Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 resmi dibuka untuk tenaga kependidikan PNS di lingkungan Kemdiktisaintek, LLDIKTI, dan PTN. Program ini menjadi peluang menarik bagi tenaga kependidikan (Tendik) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin melanjutkan studi jenjang magister (S2) maupun doktor (S3) di dalam negeri.
Melalui Beasiswa Tut Wuri Handayani, pemerintah ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kemdiktisaintek, LLDIKTI, dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Beasiswa TWH juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan kompetensi aparatur pendidikan tinggi yang profesional dan berdaya saing.
Selain mendukung peningkatan pendidikan formal, program ini juga menanamkan nilai dasar ASN BerAKHLAK seperti profesionalisme, loyalitas, kolaborasi, dan orientasi pelayanan. Dengan demikian, penerima beasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi pendidikan tinggi di Indonesia.
Simak juga » Beasiswa Numerix buat Perempuan ke Jenjang S2, S3 Seluruh Dunia
Beasiswa Tut Wuri Handayani mencakup berbagai komponen pendanaan pendidikan dan biaya pendukung selama masa studi. Penerima beasiswa akan memperoleh bantuan biaya pendaftaran, biaya pendidikan (tuition fee), biaya buku dan bahan akademik, biaya penelitian, tiket perjalanan pulang-pergi, biaya hidup, hingga bantuan keadaan darurat jika diperlukan. Durasi pendanaan diberikan maksimal 24 bulan untuk program magister dan maksimal 48 bulan untuk program doktor.
Skema Program beasiswa:
▪ Jenjang magister diperuntukkan kepada tenaga kependidikan bertatus PNS di lingkungan unit utama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), Perguruan Tinggi Negeri (PTN); dan
▪ Jenjang doktor diperuntukkan khusus kepada pegawai berstatus PNS di lingkungan unit utama Kemdiksaintek dan LLDIKTI.
Simak juga » Daftar Beasiswa 2026 - 2027 Fully Funded S1 S2 S3 + Deadline Terbaru
Persyaratan:
▪ Persyaratan Umum:
1. Tenaga kependidikan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan unit utama Kemdiktisaintek, LLDikti atau PTN. Bagi pelamar yang berasal dari LLDikti tidak diperbolehkan mendaftar studi lanjut di perguruan tinggi swasta di bawah binaan LLDikti wilayahnya.
2. Pelamar baru berstatus pegawai aktif dan pelamar ongoing berstatus tugas belajar (dibuktikan dengan surat tugas belajar).
3. Tidak sedang menjalani sanksi disiplin/sanksi hukum.
4. Penilaian SKP minimal “Baik”
5. Batas usia bagi pelamar program Magister maksimal berusia 47 tahun dan program Doktor 50 tahun pada tanggal 31 Desember 2026.
6. Telah menyelesaikan studi pada program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk peserta jenjang magister (S2); sedangkan untuk peserta jenjang doktor (S3) harus sudah menyelesaikan studi program magister (S2) pada perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Perguruan tinggi dalam negeri di bawah pembinaan Kemdiktisaintek, Kementerian Agama, maupun kementerian lain atau lembaga pemerintah non-kementerian yang terdaftar di PDDikti dan memiliki peringkat akreditasi institusi dan program studi (prodi) minimal B atau Baik Sekali; atau
b. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemdiktisaintek atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
7. Sudah memiliki surat keterangan diterima sebagai calon mahasiswa di perguruan tinggi tujuan;
8. Belum pernah menempuh studi di jenjang yang sama, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri;
9. Bagi pelamar on-going telah menempuh 2 (dua) semester dan akan/atau sedang menempuh semester 3 (tiga) untuk jenjang Magister, sedangkan untuk jenjang doktoral telah menempuh maksimal 4 (empat) semester dan akan/atau sedang menempuh semester 5 (lima);
10. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format (Lampiran 1) yang
ditandatangani oleh pejabat yang berwenang sebagaimana yang tertera:
a. Perguruan Tinggi Negeri: Wakil Rektor Bidang Sumber Daya atau Kepala Biro Kepegawaian
b. LLDIKTI: Kepala LLDIKTI
c. Kemdiktisaintek: Pejabat Eselon II
Ket: Pejabat yang mengurusi kepegawaian, Nama jabatan bisa saja tidak sesuai yang tertera di atas.
11. Memiliki Personal Statement (Lampiran II)
12. Memiliki proposal penelitian (untuk peserta program doktor sesuai format (Lampiran III)
13. Melampirkan Surat Pernyataan melamar Program Beasiswa (Lampiran IV);
14. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari instansi kesehatan pemerintah;
15. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal;
16. Pelamar diwajibkan mengikuti program magister/doktor di kelas reguler (bukan kelas eksekutif/khusus/jarak jauh/karyawan/program lain yang sejenis); dan
17. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain dengan komponen yang sama (double funding).
Penting: Lampiran I hingga Lampiran IV bisa kamu lihat di Juknis Program Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 (Unduh).
Simak juga » Beasiswa S3 Universitas Pertahanan RI 2026/2027 Dibuka! Full
Persyaratan Khusus:
1. Indeks Prestasi (IP)/Indeks Prestasi Kumulatif (IPK):
- Program Magister:
1) Pelamar baru, IPK jenjang Sarjana minimal 2.75
2) Pelamar on-going, IP semester 2 (dua) minimal 3.25
- Program Doktor:
1) Pelamar baru, IPK jenjang Magister minimal 3.00
2) Pelamar On-going, IP semester 2 (dua) minimal 3.25
2. Skor Kemampuan Bahasa Inggris menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing Perguruan Tinggi/Pascasarjana tujuan.
Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 dilakukan secara online melalui portal resmi https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id. Pelamar terlebih dahulu perlu menyiapkan seluruh dokumen persyaratan seperti surat izin melanjutkan studi, personal statement, surat keterangan diterima di perguruan tinggi tujuan, hingga dokumen akademik pendukung lainnya. Setelah semua dokumen lengkap, peserta dapat membuat akun atau login ke laman pendaftaran, kemudian mengisi formulir aplikasi sesuai data yang diminta.
Setelah proses pengisian selesai, seluruh dokumen wajib diunggah pada sistem sebelum batas akhir pendaftaran. Pastikan semua data dan file yang diunggah sudah benar agar tidak terkendala saat proses verifikasi administrasi. Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 dibuka mulai 24 April hingga 30 Juni 2026.
Kontak Official:
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
[t] (021) 57946104 / Pusat Panggilan ULT DIKTISAINTEK 126
[w] https://kemdiktisaintek.go.id







