Beasiswa D3 untuk Lulusan SMA/MA di LNG Academy 2018 - 2019

Ini salah satu beasiswa D3 yang ditujukan bagi para lulusan SMA maupun Madrasah Aliyah (MA) tahun 2018. Program beasiswa LNG Academy. Mungkin belum banyak yang mengenalnya. Padahal, sebetulnya beasiswa D3 LNG Academy sudah ada sejak 2011-2012. LNG Academy sendiri merupakan program pendidikan D3 kerjasama  PT Badak NGL (Badak LNG) dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Nantinya kegiatan perkuliahan dan praktikum berlangsung di kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok kemudian dilanjutkan di learning center dan kilang Badak LNG Bontang hingga selesai. Masa studi adalah maksimum 6 (enam) semester dengan komposisi 40% teori dan 60% praktek.

Yang menarik adalah peserta yang diterima di LNG Academy akan memperoleh beasiswa penuh dengan sejumlah fasilitasnya. Apa saja itu?

Penerima beasiswa LNG Academy tidak akan dikenakan biaya kuliah selama menjalani pendidikan D3. Kemudian mendapatkan uang saku, buku literatur, akomodasi, dan seragam kuliah. Ada juga fasilitas lain yang disediakan ketika nantinya diterima sebagai scholars di LNG Academy. Nah, tertarik mencobanya?

Sebelum mendaftar ada baiknya disimak dulu beberapa program atau jurusan yang dibuka oleh LNG Academy. Tapi perlu dipahami bahwa beasiswa D3 LNG Academy ditujukan bagi lulusan SMA/MA yang sebelumnya mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Program LNG Academy:
1. Jurusan Teknik Mesin
2. Program Studi Teknik Konversi Energi
3. Konsentrasi Teknik Pengolahan Gas yang memiliki 3 (tiga) peminatan studi yaitu:
   ▪ Teknik Pengolahan Gas
   ▪ Teknik Perawatan Listrik dan Instrumentasi
   ▪ Teknik Perawatan Mekanikal dan Rotating

Persyaratan:
1. Lulus SMA/SMU/Madrasah Aliyah Jurusan Ilmu Pengerahuan Alam (IPA).
2. Nilai raport minimal 70 setiap mata pelajaran, dan rata-rata nilai raport semester 1 s/d 5 minimal 80.
3. Nilai rata-rata UN minimum 80 dan tidak ada nilai UN dibawah 70.
4. Kelahiran 1 Januari 1999 atau setelahnya.
5. Sehat baik jasmani maupun rohani serta tidak buta warna.
6. Tidak terlibat dan atau menggunakan narkotika dan zat/obat psikotropika lainnya.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Program S1, S2, S3

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mendaftar beasiswa D3 LNG Academy bisa mengajukan diri secara online dengan mendaftar melalui laman PNJ:

http://penerimaan.pnj.ac.id/index.php/badak

Pendaftaran online dibuka mulai 2 s/d 20 Mei 2018. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan 24 Mei 2018 melalui website PNJ yang tertera. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti Tes Potensi Academik (TPA) yang berlokasi di Depok, Surabaya, Bontang, Yogyakarta pada 31 Mei 2018. Pengumuman hasil TPA 7 Juni 2018.

Selanjutnya peserta akan kembali mengikuti tes psikologi yang digelar 26 Juni 2018 dan diumumkan hasilnya pada 9 Juli 2018.  Jika lolos peserta akan mengikuti tes wawancara yang digelar pada 12 – 22 Juli 2018 dan diumumkan hasilnya pada 26 Juli 2018.

Terakhir peserta akan mengikuti Medical Check Up (MCU) yang berlangsung 24 – 25 Juli 2018 dan diumumkan hasil pada 6 Agustus 2018. Pelaksanaan wawancara dan MCU akan digelar di Depok, Surabaya, Bontang, dan Yogyakarta. Pengumuman hasil seleksi tersebut bisa disimak melalui laman Penerimaan PNJ yang tertera di atas atau melalui laman Badak LNG (www.badaklng.co.id).

Kontak:
Email : lng_academy@badaklng.co.id
Whatsapp : +6282195307920 (hanya untuk pesan WA)
4/21/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Bantuan Hibah Toyota Foundation untuk ASEAN dan Asia Timur

Bulan ini Toyota Foundation kembali mengumumkan program hibah yang ditujukan ke sejumlah negara, yang meliputi ASEAN dan Asia Timur. Skemanya melalui International Grant Program 2018. Peserta dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan.

International Grant Program adalah program hibah Toyota Foundation yang berlangsung di minimal dua negara sasaran selama satu atau dua tahun. Kegiatannya di antaranya mengidentifikasi isu-isu yang dihadapi bersama, melakukan review dengan mensurvey, serta menganalisa situasi di negara sasaran tersebut. Hasil dari kegiatan nantinya diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang ada, seperti rekomendasi kebijakan, serta menyebarluaskan hasil nyata tersebut.

Pelamar yang berminat nantinya dapat mengajukan proposal proyek kegiatan ke Toyota Foundation. Pelamar bisa berupa tim/kelompok dengan latarbelakang berbeda, terutama yang memiliki pengalaman praktis atau pengetahuan tentang isu-isu yang ada di negara sasaran. Misalnya praktisi, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, wartawan, dan perwakilan media lainnya.

Pelamar dapat memilih kegiatan proyek yang berlangsung satu tahun (Nov 2018 – Okt 2019) atau dua tahun (Nov 2018 – Okt 2020). Untuk proyek yang berlangsung selama satu tahun, bantuan dana hibah yang diberikan sebesar JPY 5.000.000 (sekitar USD 44.500) dan untuk program dua tahun hibah diberikan sebesar JPY 10.000.000 (sekitar USD 89.000).

Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk biaya personil termasuk honorarium, biaya perjalanan, biaya komunikasi, biaya pertemuan termasuk workshop, simposium, dan kegiatan lainnya. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan materi-materi hasil kegiatan, seperti biaya cetak, editing, serta pembuatan video atau website.

Secara keseluruhan tahun ini, Toyota Foundation menyiapkan 100 juta Yen yang akan dihibahkan kepada para peserta yang terpilih.

Negara Sasaran:
Asia Timur: China, Hong Kong, Japan, Macau, Mongolia, Korea Selatan, Taiwan,
Asia Tenggara: Brunei, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor-Leste, Vietnam

Pilihan Tema Proyek:
A. Multigenerational and Multicultural Inclusion in Communities
B. Creating New Culture: Toward a Common Platform for Asia
C. Open Field

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terbaru

Persyaratan:
1. Individu-individu di sejumlah negara sasaran dengan pengalaman praktis di bidang-bidang seperti melakukan penelitian, melaksanakan kegiatan, menghasilkan karya-karya kreatif, dan membuat proposal kebijakan.
2. Sebuah tim atau jaringan yang luas menjangkau ke beberapa negara tujuan yang terdiri dari
anggota seperti praktisi, peserta proyek, peneliti, pencipta, pembuat kebijakan, dan wartawan dan perwakilan media lainnya.
3. Mampu melaksanakan proyek dengan beragam jaringan peserta di beberapa
negara sasaran.

Pendaftaran:
Permohonan program hibah Toyota Foundation dilakukan secara online di laman Toyota Foundation. Klik “Star application procedure”. Selanjutnya Anda akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Berikutnya periksa email untuk melihat URL pendaftaran online yang telah dikirimkan ke email Anda.

Sebelum memulai pendaftaran online, silakan unduh terlebih dahulu formulir aplikasi yang disediakan di laman Toyota Foundation tersebut. Itu berisi rincian proposal kegiatan dalam bentuk contoh yang nantinya perlu peserta sesuaikan sesuai dengan kegiatan proyek yang diusulkan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di panduannya.

Setelah proposal proyek rampung, selanjutnya unggah dokumen tersebut melalui link pendaftaran yang sudah dikirim via email.

Pendaftaran sekaligus pengajuan proposal online dibuka mulai 2 April s/d 15 Juni 2018. Keputusan resmi hasil seleksi akan diumumkan Toyota Foundation pada pertemuan yang diselenggarakan akhir September 2018 dan diberitahukan melalui email pelamar.

Kontak:
Group for International Grants
The Toyota Foundation
Phone: +81 (0)3 3344 1701
Email: asianneighbors@toyotafound.or.jp
4/17/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Djarum 2018/2019 untuk S1 dan D4

Djarum Beasiswa Plus atau sering juga disebut Beasiswa Djarum kini hadir untuk tahun akademik 2018/2019. Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2018/2019 terbuka bagi mahasiswa S1 maupun diploma 4 (D4) pada semester 4 dari semua disiplin ilmu pada perguruan tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus. Seperti tahun sebelumnya, Djarum Beasiswa Plus tidak saja menyediakan bantuan dana beasiswa, tapi juga membekali penerima beasiswanya (Beswan) dengan berbagai kegiatan soft skills.

Penerima beasiswa Djarum 2018/2019 akan mendapatkan dana beasiswa sebesar Rp 750 ribu per bulan yang diberikan selama 1 tahun. Sementara, kegiatan soft skill yang diberikan di antaranya meliputi Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, International Exposure, serta Community Empowerment.

Persyaratan:
1. Sedang menempuh Tingkat Pendidikan Strata 1 (S1 Universitas) / Diploma 4 (D4 Politeknik) pada semester IV dari semua disiplin ilmu.
2. IPK minimum 3.00 pada semester III.
3. Dapat mempertahankan IPK minimum 3.00 hingga akhir semester IV.
4. Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar Kampus.
5. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain (pada 1 September 2018-31 Agustus 2019).
6. Kuliah di Mitra Perguruan tinggi Program Djarum Beasiswa Plus.
7. Mengisi Form Pendaftaran online di website djarumbeasiswaplus.org


Syarat Tes Tulis dan Wawancara:
1. Kartu Tanda Mahasiswa.
2. Bukti undangan tes (SMS/email).
3. Bawa alat tulis.
4. Berpakaian rapi: jaket almamater, rok/celana panjang, bersepatu tertutup

Simak juga » Daftar Peluang Beasiswa S1 untuk Mahasiswa

Dokumen aplikasi:
1. Berkas pendaftaran online
2. PDF dari form pendaftaran online
3. Satu lembar pasfoto ukuran 4 x 6 cm berwarna, memakai jas almamater.
4. Fotocopy Kartu Mahasiswa.
5. Transkrip Nilai sampai semester III yang telah dilegalisir.
6. Surat keterangan aktif organisasi / salinan sertifikat kegiatan organisasi / salinan sertifikat prestasi yang diikuti/dimiliki.
7. Surat keterangan dari kampus (Rektorat) bahwa tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain terhitung periode 1 September 2018 - 31 Agustus 2019.

Pendaftaran:
Silakan daftarkan diri Anda secara online terlebih dahulu di laman Djarum Beasiswa Plus. Setelah tuntas, periksa email untuk mendapatkan PDF dari form pendaftaran online tersebut.

Kemudian lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta dan kirimkan ke alamat Djarum Beasiswa Plus sesuai tertera di PDF form pendaftaran online yang sudah diperoleh. Paling lambat 20 Mei 2018.

Sebelum melakukan pendaftaran online, harap periksa terlebih dahulu Daftar Perguruan Tinggi Mitra Djarum Beasiswa Plus 2018 - 2019. Jika ada, Anda bisa mendaftar.

Pendaftaran online Djarum Beasiswa Plus 2018/2019 dibuka mulai 2 April - 19 Mei 2018. Seleksi administrasi dilakukan 21 - 26 Mei 2018. Selanjutnya mereka yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes tertulis (tes potensi akademik) dan wawancara yang digelar pada 1 Juni – 31 Agustus 2018.

Pengumuman hasil seleksi beasiswa akan disampaikan 12 September 2018 yang bisa dicek melalui website Djarum Beasiswa Plus atau di Bagian Kemahasiswaan Kampus masing-masing. Selamat mencoba!
4/15/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S3 Dalam Negeri Kemenag 2018 – 2019

Program 5000 Doktor yang dicanangkan Kementerian Agama RI (Kemenag) saat ini terus berlanjut dengan dibukanya pendaftaran-pendaftaran beasiswa baru yang ditujukan bagi pelamar yang ingin meneruskan pendidikan doktor (S3), baik di dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu beasiswa yang mulai dibuka adalah beasiswa S3 dalam negeri 2018 – 2019 yang disediakan full serta bantuan penyelesaian pendidikan (BPP) S3 bagi yang sedang menjalani studi doktor di dalam negeri.

Beasiswa S3 dalam negeri Kemenag memberi kesempatan bagi dosen maupun tenaga kependidikan yang bekerja pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta pegawai Kementerian Agama yang ingin melanjutkan studi S3 pada perguruan tinggi berkualitas di dalam negeri.

Beasiswa S3 Kemenag yang juga dikenal dengan Mora Scholarship ini akan memberikan tanggungan biaya studi (tuition fee) pada perguruan tinggi tujuan sesuai dengan besaran yang berlaku di kampus tersebut. Selain itu, penerima beasiswa Kemenag juga akan memperoleh tunjangan biaya hidup (living cost) selama studi berlangsung. Bantuan beasiswa S3 dalam negeri Kemenag ini diberikan selama 3 tahun (6 semester).

A. Beasiswa S3 Dalam Negeri
Kementerian Agama telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi baik PTKI maupun PTU. Daftar perguruan tinggi dapat diakses pada saat pendaftaran.

Sasaran Beasiswa:
1. Dosen PNS Kementerian Agama minimal telah bekerja selama dua tahun yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri
   b. Diperbantukan pada PTKI Swasta, atau
   c. Diperbantukan pada PTU Negeri
2. Dosen tetap Non-PNS yang bertugas pada PTKIN (minimal telah bekerja dua tahun)
3. Dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS (minimal telah bekerja dua tahun)
4. Dosen tetap (PNS/Non-PNS) pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam pada PTU (minimal telah bekerja dua tahun)
5. Dosen Islamic Studies pada Fakutas Agama Islam pada PTU (minimal telah bekerja dua tahun)
6. PNS pada PTKIN dan PNS Kementerian Agama

Persyaratan Umum:
1. Memiliki gelar magister (S2) dari program studi yang telah terakreditas oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)
2. Bidang studi yang akan diambil nyata-nyata penting untuk pengembangan program studi di institusi yang bersangkutan
3. Bersedia menandatangani kontrak beasiswa
4. Usia maksimal 47 tahun pada saat registrasi akun
5. Melakukan registrasi online pada laman scholarship.kemenag.go.id

Persyaratan Khusus:
1. Surat Permohonan Beasiswa Program Doktor yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam, di atas materai Rp 6.000,-
2. Fotocopy (FC) KTP
3. FC ijazah S2 yang dilegalisir
4. FC transkrip nilai ijazah S2
5. FC Kartu Pegawai (bagi PNS)
6. Izin dari Atasan (bagi dosen surat izin dari Dekan atau Ketua Sekolah Tinggi; bagi PNS non Dosen izin dari Direktur, Sekretaris Direktorat Jenderal, Kepala Pusat, Kepala Biro, Kepala Kantor, atau Kepala Madrasah)
7. FC SK Jabatan Akademik terakhir bagi dosen atau SK Kepangkatan terakhir bagi PNS non-dosen
8. Pasfoto berwarna 4 x 6 sebanyak 3 eksemplar
9. Surat pernyataan tentang: 1. Keaslian dokumen, 2. Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain, dan 3. Kesediaan mematuhi peraturan (format surat dapat diunduh)
10. Sut Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada tempat tugas asal minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun (2n+1), terhitung setelah kelulusan, download surat pernyataan

Simak juga » Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi (S1, S2, S3)

B. Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP)
Beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen dan PNS pada PTKIN atau Kementerian Agama yang sedang dalam tahap akhir penyelesaian studi di kampus yang terakreditas A atau B. Bantuan berupa uang yang besarannya ditentukan kemudian dan diberikan dalam sekali bayar.

Sasaran BPP:
1. Dosen PNS Kementerian Agama yang bertugas di:
   a. PTKI Negeri
   b. Diperbantukan pada PTKI Swasta, atau
   c. Diperbantukan pada PTU Negeri
2. Dosen tetap Non-PNS yang bertugas pada PTKIN
3. Dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS
4. PNS pada PTKIN dan PNS Kementerian Agama

Persyaratan Khusus:
1. Surat Permohonan Bantuan Penyelesaian Pendidikan yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam di atas matera Rp 6.000,-
2. Foto copy (FC) KTP
3. FC Ijazah S2 yang dilegalisir
4. FC transkrip nilai ijazah S2
5. FC Kartu Pegawai (bagi PNS)
6. Surat Keterangan Mahasiswa Program Doktor (S3) dari pemimpin Program Pascasarjana tempat studi
7. FC transkrip nilai program doktor (S3)
8. Surat Keterangan sebagai dosen tetap pada PTKIS yang ditandatangani oleh pejabat Kopertasi (bagi dosen tetap yayasan penyelenggara PTKIS)
9. Surat Keterangan sedang menyusun disertasi dari salah seorang pembimbing disertasi
10. Pasfoto berwarna 4 x 6 sebanyak 3 eksemplar
11. Surat keterangan telah selesai ujian komprehensif dan/atau ujian pendahuluan/ujian tertutup dari Program Pascasarjana

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa S3 Dalam Negeri Kemenag 2018 – 2019 dan permohonan BPP dibuka mulai 10 April s/d 31 Mei 2018. Pengajuan beasiswa dilakukan secara online di laman scholarship.kemenag.go.id

Buat akun terlebih dahulu. Kemudian konfirmasi via email. Selanjutnya siapkan dokumen aplikasi seperti yang diminta pada persyaratan khusus di atas, lalu unggah dan kirim melalui akun yang sudah dibuat.

Anda dapat mengunduh terlebih dahulu berbagai formulir yang dibutuhkan untuk kelengkapan aplikasi di laman tersebut.

Pemohon Beasiswa Program Doktor Dalam Negeri pada kampus PTU (negeri maupun swasta, kecuali yang Islamic studies) wajib mendaftarkan diri ke kampus PTU tujuan dengan memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh PTU masing-masing.

Simak juga » Beasiswa S2, S3 Pemerintah Malaysia 2018 - 2019

Jadwal seleksi:
Pendaftaran: 10 April 2018 s/d 31 Mei 2018
Pengumuman lulus administrasi: 8 Juni 2018
Ujian tulis dan wawancara: 27 - 28 Juni 2018 (khusus untuk PTKI)
Ujian wawancara: 4 Juli 2018 (Khusus untuk PTU)
Pengumuman kelulusan: 20 Juli 2018
Registrasi ulang: 25 - 31 Juli 2018 (Khusus untuk PTKI. Untuk PTU menyesuaikan jadwal kampus masing-masing).
4/09/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Perkebunan Kelapa Sawit untuk Lulusan SMA/MA/SMK/SPP/SPMA

Banyak beasiswa S1 yang menarik dicoba bagi para lulusan SLTA. Misalnya Beasiswa S1 Smart Planter yang ditawarkan baru-baru ini oleh PT SMART bekerjasama dengan Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta. Bagi Anda lulusan SMA, MA, SMK, SPP, atau SPMA, beasiswa S1 Smart Planter ini bisa dicoba. Siswa nantinya akan menjalani studi di Instiper Yogyakarta dengan gelar Sarjana Perkebunan Kelapa Sawi.

Beasiswa yang diberikan mencakup biaya pendidikan penuh, bantuan biaya hidup untuk 10 orang terbaik di setiap semester, dan berkesempatan pula mengikuti praktek kerja lapangan dan magang di perkebunan Sinar Mas. Selain itu, usai S1 Anda juga berksempatan untuk mendapatkan pekerjaan di Sinar Mas Agribusiness.

Persyaratan:
1. Sehat jasmani dan rohani. Tinggi badan minimal 165 cm dengan berat badan ideal
2. Lulusan SMA/MAN IPA, SMK Pertanian/SPP/SPMA
3. Mengisi formulir pendaftaran
4. Mengisi Surat rekomendasi dari sekolah (contoh terlampir)
5. Mengisi surat rekomendasi dari Unit/Perwakilan Sinar Mas, bagi yang berasal dari unit (contoh terlampir)
6. Mengisi surat permohonan untuk diterima dalam program SMART Planters (contoh terlampir)
7. Mengisi surat pernyataan kesediaan untuk mengikuti program beasiswa SMART Planters (contoh terlampir)
8. Melampirkan pas foto terbaru berwarna ukuran 3x4 (2 lembar)
9. Fotocopy identitas diri yang sah (KTP/SIM)
10. Fotocopy rapor SMA, halaman 1 dan nilai semester 1 hingga 6 yang sudah dilegalisir
11. Fotocopy ijazah SMA yang sudah dilegalisasi (jika sudah ada)
12. Fotocopy hasil Ujian Nasional SMA yang sudah dilegalisasi (jika sudah ada)
13. Fotocopy Surat Keterangan Berkelakuan Baik dan Bebas Narkoba dari Kepolisian setempat

Dokumen aplikasi:
1. Formulir pendaftaran (Unduh)
2. Informasi pribadi
3. Surat rekomendasi dari sekolah
4. Surat rekomendasi dari Unit Sinar Mas (bagi yang dari unit atau masyarakat sekitar unit)
5. Surat permohonan beasiswa SMART Planters
6. Surat pernyataan kesediaan mengikuti program Beasiswa SMART Planters
7. Pas foto terbaru berwarna ukuran 3x4 (2 lembar)
8. Fotocopy identitas diri yang sah (KTP/SIM)
9. Fotocopy rapor SMA, halaman 1 dan nilai semester 1 hingga 6 yang sudah dilegalisasi
10. Fotocopy ijazah SMA yang sudah dilegalisasi (jika sudah ada)
11. Fotocopy hasil Ujian Akhir Nasional SMA yang sudah dilegalisasi (jika sudah ada)
12. Fotocopy Surat Keterangan Berkelakuan Baik dan Bebas Narkoba dari Kepolisian setempat

Pendaftaran:
Lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta di atas, kemudian kirimkan ke email: beasiswa@sinarmas-agri.com

Paling lambat aplikasi diterima 30 April 2018. Selanjutnya siapkan juga semua dokumen aplikasi tersebut kemudian diserahkan saat mengikuti seleksi Psikotes dan Tes Potensi Akademik (TPA) pada 7-8 Mei 2018. Lokasi dan tempat pelaksanaan psikotes akan diumumkan di website www.smart-tbk.com pada 1 Mei 2018.

Jadwal seleksi:
Pengambilan dan penyerahan formulir: 2 Februari 2018 – 30 April 2018
Psikotes dan tes tulis: 7-8 Mei 2018
Pengumuman hasil psikotes dan tes tulis: 16 Mei 2018
Wawancara: 23-25 atau 30-31 Mei 2018 (menyesuaikan kota tes)
Pengumuman hasil wawancara: 20 Juni 2018
Tes kesehatan: 21-22 Juni 2018
Pengumuman hasil akhir: 2 Juli 2018
Registrasi ulang: 3-10 Juli 2018

Kontak:
PT SMART Tbk
Kampus INSTIPER
Web: www.smart-tbk.com
4/02/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud Jenjang S2, S3

Salah satu program Beasiswa Unggulan Kemdikbud lainnya yang juga tengah dibuka adalah Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh jenjang S2 dan S3 bagi PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui mekanisme tugas belajar. Baik studi yang berlangsung di dalam negeri maupun di luar negeri.

Biasanya komponen Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud di dalam negeri meliputi biaya pendidikan (at cost), biaya hidup, penelitian, biaya buku, biaya transportasi tujuan studi, serta tunjangan kedatangan. Jika mengajukan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud untuk studi di luar negeri, selain ditanggung komponen biaya tersebut, juga disediakan biaya visa serta asuransi.

Persyaratan:
Jenjang S2:
1. Maksimal 37 Tahun
2. IPK S1 minimal 3.00
3. TOEFL ITP 450/IBT 45, IELTS 5.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5

Jenjang S3:
1. Maksimal 40 Tahun
2. IPK S2 minimal 3.25
3. TOEFL ITP 450/IBT 45, IELTS 5.0 untuk tujuan dalam negeri, sedangkan untuk luar negeri TOEFL ITP 550/IBT 79, IELTS 6.5

Ketentuan:
1. Mempunyai Sasaran Kerja Pegawai (SKP) minimal 1 tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik;
2. Tidak sedang:
   a. Menjalani cuti di luar tanggungan negara;
   b. Melaksanakan tugas secara penuh di luar instansi induknya;
   c. Menjalani hukuman karena melakukan tindak pidana kejahatan;
   d. Mengajukan keberatan ke Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) atau upaya
   e. hukum (gugatan) ke pengadilan terkait dengan penjatuhan hukuman disiplin;
   f. Dalam proses penjatuhan hukuman disiplin tingkat sedang atau berat;
   g. Menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat;
   h. Dalam proses perkara pidana, baik tindak pidana kejahatan maupun pelanggaran;
   i. Melaksanakan kewajiban ikatan dinas setelah tugas belajar;
   j. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan;
3. Tidak pernah:
   a. Gagal dalam tugas belajar yang disebabkan oleh kelalaiannya;
   b. Dibatalkan mengikuti tugas belajar karena kesalahannya.

Simak juga » Daftar Beasiswa S2 di Luar Negeri

Dokumen aplikasi: 
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. LoA Unconditional.
3. ljazah dan transkrip nilai terkahir.
4. Sertifikat TOEFL/IELTS.
5. Proposal rencana studi.
6. Surat rekomendasi dari pejabat unit utama  atau setingkat eselon II.
7. Surat pernyataan pegawai Kemendikbud (Unduh).
8. Surat keterangan sehat.
9. SKP. 

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dilakukan secara online melalui laman Beasiswa Unggulan: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Setelah mendaftar, Anda perlu mengajukan dokumen aplikasi yang diminta di atas secara online di laman tersebut.

Pendaftaran online dan pengajuan berkas dibuka mulai 20 Maret s/d 19 April 2018. Seleksi tahap 1 dan 2 dilakukan pada 20 April s/d 14 Mei 2018.

Pengumuman Hasil Seleksi yang lulus akan diumumkan pada 15 Mei 2018 melalui email dan akun masing-masing pelamar.

Kontak:
Sekretariat Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
t: 021-5711144 (ext. 2616)
e: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
3/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan 3T Program S1, S2, S3 untuk Daerah Tertinggal

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga memiliki beasiswa yang khusus ditujukan bagi yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Namanya Beasiswa Unggulan 3T. Seperti halnya Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi, Beasiswa Unggulan 3T juga menawarkan program beasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Juga dibuka umum, hanya saja ditujukan bagi mereka yang berdomisili di daerah yang masuk kategori 3T.

Bila Anda termasuk yang berdomisili di daerah 3T (daftarnya tertera di bawah), Beasiswa Unggulan 3T ini lebih cocok Anda lamar. Pelamar bisa siapa saja,  namun tidak ditujukan untuk dosen. Bila Anda saat ini baru diterima di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, bisa mendaftar. Atau yang sudah berstatus sebagai mahasiswa dan maksimum duduk di semester 2, juga diberi kesempatan mengajukan Beasiswa Unggulan 3T.

Program Prioritas Beasiswa Unggulan 3T 2018:
1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi

Simak juga » Beasiswa S2 Terbaru 2018 - 2019

Persyaratan:
A. Beasiswa Jenjang S1:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 25 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. Memiliki prestasi yang ditunjukan dalam bentuk sertifikat, plakat atau hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 25 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
   4. Memiliki prestasi yang ditunjukan dalam bentuk sertifikat, plakat atau hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

B. Beasiswa Jenjang S2:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 32 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 32 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

C. Beasiswa Jenjang S3:
1) Mahasiswa Baru
   1. Maksimal 37 Tahun
   2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
   3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

2) Mahasiswa On-Going
   1. Maksimal 37 Tahun
   2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
   3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
   4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
   5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
   6. Peraih juara peringkat 5 besar

Simak juga » Beasiswa S2, S3 Pemerintah Austalia 2018 - 2019

Dokumen aplikasi:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 ha la man pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines.

* Daftar Daerah 3T Beasiswa Unggulan (Unduh)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa Unggulan 3T Kemdikbud 2018 – 2019 dilakukan secara online di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Silakan buat akun terlebih dahulu, dan unggah dokumen aplikasi seperti yang diminta di atas. Pendaftaran dibuka mulai 20 Maret s/d 19 April 2018. Seleksi tahap 1 dan 2 dilakukan pada 20 April s/d 14 Mei 2018. Pengumuman hasil seleksi final akan diberitahukan kepada pelamar pada 15 Mei 2018 melalui email dan akun yang dimiliki.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Gedung C Lantai 6 Jl Jenderal Sudirman
Senayan - Jakarta, 10270
T: (021) 57-111-44 ext.2616
E: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
3/24/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk S1, S2, S3

Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memiliki beragam variasi beasiswa. Selain Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud. Yang satu ini tak kalah menariknya. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Namanya lebih spesifik untuk membedakan Beasiswa Unggulan yang satu dengan lainnya.

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi masyarakat berprestasi di segala bidang, terutama calon mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester 2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ditujukan bagi pelamar umum dan tidak diprioritaskan bagi dosen.

Beasiswa yang ditawarkan ditujukan untuk program gelar S1, S2, dan S3. Bila Anda saat ini telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi perguruan tinggi minimal B, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi ini sayang untuk dilewatkan. Begitupun dengan Anda yang sudah berstatus mahasiswa aktif dan maksimal semester 2, Anda juga bisa mendaftar. Jadi, pelamar bisa berasal dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan (on going).

Beasiswa yang diberikan untuk program gelar S1, S2, dan S3 dapat berupa biaya pendidikan (tuition fee), biaya hidup, dan biaya buku.

Pada 2018, Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan prioritas pada sejumlah bidang keilmuan, yakni:

1. Pendidikan (Pendidikan PAUD, Pendidikan PGSD),
2. Kurikulum dan Pedadogi,
3. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan,
4. Perfilman,
5. Seni Pertunjukan,
6. Seni Musik,
7. Kebudayaan,
8. Perpustakaan,
9. Arkeologi (Permuseuman),
10. Teknologi Informasi,
11. Kebijakan Publik,
12. Pariwisata
13. Industri Kreatif,
14. Teknologi Pangan,
15. MIPA,
16. Maritim,
17. Pertanian, dan
18. Energi.

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa 2018 - 2019 untuk S1, S2, S3

Persyaratan: 
Jenjang S1:
▪ Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
4. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 22 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
4. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
5. Peraih juara peringkat 5 besar

Beasiswa jenjang S1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

Jenjang S2: 
▪ Mahasiswa Baru: 
1. Maksimal 32 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

▪ Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 32 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar
 

Jenjang S3:
Mahasiswa Baru:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Mahasiswa On-Going:
1. Maksimal 37 Tahun
2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
3. IPK S2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
6. Peraih juara peringkat 5 besar

Simak juga » Beasiswa LPDP S2, S3, dan Riset (FULL)

Dokumen aplikasi S1, S2, S3:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan)
7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat)
8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (Unduh)
9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (Unduh)
10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mengajukan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi untuk jenjang S1, S2, dan S3 dapat mendaftar secara online.

Lakukan pendaftaran di laman: buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Berikutnya unggah dokumen aplikasi beasiswa yang diminta sesuai tertera di atas. Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2018 untuk program gelar ini dibuka mulai 20 Maret s/d 19 April 2018. Seleksi tahap 1 dan 2 mulai 20 April s/d 14 Mei 2018. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 15 Mei 2018.

Kontak:
Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kemendikbud
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 021-5711144 (ext. 2616)
www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Email: beasiswa.unggulan@kemdikbud.go.id
3/23/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran PBSB 2018 – 2019 untuk Santri Berprestasi

Ini salah satu program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Agama RI bagi para lulusan santri pondok pesantren tahun akademik 2018 – 2019. Program Beasiswa Santri Berprestasi atau PBSB. Pendaftarannya sudah dibuka mulai 15 Maret sampai 15 April 2018. Beasiswa santri ini memberikan kesempatan bagi lulusan Madrasah Aliyah (MA) Swasta tahun 2016, 2017, dan 2018 dalam naungan pondok pesantren. Serta bagi lulusan pondok pesantren muadalah (PPM) dan pondok pesantren salafiyah (PPS) tahun 2016, 2017, dan 2018.

Santri terpilih nantinya dapat melanjutkan studi sarjana (S1) pada bidang studi yang berhubungan dengan MIPA, IPS, dan Keagamaan di sejumlah perguruan tinggi negeri di tanah air yang menjadi mitra Kementerian Agama. Untuk pendaftaran PBSB 2018, pilihan universitas tujuan studi di antaranya Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Cendrawasih Jayapura, dan Universitas Al Azhar Indonesia.

Beasiswa PBSB 2018 mencakup biaya pendidikan, seperti BKT dan/atau UKT, biaya pengembangan akademik awal program, biaya pendidikan profesi bagi program studi yang memerlukan pendidikan profesi, biaya peningkatan kualitas, biaya hidup, serta tunjangan lain seperti untuk kegiatan penelitian/kerja praktek atau penyelesaian tugas akhir.

Simak juga » Daftar Beasiswa S1 2018 - 2019

Persyaratan dan Tahapan:
1. Pendaftar adalah santri pondok pesantren yang telah memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dan telah terdata di kemenag.go.id dengan data yang telah diisi lengkap.
2. Calon Peserta PBSB adalah:
   a. Santri yang belajar pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2016, 2017 dan 2018 di Madrasah Aliyah (MA) Swasta yang berada di naungan pondok pesantren; atau
   b. Santri lulusan pesantren muadalah dan pesantren Salafiyah pada tahun 2016, 2017 dan 2018.
3. Kriteria Umum Peserta
   a. Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut;
   b. Berusia maksimal (per 1 Juli 2018):
      - 20 tahun untuk santri tingkat akhir pada MAS (lahir pada tanggal 1 Juli 1998, 2 Juli 1998, dan seterusnya);
      - 23 tahun untuk santri lulusan Satuan Pendidikan Muadalah/Pendidikan Diniyah Formal/ Pesantren Salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren (lahir pada tanggal 1 Juli 1995, 2 Juli 1995, dan seterusnya).
   c. Memiliki akhlaq terpuji dan direkomendasikan oleh Pengurus Pondok Pesantren dibuktikan dengan surat dari Pimpinan Pesantren Asal Santri.
   d. Memiliki prestasi akademik dan non akademik dengan melampirkan piagam atau sertifikat.
   e. Diutamakan santri berprestasi berasal dari keluarga kurang mampu.
4. Kriteria Khusus:
   a. Ketentuan untuk pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang:
      - Santri lulusan Madrasah Aliyah (MA), Pesantren Muadalah, Pesantren Salafiyah dengan Ijazah Paket C, hafal (Hifdzu) minimal 10 Juz.
      - Hifdzu Al-Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
   b. Bagi Santri yang berminat untuk studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta:
      - Wajib mengupayakan serta mempertahankan Hifdzu Al-Qur’an 3 Juz dan Hafal 100 Hadist pada saat menyelesaikan studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
   c. Bagi Santri yang berminat pada UIN Sunan Gunung Djati Bandung wajib Hifdzu Al-Qur’an 3 Juz.
5. Santri mendaftar secara online melalui pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.
6. Setelah santri lolos seleksi administrasi maka peserta dapat mengunduh kartu peserta Test CBT dan Surat Pernyataan yang tersedia diaplikasi Pendaftaran Online.
7. Pada saat pelaksanaan Ujian santri membawa Surat Pernyataan, Formulir Printout, dan Tanda Peserta Ujian Test CBT yang ditandatangani oleh peserta, orang tua, dan pimpinan pondok pesantren disertai:
   a. Salinan KTP/Akte Kelahiran/Kartu Keluarga/Surat Keterangan Lahir (minimal dikeluarkan oleh Desa/Kelurahan), dan
   b. Salinan Surat Keterangan telah mengikuti dan/atau lulus Ujian Nasional dari MA/PPM/PPS terkait.
8. Jumlah peserta seleksi dibatasi dengan kuota ditentukan masing-masing Kanwil Kemenag Propinsi berdasarkan pertimbangan dan kebijakan yang berlaku.
9. Tahapan Pendaftaran:
   a. Pastikan calon pendaftar adalah santri yang telah memperoleh rekomendasi dari pondok pesantren.
   b. Calon pendaftar harus mengetahui dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan syarat dalam proses pengisian data online (nilai raport, riwayat orang tua, profil asal pondok pesantren, profil asal MA/PPM/PPS-Paket C, pas foto, Sertifikat Prestasi, Portofolio(Khusus Pilihan UPI Bandung fakultas pendidikan seni dan desain), dll).
   c. Pendaftar mengikuti petunjuk pengisian data online yang telah disediakan melalui pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.
   d. Bagi yang telah melengkapi data-data online dapat mencetak bukti pendaftaran online(Formulir Registrasi).
   e. Peserta yang telah terdaftar online akan di verifikasi oleh sistem.
   f. Peserta yang lulus verifikasi dapat diketahui dengan cara login pengumuman lokasi tes dan terdapat notifikasi “SELAMAT…”.
   g. Peserta mengunduh Kartu Ujian dan Surat Pernyataan dari aplikasi pendaftaran Online.
   h. Peserta seleksi membawa Formulir Registrasi, Kartu Ujian, Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- , dan dokumen pendukung pada hari pelaksanaan seleksi CBT PBSB.
   i. Peserta seleksi pilihan UIN Maulana Malik Ibrahim setelah selesai melaksanakan CBT diwajibkan mengikuti seleksi khusus hafalan Al-Qur’an.
   j. Peserta seleksi yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan legalisasi ke Kantor Wilyah Kementerian Agama Tingkat Provinsi dengan membawa Formulir Registrasi, Kartu Ujian, Surat Pernyataan bermaterai Rp 6.000,- , dokumen akademik, dan rekomendasi dari pesantren asal sebagai bukti otentik.
   k. Peserta yang telah melakukan legalisasi dibuktikan dengan surat keterangan dari Kanwil Kemenag Provinsi terkait.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1 yang Sedang Buka

Pendaftaran:
Pendaftaran PBSB 2018 - 2019 dilakukan secara online melalui laman PBSB Kemenag: pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id

Pihak pesantren mengajukan pendaftaran terlebih dahulu, kemudian menginput data santrinya. Nantinya pesantren akan memperoleh nomor pendaftaran beserta password untuk login. Santri nanti bisa login menggunakan informasi login dari pesantren tersebut. Kemudian santri bersangkutan mengisi seluruh informasi yang diminta dan menekan tombol finalisasi. Alur pendaftaran bisa disimak pada panduan pendaftaran PBSB 2018 yang telah disiapkan Kementerian Agama melalui laman PBSB.

Jadwal Seleksi:
Periode Pendaftaran: 15 Maret – 15 April 2018
Verifikasi Data: 16 – 30 April 2018
Pengumuman Tempat Seleksi: 2 Mei 2018
Pelaksanaan Seleksi Nasional: 14 – 18 Mei 2018
Pelaksanaan Seleksi Khusus UNAIR: 8 Juli 2018
Penentuan Kelulusan: 1 Juni 2018
Pengumuman Hasil Seleksi: 4 Juni 2018

Materi seleksi:
1. Tes Bahasa dan Kepesantrenan (60 menit; Bahasa Inggris 20 soal pilihan ganda, Bahasa Arab 20 soal pilihan ganda, Khazanah Islam Indonesia dan Substansi Ilmu Kepesanternan 20 soal pilihan ganda)
2. Tes Potensi Akademik (70 menit; 60 soal pilihan ganda) Ujian ini untuk mengukur kemampuan verbal, kuantitatif dan penalaran, sehingga kemampuan santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi dapat dievaluasi. Diperuntukkan untuk seluruh Bidang Pilihan Studi
3. Tes Potensi Kemampuan Bidang Studi (120 menit; 60 soal pilihan ganda untuk MIPA) Ujian ini untuk mengukur kemampuan akademik dalam hal:
   a. Materi MIPA untuk Bidang Pilihan Studi IPA, mencakup Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi
   b. Materi IPS untuk Bidang Pilihan Studi IPS, mencakup Matematika IPS, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi
   c. Materi Keagamaan untuk Bidang Pilihan Studi KEAGAMAAN mencakup Fiqih/Ushul Fiqih, Tafsir/Ilmu Tafsir, Hadist/Ilmu Hadist, Aqidah/Akhlak Tasawuf dan Sejarah Kebudayaan Islam
4. Seleksi Khusus Tahfidz (10 Juz)
Test lisan/wawancara hanya dilakukan terhadap calon peserta PBSB yang berminat untuk studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilakukan untuk memastikan hafalan Al Qur’an adalah minimal 10 juz sebagai syarat masuk
3/19/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa S1 Fair & Lovely Bintang Beasiswa buat Lulusan SMA/MA/SMK di PTN

Bagi Anda yang belum kenal Fair & Lovely Bintang Beasiswa, mungkin penjelasan ini bisa membantu sebelum memutuskan untuk mendaftar. Program Fair & Lovely Bintang Beasiswa adalah beasiswa S1 yang ditujukan bagi lulusan SMA/MA/SMK dan sederajat di tanah air untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dalam negeri pada 2018. Beasiswa ini spesial karena hanya ditujukan bagi kaum perempuan. Jadi, bila Anda adalah perempuan tamatan SMA/SMK atau MA, kesempatan ini sayang untuk dilewatkan.

Fair & Lovely Bintang Beasiswa menawarkan bantuan biaya pendidikan tunai kepada penerima beasiswa yang disalurkan setiap awal semester untuk memenuhi kebutuhan akademik dan kemahasiswaan. Beasiswa itu nantinya akan diberikan selama 8 semester atau 4 tahun. Selain dukungan biaya pendidikan, kandidat penerima beasiswa juga memperoleh capacity building berupa pendampingan setiap semesternya.

Tawaran Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2018 ditawarkan Hoshizora Foundation bersama Unilever Fair & Lovely. Hoshizora Foundation sendiri merupakan organisasi non profit yang berbasis di Yogyakarta yang bergerak di bidang pendidikan.

Tahun ini, sebanyak 50 kandidat akan dipilih sebagai penerima beasiswa dari Fair & Lovely Bintang Beasiswa. Sasarannya adalah perempuan lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang memenuhi kriteria masuk PTN berakreditasi A atau B tahun 2018 serta memiliki gagasan untuk berkontribusi di masyarakat, berprestasi, dan memiliki motivasi tinggi namun memiliki keterbatasan finansial.

Persyaratan:
1. Siswi kelas 12 atau lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang dapat mendaftar seleksi masuk PTN tahun 2018.
2. Siswi mendaftarkan diri ke perguruan tinggi negeri berikut :
   Yogyakarta:    Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Lainnya *)
   Jawa Tengah:    Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Lainnya *)
   Jawa Timur:    Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Jember, Lainnya *)
   Jawa Barat:    Institut Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Padjajaran, Lainnya *)
   Sumatra:    Universitas Sriwijaya, Lainnya *)
   Sulawesi:    Universitas Hassanudin, Universitas Negeri Makassar, Lainnya *)
   Pontianak:    Universitas Tanjungpura, Lainnya *)

   Lainnya *) = Perguruan Tinggi Negeri lain di wilayah tersebut dengan akreditasi minimal B.
3. Siswi mendaftarkan diri melalui jalur:
   a. SNMPTN
   b. SBMPTN
   c. SBMPTAIN
   d. Seleksi Mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN tujuan siswi sebelum Bulan Juli 2018
4. Memiliki keterbatasan finansial dengan kriteria:
   a. Pemegang Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) atau pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau
   b. Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami dan istri) maksimal sebesar Rp 3.500.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 800.000,00 setiap bulannya.
5. Memiliki potensi akademik dibuktikan dengan fotokopi atau scan raport, piagam prestasi lomba (jika ada), atau fotokopi ijazah & SKHUN bagi yang sudah lulus sekolah.
6. Memiliki rencana studi di PTN yang diinginkan dan gagasan untuk berkontribusi kepada masyarakat.
7. Berkomitmen untuk menyelesaikan studi di universitas terpilih.

Simak juga » Pilihan Beasiswa S1 Terbaru 2018 - 2019

Dokumen aplikasi:
a. Formulir pendaftaran Fair & Lovely Bintang Beasiswa yang telah disiapkan oleh Hoshizora Foundation (Unduh).
b. Esai motivasi masuk ke perguruan tinggi dan motivasi mendapatkan beasiswa.
c. Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah/Guru BK.
d. Fotokopi rapor semester 1 sampai 6 yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah.
e. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di kegiatan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (jika ada);
f. Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Siswa Miskin (BSM), atau sejenis. Atau surat keterangan penghasilan orangtua dari ketua RT atau Kelurahan
g. Bagi yang belum memenuhi syarat butir (f) di atas, maka harus membawa Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/Wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Kepala Dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat.
h. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
i. Fotokopi rekening listrik di 3 bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang Tua/Wali-nya.
j. Pas foto berwarna 6 bulan ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar.

Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa dari Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2018 cukup mudah.

Pertama, daftarkan diri Anda terlebih dahulu di laman www.voteuntukimpianku.com

Setelah sign up, peserta akan menerima email dari Fair and Lovely Bintang Beasiswa yang dikelola oleh Hoshizora Foundation tentang tahapan pengumpulan dokumen-dokumen yang harus dilakukan peserta.

Selanjutnya siapkan dokumen aplikasi yang diminta di atas kemudian kirimkan via pos atau jasa kurir ke alamat berikut:

Hoshizora Education Center
Kalakijo RT.04, Pajangan, Guwosari, Bantul, Yogyakarta
Kode Pos 55751
Telp. (0274) 646 1699 / 0821-3439-5655

Selain melalui Pos, pelamar juga bisa mengirimkan berkas aplikasi melalui email: falbeasiswa@hoshizora.org dengan subjek email: PENDAFTARAN FAL 2018

Untuk pengajuan aplikasi via email, Anda bisa menscan terlebih dahulu dokumen yang diperlukan.

Silakan pilih salah satu dari kedua metode pendaftaran tersebut.

Dokumen aplikasi sudah harus diajukan paling lambat 31 Maret 2018.

Simak juga » Beasiswa Karya Salemba Empat 2018 untuk Mahasiswa S1

Proses Seleksi:
Tim Hoshizora Foundation akan menyeleksi berkas pendaftar dan mengumumkan hasil seleksi berkas pada minggu kedua bulan April 2018.

Calon peserta yang lolos seleksi berkas akan melanjutkan ke tahap seleksi wawancara selama bulan April-Mei 2018 di kota masing-masing. Wawancara diselenggarkan oleh tim Hoshizora Foundation.

Apabila karena suatu hal proses wawancara tidak dapat dilaksanakan secara langsung, tim Hoshizora Foundation dapat menggunakan media lain seperti telepon dan video call.

Peserta yang lolos seleksi wawancara akan melanjutkan ke tahap home visit selama bulan April-Mei 2018 di kota masing-masing.

Peserta yang tidak lolos seleksi masuk PTN lewat jalur apapun, secara otomatis gugur.

Pengumuman terakhir peserta Fair & Lovely Bintang Beasiswa dilakukan awal bulan Juni 2018 dan inaugurasi dilaksanakan pada akhir bulan Juli 2018.

Kontak:
Email: falbeasiswa@hoshizora.org
Telp: 082134395655 (Milah)
Web: www.voteuntukimpianku.com
3/13/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa Pilot Kementerian Perhubungan 2018 - 2019

Punya cita-cita menjadi pilot atau penerbang, namun terkendala biaya? Beasiswa pilot yang ditawarkan Kementerian Perhubungan RI 2018 – 2019 ini sayang dilewatkan. Tahun ini Kemenhub melalui  Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi  memberi kesempatan bagi para santriwan/santri wati lulusan pondok pesantren (ponpses) seluruh Indonesia untuk dilatih menjadi taruna/taruni  Non Diploma Penerbang yang diharapkan setelah lulus dapat menjadi pilot atau penerbang.

Beasiswa pilot yang ditawarkan Kemenhub bagi lulusan ponpes ini adalah program baru. Pelamar yang berminat nanti bisa mendaftar secara online atau datang langsung ke BP3 Banyuwangi.

Untuk mendaftar, selain syarat pelamar merupakan lulusan pesantren, calon juga harus hafidz Qur’an minimal 5 (lima) Juz. Beasiswa ini bisa dilamar bagi mereka yang telah memegang ijazah SMA/SMK, D3, atau S1. Bahkan, pelamar yang telah memegang gelar S1 dan sebelumnya dari pondok pesantren, maka mendapatkan prioritas. Selengkapnya bisa dilihat pada persyaratan.

Program studi:
- Non Diploma Penerbang Beasiswa Pondok Pesantren

Persyaratan ijazah kelulusan/jurusan:
1. SMA/MA : IPA
2. SMK:
   - Teknik Mesin
   - Teknik Listrik
   - Teknik Otomotif
   - Teknik Elektronika
   - Teknik Komputer/Informatika
   - Teknik Penerbangan

Perysaratan:
1. Santriwan/Santriwati Pondok Pesantren di Indonesia
2. Usia maksimum 25 tahun, diutamakan yang sudah S1
3. Hafidz Qur'an minimal 5 (lima) Juz
4. Jenis Kemalin: Pria/Wanita
5. Persyaratan Berkas Administrasi:
   a. Melampirkan Pas Foto terbaru ukuran 4 x 6 berwarna dengan latar belakang merah dan menggunakan kemeja berkerah
   b. Ijazah dan Transkrip Nilai SMA/SMK/D3/S1
   c. Fotocopy Akte Kelahiran
   d. Surat Keterangan Belum Menikan dari Kelurahan/Desa
   e. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna dan tidak menggunakan kacamata (lensa kontak) dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat yang menyatakan Tinggi Badan, Berat Badan dan Tidak Buta Warna
      (Tinggi Pria minimal: 167 cm dan Wanita minimal: 163 cm)
   f. Kartu Keluarga
   g. Surat Pernyataan sanggup tidak menikah selama masa pendidikan (file dikirim via email yang didaftarkan)
   h. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
   i. Surat Rekomendasi dari Pengasuh Pondok Pesantren
6. File berkas Scan dalam bentuk JPEG (uuran maksimum 200 KB tiap file)

Simak juga » Beasiswa S1 Terbaru Dalam dan Luar Negeri

Pendaftaran:
Pelamar yang berminat mendaftar beasiswa pilot Kemenhub 2018 - 2019 ini dapat mengajukan diri secara online melalui Portal Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) di website sipencatar.lp3b.ac.id atau dapat datang langsung ke kampus BP2 Penerbang Banyuwangi dengan melengkapi dokumen persyaratan yang diminta.

Pendaftaran online dibuka mulai 6 - 20 Maret 2018. Siapkan dokumen aplikasi seperti yang diminta di persyaratan di atas.

Tahap seleksi:
Pendaftaran SIPENCATAR: 06 - 20 Maret 2018
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Maret 2018
Tes Potensi Akademik (TPA) 26 Maret 2018
Psikotes: 27 Maret 2018
Tes Kesehatan 1: 28 Maret 2018
Tes Kesamaptaan: 29 Maret 2018
Pengumuman Hasil Tes TPA, Psikotes, Kesehatan 1, dan Kesamaptaan: 5 April 2018
Tes Kesehatan II (Balai Hatpen): 00 - 13 April 2018
Tes Bakat Terbang: 16 - 18 April 2018
Tes Wawancara: 16 - 18 April 2018
Pengumuman akhir kelulusan SIPENCATAR: 20 April 2018
Masuk asrama: 23 April 2018

Hasil seleksi tiap tahapan akan diumumkan melalui website lp3b.ac.id

Kontak:
Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Bayuwangi
Komplek Bandar Udara Blimbingsari
Jl. Agung Wilis, Kecataman Blimbingsari
Banyuwangi, Jawa Timur (68462)
Telp: (0333) 630-456
Email: lp3b_bwi@yahoo.com
Website: www.lp3b.ac.id
3/11/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Pendaftaran Beasiswa S2 Kemenpora 2018 – 2019

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali membuka pendaftaran beasiswa S2 bagi pemuda berprestasi di seluruh Indonesia tahun akademik 2018 – 2019. Utamanya para pemuda berprestasi yang aktif dalam organisasi kepemudaan. Beasiswa S2 Kemenpora ini bekerjasama dengan dengan sembilan perguruan tinggi negeri (PTN) di dalam negeri yang menjadi pilihan tujuan studi beasiswa S2 pemuda berprestasi dari Kemenpora.

Para penerima beasiswa Kemenpora nantinya akan memperoleh tanggungan biaya SPP selama empat (4) semester pada PTN yang dipilih. Tahun ini Kemenpora menyediakan total 250 kursi beasiswa di 9 PTN tujuan studi.

Pilihan PTN Tujuan Studi:
1. Universitas Indonesia, program studi Ketahanan Nasional dengan peminatan Kajian Strategik Pengembangan Kepemimpinan
2. Universitas Gadjah Mada, program studi Ketahanan Nasional dengan Konsentrasi Manajemen Tata Kelola Start Up
3. Universitas Hasanuddin, program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dan Pedesaan dengan peminatan Kajian Manajemen Kepemimpinan
4. Universitas Sumatera Utara, program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah dengan peminatan Manajemen Kepemimpinan Pemuda
5. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, program studi Dirasah Islamiyah dengan konsentrasi Studi Islam dan Kepemudaan
6. Universitas Mulawarman, program studi Studi Ilmu Administrasi dengan konsentrasi Kebijakan Publik dan Kepemudaan
7. Universitas Padjajaran, program studi Magister Ilmu Politik
8. Universitas Negeri Jakarta, program studi Pendidikan Jasmani dengan konsentrasi Pendidikan Jasmani
9. Universitas Diponegoro, program studi Ilmu Ekonomi dan Pembangunan dengan konsentrasi Ekonomi Industri dan Kewirausahaan.

Dari total 250 kuota beasiswa yang tersedia, 150 kuota beasiswa ditujukan untuk lima (5) PTN mitra yang masing-masing mendapatkan 30 kuota beasiswa, yakni UI, UGM, UNHAS, USU, dan UINSA. Kemudian empat (4) PTN rintisan, yakni UNMUL, UNPAD, UNJ, dan UNDIP masing-masing 25 kuota beasiswa dari 100 kuota.

Persyaratan Akademik:
1. Lulus Sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu dengan akreditasi Program Studi minimal B
2. Lulus ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri yang dilamar meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan TOEFL

Persyaratan Non Akademik:
1. Pemuda Indonesia berusia 20-28 tahun pada tanggal 1 Juli 2018 dibuktikan dengan akte kelahiran
2. Bagi aktivis pemuda, merupakan anggota atau pengurus Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda dibuktikan dengan surat keterangan/rekomendasi dari Ketua Umum DPP/DPD tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota
3. Bagi aktivis pemuda, memiliki prestasi di bidang seni, olahraga, sosial budaya, iptek dan imtaq dan olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat minimal tingkat Kab/Kota
4. Bagi olahragawan berprestasi, memiliki prestasi olahraga dibuktikan dengan piagam/sertifikat medali emas minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta
5. Pelatih berprestasi adalah pelatih yang memiliki jejak/track record prestasi olahragawan binaan peraih medali emas setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON) atau memiliki sertifikat kepelatihan tingkat nasional, dibuktikan dengan piagam/sertifikat/medali emas atlit binaan minimal setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), dikhususkan pada Universitas Negeri Jakarta
6. Diutamakan bagi yang belum pernah memperoleh bantuan atau fasilitasi dari Kemenpora
7. Berbada sehat, dibuktikan dengan surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah
8. Berkelakuan baik, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian
9. Bebas narkoba, dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah
10. Tidak sedang terikat dalam program beasiswa lain, dibuktikan dengan surat pernyataan
11. Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara/PNS, dibuktikan dengan surat pernyataan

Simak juga » Beasiswa Unggulan S1, S2, S3 Kemdikbud

Prosedur Pendaftaran:
1. Mendaftarkan diri secara online pada situs penerimaan mahasiswa pada Universitas/PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di PTN tersebut
2. Setelah melaksanakan pendaftaran, maka pendaftar harus mengirimkan dokumen/bukti persyaratan akademik dan non akademik kepada PTN dan pihak Kemenpora, berupa:
   a. Fotocopy Akte Kelahiran
   b. Piagam/sertifikat penghargaan atas prestasi di bidang seni, olahraga, sosial, iptek, dan imtaq
   c. Surat keterangan/rekomendasi dari ketua umum DPP/DPD Organisasi Kepemudaan atau Lembaga Masyarakat Berbasis Pemuda tingkat pusat atau tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota
   d. Piagam/sertifikat/medali atau berupa penghargaan lainnya pada olahragawan/pelatih berprestasi
   e. Surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Pemerintah/Daerah
   f. Surat Keterangan Catatan Kepolisian
   g. Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Rumah Sakit Umum Pemerintah Daerah
   h. Surat pernyataan tidak sedang terikat dalam program beasiswa dari instansi lain di atas matera Rp 6.000
   i. Surat pernyataan bukan Aparatur Sipil Negara di atas materai Rp 6.000
   j. Dokumen tersebut dikirim melalui alamat Kemenpora kepada:
      Asdep Tenaga dan Sumber Daya Pemuda
      Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda
      Kementerian Pemuda dan Olahraga
      Jl. Gerbang Pemuda No. 3 Senayan Jakarta Pusat 10270
3. Daftar peserta lulus seleksi ujian masuk akan diumumkan sesuai tanggal yang ditetapkan pada kalender akademik PTN mitra Kementerian Pemuda dan Olahraga 

Jadwal Pendaftaran:
1. Universitas Indonesia
» Pendaftaran online Februari - Maret 2018
2. Universitas Gadjah Mada
» Pendaftaran online: April 2018
3. Universitas Hasanuddin
» Pendaftaran online: Februari - Mei 2018
4. Universitas Sumatera Utara
» Pendaftaran Gel 1: Sekarang - 4 Mei 2018
» Pendaftaran Gel 2: Sekarang - 13 Juli 2018
5. UIN Sunan Ampel
» Pendaftaran: 7 Mei - 11 Juni 2018
6. Universitas Mulawarman
» Pendaftaran: 1 - 30 Juni 2018
7. Universitas Padjajaran
» Pendaftaran: Februari - Mei 2018
8. Universitas Diponegoro
» Pendaftaran Gel 1: 5 Februari - 1 April 2018
» Pendaftaran Gel 2: 20 April - 25 Juni 2018
9. Universitas Negeri Jakarta
» Pendaftaran: Juni 2018

Simak juga »  Daftar Pilihan Beasiswa S2 Dalam Negeri

Info lebih lanjut:
1. Portal Kemenpora: www.kemenpora.go.id
2. Universitas Indonesia: http://penerimaan.ui.ac.id
3. Universitas Gadjah Mada: http://um.ugm.ac.id
4. Universitas Hasanuddin: http://pasca.unhas.ac.id
5. Universitas Sumatera Utara: http://sps.usu.ac.id
6. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel: http://pasca.uinsby.ac.id
7. Universitas Mulawarman: www.unmul.ac.id
8. Universitas Padjajaran: www.unpad.ac.id
9. Universitas Negeri Jakarta: www.pps.unj.ac.id
10. Universitas Diponegoro: www.undip.ac.id
3/08/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) 2018 – 2019

Satu lagi pilihan beasiswa S1 yang terbuka buat mahasiswa di tanah air. Beasiswa Karya Salemba Empat. Beasiswa ini ditujukan bagi Anda yang tengah kuliah S1 minimal semester dua di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dalam negeri. Beasiswa Karya Salemba Empat 2018 – 2019 menyediakan tunjangan pendidikan untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa. 

Tunjangan beasiswa yang diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan untuk biaya hidup. Yang menarik dari Beasiswa Karya Salemba Empat ini, pelamar beasiswa dapat memperpanjang beasiswa tersebut di periode berikutnya. Atau bila saat ini sedang menerima beasiswa tersebut, bisa melakukan pengusulan kembali untuk memperoleh Beasiswa Karya Salemba Empat tahun akademik 2018 – 2019. 

Tidak semata bantuan dana pendidikan, Beasiswa Karya Salemba Empat juga mencakup program pembinaan dari Karya Salemba Empat, seperti tatap muka, leadership program, seminar, workshop, dan coaching. 
Sementara, bagi mahasiswa yang telah menerima beasiswa KSE minimal selama 1 tahun dengan prestasi yang sangat baik dan aktif di berbagai kegiatan sosial, selain tunjangan beasiswa sebesar Rp 600 ribu per bulan, juga mendapatkan tunjangan SPP/BOP sebesar Rp 1.500.000 per semester selama satu tahun akademik. Manfaat lainnya adalah disediakan bantuan biaya skripsi/tugas akhir yang besarannya disesuaikan kebutuhan. 

Pendaftaran: 
Pengajuan Beasiswa Karya Salemba Empat 2018 – 2019 dilakukan secara online di www.beasiswa.or.id

Universitas dan Jadwal Pendaftaran:

Pendaftaran: 25  – 29 Maret 2018
1. UNIVERSITAS GADJAH MADA (UGM)
2. UNIVERSITAS PATTIMURA (UNPATTI)
3. UNIVERSITAS CENDERAWASIH (UNCEN)
4. UNIVERSITAS MULAWARMAN (UNMUL)
5. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)
6. UNIVERSITAS SAM RATULANGI (UNSRAT)
7. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)
8. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)

Pendaftaran: 30 Maret  – 2 April 2018
9. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ)
10. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (UNLAM)
11. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
12. INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
13. UNIVERSITAS NUSA CENDANA (UNDANA)
14. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)
15. UNIVERSITAS HASANUDDIN (UNHAS)

Pendaftaran: 3 - 6 April 2018
16. UNIVERSITAS SUMATERA UTARA (USU)
17. UNIVERSITAS PALANGKA RAYA (UPR)
18. UNIVERSITAS UDAYANA (UNUD)
19. UNIVERSITAS PADJADJARAN (UNPAD)
20. UNIVERSITAS RIAU (UR)
21. UNIVERSITAS TADULAKO (UNTAD)
22. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI JAKARTA (UIN JKT)

Pendaftaran: 7 – 10 April 2018
23. UNIVERSITAS ANDALAS (UNAND)
24. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)
25. UNIVERSITAS SYIAH KUALA (UNSYIAH)
26. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)
27. UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA (UNTIRTA)
28. UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI)
29. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

Bagi pelamar yang berminat dapat mengajukan diri secara online di laman beasiswa KSE yang tertera di atas. Buat akun terlebih dahulu bagi yang belum pernah mendaftar, atau gunakan akun yang sudah dimiliki jika Anda adalah penerima beasiswa KSE. Lengkapi formulirnya, kemudian unggah dokumen yang diminta di aplikasi online. Jadwal pendaftaran beasiswa KSE 2018 - 2019 sesuai dengan tanggal yang tertera di atas berdasarkan nama universitasnya.

Jadwal seleksi beasiswa KSE:
Registrasi Online: 25 Maret - 10 April 2018
Seleksi Dokumen Online: 10 April 2018
Pengumuman seleksi dokumen online: 15 April 2018
Pengumpulan dokumen (hard) 15 - 20 April 2018
Interview & Seleksi: April - Mei 2018
Verifikasi Penerimaan dari Kampus: Juni - Juli 2018
Pengumuman Penerimaan Beasiswa: Agustus 2018

Kontak:
E: help@kse.or.id
T: 021 7182191 / 021 7182192
W: kse.or.id
3/01/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Tips Berburu Beasiswa sampai Berhasil

Kuliah pakai beasiswa sebenarnya bukan hal spesial. Kok bisa? Ya, itu karena peluang yang terbuka banyak sekali. Bisa jadi kamu hanyalah satu dari sekian ribu yang diterima. Memang sebagai pemburu beasiswa terkadang untuk mencari beasiswa yang tepat perlu berbagai pertimbangan, tapi itu bukanlah persoalan jika ada keinginan mendapatkan beasiswa. Masalah utamanya adalah bagaimana beasiswa yang kita lamar itu tidak sia-sia. Tidak sekedar menjadi penambah tumpukan aplikasi. Apalagi pelengkap penderita. He.he.. Tapi, sebaliknya ada kesuksesan. Beasiswa yang dilamar dijawab, lolos seleksi berikutnya, bahkan ditetapkan sebagai kandidat penerima beasiswa. Itu kan yang diharapkan? Nah, cara terakhir ini yang akan kita bahas bersama-sama. 

Sebagai pemburu beasiswa, kita tidak cukup hanya sekedar mendaftar saja. Perlu persiapan matang dan itu serius. Jika sekedar coba-coba, untung-untungan, kamu akan melewatkan peluang itu begitu saja. Menghabiskan waktu dan juga biaya. 

Berikut ini adalah kiat yang bisa dipakai untuk berburu beasiswa sampai berhasil, kemanapun kamu mau. Asalkan ada beasiswanya. :) 

Lihat Peluang 
Berburu beasiswa dengan kuota satu atau dua kursi sebenarnya tidak ada masalah. Kalau kamu yakin, silakan diteruskan. Tapi berburu beasiswa dengan kuota satu atau dua kursi sangat berbeda peluangnya dengan beasiswa yang menawarkan 10 atau 20 kursi. Bayangkan jika kamu harus bersaing dengan 100 orang peserta dengan perbandinan kuota kedua beasiswa tersebut. Pastilah peluang diterimanya lebih kecil jika memilih opsi yang pertama.

Selain melihat jumlah kuota, perhatikan juga preferensi yang diberikan oleh beasiswa tersebut. Apakah kamu adalah kandidat yang mereka harapkan. Atau justru kamu sama sekali bukan kriteria mereka. Preferensi di sini bisa dalam berbagai bentuk. Misalnya melihat program studi yang diutamakan, perolehan prestasi, pengalaman kerja/organisasi, daerah asal, usia, hasil riset, kampus asal, dll. Biasanya preferensi ini sudah tertera di pengumuman beasiswa. Jadi, pelamar hanya perlu menyesuaikan. 

Pantaskan Diri 
Ada satu pertanyaan klasik yang sering telontar ketika pemburu beasiswa gagal. Kenapa saya tidak lolos beasiswa? Jawabannya sebenarnya sederhana sekali. Karena belum pantas. Hanya itu. Kalau mengutip istilah yang digunakan Mario Teguh. Pantaskan diri. Penyedia beasiswa tidaklah sembarangan dalam menetapkan pelamarnya untuk terpilih. Mereka memiliki kriteria, persyaratan, serta ketentuan yang harus dipatuhi oleh semua pelamar. Jika mereka menetapkan si A daripada memilih si B, itu karena panelis menganggap, si A lebih layak dan lebih pantas. 

Ukuran kepantasan dalam memburu beasiswa ini cukup mudah diketahui. Kamu hanya perlu memenuhi apa maunya si pemberi beasiswa. Tahunya dari mana? Lihat di kriteria beasiswa, persyaratan, dan juga kepada siapa preferensi diberikan. Jika kita menganggap kita pantas dan layak untuk itu, silakan lanjut. 

Siapkan Aplikasi Berkualitas
Peluang ada, kepantasan rasanya juga cukup. Nah, ini yang paling menentukan dalam keberhasilan kamu meraih beasiswa. Aplikasi. Sebelum orang lain menimbang aplikasimu, timbanglah terlebih dahulu. Apakah dengan aplikasi yang kamu sodorkan sudah cukup menggugah benak panelis untuk menjatuhkan pilihan. Atau justru aplikasimu hanya membuat panelis garuk kepala. Aplikasi yang bagus adalah aplikasi yang berkualitas. 

Tidak harus sempurna, tapi hampir tak ada celah untuk mengabaikannya. Bagaimana membuat aplikasi berkualitas? Pertama, semua dokumen aplikasi yang diminta lengkap dan memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan penyelenggara. Kedua, aplikasi tersebut harus memiliki nilai plus di mata panelis. Contohnya, ketika menulis motivation letter atau essay, kamu mampu menjelaskan kebutuhanmu dengan baik yang selaras dengan tujuan beasiswa. Ketika membaca essay tersebut panelis langsung tergugah dan merasa kamu memang layak untuk beasiswa itu. 

Aspek lainnya apa? Kamu harus memperlakukan semua dokumen aplikasi yang diminta secara istimewa. Misalnya jika panelis meminta proposal riset, siapkan proposal itu dengan baik. Atau mintalah masukan profesormu terlebih dahulu mengenai proposal yang akan diajukan tersebut. 

Contoh lain misalnya IPK. Penyelenggara beasiswa mensyaratkan IPK minimum pelamar adalah 3.0 pada skala 4.0. Tapi, kenyataannya banyak pelamar yang mengajukan IPK segitu. Tentunya IPK 3.0 tidak lagi istimewa. Ketika IPK yang kamu tawarkan 3.5 misalnya. Pertimbangannya pastilah akan berbeda. 

Masing-masing penyedia beasiswa memiliki proporsi berbeda dalam memberi nilai pada tiap item dokumen aplikasi yang diajukan. Proporsi nilai yang lebih besar biasanya akan diberikan berdasarkan preferensi. Jika beasiswa itu adalah beasiswa prestasi, maka kemungkinan IPK atau prestasi lainnya akan diutamakan. Tapi, ketika beasiswa itu adalah beasiswa karir, maka panelis akan banyak melihat latar belakang pekerjaan, pengalaman, kiprah, dll. Hal serupa misalnya ketika beasiswa yang diajukan merupakan beasiswa untuk keluarga kurang mampu. Pertimbangan berdasarkan ekonomi pelamar akan menjadi sangat dominan. Begitulah kira-kira. 

Daftar ke Banyak Beasiswa Sekaligus
Kalau ada pribahasa mengatakan ‘jangan menaruh telurmu di satu keranjang’. Kondisi serupa sepertinya tidak berbeda ketika melamar beasiswa. Jangan bergantung pada satu beasiswa saja. Tapi, bergantunglah pada banyak beasiswa. Sebab, kalau satu terputus masih ada gantungan lain membantu. Syukur-syukur tidak ada yang putus, sehingga semua beasiswa yang kamu lamar tersebut lolos. Bagaimana? Asyik bukan menjadi King atau Queen dari kerumunan beasiswa. Atau jangan-jangan kamu bingung mau pakai beasiswa yang mana. 

Banyak sekali beasiswa yang jadwal pendaftarannya berdekatan. Bila kamu mengunjungi laman muka beasiswapascasarjana.com ada sederet beasiswa yang bisa kamu lamar bersamaan. Itu belum termasuk jika kamu menelusuri situs-situs beasiswa lainnya, akan banyak sekali tawaran. Memang harus diakui ada beberapa program beasiswa spesifik yang ketersediaannya terbatas. Tapi, itu kembali lagi bagaimana kita serius mencarinya. 

Buatlah beberapa aplikasi sekaligus. Tentu berdasarkan persyaran dan ketentuan masing-masing beasiswa. Ajukan setidak-tidaknya tiga aplikasi beasiswa sekaligus. Bagaimana kalau 10? Boleh saja, tapi itu akan sangat menguras energimu dan biaya. Tiga sampai lima aplikasi rasanya sudah banyak. Tapi, dengan syarat semuanya aplikasi berkualitas. Bukan asal. 

Proaktif 
Sedikit kesalahan bisa membuat aplikasi beasiswa yang diajukan gagal. Sebagai pemburu beasiswa dituntut ketelitian dan keakuratan. Cermati semua persyaratan, dokumen aplikasi, dan ketentuan lainnya dari beasiswa yang akan dilamar. Jika masih ada sesuatu yang mengganjal cari tahu di website penyelenggaranya. Lihat di FAQ. Atau hubungi langsung nomor kontak, email, atau alamat panitianya. Jangan biarkan keraguanmu itu menjadi masalah buat aplikasi yang diusulkan. Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga. Jangan sampai seperti itu. 

Satu hal lagi, manfaatkan nomor kontak atau email penyelenggara beasiswa tersebut sekedar untuk menanyakan tips-tips beasiswa mereka. Siapa tahu dikasih bocoran, rahasia lolos beasiswa mereka. :)

Belajar ke Alumni
Ada satu tips berburu beasiswa yang juga sering dibagikan. Yakni belajar ke alumni. Tips ini pernah dimuat dalam tulisan Tips Memenangi Beasiswa di Persaingan Ketat. Tips ini sengaja ditambahkan untuk melengkapi. Apa gunanya belajar ke alumni? Kamu bisa mengetahui lebih jauh kenapa alumni bisa lolos beasiswa yang dilamar. Apa kiat mereka dan juga bagaimana persiapan ketika mendaftar beasiswa tersebut. Alumni bisa menjadi guru yang sangat berharga untuk mengulang keberhasilan yang sama.  

Bagaimana mengetahui alumni? Silakan cari pada menu ‘alumni’ yang biasanya sudah disediakan pada website penyedia beasiswa. Kamu bisa menghubungi mereka untuk mengetahui banyak hal tentang beasiswa yang dilamar. Jika tidak menemukan mereka di website beasiswa, silakan cari di Google. Misal dengan mengetikkan ‘alumni beasiswa ..bla.bla..’

Itulah beberapa tips berburu beasiswa sampai berhasil yang mudah-mudahan bermanfaat. Selamat mencoba dan semoga berhasil! 
2/27/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Menjual

Essay. Tulisan singkat yang berisi sekitar 500 sampai 1.000 kata ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aplikasi beasiswa. Dokumen ini seringkali diminta oleh penyelenggara untuk melihat kepribadian calon. Apakah kandidat yang dicari sudah tepat atau sesuai dengan kriteria mereka. Penilaian tersebut salah satunya mereka lihat dari essay. Adakalanya seseorang berpotensi untuk mendapatkan beasiswa, namun karena essay yang ditulis tidak menarik, komite seleksi akhirnya mengabaikan.

Selain essay, ada beberapa penyebutan lain untuk maksud yang sama, seperti motivation letter, statement of purpose, personal statement, letter of interest, dan sejenisnya. Ada yang memberi defenisi berbeda dari masing-masing dokumen ini. Namun, secara umum mereka memiliki kesamaan, yakni gambaran profil singkat Anda, ketertarikan atau minat, serta sasaran yang ingin dicapai bila terpilih. Bisa diibaratkan essay adalah lembaran promosi yang ‘menjual’ diri Anda. Laku tidaknya ya tergantung Anda.

Karena essay adalah lembaran promosi, maka buatlah essay sebaik mungkin. Sebisa mungkin essai tersebut memiliki nilai jual yang bisa mendongkrak Anda sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan. Tanpa essay yang baik, rasanya sulit bisa lolos ke tahap seleksi. Kecuali jika essay memang dianggap komponen yang tidak menentukan. 

Berikut beberapa tips atau cara menulis essay yang baik dan menjual:

Ketahui maunya sponsor
Sebelum menulis essay, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa maunya sponsor. Apakah kriteria atau kandidat yang mereka cari ada pada diri Anda. Dengan mengetahui keinginan mereka, Anda akan memiliki arah atau gambaran dalam menulis essay. Tidak perlu lagi mereka-reka mau menulis tema apa karena Anda sudah tahu essay yang dikehendaki oleh sponsor.

Misalnya, apakah sponsor mencari kandidat dengan profil kemampuan kepemimpinan, aktif dalam organisasi atau komunitas, punya inovasi, atau kandidat yang memiliki prestasi akademik. Setelah tahu, materi essay tinggal diarahkan sesuai dengan latar belakang Anda.

Simak juga » Beasiswa LPDP Terbaru Program S2, S3

Tulis secara unik
Essay unik tidak saja penulisannya yang berbeda, tapi juga  sisi-sisi yang diangkat memiliki nilai lebih di mata komite seleksi. Essai sebaiknya jangan copy-paste, sehingga tidak menimbulkan kesan Anda kurang serius. Bagaimana menulis essai yang unik? Ini memang perlu proses. Bagi pemula, setidaknya butuh beberapa hari untuk menyiapkan essai dengan matang. Anda mungkin bisa memulai dengan menceritakan latar belakang Anda, kenapa tertarik dengan beasiswa tersebut, dan alasan komite seleksi harus memilih Anda. Mungkin bisa juga dijelaskan, apa yang bakal dilakukan jika berhasil mendapatkan beasiswa dan langkah selanjutnya. 

Ciptakan kedekatan
Anda harus memenangkan hati komite seleksi untuk memperbesar peluang meraih beasiswa. Essay yang baik tidak saja unik, tapi juga memikat. Sebagai audience, komite seleksi akan membaca secara seksama essay yang Anda buat. Di sinilah unsur kedekatan tersebut perlu diciptakan, sehingga komite seleksi semakin yakin bahwa sosok yang tepat untuk posisi beasiswa yang dicari adalah Anda.

Menciptakan kedekatan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya, ada sebuah posisi beasiswa S2 yang dibuka bagi lulusan S1 dengan prioritas kandidat yang sudah punya pengalaman kerja. Anda yang masuk kategori tersebut bisa menjelaskan bahwa Anda sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja yang dimaksud. Lebih baik lagi dijelaskan jenis pekerjaan tersebut, posisi saat ini, dan capaian yang telah diperoleh.

Hal serupa juga berlaku untuk jenis beasiswa lain. Misalnya, ada sponsor yang siap membiaya beasiswa riset selama dua sampai tiga tahun dengan kriteria calon punya pengalaman di bidang riset. Anda bisa memasukkan pengalaman riset, dengan siapa Anda berkolaborasi, siapa saja supervisor Anda. Tidak ada salahnya juga Anda jelaskan dampak positif yang ditimbulkan dari hasil riset tersebut.

Simak juga » Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program S1, S2, S3

Percaya diri
Inilah poin yang cukup menentukan sukses tidaknya essay Anda. Percaya diri. Tanpa melebih-lebihkan, Anda bisa menceritakan secara proporsional siapa Anda. Sikap percaya diri ini dbutuhkan untuk lebih meyakinkan komite seleksi. Kebiasaan orang timur yang seringkali bersikap inferior atau rendah diri perlu Anda singkirkan. Tulis saja essay tersebut dengan mantap, antusias, dan yakin.

Punya target
Komite seleksi umumnya cenderung mengunggulkan kandidat yang memiliki visi misi ke depan. Mereka butuh langkah konkret yang akan Anda lakukan usai menyelesaikan studi dengan bantuan beasiswa mereka. Karena itu, buatlah target dengan jelas yang sejalan dengan visi misi mereka. Sehingga komite seleksi sampai pada kesimpulan bahwa pemberian beasiswa kepada Anda tidak sia-sia.

Kalimat jelas, tepat, dan benar
Poin ini adalah soal teknis penulisan. Terkadang maksud yang ingin disampaikan bagus, tapi karena cara penulisannya berantakan, jadinya juga tidak maksimal. Kriteria tulisan yang baik memang harus jelas, tepat, dan benar. Jelas maksudnya, apa yang ingin Anda sampaikan ‘nyambung’ dalam pemikiran komite seleksi. Mereka tidak sampai mengernyitkan kening. Tepat adalah penyampaian essay Anda sesuai dengan yang mereka harapkan. Sedangkan benar, terkait dengan susunan kalimat, tata bahasa, maupun penempatan kata per kata dalam essay Anda.

Simak juga » Daftar Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3

Koreksi essay
Ini langkah terakhir sebelum essay dikirimkan bersama aplikasi beasiswa lainnya. Koreksi sangat dibutuhkan, terutama mengevaluasi apakah ada penyampaian yang keliru, penulisan yang salah, atau sisi tata bahasa yang perlu diperbaiki. Mintalah penilaian beberapa orang yang memiliki pengalaman di bidang menulis, sehingga mereka juga bisa mengoreksi essay Anda.

Itulah beberapa tips dalam menulis essay yang baik sekaligus menjual. Silakan kembangkan sendiri essay Anda hingga pada posisi yakin bahwa essay yang telah ditulis tersebut layak diperhitungkan para panelis.
2/26/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya

Beasiswa KPMG ASEAN untuk Mahasiswa S1 2018 - 2019

Anda yang tengah kuliah S1 jurusan bisnis atau akuntansi, bersiaplah untuk mengikuti program beasiswa KPMG ASEAN 2018 - 2019 atau KPMG ASEAN Scholarship. Beasiswa ini terbilang belum lama untuk kawasan ASEAN. Diluncurkan sekitar 2015 dan menyasar para mahasiswa ASEAN yang memiliki potensi untuk mengembangkan karir usai studi. Tawaran beasiswa yang disediakan KPMG cukup menarik. Salah satunya adalah bantuan dana kuliah sebesar Rp 45 juta per tahun yang diberikan selama tiga tahun berturut-turut.

Tidak itu saja, ketika mahasiswa bersangkutan berada di tahun ketiga dan keempat jenjang S1, KPMG akan memberikan kegiatan magang. Satu kegiatan magang berlangsung di perusahaan dalam negeri dan satu lagi dilaksanakan di perusahaan di kawasan ASEAN. Biaya selama magang tersebut juga akan ditanggung KPMG. Menarik bukan?

Satu hal yang menarik lagi, para penerima beasiswa KPMG ASEAN juga berkesempatan mengikuti kegiatan pertukaran magang di luar negeri jika dinilai layak, dan akan diberikan tunjangan untuk program tersebut. Selain itu Anda juga berkesempatan langsung bekerja pada KPMG setelah kuliah.

Persyaratan:
1. Memiliki motivasi dan prestasi akademik yang sangat baik dan konsisten
2. Memperoleh minimum nilai total UN 51 (rata-rata 8,5 untuk tiap mata pelajaran), dengan nilai Bahasa Inggris minimum 8,5
3. IPK sekurangnya 3.5 pada skala 4.0
4. Berada di tahun pertama atau kedua studi pada perguruan tinggi dalam negeri jurusan Akuntansi atau Bisnis
5. Aktif dalam kegiatan ko-kurikuler baik di kampus maupun di masyarakat
6. Berjiwa kepemimpinan yang kuat serta memiliki pola pikir global dan ASEAN
7. Berkomunikasi sangat baik serta memperlihatkan inisiatif yang tinggi, kematangan, dan dan antusiasme
8. Percaya diri dan memiliki tekad untuk berhasil

Simak juga » Beasiswa Unggulan S1 dari Kemendikbud

Pendaftaran:
Pelamar Beasisiwa KPMG ASEAN 2018 cukup melengkapi formulir aplikasi (Unduh) kemudian kirimkan via email: careers@kpmg.co.id dengan subjek email: KPMG ASEAN Scholarship – Indonesia

Aplikasi pelamar diterima mulai 12 Februari s/d 31 Maret 2018. Seleksi wawancara dan pengumuman penerimaan akan dilaksanakan Mei hingga Juni 2018. Hanya kandidat yang masuk short-list yang akan diberitahu dan diundang untuk mengikuti wawancara. Kemudian akan digelar ceremony bagi penerima beasiswa terpilih pada pertengahan Juli 2018.

Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui laman KPMG (www.kpmg.com) atau dapat ditanyakan langsung melalui email tertera di pendaftaran di atas. Selamat mencoba!
2/25/2018 | 0 komentar | Baca selengkapnya