (D-3)
Application Form SENSHU (D-2)

Prosedur Pendaftaran: 
1. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan saja yang boleh mendaftar. Pelamar melakukan registrasi online terlebih dahulu melalui website berikut: http://register.beasiswamext.or.id/
2. Khusus lulusan sebelum tahun 2017 yang mengikuti 6 mata pelajaran Ujian Nasional :
   Silakan pilih salah satu dari 3 mata pelajaran pilihan yang ada pada kolom "Mata Pelajaran Pilihan" di form registrasi online.
3. Setelah melakukan registrasi online, Anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silakan cetak e-mail tersebut dan harap menyimpan/mengingat “Nomor Ujian” yang Anda terima. Apabila dalam 5 menit Anda tidak menerima e-mail konfirmasi, silakan cek kotak spam pada e-mail Anda.
4. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan sebelumnya.
5. Seluruh dokumen yang sudah dilengkapi dan disusun sesuai urutan dimasukkan ke dalam 1 amplop besar (ukuran bebas). Silakan tulis kode “Gakubu 2019” atau “Kosen 2019” atau “Senshu 2019” pada kanan atas amplop. (Sesuai pilihan beasiswa).
6. Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:

    Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
    Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350

7. Tidak menerima berkas yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.
8. Berkas sudah harus tiba di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta paling lambat:
    ▪ 2 Mei 2018 bagi pelamar Tahap I
    ▪ 25 Mei 2018 bagi pelamar Tahap II
9. Hanya pelamar dengan dokumen lengkap dan diterima tidak melewati batas waktu yang akan diproses. Dokumen yang telah dikirim ke Kedutaan Besar Jepang tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.

Jadwal Pendaftaran:
▪ Masa Pendaftaran
  Tahap I: 20 April – 2 Mei 2018
  Bagi pelamar lulusan tahun 2017 dan tahun sebelumnya (tidak untuk lulusan tahun 2018).

  Tahap II: 11 – 25 Mei 2018
  Bagi pelamar lulusan tahun 2018 saja (tidak untuk lulusan tahun 2017 dan tahun sebelumnya).
 
▪ Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 14 Juni 2018
▪ Ujian Tulis : 3 – 5 Juli 2018*
▪ Pengumuman Hasil Ujian Tulis : 31 Juli 2018*
▪ Ujian Wawancara : 7 – 9 Agustus 2018*
▪ Pengumuman Hasil Ujian Wawancara : 13 Agustus 2018*
▪ Pengumuman Final dari MEXT : Januari 2019
▪ Berangkat ke Jepang : Awal April 2019

* Jadwal ujian dapat berubah
1. Dokumen dibuat dalam kertas ukuran A4. Apabila tidak memungkinkan, silakan lipat dokumen tersebut menjadi seukuran A4.
2. Dokumen dibuat sebanyak 4 bundel (1 bundel asli dan 3 bundel fotokopi) yang disusun sesuai urutan (poin 1 sampai 6).
3. Khusus untuk Ijazah dan SHUN, yang dimaksud dengan asli yaitu fotokopi ijazah dan SHUN yang telah dilegalisasi/dicap basah asli oleh sekolah. Ijazah dan SHUN belum harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
4. Pasfoto harus ditempel pada setiap formulir dan bukan difotokopi
5. Dokumen jangan di-steples, jangan dijilid, jangan dilubangi, cukup di-klip agar tidak tercecer.
6. Lengkapi seluruh dokumen yang diperlukan sesuai instruksi. Dokumen yang tidak sesuai instruksi tidak akan diproses.

Kontak:
Bagian Informasi dan Kebudayaan
Kedutaan Besar Jepang.
Telp. (021) 3192-4308 
Email : beasiswa@dj.mofa.go.jp
Web: www.id.emb-japan.go.jp/home.html
4/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa PPA 2018 - 2019 untuk S1/DIV dan D3

Beragam beasiswa kuliah bisa Anda coba untuk mendanai kebutuhan studi yang membebani di 2018. Peluang beasiswa itu ada yang ditujukan bagi pelamar yang baru akan kuliah atau mereka yang saat ini sedang menjalani studi (on going). Nah, peluang beasiswa satu ini ditujukan bagi Anda yang sudah berstatus mahasiswa, baik yang tengah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) atau pun perguruan tinggi swasta (PTS). Namanya sudah tidak asing. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (Beasiswa-PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BPP-PPA). Tahun akademik 2018 - 2019, Kementerian Ristekdikti menyiapkan beasiswa tersebut untuk ribuan mahasiswa di Tanah Air. Baik PTN maupun PTS. Pada periode sebelumnya kuota yang disediakan sebanyak 130 ribu beasiswa.

Beasiswa PPA 2018 dan BPP PPA 2018 ditujukan bagi mahasiswa aktif yang berada di jenjang S1/DIV atau mahasiswa D3. Untuk teknis beasiswa PPA 2018 - 2019 tidak jauh berbeda dengan periode sebelumnya, di mana pendaftaran ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi. Penerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA akan memperoleh dana sebesar Rp 400 ribu/bulan. Beasiswa tersebut diberikan untuk pertamakalinya di periode tahun angggaran berjalan sekurangnya selama 6 bulan. Pengajuan beasiswa PPA dan BPP-PPA cukup mudah karena mahasiswa bisa langsung mendaftar di kampus masing-masing. 

Status mahasiswa: 
1. Calon penerima adalah mahasiswa yang kuliah pada perguruan tinggi pengelola beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
2. Calon penerima harus terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti)
3. Calon penerima adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana.
Persyaratan: 
1. Umum
Diberikan kepada mahasiswa:
a) Jenjang S1/Diploma IV paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII.
b) Diploma III, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI.
c) Dapat diberikan mulai semester I apabila mahasiswa memiliki prestasi sangat baik di sekolah khususnya nilai ujian nasional dan nilai rapor kelas X s.d. XII (diperlukan rekomendasi dari Kepala/Sekolah).
Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pejabat perguruan tinggi yang ditunjuk, dengan melampirkan berkas sebagai berikut:
    1) Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif;
    2) Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) pada tingkat Nasional maupun Internasional.
    3) Surat pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan biaya pendidikan lain dari sumber APBN/APBD yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan;
    4) Rekomendasi dari pimpinan Fakultas/Jurusan.
    5) Fotokopi kartu keluarga.

2. Khusus
Untuk Beasiswa PPA calon penerima wajib melampirkan fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.
Untuk Bantuan Biaya Pendidikan PPA:
a) Fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 2,75 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi;
b) Surat keterangan penghasilan orang tua dari instansi tempat bekerja atau surat pernyataan penghasilan orang tua bermeterai bagi yang berwirausaha;
c) Surat Keterangan tidak mampu atau layak mendapat bantuan yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala Desa atau pejabat berwenang.

*Ctt: Persyaratan dapat menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing kampus. 

Pendaftaran: 
Pelamar yang berminat dapat mengajukan pendaftaran Beasiswa PPA dan BPP PPA 2018 - 2019 di kampus masing-masing. Jadwal pendaftaran bisa berbeda-beda di setiap kampus. Terkait persyaratan dan berkas yang harus diserahkan, silakan dilihat atau ditanyakan ke kampus atau fakultas masing-masing karena mungkin saja ada penyesuaian atau penambahan. Selamat mencoba!  
4/24/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa D3 untuk Lulusan SMA/MA di LNG Academy 2018 - 2019

Ini salah satu beasiswa D3 yang ditujukan bagi para lulusan SMA maupun Madrasah Aliyah (MA) tahun 2018. Program beasiswa LNG Academy. Mungkin belum banyak yang mengenalnya. Padahal, sebetulnya beasiswa D3 LNG Academy sudah ada sejak 2011-2012. LNG Academy sendiri merupakan program pendidikan D3 kerjasama  PT Badak NGL (Badak LNG) dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Nantinya kegiatan perkuliahan dan praktikum berlangsung di kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok kemudian dilanjutkan di learning center dan kilang Badak LNG Bontang hingga selesai. Masa studi adalah maksimum 6 (enam) semester dengan komposisi 40% teori dan 60% praktek.

Yang menarik adalah peserta yang diterima di LNG Academy akan memperoleh beasiswa penuh dengan sejumlah fasilitasnya. Apa saja itu?

Penerima beasiswa LNG Academy tidak akan dikenakan biaya kuliah selama menjalani pendidikan D3. Kemudian mendapatkan uang saku, buku literatur, akomodasi, dan seragam kuliah. Ada juga fasilitas lain yang disediakan ketika nantinya diterima sebagai scholars di LNG Academy. Nah, tertarik mencobanya?

Sebelum mendaftar ada baiknya disimak dulu beberapa program atau jurusan yang dibuka oleh LNG Academy. Tapi perlu dipahami bahwa beasiswa D3 LNG Academy ditujukan bagi lulusan SMA/MA yang sebelumnya mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Program LNG Academy:
1. Jurusan Teknik Mesin
2. Program Studi Teknik Konversi Energi
3. Konsentrasi Teknik Pengolahan Gas yang memiliki 3 (tiga) peminatan studi yaitu:
   ▪ Teknik Pengolahan Gas
   ▪ Teknik Perawatan Listrik dan Instrumentasi
   ▪ Teknik Perawatan Mekanikal dan Rotating

Persyaratan:
1. Lulus SMA/SMU/Madrasah Aliyah Jurusan Ilmu Pengerahuan Alam (IPA).
2. Nilai raport minimal 70 setiap mata pelajaran, dan rata-rata nilai raport semester 1 s/d 5 minimal 80.
3. Nilai rata-rata UN minimum 80 dan tidak ada nilai UN dibawah 70.
4. Kelahiran 1 Januari 1999 atau setelahnya.
5. Sehat baik jasmani maupun rohani serta tidak buta warna.
6. Tidak terlibat dan atau menggunakan narkotika dan zat/obat psikotropika lainnya.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Program S1, S2, S3

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mendaftar beasiswa D3 LNG Academy bisa mengajukan diri secara online dengan mendaftar melalui laman PNJ:

http://penerimaan.pnj.ac.id/index.php/badak

Pendaftaran online dibuka mulai 2 s/d 20 Mei 2018. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan 24 Mei 2018 melalui website PNJ yang tertera. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti Tes Potensi Academik (TPA) yang berlokasi di Depok, Surabaya, Bontang, Yogyakarta pada 31 Mei 2018. Pengumuman hasil TPA 7 Juni 2018.

Selanjutnya peserta akan kembali mengikuti tes psikologi yang digelar 26 Juni 2018 dan diumumkan hasilnya pada 9 Juli 2018.  Jika lolos peserta akan mengikuti tes wawancara yang digelar pada 12 – 22 Juli 2018 dan diumumkan hasilnya pada 26 Juli 2018.

Terakhir peserta akan mengikuti Medical Check Up (MCU) yang berlangsung 24 – 25 Juli 2018 dan diumumkan hasil pada 6 Agustus 2018. Pelaksanaan wawancara dan MCU akan digelar di Depok, Surabaya, Bontang, dan Yogyakarta. Pengumuman hasil seleksi tersebut bisa disimak melalui laman Penerimaan PNJ yang tertera di atas atau melalui laman Badak LNG (www.badaklng.co.id).

Kontak:
Email : lng_academy@badaklng.co.id
Whatsapp : +6282195307920 (hanya untuk pesan WA)
4/21/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Online Diploma di Wült Jerman Program Bisnis dan Teknologi

Kuliah online semakin populer akhir-akhir ini. Jarak dan tempat bukan lagi masalah. Cukup dari rumah, Anda sudah bisa mendapatkan materi kuliah dan berstatus sebagai mahasiswa. Nah, bagi Anda yang berminat. Program kuliah online yang ditawarkan Wült Institute of Business and Technology, Jerman ini bisa dicoba. Yang menarik, bagi pelamar asal negara berkembang seperti Indonesia, pelamar diberi kesempatan untuk mendaftar beasiswa yang ditawarkan kampus online tersebut. Sehingga tidak lagi perlu membayar biaya kuliah reguler yang biayanya ribuan Euro.

Beasiswa online yang ditawarkan Wult Jerman tersedia melalui skema Wült scholarship Program. Beasiswa ini merupakan jenjang diploma atau Advanced Diploma yang berdurasi satu tahun. Seusai kuliah, mahasiswa diberikan sertifikat berupa Associated Academic Reward. Anda bisa memilih program keahlian yang tersedia di Wult yang umumnya adalah bidang-bidang yang terkait dengan bisnis dan teknologi.

Selain dibebaskan dari biaya kuliah online, penerima beasiswa Wult juga akan mendapatkan materi-materi kuliah, seperti textbooks yang disediakan cuma-cuma bagi penerima beasiswa.

Persyaratan:
1. Penduduk tetap dari sebuah negara ekonomi berkembang (salah satunya Indonesia)
2. Bukan karyawan perusahaan sponsor dari mitra strategis Wült
3. Memiliki koneksi dan akses internet ke komputer
4. Mampu menjalankan studi setidaknya 4 jam per minggu
5. Semua diploma disediakan dalam bahasa Inggris. Anda perlu menguasai dengan baik
6. Anda perlu alamat yang dapat menerima pengiriman internasional dari Eropa melalui DHL, UPS atau yang serupa.

Simak juga » Beasiswa Pemerintah Malaysia Program S2, S3

Pendaftaran:
Bagi Anda yang berminat, pendaftaran beasiswa dilakukan secara online di laman Wült Institute of Business and Technology. Silakan buat akun dan lengkapi formulir online yang tersedia. Sebelum mendaftar ada baiknya Anda memeriksa terlebih dahulu program-program kuliah yang ditawarkan dan sesuai minat. Sebab, pelamar hanya diperkenankan untuk memilih satu jurusan saja.

Pendaftaran beasiswa di Wult dibuka sepanjang tahun. Jadi, pelamar bisa mendaftar kapan saja. Kemudian pelamar akan mendapat pemberitahuan melalui email jika proses seleksi sedang dilakukan. Hasil seleksi nanti akan diberitahu kepada pelamar dua minggu setelah mendaftar. Selamat mencoba!
3/31/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Pilot Kementerian Perhubungan 2018 - 2019

Punya cita-cita menjadi pilot atau penerbang, namun terkendala biaya? Beasiswa pilot yang ditawarkan Kementerian Perhubungan RI 2018 – 2019 ini sayang dilewatkan. Tahun ini Kemenhub melalui  Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi  memberi kesempatan bagi para santriwan/santri wati lulusan pondok pesantren (ponpses) seluruh Indonesia untuk dilatih menjadi taruna/taruni  Non Diploma Penerbang yang diharapkan setelah lulus dapat menjadi pilot atau penerbang.

Beasiswa pilot yang ditawarkan Kemenhub bagi lulusan ponpes ini adalah program baru. Pelamar yang berminat nanti bisa mendaftar secara online atau datang langsung ke BP3 Banyuwangi.

Untuk mendaftar, selain syarat pelamar merupakan lulusan pesantren, calon juga harus hafidz Qur’an minimal 5 (lima) Juz. Beasiswa ini bisa dilamar bagi mereka yang telah memegang ijazah SMA/SMK, D3, atau S1. Bahkan, pelamar yang telah memegang gelar S1 dan sebelumnya dari pondok pesantren, maka mendapatkan prioritas. Selengkapnya bisa dilihat pada persyaratan.

Program studi:
- Non Diploma Penerbang Beasiswa Pondok Pesantren

Persyaratan ijazah kelulusan/jurusan:
1. SMA/MA : IPA
2. SMK:
   - Teknik Mesin
   - Teknik Listrik
   - Teknik Otomotif
   - Teknik Elektronika
   - Teknik Komputer/Informatika
   - Teknik Penerbangan

Perysaratan:
1. Santriwan/Santriwati Pondok Pesantren di Indonesia
2. Usia maksimum 25 tahun, diutamakan yang sudah S1
3. Hafidz Qur'an minimal 5 (lima) Juz
4. Jenis Kemalin: Pria/Wanita
5. Persyaratan Berkas Administrasi:
   a. Melampirkan Pas Foto terbaru ukuran 4 x 6 berwarna dengan latar belakang merah dan menggunakan kemeja berkerah
   b. Ijazah dan Transkrip Nilai SMA/SMK/D3/S1
   c. Fotocopy Akte Kelahiran
   d. Surat Keterangan Belum Menikan dari Kelurahan/Desa
   e. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna dan tidak menggunakan kacamata (lensa kontak) dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat yang menyatakan Tinggi Badan, Berat Badan dan Tidak Buta Warna
      (Tinggi Pria minimal: 167 cm dan Wanita minimal: 163 cm)
   f. Kartu Keluarga
   g. Surat Pernyataan sanggup tidak menikah selama masa pendidikan (file dikirim via email yang didaftarkan)
   h. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
   i. Surat Rekomendasi dari Pengasuh Pondok Pesantren
6. File berkas Scan dalam bentuk JPEG (uuran maksimum 200 KB tiap file)

Simak juga » Beasiswa S1 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mendaftar beasiswa pilot Kemenhub 2018 - 2019 ini dapat mengajukan diri secara online melalui Portal Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) di website sipencatar.lp3b.ac.id atau dapat datang langsung ke kampus BP2 Penerbang Banyuwangi dengan melengkapi dokumen persyaratan yang diminta.

Pendaftaran online dibuka mulai 6 - 20 Maret 2018. Siapkan dokumen aplikasi seperti yang diminta di persyaratan di atas.

Tahap seleksi:
Pendaftaran SIPENCATAR: 06 - 20 Maret 2018
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Maret 2018
Tes Potensi Akademik (TPA) 26 Maret 2018
Psikotes: 27 Maret 2018
Tes Kesehatan 1: 28 Maret 2018
Tes Kesamaptaan: 29 Maret 2018
Pengumuman Hasil Tes TPA, Psikotes, Kesehatan 1, dan Kesamaptaan: 5 April 2018
Tes Kesehatan II (Balai Hatpen): 00 - 13 April 2018
Tes Bakat Terbang: 16 - 18 April 2018
Tes Wawancara: 16 - 18 April 2018
Pengumuman akhir kelulusan SIPENCATAR: 20 April 2018
Masuk asrama: 23 April 2018

Hasil seleksi tiap tahapan akan diumumkan melalui website lp3b.ac.id

Kontak:
Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Bayuwangi
Komplek Bandar Udara Blimbingsari
Jl. Agung Wilis, Kecataman Blimbingsari
Banyuwangi, Jawa Timur (68462)
Telp: (0333) 630-456
Email: lp3b_bwi@yahoo.com
Website: www.lp3b.ac.id
3/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Tips Berburu Beasiswa sampai Berhasil

Kuliah pakai beasiswa sebenarnya bukan hal spesial. Kok bisa? Ya, itu karena peluang yang terbuka banyak sekali. Bisa jadi kamu hanyalah satu dari sekian ribu yang diterima. Memang sebagai pemburu beasiswa terkadang untuk mencari beasiswa yang tepat perlu berbagai pertimbangan, tapi itu bukanlah persoalan jika ada keinginan mendapatkan beasiswa. Masalah utamanya adalah bagaimana beasiswa yang kita lamar itu tidak sia-sia. Tidak sekedar menjadi penambah tumpukan aplikasi. Apalagi pelengkap penderita. He.he.. Tapi, sebaliknya ada kesuksesan. Beasiswa yang dilamar dijawab, lolos seleksi berikutnya, bahkan ditetapkan sebagai kandidat penerima beasiswa. Itu kan yang diharapkan? Nah, cara terakhir ini yang akan kita bahas bersama-sama. 

Sebagai pemburu beasiswa, kita tidak cukup hanya sekedar mendaftar saja. Perlu persiapan matang dan itu serius. Jika sekedar coba-coba, untung-untungan, kamu akan melewatkan peluang itu begitu saja. Menghabiskan waktu dan juga biaya. 

Berikut ini adalah kiat yang bisa dipakai untuk berburu beasiswa sampai berhasil, kemanapun kamu mau. Asalkan ada beasiswanya. :) 

Lihat Peluang 
Berburu beasiswa dengan kuota satu atau dua kursi sebenarnya tidak ada masalah. Kalau kamu yakin, silakan diteruskan. Tapi berburu beasiswa dengan kuota satu atau dua kursi sangat berbeda peluangnya dengan beasiswa yang menawarkan 10 atau 20 kursi. Bayangkan jika kamu harus bersaing dengan 100 orang peserta dengan perbandinan kuota kedua beasiswa tersebut. Pastilah peluang diterimanya lebih kecil jika memilih opsi yang pertama.

Selain melihat jumlah kuota, perhatikan juga preferensi yang diberikan oleh beasiswa tersebut. Apakah kamu adalah kandidat yang mereka harapkan. Atau justru kamu sama sekali bukan kriteria mereka. Preferensi di sini bisa dalam berbagai bentuk. Misalnya melihat program studi yang diutamakan, perolehan prestasi, pengalaman kerja/organisasi, daerah asal, usia, hasil riset, kampus asal, dll. Biasanya preferensi ini sudah tertera di pengumuman beasiswa. Jadi, pelamar hanya perlu menyesuaikan. 

Pantaskan Diri 
Ada satu pertanyaan klasik yang sering telontar ketika pemburu beasiswa gagal. Kenapa saya tidak lolos beasiswa? Jawabannya sebenarnya sederhana sekali. Karena belum pantas. Hanya itu. Kalau mengutip istilah yang digunakan Mario Teguh. Pantaskan diri. Penyedia beasiswa tidaklah sembarangan dalam menetapkan pelamarnya untuk terpilih. Mereka memiliki kriteria, persyaratan, serta ketentuan yang harus dipatuhi oleh semua pelamar. Jika mereka menetapkan si A daripada memilih si B, itu karena panelis menganggap, si A lebih layak dan lebih pantas. 

Ukuran kepantasan dalam memburu beasiswa ini cukup mudah diketahui. Kamu hanya perlu memenuhi apa maunya si pemberi beasiswa. Tahunya dari mana? Lihat di kriteria beasiswa, persyaratan, dan juga kepada siapa preferensi diberikan. Jika kita menganggap kita pantas dan layak untuk itu, silakan lanjut. 

Siapkan Aplikasi Berkualitas
Peluang ada, kepantasan rasanya juga cukup. Nah, ini yang paling menentukan dalam keberhasilan kamu meraih beasiswa. Aplikasi. Sebelum orang lain menimbang aplikasimu, timbanglah terlebih dahulu. Apakah dengan aplikasi yang kamu sodorkan sudah cukup menggugah benak panelis untuk menjatuhkan pilihan. Atau justru aplikasimu hanya membuat panelis garuk kepala. Aplikasi yang bagus adalah aplikasi yang berkualitas. 

Tidak harus sempurna, tapi hampir tak ada celah untuk mengabaikannya. Bagaimana membuat aplikasi berkualitas? Pertama, semua dokumen aplikasi yang diminta lengkap dan memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan penyelenggara. Kedua, aplikasi tersebut harus memiliki nilai plus di mata panelis. Contohnya, ketika menulis motivation letter atau essay, kamu mampu menjelaskan kebutuhanmu dengan baik yang selaras dengan tujuan beasiswa. Ketika membaca essay tersebut panelis langsung tergugah dan merasa kamu memang layak untuk beasiswa itu. 

Aspek lainnya apa? Kamu harus memperlakukan semua dokumen aplikasi yang diminta secara istimewa. Misalnya jika panelis meminta proposal riset, siapkan proposal itu dengan baik. Atau mintalah masukan profesormu terlebih dahulu mengenai proposal yang akan diajukan tersebut. 

Contoh lain misalnya IPK. Penyelenggara beasiswa mensyaratkan IPK minimum pelamar adalah 3.0 pada skala 4.0. Tapi, kenyataannya banyak pelamar yang mengajukan IPK segitu. Tentunya IPK 3.0 tidak lagi istimewa. Ketika IPK yang kamu tawarkan 3.5 misalnya. Pertimbangannya pastilah akan berbeda. 

Masing-masing penyedia beasiswa memiliki proporsi berbeda dalam memberi nilai pada tiap item dokumen aplikasi yang diajukan. Proporsi nilai yang lebih besar biasanya akan diberikan berdasarkan preferensi. Jika beasiswa itu adalah beasiswa prestasi, maka kemungkinan IPK atau prestasi lainnya akan diutamakan. Tapi, ketika beasiswa itu adalah beasiswa karir, maka panelis akan banyak melihat latar belakang pekerjaan, pengalaman, kiprah, dll. Hal serupa misalnya ketika beasiswa yang diajukan merupakan beasiswa untuk keluarga kurang mampu. Pertimbangan berdasarkan ekonomi pelamar akan menjadi sangat dominan. Begitulah kira-kira. 

Daftar ke Banyak Beasiswa Sekaligus
Kalau ada pribahasa mengatakan ‘jangan menaruh telurmu di satu keranjang’. Kondisi serupa sepertinya tidak berbeda ketika melamar beasiswa. Jangan bergantung pada satu beasiswa saja. Tapi, bergantunglah pada banyak beasiswa. Sebab, kalau satu terputus masih ada gantungan lain membantu. Syukur-syukur tidak ada yang putus, sehingga semua beasiswa yang kamu lamar tersebut lolos. Bagaimana? Asyik bukan menjadi King atau Queen dari kerumunan beasiswa. Atau jangan-jangan kamu bingung mau pakai beasiswa yang mana. 

Banyak sekali beasiswa yang jadwal pendaftarannya berdekatan. Bila kamu mengunjungi laman muka beasiswapascasarjana.com ada sederet beasiswa yang bisa kamu lamar bersamaan. Itu belum termasuk jika kamu menelusuri situs-situs beasiswa lainnya, akan banyak sekali tawaran. Memang harus diakui ada beberapa program beasiswa spesifik yang ketersediaannya terbatas. Tapi, itu kembali lagi bagaimana kita serius mencarinya. 

Buatlah beberapa aplikasi sekaligus. Tentu berdasarkan persyaran dan ketentuan masing-masing beasiswa. Ajukan setidak-tidaknya tiga aplikasi beasiswa sekaligus. Bagaimana kalau 10? Boleh saja, tapi itu akan sangat menguras energimu dan biaya. Tiga sampai lima aplikasi rasanya sudah banyak. Tapi, dengan syarat semuanya aplikasi berkualitas. Bukan asal. 

Proaktif 
Sedikit kesalahan bisa membuat aplikasi beasiswa yang diajukan gagal. Sebagai pemburu beasiswa dituntut ketelitian dan keakuratan. Cermati semua persyaratan, dokumen aplikasi, dan ketentuan lainnya dari beasiswa yang akan dilamar. Jika masih ada sesuatu yang mengganjal cari tahu di website penyelenggaranya. Lihat di FAQ. Atau hubungi langsung nomor kontak, email, atau alamat panitianya. Jangan biarkan keraguanmu itu menjadi masalah buat aplikasi yang diusulkan. Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga. Jangan sampai seperti itu. 

Satu hal lagi, manfaatkan nomor kontak atau email penyelenggara beasiswa tersebut sekedar untuk menanyakan tips-tips beasiswa mereka. Siapa tahu dikasih bocoran, rahasia lolos beasiswa mereka. :)

Belajar ke Alumni
Ada satu tips berburu beasiswa yang juga sering dibagikan. Yakni belajar ke alumni. Tips ini pernah dimuat dalam tulisan Tips Memenangi Beasiswa di Persaingan Ketat. Tips ini sengaja ditambahkan untuk melengkapi. Apa gunanya belajar ke alumni? Kamu bisa mengetahui lebih jauh kenapa alumni bisa lolos beasiswa yang dilamar. Apa kiat mereka dan juga bagaimana persiapan ketika mendaftar beasiswa tersebut. Alumni bisa menjadi guru yang sangat berharga untuk mengulang keberhasilan yang sama.  

Bagaimana mengetahui alumni? Silakan cari pada menu ‘alumni’ yang biasanya sudah disediakan pada website penyedia beasiswa. Kamu bisa menghubungi mereka untuk mengetahui banyak hal tentang beasiswa yang dilamar. Jika tidak menemukan mereka di website beasiswa, silakan cari di Google. Misal dengan mengetikkan ‘alumni beasiswa ..bla.bla..’

Itulah beberapa tips berburu beasiswa sampai berhasil yang mudah-mudahan bermanfaat. Selamat mencoba dan semoga berhasil! 
2/27/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
2/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kursus Bahasa Mandarin (HES) 2018 di Taiwan

Bisa mengikuti kursus bahasa tanpa biaya sendiri tentunya sebuah hal menyenangkan. Seperti kursus bahasa Mandarin satu ini. Pelamar ditawari beasiswa untuk mengikuti kursus bahasa Mandarin langsung dari Taiwan. Ya, beasiswa kursus bahasa Mandarin akan berlangsung di pusat-pusat bahasa Mandarin yang ada di Taiwan. Di 2018, ada puluhan pusat pelatihan bahasa Mandarin di Taiwan yang bisa menjadi pilihan untuk kursus. Jika Anda berminat, pendaftaran beasiswa kursus bahasa Mandarin 2018 untuk Indonesia sudah tersedia. 

Serupa dengan beasiswa kuliah di Taiwan, beasiswa kursus bahasa Mandarin kali ini juga disediakan melalui Kementerian Pendidikan Taiwan. Programnya disebut dengan Huayu Enrichment Scholarship (HES). Selain mengikuti kegiatan kursus, penerima beasiswa juga diberi kesempatan untuk meningkatkan pehamanan mereka tentang budaya dan kehidupan masyarakat Taiwan. 

Umumnya durasi beasiswa diberikan hingga satu tahun, namun Kantor Perwakilan Taiwan juga dapat memberikan dengan periode 9 bulan, 6 bulan, atau 3 bulan. Periode pemberian tahunan berlangsung dari 1 September sampai 31 Agustus tahun selanjutnya.

Penerima beasiswa bahasa Mandarin 2018 dari Pemerintah Taiwan akan mendapatkan tunjangan bulanan sebesar NT$ 25.000 atau setara USD$ 800.  

Persyaratan: 
1. Berumur 18 tahun atau lebih, lulusan SMA atau diatasnya, memiliki prestasi akademik yang baik dalam pendidikan belajar terbaru yang resmi dan memiliki karakter moral yang baik.
2. Bukan merupakan warga Negara Taiwan.
3. Tidak memiliki status sebagai pelajar asing
4. Pada saat ini tidak terdaftar sebagai pelajar di pusat pembelajaran Bahasa Mandarin, dan tidak pernah menjadi pelajar di universitas maupun perguruan tinggi di Taiwan.
5. Bukan merupakan pertukaran pelajar sesuai perjanjian kerjasama antara universitas / perguruan tinggi internasional dan lembaga pendidikan di Taiwan, saat menerima beasiswa HES.
6. Tidak pernah menerima penghargaan baik berdasarkan program beasiswa ini maupun program beasiswa Taiwan.
7. Bukan merupakan penerima beasiswa lainnya atau subsidi yang diberikan oleh Pemerintah Taiwan atau institusi pendidikan lainnya di Taiwan.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir Aplikasi (Unduh
2. Fotokopi Akta Lahir, Pasport dan Kartu Keluarga.
3. Fotokopi Ijasah Terakhir dan Transkip Nilai.
(Setelah pengumuman, penerima beasiswa wajib memberikan dokumen dalam bahasa Mandarin atau Inggris yang telah dilegalisir dalam kurun waktu yang ditentukan. Jika kedua dokumen tersebut dikeluarkan oleh negara lain selain Taiwan atau instansi pendidikan Internasional lainnya, maka kedua dokumen tersebut harus dilegalisir terlebih dahulu oleh Kantor Perwakilan Taiwan setempat sebelum diserahkan).
4. Fotokopi formulir pendaftaran dari salah satu Pusat Pelatihan Huayu Enrichment.
(formulir yang digunakan saat mendaftar ke language center)
5. Dua lembar surat rekomendasi yang sudah di tanda tangani dan tertutup rapat dalam amplop. 
(Bisa dari siapa saja misalkan dosen atau atasan. Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku).

Pendaftaran: 
Lengkapi dokumen aplikasi yang dibutuhkan, lalu kirimkan ke alamat berikut: 

Kantor Taipei Economic and Trade Office (TETO)
Gedung Artha Graha lt.17, Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD, Jakarta 12190

*Harap tuliskan nama beasiswa pada amplop 

Pengajuan aplikasi beasiswa kursus bahasa Mandarin ini paling lambat 31 Maret 2018. TETO akan mengumumkan daftar penerima beasiswa melalui website www.studiditaiwan.org sekitar akhir Juni atau Juli 2018. Untuk informasi lebih lanjut bisa disampaikan melalui email: beasiswa@teto.or.id atau cek melalui website yang disebutkan di atas. Selamat mencoba!
2/21/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa YVDMI 2018 – 2019 untuk Mahasiswa D3 dan S1

Jika sebelumnya Anda mengenal beasiswa VDMS (Van Deventer-Maas Stichting) yang ditujukan bagi mahasiswa D3 dan S1 dalam negeri, kini program beasiswa tersebut kembali dibuka untuk tahun akademik 2018 – 2019. Program itu kini dinamai Beasiswa YVDMI setelah kantor perwakilan VDMS di Indonesia resmi menjadi Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia (YVDMI).

Bagi Anda yang statusnya sebagai mahasiswa D3 atau S1 di salah satu perguruan tinggi mitra YVDMI, beasiswa YVDMI 2018 sayang untuk dilewatkan. Sasaran dari beasiswa ini adalah mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan IPK terakhir minimal 3.0.

Perguruan tinggi mitra dari beasiswa YVDMI 2018 – 2019 sebanyak 35 perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah UGM, UNIMED, IPB, USU, UNPAD, UNNES, UNAND, ITB, ITS, UNSRAT, UNAIR, UNDANA, UNHAS, dll. Daftar lengkap perguruan tinggi mitra tertera di website YVDMI. Tertera di bawah.

Apa saja yang ditanggung dari beasiswa YVDMI? Bila terpilih, mahasiswa bersangkutan akan mendapatkan sejumlah fasilitas, di antaranya adalah dana pendidikan sebesar Rp 650 ribu yang dibayarkan langsung ke rekening penerima setiap bulan. Kemudian memperoleh satu kali bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp 381 ribu dan bonus lulus tepat wakut (S1 sebesar Rp 650 ribu dan D3 sebesar Rp 550 ribu).

Tidak itu saja, para kandidat terpilih juga akan endapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi – yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia. Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Mahasiswa S1 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2 
2. Usia maksimal 27 tahun
3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)
4. IPK ≥ 3.00
5. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
6. Aktif berorganisasi atau di komunitas
7. Fasih berbahasa Inggris diutamakan
8. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Simak juga » Beasiswa S1 2018 - 2019 untuk Mahasiswa dan Lulusan SMA/SMK

Dokumen aplikasi:
1. List of required document (Unduh
2. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat rekomendasi dari pihak sekolah atau kampus (yang ditanda-tangani oleh Rektor/Dekan/Kaprodi) yang  menyatakan kondisi ekonomi keluarga.
3. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00)
4. Slip gaji resmi Orang tua atau wali, baik dari institusi pemerintah atau swasta. Apabila kedua orang tua bekerja, maka sl wajib melampirkan  slip gaji keduanya, maksimal 2 (dua) bulan terakhir. 
5. Surat keterangan pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali (bila wiraswasta), yang disahkan oleh Kelurahan atau Surat pernyataan pekerjaan dan penghasilan yang dibuat dan ditanda-tangani di atas meterai Rp. 6.000,-.
6. Fotokopi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK)
7. Fotokopi halaman depan buku tabungan
8. Fotocopi Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir)
9. Essay mengenai diri Anda (keluarga, studi dan kegiatan sosial dan prestasi), mengapa VDMS harus memilih Anda untuk menjadi penerima beasiswa, apa yang Anda harapkan jika terpilih sebagai penerima beasiswa, dan apa yang akan Anda lakukan bagi masyarakat  setelah selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah. (Minimal 1.5 halaman A4, Huruf: Times New Roman, ukuran 11, dan spasi 1).

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar beasiswa, pastikan bahwa perguruan tinggi Anda masuk dalam daftar mitra beasiswa YVDMI 2018. Jika tertera, selanjutnya lakukan beberapa tahapan berikut untuk mengajukan beasiswa.

Pertama, pelamar mendaftar terlebih dahulu secara online di website YVDMI

Masukkan email aktif yang digunakan, selanjutnya lengkapi formulir yang harus diisi secara online tersebut. Setelah rampung, periksa email, apakah Anda mendapatkan pesan undangan untuk melanjutkan ke tahap ke 2. Jika mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap kedua, maka akan diberikan link untuk melengkapi formulir kedua.

Perlu diingat, hanya mereka yang mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2 yang selanjutnya bisa mengirimkan dokumen aplikasi seperti tertera di atas. Siapkan semua dokumen aplikasi tersebut kemudian serahkan ke penanggung jawab (Person in Charge) beasiswa YVDMI di kampus Anda. Nama penanggung jawab tertera di daftar mitra perguruan tinggi beasiswa YVDMI. Lihat di link pendaftaran online.

Nantinya pihak kampus yang akan menyerahkan dokumen aplikasi tersebut ke Kantor Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia di Yogyakarta untuk diseleksi sesuai kriteria.

Pendaftaran online Beasiswa YVDMI 2018 – 2019 dibuka mulai 10 Februari – 10 Maret 2018.  Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan melalui email paling lambat akhir Juni 2018.

Kontak:
Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia
Jl. Purwanggan No.9 
Kecamatan Pakualaman
Yogyakarta 55112
Telp : 0274-510406
Fax  : 0274-556549
Email: deventer@cbn.net.id
2/15/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Mahaghora 2018 buat Siswa SMA/SMK ke S1, D3

Pendaftaran Beasiswa Mahaghora 2018 kembali dibuka untuk  periode yang baru. Beasiswa ini ditujukan bagi siswa lulusan SMA/SMK dan sederajat di Tanah Air. Sasaran dari beasiswa Mahaghora adalah siswa kurang mampu yang mengalami kendala biaya studi untuk melanjutkan ke jenjang S1 atau D3.

Beasiswa Mahaghora menanggung biaya kuliah mulai dari pendaftaran hingga selesai. Biaya yang tidak termasuk dalam beasiswa di antaranya biaya buku dan pelatihan.  

Beasiswa Mahaghora sendiri ditawarkan oleh PT Mahaghora, sebuah Holding Company yang bergerak di bidang agrobisnis, industri makanan, distribusi, dan food & beverage service.

Persyaratan:
1. Siswa/siswi dari kalangan yang tidak mampu yang ingin melanjutkan kuliah namun terhalang biaya dibuktikan dengan menyerahkan surat tanda tidak mampu dari kelurahan dan KK.
2. Siswa kelas 12 SMA/sederajat atau lulusan SMA/sederajat maksimal 3 tahun belum kuliah.
3. Memiliki visi yang jelas dan motivasi yang kuat untuk mengapai cita citanya.
4. Memiliki prestasi yang cukup atau lebih baik dalam bidang akademik.
5. Peserta beasiswa berencana untuk kuliah di Surabaya sesuai dengan minat/jurusan.
6. Biaya kuliah yang ditanggung PT. Mahaghora mulai dari pendaftaran hingga selesai (tidak termaksud biaya buku & pelatihan)
7. Penerima beasiswa akan dievaluasi berdasarkan 2 kriteria, yaitu:
   - Nilai Akademis
   - Keaktifan dan kemampuan berorganisasi

8. Proses Seleksi dan Timeline
   - Tahap Pengumpulan Dokumen: 16 Januari – 2 Maret 2018
   - Tahap Verifikasi Dokumen: 3 – 9 Maret 2018
   - Pengumuman Tahap 1: 10 Maret 2018
   - Tahap Wawancara: 12 Maret – 16 Maret 2018
   - Pengumuman Tahap 2: 17 Maret 2018
   - Project dan Presentasi: 19 – 22 Maret 2018
   - Final dan Pengumuman: 23 Maret 2018

Simak juga » Peluang Beasiswa S1 Dalam dan Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Scan semua sertifikat jadikan satu PDF
2. Ktp atau tanda pengenal lain
3. Brosur universitas/biaya kuliah
4. Kartu pelajar
5. Rapor Kelas 10-12
6. SKTM (surat keterangan tidak mampu)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Mahaghora 2018 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi online di laman beasiswa Mahaghora. Buat akun terlebih dahulu, selanjutnya isi formulir online yang disediakan dan unggah dokumen aplikasi seperti tertera di atas.

Permohonan beasiswa Mahaghora sudah harus diajukan paling lambat 2 Maret 2018.

Kontak:
Michelle: 082257168430
Caroline: 082233188278beasiswamahaghora.org
2/04/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2018 untuk S1, D3, D2, D1

Ini kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang memiliki keterbatasan ekonomi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2018 kembali dibuka. Pelamar bisa mengajukan Beasiswa Bidikmisi 2018 tersebut untuk kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di dalam negeri. 

Bidikmisi adalah bantuan dana pendidikan berupa pembebasan biaya pendidikan serta subsidi biaya hidup bagi penerima terpilih. Besaran subsidi biaya hidup yang diberikan serendah-rendahnya Rp 650 ribu per bulan yang diberikan setiap 6 bulan. Sedangkan pembebasan biaya pendidikan mencakup semua biaya yang dibayarkan ke Perguruan Tinggi untuk kepentingan pendidikan.

Sasarannya adalah pelamar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi tapi memiliki potensi akademik yang baik. Beasiswa ini disediakan pemerintah melalui Kemenristekdikti setiap tahunnya. Tahun sebelumnya ada 80 ribu kuota Beasiswa Bidikmisi disediakan. Di 2018, kuota Beasiswa Bidikmisi diberitakan naik jadi 90 ribu. Jumlah ini tentu semakin memberi peluang bagi Anda yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi tapi memiliki keterbatasan ekonomi. 

Beasiswa Bidikmisi diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi. Untuk S1 atau Diploma IV beasiswa diberikan hingga 8 semester, D3 maksimal 6 semester, D2 maksimal 4 semester, dan D1 maksimal 2 semester.

Persyaratan: 
1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2018 dan 2017
2. Belum pernah ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi
3. Usia paling tinggi pada saat diterima di perguruan tinggi adalah 21 tahun
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
   a. Siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya
   b. Pendapatan kotor orang tua/wali gabungan (suami + istri) setinggi-tingginya Rp4.000.000,00 (Empat juta rupiah) atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 (Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah 
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu di antara PTN atau PTS dengan ketentuan:
   a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
      2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN)
      3) Seleksi Mandiri PTN.
   b. Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
   c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.

Kuota Bidikmisi diperuntukkan bagi mahasiswa yang lulus SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri PTN, Seleksi di Politeknik, UT, ISI, serta seleksi di PTS. 

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Bidikmisi 2018 dilakukan secara online dengan mendaftar di laman Bidikmisi: https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

a. Tahapan pendaftaran Bidikmisi
   1. Sekolah mendaftarkan diri sebagai institusi pemberi rekomendasi ke laman Bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran 1 bagian persetujuan dan tanda tangan) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah
   2. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja
   3. Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman Bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan kode akses yang telah diverifikasi.
   4. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan
   5. Siswa mendaftar melalui laman Bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta di dalam sistem pendaftaran.

b. Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran Bidikmisi mendaftar seleksi nasional atau mandiri yang telah diperoleh sesuai ketentuan masing-masing pola seleksi melalui alamat berikut:
   1. SNMPTN melalui http://www.snmptn.ac.id
   2. SBMPTN melalui http://www.sbmptn.ac.id
   3. PMDK Politeknik melalui http://pmdk.politeknik.or.id
   4. Seleksi Mandiri PTN sesuai ketentuan masing-masing PTN
   5. Seleksi Mandiri PTS sesuai ketentuan masing masing PTS. 
   6. Siswa yang mendaftar dan ditentukan lolos melalui seleksi masuk. melengkapi berkas, dan berkas dibawa pada saat pendaftaran ulang, yaitu:
      a. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari laman Bidikmisi
      b. Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau bantuan pemerintah sejenis lainnya (jika ada)
      c. Siswa yang belum memenuhi syarat butir (b) di atas, harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/Wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Kepala Dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat
      d. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang Susunan Keluarga
      e. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan/ atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya
      f. Berkas pendukung lainnya yang diminta oleh perguruan tinggi dan Kopertis.

Penetapan:
Bagi calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, akan dilakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Verifikasi kelayakan penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dan Kopertis
2. Penetapan mahasiswa penerima Bidikmisi oleh perguruan tinggi dan Kopertis.

Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2018 dibuka mulai 15 Januari s/d 30 September 2018. Informasi pertanyaan bisa disampaikan melalui email: bidikmisi@ristekdikti.go.id atau kunjungi alamat website Bidikmisi seperti tertera.  Selamat mencoba!
1/29/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Brunei 2018 – 2019 (D3, S1, S2, S3)

Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2018 – 2019. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di beberapa universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan, yakni keperawatan dan paramedis yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan UTB. Sementara, beasiswa S3 diberikan hingga tiga tahun untuk program doktor di UTB. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan bila berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2018 – 2019 ini. Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam, tunjangan bulanan sebesar BND 500, tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, tunjangan makan setiap bulan BND 150, setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. 

Selain itu disediakan pula akomodasi tempat tinggal di universitas atau politeknik yang dituju.

Apa saja program yang tersedia? Banyak sekali pilihan. Secara umum misalnya seni, sains, bisnis, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan banyak lagi.

▪ Lihat daftar lengkap program studi yang ditawarkan universitas di link formulir aplikasi di bawah.

Persyaratan: 
1. Pendaftaran terbuka bagi semua warganegara, tidak terbatas hanya ASEAN, negara-negara anggota OIC maupun Commonwealth.
2. Pelamar harus dinominasikan oleh pemerintah negara setempat (Kemdikbud atau Kemlu)
3. Pelamar harus dinyatakan sehat untuk memperoleh beasiswa serta belajar di Brunei Darussalam oleh dokter yang diakui sebelum tiba di Brunei Darussalam. Biaya mendapatkan surat keterangan sehat ini ditanggung sendiri oleh pelamar.
4. Pelamar harus berusia antara 18 - 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana terhitung 31 Juli 2018
5. Beasiswa ini tidak berlaku bagi penduduk tetap Brunei Darussalam 

* Persyaratan lebih teknis terutama menyangkut dengan program yang akan diambil bisa dilihat pada program offered yang ditawarkan masing-masing universitas (link di formulir aplikasi).
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh
2. Pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik dilegalisir 
4. Statement of Purpose (tertera di formulir)
5. Salinan akte kelahiran dan paspor dilegalisir
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang tidak berbahasa Inggris

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir aplikasi bersama dokumen aplikasi lainnya. Beberapa dokumen mungkin perlu di-scan, seperti ijazah dan transkrip, dll. Lalu buat dalam format pdf. 

Selanjutnya kirim semua aplikasi tersebut ke email: applyBDGS2018@mfa.gov.bn

Bagi pelamar yang ingin studi di kampus UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online di laman https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/

Permohonan dan pengajuan aplikasi beasiswa diterima paling lambat 28 Februari 2018. Pemberitahuan pemenang biasanya disampaikan melalui email.

Baca juga » Daftar Beasiswa S1, S2, S3 2018 - 2019

Kontak:
Technical Assistance Unit
Division of Scholarship, Training and Technical Assistance
Department of Administration
Ministry of Foreign Affairs and Trade
Bandar Seri Begawan BD2710
Brunei Darussalam

Tel: +673 2261177 ext. 155
Fax: + 673 2261250
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn
1/13/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya