Beasiswa Dokter Spesialis/Dokter Gigi Spesialis

Bukan asing lagi untuk bisa melanjutkan pendidikan satu ini, mahasiswanya harus merogoh kantong cukup dalam. Ya, pendidikan dokter spesialis. Faktor mahalnya biaya seringkali jadi penghambat. Belum lagi pemerataan dokter spesialis yang dinilai masih timpang. Inilah salah satu alasan Kementerian Kesehatan mulai memberikan beasiswa berupa bantuan biaya pendidikan dokter spesialis dan dokter gigi spesialis (PDS/PDGS). Pendidikan tersebut dilangsungkan di universitas tanah air di sejumlah fakultas kedokteran.

Program pendidikan dokter spesialis diprioritaskan pada empat spesialis dasar, yakni Obgyn, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Bedah, dan Ilmu Penyakit Dalam. Empat spesialis penunjang, yakni  Anestesiologi, Radiologi, Patologi Klinik, dan Rehabilitasi Medik. Spesialis lainnya adalah Patologi Anatomi, Mata, Telinga Hidung Tenggorokan, Syaraf, Jantung dan Pembuluh Darah, Kulit dan Kelamin, Kedokteran Jiwa, dan Paru. Sedangkan untuk program dokter gigi spesialis meliputi Bedah Mulut, Konservasi, dan Penyakit Mulut.

Usulan disampaikan ke Dinas Kesehatan Provinsi melalui Dinas Kesehatan kabupaten/kota atau Rumah Sakit provinsi/kabupaten/kota dengan melengkapi dokumen persyaratan berikut:

Berstatus PNS masa dinas lebih dari ≥ 2 tahun
1. Data Keadaan/Kebutuhan Spesialis di rumah sakit pengusul (Lampiran 1)
2. Surat Pernyataan dari peserta (asli 1, copy 2)  (Lampiran 2)
3. Rekomendasi dari Direktur RSU Kab/Kota dan Kepala Dinas Kesehatan Kab/Kota setempat (Lampiran 3)
4. Surat Izin mengikuti pendidikan dokter spesialis/dokter gigi spesialis dari atasan langsung (asli 1, copy 2)
5. Foto Copy ijazah dokter yang telah dilegalisir Dekan / Pejabat yang berwenang
6. Foto copy transkrip akademik yang telah di legalisir dekan / pejabat yang berwenang
7. Surat rekomendasi IDI (asli 1, copy 2)
8. Foto copy Surat Tanda Registrasi (STR)
9. Surat Keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah (asli 1, copy 2)
10. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (khusus peminatan ke FK USU) (asli 1, copy 2 lbr)
11. Foto copy surat keputusan PTT / pasca PTT
12. Daftar Riwayat Hidup (asli 1, copy 2)
13. Foto copy SK Pengangkatan CPNS / PNS*)
14. Foto copy Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) tahun terakhir*)
15. Meterai tempel Rp. 6.000,- ( 3 ditempel pada print-out pendaftaran online dan 1 ditempel pada Surat Pernyataan Peserta)

Ctt: Poin 1-14 dibuat 3 rangkap sesuai keterangan, poin 15 dibuat 4 rangkap.

Berstatus PNS masa dinas kurang dari 2 tahun dan CPNS
15 persyaratan di atas ditambah dengan persyaratan berikut:
1. Melampirkan sertifikat pelatihan pra jabatan yang dilegalisir oleh Kepala BKD
2. Surat persetujuan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah sesuai format pada surat edaran (asli 1 , copy 2) (Lampiran 4)

Ctt: Dokumen dibuat 3 rangkap sesuai keterangan

Berstatus Non PNS/Non CPNS
17 persyaratan di atas ditambah dengan persyaratan berikut:
1. Rekomendasi dari Bupati/Walikota/Gubernur sesuai yang ditetapkan pada surat edaran (asli 1, copy 2) (Lampiran 5) (3 rangkap)
2. Batas usia maksimal adalah 31 tahun sejak Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Peserta Penerima Program Bantuan PDS/PDGS Keputusan Menteri Angkatan XIV diterbitkan.

Lampiran yang dibutuhkan bisa diperoleh melalui Dinas Kesehatan setempat atau melalui pedoman di sini.

Pendaftaran:
Sebelum dokumen di atas diajukan, pemohon terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran online di sini. Setelah diterima, pelamar akan diberikan ‘username’ dan ‘password’ yang digunakan untuk ‘log in’ mengisi data pelamar. Data pendaftaran online tersebut nantinya di-print out dan dilampirkan bersama dokumen persyaratan di atas (poin 15). Lihat langkahnya di laman tersebut.

Pendaftaran online akan ditutup 2 Juni 2014. 
16 Mei | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Dosen – BPPDN Ristek Dikti di PTN/PTS Dalam Negeri

Buat Anda yang berprofesi sebagai dosen dan ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di dalam negeri, ini dia kesempatan beasiswa dosen 2019 yang bisa diraih. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Ristek Dikti membuka kembali beasiswa pendidikan pascasarjana dalam negeri (BPPDN) untuk studi doktoral di universitas-universitas dalam negeri. Beasiswa terbuka untuk program doktor (S3) di sejumlah PPs pada PTN maupun PTS penyelenggara beasiswa BPPDN. Syaratnya adalah pelamar merupakan tenaga dosen tetap pada perguruan tinggi naungan Kementerian Ristek Dikti yang ditandai dengan telah memiliki NIDN atau NIDK. Ada 37 perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditetapkan sebagai penyelenggara BPP-DN 2019 dan 9 perguruan tinggi swasta (PTS).

Berbeda dari program sebelumnya, BPPDN 2019 tidak tersedia bagi calon dosen dan hanya diperuntukkan bagi dosen tetap baik PTN maupun PTS yang telah memiliki NIDN/NIDK di lingkup Kemenristekdikti. Para pelamar diharuskan mendaftar secara online melalui website Ristek Dikti dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Sejumlah komponen biaya disediakan Kemenristekdikti bagi para dosen yang berhasil memperoleh beasiswa BPPDN. Bantuan diberikan per semester, di antaranya biaya hidup Rp 15 juta, tunjangan buku Rp 3 juta, biaya penelitian Rp 6 juta, serta biaya pendidikan dan biaya perjalanan yang disesuaikan kebutuhan.

Pelamar BPPDN untuk dosen harus mendapatkan persetujuan pemimpin perguruan tinggi/lembaga asal, dan diajukan kepada Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana yang dituju. Bagi pelamar BPPDN yang berasal dari perguruan tinggi swasta, harus juga memperoleh surat penugasan/ijin dari LL DIKTI.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2019 - 2020 Program S1, S2, S3

Ketentuan khusus:
1. Pelamar BPP-DN hanya diperbolehkan melamar di satu perguruan tinggi (PT) penyelenggara BPP-DN.
2. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang sudah bergelar doktor di bidang lain dengan pembiayaan melalui sumber pendanaan dari Kemenristekdikti.
3. Beasiswa tidak diberikan kepada pelamar yang sedang mendapatkan beasiswa yang bersumber dari dana Pemerintah Republik Indonesia.
4. Batas usia pelamar BPP-DN adalah 50 tahun terhitung pada tanggal 30 September di tahun pemberian beasiswa.
5. Persyaratan akademik mengikuti aturan dan ketentuan PPs Penyelenggara.
6. Jangka waktu pemberian BPP-DN adalah maksimum 36 bulan.
7. Setelah menyelesaikan studi, penerima BPP-DN diwajibkan untuk kembali mengabdi ke perguruan tinggi tempat bekerja selama 1n+1 tahun (n adalah lama masa menerima BPP-DN dalam satuan tahun) sesuai Permendiknas Nomor 48 Tahun 2009.
8. Penerima BPP-DN diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan akademik yang berlaku di PPs Penyelenggara dan/atau Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 Tahun 2009 tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional.
9. Penerima BPP-DN yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dikenakan sanksi berupa pengembalian dana BPP-DN sebesar dua kali jumlah yang dikeluarkan oleh Pemerintah ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui mekanisme pengembalian yang berlaku (sesuaikan dengan pernyataan yang tertera di permendiknas).

Dokumen aplikasi:
1. Surat pernyataan penugasan mengikuti seleksi program pascasarjana untuk memperoleh dana beasiswa
2. Salinan (scan) ijasah S2
3. Salinan (scan) transkrip nilai S2
4. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain
5. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Mekanisme pendaftaran: 
 a. Mendaftarkan diri sebagai pelamar BPP-DN melalui laman beasiswa.ristekdikti.go.id/bppdn dengan memenuhi seluruh persyaratan;
b. Mengunggah dokumen yang dipersyaratkan BPP-DN pada laman http://beasiswa.ristekdikti.go.id
c. Mendaftar ke PPs Penyelenggara yang dituju dengan memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai pelamar PPs tersebut;
d. Mengikuti dan memenuhi seluruh persyaratan Proses Seleksi yang diselenggarakan oleh PPs Penyelenggara tujuan;
e. Melihat hasil Penetapan Penerima BPP-DN yang diumumkan oleh PPs tempat studi;

Pendaftaran beasiswa BPPDN 2019 dilakukan secara online melalui laman Ristek Dikti di atas. Pendaftaran online dibuka hingga 29 Mei 2019. Penetapan daftar calon penerima BPPDN akan disampaikan Agustus 2019.

Sebaiknya sebelum mendaftar, pelajari terlebih dahulu panduan beasiswa BPPDN yang tertera di laman tersebut, termasuk melihat daftar perguruan tinggi penyelenggaran BPPDN 2019 serta program doktor yang bisa dilamar. Di dalam panduan juga tertera juga contoh format surat pernyataan penugasan yang dibutuhkan untuk dokumen aplikasi. 

Kontak:
Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti
Gedung D Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu,Senayan, Jakarta Pusat 10270
e: bpps@ristekdikti.go.id | blndikti@dikti.go.id
08 April | 0comments | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi

Kendala finansial tampaknya bukan lagi alasan untuk menghambat studi ke jenjang lebih tinggi. Tahun ini, ada 90 ribu kursi beasiswa Bidik Misi yang disediakan pemerintah melalui Kemenristekdikti. Alokasi tersebut disebar ke sejumlah PTN/PTS yang ada di Tanah Air. Bagi Anda lulusan SLTA/sederajat tahun lalu atau yang akan lulus tahun ini, pendaftaran beasiswa Bidik Misi sudah dibuka.

Beasiswa ini ditujukan bagi siswa yang mengalami kendala ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sejak digulirkan 2010 lalu, ada ratusan ribu mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa Bidik Misi. Tahun ini ditambah, bahkan diperluas untuk program profesi, seperti lulusan sarjana kedokteran (S.Ked) yang akan melanjutkan pendidikan profesi dokter bisa menggunakan beasiswa Bidik Misi, begitu pun dengan lulusan calon pendidik yang harus menempuh program sertifikasi dan profesi sebelum bisa mengajar sebagai guru. 


Beasiswa Bidikmisi diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi. Untuk S1 atau Diploma IV beasiswa diberikan hingga 8 semester, D3 maksimal 6 semester, D2 maksimal 4 semester, dan D1 maksimal 2 semester. Sementara, khusus program sarjana yang memerlukan keprofesian dan merupakan satu kesatuan, akan diberikan penambahan Bidikmisi hingga lulus. Misalnya pendidikan dokter maksimal penambahan 4 semester, dokter gigi maksimal 4 semester, dokter hewan maksimal 2 semester, farmasi maksimal 2 semester, Ners maksimal 2 semester, dan profesi lainnya.

Bantuan Bidikmisi untuk program profesi tersebut diberikan kepada mahasiswa yang langsung melanjutkan studi keprofesiannya pada perguruan tinggi yang sama. 


Pelamar yang mendaftar Bidikmisi 2017 akan dibebaskan dari biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri pada salah satu perguruan tinggi. Jika diterima Bidikmisi nantinya, pelamar dibebaskan dari biaya pendidikan, bantuan biaya hidup sekurangnya Rp 650.000 per bulan atau Rp 3.900.000/semester. Selain itu disediakan biaya kedatangan “at cost”, serta biaya hidup awal bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar kota yang besarnya setara dengan bantuan biaya hidup satu bulan
 

Persyaratan:
 1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2017
2. Lulusan tahun 2016 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing perguruan tinggi
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
   a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenis; atau
   b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
   a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
      2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
      3) Seleksi Mandiri PTN
   b. Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
   c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk


Simak juga » Kumpulan Beasiswa S1 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Bidik Misi 2017 dilakukan secara online di http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id. Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2017 dibuka mulai 14 Januari – 1 September 2017. Ada beberapa alur yang ditempuh lulusan SLTA/sederajat sebelum mendaftar. Mengacu pada pedoman yang ada, sekolah harus terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi. Biasanya butuh waktu 1 x 24 jam untuk diverifikasi terlebih dahulu oleh Dikti. Jika sekolah Anda sebelumnya telah terdaftar sebagai pemohon Bidik Misi, maka tinggal login dengan memasukkan NPSN serta Kode Akses yang telah diperoleh.

Berikutnya, sekolah merekomendasikan masing-masing siswa di laman tersebut. Soal layak tidaknya direkomendasikan, silakan dikonsultasikan ke pihak sekolah. Jika mereka telah merekomendasikan, sekolah akan memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan. Tahapan tersebut semuanya dilakukan pihak sekolah.

Nomor pendaftaran dan kode akses yang diberikan pihak sekolah nantinya akan Anda gunakan saat mendaftar beasiswa Bidik Misi secara online. Pilih fitur ‘Siswa’ yang telah direkomendasikan. Silakan selesaikan semua tahapan di sistem pendaftaran tersebut.

Siswa yang sudah mendaftar beasiswa Bidik Misi, kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri sesuai ketentuan pola masing-masing seleksi melalui:
a. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
b. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id
c. Seleksi Mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN

d. Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
e. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk

Siswa yang mendaftar melengkapi berkas sebagai berikut yang akan dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk:
a. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi
b. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah
c. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
d. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
e. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
f. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (jika ada)
g. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Siswa Miskin (BSM) (jika ada)
h. Bagi yang belum mememnuhi syarat poin (g) diatas, maka harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat
i. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga
j. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.
 


Seleksi:
Seleksi untuk PTN
 

Proses seleksi Bidik Misi dilakukan oleh perguruan tinggi baik yang masuk melalui jalur seleksi nasional maupun mandiri. Jika mengikuti seleksi nasional, PTN akan menyeleksi penerima rekomendasi Bidik Misi yang merupakan lulusan seleksi nasional (SNMPTN). Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Hasil seleksi nasional calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi nasional dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Jika mengikut seleksi mandiri, PTN melakukan seleksi terhadap pendaftar menggunakan jalur, persyaratan, dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh masing-masing PTN. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh Rektor/Direktur /Ketua atau yang diberi wewenang melalui media yang dapat diakses oleh setiap pendaftar dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Seleksi untuk PTS
Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTS dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, PTS bisa saja melakukan kunjungan ke alamat pendaftar. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi PTS dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
08 Januari | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Tanoto Foundation 2017/2018 Dibuka!

Peluang beasiswa Tanoto Foundation hadir lagi. Pada tahun akademik 2017/2018, Tanoto Foundation menyiapkan 250 beasiswa bagi mahasiswa S1 dan 25 beasiswa bagi mahasiswa S2. Beasiswa dapat diikuti oleh 12 perguruan tinggi mitra untuk jenjang S1 dan 7 perguruan tinggi mitra untuk level S2.

Beasiswa dalam negeri ini ditawarkan Tanoto Foundation melalui skema National Champion Scholarship 2017. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 4 Januari 2017 hingga 15 Maret 2017. Beasiswa tersedia buat Anda yang masih menempuh studi S1 maupun S2 di perguruan tinggi mitra. Kriteria mahasiswa yang dicari adalah mereka yang memiliki prestasi, namun mengalami kesulitan ekonomi.

Perguruan Tinggi Mitra untuk S1:
1. Universitas Indonesia, Depok
2. Institut Teknologi Bandung, Bandung
3. Institut Pertanian Bogor, Bogor
4. Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta
5. Universitas Sumatera Utara, Medan
6. Universitas Riau, Pekanbaru
7. Universitas Jambi, Jambi
8. Universitas Mulawarman, Samarinda
9. Universitas Hasanuddin, Makassar
10. Universitas Brawijaya, Malang
11. Universitas Diponegoro, Semarang
12. Universitas Andalas, Padang

Perguruan Tinggi Mitra untuk S2: 
1. Universitas Indonesia, Depok
2. Institut Teknologi Bandung, Bandung
3. Institut Pertanian Bogor, Bogor
4. Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta
5. Universitas Sumatera Utara, Medan
6. Universitas Hasanuddin, Makassar
7. Universitas Diponegoro, Semarang

Persyaratan: 
A. Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia
2. Membutuhkan dukungan keuangan untuk melanjutkan pendidikan
3.  Memiliki jiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia
4.  Terdaftar sebagai mahasiswa S1 atau S2 pada perguruan tinggi mitra
B. Persyaratan Khusus
    1. Calon penerima beasiswa S1     
      a. Bagi mereka yang duduk ditahun pertama perguruan tinggi, minimum nilai rata-rata rapor kelas     XII atau kelas 3 SMU adalah 8,0 (skala 10,0)
      b. Minimum IPK terakhir adalah 3,0 (skala 4,0)
      c. Usia maksimum 21 tahun dibulan Juli 2017
  2. Calon penerima beasiswa S2
      a. Usia maksimum 40 tahun dibulan Juli 2017
      b. Minimum IPK S1 adalah 3,25 (skala 4,0)
      c. Memiliki pengalaman kerja minimum 2 tahun

Simak juga » Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri Terbaru
 
Dokumen aplikasi online:
a. Pasfoto berwarna ukuran 3x4
b. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Bagi yang belum punya, buat Surat keterangan kampus pengganti KTM yang menerangkan kamu terdaftar di PTN
c. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
d. Kartu Keluarga (KK)
e. Khusus Program S1:
   1. Rapor SMA/SMK/MA kelas III (XII) semester 5 dan 6 bagi calon pendaftar yang baru memulai perkuliahan tahun pertama (belum memiliki IPK); diperbolehkan untuk menyertakan dokumen IP semester 1 bagi yang IPnya sudah tersedia
    2. Transkrip nilai akademik terakhir (IPK) bagi calon pendaftar yang bukan mahasiswa tahun pertama;
    3. Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan orang tua (ayah dan ibu).  Surat keterangan dari lurah kalau non swasta atau PNS
f. Khusus Program S2:
  1. Transkrip nilai akademik Program S1, bagi calon pendaftar yang baru memulai perkuliahan tahun pertama;
  2. Transkrip nilai akademik semester terakhir Program S2 (IPK), bagi calon pendaftar yang bukan mahasiswa tahun pertama;
   3. Surat Keterangan dari tempat bekerja yang menyatakan bahwa calon pendaftar berpengalaman kerja sedikitnya 2 (dua) tahun, kumulatif.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Tanoto Foundation 2017 dilakukan secara online. Siapkan alamat email aktif yang akan digunakan untuk mendaftar. Siapkan pula pasfoto digital yang siap diunggah dan scan semua dokumen aplikasi yang diminta lainnya di atas.

Berikutnya isi formulir pendaftaran dari Tanoto Foundation secara lengkap dan unggah semua dokumen aplikasi yang telah dipersiapkan.

Pendaftaran online beasiswa Tanoto Foundation dibuka mulai 4 Januari 2017 s/d 15 Maret 2017.

Setelah merampungkan pendaftaran online, siapkan dokumen berikut (hard copy) yang nantinya perlu dibawa jika terpilih untuk mengikuti tes psikologi.

Dokumen Wajib Diserahkan saat Tes Psikologi:
a) Dokumen Umum
   1. Foto berwarna terakhir ukuran 3 x 4 (2 lembar)
   2. Fotocopy KTM (1 lembar)
   3. Fotocopy KTP (1 lembar)
   4. Fotocopy KK (1 lembar)
   5. Fotocopy akte kelahiran (1 lembar)
   6. Essay yang berisi penjelasan mengapa Tanoto Foundation harus memilih calon pendaftar menjadi penerima beasiswa Tanoto Foundation (paling banyak 500 kata).
b) Dokumen Khusus
Program S1:
1. Fotocopy rapor kelas III (XII) dan ijazah SMA/SMK/MA yang sudah dilegalisasi sebanyak 1 lembar, bagi calon pendaftar yang saat ini baru memulai perkuliahan tahun pertama;
   2. Fotocopy transkrip nilai akademik terakhir yang sudah dilegalisasi sebanyak 1 lembar, khusus bagi calon pendaftar yang bukan mahasiswa tahun pertama;
   3. Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan orang tua (ayah dan ibu). Surat keterangan dari lurah kalau non swasta atau PNS
Program S2:
1. Fotocopy transkrip nilai akademik dan ijazah Program S1 yang sudah dilegalisasi sebanyak 1 lembar, bagi calon pendaftar yang saat ini baru memulai perkuliahan tahun pertama;
   2. Fotocopy transkrip nilai akademik terakhir yang sudah dilegalisasi sebanyak 1 lembar,bagi calon pendaftar yang bukan tahun pertama;
   3. Surat Keterangan dari tempat bekerja yang menyatakan bahwa calon pendaftar berpengalaman kerja sedikitnya dua (2) tahun, kumulatif;
   4. Surat Referensi dari pembimbing akademik.

Proses seleksi:
a. Tahap 1: Verifikasi Data Aplikasi
b. Tahap 2: Tes Psikologi
c. Tahap 3: Wawancara

Pemrosesan aplikasi hanya akan dilakukan untuk pendaftar yang persyaratannya lengkap dan sesuai dengan kriteria kelayakan pendaftar. Pengumuman hasil seleksi penerima beasiswa akan disampaikan pada 31 Juli 2017 melalui website Tanoto Foundation (www.tanotofoundation.org). Informasi lebih lanjut juga bisa disimak melalui website Tanoto Foundation tersebut.
31 Desember | 0comments | Baca selengkapnya

Ini Dia, Beasiswa Unggulan-CIMB Niaga 2013

Program Beasiswa Unggulan (BU)-CIMB Niaga 2013 kembali ditawarkan bagi mahasiswa S1 yang baru lulus SMA 2013/2014. Beasiswa ini diberikan kepada pelajar dengan prestasi terbaik yang ingin melanjutkan studi S1 di 11 perguruan tinggi di dalam negeri.

Beasiswa BU-CIMB Niaga merupakan beasiswa ikatan kerja yang nantinya akan menanggung biaya pendidikan, biaya hidup, biaya penelitian akhir (skripsi), fasilitas laptop, dan biaya pengembangan diri selama menempuh pendidikan sarjana.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi:
Persyaratan umum:

1. Warganegara Indonesia
2. Lulusan SMA atau sederajat tahun ajaran 2013/2014 (fresh graduate) dengan melampirkan ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi.
3. Mengisi formulir pendaftaran Beasiswa Unggulan CIMB Niaga yang dapat diunduh di beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id.
4. Mengajukan surat permohonan melalui perguruan tinggi yang ditujukan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal KEMDIKBUD;
Persyaratan khusus:
1. Memiliki prestasi akademis yang baik dengan rata – rata nilai UN 8.00
2. Memiliki prestasi non akademis yang baik dengan melampirkan sertifikat bukti kejuaraan/ perlombaan baik dalam bidang ilmu pengetahuan, seni maupun olahraga.
3. Diprioritaskan bagi mahasiswa yang tidak mampu secara financial dengan melampirkan foto kopi slip gaji orang tua dan rekening listrik rumah tempat tinggal orang tua/wali.
4. Masuk pada 11 Universitas Negeri yaitu UI, ITB, UGM, UNPAD, IPB, UNDIP, ITS, UNAIR, UB, USU dan UNHAS di tahun akademik 2013/2014.

Pendaftaran: 
Formulir pendaftaran yang telah diisi dilampirkan bersama dokumen persyaratan yang diminta di atas dan dikirimkan kepada pengelola Beasiswa Unggulan di masing-masing perguruan tinggi. Pendaftaran di perguruan tinggi paling lambat 26 Agustus 2013.

Proses seleksi:
Tahap I : Seleksi administrasi (screening paper) dilaksanakan oleh Kemdikbud dengan mempertimbangkan semua kelengkapan dokumen.
Tahap II : Tes tertulis terdiri dari psycological test dan tes kemampuan bahasa Inggris,  diselenggarakan oleh CIMB Niaga dan Kemdikbud di masing-masing perguruan tinggi.
Tahap III : Interview terdiri dari panel interview dan final interview dan dilaksanakan di kantor  CIMB Niaga terdekat sesuai dengan domisili perguruan tinggi.
Tahap IV : Hasil seleksi kemudian dibahas oleh tim kelompok kerja CIMB Niaga dan Kemdikbud.  Hasil seleksi diumumkan dalam bentuk surat lulus dan disampaikan kepada perguruan tinggi dan selanjutnya diteruskan kepada yang bersangkutan.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi:
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Community Relation Division, Corporate Affairs
PT Bank CIMB Niaga Tbk, Gedung Graha CIMB Niaga Lt. 16
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 58 Senayan, Jakarta. 12190
Telepon   : 021-2505252 / 021-2505353
Email: tupon.setiawan@cimbniaga.co.id

Atau:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal KEMDIKBUD RI
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 10270.
Telepon   : 021 – 5711144 (ext. 2616) 
Email    : bu.bpkln@gmail.com
20 Juli | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Dalam Negeri untuk Calon Dosen

Bagi Anda yang mencari beasiswa calon dosen untuk jenjang S2 di dalam negeri, Dikti kembali menawarkan beasiswa pascasarjana. Beasiswa S2 ini dikhususkan bagi calon dosen di PTN baru, PTN berkembang, dan PT penerima mandat. Bidang mencakup Akuntansi, Ilmu Hukum, Ilmu Sosial dan Politik, Administrasi Publik, dan Bimbingan Konseling.

Berikut persyaratannya:
1. Usia 26 tahun untuk S2 terhitung pada 1 September tahun berjalan
2. IPK S1 untuk calon dosen yang meneruskan program magister adalah 3.00
3. Bersedia ditempatkan pada perguruan tinggi (lihat lampiran)

Jika berminat, silakan ajukan aplikasi secepatnya. Pendaftaran dibuka secara online hingga 12 Juli 2013 melalui laman BPP-DN: http://beasiswa.dikti.go.id/dn 

Kuota beasiswa pascasarjana dalam negeri yang ditawarkan Dikti sebanyak 350. Perguruan tinggi penyelenggara, di antaranya UGM, Undip, Unhas, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Sementara, sasaran perguruan tinggi untuk penempatan calon dosen, meliputi Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Trunojoyo, Universitas Bangka Belitung, Universitas Borneo Tarakan, Universitas Jambi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,  Universitas Pattimura, dan belasan perguruan tinggi lainnya.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Dirjen Dikti di Jalan Raya Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta – 10270, atau via telepon (021) 57946100, email: subdit_pk@dikti.go.id
03 Juli | 0comments | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Etos Buat Pelamar S1

Beragam jenis beasiswa bisa diikuti untuk menempuh pendidikan S1. Salah satunya beasiswa Etos yang menawarkan tanggungan biaya pendidikan selama 8 semester, uang saku bulanan, Capacity building/Development Program selama 4 tahun, serta asrama mahasiswa selama 2 tahun. Nantinya juga akan diberikan dukungan prestasi dalam dan luar negeri. Beasiswa ini mengakomodir 16 PTN yang tersebar di tanah air, di antaranya Universitas Syahkuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, dan Universitas Gadjah Mada.

Selain itu, beasiswa Etos 2016 juga bisa diikuti oleh pelamar yang diterima di Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Brawijaya, Universitas Mulawarman, Universitas Hasanudin, dan Universitas Pattimura.

Beasiswa Etos lebih tepat buat pelamar yang telah lulus SMA/sederajat dan diterima masuk di salah satu PTN di atas pada 2016 melalui seleksi SNMPTN, SBMPTN, dan UM jalur reguler.

Fasilitas yang diberikan:
1. Capacity building/Development Program selama 4 tahun yang meliputi : Career coaching, team building, Spiritual awareness, character building, persiapan pasca kampus, dll.
2. Asrama mahasiswa selama 2 tahun
3. Uang saku selama 8 semester (quota terbatas)
4. Biaya pendidikan selama 8 semester (quota terbatas)
5. Support prestasi dalam dan luar negeri

Persyaratan Umum:
1. Lulus SMA/sederajat dan masuk Perguruan Tinggi melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan UM Jalur reguler
2. Diterima pada PTN yang direkomendasikan Beastudi Etos

Persyaratan Khusus :
Persyaratan Khusus:
1. Pengisian formulir pendaftaran beastudi etos
2. Tanda bukti diterima PTN
3. Surat Keterangan Tidak Mampu
4. Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua
5. Fotokopi tanda pengenal (KTP/ Kartu Pelajar/ SIM)
6. Foto rumah (Tampak depan rumah, Ruang Kamar, Ruang Tengah, Dapur, dan Kamar Mandi)

* Formulir pendaftaran dan ceklis Beasiswa Etos 2016 bisa diunduh pada Mei 2016 melalui website Beastudi Etos (www.beastudiindonesia.net)

Pendaftaran: 
Berkas yang telah disiapkan nantinya dikirimkan ke alamat Beasiswa Etos di masing-masing daerah.

1. ACEH
Asrama Beastudi Etos Aceh
Jalan Utama Rukoh No.62 Desa Rukoh, Kec.Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Kode Pos 23111
CP : Silmi 0852 9765 4546

2. MEDAN
Asrama Beastudi Etos Medan
Jl. Setia Budi Pasar 1 Gang Melati No. 21, Medan Selayang, Medan, Sumatra Utara.
CP : Titin 0852 8752 5223

3. PADANG
Asrama Beastudi Etos Padang
Alamat : Jl. Kapalo Koto No.14 RT 02 RW 01, Kec Pauh-Padang, Sumatra Barat 25163
CP : Dhilla 0852 6535 0295/0813 6362 5271

4. JAKARTA
Asrama Beastudi Etos Jakarta
Alamat : Jl. Ketapang No. 6 RT 03 RW 09, Kecamatan Beji, Kota Depok 16424
CP : Dodi 0852 7409 5232

5. BANTEN
Asrama Beastudi Etos UIN Syarif Hidatyatullah Jakarta
Alamat : Komp. Cempaka Hjau No. A12, Jl WR.Supratman, Ciputat Timur, Tangerang Selatan
CP: Utih 0821 3463 0144

6. BOGOR
Asrama Beastudi Etos Bogor
Alamat : Jalan Babakan tengah No. 24 RT 02 RW 08, Ds Babakan, Kec. Dramaga, Kab. Bogor, Jawa Barat, 16680
CP: 0853 3008 6660

7. BANDUNG
Asrama Beastudi Etos Bandung
Jalan Cisitu Baru No.39 kel. Dago kec.Coblong Kota Bandung, Jawa Barat 40135
CP : Dadieh 0857 2189 2910

8. YOGYAKARTA
Asrama Beastudi Etos Yogyakarta
Jl. Popongan Baru, Sinduadi RT 16 RW 30 , Sinduadi, Mlati, Sleman – Yogyakarta 55824
CP : Edi Nugroho 0812 8004 0982

9. SEMARANG
Asrama Beastudi Etos Semarang
Jl. Banjarsari Gg Iwenisari No 7A, Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
CP : Melisa 0878 7026 6383

10. MALANG
Asrama Beastudi Etos Malang
Jl. Bunga Kumis Kucing No.2-B RT06 RW02, Kec. Lokowaru, Kota Malang, Jawa timur 65141
CP: Muwardi Sutasoma 0819 0754 3997

11. SURABAYA
Asrama Beastudi Etos Surabaya
Jl Keputih gang 3 no 47 B, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur 60111
CP : Fatih 0857 5525 7623

12. MAKASSAR
Asrama Beastudi Etos Makassar
Jl. Perintis Kemerdekaan 3 BTN Hamzy Blok E No.8 Kel.Tamalanrea Indah Kec.Tamalanrea, Makassar Sulawesi Selatan 90245.
CP : Aty 0823 4875 0314

13. SAMARINDA
Asrama Beastudi Etos Samarinda
Alamat : Jl. Pramuka 13 No. 27 RT 04, Kel. Sempaja Selatan, Kec. Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur 75123. CP: Endang 0821 5862 7442

14. AMBON
Asrama Beastudi Etos Ambon
Jl. Perumtel Perumnas Poka, Desa Poka, Kec. Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku.
CP: Husen Souwakil 0852 4430 8323

Jadwal pendaftaran dan seleksi: 
▪ Pendaftaran Gelombang 1
Penerimaan Berkas        : 11 – 23 Mei 2016
Seleksi berkas           : 24 – 29 Mei 2016
Tes tulis dan wawancara  : 04 – 05 Juni 2016
Pengumuman               : 17 Juni 2016

▪ Pendaftaran Gelombang II
Penerimaan Berkas        : 1 – 14 Juli 2016
Seleksi Berkas           : 15 – 21 Juli 2016
Tes Tulis dan Wawancara  : 30 – 31 Juli 2016
Pengumuman               : 12 Agustus 2016

Informasi lebih lanjut bisa dicek melalui website beasiswa Etos atau hubungi:
CP    : Retno Ayu Purnama Sari
HP    : 0823 1059 2074
Telp  : (0251)8610817
Fax   : (0251)8615016
Email : seleksietos2016@gmail.com
26 Februari | 0comments | Baca selengkapnya

Dibuka, Beasiswa S1 di 17 PTN dari Pertamina Foundation

Satu lagi tawaran beasiswa bagi Anda yang masih menempuh pendidikan S1. Pertamina Foundation melalui programnya Beasiswa Sobat Bumi menyiapkan 205 beasiswa S1 di 17 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Beasiswa Sobat Bumi sengaja digagas Pertamina Foundation untuk mendukung terciptanya budaya dan kehidupan ramah lingkungan.

17 PTN yang digandeng Pertamina Foundation, di antaranya Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Sriwijaya, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Diponegoro.

Selain itu, ada juga Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Udayana, Universitas Mulawarman, Universitas Hasanuddin, Universitas Mataram, dan Universitas Cendrawasih.

Berikut komponen beasiswa yang disediakan:

1. Penggantian biaya operasional pendidikan (BOP) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang besarnya disesuaikan dengan ketentuan di Perguruan Tinggi penerima beasiswa
2. Bantuan biaya hidup sebesar Rp 400.000,00/bulan
3. Bantuan proyek kelompok yang bertemakan lingkungan (PKM, dsb.)
4. Bantuan tugas akhir yang terseleksi (Tugas akhir bertema lingkungan)
5. Kesempatan untuk berkarya di Pertamina Foundation
6. Pertemuan akbar/Gathering Pertamina Foundation Scholars se-Indonesia
7. Pelatihan kepemimpinan

Syarat beasiswa Sobat Bumi:
1. Warga negara Indonesia
2. Terdaftar sebagai mahasiswa/i S-1 (Strata Satu) aktif dari 17 PTN mitra Pertamina Foundation
3. Telah menyelesaikan semester IV (empat)
4. Beasiswa hanya untuk kelas reguler, tidak berlaku untuk kelas ekstensi maupun kelas Internasional
5. Memiliki kemauan untuk menjadi pemimpin, wirausahawan, akademisi dan aktivis lingkungan hidup
6. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga/pihak lain
7. Terdaftar sebagai anggota di situs www.sobatbumi.com
8. Memperoleh rekomendasi dari bagian kemahasiswaan Perguruan Tinggi/Fakultas tempat kuliah
9. Memiliki komitmen terhadap pembangunan masyarakat, khususnya dalam gerakan pendidhikan nasional dan lingkungan hidup
10. Bersedia untuk mematuhi aturan pendaftaran beasiswa Pertamina Foundation
11. Bersedia menjalani proses seleksi yang diselenggarakan Pertamina Foundation
12. Mengisi formulir online di portal http://www.beasiswa-sobatbumi.com
13. Kelengkapan administrasi untuk dikirim:
a. Fotokopi kartu tanda mahasiswa (KTM)
b. Fotokopi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3 (tiga) pada skala 4 (empat)
c. Fotokopi Kartu Hasil Studi 2 semester terakhir
d. Fotokopi Kartu Rencana Studi (Terbaru)
e. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
f. Fotokopi penghasilan orang tua/tagihan listrik rumah/tagihan air/tagihan telp. (pilih salah satu)
g. Bukti pembayaran SPP dan BOP terbaru
h. Salinan biodata (CV) hasil  regristasi online
i. Pas Foto 4x6 (berwarna)
14. Penerima beasiswa tidak boleh bekerja sebagai pegawai tetap selama masa studi
15. Membawa surat rekomendasi tokoh masyarakat nasional khususnya penggiat gerakan ramah lingkungan (diutamakan)

Beasiswa akan diberikan hingga semester 8 (delapan) dan diberikan untuk pertama kalinya pada saat penerima beasiswa dinyatakan lulus seleksi penerimaan Beasiswa Sobat Bumi. Apabila sampai jangka waktu beasiswa berakhir dan Penerima Beasiswa belum dapat menyelesaiakan program studinya, maka proses pemberian beasiswa akan dihentikan.

Pendaftaran beasiswa:

Calon penerima Beasiswa Sobat Bumi harus melakukan regristasi online melalui website resmi Pertamina Foundation yaitu  www.beasiswa-sobatbumi.com. Jadwal pendaftaran beasiswa untuk setiap PTN beragam, antara 2 – 14 Oktober 2012. Silakan lihat rinciannya di link situs penyelenggara di atas.

*Hasil pengisian form online dan persyaratan administrasi mohon dikirim ke masing-masing Rektorat bagian Kemahasiswaan maksimal H+2 seteleh regristasi online ditutup.

Seleksi Administrasi:
Seluruh data yang masuk ke dalam sistem database website Beasiswa Sobat Bumi selanjutnya akan diseleksi administrasi oleh tim panel yang ditunjuk oleh Pertamina Foundation.

Seleksi Wawancara:
Pertamina Foundation akan mengumumkan calon penerima Beasiswa Sobat Bumi di www.beasiswa-sobatbumi.com yang lolos tahap seleksi administrasi.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi: Ahmad Ilham Danial 08567616709, Moch Khoiron 085755180027, atau Muhammad Fathii 085878318458. Bisa juga melalui email di: pertamina.foundation@yahoo.com.
04 Oktober | 0comments | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Dikti

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud baru saja mengumumkan lagi penawaran beasiswa unggulan (BU). Beasiswa ini ditujukan bagi calon dosen dan tenaga kependidikan perguruan tinggi di bawah naungan Kemdikbud. Jika Anda masuk kriteria, beasiswa ini sayang untuk dilewatkan. Di dalam negeri, Anda bisa mengenyam kuliah seperti di UI, ITB, UGM, IPB, Unpad, ITS, Undip, Unhas, dan sederet perguruan tinggi ternama lainnya.

Komponen biaya yang ditanggung meliputi, biaya penyelenggaraan pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, biaya perjalanan keberangkatan dan kepulangan, dan biaya lain yang disetujui oleh Dikti. Besarnya komponen biaya disesuaikan lokasi pelaksanaan beasiswa (di dalam atau di luar negeri).

Persyaratan dan Ketentuan

*Persyaratan Umum Calon Penerima Beasiswa Unggulan
1. Calon dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.
2. Tenaga Kependidikan di lingkungan Kemdikbud baik dari PTN maupun PTS
3. Calon penerima Beasiswa Unggulan diusulkan oleh pimpinan lembaga minimal eselon II di lingkungan Kemdikbud atau pimpinan perguruan tinggi.
4. Indek Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan S1 3,0 untuk calon yang akan melanjutkan ke program S2, dan IPK 3,25 untuk lulusan S2 yang akan melanjutkan ke program S3.
5. Usia maksimal 26 tahun untuk calon yang akan melanjutkan S2 dan maksimal 30 tahun untuk calon yang akan melanjutkan S3 (untuk calon dosen).
6. Usia maksimal 38 tahun untuk calon yang akan melanjutkan S2 dan maksimal 40 tahun untuk calon yang akan melanjutkan S3 (untuk tenaga kependidikan).
7. Sudah diterima di program studi pascasarjana, yang dibuktikan dengan surat penerimaan dari perguruan tinggi penyelenggara.

*Persyaratan Khusus Calon Penerima Beasiswa Unggulan Luar Negeri
1. Lulus seleksi yang diadakan oleh tim seleksi yang dibentuk Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
2. Memiliki surat penerimaan tanpa syarat (unconditional Letter of Acceptance) dari PT luar negeri yang memiliki ranking dunia.
3. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris (minimal IELTS 6.0 ataupun TOEFL IBT 87), ataupun sertifikat bahasa lainnya sesuai dengan bahasa pada perguruan tinggi luar negeri tujuan.

Mekanisme pendaftaran
1. Pendaftaran dilakukan secara on-line melalui laman: http://beasiswa.dikti.go.id/bu
2. Mendaftar ke PPs Penyelenggara yang dituju dengan memenuhi persyaratan pendaftaran (untuk beasiswa dalam negeri). Daftar PPs Penyelenggara (PTN/PTS) dapat dilihat di panduan.
3. Calon tidak diperkenankan mendaftar Beasiswa Unggulan ke lebih dari satu PPs Penyelenggara.

Prosedur Pendaftaran Beasiswa Unggulan Luar Negeri

1. Mendaftarkan diri sebagai calon penerima Beasiswa Unggulan ke DIKTI secara on-line melalui laman http://beasiswa.dikti.go.id/bu
2. Mengisi Form-A dari DIKTI
3. Melampirkan Letter of Acceptance yang masih berlaku dari institusi dan/atau dari calon pembimbing di perguruan tinggi luar negeri yang dituju. Pelamar yang mendapatkan Uncoditional Letter of Acceptance bebas syarat dari PT yang dituju akan lebih diutamakan
4. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S1 dan S2 yang telah dilegalisasi untuk yang akan menempuh program S3, atau salinan ijazah dan transkrip S1 untuk yang akan menempuh program S2
5. Melampirkan salinan sertifikat yang masih berlaku- bukti kemampuan berbahasa Inggris (ITP TOEFL minimal 525, atau IELTS minimal 5.5) atau salinan sertifikat penguasaan bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing.
6. Pelamar program Doktor (S3) wajib melampirkan usulan penelitian (research proposal) yang telah disetujui oleh, atau sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan dengan, calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju.

Deadline aplikasi
1. Beasiswa dalam negeri
Pendaftaran calon mahasiswa pada PPs penyelenggara dan pendaftaran online ke Diktendik DIKTI (http://beasiswa.dikti.go.id/bu). Penetapan penerima beasiswa dilakukan pertengahan Juli.
2. Beasiswa luar negeri
Akhir Maret batas akhir pendaftaran on-line. Pertengahan April batas akhir pengiriman berkas lengkap. Pertengahan Juni pengumuman calon yang diterima. Agustus-Oktober keberangkatan.

Pelamar BU dalam negeri selain mendaftar online pada laman tersebut, juga harus menyerahkan semua dokumen persyaratan pengajuan BU kepada program pascasarjana yang dituju. Sementara, pelamar BU luar negeri selain mendaftar online pada laman di atas, juga mengirimkan semua dokumen persyaratan pengajuan Beasiswa Unggulan disampaikan secara resmi ke alamat:

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Gedung D, Lantai 5,
Jl. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan. Jakarta 10270.
16 Maret | 0comments | Baca selengkapnya