Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3, dan Non Degree

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi siswa/mahasiswa berprestasi, guru berprestasi, peraih medali olimpiade internasional, juara tingkat nasional atau internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olahraga, pegawai/karyawan berprestasi yang mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasan, seniman, serta pegiat sosial.

Selain beasiswa degree untuk program gelar S1, S2, dan S3. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi juga menyediakan beasiswa non-degree. Beasiswa non gelar ini diperuntukkan bagi guru, tenaga kependidikan pada tingkat PAUD sampai dengan SMA/SMK, pegiat budaya, seniman dan pegiat sosial kecuali dosen untuk mengikuti program residensi, menjadi pembicara dalam workshop atau konferensi, utamanya bidang pendidikan dan kebudayaan.

Pelamar yang berminat dapat memanfaatkan Beasiswa Unggulan Berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) di dalam negeri atau mengikuti program non degree yang diminati. Yang menarik dari beasiswa ini, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK, PTN 3.00 PTS 3.25
 
Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 


▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi Nasional atau lnternasional
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Dokumen aplikasi Non-Degree
1. Surat permohonan kepada Kepala Biro PKLN Kemendikbud
2. Daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae)
3. Surat undangan dari penyelenggara (undangan residensi/pembicara)
4. Materi/bahan/proposal yang relevan dengan penyelenggaraan kegiatan
5. Esai minimal 500 kata tentang manfaat dari kegiatan
6. Usulan rincian biaya

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2017 untuk program gelar ini dibagi dalam dua batch. Untuk batch 1 pendaftaran dibuka mulai 15 Februari - 15 April 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 16 April - 10 Mei 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan di akun masing-masing pada 12 Mei 2017.

Kemudian untuk batch 2, pendaftaran dibuka mulai 1 Juni - 31 Juli 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 1 Agustus - 31 Agustus 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan pada 1 September 2017 melalui akun masing-masing.

Sementara, bagi Anda yang berminat mendaftar Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi program Non-Degree dapat mengajukannnya secara offline dengan mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diminta ke alamat:

Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 7
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 10270

Jadwal pendaftaran beasiswa non-degree ini tidak terikat dengan jadwal batch 1 dan batch 2 sebagaimana pendaftaran beasiswa program degree.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
2/21/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa hari lalu program beasiswa Bidik Misi S2 sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1. Sekaligus memberi kesempatan bagi mereka dari keluarga tidak mampu (miskin) untuk memberoleh beasiswa S2, meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi. Keduanya ditawarkan pada tempat yang sama, yaitu Beasiswa Afirmasi di laman LPDP.

Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa S2 Bidik Misi dan beasiswa S2 bagi keluarga tak mampu, di bawah ini dijelaskan prosesnya. Namun, ada yang perlu dicatat jika Anda mengajukan beasiswa S2 untuk keluarga miskin. Yakni, IPK yang diraih minimum 3.5.

Beasiswa tersebut diberikan penuh. Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, dll.

Menariknya pula Beasiswa Afirmsi ini menyediakan biaya program pengayaan bahasa, yaitu berupa kursus dan ujian kemampuan bahasa asing dengan durasi 3 bulan sampai maksimum 6 bulan. Kemudian biaya pelaksanaan tes potensi akademik bagi peserta tujuan dalam negeri. Peserta sendiri boleh memilih untuk kuliah di dalam negeri atau luar negeri.

Persyaratan:
Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dari:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
3. Tidak sedang menempuh studi program magister atau doktoral.
4. Bukan lulusan program magister untuk pendaftar program magister dan bukan lulusan program doktoral untuk pendaftar program doktoral.
5. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas, kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian.
6. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan/ keilmuan /inovasi/kreasi/budaya;
7. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana format terlampir;
   a. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia
   b. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia
   c. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   d. Bersedia kembali ke daerah perbatasan dan/atau tertinggal bagi pendaftar dari daerah 3T dan pengabdian daerah 3T;
   e. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   f. Tidak pernah, sedang, dan/atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   g. Tidak pernah, sedang, dan/atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   h. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   i. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   j. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   k. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister/doktoral di dalam negeri;
   l. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
8. Telah mendapatkan izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi Sumber Daya Manusia bagi yang sedang bekerja;
9. Memiliki surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba dan untuk pendaftar tujuan ke luar negeri ditambah dengan keterangan bebas TBC yang dinyatakan oleh Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas/Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran;
10. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
11. Memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
12. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
13. Menulis 2 (dua) essay (masing-masing 500 sampai 700 kata) dengan tema:
    a. “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/lembaga/ instansi/profesi komunitas saya”; dan
    b. “Sukses Terbesar dalam Hidupku”;
14. Peserta memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa asing berupa sertifikat TOEFL ITP®, TOEFL iBT®, TOEIC®, TOAFL, atau IELTS™ yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP;
15. Sertifikat TOAFL pada angka 14, diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi islam.
16. Ketentuan pada angka 14, dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
17. Pendaftar yang memenuhi ketentuan pada huruf 16, wajib melampirkan duplikat/salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
18. Pendaftar program magister luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
19. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sekurang-kurangnya 11 (sebelas)
bulan atau paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
20. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Malam;
    b. Kelas Eksekutif;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas Akhir pekan (weekend);
    f. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara kecuali program joint dan double degree sesuai ketentuan LPDP;
21. Menyusun rencana studi berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan.
22. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan. Dibuktikan dengan surat tanda terima tanpa syarat pada Perguruan Tinggi (Letter of Acceptance (LoA) Unconditional) untuk program doktoral. Kemudian mendaftar diaplikasi pendaftaran LPDP untuk program doktoral.

Persyaratan Khusus:
1. Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp.750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan;
   a. Kartu Keluarga yang terbaru;
   b. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
   c. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
   d. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata – rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000.
2. Usia maksimum pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun.
3. Pendaftaran Beasiswa Afirmasi hanya untuk program magister dan tidak dibuka untuk program doktoral.
4. Memiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,50 pada skala 4.00.
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa asing dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT 33, IELTS 4,5, TOEIC® 400, TOAFL 450.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630, TOAFL 550.
6. Pendaftar Beasiswa Afirmasi alumni penerima bidikmisi dan miskin prestasi hanya dapat mendaftar maksimal 2 (dua) tahun sejak dinyatakan lulus dari Perguruan Tinggi.
7. Khusus pendaftar Beasiswa Afirmasi alumni penerima beasiswa bidikmisi harus melampirkan surat keterangan atau surat keputusan penerima bidikmisi yang dikeluarkan oleh kementerian atau perguruan tinggi terkait.

Simak juga » Beasiswa Kuliah S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Permohonan diajukan secara online di laman resmi LPDP: www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id

Anda dapat membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut jika belum pernah mendaftar sebelumnya.

Jika ingin mengajukan beasiswa Bidikmisi S2 atau Keluarga Tidak Mampu, pelamar dapat memilih Beasiswa Afirmasi pada saat mengisi formulir LPDP. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunggah dokumen persyaratan yang ditetapkan.

Para pelamar yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online akan mengikuti seleksi assessment yang juga digelar secara online. Kemudian bila lolos di kedua tahapan tersebut, pelamar berhak mengikuti seleksi wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing.

Hasil penetapan kelulusan seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu yang telah ditentukan oleh LPDP.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2017 untuk dalam negeri tahun akademik 2018 dibuka hingga 3 April 2017. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 17 April 2017, kemudian seleksi assessment secara online diselenggarakan pada 19 - 20 April 2017. Penetapan hasil seleksi assessment tersebut ditetapkan 5 Mei 2017. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 15 Mei - 9 Juni 2017 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 19 Juni 2017.

Kemudian untuk pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2017 untuk luar negeri dibuka hingga 7 Juli 2017. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 26 Juli 2017, kemudian seleksi assessment secara online diselenggarakan pada 28 - 29 Juli 2017. Penetapan hasil seleksi assessment tersebut ditetapkan 16 Agustus 2017. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 28 Agustus - 30 September 2017 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 12 Oktober 2017. 

Mengenai pertanyaan terkait BPI Program Afirmasi tersebut dapat menghubungi email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui call center LPDP di 1500652. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP. Semoga berhasil!
2/20/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa VDMS 2017 – 2018 (Mahasiswa D3, S1)

Bagi Anda yang berstatus mahasiswa D3 atau pun S1, ini salah satu beasiswa dalam negeri yang sedang dibuka. Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Scholarship. Beasiswa untuk mahasiswa D3 dan S1 ini cukup rutin ditawarkan, terutama bagi universitas dan perguruan tinggi mitra VDMS. Ada sekitar 35 universitas mitra beasiswa VDMS. Misalnya saja UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, Unair, dll.   

Beasiswa VDMS memang cukup rutin ditawarkan. Yang menarik dari beasiswa ini adalah beasiswa diberikan hingga akhir masa studi sesuai standar pendidikan. Kecuali memang jika tidak mampu mempertahankan prestasi (IPK kurang dari 3.00), beasiswa bisa dihentikan. 

Apa saja yang didapatkan dari beasiswa VDMS 2017 – 2018? Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp. 500.000 setiap bulan yang dibayarkan ke rekening pribadi, diberikan satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 dan Bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 650.000,- dan D3 sebesar Rp. 550.000), serta mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi – yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Van Deventer-Maas Stichting. 

Persyaratan: 
1. Mahasiswa S1 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2
2. Usia maksimal 27 tahun
3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)
4. IPK ≥ 3.00
5. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
6. Aktif berorganisasi atau di komunitas
7. Fasih berbahasa Inggris diutamakan
Dokumen aplikasi: 
1. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat rekomendasi dari pihak sekolah atau kampus (yang ditanda-tangani oleh Rektor/Dekan/Kaprodi) yang menyatakan kondisi ekonomi keluarga.
2. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00)
3. Slip gaji resmi Orang tua atau wali, baik dari institusi pemerintah atau swasta.
Apabila kedua orang tua bekerja, maka wajib melampirkan slip gaji keduanya, maksimal 2 (dua) bulan terakhir.
4. Surat keterangan pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali (bila wiraswasta), yang disahkan oleh Kelurahan atau Surat pernyataan pekerjaan dan penghasilan yang dibuat dan ditanda-tangani di atas meterai Rp. 6.000,-.
5. Fotokopi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK)
6. Fotokopi halaman depan buku tabungan
7. Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir)
8. Essay mengenai diri Anda (keluarga, studi dan kegiatan sosial dan prestasi), mengapa VDMS harus memilih Anda untuk menjadi penerima beasiswa, apa yang Anda harapkan jika terpilih sebagai penerima beasiswa, dan apa yang akan Anda lakukan bagi masyarakat setelah selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah. (Minimal 1.5 halaman A4, Huruf: Times New Roman, ukuran 11, dan spasi 1).

Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa, pastikan bahwa universitas Anda masuk Daftar Mitra beasiswa VDMS. Jika tertera, selanjutnya lakukan beberapa tahapan berikut untuk mengajukan beasiswa. 

Pertama, pelamar mendaftar terlebih dahulu secara online di website VDMS: vas.vdms-scholarship.org

Masukkan email aktif yang digunakan, selanjutnya lengkapi formulir yang harus diisi secara online tersebut. Setelah rampung, periksa email, apakah Anda mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2. Jika mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap kedua, maka akan diberikan link untuk melengkapi formulir kedua. Di formulir kedua tersebut, Anda juga perlu mengunggah softcopy foto terbaru (foto close up dengan jas almamater bukan selfie atau seluruh badan). Perlu diingat, hanya mereka yang mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2 yang selanjutnya bisa mengirimkan dokumen aplikasi. 

Kedua, siapkan dokumen aplikasi di atas bersama formulir daftar dokumen (unduh di laman pendaftaran online). Selanjutnya serahkan ke Penanggung Jawab beasiswa VDMS di kampus Anda. Nama penanggung jawab tertera di daftar mitra beasiswa VDMS.

Pendaftaran online Beasiswa VDMS 2017 – 2018 dibuka mulai 10 Februari – 10 Maret 2017. Penyerahan dokumen aplikasi juga bisa ditanyakan langsung ke masing-masing kampus. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan akhir Juni 2017.

Kontak:
Representative Office in Indonesia
Jl. Purwanggan No.9
Kelurahan Purwokinanti,
Kecamatan Pakualaman
Yogyakarta 55112
Telp : 0274-510406
Fax : 0274-556549
Email: deventer@cbn.net.id
2/18/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Tesis S2 dan Beasiswa Disertasi S3 LPDP

Program beasiswa ini salah satu Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang ditawarkan LPDP yang bisa dimanfaatkan bagi Anda yang mengalami kendala pembiayaan penyusunan tesis dan disertasi. BPI program Tesis/Disertasi. Beasiswa tesis tersedia bagi pelamar yang ingin menyelesaikan studi S2-nya, di dalam maupun luar negeri. Beasiswa disertasi tersedia buat pelamar yang ingin merampungkan studi S3, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Besaran dana beasiswa tesis S2 atau beasiswa disertasi S3 berdasarkan rencana anggaran belanja sesuai dengan satuan biaya yang berlaku, yang dilampirkan dalam formulir pendaftaran. Nilai maksimum beasiswa yang diperoleh untuk masing-masing program, yakni:

1) Beasiswa tesis dalam negeri:
▪ Bidang Keilmuan agama, pendidikan, akuntansi dan keuangan, hukum, ekonomi, sosial, budaya/seni/bahasa dan bidang lain = Rp 15.000.000,-
▪ Bidang keilmuan teknik, sains, pertanian, kedokteran dan kesehatan = Rp 20.000.000,-
2) Beasiswa disertasi dalam negeri:
▪ Bidang Keilmuan agama, pendidikan, akuntansi dan keuangan, hukum, ekonomi, sosial, budaya/seni/bahasa dan bidang lain = Rp 50.000.000,-
▪ Bidang keilmuan teknik, sains, pertanian, kedokteran dan kesehatan = Rp 60.000.000,-
3) Beasiswa tesis luar negeri:
▪ Bidang Keilmuan agama, pendidikan, akuntansi dan keuangan, hukum, ekonomi, sosial, budaya/seni/bahasa dan bidang lain = Rp 20.000.000,-
▪ Bidang keilmuan teknik, sains, pertanian, kedokteran dan kesehatan = Rp 25.000.000,-
4) Beasiswa disertasi luar negeri:
▪ Bidang Keilmuan agama, pendidikan, akuntansi dan keuangan, hukum, ekonomi, sosial, budaya/seni/bahasa dan bidang lain = Rp 60.000.000,-
▪ Bidang keilmuan teknik, sains, pertanian, kedokteran dan kesehatan = Rp 70.000.000,-

Komponen dana beasiswa hanya digunakan untuk penyelesaian tesis dan/atau disertasi yang meliputi:
a. Biaya material/bahan habis pakai;
b. Biaya material untuk sewa alat, bukan pembelian alat;
c. Biaya perjalanan penelitian (pengambilan data), yaitu 1 kali tiket pesawat PP kelas Ekonomi ke tempat pengambilan, tidak diperkenankan anggaran untuk transport lokal, akomodasi dan sejenisnya;
d. Biaya analisis, terkait kegiatan uji material yang tidak bisa dilakukan di dalam perguruan tinggi studi, dan harus dilakukan di luar perguruan tinggi (jika ada analisis khusus yang harus mengeluarkan biaya);
e. Biaya publikasi (apabila harus membayar); dan
f. Penggandaan tesis/disertasi.

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia yang sedang menyelesaikan tesis atau disertasi.
2. Batas usia pendaftar pada 31 Desember tahun pendaftaran sebesar-besarnya :
   a. 45 tahun bagi Pendaftar program Beasiswa Tesis, dan
   b. 50 tahun bagi Pendaftar program Beasiswa Disertasi.
3. Berasal dari Perguruan Tinggi dan Program Studi yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
   a. Perguruan Tinggi di dalam negeri terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau lulusan Perguruan Tinggi Kedinasan yang diakui oleh Pemerintah Indonesia,
   b. Perguruan tinggi di luar negeri yang berkategori baik sesuai daftar pada Direktorat Jenderal Kelembagaan IPTEK dan Dikti, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. atau sudah mempunyai kerjasama dengan LPDP.
4. Telah menyelesaikan seluruh mata kuliah yang dinyatakan dalam bentuk transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), atau bagi Pendaftar dari perguruan tinggi luar negeri telah dilakukan konversi nilai sehingga sekurang-kurangnya:
   a. 3,25, pada skala 4, bagi yang sedang studi Magister.
   b. 3,5, pada skala 4, bagi yang sedang studi Doktoral.
5. Dinyatakan lulus ujian atau seminar proposal oleh pimpinan program pascasarjana atau keterangan lain yang sejenis;
6. Mendapat rekomendasi dari unsur pimpinan Pascasarjana atau Fakultas;
7. Judul penelitian dan bidang kajian bersifat unggulan dan/atau prioritas tematik pemerintah sesuai dengan visi dan misi LPDP dan bidang ilmu yang menjadi fokus LPDP sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Utama LPDP tentang Beasiswa LPDP.
8. Tidak sedang dan tidak akan menerima Beasiswa Tesis dan Disertasi atau beasiswa pendidikan yang terdapat komponen bantuan riset dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri.
9. Tidak sedang menerima jenis Beasiswa LPDP lainnya atau penerima beasiswa dari sumber lainnya yang memberikan komponen pendanaan penelitian untuk tesis atau disertasi.

Simak juga » Beasiswa Afirmasi LPDP Program S2 dan S3

Mekanisme pendaftaran:
1. Pendaftar mengisi formulir pendaftaran secara online di laman resmi LPDP dengan melampirkan:
   a. Proposal tesis dan/atau disertasi yang sudah lulus ujian/seminar proposal dan disetujui oleh pembimbing atau promotor;
   b. Rencana penelitian dalam bentuk capaian (milestone) per semester (sesuai format terlampir);
   c. Surat Keterangan Lulus Seminar Proposal atau surat keterangan yang sejenis ditandatangani oleh bagian akademik atau pembimbing akademik (sesuai format terlampir);
   d. Transkrip asli nilai akhir seluruh mata kuliah;
   e. Menulis sesai dengan tema peranan penerima beasiswa bantuan tesis atau disertasi dalam upayanya:
      1. meningkatkan daya saing/nilai tambah produk dan/atau jasa nasional;
      2. menyelesaikan permasalahan masyarakat dan bangsa; dan/atau;
      3. memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, sosial, dan budaya.
   f. Rencana Anggaran Belanja (RAB) sesuai dengan satuan biaya berlaku yang telah diketahui oleh pembimbing atau promotor (sesuai format terlampir);
   g. Surat Pernyataan tidak sedang dan tidak akan menerima bantuan Beasiswa Pendidikan Untuk Penyelesaian Tesis dan Disertasi dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri (sesuai format terlampir);
   h. Surat rekomendasi dari unsur pimpinan Pascasarjana atau Fakultas (sesuai format terlampir).
   i. Pendaftar mengirimkan formulir pendaftaran dan dokumen lampiran dengan mengunggahnya di laman resmi LPDP.

Pendaftaran dan seleksi:
Pendaftaran BPI untuk Program Tesis dan Disertasi dilakukan paling banyak empat (4) kali dalam setahun dengan mempertimbangkan jumlah pendaftar dan kuota yang ditentukan oleh LPDP. Jika belum memenuhi kuota yang ditentukan oleh LPDP, maka batas pendaftaran terakhir tanggal 15 Oktober 2017.

Pendaftaran BPI dilaksanakan secara online dengan cara mengisi formulir pendaftaran, dan mengunggah semua dokumen kelengkapannya pada laman resmi LPDP di www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id

Mekanisme seleksi:
1. Waktu pelaksanaan seleksi dilakukan paling banyak 4 (empat) kali setahun, dengan ketentuan pada kondisi tertentu dengan mempertimbangkan jumlah pendaftar.
2. Mekanisme seleksi dilakukan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut:
   a. Seleksi Administrasi, dan
   b. Seleksi Substansi.
3. Pelaksanaan Seleksi Administrasi dilakukan dengan pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen dengan persyaratan pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia Untuk Penyelesaian Tesis dan Disertasi.
4. Dokumen persyaratan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada angka (3) meliputi:
   a. Formulir Pendaftaran yang telah diisi;
   b. Proposal Tesis dan/atau Disertasi yang telah ditandatangani oleh pembimbing;
   c. Ringkasan hasil penelitian yang diharapkan dalam bentuk capaian (milestone) per semester (sesuai format terlampir).
   d. Transkrip Nilai Akhir Seluruh Mata Kuliah pada jenjang studi yang sedang dijalani;
   e. Surat Keterangan Lulus Seminar Proposal atau surat keterangan yang sejenis ditandatangani oleh bagian akademik atau pembimbing akademik;
   f. Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang telah diketahui pembimbing/promotor (sesuai format terlampir);
   g. Surat Pernyataan tidak sedang dan tidak akan menerima bantuan Beasiswa Pendidikan Indonesia Untuk Penyelesaian Tesis dan Disertasi dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri (sesuai format terlampir);
   h. Surat rekomendasi dari Pimpinan Pascasarjana/Fakultas untuk mendapatkan beasiswa Tesis dan Disertasi (sesuai format terlampir).
5. Pelaksanaan Seleksi Substansi dilakukan dengan menilai dokumen persyaratan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada angka (3) oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang ditetapkan oleh LPDP.
6. Kriteria penilaian Seleksi Substansi sebagaimana dimaksud pada angka (5) meliputi :
   a. Urgensi penelitian terkait riset unggulan;
   b. Studi literatur;
   c. State of the art;
   d. Metodologi penelitian;
   e. Output yang diharapkan;
   f. Kontribusi teoritis terhadap keilmuan dan praktis terhadap pembangunan nasional; dan
   g. Kelayakan aspek biaya yang diajukan.
7. Bagi peserta yang tidak lulus pada seleksi substansi Beasiswa Pendidikan Indonesia dapat mendaftar kembali dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Jika telah 1 (satu) kali tidak lulus pada seleksi substansi, maka peserta masih memiliki 2 (dua) kali kesempatan sampai mengikuti seleksi substansi,
   b. Jika telah 2 (dua) kali tidak lulus pada seleksi substansi, maka peserta masih memiliki 1 (satu) kali kesempatan sampai mengikuti seleksi substansi,
   c. Jika telah 3 (tiga) kali tidak lulus pada seleksi substansi, maka peserta tidak dapat mendaftar kembali Beasiswa Pendidikan Indonesia.

Pertanyaan terkait pengajuan beasiswa tesis dan beasiswa disertasi LPDP dapat disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat dilihat melalui laman LPDP di atas.
2/15/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Afirmasi 2017 LPDP, Ini Pendaftarannya

Selain beasiswa reguler LPDP, yakni BPI Program Magister dan Doktoral, saat ini juga dibuka Beasiswa Afirmasi 2017 LPDP untuk perkuliahan yang dimulai 2018. Bedanya Beasiswa Afirmasi menyasar kelompok masyarakat tertentu yang membutuhkan perlakuan khusus.
2/14/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 LPDP | Beasiswa S3 LPDP | 2017

Akhirnya kabar yang ditunggu ini muncul juga. Beasiswa LPDP 2017 kini resmi dibuka. LPDP menyediakan beasiswa S2, beasiswa S3 dan sejumlah program beasiswa menarik lainnya. Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia(BPI) Program Magister dan Doktoral.
2/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 untuk Siswa SMA/SMK/MA dari Tanoto Foundation

Ini salah satu program beasiswa Tanoto Foundation yang juga rutin ditawarkan bagi siswa SMA/SMK/MA yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1. Bedanya beasiswa diberikan dalam bentuk ikatan dinas. Sehingga setelah lulus sudah disediakan tempat kerja untuk pengembangan karir. Beasiswa Tanoto Foundation satu ini ditawarkan melalui Regional Champion Scholarship (RCS) 2017.

Jika terpilih, penerima beasiswa nantinya akan memperoleh sejumlah bantuan keuangan dari Tanoto Foundation, di antaranya uang masuk perguruan tinggi, uang kuliah, dan tunjangan bulanan. Tidak itu saja, kandidat terpilih juga akan memperoleh manfaat lain, seperti dilatih dalam pengembangan kapasitas soft skill, menjadi anggota Tanoto Scholars Association, mendapatkan konseling, serta kesempatan magang di berbagai perusahaan.

Pilihan Perguruan Tinggi:
1. Institut Pertanian Bogor – Bogor
2. Institut Teknologi Bandung – Bandung
3. Universitas Andalas – Padang
4. Universitas Brawijaya – Malang
5. Universitas Gadjah Mada – Yogyakarta
6. Universitas Diponegoro – Semarang
7. Universitas Hasanuddin – Makassar
8. Universitas HKBP Nommensen – Medan
9. Universitas Indonesia – Jakarta
10. Universitas Islam Sumatera Utara – Medan
11. Universitas Jambi – Jambi
12. Universitas Katolik Parahyangan – Bandung
13. Universitas Lampung – Bandar Lampung
14. Universitas Methodist Indonesia – Medan
15. Universitas Mulawarman – Samarinda
16. Universitas Padjadjaran – Bandung
17. Universitas Riau – Pekanbaru
18. Universitas Sriwijaya – Palembang
19. Universitas Sumatera Utara – Medan

Pilihan Fakultas, Jurusan/Program Studi:
Pertanian/Kehutanan:
▪ Teknik Pertanian
▪ Agronomi/Budidaya Pertanian
▪ Pemuliaan Tanaman
▪ Hama & Penyakit Tanaman, Ilmu Tanah
▪ Kehutanan
Teknik:
▪ Teknik Mesin
▪ Teknik Kimia
▪ Teknik Fisika (Instrument)
▪ Teknik Elektro (Arus Kuat, Arus Lemah/Instrument)
▪ Teknik Lingkungan
Ekonomi:
▪ Akuntansi
Psikologi:
▪ Psikologi
Hukum:
▪ Ilmu Hukum

Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Republik Indonesia
2. Siswa kelas 3 atau XII SMA/SMK/MA di Sumatera Utara, Riau dan Jambi.
3. Peringkat 10 besar sejak kelas 1 atau X sampai kelas 3 atau XII di kelasnya atau mempunyai nilai rata-rata 8 (Skala 10). Dibuktikan dengan foto copy rapor dan surat penyataan dari sekolah
4. Mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di www.tanotofoundation.org atau dapat diperoleh di sekolah masing-masing.
5. Melengkapi dokumentasi administrasi yang telah ditentukan.
6. Membutuhkan dukungan dana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi, dibuktikan dengan slip gaji/penghasilan orang tua dan surat rekomendasi dari kepala sekolah.
7. Beasiswa akan diberikan bila peserta dinyatakan lulus proses seleksi beasiswa dan diterima di Perguruan Tinggi dan Juruasan yang telah ditentukan oleh Tanoto Foundation.

Persyaratan Khusus:
1. Berasal dari keluarga yang kurang mampu ekonomi, melampirkan slip gaji/penghasilan orang tua dan surat rekomendasi dari RT atau Kepala Desa.
2. Melampirkan surat rekomendasi dari Kepala Sekolah yang menyatakan siswa layak mengikuti proses seleksi beasiswa.
3. Diterima di:
   ▪ Perguruan Tinggi yang telah ditentukan oleh Tanoto Foundation.
   ▪ Program studi yang telah ditetapkan oleh Tanoto Foundation (lihat formulir pendaftaran).
4. Wajib mengikuti Program Magang di grup usaha PT Royal Golden Eagle (RGE) Indonesia.
5. Wajib mempertahankan IP semester minimal 3 (skala 4).
6. Wajib menjalani ikatan dinas selama 4 tahun dibawah grup usaha PT RGE Indonesia

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 untuk Lulusan SMA/SMK/MA

Dokumen Aplikasi:
1. Fotocopy Kartu Tanda Pelajar, KTP (bila ada)
2. Kartu Keluarga
3. Akte Kelahiran (Surat Kenal Lahir atau Surat Keterangan Lahir dari Bidan/Klinik)
4.Rapor Semester Ganjil dan Semester Genap SMA/SMK/MA Kelas 1/X dan Kelas 2/XI.
5. Slip Gaji Ayah/Ibu (surat penghasilan orangt ua) atau Surat Keterangan Pekerjaan Orangtua yang dikeluarkan oleh kelurahan atau instansi terkait.
6. Surat Keterangan dari Kepala Sekolah yang menyatakan siswa layak mengikuti proses seleksi beasiswa dilihat dari prestasi akademiknya dan membutuhkan bantuan finansial untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi.

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa S1 Regional Champion Scholarship untuk siswa SMA/SMK/MA dilakukan secara online di laman Tanoto Foundation. Lengkapi formulir pendaftaran yang disediakan, kemudian scan dokumen aplikasi yang diminta lalu unggah di laman pendaftaran online tersebut.

Batas pendaftaran dan pengajuan aplikasi adalah 31 Januari 2017. Tahapan seleksi meliputi seleksi berkas, psikotes, wawancara, serta penandatanganan perjanjian. Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui laman Tanoto Foundation (www.tanotofoundation.org). Selamat mencoba!
1/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bappenas Dalam Negeri dan S2 Linkage Australia

Tawaran beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 lingkage Australi kembali dibuka Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melalui Beasiswa Pusbindiklatren Bappenas Gelombang II tahun 2017. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi staf Perencana yang bekerja di Kementerian PPN/Bappenas, Unit Perencana di kementerian/lembaga, Bappeda atau nama lain, dan Unit Perencana di Dinas Teknis pada Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk melanjutkan S2 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri dan Australia.

Penerima beasiswa S2 dalam negeri nantinya akan memperoleh tanggungan uang kuliah (per paket program) sesuai pengeluaran, tunjangan biaya hidup selama 15 bulan masing-masing Rp 1,8 juta per bulan, serta tunjangan tesis Rp 6,5 juta. Biaya tersebut akan dikeluarkan oleh Pusbindiklatren. Selain itu, penerima beasiswa juga akan memperoleh transportasi kedatangan awal program (1 kali) dan kepulangan di akhir program (1 kali), penempatan awal bagi karyasiswa yang berdomisili di luar kota tempat studi, berlangganan internet, serta tambahan uang saku. Biaya tersebut nantinya akan ditanggung oleh instansi asal karyasiswa.

Program beasiswa S2 dalam negeri berlangsung di 11 perguruan tinggi dalam negeri dengan 20 (dua puluh) program studi pilihan. Pelamar dapat memilih salah satu perguruan tinggi dan program studi pilihan tersebut sesuai rekomendasi Pusbindiklatren.

Pilihan program studi:
Program S2 dalam negeri:
1. Magister Ilmu Ekonomi, Universitas Syiah Kuala.
2. Magister Perencanaan Pembangunan, Universitas Andalas.
3. Magister Administrasi Publik, Universitas Sriwijaya.
4. Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik, Universitas Indonesia.
5. Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, Universitas Indonesia.
6. Magister Studi Ilmu Perencanaan Wilayah, Institut Pertanian Bogor.
7. Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Bandung.
8. Magister Studi Pembangunan, Institut Teknologi Bandung;
9. Magister Ekonomi Terapan, Universitas Padjadjaran.
10. Magister Ilmu Lingkungan Bidang Perencanaan Pengelolaan Sumber Daya Alam, Universitas Padjadjaran.
11. Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro.
12. Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Diponegoro.
13. Magister Perencanaan Kota dan Daerah, Universitas Gadjah Mada.
14. Magister Ekonomi Pembangunan, Universitas Gadjah Mada.
15. Magister Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada.
16. Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya.
17. Program Perencanaan Pengembangan Wilayah, Konsentrasi Studi Manajemen Perencanaan, Universitas Hasanuddin.
18. Magister Transportasi, Universitas Gadjah Mada
19. Magister Transportasi, Institut Teknologi Bandung
20. Magister Ilmu Ekonomi, Universitas Brawijaya

Program S2 Linkage Australia:
1. Program studi Perencanaan Pengembangan Wilayah (Regional Planning) Pascasarjana Universitas Hasanuddin dan program studi Environmental Coastal Management di Griffith University, Australia. Pada tahun pertama, karyasiswa yang terpilih mengikuti kuliah di Universitas Hasanuddin dengan menggunakan sumber dana beasiswa Pusbindiklatren Bappenas dan selanjutnya akan mengikuti kursus persiapan Bahasa Inggris IALF. Pada tahun kedua, karyasiswa akan mengikuti kuliah di Griffith Univesity dengan menggunakan sumber dana Australia Awards Scholarship (AAS).

Persyaratan:
1. Pengusulan dari instansi minimal UKE II
2. Unit Kerja di perencanaan
3. PNS 100% Golongan III A minimal 1 tahun
4. Strata pendidikan minimal S1
5. Minimal tahun lulus S1 adalah 2 tahun
6. Umur maksimal 37 tahun
7. IPK minimal 2.75

* Khusus untuk calon pelamar dari pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat batas minimal latar belakang pendidikan untuk program S2 adalah DIV.
* Untuk daerah-daerah terpencil, tertinggal dan terluar, usia maksimal dapat ditetapkan menjadi 42 tahun.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
a) Surat usulan dari atasan langsung (minimal eselon II)
b) Formulir Wawancara Tertulis yang telah diisi dan ditandatangani (Unduh)
c) Ijazah dan transkrip S1 yang telah dilegalisir
d) Foto copy SK Pengangkatan PNS 100% pada golongan III/a, atau SK pengangkatan terakhir, yang telah dilegalisir
e) Khusus bagi para Pejabat Fungsional Perencana harus melampirkan SK jabatan terakhir yang dilegalisir
f) Pernyataan Rencana Studi (dalam bentuk esai), sebagaimana format terlampir (Lampiran 2)

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 Linkage Australia dilakukan dengan cara mengisi terlebih dahulu formulir pendaftaran online di pusbindiklatren.bappenas.go.id

Jika belum pernah mendaftar sebelumnya, silakan buat akun terlebih dahulu, kemudian lakukan aktivasi melalui email yang didaftarkan.

Selanjutnya isi lengkap formulir pendaftaran tersebut, lalu cetak kemudian ditandatangani (bermaterai 6.000) oleh si pelamar dan juga atasan langsung (minimal eselon II) sebagai pengusul.

Berikutnya lampirkan formulir pendaftaran tersebut bersama dokumen aplikasi yang diminta di atas kemudian antar langsung atau kirim via pos/titipan kilat ke alamat:

Pusbindiklatren Bappenas (Beasiswa Diklat Gelar)
Jalan Proklamasi No. 70, Jakarta Pusat 10320

Pendaftaran beasiswa S2 dalam negeri dan beasiswa S2 linkage Australia Pusbindiklatren Bappenas paling lambat 10 Februari 2017 (cap pos).

Peserta yang lolos seleksi administratif akan mengikuti seleksi nasional TPA (minggu I Maret 2017), kemudian seleksi ITP TOEFL (minggu I April 2017), seleksi wawancara dan IELTS Linkage Australia (Minggu III April 2017), kemudian pemanggilan peserta S2 dalam negeri dan linkage Australia (Mei 2017).

Kontak:
Kantor Pusbindiklatren, Kementerian PPN/Bappenas
Telp: (6221) 319 28280; 319 28285; 319 28279,
Email: pusbindiklatren@bappenas.go.id
www.pusbindiklatren.bappenas.go.id
1/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2017 untuk S1, D3, D2, D1

Ini kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang memiliki keterbatasan ekonomi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti 2017 kembali dibuka. Pelamar bisa mengajukan Beasiswa Bidikmisi 2017 tersebut untuk kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di dalam negeri. 

Bidikmisi adalah bantuan dana pendidikan. Sasarannya adalah pelamar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi tapi memiliki potensi akademik yang baik. Beasiswa ini disediakan pemerintah melalui Kemenristekdikti setiap tahunnya. Tahun lalu ada 75 ribu kuota Beasiswa Bidikmisi disediakan. Di 2017, kuota Beasiswa Bidikmisi diberitakan naik jadi 90 ribu. Jumlah ini tentu semakin memberi peluang bagi Anda yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi tapi memiliki keterbatasan ekonomi. 

Beasiswa Bidikmisi diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi. Untuk S1 atau Diploma IV beasiswa diberikan hingga 8 semester, D3 maksimal 6 semester, D2 maksimal 4 semester, dan D1 maksimal 2 semester. Sementara, khusus program sarjana yang memerlukan keprofesian dan merupakan satu kesatuan, akan diberikan penambahan Bidikmisi hingga lulus. Misalnya pendidikan dokter maksimal penambahan 4 semester, dokter gigi maksimal 4 semester, dokter hewan maksimal 2 semester, farmasi maksimal 2 semester, Ners maksimal 2 semester, dan profesi lainnya. 

Bantuan Bidikmisi untuk program profesi tersebut diberikan kepada mahasiswa yang langsung melanjutkan studi keprofesiannya pada perguruan tinggi yang sama. 

Pelamar yang mendaftar Bidikmisi 2017 akan dibebaskan dari biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri pada salah satu perguruan tinggi. Jika diterima Bidikmisi nantinya, pelamar dibebaskan dari biaya pendidikan, bantuan biaya hidup sekurangnya Rp 650.000 per bulan atau Rp 3.900.000/semester. Selain itu disediakan biaya kedatangan “at cost”, serta biaya hidup awal bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar kota yang besarnya setara dengan bantuan biaya hidup satu bulan.  

Persyaratan: 
1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2017
2. Lulusan tahun 2016 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing perguruan tinggi
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
   a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenis; atau
   b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
   a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
      2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
      3) Seleksi Mandiri PTN
   b. Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
   c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk
Kuota Bidikmisi diperuntukkan bagi mahasiswa yang lulus SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri PTN, Seleksi di Politeknik, UT, ISI, serta seleksi di PTS. 

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Bidikmisi 2017 bisa dilakukan secara online dengan mendaftar di laman Bidikmisi: http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

Tahapan pendaftaran meliputi:
a. Sekolah mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi ke laman bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran II bagian persetujuan dan tanda tangan) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah.
b. Ditjen Belmawa memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
c. Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang telah diverifikasi
d. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing masing siswa yang sudah direkomendasikan
e. Siswa mendaftar melalui laman bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta di dalam sistem pendaftaran.

Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran bidikmisi kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri untuk masuk perguruan tinggi, misalnya SNMPTN, SBMPTN, PMDK Politeknik, maupun seleksi mandiri di masing-masing PTN atau PTS. 

Siswa yang mendaftar dan ditetapkan lolos seleksi masuk perguruan tinggi, kemudian melengkapi berkas berikut dan dibawa pada saat pendaftaran ulang:
a. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi
b. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah
c. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
d. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
e. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
f. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (jika ada)
g. Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Beasiswa Siswa Miskin (BSM) (jika ada)
h. Bagi yang belum mememnuhi syarat poin (g) diatas, maka harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat
i. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga
j. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.

Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2017 dibuka mulai 14 Januari – 1 September 2017. Informasi pertanyaan bisa disampaikan melalui email: bidikmisi@dikti.go.id atau kunjungi alamat website Bidikmisi yang tertera. 
1/18/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Studi Korea (AKS) untuk Mahasiswa S1 Tanah Air

Ada beragam beasiswa S1 tersedia di luar negeri bagi mahasiswa di Tanah Air. Misalnya yang ditawarkan Academy of Korean Studies (AKS) untuk Studi Korea. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa S1 yang sedang mengambil Jurusan Korea atau matakuliah yang berhubungan tentang Korea. Mahasiswa terpilih nantinya akan menjalani kuliah singkat pada musim panas di Korea, berdurasi 4 pekan. Mulai 10 Juli – 4 Agustus 2017.

Program yang diikuti nantinya terdiri dari perkuliahan khusus mengenai Korea, kursus intensif bahasa Korea, karyawisata, serta kegiatan budaya tradisional. Kegiatan perkuliahan nantinya berlangsung dalam bahasa Inggris dan Korea. Karena itu, para pelamar disarankan memiliki keterampilan dasar berbahasa Korea.

Biaya yang ditanggung oleh beasiswa studi Korea dari AKS meliputi biaya pendaftaran, akomodasi, makan, serta biaya kunjungan lapangan dan wisata.

Biaya yang ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa, di antaranya adalah tiket pesawat pulang pergi, biaya transportasi antara bandara dan AKS, serta asuransi kesehatan.

Persyaratan:
▪ Mahasiswa S1 yang duduk di tahun kedua atau di atasnya dari universitas (selain Korea) yang mengambil jurusan atau mata kuliah Studi Korea. Dan/atau mereka yang mengambil mata kuliah yang berkaitan tentang Korea.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa Korea untuk S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi (Unduh)
2. Transkrip resmi dari universitas
3. Lembar keterampilan berbahasa Korea (tertera di formulir aplikasi No.7)
4. Satu (1) surat referensi yang harus dikirim langsung oleh pemberi rekomendasi ke email: kebae@aks.ac.kr
5. (Opsional) Laporan skor tes keterampilan bahasa Korea

*Semua dokumen aplikasi harus ditulis dalam bahasa Korea atau Inggris. Jika tidak, terjemahan dokumen dalam bahasa Korea atau Inggris harus disertakan

Pendaftaran:
Lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta. Buat dalam format PDF. Kecuali untuk Surat Referensi. Kemudian kirim dokumen aplikasi tersebut ke email: kebae@aks.ac.kr

Buat judul email seperti format ini: Application Documents for the 25th AKS Summer Program for International Students_Name of the Applicant. Pada bagian “Name of the Applicant” ganti dengan nama Anda.

Hasil seleksi akan diberitahukan secara individual melalui e-mail masing-masing pada tanggal 31 Maret 2017. Semoga berhasil!

Kontak:
Ms. Eunyoung Bae (Program Coordinator)
1/16/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Tanoto Foundation 2017, Ini Pendaftarannya

Ini kabar baik bagi Anda mahasiswa S1 atau S2 di Tanah Air. Tanoto Foundation kembali membuka pendaftaran beasiswa 2017 melalui National Champion Scholarship 2017. Beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah menempuh studi S1 maupun S2 di sejumlah perguruan tinggi mitra Tanoto Foundation. Beasiswa diberikan bagi mahasiswa berprestasi, memiliki potensi kepemimpinan namun mengalami kendala ekonomi. Nah, jika Anda merasa memenuhi kriteria yang dimaksud, pendaftaran online Beasiswa Tanoto Foundation 2017 saat ini sudah dibuka. 

Beasiswa Tanoto Foundation 2017 terbuka untuk berbagai disiplin ilmu. Asalkan pelamar merupakan mahasiswa dari universitas mitra yang ditetapkan Tanoto Foundation. Untuk 2017, total ada 275 kursi beasiswa disediakan. Dari jumlah itu, 250 beasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa S1, dan 25 beasiswa ditujukan bagi mahasiswa S2. 

Ada banyak manfaat yang disediakan Tanoto Foundation bagi penerima beasiswa. Di antaranya adalah tunjangan uang kuliah maksimum Rp. 5.000.000/semester untuk program S1 sampai semester ke-8 (delapan) atau maksimum Rp. 15.000.000/semester untuk program S2. sampai semester ke-4 (empat). Kemudian diberikan tunjangan biaya hidup sebesar Rp. 600.000/bulan untuk  program S1 sampai semester ke-8 (delapan) atau Rp. 1.200.000/bulan untuk program S2 sampai semester ke-4 (empat).

Keuntungan lainnya, penerima beasiswa akan mengikuti program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan soft skill, program pengabdian masyarakat melalui Tanoto Scholars Association, serta program pengembangan jejaring melalui Tanoto Scholars Gathering. Selain itu ada juga program konseling bagi Tanoto Scholars yang mengalami kendala pencapaian akademis, program magang di perusahaan yang tergabung dalam grup Royal Golden Eagle (RGE), serta kesempatan untuk ikut seleksi beasiswa ikatan dinas Tanoto Foundation. Menarik bukan?

Mitra Perguruan Tinggi Program S1:
1. Universitas Indonesia, Depok
2. Institut Teknologi Bandung, Bandung
3. Institut Pertanian Bogor, Bogor
4. Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta
5. Universitas Sumatera Utara, Medan
6. Universitas Riau, Pekanbaru 
7. Universitas Jambi, Jambi 
8. Universitas Mulawarman, Samarinda 
9. Universitas Hasanuddin, Makassar 
10. Universitas Brawijaya, Malang 
11. Universitas Diponegoro, Semarang 
12. Universitas Andalas, Padang

Mitra Perguruan Tinggi Program S2:
1. Universitas Indonesia, Depok
2. Institut Teknologi Bandung, Bandung
3. Institut Pertanian Bogor, Bogor
4. Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta 
5. Universitas Sumatera Utara, Medan
6. Universitas Hasanuddin, Makassar
7. Universitas Diponegoro, Semarang

Persyaratan: 
A. Persyaratan Umum  
1. Warga Negara Indonesia
2. Membutuhkan dukungan keuangan untuk melanjutkan pendidikan
3.  Memiliki jiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia
4.  Terdaftar sebagai mahasiswa S1 atau S2 pada perguruan tinggi mitra 
B. Persyaratan Khusus
   1. Calon penerima beasiswa S1
      a. Bagi mereka yang duduk ditahun pertama perguruan tinggi, minimum nilai rata-rata rapor kelas     XII atau kelas 3 SMU adalah 8,0 (skala 10,0)
      b. Minimum IPK terakhir adalah 3,0 (skala 4,0)
      c. Usia maksimum 21 tahun dibulan Juli 2017
  2. Calon penerima beasiswa S2
      a. Usia maksimum 40 tahun dibulan Juli 2017
      b. Minimum IPK S1 adalah 3,25 (skala 4,0)
      c. Memiliki pengalaman kerja minimum 2 tahun

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaik

Dokumen aplikasi online: 
a. Pasfoto berwarna ukuran 3x4
b. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Bagi yang belum punya, buat Surat keterangan kampus pengganti KTM yang menerangkan kamu terdaftar di PTN
c. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
d. Kartu Keluarga (KK)
e. Khusus Program S1:
   1. Rapor SMA/SMK/MA kelas III (XII) semester 5 dan 6 bagi calon pendaftar yang baru memulai perkuliahan tahun pertama (belum memiliki IPK); diperbolehkan untuk menyertakan dokumen IP semester 1 bagi yang IPnya sudah tersedia
    2. Transkrip nilai akademik terakhir (IPK) bagi calon pendaftar yang bukan mahasiswa tahun pertama;
    3. Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan orang tua (ayah dan ibu).  Surat keterangan dari lurah kalau non swasta atau PNS
f. Khusus Program S2:
  1. Transkrip nilai akademik Program S1, bagi calon pendaftar yang baru memulai perkuliahan tahun pertama;
  2. Transkrip nilai akademik semester terakhir Program S2 (IPK), bagi calon pendaftar yang bukan mahasiswa tahun pertama;
   3. Surat Keterangan dari tempat bekerja yang menyatakan bahwa calon pendaftar berpengalaman kerja sedikitnya 2 (dua) tahun, kumulatif. 

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa Tanoto Foundation 2017 dilakukan secara online. Siapkan alamat email aktif yang akan digunakan untuk mendaftar. Siapkan pula pasfoto digital yang siap diunggah dan scan semua dokumen aplikasi yang diminta lainnya di atas.

Berikutnya isi formulir pendaftaran dari Tanoto Foundation secara lengkap dan unggah semua dokumen aplikasi yang telah dipersiapkan. 

Pendaftaran online beasiswa Tanoto Foundation dibuka mulai 4 Januari 2017 s/d 15 Maret 2017. 

Setelah merampungkan pendaftaran online, siapkan dokumen berikut (hard copy) yang nantinya perlu dibawa jika terpilih untuk mengikuti tes psikologi.

Dokumen Wajib Diserahkan saat Tes Psikologi: 
a) Dokumen Umum
   1. Foto berwarna terakhir ukuran 3 x 4 (2 lembar)
   2. Fotocopy KTM (1 lembar)
   3. Fotocopy KTP (1 lembar)
   4. Fotocopy KK (1 lembar)
   5. Fotocopy akte kelahiran (1 lembar)
   6. Essay yang berisi penjelasan mengapa Tanoto Foundation harus memilih calon pendaftar menjadi penerima beasiswa Tanoto Foundation (paling banyak 500 kata).
b) Dokumen Khusus
Program S1: 
1. Fotocopy rapor kelas III (XII) dan ijazah SMA/SMK/MA yang sudah dilegalisasi sebanyak 1 lembar, bagi calon pendaftar yang saat ini baru memulai perkuliahan tahun pertama;
   2. Fotocopy transkrip nilai akademik terakhir yang sudah dilegalisasi sebanyak 1 lembar, khusus bagi calon pendaftar yang bukan mahasiswa tahun pertama;
   3. Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan orang tua (ayah dan ibu). Surat keterangan dari lurah kalau non swasta atau PNS
Program S2: 
1. Fotocopy transkrip nilai akademik dan ijazah Program S1 yang sudah dilegalisasi sebanyak 1 lembar, bagi calon pendaftar yang saat ini baru memulai perkuliahan tahun pertama;
   2. Fotocopy transkrip nilai akademik terakhir yang sudah dilegalisasi sebanyak 1 lembar,bagi calon pendaftar yang bukan tahun pertama;
   3. Surat Keterangan dari tempat bekerja yang menyatakan bahwa calon pendaftar berpengalaman kerja sedikitnya dua (2) tahun, kumulatif;
   4. Surat Referensi dari pembimbing akademik.

Proses seleksi: 
a. Tahap 1: Verifikasi Data Aplikasi
b. Tahap 2: Tes Psikologi
c. Tahap 3: Wawancara

Pemrosesan aplikasi hanya akan dilakukan untuk pendaftar yang persyaratannya lengkap dan sesuai dengan kriteria kelayakan pendaftar. Pengumuman hasil seleksi penerima beasiswa akan disampaikan pada 31 Juli 2017 melalui website Tanoto Foundation (www.tanotofoundation.org). Informasi lebih lanjut juga bisa disimak melalui website Tanoto Foundation tersebut. Semoga berhasil!
1/09/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Aktivis Nusantara 2017

Belum lama ini Beasiswa Cargill Global Scholars dibuka bagi mahasiswa S1 di Tanah Air. Ada satu lagi beasiswa S1 dalam negeri yang kini tersedia. Beasiswa Aktivis Nusantara. Beasiswa S1 ini disediakan Dompet Dhuafa di 13 PTN bagi para aktivis mahasiswa. Di antaranya UNSRI, UNJ, UI, IPB, ITB, UNPAD, UGM, UNY, UNS, ITS, UNAIR, UNESA, dan UNTAN. Anda yang bergelut di dunia aktivis tampaknya harus memanfaatkan beasiswa Dompet Dhuafa ini dengan baik. 

Melalui Seleksi Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) 2017, Dompet Dhuafa menyediakan beasiswa senilai Rp 800 ribu/bulan selama satu tahun. Dana tersebut dapat dipergunakan untuk dukungan aktivitas mahasiswa. Selain dana beasiswa, juga tersedia fasilitas pengembangan diri berupa pelatihan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL) sebulan dengan tes dari lembaga resmi, magang kemanusiaan di daerah 3T, executive mentoring dengan tokoh nasional dan daerah, pelatihan kepemimpinan dengan tokoh-tokoh inspiratif, bimbingan dari aktivis senior di masing-masing wilayah, serta jaringan nasional dan internasional.

Selain itu diberikan pembinaan rutin setiap bulan, wadah kontribusi di masing-masing wilayah, serta manfaat-manfaat lainnya.

Beasiswa S1 Aktivis Dompet Dhuafa dimaksudkan untuk membentuk pemimpin berkarakter, kompeten, serta berkontribusi aktif di masyarakat.

Persyaratan: 
1. Aktivis kampus
2. Beragama Islam
3. Mahasiswa tahun ke 3 dan 4
4. Tidak pernah menerima beasiswa sejenis
5. Memiliki aktivitas sosial di masyarakat
6. Pernah menulis di media cetak dan atau media elektronik
7. Pernah menjadi narasumber minimal skala kampus
8. Memiliki rencana studi S2
9. Memiliki kemampuan bahasa asing (Diutamakan Inggris)
10. Memiliki IPK min 3.00
11. Memiliki dan aktif dalam akun sosial media
12. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program hingga selesai masa pembinaan (2 tahun)

Simak juga
» Pilihan Beasiswa S1 Terbaru yang Sedang Buka

Dokumen aplikasi: 
1. CV
2. Surat rekomendasi (Unduh)
3. Proposal hidup (Unduh)
4. Tulisan dengan tema “Kontribusiku Untuk Agama, Bangsa dan Negara di Masa yang Akan Datang

Pendaftaran: 
Lengkapi formulir pendaftaran online yang disediakan di laman beastudiindonesia.net kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas. Selain cara tersebut, pendaftaran juga bisa dilakukan dengan melengkapi formulir pendaftaran online yang disediakan kemudian mengirimkan dokumen aplikasi yang diminta ke alamat email: beasiswaaktivisdd@gmail.com dengan format: namalengkap_kampus.rar

Pendaftaran dan pengajuan aplikasi sudah harus dilakukan paling lambat 28 Februari 2017. Nantinya peserta akan mengikuti rangkaian seleksi berikutnya jika terpilih di seleksi tahap awal.

Kontak:
085643842555 (DIKA)
089620066635 (DIMAS)
Email: beasiswaaktivisdd@gmail.com
12/18/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Penuh di Universitas Pertahanan Indonesia

Universitas Pertahanan (Unhan) kembali mengumumkan penawaran beasiswa S2 penuh bagi para lulusan S1, baik masyarakat umum, TNI/Polri, maupun PNS yang ingin melanjutkan studi magister di bidang pertahanan di Universitas Pertahanan Indonesia. Beasiswa S2 Unhan ini tersedia untuk studi tahun akademik 2017 – 2018. Ada dua gelombang pendaftaran yang dibuka dan dapat diajukan dari sekarang.

Yang menarik dari beasiswa ini, kandidat terpilih akan dibebaskan dari biaya kuliah selama pendidikan di Unhan. Selain itu disediakan tempat tinggal, makan 3 x sehari, snack, pakaian dinas dan pakaian olahraga Unhan, uang saku, kuliah kerja dalam negeri (KKDN) dan kuliah kerja luar negeri (KKLN), ruang kelas besar (free wifi), biaya penelitian tesis, dll.

Pelamar yang memenuhi syarat bisa mendaftar ke sepuluh program studi bidang pertahanan yang ditawarkan Unhan dengan gelar Magister Sains Bidang Pertahanan (M.Si).  

Program studi:
A. Fakultas Strategi Pertahanan
   1) Prodi Strategi Perang Semesta (SPS)
   2) Prodi Peperangan Asimetris (PA)
   3) Prodi Damai dan Resolusi Konflik (DRK)
   4) Prodi Diplomasi Pertahanan (DP)
B. Fakultas Manajemen Pertahanan
   1) Prodi Manajemen Pertahanan (MP)
   2) Prodi Ekonomi Pertahanan (EP)
   3) Prodi Manajemen Bencana (MB)
   4) Prodi Keamanan Energi (KE)
   5) Prodi Keamanan Maritim (KM)
   6) Prodi Industri Pertahanan (IP)

Persyaratan:
TNI
Prodi SPS:
Pamen TNI berpangkat Kolonel dan minimal telah lulus Sesko Angkatan

Prodi PA, DRK, DP, MP, EP, MB, KE, KM, IP:
a. Lulus Selapa (Diklapa II/Sekkau sederajat? dan minimal berpangkat Kapten
b. Bagi Perwira TNI yang tidak memiliki Selapa (Diklapa II/Sekkau sederajat) harus sudah menempuh S1 dan pangkat minimal Kapten

Prodi SKM, SPD, SPU, SPL:
Diperuntukkan bagi Pasis lulusan Sesko

Polri
Prodi SPS:
Pamen Polri berpangkat Kombes dan telah lulus Sespim Polri

Prodi PA, DRK, DP, MP, EP, MB, KE, KM, IP:
a. Perwira Polri lulusan Akademi Kepolisian atau Perwira lulusan Sekolah Perwira Polri Sumber Sarjana (PPSS)
b. Pangkat minimal Ajun Komisaris Polisi
c. Lulus STIK atau Selapa dan masa dinas minimal 6 tahun dan berpangkat minimal AKP
d. Bagi Perwira yang tidak memiliki STIK atau Selapa harus sudah menempuh S1

PNS
Prodi SPS:
PNS dengan golongan minimal III/D yang telah melaksanakan Diklatpim Tingkat III atau telah menduduki jabatan setingkat eselon III

Prodi PA, DRK, DP, MP, EP, MB, KE, KM, IP:
a. Lulusan Sarjana (S1) dari Perguruan Tinggi yang telah terakreditasi minimal B
b. PNS minimal golongan III/B dan telah melaksanakan Diklatpim tingkat IV dengan masa dinas minimal 8 tahun

Umum (Non TNI/Polri/PNS)
Prodi SPS:
Menduduki jabatan Manajer di perusahaan besar/terkemuka

Prodi PA, DRK, DP, MP, EP, MB, KE, KM, IP:
a. Lulusan Sarjana (S1) dari Perguruan Tinggi yang telah terakreditasi minimal B
b. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun
c. Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
d. Berbadan sehat, bebas narkoba, dan tidak bertato
e. Bersedia menjadi Kader Bela Negara
f. Tidak sedang hamil dan bersedia tidak hamil selama menempuh perkuliahan

Simak juga » Ini Pilihan Beasiswa S2 Dalam Negeri Layak Dicoba

Persyaratan Administrasi:
1. Menyertakan foto copy ijazah dan transkrip nilai lulusan S1 dengan IPK minimal 3.00 yang telah dilegalisir, serta fotocopy akreditasi PT. Bagi lulusan dari luar negeri ijazah sudah harus disertakan oleh Dikti
2. Menyertakan surat konduite baik yang dibuat oleh instansi terkait, bagi yang tidak bekerja harus menyerahkan surat pengalaman pernah bekerja
3. Menyertakan surat izin mengikuti ujian seleksi di Unhan dari instansi/atasan yang berwenang
4. Menyertakan surat tugas belajar dari instansi/atasan yang berwenang apabila telah dinyatakan lulus
5. Menyertakan surat keterangan sehat, bebas narkoba, dan tato dari RS Pemerintah
6. Menyertakan copi identitas diri (KTP), akte kelahiran dan kartu keluarga yang telah dilegalisir
7. Paper dalam bahasa Inggris tentang persepsi program studi yang dipilih. Paper diketik spasi 1,5 di kertas A4 maksimal 2 halaman
8. Memiliki kondite baik dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) (wajib untuk umum)
9. Lulus ujian seleksi TPA dengan nilai minimal 550, dan TOEFL dengan nilai minimal 500 yang dilakukan oleh Unhan
10. Lulus tes psikologi dan wawancara yang dilakukan oleh Unhan
11. Bersedia menandatangani surat menjadi kader bela negara, surat kontrak penerima beasiswa negara, surat bersedia tidak hamil (bagi wanita) dan surat tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa sekaligus mahasiswa di Unhan tahun akademik 2017 - 2018 dibuka dalam dua gelombang. Pendaftaran online untuk gelombang 1 dibuka mulai 1 Desember 2016 - 26 Januari 2017. Verifikasi administrasi (offline) mulai dari 9 Desember – 26 Januari 2017.

Bagi yang ingin mengikuti gelombang 2, pendaftaran online dibuka mulai 27 Februari - 13 April 2017.  Verifikasi administrasi (offline) mulai 27 Maret – 13 April 2017.

1) Pendaftaran online
Pelamar harus melakukan pendaftaran secara online kemudian diikuti pendaftaran offline. Untuk pendaftaran online, pelamar mendaftarkan diri dengan mengakses portal Unhan (www.idu.ac.id) melalui menu Registrasi Online dan diwajibkan mengunggah pas foto terbaru berlatar belakang putih (Laki-laki memakai jas warna hitam dan berdasi, Perempuan memakai hem berkerah dan blaser warna hitam) format JPG maks file 100kb.

Setelah pendaftaran online berhasil, pelamar akan memperoleh Bukti Pendaftaran di email yang didaftarkan. Pendaftar kemudian diwajibkan mencetak Formulir Registrasi Pendaftaran tersebut sebagai bukti pendaftaran dan diserahkan pada saat verifikasi administrasi.

2) Verifikasi Administrasi
Setelah melakukan registrasi online, selanjutnya melaksanakan pendaftaran offline. Bagi pelamar di luar Jabodetabek dapat mengirimkan berkas ke panitia PMB Unhan, sedangkan untuk peserta Jabodetabek dengan datang langsung ke Sekretariat Pendaftaran Unhan Kampus Unhan, Kawasan IPSC Ds. Tangkil Sentul Bogor atau perwakilan Unhan  Jl. Salemba raya No. 14 Jakpus, pada jam kerja selambat-lambatnya 26 Januari 2017 (Gelombang 1) dengan membawa berkas persyaratan rangkap 4 (empat) sebagai berikut :

a. Menyerahkan hasil cetak Formulir Registrasi Online/pendaftaran
b. Legalisir ijazah Strata-1 dan transkrip nilai.Bagi Peserta lulusan Perguruan Tinggi dari Luar Negeri, Ijazah harus mendapatkan penyetaraan dari Kemenristek Dikti
c. Surat Rekomendasi dari Pejabat Atasan Langsung (bagi yang bekerja), atau Surat Keterangan pernah bekerja bagi kelompok Umum.
d. Surat Perintah/Ijin dari Satuan/Perusahaan (bagi yang bekerja).
e. Pas Foto Resmi berwarna berlatar belakang berwarna putih (Laki-laki memakai jas dan berdasi, Perempuan memakai hem berkerah dan blaser hitam) ukuran 4X6   sebanyak 4 lembar.
f. Paper dalam bahasa Inggris tentang persepsi program studi yang dipilih. Paper diketik dengan huruf Arial 12, spasi 1,5 di kertas A4 maksimal 2 halaman.
g. Foto copy Akta Kelahiran.
h. Foto copy KTP.
i. Foto copy Kartu Keluarga.
j. Surat Keterangan Sehat, Bebas Narkoba dan Tidak bertato dari RS pemerintah.
k. Memiliki kondite baik dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) (wajib untuk umum).
l. Membawa Dokumen Asli pada saat verifikasi untuk berkas yang foto copy (a.l: ijasah dan Transkrip nilai S1).
m. Daftar Riwayat Hidup.
n. Seluruh Persyaratan diatas Hardcopy di perbanyak 4(empat) rangkap dan masing-masing bendel (poin a sampai dengan m) dimasukkan kedalam Stopmap (warna ditetapkan menurut Fakultas) :
   1) Untuk pilihan Fakultas Strategi Pertahanan masing-masing bendel dimasukkan ke dalam 4 (empat) stopmap berwarna Merah.
   2) Untuk pilihan Fakultas Manajemen Pertahanan masing-masing bendel dimasukkan ke dalam 4 (empat) stopmap berwarna Biru.
o. Menyerahkan softcopy  hasil Scan seluruh persyaratan administrasi poin a sampai dengan m dan file pas foto sesuai point e., yang dimasukkan ke dalam CD  untuk keperluan administrasi kemahasiswaan.

Pendaftar yang telah melakukan verifikasi administarsi akan mendapatkan Kartu Tanda Peserta Seleksi Mahasiswa Baru Unhan. Bagi Peserta yang dinyatakan lulus syarat administrasi akan dilanjutkan dengan mengikuti test TPA/TOEFL.

Bagi yang lulus tes TPA/TOEFL dapat melanjutkan ke tahapan tes Psikologi. Selanjutnya bagi peserta yang lulus Tes Psikologi melanjutkan ke tahap Tes Wawancara.

Bagi calon mahasiswa yang lulus seluruh tahap seleksi akan diumumkan pada Minggu kedua bulan Juli 2017, selanjutnya calon mahasiswa diwajibkan:
1. Melakukan Registrasi Ulang pada tanggal 17 - 28 Juli 2017.
2. Pendidikan Dasar Kader Bela Negara pada tanggal 2 - 31 Agustus 2017.

Kontak:
Sekretariat Pendaftaran Unhan
Kampus Kawasan IPSC Sentul Bogor
Telp. 021-87951555/87954555 ext 7224 
Atau
Perwakilan Jl. Salemba Raya No. 14
Jakarta Kode Pos 10430
Hp. 087877876996
www.idu.ac.id
Email: pmb@idu.ac.id
12/13/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Mahaghora buat Siswa SMA/SMK/MA dan Mahasiswa

Pendaftaran Beasiswa Mahaghora 2017 kembali dibuka untuk periode yang baru. Beasiswa ini ditujukan bagi siswa SMA/SMK dan sederajat di Tanah Air serta mahasiswa maksimal semester 2. Sasaran dari beasiswa Mahaghora adalah siswa atau mahasiswa yang berprestasi, namun mengalami kendala dalam biaya.

Beasiswa Mahaghora menanggung biaya kuliah mulai dari pendaftaran hingga selesai. Biaya yang tidak termasuk dalam beasiswa seperti biaya buku, pelatihan praktek, dll.  

Beasiswa Mahaghora sendiri ditawarkan oleh Mahaghora, sebuah Holding Company yang bergerak di bidang agrobisnis, industri makanan, distribusi, dan food & beverage service.

Persyaratan:
1. Siswa/siswi/mahasiswa dari kalangan yang tidak mampu yang ingin melanjutkan kuliah namun terhalang masalah biaya
2. Diperuntukkan mahasiswa semester 1-2 & lulusan SMA, SMK, dan sederajat
3. Memiliki visi yang jelas dan motivasi yang kuat untuk menggapai cita-citanya
4. Memiliki prestasi yang cukup atau yang lebih baik dalam bidang akademik
5. Memiliki pengalaman dalam berorganisasi
6. Penerima beasiswa dapat memilih universitas sesuai dengan minatnya
7. Biaya kuliah yang ditanggung Mahaghora mulai dari pendaftaran hingga selesai,biaya tidak termasuk biaya buku, pelatihan praktek, dan lain sebagainya
8. Keputusan panitia terkait penerima beasiswa adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
9. Tidak sedang menerima beasiswa lain.
10. Penerima beasiswa akan dievaluasi berdasarkan 2 kriteria, yaitu:
      ▪ Nilai akademis
      ▪ Keaktifan dan kemampuan berorganisasi

Simak juga » Peluang Beasiswa S1 Dalam dan Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir Pendaftaran (Unduh)
2. Sertifikat kejuaraan bagi yang memiliki
3. Kartu Tanda Pelajar SMA atau Kartu Tanda Mahasiswa
4. Raport SMA (X-XI) atau Hasil Studi (KHS) bagi mahasiswa
5. Surat pengantar keterangan  tidak  mampu dari RT/RW
6. Tagihan listrik dan tagihan air 2 bulan terakhir
7. Surat rekomendasi dari sekolah SMA bagi siswa/siswi
8. Essay tentang pengenalan diri,visi dan tujuan untuk mendapatkan beasiswa dan universitas yang ingin dituju (Format Essay terlampir dalam File Formulir Pendaftaran)

Pendaftaran:
Lengkapi semua dokumen aplikasi yang diperlukan lalu kirimkan ke alamat:

PT. Mahaghora
Jl. Raya Kenjeran No.546
Surabaya 60135, Jatim

Tuliskan “Beasiswa Mahaghora” pada pojok kanan atas amplop.

Selain cara itu, pendaftaran Beasiswa Mahaghora juga bisa dilakukan melalui email. Siapkan dokumen aplikasi di atas dengan cara scan terlebih dahulu, kemudian kirim ke email: beasiswamahaghora@gmail.com

Dokumen aplikasi tersebut sudah harus diterima paling lambat 19 Januari 2017.

Kontak:
Kurnia Maharani P.S. (0838-9894-7254)
Dimas Aditya Suhendar (0852-3578-4194)
beasiswamahaghora.org
12/10/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Cargill Global Scholars Program 2017 – 2018

Satu lagi beasiswa S1 yang terbuka bagi mahasiswa di Tanah Air di 2017 – 2018. Cargill Global Scholars Program. Beasiswa ini sangat menarik karena menawarkan penerimanya dukungan biaya kuliah hingga dua tahun di jenjang S1. Tidak hanya itu, kandidat terpilih juga akan memperoleh kesempatan mengembangkan potensi kepemimpinannya melalui kegiatan seminar, sesi pengembangan jaringan profesi, serta kegiatan pendampingan dari Pemimpin Cargill selama masa pemberian beasiswa.

Dana beasiswa yang diberikan sebesar $2.500/tahun (± Rp 33 juta) dan diberikan hingga 2 tahun, untuk membantu pendanaan biaya studi pada 2 tahun terakhir masa kuliah S1. Kegiatan seminar yang diikuti nantinya berlangsung selama 3 hari dan didanai sepenuhnya melalui Cargill Global Scholars Program.

Selain itu, penerima beasiswa S1 Cargill juga akan mengikuti seminar kepemimpinan global selama seminggu yang dilaksanakan di salah satu perusahaan Cargill. Kegiatan ini akan mempertemukan semua penerima beasiswa Cargill Global Scholars dari seluruh negara peserta.

Manfaat lainnya adalah penerima beasiswa akan menjadi anggota komunitas alumni Cargill Global Scholars. Untuk periode 2017/2018, beasiswa Cargill di Indonesia akan diberikan kepada 10 (sepuluh) orang mahasiswa.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia
2. Terdaftar di salah satu universitas berikut:
   ▪ Institut Pertanian Bogor (IPB)
   ▪ Universitas Andalas (UNAND)
   ▪ Universitas Brawijaya (UB)
   ▪ Universitas Gadjah Mada (UGM)
   ▪ Universitas Hasanuddin (UNHAS)
   ▪ Universitas Lampung (UNILA)
   ▪ Universitas Sebelas Maret (UNS)
3. Pada saat periode pendaftaran berada di tahun kedua di salah satu jurusan berikut:
   ▪ Akuntansi (khusus bagi mahasiswa UNHAS )
   ▪ Pertanian dan yang relevan
   ▪ Biologi
   ▪ Teknik Elektro
   ▪ Teknik Industri
   ▪ Teknik Mesin
4. Memiliki prestasi akademik yang baik dengan IPK minimal 3.0 pada pada semester 1 – 3
5. Aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemahasiswaan dan menunjukan potensi kepemimpinan
6. Membutuhkan bantuan keuangan
7. Perempuan dan pelamar difable sangat disarankan untuk mendaftar

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 Terbaru 2017 - 2018

Dokumen aplikasi:
1. 2 (dua) Pernyataan Pribadi (menjawab pertanyaan yang disampaikan dalam formulir)
2. Transkrip nilai S1, semester 1, 2 dan 3
3. Daftar nilai SMU (yang tertera di belakang ijazah SMU)
4. 2 (dua) Surat Referensi
5. Resume (CV)
6. Sertifikat penghargaan dan sejenisnya, apabila ada

Pendaftaran:
Permohonan Beasiswa Cargill Global Scholars 2017 – 2018 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman Cargill Global Scholars. Jangan lupa mengkonfirmasinya melalui email yang didaftarkan. Selanjutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas di dalam akun yang sudah dibuat.

Dokumen aplikasi bisa dibuat dalam format doc/docx/pdf/jpeg. Dokumen aplikasi tersebut sudah harus diajukan paling lambat 1 Maret 2017.

Peserta yang lolos akan mengikuti tahap seleksi wawancara yang akan diberitahukan kemudian dan bakal digelar sekitar Mei 2017. Selanjutnya pengumuman pemenang beasiswa akan disampaikan pada akhir Mei atau awal Juni 2017.

Kontak:
IIEF
Email: scholarship@iief.or.id
Tel: +6221 – 8317330 ext. 107/115 (jam kerja)
12/08/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Garuda Indonesia untuk Pelatihan Profesi Perusahaan Penerbangan

Garuda Indonesia meluncurkan program beasiswa baru yang menarik untuk diikuti. Beasiswa Pelatihan Profesi Pegawai Darat Perusahaan Penerbangan. Programnya berlangsung selama satu bulan dan 100 persen dibiayai oleh PKBL PT Garuda Indonesia (Persero) TBK. Pelamar bisa mengikuti Beasiswa Garuda ini dengan syarat memiliki pendidikan minimum lulusan SMA/SMK dengan usia maksimum 23 tahun.

Fasilitas yang disediakan bagi peserta yang dinyatakan lulus nantinya meliputi fasilitas training, buku-buku dan alat tulis, makan siang, snack, dan drink, fasilitas belajar full AC, akses live system (reservations, ticketing dan check in), serta dukungan materi update dan certified instructors. Selain itu disediakan fasilitas penunjang meliputi sarana olahrga, perpustakaan, dan lab komputer.

Program pelatihan profesi pegawai darat perusahaan penerbangan ini nantinya akan berlangsung di Garuda Indonesia Training Center (GITC). Program ini terbuka umum, namun diprioritaskan bagi calon peserta yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selain itu, untuk bulan Desember 2016 ini, akan dibuka untuk peserta yang berasal dari wilayah Jabodetabek.

Di tahun 2016/2017, GITC membuka 4 program profesi unggulan yang bisa dipilih peserta setelah lulus, di antaranya:

A. Airline Business. Program ini mempersiapkan peserta untuk meniti karir di kantor penjualan tiket airline ataupun travel agent. Penekakanan mater pembelajaran meliputi tatacara penanganan penumpang di kantor penjualan baik berkaitan dengan reservasi maupun perhitungan tiket perjalanan udara.
B. Airport Passenger Service. Fokus materi pelatihan pada kegiatan penanganan penumpang dan bagasi di bandara, baik saat keberangkatan dan kedatangan. Program ini diperuntukkan bagi mereka yang berkiprah di bandara, khususnya check in counter, boarding gate dan lost and found.
C. Cargo Handling. Para peserta training disipakan menjadi profesional di bidang pengiriman barang melalui udara (kargo udara), baik di lingkungan perusahaan penerbangan maupun agen kargo. Materi ditekankan pada tatacara penanganan kargo udara, manajemen gudang, serta penerimaan dan pengiriman kargo.
D. Airline Sales & Marketing. Diperuntukkan bagi mereka yang berkeinginan tinggi untuk mengembangkan jiwa jualan khususnya untuk mendalami lebih spesifik tentang Corporate Airline Sales.

Persyaratan:
1. Pria/Wanita warga negara Indonesia (WNI)
2. Belum pernah menikah
3. Sehat jasmani dan rohani
4. Usia minimum 20 tahun dan maksimum 23 tahun
5. Pendidikan minimum SMA/SMK sederajat
6. Tinggi badan minimum 158 cm, maksimum 170 cm dengan berat badan ideal dan postur tubuh proporsional serta tidak bertato
7. Mampu berkomunikasi dengan baik; lisan dan tertulis
8. Berasal dari keluarga kurang mampu (dinyatakan dalam surat keterangan dari RT & RW)

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 untuk Mahasiswa Indonesia

Dokumen aplikasi:
1. Surat keterangan dokter yang menyatakan berbadan sehat dan tidak buta warna
2. Fotocopy Kartu Tanda Pengenal (KTP)
3. Fotocopy Kartu Keluarga
4. Fotocopy ijazah terakhir
5. Fotocopy NEM (bagi yang berijazah terakhir SMA)
6. Surat keterangan tidak mampu RT dan RW
7. Surat izin orang tua/wali
8. Foto berwarna
   ▪ Seluruh badan official look ukuran 4R (1 lembar)
   ▪ Close up ukuran 3x4 (1 lembar)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Garuda Indonesia untuk program pelatihan profesi ini dilakukan secara online. Lengkapi formulir aplikasi yang tersedi di laman Garuda Indonesia. Sertakan juga dokumen aplikasi yang diminta. Bisa discan terlebih dahulu.

Waktu pendaftaran tahap 1 (untuk Jabodetabek) mulai tanggal 5 – 9 Desember 2016. Hanya peserta yang memenuhi syarat administrasi yang nantinya akan dipanggil dan diikutserta pada tahapan seleksi. Pemberitahuan via email. Peserta datang ke tempat seleksi membawa dokumen yang diperlukan sesuai dengan undangan yang dikirim melalui email.

Seleksi meliputi tes tertulis dan tes wawancara. Tempat seleksi di Garuda Indonesia Training Center (GITC), Jl. Duri Kosambi 125, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat 11750.

Kontak:
Tim seleksi: (021) 29295630
Ayu: +6282213905556 (WA)
Mitha: +6285695472429 (WA)
12/07/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya