Beasiswa SHARE untuk Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Pernah mendengar nama beasiswa ini, SHARE Scholarship? Jika belum, mungkin Anda salah satu kandidat yang memenuhi syarat. Beasiswa SHARE merupakan beasiswa penuh untuk kegiatan pertukaran mahasiswa S1 antar negara ASEAN. Beasiswa ini didanai Uni Eropa. Setelah sebelumnya dibuka pendaftaran Batch 1, kali ini akan dibuka pendaftaran Batch 2. Ada ratusan kandidat dari negara ASEAN yang akan diterima untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa tersebut.

Kegiatan pertukaran mahasiswa yang didanai Beasiswa SHARE berlangsung selama satu semester yang dimulai Januari – Juni 2017. Saat ini universitas yang berpartisipasi tersebar di delapan negara ASEAN, salah satunya Indonesia.

Adapun yang ditanggung oleh Beasiswa SHARE untuk pertukaran mahasiswa ASEAN ini meliputi biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat pp, asuransi kesehatan, tunjangan penyisihan, bahan studi, serta biaya visa.

Universitas yang berpartisipasi:
▪ Cambodia: Royal University of Phnom Penh, University of Cambodia, Phnom Penh International University, National University of Management Cambodia
▪ Indonesia: Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Bogor Agricultural University, Bina Nusantara University
▪ Laos PDR: National University of Laos
▪ Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia, Taylor’s University Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Malaysia Sabah
▪ Myanmar: University of Yangon, Mandalay University, Myanmar Maritime University, Yangon University of Economics
▪ Philippines: University of the Philippines, University of Santo Tomas, De La Salle University, Ateneo de Manila University
▪ Thailand: Chulalongkorn University, Payap University, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thammasat University
▪ Vietnam: Viet Nam National University, Hanoi University of Science and Technology, Ho Chi Minh University of Technology and Education, Hue University

Persyaratan:
1. Calon harus sudah menyelesaikan setidaknya dua (2) semester di universitas asal
2. Calon harus merupakan warganegara anggota ASEAN
3. Calon harus merupakan mahasiswa dari universitas yang berpartisipasi

Simak juga » Beasiswa S1 untuk Mahasiswa dan Calon Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan (LoA) dari universitas tuan rumah (Calon hanya boleh mendaftar beasiswa untuk perkuliahan dalam bahasa pengantar Inggris).
2. Surat pengesahan dari universitas asal
3. Transkrip akademik terakhir (dalam bahasa Inggris)
4. Copy paspor
5. Pasfoto terbaru (ukuran paspor)

Pendaftaran:
Langkah pertama, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang berpartisipasi di Beasiswa SHARE seperti tertera di atas. Masing-masing universitas memiliki deadline berbeda. Ada baiknya pendaftaran tersebut dilakukan lebih dini untuk mendapatkan LoA seperti tertera di dokumen aplikasi.

Selanjutnya untuk pendaftaran beasiswa, calon dapat mendaftar secara online yang dibuka mulai 1 September – 11 November 2016 di laman SHARE Scholarship.

Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Kemudian unggah di laman formulir yang disediakan. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa SHARE dari Uni Eropa ini bisa ditanyakan via email: scholarship@share-asean.eu Semoga berhasil!
8/15/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Berlangganan Beasiswa Melalui Email

Adakalanya kesibukan membuat informasi yang kita tunggu-tunggu terlewatkan begitu saja. Demikian halnya dengan beasiswa. Rentang deadline yang singkat, update yang terlewatkan seringkali membuat peminat kehilangan kesempatan. Menunggu hingga tahun depan akan sangat menyita waktu. Itu juga kalau beasiswa serupa kembali ditawarkan.

Berlanggananlah di milis beasiswa. Ini cukup ampuh membuat Anda tetap mengikuti beasiswa-beasiswa terbaru yang diumumkan. Setiap kali ada update, maka akan dikirim ke email pelanggan. Cukup banyak milis beasiswa di luar sana yang bisa diikuti. Di beasiswapascasarjana.com, kami menyediakannya cuma-cuma. Informasi beasiswa terkini akan terkirim secara otomatis dan bisa dipantau melalui email setiap saat.

Jika ingin berlangganan beasiswa di beasiswapascasarjana.com dan gabung bersama ribuan pelanggan aktif lainnya. Berikut ini caranya:

1. Isi email Anda di kotak berlangganan di bawah. Lalu klik 'Subscribe'

Masukkan Email Anda:



2. Masukkan text berwarna lalu klik “Complete Subscription Request”

langganan info beasiswa, update beasiswa, beasiswa terbaru

3. Periksa email Anda yang berisi pesan untuk melakukan aktivasi berlangganan. Lihat di Inbox atau Spam

info beasiswa terbaru, langganan beasiswa, update beasiswa

4. Klik link aktivasi berlangganan yang dikirimkan. 

Setelah diaktivasi, maka update beasiswa terkini di beasiswapascasarjana.com akan dikirim secara rutin ke email Anda. Bagi yang sudah mengisi form berlangganan, namun belum melakukan aktivasi di email segera lakukan agar update bisa terkirim. Jika Anda tidak menemukan email balasan di kotak masuk, silakan diperiksa di kotak spam atau junk. 

Keuntungan berlangganan:
1. Anda bisa memantau setiap saat info beasiswa terbaru dari email
2. Tidak menyita waktu karena update terkirim di email
3. Bisa Anda bagikan lagi ke mereka yang membutuhkan
4. Disediakan secara gratis
5. Berkunjung hanya untuk informasi yang diperlukan

Nah, tunggu apalagi. Saatnya gabung di milis beasiswa!
8/03/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program Pertukaran Bilateral Ristekdikti 2017

Peluang program ini ditujukan bagi fungsional SDM Iptek Indonesia yang bekerja secara penuh (bukan paruh waktu) pada perguruan tinggi atau lembaga Litbang. Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang dalam hal ini diwakili Direktorat Kualifikasi SDM mengadakan program JSPS-DG-RSTHE Joint Research Projects.

Program kerjasama ilmiah bilateral ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan secara bersama-sama antara SDM Iptek Indonesia dan counterpart-nya di Jepang.

Sebanyak 3 proposal akan didanai melalui Joint Research Projects ini. Bidang sasaran meliputi Humaniora, Ilmu Sosial, dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi. Kegiatan penelitian bersama ini akan berlangsung selama tiga tahun di institusi counterpart, Japan Society for the Promotion of Science (JSPS), Jepang atau di Indonesia.

Bantuan dana dari JSPS dan Ristekdikti bagi peserta mencakup biaya perjalanan ke luar negeri, biaya hidup dan biaya perjalanan domestik di Jepang atau di Indonesia. Jumlah Dana yang disediakan maksimum 2,5 juta yen/tahun ( dari pihak Jepang) dan maksimum 45 juta rupiah/tahun (dana pendamping dari pihak Indonesia).

Kegiatan dimulai dari 1 April 20… (tahun berikutnya dari proses penerimaan dan seleksi usulan) dan akan berakhir pada 31 Maret 20…. (3 tahun kemudian).

Persyaratan umum:
1. Usulan kegiatan harus mempunyai nilai ilmiah yang tinggi dalam bidang/area yang terus berkembang sehingga berpotensi untuk dihasilkannya terobosan baru dalam konsep, pengetahuan atau metodologi dalam bidang/area tersebut.
2. Usulan kegiatan harus menjelaskan secara utuh mengapa penelitian dan pertukaran ilmuwan penting untuk dilakukan secara bersama-sama antara pendidik/peneliti Jepang dan Indonesia. (Usulan penelitian harus menjelaskan perlunya (necessity) dan pentingya (significance) pelaksanaan kegiatan bersama-sama dengan ilmuwan/pakar /pendidik dari Jepang.
3. Usulan kegiatan juga harus melibatkan pendidik muda dalam setiap kegiatan-kegiatannya (sebagai anggota Tim Kegiatan) sehingga dapat meningkatkan kompetensi pendidik muda dalam meneliti dan membangun jejaring international.
4. Usulan kegiatan yang berkontribusi besar pada kehidupan masyarakat termasuk di dalamnya pelestarian dan pengembangan budaya, perbaikan kualitas hidup masyarakat dan penyelesaian terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat modern akan mendapat perhatian khusus.

Simak juga » Beasiswa S3 di University of Canterbury, NZ

Pendaftaran:
Direktorat Kualifikasi SDM akan menerima usulan yang telah disetujui/diketahui pimpinan LPNK Ristekdikti, Lembaga Litbang Kementerian, Lembaga Litbang Pemerintah Daerah, universitas/institusi masing-masing dan dikirimkan oleh para pelamar ke Direktorat Kualifikasi SDM, utamanya melalui sistem elektronik (e-mail attachments).

Batas akhir penerimaan usulan di Direktorat Kualifikasi SDM untuk setiap tahunnya sekitar pertengahan September. (Catatan: batas akhir di masing-masing institusi bervariasi tergantung institusi masing-masing).

Pada pertengahan Oktober tiap-tiap tahun JSPS dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan bertukar daftar usulan Joint Research Projects yang masuk ke masing-masing institusi. Hanya usulan yang mempunyai patner di kedua belah pihak yang akan diteruskan ke evaluasi substansi. Lihat panduan program.

Pada bulan Desember hasil evaluasi secara independen dari kedua belah pihak akan dipertukarkan dan selanjutnya pada bulan Januari tahun berikutnya akan dilakukan diskusi untuk menentukan proposal mana yang akan didanai berdasarkan hasil dari seleksi di masing-masing institusi.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan menyampaikan hasil seleksi akhir proposal kepada institusi pengusul pada akhir Februari sedangkan kegiatan Joint Research Projects mulai dilaksanakan tanggal 1 April sesuai dengan tahun fiscal di Jepang.

Kontak:
Direktorat Kualifikasi SDM
Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung DIKTI lantai 5, Jl. Jenderal Sudirman,
Pintu I Senayan, Jakarta 10270
Telp. (021) 57946100 (Hunting) Fax. (021) 57946052

Contact persons: Citra Amitiurna/Victoriana Suhartini
Email: citraami@yahoo.com

Keterangan lebih lanjut mengenai periode penerimaan proposal pada pihak JSPS dan dokumen apa saja yang harus dikirimkan ke JSPS, Pendidik/peneliti Jepang diminta menghubungi alamat berikut:

Asian Program Division, lnternational Program Department
Japan Society for the Promotion of Science
6 lchiban-cho, Chiyoda-ku, Tokyo 102-8471
Tel : +81-(0)3-3263-2367
7/30/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program PPA BCA dan PPTI BCA Langsung Kerja

Selain Beasiswa BCA yang menyasar para mahasiswa di Tanah Air, ada dua program lainnya yang kini juga sedang ditawarkan BCA. Program Pendidikan Akuntansi (PPA) Non Gelar dan Program Pendidikan Teknik Informasi (PPTI) Non Gelar. PPA dan PPTI dari BCA ini ditujukan bagi para lulusan SMA/sederajat yang berminat mengikuti program tersebut.

Apa itu PPA BCA? Ini merupakan program non gelar yang ditujukan bagi lulusan SMA atau sederajat untuk mendalami pendidikan akuntansi yang diselenggarakan oleh BCA. Program PPA Non Gelar ini berlangsung selama 30 bulan dan menggunakan sistem gugur dengan standar kelulusan yang ketat. Selain kegiatan di kelas, siswa juga mengikuti on the job training di lingkungan BCA. Untuk mendaftar, pelamar dituntut memiliki prestasi akademik, namun memiliki kendala finansial.

Para siswa yang mengikuti PPA Non Gelar nantinya akan mendapatkan pembekalan soft skill, seperti leadership, team work, pembentukan karakter, grooming, dan financial planning. Selain itu, selama pendidikan, peserta tidak dipungut biaya. Bahkan para siswa mendapatkan uang saku dan fasilitas berupa buku-buku pelajaran serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebijakan perusahaan.

Program yang diluncurkan sejak 1996 ini didukung oleh staf pengajar berkualitas dari para profesional dan dosen dari universitas terkemuka di Indonesia.

Yang menarik, selepas mengikuti program tersebut, peserta diberi kesempatan untuk bekerja di BCA tanpa ikatan dinas. Misalnya, pada akhir 2015, peserta program PPA sebanyak 387 orang. Sebanyak 126 orang berhasil menyelesaikan program, dan 125 di antaranya memilih bergabung dengan BCA sebagai karyawan tetap.

Sementara, PPTI BCA juga merupakan program non gelar yang ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang memiliki prestasi akademik namun mengalami kendala finansial. BCA membuka program PPTI untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan SDM dan perkembangan Teknologi Informatika (TI) di industri perbankan.

Seperti halnya PPA Non Gelar, Program PPTI Non Gelar juga berlangsung selama 30 bulan dan menggunakan sistem gugur dengan standar kelulusan yang ketat. Para peserta program ini tidak dipungut biaya, bahkan mereka mendapatkan uang saku dan fasilitas berupa buku-buku pelajaran serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebijakan perusahaan.

Selain kegiatan di kelas, siswa juga berkesempatan magang di unit kerja Kantor Pusat BCA. Selanjutnya, setelah peserta menyelesaikan program ini, BCA akan memberikan penawaran kepada mereka untuk bekerja sebagai karyawan BCA, apabila perusahaan membutuhkan.

Persyaratan PPA/PPTI:
1. Warga negara Indonesia;
2. Lulusan SMA/SMK atau siswa/siswi SMA/SMK kelas III;
3. Usia maksimum 20 tahun ;
4. Rata-rata nilai rapor kelas I s/d III minimal 7,50;
5. Rata-rata nilai Matematika (SMA IPA,IPS) atau Nilai Produktif (khusus SMK) minimal 7,50 untuk PPA
6. Rata-rata nilai Matematika (SMA IPA dan SMK Teknik yang berkaitan dengan teknologi informasi) atau Nilai Produktif (SMK Teknik yang berkaitan dengan teknologi informasi) minimal 7,50 untuk PPTI
7. Tidak pernah tinggal kelas dari SD-SMA/SMK;
8. Tidak pernah terlibat narkoba dan pelanggaran hukum lainnya;
9. Lulus dalam proses seleksi.

Simak juga » Beasiswa S1 di Tokyo Institute of Technology, Jepang

Pendaftaran:
Bagi Anda lulusan SMA atau sederajat yang berminat mengikuti program PPA dan PPTI BCA periode 2017 bisa melakukan pendaftaran secara online melalui formulir berikut:

Formulir PPA Non Gelar
Formulir PPTI Non Gelar

Pendaftaran online per kota akan ditutup selambat-lambatnya 2 minggu sebelum kegiatan psikotes dilakukan. Silakan lihat jadwalnya di bawah. Pengumuman hasil kelulusan bisa dilihat melalui laman karir.bca.co.id/informasi

Jadwal Psikotes Program PPA/PPTI BCA periode 2017:

Sumber: karir.bca.co.id

Kontak:
Email: recruitment@bca.co.id
Web: karir.bca.co.id
7/27/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Universitas Beasiswa Unggulan dan Program Studi

Seperti halnya Beasiswa LPDP, program Beasiswa Unggulan juga memiliki daftar universitas atau perguruan tujuan studi. Selain daftar universitas luar negeri, Beasiswa Unggulan juga menetapkan daftar universitas dalam negeri yang bisa didaftar melalui Beasiswa Unggulan. Universitas tersebut setidaknya memiliki akreditasi B untuk perguruan tinggi dan akreditas A untuk program studi.

Nah, bagi Anda yang tertarik mendaftar Beasiswa Unggulan untuk jenjang S1, S2, atau S3, seperti halnya Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi, berikut daftar perguruan tinggi Beasiswa Unggulan yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri:

Daftar Perguruan Tinggi Luar Negeri Beasiswa Unggulan:

Sumber: www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Daftar Perguruan Tinggi Dalam Negeri Beasiswa Unggulan dan Program Studi:

Perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan juga cukup banyak. Anda bisa mengunduhnya langsung, karena selain mencantumkan daftar universitas, juga dimuat program studi yang bisa dilamar oleh peserta.

Daftar universitas Beasiswa Unggulan Dalam negeri bisa diunduh melalui link berikut:

http://bit.ly/29YnLCa

Penjelasan lebih lanjut apa itu Beasiswa Unggulan dan apa saja persyaratan untuk mendaftar ke beasiswa tersebut, bisa dilihat melalui informasi Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi yang dimuat sebelumnya. Semoga berhasil!
7/25/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud Jenjang S2, S3

Salah satu program Beasiswa Unggulan Kemdikbud lainnya yang juga tengah dibuka adalah Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh jenjang S2 dan S3 bagi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Baik studi yang berlangsung di dalam negeri maupun di luar negeri.

Komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud di dalam negeri meliputi biaya pendidikan (at cost), biaya hidup, penelitian, biaya buku, biaya transportasi tujuan studi, serta tunjangan kedatangan. Jika mengajukan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud untuk studi di luar negeri, selain ditanggung komponen biaya tersebut, juga disediakan biaya visa serta asuransi.

Bidang kajian prioritas:
1. Manajemen Pendidikan
2. Kurikulum dan Pedagogi
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan
4. Perfilman
5. Seni Pertunjukan
6. Seni Musik
7. Kebudayaan
8. Perpustakaan
9. Arkeologi (Permuseuman)
10. Kebijakan Publik
11. Teknologi informasi 
12. Akuntansi
13. Hukum
14. Kesehatan
15. Analis data
16. Industri kreatif
17. Hubungan internasional
18. Bahasa asing
19. Komunikasi
20. Serta bidang yang sesuai dengan kebutuhan unit utama pengusul

Persyaratan:
Jenjang S2:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 37 Tahun.
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B.
5. IPK/IPS (tujun dalam dan luar negeri) minimal 2.75 (Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta).
6. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
7. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5
8. Kelengkapan berkas:
   a. Surat penerimaan di perguruan tinggi (LoA Unconditional)
   b. Ijazah dan Transkrip nilai pendidikan terakhir;
   c. Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Hasil Studi bagi mahasiswa On-Going
   d. Surat usulan oleh unit eselon II Kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Setjen Kemendikbud;
   e. Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal 1 tahun terakhir bernilai baik;
   f. Surat keterangan berbadan sehat dari dokter.
9. Tidak sedang:
   a. Menjalani cuti di luar tanggungan negara.
   b. Melaksanakan tugas secara penuh di luar instansi induknya.
   c. Menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana kejahatan.
   d. Mengajukan keberatan ke badan pertimbangan kepegawaian (BAPEK) atau upaya hukum (gugatan) ke pengadilan terkait dengan penjatuhan hukuman disiplin.
   e. Dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
   f. Menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
   g. Dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan maupun pelanggaran.
   h. Melaksanakan kewajiban ikatan dinas setelah tugas belajar.
   i. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan.
10. Tidak pernah:
    a. Gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya.
    b. Dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahannya.

Jenjang S3:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 40 Tahun.
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B.
5. IPK/IPS (tujun dalam dan luar negeri) minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta).
6. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
7. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5
8. Kelengkapan berkas:
   a. Surat penerimaan di perguruan tinggi (LoA Unconditional);
   b. Ijazah dan Transkrip nilai pendidikan terakhir;
   c. Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Hasil Studi bagi mahasiswa On-Going;
   d. Surat usulan oleh unit eselon II Kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Setjen Kemendikbud;
   e. Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal 1 tahun terakhir bernilai baik;
   f. Surat keterangan berbadan sehat dari dokter.
9. Tidak sedang:
   a. Menjalani cuti di luar tanggungan negara.
   b. Melaksanakan tugas secara penuh di luar instansi induknya.
   c. Menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana kejahatan.
   d. Mengajukan keberatan ke badan pertimbangan kepegawaian (BAPEK) atau upaya hukum (gugatan) ke pengadilan terkait dengan penjatuhan hukuman disiplin.
   e. Dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
   f. Menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
   g. Dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan maupun pelanggaran.
   h. Melaksanakan kewajiban ikatan dinas setelah tugas belajar.
   i. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan.
10. Tidak pernah:
    a. Gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya.
    b. Dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahannya.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 di Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan kelengkapan berkas yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas untuk Batch 2 dibuka mulai 27 Juni – 31 Agustus 2016. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan disampaikan 30 September 2016. Peserta yang lulus seleksi administrasi akan mengikuti seleksi wawancara (diberitahukan kemudian) dan diwajibkan membawa seluruh data asli sesuai dengan data yang digunakan saat pendaftaran online.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan melalui surat kepada pimpinan Unit Utama dan melalui email atau sms kepada masing - masing peserta. Bagi yang tidak lulus dapat melihat status kelulusannya pada akun masing - masing.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/18/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing Kemdikbud (S2, S3)

Beasiswa yang disediakan pemerintah tidak melulu buat warga negara Indonesia, ada beberapa beasiswa yang justru dikhususkan bagi warga negara asing. Misalkan beasiswa KNB Dikti, beasiswa Kementerian Luar Negeri, atau yang satu ini: Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Beasiswa tersebut dimaksudkan agar dunia pendidikan Indonesia lebih dikenal di mancanegara dan bisa menjaring siswa-siswa internasional terbaik untuk belajar di Indonesia.

Khusus Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing. Beasiswa ini menawarkan beasiswa full bagi mahasiswa asing yang ingin melanjutkan/sedang studi S2 atau S3 di universitas-universitas Indonesia. Saat ini Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing dibuka untuk mahasiswa internasional yang mengambil bidang Bahasa Indonesia, Seni, dan Budaya. Mahasiswa bersangkutan juga harus mampu berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. 

Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, biaya imigrasi, biaya penelitian, biaya buku, biaya wisuda, biaya asuransi, serta tiket kepulangan (kelas ekonomi). Durasi beasiswa sesuai dengan durasi studi, yakni 24 bulan untuk program master, dan 36 bulan untuk program doktor.

Nantinya semua peserta yang diterima melakukan kegiatan riset di Indonesia. Selain itu, semua mata kuliah dan tugas perkuliahan tertulis, skripsi, thesis/disertasi disajikan hanya dalam Bahasa Indonesia.

Persyaratan:
Jenjang S2:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 32 Tahun
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B
5. IPK/IPS minimal 2.75 (Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta)
6. Kemampuan Bahasa TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0

Jenjang S3:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 37 Tahun
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B
5. IPK/IPS minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta)
6. Kemampuan Bahasa TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan di perguruan tinggi (LoA Unconditional)
2. Ijazah dan Transkrip nilai pendidikan terakhir
3. Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Hasil Studi bagi mahasiswa On-Going
4. File proposal rencana studi (alasan mengambil prodi yang dipilih dan rencana tugas akhir)
5. Passport
6. Surat rekomendasi dari Perguruan Tinggi tujuan
7. Surat keterangan sehat dari badan kesehatan negara asal
8. Surat pernyataan motivasi (500 Kata)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing dari Kemdikbud bisa disampaikan secara online. Silakan daftar ke: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Kemudian lengkapi dokumen aplikasi yang diminta, serta unggah di laman aplikasi online tersebut.

Pendaftaran untuk batch 1 sudah berakhir 31 Mei 2016. Anda bisa mendaftar untuk batch 2 yang pendaftarannya dibuka mulai 27 Juni – 31 Agustus 2016.

Proses seleksi meliputi seleksi administrasi dan seleksi wawancara. Peserta yang lulus seleksi pendaftaran online akan mengikuti seleksi wawancara dan diwajibkan membawa seluruh data asli sesuai dengan data yang digunakan saat pendaftaran online.

Pengumuman hasil seleksi yang lulus akan diumumkan melalui surat kepada pimpinan Unit Utama dan melalui email atau sms kepada masing - masing peserta. Bagi yang tidak lulus dapat melihat status kelulusannya pada akun masing - masing.

Pengumuman seleksi administrasi disampaikan pada 30 September 2016. Sedangkan pengumuman seleksi wawancara akan diberitahukan kemudian.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/14/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, dan S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan, dan Pagelaran. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya kini lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi siswa/mahasiswa berprestasi, guru berprestasi, peraih medali olimpiade internasional, juara tingkat nasional atau internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olahraga, pegawai/karyawan berprestasi yang mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasan, seniman, serta pegiat sosial.

Pelamar yang berminat dapat memanfaatkan Beasiswa Unggulan Berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3), di dalam maupun luar negeri. Yang menarik dari beasiswa ini, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going). Anda hanya perlu memastikan bahwa perguruan tinggi tujuan atau perguruan tinggi studi saat ini minimum terakreditasi B dan program studinya terakreditasi A.

Beasiswa yang diberikan meliputi beberapa komponen. Jika studi Anda berlangsung di dalam negeri, beasiswa meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, biaya penelitian, biaya buku, biaya wisuda, dan biaya asuransi. Sementara, jika studi berlangsung di luar negeri, beasiswa yang disediakan di antaranya biaya pendidikan, biaya hidup, biaya visa, biaya penelitian, biaya buku, biaya tunjangan kedatangan, biaya asuransi, serta biaya transport tujuan studi. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, dan S3 ini bisa dikategorikan beasiswa full yang sudah menanggung kebutuhan utama dari biaya studi.

Prioritas bidang kajian:
1. Manajemen Pendidikan
2. Kurikulum dan Pedadogi
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan
4. Perfilman
5. Seni Pertunjukan
6. Seni Musik
7. Kebudayaan
8. Perpustakaan
9. Arkeologi (Permuseuman)
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif
14. Teknologi Pangan
15. MIPA
16. Serta bidang lain yang menjadi prioritas nasional

Persyaratan:
Jenjang S1:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 22 Tahun
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B
5. Nilai tujuan dalam negeri
   › Nilai rata - rata UN pendaftar baru minimal 8.0 (Sekolah Negeri atau Swasta).
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
6. Nilai tujuan luar negeri
   › Nilai rata - rata UN pendaftar baru minimal 8.5 (Sekolah Negeri atau Swasta).
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
7. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
8. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5

Jenjang S2:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 32 Tahun.
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B.
5. Nilai tujuan dalam negeri
   › IPK pendaftar Baru minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
6. Nilai tujuan luar negeri
   › IPK pendaftar Baru minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
7. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
8. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5

Jenjang S3:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 37 Tahun.
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B.
5. Nilai tujuan dalam negeri
   › IPK pendaftar Baru minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
6. Nilai tujuan luar negeri
   › IPK pendaftar Baru minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
7. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
8. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan di perguruan tinggi (LoA Unconditional)
2. Ijazah dan Transkrip nilai pendidikan terakhir
3. Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Hasil Studi bagi mahasiswa On-Going
4. File proposal rencana studi (alasan mengambil prodi yang dipilih dan rencana tugas akhir)
5. KK/KTP/Passport
6. Surat rekomendasi dari institusi terkait (Perguruan Tinggi asal atau tujuan)

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2016 dibagi dalam dua batch. Untuk batch 1 sudah ditutup 31 Mei 2016. Saat ini pendaftaran dibuka untuk batch 2 yang dimulai 27 Juni – 31 Agustus 2016.

Seleksi meliputi seleksi administrasi dan wawancara. Pendaftar yang telah mengajukan usulan beasiswa secara online dilakukan validasi dan verifikasi oleh Biro PKLN untuk dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Seleksi wawancara dan validasi peserta yang lulus seleksi pendaftaran online akan mengikuti seleksi wawancara dan diwajibkan membawa seluruh data asli sesuai dengan data yang digunakan saat pendaftaran online.

Pengumuman hasil seleksi administrasi disampaikan 30 September 2016. Pengumuman hasil seleksi wawancara akan diberitahukan kemudian. Pengumuman hasil seleksi yang lulus akan diberitahukan melalui email atau SMS kepada masing - masing peserta. Bagi yang tidak lulus dapat melihat status kelulusannya pada akun masing - masing.

Ada baiknya sebelum mendaftar, Anda melihat dulu Daftar Universitas Beasiswa Unggulan beserta pilihan program studi yang tersedia.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/13/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan: Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan, Pagelaran

Program Beasiswa Unggulan satu ini cukup rutin ditawarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri. Namanya Bantuan Penelitian, Workshop, Pelatihan, Pagelaran, dan atau Tunjangan Kreativitas. Sebelumnya Beasiswa Unggulan ini dikenal juga dengan beasiswa P3SWOT. Namun, cakupannya kini lebih luas.

Selain ditujukan bagi peneliti, penulis, pencipta, seniman/budayawan, wartawan, olahragawan, serta tokoh. Beasiswa juga bisa dilamar oleh PNS di lingkungan Kemdikbud serta masyarakat lain berdasarkan aktivitas dan kreativitasnya yang dianggap layak berdasarkan persetujuan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri.

Sesuai namanya, pelamar yang memenuhi kriteria bisa mengusulkan bantuan melalui beasiswa tersebut, misalnya untuk kegiatan riset, workshop, pelatihan, pagelaran, maupun tunjangan kreavitias. Baik yang berlangsung di dalam negeri maupun luar negeri. Nantinya kegiatan tersebut akan didanai melalui program Beasiswa Unggulan Kemdikbud.

Persyaratan:
a. Peneliti
b. Penulis
c. Pencipta
d. Seniman/budayawan
e. Wartawan
f. Olahragawan
g. PNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
h. Tokoh dan atau
i. Masyarakat lain berdasarkan aktivitas dan kreativitasnya dianggap layak berdasarkan persetujuan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri   

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Dokumen aplikasi:
a. Surat permohonan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
b. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga
c. File Daftar riwayat hidup (curriculum vitae)
d. Proposal rencana kegiatan dan rincian kebutuhan biaya

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Unggulan untuk Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan, dan Pagelaran ini cukup mudah. Silakan mendaftar terlebih dahulu secara online di laman:

buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Setelah mendaftar online, unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas di laman Beasiswa Unggulan tersebut. Usulan yang telah diajukan nantinya akan dilakukan seleksi oleh Tim BPKLN. Kemudian dilakukan validasi dokumen pendaftaran.

Berkas pendaftar yang direkomendasikan oleh tim BPKLN, diusulkan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri untuk ditetapkan melalui Surat Kelulusan penerima Beasiswa Unggulan. Selanjutnya peserta menandatangani dan melaksanakan kontrak pemberian beasiswa.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/12/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017

Ini kabar baik bagi Anda warga Sulawesi Selatan. Beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017 kembali dibuka. Pendaftaran dibuka bagi mereka lulusan SMA/sederajat yang diterima masuk pada salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan di Tanah Air tahun 2016. Yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, dan Insitut Pertanian Bogor.

Selain mahasiswa baru, beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017 juga memberi kesempatan yang sama bagi warga Sulses yang sudah tercatat sebagai mahasiswa di kampus tersebut. Di periode sebelumnya ada ratusan peserta yang diterima sebagai penerima Beasiswa Yayasan Kalla.

Beasiswa yang diberikan bervariasi. Ada beasiswa berupa pembayaran SPP, biaya hidup, atau biaya pembelian buku. Tergantung seleksi berkas dan hasil survey yang dilakukan tim seleksi Beasiswa Yayasan Kalla. Beasiswa akan diberikan hingga semester 8 (delapan), asalkan bisa mempertahankan IPK minimum 3.00 dan tidak menerima beasiswa dari pihak lain. Beasiswa murni bantuan pendidikan, tanpa ikatan dinas bagi peserta yang lolos.

Nah, bagi Anda warga Sulsel yang telah diterima atau sedang menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi yang disebutkan, peluang beasiswa ini bisa Anda daftar secara online sebelum masa pendaftaran berakhir.

Persyaratan:
1. Mahasiswa lama/baru
2. Lulus di salah satu 5 PTN Unggulan : UI, ITB, IPB, UGM, ITS
3. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain yang dibuktikan dengan surat pernyataan tidak mendapat beasiswa lain yang ditandatangani diatas materai Rp 6000 (bagi yang muslim, menambahkan kata ini "Demi Allah, dengan ini saya menyatakan tidak menerima beasiswa lain"
4. Mengisi Form Pendaftaran online di website Beasiswa Yayasan Kalla.
5. Fotocopy bukti lulus dari PTN bersangkutan ( format bisa berupa apapun: surat, print screen online- dan dari berbagai sumber)
6. Melampirkan slip gaji orangtua atau surat keterangan pendapatan dari pemerintah asal
7. Berkas Lampiran yang di sebutkan diatas kirim dalam bentuk file winrar, ke email  beasiswa@yayasankalla.com (subject: Nama Lengkap, Pendaftar Lama/baru)
8. Pengisian Form Pendaftaran hanya bisa dilakukan sebanyak satu kali

Simak juga » Beasiswa S1 Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Pendaftaran:
Tahapan pendaftaran cukup mudah. Pertama silakan lengkapi formulir pendaftaran online Beasiswa Yayasan Kalla.

Berikutnya siapkan hasil scan bukti lulus dari PTN bersangkutan dan slip gaji orangtua/surat keterangan pendapatan seperti tertera di persyaratan di atas, lalu buat dalam file winrar dan kirim ke email: beasiswa@yayasankalla.com (subjek: Nama Lengkap, Pendaftar Lama/Baru).

Pendaftaran online dibuka 16 Juni – 29 Juli 2016. Selamat mencoba!
6/27/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Mendaftar Beasiswa Online dan Offline

Informasi kali ini sengaja dimuat untuk membantu bagi Sahabat BP yang masih kesulitan dalam mengajukan aplikasi beasiswa. Secara umum sebenarnya pendaftaran beasiswa atau pengajuan aplikasi beasiswa dapat dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu online dan offline. Pendaftaran online kemudian memiliki tipenya masing-masing. Ada yang sepenuhnya online, di mana pendaftaran dan pengajuan berkas soft copy dikirim melalui sistem. Sebagian lagi masih menerapkan kombinasi online dan offline. Misalnya, pelamar mendaftarkan diri secara online, tapi kemudian berkas aplikasi dikirim via pos atau diantar langsung.

Cara kedua adalah pendaftaran beasiswa secara offline. Cara ini terbilang manual dan beberapa penyelenggara beasiswa masih menerapkannya. Biasanya pelamar yang ingin mengirimkan permohonan beasiswa cukup melengkapi berkas hard copy yang diminta kemudian dikirim via pos atau diantar langsung ke alamat tujuan. Mau online atau pun offline itu sepenuhnya wewenang pemberi beasiswa, dengan berbagai pertimbangan tentunya.

Nah, tugas kita sebagai pelamar hanya mengikuti alur pendaftaran yang disediakan penyedia beasiswa tersebut dan memastikan aplikasi yang dikirim sampai ketujuan.

Baik pendaftaran beasiswa secara online maupun offline sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Silakan lihat uraian berikut.

Kelebihan pendaftaran online:
1. Pengajuan aplikasi tepat waktu
2. Menawarkan kepraktisan
3. Dapat dipantau secara online
4. Hemat biaya (relatif)
5. Meminimalisir aplikasi tidak sampai

Kekurangan pendaftaran online:
1. Rawan error (terutama jika server down)
2. Ukuran aplikasi dibatasi
3. Butuh ketelitian tinggi saat input data
4. Jadi masalah bagi yang kurang paham internet
5. Menghambat bila tak tersedia jaringan internet

Kelebihan pendaftaran offline:
1. Mudah dikroscek
2. Mudah diperbaiki
3. Mudah diajukan bagi yang kurang paham internet
4. Berkas secara fisik (hard copy)
5. Aturan aplikasi sederhana

Kekurangan pendaftaran offline:
1. Aplikasi rawan tidak sampai tepat waktu
2. Memakan biaya pengiriman
3. Sulit dipantau
4. Jadi kendala bila tak tersedia jasa pengiriman
5. Kurang praktis 

Cara mendaftar beasiswa secara online
Umumnya pendaftaran beasiswa secara online diawali dengan mengisi formulir aplikasi online. Ada yang bisa langsung diisi, ada pula formulir aplikasi yang mengharuskan memiliki akun terlebih dahulu. Artinya pelamar harus mendaftarkan diri lebih awal, dengan mengajukan username maupun password yang akan digunakan. Baru setelah terdaftar, pelamar bisa log in dan mengisi formulir aplikasi beasiswa.

Bila beasiswa tersebut menerapkan pendaftaran online secara penuh, contohnya Beasiswa LPDP, maka pelamar harus menyiapkan dokumen aplikasi dalam bentuk soft copy, seperti PDF, word, JPG, GIF, dll. Tergantung dari permintaan beasiswa bersangkutan.

Dokumen soft copy itulah yang nantinya dilampirkan di dalam sistem online di website penyelenggara beasiswa, lalu terakhir dikirim.

Yang perlu diperhatikan dalam mendaftar beasiswa secara online, adalah akses dan kecepatan internet yang digunakan. Jangan sampai terputus ketika pengiriman berkas tengah berjalan. Kemudian batasan ukuran maksimum dokumen aplikasi. Bila memang diatur. Misalnya tiap dokumen maksimum 5 MB, dan seterusnya.

Cara memastikan bahwa ukuran masing-masing dokumen aplikasi tidak melebihi ukuran maksimum yang ditetapkan adalah melihatnya melalui layar komputer. Arahkan kursor pada masing-masing dokumen yang akan diajukan. Biasanya sudah akan terlihat ukuran data dokumen tersebut. Jika belum terlihat. Silakan arahkan kursor di dokumen, lalu klik kanan dan lihat bagian properties. Nanti akan muncul ukuran datanya.

Jika dokumen aplikasi yang diminta berupa soft copy, misalnya PDF, Sahabat BP bisa mengkonversi dokumen hard copy ke dalam format tersebut menggunakan mesin scanner. Atau kalau tidak punya, bisa minta bantuan di jasa fotocopy. Minta mereka juga sekaligus mengatur ukurannya, sehingga Anda tidak direpotkan saat mengirim.

Simak juga » Cara Mendapatkan Beasiswa sesuai Jurusan

Cara mendaftar beasiswa secara offline
Pendaftaran beasiswa dengan cara ini sebenarnya lebih sederhana. Sahabat BP hanya perlu menyiapkan dokumen fisiknya (hard copy), lalu mengajukan di alamat yang ditentukan. Umumnya penyedia beasiswa mensyaratkan pengiriman via pos, tapi ada juga yang membolehkan diantar langsung atau dikirim melalui kurir.

Seperti dibahas di atas, salah satu kelemahan pengajuan aplikasi secara offline ini adalah rawannya aplikasi terlambat. Aplikasi belum sampai, tapi masa pendaftaran sudah berakhir. Akhirnya, peserta gagal sebelum mengikuti proses seleksi. Karena itu, Anda harus bisa memastikan dengan sisa waktu yang ada aplikasi beasiswa yang dikirimkan bisa sampai tepat waktu. Tanyakan ke petugas posnya, kira-kira berapa hari berkas Anda sampai. Kalau mepet, sebaiknya dipertimbangkan lagi sebelum semuanya sia-sia. :)

Demikianlah dua teknis pendaftaran beasiswa yang dibahas kali ini. Lebih detilnya Sahabat BP bisa menyimak pada pengumuman beasiswa yang sudah dimuat. Jika masih ada pertanyaan soal bagaimana mendaftar beasiswa, dengan senang hati kami akan jawab. Tapi, tentunya sudah harus baca dulu tulisan ini. :)
6/25/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BCA untuk Mahasiswa S1 seluruh Indonesia

Asyik nih, Beasiswa BCA Finance Peduli 2016 baru saja dibuka lagi. Bagi yang sudah pernah mengikuti, dan berminat mencoba lagi, kesempatan di 2016 bisa Anda ikuti. Ada 90 kursi beasiswa disediakan dan terbuka bagi semua mahasiswa S1 di seluruh Indonesia untuk semua jurusan. Anda hanya perlu memiliki IPK minimal 3.00 untuk PTN dan 3.40 untuk PTS. Selain itu terdaftar sebagai mahasiswa yang minimal berada di semester 2 atau lebih tinggi.

Mahasiswa terpilih akan diberikan beasiswa selama kuliah. Yakni maksimum hingga semester 8. Setiap semester peraih beasiswa akan diberikan dana beasiswa sebesar Rp 3.000.000,- Cukup besar bukan?

BCA Finance sendiri telah menggulirkan Beasiswa BCA Finance Peduli sejak 2009 dan nominalnya meningkat setiap tahunnya. Di 2016, total beasiswa yang disediakan sebesar Rp 1,62 miliar. Nah, bagi Anda yang tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Bisa segera siapkan aplikasi yang diperlukan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Beasiswa BCA Finance Peduli.

Persyaratan:
1. Mahasiswa/i program Strata 1 (S-1)
2. Minimal telah/sedang menyelesaikan semester 2
3. IPK min (PTN : 3,00 dan PTS : 3,4)
4. Tidak sedang menerima beasiswa dari pemberi beasiswa manapun
5. Beasiswa ini bebas dari ikatan dinas apapun
6. Aktif dalam bergorganisasi
7. Melakukan pendaftaran beasiswa melalui aplikasi online (mengisi data diri di form aplikasi dengan  benar dan dapat dipertanggujawabkan,  jika kedapatan isi formnya tidak sesuai akan langsung di diskualifikasi)
8. Tahapan Seleksi :
   › Tahap I : Penentuan 150 Calon Pemenang Beasiswa 150 calon pemenang yang telah diumumkan wajib  mengirimkan dokumen yang dipersyaratkan (Kartu Mahasiswa, Surat Keterangan tidak mampu, Kartu Keluarga, Rekening Listrik dan Air, Surat Angota Organisasi  atau Surat Keterangan yang ditandatangani Ketua Organisasi).
   › Tahap II : Penentuan 90 Pemenang Beasiswa yang berhak menerima Rp.3.000.000,-/Semester
9. Proses seleksi dilaksanakan oleh tim seleksi BCA Finance
10. Keputusan hasil penerimaan adalah mutlak & tidak dapat diganggu gugat dan kami tidak menerima surat menyurat dalam bentuk apapun selama proses dan setelah keputusan pemenang

Simak juga » Program PPA BCA dan PPTI BCA

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa BCA Finance Peduli 2016 dibuka secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan di laman BCA Finance.

Pendaftaran online dibuka mulai 20 Juni – 31 Juli 2016. Semoga berhasil!
6/24/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya