Pendaftaran PBSB 2017 – 2018 untuk Santri

Ini salah satu program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Agama RI bagi para lulusan santri pondok pesantren tahun akademik 2017 – 2018. Program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB. Pendaftarannya sudah dibuka sejak 10 April 2017 dan akan berakhir 8 Mei 2017. Beasiswa santri ini memberikan kesempatan bagi lulusan Madrasah Aliyah tahun 2017 dalam naungan pondok pesantren jurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama. Serta kepada lulusan pondok pesantren muadalah (PPM) dan pondok pesantren salafiyah (PPS) penyelenggara paket C tahun 2015, 2016, dan 2017.

Santri terpilih nantinya dapat melanjutkan studi sarjana (S1) dan profesi di sejumlah perguruan tinggi negeri di tanah air yang menjadi mitra Kementerian Agama. Untuk pendaftaran PBSB 2017, pilihan universitas tujuan studi di antaranya Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Universitas Islam Malang (UNISMA), Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, dan Universitas Cendrawasih Jayapura.

Beasiswa yang diberikan mencakup satu atau lebih dari komponen berikut, di antaranya biaya pendidikan, biaya pengembangan akademik awal program, biaya pendidikan profesi untuk pilihan studi yang memerlukan pendidikan profesi, biaya peningkatan kualitas, biaya hidup, serta tunjangan lain.

Persyaratan:
1. Persyaratan bagi Santri peserta PBSB yang sedang studi pada perguruan tinggi (peserta lanjut/ongoing):
   a. Melakukan Pemutakhiran Data Peserta PBSB melalui www.pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id
   b. Tidak sedang/akan menerima beasiswa, baik yang berasal dari Anggaran Negara (APBN
dan/atau APBD), maupun beasiswa lain yang berasal bukan dari Anggaran Negara yang
memberikan kewajiban/syarat yang harus dilakukan oleh penerima beasiswa atas diterimanya beasiswa tersebut, selain Beasiswa Santri Berprestasi
   c. Membuat Pengajuan Bantuan Beasiswa Santri Berpestasi, dengan berkas pengajuan sebagai berikut:
      - Surat Pengajuan Bantuan Beasiswa Santri Berprestasi Untuk Peserta Lanjut (format terlampir)
      - Surat Pernyataan Komitmen Peserta PBSB(format terlampir)
      - Surat Rekomendasi/Keterangan dari pengurus CSSMoRA dan perguruan tinggi masing-masing,yang sekurangnya memuat bahwa yang bersangkutan masih aktif mengikuti perkuliahan dengan prestasi baik, taat pada peraturan yang ditetapkan oleh perguruan tinggi, serta memilki Tingkah laku/sikap akhlakul karimah dan teguh pada norma kesantrian
      - Salinan Buku Rekening Bank/Pos yang dilegalisir pihak bank/pos terkait atas nama santri yang bersangkutan (Khusus peserta PBSB yang studi pada PTKIN)
 2. Persyaratan bagi Santri yang dinyatakan lulus dalam seleksi calon peserta PBSB
    a. Telah melakukan konfirmasi kesediaan dan legalisasi data, dibuktikan dengan Surat Keterangan
Konfirmasi Kesediaan dan Legalisasi Data yang menyatakan bahwa peserta tersebut telah
menyerahkan Berkas Konfirmasi Kesediaan dan telah dilakukan legalisasi data, ditandatangani
oleh Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren/Pendidikan Agama dan
Keagamaan Islam/Pendidikan Islam, atau pejabat lain yang dikuasakan
    b. Membuat Pengajuan Bantuan Beasiswa Santri Berpestasi, dengan berkas pengajuan sesuai
berkas konfirmasi kesediaan sebagai berikut:
       - Surat Pernyataan Komitmen Peserta PBSB (format terlampir)
       - Surat Pengajuan Bantuan Beasiswa Santri Berprestasi Untuk Peserta Baru (format terlampir)
       - Tanda Peserta asli
       - Salinan Formulir Registrasi
       - Salinan Buku Rekening Bank/Pos yang dilegalisir pihak bank/pos terkait atas nama santri yang
bersangkutan (Khusus peserta PBSB yang studi pada PTAIN)
    c. Tidak mendapatkan Rekomendasi Penolakan dari Perguruan Tinggi

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1 yang Sedang Buka

Pendaftaran:
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman PBSB Kemenag: http://pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id Hingga 8 Mei 2017. Pihak pesantren mengajukan pendaftaran terlebih dahulu, kemudian menginput data santrinya. Nantinya pesantren akan memperoleh nomor pendaftaran beserta password untuk login. Santri nanti bisa login menggunakan informasi login dari pesantren tersebut. Kemudian santri bersangkutan mengisi seluruh informasi yang diminta dan menekan tombol finalisasi. Alur pendaftaran bisa disimak pada panduan pendaftaran PBSB 2017 yang telah disiapkan Kementerian Agama melalui laman PBSB. Semoba berhasil!
5/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Djarum 2017/2018 untuk S1 dan D4

Djarum Beasiswa Plus atau sering juga disebut Beasiswa Djarum kini hadir untuk tahun akademik 2017/2018. Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2017/2018 terbuka bagi mahasiswa S1 maupun diploma 4 pada semester 4 dari semua disiplin ilmu pada perguruan tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus. Seperti tahun sebelumnya, Djarum Beasiswa Plus tidak saja menyediakan bantuan dana beasiswa, tapi juga membekali penerima beasiswanya (Beswan) dengan berbagai kegiatan soft skills.

Penerima beasiswa Djarum 2017/2018 akan mendapatkan dana beasiswa sebesar Rp 750 ribu per bulan yang diberikan selama 1 tahun. sementara, kegiatan soft skill yang diberikan di antaranya meliputi Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, International Exposure, serta Community Empowerment.

Persyaratan:
1. Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1 Universitas) / Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
2. IPK minimum 3.00 pada semester III.
3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
4. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
6. Mengisi Form Pendaftaran online di website djarumbeasiswaplus.org

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 untuk Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. PDF dari form pendaftaran online
2. Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.
3. Fotocopy Kartu Mahasiswa.
4. Transkrip Nilai sampai semester III yang telah dilegalisir.
5. Surat keterangan aktif organisasi / Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi yang pernah diikuti / Fotocopy Sertifikat Prestasi yang dimiliki.
6. Surat keterangan dari kampus (Rektorat atau Fakultas ) tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

Pendaftaran:
Silakan daftarkan diri Anda secara online terlebih dahulu di laman Djarum Beasiswa Plus. Setelah tuntas, periksa email untuk mendapatkan PDF dari form pendaftaran online tersebut.

Kemudian lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta dan kirimkan ke alamat Djarum Beasiswa Plus seperti tertera di PDF form pendaftaran online yang sudah diperoleh.

Sebelum melakukan pendaftaran online, harap periksa terlebih dahulu Daftar Perguruan Tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus. Jika ada, Anda bisa mendaftar.

Pendaftaran online Djarum Beasiswa Plus 2017/2018 dibuka mulai 8 April - 24 Mei 2017. Seleksi administrasi dilakukan 26 Mei – 30 Mei 2017. Selanjutnya mereka yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes tertulis (tes potensi akademik) dan wawancara yang digelar pada 1 Juni – 10 September 2017.

Pengumuman hasil seleksi beasiswa akan disampaikan 14 September 2017 yang bisa dicek melalui website Djarum Beasiswa Plus atau di Bagian Kemahasiswaan Kampus masing-masing. Selamat mencoba!
4/24/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2017 – 2018

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali membuka pendaftaran beasiswa S2 bagi pemuda berprestasi di seluruh Indonesia tahun akademik 2017 – 2018. Utamanya para pemuda berprestasi yang aktif dalam organisasi kepemudaan. Beasiswa S2 Kemenpora ini bekerjasama dengan dengan sembilan perguruan tinggi negeri (PTN) di dalam negeri yang menjadi pilihan tujuan studi beasiswa S2 pemuda berprestasi dari Kemenpora.

Para penerima beasiswa Kemenpora nantinya akan memperoleh tanggungan biaya SPP selama empat (4) semester pada PTN yang dipilih. Tahun ini Kemenpora menyediakan total 250 kursi beasiswa di 9 PTN tujuan studi.

Pilihan PTN Tujuan Studi:
1. Universitas Indonesia, program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Kajian Strategik Pengembangan Kepemimpinan
2. Universitas Gadjah Mada, program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Konsentrasi Pengembangan Kepemimpinan
3. Universitas Hasanuddin, program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dan Pedesaan dengan peminatan Kajian Manajemen Kepemimpinan Pemuda
4. Universitas Sumatera Utara, program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dengan peminatan Manajemen Kepemimpinan Pemuda
5. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, program studi Dirasah Islamiyah dengan konsentrasi Studi Islam dan Kepemudaan
6. Universitas Mulawarman, program studi Kebijakan Publik
7. Universitas Padjajaran, program studi Magister Ilmu Politik
8. Universitas Negeri Jakarta, program studi Pendidikan Olahraga
9. Universitas Diponegoro, program studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, konsentrasi Kewirausahaan Pemuda

Dari total 250 kuota beasiswa yang tersedia, 150 kuota beasiswa ditujukan untuk lima (5) PTN mitra yang masing-masing mendapatkan 30 kuota beasiswa, yakni UI, UGM, UNHAS, USU, dan UINSA. Kemudian empat (4) PTN rintisan, yakni UNMUL, UNPAD, UNJ, dan UNDIP masing-masing 25 kuota beasiswa dari 100 kuota.

Persyaratan Akademik:
1. Lulus Sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu dengan akreditasi Program Studi minimal B
2. Lulus ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri yang dilamar meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL

Persyaratan Non Akademik:
1. Pemuda Indonesia berusia 20-28 tahun pada tanggal 1 Juli 2017 dibuktikan dengan akte kelahiran
2. Bagi aktivis pemuda, merupakan anggota atau pengurus Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda dibuktikan dengan surat keterangan/rekomendasi dari Ketua Umum DPP/DPD tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota
3. Bagi aktivis pemuda, memiliki prestasi di bidang seni, olahraga, sosial budaya, iptek dan imtaq dan olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat minimal tingkat Kab/Kota
4. Bagi olahragawan berprestasi, memiliki prestasi olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat medali emas minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta
5. Pelatih berprestasi adalah pelatih yang memiliki jejak/track record prestasi olahragawan binaan peraih medali emas setingkatn Pekan Olahraga Nasional (PON) atau memiliki sertifikat kepelatihan tingkat nasional, dibuktikan dengan piagam/sertifikat/medali emas atlit binaan minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta
6. Diutamakan bagi yang belum pernah memperoleh bantuan atau fasilitasi dari Kemenpora
7. Berbada sehat, dibuktikan dengan surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah
8. Berkelakuan baik, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian
9. Bebas narkoba, dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah
10. Tidak sedang terikat dalam program beasiswa lain, dibuktikan dengan surat pernyataan
11. Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara/PNS, dibuktikan dengan surat pernyataan

Simak juga » Beasiswa Unggulan S1, S2, S3 Kemdikbud

Prosedur Pendaftaran:
1. Mendaftarkan diri secara online pada situs penerimaan mahasiswa pada Universitas/PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di PTN tersebut
2. Setelah melaksanakan pendaftaran, maka pendaftar harus mengirimkan dokumen/bukti persyaratan akademik dan non akademik kepada PTN dan pihak Kemenpora, berupa:
   a. Fotocopy Akte Kelahiran
   b. Piagam/sertifikat penghargaan atas prestasi di bidang seni, olahraga, sosial, iptek, dan imtaq
   c. Surat keterangan/rekomendasi dari ketua umum DPP/DPD Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda tingkat pusat atau tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota
   d. Piagam/sertifikat/medali atau berupa penghargaan lainnya pada olahragawan/pelatih berprestasi
   e. Surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah/Daerah
   f. Surat Keterangan Catatan Kepolisian
   g. Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah Daerah
   h. Surat pernyataan tidak sedang terikat dalam program beasiswa dari instansi lain di atas matera Rp 6.000
   i. Surat pernyataan bukan Aparatur Sipil Negara di atas materai Rp 6.000
   j. Dokumen tersebut dikirim melalui alamat Kemenpora kepada:
      Asdep Tenaga dan Sumber Daya Pemuda
      Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda
      Kementerian Pemuda dan Olahraga
      Jl. Gerbang Pemuda No. 3 Senayan Jakarta Pusat 10270
3. Daftar peserta lulus seleksi ujian masuk akan diumumkan sesuai tanggal yang ditetapkan pada kalender akademik PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga 

Jadwal Pendaftaran:
1. Universitas Indonesia
» Pendaftaran online Gel.II: 10 April - 8 Mei 2017
2. Universitas Gadjah Mada
» Pendaftaran online: April 2017
3. Universitas Hasanuddin
» Pendaftaran online: 17 Januari - 31 Maret 2017
4. Universitas Sumatera Utara
» Pendaftaran: April - Juli 2017
5. UIN Sunan Ampel
» Pendaftaran: 18 Mei 2017
6. Universitas Mulawarman
» Pendaftaran: April - Mei 2017
7. Universitas Padjajaran
» Pendaftaran: 22 Februari - 23 Mei 2017
8. Universitas Diponegoro
» Pendaftaran: 1 April - 30 Juni 2017
9. Universitas Negeri Jakarta
» Pendaftaran: April 2017

Simak juga »  Daftar Pilihan Beasiswa S2 Dalam Negeri

Info lebih lanjut:
1. Portal Kemenpora: www.kemenpora.go.id
2. Universitas Indonesia: http://penerimaan.ui.ac.id
3. Universitas Gadjah Mada: http://um.ugm.ac.id
4. Universitas Hasanuddin: http://pasca.unhas.ac.id
5. Universitas Sumatera Utara: http://sps.usu.ac.id
6. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel: http://pasca.uinsby.ac.id
7. Universitas Mulawarman: www.unmul.ac.id
8. Universitas Padjajaran: www.unpad.ac.id
9. Universitas Negeri Jakarta: www.pps.unj.ac.id
10. Universitas Diponegoro: www.undip.ac.id
4/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pendidikan S2 UGM Beragam Jurusan

Tahun ini Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM kembali memberikan beasiswa pendidikan S2 untuk studi di SPs UGM. Beasiswa diberikan dalam bentuk uang kuliah tunggal (UKT) selama 4 semester. Nilai beasiswanya sesuai dengan besaran UKT di program studi/minat studi yang dituju pada jalur reguler. Beasiswa UGM ini terbuka bagi lulusan sarjana S1 di tanah air yang berminat mengambil studi S2 di UGM tahun akademik 2017 - 2018 pada beberapa program studi yang ditawarkan.

Prodi yang menyediakan beasiswa, yaitu:
1. Agama dan Lintas Budaya
    Minat Kajian Timur Tengah
    Minat Ekonomi Islam

2. Bioteknologi
    Minat Rekayasa Biomedis
3. Ilmu Lingkungan
    Minat Geo Informasi untuk Manajemen Bencana
    Minat Magister Pengelolaan Lingkungan

    Minat Magister Teknologi untuk Pengembangan Berkelanjutan
    Minat Magister Pengelolaan Infrastruktur dan Pembangunan Masyarakat
4. Kajian Budaya dan Media
    Minat Manajemen Informasi dan Perpustakaan
5. Kajian Pariwisata
6. Kependudukan
7. Ketahanan Nasional
    Minat Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik
8. Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
9. Penyuluh dan Komunikasi Pembangunan
10. Magister Manajemen Bencana 11. Magister Manajemen Pendidikan Tinggi

Persyaratan:
1. Lulus S1 tahun 2015 - 2017 dari perguruan tinggi negeri/swasta yang terakreditasi dengan nilai A
2. IPK S1 minimal 3,25
3. Melampirkan sertifikat TOEFL ITP/AcEPT UGM dengan skor minimal 500
4. Melampirkan sertifikat TPA Bappenas/PAPS UGM dengan skor minimal 550
5. Usia sampai dengan 1 September 2017 maksimal 25 tahun
6. Melampirkan surat keterangan sehat dari dokter (dokter puskesmas atau rumah sakit)
7. Melampirkan bukti pendaftaran bahwa calon telah terdaftar pada salah satu program studi/minat studi di Sekolah Pascasarjana UGM
8. Bersedia menerima beban tugas akademik dari Sekolah Pascasarjana UGM selama menerima beasiswa

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 di Dalam Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi
2. Fotocopy bukti pendaftaran on line dari DPP UGM
3. Fotocopy Ijazah S1 yang dilegalisir
4. Fotocopy Transkrip nilai S1 yang dilegalisir
5. Fotocopy Sertifikat Akreditasi PTN/PTS Asal S1dengan peringkat Nilai A
6. Fotocopy Sertifikat TPA/PAPS minimal Skor 550
7. Fotocopy Sertifikat TOEFL/AcEPT/ITP minimal Skor 500
8. Surat keterangan sehat dari dokter puskemas/dokter rumah sakit

* Formulir aplikasi beasiswa dapat diperoleh di sub Bagian Akademik, Lantai 1, Gedung SPs UGM atau dapat diunduh di website SPs UGM.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi beasiswa S2 UGM tahun akademik 2017 - 2018 menyesuaikan dengan jadwal pendaftaran mahasiswa baru UGM yang tertera di http://um.ugm.ac.id

Aplikasi lengkap beasiswa dapat diserahkan langsung ke: 

SEKRETARIAT
Gedung Sekolah Pascasarjana UGM
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55281

Kontak:
Email: sps@ugm.ac.id
Telpon: (0274) 544975
Website: http://pasca.ugm.ac.id
4/19/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Astra 1st 2017 - 2018 untuk Mahasiswa S1 dari Astra

Ini dia beasiswa Astra 1st (dibaca: first) yang ditawarkan Astra International bagi mahasiswa S1 tahun 2017. Beasiswa Astra 1st tidak saja memberikan dukungan dana pendidikan, tapi juga pengembangan berupa pelatihan sekaligus bimbingan langsung ke mahasiswa bersangkutan untuk menghadapi dunia kerja. Mereka dibekali langsung bagaimana menghadapi kondisi bisnis sebenarnya. Selain itu, mahasiswa penerima beasiswa Astra 1st berkesempatan memperluas jaringan mereka dengan para profesional Astra dan mahasiswa berprestasi dari universitas terkemuka lainnya.

Saat ini, Beasiswa Astra 1st bisa dilamar oleh mahasiswa semua jurusan pada perguruan tinggi yang ada di Pulau Jawa, terutama dari Fakultas Teknik, Ekonomi, Psikologi, IT, dan Statistik. Bagi Anda yang memenuhi kriteria tersebut, Beasiswa Astra 1st siap menampung aplikasi Anda sebagai kandidat calon penerima beasiswa S1 ini.

Beasiswa Astra 1st berdurasi selama satu tahun (periode Agustus 2017 - Mei 2018). Di periode sebelumnya, dukungan dana beasiswa yang diberikan sebesar Rp 5 juta. Kandidat terpilih akan diberi kesempatan untuk mengeksplorasi lini bisnis Astra Group sebagai konsultan melalui kegiatan berbasis proyek, bimbingan dan pembinaan, serta tantangan latihan langsung di kelas maupun workshop di luar ruangan.

Keuntungan menjadi Astra 1st:
1. Mengeksplor bisnis Grup Astra sebagai konsultan bisnis melalui proyek nyata
2. Pengembangan diri melalui Individual Development Plan yang dibimbing langsung oleh HR PT Astra International Tbk
3. Mengikuti Astra Workshop Program sebagai pembekalan program Astra 1st
4. Bantuan dana untuk pengembangan diri

Persyaratan:
1. Mahasiswa S1 aktif (semester 2, 4, atau 6) di universitas di Pulau Jawa
2. Berasal dari semua jurusan (diutamakan dari Fakultas Teknik, Ekonomi, Psikologi, IT, dan Statistik)
3. Minimum IPK 3.00 dari skala 4.00
4. Aktif berorganisasi
5. Sedang tidak menerima beasiswa dari perusahaan lain (beasiswa dari pemerintah diperbolehkan) pada periode Agustus 2017 – Mei 2018
6. Dapat mengikuti keseluruhan program dari Agustus 2017 – Mei 2018

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 yang Sedang Buka

Pendaftaran:
Bagi mahasiswa S1 yang memenuhi syarat dapat mendaftar Beasiswa Astra 1st 2017 dengan melengkapi formulir aplikasi yang disediakan Astra International. Formulir tersebut tersedia secara online dan bisa segera dilengkapi. Batas akhir pendaftaran adalah 30 April 2017.

Aplikasi yang telah dikirim tersebut kemudian akan diseleksi untuk kemudian mengikuti tahap seleksi berikutnya. Proses seleksi di antaranya meliputi screening awal, tes online, tes psikologi, focus group discussion, kemudian wawancara.

Proses seleksi akan diselenggarakan di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang pada Mei sampai Juni 2017.

Hanya kandidat yang masuk kualifikasi yang akan dihubungi lebih lanjut untuk mengikuti proses seleksi.

Kontak:
Twitter: @Astra_Career
Facebook: Astra Career
Instagram: @astra_career
Website: www.astra.co.id
4/15/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Kemenag 2017 – 2018

Kesempatan memperoleh beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali tersedia. Kemenag secara resmi mengumumkan pendaftaran beasiswa 2017 – 2018 melalui program 5000 Doktor atau yang dikenal juga dengan Mora Scholarship. Program beasiswa ini ditawarkan Kemenag setiap tahun untuk memberikan kesempatan bagi para dosen tetap maupun tenaga kependidikan pada perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) untuk melanjutkan studi S3 di dalam negeri atau luar negeri.

Beasiswa Program 5000 Doktor yang disediakan Kemenag merupakan beasiswa penuh. Durasi beasiswa diberikan hingga 6 semester, dengan masa perpanjangan 2 semester. Cakupan beasiswa S3 untuk studi di dalam negeri, di antaranya biaya pendidikan yang terdiri dari biaya SPP, biaya ujian-ujian, serta biaya lain sesuai dengan SK Rektor di tempat studi. Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa juga memperoleh biaya mahasiswa yang meliputi biaya pendaftaran, biaya hidup/biaya operasional, uang buku/referensi, serta biaya riset.

Sementara, untuk beasiswa S3 dengan tujuan studi di luar negeri, cakupan beasiswa yang disediakan meliputi biaya program penguatan bahasa asing dan akademik (Language and Academic Preparation Course) di Indonesia, biaya hidup selama mengikuti program penguatan bahasa asing dan akademik, biaya ujian IELTS atau TOEFL serta ujian bahasa lain sesuai dengan bahasa pada kampus tujuan yang dilaksanakan di Indonesia, biaya pendaftaran (admission fee), dan biaya kuliah (tuition fee).

Selain itu, penerima beasiswa S3 luar negeri juga memperoleh biaya hidup selama melaksanakan studi (maksimum 4 tahun), biaya settlement, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya tiket pulang pergi, biaya keluarga (diiberikan mulai tahun kedua), bantuan riset (satu kali untuk tahun terakhir), serta biaya mengikuti international conference.

Ketentuan Umum:
1. Dosen tetap PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri/Swasta
   b. DPK pada PTKI Swasta
2. Dosen tetap Non-PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri dengan syarat masa kerja minimal 2 tahun
   b. Fakultas Agama Islam pada PTU
3. Dosen tetap PNS/Non-PNS Pendidikan Agama Islam pada PTU
4. Dosen tetap dengan perjanjian kerja
5. Tenaga kependidikan pada PTKI dan PNS Eselon I pada Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Persyaratan Umum:
1) Memiliki gelar Magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau yang telah disetarakan statusnya (untuk perguruan tinggi dalam negeri)
2) Bidang studi yang akan diambil diperlukan untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan
3) Bersedia menandatangani kontrak beasiswa
4) Berusia maksimum 47 tahun, terhitung dari tanggal pengajuan berkas
5) Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id

Simak juga » Pilihan Beasiswa S3 Terbaru yang Sedang Buka

Persyaratan Khusus:
▪ Studi S3 Dalam Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS;
i. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
j. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
k. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
l. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
m. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman), download format proposal.

▪ Studi S3 Luar Negeri:
a. Surat Permohonan untuk mengikuti program 5000 Doktor yang ditujukan kepada Dirjen Pendidikan Islam, cq. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, download template surat permohonan;
b. Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi/Pimpinan lembaga tempat bertugas, download template surat pengantar;
c. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), download template CV;
d. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
e. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
f. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
g. Fotokopi sertifikat pendidik dosen (bagi yang sudah lulus sertifikasi);
h. Sertifikat tes bahasa asing (Bahasa Inggris dan bahasa asing lain) yang dikeluarkan oleh lembaga resmi:
   1) TOEFL ITP 500 atau IELTS™ 5.0, DAN
   2) TOAFL sekurang-kurangnya 450 atau yang setara, atau
   3) Sertifikat DELF B1 untuk bahasa Prancis, atau
   4) Sertifikat bahasa asing lainnya yang sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan dengan standar minimum ekuivalen;
i. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen di PTKIN atau PTKIS.
j. Surat Rekomendasi Dirjen Pendidikan Islam (bagi dosen tetap Non-PNS dengan SK Rektor)
k. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai, download template surat;
l. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan;
m. Pernyataan kesediaan untuk pindah tugas pada lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama (bagi dosen atau PNS dari kementerian lain);
n. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi (maksimal 5 halaman) dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa asing lain yang dipakai di kampus tujuan), download format proposal;
o. Rekomendasi dari profesor di bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil (bila ada);
p. Letter of Acceptance (LoA) dari PT-LN tujuan (bila ada, akan mendapatkan prioritas)

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa Kemenag 2017 – 2018 Program 5000 Doktor dilakukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu di laman “sign up”. Setelah terdaftar kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta sesuai yang tertera di persyaratan khusus. Anda juga bisa mengunduh terlebih dahulu berbagai format dan contoh formulir yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran beasiswa S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri Kemenag periode 2017 – 2018, dibuka mulai 13 Maret – 31 Mei 2017.
3/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
3/27/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ELTA : Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris

English Language Training Assitance (ELTA) merupakan program bantuan yang dirancang bagi pelamar beasiswa Australia Awards yang belum mampu memenuhi syarat minimal bahasa Inggris yang ditetapkan. Syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards adalah memiliki skor IELTS di atas 5.0 atau TOEFL ITP di atas 500. ELTA sejenis beasiswa dari Pemerintah Australia untuk membantu pelamar beasiswa Australia Awards meraih skor IELTS di atas 5.0 atau ITP TOEFL di atas 500. Beasiswa ELTA ini terbuka bagi mereka dengan skor IELTS 4.5 – 5.0 atau setara.

Saat ini tawaran bantuan pelatihan bahasa Inggris ELTA masih terbatas. Yakni ditujukan bagi warga dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maulu, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Selain itu, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia juga bisa melamar pelatihan bahasa Inggris ELTA ini.

Bagi peserta dari luar kota tempat program ELTA dilaksanakan, Australia Awards menyediakan akomodasi dan transportasi darat, laut atau udara untuk tiket kelas ekonomi dengan sistem penggantian biaya (reimburse).

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau 12 minggu secara penuh waktu (Senin – Jumat) di keenam provinsi tersebut. Para pengajar berasal dari IALF Bali dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia. Yang menarik, setelah mengikuti program, peserta akan langsung diikutsertakan untuk mengambil tes IELTS. Nantinya hasil skor yang diperoleh tersebut bisa dipergunakan untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards pada periode berikutnya (2018 – 2019).

Nah, bagi Anda yang berasal dari keenam provinsi tersebut dan telah menyelesaikan S1 dan berminat melanjutkan S2 ke Australia dengan beasiswa Australia Awards, masih ada waktu melakukan pendaftaran sebelum deadline berakhir.

Persyaratan:
1. Memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2.75 pada skala maksimum 4.0
2. Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris (bila ada)

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Dibuka

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Curriculum vitae
3. Salinan transkrip akademik
4. Bukti hasil tes TOEFL/IELTS (bila ada)
5. Surat ijin atasan Anda yang mendukung keikutsertaan dalam program ini
6. Copy KTP
7. Formulir keterangan disabilitas, bagi pelamar dengan disabilitas
8. Surat keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas (bila ada)

Pendaftaran:
Setelah melengkapi dokumen aplikasi yang diminta, Anda kemudian bisa mengirimkannya. Pengiriman aplikasi ada tiga cara, yaitu secara online, via email, atau melalui pos. Anda bisa memilih salah satu.

Via online:
Pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui link berikut: https://goo.gl/QZL9X3

Via Email:
Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

Via Pos:
Tim Seleksi ELTA
IALF Bali
Jl. Raya Sesetan 190
Denpasar 80223

Cantumkan ELTA NTT atau ELTA NTB atau ELTA Maluku & Maluku Utara, atau ELTA Papua & Papua Barat di pojok kiri amplop. Pilih sesuai asal daerah masing-masing. Bagi pelamar disabilitas cukup cantumkan ELTA pada pojok kiri amplopnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa ELTA paling lambat 21 April 2017 pukul 17.00 WITA. Para pendaftar yang lolos seleksi awal akan dihubungi di minggu 31 Mei - 3 Juni 2017. Tes penempatan akan dilaksanakan mulai 11 - 18 Juni 2017 untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, 10 - 14 Juli 2017 untuk wilayah NTB dan NTT, dan 17 - 18 Juli 2017 untuk tes penempatan bagi penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi akan dihubungi selambat-lambatnya 25 – 29 Juli 2017. Pertanyaan tentang ELTA dapat ditujukan ke ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org). Semoga berhasil!
3/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Etos 2017, Ini Pendaftarannya!

Kabar baik bagi yang tengah mempersiapkan melanjutkan kuliah S1 di dalam negeri tahun ini. Beasiswa Etos 2017 dari Dhompet Dhuafa kembali dibuka. Beasiswa Etos menyediakan bantuan studi bagi mereka yang diterima mahasiswa di sejumlah PTN tahun 2017, terutama dari keluarga kurang mampu.

Beasiswa Etos 2017 dibuka untuk mereka yang akan diterima di PTN rekomendasi Dompet Dhuafa di 2017. Total ada 16 PTN yang tersebar di 14 wilayah. Karena itu pendaftaran Beasiswa Etos 2017 baru akan dimulai Mei 2017. Namun, beasiswa ini juga memberi kesempatan bila pelamar juga mendaftar ke beasiswa lain, semisal Bidikmisi. 

Apa saja fasilitas yang disediakan Beasiswa Etos 2017? Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh Capacity building berupa program pengembangan diri selama 4 tahun yang meliputi pembinaan reguler dan pembinaan sosial. Selain itu disediakan asrama mahasiswa selama 2 tahun pada tahun pertama dan tahun kedua kuliah, uang saku bulanan selama 8 semester sebesar Rp 500 ribu/bulan (kuota terbatas), biaya pendidikan selama 8 semester (kuota terbatas), serta support prestasi dalam dan luar negeri.  Yaitu bantuan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau delegasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Support prestasi yang diberikan antara Rp 500 ribu - Rp 3 juta, tergantung jenis dan levelnya.

Pada tahun 2017, kota penerima Beasiswa Etos adalah 150 orang, yang terdiri dari 50 jalur SNMPTN dan 100 jalur SBMPTN.

PTN Rekomendasi Beasiswa Etos 2017:
1. Universitas Syiah Kuala, Nanggroe Aceh Darussalam
2. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara
3. Universitas Andalas, Sumatera Barat
4. Universitas Indonesia, DKI Jakarta
5. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Banten
6. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
7. Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat
8. Universitas Padjajaran, Jawa Barat
9. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah
10. Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta
11. Universitas Brawijaya, Jawa Timur
12. Universitas Airlangga, Jawa Timur
13. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
14. Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur
15. Universitas Hassanudin, Sulawesi Selatan
16. Universitas Pattimura, Maluku

Persyaratan:
1. Mengisi formulir pendaftaran Beastudi Etos yang terdiri atas (Unduh)
   (i) biodata calon peserta,
   (ii) data ekonomi keluarga, dan
   (iii) surat pernyataan kebenaran data
2. Melampirkan bukti tanda diterima perguruan tinggi negeri (PTN)
3. Surat Keterangan Tidak Mampu
4. Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua
5. Foto rumah (tampak depan, kamar tidur, ruang tengah, dapur, dan kamar mandi)
6. Tulisan tentang riwayat hidup dan cita-cita besar yang ingin diraih
7. Pas foto 4x6 (2 lembar)
8. Fotokopi Kartu Keluarga
9. Fotokopi tanda pengenal (KTP/Kartu Pelajar/SIM)
10. Lampiran (piagam penghargaan, sertifikat, dll) *jika ada

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 2017 - 2018

Pendaftaran: 
Berkas yang telah disiapkan nantinya dikirimkan secara langsung atau via pos ke alamat Beasiswa Etos di masing-masing daerah. Silakan hubungi alamat kontak yang tertera berikut untuk alamatnya.

Kontak panitia:
A. Tim Panitia Pusat 0823 1059 2074 (Call Only)
B. Tim Panitia Wilayah
1. Aceh : Akbar (0853 5988 0193)
2. Medan : Abdi (0853 9794 3704)
3. Padang : Mirna (0852 6523 9706)
4. Jakarta : Fata (0813 1530 8738)
5. Banten : Helmi (0812 8711 66630
6. Bogor : Imas (0856 9760 9588)
7. Bandung : Rizqa (0852 7449 2812)
8. Semarang : Arroyan (0822 2226 7893)
9. Surabaya : Pandu (0838 1946 4668)
10. Malang : Izzudin (0856 3131 785)
11. Yogyakarta : Ratna (0857 4206 4565)
12. Samarinda : Nurbayah (0815 2262 5564)
13. Makassar : Ipul (0853 4390 3171)
14. Ambon : Rais (0821 9940 3616)

Jadwal pendaftaran dan seleksi: 
▪ Pendaftaran Gelombang 1 (SNMPTN)
Penerimaan berkas pendaftaran: 17 – 31 Mei 2017
Pengumuman lolos seleksi administrasi: 13 Juni 2017
Seleksi tulis dan wawancara oleh manajemen wilayah: 17 - 18 Juni 2017
Pengumuman nasional: 14 Juli 2017

▪ Pendaftaran Gelombang II (SBMPTN)
Penerimaan berkas pendaftaran: 14 - 30 Juni 2017
Pengumuman lolos seleksi administrasi: 14 Juli 2017
Seleksi tulis dan wawancara oleh manajemen wilayah: 19 - 20 Juli 2017
Pengumuman penerima beasiswa: 4 Agustus 2017

Kontak:
BEASTUDI INDONESIA
Jalan Raya Parung-Bogor Km 42 Jampang, Kemang,
Bogor, Jawa Barat, Indonesia 16310
Telp: +62 251 8610817, 861818, 8612044
Email: markompendidikandd@gmail.com
www.beastudiindonesia.net
3/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa KPMG ASEAN untuk Mahasiswa S1

Anda yang tengah kuliah S1 jurusan bisnis dan akuntansi, bersiaplah untuk mengikuti program beasiswa KPMG ASEAN atau KPMG ASEAN Scholarship. Beasiswa ini terbilang baru untuk kawasan ASEAN. Diluncurkan sekitar 2015 dan menyasar para mahasiswa ASEAN yang memiliki potensi untuk mengembangkan karir usai studi. Tawaran beasiswa yang disediakan KPMG cukup menarik. Salah satunya adalah bantuan dana kuliah sebesar Rp 45 juta per tahun yang diberikan selama tiga tahun berturut-turut.

Tidak itu saja, ketika mahasiswa bersangkutan berada di tahun ketiga dan keempat jenjang S1, KPMG akan memberikan kegiatan magang. Satu kegiatan magang berlangsung di perusahaan dalam negeri dan satu lagi dilaksanakan di perusahaan di kawasan ASEAN. Biaya selama magang tersebut juga akan ditanggung KPMG. Menarik bukan?

Satu hal yang menarik lagi, para penerima beasiswa KPMG ASEAN juga berkesempatan mengikuti kegiatan pertukaran magang di luar negeri jika dinilai layak, dan akan diberikan tunjangan untuk program tersebut. Selain itu Anda juga berkesempatan langsung bekerja pada KPMG setelah kuliah.

Persyaratan:
1. Memiliki motivasi dan prestasi akademik yang sangat baik dan konsisten
2. Memperoleh minimum nilai total UN 51 (rata-rata 8,5 untuk tiap mata pelajaran), dengan nilai Bahasa Inggris minimum 8,5
3. IPK sekurangnya 3.5 pada skala 4.0
4. Berada di tahun pertama atau kedua studi pada perguruan tinggi dalam negeri jurusan Akuntansi atau Bisnis
5. Aktif dalam kegiatan ko-kurikuler baik di kampus maupun di masyarakat
6. Berjiwa kepemimpinan yang kuat serta memiliki pola pikir global dan ASEAN
7. Berkomunikasi sangat baik serta memperlihatkan inisiatif yang tinggi, kematangan, dan dan antusiasme
8. Percaya diri dan memiliki tekad untuk berhasil

Simak juga » Beasiswa Unggulan S1 dari Kemendikbud

Pendaftaran:
Pelamar Beasisiwa KPMG ASEAN cukup melengkapi formulir aplikasi (Unduh) kemudian kirimkan via email: careers@kpmg.co.id dengan subjek email: KPMG ASEAN Scholarship – Indonesia

Aplikasi pelamar diterima mulai 6 Februari s/d 14 April 2017. Seleksi wawancara dan pengumuman penerimaan akan dilaksanakan Mei hingga Juni 2017. Hanya kandidat yang masuk short-list yang akan diberitahu dan diundang untuk mengikuti wawancara. Kemudian akan digelar ceremony bagi penerima beasiswa terpilih pada pertengahan Juli 2017.

Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui laman KPMG (www.kpmg.com) atau dapat ditanyakan langsung melalui email tertera di pendaftaran di atas. Selamat mencoba!
3/04/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa PPA 2017 - 2018 untuk S1/DIV dan D3

Beragam beasiswa kuliah bisa Anda coba untuk mendanai kebutuhan studi yang membebani di 2017. Peluang beasiswa itu ada yang ditujukan bagi pelamar yang baru akan kuliah atau mereka yang saat ini sedang menjalani studi (on going). Nah, peluang beasiswa satu ini ditujukan bagi Anda yang sudah berstatus mahasiswa, baik yang tengah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) atau pun perguruan tinggi swasta (PTS). Namanya sudah tidak asing. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (Beasiswa-PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BPP-PPA). Tahun akademik 2017 - 2018, Kementerian Ristekdikti menyiapkan beasiswa tersebut untuk 130 ribu mahasiswa di Tanah Air. Baik PTN maupun PTS.

Beasiswa PPA 2017 dan BPP PPA 2017 ditujukan bagi mahasiswa aktif yang berada di jenjang S1/DIV atau mahasiswa D3. Ketentuan lebih lanjut tertera di persyaratan. Penerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA akan memperoleh dana sebesar Rp 400 ribu/bulan. Beasiswa tersebut diberikan untuk pertamakalinya di periode tahun angggaran berjalan sekurangnya selama 6 bulan. Pengajuan beasiswa PPA dan BPP-PPA cukup mudah karena mahasiswa bisa langsung mendaftar di kampus masing-masing. 

Status mahasiswa: 
1. Calon penerima adalah mahasiswa yang kuliah pada perguruan tinggi pengelola beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
2. Calon penerima harus terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti)
3. Calon penerima adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana.
Persyaratan: 
1. Umum
Diberikan kepada mahasiswa:
a) Jenjang S1/Diploma IV paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII.
b) Diploma III, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI.
c) Dapat diberikan mulai semester I apabila mahasiswa memiliki prestasi sangat baik di sekolah khususnya nilai ujian nasional dan nilai rapor kelas X s.d. XII (diperlukan rekomendasi dari Kepala/Sekolah).
Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pejabat perguruan tinggi yang ditunjuk, dengan melampirkan berkas sebagai berikut:
    1) Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif;
    2) Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) pada tingkat Nasional maupun Internasional.
    3) Surat pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan biaya pendidikan lain dari sumber APBN/APBD yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan;
    4) Rekomendasi dari pimpinan Fakultas/Jurusan.
    5) Fotokopi kartu keluarga.

2. Khusus
Untuk Beasiswa PPA calon penerima wajib melampirkan fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.
Untuk Bantuan Biaya Pendidikan PPA:
a) Fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 2,75 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi;
b) Surat keterangan penghasilan orang tua dari instansi tempat bekerja atau surat pernyataan penghasilan orang tua bermeterai bagi yang berwirausaha;
c) Surat Keterangan tidak mampu atau layak mendapat bantuan yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala Desa atau pejabat berwenang.

*Ctt: Persyaratan dapat menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing kampus. 

Pendaftaran: 
Pelamar yang berminat dapat mengajukan pendaftaran Beasiswa PPA dan BPP PPA 2017 - 2018 di kampus masing-masing. Jadwal pendaftaran bisa berbeda-beda di setiap kampus. Terkait persyaratan dan berkas yang harus diserahkan, silakan dilihat atau ditanyakan ke kampus atau fakultas masing-masing karena mungkin saja ada penyesuaian atau penambahan. Selamat mencoba!  
3/03/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dokter Spesialis 2017 dari Pemerintah

Pendaftaran beasiswa pendidikan dokter spesialis kini memasuki periode tahun 2017 yang ditawarkan pemerintah melalui LPDP. Jika Anda atau keluarga seorang dokter dan berminat mengambil pendidikan spesialis, saat ini kembai dibuka kesempatan Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis 2017. 

Ada sejumlah bidang spesialis prioritas yang ditawarkan, yakni Spesialis Obstetri & Ginekologi, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anastesiologi, Spesialis Bedah, Spesialis Radiologi, Patologi Klinik, serta Rehabilitasi Medik. Jenis keahlian tersebut dapat diambil di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Kampus tujuan yakni:
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Andalas
3. Universitas Brawijaya
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Gadjah Mada
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Indonesia
8. Universitas Padjadjaran
9. Universitas Sebelas Maret

Beasiswa pendidikan dokter spesialis dari pemerintah ini menanggung penuh biaya studi bagi para penerimanya. Biaya yang ditanggung itu, di antaranya biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran (at cost), SPP, termasuk matrikulasi non bahasa, bantuan operasional pendidikan, penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, pelatihan kursus wajib, karya ilmiah, ujian keterampilan, praktikum klinik, dan ujian nasional (at cost). Kemudian biaya non SPP yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

Selain itu tersedia pula biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost), asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga (maks 2 orang), tunjangan kedatangan, serta tunjangan keadaan darurat.

Persyaratan umum:
a. Warga Negara Indonesia (WNI);
b. Telah menyelesaikan studi program sarjana dan beprofesi dokter dari:
   1. Perguruan Tinggi di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
   2. Perguruan Tinggi di luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
c. Dokter yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang diterbitkan oleh KKI,
d. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas,
e. Memiliki kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian, kematangan dalam mengelola emosi, dan kemampuan beradaptasi,
f. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan / keilmuan / inovasi / kreasi/ budaya,
g. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
   1. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi,
   2. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain,
   3. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,
   4. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik,
   5. Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia,
   6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,
   7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP,
   8. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI,
   9. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila dokumen tersebut tidak sah.
h. Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja,
i. Berbadan sehat dan bebas narkoba yang dinyatakan melalui Surat Keterangan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas/Klinik Pemerintah masa berlaku paling lama enam (6) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran
j. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja,
k. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP,
l. Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”,
m. Apabila terdapat pemalsuan data atau dokumen maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP,
n. Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu seleksi wawancara,
o. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Simak juga » Beasiswa LPDP untuk S2, S3, dan Riset

Persyaratan khusus:
a. Usia maksimum Pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
b. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri,
c. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dari jenjang studi sebelumnya yaitu gabungan IPK sarjana dan Profesi dengan ketentuan:
   1. Sekurang – kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara bagi yang belum memiliki LoA Unconditional.
   2. IPK yang dibawah 3,0 dapat melakukan pendaftaran jika memiliki LoA Unconditional.
   3. LPDP lebih memprioritaskan kepada pendaftar dengan IPK diatas 3,0.
d. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
e. Pendaftar Dokter Spesialis Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris sebagaimana dimaksud pada angka (10) dengan skor sekurang-kurangnya:
   1. TOEFL ITP® 475/iBT® 57/IELTS™ 5,5/TOEIC® 600 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional;
   2. TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 650 bagi pendaftar yang tidak memiliki LoA Unconditional
f. Pendaftar BPI Program Dokter Spesialis yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar (bahasa Inggris) yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada huruf e, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
g. Menulis rencana studi dan proposal bidang dokter spesialis yang akan diambil.
h. Sanggup menyelesaikan studi program pendidikan dokter spesialis sesuai masa studi yang telah ditetapkan oleh kolegium masing-masing bidang spesialis.

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa kedokteran spesialis LPDP 2017 dilakukan secara online melalui laman resmi LPDP: www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id

Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut, kemudian melengkapi formulir pendaftaran yang disediakan. Berikutnya unggah dokumen yang diperlukan berdasarkan keterangan persyaratan di atas. Anda bisa menscan dokumen terlebih dahulu.

Setelah melakukan pendaftaran online, siapkan juga dokumen fisiknya (hard copy) dan juga dokumen asli yang nantinya wajib dibawa ketika mengikuti seleksi wawancara bila dinyatakan lulus seleksi administrasi dan seleksi assessment secara online.

Peserta yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online akan mengikuti seleksi assessment yang juga digelar secara online. Selanjutnya bila lolos di kedua tahapan tersebut, peserta berhak mengikuti seleksi wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing.

Hasil penetapan kelulusan seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu telah ditentukan oleh LPDP.

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2017 untuk dalam negeri dibuka hingga 3 April 2017. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 17 April 2017, kemudian seleksi assessment secara online diselenggarakan pada 19 - 20 April 2017. Penetapan hasil seleksi assessment tersebut ditetapkan 5 Mei 2017. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 15 Mei - 9 Juni 2017 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 19 Juni 2017.
Informasi terkait beasiswa LPDP bisa ditanyakan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau langsung kunjungi laman beasiswa LPDP. Lihat juga Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2017
2/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3, dan Non Degree

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi siswa/mahasiswa berprestasi, guru berprestasi, peraih medali olimpiade internasional, juara tingkat nasional atau internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olahraga, pegawai/karyawan berprestasi yang mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasan, seniman, serta pegiat sosial.

Selain beasiswa degree untuk program gelar S1, S2, dan S3. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi juga menyediakan beasiswa non-degree. Beasiswa non gelar ini diperuntukkan bagi guru, tenaga kependidikan pada tingkat PAUD sampai dengan SMA/SMK, pegiat budaya, seniman dan pegiat sosial kecuali dosen untuk mengikuti program residensi, menjadi pembicara dalam workshop atau konferensi, utamanya bidang pendidikan dan kebudayaan.

Pelamar yang berminat dapat memanfaatkan Beasiswa Unggulan Berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) di dalam negeri atau mengikuti program non degree yang diminati. Yang menarik dari beasiswa ini, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK, PTN 3.00 PTS 3.25
 
Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 


▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S1, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki LoA Unconditional (akreditasi universitas minimal B)
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 tahun
2. Maksimal semester 3
3. IPK S2, PTN 3.25 PTS 3.50
4. TOEFL ITP 500/IBT 61, IELTS 5.5 

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi Nasional atau lnternasional
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Dokumen aplikasi Non-Degree
1. Surat permohonan kepada Kepala Biro PKLN Kemendikbud
2. Daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae)
3. Surat undangan dari penyelenggara (undangan residensi/pembicara)
4. Materi/bahan/proposal yang relevan dengan penyelenggaraan kegiatan
5. Esai minimal 500 kata tentang manfaat dari kegiatan
6. Usulan rincian biaya

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2017 untuk program gelar ini dibagi dalam dua batch. Untuk batch 1 pendaftaran dibuka mulai 15 Februari - 15 April 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 16 April - 10 Mei 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan di akun masing-masing pada 12 Mei 2017.

Kemudian untuk batch 2, pendaftaran dibuka mulai 1 Juni - 31 Juli 2017. Seleksi administrasi dan wawancara: 1 Agustus - 31 Agustus 2017. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi disampaikan pada 1 September 2017 melalui akun masing-masing.

Sementara, bagi Anda yang berminat mendaftar Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi program Non-Degree dapat mengajukannnya secara offline dengan mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diminta ke alamat:

Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 7
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, 10270

Jadwal pendaftaran beasiswa non-degree ini tidak terikat dengan jadwal batch 1 dan batch 2 sebagaimana pendaftaran beasiswa program degree.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
2/21/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa hari lalu program beasiswa Bidik Misi S2 sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1. Sekaligus memberi kesempatan bagi mereka dari keluarga tidak mampu (miskin) untuk memberoleh beasiswa S2, meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi. Keduanya ditawarkan pada tempat yang sama, yaitu Beasiswa Afirmasi di laman LPDP.

Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa S2 Bidik Misi dan beasiswa S2 bagi keluarga tak mampu, di bawah ini dijelaskan prosesnya. Namun, ada yang perlu dicatat jika Anda mengajukan beasiswa S2 untuk keluarga miskin. Yakni, IPK yang diraih minimum 3.5.

Beasiswa tersebut diberikan penuh. Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, dll.

Menariknya pula Beasiswa Afirmsi ini menyediakan biaya program pengayaan bahasa, yaitu berupa kursus dan ujian kemampuan bahasa asing dengan durasi 3 bulan sampai maksimum 6 bulan. Kemudian biaya pelaksanaan tes potensi akademik bagi peserta tujuan dalam negeri. Peserta sendiri boleh memilih untuk kuliah di dalam negeri atau luar negeri.

Persyaratan:
Persyaratan umum
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dari:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   c. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
3. Tidak sedang menempuh studi program magister atau doktoral.
4. Bukan lulusan program magister untuk pendaftar program magister dan bukan lulusan program doktoral untuk pendaftar program doktoral.
5. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas, kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian.
6. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan/ keilmuan /inovasi/kreasi/budaya;
7. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana format terlampir;
   a. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia
   b. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia
   c. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   d. Bersedia kembali ke daerah perbatasan dan/atau tertinggal bagi pendaftar dari daerah 3T dan pengabdian daerah 3T;
   e. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   f. Tidak pernah, sedang, dan/atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   g. Tidak pernah, sedang, dan/atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
   h. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
   i. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   j. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
   k. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister/doktoral di dalam negeri;
   l. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
8. Telah mendapatkan izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi Sumber Daya Manusia bagi yang sedang bekerja;
9. Memiliki surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba dan untuk pendaftar tujuan ke luar negeri ditambah dengan keterangan bebas TBC yang dinyatakan oleh Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas/Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran;
10. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
11. Memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
12. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
13. Menulis 2 (dua) essay (masing-masing 500 sampai 700 kata) dengan tema:
    a. “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/lembaga/ instansi/profesi komunitas saya”; dan
    b. “Sukses Terbesar dalam Hidupku”;
14. Peserta memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa asing berupa sertifikat TOEFL ITP®, TOEFL iBT®, TOEIC®, TOAFL, atau IELTS™ yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP;
15. Sertifikat TOAFL pada angka 14, diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi islam.
16. Ketentuan pada angka 14, dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
    a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
    c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
    d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
    e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
    f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
17. Pendaftar yang memenuhi ketentuan pada huruf 16, wajib melampirkan duplikat/salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
18. Pendaftar program magister luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
19. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sekurang-kurangnya 11 (sebelas)
bulan atau paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
20. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkkan untuk kelas-kelas berikut:
    a. Kelas Malam;
    b. Kelas Eksekutif;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas Akhir pekan (weekend);
    f. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara kecuali program joint dan double degree sesuai ketentuan LPDP;
21. Menyusun rencana studi berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan.
22. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan. Dibuktikan dengan surat tanda terima tanpa syarat pada Perguruan Tinggi (Letter of Acceptance (LoA) Unconditional) untuk program doktoral. Kemudian mendaftar diaplikasi pendaftaran LPDP untuk program doktoral.

Persyaratan Khusus:
1. Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp.750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan;
   a. Kartu Keluarga yang terbaru;
   b. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
   c. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
   d. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata – rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000.
2. Usia maksimum pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun.
3. Pendaftaran Beasiswa Afirmasi hanya untuk program magister dan tidak dibuka untuk program doktoral.
4. Memiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,50 pada skala 4.00.
5. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa asing dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT 33, IELTS 4,5, TOEIC® 400, TOAFL 450.
   b. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, TOEIC® 630, TOAFL 550.
6. Pendaftar Beasiswa Afirmasi alumni penerima bidikmisi dan miskin prestasi hanya dapat mendaftar maksimal 2 (dua) tahun sejak dinyatakan lulus dari Perguruan Tinggi.
7. Khusus pendaftar Beasiswa Afirmasi alumni penerima beasiswa bidikmisi harus melampirkan surat keterangan atau surat keputusan penerima bidikmisi yang dikeluarkan oleh kementerian atau perguruan tinggi terkait.

Simak juga » Beasiswa Kuliah S2 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Permohonan diajukan secara online di laman resmi LPDP: www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id

Anda dapat membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut jika belum pernah mendaftar sebelumnya.

Jika ingin mengajukan beasiswa Bidikmisi S2 atau Keluarga Tidak Mampu, pelamar dapat memilih Beasiswa Afirmasi pada saat mengisi formulir LPDP. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunggah dokumen persyaratan yang ditetapkan.

Para pelamar yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online akan mengikuti seleksi assessment yang juga digelar secara online. Kemudian bila lolos di kedua tahapan tersebut, pelamar berhak mengikuti seleksi wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing.

Hasil penetapan kelulusan seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu yang telah ditentukan oleh LPDP.

Pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2017 untuk dalam negeri tahun akademik 2018 dibuka hingga 3 April 2017. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 17 April 2017, kemudian seleksi assessment secara online diselenggarakan pada 19 - 20 April 2017. Penetapan hasil seleksi assessment tersebut ditetapkan 5 Mei 2017. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 15 Mei - 9 Juni 2017 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 19 Juni 2017.

Kemudian untuk pendaftaran Beasiswa Afirmasi LPDP 2017 untuk luar negeri dibuka hingga 7 Juli 2017. Penetapan hasil seleksi administrasi dokumen pada 26 Juli 2017, kemudian seleksi assessment secara online diselenggarakan pada 28 - 29 Juli 2017. Penetapan hasil seleksi assessment tersebut ditetapkan 16 Agustus 2017. Sedangkan seleksi substansi akan diselenggarakan 28 Agustus - 30 September 2017 dan pengumuman penetapan hasil seleksi substansi yakni 12 Oktober 2017. 

Mengenai pertanyaan terkait BPI Program Afirmasi tersebut dapat menghubungi email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui call center LPDP di 1500652. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP. Semoga berhasil!
2/20/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa VDMS 2017 – 2018 (Mahasiswa D3, S1)

Bagi Anda yang berstatus mahasiswa D3 atau pun S1, ini salah satu beasiswa dalam negeri yang sedang dibuka. Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Scholarship. Beasiswa untuk mahasiswa D3 dan S1 ini cukup rutin ditawarkan, terutama bagi universitas dan perguruan tinggi mitra VDMS. Ada sekitar 35 universitas mitra beasiswa VDMS. Misalnya saja UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, Unair, dll.   

Beasiswa VDMS memang cukup rutin ditawarkan. Yang menarik dari beasiswa ini adalah beasiswa diberikan hingga akhir masa studi sesuai standar pendidikan. Kecuali memang jika tidak mampu mempertahankan prestasi (IPK kurang dari 3.00), beasiswa bisa dihentikan. 

Apa saja yang didapatkan dari beasiswa VDMS 2017 – 2018? Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp. 500.000 setiap bulan yang dibayarkan ke rekening pribadi, diberikan satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 dan Bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 650.000,- dan D3 sebesar Rp. 550.000), serta mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi – yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Van Deventer-Maas Stichting. 

Persyaratan: 
1. Mahasiswa S1 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2
2. Usia maksimal 27 tahun
3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)
4. IPK ≥ 3.00
5. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
6. Aktif berorganisasi atau di komunitas
7. Fasih berbahasa Inggris diutamakan
Dokumen aplikasi: 
1. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat rekomendasi dari pihak sekolah atau kampus (yang ditanda-tangani oleh Rektor/Dekan/Kaprodi) yang menyatakan kondisi ekonomi keluarga.
2. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00)
3. Slip gaji resmi Orang tua atau wali, baik dari institusi pemerintah atau swasta.
Apabila kedua orang tua bekerja, maka wajib melampirkan slip gaji keduanya, maksimal 2 (dua) bulan terakhir.
4. Surat keterangan pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali (bila wiraswasta), yang disahkan oleh Kelurahan atau Surat pernyataan pekerjaan dan penghasilan yang dibuat dan ditanda-tangani di atas meterai Rp. 6.000,-.
5. Fotokopi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK)
6. Fotokopi halaman depan buku tabungan
7. Tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir)
8. Essay mengenai diri Anda (keluarga, studi dan kegiatan sosial dan prestasi), mengapa VDMS harus memilih Anda untuk menjadi penerima beasiswa, apa yang Anda harapkan jika terpilih sebagai penerima beasiswa, dan apa yang akan Anda lakukan bagi masyarakat setelah selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah. (Minimal 1.5 halaman A4, Huruf: Times New Roman, ukuran 11, dan spasi 1).

Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa, pastikan bahwa universitas Anda masuk Daftar Mitra beasiswa VDMS. Jika tertera, selanjutnya lakukan beberapa tahapan berikut untuk mengajukan beasiswa. 

Pertama, pelamar mendaftar terlebih dahulu secara online di website VDMS: vas.vdms-scholarship.org

Masukkan email aktif yang digunakan, selanjutnya lengkapi formulir yang harus diisi secara online tersebut. Setelah rampung, periksa email, apakah Anda mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2. Jika mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap kedua, maka akan diberikan link untuk melengkapi formulir kedua. Di formulir kedua tersebut, Anda juga perlu mengunggah softcopy foto terbaru (foto close up dengan jas almamater bukan selfie atau seluruh badan). Perlu diingat, hanya mereka yang mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2 yang selanjutnya bisa mengirimkan dokumen aplikasi. 

Kedua, siapkan dokumen aplikasi di atas bersama formulir daftar dokumen (unduh di laman pendaftaran online). Selanjutnya serahkan ke Penanggung Jawab beasiswa VDMS di kampus Anda. Nama penanggung jawab tertera di daftar mitra beasiswa VDMS.

Pendaftaran online Beasiswa VDMS 2017 – 2018 dibuka mulai 10 Februari – 10 Maret 2017. Penyerahan dokumen aplikasi juga bisa ditanyakan langsung ke masing-masing kampus. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan akhir Juni 2017.

Kontak:
Representative Office in Indonesia
Jl. Purwanggan No.9
Kelurahan Purwokinanti,
Kecamatan Pakualaman
Yogyakarta 55112
Telp : 0274-510406
Fax : 0274-556549
Email: deventer@cbn.net.id
2/18/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya