Beasiswa Training Manajemen Global Fujitsu

Penawaran Fujitsu Scholarship kini kembali tersedia bagi para profesional bisnis di Asia Pasific. Beasiswa training manajemen ini disediakan Fujitsu-JAIMS Foundation melalui program Global Leaders for Innovation and Knowledge. Beasiswa ini dimaksudkan untuk mempertajam pemahaman dan skill di bidang manajemen global serta membangun kepercayaan yang diperlukan untuk sukses dalam situasi bisnis global. Program ini berlangsung 3,5 bulan di JAIMS (Japan-America Institute of Management Science) di empat negara yakni Jepang, Hawaii (USA), Thailand, dan Singapura.

Beasiswa training manajemen tersebut menyediakan biaya penuh selama berlangsungnya program, di antaranya biaya pendidikan Global Leaders for Innovation and Knowlede, biaya hidup, tiket pesawat (ke Jepang, Hawaii, Thailand, dan Singapura), serta perumahan. Peserta juga akan dibantu untuk mendapatkan visa pelajar M-1 untuk kunjungan singkat ke Amerika Serikat dan Jepang, meski biaya visa tersebut menjadi tanggung jawab peserta.

Persyaratan:
1. Bergelar sarjana/sederajat semua disiplin ilmu dari perguruan tinggi terakreditasi
2. Memiliki pengalaman kerja relevan full-time minimal tiga tahun (lebih disukai 5 tahun)
3. Minimum skor TOEFL 577/233/90 (paper/computer/internet), skor TOEIC 750, atau IELTS (academic) 6.5 dari tes yang diambil antara Mei 2010 dan April 2015
4. Pelamar berasal dari negara yang ditetapkan (salah satunya Indonesia)

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi beasiswa Fujitsu
2. Formulir aplikasi Global Leaders for Innovation and Knowledge
3. Salinan skor tes TOEFL, TOEIC, atau IELTS
4. Salinan ijazah dan transkrip akademik

Ctt: Link download formulir aplikasi beasiswa Fujitsu dan Global Leaders for Innovation and Knowledge akan dikirimkan ke email setelah mengisi formulir registrasi online.

Pendaftaran:
Pertama, saat mengunduh kedua formulir aplikasi di atas rubah nama file PDF saat menyimpan di komputer. Ganti “CountryName” dengan nama negara, semuanya huruf kecil (indonesia).  Ganti “LastName” dengan nama belakang Anda. Semua huruf kecil. Lengkapi semua data yang diminta di formulir aplikasi.

Selanjutnya kirimkan dokumen formulir aplikasi dalam bentuk PDF tersebut ke email: contact-application@cs.jp.fujitsu.com

Kemudian cetak kedua formulir aplikasi yang telah diisi tersebut dan ditandatangani di area yang ditentukan.

Kedua, lampirkan hasil cetak formulir aplikasi bersama dokumen lainnya yang diminta di atas. Lalu kirimkan ke:

Fujitsu Hawaii Representative Office
c/o JAIMS
6660 Hawaii Kai Drive
Honolulu, HI 96825
U.S.A.

Semua dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 10 April 2015.

Jika melewati seleksi berkas, kandidat akan dihubungi untuk mengikuti tes wawancara di masing-masing negara. Seleksi didasarkan pada kemampuan bahasa Inggris, pengalaman kerja, motivasi, dan cita-cita, serta komitmen utama untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan negara. Hasil final akan ditetapkan oleh Fujitsu Limited (www.fujitsu.com).
3/27/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Dosen/Calon Dosen 2015 (BPP-LN)

Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti (sebelumnya Ditjen Dikti) kembali menawarkan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPP-LN) bagi dosen tetap, calon dosen, maupun tenaga kependidikan di lingkungan Kementerian Ristek & Dikti. BPP-LN 2015 terdiri dari beasiswa S2 dan Beasiswa S3. Penerima beasiswa S2 akan mendapatkan pembiayaan studi selama maksimum 24 bulan (2 tahun) dan beasiswa S3 diberikan maksimum 36 bulan (3 tahun) dan dapat diperpanjang maksimum 12 bulan berdasarkan pertimbangan kasusnya.

BPP-LN 2015 mencakup uang kuliah, biaya hidup, tunjangan biaya hidup untuk keluarga inti, tiket pesawat, asuransi kesehatan, biaya buku, biaya kedatangan di negara tujuan, dan biaya program khusus (satu kali mengikuti konferensi/seminar). Selain itu disediakan pula bantuan biaya penulisan tugas akhir/tesis/disertasi dan biaya pendaftaran ke universitas.

Pelamar BPP-LN Ditjen Sumberdaya Iptek & Iptek 2015 dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu:

Kategori-1: Pelamar ke perguruan tinggi luar negeri yang telah menjalin kerjasama dengan Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti, atau kerjasama antar perguruan tinggi (U to U) yang telah disahkan oleh Ditjen Kelembagaan Iptek & Dikti

Kategori-­2: Pelamar yang belum menentukan perguruan tinggi tujuan studi dan bersedia diarahkan oleh Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti dalam memilih perguruan tinggi tujuan studi di luar negeri.

Persyaratan:
a. Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, adalah dosen yang:
    1. Memiliki NIDN
    2. Memiliki NIP
    3. Tidak memiliki NIDN/NIP pada bidang keilmuan tertentu dan memiliki masa kerja minimal 5 tahun serta berusia antara 27 sampai 50 tahun;
b. Dosen tetap PTN yang sudah mendapat ijin dari pemimpin perguruan tinggi yang bersangkutan, atau dosen tetap PTS yang sudah mendapat ijin dari Koordinator Kopertis Wilayah masing-masing;
c. Tenaga kependidikan tetap pada PTN, atau Kantor Pusat Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti, atau kantor Kopertis Wilayah, yang sudah mendapat ijin dari pemimpin institusi yang bersangkutan;
d. Bagi dosen tetap dan tenaga kependidikan yang melamar program pendidikan S3 harus telah memiliki gelar S2 atau yang setara, sedangkan untuk tenaga kependidikan yang melamar program pendidikan S2 harus telah memiliki gelar S1 atau yang setara;
e. Tidak bisa menggunakan BPP-LN untuk mendapatkan gelar kedua dalam strata yang sama;
f. Bagi pelamar yang akan studi di negara berbahasa Inggris, penguasaan bahasa Inggris dengan nilai TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 78, atau IELTS minimal 6.0, untuk mendaftar BPP-LN. Apabila ada dua syarat atau lebih nilai TOEFL/IELTS yang berlaku di PT luar negeri yang dituju, maka syarat nilai TOEFL/IELTS dari PT luar negeri yang berlaku;
g. Bagi pelamar yang akan studi di negara dimana bahasa pengantar kuliahnya bukan bahasa Inggris, yang bersangkutan harus menguasai bahasa Inggris minimal setara dengan nilai TOEFL institusional (ITP) minimal 500, atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5;
h. Memiliki sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
i. Untuk program S3, pelamar harus telah mempunyai usulan penelitian;
j. Untuk dosen tetap, umur pelamar tidak lebih dari 50 tahun ketika mendaftar BPP-LN. Untuk tenaga kependidikan, umur pelamar tidak lebih dari 40 tahun untuk studi lanjut gelar S2 dan tidak lebih dari 44 tahun untuk gelar S3;
k. Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh promotor yang sama.

Pendaftaran:
a. Proses pelamaran harus dilakukan secara daring (on-line), yaitu melalui laman Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti (dahulu Ditjen Dikti) di http://beasiswa.dikti.go.id/. Tiap pelamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus ditunjukkan ketika proses wawancara dan kata-sandi (password) yang dapat digunakan untuk login kembali ke sistem;
b. Melampirkan salinan ijazah dan transkrip (IPK) S2 yang telah dilegalisasi untuk yang akan menempuh program S3, atau salinan ijazah dan transkrip S1 untuk yang akan menempuh program S2;
c. Bagi pelamar yang akan studi di negara berbahasa Inggris (English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 550 atau IBT minimal 78, atau IELTS minimal 6.0) yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
d. Bagi pelamar yang akan studi di negara tan bahasa Inggris (non-English speaking countries), yang bersangkutan harus melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL institusional (ITP) minimal 500 atau IBT minimal 65, atau IELTS minimal 5.5) yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan);
e. Melampirkan sertifikat penguasaan bahasa pengantar (selain bahasa Inggris) yang digunakan di perguruan tinggi atau negara tujuan yang masih berlaku (maksimal 2 (dua) tahun sejak sertifikat dikeluarkan) dan sesuai standar yang diminta perguruan tinggi atau negara tujuan;
f. Melampirkan usulan penelitian (research proposal) bagi pelamar program S3. Kerangka (out-line) usulan penelitian dapat dilihat pada Lampiran 4 (pedoman);
g. Melampirkan bukti sah sebagai dosen tetap di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi & Pendidikan Tinggi, berupa NIDN. Bagi tenaga kependidikan tetap di Perguruan Tinggi Negeri, atau di Kantor Pusat di lingkungan Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti (dahulu Ditjen Dikti), atau Kopertis Wilayah melampirkan bukti sah berupa Kartu Pegawai/SK Kepegawaian;
h. Melampirkan surat ijin melamar BPP-LN dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS;
i. Melampirkan surat ijin melamar BPP-LN dari pemimpin PTN bagi tenaga kependidikan tetap di PTN, atau sekurang-kurangnya pejabat Eselon-2 Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti (dahulu Ditjen Dikti) bagi tenaga kependidikan tetap di kantor pusat Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti (dahulu Ditjen Dikti), atau koordinator Kopertis Wilayah bagi tenaga kependidikan tetap di kantor Kopertis Wilayah tersebut.
j. Bagi pelamar Kategori-1 yang telah memiliki LoA (Letter of Acceptance) atau LoO (Letter of Offer) dari perguruan tinggi tujuan studi, diminta untuk melampirkannya ketika melamar;

Jadwal kegiatan seleksi BPP-LN untuk keberangkatan tahun 2015 akan diumumkan secara terpisah oleh Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti. Batas waktu pendaftaran bagi pelamar Kategori-1 adalah akhir Juni 2015. Bagi pelamar Kategori-2, batas waktu pendaftaran paling lambat akhir April 2015.

Seleksi akan dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan dengan wawancara terhadap mereka yang memenuhi persyaratan administrasi. Wawancara dilaksanakan dalam Bahasa Inggris. Seleksi akan didasarkan pada beberapa aspek, yaitu aspek akademik, aspek bahasa, dan aspek sosial dan keluarga.

Pengumuman hasil seleksi administrasi, wawancara dan pelaksanaan lokakarya pra-keberangkatan dilakukan melalui laman resmi Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti (http://www.dikti.go.id). Informasi lebih lanjut bisa dilihat melalui pedoman BPP-LN 2015 yang disediakan di laman Ditjen Sumberdaya Iptek & Dikti.
3/23/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa di Masdar Institute, Abu Dhabi, UEA

Masdar Institute of Science and Technology (MIST), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) menawarkan 10 beasiswa penuh jenjang master (S2) bagi mahasiswa terbaik asal Indonesia. Beasiswa tersebut disampaikan melalui KBRI Abu Dhabi untuk periode musim gugur 2015.

MIST merupakan lembaga pendidikan di bidang sains dan teknologi yang dibangun Pemerintah Abu Dhabi untuk mempersiapkan energi alternatif. Kampus MIST berlokasi di Masdar City, sebuah kota baru yang menerapkan “zero karbon” pertama di dunia. MIST bekerjasama dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT), sehingga lulusan MIST akan menerima sertifikat MIT yang menyatakan kesataraan akademik antara MIST dan MIT.

Program master yang ditawarkan:
▪ Engineering system and management
▪Computing and information science
▪ Material science and engineering
▪ Mechanical engineering
▪ Water and environmental engineering
▪ Electrical power engineering
▪ Chemical engineering
▪ Sustainable critical infrastructure. 

Beasiswa yang diberikan mencakup 100 persen biaya kuliah, buku, laptop, tunjangan bulanan, asuransi kesehatan, tiket pulang, tempat tinggal, termasuk penggantian biaya ujian tes GRE dan TOEFL.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana yang relevan di bidang yang ditawarkan, sains, teknik, atau teknologi informasi
2. IPK minimum 3.0 (pada skala 4.0) atau setara
3. Minimum skor kuantitatif GRE 155 (700 untuk skala lama)
4. Minimum skor TOEFL 91 (internet based) atau yang setara pada paper/computer based TOEFL, atau minimum skor IELTS 6.5

Dokumen aplikasi:
1. Salinan ijazah dan transkrip akademik S1
2. Statement of Objectives (1 – 2 hal)
3. Salinan skor GRE dan TOEFL (atau IELTS)
4. CV (memuat pendidikan, daftar publikasi, penghargaan, pengalaman profesional, dll)
5. Nama dan alamat email pemberi rekomendasi (sebaiknya email universitas/profesional, bukan email yang umum digunakan, seperti Yahoo, Gmail, Hotmail, dll)
6. Pasfoto ukuran paspor (JPEG) ukuran tidak lebih dari 100K

Pendaftaran:
Dokumen aplikasi dapat dikirimkan melalui email KBRI Abu Dhabi: kbriabd@indonesianembassy.ae atau indoemb@emirates.net.ae ditujukan kepada Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi.

Pendaftaran ditutup 31 Mei 2015. Sebaiknya diajukan sebelum deadline berakhir. Informasi lain bisa ditanyakan melalui email KBRI Abu Dhabi di atas. Telp. +971 2 445 4448 atau website Masdar Institute (www.masdar.ac.ae). Selamat mencoba!
3/22/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Fashion Design di IFA Paris

Peluang beasiswa fashion design ini tidak saja dibuka bagi warga Prancis, tapi juga pelajar internasional bisa mendaftar. Salah satu sekolah desain dan bisnis fashion di Paris, IFA Paris menyediakan beasiswa pascasarjana bagi mereka yang ingin mendalami desain fashion kontemporer. Beasiswa berupa bantuan biaya kuliah (tuition fee) yang bisa dipergunakan untuk studi master.

Tahun ini, ada tiga kursi beasiswa S2 yang disediakan IFA Paris. Satu beasiswa senilai € 14.800. Beasiswa tersebut menanggung keseluruhan biaya kuliah yang dibebankan. Kemudian dua beasiswa senilai masing-masing € 7.400 yang menanggung separo dari biaya kuliah. Meski tidak menyediakan biaya hidup, asuransi, maupun akomodasi, pelamar bisa memanfaatkan beasiswa IFA Paris tersebut untuk menekan biaya studi selama di Paris. Khususnya bagi Anda yang siap membiayai kuliah dengan dana sendiri.

Persyaratan:
1. Beasiswa terbuka bagi warganegara Prancis maupun mahasiswa internasional.
2. Lulusan sarjana di bidang fashion atau desain tekstil
3. Mampu berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor IELTS 6.5 ke atas, atau skor TOEFL 80 atau lebih.
4. Diutamakan mereka yang memiliki pengalaman kerja relevan selama 2 tahun.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi (bisa diminta melalui email: scholarship@ifaparis.com)
2. Motivation letter
3. CV
4. Hasil tes IELTS atau TOEFL
5. Salinan ijazah dan tranksrip sarjana
6. Portofolio desain terkait karya fashion terakhir
7. Essai 2.000 – 2.500 kata. Dapatkah merek ultra-kreatif menjadi merek mewah?

Tugas tambahan:
Pelamar beasiswa desain fashion IFA Paris harus merancang koleksi berdasarkan tema “Less or More”. Tugas tersebut mencakup bagian:
▪ Sampul
▪ Pendahuluan
▪ Halaman mood
▪ Halaman warna
▪ Halaman bahan
▪ Baris koleksi (minimal 10 siluet)
▪ Ilustrasi setiap siluet ditambah gambar teknis dari setiap produk
▪ File Teknis satu siluet
▪ Konstruksi pakaian satu siluet (opsional)

*Portofolio akan dievaluasi berdasarkan: relevansi dengan tema, kejelasan ide, orisinalitas, kreativitas dan estetika.

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen yang dibutuhkan. Lalu ajukan secara online melalui laman IFA Paris. Klik "Apply Now" di laman tersebut untuk pendaftaran. Permohonan beasiswa paling lambat 31 Maret 2015. 
3/20/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa di Royal College of Physicians of Edinburgh

Program beasiswa MSc ini ditawarkan bersama University of Edinburgh dan Royal College of Physicians of Edinburgh (RCPE), UK. Beasiswa ditujukan bagi para dokter berbakat yang berminat mengambil gelar MSc di bidang penyakit dalam (Internal Medicine) secara paruh waktu dengan sistem pembelajaran jarak jauh (distance learning).

Beasiswa tersebut ditawarkan melalui RCPE Scholarships (www.rcpe.ac.uk) yang meliputi tanggungan biaya kuliah sebesar 50 persen yang dibayarkan tiap tahun. Nilai beasiswa RCPE bervariasi, berdasarkan kategori asal negara pelamar. Dan untuk Indonesia, termasuk warganegara Inggris, beasiswa yang disediakan berupa pembiayaan 50 persen dari biaya kuliah.

Bagi pelamar yang ingin memperpanjang beasiswa di tahun berikutnya, mereka diminta bisa menyelesaikan studi setidaknya 50 persen dari beban yang diberikan.

Persyaratan:
1. Membiayai diri sendiri
2. Merupakan penduduk tetap dari negara yang memenuhi syarat
3. Telah diterima di MSc

Pendaftaran:
Pelamar dapat mendaftar secara online dengan mengisi formulir beasiswa RCPE yang disediakan. Isi dengan lengkap sesuai data yang dimiliki. Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 30 Juni 2015. Keputusan akhir akan dibuat pada dua minggu pertama di bulan Juli dan akan diinformasikan kepada pelamar pada akhir Juli.

Siapkan dokumen yang dibutuhkan seperti personal statement dan 2 surat rekomendasi akademik. Prioritas akan diberikan bagi mereka yang dalam 10 tahun terakhir sebagai dokter.
3/18/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Bidik Misi S2 2015

Jika selama ini Beasiswa Bidik Misi fokus pada calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi S1/D-IV, kini ada tawaran baru untuk jenjang lebih tinggi. Beasiswa Bidik Misi S2. Memang ada perbedaan dari Beasiswa Bidik Misi S1/D-IV. Beasiswa Bidik Misi S2 hanya ditujukan bagi mereka yang telah meraih Beasiswa Bidik Misi ketika di S1/D-IV dan telah menyelesaikan kuliah sarjananya tersebut. Jika Anda memenuhi kriteria tersebut dan berniat kembali melanjutkan S2 di perguruan tinggi dalam negeri, Beasiswa Bidik Misi S2 ini dapat diikuti.

Seperti halnya Beasiswa Bidik Misi S1/D-IV, Beasiswa Bidik Misi S2 juga memberikan pembiayaan penuh untuk studi yang akan dijalani. Di 2015 misalnya, beasiswa yang diberikan meliputi biaya awal (Initial allowance) yang terdiri dari biaya pendaftaran (langsung dibayarkan ke perguruan tinggi), biaya matrikulasi (langsung dibayarkan ke perguruan tinggi), biaya akomodasi awal, biaya tesis/disertasi, dan biaya transportasi.

Selain itu disediakan biaya berkala (periodic allowance) yang meliputi biaya perkuliahan/SPP (tuition fee), biaya hidup bulanan dan tunjangan domisili, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan.

Beasiswa tersebut akan diberikan untuk masa waktu 24 bulan dengan catatan pelamar dapat membuktikan kemajuan studi yang memuaskan serta menjalani studi di perguruan tinggi berbeda.

Persyaratan:
1. Penerima Bidikmisi yang sudah menyelesaikan studi S1/D4
2. IPK kelulusan minimal 3.00
3. Letter of Acceptance (LoA) atau Letter of Offer (LoO) dari perguruan tinggi yang dituju (Jika ada)
4. Menguasai bahasa inggris yang dibuktikan dengan sertifikat bukti (TOEFL Institutional minimal 500, IBT minimal 65 atau IELTS minimal 5.5) yang masih berlaku (jika ada).

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi S2 dikelola oleh LPDP (www.lpdp.depkeu.go.id). Pelamar bisa mendaftar secara online melalui website tersebut. Penjelasannya dapat ditemukan di bidikmisi.dikti.go.id pada menu mahasiswa.

Kemudian isi formulir pendaftaran yang disediakan LPDP. Lalu lampirkan dokumen berikut:
1. Letter of acceptance (LoA) atau letter of offer (LoO) dari perguruan tinggi yang dituju (jika ada).
2. Hasil pindaian ijazah dan transkrip S1/D-IV yang telah dilegalisir.
3. Salinan sertifikat bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL Institutional minimal 500, IBT minimal 65 atau IELTS minimal 5.5) yang masih berlaku (jika ada).

Seleksi:
Proses seleksi dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan dengan wawanara tatap muka dengan Bahasa Inggris. Seleksi akan dilakukan oleh Tim Seleksi Beasiswa Pascasarjana Bidik Misi dengan melihat aspek akademik, aspek bahasa, dan aspek sosial dan kelarga.
3/16/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa STAR BPKP untuk PNS

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kembali menawarkan Beasiswa STAR (State Accountability Revitalization) bagi PNS, khususnya pegawai pengelola keuangan dan auditor internal di pemerintahan daerah, kementerian maupun lembaga. Beasiswa tersebut terbuka untuk jenjang S1/D-IV dan S2 dengan kekhususan Akuntansi Pemerintahan dan Pengawasan Keuangan Negara. Selama lima tahun (2013-2017), Beasiswa STAR BPKP menargetkan bisa menghasilkan 2.500 pegawai pengelola keuangan dan internal auditor pemerintahan yang ahli dalam penguatan akuntabilitas pengelolaan keuangan di pusat dan daerah.

Selain menanggung biaya pendidikan, Beasiswa STAR juga menyediakan biaya pemondokan mahasiswa, serta biaya lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan program. Di 2015, Beasiswa STAR juga menggandeng sejumlah universitas di dalam negeri sebagai penyelenggara.

Bidang studi yang dapat diikuti:
Program S1/D-IV
1. Program Studi Akuntansi

Program S2
1. Magister Akuntansi Pemerintahan atau Pengawasan Keuangan Negara
2. Magister Manajemen
3. Magister Manajemen Pembangunan Daerah
4. Magister Ilmu Ekonomi

Perguruan tinggi penyelenggara:
Beasiswa D-IV STAR
1. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Beasiswa S1 STAR
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Sebelas Maret Surakarta
3. Universitas Jenderal Soedirman
4. Universitas Sam Ratulangi
5. Universitas Andalas
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Lampung

Beasiswa S2 STAR
1. Universitas Airlangga
2. Universitas Andalas
3. Universitas Brawijaya Malang
4. Universitas Diponegoro
5. Universitas Gadjah Mada
6. Universitas Hasanuddin
7. Institut Pertanian Bogor
8. Universitas Jambi
9. Universitas Lampung
10. Universitas Indonesia-Maksi
11. Universitas Mataram
12. Universitas Padjadjaran
13. Universitas Pattimura
14. Universitas Sam Ratulangi Manado
15. Universitas Sebelas Maret Surakarta
16. Universitas Sumatera Utara Medan
17. Universitas Syiah Kuala
18. Universitas Tadulako
19. Universitas Udayana
20. Universitas Jenderal Sudirman
21. Universitas Palangka Raya
22. Universitas Mulawarman
23. Universitas Riau
24. Universitas Sriwijaya
25. Universitas Trunojoyo
26. Universitas Jember

Persyaratan:
A. Program Beasiswa S1/D-IV
     1. Diajukan/dicalonkan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
     2. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansinya
     3. Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), minimal 1 tahun
     4. Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) untuk maksimal 37 tahun
     5. Pangkat serendah-rendahnya Pengatur (II/C)
    6. Memiliki ijazah D3 dan atau setara D3 jurusan Akuntansi, Bisnis, Ekonomi Perusahaan, Manajemen Keuangan/Perpajakan yang telah diakui secara kedinasan
   7. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan
     8. Lulus seleksi administrasi dan akademis di perguruan tinggi
     9. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP
   10. Surat persetujuan atasan langsung untuk mengikuti tugas belajar

B. Program Beasiswa S2
    1. Diajukan/dicalonkan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
    2. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansinya
    3. Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), minimal 1 tahun
    4. Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) untuk maksimal 42 tahun
    5. Pangkat serendah-rendahnya Penata Muda (III/A)
    6. Memiliki ijazah sarjana (S1) dan atau setara S1 yang telah diakui secara kedinasan, diutamakan yang berlatar belakang ekonomi/akuntansi
  7. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan
    8. Lulus seleksi administrasi dan akademis di perguruan tinggi
    9. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP
  10. Surat persetujuan atasan langsung untuk mengikuti tugas belajar

Dokumen Aplikasi:
1. Formulir pendaftaran
2. Photo 4 x 6 (latar belakang merah)
3. Copy ijazah dilegalisir
4. Copy transkrip dilegalisir
5. Rekomendasi Unit Eselon II untuk tugas belajar
6. Surat Pernyataan bekerja kembali minimal 2 tahun
7. Copy SK PNS dan SK Pangkat Terakhir
8. Surat keterangan sehat

Pendaftaran:
Dokumen lengkap diserahkan kepada Unit Pengelola Kepegawaian Kementerian/Lembaga/Pemda dan satu copy diserahkan ke perguruan tinggi yang dipilih. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh Unit Kepegawaian Kementerian/Lembaga/Pemda dapat segera melakukan pendaftaran online di website BPKP (star.bpkp.go.id) dan mengunggah dokumen yang diminta.

Berikutnya mendaftar ke perguruan tinggi penyelenggara sesuai kalender akademik masing-masing PT. Mereka yang lolos seleksi akademik maupun wawancara oleh STAR/PT penyelenggara akan ditetapkan sebagai peserta program.

Anda dapat melihat prosedur pendaftaran di website BPKP atau menanyakannya langsung melalui email: listyono@bpkp.go.id, rina.ramayani@bpkp.go.id atau telp. 021-85910031.
3/14/2015 | 0 komentar | Read More

New Zealand ASEAN Scholar Awards

Bagi Anda yang berminat melanjutkan studi di New Zealand. Sayang rasanya jika tidak mencoba penawaran beasiswa satu ini. New Zealand ASEAN Scholar Awards (NZAS). Beasiswa tersebut didanai New Zealand Aid Programme di bawah Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, New Zealand. Beasiswa ini dibuka khusus mahasiswa ASEAN. Buat Indonesia, Pemerintah New Zealand menyediakan kuota hingga 50 kursi di 2015.

Pelamar bisa memanfaatkan beasiswa tersebut untuk studi Postgraduate Certificate (6 bulan), Postgraduate Diploma (1 tahun), Masters Degree (1 – 2 tahun), dan PhD (3 – 4 tahun). Beasiswa dibuka bagi masyarakat umum, dosen, PNS, maupun swasta. Namun, prioritas akan diberikan bila kandidat memiliki kemampuan akademik, kualitas kepemimpinan, serta komitmen untuk membangun negaranya.

Prioritas juga didasarkan pada usia, yakni bagi mereka yang berusia 39 tahun atau lebih muda. Sedangkan, dari asal geografis Beasiswa NZAS juga memprioritaskan kandidat yang berasal dari Indonesia bagian Timur, seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Jika terpilih, kandidat akan memperoleh tanggungan biaya kuliah penuh di universitas New Zealand, tunjangan kemandirian saat pertama kali tiba, tunjangan hidup, serta tiket penerbangan kembali ke tanah air. Selain itu, sebelum menjalani studi di New Zealand, penerima beasiswa juga akan diberikan pelatihan bahasa Inggris selama setahun yang berlangsung di Indonesia Australia Language Foundation, Surabaya.

Pilihan universitas yang disediakan:
› Auckland University of Technology  (email: Scholarships@aut.ac.nz)
› Lincoln University    (email: scholarships@lincoln.ac.nz)
› Massey University    (email: international@massey.ac.nz)
› Unitec Institute of Technology   (email: international@unitec.ac.nz)
› University of Auckland    (email: int-questions@auckland.ac.nz)
› University of Canterbury   (email: international@canterbury.ac.nz)
› University of Otago    (email: international.admissions@otago.ac.nz)
› Victoria University of Wellington   (email: VUW-NZAID@vuw.ac.nz)
› University of Waikato    (email: int.centre@waikato.ac.nz)
› Manukau Institute of Technology  (undergraduate only) (email: international@manukau.ac.nz)

Disiplin ilmu yang ditawarkan:
Agriculture Development
› Agri-business management, agricultural economics, agricultural systems and management, rural development, domestic supply chains and distribution
› Biology, vegetable production, livestock/animal husbandry, crop management, sericulture (silk production), forestry, fisheries, aquaculture, agricultural pest management
› Phytosanitary, bio-security, biotechnology, agricultural trade,
› Food production, food sciences/technology, post-harvest processing, food storage and packaging, food safety

Renewable Energy
› Geothermal, solar, hydro engineering and wind energy, renewable energy distribution systems
Disaster Risk Management
› Disaster response, emergency management
› Hazard assessment and management, natural resource management, environmental management, geology, geotechnical engineering, water resource management
› Climate change adaptation, land planning & development

Public Sector Management
› Public administration, public policy and management, public sector leadership and governance, human resource capacity development, information management
› Public financial management, government budgeting, tax reform, public sector auditing, statistics, demography, political science, social policy
› International trade and business, trade facilitation, trade policy

Private Sector Development
› Business/private sector management and leadership, small and medium sized enterprises (SMEs) development, entrepreneurship, marketing, accountancy
› Value chain development, , logistics & supply chain management,
› Trade facilitation, economics/ applied economics, business finance, commerce, industrial relations
› Tourism - Ecotourism, tourism management, tourism planning, tourism marketing

English Language Teaching
› Teacher upskilling, curriculum development, assessment and evaluation, education research.

Persyaratan:
1. Berusia minimum 18 tahun saat mengajukan beasiswa
2. Merupakan warganegara yang ditetapkan untuk beasiswa (ASEAN)
3. Bukan warganegara/penduduk tetap New Zealand, Australia, USA, Kanada, Uni Eropa, Inggris, Jepang, Israel, Korea Selatan, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi
4. Telah menetap di negara asal (Indonesia) sekurangnya dua tahun sebelum mengajukan beasiswa
5. Memiliki pengalaman kerja setidaknya dua tahun (penuh atau paruhan)
6. Bukan anggota militer
7. Mampu memenuhi persyaratan imigrasi Pemerintah New Zealand untuk masuk sebagai pelajar internasional di New Zealand, seperti pemeriksaan kesehatan dan karakter.
8. Mampu secara akademik maupun bahasa untuk memperoleh tawaran tempat (offer of place) pada program studi yang diusulkan di perguruan tinggi di mana beasiswa dijalankan
9. Belum pernah diputus dari beasiswa Pemerintah New Zealand sebelumnya
10. Berkomitmen untuk kembali ke negara asal selama minimum dua tahun setelah berakhirnya beasiswa

Pendaftaran:
Sebelum mengajukan beasiswa, Anda perlu mengidentifikasi program studi dan universitas yang diminati. Lalu mempertimbangkan untuk memperoleh tawaran tempat di universitas bersangkutan.

Jika sudah menentukan pilihan, lengkapi formulir aplikasi serta lampirkan pula dokumen yang tertera di dalamnya. Buat rangkap dua. Semua harus menggunakan bahasa Inggris atau terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris.

Ajukan aplikasi ke:
PT. Austraining Nusantara (PTAN)
Lippo Kuningan, 19th Floor
Jl. HR Rasuna Said Kav. B12
Jakarta 12940. Indonesia
Tel:     +62 21 2911 0146
Fax:    +62 21 2911 0147
Email: nzas.info@cbn.net.id

Informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi nomor kontak atau email yang tertera. Website www.nzembassy.com/indonesia atau www.aid.govt.nz. Deadline pendaftaran 30 April 2015 untuk studi yang dimulai 2016.
3/12/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Pemerintah Turki 2015 (S1, S2, S3)

Kesempatan bagus ini kembali ditawarkan bagi mahasiswa internasional yang ingin studi ke Turki. 2015 Türkiye Scholarships. Beasiswa tersebut disediakan Pemerintah Turki untuk studi S1, S2, maupun S3 di universitas-universitas Turki. Beasiswa ini didanai penuh dan memberikan kebebasan bagi pelamarnya untuk memilih program yang diminati.

Beasiswa yang diberikan mencakup tunjangan bulanan 600 TL untuk S1, 850 TL untuk S2, dan 1.200 TL untuk S3. Selain itu biaya kuliah semuanya ditanggung, diberikan akomodasi, serta tiket pesawat pp ke Turki. Manfaat lainnya, penerima beasiswa Turki mendapat tanggungan asuransi kesehatan serta kursus bahasa Turki selama setahun sebelum menjalani kuliah.

Bagi pelamar internasional, kemudahan juga diberikan saat mengajukan pendaftaran beasiswa. Jika kebanyakan, aplikasi beasiswa dan aplikasi ke universitas terpisah. Pemerintah Turki menyiapkan aplikasi tunggal. Jadi Anda cukup mendaftar di www.turkiyeburslari.gov.tr secara online dan mengajukan dokumen aplikasi yang dibutuhkan.

Persyaratan:
Program sarjana:
1. Merupakan warganegara selain Turki (mereka yang berkewarganegaraan Turki sebelumnya tidak dapat mendaftar)
2. Tidak terdaftar sebagai mahasiswa di universitas Turki pada jenjang studi yang dilamar
3. Telah lulus atau kemungkinan lulus dari SLTA
4. Berusia di bawah 21 tahun (lahir tidak lebih awal dari 01-01-1994)
5. Memperoleh setidaknya (nilai) yang ditentukan (90 persen untuk ilmu kedokteran, 70 persen untuk program sarjana lainnya) nilai rata-rata, nilai ijazah, nilai ujian nasional atau ujian internasional.
6. Memiliki kesehatan yang baik

Program pascasarjana:
1. Merupakan warganegara selain Turki (mereka yang berkewarganegaraan Turki sebelumnya tidak dapat mendaftar)
2. Tidak terdaftar sebagai mahasiswa di universitas Turki pada jenjang studi yang dilamar
3. Meraih gelar sarjana atau master paling lambat 30 Juli 2015
4. Berusia di bawah 30 tahun untuk program master (lahir tidak lebih awal dari 01-01-1985)
5. Berusia di bawah 35 tahun untuk program doktor (lahir tidak lebih awal dari 01-01-1980)
6. Memperoleh IPK setidaknya 75 persen
7. Memiliki kesehatan yang baik

Dokumen aplikasi:
Program sarjana:
1. Aplikasi online
2. Salinan ijazah SLTA atau dokumen yang menjelaskan bahwa calon merupakan siswa tingkat akhir
3. Salinan transkrip nilai SLTA
4. Salinan identitas diri yang sah (paspor, KTP, atau akte kelahiran)
5. Foto ukuran paspor

Program pascasarjana:
1. Aplikasi online
2. Salinan ijazah sarjana atau master atau dokumen yang menjelaskan bahwa kandidat merupakan mahasiswa sarjana/master tingkat akhir
3. Salinan transkrip nilai sarjana atau master
4. Salinan identitas diri yang sah (paspor, KTP, atau akte kelahiran)
5. Foto ukuran paspor

Pendaftaran:
Sebelum mengajukan aplikasi Beasiswa Pemerintah Turki 2015, pelamar diminta terlebih dahulu mendaftar secara online di laman Türkiye Scholarships. Buat akun terlebih dahulu di kolom “Create an Account”. Isi formulir aplikasi online dan ajukan dokumen yang diminta. Perlu diperhatikan, sebaiknya sebelum mendaftar Anda terlebih dahulu menemukan jurusan dan perguruan tinggi yang tepat untuk studi. Silakan dilihat di kolom yang tersedia.

Pendaftaran online dibuka hingga 31 Maret 2015. Silakan ajukan aplikasi sebelum lewat tanggal. Bagi kandidat yang lolos seleksi administratif, akan mengikuti tahap wawancara yang akan diberitahukan melalui email yang didaftarkan. Wawancara tersebut dapat dilakukan melalui telepon atau internet. Masalah teknis pendaftaran lainnya bisa menghubungi Türkiye Bursları Call Center : 0850 455 0 982.
3/08/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa S2 2015-2016, Lihat Peluangnya

Anda masih mencari beasiswa S2 yang tepat untuk pembiayaan studi? Cukup banyak peluang saat ini tersedia. Mulai dari yang memberikan biaya penuh, menanggung dana kuliah saja, atau pun dana parsial untuk kebutuhan studi tertentu. Pemilihan beasiswa tersebut sangat tergantung pada keperluan Anda. Jika menginginkan semua kebutuhan studi ditanggung pihak sponsor atau donatur, pilihan beasiswa penuh jadi prioritas. Sebaliknya, jika memiliki dana cukup/pas-pasan dan ingin mengurangi biaya yang dikeluarkan, beasiswa parsial dapat dipertimbangkan.

Uraian kali ini tidak membahas mana beasiswa yang paling tepat yang bisa Anda pilih. Sebab, tepat tidaknya tergantung pilihan masing-masing. Di bawah ini adalah ulasan peluang-peluang beasiswa yang bisa diikuti serta kelebihan dan kekurangannya, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum mendaftar.

Khusus beasiswa S2 2015-2016, sebagian telah buka pendaftaran, dan banyak lagi menyusul kemudian. Beasiswa S2 tersebut terdiri dari beasiswa S2 luar negeri yang umumnya disediakan oleh donatur luar, sebagian lagi adalah beasiswa S2 dalam negeri yang diselenggarakan oleh lembaga di tanah air.

Berikut ini adalah 15 beasiswa S2 2015-2016 yang rutin ditawarkan. Khusus peluang beasiswa S1 2015-2016, silakan lihat di uraian sebelumnya. 

Beasiswa Pendidikan Indonesia – LPDP
Skema beasiswa pemerintah ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Programnya dinamai Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Cukup beragam beasiswa BPI yang ditawarkan oleh LPDP tersebut. Misalnya BPI Program Magister dan Doktor, BPI Program Afirmasi, Beasiswa Presiden, BPI Program Tesis/Disertasi, dan beasiswa dokter spesialis. BPI – LPDP ini bisa dibilang paling favorit di tanah air saat ini. Itu karena selain menawarkan beasiswa penuh bagi penerimanya, juga luasnya cakupan bidang studi serta universitas yang ditawarkan. Anda dapat melamar beasiswa BPI untuk studi S2 di dalam maupun luar negeri. 

Beasiswa Unggulan
Hadir lebih dulu, Beasiswa Unggulan saat ini sudah dikenal luas. Program beasiswa ini ditawarkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan. Jika Anda memiliki prestasi dan berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, Beasiswa Unggulan bisa menjadi salah satu pilihannya. Yang menarik, Beasiswa Unggulan juga dapat dipergunakan untuk studi di dalam maupun luar negeri. Khusus beasiswa S2, kandidat terpilih dapat memperoleh manfaat beasiswa 18 – 24 bulan. Selain biaya pendidikan, juga tersedia biaya buku, biaya penelitian, biaya hidup, serta biaya transportasi ke universitas tujuan.

Beasiswa Dikti
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) juga punya skema beasiswa sendiri yang ditawarkan rutin setiap tahun. Menyasar dosen dan tenaga kependidikan, beasiswa Dikti ini cukup dikenal kalangan kampus. Apalagi, dosen dan tenaga kependidikan di tanah air jumlahnya tidak sedikit. Bagi Anda yang memiliki profesi di bidang tersebut dan sedang mencari beasiswa S2 2015-2016, beasiswa Dikti patut dipertimbangkan. Beasiswa ini juga menyediakan pembiayaan pendidikan penuh dan menawarkan beberapa pilihan bagi pelamarnya. Beasiswa tersebut di antaranya Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) yang ditujukan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri, Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPP-LN) untuk studi di luar negeri, juga ada beasiswa peningkatan kualitas publikasi internasional (PKPI) bagi mahasiswa S3 pada pascasarjana penyelenggara BPP-DN untuk menambah wawasan serta pengalaman internasional. 

Beasiswa Tanoto Foundation
Beasiswa lokal satu ini cukup rutin ditawarkan. National Champion Scholarship yang disediakan Tanoto Foundation. Setiap tahun, ada beasiswa S2 yang juga bisa diikuti melalui program tersebut. Calonnya dipertimbangkan dari universitas yang telah menjadi mitra Tanoto Foundation. Khusus beasiswa S2 2015-2016, ada enam perguruan tinggi mitra di tanah air. Beasiswa Tanoto Foundation ini lazimnya menyediakan biaya kuliah serta biaya hidup bagi penerimanya.

Beasiswa Fulbright
Tak disangkal, beasiswa Fulbright banyak menyedot minat bagi pemburu beasiswa ke Amerika Serikat. Beasiswa ini terbilang cukup tua, bahkan ditawarkan di ratusan negara, termasuk Indonesia. Nah, untuk Anda yang berencana melanjutkan S2 di universitas-universitas AS, beasiswa Fulbright layak dipertimbangkan. Fulbright merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beberapa jenis dengan sasaran berbeda. Misalkan Fulbright Master’s Degree Program, Fulbright-Freeport Master’s Degree Program, Fulbright Master of Science & Technology Initiative Degree Program, dan banyak lagi. Di 2015, beasiswa Fulbright sebagian besar dibuka hingga 15 April 2015.

Beasiswa Erasmus Plus
Beasiswa Erasmus Plus (Erasmus +) merupakan wujud baru dari beasiswa Erasmus Mundus. Periode Beasiswa Erasmus Mundus telah berakhir 2013 lalu, kini namanya menjadi Erasmus + yang menggabungkan 7 program beasiswa yang didanai Uni Eropa lainnya. Tidak jauh beda dari program sebelumnya, Beasiswa Erasmus Plus juga memberikan beragam jenis beasiswa S2 yang ditawarkan oleh ratusan konsorsium yang tergabung. Beasiswa ditujukan untuk studi di perguruan tinggi Eropa untuk beberapa negara sekaligus. Tiap konsorsium menawarkan skema berbeda yang disesuaikan dengan program yang ditawarkan. Pendanaan yang disediakan misalnya biaya kuliah, biaya hidup, tempat tinggal, asuransi, serta biaya perjalanan.

Beasiswa Monbukagakusho
Beasiswa Pemerintah Jepang ini rutin ditawarkan kepada mahasiswa Indonesia. Beasiswa Monbukagakusho. Anda yang mengincar beasiswa S2 ke Jepang, Monbukagakusho juga menyediakannya.  Program Research Students salah satunya. Beasiswa ini dapat dipergunakan untuk mengambi S2 di universitas-universitas Jepang dan diberikan tanpa ikatan dinas. Selain biaya kuliah juga disediakan biaya hidup. Biasanya beasiswa ditawarkan awal April tiap tahunnya. Namun, untuk jenis yang lain sudah ada yang diumumkan sebelumnya.

Beasiswa Chevening
Seperti negara lain, Pemerintah Inggris juga memiliki program beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa asing. Sebut saja Beasiswa Chevening yang di Indonesia selalu jadi incaran tiap tahunnya. Beasiswa Chevening merupakan program beasiswa penuh untuk studi S2 di universitas-universitas Inggris. Melalui beasiswa tersebut, kandidat terpilih dapat kuliah di universitas-universitas terbaik UK.

Selain tanggungan biaya kuliah, penerima beasiswa juga memperoleh tiket perjalanan, biaya penyusunan tesis, tunjangan hidup, dan uang saku bulanan.

Beasiswa DAAD
Kualitas pendidikan di negara satu ini juga tak perlu diragukan. Jerman. Tiap tahun pelajar Indonesia yang memilih melanjutkan pendidikan di sana cukup signifikan. Meski begitu, ada cara lain bila Anda ingin kuliah tanpa mengeluarkan biaya. Manfaatkan Beasiswa DAAD yang rutin ditawarkan setiap tahun. Bagi yang mengincar Beasiswa S2 2015-2016 di Jerman, Beasiswa DAAD patut jadi pertimbangan. Beasiswa ini juga memiliki beragam jenis yang menyasar para profesional, dosen, peneliti, maupun masyarakat umum. Biasanya kandidat terpilih diberikan biaya kuliah, biaya perjalanan, asuransi, serta tunjangan lain.

Beasiswa Eiffel
Prancis tidak saja tersohor karena Menara Eiffel, tapi menjanjikan kualitas pendidikan yang baik yang dapat diikuti. Jika Anda berminat kuliah S2 di Prancis, Beasiswa Eiffel mungkin bisa menghantarkan impian itu. Setiap tahun Beasiswa Eiffel ditawarkan dan pelamar dari Indonesia salah satu diberi kesempatan mengikutinya. Pelamar yang berminat biasanya diminta untuk mendaftar terlebih dahulu ke universitas yang dituju, kemudian meminta pihak universitas mendaftarkan nama pelamar ke penyelenggara Beasiswa Eiffel. Pelamar yang berhasil biasanya mendapatkan tunjangan hidup bulanan, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, serta tunjangan akomodasi. Biaya dikeluarkan sendiri ketika melakukan pendaftaran ke universitas. Sementara biaya kuliah, Pemerintah Perancis memberikan bantuan sekitar 10.000 euro, baik warga Prancis maupun asing.

Beasiswa Australia Awards
Februari lalu, beasiswa Australia Awards kembali dibuka. Beasiswa ini didanai Pemerintah Australia untuk studi pascasarjana di universitas-universitas Australia. Beasiswa tersebut didanai penuh dan dapat dipergunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 di Australia. Pendaftaran Australia Awards untuk 2015-2016 berlangsung hingga 30 April 2015.

Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dana penunjang awal di masa perkuliahan, asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri di Australia, bantuan tutorial tambahan jika diperlukan, biaya-biaya pemeriksaan medis dan rontgen, biaya tiket perjalanan kelas ekonomi saat keberangkatan ke Australia dan pulang ke tanah air, serta penelitian lapangan di Indonesia atau Australia.

Beasiswa Nuffic Neso
Sebagai perwakilan resmi Belanda, Nuffic Neso Indonesia juga menyediakan beragam jenis beasiswa untuk studi di universitas-universitas Belanda. Beasiswa itu di antaranya StuNed, Orange Tulip Scholarship, Netherlands Fellowship Programme, dan yang terbaru Holland Scholarship. Beasiswa ini ada yang ditawarkan penuh, seperti StuNed yang merupakan hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda. Namun, ada juga yang sifatnya parsial, seperti OTS dan Holland Scholarship. Untuk Anda yang berburu beasiswa S2 2015-2016, tidak ada salahnya mungkin mencobanya.

Beasiswa Sultan Brunei
Meski tidak sepopuler beasiswa luar lainnya. Beasiswa Sultan Brunei ternyata banyak menarik minat mahasiswa Indonesia. Beasiswa tersebut memang sifatnya terbuka, sehingga bisa diikuti oleh mahasiswa negara lain di waktu yang bersamaan, namun tingginya peminat asal Indonesia ikut jadi tanda tanya.

Sepintas, Beasiswa Pemerintah Brunei tersebut menawarkan beasiswa mulai dari D3 hingga S3. Tidak terkecuali beasiswa S2.  Cakupan studi yang dibuka juga luas, tersebar di tiga universitas terbaik di Brunei. Kemudian, yang tak kalah menarik adalah lengkapnya fasilitas beasiswa yang diberikan. Sebut saja tanggungan biaya kuliah, tunjangan bulanan (uang saku, uang buku, uang makan), tiket pesawat, tunjangan bagasi saat pulang, akomodasi, dan bebas biaya rawat jalan di rumah sakit pemerintah. Beasiswa Sultan Brunei tersebut ditawarkan melalui skema Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students.

Beasiswa MIS
Malaysian International Scholarship (MIS). Jika belum mencobanya, bisa melihat penawaran beasiswa MIS 2015 yang diumumkan sebelumnya. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Malaysia. Selain menanggung biaya kuliah di universitas Malaysia, juga tersedia tunjangan hidup bulanan, tunjangan buku dan perjalanan lokal, asuransi kesehatan, biaya instalasi, tunjangan penelitian, visa hingga tiket pesawat ke Malaysia. Beasiswa MIS dapat dipergunakan untuk studi S2 di negeri Jiran.

Beasiswa NZ-AS
Program beasiswa ini rutin ditawarkan Pemerintah New Zealand bagi mahasiswa di ASEAN. New Zealand-ASEAN Scholars Awards (NZ-AS). Beasiswa dibuka bagi masyarakat umum, dosen, PNS, maupun swasta yang ingin melanjutkan S2 di universitas-universitas New Zealand. Namun, ada prioritas bagi pelamar yang berasal dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Jika berhasil mendapatkan beasiswa New Zealand-ASEAN, Anda memperoleh tanggungan biaya kuliah penuh di universitas New Zealand, tunjangan kedatangan, tunjangan hidup, asuransi kesehatan dan perjalanan, serta tiket penerbangan kembali ke tanah air. Beasiswa ini juga bisa Anda ikuti untuk studi S2 2015-2016.
3/06/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa Bank Dunia 2015-2016 (JJ/WBGSP)

Tahun ini, peluang Beasiswa Bank Dunia kembali ditawarkan bagi mahasiswa negara-negara berkembang. Salah satu yang diberi kesempatan adalah mahasiswa asal Indonesia. Beasiswa Bank Dunia 2015-2016 tersebut ditawarkan melalui Joint Japan World Bank Graduate Scholarship Program (JJ/WBGSP). Ini merupakan beasiswa master yang dapat dipergunakan untuk studi S2 di sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika, Eropa, dan negara Asia lainnya.

Beasiswa meliputi sejumlah pendanaan, di antaranya biaya kuliah penuh, biaya hidup termasuk di dalamnya biaya buku, asuransi kesehatan, tiket penerbangan ke negara tujuan plus US $500 untuk masing keberangkatan tersebut.

Universitas yang menjadi pilihan tempat studi, di antaranya: AgroParisTech-ENGREF,  Asian Institute of Technology, Australian National University, Brandeis University, CATIE Centro Agronómico Tropical de Investigación y Enseñanza, CERDI Universite d'Auvergne, Columbia University, Cornell University, Duke University, Harvard University, Hiroshima University, IHS-Institute for Housing and Urban Development Studies, Institute of Social Studies, International University of Japan, Intstitute of Tropical Medicine, Johns Hopkins University, Keio University, Ritsumeikan University, Sciences Po, UNESCO-IHE, Universidad de Chile, Université de Montreal, University of Bradford, University of Chicago, University of London, University of Sussex, dan sejumlah universitas terkemuka lainnya.

Persyaratan:
1. Warganegara dari anggota Bank Dunia, salah satunya Indonesia
2. Tidak memiliki kewarganegaraan ganda dengan negara industri
3. Tidak menjabat direktur eksekutif, konsultan, atau staf di Bank Dunia, termasuk groupnya semisal International Finance Corporation, International Development Association, Multilateral Investment Guarantee Agency, dan International Center for Settlement of Investment Disputes.
4. Memegang gelar sarjana atau setara yang diperoleh sebelum 2012
5. Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun terkait dengan pembangunan setelah lulus sarjana
6. Diterima tanpa syarat (unconditionally) di salah satu program master universitas pilihan yang ditawarkan JJ/WBGSP pada tahun akademik yang ditetapkan.
7. Sehat jasmani rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter

Dokumen aplikasi:
1. Curriculum vitae terbaru tidak lebih dari dua halaman
2. Fotokopi bukti keterangan pekerjaan dari pimpinan/tempat kerja dalam lima tahun terakhir, termasuk tempat kerja saat ini.
3. Fotokopi ijazah sarjana
4. Fotokopi surat penerimaan (unconditional admission) dari universitas, jika ada

Pendaftaran:
Ada dua cara pengajuan beasiswa Bank Dunia 2015-2016. Pertama, pelamar mendaftar langsung ke program master universitas yang telah menjadi partner. Kemudian pihak universitas yang merekomendasikan nama ke Sekretariat JJ/WBGSP setelah melalui tahap pemeringkatan atau seleksi.

Kedua, pelamar mendaftar ke program master pilihan di universitas, kemudian juga mengajukan aplikasi beasiswa JJ/WBGSP secara online paling lambat 19 Maret 2015.

Pada pilihan pertama, universitas yang ditawarkan lebih terbatas, sementara cara kedua pelamar memiliki lebih banyak pilihan universitas serta program studi yang disediakan.

Untuk cara kedua, berikut langkahnya:
Lengkapi semua dokumen yang dibutuhkan. Buat terjemahan resmi bahasa Inggris jika dokumen yang dimiliki menggunakan bahasa Indonesia atau yang lain. Lalu unggah ke laman website Bank Dunia. Jangan sampai lewat deadline. Jika belum memiliki akun, silakan buat terlebih dahulu. Ada beberapa petunjuk lainnya di laman tersebut, seperti panduan, tanya jawab, dan cara pengajuan aplikasi online.
3/04/2015 | 0 komentar | Read More

Beasiswa S2 di Kasetsart University, Thailand

Skema beasiswa S2 ini ditawarkan Department of Agricultural and Resource Economics, Kasetsart University, Thailand. Mereka menamai ASEAN International Student Scholarship. Yaitu beasiswa master untuk jurusan ekonomi pertanian dan sumber daya (M.S. Agricultural and Resource Economics Program) di Faculty of Economics, Kasetsart University. Beasiswa ini hanya ditujukan bagi mahasiswa ASEAN, salah satunya Indonesia.

Pihak universitas akan memberikan beasiswa bagi beberapa pemenang. Selain menyediakan tanggungan biaya kuliah, juga diberikan tunjangan bulanan sebesar 8.000 baht (US$ 245) selama 24 bulan. Kemudian asuransi sebesar 4.000 baht per tahun untuk jangka waktu dua tahun.

Persyaratan:
1. Warganegara ASEAN (kecuali Thailand)
2. Diterima di M.S. Agricultural and Resource Economics Program untuk tahun akademik 2015
3. Mampu mempertahankan IPK 3.5/4.0 tiap semesternya (agar beasiswa bisa tetap diberikan)
4. Mampu menerbitkan setidaknya satu makalah di jurnal  Thailand Citation Index atau Scopus dalam waktu tiga tahun setelah memulai program

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi
2. Salinan transkrip akademik
3. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
4. Pasfoto terbaru (6 bulan terakhir)
5. Surat rekomendasi dari universitas

Pendaftaran:
Dokumen aplikasi diajukan via email ke orachos.n@ku.ac.th dan itthipong@gmail.com atau melalui pos ke:

Chair, M.S. program in Agricultural and Resource Economics (English program)
Department of Agricultural and Resource Economics
Faculty of Economics, Kasetsart University
Bangkok, Thailand 10900

Aplikasi paling lambat diterima 30 April 2015. Informasi detil silakan ajukan pertanyaan ke Dr. Orachos di email: orachos.n@ku.ac.th
3/03/2015 | 0 komentar | Read More