Pendaftaran PBSB 2018 – 2019 untuk Santri Berprestasi

Ini salah satu program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Agama RI bagi para lulusan santri pondok pesantren tahun akademik 2018 – 2019. Program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB. Pendaftarannya sudah dibuka mulai 15 Maret sampai 15 April 2018. Beasiswa santri ini memberikan kesempatan bagi lulusan Madrasah Aliyah (MA) Swasta tahun 2016, 2017, dan 2018 dalam naungan pondok pesantren. Serta bagi lulusan pondok pesantren muadalah (PPM) dan pondok pesantren salafiyah (PPS) tahun 2016, 2017, dan 2018.

Santri terpilih nantinya dapat melanjutkan studi sarjana (S1) pada bidang studi yang berhubungan dengan MIPA, IPS, dan Keagamaan di sejumlah perguruan tinggi negeri di tanah air yang menjadi mitra Kementerian Agama. Untuk pendaftaran PBSB 2018, pilihan universitas tujuan studi di antaranya Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Cendrawasih Jayapura, dan Universitas Al Azhar Indonesia.

Beasiswa PBSB 2018 mencakup biaya pendidikan, seperti BKT dan/atau UKT, biaya pengembangan akademik awal program, biaya pendidikan profesi bagi program studi yang memerlukan pendidikan profesi, biaya peningkatan kualitas, biaya hidup, serta tunjangan lain seperti untuk kegiatan penelitian/kerja praktek atau penyelesaian tugas akhir.

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 2018 - 2019

Persyaratan dan Tahapan:
1. Pendaftar adalah santri pondok pesantren yang telah memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dan telah terdata di kemenag.go.id dengan data yang telah diisi lengkap.
2. Calon Peserta PBSB adalah:
   a. Santri yang belajar pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2016, 2017 dan 2018 di Madrasah Aliyah (MA) Swasta yang berada di naungan pondok pesantren; atau
   b. Santri lulusan pesantren muadalah dan pesantren Salafiyah pada tahun 2016, 2017 dan 2018.
3. Kriteria Umum Peserta
   a. Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut;
   b. Berusia maksimal (per 1 Juli 2018):
      - 20 tahun untuk santri tingkat akhir pada MAS (lahir pada tanggal 1 Juli 1998, 2 Juli 1998, dan seterusnya);
      - 23 tahun untuk santri lulusan Satuan Pendidikan Muadalah/Pendidikan Diniyah Formal/ Pesantren Salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren (lahir pada tanggal 1 Juli 1995, 2 Juli 1995, dan seterusnya).
   c. Memiliki akhlaq terpuji dan direkomendasikan oleh Pengurus Pondok Pesantren dibuktikan dengan surat dari Pimpinan Pesantren Asal Santri.
   d. Memiliki prestasi akademik dan non akademik dengan melampirkan piagam atau sertifikat.
   e. Diutamakan santri berprestasi berasal dari keluarga kurang mampu.
4. Kriteria Khusus:
   a. Ketentuan untuk pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang:
      - Santri lulusan Madrasah Aliyah (MA), Pesantren Muadalah, Pesantren Salafiyah dengan Ijazah Paket C, hafal (Hifdzu) minimal 10 Juz.
      - Hifdzu Al-Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
   b. Bagi Santri yang berminat untuk studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta:
      - Wajib mengupayakan serta mempertahankan Hifdzu Al-Qur’an 3 Juz dan Hafal 100 Hadist pada saat menyelesaikan studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
   c. Bagi Santri yang berminat pada UIN Sunan Gunung Djati Bandung wajib Hifdzu Al-Qur’an 3 Juz.
5. Santri mendaftar secara online melalui pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.
6. Setelah santri lolos seleksi administrasi maka peserta dapat mengunduh kartu peserta Test CBT dan Surat Pernyataan yang tersedia diaplikasi Pendaftaran Online.
7. Pada saat pelaksanaan Ujian santri membawa Surat Pernyataan, Formulir Printout, dan Tanda Peserta Ujian Test CBT yang ditandatangani oleh peserta, orang tua, dan pimpinan pondok pesantren disertai:
   a. Salinan KTP/Akte Kelahiran/Kartu Keluarga/Surat Keterangan Lahir (minimal dikeluarkan oleh Desa/Kelurahan), dan
   b. Salinan Surat Keterangan telah mengikuti dan/atau lulus Ujian Nasional dari MA/PPM/PPS terkait.
8. Jumlah peserta seleksi dibatasi dengan kuota ditentukan masing-masing Kanwil Kemenag Propinsi berdasarkan pertimbangan dan kebijakan yang berlaku.
9. Tahapan Pendaftaran:
   a. Pastikan calon pendaftar adalah santri yang telah memperoleh rekomendasi dari pondok pesantren.
   b. Calon pendaftar harus mengetahui dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan syarat dalam proses pengisian data online (nilai raport, riwayat orang tua, profil asal pondok pesantren, profil asal MA/PPM/PPS-Paket C, pas foto, Sertifikat Prestasi, Portofolio(Khusus Pilihan UPI Bandung fakultas pendidikan seni dan desain), dll).
   c. Pendaftar mengikuti petunjuk pengisian data online yang telah disediakan melalui pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.
   d. Bagi yang telah melengkapi data-data online dapat mencetak bukti pendaftaran online(Formulir Registrasi).
   e. Peserta yang telah terdaftar online akan di verifikasi oleh sistem.
   f. Peserta yang lulus verifikasi dapat diketahui dengan cara login pengumuman lokasi tes dan terdapat notifikasi “SELAMAT…”.
   g. Peserta mengunduh Kartu Ujian dan Surat Pernyataan dari aplikasi pendaftaran Online.
   h. Peserta seleksi membawa Formulir Registrasi, Kartu Ujian, Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- , dan dokumen pendukung pada hari pelaksanaan seleksi CBT PBSB.
   i. Peserta seleksi pilihan UIN Maulana Malik Ibrahim setelah selesai melaksanakan CBT diwajibkan mengikuti seleksi khusus hafalan Al-Qur’an.
   j. Peserta seleksi yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan legalisasi ke Kantor Wilyah Kementerian Agama Tingkat Provinsi dengan membawa Formulir Registrasi, Kartu Ujian, Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- , dokumen akademik, dan rekomendasi dari pesantren asal sebagai bukti otentik.
   k. Peserta yang telah melakukan legalisasi dibuktikan dengan surat keterangan dari Kanwil Kemenag Provinsi terkait.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1 yang Sedang Buka

Pendaftaran:
Pendaftaran PBSB 2018 - 2019 dilakukan secara online melalui laman PBSB Kemenag: pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id

Pihak pesantren mengajukan pendaftaran terlebih dahulu, kemudian menginput data santrinya. Nantinya pesantren akan memperoleh nomor pendaftaran beserta password untuk login. Santri nanti bisa login menggunakan informasi login dari pesantren tersebut. Kemudian santri bersangkutan mengisi seluruh informasi yang diminta dan menekan tombol finalisasi. Alur pendaftaran bisa disimak pada panduan pendaftaran PBSB 2018 yang telah disiapkan Kementerian Agama melalui laman PBSB.

Jadwal Seleksi:
Periode Pendaftaran: 15 Maret – 15 April 2018
Verifikasi Data: 16 – 30 April 2018
Pengumuman Tempat Seleksi: 2 Mei 2018
Pelaksanaan Seleksi Nasional: 14 – 18 Mei 2018
Pelaksanaan Seleksi Khusus UNAIR: 8 Juli 2018
Penentuan Kelulusan: 1 Juni 2018
Pengumuman Hasil Seleksi: 4 Juni 2018

Materi seleksi:
1. Tes Bahasa dan Kepesantrenan (60 menit; Bahasa Inggris 20 soal pilihan ganda, Bahasa Arab 20 soal pilihan ganda, Khazanah Islam Indonesia dan Substansi Ilmu Kepesanternan 20 soal pilihan ganda)
2. Tes Potensi Akademik (70 menit; 60 soal pilihan ganda) Ujian ini untuk mengukur kemampuan verbal, kuantitatif dan penalaran, sehingga kemampuan santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi dapat dievaluasi. Diperuntukkan untuk seluruh Bidang Pilihan Studi
3. Tes Potensi Kemampuan Bidang Studi (120 menit; 60 soal pilihan ganda untuk MIPA) Ujian ini untuk mengukur kemampuan akademik dalam hal:
   a. Materi MIPA untuk Bidang Pilihan Studi IPA, mencakup Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi
   b. Materi IPS untuk Bidang Pilihan Studi IPS, mencakup Matematika IPS, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi
   c. Materi Keagamaan untuk Bidang Pilihan Studi KEAGAMAAN mencakup Fiqih/Ushul Fiqih, Tafsir/Ilmu Tafsir, Hadist/Ilmu Hadist, Aqidah/Akhlak Tasawuf dan Sejarah Kebudayaan Islam
4. Seleksi Khusus Tahfidz (10 Juz)
Test lisan/wawancara hanya dilakukan terhadap calon peserta PBSB yang berminat untuk studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilakukan untuk memastikan hafalan Al Qur’an adalah minimal 10 juz sebagai syarat masuk
3/19/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) 2018 – 2019

Satu lagi pilihan beasiswa S1 yang terbuka buat mahasiswa di tanah air. Beasiswa Karya Salemba Empat. Beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah kuliah S1 minimal semester dua di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dalam negeri. Beasiswa Karya Salemba Empat 2018 – 2019 menyediakan tunjangan pendidikan untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa. 

Tunjangan beasiswa yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan untuk biaya hidup. Yang menarik dari Beasiswa Karya Salemba Empat ini, pelamar beasiswa dapat memperpanjang beasiswa tersebut di periode berikutnya. Atau bila saat ini sedang menerima beasiswa tersebut, bisa melakukan pengusulan kembali untuk memperoleh Beasiswa Karya Salemba Empat tahun akademik 2018 – 2019. 

Tidak semata bantuan dana pendidikan, Beasiswa Karya Salemba Empat juga mencakup program pembinaan dari Karya Salemba Empat, seperti tatap muka, leadership program, seminar, workshop, dan coaching. 
Sementara, bagi mahasiswa yang telah menerima beasiswa KSE minimal selama 1 tahun dengan prestasi yang sangat baik dan aktif di berbagai kegiatan sosial, selain tunjangan beasiswa sebesar Rp 600 ribu per bulan, juga mendapatkan tunjangan SPP/BOP sebesar Rp 1.500.000 per semester selama satu tahun akademik. Manfaat lainnya adalah disediakan bantuan biaya skripsi/tugas akhir yang besarannya disesuaikan kebutuhan. 

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Karya Salemba Empat 2018 – 2019 dilakukan secara online di www.beasiswa.or.id

Universitas dan Jadwal Pendaftaran:

Pendaftaran: 25  – 29 Maret 2018
1. UNIVERSITAS GADJAH MADA (UGM)
2. UNIVERSITAS PATTIMURA (UNPATTI)
3. UNIVERSITAS CENDERAWASIH (UNCEN)
4. UNIVERSITAS MULAWARMAN (UNMUL)
5. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)
6. UNIVERSITAS SAM RATULANGI (UNSRAT)
7. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)
8. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)

Pendaftaran: 30 Maret  – 2 April 2018
9. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ)
10. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (UNLAM)
11. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
12. INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
13. UNIVERSITAS NUSA CENDANA (UNDANA)
14. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)
15. UNIVERSITAS HASANUDDIN (UNHAS)

Pendaftaran: 3 - 6 April 2018
16. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA (USU)
17. UNIVERSITAS PALANGKA RAYA (UPR)
18. UNIVERSITAS UDAYANA (UNUD)
19. UNIVERSITAS PADJADJARAN (UNPAD)
20. UNIVERSITAS RIAU (UR)
21. UNIVERSITAS TADULAKO (UNTAD)
22. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI JAKARTA (UIN JKT)

Pendaftaran: 7 – 10 April 2018
23. UNIVERSITAS ANDALAS (UNAND)
24. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)
25. UNIVERSITAS SYIAH KUALA (UNSYIAH)
26. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)
27. UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA (UNTIRTA)
28. UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI)
29. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

Bagi pelamar yang berminat dapat mengajukan diri secara online di laman beasiswa KSE yang tertera di atas. Buat akun terlebih dahulu bagi yang belum pernah mendaftar, atau gunakan akun yang sudah dimiliki jika Anda adalah penerima beasiswa KSE. Lengkapi formulirnya, kemudian unggah dokumen yang diminta di aplikasi online. Jadwal pendaftaran beasiswa KSE 2018 - 2019 sesuai dengan tanggal yang tertera di atas berdasarkan nama universitasnya.

Jadwal seleksi beasiswa KSE:
Registrasi Online: 25 Maret - 10 April 2018
Seleksi Dokumen Online: 10 April 2018
Pengumuman seleksi dokumen online: 15 April 2018
Pengumpulan dokumen (hard) 15 - 20 April 2018
Interview & Seleksi: April - Mei 2018
Verifikasi Penerimaan dari Kampus: Juni - Juli 2018
Pengumuman Penerimaan Beasiswa: Agustus 2018

Kontak:
E: help@kse.or.id
T: 021 7182191 / 021 7182192
W: kse.or.id
3/01/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Cargill Global Scholars Program 2018 – 2019

Satu lagi beasiswa S1 yang terbuka bagi mahasiswa di Tanah Air di 2018 – 2019. Cargill Global Scholars Program. Beasiswa ini sangat menarik karena menawarkan penerimanya dukungan biaya kuliah hingga dua tahun di jenjang S1. Tidak hanya itu, kandidat terpilih juga akan memperoleh kesempatan mengembangkan potensi kepemimpinannya melalui kegiatan seminar, sesi pengembangan jaringan profesi, serta kegiatan pendampingan dari Pemimpin Cargill selama masa pemberian beasiswa.

Beasiswa Cargill bertujuan untuk membangun jaringan global pemimpin masa depan yang suatu saat akan memberikan kontribusi penting untuk memajukan bisnis, pertanian dan ketahanan pangan.

Dana beasiswa yang diberikan sebesar $2.500/tahun (± Rp 33 juta) dan diberikan hingga 2 tahun, untuk membantu pendanaan biaya studi pada 2 tahun terakhir masa kuliah S1. Kegiatan seminar yang diikuti nantinya berlangsung selama 3 hari dan didanai sepenuhnya melalui Cargill Global Scholars Program.

Selain itu, penerima beasiswa S1 Cargill juga akan mengikuti seminar kepemimpinan global selama seminggu yang dilaksanakan di salah satu perusahaan Cargill. Kegiatan ini akan mempertemukan semua penerima beasiswa Cargill Global Scholars dari seluruh negara peserta.

Manfaat lainnya adalah penerima beasiswa akan menjadi anggota komunitas alumni Cargill Global Scholars. Untuk periode 2018 - 2019, beasiswa Cargill akan diberikan kepada 10 (sepuluh) orang mahasiswa di Indonesia yang terpilih.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia
2. Terdaftar di salah satu universitas berikut:
   ▪ Institut Pertanian Bogor (IPB)
   ▪ Universitas Andalas (UNAND)
   ▪ Universitas Brawijaya (UB)
   ▪ Universitas Gadjah Mada (UGM)
   ▪ Universitas Hasanuddin (UNHAS)
   ▪ Universitas Lampung (UNILA)
   ▪ Universitas Sebelas Maret (UNS)
3. Pada saat periode pendaftaran, mahasiswa berada di tahun kedua di salah satu jurusan berikut:
   ▪ Akuntansi (khusus bagi mahasiswa UNHAS )
   ▪ Pertanian dan yang relevan
   ▪ Biologi
   ▪ Teknik Elektro
   ▪ Teknik Industri
   ▪ Teknik Mesin
4. Memiliki prestasi akademik yang baik dengan IPK minimal 3.0 pada pada semester 1 – 3
5. Aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemahasiswaan dan menunjukan potensi kepemimpinan
6. Memperlihatkan kebutuhan keuangan
7. Perempuan dan pelamar difable sangat disarankan untuk mendaftar

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 Terbaru 2018 - 2019

Dokumen aplikasi:
1. 2 (dua) Pernyataan Pribadi (menjawab pertanyaan yang disampaikan dalam formulir)
2. Transkrip nilai S1, semester 1, 2 dan 3
3. Daftar nilai SMU (yang tertera di belakang ijazah SMU)
4. 2 (dua) Surat Referensi
5. Resume (CV)
6. Sertifikat penghargaan dan sejenisnya, apabila ada

Pendaftaran:
Permohonan Beasiswa Cargill Global Scholars 2018 – 2019 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman Cargill Global Scholars. Jangan lupa mengkonfirmasinya melalui email yang didaftarkan. Selanjutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas di dalam akun yang sudah dibuat.

Dokumen aplikasi bisa dibuat dalam format doc/docx/pdf/jpeg. Dokumen aplikasi tersebut sudah harus diajukan paling lambat 15 April 2018.

Peserta yang lolos akan mengikuti tahap seleksi wawancara yang akan diberitahukan kemudian dan bakal digelar akhir Juni 2018. Selanjutnya pengumuman pemenang beasiswa akan disampaikan pada awal Juli 2018.

Kontak:
IIEF
Email: scholarship@iief.or.id
Telp: +6221 – 8317330 ext. 304/115/107 (jam kerja)
W: www.cargillglobalscholars.com
2/03/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Tanoto Foundation 2018, Ini Pendaftarannya

Ini kabar baik bagi Anda mahasiswa S1 atau S2 di Tanah Air. Tanoto Foundation kembali membuka pendaftaran beasiswa 2018 melalui National Champion Scholarship 2018. Beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah menempuh studi S1 maupun S2 di sejumlah perguruan tinggi mitra Tanoto Foundation. Beasiswa diberikan bagi mahasiswa berprestasi, memiliki potensi kepemimpinan namun mengalami kendala ekonomi. Nah, jika Anda merasa memenuhi kriteria yang dimaksud, pendaftaran online Beasiswa Tanoto Foundation 2018 saat ini sudah dibuka. 

Beasiswa Tanoto Foundation 2018 terbuka untuk berbagai disiplin ilmu. Asalkan pelamar merupakan mahasiswa dari universitas mitra yang ditetapkan Tanoto Foundation.

Ada banyak manfaat yang disediakan Tanoto Foundation bagi penerima beasiswa. Di antaranya adalah biaya kuliah setiap semester sampai dengan semester VIII (delapan). Uang kuliah akan ditransfer ke rekening Perguruan Tinggi. Tunjangan bulanan yan ditransfer ke rekening penerima beasiswa, akan dibayarkan sejak perjanjian penandatanganan beasiswa.

Keuntungan lainnya, penerima beasiswa akan mengikuti program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan soft skill, program pengabdian masyarakat melalui Tanoto Scholars Association, serta program pengembangan jejaring melalui Tanoto Scholars Gathering. Selain itu ada juga program konseling bagi Tanoto Scholars yang mengalami kendala pencapaian akademis, serta program magang di perusahaan yang tergabung dalam grup Royal Golden Eagle (RGE). Menarik bukan?

Mitra Perguruan Tinggi Program S1:
1. Universitas Indonesia, Depok
2. Institut Teknologi Bandung, Bandung
3. Institut Pertanian Bogor, Bogor
4. Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta
5. Universitas Sumatera Utara, Medan
6. Universitas Riau, Pekanbaru 
7. Universitas Jambi, Jambi 
8. Universitas Mulawarman, Samarinda 
9. Universitas Hasanuddin, Makassar 
10. Universitas Brawijaya, Malang 
11. Universitas Diponegoro, Semarang 
12. Universitas Andalas, Padang

Mitra Perguruan Tinggi Program S2:
1. Universitas Indonesia, Depok
2. Institut Teknologi Bandung, Bandung
3. Institut Pertanian Bogor, Bogor
4. Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta 
5. Universitas Sumatera Utara, Medan
6. Universitas Hasanuddin, Makassar
7. Universitas Diponegoro, Semarang

Persyaratan: 
A. Ketentuan Umum
   1. Warga Negara Indonesia
   2. Terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi mitra
   3. Berprestasi akademik baik
   4. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia
   5. Berasal dari keluarga ang memiliki kendala ekonomi (underprivileged)
   6. Mendaftarkan diri secara online melalui website Tanoto Foundation
B. Program Strata 1 (S1)
   1. Usia maksimum 21 tahun pada saat pendaftaran
   2. IPK teakhir minimum 3.00 (skala 4.00)
   3. Bagi mahasiswa tahun pertama, nilai rata-rata minimum rapor SMU kelas 3 adalah 8.00 (skala 10.00) untuk rapor format lama atau 3.00 (skala 4.00) untuk rapor format baru.
C. Program Strata 2 (S2)
   1. Usia maksimum 40 tahun pada saat pendaftaran
   2. Mempunyai pengalaman kerja minimum 2 tahun
   3. IPK Program S1 minimum 3.25 (skala 4.00)


Dokumen aplikasi online: 
Program Strata-1 (S1):
1. Foto Berwarna ukuran 3x4
2. Kartu Tanda Mahasiswa
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
4. Kartu Keluarga
5. Rapor SMA/SMK/MA Kelas 3/XII (bagi calon pendaftar yang baru memulai perkuliahan tahun pertama Program S1)
6. Transkrip Nilai Akademik terakhir (bagi calon pendaftar yang bukan mahasiswa semester pertama Program S1)
7. Slip Gaji Ayah/Ibu (surat penghasilan orangtua)

Program Strata-2 (S2):
1. Foto Berwarna ukuran 3x4
2. Kartu Tanda Mahasiswa
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
4. Kartu Keluarga
5. Transkrip Nilai Akademik Program S1 (bagi calon pendaftar yang baru memulai perkuliahan tahun pertama Program S2)
6. Transkrip Nilai Akademik terakhir (bagi calon pendaftar yang bukan mahasiswa semester pertama Program S2)
7. Surat Keterangan Bekerja yang menyatakan bahwa pendaftar berpengalaman kerja sedikitnya 2 (dua) tahun di tempat tersebut.

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa Tanoto Foundation 2018 dilakukan secara online. Siapkan alamat email aktif yang akan digunakan untuk mendaftar. Siapkan pula pasfoto digital yang siap diunggah dan scan semua dokumen aplikasi yang diminta lainnya di atas.

Berikutnya isi formulir pendaftaran dari Tanoto Foundation secara lengkap dan unggah semua dokumen aplikasi yang telah dipersiapkan. 

Pendaftaran online beasiswa Tanoto Foundation dibuka hingga 28 Februari 2018. 
Proses seleksi:
1. Seleksi Dokumentasi
Pada tahap ini Tanoto Foundation akan memeriksa kelengkapan administrasi dan dokumen yang diisyaratkan dan melakukan seleksi nilai akademis.

2. Tes Psikologi
Pelamar yang lolos seleksi tahap pertama akan mengikuti tes psikologi mencakup intelegensia, kemampuan memberikan solusi, mengatasi konflik, mengambil keputusan dan potensi kepemimpinan. Pengujian dilakukan oleh tim konsultan professional.

3. Wawancara
Merupakan seleksi tahap akhir berupa interaksi langsung antara pelamar Beasiswa dan tim Tanoto Foundation, untuk lebih jauh mengenal karakter dan melihat kekuatan tekat pelamar Beasiswa.

Pemrosesan aplikasi hanya akan dilakukan untuk pendaftar yang persyaratannya lengkap dan sesuai dengan kriteria kelayakan pendaftar. Pengumuman hasil seleksi penerima beasiswa akan disampaikan melalui website Tanoto Foundation (www.tanotofoundation.org). Informasi lebih lanjut juga bisa disimak melalui website Tanoto Foundation tersebut. Semoga berhasil!
1/15/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Aktivis Nusantara 2018 untuk 18 Kampus Indonesia

Beberapa waktu lalu Beasiswa Cargill Global Scholars dibuka bagi mahasiswa S1 di Tanah Air. Ada satu lagi beasiswa S1 dalam negeri yang kini tersedia. Beasiswa Aktivis Nusantara. Beasiswa S1 ini disediakan Dompet Dhuafa di 18 kampus PTN Indonesia bagi para aktivis mahasiswa. Di antaranya UNSRI, UNJ, UI, IPB, ITB, UNPAD, UPI, UGM, UNY, UNS, ITS, UNAIR, UNESA, UNDIP, UNES, UB, UM dan UNTAN. Anda yang bergelut di dunia aktivis tampaknya harus memanfaatkan beasiswa Dompet Dhuafa ini dengan baik. 

Melalui Seleksi Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) 2018, Dompet Dhuafa menyediakan beasiswa senilai Rp 800 ribu/bulan selama satu tahun. Dana tersebut dapat dipergunakan untuk dukungan aktivitas mahasiswa. Selain dana beasiswa, juga tersedia fasilitas pengembangan diri berupa pelatihan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL) sebulan dengan tes dari lembaga resmi, magang kemanusiaan di daerah 3T, executive mentoring dengan tokoh nasional dan daerah, pelatihan kepemimpinan dengan tokoh-tokoh inspiratif, bimbingan dari aktivis senior di masing-masing wilayah, serta jaringan nasional dan internasional.

Selain itu diberikan pembinaan rutin setiap bulan dan wadah kontribusi di masing-masing wilayah.

Beasiswa S1 Aktivis Dompet Dhuafa 2018 dimaksudkan untuk membentuk pemimpin berkarakter, kompeten, serta berkontribusi aktif di masyarakat demi terwujudnya Indonesia berdaya.

Persyaratan: 
1. Aktivis kampus
2. Beragama Islam
3. Mahasiswa tahun ke 3 dan 4
4. Tidak pernah menerima beasiswa sejenis
5. Memiliki aktivitas sosial di masyarakat
6. Pernah menulis di media cetak dan atau media elektronik
7. Pernah menjadi narasumber minimal skala kampus
8. Memiliki rencana studi S2
9. Memiliki kemampuan bahasa asing (Diutamakan Inggris)
10. Memiliki IPK min 3.00
11. Memiliki dan aktif dalam akun sosial media
12. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program hingga selesai masa pembinaan (2 tahun)

Simak juga
» Pilihan Beasiswa S1 Terbaru yang Sedang Buka


Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Aktivis Nusantara 2018 cukup mudah. Lengkapi formulir pendaftaran online yang disediakan di laman beastudiindonesia.net. Isi kolom yang diminta. Batas pendaftaran online adalah 31 Januari 2018.

Selanjutnya, siapkan juga dokumen aplikasi berikut yang nantinya harus dikirim jika pelamar dinyatakan lolos ke tahap verifikasi berkas. Yakni:

1. Curriculum vitae
2. Scan transkrip nilai
3. Scan KTM
4. Profile project social beserta dokumentasi (dalam bentuk PPT)
5. Proposal hidup (unduh)
6. Surat rekomendasi dari tokoh kampus/daerah non mahasiswa (unduh)
7. Scan Sertifikat TOEFL/IELTS

Jadwal seleksi:
Pendaftaran Online: 7 Desember2017 – 31 Januari 2018
Verifikasi Berkas: 1 – 10 Februari 2018
Wawancara dan FGD: Februari – Maret 2018
Uji Publik: Maret 2018
Pengumuman Akhir: 1 April 2018

Kontak:
Telp: 089620066635
Email: beasiswaaktivisdd@gmail.com
1/02/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SEARCA 2018 – 2019 (Full S2/S3)

Program beasiswa SEARCA 2018 – 2019 kembali dibuka. Beasiswa ini ditujukan bagi pegawai tetap pemerintah, lembaga penelitian, serta perguruan tinggi yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di salah satu universitas anggota SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture). Beasiswa ini lebih dikenal dengan SEARCA Graduate Scholarship for Southeast Asians di mana sasaran utamanya adalah kandidat yang berasal dari Asia Tenggara. Program yang ditawarkan adalah pertanian serta beberapa bidang studi terkait, seperti ilmu biologi, perikanan, ilmu lingkungan, statistik, kehutanan, dan ilmu-ilmu sosial.

Penerima beasiswa SEARCA 2018 akan memperoleh tanggungan full biaya studi yang melipui uang saku, biaya kuliah, biaya perjalanan internasional dan domestik, dukungan tesis/disertasi, tunjangan buku, serta asuransi kesehatan.

Pilihan universitas:
▪ Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Indonesia
▪ Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia
▪ Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia
▪ Kasetsart University (KU), Bangkok, Thailand
▪ University of the Philippines Los BaƱos (UPLB), Laguna, Philippines

Tema prioritas dan area fokus tesis/disertasi:
› Social Inclusion
  ▪ Strengthening of Value Chains and Agribusiness Commodity Systems
  ▪ Integration of small-scale farmers into commercial food systems
  ▪ Food and Nutrition Security
  ▪ Productivity-enhancing innovations and modern technologies
  ▪ Rural entrepreneurship toward off-farm and non-farm businesses

› Environmental Sustainability
  ▪ Climate change adaptation and resiliency
  ▪ Natural Resource Management

› Cross-cutting Concerns
  ▪ Sub-regional cooperation in trade and investments
  ▪ Regional Economic Integration (AFTA and AEC 2015)
  ▪ Government Policies, Institutions, and Governance Mechanisms/Reforms that can address and redress rural poverty, inequitable growth, and environmental degradation

Persyaratan:
▪ Pelamar merupakan warganegara di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia yang bekerja di lembaga perguruan tinggi, lembaga penelitian, atau institusi pemerintahan. 
▪ Usia tidak lebih dari 35 tahun untuk pelamar S2 dan 40 tahun untuk jenjang S3 saat mendaftar

Simak juga » Pilihan Beasiswa Terbaru 2018 - 2019

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi beasiswa SEARCA yang telah dilengkapi (2 rangkap) (Unduh)
2. Formulir aplikasi pendaftaran ke sekolah pascasarjana dari tiga universitas yang tercantum pada formulir aplikasi beasiswa SEARCA di mana pemohon akan mengambil studi
3. Salinan ijazah dan transkrip akademik. Pelamar gelar master mengajukan ijazah dan transkrip S1, pelamar PhD mengajukan ijazah dan transkrip S1 dan S2
4. SK kerja
5. Curriculum vitae terbaru
6. Deskripsi singkat penelitian tesis/disertasi yang pemohon rencana lakukan
7. Foto ukuran paspor (2 lembar)
8. Surat keterangan sehat jasmani dan mental dari dokter serta mampu mengambil studi pascasarjana
9. Persetujuan resmi dari atasan/pimpinan
10. Skor TOEFL 550 atau IELTS 6.0

Pendaftaran:
Pemohon dapat mengirimkan langsung dokumen aplikasi beasiswa SEARCA 2018 - 2019 yang diperlukan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Batas akhir pengajuannya dapat menghubungi langsung pihak kementerian. Kontak tertera di bawah. Selanjutnya nanti pihak Kementerian Pendidikan akan menyaring dan mengesahkan aplikasi yang masuk untuk diajukan lagi ke SEARCA paling lambat 31 Juli 2018.

Kontak:
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C, Lantai 7 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta 10270 Indonesia
Telp: +62 (21) 570 9445
Fax: +62 (21) 570 9446; 570 9452
Email: akseta@yahoo.com
7/26/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa PMDSU Batch III 2017 Kemristekdikti

Bagi Anda yang sudah menunggu-nunggu pendaftaran beasiswa PMDSU tahun 2017, kini kesempatan baik itu resmi dibuka. Kementerian Ristekdikti mengumumkan dibukanya penerimaan beasiswa PMDSU Batch III 2017 bagi mahasiswa lulusan S1 fresh graduate untuk semua PTN maupun PTS naungan Kemristekdikti.

Beasiswa PMDSU tahun ini merupakan yang ketiga kalinya ditawarkan sejak digulirkan. Anda mungkin sudah mengenalnya. Tapi sebagai gambaran, beasiswa PMDSU adalah program beasiswa yang ditujukan bagi lulusan S1 untuk menempuh pendidikan magister (S2) hingga doktor (S3) dalam satu kali waktu. Durasi untuk menyelesaikan studi hingga doktor ini hanya 48 bulan atau 4 tahun. Tujuan dari beasiswa PMDSU salah satunya adalah meningkatkan jumlah dosen di Indonesia dengan jenjang pendidikan doktor. Untuk beasiswa PMDSU Batch III 2017, ada 11 perguruan tinggi penyelenggara yang nantinya menjadi pilihan atau tujuan studi.

Beasiswa PMDSU merupakan salah satu beasiswa penuh yang ditawarkan Kemristekdikti. Beasiswa yang diberikan mencakup dana hibah penelitian PMDSU maksimal Rp 60 juta/tahun/mahasiswa, kemudian biaya pendidikan SPP/UKT di masing-masing PT, serta biaya hidup dan komponen lainnya sesuai standar beasiswa dalam negeri. Selain itu, mahasiswa bersangkutan disediakan biaya untuk mengikuti PKPI (Sandwich-Like) sesuai rencana studi paripurna yang diusulkan.

Perguruan Tinggi Tujuan:
1. Institut Pertanian Bogor
2. Institut Teknologi Bandung
3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
4. Universitas Andalas
5. Universitas Airlangga
6. Universitas Brawijaya
7. Universitas Gadjah Mada
8. Universitas Hasanuddin
9. Universitas Indonesia
10. Universitas Sriwijaya
11. Universitas Sumatera Utara

*Pelamar hanya boleh mengajukan usulan pada satu perguruan tinggi

Simak juga » Program Beasiswa di Luar Negeri Terbaru

Persyaratan:
a) Sarjana unggul (fresh graduate) dengan maksimal kelulusan tiga tahun terakhir (lulusan tahun 2015, 2016, 2017)
b) Telah memiliki gelar S1 (sarjana strata 1)
c) Persyaratan IPK pelamar sebagai berikut :
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,25
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar A, maka IPK ≥ 3,5
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar A, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,5
   ▪ Akreditasi PT Asal Pelamar B, Akreditasi Prodi Asal Pelamar B, maka IPK ≥ 3,75
   ▪ Akreditasi PT dan Prodi Asal Pelamar dibawah B, maka IPK ≥ 3,8
d) Usia tidak lebih dari 23 tahun
e) Memperoleh rekomendasi dari dosen pembimbing
f) Warga negara Indonesia
g) Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
h) Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba
i) Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama jangka waktu 4 (empat) tahun

Simak juga » Beasiswa 2018 - 2019 Program S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Salinan ijazah dan transkrip (IPK) S1 yang telah dilegalisasi
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh Dokter/Rumah Sakit Pemerintah
4. Surat Pernyataan sedang tidak menerima beasiswa dari sumber lainnya
5. Surat Rekomendasi dari dosen pembimbing

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa PMDSU Batch III 2017 dilakukan secara online melalui laman resmi PMDSU:

http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pmdsu

Isi formulir pendaftaran yang disediakan untuk mendapatkan username dan password yang nantinya dapat digunakan untuk login di sistem serta mengajukan dokumen aplikasi yang diperlukan secara online.

Pendaftaran online beasiswa PMDSU dibuka mulai 5 Juni s/d 30 Juni 2017. Namun yang perlu dipahami, sebelum melakukan pendaftaran online pelamar terlebih dahulu harus sudah melakukan pendaftaran pada perguruan tinggi tujuan serta sudah melakukan komunikasi dengan calon promotor yang dipilih.

Daftar calon promotor tertera di laman PMDSU. Anda bisa mengontaknya melalui alamat korespondensi yang mereka sediakan di bagian profil.

Penetapan mahasiswa penerima beasiswa PMDSU batch III oleh Ditjen Sumber Daya Iptek & Dikti yang sudah diterima di PPs Penyelenggara pada akhir Juli 2017. Anda bisa melihat pengumumannya pada perguruan tinggi yang dilamar.
6/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Etos 2017, Ini Pendaftarannya!

Kabar baik bagi yang tengah mempersiapkan melanjutkan kuliah S1 di dalam negeri tahun ini. Beasiswa Etos 2017 dari Dhompet Dhuafa kembali dibuka. Beasiswa Etos menyediakan bantuan studi bagi mereka yang diterima mahasiswa di sejumlah PTN tahun 2017, terutama dari keluarga kurang mampu.

Beasiswa Etos 2017 dibuka untuk mereka yang akan diterima di PTN rekomendasi Dompet Dhuafa di 2017. Total ada 16 PTN yang tersebar di 14 wilayah. Karena itu pendaftaran Beasiswa Etos 2017 baru akan dimulai Mei 2017. Namun, beasiswa ini juga memberi kesempatan bila pelamar juga mendaftar ke beasiswa lain, semisal Bidikmisi. 

Apa saja fasilitas yang disediakan Beasiswa Etos 2017? Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh Capacity building berupa program pengembangan diri selama 4 tahun yang meliputi pembinaan reguler dan pembinaan sosial. Selain itu disediakan asrama mahasiswa selama 2 tahun pada tahun pertama dan tahun kedua kuliah, uang saku bulanan selama 8 semester sebesar Rp 500 ribu/bulan (kuota terbatas), biaya pendidikan selama 8 semester (kuota terbatas), serta support prestasi dalam dan luar negeri.  Yaitu bantuan pembiayaan untuk mengikuti kompetisi atau delegasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Support prestasi yang diberikan antara Rp 500 ribu - Rp 3 juta, tergantung jenis dan levelnya.

Pada tahun 2017, kota penerima Beasiswa Etos adalah 150 orang, yang terdiri dari 50 jalur SNMPTN dan 100 jalur SBMPTN.

PTN Rekomendasi Beasiswa Etos 2017:
1. Universitas Syiah Kuala, Nanggroe Aceh Darussalam
2. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara
3. Universitas Andalas, Sumatera Barat
4. Universitas Indonesia, DKI Jakarta
5. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Banten
6. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
7. Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat
8. Universitas Padjajaran, Jawa Barat
9. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah
10. Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta
11. Universitas Brawijaya, Jawa Timur
12. Universitas Airlangga, Jawa Timur
13. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
14. Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur
15. Universitas Hassanudin, Sulawesi Selatan
16. Universitas Pattimura, Maluku

Persyaratan:
1. Mengisi formulir pendaftaran Beastudi Etos yang terdiri atas (Unduh)
   (i) biodata calon peserta,
   (ii) data ekonomi keluarga, dan
   (iii) surat pernyataan kebenaran data
2. Melampirkan bukti tanda diterima perguruan tinggi negeri (PTN)
3. Surat Keterangan Tidak Mampu
4. Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua
5. Foto rumah (tampak depan, kamar tidur, ruang tengah, dapur, dan kamar mandi)
6. Tulisan tentang riwayat hidup dan cita-cita besar yang ingin diraih
7. Pas foto 4x6 (2 lembar)
8. Fotokopi Kartu Keluarga
9. Fotokopi tanda pengenal (KTP/Kartu Pelajar/SIM)
10. Lampiran (piagam penghargaan, sertifikat, dll) *jika ada

Simak juga » Daftar Pilihan Beasiswa S1 2017 - 2018

Pendaftaran: 
Berkas yang telah disiapkan nantinya dikirimkan secara langsung atau via pos ke alamat Beasiswa Etos di masing-masing daerah. Silakan hubungi alamat kontak yang tertera berikut untuk alamatnya.

Kontak panitia:
A. Tim Panitia Pusat 0823 1059 2074 (Call Only)
B. Tim Panitia Wilayah
1. Aceh : Akbar (0853 5988 0193)
2. Medan : Abdi (0853 9794 3704)
3. Padang : Mirna (0852 6523 9706)
4. Jakarta : Fata (0813 1530 8738)
5. Banten : Helmi (0812 8711 66630
6. Bogor : Imas (0856 9760 9588)
7. Bandung : Rizqa (0852 7449 2812)
8. Semarang : Arroyan (0822 2226 7893)
9. Surabaya : Pandu (0838 1946 4668)
10. Malang : Izzudin (0856 3131 785)
11. Yogyakarta : Ratna (0857 4206 4565)
12. Samarinda : Nurbayah (0815 2262 5564)
13. Makassar : Ipul (0853 4390 3171)
14. Ambon : Rais (0821 9940 3616)

Jadwal pendaftaran dan seleksi: 
▪ Pendaftaran Gelombang 1 (SNMPTN)
Penerimaan berkas pendaftaran: 17 – 31 Mei 2017
Pengumuman lolos seleksi administrasi: 13 Juni 2017
Seleksi tulis dan wawancara oleh manajemen wilayah: 17 - 18 Juni 2017
Pengumuman nasional: 14 Juli 2017

▪ Pendaftaran Gelombang II (SBMPTN)
Penerimaan berkas pendaftaran: 14 - 30 Juni 2017
Pengumuman lolos seleksi administrasi: 14 Juli 2017
Seleksi tulis dan wawancara oleh manajemen wilayah: 19 - 20 Juli 2017
Pengumuman penerima beasiswa: 4 Agustus 2017

Kontak:
BEASTUDI INDONESIA
Jalan Raya Parung-Bogor Km 42 Jampang, Kemang,
Bogor, Jawa Barat, Indonesia 16310
Telp: +62 251 8610817, 861818, 8612044
Email: markompendidikandd@gmail.com
www.beastudiindonesia.net
3/08/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa VDMS 2018 – 2019 (Mahasiswa D3, S1)

Bagi Anda yang berstatus mahasiswa D3 atau pun S1, ini salah satu beasiswa dalam negeri yang sedang dibuka. Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Scholarship. Beasiswa untuk mahasiswa D3 dan S1 ini cukup rutin ditawarkan, terutama bagi universitas dan perguruan tinggi mitra VDMS. Ada sekitar 35 universitas mitra beasiswa VDMS. Misalnya saja UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, Unair, dll.

Beasiswa VDMS atau Beasiswa YVDMI memang cukup rutin ditawarkan. Yang menarik dari beasiswa ini adalah beasiswa diberikan hingga akhir masa studi sesuai standar pendidikan. Kecuali memang jika tidak mampu mempertahankan prestasi (IPK kurang dari 3.00), beasiswa bisa dihentikan. 

Apa saja yang didapatkan dari beasiswa VDMS 2018 – 2019? Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan sebesar Rp. 650.000 setiap bulan yang dibayarkan ke rekening pribadi, diberikan satu kali Bonus TOEFL (jika ada) sebesar Rp. 381.000 dan Bonus Lulus Tepat Waktu (S1 sebesar Rp. 650.000,- dan D3 sebesar Rp. 550.000), serta mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas pribadi (Capacity Building) melalui proses seleksi – yang semua biaya pelatihan ditanggung oleh Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia. 

Persyaratan: 
1. Mahasiswa S1 tahun ke 1 - 3 dan mahasiswa D3 tahun ke 1 - 2
2. Usia maksimal 27 tahun
3. Berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu (dibuktikan dengan SKTM dan atau Surat rekomendasi dari pihak kampus yang menyatakan kondisi keuangan/kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan)
4. IPK ≥ 3.00
5. Jurusan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Arsitektur, Seni dan Budaya, Biologi, Kimia, Matematika, Fisika, Komunikasi, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Bahasa, Manajemen, Kehutanan, Geografi, Kesehatan/Kedokteran, Sejarah, Informatika, Statistik, dll (kecuali Hukum, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Negara, Agama, dan Teologi)
6. Aktif berorganisasi atau di komunitas
7. Fasih berbahasa Inggris diutamakan
8. Tidak sedang menerima beasiswa lain
Dokumen aplikasi: 
1. List of required document (Unduh
2. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat rekomendasi dari pihak sekolah atau kampus (yang ditanda-tangani oleh Rektor/Dekan/Kaprodi) yang menyatakan kondisi ekonomi keluarga.
3. Transkrip akademik atau IPK terbaru (miniminal dengan nilai 3.00)
4. Slip gaji resmi Orang tua atau wali, baik dari institusi pemerintah atau swasta.
Apabila kedua orang tua bekerja, maka wajib melampirkan slip gaji keduanya, maksimal 2 (dua) bulan terakhir.
5. Surat keterangan pekerjaan dan penghasilan orang tua/wali (bila wiraswasta), yang disahkan oleh Kelurahan atau Surat pernyataan pekerjaan dan penghasilan yang dibuat dan ditanda-tangani di atas meterai Rp. 6.000,-.
6. Fotokopi KTP, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Keluarga (KK)
7. Fotokopi halaman depan buku tabungan
8. Fotokopi tagihan listrik atau telepon (maksimal 2 bulan terakhir)
9. Essay mengenai diri Anda (keluarga, studi dan kegiatan sosial dan prestasi), mengapa VDMS harus memilih Anda untuk menjadi penerima beasiswa, apa yang Anda harapkan jika terpilih sebagai penerima beasiswa, dan apa yang akan Anda lakukan bagi masyarakat setelah selesai menerima beasiswa dan lulus kuliah. (Minimal 1.5 halaman A4, Huruf: Times New Roman, ukuran 11, dan spasi 1).
Pendaftaran: 
Sebelum mengajukan beasiswa, pastikan bahwa universitas Anda masuk Daftar Mitra beasiswa VDMS. Jika tertera, selanjutnya lakukan beberapa tahapan berikut untuk mengajukan beasiswa. 

Pertama, pelamar mendaftar terlebih dahulu secara online di website VDMS: vas.vdms-scholarship.org

Masukkan email aktif yang digunakan, selanjutnya lengkapi formulir yang harus diisi secara online tersebut. Setelah rampung, periksa email, apakah Anda mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2. Jika mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap kedua, maka akan diberikan link untuk melengkapi formulir kedua. Perlu diingat, hanya mereka yang mendapatkan pesan untuk melanjutkan ke tahap ke 2 yang selanjutnya bisa mengirimkan dokumen aplikasi. 

Kedua, siapkan dokumen aplikasi di atas bersama list required document . Selanjutnya serahkan ke Penanggung Jawab beasiswa VDMS di kampus Anda. Nama penanggung jawab tertera di daftar mitra beasiswa VDMS.

Pendaftaran online Beasiswa VDMS 2018 – 2019 dibuka mulai 10 Februari – 10 Maret 2018. Penyerahan dokumen aplikasi juga bisa ditanyakan langsung ke masing-masing kampus. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan paling lambat akhir Juni 2018.

Kontak:
Representative Office in Indonesia
Jl. Purwanggan No.9

Kecamatan Pakualaman
Yogyakarta 55112
Telp : 0274-510406
Fax : 0274-556549
Email: deventer@cbn.net.id
2/18/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 untuk Siswa SMA/SMK/MA dari Tanoto Foundation

Ini salah satu program beasiswa Tanoto Foundation yang juga rutin ditawarkan bagi siswa SMA/SMK/MA yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1. Bedanya beasiswa diberikan dalam bentuk ikatan dinas. Sehingga setelah lulus sudah disediakan tempat kerja untuk pengembangan karir. Beasiswa Tanoto Foundation satu ini ditawarkan melalui Regional Champion Scholarship (RCS) 2017.

Jika terpilih, penerima beasiswa nantinya akan memperoleh sejumlah bantuan keuangan dari Tanoto Foundation, di antaranya uang masuk perguruan tinggi, uang kuliah, dan tunjangan bulanan. Tidak itu saja, kandidat terpilih juga akan memperoleh manfaat lain, seperti dilatih dalam pengembangan kapasitas soft skill, menjadi anggota Tanoto Scholars Association, mendapatkan konseling, serta kesempatan magang di berbagai perusahaan.

Pilihan Perguruan Tinggi:
1. Institut Pertanian Bogor – Bogor
2. Institut Teknologi Bandung – Bandung
3. Universitas Andalas – Padang
4. Universitas Brawijaya – Malang
5. Universitas Gadjah Mada – Yogyakarta
6. Universitas Diponegoro – Semarang
7. Universitas Hasanuddin – Makassar
8. Universitas HKBP Nommensen – Medan
9. Universitas Indonesia – Jakarta
10. Universitas Islam Sumatera Utara – Medan
11. Universitas Jambi – Jambi
12. Universitas Katolik Parahyangan – Bandung
13. Universitas Lampung – Bandar Lampung
14. Universitas Methodist Indonesia – Medan
15. Universitas Mulawarman – Samarinda
16. Universitas Padjadjaran – Bandung
17. Universitas Riau – Pekanbaru
18. Universitas Sriwijaya – Palembang
19. Universitas Sumatera Utara – Medan

Pilihan Fakultas, Jurusan/Program Studi:
Pertanian/Kehutanan:
▪ Teknik Pertanian
▪ Agronomi/Budidaya Pertanian
▪ Pemuliaan Tanaman
▪ Hama & Penyakit Tanaman, Ilmu Tanah
▪ Kehutanan
Teknik:
▪ Teknik Mesin
▪ Teknik Kimia
▪ Teknik Fisika (Instrument)
▪ Teknik Elektro (Arus Kuat, Arus Lemah/Instrument)
▪ Teknik Lingkungan
Ekonomi:
▪ Akuntansi
Psikologi:
▪ Psikologi
Hukum:
▪ Ilmu Hukum

Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Republik Indonesia
2. Siswa kelas 3 atau XII SMA/SMK/MA di Sumatera Utara, Riau dan Jambi.
3. Peringkat 10 besar sejak kelas 1 atau X sampai kelas 3 atau XII di kelasnya atau mempunyai nilai rata-rata 8 (Skala 10). Dibuktikan dengan foto copy rapor dan surat penyataan dari sekolah
4. Mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di www.tanotofoundation.org atau dapat diperoleh di sekolah masing-masing.
5. Melengkapi dokumentasi administrasi yang telah ditentukan.
6. Membutuhkan dukungan dana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi, dibuktikan dengan slip gaji/penghasilan orang tua dan surat rekomendasi dari kepala sekolah.
7. Beasiswa akan diberikan bila peserta dinyatakan lulus proses seleksi beasiswa dan diterima di Perguruan Tinggi dan Juruasan yang telah ditentukan oleh Tanoto Foundation.

Persyaratan Khusus:
1. Berasal dari keluarga yang kurang mampu ekonomi, melampirkan slip gaji/penghasilan orang tua dan surat rekomendasi dari RT atau Kepala Desa.
2. Melampirkan surat rekomendasi dari Kepala Sekolah yang menyatakan siswa layak mengikuti proses seleksi beasiswa.
3. Diterima di:
   ▪ Perguruan Tinggi yang telah ditentukan oleh Tanoto Foundation.
   ▪ Program studi yang telah ditetapkan oleh Tanoto Foundation (lihat formulir pendaftaran).
4. Wajib mengikuti Program Magang di grup usaha PT Royal Golden Eagle (RGE) Indonesia.
5. Wajib mempertahankan IP semester minimal 3 (skala 4).
6. Wajib menjalani ikatan dinas selama 4 tahun dibawah grup usaha PT RGE Indonesia

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 untuk Lulusan SMA/SMK/MA

Dokumen Aplikasi:
1. Fotocopy Kartu Tanda Pelajar, KTP (bila ada)
2. Kartu Keluarga
3. Akte Kelahiran (Surat Kenal Lahir atau Surat Keterangan Lahir dari Bidan/Klinik)
4.Rapor Semester Ganjil dan Semester Genap SMA/SMK/MA Kelas 1/X dan Kelas 2/XI.
5. Slip Gaji Ayah/Ibu (surat penghasilan orangt ua) atau Surat Keterangan Pekerjaan Orangtua yang dikeluarkan oleh kelurahan atau instansi terkait.
6. Surat Keterangan dari Kepala Sekolah yang menyatakan siswa layak mengikuti proses seleksi beasiswa dilihat dari prestasi akademiknya dan membutuhkan bantuan finansial untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi.

Pendaftaran:
Pengajuan Beasiswa S1 Regional Champion Scholarship untuk siswa SMA/SMK/MA dilakukan secara online di laman Tanoto Foundation. Lengkapi formulir pendaftaran yang disediakan, kemudian scan dokumen aplikasi yang diminta lalu unggah di laman pendaftaran online tersebut.

Batas pendaftaran dan pengajuan aplikasi adalah 31 Januari 2017. Tahapan seleksi meliputi seleksi berkas, psikotes, wawancara, serta penandatanganan perjanjian. Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui laman Tanoto Foundation (www.tanotofoundation.org). Selamat mencoba!
1/28/2017 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017

Ini kabar baik bagi Anda warga Sulawesi Selatan. Beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017 kembali dibuka. Pendaftaran dibuka bagi mereka lulusan SMA/sederajat yang diterima masuk pada salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan di Tanah Air tahun 2016. Yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, dan Insitut Pertanian Bogor.

Selain mahasiswa baru, beasiswa Yayasan Kalla 2016 – 2017 juga memberi kesempatan yang sama bagi warga Sulses yang sudah tercatat sebagai mahasiswa di kampus tersebut. Di periode sebelumnya ada ratusan peserta yang diterima sebagai penerima Beasiswa Yayasan Kalla.

Beasiswa yang diberikan bervariasi. Ada beasiswa berupa pembayaran SPP, biaya hidup, atau biaya pembelian buku. Tergantung seleksi berkas dan hasil survey yang dilakukan tim seleksi Beasiswa Yayasan Kalla. Beasiswa akan diberikan hingga semester 8 (delapan), asalkan bisa mempertahankan IPK minimum 3.00 dan tidak menerima beasiswa dari pihak lain. Beasiswa murni bantuan pendidikan, tanpa ikatan dinas bagi peserta yang lolos.

Nah, bagi Anda warga Sulsel yang telah diterima atau sedang menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi yang disebutkan, peluang beasiswa ini bisa Anda daftar secara online sebelum masa pendaftaran berakhir.

Persyaratan:
1. Mahasiswa lama/baru
2. Lulus di salah satu 5 PTN Unggulan : UI, ITB, IPB, UGM, ITS
3. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain yang dibuktikan dengan surat pernyataan tidak mendapat beasiswa lain yang ditandatangani diatas materai Rp 6000 (bagi yang muslim, menambahkan kata ini "Demi Allah, dengan ini saya menyatakan tidak menerima beasiswa lain"
4. Mengisi Form Pendaftaran online di website Beasiswa Yayasan Kalla.
5. Fotocopy bukti lulus dari PTN bersangkutan ( format bisa berupa apapun: surat, print screen online- dan dari berbagai sumber)
6. Melampirkan slip gaji orangtua atau surat keterangan pendapatan dari pemerintah asal
7. Berkas Lampiran yang di sebutkan diatas kirim dalam bentuk file winrar, ke email  beasiswa@yayasankalla.com (subject: Nama Lengkap, Pendaftar Lama/baru)
8. Pengisian Form Pendaftaran hanya bisa dilakukan sebanyak satu kali

Simak juga » Beasiswa S1 Pertukaran Mahasiswa ASEAN

Pendaftaran:
Tahapan pendaftaran cukup mudah. Pertama silakan lengkapi formulir pendaftaran online Beasiswa Yayasan Kalla.

Berikutnya siapkan hasil scan bukti lulus dari PTN bersangkutan dan slip gaji orangtua/surat keterangan pendapatan seperti tertera di persyaratan di atas, lalu buat dalam file winrar dan kirim ke email: beasiswa@yayasankalla.com (subjek: Nama Lengkap, Pendaftar Lama/Baru).

Pendaftaran online dibuka 16 Juni – 29 Juli 2016. Selamat mencoba!
6/27/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Santri Berprestasi Lulusan Ponpes di 14 Perguruan Tinggi

Kementerian Agama kembali menawarkan beasiswa S1 bagi para santri lulusan pondok pesantren (ponpes) di 2018. Dengan beasiswa itu, peserta dapat melangsungkan pendidikan ke jenjang S1 pada perguruan tinggi Islam maupun perguruan tinggi umum. Tidak berbeda dari periode sebelumnya, Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) menawarkan beasiswa penuh bagi kandidat yang lolos seleksi dan memenuhi kriteria yang ditetapkan. 

Di 2018, beasiswa santri berprestasi fokus untuk program S1 Sains Teknologi, Sosial Humaniora, dan Keagamaan. Ada 14 perguruan tinggi tujuan yang bisa dilamar untuk program yang dimaksud. Meski terbuka bagi semua santri, Kemenag memberikan prioritas bagi santri berprestasi dari latar belakang keluarga kurang mampu. Selain itu, kemudahan juga akan diberikan bagi mereka yang berasal dari daerah tertinggal/terpencil.

Beasiswa santri berprestasi dari Kemenag mencakup biaya pendidikan, biaya hidup,  biaya pengembangan akademik awal program, biaya pendidikan profesi bagi program studi yang memerlukan pendidikan profesi, biaya peningkatan kualitas, biaya hidup, serta tunjangan lain seperti untuk kegiatan penelitian/kerja praktek atau penyelesaian tugas akhir.

Pilihan studi:
Pilihan Studi meliputi MIPA, IPS, dan KEAGAMAAN. Calon peserta seleksi dapat memilih 2 (dua) pilihan studi dengan ketentuan bahwa pilihan tersebut dalam bidang dan kampus yang sama.

Pilihan perguruan tinggi:
1. Institut Pertanian Bogor (IPB)
2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
3. Universitas Gadjah Mada (UGM)
4. Universitas Airlangga (UNAIR)
5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
6. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
7. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
8. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
9. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
10. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
11. Universitas Islam Negeri Walisongo
12. Universitas Islam Negeri Alauddin
13. Universitas Cenderawasih
14. Universitas Al Azhar Indonesia

Persyaratan dan Tahapan:
1. Pendaftar adalah santri pondok pesantren yang telah memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dan telah terdata di kemenag.go.id dengan data yang telah diisi lengkap.
2. Calon Peserta PBSB adalah:
   a. Santri yang belajar pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2016, 2017 dan 2018 di Madrasah Aliyah (MA) Swasta yang berada di naungan pondok pesantren; atau
   b. Santri lulusan pesantren muadalah dan pesantren Salafiyah pada tahun 2016, 2017 dan 2018.
3. Kriteria Umum Peserta
   a. Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut;
   b. Berusia maksimal (per 1 Juli 2018):
      - 20 tahun untuk santri tingkat akhir pada MAS (lahir pada tanggal 1 Juli 1998, 2 Juli 1998, dan seterusnya);
      - 23 tahun untuk santri lulusan Satuan Pendidikan Muadalah/Pendidikan Diniyah Formal/ Pesantren Salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren (lahir pada tanggal 1 Juli 1995, 2 Juli 1995, dan seterusnya).
   c. Memiliki akhlaq terpuji dan direkomendasikan oleh Pengurus Pondok Pesantren dibuktikan dengan surat dari Pimpinan Pesantren Asal Santri.
   d. Memiliki prestasi akademik dan non akademik dengan melampirkan piagam atau sertifikat.
   e. Diutamakan santri berprestasi berasal dari keluarga kurang mampu.
4. Kriteria Khusus:
   a. Ketentuan untuk pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang:
      - Santri lulusan Madrasah Aliyah (MA), Pesantren Muadalah, Pesantren Salafiyah dengan Ijazah Paket C, hafal (Hifdzu) minimal 10 Juz.
      - Hifdzu Al-Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
   b. Bagi Santri yang berminat untuk studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta:
      - Wajib mengupayakan serta mempertahankan Hifdzu Al-Qur’an 3 Juz dan Hafal 100 Hadist pada saat menyelesaikan studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
   c. Bagi Santri yang berminat pada UIN Sunan Gunung Djati Bandung wajib Hifdzu Al-Qur’an 3 Juz.
5. Santri mendaftar secara online melalui pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.
6. Setelah santri lolos seleksi administrasi maka peserta dapat mengunduh kartu peserta Test CBT dan Surat Pernyataan yang tersedia diaplikasi Pendaftaran Online.
7. Pada saat pelaksanaan Ujian santri membawa Surat Pernyataan, Formulir Printout, dan Tanda Peserta Ujian Test CBT yang ditandatangani oleh peserta, orang tua, dan pimpinan pondok pesantren disertai:
   a. Salinan KTP/Akte Kelahiran/Kartu Keluarga/Surat Keterangan Lahir (minimal dikeluarkan oleh Desa/Kelurahan), dan
   b. Salinan Surat Keterangan telah mengikuti dan/atau lulus Ujian Nasional dari MA/PPM/PPS terkait.
8. Jumlah peserta seleksi dibatasi dengan kuota ditentukan masing-masing Kanwil Kemenag Propinsi berdasarkan pertimbangan dan kebijakan yang berlaku.
9. Tahapan Pendaftaran:
   a. Pastikan calon pendaftar adalah santri yang telah memperoleh rekomendasi dari pondok pesantren.
   b. Calon pendaftar harus mengetahui dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan syarat dalam proses pengisian data online (nilai raport, riwayat orang tua, profil asal pondok pesantren, profil asal MA/PPM/PPS-Paket C, pas foto, Sertifikat Prestasi, Portofolio(Khusus Pilihan UPI Bandung fakultas pendidikan seni dan desain), dll).
   c. Pendaftar mengikuti petunjuk pengisian data online yang telah disediakan melalui pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.
   d. Bagi yang telah melengkapi data-data online dapat mencetak bukti pendaftaran online(Formulir Registrasi).
   e. Peserta yang telah terdaftar online akan di verifikasi oleh sistem.
   f. Peserta yang lulus verifikasi dapat diketahui dengan cara login pengumuman lokasi tes dan terdapat notifikasi “SELAMAT…”.
   g. Peserta mengunduh Kartu Ujian dan Surat Pernyataan dari aplikasi pendaftaran Online.
   h. Peserta seleksi membawa Formulir Registrasi, Kartu Ujian, Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- , dan dokumen pendukung pada hari pelaksanaan seleksi CBT PBSB.
   i. Peserta seleksi pilihan UIN Maulana Malik Ibrahim setelah selesai melaksanakan CBT diwajibkan mengikuti seleksi khusus hafalan Al-Qur’an.
   j. Peserta seleksi yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan legalisasi ke Kantor Wilyah Kementerian Agama Tingkat Provinsi dengan membawa Formulir Registrasi, Kartu Ujian, Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- , dokumen akademik, dan rekomendasi dari pesantren asal sebagai bukti otentik.
   k. Peserta yang telah melakukan legalisasi dibuktikan dengan surat keterangan dari Kanwil Kemenag Provinsi terkait.

Simak juga » Jadwal Pendaftaran Beasiswa 2018 - 2019

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat, bisa mendaftar secara online melalui: pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id

Pendaftaran PBSB 2018 dibuka mulai 15 Maret  hingga 15 April 2018. Peserta kemudian akan mengikuti proses seleksi yang meliputi tes bahasa dan kepesantrenan, tes potensi akademik, tes potensi kemampuan bidang studi, dan seleksi khusus berupa lisan/wawancara (khusus peminat UIN Malang) untuk memastikan hafalan Al-Qur-an minimal 10 juz. 

Bagi peminat Universitas Airlangga pelaksanaan seleksi diselenggarakan pada bulan 8 Juli 2018 di Universitas Airlangga Surabaya.

Teknis lebih lanjut mengenai cara pendaftaran bisa disimak melalui laman PBSB 2018 yang tertera.

Pelaksanaan seleksi nasional akan digelar 14 – 18 Mei 2018. Pengumuman hasil seleksi disampaikan 4 Juni 2018 melalui laman PBSB (pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id). Semoga berhasil!
4/12/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S3 Program 5.000 Doktor Kemenag

Jika Anda seorang dosen, tenaga kependidikan, atau PNS di lingkungan Kementerian Agama, ini peluang beasiswa S3 Kemenag yang tengah dibuka. Beasiswa S3 Program 5.000 Doktor. Lebih dikenal juga dengan Mora Scholarship. Pendaftaran yang sedang dibuka adalah Beasiswa Studi Dalam Negeri dan Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri.

Beasiswa S3 dalam negeri Kemenag ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan pegawai negeri sipil (PNS) pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Beasiswa S3 tersebut diberikan selama 6 semester (3 tahun) untuk studi yang diambil di perguruan tinggi dalam negeri. Beasiswa terbuka bagi mahasiswa baru program doktor semester ganjil tahun akademik 2016 – 2017.

Beasiswa Studi Dalam Negeri Kemenag menanggung biaya pendaftaran dan ujian seleksi (diberikan bila lulus), biaya SPP, biaya hidup, biaya buku dan referensi, biaya riset, dan tunjangan domisili.

Sementara, Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri ditujukan bagi dosen dan tenaga kependidikan yang sedang menempuh pendidikan S2 atau S3 dengan biaya sendiri atau telah habis masa kontrak beasiswa yang terdahulu dan tidak sedang mendapatkan beasiswa atau bantuan serupa dari pihak lain. Bantuan ini diberikan hanya satu kali yang meliputi biaya SPP/tuition fee dan biaya lainnya yang terkait dengan penyelesaian studi.

Beasiswa Studi Dalam Negeri
Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berstatus sebagai:
   a. Dosen Tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
   b. Dosen Tetap Yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
   c. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
   d. Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU; atau
   e. Dosen Tetap Non PNS berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
   f. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
3. Ijazah dan transkip nilai asli  (S1 dan/atau S2) discan dalam 1 (satu) file;
4. SK Pertama;
5. SK Terakhir;
6. Surat pengantar/rekomendasi dari pimpinan (Rektor/Ketua) instansi atau Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) (format surat Unduh);
7. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku (discan);
8. Umur maksimal 47 tahun;
9. NPWP (discan);
10. Nomor Induk Nasional Dosen (NIDN);
11. Sertifikat Pendidik (Dosen);
12. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai (format surat Unduh);
13. Bersedia menandatangani kontrak perjanjian;
14. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam (format surat Unduh);
15. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id, selanjutnya melakukan pendaftaran di perguruan tinggi tujuan.

Pilihan program studi:
Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI)
1. UIN Alauddin Makassar (Kajian Hadist)
2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Pemikiran Islam)
3. UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Religious Studies)
4. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Kajian Islam Internasional)
5. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Bahasa Arab)
6. UIN Sultan Syarif Kasim Riau (Hukum Keluarga)
7. UIN Sunan Ampel Surabaya (Kajian Islam Kontemporer)
8. UIN Ar Raniry Banda Aceh (Hukum Islam)
9. UIN Sumatera Utara Medan (Ekonomi Islam)
10. UIN Walisongo Semarang (Ilmu Falaq)
11. IAIN Imam Bonjol Padang (Pendidikan Islam)
12. IAIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi (Manajemen Pendidikan Islam)
13. UIN Raden Fatah Palembang (Peradaban Islam Melayu)
14. IAIN Raden Intan Lampung (Pengembangan Masyarakat Islam)
15. IAIN Antasari Banjarmasin (Pendidikan Agama Islam)
16. IAIN Jember (Manajemen Pendidikan Pesantren)
17. Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur'an (Ilmu Al Qur'an Dan Tafsir)

Perguruan Tinggi Umum (PTU)
1. Universitas Negeri Jakarta (Pendidikan Dasar dan PAUD)
2. Universitas Negeri Yogyakarta (Penelitian dan Evaluasi Pendidikan)
3. Universitas Negeri Malang (Teknologi Pendidikan)
4. Universitas Pendidikan Indonesia (Bimbingan Konseling)
5. Universitas Gajah Mada (Sosial Humaniora)
6. Institut Teknologi Bandung (Bidang Sains dan Teknologi)
7. Institut Pertanian Bogor (Statistik dan Matematika)
8. Universitas Hasanuddin Makasssar (Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Farmasi)
9. Universitas Padjajaran (Psikologi dan Komunikasi)
10. Universitas Negeri Makassar (Ilmu Pendidikan)
11. Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (Psikologi Pendidikan Islam)
12. Universitas Islam Malang (Pendidikan Islam Multi Kultural)
13. Universitas Islam Indonesia (Ilmu Hukum)

Pendaftaran:
Pelamar Beasiswa Studi Dalam Negeri harus melakukan pendaftaran secara online di Beasiswa Kemenag (http://scholarship.kemenag.go.id) terlebih dahulu dengan melampirkan dengan dokumen persyaratan yang diminta di atas. Setelah mendaftar secara online, pelamar kemudian mendaftar ke perguruan tinggi tujuan.

Pendaftaran online Beasiswa 5.000 Doktor bagi calon mahasiswa baru ini dibuka hingga 22 April 2016. Pengumuman kelulusan administrasi pada 2 Mei 2016. Selanjutnya peserta melakukan pendaftaran ke perguruan tinggi mitra, PTKIN maupun PTU. Pendaftaran di PTKIN dibuka 3 Mei – 13 Mei 2016. Untuk PTU sesuai jadwal di masing-masing perguruan tinggi.

Pengumuman penetapan penerima beasiswa disampaikan 13 Juni 2016.

Bantuan Penyelesaian Pendidikan Dalam Negeri

Persyaratan:
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berstatus sebagai:
   a. Dosen Tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
   b. Dosen Tetap Yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
   c. Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
   d. Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU; atau
   e. Dosen Tetap Non PNS berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
   f. Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI); atau
   g. PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
3. Ijazah dan transkip nilai asli  (S1 dan/atau S2) discan dalam 1 (satu) file;
4. SK Pertama;
5. SK Terakhir;
6. Surat pengantar/rekomendasi dari pimpinan (Rektor/Ketua) instansi atau Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) (format surat Unduh);
7. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku (discan);
8. NPWP (discan);
9. Nomor Induk Nasional Dosen (NIDN) bagi dosen;
10. Sertifikat Pendidik (Dosen);
11. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai (format surat Unduh);
12. Surat Tugas Belajar atau Surat Ijin Belajar dari Sekretariat Negara atau Sekretariat Jenderal Kementerian Agama atau Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
13. Surat Keterangan dari Universitas tempat belajar dan dari pembimbing (promotor) disertasi (format surat Unduh);.
14. Estimasi kebutuhan biaya penyelesaian studi yang disetujui pimpinan perguruan tinggi tempat belajar;
15. Scan buku rekening tabungan (BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri) *non-gaji
16. Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam (format surat Unduh);.
17. Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id

Pendaftaran:
Pengajuan bantuan penyelesaian pendidikan dalam negeri dilakukan secara online melalui website Kemenag yang tertera. Pendaftaran dibuka hingga 22 April 2016. Seleksi administrasi BPP dilakukan 2 Mei – 12 Juni 2016. Pengumuman penerima yang lolos seleksi ditetapkan pada 13 Juni 2016.

Informasi lebih lanjut juga bisa disimak melalui laman beasiswa Kementerian Agama. Semoga berhasil!
4/07/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi SBMPTN 2016

Selain melalui pendaftaran SNMPTN, kesempatan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) juga disediakan melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Ada beberapa perbedaan keduanya, seperti peserta SBMPTN bisa diikuti oleh lulusan SMA/sederajat yang tamat hingga dua tahun sebelumnya, atau mereka yang mengantongi ijazah Paket C. Metode seleksi yang digunakan juga berbeda. Jika seleksi SNMPTN didasarkan pada hasil rapor, SBMPTN menggunakan hasil ujian tertulis dalam bentuk cetak (paper based testing) atau menggunakan komputer (computer based testing), atau bisa juga kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa. 

Pendaftaran SNMPTN tidak dikenakan biaya karena sudah ditanggung negara, sementara pelamar SBMPTN harus membayar biaya seleksi. Bagi pelamar yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi dapat mengikuti seleksi SBMPTN tanpa dikenakan biaya melalui dana bantuan bidikmisi. Meski demikian, SBMPTN dinilai lebih menguntungkan pelamar karena adanya mekanisme lintas wilayah, sehingga peserta lebih efisien dan fleksibel dalam mengikuti seleksi. 

Ujian tertulis SBMPTN 2016 yang meliputi PBT atau CBT mencakup tes potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek) dan/atau bidang sosial dan humaniora (soshum). Selain mengikuti ujian tertulis, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan.

Ketentuan Umum: 
SBMPTN 2016 merupakan seleksi yang dilakukan oleh  PTN secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat dengan seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dalam bentuk cetak (PBT) atau menggunakan komputer (CBT), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.

Persyaratan:
▪ Pendaftaran 
  1. Bagi siswa lulusan tahun 2014 dan 2015  harus sudah memiliki ijazah.
  2. Bagi siswa lulusan tahun 2016 telah memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang bersangkutan serta dibubuhi cap yang sah.
  3. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studinya.
▪ Penerimaan 
Lulus pendidikan menengah, lulus SBMPTN 2016, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi SBMPTN 2016: 
1. Pendaftaran dilakukan secara online pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id
2. Tata cara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh dari laman http://download.sbmptn.ac.id  mulai tanggal 18 April 2016.
3. Pendaftaran online Paper Based Testing (PBT) maupun Computer Based Testing (CBT) dibuka dari tanggal 25 April 2016 pukul 08.00 WIB sampai dengan 20 Mei 2016 pukul 22.00 WIB.

Ujian tertulis PBT atau CBT akan digelar serentak pada 31 Mei 2016. Ujian keterampilan akan digelar pada Rabu dan/atau Kamis tanggal 1 atau 2 Juni 2016. Hasil ujian atau seleksi akan diumumkan pada hari Selasa, 28 Juni 2016 mulai pukul 17.00 WIB dan bisa diketahui melalui laman SBMPTN. 

Biaya seleksi yang ditanggung oleh peserta sebesar Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) dan dibayarkan melalui Bank Mandiri atau Bank BNI.

Jenis Ujian:
▪ Ujian Tertulis (PBT atau CBT)
  1. Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA).
  2. Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
  3. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
▪ Ujian Keterampilan
  1. Ujian Keterampilan diperuntukkan bagi peminat program studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan.
  2. Ujian Keterampilan bidang Ilmu Seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang Ilmu Seni terkait.
  3. Ujian Keterampilan bidang Ilmu Keolahragaan  terdiri atas pemeriksaan kesehatan dan tes keterampilan motorik.
  4. Ujian Keterampilan dapat diikuti di PTN terdekat yang memiliki program studi yang sesuai dengan pilihan peserta. 

Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan:
1. Program Studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek  dan kelompok Soshum.
2. Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan sebagai berikut:
   a. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, maka peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
   b. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
   c. Jika program studi yang dipilih terdiri dari kelompok Saintek dan Soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian Campuran.
3. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
4. Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi dapat memilih program studi di PTN manapun.
5. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus di PTN yang berada dalam satu wilayah pendaftaran dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat di PTN di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian.
6. Daftar wilayah pendaftaran, program studi, daya tampung per PTN tahun 2016, dan jumlah peminat  program studi per PTN tahun 2016 dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.ac.id mulai tanggal 11 April 2016.

Informasi pendaftaran SBMPTN 2016 lebih lanjut bisa disimak melalui laman resmi SBMPTN (www.sbmptn.ac.id) atau hubungi call center: 0804 1 456 456.

Alamat Panitia Nasional SNMPTN 2016:
Gedung Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sayap Utara Lantai 1
Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta 55281,
Telepon (0274) 544049,
Faksimile (0274) 520325,
E-mail : sekretariatseleksi2016@uny.ac.id
2/26/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi SNMPTN 2016

Penerimaan mahasiswa baru tahun 2016 kembali dibuka. Kesempatan ini memberi peluang bagi lulusan SMA/MA/SMK/SRI untuk melanjutkan pendidikan sarjana di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) pilihan di dalam negeri. Salah satu jenis seleksi masuk PTN yang disediakan adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Seleksi ini menyediakan kesempatan bagi siswa-siswi di seluruh Tanah Air untuk masuk PTN unggulan, sekaligus peluang bagi PTN mendapatkan calon mahasiswa baru berprestasi. 

SNMPT 2016 secara online sudah bisa diikuti. Jadwal pendaftaran dan seleksi resmi dibuka untuk penerimaan mahasiswa baru 2016. Bagi pelamar yang berminat, pendaftaran secara online bisa dilakukan melalui laman SNMPTN (snmptn.ac.id) mulai 29 Februari – 12 Maret 2016. Biaya SNMPTN ditanggung pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya apapun. Sebelum mendaftar, pastikan Anda sudah memahami prosedur pendaftaran dan seleksi SNMPTN 2016, termasuk persyaratan dan ketentuan yang harus dipatuhi. 

Ketentuan Umum:
1. SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/MA dan SMK dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta Portofolio Akademik.
2. Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa.
3. Sekolah yang siswanya akan mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
4. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa nasional (NISN), memiliki prestasi unggul dan rekam jejak prestasi akademik, serta terdaftar di PDSS.
5. Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN yang dipilih tentang ketentuan yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru.

Ketentuan Khusus:
▪ Persyaratan Sekolah
  1. SMA/MA, SMK negeri maupun swasta, (termasuk SRI di luar negeri) yang mempunyai NPSN.
  2. Telah mengisi PDSS dengan lengkap dan benar.

▪ Persyaratan Siswa Pendaftar
Pendaftaran SNMPTN
Siswa SMA/MA, SMK kelas terakhir pada tahun 2016 yang:
1. Memiliki prestasi unggul yaitu: calon peserta masuk peringkat terbaik di sekolah pada semester tiga, semester empat dan semester lima, dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah sebagai berikut:
    a. Akreditasi A, 75% terbaik di sekolahnya;
    b. Akreditasi B, 50% terbaik di sekolahnya;
    c. akreditasi C, 20% terbaik di sekolahnya;
    d. Akreditasi lainnya, 10% terbaik di sekolahnya.
2. Memiliki NISN dan terdaftar pada PDSS,
3. Memiliki nilai rapor semester satu sampai semester lima (bagi siswa SMA/MA, SMK tiga tahun) atau nilai rapor semester satu sampai semester tujuh (bagi SMK empat tahun) yang telah diisikan pada PDSS.
4. Memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN (dapat dilihat pada laman PTN bersangkutan).

Penerimaan di PTN
Peserta diterima di PTN, jika:
1. Lulus satuan pendidikan;
2. Lulus SNMPTN 2016; dan
3. Lulus verifikasi data dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Tata Cara Mengikuti SNMPTN:
Tata cara mengikuti SNMPTN dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1) pengisian PDSS oleh sekolah dan verifikasi oleh siswa, (2) pemeringkatan, dan (3) pendaftaran SNMPTN oleh siswa.

Pengisian dan Verifikasi PDSS
1. Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS harus melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
2. Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah mendapatkan password yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
3. Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password.
4. Apabila siswa tidak melaksanakan verifikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah maka data yang diisikan dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.

Pemeringkatan
1. Panitia Nasional melalui sistem, membuat pemeringkatan siswa berdasarkan nilai mata pelajaran yang menjadi mata uji dalam Ujian Nasional (UN) 2016 pada semester tiga, semester empat dan semester lima.
2. Bagi siswa yang memenuhi syarat yakni memiliki prestasi akademik unggul berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh Panitia Nasional sesuai ketentuan akreditasi sekolah yang diijinkan untuk mendaftar SNMPTN 2016.

Pendaftaran SNMPTN
1. Pendaftar yang memenuhi kriteria pemeringkatan, menggunakan NISN dan password login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
2. Pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Siswa Pendaftar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
3. Pendaftar pada program studi seni dan keolahragaan wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh dari laman http://www.snmptn.ac.id.
4. Pendaftar mencetak Kartu Tanda Peserta sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
5. Bagi sekolah dan/atau pendaftar yang mengalami kesulitan akses Internet, dapat melakukan pengisian PDSS maupun pendaftaran di PLASA TELKOM di seluruh Indonesia.

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi SNMPTN 2016: 
Pengisian dan Verifikasi PDSS : 18 Januari – 20 Februari 2016
Pendaftaran SNMPTN : 29 Februari – 12 Maret 2016
Pencetakan Kartu Tanda Peserta SNMPTN : 22 Maret – 21 April 2016
Proses Seleksi : 24 Maret – 8 Mei 2016
Pengumuman Hasil Seleksi : 10 Mei 2016

Proses verifikasi dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi pada 31 Mei 2016 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2016.

Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun. Selain itu, pendaftar bisa memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan dalam satu PTN sebanyak-banyaknya boleh memilih 2 (dua) program studi. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.

Sementara, siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.

Tahapan Seleksi:
1. Pendaftar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi,
2. Pendaftar yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.

Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui laman resmi SNMPTN (www.snmptn.ac.id) atau dapat menghubungi call center: 08041 450 450. Selain itu, pelamar juga bisa mendapatkan informasi SNMPTN 2016 melalui kantor Humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat. 

Alamat Panitia Nasional SNMPTN 2016 
Gedung Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sayap Utara Lantai 1
Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta 55281 
Telepon    (0274) 544049
Faksimile  (0274) 520325
E-mail     : sekretariatseleksi2016@uny.ac.id
2/26/2016 | 0 komentar | Baca selengkapnya