Showing posts with label dalam negeri. Show all posts
Showing posts with label dalam negeri. Show all posts

Beasiswa Komputer Sains Google Anita Borg

Anda kaum hawa berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa komputer sains satu ini. Google Anita Borg Memorial Scholarship merupakan skema beasiswa global khusus wanita di Asia Pasific yang mengambil studi di bidang ilmu komputer, teknik komputer, dan bidang terkait. Beasiswa terbuka bagi mahasiswa S1, S2, maupun S3.

Program beasiswa ini diusung oleh Google sebagai bentuk penghargaan kepada Dr Anita Borg, ilmuan wanita asal USA yang berperan cukup penting dalam mendorong peran perempuan di bidang ilmu komputer dan teknologi. Anita Borg menggagas lulusan sarjana wanita di bidang komputer setidaknya bisa setara 50 berbanding 50 pada 2020. Tujuannya agar wanita bisa unggul dan memiliki peran penting di bidang tersebut.

Beasiswa Google Anita Borg akan menyediakan sejumlah bantuan biaya kuliah bagi kandidat yang berhasil terpilih. Pemilihan berdasarkan permohonan yang masuk dari sejumlah negara, di antaranya Australia, New Zealand, Jepang, Korea, Asia Tenggara, dan India.

Persyaratan:
1. Terdaftar sebagai mahasiswi program sarjana atau pascasarjana tahun akademik 2014/2015.
2. Terdaftar di universitas yang berada di kawasan Asia Pasific
3. Mengambil jurusan ilmu komputer, teknik komputer, atau bidang yang berhubungan erat.
4. Memiliki teladan kepemimpinan dan menunjukkan semangat untuk meningkatkan keterlibatan perempuan dalam ilmu komputer.

Pendaftaran:
Permohonan disampaikan secara online dengan menyertakan informasi latar belakang umum, serta nomor kontak dan informasi tentang akademik Anda. Kemudian pelamar juga diminta melampirkan resume terbaru dan transkrip akademik dalam format Pdf dari universitas sekarang dan di institusi sebelumnya jika saat ini terdaftar di sekolah pascasarjana.   

Pendaftaran secara online disampaikan di sini. Ajukan aplikasi Anda paling lambat 18 Mei 2014. Pertanyaan Anda bisa disampaikan melalui email: anitaborgapac@google.com atau lihat di sini.
4/12/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa SEARCA 2015/2016 (MS/PhD)

Tahun ini program beasiswa master dan doktor (MS/PhD) dari SEAMO SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture) kembali ditawarkan bagi negara-negara di kawasan ASEAN. Tak terkecuali mahasiswa Indonesia yang juga berkesempatan mengajukan beasiswa.

Beasiswa SEARCA terbuka untuk bidang pertanian, pembangunan pedesaan, dan bidang terkait lainnya, seperti biologi, perikanan, ilmu lingkungan, statistik, kehutanan, dan ilmu sosial.

Studi master dan doktor tersebut dapat diambil di salah satu universitas yang masuk dalam konsorsium beasiswa SEARCA, di antaranya:

›› Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Indonesia
›› Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia
›› Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia
›› Kasetsart University (KU), Bangkok, Thailand
›› University of the Philippines Los BaƱos (UPLB), Laguna, Philippines
›› University of the Philippines Diliman (UPD), Quezon City, Philippines
›› University of the Philippines Visayas (UPV), Iloilo, Philippines

SEARCA akan memberikan dukungan finansial bagi kandidat yang berhasil diterima dari program beasiswa ini. Dukungan dana tersebut berupa biaya hidup, biaya kuliah, tunjangan perjalanan lokal maupun internasional, dukungan tesis/disertasi, tunjangan buku, hingga asuransi kesehatan.

Dokumen aplikasi:
Adapun dokumen yang harus dipersiapkan oleh setiap calon adalah :
1. Formulir aplikasi yang telah diisi sebanyak 3 (tiga) copy, 2 (dua) copy disahkan Kemdikbud (Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri), l (satu) copy dikirim langsung ke SEAMEO SEARCA untuk disahkan. (unduh)
2. Surat dari Universitas atau instansi calon yang sudah ditandatangani Rektor atau atasan yang berwenang.
3. ljazah dan transkrip asli yang sudah dilegalisir
4. Daftar Riwayat Hidup (dalam Bahasa lnggris)
5. Deskripsi rencana penelitian untuk tesis maupun disertasi (dalam Bahasa lnggris)
6. Foto ukuran 4x6 sebanyak 2 (dua) lembar
7. Surat Keterangan Sehat Dokter (Dalam Bahasa inggris)
8. Skor TOEFL terakhir 550 atau IELTS 6.0
9. Usia tidak boleh lebih dari 35 (tiga puluh lima) tahun.

Pendaftaran:
Aplikasi yang telah dilengkapi di atas paling lambat diterima awal Juni 2014 dan dikirim ke:

Biro Perencanaan dan Keriasama Luar Negeri
Gedung C, Lantai 6
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan,
Jakarta 1:O27O


Seleksi beasiswa akan dilakukan langsung oleh SEAMO SEARCA antara September dan Desember 2014. Jika ada pertanyaan bisa disampaikan ke email: ratihdewanti3@gmail.com atau melalui telepon +62 (21) 570 9445.
4/11/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dosen 2014 – BPPDN Dikti

Buat Anda yang berprofesi sebagai dosen dan ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di dalam negeri, ini dia kesempatan beasiswa dosen 2014 yang bisa diraih. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) membuka kembali beasiswa pendidikan pascasarjana dalam negeri (BPPDN) untuk studi di universitas-universitas dalam negeri. Beasiswa terbuka untuk program magister (S2) dan doktor (S3). Selain tenaga dosen tetap, BPPDN juga terbuka bagi tenaga kependidikan, PNS kantor Kopertis, serta PNS kantor pusat Dikti. Ada 49 perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditetapkan sebagai penyelenggara dan 13 perguruan tinggi swasta (PTS).

Berbeda dari tahun sebelumnya, BPPDN 2014 tidak tersedia bagi calon dosen dan hanya diperuntukkan bagi dosen tetap baik PTN maupun PTS yang telah memiliki NIDN di lingkup Kemdikbud. Para pelamar diharuskan mendaftar secara online melalui website Dikti dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Sejumlah komponen biaya disediakan Dikti bagi para dosen yang berhasil memperoleh beasiswa. Bantuan diberikan per semester, di antaranya biaya hidup Rp 12 juta, tunjangan domisili Rp 3 juta, biaya penelitian Rp 4,5 juta untuk master dan Rp 6 juta untuk doktor, biaya buku Rp 3 juta, biaya pendidikan, serta biaya perjalanan sesuai kebutuhan.

Pelamar BPPDN untuk dosen harus mendapatkan persetujuan pemimpin perguruan tinggi/lembaga asal, dan diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju. Bagi pelamar BPPDN yang berasal dari perguruan tinggi swasta, harus juga memperoleh surat penugasan/izin dari Kopertis Wilayahnya.

Ketentuan khusus:
1. Pelamar BPP-DN hanya diperbolehkan mengajukan usulan kepada satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara BPP-DN.
2. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang pernah menerima BPPS, BU, atau Beasiswa Luar Negeri Dikti pada jenjang pendidikan pascasarjana yang sama.
3. Beasiswa tidak diberikan kepada mereka yang sedang menerima beasiswa (yang meliputi: biaya hidup, biaya pembelian buku, biaya penelitian,dan/atau biaya penyelenggaraan pendidikan) yang bersumber dari dana Pemerintah Republik Indonesia. 4. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang memulai perkuliahan pada semester gasal (perkuliahan dimulai pada bulan september).
5. Batas usia penerima BPP-DN Dosen adalah 45 tahun untuk S2 dan 50 tahun untuk S3 terhitung pada tanggal 1 September tahun berjalan.
6. Persyaratan IPK tidak diberlakukan untuk BPPDN dosen. Meskipun demikian PPs Penyelenggara pada umumnya memiliki persyaratan IPK pada saat proses penerimaan mahasiswa baru.
7. Jangka waktu pemberian BPP-DN adalah maksimum 24 bulan untuk program magister (S2) dan 36 bulan untuk program doktor (S3).
8. Setelah menyelesaikan studi, penerima BPP-DN diwajibkan untuk kembali mengabdi ke perguruan tinggi tempat bekerja selama 1n+1 tahun (n adalah lama masa menerima BPP-DN dalam satuan tahun) sesuai Permendiknas Nomor 48 Tahun 2009.
9. Penerima BPP-DN diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan akademik yang berlaku di PPs Penyelenggara BPP-DN dan/atau Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009 tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi PNS di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional.
10. Penerima BPP-DN yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dikenakan sanksi berupa pengembalian dana BPP-DN sebesar dua kali jumlah yang dikeluarkan oleh Pemerintah ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui mekanisme pengembalian yang berlaku.

Mekanisme pendaftaran: 
 a. Mendaftarkan diri sebagai pelamar BPP-DN melalui laman beasiswa.dikti.go.id/bppdn dengan memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan.
b. Memastikan daftar riwayat pendidikan pada database PDPT (pdpt.dikti.go.id) telah diisi dengan lengkap dan sesuai dengan jenjang pendidikan yang telah ditempuh. Jika belum lengkap, disarankan untuk menghubungi instansi asal.
c. Mendaftar ke PPs Penyelenggara yang dituju dengan memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai pelamar PPs tersebut.
d. Mengikuti dan memenuhi seluruh persyaratan Proses Seleksi yang diselenggarakan oleh PPs Penyelenggara tujuan.
e. Melihat hasil Penetapan Penerima BPP-DN yang diumumkan oleh PPs tempat studi.

Pendaftaran BPPDN secara online melalui laman Dikti dibuka hingga 30 Mei 2014 pukul 23:59 WIB.  Penetapan daftar calon penerima BPPDN akan disampaikan Dikti Juli 2014. Silakan unduh panduan BPPDN 2014 di sini. Pertanyaan bisa disampaikan melalui email bppdn.dikti@gmail.com

Selamat mencoba!
4/08/2014 | 0 komentar | Read More

Raih $2.000 dari IPNI Scholar Award

Mungkin Anda salah satu yang berkesempatan meraih penghargaan senilai $2.000 ini. Tawaran tersebut disediakan International Plant Nutrition Institute (IPNI) bagi mahasiswa pascasarjana program master maupun doktor dengan kajian ilmu yang relevan dengan nutrisi tanaman atau pengelolaan nutrisi tanaman.

Penghargaan diberikan melalui skema IPNI Scholar Award. Menariknya, award diberikan tanpa beban tugas khusus bagi penerimanya. Selain itu, IPNI tidak membatasi bagi calon yang saat ini telah menerima bantuan beasiswa atau pendanaan studi lainnya. Penghargaan murni diberikan secara independen.

IPNI adalah sebuah organisasi global yang berinisiatif menangani kebutuhan makanan, bahan bakar, serat, maupun pakan yang berkembang pesat di dunia. Hal ini didasari kekhawatiran yang meluas terkait isu-isu perubahan iklim dan hubungan produksi tanaman terhadap lingkungan dan ekosistem.

Persyaratan:
1. Mahasiswa pascasarjana dari negara yang memenuhi syarat program IPNI
2. Terdaftar sebagai mahasiswa pascasarjana, baik master maupun doktor
3. Prioritas akan diberikan terhadap usulan penelitian yang mendukung misi IPNI. Mahasiswa dengan disiplin ilmu tanah dan tanaman, termasuk agronomi, hortikultura, ekologi, kesuburan tanah, kimia tanah, fisiologi tanaman, maupun area yang terkait dengan nutrisi tanaman lainnya didorong untuk mendaftar.
4. Penghargaan diberikan untuk satu kali kesempatan saja.

Dokumen aplikasi:
1. Salinan ijazah dan transkrip
2. Tiga surat rekomendasi. Salah satunya dari profesor utama. Surat harus ditandatangani dan tertulis pada kop surat resmi, serta menyertakan nomor telepon dan alamat e-mail dari penulis surat.
3. Deskripsi fokus penelitian tesis atau disertasi Anda yang memungkinkan untuk dinilai orisinalitas, kedalaman, ruang lingkup, pendekatan inovatif, dan relevansi dengan misi IPNI.
4. Gambaran singkat penghargaan yang pernah diraih, pekerjaan, tujuan karir, dan kegiatan lainnya yang sedang Anda kejar.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi dilakukan secara online di sini. Paling lambat diterima 30 April 2014.  Siapkan dokumen Anda dalam format Pdf atau Doc dan ajukan sebelum tenggat deadline.
3/31/2014 | 0 komentar | Read More

Anugerah Iptek Kreativitas-Inovasi Masyarakat

Sudah selayaknya kreativitas dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat mendapat penghargaan. Inilah yang digagas Kementerian Riset dan Teknologi dengan meluncurkan Anugerah Iptek Kreativitas-Inovasi Masyarakat. Penghargaan ini ditawarkan terbuka bagi masyarakat umum yang memiliki karya inovatif sehingga bermanfaat bagi orang banyak, khususnya di lingkungan mereka.

Anugerah Iptek tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang ke 19. Penghargaan diberikan baik kepada perorangan maupun kelompok yang mampu menghasilkan inovasi kreatif dalam bidang Iptek yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kategori Bidang Anugerah
1. Teknologi Pangan
2. Teknologi Energi
3. Teknologi Transportasi
4. Teknologi Informasi dan Komunikasi
5. Teknologi Pertahanan dan Keamanan
6. Teknologi Kesehatan dan Obat
7. Teknologi Material Maju

Kriteria Calon Penerima
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Perorangan atau kelompok;
3. Tidak terkait secara langsung dengan Kementerian Riset dan
Teknologi dan tidak berafiliasi dengan lembaga litbang pemerintah.

Kriteria Hasil Karya
1. Merupakan hasil kreativitas dan inovasi perorangan atau kelompok yang telah diterapkan di daerah lokasi calon penerima anugerah atau daerah lainnya;
2. Mudah didiseminasikan dan diadopsi masyarakat;
3. Teknologinya dapat diaplikasikan dalam skala rumah tangga;
4. Bahan baku yang digunakan berbasis lokal;
5. Ramah lingkungan
6. Skala investasi dan manajemen terjangkau oleh masyarakat;
7. Mempunyai manfaat yang berkelanjutan;
8. Kriteria lainnya, harus mencerminkan
    1. Aspek ekonomi:
        a) Peningkatan pendapatan calon penerima anugerah
        b) Peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal
        c) Peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah
    2. Perkembangan Iptek:
        a) Peningkatan pengembangan Iptek
        b) Peningkatan penguasaan Iptek
        c) Dampak perkembangan Iptek bagi daerah
    3. Sosial:
        a) Kesesuaian kapasitas masyarakat dengan teknologi
        b) Kesesuaian budaya lokal dengan teknologi
        c) Perubahan sikap perilaku positif masyarakat

Tata Cara Pengusulan:
1. Calon penerima anugerah diusulkan oleh Balitbangda, Bappeda, DRD di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kelompok Masyarakat.
2. Pengusul wajib mengirimkan kepada panitia :
    a) daftar riwayat hidup
    b) alasan pencalonan
    c) kelengkapan dan data hasil kreativitas dan inovasi
    d) nama, alamat, dan nomor telepon/telepon genggam (HP) yang dapat dihubungi.
3. Pengusulan dilengkapi dengan bukti-bukti keterujian manfaat hasil kreativitas inovasi.
4. Usulan calon penerima anugerah ditujukan kepada Panitia Peringatan HAKTEKNAS ke - 19 Tahun 2014, Kementerian Riset dan Teknologi, dengan alamat:

Gedung II Ristek lt. 21, Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta Pusat
Contact Person: Pancara Sutanto
Telp. (021) 3169833, Hp. 08161621960
email: tanto@ristek.go.id

atau
Gedung II Ristek lt. 8, Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta Pusat
Telp/Fax (021) 3102014
Contact Person: Rosmaniar Dini
Telp. (021) 3169286
Hp. 08128196456
email: dini_rosma@ristek.go.id

Tata Cara Penilaian
1. Seleksi Administrasi
Semua usulan yang masuk akan diseleksi kelengkapan administrasinya oleh Panitia.
2. Seleksi Substansi
Selanjutnya Tim Penilai akan menilai subtansi sesuai kriteria yang sudah ditetapkan, kepada peserta yang telah lolos seleksi administrasi, dalam hal ini ditentukan 5 (lima) peserta yang akan melanjutkan ke tahapan seleksi selanjutnya.
3. Peninjauan Lokasi Calon Penerima Anugerah
Panitia akan mendatangi masing-masing peserta yang telah melewati tahapan 2. Hasil penilaian ini akan digunakan untuk mengusulkan calon penerima anugerah kepada Dewan Juri.

Usulan paling lambat diterima panitia 31 Mei 2014. Penetapan penerima anugerah akan disampaikan pekan ke tiga Agustus 2014. Silakan unduh panduan dan formulir di sini
3/26/2014 | 0 komentar | Read More

Anugerah Riset Sobat Bumi 2014 dari Pertamina

Pertamina Foundation untuk kedua kalinya kembali menghadirkan Anugerah Riset Sobat Bumi. Penghargaan riset 2014 ini terbuka bagi mahasiswa pascasarjana, dosen, pakar, praktisi, maupun peneliti yang melakukan riset untuk disertasi, penelitian mandiri, dan pengabdian masyarakat. Topik riset terkait dengan pilar pembangunan berkelanjutan, meliputi Ekologi/Alam (Nature), Sosial Budaya (Society), Ekonomi (Economy), dan Kesejahteraan (Well-being).

Tahun ini, Anugerah Riset Sobat Bumi 2014 akan diberikan kepada para periset dengan total dana sebesar Rp 1,3 miliar. Kandidat yang diterima akan mendapat pendanaan hingga Rp 100 juta untuk kegiatan riset yang dilakukan.

Anugerah Riset Sobat Bumi terdiri atas 2 (dua) program pemberian penghargaan, yakni Anugerah Riset dan Anugerah Pengabdian Masyarakat. Anugerah Riset diberikan kepada pemenang proposal kategori Disertasi, dan Penelitian Mandiri, sedangkan Anugerah Riset kategori Pengabdian Masyarakat diberikan kepada pemenang proposal Pengabdian Masyarakat. Proposal kategori Pengabdian Masyarakat juga dapat diusulkan oleh masyarakat umum yang bermaksud melaksanakan program pengabdian masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan terkait energi terbarukan, seperti pengelolaan sampah, limbah, serta permasalahan-permasalahan lainnya. Dalam pelaksanaannya, Anugerah Pengabdian Masyarakat tetap harus melibatkan unsur riset (research based).
Tema Anugerah Riset Sobat Bumi 2014 adalah “Mewujudkan Riset dan Pengabdian Masyarakat Sebagai Gerakan Sosial Sobat Bumi”.

Persyaratan:
1. Persyaratan Administratif
    
    a. Setiap peserta hanya diperkenankan mengirim satu buah proposal riset (disertasi), penelitian mandiri, atau pengabdian masyarakat. Satu periset hanya berhak mengajukan satu proposal.
    b. Panjang proposal antara 7-10 halaman, Font Times New Roman, size 12, ukuran kertas A4 dengan rata kanan 4 cm, rata kiri 3 cm, rata atas 4 cm rata bawah 3 cm dengan spasi 1,5.
    c. Peserta menyertakan Curicullum Vitae disertai dengan scanned KTP/Kartu Mahasiswa dan scanned KTP.
    d. Melampirkan surat pernyataan keaslian proposal riset bermaterai Rp 6.000,- dibubuhi tanda tangan peneliti dan kesediaan diberi sanksi hukum apabila proposal riset terbukti hasil plagiasi.
    e. Peserta harus terdaftar dalam akun www.sobatbumi.com dan ringkasan eksekutif harus dipublikasikan dalam aksi di www.sobatbumi.com
    f. Melampirkan lembar pengesahan, untuk riset ditandatangani oleh periset dan Dekan Fakultas ybs, sedangkan untuk pengmas ditandatangani oleh kepala desa/camat setempat.

2. Persyaratan Akademik 
     a. Proposal yang dikirim harus relevan dengan tema sesuai butir B.
    b. Judul proposal singkat, jelas dan menarik, problematik, aktual dan berupa riset terapan, terdapat intervensi sosial atau melibatkan masyarakat dalam proses riset.
    c. Sistematika Sistematika proposal riset terdiri dari: judul, ringkasan eksekutif, latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan, ruang lingkup, arti penting, riset terdahulu, konsep operasional, kerangka teori, metodologi (teknik pengumpulan data, sasaran riset, data yang dihimpun, teknik analisis data), jadwal riset, daftar pustaka serta sistematika penulisan. Sedangkan proposal pengabdian masyarakat terdiri dari: analisis masalah yang terjadi pada komunitas, solusi yang ditawarkan, program pengabdian masyarakat yang ditargetkan dapat mengatasi masalah, target program, dan strategi pencapaian target program dalam mengatasi masalah yang dihadapi komunitas tertentu.
    d. Proposal riset yang diajukan kepada panitia bersifat orisinal (bukan berupa skripsi, tesis, disertasi, dan riset yang pernah dilakukan) dan belum pernah diajukan kepada pihak manapun serta riset yang sedang dilakukan saat ini.
    e. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
    f. Bagi peserta yang proposalnya terpilih pada tahap I diharuskan mempresentasikan proposal untuk seleksi tahap II.
    g. Bagi peserta yang terpilih pada seleksi tahap II diharuskan mengikuti seminar proposal dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan proposal sebelum dilakukan pengumpulan data lapangan.
    h. Dalam tahapan pengumpulan data lapangan akan dilakukan pemantauan (monitoring) langsung oleh tim monitoring dan penilai proposal dari Pertamina Foundation.

Kelengkapan Dokumen:
1. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengajukan satu proposal riset.
2. Peserta harus terdaftar dalam website www.sobatbumi.com dan harus mempublikasikan abstrak/ringkasan eksekutif risetnya dalam website tersebut.
3. Peserta menyusun proposal risetnya sesuai dengan sistematika pada Panduan Penulisan Proposal Riset.
4. Peserta melampirkan CV (Curriculum Vitae) seperti pada contoh (terlampir).
5. Peserta melampirkan scanned KTP dan scanned Kartu Mahasiswa (jika ada).
6. Peserta melampirkan surat pernyataan mengenai keaslian proposal riset serta kesediaan menerima sanksi hukum jika proposal riset terbukti hasil plagiasi bermaterai Rp. 6000,- yang dibubuhi tanda tangan peneliti.
7. Peserta melampirkan pengesahan riset; untuk riset kategori penelitian disahkan oleh Dekan Fakultas yang bersangkutan, sedangkan untuk riset kategori pengabdian masyarakat disahkan oleh Kepala Desa atau Camat Daerah Objek Riset.

Semua dokumen dijadikan dalam bentuk file berformat .pdf, dikumpulkan dalam satu folder dengan dengan format Nama Periset_Kategori Riset (contoh: Widi Eko Yanuar Iskhak_Pengabdian Masyarakat), dijadikan dalam bentuk file berformat .rar, dan dikirimkan ke email anugrah.risetsobatbumi@gmail.com. Panitia seleksi hanya menerima dokumen yang dikirim via email dan tidak menerima dokumen print-out yang dikirim via pos.

Pendaftaran:
Aplikasi paling lambat diterima 15 April 2014. Silakan unduh panduan teknis dan penulisan proposal riset di sini. Pertanyaan bisa disampaikan melalui email di atas.

Seleksi:
Kegiatan Seleksi Anugerah Riset Sobat Bumi dilaksanakan oleh tim independen yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Pertamina Foundation. Seleksi dibagi ke dalam tiga tahap, yakni seleksi administasi, seleksi substansi, dan seleksi seminar proposal.
3/24/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dahlan Iskan (DIS) di Surya University

Siapa tak kenal tokoh nasional yang nyentrik satu ini. Dahlan Iskan. Lama berkutat sebagai bos media, sempat di PLN, dan kini Meneg BUMN, Dahlan Iskan juga dikenal peduli dengan dunia pendidikan. Tahun ini, melalui kerjasama JPNN, Dahlan Iskan Foundation, dan Surya University, Beasiswa Dahlah Iskan mulai digulirkan. Nama skema tersebut Dahlan Iskan Scholarship (DIS).

Beasiswa Dahlan Iskan dibuka untuk tahun akademik 2014-2015. Tersedia untuk program sarjana (S1) bagi siswa/siswi berprestasi lulusan SMA/sederajat di seluruh Indonesia. Masing-masing mahasiswa akan mendapatkan beasiswa senilai Rp 156 juta dengan 300 kursi beasiswa yang disediakan. Total beasiswa Dahlan Iskan mencapai Rp 45 miliar.

Bagi penerima beasiswa, nantinya akan menjalani studi S1 di Surya University, Tangerang, Banten. Meliputi beberapa fakultas dan pilihan jurusan, di antaranya:

› Faculty of Green Economy and Digital Communication
  ▪ Agribusiness
  ▪ Green economy
  ▪ Technopreneurship
  ▪ Digital communication
› Faculty of Life Sciences
  ▪ Biotechnology and neuroscience
  ▪ Human computer interaction
  ▪ Nutrition and food technology
› Faculty of Clean Energy Climate Change
  ▪ Physics – Energy engineering
  ▪ Chemical and green prosess engineering
  ▪ Environmental engineering

Syarat dan ketentuan:
1. Siswa/I lulusan SMA dan sederajat jurusan IPA/IPS di seluruh Indonesia
2. Nilai rata-rata raport kelas 10 dan 11, minimal 8 (delapan)
3. Lulus tes seleksi yang diadakan oleh panitia seleksi Beasiswa Dahlan Iskan
4. Program beasiswa hanya mencakup biaya studi
5. Pendaftaran beasiswa berlangsung sampai dengan 31 Maret 2014

Prosedur pendaftaran (seleksi tahap 1):
1. Fotokopi raport SMA/sederajat kelas 10 sampai dengan 12 yang sudah dilegalisir
2. Dua (2) lembar fotokopy tanda pengenal (KTP/SIM/Kartu pelajar)
3. Empat (4) lembar pasfoto ukuran 3x4 cm berwarna dan dua (2) lembar pasfoto ukuran 2x3 cm, berkerah, latar hijau
4. Satu (1) lembar fotokopi akte kelahiran/surat tanda lahir

Berkas aplikasi dikirimkan melalui media group Jawa Pos (JPNN) di masing-masing daerah.

Informasi lengkap bisa mendatangi media JPNN terdekat atau hubungi:
PT Jawa Pos National Network
Graha Pena Jakarta Lantai 5
Jl Raya Kebayoran Lama 12
Jakarta Selatan 12210
Phone: +62 2153699607 (Ibu Eno)

Bagi yang lolos seleksi administratif akan diumumkan di media masing-masing daerah, dan akan dipanggil untuk mengikuti tes seleksi.
2/27/2014 | 0 komentar | Read More

10 Dokumen Beasiswa yang Perlu Anda Tahu

Masing-masing punya cara sendiri menyiapkan aplikasi beasiswa agar bisa diterima. Pada kondisi normal, di mana waktu yang tersedia cukup panjang, kita bisa menyiapkan aplikasi lebih baik. Tapi, pada situasi mepet dengan masa pendaftaran yang singkat mungkin tidak semua orang siap. Misalnya, penyelenggara hanya membuka pendaftaran selama sepekan atau Anda keburu tahu pengumumannya setelah waktu yang tersisa tinggal beberapa hari.

Situasi itu bisa tidak menguntungkan karena calon biasanya terbawa panik, lalu menyiapkan segala sesuatunya secara terburu-buru. Jadilah aplikasi yang dibuat seadanya dengan berbagai kelemahan. Manakala bersaing dengan aplikasi calon lain yang disiapkan lebih baik, posisinya sangat mudah tergeser.

Lalu bagaimana jika Anda tetap ingin mendaftar pada waktu yang mepet? Apalagi, beasiswa tersebut sudah Anda tunggu-tunggu. Tentu saja bisa. Namun, itu perlu disiasati sejak dini. Ada sejumlah dokumen aplikasi yang umum diminta sponsor dan itu harus ‘stand by’ ada atau tidak penawaran. Manakala, Anda menghadapi situasi di atas, beban jadi lebih ringan karena dokumen yang perlu disiapkan tinggal sedikit. Anda hanya melengkapi dokumen aplikasi yang belum tersedia saja.

Apa saja dokumen beasiswa tersebut? Berikut rinciannya:

Ijazah dan transkrip
Dokumen ini selalu diminta setiap ada pengumuman beasiswa. Ijazah dan transkrip adalah dokumen wajib yang harus dilampirkan saat pengajuan aplikasi. Siapkanlah sejumlah salinan ijazah dan transkrip yang telah dilegalisir. Tujuannya, jika ada penawaran beasiswa yang sesuai Anda tinggal menyertakan.

Essay atau motivation letter
Essay atau motivation letter jarang sekali ketinggalan jika ada penawaran beasiswa. Dokumen ini diminta karena sponsor ingin melihat latar belakang calon, motivasi mendapatkan beasiswa, serta langkah ke depannya. Anda bisa melihat cara menulis essay beasiswa yang diulas sebelumnya serta menyiapkannya dari sekarang.

Pada beberapa beasiswa, mereka tidak membatasi tema essay atau motivation letter yang harus dimuat. Namun, untuk jenis beasiswa tertentu mereka menetapkan temanya. Jangan khawatir karena essay tersebut akan tetap bisa dimanfaatkan. Anda hanya perlu menyesuaikan dan merubah beberapa kalimat atau kata yang diperlukan.

Curriculum Vitae
Seperti halnya melamar pekerjaan, melamar beasiswa pun begitu pentingnya dokumen satu ini. Curriculum vitae atau biasa disebut daftar riwayat hidup. Siapkanlah CV yang memuat profil singkat Anda, seperti identitas diri, pendidikan, pengalaman organisasi/pekerjaan, atau daftar publikasi. Buat secara singkat dan jelas. Beberapa beasiswa yang ditemui, khususnya beasiswa Eropa mereka menyediakan format CV sendiri, misalnya menggunakan Europass. Sehingga Anda hanya perlu mengisi kolom yang disediakan.

Tes TOEFL/IELTS
Seperti halnya ijazah dan transkrip, skor test TOEFL atau IELTS selalu jadi dokumen wajib ketika ada penerimaan beasiswa. Sponsor umumnya menetapkan standar nilai sendiri-sendiri sesuai kebutuhan. Dokumen tes TOEFL atau IELTS lumrah diminta jika mendaftar program beasiswa master maupun doktor. Tidak hanya dipersyaratkan penyelenggara beasiswa luar negeri, beberapa beasiswa dalam negeri juga memintanya. Karena itu, Anda perlu menyiapkan dokumen ini lebih awal sebelum ada penawaran beasiswa yang akan diikuti. Harap diingat pula bahwa sponsor umumnya membatasi masa berlaku tes TOEFL/IELTS tersebut. Biasanya maksimal dua tahun sebelum mendaftar beasiswa. Jika skor tes TOEFL atau IELTS Anda masih rendah, Anda bisa mengikuti kursus persiapan. Salah satunya melalui Testden. Ulasannya bisa dilihat di sini.

Rekomendasi atasan 
 Jika Anda melihat beasiswa terbaru di beasiswapascasarjana.com, Anda akan mudah menemui tawaran beasiswa yang meminta surat rekomendasi. Sponsor ingin mendapat keyakinan bahwa permohonan beasiswa tidak hanya kemauan Anda, tapi karena adanya pertimbangan dari pihak pemberi rekomendasi. Pemberian rekomendasi tersebut untuk menguatkan posisi calon, bahwa beasiswa yang dimaksud benar-benar diperlukan dan layak.

Surat rekomendasi bisa berasal dari atasan, pimpinan tempat kerja, dosen di perguruan tinggi, atau rektor. Namun, umumnya disesuaikan pada latar belakang calon. Apakah ia seorang karyawan, dosen, atau mahasiswa. Buatlah beberapa salinan surat rekomendasi yang bisa Anda ajukan saat ada tawaran yang menarik. Jika memiliki skedul, Anda bisa meminta beberapa rekomendasi sekaligus berdasarkan jenis beasiswa. Misalnya, rekomendasi beasiswa Fulbright, beasiswa Australia Awards, beasiswa Monbukagakusho, dll.

Salinan paspor
Salinan dokumen ini banyak diminta saat mengajukan beasiswa luar negeri. Negara tujuan ingin mengetahui status kewarganegaraan sang calon. Mereka lalu mempersyaratkan dokumen paspor sebagai bukti identitas. Di dalam negeri, biasanya penyelenggara cukup meminta salinan KTP atau SIM.

Jika Anda memiliki rencana studi ke luar negeri, sebaiknya paspor dipersiapkan sejak dini. Hal ini untuk menghindari kemungkinan telatnya pengajuan aplikasi karena pembuatan paspor yang belum selesai. Buatlah salinan paspor yang menampilkan pada halaman identitas diri (nama, foto, tempat tanggal lahir, dll).

Terjemahan dokumen
Dokumen terjemahan seringkali menjadi hambatan bagi mahasiswa di tanah air. Paling umum ditemui saat akan melampirkan ijazah dan transkrip nilai. Kebanyakan perguruan tinggi hanya menyertakan bahasa Indonesia tanpa teks bahasa Inggris. Sehingga saat akan mendaftar beasiswa luar negeri, pelamar harus membuat terjemahan resmi dokumen tersebut. Karena itu , ada baiknya dokumen terjemahan ini sudah dipersiapkan sebelumnya. Caranya bisa menggunakan layanan penerjemah resmi atau bantuan dari perguruan tinggi asal.

Proposal riset
Proposal riset biasanya hanya diminta untuk beasiswa S2 atau S3 berbasis riset. Pada perkuliahan biasa dokumen ini jarang disyaratkan. Namun, jika Anda ingin mengenyam S2 dan S3 riset baik di dalam maupun luar negeri, tidak ada salahnya jika menyiapkan dokumen ini lebih dini. 

Scan dokumen
Selain dokumen hard copy di atas, satu lagi dokumen yang perlu disiapkan. Dokumen soft copy yang biasa digunakan bila pendaftaran beasiswa dilakukan secara online. Untuk memperoleh soft copy tersebut, Anda bisa menscan masing-masing dokumen dan mengatur formatnya, misalnya dalam bentuk Pdf atau Jpeg. Simpan dokumen ini di PC Anda. Sewaktu-waktu ada pendaftaran beasiswa secara online, tinggal mengunggahnya saja.

Pasfoto
Dokumen satu ini sudah sangat lumrah. Tapi, untuk menghemat waktu ada baiknya juga disiapkan lebih awal. Pasfoto yang dibutuhkan biasanya berukuran 2x3 cm, 3x4 cm, dan 4x6 cm. Sesuaikan saja berapa kira-kira kebutuhan yang diperlukan.

Setelah menyiapkan dokumen di atas, setidaknya tugas Anda sudah semakin ringan. Perkiraan, aplikasi tersebut sudah rampung 70-80 persen. Lebih enteng bukan? Nah, saatnya berburu beasiswa!
2/16/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa P3SWOT Kemdikbud, Pernah Coba?

Selain beasiswa bidik misi dan beasiswa unggulan, beasiswa P3SWOT adalah salah satu yang mendapat perhatian. Beasiswa ini ditujukan bagi peneliti, penulis, pencipta, seniman, wartawan, olahragawan, dan tokoh (P3SWOT). Pemohon diberi kesempatan mengajukan beasiswa untuk kegiatan yang akan dilakukan terkait profesinya. Misalnya, kegiatan penelitian, melalui beasiswa P3SWOT, Anda bisa memperoleh bantuan pendanaan. Skalanya tidak hanya lingkup nasional, tapi juga internasional.

Tahun ini, beasiswa P3SWOT Kemdikbud dibuka dari 1 Januari-31 Desember 2014. Masa pendaftaran cukup panjang, sehingga tersedia waktu untuk menyiapkan aplikasi lebih baik. 

Beasiswa untuk Peneliti dan Pencipta
Program beasiswa peneliti dan pencipta berlaku untuk pelamar yang telah melakukan penelitian dan pekerjaan menemukan sesuatu sebagai hasil karya ciptanya di bidang:
› Pertanian dan Pangan;
› Kesehatan dan Obat-obatan;
› Teknologi Informasi Komunikasi (ICT);
› Seni;
› Sosial Humaniora;
› Perikanan dan Kelautan;
› Bioteknologi;
› Lingkungan;
› Energi Alternatif;
› Teknologi Pertahanan, dan
› Teknologi Manufaktur.

Kriteria peneliti dan pencipta:
1. Penelliti dan pencipta yang memiliki pendidikan paling tidak SLTA atau yang sederajat;
2. Pelamar dapat berasal dari sekolah, politeknik, perguruan tinggi, pusat penelitian, lembaga penelitian, Industri, pemda, dan umum;
3. Peneliti dan pencipta yang berprestasi dalam hasil riset dan karya yang sesuai dengan bidang keahliannya;
4. Peneliti dan pencipta yang kreatif, inovatif dan unggul dalam bidangnya yang ditunjukan dengan karya tulis dalam bentuk pulikasi ilmiah dalam jurnal regional,nasional, internasional, atau buku ilmiah;
5. Peneliti dan pencipta yang telah menghasilkan karya riset dan ciptaannya yang berguna bagi masyarakat.

Bantuan dana meliputi kegiatan:
1. Membiayai undangan workshop, seminar dan short course internasional;
2. Membiayai karya cipta;
3. Membiayai penelitian dalam negeri dan/atau kerjasama luar negeri;
4. Membiayai kelompok peneliti dan/atau pencipta yang akan mengadakan seminar, workshop dan short course berskala internasional;
5. Membiayai kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya di dalam dan luar negeri.

Beasiswa untuk penulis:
Program beasiswa penulis berlaku untuk pelamar atau seseorang yang telah menyelesaikan karya penulisan dalam bidang:
› Pertanian dan Pangan;
› Kesehatan dan Obat-obatan;
› Teknologi Informasi Komunikasi (ICT);
› Seni;
› Sosial Humaniora;
› Pendidikan;
› Hukum;
› Sastra;
› Perikanan dan Kelautan;
› Energi Alternatif;
› Teknologi Pertahanan, dan
› Teknologi Manufaktur.

Kriteria penulis:
1. Penulis yang berprestasi menghasilkan karya tulis yang sesuai dengan bidang keahliannya;
2. Penulis yang kreatif, inovatif dan unggul dalam bidangnya yang ditunjukan dengan karya tulis dalam bentuk publikasi ilmiah dalam jurnal regional, nasional, internasional, dan buku;
3. Penulis yang telah memiliki produk dari hasil tulisannya yang sudah dipublikasikan secara nasional
4. Penulis yang telah menghasilkan tulisannya yang berguna bagi masyarakat dan bangsa.

Bantuan dana meliputi kegiatan:
1. Membiayai penyelesaian penulisan buku ilmiah dan populer dan memiliki ISBN;
2. Membiayai karya cipta penulisan buku yang siap diterbitkan oleh penerbit nasional;
3. Membiayai kelompok penulis yang akan mengadakan seminar, workshop dan short course berskala internasional;
4. Membiayai kegiatan-kegiatan ilmiah di dalam dan luar negeri dalam rangka penulisan karya ilmiah, ilmiah praktis dan karya lainnya secara nasional dan internasional;
5. Membiayai penulisan naskah kuno, alih bahasa naskah kuno, dan manuskript.

Beasiswa untuk Seniman
Program beasiswa seniman ini berlaku untuk pelamar atau seseorang yang telah menghasilkan karya seni dalam bidang musik, tari, film, teater, sastra, dan budaya.

Kriteria seniman:
1. Seniman yang berprestasi dalam karya seni dan sesuai dengan bidang keahliannya;
2. Seniman yang kreatif, inovatif dan unggul dalam bidangnya yang ditunjukan dengan karya seni;
3. Seniman yang telah memiliki produk dari hasil seninya secara nasional;
4. Seniman yang telah menghasilkan keseniannya yang berguna bagi masyarakat dan bangsa;

Bantuan dana meliputi kegiatan:
1. Membiayai undangan seniman untuk acara pameran di luar negeri;
2. Membiayai karya cipta seniman yang bertaraf nasional dan internasional;
3. Membiayai kelompok seniman yang akan kegiatan seminar, workshop, short course berskala internasional;
4. Membiayai kegiatan-kegiatan kesenian di dalam dan luar negeri dalam rangka peningkatan profesionalisme bidang kesenian secara nasional dan internasional.

Beasiswa untuk Wartawan
Program beasiswa wartawan ini berlaku untuk pelamar atau seseorang yang telah menghasilkan karya liputan/reportase dalam bidang pendidikan. Hasil karya liputan/reportase tersebut bersifat konstruktif dan membangun masyarakat Indonesia dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kriteria wartawan:
1. Wartawan yang berprestasi dalam karya liputan/reportase berskala nasional dan internasional;
2. Mempunyai bukti keanggotaan assosiasi profesi wartawan nasional;
3. Wartawan yang kreatif, inovatif dan unggul dalam bidangnya yang ditunjukan dengan karya liputan/reportase;
4. Wartawan yang telah menghasilkan karya liputan/reportase yang berguna bagi masyarakat dan bangsa;

Bantuan dana meliputi kegiatan:
1. Membiayai undangan jurnalis bidang pendidikan di luar negeri;
2. Membiayai karya jurnalis bertaraf internasional;
3. Membiayai kegiatan seminar, workshop, short course berskala internasional;
4. Membiayai kegiatan-kegiatan jurnalis di dalam dan luar negeri dalam rangka peningkatan profesionalisme secara nasional dan internasional.

Beasiswa untuk Olahragawan
Program beasiswa olahragawan ini berlaku untuk atlet yang telah mempunyai prestasi dalam bidang olah raga berskala nasional maupun internasional. Prestasi tersebut dibuktikan dengan medali atau sertifikat yang diterima, serta bukti-bukti lain yang dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan perundang-undangan yang ada.

Prestasi olah raga dari atlet yang melamar untuk program beasiswa ini berasal dari cabang olah raga:
› Bulutangkis;
› Sepakbola;
› Karate;
› Renang;
› Atletik;
› Tinju;
› Balap Sepeda;
› Bola Voli;
› Pencak Silat;
› Yudo;
› Basket, dan cabang olahraga lainnya.

Kriteria olahrgawan:
1. Mempunyai bukti prestasi/sertifikat kejuaraan cabang olah raga secara nasional dan internasional paling lama sebelum 3 (tiga) terakhir saat mengajukan permohonan beasiswa ini;
2. Sedang tidak mendapatkan beasiswa sejenis dari lingkungan DEPDIKNAS.
3. Mempunyai rekomendasi dari pengurus cabang olah raga yang ditekuni.
4. Peraih medali emas, peran dan perunggu dalam kejuaraan yang diikuti;

Pelamar program beasiswa ini bila lolos seleksi akan mendapatkan sejumlah dana yang dapat dimanfaatkan dalam beberapa hal yaitu :

Bantuan dana meliputi kegiatan:
1. Membiayai kegiatan yang mendukung profesionalisme untuk kegiatan olahraga di dalam dan luar negeri;
2. Membiayai kegiatan-kegiatan yang menunjang bidang olahraga dalam lingkup regional, nasional maupun internasional ditunjukkan surat undangan atau rekomendasi dari asosiasi olah raga yang ada;
3. Membiayai hal-hal yang dianggap penting oleh olahragawan secara regional, nasional dan internasional;
4. Tidak dipergunakan untuk membiayai sekolah atau studi;

Program beasiswa ini dapat juga dipergunakan untuk pelatih cabang olah raga yang mampu menghasilkan atlet berprestasi berskala nasional dan internasional sesuai ketentuan di atas.

Beasiswa untuk Tokoh
Program beasiswa untuk tokoh ini diperuntukkan bagi pelamar atau seseorang yang mempunyai ketokohan dalam berbagai bidang. Batasan dari ketokohan dalam program ini, apabila pelamar tersebut mendapat penghargaan dari pemerintah atau lembaga lain; atau dibuktikan dengan pemberitaan di mass media tentang ketokohannya. Adapun bidang ketokohannya adalah sebagai berikut:
› Pendidikan;
› Ilmu Pengetahuan;
› Seni Musik, Tari, Film;
› Olahraga;
› Sosial Humaniora;
› Teknologi;
› Sastra;
› Budaya;
› Politik;
› Lingkungan;
› Tradisional.

Kriteria tokoh:
1. Tokoh yang berprestasi dalam karya ketokohannya secara regional dan nasional;
2. Tokoh yang kreatif, inovatif dan unggul dalam bidangnya yang ditunjukan dengan karya ketokohannya;
3. Tokoh yang telah memiliki produk dari hasil seninya secara Nasional;
4. Tokoh yang telah menghasilkan karya yang berguna bagi masyarakat dan bangsa.

Bantuan dana meliputi kegiatan:
1. Membiayai kegiatan yang mendukung profesionalisme untuk Tokoh di dalam dan luar negeri;
2. Membiayai karya ketokohan secara Regional dan Nasional;
3. Membiayai kegiatan-kegiatan yang menunjang bidang ketokohannya dalam lingkup regional, nasional maupun internasional, dan
4. Membiayai hal-hal yang dianggap penting oleh pelamar untuk skala nasional dan internasional.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa P3SWOT dilakukan secara online di sini. Buat akun terlebih dahulu jika belum pernah mendaftar. Setelah memiliki akun, silakan login dengan email dan password yang telah dikonfirmasikan ke email Anda saat membuat akun. Agar lebih mudah diingat, disarankan untuk mengedit password, setelah login.

Berikutnya pilih salah satu kategori dalam Beasiswa Unggulan P3SWOT dan lengkapi isian pada Form Keterangan Diri. Terdapat 10 form yang dapat dilengkapi.

Dokumen yang perlu disiapkan (scan terlebih dahulu):
1. Foto (.jpg maks 200 Kb)
2. Scan KTP (.jpg maks 200 Kb)
3. Proposal (.pdf maks 512 Kb)
4. Scan Buku Tabungan (halaman pertama) (.jpg maks 512 Kb)
5. Surat Permohonan (.jpg maks 512 Kb)
6. Ijazah (.jpg maks 200 Kb)
7. Sertifikat Organisasi .zip (.jpg dalam .zip maks 512 Kb)
8. Sertifikat Prestasi .zip (.jpg dalam .zip maks 512 Kb)
9. Sertifikat Pelatihan .zip (.jpg dalam .zip maks 512 Kb)
10. Surat Rekomendasi/Usulan Beasiswa (.zip maks 2 Mb)

Dokumen di atas nantinya dilampirkan saat mengisi formulir aplikasi dari 10 form yang tersedia. Pastikan, sebelum melakukan submit pendaftaran, Anda sudah mengisi semua form dengan benar dan menyertakan dokumen yang dibutuhkan. Data Anda akan dikoreksi oleh Tim Seleksi dan tidak dapat diedit lagi.

Pertanyaan bisa disampaikan via email p3swot.kemdiknas@gmail.com atau telepon 021-5711144.
1/29/2014 | 0 komentar | Read More

Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi 2014

Kendala finansial tampaknya bukan lagi alasan untuk menghambat studi ke jenjang lebih tinggi. Tahun ini, ada 60 ribu kursi beasiswa Bidik Misi 2014 yang disediakan pemerintah melalui Kemdikbud. Alokasi tersebut disebar ke sejumlah PTN/PTS yang ada di Tanah Air. Bagi Anda lulusan SLTA/sederajat tahun 2013 atau yang akan lulus 2014, pendaftaran beasiswa Bidik Misi 2014 sudah dibuka.

Beasiswa ini ditujukan bagi siswa berprestasi, namun terkendala faktor ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sejak digulirkan 2010 lalu, ada ratusan ribu mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa Bidik Misi. Tahun ini ditambah, bahkan informasinya diperluas untuk program profesi, seperti lulusan sarjana kedokteran (S.Ked) yang akan melanjutkan pendidikan profesi dokter bisa menggunakan beasiswa Bidik Misi, begitu pun dengan lulusan calon pendidik yang harus menempuh program sertifikasi dan profesi sebelum bisa mengajar sebagai guru.

Persyaratan:
1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2014;
2. Lulusan tahun 2013 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut:
    a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir.
    b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu di antara PTN atau PTS dengan ketentuan:
    a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
        1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
        2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
        3) Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN.
    b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Bidik Misi 2014 dilakukan secara online. Ada beberapa alur yang ditempuh lulusan SLTA/sederajat sebelum mendaftar. Mengacu pada pedoman yang ada, sekolah harus terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi di laman: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah. Biasanya butuh waktu 1 x 24 jam untuk diverifikasi terlebih dahulu oleh Ditjen Dikti. Jika sekolah Anda sebelumnya telah terdaftar sebagai pemohon Bidik Misi, maka tinggal login dengan memasukkan NPSN serta Kode Akses yang telah diperoleh.

Berikutnya, sekolah merekomendasikan masing-masing siswa di laman tersebut. Soal layak tidaknya direkomendasikan, silakan dikonsultasikan ke pihak sekolah. Jika mereka telah merekomendasikan, sekolah akan memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan. Tahapan tersebut semuanya dilakukan pihak sekolah.

Nomor pendaftaran dan kode akses yang diberikan pihak sekolah nantinya akan Anda gunakan saat mendaftar beasiswa Bidik Misi secara online. Silakan buka laman: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id untuk mendaftar. Pilih fitur ‘Siswa/Alumni’ yang telah direkomendasikan. Silakan selesaikan semua tahapan di sistem pendaftaran tersebut.

Siswa yang sudah mendaftar beasiswa Bidik Misi 2014, kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri sesuai ketentuan pola masing-masing seleksi melalui:
a. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
b. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id
c. Seleksi Mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Siswa yang mendaftar melengkapi berkas sebagai berikut yang akan dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk:
1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
6. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
8. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.

Seleksi:
Seleksi untuk PTN
 

Proses seleksi Bidik Misi dilakukan oleh perguruan tinggi baik yang masuk melalui jalur seleksi nasional maupun mandiri. Jika mengikuti seleksi nasional, PTN akan menyeleksi penerima rekomendasi Bidik Misi yang merupakan lulusan seleksi nasional (SNMPTN). Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Hasil seleksi nasional calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi nasional dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Jika mengikut seleksi mandiri, PTN melakukan seleksi terhadap pendaftar menggunakan jalur, persyaratan, dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh masing-masing PTN. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh Rektor/Direktur /Ketua atau yang diberi wewenang melalui media yang dapat diakses oleh setiap pendaftar dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Seleksi untuk PTS
Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTS dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, PTS bisa saja melakukan kunjungan ke alamat pendaftar. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi PTS dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
 
Pendanaan:  
Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan di perguruan tinggi selama delapan (8) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama enam (6) semester untuk program Diploma III.

Untuk program studi yang memerlukan pendidikan keprofesian atau sejenis, perpanjangan pendanaan sampai lulus jenjang keprofesian difasilitasi oleh PT penyelenggara Bidik Misi.

Beasiswa yang diperoleh, di antaranya pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT. Kemudian bantuan biaya penyelenggaraan yang dikelola perguruan tinggi. Tahun lalu maksimal Rp 2,4 juta per semester yang dapat digunakan untuk biaya masuk perguruan tinggi, SPP, biaya pendidikan lainnya, tutorial, kegiatan ko dan ekstrakurikuler, dan asuransi kesehatan atau kecelakaan. 

Kemudian diberikan bantuan biaya hidup sekurang-kurangnya Rp 600 ribu per bulan sesuai besaran yang ditentukan oleh perguruan tinggi serta biaya kedatangan saat pertamakali tiba dari tempat asal menuju perguruan tinggi. 


Unduh Panduan Beasiswa Bidik Misi 2014 di sini
1/08/2014 | 0 komentar | Read More

Aplikasi Beasiswa untuk Smartphone Android Anda

Mengawali 2014, beasiswapascasarjana.com mencoba memperkenalkan aplikasi baru buat Anda pengguna smartphone/tab Android. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa memperoleh update beasiswa dengan cepat tanpa harus bolak-balik membuka halaman website.

Aplikasi berisi laman beasiswapascasarjana.com serta laman para pengguna yang memperoleh update melalui jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Google+.

Anda bisa memasang aplikasi Android ini di smartphone/tab Anda dengan mudah. Cukup unduh file aplikasi di bawah:



Lalu buka file hasil unduhan tersebut. Kemudian pasang di smartphone Anda. Jika ada keterangan/pemberitahuan sebelum pemasangan, klik saja “ok” untuk meneruskan. Setelah sukses terpasang, Anda akan melihat aplikasi “Beasiswa Pascasarjana” di daftar aplikasi smartphone/tab Anda. Tampilan aplikasi setelah dibuka seperti pada gambar:


Pemasangan aplikasi Android ini sudah diujicoba pada perangkat Samsung Galaxy Core dan Samsung Galaxy Young. Hasilnya, bisa digunakan dengan baik. Semoga bermanfaat!
1/01/2014 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Tanoto Foundation 2014/2015 Dibuka!

Peluang beasiswa Tanoto Foundation hadir lagi. Pada tahun akademik 2014/2015, Tanoto Foundation menyiapkan 200 beasiswa bagi mahasiswa S1 dan 30 beasiswa bagi mahasiswa S2. Beasiswa dapat diikuti oleh sembilan perguruan tinggi mitra untuk jenjang S1 dan enam perguruan tinggi mitra untuk level S2.

Beasiswa dalam negeri ini ditawarkan Tanoto Foundation melalui skema National Champion Scholarship 2014/2015. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 18 Desember 2013 hingga 10 Februari 2014. Beasiswa tersedia buat Anda yang masih menempuh studi S1 maupun S2 di perguruan tinggi mitra. Kriteria mahasiswa yang dicari adalah mereka yang memiliki prestasi dan membutuhkan dukungan finansial.

Perguruan Tinggi Mitra untuk S1:
1. Institut Pertanian Bogor
2. Institut Teknologi Bandung
3. Universitas Gadjah Mada
4. Universitas Hasanuddin
5. Universitas Indonesia
6. Universitas Jambi
7. Universitas Mulawarman
8. Universitas Riau
9. Universitas Sumatera Utara

Perguruan Tinggi Mitra untuk S2:
1. Institut Pertanian Bogor
2. Institut Teknologi Bandung
3. Universitas Gadjah Mada
4. Universitas Hasanuddin
5. Universitas Indonesia
6. Universitas Sumatera Utara

Persyaratan umum:
A. Program Sarjana Strata 1 (S1)

1. Warga negara Indonesia
2. Terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi Mitra
3. Usia maksimum 21 tahun di bulan Juli 2014
4. Minimum IPK terakhir = 3,00 (skala 4,00)
5. Bagi mereka yang baru duduk di tahun pertama perguruan tinggi, minimum nilai rata – rata rapor kelas 3 SMU = 8,0 (skala 10,0)
6. Membutuhkan dukungan finansial sesuai rekomendasi Perguruan Tinggi
7. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia

B. Program Sarjana Strata 2 (S2)
1. Warga negara Indonesia
2. Terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi Mitra
3. Usia maksimum 40 tahun pada bulan Juli 2014
4. Mempunyai pengalaman kerja minimum 2 tahun
5. Minimum IPK = 3.25 (skala 4,00)
6. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia

Tata cara pendaftaran:
1. Berkas lamaran dimasukkan dalam Snelhekter Map (map kertas yang mempunyai penjepit di tengah map) warna hijau.
2. Berkas lamaran wajib menggunakan formulir yang sudah diunduh dari website Tanoto Foundation.
3. Foto copy ijazah, transkrip nilai, dan dokumen raport SMU kelas 3, harus dilegalisir asli dari institusi terkait bukan hasil fotokopi dokumen yang sudah dilegalisir.
4. Melampirkan foto berwarna terakhir ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar (1 lembar sudah ditempel pada formulir aplikasi)
5. Berkas lamaran disusun dengan urutan sebagai berikut:
    a. Program Sarjana Strata Satu (S1) 
        √ Fomulir aplikasi yang sudah dilengkapi dan ditanda-tangani. (unduh)
        √ Fotocopy transkrip nilai akademik terakhir S1 yang sudah dilegalisir, 2 lembar.
        √ Fotocopy rapor SMU kelas 3 yang sudah dilegalisir, 2 lembar, khusus bagi pelamar yang saat ini baru memulai perkuliahan tahun pertama di program S1.
        √ Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan orang tua (Ayah dan atau Ibu kandung)
        √ Surat keterangan dari Direktorat Kemahasiswaan atau Lembaga Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi yang menyatakan:
          ▪ pelamar membutuhkan bantuan finansial untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi tersebut.
          ▪ pelamar tidak sedang atau akan mengikuti program double degree, dan fast track (dengan dukungan Beasiswa dari institusi lain).
        √ Essay max 500 kata yang antara lain memuat :
           ▪ Mengapa kuliah di fakultas yang dipilih
           ▪ Apa yang ingin dilakukan dalam waktu 5 tahun setelah menyelesaikan studi S1
           ▪ Langkah dan kegiatan apa yang telah dan akan dilakukan untuk mencapai rencana 5 tahun tersebut
           ▪ Argumen anda tentang mengapa Tanoto Foundation harus memilih anda menjadi penerima beasiswa Tantoto Foundation
        √ Fotocopy ijazah SMU yang sudah dilegalisir 2 lembar
        √ Fotocopy kartu tanda mahasiswa 2 lembar
        √ Fotocopy akte kelahiran 2 lembar
        √ Fotocopy KTP 2 lembar
        √ Fotocopy kartu keluarga 2 lembar
   b. Program Sarjana Strata Dua (S2)
       √ Fomulir aplikasi yang sudah dilengkapi dan ditanda-tangani. (unduh)
       √ Fotocopy transkrip nilai akademik terakhir S2 yang sudah dilegalisir, 2 lembar
       √ Fotocopy transkrip nilai akademik S1 yang sudah dilegalisir, 2 lembar, khusus bagi pelamar yang saat ini baru memulai perkuliahan tahun pertama di program S2
       √ Surat keterangan dari tempat bekerja yang menyatakan pelamar sudah mempunyai pengalaman kerja minimal 2 tahun di perusahaan atau institusi tersebut.
       √ Surat keterangan dari Direktorat Kemahasiswaan atau Lembaga Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi yang menyatakan:
          ▪ Pelamar tidak sedang atau akan mengikuti program double degree, dan fast track (dengan dukungan Beasiswa dari institusi lain).
       √ Essay max 500 kata yang antara lain memuat:
          ▪ Mengapa kuliah di fakultas yang dipilih
          ▪ Apa yang ingin dilakukan dalam waktu 5 tahun setelah menyelesaikan studi S2
          ▪ Langkah dan kegiatan apa yang telah dan akan dilakukan untuk mencapai rencana 5 tahun tersebut
         ▪ Argumen anda tentang mengapa Tanoto Foundation harus memilih anda menjadi penerima beasiswa Tantoto Foundation
       √ Fotocopy ijazah S1 yang sudah dilegalisir 2 lembar
       √ Fotocopy kartu tanda mahasiswa 2 lembar
       √ Fotocopy akte kelahiran 2 lembar
       √ Fotocopy kartu keluarga 2 lembar
       √ Fotocopy KTP 2 lembar

6. Selanjutnya Snelhekter Map warna hijau dimasukkan ke dalam amplop coklat tertutup dengan mencantumkan tulisan “BEASISWA” pada bagian kiri atas amplop dan dikirimkan kepada Tanoto Foundation dengan alamat PO BOX 2664 JKP 10026, paling lambat 10 Februari 2014 cap pos.
7. Berkas lamaran beasiswa yang dikirim langsung ke alamat kantor Tanoto Foundation tidak akan diproses lebih lanjut.
12/31/2013 | 0 komentar | Read More