Beasiswa Bakrie 2015 di 11 Universitas

Pendaftaran Beasiswa Bakrie 2015 akan segera berakhir. Beasiswa tersebut ditawarkan melalui Bakrie Graduate Fellowship (BGF) 2015. Yakni beasiswa S2 bagi mahasiswa pascasarjana di 11 universitas negeri mitra Bakrie Center Foundation (BCF). Anda yang saat ini berada di semester 2 di universitas mitra dapat mengikuti tawaran beasiswa tersebut.

Beasiswa Bakrie berdurasi selama satu tahun yang meliputi tanggungan biaya kuliah dan biaya wajib di universitas, tunjangan bulanan, buku, serta dana penelitian.

Universitas mitra:
1. Universitas Andalas
2. Unila Lampung
3. Institut Pertanian Bogor
4. Institut Teknologi Bandung
5. Universitas Gajah Mada
6. Universitas Airlangga
7. Universitas Udayana
8. Universitas Mulawarman
9. Universitas Hasanuddin
10. Universitas Sam Ratulangi
11. Universitas Cenderawasih

Persyaratan Beasiswa Bakri:
- Mahasiswa penerima beasiswa adalah Warga Negara Indonesia
- Mahasiswa penerima beasiswa sedang melanjutkan program master (saat ini sedang berada di semester 2) pada 11 universitas mitra Bakrie Center Foundation
- Usia mahasiswa penerima beasiswa maksimal 30 tahun pada tahun 2015 ini
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) S1 minimum 3,0 pada skala 4 atau yang sederajat pada skala lainnya
- Memiliki Indeks Prestasi S2 untuk Semester 1 minimum 3,0 pada skala 4 atau yang sederajat pada skala lainnya
- Memiliki jiwa kepemimpinan yang ditunjukkan dengan keaktifan dalam suatu organisasi, lembaga, ataupun kegiatan entrepreneurship dan bisa dibuktikan dengan copy kartu anggota, copy SK pengangkatan/penunjukan dll
- Aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan
- Mahasiswa penerima beasiswa wajib menyelesaikan program S2 maksimal 2 tahun
- Peserta harus membuat dua essay yang bertemakan leadership dan community development (700-1000 kata/essay).

Pendaftaran:
Seleksi dilakukan dalam dua tahap dan kewenangan penentuan penerima Beasiswa adalah mutlak dari BCF (www.bcf.or.id) dengan rekomendasi dari pihak Pasca Sarjana.

- Tahap 1 adalah seleksi administrasi berdasarkan pendaftaran online yang sudah diisi oleh calon peserta (mohon teliti dan lengkap dalam pengisian online sebelum dikirim).
Calon penerima beasiswa yang lulus dalam seleksi tahap 1 akan dihubungi pihak BCF dan/atau Pasca Sarjana untuk segera melengkapi dokumen yang dipersyaratkan dan mengirimkannya melalui email

- Tahap 2 dilakukan dengan wawancara jarak jauh melalui media telekomunikasi (Google Hang Out, Skype dll), tanggal dan waktu akan diinformasikan kepada calon penerima beasiswa.
Pengumuman penerima beasiswa Bakrie Center Foundation 2015 akan dilakukan oleh masing-masing Program Pasca Sarjana.

Batas terakhir pendaftaran 31 Maret 2015.Informasi lebih lanjut bisa dilihat di laman BCF.
3/28/2015 | 0 komentar | Read More

Djarum Beasiswa Plus 2015, Ini Pendaftarannya!

Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2015/2016 kini hadir lagi. Beasiswa S1 yang bisa diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Tanah Air ini menyediakan dana beasiswa sebesar Rp 750 ribu per bulan yang diberikan selama 1 tahun. Beasiswa tersebut dapat diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 atau D4 dari semua disiplin ilmu. Selain dana beasiswa, penerima Djarum Beasiswa Plus 2015/2016 juga akan mendapatkan pembekalan soft kill, seperti national building, character building, leadership development, competition challanges, community empowerment, serta international exposure.

Pembekalan tersebut bertujuan untuk menyerasikan pencapaian akademik yang diperoleh di kampus dengan berbagai keterampilan, sehingga cakap di bidang intelegensia dan emosional.

Persyaratan Djarum Beasiswa Plus 2015/2016:
UMUM :
1. Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1 Universitas) / Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
2. IPK minimum 3.00 pada semester III.
3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
4. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
6. Mengisi Form Pendaftaran online di website ini.

ADMINISTRASI :
1. PDF dari form pendaftaran online
2. Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.
3. Fotocopy Kartu Mahasiswa.
4. Transkrip Nilai sampai semester III yang telah dilegalisir.
5. Surat keterangan aktif organisasi / Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi yang pernah diikuti / Fotocopy Sertifikat Prestasi yang dimiliki.
6. Surat keterangan dari kampus (Rektorat atau Fakultas )tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

Pendaftaran:
Pelamar bisa mendaftar Djarum Beasiswa Plus 2015 mulai 1 April 2015 – 31 Mei 2015. Formulir pendaftaran online akan tersedia pada tanggal tersebut. Anda bisa mengecek perguruan tinggi program Djarum Beasiswa Plus terlebih dahulu sembari melengkapi dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran.

Peserta yang lolos seleksi berkas akan menjalani tes seleksi yang digelar 8 Juni 2015 – 23 Agustus 2015. Biasanya berupa tes potensi akademik dan wawancara. Pengumuman hasil akan disampaikan 31 Agustus 2015 melalui website djarumbeasiswaplus.org atau dapat dilihat di Bagian Kemahasiswaan Kampus.
3/26/2015 | 0 komentar | Read More

Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015

PB Djarum kembali mencari bibit-bibit muda berbakat pemain bulutangkis dari seluruh Nusantara yang akan diseleksi untuk meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015. Berbeda dari sebelumnya, audisi umum akan diselenggarakan di 9 kota dengan kompetisi sistem gugur. Pendaftaran bisa dilakukan secara online, via pos/offline, atau langsung di tempat. Sementara, untuk pendaftaran ulang dilakukan pada H-1 di setiap kota. Peserta bisa memilih salah satu kota audisi yang diinginkan.

Ada dua kategori umur pada audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015. Yaitu, U-13 (untuk peserta dengan umur 9-12 tahun/kelahiran tahun 2003 – 2006) dan U-15 (untuk peserta dengan umur 13-14 tahun/kelahiran tahun 2001 – 2002) berlaku untuk putra dan putri.

Peserta yang dapat mengikuti seleksi beasiswa bulutangkis tersebut adalah Warga Negara Indonesia yang memiliki teknik dasar bermain bulutangkis. Peserta juga diharapkan sudah mendapatkan pelatihan dari klub atau pelatihan privat.

Cukup banyak manfaat yang bisa diperoleh bila terpilih sebagai penerima beasiswa bulutangkis Djarum. Di antaranya pelatihan bulutangkis dengan pelatih bertaraf internasional, mengikuti turnamen baik di dalam negeri maupun di luar negeri secara gratis, serta disediakan asrama putra-putri terpisah dan fasilitas yang lengkap (Makanan dengan gizi baik, lapangan bulutangkis eksklusif, perlengkapan bulutangkis seperti raket dan shuttlecock, ruang fitness yang moderen, ruang fisioterapi, ruang pijat, perpustakaan, komputer, hingga akses internet).

Tahap seleksi audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 akan diselenggarakan di 9 kota, yakni Medan, Palembang, Jember, Balikpapan, Manado, Makassar, Purwokerto, Tasikmalaya, dan Kudus.

Pendaftaran:
Pelamar dapat memilih salah satu metode pendaftaran beasiswa bulutangkis yang disediakan, yakni online, offline/pos, dan secara langsung.

Pendaftaran online
Kunjungi www.pbdjarum.org/klub/pendaftaran kemudian klik menu PENDAFTARAN -> klik KOTA AUDISI yang ingin diikuti -> klik DAFTAR ONLINE, isi formulir pendaftaran online dengan data yang benar, -> klik DAFTAR! Setelah muncul halaman "Terima Kasih", mohon catat Nomor Pendaftaran yang diterima sebagai bukti registrasi yang harus ditunjukkan / sebutkan pada saat Daftar Ulang.

Pendaftaran offline/pos
Kunjungi terlebih dahulu www.pbdjarum.org/klub/pendaftaran kemudian klik menu PENDAFTARAN -> klik KOTA AUDISI yang ingin diikuti -> klik DOWNLOAD FORMULIR PENDAFTARAN, -> PRINT/CETAK dan isi formulir pendaftaran dengan data yang benar, kemudian KIRIM formulir tersebut ke alamat PO.BOX berikut sesuai kota audisi yang dipilih:

Medan : PO BOX 1036 JKP 10010
Palembang : PO BOX 1039 JKP 10010

Pendaftaran langsung
Silahkan datang langsung ke GOR tempat diselenggarakannya audisi sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan langsung membawa berkas kelengkapan Daftar Ulang.

Berikutnya, peserta yang sudah melakukan pendaftaran baik online, offline, atau langsung diwajibkan melakukan DAFTAR ULANG pada 1 hari sebelum pertandingan/H-1 sesuai jadwal di tiap kota audisi yang dipilih, dengan menyerahkan berkas kelengkapan yang telah ditentukan.

Berkas kelengkapan yang dibawa saat Daftar Ulang:
▪ Foto berwarna terbaru 4X6 (1 lembar)
▪ Fotocopy akta kelahiran (1 lembar)
▪ Fotocopy Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Dasar (1 lembar)
▪ Fotocopy rapor SD (1 lembar)
▪ Fotocopy bukti prestasi (Piagam atau foto piala, 1 lembar)

Seleksi:
Audisi dibagi menjadi 3 tahap, yaitu TAHAP SELEKSI (Di 9 kota) , TAHAP FINAL (Di GOR Djarum Kudus), TAHAP KARANTINA (Di GOR Djarum Kudus) untuk selanjutnya diumumkan peserta yang berhak meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dan menjadi atlet PB Djarum.

Peserta harus bertanding dengan maksimal untuk agar bisa menjadi juara dan mendapatkan SUPER TIKET untuk melaju ke TAHAP FINAL. Tidak hanya kepada para juara, SUPER TIKET juga akan dibagikan kepada peserta yang berpotensi berdasarkan penilaian para juri.

AUDISI MEDAN
Pendaftaran dilakukan 16 Maret - 4 April 2015 Cap Pos (offline), 16 Maret - 6 April 2015 (online). Daftar Ulang pada 7 April 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Cemara Asri.

AUDISI PALEMBANG
Pendaftaran dilakukan 16 Maret - 4 April 2015 Cap Pos (offline), 16 Maret - 6 April 2015 (online). Daftar Ulang pada 7 April 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Dempo, Jakabaring

AUDISI JEMBER
Pendaftaran  mulai 6 April – 2 Mei 2015 Cap Pos (offline), 6 April – 4 Mei 2015 (online). Daftar Ulang pada 5 Mei 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Garuda

AUDISI BALIKPAPAN
Pendaftaran mulai 6 April – 2 Mei 2015 Cap Pos (offline), 6 April – 4 Mei 2015 (online). Daftar Ulang pada 5 Mei 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Hevindo

AUDISI BALIKPAPAN
Pendaftaran dilakukan 6 April - 23 Mei 2015 Cap Pos (offline), 6 April - 25 Mei 2015 (online). Daftar Ulang pada 26 Mei 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Arie Lasut

AUDISI MAKASSAR
Pendaftaran mulai 6 April - 23 Mei 2015 Cap Pos (offline), 6 April - 25 Mei 2015 (online). Daftar Ulang pada 26 Mei 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Sudiang.

AUDISI PURWOKERTO
Pendaftaran dilakukan 6 April - 6 Juni 2015 Cap Pos (offline), 6 April - 8 Juni 2015 (online). Daftar Ulang pada 9 Juni 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Satria

AUDISI TASIKMALAYA
Pendaftaran dilakukan 6 April - 6 Juni 2015 Cap Pos (offline), 6 April - 8 Juni 2015 (online). Daftar Ulang pada 9 Juni 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Lidya Djaelawijaya

AUDISI KUDUS
Pendaftaran mulai 27 Juni - 28 Juni 2015 Cap Pos (offline), 27 Juni - 30 Agustus 2015 (online). Daftar Ulang pada 31 Agustus 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Djarum Kudus.

Informasi lebih lanjut dan pertanyaan terkait bisa dilihat melalui website PB Djarum (www.pbdjarum.org).
3/21/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Bidik Misi S2 2015

Jika selama ini Beasiswa Bidik Misi fokus pada calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi S1/D-IV, kini ada tawaran baru untuk jenjang lebih tinggi. Beasiswa Bidik Misi S2. Memang ada perbedaan dari Beasiswa Bidik Misi S1/D-IV. Beasiswa Bidik Misi S2 hanya ditujukan bagi mereka yang telah meraih Beasiswa Bidik Misi ketika di S1/D-IV dan telah menyelesaikan kuliah sarjananya tersebut. Jika Anda memenuhi kriteria tersebut dan berniat kembali melanjutkan S2 di perguruan tinggi dalam negeri, Beasiswa Bidik Misi S2 ini dapat diikuti.

Seperti halnya Beasiswa Bidik Misi S1/D-IV, Beasiswa Bidik Misi S2 juga memberikan pembiayaan penuh untuk studi yang akan dijalani. Di 2015 misalnya, beasiswa yang diberikan meliputi biaya awal (Initial allowance) yang terdiri dari biaya pendaftaran (langsung dibayarkan ke perguruan tinggi), biaya matrikulasi (langsung dibayarkan ke perguruan tinggi), biaya akomodasi awal, biaya tesis/disertasi, dan biaya transportasi.

Selain itu disediakan biaya berkala (periodic allowance) yang meliputi biaya perkuliahan/SPP (tuition fee), biaya hidup bulanan dan tunjangan domisili, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan.

Beasiswa tersebut akan diberikan untuk masa waktu 24 bulan dengan catatan pelamar dapat membuktikan kemajuan studi yang memuaskan serta menjalani studi di perguruan tinggi berbeda.

Persyaratan:
1. Penerima Bidikmisi yang sudah menyelesaikan studi S1/D4
2. IPK kelulusan minimal 3.00
3. Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) dari perguruan tinggi yang dituju (Jika ada)
4. Menguasai bahasa inggris yang dibuktikan dengan sertifikat bukti (TOEFL Institutional minimal 500, IBT minimal 65 atau IELTS minimal 5.5) yang masih berlaku (jika ada).

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi S2 dikelola oleh LPDP (www.lpdp.depkeu.go.id). Pelamar bisa mendaftar secara online melalui website tersebut. Penjelasannya dapat ditemukan di bidikmisi.dikti.go.id pada menu mahasiswa.

Kemudian isi formulir pendaftaran yang disediakan LPDP. Lalu lampirkan dokumen berikut:
1. Letter of acceptance (LoA) atau letter of offer (LoO) dari perguruan tinggi yang dituju (jika ada).
2. Hasil pindaian ijazah dan transkrip S1/D-IV yang telah dilegalisir.
3. Salinan sertifikat bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL Institutional minimal 500, IBT minimal 65 atau IELTS minimal 5.5) yang masih berlaku (jika ada).

Seleksi:
Proses seleksi dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan dengan wawanara tatap muka dengan Bahasa Inggris. Seleksi akan dilakukan oleh Tim Seleksi Beasiswa Pascasarjana Bidik Misi dengan melihat aspek akademik, aspek bahasa, dan aspek sosial dan kelarga.
3/16/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Bidik Misi 2015 dan Pendaftarannya

Tahun 2015, Beasiswa Bidik Misi kembali disediakan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Jumlah kota yang disediakan sekitar 60.000 bagi penerima Beasiswa Bidik Misi 2015. Beasiswa tersebut disebar di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) dan seluruh perguruan tinggi swasta (PTS) berakreditasi A di Pulau Jawa, B di luar Pulau Jawa, dan C di daerah tertinggal.

Bidik misi adalah bantuan pendidikan yang diperuntukkan kepada mereka yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi dalam melanjutkan ke perguruan tinggi. Meski demikian, pelamar tetap disyaratkan untuk punya prestasi demi menjamin penerima Beasiswa Bidik Misi memiliki potensi dan kemauan menyelesaikan studi.

Beasiswa yang diperoleh, di antaranya pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT, jaminan biaya hidup sementara dan transportasi dari daerah asal (khusus untuk yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa), bebas biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi, dan subsidi biaya hidup sedikitnya Rp 600 ribu/bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing-masing wilayah.

Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan di perguruan tinggi selama delapan (8) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama enam (6) semester untuk program Diploma III.

Persyaratan:
1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus 2015;
2. Lulusan tahun 2014 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut:
    a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir.
    b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu di antara PTN atau PTS dengan ketentuan:
    a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
        1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
        2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
        3) Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN.
    b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.

*Unduh pedoman Bidik Misi 2015 di sini

Pendaftaran:
Seperti tahun lalu, pendaftaran Beasiswa Bidik Misi 2015 juga dilakukan secara online melalui bidikmisi.dikti.go.id. Ada beberapa alur yang ditempuh lulusan SLTA/sederajat sebelum mendaftar. Sekolah harus terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi di laman Bidik Misi. Biasanya butuh waktu 1 x 24 jam untuk diverifikasi terlebih dahulu oleh Ditjen Dikti. Jika sekolah sebelumnya telah terdaftar sebagai pemohon Bidik Misi, maka tinggal login dengan memasukkan NPSN serta Kode Akses yang telah diperoleh.

Berikutnya, sekolah merekomendasikan masing-masing siswa untuk memperoleh Bidik Misi di laman tersebut. Soal layak tidaknya direkomendasikan, silakan dikonsultasikan ke pihak sekolah. Jika mereka telah merekomendasikan, sekolah akan memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan. Tahapan tersebut semuanya dilakukan pihak sekolah.

Nomor pendaftaran dan kode akses yang diberikan pihak sekolah nantinya akan Anda gunakan saat mendaftar beasiswa Bidik Misi secara online. Silakan buka laman: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id untuk mendaftar. Pilih fitur ‘Siswa/Alumni’ yang telah direkomendasikan. Silakan selesaikan semua tahapan di sistem pendaftaran tersebut.

Siswa yang sudah mendaftar beasiswa Bidik Misi, kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri sesuai ketentuan pola masing-masing seleksi melalui:
a. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
b. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id
c. Seleksi Mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Siswa yang mendaftar melengkapi berkas sebagai berikut yang akan dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk:
1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
6. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
8. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya

*Dokumen yang diminta bisa saja berubah (Menunggu pedoman 2015 yang disusun Dikti)

Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi 2015 dari pihak sekolah sudah bisa dilakukan mulai 15 Januari 2015 – 01 September 2015. Jadwal tersebut juga berlaku bagi siswa yang telah memperoleh rekomendasi dan akan melakukan pendaftaran online.

Seleksi:
Seleksi untuk PTN 
Proses seleksi Bidik Misi dilakukan oleh perguruan tinggi baik yang masuk melalui jalur seleksi nasional maupun mandiri. Jika mengikuti seleksi nasional, PTN akan menyeleksi penerima rekomendasi Bidik Misi yang merupakan lulusan seleksi nasional (SNMPTN). Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Hasil seleksi nasional calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi nasional dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Jika mengikut seleksi mandiri, PTN melakukan seleksi terhadap pendaftar menggunakan jalur, persyaratan, dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh masing-masing PTN. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh Rektor/Direktur /Ketua atau yang diberi wewenang melalui media yang dapat diakses oleh setiap pendaftar dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Seleksi untuk PTS
Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTS dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, PTS bisa saja melakukan kunjungan ke alamat pendaftar. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi PTS dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
3/15/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa STAR BPKP untuk PNS

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kembali menawarkan Beasiswa STAR (State Accountability Revitalization) bagi PNS, khususnya pegawai pengelola keuangan dan auditor internal di pemerintahan daerah, kementerian maupun lembaga. Beasiswa tersebut terbuka untuk jenjang S1/D-IV dan S2 dengan kekhususan Akuntansi Pemerintahan dan Pengawasan Keuangan Negara. Selama lima tahun (2013-2017), Beasiswa STAR BPKP menargetkan bisa menghasilkan 2.500 pegawai pengelola keuangan dan internal auditor pemerintahan yang ahli dalam penguatan akuntabilitas pengelolaan keuangan di pusat dan daerah.

Selain menanggung biaya pendidikan, Beasiswa STAR juga menyediakan biaya pemondokan mahasiswa, serta biaya lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan program. Di 2015, Beasiswa STAR juga menggandeng sejumlah universitas di dalam negeri sebagai penyelenggara.

Bidang studi yang dapat diikuti:
Program S1/D-IV
1. Program Studi Akuntansi

Program S2
1. Magister Akuntansi Pemerintahan atau Pengawasan Keuangan Negara
2. Magister Manajemen
3. Magister Manajemen Pembangunan Daerah
4. Magister Ilmu Ekonomi

Perguruan tinggi penyelenggara:
Beasiswa D-IV STAR
1. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Beasiswa S1 STAR
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Sebelas Maret Surakarta
3. Universitas Jenderal Soedirman
4. Universitas Sam Ratulangi
5. Universitas Andalas
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Lampung

Beasiswa S2 STAR
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Andalas
3. Universitas Brawijaya Malang
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Gadjah Mada
6. Universitas Hasanuddin
7. Institut Pertanian Bogor
8. Universitas Jambi
9. Universitas Lampung
10. Universitas Indonesia-Maksi
11. Universitas Mataram
12. Universitas Padjadjaran
13. Universitas Pattimura
14. Universitas Sam Ratulangi Manado
15. Universitas Sebelas Maret Surakarta
16. Universitas Sumatera Utara Medan
17. Universitas Syiah Kuala
18. Universitas Tadulako
19. Universitas Udayana
20. Universitas Jenderal Sudirman
21. Universitas Palangka Raya
22. Universitas Mulawarman
23. Universitas Riau
24. Universitas Sriwijaya
25. Universitas Trunojoyo
26. Universitas Jember

Persyaratan:
A. Program Beasiswa S1/D-IV
     1. Diajukan/dicalonkan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
     2. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansinya
     3. Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), minimal 1 tahun
     4. Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) untuk maksimal 37 tahun
     5. Pangkat serendah-rendahnya Pengatur (II/C)
    6. Memiliki ijazah D3 dan atau setara D3 jurusan Akuntansi, Bisnis, Ekonomi Perusahaan, Manajemen Keuangan/Perpajakan yang telah diakui secara kedinasan
   7. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan
     8. Lulus seleksi administrasi dan akademis di perguruan tinggi
     9. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP
   10. Surat persetujuan atasan langsung untuk mengikuti tugas belajar

B. Program Beasiswa S2
    1. Diajukan/dicalonkan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
    2. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansinya
    3. Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), minimal 1 tahun
    4. Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) untuk maksimal 42 tahun
    5. Pangkat serendah-rendahnya Penata Muda (III/A)
    6. Memiliki ijazah sarjana (S1) dan atau setara S1 yang telah diakui secara kedinasan, diutamakan yang berlatar belakang ekonomi/akuntansi
  7. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan
    8. Lulus seleksi administrasi dan akademis di perguruan tinggi
    9. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP
  10. Surat persetujuan atasan langsung untuk mengikuti tugas belajar

Dokumen Aplikasi:
1. Formulir pendaftaran
2. Photo 4 x 6 (latar belakang merah)
3. Copy ijazah dilegalisir
4. Copy transkrip dilegalisir
5. Rekomendasi Unit Eselon II untuk tugas belajar
6. Surat Pernyataan bekerja kembali minimal 2 tahun
7. Copy SK PNS dan SK Pangkat Terakhir
8. Surat keterangan sehat

Pendaftaran:
Dokumen lengkap diserahkan kepada Unit Pengelola Kepegawaian Kementerian/Lembaga/Pemda dan satu copy diserahkan ke perguruan tinggi yang dipilih. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh Unit Kepegawaian Kementerian/Lembaga/Pemda dapat segera melakukan pendaftaran online di website BPKP (star.bpkp.go.id) dan mengunggah dokumen yang diminta.

Berikutnya mendaftar ke perguruan tinggi penyelenggara sesuai kalender akademik masing-masing PT. Mereka yang lolos seleksi akademik maupun wawancara oleh STAR/PT penyelenggara akan ditetapkan sebagai peserta program.

Anda dapat melihat prosedur pendaftaran di website BPKP atau menanyakannya langsung melalui email: listyono@bpkp.go.id, rina.ramayani@bpkp.go.id atau telp. 021-85910031.
3/14/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dosen Kemenag (Mora Scholarships)

Baru-baru ini Kementerian Agama resmi meluncurkan program beasiswa baru bagi para dosen maupun tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Mora Scholarships. Ada beberapa skema yang disediakan melalui program tersebut, salah satunya adalah Beasiswa Studi S3 yang bisa ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa itu kini dipopulerkan Kemenag sebagai Program 5.000 Doktor. Sebab, setiap tahun akan dijaring 1.000 dosen, tenaga kependidikan maupun PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi yang mereka minati. Melalui beasiswa itu pula, selama lima tahun ke depan Kemenag menargetkan bisa menghasilkan 5.000 doktor.

Yang menarik dari beasiswa Kemenag ini adalah tidak adanya batasan usia bagi pelamar. Ini berbeda dari program beasiswa kebanyakan. Dengan tidak adanya pembatasan usia tersebut, maka kesempatan mendaftar semakin terbuka. Asalkan memang Anda mengabdi di lembaga PTKI, misalnya dosen IAIN, UIN, STAIN, STAI, dll.

Tapi, tidak semata-mata pelamar yang berasal dari PTKI, pelamar yang berasal dari Perguruan Tinggi Umum (PTU), namun dia merupakan dosen tetap di Fakultas Agama Islam (FAI), juga bisa melamar Mora Scholarships.

Bagi penerima beasiswa, mereka akan mendapatkan tanggungan biaya pendidikan di perguruan tinggi tempat studi, living allowance yang meliputi biaya hidup dan operasional (6 semester untuk S3), serta biaya penyelenggaraan program.

Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia (WNI):
2. Berstatus sebagai:
     a. Dosen tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
     b. Tenaga kependidikan PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
     c. Dosen tetap yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
     d. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
     e. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
 3. Memiliki gelar magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT);
4. Program yang akan diambil sangat diperlukan untuk pengembangan program di PTKI/institusi;
5. Bersedia menandatangani kontrak perjanjian;
6. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam.
7. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id;

Persyaratan Khusus
A. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Dosen
    1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas;
    2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
    3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga;
    4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
    5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
    6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
    7. Sertifikat Pendidik (Dosen);
    8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
    9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
 10. Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
 11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
 12. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
 13. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada);
B. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Tenaga Kependidikan
     1. Surat Pengantar dari pimpinan unit kerja;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
     7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
     8. Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
     9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
   10. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
   11. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada);
C. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Dosen
     1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya;
     7. Sertifikat Pendidik (Dosen);
     8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
     9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;   
   10. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
   11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
   12. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
D. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Tenaga Kependidikan
     1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya;
      7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
      8. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
      9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
    10. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa dapat diajukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id Daftarkan diri terlebih dahulu. Klik “sign up”. Isi formulir yang disediakan, setelah terdaftar, Anda dapat log in untuk mengunggah dokumen persyaratan yang diminta.
3/10/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa S2 2015-2016, Lihat Peluangnya

Anda masih mencari beasiswa S2 yang tepat untuk pembiayaan studi? Cukup banyak peluang saat ini tersedia. Mulai dari yang memberikan biaya penuh, menanggung dana kuliah saja, atau pun dana parsial untuk kebutuhan studi tertentu. Pemilihan beasiswa tersebut sangat tergantung pada keperluan Anda. Jika menginginkan semua kebutuhan studi ditanggung pihak sponsor atau donatur, pilihan beasiswa penuh jadi prioritas. Sebaliknya, jika memiliki dana cukup/pas-pasan dan ingin mengurangi biaya yang dikeluarkan, beasiswa parsial dapat dipertimbangkan.

Uraian kali ini tidak membahas mana beasiswa yang paling tepat yang bisa Anda pilih. Sebab, tepat tidaknya tergantung pilihan masing-masing. Di bawah ini adalah ulasan peluang-peluang beasiswa yang bisa diikuti serta kelebihan dan kekurangannya, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum mendaftar.

Khusus beasiswa S2 2015-2016, sebagian telah buka pendaftaran, dan banyak lagi menyusul kemudian. Beasiswa S2 tersebut terdiri dari beasiswa S2 luar negeri yang umumnya disediakan oleh donatur luar, sebagian lagi adalah beasiswa S2 dalam negeri yang diselenggarakan oleh lembaga di tanah air.

Berikut ini adalah 15 beasiswa S2 2015-2016 yang rutin ditawarkan. Khusus peluang beasiswa S1 2015-2016, silakan lihat di uraian sebelumnya. 

Beasiswa Pendidikan Indonesia – LPDP
Skema beasiswa pemerintah ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Programnya dinamai Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Cukup beragam beasiswa BPI yang ditawarkan oleh LPDP tersebut. Misalnya BPI Program Magister dan Doktor, BPI Program Afirmasi, Beasiswa Presiden, BPI Program Tesis/Disertasi, dan beasiswa dokter spesialis. BPI – LPDP ini bisa dibilang paling favorit di tanah air saat ini. Itu karena selain menawarkan beasiswa penuh bagi penerimanya, juga luasnya cakupan bidang studi serta universitas yang ditawarkan. Anda dapat melamar beasiswa BPI untuk studi S2 di dalam maupun luar negeri. 

Beasiswa Unggulan
Hadir lebih dulu, Beasiswa Unggulan saat ini sudah dikenal luas. Program beasiswa ini ditawarkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan. Jika Anda memiliki prestasi dan berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, Beasiswa Unggulan bisa menjadi salah satu pilihannya. Yang menarik, Beasiswa Unggulan juga dapat dipergunakan untuk studi di dalam maupun luar negeri. Khusus beasiswa S2, kandidat terpilih dapat memperoleh manfaat beasiswa 18 – 24 bulan. Selain biaya pendidikan, juga tersedia biaya buku, biaya penelitian, biaya hidup, serta biaya transportasi ke universitas tujuan.

Beasiswa Dikti
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) juga punya skema beasiswa sendiri yang ditawarkan rutin setiap tahun. Menyasar dosen dan tenaga kependidikan, beasiswa Dikti ini cukup dikenal kalangan kampus. Apalagi, dosen dan tenaga kependidikan di tanah air jumlahnya tidak sedikit. Bagi Anda yang memiliki profesi di bidang tersebut dan sedang mencari beasiswa S2 2015-2016, beasiswa Dikti patut dipertimbangkan. Beasiswa ini juga menyediakan pembiayaan pendidikan penuh dan menawarkan beberapa pilihan bagi pelamarnya. Beasiswa tersebut di antaranya Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) yang ditujukan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri, Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPP-LN) untuk studi di luar negeri, juga ada beasiswa peningkatan kualitas publikasi internasional (PKPI) bagi mahasiswa S3 pada pascasarjana penyelenggara BPP-DN untuk menambah wawasan serta pengalaman internasional. 

Beasiswa Tanoto Foundation
Beasiswa lokal satu ini cukup rutin ditawarkan. National Champion Scholarship yang disediakan Tanoto Foundation. Setiap tahun, ada beasiswa S2 yang juga bisa diikuti melalui program tersebut. Calonnya dipertimbangkan dari universitas yang telah menjadi mitra Tanoto Foundation. Khusus beasiswa S2 2015-2016, ada enam perguruan tinggi mitra di tanah air. Beasiswa Tanoto Foundation ini lazimnya menyediakan biaya kuliah serta biaya hidup bagi penerimanya.

Beasiswa Fulbright
Tak disangkal, beasiswa Fulbright banyak menyedot minat bagi pemburu beasiswa ke Amerika Serikat. Beasiswa ini terbilang cukup tua, bahkan ditawarkan di ratusan negara, termasuk Indonesia. Nah, untuk Anda yang berencana melanjutkan S2 di universitas-universitas AS, beasiswa Fulbright layak dipertimbangkan. Fulbright merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beberapa jenis dengan sasaran berbeda. Misalkan Fulbright Master’s Degree Program, Fulbright-Freeport Master’s Degree Program, Fulbright Master of Science & Technology Initiative Degree Program, dan banyak lagi. Di 2015, beasiswa Fulbright sebagian besar dibuka hingga 15 April 2015.

Beasiswa Erasmus Plus
Beasiswa Erasmus Plus (Erasmus +) merupakan wujud baru dari beasiswa Erasmus Mundus. Periode Beasiswa Erasmus Mundus telah berakhir 2013 lalu, kini namanya menjadi Erasmus + yang menggabungkan 7 program beasiswa yang didanai Uni Eropa lainnya. Tidak jauh beda dari program sebelumnya, Beasiswa Erasmus Plus juga memberikan beragam jenis beasiswa S2 yang ditawarkan oleh ratusan konsorsium yang tergabung. Beasiswa ditujukan untuk studi di perguruan tinggi Eropa untuk beberapa negara sekaligus. Tiap konsorsium menawarkan skema berbeda yang disesuaikan dengan program yang ditawarkan. Pendanaan yang disediakan misalnya biaya kuliah, biaya hidup, tempat tinggal, asuransi, serta biaya perjalanan.

Beasiswa Monbukagakusho
Beasiswa Pemerintah Jepang ini rutin ditawarkan kepada mahasiswa Indonesia. Beasiswa Monbukagakusho. Anda yang mengincar beasiswa S2 ke Jepang, Monbukagakusho juga menyediakannya.  Program Research Students salah satunya. Beasiswa ini dapat dipergunakan untuk mengambi S2 di universitas-universitas Jepang dan diberikan tanpa ikatan dinas. Selain biaya kuliah juga disediakan biaya hidup. Biasanya beasiswa ditawarkan awal April tiap tahunnya. Namun, untuk jenis yang lain sudah ada yang diumumkan sebelumnya.

Beasiswa Chevening
Seperti negara lain, Pemerintah Inggris juga memiliki program beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa asing. Sebut saja Beasiswa Chevening yang di Indonesia selalu jadi incaran tiap tahunnya. Beasiswa Chevening merupakan program beasiswa penuh untuk studi S2 di universitas-universitas Inggris. Melalui beasiswa tersebut, kandidat terpilih dapat kuliah di universitas-universitas terbaik UK.

Selain tanggungan biaya kuliah, penerima beasiswa juga memperoleh tiket perjalanan, biaya penyusunan tesis, tunjangan hidup, dan uang saku bulanan.

Beasiswa DAAD
Kualitas pendidikan di negara satu ini juga tak perlu diragukan. Jerman. Tiap tahun pelajar Indonesia yang memilih melanjutkan pendidikan di sana cukup signifikan. Meski begitu, ada cara lain bila Anda ingin kuliah tanpa mengeluarkan biaya. Manfaatkan Beasiswa DAAD yang rutin ditawarkan setiap tahun. Bagi yang mengincar Beasiswa S2 2015-2016 di Jerman, Beasiswa DAAD patut jadi pertimbangan. Beasiswa ini juga memiliki beragam jenis yang menyasar para profesional, dosen, peneliti, maupun masyarakat umum. Biasanya kandidat terpilih diberikan biaya kuliah, biaya perjalanan, asuransi, serta tunjangan lain.

Beasiswa Eiffel
Prancis tidak saja tersohor karena Menara Eiffel, tapi menjanjikan kualitas pendidikan yang baik yang dapat diikuti. Jika Anda berminat kuliah S2 di Prancis, Beasiswa Eiffel mungkin bisa menghantarkan impian itu. Setiap tahun Beasiswa Eiffel ditawarkan dan pelamar dari Indonesia salah satu diberi kesempatan mengikutinya. Pelamar yang berminat biasanya diminta untuk mendaftar terlebih dahulu ke universitas yang dituju, kemudian meminta pihak universitas mendaftarkan nama pelamar ke penyelenggara Beasiswa Eiffel. Pelamar yang berhasil biasanya mendapatkan tunjangan hidup bulanan, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, serta tunjangan akomodasi. Biaya dikeluarkan sendiri ketika melakukan pendaftaran ke universitas. Sementara biaya kuliah, Pemerintah Perancis memberikan bantuan sekitar 10.000 euro, baik warga Prancis maupun asing.

Beasiswa Australia Awards
Februari lalu, beasiswa Australia Awards kembali dibuka. Beasiswa ini didanai Pemerintah Australia untuk studi pascasarjana di universitas-universitas Australia. Beasiswa tersebut didanai penuh dan dapat dipergunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 di Australia. Pendaftaran Australia Awards untuk 2015-2016 berlangsung hingga 30 April 2015.

Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dana penunjang awal di masa perkuliahan, asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri di Australia, bantuan tutorial tambahan jika diperlukan, biaya-biaya pemeriksaan medis dan rontgen, biaya tiket perjalanan kelas ekonomi saat keberangkatan ke Australia dan pulang ke tanah air, serta penelitian lapangan di Indonesia atau Australia.

Beasiswa Nuffic Neso
Sebagai perwakilan resmi Belanda, Nuffic Neso Indonesia juga menyediakan beragam jenis beasiswa untuk studi di universitas-universitas Belanda. Beasiswa itu di antaranya StuNed, Orange Tulip Scholarship, Netherlands Fellowship Programme, dan yang terbaru Holland Scholarship. Beasiswa ini ada yang ditawarkan penuh, seperti StuNed yang merupakan hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda. Namun, ada juga yang sifatnya parsial, seperti OTS dan Holland Scholarship. Untuk Anda yang berburu beasiswa S2 2015-2016, tidak ada salahnya mungkin mencobanya.

Beasiswa Sultan Brunei
Meski tidak sepopuler beasiswa luar lainnya. Beasiswa Sultan Brunei ternyata banyak menarik minat mahasiswa Indonesia. Beasiswa tersebut memang sifatnya terbuka, sehingga bisa diikuti oleh mahasiswa negara lain di waktu yang bersamaan, namun tingginya peminat asal Indonesia ikut jadi tanda tanya.

Sepintas, Beasiswa Pemerintah Brunei tersebut menawarkan beasiswa mulai dari D3 hingga S3. Tidak terkecuali beasiswa S2.  Cakupan studi yang dibuka juga luas, tersebar di tiga universitas terbaik di Brunei. Kemudian, yang tak kalah menarik adalah lengkapnya fasilitas beasiswa yang diberikan. Sebut saja tanggungan biaya kuliah, tunjangan bulanan (uang saku, uang buku, uang makan), tiket pesawat, tunjangan bagasi saat pulang, akomodasi, dan bebas biaya rawat jalan di rumah sakit pemerintah. Beasiswa Sultan Brunei tersebut ditawarkan melalui skema Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students.

Beasiswa MIS
Malaysian International Scholarship (MIS). Jika belum mencobanya, bisa melihat penawaran beasiswa MIS 2015 yang diumumkan sebelumnya. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Malaysia. Selain menanggung biaya kuliah di universitas Malaysia, juga tersedia tunjangan hidup bulanan, tunjangan buku dan perjalanan lokal, asuransi kesehatan, biaya instalasi, tunjangan penelitian, visa hingga tiket pesawat ke Malaysia. Beasiswa MIS dapat dipergunakan untuk studi S2 di negeri Jiran.

Beasiswa NZ-AS
Program beasiswa ini rutin ditawarkan Pemerintah New Zealand bagi mahasiswa di ASEAN. New Zealand-ASEAN Scholars Awards (NZ-AS). Beasiswa dibuka bagi masyarakat umum, dosen, PNS, maupun swasta yang ingin melanjutkan S2 di universitas-universitas New Zealand. Namun, ada prioritas bagi pelamar yang berasal dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Jika berhasil mendapatkan beasiswa New Zealand-ASEAN, Anda memperoleh tanggungan biaya kuliah penuh di universitas New Zealand, tunjangan kedatangan, tunjangan hidup, asuransi kesehatan dan perjalanan, serta tiket penerbangan kembali ke tanah air. Beasiswa ini juga bisa Anda ikuti untuk studi S2 2015-2016.
3/06/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Aktivis Nusantara Buka Lagi

Anda mahasiswa yang aktif berorganisasi di kampus? Peluang ini sengaja dibuat untuk para aktivis mahasiswa. Beasiswa Aktivis Nusantara. Begitu nama skema beasiswa yang diberikan. Beasiswa aktivis  salah satu dari beasiswa di 2015 yang ditawarkan Dompet Dhuafa bagi mahasiswa di tanah air. Sebelumnya juga dibuka Beasiswa Etos bagi mahasiswa baru.

Beasiswa aktivis bertujuan membentuk negarawan pemimpin, berkarakter, kontributif, dan prestatif. Mahasiswa dari tujuh kampus yang telah ditetapkan ini bisa mendaftar beasiswa tersebut. Yakni UI, IPB, UNSRI, UNS, ITB, UNPAD, dan UGM.

Bagi yang terpilih, mereka akan mendapatkan beasiswa berupa dana dukungan aktivitas  Rp 800.000/bulan/mahasiswa, fasilitas pengembangan diri berupa training (training value, character building, training kepenulisan) serta coaching (mentoring fasilitator, mentoring tokoh). Coaching diberikan oleh tokoh nasional dan fasilitator aktivis senior berpengalaman.

Persyaratan Umum:
1. Mahasiswa muslim aktif program sarjana (S-1) minimal semester 5 di UI, IPB, UNSRI, UNS, ITB, UNPAD dan UGM
2. IPK> 2.75
3. Aktif sebagai relawan atau penggiat di organisasi/ lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, kemahasiswaan atau sosial kemasyarakatan sekurang – kurangnya 1 (satu) tahun
4. Mengisi formulir pendaftaran beasiswa aktivis
5. Pernah terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan

Persyaratan Khusus:
Mengisi formulir pendaftaran disertai pengiriman berkas  ke alamat: Panitia Seleksi BAKTI NUSA Dompet Dhuafa, Jl. Raya Parung-Bogor km. 42 Desa Jampang, Kec. Kemang, Kab. Bogor 16310 dengan melampirkan:
1. Curriculum Vitae terbaru yang memuat daftar aktivitas organisasi;
2. Pas Foto berwarna ukuran  4x6 sebanyak 2 lembar;
3. Foto Copy Kartu Tanda Mahasiswa/Kartu Tanda Penduduk;
4. Foto Copy Transkrip nilai semester 1 sampai  dengan semester terakhir; 
5. Surat keterangan aktif sebagai pengurus organisasi (ASLI);
6. Proposal Hidup yang berisi rencana studi, aktivitas, dan pekerjaan sekurang-kurangnya lima tahun kedepan;
7. Membuat Esai (Format penulisan : Font Calibri 12, spasi 1.5, margin A-B-Ki-Ka 3-3-4-3, kertas A4 maksimal 8  halaman) bertema :
     UGM   : “Negarawan Muda Indonesia”
     UNSRI : “Save Our Children”
     UNS   : “Aksi Cinta Budaya Indonesia (Pasar Tradisional)”
     IPB   : “Gerakan Cinta Anak Tani”
     UI    : “Green Lifestyle”
     ITB-UNPAD : “Difable Kreatif”
8. Surat Rekomendasi  dari dua orang tokoh kampus/dosen/organisasi/masyarakat (ASLI)

*Unduh formulir yang dibutuhkan: formulir pendaftaran, proposal hidup, surat rekomendasi

Pendaftaran:
Aplikasi pendaftaran Beasiswa Aktivis ditujukan kepada :

Panitia Seleksi Beasiswa Aktivis Nusantara
Beastudi Indonesia – Dompet Dhuafa
Jl. Raya Parung – Bogor, Km. 42, Desa Jampang, Kec. Kemang
Kab. Bogor, Jawa Barat 16310
Telp. (0251) 861-0817/ 861-0818
Fax: (0251) 861-5016
Email:  seleksibaktinusa@gmail.com

Permohonan beasiswa diterima paling lambat 28 Februari 2015 (stempel pos). Keputusan akhir penerima beasiswa ditetapkan dan diumumkan melalui website www.beastudiindonesia.net dan email pendaftar.

Tahapan seleksi meliputi tahap 1 yang di masing-masing kampus (1-8 Maret 2015). Kemudian seleksi tahap 2 (FGD, wawancara), serta pengumuman akhir melalui website 6 April 2015.
2/14/2015 | 0 komentar | Read More

Beastudi Etos 2015, Ayo Daftar

Peluang Beastudi Etos kembali dibuka di 2015. Yang belum daftar, kesempatan untuk mendaftar sekarang sebelum ditutup akhir Februari ini. Beastudi Etos ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat dan akan masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan UM jalur reguler. Selain menyediakan bantuan biaya pendidikan selama delapan semester (4 tahun), beasiswa yang dikelola Dompet Dhuafa ini juga memberikan uang saku, asrama mahasiswa selama tiga tahun, pembinaan selama empat tahun (program persiapan pasca kampus di tahun ke empat), sertai bantuan biaya penelitian skripsi. Fasilitas yang didapat juga mencakup support prestasi dalam dan luar negeri, serta pembuatan paspor.

Universitas rekomendasi:
1. Universitas Syiah Kuala
2. Universitas Sumatera Utara
3. Universitas Andalas
4. Universitas Indonesia
5. Institut Pertanian Bogor
6. Institut Teknologi Bandung
7. Universitas Padjajaran
8. Universitas Diponegoro
9. Universitas Gadjah Mada
10. Universitas Brawijaya
11. Universitas Airlangga
12. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
13. Universitas Mulawarman
14. Universitas Hassanudin
15. Universitas Pattimura

Persyaratan Umum:
1. Lulus SMA/Sederajat dan akan masuk Perguruan Tinggi melalui Jalur SNMPTN, SBMPTN dan UM jalur reguler
2. Diterima pada PTN dan jurusan yang direkomendasikan Beastudi Etos

Persyaratan khusus:
1. Formulir Biodata [Unduh]
2. Slip Gaji/Surat keterangan penghasilan orang tua (Scan/Softfile)
3. Kartu Keluarga (Scan/Softfile)
4. KTP/kartu identitas lain (Scan/Softfile)
5. Ijazah SMA (bagi yang sudah lulus SMA/sederajat) yang dilegalisir (Scan/Softfile)
6. Pas Foto terbaru berwarna (Scan/Softfile)
7. Foto Rumah (tampak keseluruhan, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi dan dapur)
8. Rekening listrik bulan terakhir (Scan/Softfile)
9. Tulisan tentang perjalan  hidup minimal 2 halaman A4 dengan spasi 1 cm
10. Raport Semester (1-5)(Aspek Kognitif)(Scan/Softfile)

Sejak 2014, Beastudi Etos bekerjasama dengan dengan Bidikmisi DIKTI dalam bentuk sinergi program pengelolaan Beastudi Etos Bidikmisi. OLeh karena itu, calon pendaftara Beastudi Etos juga diharapkan untuk mendaftarkan diri pada seleksi Bidikmisi melalui sekolah masing-masing.

Pendaftaran:
Pelamar diberikan beberapa pilihan untuk mendaftar Beastudi Etos 2015. Yakni pendaftaran online, via email, atau pos.

Pendaftaran Online:
Pendaftaran beasiswa Etos secara online dilakukan di seleksi.etos.beastudiindonesia.net dan mengisi biodata lengkap serta mengirim berkas lengkap sesuai persyaratan.

Pendaftaran via email:
Semua dokumen persyaratan dikirimkan ke email Panitia seleksi Nasional: seleksietos@gmail.com dengan subjek email:

NAMA LENGKAP_ASAL SEKOLAH_WILAYAH SELEKSI ETOS

Contoh:

BAHRUL ULUM_SMAN1GARUT_WILAYAH BANDUNG

Pengiriman email maksimal 20MB untuk seluruh berkas.

Pendaftaran via pos:

Bagi anda yang sulit mendaftarkan diri secara online, bisa melakukan pendaftaran dengan mengirimkan berkas langsung ke Asrama Beastudi Etos terdekat dengan mengirimkan biodata dan berkas-berkas persyaratan lainnya.

Pendaftaran beasiswa paling lambat 28 Februari 2015 (Cap POS). Selain itu, Anda juga mendaftarkan BIDIKMISI DIKTI (www.bidikmisi.dikti.go.id) melalui sekolah masing-masing.

Pengumuman seleksi administrasi akan disampaikan 10 Maret 2015. Bisa dicek di beastudiindonesia.net

Pengumuman akhir akan disampaikan 20 Juni 2015 setelah melewati tes tulis dan wawancara yang digelar 29-30 Mei 2015. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di website yang tertera.
2/06/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa S2 Riset Ilmu Komputer/Informatika, UB

Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (UB) menawarkan program beasiswa S2 bagi mahasiswa berprestasi yang akan mendaftar sebagai calon mahasiswa baru program Magister Ilmu Komputer/Informatika di kampus tersebut. Beasiswa ini memberikan bantuan pembiayaan kuliah di Program Magister Ilmu Komputer/Informatika kepada mahasiswa terpilih dengan tugas utama menyelesaikan studi magisternya sekaligus membantu melakukan intensifikasi riset di lingkungan FILKOM, UB dan meningkatkan publikasi (baik kualitas maupun kuantitas) di level internasional.

Skema tersebut dikemas dalam program beasiswa RISET (Research Intensification for Sustainable Education and Training). Beasiswa tersebut dirancang sebagai stimulan untuk melakukan intensifikasi riset dalam rangka mendukung pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan bagi para mahasiswa magister terpilih.

Beasiswa RISET FILKOM UB disediakan dalam bentuk pembiayaan SPP pada semester reguler (ganjil dan genap) selama maksimal 4 (empat) semester. Besaran beasiswa diberikan berdasarkan beberapa kategori, di antaranya Platinum – mahasiswa dibebaskan pembayaran SPPsemester sebesar 100 persen,  Diamond – mahasiswa dibebaskan pembayaran SPP per semester sebesar 75 persen, Gold – mahasiswa dibebaskan pembayaran SPP per semester sebesar 50 persen, dan Silver – mahasiswa dibebaskan pembayaran SPP per semester sebesar 25 persen.

Selain itu, penerima beasiswa memiliki peluang untuk mendapatkan insentif publikasi internasional berdasarkan ketentuan yang berlaku di Universitas Brawijaya sesuai dengan kesepatakan dengan pembimbing.

Persyaratan:
1. Calon penerima beasiswa adalah mahasiswa yang telah dinyatakan lulus Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister Ilmu Komputer/Informatika, FILKOM UB.
2. Memiliki Indeks Prestasi (IPK) minimal 3,25 untuk skala 4 pada transkrip nilai sarjana.
3. Memiliki rencana/sinopsis riset yang berkualitas berdasarkan penilaian yang ditetapkan oleh Panitia Seleksi Beasiswa RISET FILKOM UB, yang akan dikerjakan selama menjalani Program Magister Ilmu Komputer/Informatika.
4. Memiliki nilai sertifikat ITP-TOEFL dan TPA (OTO BAPPENAS) di atas rata-rata dari seluruh mahasiswa magister ILKOM/IF yang diterima pada masa penerimaan yang sama.
5. Membuat surat pernyataan kesanggupan untuk menghasilkan publikasi yang ditentukan sesuai dengan porsi beasiswa yang diterima selama menjalani studi.
6. Mengisi form pendaftaran beasiswa RISET.
7. Lulus tes wawancara.

Pendaftaran:
1. Menyerahkan segala kelengkapan berkas pendaftaran Program Beasiswa selambat-lambatnya tanggal 6 Februari 2015 ke Sekretariat Pendaftaran Program Magister Fakultas Ilmu Komputer d/h PTIIK, dengan jumlah berkas rangkap dua.
    • Fotocopy Ijazah S1 yang dilegalisir institusi
    • Fotocopy Transkrip Nilai S1 dilegalisir institusi
    • Fotocopy Sertifikat ITP-TOEFL yang masih valid (berumur < 2 th TMT tanggal tes).
    • Fotocopy Sertifikat TPA (OTO BAPPENAS) yang masih valid (berumur < 2 th TMT tanggal tes).
    • Menyerahkan Fotocopy Piagam/Sertifikat penghargaan bila memiliki.
    • Mengisi Form Pendaftaran Beasiswa RISET (Research Intensification for Sustainable Education and Training)
    • Mengisi Form Kesanggupan bermaterai
    • Menyerahkan fotocopy bukti pembayaran pendaftaran Calon Mahasiswa Baru Program Magister Ilmu Komputer/Informatika  yang di dalamnya terdapat PIN dan nomor pendaftaran (NP).
2. Menyerahkan Rencana Riset dalam bahasa Inggris dengan ketentuan sebagai berikut
    • Menuliskan Judul riset
    • 1 Kolom, 1, 5 spasi
    • Minimum 4 halaman
   • Dengan isi wajib terdiri dari (Judul, Latar belakang, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Metodologi). Mengenai pengembangan atau penambahan isi diperkenankan sesuai dengan keinginan Calon Pendaftar Beasiswa nantinya.
3. Menyerahkan Foto berwarna terbaru 3x4 sebanyak 2 lembar
4. Pendaftar harus melakukan verifikasi berkas dengan membawa dokumen aslinya pada saat wawancara tanggal 16 - 17 Februari 2015.
5. Pengumuman Kelulusan untuk Beasiswa akan ditampilkan pada website Program Magister http://ptiik.ub.ac.id/unit/prodi/milkom pada tanggal 20 Februari 2015.
6. Apabila dinyatakan lulus diharapkan segera menghubungi Ketua/Sekretaris Program Studi  pada 23 Februari 2015, pukul 09.00 - 12.00, untuk mendapatkan pengarahan terkait Beasiswa.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi pihak FILKOM UB. Telp (0341-577911). Email: magister.ilkom@ub.ac.id atau melalui website yang tertera di atas.
1/29/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) – LPDP

Dibuka sepanjang tahun, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang dikelola LPDP tetap memiliki jadwal secara periodik untuk menyeleksi aplikasi. Tujuannya, agar mereka yang lebih dulu mendaftar dan mengajukan permohonan memperoleh kesempatan lebih awal untuk diseleksi dan mengikuti tahapan penerimaan. Misalnya beasiswa BPI program magister dan doktor, proses seleksi dilakukan empat kali dalam setahun, yaitu Maret, Juni, September, dan Desember. Dengan begitu, Anda yang mendaftar sekarang kesempatan untuk menerima beasiswa dari LPDP juga lebih awal.

Program Beasiswa Pendidikan Indonesia merupakan skema beasiswa pemerintah yang dikelola LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Beasiswa memanfaatkan dana pengembangan pendidikan nasiononal (DPPN) untuk membiayai studi magister maupun doktor di dalam dan luar negeri. Keunggulannya, beasiswa LPDP disediakan secara penuh serta menanggung semua kebutuhan studi yang diperlukan. Menariknya pula, beasiswa disediakan dalam beberapa jenis berdasarkan sasaran dan tujuan beasiswa.

Beasiswa BPI Program Magister dan Doktor
Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) program magister dan doktor dibuka secara umum. Sasarannya adalah pelamar yang memiliki prestasi akademik serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Tidak ada batasan wilayah selama mereka warganegara Indonesia. BPI program magister dan doktor dibuka sepanjang tahun, termasuk 2015 dengan proses seleksi empat kali setahun seperti diuraikan di awal.

Pelamar bisa memanfaatkan beasiswa tersebut untuk melanjutkan pendidikan magister atau doktor di bidang teknik, sains, pertanian, kedokteran/kesehatan, akuntansi/keuangan, hukum, agama, sosial, ekonomi, budaya/bahasa, serta bidang lainnya.

Beasiswa BPI Program Tesis/Disertasi
Beasiswa BPI satu ini spesifik ditujukan bagi pelamar yang ingin menyelesaikan tesis atau disertasinya. Pelamar bisa saja mereka yang mengambil program magister atau doktor di dalam dan luar negeri. Di antara syaratnya adalah pelamar harus telah menyelesaikan seluruh mata kuliah dan dinyatakan lulus seminar proposal oleh pimpinan program pascasarjana.

Nilai beasiswa yang diperoleh beragam, tergantung lokasi serta fasilitas penelitian yang digunakan. Besarnya dana beasiswa tesis/disertasi didasarkan atas rencana anggaran belanja penelitian yang diajukan. Misalnya beasiswa penelitian tesis yang dilakukan di dalam negeri diberikan maksimal sebesar Rp 15 juta jika tidak menggunakan laboratorium, atau Rp 25 juta jika memakai fasilitas laboratorium. Sementara, beasiswa tesis di luar negeri diberikan maksimal Rp 30 juta tanpa menggunakan laboratorium dan Rp 50 juta jika menggunakan laboratorium.

Untuk beasiswa disertasi, jika penelitiannya di dalam negeri tidak menggunakan laboratorium maksimal Rp 60 juta, menggunakan labor Rp 75 juta. Jika di luar negeri tanpa menggunakan labor maksimal Rp 120 juta dan menggunakan labor maksimal Rp 150 juta.

Beasiswa BPI Program Afirmasi
Beasiswa Pendidikan Indonesia Program Afirmasi adalah salah satu yang ditawarkan LPDP untuk sasaran kawasan dan kelompok tertentu. Secara khusus, mereka yang bisa mengikuti beasiswa program afirmasi ini adalah warganegara Indonesia yang berasal dari daerah dengan kategori 3 T (terdepan, terluar, tertinggal). Kelompok kedua yang diberi kesempatan mengikuti beasiswa afirmasi adalah mereka yang telah berjasa membawa nama Bangsa Indonesia dalam bidang olimpiade sains dan teknologi, olahraga dan seni/budaya pada tingkat nasional atau internasional.

Pelamar bisa menggunakan beasiswa tersebut untuk mendaftar ke program magsiter atau doktor di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Beasiswa ini dibuka sepanjang tahun dengan proses seleksi yang dilakukan secara bertahap. Beasiswa ini juga diberikan secara penuh yang menanggung kebutuhan selama studi.

Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis
Program LPDP satu ini tergolong masih baru. Beasiswa pendidikan dokter spesialis. Jika Anda adalah seorang dokter dan bercita-cita melanjutkan pendidikan dokter spesialis, beasiswa ini sangat tepat untuk diikuti. Serupa dengan beberapa beasiswa yang diuraikan sebelumnya. Beasiswa pendidikan dokter spesialis menyediakan pendanaan studi penuh yang diperlukan untuk menyelesaikan studi. 

Ada beberapa program pendidikan dokter spesialis yang menjadi prioritas, yakni Spesialis Obstetri & Ginekologi, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Gizi Klinik, dan Spesialis Anastesiologi. Keahlian tersebut bisa diperoleh di beberapa universitas di dalam negeri yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Pendaftarannya dibuka sepanjang tahun dengan proses seleksi yang dilakukan empat kali dalam setahun, yakni Maret, Juni, September, dan Desember. Pelamar adalah warganegara Indonesia yang memiliki prestasi akademik serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Beasiswa Presiden RI
Skema Beasiswa Presiden RI atau Indonesia Presidential Scholarship (IPS) adalah salah satu Beasiswa Pendidikan Indonesia yang diberikan secara istimewa. Beasiswa ini bekerjasama langsung dengan pihak Istana dan disediakan fasilitas yang lebih bagi penerimanya. Pelepasannya pun tak main-main karena dilakukan langsung oleh Presiden.

Pelamar yang ingin memperoleh Beasiswa Presiden RI harus diterima di 50 universitas terbaik dunia yang ditentukan LPDP. Beasiswa ini diberikan kepada sekitar 150 orang terbaik setiap tahunnya. Pendaftaran dibuka untuk studi S2 atau S3 dalam dua gelombang.

Pendaftaran:
Permohonan bisa disampaikan secara online melalui laman LPDP (www.lpdp.depkeu.go.id). Bagi Anda yang berminat dapat mengunduh jadwal pendaftaran Beasiswa LPDP 2015.
1/26/2015 | 0 komentar | Read More