Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud Jenjang S2, S3

Salah satu program Beasiswa Unggulan Kemdikbud lainnya yang juga tengah dibuka adalah Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh jenjang S2 dan S3 bagi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Baik studi yang berlangsung di dalam negeri maupun di luar negeri.

Komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud di dalam negeri meliputi biaya pendidikan (at cost), biaya hidup, penelitian, biaya buku, biaya transportasi tujuan studi, serta tunjangan kedatangan. Jika mengajukan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud untuk studi di luar negeri, selain ditanggung komponen biaya tersebut, juga disediakan biaya visa serta asuransi.

Bidang kajian prioritas:
1. Manajemen Pendidikan
2. Kurikulum dan Pedagogi
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan
4. Perfilman
5. Seni Pertunjukan
6. Seni Musik
7. Kebudayaan
8. Perpustakaan
9. Arkeologi (Permuseuman)
10. Kebijakan Publik
11. Teknologi informasi 
12. Akuntansi
13. Hukum
14. Kesehatan
15. Analis data
16. Industri kreatif
17. Hubungan internasional
18. Bahasa asing
19. Komunikasi
20. Serta bidang yang sesuai dengan kebutuhan unit utama pengusul

Persyaratan:
Jenjang S2:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 37 Tahun.
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B.
5. IPK/IPS (tujun dalam dan luar negeri) minimal 2.75 (Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta).
6. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
7. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5
8. Kelengkapan berkas:
   a. Surat penerimaan di perguruan tinggi (LoA Unconditional)
   b. Ijazah dan Transkrip nilai pendidikan terakhir;
   c. Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Hasil Studi bagi mahasiswa On-Going
   d. Surat usulan oleh unit eselon II Kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Setjen Kemendikbud;
   e. Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal 1 tahun terakhir bernilai baik;
   f. Surat keterangan berbadan sehat dari dokter.
9. Tidak sedang:
   a. Menjalani cuti di luar tanggungan negara.
   b. Melaksanakan tugas secara penuh di luar instansi induknya.
   c. Menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana kejahatan.
   d. Mengajukan keberatan ke badan pertimbangan kepegawaian (BAPEK) atau upaya hukum (gugatan) ke pengadilan terkait dengan penjatuhan hukuman disiplin.
   e. Dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
   f. Menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
   g. Dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan maupun pelanggaran.
   h. Melaksanakan kewajiban ikatan dinas setelah tugas belajar.
   i. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan.
10. Tidak pernah:
    a. Gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya.
    b. Dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahannya.

Jenjang S3:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 40 Tahun.
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B.
5. IPK/IPS (tujun dalam dan luar negeri) minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta).
6. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
7. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5
8. Kelengkapan berkas:
   a. Surat penerimaan di perguruan tinggi (LoA Unconditional);
   b. Ijazah dan Transkrip nilai pendidikan terakhir;
   c. Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Hasil Studi bagi mahasiswa On-Going;
   d. Surat usulan oleh unit eselon II Kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Setjen Kemendikbud;
   e. Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal 1 tahun terakhir bernilai baik;
   f. Surat keterangan berbadan sehat dari dokter.
9. Tidak sedang:
   a. Menjalani cuti di luar tanggungan negara.
   b. Melaksanakan tugas secara penuh di luar instansi induknya.
   c. Menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana kejahatan.
   d. Mengajukan keberatan ke badan pertimbangan kepegawaian (BAPEK) atau upaya hukum (gugatan) ke pengadilan terkait dengan penjatuhan hukuman disiplin.
   e. Dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
   f. Menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
   g. Dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan maupun pelanggaran.
   h. Melaksanakan kewajiban ikatan dinas setelah tugas belajar.
   i. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan.
10. Tidak pernah:
    a. Gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya.
    b. Dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahannya.

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan kelengkapan berkas yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas untuk Batch 2 dibuka mulai 27 Juni – 31 Agustus 2016. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan disampaikan 30 September 2016. Peserta yang lulus seleksi administrasi akan mengikuti seleksi wawancara (diberitahukan kemudian) dan diwajibkan membawa seluruh data asli sesuai dengan data yang digunakan saat pendaftaran online.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan melalui surat kepada pimpinan Unit Utama dan melalui email atau sms kepada masing - masing peserta. Bagi yang tidak lulus dapat melihat status kelulusannya pada akun masing - masing.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/18/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing Kemdikbud (S2, S3)

Beasiswa yang disediakan pemerintah tidak melulu buat warga negara Indonesia, ada beberapa beasiswa yang justru dikhususkan bagi warga negara asing. Misalkan beasiswa KNB Dikti, beasiswa Kementerian Luar Negeri, atau yang satu ini: Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Beasiswa tersebut dimaksudkan agar dunia pendidikan Indonesia lebih dikenal di mancanegara dan bisa menjaring siswa-siswa internasional terbaik untuk belajar di Indonesia.

Khusus Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing. Beasiswa ini menawarkan beasiswa full bagi mahasiswa asing yang ingin melanjutkan/sedang studi S2 atau S3 di universitas-universitas Indonesia. Saat ini Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing dibuka untuk mahasiswa internasional yang mengambil bidang Bahasa Indonesia, Seni, dan Budaya. Mahasiswa bersangkutan juga harus mampu berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. 

Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, biaya imigrasi, biaya penelitian, biaya buku, biaya wisuda, biaya asuransi, serta tiket kepulangan (kelas ekonomi). Durasi beasiswa sesuai dengan durasi studi, yakni 24 bulan untuk program master, dan 36 bulan untuk program doktor.

Nantinya semua peserta yang diterima melakukan kegiatan riset di Indonesia. Selain itu, semua mata kuliah dan tugas perkuliahan tertulis, skripsi, thesis/disertasi disajikan hanya dalam Bahasa Indonesia.

Persyaratan:
Jenjang S2:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 32 Tahun
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B
5. IPK/IPS minimal 2.75 (Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta)
6. Kemampuan Bahasa TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0

Jenjang S3:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 37 Tahun
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B
5. IPK/IPS minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta)
6. Kemampuan Bahasa TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan di perguruan tinggi (LoA Unconditional)
2. Ijazah dan Transkrip nilai pendidikan terakhir
3. Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Hasil Studi bagi mahasiswa On-Going
4. File proposal rencana studi (alasan mengambil prodi yang dipilih dan rencana tugas akhir)
5. Passport
6. Surat rekomendasi dari Perguruan Tinggi tujuan
7. Surat keterangan sehat dari badan kesehatan negara asal
8. Surat pernyataan motivasi (500 Kata)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing dari Kemdikbud bisa disampaikan secara online. Silakan daftar ke: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Kemudian lengkapi dokumen aplikasi yang diminta, serta unggah di laman aplikasi online tersebut.

Pendaftaran untuk batch 1 sudah berakhir 31 Mei 2016. Anda bisa mendaftar untuk batch 2 yang pendaftarannya dibuka mulai 27 Juni – 31 Agustus 2016.

Proses seleksi meliputi seleksi administrasi dan seleksi wawancara. Peserta yang lulus seleksi pendaftaran online akan mengikuti seleksi wawancara dan diwajibkan membawa seluruh data asli sesuai dengan data yang digunakan saat pendaftaran online.

Pengumuman hasil seleksi yang lulus akan diumumkan melalui surat kepada pimpinan Unit Utama dan melalui email atau sms kepada masing - masing peserta. Bagi yang tidak lulus dapat melihat status kelulusannya pada akun masing - masing.

Pengumuman seleksi administrasi disampaikan pada 30 September 2016. Sedangkan pengumuman seleksi wawancara akan diberitahukan kemudian.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/14/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, dan S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan, dan Pagelaran. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya kini lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi siswa/mahasiswa berprestasi, guru berprestasi, peraih medali olimpiade internasional, juara tingkat nasional atau internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olahraga, pegawai/karyawan berprestasi yang mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasan, seniman, serta pegiat sosial.

Pelamar yang berminat dapat memanfaatkan Beasiswa Unggulan Berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3), di dalam maupun luar negeri. Yang menarik dari beasiswa ini, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going). Anda hanya perlu memastikan bahwa perguruan tinggi tujuan atau perguruan tinggi studi saat ini minimum terakreditasi B dan program studinya terakreditasi A.

Beasiswa yang diberikan meliputi beberapa komponen. Jika studi Anda berlangsung di dalam negeri, beasiswa meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, biaya penelitian, biaya buku, biaya wisuda, dan biaya asuransi. Sementara, jika studi berlangsung di luar negeri, beasiswa yang disediakan di antaranya biaya pendidikan, biaya hidup, biaya visa, biaya penelitian, biaya buku, biaya tunjangan kedatangan, biaya asuransi, serta biaya transport tujuan studi. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, dan S3 ini bisa dikategorikan beasiswa full yang sudah menanggung kebutuhan utama dari biaya studi.

Prioritas bidang kajian:
1. Manajemen Pendidikan
2. Kurikulum dan Pedadogi
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan
4. Perfilman
5. Seni Pertunjukan
6. Seni Musik
7. Kebudayaan
8. Perpustakaan
9. Arkeologi (Permuseuman)
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif
14. Teknologi Pangan
15. MIPA
16. Serta bidang lain yang menjadi prioritas nasional

Persyaratan:
Jenjang S1:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 22 Tahun
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B
5. Nilai tujuan dalam negeri
   › Nilai rata - rata UN pendaftar baru minimal 8.0 (Sekolah Negeri atau Swasta).
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
6. Nilai tujuan luar negeri
   › Nilai rata - rata UN pendaftar baru minimal 8.5 (Sekolah Negeri atau Swasta).
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
7. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
8. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5

Jenjang S2:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 32 Tahun.
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B.
5. Nilai tujuan dalam negeri
   › IPK pendaftar Baru minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
6. Nilai tujuan luar negeri
   › IPK pendaftar Baru minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
7. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
8. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5

Jenjang S3:
1. Pendaftaran melalui buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
2. Usia Maksimal 37 Tahun.
3. Status Mahasiswa Baru/On-Going maksimal semester 3.
4. Akreditasi Program Studi A, minimal Perguruan Tinggi terakreditasi B.
5. Nilai tujuan dalam negeri
   › IPK pendaftar Baru minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.00 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.25 (Perguruan Tinggi Swasta)
6. Nilai tujuan luar negeri
   › IPK pendaftar Baru minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
   › IPS pendaftar On-Going minimal 3.25 (Perguruan Tinggi Negeri) atau 3.50 (Perguruan Tinggi Swasta)
7. Kemampuan Bahasa tujuan dalam negeri TOEFL minimal 450 atau IELTS 5.0
8. Kemampuan Bahasa tujuan luar negeri TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.5

Dokumen aplikasi:
1. Surat penerimaan di perguruan tinggi (LoA Unconditional)
2. Ijazah dan Transkrip nilai pendidikan terakhir
3. Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Hasil Studi bagi mahasiswa On-Going
4. File proposal rencana studi (alasan mengambil prodi yang dipilih dan rencana tugas akhir)
5. KK/KTP/Passport
6. Surat rekomendasi dari institusi terkait (Perguruan Tinggi asal atau tujuan)

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2016 dibagi dalam dua batch. Untuk batch 1 sudah ditutup 31 Mei 2016. Saat ini pendaftaran dibuka untuk batch 2 yang dimulai 27 Juni – 31 Agustus 2016.

Seleksi meliputi seleksi administrasi dan wawancara. Pendaftar yang telah mengajukan usulan beasiswa secara online dilakukan validasi dan verifikasi oleh Biro PKLN untuk dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Seleksi wawancara dan validasi peserta yang lulus seleksi pendaftaran online akan mengikuti seleksi wawancara dan diwajibkan membawa seluruh data asli sesuai dengan data yang digunakan saat pendaftaran online.

Pengumuman hasil seleksi administrasi disampaikan 30 September 2016. Pengumuman hasil seleksi wawancara akan diberitahukan kemudian. Pengumuman hasil seleksi yang lulus akan diberitahukan melalui email atau SMS kepada masing - masing peserta. Bagi yang tidak lulus dapat melihat status kelulusannya pada akun masing - masing.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/13/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan: Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan, Pagelaran

Program Beasiswa Unggulan satu ini cukup rutin ditawarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri. Namanya Bantuan Penelitian, Workshop, Pelatihan, Pagelaran, dan atau Tunjangan Kreativitas. Sebelumnya Beasiswa Unggulan ini dikenal juga dengan beasiswa P3SWOT. Namun, cakupannya kini lebih luas.

Selain ditujukan bagi peneliti, penulis, pencipta, seniman/budayawan, wartawan, olahragawan, serta tokoh. Beasiswa juga bisa dilamar oleh PNS di lingkungan Kemdikbud serta masyarakat lain berdasarkan aktivitas dan kreativitasnya yang dianggap layak berdasarkan persetujuan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri.

Sesuai namanya, pelamar yang memenuhi kriteria bisa mengusulkan bantuan melalui beasiswa tersebut, misalnya untuk kegiatan riset, workshop, pelatihan, pagelaran, maupun tunjangan kreavitias. Baik yang berlangsung di dalam negeri maupun luar negeri. Nantinya kegiatan tersebut akan didanai melalui program Beasiswa Unggulan Kemdikbud.

Persyaratan:
a. Peneliti
b. Penulis
c. Pencipta
d. Seniman/budayawan
e. Wartawan
f. Olahragawan
g. PNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
h. Tokoh dan atau
i. Masyarakat lain berdasarkan aktivitas dan kreativitasnya dianggap layak berdasarkan persetujuan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri   

Dokumen aplikasi:
a. Surat permohonan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
b. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga
c. File Daftar riwayat hidup (curriculum vitae)
d. Proposal rencana kegiatan dan rincian kebutuhan biaya

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Unggulan untuk Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan, dan Pagelaran ini cukup mudah. Silakan mendaftar terlebih dahulu secara online di laman:

buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Setelah mendaftar online, unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas di laman Beasiswa Unggulan tersebut. Usulan yang telah diajukan nantinya akan dilakukan seleksi oleh Tim BPKLN. Kemudian dilakukan validasi dokumen pendaftaran.

Berkas pendaftar yang direkomendasikan oleh tim BPKLN, diusulkan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri untuk ditetapkan melalui Surat Kelulusan penerima Beasiswa Unggulan. Selanjutnya peserta menandatangani dan melaksanakan kontrak pemberian beasiswa.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
7/12/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017

Ini kabar baik bagi Anda warga Sulawesi Selatan. Beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017 kembali dibuka. Pendaftaran dibuka bagi mereka lulusan SMA/sederajat yang diterima masuk pada salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan di Tanah Air tahun 2016. Yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, dan Insitut Pertanian Bogor.

Selain mahasiswa baru, beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017 juga memberi kesempatan yang sama bagi warga Sulses yang sudah tercatat sebagai mahasiswa di kampus tersebut. Di periode sebelumnya ada ratusan peserta yang diterima sebagai penerima Beasiswa Yayasan Kalla.

Beasiswa yang diberikan bervariasi. Ada beasiswa berupa pembayaran SPP, biaya hidup, atau biaya pembelian buku. Tergantung seleksi berkas dan hasil survey yang dilakukan tim seleksi Beasiswa Yayasan Kalla. Beasiswa akan diberikan hingga semester 8 (delapan), asalkan bisa mempertahankan IPK minimum 3.00 dan tidak menerima beasiswa dari pihak lain. Beasiswa murni bantuan pendidikan, tanpa ikatan dinas bagi peserta yang lolos.

Nah, bagi Anda warga Sulsel yang telah diterima atau sedang menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi yang disebutkan, peluang beasiswa ini bisa Anda daftar secara online sebelum masa pendaftaran berakhir.

Persyaratan:
1. Mahasiswa lama/baru
2. Lulus di salah satu 5 PTN Unggulan : UI, ITB, IPB, UGM, ITS
3. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain yang dibuktikan dengan surat pernyataan tidak mendapat beasiswa lain yang ditandatangani diatas materai Rp 6000 (bagi yang muslim, menambahkan kata ini "Demi Allah, dengan ini saya menyatakan tidak menerima beasiswa lain"
4. Mengisi Form Pendaftaran online di website Beasiswa Yayasan Kalla.
5. Fotocopy bukti lulus dari PTN bersangkutan ( format bisa berupa apapun: surat, print screen online- dan dari berbagai sumber)
6. Melampirkan slip gaji orangtua atau surat keterangan pendapatan dari pemerintah asal
7. Berkas Lampiran yang di sebutkan diatas kirim dalam bentuk file winrar, ke email  beasiswa@yayasankalla.com (subject: Nama Lengkap, Pendaftar Lama/baru)
8. Pengisian Form Pendaftaran hanya bisa dilakukan sebanyak satu kali

Pendaftaran:
Tahapan pendaftaran cukup mudah. Pertama silakan lengkapi formulir pendaftaran online Beasiswa Yayasan Kalla.

Berikutnya siapkan hasil scan bukti lulus dari PTN bersangkutan dan slip gaji orangtua/surat keterangan pendapatan seperti tertera di persyaratan di atas, lalu buat dalam file winrar dan kirim ke email: beasiswa@yayasankalla.com (subjek: Nama Lengkap, Pendaftar Lama/Baru).

Pendaftaran online dibuka 16 Juni – 29 Juli 2016. Selamat mencoba!
6/27/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Mendaftar Beasiswa Online dan Offline

Informasi kali ini sengaja dimuat untuk membantu bagi Sahabat BP yang masih kesulitan dalam mengajukan aplikasi beasiswa. Secara umum sebenarnya pendaftaran beasiswa atau pengajuan aplikasi beasiswa dapat dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu online dan offline. Pendaftaran online kemudian memiliki tipenya masing-masing. Ada yang sepenuhnya online, di mana pendaftaran dan pengajuan berkas soft copy dikirim melalui sistem. Sebagian lagi masih menerapkan kombinasi online dan offline. Misalnya, pelamar mendaftarkan diri secara online, tapi kemudian berkas aplikasi dikirim via pos atau diantar langsung.

Cara kedua adalah pendaftaran beasiswa secara offline. Cara ini terbilang manual dan beberapa penyelenggara beasiswa masih menerapkannya. Biasanya pelamar yang ingin mengirimkan permohonan beasiswa cukup melengkapi berkas hard copy yang diminta kemudian dikirim via pos atau diantar langsung ke alamat tujuan. Mau online atau pun offline itu sepenuhnya wewenang pemberi beasiswa, dengan berbagai pertimbangan tentunya.

Nah, tugas kita sebagai pelamar hanya mengikuti alur pendaftaran yang disediakan penyedia beasiswa tersebut dan memastikan aplikasi yang dikirim sampai ketujuan.

Baik pendaftaran beasiswa secara online maupun offline sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Silakan lihat uraian berikut.

Kelebihan pendaftaran online:
1. Pengajuan aplikasi tepat waktu
2. Menawarkan kepraktisan
3. Dapat dipantau secara online
4. Hemat biaya (relatif)
5. Meminimalisir aplikasi tidak sampai

Kekurangan pendaftaran online:
1. Rawan error (terutama jika server down)
2. Ukuran aplikasi dibatasi
3. Butuh ketelitian tinggi saat input data
4. Jadi masalah bagi yang kurang paham internet
5. Menghambat bila tak tersedia jaringan internet

Kelebihan pendaftaran offline:
1. Mudah dikroscek
2. Mudah diperbaiki
3. Mudah diajukan bagi yang kurang paham internet
4. Berkas secara fisik (hard copy)
5. Aturan aplikasi sederhana

Kekurangan pendaftaran offline:
1. Aplikasi rawan tidak sampai tepat waktu
2. Memakan biaya pengiriman
3. Sulit dipantau
4. Jadi kendala bila tak tersedia jasa pengiriman
5. Kurang praktis 

Cara mendaftar beasiswa secara online
Umumnya pendaftaran beasiswa secara online diawali dengan mengisi formulir aplikasi online. Ada yang bisa langsung diisi, ada pula formulir aplikasi yang mengharuskan memiliki akun terlebih dahulu. Artinya pelamar harus mendaftarkan diri lebih awal, dengan mengajukan username maupun password yang akan digunakan. Baru setelah terdaftar, pelamar bisa log in dan mengisi formulir aplikasi beasiswa.

Bila beasiswa tersebut menerapkan pendaftaran online secara penuh, contohnya Beasiswa LPDP, maka pelamar harus menyiapkan dokumen aplikasi dalam bentuk soft copy, seperti PDF, word, JPG, GIF, dll. Tergantung dari permintaan beasiswa bersangkutan.

Dokumen soft copy itulah yang nantinya dilampirkan di dalam sistem online di website penyelenggara beasiswa, lalu terakhir dikirim.

Yang perlu diperhatikan dalam mendaftar beasiswa secara online, adalah akses dan kecepatan internet yang digunakan. Jangan sampai terputus ketika pengiriman berkas tengah berjalan. Kemudian batasan ukuran maksimum dokumen aplikasi. Bila memang diatur. Misalnya tiap dokumen maksimum 5 MB, dan seterusnya.

Cara memastikan bahwa ukuran masing-masing dokumen aplikasi tidak melebihi ukuran maksimum yang ditetapkan adalah melihatnya melalui layar komputer. Arahkan kursor pada masing-masing dokumen yang akan diajukan. Biasanya sudah akan terlihat ukuran data dokumen tersebut. Jika belum terlihat. Silakan arahkan kursor di dokumen, lalu klik kanan dan lihat bagian properties. Nanti akan muncul ukuran datanya.

Jika dokumen aplikasi yang diminta berupa soft copy, misalnya PDF, Sahabat BP bisa mengkonversi dokumen hard copy ke dalam format tersebut menggunakan mesin scanner. Atau kalau tidak punya, bisa minta bantuan di jasa fotocopy. Minta mereka juga sekaligus mengatur ukurannya, sehingga Anda tidak direpotkan saat mengirim.

Cara mendaftar beasiswa secara offline
Pendaftaran beasiswa dengan cara ini sebenarnya lebih sederhana. Sahabat BP hanya perlu menyiapkan dokumen fisiknya (hard copy), lalu mengajukan di alamat yang ditentukan. Umumnya penyedia beasiswa mensyaratkan pengiriman via pos, tapi ada juga yang membolehkan diantar langsung atau dikirim melalui kurir.

Seperti dibahas di atas, salah satu kelemahan pengajuan aplikasi secara offline ini adalah rawannya aplikasi terlambat. Aplikasi belum sampai, tapi masa pendaftaran sudah berakhir. Akhirnya, peserta gagal sebelum mengikuti proses seleksi. Karena itu, Anda harus bisa memastikan dengan sisa waktu yang ada aplikasi beasiswa yang dikirimkan bisa sampai tepat waktu. Tanyakan ke petugas posnya, kira-kira berapa hari berkas Anda sampai. Kalau mepet, sebaiknya dipertimbangkan lagi sebelum semuanya sia-sia. :)

Demikianlah dua teknis pendaftaran beasiswa yang dibahas kali ini. Lebih detilnya Sahabat BP bisa menyimak pada pengumuman beasiswa yang sudah dimuat. Jika masih ada pertanyaan soal bagaimana mendaftar beasiswa, dengan senang hati kami akan jawab. Tapi, tentunya sudah harus baca dulu tulisan ini. :)
6/25/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa BCA untuk Mahasiswa S1 seluruh Indonesia

Asyik nih, Beasiswa BCA Finance Peduli 2016 baru saja dibuka lagi. Bagi yang sudah pernah mengikuti, dan berminat mencoba lagi, kesempatan di 2016 bisa Anda ikuti. Ada 90 kursi beasiswa disediakan dan terbuka bagi semua mahasiswa S1 di seluruh Indonesia untuk semua jurusan. Anda hanya perlu memiliki IPK minimal 3.00 untuk PTN dan 3.40 untuk PTS. Selain itu terdaftar sebagai mahasiswa yang minimal berada di semester 2 atau lebih tinggi.

Mahasiswa terpilih akan diberikan beasiswa selama kuliah. Yakni maksimum hingga semester 8. Setiap semester peraih beasiswa akan diberikan dana beasiswa sebesar Rp 3.000.000,- Cukup besar bukan?

BCA Finance sendiri telah menggulirkan Beasiswa BCA Finance Peduli sejak 2009 dan nominalnya meningkat setiap tahunnya. Di 2016, total beasiswa yang disediakan sebesar Rp 1,62 miliar. Nah, bagi Anda yang tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Bisa segera siapkan aplikasi yang diperlukan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh Beasiswa BCA Finance Peduli.

Persyaratan:
1. Mahasiswa/i program Strata 1 (S-1)
2. Minimal telah/sedang menyelesaikan semester 2
3. IPK min (PTN : 3,00 dan PTS : 3,4)
4. Tidak sedang menerima beasiswa dari pemberi beasiswa manapun
5. Beasiswa ini bebas dari ikatan dinas apapun
6. Aktif dalam bergorganisasi
7. Melakukan pendaftaran beasiswa melalui aplikasi online (mengisi data diri di form aplikasi dengan  benar dan dapat dipertanggujawabkan,  jika kedapatan isi formnya tidak sesuai akan langsung di diskualifikasi)
8. Tahapan Seleksi :
   › Tahap I : Penentuan 150 Calon Pemenang Beasiswa 150 calon pemenang yang telah diumumkan wajib  mengirimkan dokumen yang dipersyaratkan (Kartu Mahasiswa, Surat Keterangan tidak mampu, Kartu Keluarga, Rekening Listrik dan Air, Surat Angota Organisasi  atau Surat Keterangan yang ditandatangani Ketua Organisasi).
   › Tahap II : Penentuan 90 Pemenang Beasiswa yang berhak menerima Rp.3.000.000,-/Semester
9. Proses seleksi dilaksanakan oleh tim seleksi BCA Finance
10. Keputusan hasil penerimaan adalah mutlak & tidak dapat diganggu gugat dan kami tidak menerima surat menyurat dalam bentuk apapun selama proses dan setelah keputusan pemenang

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa BCA Finance Peduli 2016 dibuka secara online dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan di laman BCA Finance.

Pendaftaran online dibuka mulai 20 Juni – 31 Juli 2016. Semoga berhasil!
6/24/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Ini Pendaftaran Beasiswa Zalora 2016

Program Beasiswa Zalora 2016 kembali dibuka untuk mahasiswa Indonesia. Namanya The ZALORA Scholarship. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi mahasiswa semua jurusan yang masuk daftar partner institusi Zalora. Ada beasiswa pendidikan sebesar Rp 10 juta disediakan serta berkesempatan magang di kantor Zalora. Beasiswa ini sebetulnya dibuka untuk sejumlah negara di Asia, di antaranya Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Sebagai salah satu retailer online fashion, keberadaan beasiswa Zalora tidak lepas dari dunia fashion. Semua peserta diminta untuk mengirimkan essai atau infographic, yang tahun judul tema adalah “Function Vs Fashion: How the Two Coexist in (Major) Trends Over the Decades”. Pengajuannya dilakukan secara online pada tanggal yang telah ditetapkan pihak Zalora.

Syarat dan Ketentuan:
Kandidat harus:
1. Bukan karyawan ZALORA atau keluarga dekat karyawan ZALORA;
2. Sedang tidak memiliki beasiswa lokal maupun luar negeri;
3. Memiliki catatan kegiatan non-kurikuler yang baik;
4. Memiliki prestasi akademik yang baik; dan
5. Sedang mendaftar atau sudah terdaftar sebagai mahasiswa full time di universitas yang tercantum pada halaman Partner Institution; dan
6. Bukan mahasiswa tahun terakhir.

Ketentuan:
1. Program ini tidak dipungut biaya apapun.
2. Semua entry harus dikerjakan oleh pemohon/pendaftar.
3. Beasiswa terbuka bagi mahasiswa seluruh jurusan di kampus yang masuk dalam daftar Partner Institusi kami. Pendaftar yang lolos kriteria diharuskan mengirim bukti keanggotaan mahasiswa beserta transkrip nilai.
4. Hanya aplikasi dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang akan di terima.
5. ZALORA hanya akan memproses aplikasi yang lengkap.
6. ZALORA memiliki hak ekslusif untuk menerbitkan salah satu atau segala jenis entry yang diterima.
7. Meski tidak ada aturan yang mengikat, namun penerima beasiswa harus menyelesaikan pendidikannya dan mempertahankan nilainya.
8. Penerima beasiswa tidak bisa menerima beasiswa, fellowship, hibah , penghargaan atau tunjangan lain tanpa persetujuan terlebih dahulu dari ZALORA.
9. Jika penerima beasiswa memutuskan untuk mundur dari pendidikan dan atau mengakhiri beasiswa sebelum waktunya, ZALORA berhak untuk meminta kembali semua pembayaran yang sudah dilakukan, beserta kerugian lain ditimbulkan.
10. Ini bukanlah Syarat dan Ketentuan Berlaku yang lengkap untuk kompetisi ini. Setiap pendaftar diharuskan menandatangani kesepakatan prosedur dan ekspektasi yang lengkap dari Syarat dan Ketentuan Berlaku, sebelum masuk dalam kompetisi ini.

Pendaftaran:
Kirim entri Anda dalam bentuk esai atau Infographic di laman pendaftaran beasiswa Zalora. Esai tidak boleh melebihi 1.000 kata. Infografis tidak boleh melebihi 2MB.

Dengan kriteria:
- Tema yang relevan
- Terorganisasi dengan baik
- Inovatif
- Merangkum nilai-nilai ZALORA

Aplikasi tersebut dikirim pada pukul 11.59 pm di tanggal 31 Juli 2016.

Kontak:
scholarship@zalora.com
www.zalora.co.id/scholarship
6/11/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa CIMB ASEAN untuk Mahasiswa Indonesia

Ingin kuliah di dalam negeri atau di luar negeri dibiayai full? Beasiswa CIMB ASEAN menawarkan solusi. Baru-baru ini, bank yang memiliki cabang di sejumlah negara ASEAN itu menawar CIMB ASEAN Scholarship. Program beasiswa S1 yang ditujukan di 5 negara ASEAN, salah satunya Indonesia.

Yang menarik dari Beasiswa CIMB ASEAN adalah kriteria calon yang bisa mendaftar. Beasiswa ini selain bisa dilamar mahasiswa yang baru mendaftar, juga bisa diikuti oleh mahasiswa aktif yang sudah duduk di tahun pertama atau tahun kedua bangku kuliah. Pilihan tempat kuliah juga bebas, bisa di dalam negeri atau luar negeri.

Kandidat yang diterima program CIMB ASEAN Scholarship akan memperoleh beasiswa penuh yang meliputi semua biaya akademik termasuk pendaftaran, biaya kuliah, biaya ujian, tunjangan buku, serta biaya lainnya seperti akomodasi, tiket pesawat, dokumen perjalanan, dan biaya terkait lainnya. Beasiswa tersebut nantinya akan dibiayai oleh CIMB Foundation, organisasi non profit yang menaungi program CSR CIMB Group.

Persyaratan:
1. Warganegara dari salah satu negara berikut: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja
2. Berusia 24 tahun atau kurang
3. Unggul secara akademik di ujian/penilaian pra-universitas (UN SLTA)
4. Sudah mendaftar untuk studi S1 di universitas terkemuka di mana saja di dunia. Anda harus memperoleh unconditional offer (bukti penerimaan tanpa syarat) dari universitas tersebut pada saat beasiswa diberikan
5. Memiliki hasil (akademik) yang sangat baik di jenjang S1 jika Anda sudah berada di tahun pertama atau kedua universitas.
6. Bukan penerima dari beasiswa lain atau hibah yang disertakan dengan kewajiban kontrak dari pihak pemohon

Beasiswa CIMB ASEAN akan mendanai studi yang relevan dengan industri perbankan dan keuangan. Jika disiplin yang dipilih tidak terdaftar, jelaskan mengapa disiplin Anda tersebut relevan.

1. Business / Management
2. Accounting
3. Banking / Islamic Banking
4. Finance / Islamic Finance
5. Economics
6. Innovation & Entrepreneurship
7. Risk Management
8. Political Science / International Relations / International Organisations
9. Psychology (non-clinical)
10. Computer Science / Information Technology / Digital Media
11. Mathematics / Actuarial Science / Operations Research / Statistics
12. Communication Studies / Media Studies
13. Law
14. Engineering

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan Beasiswa CIMB ASEAN dengan melengkapi formulir aplikasi online yang disediakan CIMB. Anda harus mendaftar menggunakan alamat email yang valid sebelum melengkapi isian formulir.

Setelah terdaftar, Anda bisa log ini kemudian mengisi formulir aplikasi yang disediakan. Jika data belum lengkap, pelamar bisa menyimpan dengan mengklik tombol “Save and go to next” dan melanjutkannya kemudian hari. Jika telah tuntas klik tombol “Submit”.

Pendaftaran online Beasiswa CIMB ASEAN 2016 ini dibuka hingga 12 Juni 2016. Masih tersedia waktu sebelum deadline berakhir. Kandidat yang masuk pemeringkatan akan diberitahu via email pada akhir Juni.

Kandidat akan melewati empat proses seleksi sebelum ditetapkan sebagai penerima beasiswa CIMB ASEAN. Tahap satu adalah seleksi semua kandidat yang memenuhi syarat. Tahap kedua, kandidat yang masuk peringkat akan mengikuti penilaian secara online. Tahap ketiga, kandidat akan menjalani penilaian yang meliputi kegiatan presentasi dan tim, dan tahap terakhir adalah wawancara dari para panelis.

Informasi lebih lanjut bisa ditanyakan via email: cimbaseanscholarship@cimb.com atau cek melalui laman CIMB (www.cimb.com). Semoga berhasil!
5/31/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Dana Riset Inovatif-Produktif (RISPRO)

Selain dana beasiswa, LPDP juga menyediakan bantuan dana riset rutin yang dibuka sepanjang tahun bagi para periset di tanah air. Programnya Bantuan Dana Riset Inovatif-Produktif (RISPRO). Bantuan dana RISPRO ini ditawarkan LPDP bersama program Beasiswa Pendidikan Indonesia yang memiliki peminat cukup tinggi saat ini.

Sifat bantuan dana RISPRO multidisiplin dan dilaksanakan dalam tahun jamak (multiyears) yang ditujukan untuk mendorong inovasi produk riset dan mengarah pada komersialisasi/implementasi luaran riset. Sehingga bisa menghasilkan riset yang dapat meningkatkan daya saing bangsa.

Secara umum bantuan dana RISPRO LPDP terdiri dari dua jenis, yakni bantuan dana RISPRO komersial dan bantuan dana RISPRO impelementatif.

Ketentuan:
Bantuan Dana RISPRO Komersial
a. Bantuan dana riset bersifat tahun jamak (multiyears) maksimal 3 (tiga) tahun untuk setiap judul riset.
b. Bantuan dana riset diberikan kepada riset yang mengintegrasikan teknologi secara sistematis dari riset dasar menjadi proven technology.
c. Bantuan dana riset untuk setiap judul riset setinggi-tingginya Rp 2.000.000.000 (dua miliar rupiah).
d. Satuan biaya gaji/upah termasuk honorarium narasumber mengacu pada ketentuan standar biaya umum yang berlaku (Kementerian Keuangan atau lembaga). Sementara itu pengadaan/pembelian barang dan/atau peralatan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bantuan Dana RISPRO Implementatif
a. Bantuan dana riset bersifat tahun jamak (multiyears) maksimal 2 (dua) tahun untuk setiap judul riset.
b. Kelompok periset yang dapat melanjutkan riset tahun berikutnya adalah kelompok periset yang memenuhi target luaran sesuai dengan perjanjian pemberian bantuan dana riset pada tahun pertama.
c. Bantuan dana untuk setiap judul riset setinggi-tingginya Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Fokus: 
RISPRO Komersial
Fokus Pangan, Fokus Energi, Fokus Kesehatan dan Obat, Fokus Pertahanan dan Keamanan, Fokus Transportasi, Fokus Informasi dan Komunikasi, Fokus Material Maju.

RISPRO Implementatif
Fokus Tata Kelola, Fokus Eco-Growth, Fokus Sosial Keagamaan, Fokus Budaya.

Persyaratan: 
Persyaratan RISPRO Komersial
1. Riset harus memiliki kelayakan bisnis;
2. Riset harus melibatkan mitra sehingga hasil riset langsung dapat diterapkan/dikomersialisasikan oleh pihak mitra yang didukung oleh perjanjian kerja sama (nota kesepahaman);
3. Mitra adalah pemerintah/pemerintah daerah dan/atau perusahaan/warga negara Indonesia; koperasi; dan/atau usaha mikro, kecil, dan menengah yang berbadan hukum; dan
4. Mitra harus memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam riset sekurang-kurangnya 10% dari usulan bantuan dana riset dalam bentuk penyertaan dana dan/atau bentuk lain yang dapat diukur dengan uang (cash/in-kind).

Persyaratan RISPRO Implementatif
1. Riset pada tahun pertama dapat melibatkan mitra (opsional) dan harus melibatkan mitra pada tahun kedua sehingga hasil riset langsung dapat diimplementasikan;
2. Mitra adalah lembaga sektor publik (lembaga pemerintah dan pemerintah daerah, termasuk lembaga swadaya masyarakat) atau korporasi yang dapat bertindak sebagai regulator/implementator hasil riset atau kelompok masyarakat yang dapat bertindak sebagai pengguna hasil riset;
3. Riset harus memiliki kelayakan implementasi kebijakan/model.

Kriteria Bantuan Dana RISPRO:
1. Riset dilakukan oleh kelompok periset yang bernaung di bawah badan penelitian kementerian/lembaga pemerintah dan pemerintah daerah, lembaga-lembaga riset swasta (termasuk unit riset dan pengembangan industri), perguruan tinggi, atau lembaga lainnya yang berkompeten untuk melakukan riset. Khusus kelompok riset yang bernaung di bawah lembaga-lembaga riset swasta (termasuk unit riset dan pengembangan industri) harus melibatkan perguruan tinggi.
2. Kelompok periset memiliki integritas dan komitmen untuk menyelesaikan riset sesuai dengan target hasil dan waktu yang dinyatakan dalam pakta integritas.
3. Kelompok periset diketuai oleh periset bergelar minimal doktor atau berkualifikasi setara (sesuai dengan standard Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)) dan memiliki rekam jejak riset sesuai dengan bidang yang diusulkan dan ditunjukkan dalam biodata.
4. Kelompok periset memiliki roadmap riset yang mendukung bidang yang diusulkan.
5. Khusus ketua periset tidak sedang menempuh studi lanjut dan/atau akan mengikuti kegiatan akademik lain yang dapat mengganggu jalannya riset (Program Academic Recharging, Postdoc, dan lain-lain).
6. Kelompok periset berjumlah minimal 3 (tiga) orang (termasuk ketua).
7. Usulan riset yang diajukan oleh kelompok periset sudah mendapat persetujuan pimpinan lembaga pengusul yang dibuktikan dengan tanda tangan di lembar pengesahan.

Penilaian proposal RISPRO didasarkan pada empat aspek penilaian substansi kelayakan riset, yaitu Kualitas Riset, Luaran Riset, Kemutakhiran Riset, dan Rekam Jejak Riset.

Pendaftaran:
Periset yang berminat mendaftar untuk bantuan dana riset dapat mengajukannya secara online melalui laman RISPRO LPDP (www.rispro.lpdp.kemenkeu.go.id). Jadwal pendaftaran dibagi ke dalam dua batch. Untuk Batch 1 adalah 30 Juni – 31 Januari. Batch 2 adalah 1 Februari – 29 Juni.

Anda dapat mengunduh panduan dana RISPRO serta template yang digunakan untuk RISPRO komersial dan RISPRO impelementatif di laman LPDP. Terkait pertanyaan dapat disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id
5/30/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Kaltim Cemerlang 2016, Ini Pendaftarannya

Bagi warga Kalimantan Timur, nama Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) mungkin sudah tidak asing. Beasiswa ini memang cukup terkenal di daerah asalnya karena begitu banyak jenis beasiswa disediakan. Mulai dari beasiswa D3, S1, S2, hingga S3. Beasiswa juga mencakup untuk studi yang berlangsung di wilayah Kaltim, di luar daerah, hingga keluar negeri. Karena begitu banya pilihan, pelamar biasa leluasa memilih beasiswa yang diminati.

Nah, tahun 2016 Beasiswa Kaltim Cemerlang resmi dibuka kembali. Bagi Anda warga Kaltim, pendaftaran Beasiswa Kaltim Cemerlang 2016 sudah bisa diajukan. Pendaftaran sebagaimana tahun-tahun sebelumnya dilakukan secara online diikuti dengan pengiriman berkas ke alamat panitia Beasiswa Kaltim Cemerlang.

Persyaratan Beasiswa Kaltim Cemerlang 2016 memiliki perbedaan untuk tiap kategorinya. Untuk beasiswa seleksi Provinsi Kalimantan Timur saja ada 36 jenis beasiswa. Persyaratan tersebut bisa disimak langsung melalui laman Beasiswa Kaltim Cemerlang (www.beasiswa-kaltim.com).

Sebagai contoh, Beasiswa D3 Mahasiswa Baru (Angkatan 2016) Program Kerjasama Poltekkes Seleksi Provinsi Kaltim, dokumen yang harus diajukan meliputi:
1. Pas Photo terbaru 3 x 4 (2 lembar );
2. Surat Keterangan diterima di Perguruan Tinggi tersebut (yang asli) 1 lembar;
3. Foto Copy KTP yang dilegalisir Kelurahan/kantor desa/Kecamatan atau disduk Capil Kab/Kota sebanyak 1 lembar;
4. Foto copy Keluarga yang dilegalisir Kelurahan/kantor desa/Kecamatan atau disduk Capil Kab/Kota sebanyak 1;
5. Surat pernyataan Siap mengabdi di Kaltim
6. Surat pernyataan bersedia mengembalikan dana beasiswa yang diberikan apabila mengundurkan diri atau keluar dari perkuliahan dan di Drop Out oleh pihak perguruan tinggi
7. Berkas dimasukkan kedalam map berwarna merah tua.

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Kaltim Cemerlang 2016 dapat melakukan pendaftaran secara online di laman Beasiswa Kaltim Cemerlang mulai 23 Mei – 30 Juni 2016. Kemudian menyerahkan berkas persyaratan mulai 23 Mei – 18 Juli 2016.

Berkas dapat diantar langsung ke Sekretariat Beasiswa Kaltim Cemerlang, Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim. Atau bagi mereka yang berada di luar daerah dapat mengirimkan berkas ke alamat: Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, Bagian Sekretariat Beasiswa Kaltim Cemerlang, Jl. Basuki Rahmat No. 05, Kode Pos 75112.

Kontak:
Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Basuki Rahmat No. 5 Samarinda
Telepon : (0541) 200051
Email: beasiswakaltim2015@gmail.com
5/25/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dokter Spesialis 2016 dari Pemerintah

Pendaftaran beasiswa pendidikan dokter spesialis kini memasuki periode ke-3 untuk tahun 2016 yang ditawarkan pemerintah melalui LPDP. Jika Anda atau keluarga seorang dokter dan berminat mengambil pendidikan spesialis, saat ini masih terbuka kesempatan mendaftar di 2016. 

Ada sejumlah bidang spesialis yang ditawarkan, yakni Spesialis Obstetri & Ginekologi, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anastesiologi, Spesialis Bedah, Spesialis Radiologi, Patologi Klinik, Rehabilitasi Medik, serta dimungkinkan program spesialis lain yang ada dalam daftar LPDP. Jenis keahlian tersebut dapat diambil di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Kampus tujuan yakni:
1. Universitas Padjadjaran
2. Universitas Indonesia
3. Universitas Diponegoro
4. Universitas Gadjah Mada
5. Universitas Airlangga
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Brawijaya

Beasiswa pendidikan dokter spesialis dari pemerintah ini menanggung penuh biaya studi bagi para penerimanya. Biaya yang ditanggung itu, di antaranya biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran (at cost), SPP, termasuk matrikulasi non bahasa, bantuan operasional pendidikan, penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, pelatihan kursus wajib, karya ilmiah, ujian keterampilan, praktikum klinik, dan ujian nasional (at cost). Kemudian biaya non SPP yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

Selain itu tersedia pula biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost), asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga (maks 2 orang), tunjangan kedatangan, serta tunjangan keadaan darurat.

Persyaratan umum:
a. Warga Negara Indonesia (WNI);
b. Telah menyelesaikan studi program sarjana dan beprofesi dokter dari:
   1. Perguruan Tinggi di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
   2. Perguruan Tinggi di luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
c. Dokter yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang diterbitkan oleh KKI,
d. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas,
e. Memiliki kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian, kematangan dalam mengelola emosi, dan kemampuan beradaptasi,
f. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan / keilmuan / inovasi / kreasi/ budaya,
g. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
   1. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi,
   2. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain,
   3. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,
   4. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik,
   5. Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia,
   6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,
   7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP,
   8. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI,
   9. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila dokumen tersebut tidak sah.
h. Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja,
i. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba yang dinyatakan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah,
j. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja,
k. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP,
l. Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”,
m. Apabila terdapat pemalsuan data atau dokumen maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP,
n. Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu seleksi wawancara,
o. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Persyaratan khusus:
a. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
b. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri,
c. Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan yang ada dalam daftar LPDP.
d. Jika tidak memiliki LoA Unconditional (point c), Pendaftar wajib memiiki rata-rata IPK 3,0 pada skala 4 untuk gabungan IPK sarjana dan Profesi dokter dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku:
   1. Skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600.
   2. Butir 1) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris. Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan.
e. Menulis rencana studi dan proposal bidang dokter spesialis yang akan diambil.
f. Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi,
g. Sanggup menyelesaikan studi program pendidikan dokter spesialis sesuai masa studi yang telah ditetapkan oleh kolegium masing-masing bidang spesialis.

Pendaftaran: 
Jika berminat, Anda bisa mengajukan permohonan secara online melalui laman LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Pendaftaran dibuka setiap saat dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 4 (empat) kali yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.

Di periode ke-3 2016, pendaftaran beasiswa dibuka 16 April - 15 Juli 2016. Seleksi substansi akan dilakukan pada 9 - 31 Agustus 2016 dan pengumuman hasil seleksi tersebut disampaikan pada 9 September 2016.

Selanjutnya untuk pendaftaran periode ke-4 2016 dibuka 16 Juli - 14 Oktober 2016, seleksi  substansi pada 8 - 30 November 2016, dan pengumuman hasil seleksi 9 Desember 2016. Informasi lebih lanjut bisa dilihat pada Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2016
5/23/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya