Beasiswa Penyandang Disabilitas Kemendikdasmen Program S2, S3


Program Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas satu ini ditawarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah (Kemendikdasmen) RI bersama Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Hampir serupa dengan beasiswa penyandang disabilitas LPDP. Hanya saja beasiswa penyandang disabilitas Kemendikdasmen mencakup beasiswa program S2 dan juga S3 untuk studi di dalam negeri. Beasiswa disabilitas Kemendikdasmen juga memberikan kesempatan tidak saja kepada mahasiswa baru, tapi juga mahasiswa on going atau aktif yang sedang melangsungkan perkuliahan.

Beasiswa penyandang disabilitas Kemendikdasmen ditujukan bagi pelamar yang berstatus penyandang disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, serta penyandang disabilitas sensorik. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas bertujuan untuk memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri melalui pendidikan tinggi pada jenjang magister dan doktor di perguruan tinggi dalam negeri.

Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, dan biaya hidup pendamping. Beasiswa ini diberikan untuk program magister dengan durasi maksimal 4 (empat) semester, sementara untuk program doktor diberikan hingga 6 (enam) semester dan dapat diperpanjang paling lama 2 (dua) semester jika diperlukan. 

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 dan Beasiswa 2026 yang Sedang Buka!

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik dan/ atau nonakademik;
2. Memiliki surat keterangan dari dokter, ahli, dan/atau lembaga relevan yang menyatakan atau menerangkan sebagai Penyandang Disabilitas sesuai dengan Ragam Penyandang Disabilitas;
3. Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait;
4. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain;
5. Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama;
6. Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar termasuk ke dalam Mahasiswa berkebutuhan khusus;
7. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru atau surat keterangan aktif kuliah dari Dekan atau Direktur Pascasarjana bagi Mahasiswa on-going pada perguruan tinggi di dalam negeri;
8. Berstatus aktif pada tahun akademik 2025/2026;
9. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on-going;
10. Bagi mahasiswa on-going program magister (S-2)/doktor (S-3), memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 untuk program magister (S-2) dan 3,40 untuk program doktor (S-3) pada skala 4;
11. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:
      i. Judul/tema esai adalah “Dampak Teknologi Terhadap Karakter Pada Era Digital”;
     ii. Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

Simak juga » Beasiswa LPDP Program S2, S3 Dalam dan Luar Negeri Full

Persyaratan Khusus Jenjang S2:
1. Belum memasuki usia 32 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
2. Telah diterima pada program magister di perguruan tinggi di Indonesia dengan akreditasi institusi perguruan tinggi paling rendah B/Sangat Baik dan program studi terakreditasi; dan
3. Memiliki rencana studi dengan ketentuan berikut:
    i. Memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/prodi;
    ii. Topik yang akan ditulis dalam tesis;
    iii. Rencana studi dari awal semester hingga selesai; dan
    iv. Dokumen rencana studi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

Persyaratan Khusus Jenjang S3:
1. Belum memasuki usia 46 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 47 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan;
2. Telah diterima pada program doktor di perguruan tinggi di Indonesia dengan akreditasi institusi perguruan tinggi paling rendah B/Sangat Baik dan program studi terakreditasi; dan
3. Memiliki proposal penelitian disertasi dengan ketentuan sebagai berikut:
    i. proposal sekurang-kurangnya memuat judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan penelitian, metode, manfaat, simpulan dan saran, dan daftar pustaka; dan
    ii. dokumen proposal penelitian disertasi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem

Simak juga » Info Beasiswa S2 dari Berbagai Negara, Lihat Peluangnya

Dokumen aplikasi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP);
2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
3. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus mahasiswa on-going);
4. surat penerimaan/keterangan lulus/LoA unconditional dari perguruan tinggi (khusus mahasiswa baru);
5. surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi (khusus mahasiswa on-going);
6. Kartu Hasil Studi (KHS) dan/atau Kartu Rencana Studi (KRS) semester genap tahun ajaran 2024/2025 (khusus mahasiswa on-going);
7. Ijazah dan transkrip nilai terakhir;
8. Sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri;
9. Rencana studi bagi program magister;
10. Proposal penelitian disertasi bagi program doktor;
11. Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait;
12. Surat pernyataan pendaftar beasiswa unggulan;
13. Surat pernyataan sebagai mahasiswa berkebutuhan khusus;
14. Surat keterangan dari dokter, ahli, dan/atau lembaga relevan yang menyatakan atau menerangkan sebagai penyandang disabilitas sesuai dengan ragam penyandang disabilitas; dan
15. Sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat internasional dan/atau nasional (jika ada)

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Penyandang Disabilitas 2025 Kemendikdasmen program S2, S3 dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Kemendikdasmen: beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id

Buat akun terlebih dahulu. Setelah mendaftar, silakan login. Kamu perlu mengajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas secara online di laman akun tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas dibuka mulai 14 Juli s/d 27 Juli 2025

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Jadwal Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas:
Pendaftaran: 14 s.d. 27 Juli 2025
Seleksi Administrasi: 28 Juli s.d. 10 Agustus 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 11 Agustus 2025*
Seleksi Wawancara: 18 Agustus s.d. 16 September 2025*
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 17 September 2025*
Pembekalan dan Penjelasan Teknis Penandatanganan Kontrak: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan
 
Kontak:
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Gedung C Lantai Dasar, Jl. Jenderal Sudirman,
Senayan, Jakarta, 10270
[t] 177
[e] pengaduan@dikdasmen.go.id
[w] https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id