Beasiswa S2 MSc di Universitas PBB, Jepang

Peluang beasiswa S2 ini kembali ditawarkan Japan Foundation bagi mahasiswa negara berkembang yang ingin mengambil gelar MSc di Universitas PBB, Jepang. Tepatnya, beasiswa MSc in Sustainability atau beasiswa S2 sains di bidang kelangsungan hidup. Studi berlangsung di United Nations University - Institute for the Advanced Study of Sustainability (UNU-IAS). Skema beasiswa ini tersedia melalui Japan Foundation for UNU (JFUNU) Scholarship. Pelamar dari Indonesia salah satu yang dberi kesempatan untuk mengajukan aplikasi.

Studi menyangkut isu-isu kelangsungan global, termasuk perubahan iklim dan keanekaragaman hayati yang mengintegrasikan ilmu-ilmu alam, ilmu sosial, dan humaniora.

Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan di UNU, tapi juga diharapkan membuat kontribusi penting terhadap pemecahan masalah-masalah global, baik melalui badan-badan PBB, organisasi internasional, pemerintah, masyarakat sipil, maupun swasta.

Beasiswa ini terbuka bagi kandidat-kandidat berprestasi yang memerlukan bantuan keuangan dan mampu membuktikannya untuk dipertimbangkan sebagai kandidat penerima beasiwa.

Jika terpilih, kandidat akan mendapatkan pembebasan biaya kuliah penuh di UNU, serta tunjangan hidup bulanan 120.000 Yen selama dua tahun. Namun begitu, mahasiswa harus menyediakan sendiribiaya perjalanan ke Jepang, visa, dan asuransi kesehatan/kecelakaan.

Simak juga » Deadline Pendaftaran Beasiswa S1, S2, S3 2019 - 2020

Persyaratan:
MSc in Sustainability:
1. Memiliki minat yang kuat pada studi kelangsungan hidup (sustainability)
2. Memiliki komitmen studi dan memahami isu-isu global
3. Lulus sarjana atau sederajat pada universitas atau perguruan tinggi yang diakui pada bidang yang berhubungan dengan sustainability. Mereka yang akan lulus sarjana sebelum September 2019 juga bisa mendaftar. 
4. IPK minimal 3,5 untuk skala 4.0
5. Memiliki kemampuan bahasa Inggris:
    › TOEFL PBT: 600, TOEFL IBT: 100, atau IELTS: 7.0 (kurang dari dua tahun terakhir)

Beasiswa:
1. Pelamar dari negara berkembang yang memperlihatkan kebutuhan bantuan keuangan
2. Pelamar yang saat ini tinggal di Jepang di bawah visa kerja TIDAK memenuhi syarat untuk beasiswa
3. Pelamar yang ingin mengejar gelar master kedua di UNU-IAS tidak memenuhi syarat untuk beasiswa

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa ke United Nations University (UNU) dilakukan secara online di laman UNU-IAS. Batas terakhir pengajuan aplikasi 28 Februari 2019 (waktu Tokyo). Pendaftaran tersebut sudah termasuk pendaftaran kuliah dan pemohon beasiswa JFUNU. Pelamar beasiswa akan dipertimbangkan secara otomatis saat mereka mendaftar ke UNU. Pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi secara terpisah. Namun, saat mendaftar ke UNU (unu.edu) tersebut, Anda harus menjelaskan kendala keuangan yang dihadapi dan berharap bisa mendapatkan beasiswa JFUNU.

Kandidat terpilih akan mendapat pemberitahuan via email serta petunjuk lebih lanjut.
Facebook Twitter Google