Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui International Grant Program 2018. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2018 – Okt 2019) atau dua tahun (Nov 2018 – Okt 2020). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, Korea Selatan, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas menjangkau ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 2 April s/d 15 Juni 2018. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2018 dan diberitahukan melalui email pelamar.

Kontak:
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/17/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Djarum 2018/2019 untuk S1 dan D4

Djarum Beasiswa Plus atau sering juga disebut Beasiswa Djarum kini hadir untuk tahun akademik 2018/2019. Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2018/2019 terbuka bagi mahasiswa S1 maupun diploma 4 (D4) pada semester 4 dari semua disiplin ilmu pada perguruan tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus. Seperti tahun sebelumnya, Djarum Beasiswa Plus tidak saja menyediakan bantuan dana beasiswa, tapi juga membekali penerima beasiswanya (Beswan) dengan berbagai kegiatan soft skills.

Penerima beasiswa Djarum 2018/2019 akan mendapatkan dana beasiswa sebesar Rp 750 ribu per bulan yang diberikan selama 1 tahun. Sementara, kegiatan soft skill yang diberikan di antaranya meliputi Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, International Exposure, serta Community Empowerment.

Persyaratan:
1. Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1 Universitas) / Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
2. IPK minimum 3.00 pada semester III.
3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
4. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain (pada 1 September 2018-31 Agustus 2019).
6. Kuliah di Mitra Perguruan tinggi Program Djarum Beasiswa Plus.
7. Mengisi Form Pendaftaran online di website djarumbeasiswaplus.org


Syarat Tes Tulis dan Wawancara:
1. Kartu Tanda Mahasiswa.
2. Bukti undangan tes (SMS/email).
3. Bawa alat tulis.
4. Berpakaian rapi: jaket almamater, rok/celana panjang, bersepatu tertutup

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 untuk Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Berkas pendaftaran online
2. PDF dari form pendaftaran online
3. Satu lembar pasfoto ukuran 4 x 6 cm berwarna, memakai jas almamater.
4. Fotocopy Kartu Mahasiswa.
5. Transkrip Nilai sampai semester III yang telah dilegalisir.
6. Surat keterangan aktif organisasi / salinan sertifikat kegiatan organisasi / salinan sertifikat prestasi yang diikuti/dimiliki.
7. Surat keterangan dari kampus (Rektorat) bahwa tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain terhitung periode 1 September 2018 - 31 Agustus 2019.

Pendaftaran:
Silakan daftarkan diri Anda secara online terlebih dahulu di laman Djarum Beasiswa Plus. Setelah tuntas, periksa email untuk mendapatkan PDF dari form pendaftaran online tersebut.

Kemudian lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta dan kirimkan ke alamat Djarum Beasiswa Plus sesuai tertera di PDF form pendaftaran online yang sudah diperoleh. Paling lambat 20 Mei 2018.

Sebelum melakukan pendaftaran online, harap periksa terlebih dahulu Daftar Perguruan Tinggi Mitra Djarum Beasiswa Plus 2018 - 2019. Jika ada, Anda bisa mendaftar.

Pendaftaran online Djarum Beasiswa Plus 2018/2019 dibuka mulai 2 April - 19 Mei 2018. Seleksi administrasi dilakukan 21 - 26 Mei 2018. Selanjutnya mereka yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes tertulis (tes potensi akademik) dan wawancara yang digelar pada 1 Juni – 31 Agustus 2018.

Pengumuman hasil seleksi beasiswa akan disampaikan 12 September 2018 yang bisa dicek melalui website Djarum Beasiswa Plus atau di Bagian Kemahasiswaan Kampus masing-masing. Selamat mencoba!
4/15/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S3 Dalam Negeri Kemenag 2018 – 2019

Program 5000 Doktor yang dicanangkan Kementerian Agama RI (Kemenag) saat ini terus berlanjut dengan dibukanya pendaftaran-pendaftaran beasiswa baru yang ditujukan bagi pelamar yang ingin meneruskan pendidikan doktor (S3), baik di dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu beasiswa yang mulai dibuka adalah beasiswa S3 dalam negeri 2018 – 2019 yang disediakan full serta bantuan penyelesaian pendidikan (BPP) S3 bagi yang sedang menjalani studi doktor di dalam negeri.

Beasiswa S3 dalam negeri Kemenag memberi kesempatan bagi dosen maupun tenaga kependidikan yang bekerja pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta pegawai Kementerian Agama yang ingin melanjutkan studi S3 pada perguruan tinggi berkualitas di dalam negeri.

Beasiswa S3 Kemenag yang juga dikenal dengan Mora Scholarship ini akan memberikan tanggungan biaya studi (tuition fee) pada perguruan tinggi tujuan sesuai dengan besaran yang berlaku di kampus tersebut. Selain itu, penerima beasiswa Kemenag juga akan memperoleh tunjangan biaya hidup (living cost) selama studi berlangsung. Bantuan beasiswa S3 dalam negeri Kemenag ini diberikan selama 3 tahun (6 semester).

A. Beasiswa S3 Dalam Negeri
Kementerian Agama telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi baik PTKI maupun PTU. Daftar perguruan tinggi dapat diakses pada saat pendaftaran.

Sasaran Beasiswa:
1. Dosen PNS Kementerian Agama minimal telah bekerja selama dua tahun yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri
   b. Diperbantukan pada PTKI Swasta, atau
   c. Diperbantukan pada PTU Negeri
2. Dosen tetap Non-PNS yang bertugas pada PTKIN (minimal telah bekerja dua tahun)
3. Dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS (minimal telah bekerja dua tahun)
4. Dosen tetap (PNS/Non-PNS) pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam pada PTU (minimal telah bekerja dua tahun)
5. Dosen Islamic Studies pada Fakutas Agama Islam pada PTU (minimal telah bekerja dua tahun)
6. PNS pada PTKIN dan PNS Kementerian Agama

Persyaratan Umum:
1. Memiliki gelar magister (S2) dari program studi yang telah terakreditas oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)
2. Bidang studi yang akan diambil nyata-nyata penting untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan
3. Bersedia menandatangani kontrak beasiswa
4. Usia maksimal 47 tahun pada saat registrasi akun
5. Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id

Persyaratan Khusus:
1. Surat Permohonan Beasiswa Program Doktor yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, di atas materai Rp 6.000,-
2. Fotocopy (FC) KTP
3. FC ijazah S2 yang dilegalisir
4. FC transkrip nilai ijazah S2
5. FC Kartu Pegawai (bagi PNS)
6. Izin dari Atasan (bagi dosen surat izin dari Dekan atau Ketua Sekolah Tinggi; bagi PNS non Dosen izin dari Direktur, Sekretaris Direktorat Jenderal, Kepala Pusat, Kepala Biro, Kepala Kantor, atau Kepala Madrasah)
7. FC SK Jabatan Akademik terakhir bagi dosen atau SK Kepangkatan terakhir bagi PNS non-dosen
8. Pasfoto berwarna 4 x 6 sebanyak 3 eksemplar
9. Surat pernyataan tentang: 1. Keaslian dokumen, 2. Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain, dan 3. Kesediaan mematuhi peraturan (format surat dapat diunduh)
10. Sut Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada tempat tugas asal minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi (S1, S2, S3)

B. Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP)
Beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen dan PNS pada PTKIN atau Kementerian Agama yang sedang dalam tahap akhir penyelesaian studi di kampus yang terakreditas A atau B. Bantuan berupa uang yang besarannya ditentukan kemudian dan diberikan dalam sekali bayar.

Sasaran BPP:
1. Dosen PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri
   b. Diperbantukan pada PTKI Swasta, atau
   c. Diperbantukan pada PTU Negeri
2. Dosen tetap Non-PNS yang bertugas pada PTKIN
3. Dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS
4. PNS pada PTKIN dan PNS Kementerian Agama

Persyaratan Khusus:
1. Surat Permohonan Bantuan Penyelesaian Pendidikan yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam di atas matera Rp 6.000,-
2. Foto copy (FC) KTP
3. FC Ijazah S2 yang dilegalisir
4. FC transkrip nilai ijazah S2
5. FC Kartu Pegawai (bagi PNS)
6. Surat Keterangan Mahasiswa Program Doktor (S3) dari pemimpin Program Pascasarjana tempat studi
7. FC transkrip nilai program doktor (S3)
8. Surat Keterangan sebagai dosen tetap pada PTKIS yang ditandatangani oleh pejabat Kopertasi (bagi dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS)
9. Surat Keterangan sedang menyusun disertasi dari salah seorang pembimbing disertasi
10. Pasfoto berwarna 4 x 6 sebanyak 3 eksemplar
11. Surat keterangan telah selesai ujian komprehensif dan/atau ujian pendahuluan/ujian tertutup dari Program Pascasarjana

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa S3 Dalam Negeri Kemenag 2018 – 2019 dan permohonan BPP dibuka mulai 10 April s/d 31 Mei 2018. Pengajuan beasiswa dilakukan secara online di laman scholarship.kemenag.go.id

Buat akun terlebih dahulu. Kemudian konfirmasi via email. Selanjutnya siapkan dokumen aplikasi seperti yang diminta pada persyaratan khusus di atas, lalu unggah dan kirim melalui akun yang sudah dibuat.

Anda dapat mengunduh terlebih dahulu berbagai formulir yang dibutuhkan untuk kelengkapan aplikasi di laman tersebut.

Pemohon Beasiswa Program Doktor Dalam Negeri pada kampus PTU (negeri maupun swasta, kecuali yang Islamic studies) wajib mendaftarkan diri ke kampus PTU tujuan dengan memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh PTU masing-masing.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 Pemerintah Malaysia 2018 - 2019

Jadwal seleksi:
Pendaftaran: 10 April 2018 s/d 31 Mei 2018
Pengumuman lulus administrasi: 8 Juni 2018
Ujian tulis dan wawancara: 27 - 28 Juni 2018 (khusus untuk PTKI)
Ujian wawancara: 4 Juli 2018 (Khusus untuk PTU)
Pengumuman kelulusan: 20 Juli 2018
Registrasi ulang: 25 - 31 Juli 2018 (Khusus untuk PTKI. Untuk PTU menyesuaikan jadwal kampus masing-masing).
4/09/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Perkebunan Kelapa Sawit untuk Lulusan SMA/MA/SMK/SPP/SPMA

Banyak beasiswa S1 yang menarik dicoba bagi para lulusan SLTA. Misalnya Beasiswa S1 Smart Planter yang ditawarkan baru-baru ini oleh PT SMART bekerjasama dengan Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta. Bagi Anda lulusan SMA, MA, SMK, SPP, atau SPMA, beasiswa S1 Smart Planter ini bisa dicoba. Siswa nantinya akan menjalani studi di Instiper Yogyakarta dengan gelar Sarjana Perkebunan Kelapa Sawi.

Beasiswa yang diberikan mencakup biaya pendidikan penuh, bantuan biaya hidup untuk 10 orang terbaik di setiap semester, dan berkesempatan pula mengikuti praktek kerja lapangan dan magang di perkebunan Sinar Mas. Selain itu, usai S1 Anda juga berksempatan untuk mendapatkan pekerjaan di Sinar Mas Agribusiness.

Persyaratan:
1. Sehat jasmani dan rohani. Tinggi badan minimal 165 cm dengan berat badan ideal
2. Lulusan SMA/MAN IPA, SMK Pertanian/SPP/SPMA
3. Mengisi formulir pendaftaran
4. Mengisi Surat rekomendasi dari sekolah (contoh terlampir)
5. Mengisi surat rekomendasi dari Unit/Perwakilan Sinar Mas, bagi yang berasal dari unit (contoh terlampir)
6. Mengisi surat permohonan untuk diterima dalam program SMART Planters (contoh terlampir)
7. Mengisi surat pernyataan kesediaan untuk mengikuti program beasiswa SMART Planters (contoh terlampir)
8. Melampirkan pas foto terbaru berwarna ukuran 3x4 (2 lembar)
9. Fotocopy identitas diri yang sah (KTP/SIM)
10. Fotocopy rapor SMA, halaman 1 dan nilai semester 1 hingga 6 yang sudah dilegalisir
11. Fotocopy ijazah SMA yang sudah dilegalisasi (jika sudah ada)
12. Fotocopy hasil Ujian Nasional SMA yang sudah dilegalisasi (jika sudah ada)
13. Fotocopy Surat Keterangan Berkelakuan Baik dan Bebas Narkoba dari Kepolisian setempat

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Informasi pribadi
3. Surat rekomendasi dari sekolah
4. Surat rekomendasi dari Unit Sinar Mas (bagi yang dari unit atau masyarakat sekitar unit)
5. Surat permohonan beasiswa SMART Planters
6. Surat pernyataan kesediaan mengikuti program Beasiswa SMART Planters
7. Pas foto terbaru berwarna ukuran 3x4 (2 lembar)
8. Fotocopy identitas diri yang sah (KTP/SIM)
9. Fotocopy rapor SMA, halaman 1 dan nilai semester 1 hingga 6 yang sudah dilegalisasi
10. Fotocopy ijazah SMA yang sudah dilegalisasi (jika sudah ada)
11. Fotocopy hasil Ujian Akhir Nasional SMA yang sudah dilegalisasi (jika sudah ada)
12. Fotocopy Surat Keterangan Berkelakuan Baik dan Bebas Narkoba dari Kepolisian setempat

Pendaftaran:
Lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta di atas, kemudian kirimkan ke email: beasiswa@sinarmas-agri.com

Paling lambat aplikasi diterima 30 April 2018. Selanjutnya siapkan juga semua dokumen aplikasi tersebut kemudian diserahkan saat mengikuti seleksi Psikotes dan Tes Potensi Akademik (TPA) pada 7-8 Mei 2018. Lokasi dan tempat pelaksanaan psikotes akan diumumkan di website www.smart-tbk.com pada 1 Mei 2018.

Jadwal seleksi:
Pengambilan dan penyerahan formulir: 2 Februari 2018 – 30 April 2018
Psikotes dan tes tulis: 7-8 Mei 2018
Pengumuman hasil psikotes dan tes tulis: 16 Mei 2018
Wawancara: 23-25 atau 30-31 Mei 2018 (menyesuaikan kota tes)
Pengumuman hasil wawancara: 20 Juni 2018
Tes kesehatan: 21-22 Juni 2018
Pengumuman hasil akhir: 2 Juli 2018
Registrasi ulang: 3-10 Juli 2018

Kontak:
PT SMART Tbk
Kampus INSTIPER
Web: www.smart-tbk.com
4/02/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud Jenjang S2, S3

Salah satu program Beasiswa Unggulan Kemdikbud lainnya yang juga tengah dibuka adalah Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh jenjang S2 dan S3 bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui mekanisme tugas belajar. Baik studi yang berlangsung di dalam negeri maupun di luar negeri.

Biasanya komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud di dalam negeri meliputi biaya pendidikan (at cost), biaya hidup, penelitian, biaya buku, biaya transportasi tujuan studi, serta tunjangan kedatangan. Jika mengajukan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud untuk studi di luar negeri, selain ditanggung komponen biaya tersebut, juga disediakan biaya visa serta asuransi.

Persyaratan:
Jenjang S2:
1. Maksimal 37 Tahun
2. IPK S1 minimal 3.00
3. TOEFL ITP 450/IBT 45, IELTS 5.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5

Jenjang S3:
1. Maksimal 40 Tahun
2. IPK S2 minimal 3.25
3. TOEFL ITP 450/IBT 45, IELTS 5.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5

Ketentuan:
1. Mempunyai Sasaran Kerja Pegawai (SKP) minimal 1 tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik;
2. Tidak sedang:
   a. Menjalani cuti di luar tanggungan negara;
   b. Melaksanakan tugas secara penuh di luar instansi induknya;
   c. Menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana kejahatan;
   d. Mengajukan keberatan ke Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) atau upaya
   e. hukum (gugatan) ke pengadilan terkait dengan penjatuhan hukuman disiplin;
   f. Dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang atau berat;
   g. Menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat;
   h. Dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan maupun pelanggaran;
   i. Melaksanakan kewajiban ikatan dinas setelah tugas belajar;
   j. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan;
3. Tidak pernah:
   a. Gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya;
   b. Dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahannya.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi: 
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. LoA Unconditional.
3. ljazah dan transkrip nilai terkahir.
4. Sertifikat TOEFL/IELTS.
5. Proposal rencana studi.
6. Surat rekomendasi dari pejabat unit utama  atau setingkat eselon II.
7. Surat pernyataan pegawai Kemendikbud (Unduh).
8. Surat keterangan sehat.
9. SKP. 

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas dibuka mulai 20 Maret s/d 19 April 2018. Seleksi tahap 1 dan 2 dilakukan pada 20 April s/d 14 Mei 2018.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan pada 15 Mei 2018 melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
t: 021-5711144 (ext. 2616)
e: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
3/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan 3T Program S1, S2, S3 untuk Daerah Tertinggal

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga memiliki beasiswa yang khusus ditujukan bagi yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Namanya Beasiswa Unggulan 3T. Seperti halnya Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi, Beasiswa Unggulan 3T juga menawarkan program beasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Juga dibuka umum, hanya saja ditujukan bagi mereka yang berdomisili di daerah yang masuk kategori 3T.

Bila Anda termasuk yang berdomisili di daerah 3T (daftarnya tertera di bawah), Beasiswa Unggulan 3T ini lebih cocok Anda lamar. Pelamar bisa siapa saja,  namun tidak ditujukan untuk dosen. Bila Anda saat ini baru diterima di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, bisa mendaftar. Atau yang sudah berstatus sebagai mahasiswa dan maksimum duduk di semester 2, juga diberi kesempatan mengajukan Beasiswa Unggulan 3T.

Program Prioritas Beasiswa Unggulan 3T 2018:
1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi

Simak juga » Beasiswa S2 Terbaru 2018 - 2019

Persyaratan:
A. Beasiswa Jenjang S1:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 25 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. Memiliki prestasi yang ditunjukan dalam bentuk sertifikat, plakat atau hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 25 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
   4. Memiliki prestasi yang ditunjukan dalam bentuk sertifikat, plakat atau hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

B. Beasiswa Jenjang S2:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 32 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 32 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

C. Beasiswa Jenjang S3:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 37 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 37 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

Simak juga » Beasiswa S2, S3 Pemerintah Austalia 2018 - 2019

Dokumen aplikasi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 ha la man pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines.

* Daftar Daerah 3T Beasiswa Unggulan (Unduh)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan 3T Kemdikbud 2018 – 2019 dilakukan secara online di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu, dan unggah dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Pendaftaran dibuka mulai 20 Maret s/d 19 April 2018. Seleksi tahap 1 dan 2 dilakukan pada 20 April s/d 14 Mei 2018. Pengumuman hasil seleksi final akan diberitahukan kepada pelamar pada 15 Mei 2018 melalui email dan akun yang dimiliki.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 6 Jl Jenderal Sudirman
Senayan - Jakarta, 10270
T: (021) 57-111-44 ext.2616
E: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
3/24/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi masyarakat berprestasi di segala bidang, terutama calon mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester 2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi pelamar umum dan tidak diprioritaskan bagi dosen.

Beasiswa yang ditawarkan ditujukan untuk program gelar S1, S2, dan S3. Bila Anda saat ini telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi perguruan tinggi minimal B, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ini sayang untuk dilewatkan. Begitupun dengan Anda yang sudah berstatus mahasiswa aktif dan maksimal semester 2, Anda juga bisa mendaftar. Jadi, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Pada 2018, Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan prioritas pada sejumlah bidang keilmuan, yakni:

1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2018 - 2019 untuk S1, S2, S3

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
4. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
4. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
5. Peraih juara peringkat 5 besar

Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2018 untuk program gelar ini dibuka mulai 20 Maret s/d 19 April 2018. Seleksi tahap 1 dan 2 mulai 20 April s/d 14 Mei 2018. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 15 Mei 2018.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
3/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya