Pendaftaran Beasiswa Kemenag 2017 – 2018

Kesempatan memperoleh beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali tersedia. Kemenag secara resmi mengumumkan pendaftaran beasiswa 2017 – 2018 melalui program 5000 Doktor atau yang dikenal juga dengan Mora Scholarship. Program beasiswa ini ditawarkan Kemenag setiap tahun untuk memberikan kesempatan bagi para dosen tetap maupun tenaga kependidikan pada perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk melanjutkan studi S3 di dalam negeri atau luar negeri.

Beasiswa Program 5000 Doktor yang disediakan Kemenag merupakan beasiswa penuh. Durasi beasiswa diberikan hingga 6 semester, dengan masa perpanjangan 2 semester. Cakupan beasiswa S3 untuk studi di dalam negeri, di antaranya biaya pendidikan yang terdiri dari biaya SPP, biaya ujian-ujian, serta biaya lain sesuai dengan SK Rektor di tempat studi. Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa juga memperoleh biaya mahasiswa yang meliputi biaya pendaftaran, biaya hidup/biaya operasional, uang buku/referensi, serta biaya riset.

Sementara, untuk beasiswa S3 dengan tujuan studi di luar negeri, cakupan beasiswa yang disediakan meliputi biaya program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia, biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik, biaya ujian IELTS atau TOEFL serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia, biaya pendaftaran (admission fee), dan biaya kuliah (tuition fee).

Selain itu, penerima beasiswa S3 luar negeri juga memperoleh biaya hidup selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun), biaya settlement, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya tiket pulang pergi, biaya keluarga (diiberikan mulai tahun kedua), bantuan riset (satu kali untuk tahun terakhir), serta biaya mengikuti international conference.

Ketentuan Umum:
1. Dosen tetap PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri/Swasta
   b. DPK pada PTKI Swasta
2. Dosen tetap Non-PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri dengan syarat masa kerja minimal 2 tahun
   b. Fakultas Agama Islam pada PTU
3. Dosen tetap PNS/Non-PNS Pendidikan Agama Islam pada PTU
4. Dosen tetap dengan perjanjian kerja
5. Tenaga kependidikan pada PTKI dan PNS Eselon I pada Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Persyaratan Umum:
1) Memiliki gelar Magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau yang telah disetarakan statusnya (untuk perguruan tinggi dalam negeri)
2) Bidang studi yang akan diambil diperlukan untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan
3) Bersedia menandatangani kontrak beasiswa
4) Berusia maksimum 47 tahun, terhitung dari tanggal pengajuan berkas
5) Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id

Simak juga » Pilihan Beasiswa S3 Terbaru yang Sedang Buka

Persyaratan Khusus:
▪ Studi S3 Dalam Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS;
i. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
j. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
k. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
l. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
m. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman), download format proposal.

▪ Studi S3 Luar Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Sertifikat tes bahasa asing (Bahasa Inggris dan bahasa asing lain) yang dikeluarkan oleh lembaga resmi:
   1) TOEFL ITP 500 atau IELTS™ 5.0, DAN
   2) TOAFL sekurang-kurangnya 450 atau yang setara, atau
   3) Sertifikat DELF B1 untuk bahasa Prancis, atau
   4) Sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen;
i. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS.
j. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
k. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
l. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
m. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
n. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman) dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa asing lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
o. Rekomendasi dari profesor di bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil (bila ada);
p. Letter of Acceptance (LoA) dari PT-LN tujuan (bila ada, akan mendapatkan prioritas)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Kemenag 2017 – 2018 Program 5000 Doktor dilakukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu di laman “sign up”. Setelah terdaftar kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta sesuai yang tertera di persyaratan khusus. Anda juga bisa mengunduh terlebih dahulu berbagai format dan contoh formulir yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran beasiswa S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri Kemenag periode 2017 – 2018, dibuka mulai 13 Maret – 31 Mei 2017.
3/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
3/27/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ELTA : Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris

English Language Training Assitance (ELTA) merupakan program bantuan yang dirancang bagi pelamar beasiswa Australia Awards yang belum mampu memenuhi syarat minimal bahasa Inggris yang ditetapkan. Syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards adalah memiliki skor IELTS di atas 5.0 atau TOEFL ITP di atas 500. ELTA sejenis beasiswa dari Pemerintah Australia untuk membantu pelamar beasiswa Australia Awards meraih skor IELTS di atas 5.0 atau ITP TOEFL di atas 500. Beasiswa ELTA ini terbuka bagi mereka dengan skor IELTS 4.5 – 5.0 atau setara.

Saat ini tawaran bantuan pelatihan bahasa Inggris ELTA masih terbatas. Yakni ditujukan bagi warga dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maulu, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Selain itu, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia juga bisa melamar pelatihan bahasa Inggris ELTA ini.

Bagi peserta dari luar kota tempat program ELTA dilaksanakan, Australia Awards menyediakan akomodasi dan transportasi darat, laut atau udara untuk tiket kelas ekonomi dengan sistem penggantian biaya (reimburse).

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau 12 minggu secara penuh waktu (Senin – Jumat) di keenam provinsi tersebut. Para pengajar berasal dari IALF Bali dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia. Yang menarik, setelah mengikuti program, peserta akan langsung diikutsertakan untuk mengambil tes IELTS. Nantinya hasil skor yang diperoleh tersebut bisa dipergunakan untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards pada periode berikutnya (2018 – 2019).

Nah, bagi Anda yang berasal dari keenam provinsi tersebut dan telah menyelesaikan S1 dan berminat melanjutkan S2 ke Australia dengan beasiswa Australia Awards, masih ada waktu melakukan pendaftaran sebelum deadline berakhir.

Persyaratan:
1. Memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2.75 pada skala maksimum 4.0
2. Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris (bila ada)

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Dibuka

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Curriculum vitae
3. Salinan transkrip akademik
4. Bukti hasil tes TOEFL/IELTS (bila ada)
5. Surat ijin atasan Anda yang mendukung keikutsertaan dalam program ini
6. Copy KTP
7. Formulir keterangan disabilitas, bagi pelamar dengan disabilitas
8. Surat keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas (bila ada)

Pendaftaran:
Setelah melengkapi dokumen aplikasi yang diminta, Anda kemudian bisa mengirimkannya. Pengiriman aplikasi ada tiga cara, yaitu secara online, via email, atau melalui pos. Anda bisa memilih salah satu.

Via online:
Pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui link berikut: https://goo.gl/QZL9X3

Via Email:
Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

Via Pos:
Tim Seleksi ELTA
IALF Bali
Jl. Raya Sesetan 190
Denpasar 80223

Cantumkan ELTA NTT atau ELTA NTB atau ELTA Maluku & Maluku Utara, atau ELTA Papua & Papua Barat di pojok kiri amplop. Pilih sesuai asal daerah masing-masing. Bagi pelamar disabilitas cukup cantumkan ELTA pada pojok kiri amplopnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa ELTA paling lambat 21 April 2017 pukul 17.00 WITA. Para pendaftar yang lolos seleksi awal akan dihubungi di minggu 31 Mei - 3 Juni 2017. Tes penempatan akan dilaksanakan mulai 11 - 18 Juni 2017 untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, 10 - 14 Juli 2017 untuk wilayah NTB dan NTT, dan 17 - 18 Juli 2017 untuk tes penempatan bagi penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi akan dihubungi selambat-lambatnya 25 – 29 Juli 2017. Pertanyaan tentang ELTA dapat ditujukan ke ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org). Semoga berhasil!
3/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Etos 2017, Ini Pendaftarannya!

Kabar baik bagi yang tengah mempersiapkan melanjutkan kuliah S1 di dalam negeri tahun ini. Beasiswa Etos 2017 dari Dhompet Dhuafa kembali dibuka. Beasiswa Etos menyediakan bantuan studi bagi mereka yang diterima mahasiswa di sejumlah PTN tahun 2017, terutama dari keluarga kurang mampu.

Beasiswa Etos 2017 dibuka untuk mereka yang akan diterima di PTN rekomendasi Dompet Dhuafa di 2017. Total ada 16 PTN yang tersebar di 14 wilayah. Karena itu pendaftaran Beasiswa Etos 2017 baru akan dimulai Mei 2017. Namun, beasiswa ini juga memberi kesempatan bila pelamar juga mendaftar ke beasiswa lain, semisal Bidikmisi. 

Apa saja fasilitas yang disediakan Beasiswa Etos 2017? Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh Capacity building berupa program pengembangan diri selama 4 tahun yang meliputi pembinaan reguler dan pembinaan sosial. Selain itu disediakan asrama mahasiswa selama 2 tahun pada tahun pertama dan tahun kedua kuliah, uang saku bulanan selama 8 semester sebesar Rp 500 ribu/bulan (kuota terbatas), biaya pendidikan selama 8 semester (kuota terbatas), serta support prestasi dalam dan luar negeri.  Yaitu bantuan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau delegasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Support prestasi yang diberikan antara Rp 500 ribu - Rp 3 juta, tergantung jenis dan levelnya.

Pada tahun 2017, kota penerima Beasiswa Etos adalah 150 orang, yang terdiri dari 50 jalur SNMPTN dan 100 jalur SBMPTN.

PTN Rekomendasi Beasiswa Etos 2017:
1. Universitas Syiah Kuala, Nanggroe Aceh Darussalam
2. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara
3. Universitas Andalas, Sumatera Barat
4. Universitas Indonesia, DKI Jakarta
5. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Banten
6. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
7. Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat
8. Universitas Padjajaran, Jawa Barat
9. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah
10. Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta
11. Universitas Brawijaya, Jawa Timur
12. Universitas Airlangga, Jawa Timur
13. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
14. Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur
15. Universitas Hassanudin, Sulawesi Selatan
16. Universitas Pattimura, Maluku

Persyaratan:
1. Mengisi formulir pendaftaran Beastudi Etos yang terdiri atas (Unduh)
   (i) biodata calon peserta,
   (ii) data ekonomi keluarga, dan
   (iii) surat pernyataan kebenaran data
2. Melampirkan bukti tanda diterima perguruan tinggi negeri (PTN)
3. Surat Keterangan Tidak Mampu
4. Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua
5. Foto rumah (tampak depan, kamar tidur, ruang tengah, dapur, dan kamar mandi)
6. Tulisan tentang riwayat hidup dan cita-cita besar yang ingin diraih
7. Pas foto 4x6 (2 lembar)
8. Fotokopi Kartu Keluarga
9. Fotokopi tanda pengenal (KTP/Kartu Pelajar/SIM)
10. Lampiran (piagam penghargaan, sertifikat, dll) *jika ada

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 2017 - 2018

Pendaftaran: 
Berkas yang telah disiapkan nantinya dikirimkan secara langsung atau via pos ke alamat Beasiswa Etos di masing-masing daerah. Silakan hubungi alamat kontak yang tertera berikut untuk alamatnya.

Kontak panitia:
A. Tim Panitia Pusat 0823 1059 2074 (Call Only)
B. Tim Panitia Wilayah
1. Aceh : Akbar (0853 5988 0193)
2. Medan : Abdi (0853 9794 3704)
3. Padang : Mirna (0852 6523 9706)
4. Jakarta : Fata (0813 1530 8738)
5. Banten : Helmi (0812 8711 66630
6. Bogor : Imas (0856 9760 9588)
7. Bandung : Rizqa (0852 7449 2812)
8. Semarang : Arroyan (0822 2226 7893)
9. Surabaya : Pandu (0838 1946 4668)
10. Malang : Izzudin (0856 3131 785)
11. Yogyakarta : Ratna (0857 4206 4565)
12. Samarinda : Nurbayah (0815 2262 5564)
13. Makassar : Ipul (0853 4390 3171)
14. Ambon : Rais (0821 9940 3616)

Jadwal pendaftaran dan seleksi: 
▪ Pendaftaran Gelombang 1 (SNMPTN)
Penerimaan berkas pendaftaran: 17 – 31 Mei 2017
Pengumuman lolos seleksi administrasi: 13 Juni 2017
Seleksi tulis dan wawancara oleh manajemen wilayah: 17 - 18 Juni 2017
Pengumuman nasional: 14 Juli 2017

▪ Pendaftaran Gelombang II (SBMPTN)
Penerimaan berkas pendaftaran: 14 - 30 Juni 2017
Pengumuman lolos seleksi administrasi: 14 Juli 2017
Seleksi tulis dan wawancara oleh manajemen wilayah: 19 - 20 Juli 2017
Pengumuman penerima beasiswa: 4 Agustus 2017

Kontak:
BEASTUDI INDONESIA
Jalan Raya Parung-Bogor Km 42 Jampang, Kemang,
Bogor, Jawa Barat, Indonesia 16310
Telp: +62 251 8610817, 861818, 8612044
Email: markompendidikandd@gmail.com
www.beastudiindonesia.net
3/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa KPMG ASEAN untuk Mahasiswa S1

Anda yang tengah kuliah S1 jurusan bisnis dan akuntansi, bersiaplah untuk mengikuti program beasiswa KPMG ASEAN atau KPMG ASEAN Scholarship. Beasiswa ini terbilang baru untuk kawasan ASEAN. Diluncurkan sekitar 2015 dan menyasar para mahasiswa ASEAN yang memiliki potensi untuk mengembangkan karir usai studi. Tawaran beasiswa yang disediakan KPMG cukup menarik. Salah satunya adalah bantuan dana kuliah sebesar Rp 45 juta per tahun yang diberikan selama tiga tahun berturut-turut.

Tidak itu saja, ketika mahasiswa bersangkutan berada di tahun ketiga dan keempat jenjang S1, KPMG akan memberikan kegiatan magang. Satu kegiatan magang berlangsung di perusahaan dalam negeri dan satu lagi dilaksanakan di perusahaan di kawasan ASEAN. Biaya selama magang tersebut juga akan ditanggung KPMG. Menarik bukan?

Satu hal yang menarik lagi, para penerima beasiswa KPMG ASEAN juga berkesempatan mengikuti kegiatan pertukaran magang di luar negeri jika dinilai layak, dan akan diberikan tunjangan untuk program tersebut. Selain itu Anda juga berkesempatan langsung bekerja pada KPMG setelah kuliah.

Persyaratan:
1. Memiliki motivasi dan prestasi akademik yang sangat baik dan konsisten
2. Memperoleh minimum nilai total UN 51 (rata-rata 8,5 untuk tiap mata pelajaran), dengan nilai Bahasa Inggris minimum 8,5
3. IPK sekurangnya 3.5 pada skala 4.0
4. Berada di tahun pertama atau kedua studi pada perguruan tinggi dalam negeri jurusan Akuntansi atau Bisnis
5. Aktif dalam kegiatan ko-kurikuler baik di kampus maupun di masyarakat
6. Berjiwa kepemimpinan yang kuat serta memiliki pola pikir global dan ASEAN
7. Berkomunikasi sangat baik serta memperlihatkan inisiatif yang tinggi, kematangan, dan dan antusiasme
8. Percaya diri dan memiliki tekad untuk berhasil

Simak juga » Beasiswa Unggulan S1 dari Kemendikbud

Pendaftaran:
Pelamar Beasisiwa KPMG ASEAN cukup melengkapi formulir aplikasi (Unduh) kemudian kirimkan via email: careers@kpmg.co.id dengan subjek email: KPMG ASEAN Scholarship – Indonesia

Aplikasi pelamar diterima mulai 6 Februari s/d 14 April 2017. Seleksi wawancara dan pengumuman penerimaan akan dilaksanakan Mei hingga Juni 2017. Hanya kandidat yang masuk short-list yang akan diberitahu dan diundang untuk mengikuti wawancara. Kemudian akan digelar ceremony bagi penerima beasiswa terpilih pada pertengahan Juli 2017.

Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui laman KPMG (www.kpmg.com) atau dapat ditanyakan langsung melalui email tertera di pendaftaran di atas. Selamat mencoba!
3/04/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PPA 2017 – BPP PPA 2017

Beragam beasiswa kuliah bisa Anda coba untuk mendanai kebutuhan studi yang membebani. Peluang beasiswa itu ada yang ditujukan bagi pelamar yang baru akan kuliah atau mereka yang saat ini sedang menjalani studi (on going). Nah, peluang beasiswa satu ini ditujukan bagi Anda yang sudah berstatus mahasiswa, baik yang tengah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) atau pun perguruan tinggi swasta (PTS). Namanya sudah tidak asing. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (Beasiswa-PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BPP-PPA). Tahun 2017, Kementerian Ristekdikti menyiapkan beasiswa tersebut untuk 130 ribu mahasiswa di Tanah Air. Baik PTN maupun PTS.

Beasiswa PPA 2017 dan BPP PPA 2017 ditujukan bagi mahasiswa aktif yang berada di jenjang S1/DIV atau mahasiswa DIII. Ketentuan lebih lanjut tertera di persyaratan. Penerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA akan memperoleh dana sebesar Rp 400 ribu/bulan. Beasiswa tersebut diberikan untuk pertamakalinya di periode tahun angggaran berjalan sekurangnya selama 6 bulan. Pengajuan beasiswa PPA dan BPP-PPA cukup mudah karena mahasiswa bisa langsung mendaftar di kampus masing-masing. 

Status mahasiswa: 
1. Calon penerima adalah mahasiswa yang kuliah pada perguruan tinggi pengelola beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
2. Calon penerima harus terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti)
3. Calon penerima adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana.

Persyaratan: 
1. Umum
Diberikan kepada mahasiswa:
a) Jenjang S1/Diploma IV paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII.
b) Diploma III, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI.
c) Dapat diberikan mulai semester I apabila mahasiswa memiliki prestasi sangat baik di sekolah khususnya nilai ujian nasional dan nilai rapor kelas X s.d. XII (diperlukan rekomendasi dari Kepala/Sekolah).
Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pejabat perguruan tinggi yang ditunjuk, dengan melampirkan berkas sebagai berikut:
    1) Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif;
    2) Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) pada tingkat Nasional maupun Internasional.
    3) Surat pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan biaya pendidikan lain dari sumber APBN/APBD yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan;
    4) Rekomendasi dari pimpinan Fakultas/Jurusan.
    5) Fotokopi kartu keluarga.

2. Khusus
Untuk Beasiswa PPA calon penerima wajib melampirkan fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.
Untuk Bantuan Biaya Pendidikan PPA:
a) Fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 2,75 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi;
b) Surat keterangan penghasilan orang tua dari instansi tempat bekerja atau surat pernyataan penghasilan orang tua bermeterai bagi yang berwirausaha;
c) Surat Keterangan tidak mampu atau layak mendapat bantuan yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala Desa atau pejabat berwenang.

*Ctt: Persyaratan dapat menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing kampus. 

Pendaftaran: 
Pelamar yang berminat dapat mengajukan Beasiswa PPA 2017 dan BPP-PPA 2017 di kampus masing-masing. Jadwal pendaftaran bisa berbeda-beda di setiap kampus. Terkait persyaratan dan berkas yang harus diserahkan, silakan dilihat atau ditanyakan ke kampus atau fakultas masing-masing karena mungkin saja ada penyesuaian atau penambahan. Selamat mencoba!  
3/03/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dokter Spesialis 2017 dari Pemerintah

Pendaftaran beasiswa pendidikan dokter spesialis kini memasuki periode tahun 2017 yang ditawarkan pemerintah melalui LPDP. Jika Anda atau keluarga seorang dokter dan berminat mengambil pendidikan spesialis, saat ini kembai dibuka kesempatan Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis 2017. 

Ada sejumlah bidang spesialis prioritas yang ditawarkan, yakni Spesialis Obstetri & Ginekologi, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anastesiologi, Spesialis Bedah, Spesialis Radiologi, Patologi Klinik, serta Rehabilitasi Medik. Jenis keahlian tersebut dapat diambil di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Kampus tujuan yakni:
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Andalas
3. Universitas Brawijaya
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Gadjah Mada
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Indonesia
8. Universitas Padjadjaran
9. Universitas Sebelas Maret

Beasiswa pendidikan dokter spesialis dari pemerintah ini menanggung penuh biaya studi bagi para penerimanya. Biaya yang ditanggung itu, di antaranya biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran (at cost), SPP, termasuk matrikulasi non bahasa, bantuan operasional pendidikan, penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, pelatihan kursus wajib, karya ilmiah, ujian keterampilan, praktikum klinik, dan ujian nasional (at cost). Kemudian biaya non SPP yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

Selain itu tersedia pula biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost), asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga (maks 2 orang), tunjangan kedatangan, serta tunjangan keadaan darurat.

Persyaratan umum:
a. Warga Negara Indonesia (WNI);
b. Telah menyelesaikan studi program sarjana dan beprofesi dokter dari:
   1. Perguruan Tinggi di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
   2. Perguruan Tinggi di luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
c. Dokter yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang diterbitkan oleh KKI,
d. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas,
e. Memiliki kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian, kematangan dalam mengelola emosi, dan kemampuan beradaptasi,
f. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan / keilmuan / inovasi / kreasi/ budaya,
g. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
   1. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi,
   2. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain,
   3. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,
   4. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik,
   5. Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia,
   6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,
   7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP,
   8. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI,
   9. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila dokumen tersebut tidak sah.
h. Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja,
i. Berbadan sehat dan bebas narkoba yang dinyatakan melalui Surat Keterangan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas/Klinik Pemerintah masa berlaku paling lama enam (6) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran
j. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja,
k. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP,
l. Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”,
m. Apabila terdapat pemalsuan data atau dokumen maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP,
n. Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu seleksi wawancara,
o. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Simak juga » Beasiswa LPDP untuk S2, S3, dan Riset

Persyaratan khusus:
a. Usia maksimum Pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
b. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri,
c. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya yaitu gabungan IPK sarjana dan Profesi dengan ketentuan:
   1. Sekurang – kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara bagi yang belum memiliki LoA Unconditional.
   2. IPK yang dibawah 3,0 dapat melakukan pendaftaran jika memiliki LoA Unconditional.
   3. LPDP lebih memprioritaskan kepada pendaftar dengan IPK diatas 3,0.
d. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
e. Pendaftar Dokter Spesialis Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka (10) dengan skor sekurang-kurangnya:
   1. TOEFL ITP® 475/iBT® 57/IELTS™ 5,5/TOEIC® 600 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional;
   2. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650 bagi pendaftar yang tidak memiliki LoA Unconditional
f. Pendaftar BPI Program Dokter Spesialis yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar (bahasa Inggris) yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada huruf e, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
g. Menulis rencana studi dan proposal bidang dokter spesialis yang akan diambil.
h. Sanggup menyelesaikan studi program pendidikan dokter spesialis sesuai masa studi yang telah ditetapkan oleh kolegium masing-masing bidang spesialis.

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa kedokteran spesialis LPDP 2017 dilakukan secara online melalui laman resmi LPDP: www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id

Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut, kemudian melengkapi formulir pendaftaran yang disediakan. Berikutnya unggah dokumen yang diperlukan berdasarkan keterangan persyaratan di atas. Anda bisa menscan dokumen terlebih dahulu.

Setelah melakukan pendaftaran online, siapkan juga dokumen fisiknya (hard copy) dan juga dokumen asli yang nantinya wajib dibawa ketika mengikuti seleksi wawancara bila dinyatakan lulus seleksi administrasi dan seleksi assessment secara online.

Peserta yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online akan mengikuti seleksi assessment yang juga digelar secara online. Selanjutnya bila lolos di kedua tahapan tersebut, peserta berhak mengikuti seleksi wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing.

Hasil penetapan kelulusan seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu telah ditentukan oleh LPDP.

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2017 untuk dalam negeri dibuka hingga 3 April 2017. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 17 April 2017, kemudian seleksi assessment secara online diselenggarakan pada 19 - 20 April 2017. Penetapan hasil seleksi assessment tersebut ditetapkan 5 Mei 2017. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 15 Mei - 9 Juni 2017 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 19 Juni 2017.
Informasi terkait beasiswa LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau langsung kunjungi laman beasiswa LPDP. Lihat juga Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2017
2/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya