Beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi Program D3, S1, S2, Dokter Spesialis

Pendaftaran beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi 2018 kembali dibuka bagi mahasiswa Jambi yang mengambil program gelar D3, S1, S2, dan dokter spesialis. Beasiswa ini disediakan Pemprov Jambi bagi mahasiswa aktif yang saat ini duduk minimal semester II dan memiliki KTP Provinsi Jambi. Sebanyak 100 beasiswa ditujukan bagi mahasiswa D3, 350 beasiswa untuk jenjang S1, 125 beasiswa untuk S2, dan 10 beasiswa bagi mahasiswa dokter spesialis.

Total kuota beasiswa Pemprov Jambi 2018 untuk D3, S1, S2, dan dokter spesialis sebanyak 585 kursi. Penerima beasiswa Jambi ini akan menerima manfaat berupa bantuan dana pendidikan yang akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing peraih beasiswa. Untuk penerima beasiswa jenjang D3 dan S1, masing-masing memperoleh Rp 5 juta, jenjang S2 memperoleh Rp 15 juta, dan dokter spesialis memperoleh Rp 100 juta. Menarik bukan?

Nah, bagi Anda yang berstatus sebagai mahasiswa Jambi dan berniat mengikuti program beasiswa Pemprov Jambi tahun ini, pendaftaran beasiswa sedang dibuka. Selain ketentuan harus memiliki KTP Provinsi Jambi, mahasiswa tentunya juga harus memenuhi persyaratan lain seperti diulas di bawah.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S1 2019 Dalam dan Luar Negeri

Persyaratan:
1) Penduduk ber-KTP Provinsi Jambi
2) Mahasiswa aktif (bukan calon mahasiswa) duduk di minimal semester II
3) Meraih Indeks Prestasi paling rendah ; D3 = 3,25, S1 = 3,25, S2 = 3,30, dan Dokter Spesialis = 3,00
4) Akreditasi Program Studi minimal akreditasi B
5) Tidak sedang menerima bantuan pihak lain
6) Belum pernah mendapatkan bantuan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jambi

Dokumen aplikasi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Keluarga (KK)
3. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
4. Transkrip Nilai/Kartu Hasil Studi (Legalisir)
5. Surat Aktif Kuliah
6. Akreditasi Program Studi
7. Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN)
8. Sertifikat Prestasi (Jika memiliki, Jika tidak ada tidak perlu)
9. Fakta Integritas
10. Surat Pernyataan Tidak Sedang Menerima Beasiswa
11. Rencana Penggunaan Dana Beasiswa

Ctt: Untuk dokumen Fakta integritas, Surat Pernyataan Tidak Sedang Menerima beasiswa, dan Rencana Penggunaan Dana Beasiswa, sudah disediakan templatenya. Anda bisa mendownload-nya di akun masing-masing setelah melakukan registrasi online.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa S2 2019 - 2020 Terbaru

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Pemprov Jambi dilakukan secara online di laman beasiswa.disdik.jambiprov.go.id

Pendaftaran online dibuka mulai 5 Oktober s/d 5 November 2018. Buat akun terlebih dahulu, kemudian unggah dokumen aplikasi yang diminta. Gunakan email aktif untuk mendaftar. Karena pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan melalui email.

Pengumuman hasil verifikasi Tahap 1 (Berkas) akan disampaikan 14 November 2018 sekaligus penyampaian undangan untuk verifikasi tahap 2 (faktual), di mana pendaftar yang dinyatakan lulus bahan Tahap 1 (berkas) dipanggil oleh Panitia untuk menunjukkan Dokumen ASLI dan membawa tanda bukti Lolos Verifikasi yang telah dikirim melalui Email. Verifikasi Tahap 2 diikuti oleh mahasiswa mulai 19 – 23 November 2018.

Pengumuman penerima beasiswa prestasi dari Pemprov Jambi 2018 yang dinyatakan lolos akan disampaikan pada 26 November 2018.

Simak juga » Beasiswa S3 2019 Dalam dan Luar Negeri

Kontak:
Layanan Informasi Beasiswa
Jl. Jendral Ahmad Yani No. 06
Telanaipura Jambi - 36124
e: admin@beasiswaprovjambi.com
w: beasiswa.disdik.jambiprov.go.id
10/16/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 di Boston University, USA

Ada salah satu beasiswa S1 di Boston University yang terbuka bagi peminat internasional. Trustee Scholarship. Beasiswa ini full tanggungan biaya kuliah serta biaya wajib lainnya yang harus dikeluarkan saat menjalani studi di Boston University, USA. Trustee Scholarship adalah beasiswa berprestasi yang menyasar kandidat-kandidat internasional yang memiliki capaian akademik luar biasa serta memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus.

Penerima Trustee Scholarship dapat memperpanjang beasiswa hingga empat tahun serta terbuka untuk semua jurusan pada program S1 di Boston University. Setiap tahun 20 kuota beasiswa disediakan bagi kandidat internasional yang memenuhi kriteria. Banyak di antara penerima beasiswa merupakan lulusan SLTA dengan nilai sempurna dan biasanya masuk ke dalam 5 – 10 persen siswa terbaik di kelas.

Persyaratan:
1. Memiliki hasil capaian akademik luar biasa
2. Memiliki sudut pandang, keberanian secara intelektual dan kreatif, serta pengalaman dan prestasi luar biasa
3. Memiliki keunikan bagi komunitas kampus yang menawarkan berbagai kesempatan intelektual, budaya, dan sosial

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

Dokumen aplikasi:
1. Essay (maksimum 600 kata)
2. Hasil SAT atau ACT Plus Writing
3. Hasil TOEFL atau IELTS (iBT TOEFL minimum 90, IELTS minimum 7.0)

Pendaftaran:
Buatlah essay sebanyak 600 kata atau kurang dengan menjawab pertanyaan yang disediakan berikut (pilih salah satu). Pertanyaan essai dikutip dari laman Boston University (www.bu.edu):

1) The list of works banned throughout history is long and sometimes surprising. Examples include the Bible, King Lear, The Origin of Species, Mein Kampf, Lolita, The Diary of Anne Frank, and The Adventures of Huckleberry Finn. Isaac Asimov wrote: “Any book worth banning is a book worth reading.” Do you agree? Is such censorship ever justified? If so, who or what should determine which books are read and which are forbidden?
2) Economists describe a “moral hazard” as individuals’ tendency to take greater risks when they believe that they will not bear the full cost of their actions. Some may be less careful driving, for instance, if they know that their insurance provider will cover potential accidents, while the uninsured will drive with more caution. A recent study similarly suggests a correlation between greater access to Narcan, the drug used to reverse potentially fatal opioid overdoses, and a rise in the use of opioids. In your opinion, should the concept of moral hazard affect public policy? If so, what are the relevant factors policymakers should consider in assessing questions of public safety and individual responsibility?
3) “The perfect search engine,” Google’s co-founder Sergey Brin has said, “would be like the mind of God.” In your opinion, will science and technology eventually allow us to know all things knowable? Are there limits to what the perfect search engine will reveal, or might it indeed become like the mind of God? 

Selain itu, kirimkan esai singkat tidak lebih dari 300 kata, mengenai pernyataan berikut:

“Something that’s not on the resume.” Give us a glimpse of a passion, dream, or mental pursuit that absorbs and delights you.

Essai tersebut dimuat pada laman aplikasi online sebagai bagian dari pendaftaran di Boston University

Pendaftaran beasiswa tidak membutuhkan aplikasi terpisah. Sehingga pelamar cukup mendaftar ke Boston University dan memilih salah satu program S1 yang diminati. Hanya saja pelamar harus mencermati dokumen pendaftaran yang diminta oleh masing-masing program. Hasil SAT dan TOEFL/IELTS di atas turut dilampirkan bersama dokumen pendaftaran yang diminta lainnya, seperti salinan ijazah dan transkrip, rekomendasi sekolah, salinan paspor, dll.

Pengajuan aplikasi sudah harus dilakukan paling lambat 1 Desember. Mengenai pertanyaan, bisa menghubungi telp. 617-353-2320 atau lihat di laman Boston University (www.bu.edu).
10/15/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa AFDF Asia Foundation di Asia dan Amerika Serikat 2019

Tahun ini Asia Foundation kembali membuka penawaran beasiswa dalam bentuk fellowship di beberapa negara Asia. Pelamar Indonesia salah satu yang mendapat kesempatan mengikuti program Asia Foundation Development Fellows (AFDF) ini. Bentuk beasiswa yang ditawarkan berupa kegiatan pengembangan skill kepemimpinan serta pembekalan pengetahuan mendalam tentang Asia serta tantangan pembangunannya. Para kandidat terpilih akan menjalani pembelajaran intensif, kursus singkat, konferensi, serta studi tur di negara Asia (Korea Selatan dan Indonesia) serta Amerika Serikat.

Pelamar terbuka bagi Anda lulusan S1, S2, maupun S3. Dengan catatan Anda memiliki pengalaman profesional pada bidang-bidang keahlian yang menjadi perhatian Asia Foundation, seperti pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional. Pelamar bisa saja dari LSM, pegawai pemerintah, pembuat kebijakan, pengusaha sosial, wartawan, pemerhati lingkungan, akademisi, serta kandidat berbakat dan berdedikasi lainnya pada bidang lain untuk mendaftar.

Beasiswa AFDF Asia Foundation 2019 akan berlangsung di Korea Selatan, Indonesia, dan Amerika Serikat (San Francisco dan Washington DC). Di Korea, peserta akan mengikuti program pelatihan kepemimpinan yang berlangsung pada 13 – 20 April 2019. Kemudian dilanjutkan dengan workshop yang berlangsung di Indonesia pada 20 - 27 April 2019. Selanjutnya peserta akan mengikuti dialog kepemimpinan serta kegiatan pertukaran yang berlangsung di Amerika Serikat pada 8 - 24 September 2019.

Yang menarik dari kegiatan tersebut adalah semua biaya ditanggung oleh Asia Foundation. Meliputi biaya pelatihan, transportasi lokal dan tiket pesawat pp, penginapan dan makan, biaya visa, serta asuransi kesehatan dan kecelakaan. Selain itu, masing-masing peserta juga akan mendapatkan bantuan dana hingga $5.000 untuk pengembangan profesionalisme mereka. Menarik bukan?

Persyaratan:
1. Memiliki rekam pengalaman dan prestasi terkait dengan bidang keahlian Asia Foundation, yakni pemerintahan dan hukum, pembangunan ekonomi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kerjasama regional
2. Pemimpin yang bijaksana, berkomitmen, terhormat dan inspirasional dalam bidang profesional mereka serta di dalam komunitas yang lebih luas
3. Berusia di bawah 40 tahun per 1 Januari 2019
5. Fasih dalam bahasa Inggris (hasil ujian TOEFL tidak diperlukan)
6. Bersedia dan dapat berpartisipasi dalam semua komponen program pada tanggal program yang ditentukan
7. Penduduk tetap atau warganegara dari negara berikut di mana Asia Foundation memiliki program: Afghanistan; Bangladesh; Cambodia; China; India; Indonesia; Japan; Korea; Laos; Malaysia; Mongolia; Myanmar; Nepal; Pakistan; Philippines; Singapore; Sri Lanka; Thailand; Timor-Leste; and, Vietnam.

Simak juga » Beasiswa CCIP untuk Lulusan SMA/SMK, D2, D3, S1

Dokumen aplikasi:
1. Informasi pribadi
2. Essay
3. CV/resume (maksimal 3 halaman)
4. Copy transkrip akademik
5. Video singkat pengenalan diri (3-4 menit)
6. (2) surat rekomendasi

Informasi pribadi, essay, dan surat rekomendasi dapat dilengkapi langsung secara online di aplikasi online setelah membuat akun. Untuk CV, copy transkrip akademik, dan video pengenalan diri disiapkan sendiri kemudian diunggah ke aplikasi online. Penjelasan lebih teknis tertera di panduan yang bisa diunduh di link pendaftaran di bawah.

Pendaftaran:
Pelamar terlebih dahulu membuat akun di laman pendaftaran Asia Foundation. Lihat “Apply Now” pada bagian bawah laman tersebut. Kemudian log in untuk melengkapi aplikasi online yang mereka sediakan.

Pengajuan aplikasi beasiswa Asia Foundation 2019 paling lambat 22 Oktober 2018. Hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan Januari 2019.

Kontak:
Asia Foundation Development Fellows Staff:
Davey M. Kim
Senior Program Officer
Tel (direct): 415-743-3389
e: development.fellows@asiafoundation.org
w: www.asiafoundation.org 
10/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa SHARE untuk Pertukaran Mahasiswa S1 di ASEAN

Pernah mendengar nama beasiswa ini, SHARE Scholarship? Jika belum, mungkin Anda salah satu kandidat yang memenuhi syarat. Beasiswa SHARE merupakan beasiswa penuh untuk kegiatan pertukaran mahasiswa S1 antar negara ASEAN. Beasiswa ini didanai Uni Eropa. Setelah sebelumnya dibuka pendaftaran Batch 4, kali ini dibuka pendaftaran Batch 5. Ada ratusan kandidat dari negara ASEAN yang akan diterima untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa tersebut.

Kegiatan pertukaran mahasiswa Batch 5 yang didanai Beasiswa SHARE berlangsung selama satu semester yang dimulai Januari 2019 – Juni 2019. Saat ini universitas yang berpartisipasi tersebar di delapan negara ASEAN, salah satunya Indonesia. Di periode ini sebanyak 125 beasiswa akan dibagikan bagi mahasiswa ASEAN terpilih.

Adapun yang ditanggung oleh Beasiswa SHARE untuk pertukaran mahasiswa ASEAN ini meliputi biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat pp, asuransi kesehatan, tunjangan penyisihan, bahan studi, serta biaya visa. Beasiswa tersebut diberikan selama satu semester.

Universitas yang berpartisipasi:
▪ Cambodia: Royal University of Phnom Penh, University of Cambodia, Phnom Penh International University, National University of Management Cambodia
▪ Indonesia: Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (UNDIP), Bogor Agricultural University (IPB), Bina Nusantara University (BINUS)
▪ Laos PDR: National University of Laos
▪ Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia, Taylor’s University Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Malaysia Sabah
▪ Myanmar: University of Yangon, Mandalay University, Myanmar Maritime University, Yangon University of Economics
▪ Philippines: University of the Philippines, University of Santo Tomas, De La Salle University, Ateneo de Manila University
▪ Thailand: Chulalongkorn University, Payap University, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thammasat University
▪ Vietnam: Viet Nam National University, Hanoi University of Science and Technology, Ho Chi Minh University of Technology and Education, Hue University

Persyaratan:
1. Calon harus sudah menyelesaikan sekurangnya dua (2) semester di universitas asal
2. Calon harus merupakan warganegara anggota ASEAN
3. Calon harus merupakan mahasiswa dari universitas yang berpartisipasi

Simak juga » Beasiswa S1 untuk Mahasiswa dan Calon Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Transkrip akademik mulai dari awal kuliah (dalam bahasa Inggris)
2. Copy paspor
3. Pasfoto terbaru (ukuran paspor)
4. Surat pengesahan dari universitas asal
5. Surat penerimaan (LoA) dari universitas tujuan (Calon hanya boleh mendaftar beasiswa untuk perkuliahan dalam bahasa pengantar Inggris).

Pendaftaran:
Langkah pertama, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke universitas yang berpartisipasi di Beasiswa SHARE seperti tertera di atas. Mengenai program studi apa saja yang dibuka bisa dilihat di laman SHARE Scholarship di bawah. Masing-masing universitas memiliki deadline berbeda. Ada baiknya pendaftaran tersebut dilakukan lebih dini untuk mendapatkan LoA seperti tertera di dokumen aplikasi. Beasiswa SHARE sendiri menetapkan batas untuk memperoleh LoA adalah sebelum 2 November 2018.

Selanjutnya untuk pendaftaran beasiswa, calon dapat mendaftar secara online yang dibuka mulai 3 Oktober  – 2 November 2018 di laman SHARE Scholarship.

Pemberitahuan hasil seleksi akan disampaikan pada minggu terakhir November 2018.

Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan. Kemudian unggah di laman formulir yang disediakan. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa SHARE dari Uni Eropa ini bisa ditanyakan via email: scholarship@share-asean.eu Semoga berhasil!
10/05/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pelatihan Kominfo bagi Lulusan SMK, D3, S1, PNS/TNI/Polri

Ini salah satu program beasiswa pelatihan yang bisa dilamar bagi para lulusan SMK, D3, S1 maupun mereka yang berprofesi sebagai PNS/TNI/Polri, serta para pelaku industri. Beasiswa pelatihan ini disediakan Kementerian Kominfo melalui program Digital Talent Scholarship 2018. Beasiswa yang memang dirancang untuk membekali pesertanya mengenai dunia digital.

Ada sejumlah tema pelatihan digital yang telah disediakan Kementerian Kominfo. Tema pelatihan tersebut diselenggarakan bersama lima universitas di tanah air, yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Padjajaran. Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerjasama dengan Microsoft Indonesia yang nantinya akan memberikan sertifikat keahlian untuk semua peserta setelah mengikuti kegiatan pelatihan dari Kominfo.

Beasiswa pelatihan intensif dari Kominfo ini pada tahun 2018 berlangsung sekitar 2 bulan di universitas mitra Kominfo dengan jumlah peserta yang akan diterima sekitar 1.000 orang. Banyak bukan?

Sejumlah fasilitas disediakan bagi peserta terpilih nantinya, di antaranya uang transportasi sebesar Rp 1.500.000 selama pendidikan berlangsung, bebas biaya pendidikan dengan 36 pertemuan kelas tatap muka dan 14 pertemuan kelas daring, mendapatkan perlengkapan pelatihan seperti modul pelatihan dan paket 'goody bag', kemudian berkesempatan magang pada perusahaan mitra Digital Talent Scholarship bagi peserta dengan nilai memuaskan.

Selain itu, peserta yang telah mengikuti pelatihan juga akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari Badan Litbang SDM Kominfo RI dan Microsoft Indonesia dan beasiswa lanjutan dengan sertifikasi kompetensi Microsoft bagi peserta dengan nilai 'sangat memuaskan'.

Tema pelatihan:
▪ Artificial Intelligence
AI atau Kecerdasan Buatan didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah, diantaranya: sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan saraf tiruan dan robotika.

▪ Cybersecurity
Cybersecurity atau Keamanan Komputer adalah perlindungan terhadap sistem komputer dari tindakan atau gangguan yang dapat merusak hardware, software, dan data.

▪ Big Data
Big Data atau Mahadata adalah himpunan data dalam jumlah sangat besar yang bertumbuh secara eksponensial dalam kecepatan tinggi dengan variasi tak terbatas.

▪ Cloud Computing
Cloud Computing atau Komputasi Awan adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan teknologi berbasis Internet (awan).

▪ Digital Business
Digital Business atau Bisnis Digital merupakan proses perancangan, peluncuran, dan pengelolaan sebuah bisnis dalam bentuk digital.

Simak juga » Beasiswa Jardine di University of Oxford dan Cambridge

Persyaratan:
▪ LULUSAN D3 DAN S1
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 29 tahun
3. Scan KTP dan Pasfoto
4. Lulus pendidikan D3/S1 (IPK minimal 2,75 dan memiliki Surat Keterangan Lulus atau Ijazah dari institusi terkait)
5. Direkomendasikan oleh dosen (atau atasan apabila telah bekerja)
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lolos seleksi administrasi dan tes pengetahuan dasar (yang dilakukan saat pendaftaran)

▪ LULUSAN SMK BIDANG TIK
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 29 tahun
3. Scan KTP dan Pasfoto
4. Lulus pendidikan SMK (memiliki Surat Keterangan Lulus atau Ijazah dari SMK terkait teknologi informasi dan komunikasi)
5. Direkomendasikan oleh guru (atau atasan apabila telah bekerja)
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lolos seleksi administrasi dan tes pengetahuan dasar (yang dilakukan saat pendaftaran)

▪ ASN/PNS/TNI/POLRI
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 33 tahun (kecuali ada penugasan khusus)
3. Scan KTP dan Pasfoto
4. Masa kerja minimal 2 tahun (memiliki Surat Keterangan Bertugas terkait pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi)
5. Direkomendasikan oleh atasan (min. eselon II untuk ASN/PNS atau atasan langsung untuk TNI/Polri)
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lolos seleksi administrasi dan tes pengetahuan dasar (yang dilakukan saat pendaftaran)

▪ PELAKU INDUSTRI
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 33 tahun
3. Scan KTP dan Pasfoto
4. Masa kerja minimal 2 tahun (Jenjang pendidikan tidak disyaratkan, cukup memiliki Surat Keterangan Kerja dari perusahaan)
5. Direkomendasikan oleh atasan
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Lolos seleksi administrasi dan tes pengetahuan dasar (yang dilakukan saat pendaftaran)

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Digital Talent Kementerian Kominfo 2018 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman digitalent.kominfo.go.id dengan melengkapi formulir yang tersedia. Kemudian konfirmasi via email lalu masuk lagi ke akun untuk melengkapi data-data yang diperlukan dan menunggah berkas yang diminta di laman tersebut.

Pendaftaran online dibuka mulai 17 September – 5 Oktober 2018. Pengumuman hasil seleksi pada 9 Oktober 2018. Kegiatan pelatihan sendiri berlangsung mulai 15 Oktober – 7 Desember 2018.

Kontak:
Badan Penelitian dan Pengembangan SDM
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9, Gd. B, Lt. 5
Jakarta Pusat - 10110
Telp: 021 3810678 (Jam kerja 08:00 s.d. 16:00 WIB)
Email: digitalent@kominfo.go.id
9/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Holland Scholarship, Beasiswa S1 - S2 ke Belanda

Baru-baru ini ada skema beasiswa lain yang ditawarkan Pemerintah Belanda yang tidak saja ditujukan bagi warganegara lokal, tapi juga mancanegara (di luar Kawasan Ekonomi Eropa). Holland Scholarship. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk studi S1 atau S2 di universitas-universitas Belanda.

Beasiswa Holland dibiayai oleh Kementerian Pendidikan, Budaya dan Ilmu Pengetahuan Belanda bekerja sama dengan universitas riset dan universitas ilmu terapan Belanda. Pemenangnya akan memperoleh beasiswa senilai 5.000 Euro pada tahun pertama studi. Meski bukan beasiswa penuh dan berbeda dengan beasiswa StuNed, OTS, atau NFP, beasiswa Holland cukup membantu meringankan biaya studi yang harus dikeluarkan.

Setidaknya ada sekitar 2.100 lebih program studi berbahasa Inggris yang ditawarkan di universitas Belanda. Universitas yang bisa dilamar misalnya Amsterdamse University of the Arts, Amsterdam University of Applied Sciences, Gerrit Rietveld Academie, Erasmus University Rotterdam, Leiden University, Maastricht University, Tilburg University, University of Groningen, dan banyak lagi.

Beberapa universitas menawarkan beasiswa Holland untuk semua program studi berpengantar bahasa Inggris, sementara sebagian lain menetapkan langsung jurusannya.

Kriteria calon:
1. Bukan warganegara Kawasan Ekonomi Eropa (EEA)
2. Mendaftar untuk program full-time bachelor atau full-time master di salah satu institusi pendidikan tinggi Belanda yang berpartisipasi
3. Memenuhi persyaratan yang diminta oleh institusi tujuan
4. Belum pernah menempuh pendidikan di Belanda.

Simak juga » Beasiswa S2 Obama Foundation di University of Chicago

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mendaftar beasiswa Holland dapat mengajukan langsung ke perguruan tinggi Belanda yang dipilih. Selanjutnya setelah mendaftar beasiswa ke universitas, mereka akan menyeleksi kandidat yang berhak menerima beasiswa dan mengkomunikasikannya secara langsung kepada mereka yang terpilih.

Pendaftaran beasiswa Holland 2018 - 2019 dibuka hingga 1 Februari 2019 atau 1 Mei 2019. Silakan mengajukan sebelum deadline. Persyaratan teknis dapat mengunjungi langsung website universitas Belanda yang berpartisipasi. Semoga berhasil!
9/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Jardine 2019 – 2020 Program S1 di University of Oxford dan Cambridge

Bila belum lama ini ditawarkan beasiswa Clarendon dan Beasiswa Gates Cambridge di University of Oxford dan University of Cambridge, tentu yang Anda lulusan SLTA belum bisa mendaftar ke program beasiswa ini untuk kuliah jenjang S1 tahun 2019 – 2020. Sebab, kedua beasiswa bergengsi dari dua universitas top dunia itu hanya tersedia untuk jenjang pascasarjana. Alias hanya ditujukan bagi pelamar program S2 dan S3.

Tapi kabar baiknya, masih ada beasiswa full lain yang disediakan buat Anda yang ingin tetap melanjutkan ke University of Oxford maupun University of Cambridge. Salah satunya Beasiswa Jardine melalui Jardine Foundation Scholarship Awards 2019. Program beasiswa ini ditawarkan Jardine Foundation (Jardine Matheson Group) untuk calon-calon pemimpin masa depan di negara-negara Asia.

Salah satu sasaran dari program beasiswa Jardine adalah Indonesia. Tidak semua negara Asia berkesempatan mengikuti beasiswa ini. Hanya dibuka untuk beberapa negara, yakni Camboja, China, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapore, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Sejak didirikan, Jardine Foundation telah menganugerahi 290 penerima beasiswa Jariden. Mungkin Anda kandidat selanjutkan yang memperoleh beasiswa ini?

Apa saja yang diperoleh dari beasiswa Jardine 2019 - 2020? Selain biaya kuliah penuh program S1, penerima beasiswa juga berhak mendapatkan tunjangan tahunan untuk menutupi biaya makan, penginapan, serta semua biaya insindentil lainnya. Uang saku dibayarkan empat kali dalam setahun. Selain itu, diberikan juga dana untuk biaya tambahan kesehatan imigrasi Inggris (UK Immigration Health Surcharge).

Serta tiket pesawat kelas ekonomi pp dari negara tujuan ke Inggris dan sebaliknya saat program beasiswa dimulai dan berakhir.

Prioritas akan diberikan kepada pelamar yang mendaftar ke college di bawah ini:

(a) University of Oxford:
    ▪ Exeter College
    ▪ Oriel College
    ▪ The Queen's College
    ▪  Trinity College
(b) University of Cambridge:
    ▪ Downing College
    ▪ Magdalene College
    ▪ Peterhouse
    ▪ Trinity College

Persyaratan:
1. Sudah meraih standar akademik untuk memenuhi syarat masuk ke salah satu college (lulus SMA/sederajat)
2. Penduduk tetap di salah negara di mana Jardine Matheson Group memiliki kepentingan bisnis signifikan, yang meliputi  Kamboja, Cina daratan, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
3. Berada dalam kondisi kesehatan yang memuaskan

Simak juga » Beasiswa Pemerintah Meksiko Program S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Personal statement yang menjelaskan tujuan, aspirasi, rencana pelamar setelah lulus dan khususnya kegiatan ekstra kurikuler, termasuk olahraga, dan tingkat keterlibatan mereka di masyarakat
2. Foto ukuran paspor terbaru
3. Salinan formulir aplikasi UCAS yang telah dilengkapi
4. Salinan resmi dari transkrip GCSE, A / AS Level dan IB, atau kualifikasi setara yang tunduk pada sistem ujian di negara atau teritori yang bersangkutan ketika tersedia. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, sertifikat HKDSE, sertifikat SPM atau STPM, dan sertifikat SKHU.
5. Testimoni yang ditandatangani oleh kepala sekolah yang menetapkan:
   a. Hasil akademis yang dicapai dan / atau sementara
   b. Keterangan yang akan membantu Komite Beasiswa dalam penilaiannya; dan
   c. Informasi relevan lainnya untuk aplikasi.

Jika testimoni disampaikan langsung dari sekolah, email akan dikirim ke kepala sekolah / referee dan memintanya untuk menulis surat referensi dan, jika pelamar memiliki penilaian yang tertunda, untuk juga memberikan nilai sementara. Pelamar diminta untuk mengisi nama dan rincian kontak kepala sekolah / referee mereka pada formulir online.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Jardine 2019 – 2020 dilakukan secara online di laman: jardinesrecruit.com

Lengkapi semua kolom formulir online tersebut dan unggah juga dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Batas akhir pendaftaran beasiswa adalah 22 Oktober 2018. Bagi kandidat yang masuk pemeringkatan akan diminta untuk mengikuti wawancara melalui video pada November 2018. Kemudian nanti jika lolos wawancara tahap pertama, pelamar akan mengikuti seleksi akhir yakni diundang untuk menghadiri wawancara pribadi secara langsung di Hong Kong pada Januari 2019.

Selain capaian akademik pelamar, penilaian seleksi juga didasari pada kualitas dan karakter pribadi, prestasi di kegiatan non kurikuler termasuk olahraga, keterlibatan di masyarakat, serta indikator lain yang menurut Komite Beasiswa kandidat dianggap memiliki komitmen tinggi terhadap kinerja tugas publik dan/atau keterlibatan di masyarakat.

Nah, tertarik untuk mengikuti beasiswa Jardine? Jangan lupa mendaftar sebelum deadline berakhir. Informasi lebih lanjut juga bisa Anda simak di lama beasiswa Jardine (www.jardine-foundation.org). Selamat mencoba!
9/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Meksiko 2019 (AMEXCID Scholarship) - S1, S2, S3

Pemerintah Meksiko kembali menawarkan beasiswa internasional 2019 bagi mahasiswa asing yang ingin menjalani studi di universitas-universitas Meksiko. Ada beberapa jenis beasiswa yang disediakan, di antaranya mobility program untuk mahasiswa sarjana (S1) dan pascasarjana dengan durasi 3 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Kemudian beasiswa postdoktoral dan riset pascasarjana selama 12 bulan (minimum 1 bulan), program spesialisasi (1 tahun), gelar master (2 tahun), program doktor (3 tahun), dan spelisialisasi dan subspesialisasi kedokteran (3 tahun).

Beasiswa Pemerintah Meksiko 2019 tersebut ditawarkan Kementerian Luar Negeri Meksiko melalui Mexican Agency for International Development Cooperation (AMEXCID). Beasiswa tersebut dinamai 2019 Mexican Government Scholarship Program for International Students. Ada sekitar 70 lebih perguruan tinggi Meksiko yang berpartisipasi dalam beasiswa tersebut dan mahasiswa Indonesia salah satu yang diberi kesempatan mendaftar.

Pelamar dipersilakan untuk mendaftar beasiswa dengan pengecualian untuk beberapa jurusan, yaitu administrasi bisnis, operasi plastik, akuntansi, marketing, periklanan, kedokteran gigi dan odontologi, serta bidang yang berhubungan.

Beasiswa dapat diikuti oleh kandidat yang baru akan memulai studi di universitas Meksiko atau mereka yang sedang menjalani kuliah di negara tersebut saat ini. 

Beasiswa yang diberikan meliputi:
▪ Tunjangan bulanan sebesar 4 kali gaji minimum di Mexico City untuk beasiswa mobilitas sarjana, spesialisasi, gelar master atau riset tingkat master setara $9,800 peso (sekitar US $478)
▪ Tunjangan bulanan sebesar 5 kali gaji minimum di Mexico City untuk studi dan riset doktoral, postdoktoral, spesialisasi dan subspesialisasi kedokteran setara $12,251 peso (sekitar US $597).
▪ Biaya kuliah dan pendaftaran
▪ Asuransi kesehatan dari Lembaga Keamanan Sosial Meksiko (IMSS), dimulai bulan ketiga saat beasiswa berjalan
▪ Biaya visa mahasiswa untuk masa tinggal yang lebih dari 180 hari
▪ Tiket pesawat PP di awal dan akhir beasiswa
▪ Tunjangan transportasi umum dari Mexico City ke perguruan tinggi tujuan pada awal dan akhir beasiswa, jika belajar di luar Mexico City.

Persyaratan:
1. Bergelar sarjana, master, atau doktor, sesuai yang dipersyaratkan program
2. Minimum nilai rata-rata 8.0 untuk skala 0 - 10 (Setara IPK minimum 3.2 untuk skala 4)
3. Diterima atau saat ini sedang menjalani program di salah satu perguruan tinggi Meksiko yang berpartisipasi.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 di University of Cambridge, UK

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi (Unduh), diisi lengkap dan dipasang pasfoto digital
2. Statement of Purpose yang memperlihatkan alasan pelamar tertarik belajar atau melakukan penelitian di Meksiko (maksimum 2 halaman, ditulis dengan font Arial ukuran 12, dengan spasi tunggal)
3. Curriculum vitae (maksimum 3 halaman, ditulis dengan font Arial ukuran 12, dengan spasi tunggal)
4. Surat pernyataan jaminan untuk kembali (Unduh)
5. Acceptance letter dari perguruan tinggi tuan rumah Meksiko, ditandatangani oleh pihak yang bertanggung jawab ((Direktur Kantor Urusan Internasional, Direktur Pertukaran Akademik, Kepala Departemen Studi Pascasarjana, Koordinator Pascasarjana, dll), yang menyatakan lama studi dengan mencantumkan tanggal awal dan akhir serta jenis studi. Untuk penelitian, acceptance letter juga harus menyatakan bahwa kandidat akan menerima pendampingan yang dibutuhkan untuk proyek penelitian, jika memungkinkan nama pembimbing.
6. Copy ijazah gelar terakhir
7. Copy transkrip nilai terakhir yang memperlihatkan IPK- atau IPK rata-rata bagi pelamar program mobility sarjana
   - Untuk beasiswa mobility, sertakan surat dari perguruan tinggi pelamar yang menyetujui pemberian kredit akademik untuk kelas kuliah yang diambil di Meksiko
   - Untuk hibah penelitian, copy dokumen akadmik memperlihatkan pelamar telah tamat atau saat ini terdaftar di program master atau doktor
8. Copy akte kelahiran
9. Copy paspor atau KTP
10. Surat keterangan sehat dari lembaga pemerintah atau swasta yang menunjukkan pelamar dalam kondisi sehat dan bisa melakukan perjalanan ke luar negeri serta menjalankan studi mereka.
11. 4 (empat) pasfoto asli terbaru, dengan latarbelakang putih, ukuran 3cm x3cm, disertai nama dan kewarganegaraan di belakangnya
12. Letter of acceptance untuk syarat dan ketentuan program, disertai tandatangan kandidat (Unduh)
13. Bagi pelamar yang telah berada di Meksiko harus memiliki dokumen imigrasi terbaru, dibuktikan dengan kartu visa mahasiswa menetap sementara
14. Bagi pelamar yang telah sedang studi di Meksiko, wajib menyampaikan dokumen resmi dilegalisir dari IPK rata-rata 85, atau skala 80/100, yang dikeluarkan oleh institusi di mana mahasiswa bersangkutan terdaftar saat ini (ditandatangani serta dicap oleh otoritas berwenang)
15. Jika Bahasa Spanyol bukan bahasa asli dari pelamar, sertakan sertifikat mahir berbahasa Spanyol dari universitas atau pusat bahasa. Minimum adalah level B2.
16. Untuk beasiswa penelitian di dalam bahasa yang berbeda dari bahasa Spanyol, wajib mengirimkan komunikasi resmi dari institusi tuan rumah, yang menyatakan komitmen untuk menyediakan bimbingan dalam bahasa berbeda, menentukan nama bahasa dan pengajar

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa Pemerintah Meksiko 2019 untuk  program S1, S2, S3, riset, dan spesialisasi tersebut dilakukan secara online di laman sigca.sre.gob.mx

Pelamar perlu membuat akun terlebih dahulu sebelum bisa mengajukan aplikasi secara online dengan melampirkan dokumen aplikasi yang diminta. Anda juga dapat melihat panduannya di link unduhan formulir di atas untuk teknis pendaftaran lebih lanjut.

Batas akhir pendaftaran online adalah 28 September 2018 pukul 15.00 waktu Meksiko. Hasil seleksi akan diumumkan pada 5 Desember 2018 melalui kantor diplomatik Meksiko. Biasanya melalui Kedubes Meksiko di Jakarta.

Kontak:
Email: infobecas@sre.gob.mx
9/18/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Pertukaran Mahasiswa ASEAN di UKM, Malaysia untuk Mahasiswa S1

Jika Anda merupakan mahasiswa S1 yang kuliah di tanah air atau di salah satu universitas di ASEAN, program beasiswa pertukaran mahasiswa S1 di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) ini sayang untuk dilewatkan. Nama kegiatannya The CIMB Young ASEAN Leaders Programme (CYAL) 2018. Program beasiswa pertukaran mahasiswa ini diselenggarakan oleh CIMB bekerjasama dengan UKM Malaysia. Siapa tahu Anda bisa menjadi salah satu peserta dari kegiatan pertukaran pelajar tersebut.

CYAL 2018 terbuka bagi mahasiswa Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Camboja, Laos, Vietnam, Thailand, Myanmar, dan Filipina. Selain kegiatan bertukar pengalaman belajar antarmahasiswa ASEAN, peserta juga saling memperkenalkan budaya di negara masing-masing. Serta kegiatan-kegiatan lain dalam kelompok yang dikemas melalui CYAL 2018. Program CYAL sendiri mulai dilaksanakan 19 – 24 Oktober 2018 di UKM, Kuala Lumpur, Malaysia. Sebanyak 50 kursi disediakan untuk program ini.

Beberapa manfaat yang diperoleh peserta penerima beasiswa CYAL di antaranya, biaya tiket pesawat pp, transportasi dan bahan yang dibutuhkan,  dan akomodasi beserta makan selama program berlangsung.

Persyaratan:
1. Terbuka untuk warganegara ASEAN: Brunei, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Laos, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam.
2. Mahasiswa sarjana antara usia 18 hingga 30 tahun dengan IPK minimal 3.0 atau setara, terdaftar di universitas ASEAN.
3. Lancar berkomunikasi dalam bahasa Inggris, tulis maupun lisan.
4. Prioritas akan diberikan kepada mereka yang memiliki pengalaman di bidang Ketahanan dan Inovasi menuju Gaya Hidup Hijau, Sejahtera: Smart City atau kegiatan relawan lainnya.

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 Terbaru 2019 - 2020

Pendaftaran:
Beasiswa pertukaran mahasiswa CYAL 2018 dilakukan secara online di laman CIMB  Young ASEAN Leader. Lengkapi formulir beserta data-data yang diminta, termasuk mengunggah transkrip nilai terakhir di laman tersebut.

Pendaftaran online beasiswa pertukaran mahasiswa ASEAN di UKM Malaysia ini dibuka hingga 23 September 2018. Peserta yang lolos pemeringkatan atau shortlist akan mengikuti tahap berikutnya, yakni wawancara via telepon atau online yang diberitahukan kemudian. Selanjutnya peserta yang terpilih dan berhak mengikuti CYAL 2018 akan diberitahu pada akhir September 2018.
9/15/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

ILOT Award, Beasiswa S1 di UBC Kanada

University of British Columbia (UBC) Kanada kembali membuka kesempatan beasiswa internasional bagi siswa berprestasi. Beasiswa S1 yang ditawarkan melalui skema International Leader of Tomorrow Award (ILOT Award).

Pemenang ILOT Award akan mendapatkan beasiswa berupa tanggungan biaya kuliah, uang saku, dan biaya hidup selama studi di UBC. Jumlah beasiswa yang diperoleh disesuaikan dengan kebutuhan keuangan Anda serta kemampuan membiayai studi setiap tahunnya. Beasiswa dapat diperpanjang hingga tiga tahun berikutnya dengan syarat kandidat penerima beasiswa dapat mempertahankan prestasi akademik di UBC, butuh dukungan keuangan, serta mempertahankan izin studi (visa) mereka di Kanada.

Beasiswa S1 di UBC menekankan prestasi akademik, skil kepemimpinan, aktif berorganisasi, maupun prestasi di luar akademik, seperti seni, olahraga, debat, menulis kreatif, atau yang lain.

Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, pelamar tidak mendaftar secara langsung tapi dinominasikan oleh pihak sekolah atau kampus transfer sebelumnya.

Persyaratan:
1. Pelajar internasional yang ingin belajar di Kanada dengan izin studi Kanada
2. Masuk UBC dari sekolah menengah, akademi, atau universitas yang diakui
3. Mendaftar ke program gelar sarjana untuk pertamakali
4. Memenuhi persyaratan masuk UBC, termasuk persyaratan umum dan khusus gelar serta standar kemampuan bahasa Inggris
5. Memperlihatkan prestasi akademik yang unggul (sekurangnya nilai rata-rata A atau setara)
6. Memperlihatkan tingkat kebutuhan keuangan, yang kalau tidak akan menghalangi mereka meraih gelar di UBC.

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 untuk Pelajar Indonesia

Siswa harus dinominasikan oleh pihak sekolah untuk mendapatkan beasiswa dengan menggunakan paket formulir nominasi (unduh) ILOT Award 2019 - 2020. Informasi tentang cara mendaftar untuk tahun akademik 2019/20 akan tersedia mulai 1 Oktober 2018.

Pendaftaran:
Biasanya siswa mengajukan terlebih dahulu pendaftaran mahasiswa secara online di UBC (http://you.ubc.ca/). Serta melampirkan dokumen-dokumen yang diminta, seperti transkrip ijazah beserta nilai, profil sekolah, bukti kemampuan bahasa Inggris, serta dokumen penunjang. Pelamar akan dikenakan biaya pendaftaran di kampus tersebut.

Berikutnya, pihak sekolah mendaftarkan siswa untuk menerima beasiswa dengan cara mengirimkan paket nominasi, di antaranya melampirkan formulir yang diminta, transkrip ijazah beserta nilai, profil sekolah, serta bukti kemampuan bahasa Inggris siswa. Aplikasi yang telah lengkap (menggunakan amplop sekolah) dikirim ke alamat berikut via pos:

The Administrator, International Leader of Tomorrow Award
International Student Initiative, The University of British Columbia
1200 – 1874 East Mall, Welcome Centre
Vancouver BC, CANADA V6T 1Z1
 

Pengajuan beasiswa tersedia mulai 1 Oktober 2018. Sementara, untuk pendaftaran online mahasiswa di kampus UBC paling lambat 1 Desember 2018. Meskipun Anda dapat memilih hingga dua jurusan studi, namun pilihan pertama yang akan dipertimbangkan untuk beasiswa. Jika ada pertanyaan bisa disampaikan melalui email: international.awards@ubc.ca atau telp: +1-604-822-8999. Info lebih lengkap juga tertera di formulir nominasi. Selamat mencoba!
9/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Korea 2019 Full (KGSP) untuk Diploma dan S1

Mungkin Anda salah satu yang menantikan Beasiswa Pemerintah Korea 2019 ini. Korean Government Scholarship Program (KGSP). Kali ini beasiswa KGSP ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin menempuh kuliah diploma atau sarjana di universitas-universitas Korea. Beasiswa disediakan full yang menanggung kebutuhan selama studi di Korea.

Pendidikan berlangsung sekitar dua tahun untuk diploma (associate degree)  dan empat tahun untuk sarjana. Plus akan menjalani kursus bahasa Korea sekitar setahun sebelum perkuliahan. Sehingga durasi total sekitar 3 tahun untuk diploma dan 5 tahun untuk S1.

Khusus bagi pelamar Indonesia, ada tiga jenis beasiswa KGSP 2019 yang bisa dilamar. Yakni beasiswa diploma (setara D2), beasiswa S1 khusus jurusan natural science dan engineering, dan beasiswa S1 via Kedubes Korea di Jakarta.

Beasiswa diploma (associate degree) menyediakan kuota sebanyak 20 beasiswa dan terbuka bagi negara-negara anggota ODA. Sementara, beasiswa S1 khusus jurusan natural science dan engineering tersedia 25 beasiswa dan terbuka bagi pelamar dari 67 negara. Pendaftaran kedua beasiswa tersebut diajukan langsung ke universitas yang ada di Korea.

Untuk beasiswa S1 via Kedubes Korea, ada 3 kuota beasiswa disediakan untuk Indonesia. Pendaftarannya melalui Kedubes Korea di Jakarta.

Selain ditanggung biaya pendidikan penuh selama masa studi, juga tersedia tunjangan hidup bulanan sebesar 800 ribu won, tunjangan kedatangan 200 ribu won, tunjangan pemulangan 100 ribu won, biaya kursus bahasa Korea, asuransi kesehatan, dan tentunya tiket pesawat ke Korea dan kepulangan setelah menyelesaikan studi. Yang menarik, beasiswa Korea 2019 ini juga menyediakan tambahan tunjangan 100 ribu won per bulan jika Anda memiliki skor TOPIK (Test of Proficiency in Korean) level 5 atau 6 setelah terdaftar di universitas Korea.

Universitas Tujuan Associate degree (diploma):
▪ Gumi University
▪ Dongyan Mirae University
▪ Yeungjin College
▪ Inha Technical College
▪ Cheju Halla University
▪ Korea University of Media Arts
▪ Hanyang Women's University

Universitas Tujuan S1 Jurusan Natural Science dan Engineering:
1. Andong National University            
2. Busan University of Foreign Studies           
3. Chonbuk National University           
4. Chonnam National University           
5. Chosun University           
6. Chungbuk National University           
7. Chungnam National University   
8. Daegu University           
9. DaeJeon University       
10. Dong-A University               
11. Dongguk University, Gyeongju
12. Dongseo University
13. Gyeongsang National University
14. Hallym University
15. Handong Global University
16. Hannam University
17. Hanseo University
18. Hoseo University
19. Inje University   
20. Jeju National University
21. Jeonju University
22. Kangwon National University
23. Keimyung University
24. Kongju National University
25. KONYANG University
26. Kumoh National Institute of Tech
27. Kyungpook National University
28. Kyungsung University
29. Namseoul University
30. Pai Chai University
31. Pukyong National University
32. Pusan National University
33. Semyung University
34. Silla University
35. Soonchunhyang  University
36. Sunmoon University
37. University of Ulsan
38. Woosuk University
39. Yeungnam University

Universitas Tujuan S1 (Via Kedubes):
1. Ajou University
2. Andong National University
3. Busan University of Foreign Studies
4. Chonbuk National University
5. Chonnam National University
6. Chosun University
7. Chung-Ang University
8. Chungbuk National University
9. Chungnam National University
10. Daegu University
11. DaeJeon University
12. Dankook University
13. Dong-A University
14. Dongguk University, (Gyeongju)
15. Dongguk University, (Seoul)
16. Dongseo University
17. Ewha Womans University
18. Gyeongsang National University
19. Hallym University
20. Handong Global University
21. Hankuk University of Foreign Studies
22. Hannam University
23. Hanseo University
24. Hanyang University
25. Hoseo University
26. Incheon National University
27. INHA University
28. Inje University
29. Jeju National University
30. Jeonju University
31. KAIST
32. Kangwon National University
33. Keimyung University
34. Kongju National University
35. Konkuk University
36. KONYANG University
37. Kookmin University
38. Korea Polytechnic University
39. Korea University
40. Kumoh National Institute of Tech
41. dll

Persyaratan:
1. Merupakan warganegara dari negara yang ditawarkan beasiswa (salah satunya Indonesia)
2. Berusia di bawah 25 tahun per 1 Maret 2018 (Lahir setelah 1 Maret 1993)
3. Memiliki kesehatan yang baik, jasmani maupun rohani
4. Telah lulus atau akan lulus SMA/sederajat per 1 Maret 2018 (tidak memenuhi syarat bagi mereka yang telah mengambil pendidikan sarjana/pendidikan tinggi)
5. › Memiliki nilai rata-rata komulatif di atas 75 persen (dari 100 persen) atau berada dalam peringkat 25 persen terbaik selama SMA/sedarajat (untuk diploma)
    › Memiliki nilai rata-rata komulatif 80 persen (dari 100 persen) atau berada dalam peringkat 20 persen terbaik selama SMA/sederajat (untuk sarjana)
6. › Bersedia mencari pekerjaan di profesi yang terkait setelah mendapat gelar (diploma)
    › Belum pernah menerima beasiswa dari pemerintah Korea sebelumnya (sarjana)
7. Tidak memiliki keterbatasan dalam berpergian ke luar negeri
8. Lebih diutamakan bagi pelamar yang memiliki kemampuan bahasa Korea atau Inggris
9. Pelamar hanya boleh mendaftar satu universitas

Simak juga » Daftar Beasiswa Kuliah 2018 - 2019 untuk S1, S2, S3

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi yang telah diisi (form 1) (Unduh)
2. Janji NIIED (form 2)
3. Personal statement (form 3)
4. Rencana studi (form 4)
5. Dua surat rekomendasi, bisa dari kepala sekolah, guru, atau pembimbing (form 5)
6. Penilaian kesehatan diri (form 6)
7. Salinan ijazah SMA/sederajat atau keterangan lulus sementara
8. Salinan transkrip nilai
9. Bukti kewarganegaraan pemohon dan orang tua (contoh: akte kelahiran, kartu keluarga, paspor orang tua)
10. Penghargaan (opsional)
11. Salinan sertifikat kemampuan bahasa Korea (TOPIX) atau Inggris (TOEFL, TOEIC, atau IELTS)
12. Surat keterangan sehat dari dokter (form 7, khusus kandidat yang telah melewati seleksi putaran kedua)
13. Salinan paspor pemohon (khusus kandidat yang sudah melewati seleksi putaran kedua)

* Ctt: Form 2, form 3, form 4, form 5, form 6, dan form 7 tertera di formulir aplikasi

Pendaftaran:
▪ Associate degree (diploma)
Pendaftaran beasiswa dilakukan di masing-masing universitas (September s/d Oktober 2018). Pelamar harus mengecek langsung instruksi pendaftaran beasiswa tersebut di laman web universitas yang diminati termasuk mengajukan dokumen aplikasi di atas. Perlu diingat, pelamar hanya boleh mengajukan di satu universitas Korea. Panduannya tertera bersama formulir aplikasi beasiswa associate degree KGSP. Deadline pendaftaran diputuskan oleh masing-masing universitas.

▪ Sarjana (S1) Jurusan Science dan Engineering
Pendaftaran beasiswa S1 jurusan science dan engineering dari KGSP juga dilakukan langsung di universitas Korea. Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan kemudian ajukan ke universitas Korea yang diminati. Silakan dicek langsung ke website universitasnya. Petunjuk lebih lanjut juga tertera di formulir aplikasi beasiswa S1 jurusan Science dan engineering KGSP.

▪ Sarjana (S1) via Kedubes Korea
Siapkan dokumen aplikasi yang dibutuhkan bersama formulir aplikasi yang diminta. Pada tahap awal, dokumen yang perlu dikirimkan cukup poin 1 s/d 11. Buat satu rangkap (asli/legalisir). Khusus untuk Surat Rekomendasi butuh 8 (delapan) lembar original.

Dokumen diterjemahkan ke dalam bahasa Korea atau Inggris jika menggunakan bahasa Indonesia. Terjemahan resmi tersebut harus disahkan oleh notaris.

Selain itu surat rekomendasi dimasukkan ke dalam amplop terutup oleh pemberi rekomendasi dan dialamatkan ke Kedutaan Besar Korea. Seluru dokumen yang diminta harus disusun sesuai dengan checklist dan tidak boleh memakai clear file.

Kirimkan dokumen aplikasi beasiswa di atas via pos ke alamat:

Kedutaan Besar Korea,
Jl. Gatot Subroto Kav. 57
Jakarta 12950

Mohon tuliskan “KGSP” pada amplop. Aplikasi paling lambat diterima 28 September 2018. Khusus pendaftaran beasiswa S1 melalui Kedubes Korea ini, pelamar memilih 3 universitas dan 3 jurusan berbeda yang ada di Korea. Jika ingin bertanya dapat menghubungi telepon: 021-2967-2555 atau melalui laman Kedubes Korea (idn.mofa.go.kr). Semoga berhasil!
9/10/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa di American University AS Jenjang S1 2019 - 2020

Peluang beasiswa ini disediakan American University bagi siswa internasional yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S1 di Amerika Serikat. AU Emerging Global Leader Scholarship. Sasaran beasiswa adalah calon-calon berbakat yang tidak saja memiliki prestasi akademik, tapi juga potensi kepemimpinan, serta peran serta untuk terlibat secara global. Setelah lulus, penerima beasiswa S1 di American University juga diharapkan bisa kembali ke negara asal mereka dan memperbaiki kekurangan sumber daya serta melayani masyarakat.

American University (AU) kini membuka beasiswa 2019 – 2020. Beasiswa tersebut mencakup semua tagihan biaya di AU, seperti biaya kuliah penuh, kamar, dan makan. Meski begitu beasiswa AU EGL tidak termasuk biaya non-tagihan, seperti asuransi kesehatan wajib, buku, tiket pesawat, serta biaya lain-lain yang jumlah keseluruhannya sekitar US $ 4.000 per tahun.

Penerima beasiswa S1 American University dapat memperbarui beasiswa yang diperoleh setiap tahun hingga maksimum empat tahun. Pertimbangannya berdasarkan capaian akademik yang memuaskan.

Jika kandidat yang melamar beasiswa AU EGL di American University tidak diterima untuk 2019, masih tersedia peluang beasiswa parsial di kampus tersebut. Tentunya beasiswa parohan ini akan membutuhkan biaya lebih besar karena hanya menanggung sebagian dari biaya kuliah.

Persyaratan:
1. Bukan warganegara Amerika Serikat, penduduk tetap AS, atau berkewarganegaraan ganda AS dengan negara lain
2. Tidak memenuhi syarat jika telah terdaftar atau sudah memulai kuliah di universitas lain di negara asal atau Amerika Serikat
3. Tidak memenuhi syarat jika lulus sekolah menengah di bawah tahun 2017

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 Terbaru 2019 - 2020

Diutamakan bagi:
1. Siswa internasional yang berhasil mengatasi berbagai kendala dan tantangan serta mereka yang berasal dari beragam latarbelakang sosial ekonomi global dan kurang terwakili
2. Memiliki IPK minim setara 3.8 (atau ada di peringkat 10 persen lulusan terbaik) di kelas 9 – 12
3. Menunjukkan komitmen kepemimpinan, sukarelawan, pengabdian masyarakat, serta untuk memajukan kebutuhan orang-orang di negara asalnya
4. Memiliki skor TOEFL iBT 95, IELTS 70, atau TOEFL PBT 600 (atau lebih)
5. Siswa yang masih terdaftar di SMA dan lulus pada bulan Juni 2019.
6. Penting: Siswa dalam sistem IB harus merencanakan untuk lulus dengan ijazah IB penuh dengan sekurangnya matapelajaran 3 HL. Siswa yang belajar di sistem British A-Level harus merampungkan setidaknya 3 level A dan menyelesaikan 13 tahun studi sebelum Agustus 2019.

Pendaftaran:
1. Lengkapi formulir aplikasi online AU EGL serta pertanyaan 1 – 4
2. Mengajukan bank letter dan formulir AU Certification of Finances (AU CFIS) – masing-masing menunjukkan minimal US $ 4.000. Itu dapat dikirim melalui fax ke: +1-202-885-1025 (Kunjungi www.american.edu/ocl/isss/Financial-Proof.cfm untuk contoh bank letter dan format AU CFIS.)
3. Ajukan hasil skor resmi TOEFL atau IELTS (diutamakan TOEFL iBT 95, IELTS 7.0 atau TOEFL pBT 600 atau lebih) jika tersedia. Scan lalu kirim melalui email: admissionsdocuments@american.edu
4. Lengkapi dan kirim aplikasi umum, bersama dengan semua dokumen pendukung per ceklis yang tertera di https://www.american.edu/admissions/international/instructions.cfm sebelum 15 Desember 2018 atau paling lambat 15 Januari 2019.
5. Jika Anda mendaftar melalui program yang didukung oleh EducationUSA (www.educationusa.state.gov) seperti USAP, CCC, Diana Kamal Scholarship, atau sejenisnya, mohon sediakan surat dari pembimbing pusat EducationUSA yang mengkonfirmasi pencalonan Anda
6. Jika Anda tidak terpilih sebagai salah satu finalis, Anda masih bisa dipertimbangkan untuk penerimaan di American University, Washington, DC dan memenuhi syarat untuk beasiswa parsial. Meskipun demikian, untuk melanjutkan proses aplikasi, Anda perlu mengajukan bukti pendanaan total US $ 66.717 (estimasi tahun pertama studi).

Pendaftaran beasiswa S1 di American University dibuka hingga 15 Desember 2018 atau paling lambat 15 Januari 2019. Para semi finalis maupun finalis beasiswa AU EGL akan menjalani wawancara melalui Skype. Informasi lebih lanjut dapat ditanyakan melalui email: intadm@american.edu atau web universitas (www.american.edu). Selamat mencoba!
9/07/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa - Online Scholarship Competition (OSC) 2018

Medcom.id kembali menyelenggarakan program Online Scholarship Competition (OSC) untuk membuka peluang anak bangsa menempuh pendidikan perguruan tinggi.

Penyelenggaran OSC pada 2018 memasuki tahun keempat. Kali ini dengan melibatkan 18 perguruan tinggi swasta ternama di Indonesia dan menyediakan 360 beasiswa S1 yang akan diperebutkan oleh setiap siswa/siswi SMA/SMK sederajat yang duduk di kelas 12 tahun ajaran 2018/2019 atau bagi yang telah lulus di tahun 2018 namun belum kuliah dan belum menikah. Istimewanya beasiswa ini senilai total Rp 30 miliar.

OSC merupakan kompetisi beasiswa online pertama di Indonesia yang bertujuan memberikan kemudahan siswa/siswi Indonesia untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang Strata-1 (S1) melalui beasiswa di universitas favorit.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah lulusan SMA pada tahun ajaran 2016/2017 mencapai 1.263.211. Dengan angka partisipasi perguruan tinggi sekitar 30 persen, artinya terdapat hampir 400 ribu siswa yang bersiap memasuki perguruan tinggi.

Melihat tingginya angka calon mahasiswa tersebut, OSC membuka peluang para lulusan SMA/SMK sederajat di seluruh Indonesia untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi melalui jalur beasiswa tanpa harus datang ke kampus untuk mendaftarkan diri dan mengikuti tes secara langsung. OSC mempersingkat proses tersebut dengan metode online. Pendaftaran dan tes tahap awal dilakukan melalui sistem online.

Dengan dilibatkannya 18 perguruan tinggi swasta dari sepuluh kota berbeda (Jakarta, Tangerang, Depok, Cikarang, Bandung, Salatiga, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Makassar), para peserta dapat lebih leluasa memilih universitas favorit, serta memiliki akses lebih mudah dalam melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang sarjana (S1).

Daftar 18 Perguruan Tinggi: 
1. Universitas Al-Azhar Indonesia
2. Universitas Gunadarma
3. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
4. Universitas Mercu Buana
5. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
6. Universitas Multimedia Nusantara
7. President University
8. Universitas Trisakti
9. Institut Teknologi Nasional (ITENAS)
10. Universitas Kristen Marantha
11. Telkom University
12. Universitas Kristen Duta Wacana
13. Universitas Kristen Satya Wacana
14. Universitas Gajayana
15. Universitas Islam Malang
16. Universitas Katolik Mandala (UKWMS)
17. Universitas 17 Agustus 1945
18. Universitas Fajar

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 Terbaru 2019 - 2020

Persyaratan: 
1. Peserta WAJIB mengisi data diri dengan lengkap pada form yang tersedia di kolom pendaftaran
2. Peserta WAJIB memiliki KTP / Kartu Pelajar / Kartu Identitas Diri yang berlaku
3. Peserta WAJIB memiliki Email, Akun Sosial Media (twitter/facebook/instagram), dan No Telp/HP yang bisa dihubungi
4. Peserta WAJIB memfollow akun twitter & instagram @osc_medcom atau like facebook Medcom ID
5. Peserta adalah siswa/i SMA/SMK Sederajat yang duduk dikelas 12 ditahun ajaran 2018/2019
6. Peserta adalah siswa/i SMA/SMK Sederajat yang telah lulus di tahun 2018 namun BELUM kuliah dan BELUM Menikah
7. Seluruh peserta tidak dipungut biaya pendaftaran sedikit pun (GRATIS)

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa OSC 2018 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir yang disediakan di laman medcom.id

Tahapan Beasiswa OSC 2018:
▪ 30/08/18 - Pendaftaran OSC 2018
OSC 2018 resmi dibuka. Peserta diharuskan mengisi data diri dengan sebenar-benarnya. Peserta masih bisa menyunting data diri hingga batas waktu yang ditentukan.

▪ 2/11/18 - Penutupan Pendaftaran
Batas akhir pendaftaran beasiswa OSC 2018. Peserta terdaftar sudah tidak dapat menyunting data diri dan jurusan pilihan.

▪ 4/11/18 - Tes Online
Tes tahap pertama dalam seleksi OSC 2018. Setiap peserta akan diberikan 50 soal pilihan ganda selama 120 menit. Peserta wajib mengerjakan dengan perangkat laptop atau komputer dan koneksi internet yang baik.

▪ 9/11/18 - Pengumuman Tes Online
Akan terpilih 150 peserta terbaik di setiap kampus dengan waktu tercepat dan nilai paling tinggi. Setiap peserta wajib mengikuti seleksi berkas sebagai tes tahap kedua.

▪ 20/11/18 - Tes Seleksi Berkas
Batas akhir seleksi berkas. Peserta terpilih wajib mengirimkan scan data diri, scan rapot semester 1-5, dll.

▪ 7/12/18 - Pengumuman Tes Seleksi Berkas
Akan terpilih 70 peserta terbaik di setiap kampus yang dipilih langsung oleh pihak kampus.

▪ 19/12/18 - Tes Offline
Tes Tahap Akhir dari OSC 2018. Peserta wajib hadir ke Jakarta untuk mengikuti tes akhir.

▪ 19/12/18 - Awarding Night
Malam puncak OSC 2018 akan mengumumkan 360 pemenang OSC 2018.

Para pemenang OSC berhak mendapatkan beasiswa dari PTS favorit yang meliputi:
- Bebas uang pangkal (biaya masuk) 100%
- Beasiswa S1 hingga lulus, untuk 8 semester berturut-turut*
- Sertifikat pemenang OSC 2018

Informasi lebih lanjut mengenai OSC 2018 dapat dilihat melalui website medcom.id atau menghubungi email: osc.medcomid@gmail.com
9/06/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Mahaghora 2018 buat Siswa SMA/SMK ke S1, D3 (Batch 2)

Pendaftaran Beasiswa Mahaghora 2018 kembali dibuka untuk  batch 2 periode yang baru perkuliahan 2019. Beasiswa ini ditujukan bagi siswa lulusan SMA/SMK dan sederajat di Tanah Air maupun bagi siswa/siswi SMA/SMK/sederajat kelas 12 tahun ajaran 2018/2019. Sasaran dari beasiswa Mahaghora adalah siswa kurang mampu yang mengalami kendala biaya studi untuk melanjutkan ke jenjang S1 atau D3.

Beasiswa Mahaghora menanggung biaya kuliah mulai dari semester 1 s/d maksimal semester 8 serta biaya pendaftaran kuliah. Biaya yang tidak termasuk dalam beasiswa di antaranya biaya hidup, akomodasi, buku, praktik, dan keperluan kuliah lainnya. Sekitar 3 - 4 orang kandidat akan dipilih sebagai penerima Beasiswa Mahaghora.

Beasiswa Mahaghora sendiri ditawarkan oleh PT Mahaghora, sebuah Holding Company yang bergerak di bidang agrobisnis, industri makanan, distribusi, dan food & beverage service.

Persyaratan:
1. Putra-putri Indonesia yang memiliki keterbatasan finansial dan ingin melanjutkan kuliah sarjana/diploma
2. Diperuntukkan untuk:
   - siswa-siswi SMA/SMK/sederajat kelas 12 tahun ajaran 2018/2019
   - lulusan SMA/SMK/sederajat tahun 2017 dan 2018
3. Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu minimal dari kelurahan
4. Memiliki visi yang jelas dan motivasi yang kuat untuk menggapai cita-citanya
5. Tidak sedang menerima/mengikuti beasiswa lain
6. Diutamakan memiliki pengalaman dalam berorganisasi
7. Peserta beasiswa diwajibkan untuk kuliah di Surabaya sesuai dengan minat/jurusan.
8. Memiliki prestasi/kejuaraan dalam bidang akademik maupun non akademik selama SMA (dibuktikan dengan sertifikat)
9. Biaya kuliah yang ditanggung PT.Mahaghora meliputi :
   - biaya pendaftaran kuliah
   - biaya kuliah maksimal 8 semester
10. Biaya yang tidak ditanggung meliputi biaya hidup, akomodasi, buku, praktik dan keperluan kuliah lainnya
11. Calon penerima beasiswa akan diseleksi berdasarkan 2 kriteria, yaitu :
    - Nilai akademis
    - Keaktifan dan kemampuan berorganisasi
12. Penerima Beasiswa wajib mengikuti kegiatan pengembangan diri yang diselenggarakan oleh Beasiswa Mahaghora
13. Penerima Beasiswa tidak terikat dinas dengan PT Mahaghora
14. Keputusan panitia terkait penerima beasiswa adalah MUTLAK dan tidak dapat diganggu gugat.

Simak juga » Peluang Beasiswa S1 Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Mahaghora 2018 batch 2 dilakukan secara online dengan melengkapi formulir aplikasi online di laman beasiswa Mahaghora. Buat akun terlebih dahulu, selanjutnya isi formulir online dan lengkapi data yang diminta.

Permohonan beasiswa Mahaghora batch 2 dibuka mulai 1 September 2018 sampai 13 Oktober 2018.

Kontak:
Laili Asti
Mobile: 0878 4206 4556
9/03/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya