Beasiswa AUN/SEED-Net – S2 / S3 di ASEAN dan Jepang

Program beasiswa pascasarjana satu ini cukup rutin ditawarkan. AUN/SEED-Net Graduate Degree Program Scholarship. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi staf maupun lulusan dari perguruan tinggi anggota AUN/SEED-Net untuk melanjutkan studi jenjang S2 atau S3. AUN/SEED-Net merupakan kepanjangan dari ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network. Anggotanya merupakan sejumlah universitas terbaik di ASEAN, seperti UGM, ITB, ITS, dan beberapa universitas di kawasan ASEAN lainnya. SEED-Net adalah salah satu sub jaringan yang berkaitan dengan pendidikan teknik dari AUN. Pelamar beasiswa AUN/SEED-Net nantinya harus mengambil studi yang terkait dengan teknik di universitas tuan rumah yang dilamar.

Selain jenjang master, Beasiswa AUN/SEED-Net juga memberi kesempatan beasiswa S3 Sandwich, beasiswa S3 di Jepang, serta beasiswa S3 di Singapura (NUS dan NTU). Umumnya beasiswa bisa diambil di universitas-universitas anggota AUN/SEED-Net. Sementara, universitas-universitas di Jepang menjadi institusi pendukung dari program beasiswa AUN/SEED-Net.

Di tahun 2018, AUN/SEED-Net menawarkan sekitar 40 beasiswa untuk jenjang master, sekitar 20 beasiswa untuk program doktor Sandwich, 20 beasiswa untuk S3 di Jepang, dan 20 beasiswa S3 di Singapura.

Beasiswa AUN/SEED-Net 2018 mencakup biaya hidup, biaya kuliah, asuransi kesehatan, tunjangan relokasi, serta tiket pesawat PP. Kemungkinan juga disediakan dukungan tambahan dari universitas tuan rumah dan juga perguruan tinggi asal. Pembiayaan ini akan mulai berjalan seiring dengan dimulainya studi. Beasiswa diberikan selama 2 tahun untuk program S2, dan 3 tahun untuk S3.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2, S3 2018 - 2019

Persyaratan jenjang S2:
1. Pelamar merupakan staf fakultas dari perguruan tinggi pengirim atau lulusan yang memiliki motivati kuat untuk mengejar karir profesional sebagai staf fakultas di perguruan pengirim
2. Pelamar mendapat persetujuan untuk mendaftar dari perguruan tinggi pengirim di negara asal mereka, di mana diharapkan mereka menjadi staf fakultas setelah lulus
3. Pelamar memegang gelar sarjana pada bidang teknik yang relevan, atau menyelesaikan gelar sarjana sebelum program gelar berjalan
4. Pelamar harus memenuhi setidaknya satu standar performa akademik berikut:
   ▪ Masuk dalam peringkat 15 % terbaik di kelas saat lulus atau tahun terakhir jenjang sarjana
   ▪ IPK minimum 3.0 untuk skala 4 atau 7,5 untuk skala penilaian 10
   ▪ Memiliki prestasi akademik luar biasa dengan dukungan bukti penghargaan atau publikasi
5. Pelamar memiliki kemampuan dalam bahasa Inggris untuk belajar dan melakukan penelitian dalam bahasa Inggris. Sangat direkomendasikan untuk mengirim sertifikat kemampuan bahasa Inggris
6. Pelamar berusia di bawah 30 tahun saat mendaftar
7. Pelamar memiliki kesehatan yang baik
8. Beasiswa untuk tahun fiskal Jepang (JFY) 2018 (perkuliahan mahasiswa mulai antara 1 April 2018 - 31 Maret 2019). Beasiswa tidak dapat diberikan bagi pelamar yang:
   - Sudah memulai studi mereka sebelum pengumuman beasiswa JFY 2018
   - Sudah menerima beasiswa dari beasiswa lainnya.
9. Pelamar harus mendaftar untuk perkuliahan yang disediakan oleh institusi tuan rumah (host) di negara lain (tidak diizinkan di negara asal pada proyek fase 4)  

** Perguruan tinggi pengirim haruslah anggota AUN-SEED-Net. Di Indonesia yakni UGM, ITB, ITS, dan UI.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi, dilengkapi dengan foto dan ditandatangani (Unduh)
2. Salinan ijazah dilegalisir
3. Salinan transkrip akademik dilegalisir
4. Surat keterangan prestasi akademik ketika studi sarjana yang menunjukkan peringkat kelas dan IPK kumulatif dari dekan atau kantor registrar
5. Surat pengesahan dari rektor atau dekan dari perguruan tinggi asal dengan status dan posisi Anda saat ini
6. Surat rekomendasi dari pembimbing Anda
7. Dua surat rekomendasi dari Dekan atau atau pimpinan departemen
Dokumen penunjang:
8. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris
9. Abstrak tesis
10. Proposal tesis/rencana studi riset
11. Dokumen tambahan (silakan sebutkan)

Pendaftaran:
Pelamar beasiswa AUN/SEED-Net  terlebih dahulu harus mendapat persetujuan dan pengesahan dari institusi pengirim di negara asal. Setelah memperoleh surat pengesahan, pelamar kemudian diminta mengajuan dua jenis aplikasi.

1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah

Kedua formulir tersebut dapat diunduh melalui laman AUN/SEED-NET.

Untuk mendapatkan persetujuan dari institusi pengirim, disediakan daftar kontak person yang bisa dihubungi. Bisa diunduh melalui link tertera, tepatnya dalam panduan.

Pendaftaran Tahap 1:
Siapkan 3 set dokumen hard copy berikut yang dimuat dalam amplop terpisah yang ditujukan ke kontak person institusi pengirim yang mengesahkan.

▪ 1 set dokumen untuk AUN/SEED-Net:
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net (asli)
2. Dokumen pendukung lainnya

▪ 1 set dokumen untuk institusi tuan rumah/bidang studi prioritas pertama:
1. Ringkasan halaman formulir aplikasi AUN/SEED-Net (copy)
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah prioritas pertama
3. Dokumen pendukung lainnya

▪ 1 set dokumen untuk institusi tuan rumah/bidang studi prioritas kedua:
1. Ringkasan halaman formulir aplikasi AUN/SEED-Net (copy)
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah prioritas kedua
3. Dokumen pendukung lainnya

* Dokumen pendukung lainnya bisa dilihat di dokumen aplikasi di atas (poin 2 – 11). Jika pelamar tidak memiliki pilihan institusi tuan rumah/bidang studi prioritas kedua, maka set dokumen itu tidak perlu disertakan. Lebih teknis bisa dilihat di panduannya.

Setelah menyerahkan dokumen tersebut, institusi pengirim yang nantinya akan melakukan pengesahan sekaligus mengirimkan aplikasi lengkap tersebut ke AUN/SEED-Net dan juga institusi tuan rumah.

Pendaftaran Tahap 2:
Setelah menyerahkan dokumen aplikasi di atas, pelamar diminta mengirimkan dokumen berikut yang ditujukan langsung ke AUN/SEED-Net melalui email: master@aun-seed.net dengan subjek “Application: Master’s JFY 2018”.
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net dalam format Microsoft Excel
2. Scan copy surat pengesahan

Pengumuman beasiswa akan disampaikan melalui institusi pengirim pelamar. Hasil final akan disampaikan secara online melalui www.seed-net.org.

Batas terakhir pendaftaran 31 Oktober 2017 untuk tahun akademik 2018. Untuk program S3, penjelasan bisa dilihat melalui link unduhan formulir aplikasi di atas.

Kontak:
Master’s Program: master@aun-seed.net
Doctoral Degree Sandwich Program: phdsw@aun-seed.net
9/21/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa - Online Scholarship Competition (OSC) 2017

MetroTVNews.com bersama Avitex Cat Tembok kembali menyelenggarakan program Online Scholarship Competition (OSC) untuk membuka peluang anak bangsa menempuh pendidikan perguruan tinggi.

Penyelenggaran OSC pada 2017 memasuki tahun ketiga. Kali ini dengan melibatkan 12 perguruan tinggi swasta ternama di Indonesia dan menyediakan 240 beasiswa S1 yang akan diperebutkan oleh setiap siswa/siswi SMA/SMK sederajat di Indonesia.

OSC merupakan kompetisi beasiswa online pertama di Indonesia yang bertujuan memberikan kemudahan siswa/siswi Indonesia untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang Strata-1 (S1) melalui beasiswa di universitas favorit.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah lulusan SMA pada tahun ajaran 2016/2017 mencapai 1.263.211. Dengan angka partisipasi perguruan tinggi sekitar 30 persen, artinya terdapat hampir 400 ribu siswa yang bersiap memasuki perguruan tinggi.

Melihat tingginya angka calon mahasiswa tersebut, OSC membuka peluang para lulusan SMA/SMK sederajat di seluruh Indonesia untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi melalui jalur beasiswa tanpa harus datang ke kampus untuk mendaftarkan diri dan mengikuti tes secara langsung. OSC mempersingkat proses tersebut dengan metode online. Pendaftaran dan tes tahap awal dilakukan melalui sistem online.

Dengan dilibatkannya 12 perguruan tinggi swasta dari lima kota berbeda (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya), para peserta dapat lebih leluasa memilih universitas favorit, serta memiliki akses lebih mudah dalam melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang sarjana (S1).

Daftar 12 Perguruan Tinggi: 

Jakarta
- Universitas Al-Azhar Indonesia
- Universitas Mercu Buana
- Universitas Multimedia Nusantara
- Universitas Trisakti

Bandung
- Institute Teknologi Nasional (ITENAS)
- Universitas Kristen Maranatha
- Universitas Telkom

Yogyakarta
- Universitas Kristen Duta Wacana

Malang
- Universitas Gajayana Malang
- Universitas Islam Malang

Surabaya
- Universitas Katolik Widya Mandala (UKWMS)
- Universitas 17 Agustus 1945

Setiap universitas akan memberikan 20 beasiswa kepada calon mahasiswa/mahasiswi yang berhasil melewati setiap tahapan tes yang diadakan, baik tes online maupun offline (tertulis).

Tahapan OSC MetroTVNews.com 2017:

▪ 30 Agustus - 3 November
Masa pendaftaran OSC MetroTVNews.com

▪ 5 November
Tes online secara serentak, soal test dalam bentuk pilihan ganda

▪ 10 November
Setiap kampus akan mengumumkan 150 peserta tes online dengan nilai terbaik, untuk selanjutnya mengikuti proses seleksi data diri

▪ 28 November
Pengumuman 70 peserta terpilih dari tiap kampus yang berhasil melewati proses seleksi berkas/data diri

▪ 9 Desember
70 peserta terpilih dari tiap kampus wajib mengikuti tes offline/tertulis dan pengumuman 240 peraih beasiswa OSC di Jakarta

Para pemenang OSC berhak mendapatkan beasiswa dari PTS favorit yang meliputi:
- Bebas uang pangkal (biaya masuk) 100%
- Beasiswa S1 hingga lulus, untuk 8 semester berturut-turut*
- Sertifikat pemenang OSC 2017

Tidak hanya itu, Metrotvnews.com juga akan menyediakan subsidi transport bagi finalis yang berasal dari luar Pulau Jawa untuk mengikuti tes offline di Jakarta

Pendaftaran dibuka hingga 3 November 2017. Jangan sampai terlewat!

Informasi lebih lanjut mengenai OSC MetroTVNews.com dapat dilihat melalui website http://osc.metrotvnews.com/ dan follow twitternya @OSC_MTVN
9/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SHARE untuk Pertukaran Mahasiswa S1 di ASEAN

Pernah mendengar nama beasiswa ini, SHARE Scholarship? Jika belum, mungkin Anda salah satu kandidat yang memenuhi syarat. Beasiswa SHARE merupakan beasiswa penuh untuk kegiatan pertukaran mahasiswa S1 antar negara ASEAN. Beasiswa ini didanai Uni Eropa. Setelah sebelumnya dibuka pendaftaran Batch 1, 2, dan 3, kali ini dibuka pendaftaran Batch 4. Ada ratusan kandidat dari negara ASEAN yang akan diterima untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa tersebut.

Kegiatan pertukaran mahasiswa Batch 4 yang didanai Beasiswa SHARE berlangsung selama satu semester yang dimulai Januari 2018 – Juni 2018. Saat ini universitas yang berpartisipasi tersebar di delapan negara ASEAN, salah satunya Indonesia. Di periode ini sebanyak 125 beasiswa akan dibagikan bagi mahasiswa ASEAN terpilih.

Adapun yang ditanggung oleh Beasiswa SHARE untuk pertukaran mahasiswa ASEAN ini meliputi biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat pp, asuransi kesehatan, tunjangan penyisihan, bahan studi, serta biaya visa.

Universitas yang berpartisipasi:
▪ Cambodia: Royal University of Phnom Penh, University of Cambodia, Phnom Penh International University, National University of Management Cambodia
▪ Indonesia: Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Bogor Agricultural University, Bina Nusantara University
▪ Laos PDR: National University of Laos
▪ Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia, Taylor’s University Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Malaysia Sabah
▪ Myanmar: University of Yangon, Mandalay University, Myanmar Maritime University, Yangon University of Economics
▪ Philippines: University of the Philippines, University of Santo Tomas, De La Salle University, Ateneo de Manila University
▪ Thailand: Chulalongkorn University, Payap University, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thammasat University
▪ Vietnam: Viet Nam National University, Hanoi University of Science and Technology, Ho Chi Minh University of Technology and Education, Hue University

Persyaratan:
1. Calon harus sudah menyelesaikan setidaknya dua (2) semester di universitas asal
2. Calon harus merupakan warganegara anggota ASEAN
3. Calon harus merupakan mahasiswa dari universitas yang berpartisipasi

Simak juga » Beasiswa S1 untuk Mahasiswa dan Calon Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan (LoA) dari universitas tuan rumah (Calon hanya boleh mendaftar beasiswa untuk perkuliahan dalam bahasa pengantar Inggris).
2. Surat pengesahan dari universitas asal
3. Transkrip akademik terakhir (dalam bahasa Inggris)
4. Copy paspor
5. Pasfoto terbaru (ukuran paspor)

Pendaftaran:
Langkah pertama, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang berpartisipasi di Beasiswa SHARE seperti tertera di atas. Mengenai program studi apa saja yang dibuka bisa dilihat di laman SHARE Scholarship. Masing-masing universitas memiliki deadline berbeda. Ada baiknya pendaftaran tersebut dilakukan lebih dini untuk mendapatkan LoA seperti tertera di dokumen aplikasi. Beasiswa SHARE sendiri menetapkan batas untuk memperoleh LoA adalah akhir Oktober 2017.

Selanjutnya untuk pendaftaran beasiswa, calon dapat mendaftar secara online yang dibuka mulai 1 September 2017 – 11 November 2017 di laman SHARE Scholarship.

Pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan pada minggu pertama Desember.

Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Kemudian unggah di laman formulir yang disediakan. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa SHARE dari Uni Eropa ini bisa ditanyakan via email: scholarship@share-asean.eu Semoga berhasil!
9/05/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa UoPeople (S1, S2) Bisnis, Komputer, Kesehatan

Pusing memikirkan biaya kuliah yang semakin mahal? Ini solusi yang ditawarkan University of The People (UoPeople). Universitas online yang terakreditasi di Amerika ini menyediakan kuliah gratis untuk sejumlah program studi berbasis online. Di antaranya administrasi bisnis, ilmu komputer, dan studi kesehatan. UoPeople membuka kesempatan itu bagi pelamar dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Jenjang yang tersedia untuk ketiga jurusan tersebut, yakni gelar S1 dan gelar associate (setara D2). Sementara, untuk S2 hanya tersedia program MBA. Layaknya perkuliahan pada umumnya, UoPeople juga menyediakan materi-materi kuliah oleh para dosen dan ujian setelah mengikuti perkuliahan. Bedanya, karena UoPeople berbasis online, maka perkuliahan bisa diikuti dimanapun hanya dengan akses internet.

Durasi pendidikan sama dengan pendidikan biasa. Gelar yang dikeluarkan UoPeople juga diakui. Bahkan, bisa dibilang cukup bagus. Karena UoPeople ditangani bersama oleh universitas-universitas terkemuka dunia, seperti Yale University, University of Oxford, UC Berkeley, New York University, dan Columbia University. UoPeople sendiri merupakan organisasi non profit yang tujuan awalnya untuk menjangkau orang-orang dari seluruh dunia untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Mereka tidak mengenakan biaya kuliah serta materi-materi perkuliahan.

Biaya yang perlu dikeluarkan pelamar hanyalah biaya proses pendaftaran sebesar $60, serta biaya setiapkali mengikuti ujian sebesar $100. Khusus program MBA, biaya ujian dikenakan sebesar $200. Tapi, jika pelamar mengalami kendala biaya, Anda bisa mendaftar ke sejumlah program beasiswa yang ditawarkan UoPeople untuk mendanai biaya tersebut.

Program beasiswa yang ditawarkan UoPeople di antaranya:
Small Giants Refugees Fund, beasiswa ini ditujukan bagi para pengungsi atau pencari suaka. Beasiswa diberikan untuk biaya ujian sebanyak 20 kali.

Foundation Hoffmann Scholarship, beasiswa ini didanai oleh Hoffmann Foundation untuk semua pelamar yang mengambil gelar associate dan hanya mampu membayar sebagian biaya ujian. Penerima beasiswa ini akan mendapatkan beasiswa untuk 10 kali biaya ujian.

Hewlett Packard Scholarships & Mentoring, beasiswa ini disediakan oleh Hewlett Packard (HP) bagi semua pelamar peremuan di UoPeople yang mengambil gelar associate. Beasiswa diberikan selama dua tahun dan disediakan untuk 100 kandidat terpilih. Bagi pelamar terpilih juga akan mendapatkan mentoring langsung dari karyawan HP.

Rabinovich & Roye Scholarship, beaiswa ini ditujukan bagi pelamar yang mengambil gelar S1 di UoPeople. Beasiswa diberikan untuk mendanai 10 kali biaya ujian di UoPeople.

▪ Rabinovich & Roye Scholarship, beasiswa ini didanai oleh Hagit and Oren Zeev Scholarship Fund. Beasiswa ini menyediakan biaya untuk 10 kali ujian dan terbuka semua pelamar yang mengambil gelar associate.

University Scholarships, beasiswa ini disediakan langsung oleh UoPeople dan ditujukan bagi semua pelamar yang membutuhkan dukungan dana. Beasiswa ini berasal dari dana donasi yang diterima UoPeople.

Persyaratan:
1. Berusia 18 tahun atau lebih
2. Telah menyelesaikan pendidikan SLTA
3. Sebelum diterima ke program gelar, pelamar sudah menyelesaikan kuliah foundation UoPeople
4. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris (PBT TOEFL 500, iBT TOEFL 61, IELTS 6.0, PTE 44). Untuk program MBA PBT TOEFL 530, iBT TOEFL 71, IELTS 6.5, atau PTE 50)
5. Untuk program MBA, pelamar merupakan lulusan sarjana dari perguruan tinggi terakreditasi dengan IPK minimum 2.5, memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, serta menyertakan surat rekomendasi.

Simak juga » Info Beasiswa S2 Luar Negeri Terbaru

Pendaftaran:
Pelamar bisa langsung mendaftar melalui laman UoPeople secara online. Nantinya jika diterima di UoPeople, Anda akan diberi pilihan atau opsi untuk mengajukan beasiswa. Pendaftaran dibuka sepanjang tahun dengan lima periode pendaftaran. Deadline berikutnya berakhir 5 Oktober 2017 untuk perkuliahan yang dimulai 16 November 2017. Pemberitahuan seleksi diberitahukan ke masing-masing pelamar setelah deadline periode berakhir. Pada bulan yang sama atau bulan berikutnya.
7/30/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MAB UNESCO untuk Ilmuan Muda

Nama programnya MAB Young Scientists Awards. MAB disingkat dari Man and the Biosphere. Sebuah program beasiswa riset yang ditawarkan UNESCO bagi para peneliti muda, khususnya negara berkembang. Prioritas proyek penelitian dari Beasiswa MAB UNESCO adalah meneliti cagar biosfer, seperti ekosistem, sumber daya alam, dan keanekaragaman hayati, baik yang ada di negara asal maupun di luar negeri.

Beasiswa riset MAB UNESCO 2018 nilainya maksimum $ 5.000 untuk masing-masing kandidat terpilih. Kegiatan penelitian yang diusulkan sudah harus rampung dalam dua tahun.

Persyaratan:
1. Aplikasi diajukan menggunakan formulir aplikasi MAB Young Scientists Awards (bahasa Inggris atau Prancis), dan disahkan oleh Komite Nasional MAB. Usia pelamar tidak lebih dari 40 tahun (pada tanggal penutupan aplikasi)
2. Prioritas diberikan untuk proyek lintas disiplin yang dilakukan di cagar biosfer yang ditentukan di bawah program Man and the Biosphere atau cagar biosfer potensial
3. Pelamar dari negara-negara maju memenuhi syarat untuk beasiswa hanya dalam kasus-kasus luar biasa
4. Beasiswa ditetapkan maksimum $ 5.000 untuk masing-masingnya
5. Riset yang didukung beasiswa harus selesai dalam dua tahun
6. Kandidat harus mengirimkan laporan penelitian yang didanai beasiswa ke Sekretariat MAB di Paris dan ke Komite Nasional MAB mereka (negara asal), serta setuju jika kemungkinan UNESCO mempublikasikan hasil penelitian mereka
7. Biaya perjalanan internasional biasanya tidak mencakup dalam beasiswa ini

Simak juga » Beasiswa S2, S3 SEARCA Full 2018

Pendaftaran:
Silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi Beasiswa MAB UNESCO 2018. (Word atau Pdf).

Setelah melengkapi semua data formulir, ajukan pengesahan ke Komite Nasional MAB yang ada di Indonesia. Anda bisa mengontak alamat berikut:

MAB National Committee

Official Correspondance Address
Dr Endang Sukara
Chairperson
Indonesian National Committee for MAB Programme, Deputy for Life Sciences
Indonesian Institute of Sciences (LIPI), Sasana Widya Sarwono, 3rd floor, Jl. Gatot Subroto No. 10
Jakarta 12710
Tel: (62.21) 522 5711 ext. 288 / (62.21) 525 2362 (direct)
Fax: (62.021) 525 2362
E-mail: e.sukara@lipi.go.id / esukara@indo.net.id

Members
Dr Effendy A. Sumardja
Environmental Impact Management Agency
Land Enforcement & Environmental Impact Assessment
Jl. D. I. Panjaitan, Icebon Nanas
13410 Jakarta
Tel: (62.21) 859 049 23
Fax: (62.21) 859 049 24
E-mail:  c44cbori(at)rad.net.id

Mr Wardojo Wahjudi
Ministry of Forestry
Manggala Wanabakti Block I, Lt. 3 Jalan Gatot Subroto
10270 Jakarta Pasat
Tel: 62-21 5700232 / 5704501
Fax: 62-21 5720210 / 5738732
E-mail:  wwardojo(at)dephut.cbn.net.id

Setelah mendapatkan pengesahan, kemudian kirimkan aplikasi tersebut ke alamat berikut:

MAB Secretariat,
Division of Ecological and Earth Sciences,
UNESCO, 7, place de Fontenoy,
F-75352 Paris 07 SP, France

Aplikasi tersebut sudah harus diterima UNESCO paling lambat 15 Desember 2017. Jika ada pertanyaan bisa Anda ajukan via email: mab.awards@unesco.org atau cek di laman UNESCO (www.unesco.org). Semoga berhasil!
7/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SEARCA 2018 – 2019 (Full S2/S3)

Program beasiswa SEARCA 2018 – 2019 kembali dibuka. Beasiswa ini ditujukan bagi pegawai tetap pemerintah, lembaga penelitian, serta perguruan tinggi yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di salah satu universitas anggota SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture). Beasiswa ini lebih dikenal dengan SEARCA Graduate Scholarship for Southeast Asians di mana sasaran utamanya adalah kandidat yang berasal dari Asia Tenggara. Program yang ditawarkan adalah pertanian serta beberapa bidang studi terkait, seperti ilmu biologi, perikanan, ilmu lingkungan, statistik, kehutanan, dan ilmu-ilmu sosial.

Penerima beasiswa SEARCA 2018 akan memperoleh tanggungan full biaya studi yang melipui uang saku, biaya kuliah, biaya perjalanan internasional dan domestik, dukungan tesis/disertasi, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan.

Pilihan universitas:
▪ Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Indonesia
▪ Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia
▪ Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia
▪ Kasetsart University (KU), Bangkok, Thailand
▪ University of the Philippines Los BaƱos (UPLB), Laguna, Philippines

Tema prioritas dan area fokus tesis/disertasi:
› Social Inclusion
  ▪ Strengthening of Value Chains and Agribusiness Commodity Systems
  ▪ Integration of small-scale farmers into commercial food systems
  ▪ Food and Nutrition Security
  ▪ Productivity-enhancing innovations and modern technologies
  ▪ Rural entrepreneurship toward off-farm and non-farm businesses

› Environmental Sustainability
  ▪ Climate change adaptation and resiliency
  ▪ Natural Resource Management

› Cross-cutting Concerns
  ▪ Sub-regional cooperation in trade and investments
  ▪ Regional Economic Integration (AFTA and AEC 2015)
  ▪ Government Policies, Institutions, and Governance Mechanisms/Reforms that can address and redress rural poverty, inequitable growth, and environmental degradation

Persyaratan:
▪ Pelamar merupakan warganegara di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia yang bekerja di lembaga perguruan tinggi, lembaga penelitian, atau institusi pemerintahan. 
▪ Usia tidak lebih dari 35 tahun untuk pelamar S2 dan 40 tahun untuk jenjang S3 saat mendaftar

Simak juga » Pilihan Beasiswa Terbaru 2018 - 2019

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi beasiswa SEARCA yang telah dilengkapi (2 rangkap) (Unduh)
2. Formulir aplikasi pendaftaran ke sekolah pascasarjana dari tiga universitas yang tercantum pada formulir aplikasi beasiswa SEARCA di mana pemohon akan mengambil studi
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik. Pelamar gelar master mengajukan ijazah dan transkrip S1, pelamar PhD mengajukan ijazah dan transkrip S1 dan S2
4. SK kerja
5. Curriculum vitae terbaru
6. Deskripsi singkat penelitian tesis/disertasi yang pemohon rencana lakukan
7. Foto ukuran paspor (2 lembar)
8. Surat keterangan sehat jasmani dan mental dari dokter serta mampu mengambil studi pascasarjana
9. Persetujuan resmi dari atasan/pimpinan
10. Skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0

Pendaftaran:
Pemohon dapat mengirimkan langsung dokumen aplikasi beasiswa SEARCA 2018 - 2019 yang diperlukan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Batas akhir pengajuannya dapat menghubungi langsung pihak kementerian. Kontak tertera di bawah. Selanjutnya nanti pihak Kementerian Pendidikan akan menyaring dan mengesahkan aplikasi yang masuk untuk diajukan lagi ke SEARCA paling lambat 31 Juli 2018.

Kontak:
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C, Lantai 7 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta 10270 Indonesia
Telp: +62 (21) 570 9445
Fax: +62 (21) 570 9446; 570 9452
Email: akseta@yahoo.com
7/26/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program PPA BCA dan PPTI BCA Langsung Kerja

Selain Beasiswa BCA yang menyasar para mahasiswa di Tanah Air, ada dua program lainnya yang kini juga sedang ditawarkan BCA. Program Pendidikan Akuntansi (PPA) Non Gelar dan Program Pendidikan Teknik Informasi (PPTI) Non Gelar. PPA dan PPTI dari BCA ini ditujukan bagi para lulusan SMA/sederajat yang berminat mengikuti program tersebut.

Apa itu PPA BCA? Ini merupakan program non gelar yang ditujukan bagi lulusan SMA atau sederajat untuk mendalami pendidikan akuntansi yang diselenggarakan oleh BCA. Program PPA Non Gelar ini berlangsung selama 30 bulan dan menggunakan sistem gugur dengan standar kelulusan yang ketat. Selain kegiatan di kelas, siswa juga mengikuti on the job training di lingkungan BCA. Untuk mendaftar, pelamar dituntut memiliki prestasi akademik, namun memiliki kendala finansial.

Para siswa yang mengikuti PPA Non Gelar nantinya akan mendapatkan pembekalan soft skill, seperti leadership, team work, pembentukan karakter, grooming, dan financial planning. Selain itu, selama pendidikan, peserta tidak dipungut biaya. Bahkan para siswa mendapatkan uang saku dan fasilitas berupa buku-buku pelajaran serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebijakan perusahaan.

Program yang diluncurkan sejak 1996 ini didukung oleh staf pengajar berkualitas dari para profesional dan dosen dari universitas terkemuka di Indonesia.

Yang menarik, selepas mengikuti program tersebut, peserta diberi kesempatan untuk bekerja di BCA tanpa ikatan dinas. Misalnya, pada akhir 2015, peserta program PPA sebanyak 387 orang. Sebanyak 126 orang berhasil menyelesaikan program, dan 125 di antaranya memilih bergabung dengan BCA sebagai karyawan tetap.

Sementara, PPTI BCA juga merupakan program non gelar yang ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang memiliki prestasi akademik namun mengalami kendala finansial. BCA membuka program PPTI untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan SDM dan perkembangan Teknologi Informatika (TI) di industri perbankan.

Seperti halnya PPA Non Gelar, Program PPTI Non Gelar juga berlangsung selama 30 bulan dan menggunakan sistem gugur dengan standar kelulusan yang ketat. Para peserta program ini tidak dipungut biaya, bahkan mereka mendapatkan uang saku dan fasilitas berupa buku-buku pelajaran serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebijakan perusahaan.

Selain kegiatan di kelas, siswa juga berkesempatan magang di unit kerja Kantor Pusat BCA. Selanjutnya, setelah peserta menyelesaikan program ini, BCA akan memberikan penawaran kepada mereka untuk bekerja sebagai karyawan BCA, apabila perusahaan membutuhkan.

Persyaratan PPA/PPTI:
1. Warga negara Indonesia;
2. Lulusan SMA/SMK atau siswa/siswi SMA/SMK kelas III;
3. Usia maksimum 20 tahun ;
4. Rata-rata nilai rapor kelas I s/d III minimal 7,50;
5. Rata-rata nilai Matematika (SMA IPA,IPS) atau Nilai Produktif (khusus SMK) minimal 7,50 untuk PPA
6. Rata-rata nilai Matematika (SMA IPA dan SMK Teknik yang berkaitan dengan teknologi informasi) atau Nilai Produktif (SMK Teknik yang berkaitan dengan teknologi informasi) minimal 7,50 untuk PPTI
7. Tidak pernah tinggal kelas dari SD-SMA/SMK;
8. Tidak pernah terlibat narkoba dan pelanggaran hukum lainnya;
9. Lulus dalam proses seleksi.

Simak juga » Beasiswa S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang

Pendaftaran:
Bagi Anda lulusan SMA atau sederajat yang berminat mengikuti program PPA dan PPTI BCA periode 2017/2018 bisa melakukan pendaftaran secara online melalui formulir berikut:

Formulir PPA Non Gelar
Formulir PPTI Non Gelar

Pendaftaran online per kota akan ditutup selambat-lambatnya 2 minggu sebelum kegiatan psikotes dilakukan. Silakan lihat jadwalnya di bawah. Nantinya peserta akan mengikuti tes online dan tes tertulis. Pengumuman hasil kelulusan bisa dilihat melalui laman karir.bca.co.id/informasi

Jadwal Tes Online: 
Jabodetabek:
Minggu pertama setiap bulan (Mei 2017 - Januari 2018) - tergantung tanggal pendaftaran

Non-Jabodetabek:
BATCH 1: Juli /Agustus 2017
BATCH 2: Minggu pertama – ketiga bulan Oktober 2017


* Undangan tes online akan dikirimkan via email

Jadwal Tes Tertulis
Hanya kandidat yang lulus tes online yang akan mengikuti tes tertulis


Sumber: karir.bca.co.id

Kontak:
Email: recruitment@bca.co.id
Web: karir.bca.co.id
7/14/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya