Beasiswa S2 - S3 di Mahsa University, Malaysia

Mahsa University menyediakan beasiswa pascasarjana yang bisa diikuti oleh kandidat internasional. Peluang terdiri dari beasiswa S2 dan S3 untuk sejumlah program, di antaranya  S2 bisnis (Master of Business Administration), S2 keperawatan (Master of Nursing), S3 keperawatan (Doctor of Philosophy (PhD) in Nursing), S2 anatomi (Master of Medical Science (Anatomy), S2 kesehatan masyarakat (Master of Science in Public Health), S2 farmasi (Master in Pharmacy), serta S3 farmasi (PhD in Pharmacy). Semua program tersebut berlangsung di kampus Mahsa University, Malaysia.

Jumlah beasiswa yang diperoleh ditentukan dari hasil wawancara panelis kepada calon yang mengikuti seleksi. Pendaftaran tidak saja dibuka bagi warganegara luar, tapi juga warganegara Malaysia. Jika berminat, pelamar dapat mengajukan permohonan paling lambat 20 Agustus 2015.

Persyaratan:
1. Beasiswa terbuka bagi warga lokal dan internasional
2. Memegang gelar sarjana ketika mendaftar ke program master
3. Memegang gelar master untuk mendaftar ke program doktor
4. Memenuhi syarat kemampuan bahasa Inggris dari program
5. Jumlah beasiswa ditetapkan oleh panel beasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Letter of motivation
2. Curriculum vitae
3. Salinan ijazah dan transkrip
4. Abstrak tesis master/PhD satu halaman

Pendaftaran:
Siapkan dokumen aplikasi (dalam bahasa Inggris) lalu kirimkan melalui email: Golnaz@mahsa.edu.my

Pada subjek email tuliskan “PHD/MASTER – scholarship”

Aplikasi tersebut sudah harus dikirimkan paling lambat 20 Agustus 2015. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di laman Mahsa University (www.mahsa.edu.my).
7/28/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Schwarzman Scholars di Tsinghua University

Program beasiswa ini belum lama diluncurkan. Schwarzman Scholars. Pendirinya adalah Stephen A. Schwarzman, pemimpin, CEO sekaligus CO-Founder Blackstone. Beasiswa Schwarzman Scholars terinspirasi oleh beasiswa Rhodes yang dirancang untuk menyiapkan generasi pemimpin-pemimpin masa depan di tengah lanskap geopolitik abad 21. Tahun ini, 100 kandidat akan dipilih untuk menerima beasiswa Schwarzman Scholars dan akan bertambah menjadi 200 kandidat di tahun berikutnya.

Schwarzman Scholars merupakan beasiswa S2 berdurasi satu tahun yang berlangsung di Schwarzman College, Tsinghua University, Beijing, China. 35 persen dari kuota beasiswa diperuntukkan bagi kandidat internasional, seperti Indonesia. Selebihnya akan diisi oleh kandidat yang berasal dari Amerika Serikat dan China. Jurusan yang ditawarkan di antaranya Public Policy, Economics and Business, dan International Studies.

Beasiswa Schwarzman Scholars diberikan penuh yang membiayai kebutuhan utama studi, di antaranya biaya kuliah, pemondokan, perjalanan dan pemulangan dari Beijing, studi tour, buku dan perlengkapan yang dibutuhkan, laptop Lenovo dan smartphone, asuransi kesehatan, serta uang saku sebesar $ 3.500.

Persyaratan:
1. Lulus S1 dari universitas atau perguruan tinggi terakreditasi (semua jurusan). Atau telah selesai paling lambat 30 Juni 2016.
2. Mampu berbahasa Inggris dibuktikan dengan:
   › TOEFL PBT minimum 600
   › TOEFL iBT minimum 100
   › IELTS minimum 7
   › Pearson’s (PTE Academic) minimum 68
3. Berusia paling rendah 18 tahun dan belum mencapai 29 tahun per 30 Juni 2016

* Pelamar bisa diikuti oleh kandidat yang telah memperoleh gelar master jika masih memenuhi persyaratan atau bagi mereka yang telah menikah. Namun, biaya asrama untuk pasangan/keluarga tidak disediakan. Syarat IPK tidak dibatasi. Tapi, sangat disarankan memiliki jiwa kepemimpinan dan berprestasi.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi yang dilengkapi secara online
2. Salinan ijazah dan transkrip (Sertakan juga terjemahan resminya ke dalam bahasa Inggris jika berbahasa Indonesia)
3. Tiga surat rekomendasi
4. Video pengenalan diri tidak lebih dari 30 detik
5. Personal Statement (maksimal 750 kata)
6. Leadership Essay (maksimal 500 kata)
7. Current Affairs Essay (maksimal 500 kata)
8. Resume/CV
9. Sertifikat TOEFL/IELTS
10. Formulir penilaian universitas (tersedia di formulir aplikasi)

Pendaftaran:
Daftarkan diri Anda dengan melengkapi formulir aplikasi secara online. Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu. Lalu lampirkan bersama dokumen aplikasi yang tertera. Beberapa penjelasan dokumen bisa dilihat di laman beasiswa Schwarzman Scholars (schwarzmanscholars.org) atau ditanyakan langsung melalui email: SchwarzmanScholars.AsiaPacific@iie.org

Pendaftaran dan pengajuan aplikasi dilakukan paling lambat 1 Oktober 2015. Wawancara para semi-finalist digelar pertengahan November 2015. Pengumuman kandidat terpilih akhir November 2015. Orientasi di Tsinghua University akan digelar 5 Juli 2016. Yang perlu dipahami, pendaftaran beasiswa ini sudah termasuk pendaftaran ke Tsinghua University. Tidak diperlukan pengajuan aplikasi terpisah. Selamat mencoba!
7/27/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

UN-Habitat Awards Buat Inovator Muda

Penghargaan ini khusus ditawarkan buat para penemu, inovator, serta pengusaha muda berprestasi. UN-Habitat Youth Innovation and Entrepreneurship Award. Penghargaan ini diprakarsai UN-Habitat, International Ecological Safety Collaborative Organization (IESCO), dan CDB Orient. Tujuannya adalah mempromosikan serta menumbuhkan ide-ide inovatif dan penemuan dari anak muda yang memiliki praktik terbaik dalam berwirausaha, keselamatan ekologi, serta teknologi komunikasi dan informasi.

Pemberian penghargaan ini menyediakan tempat untuk menampilkan temuan dan inovasi pemuda dan berfungsi untuk menghasilkan ide-ide yang lebih inovatif, sehingga terbuka jalan kewirausahaan yang lebih luas. UN-Habitat Youth Innovation and Entrepreneurship Award terbuka bagi pelamar dengan usia 15 hingga 32 tahun. Bisa diikuti bagi kandidat pria dan wanita dari seluruh dunia, khususnya dari negara-negara berkembang, seperti Indonesia.

Jika Anda memenuhi kriteria tersebut dan telah mengembangkan program inovatif yang memiliki praktik, kegiatan, serta solusi terhadap tantangan sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan yang dihadapi umat manusia, penghargaan ini layak untuk diikuti.

Setiap pemenang penghargaan UN-Habitat akan memperoleh dana cash sebesar USD 20.000 (Dua pemenang untuk tiap kategori). Pemenang juga akan menerima tropi serta sertifikat bersama dari UN-Habitat, IESCO, dan CDB Orient. Total nilai keseluruhan penghargaan sebesar USD 200.000.

Kategori penghargaan:
1. Youth Leadership
Penghargaan ini akan diberikan kepada orang-orang muda/organisasi pemuda yang telah menunjukkan upaya kepemimpinan yang luar biasa dalam mempromosikan dan mendukung inovasi yang berdampak pada lingkungan pemuda atau masyarakat lainnya; dan/atau telah menciptakan inovasi yang inovatif dan sukses, dengan pertumbuhan penjualan yang kuat. Penghargaan ini akan membantu membagikan praktek terbaik dan studi keunggulan kasus, dan memberikan perubahan yang diperlukan untuk memastikan masa depan yang berkelanjutan untuk semua.
2. Green Inventions and Innovations
Penghargaan ini diberikan untuk mengenali para inovator dan pengusaha muda yang terlibat dalam kegiatan penemuan dan inovasi yang menghasilkan solusi energi terbarukan dan energi hijau seperti tenaga surya, tenaga angin, serta inovasi penghematan energi.
3. Ecological Safety
Penghargaan ini akan mengenali pemuda yang sangat baik yang telah unggul dalam menanggulangi perubahan iklim, mengatasi krisis ekologi dan melindungi lingkungan di komunitas mereka. Penghargaan ini juga dirancang untuk mengenali pemuda yang telah melakukan penemuan dan inovasi hijau yang inovatif.
4. Youth Entrepreneurship Award
Penghargaan ini akan mengenali pengusaha muda yang telah membuat prestasi yang luar biasa untuk usia mereka; dan telah menunjukkan inovasi, profitabilitas, dan keunggulan bisnis. Mereka akan dapat memberikan rincian dari perjalanan mereka menuju sukses termasuk mengatasi hambatan dan mengidentifikasi peluang-peluang baru. Pengusaha ini harus menjadi inspirasi bagi para pengusaha muda lainnya.
5. Social and Cultural Innovations
Penghargaan ini diberikan kepada orang-orang muda yang berkontribusi dalam bidang budaya, mendorong perdamaian dan dialog; dan telah membantu memecahkan masalah sosial atau mempengaruhi perubahan sosial dalam komunitas mereka. Inovator ini dapat cukup menunjukkan bahwa mereka telah menciptakan sebuah inovasi berkelanjutan yang diarahkan menciptakan perubahan sosial dengan contoh-contoh yang kuat dari dampak positif dan sukses. Tujuan dari penghargaan ini tidak hanya untuk menghargai kontribusi masa lalu tetapi juga mendorong dan mendukung upaya berkelanjutan.

Persyaratan:
Penghargaan UN-Habitat terbuka bagi pemuda, laki-laki maupun perempuan dengan usia 15 – 32 tahun dari negara berkembang, baik yang mengajukan diri sebagai organisasi maupun perseorangan.

Pendaftaran:
Pelamar dapat memilih mengajukan diri sebagai organisasi maupun individu. Pilih formulir aplikasi yang sesuai di laman UN-Habitat Awards. Anda dapat mengisi dan mengirim formulir aplikasi tersebut secara online atau mengunduhnya terlebih dahulu lalu melengkapinya dan mengirimkannya via email: youthinnovations.award@unhabitat.org

Deadline pengajuan paling lambat 31 Juli 2015. Pengumuman pemenang akan disampaikan September 2015. Sedangkan perayaan penghargaan akan digelar di Beijing pada 24 Oktober 2015.
7/25/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dokter Spesialis 2015 dari Pemerintah

Pendaftaran beasiswa pendidikan dokter spesialis kini memasuki periode ke-4 untuk tahun 2015 yang ditawarkan pemerintah melalui LPDP. Jika Anda atau keluarga seorang dokter dan berminat mengambil pendidikan spesialis, saat ini masih terbuka kesempatan mendaftar di 2015. 

Ada sejumlah bidang spesialis yang ditawarkan, yakni Spesialis Obstetri & Ginekologi, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anastesiologi, Spesialis Bedah, Spesialis Radiologi, Patologi Klinik, Rehabilitasi Medik, serta dimungkinkan program spesialis lain yang ada dalam daftar LPDP. Jenis keahlian tersebut dapat diambil di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Kampus tujuan yakni:
1. Universitas Padjadjaran
2. Universitas Indonesia
3. Universitas Diponegoro
4. Universitas Gadjah Mada
5. Universitas Airlangga
6. Universitas Hasanuddin
7. Universitas Brawijaya

Beasiswa pendidikan dokter spesialis dari pemerintah ini menanggung penuh biaya studi bagi para penerimanya. Biaya yang ditanggung itu, di antaranya biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran (at cost), SPP, termasuk matrikulasi non bahasa, bantuan operasional pendidikan, penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, pelatihan kursus wajib, karya ilmiah, ujian keterampilan, praktikum klinik, dan ujian nasional (at cost). Kemudian biaya non SPP yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

Selain itu tersedia pula biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost), asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga (maks 2 orang), tunjangan kedatangan, serta tunjangan keadaan darurat.

Persyaratan umum:
a. Warga Negara Indonesia (WNI);
b. Telah menyelesaikan studi program sarjana dan beprofesi dokter dari:
   1. Perguruan Tinggi di dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), atau
   2. Perguruan Tinggi di luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
c. Dokter yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang diterbitkan oleh KKI,
d. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas,
e. Memiliki kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian, kematangan dalam mengelola emosi, dan kemampuan beradaptasi,
f. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan / keilmuan / inovasi / kreasi/ budaya,
g. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar:
   1. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi,
   2. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain,
   3. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,
   4. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik,
   5. Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia,
   6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,
   7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP,
   8. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI,
   9. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila dokumen tersebut tidak sah.
h. Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja,
i. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba yang dinyatakan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah,
j. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja,
k. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP,
l. Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”,
m. Apabila terdapat pemalsuan data atau dokumen maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP,
n. Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu seleksi wawancara,
o. Bersedia mengabdi di daerah 3T atau daerah dengan karakteristik tertentu lainnya yang durasinya sama dengan masa studi apabila dibutuhkan oleh pemerintah berdasarkan ijin penempatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Persyaratan khusus:
a. Usia maksimum pelamar pada 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun,
b. Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik dalam maupun luar negeri,
c. Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan yang ada dalam daftar LPDP.
d. Jika tidak memiliki LoA Unconditional (point c), Pendaftar wajib memiiki rata-rata IPK 3,0 pada skala 4 untuk gabungan IPK sarjana dan Profesi dokter dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku:
   1. Skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600.
   2. Butir 1) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris. Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan.
e. Menulis rencana studi dan proposal bidang dokter spesialis yang akan diambil.
f. Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi,
g. Sanggup menyelesaikan studi program pendidikan dokter spesialis sesuai masa studi yang telah ditetapkan oleh kolegium masing-masing bidang spesialis.

Pendaftaran: 
Jika berminat, Anda bisa mengajukan permohonan secara online melalui laman LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). Pendaftaran dibuka setiap saat dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 4 (empat) kali yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.

Di periode ke-4 2015, pendaftaran beasiswa dibuka 28 Juli - 19 Oktober 2015. Wawancara akan dilakukan pada 9 - 30 November 2015 dan pengumuman hasil wawancara tersebut akan disampaikan pada 10 Desember 2015.
7/24/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Kuliah di UWA, Raih Beasiswa S2 dan S3

International Postgraduate Research Scholarships (IPRS) yang ditawarkan Pemerintah Australia disebar di sejumlah universitas. Salah satunya beasiswa IPRS untuk kuliah S2 atau S3 di University of Western Australia. Kampus yang biasa disingkat UWA ini menawarkan program master dan PhD riset bagi mahasiswa internasional. Yang berminat, peluang ini sudah bisa diikuti mulai 1 Juli 2015.

Melalui program tersebut, UWA akan menyeleksi kandidat-kandidat mancanegara yang memiliki ketertarikan kuat di bidang penelitian. Mereka nantinya akan memperoleh gelar master by research atau doctorate by research sesuai area studi yang diambil di UWA. Selain itu kandidat terpilih juga bisa menjadi anggota dari tim peneliti yang bekerja di bawah arahan peneliti senior.

Beasiswa disediakan secara penuh. Selain menanggung biaya studi hingga empat tahun, diberikan pula tunjangan biaya hidup selama menetap di Australia. Nilainya sekitar $29.000 per tahun. Kemudian, penerima beasiswa juga disediakan asuransi kesehatan untuk mengantisipasi jika jatuh sakit. Saat ini beasiswa dibuka untuk putaran 1 2016.

Persyaratan dan kriteria:
1. Memiliki prestasi akademik
2. Mahir dalam berbahasa Inggris
3. Memiliki capaian dalam pelatihan penelitian
4. Lingkungan penelitian yang diusulkan

Pendaftaran:

Permohonan dapat diajukan secara online di laman UWA hingga 31 Agustus 2015. Buat akun terlebih dahulu jika belum terdaftar sebelumnya. Atau sebelum membuat akun, silakan lihat "international applicants" untuk melihat penjelasan lebih lanjut, termasuk dokumen yang perlu dipersiapkan.

Pengajuan aplikasi beasiswa sudah termasuk aplikasi pendaftaran ke universitas. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Kandidat dipilih berdasarkan hasil proses ranking dan seleksi yang kompetitif mulai di tingkat jurusan, fakultas, hingga komite beasiswa universitas. Penilaian didasarkan pada kriteria umum serta dokumen aplikasi yang dilampirkan nantinya.
7/24/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa MSc di Delft University of Technology

Ada banyak pilihan beasiswa di Belanda. Salah satunya ditawarkan Delft University of Technology. Justus & Louise Van Effen Scholarships. Beasiswa ini bertujuan untuk mendanai mahasiswa-mahasiswa internasional berprestasi yang ingin mengambil program MSc di TU Delft. Seperti namanya, program beasiswa MSc ini didanai oleh The Foundation Justus & Louise van Effen.

Beasiswa MSc di Delft University of Technology disediakan penuh, meliputi tanggungan biaya kuliah serta biaya hidup bulanan. Totalnya 16 kuota beasiswa disediakan, 2 beasiswa per fakultas.

Persyaratan:
▪ Pelamar merupakan mahasiswa internasional berprestasi yang diterima di salah satu program MSc di Deflt University of Technology.
▪ Memiliki IPK dengan nilai 80 persen atau lebih tinggi dari skala maksimum (3.2/4.0) 
▪ Memperoleh gelar sarjana dari salah satu universitas yang dikenal secara internasional

Dokumen aplikasi:
▪ Ijazah dan transkrip akademik asli atau salinan yang telah dilegalisir. Jika dokumen ditulis selain dengan bahasa Inggris, Prancis, Jerman, atau Belanda, maka sertakan juga terjemahan resminya ke salah satu bahasa tersebut.
▪ Sertifikat keahlian bahasa Inggris
   › TOEFL iBT minimum 90 atau
   › IELTS minimum 6.5
▪ Essay relevan dan jelas yang ditulis dalam bahasa Inggris (1.000 – 1.500 kata)
▪ Dua surat referensi dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, atau Belanda
   › Satu dari profesor atau asisten profesor
   › Satu dari atasan/pimpinan, jika telah memiliki pengalaman kerja
▪ Curriculum vitae (dalam bahasa Inggris)
▪ Fotokopi halaman paspor yang memuat nama, tempat dan tanggal lahir, serta tanggal masa berlaku paspor
▪ Dokumen bukti pembayaran biaya aplikasi (€ 100) berupa formulir pembayaran kartu kredit atau salinan transfer bank
▪ Bagi pelamar Architecture Urbanism & Building Sciences, Design for Interaction, Integrated Product Design, dan Strategic Product Design diminta mengunggah portofolio digital berdasarkan ketentuan yang ditetapkan
▪ Jika Anda sudah tinggal di Belanda, Anda perlu mengunggah izin tinggal (depan dan sisi belakang kartu), jika berlaku

Pendaftaran:
Pelamar hanya perlu mendaftar ke program MSc di Delft University of Technology (www.tudelft.nl) serta menggunggah dokumen aplikasi yang diperlukan di atas. Pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi terpisah untuk beasiswa. Jika pelamar diterima di program tersebut (conditionally), maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk memperoleh beasiswa Justus & Louise Van Effen. Yang perlu diperhatikan, pelamar sudah harus mengajukan aplikasi sebelum 1 Desember.

Kandidat yang berhasil memperoleh beasiswa akan diberitahu oleh pihak TU Delft melalui email pada pertengahan Maret.
7/23/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SEARCA 2016 – 2017 (Full S2/S3)

Program beasiswa SEARCA 2016 – 2017 kembali dibuka. Beasiswa ini ditujukan bagi pegawai tetap pemerintah, lembaga penelitian, serta perguruan tinggi yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di salah satu universitas anggota SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture). Beasiswa ini lebih dikenal dengan SEARCA Graduate Scholarship for Southeast Asians di mana sasaran utamanya adalah kandidat yang berasal dari Asia Tenggara. Program yang ditawarkan adalah pertanian serta beberapa bidang studi terkait, seperti ilmu biologi, perikanan, ilmu lingkungan, statistik, kehutanan, dan ilmu-ilmu sosial.

Penerima beasiswa SEARCA 2016 akan memperoleh tanggungan full biaya studi yang melipui uang saku, biaya kuliah, tunjangan perjalanan internasional dan domestik, dukungan tesis/disertasi, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan.

Pilihan universitas:
▪ Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Indonesia
▪ Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia
▪ Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia
▪ Kasetsart University (KU), Bangkok, Thailand
▪ University of the Philippines Los Baños (UPLB), Laguna, Philippines
▪ University of the Philippines Diliman (UPD), Quezon City, Philippines
▪ University of the Philippines Visayas (UPV), Iloilo, Philippines

Tema prioritas dan are fokus tesis/disertasi:
› Social Inclusion
  ▪ Strengthening of Value Chains and Agribusiness Commodity Systems
  ▪ Integration of small-scale farmers into commercial food systems
  ▪ Food and Nutrition Security
  ▪ Productivity-enhancing innovations and modern technologies
  ▪ Rural entrepreneurship toward off-farm and non-farm businesses
› Environmental Sustainability
  ▪ Climate change adaptation and resiliency
  ▪ Natural Resource Management
› Cross-cutting Concerns
  ▪ Sub-regional cooperation in trade and investments
  ▪ Regional Economic Integration (AFTA and AEC 2015)
  ▪ Government Policies, Institutions, and Governance Mechanisms/Reforms that can address and redress rural poverty, inequitable growth, and environmental degradation

Persyaratan:
▪ Pelamar merupakan warganegara di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia yang bekerja di lembaga perguruan tinggi, lembaga penelitian, atau institusi pemerintahan. 
▪ Usia tidak lebih dari 35 tahun saat mendaftar

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi beasiswa SEARCA yang telah dilengkapi (2 copy) (unduh)
2. Formulir aplikasi pendaftaran ke sekolah pascasarjana dari tiga universitas yang tercantum pada formulir aplikasi beasiswa SEARCA di mana pemohon akan mengambil studi
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik. Pelamar gelar master mengajukan ijazah dan transkrip S1, pelamar PhD mengajukan ijazah dan transkrip S1 dan S2
4. SK kerja
5. Curriculum vitae terbaru
6. Deskripsi singkat penelitian tesis/disertasi yang pemohon rencana lakukan
7. Foto ukuran paspor (2 lembar)
8. Surat keterangan sehat jasmani dan mental dari dokter serta mampu mengambil studi pascasarjana
9. Persetujuan resmi dari atasan/pimpinan
10. Skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0

Pendaftaran:
Pemohon dapat mengirimkan langsung dokumen aplikasi yang diperlukan melalui Kementerian Pendidikan atau perguruan tinggi. Pihak kementerian akan menyaring dan mengesahkan aplikasi untuk diajukan ke SEARCA paling lambat 30 September 2015. Harap ajukan aplikasi sebelum itu.
7/22/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain itu disediakan pula biaya hidup $ 25.849 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup memungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 574 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum viate
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempu, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2015 untuk perkuliahan yang dimulai Juni 2016, periode kedua 31 Januari 2016 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2016, dan periode ketiga 30 April 2016 untuk perkuliahan November 2016. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa 2016 yang layak diikuti.
7/11/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Flinders University (FIPRS) Australia

Flinders International Postgraduate Research Scholarship (FIPRS) merupakan beasiswa S2 dan S3 riset yang ditujukan bagi mahasiswa international di Flinders University. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi mereka yang memiliki prestasi akademik untuk mengambil studi master maupun doktor berbasis riset di kampus Australia tersebut.

Sebanyak 10 kuota beasiswa disediakan tiap tahun. Beasiswa FIPRS ini diberikan kepada kandidat yang menunjukkan bakat luar biasa untuk penelitian independen.

Beasiswa berdurasi dua tahun untuk program master dan tiga tahun untuk program doktor. Mereka yang berhasil memperoleh beasiswa FIPRS akan menerima sejumlah pendanaan studi di Australia, yakni biaya kuliah dan biaya hidup. Biaya kuliah di Flinders University sepenuhnya akan ditanggung oleh FIPRS. Kemudian Flinders University menyediakan tunjangan hidup sebesar  $25.849 (± Rp 258 juta) per tahun bebas pajak.

Selain itu disediakan juga tunjangan pembentukan hingga $1.485 saat pertama kali tiba di Flinders untuk membantu biaya relokasi dan tiket pesawat.

Persyaratan:
1. Bukan warganegara Australia dan New Zealand
2. Memenuhi persyaratan masuk di universitas baik masters degree by research atau doctorate by research
3. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris sesuai yang dipersyaratkan Flinders University bagi mahasiswa internasional
4. Pelamar tidak memegang kualifikasi gelar riset setara. Aplikasi hanya terbuka bagi mahasiswa yang baru pertama kali mengambil gelar riset di Australia
5. Aplikasi normalnya hanya terbuka bagi mahasiswa yang mengambil gelar riset untuk pertama kali di Australia

Dokumen aplikasi:
1. Transkrip akademik dari semua studi (asli atau salinan yang telah dilegalisasi)
2. Asli atau salinan dari terjemahan yang telah dilegalisasi, mana yang tepat
3. Asli atau salinan yang telah dilegalisir dari bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL)
4. Proposal riset dengan panjang sekitar 500 kata
5. Ringkasan singkat dari pengalaman penelitian Anda, termasuk detil dari setiap publikasi, hibah penelitian, paten, karya kreatif, atau pengalaman kerja yang relevan dengan proyek penelitian yang diusulkan
6. Rincian beasiswa yang dipegang saat ini atau sebelumnya atau penghargaan pascasarjana
7. Rincian lain, penghargaan atau hadiah yang tidak tercantum dalam catatan akademik Anda
8. Bentuk detil publikasi dari masing-masing publikasi atau karya lain yang ingin diajukan untuk mendukung aplikasi
9. Abstrak dalam bahasa Inggris untuk setiap publikasi yang ditulis dalam bahasa lain10. Laporan referensi akademik

*Ctt: Daftar dokumen mengikuti daftar checklist yang tertera di formulir aplikasi. Silakan conteng berdasarkan dokumen yang dimiliki.

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat bisa mengajukan aplikasi secara online. Scan terlebih dahulu dokumen yang dibutuhkan. Setelah itu lampirkan bersama formulir apikasi dan formulir lain yang telah diunduh. Lalu kirimkan ke email: iprs@flinders.edu.au

Aplikasi sudah harus diterima paling lambat 14 Agustus 2015. Jika ada pertanyaan bisa disampaikan melalui email: rhdscholarships@flinders.edu.au  atau telp. 61-8-8201 3143.
7/05/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Mizan 2015

Program Beasiswa Mizan 2015 hadir lagi. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan skripsi, tesis, maupun disertasi yang bertemakan studi keislaman ditinjau dari berbagai aspek (ajaran, filsafat, sosial, politik, ekonomi, budaya, sejarah, teknologi, sains, dll). Bagi mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan dana bantuan penelitian dari Mizan serta karya tulis tersebut berkesempatan untuk diterbitkan. Tidak itu saja, tugas akhir yang dikirimkan akan dinilai langsung oleh penerbit dan dewan juri. Kesannya bahwa yang mendapat beasiswa Mizan, pastilah skripsinya berbobot.

Persyaratan:
Ketentuan Umum:
1. Beasiswa ini akan diberikan kepada tiga kategori : Kategori S1, S2, dan S3
2. Beasiswa ini diberikan  kepada mahasiswa yang tengah menyelesaikan studi akhir: skripsi, tesis, dan disertasi
3. Peserta mengirimkan  proposal skripsi, tesis, dan disertasi yang telah disetujui dan direkomendasikan oleh pembimbing dan dekan fakultas (direktur program pascasarjana)
4. Penelitian harus berkaitan dengan tema kajian nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan, dalam disiplin ilmu yang berkaitan.
5. Dewan redaksi Mizan akan melakukan seleksi awal dari proposal yang terpilih, kemudian akan dinilai oleh dewan juri.
6. Mereka yang lulus seleksi awal akan diundang ke Mizan Publika di Jakarta untuk persentasi hasil karya baik skripsi, tesis, maupun disertasi)
7. Karya para pemenang akan dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh Mizan

Ketentuan Administratif :
1. Warga negara Indonesia
2. Sedang melakukan penelitian untuk studi akhir
3. Mengirimkan proposal penelitian
4. Memiliki IPK minimum 2,75 untuk mahasiswa program S-1 dan 3,0 untuk mahasiswa program S-2 dan S-3 yang ditunjukkan dalam transkrip nilai terakhir
5. Menyertakan surat rekomendasi dari Pembantu Rektor I untuk mahasiswa program S-1 dan Direktur Pascasarjana untuk mahasiswa program S-2 dan S-3.
6. Menyertakan daftar riwayat hidup lengkap.
7. Belum pernah mendapatkan Beasiswa Mizan sebelumnya.
8. Proposal yang masuk menjadi milik panitia (tidak dikembalikan).

Tema Penelitian
“Penelitian karya akhir yang harus bertemakan studi keislaman ditinjau dari pelbagai aspeknya (ajaran, filsafat, sosial, politik, ekonomi, budaya, sejarah, teknologi, sains, dan lain-lain).”

Pendaftaran:
Kirimkan secara langsung hasil karya peserta dalam bentuk cetak ke alamat panitia Beasiswa Mizan ke:

PT. Mizan Publika
Gd.Ratu Prabu I Lt.6 Kav 20  Jl. TB.Simatupang,  Jakarta Selatan 12560

Pengiriman karya harus disertai kelengkapan administrasi pendukung seperti:
▪ Kartu Tanda Mahasiswa
▪ Kartu Tanda Penduduk
▪ Foto Diri (ukuran 3×4, berwarna)
▪ Surat keterangan rekomendasi dari pembimbing dan dekan, dan
▪ Surat kesediaan mengikuti beasiswa ini.

Hasil karya tersebut sudah harus diterima paling lambat 31 Desember 2015.

Informasi lebih lanjut terkait teknis pendaftaran dapat menghubungi nomor kontak panitia atau melalui email tertera:

PT. Mizan Publika
Gd. Ratu Prabu I Lt.6 Jl. TB.Simatupang Kav 20, Jakarta Selatan 12560
Telp:  021-78842005
Email: mizan.publika@mizan.com
Web: mizan.com
7/01/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa 2016 – 2017

Mempersiapkan diri lebih awal tentunya sangat menunjang keberhasilan meraih beasiswa. Arah lebih jelas dan tekad untuk memperoleh beasiswa yang diimpikan semakin matang. Banyaknya beasiswa yang ditawarkan setiap tahun memang sangat menguntungkan bagi pelamar. Setidaknya beragam pilihan tersedia. Tapi, seiring berjalannya waktu, tidak sedikit pula beasiswa yang sebelumnya rutin dibuka, tahun ini sudah tidak terlihat lagi. Bisa jadi program beasiswa tersebut ditutup atau berganti dengan jenis dan nama beasiswa yang baru. Masalahnya mungkin, Anda sudah mempersiapkan diri untuk beasiswa yang dimaksud, tapi saat waktu yang ditunggu-tunggu tiba, beasiswa tersebut tidak lagi buka.

Kecewa, tapi tak perlu mengurungkan niat. Banyak peluang lain yang perlu dipertimbangkan. Meski harus menyesuaikan lagi dengan kriteria dan persyaratan yang mereka tetapkan. Nah, di sinilah perlunya mengetahui beasiswa yang rutin dibuka. Sehingga Anda bisa menghadapi beragam jenis beasiswa sekaligus. Memang tidak ada jaminan mereka selalu ada, tapi dalam kurun 3 hingga 5 tahun belakang, beasiswa tersebut masih setia.

Sebagian donatur beasiswa sudah mulai membuka beasiswa 2016 – 2017. Ada yang menyediakan pendaftaran sekali setahun, sebagian lagi memberi kesempatan secara periodik, misalnya buka di awal tahun, pertengahan, atau di akhir tahun. Keuntungan beasiswa yang dibuka periodik ini adalah keleluasaan untuk bisa mendaftar karena penerimaan aplikasi beberapa kali dalam setahun. Sementara, beasiswa yang hanya tersedia setahun sekali, pelamar memang perlu mencermati jadwalnya agar tidak tertinggal.

Peluang beasiswa 2016 – 2017 yang ditampilkan berikut sudah pernah diulas dalam tulisan sebelumnya. Hanya saja dalam penilaian beasiswapascasarjana.com beasiswa-beasiswa tersebut bakal kembali dibuka, khususnya untuk tahun akademik 2016 – 2017.

Beasiswa S1 2016 – 2017

Beasiswa S1 Bidik Misi
Program Bidik Misi merupakan salah satu beasiswa S1 yang rutin ditawarkan. Beasiswa ini menyasar bagi lulusan SLTA dari keluarga kurang mampu yang berminat melanjutkan studi S1. Setiap tahun penerima beasiswa Bidik Misi cukup besar. Sekitar 60 ribu mahasiswa dan kemungkinan bertambah. Beasiswa mencakup biaya kuliah, biaya hidup, hingga kebutuhan studi lainnya. Biasanya Beasiswa Bidik Misi ditawarkan ketika akan masuk tahun akademik perkuliahan baru.

Beasiswa PPA – BPP PPA
Beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA) dan bantuan biaya pendidikan peningkatan prestasi akademik (BPP-PPA) disediakan pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Beasiswa PPA dan BPP PPA ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menjalani kuliah diploma maupun sarjana di perguruan tinggi negeri dan swasta di tanah air. Penerima beasiswa PPA – BPP PPA akan mendapatkan Rp 350 ribu per bulan yang diberikan kepada mahasiswa aktif berdasarkan periode tahun anggaran berjalan dan diberikan untuk pertama kalinya sekurang-kurangnya selama 6 bulan.

Beasiswa S1 Etos
Beastudi Etos ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat dan akan masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan UM jalur reguler. Selain menyediakan bantuan biaya pendidikan selama delapan semester (4 tahun), beasiswa yang dikelola Dompet Dhuafa ini juga memberikan uang saku, asrama mahasiswa selama tiga tahun, pembinaan selama empat tahun (program persiapan pasca kampus di tahun ke empat), sertai bantuan biaya penelitian skripsi. Fasilitas yang didapat juga mencakup support prestasi dalam dan luar negeri, serta pembuatan paspor.

Beasiswa S1 Monbukagakusho
Peminat beasiswa S1 Pemerintah Jepang ini juga cukup tinggi. Monbukagakusho. Penerimaan 2015 baru saja diumumkan beberapa waktu lalu. Dalam beberapa tahun ini beasiswa tersebut rutin ditawarkan, dan tampaknya akan kembali tersedia di 2016 – 2017. Beasiswa Monbukagakusho ditujukan bagi lulusan SLTA yang ingin melanjutkan pendidikan diploma (D2, D3) dan S1 di universitas-universitas Jepang. Beasiswa tersebut menyediakan pendanaan penuh untuk studi di Jepang. Biasanya beasiswa ini ditawarkan awal Mei.

Beasiswa S1 OTS
Orange Tulip Scholarship atau Beasiswa OTS adalah salah satu beasiswa Belanda yang rutin ditawarkan. Beasiswa ini selain menyediakan beasiswa pascasarjana, juga tersedia beasiswa S1 bagi lulusan SLTA di tanah air. Beasiswa OTS untuk S1 salah satu yang berpeluang besar dibuka kembali untuk tahun akademik 2016 – 2017.


Beasiswa S1 Djarum
Djarum Beasiswa Plus merupakan salah satu skema Beasiswa Djarum yang rutin ditawarkan sejauh ini. Sasarannya adalah mahasiswa S1 di tanah air. Yang membedaikan, beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menjalani kuliah S1 pada semester IV. Djarum Beasiswa Plus menggandeng sejumlah universitas di Indonesia sebagai mitranya. Jadi, harus dilihat apakah perguruan tinggi pelamar termasuk di dalamnya. Biasanya beasiswa ini dibuka awal April (tentatif).

Beasiswa S1 Tanoto Foundation
Peluang beasiswa S1 2016 – 2017 lainnya berasal dari Tanoto Foundation. Program beasiswa ini cukup rutin ditawarkan. Pelamar memang harus mahasiswa dari universitas mitra Tanoto Foundation. Ada beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu disediakan pula beasiswa khusus S1 ikatan dinas. Beasiswa disediakan berupa biaya kuliah semester dan biaya hidup. Pengumuman biasanya awal November.

beasiswa, beasiswa S1, beasiswa kuliah, beasiswa dalam negeri, beasiswa 2016, beasiswa 2017Beasiswa S1 BCA Finance
Beasiswa BCA Finance salah satu program beasiswa S1 yang disediakan bagi mahasiswa di Indonesia. Kelebihannya, beasiswa terbuka untuk seluruh mahasiswa PTN/PTS di tanah air. Jika Anda sudah menginjak semester II ke atas , beasiswa ini patut dicoba. Beasiswa diberikan dalam bentuk bantuan biaya kuliah. Pendaftaran biasanya dibuka awal September dan cukup rutin. Mudah-mudahan saja beasiswa BCA Finance ini kembali tersedia di 2016 – 2017.

Beasiswa S1 ISRA
Beasiswa S1 ISRA lebih tepatnya ditujukan bagi pelamar yang ingin mendalami bidang keuangan syariah. ISRA (International Shari’ah Research Academy for Islamic Finance) berbasis di Malaysia dan menawarkan beasiswa tersebut bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia. Beasiswa ini didanai Bank Negara Malaysia dan dibuka tiap tahun. Biasanya diumumkan awal tahun.

Beasiswa S1 GE Foundation
Peluang beasiswa ini juga tersedia rutin. GE Foundation Scholar-Leaders Program. Yaitu beasiswa S1 yang disediakan GE Foundation untuk mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi mitra di tanah air untuk mengikuti beasiswa tersebut. Beasiswa biasanya disediakan awal November dan terbuka bagi mahasiswa yang sudah duduk di tahun kedua kuliah (semester 3). Skema ini salah satu yang patut dipertimbangkan untuk mengikuti beasiswa 2016 – 2017.

Beasiswa S1 Pemerintah Brunei
Salah satu beasiswa luar negeri yang menawarkan studi S1 diberikan Pemerintah Brunei Darussalam. Penilaian beasiswapascasarjana.com beasiswa tersebut tersedia tiap tahun dan mudah-mudahan kembali tersedia di 2016 – 2017. Beasiswa S1 dapat diambil di beberapa universitas ternama di Brunei, seperti  Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), dan Institut Teknologi Brunei (ITB). Biasanya pendaftaran awal November.

Beasiswa S1 Ancora – Khazanah
Jika selama ini rutin tersedia, Beasiswa S1 Ancora – Khazanah kemungkinan bakal kembali hadir untuk 2016 – 2017. Skemanya Ancora-Khazanah Asia Scholarship Program. Beasiswa S1 ini kemungkinan akan buka lagi sekitar Oktober atau November. Sasarannya adalah bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan S1 di universitas-universitas terbaik di Malaysia. Beasiswa diberikan penuh dan menanggung sebagian besar kebutuhan studi, seperti biaya kuliah, biaya hidup, tiket, dll.

Beasiswa Mizan
Tawaran beasiswa S1 yang juga rutin diberikan adalah Beasiswa Mizan. Lebih spesifiknya beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah mempersiapkan menyelesaikan skripsi, tesis, atau disertasi kuliah. Beasiswa tugas akhir tersebut disediakan dalam bentuk bantuan dana penelitian. Yang menarik, karya tulis yang dihasilkan juga berpeluang untuk diterbitkan. Beasiswa Mizan biasanya dibuka Mei atau Juni.

Beasiswa S1 ORBIT HAH
Beasiswa ORBIT HAH merupakan program bantuan biaya studi pelajar/mahasiswa berprestasi yang mengalami kendala dalam membiayai pendidikannya. Beasiswa ini ditawarkan Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT Hasri Ainun Habibie (YAAB-ORBIT HAH). Di periode sebelumnya, beasiswa terbuka bagi mahasiswa S1 yang diberikan dalam bentuk biaya kuliah parsial. Anda yang mengincar beasiswa S1 2016, pendaftaran biasanya dibuka sekitar awal Juli.

Beasiswa S2 2016 – 2017

Beasiswa S2 LPDP
Beasiswa LPDP merupakan skema beasiswa penuh yang disediakan pemerintah. Programnya dinamai Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Bagi Anda yang mengincar beasiswa S2 2016 – 2017, Beasiswa LPDP salah satu yang menjanjikan untuk diikuti. Cukup beragam beasiswa yang ditawarkan LPDP. Misalnya BPI Program Magister dan Doktor, BPI Program Afirmasi, Beasiswa Presiden, BPI Program Tesis/Disertasi, dan beasiswa dokter spesialis. Anda dapat melamar beasiswa LPDP untuk studi S2 di dalam maupun luar negeri.

Beasiswa PMDSU
Skema beasiswa Pendididikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) terbilang baru. Namun, cukup menarik perhatian karena ditawarkan bagi lulusan S1 fresh graduated atau yang telah lulus sarjana dalam tiga tahun terakhir. Beasiswa ini diberikan penuh dan dimaksudkan bagi mereka yang ingin menjadi dosen dengan menempuh pendidikan hingga doktor (S3) selama empat tahun. Jika diterima, Anda akan menandatangani kontrak dengan Dikti sebagai calon dosen. Beasiswa ini kemungkinan besar akan kembali ditawarkan, khususnya di tahun akademik 2016 – 2017.

Beasiswa BPP-DN dan BPP-LN
Selain beasiswa PMDSU, lebih dulu Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) telah menggulirkan beberapa jenis beasiswa yang ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan. Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) dan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPP-LN). Bagi Anda yang memiliki profesi di bidang tersebut dan sedang mencari beasiswa S2 2016, beasiswa Dikti ini patut dipertimbangkan. Beasiswa juga menyediakan biaya pendidikan penuh.

Beasiswa S2 Bidik Misi dan Keluarga Tak Mampu
Beasiswa S2 Bidik Misi belum lama ini ditawarkan. Program beasiswa tersebut merupakan kelanjutan dari beasiswa Bidik Misi S1. Pelamar adalah mereka yang memperoleh beasiswa Bidik Misi ketika menjalani Studi S1 sebelumnya. Namun, bagi pelamar yang berasal dari keluarga kurang mampu, tapi sebelumnya belum memperoleh beasiswa Bidik Misi, juga diberi kesempatan mendaftar dengan syarat memiliki prestasi yang memuaskan. Kedua beasiswa tersebut diberikan penuh. Pelamar bisa mengajukannya melalui laman LPDP.

Beasiswa S2 Fulbright
Beasiswa Fulbright banyak menyedot minat bagi pemburu beasiswa ke Amerika Serikat. Beasiswa ini rutin ditawarkan, termasuk di Indonesia. Jika Anda berencana melanjutkan S2 di universitas-universitas AS, beasiswa Fulbright layak dipertimbangkan khususnya di 2016 – 2017. Fulbright merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beberapa jenis dengan sasaran berbeda. Misalkan Fulbright Master’s Degree Program, Fulbright-Freeport Master’s Degree Program, Fulbright Master of Science & Technology Initiative Degree Program, dll.

Beasiswa S2 Erasmus Plus
Beasiswa Erasmus Plus (Erasmus +) merupakan wujud baru dari beasiswa Erasmus Mundus. Beasiswa Erasmus Plus juga memberikan beragam jenis beasiswa S2 yang ditawarkan oleh ratusan konsorsium yang tergabung. Beasiswa ditujukan untuk studi di perguruan tinggi Eropa untuk beberapa negara sekaligus. Pendanaan yang disediakan misalnya biaya kuliah, biaya hidup, tempat tinggal, asuransi, serta biaya perjalanan.

Beasiswa S2 Monbukagakusho
Bukan saja beasiswa S1, Beasiswa Monbukagakusho juga tersedia untuk jenjang S2. Anda yang mengincar beasiswa S2 ke Jepang 2016, Monbukagakusho sepertinya perlu dipertimbangkan. Beasiswa ini dapat dipergunakan untuk mengambi S2 di universitas-universitas Jepang dan diberikan tanpa ikatan dinas. Selain biaya kuliah juga disediakan biaya hidup. Biasanya beasiswa ditawarkan awal April tiap tahunnya.

Beasiswa S2 Chevening
Seperti negara lain, Pemerintah Inggris juga memiliki program beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa asing. Sebut saja Beasiswa Chevening yang di Indonesia selalu jadi incaran tiap tahun. Beasiswa Chevening merupakan program beasiswa S2 penuh untuk studi di universitas-universitas Inggris.
Selain tanggungan biaya kuliah, penerima beasiswa juga memperoleh tiket perjalanan, biaya penyusunan tesis, tunjangan hidup, dan uang saku bulanan. Khusus beasiswa S2 2016 – 2017, beasiswa Chevening salah satu beasiswa yang sepertinya tetap buka.

beasiswa, beasiswa S2, beasiswa 2016, beasiswa 2017, beasiswa luar negeri, beasiswa kuliah
Beasiswa S2 DAAD
Beasiswa DAAD sudah tak asing lagi. Beasiswa ini ditawarkan tiap tahun, bahkan kepada pelajar Indonesia. Jika Anda ingin melanjutkan S2 di Jerman, Beasiswa DAAD patut dipertimbangkan. Beasiswa ini memiliki beragam jenis yang menyasar para profesional, dosen, peneliti, maupun masyarakat umum. Biasanya kandidat terpilih diberikan biaya kuliah, biaya perjalanan, asuransi, serta tunjangan lain.

Beasiswa S2 Eiffel
Jika Anda berminat kuliah S2 di Prancis, Beasiswa Eiffel mungkin bisa menghantarkan impian itu. Setiap tahun Beasiswa Eiffel ditawarkan dan pelamar dari Indonesia. Pelamar yang berminat biasanya diminta untuk mendaftar terlebih dahulu ke universitas yang dituju, kemudian meminta pihak universitas mendaftarkan nama pelamar ke penyelenggara Beasiswa Eiffel. Pelamar yang berhasil biasanya mendapatkan tunjangan hidup bulanan, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, serta tunjangan akomodasi. Biaya dikeluarkan sendiri ketika melakukan pendaftaran ke universitas.

Beasiswa S2 Australia Awards
Program beasiswa ini rutin ditawarkan Pemerintah Australia. Beasiswa Australia Awards. Beasiswa ini didanai untuk studi pascasarjana di universitas-universitas Australia, termasuk di antaranya S2. Beasiswa diberikan penuh dan sangat cocok bagi Anda yang mengincar beasiswa S2 2016 – 2017 di Australia.

Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dana penunjang awal di masa perkuliahan, asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri di Australia, bantuan tutorial tambahan jika diperlukan, biaya-biaya pemeriksaan medis dan rontgen, biaya tiket perjalanan kelas ekonomi saat keberangkatan ke Australia dan pulang ke tanah air, serta penelitian lapangan di Indonesia atau Australia.

Beasiswa S2 Nuffic Neso
Sebagai perwakilan resmi Belanda, Nuffic Neso Indonesia juga menyediakan beragam jenis beasiswa untuk studi di universitas-universitas Belanda. Beasiswa itu di antaranya StuNed, Orange Tulip Scholarship, Netherlands Fellowship Programme, dan yang terbaru Holland Scholarship. Beasiswa ini ada yang ditawarkan penuh, seperti StuNed yang merupakan hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda. Namun, ada juga yang sifatnya parsial, seperti OTS dan Holland Scholarship. Untuk Anda yang berburu beasiswa S2 2016, tidak ada salahnya mungkin mencobanya.

Beasiswa S2 Sultan Brunei
Meski tidak sepopuler beasiswa luar lainnya. Beasiswa Sultan Brunei ternyata banyak menarik minat mahasiswa Indonesia. Beasiswa Pemerintah Brunei tersebut menawarkan beasiswa mulai dari D3 hingga S3. Tidak terkecuali beasiswa S2.  Cakupan studi yang dibuka juga luas, tersebar di tiga universitas terbaik di Brunei. Kemudian, yang tak kalah menarik adalah lengkapnya fasilitas beasiswa yang diberikan. Sebut saja tanggungan biaya kuliah, tunjangan bulanan (uang saku, uang buku, uang makan), tiket pesawat, tunjangan bagasi saat pulang, akomodasi, dan bebas biaya rawat jalan di rumah sakit pemerintah. Beasiswa Sultan Brunei tersebut ditawarkan melalui skema Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students.

Beasiswa S2 MIS
Ini salah satu beasiswa yang ditawarkan Pemerintah Malaysia. Malaysian International Scholarship (MIS). Jika belum mencobanya, bisa melihat penawaran beasiswa MIS periode sebelumnya. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah di universitas Malaysia, juga tersedia tunjangan hidup bulanan, tunjangan buku dan perjalanan lokal, asuransi kesehatan, biaya instalasi, tunjangan penelitian, visa hingga tiket pesawat ke Malaysia. Beasiswa MIS dapat dipergunakan untuk studi S2 di negeri Jiran.

Beasiswa S2 NZ-AS
Pemerintah New Zealand memiliki beasiswa yang dikhususkan bagi mahasiswa ASEAN. New Zealand-ASEAN Scholars Awards (NZ-AS). Beasiswa dibuka untuk masyarakat umum, dosen, PNS, maupun swasta yang ingin melanjutkan S2 di universitas-universitas New Zealand. Namun, ada prioritas bagi pelamar yang berasal dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Jika Anda mengincar beasiswa S2 di New Zealand, beasiswa NZ-AS sayang untuk dilewatkan. Beasiswa di antaranya meliputi biaya kuliah penuh, tunjangan kedatangan, tunjangan hidup, asuransi kesehatan dan perjalanan, serta tiket penerbangan kembali ke tanah air.

Beasiswa S3 2016 – 2017

Beasiswa S3 LPDP
Tidak saja beasiswa S2, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga menyediakan beasiswa S3. Beasiswa tersebut diberikan penuh dan dibuka sepanjang tahun, meski pendaftarannya dilakukan secara periodik. Beasiswa S3 LPDP ini salah satu kesempatan yang bisa diikuti untuk tahun akademik 2016 – 2017. Khusus peminat doktor, Anda bisa mengikuti BPI Program Master dan Doktor, Beasiswa Afirmasi, ada juga Beasiswa Presiden yang biasa dibuka bulan Juli. BPI sudah mencakup semua biaya pendidikan serta biaya pendukung yang meliputi transportasi keberangkatan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, dll.

Beasiswa S3 Fulbright
Fulbright juga menawarkan beasiswa S3 selain beasiswa S2. Peluang beasiswa S3 Fulbright yang bisa diikuti, di antaranya Fulbright PhD Degree Program, USAID Funded Fulbright Agricultural MS and PhD Scholarships, dan DIKTI Funded Fulbright PhD Program. Selain menanggung biaya kuliah, Fubright juga menyiapkan tunjangan buku, tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat, dan asuransi kesehatan. Peluang beasiswa ini tampaknya masih akan terus hadir setiap tahun.

Beasiswa S3 DIKTI
Setidaknya ada dua pilihan beasiswa S3 yang disediakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) bagi Anda yang berminat mengambil beasiswa S3 2016 - 2017. Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) dan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri (BPP-LN). Keduanya adalah beasiswa penuh yang menanggung kebutuhan utama studi, seperti biaya hidup, biaya kuliah, akomodasi, tiket pesawat, dll. Bedanya, kedua beasiswa DIKTI tersebut menyasar kelompok tertentu, seperti calon dosen, dosen tetap, maupun tenaga kependidikan perguruan tinggi di bawah DIKTI.

Beasiswa S3 Monbukagakusho
Salah satu beasiswa S3 Monbukagakusho adalah Program Research Student. Saat menjalani program riset, penerima beasiswa diperkenankan mendaftar ke program degree, salah satunya S3, setelah lulus seleksi tes ujian yang diberikan oleh universitas. Selain itu, pelamar juga dapat langsung masuk ke program degree tanpa mengikuti tahapan research student, apabila telah mendapatkan izin dari universitas yang bersangkutan. Cakupan Beasiswa Monbukagakusho meliputi 100 persen biaya kuliah, tunjangan hidup 143.000 yen (± Rp 15 juta) per bulan, serta tiket pesawat pp Indonesia-Jepang.

Beasiswa S3 IDB
Skema beasiswa IDB (Islamic Development Bank) ini tersedia melalui Merit Scholarship Programme for High Technology (MSP). Beasiswa ini dapat digunakan untuk mengambil gelar PhD berbasis studi/riset selama tiga tahun, serta riset post doktoral antara 6 – 12 bulan. Beasiswa IDB menanggung semua kebutuhan utama studi, mulai dari biaya kuliah, biaya hidup, asuransi kesehatan, tiket pesawat pp, tunjangan seminar, tunjangan persiapan makalah ilmiah, tunjangan komputer, hingga tunjangan keluarga. Selama ini beasiswa S3 IDB rutin ditawarkan dan berpeluang untuk diikuti untuk tahun akademik 2016 – 2017.

Beasiswa S3 Amexcid
Program beasiswa Amexcid ditawarkan oleh Pemerintah Meksiko untuk sejumlah jenjang studi di Meksiko, salah satunya beasiswa S3. Beasiswa dapat diikuti oleh kandidat yang baru akan memulai studi di universitas Meksiko atau mereka yang sedang menjalani kuliah di negara tersebut saat ini. Beasiswa Pemerintah Meksiko tersebut ditawarkan penuh oleh Kementerian Luar Negeri Meksiko melalui Mexican Agency for International Development Cooperation (AMEXCID). Ada sekitar 70 lebih perguruan tinggi Meksiko yang berpartisipasi dalam beasiswa tersebut dan mahasiswa Indonesia salah satu yang diberi kesempatan mendaftar.

Beasiswa S3 Australia Awards
Selain menyediakan beasiswa S2, beasiswa Australia Awards juga memberikan beasiswa S3. Bagi penerima Beasiswa Australia Awards mereka akan mendapatkan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya hidup, dana penunjang awal di masa perkuliahan, asuransi kesehatan, bantuan tutorial tambahan, biaya pemeriksaan medis dan rontgen, biaya tiket perjalanan kelas ekonomi saat keberangkatan ke Australia dan pulang ke tanah air, serta penelitian lapangan di Indonesia atau Australia.  Yang menarik, disediakan pula pra-kursus bahasa Inggris di Indonesia, tunjangan hidup di Indonesia selama pelatihan, serta program pengenalan akademik di Australia sebelum dilaksanakan perkuliahan.

beasiswa, beasiswa 2016, beasiswa 2017, beasiswa S3, beasiswa s3 2016, beasiswa eropa, beasiswa australia, beasiswa jepang, beasiswa amerika
Beasiswa S3 NZAS
Bagi Anda yang mengincar beasiswa S3 2016 di New Zealand, beasiswa NZAS patut dipertimbangkan. Sejauh ini program beasiswa Pemerintah New Zealand tersebut rutin ditawarkan dan sangat berpeluang dibuka kembali di 2016. Bahkan, bagi pelamar asal Indonesia disediakan kuota khusus. Pada 2015 ada 50 orang yang akan diterima dari Indonesia. Beasiswa tersebut ditawarkan melalui New Zealand ASEAN Scholar Awards (NZAS). Jika terpilih, kandidat akan memperoleh tanggungan biaya kuliah penuh di universitas New Zealand, tunjangan kemandirian saat pertama kali tiba, tunjangan hidup, serta tiket penerbangan kembali ke tanah air. Selain itu, sebelum menjalani studi di New Zealand, penerima beasiswa juga akan diberikan pelatihan bahasa Inggris selama setahun.

Beasiswa S3 Mora
Kementerian Agama telah meluncurkan program beasiswa baru bagi para dosen maupun tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Mora Scholarships. Ada beberapa skema yang disediakan melalui program tersebut, salah satunya adalah Beasiswa Studi S3 yang bisa ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. setiap tahun akan dijaring 1.000 dosen, tenaga kependidikan maupun PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi yang mereka minati. Bagi penerima beasiswa, mereka akan mendapatkan tanggungan biaya pendidikan di perguruan tinggi tempat studi, living allowance yang meliputi biaya hidup dan operasional (6 semester untuk S3), serta biaya penyelenggaraan program.

Beasiswa S3 Taiwan ICDF
Anda yang berminat melanjutkan studi S3 di Taiwan, peluang ini mungkin bisa menjadi jawaban. Beasiswa Taiwan ICDF. Beasiswa tersebut cukup rutin ditawarkan melalui skema Taiwan ICDF Higher Education Scholarship Program. Beasiswa diberikan selama empat tahun untuk program PhD di universitas-universitas Taiwan, serta disediakan sejumlah fasilitas bagi penerimanya. Di antaranya biaya kuliah, biaya hidup, tiket penerbangan PP ke Taiwan, serta asrama mahasiswa untuk tempat tinggal.

Beasiswa S3 Eiffel
Tidak saja menawarkan beasiswa S2, beasiswa Eiffel juga tersedia bagi pelamar yang ingin melanjutkan pendidikan S3 di Prancis. Beasiswa S3 Eiffel dibuka setiap tahun dan kandidat dari Indonesia salah satu sasarannya. Beasiswa tersedia melalui Eiffel Excellence Scholarship Programme. Beasiswa Eiffel menjaring mahasiswa-mahasiswa internasional berbakat untuk melanjutkan studi doktor mereka di universitas-universitas Prancis. Penerima beasiswa S3 akan mendapatkan tunjangan bulanan 1.400 Euro untuk pembiayaan maksimum 10 bulan, tiket pesawat pp, asuransi kesehatan, serta kegiatan budaya. Selain itu juga bisa memperoleh tambahan keuangan dari bantuan tempat tinggal. Sementara, biaya pendidikan disediakan oleh Pemerintah Perancis sebesar 10.000 Euro selama mereka belajar di perguruan tinggi negeri. Mungkin Anda salah satu yang mengincar beasiswa S3 2016 – 2017 di Prancis? Coba pertimbangkan beasiswa ini.

Beasiswa S3 Schlumberger
Program beasiswa S3 ini khusus buat wanita. Namanya Faculty for The Future Fellowships. Schlumberger Foundation menyediakan beasiswa doktor dan postdoktoral bagi wanita dari negara-negara berkembang untuk melanjutkan pendidikan S3 di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dan dipriotaskan pada universitas-universitas terbaik dunia. Jika berhasil diterima, ada bantuan hibah untuk membiaya studi S3 dengan nilai maksimal $ 50.000 (Rp ± 600 juta) per tahun dan maksimal $ 40.000 untuk postdoktoral. Beasiswa ini dapat diperpanjang di tahun berikutnya jika Anda memperlihatkan capaian yang baik, memperoleh rekomendasi dari supervisor, dan dianggap memiliki keinginan kuat untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di negara asal.

Beasiswa S3 Pemerintah Swiss
Pemerintah Swiss rutin menawarkan beasiswa S3 yang dinamai Swiss Government Excellence Scholarships. Program ini ditawarkan ke banyak negara, salah satunya Indonesia. Beasiswa S3 maksimum diberikan tiga tahun. Peminat diberi kesempatan untuk melamar di 10 universitas Swiss dan dua institut teknologi, yakni University of Basel, University of Bern, University of Fribourg, University of Geneva, University of Lausanne, University of Lucerne, University of Neuchâtel, University of St.Gallen, University of Zurich, dan University of Lugano, Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL), dan Swiss Federal Institute of Technology Zurich (ETHZ).

Beasiswa di antaranya meliputi tunjangan bulanan 1.920 - 3.500 Swiss Franch, tanggungan biaya kuliah, asuransi kesehatan, lump sum untuk tarif penerbangan, tunjangan khusus 300 Swiss Franch dibayar sekali di awal beasiswa, kartu transportasi umum untuk tarif satu setengah tahun, bimbingan dan berbagai perjalanan, makan malam, dan sejumlah tur wisata.

Beasiswa Vanier CGS
Salah satu beasiswa S3 2016 yang bisa diikuti di Kanada adalah Vanier Canada Graduate Scholarships (CGS). Beasiswa ini merupakan beasiswa doktor yang rutin ditawarkan Pemerintah Kanada. Beasiswa tidak saja dibuka bagi kandidat asal Kanada, tapi juga mahasiswa internasional. Sekitar 167 beasiswa dialokasikan Vanier CGS setiap tahunnya. Nilai masing-masing beasiswa yang diberikan terbilang fantastis, yaitu $ 50.000 per tahun dan diberikan selama tiga tahun berturut-turut. Pengajuan beasiswa Vanier CGS tidak diajukan langsung oleh kandidat, tapi melalui universitas yang dituju. Pemohon mengajukan usulan kepada universitas, jika terpilih akan diikutsertakan sebagai nominasi penerima beasiswa Vanier CGS kepada komite seleksi.

Beasiswa S3 ADB – JSP
Program beasiswa satu ini salah satu yang banyak diminati. Asian Development Bank-Japan Scholarship Program (ADB-JSP). Sebanyak 300 kuota disediakan untuk program beasiswa berdurasi 1 – 2 tahun. Selain beasiswa S2, beasiswa tersebut juga dapat dipergunakan untuk S3. Ada 10 negara yang nantinya menjadi pilihan tujuan studi. Selain di Jepang, kandidat terpilih juga bisa mengambil studi di Australia, Hong Kong (China), India, New Zealand, Amerika Serikat, Pakistan, Philipina, Singapura, dan Thailand. Beasiswa akan menanggung biaya kuliah, tunjangan perumahan, uang saku bulanan, tunjangan buku dan materi pembelajaran, asuransi kesehatan, dan biaya perjalanan.

Tentunya masih banyak lagi beasiswa yang tersedia di luar sana yang buka tiap tahun. Beasiswa di atas merupakan sebagian dari yang sudah pernah dimuat beasiswapascasarjana.com. Anda bisa menemukan lebih banyak lagi dengan melihat kategori yang tersedia berdasarkan level studi.
6/30/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 Olahraga AISTS, Swiss

International Academy of Sport Science and Technology (AISTS) yang berlokasi di Lausanne, Swiss memberi peluang beasiswa S2 olahraga bagi para atlet maupun mantan atlet yang pernah mengikuti kompetisi di tingkat internasional, seperti Olimpiade. Beasiswa tersebut dinamai AISTS Athlete Scholarship. Beasiswa ini ditujukan untuk mengambil program Master of Sports Administration (MSA), yaitu program master di bidang olahraga dengan durasi 14 bulan. Perkuliahannya mempelajari bidang multidisplin yang berhubungan langsung dengan olahraga, seperti manajemen, ekonomi, teknologi, hukum, sosiologi, dan medis.

Beasiswa olahraga disediakan dalam bentuk tanggungan biaya kuliah. Yakni separoh dari total biaya kuliah yang harus dibayar. Nilai beasiswa CHF 14.000 atau sekitar ± Rp 198 juta. Beasiswa ini mungkin sesuai bagi Anda yang ingin mengurangi beban biaya kuliah di Swiss atau memperoleh sumber pembiayaan lain untuk melanjutkan studi.

Persyaratan:
1. Mendaftar ke program AISTS MSA 2016 (www.aists.org/howtoapply)
2. Atlet maupun mantan atlet internasional
3. Memiliki bukti kemampuan untuk menunjang biaya hidup di Laussane (sekitar CHF 2.400 per bulan) dan biaya perjalanan ke Swiss dan kembali ke negara asal

Dokumen aplikasi:
1. Bukti dukungan keuangan untuk biaya studi, misalnya pendapatan atau tabungan sendiri, aset sendiri, pendapatan keluarga, aset keluarga, sokongan pemerintah, lembaga atau yayasan, atau pinjaman bank. Bukti tersebut bisa berbentuk formulir pajak, laporan kerja, laporan bank, dll.
2. Dokumen yang mengkonfirmasi prestasi olahraga, misalnya disahkan oleh NOC atau IF
3. Motivation letter (1 – 2 halaman)

Pendaftaran:
Pelamar diminta untuk mendaftar ke program AISTS MSA 2016 serta program beasiswa. Pengajuan aplikasi keduanya dilakukan terpisah. Dokumen yang diminta juga bisa berbeda. Namun dalam rentang waktu yang sama. Yakni paling lambat 15 Agustus 2015.

Khusus pendaftaran beasiswa, pelamar diminta untuk mengisi formulir aplikasi online dengan melampirkan dokumen aplikasi yang tertera di atas. Kandidat yang diterima di program master akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa. Teknis pendaftaran lebih lanjut bisa ditanyakan via email: info@aists.org atau telp. +41 (0) 21 693 85 92. Informasi tersebut juga bisa dilihat melalui melalui laman AISTS.

Sekedar tambahan, pelamar yang diterima di program MSA AISTS akan terdaftar sebagai mahasiswa Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL), meskipun perkuliahan dikelola oleh AISTS. Yang unik, ijazah akan ditandatangani bersama oleh tiga universitas pendiri, yakni EPFL, University of Lausanne (UNIL), dan University of Geneva (UNIGE).
6/23/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya