Beasiswa Penuh S2 dan S3 di 10 Negara

Jika umumnya beasiswa ditawarkan untuk negara tertentu saja. Beasiswa satu ini justru memberi kesempatan bagi pelamarnya untuk mendaftar di 10 negara tujuan. Ada Jepang, Australia, Hong Kong (China), India, New Zealand, Amerika Serikat, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thaliand. Program beasiswa S2 dan S3 tersebut disediakan oleh Asian Development Bank yang dinamai dengan Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP). Beasiswa pascasarjana ini tersedia untuk pelamar-pelamar negara Asia, salah satunya Indonesia. Sebanyak 300 kuota disediakan untuk durasi beasiswa selama 1 hingga 2 tahun.

Beasiswa akan menanggung biaya kuliah penuh, tunjangan perumahan, uang saku bulanan, tunjangan buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, dan biaya perjalanan. Dengan durasi beasiswa maksimal 2 tahun, pelamar bisa mengambil program master di perguruan tinggi yang tersedia. Namun, beasiswa ini juga terbuka untuk pelamar doktor. Beasiswa akan diperpanjang setiap tahun berdasarkan penilaian capaian akademik saat menjalani studi.

Bidang Studi:
Anda bisa mendaftar beasiswa ADB-JSP untuk studi yang berkaitan dengan ekonomi, manajemen, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan, manajemen sumberdaya alam, sains dan teknologi, dan bidang-bidang yang terkait dengan pembangunan. Rincian pilihan studi dan perguruan tinggi bisa dilihat daftar universitas Beasiswa ADB-JSP.

Persyaratan:
1. Warga negara dari anggota ADB (termasuk Indonesia)
2. Diterima masuk untuk studi master dan PhD di perguruan tinggi yang dituju
3. Memiliki gelar sarjana atau setara dengan catatan akademis yang unggul
4. Punya pengalaman kerja profesional setidaknya dua (2) tahun setelah lulus kuliah pada saat aplikasi
5. Mahir berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
6. Usia tidak lebih dari 35 tahun pada saat aplikasi. Pengecualian bagi para pejabat senior dan manajer, batas usia adalah 45 tahun.
7. Memiliki kesehatan yang baik
8. Bersedia kembali ke negara asal setelah selesai studi.
9. Tidak berlaku bagi pejabat, manajamen, dan staf ADB. Begitupun dengan konsultan dan kerabat.
10. Tidak berlaku bagi pelamar yang tinggal atau bekerja di negara lain selain negara asal
11. ADB-JSP tidak menerima pelamar yang sudah menjadi mahasiswa dalam program gelar pascasarjana.
12. ADB-JSP tidak mensponsori studi sarjana, program kuliah jarak jauh, pelatihan jangka pendek, konferensi, seminar, penulisan skripsi, dan proyek-proyek penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 di Jepang dari INPEX

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa langsung ditujukan ke masing-masing universitas. Lihat daftarnya melalui link di atas. Saat mendaftar di kampus tersebut, pelamar perlu menjelaskan bahwa Anda ingin dipertimbangkan dalam progam beasiswa ADB-JSP. Selain mengisi formulir pendaftaran universitas dan melampirkan dokumen yang diminta, sertakan juga formulir beasiswa ADB-JSP (Word atau PDF) yang telah diisi. Kemudian, pelamar juga diminta untuk melampirkan bukti pajak penghasilan terbaru atau bukti selip gaji bulanan/tahunan. Terakhir, Anda juga diminta menyertakan bukti penghasilan keluarga (orang tua).

Setelah proses pendaftaran selesai, tahap berikutnya pihak universitas akan melakukan pemeringkatan berdasarkan kriteria seleksi yang mereka miliki dan mengacu pada kriteria dan persyaratan beasiswa ADB-JSP. Dalam proses evaluasi, lembaga akademik bisa saja menghubungi calon untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Berikutnya hasil pemeringkatan akan diserahkan pihak universitas ke Direktur Eksekutif yang mengelola beasiswa ADB-JSP di Jepang. Hasil pemeringkatan tersebut akan dinilai kembali dan Direktur Eksekutif Jepang akan merekomendasikan para pemenang beasiswa ke universitas. Setelah nama-nama ditetapkan, barulah pihak universitas memberitahu kepada kandidat terpilih. Cukup menantang!

Harap diingat, setiap universitas memiliki deadline berbeda (lihat link di atas). Dan, sudah harus diajukan setidaknya enam bulan sebelum masa perkuliahan dimulai. Kelebihan dari beasiswa ADB-JSP, Anda bisa mengajukan permohonan beasiswa lebih dari satu perguruan tinggi di waktu bersamaan dengan syarat menyebutkannya dalam formulir aplikasi.

Kontak:
ADB-Japan Scholarship Program Office of Cofinancing Operations,
Asian Development Bank
Email: adbjsp@adb.org
Telp. +632 636 2444 / +632 636 2456
web: www.adb.org  
7/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa KPMG ASEAN untuk Mahasiswa S1

Anda yang tengah kuliah S1 jurusan bisnis dan akuntansi, bersiaplah untuk mengikuti program beasiswa KPMG ASEAN atau KPMG ASEAN Scholarship. Beasiswa ini terbilang baru untuk kawasan ASEAN. Diluncurkan sekitar 2015 dan menyasar para mahasiswa ASEAN yang memiliki potensi untuk mengembangkan karir usai studi. Tawaran beasiswa yang disediakan KPMG cukup menarik. Salah satunya adalah bantuan dana kuliah sebesar Rp 45 juta per tahun yang diberikan selama tiga tahun berturut-turut.

Tidak itu saja, ketika mahasiswa bersangkutan berada di tahun ketiga dan keempat jenjang S1, KPMG akan memberikan kegiatan magang. Satu kegiatan magang berlangsung di perusahaan dalam negeri dan satu lagi dilaksanakan di perusahaan di kawasan ASEAN. Biaya selama magang tersebut juga akan ditanggung KPMG. Menarik bukan?

Satu hal yang menarik lagi, para penerima beasiswa KPMG ASEAN juga berkesempatan mengikuti kegiatan pertukaran magang di luar negeri jika dinilai layak, dan akan diberikan tunjangan untuk program tersebut. Selain itu Anda juga berkesempatan langsung bekerja pada KPMG setelah kuliah.

Persyaratan:
1. Memiliki motivasi dan prestasi akademik yang sangat baik dan konsisten
2. Memperoleh minimum nilai total UN 51 (rata-rata 8,5 untuk tiap mata pelajaran), dengan nilai Bahasa Inggris minimum 8,5
3. IPK sekurangnya 3.5 pada skala 4.0
4. Berada di tahun pertama atau kedua studi pada perguruan tinggi dalam negeri jurusan Akuntansi atau Bisnis
5. Aktif dalam kegiatan ko-kurikuler baik di kampus maupun di masyarakat
6. Berjiwa kepemimpinan yang kuat serta memiliki pola pikir global dan ASEAN
7. Berkomunikasi sangat baik serta memperlihatkan inisiatif yang tinggi, kematangan, dan dan antusiasme
8. Percaya diri dan memiliki tekad untuk berhasil

Simak juga » Beasiswa Unggulan S1 dari Kemendikbud

Pendaftaran:
Pelamar Beasisiwa KPMG ASEAN cukup melengkapi formulir aplikasi (Unduh) kemudian kirimkan via email: careers@kpmg.co.id dengan subjek email: KPMG ASEAN Scholarship – Indonesia

Aplikasi pelamar diterima mulai 6 Februari s/d 14 April 2017. Seleksi wawancara dan pengumuman penerimaan akan dilaksanakan Mei hingga Juni 2017. Hanya kandidat yang masuk short-list yang akan diberitahu dan diundang untuk mengikuti wawancara. Kemudian akan digelar ceremony bagi penerima beasiswa terpilih pada pertengahan Juli 2017.

Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui laman KPMG (www.kpmg.com) atau dapat ditanyakan langsung melalui email tertera di pendaftaran di atas. Selamat mencoba!
3/04/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Training Manajemen Global Fujitsu di 4 Negara

Penawaran Fujitsu Scholarship kini kembali tersedia bagi para profesional bisnis di Asia Pasific. Beasiswa training manajemen 2017 ini disediakan Fujitsu-JAIMS Foundation melalui program Global Leaders for Innovation and Knowledge. Beasiswa ini dimaksudkan untuk mempertajam pemahaman dan skill di bidang manajemen global serta membangun kepercayaan yang diperlukan untuk sukses dalam situasi bisnis global. Program ini berlangsung 3,5 bulan di JAIMS (Japan-America Institute of Management Science) di empat (4) negara yakni Jepang, Hawaii (USA), Thailand, dan Singapura.

Beasiswa training manajemen tersebut menyediakan biaya penuh selama berlangsungnya program, di antaranya biaya pendidikan Global Leaders for Innovation and Knowlede, biaya hidup, tiket pesawat (ke Jepang, Hawaii, Thailand, dan Singapura), serta perumahan. Peserta juga akan dibantu untuk mendapatkan visa pelajar M-1 untuk kunjungan singkat ke Amerika Serikat dan Jepang, meski biaya visa tersebut menjadi tanggung jawab peserta. Yang menarik adalah pelamar tidak dibatasi umur selama memenuhi kualifikasi yang ditetapkan.

Persyaratan:
1. Bergelar sarjana/sederajat semua disiplin ilmu dari perguruan tinggi terakreditasi
2. Memiliki pengalaman kerja relevan full-time minimal tiga tahun (lebih disukai 5 tahun)
3. Minimum skor TOEFL 577/233/90 (paper/computer/internet), skor TOEIC 750, atau IELTS (academic) 6.5
4. Pelamar berasal dari negara yang ditetapkan (salah satunya Indonesia)

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 2017 - 2018

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi beasiswa Fujitsu
2. Formulir aplikasi Global Leaders for Innovation and Knowledge
3. Salinan skor tes TOEFL, TOEIC, atau IELTS
4. Salinan ijazah dan transkrip akademik dalam bahasa Inggris

Ctt: Link download formulir aplikasi beasiswa Fujitsu dan formulir Global Leaders for Innovation and Knowledge akan muncul otomatis setelah mengisi formulir registrasi online. Link download tersebut juga akan dikirim ke email yang digunakan saat mendaftar.

Pendaftaran:
Langkah pertama, setelah mengunduh kedua formulir aplikasi di atas rubah nama file PDF saat menyimpan di komputer. Ganti “CountryName” dengan nama negara, semuanya huruf kecil (indonesia).  Ganti “LastName” dengan nama belakang Anda. Semua huruf kecil. Lengkapi semua data yang diminta di formulir aplikasi.

Selanjutnya kirimkan formulir aplikasi dalam bentuk PDF tersebut ke email: contact-application@cs.jp.fujitsu.com

Berikutnya, cetak kedua formulir aplikasi yang telah diisi tersebut dan ditandatangani di area "Applicant's Signature".

Langkah kedua, lampirkan hasil cetak kedua formulir aplikasi tersebut bersama dokumen aplikasi lain yang diminta di atas. Lalu kirimkan ke:

Fujitsu Scholarship Program Office
JAIMS Planning Department
Fujitsu Limited
Fujitsu Solution Square, 17-25, Shinkamata 1-chome,
Ota-ku, Tokyo 144-8588, Japan

Semua dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 15 Maret 2017.

Jika lolos seleksi berkas, kandidat akan dihubungi untuk mengikuti tes wawancara di masing-masing negara. Seleksi didasarkan pada kemampuan bahasa Inggris, pengalaman kerja, motivasi, dan cita-cita, serta komitmen utama untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan negara. Hasil final akan ditetapkan oleh Fujitsu Limited (www.fujitsu.com). Semoga berhasil!
1/06/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Thailand - Full

Peluang-peluang beasiswa 2017 kini semakin banyak yang buka. Salah satunya jika Anda berminat mengambil S2 di Asian Instittute of Technology (AIT) Thailand. Pemerintah Kerajaan Thailand menyediakan kesempatan beasiswa S2 di kampus tersebut bagi mahasiswa di kawasan Asia. His Majesty the King’s Scholarships dan Her Majesty the Queen’s Scholarships. Dua beasiswa master sedang dibuka untuk perkuliahan yang dimulai 2017. Beasiswa tersebut sebagai bentuk penghargaan raja maupun ratu Thailand.

Keduanya merupakan beasiswa penuh. His Majesty the King’s Scholarships adalah beasiswa bagi lulusan sarjana berprestasi dari kawasan Asia untuk mengambil gelar master mereka di School of Engineering and Technology (SET) dan School of Management (SOM), AIT.

Sementara,  Her Majesty the Queen’s Scholarships merupakan beasiswa S2 penuh bagi lulusan sarjana berprestasi untuk meraih gelar master di bidang yang terkait lingkungan di School of Environment, Resources and Development (SERD), AIT.

Setiap beasiswa yang diberikan sudah mencakup biaya kuliah, akomodasi, serta biaya hidup di asrama kampus AIT. Beasiswa tersebut akan diberikan selama 22 bulan selama program master.

Persyaratan: 
1. Warganegara Thailand atau dari kawasan Asia 
2. Lulus dalam bidang terkait dari perguruan tinggi terakreditasi
3. Mahir berbahasa Inggris (skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0, atau yang setara)
4. Memiliki prestasi yang baik di jenjang sarjana
    - IPK minimum 3.0 atau setara untuk universitas yang masuk peringkat 1.000 terbaik berdasarkan Q.S Ranking
    - IPK minimum 3.5 atau setara untuk universitas selain dari itu

Simak juga » Daftar Beasiswa di Thailand untuk Indonesia

Pendafaftaran: 
Calon harus dinominasikan oleh ketua jurusan / departemen atau dosen pembimbing dengan mengisi formulir nominasi yang dikirim via email ke: rtg@ait.asia atau melalui fax: +662-524-5024. Setelah mendapat nominasi, pelamar diminta untuk mendaftar ke AIT dengan mengisi aplikasi online di http://www.ait.asia/admissions

Batas terakhir pendaftaran dan pengajuan nominasi adalah 31 Maret 2017. Dokumen aplikasi yang diminta untuk pendaftaran ke AIT, di antaranya: 

› Salinan ijazah dan transkrip S1
› Dua surat rekomendasi 
› Sertifikat TOEFL (550) atau IELTS (6.0)

Informasi lebih lanjut bisa Anda tanyakan dengan menghubungi Khun Wannapa, Tel. 02-524-5071 atau Khun Wilailak, Tel. 02-524-5023, web (www.ait.ac.th), atau melalui email rtg@ait.asia
11/12/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Full S2 di Chulabhorn Graduate Institute, Thailand 2017

Ini salah satu peluang basiswa terbaru 2017 yang ditawarkan universitas Thailand. Chulabhorn Graduate Institute (CGI) bersama ASEAN Foundation (AF) kembali mengumumkan beasiswa full S2 bagi warganegara ASEAN yang ingin melanjutkan studi master di bidang sains dan teknologi. Beasiswa untuk tahap 2 ini dinamai Chulabhorn Graduate Institute and ASEAN Foundation Joint Post-graduate Scholarship Programme in Science and Technology.

Ada 10 beasiswa full yang disediakan bagi warganegara ASEAN terpilih tahun ini. Beasiswa tersebut nantinya bisa dipergunakan untuk mendanai biaya pendidikan program master di Chulabhorn Graduate Institute, Thailand.

Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh di CGI, tiket perjalanan PP, akomodasi, uang saku bulanan, tunjangan buku, asuransi kesehatan, dll. Beasiswa akan diberikan selama dua tahun berdasarkan hasil penilaian pencapaian setiap tahun.

Program studi yang ditawarkan:
▪ Applied Biological Sciences: Environmental Health
▪ Environmental Toxicology
▪ Chemical Biology

Persyaratan:
1. Beasiswa terbuka bagi pelamar berusia di bawah 30 tahun dan memiliki gelar sarjana dengan IPK sekurangnya 3.00 di salah satu bidang berikut:
   - Sciences: Chemistry, Biology, Biological Sciences, Biochemistry, Biotechnology, Genetics, Microbiology, Molecular Biology, Environmental Sciences.
   - Medical Sciences: Medicine, Medical Technology, Nursing, Pharmacy or Pharmaceutical Sciences.
   - Pelamar dari bidang lain juga dipersilakan mendaftar
2. Memiliki sekurangnya satu (1) tahu pengalaman penelitian laboratorium ilmiah
3. Pelamar harus menunjukkan kemampuan bahasa Inggris, lebih diutamakan dari salah satu tes kemampuan bahasa TOEFL, IELTS
4. Pelamar harus menyertakan statement of purpose yang menjelaskan minat studi mereka

Simak juga » Beasiswa S2 Hubungan Internasional di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi (Unduh)
2. Medical history and report (Unduh)
3. Salinan ijazah dan transkrip
4. Surat rekomendasi

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi beasiswa yang diminta kemudian kirimkan ke alamat:

The Chulabhorn Graduate Institute (CGI Scholarship Programme)
54 Kamphangphet 6 Road, Laksi, Bangkok 10210 THAILAND
E-mail: cgi_academic@cgi.ac.th

Aplikasi diterima paling lambat 30 November 2016. Hasil seleksi beasiswa akan diberitahukan CGI pada Februari 2017. Pra orientasi program akan dilaksanakan sekitar Juni 2017 dan perkuliahan dimulai pada Agustus 2017.

Kontak:
The Chulabhorn Graduate Institute
54 Kamphangphet 6 Road, Laksi, Bangkok 10210 THAILAND
E-mail: cgi_academic@cgi.ac.th
www.cgi.ac.th
Telp. (66 2) 554-1900 ext. 2144, 2128

The ASEAN Foundation
Jl. Sam Ratulangi No.2, Menteng,Jakarta – 10350 INDONESIA
E-mail:    uni@aseanfoundation.org
www.aseanfoundation.org
Telp. (62 21) 3192-4828 / 3192- 4833
11/01/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AUN/SEED-Net – S2 / S3 di ASEAN dan Jepang

Program beasiswa pascasarjana satu ini cukup rutin ditawarkan. AUN/SEED-Net Graduate Degree Program Scholarship. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi staf maupun lulusan dari perguruan tinggi anggota AUN/SEED-Net untuk melanjutkan studi jenjang S2 atau S3. AUN/SEED-Net merupakan kepanjangan dari ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network. Anggotanya merupakan sejumlah universitas terbaik di ASEAN, seperti UGM, ITB, ITS, dan beberapa universitas di kawasan ASEAN lainnya. SEED-Net adalah salah satu sub jaringan yang berkaitan dengan pendidikan teknik dari AUN. Pelamar beasiswa AUN/SEED-Net nantinya harus mengambil studi yang terkait dengan teknik di universitas tuan rumah yang dilamar.

Selain jenjang master, Beasiswa AUN/SEED-Net juga memberi kesempatan beasiswa S3 Sandwich, serta beasiswa gelar pascasarjana terpadu. Ada 16 jenis program yang ditawarkan dengan institusi tujuan berbeda. Umumnya beasiswa bisa diambil di universitas-universitas anggota AUN/SEED-Net, namun tersedia juga beasiswa untuk studi di Jepang. Universitas-universitas di Jepang tersebut menjadi institusi pendukung dari program beasiswa AUN/SEED-Net ini.

Di tahun 2017, AUN/SEED-Net menawarkan sekitar 50 beasiswa untuk jenjang master, sekitar 20 beasiswa untuk program doktor Sandwich, serta 10 beasiswa untuk program gelar pascasarjana terpadu. 

Beasiswa AUN/SEED-Net 2017 mencakup biaya hidup dan biaya kuliah jika studi berlangsung di dalam negeri. Jika studi di luar negeri, selain biaya hidup dan biaya kuliah beasiswa juga mencakup asuransi kesehatan, tunjangan relokasi, serta tiket pesawat PP. Pembiayaan ini akan mulai berjalan seiring dengan dimulainya studi. Khusus S2, beasiswa diberikan selama dua tahun. 
Persyaratan jenjang S2:
1. Pelamar merupakan staf fakultas dari perguruan tinggi pengirim atau lulusan yang memiliki motivati kuat untuk mengejar karir profesional sebagai staf fakultas di perguruan pengirim 
2. Pelamar mendapat persetujuan untuk mendaftar dari perguruan tinggi pengirim di negara asal mereka, di mana diharapkan mereka menjadi staf fakultas setelah selesai program pascasarjana
3. Pelamar memegang gelar sarjana pada bidang teknik yang relevan, atau menyelesaikan gelar sarjana sebelum program gelar berjalan
4. Pelamar harus memenuhi setidaknya satu standar performa akademik berikut: 
   ▪ Masuk dalam peringkat 15 % terbaik di kelas tahun terakhir atau terbaru pada gelar sarjana
   ▪ IPK minimum 3.0 untuk skala 4 atau 7,5 untuk skala penilaian 10
   ▪ Memiliki prestasi akademik luar biasa dengan dukungan bukti 
5. Pelamar memiliki kemampuan dalam bahasa Inggris untuk belajar dan melakukan penelitian dalam bahasa Inggris. Harap kirimkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris, jika ada
6. Pelamar berusia di bawah 30 tahun saat mendaftar
7. Pelamar dapat mendaftar pada institusi tuan rumah di negara asal mereka, jika institusi pengirim dan institusi tuan rumah merupakan universitas yang sama, serta memiliki performa akademik yang istimewa (masuk peringkat kelas 5 % terbaik pada kelas tahun terakhir gelar sarjana) 
8. Pelamar memiliki kesehatan yang baik
9. Beasiswa ditujukan untuk mahasiswa tahun fiskal Jepang (JFY) 2017 dimulai 1 April 2017 - 31 Maret 2018 (tidak memenuhi syarat bagi mereka yang telah memulai studi atau memperoleh beasiswa)

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi, dilengkapi dengan foto dan ditandatangani (Unduh)
2. Salinan ijazah dilegalisir
3. Salinan transkrip akademik dilegalisir
4. Surat keterangan prestasi akademik ketika studi sarjana yang menunjukkan peringkat kelas dan IPK kumulatif dari dekan atau kantor registrar (Formulir di lampiran 3)
5. Surat pengesahan dari rektor atau dekan dari institusi anggota dengan status dan posisi Anda saat ini 
6. Surat rekomendasi dari pembimbing Anda (Formulir di lampiran 4)
7. Dua surat rekomendasi dari Dekan atau atau pimpinan departemen (Formulir di lampiran 4)
Dokumen penunjang:
8. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris 
9. Abstrak tesis
10. Proposal tesis/rencana studi riset 
11. Dokumen tambahan (silakan sebutkan)

Pendaftaran: 
Pelamar beasiswa AUN/SEED-Net  terlebih dahulu harus mendapat persetujuan dan pengesahan dari institusi pengirim di negara asal. Setelah memperoleh surat pengesahan, pelamar kemudian diminta mengajuan dua jenis aplikasi. 
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah

Kedua formulir tersebut dapat diunduh melalui laman AUN/SEED-NET.

Untuk mendapatkan persetujuan dari institusi pengirim, disediakan daftar kontak person yang bisa dihubungi. Bisa diunduh melalui link tertera, tepatnya dalam panduan. 

Pendaftaran Tahap 1: 
Siapkan 3 set dokumen hard copy berikut yang dimuat dalam amplop terpisah yang ditujukan ke kontak person institusi pengirim yang mengesahkan.

1 set dokumen untuk AUN/SEED-Net: 
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net (asli)
2. Dokumen pendukung lainnya 

1 set dokumen untuk institusi tuan rumah/bidang studi prioritas pertama:
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net (copy)
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah prioritas pertama 
3. Dokumen pendukung lainnya

1 set dokumen untuk institusi tuan rumah/bidang studi prioritas kedua:
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net (copy)
2. Formulir aplikasi institusi tuan rumah prioritas kedua 
3. Dokumen pendukung lainnya 

*Dokumen pendukung lainnya bisa dilihat di dokumen aplikasi di atas (poin 2 – 11). Jika pelamar tidak memiliki pilihan institusi tuan rumah/bidang studi prioritas kedua, maka set dokumen itu tidak perlu disertakan. Lebih teknis bisa dilihat di panduannya. 

Setelah menyerahkan dokumen tersebut, institusi pengirim yang nantinya akan melakukan pengesahan sekaligus mengirimkan aplikasi lengkap tersebut ke AUN/SEED-Net dan juga institusi tuan rumah. 

Pendaftaran Tahap 2: 
Setelah menyerahkan dokumen aplikasi di atas, pelamar diminta mengirimkan dokumen berikut yang ditujukan langsung ke AUN/SEED-Net melalui email: master@aun-seed.net dengan subjek “Application: Master’s JFY 2017”.
1. Formulir aplikasi AUN/SEED-Net dalam format Microsoft Excel
2. Scan copy surat pengesahan 

Pengumuman beasiswa akan disampaikan melalui institusi pengirim pelamar. Hasil final akan disampaikan secara online melalui www.seed-net.org.

Batas terakhir pendaftaran 31 Oktober 2016 untuk tahun akademik 2017.

Kontak:
Master’s Program: master@aun-seed.net
Doctoral Degree Sandwich Program: phdsw@aun-seed.net
Integrated Graduate Degree Program: intgr.grad@aun-seed.net
10/03/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SHARE untuk Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Pernah mendengar nama beasiswa ini, SHARE Scholarship? Jika belum, mungkin Anda salah satu kandidat yang memenuhi syarat. Beasiswa SHARE merupakan beasiswa penuh untuk kegiatan pertukaran mahasiswa S1 antar negara ASEAN. Beasiswa ini didanai Uni Eropa. Setelah sebelumnya dibuka pendaftaran Batch 1, kali ini akan dibuka pendaftaran Batch 2. Ada ratusan kandidat dari negara ASEAN yang akan diterima untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa tersebut.

Kegiatan pertukaran mahasiswa yang didanai Beasiswa SHARE berlangsung selama satu semester yang dimulai Januari – Juni 2017. Saat ini universitas yang berpartisipasi tersebar di delapan negara ASEAN, salah satunya Indonesia.

Adapun yang ditanggung oleh Beasiswa SHARE untuk pertukaran mahasiswa ASEAN ini meliputi biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat pp, asuransi kesehatan, tunjangan penyisihan, bahan studi, serta biaya visa.

Universitas yang berpartisipasi:
▪ Cambodia: Royal University of Phnom Penh, University of Cambodia, Phnom Penh International University, National University of Management Cambodia
▪ Indonesia: Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Bogor Agricultural University, Bina Nusantara University
▪ Laos PDR: National University of Laos
▪ Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia, Taylor’s University Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Malaysia Sabah
▪ Myanmar: University of Yangon, Mandalay University, Myanmar Maritime University, Yangon University of Economics
▪ Philippines: University of the Philippines, University of Santo Tomas, De La Salle University, Ateneo de Manila University
▪ Thailand: Chulalongkorn University, Payap University, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thammasat University
▪ Vietnam: Viet Nam National University, Hanoi University of Science and Technology, Ho Chi Minh University of Technology and Education, Hue University

Persyaratan:
1. Calon harus sudah menyelesaikan setidaknya dua (2) semester di universitas asal
2. Calon harus merupakan warganegara anggota ASEAN
3. Calon harus merupakan mahasiswa dari universitas yang berpartisipasi

Simak juga » Beasiswa S1 untuk Mahasiswa dan Calon Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan (LoA) dari universitas tuan rumah (Calon hanya boleh mendaftar beasiswa untuk perkuliahan dalam bahasa pengantar Inggris).
2. Surat pengesahan dari universitas asal
3. Transkrip akademik terakhir (dalam bahasa Inggris)
4. Copy paspor
5. Pasfoto terbaru (ukuran paspor)

Pendaftaran:
Langkah pertama, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang berpartisipasi di Beasiswa SHARE seperti tertera di atas. Masing-masing universitas memiliki deadline berbeda. Ada baiknya pendaftaran tersebut dilakukan lebih dini untuk mendapatkan LoA seperti tertera di dokumen aplikasi.

Selanjutnya untuk pendaftaran beasiswa, calon dapat mendaftar secara online yang dibuka mulai 1 September – 11 November 2016 di laman SHARE Scholarship.

Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Kemudian unggah di laman formulir yang disediakan. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa SHARE dari Uni Eropa ini bisa ditanyakan via email: scholarship@share-asean.eu Semoga berhasil!
8/15/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SEARCA 2016 – 2017 (Full S2/S3)

Program beasiswa SEARCA 2016 – 2017 kembali dibuka. Beasiswa ini ditujukan bagi pegawai tetap pemerintah, lembaga penelitian, serta perguruan tinggi yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di salah satu universitas anggota SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture). Beasiswa ini lebih dikenal dengan SEARCA Graduate Scholarship for Southeast Asians di mana sasaran utamanya adalah kandidat yang berasal dari Asia Tenggara. Program yang ditawarkan adalah pertanian serta beberapa bidang studi terkait, seperti ilmu biologi, perikanan, ilmu lingkungan, statistik, kehutanan, dan ilmu-ilmu sosial.

Penerima beasiswa SEARCA 2016 akan memperoleh tanggungan full biaya studi yang melipui uang saku, biaya kuliah, tunjangan perjalanan internasional dan domestik, dukungan tesis/disertasi, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan.

Pilihan universitas:
▪ Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Indonesia
▪ Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia
▪ Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia
▪ Kasetsart University (KU), Bangkok, Thailand
▪ University of the Philippines Los BaƱos (UPLB), Laguna, Philippines
▪ University of the Philippines Diliman (UPD), Quezon City, Philippines
▪ University of the Philippines Visayas (UPV), Iloilo, Philippines

Tema prioritas dan are fokus tesis/disertasi:
› Social Inclusion
  ▪ Strengthening of Value Chains and Agribusiness Commodity Systems
  ▪ Integration of small-scale farmers into commercial food systems
  ▪ Food and Nutrition Security
  ▪ Productivity-enhancing innovations and modern technologies
  ▪ Rural entrepreneurship toward off-farm and non-farm businesses
› Environmental Sustainability
  ▪ Climate change adaptation and resiliency
  ▪ Natural Resource Management
› Cross-cutting Concerns
  ▪ Sub-regional cooperation in trade and investments
  ▪ Regional Economic Integration (AFTA and AEC 2015)
  ▪ Government Policies, Institutions, and Governance Mechanisms/Reforms that can address and redress rural poverty, inequitable growth, and environmental degradation

Persyaratan:
▪ Pelamar merupakan warganegara di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia yang bekerja di lembaga perguruan tinggi, lembaga penelitian, atau institusi pemerintahan. 
▪ Usia tidak lebih dari 35 tahun saat mendaftar

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi beasiswa SEARCA yang telah dilengkapi (2 copy) (unduh)
2. Formulir aplikasi pendaftaran ke sekolah pascasarjana dari tiga universitas yang tercantum pada formulir aplikasi beasiswa SEARCA di mana pemohon akan mengambil studi
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik. Pelamar gelar master mengajukan ijazah dan transkrip S1, pelamar PhD mengajukan ijazah dan transkrip S1 dan S2
4. SK kerja
5. Curriculum vitae terbaru
6. Deskripsi singkat penelitian tesis/disertasi yang pemohon rencana lakukan
7. Foto ukuran paspor (2 lembar)
8. Surat keterangan sehat jasmani dan mental dari dokter serta mampu mengambil studi pascasarjana
9. Persetujuan resmi dari atasan/pimpinan
10. Skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0

Pendaftaran:
Pemohon dapat mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diperlukan melalui Kementerian Pendidikan atau perguruan tinggi. Pihak kementerian akan menyaring dan mengesahkan aplikasi untuk diajukan ke SEARCA paling lambat 30 September 2015. Harap ajukan aplikasi sebelum itu.
7/22/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 di Kasetsart University, Thailand

Skema beasiswa S2 ini ditawarkan Department of Agricultural and Resource Economics, Kasetsart University, Thailand. Mereka menamai ASEAN International Student Scholarship. Yaitu beasiswa master untuk jurusan ekonomi pertanian dan sumber daya (M.S. Agricultural and Resource Economics Program) di Faculty of Economics, Kasetsart University. Beasiswa ini hanya ditujukan bagi mahasiswa ASEAN, salah satunya Indonesia.

Pihak universitas akan memberikan beasiswa bagi beberapa pemenang. Selain menyediakan tanggungan biaya kuliah, juga diberikan tunjangan bulanan sebesar 8.000 baht (US$ 245) selama 24 bulan. Kemudian asuransi sebesar 4.000 baht per tahun untuk jangka waktu dua tahun.

Persyaratan:
1. Warganegara ASEAN (kecuali Thailand)
2. Diterima di M.S. Agricultural and Resource Economics Program untuk tahun akademik 2015
3. Mampu mempertahankan IPK 3.5/4.0 tiap semesternya (agar beasiswa bisa tetap diberikan)
4. Mampu menerbitkan setidaknya satu makalah di jurnal  Thailand Citation Index atau Scopus dalam waktu tiga tahun setelah memulai program

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi
2. Salinan transkrip akademik
3. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
4. Pasfoto terbaru (6 bulan terakhir)
5. Surat rekomendasi dari universitas

Pendaftaran:
Dokumen aplikasi diajukan via email ke orachos.n@ku.ac.th dan itthipong@gmail.com atau melalui pos ke:

Chair, M.S. program in Agricultural and Resource Economics (English program)
Department of Agricultural and Resource Economics
Faculty of Economics, Kasetsart University
Bangkok, Thailand 10900

Aplikasi paling lambat diterima 30 April 2015. Informasi detil silakan ajukan pertanyaan ke Dr. Orachos di email: orachos.n@ku.ac.th
3/03/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pemerintah Kerajaan Thailand 2017 - 2018

Banyak cara dilakukan Pemerintah Kerajaan Thailand untuk menarik minat mahasiswa luar melanjutkan studi ke negeri gajah putih ini. Bagi mahasiswa Asia, Pemerintah Kerajaan Thailand memberikan penawaran khusus beasiswa. His Majesty the King’s Scholarships dan Her Majesty the Queen’s Scholarships. Dua beasiswa master untuk studi di Asian Institute of Technology (AIT) Thailand. Beasiswa tersebut sebagai bentuk penghargaan raja maupun ratu Thailand.

Keduanya merupakan beasiswa penuh. His Majesty the King’s Scholarships adalah beasiswa bagi lulusan sarjana berprestasi dari kawasan Asia untuk mengambil gelar master mereka di School of Engineering and Technology (SET) dan School of Management (SOM), AIT.

Sementara,  Her Majesty the Queen’s Scholarships merupakan beasiswa S2 penuh bagi lulusan sarjana berprestasi untuk meraih gelar master di bidang yang terkait lingkungan di School of Environment, Resources and Development (SERD), AIT.

Setiap beasiswa yang diberikan sudah mencakup biaya kuliah, akomodasi, serta biaya hidup di perumahan kampus AIT. Beasiswa tersebut akan diberikan selama 22 bulan selama program master.

Persyaratan: 
1. Warganegara Thailand atau dari kawasan Asia
2. Lulus dalam bidang terkait dari lembaga terakreditasi3. Mahir berbahasa Inggris (skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0, atau yang setara)
4. Memiliki prestasi yang baik di jenjang sarjana
    - IPK minimum 3.0 atau setara untuk universitas yang masuk peringkat 1.000 terbaik berdasarkan Q.S Ranking
    - IPK minimum 3.5 atau setara untuk universitas selain dari itu

Simak juga » Beasiswa S2 dan S3 di Universitas Perancis dari Eiffel

Pendafaftaran:
Pelamar harus dinominasikan oleh ketua jurusan / departemen atau dosen pembimbing dengan mengisi formulir nominasi yang dikirim via email ke: rtg@ait.asia atau melalui fax: +662-524-5024. Setelah mendapat nominasi, pelamar diminta untuk mendaftar ke AIT dengan mengisi aplikasi online di http://www.ait.asia/admissions

Batas terakhir pendaftaran dan pengajuan nominasi adalah 31 Maret 2017. Dokumen aplikasi yang diminta untuk pendaftaran ke AIT, di antaranya:

› Salinan ijazah dan transkrip S1
› Dua surat rekomendasi
› Sertifikat TOEFL (550) atau IELTS (6.0)

Informasi lebih lanjut terkait Beasiswa Pemerintah Kerajaan Thailand 2017 - 2018 bisa Anda tanyakan dengan menghubungi Khun Wannapa, Tel. 02-524-5071 atau Khun Wilailak, Tel. 02-524-5023, web (www.ait.ac.th), atau melalui email rtg@ait.asia
11/11/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2/S3 di SIIT Thailand

Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT), Thammasat University, Thailand membuka kesempatan beasiswa S2 dan beasiswa S3 bagi mahasiswa internasional berprestasi. Total disediakan 20 beasiswa penuh melalui skema Graduate Scholarship Program for Excellent Foreign Students (EFS). Beasiswa ini selain menyediakan tanggungan biaya kuliah penuh, termasuk penelitian, juga tersedia biaya lain, di antaranya tunjangan hidup bulanan 10.000 Baht, tiket pesawat PP ke Thailand, biaya lain-lain seperti visa, pajak bandara, yang nilainya maksimal 10.000 Baht. Serta asuransi kesehatan dan kecelakaan selama periode beasiswa di Thailand.

Beasiswa S2 dan S3 di SIIT terbuka untuk bidang studi berikut:
• Biochemical Engineering/ Biochemistry
• Industrial Engineering
• Civil Engineering
• Information Technology
• Computer Engineering/ Science
• Logistics and Supply Chain Systems Engineering
• Electronics and Communication Engineering
• Management Technology
• Energy Technology/ Management
• Materials Engineering/ Science/ Technology
• Engineering Management
• Mechanical Engineering
• Environmental Engineering/ Science/ Technology/ Management

Persyaratan:
1. Bukan warganegara Thailand
2. Memiliki catatan akademik yang cemerlang (Masuk dalam ranking 20 persen terbaik di kelas)
3. Memenuhi persyaratan masuk di program pascasarjana SIIT 
(http://www.siit.tu.ac.th/graduate_introduction_en.htm)
4. Dua surat rekomendasi (Satu surat rekomendasi harus berasal dari pembimbing akademik)
5. Sehat dan memiliki perilaku yang baik
6. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Dokumen aplikasi:
1. Statement of purpose dan CV
2. Salinan transkrip akademik sarjana
3. Salinan transkrip akademik master (jika ada)
4. Salinan sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL, IELTS, atau TU GET)
5. 2 surat rekomendasi
6. Pasfoto terbaru (1 lembar ukuran 1x1)
7. Salinan KTP/paspor
8. Dokumen pendukung lainnya (jika ada)

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen yang diperlukan di atas bersama formulir aplikasi (unduh). Lalu kirimkan ke:

Admissions and Public Relations Division
Sirindhorn International Institute of Technology
Thammasat University, Rangsit Campus
P.O. Box 22, Thammasat Rangsit Post Office
Pathumthani 12121, Thailand


Aplikasi paling lambat diterima 15 September 2014. Pengumuman pemenang diberitahukan 31 Oktober 2014 untuk studi yang dimulai Januari 2015. Pertanyaan dapat disampaikan melalui email: admissions@siit.tu.ac.th dan web: www.siit.tu.ac.th. 

Kondisi: 
Jika ingin melanjutkan beasiswa (tahun ke dua dan ketiga) kandidat diminta dapat mempertahankan IPK tidak kurang dari 3.25 tanpa nilai “F”, “U”, dan “W”. Kemudian membuat progress yang baik untuk tesis master maupun disertasi doktor, serta melaporkan perkembangannya setiap semester. Terakhir membantu pekerjaan Institut selama 30 jam per semester, terutama fokus pada pengawasan laboratorium atau memberi les kuliah minimal 6 jam, sisanya tugas pengawasan ujian.
9/13/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Training Kepemimpinan iLEAP di Seattle, AS

iLEAP kembali membuka traning kepemimpinan intensif bagi pemimpin-pemimpin sosial di Asia Tenggara. Pelatihan ini berlangsung sekitar delapan minggu, mulai 20 Oktober – 12 Desember 2014. Kegiatan iLEAP berlangsung di Seattle, Washington, AS melalui programnya 2014 iLEAP International Fellowship.

Training iLEAP ini cocok buat Anda yang berkecimpung di lembaga swadaya masyarakat (NGO) atau organisasi berbasis komunitas (CBO). Bisa juga bagi mereka yang menjalankan bisnis yang memiliki dampak sosial.

Pemenang fellowship selain mendapatkan pelatihan di AS, juga memperoleh semua tanggungan biaya yang disediakan oleh iLEAP. Bantuan tersebut di antaranya, tiket pesawat pp, visa, transportasi, biaya hidup, kamar, dan semua biaya yang terkait dengan program.

Persyaratan:
1. Tinggal dan bekerja di salah satu negara berikut: Thailand, Kamboja, Myanmar, Laos, Vietnam, Indonesia, Timor Leste, Malaysia, Singapura, Brunei, Papua New Guini, dan Philipina
2. Bekerja selama lima tahun atau lebih dengan posisi kepemimpinan di NGO/CBO atau kegiatan bisnis yang berwawasan sosial
3. Memiliki pemahaman jelas tentang  iLEAP International Fellowship serta Southeast Asia Leadership Initiative dan bagaimana keduanya akan menguntungkan perkembangan pribadi pemohon dan kepemimpinan sosial
4. Menunjukkan komitmen jangka panjang untuk kawasan Asia Tenggara
5. Berminat dalam membangun jaringan pemimpin sosial yang selaras di kawasan Asia Tenggara
6. Berusia 25-42 tahun
7. Memiliki keterampilan menggunakan bahasa Inggris pada tingkat sedang atau lebih
8. Tersedia untuk musim gugur 2014 untuk perjalanan ke Seattle, WA, Amerika Serikat.

Pendaftaran:
Bagi yang berminat, pendaftaran dilakukan secara online di sini. Aplikasi sudah harus diterima paling lambat 30 Juni 2014. Pertanyaan terkait bisa Anda ajukan melalui email fellowship@iLEAP.org
6/01/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program Hibah 2017/2018 Toyota Foundation

Toyota Foundation untuk kesekian kalinya meluncurkan skema bantuan hibah (International Grant Program). Skema ini dikhususkan bagi negara di Asia Tenggara dan Asia Timur, seperti Indonesia, Jepang, Thailand, Vietnam, Filipina, dll. Negara tersebut nantinya juga menjadi pilihan kegiatan proyek bantuan hibah yang diusulkan.

Hibah Toyota Foundation dimaksudkan untuk menghasilkan sebuah rekomendasi kebijakan atas isu-isu yang dihadapi bersama, terutama di negara yang menjadi pilihan kegiatan proyek. Program hibah ini berlangung selama setahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Harapannya, setelah kegiatan proyek berakhir dapat menghasilkan uraian masalah di negara yang menjadi sasaran pilihan serta menghasilkan sebuah rekomendasi kebijakan.

Pelamar bisa berasal dari tim atau kelompok dengan latarbelakang berbeda, misalnya pembuat kebijakan, peneliti, praktisi, masyarakat lokal, dll. Ada tiga tema utama proyek, yaitu:
 
1. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
2. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
3. Open Field

Negara Sasaran:Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Jumlah dana hibah yang diperoleh untuk tiap-tiap proyek sebesar 5 juta yen (sekitar $44.500) untuk kegiatan satu tahun dan 10 juta Yen (sekitar $89.000) untuk kegiatan proyek dua tahun. Di 2017 ini Toyota Foundation menyiapkan total 100 juta yen untuk program dana hibah ini. Hibah tersebut nantinya bisa digunakan untuk pembiayaan personil termasuk honorarium, transportasi, travel, komunikasi, pertemuan, dan produksi hasil kegiatan (cetak atau video).

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi disampaikan secara online dengan mengajukan proposal sesuai dengan contoh formulir aplikasi. Silakan unduh formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation. Petunjuk rincinya berupa panduan juga bisa Anda peroleh melalui laman tersebut. Batas akhir pendaftaran paling lambat 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:

Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/17/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya