Beasiswa Timur Tengah 2015 – 2016

Kementerian Agama RI kembali membuka seleksi mahasiswa baru program S1 ke Timur Tengah. Negara tujuan yakni, Mesir, Sudan, dan Maroko. Yang menarik, disediakan beasiswa bila lolos seleksi dengan peringkat teratas. Seleksi mahasiswa baru sekaligus beasiswa Timur Tengah 2015 – 2016 itu pendaftarannya kini dibuka. Bagi Anda yang berminat, pendaftaran dilakukan secara online.

Persyaratan dan Ketentuan Mengikuti Seleksi:
1. Mengisi formulir pendaftaran online melalui website : diktis.kemenag.go.id
2. Pas foto warna ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar
3. Melampirkan foto copy ijazah madrasah aliyah/pondok pesantren yang telah dilegalisir oleh sekolah setempat dengan ketentuan sebagai berikut:
› Usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun dan khusus pendaftar ke Maroko tidak lebih dari 1 (satu) tahun
› Bagi yang belum memiliki ijazah, harus melampirkan surat keterangan lulus dari sekolah
4. Semua persyaratan (hard copy) harus diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran tanggal 12 Juni 2015
5. Bagi peserta yang tidak menyerahkan dan melengkapi persyaratan tidak diperkenankan untuk mengikuti seleksi
6. Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi pilihan pendaftaran yang dipilih 

Pendaftaran:
Pelamar dapat melakukan pendaftaran secara online melalui diktis.kemenag.go.id mulai 25 Mei – 8 Juni 2015. Seleksi tahap I dilakukan Sabtu, 13 Juni 2015. Meliputi tes tulis dan tes lisan. Seleksi tahap II, Sabtu, 4 Juli 2015 juga tes tulis dan lisan dengan penguji tim pengajar pusat bahasa Arab Al-Azhar Mesir.

Lokasi seleksi:
Seleksi tahap I
▪ UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
▪ UIN Sumatera Utara Medan
▪ UIN Sulthan Syarif Kasim Riau Pekanbaru
▪ UIN Raden Fatah Palembang
▪ UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
▪ UIN Maulana Malik Ibrahim
▪ UIN Alauddin Makassar
▪ IAIN Antasari Banjarmasin

Seleksi tahap II
▪ UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Materi ujian:
1. Ujian tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi: hafalan Al Quran, bahasa Arab, dan pengetahuan Agama Islam
2. Ujian lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi: bahasa Arab dan hafalan/bacaan Al Quran minimal 2 juz

Hasil seleksi:
1. Hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan 23 Juni 2015
2. Peserta seleksi tahap pertama yang dinyatakan lulus akan mengikuti seleksi tahap kedua di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 4 Juli 2015
3. Hasil seleksi tahap kedua akan diumumkan 15 Juli 2015
4. Hasil seleksi tahap pertama dan kedua akan diumumkan melalui website: diktis.kemenag.go.id

Informasi lebih lanjut terkait seleksi mahasiswa baru dan beasiswa Timur Tengah 2015 – 2016 dapat menghubungi telp. (021) 3812344 atau email kelembagaandiktis@gmail.com

Tidak semua mereka yang lolos seleksi memperoleh beasiswa. Hanya yang terbaik saja. Namun, pengalaman mahasiswa Indonesia di sana, biaya kuliah di tiga negara Timur Tengah tersebut relatif murah. Bahkan, di Mesir biaya kuliah gratis. Hanya biaya hidup yang perlu ditanggung.
5/30/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 di Jepang untuk Lulusan Madrasah

Peluang beasiswa S1 di Jepang ini terbuka bagi lulusan maupun siswa Madrasah Aliyah (negeri dan swasta) untuk melanjutkan kuliah di salah satu universitas terbaik Jepang. Beasiswa tersebut ditawarkan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Madrasah bekerjasama dengan Institute for Indonesia’s Future Excellence.

Beasiswa S1 Jepang tersebut berupa kompetisi meliputi bidang sains dan ilmu sosial. Siswa pemenang kompetisi akan mendapatkan beasiswa biaya hidup (living cost scholarship) dari Kementerian Agama RI dan beasiswa uang kuliah (tuition fee scholarship) dari universitas Jepang.

Persyaratan:
1. Sehat jasmani dan rohani;
2. Bebas narkoba;
3. Tercatat sebagai Siswa Madrasah Aliyah (Negeri atau Swasta) pada tahun pelajaran 2013/2014
atau 2014/2015;
4. Memiliki nilai Raport dengan nilai rata-rata minimal 7.50, dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Untuk lulusan tahun 2014:
       1) Nilai rata-rata UN Matematika, Fisika, Kimia, Biologi > 7,5 (Kelompok IPA); dan
       2) Nilai rata-rata UN Matematika, Geografi, Ekonomi, Sosiologi> 8 (Kelompok IPS).
   b. Untuk yang akan lulus (2015):
       1) Nilai raport kelas 11 : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi > 7,5 (Kelompok IPA); dan
       2) Nilai raport kelas 11 : Matematika, Geografi, Ekonomi, Sosiologi> 8 (Kelompok IPS).
5. Berusia tidak lebih dari 21 tahun pada tanggal 1 Oktober 2015 (lahir tidak lebih awal dari tanggal
1 Oktober 1994);
6. Memiliki nilai minimal TOEFL IBT 80 atau TOEFL PBT 550 atau IELTS 6,0 dari lembaga
penyelenggara International Test yang masih berlaku (bagi yang sedang memproses nilai
TOEFL/IELTS wajib melampirkan Surat Keterangan dari lembaga yang berwenang);
7. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan;
8. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
9. Bersedia mematuhi peraturan dari Kementerian Agama RI dan universitas partner;
10. Bersedia menandatangani Surat Kontrak Beasiswa bagi yang dinyatakan lulus seleksi.

Program studi yang dipilih:
1. Kelompok IPA:(memilih 2 program studi dari pilihan berikut ini)
    a. Program Studi Teknik Mesin dan Aerospace, Tohoku University; atau
    b. Kimia Material/Molekular, Tohoku University;
    c. Biologi Kelautan, Tohoku University
    d. Nagoya University (sudah mengirim aplikasi pendaftaran ke universitas Nagoya)
2. Kelompok IPS (sudah mengirim aplikasi pendaftaran ke universitas APU):
    a. Social Sciences (International Relations & Peace Studies, Environment & Development,
Culture-Society and Media) (Ritsumeikan Asia Pacific University);
    b. International Management (Accounting & Finance, Strategic Management & Organization,
Innovation & Economics) (Ritsumeikan Asia Pacific University).

Pendaftaran:
Calon peserta mengisi formulir pendaftaran online melalui website Kementerian Agama RI
(www.kemenag.go.id atau www.madrasah.kemenag.go.id) mulai tanggal 30 Maret s/d 15 April
2015. ›› Link formulir pendaftaran

Panitia akan mengumumkan nama peserta dan lokasi tes peserta melalui website Kementerian Agama RI paling lambat 16 April 2015 pukul 17.00 WIB.

Tahapan seleksi:
1. Seleksi Tahap I (Ujian tertulis)
    a. Kelompok IPA : Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Bahasa Inggris
    b. Kelompok IPS : Matematika, IPS Terpadu (Geografi, Ekonomi, Sosiologi), Bahasa Inggris
2. Seleksi Tahap II (Ujian tertulis Bahasa Inggris dan interview dengan Institute for Indonesia’s
Future Excellence/Lembaga Nan Unggul Indonesia dan Kementerian Agama RI)
3. Seleksi Tahap III (Interview/ujian dengan dengan universitas tujuan di Jepang).

Tempat seleksi:
Seleksi Tahap I   : Jakarta, Malang, Padang, dan Makassar (18 April 2015)
Seleksi Tahap II  : Jakarta (25 April 2015)
Seleksi Tahap III : Jakarta (diatur kemudian dengan universitas partner)

Bagi yang dinyatakan lulus seleksi tahap I, wajib menyerahkan berkas di bawah ini pada waktu
seleksi tahap II (wawancara) untuk diperiksa:
1. Fotokopi Rapor MA yang telah dilegalisir (halaman data pribadi dan nilai).
2. Fotokopi Ijazah MA yang telah dilegalisir. Bagi yang lulus tahun 2015 tetapi belum memiliki ijazah, menyerahkan Surat Tanda Kelulusan (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli atau yang telah dilegalisir.
3. Foto copy penghargaan (prestasi akademik dan non akademik)
4. Foto copy nilai score bahasa Inggris (International Test: TOEFL/IELTS) yang masih berlaku.
5. Foto copy berkas aplikasi pendaftaran ke universitas (bagi peminat studi ke Nagoya dan APU
University)

Hasil seleksi tahap I akan diumumkan di halaman website Kementerian Agama RI paling lambat 21 April 2015. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website Kemenag atau hubungi email panitia: nobel.indonesia@gmail.com atau contact person : Junaidi Gafar (0812 8802 5039).
4/12/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dosen Kemenag (Mora Scholarships)

Baru-baru ini Kementerian Agama resmi meluncurkan program beasiswa baru bagi para dosen maupun tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Mora Scholarships. Ada beberapa skema yang disediakan melalui program tersebut, salah satunya adalah Beasiswa Studi S3 yang bisa ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa itu kini dipopulerkan Kemenag sebagai Program 5.000 Doktor. Sebab, setiap tahun akan dijaring 1.000 dosen, tenaga kependidikan maupun PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi yang mereka minati. Melalui beasiswa itu pula, selama lima tahun ke depan Kemenag menargetkan bisa menghasilkan 5.000 doktor.

Yang menarik dari beasiswa Kemenag ini adalah tidak adanya batasan usia bagi pelamar. Ini berbeda dari program beasiswa kebanyakan. Dengan tidak adanya pembatasan usia tersebut, maka kesempatan mendaftar semakin terbuka. Asalkan memang Anda mengabdi di lembaga PTKI, misalnya dosen IAIN, UIN, STAIN, STAI, dll.

Tapi, tidak semata-mata pelamar yang berasal dari PTKI, pelamar yang berasal dari Perguruan Tinggi Umum (PTU), namun dia merupakan dosen tetap di Fakultas Agama Islam (FAI), juga bisa melamar Mora Scholarships.

Bagi penerima beasiswa, mereka akan mendapatkan tanggungan biaya pendidikan di perguruan tinggi tempat studi, living allowance yang meliputi biaya hidup dan operasional (6 semester untuk S3), serta biaya penyelenggaraan program.

Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia (WNI):
2. Berstatus sebagai:
     a. Dosen tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
     b. Tenaga kependidikan PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
     c. Dosen tetap yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
     d. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
     e. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
 3. Memiliki gelar magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT);
4. Program yang akan diambil sangat diperlukan untuk pengembangan program di PTKI/institusi;
5. Bersedia menandatangani kontrak perjanjian;
6. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam.
7. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id;

Persyaratan Khusus
A. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Dosen
    1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas;
    2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
    3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga;
    4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
    5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
    6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
    7. Sertifikat Pendidik (Dosen);
    8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
    9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
 10. Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
 11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
 12. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
 13. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada);
B. Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Tenaga Kependidikan
     1. Surat Pengantar dari pimpinan unit kerja;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,25 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Sertifikat lulus tes bahasa asing yang sama atau setara dengan TOAFL ®550 atau TOEFL PBT®550. Sertifikat bahasa disesuaikan dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
     7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
     8. Surat Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
     9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
   10. Rekomendasi dari profesor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
   11. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada);
C. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Dosen
     1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya;
     7. Sertifikat Pendidik (Dosen);
     8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
     9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;   
   10. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
   11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
   12. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;
D. Beasiswa S3 Dalam Negeri untuk Tenaga Kependidikan
     1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua perguruan tinggi tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
     2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
     3. Fotokopi SK kepegawaian pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
     4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
     5. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks prestasi kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
     6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP®500 atau ekuivalennya;
      7. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
      8. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) atau dalam rumus (2 x n), terhitung setelah kelulusan;
      9. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
    10. Rekomendasi dari profesor atau doktor dalam bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa dapat diajukan secara online melalui laman scholarship.kemenag.go.id Daftarkan diri terlebih dahulu. Klik “sign up”. Isi formulir yang disediakan, setelah terdaftar, Anda dapat log in untuk mengunggah dokumen persyaratan yang diminta.
3/10/2015 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Luar Negeri Bagi Lulusan Aliyah

Mungkin Anda salah satu yang memenuhi kriteria beasiswa luar negeri program S1 ini. Indonesian Leadership Awards (ILA) 2014. Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam menawarkan beasiswa S1 luar negeri tersebut bagi lulusan Madrasah Aliyah (MA)/SMA/sederajat. Beasiswa ini adalah buah kerjasama Kemenag bersama Lembaga Nan Unggul Indonesia/Institute for Indonesia’s Future Excellence (IIFE).

Kandidat yang terpilih sebagai pemenang ILA berhak mendapatkan tanggungan biaya hidup serta biaya kuliah selama menjalani studi di universitas luar negeri.

Persyaratan:
1. Sehat jasmani dan rohani.
2. Bebas narkoba.
3. Untuk lulusan tahun 2013:
    › Nilai rata-rata U.N. Matematika, Fisika, Kimia, Biologi > 8 (Kelompok A1, A2) dan
    › Nilai rata-rata U.N. Matematika, Geografi, Ekonomi, Sosial > 8 (Kelompok B).
    Untuk yang akan lulus (2014):
    › Nilai raport kelas II : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi > 8 (Kelompok A1, A2) dan
    › Nilai raport kelas II : Matematika, Geografi, Ekonomi, Sosial > 8 (Kelompok B).
    (Untuk Kelompok A1, A2 dan B lihat bagian Beasiswa dan Program Studi)
4. Umur tidak lebih dari 21 tahun pada tanggal 1 Oktober 2014 (lahir tidak lebih awal dari tanggal 1 Oktober 1993).
5. Untuk peserta yang akan studi lanjut ke luar negeri: memiliki nilai TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS International Test di lembaga penyelenggara International Test) yang masih berlaku atau sedang memproses nilai TOEFL/IELTS.
6. Memiliki nilai minimal TOEFL IBT 80 atau TOEFL PBT 550 atau IELTS 6,0
7. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan
8. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
9. Bersedia mematuhi peraturan dari Kementerian Agama RI dan universitas partner.
10. Bersedia menandatangani Surat Kontrak Beasiswa bagi yang dinyatakan lulus seleksi.

Program A-1 (Fisika): peserta dapat memilih 2 program studi dari pilihan berikut ini:
1. Teknik Sipil, Kyoto University
2. Teknik Mesin dan Aerospace, Tohoku University
3. Program studi sains dan teknologi di universitas Turki (Middle East Technical University, Istanbul University, Ankara University) (peminat harap mengikuti sendiri prosedur pendaftaran dan ujian masuk yang diselenggarakan oleh universitas di Turki)

Program A-2 (Biologi)
1. Kimia Material/Molekular, Tohoku University
2. Biologi Kelautan, Tohoku University
3. Program studi sains dan teknologi di universitas Turki (Middle East Technical University, Istanbul University, Ankara University) (peminat harap mengikuti sendiri prosedur pendaftaran dan ujian masuk yang diselenggarakan oleh universitas di Turki)

Program B (Sosial-Ekonomi)
1. Social Sciences (International Relations & Peace Studies, Environment & Development, Culture-Society and Media) (Ritsumeikan Asia Pacific University)
2. International Management (Accounting & Finance, Strategic Management & Organization, Innovation & Economics) (Ritsumeikan Asia Pacific University)

Prosedur Pendaftaran:
1. Calon peserta mendownload formulir pendaftaran online di website Kementerian Agama RI (www.kemenag.go.id) atau website Lembaga Nan Unggul Indonesia (www.beasiswaunggul.org) mulai tanggal 18 Februari 2014 s/d 15 Maret 2014. Cek di sini.
2. Calon Peserta kemudian mengisi Formulir online dengan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
3. Calon peserta membayar biaya seleksi ke rekening Yayasan Nobel Indonesia (No. Rekening 102-00-0539082-5, Bank Mandiri cabang Jakarta Senayan City) melalui Setoran Tunai atau ATM.
4. Calon Peserta mengirim bukti pembayaran melalui email ke alamat: nobel.indonesia@gmail.com dan di cc ke nobel.indonesia@suryainstitute.org atau melalui fax ke nomor fax (021) 5316 2197, selambat-lambatnya 15 Maret 2014 pukul 17.00 WIB.
5. Panitia kemudian akan mengirimkan Kartu Peserta Seleksi ke email peserta selambat-lambatnya tanggal 20 Maret 2014 pukul 16.00 WIB.

Seleksi:
Proses seleksi akan dilaksanakan tiga tahap:
1. Seleksi Tahap I : Ujian tertulis
Program A1 : Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa Inggris
Program A2 : Matematika, Biologi, Kimia, Bahasa Inggris
Program B : Matematika, IPS Terpadu, Bahasa Inggris
2. Seleksi Tahap II : Ujian tertulis Bahasa Inggris dan interview dengan Lembaga Nan Unggul dan Kementerian Agama RI.
3. Seleksi Tahap III : Interview/ujian dengan dengan universitas partner

Biaya Seleksi
1. Siswa dari Madrasah Aliyah Negeri
Bagi 10 siswa terbaik dari setiap Madrasah Aliyah Negeri tidak dikenakan biaya, hanya perlu melampirkan Kartu Pelajar dan surat rekomendasi dari Kepala Madrasah. Siswa dari Madrasah Aliyah Negeri yang tidak mendapat rekomendasi dari Kepala Sekolah, harus membayar biaya registrasi sebesar Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) ke rekening Yayasan Nobel Indonesia.

2. Siswa Non Madrasah Aliyah Negeri
Peserta dari non Madrasah Aliyah Negeri dikenakan biaya Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah), dibayarkan ke rekening Yayasan Nobel Indonesia, baik melalui ATM atau setoran tunai. Biaya yang telah disetor tersebut, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun. No Rekening tujuan:

Nama pemilik rekening : Yayasan Nobel Indonesia
No. Rekening : 102-00-0539082-5
Bank : Bank Mandiri
Cabang : KCP Jakarta Senayan City


Lokasi Seleksi
Untuk Indonesian Leadership Awards 2014, seleksi direncanakan akan dilaksanakan di kota: Serpong-Tangerang, Bandung, Kudus, Yogyakarta, Malang, Padang dan Makasar. Lokasi Seleksi akan diumumkan dihalaman web LNI pada tanggal 16 Maret 2014.

Pemeriksaan Berkas
Bagi yang dinyatakan lulus seleksi tahap I, wajib menyerahkan berkas di bawah ini pada waktu seleksi tahap II (wawancara) untuk diperiksa:
1. Fotokopi Rapor MA/sederajat yang telah dilegalisir (halaman data pribadi dan nilai).
2. Fotokopi Ijazah MA/sederajat yang telah dilegalisir. Bagi yang lulus tahun 2014 tetapi belum memiliki ijazah, menyerahkan Surat Tanda Kelulusan (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli atau yang telah dilegalisir.
3. Fotocopy penghargaan (prestasi akademik dan non akademik)
4. Foto copy nilai score bahasa Inggris (International Test: TOEFL/IELTS) yang masih berlaku.

Pengumuman Hasil Seleksi
Hasil seleksi tahap I akan diumumkan di halaman website LNI pada hari Rabu, 26 Maret 2014. Seleksi tahap 2 untuk Kelompok B pada 30 Maret 2014 dan Kelompok A 20 April 2014.

Informasi lebih lanjut bisa ditanyakan di Telp (021) 5316 3394-98 atau email: nobel.indonesia@gmail.com atau nobel.indonesia@suryainstitute.org.
3/11/2014 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Universitas Al-Azhar Mesir 2013/2014

Seleksi beasiswa program S1 Universitas Al-Azhar Mesir 2013/2014 kembali dibuka. Kementerian Agama dan Universitas Al-Azhar Mesir akan melakukan penyeleksian bagi calon mahasiswa. Buat Anda yang ingin melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, ini kesempatan yang perlu dicoba. Aspek yang diuji meliputi kemampuan akademik, hafalan/bacaan Al-Qur’an, dan bahasa Arab.

Nantinya, panitia seleksi akan menyaring para lulusan madrasah aliyah/pondok pesantren yang potensial dan mempunyai bakat dan minat yang kuat dalam pengembangan keilmuan dan penguasaan bahasa Arab. Mereka akan mengikuti studi lanjut di negara-negara Arab atau Timur Tengah.

Persyaratan dan Ketentuan Mengikuti Seleksi

1. Warga Negara RI yang beragama Islam.
2. Mengisi formulir pendaftaran online melalui website : diktis.kemenag.go.id
3. Pas photo berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar
4. Melampirkan foto copy ijazah madrasah aliyah/ pondok pesantren yang telah dilegalisir oleh Kementerian Agama setempat dengan ketentuan sebagai berikut
    ~ Usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun.
    ~ Bagi yang belum memiliki ijazah (STTB), harus melampirkan surat keterangan lulus dari sekolah dan dilegalisir oleh Kementerian Agama setempat.
5. Semua persyaratan diserahkan langsung ke lokasi pendaftaran dan khusus bagi pendaftar di UIN Jakarta persyaratannya di serahkan ke Subdit Kelembagaan Ditdiktis Kementerian Agama Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Lantai 8 Jakarta Pusat 10710.
6. Waktu penyerahan persyaratan tanggal 17 – 20 Juni 2013
7. Bagi peserta yang tidak menyerahkan dan melengkapi persyaratan-persyaratan di atas tidak diperkenankan untuk mengikuti seleksi.
8. Peserta harus mengikuti seleksi sesuai dengan lokasi pilihan pendaftaran yang dipilih.

Waktu Pendaftaran dan Tempat Seleksi
Pendaftaran beasiswa dilakukan secara online melalui website: diktis.kemenag.go.id, mulai 1 s.d. 15 Juni 2013. Berikutnya, pelaksanaan seleksi yang meliputi seleksi tahap I (tulis dan lisan) yang digelar 29 Juni 2013 mulai pukul 09.00 sampai selesai. Seleksi tahap II (tulis dan lisan) digelar 20 Juli 2013 pada jam yang sama.

Lokasi Seleksi
a. Lokasi seleksi tahap pertama:
    1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Jl. Ir. H. Juanda No.95 Ciputat)
    2. UIN Sulthan Syarif Kasim Riau Pekanbaru (Jl. H. R. Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam, Pekanbaru)
    3. Kantor Kementerian Agama Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (Jl. Nuruddin Ar-Raniry Kopelma Darussalam Banda Aceh)
    4. Kantor Kementerian Agama Wilayah Sumatera Barat (Jl. Kuini No.79 B Padang)
    5. Kantor Kementerian Agama Wilayah Jambi (Jl. Jend. A. Yani No. 13 Telanaipura Jambi)
    6. IAIN Raden Fatah Palembang (Jl. Jend. Sudirman KM.31/ 2 Palembang)
    7. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Jl. Marsda Adi Sucipto Yogyakarta)
    8. UIN Maulana Malik Ibrahim (Jl. Gajayana No.50 Malang)
    9. UIN Alauddin Makassar (Jl. Sultan Alauddin No, 36, Samara Gowa Sulsel)
    10. IAIN Antasari Banjarmasin (Jl. A. Yani Km.4,5 Banjarmasin)

b. Lokasi seleksi tahap kedua
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Jl. lr. l-I. Juanda No.95 Ciputat)

Materi Ujian
1. Ujian Tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi ; hafalan Al-Qufan, bahasa Arab (memahami teks, tata bahasa dan insya’) dan Pengetahuan Agama Islam.
2. Ujian Lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi : bahasa Arab (percakapan, terjemah dan pemahaman teks) dan hafalan/ bacaan Al-Qur’an minimal 2 juz.

Hasil Seleksi
1. Hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan tanggal 9 Juli 2013.
2. Peserta seleksi tahap pertama yang dinyatakan lulus akan mengikuti seleksi tahap kedua di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tanggal 20 Juli 2013.
3. Hasil Seleksi tahap kedua akan dimurnkan tanggal 25 Juli 2013.
4. Hasil Seleksi tahap pertama dan kedua akan diumumkan melalui website: diktis.kemenag.go.id

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor telepon (021) 3812344 ext. 326 atau email : kelembagaandiktis@gmail.com.
6/12/2013 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Dalam Negeri, Ini Dia Pilihannya!

Peluang beasiswa di dalam negeri memang tidak seramai di luar. Pilihannya terbatas. Mulai dari sponsor, jenis beasiswa, program yang diakomodir, jumlah dana, hingga sasaran. Cara terbaik meraih beasiswa yang terbatas adalah menyiapkan diri sekompetitif mungkin. Melihat kekuatan yang dimiliki dan menghitung kemungkinannya.

Di tahun 2013-2014, tawaran beasiswa dalam negeri tampaknya tidak banyak berubah. Sponsor beasiswa yang sudah eksis masih lebih dominan, sembari menunggu ada pendonor baru yang mau menyumbang beasiswa.

Berikut tawaran beasiswa di 2013-2014 yang berpeluang besar dibuka kembali:
1. Beasiswa Unggulan
Beasiswa Unggulan merupakan program beasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang bertujuan menggaet para calon dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan perguruan tinggi (PTN/PTS) untuk melanjutkan pendidikannya. Beasiswa Unggulan atau biasa disingkat BU, menyediakan beasiswa studi S2 dan S3 di dalam negeri dan luar negeri. Biasanya, BU mulai ditawarkan awal Maret hingga April.

2. Beasiswa Dikti
Beasiswa satu ini memiliki kemiripan dengan BU. Bedanya pada sasaran dari beasiswa. Beasiswa Dikti ditujukan bagi dosen tetap PTN, dosen DPk, dan dosen tetap PTS. Pada Gelombang 1 lalu, Beasiswa Dikti hanya menyediakan pilihan studi di luar negeri. Pendaftaran secara online dibuka antara Juli hingga Oktober.

3. Beasiswa Bidik Misi
Ini salah satu beasiswa Kemdikbud yang ditujukan bagi siswa kurang mampu agar bisa melanjutkan pendidikan tinggi. Pada 2012, beasiswa ini menyediakan sekitar 30.000 alokasi beasiswa dan tersebar di seluruh PTN di Indonesia. Beasiswa Bidik Misi dibuka awal Maret untuk jalur undangan, berikutnya awal Mei untuk jalur SNMPTN. Selain itu, perguruan tinggi juga menyediakan seleksi secara mandiri. 

4. Beasiswa Sampoerna
Tawaran beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa asal Papua. Ada sekitar 10 beasiswa disediakan pada 2012. Beasiswa Sampoerna mengkhususkan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi dan berjiwa kepemimpinan. Beasiswa dibuka sekitar awal Juni.

5. Beasiswa Djarum
Melalui programnya Djarum Beasiswa Plus, beasiswa satu ini rutin digulirkan. Sasarannya adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1. Beasiswa Djarum menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk memberikan beasiswanya. Tahun 2012, beasiswa ini ditawarkan awal April. 

6. Beasiswa BCA
Beasiswa satu ini ditawarkan BCA Finance. Sasarannya juga adalah mahasiswa S1 dan minimal telah menyelesaikan semester 2. Beasiswa BCA memberi alokasi 50 kursi pada 2012 dan ditawarkan setiap tahun. Pendaftaran dibuka sekitar awal September.

7. Beasiswa CIMB
Melalui programnya beasiswa BUTIK-CIMB, beasiswa ini menjaring mahasiswa yang berprofesi sebagai wirausaha muda di masa kuliah. Beasiswa CIMB ditawarkan bagi mahasiswa S1 dan D3. Selain itu, melalui CIMB Group juga disediakan beasiswa S2 dan S3 di luar negeri. Beasiswa CIMB biasanya ditawarkan awal Juni.

8. Beasiswa On Going
Tawaran beasiswa on going disediakan oleh Dikti untuk para dosen tetap PTN maupun PTS yang sedang menempuh pendidikannya di luar negeri. Biasanya, beasiswa ini ditawarkan sekitar awal Juli.

9. Beasiswa Kemenag
Kementerian Agama juga memiliki penawaran beasiswa sendiri yang ditujukan bagi para dosen dan tenaga kependidikan PTAIN/PTAIS. Beasiswa ini hanya bisa diambil untuk studi di luar negeri mulai jenjang S2 hingga S3. Jika tidak berubah, pengumuman beasiswa Kemenag akan disampaikan Mei.

10. Beasiswa Bidik Misi Kemenag
Selain Bidik Misi Kemdikbud, ada Bidik Misi Kemenag. Keduanya memiliki kesamaan karena sama-sama ditujukan bagi siswa kurang mampu. Bidik Misi Kemenag akan menanggung biaya kuliah di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). Beasiswa baru bisa diajukan bila mahasiswa lulus di SPMB PTAIN. Silakan periksa tawaran ini pada bulan Mei.

11. Beasiswa BlackBerry
Program beasiswa ini bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). BlackBerry menyediakan sekitar 18 beasiswa master dan doktor untuk kuliah berbasis riset di ITB. Beasiswa BlackBerry juga ditawarkan sekitar Mei.

12. Beasiswa Kaltim
Beasiswa Kaltim hanya ditujukan bagi mahasiswa asal Kalimantan Timur (Kaltim), baik yang kuliah di Kaltim maupun di luar Kaltim. Beasiswa ini menyediakan alokasi mulai dari jenjang D3, S1, S2, hingga S3. Pendaftaran dimulai sekitar April hingga Juni. 

13. Beasiswa Kukar
Serupa dengan Beasiswa Kaltim, beasiswa Kukar merupakan beasiswa lokal yang hanya ditujukan bagi mahasiswa asal Kutai Kartanegara. Sekup beasiswa ini lebih luas, mulai dari D1, D2, dan D3 hingga S1, S2, dan S3. Pendaftaran beasiswa disediakan mulai Oktober hingga November.

14. Beasiswa P3SWOT
Beasiswa ini disediakan Kemdikbud bagi sejumlah penggiat profesi, di antaranya peneliti, penulis, pencipta, seniman, wartawan, olahragawan, dan tokoh. Beasiswa P3SWOT dibuka di awal tahun dan berakhir 31 Desember. Jika tertarik, Anda bisa melihatnya di sini.

15. Beasiswa Fast Track
Salah satu beasiswa program fast track disediakan Kemdikbud. Beasiswa ini dibuka Januari hingga 31 Desember. Salah satu penawarannya di sini

16. Beasiswa Guru dan Kepsek
Guru, kepala sekolah, dan pengawas kini juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi. Direktorat P2TK Kemdikbud mengalokasikan beasiswa untuk mereka setiap tahunnya. Beasiswa diberikan secara penuh untuk program S2 yang akan diambil. Pendaftaran dibuka sekitar Maret hingga Mei.

17. Beasiswa CIO
Beasiswa Chief Information Officer (CIO) disediakan oleh Kementerian Kominfo bekerjasaman dengan UGM. Beasiswa ini ditawarkan bagi PNS/CPNS di lingkungan kementerian maupun non kementerian baik pusat maupun daerah. Beasiswa ditawarkan untuk program S2. Pendaftaran dibuka sekitar awal Februari. 

18. Beasiswa Universitas
Universitas umumnya memiliki penawaran beasiswa secara mandiri. Beasiswa kampus ini ada yang dibuka untuk perkuliahan baru, tapi juga banyak yang ditawarkan kepada mahasiswa yang sedang studi. Variasi beasiswa, seperti program yang ditawarkan, jenjang kuliah, hingga jumlah beasiswa merupakan kebijakan tersendiri setiap universitas. Penawaran ini bisa dilihat di masing-masing situs mereka. 

19. Beasiswa Lokal
Beasiswa lokal dapat didefinisikan sebagai beasiswa dengan sekup tertentu, baik dari segi sasaran, tempat, maupun jumlahnya. Beasiswa lokal umumnya disediakan pemerintah daerah atau lembaga donor kepada kelompok yang diinginkan. Contoh beasiswa lokal adalah beasiswa Kaltim atau beasiswa Kukar.

20. Beasiswa Yayasan
Peluang beasiswa ini bisa Anda dapatkan dengan menghubungi pihak yayasan yang biasa memberi donor. Umumnya yayasan perusahaan besar sudah bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi. Jadi, cukup tanyakan atau cari tahu yayasan mana yang biasa memberikan beasiswa di kampus Anda.

Beragam info beasiswa dalam negeri ini bisa dilihat di sini
11/25/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Tawaran Beasiswa S2/S3 Luar Negeri Kemenag RI

Tahun ini Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengeluarkan pengumuman beasiswa S2/S3 yang ditujukan bagi para dosen dan tenaga kependidikan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) dan  Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS) di Indonesia. Beasiswa luar negeri tersebut juga berlaku bagi staf PNS di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag.

Adapun beasiswa yang ditawarkan Kemenag 2012 meliputi beasiswa S2/S3 penuh dan beasiswa penyelesaian studi. Penawaran dilakukan terbuka. Bagi Anda yang memenuhi kategori di atas bisa segera mengajukan pendaftaran. Keuntungan yang didapatkan jika memperoleh beasiswa penuh, di antaranya uang kuliah, biaya hidup, tiket pesawat, asuransi kesehatan, tunjangan buku, biaya kedatangan, seminar, dll. Besaran beasiswa disesuaikan dengan kondisi dan ketentuan masing-masing perguruan tinggi negara tujuan.

Ketentuan peserta:
a. Peserta Beasiswa S2/S3 Penuh adalah:
    1) Pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan tetap pada PTAIN atau PTAIS atau staff  PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam;
    2) Telah mendapatkan Letter of Acceptance (Letter of Offer) yang masih berlaku dari institusi dan/atau dari calon pembimbing dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju;
    3) Telah mempunyai gelar S2 atau yang setara untuk pelamar program S3. Telah mempunyai gelar S1 atau yang setara untuk pelamar program S2;
    4) Memiliki penguasaan bahasa inggris yang memadai (TOEFL institusional minimal 550, atau IELTS minimal 6,0), dan atau bahasa pengantar lain yang digunakan di perguruan tinggi tujuan masing-masing;
    5) Untuk program S3 telah mempunyai usulan penelitian yang disetujui oleh (sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan dengan) calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
   6) Batas usia maksimal, 10 tahun sebelum usia pensiun (Pasal 4, KMA Nomor 175 tahun 2010).
b. Peserta Beasiswa Penyelesaian Studi Luar Negeri adalah:
   1) Pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan tetap pada PTAIN/PTAIS atau staff PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam;
   2) Sedang menyelesaikan studi di luar negeri;
   3) Tidak sedang mendapatkan beasiswa dari funding atau sponsor, atau beasiswanya dihentikan karena telah melewati batas waktu penyelesaian yang ditentukan;
   4) Memiliki progress report perkembangan studi yang baik, dibuktikan dengan keterangan dari supervisor;
   5) Masih tercatat sebagai mahasiswa aktif di luar negeri, dibuktikan dengan surat keterangan dari perguruan tinggi tempat belajar.

Persyaratan Pendaftaran:
a. Beasiswa S2/S3 Penuh:
   1) Mengisi Form-A dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam; (download)
   2) Surat permohonan bantuan beasiswa;
   3) Surat pengantar Pimpinan PTAI/ Lembaga yang menyatakan bahwa pemohon adalah dosen atau tenaga kependidikan tetap dan bahwa program studi yang akan diambil sangat strategis untuk pengembangan lembaga tempat bertugas;
   4) Fotocopy ijazah dan transkrip S1 bagi pelamar jenjang S2 dan ijazah/transkrip S2 bagi pelamar jenjang S3.
   5) Bukti kemampuan berbahasa Asing, seperti TOEFL/IELTS/ TOAFL, sesuai dengan persyaratan perguruan tinggi yang dituju;
   6) Surat rekomendasi dari 2 (dua) Guru Besar/Doktor/ Pembimbing skripsi/tesis. (Untuk pelamar beasiswa S3, salah satu rekomendasi sedapat mungkin diupayakan dari calon supervisor. Rekomendasi dikirim langsung oleh pemberi rekomendasi ke alamat email yang sudah disediakan)
   7) Proposal penelitian yang telah disetujui oleh (sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan dengan) calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
   8) Bukti komunikasi dengan calon pembimbing (berupa email atau surat langsung);
   9) Surat pernyataan di atas meterai bahwa yang bersangkutan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari lembaga lain.
b. Beasiswa Penyelesaian Studi:
   1) Mengisi Form B dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam; (download)
   2) Surat permohonan bantuan beasiswa;
   3) Surat pengantar Pimpinan/Lembaga yang menyatakan bahwa pemohon adalah dosen atau tenaga kependidikan tetap yang sedang menyelesaikan studi di perguruan tinggi luar negeri;
   4) Surat Keterangan dari perguruan tinggi luar negeri yang menyatakan bahwa pemohon adalah mahasiswa pada perguruan tinggi tersebut;
   5) Laporan perkembangan studi 2 - 5 halaman (kertas A4, spasi satu, font Times New Roman, size 12);
   6) Prakiraan anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaian studi sesuai dengan standar yang berlaku dan diketahui oleh ketua departemen/supervisor;
   7) Surat pernyataan di atas meterai bahwa yang bersangkutan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari lembaga lain.
c. Berkas kelengkapan persyaratan dikirim ke alamat email berikut:
kelembagaandiktis@gmail.com

Bagi pelamar beasiswa penuh yang sudah diterima diwajibkan menyertakan Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri yang dituju.

Mekanisme seleksi:
Seleksi dimulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, kemudian dilanjutkan dengan wawancara terhadap mereka yang memenuhi persyaratan administrasi. Wawancara akan dilaksanakan dalam Bahasa Inggris atau bahasa Arab sesuai dengan bahasa pengantar perguruan tinggi tujuan. Sebelum mengirimkan berkas pendaftaran ke email di atas, terlebih dahulu harus mendaftar secara online di sini

Jadwal pendaftaran dan seleksi:
1. Batas akhir pendaftaran online 5 Juli 2012
2. Batas akhir pengiriman berkas lengkap 10 Juli 2012
3. Proses pendataan dan seleksi berkas 11 Juli 2012
4. Proses wawancara pertengahan Juli 2012
5. Pengumuman calon yang diterima Akhir Juli 2012
6. Persiapan keberangkatan Juli-Agustus 2012

Resource: http://pendis.kemenag.go.id/beasiswaln/
5/30/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Dibuka, Beasiswa Bidik Misi Kemenag/PTAIN 2012

Tawaran beasiswa bidik misi 2012 tidak hanya diberikan Kemdikbud, tahun ini Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam secara resmi mengumumkan beasiswa bidik misi yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). Fokus beasiswa ditujukan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Berikut persyaratan beasiswa Bidik Misi PTAI 2012:

1. Persyaratan Umum
    a. Lulusan SMA/SMK/MA/Pesantren atau yang sederajat, tahun 2011 atau tahun 2012.
    b. Sehat jasmani dan rohani.
   c. Lulus dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPMB PTAIN).
2. Persyaratan Khusus
    a. Berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi, yang ditunjukkan dengan surat
keterangan dari pihak yang berwenang (Kepala Desa/Lurah).
    b. Memiliki prestasi akademik/kurikuler, ko-kurikuler, maupun ekstra kurikuler yang ditunjukkan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh kepala sekolah/madrasah/pimpinan pondok pesantren.

Kuota beasiswa
1. Jumlah penerima Beasiswa Bidik Misi PTAI Tahun 2012 adalah 2.100 orang.
2. Jumlah tersebut di atas didistribusikan pada 32 Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri
(PTAIN) seluruh Indonesia yang telah ditentukan.
3. Masing-masing PTAIN mendapatkan kuota sebagaimana terlampir.

Mekanisme pendaftaran
Mekanisme pelaksanaan program Beasiswa Bidik Misi PTAI 2012 sebagai berikut :
1. Pada saat pendaftaran SPMB_PTAIN, calon mahasiswa harus mengisi formulir pendaftaran untuk pilihan “BIDIK MISI”
2. Calon mahasiswa harus mengikuti seluruh proses seleksi yang telah ditentukan.
3. Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SPMB_PTAIN, segera melaksanakan registrasi atau daftar ulang ke PTAIN dan menyerahkan seluruh berkas yang telah ditentukan.
4. PTAIN Penyelenggara (PTP) Program Bidik Misi melaksanakan seleksi khusus bagi calon mahasiswa program Bidik Misi Tahun 2012.
5. Pimpinan PTP menyampaikan pertimbangan atas hasil seleksi khusus, kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
6. Direktur Jenderal Pendidikan Islam menetapkan penerima beasiswa Bidik Misi Tahun 2012.
7. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam melakukan proses pencairan dana kepada masing-masing mahasiswa.

Anggaran beasiswa
Sumber dana program Bidik Misi PTAI Tahun 2012 ini berasal dari Daftar Isian Pengguna Anggaran (DIPA) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Tahun 2012. Bagi masing-masing mahasiswa peserta program Bidik Misi PTAI 2012 diberikan dana sebesar Rp. 6.000.000,- (enam juta rupiah) setiap semester, selama 8 (delapan) semester, yang digunakan untuk biaya hidup dan biaya penyelenggaraan pendidikan.

Deadline beasiswa
Pendaftaran mahasiswa Bidik Misi mulai tanggal 1 Mei - 15 Juni 2012 (bertepatan dengan jadwal pendaftaran SPMB-PTAIN). Info SPMB bisa dilihat di: http://spmb-ptain.ac.id

Kontak Person
Informasi pendaftaran SPMB_PTAIN 2012 dapat diakses melalui website resmi Kementerian Agama www.kemenag.go.id atau pada masing-masing perguruan tinggi. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Rahmawati 085693176500 atau Lilik 081316640004.
5/27/2012 | 0 komentar | Baca selengkapnya