Beasiswa S2 di China untuk Pelamar Indonesia

Mungkin Anda sudah pernah mendengar beasiswa S2 di China ini. Schwarzman Scholars. Programnya memang terbilang baru. Didirikan oleh Stephen A. Schwarzman, pemimpin, CEO sekaligus CO-Founder Blackstone. Beasiswa Schwarzman Scholars dirancang untuk menyiapkan generasi pemimpin-pemimpin masa depan abad 21. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam fasilitas bagi kandidat terpilih.

Ada tiga disiplin ilmu yang ditawarkan jika Anda berencana melanjutkan studi S2 menggunakan Schwarzman Scholars. Yakni Public Policy, Economics and Business, dan International Studies. Ketiga program kuliah tersebut menggunakan bahasa pengantar Inggris yang berlangsung di Schwarzman College, Tsinghua University, Beijing, China. Program berlangsung selama satu tahun.

Setiap tahun beasiswa Schwarzman Scholars menyediakan kuota hingga 200 orang penerima. 35 persen dari jumlah tersebut diperuntukkan bagi pelamar internasional, termasuk Indonesia. Selebihnya (75 persen) akan diisi oleh kandidat negara lain, yakni Amerika Serikat dan China.

Beasiswa Schwarzman Scholars mencakup kebutuhan studi, di antaranya biaya kuliah, asrama, biaya keberangan dan kepulangan dari Beijing, studi tour, buku dan perlengkapan yang dibutuhkan, laptop Lenovo dan smartphone, asuransi kesehatan, serta uang saku sebesar $ 3.500.

Persyaratan:
1. Lulus S1 dari universitas atau perguruan tinggi terakreditasi (semua jurusan) atau selesai paling lambat 1 Agustus 2018 sebelum oritentasi dimulai.
2. Berusia paling rendah 18 tahun dan belum mencapai 29 tahun per 1 Agustus 2018
3. Mampu berbahasa Inggris dibuktikan dengan:
   › TOEFL PBT minimum 600
   › TOEFL iBT minimum 100
   › IELTS minimum 7

* Pelamar bisa diikuti oleh kandidat yang telah memperoleh gelar master jika masih memenuhi persyaratan atau bagi mereka yang telah menikah. Namun, biaya asrama untuk pasangan/keluarga tidak disediakan. Syarat IPK tidak dibatasi. Tapi, sangat disarankan memiliki jiwa kepemimpinan dan berprestasi.

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi yang dilengkapi secara online
2. Salinan ijazah dan transkrip (Sertakan juga terjemahan resminya ke dalam bahasa Inggris jika berbahasa Indonesia)
3. Empat surat rekomendasi
4. Video pengenalan diri maksimal 1 menit (ukuran file kurang dari 20 MB)
5. Personal Statement (maksimal 750 kata)
6. Leadership Essay (maksimal 750 kata)
7. Current Affairs Essay (maksimal 500 kata)
8. Resume/CV
9. Sertifikat TOEFL/IELTS

Pendaftaran:
Daftarkan diri Anda dengan melengkapi formulir aplikasi secara online di laman Schwarzman Scholars. Pelamar dapat membuat akun terlebih dahulu. Kemudian lampirkan dokumen aplikasi yang diminta. Penjelasan lebih lanjut mengenai dokumen bisa dilihat di laman beasiswa Schwarzman Scholars atau ditanyakan melalui email: SchwarzmanScholars.AsiaPacific@iie.org

Pendaftaran dan pengajuan aplikasi online dibuka 17 April 2017 - 28 September 2017. Peserta yang lolos untuk mengikuti wawancara akan diberitahu pada pertengahan Oktober. Wawancara para semi-finalist akan digelar di salah satu lokasi dari tiga tempat berbeda di seluruh dunia. Pelamar nantinya akan diundang untuk mengikuti wawancara di lokasi terdekat. Biaya menghadiri wawancara akan ditanggung Schwarzman Scholars. Pengumuman kandidat terpilih akan disampaikan pada pertengahan November 2017.

Pendaftaran beasiswa ini sudah termasuk pendaftaran ke Tsinghua University. Tidak diperlukan pengajuan aplikasi terpisah.
5/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Endeavour S2, S3, Riset, Vokasi, Training

Jika belum lama ini ditawarkan Beasiswa Australia Awards, beasiswa negeri kanguru satu ini tak kalah prestisiusnya. Endeavour Scholarships and Fellowships. Bisa dibilang Beasiswa Endeavour lebih sengit, karena terbuka buat kandidat di seluruh dunia. Memang sebanding dengan nilai beasiswa yang disediakan. Sebab jika terpilih calon akan diganjar dengan beasiswa full yang nilainya mencapai miliaran rupiah. 

Saat ini Pemerintah Australia resmi membuka Beasiswa Endeavour 2018 yang meliputi scholarship dan fellowship. Bagi kandidat internasional seperti Indonesia, Anda bisa memanfaatkan Beasiswa Endeavour ini untuk mengambil program S2, S3, kegiatan riset, pendidikan vokasi dan training, serta pelatihan pengembangan profesionalisme di universitas-universitas terbaik Australia. Beasiswa Endeavour terbuka untuk semua program yang tersedia di australia.

Kandidat yang berhasil meraih Beasiswa Endeavour 2018 di antaranya akan memperoleh tunjangan kemandirian sebesar $2.000 untuk fellowship dan $4.000 untuk scholarships, biaya perjalanan $3.000, tanggungan biaya pendidikan, uang saku bulanan sebesar $3.000, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, serta dukungan bersifat pribadi seperti pengarahan sebelum keberangkatan, serta diberi kesempatan menghadiri lokakarya pengembangan profesional. Manfaat lain adalah masuk keanggotaan jaringan alumni beasiswa Endeavour.

Kategori Beasiswa:
Endeavour Postgraduate Scholarship
Beasiswa ditawarkan untuk kandidat internasional yang ingin mengambil gelar master atau PhD (kuliah biasa atau riset) di Australia. Durasi maksimum adalah 2 tahun untuk beasiswa S2 dan 4 tahun untuk beasiswa S3. Biaya pendidikan (tuition fee) yang ditanggung hingga $30.000 per tahun. Beasiswa PhD bernilai total $272.500 (± Rp 2,75 miliar) dan beasiswa master bernilai total $140.500 (± Rp 1,41 miliar).

Endeavour Research Fellowship
Beasiswa Endeavour satu ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin mengambil riset singkat untuk master, PhD, maupun riset postdoktoral di Australia. Durasi beasiswa  4 – 6 bulan dengan nilai total $24.500 (± Rp 247 juta).

Endeavour Vocational Education and Training (VET) Scholarship
Beasiswa ini ditawarkan bagi kandidat internasional yang ingin mengambil pendidikan vokasi maupun training di Australia. Jenjang yang ditawarkan meliputi Australian Diploma, Advanced Diploma atau Associate Degree. Beasiswa berdurasi 1 – 2,5 tahun. Tuition fee yang ditanggung hingga $13.000 per semester. Beasiswa Endeavour VET bernilai total $131.000 (± Rp 1,32 miliar).

Endeavour Executive Fellowship
Jika Anda seorang pekerja profesional dan ingin mengembangkan profesionalisme Anda, Endeavour Executive Fellowship bisa menjadi solusinya. Beasiswa berdurasi 1- 4 bulan berupa pelatihan pengembangan profesional di Australia. Nilai beasiswa ditawarkan hingga $18.500 (± Rp 186 juta).

*Ctt: Nilai beasiswa dalam mata uang dolar Australia.

Persyaratan:
1. Berusia 18 tahun atau lebih pada saat dimulainya program
2. Merupakan warganegara/penduduk tetap dari negara peserta (salah satunya Indonesia)
3. Memulai program yang diusulkan setelah tanggal 1 Januari 2018 dan paling lambat 30 November 2018. Program yang dimulai sebelum dan sesudah 2018 tidak memenuhi syarat
4. Melengkapi semua dokumen pendukung yang relevan
5. Tidak sedang memperoleh atau sudah menyelesaikan beasiswa atau fellowship yang disponsori Pemerintah Australia setelah 1 Januari 2016
6. Tidak berlaku bagi mereka yang sudah memperoleh beasiswa Endeavour

Simak juga » Pilihan Beasiswa Luar Negeri di Berbagai Negara

Dokumen aplikasi:
Rincian dokumen aplikasi yang diminta untuk pengajuan beasiswa Endeavour 2018 bisa dilihat pada gambar berikut:
beasiswa endeavour, beasiswa endeavour 2018, beasiswa endeavour australia, endeavour

Ket: Dokumen yang diconteng menandakan diminta dalam pengajuan aplikasi. Jika disilang berarti tidak diminta. Sorot dokumen yang diminta pada bidang “International Applicants” berdasarkan urutan pilihan beasiswa. Penjelasan masing-masing dokumen tertera di panduan beasiswa pada laman Endeavour.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Endeavour 2018 dilakukan secara online di laman Endeavour. Harap lengkapi semua dokumen yang diminta dan perhatikan pula penjelasan tiap dokumen yang diperlukan. Pelamar dapat mengajuan beasiswa lebih dari satu, namun aplikasi harus dibuat terpisah berdasarkan kategori beasiswa yang dipilih.

Satu hal lagi, gunakan email yang berbeda jika Anda mendaftar beasiswa Endeavour lebih dari satu untuk kategori yang sama. Jika Anda sudah pernah mendaftar periode sebelumnya, silakan buat akun baru dan mendaftar ulang lagi.

Aplikasi beasiswa diterima paling lambat 30 Juni 2017. Kandidat yang terpilih maupun tidak terpilih akan diberitahu pada Desember 2017 melalui email. Jangan lupa cek email di bulan tersebut. Informasi pertanyaan dapat diajukan via email: endeavour@education.gov.au atau dapat disimak melalui laman Endeavour. Semoga berhasil!
5/11/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ke Jepang 2018 untuk Riset, S2, S3

Beasiswa Pemerintah Jepang satu ini resmi dibuka kembali. Program Research Student 2018. Memberikan kesempatan mengikuti riset di perguruan tinggi Jepang sekaligus membolehkan melamar ke program gelar (S2, S3, atau professional graduate course) sewaktu menjalani research student. Anda juga bisa meneruskan ke program S3 setelah menyelesaikan program S2/professional graduate course, apabila lulus seleksi ujian yang diberikan oleh universitas yang bersangkutan.

Pilihan lainnya, pelamar juga dapat langsung masuk ke program gelar tanpa mengikuti tahapan research student, apabila telah mendapatkan izin dari universitas bersangkutan. Nah, bila Anda telah menyelesaikan studi S1/S2 dan berencana melanjutkan pendidikan ke Negeri Sakura, Beasiswa ke Jepang 2018 untuk riset, S2, dan S3 ini layak Anda coba. Tertarik mengikuti? Silakan simak informasi lebih lanjut di bawah.

Program Research Student menawarkan beasiswa penuh ke Jepang. Beasiswa mencakup 100 persen biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan 143.000 Yen per bulan (± Rp 16,9 juta), serta tiket pesawat PP Indonesia – Jepang. Yang menarik juga, Beasiswa Pemerintah Jepang 2018 ini diberikan tanpa ikatan dinas. Ini akan memberikan keleluasaan bagi Anda setelah menyelesaikan program.

Persyaratan:
1. Lahir pada dan setelah tanggal 2 April 1983.
2. Diutamakan memiliki IPK akhir minimal 3.0 dari tingkat perguruan tinggi terakhir
3. Diutamakan memiliki nilai TOEFL-PBT minimal 570 atau TOEFL-IBT minimal 80 atau IELTS Minimal 6.5, atau nilai Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level 2/N2. (TOEIC, TOEFL like & TOEFL prediction tidak dapat digunakan. Sertifikat TOEFL yang dapat digunakan untuk mendaftar adalah terbitan dari ETS.)
4. Memilih bidang studi yang sama dengan disiplin ilmu sebelumnya.
5. Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang tidak menguasai bahasa Jepang.
6. Sehat jasmani dan rohani. (Pelamar tidak diperbolehkan dalam keadaan hamil pada saat pendaftaran dan selama proses seleksi berlangsung, hingga keberangkatan ke Jepang bagi yang lolos seleksi).
7. Bagi pelamar yang memiliki salah satu kondisi/situasi berikut, tidak dapat mendaftar beasiswa program ini. Silakan membaca pada link berikut (klik di sini -pdf).

Simak juga » Pilihan Beasiswa S2 Terbaru Siap Daftar

Dokumen aplikasi:
1. Lembar print-out konfirmasi registrasi online yang berisi“Nomor Ujian” pelamar.
2. Application Form 2018 (bisa di-download)
    * Pasfoto 3,5 x 4,5 cm (ditempel *bukan di print* pada application form, foto 6 bulan terakhir, formal)
3. Placement Preference Application Form 2018 (bisa di-download).
4. Field of Study and Study Program 2018 (bisa di-download)
5. Fotokopi Transkrip nilai yang dilegalisir (*dalam bahasa Inggris/ Jepang).
6. Fotokopi Ijazah yang dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus (*dalam bahasa Inggris/Jepang).
7. Surat rekomendasi dari Universitas jenjang pendidikan terakhir (form bisa di-download) *Tidak perlu dimasukkan ke dalam amplop terpisah!*
8. Surat rekomendasi dari tempat bekerja bagi yang sedang bekerja (form bisa di-download) *Tidak perlu dimasukkan ke dalam amplop terpisah!*
9. Abstrak penelitian/ skripsi saat jenjang pendidikan terakhir/ sebelumnya (dalam bahasa Inggris)
10. Foto hasil karya/ rekaman bagi yang memilih bidang seni atau musik
11. Copy sertifikat dan hasil nilai TOEFL/ IELTS atau JLPT

Unduh formulir:
▪ Application Form (.xlsx)
▪ Placement Preference Application Form (.xlsx)
▪ Field of Study and Study Program (.docx)
▪ Recommendation Form (universitas dan/atau tempat bekerja) (.docx)

Pendaftaran:
1. Pendaftaran dibuka pada 26 April 2017 sampai dengan 16 Mei 2017.
2. Lakukan registrasi secara online melalui website berikut: http://register.beasiswamext.or.id/
3. Setelah melakukan registrasi online, anda akan menerima e-mail konfirmasi. Silahkan printout email tersebut dan harap mengingat "Nomor Ujian" yang diterima.
4. Isi formulir pendaftaran yang dapat di-download melalui halaman ini.
5. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Daftar dokumen dapat dilihat pada keterangan selanjutnya.
6. Kirimkan formulir dan dokumen-dokumen yang diperlukan (1 rangkap original dan 4 rangkap foto kopi dari original tersebut) atau dapat diserahkan langsung ke :
     Bagian Informasi dan Kebudayaan
     Kedutaan Besar Jepang
     Jl. M.H. Thamrin No. 24 Jakarta 10350
        * Cantumkan kode "Research Student 2018" pada kanan atas amplop

    ※ Paling lambat tanggal 16 Mei 2017, berkas sudah harus tiba di Kedutaan Besar Jepang (bukan cap pos).
    ※ Tidak menerima dokumen yang dikirim melalui jasa pengiriman ojek online.

Catatan:
▪ Semua dokumen harus dalam bahasa inggris/jepang
▪ Semua dokumen harus dibuat dalam ukuran kertas A4
▪ Semua dokumen harus dibuat sebanyak 5 rangkap (1 rangkap original dan 4 rangkap fotocopy dari original). Ke-5 rangkap dokumen tersebut masing-masing harus disusun sesuai urutan di atas, dan cukup di-klip saja agar tidak tercecer. Jangan disteples, jangan dijilid, jangan dilubangi.
▪ Semua dokumen yang diberikan tidak dapat diminta kembali dengan alasan apapun

Tahap seleksi:
1. Kedutaan Besar Jepang akan melakukan seleksi dokumen dan akan mengumumkan hasilnya pada tanggal 8 Juni 2017 melalui website Kedutaan Besar Jepang, dengan menampilkan “Nomor Ujian” pelamar.
2. Ujian tertulis Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar atau Denpasar pada pertengahan bulan Juni 2017. Detail jadwal ujian tulis akan diberitahukan kemudian. (Nilai ujian tulis bahasa yang lebih tinggi akan dipakai untuk pertimbangan seleksi).
3. Bagi yang lolos seleksi ujian tulis akan lanjut ke tahap berikutnya, yaitu seleksi wawancara. Wawancara akan diadakan di Jakarta pada pertengahan bulan Juli 2017. Detail jadwal wawancara akan diberitahukan kemudian. (Biaya transportasi dan akomodasi tidak disediakan Kedutaan Besar Jepang).
4. Hasil seleksi wawancara akan diumumkan pada akhir bulan Juli 2017.
5. Bagi yang lolos seleksi wawancara di Kedubes Jepang akan diberikan surat keterangan sebagai berikut, untuk mencari dan meminta Letter of Acceptance (LOA) dari perguruan tinggi di Jepang:
   1. Formulir beserta dokumen yang telah diberi stamp Kedutaan Besar Jepang
   2. Surat pengantar untuk perguruan tinggi di Jepang
      * Pelamar boleh memilih maksimal 3 perguruan tinggi untuk mendapatkan izin penerimaan sebagai mahasiswa program degree atau research student, atau “Letter of Acceptance”(izin penerimaan tidak resmi) sebagai research student.
6. Harap mengirimkan surat izin atau Letter of Acceptance dari perguruan tinggi di Jepang dalam waktu 1 bulan, ke Kedutaan Besar Jepang.
7. Kedutaan Besar Jepang akan merekomendasikan peserta ke pihak MEXT (Pemberi beasiswa).
8. Peserta akan menjadi penerima beasiswa jika lolos seleksi di MEXT.
9. Pengumuman final akan diumumkan sekitar bulan November – Desember 2017

Link pencarian universitas:
http://www.jpss.jp/en
http://www.jasso.go.jp/ryugaku/study_j/search/daigakukensaku.html
http://researchmap.jp/

Kontak:
Kedutaan Besar Jepang
Jl. MH Thamrin no.24 Jakarta 10350
Email : beasiswa@dj.mofa.go.jp
Web: www.id.emb-japan.go.jp
Telp. (021) 3192-4308
5/03/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2017 – 2018

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali membuka pendaftaran beasiswa S2 bagi pemuda berprestasi di seluruh Indonesia tahun akademik 2017 – 2018. Utamanya para pemuda berprestasi yang aktif dalam organisasi kepemudaan. Beasiswa S2 Kemenpora ini bekerjasama dengan dengan sembilan perguruan tinggi negeri (PTN) di dalam negeri yang menjadi pilihan tujuan studi beasiswa S2 pemuda berprestasi dari Kemenpora.

Para penerima beasiswa Kemenpora nantinya akan memperoleh tanggungan biaya SPP selama empat (4) semester pada PTN yang dipilih. Tahun ini Kemenpora menyediakan total 250 kursi beasiswa di 9 PTN tujuan studi.

Pilihan PTN Tujuan Studi:
1. Universitas Indonesia, program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Kajian Strategik Pengembangan Kepemimpinan
2. Universitas Gadjah Mada, program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Konsentrasi Pengembangan Kepemimpinan
3. Universitas Hasanuddin, program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dan Pedesaan dengan peminatan Kajian Manajemen Kepemimpinan Pemuda
4. Universitas Sumatera Utara, program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dengan peminatan Manajemen Kepemimpinan Pemuda
5. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, program studi Dirasah Islamiyah dengan konsentrasi Studi Islam dan Kepemudaan
6. Universitas Mulawarman, program studi Kebijakan Publik
7. Universitas Padjajaran, program studi Magister Ilmu Politik
8. Universitas Negeri Jakarta, program studi Pendidikan Olahraga
9. Universitas Diponegoro, program studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, konsentrasi Kewirausahaan Pemuda

Dari total 250 kuota beasiswa yang tersedia, 150 kuota beasiswa ditujukan untuk lima (5) PTN mitra yang masing-masing mendapatkan 30 kuota beasiswa, yakni UI, UGM, UNHAS, USU, dan UINSA. Kemudian empat (4) PTN rintisan, yakni UNMUL, UNPAD, UNJ, dan UNDIP masing-masing 25 kuota beasiswa dari 100 kuota.

Persyaratan Akademik:
1. Lulus Sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu dengan akreditasi Program Studi minimal B
2. Lulus ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri yang dilamar meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL

Persyaratan Non Akademik:
1. Pemuda Indonesia berusia 20-28 tahun pada tanggal 1 Juli 2017 dibuktikan dengan akte kelahiran
2. Bagi aktivis pemuda, merupakan anggota atau pengurus Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda dibuktikan dengan surat keterangan/rekomendasi dari Ketua Umum DPP/DPD tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota
3. Bagi aktivis pemuda, memiliki prestasi di bidang seni, olahraga, sosial budaya, iptek dan imtaq dan olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat minimal tingkat Kab/Kota
4. Bagi olahragawan berprestasi, memiliki prestasi olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat medali emas minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta
5. Pelatih berprestasi adalah pelatih yang memiliki jejak/track record prestasi olahragawan binaan peraih medali emas setingkatn Pekan Olahraga Nasional (PON) atau memiliki sertifikat kepelatihan tingkat nasional, dibuktikan dengan piagam/sertifikat/medali emas atlit binaan minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta
6. Diutamakan bagi yang belum pernah memperoleh bantuan atau fasilitasi dari Kemenpora
7. Berbada sehat, dibuktikan dengan surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah
8. Berkelakuan baik, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian
9. Bebas narkoba, dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah
10. Tidak sedang terikat dalam program beasiswa lain, dibuktikan dengan surat pernyataan
11. Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara/PNS, dibuktikan dengan surat pernyataan

Simak juga » Beasiswa Unggulan S1, S2, S3 Kemdikbud

Prosedur Pendaftaran:
1. Mendaftarkan diri secara online pada situs penerimaan mahasiswa pada Universitas/PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di PTN tersebut
2. Setelah melaksanakan pendaftaran, maka pendaftar harus mengirimkan dokumen/bukti persyaratan akademik dan non akademik kepada PTN dan pihak Kemenpora, berupa:
   a. Fotocopy Akte Kelahiran
   b. Piagam/sertifikat penghargaan atas prestasi di bidang seni, olahraga, sosial, iptek, dan imtaq
   c. Surat keterangan/rekomendasi dari ketua umum DPP/DPD Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda tingkat pusat atau tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota
   d. Piagam/sertifikat/medali atau berupa penghargaan lainnya pada olahragawan/pelatih berprestasi
   e. Surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah/Daerah
   f. Surat Keterangan Catatan Kepolisian
   g. Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah Daerah
   h. Surat pernyataan tidak sedang terikat dalam program beasiswa dari instansi lain di atas matera Rp 6.000
   i. Surat pernyataan bukan Aparatur Sipil Negara di atas materai Rp 6.000
   j. Dokumen tersebut dikirim melalui alamat Kemenpora kepada:
      Asdep Tenaga dan Sumber Daya Pemuda
      Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda
      Kementerian Pemuda dan Olahraga
      Jl. Gerbang Pemuda No. 3 Senayan Jakarta Pusat 10270
3. Daftar peserta lulus seleksi ujian masuk akan diumumkan sesuai tanggal yang ditetapkan pada kalender akademik PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga 

Jadwal Pendaftaran:
1. Universitas Indonesia
» Pendaftaran online Gel.II: 10 April - 8 Mei 2017
2. Universitas Gadjah Mada
» Pendaftaran online: April 2017
3. Universitas Hasanuddin
» Pendaftaran online: 17 Januari - 31 Maret 2017
4. Universitas Sumatera Utara
» Pendaftaran: April - Juli 2017
5. UIN Sunan Ampel
» Pendaftaran: 18 Mei 2017
6. Universitas Mulawarman
» Pendaftaran: April - Mei 2017
7. Universitas Padjajaran
» Pendaftaran: 22 Februari - 23 Mei 2017
8. Universitas Diponegoro
» Pendaftaran: 1 April - 30 Juni 2017
9. Universitas Negeri Jakarta
» Pendaftaran: April 2017

Simak juga »  Daftar Pilihan Beasiswa S2 Dalam Negeri

Info lebih lanjut:
1. Portal Kemenpora: www.kemenpora.go.id
2. Universitas Indonesia: http://penerimaan.ui.ac.id
3. Universitas Gadjah Mada: http://um.ugm.ac.id
4. Universitas Hasanuddin: http://pasca.unhas.ac.id
5. Universitas Sumatera Utara: http://sps.usu.ac.id
6. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel: http://pasca.uinsby.ac.id
7. Universitas Mulawarman: www.unmul.ac.id
8. Universitas Padjajaran: www.unpad.ac.id
9. Universitas Negeri Jakarta: www.pps.unj.ac.id
10. Universitas Diponegoro: www.undip.ac.id
4/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pendidikan S2 UGM Beragam Jurusan

Tahun ini Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM kembali memberikan beasiswa pendidikan S2 untuk studi di SPs UGM. Beasiswa diberikan dalam bentuk uang kuliah tunggal (UKT) selama 4 semester. Nilai beasiswanya sesuai dengan besaran UKT di program studi/minat studi yang dituju pada jalur reguler. Beasiswa UGM ini terbuka bagi lulusan sarjana S1 di tanah air yang berminat mengambil studi S2 di UGM tahun akademik 2017 - 2018 pada beberapa program studi yang ditawarkan.

Prodi yang menyediakan beasiswa, yaitu:
1. Agama dan Lintas Budaya
    Minat Kajian Timur Tengah
    Minat Ekonomi Islam

2. Bioteknologi
    Minat Rekayasa Biomedis
3. Ilmu Lingkungan
    Minat Geo Informasi untuk Manajemen Bencana
    Minat Magister Pengelolaan Lingkungan

    Minat Magister Teknologi untuk Pengembangan Berkelanjutan
    Minat Magister Pengelolaan Infrastruktur dan Pembangunan Masyarakat
4. Kajian Budaya dan Media
    Minat Manajemen Informasi dan Perpustakaan
5. Kajian Pariwisata
6. Kependudukan
7. Ketahanan Nasional
    Minat Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik
8. Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
9. Penyuluh dan Komunikasi Pembangunan
10. Magister Manajemen Bencana 11. Magister Manajemen Pendidikan Tinggi

Persyaratan:
1. Lulus S1 tahun 2015 - 2017 dari perguruan tinggi negeri/swasta yang terakreditasi dengan nilai A
2. IPK S1 minimal 3,25
3. Melampirkan sertifikat TOEFL ITP/AcEPT UGM dengan skor minimal 500
4. Melampirkan sertifikat TPA Bappenas/PAPS UGM dengan skor minimal 550
5. Usia sampai dengan 1 September 2017 maksimal 25 tahun
6. Melampirkan surat keterangan sehat dari dokter (dokter puskesmas atau rumah sakit)
7. Melampirkan bukti pendaftaran bahwa calon telah terdaftar pada salah satu program studi/minat studi di Sekolah Pascasarjana UGM
8. Bersedia menerima beban tugas akademik dari Sekolah Pascasarjana UGM selama menerima beasiswa

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S2 di Dalam Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi
2. Fotocopy bukti pendaftaran on line dari DPP UGM
3. Fotocopy Ijazah S1 yang dilegalisir
4. Fotocopy Transkrip nilai S1 yang dilegalisir
5. Fotocopy Sertifikat Akreditasi PTN/PTS Asal S1dengan peringkat Nilai A
6. Fotocopy Sertifikat TPA/PAPS minimal Skor 550
7. Fotocopy Sertifikat TOEFL/AcEPT/ITP minimal Skor 500
8. Surat keterangan sehat dari dokter puskemas/dokter rumah sakit

* Formulir aplikasi beasiswa dapat diperoleh di sub Bagian Akademik, Lantai 1, Gedung SPs UGM atau dapat diunduh di website SPs UGM.

Pendaftaran:
Pengajuan aplikasi beasiswa S2 UGM tahun akademik 2017 - 2018 menyesuaikan dengan jadwal pendaftaran mahasiswa baru UGM yang tertera di http://um.ugm.ac.id

Aplikasi lengkap beasiswa dapat diserahkan langsung ke: 

SEKRETARIAT
Gedung Sekolah Pascasarjana UGM
Jl. Teknika Utara, Pogung, Yogyakarta, 55281

Kontak:
Email: sps@ugm.ac.id
Telpon: (0274) 544975
Website: http://pasca.ugm.ac.id
4/19/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 – S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019

Ini salah satu peluang beasiswa kuliah di Korea yang tersedia bagi pelamar Indonesia. 2018 Art Major Asian (AMA) Scholarship. Ditujukan bagi Anda yang memiliki talenta seni dan berminat melanjutkan studi S1 maupun S2 tahun akademik 2018 – 2019 di Korean National University of Arts (K’ARTS). K’ARTS merupakan universitas seni terkemuka di Korea. Beasiswa AMA merupakan beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah selama menjalani studi.

Rincian beasiswa S1 dan S2 di K’ARTS Korea 2018 – 2019 di antaranya tiket pesawat pp ke Korea, uang saku 800 ribu Won per bulan, gratis pelatihan bahasa Korea, tanggungan penuh biaya kuliah semester, dan asuransi kesehatan.

Program yang ditawarkan cukup banyak, di antaranya Vocal Music, Instrumental Music, Composition, Conduction,  Acting, Directing, Stage Design, Theatre Studies, Film Making, Broadcasting, Multimedia, Animation, Cinea Studies,  Dance Performance, Choreography, Dance Theory,  Fine Arts, Design, Art Theory, Architecture, dan banyak lagi.

Persyaratan:
1. Merupakan warganegara yang memenuhi syarat (20 negara, salah satunya Indonesia)
2. Telah lulus atau dijadwalkan lulus SLTA/universitas paling lambat 28 Februari 2018
   ▪ Pelamar yang mendaftar ke program master harus memiliki gelar sarjana atau diploma yang setara
   ▪ Pelamar yang bakal lulus paling lambat 28 Februari 2018 harus mengirimkan surat/ijazah lulus sementara dan menyerahkan salinan ijazah resminya paling lambat 1 Maret 2018 ke K’ARTS
3. Memiliki kesehatan yang memadai, baik fisik maupun mental
4. Tidak memiliki keterbatasan dalam bepergian ke luar negeri
5. Memiliki bakat seni yang luar biasa, bakat bawaan, dan catatan akademik yang sangat baik
6. Pelamar direkomendasikan oleh pemerintah, kementerian, dan Kedutaan Besar Korea di masing-masing negara
7. Pelamar direkomendasikan oleh rektor universitas atau kepala pemerintahan yang disetujui organisasi, perusahaan, atau institusi seni yang terkait, dll

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1, S2, S3 di Korea

Dokumen aplikasi:
1) Aplikasi [Form 1]
2) Pengenalan diri [Form 2]
3) Rencana Studi [Form 3]
4) Penilaian kesehatan [Form 4]
5) 3 Surat rekomendasi [Form 5]
6) Salinan ijazah/surat lulus sementara menyertakan Apostille
7) Salinan transkrip resmi terbaru
8) Salinan paspor
9) Salinan sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris (TOPIK/TOEFL/IELTS)
10) Sertifikat pengalaman kerja yang relevan, penghargaan dan / atau prestasi lainnya (jika ada)
11) Portfolio (cantumkan nama di setiap halaman)

Penting: Setiap dokumen yang ditulis dalam bahasa Indonesia harus diterjemahkan ke bahasa Korea atau Inggris yang disahkan oleh notaris. Salinan ijazah/surat lulus sementara dan transkrip akademik juga harus  melampirkan sertifikat Apostille yang dikeluarkan Konsulat/Kedutaan Besar Korea.

Pendaftaran:
Siapkan semua dokumen aplikasi menggunakan kertas ukuran A4. Urutkan dokumen berdasarkan isian data Form 1. Anda bisa mendapatkan semua formulir aplikasi (Unduh) terlebih dahulu dan melengkapinya bersama dokumen lain.

Kirimkan dokumen aplikasi via pos atau diantar langsung ke alamat:

AMA Manager
M505, Office of External Affairs 146-37, 32gil, Hwarang-ro, Seongbuk-gu,
Seoul,  Postal Code : 136-716,  Republic of Korea

Dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 30 Juni 2017. Pengumuman hasil seleksi disampaikan 18 September 2017 melalui website universitas (http://eng.karts.ac.kr) dan pemberitahuan pribadi. Keberangkatan ke Korea serta kursus bahasa Korea akan dilakukan pada 20 Oktober 2017.

Informasi lebih lanjut terkait teknis pendaftaran Beasiswa S1 dan S2 2018 – 2019 di K’ARTS Korea bisa disampaikan melalui email: global@karts.ac.kr atau telp: 82-2-746-9073. Informasil lebih jauh juga tertera di formulir aplikasi dan website universitas. Selamat mencoba!
4/17/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui 2017 International Grant Program. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2017 – Okt 2018) atau dua tahun (Nov 2017 – Okt 2019). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, South Korea, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas membentang ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 4 April s/d 20 Juni 2017. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2017.

Kontak:
Mr. Kenta Kusuda / Mr. Hideo Tone / Ms. Michiru Sasagawa/ Ms. Yoko Terasaki
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/13/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 di KAUST, Arab Saudi 2017

KAUST Fellowship dapat menjadi pilihan beasiswa kuliah menarik yang bisa Anda ikuti. Beasiswa ini disediakan khusus King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi. Setiap tahun KAUST membuka kesempatan bagi pelajar internasional yang berminat untuk meraih gelar S2 dan S3 di bidang sains maupun teknologi.

KAUST Fellowship diberikan full, menanggung keseluruhan biaya kuliah serta biaya hidup selama menjalani studi di KAUST. Selain itu tersedia dukungan relokasi, perumahan, serta pemeliharaan kesehatan dan gigi. Tunjangan hidup yang diberikan sekitar $ 20.000 - $ 30.000 per tahun atau sekitar Rp 262 juta - Rp 393 juta per tahun.

Persyaratan:
1. Mampu berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor tes TOEFL atau IELTS (minimum iBT TOEFL 79, IELTS minimum 6.0)
2. Sangat disarankan memiliki skor tes GRE, meski KAUST tidak mengharuskan tes GRE untuk pendaftaran. Hasil tes resmi tersebut dikirim langsung oleh ETS ke bagian penerimaan KAUST dengan kode 4139. Rata-rata nilai GRE mahasiswa yang diterima adalah 774 dari 800.
3. Lulus S1 atau S2

Simak juga » Daftar Beasiswa S1, S2, dan S3 Luar Negeri

Dokumen aplikasi:
1. Statement of purpose
2. Curriculum viate (CV)
3. Salinan ijazah dan transkrip resmi dari semua jenjang universitas. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris juga harus disertakan jika dokumen aslinya tidak menggunakan bahasa Inggris. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh universitas atau kedutaan. Jika nanti memperoleh tawaran masuk, salinan ijazah dan transkrip tersebut harus dikirim ke Kantor Penerimaan sebelum kedatangan dengan amplop tertutup ke:

Office of Admissions
Graduate Affairs
Building 9, Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal, Jeddah 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia

4. Tiga surat rekomendasi dari profesor atau pembimbing
5. Salinan skor TOEFL atau IELTS
6. Salinan skor GRE (sangat disarankan, tapi tidak wajib)

*Ctt: Pelamar tidak perlu melampirkan skor tes TOEFL atau IELTS jika pelamar sebelumnya meraih gelar dari salah satu universitas terakreditasi yang ada di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, atau New Zealand. Rata-rata IPK yang diterima di KAUST adalah 3.7 dari skala 4.0. Namun, sebagian juga lebih rendah, tergantung penilaian komite seleksi terhadap aplikasi keseluruhan.

Pendaftaran:
Pelamar dapat mendaftar dengan mengisi formulir aplikasi yang disediakan secara online oleh KAUST. Lengkapi semua informasi yang diminta, termasuk username dan password yang akan digunakan untuk masuk ke laman KAUST nantinya. Setelah mendaftar unggah dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Jangan lupa siapkan dokumen tersebut dalam bahasa Inggris. Kemudian discan. Untuk surat rekomendasi harus diajukan langsung oleh pemberi rekomendasi melalui aplikasi yang disediakan.

Kontak:
Graduate Affairs
Engineering Building (Building 9), Suite 4328
4700 King Abdullah University of Science and Technology
Thuwal 23955-6900
Kingdom of Saudi Arabia
Web: www.kaust.edu.sa
Email: admissions@kaust.edu.sa

Pendaftaran Beasiswa KAUST 2017 untuk perkuliahan musim gugur 2017 saat ini sedang dibuka. Deadline berakhir awal 14 April 2017.
4/12/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di Monash University – Gelar S1 / S2

Universitas di Australia ini sudah tak asing lagi dalam menawarkan beragam jenis beasiswa kuliah bagi pelamar internasional. Ya, Monash University. Salah satu peluang yang kini dibuka adalah Monash International Leadership Scholarship. Beasiswa tersebut ditujukan bagi kandidat di luar Australia yang ingin mengambil gelar S1 atau S2 di Monash University.

Penerima beasiswa Monash ini akan memperoleh tanggungan biaya kuliah (course fee) sebesar 100 persen hingga mata kuliah selesai. Murni hanya biaya pendidikan. Sebab, beasiswa tidak menyediakan akomodasi, asuransi kesehatan, ataupun biaya hidup.  

Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, beasiswa di Monash University ini disediakan empat kursi. Sebelum mengajukan beasiswa, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar di universitas dan diterima sepenuhnya. Beasiswa dibuka untuk semua perkuliahan biasa (coursework) jenjang S1 atau S2 di Monash University. 

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional
2. Mendaftar perkuliahan penuh waktu (coursework) untuk gelar sarjana atau pascasarjana di kampus Monash, Australia
3. Tidak berlaku untuk gelar Bachelor of Medical Medicine, Doctor of Medicine atau Master of Business Administration (MBA)
4. Tidak berlaku bagi mahasiswa di program Monash Pathway (misalnya, Monash College dan Monash University Foundation Year)
5. Tidak memenuhi syarat untuk mahasiswa transfer dari kampus Monash lainnya atau dari universitas lain di Australia
6. Tidak memenuhi syarat jika sedang studi di sekolah menengah Australia (year 12)

*Pelamar diminta mempertahankan nilai 70 % atau lebih setiap semesternya agar bisa melanjutkan beasiswa.
Sebelum mendaftar beasiswa, pelamar terlebih dahulu harus terdaftar sebagai mahasiswa di Monash University. Anda bisa mengunjungi laman Monash University (www.monash.edu) untuk mendaftar, kemudian memilih jenjang studi coursework yang diminati untuk mahasiswa internasional. Setelah terdaftar dengan status tanpa syarat (no conditions) dan memperoleh nomor Student ID, Anda bisa langsung mendaftar ke beasiswa. 

Pendaftaran beasiswa dilakukan dengan mengisi formulir beasiswa yang disediakan lalu menyerahkannya ke alamat berikut: 

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor’s Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

Email: mu.documents@monash.edu

Deadline pendaftan beasiswa:
Periode pertama: 15 Oktober
Periode kedua: 15 November
Periode ketiga: 15 Januari
Periode keempat: 15 Maret
Periode kelima: 15 April
Periode keenam: 15 Mei

Pelamar akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, termasuk dari proposal statement sekitar 500 kata yang dituangkan di dalam formulir aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah potensi pelamar untuk menjadi bagian duta Monash University. Karena penerima beasiswa bisa saja diminta berpartisipasi dalam kegiatan promosi yang dilakukan pihak kampus.
4/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
3/27/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa ELTA : Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris

English Language Training Assitance (ELTA) merupakan program bantuan yang dirancang bagi pelamar beasiswa Australia Awards yang belum mampu memenuhi syarat minimal bahasa Inggris yang ditetapkan. Syarat untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards adalah memiliki skor IELTS di atas 5.0 atau TOEFL ITP di atas 500. ELTA sejenis beasiswa dari Pemerintah Australia untuk membantu pelamar beasiswa Australia Awards meraih skor IELTS di atas 5.0 atau ITP TOEFL di atas 500. Beasiswa ELTA ini terbuka bagi mereka dengan skor IELTS 4.5 – 5.0 atau setara.

Saat ini tawaran bantuan pelatihan bahasa Inggris ELTA masih terbatas. Yakni ditujukan bagi warga dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maulu, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Selain itu, penyandang disabilitas di seluruh Indonesia juga bisa melamar pelatihan bahasa Inggris ELTA ini.

Bagi peserta dari luar kota tempat program ELTA dilaksanakan, Australia Awards menyediakan akomodasi dan transportasi darat, laut atau udara untuk tiket kelas ekonomi dengan sistem penggantian biaya (reimburse).

Kegiatan pelatihan bahasa Inggris akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau 12 minggu secara penuh waktu (Senin – Jumat) di keenam provinsi tersebut. Para pengajar berasal dari IALF Bali dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia. Yang menarik, setelah mengikuti program, peserta akan langsung diikutsertakan untuk mengambil tes IELTS. Nantinya hasil skor yang diperoleh tersebut bisa dipergunakan untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards pada periode berikutnya (2018 – 2019).

Nah, bagi Anda yang berasal dari keenam provinsi tersebut dan telah menyelesaikan S1 dan berminat melanjutkan S2 ke Australia dengan beasiswa Australia Awards, masih ada waktu melakukan pendaftaran sebelum deadline berakhir.

Persyaratan:
1. Memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2.75 pada skala maksimum 4.0
2. Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris (bila ada)

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Terbaru yang Dibuka

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Curriculum vitae
3. Salinan transkrip akademik
4. Bukti hasil tes TOEFL/IELTS (bila ada)
5. Surat ijin atasan Anda yang mendukung keikutsertaan dalam program ini
6. Copy KTP
7. Formulir keterangan disabilitas, bagi pelamar dengan disabilitas
8. Surat keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas (bila ada)

Pendaftaran:
Setelah melengkapi dokumen aplikasi yang diminta, Anda kemudian bisa mengirimkannya. Pengiriman aplikasi ada tiga cara, yaitu secara online, via email, atau melalui pos. Anda bisa memilih salah satu.

Via online:
Pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui link berikut: https://goo.gl/QZL9X3

Via Email:
Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

Via Pos:
Tim Seleksi ELTA
IALF Bali
Jl. Raya Sesetan 190
Denpasar 80223

Cantumkan ELTA NTT atau ELTA NTB atau ELTA Maluku & Maluku Utara, atau ELTA Papua & Papua Barat di pojok kiri amplop. Pilih sesuai asal daerah masing-masing. Bagi pelamar disabilitas cukup cantumkan ELTA pada pojok kiri amplopnya.

Pengajuan aplikasi beasiswa ELTA paling lambat 21 April 2017 pukul 17.00 WITA. Para pendaftar yang lolos seleksi awal akan dihubungi di minggu 31 Mei - 3 Juni 2017. Tes penempatan akan dilaksanakan mulai 11 - 18 Juni 2017 untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, 10 - 14 Juli 2017 untuk wilayah NTB dan NTT, dan 17 - 18 Juli 2017 untuk tes penempatan bagi penyandang disabilitas.

Pendaftar yang lolos seleksi akan dihubungi selambat-lambatnya 25 – 29 Juli 2017. Pertanyaan tentang ELTA dapat ditujukan ke ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org). Semoga berhasil!
3/25/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S2 – S3 Full di University of Adelaide

Berbeda dari beasiswa S1 yang ditawarkan University of Adelaide dalam bentuk parsial, beasiswa S2 dan beasiswa S3 disediakan full yang mencakup sebagian besar kebutuhan studi bagi peminat internasional yang mendaftar. Skema Adelaide Scholarships International (ASI) adalah program beasiswa di University of Adelaide yang ditawarkan rutin dengan periode pendaftaran tiga kali dalam setahun.

Pertimbangan utama dari pemberian adalah capaian prestasi akademik serta potensi penelitian. Kegiatan ekstrakurikuler tidak menjadi pertimbangan. Tanggungan biaya kuliah diberikan selama dua tahun bagi kandidat terpilih yang mengambil gelar Master Degree by Research dan tiga tahun untuk gelar Doctoral Research Degree. Perpanjangan beasiswa dapat dilakukan bagi pelamar yang mengambil gelar doktor.

Selain biaya kuliah, disediakan pula biaya hidup $ 26.288 per tahun dengan jangka waktu dua tahun untuk beasiswa S2 dan tiga tahun untuk S3. Perpanjangan tanggungan biaya hidup dimungkinkan bagi pelamar program doktor.

Jika peraih beasiswa memegang visa subclass 500 juga memperoleh asuransi kesehatan, termasuk untuk pendamping dan tanggungan yang ditetapkan sesuai standar Overseas Student Health Cover (OSHC) Worldcare.

Persyaratan:
1. Lulus sarjana dengan predikat First Class Honours (cumlaude)
2. Memiliki prestasi akademik dan potensi riset
3. Mampu berbahasa Inggris
4. Bukan warganegara atau penduduk tetap Australia dan New Zealand
5. Mendaftar di University of Adelaide sebagai mahasiswa internasional dan harus mempertahankan status tersebut
6. Tidak memenuhi syarat jika tengah menjalani kuliah di University of Adelaide, kecuali dapat membuktikan jika ia tidak bisa mendaftar di periode sebelumnya.
7. Peraih beasiswa harus memulai studi pada semester di mana beasiswa ditawarkan
8. Pelamar yang telah mendaftar dan layak dipertimbangkan, namun belum berhasil diterima, maka secara otomatis akan dipertimbangkan untuk periode berikutnya (maks 2 putaran).
9. Tidak mendapatkan beasiswa lain dari Commonwealth of Australia, University of Adelaide, atau sponsor di luar negeri (misal pemerintah).

Umumnya pelamar yang berhasil memenangkan beasiswa ASI adalah mereka yang telah menyelesaikan program master dengan penelitian yang signifikan serta memiliki beberapa publikasi, kerja relevan, serta pengalaman di penelitian.

Simak juga » Beasiswa S2 untuk Keluarga Tak Mampu

Dokumen aplikasi:
1. Bukti status kewarganegaraan (paspor)
2. Salinan ijazah
3. Transkrip akademik
4. Terjemahan dokumen ke bahasa Inggris
5. Bukti kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS)
6. Proposal riset menggunakan format yang disediakan
7. Curriculum vitae
8. Dokumen pendukung

*Secara umum skor IELTS yang diminta minimum 6.5. TOEFL: PBT 575, IBT 79.

Pendaftaran:
Pemohon bisa mendaftar secara online melalui laman University of Adelaide. Jika Anda baru pertama kali mendaftar, silakan buat akun terlebih dahulu. Pelamar bisa mengajukan pendaftaran mahasiswa sekaligus permohonan beasiswa. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar akan secara otomatis dipertimbangkan untuk setiap beasiswa yang tersedia yang mereka memenuhi syarat. Berbeda dari universitas lainnya, pelamar internasional tidak dikenakan biaya pendaftaran ke University of Adelaide.

Langkah-langkah yang ditempuh, di antaranya, pelamar memilih institusi, menetapkan program studi, melihat persyaratan di masing-masing program, mengidentifikasi area penelitian dan pembimbing, kemudian mengirimkan aplikasi. Jika terpilih, pelamar akan memperoleh tawaran dan merampungkan pendaftaran.

Pendaftaran beasiswa periode pertama berakhir 31 Agustus 2016 untuk perkuliahan yang dimulai Juni 2017, deadline periode kedua 31 Januari 2017 untuk perkuliahan yang dimulai Agustus 2017, dan periode ketiga paling lambat 30 April 2017 untuk perkuliahan November 2017. Beasiswa University of Adelaide ini dapat dipertimbangkan untuk beasiswa di Australia yang layak diikuti.
3/22/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya