Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 di KAUST, Arab Saudi 2017

KAUST Fellowship dapat menjadi pilihan beasiswa kuliah menarik yang bisa Anda ikuti. Beasiswa ini disediakan khusus King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi. Setiap tahun KAUST membuka kesempatan bagi pelajar internasional yang berminat untuk meraih gelar S2 dan S3 di bidang sains maupun teknologi.

KAUST Fellowship diberikan full, menanggung keseluruhan biaya kuliah serta biaya hidup selama menjalani studi di KAUST. Selain itu tersedia dukungan relokasi, perumahan, serta pemeliharaan kesehatan dan gigi. Tunjangan hidup yang diberikan sekitar $ 20.000 - $ 30.000 per tahun atau sekitar Rp 262 juta - Rp 393 juta per tahun.

Persyaratan:
1. Mampu berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor tes TOEFL atau IELTS (minimum iBT TOEFL 79, IELTS minimum 6.0)
2. Sangat disarankan memiliki skor tes GRE, meski KAUST tidak mengharuskan tes GRE untuk pendaftaran. Hasil tes resmi tersebut dikirim langsung oleh ETS ke bagian penerimaan KAUST dengan kode 4139. Rata-rata nilai GRE mahasiswa yang diterima adalah 774 dari 800.
3. Lulus S1 atau S2

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Statement of purpose
2. Curriculum viate (CV)
3. Salinan ijazah dan transkrip resmi dari semua jenjang universitas. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris juga harus disertakan jika dokumen aslinya tidak menggunakan bahasa Inggris. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh universitas atau kedutaan. Jika nanti memperoleh tawaran masuk, salinan ijazah dan transkrip tersebut harus dikirim ke Kantor Penerimaan sebelum kedatangan dengan amplop tertutup ke:

Office of Admissions
Graduate Affairs
Building 9, Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal, Jeddah 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia

4. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau pembimbing
5. Salinan skor TOEFL atau IELTS
6. Salinan skor GRE (sangat disarankan, tapi tidak wajib)

*Ctt: Pelamar tidak perlu melampirkan skor tes TOEFL atau IELTS jika pelamar sebelumnya meraih gelar dari salah satu universitas terakreditasi yang ada di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, atau New Zealand. Rata-rata IPK yang diterima di KAUST adalah 3.7 dari skala 4.0. Namun, sebagian juga lebih rendah, tergantung penilaian komite seleksi terhadap aplikasi keseluruhan.

Pendaftaran:
Pelamar dapat mendaftar dengan mengisi formulir aplikasi yang disediakan secara online oleh KAUST. Lengkapi semua informasi yang diminta, termasuk username dan password yang akan digunakan untuk masuk ke laman KAUST nantinya. Setelah mendaftar unggah dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Jangan lupa siapkan dokumen tersebut dalam bahasa Inggris. Kemudian discan. Untuk surat rekomendasi harus diajukan langsung oleh pemberi rekomendasi melalui aplikasi yang disediakan.

Kontak:
Graduate Affairs
Engineering Building (Building 9), Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia
Web: www.kaust.edu.sa
Email: admissions@kaust.edu.sa

Pendaftaran Beasiswa KAUST 2017 untuk perkuliahan musim gugur 2017 saat ini sedang dibuka. Deadline berakhir awal 14 April 2017.
4/12/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa NZIDRS New Zealand Program S3

Program beasiswa Pemerintah New Zealand selain beasiswa NZAS yang bisa dilamar adalah Beasiswa NZIDRS atau New Zealand International Doctoral Research Scholarships. Perbedaan keduanya terlihat dari sasaran beasiswa diberikan serta gelar program yang bisa diambil untuk beasiswa tersebut. Beasiswa NZAS bisa diambil untuk program gelar profesi, S2, maupun S3. Sementara, beasiswa NZIDRS hanya ditujukan bagi pelamar jenjang S3 program riset. Beasiswa NZIDRS ditawarkan lebih luas karena menerima aplikasi dari semua negara termasuk Indonesia. 

Nah, bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan S3 berbasis riset, Beasiswa NZIDRS sangat patut dicoba. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh bagi penerimanya. Selama 3 tahun (36 bulan), penerima beasiswa ditanggung penuh biaya kuliah serta iuran lainnya, disediakan tunjangan hidup per tahun sebesar NZ$ 25.000 (± Rp 221 juta) bebas pajak, serta asuransi kesehatan NZ$ 600 per tahun. 

Penerima beasiswa NZIDRS 2017 - 2018 bisa mengambil program S3 riset di semua disiplin ilmu. Ada delapan universitas pilihan tujuan studi yang merupakan universitas terbaik di New Zealand, di antaranya: AUT University, Lincoln University, Massey University, University of Auckland, University of Canterbury, University of Otago, University of Waikato, dan Victoria University of Wellington.

Persyaratan: 
1. Memperoleh IPK minimum 3.7 pada skala 4.0 atau rata-rata nilai A atau A+ pada jenjang pendidikan terakhir 
2. Memperoleh konfirmasi tawaran tempat tanpa syarat pada program PhD di salah satu universitas New Zealand
3. Jika sudah memulai studi PhD di New Zealand, tanggal mulai harus setelah 1 Juli 2016
4. Harus menjalankan studi PhD di New Zealand (bukan jarak jauh)
5. Bukan warganegara atau penduduk tetap New Zealand atau Australia
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi online
2. Bukti kewarganegaraan (KTP atau paspor)
3. Bukti tawaran tempat tanpa syarat pada program PhD di universitas New Zealand
4. Ijazah dan transkrip akademik
5. Curriculum vitae

* Selain dokumen aplikasi tersebut, nantinya pelamar juga perlu mencantumkan di formulir aplikasi online dua nama dan alamat email dari referensi akademik.

Pendaftaran: 
Berbeda dari periode sebelumnya di mana pendaftaran via pos atau kurir, untuk pendaftaran Beasiswa NZIDRS 2017 - 2018 dilakukan secara online. Silakan lengkapi formulir aplikasi online yang disediakan. Buat akun terlebih dahulu. Kemudian unggah dokumen aplikasi lainnya (poin 2 s/d 5) seperti tertera. 

Pendaftaran dan pengajuan aplikasi Beasiswa NZIDRS paling lambat 30 Agustus 2017 waktu New Zealand. Pertanyaan terkait beasiswa bisa disampaikan melalui email: scholarship@enz.govt.nz
4/06/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Kemenag 2017 – 2018

Kesempatan memperoleh beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali tersedia. Kemenag secara resmi mengumumkan pendaftaran beasiswa 2017 – 2018 melalui program 5000 Doktor atau yang dikenal juga dengan Mora Scholarship. Program beasiswa ini ditawarkan Kemenag setiap tahun untuk memberikan kesempatan bagi para dosen tetap maupun tenaga kependidikan pada perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk melanjutkan studi S3 di dalam negeri atau luar negeri.

Beasiswa Program 5000 Doktor yang disediakan Kemenag merupakan beasiswa penuh. Durasi beasiswa diberikan hingga 6 semester, dengan masa perpanjangan 2 semester. Cakupan beasiswa S3 untuk studi di dalam negeri, di antaranya biaya pendidikan yang terdiri dari biaya SPP, biaya ujian-ujian, serta biaya lain sesuai dengan SK Rektor di tempat studi. Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa juga memperoleh biaya mahasiswa yang meliputi biaya pendaftaran, biaya hidup/biaya operasional, uang buku/referensi, serta biaya riset.

Sementara, untuk beasiswa S3 dengan tujuan studi di luar negeri, cakupan beasiswa yang disediakan meliputi biaya program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia, biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik, biaya ujian IELTS atau TOEFL serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia, biaya pendaftaran (admission fee), dan biaya kuliah (tuition fee).

Selain itu, penerima beasiswa S3 luar negeri juga memperoleh biaya hidup selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun), biaya settlement, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya tiket pulang pergi, biaya keluarga (diiberikan mulai tahun kedua), bantuan riset (satu kali untuk tahun terakhir), serta biaya mengikuti international conference.

Ketentuan Umum:
1. Dosen tetap PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri/Swasta
   b. DPK pada PTKI Swasta
2. Dosen tetap Non-PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri dengan syarat masa kerja minimal 2 tahun
   b. Fakultas Agama Islam pada PTU
3. Dosen tetap PNS/Non-PNS Pendidikan Agama Islam pada PTU
4. Dosen tetap dengan perjanjian kerja
5. Tenaga kependidikan pada PTKI dan PNS Eselon I pada Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Persyaratan Umum:
1) Memiliki gelar Magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau yang telah disetarakan statusnya (untuk perguruan tinggi dalam negeri)
2) Bidang studi yang akan diambil diperlukan untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan
3) Bersedia menandatangani kontrak beasiswa
4) Berusia maksimum 47 tahun, terhitung dari tanggal pengajuan berkas
5) Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id

Simak juga » Pilihan Beasiswa S3 Terbaru yang Sedang Buka

Persyaratan Khusus:
▪ Studi S3 Dalam Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS;
i. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
j. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
k. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
l. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
m. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman), download format proposal.

▪ Studi S3 Luar Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Sertifikat tes bahasa asing (Bahasa Inggris dan bahasa asing lain) yang dikeluarkan oleh lembaga resmi:
   1) TOEFL ITP 500 atau IELTS™ 5.0, DAN
   2) TOAFL sekurang-kurangnya 450 atau yang setara, atau
   3) Sertifikat DELF B1 untuk bahasa Prancis, atau
   4) Sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen;
i. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS.
j. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
k. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
l. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
m. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
n. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman) dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa asing lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
o. Rekomendasi dari profesor di bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil (bila ada);
p. Letter of Acceptance (LoA) dari PT-LN tujuan (bila ada, akan mendapatkan prioritas)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Kemenag 2017 – 2018 Program 5000 Doktor dilakukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu di laman “sign up”. Setelah terdaftar kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta sesuai yang tertera di persyaratan khusus. Anda juga bisa mengunduh terlebih dahulu berbagai format dan contoh formulir yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran beasiswa S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri Kemenag periode 2017 – 2018, dibuka mulai 13 Maret – 31 Mei 2017.
3/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
3/27/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2016 untuk perkuliahan yang dimulai Juni 2017, deadline periode kedua 31 Januari 2017 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2017, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2017 untuk perkuliahan November 2017. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
3/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MOST Taiwan Program Gelar S2 dan S3

Beragam pilihan beasiswa di Taiwan sedang dibuka saat ini. Misalnya beasiswa Taiwan ICDF, beasiswa Kementerian Pendidikan Taiwan, dan belum lama ini juga dibuka beasiswa Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MOST) Taiwan. Beasiswa MOST Taiwan ini menawarkan dukungan biaya studi untuk program gelar S2 dan S3 di universitas-universitas Taiwan. Per bulannya penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan dari MOST sebesar NTD 30.000 atau sekitar Rp 12 juta lebih.

Beasiswa MOST adalah beasiswa parsial. Penerima beasiswa masih harus membiayai kebutuhan studi lainnya, seperti biaya kuliah, biaya keberangkatan, tempat tinggal, dll. Meski begitu, tunjangan bulanan yang diberikan akan turut membantu meringankan biaya studi di Taiwan.

Beasiswa MOST program S2 diberikan untuk maksimal 2 tahun. Sementara, beasiswa S3 dari MOST diberikan selama maksimal 3 tahun.

Persyaratan:
1. Lulus perguruan tinggi atau universitas dengan hasil akademik yang baik, karakter moral yang baik, serta tidak memiliki catatan kriminal
2. Bukan berkewarganegaraan Republik Cina (Taiwan)
3. Bukan mahasiswa senegara yang ada di luar negeri
4. Tidak pernah belajar di institusi pendidikan Taiwan pada jenjang gelar yang sama di mana ia mendaftar, sudah terdaftar atau mengikutinya di Taiwan
5. Bukan mahasiswa pertukaran pelajar atau mahasiswa double (joint) degree melalui perjanjian kerjasama antara universitas/perguruan tinggi luar negeri dan institusi pendidikan di Taiwan ketika menerima beasiswa
6. Sebelumnya belum pernah memperoleh beasiswa yang dibatalkan oleh lembaga pemerintah China atau institusi relevan lainnya

Dokumen aplikasi:
1. Formulir Aplikasi Beasiswa (Unduh)
2. Fotokopi Pasport dan Kartu Keluarga
3. Fotokopi ijasah terakhir dan transkip nilai. Jika kedua dokumen tersebut tidak dalam Bahasa mandarin atau inggris maka harus ditranslet dalam bahasa mandarin atau inggris. Jika kedua dokumen tersebut dikeluarkan oleh negara lain selain Taiwan atau instansi pendidikan Internasional lainnya, maka kedua dokumen tersebut harus dilegalisir terlebih dahulu oleh Kantor Perwakilan Taiwan setempat sebelum diserahkan.
4. Fotokopi surat Aplikasi Pendaftaraan Universitas (seperti : Fotokopi bukti transfer uang pendaftaran, formulir pendaftaran universitas, fotokopi bukti tanda terima aplikasi pendaftaran, email ).
5. Fotokopi Sertifikat Kemampuan Bahasa:
   ▪ Untuk pendaftar yang TIDAK menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
Fotokopi sertifikat level Advanced (Band B) atau level 2 diatasnya “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL). Sertifikat lain selain sertifikat TOCFL tidak memenuhi syarat untuk mengajukan beasiswa ini. http://www.sc-top.org.tw/english/eng_index.php
   ▪ Untuk Pendaftar yang menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
Fotokopi sertifikat TOEFL test atau sertifikat test kemampuan bahasa dari Instansi yang sudah diakui Internasional.
6. Dua lembar surat rekomendasi yang sudah di tanda tangani dan tertutup rapat dalam amplop ( contoh dari Kepala Sekolah, Rektor, Dekan, Profesor atau supervisor ). Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku.
7. Biografi dan rencana studi

▪ Unduh: panduan aplikasi

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat dapat mengajukan beasiswa MOST Taiwan dengan mengirimkan dokumen aplikasi di atas ke alamat:

Kantor Taipei Economic and Trade Office
Gedung Artha Graha lt.17,
Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD,
Jakarta 12190

Tuliskan pada amplop “Beasiswa MOST Taiwan”

Dokumen aplikasi diterima paling lambat 31 Maret 2017. Untuk pertanyaan dapat disampaikan langsung melalui email: beasiswa@teto.or.id atau unduh panduan aplikasi yang disediakan TETO. Semoga beasiswa!
3/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Korea 2017 untuk S2 dan S3 dari KGSP

Setelah menawarkan beasiswa S1, Pemerintah Korea kembali menyediakan beasiswa S2 dan S3 2017 di Korea. Melalui Korean Government Scholarship Program (KGSP), pelamar internasional termasuk Indonesia diberi kesempatan untuk melanjutkan studi di Korea dengan biaya penuh Pemerintah Korea. Beasiswa ini memiliki kuota total 670 kursi untuk 145 negara. Indonesia kebagian sekitar 19 kursi beasiswa pada 2017. Delapan (8) beasiswa di antaranya bisa dilamar langsung melalui Kedubes Korea di Jakarta, sementara sebelas (11) beasiswa Korea sisanya dilamar melalui universitas di Korea.

Apa yang menarik dari beasiswa KGSP? Selain tentunya beasiswa penuh. Beasiswa S2 dan S3 di Korea ini menawarkan banyak pilihan universitas dan juga program yang bisa diikuti. Ada sekitar 65 universitas Korea yang menjadi pilihan. Sebut saja misalnya Ajou University, Chung-Ang University, Dongguk University, Ewha Womans University, Korea University, Gwangju Institute of Science and Technology, Hankuk University of Foreign Studies, Hanyang University, Hongik University, Inha University, dan banyak lagi. 

Seperti tahun lalu, Beasiswa Pemerintah Korea 2017 menyediakan durasi selama dua tahun untuk program master plus satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 3 tahun). Sementara, beasiswa doktor diberikan selama tiga tahun dan ditambah satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 4 tahun). Biaya studi dan kursus tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Korea. Pemberian beasiswa program master di Korea dimulai 1 September 2017 – 31 Agustus 2020, sementara beasiswa S3 dimulai 1 September 2017 – 31 Agustus 2021. 

Beasiswa yang diberikan mencakup tiket pesawat pp kelas ekonomi Indonesia-Korea, tunjangan bulanan 900.000 won (± Rp 10 juta), tunjangan penyisihan 200.000 won, tunjangan riset 210.000 won per semester untuk bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya, serta 240.000 won per semester untuk bidang sains, teknologi, dan teknik. 

Selain itu, disediakan pula biaya kursus dan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya cetak tesis/disertasi sekitar 500.000 - 800.000 won, asuransi kesehatan 20.000 won per bulan, serta pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6. Dana khusus ini diberikan 100.000 won per bulan. Bukan itu saja, bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 200.000 won. 

Persyaratan:
1. Pelamar dan orang tua bukan warganegara Korea
2. Sehat jasmani dan rohani
3. Berusia di bawah 40 tahun pada 1 September 2017 (lahir setelah 1 September 1977)
4. Pelamar memegang gelar sarjana atau master selambatnya 31 Agustus 2017
5. Pelamar yang memenuhi SEMUA syarat berikut dapat mendaftar sepanjang berusia di bawah 45 tahun:
    a) Sedang bekerja sebagai profesor ketika mendaftar
    b) Merupakan warganegara dari salah satu negara yang ditetapkan (salah satunya Indonesia)
5. IPK paling rendah 2.64 pada skala 4.0, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.
6. Pelamar yang memiliki kemampuan bahasa Korea atau Inggris bisa diberikan prioritas
7. Pelamar yang mendaftar pada bidang sains, teknologi, dan teknik bisa memperoleh prioritas
8. Pelamar yang merupakan staf fakultas dari negara berkembang bisa mendapat prioritas
9. Mereka yang telah mengundurkan dari beasiswa setelah terpilih sebagai penerima KGSP tahun-tahun sebelumnya TIDAK berhak mengajukan permohonan.

Ctt: Beasiswa tidak berlaku bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan studi atau kuliah di universitas Korea.

Simak juga » Daftar Beasiswa Kuliah S2 di Dalam Negeri 

Dokumen aplikasi:

beasiswa s2 korea, beasiswa kgsp, beasiwa s3 korea, beasiswa di korea
Image: www.studyinkorea.go.kr

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan. Untuk formulir, panduan, dan informasi universitas tujuan, Anda dapat mengunduhnya melalui laman Kedubes Korea. Selain dokumen aplikasi di atas, Anda juga harus menyertakan terjemahan resmi dokumen ke dalam Bahasa Inggris atau Korea jika bahasa aslinya dalam bahasa Indonesia. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh perguruan tinggi atau notaris. 

Pendaftaran melalui Kedubes Korea: 
Siapkan 1 rangkap dokumen asli/legalisir beserta terjemahannya dan delapan (8) surat rekomendasi (tertera di formulir). Lalu kirim via pos ke: 

Kedutaan Besar Korea, 
Jl. Gatot Subroto Kav. 57 
Jakarta 12950

*Tuliskan pada amplop: KGSP

Pelamar dapat memilih 3 universitas jika melamar melalui Kedubes Korea ini. Batas akhir pendaftaran 10  Maret 2017. Kontak: 021-2967-2555 (08.30 – 16.30).

Pendaftaran melalui Universitas: 
Siapkan 1 rangkap dokumen aplikasi asli/legalisir beserta terjemahannya, kemudian kirimkan ke satu universitas Korea yang dilamar. Daftar universitas Korea tertera di pedoman aplikasi. Anda bisa menghubungi langsung universitas bersangkutan atau mengecek ke website universitas untuk pengajuan beasiswa KGSP 2017 program S2 dan S3. Namun deadline pendaftaran masih di bulan Maret.
3/02/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Brunei 2017 – 2018 (D3, S1, S2, S3)

Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2017 – 2018. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di beberapa universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan, seperti kebidanan, keperawatan, dan kesehatan yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan UTB. Sementara, beasiswa S3 diberikan hingga tiga tahun untuk program doktor di UTB. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan bila berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2017 – 2018 ini. Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam, tunjangan bulanan sebesar BND 500, tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, tunjangan makanan setiap bulan BND 150, setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. 

Selain itu disediakan pula akomodasi tempat tinggal di universitas atau politeknik yang dituju.

Apa saja program yang tersedia? Banyak sekali pilihan. Secara umum misalnya seni, sains, bisnis, teknik, ekonomi, bahasa Inggris, bahasa Arab, sejarah, geografi, ilmu lingkungan, manajemen, sosiologi, ilmu komputer, matematika, biologi, kimia, keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, pendidikan, sosiologi, ilmu-ilmu keislaman, dan banyak lagi.

▪ Lihat daftar lengkap program studi (Unduh)

Persyaratan: 
1. Pendaftaran terbuka bagi semua warganegara, tidak terbatas hanya ASEAN, negara-negara anggota OIC maupun Commonwealth.
2. Pelamar harus dinominasikan oleh pemerintah negara setempat (Kemdikbud atau Kemlu)
3. Pelamar harus dinyatakan sehat untuk memperoleh beasiswa serta belajar di Brunei Darussalam oleh dokter yang diakui sebelum tiba di Brunei Darussalam. Biaya mendapatkan surat keterangan sehat ini ditanggung sendiri oleh pelamar.
4. Pelamar harus berusia antara 18 - 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana terhitung 31 Juli 2017
5. Beasiswa ini tidak berlaku bagi warga tetap Brunei Darussalam 

* Persyaratan lebih teknis terutama menyangkut dengan program yang akan diambil bisa dilihat pada “Entry Qualification”. Silakan diunduh pada daftar program studi yang tertera di atas.
Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi (Unduh
2. Pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik dilegalisir 
4. Statement of Purpose (tertera di formulir)
5. Salinan akte kelahiran dan paspor dilegalisir
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang tidak berbahasa Inggris

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir aplikasi bersama dokumen aplikasi lainnya. Beberapa dokumen mungkin perlu di-scan, seperti ijazah dan transkrip, dll. Lalu buat dalam format pdf. 

Selanjutnya kirim semua aplikasi tersebut ke email: applyBDGS2017@mfa.gov.bn

Bagi pelamar yang ingin studi di UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online di laman https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/

Permohonan dan pengajuan aplikasi beasiswa diterima paling lambat 13 Maret 2017. Pemberitahuan pemenang biasanya disampaikan melalui email.

Kontak:
Technical Assistance Unit
Division of Scholarship, Training and Technical Assistance
Department of Administration
Ministry of Foreign Affairs and Trade
Bandar Seri Begawan BD2710
Brunei Darussalam

Tel: +673 2261177 ext. 387/ 386/ 380/ 383
Fax: + 673 2230903
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn
2/23/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3, dan Non Degree

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi siswa/mahasiswa berprestasi, guru berprestasi, peraih medali olimpiade internasional, juara tingkat nasional atau internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olahraga, pegawai/karyawan berprestasi yang mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasan, seniman, serta pegiat sosial.

Selain beasiswa degree untuk program gelar S1, S2, dan S3. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi juga menyediakan beasiswa non-degree. Beasiswa non gelar ini diperuntukkan bagi guru, tenaga kependidikan pada tingkat PAUD sampai dengan SMA/SMK, pegiat budaya, seniman dan pegiat sosial kecuali dosen untuk mengikuti program residensi, menjadi pembicara dalam workshop atau konferensi, utamanya bidang pendidikan dan kebudayaan.

Pelamar yang berminat dapat memanfaatkan Beasiswa Unggulan Berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) di dalam negeri atau mengikuti program non degree yang diminati. Yang menarik dari beasiswa ini, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK, PTN 3.00 PTS 3.25
 
Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 


▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi Nasional atau lnternasional
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Dokumen aplikasi Non-Degree
1. Surat permohonan kepada Kepala Biro PKLN Kemendikbud
2. Daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae)
3. Surat undangan dari penyelenggara (undangan residensi/pembicara)
4. Materi/bahan/proposal yang relevan dengan penyelenggaraan kegiatan
5. Esai minimal 500 kata tentang manfaat dari kegiatan
6. Usulan rincian biaya

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2017 untuk program gelar ini dibagi dalam dua batch. Untuk batch 1 pendaftaran dibuka mulai 15 Februari - 15 April 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 16 April - 10 Mei 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan di akun masing-masing pada 12 Mei 2017.

Kemudian untuk batch 2, pendaftaran dibuka mulai 1 Juni - 31 Juli 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 1 Agustus - 31 Agustus 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan pada 1 September 2017 melalui akun masing-masing.

Sementara, bagi Anda yang berminat mendaftar Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi program Non-Degree dapat mengajukannnya secara offline dengan mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diminta ke alamat:

Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 7
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 10270

Jadwal pendaftaran beasiswa non-degree ini tidak terikat dengan jadwal batch 1 dan batch 2 sebagaimana pendaftaran beasiswa program degree.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
2/21/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Australia 2017 – 2018 Program S2, S3

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka. Beasiswa Pemerintah Australia 2017 – 2018 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZAS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 

Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat. 

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula tunjangan kemandirian saat pertamakali tiba, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa,  dukungan penunjang akademik, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 

Bidang studi prioritas: 
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.

Persyaratan Umum:
1. Usia minimal 18 tahun saat mendaftar 
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia 
3. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru 
4. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll) 
5. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia 
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun. 
7. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia 
8. Tidak bertugas di kemiliteran 
9. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT. 
10. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus: 
1. Mendaftarkan diri untuk area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas) 
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,9
3. Bagi para pendaftar untuk jenjang Masters, memiliki nilai kemampuan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk paper-based TOEFL atau 69 untuk internet-based TOEFL, atau 46 Pearson PTE). Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2016 atau 2017). Hasil tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) tidak akan diterima.
4. Bagi pelamar PhD, memiliki nilai kecakapan bahasa Inggris sekurang-kurangnya 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk paper-based TOEFL atau 79 untuk internet-based TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. Hasil IELTS atau TOEFL merupakan yang terbaru (2016 atau 2017) 
5. Bagi pelamar yang berasal dari fokus daerah prioritas dan kandidat pengecualian lainnnya memiliki IPK setara 2.75 atau lebih, nilai IELTS 5.0 atau TOEFL yang setara
6. Menyediakan informasi kontak test centre untuk verifikasi hasil tes TOEFL
7. Melampirkan sekurang-kurangnya satu copy asli hasil tes Institutional TOEFL  
8. Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master, atau 
9. Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor 
10. Menjawab semua pertanyaan relevan yang disediakan di formulir aplikasi
11. Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan English for Academic Purposes (EAP) secara full-time (Senin - Jumat 08.00 - 16.00) di Indonesia sebelum studi di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
12. Jika mendaftar untuk jenjang doktor, para pelamar yang dipertimbangkan merupakan staf di universitas, lembaga perguruan tinggi, serta staf lembaga penelitian, pembuat kebijakan, serta para kandidat yang ditargetkan di badan-badan yang terkait dengan kegiatan-kegiatan Pemerintah Australia 
13. Sangat dianjurkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan oleh pendaftar tersebut 
14. Sangat dianjurkan bagi para pelamar doktor yang menyelesaikan jenjang Master dengan komponen penelitian sekurang-kurangnya 25%.
Dokumen aplikasi: 
1. Salinan akta kelahiran atau yang serupa 
2. Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pribadi paspor 
3. Curriculum Vitae terbaru 
4. Salinan ijazah resmi (dilegalisir*) 
5. Salinan transkrip nilai resmi (dilegalisir*) 
6. Hasil tes kemampuan bahasa Inggris IELTS atau TOEFL asli terbaru (hasil tes yang diambil di tahun 2016 atau 2017). Tes TOEFL prediksi TIDAK diterima 
7. Para pelamar jenjang Master juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar D3 yang telah dilegalisir jika menggunakan ijazah dan transkrip D4/S1 ekstensi 
8. Para pelamar jenjang doktor juga wajib melampirkan ijazah/transkrip gelar S1 yang telah dilegalisir 
9. Referensi akademik dari pembimbing S2 bagi kandidat doktor, serta 
10. Para pelamar jenjang doktor dan master yang studinya akan mencakup sekurang-kurangnya 50 persen penelitian wajib melengkapi detil proposal penelitian di formulir pendaftaran 
11. Pelamar yang mendaftar secara online (melalui OASIS) wajib juga melengkapi formulir aplikasi online tambahan

* Wajib dilegalisir oleh institusi yang mengeluarkan dokumen atau disahkan notaris. 

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir informasi tambahan.

Pendaftaran: 
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2017 – 2018 dapat diajukan secara online. Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/

Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.

Pendaftaran online ini dibuka mulai 1 Februari - 30 April 2017. Sebaiknya ajukan sebelum deadline.

Pelamar sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi secara online. Tapi, jika tidak bisa mendaftar secara online karena kondisi tertentu, seperti tidak tersedianya jaringan internet, pelamar bisa mengirimkan dokumen aplikasi dalam bentuk hard copy (berkas fisik) ke alamat berikut: 

Australia Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
JL. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan, 
Jakarta Selatan 12940

Aplikasi diterima paling lambat sesuai deadline tertera di atas. 

Pengumuman hasil seleksi akan diberitahukan ke pelamar paling lambat Juli 2017. Sekaligus pemberitahuan untuk mengikuti seleksi wawancara dan IELTS. Hasil akhir pengumuman penerima beasiswa disampaikan awal September 2017.

Kontak: 
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor 
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan 
Jakarta Selatan 12940 Indonesia 
Telephone: +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649 
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org
Website: www.australiaawardsindonesia.org
2/16/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Tesis S2 dan Beasiswa Disertasi S3 LPDP

Program beasiswa ini salah satu Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang ditawarkan LPDP yang bisa dimanfaatkan bagi Anda yang mengalami kendala pembiayaan penyusunan tesis dan disertasi. BPI program Tesis/Disertasi. Beasiswa tesis tersedia bagi pelamar yang ingin menyelesaikan studi S2-nya, di dalam maupun luar negeri. Beasiswa disertasi tersedia buat pelamar yang ingin merampungkan studi S3, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
2/15/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi 2017 LPDP, Ini Pendaftarannya

Selain beasiswa reguler LPDP, yakni BPI Program Magister dan Doktoral, saat ini juga dibuka Beasiswa Afirmasi 2017 LPDP untuk perkuliahan yang dimulai 2018. Bedanya Beasiswa Afirmasi menyasar kelompok masyarakat tertentu yang membutuhkan perlakuan khusus.
2/14/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP | Beasiswa S3 LPDP | 2017

Akhirnya kabar yang ditunggu ini muncul juga. Beasiswa LPDP 2017 kini resmi dibuka. LPDP menyediakan beasiswa S2, beasiswa S3 dan sejumlah program beasiswa menarik lainnya. Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia(BPI) Program Magister dan Doktoral.
2/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya