Beasiswa S3 IASP di Austria untuk Dosen Kemdiktisaintek

Ada beberapa pilihan beasiswa 2026 yang ditujukan bagi para dosen perguruan tinggi lingkup Kemendiktisaintek yang ditawarkan rutin. Salah satunya Indonesia – Austria Scholarship Programme (IASP). Beasiswa IASP adalah beasiswa S3 hasil kerjasama pemerintah Indonesia melalui Kemendiktisaintek dan Pemerintah Austria melalui OeAD-GmbH. Beasiswa ini ditujukan bagi dosen di tanah air yang ingin melanjutkan studi doktornya di universitas-universitas terbaik yang ada di Austria.

Durasi beasiswa IASP 2026 berlangsung selama 3 tahun (36 bulan) serta memungkinkan untuk diperpanjang hingga 2 semester. Kuota yang disediakan biasanya sebanyak 15 kursi beasiswa. Kandidat yang terpilih akan mendapatkan beasiswa penuh dari program IASP. Beasiswa mencakup pembebasan biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan EUR 1.150 (~ Rp 22,9 juta), tiket pesawat internasional maksimum EUR 1.000 (~ Rp 19,9 juta), tunjangan mobilitas EUR 80 per bulan, serta tunjangan keluarga bulanan: EUR 250 untuk pasangan dan EUR 250 untuk satu anak maksimal (diberikan hanya pada tahun kedua dan ketiga studi, jika keluarga diundang oleh mahasiswa). Nominal tunjangan tersebut jika mengacu besaran yang diberikan periode sebelumnya.
 
Simak juga » Beasiswa GREAT S2 British Council Indonesia di 12 Universitas Inggris

Persyaratan:
1.Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi;
2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK);
3. Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah masing-masing (untuk dosen PTS);
4. Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going);
5. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor minimal, yaitu: TOEFL iBT® 90; atau TOEFL ITP® 550; atau IELTS™ 6,5, yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir);
6. Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 5-10 halaman yang telah disetujui calon
pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria. Usulan penelitian tersebut harus memuat unsur-unsur sebagai berikut:
a) deskripsi permasalahan yang jelas,
b) kajian pustaka (termasuk referensi),
c) hasil yang diharapkan,
d) kontribusi terhadap riset di Austria dan/atau Indonesia,
e) metodologi (desain penelitian, pertanyaan penelitian/hipotesis, metode riset, rencana kerja dan
linimasa penelitian, dan
f) daftar publikasi peneliti (jika ada) atau kualifikasi yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang
diusulkan.
7. Usia maksimal 35 tahun (pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran);
8. Memiliki CV dalam bahasa Inggris;
9. Memiliki dua buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing magister atau atasan langsung);
10. Memiliki paspor yang masih berlaku (minimal 1 tahun);
11. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan atau dari calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi tujuan
12. Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister (dalam bahasa Inggris) sesuai aslinya;
13. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah; dan
14. Pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama.


Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa S3 IASP di Austria dilakukan secara online. Buat dosen yang berminat, dapat mendaftar langsung ke laman kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id. Lengkapi formulir dengan membuat akun. Pilih Indonesia – Austria Scholarship Programmes (IASP) – S3 pada pilihan beasiswa yang tersedia. Berikutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta pada sistem online tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan aplikasi beasiswa diterima paling lambat 1 Maret 2026. Setelah pengajuan dokumen, kandidat yang telah lolos seleksi awal akan diundang untuk mengikuti wawancara, yang akan dilakukan oleh panitia seleksi gabungan yang terdiri dari perwakilan Kemdiktisaintek dan ASEA-UNINET.

Kontak Official: 
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Pusat Panggilan ULT DIKTI 126
[e] bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id
[w] https://kemdiktisaintek.go.id

Contact person at OeAD-GmbH:
Department for International Cooperation in Higher Education / 
Mobility Programmes and Cooperation (MPC)
Ms. Katharina Wurzer
[e] katharina.wurzer@oead.at
[w] https://grants.at/en/
2/14/2026 | 0comments | Baca selengkapnya

Daftar Perguruan Tinggi dan Program Studi Beasiswa Kemendikbudristek (BPI) Jenjang S1/D4, S2, S3

Berikut adalah daftar perguruan tinggi atau universitas dan program studi (Prodi) Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemendikbudristek Jenjang S1/D4, Jenjang S2, dan jenjang S3. Anda juga bisa mengunduh panduan Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk tahun akademik baru beserta link universitas dan prodi BPI sesuai kategori dan jenis beasiswa.
 
Simak juga » Beasiswa Guru dan Tenaga Kependidikan (S2, S3) Dalam Negeri & Luar Negeri

Panduan BPI:
1. Buku Panduan Pendaftaran BPI Bergelar (Unduh)
2. Buku Pedoman Umum Beasiswa Pendidikan Indonesia (Unduh)

Beasiswa S1/D4 Dengan Jenis Beasiswa:
1. Beasiswa S1 / D4 Calon Guru SMK (Dalam Negeri) | Daftar Prodi
2. Beasiswa S1 Pelaku Budaya (Dalam Negeri) | Daftar Prodi
3. Beasiswa Indonesia Maju (BIM) (Dalam dan Luar Negeri) | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN

Beasiswa S2 Dengan Jenis Beasiswa:
1. Beasiswa S2 (PTA) Calon Dosen Perguruan Tinggi Akademik PTA (Dalam Negeri dan Luar Negeri) | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN
2. Beasiswa S2 (PTV) Calon Dosen Perguruan Tinggi Vokasi (Dalam Negeri dan Luar Negeri) | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN
3. Beasiswa S2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dalam Negeri dan Luar Negeri) | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN
4. Beasiswa S2 Pelaku Budaya (Dalam Negeri dan Luar Negeri) | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN
5. Beasiswa Indonesia Maju (Dalam Negeri dan Luar Negeri) | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN

Beasiswa S3 Dengan Jenis Beasiswa:
1. Beasiswa S3 (PTA) Perguruan Tinggi Akademik (Dalam Negeri dan Luar Negeri) | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN
2. Beasiswa S3 (PTA) Perguruan Tinggi Akademik Joint Degree/Dual Degree | Daftar Prodi DN
3. Beasiswa S3 (PTV) Perguruan Tinggi Vokasi (Dalam Negeri dan Luar Negeri) | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN 
4. Beasiswa S3 Dosen LPTK /Pendidikan Profesi Guru (Luar Negeri) |  Daftar Prodi LN 
5. Beasiswa S3 Pelaku Budaya (Dalam Negeri dan Luar Negeri)  | Daftar Prodi DN | Daftar Prodi LN
5/04/2023 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Erasmus Mundus Hukum dan Ekonomi

EMLE (European Master in Law and Economics) adalah salah satu konsorsium beasiswa Erasmus Mundus yang menyediakan beasiswa program master bagi mahasiswa non Eropa. Beasiswa Erasmus+ ini berdurasi satu tahun dengan kajian analisis ekonomi hukum. Yakni penggunaan metode ekonomi untuk menjelaskan dan menilai efek hukum. Serta pendekatan komparatif yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan aturan hukum alternatif dari perspektif ekonomi. 

EMLE mencakup semua bidang utama analisis ekonomi hukum, mulai dari hukum perdata hingga hukum publik, serta regulasi ekonomi. Mahasiswa pada program ini berkompeten bekerja di perusahaan pribadi, organisasi masyarakat, penasihat ekonomi dan firma hukum multinasional besar. Lulusan juga dipersiapkan dengan baik untuk riset Ph.D. di bidang hukum dan ekonomi.

Di tahun akademik 2015/2016, beasiswa Erasmus Mundus EMLE menyediakan 7 kursi beasiswa dengan nilai maksimum 25.000 Euro. 9.000 Euro di antaranya akan dipotong untuk biaya kuliah. 4.000 Euro akan dibayarkan untuk biaya instalasi dan perjalanan. Sisanya 12.000 Euro dibayarkan untuk tunjangan yang dicicil tiap bulan. Beasiswa juga sudah mencakup asuransi.

Perkuliahan berlangsung di beberapa universitas yang tergabung dalam konsorsium. Khusus EMLE, ada 9 universitas yang berpartisipasi, seperti Erasmus University Rotterdam (Belanda), University of Aix-Marseille III Paul Cezanne (Prancis), University of Bologna (Italia), Ghent University (Belgia), University of Hamburgh (Jerman), University of Vienna (Austria), dan Warsaw School of Economics (Polandia).

Persyaratan:
1. Mahasiswa non Eropa
2. Mendaftar maksimum tiga perkuliahan Erasmus+ dalam setahun
3. Tidak memenuhi syarat bagi kandidat yang telah memperoleh beasiswa Erasmus Mundus

Pendaftaran:
Peminat dapat mengajukan diri dengan mendaftar online melalui website EMLE. Tidak dibutuhkan aplikasi terpisah untuk beasiswa. Nantinya, pelamar diminta membayar biaya pendaftaran ke EMLE sebagai syarat masuk universitas. Semua pelamar yang telah membayar biaya pendaftaran tersebut secara otomatis akan dipertimbangkan untuk beasiswa.

Untuk seleksi, mereka yang memperoleh hasil seleksi terbaik oleh EMLE yang akan menerima beasiswa.  Pendaftaran online ditutup 15 Januari 2015. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Rogeer Van Den Bergh, Erasmus School of Law, Rotterdam Institute of Law and Economics, email: r.vandenbergh@frg.eur.nl
1/07/2015 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa S3 di Austria Kerjasama Dikti

Skema beasiswa S3 di Austria ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Riset Austria. Namanya Indonesian Austrian Scholarship Programme. Beasiswa yang tertuang melalui perjanjian ASEA-UNINET antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) dan Badan Kerjasama Internasional Austria bidang Pendidikan dan Riset (OeAD-GmbH).

Kini beasiswa tersebut kembali dibuka untuk tahun akademik 2015-2016. Bagi Anda yang berprofesi sebagai dosen dan ingin melanjutkan pendidikan S3 untuk meraih gelar PhD, peluang ini terbuka untuk diikuti. Pelamar diberi kebebasan untuk memilih program studi serta universitas yang diminati di Austria. Setiap tahun disediakan sekitar 20 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia.

Kandidat terpilih akan mendapatkan tunjangan bulanan sebesar €1.000, asuransi kesehatan dan kecelakaan, akomodasi, serta subsidi biaya perjalanan untuk kedatangan dan keberangkatan yang dibayarkan oleh otoritas Indonesia.

Beasiswa akan diberikan selama 36 bulan atau 3 tahun sejak dimulainya program. Pelamar saat ini berusia maksimal 35 tahun atau 5 tahun setelah menyelesaikan kuliah master.

Dokumen persyaratan:
1. Formulir aplikasi (unduh)
2. Letter of acknowledgement dari supervisor universitas di Austria
3. Deskripsi projek studi/tesis (2-4 halaman, judul, isi, metodologi, tabel waktu) yang telah disetujui oleh supervisor di Austria
4. Satu lembar surat rekomendasi dari supervisor (harus ada kop surat, tandatangan yang memberi rekomendasi, dan cap universitas/departemen. Tidak boleh lebih dari enam bulan saat aplikasi)
5. Scan paspor pada halaman nama dan foto
6. Scan ijazah dan transkrip dari studi sebelumnya (diploma, sarjana, master, atau PhD)
7. Memiliki kemampuan bahasa Inggris atau Jerman yang baik (skor tes TOEFL 500 atau IELTS 5.5)

Pendaftaran:
Dokumen yang tertera di atas kirim ke OeAD - Sarah Widmoser, Programme Manager via email: sarah.widmoser@oead.at

Setelah mengirimkan dokumen ke OeAD-GmbH, calon kandidat terpilih akan diundang untuk mengikuti sesi wawancara yang digelar di Indonesia. Kemudian para nominee mendaftar ke universitas di Austria dengan dukungan dari OeAD-GmbH. Pada saat yang sama, peserta juga diminta untuk mengajukan aplikasi kedua ke Dikti, melalui laman http://beasiswa.dikti.go.id/bppln/

Keputusan final akan diambil setelah kandidat diterima di universitas Austria. Informasi lebih jauh bisa ditanyakan kepada Sarah Widmoser via email: sarah.widmoser@oead.at. Telp: +43 1 534 08 – 455. Atau website www.oead.at. Aplikasi sudah harus diterima paling lambat 1 Februari 2015.
9/26/2014 | 0comments | Baca selengkapnya

Program Beasiswa Indonesia Austria

Anda berminat kuliah S3 di Austria? Jangan lewatkan tawaran ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerjasama dengan Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Riset Austria menyediakan beasiswa PhD untuk studi S3 di universitas-universitas Austria. Beasiswa ini tertuang melalui perjanjian ASEA-UNINET antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) dan Badan Kerjasama Internasional Austria bidang Pendidikan dan Riset (OeAD-GmbH).

Beasiswa doktor di Austria ini tersedia untuk tahun akademik 2014-2015. Sasaran utamanya adalah para calon dosen atau dosen tetap universitas di Indonesia. Beasiswa dibuka untuk semua bidang ilmu yang ada di Austria. Setiap tahunnya disediakan 20 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia yang ingin mengenyam pendidikan di sana.

Kandidat terpilih akan mendapatkan tunjangan bulanan sebesar €1.000, asuransi kesehatan dan kecelakaan, akomodasi, serta subsidi biaya perjalanan untuk kedatangan dan keberangkatan yang dibayarkan oleh otoritas Indonesia.

Beasiswa akan diberikan selama 36 bulan atau 3 tahun sejak dimulainya program. Bagi Anda yang berusia maksimal 35 tahun atau 5 tahun setelah menyelesaikan kuliah master, tawaran beasiswa Indonesia Austria ini bisa diikuti.

Dokumen persyaratan:
1. Formulir aplikasi (unduh)
2. Letter of acknowledgement dari supervisor universitas di Austria
3. Deskripsi projek studi/tesis (2-4 halaman, judul, isi, metodologi, tabel waktu) yang telah disetujui oleh supervisor di Austria
4. Satu lembar surat rekomendasi dari supervisor (harus ada kop surat, tandatangan yang memberi rekomendasi, dan cap universitas/departemen. Tidak boleh lebih dari enam bulan saat aplikasi)
5. Scan paspor pada halaman nama dan foto
6. Scan ijazah dan transkrip dari studi sebelumnya (diploma, sarjana, master, atau PhD)
7. Memiliki kemampuan bahasa Inggris atau Jerman yang baik (skor tes TOEFL 500 atau IELTS 5.5)

Pendaftaran:
Dokumen yang tertera di atas dikirim via email: tuantrieu.ha@oead.at yang ditujukan kepada:

OeAD – Programme Manager
Mag. Tuan Trieu HA, Bakk


Batas pendaftaran adalah 1 Februari 2014.

Setelah mengirimkan dokumen ke OeAD-GmbH, calon kandidat terpilih akan diundang untuk mengikuti sesi wawancara yang digelar di Indonesia. Kemudian para nominee mendaftar ke universitas di Austria dengan dukungan dari OeAD-GmbH. Pada waktu yang sama peserta juga diminta untuk mengajukan aplikasi kedua ke Dikti melalui laman http://beasiswa.dikti.go.id (dosen tetap) atau http://beasiswa.dikti.go.id/ln (calon dosen).

Keputusan final akan diambil setelah kandidat diterima di universitas Austria. Informasi lebih jauh bisa ditanyakan kepada Mr. Tuan Trieu Ha (tuantrieu.ha@oead.at).
11/30/2013 | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Luar Negeri dari OFID

Beasiswa luar negeri selalu jadi primadona. Selain bisa belajar di perguruan tinggi bertaraf internasional, juga besarnya bantuan dana yang bakal diterima. OFID (The OPEC Fund for International Development) adalah salah satu lembaga asing yang menyiapkan beasiswa menggiurkan. Tahun ini (2012), OFID menyediakan beasiswa masing-masing US$50,000 atau setara Rp 450 juta bagi dua orang pemenang untuk studi program S2 (master).  

Persyaratan yang diperlukan
1. Berusia antara 23-32 tahun saat mengirim permohonan
2. Menyelesaikan gelar sarjana di univeristas/perguruan tinggi terakreditasi
3. Memiliki IPK kumulatif minimal 3.0 atau lebih tinggi pada sistem rating 4.0, atau setara
4. Mendaftar di universitas terakreditasi untuk tahun ajaran mulai Agustus/September 2012
5. Warga negara dari negara berkembang
6. Memilih subjek studi yang berhubungan dengan misi utama OFID, seperti: ekonomi pembangunan (pengentasan kemiskinan, energi dan pembangunan berkelanjutan), lingkungan, atau ilmu terkait lainnya dan bidang teknologi.

Pelamar bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan mengirimkan semua informasi yang diperlukan. Aplikasi akan dievaluasi berdasarkan informasi yang diberikan. Aplikasi yang tidak lengkap tidak akan dipertimbangkan. Pelamar harus mengajukan aplikasi secara on-line.

Dokumen yang dilampirkan
√ Mengisi formulir aplikasi on-line (http://scholarship.ofid.info/admin/register.aspx)

√ Salinan scan dari paspor pemohon
√ Salinan scan dari ijazah terakhir
√ Salinan scan letter of acceptance (LoA) dari lembaga pendidikan yang dipilih, membenarkan pengakuan Anda, subjek penelitian dan durasi program gelar master (tidak boleh melebihi satu tahun).
√  Bukti memenuhi syarat khusus, termasuk kemampuan berbahasa.
√ Sebuah esai pendek - sekitar 500 kata dalam bahasa Inggris - memberikan alasan mengapa Anda melamar beasiswa OFID, menjelaskan tujuan pendidikan Anda, dan menggambarkan bagaimana Anda akan menggunakan pengalaman yang diperoleh dari studi gelar master Anda untuk membantu pengembangan di negara asal.
√ Dua surat rekomendasi dari profesor dan/atau dosen di universitas pemohon.
√ Curriculum vitae (CV)

Batas waktu aplikasi yakni 28 Mei 2012. Anda akan menerima konfirmasi otomatis aplikasi yang telah disampaikan melalui email. Pengumuman pemenang akan diberitahu 14 Juni 2012 melalui website: www.ofid.org
4/13/2012 | 0comments | Baca selengkapnya