Beasiswa Tesis dan Beasiswa Disertasi

Program beasiswa ini salah satu Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang ditawarkan LPDP yang bisa dimanfaatkan bagi Anda yang mengalami kendala pembiayaan penyusunan tesis dan disertasi. BPI program Tesis/Disertasi. Beasiswa tesis tersedia bagi pelamar yang ingin menyelesaikan studi S2-nya, di dalam maupun luar negeri. Beasiswa disertasi tersedia buat pelamar yang ingin merampungkan studi S3, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Besaran dana beasiswa tesis atau beasiswa disertasi berdasarkan rencana anggaran belanja sesuai dengan satuan biaya yang berlaku, yang dilampirkan dalam formulir pendaftaran. Nilai maksimum beasiswa yang diperoleh untuk masing-masing program, yakni:

▪ Beasiswa tesis yang diambil di dalam negeri jika tidak menggunakan laboratorium maksimum Rp 15 juta. Jika menggunakan laboratorium maksimum usulan beasiswa Rp 25 juta.
▪ Beasiswa tesis yang diambil di luar negeri jika tidak menggunakan laboratorium maksimum Rp 30 juta. Jika menggunakan laboratorium maksimum usulan beasiswa Rp 50 juta.
▪ Beasiswa disertasi yang diambil di dalam negeri jika tidak menggunakan laboratorium maksimum Rp 60 juta. Jika memakai laboratorium maksimum usulan beasiswa Rp 75 juta.
▪ Beasiswa disertasi yang diambil di luar negeri jika tidak menggunakan laboratorium maksimum Rp 120 juta. Jika memakai laboratorium maksimum usulan beasiswa Rp 150 juta.

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia yang ditunjukkan dengan identitas kependudukan yang sah;
2. Batas Usia maksimum pelamar pada saat penutupan pendaftaran adalah:
   a. 40 tahun untuk pelamar program Beasiswa Tesis,
   b. 45 tahun untuk pelamar program Beasiswa Disertasi.
3. Lulusan program studi:
   a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi minimal C Institusi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi atau lulusan Perguruan Tinggi Kedinasan yang diakui oleh Pemerintah Indonesia,
   b. Perguruan tinggi di luar negeri yang berkategori baik sesuai daftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
4. Mahasiswa sudah menyelesaikan seluruh mata kuliah yang dinyatakan dalam bentuk transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum adalah:
   a. 3,25 pada skala 4, bagi yang sedang studi Magister.
   b. 3,50 pada skala 4, bagi yang sedang studi Doktoral.
5. Dinyatakan telah lulus ujian/seminar proposal oleh pimpinan program pascasarjana atau keterangan lain yang sejenis.
6. Mendapat rekomendasi dari unsur pimpinan Pascasarjana atau Fakultas;
7. Judul penelitian dan bidang kajian yang bersifat strategis sesuai dengan visi dan misi LPDP dan bidang keilmuan yang menjadi fokus LPDP yaitu:
   a. Bidang Teknik,
   b. Bidang Sains,
   c. Bidang Kelautan dan Perikanan,
   d. Bidang pertanian,
   e. Bidang pendidikan,
   f. Bidang Kedokteran dan Kesehatan,
   g. Bidang Akuntansi dan Keuangan,
   h. Bidang Ekonomi,
   i. Bidang Hukum,
   j. Bidang Agama,
   k. Bidang Sosial,
   l. Bidang Budaya, Seni dan Bahasa.
8. Selain itu BPI Program Tesis dan Disertasi juga memiliki tema prioritas sebagai berikut:
   a. Kemaritiman,
   b. Perikanan,
   c. Pertanian,
   d. Ketahanan Energi, Ketahanan Pangan,
   e. Industri Kreatif,
   f. Manajemen Pendidikan,
   g. Teknologi Transportasi,
   h. Teknologi Pertahanan dan Keamanan
   i. Teknologi Informasi dan Komunikasi,
   j. Teknologi Kedokteran dan Kesehatan,
   k. Keperawatan
   l. Lingkungan Hidup,
   m. Keagamaan,
   n. Ketrampilan (Vokasional),
   o. Ekonomi/Keuangan Syariah,
   p. Budaya/Bahasa, dan
   q. Hukum Bisnis Internasional.
9. Tidak telah, sedang dan tidak akan menerima bantuan beasiswa tesis dan disertasi atau beasiswa pendidikan yang terdapat komponen bantuan riset dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri.

Mekanisme pengajuan:
1. Pelamar harus mengisi formulir pendaftaran yang tersedia melalui formulir online di laman LPDP, www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id, dengan melampirkan:
   a. Proposal tesis dan/atau disertasi yang sudah disetujui oleh pembimbing atau promotor;
   b. Transkrip nilai akhir seluruh mata kuliah;
   c. Essay (500 sampai 700 kata) yang menguraikan tentang peranan penerima beasiswa dalam upayanya:
      1. Meningkatkan daya saing/nilai tambah produk dan/atau jasa nasional, dan/atau;
      2. Menyelesaikan permasalahan masyarakat dan bangsa, dan/atau;
      3. Memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya.
   d. Rencana Anggaran Belanja (RAB) sesuai dengan satuan biaya yang berlaku dan sudah ditandatangani oleh pembimbing atau promotor. Berikut ketentuan RAB yang dapat diajukan untuk beasiswa Tesis dan Disertasi:
      1. Biaya perjalanan penelitian (pengambilan data),
      2. Bahan habis pakai,
      3. Buku referensi (hanya buku referensi yang digunakan dalam penelitian),
      4. Biaya analisis (jika ada analisis khusus yang harus mengeluarkan biaya),
      5. Seminar (jika di Universitas harus dibayar),
      6. Biaya publikasi (apabila harus membayar), dan
      7. Penggandaan tesis/disertasi.
     RAB tidak diperkenankan untuk biaya studi/semester dan biaya hidup.
2. Pelamar mengirimkan formulir pendaftaran dan dokumen lampiran dengan mengunggahnya di laman LPDP.

Pendaftaran dan seleksi:
Pendaftaran BPI untuk Program Tesis dan Disertasi dibuka sepanjang tahun, dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 2 (dua) kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus.

Pendaftaran BPI dilaksanakan secara online dengan cara mengisi formulir pendaftaran, dan mengunggah semua dokumen kelengkapannya pada laman resmi LPDP di www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id

Tahapan Seleksi BPI:
1. Pendaftaran
   a. Pelamar mengisi formulir pendaftaran secara online pada laman resmi LPDP;
   b. Pelamar melengkapi semua dokumen persyaratan serta dokumen pendukung yang relevan, dan mengunggah semua dokumen tersebut pada laman resmi LPDP;
   c. Semua dokumen pada poin 1.b diatas wajib dibawa pada tahap seleksi wawancara bila dinyatakan lulus seleksi administrasi.
2. Seleksi Administrasi
Pendaftar yang diproses dalam tahapan ini adalah yang telah melengkapi data pendaftaran dan submit di pendaftaran online di setiap periode seleksinya. Seleksi ini merupakan proses pemeriksaan kelengkapan data dan dokumen pendaftar sesuai persyaratan yang berlaku di LPDP.
3. Seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) , dan On the Spot Essay Writing
   a. Peserta yang lulus seleksi administrasi pada pendaftaran online berhak mengikuti seleksi wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing.
   b. Dalam tahapan proses seleksi ini, peserta diwajibkan membawa seluruh data dan dokumen asli yang telah digunakan untuk pendaftaran beasiswa BPI. Apabila tidak menyerahkan data dan dokumen tersebut serta dokumen dan data tersebut tidak sesuai persyaratan yang berlaku di LPDP maka tidak diperkenankan mengikuti Seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing.
   c. Bagi peserta yang tidak lulus Seleksi Wawancara memiliki 1 (satu) kali kesempatan kembali untuk melakukan pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia.
4. Penetapan Penerima Beasiswa
   a. Hasil penetapan kelulusan seleksi Wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing Beasiswa Pendidikan Indonesia disampaikan kepada pelamar yang lulus melalui akun pendaftaran online pelamar, email atau media elektronik lainnya sesuai waktu telah ditentukan oleh LPDP.
   b. Peserta yang dinyatakan lulus menjadi penerima beasiswa akan dihubungi oleh pihak LPDP sebelum dana Beasiswa Tesis/ Disertasi dicairkan.
   c. Metode pemberian beasiswa akan dilakukan secara 2 (dua) kali dengan kententuan:
      1. Program Beasiswa untuk penyelesaian tesis di dalam maupun luar negeri dibiayai maksimal selama 12 (dua belas) bulan.
      2. Program Beasiswa untuk penyelesaian disertasi di dalam maupun luar negeri dibiayai maksimal selama 24 (dua puluh empat) bulan. 

Pertanyaan terkait pengajuan beasiswa tesis dan beasiswa disertasi LPDP dapat disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau dapat dilihat melalui laman LPDP di atas.
5/18/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Hibah DBS Foundation (Grant Programme)


Program hibah DBS Foundation ini ditawarkan di enam negara. Indonesia, China, Hong Kong, India, Singapura, dan Taiwan. Sudah dari 2012 lalu melalui dukungan DBS Bank. Bantuan hibah yang dikucurkan juga tidak sedikit. 2,4 juta dolar Singapura bagi 80 usaha sosial di Asia.

Jika Anda memiliki sebuah prototipe jenis usaha sosial (social enterprises) baru, inovatif, terukur, serta dinilai relevan mengatasi permasalahan sosial. Tapi butuh dana untuk memulai atau mengujicobakannya, Grant Programme dari DBS Foundation ini layak dicoba.

Ada tiga jenis program hibah DBS Foundation yang ditawarkan.
Pilot/Prototype Grants
Hibah ini diberikan bagi mereka yang memiliki prototipe jenis usaha sosial yang siap diujicoba, namun butuh dana untuk memulai. Bantuan yang diberikan hingga SGD 50.000 (± Rp 487 juta).

Organisational Grants
Hibah diberikan bagi usaha sosial yang sudah berjalan setidaknya dua tahun dan memerlukan dana untuk pengembangan organisasi tersebut, misalnya memperoleh aktiva tetap, membangun tim, penelitian dan pengembangan produk, pemasaran, dll. Total bantuan yang diberikan hingga SGD 100.000 (± Rp 976 juta). Hibah diharapkan akan langsung digunakan untuk menumbuhkan bisnis, serta memberi dampak sosial lebih lanjut dan/atau menjamin keberanjutan.

Scale-up Grants
Hibah DBS ini khusus bagi usaha sosial yang telah beroperasi lebih dari 3 tahun dan membutuhkan dana untuk peningkatan. Pelamar Scale-up Grants bisa mengajukan langsung permohonan melalui email dbsfoundation@dbs.com Pelamar harus siap dengan bisnis penuh beserta laporan keuangan untuk mendukung aplikasi mereka.

Kriteria penilaian:
Geografi
▪ Beroperasi atau memberi dampak sosial di salah satu atau lebih dari negara-negara berikut: Singapura, Hong Kong, Taiwan, China, India, dan Indonesia
▪ Relevansi serta komitmen kepada masyarakat
▪ Berpotensi untuk ekspansi geografis

Model usaha sosial
▪ Ketahanan model usaha sosial dan teori perubahan
▪ Kekuatan model bisnis dan rencana keberlanjutan
▪ Kesadaran dan pemahaman yang jelas terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman

Dampak sosial
▪ Pemahaman dan artikulasi yang jelas dari penerima bantuan, hasil yang diinginkan dan/atau dampak, bukti yang ada
▪ Kemampuan untuk menyelaraskan dampak sosial serta dampak bisnis
▪ Kemampuan untuk menunjukkan bagaimana dampak sosial dapat ditingkatkan di masa depan

Inovasi
▪ Sejauh mana solusinya adalah berbeda dari satus quo
▪ Sejauh mana usaha sosial mempertahankan peningkatan inovasi serta kesinambungan

Kekuatan tim
▪ Kemampuan dan kredibilitas anggota tim untuk mencapai tujuan usaha sosial dan target pertumbuhan

Rencana operasi
▪ Presentasi dan proyeksi yang jelas dari penggunaan sumber daya, target utama, jadwal, tonggak dan indikator keberhasilan.

Rencana keuangan
▪ Presentasi dan proyeksi yang jelas terhadap indikator keuangan seperti laba/rugi, arus kas, dan bagaimana dana yang diperoleh akan digunakan.
▪ Komitmen untuk mencapai kesinambungan keuangan

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi hibah DBS Foundation (unduh). Setelah dilengkapi print lalu bubuhi tandatangan. Lalu scan kembali. Jangan lupa untuk menyertakan dokumen relevan yang terkait.

Kirimkan aplikasi ke email: dbsfoundation@dbs.com

Pada subjek email tulis seperti petunjuk berikut:
DBSF Grant Application_Grant Type_Name of your Business/Venture

Ket: Ganti Grant Type dengan jenis hibah yang dipilih, serta Name of your Business dengan nama usaha Anda.

Aplikasi sudah harus diterima paling lambat 31 Mei 2015. Pengumuman hasil akan disampaikan Juli melalui email. Pendanaan hibah akan dimulai Agustus. Pertanyaan bisa disampaikan melalui email DBS Foundation atau kunjungi www.dbs.com/dbsfoundation/. Selamat mencoba!
5/08/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu

Beberapa pekan lalu program beasiswa Bidik Misi S2 sudah mulai digulirkan pemerintah. Beasiswa ini memang hanya ditujukan bagi mereka yang sebelumnya memperoleh beasiswa Bidik Misi S1. Tapi, sebetulnya ada juga beasiswa S2 bagi keluarga tidak mampu (miskin), meski sebelumnya belum memperoleh beasiswa. Keduanya ditawarkan pada tempat yang sama, yaitu Beasiswa Afirmasi di laman LPDP.

Nah, bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa S2 Bidik Misi dan beasiswa S2 bagi keluarga tak mampu, di bawah ini dijelaskan prosesnya. Namun, ada yang perlu dicatat jika Anda mengajukan beasiswa S2 untuk keluarga miskin. Yakni, IPK yang diraih minimum 3.5.

Beasiswa tersebut diberikan penuh. Bagi kandidat terpilih mereka akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan kedatangan, dll.

Persyaratan:
Persyaratan umum
a) Warga Negara Indonesia.
b) Telah menyelesaikan studi program sarjana atau program magister dari:
   1) Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT); atau
   2) Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri; atau
   3) Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
c) Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas, memiliki kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian;
d) Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan/keilmuan/inovasi/kreasi/budaya;
e) Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
   1) Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
   2) Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia;
   3) Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
   4) Bersedia kembali ke daerah asal;
   5) Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
   6) Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
   7) Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik akademik;
   8) Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP; dan
   9) Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya. Apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (backlist) pendaftar LPDP.
f) Telah mendapatkan ijin dari atasan bagi yang sedang bekerja;
g) Berbadan sehat dan bebas narkoba (untuk semua pelamar). Untuk tujuan ke luar negeri ditambah dengan bebas TBC yang dinyatakan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah;
h) Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
i) Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP;
j) Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
k) Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/lembaga/ instansi/profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”;
l) Apabila terdapat pemalsuan data dan/ atau dokumen maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP;
m) Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Suat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu tes wawancara;
n) Bersedia membuat dan mengirimkan laporan perkembangan studi setiap semester dan dikirim setiap akhir semester;
o) Peserta hanya diijinkan mendaftar 1 (satu) kali dalam satu tahun.

Persyaratan Khusus:
1) Tidak mampu secara ekonomi, dengan kriteria orang tua dan/atau suami/istri memiliki penghasilan kotor keluarga sebesar-besarnya Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan apabila dibagi dengan jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp.750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, dibuktikan dengan:
   a. Kartu Keluarga yang terbaru;
   b. Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan;
   c. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua dan suami/istri bagi yang sudah menikah;
   d. Rekening listrik 3 (tiga) bulan terakhir, bagi yang menggunakan listrik pra bayar dibuktikan dengan membuat surat pernyataan terkait besaran biaya rata – rata penggunaan listrik 3 (tiga) bulan terakhir yang ditandatangani di atas materai 6000.
2) Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun;
3) Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri;
4) Mendaftar pada program beasiswa ini dilakukan maksimal 3 (tiga tahun) sejak dinyatakan lulus dari Perguruan Tinggi;
5) Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam daftar LPDP;
6) Jika tidak memiliki LoA (c), pendaftar wajib memiiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,50 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP:
   a. Untuk studi program magister di dalam negeri dan luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 400;
   b. Butir a) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan;
   c. Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku (daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain bahasa Inggris terlampir).
7) Perkuliahan (intake) dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi;
8) Sanggup menyelesaikan program magister sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 2 (dua) tahun;
9) Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada);
10) Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan;
11) Dimungkinkan bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang doktoral tanpa program magister/magister terapan.

Pendaftaran:
Permohonan dapat diajukan secara online dengan mendaftar secara resmi di laman LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Anda dapat membuat akun terlebih dahulu jika belum pernah mendaftar sebelumnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa untuk periode II 2015 mulai 28 April – 24 Juli 2015. Berikutnya akan dilakukan penetapan lulus administrasi yang jadwalnya diumumkan kemudian. Serta wawancara yang dilakukan 10 -31 Agustus 2015. Pengumuman hasil wawancara disampaikan 10 September 2015.

Mengenai pertanyaan terkait BPI Program Afirmasi tersebut dapat menghubungi email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui telp. (021) 3846474. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP.
5/01/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Pengawas/Calon Pengawas Sekolah 2015

Program beasiswa S2 penuh ini ditawarkan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sasarannya adalah para pengawas sekolah atau calon pengawas sekolah (kepala sekolah/guru) jenjang pendidikan menengah. Dengan beasiswa tersebut pengawas atau calon pengawas sekolah dapat mengambil gelar S2 dengan tanggungan biaya penuh.

Beasiswa diberikan dalam bentuk biaya pendidikan, biaya buku, biaya hidup, dan biaya penelitian (tesis).

Persyaratan:
1. Pengawas atau calon pengawas sekolah (kepala sekolah atau guru yang akan dipersiapkan menjadi pengawas sekolah) Pendidikan Menengah berstatus PNS (diutamakan pengawas sekolah);
2. Berusia maksimal 50 tahun pada bulan Juni 2015 untuk pengawas sekolah, sedangkan bagi calon pengawas sekolah (kepala sekolah/guru) berusia maksimal 48 tahun;
3. Memiliki golongan/pangkat minimal IIIc/penata atau masa kerja PNS minimal 6 Tahun;
4. Sehat Jasmani dan Rohani.

Dokumen aplikasi:
• Surat permohonan menjadi peserta seleksi Program Beasiswa S2 Kepengawasan.
• Formulir Pendaftaran
• Fotokopi Ijazah S1/D4 yang sudah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kab/kota setempat.
• Fotokopi Transkrip Nilai/Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 yang sudah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kab/kota setempat.
• Fotokopi SK Pengangkatan terakhir.
• Fotokopi Kartu Identitas.
• Surat Keterangan Sehat dari Dokter.
• Pasfoto Berwarna 1 Lembar.
• Surat izin mengikuti seleksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat (ditembuskan ke BKD).

* Formulir pendaftaran dan formulir surat lainnya tertera di pedoman. Bisa diunduh di laman p2tkdikmen.kemdikbud.go.id

Pendaftaran:
Dokumen aplikasi dikirim via pos/jasa pengiriman ke:

Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah,
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Gedung D Lantai 12, Jl. Jend. Sudirman Pintu 1 Senayan Jakarta 10270

Bisa juga discan dan dikirim ke alamat email: program.pptkdikmen@kemdikbud.go.id atau beasiswas2.ptk@gmail.com

Dokumen pendaftaran calon peserta sudah harus diterima panitia paling lambat 1 Juli 2015.

Ketentuan wilayah Program Beasiswa S2:
› Sulawesi, Maluku dan Papua di Universitas Negeri Makassar (UNM)
› Kalimantan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung dan Bengkulu di Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
› Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT di Universitas Negeri Semarang (UNNES)
› Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatera Selatan, Jambi dan Sumatera Barat di Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Seleksi:
Pelaksanaan tes tertulis dan wawancara akan dilaksanakan di Universitas sesuai dengan wilayah yang sudah ditentukan (bagi peserta yang lulus seleksi administrasi akan dikirimkan undangan untuk mengikuti tes tertulis dan wawancara).

Bagi peserta yang lulus tes tertulis dan wawancara harus menyerahkan persyaratan yang diminta pihak Universitas dan surat izin belajar dari Badan Kepegawaian Daerah setempat.

Apabila peserta yang sudah dinyatakan lulus dan diterima sebagai Peserta Program Beasiswa S2 mengundurkan diri, maka peserta yang bersangkutan wajib mengembalikan semua dana yang sudah dikeluarkan untuk dikembalikan ke kas Negara.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Subdit Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan PTK Dikmen, Telp. 021-57974108. Penjelasan lebih rinci juga bisa dilihat di laman P2TK Dikmen, Kemdikbud atau pedoman yang diberikan.
4/29/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Berlangganan Beasiswa Melalui Email

Adakalanya kesibukan membuat informasi yang kita tunggu-tunggu terlewatkan begitu saja. Demikian halnya dengan beasiswa. Rentang deadline yang singkat, update yang terlewatkan seringkali membuat peminat kehilangan kesempatan. Menunggu hingga tahun depan akan sangat menyita waktu. Itu juga kalau beasiswa serupa kembali ditawarkan.

Berlanggananlah di milis beasiswa. Ini cukup ampuh membuat Anda tetap mengikuti beasiswa-beasiswa terbaru yang diumumkan. Setiap kali ada update, maka akan dikirim ke email pelanggan. Cukup banyak milis beasiswa di luar sana yang bisa diikuti. Di beasiswapascasarjana.com, kami menyediakannya cuma-cuma. Informasi beasiswa terkini akan terkirim secara otomatis dan bisa dipantau melalui email setiap saat.

Jika ingin berlangganan beasiswa di beasiswapascasarjana.com dan gabung bersama ribuan pelanggan aktif lainnya. Berikut ini caranya:

1. Isi email Anda di kotak berlangganan di bawah. Lalu klik 'Subscribe'

Masukkan Email Anda:



2. Masukkan text berwarna lalu klik “Complete Subscription Request”

langganan info beasiswa, update beasiswa, beasiswa terbaru

3. Periksa email Anda. Kami mengirim email otomatis untuk aktivasi. Lihat di Inbox atau Spam

info beasiswa terbaru, langganan beasiswa, update beasiswa

4. Klik link aktivasi berlangganan yang kami kirimkan. 

Setelah diaktivasi, maka update beasiswa terkini di beasiswapascasarjana.com akan dikirim secara rutin ke email Anda. Bagi yang sudah mengisi form berlangganan, namun belum melakukan aktivasi di email segera lakukan agar update bisa terkirim. Jika Anda tidak menemukan email balasan di kotak masuk, silakan diperiksa di kotak spam atau junk. 

Keuntungan berlangganan:
1. Anda bisa memantau setiap saat info beasiswa terbaru dari email
2. Tidak menyita waktu karena update terkirim di email
3. Bisa Anda bagikan lagi ke mereka yang membutuhkan
4. Disediakan secara gratis
5. Berkunjung hanya untuk informasi yang diperlukan

Nah, tunggu apalagi. Saatnya gabung di milis beasiswa!
4/28/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Daftar Beasiswa S3 2015-2016

Jika dibandingkan beasiswa S1 atau beasiswa S2, peluang yang tersedia untuk beasiswa S3 jumlahnya tidak kalah banyak. Bahkan, beberapa universitas lebih memprioritaskan beasiswa jenjang pascasarjana tersebut terutama dalam menggaet pelajar asing. Itu biasanya terlihat dari pengalokasian kuota, jumlah dana, hingga area bidang studi/riset yang bisa diambil. Namun, kalau jumlah peminat memang terlihat masih kalah jauh dibanding pencari beasiswa S1 maupun S2, khususnya di tanah air.

Berikut ini adalah daftar peluang beasiswa S3 yang biasanya buka tiap tahun, terutama di tahun akademik 2015-2016. Umumnya beasiswa yang ditawarkan adalah beasiswa penuh. Biaya kuliah dan biaya hidup sudah ditanggung. Namun, ada juga yang menambahkan kebutuhan lain, seperti tiket perjalanan, akomodasi, biaya seminar, hingga asuransi kesehatan. Sebagai peminat, yang perlu dipertimbangkan mungkin asas kebutuhan terhadap beasiswa tersebut dengan berbagai penilaiannya.

Beasiswa Pendidikan Indonesia – BPI
Salah satu peluang beasiswa S3 2015-2016 adalah yang satu ini. Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang ditawarkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ada beberapa macam beasiswa yang ditawarkan. Khusus peminat doktor, Anda bisa mengikuti BPI Program Master dan Doktor, Beasiswa Afirmasi, ada juga Beasiswa Presiden yang biasa dibuka bulan Juli. BPI sudah mencakup semua biaya pendidikan serta biaya pendukung yang meliputi transportasi keberangkatan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, dll.

Beasiswa Fulbright
Belajar ke negeri Paman Sam memang jadi idaman banyak orang. Ada beragam beasiswa ke Amerika Serikat yang bisa diikuti untuk mewujudkan impian Anda tersebut. Salah satunya beasiswa Fulbright. Jenis beasiswa ini juga beragam. Peluang beasiswa S3 satu di antaranya. Program yang dapat diikuti, seperti Fulbright PhD Degree Program, USAID Funded Fulbright Agricultural MS and PhD Scholarships, dan DIKTI Funded Fulbright PhD Program. Selain menanggung biaya kuliah, Fubright juga menyiapkan tunjangan buku, tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat, dan asuransi kesehatan.

Beasiswa DIKTI 
Setidaknya ada dua pilihan beasiswa yang disediakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) bagi Anda yang berminat mengambil beasiswa S3 2015-2016. Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) dan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPP-LN). BPP-DN ditujukan untuk studi dalam negeri, sementara BPP-LN ditujukan untuk studi di luar negeri. Keduanya adalah beasiswa penuh yang menanggung kebutuhan utama studi, seperti biaya hidup, biaya kuliah, akomodasi, tiket pesawat, dll. Bedanya, kedua beasiswa DIKTI tersebut menyasar kelompok tertentu, seperti calon dosen, dosen tetap, maupun tenaga kependidikan perguruan tinggi di bawah DIKTI.

Beasiswa Monbukagakusho
Baru-baru ini beasiswa Munbakagakusho baru saja diumumkan Pemerintah Jepang melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta. Beasiswa Monbukagakusho juga memiliki beragam pilihan. Salah satunya adalah beasiswa yang bisa diperuntukkan untuk jenjang S3. Beasiswa tersebut ditawarkan melalui Program Research Student. Saat menjalani program riset, penerima beasiswa diperkenankan mendaftar ke program degree, salah satunya S3, setelah lulus seleksi tes ujian yang diberikan oleh universitas.

Selain itu, pelamar juga dapat langsung masuk ke program degree tanpa mengikuti tahapan research student, apabila telah mendapatkan izin dari universitas yang bersangkutan. Cakupan Beasiswa Monbukagakusho meliputi 100 persen biaya kuliah, tunjangan hidup 143.000 yen (± Rp 15 juta) per bulan, serta tiket pesawat pp Indonesia-Jepang. Selain itu penerima beasiswa tidak perlu merasa terbebani karena beasiswa Pemerintah Jepang ini diberikan tanpa ikatan dinas.

Beasiswa IDB 
Islamic Development Bank (IDB) merupakan salah satu lembaga dunia yang menyediakan beasiswa S3 penuh bagi negara anggotanya. Peminat dari Indonesia bisa mengajukan beasiswa tersebut yang pendaftarannya dibuka tiap tahun. Skema beasiswa IDB ini tersedia melalui Merit Scholarship Programme for High Technology (MSP). Beasiswa ini dapat digunakan untuk mengambil gelar PhD berbasis studi/riset selama tiga tahun, serta riset post doktoral antara 6 – 12 bulan. Beasiswa IDB menanggung semua kebutuhan utama studi, mulai dari biaya kuliah, biaya hidup, asuransi kesehatan, tiket pesawat pp, tunjangan seminar, tunjangan persiapan makalah ilmiah, tunjangan komputer, hingga tunjangan keluarga.

Pelamar dianjurkan untuk mengambil gelar PhD mereka di universitas terkemuka di dunia. Prioritasnya adalah universitas yang telah bekerjasama dengan IDB, seperti University of Cambridge, University of Oxford, University of Nottingham, University of Birmingham, UCL di UK, Princeton University USA, Paris-Tech di Perancis, KAUST di Arab Saudi, dan universitas terbaik dunia lainnya.

Beasiswa Australia Awards
Program beasiswa Australia Awards ditawarkan tiap tahun. Satu di antara Beasiswa Australia yang rutin disediakan negeri kanguru tersebut. Beasiswa ini fokus untuk jenjang pascasarjana, salah satunya program doktor (S3) yang bisa diambil di universitas-universitas terkemuka Australia. Bagi penerima Beasiswa Australia Awards mereka akan mendapatkan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya hidup, dana penunjang awal di masa perkuliahan, asuransi kesehatan, bantuan tutorial tambahan, biaya pemeriksaan medis dan rontgen, biaya tiket perjalanan kelas ekonomi saat keberangkatan ke Australia dan pulang ke tanah air, serta penelitian lapangan di Indonesia atau Australia.  Yang menarik, disediakan pula pra-kursus bahasa Inggris di Indonesia, tunjangan hidup di Indonesia selama pelatihan, serta program pengenalan akademik di Australia sebelum dilaksanakan perkuliahan.

Beasiswa NZAS 
Buat Anda yang berniat mengambil S3 di New Zealand, ini salah satu beasiswa yang rutin ditawarkan pemerintah negara tersebut. Bahkan, bagi pelamar asal Indonesia disediakan kuota khusus. Pada 2015 ada 50 orang yang akan diterima dari Indonesia. Siapa tahun Anda salah seorang di antaranya. Beasiswa tersebut ditawarkan melalui New Zealand ASEAN Scholar Awards (NZAS). Jika terpilih, kandidat akan memperoleh tanggungan biaya kuliah penuh di universitas New Zealand, tunjangan kemandirian saat pertama kali tiba, tunjangan hidup, serta tiket penerbangan kembali ke tanah air. Selain itu, sebelum menjalani studi di New Zealand, penerima beasiswa juga akan diberikan pelatihan bahasa Inggris selama setahun yang berlangsung di Indonesia Australia Language Foundation, Surabaya.

Beasiswa Mora
daftar beasiswa s3, beasiswa doktor, beasiswa s3 luar negeri, beasiswa s3 2016, beasiswa kuliah s3Belum lama ini Kementerian Agama resmi meluncurkan program beasiswa baru bagi para dosen maupun tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Mora Scholarships. Ada beberapa skema yang disediakan melalui program tersebut, salah satunya adalah Beasiswa Studi S3 yang bisa ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. setiap tahun akan dijaring 1.000 dosen, tenaga kependidikan maupun PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi yang mereka minati. Bagi penerima beasiswa, mereka akan mendapatkan tanggungan biaya pendidikan di perguruan tinggi tempat studi, living allowance yang meliputi biaya hidup dan operasional (6 semester untuk S3), serta biaya penyelenggaraan program.

Beasiswa Taiwan ICDF
Anda yang berminat melanjutkan studi S3 di Taiwan, peluang ini mungkin bisa menjadi jawaban. Beasiswa Taiwan ICDF. Beasiswa tersebut cukup rutin ditawarkan melalui skema Taiwan ICDF Higher Education Scholarship Program. Beasiswa diberikan selama empat tahun untuk program PhD di universitas-universitas Taiwan, serta disediakan sejumlah fasilitas bagi penerimanya. Di antaranya biaya kuliah, biaya hidup, tiket penerbangan PP ke Taiwan, serta asrama mahasiswa untuk tempat tinggal. Tunjangan hidup bulanan diberikan sebesar NT$ 17.000 atau setara US$566 per bulan bagi mahasiswa program PhD.

Beasiswa Eiffel
Nama beasiswa satu ini sudah sangat familiar. Ya, beasiswa Eiffel. Pemerintah Prancis menawarkannya setiap tahun dan kandidat dari Indonesia salah satu sasarannya. Beasiswa yang tersedia untuk jenjang S2 dan S3 ini ditawarkan melalui Eiffel Excellence Scholarship Programme. Beasiswa Eiffel menjaring mahasiswa-mahasiswa internasional berbakat untuk melanjutkan studi doktor mereka di universitas-universitas Prancis. Penerima beasiswa S3 akan mendapatkan tunjangan bulanan 1.400 Euro untuk pembiayaan maksimum 10 bulan, tiket pesawat pp, asuransi kesehatan, serta kegiatan budaya. Selain itu juga bisa memperoleh tambahan keuangan dari bantuan tempat tinggal.  Meski begitu, biaya pendaftaran ke universitas ditanggung sendiri oleh pelamar. Sementara, biaya pendidikan disediakan oleh Pemerintah Perancis sebesar 10.000 Euro selama mereka belajar di perguruan tinggi negeri.

Beasiswa Erasmus+
Beasiswa Erasmus+, penyebutan baru Erasmus Mundus, merupakan beasiswa pascasarjana bentukan Uni Eropa yang memiliki banyak tawaran. Program beasiswa ini diikuti oleh ratusan konsorsium yang melibatkan universitas-universitas di Eropa. Salah satu beasiswa Erasmus+ yang bisa diikuti adalah beasiswa doktor yang bisa dilihat di Action 1 – EMJDs. Program yang ditawarkan beragam, seperti teknik, manufaktur, konstruksi, humaniora, seni, ilmu sosial, bisnis, hukum, pertanian, peternakan, kesehatan, sains, matematika, dan komputer. Beasiswa yang diperoleh nantinya sudah mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan, asuransi, biaya perjalanan, dll. Total yang diterima sekitar 24.000 Euro per tahun dan berlaku untuk kelipatan tahun berikutnya. Ini salah satu peluang beasiswa S3 2015-2016 yang juga bisa Anda ikuti.

Beasiswa Schlumberger
Program beasiswa S3 ini khusus buat wanita. Namanya Faculty for The Future Fellowships. Schlumberger Foundation menyediakan beasiswa doktor dan postdoktoral bagi wanita dari negara-negara berkembang untuk melanjutkan pendidikan S3 di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dan dipriotaskan pada universitas-universitas terbaik dunia. Jika berhasil diterima, ada bantuan lumayan besar dari Faculty for The Future Fellowships. Yakni hibah untuk membiaya studi S3 dengan nilai maksimal $ 50.000 (Rp ± 600 juta) per tahun dan maksimal $ 40.000 untuk postdoktoral. Beasiswa ini dapat diperpanjang di tahun berikutnya jika Anda memperlihatkan capaian yang baik, memperoleh rekomendasi dari supervisor, dan dianggap memiliki keinginan kuat untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di negara asal.

Beasiswa Pemerintah Swiss
Pemerintah Swiss rutin menawarkan beasiswa S3 yang dinamai Swiss Government Excellence Scholarships. Program ini ditawarkan ke banyak negara, salah satunya Indonesia. Beasiswa S3 maksimum diberikan tiga tahun. Peminat diberi kesempatan untuk melamar di 10 universitas Swiss dan dua institut teknologi, yakni University of Basel, University of Bern, University of Fribourg, University of Geneva, University of Lausanne, University of Lucerne, University of Neuch√Ętel, University of St.Gallen, University of Zurich, dan University of Lugano, Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL), dan Swiss Federal Institute of Technology Zurich (ETHZ).

Komponen beasiswa, di antaranya tunjangan bulanan 1.920 - 3.500 Swiss Franch, tanggungan biaya kuliah, asuransi kesehatan, lump sum untuk tarif penerbangan, tunjangan khusus 300 Swiss Franch dibayar sekali di awal beasiswa, kartu transportasi umum untuk tarif satu setengah tahun, bimbingan dan berbagai perjalanan, makan malam, dan sejumlah tur wisata.

Beasiswa Vanier CGS
Vanier Canada Graduate Scholarships (CGS) merupakan beasiswa doktoral (S3) yang rutin ditawarkan Pemerintah Kanada. Beasiswa ini tidak saja dibuka bagi kandidat PhD asal Kanada, tapi juga mahasiswa internasional. Sekitar 167 beasiswa dialokasikan Vanier CGS setiap tahunnya. Nilai masing-masing beasiswa yang diberikan terbilang fantastis, yaitu $ 50.000 per tahun dan diberikan selama tiga tahun berturut-turut. Pengajuan beasiswa Vanier CGS tidak diajukan langsung oleh kandidat, tapi melalui universitas yang dituju. Pemohon mengajukan usulan kepada universitas, jika terpilih akan diikutsertakan sebagai nominasi penerima beasiswa Vanier CGS kepada komite seleksi.

Beasiswa ADB – JSP
Program beasiswa satu ini salah satu yang banyak diminati. Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP). Sebanyak 300 kuota disediakan untuk program beasiswa berdurasi 1 – 2 tahun. Selain beasiswa S2, beasiswa tersebut juga dapat dipergunakan untuk S3. Ada 10 negara yang nantinya menjadi pilihan tujuan studi. Selain di Jepang, kandidat terpilih juga bisa mengambil studi di Australia, Hong Kong (China), India, New Zealand, Amerika Serikat, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thailand. Total ada 26 perguruan tinggi yang berpartisipasi di program beasiswa ADB-JSP. Beasiswa akan menanggung biaya kuliah, tunjangan perumahan, uang saku bulanan, tunjangan buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, dan biaya perjalanan.

Tentunya masih banyak lagi beasiswa S3 yang tersedia di luar sana. Khusus beasiswa di atas, teknis pendaftaran beasiswa sudah pernah dimuat sebelumnya.
4/25/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Dana Riset Inovatif-Produktif (RISPRO)

Selain dana beasiswa, LPDP juga menyediakan bantuan dana riset rutin yang dibuka sepanjang tahun bagi para periset di tanah air. Programnya Bantuan Dana Riset Inovatif-Produktif (RISPRO). Bantuan dana RISPRO ini ditawarkan LPDP bersama program Beasiswa Pendidikan Indonesia yang memiliki peminat cukup tinggi saat ini.

Sifat bantuan dana RISPRO multidisiplin dan dilaksanakan dalam tahun jamak (multiyears) yang ditujukan untuk mendorong inovasi produk riset dan mengarah pada komersialisasi/implementasi luaran riset. Sehingga bisa menghasilkan riset yang dapat meningkatkan daya saing bangsa.

Secara umum bantuan dana RISPRO LPDP terdiri dari dua jenis, yakni bantuan dana RISPRO komersial dan bantuan dana RISPRO impelementatif.

Ketentuan:
Bantuan Dana RISPRO Komersial
a. Bantuan dana riset bersifat tahun jamak (multiyears) maksimal 3 (tiga) tahun untuk setiap judul riset.
b. Bantuan dana riset diberikan kepada riset yang mengintegrasikan teknologi secara sistematis dari riset dasar menjadi proven technology.
c. Bantuan dana riset untuk setiap judul riset setinggi-tingginya Rp2.000.000.000 (dua miliar rupiah).
d. Satuan biaya gaji/upah termasuk honorarium narasumber mengacu pada ketentuan standar biaya umum yang berlaku (Kementerian Keuangan atau lembaga). Sementara itu pengadaan/pembelian barang dan/atau peralatan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bantuan Dana RISPRO Implementatif
a. Bantuan dana riset bersifat tahun jamak (multiyears) maksimal 2 (dua) tahun untuk setiap judul riset.
b. Kelompok periset yang dapat melanjutkan riset tahun berikutnya adalah kelompok periset yang memenuhi target luaran sesuai dengan perjanjian pemberian bantuan dana riset pada tahun pertama.
c. Bantuan dana untuk setiap judul riset setinggi-tingginya Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Fokus: 
RISPRO Komersial
Fokus Pangan, Fokus Energi, Fokus Kesehatan dan Obat, Fokus Pertahanan dan Keamanan, Fokus Transportasi, Fokus Informasi dan Komunikasi, Fokus Material Maju.

RISPRO Implementatif
Fokus Tata Kelola, Fokus Eco-Growth, Fokus Sosial Keagamaan, Fokus Budaya.

Persyaratan: 
Persyaratan RISPRO Komersial
1. Riset harus memiliki kelayakan bisnis;
2. Riset harus melibatkan mitra sehingga hasil riset langsung dapat diterapkan/dikomersialisasikan oleh pihak mitra yang didukung oleh perjanjian kerja sama (nota kesepahaman);
3. Mitra adalah pemerintah/pemerintah daerah dan/atau perusahaan/warga negara Indonesia; koperasi; dan/atau usaha mikro, kecil, dan menengah yang berbadan hukum; dan
4. Mitra harus memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam riset sekurang-kurangnya 10% dari usulan bantuan dana riset dalam bentuk penyertaan dana dan/atau bentuk lain yang dapat diukur dengan uang (cash/in-kind).

Persyaratan RISPRO Implementatif
1. Riset pada tahun pertama dapat melibatkan mitra (opsional) dan harus melibatkan mitra pada tahun kedua sehingga hasil riset langsung dapat diimplementasikan;
2. Mitra adalah lembaga sektor publik (lembaga pemerintah dan pemerintah daerah, termasuk lembaga swadaya masyarakat) atau korporasi yang dapat bertindak sebagai regulator/implementator hasil riset atau kelompok masyarakat yang dapat bertindak sebagai pengguna hasil riset;
3. Riset harus memiliki kelayakan implementasi kebijakan/model.

Kriteria Bantuan Dana RISPRO:
1. Riset dilakukan oleh kelompok periset yang bernaung di bawah badan penelitian kementerian/lembaga pemerintah dan pemerintah daerah, lembaga-lembaga riset swasta (termasuk unit riset dan pengembangan industri), perguruan tinggi, atau lembaga lainnya yang berkompeten untuk melakukan riset. Khusus kelompok riset yang bernaung di bawah lembaga-lembaga riset swasta (termasuk unit riset dan pengembangan industri) harus melibatkan perguruan tinggi.
2. Kelompok periset memiliki integritas dan komitmen untuk menyelesaikan riset sesuai dengan target hasil dan waktu yang dinyatakan dalam pakta integritas.
3. Kelompok periset diketuai oleh periset bergelar minimal doktor atau berkualifikasi setara (sesuai dengan standard Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)) dan memiliki rekam jejak riset sesuai dengan bidang yang diusulkan dan ditunjukkan dalam biodata.
4. Kelompok periset memiliki roadmap riset yang mendukung bidang yang diusulkan.
5. Khusus ketua periset tidak sedang menempuh studi lanjut dan/atau akan mengikuti kegiatan akademik lain yang dapat mengganggu jalannya riset (Program Academic Recharging, Postdoc, dan lain-lain).
6. Kelompok periset berjumlah minimal 3 (tiga) orang (termasuk ketua).
7. Usulan riset yang diajukan oleh kelompok periset sudah mendapat persetujuan pimpinan lembaga pengusul yang dibuktikan dengan tanda tangan di lembar pengesahan.

Penilaian proposal RISPRO didasarkan pada empat aspek penilaian substansi kelayakan riset, yaitu Kualitas Riset, Luaran Riset, Kemutakhiran Riset, dan Rekam Jejak Riset.

Pendaftaran:
Periset yang berminat mendaftar untuk bantuan dana riset dapat mengajukannya secara online melalui laman RISPRO LPDP (www.rispro.lpdp.kemenkeu.go.id). Jadwal pendaftaran dibagi ke dalam dua batch. Untuk Batch 1 adalah 30 Juni – 31 Januari. Batch 2 adalah 1 Februari – 29 Juni.

Pada pendaftaran batch 2 tahun 2015 akan ditutup 30 Juni 2015. Anda dapat mengunduh panduan dana RISPRO serta template yang digunakan untuk RISPRO komersial dan RISPRO impelementatif di laman LPDP. Terkait pertanyaan dapat disampaikan melalui email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id
4/20/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa PPA – BPP PPA 2015

Beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA) dan bantuan biaya pendidikan peningkatan prestasi akademik (BPP-PPA) 2015 kembali disediakan pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Beasiswa PPA dan BPP PPA ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menjalani kuliah diploma maupun sarjana di perguruan tinggi negeri dan swasta di tanah air. Beasiswa ini dimaksudkan bisa membantu biaya pendidikan mahasiswa demi kelancaran studi.

Penerima beasiswa PPA – BPP PPA 2015 akan mendapatkan Rp 350 ribu per bulan yang diberikan kepada mahasiswa aktif berdasarkan periode tahun anggaran berjalan dan diberikan untuk pertama kalinya sekurang-kurangnya selama 6 bulan. Kuota beasiswa bisa dilihat di masing-masing kampus.

Status mahasiswa:
1. Calon penerima adalah mahasiswa yang kuliah pada perguruan tinggi pengelola beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
2. Calon penerima harus terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti)
3. Calon penerima adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana.

›› Unduh pedoman umum Beasiswa PPA – BPP PPA 2015

Persyaratan:
Umum
Diberikan kepada mahasiswa:
a) Jenjang S1/Diploma IV paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII.
b) Diploma III, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI.
c) Dapat diberikan mulai semester I apabila mahasiswa memiliki prestasi sangat baik di sekolah khususnya nilai ujian nasional dan nilai rapor kelas X s.d. XII (diperlukan rekomendasi dari Kepala/Sekolah).

Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pejabat perguruan tinggi yang ditunjuk, dengan melampirkan berkas sebagai berikut:
a) Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif;
b) Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) pada tingkat Nasional maupun Internasional.
c) Surat pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan biaya pendidikan lain dari sumber  APBN/APBD yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan;
d) Rekomendasi dari pimpinan Fakultas/Jurusan.
e) Fotokopi kartu keluarga.

Khusus
Untuk Beasiswa PPA calon penerima wajib melampirkan fotokopi transkrip nilai dengan Indeks  Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.
Untuk Bantuan Biaya Pendidikan PPA:
a) Fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 2,75 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi;
b) Surat keterangan penghasilan orang tua dari instansi tempat bekerja atau surat pernyataan penghasilan orang tua bermeterai bagi yang berwirausaha;
c) Surat Keterangan tidak mampu atau layak mendapat bantuan yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala Desa atau pejabat berwenang.

Perguruan tinggi negeri/kopertis, karena alasan atau kondisi tertentu dapat menambahkan ketentuan, termasuk mengubah batas IPK terendah dan pemberian kepada mahasiswa program Diploma II yang ditetapkan dengan SK Rektor/Ketua/Direktur dan Koordinator Kopertis. Informasi persyaratan lebih lanjut bisa dilihat di masing-masing perguruan tinggi.

Pendaftaran:
Seperti tahun sebelumnya, pengajuan beasiswa PPA dan BPP PPA 2015 dilakukan di masing-masing perguruan tinggi. Informasi pendaftaran dan kuota dapat ditanyakan langsung ke kampus. Deadline masing-masing perguruan tinggi bisa saja berbeda.
4/06/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2015

Kementerian Agama RI kembali membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2015. Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan Madrasah Aliyah binaan pondok pesantren jurusan IPA, IPS, Bahasa,dan Agama. Serta lulusan pondok pesantren muadalah dan ponpes salafiyah.

Beasiswa santri tersebut dapat dipergunakan untuk melanjutkan kuliah S1 di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri di tanah air, di antaranya UIN Jakarta, UIN Malang, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Pendidikan Indonesia, serta sejumlah perguruan tinggi Islam lainnya seperti UIN Sunan Ampel, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Wali Songo, dan UIN Sunan Gunung Djati. 

Tahun ini ada sekitar 300 kursi yang disediakan untuk beasiswa santri 2015. Santri yang mendaftar adalah hasil seleksi administratif dari masing-masing ponpes. Peserta akan mengikuti seleksi tertulis di masing-masing di setiap Kanwil Kemenag yang digelar sekitar Mei 2015.

Sasaran:
a. Lulusan Madrasah Aliyah (MA) Tahun 2015 binaan Pondok Pesantren jurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama
b. Lulusan Pondok Pesantren Muadalah (PPM) dan Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Penyelenggara Paket C Tahun 2014 dan 2015
c. Masing-masing jurusan dapat memilih bidang program studi pada perguruan tinggi yang sudah ditentukan

Pendaftaran:
Santri yang diajukan oleh pondok pesantren untuk mengikuti Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2015 dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman pondokpesantren.net/pbsb

Jika anda sudah mempunyai akun, anda dapat mengisi/memperbaharui/melakukan finalisasi/mengunduh formulir registrasi dengan melakukan LOGIN menggunakan akun yang dimiliki.

Pendaftaran dimulai pada 1 s.d 20 April 2015 (ditutup pukul 16.00 WIB). Silakan unduh daftar nomor kontak pengelola PBSB kantor wilayah masing-masing provinsi. Anda dapat menghubungi untuk informasi lebih lanjut. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan 4 Juni 2015.
4/05/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Universitas Paramadina

Universitas Paramadina terbilang rutin menawarkan beasiswa bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi S1. Tahun ini, beasiswa yang ditujukan bagi lulusan SLTA/sederajat itu kembali disediakan. Paramadina Fellowship 2015. Beasiswa diberikan penuh untuk kuliah S1 di Universitas Paramadina. Sasarannya adalah para lulusan SLTA/sederajat yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik.

Bantuan beasiswa terdiri dari dana transportasi dari tempat asal menuju ke Universitas Paramadina, biaya studi maksimal 4 tahun kalender akademik, dana pendukung pra-kuliah sebesar Rp 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah), tunjangan buku 1 juta rupiah per-semester, biaya hidup (living allowance) sebesar Rp. 1.200.000 / bulan (+ 30% dari dana tersebut dikenakan untuk dana asrama), disediakan asrama, kemungkinan pelatihan dan magang selama studi di perusahaan donor, serta peluang kesempatan kerja atau tawaran kerja dari donor setelah menyelesaikan studi S-1.

Beasiswa S1 di Universitas Paramadina tersebut tersedia untuk beberapa program studi, di antaranya manajemen, falsafah dan agama, ilmu komunikasi, psikologi, hubungan internasional, teknik informatika, desain komunikasi visual, dan desain produk industri.

Persyaratan:
▪ Siswa kelas 3 atau lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat dari seluruh Indonesia.
▪ Siswa kelas 3 atau lulusan SLTA atau sederajat, dengan nilai rata-rata NEM/UAN, STTB, dan Raport Kelas I, II dan III, minimum 7,60.
▪ Lahir 1 Januari 1995 dan setelahnya.
▪ Aktif dalam kegiatan organisasi intra dan ekstra sekolah.
▪ Mampu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.
▪ Tidak pernah terlibat tindak kriminal (penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, serta tindak kekerasan). Dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
▪ Memahami dan menyetujui semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam program beasiswa ini

Ketentuan:
◦ Penerima beasiswa harus menyelesaikan masa studi maksimum dalam kurun 4 tahun kalender akademik.
◦ Memperoleh nilai IPK Minimal 3,20 per semester dengan pencapaian rata-rata 18 SKS per-semester. Jika IPK kurang dari IPK minimal, tidak berhak memperoleh beasiswa untuk penyelesaian sisa masa studi.
◦ Siswa wajib memenuhi nilai non akademik maksimum 60 poin dan rata-rata 15 poin per-tahun kalender akademik.
◦ Nominasi ini akan gugur dengan sendirinya apabila siswa/pendaftar dinyatakan tidak lulus UAN.
◦ Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain.
◦ Selama menjalanai PF, tidak boleh menerima beasiswa lain.
◦ Selama menjalani PF, tidak diijinkan menikah.
◦ Selama menjalani PF, tidak diperkenankan untuk mengundurkan diri.
◦ Jika poin 6,7,8 dilanggar, maka penerima PF harus mengembalikan seluruh biaya studi PF.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran yang sudah dilengkapi dan ditandatangani, bermaterai 6000 rupiah. (Unduh)
2. Satu (1) foto berwarna 3 x 4 cm (ditempel pada kotak yang telah disediakan pada formulir pendaftaran).
3. Satu Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah atau Tokoh Masyarakat, dan Satu (1) Surat Rekomendasi dari Guru SLTA atau sederajat, (gunakan format yang telah disediakan, dan masukkan ke dalam amplop tertutup). Surat Rekomendasi di dalamnya menyebutkan mengenai kepribadian, situasi ekonomi, kemampuan dan prestasi pendaftar, kondisi kesehatan (riwayat kesehatan), etika dan interaksi sosial pendaftar. Surat rekomendasi yang dikirim secara terpisah dengan formulir aplikasi tidak akan diproses. (Pemberi rekomendasi tidak memiliki hubungan keluarga dengan pendaftar).
4. Essay yang berjudul ’Tekad dan Usahaku dalam Menuntut Ilmu’ dan ’Alasanku Mengikuti Paramadina Fellowship 2015’.
5. Copy sertifikat dari penghargaan atau prestasi yang pernah diterima (selama SMP dan SLTA).
6. Satu (1) copy Kartu Tanda penduduk (KTP) yang berlaku.
7. Satu (1) copy NEM SLTA yang dilegalisir (bagi lulusan SLTA)
8. Satu (1) copy Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang dilegalisir (bagi lulusan SLTA)
9. Satu (1) copy Rapor Kelas 1, 2 dan 3 yang dilegalisir
10. Surat keterangan tidak buta warna dari dokter (khusus pendaftar Desain Komunikasi Visual) dan tidak buta warna total (khusus pendaftar Desain Produk Industri)
11. Satu (1) copy Kartu Keluarga

Pendaftaran:
Formulir dan kelengkapan dokumen pendaftaran dapat diserahkan langsung ke Universitas Paramadina (Senin – Jum’at, pukul 09.00 – 16.00 WIB dan Sabtu, pukul 09.00 – 13.00 WIB) atau dikirim melalui pos, ditujukan kepada:

Tim Panel Paramadina Fellowship 2015
Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto Kav. 97, Mampang
Jakarta, 12790

Dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 10 April 2015. Informasi Beasiswa Universitas Paramadina 2015 dapat menghubungi Sdri. Suci Ayuningtyas, Telp. +62 21 7918 1188 Ext. 232 atau Sdr. Muhammad Darwis & Sdri. Biru Nitis Anjanie, Telp. +62 21 7918 1188 Ext. 230. Website www.paramadina.ac.id.
4/03/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Bakrie 2015 di 11 Universitas

Pendaftaran Beasiswa Bakrie 2015 akan segera berakhir. Beasiswa tersebut ditawarkan melalui Bakrie Graduate Fellowship (BGF) 2015. Yakni beasiswa S2 bagi mahasiswa pascasarjana di 11 universitas negeri mitra Bakrie Center Foundation (BCF). Anda yang saat ini berada di semester 2 di universitas mitra dapat mengikuti tawaran beasiswa tersebut.

Beasiswa Bakrie berdurasi selama satu tahun yang meliputi tanggungan biaya kuliah dan biaya wajib di universitas, tunjangan bulanan, buku, serta dana penelitian.

Universitas mitra:
1. Universitas Andalas
2. Unila Lampung
3. Institut Pertanian Bogor
4. Institut Teknologi Bandung
5. Universitas Gajah Mada
6. Universitas Airlangga
7. Universitas Udayana
8. Universitas Mulawarman
9. Universitas Hasanuddin
10. Universitas Sam Ratulangi
11. Universitas Cenderawasih

Persyaratan Beasiswa Bakri:
- Mahasiswa penerima beasiswa adalah Warga Negara Indonesia
- Mahasiswa penerima beasiswa sedang melanjutkan program master (saat ini sedang berada di semester 2) pada 11 universitas mitra Bakrie Center Foundation
- Usia mahasiswa penerima beasiswa maksimal 30 tahun pada tahun 2015 ini
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) S1 minimum 3,0 pada skala 4 atau yang sederajat pada skala lainnya
- Memiliki Indeks Prestasi S2 untuk Semester 1 minimum 3,0 pada skala 4 atau yang sederajat pada skala lainnya
- Memiliki jiwa kepemimpinan yang ditunjukkan dengan keaktifan dalam suatu organisasi, lembaga, ataupun kegiatan entrepreneurship dan bisa dibuktikan dengan copy kartu anggota, copy SK pengangkatan/penunjukan dll
- Aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan
- Mahasiswa penerima beasiswa wajib menyelesaikan program S2 maksimal 2 tahun
- Peserta harus membuat dua essay yang bertemakan leadership dan community development (700-1000 kata/essay).

Pendaftaran:
Seleksi dilakukan dalam dua tahap dan kewenangan penentuan penerima Beasiswa adalah mutlak dari BCF (www.bcf.or.id) dengan rekomendasi dari pihak Pasca Sarjana.

- Tahap 1 adalah seleksi administrasi berdasarkan pendaftaran online yang sudah diisi oleh calon peserta (mohon teliti dan lengkap dalam pengisian online sebelum dikirim).
Calon penerima beasiswa yang lulus dalam seleksi tahap 1 akan dihubungi pihak BCF dan/atau Pasca Sarjana untuk segera melengkapi dokumen yang dipersyaratkan dan mengirimkannya melalui email

- Tahap 2 dilakukan dengan wawancara jarak jauh melalui media telekomunikasi (Google Hang Out, Skype dll), tanggal dan waktu akan diinformasikan kepada calon penerima beasiswa.
Pengumuman penerima beasiswa Bakrie Center Foundation 2015 akan dilakukan oleh masing-masing Program Pasca Sarjana.

Batas terakhir pendaftaran 31 Maret 2015.Informasi lebih lanjut bisa dilihat di laman BCF.
3/28/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Djarum Beasiswa Plus 2015, Ini Pendaftarannya!

Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2015/2016 kini hadir lagi. Beasiswa S1 yang bisa diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Tanah Air ini menyediakan dana beasiswa sebesar Rp 750 ribu per bulan yang diberikan selama 1 tahun. Beasiswa tersebut dapat diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 atau D4 dari semua disiplin ilmu. Selain dana beasiswa, penerima Djarum Beasiswa Plus 2015/2016 juga akan mendapatkan pembekalan soft kill, seperti national building, character building, leadership development, competition challanges, community empowerment, serta international exposure.

Pembekalan tersebut bertujuan untuk menyerasikan pencapaian akademik yang diperoleh di kampus dengan berbagai keterampilan, sehingga cakap di bidang intelegensia dan emosional.

Persyaratan Djarum Beasiswa Plus 2015/2016:
UMUM :
1. Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1 Universitas) / Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
2. IPK minimum 3.00 pada semester III.
3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
4. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
6. Mengisi Form Pendaftaran online di website ini.

ADMINISTRASI :
1. PDF dari form pendaftaran online
2. Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.
3. Fotocopy Kartu Mahasiswa.
4. Transkrip Nilai sampai semester III yang telah dilegalisir.
5. Surat keterangan aktif organisasi / Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi yang pernah diikuti / Fotocopy Sertifikat Prestasi yang dimiliki.
6. Surat keterangan dari kampus (Rektorat atau Fakultas )tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

Pendaftaran:
Pelamar bisa mendaftar Djarum Beasiswa Plus 2015 mulai 1 April 2015 – 31 Mei 2015. Formulir pendaftaran online akan tersedia pada tanggal tersebut. Anda bisa mengecek perguruan tinggi program Djarum Beasiswa Plus terlebih dahulu sembari melengkapi dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran.

Peserta yang lolos seleksi berkas akan menjalani tes seleksi yang digelar 8 Juni 2015 – 23 Agustus 2015. Biasanya berupa tes potensi akademik dan wawancara. Pengumuman hasil akan disampaikan 31 Agustus 2015 melalui website djarumbeasiswaplus.org atau dapat dilihat di Bagian Kemahasiswaan Kampus.
3/26/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015

PB Djarum kembali mencari bibit-bibit muda berbakat pemain bulutangkis dari seluruh Nusantara yang akan diseleksi untuk meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015. Berbeda dari sebelumnya, audisi umum akan diselenggarakan di 9 kota dengan kompetisi sistem gugur. Pendaftaran bisa dilakukan secara online, via pos/offline, atau langsung di tempat. Sementara, untuk pendaftaran ulang dilakukan pada H-1 di setiap kota. Peserta bisa memilih salah satu kota audisi yang diinginkan.

Ada dua kategori umur pada audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015. Yaitu, U-13 (untuk peserta dengan umur 9-12 tahun/kelahiran tahun 2003 – 2006) dan U-15 (untuk peserta dengan umur 13-14 tahun/kelahiran tahun 2001 – 2002) berlaku untuk putra dan putri.

Peserta yang dapat mengikuti seleksi beasiswa bulutangkis tersebut adalah Warga Negara Indonesia yang memiliki teknik dasar bermain bulutangkis. Peserta juga diharapkan sudah mendapatkan pelatihan dari klub atau pelatihan privat.

Cukup banyak manfaat yang bisa diperoleh bila terpilih sebagai penerima beasiswa bulutangkis Djarum. Di antaranya pelatihan bulutangkis dengan pelatih bertaraf internasional, mengikuti turnamen baik di dalam negeri maupun di luar negeri secara gratis, serta disediakan asrama putra-putri terpisah dan fasilitas yang lengkap (Makanan dengan gizi baik, lapangan bulutangkis eksklusif, perlengkapan bulutangkis seperti raket dan shuttlecock, ruang fitness yang moderen, ruang fisioterapi, ruang pijat, perpustakaan, komputer, hingga akses internet).

Tahap seleksi audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 akan diselenggarakan di 9 kota, yakni Medan, Palembang, Jember, Balikpapan, Manado, Makassar, Purwokerto, Tasikmalaya, dan Kudus.

Pendaftaran:
Pelamar dapat memilih salah satu metode pendaftaran beasiswa bulutangkis yang disediakan, yakni online, offline/pos, dan secara langsung.

Pendaftaran online
Kunjungi www.pbdjarum.org/klub/pendaftaran kemudian klik menu PENDAFTARAN -> klik KOTA AUDISI yang ingin diikuti -> klik DAFTAR ONLINE, isi formulir pendaftaran online dengan data yang benar, -> klik DAFTAR! Setelah muncul halaman "Terima Kasih", mohon catat Nomor Pendaftaran yang diterima sebagai bukti registrasi yang harus ditunjukkan / sebutkan pada saat Daftar Ulang.

Pendaftaran offline/pos
Kunjungi terlebih dahulu www.pbdjarum.org/klub/pendaftaran kemudian klik menu PENDAFTARAN -> klik KOTA AUDISI yang ingin diikuti -> klik DOWNLOAD FORMULIR PENDAFTARAN, -> PRINT/CETAK dan isi formulir pendaftaran dengan data yang benar, kemudian KIRIM formulir tersebut ke alamat PO.BOX berikut sesuai kota audisi yang dipilih:

Medan : PO BOX 1036 JKP 10010
Palembang : PO BOX 1039 JKP 10010

Pendaftaran langsung
Silahkan datang langsung ke GOR tempat diselenggarakannya audisi sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan langsung membawa berkas kelengkapan Daftar Ulang.

Berikutnya, peserta yang sudah melakukan pendaftaran baik online, offline, atau langsung diwajibkan melakukan DAFTAR ULANG pada 1 hari sebelum pertandingan/H-1 sesuai jadwal di tiap kota audisi yang dipilih, dengan menyerahkan berkas kelengkapan yang telah ditentukan.

Berkas kelengkapan yang dibawa saat Daftar Ulang:
▪ Foto berwarna terbaru 4X6 (1 lembar)
▪ Fotocopy akta kelahiran (1 lembar)
▪ Fotocopy Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Dasar (1 lembar)
▪ Fotocopy rapor SD (1 lembar)
▪ Fotocopy bukti prestasi (Piagam atau foto piala, 1 lembar)

Seleksi:
Audisi dibagi menjadi 3 tahap, yaitu TAHAP SELEKSI (Di 9 kota) , TAHAP FINAL (Di GOR Djarum Kudus), TAHAP KARANTINA (Di GOR Djarum Kudus) untuk selanjutnya diumumkan peserta yang berhak meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dan menjadi atlet PB Djarum.

Peserta harus bertanding dengan maksimal untuk agar bisa menjadi juara dan mendapatkan SUPER TIKET untuk melaju ke TAHAP FINAL. Tidak hanya kepada para juara, SUPER TIKET juga akan dibagikan kepada peserta yang berpotensi berdasarkan penilaian para juri.

AUDISI MEDAN
Pendaftaran dilakukan 16 Maret - 4 April 2015 Cap Pos (offline), 16 Maret - 6 April 2015 (online). Daftar Ulang pada 7 April 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Cemara Asri.

AUDISI PALEMBANG
Pendaftaran dilakukan 16 Maret - 4 April 2015 Cap Pos (offline), 16 Maret - 6 April 2015 (online). Daftar Ulang pada 7 April 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Dempo, Jakabaring

AUDISI JEMBER
Pendaftaran  mulai 6 April – 2 Mei 2015 Cap Pos (offline), 6 April – 4 Mei 2015 (online). Daftar Ulang pada 5 Mei 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Garuda

AUDISI BALIKPAPAN
Pendaftaran mulai 6 April – 2 Mei 2015 Cap Pos (offline), 6 April – 4 Mei 2015 (online). Daftar Ulang pada 5 Mei 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Hevindo

AUDISI BALIKPAPAN
Pendaftaran dilakukan 6 April - 23 Mei 2015 Cap Pos (offline), 6 April - 25 Mei 2015 (online). Daftar Ulang pada 26 Mei 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Arie Lasut

AUDISI MAKASSAR
Pendaftaran mulai 6 April - 23 Mei 2015 Cap Pos (offline), 6 April - 25 Mei 2015 (online). Daftar Ulang pada 26 Mei 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Sudiang.

AUDISI PURWOKERTO
Pendaftaran dilakukan 6 April - 6 Juni 2015 Cap Pos (offline), 6 April - 8 Juni 2015 (online). Daftar Ulang pada 9 Juni 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Satria

AUDISI TASIKMALAYA
Pendaftaran dilakukan 6 April - 6 Juni 2015 Cap Pos (offline), 6 April - 8 Juni 2015 (online). Daftar Ulang pada 9 Juni 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Lidya Djaelawijaya

AUDISI KUDUS
Pendaftaran mulai 27 Juni - 28 Juni 2015 Cap Pos (offline), 27 Juni - 30 Agustus 2015 (online). Daftar Ulang pada 31 Agustus 2015. Lokasi Daftar Ulang & Tahap Seleksi di GOR Djarum Kudus.

Informasi lebih lanjut dan pertanyaan terkait bisa dilihat melalui website PB Djarum (www.pbdjarum.org).
3/21/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Bidik Misi S2 2015

Jika selama ini Beasiswa Bidik Misi fokus pada calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi S1/D-IV, kini ada tawaran baru untuk jenjang lebih tinggi. Beasiswa Bidik Misi S2. Memang ada perbedaan dari Beasiswa Bidik Misi S1/D-IV. Beasiswa Bidik Misi S2 hanya ditujukan bagi mereka yang telah meraih Beasiswa Bidik Misi ketika di S1/D-IV dan telah menyelesaikan kuliah sarjananya tersebut. Jika Anda memenuhi kriteria tersebut dan berniat kembali melanjutkan S2 di perguruan tinggi dalam negeri, Beasiswa Bidik Misi S2 ini dapat diikuti.

Seperti halnya Beasiswa Bidik Misi S1/D-IV, Beasiswa Bidik Misi S2 juga memberikan pembiayaan penuh untuk studi yang akan dijalani. Di 2015 misalnya, beasiswa yang diberikan meliputi biaya awal (Initial allowance) yang terdiri dari biaya pendaftaran (langsung dibayarkan ke perguruan tinggi), biaya matrikulasi (langsung dibayarkan ke perguruan tinggi), biaya akomodasi awal, biaya tesis/disertasi, dan biaya transportasi.

Selain itu disediakan biaya berkala (periodic allowance) yang meliputi biaya perkuliahan/SPP (tuition fee), biaya hidup bulanan dan tunjangan domisili, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan.

Beasiswa tersebut akan diberikan untuk masa waktu 24 bulan dengan catatan pelamar dapat membuktikan kemajuan studi yang memuaskan serta menjalani studi di perguruan tinggi berbeda.

Persyaratan:
1. Penerima Bidikmisi yang sudah menyelesaikan studi S1/D4
2. IPK kelulusan minimal 3.00
3. Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) dari perguruan tinggi yang dituju (Jika ada)
4. Menguasai bahasa inggris yang dibuktikan dengan sertifikat bukti (TOEFL Institutional minimal 500, IBT minimal 65 atau IELTS minimal 5.5) yang masih berlaku (jika ada).

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi S2 dikelola oleh LPDP (www.lpdp.depkeu.go.id). Pelamar bisa mendaftar secara online melalui website tersebut. Penjelasannya dapat ditemukan di bidikmisi.dikti.go.id pada menu mahasiswa.

Kemudian isi formulir pendaftaran yang disediakan LPDP. Lalu lampirkan dokumen berikut:
1. Letter of acceptance (LoA) atau letter of offer (LoO) dari perguruan tinggi yang dituju (jika ada).
2. Hasil pindaian ijazah dan transkrip S1/D-IV yang telah dilegalisir.
3. Salinan sertifikat bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL Institutional minimal 500, IBT minimal 65 atau IELTS minimal 5.5) yang masih berlaku (jika ada).

Seleksi:
Proses seleksi dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan dengan wawanara tatap muka dengan Bahasa Inggris. Seleksi akan dilakukan oleh Tim Seleksi Beasiswa Pascasarjana Bidik Misi dengan melihat aspek akademik, aspek bahasa, dan aspek sosial dan kelarga.

UPDATE: Ini Beasiswa S2 Bidik Misi dan S2 Keluarga Tidak Mampu
3/16/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Bidik Misi 2015 dan Pendaftarannya

Tahun 2015, Beasiswa Bidik Misi kembali disediakan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Jumlah kota yang disediakan sekitar 60.000 bagi penerima Beasiswa Bidik Misi 2015. Beasiswa tersebut disebar di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) dan seluruh perguruan tinggi swasta (PTS) berakreditasi A di Pulau Jawa, B di luar Pulau Jawa, dan C di daerah tertinggal.

Bidik misi adalah bantuan pendidikan yang diperuntukkan kepada mereka yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi dalam melanjutkan ke perguruan tinggi. Meski demikian, pelamar tetap disyaratkan untuk punya prestasi demi menjamin penerima Beasiswa Bidik Misi memiliki potensi dan kemauan menyelesaikan studi.

Beasiswa yang diperoleh, di antaranya pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT, jaminan biaya hidup sementara dan transportasi dari daerah asal (khusus untuk yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa), bebas biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi, dan subsidi biaya hidup sedikitnya Rp 600 ribu/bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing-masing wilayah.

Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan di perguruan tinggi selama delapan (8) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama enam (6) semester untuk program Diploma III.

Persyaratan:
1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus 2015;
2. Lulusan tahun 2014 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut:
    a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir.
    b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu di antara PTN atau PTS dengan ketentuan:
    a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
        1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
        2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
        3) Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN.
    b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.

*Unduh pedoman Bidik Misi 2015 di sini

Pendaftaran:
Seperti tahun lalu, pendaftaran Beasiswa Bidik Misi 2015 juga dilakukan secara online melalui bidikmisi.dikti.go.id. Ada beberapa alur yang ditempuh lulusan SLTA/sederajat sebelum mendaftar. Sekolah harus terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi di laman Bidik Misi. Biasanya butuh waktu 1 x 24 jam untuk diverifikasi terlebih dahulu oleh Ditjen Dikti. Jika sekolah sebelumnya telah terdaftar sebagai pemohon Bidik Misi, maka tinggal login dengan memasukkan NPSN serta Kode Akses yang telah diperoleh.

Berikutnya, sekolah merekomendasikan masing-masing siswa untuk memperoleh Bidik Misi di laman tersebut. Soal layak tidaknya direkomendasikan, silakan dikonsultasikan ke pihak sekolah. Jika mereka telah merekomendasikan, sekolah akan memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan. Tahapan tersebut semuanya dilakukan pihak sekolah.

Nomor pendaftaran dan kode akses yang diberikan pihak sekolah nantinya akan Anda gunakan saat mendaftar beasiswa Bidik Misi secara online. Silakan buka laman: http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id untuk mendaftar. Pilih fitur ‘Siswa/Alumni’ yang telah direkomendasikan. Silakan selesaikan semua tahapan di sistem pendaftaran tersebut.

Siswa yang sudah mendaftar beasiswa Bidik Misi, kemudian mendaftar seleksi nasional atau mandiri sesuai ketentuan pola masing-masing seleksi melalui:
a. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
b. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id
c. Seleksi Mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Siswa yang mendaftar melengkapi berkas sebagai berikut yang akan dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk:
1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
6. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
8. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya

*Dokumen yang diminta bisa saja berubah (Menunggu pedoman 2015 yang disusun Dikti)

Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi 2015 dari pihak sekolah sudah bisa dilakukan mulai 15 Januari 2015 – 01 September 2015. Jadwal tersebut juga berlaku bagi siswa yang telah memperoleh rekomendasi dan akan melakukan pendaftaran online.

Seleksi:
Seleksi untuk PTN 
Proses seleksi Bidik Misi dilakukan oleh perguruan tinggi baik yang masuk melalui jalur seleksi nasional maupun mandiri. Jika mengikuti seleksi nasional, PTN akan menyeleksi penerima rekomendasi Bidik Misi yang merupakan lulusan seleksi nasional (SNMPTN). Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Hasil seleksi nasional calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi nasional dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Jika mengikut seleksi mandiri, PTN melakukan seleksi terhadap pendaftar menggunakan jalur, persyaratan, dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh masing-masing PTN. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh Rektor/Direktur /Ketua atau yang diberi wewenang melalui media yang dapat diakses oleh setiap pendaftar dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

Seleksi untuk PTS
Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTS dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, PTS bisa saja melakukan kunjungan ke alamat pendaftar. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi PTS dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
3/15/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa STAR BPKP untuk PNS

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kembali menawarkan Beasiswa STAR (State Accountability Revitalization) bagi PNS, khususnya pegawai pengelola keuangan dan auditor internal di pemerintahan daerah, kementerian maupun lembaga. Beasiswa tersebut terbuka untuk jenjang S1/D-IV dan S2 dengan kekhususan Akuntansi Pemerintahan dan Pengawasan Keuangan Negara. Selama lima tahun (2013-2017), Beasiswa STAR BPKP menargetkan bisa menghasilkan 2.500 pegawai pengelola keuangan dan internal auditor pemerintahan yang ahli dalam penguatan akuntabilitas pengelolaan keuangan di pusat dan daerah.

Selain menanggung biaya pendidikan, Beasiswa STAR juga menyediakan biaya pemondokan mahasiswa, serta biaya lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan program. Di 2015, Beasiswa STAR juga menggandeng sejumlah universitas di dalam negeri sebagai penyelenggara.

Bidang studi yang dapat diikuti:
Program S1/D-IV
1. Program Studi Akuntansi

Program S2
1. Magister Akuntansi Pemerintahan atau Pengawasan Keuangan Negara
2. Magister Manajemen
3. Magister Manajemen Pembangunan Daerah
4. Magister Ilmu Ekonomi

Perguruan tinggi penyelenggara:
Beasiswa D-IV STAR
1. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Beasiswa S1 STAR
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Sebelas Maret Surakarta
3. Universitas Jenderal Soedirman
4. Universitas Sam Ratulangi
5. Universitas Andalas
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Lampung

Beasiswa S2 STAR
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Andalas
3. Universitas Brawijaya Malang
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Gadjah Mada
6. Universitas Hasanuddin
7. Institut Pertanian Bogor
8. Universitas Jambi
9. Universitas Lampung
10. Universitas Indonesia-Maksi
11. Universitas Mataram
12. Universitas Padjadjaran
13. Universitas Pattimura
14. Universitas Sam Ratulangi Manado
15. Universitas Sebelas Maret Surakarta
16. Universitas Sumatera Utara Medan
17. Universitas Syiah Kuala
18. Universitas Tadulako
19. Universitas Udayana
20. Universitas Jenderal Sudirman
21. Universitas Palangka Raya
22. Universitas Mulawarman
23. Universitas Riau
24. Universitas Sriwijaya
25. Universitas Trunojoyo
26. Universitas Jember

Persyaratan:
A. Program Beasiswa S1/D-IV
     1. Diajukan/dicalonkan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
     2. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansinya
     3. Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), minimal 1 tahun
     4. Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) untuk maksimal 37 tahun
     5. Pangkat serendah-rendahnya Pengatur (II/C)
    6. Memiliki ijazah D3 dan atau setara D3 jurusan Akuntansi, Bisnis, Ekonomi Perusahaan, Manajemen Keuangan/Perpajakan yang telah diakui secara kedinasan
   7. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan
     8. Lulus seleksi administrasi dan akademis di perguruan tinggi
     9. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP
   10. Surat persetujuan atasan langsung untuk mengikuti tugas belajar

B. Program Beasiswa S2
    1. Diajukan/dicalonkan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
    2. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansinya
    3. Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), minimal 1 tahun
    4. Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) untuk maksimal 42 tahun
    5. Pangkat serendah-rendahnya Penata Muda (III/A)
    6. Memiliki ijazah sarjana (S1) dan atau setara S1 yang telah diakui secara kedinasan, diutamakan yang berlatar belakang ekonomi/akuntansi
  7. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan
    8. Lulus seleksi administrasi dan akademis di perguruan tinggi
    9. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP
  10. Surat persetujuan atasan langsung untuk mengikuti tugas belajar

Dokumen Aplikasi:
1. Formulir pendaftaran
2. Photo 4 x 6 (latar belakang merah)
3. Copy ijazah dilegalisir
4. Copy transkrip dilegalisir
5. Rekomendasi Unit Eselon II untuk tugas belajar
6. Surat Pernyataan bekerja kembali minimal 2 tahun
7. Copy SK PNS dan SK Pangkat Terakhir
8. Surat keterangan sehat

Pendaftaran:
Dokumen lengkap diserahkan kepada Unit Pengelola Kepegawaian Kementerian/Lembaga/Pemda dan satu copy diserahkan ke perguruan tinggi yang dipilih. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh Unit Kepegawaian Kementerian/Lembaga/Pemda dapat segera melakukan pendaftaran online di website BPKP (star.bpkp.go.id) dan mengunggah dokumen yang diminta.

Berikutnya mendaftar ke perguruan tinggi penyelenggara sesuai kalender akademik masing-masing PT. Mereka yang lolos seleksi akademik maupun wawancara oleh STAR/PT penyelenggara akan ditetapkan sebagai peserta program.

Anda dapat melihat prosedur pendaftaran di website BPKP atau menanyakannya langsung melalui email: listyono@bpkp.go.id, rina.ramayani@bpkp.go.id atau telp. 021-85910031.
3/14/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dosen Kemenag (Mora Scholarships)

Baru-baru ini Kementerian Agama resmi meluncurkan program beasiswa baru bagi para dosen maupun tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Mora Scholarships. Ada beberapa skema yang disediakan melalui program tersebut, salah satunya adalah Beasiswa Studi S3 yang bisa ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa itu kini dipopulerkan Kemenag sebagai Program 5.000 Doktor. Sebab, setiap tahun akan dijaring 1.000 dosen, tenaga kependidikan maupun PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi yang mereka minati. Melalui beasiswa itu pula, selama lima tahun ke depan Kemenag menargetkan bisa menghasilkan 5.000 doktor.

Yang menarik dari beasiswa Kemenag ini adalah tidak adanya batasan usia bagi pelamar. Ini berbeda dari program beasiswa kebanyakan. Dengan tidak adanya pembatasan usia tersebut, maka kesempatan mendaftar semakin terbuka. Asalkan memang Anda mengabdi di lembaga PTKI, misalnya dosen IAIN, UIN, STAIN, STAI, dll.

Tapi, tidak semata-mata pelamar yang berasal dari PTKI, pelamar yang berasal dari Perguruan Tinggi Umum (PTU), namun dia merupakan dosen tetap di Fakultas Agama Islam (FAI), juga bisa melamar Mora Scholarships.

Bagi penerima beasiswa, mereka akan mendapatkan tanggungan biaya pendidikan di perguruan tinggi tempat studi, living allowance yang meliputi biaya hidup dan operasional (6 semester untuk S3), serta biaya penyelenggaraan program.

Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia (WNI):
2. Berstatus sebagai:
     a. Dosen tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
     b. Tenaga kependidikan PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
     c. Dosen tetap yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
     d. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
     e. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
 3. Memiliki gelar magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT);
4. Program yang akan diambil sangat diperlukan untuk pengembangan program di PTKI/institusi;
5. Bersedia menandatangani kontrak perjanjian;
6. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam.
7. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id;

Persyaratan Khusus
A. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Dosen
    1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas;
    2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
    3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga;
    4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
    5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
    6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
    7. Sertifikat Pendidik (Dosen);
    8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
    9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
 10. Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
 11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
 12. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
 13. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada);
B. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Tenaga Kependidikan
     1. Surat Pengantar dari pimpinan unit kerja;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
     7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
     8. Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
     9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
   10. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
   11. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada);
C. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Dosen
     1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya;
     7. Sertifikat Pendidik (Dosen);
     8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
     9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;   
   10. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
   11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
   12. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
D. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Tenaga Kependidikan
     1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya;
      7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
      8. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
      9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
    10. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa dapat diajukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id Daftarkan diri terlebih dahulu. Klik “sign up”. Isi formulir yang disediakan, setelah terdaftar, Anda dapat log in untuk mengunggah dokumen persyaratan yang diminta.
3/10/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya