Tanya Jawab Beasiswa

Q: Pertanyaan Umum

Beasiswa itu apa sih?

Beasiswa adalah dukungan keuangan yang diberikan oleh sebuah donatur baik sifatnya perorangan maupun lembaga yang umumnya dipergunakan untuk keperluan studi. Bantuan ini bisa berupa biaya pendidikan, biaya hidup, sarana dan prasarana, dan keperluan lainnya.

Siapa pemberi beasiswa?

Beasiswa dapat diberikan oleh siapa saja, termasuk perorangan, yayasan, perusahaan, pemerintah, universitas, atau organisasi non profit.

Apakah beasiswa mengikat?

Masing-masing penyedia beasiswa memiliki aturan berbeda, termasuk soal ketentuan yang harus dipatuhi oleh scholars. Untuk memastikan apakah beasiswa tersebut mengikat, Anda harus menanyakan langsung ke penyedia beasiswa yang dimaksud. Beberapa beasiswa mungkin menyediakan kontrak bagi penerimanya.

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa?

Anda harus mendaftar. Mengajukan diri dan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh penyedia beasiswa.

Kapan pendaftaran beasiswa dibuka?

Setiap beasiswa memiliki jadwal pendaftaran berbeda. Ada yang dibuka setahun sekali, per periodik, atau bahkan dibuka setiap saat. Untuk mengetahui jadwal pendaftaran ini, silakan lihat beasiswa yang sudah dipublikasikan di www.beasiswapascasarjana.com.

Apakah ada biaya pendaftaran?

Umumnya pendaftaran beasiswa tidak memungut biaya. Namun, adakalanya pendaftaran beasiswa sudah termasuk pendaftaran ke universitas. Sehingga mengenakan biaya untuk aplikasi ke universitas.

Bagaimana cara mengajukan beasiswa?

Ada beberapa cara yang tersedia. Yang paling umum adalah mendaftar beasiswa secara online dan mengajukan aplikasinya dalam bentuk Pdf atau Word (soft copy). Tapi, ada juga yang menghendaki pendaftaran offline dengan mengirimkan berkas fisiknya (hard copy).

Apakah saya bisa mendapatkan beasiswa?

Tentu saja Anda harus yakin dengan kemampuan Anda. Pertama-tama, pastikan Anda bisa memenuhi persyaratan dan kriteria yang ditetapkan. Kemudian mendaftarlah sesuai ketentuan dan prosedur yang tersedia. Lihat: Tips Memenangi Beasiswa di Persaingan Ketat.

Saya memiliki dana terbatas, apakah bisa mengajukan beasiswa?

Anda sangat bisa mengajukan beasiswa. Beberapa beasiswa sifatnya parsial, sehingga cocok buat mereka yang memiliki keterbatasan biaya. Beasiswa parsial ini akan menutupi kebutuhan lainnya, misalnya biaya hidup atau biaya kuliah.

Saya dari keluarga tidak mampu. Apakah tersedia beasiswa?

Ada beberapa beasiswa yang mengkhususkan bagi pelamar dari keluarga tidak mampu. Sebut saja misalnya Beasiswa Bidik Misi atau Beasiswa Afirmasi dari LPDP.

Saya berprestasi. Apakah tersedia beasiswa?

Banyak sekali beasiswa yang ditujukan bagi pelamar berprestasi. Anda bisa menemukan dengan mudah di beasiswapascasarjana.com

Latar belakang saya biasa-biasa saja. Apakah bisa memperoleh beasiswa?

Tentu saja. Selama Anda bisa memenuhi persyaratan dan ketentuan dari beasiswa yang dilamar. Cobalah menggali hal-hal lain dari diri Anda yang bisa menguatkan posisi aplikasi Anda.

Bagaimana saya mengetahui beasiswa yang cocok?

Sebelum menentukan beasiswa, mulailah untuk menggambarkan kebutuhkan studi Anda. Apakah Anda memiliki persediaan dana yang cukup, sehingga dengan beasiswa parsial saja sudah mampu kuliah dengan memadai, atau memiliki keterbatasan dana. Jika dana terbatas, sebaiknya mendaftarlah beasiswa penuh yang menanggung semua kebutuhan studi Anda.

Setelah mengetahui beasiswa yang cocok, lalu apa?

Mulailah mencarinya di www.beasiswapascasarjana.com. Silakan lihat melalui menu yang tersedia. Misalnya beasiswa S1, beasiswa S2, atau beasiswa S3. Akan banyak pilihan yang bisa menyesuaikan kebutuhan Anda.

Apakah beasiswa yang tersedia memiliki batas waktu?

Ya. Umumnya beasiswa memiliki durasi. Biasanya menyesuaikan dengan durasi jenjang studi yang dilamar. Misalnya 4 tahun, 2 tahun, 3 tahun, atau 1 tahun. Tapi, ada juga beasiswa yang diberikan hanya satu kali waktu saja.


Q: Persyaratan dan Aplikasi

Apa persyaratan beasiswa yang biasanya diminta?

Ini sangat tergantung dari beasiswa yang dilamar. Biasanya pelamar harus memenuhi jenjang gelar tertentu, keterampilan bahasa: misalnya bahasa Inggris, batas usia, pengalaman kerja, pengalaman riset, hasil karya ilmiah, capaian prestasi, latar belakang ekonomi, keterlibatan di masyarakat, asal geografis, dll.

Jika tidak memenuhi syarat, apakah tetap bisa mendaftar?

Bisa saja. Namun, tentunya akan berpengaruh pada besar kecilnya peluang diterima beasiswa.

Sebagian besar persyaratan terpenuhi, tapi ada salah satu jadi kendala. Bagaimana?

Anda harus mengambil keputusan. Jika yakin dengan aplikasi yang dimiliki tersebut, bisa terus ke proses pendaftaran. Tapi, bila persyaratan yang tidak terpenuhi tersebut fatal, maka Anda juga harus siap gagal. Untuk memastikannya, sebaiknya komunikasikan terlebih dahulu ke penyedia beasiswa yang dilamar.

Saya memenuhi syarat, tapi jadwal pendaftaran beasiswa sangat singkat?

Anda mungkin perlu menghindari beasiswa yang jadwal pendaftarannya akan habis atau sangat mepet. Kecuali, bisa memastikan aplikasi yang diajukan bisa sampai tepat waktu. Jika pendaftaran dilakukan sepenuhnya online, maka selisih hari bisa dikejar. Tapi bila pendaftaran dilakukan via pos, tentunya sangat rawan keterlambatan.

Tapi, beasiswa tersebut sangat saya minati. Bagaimana?

Lihat lagi. Selama pendaftarannya online dan deadlinenya belum berakhir. Silakan saja mendaftar. Tapi, jika offline misalkan melalui kurir atau pos, maka perjelas terlebih dahulu bahwa aplikasi yang diterima berdasarkan tanggal cap pos, bukan tanggal diterimanya aplikasi. Jika demikian, Anda tetap bisa mendaftar sebelum tanggal deadline.

Kelihatannya saya memenuhi syarat, lalu apa yang perlu disiapkan?

Anda harus melengkapi dokumen aplikasi yang diminta.

Bagaimana cara menyiapkan dokumen aplikasi beasiswa?

Pada pengumuman beasiswa biasanya ada daftar dokumen aplikasi yang diminta. Lengkapi dokumen tersebut sesuai permintaan dan serahkan ketika pendaftaran.

Dokumen seperti apa yang biasanya diminta?

Tergantung jenis beasiswanya. Biasanya seperti salinan ijazah dan transkrip, salinan tes TOEFL/IELTS, curriculum vitae, motivation letter atau personal statement, essay, LoA, publikasi, salinan paspor, hasil tes GMAT/GRE, KTP, KK, dll.

Jika pendaftaran dilakukan secara online, bagaimana menyiapkan aplikasinya?

Anda terlebih dahulu harus menscan dokumen aplikasi tersebut. Kemudian menyiapkannya dalam format Pdf atau Word (sesuai permintaan). Buatlah dokumen tersebut dengan ukuran tidak terlalu besar, namun bisa terbaca dengan baik sehingga memudahkan dalam proses pengunggahan.

Saya tidak memiliki hasil tes TOEFL/IELTS, bagaimana?

Jika berminat beasiswa luar negeri, maka Anda harus menyiapkan hasil tes TOEFL/IELTS. Sebab, sebagian besar dokumen ini akan diminta. Anda juga harus memastikan bisa memenuhi skor yang diminta.

Apakah bisa mengajukan beasiswa tanpa tes TOEFL/IELTS?

Tes TOEFL/IELTS umumnya tidak diminta bila pelamar berasal dari negara tertentu, seperti Amerika, Kanada, Inggris, Australia, New Zealand, atau negara yang kehidupan sehari-harinya berbahasa Inggris. Hal ini biasanya juga berlaku bila pendidikan Anda sebelumnya diambil dari negara tersebut. Misalnya SMA atau S1 berlangsung di Amerika.

Apakah LoA (letter of acceptance) juga harus diajukan?

Bila beasiswa tersebut memintanya terlebih dahulu, maka Anda harus melampirkannya. Namun, jika tidak diminta, Anda bisa mendaftar beasiswa tersebut.

Bagaimana cara mendapatkan LoA?

Anda harus mendaftar ke universitas yang dituju. Setelah diterima, mereka biasanya akan memberikan LoA tersebut. LoA ini bisa dibagi dua jenis. Pertama, Unconditional LoA atau LoA tanpa syarat. Itu artinya Anda sudah diterima sepenuhnya di universitas yang dilamar. Sementera, jenis kedua adalah Conditional LoA. Artinya Anda diterima dengan status bersyarat. Masih ada aplikasi yang harus dipenuh untuk menjadikannya Unconditional LoA.

Bagaimana saya tahu bahwa beasiswa meminta Unconditional LoA atau Conditional LoA?

Penyedia beasiswa biasanya sudah menjelaskan jenis LoA yang diminta tersebut. Tapi, umumnya untuk mendaftar beasiswa sudah cukup dengan Conditional LoA.

Bagaimana kalau saya belum memiliki paspor?

Buatlah dahulu jika memang berniat mengejar beasiswa luar negeri.

Saya ingin membuat paspor, tapi deadline sudah dekat. Apa solusinya?

Tanyakan ke penyedia beasiswa tersebut, apakah paspor Anda bisa menyusul kemudian. Misalnya pada tahap wawancara atau jelang keberangkatan.

Ada tips menulis Motivation Letter atau Essay beasiswa?

Bisa simak tulisan: Cara Menulis Motivation Letter Beasiswa atau Cara Menulis Essay Beasiswa.


Q: Pendaftaran Beasiswa

Bagaimana cara mendaftar beasiswa, tepatnya cara mengajukan aplikasi beasiswa?

Setelah melengkapi dokumen aplikasi beasiswa, Anda kemudian akan masuk tahap pendaftaran. Pada tahap ini, pelamar hanya perlu mengikuti cara pendaftaran yang disediakan oleh penyedia beasiswa. Cara yang paling umum adalah pendaftaran online dan offline (antar langsung atau via pos).

Pendaftaran beasiswa secara online, caranya bagaimana?

Jika belum pernah mendaftar sebelumnya, buatlah akun terlebih dahulu. Anda akan diminta untuk mendaftarkan nama, email, password, dan identitas pemohon lainnya. Setelah mendaftar, cek email untuk mengkonfirmasinya.

Saya sudah mendaftar secara online, tapi belum bisa masuk?

Cek email Anda. Biasanya provider atau web tempat mendaftar mengirimkan link konfirmasi untuk aktivasi. Klik link konfirmasi yang disediakan. Link konfirmasi tersebut tujuannya untuk memastikan bahwa Anda memang benar pemiliki email tersebut. Caranya mirip ketika Anda mendaftar Berlangganan Beasiswa di beasiswapascasarjana.com. Silakan dicoba jika belum berlangganan :)

Saya sudah mendaftar online, tapi lupa password?

Cek alamat website tempat mendaftar. Apakah mereka menyediakan fasilitas “Lupa Password”. Jika ada, biasanya Anda akan diminta untuk memasukkan alamat email yang digunakan saat mendaftar beasiswa. Nantinya, password yang didaftarkan sebelumnya akan otomatis dikirim kembali ke email Anda.

Bagaimana mengunggah dokumen aplikasi beasiswa?

Ketika masuk di laman web pendaftaran, fasilitas unggah dokumen ini sudah disediakan. Anda hanya perlu menguploadnya saja. Sebelum mengirim (submit), pastikan semua dokumen aplikasi yang dibutuhkan sudah siap unggah.

Dokumen aplikasi belum lengkap, apakah bisa menyusul?

Anda bisa mengunggah dokumen aplikasi yang ada saja dulu, tapi jangan langsung di-submit. Karena, Anda akan dicatat sebagai pelamar yang sudah mendaftar. Akibatnya, Anda kekurangan dokumen. Mungkin masing-masing penyedia beasiswa memiliki teknis berbeda, jadi sebaiknya dipelajari terlebih dahulu.

Pendaftaran beasiswa via pos, bagaimana?

Siapkan dokumen aplikasi (hard copy), susun berdasarkan urutan yang diminta. Lalu ajukan via pos. Sebaiknya kirimkan dokumen tersebut jauh sebelum tanggal penutupan pendaftaran. Hal ini untuk menghindari keterlambatan dokumen.

Saya sudah mengirimkan aplikasi, tapi tidak yakin apakah sudah diterima?

Jika proses pengiriman dokumen aplikasi Anda sudah benar, aplikasi akan diterima oleh panitia beasiswa. Khusus pendaftaran online, biasanya ada konfirmasi bahwa dokumen aplikasi telah terikirim. Namun, untuk pendaftaran via pos bisa saja tidak ada konfirmasi. Namun, akan dihubungi bila lolos seleksi atau memenuhi syarat mengikuti seleksi berikutnya. Seperti wawancara.

Apa yang saya lakukan setelah mengirim aplikasi?

Anda harus rajin mengecek pengumumannya. Kalau perlu mengontak panitianya sekedar menanyakan kapan pengumuman seleksi beasiswa disampaikan dan seperti apa.

Apakah pendaftaran beasiswa juga sekaligus pendaftaran ke universitas?

Ada beberapa beasiswa yang demikian. Umumnya, pendaftaran beasiswa sekaligus pendaftaran ke universitas disediakan oleh universitas itu sendiri atau lembaga yang telah memiliki kerjasama dengan universitas.

Pendaftaran beasiswa sepertinya terpisah dengan pendaftaran ke universitas. Bagaimana mendaftarnya?

Siapkan aplikasi keduanya. Dokumen yang diminta mungkin berbeda. Lalu ajukan sesuai petunjuk pendaftaran masing-masing.

Ada tips cara mendaftar ke universitas luar negeri?

Bisa disimak salah satu tips ini : Cara Mendaftar Kuliah di Luar Negeri.

Saya lolos seleksi administratif dan akan mengikuti wawancara. Apakah itu artinya saya diterima?

Belum. Seleksi wawancara sama menentukannya ketika melalui seleksi administratif atau berkas. Anda harus mengupayakannya sebaik mungkin, termasuk menyiapkan mental dan jawaban ketika menghadapi wawancara.

Kapan saya mengetahui bahwa saya dinyatakan sebagai penerima beasiswa?

Setelah proses seleksi, panitia penyelenggara beasiswa biasanya akan menghubungi kandidat terpilih tersebut. Cara yang dilakukan bisa dengan menginformasikan melalui email, telepon, atau mengumumkannya di website resmi mereka.

Saya ingin bertanya yang lain. Bagaimana caranya?

Silakan ajukan melalui Laman Kontak yang tersedia.

9/01/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa LPDP S2 – S3 Umum

Sebelum memilih perguruan tinggi di daftar universitas beasiswa LPDP, ada baiknya pelamar beasiswa LPDP juga menetapkan jenis beasiswa LPDP yang akan dilamar. Misalnya beasiswa Afirmasi yang menyasar kelompok tertentu atau beasiswa Presiden yang hanya boleh diajukan bila diterima di salah satu dari 50 universitas terbaik acuan LPDP, dan kategori lainnya. Yang umum adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Program Magister dan Doktor. Beasiswa LPDP S2 – S3 ini bisa diikuti siapa saja asalkan memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan.

BPI Program Magister dan Doktor sebetulnya masih cukup ketat dalam proses seleksi. Selain harus diterima pada salah satu universitas yang ditetapkan, beasiswa LPDP S2 – S3 umum ini juga mensyaratkan prestasi bagi calonnya. Tapi, jangan khawatir. Sebab, usaha Anda untuk memperoleh beasiswa ini juga akan terbayar setimpal. BPI Program Magister dan Doktor merupakan beasiswa penuh LPDP. Bagi penerima beasiswa S2 – S3 LPDP ini akan memperoleh tanggungan biaya pendidikan yang meliputi pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis/disertasi, seminar, publikasi, serta biaya wisuda.

Selain itu diberikan pula biaya pendukung yang meliputi transportasi keberangkatan dan kepulangan ke universitas tujuan, asuransi kesehatan, visa, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga, biaya kedatangan, insentif peringkat perguruan tinggi unggulan, serta biaya keadaan darurat.

Sasaran Bidang Ilmu BPI Program Magister dan Doktor:
1. Bidang Teknik
2. Bidang Sains
3. Bidang Pertanian
4. Bidang Kelautan dan Perikanan
5. Bidang Kedokteran dan Kesehatan
6. Bidang Akuntansi dan Keuangan
7. Bidang Hukum
8. Bidang Agama
9. Bidang Pendidikan
10. Bidang Sosial
11. Bidang Ekonomi
12. Bidang Budaya, Seni dan Bahasa
13. Bidang lainnya

Tema prioritas BPI Program Magister dan Doktor:
1. Kemaritiman
2. Perikanan
3. Pertanian
4. Ketahanan Energi
5. Ketahanan Pangan
6. Industri Kreatif
7. Manajemen Pendidikan
8. Teknologi Transportasi
9. Teknologi Pertahanan dan Keamanan
10. Teknologi Informasi dan Komunikasi
11. Teknologi Kedokteran dan Kesehatan
12. Keperawatan
13. Lingkungan Hidup
14. Keagamaan
15. Ketrampilan (Vokasional)
16. Ekonomi/Keuangan Syariah
17. Budaya/Bahasa, dan
18. Hukum Bisnis Internasional

Persyaratan Umum
a. Warga Negara Indonesia (WNI);
b. Telah menyelesaikan studi program sarjana atau program magister dari:
   1. Perguruan Tinggi di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
   2. Perguruan Tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   3. Perguruan Tinggi di luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
c. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas, memiliki kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian, kematangan dalam mengelola emosi, dan kemampuan beradaptasi;
d. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan / keilmuan / inovasi / kreasi / budaya;
e. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
   1. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   2. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   3. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   4. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   5. Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia;
   6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   8. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila dokumen tersebut tidak sah.
f. Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja;
g. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba (untuk semua pelamar tujuan dalam negeri serta luar negeri) dan untuk tujuan ke luar negeri ditambah dengan bebas TBC yang dinyatakan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah;
h. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
i. Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP;
j. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
k. Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”;
l. Apabila terdapat pemalsuan data atau dokumen maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP;
m. Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Suat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu seleksi wawancara;

Persyaratan Khusus
A. Pelamar beasiswa program Magister:
   1. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
   2. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri.
   3. Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan yang ada dalam daftar LPDP.
   4. Jika tidak memiliki LoA Unconditional (a.3), pendaftar wajib memiiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,00 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
      a. Untuk studi program Magister di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600.
      b. Untuk studi program Magister di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 550/TOEFL iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750.
      c. Butir a) dan b) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan.
      d. Untuk studi program Magister di luar negeri pada Perguruan Tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku.
   5. Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi.
   6. Sanggup menyelesaikan studi program magister sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 2 (dua) tahun,
   7. Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada),
   8. Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.   

B. Pelamar beasiswa program Doktoral:
   1. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 40 (empat puluh) tahun;
   2. Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan;
   3. Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi yang ada dalam list LPDP.
   4. Khusus untuk butir (b.3) jika tidak memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, pendaftar wajib memiiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,25 pada skala 4, atau IPK ekuivalen untuk skala lainnya dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbikan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
      a. Untuk studi program Doktoral di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600.
      b. Untuk studi program Doktoral di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 550/TOEFL iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750.
      c. Butir a) dan b) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan.
      d. Untuk studi program Doktoral di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku.
   5. Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi.
   6. Sanggup menyelesaikan studi doktoral sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 4 (empat) tahun;
   7. Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada);
   8. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi doktoral pada perguruan tinggi tujuan;

Pendaftaran:
Pendaftaran BPI Program Magister dan Doktor dilakukan secara online di laman resmi LPDP (www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id). Pelamar perlu membuat akun terlebih dahulu jika belum pernah mendaftar sebelumnya, kemudian mengisi formulir aplikasi serta mengunggah dokumen aplikasi seperti yang tertera di persyaratan di atas.

Pendaftaran beasiswa S2 – S3 LPDP ini tersedia sepanjang tahun dengan proses seleksi dilakukan empat kali dalam setahun. Anda mungkin hanya perlu menyesuaikan dengan rencana studi yang akan diambil. Untuk pendaftaran BPI Program Magister dan Doktor periode IV 2015 dibuka 28 Juli – 19 Oktober 2015. Wawancara pada 9 – 30 November 2015, serta pengumuman hasil wawancara 10 Desember 2015.

Peserta yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online berhak mengikuti seleksi wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing. Dalam tahapan proses seleksi ini, peserta diwajibkan membawa seluruh data dan dokumen asli yang telah digunakan untuk pendaftaran beasiswa BPI. Hasil penetapan kelulusan seleksi akan disampaikan kepada pelamar melalui akun pendaftaran online pelamar, email, atau media elektronik lainnya sesuai waktu yang ditentukan LPDP.

Informasi lebih lanjut bisa dilihat di laman LPDP atau ditanyakan langsung melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau telp. (021) 3846474.
8/24/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Beasiswa Kuliah 2016

Peluang beasiswa kuliah berikut bisa menjadi pilihan bagi Anda yang berencana mengambil studi tahun depan atau 2016. Jumlah beasiswa yang tersedia sebenarnya cukup banyak, terutama beasiswa di luar negeri. Tinggal lagi memilih dan menentukan beasiswa yang sesuai kebutuhan. Sebagian beasiswa kuliah lainnya pernah diulas pada tulisan beasiswa 2016.

Kali ini daftar beasiswa kuliah 2016 kami angkat lagi untuk menyediakan lebih banyak pilihan dan tawaran yang bisa diikuti. Pada umumnya beasiswa yang tersedia adalah beasiswa rutin, dibuka tiap tahun atau tersedia per periode. Sehingga terbuka peluang untuk dicoba hingga beberapa kali. Tentunya akan sangat baik lagi bila sekali mencoba, langsung bisa diterima.

Beasiswa Kuliah S1

Beasiswa Kuliah di Utrecht University
Utrecht University menawarkan beasiswa kuliah yang ditujukan bagi siswa internasional. Bagi Anda yang berminat melanjutkan kuliah di Belanda, peluang beasiswa S1 dari kampus ini mungkin bisa dipertimbangkan. Beasiswa di Utrecht University tersebut ditawarkan melalui Utrecht Excellence Scholarships. Penerimanya selain memperoleh tanggungan biaya kuliah, juga diberikan tunjangan hidup per tahun sebesar 11.000 Euro. Pelamar tidak perlu mengajukan beasiswa secara terpisah. Saat mendaftar di salah satu program di Utrecht University (www.uu.nl) dan mengisi aplikasi, pelamar diminta untuk menandai beasiswa mana yang diminati. Pendaftaran program sarjana diajukan sebelum 1 April untuk dipertimbangkan dalam beasiswa.

Beasiswa Kuliah di Korea National University of Arts
Jika Anda ingin mendalami dunia seni, beasiswa kuliah yang disediakan Korea National University of Arts ((K’ARTS) bisa menjadi pilihan menarik. K’ARTS memberikan beasiswa bagi peminat internasional yang ingin studi di kampus mereka. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi tiket pesawat pp Korea, tunjangan bulanan sebesar 700.000 won, tanggungan penuh kursus bahasa Korea, tanggungan biaya kuliah, asuransi kesehatan, serta perumahan. Pendaftaran biasanya sudah tersedia pada pertengahan tahun melalui laman K’ARTS (http://eng.karts.ac.kr). Cara mendaftar lihat tulisan sebelumnya.

Beasiswa Kuliah di Qatar University
Qatar University tiap tahun menyediakan beasiswa kuliah S1 yang dapat diikuti oleh pelamar internasional. Bagi Anda yang berminat kuliah di negeri minyak ini, Qatar University menyediakan 400 kuota setiap tahun yang dapat diperebutkan. Beasiswa berupa tanggungan biaya kuliah, selain itu disediakan juga asrama mahasiswa, biaya transportasi ke universitas, serta tiket pesawat tahunan jika ingin pulang ke negara asal. Pendaftaran biasanya sekitar April atau Mei melalui laman Qatar University (www.qu.edu.qa). 

Beasiswa Kuliah di Rusia
Pemerintah Federasi Rusia menyediakan beasiswa S1 bagi mereka yang ingin kuliah di universitas-universitas Rusia. Beasiswa ini membebaskan biaya pendidikan di perguruan tinggi Rusia dan menerima ratusan kandidat asal Indonesia tiap tahunnya. Meski demikian, kebutuhan lain seperti biaya hidup, biaya perjalanan, dll masih harus didanai sendiri atau melalui sponsor. Pendaftaran melalui website Pemerintah Rusia (idn.rs.gov.ru) biasanya sudah bisa dilakukan awal tahun atau Januari. Penjelasan lebih lanjut bisa ditemukan di daftar beasiswa yang dimuat www.beasiswapascasarjana.com sebelumnya.

Beasiswa Kuliah di Boston University
Boston University, AS bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengajukan aplikasi beasiswa S1. Ada beberapa pilihan beasiswa kuliah yang tersedia bagi pelamar internasional, seperti Indonesia. Salah satunya Trustee Scholarship. Beasiswa ini full tanggungan biaya kuliah serta biaya wajib lainnya yang harus dikeluarkan saat menjalani studi di Boston University. Pengajuan aplikasi paling lambat 1 Desember setiap tahunnya melalui laman Boston University (www.bu.edu). Cara aplikasi sudah dimuat sebelumnya.

Beasiswa Kuliah di Stenden University Bali
Bagi Anda yang berminat mengambil kuliah S1 perhotelan dan bisnis, penawaran dari Stenden University Bali juga layak dipertimbangkan. Ada dua pilihan beasiswa. Beasiswa pertama ditujukan bagi siswa kurang mampu. Pelamar terpilih akan memperoleh beasiswa penuh dari Stenden University Bali yang mencakup semua biaya studi wajib hingga USD 40.000 selama 4 tahun. Sementara, beasiswa kedua ditujukan bagi siswa berprestasi yang unggul dan berpotensi. Beasiswa yang disediakan berupa beasiswa parsial yang menyediakan potongan biaya kuliah. Mulai dari 25 persen, 50 persen, 75 persen, hingga 100 persen. Pendaftaran melalui laman Stenden University Bali (www.stenden.com/bali) biasanya sudah bisa dilakukan pada Mei.

Beasiswa Kuliah di Australian National University
Salah satu universitas yang menyediakan beasiswa kuliah di Australia adalah Australian National University (ANU). Bagi para lulusan SLTA yang berminat mengambil S1 di ANU (www.anu.edu.au) bisa mencoba tawaran ini. Peluang tersedia melalui ANU International University Scholarship. Beasiswa disediakan dalam bentuk tanggungan biaya kuliah (tuition fee) selama durasi program untuk semua bidang studi, serta asuransi kesehatan khusus bagi mahasiswa internasional (OSHC). Umumnya pendaftaran dibuka dua kali setahun dan sudah mulai tersedia pada awal tahun melalui laman universitas.

Beasiswa Kuliah di Jepang
Peluang beasiswa kuliah di Jepang ini disediakan Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Institute for Indonesia’s Future Excellence. Sasarannya adalah para lulusan madrasah aliyah negeri/swasta yang ingin melanjutkan kuliah S1 di Jepang. Beasiswa berupa kompetisi meliputi bidang sains dan ilmu sosial. Siswa pemenang kompetisi akan mendapatkan beasiswa biaya hidup dari Kementerian Agama RI dan beasiswa uang kuliah dari universitas Jepang. Pendaftaran melalui website Kemenag sebelumnya sudah tersedia pada April.

Beasiswa Kuliah di Sheffield Hallam University
Program beasiswa di Sheffield Hallam University, Inggris ini disediakan melalui Transform Together Scholarships. Bagi pelamar S1 disediakan beasiswa berupa potongan biaya kuliah sebesar 50 persen. Pendaftaran biasanya sudah tersedia bulan Maret dan terbuka bagi kandidat internasional, seperti Indonesia.

Beasiswa Kuliah S1 Mitsui-Bussan
Skema beasiswa kuliah S1 di Jepang ini ditawarkan Mitsui & Co. Ltd melalui Mitsui-Bussan Scholarship Program for Indonesia. Program beasiswa tersebut menjaring para lulusan SLTA di Tanah Air untuk melanjutkan studi S1 di universitas-universitas Jepang. Cukup banyak fasilitas yang disediakan bila terpilih, di antaranya tunjangan biaya hidup bulanan sebesar 145.000 Yen, biaya transportasi untuk tiket pesawat Jakarta-Jepang dan sebaliknya, tunjangan kedatangan sebesar 50.000 Yen,  tanggungan biaya kuliah dan kursus bahasa di Jepang, akomodasi, makanan, serta biaya lain yang diperlukan. Pendaftaran biasanya dibuka awal Maret.

Beasiswa Kuliah S2

Beasiswa Kuliah di University of Adelaide
University of Adelaide terbilang rutin menawarkan beasiswa kuliah S2. Melalui skema Adelaide Scholarships International (ASI), Anda bisa merebut beasiswa S2 di kampus tersebut. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research. Selain itu disediakan pula biaya hidup $ 25.849 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2. Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 574 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare. Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Pendaftaran dibuka tiga kali setahun.

Beasiswa Kuliah di Leiden University
Penawaran beasiswa S2 di Leiden University salah satu yang diumumkan rutin bagi pelamar internasional, seperti Indonesia. Namanya Leiden University Excellence Scholarship programme (LExS). Semua perkuliahan bergelar MA, MSc, dan LLM di universitas tersebut bisa dilamar dengan mengikuti beasiswa LExS. Beasiswa LExS diberikan berupa biaya kuliah, mulai parohan hingga full. Nilai beasiswa yang diperoleh tersebut bergantung pada penilaian seleksi, serta ketersediaan dana di masing-masing fakultas. Mulai dari € 10.000, € 15.000, serta tanggungan biaya kuliah penuh. Permohonan beasiswa cukup diajukan bersama pendaftaran ke Leiden University (www.leidenuniv.nl). Pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi terpisah.

Beasiswa Kuliah di Malaysia
Program beasiswa ini terbilang rutin ditawarkan Pemerintah Malaysia. Malaysian Technical Cooperation Programme (MTCP) – ASEAN Masters Scholarship. Beasiswa MTCP bagi warganegara ASEAN untuk mengambil S2 di universitas-universitas Malaysia. Penerima beasiswa MTCP akan memperoleh beasiswa S2 penuh yang meliputi tiket pesawat ke Malaysia, biaya kuliah, tunjangan pemeliharaan bulanan, biaya tahunan untuk buku dan perjalanan domestik, asuransi kesehatan, hibah untuk instalasi dan pemutusan, tunjangan tesis, dan visa. Permohonan beasiswa dilakukan secara online di laman Kementerian Pendidikan Malaysia. Pendaftaran biasanya dibuka Juni.

Beasiswa Kuliah di University of Westminster
Bagi Anda yang mengincar beasiswa kuliah di Inggris, penawaran beasiswa dari University of Westminster ini bisa menjadi salah satu pilihan. Westminster International Scholarships. Program beasiswa S2 ini dibuka dua kali setahun bagi pelamar yang ingin mengambil program master full-time di University of Westminster. Pemenang beasiswa akan mendapatkan tanggungan penuh biaya kuliah, juga diberikan akomodasi, biaya hidup, serta tiket pesawat pp ke London. Pendaftaran biasanya dilakukan mulai awal tahun dan pertengahan tahun. Teknis pendaftaran lebih lanjut bisa ditemukan di laman muka beasiswapascasarjana.com pada menu berdasarkan negara “Inggris”.


daftar beasiswa kuliah, beasiswa kuliah s1, beasiswa kuliah s2, beasiswa kuliah s3, beasiswa kuliah luar negeri, beasiswa kuliah di jepang, beasiswa kuliah di jermanBeasiswa Kuliah di University of Melbourne
University of Melbourne tak kalah gencarnya dalam menawarkan sejumlah program beasiswa bagi mahasiswa internasional. Lebih dari 150 kuota disediakan melalui Melbourne International Research Scholarships (MIRS). Beasiswa di antaranya meliputi tunjangan hidup setiap dua minggu, dana relokasi di Melbourne, tunjangan penelitian, dan bantuan dana jika sakit, hamil, atau cuti mengasuh anak. Selain itu disediakan asuransi kesehatan bagi mahasiswa internasional (OSHC) untuk keanggotaan tunggal. Sedangkan biaya pendidikan (tuition fee) menjadi tanggungan kandidat terpilih. Pendaftaran beasiswa melalui laman universitas (my.unimelb.edu.au) dilakukan dua kali setahun. Permohonan yang diajukan sebelum 31 Oktober (putaran 1) dan aplikasi yang diajukan sebelum 31 Mei (putaran 2).

Beasiswa Kuliah di Jerman
Beragam beasiswa kuliah di Jerman bisa diikuti tiap tahun. Salah satu yang paling dikenal adalah beasiswa DAAD. Beasiswa ini memiliki beragam jenis, di antaranya adalah Scholarships for Development-Related Postgraduate Courses atau lebih sering disebut Beasiswa Epos. Beasiswa ditujukan bagi para profesional di negara berkembang yang memiliki pengalaman kerja setidaknya dua tahun. Bisa dari pemerintahan, BUMN, atau perusahaan swasta. Beasiswa terbuka untuk kuliah S2 di Jerman. Pengajuan beasiswa langsung ditujukan ke universitas. Deadline berkisar September – November.

Beasiswa Kuliah di University of Bradford
Beasiswa kuliah S2 lainnya yang tersedia di Inggris adalah University of Bradford Global Development Scholarship. Beasiswa ini ditujukan bagi warganegara berkembang yang ingin melanjutkan studi S2 di University of Bradford. Kandidat terpilih akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah penuh (tuition fee), akomodasi, plus biaya hidup setiap tahun sebesar £3.500 yang dibayarkan bertahap. Total nilai dari masing-masing beasiswa sekitar £20.000. Pelamar dapat mengajukan permohonan beasiswa terlebih dahulu, sebelum mendaftar ke University of Bradford (www.bradford.ac.uk). Pendaftaran beasiswa biasanya sudah bisa dipantau Maret atau April.

Beasiswa Kuliah di UNIST
Bagi peminat beasiswa kuliah di Korea, beasiswa dari Ulsan National Institute of Science and Technology (UNIST) mungkin bisa dicoba. Melalui School of Urban and Environmental Engineering, UNIST menawarkan UNIST Scholarships for MS and PhD Position in Republic of Korea. Beasiswa ini khusus bagi kandidat internasional, seperti Indonesia. Beasiwa ini berdurasi dua tahun untuk master yang meliputi tanggungan penuh biaya kuliah dan biaya hidup di Korea. Selain itu disediakan pendanaan untuk konferensi tahunan. Pendaftaran beasiswa dilakukan dua kali setahun.

Beasiswa Kuliah di MIST
Peluang beasiswa kuliah S2 ini tersedia di Masdar Institute of Science and Technology (MIST), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). 10 beasiswa penuh jenjang master tersedia bagi mahasiswa terbaik asal Indonesia. MIST bekerjasama dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT), sehingga lulusan MIST akan menerima sertifikat MIT yang menyatakan kesataraan akademik antara MIST dan MIT. Beasiswa yang diberikan mencakup 100 persen biaya kuliah, buku, laptop, tunjangan bulanan, asuransi kesehatan, tiket pulang, tempat tinggal, termasuk penggantian biaya ujian tes GRE dan TOEFL. Pendaftaran biasanya sudah ditutup sebelum 31 Mei dan dapat ditanyakan melalui email KBRI Abu Dhabi.

Beasiswa Kuliah di Taiwan
Program beasiswa kuliah di Taiwan ini cukup rutin ditawarkan. Namanya Taiwan ICDF Higher Education Scholarship Program yang disediakan oleh Taiwan ICDF. Selain biaya kuliah dan biaya hidup, beasiswa Taiwan ICDF juga menyediakan tiket penerbangan PP ke Taiwan serta asrama mahasiswa untuk tempat tinggal. Tunjangan hidup bulanan diberikan sebesar NT$ 15.000 atau setara US$ 500 bagi mahasiswa program master. Beasiswa diberikan selama 2 tahun untuk program master. Sebelum mengajukan beasiswa ini, pelamar terlebih dahulu juga diminta mendaftar ke universitas yang diminati. Pendaftaran online beasiswa melalui laman Taiwan ICDF (www.icdf.org.tw) biasanya sudah harus dilakukan sebelum pertengahan Maret.

Beasiswa Kuliah S3

Beasiswa Kuliah SEARCA
Seperti halnya beasiswa S2, beasiswa kuliah S3 juga tersedia cukup banyak. Program beasiswa SEARCA satu di antara yang rutin ditawarkan. Beasiswa ini ditujukan bagi pegawai tetap pemerintah, lembaga penelitian, serta perguruan tinggi yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di salah satu universitas anggota SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture), di antaranya UGM, IPB, dan UPM. Penerima beasiswa SEARCA akan memperoleh tanggungan full biaya studi yang melipui uang saku, biaya kuliah, tunjangan perjalanan internasional dan domestik, dukungan tesis/disertasi, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan. Pelamar dapat mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diperlukan melalui Kementerian Pendidikan atau perguruan tinggi.

Beasiswa Kuliah di University of Canterbury
Bagi Anda yang mencari beasiswa kuliah S3 di New Zealand. Penawaran dari University of Canterbury bisa juga untuk diikuti. Nama programnya UC International Doctoral Scholarship. Beasiswa full yang meliputi biaya kuliah, biaya hidup, dan tunjangan perjalanan untuk studi di salah satu universitas New Zealand tersebut. Durasi beasiswa berlangsung selama tiga tahun dengan tunjangan hidup sebesar $ 21.000 per tahun. Pendaftaran beasiswa melalui laman University of Canterbury (www.canterbury.ac.nz) bisa dilakukan secara online yang biasanya dimulai pada pertengahan Agustus.

Beasiswa Kuliah di Singapura
Jika Anda melihat update beasiswa Singapura sebelumnya, penawaran beasiswa kuliah S3 di Singapura ini akan mudah ditemui. Programnya dinamai Singapore International Graduate Award  (SINGA). Beasiswa ditujukan bagi kandidat internasional yang ingin mengambil studi S3 di Singapura. Beasiswa SINGA sendiri merupakan hasil kolaborasi sejumlah lembaga dan universitas di Singapura. Per tahunnya disediakan alokasi 240 beasiswa dengan durasi selama empat tahun. Selain biaya pendidikan ditanggung penuh, diberikan pula biaya hidupm tunjangan penyisihan saat pertama kali tiba, serta biaya tiket penerbangan. Pengajuan beasiswa dilakukan secara online (www.a-star.edu.sg) sebelum 1 Januari untuk perkuliahan yang dimulai Agustus.

Beasiswa Kuliah PMDSU
Beasiswa PMDSU Dikti cukup baru ditawarkan. Namun, program ini menarik karena menawarkan beasiswa S3 bagi masyarakat umum setelah menyelesaikan S1 mereka. Anda yang mengincarnya untuk beasiswa 2016 juga bisa mempertimbangkannya. Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan sarjana terbaik (fresh graduate) di tanah air yang ingin menjadi dosen dengan menempuh pendidikan hingga doktor (S3) selama empat tahun. Jika diterima, Anda akan menandatangani kontrak dengan Dikti sebagai calon dosen. Beasiswa PMDSU di antaranya meliputi biaya riset di kelompok peneliti/promotor, outsourcing fasilitas riset di dalam dan luar negeri, biaya seminar, biaya pendidikan (SPP/UKT), biaya hidup dan tunjangan mahasiswa, dan biaya administrasi. Pendaftaran melalui laman PMDSU Dikti (beasiswa.dikti.go.id/pmdsu) sebelumnya dilakukan mulai Mei hingga pertengahan Juli.

Beasiswa Kuliah di University of Sydney
University of Sydney, Australia menawarkan beragam pilihan beasiswa bagi kandidat internasional. Salah satunya beasiswa kuliah S3 di Faculty of Science di kampus tersebut. Beasiswa terdiri dari biaya kuliah penuh di University of Sydney ditambah uang saku sebesar $25.849 per tahun untuk jangka waktu tiga tahun. Serta kemungkinan perpanjangan hingga enam bulan kemudian. Beasiswa S3 sain tersebut bisa diperoleh melalui tawaran The Dean’s International Postgraduate Research Scholarships for the Faculty of Science. Pendaftaran dibuka dua kali setahun paling lambat 30 April dan 30 November. Cara pendaftaran bisa dilihat di update beasiswa Australia sebelumnya.

Beasiswa Kuliah di New Zealand
Pemerintah New Zealand menyediakan beberapa skema beasiswa kuliah yang dapat diikuti oleh pelamar dari Indonesia. New Zealand International Doctoral Research Scholarship (NZIDRS) satu di antaranya. Tidak saja menyediakan biaya kuliah penuh, namun juga menanggung tunjangan hidup bulanan (NZ$25.000 setahun), serta asuransi kesehatan (NZ$600 setahun). Beasiswa tersebut disediakan selama 36 bulan atau tiga tahun untuk durasi program doktor. Pelamar dapat memilih satu dari delapan universitas di New Zealand yang ditetapkan, seperti UT University, Lincoln University, Massey University, University of Auckland, dll. Pendaftaran biasanya paling lambat pertengahan Juli.

Beasiswa Kuliah di University of Cambridge
Namanya selalu masuk di deretan universitas terbaik. Ya, University of Cambridge. Setiap tahun, universitas terkemuka di Inggris ini menyediakan beasiswa S3 bagi kandidat internasional yang ingin mengenyam studi di kampus tersebut. Salah satu beasiswa S3 yang bisa diikuti tersebut adalah Cambridge International Scholarship Scheme (CISS). Sekitar 80 kuota disediakan tiap tahun. Beasiswa tersebut sudah menanggung biaya penuh perkuliahan dan biaya pemeliharaan selama menjalani studi. Durasi beasiswa diberikan maksimal tiga tahun. Untuk mendaftar beasiswa, pelamar harus mendaftar terlebih dahulu sebagai mahasiswa pascasarjana di University of Cambridge. Pendaftaran beasiswa dilakukan paling lambat awal Desember.

Beasiswa Kuliah di University of Oregon
University of Oregon, AS menawarkan beasiswa kuliah S3 bagi kandidat internasional. Tawaran ini dibuka melalui International Cultural Service Program (ICSP) Scholarships. Beasiswa ICSP lebih spesifik ditujukan bagi mereka yang membutuhkan keuangan untuk studi yang dibuktikannya ke pihak universitas. Beasiswa yang disediakan berupa biaya kuliah. Nilainya $ 9.000 - $ 27.000. Setelah terpilih, ICSP akan melibatkan para penerima beasiswa dalam layanan atau kegiatan budaya di Amerika Serikat. Pengajuan beasiswa biasanya sudah harus dilakukan sebelum pertengahan Januari. Teknisnya bisa ditemukan pada update beasiswa Amerika sebelumnya.

Beasiswa Kuliah di University of Oxford
Clarendon Fund adalah salah satu beasiswa jenjang pascasarjana yang tersedia tiap tahun di University of Oxford. Beasiswa ini siap mendanai kuliah S3 bagi kandidat internasional berprestasi di University of Oxford. Selain menanggung biaya penuh perkuliahan, juga disediakan biaya hidup selama menjalani studi di Inggris. Beasiswa dibuka untuk semua jurusan di University of Oxford, baik penuh waktu maupun paruhan. Pengajuan beasiswa cukup mudah. Pelamar hanya diminta untuk mendaftar di program pascasarjana University of Oxofrd (www.ox.ac.uk). Secara otomatis, aplikasi yang diajukan tersebut akan dipertimbangkan untuk beasiswa Clarendon. Pendaftaran biasanya paling lambat Januari.

Beasiswa Kuliah di KAUST
Program beasiswa S3 satu ini mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk Anda yang mengincar beasiswa kuliah 2016. King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) setiap tahun memberi beasiswa bergengsi bagi mahasiswa internasional. Beasiswa ini tersedia melalui skema KAUST Fellowship. Penerima beasiswa akan mendapatkan tanggungan penuh biaya kuliah, tunjangan hidup $20.000-$30.000 per tahun, tempat tinggal, asuransi kesehatan, tiket pesawat pulang pergi Indonesia, dan tawaran menarik lainnya, seperti kesempatan riset bersama profesor ternama dunia, kolaborasi riset dengan perusahaan besar dunia seperti Saudi Aramco, Boeing, Schlumberger, dll. Normalnya, untuk perkuliahan yang dimulai Januari di KAUST (www.kaust.edu.sa), deadline pendaftaran adalah 1 November. Bagi yang ingin studi mulai September deadline pendaftaran adalah 15 Januari.
8/15/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PMDSU Dikti (Fresh Graduate)

Program Beasiswa Pendididikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) hadir lagi. Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan sarjana (S1) terbaik (fresh graduate) di tanah air yang ingin menjadi dosen dengan menempuh pendidikan hingga doktor (S3) selama empat tahun. Beasiswa PMDSU ditawarkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) yang pendaftarannya kini dibuka untuk Beasiswa PMDSU Batch II tahun akademik 2015/2016.

Perguruan tinggi penyelenggara Beasiswa PMDSU Batch II 2015, di antaranya Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Diponegoro, Universitas Sriwijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Sumatera Utara. Pelamar dapat memilih melanjutkan pendidikan di salah satu universitas tersebut.

Beasiswa PMDSU merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat laju pertambahan jumlah doktor yang saat ini persentasenya masih terbilang rendah. Berbeda dengan beberapa program beasiswa Dikti lainnya, seperti BPP-LN atau BPP-DN yang khusus ditujukan bagi pelamar yang sudah berstatus dosen atau calon dosen, Beasiswa PMDSU terbuka bagi fresh graduate yang ingin menjadi dosen. Pendidikan S3 yang ditempuh bisa dilalui tanpa harus menjalani pendidikan magister terlebih dahulu dengan bimbingan promotor yang nantinya diusulkan pelamar saat pendaftaran.

Pembiayaan beasiswa PMDSU di antaranya meliputi biaya riset di kelompok peneliti/promotor (maksimum Rp 60 juta/per tahun), outsourcing fasilitas riset di dalam dan luar negeri, biaya seminar, biaya pendidikan (SPP/UKT), biaya hidup dan tunjangan mahasiswa, dan biaya administrasi.

Persyaratan umum:
1. Lulus S1 dalam tiga tahun terakhir
2. Memiliki IPK minimum 3.25
3. Mendaftar secara online melalui beasiswa.dikti.go.id/pmdsu

Pendaftaran:
Pelamar Beasiswa PMDSU dapat mendaftar secara online melalui laman Beasiswa PMDSU Dikti (beasiswa.dikti.go.id/pmdsu) mulai 25 Mei – 18 Juli 2015. Di laman tersebut tersedia nama calon promotor yang bisa dipilih untuk diajukan sebagai promotor atau pembimbing. Pelamar dapat melihat profil mereka, seperti rekam jejak bidang studi, kajian riset, dll.

Sebelum mendaftar Beasiswa PMDSU, Anda diminta melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan calon promotor tersebut, termasuk misalnya menyanyakan kesediaan mereka untuk menjadi promotor Anda. Para promotorlah nantinya yang memutuskan siapa yang mereka setujui untuk menjadi bimbingan mereka.

Setelah itu, pelamar mendaftar ke program pascasarjana (PPs) pada kampus mereka dengan memenuhi segala persyaratan masuk di universitas tersebut. Daftar universitas tertera di atas. Kegiatan pendaftaran ke PPs dan pendaftaran Beasiswa PMDSU bisa Anda lakukan secara bersamaan. Namun, pelamar disarankan mendaftar terlebih dahulu ke PPS tujuan. Lebih teknis bisa dilihat di panduan Beasiswa PMDSU yang bisa diunduh di laman Dikti di atas.

Pelamar hanya diperbolehkan mengajukan usulan kepada satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara PMDSU. Penetapan penerima beasiswa PMDSU akan diumumkan oleh PPs tempat studi. Jika diterima, Anda akan menandatangani kontrak dengan Dikti sebagai calon dosen.

Update:
Pendaftaran Beasiswa PMDSU saat ini dibuka untuk Batch II 2015 Gelombang 2 mulai 14 Juli - 14 Agustus 2015. Silakan mendaftar online.
8/14/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Guru Madrasah – MTS / MA

Bagi Anda yang berprofesi sebagai guru madrasah di MTs atau MA, tawaran beasiswa S2 guru madrasah ini mungkin bisa Anda ikuti. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Madrasah mengumumkan beasiswa S2 yang bisa diikuti para guru MTs atau MA di sejumlah perguruan tinggi mitra. Beasiswa diberikan selama menjalani pendidikan S2 atau 4 (empat) semester. Bagi guru yang mengikuti program S2 tersebut, mereka akan dibebaskan dari tugas pokoknya selama dua tahun dan kembali lagi menjalani tugas setelah program selesai.

Beasiswa S2 yang diberikan meliputi biaya pendidikan dan penyelenggaraan program, biaya hidup, serta biaya sumber belajar. Biaya pendidikan dan penyelenggaraan program tersebut meliputi persiapan dan seleksi peserta, pengelolaan program, perkuliahan, praktikum, kegiatan akademik lainnya, wisuda, penerbitan ijazah, transkrip nilai, serta koordinasi internal dan koordinasi eksternal.

Sasaran beasiswa S2 guru madrasah:
1. Guru PNS Kementerian Agama yang mengajar pada MTs dan/atau MA
2. Guru PNS instansi lain yang diperbantukan atau dipekerjakan pada MTs dan/atau MA
3. Guru Tetap Yayasan yang mengajar pada madrasah swasta (MTs Swasta dan/atau MA Swasta)
4. Guru Bukan PNS yang mengajar pada madrasah negeri (MTsN dan/atau MAN)

Perguruan tinggi mitra penyelenggara program:
▪ Universitas Islam Malang
▪ Universitas Sains Al. Quran Wonosobo
▪ Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdhatul Ulama
▪ Sekolah Tinggi Agama Islam Al. Hikmah
▪ Universitas Negeri Surabaya
▪ Universitas Negeri Semarang
▪ Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Persyaratan:
1. Umum:
   a) Berpendidikan S1/DIV;
   b) Pengampu salah satu dari mata pelajaran berikut: Matematika, Bahasa Inggris, IPA (Fisika, Biologi, Kimia), Keagamaan (Akidah-Akhlak, Alqur`an-Hadis, Fikih, Sejarah dan Kebudayaan Islam)
   c) Berusia maksimal 40 tahun pada tahun 2015;
   d) Memiliki IPK minimal 2,75 pada skala 1,00-4,00 pada jenjang pendidikan S1/DIV;
   e) Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Khusus:
   a) Diangkat dalam jabatan guru minimal 2 (dua) tahun (khusus untuk PNS);
   b) Mendapat persetujuan dari atasan langsung (untuk PNS dan Bukan PNS yang mengajar pada madrasah negeri);
   c) Memiliki pengalaman mengajar di satuan administrasi pangkal (satmingkal) minimal 5 tahun (guru tetap yayasan dan guru Bukan PNS yang mengajar di MTsN atau MAN). Dibuktikan dengan Surat Keputusan yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang;
   d) Memperoleh izin belajar dan diizinkan kembali mengajar di satminkal dari ketua yayasan penyelenggara pendidikan, dengan format terlampir (khusus untuk Bukan PNS);
   e) Lulus seleksi;
   f) Membuat pernyataan tentang kesanggupan menyelesaikan studi dalam 2 (dua) tahun di atas kertas bermaterai;
   g) Selama mengikuti program, peserta tidak dibenarkan mengikuti studi S2 lain atas biaya sendiri atau beasiswa dari instansi lain;
   h) Selama mengikuti program, yang bersangkutan dibebastugaskan dari tugas keguruan atau tugas lainnya.

Pendaftaran:
1. Seorang calon hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) program studi pada 1 (satu) perguruan tinggi.
2. Mengisi formulir pendaftaran (lihat lampiran 2) dengan dilampiri:
   a. Foto copy tanda pengenal diri yang masih berlaku (KTP/SIM/paspor);
   b. fotocopy ijazah S1/DIV yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sebanyak 2 lembar;
   c. fotocopy transkrip nilai (IPK) S1/DIV minimal 2,75 pada skala 1,00-4,00 yang telah dilegalisir oleh pihak yang berwenang;
   d. pas photo berwarna ukuran 2 x 3 dan 3 x 4 masing-masing sebanyak 2 lembar;
   e. Surat Keputusan (SK) mengajar dari Kepala Madrasah (untuk guru yang mengajar pada madrasah negeri) dan Surat Keputusan sebagai guru tetap dari Ketua Yayasan (untuk guru tetap yayasan);
   f. Surat persetujuan dari Kepala Madrasah atau Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota (khusus PNS dan bukan PNS yang mengajar pada madrasah negeri; lampiran 4);
   g. Surat pernyataan diizinkan belajar dan ditugaskan kembali mengajar setelah selesai mengikuti pendidikan dari Ketua Yayasan (khusus Bukan PNS, lampiran 5);
   h. Print out NUPTK yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
   i. Surat pernyataan tentang kesanggupan menyelesaikan studi di atas kertas bermaterai (lampiran 3).
3. Formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap oleh calon peserta dilengkapi dengan lampiran dimasukkan ke dalam amplop ukuran folio/kuarto diantar langsung atau dikirim melalui jasa pengiriman kepada peguruan tinggi yang dituju.
4. Pada bagian luar amplop ditulis sebagai berikut:

Kepada: Ketua Panitia Program Beasiswa S2 Guru Madrasah Pada ..........................(sebut nama perguruan tinggi yang dituju)
Jalan.................................................. No. .................
RT: ........................ RW: ........................
Kelurahan ................................ Kecamatan..................................
Kota ................ (tulis alamat lengkap perguruan tinggi dimaksud).

5. Formulir diterima oleh panitia di perguruan tinggi paling lambat tanggal 15 Agustus 2015.

*Ctt: Formulir dan lampiran yang dimaksud bisa diunduh melalui petunjuk teknis beasiswa S2 guru madrasah 2015 di laman Kementerian Agama (madrasah.kemenag.go.id) atau di web perguruan tinggi penyelenggara. Bisa juga di sini.

Seleksi:
Calon peserta harus menjalani proses seleksi dan penilaian sebagai berikut: Seleksi administratif, Tes akademik berupa tes tulis yang meliputi Tes potensi akademik, Bahasa Inggris, dan  Bahasa Arab (khusus untuk calon peserta program studi keagamaan). Seleksi dilakukan pada perguruan tinggi penyelenggara. Lokasi tes dilaksanakan di perguruan tinggi yang dipilih.

Seleksi akademik akan dilakukan 27 Agustus 2015. Pengumuman kelulusan pada 2 September 2015. Penetapan penerima beasiswa S2 guru madrasah melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.
8/10/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa BCA Finance 2015 Online

Bagi Anda yang menunggu-nunggu pendaftaran Beasiswa BCA Finance 2015, kini saatnya mempersiapkan diri. Pendaftaran online Beasiswa BCA Finance 2015 mulai dibuka dan memberi kesempatan bagi mahasiswa S1 dari seluruh PTN/PTS di tanah air. Tahun ini, 80 mahasiswa/i berprestasi akan dipilih untuk menjadi penerima Beasiswa BCA Finance dengan total dana beasiswa yang disediakan Rp 1,51 miliar. Jumlah beasiswa 2015 tersebut meningkat dibanding tahun lalu yakni Rp 1,21 miliar.

Penerima Beasiswa BCA Finance 2015 akan memperoleh bantuan sebesar Rp 3 juta/semester. Beasiswa tersebut akan diberikan hingga delapan (8) semester sesuai durasi pendidikan S1 umumnya. Namun, salah satu syarat untuk mendaftar, pelamar saat ini minimal telah atau sedang duduk di semester II. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa/i program Strata 1 (S-1)
2. Minimal telah/sedang menyelesaikan semester 2
3. IPK min (PTN : 3,00 dan PTS : 3,4)
4. Tidak sedang menerima beasiswa dari pemberi beasiswa manapun
5. Beasiswa ini bebas dari ikatan dinas apapun
6. Aktif dalam bergorganisasi
7. Melakukan pendaftaran beasiswa melalui aplikasi online (mengisi data diri di form aplikasi dengan  benar dan dapat dipertanggujawabkan,  jika kedapatan isi formnya tidak sesuai akan langsung di diskualifikasi)
8. Tahapan Seleksi :
     › Tahap I : Penentuan 160 Calon Pemenang Beasiswa 160 calon pemenang yang telah diumumkan wajib mengirimkan dokumen yang dipersyaratkan (Kartu Mahasiswa, Surat Keterangan tidak mampu, Kartu Keluarga, Rekening Listrik dan Air, Surat Angota Organisasi  atau Surat Keterangan yang ditandatangani Ketua Organisasi).
     › Tahap II : Penentuan 80 Pemenang Beasiswa yang berhak menerima Rp.3.000.000,-/Semester
9. Proses seleksi dilaksanakan oleh tim seleksi BCA Finance
10. Keputusan hasil penerimaan adalah mutlak & tidak dapat diganggu gugat dan kami tidak menerima surat menyurat dalam bentuk apapun selama proses dan setelah keputusan pemenang

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa BCA Finance 2015 dapat diajukan secara online melalui laman BCA Finance (www.bcafinance.co.id)  mulai 1 Agustus – 31 Agustus 2015. Lihat pada menu BCA Finance Peduli. Pengumuman 160 calon pemenang beasiswa akan diumumkan melalui website BCA Finance tersebut. Yakni 11 September 2015. Sementara pengumuman akhir 80 pemenang beasiswa terpilih akan disampaikan pada 5 Oktober 2015. Proses penyaringan tersebut akan dilakukan oleh tim seleksi BCA Finance.
7/31/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dokter Spesialis 2015 dari Pemerintah

Pendaftaran beasiswa pendidikan dokter spesialis kini memasuki periode ke-4 untuk tahun 2015 yang ditawarkan pemerintah melalui LPDP. Jika Anda atau keluarga seorang dokter dan berminat mengambil pendidikan spesialis, saat ini masih terbuka kesempatan mendaftar di 2015. 

Ada sejumlah bidang spesialis yang ditawarkan, yakni Spesialis Obstetri & Ginekologi, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anastesiologi, Spesialis Bedah, Spesialis Radiologi, Patologi Klinik, Rehabilitasi Medik, serta dimungkinkan program spesialis lain yang ada dalam daftar LPDP. Jenis keahlian tersebut dapat diambil di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Kampus tujuan yakni:
1. Universitas Padjadjaran
2. Universitas Indonesia
3. Universitas Diponegoro
4. Universitas Gadjah Mada
5. Universitas Airlangga
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Brawijaya

Beasiswa pendidikan dokter spesialis dari pemerintah ini menanggung penuh biaya studi bagi para penerimanya. Biaya yang ditanggung itu, di antaranya biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran (at cost), SPP, termasuk matrikulasi non bahasa, bantuan operasional pendidikan, penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, pelatihan kursus wajib, karya ilmiah, ujian keterampilan, praktikum klinik, dan ujian nasional (at cost). Kemudian biaya non SPP yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

Selain itu tersedia pula biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost), asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga (maks 2 orang), tunjangan kedatangan, serta tunjangan keadaan darurat.

Persyaratan umum:
a. Warga Negara Indonesia (WNI);
b. Telah menyelesaikan studi program sarjana dan beprofesi dokter dari:
   1. Perguruan Tinggi di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
   2. Perguruan Tinggi di luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
c. Dokter yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang diterbitkan oleh KKI,
d. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas,
e. Memiliki kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian, kematangan dalam mengelola emosi, dan kemampuan beradaptasi,
f. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan / keilmuan / inovasi / kreasi/ budaya,
g. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
   1. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi,
   2. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain,
   3. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,
   4. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik,
   5. Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia,
   6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,
   7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP,
   8. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI,
   9. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila dokumen tersebut tidak sah.
h. Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja,
i. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba yang dinyatakan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah,
j. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja,
k. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP,
l. Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”,
m. Apabila terdapat pemalsuan data atau dokumen maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP,
n. Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu seleksi wawancara,
o. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Persyaratan khusus:
a. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
b. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri,
c. Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan yang ada dalam daftar LPDP.
d. Jika tidak memiliki LoA Unconditional (point c), Pendaftar wajib memiiki rata-rata IPK 3,0 pada skala 4 untuk gabungan IPK sarjana dan Profesi dokter dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku:
   1. Skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600.
   2. Butir 1) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris. Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan.
e. Menulis rencana studi dan proposal bidang dokter spesialis yang akan diambil.
f. Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi,
g. Sanggup menyelesaikan studi program pendidikan dokter spesialis sesuai masa studi yang telah ditetapkan oleh kolegium masing-masing bidang spesialis.

Pendaftaran: 
Jika berminat, Anda bisa mengajukan permohonan secara online melalui laman LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Pendaftaran dibuka setiap saat dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 4 (empat) kali yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.

Di periode ke-4 2015, pendaftaran beasiswa dibuka 28 Juli - 19 Oktober 2015. Wawancara akan dilakukan pada 9 - 30 November 2015 dan pengumuman hasil wawancara tersebut akan disampaikan pada 10 Desember 2015.
7/24/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SEARCA 2016 – 2017 (Full S2/S3)

Program beasiswa SEARCA 2016 – 2017 kembali dibuka. Beasiswa ini ditujukan bagi pegawai tetap pemerintah, lembaga penelitian, serta perguruan tinggi yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di salah satu universitas anggota SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture). Beasiswa ini lebih dikenal dengan SEARCA Graduate Scholarship for Southeast Asians di mana sasaran utamanya adalah kandidat yang berasal dari Asia Tenggara. Program yang ditawarkan adalah pertanian serta beberapa bidang studi terkait, seperti ilmu biologi, perikanan, ilmu lingkungan, statistik, kehutanan, dan ilmu-ilmu sosial.

Penerima beasiswa SEARCA 2016 akan memperoleh tanggungan full biaya studi yang melipui uang saku, biaya kuliah, tunjangan perjalanan internasional dan domestik, dukungan tesis/disertasi, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan.

Pilihan universitas:
▪ Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Indonesia
▪ Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia
▪ Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia
▪ Kasetsart University (KU), Bangkok, Thailand
▪ University of the Philippines Los BaƱos (UPLB), Laguna, Philippines
▪ University of the Philippines Diliman (UPD), Quezon City, Philippines
▪ University of the Philippines Visayas (UPV), Iloilo, Philippines

Tema prioritas dan are fokus tesis/disertasi:
› Social Inclusion
  ▪ Strengthening of Value Chains and Agribusiness Commodity Systems
  ▪ Integration of small-scale farmers into commercial food systems
  ▪ Food and Nutrition Security
  ▪ Productivity-enhancing innovations and modern technologies
  ▪ Rural entrepreneurship toward off-farm and non-farm businesses
› Environmental Sustainability
  ▪ Climate change adaptation and resiliency
  ▪ Natural Resource Management
› Cross-cutting Concerns
  ▪ Sub-regional cooperation in trade and investments
  ▪ Regional Economic Integration (AFTA and AEC 2015)
  ▪ Government Policies, Institutions, and Governance Mechanisms/Reforms that can address and redress rural poverty, inequitable growth, and environmental degradation

Persyaratan:
▪ Pelamar merupakan warganegara di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia yang bekerja di lembaga perguruan tinggi, lembaga penelitian, atau institusi pemerintahan. 
▪ Usia tidak lebih dari 35 tahun saat mendaftar

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi beasiswa SEARCA yang telah dilengkapi (2 copy) (unduh)
2. Formulir aplikasi pendaftaran ke sekolah pascasarjana dari tiga universitas yang tercantum pada formulir aplikasi beasiswa SEARCA di mana pemohon akan mengambil studi
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik. Pelamar gelar master mengajukan ijazah dan transkrip S1, pelamar PhD mengajukan ijazah dan transkrip S1 dan S2
4. SK kerja
5. Curriculum vitae terbaru
6. Deskripsi singkat penelitian tesis/disertasi yang pemohon rencana lakukan
7. Foto ukuran paspor (2 lembar)
8. Surat keterangan sehat jasmani dan mental dari dokter serta mampu mengambil studi pascasarjana
9. Persetujuan resmi dari atasan/pimpinan
10. Skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0

Pendaftaran:
Pemohon dapat mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diperlukan melalui Kementerian Pendidikan atau perguruan tinggi. Pihak kementerian akan menyaring dan mengesahkan aplikasi untuk diajukan ke SEARCA paling lambat 30 September 2015. Harap ajukan aplikasi sebelum itu.
7/22/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Mendaftar Kuliah di Luar Negeri

Ingin mendaftar kuliah di luar negeri tapi belum tahu caranya? Tulisan ini mungkin sedikit bisa membantu. Seperti halnya mendaftar kuliah di dalam negeri. Ada beberapa tahapan umum yang biasa dilewati. Seperti melakukan registrasi, mengirim aplikasi, mengikuti tes, dll. Tiap negara memiliki caranya masing-masing, bahkan lebih spesifik lagi ditentukan oleh universitas yang dituju, misalnya soal persyaratan dan dokumen, proses seleksi, serta besaran biaya pendaftaran dan biaya kuliah yang harus dikeluarkan.

Tapi, itu semua bisa diketahui dengan mudah karena sebagian besar universitas di luar negeri, terutama negara-negara maju menyediakan aplikasi online di website mereka. Sehingga siswa internasional bisa mendaftar dengan mudah.

Memahami cara mendaftar kuliah di luar negeri ini juga akan sangat membantu bila nantinya pelamar berminat mengajukan beasiswa. Kenapa? Sebab, banyak beasiswa yang mensyaratkan pelamarnya terdaftar dahulu di universitas yang dituju. Setelah mereka memperoleh LoA, barulah bisa apply ke beasiswa. Bahkan, ada beasiswa yang harus diajukan bersamaan dengan pendaftaran ke universitas. Sehingga berhasil tidaknya memperoleh beasiswa juga sangat ditentukan diterima tidak di universitas yang dilamar. Lihat 7 Cara Mengajukan Aplikasi Beasiswa.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mendaftar kuliah di universitas luar negeri. Tahapan tersebut bisa saja berbeda pada pelaksanaannya, tergantung mana prioritas yang dipilih.

Tentukan Minat
Sekedar menyatakan ingin kuliah di luar negeri tentu belum bisa disebut minat yang sesungguhnya. Ttetapkankah minat yang jelas. Misalnya, kuliah S2 di Department of Architecture, University of Cambridge, UK atau program PhD, Business Administration, University of California, Berkeley, USA. Anda bisa menetapkan 2 hingga 3 minat sekaligus. Semakin spesifik itu lebih baik. Sebab, nantinya akan terkait dengan kemampuan pemenuhan persyaratan dan aplikasi saat pendaftaran. Rasanya, menentukan minat ini setiap kita bisa melakukannya. Hanya pertimbangannya bagaimana mengukur kemampuan yang dimiliki. Masing-masing memiliki pertimbangan tersebut.

Persiapan
Setelah menetapkan minat kuliah di luar negeri dengan jelas, mulailah sejak awal membuat persiapan. Misalnya menyiapkan sumber pembiayaan. Apakah kuliah yang akan diambil tersebut menggunakan dana sendiri atau sumber lain, misalnya beasiswa, pinjaman, hibah, dll. Jika menggunakan biaya sendiri, berarti hanya fokus pada pendaftaran saja. Namun, jika bergantung pada sumber lain seperti beasiswa, maka kemungkinan ada proses terpisah yang dilalui. Misalkan selain mengajukan aplikasi pendaftaran ke universitas, Anda juga harus mengajukan aplikasi beasiswa.

Persiapan berikutnya adalah memantapkan kemampuan berbahasa Inggris atau bahasa yang digunakan di negara tujuan. Dua sertifikat bahasa Inggris yang paling lazim diminta adalah TOEFL dan IELTS. Terkait skor minimumnya berapa, Anda tinggal mengacu pada universitas yang diminati. Tidak ada acuan baku. Tapi, biasanya semakin tersohor universitas tersebut, angka skor tes TOEFL atau IELTS yang diminta juga semakin tinggi. Beberapa program tertentu mungkin meminta nilai tes GRE (Graduate Record Examination) atau GMAT (Graduate Management Admission Test). Biasanya kedua tes tersebut diminta untuk mengambil program MBA.

Hal yang tak kalah penting adalah capaian prestasi akademik. Sebagian besar universitas-universitas terbaik mensyaratkan capaian prestasi akademik yang memuaskan. Peluang diterima bisa lebih kecil jika nilai yang diajukan pas-pasan. Beberapa universitas mensyaratkan pesertanya memiliki prestasi cumlaude atau IPK di atas 3.5. Sistem penilaian ini bisa dipelajari di pilihan negara tujuan karena dapat berbeda antara satu dengan lainnya.

Jika saat ini Anda masih duduk di bangku SLTA atau kuliah jenjang S1 dan berencana untuk melanjutkan studi di luar negeri, pengalaman berorganisasi serta aktif dalam berbagai kegiatan sekolah maupun kampus akan sangat menunjang dalam penerimaan di kampus tujuan. Pengalaman riset juga sangat diperhitungkan bila Anda mengambil gelar berbasis riset, seperti master by research atau doctorate by research. Biasanya pada kriteria dan persyaratan calon, ada preferensi untuk memberikan prioritas pada yang calon yang mendaftar. Teknis tersebut bisa dijumpai pada laman situs universitas.

Karena studi yang akan diambil berlangsung di luar negeri, maka mahasiswa asing harus memiliki paspor. Anda bisa mengurusnya lebih awal, misalnya ketika masih duduk di bangku sekolah atau baru saja tamat. Pastikan paspor tersebut masih berlaku ketika akan mendaftar ke universitas. Manfaat paspor disiapkan lebih awal agar tidak mengganggu proses pendaftaran ke universitas, seperti keterlambatan karena deadline yang singkat.

Ada satu tips juga yang bisa memudahkan mendaftar kuliah di luar negeri. Yakni meminta informasi dari para alumni atau mahasiswa aktif di negara tujuan. Mereka biasanya sudah terorganisir dengan baik. Misalnya kalau pelajar Indonesia di luar negeri tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Silakan kunjungi websitenya dengan mengetikkan PPI + Negara Tujuan di mesin pencari. Setelah ketemu, coba kontak admin atau salah satu pengurusnya. Mudah-mudahan mereka dengan senang hati akan membantu.

Penuhi Persyaratan
Setiap kampus memiliki aturannya sendiri. Apalagi, tujuannya adalah universitas di luar negeri. Memahami persyaratan masuk akan sangat menentukan diterima tidaknya peserta. Sebisa mungkin pelamar harus memenuhi persyaratan tersebut. Untuk mengetahui persyaratan masuk ini, silakan kunjungi laman universitas. Di website mereka biasanya sudah tertera persyaratan dan kriteria calon sebelum bisa mendaftar dan mengajukan aplikasi.

Langkahnya kira-kira:
Buka Laman Utama > Pilih Jenjang Studi > Pilih Program > Lihat Persyaratan > Lihat Ketentuan Siswa Internasional

Teknis bisa berbeda-beda antara satu website dengan website universitas yang lain. Saat membuka laman International, biasanya pihak universitas menjelaskan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa asing. Salah satunya mengenai kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan melalui skor tes TOEF atau IELTS. Siswa yang berasal dari negara yang menggunakan bahasa Inggris di kehidupan seharinya biasanya tidak lagi meminta skor tes keterampilan bahasa tersebut. Begitu pun mereka yang sebelumnya menempuh pendidikan SLTA atau S1 di Eropa atau Amerika yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Tapi, bagi pelamar internasional kebanyakan syarat keterampilan bahasa Inggris ini akan diminta.

Beberapa hal yang dapat dicermati saat membuka laman persyaratan adalah melihat kriteria calon, durasi program, biaya, tujuan program, cara pendaftaran, dokumen aplikasi, dll.

Ajukan Aplikasi
Setelah yakin dengan pilihan program yang akan diambil, Anda bisa memulai melakukan pendaftaran. Sebagian besar universitas memberlakukan pengiriman aplikasi online bagi siswa internasional. Ini juga akan sangat memudahkan dibanding harus mengirim aplikasi offline. Pertama lihat terlebih dahulu apakah ada pemisahan laman pendaftaran online bagi siswa lokal (warganegara setempat) dengan siswa internasional. Setelah memastikannya, barulah Anda mengisi form registrasi.

Langkahnya kira-kira:
Siapkan dokumen > Buat Akun > Konfirmasi > Unggah Dokumen > Kirim

Dokumen yang diminta dapat dilihat di masing-masing program atau laman persyaratan. Dokumen tersebut bisa saja berbeda antara satu program dengan yang lain. Ketika membuat akun dan mengisi formulir pendaftaran, pihak universitas biasanya mengenakan biaya. Anda sebaiknya sudah harus mengetahui biaya tersebut sebelum mendaftar dan memahami metode metode pembayaran yang digunakan. Silakan juga periksa email setelah melakukan pendaftaran karena biasanya ada email konfirmasi untuk aktivasi. Berikutnya peserta tinggal mengunggah dokumen dan mengirimnya. Karena standarnya bisa berbeda, jadi sebaiknya pelajari terlebih dahulu di laman universitas.

Pada saat mendaftar, pastikan bahwa masa pendaftaran masih dibuka. Deadline belum berakhir. Lihat juga kapan perkuliahan akan dimulai. Pada tahap ini, bisa dibilang Anda telah merampungkan pendaftaran. Berikutnya adalah proses seleksi untuk menetapkan siswa yang diterima. Tahapan ini juga bisa dilihat di website universitas, misalnya tes yang harus dilalui, wawancara, dll. 

Mendaftar beasiswa
Setelah proses seleksi, pihak universitas biasanya akan menghubungi para pelamar terpilih. Mereka akan mengirimkan surat penerimaan (Letter of Offer) baik yang sifatnya conditional atau unconditional. Pada tahap ini, Anda bisa memanfaatkan beragam beasiswa yang tersedia untuk diajukan membiayai studi tersebut. Cukup banyak beasiswa tersedia. Mulai dari lembaga yang bekerjasama dengan universitas tersebut, universitas itu sendiri, organisasi non profit, atau dari pemerintah. Semakin bagus universitas yang Anda pilih, peluang beasiswa yang tersedia juga semakin banyak. Salah satunya Beasiswa LPDP yang siap memberikan beasiswa bila masuk ke salah satu universitas terbaik yang mereka tetapkan. Jadi, tunggu apa lagi. Silakan daftar kuliah di luar negeri, tapi jangan lupakan beasiswa. Siapa tahu dapat biaya gratis.
7/04/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya