Beasiswa Santri 2026/2027: Kuliah S1 Gratis Dalam Negeri


Kementerian Agama RI bersama LPDP kembali membuka program Beasiswa Santri 2026/2027 buat kamu santri pondok pesantren yang ingin melanjutkan kuliah sarjana (S1) secara gratis di sejumlah perguruan tinggi tanah air. Beasiswa Santri adalah salah satu skema Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang ditawarkan Kemenag tahun 2026.  

Program Beasiswa Santri merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis pendidikan pesantren di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan luas bagi santri untuk melanjutkan studi ke jenjang sarjana (S1) pada perguruan tinggi unggulan di dalam negeri. Dengan dukungan pembiayaan penuh, kamu dapat fokus mengembangkan potensi akademik tanpa terbebani biaya pendidikan.

Selain memberikan akses pendidikan tinggi, beasiswa ini juga berperan penting dalam memperkuat karakter dan identitas lulusan pesantren. Para penerima diharapkan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman yang moderat, sekaligus memiliki wawasan global dan kemampuan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, lulusan pesantren tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepemimpinan yang kuat.

Simak juga » Beasiswa DJITU 2026 Jenjang D3/D4/S1 Sampai Lulus

Sasaran utama program ini adalah santri dan lulusan pondok pesantren yang berada di bawah binaan Kementerian Agama, baik dari jalur pendidikan formal seperti MA/SMA/SMK, maupun jalur pendidikan keagamaan seperti Pendidikan Diniyah Formal (PDF), PKPPS, dan Satuan Pendidikan Mu’adalah.

Sebelumnya, beasiswa santri dikenal juga dengan nama Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), yang secara khusus ditujukan bagi lulusan pesantren agar dapat melanjutkan studi di perguruan tinggi mitra. Skema pendaftarannya fleksibel, baik melalui jalur kemitraan maupun jalur mandiri dengan LoA, sehingga memberikan peluang yang lebih luas bagi calon pendaftar dengan berbagai latar belakang.

Beasiswa Santri 2026/2027 mencakup dana pendidikan dan dana pendukung. Dana pendidikan terdiri dari dana pendaftaran, dana SPP/tuition fee/UKT, tunjangan buku, dan dana penelitian  skripsi. Kemudian diberikan dana pendukung yang meliputi dana transportasi, asuransi kesehatan, dan dana hidup bulanan. Beasiswa diberikan hingga 48 bulan (4 tahun).

Skema Pendaftaran Beasiswa Santri – Sarjana Dalam Negeri:

1, Kemitraan, Pendaftar Beasiswa dapat memilih satu perguruan tinggi dan program studi tujuan. Adapun list prodi dan perguruan tinggi mitra (terlampir). Pendaftar yang lulus seleksi BIB jalur kemitraan akan diberikan LoA Unconditional oleh Perguruan Tinggi Mitra dan diwajibkan untuk memulai perkuliahan (intake) pada Semester Gasal TA 2026/2027.
2, Skema LoA bagi Perguruan tinggi tujuan PTN*, bagi pendaftar Beasiswa yang sudah memiliki LoA Unconditional hanya dapat memilih satu program studi dan perguruan tinggi, sesuai dengan LoA Unconditional yang dimiliki pendaftar. Pendaftar yang lulus seleksi BIB akan memulai perkuliahan pada Semester Gasal TA 2026/2027.

Simak juga » Daftar Beasiswa 2026 - 2027 Fully Funded S1 S2 S3

Catatan:

Perguruan tinggi tujuan PTN* hanya dapat diakses oleh pendaftar yang telah lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun akademik 2026/2027 pada  Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mitra Beasiswa Santri.

Ketentuan LoA Unconditional:
Letter of Acceptance (LoA) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh perguruan tinggi sebagai bukti bahwa seseorang telah diterima sebagai mahasiswa pada perguruan tinggi.
1. LoA yang dapat diterima adalah LoA Unconditional (tanpa persyaratan).
2. Perguruan tinggi dan program studi yang sesuai dengan daftar yang ditetapkan.
3. LoA mencantumkan nama lengkap, jenjang studi, program studi, dan memuat informasi waktu memulai dan akhir atau durasi studi, dengan durasi studi tidak melebihi batas pendanaan studi, yaitu 48 (empat puluh delapan) bulan maksimal bagi Program Sarjana.
4. LoA Unconditional yang tidak sesuai dengan ketentuan, dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Memenuhi ketentuan batas usia per 31 Desember di tahun pendaftaran, dengan ketentuan usia maksimal 24 (dua puluh empat) tahun bagi pendaftar program Sarjana.
3. Telah menyelesaikan jenjang pendidikan menengah (MA/SMA/SMK) lulusan 3 (tiga) tahun terakhir (lulusan tahun 2026, 2025, dan 2024) .
4. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) atau telah menyelesaikan studi sarjana (S1) tidak diperkenankan mendaftar pada program beasiswa.
5. Terdaftar pada Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama, melampirkan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
6. Melampirkan Surat Rekomendasi yang menjelaskan santri telah mukim minimal 3 tahun serta mampu memahami dan membaca Kitab Kuning dari Pesantren asal santri ditandatangani oleh pimpinan Pesantren (format terlampir);
7. Melampirkan Raport Santri sebagai santri 2 (dua) tahun terakhir, atau Syahadah;
8. Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan, yang diterbitkan paling lama 3 (tiga) bulan terakhir, dari masa pendaftaran beasiswa.
9. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
10. Menulis Personal Statement atau Essay yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.
11. Menulis Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian sesuai dengan program studi yang dipilih.
12. Pendaftar yang memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat mengisi riwayat pada aplikasi pendaftaran.
13. Menyetujui Pernyataan Komitmen dan Integritas yang telah disediakan pada platform pendaftaran beasiswa (poin-poin terlampir).
14. Beasiswa hanya untuk Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi yang ditetapkan Kementerian Agama.
15. Bagi pendaftar yang mendaftar pada Daftar Kemitraan PTN* melampirkan LoA/Surat keterangan diterima/tangkap layar kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
16. Mengunggah Ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Jika belum diterbitkan, dapat melampirkan: Surat Keterangan Lulus (SKL); atau Surat Keterangan Kelas XII, yang diterbitkan Kepala Satuan Pendidikan.
17. Pendaftar Program Beasiswa Santri Sarjana Dalam Negeri tidak dipersyaratkan memiliki sertifikat kemampuan Bahasa.

Simak juga » Beasiswa S3 Universitas Pertahanan RI 2026/2027 Dibuka! Full

Persyaratan Khusus:
▪ Pendaftar Kriteria Umum
   1. Mengunggah ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Jika belum diterbitkan, dapat melampirkan:
        a) Surat Keterangan Lulus (SKL); atau
        b) Surat Keterangan Kelas XII, yang diterbitkan Kepala Satuan Pendidikan.
   2. Pendaftar Program Beasiswa Santri Sarjana Dalam Negeri tidak dipersyaratkan memiliki sertifikat kemampuan Bahasa.

▪ Pendaftar Kriteria Daerah Afirmasi:
   1. Mengunggah ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Jika belum diterbitkan, dapat melampirkan:
        a) Surat Keterangan Lulus (SKL); atau
        b) Surat Keterangan Kelas XII, yang diterbitkan Kepala Satuan Pendidikan.
   2. Pendaftar Program Beasiswa Santri Sarjana Dalam Negeri tidak dipersyaratkan memiliki sertifikat kemampuan Bahasa.
   3. Pendaftar dengan kriteria Daerah Afirmasi melampirkan Surat Keterangan dari Lurah/Kepala Desa diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa, yang menerangkan:
        a) Pendaftar telah Menamatkan pendidikan dasar dan/atau menengah dari daerah afirmasi, yang dibuktikan dengan ijazah;
        b) Telah tinggal sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun di daerah afirmasi.

▪ Pendaftar Penyandang Disabilitas:
   1. Mengunggah ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Jika belum diterbitkan, dapat melampirkan:
        a) Surat Keterangan Lulus (SKL); atau
        b) Surat Keterangan Kelas XII, yang diterbitkan Kepala Satuan Pendidikan.
   2. Pendaftar Program Beasiswa Santri Sarjana Dalam Negeri tidak dipersyaratkan memiliki sertifikat kemampuan Bahasa.
   3. Pendaftar dengan kriteria Penyandang Disabilitas melampirkan Surat Keterangan dari rumah sakit atau puskesmas (format terlampir), dengan ketentuan:
        a) Menerangkan Pendaftar merupakan penyandang disabilitas berkategori:
             ▪ Penyandang Disabilitas Fisik,
             ▪ Penyandang Disabilitas Intelektual,
             ▪ Penyandang Disabilitas Mental,
             ▪ Penyandang Disabilitas Sensorik,
             ▪ dan
             ▪ Penyandang Disabilitas Ganda atau Multi
        b) Menerangkan Pendaftar dengan kondisi disabilitasnya mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif. Ditandatangani oleh:
             ▪ Dokter (untuk disabilitas fisik)
             ▪ Psikolog/Psikiater (untuk disabilitas mental)
             ▪ Audiologist (untuk disabilitas rungu) dari rumah sakit pemerintah atau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
   4. Surat rekomendasi sebagaimana pada point (3.b) menjelaskan bahwa yang bersangkutan mampu menempuh dan menyelesaikan studi.

Simak juga » Beasiswa S2 Penuh di Universitas Pertahanan Indonesia

Dokumen aplikasi:
1. Profil Diri (online form)
2. Personal Statement (online form)
3. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (online form)
4. Pernyataan Komitmen dan Integritas pada pendaftaran (point-point terlampir) (online form)
5. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
6. Kartu Keluarga (KK)
7. Scan ijazah dan Transkrip pada Pendidikan Dasar dan Menengah
8. Surat Keterangan Kesehatan
9. (Optional) Dokumen Keterangan Prestasi
10. Dokumen Surat Rekomendasi Pesantren yang menjelaskan santri telah mukim minimal 3 tahun serta mampu memahami dan membaca Kitab Kuning
11. Rapor Santri atau Syahadah

Dokumen Tambahan Pendaftar:
▪ Kriteria Afirmasi - Daerah Afirmasi
1. Surat Keterangan yang menerangkan Pendaftar berasal dari Daerah Afirmasi oleh Lurah/Kepala Desa yang menyatakan Pendaftar bertempat tinggal di daerah afirmasi.

▪ Kriteria Afirmasi - Penyandang Disabilitas
1. Surat Keterangan yang menerangkan Pendaftar Penyandang Disabilitas

Simak juga » Beasiswa S2 di Bocconi University, Italia: 100% Bebas Biaya Kuliah

Pendaftaran:

Pendaftaran beasiswa Santri 2026 dilakukan secara mandiri dan online melalui platform resmi di beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id. Kamu cukup membuat akun pada bagian “Buat Akun Disini” lalu mengikuti alur pendaftaran yang sudah tersedia di sistem sampai selesai.

Di tahap berikutnya, jangan lupa isi bagian Profile Status Profesi/Pekerjaan dengan memilih “Santri” sesuai dengan sasaran program. Setelah itu, lengkapi semua data diri dan unggah dokumen yang diminta sesuai dengan ketentuan dalam Pedoman Program, ya.

Kalau semua sudah lengkap, kamu tinggal lanjut ke tahap submit. Setelah berhasil submit, kamu akan mendapatkan nomor registrasi sebagai tanda bahwa pendaftaran beasiswa kamu sudah berhasil.

Pendaftaran online beasiswa santri dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026. Kamu bisa mempelajari detil persyaratan dan dokumen, daftar pilihan universitas, serta format dokumen di laman https://beasiswa.kemenag.go.id

Tahapan dan Jadwal Seleksi Beasiswa Unggulan Keagamaan:
1) Seleksi Administrasi
2) Seleksi Assessment Kapasitas Akademik dan Psikologis (Seleksi Bakat Skolastik)
3) Seleksi Wawancara (Substansi)

Jadwal:

Pendaftaran Beasiswa: 01 April - 31 Mei 2026
Seleksi Administrasi: 01-15 Juni 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 16 Juni 2026
Masa Sanggah *): 17-18 Juni 2026
Pengumuman Hasil Masa Sanggah: 22 Juni 2026
Seleksi Assessment Kapasitas Akademik dan Psikologis **): 25-29 Juni 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Assessment Kapasitas Akademik dan Psikologis: 01 Juli 2026
Seleksi Wawancara: 03-20 Juli 2026
Pengumuman Kelulusan: 27 Juli 2026
Periode Perkuliahan: Agustus

*) Sanggah merupakan bentuk klarifikasi Pendaftar atas hasil Seleksi Administrasi
dan tidak dapat menggantikan informasi pada dokumen persyaratan yang telah disampaikan saat pendaftaran kepada kemenag.
**) Peserta SBS wajib mengikuti Simulasi SBS sesuai jadwal yang ditentukan.

Kontak Official:

Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)
Gedung Kementerian Agama RI Lantai 3
Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta
[e] info@beasiswa.kemenag.go.id
[ig] @bib_kemenag.official
[w] https://beasiswa.kemenag.go.id/