Beasiswa GKS Pemerintah Korea Studi S2, S3 di Korea 2021 - 2022

2021 Global Korea Scholarship (GKS) hadir lagi. Beasiswa Pemerintah Korea ini secara resmi mulai ditawarkan. Total 1.278 kuota disediakan dari sekitar 145 negara. Indonesia mendapatkan 65 kuota beasiswa untuk studi S2 - S3 di Korea. Sebanyak 26 kursi beasiswa dapat diajukan melalui Kedutaan Besar Korea di Indonesia, dan 39 beasiswa lainnya dilamar langsung ke universitas Korea yang menjadi peserta beasiswa GKS. Selain jumlah tersebut tersedia juga kuota 1 kursi program profesional khusus guru/dosen pengajar bahasa Korea.

Bagi yang belum kenal, beasiswa GKS (dikenal juga dengan nama beasiswa KGSP), merupakan beasiswa penuh Pemerintah Korea yang ditawarkan tiap tahun. Beasiswa ini dikelola oleh salah satu lembaga Pemerintah Korea, NIIED (National Institute for International Education). Ada sekitar 59 universitas Korea yang berpartisipasi, dan pelamar bisa memilih studi di salah satu kampus tersebut. Misalnya Academy of Korean Studies, Ajou University, Chung-Ang University, KDI School of Public Policy and Management, Dongguk University, Ewha Womans University, Hanyang University, Konkuk University, Kookmin University, Korea University, Korea Polythecnic University, Yonsei University, dan banyak lagi.

Beasiswa Pemerintah Korea menyediakan durasi selama dua tahun untuk program master plus satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 3 tahun). Sementara, beasiswa doktor diberikan selama tiga tahun dan ditambah satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 4 tahun). Biaya studi dan kursus tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Korea.

Fasilitas yang didapatkan dari beasiswa GKS Pemerintah Korea 2021 ini di antaranya tiket pesawat pp Indonesia-Korea, tunjangan bulanan 1.000.000 won (KRW) per bulan atau lebih kurang Rp 11,5 juta, tunjangan riset 210.000 won untuk bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya, serta 240.000 won untuk bidang sains, teknologi, dan teknik. Tunjangan riset tersebut diberikan per semester.

Kemudian diberikan tunjangan relokasi saat tiba ke Korea sebesar 200.000 won, biaya kursus bahasa Korea penuh, tanggungan full biaya kuliah, biaya cetak tesis/disertasi sekitar 500.000-800.000 won, asuransi kesehatan 20.000 won per bulan, serta pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6. Dana khusus ini diberikan 100.000 won per bulan. Tidak hanya itu, bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 100.000 won. Pelaksanaan beasiswa program master dan doktor di Korea dimulai 1 September 2021.

Simak juga » Jadwal Pendaftaran Beasiswa 2021 - 2022 (S1, S2, S3)

Persyaratan:
1. Pelamar dan orang tua bukan warganegara Korea
2. Berusia di bawah 40 tahun (lahir setelah 1 September 1981)
3. Pelamar memegang gelar sarjana atau master selambatnya 31 Agustus 2021
4. Pelamar yang memenuhi SEMUA syarat berikut dapat mendaftar sepanjang berusia di bawah 45 tahun (lahir setelah 1 September 1976):
    a) Sedang bekerja sebagai profesor ketika mendaftar
    b) Merupakan warganegara dari negara anggota ODA (salah satunya Indonesia)
5. IPK paling rendah 2.64 pada skala 4.0, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.
6. Memiliki kesehatan yang baik, baik jasmani maupun rohani untuk studi di Korea
7. Pelamar yang memiliki sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris dengan skor luar biasa bisa diberikan prioritas
8. Pelamar yang mendaftar pada bidang sains dan teknik bisa memperoleh prioritas
9. Pelamar yang merupakan profesor dari perguruan tinggi negara berkembang bisa mendapat prioritas
10. Pelamar dari keluarga kurang mampu akan diutamakan

Simak juga » Peluang Beasiswa Luar Negeri Terbaru

Ctt: Beasiswa tidak berlaku bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan studi atau kuliah di universitas Korea.

Dokumen aplikasi:

GKS, beasiswa GKS, beasiswa KGSP, KGSP, beasiswa korea, beasiswa KGSP 2021, GKS scholarship, beasiswa S2 korea, beasiswa S3 korea
Image: www.studyinkorea.go.kr

Pendaftaran:
Seperti penjelasan awal, pengajuan beasiswa GKS 2021 - 2022 dapat dilakukan dengan dua cara (pilih salah satu). Mendaftar melalui Kedutaan Besar Korea atau langsung ke universitas yang telah ditunjuk oleh NIIED. Aplikasi Anda dibuat dalam bentuk hard copy yang terdiri dari beberapa dokumen aplikasi yang tertera di atas. Untuk formulir aplikasi dan formulir lain yang dibutuhkan dapat diunduh di pedoman aplikasi yang disediakan di laman Kedubes Korea.

Bagi yang ingin mendaftar via Kedubes Korea. Siapkan 1 rangkap dokumen asli/legalisir beserta terjemahannya, termasuk dua (2) surat rekomendasi yang dimasuk ke dalam amplop. Dokumen menggunakan kertas ukuran A4. Lalu kirim via pos ke:

2021 Global Korea Scholarship
[applicant full name]
Embassy of the Republic of Korea
JL.Gatot Subroto Kav.57 Jakarta 12950
Tel : 021-2967-2555

*Tuliskan nama Anda pada "applicant full name"

Selain mengirimkan dokumen aplikasi ke Kedubes Korea, pelamar yang mendaftar dengan cara ini juga diharuskan mengisi formulir online untuk database pelamar. Formulir online tersebut tersedia di laman Kedubes Korea (link tertera di atas).

Pelamar dapat memilih 3 universitas jika melamar melalui Kedubes Korea (Dari 3 pilihan harus ada setidaknya 1 universitas dari kategori B). Batas akhir pendaftaran adalah 12 Maret 2021. Pelamar harus sudah lulus pada 31 Agustus 2021. Yang belum mendapat ijazah dapat melampirkan SKL. Semua dokumen berbahasa Indonesia harus diterjemahkan ke bahasa Inggris dan dinotariskan. Kontak: 021-2967-2555 (08.30 – 17.00).

Jika Anda memilih langsung mendaftar melalui universitas. Siapkan 1 rangkap dokumen aplikasi asli/legalisir kemudian kirimkan ke salah satu universitas Korea yang ingin dilamar. Daftar universitas Korea tertera di pedoman aplikasi. Begitu pun teknis pendaftaran beasiswa tersedia melalui link Kedubes Korea di atas. Namun deadline pendaftaran ditetapkan masing-masing universitas. Antara Februari hingga Maret 2021. Silakan dicek terlebih dahulu. Selamat mencoba!
Facebook Twitter